The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by masjiddarussalam18, 2022-08-26 07:07:22

Tafsir Al-Munîr Jilid 14

Tafsir Al-Munîr Jilid 14

"Wahai orang-orang yang beriman! landasan dan pegangan. Barangsiapa yang
Janganlah kamu mengharamkan apa
yang baik yang telah dihalalkan Allah berpatokan pada prinsip al-Baraa'ah al-

kepadamu." (al-Maa'idah: 87) Ashliyyah (asas praduga tak bersalah,
presumption of innocence) ia akan ber-
Asy-Sya'bi mengatakan di samping
pendapat bahwa pernyataan seperti itu
mengharamkan diri beliau mengonsumsi tidak memiliki konsekuensi hukum apa-
apa. Sedangkan pihak yang mengatakan
atau melakukan sesuatu yang dihalalkan bahwa hal itu adalah bentuk sumpah, ia
akan beralasan bahwa Allah SWT me-
Allah SWT bagi beliau, waktu itu beliau nyebutnya sumpah. Barangsiapa yang

iuga bersumpah. Beliau ditegur atas peng- mengatakan hal itu berkonsekuensi ka-
farat dan bukan merupakan sumpah, ia
haraman itu, dan beliau juga membayar berpegangan pada salah satu dari dua
kafarat sumpah tersebut, dan ini maksud alasan. Pertama, dugaan bahwa Allah

ayat {,{r;i -il €i'it ci ii}. Teguran ini SWT mewajibkan kafarat di dalamnya,
meskipun itu bukanlah sumpah. Kedua
menjadi dalil dan bukti petuniuk yang
kuat dan tak terbantahkan bahwa Al- bahwa semangat atau makna sumpah
menurutnya adalah at-Tahriim (peng-
Qur'an benar-benar berasal dari sisi Allah haraman bagi diri sendiri) sehingga wajib
membayar kafarat atas dasar pertim-
SWT. Tidak masuk akal dan tidak lazim
seseorang menegur diri sendiri atau me- bangan makna tersebut.
mublikasikan perselisihan pribadi yang
Barangsiapa yang mengatakan bahwa
terjadi dalam rumah tangganya yang men-
jadi berita yang akan selalu dibaca. perkataan seorang suami kepada istrinya
seperti itu merupakan bentuk talakraj'i,ia
2. Sesungguhnya sekadar menahan diri
memandang dan memaknai kalimat yang
dari mengonsumsi suatu makanan atau
minuman tanpa disertai sumpah bukan- ada dalam konteks kemungkinan makna
lah merupakan bentuk sumpah. Perka- yang paling rendah dan ringan. Istri yang
taan seorang laki-laki, "lni adalah haram
bagi diriku" tidak memiliki implikasi dan ditalak raj'i sudah haram disetubuhi.
konsekuensi hukum haram kecuali jika
itu dikatakan oleh seorang suami kepa- Barangsiapa yang mengatakan bahwa

da istrinya, itu menjadi sumpah iilaa' pernyataan seperti itu merupakan bentuk
terhadap si istri. Ini adalah pendapat talak tiga, ia memaknai dan memandang

jumhur. Sementara itu, imam Abu Hanifah kalimat yang ada dalam konteks ke-
mungkinan makna yang paling tinggi
mengatakan sesungguhnya mengharam- dan berat, yaitu talak tiga. Barangsiapa
yang mengatakan hal itu adalah zhihaan
kan bagi diri sendiri makanan, minuman,
ia beralasan karena zhihaar adalah ting-
pakaian, dan sesuatu yang mubah lainnya, katan pengharaman yang paling rendah,

merupakan sebuah bentuk sumpah yang karena zhihaar merupakan pengharaman
yang tidak sampai merusak ikatan per-
mengharuskan kafarat. fika ada seorang nikahan yang ada. Barangsiapa yang me-
suami mengharamkan istrinya bagi diri-
nya, berarti ia telah melakukan sumpah ngatakan bahwa itu adalah talak baa'in,
iilaa', sebagaimana yang sudah pernah
ia berpegangan pada alasan bahwa talak
disinggung di atas.

Sebenarnya, dalam persoalan ini tidak

ada suatu nash yang bisa dijadikan sebagai

TASSIE. AL-tt{.rNrR lrrrD 14

raj'i tidak sampai menjadikan si istri yang kaum perempuan. Rasulullah saw. pernah
ditalak haram bagi suami (karena masih
bisa dirujuk), dan bahwa talak yang men- berbicara secara rahasia kepada istri

jadikan istri yang ditalak haram bagi beliau, Hafshah r.a., tentang pengharaman

s,uarni adalah talak baa' in.lss madu atau Mariyah bagi diri beliau,

3. Melepaskan diri dari sumpah adalah de- atau tentang perkara kekhilafahan Abu

ngan membayar kafaratnya. Yang zahir Bakar ash-Shiddiq r.a. dan Umar bin
adalah Rasulullah saw. dalam kasus ini
Khaththab r.a. sepeninggal beliau. Waktu
juga bersumpah di samping mengha- itu, Rasulullah saw. berpesan kepadanya

ramkan diri beliau (menahan diri) dari supaya menyimpan dan menyembunyikan

mengonsumsi madu bahwa menurut ke- rahasia itu baik-baik, namun ia justru
terangan yang lebih shahih, beliau waktu
itu membayar kafarat sumpah beliau itu. membocorkannya kepada Aisyah r.a..
Kafarat berfungsi menambal dan mem-
perbaiki celah yang terjadi. 6. Manusia sering lupa bahwa sesungguhnya
Allah SWT Maha Mengetahui tentang diri-
f ika ada seorang laki-laki mengharam- nya dan segala hal ihwalnya sehingga ia
kan budak perempuannya atau istrinya, ia
harus membayar kafarat sumpah. Hal ini pun berperilaku seperti perilaku orang
yang lalai, tidak menyadari dan tidak me-
berdasarkan hadits yang diriwayatkan mahami apa yang dilakukannya, tidak
oleh imam Muslim dalam Shahihnya dari
memperhitungkan sebagaimana mestinya
Abdullah bin Abbas r.a., ia berkata, terhadap Dzat Yang senantiasa melihat

$/ ,trlt i'; tit dan mengawasinya serta akan menghisab

)Eo|ft,. €. 'bG 3i) ,jGi 6'k dirinya atas semua amal perbuatannya.
Inilah yang pernah dialami Hafshah r.a.
.4t#i;i;'t yang dibuat kaget oleh Rasulullah saw

"Barangsiapa mengharamkan istrinya karena beliau mengetahui apa yang telah

bagi dirinya, maka itu adalah sumpah dilakukannya dan memberitahukan ke-
padanya bahwa Allah SWT telah mem-
yang ia kafarati. Abdullah bin Abbas r.a. beritahukan hal itu kepada beliau.
membaca ayat dua puluh satu surah al- 7. Al-Qur'an adalah pendidikan, tarbiyah,

Ahzaab,'Sesungguhnya telah ada pada (diri) dan pengajaran. Dari itu, Allah SWT
Rasulullah itu suri teladan y ang b aik b agimu."'
menyuruh Hafshah r.a. dan Aisyah r.a.
4. Kaum perempuan, disebabkan rasa cem- agar bertobat atas sikap mereka berdua
itu, yaitu menyalahi Rasulullah saw., tidak
buru alamiah yang sangat besar penga-
ruhnya, memiliki berbagai tingkah laku, menyukai apa yang beliau sukai dan tidak
sikap, dan perilaku yang aneh-aneh di membenci apa yang beliau benci, tidak

antara sesama mereka. mengagungkan dan tidak memuliakan
kedudukan dan martabat beliau serta
5. Menyembunyikan dan menjaga rahasia
adalah sesuatu yang sangat sulit bagi tidak menjaga rahasia beliau sebagaimana

155 Tafslr Al-Qurthubi, lB / L83. mestinya. Oleh karena itu, hati mereka
berdua telah condong menjauh dari ke-
benaran, yaitu bahwa mereka berdua
menyukai dan menginginkan apa yang
sebenarnya dibenci dan tidak diinginkan

TAFSTRAT-MUNTR JrrrD 14

oleh Rasulullah saw. yaitu menjauhi budak Rasul-Nya, beriman, membenarkan, me-
matuhi, dan meniuniung tinggi apa yang
perempuan milik beliau [Mariyah al- diperintahkan kepada mereka dan apa

Qibthiyyah) dan menjauhi madu, padahal yang dilarang bagi mereka, senantiasa
beliau sangat menyukai madu, mencintai,
menyayangi, menghargai, dan menghor- taat, bertobat dari dosa-dosa mereka, se-

mati kaum perempuan. nantiasa memperbanyak ibadah kepada

8. Allah SWT mengancam Hahfshah r.a. dan Allah SWT rajin berpuasa atau berhijrah,
di antara mereka ada yang janda dan ada
Aisyah r.a. bahwa iika mereka berdua
yang perawan.
bantu-membantu dan bersinergi untuk
10. Manakala Hafshah r.a. membocorkan
menyakiti, melukai perasaan, menyusah- rahasia yang ada kepada Aisyah LA.,
Rasulullah saw. pun menutup diri ter-
kan, dan menyalahi Rasulullah saw., hadap para istri beliau dan menjauhi
mereka selama dua puluh sembilan
sesungguhnya di sana ada gelombang
hari. Lalu Allah SWT menurunkan ayat,
perlindungan, penjagaan, pertolongan,
(iu nr Ft u i';i l. #t6.t u). Ini adalah apa
pengawalan, dan pengamanan untuk
yang diriwayatkan oleh Daruquthni dari
Rasulullah saw. dari Allah SWT, para ma-
Abdullah bin Abbas r.a. dan Umar bin
Iaikat, )ibril a.s. dan orang-orang Mukmin Khaththab r.a. bahwa Rasulullah saw,
yang saleh seperti bapak mereka berdua
Abu Bakar ash-Shiddiq r.a. dan Umar bin mengharamkan Mariyah atas diri beliau.

Khaththab r.a.. Imam Muslim meriwayatkan dalam
Shahihnya sebuah kisah panjang yang
9. Allah SWT juga mengancam mereka intinya adalah ketika Rasulullah saw.

berdua dengan ancaman lain yang lebih menutup diri terhadap istri beliau,

menyakitkan dan lebih keras efeknya menarik diri dari mereka dan menjauhi
terhadap jiwa, yaitu jika Rasulullah saw.
menceraikan mereka berdua dan men- mereka, sementara orang-orang di masjid
ceraikan istri-istri beliau yang lainnya,
ramai membicarakan bahwa Rasulullah
Allah SWT memberi ganti kepada beliau
dengan istri-istri lain yang lebih baik dan saw. telah menalak istri-istri beliau.
Hal itu terjadi sebelum turun perintah
lebih utama daripada mereka di dunia dan
hijab. Umar bin Khaththab r.a. pun pergi
akhirat. menemui Aisyah r.a. dan Hafshah r.a.

Ini merupakan janii dari Allah SWT dan menegur mereka berdua atas sikap
mereka berdua menyakiti hati Rasulullah
kepada Rasul-Nya saw., penginformasian
saw.
tentang kuasa Ilahi, sekaligus meng-
Kemudian, Umar bin Khaththab r.a.
intimidasi dan menakut-nakuti mereka,
meskipun Allah SWT tahu bahwa beliau datang menemui Rasulullah saw. yang

tidak menceraikan mereka. ketika itu sedang berbaring di atas hashiir

Ciri-ciri, sifat-sifat, dan predikat falas yang terbuat dari anyaman daun,
seperti daun kurma dan yang lainnya,
para perempuan yang dijadikan sebagai tikar). Beliau duduk dan tampak alas
pengganti para istri Rasulullah saw. yang tersebut membekas pada tubuh beliau,

sekarang adalah sangat sempurna. Yaitu Umar bin Khaththab r,a. melaniutkan
bahwa mereka adalah para perempuan

Muslimah yang senantiasa tunduk ke-
pada perintah Allah SWT dan perintah

ceritanya, "Lalu aku pun memerhatikan ,FV::"6. j )ot Jy 63 dt a.trt W-

bilik tempat Rasulullah saw. menutup 'iA*-$WW';{1 6'fu
'53r,),t,t !.*ii}ii*' @Uti;l *
diri. Di dalamnya aku melihat segenggam
,$!i!i 4fi '6,i:i frr'* $ aJv
gandum sekitar satu shaa', di sudut
y'6iy g *ovi6 A-s: Otrti
kamar ada segenggam daun akasia, dan
aku juga melihat selembar kulit binatang s(i>itr+l4 f$t Vs Q y-s ril +L
yang belum selesai disamak tergantung
\G-,il,' Ai:a ;r1"Jtiv <rs#u.
di dalam bilik beliau. Kedua mataku
8L;tt
pun meneteskan air mata. Melihat hal
itu, Rasulullah saw. berkata kepadaku, "Wahai orang-orang yang beriman! Pelihara-
lah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang
"Memangnya apa yang membuatmu me-
bahan bakarnya adalah manusia dan batu;
nangis wahai Ibnul Khaththab?" Aku men-
jawab, "Ya NabiAllah SWT, bagaimana saya penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, dan
keras, yang tidak durhaka kepada Allah terhadap
tidak menangis menyaksikan semua yang apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan

telah saya lihat. Anda hanya beralaskan selalu mengerj akan ap a y ang dip erintahkan. Wahai
tikar yang membekas di tubuh Anda. Ini
orang- orang kafir ! |anganlah kamu mengemukakan
adalah kondisi bilik Anda, di dalamnya alasan pada hari ini. Sesungguhnya kamu hanya
saya tidak menemukan apa-apa selain diberi balasAn menurut apa yang telah kamu
apa yang aku lihat. Sementara Kaisar
kerjakan. Wahai orang-orang yang beriman!
(penguasa Romawi) dan Kisra (penguasa Bertobatlah kepada Allah dengan tobat yang
semurni-murninya, mudah-mudahan Tuhan
Persia) bergelimang dalam kemewahan
kamu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu
buah-buahan, taman-taman, dan sungai- dan memasukkan kamu ke dalam surga-surga

sungai. Sedangkan Anda yang merupakan yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada

Rasul Allah SWT dan makhluk pilihan-Nya, hari ketika Allah tidak mengecewakan Nabi dan
orang-orang yang beriman bersama dengannya;
tinggal dalam bilik seperti ini." Rasulullah
saw. bersabda, "Wahai Ibnul Khaththab, sedang cahaya mereka memAncar di hadapan dan
tidakkah kamu ridha, terima dan senang
jika akhirat untuk kita, sedangkan dunia di sebelah kanan mereka, sambil mereka berkata,
'Ya Tuhan kami, sempurnakanlah untuk kami
untuk mereka?" Aku menjawab, "Ya, saya
cahaya kami dan ampunilah kami; Sungguh,
ridha, senang, dan terima."
Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu.' Wahai
MEMELIHARA DIRI DARI NERAKA, TOBAT
YANG NASHUUH, DAN BERJIHAD MELAWAN Nabi! Perangilah orang-orang kafir dan orang-
KAUM KAFIR orang munafik dan bersikap keraslah terhadap

Surah at-Tahrllm Ayat 6 - 9 mereka. Tempat mereka adalah neraka lahannam
dan itulah seburuk-buruk tempat kembali." (at-
#nic'is $6 KA,A!".'1i-,., T3w u.ltVIi Thhriim:6-9)
b.l-.tr,y' K,*wbwtv
ii'it!t)"2 14(,"\ ..ig\

OS*.t-

fA ii'*6iPi!r \3.r,I ffi -;r173"V -;rt

TAFSTR AL-MUNIR JITID 14

Qlraa'aat kemaksiatan dan mengeriakan amal-amal ke-
taatan, dan doronglah keluarga kalian untuk
{#,}, melakukan hal yang sama dengan menasihati

Nafi'membaca 1"u.!r;. dan mendidik mereka. (rlj;y bahan bakar

4P'r;i;;): yang digunakan untuk menyalakan api ne-

As-Susi, dan Hamzah secara waqaf raka. (i;u;lri ,6r| manusia dan batu dengan

membaca <i,iYt>. menjadikan keduanya bahan yang bisa mem-
buat api neraka menyala sebagaimana api bisa
t'*,i),
menyala den gan kayu bakar.
\rtlarsv, As-Susi, dan tlamza\r secara woqof
Yang dimaksudkan manusia di sini adalah
membaca 1,i-r.jy. manusia-manusia kafir. Sedangkan yang di-
maksudkan dengan batu adalah berhala dan
l'raab arca yang disembah dan dipuia-puia. Hal ini

46Jei rjy tata 4rj) adalah fi'il amr (l<ata berdasarkan ayat.
keria perintah) dari waqaa yaqii. Asalnya
adalah iuqiyuu mengikuti wazln, if iluu, "sungguh,kamu (orang kafir) dan apayang
lalu huruf wawunya dibuang sebagaimana
kamu sembah selain Allah, adalah bahan bakar
huruf wawu tersebut dibuang dalam bentuk
mudhaari'nya karena terletak antara hurufya' Jahannam. Kamu (pasti) masuk ke dalamnya."
(al-Anbiyaa': 98)
dan haraka t kasrah. iui;i c-it i r;.i) kalimat )
4lii Ymenjadi badal dari lafzhul ialaalah {itt}. (4l; Wy ada malaikatkhazanah, jumlah
yakni laa ya'shuuna amrallaahi. $t;n: ii} Di
mereka ada sembilan belas sebagaimana
sini digunakan bentuk kata, (tir'lj) tanpa ta'
yang disebutkan dalam surah al-Muddatstsir
ta'niits, bukan nashuuhata4 sebagai bentuk
nisbah, seperti perkataan, imra'atun shabuur ayat tiga puluh, 4'* *. Wh. (LyF Yang

wa ryakuur tanpa ta' ta'niits. Ada versi kasar perangainya. {!u:} kuat fisiknya untuk

qiraa'aat yang membaca nushuuhan dengan melakukan pekerjaan-pekerian yang berat,
huruf nun dibaca dhammah sebagai mashdar,
seperti dzuhuub, j uluus, fu suu q. kasa[ dan keras. 4r;i u,' nt'rt:;- iy me reka ti dak
pernah mendurhakai perintah Allah SWT.
Balaathah
(43tri- 'ort.i-ty dan mereka senantiasa akan
murs{'a,Cl d6enligiat.n<'ajliaa'qja}hdmi ussinaibtbearbdiaypyaaht,myaaiaituz
selalu mengerjakan apa yang diperintahkan
menyebutkan akibat, namun yang dimaksud-
kan adalah sebab. Yakni, konsistenlah kamu kepada mereka. Kalimat ini memperkuat
dalam meneguhi ketaatan supaya kalian bisa
kalimat sebelumnya.
memelihara diri kalian dan keluarga kalian
Al-falal al-Mahalli mengatakan ayat ini
dari adzab Allah SWT. bertujuan menggugah rasa takut kaum Muk-
minin agar jangan berani murtad, sekaligus
Mulradaat Lu$hawlyyah untuk mengintimidasi dan menakut-nakuti

{r1d ,slrr;i; €t"i'lY buatlah perlindungan, kaum munafik yang pura-pura beriman hanya

proteksi, dan perisai untuk diri kalian dari api di lisan, namun sejatinya hati mereka kafir.
neraka dengan meninggalkan kemaksiatan-
4i;r, tt'ry 't trF ir.lt ,+: () wahai orang-

orang kafic kalian tidak usah mengemukakan
dalih, alasan, dan apologi pada hari ini karena

itu tiada akan berguna bagi kalian atau

karena sebenarnya kalian tidak memiliki

alasan, dalih, dan apologi untuk mengelak'

{

TAFSIRAT.MUNIR IILID

Kalimat ini dikatakan kepada mereka ketika Ini adalah permulaan kalimat baru. d ii tiry

mereka masuk neraka. (:trLf S? c 3jr: *1\ (u;, Ya Rabb kami, sempurnakanlah untuk
sesungguhnya kalian tidak lain hanyalah
kami cahaya kami sampai ke surga. Adapun
dibalasi atas amal perbuatan kalian. 4;;'4iY
orang-orang munafi[ maka cahaya mereka
dengan tobat yang sungguh-sungguh, sejujur- padam. 46 *ttb tutupi dan hapuslah dosa dan

jujurnya, semurni-murninya dan setulus- kesalahan kami.

tulusnya, yaitu menyesal atas apa yang telah (;tiij, l*y hadapilah orang-orang kafir
lewat dan berazam untuk tidak akan kembali
dengan berbagai macam persenjataan seperti
lagi melakukan hal yang serupa di waktu-
pedang dan yang lainnya. {"ry.j,r} dan hadapi-
waktu mendatang.
lah mereka dengan lisan dan hujjah. Karena
Ali bin Abi Thalib r.a. ditanya tentang tobat, jihad terkadang menggunakan pedang (ke-
lalu ia berkata, "Tobat adalah kombinasi dari
kerasan) dan terkadang dengan menggunakan
enam hal. Pertama, menyesal atas dosa-dosa
yang pernah diperbuat. Kedua, mengulang hujjah, dalil dan argumentasi.{ei; -uiir;} dan
bersikap keraslah terhadap mereka dengan
kewajiban-kewajiban yang pernah ditinggal- hardikan, hujatan, kecaman, kebencian dan
kan. Ketiga, mengembalikan hak orang lain perang dengan haq dan alasan yang benar.

yang diambil secara zalim. Keempat, meminta {i+ e,;L;} tempat kembali dan tempat me-

kehalalan kepada lawan seteru. Kelima, kamu netap mereka adalah fahannam.

berazam untuk tidak mengulangi kembali. Persesualan Ayat

Keenam, kamu menggembleng dirimu di da- Setelah Allah SWT memerintahkan para
lam ketaatan sebagaimana sebelumnya ka-
istri Nabi Muhammad saw. untuk bertobat
mu pernah menggemblengnya dalam kemak- atas kesalahan, kealpaan, dan kekeliruan,

siatan." memperingatkan dan mewanti-wanti mereka
untuk jangan menyalahi beliau, menasihati,
4K. *y kata 'asaa (semoga, mudah- mendidih dan mengancam mereka dengan

mudahan) jika dari Allah SWT menunjukkan talah Allah SWT memerintahkan sejumlah

makna pasti terjadi. Di sini digunakan bentuk hal kepada kaum Mukminin, utamanya

kalimat memberikan pengharapan mengikuti adalah memelihara diri mereka dan kelarga

kebiasaan para raja dan penguasa, sekaligus mereka dari api neraka dengan meninggalkan
memberikan sebuah pengertian bahwa itu
merupakan sebuah karunia, kebaikan, dan kemaksiatan-kemaksiatan dan mengerjakan
kemurahan hati bahwa seorang hamba se-
ketaatan-ketaatan.
yogianya harus senantiasa berada di antara
kecemasan dan pengharapan, antara rasa Kemudian, Allah SWT menginformasikan

takut dan optimisme. (:E i(5ir) dan me- kepada kaum kafir tentang apa yang dikatakan

masukkan kalian ke dalam taman-taman kepada mereka pada hari mereka masuk ke
neraka, "Tidak ada uzux, alasan, dalih, dan
surga. (o1r nr q*. i iji} kata yauma adalah
zharf yang beria'alluq dengan fi'il, (iili;F. apologi bagi kalianJ'
Kata (+ry i| ai sini maksudnya adalah tidak
Kemudian, Allah SWT memerintahkan
mempermalukan, tidak menghinakan ;F.
kaum Mukminin untuk bertobat dari kesalahan
{,.Lcrrii di depan mereka. yakni nur dan cahaya
keimanan berjalan menyinari mereka di jem- dan dosa dengan tobatyang sungguh-sungguh,

batan penyeberangan [Ash-Sh iraath). (ij;] setulus-tulusnya, semurni-murninya, dan se-

jujur-jujurnya. Allah SWT menutup semua

itu dengan perintah berjihad melawan kaum Di antara ayat yang memiliki makna
kafir yang melancarkan permusuhan dan pe-
serupa adalah, firman Allah SWT
nyerangan serta kaum munafik yang merupa-
kan musuh dalam selimut. fihad terkadang "Dan perintahkanlah keluargamu me-
dengan peperangan dan terkadang dengan laksanakan shalat dan sabqr dalam me'
ng erjakannya." (Thaaha a= L32)
hujjah, dalil, dan argumentasi. Kemudian,
balasan kedua golongan itu, yaitu golongan "Dan berilah peringatan kepada kerabat'
kerabatmu (Muhammad) yang terdekat." (asy-
kafir dan munafik adalah neraka. Syu'araa':214)

Tafslr dan Penjelasan Sejumlah pakar hadits [imam Ahmad,
Abu Dawud, dan Hakim) meriwayatkan dari
"Wahai orang-orang yong beriman!
Abdullah bin Amr r.a. dari Rasulullah saw.,
Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api
neraka yang bahan bakarnya adalah manusia ii.ntt ,',ry d. 1>'3ut 7;Ci t:i
dan batu." (at-Tahriim: 6) .;rt-zlr e # tl';r|,t f.W

Wahai orang-orang yang percaya dan "Perintahkanlah anak-anak kalian untuk
beriman kepada Allah SWT dan Rasul-Nya mengerjakan shalat pada usia tujuh tahun,

saw., didiklah diri kalian, buatlah perisai pukullah mereka supaya mau mengerjakan shalat
pada usia sepuluh tahun, dan pisahkanlah di
untuk memproteksi diri kalian dari api ne- antara tempat tidur merekd'
raka, pelihara, jaga, dan lindungilah diri ka-
lian dengan mengeriakan apa yang dipe- Rasulullah saw. bersabda dalam sebuah
hadits yang diriwayatkan oleh Tirmidzi dan
rintahkan Allah SWT kepada kalian dan me- Hakim dari Amr bin Sa'id Ibnul Ashi,
ninggalkan apa yang Dia larang bagi kalian.
Didik gembleng, dan ajarilah keluarga kalian, #,r'z o;i bJ:;1 U;,4"l)r,tt.wc
perintahlah mereka untuk taat kepada Allah
SWT dan laranglah mereka dari melakukan 'Tidak ada suatu pemberian orangtuakepada
kemaksiatan terhadap-Nya, nasihati dan didik- anaknya yanglebih baik dari adab yangbaik."
lah mereka sehingga kalian tidak berujung
bersama mereka ke api neraka yang begitu Imam Ahmad, Abu Dawud dan Tirmidzi
besar berkobar-kobar dan mengerikan yang
apinya menyala dengan bahan bakar manusia meriwayatkan dari hadits Abdul Malik Ibnur
dan batu sebagaimana api yang lain menyala
Rabi'bin Sabrah dari ayahnya dari kakeknya
dengan kayu bakar.
(Samurah bin |undub r.a.), ia berkata,
Qatadah mengatakan maksudnya adalah
kamu memerintahkan mereka untuk taat ke- Rasulullah saw bersabda,
pada Allah SWT, mencegah mereka dari ber-
maksiat kepada-Nya, menjalankan perintah tti;l' t;V ,i'* 'r5
Allah SWT terhadap mereka dan memerintah- * #t!l.cv-t. -
,, v ttt 1>'2u,
kan mereka untuk melaksanakan perintah- '#,e; i;rrtt ,'j-,'-,

Nya, serta mendukung dan membantu mereka "Perintahkanlah anak kecil untuk ffie-

untuk menjalankan perintah Allah SWT. ngerjakan shalat apabila telah mencapai usia tujuh
Apabila kamu melihat kemaksiatan, kamu
tahun. Jika sudah mencapai usia sepuluh tahun,
hardik dan cegahlah mereka. maka pukullah ia supaya mau mengerjakan shaht."

TAFSIRAL-MUNIR JILID

Adh-Dhahhak dan Muqatil menuturkan kuat dan sangat menakutkan. Mereka tidak
merupakan sebuah hak dan kewajiban yang
harus ditunaikan seorang Muslim untuk kenal kata belas kasihan kepada orang-orang
kafir ketika orang-orang kafir meminta belas
mengajari dan mendidik keluarganya,
kasihan kepada mereka. Mereka memang
kerabatnya dan budak-budak miliknya tentang diciptakan untuk tugas mengadzab. fumlah
apa yang diwajibkan Allah SWT atas mereka mereka ada sembilan belas malaikat yang
dan apa yang Dia larang bagi mereka. mereka itu adalah malaikat Zabaniyah neraka,

Ibnu farir mengatakan, menjadi kewajiban sebagaimana yang disebutkan dalam ayat,
kita untuk mengajarkan agama dan kebaikan
"Di atasnya ada sembilan belas (malaikat
adab, etika, dan tata krama yang mutlak p enjag a)." (al-Muddatstsir: 30)

diperlukan kepada anak-anak kita. Mereka memiliki keistimewaan me-
lakukan ketaatan secara total kepada Allah
Yang dimaksudkan dengan manusia
dalam ayat ini adalah orang-orang kafi4, se- SWT. Mereka tidak akan menentang dan me-
langgar perintah-perintah Allah SWT. Mereka
dangkan batu adalah berhala dan arca yang melaksanakan apa yang diperintahkan kepada
dijadikan sesembahan selain Allah S\MT. Hal mereka dengan penuh semangat tepat pada
ini berdasarkan ayat,
waktu yang telah ditentukan, tidak mem-
"Sungguh, kamu (orang kafir) dan apa perlambat dan tidak pula mempercepatnya,
sedang mereka mampu menjalankan dan
yang kamu sembah selain Allah, adalah bahan melaksanakannya. Maksud dari penyebutan
bakar J ahannam." (al-Anbiyaa': 98)
dua kalimat ini r, lt**-i l;;i U l,,r ofi i|
Sedangkan yang dimaksud dengan al-
Ahl (keluarga) adalah istri, anak-anah dan 43t"i adalah kalimat yang pertama adalah

pembantu. dalam konteks waktu yang lalu, sekaligus
untuk menegaskan makna ath-Thawaa'Wah
Ayat ini menjadi dalil yang menunjukkan
bahwa seorang pendidik dan pengajar harus [kepatuhan, ketaatan, sikap menurut) karena
mengetahui apa yang diperintahkan dan apa
makna tidak mendurhakai berarti identik
yang dilarang.
dengan makna melaksanakan perintah, serta
"Penjaganya malaikat-malaikat yang untuk menegaskan bahwa mereka steril dari
kasan dan keras, yang tidak durhaka kepada sikap sombong, angkuh, dan ketidaksudian,
Allah terhadap apa yang Dia perintahkan sebagaimana firman Allah SWT dalam ayat
kepada mereka dan selalu mengerjakan apa sembilan belas surah al-Anbiyaa' , "tidak mem-
yang dip erintahkan." (at-Tahriim: 6) punyai rasa angkuh untuk menyembah-Nya."

Di atas neraka terdapat malaikatkhazanah Sedangkan kalimat yang kedua adalah
[malaikat penjaga dan petugas neraka) yang dalam konteks waktu yang akan datang,
bertugas menjalankan urusan neraka dan
mengadzab para penghuninya. Para malaikat sekaligus untuk menegaskan pengertian segera

itu berperangai sangat kasan bengis, hati melaksanakan dan menjalankan perintah

mereka telah disterilkan dari perasaan iba serta menegaskan bahwa mereka steril dari
sikap lamban dan malas, sebagaimana firman
dan belas kasihan kepada orang-orang yang
kafir terhadap Allah Sty\IT. Para malaikat itu Allah SWT dalam ayat sembilan belas surah al-
Anbiyaa', "Dan tiada pula mereka merasa letih."
sangat keras dan bengis terhadap orang-
orang kafi4, bentuk fisiknya sangat kekac Selanjutnya, Allah SWT menginformasikan
apa yang dikatakan kepada orang-orang kafir

ketika mereka masuk neraka, dengan tujuan Nabi dan orang-orang yang beriman bersama
supaya bisa dijadikan pelajaran bagi kaum dengannya." (at'Tahriim: 8)

Mukminin, Wahai orang-orang yang membenarkan,

"Wahai orang-orang kafir! Janganlah percaya, dan beriman kepada Allah SWT
kamu mengemukakan alasan pada hari ini.
Sesungguhnya kamu hanya diberi balasan dan Rasul-Nya, sadar dan kembalilah kalian
menurut apa yang telah kamu keriakan." (at'
kepada Allah SWT, bertobatlah kalian kepada-
Tahriim:7) Nya dengan tobat yang murni, bena[ tulus,

Dikatakan kepada orang-orang kafir ketika jujux, sungguh-sungguh dan final yang bisa

mereka dimasukkan ke dalam neraka pada menghapus kejelekan-kejelekan sebelumnya.
hari Kiamat, sebuah kalimat yang membuat Yaitu penyesalan dengan hati atas dosa yang

mereka putus asa dan frustasi, "Kalian tidak lalu, beristighfar dengan lisan, berhenti secara
usah mengajukan dalih, alasan, apologi, dan
penyesalan karena itu tidak akan diterima dari total dengan fisih dan berazam untuk tidak
kalian. Kalian tidak diberi balasan melainkan akan mengulangi lagi. Barangkali mudah-
menurut apa yang telah kalian perbuat ketika
mudahan Allah SWT menghapus amal-amal
di dunia. Pada hari ini kalian hanya diberi
jelek kalian yang pernah kalian perbuat,
balasan atas amal-amal perbuatan kalian yang serta memasukkan kalian ke dalam taman-
pernah kalian kerjakan ketika di dunia," taman surga yang mengalir sungai dari

Ini maksudnya adalah bahwa dunia bawah istana-istana dan pepohonannya, pada

adalah medan perjuangan dan amal saleh, waktu Allah SWT tidak menghinakan, tidak
sedangkan akhirat adalah tempat menetap
mempermalukan, tidak mengabaikan dan
dan pembalasan. Dunia adalah ladang akhirat. tidak mengecewakan Nabi-Nya saw., tidak
mengadzab, tidak menghinakan dan tidak
|ika seseorang menanami ladangnya dengan mengabaikan orang-orang yang beriman
"tanaman" yang baik, ia juga akan memetik kepada-Nya dan mengikuti syari'at-Nya,
tetapi sebaliknya Allah SWT memuliakan,
hasil yang baik pula. Barangsiapa yang
menghormati dan meluhurkan mereka.
menanaminya dengan tanaman atau pohon
yang buruk, ia akan memanen apa yang telah Kalimat {$.., ey sebagaimana yang

diperbuatnya. dikatakan oleh az-Zamakhsyari adalah pem-
berian harapan dari Allah SWT kepada para
Karena uzun dalih, alasan, apologi,
dan penyesalan atau pertobatan di akhirat hamba-Nya. Menyangkut hal ini, ada dua

tiada berguna, selanjutnya Allah SWT pun kemungkinan makna yang bisa dijelaskan
membimbing kaum Mukminin kepada jalan
seperti berikut.
tobat nashuuh [jujur),
Pertama, kalimat tersebut mengikuti ke-
"Wahai orang-orang yang beriman! Ber- biasaan para penguasa yang memberikan
tobatlah kepada Allah dengan tobat yang jawaban dengan kalimat 'asaa dan la'alla (se'
semurni-murniny a, mudah'mudahan Tuhan ka-
moga, mudah-mudahan, barangkali), namun
mu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu
dan memasukkan kamu ke dalam surga'surga jawaban seperti ini dari mereka adalah

yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, jawaban yang memiliki makna pasti dan
harus. Ketika mereka ingin melakukan suatu
pada hari ketika Allah tidak mengecewakan
hal, mereka biasanya menggunakan bentuk
ungkapan seperti itu, yaitu 'asaa an naf'ala
kadzaa (secara harfiah artinya adalah kami

berharap mudah-mudahan atau semoga kami Selanjutnya, Allah SWT menuturkan jejak
bisa melakukan begini dan begini). Namun
dan atsar keimanan,
maksudnya adalah "Kami ingin melakukan
demikian dan demikian" dan mereka pasti "Sedang cahaya mereka memancar

melakukannya. di hadapan dan di sebelah kanan mereka,

Kedua, bertujuan untuk mengajarkan sambil mereka berkata, 'Ya Tuhan kami,

kepada para hamba bahwa seyogianya mereka sempurnakanlah untuk kami cahaya kami dan
harus senantiasa berada dalam kondisi antara ampunilah kami; Sungguh, Engkau Mahakuasa
atas seg ala sesuatu,"' (at-Tahriim: 8)
rasa takut dan pengharapan, rasa khawati6,
dan optimisme (harap-harap cemas). Sesungguhnya nur atau cahaya orang-
orang Mukmin menerangi jalan mereka,
Intinya adalah bahwa kata'asaa dari Allah
SWT adalah bermakna pasti. bersinac dan memancarmenerangi di hadapan
mereka dan dari sebelah kanan mereka ketika
Kalimat {+;-- 'i} mengandung sindiran mereka berjalan menyeberangi ash-Shiraath,
sebagaimana yang disebutkan dalam ayat,
secara tidak langsung kepada orang-orang
yang dihinakan oleh Allah SWT dari para "Dan menjadikan cahaya untukmu yang
dengan cahaya itu kamu dapat berjalan." (al-
penghuni neraka, Hadiid:28)

"Ya Tuhan kami, sesungguhnya orang yang Orang-orang Mukmin berdoa pada hari

Engkau masukkan ke dalam neraka, maka Kiamat ketika Allah SWT memadamkan

sungguh, Engkau telah menghinakannya, dan cahaya orang-orang munafik, seraya berucap
tidak ada seorang penolong pun bagi orang untuk mendekatkan diri kepada-Nya, "Ya Rabb
kami, biarkanlah cahaya kami tetap bersinar
yang zalim." (Ali'Imraan: 192)
untuk kami, jangan sampai padam, hingga
Ulama mengatakan, tobat nashuuh adalah kami berhasil menyeberangi ash-Shiraath.
Tutupi dan hapuslah dosa-dosa kami, maaf-
berhenti total dari dosa di waktu sekarang, kanlah kesalahan-kesalahan dan kejelekan-
kejelekan kami, janganlah Engkau memper-
menyesal atas apa yang telah diperbuatnya
di waktu lalu dan berazam untuk tidak akan malukan kami dengan menghukum kami atas
melakukannya lagi di waktu mendatang.
dosa dan kesalahan kami itu ketika hisab.
Imam Ahmad dan Ibnu Majah meriwa-
Sesungguhnya Engkau Mahakuasa atas segala
yatkan dari Abdullah bin Mas'ud r.a., ia berkata,
'Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda, sesuatu, termasuk di antaranya adalah me-

.tYi.o' t'o.- nyempurnakan cahaya kami dan menjaganya
p-t-Jl tetap bersinar dan memanca[ mengampuni
dosa-dosa kami, mewujudkan ekspektasi dan
"Meny e s al adalah tob at." harapan kami, maka perkenankanlah doa

Dalam ash-Shahih disebutkan, kami."

o Selanjutnya, Allah SWT memerintahkan
kepada Nabi-Nya saw. untuk berjihad me-
ols i>r.:,.jr i1 lawan orang-orang kafir yang melancarkan

.W:'G permusuhan dengan pedang dan orang-orang
munafik dengan lisan dan hujjah,
"Sesungguhnya keislaman (seseorang) memo-
tong dan menghapus apa yang diperbuat sebelum
(masuk) lslam, dan sesungguhnya tob at memotong
dan menghapus apa yang diperbuat sebelumnya."

lurrh rllrhrllm TAFSTR AL-MrrNlR )II.ID

'Wahai Nabi! Perangilah orang-orang mengeriakan amal-amal ketaatan dalarn

kafir dan orang-orang munafik dan bersikap menialankan amal-amal saleh, mendoror'tg
keraslah terhadap mereka. Tempat mereka
adalah neraka Jahannam dan itulah seburuk- dan menyuruh istri dan anak-anak untuk
buruk tempat kemb ali." (at$ahriim: 9) menunaikan kewaiiban'kewajiban dan
menjauhi larangan-larangan, serta terus
Wahai Rasul, perangilah orang-orang kafir memantau, memonito4, dan mengawasi
dengan pedang, dan orang-orang munafik
mereka.
dengan huijah, dalil, bukti, argumentasi 2. Adzab orang-orang yang menentang, yaitu

serta menegakkan hukuman hadd terhadap orang-orang kafir, para pendosa, dan para
mereka ketika mereka melakukan perbuatan-
perbuatan yang diancam dengan hukuman pendurhaka adalah adzab yang keras
hadd. Bersikaplah keras dan tegas terhadap dalam neraka fahannam Yang aPinYa
mereka dalam rangka menyampaikan daloryah dinyalakan dengan manusia dan batu.
Neraka |ahannam dijaga dan diurus oleh
di dunia. Gunakanlah ketegasan dan sikap sembilan belas malaikat, yaitu malailtat

keras terhadap kedua golongan tersebut Zabaniyah.
ketika kamu berjihad melawan mereka, baik
dalam bentuk peperangan, perbantahan, Para malaikat tersebut memiliki
ancaman, dan intimidasi. Dari itu, Rasulullah
perangai yang kasa6, keras, dan bengis.
saw memerintahkan untuk mengusir sebagian
Mereka tidak akan memberikan belas
orang munafik dari masjid, seraya berkata, kasihan sedikit pun ketika mereka di-

"Ke1uar kamu wahai Fulan, keluar kamu wahai mintai belas kasihan karena mereka tidak
mengenal kata belas kasihan dan ampun.
Fulan." Ini adalah bentuk adzab mereka di Mereka diciptakan dari kemurkaan dan
mereka dibuat senang untuk mengadzab
dunia. makhluk, sama seperti halnya manusia
yang dijadikan senang makan dan minum.
Kelak tempat menetap dan tempat tinggal
Para malaikat itu juga memiliki postur
mereka di akhirat adalah neraka |ahannam. dan bentuk fisik yang kekar dan kuat,

Itulah seburuk-buruk tempat kembali, tempat perbuatan dan perkataan mereka sa'ngat
menetap, dan temPat tinggal. keras dan kasar. Mereka tidak akan pernah

Fiqih Kehldupan atau Hukum-Hukum melanggar perintah Allah SWT dengan

Ayat-ayat di atas menielaskan sejumlah menambah-nambahi atau mengurang-

hal seperti berikut. ngurangi. Mereka melaksanakan apa

l. Allah SWT memerintahkan-dan perintah yang diperintahkan kepada mereka tepat
pada waktu yang telah ditentukan, tidak
adalah berarti wajib-kePada kaum mengulur-ulur dan tidak pula memper-
Mukminin agar memelihara diri mereka
dari neraka dengan amal Perbuatan cepat.

mereka, dan memelihara keluarga mereka 3. Pada hari Kiamat, tobat dari orang-orang
kafir tidak akan diterima, begitu j,uga dalih,
dari neraka dengan nasihat, didikan, alasan, penyesalan, dan permintaa'n nnaaf

bimbingan, tuntunan, dan pengajaran. Hal mereka tidak akan diterima. Mereka alsa,n

ini menuntut konsistensi dan komitmen diberi balasan atas perbuatan-pelbr,rata,n
total kepada hukurn-hukum syara' baik yang pernah rnereka kerjakaor keti,ka d'i

yang berupa perintah maupun larangan,

meninggalkan kemaksiatan-kemaksiatan,

TAFSIRAL-MUNIRIIIIp 14 tlil -d***---\ Surahat-rrhr[m

dunia. Meskipun uzu[ dalih, dan apologi berazam untuk tidak akan mengulanginya
mereka tidak akan ada gunanya apa-apa, lagi secara tulus, sungguh-sungguh dan
tetap dikatakan kepada mereka larangan
untuk mengemukakan uzu[ dalih, alasan, jujur. Adapun jika pelanggaran yang
apologi, dan permintaan maaf, dengan
maksud untuk benar-benar menciptakan dilakukannya adalah murni menyangkut
hak Allah SWT seperti perbuatan zina
keputus asaan dan frustasi, sebagaimana
dan menenggak minuman keras misalnya,
firman Allah SWT dalam ayat, hukuman hadd terhadapnya bisa gugur
jika ia bertobat kepada Allah SWT dengan
"Maka pada hari itu tidak bermanfaat penyesalan yang sungguh-sungguh, tulus

(lagi) permintaan maaf orqng-orang dan jujur. Allah SWT telah menegaskan
secara tersurah tentang gugurnya hu-
yang zalim, dan mereka tidak pula diberi kuman hadd dari pelaku hiraabah jika
ke s emp atan b ertob at lagr'." (ar-Ruum: 5 7)
mereka bertobat sebelum tertangkap. fika
4. AllahSWTmemerintahkanuntukbertobat, mereka baru bertobat setelah tertangkap,

dan tobat hukumnya adalah fardhu 'ain hukuman hadd yang ada tidak bisa gugur
di setiap keadaan dan waktu. Tobat yang
dari mereka.
diinginkan adalah tobat yang benar-benar
tulus, murni, jujur; dan sungguh-sungguh, fika perbuatan dosa yang dilakukan
yaitu-sebagaimana yang disebutkan oleh adalah berupa pelanggaran terhadap
an-Nawawi-tobat yang memenuhi tiga hak orang lain, pertobatannya tidak sah
hal, yaitu berhenti total dari kemaksiatan, kecuali harus dengan mengembalikan
menyesalinya dan berazam untuk tidak hak yang diambil secara zalim tersebut ke
tangan pemiliknya yang sah baik apakah
akan kembali mengulanginya lagi. hak itu berupa barang atau yang lainnya
jika memang ia mampu mengembalikan-
Ulama mengatakan, dosa yang di- nya. Namun jika ia belum mampu me-
tobati tidak lepas dari dua kemungkinan, ngembalikannya, ia harus berazam untuk
adakalanya menyangkut hak Allah SWT
mengembalikan dan menunaikan hak itu
atau menyangkut hak Adami. fika itu
ketika sudah mampu melakukannya sese-
menyangkut hak Allah SWT, seperti me-
ninggalkan shalat misalnya, maka per- gera dan secepat mungkin.
tobatannya tidak sah hingga di samping
menyesalinya juga harus ditambah de- fika perbuatan dosa itu berupa tin-
ngan mengqadha' shalat yang pernah
ditinggalkan. Demikian pula halnya de- dakan yang merugikan dan menimbulkan
ngan misalnya meninggalkan puasa atau
mudharat bagi seseorang, ia harus meng-
teledor dalam menunaikan zakat.
hilangkan kemudharatan itu dari diri
fika itu berupa perbuatan yang
korban, kemudian memohon kepada si
mengharuskan qishash atau hukuman korban agar berkenan memaafkan dan
hadd yang mengandung unsur hak
mengampuninya. Ketika si korban me-
Adami seperti tindakan qadzf misalnya,
maafkannya, dosa yang ada sudah gugur
dan pelakunya pun dituntut, ia harus
dari dirinya.
mempersilakan dirinya untuk dihukum,
kecuali jika ia dimaafkan dan diampuni, fika perbuatan dosa itu berupa
cukup baginya dengan menyesal dan
tindakan menyakiti orang lain tanpa hak
dan alasan yang benax, seperti membuat
seseorang tercekam, trauma dan susah,

TAFSTRAT-MUNrR JrrID 14

atau menamparnya, atau memukulnya 7. Allah SWT memerintahkan kepada Nabi-

hingga cedera, kemudian ia berusaha Nya agar berjihad melawan musuh kafir

meminta maaf kepada si korban, hingga dengan pedang, mauizhah hasanah dan
akhirnya si korban pun berlapang dada
memaafkannya, beban dosa yang ada mengajak mereka kepada Allah SWT.
sudah gugur dari dirinya.ls6 Iuga, beriihad melawan orang-orang

5. Allah SWT berkenan menerima tobat munafik dengan bersikap keras dan tegas

yang nashuuh dari hamba yang bertobat, terhadap mereka, menegakkan hujjah,
menghapus kesalahan-kesalahannya dan membeberkan kepada mereka tentang
memasukkan ke dalam surga. Hal ini ber- keadaan mereka di akhirat kelak bahwa
mereka tidak akan memiliki cahaya yang
dasarkan ayat (,5.1; *-). Karena kalimat
{,rr} dari Allah SWT adalah memiliki bisa mereka gunakan untuk menyeberangi

makna pasti dan positif. fuga berdasarkan ash-Shiraat bersama kaum Mukminin.

sabda Rasulullah saw. dalam sebuah Di samping itu, perlu dicamkan baik-
hadits yang diriwayatkan oleh Baihaqi
dalam Syu'abul limaani dan lbnu Asakir baik bahwa tempat kembali dan tempat
menetap kedua golongan tersebut, yaitu
dari Abdullah bin Abbas r.a,, dan ini adalah
golongan kafir dan golongan munafik,
hadis dhail
adalah neraka |ahannam seburuk-buruk
.'; +h t US ii' b *.at tempat kembali.

"seseorang yang bertobat dari dosa BEBERAPA CONTOH PEREMPUAN
MUKMINAH DAN PEREMPUAN KAFIR
adalah seperti lalcsana orang yang tidak
Surah at-Tahrllm Ayat 1O - 12
memiliki dosa."
A';WS'ivru{ cif.saJl,€t
6. Sesungguhnya keimanan memiliki cahaya
46aAVV'Y2"eii5'&GA
yang berjalan bersama pemiliknya me-
nyeberangi ash-Shiraath, memandunya 5,!,t54Wlt<tt#C. )3
dan meneranginya menuiu kepada ke-
selamatan. Di akhirat, orang-orang Muk- 3;$.*71*'t6ts <ib\^ertt
min berdoa ketika Allah SWT memadam-
kan cahaya orang-orang munafik, seraya \3. 3&) $ 6 g6 rYZg; "Vt $t
berucap, "Ya Rabb kami, sempurnakanlah <-,gtu:,#s3i:9
untuk kami cahaya kami dan ampunilah "ili6h-1a$'#,C$lfnr
kami, sesungguhnya Engkau Mahakuasa 67fs$kU9tr
atas segala sesuatu." Memohon maghfirah
tidak lantas berarti bahwa dosa adalah eg-":i3ACf 'e*i.G116#
hal yang senantiasa melekat dan pasti
bagi setiap manusia, tetapi yang pasti bagi *q, p<-. ./"#f;tae6#246i
setiap Mukmin hanyalah keteledoran dan
Allah membuat perumpatnaan bagi orang'
kecerobohan. orang kafir istri Nuh dan istri Luth. Keduanya

t56 Tafsir Al-Qurthubi, tB / 199-200.

berada di bawah pengawasan dua orang hamba mitsla imra'ati Nuuhin,lalu kata yang menjadi
mudhaaf di sini dibuang, yaitu mitsla karena
yang saleh di antara hamba-hamba Kami; keberadaannya telah ditunjukkan oleh kata
lalu kedua istri itu berkhianat kepada kedua {>r;} yang pertama.

suaminya, tetapi kedua suaminya itu tidak dapat Demikian pula dengan kalimat it *-*tb
membantu mereka sedikit pun dari (siksa) Allah; (jr;, c.,jr irty .4:,;'i oilt t;t iy.k, kata ini
dan dikatakan (kepada kedua istri itu), 'Masuklah
kamu berdua ke neraka bersama orang-orang dibaca nashab karena 'athaf kepada kalimat

yang masuk (neraka).' Dan Allah membuat {o;i -i;ty.

Perumpamaan bagi orang-orang yang beriman, Balaaglhah

istri Fir'aun, ketika dia berkata, 'Ya Tuhanku, 4';, t{xi':i,,:!'ry 4',F ,fiJi'ir -V]t di

bangunkanlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu antara dua kalimat ini terdapatal-Muqaabalah
dalam surga dan selamatkanlah aku dari Fir'aun atau perbandingan di antara dua contoh atau
dan perbuatannya, dan selamatkanlah aku dari
kaum yang zaliml dan Maryam putri'Imran yang permisalan, supaya kaum perempuan bisa
memelihara kehormatannya, maka Kami tiupkan
ke dalam rahimnya sebagian dari ruh (ciptaan) mencontoh seperti dua perempuan Mukminah
tersebut dalam hal ketulusan, bukan seperti
Kami; dan dia membenarkan kalimat-kalimat dua perempuan kafir yang berkhianat.

Tuhannya dan kitab-kitab-Nya; dan dia termasuk (ry,ii,F (rt'r",,) (ior-'i.r'y di antara kali-
orang-orang yang taat." (at-Tahriim: l0- 12)
mat-kalimatyang menjadi akhiran ayat ini ter-
Qlraa'aat dapat as-Saj'[sajak) yang kuat, alami, tidak di-

(-ir) {-i;r}: ipaksakan dan tidak dibuat-buat. (q.6, l:G tY
Ditulis dengan huruf ta', namun jika
dalam kalimat ini lebih dipilih penggunaan
waqaf dengan huruf hla. Ini adalah qiraa'aat bentuk kata mudzakkar, yaitu {r;,li,} bukan
Ibnu Katsir, Abu Amr dan al-Kisa'i. Sementara
imam yang lain waqaftetap dengan huruf ta'. bentuk mu'ennats, al-Qaanitaaf sebagai ben-
tukat-Taghliib.
{Jt;}'
Mufradaat Lughawlyyah
Al-Kisa'i membaca dengan mengisymaam-
kan harakatkasrah huruf qafdengan harakat (t:, it - V r\Allah SWT menyebutkan suatu
dhammah. Sedangkan imam yang lain mem- kasus yang aneh, ganjil, dan menarik untuk
baca dengan harakat kasrah murni.
mengetahui kasus lain yang serupa dengannya
4*y dibaca: dalam hal keanehan dan keganjilannya. 6rs)
l. <t't> ini adalah qiraa'aat Hafsh dan Abu
4.,y-* eX yang masing-masing dari keduanya
Amr.
menjadi istri dari dua hamba yang saleh.
2. (i$rl ini adalah qiraa'aat imam yang lain.
{1i6ff} lalu masing-masing dari keduanya
l'raab
berkhianat terhadap suaminya dengan ber-
4cj ii):'rF ,$ i*'it -7y kata (:ti) dan sikap munafik dalam perkara agama karena
mereka berdua kafir.
4c; ii ;tY keduanya meniadi maf ' uul bihi untuk
Istri Nabi Nuh a.s. yang bernama Waghilah
fitil (t?y. Ada yang mengatakan kalimat
atau Wa'ilah berkata kepada kaum Nabi
ftci ii):b meniadi badal dari kata {>ri;} dengan Nuh a.s., "Nuh itu orang gila." Istri Nabi Luth
a.s. yang bernama Walihah atau Wahilah
mengasumsikan pembuangan mudhaaf, yakni
memberikan isyarat sinyal atau tanda kepada

ThFSTRAL-MUNTR IILID 14

kaumnya tentang keberadaan para tamu Nabi 4(-i ':t;:i d') yang memelihara dan
Luth a.s., dengan cara menyalakan api pada
menjaga kemaluannya dari laki-laki. Maksud'

It malam hari dan dengan mengepulkan asap nya adalah ia seorang perempuan yang men-

pada siang hari. jaga kehormatan ('afitfah). {+ tj..iJ} maka

I {q, i' u t;iL q-;y maka suami masing- Kami tiupkan ke dalam kemaluannya..4!:'., Ch

masing dari kedua perempuan itu, yaitu sebagian dari ruh yang Kami ciptakan tanpa

Nabi Nuh a.s. dan Nabi Luth a.s. tiada sedikit perantaraan seorang ayah.

pun berguna bagi mereka berdua untuk Az-Zamakhsyari mengatakan termasuk
menyelamatkan mereka berdua dari adzab di antara bentuk kebid'ahan tafsir adalah pe-
nafsiran yang mengatakan bahwa yang di-
Allah SWT. (crl*rirr c. ;6r #ir .t :;) arn dikatakan
maksud dengan l<ata al-Fai di sini adalah
kepada mereka berdua, "Masuklah kamu ber-

dua ke dalam neraka bersama-sama dengan lubang baiu tempat masuknya kepala (ke-
orang-orang kafir lainnya dari kaum Nabi Nuh
a.s. dan kaum Nabi Luth a.s.." rah baju) bahwa makna kalimat {1(ji e;i\

Ini melukiskan keadaan mereka bagai' adalah Maryam a.s. menjaga dan melin-
dungi kerah bajunya dari Malaikat fibril a's'
mana hukuman ditimpakan kepada mereka bahwa dalam pembuatan contoh di sini di-
oleh karena kekafiran mereka tanpa mengenal
kata basa-basi dan keberpihakan, tanpa pan- kombinasikan antara perempuan yang ber-
dang bulu, tanpa memandang keturunan atau suami dan perempuan yang tidak bersuami
untuk menghibuS, menenteramkan dan me-

nasab. nyenangkan hati para perempuan yang tidak

('r-t ,+ >,:, it -Vt\ dan Allah SWT me- bersuami.

nyerupakan keadaan mereka yang tidak 4Fi q: :oi uiti) dan Maryam a.s.

terpengaruh oleh lingkungan kafir dan tokoh- membenarkan, memercayai, dan mengimani
tokoh kafir; dengan keadaanAsiyah istri Fir'aun.
Namanya adalah Asiyah binti Muzahim, bibi syari'at-syari'at Tuhannya dan kitab-kitab-

Nabi Musa a.s. (saudara perempuan bapak Nabi Nya yang Dia turunkan kepada para rasul'

Musa a.s.). Ia beriman kepada Nabi Musa a's., Nya. {c*[ir ; Jst\dan dia termasukgolongan
lalu Fir'aun pun menyiksanya dengan siksaan
orang-orang yang senantiasa dalam ketaatan.

yang keras dan keiam untuk memalingkan Persesualan Ayat

dirinya dari keimanan. (i6 !1) ketika ia ber- Setelah menyuruh dan memotivasi
kata tatkala disiksa oleh Fir'aun,is*. ,i.,lt |ty
untuk bertobat dengan tobat yang nashuuh,
{}-i, C E bangunkanlah untuk hamba sebuah beriman, ikhlas, tulus, jujur, dan sungguh-
sungguh, serta berjihad melawan para musuh,
rumah di sisi-Mu dalam surga yang dekat
dari rahmat-Mu, atau di deraiat tertinggi Allah SWT menuturkan dua contoh dan misal

golongan Al-Muqarrabuun (orang-orang yang yang luar biasa dan langka tentang kaum
kafir dan kaum beriman. Hal ini bertujuan
memiliki kedudukan dekat di sisi Allah swt). untuk menjelaskan keadaan orang-orang
kafir melalui sebuah perumpamaan bahwa
4u;i3fy 4 u;ty dan selamatkanlah hamba
mereka dihukum atas kekafiran mereka dan
dari kezaliman Fir'aun, siksaannya, dan per-
sikap permusuhan mereka terhadap kaum
buatannya yang teramat buruk. rit n *tb Mukminin sebagaimana orang'orang yang

(*J,fu' dan selamatkanlah hambi dari kaum seperti mereka dihukum tanpa pandang bulu,

yang zalim, yaitu bangsa Qibthi Mesir yang
paganis dan mengikuti iejak langkah Fir'aun

dalam kezaliman.

rArstnAr-MuNtnlIrtn 14 ,.r,*, 'T;;'-b,r,,r, """n"t't"n"'

tanpa memandang nasab, hubungan suami menolong dan menyelamatkan siapa pun
istri, kekerabatan atau keberpihakan, Istri Nabi bahwa semua hubungan itu tidak memberi
Nuh a.s. dan istri Nabi Luth a.s. pun dihukum, guna sedikit pun bagi mereka dan tidak
memberi manfaat apa pun kepada mereka
meskipun mereka berdua berada di rumah
di sisi Allah SWT selama tidak ada keimanan
kenabian dan menjadi istri seorang nabi. Akan
tetapi, mereka berdua kafir terhadap Allah dalam hati mereka. Karena hanya semata-
SWT dan nabi-Nya sehingga hubungan suami
istri tersebut tidak berguna sama sekali bagi mata bergaul, bercampur dan bersosialisasi,
mereka berdua dalam menyelamatkan mereka
dari adzab Allah SWT hubungan nasab atau hubungan suami

Disebutkanlah contoh kedua bagi istri tidak ada faedahnya sama sekali selagi

kaum Mukminin dan Mukminah yang lebih seseorang masih saja kafir.

mengagumkan untuk memberikan sebuah Contoh dan tamsilan itu adalah bahwa istri
kesadaran bahwa di antara kewajiban dan Nabi Nuh a.s. dan istri Nabi Luth a.s., masing-
keharusan mereka adalah menjadi seperti masing dari mereka berdua adalah perempuan
Asiyah a.s., istri Fir'aun, dan Maryam binti yang menjadi istri dari seorang nabi dan rasul,
'lmran a.s. dalam hal keikhlasan, ketulusan,
senantiasa bersama dengannya siang malam,
kesungguhan, dan kuatnya keyakinan, bukan
seperti dua perempuan kafir yang berkhianat makan, bergaul dan berinteraksi secara sangat
intim dengannya. Akan tetapi mereka berdua
kepada suaminya itu yang meskipun berkhianat kepada suami dalam hal keimanan

suaminya adalah seorang nabi, namun itu dan agama. Mereka berdua tidak beriman
tidak berguna sama sekali bagi dirinya untuk
kepada suami masing-masing yang merupakan
menyelamatkannya dari adzab Allah SWI
seorang nabi dan rasul, tidak memercayai
disebabkan ia kafir.
kerasulan dan kenabiannya. Meskipun
Tafslr dan Penlelasan
masing-masing dari keduanya merupakan
'Allah membuat perumpamaan bagi orang-
istri dari seorang suami yang menjadi nabi dan
orang kafir, istri Nuh dan istri Luth. Keduanya rasul, suaminya yaitu Nabi Nuh a.s. dan Nabi
Luth a.s. tidak sedikit pun bisa memberikan
berada di bawah pengawasan dua orqng
kemanfaatan kepadanya, tiada bisa menghalau
hamba yang saleh di antara hamba-hamba
Kami; lalu kedua istri itu berkhianat kepada sedikit pun adzab Allah SWT darinya, dan tiada
pula bisa menyelamatkannya dari malapetaka,
kedua suaminya, tetapi kedua suaminya itu
tidak dapat membantu mereka sedikit pun dari padahal suami adalah hamba yang sangat
$iksa) Allah; dan dikatakan (kepada kedua terhormat dan mulia di sisi Allah SWT. Mereka
istri itu), "Masuklah kamu berdua ke neraka berdua pun diliputi adzab dan hukuman yang
bersama orang-orang yang masuk (neraka)."
(at-Tahriim:10) buruk.

Allah SWT membuat sebuah contoh dan Disebutkan bahwa istri Nabi Nuh a.s,
perumpamaan yang menggambarkan keadaan
orang-orang kafir dalam hal mereka berbaul berkata kepada orang-orang, "Nuh itu orang

bergaul dan memiliki hubungan dengan gila." Sedangkan istri Nabi Luth a.s, mem-

kaum Muslimin bahwa seseorang tidak bisa berikan informasi kepada kaumnya tentang

keberadaan para tamunya supaya mereka bisa
melakukan perbuatan keji dan kotor dengan
para tamunya.

Ketika masuk neraka, dikatakan kepada
dua perempuan tersebut, "Masuklah kamu ber-

\-nZ untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam surga
dan selamatkanlah aku dari Fir'aun dan per-
dua ke dalam neraka bersama-sama dengan buatannya, dan selamatkanlah aku dari kaum
orang-orang yang masuk ke dalamnya dari yang zalim."' (at-Tahriim: 11)
kalangan kaum kafir dan orang yang durhakai'
sebagai balasan atas kekafiran dan kejelekan- Allah SWT membuat contoh,

keielekan keduanya. perumpamaan, dan permisalan bagi kaum
Mukminin, yaitu dengan keadaan istri Fir'aun
Ini mengandung sindiran terhadap dua yang bernama Asiyah binti Muzahim a.s. dan
Ummul Mukminin, yaitu Hafshah r.a. dan sekaligus merupakan 'ammah (bibi dari jalur

Aisyah r.a., atas keteledoran dan kealpaan yang bapak, saudara perempuan bapak) Nabi Musa
mereka berdua lakukan. Sekaligus peringatan
bagi keduanya dan yang lainnya bahwa status a.s.. Ia beriman kepada Nabi Musa a.s. ketika

mereka sebagai para istri Nabi Muhammad mendengar kisah tongkat Nabi Musa a.s..
saw. tidak memberikan faedah sedikit pun
bagi mereka jika mereka berbuat durhaka Fir'aun pun menyiksa dirinya dengan siksaan
yang keras disebabkan keimanannya, namun
kepada Allah SWT. siksaan yang diterimanya itu tiada sedikit pun

Yahya lbnu Salam mengatakan ini meru- membuat dirinya mundur dari keimanannya.

pakan peringatan dan wanti-wanti bagi Aisyah Hal itu menunjukkan bahwa kekuasan
r.a. dan Hafshah r.a. agar jangan menyalahi
Rasulullah saw. ketika keduanya bantu-mem- kekafiran tiada sedikit pun menggoyahkan
bantu untuk menyusahkan Rasulullah saw.,
dengan menegaskan bahwa meskipun mereka dan memengaruhi sikap dan keimanan kaum
berdua adalah istri dari sebaik-baik makhluk Mukminin, seperti yang telah dibuktikan oleh
Allah SWT dan pemungkas rasul-rasul-Nya,
istri Fir'aun, Asiyah binti Muzahim a.s. yang
namun hal itu tiada bisa melindungi mereka
berdua dari ancaman Allah SWT. Namun merupakan sosok perempuan Mukminah yang

akhirnya Allah SWT memelihara mereka ber- berada di bawah kekuasaan orang kafir yang
dua dari dosa tindakan tersebut, yaitu ber-
sekongkol, bersinergi, dan bantu-membantu paling kafir. Karena keimanannya kepada Allah
untuk menyusahkan Rasulullah saw., karena
mereka berdua melakukan pertobatan yang SWT, ia pun berujung di dalam surga-surga
benar; tulus dan sungguh-sungguh. penuh kenikmatan. Hal itu ketika ia berkata,

Selanjutnya, Allah SWT membuat contoh "Ya Rabbi, bangunkanlah untuk hamba sebuah
dan perumpamaan lain lagi untuk menggam-
barkan kaum Mukimin, dengan dua perem- rumah yang dekat dari rahmat Engkau di
derajat tertinggi golongan al-Muqarrabuun
puan lain yang menggambarkan keadaan
(orang-orang yang didekatkan kepada Allah
yang bertolak belakang dengan contoh yang
pertama, yaitu bahwa pergaulan dan pem- swt). Selamatkanlah hamba daritangan Fir'aun
bauran dengan orang-orang kafir sama sekali
tidak memengaruhi sikap mereka dan tidak dan dari perbuatan-perbuatan buruknya, dan
mendatangkan dampak negatif bagi mereka, bebaskanlah hamba dari kaum yang zalim,

"Den Allah membuat perumpamaan yaitu kaum kafir dari bangsa Qibthi.'

bagi orang-orang yang beriman, istri Fir'oun, Qatadah mengatakan Fir'aun adalah
penduduk bumi yang paling zalim, paling
ketika dia berkata,'Ya Tuhanku, bangunkanlah
angkuh, dan paling kafir. Namun, sungguh
demi Allah, kekafirannya itu tiada sedikit pun
memengaruhi dan menimbulkan mudharat

bagi istrinya ketika si istri taat kepada

Tuhannya. Hal itu supaya mereka tahu dan

sadar bahwa sesungguhnya All4h SWT adalah

TAFSIR AL-MUNIR IITID 14

Hakim Yang Mahaadil, tiada akan menghukum Kemudian, Allah SWT memerintahkan
dan meminta pertanggungjawaban seseorang
kepada Malaikat fibril a.s. agar meniupkan
kecuali atas dosanya sendiri.
ke dalam farjinya. Ada sebagian ulama tafsir
Ibnu farir mengatakan istri Fir'aun disiksa
dengan cara dipanggang di bawah panasnya mengatakan-dan ini adalah sebagian dari
terik matahari. Ketika Fir'aun beranjak pergi
meninggalkannya, malaikat meneduhinya de- kebid'ahan mereka-bahwa yang dimaksud-
ngan sayap-sayap mereka, dan ia melihat ru-
mah tempat tinggalnya di surga. kan dengan kata al-Farj di sini adalah kerah

Ayat ini menujukkan kebenaran, ke- baju. Ia pun mengandung janin Nabi Isa a.s..

tulusan, dan kesungguhan keimanan istri Ia juga membenarkan, memercayai, dan

Fir'aun kepada Allah SWT dan ba'ts, kepada mengimani syari'at-syari'at Allah SWT yang
surga dan neraka bahwa amal saleh adalah Dia gariskan bagi para hamba-Nya, shuhuf
jalan surga, dan bahwa amal perbuatan jelek
adalah jalur neraka. Ayat ini juga menjadi dalil yang Dia turunkan kepada Nabi Idris a.s. dan
bahwa memohon perlindungan kepada Allah
SWT dari orang-orang jahat adalah menjadi yang lainnya, kitab-kitab-Nya yang diturunkan
kebiasaan dan tipikal orang-orang saleh.
kepada para rasul-Nya termasuk yang paling
Selanjutnya, Allah SWT menjelaskan pe-
rempuan kedua yang dijadikan sebagai contoh utama adalah empat kitab suci terbesar
dan permisalan bagi kaum Mukminin,
yang Allah SWT turunkan kepada para nabi-
"Dan Maryam putri 'lmran yang
Nya. fuga, membenarkan, memercayai dan
memelihara kehormatannya, maka Kami mengimani perkataan yang disampaikan oleh

tiupkan ke dalam rahimnya sebagian dari ruh Malaikat fibril a.s. kepadanya sebagaimana
(ciptaan) Kami; dan dia membenarkan kalimat-
kalimatTuhannya dan kitab-kitab-Nya; dan dia yang terdapat dalam ayat sembilan belas surah
te rm a suk o ra ng - o r a n g y ang ta at." (at-Tahriim : Maryam, "Dia (Jibril) berkata, "Sesungguhnya
L2)
aku hanyalah utusan Tuhanmui' serta berita
Allah SWT membuat contoh, perumpa-
gembira yang disampaikan kepadanya tentang
maan, dan permisalan bagi orang-orang yang
Nabi Isa a.s. dan bahwa ia termasuk golongan
beriman, dengan Maryam binti 'lmran a.s.
ibunda Nabi Isa a.s.. Allah SWT memberi- Al - M uqarrabuun sebagaimana yang dij elaskan
dalam ayat empat puluh dua sampai empat
nya kombinasi antara kemuliaan dunia dan
akhirat, serta menjadikannya sebagai perem- puluh delapan surah Ali 'lmraan serta ayat
puan pilihan melebihi seluruh kaum perem- enam belas sampai tiga puluh enam surah
puan dunia pada masanya kala itu, padahal
ia hidup di tengah-tengah kaum pendurhaka. Maryam.
Ia memelihara kemaluannya dari kaum laki-
Maryam a.s. adalah termasuk golongan
laki dan dari perbuatan-perbuatan keji se-
orang-orang yang sangat taat kepada Tuhan
hingga ia menjadi contoh dan teladan dalam
hal ke'ffihan (menjaga kehormatan) dan ke- mereka. Keluarga Maryam a.s. adalah keluarga

sucian. yang saleh dan taat, termasuk orang-orang

yang senantiasa beribadah dan tunduk patuh

kepada Tuhan mereka.

Imam Ahmad meriwayatkan dari Abdullah

bin Abbas r.a., ia berkata,

,ii6G)9'Ei;i"al-'rrii'*'i:tit,tejut**ylti ,li; *

t; q)Ii
;,Af ,*' *i *, y*i,ffi ill;,
ot* tt 7-r: ,rr-i -*vi ,y";

gi 3;7 ii;t'irO lcz ,e\ z.! . ..t -o ,- TAFSTRAL-MUNrR JrrrD 14
I'JJ
OP i--lr-. Luth a.s. tiada bisa memberikan faedah
apa-apa kepada istrinya yang kafir itu dan
a/ tiada bisa menyelamatkannya dari adzab
Allah SWT sedikit pun, padahal Nabi Nuh
.;/nn^- -c*Cl a.s. dan Nabi Luth a.s. memiliki kedudukan
terhormat dan mulia di sisi Allah SWT.
"Rasulullah saw. membuat emPat garis
Istri Nabi Nuh a.s. berkata kepada
di tanah, lalu berkata, 'Tahukah kalian apa orang-orang, "Sesungguhnya Nuh itu
adalah orang gila." Sedangkan istri Nabi
maksudnya ini?' Mereka menjawab, Allah SWT
Luth a.s. memberitahukan kepada kaum
dan Rasul-Nya adalah yang lebih tahu.' Lalu Nabi Luth a.s. tentang keberadaan para
tamunya. Pengkhianatan mereka berdua
b eliau b er sab da,'Perempuan p enghuni surga y ang terhadap suami masing-masing adalah
dalam agama dan keduanya adalah pe-
p aling mulia adalah Khadij ah binti Khuwailid r.a., rempuan musyrik, bukan pengkhianatan
Fathimah binti Muhammad saw., Maryam binti dalam bentuk perselingkuhan. Abdullah
'lmran a.s. dan Asiyah binti Muzahim a.s. istri
bin Abbas r.a. berkata, "Tidak pernah
Firhun."' ada istri seorang nabi yang melakukan

Dalam Shahih Bukhari dan Muslim pengkhianatan dalam bentuk perseling-

diriwayatkan dari Abu Musa al-Asy'ari r.a. dari kuhan."

Rasulullah saw., beliau bersabda, Contoh ini merupakan sindiran ter-

, ,f ,{l ,rlr J:<; p, hadap Hafshah r.a. dan Aisyah r.a., yaitu

4tz y) cot'k .,rc ' ;,2:.-,2ii bahwa jika mereka berdua melakukan
',, )v}t "+, lxi
-r- suatu kemaksiatan, status mereka berdua
,iio?.o, |;l!i.;ot
sebagai istri Nabi Muhammad saw tidak
.'. ' o2 Jo \.j.*lJ.._-, o akan berguna untuk menghalau adzab
Jh,{ ;t, .-u"ivo'.'-. tc
cr-i;lr _l.bi dari diri mereka berdua. Disebutkan
t o'
n ' , bahwa kaum kafir Mekah dengan nada

.tt*LJr ;ri )L +r:st mengejek dan mengolok-olok berceletuh
"Sesungguhnya Muhammad akan mem-
"OrAng yang seffiPurna dari kaum laki-laki
banyak, dan tidak ada orang yang sempurna dari beri syafaat kepada kita." Allah SWT
pun menegaskan bahwa syafaat Nabi
kaum perempuan kecuali Asiyah a.s. istri Fir'aun,
Muhammad saw. tidak akan berguna dan
Maryam binti 'Imran a.s. dan Khadijah binti tidak akan bermanfaat bagi kaum kafir
Khuwailid r.a.. Dan sesungguhnya keutamaan Mekah, sekalipun mereka adalah para
kerabat beliau, sebagaimana syafaat Nabi
Aisyah r.a. atas kaum perempuan adalah seperti Nuh a.s. dan syafaat Nabi Luth a.s. kepada
keutamaan tsariid (jenis makanan) atas segenap istri masing-masing juga tidak akan ber-
makanan yanglain." guna, meskipun masing-masing adalah
orang yang sangat dekat dengan masing-
Flqlh Kehldupan atau Hukum-Hukum
masing dari sang nabi tersebut. Itu di-
Ayat-ayat di atas menjelaskan sejumlah sebabkan kekafiran kedua perempuan

hal sebagai berikut. tersebut.

1. Contoh pertama tentang orang-orang
kafir menunjukkan bahwa di akhirat

seseorang tidak bisa memberikan faedah

apa pun kepada kerabat atau keluarganya
jika keduanya dipisahkan oleh agama. Istri

Nabi Nuh a.s. dan istri Nabi Luth a.s. adalah

perempuan kafir, Nabi Nuh a.s. dan Nabi

*ur,*o.-*r*,*1,.,o r, fJil -.-h,}}+r,-._- _*"- .-.--_- .---.*--- *ru'"n",-r"n'u,

"_""""""",,,,.,,,,,,r*{{,i,,

Di akhirat, dikatakan kepada istri Meskipun siksaan Fir'aun menerpa
Nabi Nuh a.s. dan istri Nabi Luth a.s.,
Asiyah a.s., namun ia tetap mampu berdoa,
"Masuklah kamu berdua ke dalam neraka
'Ye Tuhanku, bangunkanlah untukku
bersama-sama dengan orang-orang yang sebuah rumah di sisi-Mu dalam surga

memasukinya," sebagaimana pula per- dan selamatkanlah aku dari Fir'aun dan

kataan yang sama juga dikatakan kepada perbuatannya, dan selamatkanlah aku dari

kaum kafir Mekah dan kaum kafir lainnya. kaumyang zelim,"

2. Contoh kedua tentang orang-orang Muk- Maryam al-Adzraa'a.s. ibunda Nabi

min menunjukkan bahwa berbaun ber- Isa a.s. dijadikan Allah SWT sebagai con-

sosialisasi dan bergaul secara intim toh dan teladan tentang kesabaran dan

dengan kaum kafir tidak menimbulkan ketabahannya menghadapi gangguan
dampak buruk apa-apa selama ber-
bangsa Yahudi yang menuduh dirinya te-
pegang teguh kepada Allah SWT dan me-
megang teguh keimanan adalah tetap lah melakukan perbuatan keji, padahal
yang menguasai, mengontrol, dan men-
ia adalah sosok perempuan yang'afiifah
dominasi seorang Mukmin.
(menjaga kehormatan) dan suci yang
Ini adalah contoh yang disebutkan
memelihara dirinya dari perbuatan-per-
Allah SWT untuk memperingatkan dan
buatan keji. Akan tetapi yang sebenarnya
menyadarkan Aisyah r.a. dan Hafshah r.a.
agar jangan melanggar ketika keduanya terjadi adalah bahwa Allah SWT mengutus

bantu membantu untuk menyusahkan Malaikat fibril a.s. kepadanya, lalu me-

dan menyakiti Rasulullah saw. niupkan ke dalam farjinya salah satu ruh

Penyebutan contoh dengan istri ciptaan-Nya, yaitu ruh Nabi Isa a.s., lalu ia

Fir'aun dan Maryam binti 'lmran a.s. ada- pun mengandung Nabi Isa a.s. kemudian

lah untuk menstimulasi agar benar-benar melahirkannya tanpa perantaraan se-

memegang teguh ketaatan dalam mene- orang bapak. Ia juga membenarkan, me-
guhi agama. fuga sekaligus memotivasi
kaum Mukminin untuk senantiasa sabar mercayai, dan mengimani syari'at-syari'at

dan tabah dalam kesulitan dan kesusahan Allah SWT kitab-kitab-Nya dan rasul-

seperti kesabaran dan ketabahan Asiyah rasul-Nya, serta perkataan yang disampai-

a.s. dalam menghadapi siksaan Fir'aun. kan Malaikat fibril a.s. kepada dirinya se-
Asiyah a.s. beriman kepada Nabi Musa
bagaimana yang direkam dalam ayat sem-
a.s.. fuga seperti kesabaran dan ketabahan
bilan belas surah Maryam, "Dia (Jibril) ber-
sayyiddah Maryam al-Batuul dalam
menghadapi berbagai gangguan kaum kata, "Sesungguhnya aku hanyaloh utusan
Yahudi dan tuduhan telah melakukan
perbuatan keji (zina) yang dilancarkan Tuhanmu." Maryam a.s. adalah termasuk

oleh mereka kepada dirinya. Kesabaran golongan orang-orang yang sangat taat

dan ketabahan seorang Mukmin dan dan patuh kepada Tuhan mereka.

Mukminah serta mengharap-harap Qatadah meriwayatkan dari Anas r.a.
dari Rasulullah saw., beliau bersabda,
kepada Allah SWT adalah dengan amal-
amal ketaatan, bukan dengan perantara bjwor;* ii.t fr"; $rlt:a.
Y a+v) Y:r a q'Yio. t , c !., ,1 .
dan syafaat. ,o. | , o "

.o';y.il;t ^vtt

"Cukuplah b agimu emp at p erempuan dari

TAFSTRAL-MUNTR JrrrD 14

kaum perempuan seluruh dunia, yaitu Maryarn apa pun kepada istrinya, dan tidak pula
binti'lmran a. s., Khadij ah binti Khuw ailid r. a.,
Fathimah binti Muhammad saw., dan Asiyah bisa menldmin dirinya terhindar dari
binti Muzahim a.s. istri Fir'aunl'
perilaku buruk istrinya, contohnya seperti
Ar-Razi mengatakan adapun Pem- yang dilakukan oleh istri Nabi Nuh a.s. dan
buatan contoh dengan istri Nabi Nuh a.s. istri Nabi Luth a.s..
yang bernama Wa'ilah dan istri Nabi Luth
Di antaranya lagi adalah supaya di-
a.s. yang bernama Wahilah, itu memuat ketahui bahwa sikap seorang perempuan
banyak faedah yang hanya Allah SWT
Yang mengetahui keseluruhannya. Di yang menjaga diri dan kehormatannya

antaranya adalah memberikan kesadaran sangat berguna sekali, seperti yang di-
peroleh oleh Maryam binti'lmran a.s., dan
kepada kaum laki-laki dan perempuan sebagaimana yang diinformasikan oleh
tentang pahala yang agung dan adzab
Allah SWT dalam ayat,
yang menyakitkan dan memilukan.
"Se sung g uhny a Allah telah m emilihmu,
Di antaranya lagi adalah untuk mene-
gaskan bahwa kesalehan orang lain tidak menyucikanmu, dan melebihkanmu." (Ali
akan memberikan manfaat dan faedah 'Imraan:42)

kepada orang yang bejat dan rusak Di antaranya lagi adalah untuk me-
negaskan bahwa bertadharru' atau ber-
demikian pula sebaliknya, kebejatan dan
simpuh di hadirat Allah SWT dengan
kerusakan orang lain tidak akan mem-
penuh kesungguhan, ketulusan, dan ke-
bahayakan orang yang saleh. iuiuran adalah wasilah untuk menggapai

Di antaranya lagi adalah untuk me- keselamatan dari hukuman dan meng-
negaskan bahwa seorang suami betapa
pun tinggi tingkat kesalehannya, namun gapai pahala tanpa hisab bahwa senan-
itu tidak akan bisa memberikan iaminan tiasa kembali ke hadiratAllah SWT adalah

sebuah keniscayaan di setiap hal, dan

hanya kepada-Nya-lah tempat kembali.lsT

@

LS7 Tafsir Ar-Razi, 30 /5L.


Click to View FlipBook Version