Ui IW.o /
t /ro '6;iitu(lf
arf
cet,iiltiy:.:::
".,k $6;tiltttiupic "rfrt:,'g#jrll/
'Segda puji bagi Allah, Rabb semesta alam, Yarrg Mahapemurah
lagi Mahapenyayang. Yang menguasai hari Pembalasan, tidak
ada Ilah yang berhak diibadahi selain Allah, Dia berbuat epe
s le, yangDia kehendaki. Ya Allah, Engkau adalah Allah, tidak
ada Ilah (y*g berhak diibadahi) melainkan hanya Engkau semata
Yang Mahakaya, sedangkan kami miskin. Turunkanlah hujan
kepada kami. Dan jadikanlah ap^yangEngkau turunkan itu
sebagai kekuatan dan pengantar sampai suatu masa.'
Kemudian beliau mengangkat kedua tangannya, dan beliau masih
tenrs mengangkat mngan sampai terlihat warna putih ketiaknya. Lalu,
beliau memalingkan punggungnya ke arah orang-orang serta memindah-
kan selendatgny^, sedang beliau masih dalam keadaan mengangkat
kedua tangannya. Setelah itu, beliau menghadap kepada orang-orang
dan turun dari mimbar. Kemudian, beliau mengerjakan shalat dua
rakatt. Maka, Allah pun menciptakan awan, lalu guntur bergemuruh
dan kilat pun berkilauan. Dan dengan izin Allah, awan pun menunrn-
kan hujan. Belum sempat beliau mendatangi masjidnye, arir sudah
mengalir deras. Dan ketika melihat mereka bergegas menuju rumah,
beliau tertawa sehingga terlihat gigi-gigi gerahamnya. Lalu, beliau
bersabda:
..i?r:tl' ip JO ,;: :d F.;r ll' 'oi t4zt.
'Aku bersaksi bahwa Allah Mahakuasa atas segala sesuatu. Dan
aku hanyalah hamba dan Rasul-Nya.'"2a
Saya sampaikan: " Ibbaanusy syai' bereni waktuny a. Quh uutb ul
mathar berarti tertahannya hujan, al-jadb berarri lawan dari subur."
2o Sbahiih Kitaab al-Adzkaar ua Dha'iifubu, Svaikh Salim al-Hilali no.379. Hadits ini
mhaesnagna, tdakiraiwnat yoalrnkiaandaollaehh Abu Da#ud (1173) dan
hadits gharib) sanidnya al-Hakim A32$. Abu Dawud
iawid." SidaneLan al-Hakim
mengemukakan: "shahih densan s--varat asv-Svaikhinii Dan disep"akati oleh adz-
D7rt1bi. Saya katakan: "Pen"clapat y"ng 6enir adalah epayangdisampaikan oleh
Abu Dawud, bahwa sanad hadi^ts irii hian "
558 Dzikir-Dzikir dalam Shalat-Shalat Tertentu
Dan ucapan nya: *Tsumrnd d.mtbdla.t' dengan menggunakan alif.
Umuk pengertian ini mempunyai dua kata, yadrat mathardt dar, amtbarat.
Dan tidak perlu mempedulikan orang yang berpendapat bahwa kata
amtbara itu tidak dipergunakan melainkan untuk hujan yang turun
sebagai adzab. Sedangkan kalimat: *Badat nawaajid.zubu' berrnitampak
gigi-gigi geraham beliau.
Perlu diketahui, di dalam hadits di atas terkandung pernyataan
jelas bahwa khutbah itu dilakukan sebelum shalat. Hal serupa juga
dinyatakan secara jelas di dalam Shabih al-Bukhari dan Shahib Muslim.
Dan itu diarahkan pada pengertian boleh. Yang masyhur dalam
buku-buku fiqih sahabat-sahabat kami dan juga yang lainnya adalah
didahulukannya shalat atas khutbah. Hal itu didasarkan pada hadits-
hadits lain: bahwa Rasulullah W, mendahulukan shalat atas khutbah.
\Yalkabu a'lam.
Dan disunnahkan menggabungkan antara jabar (suara keras) dan
sin (suaratidak keras) dalam do'a disertai pengangkatan kedua tangan
setinggi-tingginya.
Imam asy-Syafi'i ';\B mengatakan: "Hendaklah di antara do'a
yang mereka baca adalah do'a berikut ini:
I
,6-;,i G e;r:, J"i9, 3 cr*tt"li.,un,J..ejg ,:ry\6-ilidiJr"
* p'O/
6I V't
,Vi)tS 6 l*,
Lilr' ,Ui'Jb3
".9,z;-) t5t3, eyEp
'Ya Allah, Engkau telah memerintahkan kepada kami untuk
berdo'a kepada-Mu, dan Engkau juga telah menjanjikan kepada
kami akan mengabulkenny^. Dan sekarang kami telah berdo'a
seperti yang Engkau perintahkan kepada kami. Karenanya,
kabulkanlah permohonan kami seperti y"tg telah Engkau janjikan.
Ya Allah, berikanlah ampunan kepada kami atas dosadosa yang
telah kami lakukan. Perkenankan pula permohonan kami agar
turun hujan serta permohonan keluasan rizki kami.'
Dan dilanjutkan dengan mendo'akan orang-orang mukmin, baik
laki-laki maupun perempuan, bershalawat kepada Nabi ffi, sertt
membaca satu atau dua ayat. Dan imam mengucapkan:
Dzikir-Dzikir dalam Shalat-Shalat Tertentu 559
':$ird iu' '7i,;li,
'Aku memohonkan ampunan kepada Atlah untuk diriku dan
juga kalian semua.'
Dan selayaknya imam juga memanjatkan do'a tertimpa bencana
dan do'a-do'a lainnya:
t
....:z:; $fur ,,l 6l ;*u'
'Ya Allah, berikanlah kebaikan kepada kami di dunia....'
Dan do'a-do'a lainnya yang telah kami sebutkan sebelumnya di
dalam hadits-hadits shahihl"
ffiDi dalam l<ttab al-Umrn,Imemasy-Syafi'i mengatakan: "Di
dalam shalat Istisqa'ini, imam menyampaikan khutbah dua kali,
sebagaimana khutbah di dalam shalat 'Ied. Dia mengucapkan takbir
ff.dan tahmid pada kedua khutbahnya serta bershalawat kepada Nabi
Juga memperbanyak bacaan istighfar pada kedua khutbah tersebut
sehingga ia menjadi ucapan yang paling banyak keluar dari mulutnya.
Juga hendaklah dia banyak mengucapkan:
5i; :t-.lf J4"@SG1 Jrs,{r)-E t,}ki
@6ti+
"Mobonlah dtnpilnd.n kepada Rabb kalian, karena sesungguhnya
Dia Mahapmga?npun, niscaya Dia akan mmgirimkan bujan k pod"
kalian dmgan lebat." (QS. Nuuh: 10-11).
ffiKemudianr diriwayatkan dari' IJmar S, bahwasanya beliart
pernah mengerjakan shalat Istisqa', dan do'a yang banyak hliau panjatkan
adalah Istighfar (permohonan ampunan).
Imam asy-Syafi'i mengungkapkan: "Dan hendaklah do'a yang
paling banyak dia panjatkan adalah istighfar. Dengan istighfar itu
hendaklah dia memulai do'anya, menyelingi uqpannya dengan istighfar,
juga mengakhirinya dengan istighfar. Sehingga istighfar menjadi
Dzikir-Dzikir dalam Shalat-Shalat Tertentu
ucapannya yang paling banyak keluar dari mulutnya hingga ucapannya
be.herrti. Sehi" itu, hendaklah dia menyuruh orang-orang untuk
bertaubat, berbuat ketaatan, dan mendekatkan diri kepada Allah Ta'alt."
Pasal 6
DO'A KETII(A ANGIN BERTIUP DENGAN
KENCANG
HADITS NO. s2o (SHAHIH)
Kami telah meriwayatkan di dalam Shahib Muslim, dari'Aisyah
€y, , ia berkata Tik" *go berhembus kencang, maka Nabi E berdo'a:
,q LiL-':,fi6G';b2'qj Gtlii G6';'r,e;J;l/f,iAljr, $\it{'rAlJt'
'UJjc 6';{rd;, Uil.
-e)
rsi ].'o .11, l>,o-tfl.i)
,ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikannya
dan kebaikan yigadapilarryaserta kebaikan apa yang karenanya
ia dihembr:skan. D"o aku berlindung kepada-Mu dari kejahatanrLya,
dan kejahat ar-yerlgada padanya serra keiahatan yang karenanya
ia dihembuskan.'"25
HADITS NO. 521 (SHAHIH)
Dan kami juga telah meriwayatkan di dalam sunan Abi Dauud,
diSunan an-Nasa-i Sunan Ibni Maiah, dengan sanad yang hasan dari
Abu Hurairah *&, ia berkata: "Aku pernah mendengar Rasulullah H
bersabda:
lfit\,;yi,*"j\r*rJ'r Y gil qi:Jt'
ryllt/,'t2 ru'.piitt r];'t ,th'i#'trt ,t;'S{iI $$
''th? ,Y *u,
2s Shdhih Kiraab al-Adztzar un Dtw'iifilhu,Syaikh Salim al-Hilali no. 380. Diriwal'atkan
oleh Muslim (899).
Dzikir-Dzikir dalam Shalat-Shalat Tertentu
'Angin merupakan rahmat Allah Ta'ala. Angin bisa datang
dgngan membawa rahmat dan bisa juga datang dengan membawi
adzab- Y&, jikl kalian melihatnya, ianganlfi kdian mencelanya
dan mohonlah kebaikannya kepada Attah dan berlindunglah
kepada-Nya dari kejahatann ya.' "',
Perlu saya sampaikan tenrang kalimat: drr aii ';y, para ulama
mengatakan bahwa kalimat itu mempunyai inikn" i"h-"t Allah
kepada hamba-hamba-Nya.
HADTTS NO. s22 (SHAHTH)
Kami juga telah meriwayatkan di dalam Sunan Abi Dauud, Sunan
an-Nasa-i drn Sunan lbni Majab, dari 'Aisyah , bahwa Nabi ffi
#,jika melihat awan muncul di ufuk langit, makabeliau meninggalkan
pekerjaan (aktivitas), meskipun beliai tlngah berada dalam?alat,
kemudian beliau mengucapkan:
..1^?4+\:ii C\p;ir,"
'Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari
kejahatannya.'
Dan jika turun hujan, beliau berdo'a:
..:Vt*rpi,L'.
'Ya Allah, mudah-mudahan ini merupakan hujan yang lebat
lagi menyegarkan.'"27
Saya katakan: "Kara naasyi-an berarti awan yang kumpulannya
belum sempurna. Asb-shayyib berarti hujan lebat. ed, lrgr yrrrg
;ffi,';ffi;;,ffi26 shahiih Kitaab al-Adzhtara:rfwia.iDfrbtar'iKifutbru',dsYyatikrh)isfafliimt-,afl-fHi?ila?li pnoj.ll3og1T. HBadl#itsJinji
mQ(\55e00"9n9i7y7t)e) bmdauentkmIabnbneuirhraiMYtdaaaihtjsajauhthe.kr(sa3e7mb227u7i)-t),),..bmmSaeaehnllawaallduauiiinAijaailblaashnunaaahHzizh-uZz, urudha"iri"irir,iip,hjia"rnm"i,ee1nnjerEia;et't;ra,it"kaginka:anT,s;(0aA"baliilty.ubiina
2? sShhaabbiiihh Kitaab al-Adzkaar.wwa Dba'iifuhu, Syaikh Salim al-Hilali no. 382. Hadits ini
;Aiiiltn)iishahih. Diriwayatkan oleh Abu Oai,udis6sp), an-Nasa-i di Jala;
ual Laikb b(9in14Sdvyauurnraai9ihh15dd)a,arIib.anvvuarthMnniavaiiaddhaai(ii3'ie8'iA8's9ivi).arirlhahn0dAarhhlurmiiarad*-il.f,V-""I"hl1.b,9,0ijkl)i.o"m". ehhlao;.laulitiJiJiaii.llaii\n:
al-Miqdam
Saya katakan: "Sinad ini shahih, al:Miqdam dan "yihny" adaleh xiqdh (terpercaya)."
Dzikir-Dzikir dalam Shalat-shalat Tertentu
menyatakan, hujan yang airnya sedang mengalir. Dia menjadi mansbub
olehfi.'il ftata kerja) yrngmabdzuf (rid*tersebut). Maksudnya, aku
memohon kepada-Mu hujan yang lebat, atau jadikanlah ia hujan yang
lebat."
HADTTS NO. 523 (SHAHIH)
Kami telah meriwayatkan di dalam kitab at-Tirmidzi dan iuga
Eyang lainnye d*i Ubay bin Ka'ab **a, ia berkata: "Rasulullah
bersabda: 'Janganlah kalian mencela angin, jika kalian melihat apa
yang kalian tidak sukai, maka ucapkanlah:
,i7Ly'{6 b',,,,"'Jt5{oi Wrb..' -,*q'Uoou&.-fJti6J*;,rt3!' },tWfr,"
J- J[_-J
..:roti-o?3// aa /
'q6?3'djt
'Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu kebaikan
angin ini den kebaikan yang dikandungnya serta kebaik^iyeng
karenanya dia diperintahkan untuk berhembus. Dan kami berlin-
dung kepada-Mu dari kejahatan angin ini dan kejahatan yang
dikandungnya dan kejahatan yang karenanya dia diperintahkan
berhembus.'"28
At-Tirmid zi mengarekan: "Hadits hasan shahih. "
Dan dia mengatakan: "Dan dalam bab yang sama juga terdapat
hadits dari'Aisyah, Abu Hurairah, 'IJtsman bin Abil 'Ash, Anas,
Ibnu'Abbas dan Jabir,$."
HADTTS NO. s24 (rJ.ASAN)
Kami telah meriwayatkan dengan sanad shahih di dalam kitab
Ibnus Sunni dari Salamah bin al-Akwa'+&, ia berkata: "Rasulullah ffi,
2' Sbahiih Kitaab alAdzkzar ua Dba'iifubz, Syaikh Salim al-Hilali no. 383. Hadits ini
shahih. Diriwayatkan oleh al-Bulihari di dalam al-Adabul Mufrad (no.7l9\, at-
Tirmidzi (no. zisz\, an-Nasa-i di ddam 'ArMJul Yaum anl Lailali (no.93l), Alimad
N / 123) ,Ibnus Suirni di ddam Amalul Yaurn aul Lailah (no. 2990) dan al-Hakim
W272). Saya katakan: "Hadits ini shahih.'
Dzikir-Dzikir dalam Shalat-Shalat Tertentu 563
jika angin berhembus kencang, maka beliau berdo'a:
.til .l ,o4-z9 sdliil,"
'Ya Allah, semoga ini merupakan angin yang mengandung air
dan bukan angin yang tarpa ajrr.'"ze
Saya katakan:"6,1i berarti angin yang membawa air, sebagaimana
unta yang mengandung. Sedangkan iialt berani y*g tidak mengandung
air sama sekali, seperti hewan yang inandul, tidak mempunyai anak.
HADTTS NO. s25 (MAUDHU)
Kami juga telah meriwayatkan di dalam kitab yang sama, dari
Anas bin Malik da" Jabir bin'Abdillah &, dari Rasulullah ffi, beliau
bersabda: Jika terjadi peristiwa besar atau angin berhembus kencang,
maka hendaklah kalian bertakbir, karena sesungguhnya ia dapat merer-
bangkan debu hitam."3o
HADTTS NO. s26 (DHA',TFJTDDAN)
Imam asy-Syafi'i,+iiB meriwayatkan di ddam kitabnya, al-Umm,
dengan sanadnya, dari Ibnu 'Abbas u#t, ia berkata: "Tidaklah angin
berhembus kencang melain Nabi E duduk di atas kedua lututnya
(berlutut) seraya berucap:
66sr4i+r dJ' ,i;t*qWt2 it4gi;+r liir,',
'.U)t4Jju+jl)
D Sbahiih Kitaab al-Adzhaar ua Dha'iifahz, Syaikh Salim d-Hilali no. 384. Hadits ini
hasan. Diriwiayatkan oleh al-Bukhari di dalam al-Adabul Mufrad (no.718), al-
Hakim trV /285-286\, Ibnus Sunni di dalam 'Amalul Yaum wal Lailih 1no. 300),
melalui ialan al-Mu[hirah bin'Abdirrahman, dari Yazid, dari Salamah flalu ia
menvebutkan hadits selenskaonva). Al-Hakim meneemukakan: "Sanadnva shahih
dendan syarat asy-Syaikhini]" bin diseoakati oleliadz-Dzahabi. Savatatakan:
&iurcn"Saiadnia hasan, para riialnya tsi4at, silain al-Muehirah bin 'Abdiirahman, ia
seorang iang shad,iq. Oan tidak errtakhr"ijrrya kecuali al-Bukhari."'
30 Sbahiih Kitaab al-Adzhaar ua Dba'iifubz, Syaihh Salim al-Hilali no. 141. Hadits ini
maudhu'. Diriwayatkan oleh Ibnirs Suniri di dalam 'Amalul Yaam anl Lailab
(no. 285). Sava katikan: "Di ddam sanadnya terdaoat'Anbasah bin'Abdirrahman.
Mereka'telJh bersepakat untuk mendhJifkannia. Sebaeian dari mereka telah
menilainya maudhul. Dengan demikian, hadirc ini maudhir'."
Sil Dzikir-Dzikir dalam Shalat'Shalat Tertentu
'Ya Allah, jadikanlah angin ini sebagai rahmat dan jangan Engkau
jadikan ia sebagai adzab. Ya Al1ah, jadikanlah ia sebagai angin
yang membawa manfaat dan jangan engkau iadikan ia sebagai
angin yang membawa bencana.'"3l
Ibnu'Abbas mengatakan: "Di dalam Kitabullah Ta'da disebutkan:
*;4*ttt;"'i!
'sesunguhnya Kami tekb mengbembuskan krpod" mereka angin
ydng sangdt kmcang.'(QS. Al-Qamar: 19)
Juga firman-Nya: 'gieli&?t{'ri
'Kami kirimkan kEod" mqeha angin yang membinasahan.' (QS.
Adz-Dzaartyaat: 41).
Dia juga berfirman:
@e'){Jiw'it
'Dan Kami telah mmiupkan angin untuh mmgauinkan (tumbuh-
tumbuhan).' (QS. Al-Hijr: 22)
Dan Dia juga berfirman:
@ y'# Csli,y'; 61t:t*r, 6s
'Dan di dntd.rd anda-unda kekuasaan-I'{ya izlah bahan Dia mmgi-
imkan angin sebagai pmrbaan bqiu gon kra'' (QS. Ar-Ruum: 46)
3t Sbahiih Kitaab al-Adzhaar wa Dha'iifuhu, Svaikh Salim al-Hilali no. 142. Hadits ini
dclhad-'itfl i,iududann (sanseat tlemrnaahn)l. DrJirrniwaYvatEkanbolleehn assyv--JSYvaarrfi'Ii doli dqalam kKiltrab al'Umrn
Af0it/l2-z'!Ai?l\)Il,l:aAS' Fkbufil,nbbRKe:'raaff,s,s"avvthr,icdldiibmibeeerrmmiittaabbhheeururitaolheuhli okraamnsgidyyaa"r,n]i.gqIklit'rid'idm3dliahak,udrraaarggluuIkbkaannnu'llAa"ggbiib, lai"asbe(lraklautaia:
menyvebutkan hadits tersebut). Dapat saya katakan bahwa sanad ini sangat lemah.
Di dJdamnva terrd&aooaat dua'iiiillaat. P?numa. Svaikh dari asv-Svaf i berkata mensenar
yhhaaadnitisgtasbtieanrrid:na''d,prarasater"r$&bgeaatgvy"4a"liiiir"m^gsrUaUdn"d"asasrknknyaaaakdndugnnr{adiaazgisuek$(hbaaanula'ltakma"maadanaarnlnIad".h8t8i 44tIdbU))e,,r.ola&&athmnniirtn"Miati.iiiazndaaA4alUnbauhiinl,YV"a,LaIal'-httA.iy4dysartal}",a"a+smletrbbO;,aga'sggg/e5ata1oi7fmt1r'aa6arnn,1ngagaf.
Kedua,. al-iA'Al[la' 65in RaCsIyvi8il adilah seorraannqg yyaarrrgy, frlnraibul.
Dzikir-Dzikir dalam Shalat-Shalat Tertentu 565
HADITS NO. s27 (D}IA'IF)
Imam asy-Syafi'i $8" menyebutkan saruhadia rnilnqdtbi' (telputus)
dari seseorang, bahwasxtyaiepernah mengadu kepada Nabi ffi t.rrt*g
kemiskinan, maka Rasulullah ffi bersabda: "Mungkin kamu perrrrh
mencela aingin." 32
Imam asy-Syafi'i ,+tE mengatakan: "Tidak sepaturnya bagi sese-
orang mencela mgh, karena ia juga makhluk ciptaan Allah Ta'da yang
selalu taat, dan termasuk salah satu dari bala tentara-Nya. Dia bisa
menjadikannya sebagai rahmat dan bisa juga sebagai bencana, jika Dia
menghendaki."
Pasal T
DO'A YANG DIBACAJIKA ADA BINTANG
JATUH
HADTTS NO. s28 (DHA'rF JTDDAN)
Kami telah meriwayatkan di dalam kitab Ibnus Sunni dari Ibnu
Mas'ud &,b bercerita: "Kami pernah diperintahkan untuk tidak
mengikutkan pandangan mera kami pada bintang yang jatuh. Dan
kami juga diperintahkan untuk membaca pada saat itu:
I".1u, lI6g ?nr ,rer-
'Semua atas kehendak Allah, tidak ada daya melainkan hanya
milik Allah.'"rl
32 Sbahiih Kitaab al-Adzfuar an Dba'iifubrz, Syailch Salim al-Hilali no. 143. Hadits ini
mdhua'd:ibt aPl,irkiawraenyaa*a1&n oleh asy-Syafi;i di d"lrn
ql-,Umm O/253),dengan sanad yang
dua orang (perawi) atau
lebih yang gugur daiinya. Ucapai
Syaikh: 'Dari seseorang' membersitkan keraguan bahwi Muhammadbin 'Abbas
meriwayatkan darinya, padahal tidak demikian, tetapi memursdkan kisah ini.
't Sbrtiih KitaabalAdzkaaruaDba'iifubz, Svaikh Salim al-Hilali no. 144. Hadirs ini
dha'if jiddan Diriwayatkan oleh Ibnus Sunni di dalam Arnalul Yaum aul Laihh
q'Agb.d.u6l12A)'.l.a."yaal-Qkautraaksayni,:
lDelgan sanad yang sangat lemah, di dalamnya terdapat
dan dia seorang yurgmitruk."
Dzikir-Dzikir dalam Shalat-Shalat Tertentu
Pasal 8
TIDAK MENUNJUK DAN TIDAK MEMANDANG
BINTANG DAN KILAT
Dalam bab ini terdapat sebuah hadits yang pernah disampaikan
dalam bab sebelumnya.
HADTTS NO. s2e (DIJA',IF JIDDAN)
Imam asy-Syafi'i '+#4 meriwtyatkan di dalam kitab al'Umm
dengan sanadnya, dari orang yang tidak ia curigai, dari 'Urwah bin
:iz-Zubair q#,ia berkata: Jika salah seorang di antara kalian melihat
kilat atau meteor, maka hendaklah dia tidak menunjuk ke arahnya,
dan hendaklah dia mensifati atau menggambarkanrryL"tn
Imam asy-Syafi'i mengatakan: 'Dan masyarakat Arab masih
tetap ddak menyukai hal tersebut."
Pasal 9
DO'A YANG DIBACAJIKA MENDENGAR PETIR
HADTTS NO. s3o (DHA',IF)
Dan kami pernah meriwayatkan di dalam kitab at-Tirmidzi
Hdengan sanad yang dha'if dari Ibnu'Umar q*{, bahwa Rasulullah
jika mendengar suara petir dan suara guntur, maka beliau membaca:
lt,P UlOt ,€,.t;q,<$ ,:'!,bi". riiii, I l.irl'"
''.4u5
"YaAllah, jangulah Englou membunuh kami dengan kemurkaan-
31 Sbahiih Kitaab al-Adzhzar an Dba'iifubu, Svaikh Salim d-Hilali no. 145. Hadits ini
dha'if iiddan (sansat lemah). Diriwavatkanbleh asv-Svafi'i di dalam kitab al-Urnrn
W25t. Saya)radkan: "Sahadnya singat lemah."'
Dzikir-Dzikir dalam Shalat-Shalat Tertentu
Mu dan jangan pula Engkau binasakan kami dengan adzab-Mu,
dan berikanlah keafiatan kepa& kami sebelum itu."35
HADTTS NO. s31 (SHAHTH)
Kami telah meriwayarkan dengan sanad shahih di dalam kitab
al-Muuathtba' dari 'Abdullah bin az-Zubair u$;6 bahwasanya jika ia
mendengar suara petir, maka ia berhenti berbicara seraya berkata:
4 ryt : o.y:;-, &€r.c:}t I' iab
u.a;"yj>
j;f;;;^*Mahasuci Altah yang petir benasbih memuji-Nya, dan
Malaikat karena takut kepada-Nya."r5
3s Shabiih Kitaab al-Adzkaar an Dha'iifubz, Svaikh Salim al-Hilali no. 146. Hadits ini
dha'if. Diriwayatkan oleh al-Bukhari di dalam al-Adabul Mufrad (no.72t\, at-
Tirmidzi (no. 3450), an-Nasa-i di dalam 'Amalul Yaum ual Lai.lah'(no.9ZA;, ehhad
(IIl100), Ibnus Sunni di dalam 'Amalul Yaum wal Lailab (no. 3O+), al-Hakim
(.\11286)zad-D.aulabi di dalam kitab al-Kinaa @./rt7),al-Baihaqi gt73eZ), Ibnu
Abi Syaibah di dalam al-Musbannaf
(X/2t6), ath-Thabrani di daiam ad-Du'aa'
(no. 981), al-Kabiir W245),al-Aasatb W63/b);melalui ialan'Abdul \(ahid bin
Ziyad,dari al-Hajjajbin Artha-ah, dari Abu Mathar, dariSalim bin'Abdillah bin
'IJ1na1, dari ayahnya (alu ia menyebutkan hadis tersebur). At-Tirmi&i mengatakan:
"Ini adalah hadits gharib, kami tidak mengeahuinya kecudi dari sisi ini." Al:Haldm
mengemukakan, "Bersanad shahih." Disepakati oleh adz-Dzahabi. Saya katakan:
?endapat yang ben-ar adalah apayan1dikatakan oleh at-Tirmidzi dan penulis,
dimana derajatnya dha'if, d-an 'ilhtnya ada pada Abu Mathar, dia seorang yang
rnaibul, dan poros hadits ada oadanya.' Ath-Thabrani menearakan: "Dari iida[
haditi ini diri Salim kecuali Abu
4i.Vpe,meriwayatkan Mlthar, dan tidak juga
dari Abu Mathar kecuali al-Hajja1." Diriwayatkan sendiri oleh'Abdul \Uflahidbi"n
Ziyad. Perlu saya sampaikan bahwa menurur mereka semua, ini adalah ialannya.
Djn itu ptlla yang menolak ungkapan al-Hafizh Ibnu Hajar yang mengatakint
"Diriwayatkan oleh Ahmad dan al-Bdkhari dr doJa,n al-Afob,'an-Nasali dan ;l-Hakim
r_r_relalui beberapa jalan yang beragam.
Lebih lanjut,Ibnu Hajar +i(s mengatakan:
"Iqg.uk"p mengherankan ilari Syaikh -yakni, anNawawi- ia minyebut
bagaimana
dha'if sedang i1 !_erpe_ga-ng padaiya, dan mendiamkan haditi Ibnu Mas'ud'yang
menyebutkan: 'Jika ada bintang yang jatuh.'Dan telah diriwayatkan seorani dir:i
oleh orang yang dicurigai suka berdu_sta, yaitu 'Abdul A'la. Demikian pula lang
disebutkarr di dalan al-Futuuluzt ar-Rabbaaniyyah W / 284). Saya katakan: "Ucapannvi
di ddam hadia Ibnu 'tlmar: 'rnutamasih' [id"k n "rbrlsh6w"-a'rk'il"lra,tioyeanitliadiaakn it it
terhadapnya. HanyS:aj1.h.ll itu mengisyararkan
sam"tpai
pada tingkatan tahaluk. lVallaaba a'hm."
36 Shabiih Kitaab al-Adzkaar ua Dha'iifubz. Svaikh Salim al-Hilali no. 385. Hadits ini
mauquf shahih. Diriwaya*an oleh Milik (l/DZ)dan gugurdarinya 'Dari'Abdullah
568 Dzikir-Dzikir dalam Shalat-Shalat Tertentu
HADTTS NO. s32 (SHAHIH)
Imam asy-Syafi'i 'roB meriwayatkan di dalam kitab al-Umm
dengan sanad yang shahih dari Thawus, seorang imam dari kalangan
Tablin yang mulia ".*8, bahwasxrytjfl<a ia mendengar suara Petir, maka
ia mengucapkan: . .iS -&b Ar Oe.:",
"Mahasuci Allah yang kamu (petir) benasbih kJpada-Nya."'
Imam asy-Syafi'i mengatakan:'seakan-akan Thawus mengarah
kepada firman Allah Ta'ala:
@ -0,;;e'r;'tiU-;3
'Dan gurub itu futasbih dmgan memujiAllab.'" (QS. Ar-Ra'd: 13)
HADTTS NO. 533 (DHA'IF)
*i',Mereka menyebutkan dari Ibnu'Abbas ia berkata: "Kami
pernah bersama'LJmar +& dalam suatu perialanan, lalu kami diterpa
bn az-Zubek " Sehinesa hadits tersebut rnaqtbu'padanya- dan dari ialan al-Bukhari
di dalam al-Adabul ffufrad (no.723),.a1-Bfihaqi $l/362) dan Ibnu Abi Syaibah
W2l5). Saya katakan:'"Sanadnya sh'ahih dengair itaws mauquf, sebagaimana yang
disampaikair oleh penulis."
Y Sbahiih Kitaab al-Adzleaar ua Dba'iifubz, Syaikh Salim al-Hilali no. 386. Hadits ini
maatbu' shabih. Diriwavatkan oleh asv-Sv'afi'i di dalam al'Umm 0,/253), diantara
iahhnva (riwavat) al-Biihaoi di dalari ai-Sunan (III/62), ath-Thabrani di dalam
ad-Duraa;(98r),I6nu Abi Svaibah di dalam al'Mishaniaf (x/2L5); melalui jalan
Sufuan biri'Uvainah, ia beikata: "Pernah kukatakan keiaila Thai'us: 'Apa 1'ang
dibica oleh avahmu iika ia mendensar petir?'Dia meniiwab: "Ia biasa membaca
0alu dia menvebutkah hadirc terseb[t).' Sava katakan: 'Para riialnya tsi4ab, dan
Jeraiatnva shihih mauouf(terhenti) padi Thawus." Dan diriwaya*an'Lbdirrazzaq
di d;lani al-Musbanruf6<Vgg) drtiMa'mat, dari Ibnu Thawus. Perlu saya katakan
bahwa ini merupakin'muta'abab vane shahih milik Sufvan bin'Uvainah. Dan
hal sena& iuea dsebutkan dari al-Aswid bin Yazid, salah-satu tokoh'tabi'in. Dan
di dalamnJa ierd"oat ambahan: 'Petir bta.sbih memuii-I'lya dan iuga para Mahihat
harena tahut koida-Nra.'Diriwayatkan oleh ath-fhabrani di dilim ad-Du'aa'
(984). Ibnu Rbi svaibih di dalam'al-Musbannaf (x/216\,Ibnu Jarir ath-Thabari
Jail-Mdiuirh*arikbiti,abaaTrai'efsUirnrivSatr0itfltIVra8h3j)i:mmi'elbailnuiSbyeabd6&rdip,aiiiablaenrkadtaar:i Ya'la bin al-Harits
al-Aswad bin
Jika
Yazid mendengar suara petir, ma}a dia men-gucapkan (lalu ia menyebutkan hadits
rcrsebut)."
Dzikir-Dzikir dalam Shalat-Shalat Tertentu
oleh petir, kilat dan udara dingin. Maka Ka'ab berkata kepada kami:
'Barangsiapa mengucapkan pada saat mendengar petir:
'.&i,',try,:yribljt & s,, ttth),
'Mahasuci Rabb yang petir benasbih memuji-Nya dan juga para
Malaikat karena rasa takut kepada-Nya,' sebanyak tiga kali.
Maka, dia akan diselamatkan dari petir tersebut.' Kemudian kami
mengucapkan hal itu, sehingga kami diberi keselamaran."3s
Pasal 10
DO'A KETIKA TURUN HI.IJAN
HADTTS NO. s34 (SHAHTH)
Kami telah meriwayatkan di dalam Shahih al-Bukbari, d^i'Aisyah
$r, , bahwa Rasulullah ffi jike melihat hujan, beliau mengucapkan:
..t3iti q.[ii,"
"Ya Allah, jadikanlah ini hujan yang membawa manfaat."3e
Dan kami juga telah meriwayatkannya di dalam Sunan lbniMajah,
di dalamnya beliau berdo'a:
-.6iu ,:!"i;ii,"
"Ya Allah, jadikanlah ia sebagai hujan yang membawa manfaat."
Dua atau tiga kali.
df)8 Sbahiih KirnrtalAdzl%lrunDba'iifuht, Svaikh Salim al-Hilali rro.147. Hadits ini
ntauquf if diriwavatkan oleh ath-Thabiani dr dalam ad-Du'u' (no.985\. ntatuuf
(terh-enti) paila al-As*ad dengan sanad rijdnya *Qat, selain Sulailnan biii 'Ali,'i;
seorang yaD,gmaqbul.
te SlMhih Kitaabal-AdzkazruaDlu'ii{abu,Syaikh Salim al-Hilali no. 387. Diriwaratkan
oleh al-B,,khari @/518-Fat-bal M").Dair lihat juga kitab Stnan lbni Majah (lUo;.
570 Dzikir-Dzikir dalam Shalat-Shalat Tertentu
HADTTS NO. s3s (HASAN)
Imam asy-Syafi'i'd,i5 meriwayatkan sebuah hadits di dalam kitab
al-Umm dengan sanad yang mursal, dari Nabi E, beliau bersabda:
1#,y,ipfH':y' * /,/6fur attq;.,tt ,-#,i
".elJol osit .llz
s
"Mohonlah pengabulan do'a saat terjadi pertemuan dua bala
tentara, saat dikumandangkan iqamah shalat, dan saat tunrn
hujan."€
Imam asy-Syafi'i mengatakan: "Dan aku telah menghafal lebih
dari satu orang (banyak orang) mengenai permohonan pengabulan
do'a saat turun hujan dan saat dikumandangkannya iqamah."
Pasal 11
DO'A SETELAH TURUN HI{AN
HADTTS NO. s36 (SHAHIH)
Kami telah meriwayxktndi dalam Shahih al-Bukbari darL Shdhib
Muslim dtiZaidbin Khalid al-Juhani S, i" berkata: "Rasulullah ffi
pernah shalat Subuh bersama kami di Hudaibiyah setelah turun
hujan pada malam hari. Ketika selesai, beliau menghadap kepada
orang-orang seraya bersabda: 'Apakah kalian tahu apa yang telah
difirmankan Rabb kalian?'
'Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui,' jawab mereka.
Rasulullah bersabda: 'Allah telah berfirman:
,y.€-)*,
i,]ltS'i; g?t
a0 Sbabiih Kitazb al-Adzkaar ua Dha'iifubz, Syaikh Salim al-Hilali no. 388. Hadits ini
hasan dengan beberapa syahid yang dimilildnya. Takhrijnya sudah diberikan pada
nomor 118.
Dzikir-Dzikir dalam Shalat-Shalat Tertentu 571
' .,ift<)urVi €r7g'afyt tt:g't tk :F€y
'Di pagi ini ada di antara hamba-hamba-Ku yatrg beriman
kepada-Ku dan ada pula yang kafir. Adapun yang mengarakan:
'Kami diberi hujan atas anugerah dan rahmat Allah,' maka dia
itulah orang yang beriman kepada-Ku dan kafir kepada bintang-
bintang. Sedangkan orang yang mengarakan: 'Kami diberi hujan
karena bintang ini dan bintang itu,'maka itulah orang yang kafir
kepada-Ku dan beriman kepada bintang-binrang.'"41
Saya katakan:'Al-Hudaibiyah adalah kata yang sangat masyhur,
yaitu sebuah surnur yang terletak di dekat kota Makkah, jaraknya
kurang dari satu marhalah. Boleh dibaca dengan takbfif $anpa
memberi tasydid) dan dengan memberi tasydid pada huruf ya'. Tetapi
dibaca takhfif adalah yang benar dan menjadi pilihan. Itulah pendapat
Imam asy-Syafi'i dan para ahli bahasa. Sedangkan tasydid addah pendapat
Ibnu '$[ahb dan mayoritas ahli hadits. Sedangkan kara, as-samaa'di sini
berarti hujan. Dan kata itsraberarti setelah. Bisa dibaca itsra darnbisa
jlga atsara."
Para ulama mengatakan: lika seorang muslim mengatakan: 'Kami
telah diberi hujan karena bintang ini,' dengan maksud bahwa bintang
itu yang mengadakan sekaligus pencipta hujan, maka tidak diragukan
lagi bahwa dia benar-benar telah kafir lagi murrad. Tetapi jika dia
mengatakannya dengan maksud bahwa bintang sebagai tanda turunnya
hujan, di mana hujan akan turun dengan munculnya tanda tersebut,
sedangkan hujan itu sendiri diturunkan oleh Allah Ta'ala sekaligus
diciptakan oleh-Nya, maka dia tidak kafir."
Para ulama berbeda pendapat mengenai makruhnya hal tersebut,
tetapi yang menjadi pilihan addah makruh. Sebab, ia termasuk bagian
dari kalimat yang biasa diucapkan oleh orang-orang katir. Ini merupakan
lahiriyah hadits. Dan Imam asy-Syafi'i iifg telah menashkanhal tersebut
di dalam kitab al-Umm danjuga ulama-ulama lainnya.
\Vallaabu a'lam.
Dan disunnahkan untuk bersyukur kepada Allah atas nikmat
ini, yang saya maksudkan adalah turunnya hujan.
11 Sbdhiih Kiturt dAdzhaar tsa Dba'iifuhu. Svaikh Salim al-Hilali no. 380. Diriwavatkan
ffi,/oleh al-Bukh ari (n h33, 522, Vfr,/439,'
466-Fat-hul Baar-) dan Muslim (21).
Dzikir-Dzikir dalam Shalat-Shalat Tertentu
Pasal 12
DO'A YANG DIBACAJIIG TURUN HI.IJAN DAN
TAKUT PADA BAHAYA YANG MUNGKIN
DITIMBULKANI{YA
HADTTS NO. s37 (SHAHIH)
Kami telah meriwayatkan di dalam Sbahih al'Bukbari dan Sbahib
Muslim, dari Anas .#, ia bercerita bahwa ada seseorangyarLgmasuk
masjid pada hariJum'at. Ketika iru Rasulullah tengah berdiri berkhutbah,
lalu orang itu berkata: "'Wahai Rasulullah, berbagai harta benda telah
binasa dan semua jalan terputus, karenanya berdo'alah kepada Allah
agar Dia menurunkan hujan kepada kita."
Lalu Rasulullah ffi mengangkat kedua tangannya, kemudian
berdo'a:
,.(bi dr' ,(btdr' ,(bl I
i;irr.
"Ya Allah, tunrnkanlah hujan kepada kami. Ya Allah, turunkanlah
hujan kepada kami. Ya Allah, turunkanlah hujan kepada kami."
Anas mengatakan: "Demi Allah, kami tidak melihat satu awan
pun dan tidak juga mega di langit. Dan antara kami dan Sala' -yakni,
sebuah bukit terkenal di dekat Madinah- tidak terdapat satu rumah
pun dan tidak juga perkampungan.Kemudian muncul awan dari balik
bukit seperti tameng. Setelah sampai di tengah-tengah langit, awan itu
menyebar dan kemudian turunlah hujan. Demi Allah, kami tidak lagi
melihat matahari selama satu pekan. Kemudian seseorang masuk
melalui pintu yang sama pa& hariJum'at berikutnya ketika Rasulullah
ffi tengah berkhutbah, lalu dia berkata: ''Wahai Rasulullah, semua
harta benda telah lenyap dan jalan-jalan pun sudah terPutus, karenanya
berdo'alah kepada Allah agarDiamenahan hujan tersebut dari kami.'
Maka, Rasulullah ffi pur- mengangkat kedua tangannya, lalu
berdo'a:
?tqt:lti1i jt'"dt,,s\qt? 1i,ii,"
Dzikir-Dzikir dalam Shalat-Shalat Tertentu 573
.. j+Ht t>.63airi'1i o-l.J
'Ya Allah, rurunkanlah irrl* a *f.ir* fr-i, [ri* di ; kami.
Ya Allah, turunkanlah di atas bukit-bukit, di lereng-lereng bukit,
di perut lembah, dan di rempat tumbuhnya pepohonan.'
M*?, hujan pun berhenti dan kami pun keluar, berjdan di bawah
pancaran sinar matah arri."a2
Demikianlah hadits yanglrtazhnyamenurut keduanya (al-Bukhql-i
dan Muslim),.na3.run {i.d..alam lafazhal-Bukhari disebutkan: riii..ridltr
sebagai ganti dari kata urif.
Demikian banyak faedah yang terkandung di ddam hadits di atas.
\Ytabilkabit taufirq.
Pasal 13
DZIKIR.DZIKIR SHALAT TARA\T/IHO
Perlu diketahui bahwa hukum shalat tarawih adalah sunnah,
menurut kesepakatan para ulama. Shalat ini terdiri dai20 rakaat, d"ogn
salam pa& setiap 2 rakaat Sifat shalat ini sama seperti sifat shalat-shalat
lainnya, sebagaiman a yffigtelah dijelaskan sebelumnya. Dan dibacakan
pula di dalamnya dzikir-dzikir yang juga sudah disebutkan, seperti
misalnya do'a iftitah, penyempurnaan dzikirdzikir lainnya, melakukan
tasyahhud dan do'a setelahnya, dan lain-lain seperri yang sudah
disampaikan terdahulu.
Meskipun sudah sangat gamblang dan dikenal, tetapi sengaja saya
kembali memperingatkan hal itu, karena banyak orang yang meremeh-
kannya, dan sikap mereka yang menghilangkan sebagian besar dari
dzikir-dzikir itu. Dan yang benar adalah yang dijelaskan terdahulu.
Adapun mengenai bacaan, yang menjadi pilihan adalah apayarrrg
dikemukakan oleh mayoritas ulama dan dipraktekkan oleh kebanyakan
42 Shdhiih Kitaab al-Adzkaar uta Dba'ii{uhu, Syaikh Salim al-Hilati no. 390. Diriwayatkan
o oleh al-Bukhari @,/501-Fat-bul Baar)'ddn Muslim (S9Z). ini dalam buku
Lihat pula penielasan selengkapnya mensenai shalat Tarawih
terbimh kaini; Meneladani Sbali-Sbaht Suhnat Rasulullab .#hal. 45:p"'
574 Dzikir-Dzikir dalam Shalat-Shalat Tertentu
orang, yakni mengkhatamkan bacaan al-Qur-an secara penuh selama
shalat Tarawih satu bulan. Karenanya, setiap malam dibaca sekitar 1
}uz. Dmdisunnahkan mentartilkan bacaan dan membacanya dengan
jelas. Hindarilah memperpanjang bacaan pada makmum lebih dari 1
juz (setiap malam).
Selain itu, hendaknya bersungguh-sungguh menghindari apa
yang biasa dilakukan oleh para imam masjid yang membaca surat al-
An'iam secara keseluruhan di rakaat terakhir pada malam ke-7 dari
bulan Ramadhan, dengan alasan bahwa surat tersebut diturunkan
sekaligus. Perbuatan tersebut merupakan bid'ah yang sangat buruk
sekaligus bentuk kebodohan yangrly^ta dan mengandung berbagai
kerusikan. Dan penjelasannya telah diberikan di dalam bab Tilawah
al-Qur-an.
Pasal 14
DZIKIR-DZIKIR SHALAT HAJAT
HADTTS NO. s3S (DHA',IF JIDDAN)
Kami telah meriwayatkan di dalam kitab at-Tirmidzi dan Ibnu
Majah dari 'Abdullah bin Abi Aufa tSg',itbercerita bahwa Rasulullah
ffi bersabdt "Btrangsiapa memiliki satu kepentingan (hajad kepada
Allah Yang Mahatinggi atau kepada salah seorang dari umat manusia
ini, maka hendaklah dia berwudhu'dan melakukan wudhu'nya dengan
sebaik-baiknya, kemudian mengerjakan shalat dua rakaat,lalu meman-
jatkan pujian kepada Allah,ffi dan hendaklah bershalawat atas Nabi
ffi , lalu hendaklah mengucapkan:
Tt A?t"a3intot;.,-i-fltfinir hr 'lt dl ,"
,,f:,\r,.yi3u?eV;:t'ij|;:ntila,tiF,t$'t'"t
r:?t *3;ir
,LlLj
u \.9-i a, u-lt ,Ab"j\\ 6i! ,ifjb lr 6i ,J
.'i*t|t?')i ,W,;3r\r?l
Dzikir-Dzikir dalam Shalat-Shalat Tertentu
'Tidak ada Ilah (y-g berhak diibadahi) melainkan hanyaAllah
Yang Mahapenyantun lagi Mahamulia. Mahasuci Allah, Rabb
'Arsy yang agung. Segala puji hanya bagi Allah, aku memohon
kepada-Mu berbagai hal yang menyebabkan datangnya rahmat-Mu,
juga tekad untuk memperoleh ampunan-Mu, serra memperoleh
ghanimeh dari setiap kebaikan, dan keselamatan dari semua dosa.
Janganlah Engkau meninggalkan satu dosa pun padaku melainkan
Englau d* i*gp pula suatu kesulitan melainkan
j*g*Engkau berikan jalan keluarnya, serta
pula keperluan yang
Engkau ridhai melainkan Engkau memenuhinya, wahai Rabb
Yang Mahapemurah diantar t p$^ pemurah.' "a3
At-Tirmidzi mengatakan z "Prdesanadnya masih ada pembicaraan."
Dapat saya sampaikan bahwa disunnahkan untuk memanjatkan
do'a kesusahan, yaitu:
qrbyrwlt\i erw u!tur C,3l I
[iirr
,.16'
'Ya Allah, berikanlah kebaikan kepada kami di dunia dan kebaikan
di akhirat. Dan lindungilah kami dari api Neraka."
Y*g demikian itu didasarkan pada hadits yangterdapat di dalam
kita,b ash-Shabibain ymgtelah kami sampaikan sebelumnya.
HADTTS NO. s3e (HASAN)
Kami telah meriwayatkan di dalam kitab at-Tirmidzi dan Ibnu
Majah dari 'Utsman bin Hunaif i& bahwasxrya, ada seorang yang buta
a3 Shahiih Kitaab al-Adzkazr au Dba'iifuhu,Svaikh Salim al-Hilali no. 148. Hadits ini
dha'if jiddan (sangat lemah). Diriwiyatkanoleh at-Tirmidzi (no. 479),Ibnu Maiah
(no. 1384), al-Hakim (V320\, melalui ialan Fa-id bin'Abdirrahman darinya densan
lifazh tersebur At-Tirmidii berkatai "tni adalah hadits sharib. Di dalarn sanadiva
terdapat kelemahan, karena Fa-id bin 'Abdirrahman Afiai dha'if di dalam hadiis,
dan Fa-id adalah Abul \farqa'." Al-Hakim mensatakan: "Ini adalah hadits vane
sanadnya shahih, al-Bukhari ilan Muslim ddak mentakhriinva. Fa-id adalah Abu'l
Varga', s:o.ra1g penduduk Kufah.yang tergolong Tabi'in,'dinsaya pernah melihat
satu iama'ah dari eolonsannya. dimana haditsnva termasuk lurus. hanva saia al-
Buktiari &n Muslifir tidik mintakhriinva. Dan siva hanva meniadik"n fr"ditirrrr"
sebagai syahid bagi hadits sebelumnya.'Hadits ini dikorirentari bleh dz-Dzahabi,
dimana dia meneatakan:'Bahkan dia matruk." Sava
l.-ih.idikemukakan ofleh adz-Dzahabi. Dengan demikiin,
katakan: "Ia seoerti aDa vanso
sanadnya r*git
Dzikir-Dzikir dalam Shalat-Shalat Tertentu
mendatangi Nabi ffi seraya berkata: 'Berdo'alah kepada Allah Ta'ala
agar Dia menyembuhkanku."
Maka, beliau pun bersabda: Jika engkau mau, aku akan berdo'a,
dan jika engkau mau bersabar, maka yang demikian itu lebih baik
bagimu." Orang itu berkata: "Berdo'alah kepada-Nya."
Kemudian, beliau menyuruhnya untuk berwudhu' sebaik-baiknya
kemudian memohon dengan do'a:
q9a J:$|lLf g"rr*,fbuul dl t
ldu'"
"Ya Allah, sesungguhnf dnr memohon kepada-Mu dan menghadap
ke hadirat-Mu dengan perantaraan Nabi-Mu, Muhammad, Nabi
pembawa rahmat ffi.U|ehai Muhammad, sesungguhnya aku
menghadapkan diri denganmu kepada Rabbku untuk keperluanku
ini agar keperluanku ini diperkenankan. Ya Allah, izinkanlah
beliau untuk memberi syila' at kepadaku."n
4 Shahiih Kitaabal-AdzleaaranDha'iifuhu, Syaikh Salim al-Hilali no. 391. Hadits ini
hasan Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi (na.'3578), an-Nasa-i di dalam AmalulYaum
wal Lailah (nci. osg), Ibnu Maiah (1385);Ahmad (IVl138), al-Hakim A3B);melalui
ialan Syu'bih, dari AbuJa'far, dari'Imarah bin Khuzaimih bin Tsabii, dari''IJtsman
bin Hirnaif 0alu ia menvebutkan hadits tersebut). At-Tirmidzi meneatakan: "lni
adalah hadru baan shabih gbaib. kami tidak mengetahuinya kecualidari sisi ini,
dari hadits Abu Ja'far, vaitu al-Khathmiy, dan 'Uts-man bin'Hunaif addah saudara
laki-laki Sahl biri Huniif." Dan Ibnu M;iah memberikan komentar terhadapnya:
"Abu Ishao mensatakan:'Hadits shahih.'" Al-Hakim menzunskaokan: "Shahih
denean warit Svarlhani.' Dan iuera diseoakati oleh dz-D?ah^b\D;n & dalam fy519)
disebutLi", "B6rsanad shahih.'Dan aisepatat iusa oleh adz-Dzahabi.Sava kaiakanl
"Sanad hadits ini hasan. Para riialnva *hat. s6lin Abu la'far -vaitu al-I(hathmiv-
dimana ia seorane vans sbadru. S.bdrn diri mereka telahhenrafu ftnerrcacatk n)nia
bahwa di dalam"s'anaEnva t6rdao"i Rb, Ia'far ar-Razi. dia seorans vans shidia
dan mempunvai hafalari yang birruk, kaiena dia tercaiat di beberida rrirk"h
Tirmidzi:'"Kimi ti&k m6neJtahuinva kecudi dari sisi ini dari hadiis Abu la'fa"rf-.
bukan d-IGathmiv." Mereka"mengatikan, 1Jadi, dia addah ar-Razi." Saya kaiakani
"Tetapi hal terse6ut dibantah, dii adalah il-Khathmiy itu sendiri, sebagaimana
val;eainashkanoleh at-Tirmidzi di dalam terbitan vanz'adapada kami. Demikianlah
i*E dirrirb"tkan oleh Ahmad [V/138). Dan dafamiebaeian lainnya disebutkan:
aaaAnr-b-RN',raa/lsi"-a'fa-"idrddaialhd-Maalaal-dmMaan'diA"a.rnnDia.elHmulaikYliiiarrnuumifuige'aarniklleuLnaigtialandbaalal(-hmHaalbk. ei4mn1,t8u)Akarinepnaaysle-tiIb;GPutimnthyamamiAvi,bub-baJuhakw'afanar
Dzikir-Dzikir dalam Shalat-Shalat Tertentu 577
At-Tirmidzi mengatakan: "Hadits ini basan sbahih."
Pasal 15
DZIKIR-DZIKIR SHALAT TASBIH
Kami telah meriwayatkan di dalam kitab at-Tirmidzi darinya,
ia berkata: "Kami meriwayatkan lebih dari satu hadits dari Nabi ffi
tentang shalat Tasbih, tetapi cukup banyak darinya yang tidak shahih."
Lebih lanjut, dia menyebutkan: "Ibnul Mubarak dan lebih dari
satu ulama memandang bahwa shalat Tasbih adalah sunnah, dan
mereka pun menyebutkan keutamaan shalat tersebut." Selain itu, at-
Tirmidzi menceritakan: "Ahmad bin'Abdah memberitahu kami, ia
bercerita: 'Abu \U7ahb memberitahu kami, dia bercerita: 'Aku pernah
bertanya kepada Abdullah Ibnul Mubarak mengenai shalat yang
dibacakan tasbih di dalamnya.'
Dia menjawab: 'Dilakukan dengan bertakbir dan kemudian
mengucapkan:
it'l:'!lr, Jrsctl,Lr'3r:q,:! r;,,t tftir' ;!5q
.':)'*
'Mahasuci Eng[au ya Allah, dengan memuji-Mu. Mahasuci Nama-
Mu lagi Mahatinggi keagungan-Mu, dan tidak ada Ilah selain
diri-Mu.'
Kemudian membaca 15 kali:
'gi l,rj ,t'r lr air l"r ,i! ir;;jr t ,!titt$
'Mahasuci Allah, segala puji hanya bagi Allah, dan tidak ada Ilah
(y"rrg haq) melainkan hanya Allah, dan Allah Mahabesar.'
'Ljmair bin Yazid Ibnu Kharasvah. Kedaa.vans meriwavatkan dari'Imarah bin
Khuzaimah dan darinva adala6 Svu'bah r.L"nii-rrr" aia&^ sanad ini. vairu al-
ffiWP;f1dedikian, maka'ielaslah der:Il thadits tersebu t. tvattamiittiltaal;
578 Dzikir-Dzikir dalam Shalat-Shalat Tertentu
Dilanjutkan dengan berta'awwudz dan membaca basmalah
4. o*-"jt ,t;'jt il' n* ), surat al-Faatihah dan satu surat al-Qur-an.
Sefelah itu membaci to kalit
l:Fi ?rr3 ,?rr lr atr ,-1 Uri'1 ,1' ot$
'Mahasuci Allah, segala puji hanya bagi Allah, dan tidak ada
Ilah (yang haq) melainkan hanya Allah, dan Allah Mahabesar.'
Kemudian ruku'dan mengucapkan bacaan di atas sebanyak 10
kali, lalu mengangkat kepala dengan mengucapkannya 10 kali juga.
Saelah fuu, zujud dengan mengucapkannya t0 kali, kemudian mengangkat
kepala d.tgro mengucapkan hal yang sama sebanyak 10 kali. Selanjutnya,
melakukan sujud yang kedua dengan mengucapkannya 10 kali juga.
dia mengerjakan empat rakaat dengan cara seperti itu.
Demikianbh 75 tasbih, pada setiap rakaat dimulai dengan 15
tasbih, kemudian membaca,lalu bertasbih 10 kali. Dan jika shalat ini
dikerjakan pada malam hari, maka saya lebih suka untuk mengucapkan
salam pada setiap dua rakaat. Dan jika dikerjakan pada siang hari, maka
jika mau dia boleh salam (setiap dua rakaat sekali) dan jika mau dia
boleh tidak mengucapkan salam (setiap dua rakaat).'"
Dan ddam sebuah riwayat dari'Abdullah Ibnul Mubarak, bahwa-
sanya dia mengatakan bahwa mulai pada ruku' dengan mengucapkan:
gitG;;r,;*
"Mahasuci Rabb-ku Yang Mahaagung."
Dan pada waktu sujud membaca:
...ts'.i' G;oq"
"Mahasuci Rabb-ku Yang Mahatinggi," sebanyak tiga kali.
Dan kemudian membaca beberapa kali tasbih.
Ditanyakan kepada Ibnul Mubarak: "Jika dia lupa di dalam
shalat ini, apakah dia juga perlu membaca tasbih di dalam dua suiud
sahwi sebanyak 10 kali?
Dia pun menjawab: "Tidak, tetapi membacanya sebanyak 300
kali tasbih."
Dzikir-Dzikir dalam Shalat-Shalat Tertentu 579
HADTTS NO. 540 (SHAHTH)
Kami telah meriweyttktn di ddam kitab at-Tirmidzi dan Ibnu
#Majah &ri Abu Rafi' .#, ia berkata bahwa Rasulullah pernahbenaMa
kepada 'Abbas: "\fahai paman, maukah engkau fiika) aku menyambung
tali silaturahmi (kepadamu)? Maukah engkau aku cintai? Maukah
engkau kuberi manfaat?"
"Mau, wahai Rasulullah," jawab 'Abbas.
Beliau bersabda: "\trfahai paman, kerjakanlah shalat 4 raka,at,
dengan membaca al-Faatihah dan satu surat pada seriap rakaatnya. Dan
jika bacaan al-Qur-an telah usai, maka ucapkan:
.ar it;;i ),qi:;sr: ,Fi -1
oilt
'Allah Mahabesar, segala puji hanya bagi Allah, Mahasuci Allah,'
sebanyak 15 kali sebelum ruku'.
Kemudian bangkit dan ucapkanlah tasbih itu sebanyak 10 kali,
lalu angkatlah kepalamu dan bacalah ia 10 kali. Selanjutnya, sujudlah
dan bacalah tasbih itu 10 kali, lalu angkat kepalamu dan ucapkanlah
tasbih itu 10 kali sebelum berdiri. DemikianlahTl tasbih pada setiap
rakaat, yeng semuanya berjumlah 300 tasbih peda 4 rakaat. Meskipun
jumlah dosa-dosamu seperti pasir, niscaya Allah akan memberikan
ampunan kepadamu."
Al-'Abbas berkata: "'Wahai Rasulullah, siapakah orang yang
mampu mengucapk annya. dalam satu hari?"
Beliau pun menjawab: Jika engkau tidak sanggup mengucapkan-
nya dalam satu hari, maka ucapkanlah tasbih setiapJum'at. Jika engkau
tidak sanggup juga untuk melakukannya setiap Jum'ar, maka ucapkan-
lah satu bulan sekali... (dan beliau masih rerus berkata kepadanya
hingga akhirnya beliau bersabda): 'Ucapkanlah satu tahun sekali.'"as
as Shahiih Kitaab al-Adzhaar ua Dha'iifuhu, Svaikh Salim al-Hilali no.392. Hadits ini
shahih denqan beberapa svahid vane dimifikinva. Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi
(no. 482),lbnu Maiah (nb. tfs6) din lainJaid; melalui ialanZaid bin al-Hibab
al-'Ukli,'Musa bin'Ubii&h memberitahu kami, Sa'id bin Abi Sa'id, maula Abu
Bakar Muhammad bin Hazm memberitahuku, dari Abu Rafi' 0alu ia menyebutkan
hadits tersebut). At-Tirmi&i mengatakan: "Hadits ini sharib &i.i hadits AEu Rafi'."
Saya sampaikan bahwa ini menioakan sanad vane a[ha'if. di dalamnva terdaoar
dria'ilht. Pmama,Musabin'Ubiaidah adalah'dhasif . Kedua, Sa'id bi'n Abi S;'id
adalah seorang yangmajbaL Dan dalam bab yang sama juga diriwayatkan dari
580 Dzikir-Dzikir dalam Shalat-Shalat Tertentu
At-Tirmidzi mengatakan: "Hadits ini gharib."
Saya sampaikan bahwa Imam Abu Bakar Ibnul 'Arabi di
ddam kitabnya, al-Alruadzi f.i Syarb at-Tinnidzi, mengatakan: "Hadits
Abu Rafi'ini dha'if, tidak mempunyai ushul/dasar dalam status shahih
dan tidak juga hasan."
Dia juga mengatakan: "Dan hal iru disampaikan oleh at-Tirmi&i
untuk sekedar mengingatkan agar ti&k tenipu olehnya."
Dan dia juga mengatakan: "IJcapan Ibnul Mubarak tidak bisa
dijadikan sebagai hujjah."
Demikianlah perkataan Abu Bakar Ibnul'Arabi.
Al-'Uqaili mengatakan: "Mengenai shalat Tasbih ini, tidak ada
satu hadits pun yang ditetapkan." Abul Faraj Ibnul Jtuzitelah menye-
butkan beberapa hadits tentang shalat Tasbih dan ialannya. Kemudian
dia menilainya dha'if secara kaelunrhan, iuga menielaskan kelemahannya.
Dan dia menyebutkannya di dalam kitabnya, al-Maudhu'aat.Dan
pernah pula disampaikan kepada kami dari Imam al-Hafizh Abul
Hasan ad-Daraquthni '+i!5 bahwasanya dia berkata: "Hadits yang
paling shahllr tentang keutamaan surat-surat al-Qur-an adalah surat:
4. "bi ltt :o]! ). Dan hadits yang paling shahih berkenaan dengan
keutamaan shalat adalah keutamaan shalat Tasbih."
Saya telah menyebutkan pembahasan masalah ini secara musnad
di dalam kttarb Thabaqaatul Fuqabaa'tentang biografi Abul Hasan'Ali
bin 'Umar ad-Daraquthni. Namun demikain, ungkapan tersebut tidak
satu eolonsan diantara kdanean Sahabat, tetapi sanadnya ddak lepas dari komentar.
Bahk-"an. se'baeian di antarania ada yanc rusak. Hanyasaia hadid ini bisa dizunakan
sebasai'svahid untuk memberkuat sebasian haditl atai sebagian lainnya. Dan di
ini vani palinq baik-adalah hadits Ibnu IA,bbas m6lalui ialan
sahad-sanad Basvar b=iri al-Hakam dari Abu Svu'aib Musa bin
'Abdil'Aziz
^'AnMt^ui^rrahman bin
al-Qanbari, dari al-Hakam bin Abban, dari 'Ikrimah darinya. Inrya Allab,ini
l"adin"Lnhvat"drar"rdi I6yn"tu"g'Adbebraajsa.tnteyataol4r asebmtusainvbaihri.usHaakd, itssehininigemaetnidiialikkidbaipbaetradpiiaadjiaklaann
sebaglai sandaran- Dan cukup 6.*y"t unfkapan nga.imii fpS balyak rriemiliki
'p*e.nriiakl"amaadanlalhaieiPceerrtdaams iy,afi.r6eubDeiauswauhda, memperbaiki sanad tersebut, di antara
sebagaimana yang tersebut di
dalam al-
Laalii'al-Maslmuu'ah fIIl39) dan at-TarybiibwalTartiibU46S\.Ke&.u" al-Mun&iri,
sebasaimana vane diseBu&a; di dalart i-Tanbiib unt Tarbiib A+oa\ dan Mukbusbar
Sunin Abi Lia.ia CUasl. Keda^ ez-Zubididi ddam h-baafus Sa2dah al'Mutwiin
(fr/473\. Oleh karina ini, hadits shalat Tasbih lru sbahih Waiibi. \Vallaabu a'km.
irara hJffazh telah berusiha membuat beberapa iuz terse-ndiri, seperti al-Khathib
al-Baghdadi, Ibnu Nashiruddin ad-Dimasyqi, is-Suyuthi dan selain mereka.
Dzikir-Dzikir dalam Shalat-Shalat Tertentu
mengharuskan hadits tentang shalat Tasbih menjadi shahih. Mereka
mengatakan: "Ini adalah dalil yang paling shahih dalam masalah ini,
sekalipun ia dha'if." Dan yang mereka maksudkan adalah yang paling
rajih dan paling ringan kedha'ifannya.
Saya sampaikan pula bahwa segolongan imam dari sahabat-sahabat
kami mezashktn hukum sunnah shalat Tasbih ini, di xitaramereka
adalah Abu Muhammad al-Baghawi dan Abul Mahasin ar-Rauyani. Di
ddam kitabnya, al-Bdl)r,di akhir 1rirtab al-tanaa-Z, ar-Rauyani mengarakan:
"Ketahuilah bahwa shalat Tasbih itu dianjurkan, dan disunnahkan
membiasakannya di setiap saat dan tidak melupakannya sama sekali."
Dia mengatakan: "Demikianlrh y*g dikemukakan oleh 'Abdullah
Ibnul Mubarak dan segolongan ulama."
Dia juga mengatakan bahwa pernah juga dikatakan kepada
'Abdullah Ibnul Mubarak: Jika seseorang lupa dalam shalat Tasbih,
maka apakah dia harus membaca Tasbih 10 kali 10 kali dalam sujud
sahwi? Dia pun menjawab: "Tidak, karena sesungguhnya ia berjumlah
300 kali tasbih."
Saya menyebutkan masalah ini dalam sujud sahwi, meski sudah
pernah disampaikan sebelumnya, karena sedikitny a. manfaag yaitu
bahwa orang seperti Imam ar-Rauyani ini, jika ia menceritakan masalah
ini dan tidak mengingkarinya, maka hal itu menunjukkan bahwa ia
menyetujuinya sehingga semakin banyak orang yang berbicara tenrang
hukum shalat Tasbih. Demikianlah ar-Rauyani yang termasuk sahabat
terbaik kami yang memahami ilmu secara mendalam. \Vallaabu a'km.
582 Dzikir-Dzikir dalam Shalat-Shalat Tertentu
BAB XII
DZIKIR.DZIKIR ZAI<AT
Pasal 1
DZIKIR.DZIKIR YANG BERKENAAN DENGAN
ZAKAT
Allah T a,' ele berfirman:
b
'Ambihlah ztkat dari sebagian haru mqekz, dmgan zz.kat itu kalian
membersihhan dan mensucikan mereka, dan berdo'alah untuk,
mereka.' (QS. At-Taubah: 103)
HADTTS NO. s41 (SHAHTH)
Kami telah meriwayatkan di dalam Sbahih al-Buhhari dan Shahih
Muslim dari 'Abdullah bin Abi Aufa v$', ia mengatakan: "Jika
ffiRasulullah dtdatarrgi suatu kaum dengan membawa sedekah, maka
beliau mengucapkan:
')fr)b'pliil,"
'Ya Allah, limpahkanlah shalawat atas mereka."'
Kemudian Abu Aufa mendatangi beliau dengur membawa sedekah,
maka beliau mengucapkan:
' .uprl,.r,f .ti e, ki$i''
Dzikir-DzikirZakat 585
"Ya Allah,limpahkanlah shalawat atas keluarga Abu Aufa."l
Imam asy-Syaf i dan beberapa onmg sahabatnya arg6et mengatakan:
"Yang menjadi pilihan, hendaklah orang yang mengambil zakat itu
mengucapkan (do'a) kepada orang yang menyerahkannya:
u*,u !s$,ir'-* d 'iA3;$btq lo' '!?i.
..''*:.1
'semoga Allah memberikan balasan kepadamu atas apa yang
telah engkau berikan, dan mudah-mudahan Dia menjadikannya
sebagai penyuci bagimu, dan semoga Dia memberikan berkah
kepadamu atas harta yang masih eng[<au sisakan."'
Do'a ini sunnah dibaca oleh orang yang menerima, zakat, baik
itu pengelola maupun fakir miskin. Dan do'a ini bukan suatu hal yang
wajib menurut pendapat yang masyhur dari madzhab kanri dan madzhab
lainnya.
Sebagian sahabat kami mengemukakan: "Do'a itu wajib, berdasar-
kan ucapan Imam asy-Syafi'i: 'Vajib bagi wali untuk mendo'akannya.'
Dan ddil mengenai hal tersebut terdapat pada lahiriyah perintah yang
ter&pat di ddam ayat di atas."
Para ulama mengatakan, "Tidak disunnahkan di dalam do'a
mengucapkan:'Ya Allah, limpahkanlah shalawat atas Fulan.'"
,hyDan yang dimaksud dengan firman Allah Ta'ala: { Fdt
adalah berdo'alah untuk mereka.
Sedangt<an uqrpan Nabi ffi: |"y"'e#, (r, Allah, limpahkanlah
shalawat atas mereka), maka kalirirat shalawat itu hanya khusus bagi
beliau, sehingga beliau berhak menggunakannya kepada siapa saja
yang beliau kehendaki. Berbeda dengan kita.
Lebih lanjut, mereka mengatakan: "sebagaimana tidak diperboleh-
hilran untuk mengatakan: 'Muhammard p', sekalipun beliau seorang
yang agung lagi mulia, demikian juga tidak diperbolehkan untuk
1 Shahiih Kita4b al-Adzhzzr un Dhd'iifuhu. Svaikh Salim al-Hilali no.393. Diriwayatlan
oleh al-Bukhari (ll/36l,vll/44b,xi/i36 dan 169 - Fat-bul Baarl dan Muslim
(no. 1078).
Dzikir-DzikitZakat
mengucapkan: 'Abu Bakar atau 'Ali *, P tr' .r,;.'Tetagi, yang
dibolehkan adalah mengucapkan:'Ali'eb bt T t alas $ i\t u? ) ...'
dan yang semisalnya."
Jika seseorang mengucapkan: "P tqlt ir.rt", maka menurut
pendapat yang benar dan menjadi pegangin mayoritas sahabat kami
bahwa hal itu addah makruh unzih (menjauhkan dari hal yang haram).
Sedangkan sebagian mereka mengatakan, "Yang demikian itu jelas
bertentangan dengan apt-ya;nglebih baik. Dan tidak bisa dikatakan
makruh." Dan sebagian lainnya mengungkapkan, "Tidak boleh. Dan
lahiriyahnya adalah haram."
Tidak sepaturnya juga dikatak*, 'ii(Jt dii" kepada selain para
Nabi. Atau kalimat-kalimat yang serupa. Kectiali, jika hal itu sebagai
hhithab atau jawaban, karena memulai salam adalah sunnah, sedangkan
menjawabnya adalah wajib.
Semuanya itu ditujukan pada hukum shalawat dan salam kepada
selain para Nabi. Tetapi, jika mereka itu dijadikan sebagai pengikut,
maka yang demikian itu dibolehkan, tanpa adarryaperbedaan pendapat.
Misalnya, dikatakan:
Y9::1i Y,6bi: Y ,Pi ,& &pl''
':qt ,rl.
t
}sts
"Ya Allah,limpahkanlah shalawat dan salam kepada Muhammad,
keluarganye, p^ra Sahabat, isteri dan keturunannya serta para
pengikutnya."
Sebab, para ulama Salaf tidak melarang hal tersebut, bahkan kita
diperintahkan unuk
di dalam tasyahhud dan selainnya.
Berbeda jika shalawat itu disampaikan kepada selain Nabi seorang
diri.
Dan saya telah menguraikan masalah ini secara panjang lebar di
dalam bab Shalawat kepada Rasulullah 8,.
Penbabasan 7:
Niat Berzakat.
Perlu dikaahui bahwa niat &lam berzakat itu wajib. Sebagaimana
ibadah lainnya, niat ini juga ada di dalam hati. Dan disunnahkan
Dzikir-DzikirZakat 587
menggabungkan niat tersebut melalui ucapan lisan, sebagaimana
ibadah-ibadah lainnya. Jika niat itu hanya diucapkan secara lisan dan
tidak di dalam hati, masih diperbedebatkan sahnya niat tersebut, dan
yang paling benar bahwa hal tersebut tidak sah.*
o Berikut ini adalah pendapat para Ulama bahwa melafazhkan niat bukanlah Sunnah:
1. Syaikh Salim bin 'Ied al-Hilali (pentahqiq l<rtab al-Adzkaar ini) di dabm Babjann
Naazbiriin S^yarb Ri'yaadbish Shaalihiii fid. fZ mensatakan: 'Niat itu remDarnva
tEhearhdaarsaahrk,asnhakleast,eoi,a"kk"^tt,iop.io"sir"^,
di dalam hatf tanpa irenzucapkannva densan lisan
imam kaum mrrslimin p"ada ietiap ibadahjseperti
haji, memerdekakan builak, iihaditan lain-lain. Melafazhkannva adalah bid'aE yans
menyesatkan. Dan telah keliru orane yans menyaneka bahv/a hal tersebut 5olef,
dilaliukan pada haii, sedangkan yan[ lain"oya tiilak'boleh karena ia tidak dapat
"membedaklan arnaia talbiyih denganiriar.
4*i42.Kdr\iookmemtiutl[eae.iTIeoetlae[aphD'aKAl--aIaitririaamn u'mAbladnuopl ag'Lnrz{Ii'eezpmbpiDneeBlniaaaannzrFa{as[rww, aa(s.,eKllkeearrraaar;ajeaaandnikJ.Searuauduatdi lio\.rAlaerbhlbrSa*vyv'a1ai;nkrlfsi
#s'"APir.Meall-auaaflftala,azzwhhhauabndtinhnu'iAa' tMatti-udaluak'sAez!bolioaz.llieenAhhnl,,uysbavy'aadiS[a(vrrtaieipkrdhe6)rnkdgsiiraadr-dpmaemarluilaIparutawnaitbni'iclavaladi.nlka.ohtt.ee.lrC1Kd6ee0"n8nrggs-ma"""relrnddeNsia"addiiab"a"kkilala"*ng-:,
tidak mensyari'atkannya deiean oeikataann mauuDoun oerbuatan. Bahwasanva
niat_itu letaknya di dalain hatitanp'a mengucapkanLlnyvaa.fu ulailah shalatmu vaire
ssuenbnaaagghaardi_bebenenaitunuk'kAltiltatitabblano'i'Akke.kpbiaadradNaiambririagiladhrisweeurntdaarhhi uutu''mmjluua, ndme'hunne"d"adfi;ri
4waiib maupun'yans
memmbbaaccaa b4asstTtita^llaahl
dalam hati terhadap seeila bentuk ibadah vaie disvari'atkan yans enikau inein
men-eatakair:(kerijaakkaann)) selain haijidan-"umrah. Adappuunnhhhaaajjidi daann""uummiaiahh,, disyarihkfr nielafazhf.n
ibadah hhaiiiii dan urmirrahh dengan men-gatakair: r
".4; il5 plr,"
"Ya Allah, aku penuhi panggilanmu untuk berhaji," atau ,.i:7J|:r3"
iA,ku penuhi panggilanmu unuk berumrah."
Demikian pula. penyembelihan binatane had:va dan kurban. disvari'atkan baei
yang berkurban dair menyembelth baf,yu, liendaknya menguiapkan -setelih
n qnSuclPk4n s*lam-i
..yi7(,\ r
e$s
lil'"
Ya Allah terimalah (sembelihan ini) dariku, atau dari Fulan."
Karena Nabi lE melakukan hal tersebut."
Dan di dalam fatwa no. 2444 dikatakan: 'shalat adalah ibadah, dan ibadah itu
arnifwah ftanrs memiliki daliD. ddaklah ibadah itu disvari'atkan kecuali dituniukkan
ole6'alQur-an dan as-Sunnah vane shahih lasi suci. D'an tid.klah retap dari Nabi ffi
bahwasa-nva ia melafazhkan hiat-di dalam"shalat. baik vane waiib^maupun vans
sunnah. Jifta hat tersebut ad+ pastilah para Sahabat b *.ri*"i"tkin dan nienginaf
kannya. Akan tetapi hal teriebut tidak ditemukan, bahkah pelaf.azhan teisebut
di.d"l"+ shalat, mullak sebagai bid'ah. Dan telah tetap dari Nabi ff bahwasanya
ia bersabda:
'.irrt'^rA u rii uif G ,rirrf'i
"Barangsiapa yang mengada-adakan sesuatu dalam perkara ('a'8ga1ma) kami ini yang
IUZ t f +f
bukan Eari kimi,"maka"ia tertolak.' (tIR. Muslim
588 Dzikir-DzikirZakat
Dan jika seorang pembayar zakat sudah berniat, maka tidak wajib
baginya umuk mengatakan: "Ini zakat." Tetapi, cukup baginya menye-
rahkan za,kar itu kepada orang yang berhak menerimanya. Jika ia
mengucapkan kata-kata tersebut, maka hal itu tidak berpengaruh
negatif pada dirinya. \Yallaabu a'hm.
Petnbabasdn 2:
Dzikir bagi Pembayar Zakat.
Disunnahkan pula bagi orang yang membtyar zt.kart, sedekah,
nedztr, kaffarat atau ytn1semisalnya untuk mengucapkan:
b
nfii f*-ti.,,iut Q",pus:
"Vahai Rabb kzmi. tsimahh dai kami (amakn hami) saungnlmya
EngkauJah Yang Mabamendmgar lagi Mahammgetahui." (QS.
Al-Baqarah: t27)
Dan Allah fl6 telah menceritakan hal tersebut melalui kisah
tentang isteri
Ibrahim dan Isma'il P} t1+& hr p d^"juga kisah
'Imran.
Dan sabdanya: ' .tv* :t i,i b:!t'S'rti iil\i os:s,ti €€$'
'Tauhilah olehmu un$an vane dibuat-buat (bid'ah). karena seeala vane dibuat-buat
Eid'fi t.t"d'
bid'"h dan segala addatr ft(.'MsslktlTsgidailbnu Majah
n"iod."l4"h5-Fo')
Silahkan lihat di dalarr, Fataawaa al-Lainah ad.-Daz-imah lil Bubuuts al-'llmiwab ual
Ifiaa'illidvl hal. 3t8-324 disusun ole'h Syaikh Ahr.naq 'Abdurrazzaq ad-Dirwaisy-
,lnt.r( mendapatkan farwa-fatwa lainnyi mengenar mat.
Silahkan lihat pendapat Ulama lainnya pada catatan kaki halaman 396:p'"'
Dzikir-DzikirZakat
BAB XIII
DZIKIR-DZIKTR PUASA
Pasal 1
DO'A KETIKA MELIHAT HILAL DAN
MELIHAT BULAN
HADTTS NO. s42 (H.LSAN)
Kami telah meriwayatkan di ddam Musnad, ad-Darimi danJaami'
at-Tirmidzidari Thalhah bin'Ubaidillah +*l, bahwa Nabi E jika melihat
hilal, beliau mengucapkan:
,*y\3 y;t:;r 3lu,;i, #y tllb ytndlr
*-i.ll 4.'1-.:: 9.
,*:
"Ya Allah, tampakkanlah hilal kepada kami dengan membawa
kesejahteraan, keimanan, keselamatan dan keislaman. Rabb-ku
dan Rabb-mu adalah Allah."l
At-Tirmid zi mengatakan: "Hadits (ini) hasan. "
I SiihaanhiihlipKhitaaiaribbia. l-DAidrizwkaaavratwkaanDboale'iliifuabt-aT,isriyniikdhzisa(3li4m51)a, la-Hd-ilDalai rnimo.i 394. Hadim ini
(IV+), Ahmad
-fi"/rrrcn2J\bla"rl-&kHarnai .ki<igamikleJEknbyvi/""i8sy5eac)havidaaamnbailnarfiunT'Jh. aaSilanhya,ahmkabetilanak'lUaiinb:iaa"liIidnniillSaaduhalalmaimheasmannbabedirnityaaShnuugfkyduahnda,a'iifra,i
"kr""rh.orarlr"S. uhiman dan Syaikhnya,-Bilal bin Yahya adalah dha'if. Hanyasaia, ia
diperkuat oleh hadits setelahnya."
Dzikir-Dzikir Puasa
HADTTS NO. s43 (HASAN)
Kami telah meriwayarkan di dalam Musnadad-Darimi dari Ibnu
'Ijmar Q$-', ia berkata: "Rasululrah ffi jika melihat hilal, beliau
mengucapkan:
yfr5,lqlilrt ikidi' ,ftih*
i;'8;, d, ir?'f, 6',ip _flt s ,r[]i3
" 't't
'Allah Mahabesar. Ya Allah, tampakkanlah hilal kepa& kami dengan
membawa rasa aman, keimanan, keselamatan, dan keislaman
serta taufiq kepada apa, y^ng Engkau sukai dan ridhai. Rabb
kami dan Rabb-mu adalah Allah."'2
HADITS NO. s44 (DHA'rF)
Kami juga meriwayatkan di dalam sunanAbi Dauud didabm
kit'b al-Adab dariQatadah, ia diberitahu bahwa Nabiyprllah ffi jika
melihat hilal, maka beliau mengucapkan:
f,ytt:t l\,y'ttf rlryJz
JY/", ,-*^'):)
O g;lt// d),lt. { I oz=
" .'r:Ji)? C,..:.rl
"Hilal kebaikan dan petunjuk. Hilal kebaikan dan petunjuk.
Hilal kebaikan dan petunjuk. Aku beriman kepada Allah yang
telah menciptakanmu," sebanyak tiga kali.
Setelah itu, beliau mengucapkan:
2 Sbdbiih Kitaab al-Adzhaar an Dba'iifubu. Syaikh Salim al-Hilali no. 395. Hadits ini
hasan karena hadits sebelumnya.'Diriwivatk"" oall"-hKa",db-iD. r""ri.t."-iijoiltoTti.-+;.l-ti"6i";"i
-Maauarid), arh-Thabrani di dalam
Hibban Q374
jalan 'Abdurrahman bin'Utsman bin Ibrahim: Avahku memberitahukJdari avah
dan pamannya, dari Ibnu'IJmar waranarfu'. Sava katakan: "Ini adalah sanad r'rrrn
$1a'rf' krygna'AMurrahman danayahnyaidalah'dha'if. Secara keseluruhan, h'adit!
di atas adalah hasan karena hadits sebefumnya."
Dzikir-Dzikir Puasa
'.tk r*riEt,s prr;lq!t.1 3r:;ir
"Segala puii hanya bagi A[ah yang telah berfalu dengan membawa
bd; ini dan datang det g"t membawa bulan itu."3
Dan dalam sebuah riwayat dari Qatadah, bahwa Nabi ffi iika
melihat hiIal, beliau memalingkan waiah darinya.
Demikianlah, kedua hadits tersebut diriwayatkan oleh Abu Dawud
dengan status mursal.Dan di sebagian naskah Abu Dawud disebutkan
bahwa Abu Dawud mengatakan: "Dalam masalah ini tidak ada satu
hadits pun yang bersanadlagi shahih dari Nabi ffi."
HADITS NO. s4s (DHA',IF)
Kami telah meriwayatkannya di dalam kitab Ibnus sunni dari
Abu Sa'id al-Khudri, dari Rasulullah ffi.4
Adapun tentang melihat bulan:
HADITS NO. 545 (SHAHIH)
Kami telah meriwayatkan di dalam kitab Ibnus Sunni dari 'Airyah
W,, ia,berkata: "Rasulullah ffi pernahmenggandeng tanganku, ketika
bulan sedang terbit, lalu beliau bersabda:
' .'1s ri1 6ruit u6 ?'u iltr gsF'
a//,
'Berlindunglah engkau kepada Allah dari kejahatan gelap apabila
telah masuk (malarr).'"5
3 Shdhiih Kitaabal-AdzluarwaDha'iifuha, Syaikh Salim al-Hilali no. 149. Hadits ini
dha'if. diriwayatkan oleh Abu Dawrid (no.5@2\ dengan sanad yang para perawinya
tsiaat.irkavang met yampaikan tersebut seorang Sihabat, maka hadits tersebut
toiliejthnR'abru"ibitaw""tuiadrU(n. o-". k50"9h3a) dditesntgearsnebsaunt ardnuyawnl.g-Ddia.dnarilawmaiyryaat kedua, diriwayatkan
ry5dapat Abu Hilal
Muhammad bin Salim ar-Rasi, dan ia seorangynglayyin $emah).
Shahiih Kitaab at-Adzkzar an Dha'ii.fuhz, SyaiLh Salim al-Hilali no. 150. Hadits ini
al";if. OiA*avatkan oleh Ibnus Sdni di dilarr,, emalul Yaum @dl L4ilah (no. 641).
Sava karakani"Sanadnya dha'if." Dan ddam bab yang sama dari seiumlah Sahabat,
i.i"pi r.n,r*ya bersaiad layyin, sebagaimana ying ilikemukakari oleh al-'Uqaili
dfu di dalam idh'Dbu'afaa-il Kahir W136).
Sbahiih Kitaabat-AdzleaaruaDba'iifahu,Svaikh Salim al-Hilali no. 396. Hadits ini
st alritr. Diriwayatkan oleh at-Tirriidzi (no. 3366), Ibnus Sunni di dalam'Amalul
Dzikir-Dzikir Puasa
HADTTS NO. s47 (DrIA'rF JTDDAN)
5ry juga meriwayatkan di dalam HilyatulAuliaa'dengan sanad
yeng di dalamnya terdapat kelemahan, daiziyadrrr-N"*iri d"ri Arrrt
'#, ia berl.ata: "Jika Rasulullah ffi memasuki bulan Rajab, beliau
mengucapkan:
'.E6i4.is$r*qi essr( #ur
'Ya Allah, berikanlah berkah kepada kami di bulan Rajab dan
Sya'ban serra sampaikanlah kami kepada bulan Ramadhan.,',5
.. P* kami juga meriwayatkan di dalam kitab Ibnus Sunni dengan
disenai tambahan.
Pasal 2
DZIKIR-DZIKIR YANG DISUNNAHKAN
KETIKA BERPUASA
Disunnahkan menggabungan niat puasa anrara hati dan lisan,
sebagaimana ymgtelah kami kemukakan ddam ibadah-ibadah lainnya..:
HdYaaanuri.mtlsar.bnu-ian-ll'aArLnMa, iirkprhaehl(am"lpua.i6nb4,e7db)ae,rraiApAhabmijraadSla,anWlamd6aahtr,i,2Iabo"nr6iu,eAdiasbynia2Df3n-iig,'-rb^.r'.0-H-dLea;kriiimip;a;fm;tr;la;5-n4dnGv"5^,4.I1^;)l-.
hadits tersebut). !ay4 kaiakan:'Sanad i"i pio prrii^v"Eu i;ffil-fi ffi;ir;
'Abdrrrahman,
ia-adalah al-Qurasyi al-'Amiri, dan ia berderaiat sbadua. Dan ia
bersama dengan Ibnu Abi Dzi'-b, al-Mundzir bin Abil Mundzir oada'riwarrt
dari Abu Salamah, Dan al-Mrindzir adalah
Ahmad (vl/215 dy 252) darinya.
6 ;i,lilffii;t: rrur:* sehingga dengan demikian, hidits tersebut,r,"r,u. s.g"l"
shahiih Kitdab al-Adzhaar ua Dba'iifubu,syaikh salim al-Hilali no. L1T.Hadits ini
sangat lemah. Diriwayatkan oleh Abu Nu'aim drdalarrraliilya, fvTr;rij["r;
5unnr dr dalam'Amalul Yaum ual
d;ri;T4aitlhnya W232/ t) melaluijalan
Laihb (no. 55g), Ibnu Asakir'di dala6 kitab
Za-idah^ ui" n"qa s"rr" k"t"k"rr-,
Auii
dan Syaikhsnaynag,aZtiyleamdaha.n" -PNjadmdirai,mandyaalathersdeaopraatnzgay-aidnaghduhina,eif.uiriraqdiiamatruk,
?ryexl rie["dk*c-
Berikut ini beberapa pendapat para lJlama b"h*" niat bukanlah Sunnah:
1. A('slble-aIbmaedJauhmlna-ltI.ab7kn2bu-7ir3.Qatamuyleyniifgm,raatamakl-)alanyu:azn"i(gyMytaiedhald7kifltdz.alo*lanrm"n"ziiaapta)dii"un;li;Mtiela;rmf'afaai;sd;ufliisHepaudltitrihdKbb;id;ai;ai;rhil
satu latazh sekali pun mengenai niat rersebutfbiik dengan ianad yang shah"ih,
Dzikir-Dzikir Puasa
Jika hanya difokuskan pada hati saja, maka hal itu juga sudah cukup,
d* iik" hanya d.tgpo lisan saja, maka hal fuu belum cukup, tanPa adarrya
perbedaan pendapat mengenai hal tersebut.
dha'if. memiliki sanad maupun dengan hadits yans mursal. Bahkan hal ini tidak
oleh seorang pirn dari Sihabat, dan-tidik pula seorang pun dari Tabi'in
.pplt,lryggrn"nsefusian
orane qya h4q ryrta mtideamkaphualnaulapreirkpaatraaainmlarnmamyanagsy-Sya1'l 6,tZ mengenar
telah salah dalam dan tidallah
-s"hrailla"thirushdaimlitu:la'siekseucnrs[zIiuhdneyieaanshdalzaitkdird.a' kLlaalhu sama dengan p-uasa bahwa orang
dzikir inidisingka
vans shalat aear melaf.azhkan-niat. Sesunqsuhnva dzikir vang-diinginkan oleh
lmair asv-Svf i ag adalah akbiratul ihra;;bukan melafalhkai niatlBagaimana
munekii Ifram asy-Syafi'i mensunnahkan sesuaru yang tidak dikerialian oleh
Nabi"i$ ddam satir slialat pun dan tidak pula dikeri-akan oleh seorangpun dari
oara Khalifah dan para Sahabatnva. Dan ini merupakan petuniuk da,n sirab
'mereka. Iika seoraie dari kita m6nemukan satu hdruf (riwayat) dari mereka
mensenaimasalah inilmaka kita menerimanya dengan tunduk ilari patuh. Tidak
ada &tuniuk vans lebih semourna dari petuniirk merEka dan ddak adi satu Sunnah
prt'k...r'"li y*g'aircti-a ?lari pembiwa syai'at, fi."
2. Al-Imam 'AMul 'Azizb:m 'AMillah bin Baaz drddam kitab Fataaana Mthirnmah
ada dasar di dalam syar'i
Tata'allaqu bisb Sbalaah hal. tt mengatakan: 'Tidak
mengenaivans sucr tentans melafazhkan niat. Dan tidak pula diriwayatkan dari Nabi ffi dan
6ofS"hrb"-v"b niat kitika memdlai shalat. Sesungguhnya
ilat letaknya di ddam Eati birdasarkan sabda Rasulullah E:
".6i 6 ts-it'|6J t sts ci.1,lr;1i r;t'
#,Hffi ffitffiHffi,:,B,Hgilani:milr';mii::ir
3. Al-lmam FaoihtzZaman Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin dr dalam Fataawaa
Arkaanil ktkm hal. 306 mensatakan: 'Niat letaknva di dalam hati dan tidak
dibutuhkan untuk diucapkanl lika Anda insin shilat lalu berwudhu', maka
hal ini meruoakan niat. Dan tiilaklah munsLin basi seseorang vang berakal
melakukan slu"t,, perbuaten -yane dikkukai tan?aiahsaan- keiriali ia berniat
melakukannva. oleh karena itu. ibaeian ahlul ifmiberkata: 'seandainya Allah
membebank'an keoada kita suatu amilan vane dilakukan tanpa niat, maka hal
tersebut merupakan pembebanan terhadap iesuatu yane tidak m-ampu dikeriakan.'
Tidaklah hat tirsebui&tane dari RasuluMh ff dan'ddik pula dari Sahabatriya #,
bahwa rnereka melafiztrkan iiar Dan orangorangyangAnda dengarkan melafaihkan
niat, maka Anda akan dapati tdanya kEbodo'han dari merelia atau taqlid.buta
-.o*t L*,terhadao sebaeian ahlul ilmi yanq mengatakan hal tersebut. Dimani mereka
'sioatumya melafizhkin niaiuntuk menyesuaikan antara hati dengan
[san]' Akan tetipi. ki'ta katakan: 'Sesunssuhnya peikataan mereka ini tidaklah
benar. iika se*diioy" hd tersebut disvail-atkai, plastilah Rasulullah ffi meni'elas'
kannya, baik melalu'i perkataan maupirn perbuatin.' Valkabal Muanaffq."
4. Svaikh Muhammad Nazhim Sulthan di dalam Qawaa'idua Fawaa'id Svarb al'
3 t mensatakan : " itleni ah arkan niat merup akan
Abirdb'aah' iinyaanns-Nmauunkaawri]w-aSehbahbali.a di dalam al-Qur-an dan Sunnah
&uRasuhflah ddak ditetapkan
os.menuniukkan disyari'atkinnya. Dan kaidah iang rclah dikeuhui
yaiu bahwaslov"a pokoli dari ibadah adalah iidak melakukinn-ya, dan ibadah
itu tidaklah tetai kicuali dengan adanya dalil."
Dzikir-Dzikir Puasa
Dan disunnahkan p"la iika ada orang yang mencaci atau melakukan
tindakan usil terhadap orang yang sedang berpuasa, maka hendaklah
ia (orang yang belpuasa) mengucipkan:
..utb 6,eu J,
"Sesungguhnya aku_ sedang berpuasa. Sesungguhnya aku sedang
berpuasa." Sebanyak dua kali aiau lebih.
HADTTS NO. s48 (SHAHTH)
Kami telah meriwayatkan di dalam sbahih al-Bukbari dan sbabih
Muslim dari Abu Hurairah +& bahwa Rasulullah ffi bersabda:
i,l+;;- r:r,ei'7 ru,i gi ro tig,zb r(;lr
',#"; 'flrb ,4iW ,'a;it3'tirk$3?t lt:
*Puasa itu adalah perisai. Oleh karena itu, jika rd"h rror*gii
anta'ra, kalian berpuasa, maka janganlah dia'berkata-kata koior,
tidak juga melakukan tindakan bodoh. Dan jika ada seseorang
menyerangnya atau mencacinya, maka hendaklah dia mengu-
7capkan, 'sesungguhnya aku ik.,
sedang berpuasa,' sebanyak
sedang berpuasa. Sesun-gguhrry,
dua kali."
. .lerlrg sayasampaikan, kalimat tersebut disampaikan secara lisan
{an diger{engarkan kepa& orang yang menc rcinye" mudah-mudahan
ia terhindar dari gangguan tersebut. Dan ada jugeyangmengatakan,
kalimat itu diucapkan dalam hati agar ia mengLentik-an p.ibrr"tr'
bodoh tersebur, dengan lglus beruiaha menjaga pr"r"rfr. Tetapi,
pendapat yang perrama lebih jelas.
Dan kata 1i163;-berarri caciannya itu memicu munculnya cacian
balasan. Valkahu a'hrn.
HADITS NO. s4e (DHA'IF)
Kami juga telah meriwayatkan di dalam lamii' at-Tirmi.dzi d,.n
lunan lbni Majah, dari Abu Hurairah 4b, ia berkata: "Rasulullah ffi
bersabda:
? slwhiih Kir44b al-Adz*aar ry Dba'iif.ltu,_syait*hsalim al-Hilali no. 3gT.Diriwayatkan
oleh al-Bukhari @/tO3-Fat-hal baar) dan Muslim (no. 1151).
Dzikir-Dzikir Puasa
,iruir i,;li; , , o-t g-oP. €.bt :of#tt,oje. ) r,l.ti. ) ai)[j'
'.W. 6?t)too t
".11ilJ4'1Jt
'A& tiga golongan yang tidak akan ditolak do'anya, yaitu orang
yang sedang belpuasa sehingga dia berbuka, imam (pemimpin)
yang adil, dan do'a orang yangdizhelimi.'" 8
At-Tirmid zi mengetakan: "Hadits (ini) hasan. "
Perlu saya sampaikan: "Demikianlah riwayat tersebut, dengan
menggunakan kata .,L (sehingga)."
Pasal 3
DO'A KETII(A BERBUI(A
HADTTS NO. 5so (HASAN)
Kami telah meriwayatkan di ddam kita;b Sunan Abi Dautud dar.
Sunan an-Nasa-i, dari Ibnu 'IJmar S', ia berkata: 'Nabi ffi itka
berbuka puasq beliau mengucapkan,
i'li |*)br . .!, ,Ut-o'St ?lott, aa 'e15z -
d$tt,[o'.hjt
'.J6z),t/i dlt gt3
Shahiih Kirnabal-Adzkaaruu.Dba'iifuhu, Svaikh Salim al-Hilali no. 152. Hadits ini
dha'if. Diriwavatkan oleh at-Tirmidzi (no.3668-Tuhfab\, Ibnu Maiah (no. 1752),
Ibnu Khuzaimah (no. 1901). Ahmad (Itllo+los, ++s'aari+zz).IbnuHibban (2+07
dan 24og). melaluiialan Sa'ad Abu Miiahid dari Abu Madlah, dari Abu Hurairah.
At-Tirmitizi r.r.re"irk-, "fladits ini haian... dan Abu Madlah adalah maula Ummul
Mukminin. 'Ais;,ah." Kami mengetahui keadaan hadits ini. Dan hadits ini diriwa-
v,Baetkradnasiuare[iandahraiilviearsleebbiuht.phaan&iatnsi"idnai rmi ianihi udla, nhi'uagriapilrebtidihaklendgikkeatpa."hSuai.y'Ta ikdaatakkaadna:
seorans Dun vans meriwayatkan darinyikecuali Abu Muiahid, sebagaimana yang
disebuifan 6i &1"* al-i,{iizaan (1V7571\. Oleh karena itu, sanid ini dha'if
Kesimoulan: Ibnu Khuzaimah meieklaimbahwa Abu Madlah addah maula Abu
Huraiiah. tetapi yang benar bahwa-ia adalah maula 'Aisyah, sebagaimen^yang
disebutkan di dalim Eitab at-Tirmidzi dan beberapa sumber biografinya.
Dzikir-Dzikir Puasa 599
'Dahaga telah hilang dan tenggorokan menjadi basah, dan telah
tetap pula pahala insya Alhb Ta.'dk.'" e
Dapat saya katakan bahwa kata LLlr berarti haus. Allah Ta,ala
berfirman:
at* x*:"1;iv-!));t
"Yang dcmikian itu iakh karera mqeha tidak ditimpa kebausan.'
(QS. At-Taubah: 120)
Sbabiib Kitaabal-Adzhzar_auDba'iifithz, (Siyoa.ih2h3S5ai,limil-aNl-H;i;lali anoT. d39;8i".*H,aAdmitsahintli
!,9"r. Diriwayatkan oleh Abu Diwud
Yaurn v,nl lailalt (no.299), dan di antara riwayarlbnus Sunni di dalam 'Amalul
'drt,*f '::,Kllh1tl'*ltit#ti,?*1,?mr::Lt,$i,1,k;,i"+l:l
memberitahu kami, ia.berbata, Ivlarwan 5in'af-Muqaffa' memberitahu kami,'ia
,hrF,a aku pernah. melihat Ibnu 'umar menggenggamlenggotnya, ldu ia memotong
Daqran )rf!g reom dan telapak tangan, seraya berkata: "Rasulullah Eiika berbuki
maka behau mengucapkan (lalu ia menyebukan hadits tersebut)."
Ad-Daraquthni mengatakan: "Diriwayatkan sendirian oleh al-Ausain bin waoid.
Eq sanadnya hasan." Dan didukung dleh al-Ha{izh di ddam at-Talhhiisbrl uakii
(n/202). Saya katakanl "Ia sama sepeni yang disampaikan oleh keduanya."
Peringatan: N:4d.i*..o.rengatakan: "Shahih dengan syarat asy-Syaikhani, dimana
I4bb-n*BuTthSl+ae1lim,".td"rimS#aay*naaE.kiaa;tbia;ek*arh*nju,'"fjPir*amdp.a"d#uaclSa,tpaarrn*ralkntei,dy5uaiair'nu*y.nak"."iiriHMr^j,"-oq.,"i".frB+d.:rJ;",t";biH;e;b*a.:r;;r;",
auhm (kesalahan). Peruma, bbearhhwualiaahl-Bpalkdhaanryia,tidteatalippei rhnaanhyamseebriaweaavi'uit'kliaan(ikieaovr'ad,t
al-Husain bin !7aqid dalam
tanpa sanad) semara- dKe"d[*u'ab, ;b;ahh;*i;a['M. a-r-wa-n- d' dalipernih dipeigunak;n'oleh'al-
Buthari dari
Muslim
oleh karena itu, didalam at-Tabliiib Wg3),al-Hafizh mensatakan: "Di dalam
al-Mustadrak, {-Hlkim mengklaim bahwa.il-Bukhari pernaE berhujjah dengan
Marwan, tetapi setelah iru ia rigu. Barangkali ia tidak ydLin k"rena
Marwan al-Aihfar." "d'"rry" .r"rrr"
i:f'htfti"Hltk"o* al-Ha{izh ini memicu munculnya beberapa penanyaan
1. B-isa iadi apa yang disebukan dt dalatn al-Mstadrak: '...DenEan svarat asv-Svaikhani.
di mana keduanya telah berhuiiah...' merupakan anahm 0iesdihan) diri 6.b.i""j
#f,2.
Miiutrngfk"i"n,ialpialtyia*nfgrdfinlukil si3*f+ir?rmminnff;i:.kandida,alm
oleh d-Hafizh dari al-Hakim merupakan utahm dainva-
EkT"*algllk,{LrhLiibyaa,sn'iigpeminretirngiaantagkatenlahhaall iitiur"s-eepbb;.egtn*aarrdnnyIya;a.apadd*aal.laa;hh adz-tlzahabi di dalamltl
D."q q"yq ddak
M;;'bi" .iiltetlahrt b6erhujrijiaahh
dmeeengqgngag;nnerMahaurwiw, abanangbbainmimSsSaaanl.aimlai"da;z-l--DMMzua"qohqaafb"faif'f.m;D'e.ina5e"mik;leialni.mes*kUlbaaaiimimhl'wib;aahha*wl-;aBukkkeehdraikkra,i
b;;d.'D;ikii;Ail aildi**dd$b9iaa1faylhamwamae,_,nk*qudit1iflaais,.b*tberai;or1li-gglK;?rrsaaau'fufaiinknrlyyiyaiarfj?fjdiarild(Qaplrac*mr"a*wda0li-)-MMAiizibzzudalrnyDi(WwlVu/d9.1r)\Ddeiamhiakniyvina
sekilar menegisyvararkan
pula yang ai
Dzikir-Dzikir Puasa
Saya menyebutkan hd ini meskipun sudah sangat jelas, karena
saya melihat sebagian orang yang merasa bingung sehingga menduga
do'a tersebut dipanjangkan.
HADITS NO. 5s1 (DHA',IF)
Kami telah meriwayatkan di ddam liteb Sunan Abi Dawud. deri
Mu'adz bin Zuhrah bahwa dia pernah diberitahu bahwa Nabi ffi iika
berbuka puasa, beliau mengucapkan:
&t'.'o'-pt eJejt ,&'dl) I
[{ilr.
"Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa dan karena rizki-Mu aku
berbuka."lo
Demikianlah hadits tersebut, yang diriwayatkan secara mursal.
HADITS NO. ss2 (DHA',rF)
Kalrri telah meriwayatkan di ddam kitab Ibnus Sunni, dari Mu'adz
bin Zuhrah, ia berkata: 'Jika Rasulullah ffi berbtka puasa, maka
beliau mengucapkan:
'.tJ'-}i,6 4), ,#,iti€!t*'*i
'Segala puji bagi Allah, yang telah membanttrku sehingga aku dapat
berpuasa" dan yangtelah memberiku rizki sehinga aku berbuka."'lr
HADTTS NO. 553 (DHA',rF JTDDAN)
Kami telah meriwal,atkan di dalam kiab Ibnts Srurni dari Ibnu'Abbas
,rM, ia berkata: 'Nabi ffi jikaberbuka, maka beliau mengucapkan:
t0 Shrtiih Kitaab al-Adzkaar ua Dha'iifirbu, Svaikh Salim al-Hilali no. 153. Hadir ini
dha'if, diriwayatkan oleh Abu Dawird (235ll). Saya kaukan: "Sanad hadits ini dha'if,
disampine k6mursalannya. sanad ini masih mlnyimpan unsur tidak dikenalnva
\[y:"df,{i.q-" p9-rekf tidak menyebutkan ,rtrtukhya saru riwayat pun sela'in
al-Hushain bin'Abdirrahman.
tt Sbrtiih Kitaab al-Adzkaar ua Dba'iifubz, Syaikh Salim al-Hilali no. 154. Hadits ini
dha'if, diriwayatkan oleh Ibnus Surini di dilam Amalal Yaum unl Lailah (no.48l\.
Saya katakan: "Sanadnya dha'if, karena di dalamnya ter&pat ti*a'ilht.'Pmam2,
fio(l, kareqS Mu'a& sdah seorang Tabi'in, dan penggolohgan"dirinya termasuk
Sahabat masih diragukaa. Kedua,lid"k diketatriini]a Mri'adz. Kitiga, perawi
darinya addah seorang yangmubbam.
Dzikir-Dzikir Puasa 501
Ul*tt:1 'Jft; ,€-)ri1 Y:l ,Pi ,t:Lb'el) lill,"
'.i#ir sJ,Jr
'Ya Allah, trnrukmu kami berpuasa dan atas rizki-Mu kami berbuka,
maka terimalah dari kami, sesungguhnya Engkau Mahamendengar
lagi Mahamengetahui."' 12
HADITS NO. ss4 (DHA',IF)
Kami telah meriwayatkan di dalam Sunan lbni Majah dan kitab
Ibnus Sunni dari 'Abdullah bin Abi Mulaikah dari 'Abdullah bin 'Amr
bin al-'Ash v$r, ia berkata: "Aku pernah mendengar Rasulullah ffi
bersabda:
'.I,j s i?,.ts:p'* t'.H.ot.
'Sesungguhnya orang yang berpuasa memiliki satu (kesempatan)
do'a yang tidak akan ditolak pada saat berbuka." 73
12 Shabiih Kitaab al-Adzhaar ua Dba'iifubz, Syaikh Salim al-Hilali no. 155. Hadits ini
sangat lemah. Diriwayatkan oleh ISnus Suhni di dalam 'Amalul Yaum wal Laihh
(nol +aZ) dan ad-Dariquthni (tr/185), melalui jalan 'Abdul Malik bin Harun bin
'Antarah, dari ayahnyi, dari kakeknya, darinya secara marfu'.
Saya katakan: "Ini adalah sanad vans saneat lemah. Di dalamnva terdaoat 'Abdul
aMd;hlik-Dbhinu'Haf"aryar',,kiaa rsyeaoraadngz-yD^hiagfhioat*bfri.,sne'bagaimana yang disebutkal di dalam
Dan yang termasuk mensisvaratkan pada kedha'ifannva adalah al-Haitsami di
dalarfr M"aima'uz Zawaa-id(lIl/tSo),'al-Hafizh di dala'm at-Talkbiisbul Habiir
@,/202),Ibnul Qayyim di dilam Zaadul Ma'aad $l/51). Dan yang benar adalah
bahwa ia dba'if iiddan Ganeat lemah). sebaeaimana vans telih k-ami ielaskan.
yaitu aoa v** i.l"h dindkil 5bh Ibn,, 'a.U* & dalxn il-ruiuuhaat ar-Rabbaaniwai
fiY/241\ [<aria al-Hafizh: 'Ini adalah hadi:s sharib. dan sanadnva lemah sekili."
Kia;b al-Adzkt4r
'r Sbdhih ua Dha'iifuhz, Svarlh Salim al-Hilali no. 156. Hadits ini
dha'if, diriwayatkan oleh Ibnu tvtaiih (tZSf), Ibnus Sunni di dalam 'Anulul Yaurn
ual l^aihh (n<i. 482), al-Hakim (no. qZZ\, melalui ialan al-\fdid bin Muslim: Ishaq
bin 'Ubaidillah memberitahu kami, ia berkata,Ibnu Abi Mulaikah mengabarkan
kepadaku, aku pernah mendengar 'AMullah bin 'Amr bin al-'Ash qgi menqatakan,
saku pernah mendengar Rasulullah bersaMa (alu ia menyebutkan hadits tJrsebut).
Saya katakan: "lni adalah sanad yang dha'if, karena Ishaq adalah Ibnu 'Ubaidillah,
ia idalah Ibnu Abil Muhaiir al-MaEhzumi, maula ad-Dlmasyqi, dan itulah yans
raiih. sedane ia seorang y'anz maibuL sedanekan Ibnu Abi Mirlaikah. ia seorani
yang.tidak dketahui kiailai"yaiDan jika Ib"nu'Abdillah sudah terlalu rua, makl
yang rajih adalah Ibnu Abi Farwah, karena dia termasuk dari tingkatan ini, dan
dia seorang yang matruk.
602 Dzikir-Dzikir Puasa
Ibnu Abi Mulaikah menceritakan: "Aku pernah mendengar
'AMullah bin'Amriikaberbuka ,'YaAllah,
aku memohon kepa&-Mu dengan rahmat-Mu yang luasnya meliputi
segala sesuatu agar Engkau memberi ampunan kepadaku.'"
Pasal 4
DO'A KETIKA BERBUKA DI TEMPAT
ORANG LAIN
HADTTS NO. sss (SHAHTH)
Kami telah meriwayakan di dalam Sunan Abi Dawud danlain-
lain dengan sanad yang shahih, dari Anas +$b bahwa Nabi iW pernah
datang kepada Sa'ad bin'Ubadah, lalu Sa'ad menyuguhkan roti dan
anggur kering kepada beliau. Maka, beliau pun memakannya. Kemudian
Nabi ffi bersabda:
6'*'*ii.,lrjfui &vL ',F?t ,ts:y;G)t )z oz
il Slb"r)b:)
/
"Orang-orang yatgberpuasa telah berbuka di tempat kalian,
makanan kalian telah dimakan oleh orang-orangyangbaik, dan
para Malaikat telah mendo'akan kalian."la
HADTTS NO. ss6 (SHAHTH)
Kami telah meriwayatkan di dalam kitab Ibnus Sunni dari
Anas $, ia bercerita bahwa Nabi ffi, jika berbuka-puasa di tempat
suatu kaum, maka beliau mendo'akan mereka: '.....o..,,l&Jt i53ie ,hii"
u Shabiih Kitaabal-AdzkaaruaDba'iifubz, Syaikh Salim al-Hilali no.399. Hadits ini
shahih. Diriwayatkan oleh Abu Diwud (iro. 3854), Ahmad (IIII138), al-Baihaqi
NII/287) dan liin-lain; melalui ialan'Abdurrazzaqi Ma'mar memberitahu kami
dari Tsabit, &ri Anas (lalu ia menyebutkan hadits tirsebut secara marfu').
Saya katakan: "lni adalah sanad yang shahih, sebagaimana yang dikemukakan oleh
penulis eirig." Dan hadits ini mempunyai beberapa jalan lain dari Anas.
Dzikir-Dzikir Puasa 603
(Orang-orangyattg berpuasa telah berbuka di tempat kalian.....)
sampai akhir.'s
Pasal 5
DO'A KETII(A MENJUMPAI MALAM
LAILATUL QADAR
HADTTS NO. ss7 (SHAHTH)
Kami telah meriwayatkan dengan sanad yang shahih di dalam
Jamii' at-Tirmidzi, Sunan an-Nasa-i, Sunan Ibni Majab dan selainnya,
dari 'Aisyah q$s, , ia berkata: "Pernah kukatakan: ''Wahai Rasulullah,
jika aku mengetahui Lailatul Qadar, maka do'a apa yang harus aku
ucapkan?' Beliau menjawab: TJcapkanlah:
' .& t-ibtt'j;;st'r',^t *'Ut i1ii,"
'Ya Allah, sesungguhnya Engkau Mahapemaaf dan zuka memberi
maaf, maka maa{kanlah aku."' 16
At-Tirmid zi mengettkan: "Hadits hasan shahih."
Para sahabat kami.i,r aao, mengatakan: "Disunnahkan untuk
memperbanyak do'a ini pada saat menjumpi Ldiktul Qodor. Disunnah-
kan pula membaca al-Qur-an dan semua dzikir dan do'a yang dianjurkan
di tempat-tempat yang mulia." Penjelasannya telah diberikan sebe-
lumnya, baik secara global maupun rinci.
Imam asy-Syafi'i,+ii6 mengatakan: "Disunnahkan kesungguhan-
nyapada,siang hari sama dengan kesungguhannya pada malam hari."
Demikianlah perkataannya.
ts Sbabiih Kitaab al-Adzkaar wa Dbaiifubu, Syaikh Salim al-Hilali no. 400. Hadits ini
shahih karena hadits sebelumnva. DiriwavitLan oleh Ibnus Sunni di dalant Amdlul
Yaum wal Lailah (no.48+), mtlalui jalari Qatadah dari Anas.
t6 Sbahiih Kitaab al.-Adzkaar ua Dha'iifubu.Svaikh Salim al-Hilali no. 401. Hadits ini
shahih. Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi (no. 3\STTubfab), Ibnu Maiah (no. 3850),
an-Nasa-i di dalam krtab AmalulYaumrial Lailrt $72-8i7),Ahmad Ni/t7t,182,
183, 258), al-HakiA (V!30), Ib4us Sunni di dalam''Amalil Yaurn uil Laihb (no.
765).Dan ini adalah haditsshahih.
6M Dzikir-Dzikir Puasa
Disunnahkan pula pada saat inr untuk memperbanyak do'a demi
kepentingan kaum muslimin. Dan hal itu merupakan syi'ar orang-
orang shalih dan hamba-hamba Allah yang arif.
Vabillaabit taufi.tq.
Pasal 6
DZIKIR-DZIKIR DALAM I'TIKAF
Disunnahkan memperbanyak bacaan al-Qur-an dan juga dzikir-
dzikir lainnya.
Dzikir-Dzikir Puasa 605
BAB XIV
DZIKTR-DZIKIR HAJI
Perlu diketahui bahwa dzikir-dzikir dan do'a-do'a haii cukup
banyak, tidak terhitung. Taapi di sini, kami hanya ingin menyampaikan
yang pering saja. Dzikir-dzikir dalam ibadah haji ini terdiri dari dua
-"c;, yaitu dzikirdzikir yang dibaca di perialanan dan dzikirdzikir
yang dibaca saat mengerjakan haii itu sendirl
Adapun dzikir yang dibaca di perialanan, maka akan kami
ketengahkan di bagian akhir, pada pembahasan tentang dzikir-dzikir
perjalanan, insya Alkh Ta'ak.
Sedangkan dzikir-dzikir ytngdibaca saat mengerjakan ibadah
haji itu sendiri akan kami sebutkan sesuai dengan urutan pelaksanaan
heji, insya Allab Ta'ak.
Dan sengaja- sayatidak menyaiikan sebagian besar dalil dan hadits
mengenai hallni, karena khawatir akan membuat buku ini terlalu
panjang sehingga akan membosankan bagi para pembacanya,. karena
bab ini sangat panja"g sekali. Oleh karena itq saya melakukan peringkasan
dalam hal ini, insyaAlkh Ta'ak.
Yang pertama kali, iika orang yang menunaikan ibadah haji
hendak berihram, maka hendaklah dia mandi, berwudhu', memakai
kain dan selendang. Dan kami telah menyampaikan do'a yang haru1
dibaca oleh orang yang berwudhu' dan mandi serta orang yang memakai
pakaian.
Dilanjutkan dengan shalat dua rakaat, dan dzikir-dzikir shalat
telah kami sampaikan terlebih dulu. Disunnahkan pada rakaat Pertama
{{iliirflr?Slrr'i,'a#,i>g "(ts'lur(asut raal-t
setelah merrrb"ca al-Faatihah untuk membaca:
al-Ikhlash) dan pada rakaat kedua membaca:
Kaafiruun).
Dzikir-Dzikir Haii
Setelah shalat, disunnahkan untuk memanjatkan do'a yang
dikehendakinya. Sebagaima rL^ yxtgtelah kami sampaikan mengenai
sejumlah do'a dan dzikir setelah shalat.
Dan jika hendak berihram, maka hendaklah dia berniat di dalam
hati. Disunnahkan membantu hati dengan melafazhkan niat itu dengan
Iisan, yaitu dengan mengucapkan: "Aku berniat untuk menunaikan
ibadah haji dan mengerjakan ihram karena Allah ffi.yaAllah, aku
datang memenuhi panggilan-Mu..." sampai akhir talbiab.
Yangwajib adalah berniat di dalam hati, sedangkan melafazhkannya
adalah sunnah. Oleh karena itu, jika niat itu hanya di dalam hati, maka
hal itu sudah sah, tetapi, jika niat itu hanya dilafazhkan ddam lisan saja,
maka yang demikian itu belum cukup.*
Imam Abul Fat-h Salim.bin Ayyub ar-Razi mengatakan, Jika
seseorang -yakni setelah niat- membaca do'a berikut ini, maka yang
hal itu juga baik:
$. €tt : €-{r €ft 4 {?iri ld''
"Ya Allah, hanya untuk-Mu aku ihramkan diriku, rambutku,
kulitku, dagingku dan darahku."
Yang lain mengungkapkan bahwa boleh juga membaca do'a ini:
,* 1
'.;,,'d&st ;:6'4;t t :i dl lS'"
"Ya Allah, sesungguhnya aku telah berniat untuk menunaikan
ibadah haji, karenanya bantulah aku unruk mengerjakannya, dan
terimalah ia dariku."
Dan dilanjutkan dengan talbiab seraya mengucapkan:
iair "0t,4 u qf t ;:E),:dfftjr' c.{j'
''4 qf r'&'tiijr t u a;;jrl
"Ya Allah, aku datang memenuhi panggilan-Mu. Aku penuhi
panggilan-Mu, yang tidak ada sekutu bagi-Mu, aku penuhi
+ Lihat keterangan masalah pelafazhan niat pa& cacatan kaki halaman 588 dan 596.
610 Dzikir-Dzikir Haii
panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji dan nikmat serta
kerajaan itu hanya bagi-Mu, yang tidak ada sekutu bagi-Mu."
Hal itu adalah talbiyah Rasulullah ffi.Dandisunnahkan di awal
talbiyah membaca:
dr'nc4/ 'r-l5.
.44.r1J.
"Ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu dengan menunaikan ibadah
haji."
Hal itu dibaca jika dia mengerjakan ibadah haii. Dan jika dia
mengerjakan umrah, membaca do'a ini:
. .6:;;L.'r!5.
l/
"Aku penuhi panggilan-Mu dengan mengerjakan umrah."
Dan diatidak boleh mengulangi kata haji dan umrah saat membaca
talbiyah setelah dia menyebutkannya di permulaan talbiyah. Demikian
menurut pendapat yang shahih dan menjadi pilihan.
' Perlu juga diketahui bahwa talbiyah adalah sunnah, jika dia
meninggalkannya maka haji dan umrahnya tetap sah, dan tidak perlu
melakukan apa pun karenanya. Hanya saja, dia kehilangan keutamaan
yang sangat besar sena tidak meneladani apayangpernah dilakukan
oleh Rasulullah ffi.hulah yang shahih dari madzhab kami dan madzhab
Jumhur Ulama. Dan sebagian sahabat kami mewajibkannya. Bahkan
sebagian lainnya mensyaratkannya sebagai penentu sahnya haji. Dan
yang benar adalah pendapat pertama.
Tetapi, disunnahkan untuk tetap mempertahankannya sebagai
#upaya meneladani Rasulullah sekaligus untuk keluar dari perbedaan
pendapat. Valkabu a'km.
Dan jika seseorang menunaikan ihram untuk orang lain, maka
dia perlu berniat: "Aku berniat menunaikan haji dan ihram karena
Allah, sebagai ganti bagi si fulan. Ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu,
sebagai ganti bagi si fulan..." sampai akhir do'a yang dibaca oleh orang
yang berihram untuk dirinya sendiri.
Dzikir-Dzikir Haji 51L
Petnbabasan 7:
Hal-hal yang Berkaitan dengan Talbiyah.
Disunnahkan baginya setelah talbiyah untuk bershalawat atas
Rasulullah ffi dmberdo'a untuk dirinya sendiri dan bagi orang-orang
yang dikehendaki tentang berbagai hal yang menyangkrit t .p.iti"gr;
akhirat dan dunia. Serta memohon keridhaan dan Surga kepada Allah
Ta'ak seraya memohon perlindungan dari api Neraka.
Disunnahkan pula memperbanyak bacaan talbiyah pada setiap
saat, baik saat berdiri, duduk, berjalan, naik, berbaring, runrn, berbicara,
junub, haidh, dan saat memperbaharui dan merubah keadaan karena
pindah waktu atau tempat, seperri misalnya menyambut waktu malam
dan siang, waktu sahur, saat berkumpulnya teman-teman, saat berdiri
dan duduk, naik dan turun, naik dan rurun kendaraan, setelah shalat
dan di dalam masjid secara keseluruhan.
Dan yang paling shahih adalah tidak boleh benalbiyah pada
saat thawaf dan sa'i, karena keduanya memiliki dzikir sendiri-sendiri.
saatDisunnahkan pula untuk mengangkat su:ra
antalbiyah,
selama tidak memberatkan. Dan wanita tidak diperbolehkan untuk
mengangkat suara, karena suara wanita itu dikhawatirkan akan
mengundang fitnah.
Selain itu, disunnahkan pula untuk mengulangi talbiyah berkali-
kali. Setiap kali bacaan dilakukan sebanyak tiga kali atau lebih. Hal
tersebut dibaca secara berturut-turur dan tidak diputus dengan
pembicaraan atau selainnya.
Dan jika ada orang yang mengucapkan salam kepadanya, maka
ia boleh membalas salam tersebut. Dimakruhkan memberi salam
kepada orang tersebut ketika ia sedang benalbiyah. Jika ia melihat
sesuatu yang membuatnya takjub, maka hendaklah ia mengucapkan:
'.1t7i,t;;lr 'ote{J;,
"Aku penuhi panggilan-Mu, sesungguhnya kehidupan (ymg
sebenarnya) adalah kehidupan akhirat." Sebagai lp^ya untuk
meneladani Rasulullah #.
Dan perlu juga diketahui bahwa tdbiyah iru disunnahkan sampai
melempar jumrah'Aqabah pada hari kurban atau mengerjakan tbawaf
Dzikir-Dzikir Haii
ifadhab, jika dia mendahulukm thawaf ifadbab atas lempar jumrah.
Jika dia memulai dengan salah satu dari keduanya, maka dia boleh
menghentikan talbiyah saat dia mulai mengerjakannya dan kemudian
aktif mengumandangkan takbir.
Imam asy-Syafi'i 'l.iiB berkata: "Orang yang mengerjakan umrah
(hendaknya) terus benalbiyah hingga rukun haji selesai diherjakan."
Pembabasan 2:
Do'a Mubrim (Orang yang Berihram) ketika Sampai
di Makkah.
lilarntilnim (orang yang hrihram) telah tiba di tanah suci Makkah
-mudah-mtdahan Allzh menantbahlezn km.uliaanrrya-, maka dizunnahkan
baginya mengucapkan:
4&tt')6','b ,+ e'{;'ti'd'? r.lr i{ilr'
' .:,!;etb,yb'ry'if 4 *rt,:!5V'53 i? q'b
"Ya Allah, ini addah tanah suci-Mu tanah keamanan-Mu, maka
haramkanlah diriku dari api Neraka dan amankan pula diriku
dari adzab-Mu pada hari Engkau membangkitkan hamba-hamba-
Mu. Dan jadikanlah diriku termasuk para wali-Mu dan orang-
orang yang selalu mentaati-Mu."
Kemudian memanjatkan do'a-do' yurgdia kehendaki.
^
Penbabasdn 3:
Do'a Muhrim ketika Tiba di Masiidil Haram.
Jika ia masuk Makkah dan pandangannya tertuju pada Ka'bah
dan telah tiba di Msiidil Haram, maka disunnahkan baginya menganglat
kedua tangan seraya berdo'a. A& riwayat yang menunjukkan bahwa-
sanya do'a orang muslim yang dipanjatkan pada saat melihat Ka'bah
akan dikabulkan. Dengan mengucapkan:
Dzikir-Dzikir Haii 613
, ,qfio:-, , .. L
\:s,zi.W:, r.i6 3; ffiii'"
qf VrAy*irt tfr.-#'o i&t :i t*;
Uf't rl?;i
t9s
'.t.ts l"n}jrf,:
"Ya Allah, tambahkanlah kemuliaan, keagungan, kehormatan,
dan kewibawaan pada Majid ini. Dan tambahkan pula kemuliaan,
kehormatan, keagungan, dan kebaikan kepada orang-oran g yang
menunaikan ibadah haji atau umrah yang memuliakan dan
menghormatinya."
Dan juga mengucapkan:
'. g:,tlJr.,, €.: b,iNll' |!:"t iytu' uf iillr"
'Ya Allah, Engkau Mahaselamat, dari-Mu keselamatan itu berasal,
hidupkanlah karni, wahai Rabb kami, dengan penuh kesejahteraan."
Kemudian memohon kebaikan dunia dan akhirat yang dikehen-
dakinya. Dan berdo'a pada saar memasuki masjid dengan do'a-do'a
yang telah kami sampaikan sebelumnya di awal kitab.
Pasal 1
DZIKIR.DZIKIR THA\$T/AF
Disunnahkan pada saar mengusap Hajar Aswad dan pada saat
memulai thawaf untuk mengucapkan:
,+*1i3"rU r,1uql ;su',:,f,lihr3,ar to':r
'.ffi'q?.n6Ua)i^) y'z
,vss
"Dengan menyebut Nama Allah, dan Allah Mahabesar. Ya Allah,
ibadah ini aku kerjakan karena keimanan kepada-Mu, pembe-
naran terhadap Kitab-Mu, pemenuhan terhadap janji-janji-Mu,
serta sebagai upaya mengikuti Sunnah Nabi-Mu 8."
674 Dzikir-Dzikir Haji