The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by waroengdakwah, 2022-08-12 09:18:46

KITAB AL-ADZKAR 1

KITAB AL-ADZKAR 1

4 kali di malam hari. Diant^re,yangkhatam 4 kali di malam hari dan

4 kali di siang hari adalah Ibnul Katib ash-Shufi S. Dan ini yang

terbanyak dalam sehari semalam menurut yang kami ketahui.

Diriwayatkan dari Ahmad ad-Duruqi dengan sanadnya dari
Manshur binZrdzain bin 'Ibad at-Tabi'i (seorang Tabi'in) i& bahwa
ia mengkhatamkan a1-Qur-an anrara- Zhuhur dan'Ashar, dan meng-
khatamkannye arlrueMaghrib dan 'Isya'pada bulan Ramadhan 2 kali
Iebrh -mereka mutgahhirkan sbakt 'Isya'pada bulan Ramadhan sampai
sEerempdt makm-.

Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Dawud dengan sanad yang shahih
bahwa Mujahid,lifr mengkhatamkan d-Qur-an pada bulan Ramadhan
entara Maghrib dan'Isya'.

Adapun orang yang menglrhatamkan al-Qur-an dalam satu rakaar,
tidaklah terhitung jumlahnya karena banyaknya, dianraranya'IJtsman
bin 'Affan, Tamim ad-Dari dan Sa'id bin Jubair.

Yang jelas, hal tersebut berbeda-beda karena perbedaan kondisi
setiap orang. Maka, siapa yang mempunyai pemikiran yang menddam,
kelembutan dan pengetahuan, hendaklah ia membacanya sesuai
dengan kadar kemampuannya, memahami apa yang sedang dibacanya.
Demikian pula yang sibuk menyebarkan ilmu (mengajar), memutuskan
perkara dikalangan kaum muslimin atau selain nya. yangtermasuk
kepentingan agama dan kemaslahatan kaum muslimin, maka hendaklah
ia membacanya sesuai kemampua nnya yangtidak menyebabkan tugas
utamanya terganggu atau mengurangi kesempurnaannya.

Tetapi barangsiap yar*gtidak termasuk dalam kategori yang
disebutkan tadi, hendak^nya ia memperbanyak bacaan semaksimal
mungkin, tanpa rasa bosan atau kacau ketika sedang membaca (sampai

lancar).

Sekelompok ulama terdahulu tidak menyukai mengkhatamkan
al-Qur-an dalam sehari, sebagaimana beberapa hadits dibawah ini:

HADTTS NO. 303 (SHAHTH)

Hadits yang kami riwayatkan dengan sanad-sanad yang shahih
dalam Sunan Abi Dawud , Jaami'at-Tirmidzi, Sunan an-Nasa-i dain

lainJain dari 'Abdullah bin 'Amr bin al-'Ash ,#,iaberkata: "Telah

ff:bersabda Rasulullah

Tilawah al-Qur-an

' (r\i4,fi eori,'rt ,y';ii-i'

'Tidak memahami makna al-Qur-an orang yang mengkhatam-
kannya kurang dari tiga hari.'2

Adapun waktu memulai dan waktu khatam, hal itu disesuaikan
dengan pilihan si pembaca, jika ia mengkhatamkannya sekali sepekan,
maka 'LJtsman bin 'Affan pernah memulainya pada mdamJum'at dan

mengkhatamkannya pada malam Kamis.

Imam Abu Flamid al-Ghazali berkata dalam al-Ilryaa': "Yangafdhal

adalah mengkhatamkannya satu kali di malam hari dan satu kali di

siang hari, khatam di siang hari dilakukan pada hari Senin ketika shalat
sunnah Shubuh atau setelahnya, khatam di malam hari dilakukan pada
malam Jum'at kaika shalat sunnah Maghrib atau setelahnya, hendaklah
ia melakukatny^diawal siang dan di akhirnya."

Diriwayatkan oleh Abu Dawud dari 'Amr bin Murrah at-Tabi'i

(seorang Tabi'in) S, ia berkata: "Mereka menyukai mengkhatamkan

a1-Qur-an di awal malam atau di awal siang."

Thalhah bin Musharrif at-Tabi'i dan seorang Imam berkata:
" Barangsia p^ yelr,g mengkhatamkan al-Qur-an (waktu) kapan saj a di
siang hari, maka Mdaikat mendo'akannya sampai sore, dan kapan saja
ia menglrhatamkannya di waktu malam, maka Mdaikat mendo'akannya
hingaShubuh.

HADITS NO. 304 (DHA',rF)

Dan kami telah meriwayatkan di dalam Musnad dari seorang
Imam yang diakui hafalan dan ketelitiannya, yaitu Abu Muhammad
ad-Darimi ii,y,, dari Sa'd bin Abi \Taqqash *&, ia berkata:

2 Sbabiih Kitaab al-Adzkaar ua Dha'iifubu,Syaikh Salim al-Hilali no.223. Hadits
shahih. Diriwayatkan oleh Abu Dai'ud (n6. tlf+), at-Tirmidzi (no.2949\, an-

Nasa-i dalamal-KubraNl/390 - TubfatulAryraaJ),Ibnu Majah (to.'t347),Ahmad

@,/ tO+,165), ad-Darimi (I/350), semuin y^ d^hlJan qatad# a"ri nbU' iia' y azid
bin 'AMullah bin ay-Syikhl,hir dari 'Abdullah bin 'Amr, bahwa Nabi ffi bersabda,
lalu ia menyebutkan hadits tersebut. At-Tirmidzi berkata "Hadir ini hasan shahih."

Saya katakan: "Sanad innDi esnhgaahnihsadnaand-psaarnaadpeyraanweinsyhaahtsiht.4' aAhl.-'HAna-fiNzhawhaewrain berkata
menurut kebiasaannya: denean

hal itu, sebagaimana yang disebutkan dalzn al-fuiuuhaat ar-Rabfuantyyah Wng).

Tilawah al-Qur-an

alb'ib,;irr
'c;;<i\:,rt l:tt or;$t ;;tr2 rs1"

ib,y,t, ei<tt;it // Ob,:?*i-
f .J. aJlo--zlorlJ:i ..,/
c
, i9l

,.:€;J_ Ji'

"Apabila k-hatam mambaca al-Qur-an bertepatan d.lgro .*"1

malam, maka Malaikat bershalawat (mendo'akan) atasnya samPai

Shubuh, dan jika bertepatan dengan akhir malam, Malaikat

bershalawat (mendo'akan) atasnya hingga sore. "3

Pembabasdn 2:

\flaktu-\fl aktu Terbaik untuk Membaca al-Qur-an.-P'"t'

Ketahuilah bahwa bacaan yang paling utama adalah ketika shalat.

Menurut madzhab Imam asy-Syafi'i dan selainnya, bahwa lama
berdiri dalam shalat dengan bacaan yarrrgpmiaing lebih baik daripada
lama sujud dan yang lainnya.

Adapun bacaan selain dalam shalat, maka yang paling utama
adalah bacaan di waktu malam, separuh malam terakhir lebih utama
dari separuh malam pertama, se&ng bacaan antara Maghrib dan 'Isya'
lebih disukai.

Adapun bacaan di siang hari, yang paling utama adalah setelah
shalat Shubuh, tidakmakrub membaca d-Qur-an pa& waktu kapan saja
walaupun pada walrtu-waktu yang dilarang untuk mengerjakan shalat.

Adapun yang diriwayatkan oleh Ibnu Abi Dawud dari Mu'adz
bin Rifa'ah'$E dari para syaikhnya (guru-gurunya) bahwa mereka

membenci membaca al-Qur-an setelah'Ashar, karena mereka berkata

bahwa waktu tersebut adalah waktu belajar bagi orang Yahudi, hal ini
tidak bisa diterima karena tidak ada dasarnya.

t Shahiih Kitaab al-Adzfuar un f)ba'iifr,thil,Svaikh Salim al-Hilali no. 81. Riwayat ini

dha'if. Diriwavatkan oleh ad-Darimi E/+lO\, Telah menceritakan kepada kami
Muhammad bin Humaid, telah menc'eritakin kepada kami Harun bih'Abasah

dari Laits dari Thalhah bin Musharrif dari Mush'ab bin Sa'd dari Sa'ad, kemudian
ia menvebutkannva. Sava katakan: 'Sanad int dha'if temah), karena di dalamnya
ada Mrihammad 6in Hrimaid, ada yang mempermisilahkaiinya, sedang Laits bin
Abi Sulaim jelek hafalannya, rnudillis-dan kacau (hafalannya).'

346 Tilawah al-Qur-an

Hari yang paling utama a&lah; Jum'ar, Senin, Kamis dan hari
'Arafah. Dan yang paling afdbal setiap 10 hari adalah 10 hari perrama

Dzulhijjah dan 10 hari terakhir dari bulan Ramadhan. Sedang yang

paling utama dari semua bulan adalah bulan Ramadhan.

Pembabasan 3:

Adab Mengkhatamkan al-Qur-an dan Hal-Hal yang
Berkaitan dengannya.

Sebagaimana yang telah disebutkan bahwa disukai bagi yang
membaca al-Qur-an secara sendirian untuk mengkhatamkannya ddam
shalat. Selain dalam shalat, atau mengkhatamkannya secara bersama-
sama, maka disukai melakukannya pada awal malam atau di pagi hari.

Dan disukai berpuasa pada hari khatam, kecuali jika bertepatan
dengan hari yang dilarang oleh syara' berpuasa padanya.

Disebutkan dengan jalan yang shahih dari Thalhah bin Mtsharrif,
al-Musayyab bin Rafi', Habib bin Abi Tsabit seorang Tabi'in dari Kufah
-setnogd Alldb mqahmati mereka setnua- bahwa mereka berpuasa pada
hari mereka mengkhatamkan d-Qur-an.

Disunnahkan menghadiri majlis tempar khatam, baik yang sudah
lancar membacanya ataupun belum.

HADTTS NO. 3os (SHAHTH)

Sebagaiman^ yxLgtelah kami riwayatkan ddam Shahih al-Bukhai
dan Shahih Muslimz

o t t ?.
gtPu),uo itt StTt o1'
aO a

rttoiryjf

"Rasulullah ffi memerintahkan wanita-wanita haidh unruk keluar

pada hari raya'Ied agar mereka menyaksikan kebajikan dan do'a
kaum muslimin.'a

1 Slwhiih Kitd*b al-Adzkaar ua Dlu'ii{ub4syaikh Salim al-Hilali (no. 224). Diriwayatkan
oleh al-Bukhai @,/463464 - fai-lu[ naard, Muslim (no. fbQ.

Tilawah al-Qur-an

HADITS NO. 306 (DHA',rF)

Kami telah meriwayatkan dalam Musnad ad-Darimi dari Ibnu

'Abbas $tz

stri $tp,ii7iu erVt*.ti)q3fuoG itl'
pi'#, U.\:r4ryj c cps, rr&'i.,
ot

"Bahwa sesungguhni, i" (tbrrr'Abb; menyuruh salah seorang

mengawasi orang )ang sedang mernbaca dQur-an, k€tika sudah khararn

ia memberitahu Ibnu 'Abbas r#,, dan beliau menghadirinya."5

HADTTS NO. 307 (SHAHTH)

Telah diriwayatkan oleh Ibnu Abi Dawud dengan dua sanad yang
keduanya shahih dari Qatadah (seorang Tabi'in dan Imam) sahabat Anas

S, ia berkata:

' .bi ) i;rt'&'€ tst46 euu i.t Ut og'

"Anas bin Malik *S apabila khatam (menamatkan al-Qur-an),
ia mengumpulkan keluarganya lalu berdo'a."6

5 Sbdhiih Kitaab al-Adzhaar wa Dha'iifubu, Svaikh Salim al-Hilali no. 82. Riwayat ini
mamufdha'if0emah). Diriwavatkan-oleh ail-Darimi fiV458): Telah menceritakan
t .p"ldi karrii S"hi"ian bin F{arb, telah menceriukan'kepadi kami Shalih al-Marri
daii Qatadah darinya densan laf.azhnya. Saya katakan! 'Sanad ini dha'if, karena
di dali'mnya terdap'ar Shalih al-Marri 6in nalyir bin \U[adi', Abu Basyr ai-Bashri
al-Qash, dia addahtha' if.

6 Shahiih Kitaab al-Adzkaar ua Dba'iifubu. Svaikh Salim al-Hilali no.225. Riwayat
iru nauquf shahih.Diiwayatkan oleli tUnir AUi Dawud dalam Kitazbul uasbaabif,
kemudia'n dishahihkari oleh penulis dan al-Hafizh irt t^a+r, sebagaimana

ii*ir"tvane disebu*an dalam al-Futuuhaat ar-Rabbaaniwah (fr/244\. Sava katakan bahwa

ini telah diriwavatkan denean rnarfu'. biriiavatlian .ileh .4,b, Nu'aim
datai Hilyatul Auli'ya' Nl./2@\,dan-dari ialinnya, al-Bfiaqi dalam Syu'abul Iman
I/352/ A\, Abu Nu aini berkad: " Ghaib dari hidits Mus'ir." Al-Baihaqi berkata:

"ljcaoan bahwa hadits tersebut narfu'adalahuaham. dalam sanadnva adi beberapa

kesa;iilan. vane benar adalah riwivat Ibnul Mubarak dari Anas'rnauaufs"mpl"i
Arias.l' A{-ilafizh berkata, sebaqaimana yang terdapat dalam al-FutitihaatZr-

Rabbaaniwah 0JJ^/245 dan 247\z'Dalam ianailnya tdrdapat kelemahan atau ada

perawi t liilik.irrl". &n yane beiur adalah nasaufianoai Airas.' Saya katakan: "Oleh
iebab iru ielaslah bahwa'ha&ts tersebut nauqilxbaiaimana dikatakan penulis dan

irnam-irnah lainnya-n Dan telah diriwayatkan ilari banvak ialan dari Tsabit-d-Bannani,

Qatadah dan Ibiu 'Athiyyah dari Airas, sebagaimaia y;ng terdapat dalan az'Zuhd

348 Tilawah al-Qur-an

HADTTS NO. 308 (SHAHTH)

Telah diriwayatkan d.rBm sanad-sanad yang shahih dari al-Hakam
bin 'Utaibah -seorang Tabi'in- ia berkata: "Mujahid dan 'Ubadah bin
Abi Lubabah diutus kepadaku, Ialu keduanya berkata:

d.6:;-loltsrt,oliir oi etrfuq, e$ r;Lrf U1'

f tti

'lTrA'

'Sesungguhnya kami diutus kepadamu karena kami ingin meng-
khatamkan bacaan al-Qur-an, karena do'a ketika khatam al-Qur-an
di ijabah (dikabulkan)."'7

Dan dalam beberapa riwayatny e yulgshahih:

* Jfto zliv rr^i'jt o1 :Jte,- ok ffrr'

'.gTrA'

"Dan bahwasanya biasa dikatakan: 'sesungguhnya rahmat itu turun
ketika mengkhatamkan al-Qur-an."'

HADTTS NO. 3oe (SHAHTH)

Kami telah meriwayatkan dengan sanad yang shahih dari Mujahid,
ia berkata:

't;'jt ,)f ,o js'fi,oT,al' &'r,b o'Ji,$n-fit?.

"Mereka berkumpul ketika mengkhatamkan al-Qur-an, mereka
berkata: 'Ketika itu rahmat turun."'8

(no. 809) karva Ibnul Mubarak. al-Mushannaf(no. 10087) karva Ibnu Abi Svaibah.

dan @jaamhl Lail (no.1O9) kaiya Ibnu Nasfu) Fadhaz-dul Qir.*o (8B) karia Abu

'tlbaid, Fadhaa-iJul Q4raan Q/74/B) karya Ibnudh Dhurais daa Fad$aa-ilul Qar-aan
(83-86) oleh al-Firyabi.
Sbdhiih Kitaab al-Adzhaar au Dba'iifubu, Svaikh Salim al-Hilali no.226. Riwayat
ini shahih. Sebasaimana dikatakan benulis. Diriwayatkan oleh Ibnu Abi SvaiSah
dalanal-Musbannzf (no.1OO89), Abu'Ubaid dalarnFidhaa-ilulQur-aan (8A), ibnudh
D(8h8-u9r2a)isdadenJaand-FDaaihriamai-iJpu,/l4Q70ir)-.aan Q/75/ A),al-Firyabi dalarrFadhaa-ilul' qur-aan
Shdhiih Kita4b al-Adzkaar an Dba'iifuhu, Syaikh Salim al-Hilali no. 227 . F.liwayat
ini shahih, sebagaimana yang dikatakan penulis.

Tilawah al-Qur-an 349

Pembabasan 4:

Hukum Berdo'a setelah Khatam al-Qur-an.

Disunnahkan dengan sunnab mu-akkadab (sarirgart ditekankan)
berdo' a ketika khatam sebagaiman yangtelah kami sebutkan.

^

HADITS NO.31o (DHA',rF)

Kami telah meriwayatkan dalam Musnad. ad,-Darimi dariHumaid
al-A'raj trM, ia berkata:

;.ei,kjlT *rtt y.bi )i, $1 ,$s ut'i,ttl u.

'Barangsiap e y{Lgmembaca al-Qur-an kemudian berdo'a, maka
do'anya diaminkan oleh empat ribu Malaikat."e

Hendaknya memohon dengan penuh kerendahan dalam do'anya,

berdo'a dengan hal-hal yang penting disenai d.rgrt bahasa yang ringkas,

dan hendaknya do'a tersebut berkaitan dengan urusan akhirat atau
unrsan kaum muslimin, kebaikan para penguasa serta semua aparatnye,
dan agar mereka selalu mendapat taufiq untuk senantiasa berada dalam
ketaatan, agar mereka terhindar dari penyelewengan, agar mereka
selalu tolong-menolong dalam kebaikan dan takwa, menegakkan

kebenaran, bersatu dalam membelanya dan agar mereka seldu mendapat

pertolongan dalam menghadapi musuh-musuh agama dan segenap
orang yang durhaka.

Saya telah menyebutkan beberapa hal diantaranya dalam Aadaa.bul

Qunaa', dan saya telah menyebutkan do'a-do'a ringkas di dalamnya.
Bagi yang ingin, hendaklah menukil darinya.

Dan ketika selesai khatam, disunnahkan langsung memulai dari
awal lagi, karena hal tersebut disukai oleh para Salaf.

e Sbabiih Kitaab al-Adzkaarau Dha'iifabz, Syaikh Sdim al-Hilali no. 83. Hadits ini
maathu'(temutus) dan lemah. diriwairatkan bleh ad-Darimi fi/470\. Telah berkata

keo'a& kl*i 'Arrir bin Hammad. f6tatr berkaa kepada kami Oai'ah bin Suwaid

d"iirry" dengan lafazh tersebut. Saya katakan: 'Atsai ini terpunri, sanadnya dha'if,
kareria Qazrah bin Suwaid lemah.'

Tilawah al-Qur-an

HADTTS NO.311 (DHA'IF)
Alasan mereka adalah hadits bahwa Rasulullah ffi bersabda:

" {v,},,r'Sa, Jw\\'p.

"sebaik-baik amal adalah al-Hallu dm ar-Rihlab.l
Beliau ditanya: 'Apa yang dimaksud dengan al'Halludatar'Rihlah?'

Beliau menjawab:

'.'ubtgTyl' LY,.'

'Memulai membaca al-Qur-an dan mengkhatamkann yt.""o

Pembahasan 5:

Orang yang Tidur sebelum Membaca Hizib dan Kebiasaan
\[iridnya.

HADTTS NO. 312 (SHAHIH)

Kami telah meriwtyatken dalam Sbabih Muslim darri 'Umar bin

E:a1-Khaththab 4;,, ia berkata: "Telah bersabda Rasulullah

ii.6t?F ,au *:r!'-f 't1,6ilr u q? * ?6 u'
;ir;i!,,
.
r 4?j 6fis'i'6', .;sbt iQi 6y'c

'Barangpiap yutgtenidur sebelum membaca hizibnya (salah satu
fenis dzikir)^atau sesu:rtu daripadanya,ldu ia membac^ny^afiara
shalat Shubuh dan shalat Zhuhur, maka dicatat baginya sama dengan

membacanya di malam hari."'ll

to Sbrtiih Kiraabal-Adzkazran Dba'iifubu,Syikhsalim al-Hilali no. 84. Hadits ini
dha'if. diriwayatkan oleh at -Tirmidzi QS+8\,dari hadits Ibnu 'Abbas. Juga diriwa-
yatkan oleh it-Tirmidzi (no. 2948), ad-Daiimi (no. 3476), dariZuraraE bin Abi
A"fa" ia ddak menyebutkan Ibnu 'Abbas. Prutna, *:tirmidzi mengatakan: 'Hadits
ini sbarib. kami tidak mensetahuinya dari hadits Ibnu 'Abbas kEcuali dari ialan
ini.'tetaoi sanadnva tidak ktat.' Savi katakan: "Yaitu sebasaimana vang peitulis

kaiaka"lbahwa tdpik pembicaraarriya.addah al-Marri, dan Jia dha'iftebigaimana

yang telah disebufkan.

tt Slahiih Kitadb al-Adzlzn an Dha'i{uhu, Syaikh Salim al-Hilali to. 228. Diriwayatkan
oleh Muslim (no.747).

Tilawah al-Qur-an 351

Pembabasan 6:

Perintah Meniaga Hafalan al-Qur-an dan Peringatan bagi
Siapa yang Melupakannya.

HADTTS NO. 313 (SHAHTH)

Kami telah meriwayatkan dalam Sbahib al-Bukbari dan Shahih

Muslim dari Abu Musa al-Asy'ari +&, dari Nabi H, beliau bersabda:

'FtJ.-.1it,tJi p0&.
6. t eit? ,tfipr rj6 riltrr"
J.err,.

t:wla / ,
'to$.

'.r+li; 11 JjI'

'Hendaklah kalian menjaga al-Qur-an ini, karena demi Allah yang
jiwa Muhammad berada di tangan-Ny", ia lebih cepat hilang

dibanding unta yang lepas dari tambatannya.""

HADTTS NO. 314 (SHAHTH)
Kami juga telah meriwayatkan dalam asb-Sbahihain, d*ilbmt

'IJmar c$fi, bahwa Rasulullah ffi bersabda:

'J:lG ;s1 ,diiit

"Perumpamaan orang yang mengh"f"l adalah seperti
unta yang terikat, jika ia menjaganya, ia a"lk-aQn.rrrc-taanp memegangpya

(memilikinya), dan jika ia melepaskannya maka iapun akan
pergi ftilang)." tl

HADITS NO. 31s (DHA',IF)

Kami telah meriwaya*an dalam kitab Abu Dawud dan at-Tirmidzi

# #dari Anas ia berkata: nRasulullah telah bersabda:

12 Sluhiih Kitaab al-Ad,zleaar un Dlw'iifuhu,syaikh Salim al-Hilali no.229. Diriwayatkan

lt oleh al-Bukhari QX/79-Fat-bul Baar! din Muslim (no. 791). 230. Diriwayatkan
Slahiib Kitaabal-Ad,zlzarua Dba'iifuhaSyaikh Salim al-Hilali no.

oleh al-Bukhari $./79-Fat-bul Eaar) din tvtuslim (no. 789).

Tilawah al-Qur-an

t,h jt Q "ilir.uir,P 4t't'if.nb'.b i'
i'Pi Qi tl'#,it Q'-i\ ;e'cc i ), r,.al

'' W j,y,rW::iy\llTyr' erin

"Diperlihatkan kepadaku pahala ummatku hingga pahala kotoran
yang dikeluarkan seseorang dari masjid, kemudian diperlihatkan
kepadaku dosadosa ummatku maka aku tidak melihat dosa yang
lebih besar dari dosa satu surat atau satu ayet y^ngdiberikan
(dihafal) seseorang lalu dilupakannya. " 1o

Hadits ini dibicarakan oleh at-Tirmidzi.

HADITS NO. 316 (DHA',IF)

Kami telah meriwayatkan dalam Sunan Abi Dauud dar. Musnad

ad-Darimidari Sa'ad bin 'Ubadah..S dari Nabi ffi,i^ bersabda:

'?&t yqt ?i Jvi ir' e ;{a,-; 'rj ,i.

"tyit
"Barangsiapa y$Lgtelah menghafal al-Qur-an kemudian ia

melupakannya; maka ia akan menemui Allah pada hari Kiamat

dalam keadaan terputus."ls

to xit ob at-Adzkaar wa Dba'iifuhz, Syaikh Salim al-Hilali no. 85. Hadits ini

Shohiih

dha'if, diriwayatkan oleh Abu Dawud (nb. 5031), at-Tirmidzi (no. 2916),Ibnu
Khuzaimah (no. t297),dari ialan 'AMul r$fahhab bin al-Hakam al-\tfaraq al-Baghdadi:
Telah menceritakan kepada kami 'Abdul Maiid bin 'Abdil 'Aziz darl lbnu luraii
dari al-Muththalib bin tlanthab dari Anas, diiberkam 'Telah bersabda Rasulullafr
ffi (kemudian ia menyebutkan hadits tersebut).' At-Tirmi&i berkata: 'Hadits ini
bl** ill*ylsglb*a;iibib,,kkaammii ddak meigetahuinya kecuali dd"*ri ini, telah diteliti oleh Muhammad

6bbirennrkIlsamtaa:'il",.Sitaavtaridtaidkamkemneemnuekeatanhnuyai ,.bbaaahbhw"kkaaana'm.mlq-eeMe_nnusgga1-tnnhqggtgslgaaafpipbn.yy-naballingshb'daAnnibb!d."|'ill,Ml[ayuhhhaaommemrmnaaadchl
ySaanhgabmatenNngganhbaaio.dfirfiEnri i.,.EkkhneuuctubDaaalhin^pNIer\raarkkDbaairttaaf,a9f3in,,!n\iyy;a1b:,"eTrekalatha:
meennddeennsgar idlaa.ri salah sr.eoor-"a"nrsg
meenncceenrtiaiikkaann kKeepaodaaKkuu oraanngf

lDjaan savya mmeenncdlee.n"En'ga'r?rarr'A'AMMuulhlhhhaainin 'AMirrihman beerrkkaatata.'.n" KIlaami ttii_ddaak- menegetahui

bahwa'al-Mtvtuutthhtthhaaf[,b, pernah mendengar dari salah seorane Sahabat Nabi ffi9..'A6bdul[lah
berkata: 'Ali bin al-Madlri m9ryi*g[34
Anas.' Saya katakan: 'Bahwa H;di6 ini dhhlaay'if"asle-b],aIgua+imfiaanlaib pernah me;n{engT da{i
yang mereka kat-akan.'

ls Shdhiih Kitaab al-Adzkaar ana Dba'iifuba, Syikh Salim al-Hilali no. 86. Hadits ini

dha'if, diriwayatkan oleh Abu Dawud (no.'1474\: Telah menceritakan kepada kami

Muhammad 6in al-'Ala': Telah mengabarkan kepada kami Ibnu Idris, dari Zaid
bin Abi Zivd
dari 'Isa bin Fa-i4 dariSa'ad bin 'Ubadah, ia berkata: Telah bersabda
Resulullah'itr (ldu ia menyebutkan hadits tersebut). Saya katakan: nsanad ini dha'if,

Tilawah al-Qur-an 3s3

Pembabasan 7:

Beberapa Masalah dan Etika yang Harus Diperhatikan oleh
Para Qari' (Orang yang Membaca al-Qur-an).

Hal tersebut banyak sekali, kami menyebutkan diantaranya
tanpa menyebut dalil-dalilnya karena sudah jelas, juga karena takut
terlalu panjang dan membosankan.

Hal paling pertama yang diperintahkan adalah ikhlas dalam
membacanya, bahwa yang diinginkan adalah ridha Allah Sii, dan
hendaknya ia tidak bermaksud untuk mendapatkan sesuatu selain itu.

Hendaknya di" **irgr sopan santun terhadap alQur-an, meyakini

bahwa ia sedang bermunajat kepada Rabb-nya, membaca Kitab-Nya,
lalu ia membacanya seperti orang yang sedang melihat Allah, karena

seandainya ia tidak melihatnya, maka sesungguhnya Allah pasti

melihat dia.

Ketika akan memulai tilawah, hendaknya membersihkan mulut
dengan bersiwak atau yang lainnya. Dan yang paling baik digunakan
adalah dahan atau pohon arok, tetapi boleh juga mengunakan selainnya
selama bisa membersihkan mulut.

Mengenai sahnya bersiwak dengan menggunakan dahan atau
pohon tumbuh-rumbuhan kasar, ada tiga pen&pat menurut madzhab
Syafi'i, yang paling maqyhur menurut mereka bahwa hd itu tidak sah.
Yang kedua sah, dan yang ketiga juga sah ketika tidak ada yang lain,
dan tidak sah manakabadayang lain.

Ketika bersiwak hendaknya memulai dari sebelah kanan dengan
niat mengikuti Sunnah.

lrarena di dalamnva ter&oat tiea 'ilht kacat\. Pquma: Yazid bin Abi Zivad" vaitu
Abu'Abdirrahmin al-Haivimiaddah ieorairs yans dha'if. hafalannvi b"tirb"h

a*ala sudah malalu mendensar dari vans lainnd.'Kdtat 'Isa bin Fa-i4 dilak dikenal.
Kaiga: Terputusnya sanad aitara'f:" bI" Fa-ia dan Sa'ad bin'Ubadah, karena 'Isa
tidfi pernah mendenear dari Sa'ad bin 'Ubadah dan iuea ddak oernah mendapatinya
(tidali hiduo di zam"annva). Oleh sebab itu tbnri'Abdil B'arr menvatalianni,a
iebasaiman^a disebutkaridllam at-Tabdziib Nlll/22n Hal tersebrit diperktiat
olehnya bahwa Syu'bah meriwayatkannya ilari Yazid bin Abi Ziyad,dari 'Isa,

dari seseorans. daii Sa'ad bin 'Ub;dah deriean lafazh tersebut. Diriniayatkan oleh
'toVletfhe+(lh- aaldid-D-aIrbimnui "fiAVb4d37ili\a.IhbnaritNh-aTshharhhdaalne-mdOa)itiamamriuwl alylaaitl
Ahmad ho.74\.
Diikuti hhr"r'.I

({/285),lalu ia menyebutkan orang (perawi) yang ter&pat antara 'Isa'dan Sa'ad.

354 Tilawah al-Qur-an

Sebagian sahabat kami mengatakan bahwa ketika bersiwak,

hendaklah membaca:

, tptlr ?'r1 u 4d ulq pll',

"Ya Allah, berkahilah aku dengannya wahai (Rabb) Y*g Maha-

penyayang diantara sekalian penyayang. "

Ketika bersiwak, hendaknya membersihkan bagian luar dan

brgr* dalam gigi, menggosokkan siwak pada ujung-ujmg ggr, pangkal

gigi geraham, langit-langit mulutnya dengan lembut.

Menggunakan siwak yang sedang, tidak terlalu keras dan juga
tidak terlalu lunak, jika terlalu keras hendaknya dibasahi dengan air.

Jika mulut terkena najis berupa-darah atau yang lainnya, maka
makruh baginya membaca al-Qur-an sebelum mencucinya. Mengenai

apakah hal itu haram, dalam hal ini ada dua pendapat para ulama,

yang paling kuat di antara keduanya bahwa hal tersebut tidak haram.
Dan masalah ini telah diterangkan pada awal kitab ini.

Dalam bab ini masih ada beberapa,helymgbelum disebutkan,
tetapi telah saya sebutkan pada awal kitab.

Oorg yang sedang membaca alQur-an hendaknya dalam keadaan

khuqnr', penuh penghayatan dan tenang, karena hal inilah yang menjadi
tujuan yang dimaksud. Dengan kea&an tersebut dada menjadi lapang

dan hati akan menjadi bersinar. Dalil-dalil akan hal ini tak terhitung
jumlahnya dan tidak perlu disebutkan karena telah masyhur.

Sekelompok Salaf membaca satu ayat dalam satu malam atau
sebagian besar dari malam tersebut disertai renungan yang mendalam,
sekelompok lain pingsan ftarena mereka menghayati kandungan ayat-

ayat tenebut secara menddarrrr), d* j.rg, tidak sedikit di antara mereka

yang meninggal dunia.

Disunnahkan menangis atau pura-pura menangs bagi yang tidak
sanggup menangis, karena menangis ketika sedang membaca al-Qur-an
merupakan sifat orang arif, dan merupakan syi'ar hamba-hamba Allah
yang shalih.

Firman Allah Sd:

Tilawah al-Qur-an 355

rG#a;:r;:lkoG,\'a:r;

"Dan ntseka mm.yungku, ou, *uko mqeka **Ut mmangis dan

mereha bmambah khusyui " (QS. Al-Israa': 109)

Dan saya telah menyebutkan pengaruh hal tersebut dalam

at-Tibyaan fii Addadbi Hamlatil Qur-aan.

Syaikh Ibrahim al-Khawwash +$l berkata: "Yang dapat menyem-
buhkan penyakit hati ada lima, membaca al-Qur-an disertai tadabbur,

mengosongkan perut (b*yrk melakukan prxrsa su*ah-*), Qiaamul

Lail, mrnajat di waktu sahur dan benahabat dengan orang-orang shalih."

Membaca al-Qur-an dengan melihat mush-haf (al-Qur-an) lebih

utama dari membacenye.dengan hafalan, demikian yang dikatakan oleh

sahabat-sahabat kami dan hal ini sangat masyhur di kalangan Salaf ,#.

Tetapi hal ini tidak mutlak, karena jika seorangyarlgmembaca
al-Qur-an dengan hafalan dapat lebih mentadabburi dan memikirkan
maknanya daripada dia membacanya dengan mush-haf, maka ketika
itu membaca dengan hafalan lebih utama, dan kalau keduanya sama;
maka yang lebih utama addah membaca dengan mush-haf. Hal ini yang

dimaksud oleh para ulama Salaf.

Terdapat beberapa attentangkzutamaan meninggikan

suara dan merendahkannya ketika membaca. Para ulama berpendapat

bahwa untuk memadukan dua pendapat tersebut, membaca dengan

suara rendah lebih selamat dari riya', maka hal ini lebih utama bagi

siapa yang takut dan khawatir terjerumus ke dalam riya', tetapi apabila

dia tidak khawatir akan riya', maka membaca dengan suara keras lebih

utama dengan syarat dia tidak mengganggu orang lain, seperti orang

yang shalat disekitarnya, orang tidur dan sebagainya.

Alasan kzutamaan membaca d.rSnr suara keras, karena manfaatnya

bisa dinikmati orang lain, bisa menggugah hati si pembaca, memfokuskan

pikiran dan pendelngaranrrya terhadap bacaan, menghilangkan rasa
kantuk serta menambah semangat. Selain itu, dapat menyadarkan orang
lain dari tidur dan kelalaian. Kalau hal ini yang mendorongnya, maka
membaca dengan suara keras lebih utama.

Disunnahkan untuk memperindah suara selama tidak keluar &ri

batasan/kaidah membaca dengan urtil (membaca dengan suara pelan

dan teratur). Maka, ketika ia berlebihan dalam membaca dimana dia

Tilawah al-Qur-an

menambah atau mengurangi salah satu huruf, hal tersebut ketika itu
hukumnya haram. Membaca dengan melagu hukumnya sama dengan
yang telah disebutkan di atas.

Hadits-hadits tentang memperindah suara ketika membaca al-
Qur-an banyak disebutkan ddam Sbahih al-Bukbari d^n Sbdhih Muslirn
serta yang lainnya. Dan hal ini telah saya sebutkan dalam Aadaabul

Qira*ab.

Disunnahkan juga ketika memulai bacaan di pertengahan surat

agar memulainya dari awal satu masalah yang berkaitan antarayang

satu dengan yang lain. Demikian pula ketika berhenti, agar berhenti

pada akhir satu masalah yang berkaitan satu dengan yang
lain, tanpa terikat dengan akhir atau a^wraltlejru^zya. nKgarena kebanyakan

diantaranya terdapat di pertengahan masalah atau akhir suatu masalah.

Dan hendaklah tidak mengikuti kebanyakan orang yang mengamalkan

perbuatan tersebut, sebagaiman^ yxLgdikatakan oleh Abu'Ali al-Fadhil

bin 'Iyadh S. "Janganlah engkau menjauhi petunjuk lant-aran sedikit
orang yang mengikutinya dan jangan tertipu dengan banyaknya

pengikut kebathilan."

Oleh sebab itu, para ulama berpendapat bahwa membaca satu
surat diantara surat-surat panjang dengan sempurna lebih utama
daripada membaca sebagian, karena terkadang keterkaitan antarayang
satu dengan yang lainnya tidak diketahui oleh kebanyakan manusia.

Pembabasdn 8:

Hukum Membaca Surat al-An'aam pada Malam Ketuiuh

dalam Shalat Tarawih.-P'"'

Termasuk di antara bid'ah yang munkar, apa yang dilakukan
oleh sebagian orang jahil dalam mengimami kaum muslimin ketika
shalat Tarawih yaitu membaca surat al-An'aam secara sempurna pada
raka'at terakhir di malam ketujuh dengan keyakinan bahwa hal tersebut
termasuk sunnah, mereka menyangka bahwa surat tersebut turun
sekaligus. Dari perbuatan seperti itu, mereka melakukan berbagai
kemunkaran:

1. Keyakinan bahwa hal itu sunnah.

) Mengajarkan pemahaman keliru kepada orang awam, bahwa hal

itu sunnah, padahal bukan.

Tilawah al-Qur-an 357

3. Memanjangkan rakaat kedua &ripada rakaat pertama.
4. Membuat bosan para makmum.
6. Kekacauan bacaan.
7. Sengejamemendekkan rakaat-rakaat sebelumnya.

Pembabasdn 9:

Hukum Menyebutkan Nama Surat dan Qira-ah Seseorang."'''
Boleh menyebutkan surat al-Baqarah, surat Ali 'Imran, surar

an-Nisaa', surat al-Ankabuut, demikian pula yang lainnya, hal tersebut
tidak ada yang membencinya.

Sebagian ulama Salaf mengatakan: "Hal tersebut makruh, tetapi
hanya disebutkan surat-surat yang didalamnya disebut al-Baqarah, dan
yang di dalamnya disebut an-Nisaa', demikian pula yang lain."

Yang benar adalah yang pertama, ini adalah pendapat Jumhur

EUlama dahulu maupun sekarang. Hadits-hadits dari Rasulullah

mengenai hal ini tak terhitung jumlahnya, demikian pula atsar dari
para Sahabat dan ummat setelah mereka.

Juga tidak makruh mengatakan ini adalah qira-ah (bacaan) Abu
'Amr, qira-ah Ibnu Katsir dan sebagainya. Inilah pendapat yang shahih
dan terpilih yang diamalkan oleh ulama Salaf dan ulama Khalaf, tanpa

a.da. y ang men gingka rirry a.

Disebutkan dari Ibrahim an-Nakha'i bahwa ia berkata: "Mereka
membenci cara'si fulan dan bacaan si fulan." Tetapi yang benar adalah
apa y^tgtelah kami sebutkan.

Pembabasan 70:

Hukum Mengatakan Lupa terhadap Ayat atau Surat

al-Qur-an.-Pe"t

Dimakruhkan mengatakan: "Saya lupa ayat ini" atau, "Saya lupa
surat ini," tetapi hendaklah mengatakan: "Saya telah dilupakan mengenai
ayat atilr surat tersebut, atau telah hilang dariku."

358 Tilawah al-Qur-an

HADTTS NO. 317 (SHAHTH)

Kami telah meriwayatkan dalam Shahib al-Bukhari dan Shahih

#Muslimdari Ibnu Mas'ud ia berkata : Rasulull^h ffi telah bersabda:

q;s'si" .';;'$',)J.,1 i?3 $? q i'-fr1'

Janganlah salah seorang diantara kalian mengatakan: 'Saya telah

lupa ayat ini dan ini,' tetapi ia telah dijadikan lupa."'16

Juga diriwayatkan dalam asb-Shahihain:

'Ji. ,'d,s'r',.# ltl ry,i*oteg\.1:#4's'

"Alangkah jeleknya ucapan seseorang yang mengatakan: 'Saya telah
lltpe ayat begini dan begini', tetapi ia telah dijadikan lupa."

HADTTS NO.318 (SHAHTH)

Juga diriwayatkan dalam asb-sbabihain dari 'Aisyah Br, , bahwa

ENabi mendengar seoreng laki-laki membaca al-Qur-an,lalu beliau

bersabda:

.qlbi\1 *4Gfti'ri),hr t i'

i *t"semoga Allah merahmatinya, sungguh t.l"h mengingatt t

satu ayat yang aku telah dijadikan lupa."l7

Dalam satu riwayat dalam ash-Sbabih:

..{#;ii*.

"Aku telah dilupakan olehnya."

" Shohiih Kitaab alAdzhaar ua Dba'iifuht, Syaikh Salim al-Hilali no.23l. Diriwayatkan

oleh al-Bukhari 8X/79- Fat-bul Baan) daiL Muslim (no. 790).
17 Sbahiih Kiraab al-Adzkaarua Dba'iifi.thu,Syaikh Salim al-Hilali no.232. Diriwayatkan

oleh al-Bukhari (IV85 dan 87- Fit-but Eaar) dan Muslim (no.788).

Tilawah al-Qur-an

Pembahasan 17:

Adab Membaca al-Qur-an.

Ketahuilah bahwa adab membaca al-Qur-an serta bacaannya
tidak mungkin dimuarhanyadalam beberapa jilid, tetapi kami ingin
menunjukkan beberapa hal penting yang berkaitan dengan apa yang
telah kami sebutkan secara ringkas.

Kami telah menyebutkan pada pembahasan yang lalu di permu-
laan kitab ini sebagian kecil dari adab-adab orang yang berdzikir.

Dan tentang orang yang membaca al-Qur-an, juga telah disebutkan
beberapa adab yang berkaitan dengan bacaan pada bab Bacaan-bacaan
dalam Shalat.

Kami juga telah menyebutkan secara rinci pada kitab at-Tib*,

fiiAddrubi Hamktil Qar-aanbagi siapa yang ingn kaerangan tambahan.
lVabillaahit taufilq, ua Hua hasbii wa Ni'mal W'akiil.

Pembabasan 72:

Membaca al-Qur-an adalah Dzikir yang Paling I-Itama.-P'"'

Ketahuilah bahwa membaca al-Qur-an adalah bentuk dzikir

yang paling utama -sebagaimanaymgtelah kami sebutkan-. Oleh sebab

itu, sepantasnya dilakukan secara berkesinambungan, tidak ada hari
atau malam berlalu tanpa membaca al-Qur-an, dan seseorang sudah

mendapat pahala bacaan meski hanya membaca beberapa ayat.

HADTTS NO.31e (SHAHTH)
Kami telah meriwayatkan dalam kitab milik Ibnus Sunni dari

Anas 4b, bahwa Rasulullah ffi bersabda:

.i\i43q,{t' .4*z'g,',lt-L''eU;i*?'6JU-T)t,:;roV';lr'ta't,i,r'!y'qU' t'ye'o?S'::itIiuitllerL-fi/l?itt*UU,yt".

360 Tilawah al-Qur-an

"Barangpiapay{Lgmembaca 50 ryat dalam sehari semalam, maka

ia tidak dicatat sebagai orang yanglili. Barangsiapa membaca

100 ayat, ia dicatat sebagai orang ymgqanitb G""0. Barangsiapa
membaca 2OO ayar, ia tidak akan dibantah oleh al-Qur-an pada

hari Kiamat. Dan barangsiapa membaca 500 ayat, maka dicatat

baginya perbendah ar aan harta berupa pahala. lE
"

Dalam sebuah riwayat: "Barangsiapa membaca 40 ayat," sebagai
ganti dari "50 ayat." Dalam riwayat lain: "20 ayar."

Dan dalam satu riwayat dari Abu Hurairah *$ia, ia berkata:

"Rasulullah M, rcIah bersabda:

'ryni' i/s-d/ c ,o71, i avj';* rj ,v'

'Barangsiapa membaca 10 ayart, i^ tidak dicatat sebagai orang
yang lalai."'

Mengenai hal ini, banyak hadits disebutkan semacamnya.

Kami telah meriwayatkan banyak hadits tentang bacaan surat
dalam sehari semalam, diantaranya; surat Yaasiin, surat al-Mulk, surat
al-Vaaqi'ah dan surat ad-Dhukhaan.

HADITS NO. 320 (DHA',IF)

Dari Abu Hurairah rS dari Rasulullah H,:

ii'ii| y',.irr ua-l etl;.l ,il$ e (.rr.) fj e.
a// .rr.

"Barangpiapa membaca surat Yaasiin ddam sehari semalam dalam

rangka mencari ridha Allah, maka diampuni dosanya.""

HADITS NO. 321(DH.A',IF)

Dalam riwayat lain baginya:

" Sbobiih Kitaab at-Adzlezar wa Dha'iifubz. Svaikh Salim al-Hilali no.233. Hadits ini

shahih denean banvak svahidnva. Diriwav"tkan oleh Ibnus Sunni dalam'Amalul

Yaami ualLilah 6ro. eiO\ &nian sanad riane dha'if. riwavat kedua denean no.67l,

iuga sanadnya dhalif. Tetipi balgi ked"anya bianyak iyahid yang diriwalatkan oleh
Syiikh kami dalam dilvsl"rdhiihd, (642-643).
te Slwhiih Kitaab al-Adzkrur ua Dln'iifuhu. Svaikh Salim al-Hilali no. 87. Hadits dha'if,
diriwayat}an oleh Ibnus Sunni dd'am 'AhalulYaumiual Laikh (no. 673) dengan
sanad j,at g dha'if.

Tilawah al-Qur-an 351

y e(r:iia'€bf, 6'oet;sr i,r'y, i?

"
"t!

"Barangsiapa membaca surat ad-Dukhaan di malam hari, maka

ia diampuni dosanya di pagi hari."20

HADITS NO. 322 (DIJA',IF)

Dalam riwey* lain dari Ibnu Mas'ud &: Aku mendengar

Rasulullah ffi bersabda:

i,y'.frt'1;uJ Y e Yt ttt i,t'r''rli,i'

"Barangsiapa membaca surat a1-'\U[aaqi'ah setiap malam, maka
ia tidak akan ditimpa kemudharatan.n 21

HADITS NO. 323 (D}J.A',IF)

Dari Jabir +*b:

,?q, *f lt'rFr,py,F tu;: '!t l?j og'

,.\q)

"Rasulullah ffiidaktidur setiap malamnya sampai beliau membaca
Alif laam miim Tanziilul Kitaa& (surat a-Sajdah) dan Tabaaraka
(surat Al-Mulk).' 2

HADTTS NO. 324 (DHA',TFJTDDAN)

Dan dari Abu Hurairah iS bahwa Rasulullah ffi bersabda:

20 Sbrtiih Kitaab al-Adzkaar an Dba'iifabu. Svaikh Salim al-Hilali no. 88. Hadits ini
dha'if, diriwayatkan oleh Ibnus S""iri aaiarir 'AmahlYaumianl Lailrt @o.673)
dengan sanad yang dha'if.

2t Shahiih KibrtdLAdzhr'4rataDba'iifahr. Svaikh Satim al-Hilali no. 89. Hadirc ini
dha'if, diriwayatkan oleh lbnus Surini ddam 'AmalalYaumiual Laihb (no.679\

iffi;ffif],r7frtXit'.0**erreyemstelahditerangkanolehsyailshkami

u Shdhiih Kitzabal-AdzhaaruaDba'iifitha, Svaikh Salim al-Hilali no. 90. Hadia ini
dha'if, diriwayatkan oleh Ibnus S"'ini ddam 'Amalal Yaumi ual Laihb (no. 67a)
dengan sanad-yang dha'if sekali.

362 Tilawah al-Qur-an

ii)uugri.;{,qyo€\?t,5yjt?6'r\|-'\&:l3>.'tri,jDaFj ,tesT',;s'rt }e|hib.i
r ):6u€ ,t'&il hi
s,,j'o,ToJTitJo'r;scr,tt,li'Jr iit. .
"y>is
iJ

*Barangsiape yrngmembaca pada malam hari ldzaa Zulzilatil

Ardhu (tz-Zelz.alah) maka baginya sama seperti membaca separuh

a(sluQrautr-aal-nK, adaafnirubuarra),nbgapgiainpyaampeamhbal^auseQpuelniYmaaeAmybyauchaasl eKpaearfei.mrupuant

al-Qur-an, dan barangsiapa membmQul HuuallaahuAhdd (al-

Ikhlash), maka baginya pahala sama dengan membaca sepertiga

al-Qur-an." 23

HADITS NO. 32s (DHA',IF)

Dalam satu riwayat :

t?fitui'C,(F.) i::1: qfir6 t?,i'
F,.:,tt o! "

'Barangsiapa membaca ayat Kursi dan awal surat Haa miim, maka
pada hari itu ia dijagt darisegala macam keburukan."2n

Hadits yang sama dengan apty^tgtelah kami sebutkan di atas
banyak sekali, tetapi yang telah disebutkan sudah cukup mewakili.

'Vdllaahil a'hm bisb Shauaab.

Bagi-Nya segala puji dan nikmat dan hanya dengan-Nya kita
mendapat taufiq serta terjage dar;i perbuatan tercela.

D Shrtiih Kitaab al-Adzleaar wa Dha'iifuba, Syaikh Salim al-Hilali no. 91. Hadits ini
dha'if sekali, diriwayatkan oleh Ibnis Sunni ddam 'Arn4lalYaumiuul l-a.ilah (684)
dengan sanad yang ilha'if sekali.

" Shrtiih Kitn4bdl-AdzknarwaDba'iifahz, Syaikh Salim al-Hilali no.92. Hadits ini

dha'if, diriwayatkan oleh Ibnus Sunii dalad AnahlYaumiual l-a.ilah (685) dengan
sanad'yang dha'if.

Tilawah al-Qur-an 353

BAB \rII

UCAPAN HAAIDALAH

(Memuji Allah S# )

Firman Allah 0#:

@ wi 3..fi 9V 5"*, ;+'';fi *

*Kaukznlah: 'segala puli bagi Alldh dzn kaejabteftan atas hamba-

hamba-Nya yang dipilih-I'lya " (QS. An-Naml: 59)

Firman-Nya:

-*v5.'#;43;il Ju3

*Dan kaukanlzh:'Sqah puji bagi Alldb, Diz akan mmtpulihatkan
kepadamu anda-tanda kebesaran-Nya.'" (QS. An-Naml: 93)

Firman-Nya:

($i$-l 6fr&'.,;tt$3

*Dan haukankb: 'segala puji bagi Alkb Yang tidak mempunyai

anak.'" (QS. Al-Israa': 111)

Firman-Nya:

ep";?t;spit

*sesungguhnya jika hamu buryukur, pasti Kami akan mmambah
(nikmat) kepadamu.' (QS. Ibrahim : 7)

U capan Hamilal ah (M.emrii Allah i*)

Dan firman-Nya: tlfi6ti'i;:yio

,, n-r, \, d,

@u';s'';

"KdrenA iiu, ingatlab kamu kEada-Ku, niscaya Aku ingat (pula)
kepadamu, dan bersyuhurlah kepada-Ku dan janganlah kamu
mmgingkari (nihmat)-Ku.' (QS. Al-Ba qara,h: 152)

Ayat-ayat yang secara jelas menunjukkan perintah mengucapkan
albamdulillaab, bersyukur kepada-Nya, serta keutamaan keduanya
banyak sekali dan sangat terkenal.

HADTTS NO. 326 (D}J.A'rF)

Kami telah meriwayatkan dalam Sunan Abi Dawud dan Sunan
Ibni Majab serra Musnad Abu 'Awanab al-Isfi.rayinl, penulis kitab

Mustakiraj 'alaa Shahib Muslim iirrfri-i, dari eb" Huiairah +0r,, dari
Rasulullah ffi bahwxanya beliau bersabda:

'.'*3i'4 *aur,9t;i I )s.q) ii'J?'

"Setiap unrsan yang tidak dimulai dengan alhamdu (pujian kepada
Allah), maka ia terputus."r

Dalam satu riwayat:

".aIl $!-{"

"Dengan alhamdulillazh." ..{$i jii .,:,Au.
Dalam riwayat lain:

"Dengan alhamdu, maka ia terputus."

Dalam riwayat lain: !urgt^i ilt

'.i:qf *t^. tvt Jt'

"Setiap uqrpan yangpadarryttidak dimulai dengan alharndulillaab,
maka ia terputus."

I Sbdbiih Kitaab al-Adzkaar an Dha'iifubu,syaikhsalim al-Hilali no. 93. Hadits ini

dha'if, akan dijelaskan pada no. 805.

Ucapan Hamdalah (Memuii Allah#)

Dalam riwayat lain:

it

)6. css J5',
'Lhlia- .4 2 a. ,- ,li

(- Jgs
t':-; I )t,fljt,i;1'jtiitr o|t
4' t'.ri

"Semua urusan ymgptdarrya tidak dimulai dengan 'bismi.llaabir
rahmaaninahiirn, " maka ia terputus."

Kami telah meriwayatkan semua lafalt-ini dalam ktrab al-Arba'iin
oleh al-Hafizh 'Abdul Qadir ar-Rahawai.2 Dan hadits ini hasan.

Telah diriwayatkan secara marcbul-sebagaimana- ymLgtelah kami
sebutkan, juga diriwayatkan secara mursal, tetapi riwayat dengan
mausbul stnadnya jayyid (bagus), dan jika hadits itu di riwayatkan
secara rnurql dan maushul, maka hukumnya maubul Inenurut Jumhur
ulama, karena ia lebih tsiqab (terpercaya), dan hal ini dapat diterima
menurutJumhur.

Arti kata d( giy laitu, ia memiliki keadaan yang dianggap penting.
a.

Arti kata 1*p1ui>\ yyatitu kurang, sedikit berkahnya. Sedangkan
(ir.t sama denga-n 1!if).

2 Ketika hadits tersebut dimkhrii oleh Syaikh kamidalanlrutaa-alGbaliiJ 0)' b"U",l
me"y"ndarL"nnya kepada as-Subki dalan Tbabaqaa.t ary'syaaf i'yy ah..V.6);, lalu, hal

ini dikritik oleh orans vanq pengetahuannya belum mendalam dl bldang rlmu
takhrii dan kaiian t"""d, ld"f,.liau"mengatak'an: "Mengapa me4yar,rdarkan kepada

ahassr-vds-us[v6iaiksiik.;hoi;ar.dki,aB"h*makle*ina,ylae;nKbdioahr-ka.atknhtniyrtad"taknetppkaietda.ar-dba"npiysiatubitnkidii,ateksredtmeirerimndtaaarsraui bkiaekrmbitaaagsbiahyi'sarn4nurg;uP-mamekhamkrunbaairt,
]i;gf, ts"f *;['li,r::hlr.Fith$["#,fb?f ltf,Hlis:i:rn:Y]: l*i
*"""al-Hafizh' ar-Raluwai densan sanadiil', hal itu karena penpuun kiab lYtanaarus hbiil
-""irU"it kepa&"ar-Rahawii, maka iika ddak^mehungkinkan menelitinya
ai-naliwai. maka menurut kaidah takhrii haruidinisbatkan kepada
dalam kitab
orans vans meriwayatirannya dari ialan ar-Rahawai. Kedua, asy-Syaikh ingin
b".dilkusi Jenean as-Subki m6neenai hukum hadits tersebut, karena as-Subki telah
L".susah oaval menshahihkan"nva' padahal sebenarnya tidak demikian' Ketiga,
d"o"t diiadikan sebasai ririukan ddam hkhrii addah semua kitab yang
sumber
me.iway'"airdr.din hidits 6ecara lengk"ap ddngan sanad-s.a'ladnya, baik k_itab biografi,
mt'iani. berbaeai makalah ataupun musnad-musnad dan setensnya- Krefiipdt,ud^k
men&ri sanadsanad vang pendelq walaupun hd itu boleh-boleh saja karena
trriri"rrrria untuk mendapatkah sa".ina kritik, yaitu sanad, baik sanad itu panjang
,rirro.rri o.rrdek. Inilah b'eberapa hal yans sempat saya koreksi dalam masalah ini,
*rti"""i^ sebenarnva ada ket'eranean te[ih llnekab dan keterangan-keterangan
t"-bfi"tr, kami mimohon ketepaian kepada Allalfpada apayangkami lakukan

dan kami ucapkan."

Ucapan Hamdalah (Memuii Aflah#) 359

Para ulama berkata 'Distrnnahkan memulai saiap karurgan (rulisan),
belajar, mengajar, berkhutbah, meminang, serta semua unrsan penting

d.rgrn alb amdulillaab."

Imam asy-Syafi'i ,+jil4 berkata: "Aku sangat menyukai agar setiap

orlrng yangmernulai khutbah atau un$an yangdiinginkannya" memulainya

dengan memuji Allah T e' ala, menyanjung-Nya serra mengucapkan

shalawat kepada Rasulullah S."

Disunnahkan membaca alhamdulillaah setiap memulai urusan
penting - sebagaimana ydng tekb disebuthan di atas-, juga disunnahkan
setelah makan, minum, bersin, ketika meminang seorang wanita,

demikian pula ketika akad nikah dan setelah keluar dari \[C.

Hal-hal tersebut akan dijelaskan secara rinci pada babnya masing-

masing, lengkap dengan dalil serta rincian masalahnya, insya Alkh.

Adapun keterangan mengenai tpe,yarrydibaca setelah keluar dari

VC, sudah dijelaskan pada babnya.

Juga disunnahkan -metnuki doryan bamdakb ketika menyusun
buku, sebagaimana yang telah disebutkan. Demikian pula ketika memulai
menpjar, kaika membaca hadits, fiqih atau yang lainnya

Ucapan hamdalah yang paling baik adalah hfazh:

"3;i6jt'q.ir il;ir"
/

"segala puji bagi Allah, Rabb r.*.r1, alam.'

Hamdalah merupakan rukun khutbah Jum'ar, rukun yarng

lainnya tidak sah sedikitpun dariny tanpa hamdalah.
^

Ucapan paling ringan yang wajib diucapkan adalah:

''ntr lt;ir

"Segala puji bagi Allah."

Lebih utama adalah menambahnya dengan sanjungan. Rincian
lebih jelasnya, adadalam buku-buku fiqih, dengan syarat harus dalam
bahasa Arab.

370 Ucapan Hamdalah (Memuii Allah#)

Pembabasan 1:

Membaca Hamdalah ketika Membuka dan Menutup Do'a.

Disunnahkan menutup do'a dengan (ucapan):

-oJEj t"qsi,r '.r;ir"

/

*segala puji bagi Allah, Rabb ,.i.rl" alam.'

Demikian pula kaika memulainya (up) dengn ucaPan:

,otui t"q.ir xi;ir

"Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam."

Allah 06 berfirman:
/-
it:+.'r;;i J1b?;|v:
@aiJr

oDan penutuP do'a mereha ialah: 'segala puji bagi Allab Rabb

sernestll. d.lAm'.o (QS. Yunus: 10)

Adapun memulai do'a dengan memuji Allah dan mengagungkan-

Nya, akan disebutkan dalilnya dari hadits shahih dalam bab Shalawat

kepada Rasulullah ffi . Insya Alkb Ta'ak.

Pembabasan 2:

Membaca Hamdalah ketika Mendapat Nikmat atau
Terlepas dari Musibah.

Disunnahkan memuii Allah ketika mendapatkan nikmat atau
hilangnya sesuatu ymgmakruD (dibenci), baik yang terjadi pada diri
sendiri, teman, ataupun kaum muslimin.

HADTTS NO. 327 (SHAHIH)

Kerrri telah meriwayatkan dalam Shahih Mor.slimdari Abu Hurairah

.S, bahwa Nabi E diberikan dua bejana berisi khamr dan susu pada

saat beliau diisrakan (diperjalankan dimalam hari), maka beliau

Ucapan Hamilalah (Memuii Allahi*)

memperhatikan keduanya, lalu mengambil bejana yang berisi susu,

maka Jibril berkata kepadanya:

io3j ,:;ar'c;i,t iJjt"o

,a:yAl ltl.ta qs.tJl oir
' ' ."dfrf

"Segala puji bagi Allah yang telah menunjukimu kepada fitrah,
seandainya engkau mengambil bejana yang berisi khamr, niscaya
u[lmatmu akan sesat."3

HADTTS NO. 328 (HASAN)

Kami telah meriwayatkan dalam kitab at-Tirmidzi dan yang

lainnya dari Abu Musa al-Asy'ari 41, bahwa Rasulullah ffi bersabda:
j6 t:Jti,s iirr
=;.At 'oG tl1"
t:,?t 6z 'r,' ;W' i :JWI I z -'{:',o-)/I) fz tg'ti
, it,
:€'S|t;
z I Jz Jtt titl! ,iW ,o-l-roi

,O-l'Jojt rg4e

eb& eq. q#.r;*ir : J65inr J:* .€pt)
o , ?. , oz to lt z z

C41 o;5a.'.lj
'.J*rdl-

"Apabila anak seorang hamba wafat, Allah berfirman kepada
para Malaikat-Nya: 'Kdian telah mewafatkan anak hamba-Ku?'
Mereka menjawab: 'Ya'. Lalu Dia berfirman: 'Kalian telah
mengambil buah hatinya?' Mereka menjawab: 'Ya.' Lalu Dia

berfirman: 'Apa yang diucapkan hamba-Ku ?'Mereka menjawab:
'Ia memuji-Mu dan selalu mengucapken istirjaa'(ucapan innaa

lilldahi ua innaa ikihi raaji'uun).' MakaAllah berfirman: 'Bangun-
kanlah untuk hamba-Ku satu rumah di dalam Surga,lalu nama-
kanlah dengan Baitul Hamdi (rumah pujian ).'"a

3 Slwhiih Kiraabdl-Adzha4run Du.'iifi.thu,Syaikh Salim al-Hilali no.234.Diriwayatkan
oleh Muslim no. 168.

1 Sbdhiih Kitaabal-AdzleaarwaDba'iifubz, Syaikh Salim al-Hilali to.235.Hadits ini
basan ligbairibi. Dikeluarkan oleh it-Tirniidzi (102G Tabfab), Ahmad (IVl415),

372 UcapanHamilalah (}N.f'erlruji Allah #)

At-Tirmidzi berkata: "Hadits ini hasan."

Hadits-hadits mengenai keutama tn hamdalah bany ak sekali dan
sangat terkenal. Pada awal kitab ini telah disebutkan sejumlah hadits
shahih mengeni fadhilah Q<eurarraan) kalimat subhaanallaab, alb am du -
lillaab dan yang sepeninya.

Pembabasdn 3:

Kalimat Puiian yang Terbaik bagi yang Bersumpah
Mengucapkan Pujian.

Para ulama muta-akbkbirin dr-i Khurasan berkata: Seandainya

seseorang bersumpah bahwa ia benar-benar akan memuji Allah dengan
kalimat pujian yang mencakup segala pujian -di antara mereka ada

yang berkata dmgan pujian yangpaling mulia-, maka cara terbaik untuk

melaksanakan sumpah tersebut yaitu dengan mengucapkan:

U.eri i.t;-'.'olro:r;-,y |re.g-'.2J1J, .i) lirii"

'Segala puji bagi Allah dengan pujian ya;ngdaprt memenuhi

semua nikmat-Nya dan men gimbangi tambahannya.'

, . Makna lsltj-l addah yang dapat memenuhi nikmat-Nya, dan makna

(oj(i) dengan huruf hamzah di akhirnye., a,rtirLya dapat menyamai

tambahan nikmat-Nya. Maksudnya, dengan pujian tersebut dapat

Ibnu Hibban (no.726), Nu'aim bin Hammad dalam Zawaa-iduz Zuhd (no. 108)

dari ialan Hammad bin Salamah, dari Abi Sinan: "Aku mengubur anakku -Sinan-
sedaie Abu Thalhah al-Khaulani duduk di sisi kuburan, tatkala aku hendak keluar,

ia meieambil tansanku. Ialu berkata: 'Maukah enekau kuberitahukan berita eembira

hai Ab"u Sinan?'lA.ku katakan: 'Tentu saja.' Ia"berkata: 'Telah menceiitakan

kepadaku adh-Dhahhak bin 'Abdirrahman bin 'Arzab dari Abu Musa al-Asy'ari,

llbahwa Rasulullah bersabda (lalu ia menyebutkan hadits tersebut). At-Tirriridzi
berkata: "Hadir ini hasan eharib.' Sava kaiakan: 'sanadnva dha'if: karena Abu

Sinan - Tsa bin Sinan- ad"tatitaninul bidix. iial barap.r"i,i) vans.fainnva tsioab
(daoat dioercava). Akan tetaoi'liadis tersebur'meriilikiidan Hii daii eb" t t"sial-
i\si''ari, bik"lir"?k"r, oleh aL-Tsaqafi dalam ats-Tvaafudat Wt5/2\ dari 'Abdul
Hdkam bin Maisarah d-Haritsi Abri Yahva" telah meirleritakair kepadikami Sufvan
dari 'Alqamah bin Murtsid dari Abu Bardah dari Abu Musa a[-Asy'ari: (Dan ia

ki-dimenyebuikannya wcara rnarfu' ). Ia berkata: 'Hadits im gbarib dad, hadits as-Tsauri,
aku iidak mendetahuinva dari ialan ini. dan diridava*an oleh adh-Dhahhdi
dari 'Abdurr"t** bih 'Arzab dan riane lainnya &ri Abu Musa.n Saya katakan:
"Sanad iial (paraperawi)nya tsiqdh,ielain al-Hirits, karena ia didha'if[an oleh ad-
Daraqutlini,iebag^aimanl y^ogt rd^p t dalam Lisaanul Miizaan (fr/].9al Hadits
terseblut dengan Eedua jalinnfa hasi, insya Alhh.

Ucapan Hamilalah (Memuii Allahi*) 373

berkedudukan sebagai ungkapan rasa syukur atas kelebihan nikmat
dan kebajikan yang dilimpahkan-Nya.

Mereka berkata "Dan sean&inya ia bersumpah untuk menyanjung

Allah dengan sanjungan yang paling bagus, maka c ra, ytngpaling

baik hendaklah ia membaca:

' .'cL;,p'41 6 ul uy Let o9( ^t,

'Aku tidak dapat menghitung pujian kepada-Mu, Engftau sebagai-
mana yang Engkau sanjungkan kepada diri-Mu sendiri.'"

Sebagian mereka menambahkan kalimat berikut di akhirnya:

[r'.r?7 S;;.Jt C!)i.

"Maka, bagi-Mu-lah segala puji sehingga Engkau ridha."

Abu Sa'ad al-Mutawalli menggambarkan masalah ini bagi siapa

yang bersumpah bahwa sesungguhnya,ia akan menyanjung Allah {k

dengan pujian yang paling mulia dan paling agung, ia menambahkan
di awal dzikir dengan kalimat 19i;t;) (Mahasuci Engkau).

HADITS NO. 329 (Dr,.A',IF)

Dari Abu Nashr at-Tammar, dari Muhammad bin an-Nadhr ai,its,
ia berkata:

#, "ytl9*z, #;t,€* er 6_ : W ?tT ()ti
:pl,Jw:'!t(iltr ;;2i5 ,ff6C.;ir ew y.
:1)5'Jier--;..J;1 q3',86'Jli'&kt ri1 riiT rj

il*,:o:;c-y i COt,e,' et edt'"; *l,Uir
'g=3r ;i,Jr eu$;{,Yi

'Adam berkata: 'Ya Rabbku, Engkau telah menyibukkan diriku
dengan mata pencaharianku, maka ajarkanlah kepadaku sesuaru
yergpadanyaterdapat kalimat yang mencakup pujian dan tasbih,'

374 Ucapan Hamilalah (Memuji Allah#)

maka Allah -Tabaaraka ua Ta'ak- mewahyukan kepadanya:'Hai
Adam! Jika engkau berada di waktu pagi, maka bacalah do'a
berikut sebanyak tiga kali dan apabila engkau berada di waktu
sore maka bacalah tiga kali, yaitu kalimat: 'segala puji bagi Allah
Rabb semesta alam dengan pujian yang memenuhi semua nikmat-
Nya dan menyamai tambahannya,' mak^ y^ngdemikian itu
telah mencakup pujian dan tasbih."'5

Vallaabu a'lam.

5 Shahiih Kitaab al-Adzbzar uta Dha'iifuhu, Svaikh Salim al-Hilali no. 94. Hadits ini
rlha'if. 615rrr,6 berkata dal^- Trrtfutul Abrd4r bi Nakntil Ad.zluar hal.74): Ibnush
Shalah berkita dalamM*nkihlwasiitb: 'Hadits ini dha'if dan sanadnva terputus.'n
Dan d-Hafizh berkata: 'iara perawinya sampai Muhammad bin an-Nadhir yeng
tsiaab. tetaoi Muhammad b-in an-Nadhr tidak termasuk ahli hadits dan tidak

dat'ane dariiva sesuatu varwmusrud." Seiumlah orang meriwayatkan darinya dari
,Yr.a"lpiv"a"rrbrrhy"r.AdMi *utl"rM"rarlyi["bt in'LAbbdiul'UlathbaIhb,nAubl uMUubsaamraakhl Abdurrihman bin Mahdi,
Hammad bin Usamah dan

ia birkata: 'Ia adalah orans Kufah yang paling ahli ibadah, dan Abu Nashr at-
Tammar adalah seorans peiawi atsir in'i darin-ya, namanya'Abdul Malik bin
'AMil 'Aziz, telah salah"oi*gy*g menyangkanyaDawudbin Shalih, dia Addalr
Svaikh lama-dari Madinah." Muhalm-ad bii'an-Nadhr ini meriwavatkan dari al-
luz-a'i,sanad dua hadits ini mauquf tanpa sanad dari al-Auza'i keiada Nabi E,
manfait yang dapat kia petik darisini a&lah mengetahui dngkataniya dan bmy+
para Syaikhf,y"i.r-"trik pengikut para Tabi'inl KemungEnan besar, atsar rnr

iampai'kepa&irya dari sebadan Esah Israiliyyat.

Ucapan Hanilalah (Memuji Allah *) 375

BAB YIII

SHALA\T/AT KEPADA

RASULULLAHM

Firman Allah tlii:

,a.Lni1,7*;;o*

'saungulrnya Allah dan Makikat-Makikat-I',lya fu'rshala.uat untuk
NdbL IIdi ord.ngordngyang brhnan fusbahwtlah kanru untilk Nabi
dan urzpkanlah vlnnpengbommran kepadattya '(QS. Al-Ahzaab: 56)

Hadits-hadits mengenai keutamaan shalawat dan perintah untuk
mengucapkannya cukup banyak, tetapi dalam pembahasan ini kami
htrrya akan mengetengahkan sebagian darinya -tdnpd. melupakan yang
lainnya- dalam rangka mengharap berkah untuk kitab ini.

HADTTS NO.33o (SHAHIH)

Kami meriwayatkan dalanr Sbahih Muslim dari 'Abdullah bin 'Amr

bin al-'Ash +& bahwa ia pernah mendengar Rasulullah ffi bersabda:
&'.ItFWrft
';"A O lz UO ,n

drr J2,oYwl

"Barangsiape- y^tgmembaca shalawat untukku sekali, niscaya
Allah 0E bershalawat baginya sebanyak sepuluh kali.'l

I Sbdkib Kitaab al-Adzluar un Dl?a'iirtthil,Syaikh Salim al-Hitali no.236. Diriwayatkan

oleh Muslim (no.384).

Shalawat kepada Rasulullah ffi

HADTTS NO.331 (SHAHTH)

Kami meriwayatkan juga dalam Shahih Muslim daiAbu Hurairah

ffiS, ia berkata bahwa Rasulullah pernahbersabda:

'.ip f h,&iy,,t * *U"

"Barangsiapa y^ng membaca shalawat untukku sekali, niscaya
Allah di$ bershalawat atasnya sebanyak sepuluh kali.'2

HADITS NO. 332 (Dr,.A',rF)

Kami meriwayatkan dalam kitab at-Tirmidzi dari'Abdullah bin

Mas'ud &,bberkata bahwa Rasulullah ffi perna,hbersabda:

' .;ib'#'i$f lqt ;i e, /s, Ctr'

"Orang yang paling dekat denganku pada hari Kiamat nanti

adalah orang yang paling banyak bershalawat kepadaku."3

At-Tirmidzi berkata: "Hadits ini hasan." Ia mengatakan bahwa

dalam bab ini, juga terdapat hadits dari'Abdurrahman bin'Ad 'Amir

bin Rabi'ah, Abu Hurairah, 'Ammar bin Abi Thalhah, Anas dan Ubay
bin Ka'ab,$[.

HADTTS NO. 333 (SHAHTH)

Kami meriwayatkan dalam Sunan Abi Dauud dan Sunan an-
Nasa-i serta Sunan lbni Malab dengan sanad yang shahih melalui Aus

bin Aus &yurgmenceritakan bahwa Rasulullah ffi pernrhbersabda:

'z Sbdbiib Kiraab al-Adzkzar ua DlM'i4irr,t,Syaikh Salim al-Hilali no.237 . Diriwayatkan

'- oleh Muslim (no. a08).

Sbabiih Kitaab al-Adzkaar ua Dha'iifubz, Syaikh Salim al-Hilali no. 95. Hadits ini
dha'if lemah). Diriwayatkan oleh il-Bukliari dalam kitab at-Taariikh al-Kabiir
N/171, at-Tirmidzi (482-Tubfab\, dan Ibnu Hibban dalam Sbabibnya (no. 908).
dari ialan Musa bin Ya'qub az-Zari'i. 'AMullah bin Kaisan mensabark;n lieoadaku.
'AAtb-Tduirlmlaih&liinbeMrkaast'uad: l;'Hba"hdwima
bahwa 'Abdullah bin Syaddad mengabarkannya dari

RCIulullah E bersabda: flalu ia m"enyebutkinnva).
Yinai 'hqausbaniZsahranr'iib.h.'aSfaaylaa nbnevrkaataie:le"sk.anDaadnnylAa bddhual'lifa(h[e'briianhM):i*p"a&*"noyba"lt6er^dia"tpdaitteMriumsaab).i"n
Faedah: Ibnu fiibban bei'kita mengenai hadits ini: 'Hadits iiri mlruoakan bu(ti
bahwa orang yang palins dekat denian Rasulullah *padahari Kiamai ad ahAhti
Ila/its, kareni tiila'k adi dari kalanlgan ummat ini ying lebih banyak membaca

shalawat selain mereka.n

380 Shalawat kepada Rasulullah E

q. ,aPi, t\f"6 ?i5,til7aJrr lfi J:r!1 ,t'o|
"tf1#'
'.';obt*'It ra

"sesungguhnya hariJum'at termasuk hari-hari kdian yang paling

utama, maka perbanyaklah oleh kalian membaca shalawat untukku

pada hari itu. Karena sesungguhnya shalawat kalian ditampakkan

dihadapanku."

Mereka (para Sahabat) bertanya: "'Wahai Rasulullah, bagaimana

shalawat kami ditampakkan di hadapanmu, sedangkan engkau telah

&hancur?" Perawi mengatakan bahwa Aus mengatakan: 'Tulang-

tulangmu telah hancur.'

Nabi ffi menjawab:

f\\\ * {;, .rr;i,li tt:.+t .1A

3t o!',

"sesrngguhnya Allah telah mengharamkan bagi bumi (memakan)
jasad para Nabi."a

Saya berkat ez' (ijly,dengan memfat-hahktn ra', mensukunkan

mim dan memfat-hahkanu. Menurut al-I(haththabi, bentuk asalnya
ialah 1(*;](y, hlu mereka membuang salah satu dari kedua mimny4

sehingga jadilah (:j,J>. Demikian menurut *4gt sebagian orang Arab,

hal ini sama dengan ucapan mereka, 1tj5,Jiil illay, bentuk asalnya

ialah l..:^it!; Sedangkan selain al-Khaththabi mengatakan bahwalafazh

tersebut adalah 1ii1(y, dengan memfat-hahkan rA', mettasydidkan
mim danmensukunktn ta'- <i,lJ' c,ljll tninya tulang-belulang telah
hancur. Ada yang mengatakan bih*a dalam hal ini masih ada pendapat-

pendapat lainnya. \Vallaahu a' krn."

' Sbobiib Xitorb al-Adzkaar ua Dba'iifuha, Syaikh Salim al-Hilali no. 238. Hadits
ini shahih. Diriwayatkan oleh Abu Dawud (1i004477,t,513513)1,\,an-Nasa-;i @(IIV/9911--9922)),, Ibnu
Maiah (1085, 1606);ad-Darimi 0/369),Ahmad (IVl8)' +alHHaaldm (Iy/278.) dan selainnya
daii ialan al-Husilin bin 'Ali ial-l-TJTuu'fi dari 'Abdurrahman bin Yaziidd bin JIaabbir dia_ri
Abu[Asy'ats hberkata: Nabi
ash-Shan'ani, qa$4uspinA,b^i,A]o.l sy. arat {a-l-bBeu,knhaarbi,{".,Qdlaun
ta

disepa(ati oleh aLd-Dzahabi. Saya berkata: 'Sanad ini shahih, perawii-perawinya
ISl9Mrnni'5acnai,ydlriaaiatudd.paehrSaywuir-'aphgiltlwyb]iindilA-tB-dqua"h,kk,hhaa1rlt-iBdd?uaoknhl aMt rtuiyst"ild]imia"k.l
Selain AbuIl Aiy'"ts ajh-

mengeluarkannya dalam

Sbahihnva. akan tetapi dalam al-Adabul Mufrad, oleh karena iiu sanadnyi shahih,

tetapi tifak sesuai syirat al-Bukhari sebagaimana dikamkan oleh al-Haliim."

Shalawat kepada Rasulullah E

HADTTS NO. 334 (HASAN)

Kami telah meriwayatl<arLdalam SurunAbiDautd di ddam akhir
bab Haji pada pasal Ziara,h Kubur, dengan sanad yang shahih dari

Abu Hurairah +& bahwa Rasulullah ffi pernahbersabda:

*'It* oy ,"nb t:-b: ,ity zl. lJ,lili !"

,t-p
*,.Ff

"Jangan kalian menjadikan kuburanku sebagai hari raye, tetapi
bershalawatlah kalian untukku, karena sesungguhnya shalawat
kalian akan sampai kepadaku, dimanapun kalian berada."s

HADTTS NO. 33s (HASAN)

Kami telah meriwayatkan pula dengan sanad yang shahih dari

Abu Hurairah 4p bahwa Rasulullah ffi pernahbersabda:

€t:)*htL:)rt .;"&fi,to'art1( t.#.=6.

'.it'J,..Ji o1e

"Tidaklah seseorang mengucapkan salam kepadaku melainkan
Allah mengembalikan nrtrku kepadaku hinga aku dapat menjawab
salamnya."5

Sbahiih Kitazbal-AdzkaarunDba'iifabu, Svaikh Salim al-Hilalino.239. Hadits ini
hasan. Diriwayatkan oleh Abu Diwud Go.2A42\.dan Ahmad fi,/36n.dari ialan

'Abdullah bin'Naf ia berkata: 'Telah ireneabaikan kepadaktilbnu 14.bi rti'-b

dari Sa'id al-Maqbari dari Abu Hurairah +$lia berkata:"'Rasululah lE bersabda
0alu ia menyebutkannya)." Sava berkata: "Sanad ini hasan. oerawi-oerawinva
isi4ab selain"Abdullah'bin Nafi' ash-Shai-igh, shabibul kitab,'rctapifi,afalaania
r"dikit lemah."
Sbahiih Kitaab al-Adzhaar ua Dha'iifuha, Syaikh Salim al-Hilali no. 240. Hadits ini
hasan. Diriwayatkan oleh Abu Diwud O04t\. Telah meneabarkan keoada kami
Muhammad biir 'Auf, telah memberitahu liepada kami al-Muiri, telah meirceritakan
kepada kami Haiwah, dari Abu Shakhr Hudaid bin Zivad. daii Yazid bin 'AMullah
bin Qusaith dari Abi Hurairah, bahwa Rasullullah iE bersaMa, ( lalu ia menyebut-
kannya). Saya berkata: 'Sanad ini hasan, perawi-perawinya tsiqrt,'selatnAbu Shakhr

Humaid binZiyedyaitu al-Kharrath, ii adalali shadtq.

382 Shalawat kepada Rasulullah E

Pasal 1

PERINTAH MENGUCAPKAN SHALA\TAT DAN
YANG NMAEBNIDgENGAR
SALAM BAGI ORANG NAMA
(DISEBUTKAN)

HADTTS NO. 336 (SHAHIH)

Kami telah meriwayatkan dalam kitab at-Tirmidzi dari Abu

Hurairah $, bahwa Rasulullah ffi pernah bersabda:

".'noH'C t7\ e)'0*9.lt o ,Y:'tij,i

"Terhina (celaka)lah seseorang yarng epabila namaku disebut
dihadapannya,lalu ia tidak membaca shalawat untukku.nT

Imam at-Tirmidzi mengatakan: "Hadits ini hasan."

HADTTS NO. 337 (SHAHIH)

Kami telah meriwayatkan dalam kitab Ibnus Sunni dengan sanad

ymrgjdryid (brrk) dari Anas +s, bahwa Rasulullah ffi Pernth bersabda:

p,;:;, & U iiy Gr W,i*'o'f\ 4'
*'.trb zl:,O

ffi-d,l ,rl;,

"Barangsiapa mendengar namaku disebutk"r, di hadapannya,
hendaldah ia mengucapkan shalawat untukkq karena sesungguhnya
barangsiap y{tgmembaca shalawat untukku sekali, maka Allah
bershalawa^t atasnya sepuluh kali.'8

' Sbahiih Kitzabal-AdzleaaruaDha'iifubu,Svaikh Sdim al-Hildino.24l. Hadits ini
#sslMHMil"ahBlBbra4aae".bnitkq.nl.ii6tiehbairtm-lrn"ra'tlry"rariigoe$lfio-.ltbb"adiaa,Sud/avr"istrt+raik*rii+tnha,i)iefAlni.)ri.n,..,ibdtidyfDLuia")kkair)varrra.irti"tiwr-iat;i'jutak;p.rlaa;reaJin"ynrii.rk"aaaLt'thAekti,t,abalani"doati.u-o6bThrfreaei.aridrmh[hki"t.msiiaadaitzia-"n:fi:n:iir"mT"mTHbeei:iadnllmdaz*ihIiitt.slsi(kl3iQbaiy6eqeb1isieel3ldaabab)ebsbie,rraddrai{anaaphspagalTRPbus'i"adya*{tsa{g*(buht,ll.l(iiFyuCllw^llVl"Aayn^lb4^hzz.bisveYlSl tra4)k'tdi(\ad*\lat:aa!aarlyrlul:--i
sekelomi,rof Sfiabat yang'dap":t mengangkatnya ke deraiat shlahih.
Diil";"&;8
S?h, athi.i:h, Ki::it^aab.t-a.ltAadzJ-leLa,a-r--.a--y- , Dt\hr^4'-.ti:r:fCa.bt^r!-,,.Scy--a^i:kl-JLr SCa^lli:m- .a^tl-IHJi:lla^li (Pno"..?6!4?3:),Haan{-iNgsasian-ii

;s[hrahhihih.. Diriwavatkan olle.h tall--gB,urkhha;"ri dda'nla"iin" al-AdabulMufrad
dalam 'Arwlu|Yaum atal Lailah (6162) Ibnus Sunni dalam 'ArnalillYaurit rul Lailah

Shalawat kepada Rasulullah ffi

HADTTS NO.338 (DHA'[F)

Kami telah meriwayatkan pula di ddam kitab Ibnus Sunni dengan
sanad yang dha'if melalui Sahabat Jabir +$a yang menceritakan bahwa

Rasulullah ffi pernah bersabda:

' .'dii'Jii ,d'b .tiCt*'oT\'6"

"Barangsiapa telah yang tidak membaca shalawat untukku ketika
namaku disebut di ha&pannya, sesungguhnya ia telah celaka."e

HADTTS NO. 33e (SHAHTH)

Kami meriwayatkan dalam kitab at-Tirmidzidari 'Ali.:$6, bahwa

Rasulullah ffi pernth bersabda:

..'noH'C rt r'f\ ,;ipir

"Orang ldkir ialah orang yang ketika namaku disebut dihadapannya,
ia tidak bershalawat kepadaku."10

Imam at-Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih.

HADTTS NO. 340 (HASAN)

Kami telah meriw^yetk^rlrlya.dalam kitab an-Nasa-i dari riwayat

al-Hushain bin 'Ali &, dari Nabi ffi.

i(Hnoa.d3i8ts2)'insei nsahsaehliahin."ny' a- Dari beberapa jdan &ri Anas secara marfu'. Saya berkata:

' Shobiih Kitaab al-Adzkaar ua Dha'iifubu,svaikh Salim al-Hilali no.96. Hadits ini
Sdahyaa'ifb.eDrkiaritwa:auysaatknaadnnyoalehdbIban'iuf sseSbua-ngnimi danaalimd'iAkarnaakalunl Yaum ual Lailah (no.
penulis d!*." 83).

.^
'" Sbabiih Kitaab al-Adzhaar ua Dba'iifubu. Svaikh Salim al-Hilali no.243. Hadits
*lini shahih &nsan beberaoa oeneuar.nvi Diriwivatkan oleh at-Tirmidzi (3614)- dan an-

Nasa-i di kita6nya 'Am)ul^Yaim to;t"1, ("6.sfso), Ahmad (y2o|,'Ibnri Hibban
Q388-Mawarid),Ibnu Sunni (384), al-Hakim (1/549), al-Qadhi Isma'il di kitabnya

(faAhhs Sbalaiti'ahn Nabi no.jz) dan selainnya, d;ri ialan Sulaiman bin Bild diri
''Imarah bin Ghaziyah, dari 'Abdullah bin'Ali bin al-Husain bin'Ali bin Abi Thalib,
dari ayahnya, dari Husain bin'Ali bin Abi Thalib, dari'Ali bin Abi Thalib, ia
berkada: 'R;sulullah bersaMa (ldu ia menyebutnya).' At-Tirmidzi berkata: 'Hadits

lnr bavn gltai-b s.bghih." Dbearnkailt-aH: anskaimnadbnevrakahtaasi'aSna.ninasdan'yAall.ashh.aDheihra,'wd-Danerdaiwsertnuvjuai
oleh adz-Dzahabi. Sava
terDersrya selain 'AMirllah bin 'Ali bin aLflusain. b*"fu v*s i"l"h merlwavatkln
daiinva'dan Ibnu Hibban mensanssaD nva tsiaab (ieroLrciva). Dan hadits ini
'ikmem6unvai syaanrtidvann di.roiu*flrr'"6h ddrdAi ts^ma'il,di'kitabnva, Fadhlus
Sbaldti iubi (no.'ll-ig\ dan syahid dari haditi enas dishahihkan ob( an-Nasa-i.

Iksimpulan-nya, hidirc ini ihahih dengan se.iumlah syawahidnya.'

384 Shalawat kepada Rasulullah ffi

Imam Abu 'Isa at-Tirmidzi, sehubungan dengan hadits ini

mengatakan bahwa telah diriwayatkan dari sebagian ulama, ia berkata:

"Apabila seseorang membaca shalawat untuk Nabi E sekali (rrjr) di

dalam majelis, maka hal itu mencukupi apa yang ada (terjadi) dalam

majelis tersebut."11

Pasal2

SIFAT SHALA\TAT UNTUK NABI M

Dalam pembahasan bacaan shalat, kami telah mengemukakan

Sifat Shalawat untuk Nabi E, beberapa hal yang berkaitan dengannya,

serta penjelasan mengenai kesempurnaannya dan batas minimalnya.
Mengenai pendapat sebagian sahabat kami dan Ibnu Abi Zaid al-Maliki
yang menganggap sunnah, menambahkan kalimat berikut:

".H JTiit:;,;?)U.

"Rahmatilah Muhammad Jn k"lrr"rga Muhammad."

Tambahan ini adalah bid'ah yang tidak ada dasarnya. Bahkan
Imam Abu Bakar Ibnul 'Arabi al-Maliki mengecam keras hal tersebut
di ddam l<rt$ Syarb dt-Tinnidzidan menyalahkan Ibnu Abi Zarddalam
hal itu serta menganggap bodoh orang yang melakukannya. Untuk

itu, ia mengatakan bahwa hal tersebut dilarang, karena Nabi ffi telah

mengajarkan kepada kita cara mengucapkan shalawat untuk beliau.
Melebihi (menambah) hal tersebut berarti meremehkan sabdanya dan

sekaligus berani berbuat kurang sopan terhadap beliau.

Vabilkabit taufitq.

" Shohiih Kitaab al-Adzkaar ua,Dba'i.ifuhruz,, Syaikh Salim al-Hilali no. 244. Hadits
ini basan lipbairihi. Diriwayatkan ollh an-Nasa-i di kitabnva 'Arnalul Yaum wal
Lailah (no.5lso1,Ibnu Hibban (no. 2388) dan al-Hakim A/Slg\,dari ialan Sulaiman
ilyaaiayibiattuelnr.kIyIab4tnadu:ar'BAi ikkkaul-k,eitaeklbnaeyharkm, aigataqb,deertkeplltaaahr,'AmRMaesnuucllluealrhliatahkblagEn,:bAkeenrpsaahMd*aaliLufltdW'uIm"ilaa"rmamheenbnygi?nabbuGatkhrakanaznniyv-ada)ah."r.i
AI-Hakim berkata:'S'S-'aannadnya shahih.' Daqnr ddiisseerruujifu"i pboilkneh'A^eddlizz--mODaz?aaqthbauabltii:l(bsSiasavayadklirtaaettraaikmLaaann),,
'Padanya
terdapat kelemahan, karena 'Abdullih
'itririkldsaaakaa,cdl-ajil"pDkeeannlzrzgauuudaaatiit.t..sknayreaennaalWadydirnnyai,nhl'ai,wkvw'iaykimniannunuteltetbatdaapdpitiitrssi.a."' (Artminvaa.. ketrika ddritte.ltriitilr.. tetaoori kalari

&k""tk* oleh hadits sibeluinnyva).

Shalawat kepada Rasulullah ffi 385

Pernbabasan 7:

Menggabungkan Shalawat dan Salam.

Apabila seseorang membaca shalawat untuk Nabi E, hendaklah

ia menggabungkan ainta;rashalawat dan salam, jangan hanya mengu-

capkarr, qalah satu dari keduanya. Untuk itu, ia jangan_hanya mengustp-
kan dl, il'.rp> d* jrrep pulahanya
(l[..lr-,uy.

Pembabasan 2:

Disunnahkan Mengucapkan Shalawat dan Salam dengan
Suara Keras.

Ketika membaca hadits dan lain-lai n y^ng semakna dengannya,

E,apabila disebut narna Rasulullah disunnahkan mengucapkan shalawat

dan salam untuknya dengan suara keras, tetapi tidak boleh berlebihan.
Diantara ulama yang menganjurkan agar mengeraskan suara dalam
mengucapkan shalawat dan salam ialah Imam al-Hafizh Abu Bakar
al-Khathib al-Baghdadi dan selainnya. Dan saya telah menukilnya
dalam kiteb 'Uluumul Hadiits.Pera,ulama dari kalangan sahabat kami
serta yang lainnya juga menetapkan, bahwa disunnahkan mengeraskan

suara ketika mengucapkan shalawat dan salam untuk Rasulullah ffi

dalam talbiyah. Vallaahu 'akm.

Pernbabasan 3:

Membuka Do'a dengan Hamdalah dan Shalawat

kepada Nabi ffi.

HADTTS NO.341 (SHAHTH)

Kami telah meriwayatkan dalam Sunan Abi Dautud,laami'

at-Tirmid.zi dan sunan. an-Na,sa-idari Fudhalah bin'Llbaid ..#, ia berkata:

ffi"Rasulullah mendensar seorang letaki berdo'a di dalam shalatnya

tanpa memuji Allah SHi, dan tanpa membaca shalawat atas Nabi ffi.
Maka Rasulullah ffi bersabda: 'Orang ini sangat terburu-buru.'

Kemudian beliau memanggilnya dan berkata kepadanya atau
kepada selainnya:

Shalawat kepada Rasulullah ffi

i;Irii'araaa'/ 1 tist-:) t$l;1 ,S:o try"

* rk'j,*'.*6tL.'ri,.f\
V:at;q;,ro

j,WUt

'Apabila salah seorang diantara kalian berdo'a, maka hen&klah
memulainya dengan memuji Rabb-nya dan menyanjung-Nya

kemudian membaca shalawat untuk Nabi ffi, setelah itu berdo'a
menurut kehendakn ye.' ""

At-Tirmidzi berkata: 'Hadits ini hasan shahih."

HADITS NO. 342 (DIJA',IF)

Kami telah meriwayatkan dalam kitab at-Tirmidzi dari 'LJmar
bin al-I(haththab,#, ia berkata:

io ,- to LiA- t, *\\i') :(.J;lt',;. Ui;i o

y'r|, iolttr 0l
9
w|!uek ,P.4,

"Sesungguhnya do'a itu terhenti di antara l*grt &n bumi, tidak

ada satu pun darinya yang dapat naik sebelum engkau membaca

shalawat kepada Nabimu ffi."'t

Saya mengatakan: 'Para ulama sepakat akan disunnahkannya

memulai do'a dengan membaca hamdalab (memuji kepada Allah) dan

menyanjunB-Nya, kemudian membaca shdawat untuk Rasulullah ffi

demikian pula menutup do'a dengan membaca keduanya. Atsar yang
menganjurkan hal ini cukup banyak lagi terkenal."

" Shohiih Kitaabat-AdzluarwaDbaiifuha, Svaikh Salim al-Hilalino. 245.Hadits ini
at-Tirmidzi 8476347A-
shahih. Diriwavatkan oleh Abu Dawud (no. 1481). an-
Nasa-i ([i/4445), A]mad (yy18),Ibnu Flibban (nd- 510) dan al-Hakim $,/.c:O\,
dari beberapa jalan dari Abu Hani' Humaid biir Hani','bahwa Abu 'Ali 'Anir
bin Malik tilah mengabarkan kepadanya, bahwasanya ia mendengar Fudhalah
bin 'Ubaid, Sahabat Rasulullah #berk** 'Rasulullah lE mendensir seseoranq...
0alu ia menyebutkannya).'At-Tirmidzi berkata pada riwayat pertama: "Haditslni
hasan" dan'pada riwivat kedua: "Hadits ini hlasan shahih."^Al-Hakim berkata:
'Hadits ini s}ahih sesuai syarat Muslim." Dan disetuiui oleh adz-Dzahabi. Sava

iiberkata: "sanadnya shahih, iara perawinya tsQah,yuo,iperawi Muslim, selain 'Amr

bin Malik at"r, air-Nakri,'dat ts;qrt.n

" Shohiih Kit*b al-Adzkaar an Dba'iifahz. Svaikh Salim al-Hilali no.97. Hadits ini
maaquf dha'if. Diriwayatkan oleh it-Tirmidzi (484) secaramduarlf denean sanad

ya"gl.imah ka'rena ^driry^Abu Qurratul Asadi, Jan iamajbul Gid#aikenA.

Shalawat kepada Rasulullah E 387

Pasal 4

MEMBACA SHALA\T/AT UNTUK PARA NABI
BESERTA KELUARGA MEREKA

Para ulama sepakat tentang membaca shalawat untuk Nabi kita

Muhammad g, demikian pula untuk mereka yang termasuk ke ddam

golongan orang yang boleh dishalawati. Shalawat ini di sunnahkan

untuk para Nabi lainnya dan para Malaikat secara terpisah. Membaca
shalawat untuk selain para Nabi, menurut pendapat mayoritas ulama
pada dasarnya tidak boleh. Oleh karena itu, tidak boleh dikatakan

Abu Bakar ffi. Sehubungan dengan larangan ini, para ulama masih

berselisih pendapat, sebagian dari sahabat kami mengatakan bahwa

hal tersebut ltaram. Mayoritas mereka mengatakan bahwa hal tersebut

makrub unzih.Dan tidak sedikit di antara mereka berpendapat bahwa
hal tersebut tidakmahrub, melainkan hxryabertentangan dengan hal

yang lebih utama.

Tetapi, pendapat yang shahih dan dipegang oleh mayoritas
ulama adalah makrub tanzih, karena hal tersebut adalah syi'ar dari
ahli bid'ah, sedangkan kita dilarang menggunakan syi'ar mereka.
Perkara yang dimakruhkan ialah suatu perkara yang dilarang oleh

syari'at secara khusus.

Sahabat-sahabat kami mengatakan: "Menurut pendapat yar.g

dapat dijadikan pegangan dalam masalah ini, bahwa bershalawat

merupakan kekhususan bagi kalangan ulama Salaf yang dituiukan

unruk para Nabi. Sebagaimana perkataan kami, .98 h*y" dikhususkan

untuk Allah saja. Untuk itu, tidak boleh dikatakan Muhammad.ES,
sekalipun pada kenyttaxrtyt beliau adalah orang yang mempunyai

sifat mulia lagi agung.J.rga tidak boleh mengatakan Abu Bakar dan

'Ali ffi, sekalipun maknanya memang benar."

Ulama Salaf membolehkan bershalawat untuk selain para Nabi

bila mereka diikutkan setelah para Nabi. Untuk itu, boleh mengucapkan:

1,"bb4.r:'oez i! z

e |k'&t'4t 3
JT J6wz :.Jr,.J,79.

// I / ..iq?s {1t\t ro+t:')fs

388 Shalawat kepada Rasulullah ffi

"Ya Allah, limpahkan shalawat kepada Nabi Muhammad,

keluarga, para Sahabatnya, isteri-isterinya, keturunan dan para
pengikutnya."

Hal ini berdasarkan hadits-hadits shahih, sebagaimana kita juga

diperintahkan membec nyl. (dengannya) dalam tasyabbud. Dan para
ulama Salaf juga masih tetap melakukannya, sekalipun di luar shalat.

Mengenai ucapan salam, Syaikh Abu Muhammad al-Juwaini dari

kalangan sahabat kami mengatakan bahwa pengertian salam sama

dengan shalawat. Salam tidak boleh ditujukan kepada orang yarygbaib

(tidak hadir) dan tidak boleh ditujukan secara khusus kepada selain

para Nabi. Tidak boleh dikatakan: "'Ali &H." Dalam hal ini, sama saja

antara orang yang masih hidup dan orang yang sudah meninggal dunia.

Bagi orangyang hadir, ucapan sdam boleh dfuujukan kepadanya. Unnrk

ii-;, i:rikteup,abdoalmehu)m, eatnaguu'c#a,p&kanz.|*b (sepoga kesejahteraar,' terlimpah

atau i:Jiii i>u.lr, atau isili i>t1tt. Hal ini
telah disepakati. Adapun penjelasan secara rinci akan kami kemukakan

pada babnya masing-masing.

Pembabasan 1:

Hukum Mengucapkan #, dB dan semisalnya.-e""i

SDisunnahkan mengucapkan dan ?ifg untuk para Sahabat dan

para Tabi'in serta orang-orang setelah mereka dari kalangan ulama,
ahli ibadah dan semua orang-orang pilihan. Maka kita mengucapkan

untuk mereka kdimat i& (semoga Allah meridhainya),atau'sff, (semoga

Allah merahmatinya) dan kalimat lain yang semakna.

Mengenai apayarLgdikatakan oleh sebagian ulama bahwa ucapan

$ hanya khusus bagi para Sahabat, sedangkan selain mereka hanya

boleh mengucapkar <id$ saja; pen&pat tersebut tidak benar, dan tidak
disepakati, tetapi pendapat shahih yang dipegang oleh mayoritas ulama
adalah bahwa hal tersebut sunnah, dalilnya cukup banyak. Apabila
yang disebutkan adalah seorang Sahabat anak seorang Sahabat, maka

dikatakan $, seperti Sahabat Ibnu 'Umar v#{'. Ha1 yang sama

dikatakan pula kepada Ibnu 'Abbas, Ibnuz Zvbtir,Ibnu Ja'far, dan
Usamah binZajd serta yang lainnya. Tujuannya ialah agar do'a

tersebut mencakup Sahabat yang bersangkutan dan orang tuanya
secara keseluruhan.

Shalawat kepada Rasulullah E 389

Pernbahasan 2:

Ucapan iika Disebutkan Nama Luqman atau Maryam.'P'oL

Apabila fuy*gmengatakan: "Apakah jika disebut nama Luqman

dan Maryam kita harus mengucapakan shdawat unruk keduanya sebagai-

mana ucapan terhadap para Nabi, atau mengucapkan taradbdbi (,#)

seperti ucapl+ bagi para Sahabat dan para wali, atau mengucapkan bagi

ifltkeduanya: f,6;f2 Jawabannya addah: Menurut mayoritas ulama,

keduanya bukan termasuk Nabi. Pendapat yang mengatakan bahwa

keduanya termasuk Nabi adaiah pendapat yang syadz (ganjil), tidak

perlu dihiraukan dan tidak juga dijadikan sebagai rujukan. Hal ini

telah saya jelaskan ddam kitab Tahdziibul Asmaa-i anl Lughaat.

Jika hal tersebut sudah difahami, maka sebagian para ulama
berkata yang dari perkataannya tersebut dapat difahami bahwa ketika
Luqman atau Maryam disebut, maka kita mengucapkan:

'JJ!^Yt:q'!i ,,t,il' &'

"Semoga shalawat dan salam Allah atas para Nabi dan atasnya."

Atau:

'|PtWi:q'li ,J"il' &'

"Semoga shalawat dan salam Allah atas para Nabi dan atasnya."

Dikatakan demikian karena keduanya mempunyai kedudukan
yang lebih tinggi daripada siapa yang disebut dengan dD, karena di
dalam al-Qur-an terdapat dalil yang menunjukkannya. Menurut hemat
kami, pendapat ini tidak menjadi masalah, tetapi menurut pendapat

yang lebih kuat adalah mengucapkan i& atau Bs, , karena ucapan ini

ditujukan kepada orang selain para Nabi, dan keduanya (Luqman dan
Maryam) bukanlah Nabi.

Imam al-Haramain menukil suatu kesepakatan ulama yer'g
rygnyaqaka_n bahwa Maryam bukan seorang Nabi, ia menyebutnya

dalam kitab al-Irsyaad.. Seandainya hanya mengucapkan illlr@, maka

menurut lahiriyahnya, hal itu tidak mengapa.

Valkahu a'lam.

390 Shalawat kepada Rasulullah lE

BAB IX

DZTKJIR DAN DO'A UNTUK

PERKARA TERTENTU

Semua dzikir dan do'a yang telah saya sebutkan dalam bab

terdahulu diamalkan secara berulang setiap siang dan malam hari,

sqperti yang dijelaskan sebelumnya. Adapun yang akan saya ketengahkan

sekarang adalah dzikir-dzikir dan do'a-do'a yanghanya berlaku pada
waktu-waktu tenennr karena penyebab yang bersifat mendadak, karena
itu dalam mengetengahkannya tidak berurutan.

Pasal 1

DO'A ISTIKHARAH

HADTTS NO. 343 (SHAHIH)

Kami meriwayatkan dalam Shabih al-Bukbari da'riJabir bin

'Abdillah #, ia berkata:"Rasulullah ffi mengajarkan beristikharah

kepada kami ddam semua unsan, seperti halnya (beliau mengaiarkan

kepa& k"-i) suatu surat d-Qur-an. Beliau bersabda, "Apabila seseorang

diantara kalian hendak melakukan suatu perkara hendaklah ia shalat

dua rakaat yang bukan shalat fardhu, kemudian berdo'a:

to.o^1)

it,:*:):.6.'$,e'1
t *l,rla3'Fhi [{I t "

'8,'rt[i 1|.', 3"i5'elhg
tt
P,,rt gil' ,.t
#\'unoi.i .u:i,;i,
?'F
?^)b tJ?s,{bi:J,

Dzikir dan Do'a untuk Perkara Tertentu

fstt *u;: eed. 3';1i r.u, 'ot ?Yt
,tri,& ie irrt -d.}Ts
Jqtb :()te 3i- ,r-,,i
.y,/ *// ti.oa g/*/ p)t r) tist:

"'Ya Allah, sesungguhnya aku beristikharah kepada-Mu dengan

ilmu-Mu, aku memohon kekuasan dengan kekuasaan-Mu, iku

memohon kepada-Mu sebagian dari kirunia-Mu yang agung,

6.rf*r,sesungguhnya Engkau Mahakuasa, sedangkan aku tidak

Engkau mengetahui, sedangkan aku iidat< mengetahui, dan

Engkau Mahamengetahui yang ghaib. ya Allah, jik" Engkau

mengetahui perkara ini baik untukku dalam agamaku, penghi-

dupanku, dan akibat dari urusankt -atau labir & **guiopirn,
Prl.rf perkaraku yang dekat dan yang kemudian'-, *"k. i.tap-

kanlah_perkara ini untukku dan mudahkanlah bagiku,rrrtrr^k

melakukanny4 kemudian berkahilah aku dengannya, jik" Engkau
tahu gq$ara ini buruk bagiku dalam agamakr, penghidupanku

&dan akibat dari perkara.ku -atau Jabir mmgicapEan, bala*

perkaraku yang dekat dan yang kemudian'-, mika palingkanlah
ia dariku (dan palingkanlah aku darinya) dan tikdirkanlah
kebaikan untukku sebagaimana mestinyi, kemudian ridhailah

aku dengannya.'

Jabir +$a mengatakan:'Hendaklah ia menyebutkan keperluannya-"'1

Para ulama mengatakan bahwa disunnahkan beristikharah dengan

$alat 9* -grgucapkan do'a tersebut, shalat yang dilakukannya raarn

dua rakaat shalat sunnah. Menurut pengerrian lahiriyahnya, shalat
sunnah tersebut dapat dianggap sah dengan dua rakaai shalat sunnah
rawatib, shalat sunnah Tahiyyatul Masjid, dan shalat sunnah lainnya.
Pada rakaat perrama, sesudah al-Fatihah hendaknya membaca suiat
al-Kaafiruun, sedangkan pada rakaat kedua adalaL surat al-Ikhlash.

Seandainya seseorang berhalangan dan tidak dapat menunaikan shalat,
ia boleh beristikharah hanya dengan do'a. Diiunnahkan membuka
dan mengakhiri do'a tersebut dengan ucapan bamdakh dan shalawat

serta salam untuk Rasulullah ffi. rstikharah disunnahkan dalam semua

' sbohllh x;t ob al-Adzkazr un Dba'lif.fu,syaikh salim al-Hilati no.246.Diriwayatkan

oleh al-Bukhari (IIy48, )1J/tB3,ffi,tlZS - Fat-hul Baar).

Dzikir dan Do'a untuk Perkara Tertenfu

perkara, seperti yang dijelaskan oleh nash hadits shahih ini. Apabila
seseorang telah melakukan istikharah, ia boleh mengerjakan hal yang
dimaksud menurut apay^ngdisenangi boleh hatinya. Vallaahu a'hm.

HADITS NO. 344 (DHA',IF)

Kami meriwayatkan dalam kitab at-Tirmidzi dengan sanad yang
dha'if -didha'i/kon olelt at-Tirmi.dzi dan yang lainnya- dari Abu Bakar

#, b berkata: "Bahwa Nabi ffi apa'bila hendak melakukan suatu

urusan, terlebih dahulu beliau mengucapkan do'a berikut:

''d'tbts ,d? [i,ftr'

"Ya Allah, berilah aku pilihan dan pilihkanlah untukku."2

HADITS NO. 34s (DHA',rF JIDDAN)

Kami meriwayatkan dalam kitab Ibnus Sunni, dari Anas #,ia
berkata: "Rasulullah ffi pernah bersabda:

#,:', , O, O. , .4, O ;i.'*"; tllt'oi \"

C.-Y.4{'tLti

'.{J'f,llt oy t:,!)i Jl o*,gir d:)dt

'Hai Anas, apabila engkau berniat melakukan suatu perkara,
maka beristikharahlah kepa& Rabb-mu padarrya,sebanyak 7 kah.
Kemudian perhatikan, manakah yang lebih dicenderungi oleh
hatimu, karena sesungguhnya kebaikan ada padanya."'3

2 Shabiih Kitaab al-Adzkaar an Dha'iifuhrz, Syaikh Salim al-Hilali no. 98. Hadits ini
dha'if. Diriwayarkan oleh at-Tirmidii (no. j516),Ibnus Sunni ddam AnululYautn

aul lzilrt 6i'ci. sg4,dan d-Khara-iht (49s- Mil;taqa dt-khfr, sefta Ibnu 'Adi ddam

al-Kazmil (iVtogci) dari ialan Zarrftal6in 'AMilIah al-'Urfldari Ibnu Abi Mulaikah,

dari 'Aisyah, dari Abu Bakar ash-Shiddiq, bahwa Nabi ffi benaMa (ldu ia menyebut-
kannva). At-Tirmidzi berkata: 'Hadits-ini sbarib,kami d&k mensenalnya k'ecuali
dari E,a&ts Zarrftel,ia dba'if menurut AhliHadits, dan tidak diplrhati}an.' Al-

Ha6zh mendha'ifl<annya ddolor, Fat$ul Bdai (1h84), sebagaimana ying dikatakannya.

' Sbahiih Kitnab al-Adzhaar an Dba'iifuhz, Syaikh Salim al-Hilali no. 99. Hadits ini

dha'if iiddan fiemah sekali). Diriwaiatkan irleh Ibnus Sunni dalam 'AmalulYaam
ual'iailah (5)98) denean ("rr"d varis sansat lemah. sebaeaimana vans dikatakan

oleh al-HafLh dalurlrarhut aka()fJtfan.dan svdkh"nva al-'Iraqi lalam Svarh

at-Tirnidzi (q. 335lA). Didalamnyaterdapit beberipa cacit. Pmanta., didalaninya
terdapat oriig-oran{ yang tidak'dikenaf, sepeni 'Abdullah bin al-Humairi din

Dzikir dan Do'a untuk Perkara Tertenfu

Sanad hadits ini gbarib, didalamnya terdapat orang-orangyarlg
aku tidak mengenalnya.

Pasal2

DO'A DAN DZIKIR YANG DIUCAPKAN DI
\T/AKTU GENTING DAN DI \UTIAKTU
MENGHADAPI BERAAGAI MACAM
GANGGUAN

1. Do'a ketika Mengalami Kesulitan dan Menghadapi
Perkara Penting.

HADTTS NO.346 (SHAHTH)

Kami telah meriwayatkan dalam kitab Shahih al-Bukbari dan

ffSbahib Muslim dari Ibnu 'Abbas .$l,, ia berkata bahwa Rasulullah

apabila mengalami kesulitan, beliau mengucapkan do'a berikut:

t l1l' il tfr I ,nlAt n*at llr lt dl ,"

'et': ?tlfuti)ii,r lt dl , ,r).bi)r A"dt

'.*i"Fl ,;fl 'ett,ft\i

"Tidak ada Ilah (y"rrg f.rfr* aiib"drhi melainkan effafr Yang

Mahaagung lagi Mahapenyantun, tidak ada Ilah (y"rg berhak
diibadahi) melainkan Allah, Rabb 'Arsy yang agung. Tidak ada
Ilah (yang berhak diibadahi) melainkan Allah, Rabb langit dan
bumi, serta Rabb 'Arsy yang mulia."a

Dalam riwayat Muslim disebutkan:

an-Nadhr bin Anas bin Malik. sepertinva mereka itulah vane dimaksud oleh

penulis .'rt$. Krdro,didalamnya telr-dapaf tbrahim bin ^l-Birrr'ii^sangat lemah,
ia pernah menyebutkan hadits-hadits bithil.

Sbahiih Kita4b al-Adzkaar roa DlMfirtthu, Syaikh Salim al-Hilali no. 247. Diriwayatkan

oleh al-Bukhari @/145-Fat-bul Eaan), dan Muslim SVA/+l-Na.o.i).

396 Dzikir dan Do'a untuk Perkara Tertentu

u\'sa,Vt U.? t4 ogM'"nlr ot

"Bahwa Nabi ffi apebila mengalami suatu kesulitan, beliau

mengucapkan do'a tersebut."

Perkataan (71i;.?> a.rtinya mengalami suatu perkara penting,
atau mengalami kesulitan.

HADTTS NO. 347 (rIASAN)

$,Kami telah meriwayatkan ddam kitab at-Tirmidzi dari Anas
fia berkata bahwa Nabi apabila mengalami suatu kesulitan, beliau

mengucapkan do'a berikut:

. .)iz*-;r3*;4;"-& .t.l t,,g. rUt/1

"'\tr7ahai Y*g Mahahidup, wahai Y*g Mahaberdiri sendiri, aku

memohon pertolongan dengan rahmat-Mu. 5
"

Al-Hakim berkata: 'Sanad hadits ini shahih."

HADITS NO. 348 (DHA',IF JIDDAN)

Kami telah meriwayatkan pula dalam kitab at-Tirmidzi dari Abu

Hurairah ^#, ia berkata bahwa Nabi ffi apablamengalami suatu perkara

yang menyusahkannya, beliau mengangkat kepalanya'ke langit, lalu
mengucapkan:

-.dEJi arr ie;:"-

"Mahasuci Allah, Yang Mahaagung."

Dan jika beliau bersungguh-sungguh dalam berdo'a, beliau

mengucapkan:

5 Shdhiih Kitaab al-Adzkazr ua Dba'iifuha, Svaikh Salim al-Hilali no. 248. Hadits ini
basan lipbairihi. Diriwavatkan oleh at-Tiimidzi (3593'Tubfah\, dan Ibnus Sunni
(339). d;ri ialan Yazid ar-Raqqasyi, dari Anas.&, dan at-Tirmidzi mendha'ifkannya.

S"rri-katafan: "Benar apa vini dikatakan. bahwa Yazid ar-Raqqasvi, ia dha'if.'

T&api menurutal-I{akini,hiAtiU memiliki svahid (y5Os) dad h:aair Ibnu Mas'ud
**8,^tetapi padanya rcr&pat kelemahan. Kesimpulannyai h"dits ini hasan karena
keduanyi siling irengu atkan, uallaaht' akm.

Dzikir dan Do'a untuk Perkara Tertentu 397

".i:#uUu"

"\trflahai Yang Mahahidup, wahai Yang Mahaberdiri sendiri."6

HADTTS NO. 34e (SHAHTH)

Kami telah meriwayatkan dalam kotab Sbahih al-Buhhai dM Sbdbih

Muslim dari Anas &, ia berkata, bahwa do'a yang paling banyak

diucapkan Nabi ffi ialah:

e,I pr"I )

cdW :t7\ cAus cf
c-9fu. r -e

".J(lt ar-;l-tJa/ e t-/J-, 3

'Ya Allah, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat,
dan peliharalah kami dari silsa Neraka.'7

Imam Muslim menambahkan dalam riweyaitnya, bahwa Anas

iS apabila hendak mengucapkan suatu do'a, ia selalu mengucapkan
do'a ini, dan apabila hendak berdo'a dengan do'a lainny4 ie selalu

menyertakan do'a ini.

HADTTS NO. 3so (SHAHTH)

Kami telah meriway^tkatdalam Sunan an-Nas-idan kitab Ibnus

Sunni dari 'Abdullah bin la'far, dari 'Ali #, ia berkata, "Rasulullah
ffi rcleh mengajarkan kepadaku kalimat-kalimat berikut, beliau

memerintahkan kepadaku apabila terrimpa kesulitan atau kesusahan

agar mengucapkannya, yaitu:

6 Shdhiih Kitd4bal-AdzhaaranDba'iifuht,svaikh Salim al-Hilali no. 100. Hadits ini
sangat lemah. Diriwayatkan oleh'at-Tirrinidzi no. 3436 dan Ibnus Sunni dalam
'Amalul Yaum ual Lailah no. 340; dari jalan Ibnu Abi Fudaik dari Ibrahim bin
al-Fadhl dari al-Maqbari dari Abu Hurairah, bahwa Nabi iE bersabda 0aiu ia
gmrenvyebDururttkkJaarannnnnvyyaa4)).. Dt.rirachthaa''itfllt(raaann oleh attr--TI irrmmridzir d;aaeagn da-l-.6Baagsghhaawwri dd4aJlaammrt Sshyayaarrbtbbutass'\ssuunnnnaahh
{F\y/a,!td?thlz)lJ.,af)1.l-fMJ,aaay,kakhaIzsraaulmqarlis1, ::uial:'SrJnaiuanrtardounky,atiddqanhka 'diufapseeaKtkaduliirj,adcduii.kdoaanlamsfrennbyyiagatlieesrrdoyaa.p6D.iaad.t,f
memiliki kemuliaan.' lIbrahnirmm. biln
dan ia tidak

7 Shdhiih Kir4dbal-Adz*aarvnDrd'iifil%,Syaikh S,l;- al-Hilali no.249. Diriwayatkan
oleh al-Bukhari SUl9l-Fat-bal fuar) da" Muslim (no.2690).

398 Dzikir dan Do'a untuk Perkara Tertenfu

lirr oi6 ,i3r'i.",fixir p-flt lirr lt ai! l"

. Jidar'q: itl,jit,,' rfi)t,i lt''q :

'Tidak ada Ilah (y"rrg berhak diibadahi) melainkan Allah Yang
Mahamulia lagi Mahaagung, Mahasuci Allah, Rabb 'Arsy yang
agung, segala puji bagi Allah Rabb semesta alam."'8

'Abdullah bin Ja'far selalu mengajarkan do'a ini dan meniup-

kannya kepada al-mau' uk. la mengajark aiilty a juga kepada anak-anak
perempuan nya yang dinikahi oleh orang luar (bukan kerabatnya).

Saya berkataz"llje:l,Jrtyaddah orang yang sakit demam, menurur
pendapaq yang lain ialah orang yang pingsan karena penyakit demam.

lrr3tgr ei.;iiJty adalah wanita yang dinikahi oleh lelaki yang bukan

dari kalarigan karib kerabatnya."

HADTTS NO.3s1 (HASAN)

Kami telah meriwayatkan dalam Sunan Abi Dawud dari Abu

Bakrah &, iaberkata bahwa Rasululah ffi pernahbersabda: "Do'a

orang yang tertimpa kesusahan ialah:

Engkau serahkan aku kepada diriku sendiri walaupun htnya

sekejap mata, dan perbaikilah keadaanku seluruhnya, tidak ada
Ilah (yang berhak diibadahi) melainkan Engkau."'e

Shdbiih Kitaabal-AdzhaarataDba'iif*hu, Syaikh Salim al-Hilali no. 250. Hadits ini
shahih, diriwayatkan oleh an-Nasi-i debin'AmalulYaumual Lailab (no. 630),
dari ialan lbnu! Sunni (no. 343), Ahmad (V91,94\,Ibnu Hibban Q37t-tkuaarid),
al-Hakim (I/508), dan ath-Thabrani dalam ad-Du'aa'(1011-1014) dari dua ialan,
dari Muhammad bin Ka'ab alQurazhi, dari 'Abdullah bin al-Hadi, dari 'Abdullah

bin Ja'far, dari 'Ali, bahwasanya ia berkata: 'Rasulullah M telah mengajariku

kdimat-kalimat tersebuu (alu ia tenyebutkannya)." Saya kaukan: 'Sanad inl shahih,
perawi-perawinya tsiqah. "

Shdhiih Kitaab al-Adzhzar an Dbalifuhu. Svaikh Salim d-Hilali no.25l. Hadits ini

hasan. Diriwayatkan oleh al-Bukhari dalam'al-Adabal Mafrad (no. 701), Abu Dawud

Dzikir dan Do'a untuk Perkara Tertentu 399

HADTTS NO. 3s2 (SHAHTH)

Kami telah meriwayatkan dalam Sunan Abi Dawd d^n Surun lbni

Malab dari Asma' binti'Umais S, , ia berkata: "Rasululah ffi pernth

bersabda kepadaku: 'Maukah engkau aku ajarkan beberapa kalimat,
y^ng engkau ucapkan dikala kesusahan atau bila engkau dalam
kesulitan? Yaitu:

..i"t-i yrlfi I ;.i }i'r''

'Allah, Allah adalah Rabb-ku aku tidak mempersekutukan-Nya

dengan sesuatu apapun."' 10

HADITS NO.3s3 (DHA',rF)

Kami telah meriwayatkan dalam kitab Ibnus Sunni dari Abu

Qatadah &, iaberkata bahwa Rasulullah ffi pernthbersabda:

vl31 '*r'frl \?€t?:qF r,lry',i.

'.ffi bri,*i

"Barangpiapa membaca ayat kursi dan beberapaayatterakhir surat

al-Baqarah ketika mengalami kesusahan, niscaya Allah akan

menolongnya."11

(no. 5090), an-Nasa-i dalam 'Amalul Yautn wal Lailab (no. 651), Ibnu Hibban
Q370-M awaarid), dan Ibnus Sunni dalam 'Amalal Yaim ual Lailab (no. 344)
dari jalan 'Abdul Jalil bin 'Athiyah, ia berkata, telah menceritakan k'epadakri
Ja'far bin Maimun, telah menceritakan kepada kami 'Abdurrahman b-in Abi

Bakrah, ayahku telah menceritakan kepadiku bahwa Rasulullah E bersabda:

(lalu ia m6nyebutnya). Saya katakan: 'Hadits ini hasan.'
to Sbabiih Kitaab al-Adzkaar au Dba'iifubz, Syaikh Salim al-Hilali no.252. Hadits ini

shahih. Diriwaya*an oleh Abu Dai'ud (n6. 1525), an-Nasa-i dabm'AnwlulYaam
wal Lailah (647-449),Ibnu Maiah (no. 3882), Ahniad W369),ath-Thabrani dalam
ad-Du'aa' (yo. 1027) dari beberapa jalan, dari 'Abdul 'Azizbin 'Llmar, dari Hilal
bin 'Umar'bin'Abdil'Aziz, darilbhuJa'far, dari Asma'binti'Umais,'ia berkata:
"Rasulullah *,telahbersabda kepadaki 0alu ia menyebutkannya)." Sava katakan:
"Sanad ini shahih, perawi-perawiyatsQai,lihat dalarir ar-Roddrrl'itmi p,/tlZ-t++1.'
tt Shdhiih Kitaab al-Adzkaar wa Dba'iifahrz, Syaikh Salim al-Hilali no. 102. Hadits ini
dha'if. Diriwayatkan oleh Ibnus Sunhi dalah 'Amalul Yaam anl Lailab 6rlo. 346\.
Saya katakan, 'San4d hadits ini dha'if karena pa&nya terdapat keterpuiusan dah
perawi yang tidak diketahui."

400 Dzikir dan Do'a untuk Perkara Tertenfu

HADITS NO. 3s4 (DHA',IF JIDDAN)

Kami telah meriwayatkan di dalam kitab yang sama dari Sa'ad

gbin Abi vaqqash &, ia berkata: "Aku pernah mendengar Rasululleh
bersabda: 'sesungguhnya aku benar-benar mengaahui suatu kalimat (do'r)
yang krysalg,
diucapkan oleh orang melainkan
(do'a) saudaraku, y.rt
yaitu kalimat y$\ :
yang tidaklah sekali-kali

*ia dlbebaskan darinya,

LL jI -rJ"$,*i'll1 .jt'l oi rfui C,3it:3

6t

l<zr€fai)r-'2i -V,-/. . n-a-.l'ltl.-t!lla.J\|J..,.,

'Maka ia mmyuu dalam keadaan sdngdt gelap: 'Babua tid,ak ada

Ilah (yang berhak diibadabi) selain Engkau. Mahasuci Engkau,

, e, ur'gguhny a aku adalah termas uk ordnS- ordn I y lng zh alim.'

(QS. Al-Anbiyaa; z 87).""

HADTTS NO.3s5 (SHAHIH)

At-Tirmidziiuga meriwayatkan hadits ini dari Sa'ad bin Abi
'Waqqash .$, ia berkata
bahwa Rasulullah ffi bersabda: nDo'a Dzun-

Nun iepada Rabb-nya, ketika ia berada di dalam Perut ikan besar,

ialah:

@5"+fuin,3."i- J-rJ"4

'Mahasuci Engkau, saungultnya aku adalah tqmasuk ord'n8'ord'ng
yangzbalim.' (QS. Al-Anbiya{z 87)

Tidaklah seorang muslim mengucaPkan do'a ini dalam suatu

permohonan melainkan diperkenankan baginya."13

lrilrtt2 .Si"rh""dl*hjii+ihtjt.K*&i"tantae.baDnailr-siA**ad"zv3haatyka*raenuadolhDeahb'iafIb'siiiefuuksahlziS,, dfSifdyidamidkahnlaySmaalkitmehra&ablp-H'aAitml'aAalimlunlroY.ba1ian0m2a. luH-Hnaludsithsaiinn,i
i;-;;rrrE nildiriw"v"itkat obh an-Nasa-i dalan Amahl Yasm ual La.ilah (no. 655)
a;*"""tt*t dlaeynfginanulsabnaadd iyisa.ng" dh;'rf, padanya ter&pat Muhammad bin d-Muhajir dan ia addah

sidhiih Kitaab at-Adzkaar ua Dba'iifubn, Syaikh salim al-Hilali no.253. Hadits ini
;i;Jih: oleh at-Tirmidzi (no.'lszz\,Ahmad (l/170),al-Hakim (y505)
menshfiihkanrrva, lalu disepakiti oleh idz-Dzahabi. Saya katakan: 'Benar

u.tdul ["t kan.' ban sava tidak mengetahui ipavangmenyelab-
;;;;- ;;;;Ldania

k'an'an-Nawawi hanya meriwayatkannya ilari Ibnus Sunni padahal riwayat tersebut
dha'ifjiddan (sangat lemah).

Dzikir dan Do'a untuk Perkara Tertentu 401


Click to View FlipBook Version