The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by waroengdakwah, 2022-08-12 09:18:46

KITAB AL-ADZKAR 1

KITAB AL-ADZKAR 1

*. .',rr. O yi?t rip, ld,"

"Ya Allah, janganlah Engkau menghalangi kami dari pahalanya
dan jangan pula Engfuu memberi ftnah kepada kami sqpeningalnya-"

Abu'Ali bin Abi Hurairah dari kalangan sahabat kami berkata:

"Orang-orang terdahulu membaca setelah takbir keempat:

?-t-1t-1C, rW,--a1-4..*s- ,-.fi Jj'z,C qLi A Qr;ti,

@;6i

Ya Rabb kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan
di akhirat dan peliharalah harni dari siksa Neraka." (QS. A1-
Baqarah:201)

Dan ia mengatakan: "Halfuu bukan diriwayatkan dari asy-Syafi'i,
dan jika dibaca maka itu addah hal yang baik."

Saya katakan bahwa yang cukup baik dalam hal ini adalah apa
yang telah saya sampaikan sebelumnya di dalam hadits Anas di dalam
bab Do'a Tertimpa Bencana. \Vallaahu a'larn.

Dan saya katakan pula: "Unnrk do'a yang keempat ini didasarkan
pada hadits berikut:

HADTTS NO.458 (SHAHTH)

Apa yang telah kami riwayatkan di dalam l<ttab as-Sunan al-Kabiir,

lsrye al-Baihaqi, dari'Abdullah bin Abi Aufa q€F,, bahwa ia benakbir
empat kali dalam shalat jentzah anak perempuannya, lalu setelah
takbir keempat, dia berdiri yang lamanya sama dengan lama antara
dua takbir untuk memohonkan ampunan dan mendo'akannya. Dan

setelah itu, dia berkata: "Rasulullah ffi berbuat seperti ini."

Di dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa beliau bertakbir, lalu
diam sesaat sampai kami mengira bahwa ia akan bertakbir kelima,
dan kemudian ia mengucapkan salam ke kanan dan ke kiri. Setelah
berbalik, kami katakan kepadanya: "Apa yang engkau lakukan tadi?"

Dzikir-Dzikirketika Sakit dan Seputar Kematian ... 505

Ia menjawab: "Sesungguhnya aku tidak menambah atas apa yang pernah

Eaku saksikan Rasulullah melakuktnnya," atau: "Beginilah Rasulullah

ffi melakukannya."ss

Al-Hakim Abu'Abdillah mengatakan: "Hadits ini shahih."

Pembabasan:

Salam dalam Shalat Jenazah.-e'"''

Setelah selesai mengerjakan keempat takbir dan membaca dzikir-
&ikirnya, dilanjutkan dengan mengucapkan salam dua kali, sebagaimana
layel<nya shalat-shalat lainnya. Hal iru didasarkan pada hadits 'Abdullah
bin Abi Aufa.

Dan hukum salam di ddam shalat lenazahini sama seperri hukum

salam di semua shalat lainnya. Demikianlah madzhab y*g shahih lagi

menjadi pilihan.Di kalangan kami, masalah ini masih terdapat perbedaan
pendapat yang lemah, dan sengaja saya ringgalkan karena tidak perlu
untuk disampaikan di dalam buku ini.

Seandainya seorang makmum masbuq (teninggal), kemudian ia
mendapati imam sudah mengerjakan sebagian dari shalat, maka ia
segera benakbir untuk mengikuti imam saat iru juga, lalu membaca
al-Faatihah. Kemudian dilanjutkan sesuai dengan ururan yang dikerja-
kannya dan tidak boleh sama dengan bacaan imam. Jika ia bertakbir,
lalu imam mengerjakan takbir yang lainnya sebelum makmum sempat

membaca dzikir, maka dzikir itu telah gugur darinya sebagaimana

(*gugurnya bacaan dari makmum yang teninggal b"q) ddam semua

shdat. Dan jika imam telah mengucapkan salam sedangkan makmum
yang masbuq tadi masih tertinggal beberapa takbir, maka ia harus

8s Shahiih Kitaabal-AdzhaaruaDba'iifubz. Svaikh Sdim al-Hilali no. 336. Hadits ini
shahih. Diriwayatkan oleh ianli-Bshaaihhiiqhi."('KIVeml3u5d),iamn eialamluei niaslaatnakAabnu(IY]ya''hfuSr-dlea\r,i"niyaan.
Saya katakan: "Sanad hadis

iuga diriwaya*an oleh Ibrahim al-Haiari dari Ibnu Abi Aufivane senada densannva."
Saya katakan: "Diriwayatkan oleh allBaihaoi EV /36. 42. drtr43)". Ibnu tr,ta;af, (tsbf)-
Ahmad (IVl383), al-Hakim (l/360\, hdaairnvlabrsaahiaim'teltaidha^krm/ifeo-n'ndays^ir.iniyla-Hdaenksiarini
mengatakan, "Ini addah haditi shahih,

5xsp dalil." Dan diberikan komentar oleh edz-Dzahabi seraya meneataka;r 'MerEka

menilai Ibrahim dha'if." Saya katakan bahwa vane demiliian iruLarena buruknva
hafalan lbrahim. Dan al-Hafizh tpDuina
mensatakan di dalam at-Taqriih mengisvaritkan keoadanya. karena beliiu
yan{maqtf." berh"adic hyyin, rrierafa"biberapa riwayat

5ffi Dzikir-Dzikir ketika Sakit dan Seputar Kematian ...

mengerjakan takbir-takbir y*g teninggd tersebut yang disertai dengan

dzikir-dzikirnya sesuai dengan tenibnya.Inilah madzhab yang benar
dan populer di kalangan kami. Dan kami mempunyai pendapat yang
lemah yang menyatakan bahwa hendaklah orang tadi mengerjakan
takbir-takbir yangtertinggal secara berurutan tanpa disertai bacaan
dzikir. \Vallaahu a'hm.

Pasal25

DO'A YANG DIBACA OLEH PENGANTAR
JENAZAH

Disunnahkan bagi mereka trmuk senantiasa ten$ menens berdzikir
kepada Alah Ta'ala seraya memikirkan apa yang akan dialami oleh si
mayit, bagaimana tempat kembalinya kelak, serta apa yang akan ia

peroleh di ddamnya, dan bahwasanya kematian ini merupakan akhir

dari kehidupan dunia dan pasti akan dialami oleh semua penghuninya.

Hendaklah dia benar-benar menghindari pembicaraan yang tidak
membawa manfaat sama sekali. Sebab, saat itu merupakan saat untuk
berfikir dan berdzikir. Saat itu, kelalaian, kelengahan, serta pembi-

c raar. yang tidak berguna benar-benar sangat tidak baik, karena

pembicaraan yang tidak bergtrna benar-benar dilarang untuk dilakukan
kapan pun juga, apalagi pada saat mengantar jentzrh.

Perlu diketahui, bahwa yang benar dan menjadi pilihan adalah
dilakukan oleh kaum Salaf ,$p, yaitu diam saat berjalan

m^pe^nygaarLngtabriajseanaz.ah,yairu dengan tidak meninggikan suara untuk bacaan,

dzikir, maupun yang lainnya. Hikmah yang dapat dipetik dari hal

tersebut zudah sangat jelas, yaitu menenangkan hati sendiri dan mengkon-

s e ntrasikan pikirannya p ada hal-h al y mg berkenaan den gan jenazth.
Itulah yang memang dianjurkan pada keadaan seperti itu.

Inilah yang benar. Jangan sampai engkau terkecoh oleh orang-
orang yang melakukan hal yang berseberangan dengan hal tersebut.

Abu 'Ali al-Fudhail bin'Iyadh.$ mengatakan: "Tetaplah berada di

jalan petunjuk. Minimnya orang yang berjalan padanya tidak akan
membahayakan dirimu. Hati-hatilah dengan jalan-jalan kesesatan dan
jangan engkau tertipu oleh banyaknya orang-orang yang binasa."

Dzikir-Dzikir ketika Sakit dan Seputar Kematian ...

Dan kami telah meriwayatkan di ddam Sunan al-fuihaqiapa yang

dseilnaakduakadnenogleahno^rapnagy-aonragntgeylaahngstiadyaak katakan.* Sedangkan apa yang
berilmu, berupa bacaan terhadap

jenazah, baik itu di Damaskus maupun di tempat lainnya, yaitu bacaan

yang dilakukan dan pembicaraan yang tidalc pada tempetnya, adalah

haram, menurut kesepatakan para ulama. Dan di dalam l<rtab Aadaabul

Qunaa' saya telah menjelaskan keburukan nya danpengharaman yang

keras menganai hd tenebut serta penilaian fasik bagi orang yang mampu

mencegahnya tetapi tidak menc egahnya. Vallaabul Mustd'd.d.n.

Pxal26

DO'A ORANG YANG DII-ALUIJENAZAH
ATAU MELIHATNYA

Disunnahkan baginya unruk membaca:

'.'c)wr gl' "7t ot;s;

"Mahasuci (Allrh) Y*g Mahahidup dan tidak akan pernah mati."

Al-Qadhi al-Imam Abul Mahasin ar-Rauyani dari kalangan

sahabat kami mengatakan di dalam l<tteb al-Baln "Disunnahkan baginya

untuk berdo'a dan mengucapkan:

'.u'j:41 gl' '4r ii,r lt dl ,"

'Tidak ada Ilah yang berhak diibadahi melainkan hanya Allah
Yang Mahahidup dan tidak akan pernah mari.'"

Dan disunnahkan pula baginya umuk mendo'akan jenazahtersebut
seraya memujinya dengan kebaikan, jika memang berhak untuk dipuji,
tetapi tidak boleh berlebihan.

e Silahkan dilihat W/2t-28)
Dzikir-Dzikir ketika Sakit dan Seputar Kematian ...

Pdsal2T

DO'A YANG DIBACA OLEH ORANG YANG
MEMASUKKAN JENAZAH KE KUBUR

HADTTS NO. 46e (SHAHIH)

Kami telah meriwayatkan di dalam Sunan Abi Dauud, Jaami'

at-Tirmidzi, Sunan al'Baibaqi dan lainJain, dari Ibnu'Umat *i;',

bahwa Nabi ffi jika meletakkan mayit ke dalam kubur, maka beliau

membaca:

..[Warr JF3IL &, 'f i1"

"Dengan menyebut Nama Allah dan dengan menjatankan Sunnah

Rasulullah ru.""

86 Shahiih Kitaab al-Adzkaar ua Dba'iifuha, Syaikh Salim al-Hilali no.337. Hadim ini
shahih. Diriwayatkan oleh Abu Diwud (5ztl\, Ahmad (11/27 dan 40'41,59 dan
127-128\.Ibnu[Iarud di dalam al-Munua.a (548), al-HakimA366\ dan al-Baihaqi
ftVl55)i'melalu-i ialan Hammam bin Ya}vi daii Qatadah, dari Abu ash-Shiddid,
Jari Ibiiu'IJmar'0"1, i" menvebutkan halits tersebut secara rnarful- Al-Hakim
meneatakan: 'Hidits shahih denean svarat Svaikbani (al-Bukhari dan Muslim),
t"t oik drr"n r" ddak meriwavatkarilrva-'Dan Hammam bin Yahva dapat dipercaya,
iika^ dia meniandarkan haditi seperti'ini. maka tidak dapat dikaakan inemifil<t'ilkt

?cacat) aoabili dinasauf,<anoleh Sw'bah." Adz-Dzahabiheneatalen: "Shahih dengan
lr"rJt teduanva. din rclah dimiwulkanoleh Sw'bah." Al-Baihaqi mengatakan:
"bimarfukarr'sendiri oleh Hammiri bin Yahvadensan sanad ini, ilan dialeorang
vans ts{oab.hanva saia Svu'bah dan Hisvam ad-Dustirwa-i meriwayatkannya dari
b"6d"h' t";*" k"*ir$rpada Ibnu 'Umar." Kemudian dia menyitii sanadnfa pada
kiduanva &ri Oatailih d6nean staa)s trrdtttr,,fpada Ibnu Umar dari perbuatannya.
*Demikiln iusa d;nEan al-Hafiim dari Sw'ba]r seorans sendiri. Sava ka-takan: 'Hadits

ini seoerti ir"in ailfit"t oleh al-Hakiin dan^dz'D?^abi." Danriwavat Hammam
ddak membualnva cacat. Sebaeaimana yane dikatakan oleh al-Hakim, iang demikian
iru karena Hanimam memalfu'k"t t va ieotat g diri, seperti yang dikemukakan
oleh al-Baihaoi. Yane demikian itu kaiena beberipa alasair berikuc Pmama,tidak
ada oertentansan at 6ta maruuf dan marfu'pada*rmulaannya, karena rafa'seba+i
r"*6"h"r, tsrtab, dania maqkl. Kedui bihwa3yu'b ah m6marfukannya kepada
riwayat Ibnu Hibban (722)i,Iauazidl d$Ldi dalam kitab Sbahihnya(3299). Kaiga,
bahria Hammam dda[< meriwayatkarinya seoranq diri. Dan telah diriwayatkan pula
oleh Ibnu Hibban melalui ialin Sa'idbin'Aruf,ah dari Qaudah secira mai'fu'.
Disebutkan oleh al-Hafizh di ddam at'Talhbiisbul Habiir Wl29).
Dan yang benar bahwa hadits ini shahih, bad.k marfu'maupun mauquf. Hadir ini
M-.*a'ipa.hrr(rt?'s"siOila. laIbnnluasinSduanrni iIbdniud'LdJammar'A, mdidrilwulaYyaau*min oleh it-Tirmidii'(fO+e), $nu
ual Lailah (585\; drelalui
ialan
al-tlaiiii &ri Nafi, dari Ibnu 'IJmar, bahwa apabila Nabi E m'emisukkan niayit
ke dalirir kubur, maka beliau mengucapkan sikali:

Dzikir-Dzikirketika Sakit dan Seputar Kematian ... '5G)

At-Tirmidzi mengatakan: 'Hadits ini hasan."

6,Imam asy-Syafi'i dan para sahabatnya ar mengatakan:

"Disunnahkan untuk mendo'akan mayit dengan do'a ini."

ffiDan di xfiaruhal yang baik addah pendapat Imam asy-Syafi'i

di dalam kitab Mukbtasbar al-Muzani,iaberkata: "Hendaknya orang-
orang yang memasukkannya ke dalam kubur mengucapkan:

l,irliqtficuty'fr qi*[;Jri Lii,,"
/,
o-$t /J/ &f :r

aa
uC.'.a7g. -.,rJu.. qJ c4,r.roJi, \-rrl,, Og 'ri'6:)t!:)
*a[iJtJ t;!.$t
lty,!\:r ui:'+Ji,Osr.o to. to/

!1{
,ai>) lo ot

''!?'*ei11r j'r;.","

Nama Allah, dan demi Allah, sena berdasarkan pada ajaran

ir_tfmf:nyebut

Dan terkadang mengucapkan:

" .bpr-9 ,it i ,!t),1' ,-i"

'Dengan menyebut Nama Allah, demi Allah, dan berdasarkan pada Sunnah

Rasulilllah E.t

At-Turmudzi mengatakan, "Ini hadits hasan gharib dari sisi ini.'

Dan hadis ini luga telah diriwayatkan selain dari lalan ini dari Ibnu'Umar, dari

Nabi E. abu'asI-striddiq an-(Iaaii meriwayatklnnya dari Ibnu'IJmar secara

mauquf. Saya katakan: "Al-Hajjaj adalah ISnu An6a-ah, ia seorang mudallis,
dan ia telah mens'an'ankan hadits ini. Dan telah dikuatkan oleh Laits bin Abi

ir"-p"k*HSfi/ua3lda6iitm6s\.'pinaiadi abmeIberknmauitlai[k{:ai''siHaahao.dtdiriasvnaahLlia-dBitasdvaaardidahhlaai hddistasenoarilaa-Bnieinvysaadarlfetrid.b}o.dzoi'siuf6'll.ebtreuxdteki ankanalakonelpiohaiknu"lnS-aHanh"nakvbaai*t.-

svahid baei hadits Harimam dari Oatadh.' Abu'Abdilahiduhammad
bin 'Abdilla6 ash-Shffar memberitahu kami:Lbu Isma'il Muhammad bin Isma'il
memberitahu kami: Sa'id bin Abi Maryam dan Ibnu Bakr memberitahu kami.
Keduanya berkaa, d-Laits bin Sa'id *.'*bu.itahu kami, Ibnul Haad memberitahu

kami, dari Muhammad bin Ibrahim at-Taimi dari Abu Hezim maula al-Ghafarivyin,

ia berkata: Al-Bayadhi memberitahuku, dari Rasulullah ffi, bahwasanya blliau
bersabda, Jika seorang mayit diletakkan di dalam kuburnya, maka hendaklah

orang-orang yang melet-akkanya pada saat meletakannya mengucapkan:

^.Yri*,!b t ,!u),1' ra"

"Dengan Nama Allah, demi Allah, dan berdasarkan pada ajarat Rasulullah."

Saya katakan: "Al-Hakim diam terhadap hadits tersebut. demikian iuea denean

ad2-Dzahabi. Dan sanadnva shahih. Di dalam masdah ini terdaoat tinial tra[its
yang disebutkan oleh al-Fiafizh didalamat-Talhhiisbal Hahir @tZS-tiO1. Silakan

lilifiat."

510 Dzikir-Dzikir ketika Sakit dan Seputar Kematian ...

ut ,ysi Jif u6'&'e1* ots,l* eio ot

/r/
,iiii..i fbr i{jilr ,:,!;e3 &p Ss qt*'* ,f
',!;&'r.
otr,c S'li d €rs'r-fi, qti; V//.tui,
t,)

q,A iiott lr t ,e-bo! zoti J'F at ,rio6t: ,',['.rJ-b

[{!r ,F

. loTo -. /o o '
ef;€e1s,;^tritr,I-,ry.+;,b
,olS) z3 z o9,

c6a-[9

',prlr gti \|!*:)

'Ya Allah, aku serahkan ia kepada-Mu dalam keadaan terasing dari

isteri, anak, kerabat dan saudara-saudaranya. Ia telah meninggalkan

orang-orangyaigselalu ia sukai untuk didekati. Dan ia telah
keluar dari keleluasaan dunia dan kehidupan menuju kegelapan
dan kesempitan kubur.Ia mengambil tempat di sisi-Mu sedang
Engkau sebaik-baik rujuan baginya. Jika Engkau menyiksanya,
pasti itu karena dosanya. Dan jika Engkau memaafkannya maka
yang demikian itu karena Engkau memang Mahapemaaf. Engkau
tidak bunrh untuk mengadzabnya sedang ia sendiri sangat membu-

tuhkan rahmat-Mu. Ya Allah, balaslah kebaikannya dan amptrnilah
kesalahannya. Dan lindungilah ia dari adzab kubur. Himpunlah
unnrknya rasa aman dari adzabMu karena rahmat-Mu, jauhkanlah

ia dari segala hal yang menakutkan untuk menuju ke Surga. Ya
Allah, berikanlah pengganti dalam peninggalannya bagi orang-
orang yang ditinggalkannya, angkatlah dia ke 'Illiyyin, karunia-

kanlah anugerah kepadanya berkat rahmat-Mu, wahai Rabb Yang
Mahapemurah dari semua yang pemurah."'

Pasal 28

DO'A YANG DIBACA SETELAH PEMAKAMAN

Disunnahkan bagi orang yalrtgada di sekitar makam untuk
menaburkan tanah dengan kedua ter.g nny^ sebanyak tiga kali ke
dalam kuburan dari arah kepalanya.

Dzikir-Dzikir ketika Sakit dan Seputar Kematian ... 511

Segolongan orang dari sahabat,kegri mengatakan: "Disunnahkan

pada taburan pertama membaca: {;rdB+"1 (Dari tanab inilah Kami
{i't$ *i:lmmjad.ikan halian). Pada taburan kedua merirbaca:
(K"pofu

tanalt itu pula Kami akan mgngembalikan kalian). Dari paila taburan

ketiga membaca: (cii il$'€+-i,i *1\ (Dan darinya pula Kami akan
mmgeluarhan kalian kembalipad.a khliyanglain.) (QS. Thaahaa: 55)"

Dan disunnahkan pula untuk duduk sesaat di dekat kuburan
setelah selesai pemakaman, yang kira-kira lamanya seperti lamanya
penyembelihan unta &n pembagian dagingnya. Dan hendaklah orang-
orang yang duduk itu membaca al-Qur-an dan mendo'akan si mayit

seraya menasihati dan memberikan kata-kata tentang orang-orang baik
dan keadaan orang-orang yaigshalih.

HADTTS NO.47o (SHAHTH)

Kami telah meriwayatkan di dalam Sbabih al-Bukbari d^rl Sbdhib

Muslim dari Ali rS, ia berkata: "Kami pernah memakamkan seorang

jenazah di kuburan Baqi' al-Gharqad,lalu Rasulull^h ffi mendatangi

kami dan kemudian duduk, maka kami pun duduk di sekeliling beliau

sementara beliau membawa tongkat. Lalu, beliau menundukkan kepala

dan menghentak-hentakkan tongkatnya. Kemudian beliau bersabda:

;:tk: )61 qAlk + t' lt gi7p(i u'
'.F,4

'Tidak ada seorang pun dari kalian melainkan telah ditetapkan
tempatnya di Neraka dan tempatnya di Surga.'

Para sahabat bertanya: ''Wahai Rasulullah, mengapa kita tidak

bersandar saja pada ap yengditaapkan bagi kitd' Beliau pun menjawab:

..{'6tl v;WKtitOr

rf*'Berbuatlah, karena rai"p orang a;r.i"frf.- untuk mencapai

apa y^ngdiciptakan untuknya.'87 Kemudian dia menyebutkan

hadits selengkapnya.

87 Sbdhiih Kitaab al-Adzluar un Dlu'iifiihu, Syaikh Sdim al-Hilali no. 338. Diriwayatkan

oleh al-Bukhari @/ 225 -Fat-bul'Baar) ilan .iuga Muslim Q647).

Dzikir-Dzikir ketika Sakit dan Seputar Kematian ...

HADTTS NO.471 (SHAHTH)

Kami telah meriwayatkan di dalam Shahih Muslim dari'Amr bin

al-'Ash &, ia mengatakan: Jika kalian menguburkan diriku maka

tetaplah (diamlah) kalian di sekitar kuburanku sesaat,lamanya sama

dengan penyembelihan seekor unta dan pembagian dagingnya, sehingga

aku merasa terhibur oleh kalian sambil menunggu apay^igharus aku

jawab kepada utusan Rabb-ku."88

HADTTS NO. 472 (SHAHTH)

Kami juga meriwayatkan di dalam Sunan Abi Dauud dan Sunan

al-Baihaqi dengan sanad yang hasan, dari'IJtsman +S, ia berkata, 'Jika

Nabi ffi selesai menguburkan seorang jenuah,maka beliau berdiri di

atasnya seraya bersabda:

|&\,.jU,lli 'dy;qr ii t:rt;1 1 ;'ibicLltt

'Mohonkanlah ampunan untuk saudara kalian ini dan mohonkan-
lah keteguhan untuknya, karena sesungguhnya sekarang ini dia
sedang ditanya.'"8e

Imam asy-Syafi'i dan beberapa orang sahabatnya mengatakan:
"Disunnahkan bagr mereka untuk membacakan beberapeay^t al-Qur-an
di dekatnya." Mereka berkata: "Dan jika mereka membacanya sampai
kltatam (selesai), maka yang demikian itu juga baik."

HADTTS NO. 473 (DrJ.A',rF)

Kami telah meriwayatkan di dalam Sunan al-Baibaqi dengan
sanad yang hasan, bahwa Ibnu 'IJmar mensunnahkan untuk membaca

88 Sbahiih Kitaab al-Adzleaar ua Dbt'iifuh4, Syaikh Salim al-Hilali no. 339. Diriwayatkan
oleh Muslim (121).

8e Sbabiih Kitaab al-Adzkazr wa Dha'iifubz. Svaikh Salim al-Hilali no. 340. Hadits ini
shahih. Diriwayatkan oleh AbuDa#ud Q22l),al-Hakim (/370),al-Baihaqi (IVl56),
melalui ialan Hisyam, dari'Abdullah bin Bukhair, dari Hani maula'Utsman secara
marfu'. Al-Hakim mensatakan: "Bersanad shahih." Diseoakad oleh adz-Dzahabi.
Sayi katakan: "Derajat1radits itu sepeni yang dikemukalan oleh keduanya. Dan
saiadnya dinilai jal,yid oleh penulis'dr dalam"al-Majrnuu' S /292).

Dzikir-Dzikir ketika Sakit dan Seputar Kematian ... 5L3

permulaan dan akhir surat al-Baqarah di atas kuburan setelah selesai

menguburkannya.eo

Pembabasan:

Tal qin Setelah Pen guburan.-P'ot'

Mengenai talqin setelah penguburan, ada segolongan ulam a ytng

jumlahnya cukup banyak dari sahabat kami yang mensunnahkannya.

Di antara ulama yang menetapkan hukum sunnahnya talqin adalah

al-Qadhi Husain di dalam Ta'liq-nya,,juga sahabatnya,Abu Sa'ad al-
Mutawalli di dalam kitabnya at-Tatimmab, serta Syaikh Imam Abul
Fat-h Nashr bin Ibrahim bin Nashr al-Maqdisi,Imam Abul Qasim ar-
Raf i dan lainJain. Dinukil oleh al-Qadhi Husain dari beberapa sahabat

asy-Syafi'i.

Kalimatnya dapat disebutkan sebagai berikut, di mana ary-Syaikh

Nashr mengatakan: Jika sudah selesai memakamkannya, hendaklah
ia berdiri di dekat kepala mayit seraya berkata: "\flahai Fulan bin
Fulan, ingatlah janji yangdulu engkau pegang saat akan keluar ke

dunia, kesalssian bahwa tidak ada Ilah (yang berhak diibadahi) melainkan
hanya Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan Muhammad adalah
hamba dan Rasul-Nya, dan bahwasanya hari Kiamat itu pasti datang

dan tidak diragukan lagi. Allah akan membangkitkan semua orang
yang ada, di dalam kubur. Katakanlah: 'Aku rela Allah sebagai Rabb,

Islam sebagai agama, Muhammad ffi sebagai Nabi, Ka'bah sebagai Kiblat,

al-Qur-an sebagai imam, dan kaum muslimin sebagai saudara. Rabb-ku
adalah Allah, tidak ada Ilah yang berhak diibadahi kecuali Dia, dan Dia
adalah Rabb 'Arsy yang agung." Ini adalah kalimat Nashr al-Maqdisi,
ada di dalam L<rtab at-Tabdziib.

Dan kalimat ulama lainnya senada dengannya. Dalam kalimat
(tersebut) sebagian mereka ada yangmenguranginya. Kemudian ada
juga yang mengatakan: "Ya'Abdullah Ibnu Amatillah (wahai hamba
Allah putera hamba perempuan Allah)." Ada juga di antara mereka

eo Sbahiih KitaabalAdzkaaranDha'iifubu. Svaikh Salim al-Hilali no. 133. Hadits ini
Diriwayatkan oleh djBaihaqitWtsn.
m.awuf dha'if. di dalarirnya terdapat'Abdtiriahm"h Sava kamkan: "Sanad hadits ini
Uii, al-'Alla' bin al-Lajlaj;
e" fi,.lyr.""

majbul."

514 Dzikir-Dzikir ketika Sakit dan Seputar Kematian ...

yang mengatakan: "Ya'Abdullah bin Flawwa' (wahai hamba Allah

putera Hawa)." Juga ada yang mengatakan: "Ya Fulan +ebut narranyd.-
Ibnu Amatillah (wahai fularr. -sebat twrndnya- putera hamba perempuan

Allah)." Atau bisa juga dengan menyebutkan: "Ya Fulan bin Hawwa'
(wahai Fulan putera Hawwa')." Semuanya itu memiliki satu makna.

Syaikh Imam Abu 'Amr bin ash-Shalah 'ir$ pernah ditanya
mengenai talqin ini, maka ia menjawab di dalam f.atwtnyaz "Talqin

tersebut adalah yang menjadi pilihan kami dan kami amalkan, serta
disebutkan oleh segolongan ulama dari kalangan sahabat kami dari
Khurasan."

Lebih lanjut, dia mengatakan: "Dan kami pernah meriwayatkan
mengenai talqin ini sebuah hadits dari Abu Umamah yang sanadnya
termasuk tidak kuat, tetapi bisa diperkuat oleh beberapa syahidnya
dan juga apayangdiamalkan oleh penduduk Syam terdahulu."

Dia juga mengatakan: 'Adapun talqin pa& anak kecil yang masih
menyusu, maka tidak ada satu dalil pun yang menjadi sandaran dan
kami juga tidak pernah melihatnya. Vallaabu a'km."

Saya katakan: "Yang benar, tidak diperlukan talqin pada anak
yang masih kecil secara mutlak, baik yang masih menyusu maupun
yang lebih besar dari itu, selama belum baligh dan belum mukallaf.
lVallaahu d'ldm."

Pasal2g

\T/ASIAT MAYTT AGAR DISHALATKAN OLEH
ORANG TERTENTU ATAU DIKUBURKAN

DENGAN CARA DAN DI TEMPAT TERTENTU.
DHEAMLIKLIAAINNNJUYGAAYIA(ANFGABNOSLEERHTADABNERYBAANGGAI

TERLARANG UNTUK DIKERJAKAN

HADTTS NO.474 (SHAHTH)

Kami telah meriwayatkan di dalam Shahib al-Bukhari dari'Aisyah

&€9-, , ia berkata: "Aku pernah masuk menemui Abu Bakar 1ahni,

ketika ia (Abu Bakar) sedangsakit- maka ia bertanya: 'Dengan berapa
kain kalian mengkafani Nabi ffi?'Kujawab, 'Dengan tiga kain.'

Dzikir-Dzikir ketika Sakit dan Seputar Kematian ...

'Pada hari apa, Rasulullah ffiwarfar?'rtnyaAbu Bakar. 'Aisyah
menjawab: 'Pada hari Senin.' Abu Bakar bertanya, "Lalu hari apa

sekarang ini?' 'Hari Senin,' jawab Aisyah.

'Aku berharap meninggal sekarang sampai nanti malam.'"
Kemudian Abu Bakar melihat ^kreLtp^raakaian y*ryiakenakan saat sakit

yang padanyaterdapet bercak minyak za'fartn. Maka ia pun berkata:

"Cucilah pakaianku ini, lalu tambahkan padarryadua kain, dan selanjut-

nya, kafanilah aku dengannya." Lalu kukatakan: "Sesungguhnya

pakaian ini telah kusam."

Dia menjawab: "Sesungguhnya orang yang hidup lebih berhak
unruk mengenakan pakaian yang baru daripada orang yang meninggal,
karena sesungguhnya kain hanyalah untuk nanah."

Namun, Abu Bakar tidak kunjung meninggal dunia kecuali pada
petang hari menjelang hari Selasa, dan beliau *& dimakamkan sebelum
waktu Shubul.el

Sedangkan ucapan Abu Bakar: "Lil Multlab" yangberarti nanah
yang keluar dari tubuh si mayit.

HADTTS NO.47s (SHAHTH)

Kami telah meriwayatkan di dalam Shahih al-Bukhari, bahwa
'LJmar bin al-Khaththab,# saat terluka mengatakan: 'Jika nyawaku
dicabut maka bawalah aku, kemudian sampaikan salam dan ucapkan:
"IJmar meminta izin (untuk dikubur berdampingan dengan Nabi),'
jika ia -yakni,'Aisyah- memberi izin kepadaku, maka bawalah aku.
Dan jika dia menolakku, maka kembalikan diriku ke kuburan kaum

muslimin."e2

HADTTS NO.476 (SHAHTH)

Kami telah meriwayatkan di ddam Sbabib Muslim dari 'Amr bin
Sa'ad bin Abi \U7aqqash, ia mengatakan bahwa Sa'ad berkata:

et Shahiih Kitaab al-Adz*aar un DlM'iifi,th4,Syaikh Salim al-Hildi no. 341. Diriwayatkan

oleh al-Bukhai @/t+0 dan252 -Fat-bul Baar). Diriwayatkan

'2 Shahiih Kitaab al-Adzhaar un Dhd'iifuhr4,syaikh Salim al-Hilali no.342.
oleh al-Bukh ari @,/ 256 dan'fn/Ss-e2 :Fat-bul Baarl.

515 Dzikir-Dzikir ketika Sakit dan Seputar Kematian ...

,U4'* tffttGt,z.J* lz sl f'Srl]liiri)l\n,'

clrJt;i.JJ

'.W Arr J-r;

"Buatkanlah liang lahat untukku, dan tutuplah aku dengan bata

seperti ap;- y^ngdilakukan terhadap Rasulullah W.""

HADTTS NO. 477 (SHAHTH)

Kami juga meriwayatkan di dalam Shahih Muslim dari Amr bin

&al-'Ash bahwa dia pernah berkata pada saat dia tengah menuju ke

gerbang kematian: Jika aku mati, jangansampai ada seorang wanita
pun yang meratap dan api yang mengiringiku. Dan jika kalian sudah
menguburkan diriku, maka urukkan tanah pada kuburanku sedikit

demi sedikit, kemudian tetaplah di tempat sejenak di sekitar makamku
(waktunya) selama penyembelihan seekor unta dan pembagian &gingnya
sehingga aku terhibur oleh kalian, dan aku akan menunggu jawaban
apayutgakan aku berikan kepada unrsan Rabb-ku."ea

Dan ddam pengertian yang sama, kami juga meriwayatkan hadits
Hudzaifah terdahulu pada bab rcntang pemberitahuan perihal kematian
seseorang kepada sahabat-sah a;bartnya, dan hadits-hadits lainnya. Dan
:ipeyaxtgtelah kami sebutkan rasanya sudah cukup. \Vabillazbit taufi.rq.

Perlu juga saya katakan bahwa tidak sepatutnya semua keinginan
mayit dipenuhi dan tidak pula semua wasiatnya dilaksanakan, tetapi
hendaklah semuanya itu dipaparkan terlebih dahulu kepada ulama,
sehingga apayffigdiperbolehkan bagi mereka dtparr dikerjakan dan

tp yangtidak, hal itu tidak perlu dikerjakan. Dan untuk itu perlu saya

berikan beberapa contoh:

Jika dia berwasiat agar diadikuburkan di salah satu kuburan di
negerinya, di mana tempat tersebut merupakan tempat orang-orang
pilihan, maka wasiatnya tersebut hanrs dijalankan.

Jika dia berwasiat agar dishalatkan oleh orang lain (bukan
keluarga), apakah boleh orang lain itu didahulukan atas keluarga si

et Shdhiih Kit4ab al-Adzluar ux. DlMtifi4ha,Syaikh Salim al-Hilali no. 343. Diriwayatkan
oleh Muslim (966).

'4 Shdhiih Kitaab al-Ad,zleaar sn Dl?a'iifiihil,Syaikh Salim al-Hilali no.344. Diriwayatkan
oleh Muslim (121).

Dzikir-Dzikir ketika Sakit dan Seputar Kematian ... 5L7

mayit? Mengenai ini terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama.
Dan yang benar adalah madzhrb kami, yaitu bahwa keluarga adalah
lebih baiVberhak trntuk didahulukan. Taapi, jika orang yang disebutkan
di dalam wasiatnya itu termasuk orang yang shalih dan berilmu yeng
dibarengi dengan pemeliharaan dan dzikir yang baik, maka disunnahkan
bagi keluarga dekat yang keadaannya tidak setara dengan orang itu untuk
mendahulukan orang tersebut ddam rangka memelihara hak si mayit.

Jika dia berwasiat agar dikuburkan di dalam peti, maka wasiatnya

tersebut tidak perlu dilaksanakan, kecuali jika tanah itu becek atau
berair sehingga diperlukan penggunaan peti, maka wasiatnya itu boleh
dijalankan. Dan biasanya pembelian peti itu diambil dari uang si mayit,

sebagaimana halnya kain kafan.

Jika dia berwasiat agar dia dipindahkan ke negeri lain, maka
wasiatnya itu tidak perlu dijalankan, karena pemindahan kuburan
itu haram hukumnya, menurut madzhab yang shahih lagi menjadi
pffian, dikemukakan oleh banyak ulama, sena yang dikemukakan oleh
para muhaqqiq.Dan ada juga yang menyatakan bahwa hal itu adalah
makruh.

Asy-Syafi'i 'sE mengrtakan, "Kecuali jika kuburatnyaitu dekat

dengan Makkah, Madinah atau Bainrl Maqdis, maka boleh dipindahkan
ke sana dalam rangka mengejar berkahnya."

Jika ia berwasiat agar dikuburkan dengan dialasi kasur atau
diberi bantal di bawah kepalanya fiauy^nglainnya , maka wasiatnya
ini tidak boleh dilaksanakan.

Demikian juga (tidak boleh dilaksanakan) jika ia berwasiat agar
dikafani dengan kain sutera, karena pemakaian kafan surera bagi laki-
laki adalah haram, sedangkan bagi kaum wanita adalah makruh dan
bukan haram. Sedangkan waria (banci), hukum yang berlaku baginya
adalah sepeni laki-laki.

Jika dia berwasiat agar dikafani dengan kain kafan yang lebih
dari kain kafan yang diryari'arkan atau dengan kain yang tidak menurupi
tubuhnya, maka wasiatnya tersebut tidak boleh dijalankan.

Seandainya ia ber.wasiat agar dibacakan al-Qur-an di dekat kuburan-
nya atau dikeluarkan sedekah unruknya, dan upaya pendekatan lainnya,
maka wasiat tersebut boleh dilaksanakan, kecuali jika wasiat tersebut
dibarengi dengan sesuatu yang dilarang oleh syari'at.

Dzikir-Dzikir ketika Sakit dan Seputar Kematian ...

Demikian juga, jika dia berwasitr agar pemakaman jenazahnya

ditangguhkan dalam batas yang melebihi batas yang disyari'atkan, maka

wasiatnya tersebut tidak boleh dipenuhi. Dan jika ia berwasiat a;gar
di atas kuburannya didirikan bangunan, sedang tanah tersebut milik

kaum muslimin, maka wasiatnya tersebut tidak boleh dijalankan, bahkan

hal tersebut merupakan sesuatu yang haram.

Pasal 30

MANFAAT YANG DIPEROLEH MAYIT DARI
UCAPAN ORANG LAIN YANG MASIH HIDUP

Para ulama sepakat bahwa do'a bagi orang-orangyar,gsudah
meninggal dunia itu sangat bermanfaat bagi mereka dan pahalanya pun

sampai kepada mereka.

Mereka berdalil dengan firman Allah Ta'rlaz

6 "pi tit Jr;ri er".. b :iQ O";$,
@./*i\6';;3"ttti;?!t

"DAn orang-ord.ngyang datang sesudab mereka (Mubajirin dan
Ansbar), mereka berdo'a, 'Ya Rabb kami, beri ampunkb knmi dan
saudara-saudara kamiyangtelab bqiman lebih dabulu dari kami^"'
(QS. Al-Hasyr: 10)

Dan ayat-ayat al-Qur-an lainnya yang cukup populer yang semakna
dengan itu. Sedangkan dalil dari hadits-hadits yang masyhur adalah:

HADTTS NO.478 (SHAHTH)

Seperti misalnya sabda Rasulullah ffi:
)
".f'F
g,y\..;rlftilr.

"Ya Allah, berikanlah ampunan kepada penghuni kuburan Baqi'

al-Gharqad."e5

es Shdhiih Kitaabal-AdzfuarunDbd'iirt,thr4,Syaikh Salim al-Hilali no. 345. Diriwayatkan
oleh Muslim (974).

Dzikir-Dzikir ketika Sakit dan Seputar Kematian ... 519

HADTTS NO.47e (SHAHTH)

Juga seperti sabda Rasulullah ffi ini:
".t$t# t
;it
ii,Ut"

"Ya Allah, berikanlah ampunan kepada orang-oran g yangmasih
hidup dan yang sudah wafat di antara kami."e6

'6 Sbdbiib Kitaab al-Adzkazr ua Dba'iifuhu,svaikh Salim al-Hilali no. 345. Hadits ini
shahih. Diriwayatkan oleh Abu Dawud (fZOt1, at-Tirmidzi (1024), an-Nasa-i di
dalarn al-Mujuba W /74) dan Amalul Yaum' atal i!-ailah (1080\, Ahmad (IV368), Ibnu
Hibban (757), al-Hakim (y3458), al-Baihaqi (Ivlal); rirelalli ialan Yihva bin Abi
Katsir, dari Abu Salamah, dari Abu Hurairati Al-Hakim menqaiakan: "Sh;hih denean

syarar asy-syaihbani (al-Bukhari dan Muslim).n Dan disepalati oleh adz-Dzahibi.
Demikiair iuea deneail svaikh kami als drdalamAbhaamil lanaa-b (hal. 124). Sava

katakan: "ililits te"rsebft seDerti yans mereka katakan. diniana Yahia telaliseca'ra

ielas menyampaikan hadits itu dalam riwayat al-Hakim. Sedanekjn orans yans

helihat sahad il-Hakim seorang diri, maka ii rclah benentangan &rrg* kedirinya]

karena:

1. Al-Hakam bin Musa, bukanlah syarat al-Bukhari.

2. Al-Haqal binZiyad, al-Bukhari tidak pernah meriwayatkan haditsnya.

Dan hadits tersebut dita'lil densan ta'lil yane tidak daoat dicela.

Ibnu Abi Hatim di dalam 'Ilalul"Hadii* wIS+\ mensatakan: "Aku oernah bertanva
kepada ayahku perihal hadits yang diriiavaikan oleh Muham-jd bi" Dzakwln
daii Yahya bin Abi Katsir, diri ^ibu Sah;uh, dari Abu Hurairah bahwa Nabi flE
pernah bersabda: Jika dia
mengerjakan shalat aras seorang ienazah, maka dia
mengatakan, 'Ya Allah berikanlaliampunan kepada orane-oraie vane masih hiduo

dan iane zudah mad diantara kami.'" Avahku otin meniawibr "IrrlJrtdr-. oara huffazh
tidalr m"engatakan: 'Abu Hurairah,' ietapi inereka mengatakan, '4b1, Salamah',

bahwa Nabi E (bersabda demikian)." D'anditabi' (diku"atkan) oleh Muhammad
bin Ibrahim at-Tiimi Yahya bin Ab'i Katsir, dari Abi Salamah,'dari Abu Hurairah.

Diriwayatkan oleh an-Nasa-i di dalam Amalul Yaum anal Laildb fi081\- Ibnu Maiah

(1488), dan al-Baihaqi (IV /ai; melalui ialan Muhammad bin Iihaq darinya. Siva
katalran: "Mutaba'a6 iiri lemih, kareni Muhammad bin Ishaq seorang inudailis,
dan ia iuga telah melakukan 'an'anab terhadapnya. Ibnu AEi Hariri di dalam
'Ilalul Hatriits A35n mensatakan: "Aku oernah^bdrtanva keoada avahku oerihal
hadits yang diriwafatkari oleh Muham^mad bin Salariah dari Ibiu khalq, dari
Muhammad bin Ibrahim, dari Abu Salamah, dari Abu Hurairah, dari Nibi ffi
lahya beliau pernah mengerjakan shalat, lalu beliau mengucapkan: "Ya Allah,
berikanlah ampunan kepada orjneonms yans masih hidup darivan'e zudah menineeal
di anara kami;laki-laki inaupun dremp",rin d antara kami." MJra a:vahku meniadfi'b:
Diriwayatkan Yahya bin Abi Katsir Zlari Abu Salamah bahwa N;bi ffi (beisabda
mengarakan: "Abu
demikiin). Sanad iii mursal, ia tidak Hurairah" dan tidak iuea

menyambunsnya sampai pada Abu Huraiiah kecuali denean tidak vakin. dan vaie
benir adalah- titursal.'Saia katakan bahwa at-Tirmidzi'iuea merieisvar"tk"h kE

arah iru, dimana dia berliata: "Hadits ini diriwayatkan ol6h"Hisyarf, ah-Dustuwa'i
dan Ali bin Mubarab dari Yahya bin Abi Katsir, dari abu Salamah'bin'AMirahman,
$fi #dgi secara mursal-" ?erlujuga saya sampaikan bahwa penyambungannyi
adalah lebih tepat, densan alasan s6bisai berikuit

1. Tidak ada p-enentan-gan antara maisbul dan mursal di awal permulaan.

520 Dzikir-Dzikir ketika Sakit dan Seputar Kematian ...

2. Hadits mausbul menambah ketsiqahan, dan ia itu maqbul.

Dan hadis tersebut dikatakan cacat karena Yahya menEalami idhthirdb (ketidaksabilan)
dalam hadits ini, dimana terkadang dia menyebutri-ya berasal dari sanad 'Aisyah,

d-dan terkadane b;sal dari Abu Ibrahln al-Asyliali, daJi ayabnya, p"d" kesempatan
v/eanirs?lratinv.adnsil menvebutnva berasal dari Abu Qatadah al-Anshari. Adapun hldim
dimal$udkan itu diriwayatkan oleh an-Nasa-i di dalam Arnalul
Yaum

wal'Laikh fiOZg\. al-Hakim fi/lS8),'Ibnul Iauzi di dalam al-'Ikl al-Mutanaabiyab
(tr/899). rnJrtrrii"l*'Ikrima} bin''Ammai, dari Yahva bin Abi Katsir, dari Abu
SAr*"h. dari'Aisvah 0alu ia menyebutkan hadits tersebut selengkapnya). Al-Hakim

berkata:'"Hadits iin sh'ahih dengair ryarat Muslim." Dan disepakiti,5leh adz-Dzahabi.

Saya katakan: "Tidaklah demiki;, karena ia merupakan .oh* durlr(Ijl"ury^ar uao',

karenat

1.'Ikrimah bin'Ammar paling dha'if riwayatnya karena berasal dari Yahya bin

Abi Katsir secara khusus.
2.Muslim oernah meriwayatkan hadits'Ikrimah bin'Ammar dari Yahya bersama

denean fane lainnva. sebaeaimana bisa Anda dapati di dalan Syart Shahih Muslim,
karia air-N"aw"wi(vVtf+), sehingga tidak shihih atas syaratnya seorang diri.

Imam at-Tirmidzi telah mensisyaratkan hd itu, dimana dia mengataken @,/3++):
"Diriwayatkan dari 'Ikrimah bin'Amt r"., dari Yahya bin Abi-Katsir, dari Abu
Salamah.'dari 'Aisyah, dari Nabi #.Danhadits'Ikrimlh bin 'Ammar ddak teriaga.

Mungkin masih ida keraguan terhadap hadits Yahya ini.'

Densan kedua dasan di atas tampak ielas bahwa penyandaran hadits ini pa& sanad

'Aisfah merupakan salah satu dari berbagai uibait 'Ikrimah, ualkaEu a'lam.

Sedanekan hadits Abu Ibrahim al-Asvhali diriwavatkan oleh an-Nasa-i di dalam
AmaltYalrmttalLailah(1}84dan 1085), at-Tirmidii (1024\,Ahmad (IVl170),Ibnu
Abi Svaibah di dalam a[Mushannaf(tVltOs), 'Abdurrazaq (6419), ad-Daulabi di
dalari.at-X;naa 0/15-15). d-Baihaqi(IV41), melalui ialan Yihya bin Abi Katsir, ia
menceritakan: Abu Ibrahim al-Aiyhali memberitahuku dari ayahnya.

At-Tirmidzi mensatakan: "Hadir I0alid Abu Ibrahim adalah basan sbabib.Dan

aku oernah *.ttd.t *"t Muhammad menqatakan: "Riwayat yang paling shahih
dalarl hadits YahvaBin Abi Katsir ini ada'lah yang berasal diri Abu Ibrihim al-

Asyhali dari ayalinya. Dan aku pernah menariakin kepadanya mengenai nama

Abu Ibrahim, tetapi dia tidak mingetahuinya."
Al-Baihaoi (N/4142\ menambahkan denqan menukil dari at-Tirmidzi dan saya
tidak meieinukannya di dalam manuskrip yang bisa diiadikan sandaran: 'Dan

orang tuanya memiliki sahabat."

Kukatakan kepadanya: "Yans dikatakan itu adalah 'Abdullah bin Abi Qatadah?
Lalu diinekariuat wa ia adalih 'Abdullah bin Abi Qatadah. Dan ia mengarakan:
"Abu Oaiadah adalah sulami. sedanekan yane ini Asyhali." Saya katakan: "Demi-
kianlativane dikemukakan oleh atltirriidzi. Dan demikiari itu pula dinukil.
TAab'duiiIlb(iVaJh3im32\minei ndeaantaakavan,hnuvTaidranka'idbikuel.u"hIubin, usiaApabiIbHraahtiimm di dalam al-Jarh
Dan dan ayahnya. Dan

uat
baranesiaoa'*.t *"k., bi'hwa ia adalah 'Abdullah bin Abu Qatadah, maka hal
itu saf,ra s^ekali tiaak benar." Dan ditulis biografinya oleh al-Bukhari di dalam
al-Kinaa fVIIn. dan ia mengatakan: "Abu Ibrahim al-Asyhali meriwayatkan dari
avahnva'dari'darinva. Yihva bin Abi Karsir meriwiyatkan." Dan ia ridak
,i"rr"rrib"hk* -^{aialu bigalmana riwayatnya meni.adi riwayat paling shahih?
Baranekali ia h^epndak menyatakan bahwa ia merupakan nwaya[ yang Pallng
rineantelemahannya. Sebab, sekalipun ia dha'if karena tidak diketahui keadaannya,
KdeiomeurddieabnatSkaahnw, aapkaekleamhadhiaanintyi arniatuusrbinug[aatna,ukarnreunrasahla.Ddiatsn
tetioi ia bersambuhe.
Abri Hurairah maslh
menurut seyt, maashul idalah lebih raiih. Sedangkan hadits Abu Qatadah al-

Dzikir-Dzikir ketika Sakit dan Seputar Kematian ...

Dan haditshadits lainnya. Para ulama masih berbeda pendapat

mengenai sampai tidakrya gahafa bacaan al-Qur-an kepadaii *ryit.

Dan yang pgpuler dari madzhab asy-Syafi'i dan segolbrrgan ulama

bahwa hal itu tidak sampai. Ahmad bin Hanbal dan s-egolongan
ulama dari sahabat asy-Syafi'i berpendapat bahwa pahala iir sam"pai

ke mayit.

Danpilihan jatuh pada pendapat yang menyarankan agar orang
yang membaca al-Qur-an itu setelah selesai,-hendaknya menfrrcapkanl

. .oti Jyui} G'qti',y'ri[{jJr,,

tp'Ya Allah, sampaikanlah pahala yangtelah aku baca ini kepada

Fulan. " lVallaahu a'lam.

Dan disunnahkan pula untuk memberikan pujian kepada si mayit
dan menyebutkan berbagai kebaikannya.

HADTTS NO. 480 (SHAHTH)

Kami juga meriwayatkan di dalam shabih al-Bukhari dan sbahib

Muslim dari Anas &, dia berkata, mereka pernah melewati seorang

jenazah,lalu mereka memberikan pujian kebaikan kepadanya, maki

Nabi ffi bersabda: "Telah wajib baginya." Kemudian m-ereka melewati

jenazah lainnya, lalu mereka memberikan perkataan buruk pad,.ny,.,
maka Nabi pun bersabda: "Telah menjadi s,aru keharusan baginya."

$Lalu'I-Imar bin al-Khaththab mengatakan, "Apakah yang

harus itu?" Beliau menjawab:

*'#i uni,ltii,t { *i *i"p ;i$f r.in'

Anshari diriwayatkan oleh Ahmad N/299 dan 308). al-Baihaoi fiy/4t\.melalui
jalan Hammam: Yahya bin Abi Katsir memberitihu kami: hbd"rt"[, bi" Rui
Qatadah memberitahu kami dari ayahnya 0alu ia menyebutkan hadits selenskao-
;r-h"Ij5erlyaas).oSleahyaA.knadtaakbaanh: w"Haahdaitdsitsinriesrsaeribaudrniysaabsit}adheinhg.a"nDxeairrigusanm,a.uris"bru,l.Jkia"rte"n,a *iool
o*itv marjub, sedangkan idhthirab ddak membuat tisak. bahwasanva yahva bin
Abi Katsir memiliki dua Syaikh, yaitu Abu Salamah bin 'Abdir'rahmair dr'
S'AaMhaublalat:habl-inHaArbitsi QbaitnadNaah.uDfaal,n'Ahbadduitsrrainhi mmaenmiblikini 'bAebuefr,aptAabsirvualhraidh&briins'Aeibumbl"arh,
'Abdullah bin Salam, Abud Darda'. Sekalipun sanad-sanadn"" tia* l.oas d"ri
pembicaraan, retapi bisa dijadikan sebagai'mutaba'ab dan svihid. olelikarena
itu menurut saya" tidak diragukan lagi mengenai kahahihah hadits ini secara ,na6bul.

522 Dzikir-Dzikir ketika Sakit dan Seputar Kematian ...

.f}\tg I' it.+\ oii*l1 ,]6r dli oJ-:,.7J,(9

"Orang ini telah kalian puji dengan kebaikan sehingga wajib

baginya Surga. Sedangkan orangyang englrau sebutkan keburukan-
nya, maka wajib baginya Neraka. Kalian adalah saksi-saksi Allah

di muka bumi."ez

HADITS NO.481 (SHAHIH)

Kami telah meriwayatkan di dalam Shabib al-Bukbari dari Abul
Aswad, dia berkata: "Aku pernah mendatangi Madinah, lalu aku
duduk di dekat'LJmar bin al-Khaththab c*ib, kemudian melintaslah
satu jenezeh, dan aku memberikan pujian kebaikan kepada jenazah
t.rr.brrt, sehingga'IJmar berkata: 'Telah wajib baginya.' Kemudian

melintas pula jenazah lain, lalu aku memberikan pujian kebaikan sehingg3

'Llmar pun berkata: 'Telah wajib baginya.'Dan melintas pula ienezah
ketiga, lalu aku menyebutkan keburukan padanya, maka'IJmar pun

berkata: 'Telah waiib baginya.'"

Abul Aswad berkata: "Lalu aku tanyakan: 'Apakah yang wajib
itu, wahai Amirul Mukminin?'

'IJmar menjawab: 'Aku mengucapkan seperti ap^yangpernah

diucapkan Nabi ffi:

" .iS)r ltr {sail trti.).*;.'rt iJl4i d.l,,i 6i("

,*f'Siapa pun orang muslim aArrikesaksian kebuiranpadanya

ole[ 4 orang, maka Allah akan memasukkannya ke Surga.'

I-alu kami tanyakan: 'Termasuk juga tiga orang?' Beliau menjawab,

B'Yeali,atuermmeansjuakwajubg,a'Ytigi,atoerramnags.u' kJudguaadouraaonrga.n'Dg?a'nt^krleym^kuadmiainlekbaimh itatni&juk!.

benanya kepada beliau mengenai kesaksian yang diberikan hanya oleh

satu orang."e8

Dan haditshadits yang senada &ttgrt aPa yang telah kami sebutkan
di atas cukup banyak. \Valkahu a'km.

e7 Sbdhiih Kiraab al-Adzkiar un Dba'iifubu, Syaikh Salim al-Hilali no.347 . Diriwayatkan
oleh al-Bukhari @,/228-229 danY/252-Fat-bul Baar) dan Muslim (949).
Diriwayatkan
'8 Shdhiih Kitaabal-AdzkaaranDba'iifuht,Syaikh Salim al-Hilali no.348.
oleh al-Bukh ari @,/ 229 dan Y / 252-Fat'bul Baarl.

Dzikir-Dzikir ketika Sakit dan Seputar Kematian ...

Pasal 31

LARANGAN MENCELA ORANG YANG
TELAH \TAFAT

HADTTS NO. 482 (SHAHTH)

Kami telah meriwayatkan di dalam shdhih al-Bukharidari'Aisyah

ff€k, , dia berkata bahwa Rasulullah bersabda:

'.:'i:i 6 Jtt'-*l;i'ti'#t! {,21i\i tj} I,

Jangplah kalian mencela orang-oran gyangtelah wafat, karena
mereka telah menunaikan arpi- yangtelah mereka kerjakan. "ee

HADITS NO.483 (DHA'rF)

Kami telah meriwayatkan di dalam Sunan Abi Dawud, dan Jaami,
at-Tinnidzi dengan sanad yang dha'if, didha'ifkan oleh at-Tirmi dzi dari

Ibnu'IJma, 4#r, ia berkata: "Rasululleh ffi bersabda:

.)&rG,f t:-f : €tf* o,G ry!si

'Ingatlah selal-u akan kebaika'-kebaikan oftrng-oftrng yang meninggal

di antara kalian dan tutupilah keburukan-keburukan me.ek".,ir*

Perlu saya katakan bahwa para ulama mengharamkan (perbuatan)

mencela TaI{ orang muslim yang tidak secara rerang-terangan memper-

lihatkan kefasikannya. Sedangkan mencela mayit o^g kafir dan orrrrg

-rkl*ryli* yang se.'''a rerang-rerangan memperlihatlcan kefasikannya,

terdapat perbedaan di kdangan ulama Salaf. Nash-nash yang ada mengenai

,q+hal-tersebut saling bertentangan, dan kesimpulan yrrrg drprt diairbil,

bahwasanya telah ditegaskan larangan m.rr.il" oi*[-or"rrgy,.ng

sudah meninggal, seperri yang kami sebutkan dalam p.*brhrsi' i.ril

I-alu, ada banyak nash yang memberikan keringanan,nnrk mencela
orang-oran g ja,hat, yang diant al:rrty adalah ape yangdikatakan oleh

^

" sbahiih Kitaab al-Adz*aar un D!ryIifirta,syaikh salim al-Hilali no. 349. Diriwayatkan
t.@--oSlebhabalilb-BKuitkahaabri W258 danVie2 -Fit-but Baarl
al-Hilali no. 134. Hadits
al-Adzhaar ua Dha'iifuhu,svaikh da[m
ini dha'if. Takhrijnya sudah diberili"" pidi no. 459.

Dzikir-Dzikir ketika Sakit dan Seputar Kematian ...

Allah kepada kita di dalam Kitab-Nya yang mulia serta memerintahkan
kita untuk membaca dan menyebarluaskan bacaannya.

Dan juga yangterdapat di dalam banyak hadits shahih, yaitu:

HADITS NO.484 (SHAHIH)

Seperti hadits yang di dalamnya disebutkan'Amr bin Luhay.101

HADITS NO.4S5 (SHAHIH)

Dan juga cerita tentang Abu Righa1.102

[r"totShahihKitaab al-Adzfuar ata Dba'iif,ubu, Syaikh Salim al-Hilali no. 350.-Diriwayat-

lw547 aarrVu/zAl-Fat-hul Buril. Dan Muslim (XVIIy_189-
;[-ii:aAn-;N;"at"wbf1iaJ,,u-gil.umkhealaUrliui"i'hLaudhitasyAablu-KHhuurzaair'ai hm, eNnaabriikEusbuesrn5yaa$dai
"Aku pernah melihat
dalam Neraka. Dan

dialah orang pertama yangi mencela mayit."
il; dil;to2 Shahiih Kitrui at-Adzkazr ua Dba'iifubu,Syih'hsalim al-Hilali no. 351' Hadits ini

b"b.i"p" tv"hid v*e dimilikinva. Diriwavatkan oleh Abu Dawud

?losdt. J-E"ih"oi fffZts?;1, al-f,t zZidi ddam Tahdziibu[xarnaal IY /tL), melalui

gL-"h.r'b&is;n;m;straad,ri.l,Akb"Mi,nGu'UllamUh"at6iw"i"rrih'pAe.rrdgnairrbimeBresuraiigarlaairbakbraiknmaniA,kbeaikTBuluhpl-eaifri,nrl,aaihlaumbkeearnmkdaiemtnagi:la'iAnrtkRausaispuseelurbnlulaaahhh

kubah, maka beliau pun bersabda:

"Ini adalah kuburan Abu fughal. Di rcmpat suci inilah ia mempenahankan diri.
sJi"trt t .t"* d"ri t"-p"t t.ri.b.rq ia dirinipa bencana yang dulu pernah menimpa

kaumnva di tempat ini, lalu ia dikuburkan di tempat tersebut. Dan tanda-tanda

p"iJi--i*' brh*, iridik"b*k^ bersama satu batang L"rrs kalian membongkar
t"U"o""yr, niscaya kdian akan mendapatkan batangan emas itu ada benamanya."

*tl;*".::;:itt:iii,f ;rtrilff fr:rsHi5::;;ifl il"ii,r##"e::;\
DatDi*id.rii"wrft"i;v,kiai itt;k.bai nirn"siiiA.odrr.oarrivresl"r"rd,ri*hrniaodNliericlhiainEyiau.'hDiaa0iin/b1it3ni7d-)aA,akbl iHaBdaauf'jipahuirlIabsneyupaenKrgatitsmiinremi,r,eidwnaagnaytaatitkdlraaankn:
J"rirrr" kecuali Isma'il 6in'Umawah. Svaikh kami (al-Mizzi) mengatakan: "Dalam

t*A7Ur'tr"U*r"itinU^i"A'Armtirnida-rai sreihka*n"rniysir. "Sda*yigalakteaskaalanh: a"nP,'akadraenhaadiiisbemrausrasladl asrei buenlgukmanpyaan
dan j"ga hadits Jabir terdapat iyahid baginya. \Vallaabu I'lami
"Sanad haditi ini dha"f, karena Bujair bin Abi Buiair tidak dike.nal,
k-atakan:
;J;ieidrk""Sava otitr beberapa hal berikur ini: Hadir mursal'yangdisebutkan
oleli Ibnu Katsir di dalam al-'Bidaayab utan Nihaayab (l/ t37). Hadits Jabir bin
dUaitt.h vans diriwayatkan oleh Ahmad (V/555), al-Hakim (ll/340-341)
melalui ialln 'Abdullah bin'LJrsman bin Khutsaim dari Abuz zubair, darinya,

i" gb.rk"i",.KetikaRasulullah melintasi sebuah batu, beliau henab&, l"+S"gl"h
["f* meminta tanda-tanda kekuasaan, karena tanda-tanda itu pernah diminta
;bi;;;i;;6i,;rSi,l;itr""i;i;h;;,kd;in(k"t"r""mia -seekor unia betina- muncul dan ke-luar dari celah
Nabi Shalih) berlaku durhaka terhafiap perintah
Rabb mereka, sehinggi mereka menyembelih unta tersebut. Pada suatu hari,

Dzikir-Dzikir ketika Sakit dan Seputar Kematian ... 525

HADTTS 486 (SHAHTH)

.. . _T."Iang orang yang biasa mencuri harta orang yang menunaikan

ibadah haji dengan tongkatnya yang bengkok pada bagian ujungnya.,o,

HADTTS NO. 487 (SHAHTH)

Juga kisah Ibnu Jud'an.lq

unta tersebut meminum air mereka dan pada suatu hari pula mereka meminum
susu unra rersebur, lalu mereka menyembilihnya, sehineejmereka diditimoaadab
berupa suara keras yang memekik. Melalui suira keraiitu. Allah membinasakan

semua orang yang ada d bawah langit, kecudi satu orans s"i" yans tineeal di tanah
*"[""sDuciai.'"ituMeardeaklaahbeAnbaun-yRa,ig"Shiaa[p."akSaeht-eolraahng"diiraui,<wealuhaari
nas"ulullah?" Be[ailmeniawab:

dari tanah suci ini, ai"
ditimpa pula oleh adzab yang menimpa kaumnya-" AI-FIakim meneaukani"sanadnva
shahih.'Dan disepakaii oleh adz-bzahabi. bi dalam at-Bidaaiab uan Nibaatli
(/137),Ibnu Katsir.mengatakan: "Hadim ini dengan syarat Mtislim, namun tilak
tercatar sama sekali di dalam Kutubus Sittab, u,Zllaaha a'lan ." dte*b;i.h;;lUan;iudt."kdi

dalam Kitabnya ff/lt),ia mengatakan:'Sanad hadits ini shahih.
mentakhrijnya." Dan dinilai hisan oleh al-Hafizh Ibnu Haiai di dalam Fat-bul

itBdai W381). Saya katakan: "Menurut saya, pada..m.r"rry" masih menvimoan
tan& tanya. Mereka telah membaca bahwi Aluz zubair iaaau seoranp ,i"*7t;t-

ffi ,ru*:'mffi Hrf, rx#g"K#"ffxr##*m":**irlli
dari riwayat al-Laits bin Sa'ad darinya, sedariska; riwayat ini bukan dari riwivai
tersebut. Adz-Dzahabi mengatakai bahwa i[i dalam kftab Sbahih Mustim te.drtrt

b;L;;i;beberapa hadits yang di dal-amnya Abuzzubair tidak menielaskan

mendengar dari Jabir, dan tidak iirga berasal dari ialan al-Lairs. sehinsea di dalam

;uT,i:l*tmHl,#'m,h*;Hnlmmmffix'x#
s.endiri iyga.masih terdapat- banyak hal y^ang dipertanyakan. S..a.a keseluruha'n,
d'Aebngdaunllakhedbhian'if'aAnmnyi.a,Dahnadiiitksaihhai dmiresnri-iaudrisiavlamhidilifyaanzeZrcrutrki:uotAkbuuant ibealieail
hadits
rddrh
;;;iJkakek terting;i kaum Tsaqif, digabungkan pa& keduanva. maka haditsEi
tsabir. lvalliabu a'laa dta a'la1rn." Kesinipulan: Adi Abu Riehal lain. vJitu
ats-Tsaqafi yang berjalan bersama Abrahih dan meniadi p."ri"i"t

"*'.i"t"[menghancurkan Baitullah. Pada saat mereka sinssah di Muehammis. A6u Rishal
meninggal dunia, lalu bangsa Arab melempari kif,urannv"."Di dalai al-Bidahtah
ann Nihaayah @'/l7l),Ibnu Katsir menqafikan, "Penssabunsan anrara keduariva.
bahwa nama Abu Righal yang terakhir ini sesuai dfrean riama kakeknu^uini

ilr.k; ;;l#;;;1pali n g tin ggi. D an oian g-6ran"g melemparinya sebagaimana
kuburan Abu Righal yani penama. \vallaabu'a'hrn.l"arir mengunskaokanr "tika
farz3dtq (ahli syi'ir) heniirggal dunia, maka lempar:ilah dia, sEbafiairirana ka'lian
melempari kuburan Abu Ri-glal."

103 shahih Kir*ab al-Adzkaar wa Dba'iifubu,syaikh salim al-Hilali no. 352. Diriwayat-
kan oleh Muslim (904).

tu StahnahoiilhehKMitauasblimal-AWdzfu86ar-NaauaDtabuaill'difuanbui,"sdv"avik*hcsal"liimo"a""l--HaidlaliUnJo.it35lA3.i.D-"ir"iwiiarvJEat--.

,ilidimana ia berkataj "Aku pernah rireneata[an,'Ilfahai Rasululah. dulu oalh
il;&;-;ffik-;;;d;Jahiliyyah, Ibnu Jud'an nienyambune"tali sila;urahmi dan

orang-orang miskin. Apakih yangEemikian itu bermanfaat baginya?' Be'liau

526 Dzikir-Dzikir ketika Sakit dan Seputar Kematian ...

Dan lainJain. Di ainterarnya adalah hadits shahih yang telah

kami sampaikan sebelumnya,yalitu ketika ada satu ienazah melintas,

lalu para Sahabat menyebutkan keburukannya, dan Nabi M' idak

mengingkarinya, bahkan beliau mengatakan, "Telah wajib baginya."

Para ulama telah berbeda pendapat mengenai penggabungan antara

nash-nash tersebut. Yang paling shahih dan jelas di antaranya bahwa
jenazah orang-orang kafir boleh disebutkan keburukan-keburukan

mereka.

Sedangkan jenazrh kaum muslimin yang secara terang-terangan
menampakkan kefasikan, bid'ah atau yang semisalnya, maka dibolehkan
untuk menyebut keburukan-keburukannya iika hal itu akan membawa
manfaat baginya sekaligus untuk memperingatkan manusia dari keadaan
mereka serta menjauh dari tindakan menerima pendapat mereka dan
mengikuti perbuatan mereka. Tetapi, jika tidak ada kepentiog* dalam
penyebutannya, maka hal itu tidak boleh dilakukan.

Uraian seperti itulah yang diberikan oleh nash-nash di atas. Dan
para ulama telah sepakat untuk menjarbyauirg majruh daripr.a perawi.
lVallaabu a'lam.

Pasal 32

DO'A YANG DIBACA OLEH ORANG YANG
BERZIARAH KUBUR

HADTTS NO.488 (SHAHIH)

Kami telah meriway^tkandi dalam Shahib Muslim, dari Aisyah

€9, , ia berkata bahwa pada suatu malam grlit* 'Aisyah, Rasulullah H,

pergi ke kuburan Baqi' di akhir malam seraya berucap:

S f Sit ,'jb"i3 {p )tt i:,r,L1r-
lz /-oJzo)
E iis\i $tslu' ia
,:o"rii O S-9 -f

meniawab. "Yans demikian itu tidak bermanfaat baginva, karena sesunqguhnya
ia ddak pernah p"ada satu hari pun mengatakan:
'Yi Ribb-ku, ampunil-al doia-

dosaku pada har^i Kiamat kelak'."

Dzikir-Dzikir ketika Sakit dan Seputar Kematian ...

g/i'l".:'it ,,ry!o ) z),

O ro.

)t9l i{jl r

"Semoga keselamatan senantiasa terlimpah kepada kalian semua,
wahai penghuni kuburan orang-orang mukmin. Akan datang
kepada kalian apay,,ngsudah dijanjikan kepada kalian besok

dengan segera. Dan sesungguhnya, insya Allab,kami akan menyusul
kalian. Ya Allah, berikanlah ampunan kepada para pengiuni
kuburan Baqi' al-Gharqad."'05

HADTTS NO. 48e (SHAHTH)

Kami telah meriwayatkan di dalam shahih Muslimjuga dari 'Aisyah
ha*Q9, ,

yfrri
bahwasanya ia pernah berkata: "Ap" yang Beliau"pk,,n ucapkan,
las4qlah, -yakni- pada benabda:
saat berziarah kuburi"

"Ucapkanlah:

fJz ozz
l-s
o\sr)

'Semoga keselamatan kepada para penghuni kuburan ini dari

kalangan orang-orang mukmin dan orang-orang muslim. Dan

sgmoga Allah memberi rahmat kepada orang{ran g yxtgterdahulu

dari kalian,_kepada kami, dan kep ad, o r.r, g-or irg y ing datan g

kemudian. Dan sesungguhnya, insya Allah ka-i "kan ,rr.rryor.ri

kalian.'"16

HADTTS NO. 4e0 (SHAHTH)

Kami telah meriwayatkan dengan sanad yang shahih di dalam

sunan Abi Dawud, sunan an-Nasa-i dan sunan tbil tutalab, dari Abu

105 sbahiihKitaabal-AdzkaaruaDba'iifuhu,syaikh salim al-Hilali no. 354. Diriwayat-
kan oleh Muslim (974).

106 sbahiih Kitaab al-Adzhaar wa Dha'iifubu,syaikh salim al-Hilali no. 355. Diriwayat-
Iran oleh Muslim (lO3 dan974).

528 Dzikir-Dzikir ketika Sakit dan Seputar Kematian ...

Hurairah &, bahwa Rasulullah ffi pernahpergi ke sebuah kuburan,

lalu beliau mengucapkan:

,ac6;o! )ttrt3 U$-\/o -6-, / o o j O- zll i>,tLJr"

aitt rl1 (",t\

".tlP1\IJ

"Semoga keselamatan senantiasa tercurahkan kepada kalian,
wahai para penguni kubur kaum mukminin. Dan sesungguhnya,
insya Allah kami akan menyusul kalian."ro7

HADTTS NO. 491 (DHA'rF)

Kami juga meriwayatkan di dalam kitab at-Tirmidzi dari Ibnu

'Abbas v#-', ia mengatakan bahwa Rasulullah ffi pernah berjalan

melintasi kuburan Madinah, lalu beliau menghadap ke arah kuburan
itu seraya mengucapkan:

'Cl ;r<)$ il' ?ru ,)'_$t *1,;s\-'\€i-F* :iitlvJfru"

"semoga keselamatan senantiasa terlimpahkan kepada kalian,
wahai para penghuni kubur. Mudah-mudahan Allah memberikan
ampunan kepada kami dan juga kalian. Kalian pendahulu kami
dan kami akan menyusul kalian."1o8

to'/ Shdhiih Kitaabal-Adzhaarua Dha'iifuhu, Syaikh Salim al-Hilali no. 356. Hadits ini
shahih. Diriwayatkan oleh Abu Dawud O23A, an-Nasa-i (I/93-94),Ibnu Maiah
(4305) dan selairinva- melalui idan al-'Alla'bin'AMirrahman ilari avahnva. darinva.
Saya'katakan: "Ihi'merupaf<an sanad vane shahih densan rv"r"t M,r'rlim." D'an

Wtelih diriwayatkan pula olehnya B7!.3,Ll{aMto),ba{andiisaru hadis panjang.

108 Shdhi;b Kitdab al-Ad,zkaar un Dlw'iifuhu, Svaikh Sdim d-Hilali no. 135. Hadits tenebut
dha'if denqanlafazh ini. Diriwayatkdn oleh at-Tirmidzi (1059), ath-Thabrani
didalamalXabiir(12613\,melalui iilan AbuKudainah dari Qabus bin Abi Zhabyur
dari avahnva dari lbnu'Abbas 0alu ia menvebutkan hadits tersebut). At-Tirmidzi
mengitakdn; "Hadim ini hasai gbarib.'Saya katakan: "Sanad ini dha'if, karena

di da-lamnva terdapat Oabus bin Abi Zhabvan. dia seorang yane dha'if dari sisi
hafalannval khususirva iika dia meriwavatkariseorans diri da; ivalirva. Sedanekan
hadits irii dari riwavatriya dari ayahnia. Munekin p?nilaian haian vine diberikan
oleh at-Tirmi&i teihadjp haditsini lebih padaivahid-syahidnva, kaiena"maknanya
telah tetap di dalam hadits-hadits terdaliulu, t-etapi di dalarirnya terdapat lafaZh
vane diinekari. yaitu ucaDannva: "Kemudian beliau menehadapkan fuaiahnva
ke a?ah kfiburiri." Yang demiliian itu karena periwayatafi yanf dilakuliannya

seorang sendiri.

Dzikir-Dzikir ketika Sakit dan Seputar Kematian ... 529

At-Tirmidzi mengttakan: "Fladits ini hasan."

HADTTS NO. 4e2 (SHAHTH)

Kami juga meriwayatkan di dalam Shahib Muslim dari Buraidah

+S, ia berkata: "Nabi ffi pernahmengajari mereka jika mereka pergi ke

kuburan, agar salah seorang di antara mereka mengucapkan:

o\6p;*:ill 'u )6"Ur Jif i>tl.l'-
".ydtgtuiilr
Jui,i3Lxr& .{/

alt gt3

'Semoga keselamatan selalu terlimpahkan kepada kalian, wahai
penghuni kubur dari kalangan orang-orang yang beriman, dan

sesungguhnya insya Allab kami akan menyusul kalian. Aku
memohon kepada Allah keselamatan bagi kami dan juga bagi

kalian semua.''loe

Dan kami juga meriwayatkan di dalam kitab an-Nasa-i dan Ibnu
ji-I; (akan menyusul kalian),
iMa amjaehnasmebpaehrtkiainni,kadlaimn aste: te"(lagtrFyca'pi;a:n b6.tl6 Fil
kami dan kami menjadi pengikut kalian)." Grli* sebagai pendahulu

HADITS NO.4e3 (DHA'rF)

Kami telah meriwayatkan di dalam kitab Ibnus Sunni dari 'Aisyah

@, , bahwa Nabi ffi pernah mendatangi kuburan al-Baqi', *ika

beliau mengucapkan:

:s'sp,L'jv) Fif '',*i ,{t,# :ts'€ "* iYI'-
,i?i
'.FiI ,a*t l) 131; I n+r'

"Semoga keselamatan selalu terlimpahkan kepada kalian, wahai
para penghuni kubur dari kalangan oreng-orang yang beriman,

t@ sbahiih Kiraab aLAdzkaar an Dha'iifuhu,Syaikh salim al-Hilati no.357.Diriwayat-
kan oleh Muslim (no.975).

Dzikir-Dzikir ketika Sakit dan Seputar Kematian ...

kalian adalah pendahulu kami, dan sesungguhnya kami akan
menyusul kalian. Ya Allah, janganlah Engkau menghalangi kami
dari pahala mereka, dan jangan pula Engkau menyesatkan kami

sepeninggal mereka."l10

Dan disunnahkan bagi para peziarah kubur untuk banyak
membaca al-Qur-an dan dzikir serta do'a bagi penghuni kuburan

tersebut dan semua kaum muslimin yang sudah meninggal dunia.

Disunnahkan pula unnrk memperbanyak ?aanhkubur dan banyak
berhenti di kuburan orang-orang baik dan mulia.

110 Shahiih Kitaab al-Adzhaar wa Dba'iifuhu, Svaikh Salim al-Hilali no. 136. Hadits

ini dha'if densallala^tersebur Diriwavadsan oleh Ibnus Sunni di dalam Anwlul
Yaum ual Liitab 693\. Demikian iuei denean Ibnu Maiah (1546) dan Ahmad
NI/71,76, dan t it). f'erlu s"ya kitaE"., balwa sanad h'aditi ini dha'if, karena
di dalamnya terdapat Syuraik'al-Qadhi, dimana ia mempunyai hafalan tidak baik,

dan di dalin sanai.,y" pun teriadi idhih;rab.Tetapi,hidits"Aisyah gf, adalah

shahih dengan lafazli seirerti ini:
,*:l # ifrtlirr ,rl bt fti ,o'*,1, t:rb o:t:rb:Ji r; ns€rt
e.l j ls
t" .i?, g,y\.'*, "i<1,,0't,
'Semoea keselamatan senantiasa terlimoahkan kepada kalian. wahai oara oenshuni
kuburai orans{rans vans beriman. RGn data.re kepada kalian apa vlne &l*"lit-
*p*aikepada kafiafr besoE d.ri'g"" segera. Dan sesuriggu]rnya, insya htlah,lami 'akan
mdnyusul kalian. Ya A[aE, bentadah k.pid"p^r!"penghuni kuburan

Baqir al-Gharqad."

Dan dalam riwayat dari'Aisyah iuea pada sebuah hadits miliknva" dimana ia berkata:

"Aku pernah b6nanyat 'dpayaigliarus aku ucapkan, wahai Iiasulullah?' Beliau

pun m-enjawab:'Ucipkan[ah:

p';-5,;t;.,i.tott',*;,Eii
9',t$t t?rt )Clt &i'&b ii,t1.1r"

io' oa olrl;: ,d1lz^lr.

'Semoga keselamatan kepada para penghuni kuburan ini dari kalangan orang-

orans mukmin dan orane-orahe muslim. Dan semosa Allah membCri rahmit
kepata orang-orang yang"terd"fi,rlu; dari kalian, karii, dan orang-orang yang

daiang kemuilian. Dah sesungguhnya, insya Allah kami akan menyirsul ka-liin.''

Keduanya diriwavatkan oleh Muslim Nll/41.43-44\. sesuai susunan. Dan
"tii,rasa herin saya tidak hilang terhadap y^ngdit"t
penulis dari dua sisi:
Di dalam ri#avat vans ra sfiu. n menr^npe\ealk;n penisbatarinva keoada Ahmad
dan Ibnu uajJh,,ftdfial keduanya ,"g.dF** sianad teningfi, t.liingg, ia pun

tunrn Dadil Dennskat yans kurans terDutr. sedans Daclanya trclak terclaDat tambahan
ilmu. Dia jdga *E"i"ggAE* iw"ayat^yiigshahft'bagi 6adits'Aisyati, dan ia lebih
cenderung kepada yahg dha'if, padihal hadits shihih sudah dukup dan tidak

memerluKan yang ona'u.

Dzikir-Dzikir ketika Sakit dan Seputar Kematian ... 531

Pasal 33

PEZIARAH MELARANG ORANG YANG

DILIHATI{YA MENANGIS DENGAN PENUH
KELUH-KESAH DI DEKAT KUBURAN SERTA
MEMERINTAHKANNI'YA UNTUK BERSABAR, IA
JUGA MELARANGI{YA MELAKUKAN BERBAGAI

HAL YANG DILARANG SYARI'AT

HADTTS 4e4 (SHAHTH)

Kami telah meriwayatkan di dalam Shahih al-Bukhai dan Shahib

Muslim,dari Anas S, ia berkata, "Nabi ffi perna,h berjalan melintasi

seorang wanita yang tengah menangis di dekat kuburan, maka beliau
bersabda,'Bertakwalah kepada Allah dan bersabarlah.'"111

HADTTS NO.4es (SHAHTH)

Kami telah meriwtyatkerl di dalam Sunan Abi Dauntd,, Sunan an-
Nasa-i den Sunan Ibni Majab, dengan sanad yang hasan, dari Basyir

bin Ma'bad,yai1dikenal dengan Ibnul IGashashiyyah &, ia berkata:

"Ketika aku berjalan mengikuti Nabi ffi, tiba-tiba beliau melihat seonrng
laki-laki b"ri"l* di antara kuburan dengan mengenakan kedua terompah,

maka beliau bersabda: ''Wahai orang yang memakai dua terompah,

lepaskanlah kedua terompahmu itu,' lalu dia menyebutkan hadits

selengkapnya."t"

Saya katakan: "Kata assabtiyyab (terompah) berarti sandal yang
tidak berbulu.

Para ulama telah sepakat untuk mewajibkan penegaktn drndr
ma'ruf nabi munkar. Dalil mengenai hal tersebut cukup populer, baik
di dalam al-Qur-an maupun as-Sunnah.

ltt Sbahiih Kitaab al-Adzlerur.rsa Dba'ifubu, Syaikh Salim al-Hilali no. 358. Diriwayat-

kan oleh al-Bukhari @,/t+t-Fat-bul Baarl dan Muslim (no. 926).
t12 sh&iih Kitaab al-Adzkaar ua Dha'iifubu, Svaikh Salim al-Hilali no. 359. Hadits ini

shahih. Diriwaya*an oleh al-Bukhaii drdalamal-AdabulMufrad. (75), Abu Dawud
(323), an-Nasa:i (l'I/296\,Ibnu Maiah (1568), melalui ialari al-Aiwad bin Syaiban
dari'Khalid bin'Sumaii as-Sadusi, daii Basyir bin Nuhaik dari Basyir 0alu ia
menyebutkan hadits tersebut). Peilu saya kitakan, sanad hadits ini sfiahih, para
peftrwrnya pnn tsqat.Prr;ngat^nzDi dab,im al-Adabul Mufrad"disebutkan Khalid bin
Syumaii. Demikian iuga diddam at-Taqiib,dan iuga ili dalam tiga kitab Sunan,
v-aitu Khalid bin Suinir. Demikian halnya di dalam TabdziibulKamaal.Telah
teriadi perbedaan ddam pemberian harakatnya. Lihat Tabsbiirul Munubih @/759).

s32 Dzikir-Dzikir ketika Sakit dan Seputar Kematian ...

Pasal 34

MENANGIS DAN MERASA TAKUT KETIKA
MELINTASI KUBURAN ORANG.ORANG

ZHALIM DAN MEJVIPERLIHATI(AN SIKAP BUTUH
KEPADA ALLAH TA'ALA SERTA PERINGATAN

AGAR TTDAK LALAI TERHADAP.NYA

HADTTS NO.4e6 (SHAHTH)

Kami juga meriwayatkan di dalam Shabib al-Buhbari dari Ibnu

'IJmar c$, bahwa Rasulullah ffi perrrth bersabda kepada para

Sahabatnya -yalcni, ketika mereka sampai di al-Hijr, yang merupakan

bagian dari tempat tinggal kaum Tsamud-:

il bp ;f6.riki,l I *.tdt :r:F I1;, rltl.rs

,:&.ai u-'tE.J;.*ii-t ;frib r-bu* €u.t:;k

Janganlah kalian memasuki (tempat) orang-orang yang telah

diadza,b melainkan kalian dalam keadaan menangis. Jika kalian
tidak bisa menangis, maka janganlah sekali-kali kalian memasu-

kinya, sehingga kalian tidak akan ditimpa ^paymgtelah menimpa

mereka."113

rrt shdhiih Kit44b al-Adzkaar au Dha'iifuht4, Svaikh Satim al-Hilali no. 360. Diriwayat-
kan oleh al-Bukhari (V530 dan YWl25 dan38l - Fat-hul Baar) dan haditiini
juga terdapat pada Muslim (no. 2980).

Dzikir-Dzikir ketika Sakit dan Seputar Kematian ...

BAB XI

DZIKTR.DZIKIR DALAM SHALAT-
SHALAT TERTENTU

Pasal 1

DZIKIRDAN DO'A YANG DISUNNAHKAN
DIBACA PADA SIANG DAN MAI-A]VI HARITUM'AT

Disunnahkanpada siang dan malam hariJum'at untuk memper-
banyak bacaan al-Qur-an, dzikir, dan do'a serta shalawat atas Rasulullah
ffi.Dxrdisunnahkan pula membaca surat al-Kahfi pada siang harinya.

Di dalam l<rtab al-Umm,Imam asy-Syafi'i '#E mengatakan: "Dan

disunnahkan pula membaca surat al-Kahfi pada malamJum'at."

HADTTS NO.4e7 (SHAHTH)

Kami telah meriwayaden di dalam kira,b Sbabib al-Bukbari dan

Sbabib Muslim dari Abu Hurairah &, bahwa Rasulullah ffi pernah

berbicara tentang hari Jum'at, lalu beliau bersabda,

il' ,tt; kC.,t $:.1.-, #VtitbuoJ'

.6t316rbbi,tt* J65

"Pada hari itu terdapat satu waktu, tidaklah seorang hamba muslim
menjumpainya sedang ia dalam keadaan shalat sambil memohon

sesuatu kepada Allah Yang Mahatinggi, melainkan Dia akan
memberikan sesuatu itu kepada ny^."'
I Shdliih Kita*bdl-Adzki4ruaDba'iifuhu. Svaikh Salim al-Hilali no. 361. Diriwayatkan
W Woleh al-Bukh ari @./ 415, 426, dan tgg -Fat-bul Baar! dan Muslim (no.' 8 52).

Dzikir-Dzikir dalam Shalat-Shalat Tertentu

Beliau memberi isyarat dengan tangtrnyayang menilainya kecil.

Perlu saya sampaikan bahwa p$e ulama Salaf dan khalaf telah
berbeda pendapat mengenai waktu tersebut. Dalam hal ini, berbagai

pendapat cukup banyak dan tersebar luas. Dan saya telah menghimpun

pendapat-pendapat tersebut secara keseluruhan di dalam bukt Syarhul

Muhadzdrub daxlsaya sebutkan orang{rang yang mengeluarkan pendapat
tersebut. Mayoritas Sahabat berpendapat bahwa saat tersebut adatah
setelah shalat 'Ashar.

Dan yang dimalsud dengan: ,#lttadalah orang yang menunggu

shalat, yang berarti ia berada dalam keadaan shalat.

Dan hadits yang paling shahih dalam masalah ini adalah:

HADTTS NO.4e8 (SHAHTH)

Apa yang telah kami riwayatkan di dalam Shabih Muslim dari

Abu Musa al-Asy'ari &, bahwas any;- nberkata: "Aku pernah mendengar
Rasulullah ffi bersabda:

".lr,b)t'"*'01 jtiuli 'r#"oi'r;.6e.

'Saat tersebut ada di antara duduknya imam sampai shalat Sum'at)
selesai.'"2

Yang dimaksudkan adalah duduk di atas mimbar.

Adapun mengenai bacaan surat al-Kahfi dan shalawar atas

Rasulullah ffi, hadits yang membahas masalah tersebut cukup banyak

dan populer. Saya sengaja tidak memuarnya karena pembahasannya
yang cukup panjang, juga karena hadits-hadits tersebut sudah sangat
populer. Beberapa di antaranya telah disampaikan pada pembahasannya

masrng-masrng.

HADITS NO. 49e (DHA',rF JIDDAN)

Kami telah meriwayatkan di ddam kitab Ibnus Sunni dari Anas

+S, dari Nabi ffi, beliau bersabda: "Barangsiapapadapagi hariJum'at

sebelum shalat Subuh mengucapkan:

2 Slwhiih Kiraabal-Adzkaarun DLM'iifi,thu,Syaikh Salim al-Hilali no.362.Diriwayatkan
oleh Muslim (no. S53).

538 Dzikir-Dzikir dalam Shalat-Shalat Tertentu

' .9\ei1: ,.-bt'"r;;r'S l\i\ I gl' bt'71-'1'

'Aku memohon ampunan kepada Allah yang tidak ada Ilah (y*g

haq) melainkan hanya Dia semata, Y"og Mahahidup lagi berdiri
sendiri, aku bertaubat kepada-Ny.', sebanyak tiga kali.

Niscaya Allah akan mengampuni dosadosanya meskipun seperti
buih lautan."3

HADTTS NO. soo (DHA',IF)

Kami juga telah meriwayatkan di dalam kitab yang sama dari

Abu Hurairah **r,, ia berkata: Jika Rasulullah ffi masuk masjid pada

hari Jum'at, beliau mengambil posisi berdiri di tengah antara kedua
sisi pintu dan kemudian mengucapkan:

t

a F V qti r,:41'ir:i',i A\1 sli+l [ijrtr
'.lt[l! +DUtTi;'JbiY) ,17

'Ya Allah, jadikanlah aku orang yang paling menghadapkan
wajah kepada-Mu di antara orang-orangyatg menghadapkan
wajah kepada-Mu, dan orangyangpaling dekat kepada-Mu di

ant;rr a orang-oran g y mendekatkan diri kep ada-Mu, sert a

orang yang paling baik^ndBi antara orang-orangy^tgmeminta dan
mengharap kepada-Mu.'"4

Dapat saya sampaikan: "Disunnahkan kepada kita untuk

mengucaPKI an:

4,*'u) "'O/ q j,2ti -" *j crlo!i!. e,o.-.f yo / e,)oli
".-.Ji1

l Sbahiih Kitaab al-Adzkaar au Dha'iifubu, Svaikh Salim al-Hilali no. t37. Hadits ini
sangat lemah. Takhrijnya sudah di6erikan'pada nomor 235.

1 Sbabiih Kitaab al-Adzhaar au Dha'iifubz, Syaikh Salim al-Hilali no. 138. Hadits ini
dha'il, diriwayatkan oleh Ibnus Suini di dilam'Arnalul Yaum wal Laikh (no.376).
Saya katakan, "Sanad hadits ini dha'if, di dalamnya terdapat banyak perawi yang
tidak diketahui."

Dzikir-Dzikir dalam Shalat-Shalat Tertentu 539

Dengan menambahkan kata: gr.

Sedangkan bacaan yang disunnahkan ketika shalat Jum'at dan
shalat Shubuh pada hariJum'at, telah diuraikan sebelumnya
di dalam
bab Shalat dan-Hal-H al I argBerkaitan D engannya. *

HADTTS NO. s01 (DHA',IF)

Kami telah meriwayatkan di ddam kitab Ibnus Sunni &ri'Aisyah

|ilJ(@suum;r'a'a,ttiaam,l-beFemarlkbaaaqct)a,a:s{e'Rrit;aa(s{qir,l-u,"'9l}l1|a)qltr>,Jffi(br*eqrs,ay+bL}dea(h:sau'Bar1aa,rtadannag-siNi{aipa'ars.p)sestt'ee*lbatii.nh*yi"sahUkaf>1a0t

kali, niscaya dengannya Allah Y*g Mahaperkasa lagi Mahamulia akan

melindunginya dari kejahatan sampai Jum'at berikutnya.'"s

Disunnahkan untuk memperbanyak dzikir kepada Allah Ta'ala
setelah shalat Jum'at. Allah Ta'ala. berfirman:

;* u \&it e"'\ cltj,pG ilai *;as rty
.t,, itrt,
@ frd t;!'ifr S
o:*},u

*Apabila telab ditunaikan sbalat, maka bmebaranlab kalian di

muka bumi; carilah karunia Allab dan ingatlah Alkb barryak-

banyak supald kalian beruntung.' (QS. Al-lumu'ah: 10)

Pasal2

DZIKIR.DZIKIR YANG DISYARI'ATKAN PADA
HARI RAYA'IDUL FITHRI DAN'IDUL ADH.HA

Patut diketahui bahwasanya disunnahkan menghidupkan malam

'Idul Fithri dan'Idul Adh-ha dengan dzikir kepada Allah Ta'ala,,shalat,

dan berbagai ketaatan lainnya.

o ;udul ini dari penerbit, adapun yang tercantum di kitab asli adalah bab Dzikir-
bzikir Shalat.(il*)
5 Sbabiih Kitaab al-Adzkaar an Dba'iifuhrz, Syaikh Salim al-Hilati no. 139. Hadits ini
dha'if. Diriwayatkan oleh Ibnus Sairnni di'dalam
Saya katakan:''Dengan sanad yang dha'if." 'Arnalul Yaum anl Laihb Q77).

Dzikir-Dzikir dalam Shalat-Shalat Tertentu

HADITS so2 (DHA',IF)

Sesuai dengan hadits yang disebutkan mengenai hal tersebut:

".1#' i,2 J:i ?'i i13 L.i, il 11' #t?i'6'

"Barangsiapa menghidupkan malam dua hari raya ('Idul Fithri
dan'Idul Adh-ha), niscaya hatinya tidak akan mati di hari ketika

hati-hati yang lainnya mati."6

Dan dalam riwayat lain:

'':f''oyi',* t{t'di-'S ttfl} #q',# ?ts'6.

"Barangsiapa berdiri (shalat) pada malam dua hari raya untuk
Allah dengan mengharap pahala, niscaya hatinya tidak akan mati
ketika hati-hati lainnya mati."

Demikianlah yang ada di dalam riwayar asy-Syafi'i dan Ibnu
Majah. Dan ini adalah hadits dha'if yang kami riwayatkan dari Abu

Umamah secara marfu' dan mauquf. Keduanya adalah dha'if, tetapi

hadits-hadits dha'if tentangfad.baa-ilul a'maal (keutamaan amal) boleh
dipakai, sebagaiman^yarLgtelah kami sampaikan di awal buku ini.

Para ulama juga berbeda pendapat mengenai batasan waktu yang

digunakan untuk menghidupkan malam ini, tetapi yang paling jelas
bahwa ilryaa-ul lail (menghidupkan malam) ini tidak berlaku kecuali
dilakukan di sebagian besar waktu malam. Ada juga yang berpendapat

bahwa sudah bisa dikatakan menghidupkan malam hanya dengan satu
jam saja.

6 Shahiih Kitaaabbaall--AAddzfkuaaarrwwaa Dha''iiiiffuubbuu,,Ss'vaikh Salim al-Hilali no. 140. Hadits ini
dha''iiff-,._diriwavyatkan oleh IbbnnuulMlaajaiaaLhh ((0ttZ777S88222Z1'\)..Perrlluu sa.ayvya-as-asmamppaaikikaann:: "Densgan sanad
yanqg dh.aa''ritf,. lb)ri dcla"la"*mrnryya. teerrcdlaappait SBaiqqliilyfy.yyaaahhh brin al-Vwaallilidd,,^dila mm,eellaaKkuuKfaan tadlris
ya"rnrg[ cru'rkku.rp j;eelleekk.. lDJria imnerniwaya*tkaa.rn'dad'atir.t. ora.rn.g-orangg yang.suka berdusta cdlaril
terpercaya
obrang-orang dan kl(emriuudiran mennliaattuuhhl(liaann mme.reeikgakdl|ligatnatarraa drirflinya dan

ollpg-grarlg rc.rpercaya, lalu^melakukan od.lit dgi mereka." Di dalam.Zaadtl'Ma'dad
i(WiM*"zZ*\4'z"/1i),.r.ad*lin-A'As}llhqaamqha{ih,hIbdlabnrnuinuv(QaJ-aanvyievyhrimmeeanalil-"Jlialynunazr"lyvi-yvilaThllamimleoenandggaaaatmakBaaanlan:m: "-Tdrruic&alirFhKaardoi arasvaatubpisuanr
fldul Fiihri"dan'Idul Adlhi--hhaa)).."" P"erlu sayva sampaik'an bahwa beliau memmaanngs benar.
Seluruh hadits-hadits ya"rnrg dirriiw*"ayyaattkkadn dalim masalah ini sanadnya tidik lepas

dari status natrrak atair dusta.

Dzikir-Dzikir dalam Shalat-Shalat Tertentu 541.

Pembabasan:

Vaktu-waktu Disyari'atkannya Mengumandangkan Takbir.""

Disunnahkan mengumandangkan takbir pada hari raya 'Idul
Fithri dari mulai terbenamnya matahari sampai imam melakukan
takbiratul ihram untuk shalat 'Ied. Disunnahkan pula hal tersebut

dilakukan setiap selesai shalat, berbagai kesempatan lainnya, dan banyak
mengumandangkannya di tengah keramaian orang. Benakbir ketika
sedang berjalan maupun ketika sedang berbaring serra ketika menuju
ke tempat pelaksanaan shalat 'Ied, di masjid, dan di atas tempat tidur.

Sedangkan pada hari raya'Idul Adh-ha, mengumandangkan takbir
ini dimulai setelah shalat Subuh pada hari'Arafah sampai selesainya
shalat 'Ashar di akhir hari Tasyriq. Dan takbir masih terus dikumandang-
kan setelah mengerjakan shalat'Ashar ini untuk kemudian dihentikan.

Inilah yang paling shahih yrngbanyak diamalkan. Dan masih
terdapat perbedaan pendapat yang cukup populer di dalam madzhab
kami dan juga. madzhab-madzhab lainnya, tetapi yang shahih adalah
apa yangkami sebutkan di atas. Mengenai hal tersebut, sudah banyak
hadits yang membahasnya yang kami riwayatkan di dalam Sunan al-

Baibaqi.

Saya telah menguraikan semuanya itu dari sisi haditsnya dan
penukilan madzha,b di dalam kitab Syarhul Muhadzdzab, dan kami

telah menyebutkan seluruh cabang yang berkaitan dengannya. Adapun
di sini, saya bermaksud mengisyaratkan beberapa tujuannya secara
ringkas.

Para sahabat kami mengatakan bahwa lafazh takbir tersebut

berbunyi: ..',lbt ,Ti t,r ,15f tr"

'Allah Mahabesar, Alleh Mahabesar, Allah Mahabesar,' sebanyak
tiga kali bernrrut-turut.

Hal itu boleh diulang-ulang sesuai dengan kehendaknya.

Asy-Syafi'i dan murid-muridnya mengatakan, "Jika ada orang
yang menambahkan dengan mengucapkan:

50 Dzikir-Dzikir dalam Shalat-Shalat Tertentu

iS.y' it ;tJis A ir;ir'',),Ji S-F';;Sstibr
!! )|I! ,l'Pi1:?l}-",oU! I-lUt7 , o .o , ,.C n JI r)o*z, z
\, O lt, ,

,61 iJ1 :

O'Jb ,'to. 'Joi'.) d\ it.l 'XI I I,O:;l6tJ3ot a-ir '-ls ;till

iJI

ti ,,hrdl ,;:.b3tt?\i ,, ,: ,t6/ :o*. ,a:,. .. )z o
?:^s
,:oJb:)

".giitrj

'Allah Mahabesar dengan sebesar-besarnya. Segala puji hanya bagi
Allah, sebanyak-banyaknya. Dan Mahasuci Allah pada pagi dan

sore hari. Tidak ada Ilah yang berhak diibadahi melainkan hanya
Allah semata, dan kami tidak beribadah kecuali hanya kepada-

Nya, dengan mengikhlaskan ketaatan hanya kepada-Nya sekalipun

orang-omng kafir membenci. Tidak ada Ilah yang berhak diibadahi
kecuali hanya Allah semata, yang janji-Nya pasti dipenuhi, dan

Dia akan selalu membantu hamba-Nya, serta mengalahkan
kelompok-kelompok sendirian. Tidak ada IIah (yang haq)
melainkan hrnyaDia dan Allah Mahabesar.'

Maka, yang demikian itu juga baik."

Sekelompok orang dari sahabat kami mengatakan bahwa tidak

ada masalah bagi seseorang untuk benakbir dengan mengucapk^t apa

yang biasa diucapkan oleh orang-orang, yaitu:

,'6i hr3 ,ltr o)ll/ iJI I ,FI ?rt,pibt,;i A

drt'

,.11;jr y.: isi?tt

"Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, Allah Mahabesar. Tidak
ada Ilah melainkan hanya Allah. Allah Mahabesar, Allah Maha-
besar. Segala puji hanya bagi Allah."

Perlu juga diketahui bahwa takbir itu disyari'atkan agar dikuman-
dangkan setiap selesai melaksanakan shalat selama hari-hari takbir,
baik itu shalat wajib maupun shalat sunnah atau bahkan shalat jentzah,
baik shalat wajib lima waktu, qadha' shalat, maupun shalat andzar.

Dzikir-Dzikir dalam Shalat-Shalat Tertentu 543

Dalam masalah ini terdapat perbedaan pendapat, tetapi di sini bukan
tempatnya unruk membahas. Tetapi, yang benar adalah apa yang saya
sebutkan tadi. Itulah yang menjadi dasar fatwa dan itu pula yang

diamalkan.

Jika seorang imam mengumandangkan takbir yang berbeda
dengan keyakinan makmum, di mana imam bertakbir pada hari
'Arafah atau hari-hari Tasyriq, sedang makmum tidak berpendapat

demikian, atau kebalikannya, maka apakah dia harus mengikuti imam
ataukah dia mengerjakan apa yang menjadi keyakinan dirinya sendiri?
Mengenai hal tersebut terdapat dua pandangan di kalangan sahabat-
sahabat kami, dan yang paling shahih adalah mengerjakai ap^ yang
menjadi keyakinan dirinya sendiri, karena keharusan untuk mengikuti
imam itu telah terputus oleh salam dalam shalat. Berbeda jika imam
benakbir dalam shalat 'Ied lebih dari (tidak sama dengan) apa yang
menjadi pendapat makmum, maka dia tetap sejalan dengan imam
dalam rangka mengikutinya.

Disunnahkan pula melakukan takbir tambahan pada shalat'Ied
sebelum membaca al-Faatihah. Di mana pada rakaat pertama, imam
mengucapkan tujuh kali takbir di luar takbir iftitah. Dan pada rakaat

kedua membaca lima kali takbir di luar Ekbir b*gkit dari zujud. Bacaan
takbir pada rakaat pertama itu dibaca setelah do'a iftitah. Sedangkan

pada rakaat kedua dibaca sebelum ta'awwudz.

Disunnahkan di antara dua takbir agar membaca:

'.';t hr ,trrqit.l: ,.i1 lfjri ,1' or;5.

"Mahasuci Allah, segala puji hanya bagi Allah, dan tidak ada
Ilah yang berhak diibadahi melainkan hanya Allah, dan Allah

Mahabesar."

Demikianl ah ytngdikemukakan oleh mayoritas sahabat kami.

Sebagian sahabat kami juga mengemukakan: "Yaitu mengucapkan:

:yrx;,jit;LuHtii ,{,*ib I ttLthr lt dl ,

y-r| ",-A F A* $j';+it
.

54 Dzikir-Dzikir dalam Shalat-Shalat Tertentu

"Tidak ada Ilah yang berhak diibadahi kecudi hanya Allah semata,

tidak ada sekutu bagi-Nya. Hanya miliki-Nya kekuasaan dan
hanya milik-Nya pula segala puji. Di tangan-Nya semua kebaikan

berada, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu."

Abu Nashr bin ash-Shibagh dan selainnyadxikalangan sahabat
kami mengatakan: Jika dia mengucapkan apa yang biasa diucapkan
oleh orang-orang, maka yang demikian itu adalah baik, yaitu:

. .tb?ti,f: y, oG;),(F *'c;jtt,(F'6 bt'

"Allah Mahabesar dengan sebesar-besarnya, segala puji hanya
bagi Allah dengan sebanyak-banyaknya, dan Mahasuci Allah

pada pagi dan petang hari."

Semuanya itu memiliki keleluasaan tersendiri dan tidak ada

larangan apa pun di dalamnya.

Jika seseorang meninggalkan dzikir serta tujuh takbir di rakaat
pertama dan lima takbir di rakaat kedua, maka shalat yang dikerjakan
tetap sah dan tidak perlu melakukan sujud sahwi, tetapi dia hanya
kehilangan keutamaan saja. Dan seandainya dia lupa membaca takbir-
takbir tersebut sehingga dia masuk pada bacaan al-Faatihah, -menurut
pendapat yang benar- dia tidak perlu kembali lagi untuk mengulangi
bacaan takbir-takbir tersebut. Imam asy-Syaf i memiliki situ pendapat

lemah, yafuu bahwa dia harus kembali pada bacaan takbir-takbirtersebut.

Mengenai dua khutbah di dalam shalat'Ied, disunnahkan untuk

benakbir sembilan kali pada pembukaan fthutbah) pertama dan tujuh
kali pada pembukaan kedua.

Adapun bacaan dalam shalat'Ied, telah lebih dulu diuraikan
mengenai apa- yarLg disunnahkan untuk dibaca di dalamnya", yaitv

pada bab Shalat dan Hal-HalyangBerkaitan Dengannya.*

Pada rakaat pertama; setelah membaca al-Faatihah, membaca

( .., ) (surat Qrr0 dan pada rakaat kedua membaca { rfut c;.'-*t\

(surat al-Qamar).

*.,,Jik" pada rakaat penama ia boteh ryemlapa ( ,*\\'!,;"a' gi,}
nl.ttilt c.!.ti Stti Jr ) (surat
(surat al-A'laa), dan pada rakaat kedua (

al-Ghaasyiyah).

. Bjtl,ltil'tlgfnerbir, adapun yans tercanrum di kitab asli adalah bab Dzikir-

Dzikir-Dzikir dalam Shalat-Shalat Tertentu

Pasal 3

DZIKIR.DZIKIR PADA 10 HARI PERTAMA DARI
DI BULAN DZULHIJJAH

Allah Ta'ala berfirman:

*b4sJyfiei\Pk;'

"Dan supaya rnereka mmyebut Nama Allah pada bariyangtekb
ditentuhan " (QS. Al-Hajj: 28)

Ibnu 'Abbas, asy-Syafi'i dan Jumhurul Ulama mengatakan:
"Maksudnya adalah sepuluh hari."

Perlu juga diketahui bahwasanya disunnahkan untuk memper-
banyak dzikir pada kesepuluh hari ini sebagai tambahan atas hari-hari
lainnya. Dan disunnahkan memperbanyak dzikir iru pada hari'Arafah,
lebih banyak daripada sembilan hari lainnya.

HADTTS NO. s03 (SHAHTH)

Kami telah meriwayatkan di dalam Shahib al-Bakharidari Ibnu
'Abbas @,s',dari Nabi #,bahw*sanya beliau bersabda:

".:f eq'Jb!1 $ eiir u'

"Tidak ada satu amal pun dalam semua hari yang lebih baik dari
amal pada hari-hari ini (sepuluh hari di bulan Dzulhijjah)."

Para Sahabat bertanya:

It4tdlr

/
J:r,. it4alit

*Tidak juga jihad di jalan Allah?'

Beliau menjawab:

g7* !.ott^-,rt?A-ef n ,t z 11 riq"i1 )-1"

,lq s

'.:*,

il6 Dzikir-Dzikir dalam Shalat-Shalat Tertentu

"Tidak juga jihad, kecuali seseorang yang pergi berjihad dengan

sepenuh jiwa {an hartanya,ldu diatidak kembali d.rg, membawa

sesuatu pun."'

Hadits di atas adalah lafazh dari riwayat al-Bukhari, dan hadits
ini adalah shahih.

Dalam riwayat at-Tirmidzi disebutkan:

#i 4J661' ;l |;iWC,u' ii' f)i6

:ij,s,

"Tidak ada hari-hariyangamal shalih pada hari-hari itu lebih
disukai oleh Allah yang Mahatinggi selain hari-hari sepuluh ini."

Sedangkan di dalam riwayat Abu Dawud disebutkan hal serupa,

"hanya saja dia mengatakan: ptitlt o.16 g, (daripada hari-hari ini)." Yakni,

sepuluh hari bulan Dnihljiah.

HADTTS NO. 504 (SHAHTH)

Kami telah meriwayatkannya di dalam kitab Musnad al-Imam
Abu Muhammad'Abdullah bin'Abdirrahman ad-Darimi dengan sanad
Shahibain, di mana di dalamnya disebutkan:

".thAtq;r e, t,y'let16 ,!."fitt.

"Tidak ada amal pada semua hari yang lebih baik daripada amal
pada 10 hari pada bulan Dzulhijjah."

Ditanyakan:

tiq,rir l3

"Tidak juga jihad?' (lalu dia menyebutkan hadits J.rr.brr,

selengkapnya).8

;iDan dalam sebuah riwayat disebutkan: g,,&\i "tO hari dari

bulan kurban."

? [email protected]/4k5a7ar-Fuaat-Dbbual 'iEjfiathaun,).S'yaikh Salim al-Hilali no. 363. Diriwayatkan
8 Sbabiih Kitaabal-AdzkaarwaDba'iifuhu,Svaikh Salim al-Hilali no. 364. Hadits ini

shahih, diriwayatkan oleh ad-Dari ni @,/ /5-26).

Dzikir-Dzikir dalam Shalat-Shalat Tertentu 547

HADTTS NO. 5os (HASAN)

Kami telah meriwayatkan di dalam kitab at-Tirmidzi dari'Amr

bin Syu'aib , dzi ayahnyu dari kakeknya, dari Nabi ffi,beliart bersabda:

,t o#,t'uf L^ii 6 p3 ,zs7 ;7ioi ,rbttr p"
| li I,il'd;t'iaJ tz)j ,iu'ii.ir
l//

,6:;L, h' aJl :u$
..1i:e,F,yz 9l
tlz Jlo,4rd?l.

JraJ

"Sebaik-baik do'a adalah do'a di hari'Arafah. Dan sebaik-baik
ep^ yarryaku dan para Nabi sebelumku ucapkan adalah: 'Tidak
ada Ilah yang berhak diibadahi melainkan hanya Allah semata,
yatgtirdasekutu bagi-Nya, milik-Nya semua kerajaan, dan hanya
bagi-Nya segala puji. Dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu."e

Sanad hadits ini dinilai dha'if oleh at-Tirmidzi.

HADTTS NO. so6 (HASAN)

Dan kami telah meriwayatkan di dalam l<ttab al-Muwathtba'Imam

Malik dengan sanad y^ng rnursd/, dengan adanya pengurang an pa,da

laf:zhny a. D an lafazhny t

',t t 413 tii t# r; M1 t,ei7 g ro'.ttt Wi.

7

'.ilild;l l:tLriirr lt ,Jl I '#

"Sebaik-baik do'a adalah do'a pada hari'Arafah, dan sebaik-baik
ucapan yang aku dan juga para Nabi sebelumku ucapkan adalah:

' Sbabiih Kitaab al-Adzhaar ua Dba'iifubu, Syaikh Salim d-Hilali no. 365. Hadits ini

hasan karena hadits setelahnya. Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi (no. 3685). Dan
at-Tirmidzi mengatakan bahwa ini adalah hadrts gbaib dari sisi ini. Dan Hammad
bin Abi Hamid adalah Muhammad bin Abi Hamid, dia tidak lain adalah Abu
Ibrahim al-Anshari al-Madani, dan menurut ahli hadits, dia bukan seorang yang

kuat. Saya kaakan: "Derajat hadits tersebut sebagaimana yang dikemukakan oleh
at-Tirmidzi, tetapi diperkuat oleh hadits setelahnya."

548 Dzikir-Dzikir dalam Shalat-Shalat Tertentu

'Tidak ada Ilahyang berhak diibadahi selain Allah semata, tidak
ada sekutu bagi-Nya.'"ro

Dan kami pernah diberiuhu dari Salim bin'Abdillah bin 'Umar di,,
bahwasanya ia pernah melihat seorang pengemis meminta-minta kepada
orang lain pa& hari'Arafah, lalu dia berkataftepadanya): "Hai orang
lemaf,, pada hari seperti ini engkau meminta kepada selain Allah €?11

HADTTS NO. so7 (SHAHIH)

Imam al-Bukhari meriwayatkan di dalam l<rtab Shahihnyt: ''LJmar
**a mengumandangkan takbir di kubahnya di Mina, lalu terdengar

oleh orang-orang yang berada di masjid, sehingga mereka pun ikut
benakbir, dan orang-orang di pasar pun ikut benakbir sehingga kota

Mina menjadi'terguncang' oleh takbir."r2

HADTTS NO. so8 (SHAHIH)

Al-Bukhari meriwayatkan bahwa Ibnu'IJmar dan Abu Hurairah
,$4, pernah pergi ke pasar pada hari-hari Tasyriq. Keduanya bertakbir
dan orang-ot"t g pun mengikuti takbir keduanya.l3

to Shahiih Kitaabal-AdzkaaruaDba'iifubu,svaikh Salim al-Hilali no. 366. Hadits ini
hasan dengan beberapa syahidnya. Diriwayatkan ole,lr- Malik (l/422-4.2!). sa.ya
katakan: "Fladits ifi'murcal sbaliih." Haditi ini memiliki satu syahid dari hadits
'Ali bin Abi Thalib -.*b, diriwayatkan oleh ath-Thabrani di dalam Fadblu'Asyri
Dzilhiiiab. fftlll/2\.daii Oais bin ar-Rabi', dari al-Agharr bin ash-Shabah, dari
rhalifih Uii, u"rti"i", daiinya secara marfu'z 'SebaiE-baik bacaan yang aleu dan
hiioara Nah uca1han pada sore arafah adalah: Tid*h dda llah (yangbaQ xlain Allah
'se1n4t4, tidak'ada ihutu bagi-Nya, bigirrya semu herajaan dan b4gi'Ny.a;eg,la,p.ujl
Dan Dia Mabakuasa ataslesaia sestilti."sanad hadits ini laa ba'-sa bihi di dalam
beberapa svahid, para riialiya tsi4ab, selain Qais bin ar-Rabi', dia mempunyai
hafalari yaig b"nik. Secira Leseluruhan dapai dikatakan bahwa hadits tersebut
telah tet'ap (trari Rasulullah #) dengan sekurnpulan syahidnya. Wallaabu a'lam.
It Al-Hafizh Ibnu Haiar air!6 meneatakan:'Diriwavatkan oleh Abu Nu'aim di ddam

at-Hil"vah sararinekas di dahmliosrafi Salim." Demikian iuga di dalam al'Fututrtaat
ar-Ribbaaniwab ffi/249\. Dapat iaya katakan bahwa hadits tersebut terdapat di

dalankttab'il-Uilyab @,/194) d..,g"i, latazh: Janganlah engkau meminta kLpada
seseorang selain Allah."

t2 Shahiih Kiurt alAdztan ux Dw'iifihil,Syaikh Salim al-Hilali no.367. Diriwayatkan
oleh al-Bukhari @./46L-Fat-hul fuai1, sebagai ta'liq.

1' Shahiih Kitaab al-Adzkaar un Dla'iifuhu,Svaikh Salim al-Hilali no. 358. Diriwayarkan

al-Bukhari F/ 46L -Fat-bul fuar)-sebagai ta'liq dengan lafazh yangberbeda.

Dzikir-Dzikir dalam Shalat-Shalat Tertentu ilg

Pasal 4

DZIKIR.DZIKIR YANG DISYARI'ATI(AN SAAT
TERJADI GERHANA

Perlu juga diketahui bahwasanya disunnahkan pada saat terjadi

gerhana matahari dan gerhana bulan untuk banyak berdzikir kepada
Allah Ta'a,la,dan berdo'a. Dan menurut kesepakatan kaum muslimin,
disunnahkan untuk mengerjakan shalat.

HADTTS NO. soe (sHAHrH)

Kami telah meriwayatkan di dalam shabih al-Bukhari den shahih

#,Muslim dari'Aisyah bahwa Rasulullah ffi bersabda:

yf :*,otia.i-, ,1' 4:r.l frtt u,,*st'ts1"
l:F:,jw iirr rjii6 ,'dJ\ *irtitit,ur;).12

')jt:rAft

"Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua dari tanda-tanda

kekuasaan Allah. Keduanya tidak mengalami gerhana karena
kematian seseorang dan tidak juga karena kehidupan seseorang.
Oleh karena itu, jika kalian melihat hal tersebut, maka berdo,alah
kepada Allah Ta'ale, serta berrakbir dan bersedekahlah."l4

Dan pada sebagian riwayat di dalam kkab Sbahib al-Bukhari dan
Shabib Muslim disebutkan:

. jw ilr rlft,i,q! fii rrsri,,
.

Jika kalian menyaksikan hal tersebut, maka berdzikirlah kepada
Allah Tr'ala."

ta shahiih Kitaab al-Adzkaar un Dha'iifuhu,Syaikh salim al-Hilali no. 36g.Diriwayatkan
oleh al-Bukhari @,/545 -Fat-hul Baar! dan Muslim (901-903).

Dzikir-Dzikir dalam Shalat-shalat Tertentu

HADTTS NO. s1o (SHAHIH)

Demikian yang kami riwayatkan dari riwayat Ibnu }\bbas.ls

HADTTS NO. s11 (SHAHIH)

Al-Bukhari dan Muslim meriwayatkan di dalam kitab Sbahib

keduanya dari riwayat Abu Musa al-Asy'ari, dari Nabi ffi:

is t*.\tir-;tt #i3 o-f 3 A |p t:o Ji tlll''
dlrii'u
0p3"-_il
a/'a

Jika kalian melihat sesuatu dari hal tersebut (gerhana) maka
bersegeralah untuk ber&ikir, berdo'a dan memohon ampunan

kepada-Nya."15

HADTTS NO. s12 (SHAHIH)

Keduanya (al-Bukhari dan Muslim) juga meriwayatkan di dalam

kittb Shahihkedumyrdr.:i riwayat al-Mughirah bin Syu'bah:
,

' .f-bs iirr rjiSri a'tlgtt s$'

"Jika kalian melihatnya, maka berdo'alah kepada All"h d.o

kerjakanlah shalat."17

HADTTS NO. s13 (SHAHIH)

Demikian juga yang diriwayatkan oleh al-Bukhari dari riwayat
Abu Bakrah.l8

lVallaahu a'km.

t5 Shdhiih Kitaab al-Adz*zn ux DIw'iifihl,Syaikh Salim al-Hildi no. 370. Diriwayatkan

oleh d-Bukhari (IV540 -Fat-bul Burl dhn Muslim (907).

t6 Shrtiih Kita*b al-Adz*aar ru DLw'iifulil,Syaikh Salim d-Hildi no. 371. Diriwayatkan

oleh al-Bukhari @,/545 -Fat-bul fuar! dan juga Muslim (rtz).

17 Shrtiih Kirdab al-Adzkaar ux DLw'iifulru, Syaikh Salim al-Hilali no.372. Diriwayatlan

oleh al-Bukhari @,/5+6 -Fat-hul fuar! dan Muslim (915).

18 Sbahiih Kitaab al-Adzkaar roa DIw'iifilil,Syaikh Salim al-Hildi no. 373. Diriwayatkan
oleh al-Bukhari (10a0).

Dzikir-Dzikir dalam Shalat-Shalat Tertentu

HADTTS NO. s14 (SHAHTH)

Di dalam kitab Shabib Muslim dari riwayat 'Abdurrahman bin

Samurah, ia bercerita: "Aku pernah mendatangi Nabi ffi saatterjadi

gerhana matahari sedang beliau dalam keadaan berdiri mengerjakan

shalat seraya mengangkat kedua tangan beliau. Beliau membaca tasbih,

tahlil, takbir dan tahmid seraya berdo'a, sehingga gerhana itu lenyap
dari matahari. Dan ketika gerhana itu lenyap darinya, beliau membaca

dua surat dan mengerjakan shalat dua rakaat."le

Dapat saya katakan : Y:ata brcira berani terbuka dan tampak jelas."

Pembabasan:

Bacaan dalam Shalat Gerhana'P""t

Disunnahkan untuk memanjangkan bacaan di dalam shalat
kusuf (gerhana). Untuk berdiri perrama membaca surar sepeni al-
Baqarah, pada berdiri kedua membaca sekitar 2OO rytt,pada berdiri
ketiga membaca sekitar l5O tyat,dan pada berdiri keempat membaca
sekitar 100 ayat.

Membaca tasbih pada ruku'peftama selama kira-kira bacaan
100 ayat. Ruku' kedua selama bacaan 70 ayar. Demikian juga pada
ruku' ketiga. Sedangkan pada ruku'keempat selama bacaan 50 ayat.

Sujud pun dilakukan sepanjang ruku', dimana sujud pertama
seperti ruku'pertama, sujud kedua seperri ruku'kedua. Dan inilah

yang benar.

Mengenai hal tersebut di atas terdapat perbedaan pendapat yang
sangat populer di kalangan ulama. Anda tidak perlu ragu lagi terhadap

ya;ng telah saya kemukakan di atas mengenai disunnahk annyl-
m^peemanjangkan sujud. Sebab, yang populer di dalam sebagian besar
kitabkitab sahabat kami, bahwa zujud tersebut tidak perlu dipanjangkan.
Sesungguhnya hal itu merupakan suatu kesalahan dan kelemahan.
Tetapi, yang benar adalah memanjangkannya. Hal tersebut telah

ditegaskan di dalam ash-Sbahihain dariRasulullah ffi melalui banyak

jalan. Dan telah saya uraikan hd tersebut dengan dalildalil dan beberapa

te Slwbiih Kitaab al-Adzhzar un Dl?d'iirtthu,syaikh Sdim d-Hilali no. 374. Diriwayatkan
oleh Muslim (913).

Dzikir-Dzikir dalam Shalat-Shalat Tertentu

syahid di dalam Syarbul Muhad.ztzz.b. Di sini saya hanya mengisyaratkan
pada apa yang saya kemukakan, agar Anda tidak menjadi bingung

karena adtnya perbedaan pendapat tentangnya.

Imam asy-Syafi'i,+i,ig telah menashkrndi beberapa tempat yang
mensunnahkan pemanjanganny e. Valkahu a'hm.

Para sahabat kami pun mengatakan: "Tidak perlu memanjangkan
duduk antarra-dua sujud, tetapi lakukan seperti di dalam shalat-shalat
lainnya."

Apa yang mereka katakan ini masih perlu diteliti. Sebab, peman-
jangrnnya ini telah ditegaskan di dalam hadits shahih. Dan hal tersebut
telah saya kemukakan secara gamblang di ddam Syarbul Muhadzdzab.

Y*g menjadi pilihan adalah disunnahkan untuk memanjangkannya,

dan tidak perlu dipanjangkan saat i'tidal dari ruku' kedua, juga tasyahhud
dan duduk untuk tasyahhud.lVallaahu a'hm.

Namun demikian, seandainya pemanjangan semuanya itu tidak
dilakukan dan hanya membaca al-Faatihah saja, maka shalatnya pun

sudah sah.

Disunnahkan pula pada setiap b*gki, dari nrku' agar mengucapkan:

'.lJir U:6i ,i,:tni 4io' 'er"

"Allah mendengar orang yang memuji-Nya. Ya Rabb kami, segala
puji hanya bagi-Mu."

Dan kami telah meriwayatkan hal tersebut di ddam hadits shahih.

Selain itu, disunnahkan pula untuk menjaharkan (mengeraskan)
bacaan di dalam shalat gerhana bulan, dan disunnahkan mensirrkan
Gidak dengan suara keras) bacaan dalam shalat gerhana matahari. Dan
setelah selesai shalat, khatib menyampaikan dua khutbah, seraya
menumbuhkan rasa takut mereka kepada Allah Tr'a,la,, menyuruh
mereka untuk senantiasa berbuat taat kepada-Nya, juga bersedekah
dan memerdekakan budak. Hal tersebut telah diriwayatkan secara
shahih di dalam hadits-hadits yang sudah populer. Selain itu, khatib
juga memerintahkan mereka agar menyukuri nikmat-nikmat Allah
Ta'ala, serta memperingatkan mereka untuk tidak lengah dan tertipu.
Vallaahu a'km.

Dzikir-Dzikir dalam Shalat-Shalat Tertentu 553

HADTTS NO. 51s (SHAHTH)

Kami telah meriwayatkan di dalam Shabih al-Bukbari dan yang

lainnya dari Asma' #3.,,'nberkata: "Rasulullah ffi rclahmemerintahkan

untuk memerdekakan budak pada saat terjadi gerhana marahari."2o

lVallaahu a'lam.

Pasal 5

DZIKIR. DZIKIR DALAM SHALAT ISTISQA'

Disunnahkan di dalam shalat istisqa'untuk memperbanyak
do'a, dzikir dan memohon ampunan dengan penuh ketundukan dan
kerendahan diri. Do'a di ddam shalat ini cukup masyhur, di antaranya:

,6b fu .)W 6,i,A1,fu ,$i u* gt;iit',

o-br ir!:;t ?)63 ?,:A', &'"&Ur ,i';;r'ttig

ir;;r ,y3b ,6w'*E ,:l,t'l:oe.; Uln+i ,:;:\i
/ l a'
'U '
f.i'.ot [{jbr
t>4lr
,\\y W,$.61
tiLibn 11

,l
os;4&ry.,g_'pt s'r)?r ,LslJt sVt fi{jtlr

.r4gt tb'gttftjr' 1"')ri os;.'u $'4?s' afut

4t. .:!* Aitk, o :rl, q b yo'J,s L'91rs
"Ya Allah, turunkanlah hujan kepada kami, hujan yang deras,
memberikan kesejukan lagi menyegarkan. Hujan yangtirnya
melimpah, memberikan manfaat serta bersifat umurn, secara

tenrs-menerus. Ya Allah, turunkanlah hujan di atas bukit-bukit,
tempat-tempat tumbuhnya pepohonan, dan perut lembah. Ya
Allah, sesungguhnya kami memohon ampunan kepada-Mu,

sesungguhnya Engkau benar-benar Mahapengampun. Karenanya,

20 Sbdhiih Kitdab dl-Adzk44r ua.Dba'iifuhu, Syaikh Salim al-Hilali no.3T1.Diriwayatkan
oleh al-Bukhari @,/453-454) dan Muslini (no. 905).

554 Dzikir-Dzikir dalam Shalat-Shalat Tertentu

rurunkanlah hujan yang deras kepada kami. Ya Allah, siramkanlah
hujan kepada kami dan janganlah Engkau jadikan kami termasuk
orang-oran g y{tgberputus asa. Ya Allah, tumbuhkanlah tanam-
tanaman untuk kami, limpahkanlah air susu ternak untuk kami,
serta turunkanlah berkah langit kepada kami, juga tumbuhkanlah

untuk kami berkah bumi. Ya Allah, hilangkanlah kepayahan,
kelaparan, kesulitan sandang, dan singkirkanlah malapetaka
dari kami yang (hal itu) tidak sanggup disingkirkan oleh selain
diri-Mu."

Dan jika di antara mereka terdapat seorang yang keshalihannya

telah dikenal, maka disunnahkan kepada mereka untuk (berdo'a)
meminta turun hujan melalui dirinya, yakni dengan mengatakan:

'.0$'!rAdIJ\Utrryf1 pr

"Ya Allah, sesungguhnya kami meminta hujan dan syafa'at
kepada-Mu melalui hamba-Mu, fulan."

HADTTS NO. s16 (SHAHTH)

Kami telah meriwayatkan di dalam Shahih al-Bukhari, bahwa
'I-Jmar bin al-Khaththab ^& (mengatakan bahwa), jika orang-orang
mengalami kekeringan, maka mereka meminta turun hujan melalui
al-'Abbas bin'Abdil Muththalib seraya mengucapkan:

6t:,(35 Mqjqt,ygr.,r iil,"
.t:i.,ti M q?,{d\,pyt

"Ya Allah, sesungguhnya dulu kami pernah bertawassul kepada-

Mu melalui Nabi kami ffi sehingga Engkau pun menurunkan

hujan kepada kami. Dan sezungguhnya sekarang kami bertawassul
kepa&-Mu melalui paman Nabi kami ffi,\<arenanya turunkanlah
hujan kepada kami."

Maka, hujan pun diturunkan kepada mereka.2r

2t Shaliih Kitaab al-Adzleaar vn Dbd'iifuhu,Syaikh Salim al-Hilali no.376. Diriwayatkan

oleh al-Bukhari @,/494 d^nVIl/77 -Fat:hul Baarl.

Dzikir-Dzikir dalam Shalat-Shalat Tertentu 555

Permohonan turun hujan melalui orang-orang shalih ini datang
juga dari Mu'awiyah dan selainnya.

Adapun bacaan yang disunnahkan dalam shalat Istisqa' adalah
seperti bacaan dalam shalat'Ied, dan kami telah menjelaskan hal tenebut

sebelumnya. Yaitu, benakbir rui"h kali pada pembukaan rakaat penama

dan pada rakaat kedua membaca takbir lima kali, sama seperri shalat
'Ied. Semua cabang dan permasalahan yang pernah saya sampaikan
berkenaan dengan takbir shalat'Ied baik yang tujuh kali maupun lima
kali adalah sama persis dengan shalat Istisqa' ini. Kemudian khatib
memberikan khutbah dua kali dengan banyak mengumandangkan
istighfar dan do'a.

HADTTS NO. 5rZ (SHAHTH)

Kami telah meriwayatkan di dalam Sunan Abi Daarud dengan

sanad yang shahih atas syarat Muslim dari Jabir bin 'Abdillah c*l;,,

ia berkata: "Nabi ffi pernah mengalami masa kekeringan, lalu beliau

berdo'a:

;a*gu ,t1:-i("/,Vu*9t I

.-hT'p idrt"

yI P.tb

l/

'Ya Allah, turunkanlah hujan yang deras kepada kami, yang
menyejukkan, menyegarkan, memberikan manfaat, dan tidak

membahayakan, dengan segera tanpa ditunda-tunda.'

Maka langit pun menurunkan hujan kepada mereka."22

HADTTS NO. s18 (HASAN)

Kami telah meriwayatkan di ddam kitab yang sama dengan sanad

yang shahih dari 'Amr bin Syu'aib dan ayahnya, dari kakekrry;- i#,

2 Sbabiih Kitaab al-Adzkaar an Dba'iifuhz, Syaikh Salim d-Hildi no. 377. Hadits ini
sjahlamhnihy,adaidridyallriaall-lBaal,ihaoqlqi h(,IlI:Vh3r_5Q5)i;wmude(lai.1lli6ela)l,anaMl-Huahkaimm*Qid/.bllizn).t!U3bna.iddi:
antara
Mus'ir
hmeemmbbeerriimmhu kami daarrii-'YYaizziidd al-Faoir. dariinyva denega: n lafazh tersebut. Dinilai

shahih oleh al-Hakim densgaann wsvarat Syiaikikhhoanni.i.DO^unrJidsiepakad oleh adz-Dzahabi.

Saya kaattaakkaann: :'Derajiat terlebui m*^t.e^*tmirirnsg sepeni yang mm^iererekkaa berduaa.((aal-l-HHa4kim
dan adz-Dzahabi) saripaikan. dimana pala riialnvi tsilat dari riial S.yaiEhani. Dan

Mus'ir adalah Ib'nu Kidam ai-Hilali, r6d*g(* Yail{adalahlbnu Shuhaib.

555 Dzikir-Dzikir dalam Shalat-Shalat Tertentu

ia berkata: "Jika Rasulullah ffi meminta tunrn hujan, maka beliau

mengucapkan:

t

i:b'd6r:)]#t s,ld*s$; !wg-' lix'-

" .'r>$Jl'JJ:A;.

'Ya Allah, siramkanlah hujan kepada hamba-hamba-Mu dan
juga hewan-hewan ternak-Mu. Tebarkanlah rahmat-Mu serta
hidupkanlah negeri-Mu yang mati.'23

HADTTS NO. s1e (HASAN)

Dan lrami jugatelah didalam SuranAbiDautd,

dengan sanad yang shahih. Di bagian akhir, Abu Dawud mengatakan

bahwa ini addah sanad ymgjryyiddari'Aisyah @' ,ia,menceritakan:
"Orang-orang pernah mengadu kepada Rasulullah ffi rcntanghujan

yang lama tidat kunjung turun. Kemudian beliau minta disiapkan

mimbar, lalu mimbar tersebut disiapkan untuk beliau di tempat

pelaksanaan shalat (Istisqa'). Selanjutnya, beliau menj anjikin kepad-1

br"og-or"og untuk bersama-sama keluar (mengerjakan shalat Istisqa')

di suatu hari. tvtaka, Rasululla,h #' pun keluar ketika penghalang
matahari tampak. Kemudian beliau duduk di atas mimbar, lalu benakbir

dan memanjatkan pujian kepada Altah,!8. Setelah itu, beliau bersabda:

. Sesungguhnya kalian mengeluhkan kekerin gerl yangmelanda negeri

kalian dan tidak rurunnya hujan kepada kalian yang seharusnya sudah
rurun di musimnya ini. Dan Allah yang Mahasuci memerintahkan agar
kalian berdo'a kepada-Nya serta berjanji akan mengabulkan do'a kalian.'

Selanjutnya, beliau berdo'a:

,!),6 ,g'jt ,f'jt ,:iiltdt"qoi) li,;ir"

lirr U( ftjur ,:.i--;S ffilirr lt nt , ,;!,lr ii"

il;.23 Sbabiih Kitaab al-Adzkaar wa Dba'iifuhz, Syaikh Salim al-Hilali no. 378. Hadits ini

Jiri*rrr"tk"" oleh Malik fittgo-t't\. Dan disambung oleh Abu Dawud
i"l*'A*t(1176i melalui bin Sni'aib, dari ayahnya, dari kakeknya. Dapat saya

Lat"lirn, 'Hadits ini adalah sanidnya hasan.

Dzikir-Dzikir dalam Shalat-Shalat Tertentu 557


Click to View FlipBook Version