HADTTS NO. 141 (SHAHTH)
Kami telah meriwayatkan dalam Sbahih Muslim deli 'Aisyah Sr,
sebagaiman^y{Lgtelah kami sebutkan pada (pembahasan) bacaan ketika
ruku', bahwaRasulullah M dalern ruku' dan zujudnya membaca:
" -9't1t:, a{J\it'"q)J'\'i Lb.
"Mahasuci Allah, Rabb para Malaikat dan ruh.u6e
HADTTS NO. 142 (SHAHTH)
Kami juga telah meriwayatkan dalam Shahih Muslim dari 'Ali.#,
bahwa apabila Rasulullah ffi sujud, beliau membaca:
\
i: i;jlT'1-tt
rc;'rA,gU HUi"
{'r-b3 d-$, €il.#t'Jer JCir:l
..:i!):At;3iiirr 3i6 $:Hr'ai:a *:
"Ya Allah, kepada-Mu aku sujud, kepada-Mu aku beriman, dan
kepada-Mu aku berserah diri, telah sujud wajahku kepada (Rabb)
Yang menciptakan dan telah memberikan rupa kepadanya,
membuka pendengaran dan pandangannya, Mahamulia Allah
sebaik-baik Pencipta."To
HADTTS NO. 143 (SHAHTH)
Kami telah meriwayatl<mhadits shahih di kitabkitrb Suru.n dari
'Auf bin Malik S dan telah kami sebutkan pada pembahasan tenrang
ruku', bahwa Rasulullah ffi Ml^o, satu ruku'nyeyegpanjang, beliau
membaca:
68 Shahiih Kihrt dl-Adzhalr ua-Dlu'iifirhu, Syaikh Salim d-Hilali no. 112. Diriwayatkan
oleh al-Bukh ai A 28t-Fat-hul Baai, Mrislim no. 484.
6e Shdhiih Kitaabdl-AdzhadruyDba'iirtrhu, Syaikhsalimal-Hilalino. 113. Diriwayatkan
oleh Muslim (no. a87).
70 Shdhiih KiturtdlAdzha4ruu Dlu'iifiint S)"aikh Salim al-Hilali no. 114. Diriwayatkan
oleh Muslim (no.77l).
Shalat dan Hal-Hd yang Berkaitan Dengannya
:J-#t ) ?'$t1;i1, ?\'o.4r si oaA"
".1*izit2
*Mahasuci (Allah) Yang memiliki keperkasa"r,, k'.kr"saan'
kebesaran dan keagung n.""
Kemudian beliau mengucapkan bacaan yang sama dalam sujud.
HADTTS NO. 144 (HASAN)
Kami telah meriwayatkan dalam kitab-kitab Sunan bahwa Nabi
E bersab&: "Apabila sakh seordngkalian sujud', maka hendaklah ia
mengucapkan:
"..,,i,'li 'g,t Ot;).
'Mahasuci Rabb-ku Yang Mahatinggi.'
Tiga kali, dan itu yang te{pendek (paling ringan)."72
HADTTS NO. 14s (SHAHIH)
Kami meriwayatkan ddam Shahih Muslim dari 'Aisyah (9, , ia
berkata:'Pada suatumalam aku merasa kehilangan Rasulullah ffi,lalu
aku mencari-crrinyr (di kegelapan malam),lalu kudapati beliau sedang
melakukan ruku' atau sujud dan membaca:
I
lf. .'r'JJl aff l, ! ,*hr.:,';$t',!56;?.
i^'Mahasuci Engkau On*d* d'.rrg* **f, puji bagi-Mu, tidak
a& Itah (y*g berhak diibadahi) melainkan Engkau."'71
Pada iweyxlain dalam $ahih Muslim: "Maka tanganku menyenuh
bagian dalam kedua (telapak) kakinya, sedang ia dalam keadaan suiud
7t Sbabiih Kitaab al-Adzkaar ua Dba'iifubu, Syaikh Salim al-Hilali no. 115. Hadits
ini shabib, lihat no. 116.
'1z Sbdhiih Kitaabal-AdzkaaranDba'iifubu. Sv*h Salim al-Hilali no. 115. Hadits ini
no. L26/ 98.
hasan karena memiliki baryak syaliidnya,'sebagian dari hadist
7, Shrtiih Kiurt d-Adzl?a4r vn Dla'iifitba. Sfikh Salim al-Hilali no. 117. Diriwayatkan
oleh Muslim (no. a85).
Shalat dan Hal-Hal yang Berkaitan Dengannya
(di masjid), kedua (telapak kaki)nya dalam keadaan tegak. Beliau
mengucapkan do'a berikut:
AJ;Litt ,
le'zll rii"*i )
'Ya Allah, aku berlindung dengan ridha-Mu dari kemurkaan-Mu,
dengan maaf-Mu dari siksa-Mu, dan aku berlindung kepada-Mu
dari kemurkaan-Mu, aku tidak membatasi pujian kepada-Mu,
Englrau (adalah) seperti ap yutgtelah Engkau pujikan terhadap
diri-Mu semata."'
HADTTS NO. 146 (SHAHTH)
Kami telah meriwayatlsn dalam Sbabih Muslim dari Ibnu 'Abbas
gtts, bahwa Rasulullah ffi bersabda:
tti4-;:qti i:j,It 6b ,:q:jt 4 rylLi tL';rt 6li'.
'.F qqu-'oti* *c'-ir r4
*Adapun dalam ruku', maka agungkanlrt nriU didalamnya,
dan dalam s"iud" bersungguh-sungguhlah kalian berdo'a diddamnya,
sebab ketika itu do'a kalian sangat layakuntuk dikabulkan."To
}j fiLafazh bisa dibaca danjuga bisa dibaca ',$,y^ngberarri
pantas dan layik.
HADTTS NO. 147 (SHAHTH)
Kami telah meriwayatkan dalam Sbahih Malim dari Abu Hurairah
&, Ebahwa Rasulullah bersabda:
".ib!.$r t:F6,ura $: t:i,, {jr lili;U,}1.
a/
Orff*71 Sbahiih Kit*ab dl-Adz* Dl,'iirtrtu,syaikh Salim al-Hilali no. 118. Diriwayatkan
oleh Muslim t r.
185 Shalat dan Hal-Hal yang Berkaitan Dengannya
"Saat yang paling dekat antara seorang hamba dengan Rabb-nya
addah ketika ia sujud, maka perbanyaklah berdo'a."75
HADTTS NO. 148 (SHAHTH)
Kami telah meriwayatkan dalam Sbabib Muslimjuga dari Abu
Hurairah.gr,, bahwa Raulullah ffi dabmsujudnya membaca:
'. o t
ik ;t/ /t'iJi'a.i,,:,:at )z?:.: its2: ,?t
J_'pt'"i))i.
' .tr's i*irt ,6:4lT9
*Ya Allah, ampunilah dosaku r.lrrirry. ,y;gsedikit #rury.
banyak, yang penama dan yang terakhir, yang terang-terangan
dan yang tersembunyi.nT6
Disunnahkan kaika sujud mengucapkan semua bacaan yang telah
kami sebutkan, kalau tidak memungkinkan membaca semuanya dalam
satu waktq maka boleh dibaca dalam beberapa wakq sebagaimana yang
telah kami sebutkan pada bab-bab terdahulu, jika ingin mempersingkat,
maka boleh membaca tasbib beserta sedikit do'a.
Tasbib dan hukumnya telah kami sebutkan pada dzikir-dzikir
ketika ruku', dan makruh membaca al-Qur-an ketika sujud, demikian
pula pada bagian-bagian (shalat) selanjutnya.
Pembabasdn 7:
Mana yang Lebih LJtama, Lama Berdiri atau
Lama Suiud3-n""''
Para ulama berbeda pendapat mengenai sujud dan berdiri dalam
shalat, mana di antara keduanya yang lebih afdhal?
Menurut pendapat asy-Syafi'i dan yang sependapat dengannya
bahwa berdiri adalah lebih utama.
75 Shdhiih Kitaab dl-Adzkaar wa Dba'iifiihu, Syaikh Salim al-Hilali no. 119. Diriwayatkan
oleh Muslim (no.482).
76 Shdbiih Kitnab dl-Adzka4r un Dba'iifithu, Syaikh Salim al-Hilali no. 120. Diriwayatkan
oleh Muslim (no. a83).
Shalat dan Hal-Hal yang Berkaitan Dengannya
HADTTS NO. 14e (SHAHTH)
Berdasarkan hadits Nabi ffi debm Sbabib Muslim:
'.otillt J? af,,larMl'
"Seutama-utama shalat adalah yang lama berdirinya.'z
Ani bjiirdalam hadits di atas adalah berdiri. Hal itu disebabkan
karena &ikir (bacaan) kaika berdiri adalah al-Qur-an, dan dzikir sujud
adalah ushh,sementara al-Qur-an tentu saja lebih afdhdl,maka meman-
jangkannya juga afdhaL sebagian ulama berpen&pat bahwa yang lebih
dfdhdl addah s"j"d, berdasarkan hadits Nabi ffi sebelumnya:
-".1, ?l-, pSt lz 9. go , r:11'0-&6 i+?i.
41
'Saat yang paling dekat antara seorang hamba dengan Rabb-nya
addah ketika ia sujud."
Al-Imam Abu'Isa at-Tirmidzi berkata di dalam kitabnya: "Para
ulama berbeda pendapat ddam hal ini, sebagian mereka berkata: 'Lama
berdiri dalam shalat lebih utama daripada banyak ruku' dan sujud.'
Sebagian lain berkata: 'Banyak ruku' dan sujud lebih utama daripada
lama berdiri.'Dan Ahmad bin Hanbal berkata:'Dalam hal ini a& dua
hadits yang diriwayatkan dari Nabi ffi.TetapiAhmad tidak memutuskan
padanya sedikitpun (mana yang lebih afdbaD.'Ishaq berkata: 'Adapun
di waktu siang, maka lebih afdhal pada ruku' dan sujud, sedang di
waktu malam, lebih afdhal pada saat berdiri, kecuali jika seseorang
mempunyai utirid. tertentu di malam hari, maka lebih banyak ruku'
dan sujud lebih aku sukai, karena ia harus melaksanaken airidnya
tersebut, dan sungguh beruntung[ah orang yang banyak ruku' dan zujud'"
At-Tirmi&i berkata: "Ishaq mengucapkan hal ini ddak lain karena
Eia hanya menggambarkan shalat Nabi di waktu malam dan meng-
gambarkan lamanya berdiri, adapun di waktu siang, maka ia tidak
menggambarkan shalat beliau ffi rcmangltmanya, berdiri seperti
ap a y arug digambark anny pada waktu malam hari. "
^
' Slrahiih Kir44b dl-Adzkaar ua Dba'iifuhu, Syaikh Salim al-Hilali no. 121. Diriwayatkan
oleh Muslim (no.3).
Shalat dan Hal-Hal yang Berkaitan Dengannya
Pembabasan 2:
Do'a ketika Suiud Tilawah.
Ketika *i"d tilawah, disunnahkan membaca aPeyarLgtelah kami
sebutkan pada waktu sujud dalam shalat, disamping itu disunnahkan
menambahkan:
,or-o1. ,ro-t.-1..o ot,'lto."\'
q5-'Wr triJi'
:l?i'jr:rb.Je4,t?i d.'Pto,. .ro1.t
4b t!tlb-, t$lis 6 * qw,(ry wr,*
'.p>tL^lr
"Ya Allah, jadikanlah zujud ini sebagai simpanan bagiku di sisi-Mu,
besarkanlah pahala zujud ini bagiku, hapuskanlah dosaku dengan-
gl'"nya, dan terimalah dariku sebagaimana Engkau telah menerima
dari Dawud
Juga disunnahkan mengucapkan:
'.['iU t;bt o€ o1d; tsr;).
'Mahasuci Rabb kami, sesungguhryaianii Rabb kami benar-
benar dilaksanakan."
Yang terakhir ini iuga dinashkm (disebutkan) oleh Imam asy-
Syafi'i.
HADITS NO. 1sO (SHAHIH)
Kami telah meriwayatkan dalam Sunan Abi Dauud, Sunan at'
Tirtnidzi dat sunan an-Nasa-i&ri 'Aisyah B,., , ia berkata: "Rasulullah
ffi, diltmsujud al-Qur-an (suiud tihwab) membaca:
i:*rritl- *:iilr r1g{..#.1,',red',jo,.
// // /
Shalat dan Hal-Hal yang Berkaitan Dengannya 189
"Telah *jrd wajahku kepada (R"bb) Y*g telah menciptakannya
dan telah membuka penglihatan dan pendengarauny^ berkat
upaya dan kekuat tnnya."78
At-Tirmidzi berkata: "Hadits ini shahih."
Al-Hakim menambahkan:
' .l,IJrei I Ati lrr oi6i'
"Maka Mahamulia Allah, r.UAt-UAf. Pencipta."
Ia berkata: "Tambahan ini shahih menurur syarar as-Shahibain
(Shahih al-Bukhai dar Sbabib Muslim)."
HADTTS NO. ls1 (HASAN)
Adapun ucapan:
'.t1. . :?t'jl:rb,J tl5.r trili-
"Ya Allah, jadikanlah sujud ini sebagai simpanan bagiku di sisi-
Mu... dan seterutya."
Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi secara marfu'dari riwayat Ibnu
iF,'Abbas dengan sanad yang hasan, dan al-Hakim berkata: "Hadirs
shahih"Te
'/8 Sbdhiih Kitaab al-Adzkaar ata Dha'iifnba Svaikh Salim al-Hilali no. 122. Hadits ini
shahih, diriwayatkan oleh Abu Dawud (no. t+t+), at-Tirmidzi (no. 3485), an-Nasa-i
W222), al-Hakim Q/220),&ri ialan al-HadzAzi, dari Abul 'Aliyah, diri 'Aisyah.
Saya katakan: 'Sanad ini shahih.'Tambahan yang ada oada il-Hakim shahih.
Tambahan yangada pada at-Tirmidzi (3484), ia'meililikisya bid dari hadits 'Ali.
Diriwayatkin oleh Muslim no.77L, at-Tirmidzi no. 3483, ail-DaraquthniU342.
?e Sbabiih Kitaab al-Adzhaar an Dba'iifubz, Syaikh Satim al-Hilali r.o. 123. Hadits ini
hasan. Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi no.'579,Ibnu Maiah (no. 1053), al-Hakim
(l/219-22), daii jalan al-Hasan bin Muhammad bin'Ubildillah bin Abi Yazid, ia
berkall .berkata kepadaku Ibnu Juraij: "Ya.Hasan! Telah memberitahu kepadaku
'Ubaidullah bin Abi Yazid dari Ibnu 'Abbas, ia berkara: 'Telah datans seorans
laki-laki kepa& Rasulullah E lalu berkata: 'Ya Rasulullah! Sesungsuhriya suatfi
malam akulermimpi seolah-olah aku shalat di belakans oohon. m"tra a(u suiud.
dan pohon itupun
itu rirenzucaptan: turut suiud karena melihat aku suiud.- aku mendenear aosoahnoand
(Lalu ia menvebutkan hadits terse6ur).'" Sava katakinr
ini hasan] seb'agaimina yang dik'atakan oleh penulis ,.ii5a.6
190 Shalat dan Hal-Hal yang Berkaitan Dengannya
Pasal 28
BACAAN KETIKA BANGKIT DARI SUJUD DAN
KETIKA DUDUK DI ANTARA DUA SUJUD
Disunnahkan benakbir dari sejak menganglat kepala dan meman-
jangkan Ekbir hingga duduk dengan tegak. Dan kami telah menyebutkan
jumlah takbir, perbedaan pendapat dalam hal memanjangkannya,
serta memanj angkan yan g dapat membatalk ^nny a.
Kaika selesai mengucapkan takbir dan telah duduk dengan tegak,
disunnahkan berdo' a dengan:
HADTTS NO. 152 (SHAHIH)
Apa yang telah kami riwayatkan ddam Surun Abi Dawtd, Jaanti'
at-Tirmidzi, Sunan an-Nasa-i, Sunan al-Baibaqi dan selainnyt dari
Hudzaifah **r dalam haditsnya yang telah disebutkan tentang shalat
Nabi ffi di waktu malam,lamanya beliau berdiri dengan bacaan surat
al-Baqarah, Ali 'Imran dan an-Nisaa', ruku'nya seperti berdirinya,
demikian pula sujudnya dan yang lainnya, ia, berkata: "Beliau pada
waktu duduk di antara dua sujud membaca:
-',J, *t"e" ,d.'*t'q,.
'Ya Rabb-ku ampunilah aku, ya Rabb-ku ampunilah aku.'"to
Dan lamanya beliau duduk (diantara dua sujud) sama dengan
sujudnya.
HADTTS NO. 1s3 (DHA'rF)
Juga hadits yang telah kami riwayatkan dalam Sunan al-Baihaqi
dari Ibnu'Abbas q€F, ketikaiamabit (bermalam) di rumah bibinya,
Maimunah #, , dan shalat bersama Nabi ffi pada waktu malam,
maka ia menyebutkannya dan berkata: "Dan ketika mengangkat kepala
dari sujud, beliau membaca:
80 Shahiih Kitaab al-Adzhzar an Dba'iifabu, Syaikh Salim al-Hilali no. t24. Hadits ini
shahih. Diriwayatkan oleh Abu Dai,ud (no. 874),Ibnu Maiah (no. 89/), an-Nasa-i
Wl22),al-Hakim (/27t'),Ahnud
#W.2S3al)y,aakl-aBtaaikliaaqni: "Hadits ini shahih." (V/400), dari hadits Hudzaifah
Shalat dan Hal-Hal yang Berkaitan Dengannya 191
". G*ts E::':t:'gu':r: g.hry 61;ttt drot'-,"'
'Ya Rabb-ku, ampunilah aku, rahmatilah aku, cukupkanlah aku
dari segala kekurangan, angkatlah (derajat)ku, berilah aku rizki
dan berilah aku petunjuk.'"81
Dalam riwayat Abu Dawud:"'r;iV1" da" berilah aku kesehatan.
Sanadnya hasan. Vallaahu a'lam.
Petnbabasan:
Sufud Kedua dan Bangkit ke Rakaat Selaniutnla.-Peot'
Ketika sujud yang kedua, beliau ffi mengucapkan bacaan
sebagaimana.yangtelah kami sebutkan pada sujud pertama. Ketika
mengangkat kepalanya, diiringi dengan ucapan takbir, lalu duduk
istirahat sebentar, dimana semua gerakannya berhenti dengan jelas.
Kemudian berdiri ke rakaat kedua sambil memanjangkan takbir yarrg
diucapkan ketika bangkit dari sujud sampai b^erdiri dengan tegak, yang
dipanjangkan adalah huruf hm dxilafazh: Irl .
Inilah pendapat terkuat menurut sahabat-sahabat kami. Tetapi
mereka mempunyai pendapat lain bahwa ia mengangkat ftepala) tanpa
takbir, kemudian duduk isdrahat, dan koika banglrit, barulah bertakbir.
Pendapat ketiga, b*gkit dari sujud dan bertakbir, ketika duduk, takbir
dihentikan, kemudian berdiri tanpa takbir.
Tidak ada perbedaan pendapat bahwa tidak boleh mengucapkan
dua kali takbir dalam hal ini. Sahabat-sahabat kami mengatakan bahwa
pendapat per-tama adalah yang paling shahih, agar shalat tidak kosong
dari dzikir.
8t Shahiih Kitaab al-Adzkaar ua Dba'iifuhz. Svaikh Salim al-Hilali no. 29. Hadits ini
dha'if. Diriwayatkan oleh Abu Dawud (no. 850), at-Tirmidzi (no. 283),Ibnu
dMaariiaahl-B(naoe.h8a9w8i),dAalhammaSdtir(bVu3s15S)u, nanl-aBbai/hnaoq. ieWil)l.2s2e)m, uaal-nHvaakdiamri (I/262 dan27l),
ialan Kamil bin
al-'Alaa'; fehh menceritikan&epadaku Habib bfi Abi Tsa6it, dari Sa'id bin Jubair,
dari Ibnu 'Abbas qgf,. Saya kat:akan: "Pada isnad ini terdapat kelemahan, karena
Habib bin Abi Tsabit adalah seorans madallis, dan ia rieriwayatkan denqan
lafazh'an.saya mensanssaDnva ddak pernah menyebutkan hadits ini secara ielas.
AHa&doitus nt.nv"abn's.rtdii,rriisaavaai*dafnifuolienhoalel-hBa"iihTaiormi fiid/1z2i,2a\l-dBaaei h'Aawlii dan Ibnut Turkidrani.
denean ranauf.hadrts
t..r"Lrrt ko?dhol.Adaoun ucaDannva:'diii*"v"1k*nva dari i-na.its'il-A'war
dari 'Ali', ia tidak dihdukan, foerri"l-Harits allA'war ia^t^t rr-t*dan dianggap
dusta oleh asy-Sya'bi."
792 Shalat dan Hal-Hal yang Berkaitan Dengannya
Perlu dikaahui bahwa duduk istirahat addah sunnah yang shahih
disebutkan dalam Sbahih al-Bukhaidan yang lainnya dari perbuatan
Rasulullah ffi. Menurut pendapat kami bahwa hal itu sunnah, berdasar-
kan perbuatan beliau. Hal ini sunnah setelah sujud kedua dari setiap
rakaat ytngia, bang\-it darinya, tetapi tidak disunnahkan pada sujud
tilawah dalam shalat82. Vallaahu a'hm.
Pasal2g
QUNUT SHUBUH
Qunut pada shalat Shubuh adalah sunnah berdasarkan hadits shahih
(mennrut Imam an-Nawawi ffiP):
HADTTS NO. 154 (DHA',rF)
Ytl?; '*"dt to-.o1r.ol HM
C".:lr- d-it
oi ,r# u;1 t
I
tf
'.Sfur 'rt3L,
"Dari Anas +& bahwa Rasulullah ffi senantiasa melakukan qunut
pada shalat Shubuh hingga beliau *afar.""
Diriwayatkan oleh al-Hakim Abu'Abdillah dalam kitab al-
Arba'iin,lal.u ia berkata: "Hadits shahih." Perlu diketahui bahwa
menurut pendapat kami, qunur Shubuh adalah disyari'atkan, sunnah
mu-akkadah, jika ditinggalkan tidak membatalkan shalat, tetapi harus
sujud sahwi, baik ditinggalkan dengan sengaja ataupun kareni lupa.
Adrpun selain shalat Shubuh dari shalat lima waktu, apakah juga
harus melakukan qunut? Dalam hal ini ada tiga pendapat menurut
Imam asy-Syafi'i ffi.
tI{8'? ini_rclah saya jelaskan ddam Syarbul Mubadzdub dan datam Syarab al-Bukbai,
dalam kitab ini siya tidak memfunyai maksud melainkan haiya menjelaskan
masalah &ikir.
81 Sbabiih Kitaab al-Adzkaar wa Dba'iifuhz, Syaikh Salim al-Hilali no. 30. Hadits ini
dha'if. Diriwayatkan oleh Ahmad fiLl/162\. al-Baihaoi fiI/2}t\. ad-Daraouthni
gylg), al-Hazimi dalan al-I'tihar (87{8), d"ri idan Abu Ja'}ar u-Iiu;dari ar-habi',
dari.Anas. Saya kaqkan:'Sanad-ini dhatif,'illitnya adalih AbuJa'far-ar-Razi, yaitu
'Isa bin Hamin, hafalannnya jelek.
Shalat dan Hal-Hal yang Berkaitan Dengannya L93
Yang paling shahih lagi terkenal diantaranya adalah: Jika ada
bencana yang menimpa kaum muslimin mereka hendaklah melakukan
qunut, jika tidak, maka tidak disyari'atkan qunut. Kedua, secara mutlak
mereka harus melakukan qunut. Ketiga, secara mutlak mereka tidak
harus qunut. V'allaahu a'hm.
Menurut pendapat kami bahwa disunnahkan qunut adalah pada
seperdua terakhir bulan Ramadhan pada setiap rakaat terakhir shalat
\Witir. Pendapat lain di kalangan kami bahwa disunnahkan qunut satu
bulan penuh di bulan Ramadhan. Pendapat ketiga yaitu qunut pada
semua shalat sunnah, ini adalah pen&pat Abu Hanifah. Adapun pendapat
kami yang terkenal adalah pendapat yang pertama.
Pembabasdn 7:
Tempat Qunut.-o'"''
Menurut pendapat kami tempat qunut pada shalat Shubuh adalah
setelah bangkit dari ruku' pada rakaat kedua. Imam Malik 'tts1-berkatt:
"Qunut dilakukan sebelum ruku'."
Sahabat-sahabat kami berkata: "Seandainya pengikut Imam
asy-Syafi'i (melakukan) qunut sebelum ruku', maka belum dianggap
sah menurut pendapat yang paling shahih. Kami mempunyai pendapat
lain bahwa hal itu sudah dianggap sah, dan yang paling shahih adalah
("*r")harus mengulangi qunut setelah ruku', kemudian sujud sahwi,
adr yrng mengatakan: "Tidak perlu sujud sahwi. "
Adapun lafazhnya., maka yang paling baik adalah mengucapkan:
HADTTS NO. 1s5 (SHAHIH)
Hadits shahih yang kami riwayatkan dalam Sunan Abi Dawud,,
Jaami' at-Tirmi.dzi, Sunan an-Nasa-i, Sunan Ibni Majab dan Sunan al-
Baihaqi serta yang lainnya dengan sanad yang shahih dari al-Hasan bin
'AIi c1$,, ia berkata: "Rasulullah ffi telah mengajarkan kepadaku
witir:beberapa kalimat (do'a-do'a) yang aku baca dalam
|#.1#'/ r
b ),:'irh Wt d*t' triJ.(''
a
+ I jJ_ ! :6.:,4.s Zt
-s:{clb
194 Shalat dan Hal-Hal yang Berkaitan Dengannya
6,:trq4 UJyI ,:$bilr,;9c/ t#o,/9a .t/P 6.. \fJ.l^
,c].t)
, Jl3
ihI) z ool
.:$ws6:s
"Ya Aplelathu,nbjuerkil,ashe*h"a-tpkqan.rla"jh"kdibriekrsuambaerosraamngiyoarnrgitgelayhrrrEgntgilkrahu
beri
E1rgkry sehatkan, berilah aku_pertolongan bersa*i orrog y.rg
telah Engkau beri penolongan, berlsahilalr-aku p-daadriakaeplaa-y[raant[i iehf,
Englsu karuniakan kepadaku, jagalah diriku y*g
Er.rskal tetapkan, karena Engkau-lah yang menerapkan aan tiaaf
dikenai ketetapan, tidak akan terhina oiang yang Engkau beri
t "ipertolongan, Mahamulia Engkau ya Rabb
t gi Mrt .ti"ggi.*n
At-Tirmidzi berkata: "Hadirs ini hasan." Beliau berkata: "Kami
tidak mengetahur-saju riwayat dari Nabi ffi berkaitan dengan do'a
qunut yang lebih baik dari ini ...."
Dalam satu riwayet yengdisebutkan oleh al-Baihaqi bahwa
Muhammad bin al-Han aliyyah -Ibnu'Ali bin Abi rbalib,#, -berkata:
"sesungguhnya do'a ini adalah do'a yang dibaca ayahku dahm shalat
Fajar ketika ia qunur."
"*rf )T*rYekPiii"Setelah membaca do'a ini disunnahkan membaca:
"Ya Allah,limpahkanlah shalawat kepada Nabi Muhammad dan
keluarga Nabi Muhammad, serta limpahkanlah salam (kepada
mereka )."
HADITS NO. 1s6 (DHA'IF)
Telah ada dalam iwayxan-Nasa-i mengenai hadits ini dengan sanad
yang hasan:
'o shabiih Kitaabal-AdzkruruaDba'iifubu. Syaikh Salim al-Hilali no.l25.Hadits ini
"HB2en$alr,,:,h{afdfiits:6infiispha,l;iilhS."fl *"';.Hffi :i;';l*f 'f"--tltjt*l*ln:
Shalat dan Hal-Hal yang Berkaitan Dengannya r.95
'.lolr,*l,h' &i
"Semoga Allah melimpahkan shalawat kepada Nabi."85
Sahabat-sahabat kami berkata: Jika qunut dengan membaca apa
yang datang dari 'IJmar.#, hal itu adalah lebih baik, yaitu:
HADITS NO. 1s7 (SHAHIH)
Bahwa ia qunut di waktu Shubuh setelah ruku',lalu membaca:
r':)'pk |)'!';Lt;, I
,:r!i rfi+n*ni ,a'"1!!A,r)i-6;r,rt H('
i1'i:t
4
yt,jA
;*$,"-5!*itr:)'-*};G{' r;U |t;f:'r*t
e,'rtpli ];l,;ifri3t, Lir ;!i.r;sbY,*.t*
oy$,:;#'fi 6,o'qll*ri uit i
",1*',
ii '&"t)
!'s3ibibJ,p:t'ei'H:-dtt)s,1*4'&'6b rg laa'l'J, r4a.
'.:;ii:brr:$l?t+qtf)t tt?:,vrJ?.t.',di.\,o:e9tt:.s. ),
dwiak"Dt"hkaa'riiifuobleuh,sJv:a1ik2h Salim al-Hilali no..31. Hadits ini
i;-:;z;;;iff;,-d;aiiep"[,tifr;;;"
sbabiih Kitaab al-Adzbaar b^ 'Abdissalam, al-Hafizh Ibnu
afrr;if- oleh syaikh al-Albani 'i'i6 datam
,.b"eai*"na "*e
krtLb sh;fatu Sbaliatin Nibi H- halaman 15G161.
196 Shalat dan Hal-Hal yang Berkaitan Dengannya
"Ya Allah, sesungguhnya kami memohon pertolongan kepada-
Mu, memohon ampunan kepada-Mu dan kami tidak kufur
terhadapMu, kami beriman kepada-Mu dan meninggdkan orang
yang melakukan penyimpangan pada sifat-sifat-Mu. Ya Allah,
hanya kepada EngkauJah kami beribadah, dan hanya kepada
Engkau-lah kami shalat dan sujud, dan hanya kepada Engkau
kami beramal dan bersegera (dalam beramal). Kami mengharapkan
rahmat-Mu dan takut terhadap silsaan-Mu, sesungguhnya siksaan-
Mu benar-benar akan menimpa orang-orang kafir. Ya Allah,
timpakanlah adab kepada orang kafir yang menghalang-halangi
dari jalan-Mu, yang mendustakan Rasul-Rasul-Mu dan yang
memerangi wali-wali-Mu. Ya Allah, ampunilah kaum mukminin
dan mukminat, kaum muslimin dan muslimat. Perbaikilah semua
urusan di antara mereka, jadikanlah kerukunan di antara hati
mereka, jadikanlah di ddam hati mereka iman dan hikmah, teguh-
kanlah pendirian mereka pada agama Rasul-Mu, karuniakanlah
mereka untuk senantiasa memenuhi janji-Mu yang telah Engkau
janjikan kepada mereka, tolonglah mereka dalam menghadapi
musuh-Mu dan mtrsuh mereka. Ya Rabb yang haq! Dan jadikanlah
kami termasuk di entlramereka." 86
86 Shbrtiih Kitaaabbaall--AAddzkaaraantaaDba'iifauhbu, , Syaikh Salim al-Hilali to. t26.Hadits ini
shahih, lafazdhtnnya rnnaaaaqqalff,,twetappiifhuuikkuumnvy^i *?o7?rafrrf'u.D'. Diriwriwaayyaatktkaann oleh Abu Dawud
oatarn abM4rrustu l^tlt/ L6+ -tuhlatul
M :Wd,! Wl\-lfhfrtut 4q@,/zto), $yi jalan Ibnu \fahb,-dari
AMs$irir'aaeian.ify,l,aa4hl--Elbqairnhha*Sqihradliahl,ardr a^asr,si-'sA!urybnandnuuutll Kubraa
eahir,
*.*Ui;ig.p"l*yi$Siadlatrayyaasarus"irnommaKg,turtgisaaqilDbglhiada2nrhnyby,Sbayainee,a"lAlrntAiagiglulubaTmihd$9e'raIdtanmi"mdmr$imr-aa,k,pkpnmia,,mq,ai$eatukinUDagbgaae"bu-+r.uteeku*iDhUalsmiaaatmaa.uil1uru:DipU"rKuaurngi,ely,a*tddriaskrieaaiRnodmmga$a,tk,aasaulhnuau.qgllluuumktlelrieaaiDnhabijcaelfadrfnkiiyasJamteg.aeoo:Ullrraaay'lYYknu{"s€!ala"ranyMaamunkeaghmnambmq{eeum-nnu.cnk.aerauuJlantii
"*;;il;;;[".asArdl\yepadpbbnaaaaarlmfa(gsaahaaehrilaodakIDrJnad.inaaznrge.a4ghabb-,lssk.or.eayrtnsalri+(dunlmwaraigyElekcglrnnuztraaghThdadnayamyilsaias'pmeeuIDdJrd.."uii.rarkia_kKimmqtmtereeeepmDrnrnueeugugklknudaulr-incuaaasatntamammquJuDpia*ubsqkrera+ibntlaa.gs,imnag#siEel "anrnramn'ynrhmi*kmems.nua,aagtt,.diamaaIDjl)eaalrierrra-emkmekatukiaadndrarakndkarosrme'eanenanqgmgumuuncnefrutrrscsetlkmnkaduaui
,#'qp'4i'iu't1r Wfs'ol t:clir:'; Jrag ,t!i1LJ *7 ,:rir,tf, Ul
,.U;JJ
"Ya Allah, sesungguhnya kami memohon pertolonsan keoada-Mu. memohon
ampunan kepadaJilu, k'ami beriman dan miduk kep"ada-tvti. dan meninsealkan
orang yang kafir kepada-Mg. Ya Allah, hanya kepada Engkau-lah kami beitadah,
dan hanya kepada EnglsuJah kami shdat dan zuiuil" dan hiirva keoada Enehau kami
berlari dan birsegera. Kami mengharapkan rahrirat-Mu dan iakufterhada"p siksaan-
Mu, sesungguhnya siksaan-Mu blnar-tenar akan menimpa orarrg-orang kafir."
Shalat dan Hal-Hal yang Berkaitan Dengannya 1:97
Al-Baihaqi airlg berkata: "Hadits ini mursal, telah diriwayatkan dari 'Umar bin
al-Khaththab densan shabih rnaushul.- Kemudian disebutkan oleh al-Hafizh eig
dabm at-Talhbiish"ul Habiir fr,/ 24-25.
Sava katakan: Hadits 'lJmar cdi, diriwavatkan oleh Ibnu Abi Syaibah dalam
ollMuthonnaf fil/314\z Telah meiceritakari kepada kami Hafsh bin Ghiyats dari
Ibnu luraii 6.ii',tthi dari 'Ubaid bin'Umair, ia berkata: "Aku mendengar'Umar
+ keiika {unut shalat Shubuh membaca:
ti ,'n? 'F,;t |:l1i'dt {.* S *, Ujujift ,:,:)*i;r;1 pi ,g')t #")tl' f-,;
'.!):;sJ
$mls'DeesnugnaengumhennVyaebkuatmNrammeamAOllhaohnYpanegrtoMloahnagpaenm-kuerpahac1ta*-Mlruta, {akpaemnIl,abfeagPmg.aVna, Kaml
bertai"akkal kepada-Mu, kami irenyanjulng-Md dengan seluruh kebaikan, dan
kami ddak kafir terhadapMu.'
wt'PKemudianmembae
!
u t,:# 3t l iiiJi,t':) iilt
;,ri;31+y,'rir.rt;u wr: 1' ga
lpi .',i;'.tl ,(ikiur";,Ju:i;'ottw1ti
'F o\irer;-it,a63t,yli;<:r'jr ,Ft:
'.'cJJ*,
'Denean menvebut Nama Allah Yane Mahapemurah lagi Mahapenyang. Ya Allah,
harrv'a kepadi EnekauJah kami beriSadah, hanya kepa-da Engli.au-lah [ami shalat
aan zuUd dan hariva kepada Enekau kami berlari-dan &rsegera"-IGmi mengharapkan
rahmat-Mu dan tikut terha&i-siksaan-Mtl sesungguhnyi silsaan-Mu benar-benar
akan menimpa orang-orang ka^fir. Ya Allah, dmpikanlih kepada orang kafir dari
Ahli Kitab fang menghaling-halangi dari jalan-Mu."
Iuga diriwayatkan oleh al-Baihaqi,(tr1210) dari sufyan, iaberkata; Telah mengabarkan
ke"padaku ibnu luraii densa; lafazh'ini. Savi katakan: "Ibnu Juraii seorang
*iaotti" dan ia tilah inenv-ebutkannya densin laf.azh'i2'. Tetapi ia dikuatkan
ddaarlai'mAtSha'v'ardbeuniglaa'iarnayna.aDl-AiraiwtsaayiraW*azn+so)-leShaIyba ikuatAa-kbai ns:y*aIibbnauh
oleh Ibnu Abi Laila,
fi/314\.ath-Thahawi
,h,Si liit" ielek hafalannya. tetapi haditsnya bisa diiailikan'sebigai penguat. Dan
ia tidak r.irdiri* dalam.'rneriwiyatkan hidits ini." Telah diriwafatkan oleh Ibnu
Abi Svaibah E/3t4\.ath-Thahawi dalam Svarb lvk'aanial'Awar$/250),d-Baihaqi
fi/2li\- dari ialan S;iid Ibni 'AMirrahman bin Rbza dari avahnva, ia berkata: 'Aku
,#t:ir*"t
ietelah
membaca:rtrt"t'slr"U"t di belakane 'IJmar bin al-Khththeab !&,lahi aku mendengarnya
membaca (surat) sebehim ruku' ;# r
it t;'l-i.tto ,:d#i3+; ,'ritit ,;U ui:ll:'#3,P'41 sJUf iil3l
,!:3.r,'a-j? Fst l:s*',{:,:rs:pt;:t'"r.y!)U:j1kri'd&itij,!u6;'"6ti errti(r:uir,'t++t,'"l)f;ttit
'Ya Allah, hanya kepada Engkau-lah kami beriba&h, dan hgya-kepada Engkau-lah
kami shalat dan sujud, dan hanya kepada Engkau kami berlari dan bersegera.KT_"i
mengharapkan rahmat-Mu dan'takuiterhadap siksaan-Mu, sesungguhnya silsaan-Mu
U""ri-U"*ir akan menimpa orang{rang kafir. % Allah, sesungguhnya kami memohon
pertolongan dan memohon a*p,rn-kepada-Mu,- kami rnenyanj un g-M-u- den gan
ieluruh klbaikan, kami tidak kafir terhidapMu, kami beriman kepada-Mu, kami
runduk kepada-Mu, dan kami meninggalkan orang yang kafir kepa&-Mu."
198 Shalat dan Hal-Hal yang Berkaitan Dengannya
Perlu diketahui bahwa riwayat dari 'Umar & yang berbunyi:
,:ry'
,fia;s I
gJJ9"
"Adzablah orang-orang kafir dari Ahli Kitab."
Karena ketika itu mereka sedang memerangi Ahli Kitab, adapun
sekarang, maka lebih baik mengucapkan:
Saya katakan: _"sanad ini shahih." Diriwayatkan oleh ath-Thahawi fi/250) dan
yang lainnya dari lbnu 'Abbas 'r#,,.dari 'Ur.nar.dp bahwa ia qunut dllam Jhalat
#$#if xffiffi :;#r,*ffi [#'r;x?$]#it*Jd#ifi
beberapa syahid dari 'Ali , Ubay bin Ka'ab dan 'Abdullah bin Mas'ud +."
" *d4daijgri'olA.6f1lai';idbJ'giatiUrhttsw|:!al*'$AuiaUli.m.&eS,majyybagic"kaaatetdtalaaokhk'aaandqn,ir'"u,iwS'n"asauny*i"adadtken"anyngli aJdonlhferdah"u,{iafIi.b.";nmuacAabmi Sdyta'"aibianhi:,W'drJlpi){rtJlr)
'flgrHrb. UK$rbm1a9uiadbs)ii.na".nS_KaKdaay'ia'raaibwk:aiy"t'.aar*k+tLkinLLa:nJJ",Sjrdj!raj"i3riliIi.iJjMyr'-,iaG&(impeau"rma;' "pnbd.deinriia;rwM;.iiin;i,hyar;-a)..n;.l-yt,i.qi;harb,tb,;e(r;rdu[k;a"^;r-jda;:,d"t",;iD-Ea;-l;a^;;;m"^y^bi-la;cd,;rap^"a'';^n"
f.eP;';4n6319;;tr*ru:#{:'i#,r,Jfrffidari Ubay."
c. Diriw-ayatkan.oleh.Ibnu Abi Syaibah (IIl301): Telah menceritakan kepada
kami Ibnu Fudhail dari 'Atha' bin as-Sa-iL, &ri Abu 'Abdirrahman, ia bertata:
:H5#*iiffi$iiiif* kepada kami asar kami dalam qunui membaca'
'DUamriakr e.*te,,iatnegraapni-dkei dauraansy,ajelbaesrlsarhatubsahhwaaditksedmuaarfmu'a, ckaamrendao'ahardeirtssesbeuptesrhtiaithuihtiddaarki
boleh.diputusfran menurut iitihad dan akal, karena iika demikian. maka hadits
yupal )r.{s.diriwlyatkan oleh Khalid bin Abi 'Imranbisa menjadi hadits shahih.
Kedua do'a ini rerkenal dengan dua macam do'a lJbay, karena ubav bin Kahb
;.;rkiI e;i;"*r,-menetapkan keduanya da'lam mush-hafnya. Az-zaikasvi dg
aqlu-Bnuutrh_ayaa-nngFd/.i1r2iw7a-1y2a8r)k, adn"rdi aQri"dUhbiaryl-pb*inq-4Klfa"r'a.,b*,q(b:,a'.h..w.pae) mia6miceanreataanekmaennng"veanadiadlaom'a
mush-hafn-ya, hal itu tidak bisa dijadikan sebieai alisan bahwi do'aiersebut
termasuk d}n ayqt al-Qur-an, tetapi ia hanya sala5 saru macam do'a. karena kalau
itu^merupakan_ al-Qur-an, niscayl ia akari menukilnya sebasaimana ia menukil
al-Qur-an, F+ d"p+ dijadikan sebigai satu dasar ilmu akin keshalihannya. iuea dapat
pu-kan al-Qur-an. Hal itu tidak shahih darin'fa, hanya saia diriwavatkan" d^iirrZ
d9o"{'ar*3daina men}}isnya dalam mu_sh-hafnya, sementari daljm mush-hafny"
ta'-wil yang bukan al-Qur-an.i' rcrdapar
Catatan:
[Gdua do'a tersebur termasuk do'a ketika tertimpa musibah, peneambilan dalil
Sillffi*li;lt]A,tiff lxiH*1ru#-*','i,1ru#r**i'hm,**i
hendaklah berhati-hati.
Shalat dan Hal-Hal yang Berkaitan Dengannya 799
,i/J, qbt "
"Adzablah orang-orang kafir." Karena ini lebih umum.
!Jpdi*bgia"i')$F;piai,mdadniySra.iblamut-etSknialianntgoAglalelalhkhIbuanra,ut"{QUauritt;ainaibnyaianhyadmbaeenlrasykeaugnkegarnata.iiflrlt+ay!?. .(juy'$gea.nobyirrsnsa-
artinya,urusan-urusan mereka dan hubungan mereka. i.i.$'Jt arninye:
Adalah segala sesuatu yang dapat mencegah d"ti k.1.l.kan.'fiii annya
ilhamkanllah (karuni"t a"l"tr) mereka. e &,i a,rtiny t i idikanlah
kami oran g y^rlgmemiliki sifat ini.
Sahabat-sahabat kami berkata: "Disunnahkan memadukan antara
qunur yang diriwayatkan dari 'Umar dan aP^ytngtelah_disebutkan,
;it a Apaaut an antarakedtrany4 makayanglebih shahih adalah mengakhir-
trn q,rn rt yang diriwayatkan dari 'Umar, iika hanya memilih salah
saturya, maka hendaklah memilih yang perrama. Disunnahkannya
memadukan keduanya manakala qunut sendirian, atau mengimami
orang yang menyukai bacaan qunut yang panjang. Vallaahu a'ldm."
Perlu diketahui bahwa do'a qunut tidak terbatas hanya' pada
satu macam saja menurut pendapat yang terpilih, do'a apa saia yang
diucapkan, maka sudah di*grp qgnut, d* iik" qgnur d"ogro membaca
,"t., ,tru beberapa ayat dxial-Qur-an yang memuat do'a, maka hal
tersebut sudah dianggap qunut, tetapi yang lebih utama adalah yang
disebutkan dalam as-Sunnah. Sebagian sahabat kami berpendapat bahwa
do'a qunut itu tertentu &n tidak sah qunut kecuali dengannya.
Iusa perlu diketahui bahwa disunnahkan bagi imam mengucaP
kan: tJaii$r (ya Allah, berilah petunjuk kepada kami), dengan lafazh
j amali, de mikian p ul a laf azh -laf azh yan g lainn y a, iika men gucapkan :
*t;.rir (berilah pet""iuk kepadaku), qunutnya sah, tetapi T+*h, karena
iih"t t an bagi imam fiika) berdo'a khusus untuk dirinya sendiri.
HADITS NO. 1s8 (DHA',IF)
Kami telah meriwayatkan dalam sunan Abi Daarud dan Sunan
at-Tirmid,zl dari Tsauban &, ia berkata: "Telah bersabda Rasulullah ffi:
200 Shalat dan Hal-Hal yang Berkaitan Dengannya
;Ji o,f ,s+:i ay*1*W 6'yVi:1-^t
*&g,ri|
iaJanganlah salah seorang di antara kalian mengimami satu kaum
lalu do'a bagi dirinya sendiri tanpa menyertakan
mereka, jika ia melakukan hal tersebut, maka sungguh ia telah
mengkhianati mereka.'"87
At-Tirmidzi berkata: "Hadits ini hasan."
Petnbabasdn 2:
Mengangkat Tangan ketika Berdo'a.-r"'
Para sahabat kami berbeda pendapat tentang mengangkat tangan
ketika berdo'a dalam qunut serta mengusapkan keduanya ke wajah.
Yang paling shahih, disunnahkan mengangkat keduanya tetapi tidak
diusapkan ke wajah. Kedua, mengangkat kedua tangan dan mengusap-
kannya ke wajah. Ketiga, tidak diusapkan ke wajah dan tidak pula
mengangkatnya. Mereka sepakat bahwa tidak diusapkan kepada selain
wajah, termasuk dada dan yang lainnya, mereka berkata: "Hal tersebut
makruh."
Adapun menjaharkan qunut atau membacartya sirr, sa,habat-
sahabat kami berkata:
Perrama: Jika shalat sendirian maka dislrrkan (membaca dengan
suara tidak keras). Jika menjadi imam, maka drjaharl<anmenurur pendapat
yang shahih lagi terpilih menurut pendapat kebanyakan ulama.
Kedua: Dsi'z:kan sebagaimana do'a-do'a lainnya dalam shalat.
Adapun makmum, jika imam tidak membacanya dengm jahar, ia qunut
dengan sirr seperti do'a-do'a lainnva, karena ia sama dengan imam
membacanya dengan sirr.lik;- imam menjabarkan qunutnya dan
terdengar oleh makmum, maka ia harus mengaminkan do'a tersebut,
8' Shahiih Kitaab al-Adzkaar wa Dha'iifuhr;, Syaikh Salim al-Hilali no.32. Hadirs ini
4hq'if,. diriwayatkan ""1D.ti, 4-b" Dawud (nq. 90), at-Tirmidzi (no. 354), Ahmad
fvl280). Sava katakan: Snraih al-Hadhrami. ia seorane vane
dalam sanadnva ada
dha'if.'Dalim bab ini iusa rcrdapat ri#ayat daiinva dari Abu Umamah dafi hbfi
Hurairah & keduanya milalui iafti Yazid 6in Sy"r"it, saya mengetahui keadaannya-"
Shalat dan Hal-Hal yang Berkaitan Dengannya 201
kemudian ia turut mengucapkan pujian pada akhirnya,.Dmjika ia tidak
mendengarkannya, maka ia qunut dengan sirr. Lda.yang mengatakan:
Ia cukup mengaminkan, juga edayangmengatakan: "Ia harus mengikuti-
nya walaupun ia mendengarkan." Tetapi pendapat yang terpilih adalah
yang Pertama.
Adapun jika ia melakukan qunut pada selain shalat Shubuh, jika
shalat jahar -yaitu shalat 'Isya dan Maghrib-, hal ini sama dengan
Shubuh, sebagaimanay{Lgtelah disebutkan di atas, sedang pada shalat
Zhuhur dan 'Ashar, adayang mengatakan: "Qunut padanya, dengan
sirr," dan ada yang mengatakan: "Sama dengan Shubuh."
Hadits shahih mengenai qunut Rasulullah ffircrhrdtp orang-
orang yang membunuh pxa. qari'(pembaca dan penghafal al-Qur-an)
(r"**)pada peristiura. Bi'-r
ma'utunalt, (zhahirnya) menunjukkan qunut
dengan jabar pa.da sernua shalat.
HADTTS NO. rse (SHAHTH)
Disebutkan dalam Sbabih al-Bukhari pa.da bab tafsir firman
Allah tk:
@'lr-;.r$ry-4i4
*o*'Tid^dk ada sedikitpun cdrnpur tdnganrnu urusdn rnerekA."
(QS. Ali-'Imran: 128)
Dari Abu Hurairah **8,:
'.!)6, €r'ti e?Au.'4. w'"4t'01'
"Bahwa Nabi ffi menjaharkan qunut dalam qunut Nazilah."88
Pasal 30
TASYAHHUD (TAHIYYAT) DALAM SHALAT
Pada shalat yang hrnya. terdiri dari dua rakaat -seperti shalat
Shubuh dan shalat-shalat sunnah-, tasyahhud hanya dilakukan sekali.
" Shrhiih Kiriab dt-Adzhruar ua Dlu'iiSthu, Syaikh Salim al-Hilali no. l2T.Diriwayatkan
oleh al-Bukh an Nfr/ 226 - Fat-hul Baar).
Shalat dan Hal-Hal yang Berkaitan Dengannya
Adaptrn shalat yang terdiri dari tiga rakaat arau empat rakaat, didalamnya
terdapat dua tasyahhud, msyahhud pertama dan tasyahhud kedua.
Boleh jadi bagi seorang makmum masbuq melakukan tiga kali
tasyahhud, bahkan terkadang pada shdat Maghrib ia melakukan empat
kali tasyahhud, seperti ketika ia mendapati imam setelah ruku' pada
rakaat kedua,lalu ia mengikutinyapadatasyahhud awal dan tasyahhud
yang kedua sementara ia baru shalat satu rakaat. Ketika imam sudah
salam, makmum masbnqtersebut berdiri menyempurnakan dua rakaat
yang teftinggal, lalu shalat satu rakaat kemudian tasyahhud, setelah
itu ia lanjutkan pada rakaat ketiga dan bertasyahhud setelahnya.
Pada shalat sunnah yang diniatkan lebih dari empat rakaat, seperri
diniatkan seratus rakaat, maka ia shalat seperri apa yang diniatkan,
ketika tinggd dua rakaat, ia bertasyahhud lalu menyempurnakan dua
rakaat lagi lalu tasyahhud, kemudian salam. Sekelompok sahabat kami
berkata: "Tidak boleh lebih dari dua tasyahhud, dan tidak boleh
tasyahhud pertama dan kedua, lebih dari dua rakaat, boleh e^rnftiearraa
keduanya hanya satu rakaat, maka jika lebih dari dua tasyahhud atau
a,nta;r^ keduanya lebih dari dua rakaat, shalatnya batal. Yang lain
mengatakan: Boleh bertasyahhud pada setiap rakaat. Tetapi yaflB
paling shahih adalah boleh pada setiap dua rakaat, bukan pada setiap
rakaat. Vallaabu a'km.
Tasyahhud akhir wajib menurut Imam asy-Syafi'i, Ahmad dan
kebanyakan ulama, sedang menurur Abu Hanifah dan Malik adalah
sunnah. Adapun tasyahhud awal, hukumnya sunnah menuru Imam
asy-Syafi'i, Malik, Abu Hanifah dan kebanyakan para ulama dan wajib
menurut Ahmad. Menurut asy-Syafi'i, jika ditinggalkan berarti
shalatnya sah, rctapi ia harus r"r"d sahwi, baik disengaja ataupun tidak.
Valhabu a'lam.
Petnbabasan 7:
Laf.azh Tasyah hu d. -R.'"'
Lafi?zhtasyalrhud yang diriwayatkan dari Nabi ffi ada tiga macam:
HADTTS NO. 160 (SHAHTH)
Pertama: Riwayat Ibnu Mas'ud **l dari Rasulullah ffi:
Shalat dan Hal-Hal yang Berkaitan Dengannya
i)tlJ t *>v511 ,,>t:jlb[t3,.ir b(=3r-
i)gJr,'^3r?y.t ltbr, 1tqf t!5b
Ilro./ bf :qff ,a';tb]r .irr r(s ,)tr t:tb
alf
.'i'iL3:r 6:t:b t:tl;; oi';ie;it,ttr lt
*Segala penghormatan hanya milik Allah, begitu pula semua
shalawat dan semua kebaikan. Semoga keselamatan terlimpahkan
kepadamu wahai Nabi, begitu pula rahmat Allah dan semua
beikah-Nya. Semoga keselamatan terlimpah kepada kami dan
kepada hamba-hamba Allah yang shalih. Aku bersaksi bahwa
tidak ada flah (yang berhak diibadahi) melainkan Allah, dan aku
bersalssi bahwa-Nabi Muhammad addah hamba dan Rasul-Nya."8e
Diriwayatkan oleh al-Bukhari dan Muslim dalam kitab shahih
keduanya.
HADTTS NO. 151 (SHAHIH)
Kedua: Riwayat Ibnu 'Abbas #.r, &ri Rasulullah ffiz
).r t ,>r;b)t ori; tt!:rt ttrbir
call dJ
,
oitt -/
lA rfu,tesl€T"cttA-i'
O a/ eY'fr;!xF b
\P;
'of Wl ,:;jyJtdr .irr )r;e &rt:tb iY-t'
".lt1 i"*,rrri;iL{Wb ,hr lt I
^rr
*Segala i"rrghorrn"tan yang penuh dengan berkah, ,.**'rt rti*r,
yang baik adalah milik Allah. Semoga keselamatan terlimpah
kepadamu wahai Nabi, begrtu pula rahmat Allah dan berkah-Nya.
8, Slghiih Kiraab al-Adzkzar un Dlw'iif,ahu,Svaikh Salim al-Hildi no. 128. Diriwayatkan
oleh al-Bukhai$,/311-Fat-bul Biar) dai Muslim (no.402).
2M Shalat dan Hal-Hal yang Berkaitan Dengannya
Semoga keselamatan terlimpah kepada kami dan kepada hamba-
hamba Allah yang shalih. Aku bersaksi bahwa tidak ada Ilah
(y*g berhak diibadahi) melainkan Allah, dan aku bersaksi bahwa
Nabi Muhammad adalah Rasulullah."*'
HADTTS NO. 162 (SHAHTH)
Ketiga: Riwayat Abu Musa al-Asy'ari +& dari Rasulullah ffi:
ix-:.Jl.,.ir'>ry-lldtcrqbtetlhr'
zIi-0bt1rf,f:iqr?fi7",:ol' tt;r*b3sr:rd'r*rJ)r;;ert
qfi c!)b
i>l t:tb
I
&ralf
' i*' ii" l'nr:, !!o
(J:c,i
l4z?, ,?nt
"Segala penghormatan, perkara-perkara yang baik, dan shalawat
addah milik Allah, semoga keselamatan terlimpahkan kepadamu
wahai Nabi, demikian pula rahmat Allah dan berkah-Nya, semoga
keselamatan terlimpahkan kepada kami dan kepada hamba-hamba
Allah yang shalih, aku bersdrsi bahwa tidak ada Ilah (yang berhak
diibadahi) melainkan Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad
adalah hamba dan Rasul-Nya."s
HADITS NO. 163 (DHA',IF)
Kami telah meriwayatkan dalam Sunan al-Baihaqi dengan sanad
$,yarlrgjdryyid (brrk) dari al-Qasim, ia berkata: "'Aisyah mengajarkan
Garyahhud) kepadakt, lalu ia berkate 'Ini adalah tasyahhud Rasulullah ffi:
U, 6',!tb|l[.lr,ofur s,orjtb,rts,il_c,r]3r"
,udfdt oirngc ,)"t W ifrr ,Li€1s irti;1j
1e Slwhiih Kita*b dl-Adzki4r un Dln'iifuha. Syaikh Salim al-Hilali no. L29. Diriwayatkan
oleh Muslim (no.403).
50 Shdhiih Xit""O a-,qdrhkr ux Dlu'iifiibu, Syaikh Sdim al-Hilali no. 130. Diriwayatkan
oleh Muslim (no.40a).
Shalat dan Hal-Hal y*g Berkaitan Dengannya
'l'r:, ii;? tSia)bl iEl:r,l'r it | - o, lisi
ill x oi
"Segala penghormatan hanya milik Allah, begitu pula semua
shalawat dan semua kebaikan. Semoga keselamatan terlimpahkan
kepadamu wahai Nabi, begitu pula rahmat Allah dan semua
berkah-Nya. Semoga keselamatan terlimpah kepada kami dan
kepada hamba-hamba Allah yang shalih. Aku bersaksi bahwa
tidak ada Ilah (yang berhak diibadahi) melainkan Allah, dan aku
bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya."e2
Dalam hal ini ada faedah yang sangat baik, yaitu bahwa tasyahhud
ffiNabi sama dengan laf.ezhtasyahhud kita.
HADTTS NO. 164 (SHAHTH)
Kami telah meriwayatkan dalam al-Muuatbtha'Malik, Sunan
al-Baihaqi dan yang lainnya dengan sanad-sanad yang shahih dari
'Abdurrahman bin 'LJmar al-Qariyyi, bahwa ia mendengar dari'Umar
bin al-Khaththab *$l, ketika sedang berada di atas mimbar mengajari
manusia tentang tasyahhud ia berkata: "Katakanlah:
Ii
o,{*)t ot$)t ,91 o.t'1t r,alj oriSv'
\
U'6,frt?;" lt t>:,>i1 |!)bi>Ur ,AlJ
'2 Shdhiih Kiaabal-Adzhaarua Dha'iifuDz. Svaikh Salim al-Hilali no. 33. Hadim ini
dha'ifl Diriwavatkan oleh al-BaihadiCIJ/tl+l dari ialan Muhammad bin Shalih bin
Dinar. dari al-basim bin Muhamdr"'d t.."i" *oifu'. Al-Baihaoi berkata: "Yans
benar bahwa hailits tersebut mauouf.'Al-Hafizh Ibnu Haiar di;r, berkata: "Dalam
sanadnya ada Muhammad bin Shalih bin Dinar, ia diperselisihkan, ia dianggap
tsiaah fteroercava) oleh Abu Dawud dan vane lainnvi." Abi Hatim berkata: 'Ia
dd"k [u"f." DJ*'iki"n pula ad-Daraquthii, ii menganggapnya layyin Adapun
anaknva -vaitu Shalih-. siva belum oerhah menemukan komentar mensenai cacat
'idohbn iilsa beluni oernah menemukan bioerafinva dilam kitab-
"ktirta,r6o,nir,errgerrai #ra^w.diahnaidii ... ia terinasuk dalam tingkatan rt^turi (t rnmbunyi),
sava tidaklahubeeanean Svaikh -^vahni an-Ndanai- dalam mensomentari sanad
ini bahwa ia balklafgaihioi berLata setelah ia menahhii (menEliti) sumbernya:
Yane benar bahwa hadits tersebut dari 'Aisvah secara mauquf.lalu ia menuniuklian
bah#a tambahan it:uy,tad.z(benentanean d6nsan hadir variglebih kuat). Iknu yane
bSeayma ikkaiatnaklaahn'^aoB^".hr^"nrirpd"isyea6nugtfdainkatdaaklaamn."il-Fut"ibaai
benar hanva di sisi A[ah.
ar-Rabbaahiyyab @,/327).
206 Shalat dan Hal-Hal yang Berkaitan Dengannya
oa c Wi,:;d.U' 1' )V &)tTbiYLt'
0l
!.ii"nr:,6i?
tSbi oi l4zi , AOz/ Al
,aitt 11
"Segala penghormatan hanya milik Allah, semua perkara yang suci
milik Allah, semua perkara yang baik mitik Allah. Semoga
keselamatan terlimpahkan kepadamu wahai Nabi, begitu pula
rahmat Allah dan berkah-Nyr. Semoga keselamatan terlimpah
kepada kami dan kepada hamba-hamba Allah yang shalih. Aku
bersalcsi bahwa tidak ada Ilah (yang berhak diibadahi) melainkan
Allrh, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba
dan Rasul-Nyr.""
HADTTS NO. 16s (SHAHTH)
Kami telah meriwayatkan dalam al-Muutatbtlta' dan Sunan al-
Baihaqi dan yang lainnya juga dengan sanad yang shahih dari 'Aisyah
$s, ,bahwa ketika bertasyahhud, ia membaca:
I
<,alJ ,>rgtJr o$atat*Jr brt1Jr"
Oq .{ O I z oi
.l't3 r,drt Of
pf;r ,i?;t )II ill)Joz
0J.9
l.lJ.6rzE I
'3 Sbdhiih Kitaab al-Adzkaar ua Dba'iifubn, Syeikfu Salim al-Hilali no. 131. Hadits ini
shahih, lafazhnva maaquf dan hukimnya inarfu'. Diriwavatkan oleh Imam Malik
(y90), dan dg'Sa,ratiin+iaa+lda\nidnvaianrsgihf-basanhmiuhaSsdlvbiirhaiwasaabvi,madtakanarain'uyoalrtwniheaadlsivik-baslvtnaakfaaidzna-zJouarlberrahairr-aRdzias-arzilanahvilad('indoed.na7sf3aa8m;)i.
il-Bdihaqi
lafazhnyi.
Nasbbui' Raayab F/ 422). Saya kata'kan: "Saya p.rny" dua peringat an. Pertarna, ia
rnauquJ. atas'Llmar 4i', tetapi hukumnya marfu',karenihal tErsebur tidak bisa
ditetiplan menurut akal dari iitihad, karena serirua ibadah addah uuaifi (harus a&
dalil dari Rasulullah E). Asv-Siaf i berkata dalam ar-Ri^saakb (no. 7401i'Maka vans
gkami cenderung kepadanyi bahwa 'Ijmar tidak meneaiar manusia diatas mirirbai
di kalangan para5ahibat nisulullah kecuali rp" y*g"t6hh diaiarkan oleh Nabi flli.'
Kedua, ucapan penulis iirB: 'Densan sanad-sinad vine shahih.' daoat dioahami
bahwa hadi-ts tersebut memiliki baiyak sanad, yangiebeiarnya tidak ile*ikian, d"n
ilLftrg disebutkan oleh Imam anlNawawi dalafi banyak hadim. Maha, berhati-
Shalat dan Hal-Hal yang Berkaitan Dengannya 207
jU'6,pbp(.tr ,fr€;"atr k;i 't tb
&:,.';J,niilb)l .irr )r;e
^'segala penghormatan, semu rr*^i^r""* O"rnrhalawat dan
semua pirkara yang suci adalah milik Alleh. Aku bersaksi bahwa
tidalc ada flah (yang berhak diibadahi) melainkan Allah, dan (aku
bersaksi) bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya.
Semoga keselamatan terlimpahkan kepadamu wahai Nabi, begitu
pula mhmat Allah dan berkah-Nya. Semoga keselamatan terlimpah
kepada kami dan kepada hamba-hamba Allah yang shalih. "'a
HADTTS NO. 166 (MUNKAR)
Dalam riwayat lain darinya dalam bab ini:
l. ) llr q3f t b6r1r i-,i.to$tAro$r
al ,oil
'7't'ut ,dlloyL).) 'rr'o. l-oJi.r. u, "ob ,:i'!-rt:i, 0tz.ot-3t i. o
0Jn9
alll x!
& t "' ifrr,tA? ix !, *,t3';HU,U, '6I'tlit9b
"Segala penghormatan, semua perkara yang baik, shalawat dan
r.*r" pirkara yang suci milik Allah. Aku bersaksi bahwa tidak
ada Ilah (y*g berhak diibadahi) melainkan Allah semata, tidak
a& sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad
adalah hamba &n Rasut-Nya. Semoga keselamatan terlimpahkan
kepadamu wahai Nabi, begrtu pula rahmat Allah dan berkah-Nya.
Semoga keselamagan terlimBah kepada kami dan kepada hamba-
hamba Allah yang shalih.""
e1 Shabiih Kitaab al-Adzkaar an Dha'iifubu,Svul<hsalim al-Hilali no. 132. Hadim ini
shahih. lafazhnva mata uf. hukuninva'zZrfu'. Diriw avatkan oleh Malik dalam
al-Muatatbtlta' ft/gt dai'g't-sz]l, al-giihaqi (II/144\ da;i dua ialan dari al-Qasim
bin Muhamm"a, a*i 'Aisyah dengan laf.azhiya. Sajra katakan: "Sanadnya shahih
sebagaimana yang dikatakari penulis."
e5 Sbahiib Kitaab al-Adzkaar ua Dba'iifuDz, Syaikh Salim al-Hilali no. 34. Hadits ini
*rrrri".. Ri*"y"t yang disebutkan penulil -dengan mendabulukdn';rr*l i:,rd1olr-.
208 Shalat dan Hal-Hal yang Berkaitan Dengannya
HADITS NO. 167 (SHAHIH)
Diriwayatkan kepada kami dalam al-Muuatlttba'dan Sunan al'
Baibaqidengan sanad ying shahih dari Nafi', dari Ibnu 'IJmar u#r,
bahwa ia pernah benasyahhud lalu membaca:
,b ogt:1t ,*o,,pr ,1i) oVt,l' it"
,:tbifl' ,iir?;.tlr*'tt 1, ob ?flt
,y,IAoll
(dirl X! iJ!
b( i:,,I63 ,:i>Jf;jr a1r r(r
t.i' i:;, t:r:,;)'01' ',lli
nDengan (menyebut) Nama Allah, segala penghorm ettn' htnya
milik Allah, semua shalawat milik Allah, semul perkara yang
suci milik Allah. Semoga shalawat terlimpahkan bagi Nabi,
begitu pula rahmat Allah dan berkah-Nya. Semoga keselamatan
t.r1i*pah kepada kami dan kepada hamba-hamba Allah yang
shalih.-Aku birsdrsi bahwa tidak ada Ilah (yang berhak diibadahi)
melainkan Allah, dan aku berspksi bahwa Nabi Muhammad
adalah hamba dan Rasul Allah."t
\Yallaahu a'km.
Diriwavatkan oleh d-Baihaoi fil/t+145\dari ialan Shdih bin Muhammad bh Shalih
"kat-tatk"a^n':*""Sra.naddarini ia'dyhaah'nil.yad,iddaalraimaln-Qyiate'sri&mp, adtadrui'Aa icsaycaaht Pdmeanrngaa"n lafazhnya.Saya
Muhammad bin
Ssefbrdaista"i th-fu"i*iambaiirk,aiuiajubr etenteanpitatenrgkaaniladnegnrg"aInil,ymanagkalahrand. iKEendy.auat'idaankabkisnayad' iiSldhiahh?hn'
dise6utkafr ol.ih al-g,rkhari dalim arfaariikhul Kabiir (lY/291), kemudian ia
*."".U"iL"n riwayat dari ayahnya yang bertentangan. Oleh sebab itu, jelaslah
bahri'a riwayat tets6but munLar. lvillailtu a'laa waA'hm."
e6 Shdhiih Kitaab at-Adzkaar wa Dba'iifubu,syil<h Salim d-Hilali no. 133. Hadia ini
;["hili. Diiiwavatkan oleh Malik (VZgt\ din al-gaihaqi Wl42) dari ialannya, dari
Nafi' darinva di:nsan lafazh tersebdt. Savi katakan: "Ini adalah termasuk Silsiktud.z
Orit ii.-tti^nih sZbaeaimana yans disi:butkan penulis FM." Az-Zarqani dalam
;sAva'bradhilnivlaarrm: "eAnouakiyl a{nxgidMiriuwaaiytbattEkaan' Malik Afig\ tentang al'Istidzkaar oleh Ibnu
oleh Malik d"ri 'Llm-ar, anaknya dan 'Aisyalr
ui*,,, ia menghikumiiya sebigai hadits-marfa',-karena sebagaimana.IanB:u+ll
il.**ielas bahwa tidak boleh menetapkannya berdasarkan pemrkrran. Seandaurya boleh
oemikiran. maka ucapari tersebut ridak termaslk dzikir (bacaan) yang lebih
,rt"f;r" dari semua macam dzikir yang lainnya, sebab hal itu merupakan tauqiJi
(perkara yang tidak boleh ditetapkin kAuafi berdasarkan nash).
Shalat dan Hal-Hal yang Berkaitan Dengannya
Demikianlah macam-macam (bacaan) tasyahhud.
Al-Baihaqi berkata: "Y*g tsabit (shahih) dari Rasululleh ffi ada
tiga hadits," yi*hadits Ibnu Mas'ud,Ibnu 'Abbas dan Abu Musa db."
Ini perkataan al-laihaqt Adapun selainnya berkata: "Y*g tiga tersebut
semuanya shahih.tr Dan yangpaling shahih addah hadia Ibnu Mas'ud."ee
Perlu diketahui bahwa boleh benasyahhud dengan salah satu di
antera yang telah di.ebutkan, demikianlah yang ditetapkan oleh Imam
kita, asy-Syafi'ilm dan ulama-ulama lainnya ,$. Yang paling urama
menurut Imam asy-Syafi'i adalah hadits Ibnu'Abbas dengan adanya
tambahan yang terdapar di dalamnya yadr.;u lfiezh'cr,4ti.Jlt. Asy-Syafi'i
p.r*.ri"h*dan ulama lainnya,l,rax.-, berkata: "Oleh karena luasnya
ini dan bahwa kita diberikan pilihan padanya, maka berbeda-beda
pulalahlaf azhri:wayrtnya.\Vallaabu.A'lArn."
Pembabasan2:
Memilih Satu Macam Tasyahhud atau Menghilangkan
Seba gian l-af azhny!.-Pent'
Diperbolehkan memilih salah satu di tasyahhud yang
pertama disebutkan secara sempurna. Seanda^irnfiyaalrld-tiibguaang sebagiannya,
apakah itu sah? Dalam hal ini terdapat perincian:
Perlu diketahui bahwa la[uh b€ tEr, crrrfsr,llfur,'otg t]t adalah
# ifitsunnah, bukan syarar dalam tasyahhud, Takl jika semuanyi dibuang,
lalu diringkas hanya pada bacaan <#' ,i,1 ii' arjsjr; ... rr*p.i
selesai, maka hal itu sah, tanpa ada pi:rbedaan pendaiar menurur kami.
" Yursdisebu&an dalam dua kitab shahih (Shahih at-Bukhai da;n Shdhih Muslim\- arlu
salah satu dari keduanya, sebab-jika tidik, maka yang diseburkan banyak 6ik"li,
sebagaimana yang telah disebutlian di atas.
e8 Keshahihannya ddak diragukan karena terdapat di dalam dua kitab shahih atau
salah satu di intara keduaiya.
'e Ktleeabrpriehisnasahh.aalhP-Biahuradkahuraliiprmiadadaa*ny.a"Mni"uqksdl"iimir"iwvkaeiydabutaakhnawynaasmiarulealhnayhseevpbaarnakena"stDinadvliainj.errsmsehbraa"bhkih'veaddnudeZansrvie^,aobes"nb.ic.ri"rt.ru""
(bab tasyahhud), sebagaiiranaians.disebutkan bletiit-Tir"midzi dalam as-sunln
W82), adl-aBna-gahla-HwiafdiazlhamIbrWiurHlna;jaSrud;naalahrri(IfIay1t-8b3i)l, az-Zula'i dataro Nashbur Raayab
[/419),
tm Baai W3t5).
Asy-Syaf i tidak mengkh-us-uslan l_ranya tiga sebagaimalayangtelah disebutkan,
tetapi semua yang berasal dari Nabi ff, sdbagafu;anrvutiiaiebutkan dalam ai-
Risaakb no.757,walaupun ia memilih haditJlbnu 'ebbai e$E.
Shalat dan Hal-Hal yang Berkaitan Dengannya
J.
Adapun lafuh-latuhmulai d"ri F' 6|r)b fl[tr ... sampai selesai,
maka lafar;h-lalazhrnf wajibdan tidak b6leh dibuang sedikitpun darinya
kecuali l;1fazh 'a-.itS X1 br eJb'1j, &lam kedua Lafruh tersebut terdapat
tiga pendapat menurut iahabat-sahabat kami:
Y*g paling shahih adalah, tidak boleh menghapus salah satu di
antara keduanya, hal ini sesuai dengan dalil, karena kedua lafazh itu
disebutkan dalam semua hadits mengenai l{ezhtasyahhud.
Kedua, boleh membuang keduanya.
. Ketiga, boleh membuang k*a'l€lstetapi tidak boleh membuang
is e;;j. Abul 'Abbas bin Suraij dari kalangan sahabat kami berkata:
t'Boleh mempersingkat pada bacaan:
yt:- *i:lo ,'o3t6c!)b irr, 4rVt
'.1' Up3i-UbYy,?ntrl ,ft r:)f Wi,.;;r!.o,rr
Adapun lef.ezhi>tl"lr, kebanyaka n ri*^yumenyebutf.*, ir:r,
,l' *qf e{ia, demikian pula i#t gengan alif dan lam), sedangktn
dilam sebagian riwayat disebutkan i>{.., (dengan membuangalif dan
hm).Sahabat-sahabat kami berkata: "Keduanya boleh, tetapi yang lebih
utama adalah i!fur (dengen alif dan lam),karena,lafazhtersebut lebih
banyak disebutkan dalam hadits, juga terdapat tambahan dan sebagai
(sikap) kehati-hatiar. agar. tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan
Qtreomtifl."
Adapun mengenai tasmiah (ucapan basmakh) sebelum tahiyyat,
kami telah meriwayatkan satu hadits ?ndrfu'dalam Sunan an-Nasa'i
drn Sunan al-Baihaqi serta yang lainnya mengenai ketetapannya., dan
juga telah ditetapkan dalam tasyahhud Ibnu 'Umar, tetapi al-Bukhari
dan an-Nasa-i serta yang lainnyt dari kalangan ahli hadits berkata:
"Sesungguhnya tambahan tasmiyah tidak shahih dari Rasulullah ffi."
Oleh sebab itu mayoritas sahabat-sahabat kami berkata: "Tidak
disunnahkan tasmiyah. Sedang yang terpilih adalah tidak ada tasmiyah,
karena jumhur Sahabat yang meriwayatkan tasyahhud tidak menye-
butkannya."
Shalat dan Hal-Hal yang Berkaitan Dengannya 271
Pembabasan 3:
Mengucapkan Tasyahhud secara Berurutan.-Peot'
Mengucapkan lafazh tasyahhud secara berurutan adalah sunnah
bukan wajib. Maka, jika didahulukan antara yang satu dengan yang
Iainnya, hal itu diperbolehkan menurut pendaparytngshahih lagi
teryilih sebagaimana yangdikatakan oleh Jumhur lJlama, demikian
pula yang disebutkan oleh Imam asy-Syafi'i dalam l<ttab al-Umm. Ada
|ugayengmengatakan tidak boleh, seperti halnya surat al-Faatihah.
- Y*g men\rnjukkan kebolehmny^adalah didahulukannyalafazh
i:,fJtx16 lef.nh iiqlt dalam sebagian riwayat, dan pada riwayat lain
diakhirkan, sebagaimanayang telah kami jelaskan sebelumnya. Adapun
al-Faatihah, maka lefazh-lafezhnya mengandung unsur i'jaaz, tidak
boleh diubah-ubah.
Tidak boleh bertasyahhud dengan menggunakan lafaz/n 'ajamilryah
(bahasa asing selain Ar"b) bagi yang mampu mengucapkannya dengan
bahasa Arab, siapa yang tidak mampu maka ia bertasyahhud dengan
bahasanya sendiri, sambil belajar (ddam bahasa Arab), sebagaiman^ymLg
telah kami jelaskan pada takbiratul ibram.
Pembabasdn 4:
Disunnahkan Mengucapkan Tasyahhud dengan Sirr (Suara
tidak Keras).-e'"
Disunnahkan melafazhkan tasyahhud dengan sin,karenaseluruh
kaum muslimin sepakat atas hal tersebut, juga berdasarkan beberapa
hadits, diantaranya:
HADTTS NO. 168 (SHAHTH)
Yang kami riwayatkan ddam Suran Abi Dawud, Jaami' dt-Tirmidzi
dar Sunan al-Ba.ihaqi &ri 'Abdullah bin Mas'ud QS.', ia berkata:
'3lz$ ebf et"tg.
'Termasuk Sunnah membaca tasyahhud dengan rrr." pelarr."6'
t,t shdhi,h Kitaab al-Adzhzar an Dba'iifubu. Svaikh Salim al-Hilali no. 134. Hadits ini
shahih. Diriwayatkan oleh Abu Da#ud (nd. l8e), at-Tirmi&i (no.29t), al-Bfiaqi
Shalat dan Hal-Hal yang Berkaitan Dengannya
At-Tirmidzi berkata: "Fladits ini hasan." Dan al-Hakim berkata:
"Hadits ini shahih." Jika seorang Sahabat mengatakan: "Termasuk
sunnah berbuat seperti ini ....", maka hal itu berarti: Rasulullah ffi
telah bersabda. '02Inilah pendapat yang shahih lagi terpilih menurut
mayoritas ulama dari ulama fiqih, hadits, ushul dan ahli bahasa.lrr 6.r.
Seandainya dtjaharkan(dibaca dengan suara keras), maka hal fuu hukum-
nya makruh dan tidak membatdkan shalat, juga tidak perlu melakukan
sujud sahwi.
Pasal 31
SHALA\T/AT KEPADA NABI ffi SPTTLAH
TASYAHHUD
Shalawat kepada Nabi E wajib menurut Imam asy-Syafi'i +iila
setelah tasyahhud akhir, jika ditinggalkan maka shalat tersebut tidak
sah. Tidak wajib shdawat unruk keluarga Nabi ffi menurut pendapat
yang shahih dan terkenal, hal tersebut addah sunnah. Namun, sebagian
sahabat kami mengatakan waiib.
Yang lebih utama mengucapkan:
fg.t' $t d"-t-Ts'i,y io |p i{ilr.
,{"'qbG t4t51 +\3'bri;i JT &)
!)(",et;\ l./
,$t J.6t.L.t ,p *" e';\
)T
a
fi/146\. al-Hakim fi,/26\.dari ialan Muhammad bin Ishaq, dia seorans mudallis
lbiasa riiemalsukan hadirs). ia m6nvebutkannva densan laf.izh 'an, Mullim tidak
oernah meriwavatkan hadits darinva kecuali disenai &nsan perawi lainnya. Akan
ietaoi ia dikuaikan/disertai oleh'al-Hasan bin 'Ubaidillah ilalam kitab'al-Hakim
WtlOl dan al-BaihaoifiVt46\. Al-Hakim berkata: 'Hadits ini shahih menurut
ivarat'al-Bukhari &ri Muslim.' Dan disepakati oleh adz-Dzahabi. Sava katakan:
di*"rr"t Denverta ini shahih. akan tetapi al-Bukhari tidak meriwavatkan hadits
d"ri J-A.i* 6ir, 'Ub"id. Dengan ini, ma[a hadits tersebut aabit (ben'ar dan shahih
adanya). \Val h arn d u I il hab.
lalazlnyar@ Artinva: Hukum hadits tersebuttnarfu'.vaknikeduanva mar{u'walaupwrderaiamya
berbeta yang satu marfi', dar, yanglainirya lafrih dan
hukumnjra riarfa', maka'hendalilah berhati-hati.
Shalat dan Hal-Hal yang Berkaitan Dengannya 273
cs')6,t3 tur?p\t o|')b rbi,I Jrr}li
.t:-t4aa ttot tl I 2
eetr.\)T &,.e.w,1!rA,,,"
"Ya Allah, limpahkantah shalawat kepada Mrhr"r-rd, hr-b"-it,
utusan-Mu, yaitu Nabi yalrtg ilmrnl (tidak dapat membaca dan
menulis), juga kepada keluarga Muhammad, isteri-isterinya, dan
keurrunannya. Sebagaimana Engkau telah melimpahkan shalawat
kepada Ibrahim dan keluargany^. Dan berkahilah Muhammad,
Nabi yang ummi, keluarga Muhammad, isteri-isterinya dan
keturunannya, sebagaimana Engkau telah memberi berkah
k pudr lbrahim dan keluarganya atas sekdian alam. Sesungguhnya
Engkau Mahaterpuji lagi Mahaagung. "
Kami juga telah meriwayatkan bacaan tersebut dalam Sbabib
al-Bukhari dar Shahih Muslimtl3 dari Ka'ab bin'Ujrah, dari Rasulullah
ffi, kecua,li sebagiannya, maka ia shahih selain dari riwayat Ka'ab.
Akan dijelaskan secara rinci pada bab shalawat kepada Nabi ffi, inrya
Alkb Ta'ala. \Vallaabu a'larn.
Yang wajib ketika mengucapkan shalawat adalah:
tu1t kftj,'
"Ya Allah, Iimpahkanlah shalawat atas Nabi."
Jika ingin, boleh mengucapkan:
".H {t}r' .rb"
I
"Semoga Allah melimpahkan shalawat kepada Muhammad."
Dan jika ingin, boleh mengucapkan:
'03 Diriwayatkan oleh al-Bukhari Wl52 - Fat-bul Baafi, Muslim W /t25-t26 - Syarh
an-Nawaw).
274 Shalat dan Hal-Hal yang Berkaitan Dengannya
,P. -d'rn:) z\A
irt .rl,.o"
"Semoga Allah melimpahkan shalawat atas Rasul-Ny"."
Atau:
&-" lr.lt dt" }u'
"Semoga Allah melimpahkan shalawat atas Nabi."
Kami berpendapat lain bahwa tidak boleh mengucapkan selain
lafazhz 'pi4rr"
".&J d:t
,
"Ya Allah, Iimpahkanlah shalawat atas Muhammad."
Kami pun berpendapat lain bahwa boleh membaca:
..:r7rt d:"ht &,t.
"semoga Allah melimpahkan shalawat atas Ahmad."
Boleh juga denga n ltfazhz
^)b lo' (.p
"semoga AIIah melimpahkan shalawat ^runi^."
\Vallaahu a'lam.
Adapun pada tasyahhud awal, tidak wajib mengucapkan shalawat
kepada Nabi ffi, mengenai hal ini tidak ada perbedaan. Apakah !ra-l
inidisunnahkan? Dalam hal ini ada dua pendapat, yang palingsbahib
di antara keduanya addah sunnah. Juga tidak disunnahkan mengucapkan
shalawat kepada keluarga beliau menurut pendapat yang paling shahih,
ada jugayang mengatakan sunnah.Jrga tidak disunnahkan berdo'a pada
tasyahhud awal menurut pendapat kami, bahkan sahabat-sahabat kami
berkata: "Makruh, karena tasyahhud awal itu pada prinsipnya harus
diringankan, berbeda dengan tasyahhud akhir."
Vallaahu a'hm.
Shalat dan Hal-Hal yang Berkaitan Dengannya
Pasal 32
DO'A SETELAH TASYAHHUD AKHIR
Disyari'atkan berdo'a setelah tasyahhud akhir tanpa ada perbedaan
pendapat di kalangan para ulama.
HADTTS NO. 16e (SHAHTH)
Kami telah meriwayatkan dalam Shabib al-Bukhari dm Shabib
Muslim dari 'Abdullah bin Mas'ud i& bahwa Nabi ffi mengajarkan
tasyahhud kepada mereka, kemudian pada akhirnya beliau bersabda:
'.g6,fur
"t'H-"j."Kemudian hendaklah memilih do'a (y"rrg lebih disukainya)
setelah itu."1B
D alam riw ty ar al-Bukhari:
..i|t*Atig&t.
"Hendaklah ia memilih do'a yang paling disukainyaJrt U.rao'"
dengannya."
Dalam beberapa riwayat Muslim:
'.itboy,Ujl4'**J,faln
"Kemudian hendaklah ia memilih perminraan (do'a) yang ia
kehendaki."
Perlu diketahui bahwa do'a ini hukumnya sunnah, bukan wajib
dan disunnahkan memanjangkannya kecuali jika menjadi imam.
Boleh berdo'a sesuai 3.og"r, baik urusan
dunia maupun urusan akhirat, dan^pheeyn^dnagkdnikyaehbeenrddaok'ai, dengan do'a-
do'a ma'-tsurat (yrrrg shahih dari Rasulullah ffi), juga boleh berdo'a
dengan do'a yang disusun sendiri (do'a yang dibuat sendiri), tetapi yang
t9a Sbahiih Kitaab al-Adzkaar an Dba'iifubz, Syaikh Salim al-Hilali no. 135. Lihat
pada hadits no. 149.
216 Shalat dan Hal-Hal yang Berkaitan Dengannya
oteh Rasulullah ffi frcnw lebth afdhal.. Do' ado' a rru' xyr.at
tempat lain,
disebutkan disini, ada iuga ya.ng disebutkan di
lEdiajarkan
yang
"ddaan yan[ patng utama adalah yang disebutkan di sini'
Hadits-hadits dalam hal ini banyak sekali:
HADITS NO. 170 (SHAHIH)
Di antarany a ap'- yerlgkami riwayatkan dalam shahih al-Bukhari
darl Shdhih Muslimdari-Abu Hurairah &,ie-berkata: "Telah bersabda
Rasulullah ffi: L o-
!u,\:itlt
,
q€bitlt{)i q
t;\\ ,ti::Sr t5t
I
y,\t;Xir ,.Pt ,rtib'l't c,6A2 ;(ze .ta, Uo
?r*
.Jtiir i:it P9r. 611 ,otiJti
'Apabila salah seorang di antara kalian telah selesai benasyahhud
akLir, maka hendaklah berlindung kepada Allah dari empat hd;
/dari, ?ldz?lb (Neraka) Jahannam, dari adztb kubur, drri firn,ih
cobaan hid"p dan mati, dan dari keiahatan al-Masih ad-Dajia1.'"10s
Diriwayatkan oleh Muslim dari banyak ialan'
Dalam riwayat lain diantaranyai "Apabila salah seorang diantara
kalian benasyahhud (mdssudnya: bagian dari tasyahhud akhir, sebagai-
runa y*g r.rdrpat pada hadits sebelumnya), maka hendaklah berlindung
dari empat perkara, dengan mengucapkan: !
,/ib ur-;W ?tib4+\"ii idrt"
#i?'U, cotilb ;,;Jt #e U:, .,;jr
"JQT):g;or
ro5 Slwliil, Kiraabal-Adzl<aar un Dhd'iifuhil,Syaikh Salim al-Hilali no. 136. Diriwaya*an
;i;ii;i-B;kti ari @./ 2+z - Fat'bu[ Baar! dan Muslim N / 87 - Naanui) '
Shdat dan Hal-Hal yang Berkaitan Dengannya 217
"Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari adzeb
Neraka Jahannam, dariadzab kubur, dari fitnah hidup dan mati,
dan dari kejahatan fitnah al-Masih ad-Dajjal."
FTADITS NO. 171 (SHAHTH)
Kami telah meriwayatkan dalam Sbabib al-Bukhari dan shabih
Muslirn dari 'Aiqrah gis, bahwa sesungguhnya Nabi ffi pernah berdo'a
dalam shalat:
4+'l-1!:iis,-rat qt:bl.zo rzI
//
,Jtlirt-fi)o s"-c,i dl H'"
I e;o Of a!).Ifz
..i$,:Tlr q+ ffrY.,t)locJ'rgi l
,il9. ftl'tr ,?|".J.Jits
\;)'
"Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari rdza,b
kubur, dan aku berlindung kepada-Mu dari fitnah al-Masih ad-
DqjrJ, dan aku berlindung kepada-Mu dari fitnah hidup dan mati,
ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari dosa
dan hutang."lo'
HADTTS NO. 172 (SHAHTH)
Kami telah meriwayatkan dalam Sbabih Muslim dari 'Ali &, ia
berkata: "Rasulullah ffi ketika shalat, bacaan terakhir yang beliau
ucapkan atr.aratasyahhud dan salam adalah:
A")?i 63 o?is, c;liv,!*,iiil,,,
,4y,&iui63.r?f srd)bi 6)
.'rrflf alf 'l?iit uls16t .io:.ii I
t& Shahiih Kirnab alAdzk*lr uu Dha'iifiiha,syaikh Salim al-Hilali no. 137. Diriwayatkan
oleh al-Bukhari @/318-Fat-hul Biar! dah Muslim (//tZ-Nawaa$.
Shalat dan Hal-Hal yang Berkaitan Dengannya
"Ya Allah, ampunilah dosadosakuyangterdahulu dan yang akan
datang, yang kusembunyikan dan yang aku tampakkan dan
(ampunilah aku) atas apa yang aku telah berlebih-lebihan dengannya
&n-apa yang Engkau lebih mengetahuinya daripadaku, Engkau
yang mendahulukan dan Engkau yang mengakhirkan, tidak ada
ilrh g"rrg berhak diibadahi) melainkan Engkau."lo7
HADITS NO. 173 (SHAHIH)
Kami telah meriwayatkan dalam Shahih al'Bukhari dm Shahih
Muslim dari 'AMullah bin 'Amr bin al-'Ash dari Abu Bakar a.sh-shiddiq
,&, bahwa ia berkata kepada Rasulullah ffiz"Liarkanlah kepadaku do'a
yang aku baca dalam shalatku." Maka beliau bersabda: "Katakanlah:
''!4r--tb3et.4.?et'pt)Lt d)o.|"#r*yttloU,:,di.i11abllirlf.lHifu)lt':.)'
'Ya Allah, sesungguhnya aku telah menzhalimi diriku sendiri
dengan kezhaliman yang banyak dan tidak ada yang dapat
mengampuni dosa melainkan Engkau, maka ampunilah aku
dengan amptrnan dari sisi-Mu dan rahmatilah aku, sesungguhnya
Engkau Mahapengampun lagi Mahapenyayang.'"108
Demikianlah kami memberi syakal/meneliti kalimat:
..(# 6ii-
"Dengan kezhaliman yang banyak."
Dengan menggunakan huruf 1&; dalam-sebagian besar riwayat
Muslim, dan dalam sebagian riwayatnyaT'{.5'uang berarti banyak,
to7 SlMliil? Kit& al-Adzleaar ata Dba'iifuhu,Syaikh Salim al-Hilali no. 138. Diriwayatkan
oleh Muslim (no.77l\.
'ot sl"ohiih Kitoob)l-rqdrkk *o Dha'iifiihu,svaikh Salim al-Hilali no. 139. Diriwayatkan
oleh al-Bukhari (no. 834) dan Muilim (io.2705).
Shalat dan Hal-Hal yang Berkaitan Dengannya
(fdengan huruf 1.4 dan keduanya baik. Sebaiknya digabungk^n a.nrera,
keduanya: 'r:4 rliir" (dengan kezhaliman yang baiyak [gi besar).
Imam al-Bukhari dalam Sbahihnya,al-Baihaqi dan selain keduanya
n-rgnjadikan hadits ini sebagai hujjah (dalil) disyiri'atkannya do'a di
akhir shalat, dan hal ini merupakan cara berhujj.h y*g benar, karena
ucapennyal "Dalam shalatku," berlaku umum bagi semua shalat, di
do'a dalam shalat pada tempat ini.
^ntarr^ny^
HADTTS NO. 174 (SHAHTH)
Kemi telah meriwayatkan dengan sanad yang shahih ddam Sunan
Abi Dawud. dari Abu shalih bin Dzakwan dari sebagian Sahabat Nabi
ffi.U berkata: "Nabi H rclah bersabda kepada i.or"rrg lakilaki:
'Bagaimana engkau membaca dalam shalatmu?' Ia menjJwab:'Aku
bertasayahhud dan membaca:
".J(t' e+\'&i3 ,ihitclili t
[i,tlt"
'Ya Allah, sesungguhnya aku memohon Surga kepada-Mu, dan
aku berlindung kepada-Mu dari api Neraka.t
E1A.dapu1 aku tida-k dapat berdo'a sepertimu, tidak juga seperri
Mu'adz'. Maka Nabi bersabda: 'sekitarmasalah inilah hendaknya
engkau berdo'a.'"1@
_ tir;fur,_pengegian asalnya adalah.ucap yy{tgtidak dapat dipahami
maknanya (senandung). Dan makna ol; f41, dalah disekitar Surga dan
dl|.ibrrelori1d,aanrytiannygak-medeumaomhoenmokheodnuapneyrlli,nydaunnggpaenr.ra\Vmaallamaheumao'hlaomo .a-g"t
Dan di antare do'a yang$sunnahkan pada setiap rempat adalah:
jtubi iJt,s4ollz I
i{j'tr ,quii,,t 'gi;;i,jsrt ucti]ti"urt
Pt Liil'"
".1ttJttlrj &tt
'* Shohiih Kitaab at-Adzhaar an Dba'iifufr, Sr"it
shahih. Diriwayatkan oleh Abu Diwud (io.792).Ibnu Maiah (no.910). Ahmad
W474) dan ISnu Khuzaimah (no.725)'dari ialin Sulaimah. diri avalinva. dari
sebagian Sahabar Nabi E, lalu ii menyebutkairnva dengan marfu'. Siva (atakan,
"Sanadnya shahih, sebasaimana yani disebutkin penilis. al-Bushaiii dan vans
lainnya." Yang dimaksuildengan Sahibat Nabi E idalah
mana yang disebutkan dengan jelas oleh AIbbnuuHKuhrauizraahim. ar.h6. """"fl
Ibnu Majah dan
220 Shalat dan Hal-Hal yang Berkaitan Dengannya
,'ya Allah, sesungguhnya aku memohon pemaafan dan kesehatan
kepada-Mu, y" AUrh, t.trnggrrhlyl aku mohon kepada-Mu
peruniuk dan laat"raan, terpelihara dari dosa, dan kecukupan."
\Yallaahu a'lam.
Pasal 33
SALAM UNTUK TAHALLUZ DARI SHALAT
Perlu diketahui bahwa salam untuk ahallul (mengakhiri) shalat
adalah salah satu di antara rukun dan fardhu shalat, tidak sah shalat
tanpmtyarnenurut pendapat Imam asy-syafi'i, Malik, Ahmad dan
1"-n", Ulama Sailf (daiulu) dan kbalaf $rangdatang kemudian),
t"r.o" hadits-hadia rnrnin hgi masyhur dengan jelas menerangkan hal
tersebut.
Salam yang paling sempurna adalah mengucapkan do'a berikut
sambil memalingkan muka ke sebelah kanan:
lt*,r3'#flr:"lr
"semoga keselamatan terlimpahkan kepada kalian demikian pula
rahmat Allah.'
Begitu pula ke sebelah kiri,lalu mengucapkan:
!,*33'#iv*l'
"Semoga keselamatan terlimpahkan kepada kalian, demikian pula
rahmat Allah."
Tidak disunnahkan menambahkan: Ug r.i (dan berkah-Nya),
karena bertentangan dengan riwayat yang masyhur dari Nabi ffi,
sekalipun hal itu d"isebutkan dalam riwayarAbu Dawud'"o
"'*t*i'k}"fl n'Ieffilil:;33ililti$;*iffi :gfi 'd:iilffi ffi'?Tfi
Shalat dan Hal-Hal yang Berkaitan Dengannya
Hal ini juga disebutkan oleh sekelompok sahabat kami, diantaranya
Imam al-Haramatn,zahir as-Sarkhasi dan ar-Ruyani dalam al-Hilyah,
tetapi riwayat tersebut syd.dz,"t yang masyhrrud"lah ^p^y^ngrll^h
kami terangkan sebelumnya. \Vallaahu a'lam.
Hal tersebut berlaku umum bagi setiap orang yang shalat, imam,
makmum, shalat sendirian, dalam jama'ah, sedikit maupun yang banyak,
shalat fardhu atau shalat sunnah, semuanya harus ro.ngrrcapk* salam
dua kali lalu menoleh ke kanan, kemudian ke kiri sebagaimana yang
telah kami sebutkan.
Yang wajib hanyalah sekali salam, adapun yang kedua, jika
ditinggalkan, hal itu tidak merusak (shalat).
Y*g wajib diucapkan ketika mengucapka'l salam adalah lefazh:
i(# i>tltr, jika mengucapkannya dengan lafmhz'$1b il;,,hal itu tidak
yh *9,1g*, pen&pat yang paling shahih, dan seandainya mengucapkan:
i>LJt iS.3ti, hal itu sah menurut pegdaplt yang paling shahih. Dan jika
mengucapl*::* i:/lJt xlxs 4b \r:.]-,, atat'{1ii €.b, atau b.{y-,
iSlli,, atau',SJi iX", -tanpa tanuin-, atau mengucap'kan: 'na1i'iiUt,
semua bentuk uqlpan ini ti&k sah sedikitpun ranpa adanyaperbedaan
pendapat.
Jika diucapkan dengan sengaja dan mengetahui semua itu, maka
hal itu membatalkan shalat, kecuali ucapan:;& i>Ur, lefazhini tidak
menyebabkan batalnya shalat, karena ia termasuk do'a. Jika lupa, maka
tidak membatalkan shalat, tetapi belum dianggap selesai dari shalat dan
harus mengulangi lagi salam yang benar.
Jika imam hanya,satu kali salam, maka makmum harus mengu-
capkan dua kali salam. Sebagaimaneyangdikatakan oleh al-eadhi
Abuth Thayyib ath-Thabari dari kalangan sahabat kami dan juga
selainnya: 'Jika imam mengucapkan salam, maka makmum diberikan
pilihan. Jika ia mau, boleh mengucapkan salam ketika itu, dan jika
Hujr .S dengan sanad yang shahih; dishahihkan oleh 'AMul hao dalam Abhaamnva
W56), penuls drJnndl-L[;itnuu'W479\ dan selainnya. Oleh iebab itu. iika atiar
ini shahih maka secara otomatis'hasil demikiran (tdrsebut) batal. makj berhati-
hatilah, dan jangan termasuk orang ta{lid yang lalii!
u1
madzhab Sy.afi'i, sebagaimana yang dinukil oleh penulis dari
}[aks.u+y.a,ddl*
Ibnush shalah dalarnal-Majmuui @/+la) bukan omongan yang dibuat-Luat, karena
jelas shahih sebagaimana yang telah disebutkan.
Shalat dan Hal-Hal yang Berkaitan Dengannya
ia ingin, ia bisa tetap duduk dalam berdo'a, lalu memanjangkannya
sesuai dengan waktu yang dikehendaki."ll2 \Yallaahu a'hnt.
Pasal 34
UCAPANJIKA DIAJAK BICARA KETII(A
SEDANG SHALAT
HADTTS NO. 17s (SHAHIH)
Kami telah meriwayatkan dalam Shabih al-Buhbari dm Sbahih
Muslim dari Sahl bin Sa'ad as-Sa'idi 4l bahwa Rasulullah ffi bersabda:
"Barangsiap t y$r1mengalami sesunr ddam shalatnya, maka hendaklah
mengucapkan:
,.dlt 'ot;*l
tVlahasuci Allah."t13
Pada riwayat lain dalam hadits shahih:
. .'r,3t ira t,ieTt idb Vl;ku s1.
"Apabila terjadi sesuatu pada diri kalian, hendaklah laki-laki
(diantara kalian) mengucapkan tasbih dan perempuan (dengan)
benepuk tangan."
Dalam riwayat lain:
u . *A.'6yilr 2 gE!). qr)Ar"
'Tasbih fuu unnrk laki-laki dan benepuk angan unnrk perempuan."
rr2 Y_angbenar adalah mengikuti imam, karena dijadikannya imam adalah untuk
dukutr.
ttt Sbdhiih Kiraab alAdzlaar vn Dbd'ilhbu,syaikh Salim al-Hilali no. 141. Diriwayatkan
oleh al-Bukhan @./67 - Fat-bul Baarfi dan Muslim (no.422).
Shalat dan Hal-Hal yang Berkaitan Dengannya
Pasal 35
DZIKIR SETELAH SHALAT
Para ulama sepakat akan disunnahkannya dzikir setelah shalat,
sebagaiman^yutgdisebutkan dalam banyak hadits shahih dengan ber-
bagai jenisnya, kami hanya menyebutkan yang te{penting diantaranya.
HADTTS NO. 176 (HASAN)
Kami telah meriwayatkan dalam Sunan at-Tirmidzi dari Abu
Umamah +*s ia berkata:
, irr J?' ,jd r i1;;f g6fur Ut war Jr1 ,I,
'. crqj&1j I o6)At ;3.r,rrIi
"Ditanyakan kepada Rasulullah ffi,'Kapmwaktu berdo'a yang
lebih diperkenankan?'Beliau menjawab: 'Di bagian malam terakhir
dan setiap selesai shalat ferdhu."'ll4
tr1 Sl,ali;h Kitaab al-Adzhzar ua Dha'iifaba. Svaikh Salim al-Hilali no. 142. Hadits ini
hasan karena memiliki banvak svahid. Di'riwavatkan oleh at-Tirmidzi (no. 3499).
an-Nasa-i dabm 'Arnalal Yaum ual Laihh (nri. tOS). keduanva dari Mirhammaii
bin Yahya ats-Tsaqafi al-Marwazi. Telah mlneab"ii.an kepida kami Hafsh bin
Ghiyats, dari IbnuJuraii, dari 'Abdurrahman bin Sabith, darinya densan lafazh
tersebut. At-Tirmidzi berkata 'Hadits ini hasan.'Kemudian disusul oleh-komentar
al-Hafizh dalam Nataa-ijul Alhaar (hal.145): 'Apa yang diucapkannya perlu
diteliti, karena hadits teiseb,r't m.n iliki bebirapa^ 'iilat?mamj. k.t.rprt.rr"r,
(r*"d) antara Ibnu Sabith dan Abu Umamah. Ibnu Ma'in berkata: "Ibni Sabirh
tidak pernah mendensar dari Abu lJmamah.' Kedua. iuea didalamnva terdaoar
'an'aiah Ibnu Juraij Jari Ibnu Sabith. Ketiga, stadz (iaiiil), karena'asal hadits
ini disebutkan dalam riwayat lima orang Sahlbai Abu Um'ariiah dari riwavat Abu
Umamah dari 'Amr bin 'Absah." Saya k"atakan: 'Keremutusan anrara Ibni Sabith
dan Abu Umamah benar; selab Ibriu Sabith tidak meridengar dari Abu Umamah,
sebagaimana yang disebutkan dalam Taaiikh lbni Ma'in oleh ad-Dauri (no. 366).
Jaoni'* Tahsbiil oleh al-'Alla-i (no. 428), al-Maraasiil oleh Ibnu Abi Hatim (io.2t2.r!i
Adapun'an'anah lbnu luraii. ddam riwayat'AMurrazzao. ia menvebutkin denean
latazh baddatwna, sebisimana yane dinlkil oleh az-Zatlii dalarn'I)lashbur Raaiab
W235\. Mensenai saZznva. tiilaklah kembali oada hadits ini. karena keduanva
idalah hadits"ya.rg 6erbeda.'Oleh sebab itu, kllemahan hadits tersebut hani^
terdapat pada point Dertama. Akan tetaoi at-Tirmidzi menta'lia (meriwavatkan
tanpi sanid) drra syalid hadits tersebut, maka ia katakan: 'Tel"L diriwryatkan
dari Rbu Diarr dahlbnu'Umardari Na-bi E bahwa beliau bersabda:
224 Shalat dan Hal-Hal yang Berkaitan Dengannya
HADTTS NO. 177 (SHAHTH)
Kami meriwayatkan dalam Shdh$ al-Bukbari darL Shdhih Muslim
dari Ibnu'Abbas 4* irberkata:
'.,;-33q ffi ht J !12a:Y'-cira;tr U?t |.i?'
*Aku ****, b"h;r rr**r" shalat nrr,rtrltt.h ffi dengen
mkbir."11s
Dalam riwayat Muslim disebutkan dengan lahzhz"(f g."rrri;.'
Pada riwayat lain dalam asb-Sbabihain darilbnu 'Abbx u##z
^;.$.4 6 ogt u*z-,r Fitu?4t e:'ol'
.-w!t to .l z
d-tus JotP/ i. ots
.'lc
"Bahwa mengeraskan dzikir ketika orang-orang telah selesai
#."melaksanakan shalat fardhu terjadi pada masa Rasulullah
Ibnu 'Abbas r;*#, berkata: "Aku lebih mhu bahwa mereka selesai
shalat dengan hal itu (berdzikir dengan suara keras) karena aku telah
mendengarnya."
HADTTS NO. 178 (SHAHTH)
Kami telah meriwayatkan dalam Shabih Muslim dari Tsauban .$.
ffiIa berkata: Adalah Rasulullah apabtlabeqpaling (selesai) dari shdatnya,
beliau beristigbfar tiga kali, dan (kemudian) membaca:
::61fr\i'&r(ii ,1"t1+ i.r;fur ;\\ $t or2'
'Do'a pada akhir malam lebih afdhaldan lebih dih"r"p; y^ngseierti ini."
tS.ef"oher*ti.nhvna.h"d.e"fniekaanorsrerbra"bdianbimia SmbeanhiglthSausnaannkaant-hTairdrnitsidtzei rs,^rerrb,^ouu.t2. 7D8a2\n.
Svaikh kami
idaoun Den-
dha'ifan hidits tersebuf. terdaoat dalan at-Katirnuth Tltawib^,rr,o. ll3\'den dt:Misvhaah
(95p dan 1231), tetapi ieldairal tersebut adalah pen&fiat Dma, dah hanya teiletak
pacla sanaclnya, trctal( pada syahrclnya.
115 Sld;b Kitfu al-Adzhaar un Dl?d'iifabt4,syaikh Salim al-Hilali no. 143. Diriwayatkan
oleh al-Bukhari @/345-Fat-hul Baarl din Muslim (no. 583).
Shalat dan Hal-Hal yang Berkaitan Dengannya
Lj stq,ifl' elb) ,iitl*t' uiiii,"
r ;:r"j' ri
lrF)r"r
'Ya Allah, Engkau adalah Mahapemberi keselamatan, dan dari
Mu-lah segala keselamatan, Mahamulia Engkau wahai Rabb
Yang memiliki keagungan dan kemuliaan.'r116
Dikatakan kepada al-Auza'i -ia dddlab wlah seorangperawi badits
tersebut-:'Bagaiman a car arny a beristighfar? Ia menjawab: "Engkau
mengucapkan:
" }rt ?l;rt ,?s'ril,-,i.
'l
aa
"Aku memohon ampun kepada Allah, aku memohon ampun
kepada Allah"
HADTTS NO. 17e (SHAHTH)
Kami telah meriwayatkan dalam Sbahih al-Bukbari dm Shahib
ffiMuslim dari al-Mughirah bin Syu'bah *$l, bahwa Rasulullah apabilt-
telah selesai melaksanakan shalat dan telah mengucapkan salam, beliau
membaca:
eLiij tii,{ lna)
,;:"b') illt 11 il1 !u
';+Jt I. rto a Jtt,1 , z I z t ot, o/ ittl,3
c u.l9
_4.,f,I.i-.lt
& ),d:; s,:*bi)|t t.o.
I .. q
,.4;r-
. ot.. t;J'dril | aoi UyGa.JisJ?et;.y'u.t'u.r
cC"r:r ll .?'a.rottdt t'r!b
'Tidak ada Ilah (y*g berhak diibadahi) melainkan eff* semata;
tidak ada sekutu bagi-Nya, bagi-NyaJah segala kerajaan, dan
tt6 SlMliih Kit4ab al-Adz.kaar un Dlwtifahu, Syaikh Salim al-Hilali no. 145. Diriwayatkan
oleh Muslim (no. 591).
226 Shalat dan Hal-Hal yang Berkaitan Dengannya
bagi-Nya segala puji, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.
Ya Allah, tidak ada yang dapat mencegah beri,
dan tidak edayatgdapat memberi apa,ya^tpgaEyn^grLkgaEuncgekgaauh, dan
tidak berguna kemuliaan bagi pemiliknya (selain iman dan amal
shalih). Hanya dari-Mu segala kemuliaan."ll7
HADTTS NO. r8o (SHAHTH)
Kami telah meriwayatkan dalam Sbahib Muslim dari 'Abdullah
bin az-Zubair +$F,, bahwa setelah selesai salam pa& setiap shalat, beliau
membaca:
ir) ,i:dijr li ,{ uut | ,i:.tLriij' lf ai! l"
,?t, J'f !II,;il*i;1i?3 ,,ilfJt !.l,biJI,!*',,ailJ,t4r !,t
o tt a t . 1 '.o '
il ,6t31
gtSr ,Jrzats
lz ot I .
t4y | ,j;)r i\riijr XI ell
' "js t os
i",.0")?g)t'o;
"Tidak a& Ilah (y*g berhak diibadahi) melainkan Allah semata,
tidak ada sekutu bagi-Nya, bagi-NyaJah segala kerajaan, dan
bagi-Nya segala puji, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Tidak
ada daya dan kekuatan melainkan dengan Allah, tidak ada Ilah
(y*g berhak diibadahi) melainkan Allah, kami tidak beribadah
melainkan hanya kepada-Nya, bagi-Nya segala nikmat dan segala
keutamaan, dan bagi-Nya segala sanjungan yang baik, tidak ada
Ilah (yang berhak diibadahi) melainkan Allrh; dengan mengikhlas-
kan agama bagi-Nya walaupun orang-orang kafir benci."118
Ibnuz Zubur berkata: "Rasulullah ffi selalu mengucapkan dzikir-
dzikir tersebut setiap selesai shalat."
ll'1 Slwhiib Kitadbal-AdzkaarunDha'iifuhu,Syaikh Salim al-Hilali no. 145. Diriwayatkan
tt8 oleh al-Bukhari @,/325 - Fat-hul i3aar), Muslim (no. 593). no. 146. Diriwayatkan
gnhiih Kitzabal-AdzhzartwDbd'iifi4hu,Syaikh Salim al-Hilali
oleh Muslim (no. 594)
Shalat dan Hal-Hal y*g Berkaitan Dengannya
HADTTS NO. 181 (SHAHTH)
Kami telah meriwayatkan dalam Shabih al-Buhbari dat Sbahib
Muslim dari Abu Hurairah +S bahwa orang-orang fakir dari kalangan
Muhajirin datang kepada Rasulullah ffi,lalu berkata:
tiA,fiixJr d,tJ,ij' ,:vjlnu. ;l!tl,J"f +i':
t),t..yoi t o o.o '. o li, ctoTjt A U3 o-r:-*e,d'hiG
U LP fret:
,J.a, ."i:t;A;t ,o3lsqi-s ,ot*;:t ,t4. o'JLLi-
(yqzldi,3t'# (y$.of f t*"F*ibf if'
6',Ja yU tl t'j1'J;a!1 "rri'o'r<iti,€fi.
otL;r$ o:rr$'j6 .?rr Jh U &.:rjti'\W
' J#s uli aY'* JSLil, cti'K:
"Orang-orang berharta telah pergi dengan membawa derajat
(pahala) yang tinggi dan kenikmatany^ngabadi, mereka shalat
sebagaimana kami shalat, mereka shaum (puasa) sebagaimana
kami shaum, mereka memiliki kelebihan harta hingga mereka
dapat berhaji, umrah, dan berjihad serta bersedekah dengannya."
Maka, Rasulullah ffi menjavrab: "Maukah aku ajarkan sesuatu
kepada kalian yang mana jika kalian mengamalkannya kalian
dapat menyusul (menyamai) orang-oran g yutgtelah mendahului
kalian dengannya, dan tidak ada seorangpun yang lebih utama
dari kalian kecuali orang yang berbuat seperti epa,yangkalian
perbuat?" Mereka menjawab: "Tentu ya Rasulullah.' Maka, beliau
menjawab: "Hendaklah kalian bertasbih, bertahmid, bertakbir
sebanyak 33 kali setiap selesai shalat."lle
Abu Shalih berkata: "Ketika perawi hadits dari Abu Hurairah
tersebut ditanya mengenai kaifuab tata (cara) mengucapkan dzikir
tersebut, ia menjawab: "Hendaklah mengucapkan:
tn Slubiih Kitaab alAd.zkaar ua Dba'iifitha,_SyaiHrsalim al-Hilali no. 147. Diriwayatkan
oleh al-Bukhari @,/345 - Fat-hul Baad aan Muslim (no. 595).
2j28 Shalat dan Hal-Hal ya.g Berkaitan Dengannya
n'tr.<sf hr1,.tr i:rirj ,arr r)) tzLol;'
'Mahasuci Allah, segaallaa puji bagi Allah, Allah Mahabesar.' Masing-
masing sebanyak 33 kali.'
j"**jj'fur adalah bentuk dari kata !;, ennyaharta yang banyak.
HADTTS NO. 182 (SHAHIH)
Kami telah meriwayatkan dalam Sbahib Muslim dari Ka'ab bin
'Ujrah iS, dari Rasulullah ffi,beliatbersabda:
$FJ ai:e,F';:t'"eLtr \riw":#,6i;#"#',r-}llgtt&ux'
r-;rit ,ll-;as'ib$
14'c;,^)3')
"
"Beberapa dzikir yang tidak membuat kecewa orang yang mengucap
kan atau mengerjakannya yang mengiringi setiap selesai shalat
adalah 33 kali tasbib, 33 kali tabmid dan 34 kali takbir;'lz1
HADTTS NO. r83 (SHAHIH)
Kami telah meriwayatkan dalam Sbahih Muslimdari Abu Hurairah
.;$, dari Rasulullah ffi , belie:u bersabda: " Barangsia pa y ang ber tasbih
kepada Allah setiap selesai shalat sebanyak 33 kali, bertabmid, sebanyak
33 kali, bertakbir kepada Allah 33 kali, kemudian untuk menyem-
purnakan 100 ia membaca:
,&JLjr Li,i''-ti-t /I i:.rL, L all lz
illr iJ!)"
:r/..T_rsa' ',)E'$:: ,J!;)t'{s
'Tidak ada Ilah (y*g berhak diibadahi) melainkan Allah semata
dan tidak ada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya segala kerajaan, bagr-Nya
segala puji, dan Dia Mahaberkuasa atas tiap-tiap sesuatu.'
r20 Slfriih Kit& al-Ad.zkaar roa Dw'ifrlht4 Syaikh Salim al-Hilali no. 148. Diriwayatkan
oleh Muslim N /s+ - an-Nawau).
Shalat dan Hal-HaI yang Berkaitan Dengannya 229
Maka dosadosanya diampuni meski sebanyak buih di [autan."121
HADTTS NO. 184 (SHAHTH)
Kami telah meriwayatkan dalam Shahib al-Bukhari pada awal-
ffiawal kitab dl-lihdad d^rlSa'ad bin Abi rUflaqqash S, bahwa Rasulullah
berlindung dengan kalimat-kalimat di bawah ini pada setiap selesai
shalat:
qi:)t'ot'eJ,; ;i$,;rrrit tzl
e ylz. /a t*,-hr.dt.qr,'
liYs,$fut 5"pYs ,-JJt J5Jf JI
/O al/
a
".,nijl ?r*4+
"Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari sifat pengecut, aku
berlindung kepada-Mu agar tidak dikembdikan kepada usia yang
paling hina (pikun), aku berlindung kepada-Mu dari fitnah dunia,
dan aku berlindung kepada-Mu drri tdzab kubur."lz
HADTTS NO. 18s (SHAHTH)
Kami telah meriwayatkan dalam Sunan Abi Dauud, Sunan
at-Tirmi.dzi dan Sunan an-Nasa-i, dari 'Abdullah bin 'IJmar q$;p deri
Nabi ffi , belia:u bersabda:
'ytt lf *-. W t4)b Jh!6ri-l orli; itdb;'
(
31
J6s rt, #,W gr,h urU aA.iiar
u:Jt ti-;\:o'Kt ,ip'r;i;J ,t:F a:y'.c ,y it
"' Slrohiih Kitorb al-Ad.z*aar ua Dlwiifuhu,Syaikh Salim al-Hitali no. 149. Diriwayatkan
oleh Muslim (I/95 - Nawaat).
t22 Shdhiih Kita*bal-Adzhaarua Dhd'iifilhu,svaikh Salim al-Hilali no. 150. Diriwayatkan
.,oleh al-Bukhari QC,/181 d^n2051Fa/-bil Baan), didalamnya terdapat tambahant
^Sp)t7|* t:t it
"Dan aku berlindung kepada-Mu dari sifat bakhil."
230 Shalat dan Hal-Hal yang Berkaitan Dengannya
gt|,t ,, Uit,otfiu.L2 ,is i!..ie
/al
;ibt) 6tf'Klcas#Jez2lI zo tz )zz o . ;;1 $'i;^frt
ta
w'#t'lt#u' iz , r'
,
iU?t,ocitq OUj! ,,f'!de
"Ada dua perkara atau dua pekeni yang tidak ada seorang pun
hamba muslim jika ia memeliharanya, melainkan ia masuk Surga,
keduanya sangatlah mudah (ri"g*) tetapi orang yang mengamal-
kannya sangat sedikit, yajrw bertasbib kepada Allah Ta' ala setiap
selesai shdat sebanyak 10 kali, bertabmid,*banyak 10 kali, krtakhr
sebanyak 10 kali; yang demikian itu nilainya 50, dan 100 dengan
lisan, 1500 dalam timbangan. Dan berakbir 34 kali ketika hendak
berbaring ke tempat tidurnya, bertahmid. memuji Allah sebanyak
33 kali, berusbih sebanyak 33 kali, yang demikian itu 100 dengan
lisan dan 1000 di dalam timbangan (amal)."
Ia ('Abdullah bin 'Umar) berkata: "Aku melihat Rasulullah ffi
menghitungnya dengan menggunakan tangannya.
Mereka bertanya: "Ya Rasulullah! Bagaimana bisa keduanya
mudah tetapi orang yang mengamalkannya sedikit?"
Beliau menjawab: "Datang kepada seseorang diantara kalian lakni
ryaitan- ketika ia hendak tidur, lalu syaitan tersebut membuatnya
tertidur sebelum ia mengucapkannya, dan ia(pun) datang ddam shalatnya,
lalu mengingatkan akan keperluannya sebelum ia mengucapkannya."123
t23 Shdhiih Kiuab al-Adzkaar wa Dba'iifubu,Syaih,h Salim al-Hilali no. 151. Hadits ini
shahih. Diriwayatkan oleh Abu Dawud (no. 5065), at-Tirmidzi (no. 3471), an-Nasa-i
W7+75),Ibnu Majah (no.926),Ahmad Wt6l dan 205), sanadnya shahih. 'Atha'
bin as-Sa-ib mensabarkan sebelum hafalannva rancu. sebaeaimana vans diielaskan
oleh al-Hafizh talam Nataa-ijul Afbaar (q't8/l), ia berk"ata, 'Hidits"ini hasan,
Pri:awrdaaylPEaetr^raaawwIl-u,miAnAal/yry'a'mmaa aasEssirqyYyadhdrr,arkaien&cyruuaalai d'A^aLltahIlhaa'ribuwiunalyaCa-It-JSatae'-luribdayahnlulBglurI,eauknraUcruUenhIraarLfaaiaalalirdnetnurlymaAa, ssSueCkd(,al:tlnIerBgmIkSaailnInl.
lLAh*hpdekainya." S.aya lia.takanjbleh- Hammad b.TZ4d pada.lafazh yarrg
Hibban Q343-Ma@darid).
pertama, d.iri*ayatkan oleh lHarrrmad mendengai
Ibnu
dari 'Atha' sebelum terjadi kerancuan pada hafalannya." Ada dua hal yang peilu
diperhatikan;
1. Penulis bimbang, sehingga ia menisbatkan semua hadits tersebut kepa& an-Nasa-i,
sementara an-Nasa-i hanya mengeluarkan iwayat yang penama, adapun Abu
Dawud mengeluarkan keduanya secara bersamaan.
Shalat dan HaI-Hd yang Berkaitan Dengannya 231
Sanadnya shahih, tetapi diddamnya ada 'Atha' bin asSa-ib,padaaya,
terdapat perbedaan mengenai hafalanny a y ar,g rancu, dan Ayprb
as-Sikhtiyani mengisyaratlsn atas keshahihan haditsnya ini.
HADTTS NO. 186 (SHAHTH)
Kami telah meriwayatkan dalam Sunan Abi Daarud, Sunan
at-Tirmid,zi dan Sunan an-Nasa-i serta yang lainnyt dari 'Uqbah bin
'Amir ,$, ia berkata:
y;lz 91 2.. o , ffiy' , Jhd;,1'
'.aY*, a,t;;Jjurt?lbt
"Rasulullah ffi menprruhku membaca al-Mu'auruid.zauin (svrx
al-Falaq dan surat an-Naas) setiap selesai shalat."l2a
Dalam satu riwayat: "Dengan al-Mu'awuid,zzat.'
Maka, hendaklah membaca (surat al-Ihklash, surat al-Falaq dan
surat an-Naas) setiap selesai shalat.
HADTTS NO. 187 (SHAHTH)
Kami telah meriwayatkan dengan sanad yang shahih dalam Sunan
Abi Dawud dar Sunan an-Nasa-idari Mu'adz aS bahwa Rasulullah ffi
mengambil tangannya, da.n bersabda: "Ya Mu'adz! Demi Allah,
sesungguhnya aku sangat mencintaimu." Lalu beliau bersabda: "Aku
2. Dalam satu riwavat basi Abu Dawud (no. 1502). at-Tirmi&i ho.3553-Tubfrt\
dan al-H akim g7 s +4iO r"gan lrtazh'..;; artiiy a den gan t g" r, k"n riy"'.
"h "n
)anaonya snanrn.
Inilah vane khusus dikomentari oleh al-Hafizh. karena ia merupakan nash yans
m.rrr.rriirrkl"nbertasbib dengan tanqan kanan, walaupun yang pertama tida[
keluar dari maknanva sebaelimanivane dapat dioaliami'dari ihabrr susunan
hadits. Baranssiaoa ir"ne rnEorr"neki bafiwa'hadiri ini adalah cerita dari Ibnu
Q"dlg,qh sefiinfgaiidal biJ dii;dikansebagai hujjSh (alasan)., maka ia relah
menlelaskan bahwa drnnya sama sekah trdak memrhkr penqetahuan mengenal
ilmuftadits) yane mulia ini. Berdasarkan hal ini. maka taibib-densan dua ta-nean
r.."ri b"rtirir""i berterrt"ngan dengan Sunnah, maka berhati-hailah dan jan[an
anda termasuk orang-orang yang lalii.
t2a Shahiih Kitaab al-Adzhaar ata Dba'iifubu,Svaikh Salim al-Hilali no. 152. Hadits ini
shahih. Diriwayatkan oleh Abu Dawud (nd. 1523), ar-Tirmi&i (no. 2903), an-Nasa-i
(IIy68), Ahmad (IVl155 dan 201) dan Ibnu Khuzaimah (no. 755) serta Ibnus Sunni
dalam 'Amalul Yaum anl Laikb (no. 121), &ri beberapa ialan dari 'Ali bin Rabah
al-Lakhmi darinya dengan lafazh'tersebdt. Saya katakani "sanadnya shahih.'
232 Shalat dan Hal-Hal yang Berkaitan Dengannya
berwasiat kepadamu wahai Mu'adz!Jangan sekali-kali engkau mening-
galkan do'a berikut pada akhir shalatmu, yaitu: I
..w:9 c;-r3!$Xr$f) ;:1i{itr
'Ya Allah, bantulah aku untuk selalu berdzikir, bersyukur dan
beribadah kepada-Mu dengan baik.'"125
125 gliliih Kitaab dl-Adzleaar uu. Dba'iifuha. Svaikh Salim al-Hilali no. 153. Hadits ini
shahih. Diriwaya*an oleh al-Bukhaii d a; al-Adabul Mufrad (no.690), Abu Dawud
(no.1522\,an-Nasa-i 0IV53), Ahmad (V244-245 dan247),Ibnu Hibban (2345 -
iv{auaarid),Ibnu Khuziimah (no. 751), al-Hakim (Y273 danfr/273), Abu Nu'aim
dalam Hilyatul Auliyaa'W24t), ath-Thabrani dalam ad-Du'aa'(no. 554) dan
Ibnus Sunil dabm 'Amalil Yaim wal Laikb (no. 117) dari beberapa ialan, dari
Haiwah bin Svuraih aku mendenear'Uobah bin Musliin at-Taiibi b-erliata: Telah
mengabarkan kepadaku'AMurraf,man al-Hubla, dari ash-Shunabahi daripadanya
denian lafazh ini. Al-Hakim berkam ddam pendapatnya yans pertama:"Hadits
ini "shahih menurut syarat Syaikhain (al-dukhai'i din ivluslim).' Dan dalam
oen&oatnva vans kedua ia katikan: 'sanadnva shahih.n Adz-Dzeh;bi menveruiui-
hrr" oid" (edra Jen&oar di atas. Diikuti olth komentar al-Hafizh dalad.Naiza-
ikt A*aar Ol/t\: 'Pehdaoat bahwa hadim tersebut shahih adalah benar. Tetapi
iika f,adits t'ersebut shahih menurut syarat Staikbain, maka hal ini perlu diteliii,
kr."na keduanva tidak oernah meriwava*in dari 'Uobah dan sva'ikhnva. iuga
dari Mui#rl"
keduanva tidak meriwavltkan sedikitpuri dari riwayat
iSava kitakan: 'Yanq binar adalah apa yang dikatakan"sa6l--HSah"finzahb,ak6airena sanadnya
rtltiU oara oerawif,va tsioah. t t ri birk atas warat Staikbaii.oleh sebab itu il-
Hakim'benir oad. d.ndap'atrrv" v'*e Dertama."'Haditi ini terkait denean lafazh
mahabbdh,"r'i"i kr:irada Uqb:ah binffuslim. Dan ia memiliki svahid diri hadits
'Abdullah bin Mas'ud. Diriw:avatkan oleh Abu Nu'aim dalarn'Dzikra Akhbaari
Ashbahaan fi/24a24L\.oara oLrawinva tsioah. Svahid yane lain dari hadits Abu
Hurairah. diri*"r"t("ri ole6 Ahmad fiVi99\ d'an dari ial"annva. diriwavatkan
oleh Abu Nu'airir dalam al-HilyablX'/223 Aku membaca paJa Abu Qainhaz-
Zubaidi Musa bin Thariq, dad MG4 yairu Ibnu 'Uqbah, dari Ali Shdih as--samman
dan 'Atha' bin Yasar -iuu salah seoranpdari heduanya- dari Abu Hurairah, dari
Ucapkanlah:Nabi #, beliau bersabda: "Apakah kaliarl suka bersun[guh-sungguh ddam berdo'a?
r
".aJ6')t; ;.Lt'!f3t3f 5 ,ib Urf i{jlr
'Ya Allah, bantulah kami untuk selalu berdzikir kepada-Mu, bersyukur kepada-
Mu dan beribadah kepada-Mu &ngan baik.'
Abu Nu'aim berkata: 'Hadits lngbarib (asi"d d.ti hadits Musa bin 'Uqbah, karena
hanva diriwavatLen oleh Abu Oirah M"oEi" Thariq." Sava kaakani "I" seorans
tsiol.h vans di*"n"o shaib.r.ld*s semua oerawi v"rre di atasnva adalah tsiqafi
i'*it .rirrr,ik riwi vaft diiuukair Svaiklu;n (al-B'ukhari Sanirluslim). ia meneeluarlian
hadits mereka diii*"rratkin sebanvak enam buah/riwavit n Dan ftIusa bin
'Uobah cioah'daifaalh fafrti fioitrt imaie dalam masalah pep6ranean. Abu Shalih
r.r* az-Zeyvat.
"bri-nSY"a-s*ar'"addaallaah hAbbuiaMlrui,h*am"rm-3aJdn ke*hibarrniastabil.'Atha'
al-Hilali, niiula (manian budak) Maimunah,
tsi"qab dan memiliki keutamaan, ahli ibadah dan pemberi nasihat. Berdasarkan
hal id, maka sanadnya shahih dan tidak diragukan. Jirga diriwayatkan oleh d-Hakim
Shalat dan Hal-Hal yang Berkaitan Dengannya 233