The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Kumpulan PUISI (Puisi Akrostik, Puisi Anak, Puisi Haiku Tanka, Puisi Bebas) dan CERPEN (cerita pendek) yang dituliskan oleh seluruh mahasiswa 5F PGSD, Universitas Muhammdiyah Prof Dr. Hamka. Fakultas Keguruan da Ilmu Pendidikan.

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by safitridwia.04, 2022-01-18 23:33:01

SAJAK AKSARA DAN ANTOLOGI CERITA

Kumpulan PUISI (Puisi Akrostik, Puisi Anak, Puisi Haiku Tanka, Puisi Bebas) dan CERPEN (cerita pendek) yang dituliskan oleh seluruh mahasiswa 5F PGSD, Universitas Muhammdiyah Prof Dr. Hamka. Fakultas Keguruan da Ilmu Pendidikan.

Keywords: PUIS,CERPEN

PUISI AKROSTIK
CHAIRUNNISA

Oleh: Chairunnisa Maydayanti

Cantik dan indah rupanya
Hari terisi dengan warna
Aku mabuk kepayang
Indah saat bersamamu
Rasanya waktu berhenti sejenak
Untuk masa kini,
Nanti dan selamanya
Namamu yang akan selalu di hati
Inikah cinta?
Sampai ku lupa daratan
Aku terbang melayang

36

PUISI HAIKU
MASA DEPAN

Oleh: Chairunnisa Maydayanti

Harapan bangsa
Bersemayam di tubuh
Bangkitkan jiwa

PUISI TANKA
CITA-CITA

Oleh: Chairunnisa Maydayanti

Cita-Cita ku
Menjadi guru handal
Dan juga baik
Mencerdaskan muridku
Profesi yang mulia

37

PUISI ANAK
MATAHARIKU

Oleh: Chairunnisa Maydayanti

Ohh matahariku…
Engkau menerangi bumi
Sehingga bumi dan seisinya
Pun ikut terang
Tumbuhan yang hijau
Karena sinarmu
Sawah dan lautan menjadi indah
Karena dibayangi sinar mentari
Ohh matahariku…
Kau sangat bermanfaat
Dan sangat berjasa
Terimakasih matahari

38

PUISI ANAK
GURUKU

Oleh: Chairunnisa Maydayanti

Guru tersayang…
Sungguh besar jasamu
Kau mendidikku
Dan juga mengajariku banyak hal

Darimu aku mengerti
Apa itu proses hidup
Untuk menjadi insan yang berguna
Di masa depan

Oh guruku..
Terimakasih atas jasamu
Tak akan pernah ku lupakan

39

PUISI BEBAS
KECEWA

Oleh Chairunnisa Maydayanti

Disaat hati bergejolak
Kau hiasi hati ini dengan kata manismu
Kau taburkan benih-benih cinta di hati
Kau berikan seluruh perhatianmu padaku
Tapi, disaat kau bosan
Kau lupakan diri ini
Kau hancurkan diri ini
Kau leburkan perasaan ini
Kecewa…
Sungguh aku kecewa

40

PUISI AKROSTIK
REMBULAN

Oleh: Cholipah
Rentang jarak yang memisahkan kita
Entah kapan kita berjumpa
Mendoakan mu adalah caraku memusnahkan rasa rindu
Untuk mu juga untuk ku
Langit pun seolah tahu apa yang kini ku rasa
Angin membantuku menyampaikan rasa ini untukmu
Nanti jika sudah waktunya aku yakin akan bertemu

41

PUISI HAIKU
RINDU

Oleh Cholipah

Malam yang syahdu
Ku teringat tentangmu
Dan bintang-bintang

PUISI TANKA
KABAR PAGI

Oleh Cholipah

Sepucuk surat
Pembawa kabar pagi
Selalu indah
Dan selalu ku nanti
Tentang kau dan kabarmu

42

PUISI ANAK
TANAH LAPANG

Oleh Cholipah

Hamparan tanah luas yang begitu syahdu
Yang menjadi tempatku dan teman-temanku bermain
Hanya ada canda, tawa dan bahagia
Aku menendang bola ke segala arah
Aku berlari dan kau mengejarku
Berbagai hamparan kisah ku rentangkan
Aku rindu

CITA-CITA

Oleh Cholipah
Sedalam lautan
Setinggi langit
Ku taruh harapanku pada diriku
Wahai tas merah kau adalah saksi bisuku untuk mencapai
cita-cita
Kau yang menemaniku dari pagi hingga sore
Membawa gudang ilmuku menuju luasnya harapan

43

PUISI BEBAS
REMBULAN

Oleh Cholipah
Malam ini jutaan kerlip cahaya kota menemaniku
Begitu banyak hingga mataku tak jenuh memandangnya
Namun ketika aku melihat keatas
Rembulan yang begitu indah mengalahkan begitu saja
jutaan kerlip cahaya kota,
Membuatku mendongak keatas untuk menatapnya lekat-
lekat
Seketika aku berharap kepada sang pencipta
Semoga rembulan nan indah itu menetap
Menjadi penghuni hati ini

44

PUISI AKROSTIK
KEHIDUPAN

Oleh: Dandi Anugrah

Kita berjalan melewati lapisan waktu
Entah kemana kita dituntun olehnya
Hari demi hari terus berganti
Inilah kehidupan yang harus kita hadapi
Didepan sana begitu banyak rintangan yang menanti
Umur adalah batas waktu kita
Perlombaan dalam mengejar tujuan yang dinginkan
Akhir yang bahagia yang selalu kita impikan
Namun apakah kita bisa menggapainya ?

45

PUISI HAIKU
REMBULAN

Oleh: Dandi Anugrah

Oh rembulanku
Anggun menyentuh hati
Ku cinta padamu

PUISI TANKA
RINDU

Oleh: Dandi Anugrah
Ku kirim hati
Melalui hembusan
Pengantar rindu
Dalam derasnya hujan

46

PUISI ANAK
KUCINGKU

Oleh: Dandi Anugrah

Oh kucingku
Kau terlihat imut dan lucu ketika ku pandang
Warna oranye cerah pada bulumu membuat diriku
semangat
Bulumu lembut dan nyaman ketika ku elus
Oh kucingku
Setiap hari tingkah lucumu membuatku gemas padamu
Bermain kesana kemari dengan lincahnya
Kau membuat hidupku terasa berwarna
Kau adalah kucing kesayanganku
Oh kucing ku

47

PUISI ANAK

TAMAN BUNGA
Oleh: Dandi Anugrah

Begitu indah taman bunga yang kulihat
Disana banyak bunga warna – warni yang tersusun rapih
Aroma bunga disana pun harum bagaikan parfum
Mataku terasa segar ketika kulihat bunga – bunga itu
Sambil bermain ayunan, ku memandang bunga – bunga
indah itu
Sungguh menyenangkan sekali ketika ku di sana
Andai kubisa terus bermain di sana
Pasti ku akan merasa bahagia sepanjang waktu

48

PUISI BEBAS
RENUNGAN

Oleh: Dandi Anugrah

Dibawah cahaya rembulan, ku berlindung dari gelapnya
malam
Merenung dalam kebutaanku dalam melangkah
Apakah ada hari esok yang harus ku lalui ?
Atau hanya ada malam yang panjang bagiku ?

Terlalu banyak dusta yang terlihat olehku
Perasaanku telah hilang bagai cerita tua using
Dalam naskah yang mencekik
Ku hidup di dalamnya

49

PUISI AKROSTIK

JANGAN PERNAH KAU TINGGALKAN

Oleh: Dede Zulfa Sania
Dirimu begitu indah dipandang mata
Engkaulah seorang yang menjadi
Dirimu bagiku menyejukkan hati
Engkaulah seorang yang menjadi dambaan

Jangan pernah kau tinggalkan diriku
Untuk dirimulah cinta ini kuberikan
Lelah sudah diri ini memastikan dirimu
Percayalah akan cinta suci ini
Aku dan kau telah menjadi satu

Sayang engkaulah segalanya bagiku
Adakah cinta yang lain selain diriku
Nikmatnya cinta yang kau berikan untukku
Inginku miliki dirimu
Aku yang selalu disampingmu

50

PUISI HAIKU
HADIRMU

Oleh: Dede Zulfa Sania
Indah senyummu
Terdapat kenyamanan
Kau kekasihku …

PUISI TANKA
JARAK

Oleh: Dede Zulfa Sania
Dimalam sepi
Sangat merindukanmu
Indahnya jarak
Menuntut untuk kuat
Dan saling menguatkan

51

PUISI ANAK

ADIK TERSAYANG

Oleh: Dede Zulfa Sania

Kau adikku satu-satunya
Kau yang sangat kucinta
Jangan ragu untuk bercerita
Karena hanya kau yang kupunya
Bermain berdua
Menangis berdua
Meskipun kau marah
Tapi ku tetap ramah

IBU

Oleh: Dede Zulfa Sania

Kau yang selalu setia menemaniku
Kau yang selalu menerima kekuranganku
Kau segalanya untukku
Tetaplah menemaniku
Ibu….

52

PUISI BEBAS
RUMAH

Oleh Dede Zulfa Sania
Tempatku berteduh
Bersama ayah ibu
Canda dan tawa
Menghiasi rumahku..
Nyaman dan indah dilihat
Itulah rumahku
Tidak ada tempat yang nyaman
Nan indah
Selain rumah yang kami tinggali
Hingga kini

53

PUISI AKROSTIK
SAPUTRA

Oleh: Desti Rhomadiyah
Siapa gerangan pemiliknya
Aku ingin bertemu dan bertatap muka
Pengisi hatiku yang masih rahasia
Untukku genggam kini dan selamanya
Tiada yang lain selain dia
Raja yang paling bercahaya di jiwa
Abadi dalam hembusan nafas cinta

54

PUISI HAIKU
HIDANGAN

Oleh: Desti Rhomadiyah

Di dalam rumah
Ibuku memasak nasi
Baunya harum

PUISI TANKA

SAHABAT

Oleh: Desti Rhomadiyah

Kopi dan gula
Berbeda rupa rasa
Nikmat bersatu
Layaknya dua karib
Beriring satu rasa

55

PUISI ANAK
GURUKU YANG KUCINTAI

Oleh: Desti Rhomadiyah

Wahai guruku
Setiap jerih payahmu
Kau ajarkan ku sedikit demi sedikit ilmu
Ilmu yang kau ajarkan kepadaku sangat berguna
Bagiku dimasa depan nanti
Walau aku sering membuatmu kesal
Tetapi engkau tetap sabar mengajariku
Terimakasih
Guruku yang kucintai
Jasamu tidak akan pernah terlupakan
Kaulah pahlawan tanpa jasa

56

PUISI ANAK
PAGIKU

Oleh: Desti Rhomadiyah

Pagi hari sejuk terasa
Lekas mandi tentu berguna
Badan bersih dan bugar
Hati senang dan segar
Cepat bergegas kita sarapan
Nasi dan lauk pauk sudah ibu siapkan
Jangan lupa minum susunya
Untuk menambah kekuatan

57

PUISI BEBAS

KESUCIAN CINTA

Oleh: Desti Rhomadiyah

Kadang cinta itu manis
Kadang cinta itu pahit
Bahkan kadang cinta itu netral
Hidup ini begitu sulit
Hidup ini penuh dengan cobaan
Tak ada yang berjalan lurus
Tapi tahu kah engkau…
Sesulit apapun,
Sesabar apapun,
Penghalang yang menentang
Cinta ku tak akan pernah goyah
Walaupun tersapu badai sekali pun
Karena engkau..
Karena engkaulah pelita dalam hidupku..

58

PUISI AKROSTIK
LANGIT

Oleh: Destiara Amelia Suci
Langkah demi langkah kau lalui
Amanah selalu kau pikul dalam pundakmu
Namamu dalam selalu doa orang tuamu
Gagah berani dan berwibawa
Ikhlas dalam menjalani
Tulus dalam mencintai

59

PUISI HAIKU
BERLALU

Oleh: Destiara Amelia Suci

Musim semi berlalu
Hewan-hewan meringkik
Mata hati berlinang air mata

PUISI TANKA
HADIR

Oleh: Destiara Amelia Suci

Hari demi hari
Hujan telah turun
Tetes demi tetes
Rasa sakit karena ketidakhadiran Anda
Telah menembus jiwa ini

60

PUISI ANAK
KELUARGA PELINDUNGKU

Oleh: Destiara Amelia Suci

Aku sayang ayah
Aku sayang ibu
Aku juga sayang kakak dan adikku
Merekalah milikku, keluargaku seutuhnya

Betapa bahagianya memiliki mereka
Selalu ada dalam suka maupun duka
Jangan pisahkan kami, Tuhan
Karena kami saling melengkapi

Ibu yang selalu membangunkanku pagi hari
Ayah yang tidak kenal lelah dalam bekerja
Kakak yang selalu membimbingku, dan
Adik yang selalu bergembira

61

Ya Tuhan, lindungilah mereka
Ibu, ayah, kakak juga adikku
Rukunkanlah kami selalu
Amin

PUISI ANAK
IBUKU

Oleh: Destiara Amelia Suci

Ibu adalah wanita yang telah melahirkanku
Yang merawatku
Yang membesarkanku
Yang mendidikku

Ibuku selalu bangun pagi
Menyiapkan makan pagi
Untuk makan seluruh keluarga
Agar badan sehat semua

Ibuku tidak pernah marah

62

Ibuku sayang padaku
Ibuku selalu membimbingku
Agar aku cepat dewasa
Ibuku Malaikatku
Ibu penyembuh luka dalam kepedihanku
Ibu perempuan hebat di jiwa lemahku
Ibu aku mencintaimu

63

PUISI BEBAS
KESAL

Oleh: Destiara Amelia Suci

Aku kesal... Ketika kau selalu melarangku
Aku kesal… Ketika kau selalu memintaku untuk
melakukan ini dan itu
Aku tidak bisa menjadi seperti orang lain
Aku tidak bisa menjadi seperti orang lain yang
menurutmu ia adalah sosok yang sempurna
Kenapa aku harus menjadi seperti ini? Kenapa aku harus
menjadi seperti itu?
Aku kesal... Aku Kesal…

Tidak bolehkah aku menjadi seperti diriku?
Tidak bolehkah aku melakukan apa yang bisa membuat
diriku senang?
Sekali lagi, lagi, lagi dan lagi kau melarangku...
Aku kesal… Aku kesal…

Namun kini aku mengerti… Kini aku pahami…

64

Untuk apa dan mengapa diriku selalu dibatasi oleh dirimu
Karena cintamu yang tiada batas itu…
Kala itu aku belum dewasa…
Aku belum memahami apa mau dan maksud dari
perkataanmu

Aku tidak kesal… Aku tidak kesal…
Tidak bisakah kau melarangku lagi?
Tidak bisakah kau memintaku untuk melakukan ini dan
itu lagi?
Ya… Meskipun itu hanya melalui mimpi
Aku masih ingin merasakan cintamu
Aku masih ingin merasakan bentuk kasih tertulus di
dunia ini
Sungguh aku mencintaimu
Ku harap kau dan kau berbahagia melalui doaku
Ayah... Ibu…

65

PUISI AKROSTIK
KARYA SASTRA

Oleh: Diah Anjani Putri
Pengucapan kata berbalut irama
Untuk rasa didalam jiwa
Intonasi menyentuh jiwa dan raga
Seakan dirimu terbawa
Ikut hanyut dalam syairnya

66

PUISI HAIKU
RINDU

Oleh: Diah Anjani Putri

Di hutan sunyi
Burung berkicau merdu
Aku merindu

PUISI TANKA
RASAKU

Oleh Diah Anjani Putri

Sebab rinduku
Melukiskan rasaku
Kamu mau ku
Disini ku menunggu
Takkan hilang rasaku

67

PUISI ANAK
MAWARKU

Oleh: Diah Anjani Putri
Warnamu beragam
Kelopakmu berlimpah
Harummu semerbak mewangi
Durimu begitu tajam
Hingga begitu menakutkan
Terkadang melukai
Apa kau tak rela
Jika kau ku petik
Untuk dijadikan hiasan

68

PUISI ANAK
KAMPUNG HALAMAN

Oleh: Diah Anjani Putri
Desaku
Apa kau merindukan kedatanganku?
Ku begitu rindu datang kepadamu
Dua tahun kita tak jumpa
Hanya sebuah virus kecil
Tapi membuat penyebab yang begitu besar
Ku tidak bisa menemuimu karna ia
Ia terlalu betah untuk singgah
Hingga membuat ku dan kamu lama berjumpa

69

PUISI BEBAS
SEMUA SALAH

Oleh: Diah Anjani Putri
Februari lalu
Sepertinya aku salah langkah
Mengambil keputusan tanpa berpikir panjang
Berpikir singkat
Bahwa mencintaimu sesuatu yang indah
Dan berpikir bahwa kamu mudah membalas cinta
Namun semua salah
Mencintaimu tidak begitu indah
Begitu juga kamu tidak mudah membalas cinta

70

PUISI AKROSTIK
TIGA TAHUN

Oleh: Dwi Rahayu

Takkan terganti sosok seperti mu
Indah dan unik dalam satu waktu
Gaya kaku disertai senyum malu
Ah, rasanya ingin selalu disampingmu
Tetapi, ku tak ingin merusak segalanya
Aku selalu menahan keegoisanku
Hanya bisa melihat dari kejauhan
Untaian perasaan ingin ku lepaskan
Namun, tak bisa kuungkapkan

71

PUISI HAIKU
HILANG

Oleh: Dwi Rahayu

Seperti bulan
Begitulah ragamu
Terasa jauh

PUISI TANKA
BAYANGMU

Oleh: Dwi Rahayu

Ini diriku
Selalu bersamamu
Lihatlah aku
Selalu merindukanmu
Hanya bayang-bayangmu

72

PUISI ANAK
SEPATU

Oleh: Dwi Rahayu

Begitu indah bila dipandang
Begitu nyaman bila dipakai
Kau selalu setia menemaniku
Tak pernah menyakitiku
Oh sepatu …
Sudah banyak perjalanan yang kita lewati
Banyak sekali kenangan bersamamu
Kau sepatu terbaikku

73

PUISI ANAK
KUPU - KUPU

Oleh: Dwi Rahayu

Kau hinggap dari satu bunga ke bunga lainnya
Terbang tinggi dengan mengepakkan sayap
Sayap yang sangat indah mempesona
Namun bisa membahayakan
Kupu – kupu …
Ingin ku terbang bersamamu
Melihat indahnya dunia
Seperti indahnya sayapmu

74

PUISI BEBAS
TERAKHIR

Oleh: Dwi Rahayu

Canda dan tawa kita rajut bersama
Kenangan indah kita lukis bersama
Hingga akhirnya kau pamit
Menoreh luka yang sangat dalam
Semakin dalam saat aku tidak bisa bersamamu
Namun kau selalu berpesan padaku
Tuk tidak menyalahkan diri sendiri
Aku sayang padamu, kata terakhir-nya.

75

PUISI AKROSTIK
RINDU

Oleh: Eliza Dwi Cahyanti
Senyummu bagaikan bintang berkilau
Elok wajahmu nan indah
Melukis dibawah terang rembulan
Angin menerpa rindu
Langit berwarna senduh
Andai ku kan
Menemanimu selalu

76

PUISI HAIKU TANKA
KASIHKU

Oleh: Eliza Dwi Cahyanti
Ku mencintaimu
Seperti manis madu
Wahai kasihku

PILU

Oleh Eliza Dwi Cahyanti

Hati yang pilu
Mendengar jeritanku
Pilu hatiku
Sungguh perih ku rasa
Walau hanya sekali

77

PUISI ANAK
SENDALKU

Oleh: Eliza Dwi Cahyanti

Sendalku …
Kau sungguh baik denganku
Aku sangat berterimakasih denganmu
Karena kau selalu melindungiku
Dari panasnya aspal dan tanjamnya butiran batu
Kemana kan ku pergi kau
Kan tetap melindungiku
Oh, sendalku ...
Alangkah senangnya hatiku
Ku kan selalu merawatmu
Dari butiran debu

78

PUISI ANAK
MENTARI TERANG

Oleh: Eliza Dwi Cahyanti
Ku lihat mentari bersinar terang
Kupu-kupu bebas berterbang
Ku siram bunga didepan gerbang
Ku pandang daun yang tumbang
Kini ku menjadi bimbang

79

PUISI BEBAS
HUJAN

Oleh: Eliza Dwi Cahyanti

Hujan …
Hujan yang membawa kedamaian
Menenangkan hati dan jiwa
Terkadang terhipnotis atas kesejukannya
Bersyukur dengan apa yang hadir
Aku kangen …
Iyah, aku kangen sama yang disana
Yang dibalik awan hujan
Yaitu “Bintang”
Bintang kan selalu menghiasi langit malam
Seperti hamparan pasir yang berkelip-kelip
Menemani ku dimana aku berada

80

PUISI AKROSTIK

RINDU RUMAH

Oleh: Ervandra Oktarianto

Rasa itu kembali menghampiriku
yang dinamakan rindu
Nuansa bersamamu yang kian menggebu
Dalam hati ingin kembali padamu
Untuk menuntaskan rindu yang mengganggu
Rintihan hujan dimalam itu
Untaian bunga yang tersenyum melihatku
Membuat aku ingat lagi kepadamu
Aku tak tau apakah bisa kembali padamu
Hasratku untuk bertemu masih sama seperti dulu Itukah

81

PUISI HAIKU
CINTA

Oleh Ervandra Oktarianto
Rasa cinta ini
Membuatku lupa diri
Duhai kekasih

PUISI TANKA

RINDU

Oleh: Ervandra Oktarianto
Rindu padanya
Hariku sepi tanpanya
Asaku kian membara
Untuk Kembali bersuah
Memanjakan rasa cinta

82

PUISI ANAK

SEKOLAHKU

Oleh: Ervandra Oktarianto

Sekolahku

Tempat untuk aku belajar

Tempat untuk aku menuntut ilmu

Tempat untuk aku bergurau

Tempat untuk aku berguru

Tempat untuk aku memulai kisah baruku

GURUKU

Oleh: Ervandra Oktarianto

Guruku

Engkaulah manusia sejati

Tak pernah pilih kasih

Semua kau ajarkan kepada muridmu ini

Agar kami menjadi Manusia yang berbakti

Guruku

Jasamu abadi

Walau ragamu sudah mati

Terima kasih

83

PUISI BEBAS

IBU

Oleh: Ervandra Oktarianto

Ibu
Kau Manusia yang sepenuh hidupnya hanya untukku
Manusia yang selalu membuatku menjadi aku yang baru
Manusia yang kehadirannya selalu kutunggu
Manusia yang Tak pernah memikirkan diri sendiri
Siap berkorban demi anaknya yang tak tahu diri
Rela beradu dengan kenyataan
demi sang buah hati yang menjadi kebanggaan

Kau ibarat purnama di tengah malam yang syahdu
Senyumanmu adalah duniaku
Tawamu adalah bahagiaku
Sedihmu adalah nerakaku
Maafkanlah aku anakmu ibu
Anakmu yang kian besar kian pandai melawanmu

84

Wahai malaikat tak bersayapku
Semoga kau sehat selalu
Lewat tulisan ini ku ungkapkan pesanku untukmu
Karena aku terlalu malu untuk mengatakannya padamu
I love you

85


Click to View FlipBook Version