PUISI BEBAS
CITA-CITA
Oleh: Putri Dwi Wulandari
Tak lelah ku berjuang
Meski kegagalan menghampiri
Butuh waktu panjang
Untuk kugapai
Banyak yang telah ku korbankan
Meski tak kuasa menahan beban
Namun kan terus ku kejar
Untuk mencapai keberhasilan
186
PUISI AKROSTIK
IBU
Oleh : Rafa Thirafi
Ia adalah sosok terkuat di dunia
Betapa besar jasamu
Untuk aku hidup di dunia ini
CITA- CITA
Oleh : Rafa Thirafi
Cita-cita ku ingin menjadi dokter
Ingin membantu sesama
Tanpa tanda jasa
Agar aku bisa menyembuhkan sesama
Cita-citaku ingin menjadi dokter
Ingin membuktikan pada dunia
Telah terwujudnya cita-citaku selama ini
Agar aku menjadi dokter yang berguna
bagi Nusa dan bangsa
187
PUISI HAIKU TANKA
PERPISAHAN
Oleh : Rafa Thirafi
Semi menyapa
Salju berganti masa,
Say sayonara
PENDEKATAN
Semakin larut
Obrolan telah habis
Sama terdiam
Bulan depan jendela
Meminta kisah lagi
188
PUISI ANAK
IBU
Oleh : Rafa Thirafi
Ibu
Semenjak kepergianmu
Aku seperti anak kehilangan induk nya
Tangisku dan rintuhanku
Tidak dapat mengembalikan dirimu
Ibu
Aku rindu dirimu
Di dunia ini tiada banding kasih mu
Engkau adalah matahariku
Engkau adalah rembulanku
Doaku bersamamu selalu
Semoga rahmat Allah atasmu
189
PUISI ANAK
MALAM
Oleh : Rafa Thirafi
Malam sangatlah indah
Dhiasi bintang dan rembulan
Aku suka dengan malam
Malam yang sangat indah
Kadang ada bintang jatuh
Di malam hari bintang bertebaran
Oh,malam
Engkau sangat indah
190
PUISI BEBAS
HIRUK PIKUK
Oleh : Rafa Thirafi
Derik malam sembunyi di balik sepoi
Dingin gemeretak tulang begetar
Seakan hilang sum sum semalam
Nyanyian nyamuk memekakan kuping
Seakan tak mengerti capeknya hidup
Kuingin berlari di puncak jayaan
Apalah daya ku terperangkap di
kubangan rawa
Kugapau ranting mencoba menanjak
Ranting patah dua lapuk tak berbekas
Tangan lembut menggapai lengan
Rupanya ia bayangan diri
Datang menghampiri memberi asa
Bahwa esok khan bersinar cemerlang
191
PUISI AKROSTIK
TERPANA
Oleh: Ratu Diana Roswati
Cuaca yang begitu indah
Itu suatu tanda terciptanya kabar baik
Namun perasaan ku berbeda
Tak mengerti apa yang terjadi
Aku adalah manusia biasa
192
PUISI HAIKU TANKA
GERANGAN
Oleh: Ratu Diana Roswati
Rindu yang hilang
Kini aku tak rindu
Wahai gerangan
ITU
Oleh: Ratu Diana Roswati
Jantung berdetak
Sepanjang waktu itu
Waktu berdetik
Sepanjang hari itu
Kini tak lagi itu
193
PUISI ANAK
KAMPUNGKU
Oleh: Ratu Diana Roswati
Kampung ku
Kau adalah kampung halamanku
Kau pertama kali yang ku pijak
Ku kan selalu mengiatmu
Betapa ku rindu bila jauh darimu
Oh, kampung ku
Kampung ku Indonesia
194
PUISI ANAK
POHONKU
Oleh: Ratu Diana Roswati
Pohonku
Daunmu rimbun berwarna hijau
Buahmu rimbun terasa manis
Oksigenmu sejuta manfaat bagi kehidupan
Tanpamu ku tak akan bisa merasakan
Hijaunya daun
Manisnya buah
Sejuknya oksigen
195
PUISI BEBAS
HATI IBUKU
Oleh: Ratu Diana Roswati
Hati ibuku
Halus, lembut, dan bersih
Bagaikan selendang sutra
Hati ibuku
Memberikan penuh kasih sayang
Memberikan kedamaian
Memberikan kesejukan
Wahai hati ibuku
Tetaplah kau bersamanya
Selamanya
196
PUISI AKROSTIK
BAHAGIA
Oleh: Rizka Nugrahani
Bagaimana agar selalu ceria
Alunkan musik penenang diri
Hiruplah udara pagi sambil tersenyum
Alahkah banyaknya kemudahan dibanding kesulitan
Gali hikmah dan pelajaran setiap hari
Ingat Allah selalu
Agar hatimu bisa bersyukur
197
PUISI HAIKU
MIMPI
Oleh: Rizka Nugrahani
Si mawar putih
Menyingkap kabut pagi
Tuk raih mimpi
PUISI TANKA
RUMAH
Oleh: Rizka Nugrahani
Tempat teduhku
Tak besar asal nyaman
Tertata rapih
Teman segala rasa
Tampak banyak kenangan
198
PUISI ANAK
KUPU-KUPU
Oleh: Rizka Nugrahani
Pagi yang indah
Kupu-kupu berwarna merah
Sayapnya mengepak
Kupu-kupu pun hinggap di bunga
Lalu kupu-kupu terbang lagi
Mencari bunga lain
Menemukan bunga putih yang empuk
Kupu-kupu pun diam dan tidur
199
PUISI ANAK
BURUNG PIPIT
Oleh: Rizka Nugrahani
Ketika kubuka jendela pagi ini
Terdengar bunyi burung pipit
Cuit-cuit bunyinya
Kecil lucu bentuknya
Seperti ingin kupeluk rasanya
Burung pipit, maukah besok datang lagi?
Supaya aku selalu ingat merdunya suaramu
200
PUISI BEBAS
KITA PASTI BISA
Oleh: Rizka Nugrahani
Ayo bersama
Mari kita kejar
Masa depan yang indah
Jangan menyerah
Dan tidak putus asa
Berlarilah hingga sampai ke tujuan
Kita pasti bisa
Bangkitkan semangat dalam jiwa
Terus berdoa dan tetap berusaha
Semua akan menjadi mudah
Gagal bukan berarti kalah
Harus lebih berusaha
Untuk mencapai sesuatu yang baik
Memang dibutuhkan kesabaran
Menjalani proses yang panjang
201
Tetapi harus terus berjalan
Kita belum kalah
Dan kita tidak lemah
Kita pasti bisa
Menggenggam masa depan yang cerah
202
PUISI AKROSTIK
SAFITRI
Oleh: Safitri Dwi Aryanti M N
Sosok wanita bagaikan putri dongeng
Alangkah indahnya mata saat memandang
Fantastis suara merdu bagaikan alunan gendang
Iris mata memancarkan sinar terang
Tawamu membuatku terngiang-ngiang
Rindu membuatku mabuk kepayang
Intanya yang terkenang
203
PUISI HAIKU TANKA
IBU
Oleh: Safitri Dwi Aryanti M N
Sosok pahlawan
Dalam membesarkanku
Sayangi aku ibu
BULAN
Oleh: Safitri Dwi Aryanti M N
Sinar rembulan
Memancarkan sinarnya
Betapa indah
Saat mata melihat
Keindahan sinarmu
204
PUISI ANAK
KEINDAHAN
Oleh: Safitri Dwi Aryanti M N
Sejauh mata memandang
Kulihat keindahan alam
Gunung-gunung menjulang tinggi
Awan putih bercampur bagaikan salju
Burung-burung berkicau bagaikan alunan musik
Sawah hijau terbentang luas mata memandang
Oh indahnya pemandangan alam
205
PUISI ANAK
GURUKU
Oleh: Safitri Dwi Aryanti M N
Oh guruku tersayang
Kau adalah pahlawanku
Kau mengajarkanku
Dengan penuh kasih sayang
Kau menjadi panutanku
Kau membimbingku
Tanpamu diriku hanya kertas kosong
Ku utarakan rasa terimakasihku
Kepadamu wahai guruku
206
PUISI BEBAS
KENANGAN
Oleh: Safitri Dwi Aryanti M N
Ingat tentang kenangan masa lalu
Buatku tersenyum pilu
Untuk kenangan bersamamu
Kadang kala suka maupun duka
Untuk ada selalu disampingku
207
PUISI AKROSTIK
SEKOLAH
Oleh: Salma Rachmadhina Aulia
Seseorang pasti ingin berhasil
Enggan menyerah itulah kuncinya
Kiat mencoba dan rajin belajar
Olah otak untuk menjadi pintar
Lalu berjuang tanpa henti
Agar kedepan berhasil menikmati
Hidup yang sukses dan bahagia
208
PUISI HAIKU
ABADI
Oleh: Salma Rachmadhina Aulia
Orang tuaku
Aku sayang kalian
Sampai kapanpun
PUISI TANKA
DALAM DIAM
Oleh: Salma Rachmadhina Aulia
Mengagumimu
Dalam sebuah diam
Seperti luka
Namun membuat candu
Hingga tak pernah usai
209
PUISI ANAK
BELAJAR
Oleh: Salma Rachmadhina Aulia
Pagi siang malam ku belajar
Tubuhku semangat mencari ilmu
Tanpa mengenal lelah
Supaya aku menjadi anak yang sukses
Maka itu wajiblah belajar
Agar kita terpelajar
Agar mampu mengejar
Masa depan yang akan berpijar
ALAMKU
Oleh: Salma Rachmadhina Aulia
Ketika mataku bangun pagi
Aku melihat matahari
Memberikan sinar indahnya
Bumiku terlihat sangat indah
Bunga-bunga bermekaran beraneka ragam
Kupu-kupu dan burung
Terbang dan menari gembira
210
PUISI BEBAS
KEHIDUPAN DUNIA
Oleh: Salma Rachmadhina Aulia
Kehidupan yang lucu
Ketika dunia menuntutmu
Untuk bisa berdamai dengan keadaaan
Sementara keadaan
Membunuhmu secara perlahan-lahan
Saat ini pikiran dibuat merasa tak menemukan arah
Tapi tetap dipaksa untuk berhaha-hihi layaknya kaum
awam
Jangankan untuk melebih-lebihkan
Jika bisa, aku tidak ingin mengahadapi sebuah kenyataan
211
PUISI AKROSTIK
WAKTU BERJALAN
Oleh: Sarania
Waktu adalah guru terbaik
Atur waktu sebaik mungkin
Kita tak akan pernah tahu kapan waktu akan berhenti
Tetapi ku tetap berdoa
Usaha juga selalu ku lakukan
Belajar tetap ku tekuni
Entah sampai kapan
Raga merasa lelah tetapi sadar akan impian
Jalani dan tetap bersyukur
Agar impian dapat tercapai
Lalu lalang jalanan yang tak ku hiraukan
Aku tetap mengejar impianku menjadi guru
Nikmati prosesnya sekarang dan hasilnya menanti
dikemudian hari
212
PUISI HAIKU
PANCAWATI
Oleh: Sarania
Mentari mendung
Gerimis menghampiri
Aku dan kamu
PUISI TANKA
KEHILANGANMU
Oleh: Sarania
Dirimu pergi
Menghilang dari aku
Begitu saja
Laksana matahari
Terbenam tanpa pamit
213
PUISI ANAK
BUKU
Oleh: Sarania
Buku
Buku kau adalah jendela dunia
Terdapat kumpulan ilmu disetiap lembaranmu
Dari aku membaca buku dan mencoba memahami setiap
tulisan-tulisan mu
Sehingga yang awal nya ku tak tahu menjadi tahu
Buku terimakasih sudah menjadi teman ku
Meski sekarang sudah banyak yang mengabaikan mu
Tak jarang ku melihat kau berdebu
Mungkin kau sedih jikalau kau berdebu
Karena didiamkan begitu saja
Buku terimakasih sudah mengajarkan ku apa arti ilmu
Terimakasih kau selalu ada untuk semua orang
214
PUISI ANAK
INDAHNYA ALAM
Oleh: Sarania
Kala pagi hari
Kau terlihat mempesona
Dengan warna cerah yang kau hadirkan
Dan udara sejuk yang kau berikan
Karena tak jarang belum berasap dikala pagi hari
Bunga-bunga pun bermekaran
Aroma nya harum memberikan arti kesejukan
Kala disore hari
Kau tak kalah indah dengan langit di pagi hari
Langit mu yang berwarna jingga
Dan matahari yang mau terbenam
Sangat menarik perhatian banyak orang
Tak jarang orang mempotret untuk disimpan
Dan dijadikan kenangan
Terimakasih Tuhan atas Indah nya Alam yang Kau
berikan
Tak bosannya ku memandang
Atas keindahannya
215
PUISI BEBAS
KELUARGA
Oleh: Sarania
Keluarga
Keluarga laksana surga
Yang memberikan kasih sayang dan cinta
Kasih sayang seperti embun yang menyejukkan dan
seperti api yang menghangatkan selalu di hadirkan
Cinta seperti permen yang manis membuat bahagia selalu
Keluarga selalu menemani ku
Dikala sedih dan senang
Dikala rapuh dan tabah
Menemani ku disetiap prosesnya
Mendukungku dengan perjuangan untuk mengejar mimpi
ku
Agar cita-cita ku tercapai
Menjadi guru dimasa depan
Bapak yang selalu banting tulang
Ibu yang selalu berusaha menemami prosesku
216
Adik yang selalu jadi teman cerita ku
Terimakasih keluargaku
Keluarga yang penuh kehangatan
Meski tak jarang ada perselisihan
Namun tetap kukuh dengan kebersamaan
217
PUISI AKROSTIK
DIRIKU
Oleh: Shafa Salsabila
Dunia ini terkadang membuatku terpana
Indah dipandang sampai menjadi terlena
Rasa suka dan duka dalam kehidupan
Itu pasti akanku jadikan pelajaran
Ku sisihkan doa di setiap langkahku
Untuk selalu mensyukuri nikmat-Mu
218
PUISI HAIKU
KEHIDUPAN
Oleh: Shafa Salsabila
Hidup sekali
Harus kita nikmati
Dan disyukuri
PUISI TANKA
MASA LAMPAU
Oleh: Shafa Salsabila
Aku tersadar
Bahwa tempat bersandar
Kini memudar
Tak lagi ku mencari
Dan ku lalui
219
PUISI ANAK
NASIHAT IBU
Oleh: Shafa Salsabila
Nak, Jadilah anak yang berbakti
Jadilah orang yang memiliki Budi pekerti
Dengan yang lebih tua harus menghormati
Dengan yang lebih muda harus menyayangi
Dan tetap jagalah tali silaturahmi
NASIHAT AYAH
Oleh: Shafa Salsabila
Nak, Jadilah anak yang rajin belajar
Menuntut ilmu itu tidak harus menjadi pintar
Meskipun dunia ini akan terus berputar
Rambut dan parasmu akan memudar
Tapi orang yang berilmu akan selalu bersinar
220
PUISI BEBAS
KELUARGA
Oleh: Shafa Salsabila
Ayah, ibu, kakak dan adik
Tempat kehangatanku yang terbaik
Tempatku berpijak, pergi lalu kembali
Suatu saat kematian akan menghampiri
Terpisahkan di dunia untuk sementara
Dan akan dipersatukan di surga oleh-Nya
221
PUISI AKROSTIK
KELUARGA
Oleh: Siti Mudzalifah
Kehangatan selalu terlukis adanya
Elok nan tawa selalu terdengar ditelinga
Lembutnya ketulusan hati
Utuh dalam pelukan yang erat
Anugrah terindah yang pernah ku miliki
Ragam cerita menjadi sebuah kisah
Gelak tawa yang selalu terjaga
Aku sayang keluargaku
222
PUISI HAIKU
HUJAN
Oleh: Siti Mudzalifah
Setiap Hujan
Jutaan rintik hujan
Bawa kenangan
PUISI TANKA
RINDU
Oleh: Siti Mudzalifah
Itulah rindu
Kasih dalam hatimu
Rindu adanya
Cinta dalam hidupmu
Dalam sanubarimu
223
PUISI ANAK
TUBUHKU
Oleh: Siti Mudzalifah
Tubuhku kuat
Makanan bergizi yang kumakan
Berat badanku ditimbang selalu
Hasilnya benar dan tepat
Bila sedang sakit
Tubuhku terasa begitu sakit
Hatiku merasa sakit
Sehat itu menyenangkan
224
PUISI ANAK
SERUAN ANAK JENTAKA
Oleh: Siti Mudzalifah
Dianggap kecil tak dipedulikan ucapnya
Karena kecil seringkali dianggap lemah
Selalu dinilai dari penampiln serta angka
Padahal tanpa itu semua juga luar biasa
Terlihat lemah bukan pantas dipukul
Lebih tua bukan jaminan lebih dewasa
Yang dewasa sering tak sadar usia
Daripada merumbuk seringkali memilih untuk
menumbuk
225
PUISI BEBAS
IBU KU
Oleh: Siti Mudzalifah
Hai Ibu
Sedang apa dirimu
Ingin rasanya benanung disiangmu di bumi malam
harimu
Takdir telah berkenan mengambil dirimu dan jiwamu
Terakhir kali saat kami peluk engkau dengan tangisku
Keridhoanmu adalah salah satu bukti bagiku
Semoga Allah mempertemukan kita di Janahnya
226
PUISI AKROSTIK
KASIH BUNDA
Oleh: Siwi Prihatin Utami
Kenangan ini tak dapat kulupakan
Aku disayang dan ku ditimang
Seakan-akan ku tak bisa terpisahkan
Indah rasanya di pelukan
Hidup ini merasa sangatlah berarti
Bunga di taman hatiku kau siram selalu
Untuk kau berikan padaku
Nada yang sangat indah
Dan senyuman yang kau berikan padaku
Akan selamanya tertanam di jiwa
227
PUISI HAIKU
HARAPAN MENTARI PAGI
Oleh: Siwi Prihatin Utami
Di rerumputan
Kumbang melayang-layang
Hati yang senang
PUISI TANKA
MATAHARI
Oleh: Siwi Prihatin Utami
Ku kirim rasa
Melalui hembusan
Pengantar rindu
Untukmu matahari
Dalam derasnya hujan
228
PUISI ANAK
GURUKU
Oleh: Siwi Prihatin Utami
Kau begitu baik kepada kami
Tampil cantik dan anggun mewangi
Kau sangat sayang kepada kami
Guruku yang terbaik
Aku berjanji akan selalu mengenang jasamu
Aku dulunya tidak bisa baca tulis hitung
Jasamu membuat orang menjadi pintar
Terima kasih ibu guruku
229
PUISI ANAK
TERIMAKASIH GURUKU
Oleh: Siwi Prihatin Utami
Yang telah mengenalku jauh dalam diri untuk mencari
apa yang aku bisa
Sebelum aku mengetahuinya
Terimakasih Guruku
Kau tidak pernah menyerah mendidikku
Kau tidak pernah lelah mengajariku
Karenamu aku jadi pintar
Karenamu aku jadi berprestasi
dan Karenamu aku jadi anak hebat
230
PUISI BEBAS
MENYATU DENGAN ALAM
Oleh: Siwi Prihatin Utami
Menyatu dengan alam
Membuatku hatiku damai
Jiwa terasa segar badan terasa bugar
Apalagi ketika menikmati udara di pagi hari
Bentangkan tangan tarik dan tarik nafas dalam-dalam
Rasakanlah nikmatnya keindahan alam
Sebuah karunia Tuhan yang tak terhingga
Menikmati Alam Ciptaan Tuhan,
Menyatu dalam simfoni kehidupan
231
PUISI AKROSTIK
IBUKU
Oleh: Syafira Ainiyyah
Inilah sosok yang selalu ku ingat
Bidadari yang tidak bersayap
Untukku kau adalah segalanya
Ku bangga memiliki ibu sepertimu
Uang tidak bisa membayar jasa dan kasih sayang mu
232
PUISI HAIKU
RINDU
Oleh: Syafira Ainiyyah
Rindu tawamu
Bertemu yang ku tunggu
Kamu pacarku
PUISI TANKA
KEKASIHKU
Oleh: Syafira Ainiyyah
Sepi tanpamu
Sosok mu yang ku tunggu
Dalam doaku
Namamu yang ku ucap
Kamulah yang tersayang
233
PUISI ANAK
SAHABAT INDAH
Oleh: Syafira Ainiyyah
Oh sahabatku …..
Terimakasih sudah menjadi orang yang berarti di hidupku
Engkau adalah obat dari segala penyakitku
Dikala aku sedih engkaulah penghiburku
Oh sahabat……
Kau konyol
Tetapi kehadiranmu mengajarkan ku betapa pentingnyaa
kehadiran sosok spesial dihidupku
Oh sahabatku ……
Janganlah pergi dari hidupku
234
PUISI ANAK
HARIMAU
Oleh: Syafira Ainiyyah
Oh Harimau….
Kau raja hutan
Taring dan cakarmu
Kau gunakan untuk melindungi anak dan keluargamu
Aunganmu membuat jiwa ragaku bergetar hebat
Lorengmu
Tanda perkasanya dirimu dan tanda jati dirimu
Oh Harimau….
Perkasamu kian hari hampir sirna
Para pemburu sudah mulai menguasai rumahmu
Rumahmu dibabat dan ditebang
Demi kehidupan sekelompok pemburu
235