The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by rizqa.d.sadiyah, 2021-04-05 03:54:48

Buku Guru Kelas VII IPA Semester 1

Buku Guru Kelas VII IPA Semester 1

KEBUDAYAAN

ahuan Alam

SMP/MTs

VIIKELAS

Hak Cipta © 2017 pada Kementerian Pendidika
Dilindungi Undang-Undang

Disklaimer: Buku ini merupakan buku guru ya
implementasi Kurikulum 2013. Buku guru ini d
bawah koordinasi Kementerian Pendidikan dan K
awal penerapan Kurikulum 2013. Buku ini mer
diperbaiki, diperbaharui, dan dimutakhirkan
perubahan zaman. Masukan dari berbagai kala
laman http://buku.kemdikbud.go.id atau melalu
dapat meningkatkan kualitas buku ini.

Katalog Dalam Terbitan (KDT)

Indonesia. Kementerian Pendidikan dan Kebu
Ilmu Pengetahuan Alam/ Kementerian Pe

Revisi Jakarta : Kementerian Pendidikan dan K
vi, 298 hlm. : ilus. ; 25 cm.

Untuk SMP/MTs Kelas VII
ISBN 978-602-282-995-9 (jilid lengkap)
ISBN 978-602-282-996-6 (jilid 1)

1. Sains -- Studi dan Pengajaran
II. Kementerian Pendidikan dan Kebuday

Penulis : Wahono Widodo, Fida Ra

Penelaah : Herawati Susilo, Maria
Rosana, Ahmad Mudza

Penyelia Penerbitan : Pusat Kurikulum dan Perb

Cetakan Ke-1, 2013
ISBN 978-602-282-080-2 (jilid 1)

Cetakan Ke-2, 2014 (Edisi Revisi)
ISBN 978-602-282-322-3 (jilid 1)

Cetakan Ke-3, 2016 (Edisi Revisi)

ISBN 978-602-282-996-6 (jilid 1)
Cetakan Ke-4, 2017 (Edisi Revisi)
Disusun dengan huruf Georgia, 11 pt.

an dan Kebudayaan

ang dipersiapkan Pemerintah dalam rangka
disusun dan ditelaah oleh berbagai pihak di
Kebudayaan, dan dipergunakan dalam tahap
rupakan “dokumen hidup” yang senantiasa

sesuai dengan dinamika kebutuhan dan
angan yang dialamatkan kepada penulis dan
ui email [email protected] diharapkan

udayaan.
endidikan dan Kebudayaan.-- . Edisi
Kebudayaan, 2017.

I. Judul
yaan

507
achmadiarti, dan Siti Nurul Hidayati.
Paristiowati, I Made Padri, Dadan
akir, dan Ana Ratna Wulan.
bukuan, Balitbang, Kemendikbud.

Kata Pen

Kurikulum 2013 dirancang untuk
pengetahuan, keterampilan dan sika
melalui pembelajaran sejumlah mata
kesatuan yang saling mendukung pen
jenjang SD/ MI, semua mata pelajara
dalam bentuk tema-tema, maka pada
mulai dipisah-pisah menjadi mata
pendidikan menengah, pemisahan in
bagi siswa SMP/MTs. Materi-materi
Biologi, dan Ilmu Bumi dan Antarik
kesatuan dalam mata pelajaran IP
dimaksudkan untuk memberikan wa
tentang prinsip-prinsip dasar yang m
isinya.

Buku IPA Kelas VII SMP/MTs i
Bidang ilmu Biologi dipakai sebag
bidang ilmu yang lain. Makhluk h
menjelaskan prinsip-prinsip dasar y
dan interaksinya, energi dan kese
pembahasan menggunakan bermac
pengetahuan alam, pemahaman utuh
benda-benda alam yang dijumpai di
didik SMP/MTs.

Sesuai dengan konsep Kurikulum
pembelajaran IPA secara terpadu d
yang diajarkan, pembelajarannya har
terampil dalam menyajikan pengeta
sebagai makhluk yang mensyukuri an
kepadanya melalui pemanfaatan yang

ngantar

memperkuat kompetensi siswa dari sisi
ap secara utuh. Proses pencapaiannya
a pelajaran yang dirangkai sebagai suatu
ncapaian kompetensi tersebut. Bila pada
an digabung menjadi satu dan disajikan
a jenjang SMP/MTs pembelajaran sudah
pelajaran. Sebagai transisi menuju ke
ni masih belum dilakukan sepenuhnya
dari bidang-bidang ilmu Fisika, Kimia,
ksa masih perlu disajikan sebagai suatu
PA (Ilmu Pengetahuan Alam). Hal ini
awasan yang utuh bagi siswa SMP/MTs
mengatur alam semesta beserta segenap

ini disusun dengan pemikiran di atas.
gai landasan (platform) pembahasan
hidup digunakan sebagai obyek untuk
yang mengatur alam seperti objek alam
eimbangannya, dan lain-lain. Melalui
cam bidang ilmu dalam rumpun ilmu
h tentang alam yang dihuninya beserta
sekitarnya dapat dikuasai oleh peserta

m 2013, buku ini disusun mengacu pada
dan utuh, sehingga setiap pengetahuan
rus dilanjutkan sampai membuat siswa
ahuan yang dikuasainya, dan bersikap
nugerah alam semesta yang dikaruniakan
g bertanggung jawab.

Ilmu Pengetahuan Alam iii

Buku ini menjabarkan usaha minima
mencapai kompetensi yang diharapkan
dipergunakan dalam Kurikulum 2013, si
sumber belajar lain yang tersedia dan t
guru sangat penting untuk membimb
belajar IPA, termasuk meningkatkan d
dengan ketersediaan kegiatan pada buk
dengan kreasi dalam bentuk kegiatan-k
yang bersumber dari lingkungan sosial d

Buku ini merupakan edisi revisi.
menyesuaikan isi buku dengan Kompet
IPA SMP/MTs serta dalam semangat
Tim penulis dibantiu tim reviewer tela
menyusun buku ini. Namun demikian,
dilakukan perbaikan dan penyempurna
kami mengundang para pembaca mem
untuk perbaikan dan penyempurnaan p
tersebut, kami ucapkan terima kasih. Mud
yang terbaik bagi kemajuan dunia pendi
generasi seratus tahun Indonesia Merde

Jakarta, Januari 2016

Penulis

iv Buku Guru Kelas VII SMP/MT

al yang harus dilakukan siswa untuk
n. Sesuai dengan pendekatan yang
iswa diberanikan untuk mencari dari
terbentang luas di sekitarnya. Peran
bing dan memfasilitasi siswa untuk
dan menyesuaikan daya serap siswa
ku ini. Guru dapat memperkayanya
kegiatan lain yang sesuai dan relevan
dan alam.
Revisi terutama dilakukan untuk
tensi Dasar kelas VII mata pelajaran
t penyempurnaan Kurikulum 2013.
ah berupaya sebaik-baiknya dalam
, buku ini sangat terbuka dan terus
aan di masa mendatang. Untuk itu,
mberikan kritik, saran dan masukan
pada edisi berikutnya. Atas kontribusi
dah-mudahan kita dapat memberikan
idikan dalam rangka mempersiapkan
eka (2045).

Ts

Da

Kata Pengatar .............................
Daftar Isi.......................................
Petunjuk Umum Pembelajaran I
Semester 1
Bab 1 Objek Ipa dan Pengamatan
Bab 2 Klasifikasi Makhluk Hidup...
Bab 3 Klasifikasi Materi dan Perub
Bab 4 Suhu dan Perubahannya....
Bab 5 Kalor dan Perpindahannya.
Bab 6 Energi dalam Sistem Kehid
Semester 2
Bab 1 Sistem Organisasi Kehidup
Bab 2 Interaksi Makhluk Hidup de
Bab 3 Pencemaran Lingkungan....
Bab 4 Pemanasan Global.............
Bab 5 Struktur Bumi dan Dinamika
Bab 6 Tata Surya...........................

aftar Isi

.................................................. iii
.................................................. v
Ipa Smp/Mts............................ 1

nnya........................................... 25
.................................................. 47
bahannya................................... 61
.................................................. 85
.................................................. 105
dupan.......................................... 119

pan.............................................. 145
engan Lingkungannya................ 173
.................................................. 197
.................................................. 219
anya.......................................... 239
.................................................. 255

Ilmu Pengetahuan Alam v

Glosarium.........................................
Indeks ..............................................
Daftar Pustaka ................................
Profil Penulis ..................................
Profil Penelaah ...............................
Profil Editor......................................
Profil Ilustrator ................................

vi Buku Guru Kelas VII SMP/MT

.............................................. 279
.............................................. 286
.............................................. 288
.............................................. 291
.............................................. 294
.............................................. 298
.............................................. 298

Ts

Petunjuk Umum Pe
IP

A. Pendahuluan

Buku Guru untuk Mata Pe
mempermudah dan memperjelas
yang diterbitkan oleh Pemerintah.
pertama berisi tentang petunjuk u
proses dalam pembelajaran IPA, d
Bagian kedua menguraikan tent
topik yang sesuai dengan Kurik
siswa. Uraian setiap topik disajika
setiap tatap muka berisi materi p
miskonsepsi pada peserta didik p
alternatif penilaiannya.

Dengan model pengorganisa
mendapatkan kemudahan dalam
materi ajar, cara pembelajarannya
juga mendapatkan gambaran ter
kompetensi dasar (terutama unt
muaranya, panduan pembelajaran
dalam memberikan kesempatan ke
optimal, sehingga peserta didik m
Lulusan (SKL) pada satuan pendid

embelajaran
PA SMP/MTs

elajaran IPA disusun dalam rangka
s penggunaan buku bagi peserta didik
. Buku ini terdiri atas dua bagian. Bagian
umum pembelajaran IPA, keterampilan
dan penilaian dalam pembelajaran IPA.
tang strategi pembelajaran IPA setiap
kulum 2013 dan sesuai dengan buku
an untuk setiap 1 kali tatap muka. Pada
pengayaan untuk guru beserta potensi
pada topik tersebut, pembelajaran, dan

asian seperti ini, diharapkan guru
m pemahaman lebih dalam terhadap
a, dan cara penilaiannya. Selain itu, guru
rhadap rumusan indikator pencapaian
tuk KD pada KI 3 dan ­KI­4). Sebagai
n IPA diharapkan dapat membantu guru
epada peserta didik untuk belajar secara
mampu mencapai Standar Kompetensi
dikan tertentu.

1

B. Pendekatan dan Metode Pembe
IPA atau sains adalah upaya

membangun, dan mengorganisasika
Upaya ini berawal dari sifat dasar
keingintahuannya. Rasa keingintahu
dengan penyelidikan dalam rangka
sederhana, namun konsisten untu
gejala-gejala alam. Penyelidikan ini
merumuskan masalah, merumuskan
mengumpulkan data, menganalisis,
dari penyelidikan ini umumnya mem
lebih rinci, lebih rumit, dan memerl
menyelidikinya. Kegiatan penyelidik
sesuai, yang umumnya berupa tekno
dari kegiatan penyelidikan pada akhi
lebih baru.

IPA pada hakikatnya belajar deng
unsur utama. Keempat unsur tersebu
aplikasi. (1) Sikap, yaitu rasa ingin
secara tekun, teliti, jujur, skeptis, nam
baru, dan bertanggung jawab. (2) P
mencakup gejala alam. (3) Produk, y
dan teori yang menjelaskan dan/a
Aplikasi, yaitu penerapan metode il
kehidupan sehari-hari. Keempat uns
dalam pembelajaran IPA.

Pembelajaran IPA seharusnya
kompetensi siswa pada ranah sikap
Ketiga ranah kompetensi tersebut m
psikologis) yang berbeda. Sikap
“menerima, menjalankan, mengharg

2 Buku Guru Kelas VII SMP/MT

elajaran IPA
a sistematis untuk menciptakan,
an pengetahuan tentang gejala alam.

manusia yang penuh dengan rasa
uannya ini kemudian ditindaklanjuti
a mencari penjelasan yang paling
uk menjelaskan dan memprediksi
i meliputi kegiatan mengobservasi,
n hipotesis, merancang eksperimen,

dan akhimya menyimpulkan. Hasil
mbawa ke pertanyaan lanjutan yang
lukan upaya yang lebih keras untuk
kan ini memerlukan teknologi yang
ologi terkini yang ada. Di lain pihak,
irnya akan dihasilkan teknologi yang

gan pendekatan yang meliputi empat
ut adalah sikap, proses, produk, dan
tahu mengenai alam yang diselidiki
mun terbuka terhadap kemungkinan
Proses, yaitu prosedur penyelidikan
yaitu fakta, konsep, prinsip/hukum,
atau memprediksi gejala alam. (4)
lmiah dan pengetahuan IPA dalam
sur utama IPA ini seharusnya muncul

a dapat menumbuhkembangkan
p, pengetahuan, dan keterampilan.
memiliki lintasan perolehan (proses
dapat diperoleh melalui aktivitas
gai, menghayati, dan mengamalkan.”

Ts

Pengetahuan diperoleh melalui
menerapkan, menganalisis, dan m
melalui aktivitas “mengamati, m
dan mencipta.” Dalam pembelajar
mencoba, menalar, menyaji, da
penggerak untuk lintasan yang la
belajar IPA disebut pendekatan ilm

Untuk memperkuat pendekatan
IPA diterapkan pembelajaran berba
inquiry learning). Untuk mendo
menghasilkan karya kontekstual,
maka sangat disarankan menggu
menghasilkan karya berbasis pem
project based learning).

Di dalam pembelajaran IPA, pe
sendiri dan mentransformasikan in
baru dengan aturan-aturan lama
apabila aturan-aturan tersebut ti
pembelajaran adalah pengetahuan
saja dari guru ke peserta didik.
mengonstruksi pengetahuan di
memahami dan dapat menerapk
perlu didorong untuk bekerja mem
sesuatu untuk dirinya, dan bersusa

Guru dapat memberikan kem
memberi kesempatan peserta didi
ide-ide mereka sendiri, dan men
secara sadar menggunakan strate
dapat memberi kepada peserta did
ke pemahaman yang lebih tinggi
sendiri yang harus memanjat ana

i aktivitas “mengingat, memahami,
mengevaluasi.” Keterampilan diperoleh
menanya, mencoba, menalar, menyaji,
ran IPA, lintasan “mengamati, menanya,
an mencipta” ini digunakan sebagai
ain. Pendekatan yang digunakan untuk
miah (scientific).
n ilmiah (scientific) dalam pembelajaran
asis penyingkapan/penelitian (discovery/
orong kemampuan peserta didik agar
l, baik individual maupun kelompok,
unakan pendekatan pembelajaran yang
mecahan masalah (problem based dan

eserta didik didorong untuk menemukan
nformasi kompleks, mengecek informasi
di dalam pikirannya, dan merevisinya
idak sesuai lagi. Konsep dasar tentang
n yang tidak dapat dipindahkan begitu
. Peserta didik harus didorong untuk
dalam pikirannya. Agar benar-benar
kan pengetahuan, maka peserta didik
mecahkan masalah, menemukan segala
ah payah dengan ide-idenya.
mudahan untuk proses ini, dengan
ik untuk menemukan atau menerapkan
ngajar peserta didik menjadi sadar dan
egi mereka sendiri untuk belajar. Guru
dik anak tangga yang membawa mereka
i. Dengan catatan bahwa peserta didik
ak tangga tersebut. Bagi peserta didik,

Ilmu Pengetahuan Alam 3

pembelajaran harus bergeser dari “d
tahu.” Peserta didik harus didorong
bukan sekedar pengguna atau pengha

Di dalam pembelajaran IPA, pese
bagi dirinya. Bagi peserta didik, p
bersifat dinamis, berkembang dari
lingkup dirinya dan lingkungan seki
luas, serta dari yang bersifat konkre
sedang berkembang, peserta didik t
empat tahap perkembangan intelekt
tersebut mencakup, sensori motor, p
dan operasional formal. Untuk pesert
pada fase peralihan dari operasional k
Hal ini berarti, bahwa peserta didik S
secara abstrak. Misalnya, melakukan
serta menggunakan penalaran deduk
semua ini seharusnya berangkat atau
dulu. Oleh karena itu, kegiatan pen
peranan yang penting dalam pembe
tidak sekedar pembelajaran hafalan.

Fungsi mental yang lebih tingg
percakapan atau kerja sama antarin
lebih tinggi tersebut terserap ke dala
pembelajaran terjadi apabila peserta d
tugas-tugas yang belum dipelajari. N
berada dalam jangkauan kemampuan
adalah memberikan tugas menanta
harus dipecahkan peserta didik. Pad
didik belum menguasai cara peme
didik berdiskusi bersama temannya
tersebut dapat diselesaikan. Dengan
kemampuan-kemampuan dasar untu
peserta didik.

4 Buku Guru Kelas VII SMP/MT

diberi tahu” menjadi “aktif mencari
sebagai “penemu dan pemilik” ilmu,
afal pengetahuan.
erta didik membangun pengetahuan
pengetahuan yang ada di benaknya
sederhana ke kompleks, dari ruang
itarnya ke ruang lingkup yang lebih
et ke abstrak. Sebagai manusia yang
telah, sedang, dan akan mengalami
tual. Keempat tahap perkembangan
pra-operasional, operasional konkret,
ta didik SMP/MTs, umumnya berada
konkret menuju operasional formal.
SMP­/MTs telah dapat diajak berpikir
n analisis, inferensi, menyimpulkan,
ktif, induktif, dan lain-lain. Namun,
u dimulai dari situasi yang nyata lebih
ngamatan dan percobaan memegang
elajaran IPA, agar pembelajaran IPA

gi pada umumnya muncul dalam
ndividu sebelum fungsi mental yang
am individu yang bersangkutan. Jadi,
didik bekerja atau belajar menangani
Namun, tugas-tugas tersebut masih
nnya. Peran guru dalam pembelajaran
ang yang berupa permasalahan dan
da saat tugas itu diberikan, peserta
ecahannya. Namun, setelah peserta
a dengan bantuan guru, maka tugas

menyelesaikan tugas tersebut, maka
uk menyelesaikannya akan dikuasai

Ts

Guru IPA harus memberikan k
berdiskusi dan berbagai bentuk ke
tugas. Selain itu, guru IPA juga per
didik dalam tahap-tahap awal pe
akan segera mengambil alih tan
mereka dapat melakukannya send
tersebut dapat berupa petunjuk, pe
masalah dengan langkah-langkah
atau apa pun bentuk yang lain
tumbuh mandiri. Perlu ditegaskan
“memberitahu secara langsung,” t
mencari tahu.”

Di dalam pembelajaran IP
belajar melalui keterlibatan akti
konsep-konsep, dan prinsip-prins
untuk mendapatkan pengalama
memungkinkan mereka menemu
dirinya sendiri. Dengan kata la
peserta didik terlibat secara aktif
agar mereka memperoleh pengala
untuk menemukan beberapa ko
proses mental itu, misalnya me
masalah, merumuskan hipotesis,
eksperimen, mengumpulkan dan m
serta menyajikan hasil kerjanya.
peserta didik dalam pembelajaran
peserta didik mampu bekerja sama
memecahkan masalah tanpa takut

Media dan sumber belajar lai
bantuan peserta didik untuk hal-ha
dalam bentuk mengamati (observin
(associating), menanya atau mer

kesempatan kepada peserta didik untuk
erja sama lainnya dalam menyelesaikan
rlu memberikan bantuan kepada peserta
embelajaran. Selanjutnya, peserta didik
nggung-jawab yang lebih besar setelah
diri. Bantuan yang diberikan guru IPA
eringatan, dorongan, serta menguraikan
h pemecahannya, memberikan contoh,
n yang memungkinkan peserta didik
n bahwa, bantuan tersebut tidak bersifat
tetapi “mendorong peserta didik untuk

PA, peserta didik didorong untuk
if dengan keterampilan-keterampilan,
sip. Guru IPA mendorong peserta didik
an dengan melakukan kegiatan yang
ukan konsep dan prinsip-prinsip untuk
ain, pembelajaran IPA terjadi apabila
dalam menggunakan proses mentalnya
aman, sehingga memungkinkan mereka
onsep atau prinsip tersebut. Proses-
engamati, menanya dan merumuskan
merancang eksperimen, melaksanakan
menganalisis data, menarik kesimpulan,
Guru IPA harus mampu memfasilitasi
n kooperatif atau kolaboratif, sehingga
a untuk menyelesaikan suatu tugas atau
t terjadi kesalahan.
innya digunakan guru untuk memberi
al berikut. Seperti melakukan eksplorasi
ng), menghubung-hubungkan fenomena
rumuskan masalah (questioning), dan

Ilmu Pengetahuan Alam 5

melakukan percobaan (experimentin
IPA seharusnya mampu membantu
penyajian pengetahuan dengan b
komunikasi (TIK).

Pembelajaran IPA untuk setiap
diakhiri dengan tugas projek. G
membesarkan hati, memberi bantu
peserta didik untuk mampu melakuk
laporan secara tertulis. Selanjutnya
untuk menyajikan hasil kerja ind
bentuk presentasi lisan atau tertulis.
atau ragam penyajian lainnya yang da
rasa percaya diri peserta didik.

Perlu diketahui bahwa kompete
dalam empat Kompetensi Inti (KI).
Kompetensi Inti (KI)-1 berkaitan d
Yang Maha Esa. Kompetensi Inti (K
dan sikap sosial. Kompetensi Inti (K
terhadap materi ajar, serta Kompet
penyajian keterampilan. Kompetensi
2 harus dikembangkan dan ditumbu
setiap materi pokok yang tercantum
3. Kompetensi Inti (KI)-1 dan Kom
langsung (direct teaching), tetapi ind
pembelajaran.

Dalam buku guru ini, telah diru
terkait dengan pengetahuan dan ke
tentang tujuan pembelajaran tersebu
Guru dapat menambah tujuan yan
keterampilan tersebut. Misalnya deng
atau memperluas dan memperdalam

6 Buku Guru Kelas VII SMP/MT

ng) atau pengamatan lanjutan. Guru
u peserta didik untuk menyiapkan
bantuan teknologi informasi dan

materi pokok tertentu seharusnya
Guru IPA seharusnya mendorong,
uan secukupnya, dan memfasilitasi

kan tugas projeknya, serta membuat
a, guru memfasilitasi peserta didik
dividual maupun kelompok dalam
Seperti pameran, turnamen, festival,
apat menumbuhkan kebanggaan dan

ensi dasar IPA diorganisasikan ke
Kompetensi inti tersebut mencakup
dengan sikap diri terhadap Tuhan
KI)-2 berkaitan dengan karakter diri
KI)-3 berisi KD tentang pengetahuan
tensi Inti (KI)-4 berisi KD tentang
Inti (KI)-1 dan Kompetensi Inti (KI)-
uhkan melalui proses pembelajaran
m di dalam Kompetensi Inti (KI)-
mpetensi Inti (KI)-2 tidak diajarkan
direct teaching pada setiap kegiatan

umuskan tujuan pembelajaran yang
eterampilan untuk setiap pertemuan
ut yang merupakan tujuan minimal.
ng terkait dengan pengetahuan dan
gan meningkatkan level kemampuan
m materi ajarnya.

Ts

Keterpaduan IPA SMP/MTs da
berbagai cara. Cara tersebut adala
1) Kompetensi Dasar (KD) IPA tela

mengimplementasikan pemadu
2) Di dalam buku siswa, pemadu

tema-tema besar yang menjad
Tema-tema tersebut adalah ma
3) Pemaduan antarkonsep dalam
yakni suatu konsep atau prinsip
prinsip, konsep, atau contoh
mempelajari suhu, maka suhu
benda-benda fisik, namun dika
terkait dengan suhu.
Seorang guru IPA dikatakan baik a
1) Menguasai bahan, terutama kon
ini guru harus dapat mengemba
IPA yang terjadi.
2) Bersikap kreatif dan aktif. Gu
kreativitas secara aktif dalam
situasi belajar tidak membosan
3) Rajin belajar sehingga, dapat m
didiknya.

C. Keterampilan Proses

Tiga langkah kunci dalam
metode ilmiah. Langkah-langk
pengamatan, menginferensi, dan m
mengumpulkan data dan informa
dan/atau alat ukur yang sesuai. Ke
penjelasan berdasarkan pengam
hubungan-hubungan, dan mem

alam pembelajaran diwujudkan dengan
ah sebagai berikut.
ah mengarah pada pemaduan. Guru dapat
uan lebih lanjut di kelas.
uan IPA dilakukan dengan merumuskan
di tempat pemaduan topik/subtopik IPA.
ateri, sistem, perubahan, dan interaksi.
m tema besar dilakukan secara connected,
p yang dibahas selanjutnya “menggandeng”
h dengan bidang lain. Misalnya, saat
u tersebut tidak hanya berkaitan dengan
aitkan juga dengan perilaku hewan yang

apabila memenuhi syarat-syarat berikut.
nsep-konsep yang akan diajarkan.Dalam hal
angkan diri dan mengikuti perkembangan

uru diharapkan selalu mengembangkan
m pelaksanaan pembelajaran, sehingga
nkan dan monoton.
membangkitkan semangat belajar peserta

proses pengembangan IPA melalui
kah tersebut meliputi melakukan
mengomunikasikan. Pengamatan untuk
asi dapat dilakukan dengan pancaindra
egiatan inferensi meliputi merumuskan
matan untuk menemukan pola-pola,
mbuat prediksi. Kemudian, hasil dan

Ilmu Pengetahuan Alam 7

temuan tersebut dikomunikasikan ke
maupun tulisan. Hal-hal yang dikom
disajikan dalam bentuk tabel, grafi
Ketiga keterampilan kunci tersebut, y
mengomunikasikan inilah yang har
secara terus-menerus dalam pembela

Secara rinci, keterampilan pro
(2) kelompok yaitu, keterampilan
keterampilan proses terintegrasi (int
dasar terdiri atas mengamati, menggo
mengomunikasikan, menginterpretas
alat, melakukan percobaan, dan men
proses IPA terintegrasi meliputi mer
variabel, mendeskripsikan hubung
variabel, mendefinisikan variabel se
menyajikan data, menganalisis data,
penelitian, dan melakukan penyelid
kelas VII SMP ini melatihkan kete
melatihkan keterampilan proses terin

D. Pembiasaan Sikap
Sikap dikembangkan melalui pem

keteladanan. Sikap-sikap seperti kej
bekerja sama, dan lain-lain dapat d
IPA. Keteladanan di sini merupakan p
kependidikan, dan peserta didik d
tindakan-tindakan yang baik sehingg
peserta didik yang lain.

8 Buku Guru Kelas VII SMP/MT

epada teman sejawat, baik secara lisan
munikasikan mencakup data yang
fik, bagan, dan gambar yang relevan.
yaitu mengamati, menginferensi, dan
rus dilatihkan kepada peserta didik
ajaran IPA di kelas VII ini.
oses IPA dibedakan menjadi dua

proses dasar (basic skills) dan
tegrated skills). Keterampilan proses
olongkan/mengklasifikasi, mengukur,
si data, memprediksi, menggunakan
nyimpulkan. Jenis-jenis keterampilan
rumuskan masalah, mengidentifikasi
gan antarvariabel, mengendalikan
ecara operasional, memperoleh dan

merumuskan hipotesis, merancang
dikan/percobaan. Pembelajaran IPA
erampilan proses dasar, dan mulai
ntegrasi.

mbiasaan dalam pembelajaran IPA dan
jujuran, ketekunan, kemauan untuk
dikembangkan melalui pembelajaran
perilaku, dan sikap pada guru, tenaga
dalam memberikan contoh melalui
ga diharapkan menjadi panutan bagi

Ts

E. Penilaian dalam Pembelajara

Penilaian dalam pembelajara
penilaian adalah bagian dari p
membantu peserta didik mencap
penilaian dilakukan seiring denga
maupun di akhir proses.

Pada saat proses pembelajara
didik untuk mendapatkan profil
memberikan bantuan untuk men
apatis, pasif, menyerahkan sepenu
lain-lain hingga menjadi positif. S
menilai keterampilan peserta didi
keterampilan psikomotorik.

Penilaian di akhir proses pemb
dapat menggunakan teknik tes. K
kali sesuai banyaknya dan kedalam
dilakukan dengan cara lisan, tug
tengah semester, ulangan akhir se
soal dapat merupakan pilihan gand
dan sebagainya. Mengingat penil
maka apa pun bentuk penilaian y
analisis hasil penilaian.

Tindak lanjut hasil penilaian
pemberian bantuan (scaffolding),
scaffolding dilakukan guru berken
peserta didik tidak dapat menim
guru pada saat kegiatan pembelaja
seperlunya dan secara berangsur b
dilakukan jika setelah mengikut
untuk KD-KD pada KI-3 dan ­KI

an IPA

an IPA menggunakan prinsip bahwa
pembelajaran yang digunakan untuk
pai tujuan belajarnya. Oleh karena itu,
an pembelajaran, baik pada saat proses

an, guru dapat menilai sikap peserta
l sikap peserta didik dan guru dapat
ngubah sikap yang negatif. Misalnya,
uhnya pada anggota kelompok lain, dan
Selain itu, saat pembelajaran guru dapat
ik, baik keterampilan berpikir maupun

belajaran (suatu materi pokok tertentu)
Kegiatan ini dapat dilakukan beberapa
man materi bab tersebut. Penilaian dapat
gas, kegiatan, ulangan harian, ulangan
emester, sampai ujian nasional. Bentuk
da, esai biasa, esai berstruktur, penelitian,
laian adalah bagian dari pembelajaran,
yang dilaksanakan sebaiknya dilakukan

n dalam pembelajaran IPA meliputi
, remedial, dan pengayaan. Pemberian
naan dengan penilaian proses. Misalnya,
mbang massa (berdasarkan observasi
aran), maka guru memberikan bantuan
bantuan itu dapat dikurangi. Remedial
ti ulangan, ternyata nilai peserta didik
I-4, belum dapat mencapai ketuntasan

Ilmu Pengetahuan Alam 9

minimal yang ditetapkan satuan pen
setelah mengikuti ulangan, nilai pese
dan KI-4 telah mencapai di atas ketunt
belum mencapai ketuntasan minima
Pengayaan dapat berupa tugas yang
Untuk pengayaan, sebaiknya dihind
(misalnya mengerjakan soal hafala
peserta didik sebagai hukuman buat p

1. Contoh Instrumen Penilaian u
a. Penilaian Unjuk Kerja
Penilaian ini dilakukan seiring
bentuk ujian praktik. Contoh untuk
preparat dengan mikroskop, inst
berikut ini.

Penilaian Unjuk Kerja Pe

No Indikator

1. Mengeluarkan mikroskop dari
kotak.

2. Pemasangan lensa objektif.

3. Pemasangan lensa okuler.

4. Mengatur cermin.

5. Mengatur mikrometer.

6. Memasang objek pada meja
benda.

7. Memilih perbesaran dan
memasang lensa okuler .

10 Buku Guru Kelas VII SMP/MT

ndidikan. Pengayaan dilakukan jika
erta didik terhadap KD-KD pada KI-3
tasan minimal. Peserta didik lain yang
al harus melakukan proses remedial.
g menyenangkan, tetapi menantang.
dari tugas-tugas yang membosankan
an), agar tidak dipersepsikan oleh
peserta didik atas keberhasilannya.
untuk Keterampilan Proses
pembelajaran atau dapat juga dalam
k penilaian keterampilan pengamatan
trumennya dapat berbentuk seperti

enggunaan Mikroskop
Hasil Penilaian

Baik (3) Cukup (2) Kurang (1)

Ts

8. Menemukan dan menggambar
objek yang diamati.

9. Mengembalikan mikroskop
pada kotaknya

Nilai = Skor yang diperoleh
Skor Maksimum

Penjelasan 3: Melepas mik
No Aspek di atas meja,
1. Mengeluarkan dilakukan de

mikroskop dari 2: Dilakukan de
kotak. dan kotak m
berpotensi m
2. Pemasangan
lensa objektif. 1: Tidak dilakuk
melakukan k
3. Pemasangan kotak.
lensa okuler.
3: Dilakukan d
terkecil lebih
pada tempa

2: Dilakukan d
dari perbesa
lensa objktif

1: Tidak dilaku
melakukan k

3: Mengambil
tempatnya, s

2: Mengambil
tempatnya, d
pengambila

1: Tidak dilaku
melakukan k

x 100

Kriteria Skor
kroskop dari kotak, mikroskop ditegakkan
, kotak dijauhkan dari mikroskop, dan
engan aman.
engan aman dan mikroskop ditegakkan
masih berada di sekitar mikroskop yang
mengganggu.
kan dengan aman atau tidak dapat
kegiatan mengeluarkan mikroskop dari

dengan aman, memilih (dari perbesaran
h dulu), dan memasang lensa objektif
atnya.
dengan aman, memilih secara acak (tidak
aran terkecil lebih dulu) dan memasang
f pada tempatnya.
ukan dengan aman atau tidak dapat
kegiatan penugasan lensa objektif.
dan memasang lensa objektif pada
serta dilakukan dengan aman.
dan memasang lensa objektif pada
dilakukan dengan aman, namun dalam
an dan pemasangan tidak cekatan.
ukan dengan aman atau tidak dapat
kegiatan penugasan lensa okuler.

Ilmu Pengetahuan Alam 11

4. Mengatur 3: Mengatur cerm
cermin. memadai deng
cahaya, dan dila

2: Mengatur cerm
yang memadai
cahaya, dan dila

1: Tidak dilakukan
melakukan keg

5. Mengatur 3: Mengatur makr
mikrometer. memutar mikro
yang jelas, dan

2: Mengatur makr
kebutuhan nam
dilakukan deng

1: Tidak dilakukan
melakukan keg

6 Memasang 3: Meletakkan obj
objek pada mengunci, dan
meja benda.
2: Meletakkan obj
mengunci, dan
tidak cekatan.

1: Tidak dilakukan
melakukan keg
benda.

7. Memilih 3: Memilih dari pe

perbesaran terbesar/sesuai

dan memasang aman.

lensa 2: Dapat memilih

okuler. okuler.

1: Tidak dilakukan
melakukan keg
dapat memasan

12 Buku Guru Kelas VII SMP/MT

min untuk mendapatkan cahaya yang
gan memperhatikan arah sumber
akukan dengan aman.
min untuk mendapatkan cahaya

tanpa memperhatikan arah sumber
akukan dengan aman.
n dengan aman atau tidak dapat
giatan mengatur cermin.
rometer dulu, baru kemudian
ometer untuk mendapatkan bayangan
dilakukan dengan aman.
rometer, dan mikrometer sesuai
mun tidak terlalu terstruktur, dan
gan aman.
n dengan aman atau tidak dapat
giatan mengatur mikrometer.
jek pada tempat yang tepat,
n dilakukan dengan aman.
jek pada tempat yang tepat,
n dilakukan dengan aman, namun

n dengan aman atau tidak dapat
giatan memasang objek pada meja

erbesaran terkecil ke perbesaran
i kebutuhan, dan dilakukan dengan

pembesaran dan memasang lensa

n dengan aman atau tidak dapat
giatan memilih pembesaran dan tidak
ng lensa okuler.

Ts

8. Menemukan 3: Dapat mene
dan perbesaran y
menggambar pengamatan
objek yang
diamati. 2: Dapat mene
diamati.

1: Tidak dilakuk
melakukan k
menggamba

9. Mengembalikan 3: Mengembal

mikroskop pada memasukka

kotaknya. baut mikros

dilakukan de

2: Dapat meng
namun tidak

1: Tidak dilakuk
melakukan k
pada kotakn

Penilaian Kinerja M

No Aspek yang Dinilai

1. Merumuskan pertanyaan/
masalah.

2. Melakukan pengamatan
atau pengukuran.

3. Menafsirkan data.
4. Mengomunikasikan.

emukan bayangan objek dengan
yang sesuai, menggambar hasil
n, dan dilakukan dengan aman.
emukan dan menggambar objek yang

kan dengan aman atau tidak dapat
kegiatan menemukan dan tidak dapat
ar objek yang diamati.

likan lensa-lensa pada tempatnya,
an mikroskop ke dalam kotak, mengulir
skop-kotak (jika ada), menutup kotak, dan
engan aman.
gembalikan mikroskop pada kotaknya,
k cekatan.
kan dengan aman atau tidak dapat
kegiatan mengembalikan mikroskop
nya.

Melakukan Penyelidikan 3

Penilaian
12

Ilmu Pengetahuan Alam 13

Rubriknya adalah sebagai berikut.

Aspek yang Dinilai 1

Merumuskan Masalah tidak
pertanyaan/ dirumuskan.
masalah.

Pengamatan. Pengamatan
tidak cermat.

Menafsirkan data. Tidak
melakukan
penafsiran
data.

Mengomunikasi- Dilakukan
kan. secara lisan.

14 Buku Guru Kelas VII SMP/MT

Penilaian 3
2 Perumusan
masalah
Perumusan dilakukan
masalah secara mandiri
dilakukan (individual atau
dengan kelompok).
bantuan guru.
Pengamatan
Pengamatan cermat dan bebas
cermat, tetapi interpretasi.
mengandung
interpretasi Melakukan anali-
(tafsiran sis dan mencoba
terhadap mengaitkan an-
pengamatan). tarvariabel yang
diselidiki (atau
Melakukan bentuk lain,
analisis data, misalnya meng­
namun klasifikasi).
tidak
melakukan Memadukan hasil
upaya tertulis sebagai
mengaitkan bagian dari
antarvariabel. penyajian secara
lisan.
Lisan dan
tertulis,
namun tidak
dipadukan.

Ts

Penilaian Kinerja M

No Aspek yang Dinilai

1. Merumuskan masalah,
hipotesis, dan
merencanakan percobaan.

2. Merangkai alat.

3. Melakukan pengamatan/
pengukuran.

4. Melakukan analisis data
dan menyimpulkan.

Rubriknya adalah sebagai berikut.

Aspek yang 1
Dinilai
Tidak mampu
Merumuskan merumuskan
masalah, masalah,
hipotesis, dan hipotesis, dan
merencanakan merencanakan
percobaan. percobaan.

Merangkai alat. Rangkaian alat
tidak benar.

Melakukan Percobaan 3
Penilaian

12

Penilaian 3

2 Dilakukan
secara mandiri
Dilakukan (individual atau
dengan bantuan kelompok).
guru.

Rangkaian Rangkaian alat
alat benar, benar, rapi, dan
tetapi tidak memperhatikan
rapi atau tidak keselamatan kerja.
memperhatikan
keselamatan
kerja.

Ilmu Pengetahuan Alam 15

Pengamatan/ Pengamatan P
pengukuran. tidak cermat. c
m
Melakukan Tidak mampu . i
analisis data dan
menyimpulkan. D
d
g

b. Penilaian Produk
Penilaian produk dilakukan untuk m
maupun tugas projek dengan men
Penilaian produk biasanya mengg
1) Cara holistik, yaitu penilaian kesel
pada tahap appraisal.
2) Cara analitik, yaitu penilaian berd
dilakukan terhadap semua krite
proses pengembangan. Contoh
sebagai berikut.

Penilaian Produk H

No Aspek yang Dinilai

1. Hasil rumusan pertanyaan/masalah
akan diselidiki.

2. Hasil pengamatan atau pengukuran

3. Hasil analisis/penafsiran.

16 Buku Guru Kelas VII SMP/MT

Pengamatan Pengamatan
cermat, tetapi cermat dan bebas
mengandung interpretasi.
interpretasi.
Dilakukan
Dilakukan secara mandiri
dengan bantuan (individual atau
guru. kelompok).

menilai hasil pengamatan, percobaan,
nggunakan kriteria penilaian (rubrik).
gunakan cara holistik atau analitik.
luruhan dari produk, biasanya dilakukan

dasarkan aspek-aspek produk, biasanya
eria yang terdapat pada semua tahap
h instrumen penilaian produk adalah

Hasil Penyelidikan

Penilaian
123

h yang

n.

Ts

Rubriknya adalah sebagai berikut.

Aspek yang 1
Dinilai
Tidak berupa
Hasil rumusan masalah.
pertanyaan/
masalah.

Hasil peng­ Data tidak
amatan atau menunjukkan
pengu­ kuran.
hasil peng­
amatan yang
cermat, lengkap,
dan aman.

Hasil analisis/ Tidak
penafsiran. melakukan
penafsiran

data (hanya
menyajikan
data, tanpa
penafsiran lebih
lanjut).

Penilaian

2 3

Ada, dalam Ada, dalam
bentuk bentuk
pernyataan pertanyaan,
namun mengarah ke
mengarah ke penyelidikan.
penyelidikan,
atau pertanyaan Data hanya
yang tidak menunjukkan
lengkap. dua aspek dari
cermat, lengkap,
Data hanya aman, dan bebas
menunjukkan dari inferensi.
dua aspek dari
cermat, lengkap, Ada analisis dan
aman, dan masih mengaitkan
mencampurkan antarvariabel
data dengan yang diselidiki
inferensi. (atau bentuk
lain, misalnya
Ada hasil mengklasifikasi).
analisis data,
namun tidak
melakukan upaya
mengaitkan
antarvariabel.

Ilmu Pengetahuan Alam 17

Penilaian Produk H

No Aspek yang Dinilai

1. Hasil rumusan pertanyaan/masalah
diselidiki.

2. Hasil rumusan hipotesis.
3. Hasil perencanaan percobaan.
4. Hasil pengamatan atau pengukuran
5. Hasil analisis dan kesimpulan.

Rubriknya adalah sebagai berikut.

Aspek yang 1 Ada, da
Dinilai Tidak berupa pernya
masalah. menga
Hasil penyel
rumusan pertan
pertanyaan/ tidak le
masalah. Ada, su
menga
Hasil Ada, namun jawaba
rumus­an tidak berupa permas
hipotesis. hipotesis. namun
menga
variabe
percob

18 Buku Guru Kelas VII SMP/MT

Hasil Percobaan
Penilaian

i 1 23
h yang akan

n.

Penilaian 3
2 Ada, dalam bentuk
pertanyaan,
alam bentuk mengarah ke
ataan, namun penyelidikan.
arah ke
lidikan atau Ada, dalam bentuk
nyaan yang pernyataan,
engkap. mengaitkan variabel-
variabel percobaan,
udah mengarah ke
arah ke penyelidikan.
an sementara
salahan,
n tidak
aitkan
el-variabel
baan.

Ts

Aspek yang 1 Sud
Dinilai Tidak lang
menunjukkan pere
Hasil pe­ sebagai belu
rencanaan perencanan lang
percobaan. percobaan. seha
Data
Hasil peng­ Data tidak men
amatan menunjukkan aspe
atau peng­ hasil leng
ukuran. pengamatan ama
yang cermat, men
Hasil lengkap, dan data
analisis dan aman. infe
kesimpulan. Ada
Tidak melakukan data
analisis mel
data (hanya pen
menyajikan
data, tanpa
analisis lebih
lanjut).

Penilaian Prod

Nama Peserta Didik :

Kelas/Semester : VII/I

No Tahapan
1. Perencanaan menerapkan prin

2. Tahap proses pembuatan dan
Persiapan alat dan bahan.
Teknik Pengolahan.
K3 (Keselamatan kerja, keaman

Penilaian 3
2 Sudah ada
langkah- langkah
dah ada perencanaan,
gkah-langkah mencakup langkah
encanaan, yang seharusnya ada.
um seluruh Data hanya
gkah yang menunjukkan dua
arusnya ada. aspek dari cermat,
lengkap, dan aman,
a hanya namun bebas dari
nunjukkan dua inferensi.
ek dari cermat,
gkap, dan Ada analisis dan
an, tetapi masih simpulan (menjawab
ncampurkan masalah atau
a dengan menunjukkan
erensi. kebenaran/
ketidakbenaran
a hasil analisis hipotesis).
a, namun tidak
lakukan upaya
nyimpulan.

duk Tugas Projek

n Skor ( 1 – 5 )*
nsip radiasi kalor.
pengumpulan data.

nan, dan kebersihan).

Ilmu Pengetahuan Alam 19

3. Hasil
Bentuk fisik
Data kebergunaan.

TOTAL SKOR

Catatan :
*) Skor diberikan dengan rentang

ketentuan semakin lengkap jaw
pembuatan, maka semakin tingg

Contoh Tugas Portofolio dan R
Susunlah kumpulan karya peserta d
saya kuasai,” dengan cara sebagai b
1) Lalukan evaluasi terhadap dir

nyaan, “Kemampuan apa yang
puan terbaik apa dalam IPA yan
2) Pilih dan kumpulkan karya pese
tersebut. Karya tersebut, misal
praktikum, hasil ulangan, PR ya
3) Aturlah kumpulan karya terse
audiens tertarik dengan kemam

Skor R
3
Kumpulan karya menunjukkan
2 atau kemampuan yang menon
berdasarkan sistematika yang
menarik dan komunikatif.

Kumpulan karya menunjukkan
atau kemampuan yang menon
tidak disusun secara sistematis
kurang komunikatif.

20 Buku Guru Kelas VII SMP/MT


Click to View FlipBook Version