ester
2
Buku Guru Kelas VII SMP/MT
Ts
Sistem Orga
Kehidupa
A. Kompetensi Inti (KI) dan Kom
Kompetensi Inti
3. Memahami pengetahuan (faktual
konseptual, dan prosedural)
berdasarkan rasa ingin tahunya
tentang ilmu pengetahuan, tekno
seni, budaya terkait fenomena da
kejadian tampak mata.
4. Mencoba, mengolah, dan menyaj
dalam ranah konkret (menggunak
mengurai, merangkai, memodifik
dan membuat) dan ranah abstrak
(menulis, membaca, menghitung
menggambar, dan mengarang) se
dengan yang dipelajari di sekolah
sumber lain yang sama dalam sud
pandang/teori.
B. Indikator dan Tujuan Pembel
Indikator 3.6
3.6.1. Menyebutkan tingkatan
hierarki kehidupan.
anisasi Bab
an 1
mpetensi Dasar (KD)
l, Kompetensi Dasar
ologi, 3.6 Mengidentifikasi sistem
an organisasi kehidupan mulai
dari tingkat sel sampai
organisme dan komposisi
utama penyusun sel.
ji 4.6 Membuat model struktur
kan, sel tumbuhan/hewan.
kasi,
k
g,
esuai
h dan
dut
lajaran
Tujuan
6.1.1. Peserta didik dapat menyebutkan
tingkatan hierarki kehidupan.
Ilmu Pengetahuan Alam 147
3.6.2. Menjelaskan tentang 3.6.2.1
sistem.
3.6.3. Melakukan pengamatan 3.6.3.1
sel dengan menggunakan
mikroskop.
3.6.4. Melakukan pengamatan 3.6.4.1
jaringan dengan
menggunakan mikroskop.
3.6.5. Menjelaskan pengertian 3.6.5.1
organ.
3.6.6. Membedakan antara 3.6.6.1
jaringan, organ, dan 3.6.7.1
sistem organ. 3.6.8.1
3.6.9.1
3.6.7. Menjelaskan konsep
sistem organ dan
organisme.
3.6.8. Menyebutkan 3 contoh
sistem organ yang
menyusun organisme.
3.6.9. Memiliki keterampilan
berbicara di depan
kelas melalui kegiatan
presentasi hasil projek sel.
148 Buku Guru Kelas VII SMP/MT
1. Peserta didik dapat menjelaskan
tentang sistem.
1. Peserta didik dapat melakukan
pengamatan sel dengan
menggunakan mikroskop.
1. Peserta didik dapat melakukan
pengamatan jaringan dengan
menggunakan mikroskop.
1. Peserta didik dapat menjelaskan
pengertian organ.
1. Peserta didik dapat membedakan
antara jaringan, organ, dan sistem
organ.
1. Peserta didik dapat menjelaskan
konsep sistem organ dan
organisme.
1. Peserta didik dapat menyebutkan
3 contoh sistem organ yang
menyusun organisme.
1. Peserta didik memiliki keterampilan
berbicara di depan kelas melalui
kegiatan presentasi hasil projek sel.
Ts
C. Peta Konsep
cont
Sel
Jaringan
terb
ata
Organ
memiliki
tingkatan
Sistem Organisasi
Kehidupan
Sistem Org
c
Organism
toh Sel Hewan
n Sel Tumbuhan Epidemis
Meristem
bagi contoh
as
Tumbuhan
Hewan Epitel
Mata Otot
contoh Hidung
Jantung
Hidung
contohgan Sistem Pernapasan
Sistem Pencernaan
Sistem Peredaran Darah
Sistem Gerak
contoh
me Hewan
Tumbuhan
Ilmu Pengetahuan Alam 149
D. Materi Esensial
Pembelajaran dan penilaian topik O
waktu 15 jam pelajaran atau 6 tatap muk
diorganisasikan menjadi dua kali tatap
Pengorganisasian 6 tatap muka (TM) ter
TM Ke- Mate
1 Konsep Organisasi Kehidupan
2 Sel sebagai Unit Struktural dan
3 Praktikum: Mengamati Sel Tum
Mikroskop dan Membandingk
Tumbuhan
4 Jaringan
Praktikum
5 Organ
6 Sistem Organ, Organisme, dan
Sel
E. Proses Pembelajaran
1. Pertemuan I : Konsep Organisas
a. Materi untuk Guru
Pertemuan I dimaksudkan u
kepada pemahaman tentang hier
sistem, melatihkan kesadaran pe
melalui kegiatan pengamatan terh
ini (peserta didik menjadi peserta
suatu sistem).
150 Buku Guru Kelas VII SMP/MT
Organisasi Kehidupan memerlukan
ka/TM (dengan asumsi 5 JP/minggu
p muka/TM, yakni 3 JP dan 2 JP).
rsebut adalah sebagai berikut
eri JP
n 3
2
n Fungsional Kehidupan 3
mbuhan dengan
kan Sel Hewan dengan Sel
n Presentasi Projek Model 2
3
2
3
si Kehidupan (3 JP)
untuk mengantarkan peserta didik
rarki kehidupan/biologi dan konsep
eserta didik tentang hakikat dirinya
hadap kondisi yang terjadi pada saat
a didik baru dan menjadi bagian dari
Ts
Organisasi kehidupan memb
pada hakikatnya dalam suatu
keteraturan ini adalah disenga
Esa).
Keteraturan tersebut tidak
semua tingkatan, termasuk
merupakan suatu keteratur
merupakan suatu hierarki yang
biosfer.
a
Sumber:
Gambar 1.1 Keteraturan Ciptaan Tuhan pada M
Tiap-tiap tingkatan hierark
memiliki sifat-sifat baru ya
penyusunnya. Organ memilik
jaringan yang menyusunnya.
suatu jaringan tidak sama kara
tersebut. Tetapi semua struktu
tergantung untuk membentuk
berikan pemahaman kepada kita bahwa
u kehidupan terdapat keteraturan (dan
aja/diciptakan oleh Tuhan Yang Maha
hanya pada individu saja, tetapi pada
keberadaan hierarki kehidupan yang
ran. Oleh karena dunia kehidupan
g niscaya, mulai dari molekul sampai ke
b
Mata Faset Serangga (A) dan Bunga Matahari (B)
ki dalam kerangka struktur biologisnya
ang berbeda dari struktur biologis
ki karakteristik yang berbeda dengan
. Demikian juga sel yang menyusun
akternya dengan jaringan yang disusun
ur dan fungsi tersebut saling terkait dan
suatu struktur yang lebih tinggi lagi.
Ilmu Pengetahuan Alam 151
Organisme
Sistem Organ
Jaringan
Sel
Sumber: Dok. Kemdikbud
Gambar 1.2 Organisasi Kehidupan
b. Kegiatan Pembelajaran
No Kegiatan P
Pendahuluan
1. Untuk memperoleh perhatian dan
tunjukkanlah posisi mereka di dala
mereka. Kemudian, mintalah peser
bangunan sekolah yang terdiri atas
kepala sekolah, dan lain-lain, peran
ruang tersebut serta apa jadinya bi
2.. Catatan: “Guru dapat mengembang
menggambarkan adanya hierarki d
didik.”
3. Bimbing peserta didik untuk meng
pengamatan terhadap ruang-ruang
152 Buku Guru Kelas VII SMP/MT
Tumbuhan
Tingkat Tinggi
Molekul
Pembelajaran
memotivasi peserta didik
am kelas, kemudian keberadaan kelas
rta didik untuk menganalisis suatu
s ruang kelas, ruang guru, ruang
n serta fungsi keberadaan ruang-
ila ruang tersebut tidak tersedia.
gkan dengan hal-hal terkait yang
dan dekat dengan kehidupan peserta
gajukan pertanyaan terkait
g sekolah dan fungsinya.
Ts
Inti
1. Secara berkelompok, peserta di
Bagian Tubuh Katak”, melakukan
Kemudian menuliskan hasil kerj
dan mendiskusikan hasilnya, ser
peserta didik untuk tidak takut s
dengan benar dan aman.
2. Elaborasi lebih lanjut ke keteram
kegiatan peserta didik), yaitu ob
manfaat belajar IPA bagi peserta
3. Catatan: “Untuk pengembangan
hewan tambahan yang mungkin
Dapat pula menggunakan awet
memiliki.”
4. Ingat: “Observasi ini hanya ingin
tersusun dari bagian-bagian, bu
Penutup
Guru melakukan pengecekan pemaha
mengerjakan tugas (lihat Ayo Latiha
mintalah siswa melakukan refleksi ten
manfaatnya.
2. Pertemuan II dan III: Sel seba
Fungsional Kehidupan (2 JP)
a. Materi Untuk Guru
Pertemuan II dan III dimaks
kepada peserta didik peran
fungsional terkecil. Selain itu,
penggunaan mikroskop seba
kehidupan serta membuat prep
juga diharapkan memiliki pem
Peserta Didik pernah mem
tumbuhan. Sel-sel apa sajakah
fungsi masing-masing sel itu? J
tampak bahwa bentuk sel itu k
ternyata setelah diselidiki leb
idik melakukan Kegiatan 1.1 “Mengamati
n pengamatan bagian tubuh katak.
janya (sesuai kreasi peserta didik),
rta mempresentasikannya. Doronglah
salah; yang penting prosedur dilakukan
mpilan proses IPA (kaitkan dengan hasil
bservasi – inferensi – komunikasi serta
a didik
n lebih lanjut, guru dapat menggunakan
n dan mudah didapat peserta didik.
tan yang sudah jadi apabila di sekolah
n mengenalkan bahwa makhluk hidup
ukan mempelajari struktur hewan!.
aman dengan meminta siswa
an Subbab A). Pada akhir pembelajaran
ntang apa yang dipelajari dan
agai Unit Struktural dan
dan Praktikum (3JP
sudkan untuk memberikan pemahaman
dari sel sebagai unit struktural dan
, peserta didik dapat dilatihkan dalam
agai alat dasar dalam mempelajari
parat untuk pengamatan. Untuk itu guru
mahaman akan hal tersebut.
mpelajari sel sebagai penyusun tubuh
h yang menyusun tumbuhan dan apakah
Jika dilihat sekilas di bawah mikroskop,
kaku dan seperti benda mati. Akan tetapi
bih lanjut, di dalam sel terjadi segala
Ilmu Pengetahuan Alam 153
proses kegiatan, bahkan sebenar
itu terjadi pada tingkat sel. Hal ini
Peserta Didik sehari-hari, misaln
aktivitas membaca buku. Sel-se
Peserta Didik melakukan aktivit
antara lain sel otot. Dengan adany
dapat memegang buku. Selain itu
bekerja menerima bayangan tu
otak akan menerjemahkan sehin
Berdasarkan gambaran tersebut
hidup dan saling bekerja sama sat
fungsi hidup. Fakta tersebut m
tersusun atas kumpulan sel-sel
suatu jaringan, dan kemudian jari
Organ mempunyai beragam bent
saling berkaitan satu sama lain un
Dari uraian tersebut dapat
organisasi kehidupan, sel berad
yang masih mampu menjalank
mampu melakukan regulasi ter
energi, tumbuh, dan berkembang
melakukan reproduksi untuk mel
Setiap organisme tersusun da
secara struktural berbeda, yaitu
Hanya bakteria dan arkea yang
jamur, tumbuhan, dan hewan sem
Sel prokariotik (berasal dar
berarti “sebelum” dan karyon
Sel prokariotik memiliki nukleus
diselubungi membran inti (Gam
berarti “sejati/sebenarnya”) meru
inti (Gambar 1.4).
154 Buku Guru Kelas VII SMP/MT
rnya segala kegiatan kita sehari-hari
i dapat digambarkan dengan kegiatan
nya ketika Peserta Didik melakukan
el apa sajakah yang bekerja saat
tas itu? Sel-sel tubuh yang bekerja
ya sel otot, maka tangan Peserta Didik
u, sel batang dan kerucut mata juga
ulisan atau gambar. Setelah itu, sel
ngga menghasilkan suatu pengertian.
t dapat kita ketahui bahwa sel itu
tu dengan yang lain untuk melakukan
menunjukkan bahwa tubuh manusia
l. Sel-sel berkelompok membentuk
ingan tersebut akan menyusun organ.
tuk dan fungsi. Organ-organ tersebut
ntuk membentuk suatu sistem.
disimpulkan bahwa pada hierarki
da di tingkatan struktural terendah
kan semua fungsi kehidupan. Sel
rhadap dirinya sendiri, memproses
g, tanggap terhadap lingkungan, serta
lestarikan keturunannya.
ari salah satu dari dua jenis sel yang
u sel prokariotik dan sel eukariotik.
memiliki sel prokariotik. Protista,
muanya mempunyai sel eukariotik.
ri bahasa Yunani prokaryote, pro
n berarti “karnel” atau “nukleus”).
s/inti sel tetapi inti sel tersebut tidak
mbar 1.3). Sel eukariotik (Yunani, eu
upakan sel yang memiliki inti sel dan
Ts
Sumber: Campbell. 2002.
Gambar 1.3. Struktur Sel Pr
(b) Dilihat dengan Menggu
Sel Prokariotik terdapat
Prokariotik strukturnya lebih s
karena tidak mempunyai or
sel ialah membran plasma. D
dinding sel yang cukup kaku d
biasanya menyerupai jeli. Seb
pergerakan), pili (struktur pel
dari permukaannya.
Sumber: Campbell. 2002
Gambar: 1.4. Sel Eukariotik, (a) S
Sel-sel tersebut nantinya a
melalui pengorganisasian yan
sel memiliki peranan yang san
rokariotik (a) Bacillus coagulans
unakan Mikroskop Elektron
pada bakteri, termasuk sianobakteri.
sederhana daripada struktur eukariotik,
rganel terbungkus membran. Batas
Di luar membran plasma ini terdapat
dan seringkali berupa kapsul luar, yang
bagian bakteri memiliki flagela (organel
lekatan), atau keduanya yang menonjol
Sel Hewan (b) Sel Tumbuhan
akan menyusun tubuh makhluk hidup
ng sistematis. Dalam organisasi tubuh,
ngat penting, tetapi Peserta Didik tidak
Ilmu Pengetahuan Alam 155
dapat mengamati secara jelas se
hanya dengan mata telanjang. Pes
berupa mikroskop.
Beberapa ahli telah mencoba
fungsi sel, dan kemudian munculla
ditemukannya teori tentang sel
menjadi sarana untuk memperm
penelitian para ahli biologi, antar
1) Robert Hooke (1635-1703)
Robert Hooke mencoba mel
di bawah mikroskop. Dari has
rongga-rongga yang dibatasi ol
keseluruhan, strukturnya mirip
rongga tersebut dinamakan sel.
2) Schleiden (1804-1881) dan
Schleiden dan T. Schwann m
tumbuhan. Schleiden mengada
Setelah mengamati tubuh tumb
sel yang tumbuh. Akhirnya ia m
dari tumbuhan adalah sel. Schw
hewan. Ternyata, dalam pengam
bahwa tubuh hewan juga tersu
menyimpulkan bahwa satuan t
Dari dua penelitian tersebut k
merupakan unit terkecil penyus
3) Robert Brown
Pada tahun 1831, Brown me
tanaman anggrek dan melihat
dalam sel yang kemudian d
Berdasarkan analisisnya diket
dalam sel hidup dan kehadira
untuk mengatur segala proses y
156 Buku Guru Kelas VII SMP/MT
el pada tanaman atau pada hewan
serta Didik membutuhkan alat bantu
a menyelidiki tentang struktur dan
ah beberapa teori tentang sel. Sejarah
diawali penemuan mikroskop yang
mudah melihat struktur sel. Berbagai
ra lain seperti berikut.
lihat struktur sel pada sayatan gabus
sil pengamatannya diketahui terlihat
leh dinding tebal. Jika dilihat secara
p sarang lebah. Satuan terkecil dari
.
n T. Schwann (1810-1882)
mengamati sel-sel jaringan hewan dan
akan penelitian terhadap tumbuhan.
buhan, ia menemukan bahwa banyak
menyimpulkan bahwa satuan terkecil
wann melakukan penelitian terhadap
matannya tersebut Schwann melihat
usun dari banyak sel. Selanjutnya ia
terkecil dari tubuh hewan adalah sel.
keduanya menyimpulkan bahwa sel
sun makhluk hidup.
engamati struktur sel pada jaringan
t benda kecil yang terapung-apung
diberi nama inti sel atau nukleus.
tahui bahwa inti sel selalu terdapat
an inti sel itu sangat penting, yaitu
yang terjadi di dalam sel.
Ts
4) Felix Durjadin dan Joha
Pada tahun 1835, setelah
dan Johannes Purkinye me
cairan itu diberi nama proto
5) Max Schultze (1825-1874
Max Schultze menegaskan
dasar fisik kehidupan. Proto
proses hidup. Dari pendapat
melahirkan beberapa teori s
a) Sel merupakan unit
merupakan unit fungsional
reproduksi makhluk hidup; d
Beberapa teori sel itu menu
karena hampir semua proses k
dipengaruhi oleh sel.
Umumnya sel berukuran mik
besar yaitu telur burung onta
dari 1 meter. Perhatikan Gamb
Sumber: Campbell, 2008. Biology
Life: The Science of Biology
Gambar 1.5. Kisaran ukuran sel
annes Purkinye
mengamati struktur sel, Felix Durjadin
elihat ada cairan dalam sel, kemudian
oplasma.
4)
n bahwa protoplasma merupakan dasar-
oplasma merupakan tempat terjadinya
t beberapa ahli biologi tersebut akhirnya
sel antara lain sebagai berikut.
t struktural makhluk hidup; b) sel
makhluk hidup; c) sel merupakan unit
dan d) sel merupakan unit hereditas.
unjukkan betapa pentingnya peranan sel
kehidupan dan kegiatan makhluk hidup
kroskopis Namun ada sel yang berukuran
dan sel saraf Zerafah panjangnya lebih
bar 1.5.
y dan David Sadava, 2011, 157
Ilmu Pengetahuan Alam
Sebagian besar sel berdiamete
sehingga hanya dapat dilihat
Perhatikan skala yang dipakai. S
10 meter dan menurun, setiap p
pengecilan ukuran sepuluh kali.
Pengukuran:
1 centimeter (cm) = 10-2 m = 0,
1 milimeter (mm) = 10-3 m
1 mikrometer (µm) = 10-3 mm =
1 nanometer (nm) = 10-3 µm =
b. Kegiatan Pembelajaran
No Kegiatan P
Pendahuluan
1. Untuk memperoleh perhatian dan m
gambar sel (sperma, telur ayam, dan
peserta didik menyampaikan idenya
2. Mempersiapkan praktikum Kegiatan
dengan Mikroskop” dan praktikum K
Hewan dengan Sel Tumbuhan“
Inti
1. Guru memberikan penjelasan konse
membutuhkan alat bantu untuk me
2. Secara berkelompok peserta didik
pengamatan.
3. Peserta didik mendefinisikan konsep
4. Peserta didik mempresentasikan tem
5. Peserta didik membuat preparat dar
dengan bimbingan guru.
6. Peserta didik mengambil sel epi
(siswa sendiri) dengan bimbingan gu
158 Buku Guru Kelas VII SMP/MT
er antara 1 sampai dengan 100 µm
dengan menggunakan mikroskop.
Skala dimulai di bagian atas dengan
pengukuran di sisi kiri menunjukkan
,4 inci
= 10-6 m
10-9 m
Pembelajaran
memotivasi peserta didik tunjukkanlah
n lain-lain), kemudian mintalah
a tentang “Apa yang dilihat?”
n 1.2 “Mengamati Sel Tumbuhan
Kegiatan 1.3 “Membandingkan Sel
ep sel dan kebanyakan sel
empelajarinya berupa mikroskop.
diminta untuk menganalisis data
p “sel”.
muannya.
ri daun Rhoeo discolor
itel pipi manusia
uru.
Ts
7. Peserta didik mengamati sel dari
menggunakan mikroskop.
8. Peserta didik menggunakan data
menyimpulkannya.
9. Peserta didik membandingkan
10. Peserta didik mempresentasikan
Penutup
1. Melakukan refleksi serta penugas
pada Kegiatan 1.4 “Berpikir kritis”.
2. Penugasan kelompok berupa p
3. Pertemuan IV : Jaringan (2JP
a. Materi untuk Guru
Pertemuan IV dan V dimaks
kepada peserta didik peran d
dapat dilatihkan menggunaka
mempelajari kehidupan serta
Untuk itu guru juga diharap
tersebut.
1) Jaringan Hewan
Setiap jaringan terdiri atas
Misalnya sebagai berikut.
a) Epitel
• Jaringan ini dibuat dar
lapisan pipih.
• Jaringan ini melapisi b
serta membentuk kulit
• Fungsi jaringan epitel a
terhadap kerusakan ka
serangan bakteri, mela
tubuh, tabung air dan
sel-sel kelamin yang ak
daun Rhoeo discolor dan sel epitel mulut
a hasil pengamatan, menganalisis, dan
sel tumbuhan dan sel hewan.
hasil pengamatan dan diskusinya.
san mandiri melalui penugasan mandiri
”.
projek kegiatan 1.5 “Membuat Model Sel“.
P) dan Praktikum (3JP)
sudkan untuk memberikan pemahaman
dari jaringan. Selain itu peserta didik
an mikroskop sebagai alat dasar dalam
membuat preparat untuk pengamatan.
pkan memiliki pemahaman akan hal
s beberapa tipe sel-sel terdiferensiasi.
ri sel-sel memadat yang tersusun dalam
berbagai rongga dan tabung pada tubuh,
t yang membungkus tubuh.
adalah melindungi jaringan di bawahnya
arena gesekan mekanis, radiasi UV, dan
apisi seluruh kelenjar pencernaan pada
n rongga paru-paru serta menghasilkan
kan dilepaskan dari tubuh.
Ilmu Pengetahuan Alam 159
b) Konektif/Penghubung
• Jaringan konektif penun
bantuan, dan perlindun
pada tubuh, contohnya tu
• Jaringan konektif pengika
tubuh, contohnya tendon
• Jaringan konektif bersera
dan pengikat bagi sebagia
pembuluh darah. Contoh
jaringan konektif bersera
satu dan mengikat kulit p
• Jaringan hematopoietik
merupakan sumber semu
sel-sel darah merah (un
macam sel darah putih (u
penggumpalan darah).
c) Otot
• Otot halus melapisi din
Misalnya usus dan pembu
ukuran organ-organ tubu
• Otot rangka, terdiri atas se
menimbulkan gerak pind
macam-macam gerak tub
• Otot jantung merupakan
d) Saraf
Saraf terdiri atas neuron, y
implus saraf elektrokimia. S
yang berisikan nukleus dan m
Sepanjang sambungan inil
akson) yang ujung-ujung s
dengan neuron-neuron lain a
otot). Perhatikan Gambar 1.6
160 Buku Guru Kelas VII SMP/MT
njang berfungsi memberi kekuatan,
ngan kepada bagian-bagian lemah
ulang rawan.
at berfungsi mengikat bagian-bagian
n.
at berfungsi untuk (1) bahan pengemas
an besar organ, dan (2) lintasan bagi
hnya Selaput otot (fasia) merupakan
at yang mengikat otot-otot menjadi
pada struktur di bawahnya.
k/sumsum tulang belakang yang
ua sel yang ada dalam darah. Meliputi
ntuk mengangkut gas-gas), lima (5)
untuk antibodi), dan platelet (untuk
nding organ berongga pada tubuh.
uluh darah kontraksinya menciutkan
uh yang berongga.
erat-serat panjang yang kontraksinya
dah (locomotion) dan juga terjadinya
buh lainnya.
otot yang membentuk jantung.
yaitu sel-sel khusus yang menghantar
Setiap neuron terdiri atas tubuh sel
memiliki sambungan seperti rambut.
lah berjalan impuls saraf (neurit/
sambungan ini (dendrit) bertemu
atau jaringan-jaringan lain (misalnya
6.
Ts
Sumber: Microsoft ® Encarta ® 2
All rights reserved.
Gambar 1.6. (a) Jaringan Epiteli
2) Jaringan Tumbuhan
Jaringan tumbuhan dikel
meristem dan jaringan perm
a) Jaringan meristem
Berdasarkan asal p
dibagi tiga, yaitu promer
sekunder. Menurut leta
menjadi meristem apikal
berdasarkan sifat-sifat d
menjadi meristem primer
b) Jaringan Permanen
Jaringan permanen m
parenkim, jaringan pen
jaringan pengangkut (xile
3) Fungsi Jaringan
Fungsi jaringan berbeda
pengaruh faktor luar, yaitu,
a) Jaringan Meristem
• Merupakan jaringan ya
• Disebut juga jaringan m
• Terdapat pada ujung ak
pembuluh.
• Tumbuh secara vertika
2008. © 1993-2007 Microsoft Corporation.
ial, (b) Jaringan Konektif, (c) Jaringan Saraf
lompokkan menjadi dua, yaitu jaringan
manen.
pembentukannya, jaringan meristem
ristem, meristem primer, dan meristem
aknya, jaringan meristem dibedakan
l, interkalar, dan lateral. Sementara itu,
dasar selnya, jaringan meristem dibagi
r dan meristem sekunder.
meliputi jaringan epidermis, jaringan
nyokong (kolenkim dan sklerenkim),
em dan floem), serta jaringan gabus.
a-beda sesuai letak, posisi, usia, dan
sebagai berikut.
ang aktif membelah.
meristematik atau embrional.
kar, ujung batang, dan kambium ikatan
al dan horisontal
Ilmu Pengetahuan Alam 161
Jaringan Permanen/Dewasa
Jaringan pelindung, yaitu ja
• Merupakan selapis sel pip
• Terletak paling luar/tepi.
• Memiliki lapisan kutikula
• Berfungsi untuk menutup
akar.
Jaringan Stereon/Penguat, y
• Merupakan sel-sel yang te
sel batu/sklereid.
• Mengalami penebalan p
lignin/zat kayu.
• Bersifat kaku/mudah pata
• Berfungsi untuk melindu
sel.
b) Jaringan Kolenkim
• Penebalan terjadi di sudu
• Bersifat lentur/fleksibel.
• Mengandung klorofil.
• Terdapat pada batang, dau
• Berfungsi untuk menguat
c) Jaringan Parenkim
• Disebut juga jaringan dasa
• Berada juga di berkas pen
• Bentuknya bermacam-ma
bunga karang, bintang, da
• Selnya tipis dan terdapat
• Berfungsi untuk menyim
fotosintesis, dan transpor
d) Jaringan Pengangkutan
Jaringan Xylem
• Disebut jaringan kayu.
• Terletak di bagian paling
• Memiliki trakeid yang me
162 Buku Guru Kelas VII SMP/MT
a
aringan epidermis
pih, tipis, dan rapat.
a/lilin.
pi permukaan daun, bunga, buah dan
yaitu jaringan sklerenkim
elah mati, terdiri atas fiber/serat dan
pada seluruh dinding sel oleh zat
ah.
ungi dan menguatkan bagian dalam
ut-sudut sel oleh zat selulose.
un, buah, dan akar.
tkan tubuh tumbuhan.
ar.
ngangkutan (BP).
acam seperti, tiang/palisade, spons/
an lipatan.
ruang antarsel (r.a.s.).
mpan cadangan makanan, air, udara,
rtasi.
dalam.
engalami penebalan.
Ts
• Berfungsi untuk meng
hara dari akar ke daun
Jaringan Floem
• Disebut juga jaringan t
• Terletak di sebelah lua
• Memiliki sel tapis yang
• Berfungsi untuk meng
seluruh tubuh tumbuh
e) Jaringan Gabus/Periderm
• Merupakan sel pengga
• Mengandung zat suber
• Berfungsi sebagai pelin
b. Kegiatan Pembelajaran
No Keg
Pendahuluan Untuk memperoleh p
Pertemuan IV tunjukkanlah gamba
1. bagiannya), kemudia
idenya tentang “Apa
Pertemuan IV Guru menyampaikan
2.
Mempersiapkan prak
Pertemuan V Sel Tumbuhan denga
1.
Inti Secara berkelompok
Pertemuan IV secara cermat gamb
1. bagiannya).
Pertemuan IV Hasil pengamatan di
2. kesimpulan.
Pertemuan IV Peserta didik membu
3. kemudian memprese
gangkut air, garam mineral, dan unsur
n dan seluruh jaringan tubuh
tapis.
ar jaringan xilem.
g bentuknya kecil dan sel tetangga.
gangkut hasil fotosintesis dari daun ke
han.
m
anti epidermis yang telah mati.
rin/zat gabus.
ndung dan jalur transportasi air.
giatan Pembelajaran
perhatian dan memotivasi peserta didik
ar jaringan dan organ (daun dan bagian-
an mintalah peserta didik menyampaikan
yang dilihat?”
n tujuan pembelajaran.
ktikum pada Kegiatan 1.2 “Mengamati
an Mikroskop “.
k peserta didik diminta mengamati
bar jaringan dan organ (daun dan bagian-
idiskusikan dan peserta didik membuat
uat kesimpulan tentang konsep jaringan,
entasikan hasilnya di depan kelas.
Ilmu Pengetahuan Alam 163
Pertemuan V Peserta didik melakuka
1. “. Kemudian menuliskan
didik), dan mendiskusik
Penutup – inferensi – komunikas
Pertemuan IV tidak takut salah.
dan V
Guru melakukan review
beberapa pertanyaan.
4. Pertemuan V : Organ (2 JP)
a. Materi untuk Guru
Pertemuan VI dimaksudkan un
dan memahami tentang organ. B
maupun pada hewan dan manusia
adalah sebagai berikut.
1) Kumpulan jaringan yang mem
membentuk organ.
2) Organ sebagai bagian dari hiera
kerja yang khusus
b. Kegiatan Pembelajaran
No Kegiatan P
Pendahuluan
1. Untuk memperoleh perhatian dan m
tunjukkanlah organ tubuh manusia
2. Guru menyampaikan tujuan pembe
3. Kemudian diskusikan apakah ini org
fungsinya.
164 Buku Guru Kelas VII SMP/MT
an Kegiatan 1.6 “Mengamati Jaringan
n hasil kerjanya (sesuai kreasi peserta
kan hasilnya (terus tekankan observasi
si). Doronglah peserta didik untuk
w bersama siswa dengan menjawab
ntuk melatih peserta didik mengenal
Baik yang terdapat pada tumbuhan
a. Hal-hal yang harus dipahami guru
miliki fungsi dan tugas sama akan
arki kehidupan, memiliki mekanisme
Pembelajaran
memotivasi peserta didik
yang diambil dari torso manusia.
elajaran.
gan atau bukan dan apa nama serta
Ts
Inti
Secara berkelompok, peserta didik me
saja yang terdapat pada tumbuhan?” d
mengamati secara cermat tumbuhan p
batang, dan daunnya dengan mikrosk
observasi – inferensi – komunikasi). La
menyimpulkan hasil diskusi dan memp
Penutup
Guru bersama siswa melakukan refleks
“Review” (Kegiatan 1.8 “Organ Tumbu
Tubuh”).
5. Pertemuan IV : Sistem Organ,
Projek Sel (3 JP)
a. Materi untuk Guru
Pertemuan VI dimaksudkan
mengamati atau mengobserva
mampu melakukan presentasi h
Sistem organ merupakan
melakukan fungsinya. Dalam
organ tidak bekerja sendiri-s
bergantung dan saling mempen
sama dengan organ lain proses
lebih detilnya, dapat dilihat p
manusia.
elakukan Kegiatan 1.7 “Organ apa
dan dapat dikembangkan dengan
pacar air, sayatan melintang akar,
kop. Diskusikan hasilnya (terus tekankan
anjutkan dengan kegiatan peserta didik
presentasikan hasil diskusi.
si serta penugasan mandiri: Kegiatan
uhan” dan Kegiatan 1.9 “ Organ-organ
, Organisme, dan Presentasi
n untuk melatih peserta didik bagaimana
asi sistem organ dan organisme, juga
hasil projek yang telah dikerjakan.
bentuk kerja sama antarorgan untuk
melaksanakan kerja sama ini, setiap
sendiri, melainkan organ-organ saling
ngaruhi satu sama lain. Tanpa ada kerja
s dalam tubuh tidak akan terjadi. Untuk
pada Tabel 1.1. mengenai sistem organ
Ilmu Pengetahuan Alam 165
Tabel 1.1. Bagian-bagian Sist
Fungsinya
No Sistem Gambar
1. Sistem
Pencer-
naan
Gambar 1.7
Sistem Pencernaan
2. Sistem
Per-
napasan
Gambar 1.8
Sistem Pernapasan
3. Sistem
Gerak
(rang-
ka)
Gambar 1.9 Sistem Gerak
166 Buku Guru Kelas VII SMP/MT
tem Organ, Organ Penyusun, dan
Organ Fungsi
Mulut (li- Mencerna
dah, gigi), makanan,
faring, mengabsorbsi
esofagus, molekul-
lambung, molekul zat
usus halus, makanan yang
usus sudah diseder-
besar, hati, hanakan
rektum,
pankreas, Pertukaran gas
dan anus (oksigen dan
karbon diok-
Hidung, sida)
faring,
epiglotis,
laring,
trakea,
bronkus,
paru-paru,
diafragma
Tulang Menyokong
dan melindun-
gi organ dalam
Ts
4. Otot
Gambar 1.10 Sistem Otot
5. Sistem
Trans-
portasi
Gambar 1.11
Sistem Transportasi
6. Sistem
Ekskresi
Gambar 1.12 Sistem Eksk
Otot Menggerak-
kan tulang
Jantung, Mengangkut
arteri, oksigen dan
vena, sari makanan
kapiler, ke seluruh sel
tubuh, dan
mengangkut
zat hasil
metabolisme
yang tidak
berguna
keluar dari sel
tubuh, serta
melindungi
tubuh dari
penyakit
Paru-paru, Mengeluarkan
ginjal, kulit, sisa metabo-
dan hati lisme dari
dalam tubuh
dan menjaga
keseimbangan
sel dengan
lingkungannya
kresi 167
Ilmu Pengetahuan Alam
7. Sistem
Repro-
duksi
Gambar 1.13
Sistem Reproduksi
b. Kegiatan Pembelajaran
No Kegiatan Pe
Pendahuluan
1. Untuk memperoleh perhatian dan
tunjukkanlah gambar berbagai ma
tubuh manusia.
2. Guru menyampaikan tujuan pemb
Inti
Secara berkelompok, peserta didik melak
organ dan sistem organ”. Diskusikan hasil
inferensi – komunikasi). Peserta didik men
didik melakukan presentasi hasil kerja pro
Penutup
Guru bersama siswa melakukan refleksi
melalui kegiatan “penerapan konsep” dan
F. Evaluasi
1. Jika salah satu organ penyusun sis
terjadi dengan sistem organ terseb
berfungsi dengan baik?
168 Buku Guru Kelas VII SMP/MT
Testis, Untuk meng-
ovarium hasilkan sel-sel
gamet
embelajaran
memotivasi peserta didik
acam sistem organ yang menyusun
belajaran.
kukan kegiatan “Keterkaitan antara
lnya (terus tekankan observasi –
nyimpulkan hasil diskusi. Peserta
ojek.
serta penugasan mandiri
n “pemecahan masalah.”
stem mengalami kerusakan, apa yang
but? Dapatkah sistem organ tersebut
Ts
Jawab
Sistem organ merupakan kum
untuk melaksanakan fungsiny
penyusun sistem tersebut rus
organ tersebut akan mengalam
2. Perhatikan gambar sel di bawah
Sumber: Comped, 2002 Biologi
Gambar 1.14 Sel Tumbuhan
a. Bagian sel yang manakah me
atau sel mati?
Jawab
Inti sel/nukleus yang ditunju
b. Apa yang terjadi bila organe
berfungsi dengan baik?
Jawab
Organel yang ditunjukkan hu
terdapat zat warna hijau, yai
fotosintesis, sehingga bila I ti
akan terganggu.
c. Bagian manakah yang disebu
ini memiliki dinding sel? Jela
mpulan organ yang saling bekerja sama
ya, sehingga apabila salah satu organ
sak atau tidak berfungsi, maka sistem
mi kegagalan perannya.
h ini.
enjadi penentu sel ini menjadi sel hidup
uk dengan huruf A
el yang ditunjuk dengan huruf (I) tidak
uruf I adalah kloroplas dan di dalamnya
itu klorofil yang berperan dalam proses
idak berfungsi, maka proses fotosintesis
ut dengan dinding sel? Mengapa pada sel
askan.
Ilmu Pengetahuan Alam 169
Jawab
Dinding sel ditunjuk dengan hu
karena dinding sel berfungsi m
sel tersebut. Selain itu dinding
struktur sel dari tumbuhan terse
3. Perhatikan gambar sistem pencern
yang diberi tanda.
Sumber: Dok. Kemdikbud
Gambar 1.15 Sistem Pencernaan
Apabila ada salah satu organ ters
terjadi pada sistem tersebut?
Jawab
Fungsi dari sistem ini sebagai siste
normal. Banyaknya penyakit yang
sebagian besar disebabkan tidak
organ penyusun sistem ini.
4. Mengapa adanya mikroskop meru
untuk mempelajari sel? Jelaskan.
Jawab
170 Buku Guru Kelas VII SMP/MT