an, ukuran benda bertambah, namun
tap.
memiliki koefisien muai yang berbeda
suhu naikbimetal melengkung atau
logam yang koefisien muainya kecil
an Pembelajaran
emotivasi peserta didik tunjukkan
bimetal (misalnya setrika listrik), minta
etal dapat berfungsi?” Ingatkan pula
konversi suhu.
u bersama peserta didik, kemudian secara
konversi suhu di Buku Siswa.
dik melakukan kegiatan “Adakah
panjang pemuaiannya?”. Diskusikan
asi – inferensi – komunikasi). Doronglah
salah.
mengaitkan hasil percobaan dengan
sep dan konfirmasi untuk gejala-gejala
hari-hari.
ndiri: soal-soal terpilih
ntuk kegiatan “Adakah pengaruh jenis
pemuaiannya?”.
entang bimetal.
Ilmu Pengetahuan Alam 95
4) Sumber Belajar
a) Buku Siswa.
b) Sumber lain yang relevan (m
4. Pertemuan IV: Pemuaian Panjan
a. Materi untuk Guru
Pertemuan IV dimaksudkan u
matematis tentang pemuaian panj
pemuaian luas dan volume tidak
namun hanya menekankan pada
pemanfaatannya. Beberapa hal ya
1) Penurunan persamaan muai pa
2) Untuk muai luas dan volum
digunakan dengan mengganti
dan α dengan 2α (untuk luas) d
b. Kegiatan Pembelajaran
No Kegiatan P
Pendahuluan
Untuk memperoleh perhatian dan memo
gambar kabel listrik jaringan tegangan tin
kendor”. Arahkan diskusi ke pemuaian pa
Inti
1. Diskusikan pengertian koefisien mu
panjang. Untuk mendapatkan pem
dari gejala fisis, diskusikan penurun
pengertian koefisien muai panjang
2. Secara berkelompok, peserta didik
matematika untuk pemuaian panja
ke kelompok lain.
96 Buku Guru Kelas VII SMP/MT
misalnya BSE IPA CTL, internet).
ng, Luas, dan Volume (2 JP)
untuk melatih pemahaman fisis dan
jang. Sebagai standar minimal, untuk
sampai pada persamaan matematis,
perubahan harga koefieien muai dan
ang perlu diperhatikan oleh guru:
anjang dapat dilihat pada buku siswa.
me, persamaan muai panjang dapat
i panjang dengan luas atau volume,
dan 3α (untuk volume).
Pembelajaran
otivasi peserta didik tunjukkanlah
nggi, “Mengapa kabel dibuat agak
anjang.
uai panjang dan persamaan pemuaian
mahaman pemodelan aspek matematis
nan persamaan muai panjang dari
g.
melakukan latihan penerapan
ang dan mengomunikasikan hasilnya
Ts
3. Elaborasikan hasilnya lebih lanju
volume, serta lakukan klarifikasi
pemuaian dalam kehidupan seh
Penutup
Lakukan refleksi serta penugasan Berp
3) Alat, Bahan, dan Media
a) Media: ppt tentang akibat
4) Sumber Belajar
a) Buku Siswa.
b) Sumber lain yang relevan
5. Pertemuan V: Pemuaian Zat C
(3 jam)
a. Materi untuk Guru
Pertemuan V dimaksudkan
zat cair dan gas, serta mendoron
untuk termometer). Beberapa
1) Berbeda dengan zat cair dan z
faktor tekanan. Sekali lagi, p
2) Perubahan tekanan, volume
dengan proses termodinam
yang dimanfaatkan pada b
mesin.
3) Contoh pemuaian pada ga
(di Buku Siswa sebagai tu
proyek, manfaatkan ini untu
pembimbingan).
Jika labu kaca dipegang b
saat, ketinggian cairan dalam
berubah. Saat dipegang, su
dalam labu naik hingga me
suhu tubuh, lebih besar da
ruang. Gas memuai.
ut ke besaran muai luas dan muai
i dan negosiasi konsep tentang gejala
hari-hari.
pikir Kritis.
t pemuaian daam kehidupan sehari- hari
n (misalnya BSE IPA CTL, internet).
Cair dan Gas; (Tugas Proyek)
untuk memahami gejala pemuaian pada
ng ide-ide pemanfaatan gejala ini (selain
hal yang perlu diperhatikan oleh guru:
zat padat, pemuaian pada gas melibatkan
periksa hukum Boyle- Gay Lussac.
e, dan temperatur erat kaitannya
mik
berbagai
as
ugas
uk
beberapa
m pipet
uhu gas
endekati
ari suhu
Sumber: Dok. Kemdikbud
Gambar 5.3. Percobaan pemuaian gas
Ilmu Pengetahuan Alam 97
Sumber: Dok. Kemdikbud
Gambar 5.4. Gelembung udara
sebagai bukti pemuaian
Saat labu dipanasi, gas mem
gelembung (gunakan labu kaca Py
Bila botol plastik dimasukkan
panas, udara di dalam botol m
balon membesar (bisa dijadikan
misalnya menguji pengaruh peru
terhadap ukuran pengembangan
balonnya harus dikontrol, yakni m
balon yang sama).
98 Buku Guru Kelas VII SMP/MT
Sumber: Dok. Kemdikbud
Gambar 5.5. Air masuk ke pipa kapiler
sebagai bukti adanya penyusutan gas.
muai, timbul
yrex).
ke dalam air
mengembang,
n percobaan,
ubahan suhu
balon, tetapi
menggunakan
Sumber: Dok. Kemdikbud
Gambar 5.6. Pemuaian gas
di dalam botol plastik
Ts
Sumber: Dok. Kemdikbud
Gambar 5.7. Pemuaian gas di dalam balon
Bila balon disiram air panas,
lingkar balon) bertambah. Bisa
pengaruh perubahan suhu terh
1) Anomali air: pemuaian air t
terkecil pada suhu 4oC. Leb
besar dari itu air juga akan
air berikut.
Sumber: Dok. Kemdikbud
Gambar 5.8.Grafik hubungan v
2) Salah satu akibat anomali ai
Tuhan): pada musim ding
permukaannya, sedangkan
dan berbagai biotanya tetap
, ukurannya (misalnya dengan mengukur
a dijadikan percobaan, misalnya menguji
hadap perubahan volume balon.
tidak linear, tetapi air memiliki volume
bih kecil dari itu air akan memuai, lebih
memuai; lihat grafik V terhadap T pada
volume dengan suhu pada anomali
ir (akibat yang menunjukkan kebesaran
gin, sungai/laut hanya membeku pada
bagian dalam tidak beku, sehingga ikan
p bertahan di musim dingin.
Ilmu Pengetahuan Alam 99
Sumber: Dok. Kemdikbud
Gambar 5.9. Sungai membeku pada
b. Kegiatan Pembelajaran
No Kegiatan P
Pendahuluan
Untuk memperoleh perhatian dan memo
tentang ban meletus, mintalah mereka b
Inti
1. Secara berkelompok, peserta didik m
pada zat cair (Buku Siswa, box: Meng
Diskusikan hasilnya (terus tekankan
Doronglah peserta didik untuk tidak
2. Diskusikan berbagai gejala pemuaia
diperhatikan dalam kehidupan seha
tidak boleh sampai penuh) serta ano
musim dingin.
100 Buku Guru Kelas VII SMP/MT
a permukaannya
Pembelajaran
otivasi peserta didik tunjukkan ppt
berpendapat mengapa hal itu terjadi.
melakukan pengamatan pemuaian
gamati Pemuaian pada Zat Cair).
observasi – inferensi – komunikasi).
k takut salah.
an pada zat cair yang harus
ari-hari (isi botol yang berisi zat cair
omali air dan pengaruhnya saat
Ts
3. Orientasikan peserta didik ke Tug
Kompetensi), bimbing mereka un
teknik scaffolding: beri bantuan s
bantuan itu). Presentasi dan/atau
dilakukan pada pertemuan berik
Penutup
Lakukan penyimpulan bersama peser
menuntaskan tugas proyeknya agar b
berikutnya.
3) Alat, Bahan, dan Media
a) Alat dan bahan untuk pe
Buku Siswa.
4) Sumber Belajar
a) Buku Siswa.
b) Sumber lain yang relevan
7. Pertemuan VI: Penyajian Tuga
8. Pertemuan VII: Ulangan haria
F. Pengayaan tC =
Celcius ke Reamur : tR
tF - 32
Fahrenheit ke Kelvin: t K - 2 73
sehingga tF = 9
5
gas Proyek (lihat Tugas Proyek pada Uji
ntuk menyelesaikan tugasnya (gunakan
seperlunya, secara perlahan hilangkan
u bentuk lain penyajian Tugas Proyek
kutnya.
rta didik, dorong peserta didik untuk
bisa disajikan pada pertemuan
emuaian zat cair dan tugas proyek sesuai
n (misalnya BSE IPA CTL, internet).
as Proyek (2 JP)
an (2 JP) D.
5
4
= 9
5
9 x (tK - 273) + 32
5
Ilmu Pengetahuan Alam 101
Ayo Latihan
1. a. 273 K
b. -2730C
c. 576K
d. 00C
2. a. 300 K
b. 833 K
c. 89 K
d. -27 K
3. a. -163oC
b. -251oC
c. 129oC
d. 50oC
4. a. Suhu kamar: antara 20oC samp
kemudahan, biasanya dipakai 2
b. Suhu refrerigerator: 0oC sampa
bawah -4oC
c. Bergantung letak geografis seko
Untuk di daerah pantai, sekitar
Ayo Latihan
1. Suhu adalah tingkat panas dingin
2. Indra tidak dapat membedakan su
dapat dianggap tinggi oleh satu i
oleh indra yang lain. Selain itu
mengukur suhu yang terlalu rend
3. Contoh: Termometer zat cair; m
berubah akibat perubahan suhu;
kaca yang dihubungkan pipa kap
cair di dalam pipa akan naik, dan
4. Sama-sama menggunakan es me
menggunakan air mendidih untuk
102 Buku Guru Kelas VII SMP/MT
pai dengan 25oC. Untuk
27oC = 30K
ai dengan 4oC; suhu freezer di
olah (lingkungan peserta didik).
r 35oC.
nnya benda.
uhu dengan tepat, suhu suatu benda
indra, namun dapat dianggap panas
indra tidak aman digunakan untuk
dah atau tinggi.
memanfaatkan volume zat cair yang
zat cair diletakan di dalam reservoir
piler; jika suhu naik, permukaan zat
sebaliknya.
elebur sebagai titik tetap bawah dan
k menentukan titik tetap atas.
Ts
5. a. 36oR = 113oF = 318 K
b. 45oC = 113oF = 318 K
c. -10oC = -8oR = 263 K
d. - 48oC = 38,4oR = -54,4oF
6. Termometer D. Sesuai dengan
terlalu besar sehingga teliti.
Ayo Latihan
1. Contoh akibat pemuaian bend
(pemuaian tidak seragam), k
menyusut agar tidak terlalu teg
2. Artinya setiap ada kenaikan
panjangnya 1 meter akan berta
3. Kemungkinan sama tetap ada
panjang zat berbeda-beda, berg
Penerapan
1. Agar tidak terlalu tegang saa
membuat kabel putus.
0,24
2. a = 200 x 100 = 0,000012
3. Lt = 40 cm + 40 × 50 × 0, 000
Uji Kompetensi
1. Suhu merupakan ukuran panas
suhunya tinggi, sebaliknya ben
2. Termometer tersebut meman
benda (volume, panjang ben
karena kenaikan suhu.
3. Untuk mendapatkan panas m
bisa beraktivitas (buaya berdar
rentang suhu tubuh, rentang skala tidak
da: gelas retak ketika diberi air panas
kabel listrik dibuat agak kendor (jika
gang), dan lain-lain.
n suhu 1 derajat celcius, benda yang
ambah panjang 0,0000015 meter.
a; namun secara umum koefisien muai
gantung jenis zatnya.
at memendek (menyusut) yang dapat
2/0c
002 cm = 40,04 cm
s dinginnya benda. Benda panas berarti
nda yang dingin berarti suhunya rendah.
nfaatkan adanya perubahan sifat fisika
nda, dan warna benda) yang berubah
matahari, suhu tubuhnya naik, sehingga
rah dingin).
Ilmu Pengetahuan Alam 103
Penerapan
4. Bimetal berfungsi seperti saklar.
pada bimetal membuat rangkaian
(terputus). Saat setrika mending
sehingga rangkaian listrik tertutup
5. a. 25oC = 20oR = 298 K
b. 60oC = 48oR = 140oF
6. ΔL = 80 × 50 × 0,000017 cm = 0,
7. a = 1 000,1x 890 = 0 ,00002/0c Y
8. a. Alternatif rumusan masalah:
Apakah jenis zat berpengaruh t
ketika dipanaskan?
b. Berdasarkan data pada tabel, p
dinaikkan juga berbeda-beda. K
berpengaruh terhadap perubah
Berpikir Kritis:
Tidak. Tingkat panas benda itu s
berbeda-beda, karena menggunakan ska
104 Buku Guru Kelas VII SMP/MT
Saat suhu setrika tinggi, lengkungan
n listrik pada setrika menjadi terbuka
gin, bimetal kembali ke bentuk asal,
p dan setrika menjadi panas kembali.
, 68 cm
Yang paling mendekati: kuningan.
terhadap perubahan volumenya
perubahan volume ketika suhu zat
Kesimpulannya: jenis zat
han volumenya ketika dipanaskan
sama. Angka penunjukan suhunya
ala termometer yang berbeda.
Ts
Kalor da
Perpindaha
A. Kompetensi Inti (KI) dan Kom
Kompetensi Inti
3. Memahami pengetahuan (faktual
konseptual, dan prosedural)
berdasarkan rasa ingin tahunya
tentang ilmu pengetahuan, tekno
seni, budaya terkait fenomena da
kejadian tampak mata.
4. Mencoba, mengolah, dan menyaj
dalam ranah konkret (menggunak
mengurai, merangkai, memodifik
dan membuat) dan ranah abstrak
(menulis, membaca, menghitung
menggambar, dan mengarang) se
dengan yang dipelajari di sekolah
sumber lain yang sama dalam sud
pandang/teori.
an Bab
51annya
mpetensi Dasar (KD)
l, Kompetensi Dasar
ologi, 3.4. Menganalisis konsep
an suhu, pemuaian, kalor,
perpindahan kalor, dan
ji penerapannya dalam
kan, kehidupan sehari-hari
kasi, termasuk mekanisme
k menjaga kestabilan suhu
g, tubuh pada manusia dan
esuai hewan.
h dan
dut 4.4. Melakukan percobaan
untuk menyelidiki
pengaruh kalor terhadap
suhu dan wujud benda
serta perpindahan kalor.
Ilmu Pengetahuan Alam 105
B. Indikator dan Tujuan Pembelaja
Indikator
3.4.1. Mengetahui pengertian 3.4.1.1. Pe
suhu dan termometer h
serta jenis termometer. d
p
se
3.4.1.2. Pe
je
3.4.2. Menentukan skala suhu 3.4.2.1. Pe
dengan melakukan su
pengukuran suhu d
dengan termometer se
skalanya, serta p
membandingkannya su
secara pengukuran
dengan termometer 3.4.2.2. Pe
skala suhu yang telah p
dikenal. p
3.4.3. Menjelaskan 3.4.3.1. Pe
pengertian kalor. ka
3.4.4. Mendeskripsikan 3.4.4.1. Pe
hubungan kalor ya
dengan suhu dan b
hubungan kalor
dengan perubahan 3.4.4.2. Pe
wujud. p
p
3.4.4.3. Pe
ka
b
3.4.4.4. P
u
3.4.5. Menentukan macam- 3.4.5.1. P
macam perpindahan d
kalor. p
106 Buku Guru Kelas VII SMP/MT
aran
Tujuan
Peserta Didik dapat menyajikan
hasil pengamatan, inferensi,
dan mengomunikasikan hasil
penyelidikannya tentang fungsi perasa
ebagai pengukur suhu.
Peserta Didik dapat menjelaskan 3
enis termometer.
Peserta Didik dapat membuat skala
uhu, melakukan pengukuran suhu
dengan termometer skalanya,
erta membandingkannya secara
pengukuran dengan termometer skala
uhu yang telah dikenali.
Peserta Didik dapat menjelaskan
pengertian titik tetap dalam
penentuan skala suhu.
Peserta Didik mampu menjelaskan
alor,
Peserta Didik menyelidiki faktor-faktor
ang memengaruhi kenaikan suhu
benda akibat pemberian kalor.
Peserta Didik dapat menerapkan
persamaan kalor untuk kenaikan suhu
pada persoalan yang sesuai.
Peserta Didik dapat menyelidiki
arakteristik suhu benda pada saat
benda mengalami perubahan wujud.
Peserta Didik dapat menentukan kalor
untuk perubahan wujud.
Peserta Didik mampu menjelaskan
dan membedakan macam-macam
perpindahan kalor.
Ts
C. Peta Konsep
di
Suhu
Suhu dan Kalori
Kalor
terbagi atas
macam perpin
dengan skalaiukur dengan Termometer
Celcius
berhubungan dengan Reamur
Fahrenheit
Kelvin
Perubahan Suhu Benda
Perubahan Wujud Benda
ndahan Konduksi
Konveksi
Radiasi
Ilmu Pengetahuan Alam 107
D. Materi Esensial
Pembelajaran dan penilaian topik S
15 jam pelajaran atau 6 TM (Tatap M
diorganisasikan menjadi dua kali TM, y
Pengorganisasian 6 TM tersebut adalah
TM Materi
Ke-
1. Konsep Kalor
2. Konsep Hubungan Kalor dan Peru
3. Konsep Hubungan Kalor dan Peru
4. Perpindahan Kalor Dengan Cara K
5. Perpindahan Kalor Dengan Cara R
6. Tugas Projek
E. Proses Pembelajaran
1. Pertemuan I : Konsep Kalor (3 J
a. Materi untuk Guru
Kalor merupakan energi pana
satuan energi, dalam SI bersatu
adalah kalori. Satu kalori adalah
hingga naik 10C. Ekivalennya ada
didapat dari percobaan Joule.
Miskonsepsi tentang suhu dan ka
1) Mempertukarkan pemahaman
Peserta Didik (yang salah) bah
dalam 2 gelas kecil, banyak Pes
masing gelas 40oC. Demikian j
108 Buku Guru Kelas VII SMP/MT
Suhu dan Kalor memerlukan waktu
Muka) dengan asumsi 6 JP/minggu
yakni masing-masing 3 JP dan 2 JP.
sebagai berikut:
i JP
3
ubahan Suhu Benda 2
ubahan Zat Benda 3
Konduksi dan Konveksi 2
Radiasi 2
2
JP)
as yang berpindah. Satuan kalor =
uan Joule. Satuan energi yang lain
kalor untuk menaikkan suhu 1 g air
alah 1 kalori = 4,186 J. Ekivalensi ini
alor mencakup hal-hal berikut.
n tentang suhu dan kalor, anggapan
hwa segelas besar air 800C dituang ke
serta Didik berpikir, suhu di masing-
juga sebaliknya.
Ts
2) Dalam suatu ruang, suhu b
tinggi daripada benda-bend
keduanya sama, namun ke
permukaan kulit kita denga
terasa dingin.
b. Kegiatan Pembelajaran
No Kegiata
Pendahuluan
1. Untuk memperoleh perhatian d
tunjukkanlah berbagai label ma
pada label yang menunjukkan
menanggapi tulisan dalam labe
2. Bimbing Peserta Didik merumu
Inti
1. Secara berkelompok, Peserta D
“Membandingkan Energi Panas
Didik untuk menganalisis dan m
hasilnya. Doronglah Peserta Did
prosedur dilakukan dengan ben
2. Elaborasi lebih lanjut ke penger
dan energi makanan. Lakukan k
kegiatan pemotivasian.
3. Analisis
Semakin lama waktunya, berart
lingkungan makin besar. Untuk
banyak memerlukan energi pan
memanaskan air yang lebih sed
Penutup
Bersama Peserta Didik, lakukan penyim
benda-benda dari kayu (isolator) lebih
da logam (konduktor). Seharusnya, suhu
etika kita menyentuh logam, kalor dari
an cepat berpindah ke logam sehingga
an Pembelajaran
dan memotivasi Peserta Didik
akanan kemasan. Fokuskan
kalori makanan. Mintalah Peserta Didik
el itu.
uskan.
Didik melakukan penyelidikan
s Benda” (Buku Siswa). Doronglah Peserta
melakukan inferensi, serta mendiskusikan
dik untuk tidak takut salah, yang penting
nar dan aman.
rtian kalor, kalor sebagai bentuk energi,
klarifikasi dengan label makanan pada
ti energi panas yang dilepaskan ke
k memanaskan air yang volumenya
nas yang lebih besar dibandingkan untuk
dikit.
mpulan, refleksi, serta penugasan.
Ilmu Pengetahuan Alam 109
2. Pertemuan II dan III : Konsep H
Suhu Benda dan Konsep Hubung
Benda (2 dan 3 JP)
a. Materi untuk Guru
Untuk benda yang tidak beru
suhu benda berbanding lurus den
benda, serta bergantung pula pa
secara kuantitas disebut kalor jeni
menaikkan suhu 1 kg benda sehin
4200 J/(kg K).
Secara matematis dirumuskan
Q=mxc+
Grafik perubahan suhu terhadap
pemanasan) adalah
Suhu
Perubahan wujud beserta kalor
yang berubah wujud dapat dilihat
dan mendidih adalah sebagai beri
1) Menguap dapat terjadi pada se
cair ke gas terjadi pada permuk
2) Mendidih terjadi pada suhu
(dipengaruhi tekanan udara pa
110 Buku Guru Kelas VII SMP/MT
Hubungan Kalor dan Perubahan
ngan Kalor dan Perubahan Zat
ubah wujud, kalor untuk perubahan
ngan massa benda dan kenaikan suhu
ada jenis bendanya. Jenis benda ini
is, yakni kalor yang diperlukan untuk
ngga suhunya naik 1 K. Kalor jenis air
+ ∆T
p kalor yang diberikan (atau waktu
Kalor
r yang diperlukan atau diserap benda
t dalam Buku Siswa. Beda menguap
ikut.
embarang suhu, perubahan dari fase
kaan zat cair.
tertentu, yakni pada titik didihnya
ada zat cair itu), perubahan dari fase
Ts
cair ke gas terjadi pada selu
air mendidih pada suhu 100
ketinggian (tekanan udara s
3) Sebenarnya, suhu bukan fak
tekananlah faktor penentun
terjadi peristiwa mendidih.
a) Masukkan air ke labu erl
b) Matikan api, sumbat rap
air es. Amati air di dalam
c) Miskonsepsi adalah ban
proses perubahan wuju
simultan, artinya benda
suhunya berubah.
b. Kegiatan Pembelajaran
No Kegiatan
Pendahuluan
Untuk memperoleh perhatian dan me
gambar (buatlah powerpoint) pemana
cepat panas?” Mintalah Peserta Didik m
Inti
1. Secara berkelompok, Peserta Did
yang memengaruhi kenaikan suh
hasil kerjanya (sesuai kreasi Pese
(kemudian tekankan observasi –
Peserta Didik untuk tidak takut sa
2. Elaborasi hasilnya sehingga men
suhu dan penerapan/pemecahan
3. Secara berkelompok, Peserta Did
suhu benda saat terjadi perubah
tekankan observasi – inferensi –
untuk tidak takut salah.
uruh bagian zat cair. Di permukaan laut,
00C, titik didih semakin mengecil seiring
semakin kecil).
ktor penentu peristiwa mendidih, namun
nya. Oleh karena itu saat suhu turun,
Perhatikan percobaan berikut ini.
lenmeyer, dan didihkan.
pat-rapat mulut labu, siram labu dengan
m labu.
nyak Peserta Didik menganggap bahwa
ud dan kenaikan suhu berlangsung
a yang berubah wujudnya dapat saja
n Pembelajaran
emotivasi Peserta Didik tunjukkanlah
asan air dan minyak. “Mana yang lebih
menyampaikan idenya.
dik melakukan kegiatan “Selain kalor, apa
hu benda?”, Peserta Didik menuliskan
erta Didik), dan mendiskusikan hasilnya
– inferensi – komunikasi). Doronglah
alah.
nuju persamaan kalor untuk kenaikan
n masalah yang relevan.
dik melakukan kegiatan “Bagaimana
han wujud?” Diskusikan hasilnya (terus
komunikasi). Doronglah Peserta Didik
Ilmu Pengetahuan Alam 111
4. Elaborasikan hasilnya dengan meng
pemotivasian dan persamaan kalor
5. Konfirmasi untuk gejala-gejala peru
sehari-hari.
6. Contoh hasil kegiatan Peserta Didik,
Didik cenderung stabil selama 3 me
kegiatan mengukur suhu saat air me
tidak berubah).
Penutup
Bersama Peserta Didik, lakukan penyimpu
mandiri.
3. Pertemuan IV dan V : Perpindah
a. Materi untuk Guru
Secara umum, ada 3 jenis perp
dan radiasi) di sekitar Peserta D
radiasi dari matahari). Misalnya
terjadi perpindahan panas secara
(adapun yang dominan radiasi).
Laju perpindahan kalor secar
bahan (konduktivitas bahan), luas
konduktor.
Gejala konveksi di alam terjad
benda karena perubahan suhu. Pe
perubahan massa jenis dan ben
berada di atas benda yang bermas
Radiasi merupakan perpindaha
radiasi dapat menembus benda
bentuk gelombang elektromagnet
sekitarnya akan melepaskan kalor
dari lingkungannya akan menerim
112 Buku Guru Kelas VII SMP/MT
gaitkan dengan kegiatan
untuk perubahan wujud.
ubahan wujud dalam kehidupan
, yaitu hasil pengukuran suhu Peserta
enit. Alternatif kegiatan adalah
endidih (hasilnya cenderung stabil/
ulan dan refleksi, dengan penugasan
han Kalor (2 dan 3 JP)
pindahan kalor (konduksi, konveksi,
Didik berlangsung simultan (kecuali
a, pada oven panas konveksi, juga
a konduksi, konveksi, maupun radiasi
ra konduksi bergantung pada jenis
s penampang konduktor, dan panjang
di karena adanya perubahan volume
erubahan volume ini mengakibatkan
nda yang massa jenisnya kecil akan
ssa jenis lebih besar.
an kalor tanpa memerlukan medium,
a bening, dan radiasi kalor dalam
tik. Benda yang lebih tinggi dari suhu
r, sedangkan benda yang lebih dingin
ma kalor.
Ts
Kalor yang diterima atau dil
lurus dengan emisivitas bend
gelap semakin besar), luas perm
mutlak benda. Peristiwa radia
kehidupan.
b. Kegiatan Pembelajaran
No Kegiatan
Pendahuluan
Untuk memperoleh perhatian dan me
demonstrasikanlah peristiwa konduks
mereka untuk menyampaikan tangga
Inti
1. Secara berkelompok, Peserta Did
jenis bahan berpengaruh terhada
hasilnya (tekankan observasi – in
Didik untuk tidak takut salah. Elab
dengan kegiatan pemotivasian.
2. Konfirmasi untuk gejala-gejala ko
dan konveksi dalam kehidupan s
Didik melakukan penyelidikan “M
3. Diskusikan hasilnya (terus tekank
Doronglah Peserta Didik untuk ti
gejala konveksi di alam, dan pene
sehari-hari.
lepas pada peristiwa radiasi berbanding
da (bergantung warna benda, semakin
mukaan benda, dan pangkat empat suhu
asi dapat dimanfaatkan dalam berbagai
n Pembelajaran
emotivasi Peserta Didik
si atau konveksi, kemudian mintalah
apannya terhadap fenomena tersebut.
dik melakukan penyelidikan “Apakah
ap konduktivitas bahan?” Diskusikan
nferensi –komunikasi). Doronglah Peserta
borasikan hasilnya dengan mengkaitkan
onduksi di alam dan penerapan konduksi
sehari-hari. Secara berkelompok, Peserta
Mengamati arus konveksi”
kan observasi – inferensi –komunikasi).
idak takut salah. Konfirmasi untuk gejala-
erapan konveksi dalam kehidupan
Ilmu Pengetahuan Alam 113
4. Secara berkelompok, Peserta Didik m
pengaruh warna benda terhadap ke
• Ambil 3 termometer, catat penunju
ruangan)
• Bungkuslah tiap termometer deng
berbeda warnanya (bening, kuning
• Letakkan ujung reservoir 3 termom
lampu pijar yang menyala (misalny
• Amati penunjukan suhunya untuk
5. Diskusikan hasilnya (terus tekankan
Doronglah Peserta Didik untuk tidak
6. Elaborasikan pada faktor-faktor yang
dilepas pada radiasi kalor serta pem
Penutup
Lakukan refleksi serta penugasan “Ayo Kit
4. Pertemuan VI : Tugas Projek (2
Kegiatan Pembelajaran
No Kegiatan P
Pendahuluan
1. Orientasikan Peserta Didik kepada m
akhir Uji Kompetensi Bab IV Buku Si
Inti
Secara berkelompok, Peserta Didik melak
memungkinkan, doronglah sampai produ
aturan dasar dengan Peserta Didik, misaln
bentuk umum laporannya. Berilah bimbin
Didik untuk berpikir dan mengendapkan
Penutup
Lakukan refleksi terhadap cara pemecaha
Didik.
114 Buku Guru Kelas VII SMP/MT
melakukan percobaan “Bagaimana
enaikan suhunya”:
ukan suhunya (seharusnya = suhu
gan plastik yang sama jenisnya tetapi
g, hitam).
meter itu pada jarak yang sama dari
ya pada jarak 10 cm, memutar).
setiap menit, hingga 10 menit.
observasi – inferensi –komunikasi).
k takut salah.
g mempengaruhi kalor yang diterima/
manfaatannya dalam kehidupan
ta Lakukan.”
2 JP)
Pembelajaran
masalah berikut. Tugas Projek (bagian
iswa).
kukan tugas projek. Jika
uk (tidak hanya rancangan). Sepakati
nya kapan tugas selesai, bagaimana
ngan seperlunya, beri “ruang” Peserta
n pikirannya.
an masalah yang dilakukan Peserta
Ts
F. Evaluasi
1. Jenis/teknik penilaian adalah
sikap, penilaian diri, penilaian a
2. Bentuk instrumen dan instr
berbentuk esai yang tertera pad
untuk sikap dan keterampila
penilaian.
No KD Indikator
1. KD pada KI 1
2. KD pada KI II
3 KD pada Peserta Didik da
KI III menjelaskan pe
Peserta Didik da
menentukan kal
perubahan wuju
Peserta Didik da
membedakan ko
konveksi.
Peserta Didik me
contoh.
Peristiwa kondu
kehidupan seha
Peserta Didik me
contoh cara pem
konduksi, konve
dalam kehidupa
h tes tertulis, penugasan, pengamatan
antarteman, unjuk kerja, dan produk.
rumennya adalah lembar tes tertulis
da buku siswa dan lembar pengamatan
an seperti tertera buku guru bagian
r Esensial Teknik
Observasi perilaku/
apat penilaian diri/penilaian
engertian kalor. antarteman
apat Observasi perilaku/
lor untuk penilaian diri/penilaian
ud. antarteman
apat Tes tertulis, penugasan
onduksi dan
enjelaskan
uksi dalam
ari-hari.
enjelaskan
manfaatan
eksi, dan radiasi
an sehari-hari.
Ilmu Pengetahuan Alam 115
Peserta Didik mem
kegunaan satuan b
pengukuran.
Peserta Didik meng
satuan dalam SI.
Peserta Didik menje
pengertian besaran
Peserta Didik meny
macam-macam bes
beserta satuannya.
4 KD pada KI 4 Peserta Didik dapat
karakteristik suhu b
pada saat benda m
perubahan wujud.
Peserta Didik dapat
pengaruh jenis bah
kemampuan meng
kalor pada peristiw
Peserta Didik dapat
hasil perancangan
radiasi kalor.
Lembar penilaian p
G. Pengayaan
1. Air, kalor jenis air paling besar di
2. Saat keringat menguap, kerin
lingkungan sekitar (termasuk dari
oleh gerak) menjadi dingin.
3. Tiga cara perpindahan kalor, yaitu
Konduksi adalah perpindahan kalo
medium. Konveksi adalah perpind
partikel medium. Radiasi adalah p
medium.
116 Buku Guru Kelas VII SMP/MT
mahami
baku dalam
gkonversi
elaskan Penilaian Produk
n pokok.
yebutkan
saran pokok
.
t menyelidiki
benda
mengalami
t menyelidiki Penilaian Unjuk Kerja
han terhadap
ghantarkan
wa konduksi.
t menyajikan Penilaian Unjuk Kerja
pemanfaatan
produk. Penilaian Unjuk Kerja
antara zat-zat yang lain.
ngat menyerap panas (kalor) dari
i tubuh), sehingga tubuh (yang panas
u konduksi, konveksi, dan radiasi.
or tanpa disertai perpindahan partikel
dahan kalor bersamaan dengan gerak
perpindahan kalor tanpa memerlukan
Ts
4. Konduktor adalah zat-zat yan
konduksi. Contohnya besi, baja
5. Isolator adalah zat-zat yang suli
Contohnya kayu, plastik, spon,
H. Remedial
Bagi Peserta Didik yang belum
mempelajari kembali materi yang be
Setelah melakukan langkah-langkah
diagnosis, menemukan penyebab k
belum dikuasai, guru dapat melakuka
rencana kegiatan yang telah ditetap
dengan berbagai cara, seperti me
contoh terutama berkaitan dengan
menggunakan berbagai media dan
praktik atau demonstrasi, tutor seba
dari guru ke siswa secara persona
semangat belajar. Pelaksanaan remed
waktu TM kelima dan keenam.
I. Interaksi dengan Orang Tua
Komunikasi dengan orang tua d
yang memfasilitasi komunikasi yang
tua Peserta Didik. Buku penghubu
kerjasama pihak sekolah dengan ora
Peserta Didik. Buku penghubung ini
materi/topik, bentuk tugas, dan tand
ng mudah menghantarkan kalor secara
a, tembaga, aluminium, emas, dan perak.
it menghantarkan kalor secara konduksi.
, udara, kaca, dan lain-lain.
mencapai KKM diberi remedial yaitu
elum dikuasai dengan bimbingan guru.
praremedial, diantaranya analisis hasil
kesulitan belajar dan topik-topik yang
an program remedial berdasarkan pada
pkan. Pelaksanaan remedial dilakukan
emberikan tambahan penjelasan atau
topik-topik yang belum dikuasai serta
strategi, misalnya banyak melakukan
aya, dan diskusi kelompok. Bimbingan
al juga diperlukan untuk mendukung
dial bersamaan dengan pengayaan pada
dapat menggunakan buku penghubung
baik antara sekolah/guru dengan orang
ung ini juga bermanfaat membangun
ang tua dalam membantu keberhasilan
i memuat hari/tanggal, mata pelajaran,
da tangan orang tua.
Ilmu Pengetahuan Alam 117
Contoh Lembar Mon
Hari/ Mata Materi/ Bentu
Tanggal Pelajaran Topik Tuga
Bentuk lain interaksi dengan orang
orang tua dalam tugas-tugas sekolah p
menyusun tugas untuk Peserta Didik yan
kegiatan-kegiatan bersama Peserta Didi
118 Buku Guru Kelas VII SMP/MT
nitoring Orang Tua
uk Tanda Komentar Tanda
as Tangan Orang Tua Tangan
Orang
Guru
Tua
tua yaitu membangun keterlibatan
para Peserta Didik. Guru dianjurkan
ng dapat melibatkan orang tua dalam
ik.
Ts
Energi Dal
Sistem Kehid
A. Kompetensi Inti (KI) dan Kom
Kompetensi Inti
3. Memahami pengetahuan (faktual
konseptual, dan prosedural)
berdasarkan rasa ingin tahunya
tentang ilmu pengetahuan, tekno
seni, budaya terkait fenomena da
kejadian tampak mata.
4. Mencoba, mengolah, dan menyaj
dalam ranah konkret (menggunak
mengurai, merangkai, memodifik
dan membuat) dan ranah abstrak
(menulis, membaca, menghitung
menggambar, dan mengarang) se
dengan yang dipelajari di sekolah
sumber lain yang sama dalam sud
pandang/teori.
lam Bab
16dupan
mpetensi Dasar (KD)
l, Kompetensi Dasar
ologi, 3.5. Menganalisis konsep
an energi, berbagai sumber
energi, dan perubahan
bentuk energi dalam
kehidupan sehari-hari
termasuk fotosintesis.
ji 4.5. Menyajikan hasil
kan, percobaan tentang
kasi, perubahan bentuk energi,
k termasuk fotosintesis.
g,
esuai
h dan
dut
Ilmu Pengetahuan Alam 119
B. Indikator dan Tujuan Pembelaja
Indikator
3.5.1. Menjelaskan 3 konsep 3.5.1.1. Pe
energi dan sumber- ko
sumber energi.
3.5.1.2. Pe
su
3.5.2. Menjelaskan 3.5.2.1. Pe
perubahan energi yang pe
terjadi di alam dan te
dalam tubuh.
3.5.2.2. Pe
m
lem
3.5.2.3. Pe
pe
tra
se
3.5.3. Menjelaskan konsep 3.5.3.1. Pe
fotosintesis. ko
4.1.1. Menyajikan hasil 4.1.1.1. Pe
pengamatan, be
inferensi, dan ke
mengomunikasikan fo
hasil.
120 Buku Guru Kelas VII SMP/MT