PRoF. DR, It AHBAH AZ-ZUHAltl
)5
tte Lt t), y)3, I
-
ffiL,
ttATUHU
Pengantar llmu Fiqih . Tokoh-Tokoh Madzhab Fiqih
Niat.ThaharahrShalat
Jilid
1
);ttdlYUt?t
FIQHESEAi4
}1/A ADILTATUHU
Pengantar llmu Fiqih.Tokoh-Tokoh Madzhab Fiqih
Niat.Thaharah.Shalat
Buku ini membahas aturan-aturan syariah islamiyyah yang disand arkan kepada dalil-dalil
yang shahih baik dari Al-Qur'an, As-Sunnah, maupun akal. Oleh sebab itu, kitab ini tidak hanya
membahas fiqih sunnah saja atau membahasfiqih berasaskan logika semata.
Selain itu, karya inijuga mempunyai keistimewaan dalam hal mencakup materi-materi
fiqih darisemua madzhab, dengan disertai proses penyimpulan hukum (istinbaath al-ahkaam)
darisumber-sumber hukum lslam baikyang naqlimaupun aqli(Al-Qur'an, As-Sunnah, dan juga
ijtihad akalyangdidasarkan kepada prinsip umum dansemangattasyri'yangotentik).
Pada jilid pertama ini, disajikan pembahasan mengenai seluk-beluk fiqih antara lain arti
fiqih dan keistimewaannya, sejarah ringkas tokoh-tokoh madzhab fiqih, peringkat-peringkat
tokoh ahli fiqih, seluk-beluk tentang niat dari sudut pandang fiqih, juga pembahasan utama
mengenai thaharah dan shalat.
Semoga karya Profesor Wahbah az-Zuhaili, ulama asal Suriah ini, dapat memberikan
manfaat yang seluas-seluasnya kepada umat lslam, khususnya bagi Anda sekalian, para
pembaca yang dirahmati Allah SWT.
WAHBAH AZ-ZUHAILI lahir di Dair 'Athiyah, Damaskus, pada tahun 1932. Pada tahun 1956,
beliau berhasil menyelesaikan pendidikan tingginya di Universitas Al-Azhar Fakultas Syariah.
Beliau memperolehgelarmagisterpadatahun 1959 pada bidangSyariah lslamdariUniversitas
Al-Azhar Kairo dan memperoleh gelar doKor pada tahun 1959 pada bidang Syariah lslam dari
Universitas Al-Azhar Kairo. Tahun 1963, beliau mergajar di Universitas Damaskus. Di sana,
beliau mendalami ilmu fiqih serta ushulfiqih dan mengajarkannya di Fakultas Syariah. Beliau
iuga kerap mengisi seminar dan acara televisi di Damaskus, Emirat Arab, Kuwait, dan Arab
Saudi. Ayah beliau adalah seoranghafizh Qur' an dan mencintai As-Sunnah.
,.'E Frffi DARULFIKIR rsBN 978-979-077 -2tO-6
P.EMA rN'ANr fiil|nltilJilltltililttilil
F
I
I
t
:.;:::*,"DAFTAR I Il',i".rirri :,1'.'r::. S
Pengantar Penerbit 13
Mukadimah 15
Metode Penulisan Kitab 1B
Pendorong Utama Penulisan Kitab 23
PENGANTAR ILMU FIQIH IZS 27
BAB PERTAMA:ARTI FIQIH DAN KEISTIMEWAANNYA
BAB KEDUA: SE}ARAH RINGKAS TOKOH.TOKOH MADZHAB FIQIH 39
40
A. Abu Hanifah, an-Nu'man bin Tsabit [80-150 H) Pendiri Madzhab Hanafi'.'.'.'..
B. Imam Malik bin Anas (93-179 H) Pendiri Madzhab Maliki.......... 4l
C. Muhammad bin Idris asy-Syafi'i (750-204 H) Pencetus Madzhab Syafi'i.......'.'.
D. Ahmad bin Hambal asy-syaibani (764'241 H) Pencetus Madzhab Hambali..'. 44
E. Abu Sulaiman, Dawud bin Ali al-Asfihani az'Zahiri 46
F. Zaid bin Ali Zainal Abidin ibnul Husain [wafat 122H)......... 48
49
G. Al-lmam Abu Abdullah fa'far ash-Shadiq bin Muhammad al-Baqir bin AIi
Zainal Abidin ibnul Husain (80-148 H/699'765 M) Pencetus 50
Madzhab Imamiyyah 51
H. Abu asy-Sya'tsa' at-Tabi'i, Jabir bin Zaid [wafat 193 H) Pencetus
Madzhab Ibadiyyah..
BAB KETIGA: PERINGKAT-PERINGKAT TOKOH AHLI FIQIH 54
54
DAN KITAB-KITAB FIQIH 56
A. Peringkat Tokoh Ahli Fiqih
B. Peringkat Kitab-kitab Fiqih
BAB KEEMPAT: ISTILAH-ISTILAH DALAM FIQIH DAN PARA PENGARANGNYA..... 5B
5B
A. Istilah-lstilah Fiqih yang Umum 63
B. Istilah-lstilah Khusus dalam Madzhab
BAB KELIMA: SEBAB-SEBAB PERBEDAAN PENDAPAT DI KALANGAN FUQAHA... 72
BAB KEENAM: ATURAN MENGGUNAKAN PENDAPAT MADZHAB 77
79
YANG PALING MUDAH...... 81
A. Madzhab dan Pendapat yang Dapat Diikuti B5
B. Apakah Ada Tuntutan untuk Mengikuti Suatu Madzhab Tertentu
L02
Secara Disiplin dalam Semua Permasalah (iltizam madzhab mu'ayyan)? ..........
C. Apakah Wajib Bertanya kepada Orang yang Lebih Utama dan Lebih Raifh
Ilmunya, atau Cukup Bertanya kepada Ulama Siapa Saja yang Mudah?..............
D. Pendapat Pakar Ushul Fiqih dalam Masalah Memilih Pendapat yang Paling
Mudah (Tatabbu' ar-Rukhash) dan dalam Masalah Talfiq antara Madzhab.......
E. Aturan-Aturan Syara' dalam Memilih Pendapat yang Paling Mudah.........
BAB KETUIUH: HASIL IITIHAD YANG BENAR. 717
BAB KEDELAPAN: CARA BERIITIHAD L79
BAB KESEMBILAN: MEMBATALKAN IITIHAD, BERUBAHNYA IJTIHAD, 120
SERTA PERUBAHAN HUKUM KARENA PERUBAHAN ZAMAN... t20
t20
A. Perubahan ljtihad (Taghayyur Al-ijtihad)..
B. Membatalkan Ijtihad (Naqdhul ljtihad) L2L
C. Perubahan Hukum Karena Perubahan Zaman......
BAB KESEPULUH: RANCANGAN PEMBAHASAN 723
BAB KESEBELAS: DAFTAR UKUMN-UKURAN L24
BAB KEDUA BELAS: NIAT DAN PENDORONG DALAM IBADAH, AKAD, FASKH, 727
DAN IUGA N IAT MENINGGALKAN PERKARA YANG DILARANG OLEH AGAMA
@r-ruRUn
H
B
A. Hakikat Niat atau Definisi Niat.............. 130
B. Hukum Niat (Kewajiban Niat), Dalil-dalil yang Mewajibkannya 732
147
dan Kaidah-kaidah Syara'yang Berhubungan Dengannya 145
C. Tempat Niat..............
D. Waktu Niat..............
F. Ragu dalam Niat, Berubah Niat, Menggabungkan Dua Ibadah
dengan Satu Niat.... 158
G. Tujuan Niat dan Faktor-faktornya........... 762
H. Syarat-syarat Niat .. 166
I. Niat dalam lbadah: Syarat atau Rukun?..................... I74
|. Niat dalam Akad atau Muamalah.. tB6
K. Niat dalam Faskh........... 190
L. Niat dalam Perbuatan yang Dituntut oleh Agama untuk Ditinggalkan (At-turukl 191
M. Niat dalam Perkara-perkara Mubah dan Adat Kebiasaan..
792
N. Niat dalam Perkara-perkara yang Lain.............. 193
PENUTUP 195
BAGIAN I.IBADAH I te7 799
200
PENDAHULUAN
207
. Rancangan Pembahasan lbadah 202
202
BAB PERTAMA:THAHARAH.............. 204
A. Konsep Thaharah... 205
224
1. Pengertian dan PentingnyaThaharah.....,.........,... 224
2. Syarat-syarat Waiib Thaharah... 229
3. |enis-jenis Alat untuk Thaharah., 234
4. fenis-jenis Air................
236
a' Air Mutlak' 236
b. Air yang Suci, tetapi tidak Menyucikan......... 247
c. Air yang Najis.............
5. Hukum Mengenai Sisa Minuman dan Telaga 245
a. Hukum Air Sisa Minuman
b. Hukum Telaga
6. fenis Barang-barangyangSuci
!
ffil.
.,,1
EI
1. fenis-jenis Najis Secara Umum dan Hukum Membersihkannya 250
250
a. Najis yang Disepakati dan yang Dipertikaikan oleh Ulama.,....... 25L
1) Najis yang Disepakati oleh Ulama Madzhab.... 25L
2) Najis yang Diperselisihkon oleh Ulama 253
264
b. fenis Najis yang Haqiqi.,...............,.... 264
L) Pembagian Najis Menurut Ulama Hanafi......... 265
a) Najis Mughallazhah dan Mukhaffafah..................... 265
b) Najis yang Padat dan Najis yang Cair...... 265
266
c) Najis yang Dapat Dilihat dan Najis yang tidak Dapat Dilihat......
266
2) Jenis Najis Menurut Pendapat Ulama Selain Ulama Madzhab Hanafi 266
268
2. Ukuran Najis yang Dimaafkan. 269
27L
a. Menurut Madzhab Hanafi
273
b. Menurut Madzhab Maliki ....... 273
c. Menurut Madzhab Syafi'i........... 277
d. Menurut Madzhab Hambali......
278
3. Cara Menyucikan Najis Haqiqi dengan Air................ ..
a. Dari Segi Bilangan 282
b. Memerah Sesuatu yang Dapat Diperah dan yang Telah Menyerap
Banyak Najis,............
c. Mencurahkan ataupun Menuangkan Air ke Atas Najis
(dan Membasuh Wadah)..................
4. Hukum Ghusalah
1. Pengertian Istinja' dan Perbedaannya dengan Istibra' serta /sfym ar............ 283
2. Hukum Istinja',lstijmar,danlstibra' 284
3. Alat-alat, Sifat, dan Cara Ber-rstinja'............. 287
4. Hal-hal yang Disunnahkan Ketika Istinja'..,....,. 290
5. Adab MembuangAir 293
D. Wudhu Dan Perkara yang Berkaitan Dengannya.... 297
a. Definisi dan Hukum-hukum Wudhu (fenis atau Cara) 297
b. Rukun-rukun Wudhu 298
304
1) Rukunyang Disepakati oleh Semua lllama 304
2) Rukun Wudhu yang Diperselisihkan................ 3t4
a) Niat.......
b) Tartib........... 3L4
319
c) Berturut-turut (Muwalah)..............., 321
d) Menggosok Secara Perlahan dengan Tongan........ 322
c. Syarat-syaratWudhu... 324
1) Syarat-syaratWajib. 324
2) Syarat-syarat 9ah...... 325
326
d. Sunnah-sunnah Wudhu.
329
. Cara Rasulullah saw. Berkumur dan Ber-istf nsyaq 336
Ketika Berwudhu.
341
e. Adab dan Fadhilah Wudhu........ 344
. Kesimpulan Kesunnahan dan Adab Wudhu Menurut 347
Berbagai Madzhab........ 366
370
f. Perkara yang Dimakruhkan Sewaktu Berwudhu. 375
g. Perkara yang Membatalkan Wudhu
380
. Kesimpulan Pendapat Para Madzhab Berkaitan dengan 380
Perkara yang Membatalkan Wudhu 380
382
h. Wudhu Orang yang Uzur 384
i. Perkara yang Diharamkan Sebab Hadats Kecil............. 385
385
2. Bersiwak.... 387
a. Definisi Bersiwak... 387
b. Hukum Bersiwak....
c. Cara Bersiwak dan Alatnya....... 394
394
d. Faedah Bersiwak... 397
e. Amalan-amalan Baik yang Berkaitan dengan Bersiwak 399
407
f. Lima Perkara Fitrah 4L0
g. Sepuluh Perkara Fitrah 4L2
4L3
h. Pendapat Fuqaha tentang Sepuluh Perkara Fitrah 4L5
a. Definisi Mengusap Khuf dan Dasar Mensyariatkan 420
b. Cara Mengusap Khuf dan Tempatnya
c. Syarat-syarat Mengusap Khuf .........
d. fangka Waktu untuk Mengusap Khuf .............
e. Perkara-perkarayang Membatalkan Mengusap Khuf..........
f. Mengusap di Atas Serban
g. Mengusap Kaos Kaki (Stocking).........
h. Mengusap Balutan atau Perban
i. Perlukah Menggabungkan antara Mengusap Perban atau Balutan
j. Perlukah Mengulang Shalat Setelah Sembuh? 42L
k. Perkara-perkara yang Membatalkan Mengusap Perban 422
l. Perbedaan Penting antara Mengusap Khuf danMengusap Perban
424
atau Balutan
E. Mandi 424
425
1.. Ciri-ciri Mandi.......... 426
434
2. Perkara-perkara yang Menyebabkan Wajib Mandi 434
3. Perkara Fardhu dalam Mandi..........
440
. Cara Mandi Rasulullah saw ............. 444
4. Perkara-perkara Sunnah dalam Mandi..........
445
. Kadar Air yang Digunakan untuk Mandi dan Berwudhu 447
450
5. Perkara-perkara yang Dimakruhkan dalam Mandi... 454
454
6. Perkara yang Haram Bagi Orang yang Berjunub dan yang Semacamnya.... 464
7. Mandi-mandi Sunnah
B. Dua Masalah yang Berhubungan dengan Mandi
a. Hukum yang Berkaitan dengan Masjid
b. Hukum Tempat Mandi Panas Umum.........
Tayamum.. 467
t. Definisi Tayamum, Dasar Pensyariatan, dan Sifatnya......
a. Waktu Tayamum 468
472
b. Perkara yang Boleh Dilakukan dengan Satu Tayamum................ 474
c. Bolehkah Tayamum yang Asalnya untuk Mengerjakan Kesunnahan
Digunakan untuk Shalat Fardu? 475
2. Sebab-sebab Tayamum 476
3. Rukun-rukun Tayamum 486
4. Cara Bertayamum.......... 494
5. Syarat-syarat Tayamum 495
501
6. 504
506
7. Perkara yang Membatalkan Tayamum..
B. Hukum Orang yang Tidak Mempunyai Dua Alat Bersuci [Air dan Debu)....
G, Haid, Nifas, dan Istihadhah............... 508
1. Definisi Haid dan Masanya .. 508
a. Definisi Haid.............
b. Waktunya 508
2. Definisi Nifas dan Masanya 509
516
3. Hukum Mengenai Haid dan Nifas Serta Perkara yang Diharamkan 518
527
Bagi Wanita yang sedang dalam Keadaan Haid dan Nifas............
4. Darah Istihodhah dan Hukumnya................
BAB KEDUA: SHALAT 539
SIFAT SHALAT NABI MUHAMMAD SAW.............. 539
A. Definisi Shalat, Pensyariatan Shalat, Hikmah Kewaiiban Shalat,
Fardhu-fardhunya, dan Hukum Orang yang Meninggalkan Sha1at.......... 547
1. Definisi Sha1at.......... 547
2. Pensyariatan Shalat...... 541
3. Sejarah Shalat, f enis Kewajiban, dan Fardhu-fardhunya 542
4. Hikmah Kewajiiban Shalat dan Fardhu-fardhunya
.. 543
5. Hukum Orang yang Meninggalkan Sha1at.......... 546
B. Waktu Sha1at.......... 550
l. Waktu yang Afdhal atau Waktu yang Mustahab
2. Kapankan Shalat Dianggap Tunai (Adaa)? 556
3. Ijtihad dalam Masalah Waktu
4. Waktu Makruh Melaksanakan Shalat... 559
5. Waktu-waktu Lain yang Dimakruhkan Sha1at.......... 561
.. 562
569
C. Adzan dan Iqamah 573
1. Ad2an.......... 573
a. Makna, Pensyariatan, dan Fadhilah Ad2an.......... 573
b. Hukum Ad2an.......... 575
c. Adzan untuk Shalat yang Terlewat dan Shalat Sendirian....
d. Syarat-Syarat Adzan..... 57 6
.. 579
e. Cara Adzan 583
f. Makna Kalimah Ad2an......... 584
g. Hal-Hal Sunnah yang Perlu Dilakukan Sewaktu Ad2an.......... 584
h. Perkara yang Dimakruhkan Ketika Ad2an......... 589
i. Menjawab Seruan Adzan dan Iqamah ........................ 591
j. AdzanKesunnahan yang Perlu Dilakukan Selepas
594
2. Iqamah....... 596
a. Bentuk atau Cara Iqamah 596
b. Hukum Iqamah 597
c. Adzan untuk Selain Sha1at.......... 599
1. Syarat Wajib Shalat.......... 599
600
2. Hilang Udzur dalam Waktu Shalat........... 603
605
3. Syarat Sah Shalat. 605
a. Syarat Pertama: Mengetahui Masuknya Waktu Sha1at.......... 606
b. Syarat Kedua: Suci dari Hadats Kecil dan Besar........... 607
c. Syarat Ketiga: Suci dari Berbagai Najis............ 674
d. Syarat Keempat: Menutup Aurat 631
e. Syarat Kelima: Menghadap Kib1at........... 642
f. Syarat Keenam: Niat.............
651
g dan h. Syarat Ketujuh dan Kedelapan: Tertib dalam Menunaikan
651
Shalat dan Muwaalah (tidak Terputus Hubungan) dalam Setiap
652
Perbuatannya................. .. 652
i. Syarat Kesembilan: Meninggalkan Percakapan yang tidak Berkaitan
dengan Shalat..........
Syarat Kesepuluh: Meninggalkan Perbuatan yang Banyak
yang tidak Ada Kaitannya dengan ShaIat..........
Syarat Kesebelas: Meninggalkan Makan Minum........
INDEKS 653
,.
{ . }1:
br*
l,: I
FIqLH ISIAM IILID 1
Pengantar Penerbit
Agama Islam kaya akan tuntunan hidup Pembahasan dalam buku ini tidak hanya
bagi umatnya. Selain sumber hukum utama terfokus pada satu madzhab tertentu. Buku
yakni Al-Qur'an dan As-Sunnah, Islam juga ini lebih menekankan kepada metode perban-
mengandungi aspek penting yakni fiqih. Fiqih dingan antara pendapat-pendapat dalam
Islam sangat penting dan dibutuhkan oleh
madzhab empat (Hanafiyyah, Malikiyyah, Sya-
umat Islam, karena ia merupakan sebuah fi'iyyah, dan Hanabilah), dan pada beberapa
permasalahan juga dipaparkan beberapa pen-
"manual book" dalam menjalankan praktik dapat madzhab selain madzhab yang empat.
ajaran Islam itu sendiri, baik dari sisi ibadah, Dalam memaparkan pendapat suatu madzhab,
penulis berusaha untuk merujuk langsung ke-
muamalah, syariah, dan sebagainya. pada kitab-kitab utama dalam madzhab terse-
Hadir di hadapan Anda, sebuah hasil kar- but. Buku ini juga memerhatikan keshahihan
ya ulama kontemporer yang kapasitasnya su- hadits yang diiadikan dalil. Oleh sebab itu,
setiap hadits yang dijadikan dalil oleh fuqaha
dah tidak diragukan lagi, Profesor Wahbah akan di-takhrij dan di-tahqiq.
az-Zuhaili. Ulama asal Suriah ini hadir dengan
pembahasan Fiqih Islam yang lengkap dan Dari segi pembahasan hukum, buku ini
membahas perbedaan-perbedaan hukum yang
komprehensif. terdapat dalam setiap masalah fiqhiyyah dan
Buku ini membahas aturan-aturan sya- membandingkan permasalahan yang ada dalam
riah islamiyyah yang disandarkan kepada satu madzhab dengan madzhab lain.
dalil-dalil yang shahih baik dari Al-Qur'an, As- Keunggulan lain dari buku ini adalah buku
Sunnah, maupun akal. Oleh sebab itu, kitab ini
tidak hanya membahas fiqih sunnah saia atau ini lebih memfokuskan pada sisi praktikal.
membahas fiqih berasaskan logika semata. Oleh sebab itu, ia tidak menyinggung masalah-
masalah rekaan yang tidak mungkin terjadi,
Buku ini juga mempunyai keistimewaan seperti masalah perbudakan karena hal itu
sudah tidak relevan dengan kehidupan univer-
dalam hal mencakup materi-materi fiqih sal modern masa kini.
dari semua madzhab, dengan disertai proses Penulis juga akan menyebutkan pendapat
penyimpulan hukum (istinbaath al-ahkaam)
yang rajih, terutama bila di antara pendapat
dari sumber-sumber hukum Islam baik yang tersebut ada yang bersandar kepada hadits
naqli maupun aqli (Al-Qur'an, As-Sunnah,
dan juga iitihad akal yang didasarkan kepada
prinsip umum dan semangat tasyri' yang
otentik).
FIQIH ISI,AM JILID 1 lakukan dengan berbekal kaidah-kaidah syara',
dasar-dasar utamanya, dan juga keputusan-
dhaif, atau di saat satu pendapat mempunyai keputusan fuqaha.
potensi lebih untuk menimbulkan kemasla-
hatan dan menolak kerusakan. Akhirnya, semoga karya besar ini dhpat
Para pembaca juga akan dengan mudah memberikan manfaat yang seluas-seluasnya
dalam memahami pembahasan dalam buku kepada umat Islam, khususnya bagi Anda se-
kalian, para pembaca yang dirahmati Allah
ini. Penulis menggunakan redaksi bahasa
SWT.
yang mudah dipahami, rangkaian kalimatnya
sederhana, dan sistematikanya sesuai dengan B il I a ah it- taufii q w al -h i d a ay a h
pemahaman kontemporer. Penulis juga beru- Allaahu a'lam bish-shawaab.
saha untuk membahas beberapa permasa-
lahan fiqih kontemporer. Pembahasan ini di-
#e't
IsrAM lrrrD I
Dengan Menyebut Asma Allah
Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang
Mukadimah
Segala puji bagi Allah Yang Maha Menge- masyarakat selalu dalam kondisi aman, stabil,
dan maju. Dengan sistem tersebut, negara
tahui lagi Mahapandai. Kasih sayang, peng- mampu melindungi warganya dari berbagai
hormatan, dan juga keselamatan semoga se- penyakit yang timbul di tengah-tengah ma-
lalu dicurahkan kepada baginda Muhammad syarakat. Dan dengan sistem tersebut pula,
negara bisa membendung aliran-aliran pe-
saw, utusan Allah yang bertugas memberi ka- mikiran yang mengancam eksistensi dan ke-
bar gembira kepada orang-orang beriman dan pribadian warganya.
memberi ancaman kepada orang-orang yang Ancaman-ancaman tersebut bisa terjadi
ketika negara sedang dalam keadaan lemah,
kafir. Shalawat dan salam semoga tercurahkan merosot, ataupun ketika negara sedang di-
juga kepada keluarga Nabi dan juga sahabat- landa kerusakan dalam berbagai bidang. An-
caman-ancaman tersebut juga bisa timbul ke-
sahabatnya, yang merupakan pemimpin bagi tika negara sedang dilanda kemiskinan dan
kelaparan, atau bisa juga disebabkan kezalim-
manusia dalam mencari petunjuk dan laksana an dan pemerintahan yang otoriter. Selain itu,
ancaman-ancaman tersebut juga bisa timbul
cahaya bagi kehidupan. SemogaAllah meridhai akibat merebaknya budaya glamor dan diper-
para sahabat dan tabi'in yang masuk dalam
jajaran mujtahid salaf yang saleh. Semoga turutkannya hawa nafsu, ataupun disebabkan
merajalelanya paham materialisme sebagai-
Allah juga meridhai orang-orang yang meng- mana yang terjadi pada masa kita sekarang
ikuti mereka dengan baik dan benar hingga ini.
hari Kiamat nanti. Tidak ada yang bisa mengentaskan ma-
Segala urusan kehidupan dan hubungan syarakat dari kerusakan dan keterpurukan
ini, selain semangat diri sendiri yang kuat
sosial di antara manusia tidak akan berlang-
untuk mereformasi segala penyelewengan dan
sung dengan baik-menurut perspektif ke-
penyimpangan. Dengan semangat ini, maka
adilan Tuhan dan logika manusia-jika dalam
orang-orang yang lalai dan yang terlena men-
pelaksanaannya tidak ditopang oleh aqidah jadi sadar. Dan dengan semangat ini pula, rasa
yang kuat, akhlak yang mulia, dan iuga sistem- percaya diri bisa kembali-tumbuh dalam hatl
sistem yang komprehensif. Sistem tersebut
';
mengatur setiap tingkah laku individu baik
yang zahir maupun batin, mengatur tata tertib
berumah tangga yang merupakan unsur utama
terbentuknya masyarakat, dan juga menetap-
kan tata aturan yang jelas bagi masyarakat
hidup dalam sebuah Sehlngga,
FIqLH ISI.AM JITID I nyangkut hukum perkataan, perbuatan, perilaku,
sehingga dia pun sadar akan signifikansi ke- maupun sistem yang mengatur kehidupan
beradaan, perilaku, dan perannya dalam ke- mereka. Hukum-hukum Al-Qur'an dan As-
hidupan ini. Perumpamaan dalam Al-Qur'an Sunnah terkumpul dan mengkristal dalam
dan juga sejarah kehidupan Nabi Muhammad fiqih Islam, sehingga tujuan utama dari agama
saw adalah contoh yang paling tepat bagi Islam inheren dalam fiqih Islam ini. Agama
gerakan dakwah untuk membenahi arah ke- Islam yang membawa sekumpulan dasar-
hidupan manusia. Allah SWT berfirman,
dasar aqidah yang shahih, cara ibadah yang
t*11'l61ttYS bena4 dan aturan muamalah yang betul se-
"Dan Kami turunkan (Al-Qur'an) itu dengan benarnya mempunyai tujuan penyempurnaan
sebenarnya dan (Al-Qur'an) itu turun dengan supaya hubungan dan perilaku sosial da-
(membowa) kebenaran. Dan Kami mengutus lam masyarakat menjadi baik. AI-Fiqh al-
Akbar mempunyai tujuan mengenalkan ma-
engkau (Muhammad), hanya sebag ai pembawa nusia terhadap sisi positif dan negatif yang
dimilikinya. Adapun fiqih menurut arti yang
berita gembira dan pemberi peringotan." (al- lebih sempit adalah hukum-hukum syara'
Israa': 105) praktis. Sehingga, fiqih bisa dikatakan meru-
pakan implementasi yang tepat bagi syariah
Allah SWT juga berfirman,
Islam dan juga bagi manhaj Al-Qur'an dalam
"Sungguh, AI-Qur'an ini memberi petunjuk
ke fialan) yang paling lurus dan memberi kehidupan ini.
kabar gembira kepada orang mukmin yang
mengerjakan kebajikan, bahwa mereka akan Namun, fiqih Islam juga perlu ditulis ulang
mendapat pahala yang besor." [al-Israa': 9)
dengan metode baru, redaksinya disederhana-
Gerakan dakwah tidak akan langgeng jika
hanya ditopang oleh semangat aqidah atau kan, objek kajiannya disusun ulang tujuannya
mengeksploitasi perasaan hati saja. Gerakan
dakwah harus selalu didukung dengan me- diperjelas, dan kesimpulan-kesimpulan hasil
lakukan kewajiban-kewajiban secara disiplin, ijtihad yang ada di dalamnya perlu dihubung-
sehingga aqidah yang ada di dalam dada benar- kan dengan sumber-sumber asalnya. Selain
benar mempunyai bukti eksternal dalam amal itu, fiqih juga perlu disusun ulang supaya mu-
keseharian. Karena, iman yang shahih adalah
keyakinan yang ada dalam hati dan dibuktikan dah dirujuk oleh para pengkaji, sehingga dapat
dengan amal lahiriah. dimanfaatkan secara mudah dalam proses
Hingga saat ini, fiqih Islam masih terus pembuatan undang-undang. Oleh sebab itu,
kitab fiqih juga perlu dipenuhi dengan bera-
dibanggakan di hadapan berbagai macam gam kekayaan intelektual hasil karya para
fiqih (aturan atau undang-undang) yang ada mujtahid, tanpa membatasi diri dengan satu
di dunia. Ini merupakan contoh praktis yang aliran madzhab saja. Hal ini karena pendapat
tepat bagi umat Islam. Fiqih Islam mampu fiqih dalam satu madzhab belum mewakili
memenuhi tuntutan-tuntutan manusia dengan
selalu memberikan jawaban baik yang me- fiqih syariah secara keseluruhan. Dan alham-
dulillah usaha semacam ini sudah dimulai
dengan adanya proyek pembuatan ensiklope-
dia fiqih (Mausuu'ah fiqhtyyah) di beberapa
negara seperti Syria, Mesir; dan Kuwait.
Namun (ketika kitab ini ditulis) semuanya
belum selesai, karena proyek tersebut diker-
jakan oleh lebih dari satu orang (al-'amal
al-jamao'i), sehingga menghadapi beberapa
Mukadlmah FIqLH ISI.AM IILID 1
masalah seperti tersebarnya para penulis di menetapkan hukum berdasarkan kepada tra-
berbagai tempat, lambatnya penulisan, dan disi (al-'urfl yang berkembang.
problem-problem lainnya.
Semua ini harus dilaksanakan sesuai de-
Berdasarkan kaidah yang mengatakan
ngan cara pandang Islam'yang komprehensif
bahwa kebenaran hanyalah satu, maka dari dan saling melengkapi. Usaha ini tidak boleh
sekian banyak pendapat fiqih dalam satu ma- dilakukan hanya dengan menonjolkan sisi
salah, yang benar juga hanya satu pendapat
saja. Namun kita tidak bisa menentukan mana luarnya saja, sedangkan inti dan substansi
pendapat yang benar dari sekian pendapat hakikinya terabaikan. Begitu juga usaha ini
tersebut, kecuali jika memang ada bukti atau tidak boleh hanya dengan cara memoles un-
dalil yang kuat untuk merajihkan satu pen-
dapat. fika tidak, maka kita tidak bisa me- dang-undang dan sistem yang ada dengan satu
polesan hukum islami. Namun, akar dan da-
nentukan mana yang benar. Karena, periode
turunnya wahyu dan kenabian sudah tidak sar-dasar hukum syar'i lainnya terabaikan.
ada lagi. Oleh sebab itu, tidak ada larangan Seperti perhatian yang lebih terhadap pene-
bagi kita untuk menggunakan salah satu pen- rapan hukum hudud sedangkan masalah pen-
dapat fiqih yang ada. |ika kita memang tidak
menemukan pendapat yang raiih, maka dalam didikan, pengajaran, sosial, ekonomi, dan juga
cara hidup masyarakat masih jauh dari nilai-
membuat undang-undang kita boleh meng-
nilai keislaman, begitu juga sistem pemerin-
gunakan pendapat fiqih mana pun yang dapat tahan yang dipraktikkan adalah sistem asing
mengimplementasikan kemaslahatan manu- yang dipaksakan kepada umat.
sia, sesuai dengan keperluan, selaras dengan Meskipun ada sebagian orang yang tidak
perkembangan zaman, seirama dengan tra- mau mempraktikkan sistem Islam, melainkan
mereka mempraktikkan undang-undang po-
disi sahih yang berkembang, senapas dengan
sitif asing, saya secara pribadi tetap berkeya-
prinsip dan semangat syariah Islam, serta kinan bahwa agama Islam, fiqih, dan syariat-
sesuai dengan tujuan-tujuan global syariah nya mempunyai masa depan yang cerah.
Oleh sebab itu, saya mempunyai keinginan
(maqaashid asy -syaraa'i' al-kulliltyah).
kuat untuk menerangkan hukum-hukum fiqih
Dengan cara seperti ini, maka di samping tersebut. Pengabaian hukum-hukum fiqih me-
kita telah memenuhi tujuan syariah, kita juga rupakan kemurtadan temporer. Ia tidak akan
telah memenuhi tuntutan dan kemaslahatan langgeng dan tidak akan diterima dengan baik
manusia. Dengan cara seperti ini, maka pene- oleh umat Islam. Di antara buktinya adalah
rapan syariah tidak terbengkalai dan juga pe- munculnya gerakan kebangkitan Islam pada
nerapannya tidak bertentangan dengan prin- awal abad kelima belas Hijriyah baru-baru
ini, disusul dengan munculnya kecenderungan
sip-prinsip utama syariah atau hukum-hukum kuat untuk kembali menerapkan syariat Islam
syariah yang tetap berdasarkan nash-nash di berbagai bidang kehidupan. Dan pada rea-
syara'. Mengamalkan nash syara'tentunya bu- litanya, beberapa tim ahli telah melaksanakan
keputusan menteri hukum negara-negara Arab
kan dengan cara memandulkanya, melainkan
dengan cara men-takhshiish, men-ta'wiil dan untuk membuat undang-undang yang ber-
juga berijtihad dalam memahaminya. Dalam
khazanah fiqih, kita dapati banyak para faqih sumber dari syariah Islam, baik dalam bidang
yang membatasi makna nash syar'i dengan hukum sipil maupun hukum kriminal.
praktik kehidupan pada zamannya. Mereka
"''C4 -
FIQIH ISI"A,M IITID 1
Metode Penulisan Kitab
Keistimewaan kitab fiqih ini baik dalam sikap iftiba' yangdisertai dengan argumen
sehingga sesuai dengan harapan para
hal penyusunan, redaksi bahasa yang diguna-
imam kepada murid atau orang-orang
kan, pembagian bab, sistematika penyusunan, yang menuntut ilmu kepada mereka. Da-
indeksasi, dan juga metode pengambilan dalil lil-dalil hukum juga merupakan ruh dari
dapat diuraikan sebagai berikut. fiqih itu sendiri. Dengan mempelajari
L. Kitab ini merupakan kitab yang memba- dalil-dalil hukum, maka akal akan terlatih
dan keahlian seorang pakar fiqih akan
has aturan-aturan syariah islamiyyah
terbentuk.
yang disandarkan kepada dalil-dalil yang Dengan kata lain, kitab ini mempunyai
shahih baik dari Al-Qur'an, As-Sunnah,
maupun akal. Oleh sebab itu, kitab ini keistimewaan dalam hal mencakup ma-
tidak hanya membahas fiqih sunnah saja teri-materi fiqih dari semua madzhab, de-
atau membahas fiqih berasaskan logika ngan disertai proses penyimpulan hukum
semata. Sebagaimana diketahui, hasil (istinbaath al-ahkaam) dari sumber-sum-
usaha seorang mujtahid tidak bisa di- ber hukum Islam baik yang naqli maupun
anggap sah jika usaha pikirnya tersebut aqli [Al-Qur'an, As-Sunnah, dan juga ijti-
tidak didasarkan kepada Al-Qur'an dan had akal yang didasarkan kepada prin-
As-Sunnah. Di sisi lain, mempelajari hu-
sip umum dan semangat tasyri' yang
kum-hukum fiqih yang hanya sekadar
otentik). Barangsiapa mengambil kesim-
mendefinisikan atau mengidentifikasi ma- pulan hukum-hukum Islam hanya dengan
bersandar kepada Al-Qur'an, maka dia
salah dan menerangkan kemungkinan- telah melepaskan Islam dari akar-akar-
nya, dan dia dekat dengan musuh-musuh
kemungkinan yang bisa terjadi, tidak akan Islam. Barangsiapa membatasi fiqih hanya
bisa memuaskan akal dan menenteram-
dengan memahami sunnah saja, maka dia
kan jiwa. Cara seperti ini tidak akan me- telah mereduksi agama Islam dan telah
melakukan kesalahan. Dia akan menga-
muaskan pelajar dan juga pengaja4, karena lami kehidupan yang pincang, tidak sesuai
materi yang disampaikan tidak disertai dengan tuntutan zaman, dan tidak bisa
dengan sandaran dalil. Oleh sebab itu,
kitab ini akan disertai dalil-dalil hukum memenuhi kemaslahatan manusia.
sehingga dengannya kita bisa terlepas
dari kungkungan sikap taklid yang dicela
dalam Al-Qur'an, dan berubah menuju
Metode Penullsan Kltab FIQIH ISI,AM IILID 1
Padahal, sebagaimana telah diketahui terjaga dari sikap penyakralan setiap
bersama, setiap perkara yang mengadung
bagian dari kitab-kitab fiqih.
kemaslahatan maka di situlah terdapat Kajian fiqih yang memfokuskan kepa-
syariah dan agama Allah. Kita bisa per- da pemaparan pendapat-pendapat fiqih
hatikan bagaimana para tokoh madrasah dalam madzhab empat mendapat sam-
hadits seperti Imam Malik, asy-Syafi'i, dan butan yang menggembirakan dari banyak
Imam Ahmad menggunakan mashlahah kalangan, karena cara seperti ini banyak
mursalah, adat (al-'urf), sadd adz-dzatiiah memberikan manfaat, selaras dengan ke-
dan dalil-dalil ijtihad akal lainnya sebagai
argumentasi hukum. Sementara itu, para cenderungan studi komparatif yang sedang
tokoh madrasah ra'yu seperti Imam an- berkembang, dan dapat meminimalisasi
Nakha'i, Rabi'ah ar-Ra'yi, Abu Hanifah, bahkan menghilangkan sikap fanatisme
dll. juga tidak mengesampingkan As-Sun- terhadap suatu madzhab. Oleh sebab itu,
nah, atsar, ataupun ijtihad pendahulu- saya akan berusaha memberikan porsi
pendahulu mereka.
lebih untuk menunjukkan kesepakatan-
2. Kitab ini juga bukan kitab menurut satu kesepakatan para ahli fiqih dari berbagai
madzhab tertentu. Kitab ini lebih me-
madzhab dalam suatu permasalahan. Ke-
nekankan kepada metode perbandingan sepakatan yang akan saya tunjukkan bu-
antara pendapat-pendapat dalam madz- kan hanya kesepakatan dalam tema yang
hab empat (Hanafiyyah, Malikiyyah, Sya-
fi'iyyah, dan Hanabilah), dan pada bebe- dikaji, namun juga kesepakatan dalam
rapa permasalahan juga dipaparkan be-
berapa pendapat madzhab selain madz- detail-detail permasalahannya juga.
3. Kitab ini juga memerhatikan keshahihan
hab yang empat. Dalam memaparkan
hadits yang dijadikan dalil. Oleh sebab
pendapat suatu madzhab, kami berusaha
itu, setiap hadits yang dijadikan dalil
untuk merujuk langsung kepada kitab-
kitab utama dalam madzhab tersebut. oleh fuqaha akan di-rakhrij dan di-tohqiq.
Menukil pendapat hukum suatu madzhab Hal ini dilakukan supaya para pembaca
dari kitab yang tidak sama madzhabnya,
bisa menyebabkan kesalahan penisbatan, mengetahui metode yang benar dalam
terutama dalam masalah pendapat yang menggunakan dalil, dan dia bisa memilih
ditetapkan paling rajih dalam suatu madz- satu pendapat yang dalilnya memang
hab. Saya banyak menemukan kasus- shahih dan meninggalkan pendapat yang
kasus seperti ini dalam proses penulisan bersandar kepada hadits yang dhaif. fika
kitab ini. Namun, saya tidak akan mene-
rangkannya secara terperinci, supaya dalam buku ini saya tidak menerangkan
objektivitas dan sisi positif dari kajian ini
dapat terjaga, dan supaya terhindar dari kedhaifan hadits yang dijadikan dalil, ma-
penafsiran yang salah serta fanatisme ka secara umumnya, hadits tersebut dapat
madzhab yang sempit. Alasan lain meng- diterima.
apa saya tidak menerangkan kesalahan
4. Kitab ini membahas perbedaan-perbeda-
penisbatan tersebut adalah, supaya kita an hukum yang terdapat dalam setiap
masalah fiqhiyyah dan membandingkan
permasalahan yang ada dalam satu madz-
hab dengan madzhab lain. Sehingga de-
ngan cara ini, para pembaca dapat menge-
tahui hukum suatu masalah dengan
tepat dan iuga dapat membandingkan
FIqLH ISLAM )IIID 1 (al-'udzr), maka taklid terhadap semua
madzhab dibenarkan, meskipun sampai
pendapat-pendapat madzhab yang ada, kepada tahap talfiq.r Ulama-ulama Mali-
dan kemudian menilainya. Meskipun un- kiyyah dan sebagian ulama Hanafiyyah
tuk mewujudkan bentuk kitab seperti ini membenarkan sikap seperti itu. Terlebih
terdapat banyak kendala, namun ia akan lagi mengambil madzhab yang paling ri-
memenuhi kebutuhan pembaca dan juga ngan dan mencari rukhshah (tatabbu'ar-
akan memuaskan semua pihak. rukhash)z juga dibenarkan ketika sangat
5. Kitab ini lebih memfokuskan pada sisi diperlukan (al-haajah) dan ada kemasla-
hatan. Agama Allah adalah agama yang
praktikal. Oleh sebab itu ia tidak menying- mudah, bukan agama yang sulit. Dan'di-
gung masalah-masalah rekaan yang tidak bolehkannya talfiq adalah untuk memu-
mungkin terjadi. Kitab ini juga tidak akan dahkan manusia. Allah SWT berfirman,
membahas masalah perbudakan. Karena,
'Huiss;gt ?,:]tt L-i. . .
tidak banyak kepentingannya terutama
w& ....iYJJ.r|
setelah masalah perbudakan dihapuskan
dalam tatanan kehidupan global. Kalau- "...Allah menghendaki kemudahan ba-
pun ada pembahasan masalah ini, ia ha- gimu, dan tidak menghendaki kesukaran
nya sekadar pemaparan sejarah ataupun bagimu...." (al-Baqarah: 185)
untuk memperjelas suatu permasalahan
fiqhiyah. Dan juga,
6. Saya juga akan menyebutkan pendapat "... dan D ia tidak menj a dikan ke sukar an
untukmu dalam agama...," fal-Haii: 78)
yang rajih menurut saya, terutama bila
"Allah hendak memberikan keringan-
di antara pendapat tersebut ada yang ber- an kepadamu, karena manusia diciptakan
(berstfat) lemah." (an-Nisaa': 2B)
sandar kepada hadits dhaif, atau di saat
Mencari rukhshah tidak dibenarkan
satu pendapat mempunyai potensi lebih apabila untuk main-main atau karena
untuk menimbulkan kemaslahtan dan ego pribadi, seperti mengambil pendapat
yang paling ringan dari setiap madzhab,
menolak kerusakan. padahal tidak ada kondisi yang memaksa
fika saya tidak menyebutkan pendapat (adh-dharuurah) atau alasan yang kuat
yang rajih, maka lebih utama apabila kita (al-'udzr). Kaidah ini ditetapkan untuk
mengamalkan pendapat jumhur ulama. menghindari kekacauan dan mencegah
Sebab, dukungan banyak ulama terhadap munculnya kecenderungan menjauh dari
satu pendapat bisa meniadi alasan kuat
untuk pen-tarjih-an. Mengamalkan pen-
dapat jumhur tetap diutamakan, kecuali
jika tidak sesuai dengan kondisi syar'i
kehidupan kontemporer dalam masalah
muamalat, atau memang pendapat ter-
sebut tidak dapat di-tarjih.
Di saat kondisi terpaksa (ad-dharuu-
rah), sangat memerlukan (al-haajah), tidak
mampu (al:ajz) atau ada alasan yang kuat
7 Talfiq adalah melakukan satu paket mekanisme amalan yang tidak ada satu pun mujtahid yang berpendapat demikian.
2 Tatabbu' ar-Rukhash adalah mengambil pendapat yang paling ringan dan mudah dari setiap madzhab, di saat ada satu masalah
yang timbul.
tJr{tit',rtzTilrfl rYtirKiETn ISLAM IILID I
perintah-perintah syariah. Dengan demi- menggunakan hukum-hukum fiqih Islam
kian, sikap ta lfiq yangberbenturan dengan lagi. Kesukaran-kesukaran yang ada su-
keputusan seorang hakim juga tidak di- dah dihilangkan dan penghalang antara
benarkan. Keputusan hakim dimaksudkan kesulitan memahami kitab lama dengan
kekayaan intelektual berharga yang ada di
untuk menghilangkan sengketa, jika ke- dalamnya, sudah disingkirkan.
putusan tersebut tidak dilindungi maka
akan terjadi kekacauan. Begitu juga di- B. Dalam kitab ini, saya juga berusaha untuk
larang melakukan talfiq yang dapat me-
nimbulkan benturan dengan tradisi yang membahas beberapa permasalahan fiqih
biasa dijalankan atau bertentangan de- kontemporer supaya permasalahan-per-
masalahan tersebut diketahui oleh banyak
ngan pendapat yang disepakati bersama
atau menyebabkan terjerumus melaku- orang. Pembahasan ini saya lakukan de-
kan dosa seperti menikahi wanita tanpa
wali, maha4 dan juga saksi, dengan alasan ngan berbekal kaidah-kaidah syara', da-
taklid terhadap madzhab-madzhab yang sar-dasar utamanya dan juga keputusan-
mempunyai pendapat seperti itu. keputusan fuqaha. Pembahasan-pemba-
hasan parsial tersebut tentunya masih
7. Kitab ini menggunakan redaksi bahasa memerlukan kajian tambahan yang lebih
yang mudah dipahami, rangkaian kalimat- mendalam, karena saya yakin bahwa
nya sederhana, dan sistematikanya sesuai anugerah Allah [terutama dalam bidang
dengan pemahaman kontemporer. Di da- keilmuan) tidak akan pernah terputus,
la m nya juga ditetapkan pendapat yang raj ih dan anugerah-Nya itu tidak hanya untuk
dari setiap madzhab, fuga diterangkan satu zaman atau satu orang tertentu saja,
namun ia untuk semua hamba-Nya.
kaidah-kaidah umum dalam masalah fiqih
untuk memudahkan identifikasi dan pene- Petunjuk yang selalu menjadi pe-
tapan hukum, tanpa harus membeberkan gangan saya adalah firman Allah SWT
permasalahan-permasalahan parsial fiqhi-
yah terlebih dahulu. Dengan redaksi, susun- "... Di antara hamba-hamba Allah yang ta-
an, dan sistematika bab seperti ini, maka kut kepada-Nya, hanyalah para ulama,..!'
fiqih menjadi mudah dipahami. (Faathir:28)
Selama ini, seringkali fiqih sulit dipa- dan juga.
hami karena susunan bahasanya sukar.
"Ya Tuhanku, tambahkanlah ilmu ke-
Bahkan, para ahli dalam bidang ini pun padaku." fThaahaa: 114)
menemui kesulitan untuk mengidentifi-
Dan juga sabda Nabi yang diriwayat-
kasi hukum tertentu, dalam masalah-ma- kan oleh Imam al-Bukhari dan Muslim,
salah yang saling berkaitan. Sehingga, " Barangsiapa Allah menginginkon kebaik-
untuk memahami fiqih diperlukan usaha an pada dirinya, maka Allah memahamkan
yang gigih dan waktu yang lama dengan agama kepadanya!' Begitu juga dengan
membuka setiap bab yang ada dalam kitab hadits Nabi yang diriwayatkan oleh Imam
fiqih, atau membaca lebih dari satu kitab al-Bukhari, "Banyak orang (ketiga) yang
ketika membahas satu permasalahan ter- diberitahu lebih sadar (paham) daripada
tentu. orang yang mendengqrnya (secara lang-
sung)."
Dengan cara yang saya usahakan ini,
maka tidak ada lagi alasan untuk tidak
FIqLH ISLAM IILID 1
Usaha ini jelas memerlukan kegigihan jariyah, ilmu yang bermanfaal dan anak saleh
y ang selalu mend o akonny o.'B
dan kesabaran dalam menghadapi kesulitan-
kesulitan yang ada. Selain itu, usaha ini juga Abdullah bin Umar r.a. berkata, "Belajar
fiqih dalam satu majelis lebih utama daripada
memerlukan bantuan para ulama. Dengan per- beribadah selama enam puluh tahun." Saya
tolongan Allah, saya bertekad untuk menulis juga berharap semoga Allah SWT memberi-
kitab ini dengan maksud untuk mendekatkan kan pahala kepada kedua orang tua saya, yang
materi fiqih di hati para pembaca, baik guru telah menanamkan kecintaan terhadap ilmu
maupun pelajar. Kitab ini saya tulis tanpa me- ini dalam hati saya. Begitu juga, semoga Allah
memberikan pahala kepada para guru saya,
nyertakan sikap fanatisme madzhab tertentu,
baik yang di al-Azhar maupun yang di Syria
karena saya yakin hikmah [kebenaran) adalah
barang berharga seorang mukmin yang hi- atas jasa-jasa mereka.
lang. Di mana pun ia menemukannya, ia akan
fika apa yang saya usahakan ini sesuai
mengambilnya. Selain itu, memberikan kon-
tribusi untuk kemajuan suatu ilmu-sesuai dengan rencana, maka itu semua adalah
dengan tingkat kemampuan yang dimiliki- anugerah dari Allah SWT. Saya juga tidak
mengaku bahwa diri saya terjaga dari keku-
adalah kewajiban ulama. Karena, ilmu akan
rangan, ataupun sempurna dalam menguasai
menjadi suci jika ditularkan sebagaimana per- semua permasalahn fiqih. Karena, kesempur-
naan hanyalah sifat Allah semata. Saya me-
kataan Sayyidina Ali r.a. terutama ilmu-ilmu nyadari kekurangan dan kelemahan saya, se-
yang memerlukan pembahasan dan penelitian bagaimana firman Allah SWT, "...sedengken
yang mendalam, tahqiq, dan juga penetapan kamu diberi pengetohuan honya sedikit." (al-
dalil dan madzhab yangrajih. Israa':85)
Semua ini saya lakukan dengan harapan Apa yang saya tulis ini hanyalah sekadar
semoga Allah memberikan manfaat bagi pe- usaha untuk menerangkan, menata ulang
nulisan kitab ini, dan semoga kitab ini men- dan mendekatkan materi-materi fiqih kepada
datangkan pahala untuk saya setelah saya manusia, dan juga untuk membandingkan
meninggal nanti. Sebagaimana yang diriwa- hukum-hukum fiqih yang ada dalam madzhab
yatkan oleh Imam al-Bukhari dalam al-Adab
al-Mufrad, Imam Muslim, dan juga para pe- empat dan lainnya. Dan hanya Allah-lah yang
memberikan petunjuk.
ngarang kitab as-Sunan selain Ibnu Majah yang
"Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku ilmu
bersumber dari Abu Hurairah, bahwa Rasu-
dan masukkanlah aku ke dalam golongan
lullah saw. bersabda,
orang-orang yang saleh, dan jadikonlah aku
lc. ur-.b"vc Jc;l J) L,;cYI .rt- l:l buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang
datang) kemudian, dan jadikanlah aku ter-
a:c masuk orang yang mewarisi surga yang penuh
kenikmatan " (asy-Syu'araa': 83-85)
,',.c, i ; {--:,,,1, * a-1J.sp:
f;*- *'o t ;l
" ,i' ,o,
-
d .tJ.l
Jika manusio meninggal dunia, maka
amalnya terputus, kecuali tiga hal: shadaqah
',"rEil6& *
Namun Imam as-Suyuthi memberikan unda bahwa hadits ini dhaif.
FIqLH ISIAM JITID 1
Pendorong Utama
Penulisan Kitab
Umat Islam generasi awal adalah umat truktif untuk kepentingan umum, tidak lagi
yang satu dan sempurna. Masalah agama,
dunia, dan akhirat dapat dipahami secara dianggap penting dan kalaupun ada, sulit di-
komprehensif, sistematis, mendalam, dan se- realisasikan. Umat Islam yang jumlahnya ber-
imbang baik pada tataran perilaku individu, miliar-miliar dan tersebar di lebih dari lima
keluarga, maupun kehidupan dalam masya- puluh negara, sibuk dengan urusan pribadinya
rakat. Pemahaman yang benar seperti itu di- masing-masing. Mereka sibuk dengan harta
kekayaan, usaha dagang, dan kerja mereka
milki oleh umat Muslim generasi pertama, sendiri. Di antara mereka ada juga yang sibuk
dengan proyek meningkatkan pendidikan dan
baik dia sebagai pemimpin maupun sebagai pengetahuan, namun tema-tema teoretis dan
praktis yang diajarkan bertentangan dengan
rakyat atau anggota masyarakat biasa. Sebagai pengetahuan Islam.
contoh, jika ada seruan untuk berjihad, maka
Oleh sebab itu, seorang Muslim sendiri
semua orang akan bergegas menyiapkan diri sulit menemukan pemahaman Islam yang
untuk membela agama Allah, demi kemuliaan benar di zaman modern ini, disebabkan ada-
Islam dan kehormatan umat Islam. Mereka nya dualisme ilmu pengetahuan: ilmu penge-
bagaikan singa yang siap menghadapi mang- tahuan umum yang berbasis pada paham
sanya. Begitu juga jika ada permasalahan pu- materialisme dan ilmu pengetahuan agama
blik yang penting baik dalam bidang politik,
yang bersumber dari syariah Islam. Penyebab
hukum, sosial masyarakat, atau masalah fatwa, lainnya adalah umat Islam pada realitanya
mempraktikkan cara kerja asing dalam ber-
maka anggota masyarakat akan bergegas bagai bidang dan menerapkan teori ekonomi
memberikan apa yang mereka mampu, baik modern.
berupa kontribusi kerja aktif ataupun ide ce-
merlang hasil meminta pertolongan kepada Meskipun demikian, masih ada beberapa
individu Muslim yang memahami apa sebe-
Allah SWT. Semua ini mereka lakukan untuk narnya tuntutan agama Islam, bagaimana se-
benarnya cara hidup umat lslam pada masa
mendapatkan ridha dari Allah SWT.
Sekarang arah dan perilaku umat Islam sekarang di tengah-tengah kebutuhan dan
sudah terpecah-pecah. Kerja untuk kepenting-
an Islam sudah tidak lagi menjadi agenda be-
sar atau perhatian utama mereka. Kerja kons-
FIqIH ISLAM liki. Pertama kali saya mencoba mempraktik-
tantangan hidup modern. Mereka tetap me- kan metode penulisan yang sudah saya garis-
merhatikan masalah halal dan haram dalam kan, ke dalam penulisan tiga volume dari kitab
muamalat dan juga hukum-hukum syara' dengan judul al-Fiqh al-Islaami fii Usluubih
lainnya. Sehingga, mereka mampu menetap- al-Jadiid yang membahas masalah muamalat
kan mana yang bermanfaat dan mana yang dan transaksi. Tiga volume tersebut mendapat
banyak sambutan, sehingga banyak dikaji
mudharat. Dalam menghadapi hidup ini, dan diiadikan buku ajar pada lebih dari tujuh
mereka tidak hanya berbekal perasaan saja. universitas di negara-negara Arab. Kemudian
Pemilik percetakan Darul Fikr di Damas- Allah SWT merealisasikan cita-cita kami de-
ngan terbitnya kitab [yang ada di tangan pem-
kus mengusulkan kepada saya supaya me- baca ini).
ngarang kitab fiqih yang membahas semua
bidang kajian fiqih Islam. Kitab tersebut hen- Oleh sebab itu, saya mengucapkan banyak
terima kasih kepada pemilik percetakan Darul
daknya disesuaikan dengan kemampuan ba-
Fikr. Semoga mereka mendapatkan pahala
hasa dan kebutuhan umat Islam terkini. Se- dari Allah atas usahanya dalam mencetah
bagaimana diketahui, umat Islam tidak merasa mendanai, dan meluncurkan kitab ini dalam
tenang dan tidak puas dengan aturan-aturan bentuk cetakan modern yang sangat bagus.
pengganti hukum Islam yang ditawarkan. Se-
bab, hukum Islam dilandasi dengan dasar- Semoga Allah memberikan sebaik-baik pahala
dasar argumentasi yang kuat. Saya pun me-
menuhi permintaan itu dengan mencurahkan kepada mereka.
segala tenaga dan kemampuan yang saya mi-
".i*&-
PENGANTAR
ILMU FIQIH
t-,...:^ --'=:
E E
E
I
rri-t{il
{q
ffit
Sebelum memasuki pembahasan hukum-hukum syara', kita harus
mengenal terlebih dahulu beberapa permasalahan berikut ini: artilqh dan
keistimew aanya, pengenalan singkat tentang tokoh-tok oh fi qh dalam berbagai
madzhab, tingkatan para ahli/iqh, kitab-kitab, istilah-istilah yang banyak
digunakan dalam kajianfiqh dan istilah-istilah penyebutan kitab fiqih dalam
beberapa madzhab, sebab-sebab timbulnya perbedaan pendapat dalam fiqih,
dan rancangan pembahasan dalam kitab ini.
I&
Ponglntar llmu Flqlh ISLAM IILID 1
BAB PERTAMA
ARTI FIQIH DAN KEISTIMEWAANN]#\
Al-Fiqh dalam bahasa Arab berarti aI- permasalahan-permasalahan parsial dengan
Fahm [pemahaman)4, sebagaimana yang bisa memahami dalilnya [terlebih dahulu). Dengan
kita pahami dari firman Allah SWT. kata lain, kata mengetahui di sini maksudnya
adalah kemampuan pada diri seseorang yang
f, f^i ..\3)z;.z'qbSe;(&(-\j1'
muncul setelah melakukan penelitian-peneli-
"Mereka berkata, 'Wahai Syu'aib! Kami
tidak banyak mengerti tentang apo yang eng- tian atas beberapa kaidah.
kau katakon itu...."'(Huud: 91)
Definisi ini sangat umum sehingga masa-
Dan juga, lah-masalah keyakinan, akhlak, dan tasawuf
serta amal-amal praktis masuk di dalamnya.
'i..Maka mengapa orang-orang itu (orang- Sehingga permasalahan seperti kewajiban
orang munafik) hampir-hampir tidak meme- beriman, membersihkan hati, shalat, puasa,
jual beli, dan sebagainya masuk dalam definisi
hami (yafqahuuna) pembicaraan (sedikit ini. Inilah yang dinamakan al-Fiqh ql-Akbar
[fiqih yang besar). Pada masa Abu Hanifah
pun)?" (an-Nisaa': 78)
definisi umum seperti ini memang banyak
Adapun menurut terminologi syariah-
sebagaimana yang didefinisikan oleh Imam digunakan. Fiqih-sebagai disiplin ilmu ter-
Abu Hanifah r.a.-al-Fiqh adalah "Mengetahui sendiri-belum terpisah dari ilmu-ilmu syara'
hak dan kewajiban diri."s Yang dimaksud yang lain. Baru pada periode selanjutnya, ilmu-
dengan mengetahui di sini adalah memahami ilmu tersebut terpisah dan menjadi disiplin
ilmu-disiplin ilmu tersendiri: Ilmu kalam
[tauhid) khusus membahas masalah aqidah;
a et-flqn bisa berasal dari faqiha-yafqahu yang perubahan katanya sama dengan 'alima-ya'lamu, artinya memahami baik secara
mendalam maupun secara dangkal. Al-fiqh juga bisa berasal dari faquha-yafqahu yang perubahan katanya sama dengan karuma-
yakramu, dengan bentuk seperti ini ia mempunyai arti 'fiqih telah menjadi keahlian seseorang.' Bila dikatakan nfaqqaha ar-rajulu
tafaqquhan maka artinya laki-laki tersebut mendapatkan/mempunyai ilmu fiqih separti firman Allah, "liyatafaqqahuu fid-diin."
5 M,rt-ir,^'a*-t.tul Utr^sLh..tul,li:illi,id r1, Lhll*m.4,,4 da^a-na-rti:-[,,a)Lu:Ldhih lti: Mrr-ahat a^jET^T-a-iLnqih, iiiirlii,d 1t , hhllhm.110n.
=-
I
FrqtH Isr."A,M f rrrD 1 lam bentuk keputusan final (iqtidhaoJ, pilihan
(takhyiir) ataupun dalam bentuk penetapan
ilmu akhlak dan tasawuf membahas masalah satu hubungan [semisal hubungan sebab aki-
intuisi dan kerja hati seperti zuhud, sabar, bat dll.) antara satu faktor dengan faktor lain
ridha, keterlibatan aktif hati ketika shalat dan (wadh'i). Dan yang dimaksud dengan khi-
lain-lain; dan akhirnya ilmu fiqih hanya mem- taabullaah adalah dampak yang wujud dari
bahas masalah hukum-hukum praktis ber- khithaab tersebut, seperti kewajiban shalat
kenaan dengan kewajiban dan hak manusia. muncul dari satu perintah (khithaab) Allah;
Oleh sebab itu, para pengikut madzhab keharaman membunuh muncul dari satu
Hanafi kemudian menambahi definisi Imam
larangan (khithaab) Allah; begitu juga dengan
Abu Hanifah di atas dengan "Mengetahui
dibolehkannya makan dan disyaratkannya
hak dan kewajiban diri dalam masalah amal
wudhu sebelum melakukan shalat.
praktikal," sehingga pembahasan aqidah dan
akhlak tidak lagi masuk dalam definisi fiqih Dari definisi di atas juga dapat disimpul-
tersebut. kan, bahwa yang hendak diketahui dalam ilmu
fiqih adalah masalah-masalah hukum bukan-
Imam asy-Syafi'i memberikan definisi nyazat, sifat, ataupun pekerjaan itu sendiri.
lain-yang kemudian masyhur di kalangan Sedangkan asy-syar'iyyoh berasal dari ka-
ulama-yai t.t," Al: I lmu bil Ahkaam asy-Syar'iltyah ta asy-syar'u. Dengan adanya kata ini, maka
al-Amalfityah al-Muknsab min Adillatihao at- hukum benda terindra (seperti matahari
Tafshiiliyyah" [mengetahui hukum-hukum sya- terbit), hukum logika, (seperti satu adalah
ra'yang berhubungan dengan amalan praktis, separuh dari dua atau universal lebih luas
yang diperoleh dari (meneliti) dalil-dalil sya- daripada parsial), hukum lingusitik (seperti
ra' yang terperinci).6 subjek dalam bahasa Arab harus dibaca raf),
atau hubungan dua variabel baik positif atau
Yang dimaksud dengan al-'ilmu (menge- negatif fseperti Zaid berdiri atau Zaid tidak
berdiri) tidak termasuk yang dimaksudkan
tahui) dalam definisi di atas adalah semua
oleh definisi tersebut.
jenis kualitas pengetahuan, baik yang men-
capai tahap keyakinan ataupun yang hanya Kata'amaliyyah (amalan praktikal) dalam
sebatas dugaan kuat (zhan). Hal ini disebab-
kan hukum-hukum amalan praktis kadang definisi di atas maksudnya adalah semua
disimpulkan dari dalil-dalil yang sangat kuat
(qath'i) dan kadang disimpulkan dari dalil- amal baik batiniah maupun lahiriah, sehing-
dalilyang zhanni. ga pekerjaan hati seperti niat dan pekerjaan
anggota badan seperti membaca dan shalat
Adapun kata al-Ahkaam [hukum-hukum) masuk dalam definisi tersebut. Namun, sebe-
merupakan bentuk plural dari al-hukmu (hu- narnya kajian fiqih bukan hanya amal-amal
kum). Maksud al-Ahkaam di sini adalah segala praktikal saja, karena ada sebagian kajiannya
tuntutan Tuhan Yang Membuat aturan syara', yang bersifat teoretikal seperti "perbedaan
atau. dengan kata lain perintah dan larangan
Allah [khifh aabullah) yapg berkenaan dengan agama menyebabkan terhalangnya seseorang
perilaku-perilaku manusia mukallaf, baik da-
Syarh Jam'il Jawaamii iilid 1, hlm. 32 dan setelahnya; Syarh al-lsnawi, iilid 1, hlm. 24; Syarh al-Adhud li Mukhtashar lbn Haiib, iilid
1, hlm. 18; Mir'atul Usftul iilidl, hlm. 50; dan al-Madkhal ilaa Madzhab Ahmad, hlm. 58.
s !- E::i:+i:j:!
==..
mendapatkan warisan." Sehingga, kalimat yang FIqLH ISI"AM JITID
lebih tepat sebenarnya adalah aktsaruhaa yaitu "keharusan bertanya kepada orang yang
'amalii fhukum-hukum syara' yang sebagian
besar bersifat praktikal). Dengan perkataan pandai (ahludz dzikr)i dan setelah bertanya
ini, maka hukum-hukum teoretis seperti ilmu mereka wajib mengamalkan hukum sesuai de-
ngan jawaban imam tersebut.
ushul fiqih dan hukum-hukum aqidah yang
dibahas dalam ilmu ushuluddin tidak terma- Pada perkembangan selanjutnya, ilmu
fiqih-sesuai dengan keterangan imam az-
sukpembahasan ilmu fiqih. Oleh sebab itu, ma-
teri tentang Tuhan itu satu, Maha Mendengar -Zarkasyi dalam kitab al-Qa w a a' i d didefinisi-
dan Maha Melihat, tidak dibahas dalam ilmu
kan dengan, "Mengetahui hukum amalan-
fiqih ini. Masalah amalan praktikal dalam amalan yang bersifat atribut (al-hawaadits)
kajian Islam sering disebut dengan istilah "al- berdasarkan nash syara' dan juga penyimpul-
far'iyyah" sedangkan masalah aqidah disebut
dengan istilah " al-ashli14tah." an hukum (istinbaath) menurut salah satu
Adapun kata "al-muktasab" (yang diper- madzhab dari beberapa madzhab yang ada."
oleh) dalam definisi tersebut merupakan ke-
terangan terhadap kata ilmu yang disebut le- Adapun objek kajian ilmu fiqih adalah
bih dulu. Maksudnya adalah, ilmu penyimpul-
an hukum (isthinbaath) yang diperoleh setelah semua pekerjaan manusia mukallaf dari per-
melakukan proses berpikir dan ijtihad. Dengan
demikian, maka ilmu Allah S\MT, ilmu malaikat spektif dituntut atau tidaknya pekerjaan
tentang hukum-hukum syara', ilmu Rasul yang
bersumber dari wahyu (bukan hasil ijtihad), tersebut. Sehingga, menurut kajian fiqih pe-
pengetahuan aksiomatik manusia yang tidak kerjaan tersebut adakalanya dituntut untuk
dilakukan oleh seorang mukallaf seperti me-
memerlukan pemikiran mendalam dan dalil- lakukan shalat, atau dituntut untuk ditinggal-
kan seperti sikap marah, dan ada juga yang
seperti kewajiban shalat lima waktu-tidak da- hanya sekadar pilihan seperti pekerjaan
pat dikategorikan sebagai pengetahuan fiqih,
sebab keberadaan ilmu pengetahuan tersebut makan.
tidak diusahakan oleh kerja nalar. Sedangkan yang dimaksud dengan orang
Sedangkan yang dimaksud dengan "el- mukallaf adalah orang yang sudah baligh,
a dillah at-tafshiililtyah" (dalil-dalil syara' yang mempunyai akal sehat, dan pekerjaan-peker-
terperinci) adalah dalil-dalil yang bersumber jaannya menjadi objek tuntutan syara'.
dari Al-Qur'an, sunnah, ijma, dan qiyas. Oleh
KEISTIMEWAAN FIQIH
karena itu, ilmu yang dimiliki oleh orang-
orang yang bertaklid kepada imam-imam Dari uraian di atas, kita ketahui bahwa
madzhab tidak termasuk kategori ini. Sebab, fiqih merupakan sisi pralitikal dari syariah
mereka tidak mengetahui dalil yang terpe-
Islam. Syariah Islam sangat luas. Ia merupa-
rinci bagi setiap amal yang mereka kerjakan. kan sekumpulan hukum yang ditetapkan Allah
Mereka hanya mengetahui satu dalil umum, untuk mengatur hamba-hamba-Nya. Hukum
tersebut ada yang ditetapkan Allah melalui
Al-Qur'an maupun As-Sunnah. Dari sisi lain,
hukum-hukum tersebut ada yang mengatur
tata cara berkeyakinan dan ada yang mengatur
tata cara amal-amal praktis. Yang pertama
dikaji dalam ilmu kalam atau ilmu tauhid,
{irtir"
FIQIH ISIAM TILID 1 Ifengantar llmu Flqlh
sedangkan yang kedua dibahas dalam ilmu Aku ridhai Islam sebogai agamamu...." (al-
Maa'idah: 3) OIeh sebab itu, tidak ada yang
fiqih. bisa dilakukan setelah sempurnanya syariat
Ketika Rasul dan para sahabat masih hi- selain mengaplikasikannya, supaya selaras
dengan kemaslahatan manusia dan juga se-
dup, fiqih sudah mulai muncul dan berkem-
arah dengan tujuan-tujuan utama syariah.
bang secara gradual. Kemunculan pembahas-
2. PEMBAHASANNYA KOMPREHENSIF
an fiqih memang sangat dini. Hal ini disebab-
kan para sahabat selalu ingin tahu hukum dari MENCA'<UP SEGALA ASPEK KEHIDUPAN
fenomena-fenomena baru yang muncul pada
masa mereka. Perkembangan selanjutnya, Bila dibandingkan dengan undang-undang
fiqih selalu dibutuhkan untuk mengatur hu-
bungan sosial di antara manusia, untuk me- positif yang ada, fiqih Islam mempunyai ke-
ngetahui hak dan kewajiban setiap insan, un- unggulan dalam hal objek pembahasannya.
tuk merealisasikan kemaslahatan yang baru, Fiqih mengatur tiga hubungan utama manu-
sia, yaitu hubungannya dengan Sang Pencipta,
atau untuk menghilangkan kemudharatan hubungannya dengan dirinya sendiri, dan
hubungannya dengan masyarakat. Hukum-
dan kerusakan yang ada. Fenomena ini terjadi hukum fiqih adalah untuk kemaslahatan di
pada setiap masa. dunia dan di akhirat, sehingga urusan keaga-
maan dan juga kenegaraan diatur semuanya.
Fiqih Islam mempunyai banyak keistime- Hukum-hukum fiqih juga dimaksudkan untuk
waan, di antaranya adalah:7 mengatur semua manusia, sehingga dia ke-
kal hingga hari akhir. Hukum-hukumnya me-
7. NQ'H BERASAS'(AN KEPADAWAHYU AIIAH ngandung masalah aqidah, ibadah, akhlak,
dan muamalah, sehingga ketika mengamal-
Berbeda dengan hukum-hukum positif kannya, hati manusia terasa hidup, merasa
yang ada, materi-materi fiqih bersumber dari melaksanakan suatu kewajiban dan merasa
wahyu Allah yang berada dalam Al-Qur'an diawasi oleh Allah dalam segala kondisi. Oleh
dan As-Sunnah. Dalam menyimpulkan hukum sebab itu, jika diamalkan dengan benar, maka
syara' (ber-istinbath), setiap mujtahid harus ketenangan, keimanan, kebahagiaan, dan ke-
mengacu kepada nash-nash yang berada stabilan akan terwujud. Selain itu, jika fiqih
dalam kedua sumber tersebut, menjadikan dipraktikkan, maka kehidupan manusia di
semangat syariah sebagai petunjuk, memer- seluruh dunia akan rapi dan teratur.
hatikan tujuan-tujuan umum syariat Islamiy-
yah, dan juga berpegang kepada kaidah serta Bila kita memerhatikan hukum-hukum
dasar-dasar umum hukum Islam. fika para
fiqih yang mengatur semua perilaku manusia
mujtahid melakukan hal ini, maka ijtihad mukollaf baik perkataan, pekerjaan, transak-
si, dan lainnya, secara umum dapat diklasi-
yang dihasilkan dapat dikatakan sumbernya fikasikan ke dalam dua kelompok.
otentik, bangunannya kokoh, dan strukturnya
kuat, karena dasar dan kaidah yang diguna- Pertama, hukum-hukum ibadah seperti
kan sempurna dan mengakar hingga pada
zaman kerasulan dan turunnya wahyu. Allah bersuci, shalat, puasa, haji, zakat nadzar,
SWT berfirman, "... Pada hari ini telah Aku sumpah, dan perkara-perkara lain yang me-
sempurnakon agamqmu untukmu, don telah
Aku cukupkan nikmot-Ku bagimu, dan telah
Lihat, AhmadAmin,Fajrul Islam; as-Sayis, Iarikh al-Fiqh al-tslami; al-Khudhari,Tarikh Tasyri'; Abdurrahman Tai, Siasah Syar'iyyah;
Muhammad Yusuf Musa, al-Amwal wa Nazhariyat al-Aq4 hlm. 126-L54; dan Musthafa az-Zarqa" al-Madkhal al-Fiqhi.
-$J-.*
-i -+F.
ngatur hubungan manusia dengan Sang Pen- ISTAM IITID 1
cipta. Dalam Al-Qur'an terdapat sekitar 140 pat sekitar tiga puluh ayat yang memba-
ayat yang membahas masalah ibadah dengan has masalah ini.
berbagai macam jenisnya. d. Hukum proses perbidangan baik kasus
perdata maupun pidana (al-ahkaam al-
Kedua, hukum-hukum muamalah seperti muraafa'aat). Yaitu, hukum-hukum yang
berhubungan dengan masalah kehakiman,
hukum transaksi, hukum membelanjakan har- prosedur melakukan tuduhan, prosedur
ta, hukuman, hukum kriminal, dan lain-lain penetapan suatu kasus baik dengan meng-
yang dimaksudkan untuk mengatur hubungan gunakan saksi, sumpah, bukti, atau lain-
nya. Hukum-hukum dalam masalah ini
antara sesama manusia, baik sebagai individu dimaksudkan untuk mengatur prosedur
maupun sebagai satu komunitas. Kelompok penegakan keadilan di tengah-tengah ma-
syarakat. Dalam Al-Qur'an terdapat seki-
kedua ini terbagi ke dalam beberapa kelompok tar dua puluh ayat yang mengatur masa-
lah ini.
pembahasan: Hukum pemerintah an (al -ahkaam ad- dus-
tuuriyyah).Yaitu, hukum-hukum yang ber-
o. Al-ahwal asy-Syakhshwah. Yaitu, hukum- hubungan dengan sistem pemerintahan
dan juga dasar-dasar pemerintahan. De-
hukum yang berhubungan dengan ma- ngan adanya hukum ini, maka hubungan
salah keluarga, dari masalah pernikahan, antara pemerintah dengan rakyat dapat
talak, penisbatan keturunan keluarga,
nafkah keluarga, pembagian harta waris. tertata dengan baih hak dan kewajiban
individu serta masyarakat dapat diketa-
Hukum-hukum ini dimaksudkan untuk
hui dengan jelas.
menata hubungan di antara suami istri Hukum internasion al (al-ahkoam ad-dau-
liyyah). Yaitu, hukum-hukum yang mem-
dan juga kerabat-kerabat yang lain. bahas masalah tata tertib hubungan antara
negara Islam dengan negara-negara lain-
b. Hukum perdata (al-ahkaam al-muduniy- nya, baik dalam kondisi damai maupun
yah). Yaitu, hukum-hukum yang berhu-
kondisi perang. Bagian ini juga memba-
bungan dengan masalah relasi di antara
individu seperti jual beli, pinjam-memin- has hubungan warga negara non-Muslim
jam, gadai, penanggungan utang, utang dengan pemerintah, masalah jihad, dan
piutang, usaha bersama [syirkah), dll.. juga masalah perjanjian damai. Dengan
adanya hukum ini, maka bentuk hubungan
Hukum-hukum ini dimaksudkan untuk antara satu negara dengan lainnya dapat
terjalin dengan baik, saling menolong, dan
mengatur masalah keuangan dan harta saling menghormati.
yang terjadi di antara individu-individu, bo' Hukum ekonomi dan keuangan (al-ah-
supaya hak seseorang dapat terlindungi.
Dalam Al-Qur'an terdapat sekitar tujuh kaam al-iqtishaadiyyah wal maaliyyah).
puluh ayat yang membahas masalah ini.
Yaitu, hukum-hukum yang berhubungan
Hukum pidana (al-ahkaam al-jinaa'iyyah).
Yaitu, hukum-hukum yang mengatur tin- dengan masalah hak individu dalam
dakan kriminal yang dilakukan oleh se-
orang mukallaf dan juga bentuk hukuman masalah harta benda, ekonomi dan ke-
yang diberikan kepada pelaku kriminal. uangan, dan tugas-tugas individu tersebut'
Hukum ini dimaksudkan untuk melin- 'f
dungi jiwa, harta, kehormatan, dan hak ,.r}/l"*,iijBI l
manusia, untuk menciptakan kehidupan
yang aman dan juga untuk menentukan
hubungan antara pelaku kriminal, korban,
dan masyarakat. Dalam Al-Qur'an terda-
FIqLH ISI.AM IITID 1 IbngAntar llmu Flqlh =-
dalam sistem ekonomi dan keuangan yang positif yang ada. Dalam fiqih, setiap pekerjaan I
lebih luas. Bagian ini juga membahas hak
yang termasuk kategori muamalat pasti :
dan kewajiban negara dalam masalah
dihubungkan dengan konsep halal dan haram.
harta benda, ekonomi dan keuangan, juga Atas dasar ini, maka hukum-hukum muamalat
prosedur sumber pendapatan negara dapat dikategorikan ke dalam dua kelompok.
dan aturan pembelanjaannya. Dengan
hukum ini, terciptalah hubungan yang Pertama,hukum duniawi. Yaitu keputusan
hukum yang didasarkan atas tindakan atau
harmonis antara orang kaya dan miskin.
Begitu juga antara negara dan anggota perilaku lahiriah. Hukum seperti ini tidak
masyarakatnya.
ada hubungannya dengan sikap batiniah
Objek pembahasan yang digarap oleh seseorang. Inilah yang dinamakan dengan
bagian akhir ini di antaranya adalah atur- "hukum pengadilan" (al-hukm al-qadhaa'[),
an pembagian harta rampasan (ghani karena seorang hakim memutuskan hukum
mah dan al-anfaa[), al-'usyur (termasuk berdasarkan pengamatan yang ia mampui
juga bea cukai), al-kharaj (pajak tanah),
pengelolaan barang tambang padat dan saja. Dari sudut lahiriah, keputusan seorang
cair serta sumber daya alam lainnya. hakim tidak akan menyebabkan hal yang batil
Bagian ini juga membahas harta publik meniadi kebenaran, atau suatu kebenaran
seperti zakat, sedekah, nadzar, utang meniadi kebatilan. Begitu juga, ia tidak akan
piutang harta keluarga seperti nafakah, menjadikan kehalalan menjadi keharaman
harta waris dan wasiat dan juga harta atau sebaliknya keharaman menjadi halal.
individu seperti keuntungan dagang, se- Hasil keputusan hakim mengikat dan harus
wa, company, dan hasil produksi. Bagian dilaksanakan, berbeda dengan hasil keputusan
ini juga membahas hukuman-hukuman fatwa.
finansial seperti kafarat, diyat, danfidyah. Kedua, hukum ukhrawi. Yaitu, keputusan
hukum yang didasarkan kepada kondisi yang
h. Akhlak dan adab [kebaikan dan kebu- sebenarnya, meskipun kondisi tersebut tidak
diketahui oleh orang lain. Hukurn ini diguna-
rukan). Yaitu hukum-hukum yang meng- kan untuk mengatur hubungan antara manusia
atur perilaku manusia supaya prinsip dengan Allah SWT. Hukum ini dinamakan
keutamaan, saling menolong, dan saling dengan "hukum agama" (al-hukmu ad-diyaa-
mengasihi teraplikasikan di tengah-tengah
kehidupan mereka. nf dan yang digunakan oleh mufti dalam
Dari gambaran di atas, dapat disimpulkan memberikan fatwa. Sehingga, yang dimaksud
bahwa kajian fiqih sangat luas. Hal ini tidak lain dengan fatwa adalah menginformasikan hu-
disebabkan karena beragamnya pembahasan kum syara'tanpa ada konsekuensi mengikat.
yang disinggung Sunnah Nabawiyyah (yang
merupakan salah satu sumber hukum Islam). Pembedaan jenis hukum ini adalah ber-
3. F'QIH SANGAT KENTAL DENCAN dasarkan hadits Rasulullah saw. yang diriwa-
KARAKTER KEAGAMAAN (HUKUM HALAL yatkan oleh Imam Malih Ahmad, dan para
DAN HARAM), pengarang Kutubus Sittah. Hadits tersebut
Oleh sebab itu, fiqih mempunyai keisti- adalah, "Sesungguhnya soya adalah manusia
mewaan dibanding dengan undang-undang
biasa, dan kamu bersengketa di hadapanku.
Mungkin di ontara kamu ada yang lebih pintar
dalam mengemukakan hujjahnya daripada
yang lain. Dengan demikian, aku memberikan
hukuman undtknya berdasarkan apayang gku
Pengantar llmu Flqlh FIQIH ISIAM )ILID 1
dengar. Jika aku menghukum kepadanya de' kehormatan dan kemulaian sistem syariah,
ngan merugikan hak seseorqng Islom yang lain, dan menyebabkan hak dapat terpelihara' Bu-
maka itu adalah potongan api neraka' Maka, kan saja karena adanya unsur-unsur material
terserah kepadanya apakah akan mengombil seperti dalam undang-undang ciptaan manu-
sia, melainkan lebih daripada itu, karena sya-
atau mening g alkannYa." riah memerhatikan dua sudut, yaitu sudut
Perkara yang menyebabkan lahirnya dua
kehakiman dan sudut keagamaan'
jenis hukum syara' ini ialah karena syariah
4. F'QIH MEMPUNYAI HUBUNAAN YANG
adalah wahyu Allah SWT yang mengandung
pahala dan siksaan di akhirat. Selain itu, ia juga ERAT DENGAN AKHLAK
merupakan sistem kerohanian dan peradaban Perbedaan antara fiqih dengan undang-
sekaligus. Karena, ia didatangkan untuk men- undang ciptaan manusia ialah hukum fiqih
ciptakan kebaikan di dunia dan akhirat, begitu terpengaruh dengan prinsip-prinsip akhlak.
juga menciptakan kebaikan untuk agama dan
Sedangkan undang-undang ciptaan manusia,
dunia. tujuannya hanyalah untuk mengekalkan per-
Hasil dari perbedaan ini adalah jelas sekali' aturan dan ketenteraman masyarakat, walau-
pun dengan mengorbankan sebagian prinsip
Umpamanya adalah dalam persoalan talak, agama dan akhlak. Fiqih menekankan keuta-
sumpah, utang piutang, pembebasan utang maan, idealisme, dan akhlak yang mulia' Atas
dan paksaan. Atas dasar ini, maka timbullah
perbedaan tugas antara seorang qadhi dengan dasar itu, maka ibadah disyariatkan untuk
seorang mufti. Qadhi mengeluarkan hukum
berdasarkan perkara-perkara yang zahir saia, membersihkan jiwa dan menyucikannya, supa-
sedangkan seorang mufti mengeluarkannya
ya dapat menjauhkannya dari kemungkaran.
dengan memerhatikan perkara batin dan Riba diharamkan untuk menanam semangat
zahir sekaligus. fika terdapat perbedaan di kerja sama, tolong-menolong, dan bertimbang
antara batin dengan zahil maka hendaklah ia rasa sesama manusia, supaya dapat melin-
dungi golongan yang memerlukan bantuan
mengeluarkan hukum berdasarkan batin, se- dari cengkeraman orang berharta, mencegah
berlakunya penipuan dan pembohongan da-
kiranya dia dapat mengetahuinYa. lam kontrak, dan dapat mencegah memakan
Barangsiapa menceraikan istrinya dengan
harta secara batil. Ia juga dapat menjadi alasan
tidak sengaja dan tidak bermaksud mencerai- untuk membatalkan kontrak, karena ada segi
kannya, maka jatuhlah talaknya berdasarkan yang tidak diketahui yang tidak sesuai dengan
hukuman qadhi, tetapi tidak iatuh dari segi
diyani. Barangsiapa membebaskan utang orang prinsip kerelaan.
yang berutang dan orang yang berutang itu ti- Pengharaman riba juga bertujuan supaya
dak mengetahui tentang hal itu, kemudian perasaan saling cinta tersebar luas, begitu juga
dengan perasaan saling memercayai di antara
orang tersebut menuntut di mahkamah supa- satu sama lain. Di samping itu, ia dapat men-
ya orang yang berutang tadi membayar utang- cegah persengketaan di antara manusia, dapat
nya, maka hukuman kehakiman ialah orang
tersebut berhak mendapatkan utang tersebut. melepaskan mereka dari cengkeraman ke-
Sedangkan berdasarkan hukuman fatwa, dia
tidak berhak mendapatkanriya. Karena, dia te- cenderungan materialisme, dan menghormati
hak orang lain. Perintah supaya kontrak yang
lah membebaskannya. sudah disepakati dilaksanakan, bertuiuan su-
paya segala janji yang dibuat dapat ditun4ikan.
Sistem yang seperti ini telah menimbul-
kan kesadaran agama yang dapat menambah
FIqLH ISI,q.M JILID 1 mendatangkan kemudharatan kepada orang
Arak pula diharamkan dalam Islam, dengan lain, dan juga hukuman itu akan dikenakan
tujuan untuk memelihara akal manusia yang bagi perbuatan zahir yang tidak dapat di-
hukum di dunia karena kelalaian dalam me-
merupakan alat pengukur bagi segala perbuat- laksanakan hukuman jinayah-seperti tidak
an yang baik dan jahat.
terlaksananya hukuman hudud yang berlaku
fika hubungan antara agama dan akhlak pada masa kini di kebanyakan negara, ataupun
dengan tingkah laku (tindakan) manusia diper- karena tidak dapat dibuktikan kesalahannya
kuat atau dirapatkan, maka usaha untuk men- secara zahir, atau karena tidak diketahui oleh
jaga kemaslahatan individu dan masyarakat pihak berkuasa.
serta kebahagiaan mereka akan terlaksana.
Selain itu, jalan yang akan mengantar kepada Pahala dalam fiqih juga mempunyai dua
kenikmatan yang kekal abadi di akhirat akan bentuk. Pahala yang diberikan karena amal-
an yang berbentuk perbuatan, dan amalan
terbentangluas, dan hidup kekal dengan penuh yang berbentuk meninggalkan. Yang pertama
kenikmatan merupakan harapan dan cita-cita pahala diberikan karena adanya ketaatan
manusia sejak zaman silam, Dengan demikian, terhadap perintah Allah SWT. Adapun yang
tujuan fiqih ialah untuk menciptakan kebaik- kedua, pahala diberikan karena usaha yang
dilakukan untuk menjauhi larangan dan mak-
an manusia yang hakiki pada masa kapan siat, serta menahan diri untuk melaksanakan-
pun, baik pada masa sekarang maupun pada nya. Sedangkan dalam undang-undang ciptaan
masa yang akan datang. Ia iuga bertuiuan su- manusia, hukuman hanya diberikan kepada
paya mendapatkan kebahagiaan di dunia dan amalan bentuk yang kedua saja, yaitu ketika
akhirat. seseorang menyalahi undang-undang. Ia tidak
memberikan pahala kepada orang yang patuh
Keterpengaruhan fiqih dengan unsur aga- dan taat.
ma dan akhlak menjadikannya lebih dipatuhi,
lebih dihormati dan ditaati. Sedangkan un- 6. HQIH MEMPUNYA' CIR' SOSIAL
dang-undang ciptaan kebanyakan orang, ba-
nyak yang coba dihindari dan tidak dilaksa- KEMASYARAKATAN
nakan.
Dalam aturan fiqih ada usaha untuk men-
5. BALASAN DI DUNIA DAN AKHIRAT BAGI jaga kepentingan individu dan kelompok se-
kaligus, agar kepentingan satu pihak tidak
YANC TIDAK PATUH
menzalimi yang lain. Walaupun demikian,
Keistimewaan fiqih bila dibanding de- jika timbul pertentangan di antara dua ke-
pentingan, maka kepentingan umum lebih
ngan undang-undang ciptaan manusia ialah, diutamakan. Demikian juga jika terjadi per-
undang-undang ciptaan manusia hanya me- tentangan antara kepentingan dua individu,
netapkan balasan duniawi saja bagi orang maka yang diutamakan adalah kepentingan
yang tidak patuh. Sedangkan fiqih mempu- orang yang akan menanggung kemudharatan
nyai dua jenis balasan, yaitu (pertama) balas-
an duniawi dalam bentuk hukuman yang te- yang lebih besar. Hal ini adalah berdasarkan
lah ditetapkan oleh nash (hudud) dan yang prinsip "Tidak boleh memudharatkan diri
tidak ditetapkan oleh nash (ta'zir) bagi ke- sendiri dan tidak boleh memudharatkan yang
salahan zahir yang dilakukan oleh manusia. lain," dan juga prinsip, "Kemudharatan yang
[Kedua) balasan ukhrawi bagi perbuatan hati
yang tidak kelihatan yang dilakukan oleh
manusia seperti hasad, dengki, azam untuk
,4tr\ r'q'rt**ll'?'
-=':J\- u---"']-
lebih besar ditolak dengan kemudharatan "seorang Muslim hendaklah taat (kepada
yang lebih kecil." pemimpinnya) baik ia menyukainyo atau mem'
Contoh melindungi kepentingan orang bencinya, seloma ia tidak diperintahkan untuk
banyak ialah pensyariatan ibadah seperti
shalat, puasa, dan sebagainya, menghalalkan melakukan maksiat. Jika ia diperintahkan
jual beli, mengharamkan riba dan monopoli
melakukan maksiat, maka dia tidak perlu me'
naatinya."
(ihtikar), dan menggalakkan penjualan se-
suatu dengan harga yang patut. Contoh lain- Contoh lainnya adalah membatasi wasiat
nya adalah bolehnya pemerintah menetap- harta hanya sebanyak sepertiga harta yang
kan harga barang, melaksanakan hudud bagi dimiliki. Ini adalah untuk menghindari mun-
culnya kemudharatan di kalangan ahli waris,
kemungkaran yang berbahaya, hukum peng-
karena Rasulullah saw. bersabda kepada Sa'ad
aturan keluarga, melindungi hak tetangga,
menunaikan janji, memaksa untuk menjual bin Abi Waqqash seperti yang diriwayatkan
karena demi kepentingan umum, pembinaan oleh al-Bukhari dan Muslim,
masjid, sekolah, rumah sakit, mempersiapkan ;Gi *| Lu o1 ,tt'rS ,-:latt,-.:ltt
tanah pekuburan, meluaskan jalan dan jalur
;(i'f'ur-Jt i'oi',J'.?
pengairan.
;: r;;*i-
Contoh aturan fiqih yang membatasi hak
individu, untuk menghindari bencana atau "Satu pertiga pun banyak. Adalah lebih
mudharat yang lebih besar di tengah-tengah baik bagimu meninggalkan keluarga kamu
masyarakat, ialah tidak diwajibkannya taat
kepada suami jika ia mendatangkan mudharat dalam keadaan kaya, daripada meninggolkan
kepada istri, karena Allah SWT berfirman, mereka dalam keadaan miskin, memintq-minta
pertolongan menusia."
"...Don janganlah kamu tahan mereka de'
ngan maksud jahatuntuk menzolimi mereka..."' Contoh lainnya adalah membiarkan tanah
(al-Baqarah: 231)
yang ditaklukkan (daerah yang dikuasai
Tidak perlu taat kepada pemerintah se- umat Islam) tetap dikelola bagi penduduknya
kiranya pemerintah itu menyuruh melakukan dengan mengenakan pajak jizyah dan kharai
kemaksiatan atau menyuruh untuk menge- kepada mereka, supaya pendapatan negara
sampingkan kepentingan umum, karena ke-
taatan hanya perlu dalam perkara-perkara dapat meningkat dan juga untuk menjaga
ma'ruf, seperti yang diriwayatkan oleh Imam kepentingan umum umat Islam. Contoh lain
Ahmad, di mana Rasulullah saw. bersabda, adalah pembolehan hak syuf'ah kepada rekan
bisnis ataupun tetangga terdekat, dengan
tujuan untuk menghindari kemudharatan
yang mungkin timbul setelah adanya akad
Gi* 4*lir ,?t ,-p'^;ktt g.:li pembelian baru. Membuat saliran air di atas
w ;i ?t;f)e
-c. (@- c/ ii tanah orang lain, supaya tanah yang lebih jauh
,/
.ft ov dapat mendapatkan air. Masih banyak con-
toh-contoh lain yang didasarkan kepada prin-
a;G.t, !.7
sip yang serupa dalam Islam, yang mengakui
bahwa sumber yang hak adalah Allah SWT
rif-;l
lr;
Pengantar llmu Flqlh
yang tidak akan memberikan hak itu kepada rangkan. Ia juga dapat mengatasi persoalan-
siapa pun kecuali dengan tujuan yang bijaksa- persoalan hukum kontemporer seperti asu-
na, yaitu untuk merealisasikan kemaslahatan
individu dan juga masyarakat. ransi, sistem keuangan, sistem saham, kaidah
7. FIQIH SESUAI UNTUK D'TERAPKAN PADA pengangkutan udara, laut, dan sebagainya,
MASA APA PUN yang semuanya ditentukan dengan mengguna-
kan kaidah fiqih yang kullr, ijtihad yang ber-
Prinsip-prinsip utama fiqih adalah prin- dasarkan qiyas, istihsan, masalih mursalah,
sip-prinsip yang kekal dan tidak akan ber-
sa d d adz-dzarai','uruf, dan lain-lain.
ubah; seperti prinsip kerelaan dalam kontrak, Fiqih juga dapat diolah berdasarkan teori-
prinsip ganti rugi, pemberantasan tindakan
kriminal, perlindungan terhadap hak, dan juga teori umum seperti yang dilakukan dalam
prinsip tanggung jawab pribadi. studi undang-undang. Umpamanya adalah
penetapan teori jaminan, teori darurat, teori
Adapun fiqih yang dibangun berdasarkan kontrak, teori kepemilikan, kaidah undang-
qiyas, menjaga maslahah dan 'uruf dapat me- undang sipil, hukuman, teori hak, penyalah-
nerima perubahan dan perkembangan dise-
suaikan dengan keperluan zaman, kemaslahat- gunaan hak, keadaan yang muncul mendadak,
an manusia, situasi dan kondisi yang berbeda,
baik masa maupun tempat, selagi keputusan dan sebagainya.
hukumnya tidak melenceng dari tujuan utama
syariah dan keluar dari asasnya yang betul. Lebih jauh dari itu, sebagian ahli fiqih
Tetapi ini hanya di dalam masalah muamalah,
bukan dalam aqidah dan ibadah. Inilah yang ada yang membolehkan men-fakhshrsh nash
dikehendaki dengan kaidah "Hukum berubah syara' dengan 'uruf, walaupun ia tidak dise-
dengan berubahnya masa." tujui oleh kebanyakan ulama. Contohnya ada-
8. TUTUAN PELAKSANAAN F'QIH lah, menurut madzhab Maliki perempuan
Tujuan pelaksanaan fiqih ialah untuk terhormat tidak boleh dipaksa memberikan
memberikan kemanfaatan yang sempurna, susuan kepada anaknya.s fuga, seperti pen-
baik pada tataran individu atau tataran resmi, dapat Abu Yusuf yang mempertimbangkan
dengan cara merealisasikan undang-undang 'uruf dalam pengukuran harta ribawi dengan
di setiap negara Islam berdasarkan fiqih. Ka- menggunakan timbangan atau ukuran untuk
rena, tujuan akhir dari fiqih ialah untuk ke- memastikan wujudnya persamaan atau tidak.
baikan manusia dan kebahagiaannya di dunia
fika kebiasaan masyarakat berubah, umpama-
dan akhirat. Sedangkan tujuan undang-undang nya gandum yang dulunya dijual dengan di-
ciptaan manusia ialah, semata-mata untuk timbang berubah dengan cara diukur atau se-
mewujudkan kestabilan masyarakat di dunia. baliknya, maka kebiasaan inilah yang dipakai
dan dipertimbangkan. fadi, persamaan tim-
Fiqih Islam meliputi berbagai cabang un- bangan atau ukuran adalah berdasarkan adat
dang-undang, sebagaimana yang telah dite- dan kebiasaan yang terpakai di kalangan ma-
syarakat.
Sebagian ulama membolehkan perubahan
hukum karena berlakunya perubahan 'illah.
Contohnya adalah menghentikan pembagian
zakat kepada golongan mualaf e [pada masa-
masa tertentu) dan berpegang kepada hisab
8 Sebenarnya masalah ini termasuk dalam bagian penafsiran nash yang sukar dipahami dengan 'urf dan bukannya dalam bagian
mengkhususkan nash yang umum.
I FathulQadiir,ilid II, hlm.14 dan seterusnya.
FrqlH IstAM JILID 1
37
untuk menentukan awal bulan-bulan Arab, bu- Orang yang menolak hukum syara' yang
telah ditetapkan dengan dalil qath'i (pasti),
kan berdasarkan ru'yah.10 menuduh bahwa hukum syara'adalah kejam
Sebagian ulama membolehkan perubahan seperti hukum dalam hudud atau menuduh
bahwa syariah tidak sesuai lagi untuk dilak-
hukum karena darurat atau keperluan (hajat) sanakan, adalah dihukumi kafir dan dia telah
untuk menghindari kesukaran dengan syarat
kondisi darurat tersebut benar-benar sesuai keluar dari Islam. Adapun menolak hukum
yang penetapannya melalui ijtihad yang ber-
dengan pengartian darurat dan keperluan dasarkan zhan (sangkaan kuat), maka ia di-
hukumi maksiat, fasik, dan zalim' Karena,
fhajat) menurut pandangan syara" Begitu juga
boleh mengambil kemudahan (rukhshah) se- seorang mujtahid telah mencurahkan seluruh
kadar keperluan saja untuk menghilangkan
darurat dan untuk memenuhi kebutuhan, ka- tenaga dan kemampuannya untuk mengetahui
rena "Darurat ada ukurannya dan hendaklah ia kebenaran (al-haq) dan menerangkan kedu-
dipenuhi menurut keperluannya saja"'11 Yang dukan hukum Allah SWT jauh dari dorongan
dimaksud dengan darurat di sini ialah kondisi hawa nafsu pribadi atau mengharapkan ke-
yang dapat mengancam nyawa dan keturunan untungan atau popularitas. Sandaran yang
seseorang, atau dapat merusak hartanya atau digunakan oleh mujtahid adalah dalil syara'
menghilangkan akalnya, jika ia tidak melaku-
kan perkara-perkara yang asalnya dilarang. dan petunjuk yang benar dengan berphnjikan
Keperluan (al-haaiah) ialah suatu kondisi di
mana jika seseorang tidak melakukan sesuatu amanah, kejuiuran, dan keikhlasan.
yang asalnya dilarang, maka dia akan meng-
alami kesusahan baik pada dirinya, anak, har- Cara untuk kembali mengamalkan fiqih
ialah dengan cara menerapkan fiqih men-
ta, atau akalnya.
Mengamalkan fiqih adalah suatu kewajib- jadi undang-undang,1' menyusunnya kem-
bali dengan bahasa yang mudah sehingga
an, seorang mujtahid wajib melaksanakan mudah dirujuk oleh qadhi, cara ini akan
dan mengamalkan hasil ijtihadnya, karena
hasil ijtihad bagi seorang mujtahid adalah dapat menyeragamkan hukum-hukum yang
dianggap sebagai hukum Allah SWT. Bagi diputuskan oleh mereka. Di samping itu, ia
yang tidak sampai kepada martabat mujta- juga akan memudahkan urusan pihak-pihak
yang terlibat dalam mahkamah, dan sejak
hid, hendaklah beramal dengan fatwa mujta- awal mereka akan dapat mengetahui hukum
hid. Karena, tidak ada cara lain baginya untuk yang pasti mengenai perkara yang mereka
mengetahui hukum syara' melainkan melalui
fatwa mujtahid. Allah SWT berfirman, pertikaikan.
ffi:,.G*iK,yfl\gW . Ini semua hanya dapat dilakukan dengan
cara membuat panitia atau komisi yang ter-
"...mqke bertanyolah kepada orang yang diri atas ulama semua madzhab, supaya me-
reka memilih fatwa yang lebih sesuai dan
mempunyai pengetahuan iika kqmu tidak lebih memberikan maslahat menurut pers-
pektif masing-masing madzhab' Komisi ini
mengetahui. " (an-Nahl: 43) . hendaklah bergerak dengan segera dan ber-
sungguh-sungguh, sehingga setelah mereka
10 Risalah Ahmad Syakir tentang awal bulan Arab'
11 Lihat kitab kami, adh'Dharurah asy-Syar'iyyah.
12 Lihat Wahbah az-Zuhatli,Juhud Taqnin al-Fiqh al-lslami.
,;i"4.t
{.'r;:
FIq!H ISIAM IILID 1 Semoga tulisan ini akan memudahkan
selesai melakukan tugasnya, maka hakim (pe usaha pihak-pihak yang akan mengundang-
merintah) dapat langsung mengeluarkan per- undangkan fiqih. Sesungguhnya urusan ini
intah dan kebijakan bersandarkan kepada un- tidaklah susah iika ada niat yang benar dan
dang-undang yang berdasarkan fiqih, untuk azam yang kuat, dan juga jika para hakim mau
menjawab permasalahan-permasalahan yang bersungguh-sungguh melaksanakan langkah
muncul dengan cara merujuk kepada syariah yang berani ini, yang tidak boleh dilakukan
dan fiqih Al-Qur'an dan As-Sunnah. Apabila kecuali dengan modal keyakinan yang kuat
ini terjadi, maka jiwa akan merasa tenteram terhadap Islam, keyakinan akan kebebasan dan
dan hati akan tenang, karena dualisme antara kemampuan menghadapi segala tantangan.
agama dengan kehidupan dunia yang dibawa
oleh sistem-sistem yang yang sekarang ini
dipakai akan hilang.
",.{0m},,
Ponglntar llmu Flqlh JY \^ FIQIH ISLAM JILII) I
BAB KEDUA
SEJARAH RINGKAS
TOKOH-TOKOH MAD ZH.AB FIQIH
FAQIH ATAU MUFTI tertentu di kehidupan dunia ini, sedangkan hu-
kum-hukum juga dapat menyampaikan sese-
Faqih atau mufti adalah seorang mujta- orang kepada satu tujuan di akhirat.13
hid. Mujtahid ialah orang yang mempunyai
kemampuan untuk menyimpulkan hukum dari Munculnya madzhab bermula pada zaman
sumber-sumbernya. Akhirnya, dengan secara
majaz dan dengan cara hakikat 'urufiyyah lke- sahabat Rasulullah saw.. Sebagai contoh adalah
biasaan). Kata faqih atau mufti ini digunakan
untuk menunjuk orang yang alim dalam suatu pada masa itu ada madzhab Aisyah, madzhab
madzhab. Fatwa yang dikeluarkan pada zaman
kita ini hanyalah merupakan penukilan per- Abdullah bin Umar, madzhab Abdullah bin
kataan atau pendapat seseorang mufti muj-
tahid, untuk digunakan oleh orang yang me- Mas'ud dan lain-lain lagi. Pada zaman tabi'in,
minta fatwa (mustafti).lni bermakna fatwa telah lahir tujuh ahli fiqih yang termasyhur di
pada masa ini bukanlah fatwa yang hakiki' Madinah. Mereka ialah Sa'id ibnul Musayyab,
Urwah ibnuz Zubair, al-Qasim bin Muhammad,
AL.MADZHAB Kharijah bin Zaid, Abu Bakar bin Abdurrahman
Kata madzhab menurut arti bahasa ialah bin Harits bin Hisyam, Sulaiman bin Yasar,
tempat untuk pergi ataupun jalan. Dari segi
istilah, madzhab berarti hukum-hukum yang Ubaidillah bin Abdullah bin Utbah bin Mas'ud
terdiri atas kumpulan permasalahan' Dengan dan Nafi' hamba (maula) Abdullah bin Umar.
Di kalangan ahli Kufah juga muncul Alqamah
pengartian ini, maka terdapat persamaan mak- bin Mas'ud,lbrahim an-Nakha'i guru Hammad
bin Abi Sulaiman yang menjadi guru kepada
na antara makna bahasa dan istilah, yaitu Imam Abu Hanifah. Di kalangan ahli Basrah
madzhab menurut bahasa adalah ialan yang juga muncul ahli fiqih, di antaranya adalah al-
menyampaikan seseorang kepada satu tuiuan Hassan al-Bashri.
Di samping mereka, terdapat lagi ahli fiqih
13 Bujairimi al-Khotib, jilid l, hlm.45.
dari golongan tabi'in Iain di antaranya adalah
Ikrimah hamba lmaula) Ibnu Abbas, Atha' bin
Abi Ribah, Thawus bin Kisan, Muhammad bin
--
FIqLH ISTAM IITID 1
Sirin, al-Aswad bin Yazid, Masruq ibnul A'raj, tahan besar, yaitu pemerintahan Bani Umayyah
Alqamah an-Nakha'i, asy-Sya'bi, Syuraih, Sa'id dan Bani Abbasiyah. Dia adalah generasi afba'
bin fubair, Makhul ad-Dimasyqi dan Abu Idris
al-Khulani. at-tabi'in. Ada pendapat yang mengatakan
Dari awal abad kedua hingga pertengah- bahwa Abu Hanifah termasuk kalangan tabi'in.
an abad ke-2 Hijriyah yang merupakan zaman Dia pernah bertemu dengan sahabat Anas bin
keemasan bagi ijtihad, telah muncultiga belas Malik dan meriwayatkan hadits darinya, yaitu
ulama mujtahid yang masyhur yang madzhab
mereka telah dibukukan dan pendapat me- hadits yang artinya, "Menuntut ilmu adalah
reka banyak diikuti. Mereka ialahla Sufuan bin
Uyainah di Mekah, Malik bin Anas di Madinah, fardhu bagi setiap Muslim."
al-Hassan al-Bashri di Bashrah, Abu Hanifah Imam Abu Hanifah adalah imam ahlur
dan Su$ran ats-Tsauri (161 H) di Kufah, al- ra'yu dan ahli fiqih Iraq, juga pendiri madzhab
Hanafi. Asy-Syafi'i pernah berkata, "Manusia
Auza'i [157 H) di Syria (Syam), asy-Syafi'i dan memerlukan al-lmam Abu Hanifah dalam
al-Laith bin Sa'd di Mesir, Ishaq bin Rahawaih bidang fiqih." Abu Hanifah pernah menjadi
di Naisabur, Abu Tsaur, Ahmad, Dawud az- pedagang kain di Kufah. Abu Hanifah me-
Zahiri, dan lbnu |arir ath-Thabari di Baghdad. nuntut ilmu hadits dan fiqih dari ulama-ulama
Namun, kebanyakan madzhab ini hanya yang terkenal. Dia belajar ilmu fiqih selama
18 tahun kepada Hammad bin Abi Sulaiman
ada dalam kitab saja, karena para pengikut yang mendapat didikan fmurid) dari Ibrahim
dan penganutnya sudah tidak ada. Walaupun an-Nakha'i. Abu Hanifah sangat berhati-hati
demikian, ada juga yang masih wujud dan dalam menerima hadits. Dia menggunakan
masyhur hingga hari ini. Pada pembahasan qiyas dan istihsan secara meluas. Dasar madz-
selanjutnya kita akan membahas secara ring-
kas tentang pemimpin delapan madzhab yang habnya ialah Al-Kitab, As-Sunnah, ijma, qiyas,
terbesar dari golongan Ahli Sunnah, Syi'ah, dan dan lstihsan. Dia telah menghasilkan sebuah
sebagian kelompok Khawarij yang moderat kitab dalam bidang ilmu kalam, yaitu al-Fiqh
yang masih mempunyai pengikut hingga hari al-Akbar. Dan dia juga mempunyai al-Musnad
ini, selain madzhab Zahiriyyah yang penganut dalam bidang hadits. Tidak ada penulisan dia
dan pengikutnya sudah tidak ada.1s dalam bidang ilmu fiqih.
A. ABU HANIFAH, AN-NU,MAN BtN TSABTT Di antara murid Imam Abu Hanifah yang
(80-150 H) PENDIR! MADZHAB HANAFT
termasyhur ialah:
Namanya al-lmam al-A'zham Abu Hanifah,
an-Nu'man bin Tsabit bin Zuwatha al-Kufi. Dia (a) Abu Yusuf Ya'qub bin Ibrahim al-Kufi
adalah keturunan orang-orang Persia yang
merdeka fbukan keturunan hamba sahaya). (113-182 H). Yaitu, Qadi Besar pada za-
Dilahirkan pada tahun B0 H dan meninggal man pemerintahan al-Rasyid. Dia banyak
berjasa dalam mengembangkan madzhab
pada tahun 150 H (semoga Allah SWT me- Abu Hanifah, terutama dalam penulisan
rahmatinya). Dia hidup di dua zaman pemerin- dasar-dasar madzhab dan penyebaran
pendapatnya ke seluruh dunia. Dia adalah
seorang mujtahid mutlak.
tb) Muhammad ibnul Hassan asy-Syaibani
(1,32-789 H), dilahirkan di Wasit. Ayah-
74 Muhammad Ali Sais, Tarikh al-Fiqh al-lslomr, hlm. 86.
15 Buku terbaik tentang iman-iman Mujtahidin ialah yang ditulis oleh almarhum Syaikh Muhammad Abu Zahrah.
Pengantar llmu Flqlh FIQLH ISIAM JILID 1
nya berasal dari Harusta di Damsyik. Dia annya, yaitu Abu Yusuf dan Muhammad al-
dibesarkan di Kufah, kemudian menetap
di Baghdad dan wafat di Ray. Pada mula- Hassan asy-Syaibani.
nya, dia menuntut ilmu fiqih kepada Imam
Abu Hanifah, kemudian menamatkan pe- B. |MAM MAL|K BrN ANAS (9+179 H)
ngaiiannya dengan Abu Yusuf. Asy-Syai-
bani juga pernah belajar kepada Imam PENDIRI MADZHAB MALIKI
Malik bin Anas. Akhirnya, dia menjadi
seorang tokoh fiqih di Iraq setelah Abu Imam Malik bin Anas bin Abu Amir al-
Yusuf. Asy-Syaibani terkenal dengan ke-
cerdikan dan ketajaman pikirnya, serta Asbahi ialah tokoh dalam bidang fiqih dan ha-
terkenal sebagai seorang mujtahid mutlak dits di Darul Hijrah [Madinah) setelah zaman
yang telah menghasilkan penulisan yang tabi'in. Dia dilahirkan pada zaman al-Walid
banyak, yang menjaga dan melestarikan
madzhab Abu Hanifah. Dia berjasa besar bin Abdul Malik dan meninggal di Madinah
dalam penulisan madzhab Abu Hanifah. pada zaman pemerintahan al-Rasyid. Dia
Kitabnya, Zahir ar-Riwayat menjadi hui- tidak pernah ke luar daerah meninggalkan
jah yangdigunakan dan menjadi sandaran Madinah. Sama seperti Imam Abu Hanifah,
dia hidup dalam dua zaman pemerintahan,
di kalangan pengikut Madzhab Hanafi.
yaitu pemerintahan Bani Umayyah dan Bani
[c) Abul Huzail, Zufar ibnul Huzail bin Qais Abbasiyah. Tetapi, hidupnya lebih lama pada
zaman pemerintahan Bani Abbasiyah. Negara
al-Kufi [110-158 H). Dilahirkan di Asfihan, Islam telah berkembang luas dalam kedua
meninggal di Basrah. Pada mulanya, dia masa pemerintahan ini, hingga ke Lautan
cenderung kepada bidang hadits, tetapi Atlantik di Barat dan ke negeri Cina di Timur.
kemudian dia lebih berminat pada bidang Juga, telah sampai ke tengah-tengah Benua
ar-ra'yu dan muncul sebagai seorang ahli Eropa, yaitu ketika negara Spanyol berhasil
dalam al-qiyas, hingga merupakan orang
yang paling termasyhur dalam perkara dikuasai.
ini di kalangan murid dan pengikut Imam
Abu Hanifah. Dia adalah seorang mujtahid Imam Malik menuntut ilmu kepada ula-
ma-ulama Madinah. Di antara mereka ialah
mutlak. Abdul Rahman bin Hurmuz. Dia lama berguru
dengan Abdul Rahman ini. Dia juga menerima
[d) Al-Hassan bin Ziyad al-Lu'lu'i (meninggal hadits dari para ulama hadits seperti Nafi'
pada tahun 204 H). Pada mulanYa, dia maula Ibnu Umar dan Ibnu Syihab az-Zuhri.
belajar kepada Abu Hanifah, kemudian Gurunya dalam bidang fiqih ialah Rabi'ah bin
kepada Abu Yusuf dan Muhammad. Dia Abdul Rahman yang terkenal dengan Rabi'ah
terkenal sebagai orang yang meriwayat-
ar-Ra'yi.
kan hadits dan fatwa/pendapat Imam Abu
Hanifah. Namun, riwayatnya tidak dapat Imam Malik adalah imam dalam ilmu
menandingi kitab Zahir ar-Riwayat yang hadits dan fiqih. Kitab dia al-Muwaththa'
dihasilkan oleh al-lmam Muhammad. Ke- adalah sebuah kitab besar dalam hadits dan
pakarannya di bidang fiqih tidaklah sam-
fiqih. Imam asy-Syafi'i pernah berkata, "Malik
pai kepada kepakaran dan martabat Imam adalah guru saya, saya menuntut ilmu darinya.
Dia adalah hujjah di antara saya dengan Allah.
Abu Hanifah dan kedua sahabat utama- Tidak ada seorang pun yang berjasa pada saya
melebihi jasa imam Malik. |ika nama ulama
disebut, maka nama Malik-lah yang paling
--
'J-'-:
bersinar." Dia membangun madzhabnya ber- meninggal pada tahun I97 H). Dia belajar
dasarkan dua puluh dasar. Lima dari Al-Qur'an dari Imam Malik selama 20 tahun. Setelah
dan lima dari As-Sunnah, yaitu nash al-Kitab, itu, dia mengembangkan Madzhab Maliki
zahirnya yakni umumnya, mafhum al-mukha- di Mesir. Dia telah melakukan usaha yang
serius untuk membukukan Madzhab Ma-
I afa h, mafhumnya yakni mafhum a l - m uwaaqo h,
tanbih-nya yakni peringatan Al-Qur'an terha- liki. Imam Malik pernah menulis surat
dap'illah seperti firman Allah, "...kareno semuq
itu kotor atau fisq." (al-An'aam: 145) kepadanya dengan menyebut gelaran
"Faqih Mesir" dan 'Abu Muhammad al-
Yang lain ialah al-ijma', ol-qiyas, amal ahli Mufti." Dia juga pernah belajar ilmu fiqih
dari al-Laits bin Sa'ad. Dia juga seorang
Madinah, Qaul as-Sahabi, al-istihsan, Sadd adz-
ahli hadits yang dipercayai dan mendapat
Dzaraii menjaga khilal istishab, al-moshalih julukan "Diwan Ilmu."
al-mursalah dan syar' man qoblana.rb [c) Asyhab bin AbdulAziz al-Qaisi, dilahirkan
pada tahun yang sama dengan Imam
Imam Malik terkenal dengan sikapnya asy-Syafi'i, yaitu pada tahun 150 H, dan
meninggal pada tahun 204 H. Kelahiran-
yang berpegang kuat kepada As-Sunnah, ama- nya terpaut sembilan belas hari setelah
Imam asy-Syafi'i lahir. Dia telah mem-
lan ahli Madinah, al-Moshalih al-Mursalah, pelajari ilmu fiqih dari Imam Malik dan al-
pendapat sahabat (qaul sahabrl jika sah sa-
Laits bin Sa'd. Dia menjadi ikutan di bidang
nadnya dan al-istihson. Murid-murid Imam
ilmu fiqih di Mesir setelah Ibnul Qasim.
Malik ada yang datang dari MesiC Afrika Utara, Dia menghasilkan tulisan berdasarkan
dan Spanyol. Tujuh orang yang termasyhur
dari Mesir ialah:17 fiqih Malik yang terkenal dengan sebutan
(a) Abu Abdullah, Abdurrahman ibnul Qasim Mudawwqnah Asyhab. Mudawanah ini
bukanlah Mudawwanah Sahnun Imam
(meninggal di Mesir pada tahun 191 H).
Dia belajar ilmu fiqih dari Imam Malik asy-Syafi'i pernah berkata, 'Aku tidak
pernah berjumpa dengan orang yang
selama 20 tahun dan dari al-Laits bin Sa'ad
seorang ahli fiqih Mesir (meninggal tahun Iebih alim dalam fiqih daripada Asyhab."
L75 H). Abu Abdullah adalah seorang td) Abu Muhammad, Abdullah bin Abdul
mujtahid mutlak. Yahya bin Yahya meng-
anggapnya sebagai seorang yang paling Hakam. Meninggal pada tahun 214H.Dia
alim tentang ilmu Imam Malik di kalang-
an sahabatnya, dan orang yang paling merupakan orang yang paling alim tentang
amanah terhadap ilmu Imam Malik. Dia pendapat Imam Malik. Dia menjadi pe-
telah meneliti dan mentashih kitab ar- mimpin Madzhab Maliki setelah Asyhab.
Mudawwanah, yaitu kitab terbesar dalam (e) Asbagh ibnul Farjal-Umawi. Dia dinisbah-
kan kepada Bani Umayyah karena ada
Madzhab Maliki. Sahnun al-Maghribi
mempelajari kitab ini darinya kemudian hubungan hamba sahaya. Dia meninggal
menyusun ulang berdasarkan susunan pada tahun 225H. Dia belajar fiqih kepada
fiqih Abu Abdullah. Ibnul Qasim, Ibnu Wahb, dan Asyhab. Dia
[b) Abu Muhammad, Abdullah bin Wahb bin adalah di antara orang yang paling alim
Muslim (dilahirkan pada tahun 125 H dan
76 Ati Sais, Tarikh ai-Fiqh, hlrn. 105,'Abu Zahrah, Ktqb Molik, hlm. 254 dan seterusnya.
17 Muhammad Yusuf Musa, al-Amwal wa Nazhariyah al-Aqd, hlm.86 - 89; Kitab Mallk, hlm. 233 dan seterusnya.
FrqlH Isr.rc,M IrrrD 1
dalam Madzhab Maliki, terutama dalam tama yang mengembangkan al-Muwath-
masalah cabang madzhab ini. tha'di Spanyol.
t0 Muhammad bin Abdullah ibnul Hakam. [c) Isa bin Dinar al-Qurtubi al-Andalusi. Me-
Meninggal pada tahun 268 H. Dia me- ninggal pada tahun zLZ H. Dia adalah
nuntut ilmu, khususnya fiqih kepada seorang ahli fiqih Spanyol.
ayahnya dan juga kepada ulama Madzhab (d) Asad ibnul Furat bin Sinan at-Tunisi. Dia
Maliki pada zamannya. Dia juga belaiar berasal dari Khurasan di daerah Naisabur,
kepada Imam asy-Syafi'i. Dia menjadi
lambang kemegahan dalam bidang fiqih dilahirkan pada tahun 145 H dan mati
hingga menjadi tokoh di bidang tersebut syahid tahun 2L3 H di Sarqusah, ketika
dan menjadi rujukan fatwa di Mesir. Ba-
nyak rombongan yang datang dari negeri memimpin tentara untuk membuka Pulau
Afrika Utara, Maghrib, dan Spanyol untuk Sisilia. Dia adalah ahli fiqih, pejuang, dan
belajar kepadanya. pemimpin angkatan perang. Dia telah
menghimpun fiqih al-Madinah dan fiqih
[g) Muhammad bin Ibrahim al-Askandari bin al-lraq. Dia mempelajari al-Muwaththa'
Ziyad yang terkenal dengan Ibnul Maw- dari Imam Malik. Dia juga mempelajari
fiqih Iraq di mana dia pernah bertemu
waz [meninggal pada tahun 269 H). Dia
belajar ilmu fiqih kepada ulama semasa- dengan Abu Yusuf dan Muhammad ibnul
nya sehingga dia mumpuni dalam bidang Hassan. Kitabnya yang berjudul al-Asa-
fiqih dan fama. Kitabnya al-Mawwaziyyah diyyah merupakan rujukan utama bagi
merupakan kitab yang agung yang pernah kitab al-Mudawwanah yang ditulis oleh
dihasilkan oleh pengikut Madzhab Maliki.
Sahnun.
Ia mengandungi masalah hukum yang
(e) Yahya bin Yahya bin Katsir al-Laitsi An-
paling shahih, bahasanya mudah, dan pem-
dalusi Qurtubi. Meninggal pada tahun 234
bahasannya menyeluruh. Cara kitab ini H. Dia telah menyebarkan Madzhab Maliki
menyelesaikan masalah-masalah cabang di Spanyol.
ialah, dengan menyandarkan kepada ushul
t0 Abdul Malik bin Habib bin Sulaiman as-
(asas dan dasar).
Sulami. Meninggal phda tahun 238 H. Dia
Di antara murid Imam Malikyang masyhur
yang datang dari Daerah Islam bagian barat merupakan tokoh fiqih Maliki setelah
(Magharibah) ialah tujuh orang, yaitu:
Yahya.
[a) Abul Hassan, Ali bin Ziad at-Tunisi. Me-
ninggal pada tahun 183 H. Dia belaiar [g) Sahnun, Abdul Salam bin Sa'id at-Tannukhi.
kepada Imam Malik dan al-Laits bin Sa'd. Meninggal pada tahun 240 H. Dia belajar
Dia adalah seorang ahli fiqih di Afrika.
fiqih kepada ulama Mesir dan Madinah
[b) Abu Abdullah, Ziyad bin Abdurrahman hingga meniadi ahli fiqih dan tokoh ter-
al-Qurtubi, meninggal pada tahun 792 H. kenal pada zamannya. Dia menulis kitab
Dia digelari dengan "Syabfitn." Dia mem- al-Mudawwanah dalam madzhab yang
meniadi sandaran Madzhab Malik.
pelajari al-Muwaththa' langsung dari
Di antara murid Imam Malik yang ter-
Imam Malik, dan dia adalah orang per- masyhur yang telah menyebarkan madz-
habnya di Hijaz dan lraq ialah tiga orang.
T
FIQIH ISTAM JILID 1 menghafal syair mereka. Imam Syafi'i adalah
tokoh bahasa dan sastra Arab. Al-Ashmu'i
(a) Abu Marwan, Abdullah bin Abu Salamah pernah berkata bahwa syair Hudzail telah di-
perbaiki oleh seorang pemuda Quraisy ber-
al-Majishun, meninggal pada tahun zLZ H. nama Muhammad bin Idris. Ini jelas menun-
Dia pernah menjadi mufti Madinah pada jukkan bahwa dia adalah imam dalam bidang
bahasa Arab dan memainkan peranan penting
zamannya. Dikatakan bahwa dia telah dalam perkembangannya.
menulis al-Muwaththo' sebelum Imam
Imam asy-Syafi'i belajar di Mekah kepada
Malik.
muftinya, yaitu Muslim bin Khalid al-Zanji
(b) Ahmad bin al-Mu'adzdzal bin Ghailan
hingga Imam asy-Syafi'i mendapat izin untuk
al-Abdi. Dia hidup sezaman dengan al-
Majishun dan merupakan salah seorang memberikan fatwa. Pada masa itu, Imam
sahabatnya. Dia merupakan orang yang
paling alim dalam bidang fiqih di kalangan asy-Syafi'i baru berumur kira-kira 15 tahun.
sahabat Imam Malik di Iraq. Tapi, tarikh Setelah itu, dia pergi ke Madinah. Di sana
meninggalnya tidak diketahui. dia menjadi murid Imam Malik bin Anas. Dia
belajar dan menghafal al-Muwaththa' hanya
(c) Abu Ishaq, Ismail bin Ishaq, al-Qadhi. dalam masa sembilan malam saja. Dia juga
meriwayatkan hadits dari Sufyan bin Uyainah,
Dia wafat pada tahun 2BZ H, berasal da- Fudhail bin Iyadh, dan pamannya, Muhammad
ri Bashrah dan tinggal di Baghdad. Dia bin Syafi' serta lain-lain.
belajar ilmu fiqih dari Ibnul Mu'adzdzal Imam asy-Syafi'i pergi ke Yaman, kemu-
dan menyebarkan Madzhab Maliki di Iraq. dian ke Baghdad pada tahun lB2 H dan ke
Baghdad untuk kedua kalinya pada tahun
C. MUHAMMAD BlN IDRIS ASY€YAFI'I 195 H. Dia telah mempelajari kitab fuqaha
(150-204 H) PENCETUS MADZHAB Iraq dari Muhammad ibnul Hassan. Dia juga
mengadakan perbincangan dan pertukaran
SYAFI'I pendapat dengan Muhammad ibnul Hassan.
Perbincangan ini sangat menggembirakan ar-
Al-lmam Abu Abdullah, Muhammad bin
Rasyid.
Idris al-Qurasyi al-Hasyimi al-Muththalibi
Imam Ahmad bin Hambal bertemu dengan
ibnul Abbas bin Utsman bin Syafi'i (rahima-
hullah). Silsilah nasabnya bertemu dengan Imam asy-Syafi'i ketika di Mekah pada tahun
datuk Rasulullah saw. yaitu Abdu Manaf. Dia LB7 H dan di Baghdad pada tahun 195 H. Dia
belajar ilmu fiqih dan usul fiqih serta ilmu
dilahirkan di Ghazzah Palestina pada tahun
nasikh dan mansukh Al-Qur'an dari Imam
150 H, yaitu pada tahun wafatnya Abu Hani-
fah. Dan dia wafat di Mesir pada tahun 204 H. asy-Syafi'i. Di Baghdad, Imam asy-Syafi'i telah
mengarang kitabnya bernama al-Hujjah yang
Setelah kematian ayahnya pada masa dia mengandung madzhabny a y ang qadim. Setelah
berumur dua tahun, ibunya membawa Imam itu, dia berpindah ke Mesir pada tahun 200 H.
asy-Syafi'i ke Mekah, yang merupakan kam- Dan di sana, lahirlah madzhab jadid-nya. Dia
pung halaman asal keluarganya. Imam asy- wafat di Mesir dalam keadaan syahid karena
Syafi'i diasuh dan dibesarkan dalam keadaan
yatim. Dia telah menghafal Al-Qur'an semasa
kecil. Dia pernah tinggal bersama kabilah
Hudzail di al-Badiyah, satu kabilah yang ter-
kenal dengan kefasihan bahasa Arabnya.
Imam asy-Syafi'i banyak mempelajari dan
Pengantar llmu Fiqah FrqlH IsrAM )rLrD 1
ilmu18 pada akhir bulan Raiab, hari fumat [perbuatan penduduk Madinah) sebagai
tahun 204 H. Dia dimakamkan di al-Qarafah hujjah. Ahli Baghdad telah menyifatkan Imam
setelah Asar pada hari yang sama. Semoga
asy-Syafi'i sebagai Nashir Sunnah [penyokong
Allah SWT merahmatinya. As-Sunnah).
Di antara hasilkaryanya ialah ar'Risaalah
Ulama yang meriwayatkan kitab lamanya,
yang merupakan penulisan pertama dalam ol-Hujjah, ialah empat orang muridnya dari
bidang ilmu usul fiqih dan kitab ol-Umm di
bidang fiqih berdasarkan madzhabio did-nya' kalangan penduduk Iraq, yaitu Ahmad bin
Imam asy-Syafi'i adalah seorang muj- Hambal, Abu Tsaur, az-Za'farani, dan al-Kara-
bisi. Riwayat yang paling baik ialah riwayat al-
tahid mutlak. Dia adalah imam di bidang
Za'farani.
fiqih, hadits, dan ushul. Dia telah berhasil
menggabungkan ilmu fiqih ulama Hijaz de- Adapun yang meriwayatkan Madzhab ba-
ru Imam asy-Syafi'i dalam al-Umm juga empat
ngan ulama lraq. Imam Ahmad berkata, "lmam
orang muridnya dari kalangan penduduk
asy-Syafi'i adalah orang yang paling alim
berkenaan dengan kitab Allah dan sunnah Mesir. Mereka ialah al-Muzani, al-Buwaiti,
Rasulullah saw.." Dia juga pernah berkata, ar-Rabi' al-lizi dan ar-Rabi' bin Sulaiman al-
"Siapa pun yang memegang tinta dan pena di Muradi, dan lain-lain. Fatwa yang terpakai
dalam Madzhab Syafi'i ialah qaul iadid-nya
tangannya, maka ia berutang budi kepada asy- dan bukan qaul qadim-nya, karena Imam
Syafi'i." Tasy Kubra Zadah dalam kitabnya, asy-Syafi'i telah menariknya kembali dengan
Miftah as-Sa'adah berkata, "Ulama kalangan berkata, "Aku tidak membenarkan orang me-
ahli fiqih, usul, hadits, bahasa, tata bahasa, riwayatkannya dariku." Hanya dalam bebera-
dan lain-lain telah sepakat tentang amanah,
adil, zuhud, wara, talowa, pemurah, serta pa masalah saja, yaitu lebih kurang 17 masalah
baiknya tingkah laku dan tinggi budi pekerti
yang dimiliki oleh Imam asy-Syafi'i. Meskipun yang boleh difatwakan berdasarkan qaul
qdim. Jika memangqaul qadim itu didukung
banyak pujian yang diberikan, namun ia tetap oleh hadits shahih, maka ia adalah Madzhab
Syafi'i. Diriwayatkan bahwa asy-Syafi'i ber-
tidak memadai." kata, "Jika sah sesuatu hadits, maka itulah
Sumber Madzhab Imam asy-Syafi'i ialah madzhabku. Oleh sebab itu kautinggalkan-
Al-Qur'an dan As-Sunnah. Kemudian ijma dan lah pendapatku."
qiyas. Dia tidak mengambil pendapat saha-
bat sebagai sumber madzhabnya, karena ia Imam asy-Syafi'i mempunyai pengikut dan
merupakan ijtihad yang ada kemungkin salah.
Dia juga tidak beramal dengan istihsan yang murid yang banyak di Hiiaz, Iraq, Mesir, dan di
diterima oleh golongan Hanafi dan Maliki.
Dalam hal ini, dia berkata, "Siapa yang me- negara-negara Islam yang lain. Secara khusus,
lakukan istihsan berarti ia membuat syariat."
kita akan membahas riwayat hidup ringkas
Dia juga telah menolak masalih mursalah dan
Iima orang Mesir yang telah mempelajari
tidak setuju menjadikan 'amal ahl al-Madinah
madzhab j a did-ny a. M ereka ialah le
:
18 Dikatakan bahwa dia dipukul oleh Asyhab, seorang faqih Madzhab Maliki ketika dia berdiskusi dengan asy-Syafi'i sehingga beng-
kak. Dia dipukul di dahi dengan anak kunci, lalu iatuh sakit beberapa hari lamanya sehingga meninggal dunia. Asyhab berdoa dalam
sujudnya, "Ya Allah matikanlah Syafi'i. Kalau tidah hilanglah ilmu Malik." Namun menurut cerita yang masyhur, asy-Syafi'i dipukul oleh
duaorangpemudaMaghribi (Buiairimial-Khathib,)ilid I, hlm.49 danseterusnya).
Abu Zahrah, a.1y-Syafi'i, hlm.149 dan seterusnya.
il..l:r'I .
,L.w,
T
-q1\:/1i
(a) Yusuf bin Yahya al-Buwaithi, Abu Ya'qub. (e) Muhammad bin Abdullah bin Abdul Ha-
Dia wafat tahun 23L H dalam penjara di kam (wafat pada bulan Dzulqa'dah tahun
Baghdad, karena fitnah mengenai pen- 268 H). Selain murid Imam asy-Syafi'i,
dapat bahwa Al-Qur'an adalah makhluk dia juga salah seorang murid Imam
yang ditimbulkan oleh Khalifah al- Malik. Orang Mesir menghormatinya dan
Ma'mun. Imam asy-Syafi'i telah melantik- mengakui bahwa tidak ada orang yang
nya sebagai pengganti untuk memimpin menyamainya. Imam asy-Syafi'i sangat
halaqahnya. Dia telah menghasilk an mukh- mengasihinya dan sangat rapat dengan-
tashar yang masyhur berdasarkan pen- nya. Dia meninggalkan Madzhab Syafi'i
dapat Imam asy-Syafi'i. dan kembali kepada Madzhab Malik, ka-
(b) Abu lbrahim, Ismail bin Yahya al-Muzani rena Imam asy-Syafi'i tidak melantiknya
[wafat pada tahun 264 H). Imam asy- sebagai pengganti untuk mengurus hala-
qahnya, juga karena madzhab ayahnya
Syafi'i berkata, "Al-Muzani adalah orang
yang menolong madzhabku." Dia telah adalah Madzhab Malik.
menghasilkan banyak kitab dalam Madz-
hab Syafi'i. Di antaranya ialah al-Mukh- D. AHMAD BIN HAMBAL ASY€YAIBANI
tashar al-Kabir yang dinamakan sebagai 1L64-,241. H) PENCETUS MADZHAB
HAMBALI
al-Mabsuth dan al-Mukhtashar ash-Sha-
ghir. Banyak ulama Khurasan, Iraq, dan Imam Abu Abdullah, Ahmad bin Hambal
bin Hilal bin Asad al-Zuhaili asy-Syaibani, di-
Syam yang belajar kepadanya. Dia ialah lahirkan dan dibesarkan di Baghdad. Wafat di
seorang yang alim serta mujtahid. sana pada bulan Rabi'ul Awwal, (semoga Allah
SWT merahmatinya). Dia telah mengembara
(c) Ar-Rabi' bin Sulaiman bin Abdul fabbar untuk menuntut ilmu di beberapa kota seperti
al-Muradi, Abu Muhammad (perawi ki-
tab). Dia merupakan muadzin di Masjid Kufah, Bashrah, Mekah, Madinah, Yaman, Syam,
Amr ibnul Ash (masjid Fusthath), wafat
pada tahun 270 H. Dia bersama Imam dan Jazirah.
asy-Syafi'i dalam jangka masa yang lama, Imam Ahmad belajar fiqih kepada Imam
sehinggalah dia menjadi periwayat kitab- asy-Syafi'i semasa dia berada di Baghdad.
kitab Imam asy-Syafi'i. Melalui dia kitab
Akhirnya,lmam Ahmad menjadi seorang muj-
ar-Risalah, al-Umm, dan kitab-kitab Imam tahid mustaqil. Jumlah gurunya melebihi 100
orang. Dia berusaha mengumpulkan As-Sun-
asy-Syafi'i yang Iain sampai kepada kita. nah dan menghafalnya, hingga dia terkenal
sebagai Imam al-Muhaddifsun pada zaman-
Jika berlaku percanggahan di antara
nya. Ini juga berkat kemurahan gurunya,
riwayat al-Muzani dengan riwayat dia,
Husyaim bin Basyir bin Abu Khazim al-Bukhari
maka riwayat dialah yang diutamakan. al-Ashl (104 -183 H).
(d) Harmalah bin Yahya bin Harmalah [wa- Dia adalah tokoh dalam bidang hadits,
sunnah, dan fiqih. Ibrahim al-Harbi berkata,
fat pada tahun 266 H). Dia meriwayatkan "Aku memandang Ahmad, seolah-olah Allah
kitab-kitab Imam asy-Syafi'i yang tidak SWT telah menghimpunkan ilmu ulama yang
terdahulu dan yang kemudian kepadanya."
diriwayatkan oleh ar-Rabi', seperti kitab
asy-Syuruth (tiga jilid) kitab as-Sunan (L0
jilid), kitab an-Nikah, dan kitab Alwan
al-lbil wal Ghanam we Shifatihaa wa
Asnaanihaa.
FIqLH ISIAM JITID 1
Ketika meninggalkan Baghdad menuiu ke (a) Salih bin Ahmad bin Hambal (wafat pada
Mesir, Imam asy-Syafi'i berkata, "Aku keluar
dari Baghdad dan aku tidak meninggalkan tahun 266H). Dia ialah anak Imam Ahmad
orang yang lebih takwa dan paling alim di
yang paling tertua; mempelajari ilmu
bidang fiqih selain Ibnu Hambal." fiqih dan hadits dari ayahnya, dan juga
Imam Ahmad telah menerima banyak dari para ulama lain pada zamannya. Abu
cobaan dan ujian. Dia telah dipukul dan di-
kurung karena fitnah mengenai pendapat Bakar al-Khalal periwayat fiqih Hambali
berkata, "Dia telah mendengar banyak
bahwa Al-Qur'an adalah makhluk pada zaman masalah dari ayahnya, Orang Khurasan
al-Ma'mun, al-Mu'tashim, dan al-Watsiq. Dia
banyak bertanya tentang berbagai masa-
bersabar seperti sabarnya para nabi. Ibnul
Madini berkata, "Sesungguhnya Allah memu- lah kepada ayahnya."
liakan Islam dengan dua lelaki; yaitu Abu
Bakar ketika orang Arab mulai murtad dan (b) Abdullah bin Ahmad bin Hambal (2L3
Ibnu Hambal ketika muncul fitnah." Bisyr al- - 290 H). Dia mempunyai perhatian besar
Hafi juga berkata, "Sesungguhnya Ahmad
berdiri di tempat berdirinya para nabi." dalam bidang periwayatan hadits dari
ayahnya. Sementara saudaranya, Salih
Dasar madzhabnya dalam iitihad adalah memfokuskan kepada bidang fiqih ayah-
hampir sama dengan prinsip madzhab Syafi'i. nya dan masalah-masalah yang berhu-
Ini karena dia dididik oleh Imam asy-Syafi'i.
Dia menerima Al-Qur'an, As-Sunnah, fatwa bungan dengannya.
sahabat, ijma, qiyas, istishab, mashalih mur-
(c) Al-Atsram, Abu Bakc Ahmad bin Muham-
salah dan dzarai'. mad bin Hani' al-Khurasani, al-Baghdadi
(273 H). Dia telah meriwayatkan masa-
Imam Ahmad tidak mengarang kitab lah-masalah fiqih dan hadits dari Imam
fiqih, sehingga sahabatnya mengumpulkan
Ahmad. Dia menghasilkan kitab bernama
pendapat madzhabnya berdasarkan perkata-
an, perbuatan, jawaban-iawaban Imam Ahmad, filas-Sunan Fiqh berdasarkan madzhab
dan sebagainya. Ahmad. Kitab ini menggunakan hadits se-
Dia telah menghasilkan al-Musnad dalam bagai dasarnya.
hadits, yang mengandung lebih daripada [d) Abdul Malik bin Abdul Hamid bin Mahran
40.000 hadits. Dia mempunyai kekuatan ha- al-Maimuni [meninggal tahun 27 4 H). Dia
falan yang amat kuat. Dia mengamalkan hadis hidup bersama Imam Ahmad lebih dari 20
mursal (hadits yang dalam sanadnya, rawi tahun. Dia mempunyai kedudukan yang
shahbi-nya tidak ada), dan hadits dhaif yang tinggi di kalangan sahabat Imam Ahmad.
boleh meningkat ke derajat hadits hason, te- Abu Bakar al-Khallal sangat kagum de-
tapi dia tidak beramal dengan hadits batil dan ngan riwayat yang diterimanya dari Imam
mungkar. Dia mengutamakan hadits mursal
Ahmad.
dan dhaif daripada qiyas.
(e) Ahmad bin Muhammad ibnul Hajiaj, Abu
Di antara murid yang telah menyebarkan Bakar al-Marwadzi [meninggal tahun
274 H). Dia adalah seorang yang paling
ilmunya ialah sebagai berikut.20
istimewa dan dekat dengan Imam
Ahmad. Dia adalah imam dalam bidang
fiqih dan hadits dan menghasilkan ba-
nyak penulisan. fika golongan Hambali
Abu Zahrah, /bn Hambalhlm.tT6- 188.
,t
I
m
,{
;r
E
IsLAM lrLrD 1 E. ABU SULAIMAN, DAWUD BtN ALt
menyebut nama Abu Bakar; maka yang AL.ASFIHANI AZ.ZAHIRI
dimaksud dengannya ialah al-Marwadzi. Dia Dilahirkan di Kufah pada tahun 202 H
dan meninggal di Baghdad pada tahun 270 H.
(0 Harb bin Ismail al-Hanzhali al-Karmani Dia adalah pencetus Madzhab az-Zahirl
[meninggal pada tahun 280 H). Dia men- Dia merupakan pemimpin golongan ahli
Zahir. Dia meletakkan asas madzhab ini, dan
dalami fiqih dari Imam Ahmad. Walau- kemudian dikembangkan oleh Abu Muham-
pun al-Marwadzi mempunyai hubungan mad Ali bin Sa'id bin Hazm al-Andalusi [384-
406 H) yang telah mengarang beberapa buah
yang erat dengan Imam Ahmad, namun ia kitab, yang utama ialah al-Muhalla di bidang
masih menjadikan riwayat Harb bin Ismail
fiqih dan al-lhkam fi Ushul al-Ahkam di bidang
sebagai sandaran kepada riwayat yang
diterimanya dari Imam Ahmad. Usul Fiqih.
(g) Ibrahim bin Ishaq al-Harbi, Abu Ishaq Imam Dawud adalah di antara hufazh ha-
dits (golongan yang sampai kepada martabat
(meninggal 285 H). Dia lebih pakar dalam al-Hafizh dalam hadits), ahli fiqih yang mu-
jtahid, dan mempunyai madzhab yang tersen-
bidang hadits daripada fiqih, dan juga
diri setelah dia mengikut Madzhab Syafi'i di
seorang yang alim dalam bidang bahasa.
Baghdad.
Setelah itu, lahirlah Ahmad bin Muham-
mad bin Harun, Abu Bakar al-Khallal [wafat Asas Madzhab Zahiri ialah beramal de-
ngan zahir Al-Qur'an dan As-Sunnah selama
pada tahun 311 H). Dia telah mengumpulkan tidak ada dalil yang menunjukkan bahwa
fiqih Imam Ahmad melalui para sahabatnya,
hingga dia terkenal sebagai pengumpul fiqih yang dikehendaki darinya ialah bukan makna
Hambali, atau pemindah, ataupun periwa- yang zahir. fika tidak ada nash, maka berpin-
yatnya. Al-Khallal hidup bersama Abu Bakar dah kepada ijma dengan syarat hendaklah ia
al-Marwadzi hingga wafatnya. Adalah jelas, merupakan ijma seluruh ulama. Mereka juga
bahwa dialah yang mendorong al-Khallal su-
paya meriwayatkan fiqih. Pengumpulan yang menerima ijma sahabat. fika tidak didapati
dilakukan oleh al-Khallal ini telah diringkas- nash atau ijma, mereka menggunakan rsfish-
hab, yaitu ol-ibahah al-hasliyyah [kemubahan
kan oleh dua orang yang masyhur; yaitu: yang natural/asal).
[a) Abul Qasim, Umar ibnul Hussain al- Qiyas, ra'yu dan istihsan, dzarai'dan men-
Kharqi al-Baghdadi (meninggal 334 H), cari 'illat nash-nash hukum dengan meng-
dikebumikan di Damsyik. Dia banyak me-
nulis kitab dalam madzhab Ahmad, di gunakan ijtihad adalah ditolak. Cara-cara itu
tidak dianggap sebagai dalil dalam hukum,
antaranya ialah kitab Mukhtashor-nya
sebagaimana mereka juga menol ak taqlid,
yang masyhuryangtelah disyarahi oleh Ibnu
Qudamah dalam kitabnya, al-Mughni. Di antara contoh masalah fiqih menurut
pendapat mereka ialah pengharaman meng-
(b) Abu Bakac Abdul Aziz bin fa'far yang gunakan bejana dari emas dan perak hanya-
lah khusus untuk minum. Pengharaman riba
lebih terkenal dengan Ghulam al-Khallal hanyalah pada enam jenis yang disebutkan
(meninggal 363 H). Dia adalah sahabat al- dalam hadits, shalat fumat dilaksanakan di
Kharqi. Dia merupakan murid al-Khallal masjid kampung. Pendapat mereka ini adalah
yang sangat berpegang teguh dalam
mengikuti jejak langkahnya. Adakalanya
dia mengutamakan riwayat dan pendapat
yang tidak dirajihkan oleh al-Khallal.
FE
F,j
i
k
Pengantar llmu Flqlh FrqLH lsr-AM rrLrD 1
sama dengan pendapat Abu Tsaur; salah Imam Zaid mengutamakan AIi bin Abi
seorang pengasas madzhab fiqih yang telah
pupus. Istri yang kaya bertanggung jawab Thalib daripada sahabat Rasulullah saw. yang
Iain. Dia berpendapat imam yang zalim tidak
menanggung perbelanjaan nafkah suaminya boleh ditaati. Walaupun dia mengutamakan
yang susah dan juga nafkah dirinya. Sayyidina Ali, tetapi dia juga menerima pe-
lantikan Abu Bakar dan Umar; dan menolak
Madzhab ini telah tersebar luas di
kritikan terhadap mereka yang dilakukan
Andalus. Pada abad ke-S H, ia mulai merosot oleh pengikutnya yang telah membaiatnya.
dan akhirnya pupus pada kurun ke-B H. Sebab itulah, pengikutnya pecah dan ada
yang memisahkan diri. Imam Zaid berkata
F. ZAID BIN ALI ZAINAL ABIDIN IBNUL kepada orang yang memisahkan diri darinya,
HUSATN (WAFAT L22H1 "Kau telah menolakku." Dengan kata-kata itu,
golongan ini pun terkenal dengan gelaran ar-
Dia adalah imam golongan Syiah Zaidiyyah Rafidhah (kelompok yang menolak). Setelah
yang dianggap sebagai madzhab ke-5 selain dia wafat, anaknya-Yahya-meneruskan per-
madzhab yang empat. juangannya. Dia telah terbunuh pada zaman
Dia adalah imam pada zamannya dan pemerintahan al-Walid bin Yazid bin Abdul
merupakan ahli ilmu dalam berbagai bidang.
Karena ketinggian ilmunya di bidang 'Ulumul Malik.
Qur'en, qira'ot, dan fiqih, maka dia digelari
Di antara kitab terpenting dalam madz'
sebagai halif Al-Qur'an. Diatelah menulis kitab hab ini yang telah dicetak ialah Kitab al-Bahr
fiqih berjudul al-Majmu'yang merupakan ki- al-Zakhkhar al-Jami'li Madzahib Uame'al Am-
sar oleh al-lmam Yahya ibnul Murtadha [me-
tab fiqih yang tertua dicetak di Itali. Kitab ini ninggal840 H). Dalam empatiilid, ia membahas
telah disyarahi oleh al-Allamah Syarafuddin pendapat-pendapat dan perselisihan ulama
fiqih.
al-Hussain ibnul Haimi al-Yamani ash-Shan'ani
Fiqih madzhab ini lebih cenderung ke-
[meninggal t221 H), dalam kitab yang ber- pada fiqih ahli Iraq pada zaman permulaan
judul ar-Rawdhun Nadhir Syarh Maimu' al- kelahiran Syiah dan para imam mereka. Ia
Fiqh al-Kobir dalam bmpat jilid. tidak mempunyai perbedaan yang banyak
Abu Khalid al-Wasithi merupakan rawi dengan fiqih ahli Sunnah. Walaupun demikian,
hadits-hadits Majmu' dan pengumpul fiqih terdapat beberapa perbedaan dalam masalah-
madzhab Zaid. Dikatakan bahwa jumlah hasil masalah yang masyhur. Di antaranya adalah
karyanya mencapai 15 naskah kitab. Di anta- tidak boleh menyapu khuf, haram sembelihan
ranya adalah kitab al-Majmu'di bidang hadits, orang bukan Islam, dan haram kawin dengan
namun penisbatan kitab ini kepada imam Zaid kitabiyah, karena Allah SWT berfirman,
diragui. ffi :;Jst*"lK*i{;...
Golongan Zaidiyyah ialah mereka yang "...dan janganlah kamu (wahai umat lslam)
menjadikan imam Zaid (anak Ali Zainal tetap berpegang kepada akad perkowinan kamu
Abidin) sebagai imam dan pencetus madzhab dengon perempuan-perempuan y o n g (kekal dalam
ini. Imam Zaid telah menerima bai'ah di Kufah keadaan) kafir...." (al-Mumtahanah: 10)
pada masa pemerintahan Hisyam bin Abdul
Malik. Yusuf bin Umar memeranginya hingga
Imam Zaid meninggal.
..+-t +-.
FIQIH ISLAM IILID 1 yang terakhir ialah Muhammad al-Mahdi al-
Hujjah, yang mereka dakwa dia tersembunyi
Mereka juga berbeda pendapat dengan
golongan Syiah Imamiyyah dalam persoalan dan dialah imam yang masih hidup.
bolehnya kawin Mut'ah. Mereka berpendapat
kawin Mut'ah tidak boleh. Dalam adzan, me- Ibnu Farrukh ialah tokoh yang menye-
barkan fiqih Syi'ah Imamiyyah di Persia da-
reka menambah ungkapan (ryttr *:;)
lam kitabnya Baqta'ir ad-Darajat fi 'Ulum Aali
yang artinya, "Marilah melakukan perbuatan
yang baiki' dan mereka bertakbir sebanyak Muhammad, wa Ma Khashshahumullah bih.
lima kali dalam shalat jenazah. Madzhab yang
dipraktikkan di Yaman adalah madzhab al-Ha- Kitab ini telah dicetak pada tahun 1285 H.
dawiyyah, yaitu pengikut al-Hadi ila al-Haq Sebelum itu, kitab pertama kali dalam fiqih
Yahya ibnul Husain. Madzhab ini merupakan Imamiyyah ialah risalah al-Halal wal-Haram
madzhab yang dipakai oleh pemerintahan yang dikarang oleh Ibrahim bin Muhammad
Yaman hingga sekarang, sejak 288 H. Mereka Abu Yahya al-Madani al-Aslami yang dia riwa-
adalah golongan Syiah yang paling dekat de- yatkan dari Imam fa'far ash-Shadiq.
ngan Ahli Sunnah. Dalam aqidah, mereka Kemudian anaknya, Ali ar-Ridha menulis
mengikuti paham Muktazilah. Dalam menge- kitab Frqh ar-Ridha, dicetak pada tahun L274H
luarkan hukum, mereka bersandar kepada Al-
Qur'an, hadits, ijtihad dengan menggunakan di Teheran.
pikiran, qiyas, istihsan, masalih mursalah, d,an
istishab. Setelah Ibnu Farrukh al-A'raj, muncul
Muhammad bin Ya'qub bin Ishaq al-Kulaini
Kesimpulannya, golongan Zaidiyyah ada- ar-Razi yang merupakan syaikh golongan
lah dinisbahkan kepadaZaid, karena dia ada- Syi'ah yang mati pada tahun 328 H. Dia te-
lah iman mereka. Berbeda dengan golongan
lah menulis buku al-Kafi fi 'IIm ad-Din. Di
Hanafi dan Syafi'i umpamanya, sekiranya
pengikut madzhab Zaidiyah tidak menemu- dalamnya terdapat L6.099 hadits yang di-
riwayatkan melalui Ahlul Bait. Bilangan ini
kan hukum pada cabang persoalan fiqih dalam lebih banyak daripada bilangan hadits yang
madzhab mereka, maka mereka akan berpe- terdapat dalam kitab hadits yang enam (yaitu
gang kepada pendapat imam mereka. al-Bukhari, Muslim, Abu Dawud, at-Tirmidzi,
G. AL.IMAM ABU ABDULLAH JA'FAR ASH. an-Nasa'i, dan Ibnu Majah).
SHADIQ BIN MUHAMMAD AL. BAQIR Empat kiab yang menjadi pegangan Madz-
BIN ALI ZAINAL ABIDIN IBNUL HUSAIN
hab Syi'ah Imamiyyah adalah al-Kafi; Man Lo
(80.148 H/699765 M) PENCETUS t
Yahdhuruhu al-Faqih karya ash-shaduq al-
MADZHAB IMAMIYYAH Qummi; Tahdzib al-Ahkam karya ath-Thusi
Adapun Abu fa'far Muhammad ibnul dan al-lstibshar karya ath-Thusi, Sama seperti
golongan Zaidiyyah,setelah Al-Qur'an, mereka
Hasan ibnul Farrukh ash-Shaffar al-A'raj al-
tidak berpegang kecuali kepada hadits yang
Qummi (meninggal 290 H) adalah orang yang diriwayatkan oleh para imam mereka dari
menyebarkan madzhab Syi'ah Imamiyyah da- Ahlul Bait untuk menetapkan masalah fiqih.
lam bidang fiqih. Mereka juga berpendapat bahwa pintu ijtihad
terbuka. Mereka menolak qiyas dan mereka
Golongan Imamiyyah mengatakan bahwa
12 imam adalah maksum. Imam yang pertama mengingkari ijma, kecuali jika salah satu
ialah Imam Abul Hasan Ali al-Murtadha, dan
imamnya termasuk yang ikut ijma. Ruiukan
hukum-hukum syara'bagi mereka ialah para
imam dan bukan orang lain.
FIqIH ISLAM JItlD 1
Fiqih Imamiyyah dekat dengan madzhab H. ABTNiY SYA'TSA'AT.TABI'!, JABIR BIN
Syafi'i, dan ia tidak berbeda dalam perkara- zArD (MENINGGAL 193 H) PENCETUS
perkara yang masyhur yang terdapat dalam
MADZHAB IBADIYYAH
fiqih Ahli Sunnah kecuali dalam lebih kurang
17 masalah. Di antara yang utama ialah ten- Madzhab ini dinisbahkan kepada Abdullah
tang bolehnya nikah Mut'ah. Perbedaan pen- bin Ibadh at-Tamimi [meninggal B0 H). Jabir
dapat mereka lebih kurang sama saja dengan bin Zaid adalah ulama tabi'in yang meng-
perbedaan pendapat di kalangan madzhab- amalkan Al-Qur'an dan As-Sunnah. Dia murid
Ibnu Abbas r.a.. Usul fiqh lbadiyyah sama se-
madzhab fiqih seperti Hanafi dan Syafi'i um- perti usul madzhab-madzhab lain yang ber-
pamanya. Madzhab Syi'ah Imamiyyah ini ter- pegang kepada Al-Qur'an, As-Sunnah, ijma,
sebar hingga sekarang di Iran dan lraq. Pada qiyas, istidlal, atau istinbath dengan semua
hakikatnya, perbedaan antara mereka dengan cara termasuk a/-rstih san, istishlah, mashalih
Ahli Sunnah tidaklah berasaskan kepada aqi-
dah atau fiqih, tetapi berasaskan kepada soal mursalah, istishhab, qaul ash'Shahabi, dan
pemerintahan dan imam. Di antara agenda lain-lain. Pendapat yang muktamad menurut
utama Revolusi Iran tahun 1979 yang dide- mereka ialah ilham yang diperoleh oleh orang
ngungkan adalah menghapuskan pertikaian selain Nabi Muhammad saw. tidak dapat
dengan Ahli Sunnah dan menganggap bahwa menjadi hujiah dalam hukum syara' bagi
umat Islam seluruhnya adalah satu umat saia. orang selain yang mendapat ilham tersebut.
Adapun seorang mujtahid yang mendapat
Di antara masalah-masalah fiqih penting
yang berbeda dengan Ahli Sunnah ialah bo- ilham, maka ilham itu tidak menjadi hujjah
lehnya nikah dalam jangka waktu tertentu
(nikah Mut'ah), diwajibkannya mendatangkan baginya kecuali dalam persoalan yang tidak
saksi ketika perceraian, mengharamkan sem- ada dalil muttafaq 'alaih (dipersetujui oleh
belihan Ahli Kitab dan kawin dengan wanita semua) dalam penetapan hukumnya, dan itu
Nasrani dan Yahudi (sama dengan pendapat
merupakan istihsan yang dikenal pada madz-
Zaidiyah). Dalam masalah harta warisan, hab yang lain. Mereka tidak mau dinamakan
mereka mengutamakan anak paman seibu al-Khawarij atau al-Khawamis. Mereka lebih
seayah atas paman seayah. Mereka juga dikenal dengan Ahlud Da'wah, Ahlul Istiqa-
mengatakan bahwa tidak boleh menyapu
khul cukup menyapu kedua belah kaki dalam mah, dan J ama'ah al-Muslimin.
wudhu. Dan dalam adzan mereka menambahi Golongan lbadiyyah terkenal dengan pen-
beberapa kalimat, yaitu 1it Q: rlt; iti "6i1 dapatnya dalam masalah-masalah fiqih be-
rikut ini.21
yang artinya,'Aku bersaksi bahwa Ali adalah [a) Tidak boleh menyapu khuf sama seperti
wali Allah SWf"; U;tt .5 * :;)yang artinya, pendapat Syi'ah Imamiyyah.
"Marilah melaku(an perbuatan yang baiki' (b) Tidak mengangkat kedua tangan ketika
takbiratul ihram, meluruskan tangan da-
dan mengulang kalimat ti, !f ;jf l). lam shalat dan cukup dengan satu kali
salam. Pendapat mereka ini sama dengan
pendapat Madzhab Maliki dan Zaidi.
Ibrahim Abdul AzizBadawt,Daur al-Madrasah al-lbodiyah fi al-Fiqh wa al-Hadhamhal-lslam$yah,hlm.L8.
irl
:!A
H
,ff&i
FIQIH lsrAM IrLrD 1 Hamba mudabbar (yang dijanjikan mer-
deka sesudah kematian tuannya) menjadi
(c) Mereka mengatakan bahwa orang yang merdeka setelah tuannya meninggal. Ini
berjunub pada bulan Ramadhan batal sama seperti pendapat madzhab lain,
puasanya. Mereka berhujjah dengan ha- ataupun mereka dibebaskan setelah sele-
sainya tempo yang ditetapkan. Hamba
dits Abu Hurairah dan pendapat sebagian
dari golongan tabi'in. itu tidak boleh dijual kecuali berkaitan
[d) Sembelihan Ahli Kitab yang tidak mem- dengan utang menurut pendapat keba-
beri jizyah ataupun orang kafir harbi yang nyakan ulama madzhab.
tidak membuat perjanjian adalah haram.
ti) Mengharamkan tembakau dengan alasan
Syi'ah Imamiyyah tidak membolehkan
ia termasuk perkara keji.
makan sembelihan mereka sama sekali.
Di antara kitab-kitab mereka dalam aqi-
[e) Haramnya nikah anak-anak lelaki maupun
perempuan menurut pendapat fabir bin dah ialah Masyariq al-Anwar, oleh Syaikh
Nuruddin as-Salimi. Dalam usul fiqih, kitab
Zaid. Tetapi, amalan dalam madzhab ini
berbeda dengan pendapat fabir. Thal'atu asy-Syams, oleh Syaikh Nuruddin as-
Salimi. Dalam bidang fiqh Syarh an-Nayl wa
(0 Makruh mengumpulkan antara anak-anak
Syifa' al-Alil, oleh Syaikh Muhammad bin
perempuan paman dalam satu ikatan
perkawinan, karena khawatir terjadi pe- Yusuf bin Attafaiyisy sebanyak (L7 )uz), Qamus
mutusan silaturahmi. Makruh itu adalah asy-Syari'ah oleh as-Sa'di sebanyak 90 juz, al-
Mushannaf, oleh Syaikh Ahmad bin Abdullah
makruh tanzih.
al-Kindi sebanyak 42 juz; Monhaj ath-Tha-
[g) Wasiat adalah wajib terhadap keluarga libin, oleh asy-Syaq'abi sebanyak 20 jilid, al-
terdekat yang tidak mendapat waris. Ini
Idhah, oleh Syaikh asy-Syammakhi sebanyak
berdasarkan kepada hadits-hadits yang delapan juz, Jawhar an-Nizom oleh Syaikh
menganjurkan supaya dilakukan wasiat. as-Salimi dan al-Jami'oleh Ibnu Barakah se-
Boleh berwasiat kepada cucu dari anak banyak dua juz.
lelaki, meskipun ada anak lelaki. Ini ber-
dasarkan kepada firman Allah SWT, Madzhab ini masih diikuti di daerah
"Diwojibkan atas kamu, apabila maut Oman, Afrika Timur [Tanzania), Aljazair, Libya,
dan Tunisia.
hendak menjemput seseorang di antara
kamu, jika dia meninggalkan harta, ber- Dalam aqidah, mereka menyatakan bah-
wa orang yang melakukan dosa besar akan
wasiat untuk kedua orang tua dan karib
kerab at.... " (al-Baqarah: 180) kekal dalam neraka, jika mereka tidak ber-
tobat. Mereka mengatakan bahwa muwalat
Wasiat kepada ibu dan bapak dinasakh floyal) kepada orang yang taat dan bara'ah
oleh ayat yang menerangkan pembagian [melepaskan hubungan) dengan orang yang
maksiat adalah wajib. Mereka mengatakan
harta waris dan juga dengan hadits, boleh melakukan taqiyyah dalam perkataan,
tetapi tidak boleh dalam perbuatan. Mereka
"Tidak adq wasiat kepada ahli waris."
mengatakan sifat Allah SWT ialah zat itu
[h) Seorang hamba mukatab [hamba yang
dijanji akan dibebaskan apabila dia mem-
bayar tebusan) adalah dianggap merdeka
sejak perjanj ian pembebasan (ol- Ki tabah).
.:+:s