341 | P a g e
342 | P a g e
343 | P a g e
344 | P a g e
345 | P a g e
346 | P a g e
347 | P a g e
348 | P a g e
349 | P a g e
350 | P a g e
351 | P a g e
352 | P a g e
353 | P a g e
GANGGUAN NEUROLOGI PADA PASIEN DIALISIS
1. Deskripsi Singkat
Gangguan neurologi sering terjadi pada pasien PGK dan merupakan penyebab
penting morbiditas dan mortalitas., angka kematian akibat Gangguan neurologicukup
tinggi (45%). Komplikasi neurologi berhubungan dengan penyebab PGK atau akibat
dialisis. Hemodialisis dapat menyebabkan komplikasi pada system syaraf pusat dan
perifer;
Penelitian menunjukkan komplikasi neurologi pada pasien PGK dapat
mencapai 32% dengan manifestasi klinis tersering kejang (59%) dan penurunan
kesadaran (26%). Pada pasien dengan komplikasi PGK dibutuhkan tata laksana
optimal yang melibatkan berbagai divisi multidisiplin.
2. Tujuan Pembelajaran
A. Tujuan Pembelajaran Umum (TPU)
Setelah mengikuti materi ini, peserta pelatihan mampu menjelaskan mengenai
gangguan neurologi pada pasien dialisis.
B. Tujuan Pembelajaran Khusus (TPK)
Setelah mengikuti materi ini peserta dapat :
1. Peserta mampu mengetahui komplikasi neurologis-hemodialisis
2. Peserta mampu mengetahui manisfestasi gangguan neurologi pada pasien
dialisis
3. Peserta mampu mengetahui pemeriksaan penunjang gangguan neurologis
4. Peserta mampu mengetahui penyakit gangguan neurologis pada pasien
dialisis
3. Pokok Bahasan Dan Atau Sub Pokok Bahasan
A. Pokok Bahasan
Pokok bahasan yang akan disampaikan adalah menjelaskan tentang gangguan
neurologi pada pasien dialisis.
B. Sub Pokok Bahasan
1. Komplikasi neurologis-hemodialisis
2. Manisfestasi gangguan neurologi pada pasien dialisis
354 | P a g e
3. Pemeriksaan penunjang gangguan neurologis
4. Penyakit gangguan neurologis pada pasien dialisis
4. Bahan Belajar
Bahan belajar yang diperlukan adalah masalah materi gangguan neurologi
pada pasien dialisis.
5. Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran
NO WAKTU PROSES PEMBELAJARAN
Kegiatan Pengampu Kegiatan Peserta
1. 10 menit Pembukaan: 1. Menjawab salam
1. Salam 2. Mendengarkan dan
2. Penjelasan mata ajar gangguan neurologi memperhatikan
pada pasien dialisis. 3. Bertanya
2. 60 menit 1. Komplikasi neurologis-hemodialisis 1. Menganalisis
3. 20 menit
2. Manisfestasi gangguan neurologi pada 2. Menjawab
pasien dialisis 3. Mencatat
3. Pemeriksaan penunjang gangguan 4. Bertanya
neurologis
4. Penyakit gangguan neurologis pada pasien
dialisis
Penutup:
1. Menyimpulkan pertemuan 1. Memperhatikan
2. Menanyakan konsep gangguan neurologi 2. Menjawab
pada pasien dialisis.
355 | P a g e
356 | P a g e
357 | P a g e
358 | P a g e
359 | P a g e
360 | P a g e
361 | P a g e
362 | P a g e
363 | P a g e
364 | P a g e
365 | P a g e
366 | P a g e
367 | P a g e
368 | P a g e
ASUHAN KEPERAWATAN GANGGUAN KESEIMBANGAN CAIRAN
DAN ELEKTROLIT
1. Deskripsi Singkat
Elektrolit adalah senyawa di dalam larutan yang berdisosiasi menjadi partikel yang
bermuatan (ion) positif atau negatif. Ion bermuatan positif disebut kation dan ion bermuatan
negatif disebut anion. Keseimbangan keduanya disebut sebagai elektronetralitas.
Cairan tubuh dibagi dalam dua kelompok besar yaitu : cairan intraseluler dan
cairan ekstraseluler.
Cairan intraseluler adalah cairan yang berda di dalam sel di seluruh tubuh, sedangkan
cairan ekstraseluler adalah cairan yang berada di luar sel dan terdiri dari tiga
kelompok yaitu : cairan intravaskuler (plasma), cairan interstitial dan cairan
transeluler
2. Tujuan Pembelajaran
A. Tujuan Pembelajaran Umum (TPU)
Setelah mengikuti materi ini, peserta pelatihan mampu menjelaskan mengenai
asuhan keperawatan gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit.
B. Tujuan Pembelajaran Khusus (TPK)
Setelah mengikuti materi ini peserta dapat :
1. Peserta mampu mengetahui fungsi utama cairan
2. Peserta mampu mengetahui pertukaran cairan dan elektrolit
3. Peserta mampu mengetahui organ tubuh yang berperan dalam keseimbangan
cairan dan elektrolit
4. Peserta mampu mengetahui gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit
5. Peserta mampu mengetahui asuhan keperawatan gangguan keseimbangan
cairan dan elektrolit
3. Pokok Bahasan Dan Atau Sub Pokok Bahasan
A. Pokok Bahasan
Pokok bahasan yang akan disampaikan adalah menjelaskan tentang asuhan
keperawatan gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit.
369 | P a g e
B. Sub Pokok Bahasan
1. Fungsi utama cairan
2. Pertukaran cairan dan elektrolit
3. Organ tubuh yang berperan dalam keseimbangan cairan dan elektrolit
4. Gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit
5. Asuhan keperawatan gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit
4. Bahan Belajar
Bahan belajar yang diperlukan adalah masalah materi asuhan keperawatan
gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit.
5. Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran
NO WAKTU PROSES PEMBELAJARAN
Kegiatan Pengampu Kegiatan Peserta
1. 10 menit Pembukaan: 1. Menjawab salam
1. Salam 2. Mendengarkan dan
2. Penjelasan mata ajar asuhan keperawatan memperhatikan
gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit. 3. Bertanya
2. 60 menit 1. Fungsi utama cairan 1. Menganalisis
2. Pertukaran cairan dan elektrolit 2. Menjawab
3. Organ tubuh yang berperan dalam 3. Mencatat
keseimbangan cairan dan elektrolit 4. Bertanya
4. Gangguan keseimbangan cairan dan
elektrolit
5. Asuhan keperawatan gangguan
keseimbangan cairan dan elektrolit
3. 20 menit Penutup:
1. Menyimpulkan pertemuan 1. Memperhatikan
2. Menanyakan konsep asuhan keperawatan 2. Menjawab
gangguan keseimbangan cairan dan
elektrolit.
370 | P a g e
371 | P a g e
372 | P a g e
373 | P a g e
374 | P a g e
375 | P a g e
376 | P a g e
377 | P a g e
378 | P a g e
379 | P a g e
380 | P a g e
381 | P a g e
382 | P a g e
383 | P a g e
384 | P a g e
385 | P a g e
ASUHAN KEPERAWATAN GANGGUAN HEMATOLOGI (ANEMIA)
1. Deskripsi Singkat
Anemia adalah keadaan dimana kadar hemoglobin rendah
dibandingkan kadar normal, jumlah sel darah merah yang bersirkulasi, akibatnya
jumlah oksigen yang diangkut ke jaringan tubuh berkurang
Penyebab dari anemia adalah kehilangan sel darah merah yang terjadi karena
perdarahan yang disebabkan oleh penyebab-penyebab utama (sal cerna, uterus, luka)
yang bersifat akut atau kronik.
Penurunan produksi sel darah merah pada pasien CKD karena defisiensi
faktor yang berperan dalam eritropoesis (as. Folat, Vit B 12, zat fesi), juga pada
depresi sumsum tulang (tumor, pengobatan, toksin) dan ketidak-adekuatan stimulasi
karena kurangnya eritropoetin pada PGK.
2. Tujuan Pembelajaran
A. Tujuan Pembelajaran Umum (TPU)
Setelah mengikuti materi ini, peserta pelatihan mampu menjelaskan mengenai
asuhan keperawatan gangguan hematologi (anemia).
B. Tujuan Pembelajaran Khusus (TPK)
Setelah mengikuti materi ini peserta dapat :
1. Peserta mampu mengetahui definisi, penyebab dan gejala anemia.
2. Peserta mampu mengetahui batasan anemia pada PGK
3. Peserta mampu mengetahui prinsip dan status terapi besi pada anemia PGK
4. Peserta mampu mengetahui akibat jangka panjang dan manajemen pada
anemia PGK
5. Peserta mampu mengetahui asuhan keperawatan gangguan hematologi
(anemi) pada PGK
3. Pokok Bahasan Dan Atau Sub Pokok Bahasan
A. Pokok Bahasan
Pokok bahasan yang akan disampaikan adalah menjelaskan tentang asuhan
keperawatan gangguan hematologi (anemia).
386 | P a g e
B. Sub Pokok Bahasan
1. Definisi, penyebab dan gejala anemia.
2. Batasan anemia pada PGK
3. Prinsip dan status terapi besi pada anemia PGK
4. Akibat jangka panjang dan manajemen pada anemia PGK
5. Asuhan keperawatan gangguan hematologi (anemi) pada PGK
4. Bahan Belajar
Bahan belajar yang diperlukan adalah masalah materi asuhan keperawatan
gangguan hematologi (anemia).
5. Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran
NO WAKTU PROSES PEMBELAJARAN
Kegiatan Pengampu Kegiatan Peserta
1. 10 menit Pembukaan: 1. Menjawab salam
1. Salam 2. Mendengarkan dan
2. Penjelasan mata ajar asuhan keperawatan memperhatikan
gangguan hematologi (anemia). 3. Bertanya
2. 60 menit 1. Definisi, penyebab dan gejala anemia. 1. Menganalisis
2. Batasan anemia pada PGK 2. Menjawab
3. Prinsip dan status terapi besi pada anemia 3. Mencatat
PGK 4. Bertanya
4. Akibat jangka panjang dan manajemen pada
anemia PGK
5. Asuhan keperawatan gangguan hematologi
(anemi) pada PGK
3. 20 menit Penutup:
1. Menyimpulkan pertemuan 1. Memperhatikan
2. Menanyakan konsep asuhan keperawatan 2. Menjawab
gangguan hematologi (anemia).
387 | P a g e
388 | P a g e
389 | P a g e
390 | P a g e