Ayo Berlatih!
Bacalah kembali teks ekplanasi berjudul “Bagaimana Listrik Ditemukan?” pada
pembelajaran sebelumnya, kemudian tuliskan bagian-bagian teks eksplanasi ilmiah
sesuai dengan bacaan, pada kolom di bawah ini!
ILMU PENGETAHUAN ALAM KD 3.4 dan 4.4
3.4 Mengidentifikasi komponen-komponen listrik dan fungsinya dalam rangkaian listrik
sederhana
4.4 Melakukan percobaan rangkaian listrik sederhana secara seri dan parallel
Membuat Rangkaian Seri dan Pemanfaatannya dalam Kehidupan Sehari-hari
Gambar komponen penyusun lampu senter
Sumber : dokumentasi pribadi
Rangkaian listrik seri baik lampu ataupun baterai disusun secara sejajar, dalam
kehidupan sehari-hari rangkaian seri digunakan dalam lampu senter, pada lampu senter
terdapat dua buah baterai yang disusun secara sejajar dan satu buah lampu, untuk
menghubungkan rangkaian digunakan lempengan logam dan sebuah per, saklar juga digunakan
dalam rangkaian seri lampu senter, saklar berfungsi untuk memutus atau menyambungkan
arus listrik. Jika pada rangkaian seperti gambar di bawah satu baterai dicabut dan hanya
tersisa satu baterai saja, maka arus listrik tidak akan tersambung meski saklar pada posisi
terhubung on dan lampu akan padam.
Pemanfaatan rangkaian seri pada kehidupan sehari-hari selain pada lampu senter,
juga dapat kita jumpai pada beberapa alat berikut: diantaranya adalah:
1) Lampu hias pohon Natal model lama (yang baru pakai rangkaian elektronik & lampu LED)
merupakan rangkaian seri beberapa lampu (12V di-seri 20 pcs) sehingga dapat menerima
tegangan sesuai dengan jala-jala (220V).
2) Lampu TL (tube Lamp) atau orang bilang lampu neon, model lama yang masih memakai
ballast, di dalam box nya memakai rangkaian seri antara jala-jala dengan ballastnya.
3) Di dalam setrika listrik ada rangkaian seri dengan bimetal (temperatur kontrol),
demikian juga kulkas.
4) Sakelar/switch merupakan penerapan rangkaian seri dengan beban.
Nah sekarang kita akan mensimulasikan penyusunan rangkaian listrik melalui gambar, kita
memiliki dua lampu, dua baterai, dan satu saklar. coba gambarlah komponen-komponen yang
seharunya digunakan pada bagan di bawah ini, agar tersusun rangkaian yang baik.
1. Lengkapilah gambar dibawah ini, dengan menambahkan komponen-komponen yang
seharusnya ada pada rangkaian listrik berikut!
2. Nama Komponen :
1) ……………………………………… sebanyak …………………….
2) ……………………………………… sebanyak …………………….
3) ……………………………………… sebanyak …………………….
3. Rangkaian listrik jenis apakah yang kamu gambar?
Jawab:……………………………………………………………………………
4. Ceritakanlah proses perjalanan arus listrik pada rangkaian listrik yang kamu gambar!
Tuliskanlah pada kolom di bawah secara rinci dan runut !
Jawab:
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………
Kegiatan Opsional
Kegiatan ini dapat dilakukan jika alat dan bahan tersedia dalam melaksanakan
kegiatan percoban perlu pendampingan orang dewasa.
Ayo Mencoba !
Bahan yang diperlukan:
Susunlah rangkaian seri seperti gambar yang telah kamu buat sebelumnya, atau seperti
gambar berikut
Menyusun Laporan Kegiatan Percobaan
Setelah menggambar dan mencoba untuk membuat rangkaian seri, kita akan
menyajikan hasil percobaan pada tabel laporan kegiatan berikut:
Laporan Kegiatan Percobaan
Nama Percobaan :
Tujuan Percobaan :
Alat dan bahan ;
-
-
-
-
-
Langkah Kerja :
1
2
3
4
5
6
Kesimpulan :
Amatilah kembali rangkaian listrik sederhana pada lampo senter secara teliti,!
Kemudian jawablah pertanyaan dibawah ini!
1. Bagaimana posisi saklar pada lempengan logam agar lampu dapat menyala? …
2. Apa komponen yang seharusnya digunakan sebagai pengganti lempengan logam, jika
rangkaian yang akan di susun adalah rangkaian listrik yang digunakan pada rangkaian
lampu di rumahmu? …
3. Jadi, rangkaian listrik apa yang digunakan dalam lampu senter? …
4. Apakah kekurangan dari penerapan rangkaian seri?
5. Apa sajakah alat-alat yang menggunakan rangkaian seri pada kehidupan sehari-hari?
BAHASA INDONESIA
3.2 Menggali isi teks penjelasan (eksplanasi) ilmiah yang didengar dan dibaca
4.2 Menyajikan secara lisan, tulis, dan visual hasil penggalian informasi dari teks penjelasan
(eksplanasi) ilmiah dengan menggunakan kosakata baku dan kalimat efektif
Pembuat Lampu Pijar Pertama
Sumber : pixabay.com
Lampu Pijar merupakan alat untuk
menerangi. Mungkin, kita mengira penemu
lampu pijar pertama kali adalah Thomas
Alva Edison.
Namun, sebelum Thomas Alva Edison,
sudah ada 3 ilmuan yang membuat lampu
pijar. Jadi siapa penemunya? Mereka
adalah :
1. Warren de la Rue
Pada tahun 1808, seorang ilmuan Inggris bernama Warren de la Rue membuat lampu
pijar menggunakan kumparan platinum.
Sayangnya, lampu buatan Warren terlalu mahal dan tidak bisa bertahan lama. Namun
kegagalan tersebut membuat harapan bagi ilmuan lainnya.
2. R. Glove
Kegagalan Warren de la Rue, membuat secercah harapan bagi ilmuan lainnya. W. R.
Glove adalah ilmuan yang melanjutkan pembuatan lampu pijar.
Pada 1840, Glove menemukan lampu pijar dengan kumparan platinum, lampu pijar buatan
Glove ternyata praktis untuk sebuah lampu listrik,
3. W. Swan
Ilmuan lainnya, yaitu Sir J. W. Swan melanjutkan penelitian Glove pada tahun 1860.
Kali ini Swan menciptakan lampu pijar dengan kertas karbonisasi dan pemrosesan serat
kapas dengan asam sulfat.
Nampaknya, lampu buatan Swan masih kurang sempurna. Lampu ciptaan Swan memiliki
kelemahan, karena membuat bola lampu menjadi menghitam. (Sumber : Bobo.id-)
Teks Ekplanasi Ilmiah
Bacalah teks ekplanasi berikut dengan seksama, Kemudian temukan informasi penting
pada setiap paragraf, tuliskan pada kolom yang tersedia !
Lahirnya Thomas Alva Edison,
Penemu Lampu Pijar Komersial Pertama
Lampu pijar banyak ditemukan di toko, mall atapun bangunan-bangunan lainnya.
Lampu pijar merupakan alat untuk menerangi, baik menerangi ruangan ataupun jalaan.
Setelah beberapa waktu lalu Tomas Alva Edison menyempurnakan lampu pijar dan
mematenkannya, kita bisa merasakan manfaat dari adanya lampu.
Sekarang kita bisa menikmati malam dengan cahaya. Pun menerangi gelap di dalam ruangan
tertutup saat siang hari.
Tepat 11 Februari 1847, Thomas Alva Edison lahir di Milan, Ohio, Amerika Serikat.
Ia merupakan anak bungsu dari tujuh bersaudara dari suami istri bernama Samuel dan
Nancy Edison. Sang ibu merupakan guru sekolah, yang menjadi panutan sosok Thomas
sewaktu kecil.
Satu hal yang patut kita contoh dari sosok Edison adalah bahwa dia bisa berkarya
meski memiliki keterbatasan dalam pendengaran. Edison mengalami gangguan pada
telinganya yang membuat pendengarannya terganggu.
Pada tahun 1854, keluarga Edison pindah ke Port Huron, Michigan, Amerika Serikat tempat
di mana Thomas mulai bersekolah. Namun hanya dalam waktu singkat, Thomas keluar dari
pendidikan sekolah, karena gurunya menilai Thomas sangat hiperaktif dan sulit mengerti
pelajaran, sehingga ia tak bisa belajar di sekolah.
Ibunda Thomas pada akhirnya memutuskan untuk mengajari Thomas belajar di rumah
saja. Sejak itu, Thomas belajar mandiri, membaca banyak buku dari berbagai bidang. Di
usia 12 tahun, Thomas mulai mencari uang sendiri, menjual koran di sekitar stasiun dan rel
kerta. Dari berdagang koran lokal, ia kemudian membuat dan menjual koran terbitannya
sendiri, bertajuk Grand Trunk Herald, yang laris di pasaran. Ini menjadi bisnis pertama
Thomas Alva Edison sepanjang hidupnya.Di saat itu juga, Edison remaja mulai melakukan
eksperimen kimia di sebuah laboratorium kimia di gerbong kereta bekas.
Di usia 15 tahun, Edison mulai
bekerja sebagai operator telegraf. Ia
mempelajari cara kerja telegraf dan
mengembangkannya menjadi lebih baik.
Lewat tangan dingin Edison, telegraf saat
itu bisa melakukan pengiriman pesan lebih
dari 1 dalam satu waktu. Dan beberapa
eksperiment lain hingga pada akhirnya
tahun 1878 Edison bersama tim
menciptakan lampu pijar.
Edison dan timnya mengembangkan lampu
listrik pijar yang dipancarkan dari sebuah
tabung hampa udara. Tabung itu kini lazim
dikenal sebagai bola lampu. Ia terus
berkarya hingga meninggal dunia pada 18 Oktober 1931. Semasa hidup, ia telah mengantongi
1.093 hak paten penemuan, termasuk lampu pijar gambar bergerak/film, penyimpanan daya,
hingga teknologi pertambangan dan semen.
Kegigihan Thomas Alva Edison dalam segala keterbatasan yang ia miliki menjadi
perhatian dunia, ia tidak pantang menyerah dan terus membuat karya walau ia bukanlah anak
dengan kondisi fisik seperti anak yang lainnya. Meski ia tidak mendapatkan haknya di
sekolah, namun ia mendapatkan pendidikan dari Ibundanya dan sikap kreatif dan ingin
tahunya menuntun ia pada kegiatan yang sangat bermanfaat hingga dirasakan oleh seluruh
warga dunia..
Kita sudah sepatutnya mencontoh kegigihan dan kerja keras beliau, siapa tahu kitapun dapat
menjadi sosok yang mampu mengubah dunia menjadi lebih baik.
Jangan terhambat oleh segala keterbatasan yang mungkin kita miliki. Semangat !!!
Identifikasi informasi teks eksplanasi yang berjudul
”Lahirnya Thomas Alva Edison, Penemu Lampu Pijar Komersial Pertama”. Tulislah
Informasi pada bagan berikut !
PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
3.2 Menganalisis pelaksanaan kewajiban, hak, dan tanggung jawab sebagai warga negara
beserta dampaknya dalam kehidupan sehari-hari
4.2 Menyajikan hasil analisis pelaksanaan kewajiban, ha, dan tanggung jawab sebagai warga
masyarakat beserta dampaknya dalam kehidupan sehari-hari
Bertanggung Jawab atas Hak yang Didapat
Mungkin kisah kita berbeda dengan Michael Faraday dan Thomas Alva Edison yang
beberapa kali tidak mendapatkan haknya mengenyam pendidikan di sekolah. Tapi banyak
nilai kegigihan yang bisa kita tiru untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Para ilmuan
itu memiliki rasa tanggung jawab yang besar terhadap hidupnya, mereka terus berupaya
sekuat mungkin agar hidupnya lebih berarti walaupun mendapatkan perlakuan yang berbeda
dari beberapa orang.
Sikap tanggung jawab adalah sikap sikap berani menanggung segala sesuatu sebagai
akibat dari sikap kita sendiri atau karena orang lain. Sikap bertanggung jawab dan hak yang
sudah kita terima sangat erat hubungannya. Perhatikan gambar berikut!
Hak yang diterima:
Seorang anak mendapatkan fasilitas dari orang tua untuk
mendukungnya dalam kegiatan belajar, seperti
mendapatkan lampu belajar, alat tulis, buku, dan
sebagainya.
Tanggung Jawab yang muncul:
Anak tersebut bertanggung jawab dalam:
- menjaga fasilitas yang diberikan agar tetap berfungsi
dan tidak rusak.
- Bijak dalam menggunakannya
- Mematikan lampu ketika tidak digunakan
- Merapikan alat-alat setelah digunakan agar tidak
hilang
Dari gambar diatas, tanggung jawab muncul salah satunya diakibatkan karena hak
yang sudah kita terima, setelah kita mendapatkan apa yang harus kita peroleh, maka ada
tanggung jawab yang harus selalu kita lakukan. Seseorang yang tidak bisa bertanggung
jawab atas haknya bisa mendapatkan akibat buruk dalam hidupnya. Contohnya, jika anak di
atas tidak bertanggung jawab atas fasilitas yang diterimanya maka fasilitas itu akan cepat
rusak atau hilang, dan ia tidak bisa lagi menggunakan fasilitas itu. Selain itu orang-orang
yang memberikan hak pada anak itu akan merasa dikecewakan. Sudahkah kita menjadi
bertanggung jawab atas hak yang sudah kita terima?
Perhatikanlah gambar yang ada pada tabel, kemudian tentukanlah hak apa yang didapat
dan tanggung jawab apa yang harus dilakukan ketika kalian Menerima hak tersebut.
Hak yang diterima:
…………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
Tanggung Jawab yang muncul:
Anak tersebut bertanggung jawab dalam:
…………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
Hak yang diterima:
……………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………
Tanggung Jawab yang muncul:
Anak tersebut bertanggung jawab dalam:
……………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………
Hak yang diterima:
……………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………
Tanggung Jawab yang muncul:
Anak tersebut bertanggung jawab dalam:
……………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………
Manfaat Bertanggung Jawab Atas Hak Yang Didapatkan
Dari penjelasan di atas kita sudah mengetahui betapa pentingnya bertanggung jawab
atas hak yang sudah kita dapatkan. Bertanggung jawab atas hak yang sudah kita dapatkan
memiliki beberapa manfaat, diantaranya adalah :
a. Dapat dihargai oleh orang lain
b. Dapat dipercaya oleh orang lain
c. Jarang melakukan kesalahan
d. Meningkatkan kedisiplinan dan peluang kesuksesan
e. Apa yang kita terima / miliki menjadi lebih awet dan tahan lama karena terjaga.
Selain beberapa manfaat diatas, tentu saja banyak sekali manfaat dari bertanggung
jawab atas hak yang kita daptkan. Bisakah kamu menjelaskan manfaat lain dari bertanggung
jwab? Tuliskan pada kolom berikut:
Manfaat bertanggung jawab atas hak yang didapatkan adalah ;
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………
TEMA 3
SUB TEMA 1
PEMBELAJARAN 5
IPS KOMPETENSI DASAR (KD)
3.2 Menganalisis perubahan sosial budaya dalam rangka modernisasi bangsa Indonesia
NO
1
2 4.2 Menyajikan hasil analisis mengenai perubahan sosial budaya dalam rangka modernisasi
bangsa Indonesia.
Menurutmu, bagaimana kehidupan masyarakat sebelum ada bola lampu dan sesudah
ada bola lampu?
Tuliskan hasil diskusimu pada bagan di bawah ini!
Sebelum ada lampu Setelah ada lampu
Selain bola lampu, masih banyak lagi alat-alat yang ditemukan yang merubah
kehidupan sosial budaya masyarakat, diantarnya adalah ditemukannya smartphone.
Perubahan Sosial akibat Semakin Canggihnya Teknologi, Terutama
Smartphone
Perubahan akan selalu berjalan dan pasti akan terjadi, kita mau atau tidak semua
akan terus berjalan, baik cepat atau lambat. Hanya bagaimana kita meresponnya,
kita akan mengikuti perubahan tersebut atau hanya diam saja atau bahkan
menolak akan perubahan.
Perubahan dapat memberikan kita manfaat, namun juga dapat membuat kita
terlena. Perubahan sosial akibat dari perkembangan zaman terutama
semakin canggihnya teknologi di era sekarang ini juga memberi dampak positif
maupun negatif.
Secara harfiah teknologi berasal dari bahasa Yunani, yaitu "tecnologia" yang
berarti pembahasan sistematik mengenai seluruh seni dan kerajinan. Istilah
tersebut memiliki akar kata "techne" dalam bahasa Yunani kuno berarti seni (art),
atau kerajinan (craft).
Dari makna harfiah tersebut, teknologi dalam bahasa Yunani kuno dapat
didefinisikan sebagai seni memproduksi alat-alat produksi dan menggunakannya.
Definisi tersebut kemudian berkembang menjadi penggunaan ilmu pengetahuan
sesuai dengan kebutuhan manusia.
Kemajuan teknologi memberikan manfaat dalam berbagai bidang, kemajuan
teknologi akan terus terjadi kerena pengetahuan juga semakin meningkat,
pendidikan juga semakin baik.
Kemunculan handphone dari tahun ke tahun semakin meningkat, yang awalnya
hanya dapat digunakan untuk SMS dan telpon kemudian sekarang dapat digunakan
dalam segala hal seperti komputer atau laptop. Semakin canggihnya smartphone
dapat berdampak positif maupun negatif untuk masyarakat itu sendiri.
Semakin canggihnya smartphone solidaritas antar individu juga berkurang, dahulu
begitu banyak permainan tradisonal, banyak teman dan kedekatannya begitu erat,
namun bisa kita lihat bahwa sekarang anak-anak sejak kecil sudah diberikan
handphone dan menggunakan game online.
Maka dengan fenomena tersebut bisa kita lihat pertemanan hanya dalam dunia
maya, bisa kita katakan yang dekat terasa jauh, yang jauh terasa dekat.
Semakin canggihnya teknologi atau smartphone permainan tradisional mulai
luntur.
Dampak Positif Smartphone
Berikut ini adalah dampak positif smartphone dalam dunia pendidikan:
1. Mempermudah komunikasi
2. Media hiburan
3. Meningkatkan pengetahuan
4. Meningkatkan kenyamanan dalam belajar
5. Tersedianya teknologi yang lebih canggih
6. Mempertajam kemampuan mengingat murid
7. Meningkatkan kemampuan dalam mengatur waktu
Dampak Negatif Smartphone
Berikut beberapa dampak negatif dari penggunaan smartphone di dunia
pendidikan:
1. Tidak fokus saat belajar
2. Dapat menyebabkan kecanduan
3. Kurangnya interaksi sosial di kehidupan nyata
4. Prestasi akademik menurun
5. Membuat kurang berempati dengan lingkungan sekitar
6. Meningkatkan level kecemasan dan depresi
7. Risiko penyalahgunaan smartphone
8. Mengganggu kesehatan
9. Mengurangi daya tangkap otak dan daya ingat
10. Tindakan kecurangan
Melalui penjelasan tersebut, ada banyak dampak positif dan negatif penggunaan
smartphone dalam dunia pendidikan.
Baiknya sebagai pengguna smartphone, lebih bijak dalam penggunaannya, terutama
bagi para pelajar sehingga dapat meminimalisir dampak negatif dari penggunaan
smartphone.
Pengaruh Smartphone dalam Kehidupan Sehari-hari
Positif Negatif
SBDP KOMPETENSI DASAR (KD)
NO
1 3.2 Memahami interval nada
2 4.2 Memainkan interval nada melalui lagu dan alat musik
Nyanyikan solmisasi lagu Mariam Tomong dengan nada yang tepat.
Setelah itu nyanyikan lirik lagunya dengan nada yang tepat.
Berlatihlah secara berpasangan dengan temanmu.
Selain lagu Mariam Tomong dari Tapanuli, ada juga lagu yang berasal dari daerah
Jawa Barat yaitu Manuk Dadali.
Coba kita nyanyikan bersama!
Jenis Tangga Nada Beserta Contohnya
Pengertian Tangga Nada
Tangga nada adalah sebuah rangkaian nada yang disusun dengan jarak
tertentu. Bila diibaratkan sebuah tangga pada kehidupan nyata maka tangga
nada memiliki fungsi yang serupa dengan tangga pada kehidupan sehari-hari.
Bila kita perhatikan sebuah tangga memiliki fungsi untuk naik atau turun.
Begitu juga nada. Ada saatnya nada itu naik atau makin tinggi, ada saatnya
juga ketika nada itu turun atau semakin rendah.
Jarak itu biasa disebut dengan interval nada, yang menjadi jeda antara satu
nada dengan lainnya. Interval ini ibarat jarak antar anak tangga pada
kehidupan sehari-hari. Ada tangga yang jarak antar anak tangganya dekat,
ada pula yang jaraknya jauh. Secara umum tangga nada dibagi jadi tiga jenis,
yaitu pentatonis, diatonis dan kromatis. Kamu bisa baca lebih lanjut tentang
tiga jenis tangga nada itu di bawah ini.
Tangga Nada Pentatonis
Sumber foto
: damaruta.com
Penta artinya lima, dipakai untuk istilah jenis tangga nada ini karena di sini
yang dipakai hanya 5 nada pokok. Jenis ini dibagi menjadi dua yaitu tangga
nada dan tangga nada slendro. Jenis ini kebanyakan dipakai untuk genre
musik rock n’ roll, beberapa aliran variasi lagu pop dan blues, lagu anak-
anak, serta lagu tradisional. Tangga nada ini juga sering kita temui dalam
musik tradisional Jawa seperti musik gamelan.
Contoh lagu yang menggunakan tangga nada pentatonis adalah:
Kincir-kincir
Jali-jali
Lenggang kangkung
Suwe ora jamu
Cublak-cublak suweng
Tangga Nada Diatonis
Jika pentatonis ada 5 nada, untuk jenis diatonis ada 7 nada dengan 2 macam
interval. Tangga nada diatonis ini lebih sering kita dengar atau mainkan di
musik kontemporer atau kekinian.
Tangga nada ini sering kita jumpai juga disaat kita belajar sebuah alat musik
seperti gitar. Karena dasar bermain gitar seringkali mengunakan tangga nada
ini. Tangga nada diatonis ini menggunakan interval 1 atau pakai interval
setengah. Dalam jenis ini pun terbagi lagi jadi 2 tangga nada, yaitu mayor dan
minor. Di bawah ini penjelasannya:
Tangga Nada Minor
Sumber foto : walpaperhd99.blogspot.com
Contoh lagu dengan tangga nada minor diantara adalah:
1. Lagu Wajib: Mengheningkan Cipta (Truno Prawit), Tanah Airku (Ibu Soed),
Bagimu Negeri (R. Kusbini), Ibu Pertiwi (Ismail Marzuki), Indonesia Pusaka
(Ismail Marzuki), Gugur Bunga
2. Lagu Anak-anak: Ambilkan Bulan (AT Mahmud), Bintang Kejora (AT
Mahmud), Kasih Ibu (SM. Muchtar), Kelinciku (Daljono), Kucingku (Pak
Kasur)
3. Lagu Daerah: Bubuy Bulan (Jabar), Kole-Kole (Maluku), Sing Sing So
(Maluku), Sarinande (Maluku), Ole Sioh (Maluku), Bubuy Bulan (Jawa
Barat)
Tangga Nada Mayor
Sumber foto : mikirbae.com
Jenis tangga nada ini kebanyakan dipakai untuk lagu-lagu yang suasananya
ceria. Sering kita temui dalam lagu-lagu populer saat ini. Susunan nadanya
berjarak 1 – 1- ½ – 1 – 1 – 1 – ½. Beda dengan tangga nada minor yang susunan
interval nadanya adalah 1 – ½ – 1 – 1 – ½ – 1 – 1. Terlihat ya perbedaannya?
Contoh Lagu yang bertangga nada Mayor diantaranya adalah:
1. Lagu Wajib : Bangun Pemudi Pemuda (A. Simanjuntak), Berkibarlah
Benderaku (Ibu Soed), Dari Sabang Sampai Merauke (R Soerardjo), Hari
Merdeka (Husein Mutahar), Gebyar Gebyar (Gombloh), Maju Tak Gentar,
Indonesia Raya, Hari merdeka, Halo-halo Bandung, Indonesia Jaya, Garuda
Pancasila, dan Mars Pelajar.
2. Lagu Anak-anak: Naik Delman (Ibu Sud), Balonku (AT Mahmud), Heli (anjing
kecil) (Nomo Kuswoyo), Lihat Kebunku (Ibu Sud), Abang Tukang Bakso
(Mamo Agil).
3. Lagu Daerah: Gundul Pacul (Jawa Tengah),Kampung Nan Jauh DI Mato
(Sumbar), Ampar-Ampar Pisang (Kalsel), Manuk Dadali (Jabar),Tokecang
(Jabar)
LATIHAN 3.2 (IPS)
Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan benar!
1. Jelaskan bagaimana kehidupan masyarakat sebelum dan sesudah
ditemukannya bola lampu!
2. Apakah yang kamu ketahui tentang teknologi?
3. Sebutkan perbedaan antara handpone zaman dulu dengan smartphone yang
ada saat ini!
4. Tuliskan 5 dampak positif dari ditemukannya smartphone dalam kehidupan
sehari-hari!
5. Tuliskan 5 dampak negatif dari ditemukannya smartphone dalam kehidupan
sehari-hari!
JAWABAN
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
LATIHAN 3.2 (SBDP)
Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan benar!
1. Apakah yang dimaksud dengan tangga nada?
2. Sebutkan 3 jenis tangga nada yang kamu ketahui!
3. Sebutkan 5 contoh lagu yang menggunakan tangga nada pentatonis!
4. Sebutkan 5 contoh lagu daerah yang menggunakan tangga nada diatonis!
5. Coba gambarkan contoh tangga nada mayor!
JAWABAN
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
TEMA 3
SUB TEMA 1
PEMBELAJARAN 6
BAHASA INDONESIA
NO KOMPETENSI DASAR (KD)
1 3.2 Menggali isi teks penjelasan (eksplanasi) ilmiah yang didengar dan dibaca
2 4.2 Menyajikan hasil penggalian informasi dari teks penjelasan (eksplanasi) ilmiah secara lisan, tulis,
dan visual dengan menggunakan kosakata baku dan kalimat efektif
Bacalah teks eksplanasi di bawah ini!
SUMBER ENERGI LISTRIK
Kita semua telah mengetahui bahwa lampu yang menyala di rumah-rumah karena
adanya energi listrik. Tahukah kalian dari mana energi listrik didapat? Energi listrik
didapat dari sumber energi listrik. Sumber energi listrik yaitu sesuatu yang dapat
menghasilkan energi listrik. Ada bebrapa sumber energi listrik yang kita kenal, antara
lain baterai, aki, dinamo, dan generator. Untuk lebih memahami sumber energi listrik,
pelajari uraian berikut ini.
1. Baterai
Sumber energi listrik yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari yaitu baterai.
Baterai merupakan elemen kering yang berisi zat kimia yang berbentuk padat. Baterai
tersusun dari beberapa lapisan. Bagian luar baterai yang merupakan selimutnya adalah
seng. Bagian dalamnya ada zat kimia berbentuk serbuk hitam terdiri dari campuran
larutan salmiak dan batu kawi dan di tengah-tengah baterai terdapat batang arang atau
batang karbon yang keras.
2. Akumulator
Sumber energi listrik yang menggunakan cairan
ialah akumulator (accu) atau aki. Aki dibuat dari lempeng timbal yang
dimasukkan dalam larutan asamsulfat encer. Sebelum digunakan, terlebih
dahulu aki dialiri dengan arus listrik. Pada saat mengisi aki, energi listrik diubah
menjadi energi kimia.
3. Dinamo
Perhatikan dinamo sepeda di atas.
Bagaimana dinamo tersebut dapat menyalakan lampu? Dinamo digunakan
pada saat sepeda digerakkan atau dijalankan, dinamo ini mengubah energi
gerak menjadi energi listrik sehingga lampu dapat menyala. Sebuah dinamo
terdiri dari sebuah magnet dan kumparan. Jika kumparan tersebut diputar, maka
akan timbul energi listrik.
4. Generator
Listrik yang kita gunakan di rumah
dialirkan dari Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Pada sebuah pembangkit
listrik tenaga air, air yang jatuh dari bendungan memutar turbin. Poros yang
dihubungkan ke turbin yang berupa baling-baling menggerakkan generator.
Pada generator, kumparan kawat berputar di antara kutub-kutub magnet dan
menghasilkan arus listrik. Arus listrik ini yang disalurkan ke rumah-rumah dan
pabrik-pabrik. Baterai, akumulator, dinamo, dan generator termasuk sumber
energi listrik.
Tuliskan informasi penting dan simpulan dari teks eksplanasi tentang sumber
energi listrik tersebut!
Informasi
Penting
PPKn KOMPETENSI DASAR (KD)
NO 3.2 Menganalisis pelaksanaan kewajiban, hak, dan tanggung jawab sebagai warga negara beserta
1 dampaknya dalam kehidupan sehari-hari
2 4.2 Menyajikan hasil analisis pelaksanaan kewajiban, hak, dan tanggung jawab sebagai warga
masyarakat beserta dampaknya dalam kehidupan sehari-hari
Pandemi Corona, Ini Hak dan Kewajiban Masyarakat saat Karantina Wilayah
Warga mengenakan masker untuk mencegah tertular Covid-19 (Okezone)
Virus corona atau Covid-19 makin mewabah di Indonesia dan sudah menular ke 34
provinsi. Seiring bertambahnya kasus orang yang terinfeksi, sejumlah daerah mulai
mengkarantina wilayahnya untuk memutus penyebaran corona.
Jika pemerintah sudah memutuskan mengkarantina wilayahnya sehingga akses
keluar-masuk tertutup, otomatis berdampak pada masyarakat.
Lalu, apa saja hak masyarakat yang harus dipenuhi oleh negara?
Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan membolehkan
pemerintah melakukan karantina untuk mencegah atau menangkal keluar-masuknya
penyakit atau faktor risiko kesehatan yang berpotensi menimbulkan kedaruratan
kesehatan masyarakat.
Dalam Pasal 2 disebutkan, karantinaan kesehatan harus berasaskan
perikemanusiaan, manfaat, pelindungan, keadilan, nondiskriminatif, kepentingan
umum, keterpaduan, kesadaran hukum; dan kedaulatan negara.
Nah, undang-undang tersebut juga mengatur hak dan kewajiban warga negara jika
terjadi karantina. Itu tertera dalam Bab III Pasal 7 hingga 9 sebagai berikut:
Pasal 7
Setiap Orang mempunyai hak memperoleh perlakuan yang sama dalam
penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan.
Pasal 8
Setiap Orang mempunyai hak mendapatkan pelayanan kesehatan dasar sesuai
kebutuhan medis, kebutuhan pangan, dan kebutuhan kehidupan sehari-hari lainnya
selama karantina.
Pasal 9
(1) Setiap orang wajib mematuhi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan.
(2) Setiap orang berkewajiban ikut serta dalam penyelenggaraan kekarantinaan
kesehatan.
Tuliskan hak dan kewajiban warga negara saat kekarantinaaan wilayah pada
bagan di bawah ini!
Hak warga negara saat kekarantinaan wilayah
Kewajiban warga negara saat kekarantinaan wilayah
LATIHAN KD 3.2 (BAHASA INDONESIA)
Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini berdasarkan
teks eksplanasi “Sumber Energi Listrik”!
1. Apakah yang dimaksud dengan sumber energi listrik?
2. Sebutkan 4 contoh sumber energi listrik?
3. Sebutkan bagian-bagian apa saja yang ada di dalam
baterai!
4. Bagaimana perubahan energi yang terjadi pada
akumulator?
5. Bagaimana cara kerja dari generator?
JAWABAN
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
………………
LATIHAN KD 3.2 (PKN)
Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan benar!
1. Apakah isi dari Undang-Undang Nomor 6 tahun 2018
tentang karantina wilayah?
2. Tuliskan cara-cara pencegahan virus Covid 19!
3. Apa saja asas-asas tentang karantina kesehatan dalam
pasal 2!
4. Sebutkan hak-hak warga negara dalam pasal 7 dan 8
tentang karantina kesehatan!
5. Sebutkan kewajiban warga negara dalam pasal 9 tentang
karantina kesehatan!
JAWABAN
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
TEMA 3
SUB TEMA 2
PEMBELAJARAN 1
Bahasa Indonesia
NO KOMPETENSI DASAR (KD)
1 3.2 Menggali isi teks penjelasan (eksplanasi) ilmiah yang didengar dan dibaca
2 4.2 Menyajikan hasil penggalian informasi dari teks penjelasan (eksplanasi) ilmiah secara lisan, tulis, dan
visual dengan menggunakan kosakata baku dan kalimat efektif
Bacalah teks eksplanasi di bawah ini!
Bagaimana Televisi Ditemukan dan Mengubah Dunia?
Ilustrasi televisi. tirto.id/Gery
Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa melalui resolusi bernomor
A/RES/51/205 menetapkan 21 November, sebagai hari televisi dunia. Penetapan
itu tak berlandaskan peristiwa-peristiwa unik seperti saat televisi pertama kali dibuat
atau saat lahirnya tokoh pertelevisian tertentu. PBB, melalui keputusannya itu,
menetapkan hari televisi dunia atas dasar televisi merupakan simbol komunikasi
dunia.
Dalam laman resmi organisasi antar bangsa itu, televisi dianggap berjasa
“membawa perhatian dunia pada konflik, ancaman terhadap perdamaian serta
keamanan dan peran potensialnya dalam membawa fokus perhatian masyarakat
pada isu-isu utama lainnya, termasuk isu-isu ekonomi dan sosial.”
Lebih lanjut, PBB mengklaim bahwa televisi “diakui sebagai alat utama dalam
menginformasikan, menyalurkan, dan memengaruhi opini publik.” Atas
kekuatannya tersebut, televisi, merujuk apa yang diungkapkan PBB, memiliki
kekuatan dalam proses pengambil keputusan.
Lebih lanjut, rata-rata konsumsi televisi meningkat pada anak-anak di rentang
usia SMP, yang menghabiskan waktu menonton televisi antara 3 hingga 5 jam
per hari. Secara umum, generasi Z menghabiskan waktunya di depan televisi
untuk memperoleh hiburan dengan rincian menonton sinetron atau serial (34,1
persen) dan menonton kartun atau animasi (34,6 persen). Angka-angka yang
dipaparkan itu menegaskan betapa kuatnya televisi sebagai media hiburan
utama. Dalam hal tertentu, ia juga menjadi medium pemersatu masyarakat.
Lahir dari Tangan Beberapa Penemu
Sebagai salah satu medium komunikasi, televisi memang tak lahir secara tiba-
tiba. Merujuk tulisan Micthell Stephens dari New York University, leluhur televisi
modern yang kita pakai saat ini tercetus pada 7 September 1927. Kala itu, Philo
Taylor Franswoth, seorang penemu yang baru berusia 21 tahun,
mendemonstrasikan ciptaannya berupa televisi elektronik di San Francisco, AS.
Ia mulai menciptakan televisi kala memasuki sekolah menengah. Ketika itu
Franswoth meneliti tentang bagaimana membangun sistem yang dapat
mengambil gambar bergerak dan kemudian mentransmisikannya dengan
memanfaatkan gelombang radio.
Tapi Franswoth sebenarnya bukan yang pertama. Prototipe televisi sudah
diciptakan 16 tahun sebelum Franswoth mendemonstrasikan apa yang ia
kerjakan. Boris Rosing, ilmuwan asal Rusia, teridentifikasi sebagai sosok
pertama yang melakukan percobaan mentransmisikan gambar.
Dan di awal dekade 1920-an, masih merujuk apa yang dipaparkan Stephens, dua
tokoh dari AS dan Inggris bernama John Logie Baird dan Charles Francis Jenkins
sukses mendemonstrasikan sistem serupa. Namun, kedua penemu tersebut
menciptakan “televisi” memanfaatkan gambar yang telah dipindai dan digerakkan
oleh semacam cangkram.
Perkembangan temuan Franswoth melejit selepas RCA—perusahaan yang pada
dekade 1930-an mendominasi bisnis radio di AS—menginvestasikan uang senilai
$50 juta untuk mengembangkan sistem televisi. Diketahui, RCA lah yang
membeli lisensi untuk menggunakan paten televisi yang diciptakan Franswoth.
RCA kemudian menjual set televisi berukuran 12 inci. Sejak itu, kotak ajaib ini tak
hanya mendunia, tapi juga mengubahnya.
Tuliskan informasi penting dari teks eksplanasi tentang “Bagaimana Televisi Ditemukan
dan Mengubah Dunia”!
IPS KOMPETENSI DASAR (KD)
NO
1 3.2 Menganalisis perubahan sosial budaya dalam rangka modernisasi bangsa Indonesia
2 4.2 Menyajikan hasil analisis mengenai perubahan sosial budaya dalam rangka modernisasi bangsa
Indonesia
Riset: Belanja Online Meningkat Pesat di Tengah Pandemi Covid-19
Pengemudi ojek menunjukan pesanan belanja daring di pasar Kosambi, Bandung, Jawa Barat.
TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia, Sebuah perusahaan yang bergerak di bidang
data dan artificial intelligence (ADA), menganalisis perubahan konsumen
akibat Covid-19. ADA mengatakan ada dua perilaku konsumen yang timbul,
yaitu The Adaptive Shopper dan Working-from-home Professional.
Perubahan ini dilihat dari penggunaan aplikasi belanja dan produktivitas
sepanjang bulan Maret 2020. “Data ADA menunjukkan, kedua jenis aplikasi ini
paling banyak digunakan masyarakat Indonesia, terutama di kalangan menengah
dan atas,” kata Kirill Mankovski, Managing Director ADA Indonesia dalam
keterangan resmi di Jakarta, Senin, 13 April 2020.
Pertama, The Adaptive Shopper. Sejak pembatasan jarak diumumkan,
penggunaan aplikasi belanja mengalami kenaikan hingga 300 persen. Aplikasi
yang banyak digunakan adalah aplikasi belanja yang menjual berbagai macam
kebutuhan sehari-hari, juga aplikasi khusus jual-beli barang bekas. Penggunaan
aplikasi jenis ini mengalami puncaknya pada tanggal 21-22 Maret, hingga lebih
dari 400 persen.
“Masyarakat Indonesia, terutama kelas menengah dan atas, telah beradaptasi
dengan dunia baru ini. Mereka beralih ke cara-cara baru untuk dapat memenuhi
kebutuhan dan keinginannya,” ujar Kirill.
Kedua, Working-from-home Professional. Bagi sebagian besar pekerja di
Indonesia, working-from-home sama seperti bekerja pada situasi normal. Mereka
tetap melakukan pekerjaan, kolaborasi, komunikasi, dan meeting seperti biasa.
Hanya saja, semua pekerjaan dilakukan di rumah dengan bantuan aplikasi
produktivitas.
Data AI mencatat adanya peningkatan penggunaan aplikasi produktivitas selama
bulan Maret, terutama setelah imbauan social distancing diumumkan.
Penggunaan aplikasi produktivitas naik hingga lebih dari 400 persen pada
pertengahan bulan Maret lalu. Aplikasi yang paling banyak digunakan adalah
aplikasi screen recorder dan anti-virus.
“Setiap orang bereaksi dengan cara yang berbeda-beda terhadap situasi krisis,
seperti pandemi,” Kirill memberikan komentarnya. “Ini yang menyebabkan
perbedaan crisis persona di Indonesia dengan negara Asia Tenggara lainnya.
Kami melihat, masyarakat Indonesia cepat beradaptasi untuk memenuhi
kebutuhannya, dan berusaha untuk tetap produktif,” kata Kirill.
Kirill mengatakan, kedua perilaku baru ini timbul akibat adanya penurunan
kunjungan dari masyarakat Jakarta ke beberapa lokasi. Pertama, aktivitas di area
Central Business District berkurang 53 persen hingga pekan ketiga Maret 2020.
Lalu, jumlah kunjungan ke luar kota seperti Bandung dan Yogyakarta turun 35
persen. Sementera ke Bali turun 33 persen. Terakhir, kunjungan ke mall besar
turun 50 persen.
Bagaimana perubahan sosial budaya masyarakat di masa pandemi covid 19 terkait
belanja online?
IPA KOMPETENSI DASAR (KD)
NO
1 3.4 Mengidentifikasi komponen-komponen listrik dan fungsinya dalam rangkaian listrik sederhana
2 4.4 Melakukan percobaan rangkaian listrik sederhana secara seri dan paralel
Rangkaian Listrik Seri, Paralel, dan Campuran
Rangkaian listrik terdiri atas dua jenis yaitu seri dan paralel. Selain itu ada
juga gabungan dari dua jenis rangkaian listrik, yang disebut rangkaian
campuran. Sehingga, terdapat tiga bentuk rangkaian listrik yaitu rangkaian
listrik seri, paralel, dan campuran.
Perbedaan jenis rangkaian listrik ini terletak pada cara merangkainya.
Rangkaian listrik seri disusun secara sejajar, sedangkan rangkaian listrik
paralel disusun secara bersusun atau bercabang. Sedangkan rangkaian
campuran merupakan kombinasi dari rangkaian seri dan paralel.
Penerapan rangkaian seri dalam kehidupan sehari-hari dapat ditemukan
pada lampu senter. Pernahkah kalian memperhatikan senter? Biasanya,
lampu senter tersusun atas dua batu baterai dan sebuah lampu. Batu
baterai sebagai sumber tegangan dan lampu pada senter disusun secara
seri. Sedangkan instalasi listrik pada rumah-rumah merupakan contoh
penyusunan rangkaian listrik secara paralel.
Rangkaian Listrik Seri
Pembahasan pertama mengenai rangkaian listrik seri, paralel, dan
campuran yang akan dibahas adalah rangkaian seri. Bentuk rangkaian
seri dapat dibilang sangat sederhana karena rangkaiannya disusun secara
lurus dan tidak mimiliki cabang.
Karakteristik Rangkaian Listrik Seri:
1. Cara menyusun rangkaian cenderung praktis dan sederhana.
2. Semua komponen listrik disusun secara sejajar (berderet atau
berurutan).
3. Kabel penghubung pada seluruh komponen tidak memiliki
percabangan sepanjang rangkaian.
4. Hanya ada satu jalan yang dapat dilalui oleh arus, jadi jika ada satu
jalur yang terputus maka rangkaian tidak dapat berfungsi dengan
benar.
5. Arus listrik yang mengalir di berbagai titik dalam rangkaian sama
besarnya
6. Setiap komponen yang terpasang akan mendapat arus yang sama.
7. Beda potensial/tegangan pada setiap komponen yang terpasang
memiliki nilai yang berbeda.
8. Memiliki hambatan total yang lebih besar daripada hambatan
penyusunnya.
Rangkaian Paralel
Rangkaian paralel memliki ciri yang dapat dikenali, yaitu susunan
rangkaiannya memiliki cabang. Instalasi listrik di suatu rumah biasanya
menggunakan susunan rangkaian pararlel. Meskipun sedikit lebih rumit dari
rangkaian seri, rangkaian paralel memiliki banyak keuntungan.
Karakteristik Rangkaian Listrik Paralel
1. Cara menyusun rangkaian cenderung lebih rumit.
2. Semua komponen listrik terpasang secara bersusun atau sejajar.
3. Kabel penghubung pada sebuah rangkaian memiliki percabangan.
4. Terdapat beberapa jalan yang dapat dilalui oleh arus.
5. Arus yang mengalir pada setiap cabang memiliki besar nilai yang berbeda.
6. Setiap komponen yang terpasang mendapat besar arus yang berbeda.
7. Semua komponen mendapat tegangan yang sama besar.
8. Hambatan totalnya lebih kecil dari hambatan pada tiap-tiap komponen
penyusunnya.
Rangkaian Campuran
Rangkaian campuran merupakan gabungan dari rangkaian seri
dan paralel. Secara umum, karakteristik dan hukum yang berlaku
pada rangkaian campuran juga mengikuti keduanya.
Gambarlah rancangan rangkaian listrik campuran sederhana!
LATIHAN KD 3.2 (BAHASA INDONESIA
Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini berdasarkan teks
eksplanasi “bagaimana televisi ditemukan dan mengubah dunia”
1. Mengapa PBB menetapkan 21 November sebagai hari televisi
dunia?
2. Tuliskan rincian waktu generasi Z menghabiskan waktu di depan
televisi!
3. Coba ceritakan siapakah Philo Taylor Franswoth!
4. Apa yang diciptakan oleh tokoh yang bernama John Logie Baird
dan Charles Francis Jenkins?
5. Sebutkan siapa saja ilmuwan yang berjasa menemukan televisi!
JAWABAN
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
LATIHAN 3.2 (IPS)
Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan benar!
1. Sebutkan 2 perilaku konsumen berdasarkan penelitian ADA setelah
adanya covid 19!
2. Jelaskan yang kamu ketahui tentang the adaptive shopper!
3. Jelaskan yang kamu ketahui tentang working from home professional!
4. Apa perbedaan crisis persona antara Indonesia dan negara-negara
ASEAN lainnya?
5. Apakah penyebab munculnya 2 perilaku baru konsumen tersebut?
JAWABAN
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
LATIHAN KD 3.4 (IPA)
Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan benar!
1. Sebutkan 3 jenis rangkaian listrik!
2. Sebutkan contoh penggunaan rangkaian listrik seri dan paralel dalam
kehidupan sehari-hari!
3. Sebutkan 5 karakteristik rangkaian listrik seri!
4. Sebutkan 5 karakteristik rangkaian listrik paralel!
5. Coba gambar contoh rangkaian listrik seri dan paralel!
JAWABAN
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
TEMA 3
SUB TEMA 2
PEMBELAJARAN 2
PPKn
NO KOMPETENSI DASAR (KD)
3 3.2 Menganalisis pelaksanaan kewajiban, hak, dan tanggung jawab sebagai warga negara beserta
dampaknya dalam kehidupan sehari-hari
4 4.2 Menyajikan hasil analisis pelaksanaan kewajiban, hak, dan tanggung jawab sebagai warga
masyarakat beserta dampaknya dalam kehidupan sehari-hari
PENANGGULANGAN VIRUS COVID 19 ANTARA HAK DAN KEWAJIBAN
.
Sejak pengumuman resmi dari pemerintah pada tanggal 2 Maret 2020 terkait 2 (dua)
orang Indonesia yang positif terjangkit Virus Corona Covid 19 , berbagai fenomena
tampak dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia pada umumnya dan Jawa
Barat pada khususnya.
Penyebaran Virus Corona Covid 19 di berbagai negara yang diliput oleh berbagai media
menyebabkan kekhawtiran dan keresahan masyarakat. Hal ini merupakan respon yang
sangat manusiawi, semua manusia menginginkan kesehatan dan keselamatan
sehingga ketika sebuah keadaan terjadi dan mengancam maka sangat wajar apabila
hal tersebut menimbulkan kekhawatiran.
WHO pun memberikan rekomendasi spesifik kepada Indonesia dalam penanganan
penyebaran virus Corona Covid 19 yaitu:
Pertama, aktivasi emergensi nasional dan membentuk Tim Khusus yang memiliki
kewenangan mengambil keputusan berbasis bukti-bukti.
Kedua, memperluas deteksi kasus secara intensif serta pelacakan kontak untuk
mengetahui secara pasti di wilayah Indonesia mana saja yang terjadi penularan
aktif;
Ketiga, mendorong desentralisasi kapasitas laboratorium terutama pada
laboratorium yang mempunyai kapasitas serta meningkatkan kapasitas lab yang
ada.
Keempat, mengumumkan kasus terkonfirmasi dan menyampaikan perincian
pelacakan kontak segera kepada WHO agar dapat di analisa dan memberikan
advise kepada pemerintah;
Kelima opsi containment antara lain: meliburkan sekolah; membatalkan
pertemuan dalam jumlah besar; menghindari perjalanan ke tempat umum;
Keenam mempromosikan dan menjaga jarak ketika bersosialisasi tidak boleh
berjabat tangan, mencium atau memeluk dan langkah-langkah perlindungan
dasar lain (mencuci tangan dan masker).
Ketujuh menyarankan orang yang menunjukkan gejala pernapasan untuk tetap
tinggal di rumah, mengisolasi diri, dan segera memeriksakan diri ke fasilitas
pelayanan kesehatan.
Kedelapan menyiapkan sarana dan prasarana yang diperlukan dalam jumlah
besar di 132 RS rujukan. Sarana dan prasarana ini meliputi stok Alat Pelindung
Diri, ventilator, respirator, dan bahan dan sarpras medis lainnya. Selain itu perlu
kantong-kantong mayat dan tata cara pemakaman yang aman untuk setiap
orang yang meninggal akibat infeksi saluran pernapasan.