Par;al49
AI\TTJRAN LINTUK BERMUSYA\TARAH
Allah Ta'ilaberfirman:
{@ 7sa$3:,6i }
"... DAn ajaklah mereka bermusyauarah dalam ilrr,tsAn itu...." (QS. Ali
'Imran: 159)
Hadits-hadits shahih yang berkaitan dengan musyawarah ini
cukup banyak lagi populer.
Ayat mulia di atas sudah mewakili segala sesuarunya, di mana
Allah I& telah mengeluarkan perintah musyawarah dalam bentuk
nash secara gamblang melalui kitab-Nya sekaligus mengingatkan Nabi-
Nya untuk menegakkannya, padahal beliau merupakan makhluk y*g
paling sempurna, lalu bagaimana dengan selain beliau?
Ketahuilah bahwasanya disunnahkan b agi o rang y {Lgmempunyai
keinginan melakukan sesuatu untuk memusyawarahkan terlebih
d*dkeaahuhiluianke, pnaadsaihoarta, nkgewymarLag'baenn,ar-benkaasrihdisaapyearncganyyia.^gtffLa,pengalaman,
Dan disunnahkan pula baginya untuk mengajak iama'ah yarL1
mempunyai sifat tersebut di atas serta memPerbanyak jumlah mereka,
seray^ memberitahu mereka maksud dari unrsannya tersebut. selain
itu, hendaklah dia menjelaskan kemaslahatan ftebaikan) dat rnafsadah
fterusakan) bila hal itu memang diketahui.
Perintah bermusyawarah ini sangat ditekankan kepada Para Pe-
nguasa publik, misalnya kepala pemerintahan, hakim, dan semisalnya.
*Dan hadits-hadits shahih tentang aj akan musyawar y*gdilaku-
$kan 'LJmar bin Khatthab kepada para sahab atnyadan sandararLnya
pada pendapat mereka, cukup banyak lagi populer.
Kemudian manfaat dari musyaurarah ini adalah diterimanya
pendapat orang ymLgdiajak bermusyawarh jika dia memangmemenuhi
iifrt-rifrt y^ngdisebutkan, dan tidak tampak adanya. mafsadah pada
yxrydia sampaikan itu.
^pa
Bab XXI
Dan kepada orang yarLgdiajak bermusyawarah untuk berusaha
seluas mungkin dalam memberikan nasihat serta mengerahkan
pikirannya dalam urusan yuLgdimusyawarahkan tersebut.
HADTTS NO. e73 (SHAHTH)
Kami telah meriwayatkan di dalam kitab Shahih Muslim dari
,#Tamim ad-Daari , deriRasulullah ffi bahwasanya beliau bersabda:
((e4ilr JFr\i,jJ tJS,i;,4rsr ;,j+11 ll
'Agama itu nasihat."
Para sahabat bertanya: "Bagi siapa, wahai Rasulullah?"
('#vt r#:S lit: y,6-:4'JE p
Beliau menjawab: "Bagi Allah, kitab dan Rasul-Ny", serta para imam
kaum Muslimin, juga orang awam di antara mereka.",*
HADTTS NO. e74 (SHAHTH)
Kami juga meriwayatkan di dalam kitab Sunan Abi Dawud,
Sunan at-Tirmudi, Sunan an-Nasa-i, dan Sunan Ibni Majah, dari Abu
#Hurairah , dia berkata: "Rasulullah ffi bersabda:
K.,FtjE5*Jt y1
'Orang yar.g diajak bermusyawarah adalah orang yang dapat di-
percaya.'"'*
ro8 HR. Muslim (55).
roe HR. Abu Dawud (5128), at-Tirmidzi(2977 -TuhfaE),Ibou Majah Q745),dao.lainJainnya; melalui
beberapa jalan dari Syaiban dari AMul Malik bin'Umair dari Abu Salameh melalui dirinya. At-
Tirmidzi berkata, 'Hadits ini telah diriwayatkannya dari Syaiban bin Abdirrahman an-Nahwi,
dan Syaiban addah penulis kitab, &o dia berhadits shahih dan diberi jul"k." Abu Mu'awiyah."
Saya berkata, 'Senrd iil sbahih, rrleltye tstqdh." Dan hadits ini mempunyai beberapa syahid dari
hadits U--u Salamah dan Ibnu Mas'ud sena Ibnu'Umar.
Dzikir pada Beberapa Kesempatan 341
Pasal50
ANJURAN LINTUK BERBICARA BAIK
Allah T a' ala berfirman:
{@'*?35-JLG}?5 y
"... DAn berendab dirilab kamu terbadap orang-orangyd.ng beriman."
(QS. Al-Hijr: 88)
HADITS NO. e7s (SHAHTH)
Kami meriwayatkan di dalam kitab Shahih Bukhari dan Shahih
Muslim dari Adi bin Hatim ,g , dia berkata:
Rasulullah ffi bersabda:
k# #,-*- ? F,tF c*Ssjtxr !iil! l
"Hindarilah Neraka meski hanya dengan menyedekahkan separuh
buah korma. Barang siapa yeng tidak memilikinya maka hendaklah
dengan perkataan yang f, xi[.'rro
HADTTS NO. e75 (SHAHTH)
Kami meriwayatkan di dalam kedua kitab Shahih dari Abu
Hurairah ,# , dia berkata:
Rasulullah ffi bersabda:
$xr;iJt *'CEs F; 3'asie *Lurst iy G.y 3,
ej 3i Qiu'^W 4t:' i). ;tr1t ckis,lr'* #)i d;
# W#^
\'4 *
H;,k'*'a'; rel ryiV, J6,k'*'^LV
k:rt'$ ;i-rilt,;c ai'v1 y#s,!$'* t>\At JL.
r10 I{R. Al-Bukhari @./283,X/448,W417, dnXIIl/474 - Fat-bal Baan). Dan Muslim (1016).
Bab XXr
]
"Setiap persendian manusia dikenakan sedekah setiap hari yangpada-
nya matahari terbit: engkau berbuat adil di entaradua pihak merupa-
kan sedekah, engkau membantu seseorang menaikkannya ke atas
binatang tunggangan, atau engkau membantu mengangkatkan barang
bawaannya ke atas binatang tunggangannya adalah sedekah." Lebih
lanjut beliau bersabda: "Perkataan yang baik juga sedekah. Setiap
langkah yalgengkau ayun menuju ke tempat shalat adalah sedekah,
dan menyingkirkan gangguan dari jalanan adalah 5sdskxh."rrr
Perlu saya sampaikan, kata;':,tJ.lt berarti sendi-sendi anggota tubuh
manusia. Dan jamak dari kata ini adalah cl;)e. Pemberian harakatnya
telah kami sampaikan di permulaan kitab.
HADTTS NO. e77 (SHAHTH)
Kami meriwayatkan di dalam kitab Shahih Muslim dari Abu
Dzar $,diaberkata:
Nabi ffi pernah berkata kepadaku:
K.qv t'y,iltr;i i!3 :ti 5S ,\i*e q$t:rr'a#\n
"Janganlah engkau memandang remeh kebaikan sekalipun hanya
sedikit, walau dengan menjumpai saudaramu dengan wajah berseri-
5g1i.t'rrz
Pasal 51
DISUNNAHKAN MENJELASKAN PEMBICARAAN
KEPADA ORANG YANG MENJADI LA\T/AN BICARA
HADTTS NO. e78 (HASAN)
Kami meriwayatkan di dalam kitab Sunan Abi Dawud dari
'Aisyah u49' , dia berkata:
lrrl2i HR. Al-Bukhari (VIl85 dan 128 danY/309 - Fat.bal Baan). Dan Muslim (1009).
HR. Muslim (2626).
Dzikir pada Beberapa Kesempatan 343
'!,Jx-U 3'^:fr:\$Wiut )yti\K 6K"
"Sabda Rasulullah ffiitusangat jelasnya lagi dapat dipahami oleh setiap
orang y ffig mendenga ttty a.',t
HADTTS NO. e7e (SHAHIH)
Kami meriwayatkkan di dalam kitab Shahih Bukhari dari Anas
€5 , dari Nabi ffi:
&,iliy,:4b'#.p \iX t63ef i 44;* ti\{$'i1'
".6-X W'&"t*'&1";
'Bahwasanya jika beliau menyampaikan suatu kalimat, beliau biasa
mengulanginyasebanyak tiga kali sehingga dapat dipahami. Dan jika
-.rrdrt"t gi suatu kaum, beliau biasa mengucaPkan salam; beliau
memberi salam kepada mereka sebanyak tiga kali.'".
Pasal52
CANDA RASULULLAH ffi
HADTTS NO. e8o (SHAHIH)
Kami meriwayatkan di dalam kitab Shahih Bukhari dan Shahih
Muslim dari Anas gE :
Bahwa Rasulullah ffipernah berkata kepada adiknya:
((.'i3l pYt';,3qfqlt
"I$f ahai Abu'Um air, apa yangtelah dilakukan Nughair?' "'
tt3 Hdsdn.Diriwayatkan Abu Dawud (4839), at-Tirmidzi(3639), dan lainnya; melalui ialan Usamah
blmznd deri az-Zrrtri dari Urwah dari 'Aisyah.
Saya berkata sanad ini basan, rijelnya. tsiqab, selain Usamah bin Zaid al-Laitsi, dia seorang yang
sbad.ry.
ttr 55"61[. Takhrijnya sudah diberikan sebelumnya pada nomor (684). .
rr5 Shahih. Takhriinya telah disampaikan sebelumnya pa& nomor (860).
w Bab XXI
HADTTS NO. e81 (SHAHTH)
Kami juga meriwayatkan di dalam kitab Abu Dawud dan at-
Tirmidzi dari Anas juga bahwa Nabi ffi pernah berkata kepadanya:
11-63'li li E;
"'Wahai orang y{Lgmemiliki dua telinga.",,u
At-Tirmid zi mengatakan, "Hadits sbabib."
HADTTS NO. e82 (SHAHTH)
Kami meriwayatkan di dalam kedua kitab mereka bahwasanya
ada seorang laki-laki mendatangi Nabi ffi seraya berkata:
".ii! | rirt Ji4u'
"'Wahai Rasulullah, bawalah diriku."
((.St1rl iS*eAYtl,Jwn
Maka beliau pun berucap: "Aku akan membawamu dengan menaikkan-
mu di atas anak unta."
ii ftq".4ir1r t$r J;r[,JLi5 "
"'Wahai Rasulullah,lalu apa yangdapat aku lakukan dengan anak unta?"
tanyanya.
Rasulullah ffi menjawab:
((.,irlt 'U&yl $b:y
'Bukankah unta itu tidak dilahirkan melainkan oleh unta juga?"u,
"6 Shehih. Diriwayatkan Abu Dawud (5002) dan ar-Tirmidzi (1992 dan 3828); melalui jalan Syuraik
dari Ashim dari Anas. Dapat juga saya sampaikan, ini adalah sanad shahih.
n7 Shabih. Diriwayatkan Abu Dawud (4998), at-Tirmidzi (1991); melalui jalan Khalid bin 'Abdillah
al-\tr(asithi dari Hamid dari Anas bin Malik: bahwasanya ada seseorang: (alu dia meoyebutkan
hadits tersebut). At-Tirmidzi be rkata "Hadits ini basan shahih gharib." Dapet saya sampa ikxa, 56"d
hadits ini shahih, r$e.lnya pw *iqab.
Dzikir pada Beberapa Kesempatan 345
At-Tirmid zi berkata: "Hadits basan shabib."
HADTTS NO. e83 (SHAHIH)
Kami meriwayatkan di dalam kitab at-Tirmdzi dari Abu Hurairah
4F, , dia berkata:
".\:!lii cllreirt Ji:4U 636"
"Para sahabat bertanya: "'W'ahai Rasulullah, sesungguhnya engkau
bercanda dengan kami."
Beliau bersabda:
((.61 '\lJisi'i uJ ,JE ll
"sesungguhnya aku tidak berkata-kata kecuali suatu hal yang fsn41."rrt
At-Tirmid zi berkata: "Hadits hAsd.n."
HADITS NO. 984 (DHA',IF)
Kami meriwayatkan di dalam kitab at-Tirmid zi darilbnu'Abbas
g9' dari Nabi ffi beliau bersabda:
(.'^W\-d-; i +; *s,L1\; 11,3Yi;61 ll
'Janganlah engkau mendebat saudaramu dan jangan pula mencandanya
serta janganlah engkau memberi janji kepadanya untuk kemudian
kamu men gin gk arirry a." "n
tts SbhinahZiha.idDidriawrai ySaat'kidanal-Mata-Tqibramriidmzie(l1a9lu9i0)d,iArinhymaa.dAWt-T3i6r0m);idmzielbaelurki ajatalan*bIabsnaun Mubarak dari Usamah
shahih."
Saya berkata, sanad ini hasan,karer.a Usamah binZid sebenarnya adalah al-Laitsi dan dia
seoratrg yaog s baduq, den bukan Usamah bin Zaid bi:r Aslam al-Madani al-Adawi, karena al-Muzi
menyebutkan al-Laitsi pada beberapa perawi dari Sa'id al-Maqbari, dengan tidak menyebutkan
al-Adawi. Dm diabi'oleh Muhammad bin'Ajlan, yaagadepadaBukhari di dalam kit$ al-Adzb
al-Mufrad. Q65), Ahmad W340),dan dia berhadits basan. Dengan demikian, hadits tersebut shahih,
sebagaimana yang disampaikao oleh at-Tirmidzi.
rre Dha'if. diriwayatkan at-Tirmidzi (1995) dengan sanad dha'if, di dalamnya terdapat al-Laits, dan
dia adalah Ibnu Abi Sa.lim, makhtalitb.
346 Bab XXI
Para ulama mengatak an, candayang dilarang itu adalah canda yang
dilakukan secara berlebihJebihan dan dilakukan tanpa henti. Sebab,
canda seperti itu akan senantiasa memancing tawa dan membekukan
hati serta melupakan dari dzikir kepada Allah Ta'ala dan melalaikan
diri dari memikirkan kepentingan agama. Dan tidak jerang, canda itu
melahirkan rasa sakit dan menyisakan kedengkian serta menjatuhkan
wibawa dan harga diri.
Adapun canda yang terlepas dari kriteria di atas maka itulah canda
yangdibolehkan yang biasa dilakukan oleh Rasulullah ffiHanyasaja,
beliau tidak terlalu sering melakukannya,hanyasesekali waktu saja,
untuk suatu kepentingan dan untuk menghibur jiwa lawan bicara dan
menciptakan nuansa keakraban. Canda seperti itu sudah pasti tidak
dilarang, bahkan ia merupakan sunnah yang dianjurkan jika dilakukan
sesuai dengan sifat di atas. Karenanya,bersandarlah pada ap^yarLgkami
nukil dariparaulama dan kami tahqiq dalam hadits-hadits ini sekaligus
diberi penjelasan mengenai hukum-hukumnya, dan itu di antarayang
menj adikannya meman g dibutuhka n. lVabil lah it t aufiq.
Pasal 53
SYAFA'AT
Ketahuilah, bahwas any a disunnahkan untuk meminta sy af.a' at
kepada ulil amr (pemegang kekuasaan) danyanglainnya dari kalangan
orang-orarlgyarng mempunyai kekuasaan, selama syafa'at itu tidak
menyangkut hukumanhad atattsyafa'at dalam suatu urusan yangtidak
boleh ditin ggalkan, misalnya permin taan sy af.a' at kepada penan ggung
jawab anak kecil atau orang tidak waras, wakaf,
untuk meninggalkan sebagian hak yangmenjadi^tta^nlrgygaunnggsejamwiasabnlnyyaa.
Semuanya itu merupakan syaf.a'at y^ng diharamkan: haram bagi
pemberi syaf.a'at dan haram juga bagi orang yang meminta syafa'at
untuk menerimanya. Dan diharamkan pula bagi selain keduanya
untuk berusaha menyukseskannya jika dia mengetahui bahwa hal itu
memang haram.
Dalil atas semua yang kami sebutkan di atas sangat jelas dan gamblang,
baik di dalam a1-Qur-an, as-Sunnah, maupun pendapat p^ra ulama.
Dzikir pada Beberapa Kesempatan 347
Allah T a' ela berfirman:
*'^rc, J:t t#',)"; i' k lG "l{fi a* J }
{ @ 6 :;} $ l*xr 5$W'3i{i,k'q
"Barang s iap a y dng rnetnberikan syafa'at yang baik, niscay a ia akan fnern-
puoleh bagian (pahala) dari padanya. Dan barang siapa yd.ng rnetnberikan
ryafa'atyangburuk, niscarya ia akan memikul bagian (d*o) daripada.nya.
Allah Mahah,uasa atas segala sesudtu." (QS. An-Nisaa': 85)
Kata a:i'it berarti'rii:.\t yaitu yang Mahakuasa. Demikian pendapat
para pakar bahasa. Dan itu pula yang dikisahkan dari Ibnu 'Abbas
dan para ahli tafsir lainnya. Yang lainnya berpendapat, kata al'Muqiit
berani y arLgM aha Memelihara. Ada |uga y angberpendap aq al -Mu q iit
berarti Dzat yarLg menjadi sumber makanan dan rezeki bagi setiap
bin at an g melat a. A1-Kalabi men gat ak at: " A l -Muqiit b er arti D zat y ang
Membalas kebaikan dan keburukan.' Dan ada juga yangmenyatakan,
al-Muqiitberarti yxLgMaha Menyaksikan, dan ia kembali pada makna
al-Hafi.izh.
Sedangkan kata Ji(ir berarti bagian.
Adapun syaf.a'atyatgdisebutkan di dalam ayat di atas, menurut
jumhurul ulama adalah bahwa ia merupakan syafa'at yang sudahsangat
dikenal, yaitu syafa'at sebagian manusia kepada sebagian yang lain.
Dan ada juga yang berpendapat bahwa itu adalah, izlt'lbu.irt
(syafa'at ymtgbaik) keimanannya memberi syafa'at agar diamemerangi
orang-orang kafir. lVallaahu a'lam.
HADTTS NO. e85 (SHAHIH)
Kami meriwayatkan di dalam kitab Shahih Bukhari dan Shahih
Muslim dari Abu Musa al-Asy'ari # , dia berkata: "Nabi ffiilka
didatangi oleh seorang yangberkepentingan maka beliau menemui
teman-teman duduknya, lalu bersabda:
i{ irc+t y Ou-J-,F ei,r &S,$?. rrr;a\n
348 Bab XXI
'Mintakanlah syafa'at, niscaya kalian akan diberikan pahala, dan Allah
memberi keputusan melalui lisan Nabi-Nya apayangpix 5g[xi."'rzo
Dalam sebuah riwayat disebutkan:
11.;lri \i 11
"Ap" y ang dikehendaki-Nya. "
Dalam riwayat Abu Dawud disebutkan:
K.;v1Y *iguJ & ri'r &r,t3F.g'$tv*ln
"Mintakanlah syafa'at kepadaku (untuk orang lain) niscaya kalian akan
diberi pahala, dan Allah akan memberikan keputusan melalui lisan
Nabi-Nya sesuai kehendak-Ny". "
Riwayat ini menjelaskan makna riwayat Sbabibain.
HADTTS NO. e86 (SHAHTH)
Kami meriwayatkan di dalam kitab Shahih Bukhari dari Ibnu
'Abbas @i: mengenai kisah Barirah dan suaminya, dia berkata, Nabi
ffi berkata kepadanya:
]1 cju ,'eiid1 'Ju t1.|U V\t Jy-t[ :.:^]\i ,54].1, n
((.# $.+v
"Seandainya engkau mau rujuk lagi dengannya. (suaminya)." Dia
bertanya: "'Wahai Rasulullah, apakah engkau menyuruhku?" Beliau
menjawab: "Hanya sekadar syaf.a'at (membantu)." Dia berkata: "Aku
sudah tidak berminat lagi kepadarLya.'rzr
HADTTS NO. e87 (SHAHTH)
Kami meriwayatkan di dalam kitab Shahih Bukhari dari Ibnu
'Abbas c$, dia berkata: "Ketika Uyainah bin Hishn bin Hudzaifah
li: HR. Al-Bukhari W299,x/450 dm.451, sena xfr/448 - Fat-hal Baar). Dan Muslim (2622).
'2' HR. Al-Bukhari (IXl408 - Fat-hul Baar'\.
Dzikir pada Beberapa Kesempatan 349
bin Badr datang, dia singgah di tempat keponakannyayengbernama
al-Hurr bin Qais, diatermasuk salah seorang y{Lgdekat dengan'I-Jmar
*!b .Uy^inah berkata kepada keponakannya itu: ''$flahai putera
saudaraku, engkau mempunyai kedudukan di sisi Amir ini, karenanya
mintalah izin buatku untuk bertemu dengannya.'Drzz
KeponakarLlya itu pun meminta rzin, dan 'IJmar memberikan
izin kepadffiya. Setelah masuk, Uyainah berkata: 'Hai Ibnul Khatthab,
demi Allah, engkau tidak memberi banyak kepada kami dan tidak juga
engkau memberi keputusan yangadil di tengah-tengah kami.'
Maka'IJmar gE pun marah hingga dia ingin memukulnya.
Pada saat itu pula a1-Hurr berkata kepadanya: ''Wahai Amirul
Mukminin, sesungguhnya Allah Ta'ala telah berfirman kepada Nabi-Nya:
( @ <l# *,1;t eA\ )V';ifrli F
Jadilab engkau pernaaf dan surublab ordng mengeriakan yd.ng ma'ruf,
serta berpalinglab dari pada orrtng-orcmgyang bodob." (QS. Al-A'raaf: 199)
Sesungguh nya, oranq ini termasuk oran g yang bodoh. "
Demi Allah, 'LJmar tidak menyerang Uyainah saat al-Hurr mem-
bacakan ayatitlrkepadanya, dan dia selalu berpegang pada Kitabullah
,t-at<traD M.
Pasal 54
DISUNNAHKAN MIHRT"P,ffiI+ GEMBIRA DAN
Allah T a' ala berfirman:
6, X;#-^i'i\ vW O,#'?9';"-K431';;6 y
{@
122 Sbabib. Takhrijnya sudah diberikan sebelu-.ya pada nomor (945/7L4).
350 Bab XXI
"Kemudian Malaikat ]ibril) mernanggil Zakaria, sedang ia tengab ber-
diri melakuhan shalat di mihrab (katanya),'sesungguhnya Allah me-
nyampaikan beria gernbira kepad,amu akan k elabiran (seorang puterarnu)
Yabya...." (QS. Ali 'Imran: 39)
Dia juga berfirman:
{ @,b, ?'$\ 4;6,t3 L'-t;r,Jy
"Dd.n tatkala utusd.n Kami (para malaikat) datangkepada lbrahim rnern-
bawa kabar gembira...." (QS. Al-'Ankabuut: 31)
Dan dia juga berfirman:
@{ -;AUei.L-tu3,r'.,v fri y
"Dd.n sesunggubnya utusd.n-utusd.n Kami (malaikat-malaikat) telab daang
kepada Ibrahim dengan membarsa kabar gembira...." (QS. Hud: 59)
Allah T a' ala berfirman:
(@ **".fr;*F
"Maka Kami beri dia kabar gembira dmgan seordngdnakyangarnat sabar."
(QS. Ash-Shaaffaat: 101)
Kemudian Dia juga berfirman:
(@ *r9:'3j,si"frJU\t F
"... Mereka berkata:'Janganlab h.amu takut,'dan mereka memberi kabar
gembira kepadanya dengan kelahiran seorang anak yang alim (Isbak)."
(QS. Adz-D zaariy aat: 28)
Dia berfirman:
{@ * !-.3frut-fr{iJ6}
"Mereka berkata: 'Janganlah kamu rnerdsa takut, sesungguhnya kami.
memberi kabar gembira kepadamu dengan (kelabiran seorang) anak laki-
laki (yangakan menjadi) orangalim.'" (QS. Al-Hijr: 53)
Dzikir pada Beberapa Kesempatan 3sl
Selanjutnya, Allah Ta'ala berfirman:
3;4:raLr\5|u; :*;y@;4 ry"fr,lst5rF
{@
"DAn isterinya berdiri (di sampingnya) lalu dia tersenyurn, maka Kami
sampaikan kepadanya kabar gembira tentdng ftelabiran) Isbak dan
sesudah Isbak (abir pula) Ya'qub." (QS. Hud: 71)
Dia berfirman:
{ @'^, }g-, 4H rt iy'€Ai<gti,l6 it }
"(Ingatlah), hetika Malaikat berkata: 'Hai Maryam, sesunggubnya Allab
menggembirakan karnu (dmgan kelabiran seorang Putera yang dicipakan)
dengan kalimat (yongdatang) daripada-Nya....'" (QS. Ali 'Imran: 45)
Allah Ta'ala berfirman:
@{ |*fiti'6$ t}1t;'u7l',3ti-{i'i i1i- e i(,qsy
"Itulah (karunia) yang (dmgan itu) Allah menggembirakan hamba-hamba-
Nyayangberiman dan mengerjakan amal saleh ...." (QS. Asy-syuura:23)
Dia juga berfirman:
(@ 'idi,i;'J$s;.t i(@ rv;* y
*... Sebab itu sampaikanlab berita itu kepada bamba-bamba-Ku,yangrnen'
d.engarkan perkataan lalu mengikuti apayangpalingbaik di antard.nyd. ...."
(QS. Az-Zumar: 17-18)
Dia juga berfirman:
{@ 6'&3K$ir%.b#' *
"... Dd.n bergembiralab kalian dengan (memperoleb) Surga yang telab
dijanjikan Allah hepada kalian." (QS. Fushshilat: 30)
Bab XXI
Allah T a' ala berfirman:
';A'FA ifi"i "ff$'6 fi} #- *3rb'4,J5,;; il.y
(@ #'lign"r&
*Padahari ketika kamu melihat ordngmukmin laki-laki danperempuan
sedangcaba.ya mereka bersinar di badapan dan di sebelah hanan mereka,
(dikatakan kepada mereka): 'Pada hari ini ada berita gembira untukmu,
(yartu) Surga yang mengalir di baanbrrya sungai-sangai, yang kamu kekal
di dalamnya.Itulah keberuntungan yang besar....'" (QS. Al-Hadiid: 12)
Dan Dia pun berfirman:
/,, z )nt -./ ,/
f *t fl,-,-P.) e*-tr4 g'Yl:qtr: t/. .!,
W.
izz 14, .t1,.21\
{@ }4}
"Rabb mereka menggembirakan mereka dengan memberikan rahmat
daripada-Nya, keridhaan dan Surga, mereka memperoleb di dalarnnya
kesenangan yang kekal." (QS. At-Taubah: 2l)
Hadits-hadits yang berkaitan dengan berita gembira sangat
banyak jumlahnya, terdapat di dalam kitab shahih lagi sangat populer,
di antaranya adalah sebagai berikut:
HADTTS NO. e88 (SHAHTH)
Hadits tentang penyampaian kabar gembira kepada Khadijah
€9, dengan disediakamtya rumah di Surga, yang di dalamnya tidak
ada rasa lelah dan tidak pula kegaduhan.''
HADTTS NO. e8e (SHAHTH)
Di antaranya adalah hadits Ka'ab bin Malik *!F., yangdi+akbrij
di dalam kitab Sbabihain mengenai kisah taubat dirinya, dia berkata:
r23 T{R. Al-Bukhari Wl33 - Fat-bul tuat). p"o 14161;m (2433). 353
Dzlktr pada Beberapa Kesempatan
.?;itqY G +K V,*-* *UJi|6p 6*,L)-7'
\+;t 0W W &t Jyr'i€t *"ty,\r,v3p3-;ul q;'is
& .A{L $a is q; O(ru, ct}*":,{. }u, Wii ;i\L.
'^ZL $;'a;is (6 ,Jgt'i';; W itt &X, ttyi i7-ar ,.1^ils
:iw cav,sLW
"Aku mendengar teriakan seseorang yar;rgberseru dengan keras: ''sfahai
Ka'ab bin Malik, bergembiralah!' Kemudian orang-orang datang
memberi kabar gembira kepada kami. Lalu aku benolak untuk meng-
hampiri Rasulullah ffi, selama perjalanan aku disambut rombongan
demi rombongan seraya memberi selamat atas diterimanyataubatku.
Mereka berkata: 'selamat bagimu atas diterimarrya taubat oleh Allah
Ta'ala.'Hingga akhirnya aku masuk masjid, dan ternyata Rasulullah
ffi tengah dikelilingi orang-orang. Lalu Thalhah bin Ubaidillah 45
menghampiriku sambil berlari kecil, menjabat tanganku dan memberi
ucapan selamat kepadaku."
Ka'ab tidak pernah melupakan Thalhah atas peristiwa tersebut.
Ka'ab bercerita:
?;i:rl\t iy'^*.:|';;rt iu,ts-itt O-t S" e*"f,.i;"
'.6111 *iS'ri A{L ? f";*
ffi"setelah aku mengucapkan salam kepada Rasulullah beliau bersabda
dengan wajah bersinar karena kegembira;an y^ng dirasakannya:'Ber-
gembiralah kamu dengan hari yang paling baik sepanjang hidupmu
sejak engkau dilahirkan oleh ibum11.'Dt2t
124 I{R. Al-Bukhari (WIVI13 - 116 - Fat-hul Baarfi. Dan Muslim (2769). Bab XXI
354
Pasal 55
DIPERBOLEHKAN TAKJUB DENGAN
MENGI.INGKAPKAN KALIMAT TASBIH, TAHLIL, DAN
YANG SEMISALI!-YA
HADTTS NO. eeo (SHAHTH)
Kami meriwayatkan di dalam kitab Shahih Bukhari dan Shahih
Muslim dari Abu Hurairah dE bahwa Nabi ffipernah menjumpunye
ketika dia dalam keadaan junub, dia pun menyelinap dan pergi secara
diam-diam untuk mandi, sehingga Nabi pun merasa kehilangan
akannya. Setelah datang, Nabi ffi benanyakepadanya:
i-f;pqf U a:faf p
"Dari mana kamu tadi, wahai Abu Hurairah?"
Dia menjawab:
6zlt
A6 JfiLP
G)e.v1 :ti ,,\1L vi, 511;) v\I E'JE"
'.j*bi
"'Wahai Rasulullah, Engkau menjumpaiku sedang aku dalam keadaan
junub, sehingga aku tidak ingin duduk di dekatmu hingga aku mandi
terlebih dulu."
Beliau pun berucap:
k,;-+i1 ,yiit31 rairt ,:\;7n
"subhanallah (Mahasuci Allah), sesungguhnya orang Mukmin itu
tidak najis."'x
HADTTS NO. eel (SHAHTH)
Kami meriwayatkan di dalam kitab Shahih keduanya dari 'Aisyah
\,-gn!r.... .
r25 I{R. Al-Bukhari $/390 dan39L - Fat-hul Baan).Dar Muslim (371).
Dzikir pada Beberapa Kesempatan 355
".5v{t U W*,f ffi Sv-C;rt {t}t';i'
"Bahwasanyeadaseorang wanita benanya kepada Nabi ffi mengenai
mandi yarl1harus dia lakukan setelah selesai haid."
Beliau memberitahu cara mandi dan berkata:
(('q e-;Y's ' '!)'-' ,y'*;g}; ll
"Ambillah secarik kain dan lumuri minyak misk, lalu bersucilah
dengannya.""u
Dia bertanya:
.e\b.|Ufiqt,3i6
"
*Bagaimana aku harus bersuci dengannya?"
Beliau menjawab:
"Bersucilah dengannya." ((.q &-rEs 'Jti ll
"Bagaiman a carany a?" tany any a.
\rjs "
',.iit3
Beliau berkata:
(.&-#r dll o\;i.i,,JEp
"Subhanallah. Bersucilah (dengan menggunakan kain tersebut)."
Kemudian aku (Aisyah) menarik wanita itu ke dekatku dan ku-
katakan:
.?lttAL#'
"lJsapkanlah pada bekas darah."
126 I{R. Al-Bukhari (/4L4 - Fat-brl B*rl. Dao juga Muslim (332). BabXXr
l
356
Saya (an-Nawawi) katakan, inilah lafazhsalah satu riwayat Bukhari,
sedangkan sisanya adalah riw ay at Muslim y{Lg semakna dengannya.
Kata'*;4rt artiny a sepotong atau secarik.
cqii aninya minyak wangi yarLgsudah cukup dikenal. Ada juga
yangberpendap at, al-mask yangberarti kulit. Dan masih banyak lagi
pendapat lainnya.
Y*g menjadi pilihan adalah pendapat yxLgmenyebutkan bahwa
wanita itu mengambil sedikit minyak misk lalu meletakkannya pada
kapas atau kain bulu atau kain lap ataty^ngsemisalnya,dankemudian
diusapkan di kemalu agar bagian tersebut bersih dan tidak lagi
tercium bau tidak seda^prL.
Ada juga yangberpendapat, bahwa yangdimaksud di sini adalah
agar cepatmemiliki anak ftamil), namun pendapat ini lemah. lVallaahu
a'lam.
HADTTS NO. ee2 (SHAHIH)
Kami meriwayatkan di dalam kitab Shahih Muslim dari Anas
gE : bahwa saudara perempuan ar-Rubayyi', LJmmu Haritsah, pernah
melukai seseorang. Kemudian orang-orang mengadukan hal tersebut
kepada Nabi M, maka beliau bersabda:
K.rhwl uLt;,4)\y
"Qishash, qishash."
Kemudian ummu ar-Rubayyi' berkata:
,e1".li:4 iilbrf$ ;y,bAl rairr &X)U'
..'wahai Rasulullah, apakah engkau akan memberlakukan hukuman
qishash kepadafulanah? Demi Allah, diatidak harus dijatuhi hukuman
qishash."
Maka Nabi ffi bersabda:
((.rtr +\i5 eWr|63\FiUri,' iEJ"yy
Dzikir pada Beberapa KesemPatan
"Subhanallah, wahai Ummu ar-Rubayyi', qishash itu adalah hukum
Kitab A11ah.',,
Saya (an-Nawawi) katakan, asal hadits ini terdapat dalam kitab
Shabibain, tetapi yangdisebutkan ini adalah lafaz Muslim, dan itulah
tujuan kami di sini.
HADTTS NO. ee3 (SHAHTH)
Kami meriwayatkan di dalam kitab Shahih Muslim dari Imran
bin al-Hushain ,#, di dalam hadits panjang, tentang seorang wanita
yangmenjadi tawarlan.'Wanita itu melepaskan diri kemudian menaiki
unta Nabi Md*bernadzx: jika Allah Ta'alamenyelamatkan dirinya
niscaya dia akan menyembelih unta tersebut. Kemudian wanita itu
datang, lalu para sahabat menyebutkan kejadian itu kepada Rasulullah
M, maka beliau pun berucap:
K.WFY j+r /rt iaiiyy
"Subhanallah. Sungguh buruk balasan yang akan dia berikan kepada
unta terselg1."rua
HADTTS NO. ee4 (SHAHTH)
Kami meriwayatkan di dalam kitab Shahih Muslim dari Abu
Musa adli-aAbseyr'akraita"!kYepdaiddaala'Lmfmhaardi€ts5te:ntang permohonanizin: bahwa-
sanya
$,Ju,M iut ':iHllF Uff r.7ttrir,ir q ..."
+s"".y4;i,i:ti W u"rJ1 r/rr oW
"... \Ufahai Ibnul Khatthab, janganlah engkau sekali-kali menjadi penyiksa
para sahabat Rasulullah ffi." Maka 'LImar berkata: "Subhanallah,
r27 HR. Muslim (1675).
Saya berkate, hadirs itu juga ada pada Bukhari W/2L4 - Fat-hal Baar).
r2t HR. Muslim (16a1).
358 Bab XXI
sesungguhnya aku mendengar sesuatu, lalu aku berkeinginan untuk
meyakinkannya.'tzs
HADTTS NO. ees (SHAHIH)
Kami meriwayatkan di dalam kitab Sbahibain di dalam hadits
'Abdullah bin Salam yangcukup panjang. Ketika dikatakan kepadanya:
;".$l ;^f d3\'
"sesungguhnya engkau termasuk penghuni Surga.'
Dia menjawab:
".(c.iJ.!t Jr-rl ll{ p Y JA oi *!'l-#u lJirl 3W'
"Subhanallah. Tidak sepantasn y abagi seorang pun untuk mengatakan
yarlg belum dia ketahui." (lalu periwayat menyebutkan hadits
t^eprsaebut)."r'o
Pasal 56
MENEGAKKAN AMAR MA'RUF NAHI MTINKAR
Ini merupakan bab paling penting, karena banyaknya nash
y^ng berkenaan dengannya, |uga karena tingginya kedudukan
y arlg dimilikinya, besarn y a p erhatian terhad aP ny a, dan b any akny a
pengabaian mayoritas ummat manusia terhadapnya. Tidak mungkin
masalah ini diurai secara rinci di sini, tetapi kitatidak akan meninggalkan
pokoknya sama sekali. Para ulama telah menulis buku tentang masalah
ini dengan berbagai ragarnnya. Dan saya telah menghimpun sebagian
darinyadi permulaan kitab Syarah Shahih Muslim. Dan saya juga telah
sampaikan di dalamnya berbagai hal penting y^ngharus diketahui.
Allah T a' a.la berfirman:
#9;'ori;j *i$'o;*:t iXy't' +"'A'84 ;{at y
{@ 5;$51i45s-;r:f
r2e I{I(. Muslim (215a).
Wl29r30 I{R. Al-Bukhari
- Fat-hal Baarfl. Dan Muslim (2484).
Dzikir pada Beberapa Kesempatan 359
"DAn hendaklab ada di antard. kalian segolongan ,trnrnat yang rnenyera i
krpod" kebajihan, rnmyuruh kepadayangma'ruf dan mmcegab dariyang
munkar; mqeka adalah orang-orangyangfuantung." (QS. Ali 'Imran: 1M)
Dia juga berfirman:
{@ €$\)v';{sii}
Jadrlab engkau pemaaf dan surublab ordng rnengerjakan ydng ma'ruf
...." (QS. Al-A'raaf : t99)
Dan Allah Ta'alajuga berfirman:
-t*;'";'\" <r;fr,4i -5'#Lr35i1 'c;;ij() F
{@ fStr;'o*"i
"DAn orang-orangydng beriman, lelaki dan perempuan, sebagian mereka
(adalab) menjadi penolong sebagian ydng lain. Mereka menyurub (me-
ngerjah.an) yang ma'ruf, mencegah dari yang munkar.... " (QS. At-
Taubah: 71)
Dan Allah Ta'alapun telah berfirman:
{@ i6H&<;;wt6t4y
"Mereka sd.tu salr7a lain selalu tidah melarang tindakan munkar yang
mereka perbuat." (QS. Al-Maa-id ah: 79)
Dan ayat-ayat yang berkenaan dengan makna yang telah saya
sebutkan di atas cukup populer.
HADTTS NO. ee6 (SHAHTH)
Kami meriwayatkan di dalam kitab Shahih Muslim dari Abu Sa'id
al-Khudri gF.' , dnberkata: "Aku mendengar Rasulull ^h Mbersabda:
((-9rlYi J*i4;re.l#'g;;-p
360 Bab XXI
'Barang siapa di antara kalian melihat kemungkaratt, hendaklah dia
merubahnya dengan t^ng nnya, jika tidak mampu maka hendaklah
dengan lisannya, dan jika tidak mampu juga maka hendaklah dengan
hatinya, yarLgdemikian itu selemah-lemah i1nx1.'' rrr
HADTTS NO. ee7 (I{ASAN)
Kami meriwayatkan di dalam kitab at-Tirmidzi dariHudzatf.ah
99,' , dari Nabi ffi, beliau bersabda:
'H? i'f.-jt ne (t$i q$\';tl\A tv* #,s iV n
wK.H +\r#-N X9 X'"j,:4 U\rt Ll)iiu: iirt
"Demi Dzatyangjiwaku berada di tangan-Nyr, kalian akan menegak-
kan amar ma'ruf dan mencegah kemungkaran, atau Allah Ta'ala
benar-benar akan mengirimkan siksaan kepada kalian dari sisi-Nya,
kemudian kalian berdo'a kepada-Nyatetapi do'a kalian itu tidak lagi
dikabulkan."''
At-Tirmid zi berkata, "Hadits bAsAn."
HADTTS NO. ee8 (SHAHIH)
Kami meriwayatkan di dalam kitab Sunan Abu Dawud, Sunan
at-Tirmidzi, Sunan an-Nasa-i, dan Sunan Ibnu Majah dengan sanad-
sanad shahih dari Abu Bakar ash-Shiddiq €F, , dia berkata: "ltrfl'ahai
sekalian manusia, sesungguhnya kalian membaca ayat ini:
€n\U?^_-.,u^n,lla3|ap-U;/ {.{t;r(rji q-:6-y
{
r3r HR. Muslim (49).
112 Hasan dengao beberapa syabid yargdimilikinya. Diriwayatkan at-Tirmidzi (2169) dengan sanad
dha'il, di dalamnytrcid^p^t 'Abdullah bin Abdurrahman a1-Anshari, dan dia seorangyargmaqbul,
yakni saat muaba'ab.
Selain itu, ia juga mempunyai beberapa syabid.lairryadari hadits Ibnu'Umar dan Abu Hurairah'
sebagaimana yang disebutkan di dalam khab Majma'uz Zauaa'id W266), dengan keduanya ia
merjadi basan.
Dzikir pada Beberapa Kesempatan 361
'Hai orang-ofttngyang berirnan, jagalab diri kalian; tiadakh ordngyd.ng
sesat itu akan memberi rnudbarat kepadamu apabila kalian telah men-
dapat petunjuk ....'(QS. Al-Maa-idah: 105)
Aku pernah mendengar Rasulullah ffi bersabda:
(4"Ug#{fft*4,F1t1 lzo ),
oi uxSi pGr I V?) ril;r1r 5lp
f<r.rf
'Sesungguhnya manusia, jika mereka melihat orang berbuat zhalim lalu
mereka tidak mencegahnya (tidak menjatuhkan hukuman), maka Allah
akan menimpakan siksaan dari sisi-Nya kepada mereka seluruhnya.",::
HADTTS NO. eee (SHAHTH)
Kami meriwayatkan di dalam kitab Sunan Abi Dawud, Sunan at-
Tirmidzi, dan lainnya, dari Abu Sa'id dari Nabi ffi, beliau bersabda:
klv o\Et:"'ry )b "$ tWt Fi n
"Sebaik-baik jihad adalah menyampaikan kata-kata yang benar di
hadap an pen guasa y ^ng 7112,1irr,." ne
'r3 Shahih. Diriwayatkan Abu Dawud (4338), at-Tirmidzi (2168 dm.3057),Ibnu Majah (4005), an-
Nasa-i di dalam kitab al-Kubraa N /303 -Tabfatt al-Asyraafl, Ahmad (1, 16, 25, dan 53 -Syakir),
Ibnu Hibban (1837 -Mawaarid); semtanya melalui beberapa jalan dari Ismail bin Abi Khalid dari
Qais bin Abi Hazim melalui dirinya.
Dan dinilai shahih oleh at-Tirmidzi dan penulis sendiri di dalamkiab Riyadbus Shalihin QQ2), dan
syaikh kami (al-Albani) di dalam ki.aab asb-Shahihab $65$. Saya berkata, hadits ini sebagaimana
yang mereka katakan.
Ucapan penulis, "dengan sanad-sanad shahih" memunculkan waham yang benenmngan dengan
kenyataan, karena ummat manusia secara umum memahami ungkapan tersebut bahwa hadits ini
memiliki beberapa sanad kepada seoratrg sahabat hadits.
Di dalam kiab Adhoaa'ul Bayaan,[,/ 170, Allamah asy-Syanqithi meniru penulis, dan tidak benar.
r34 Shahih dengan beberapa syabid yatgdimilikinya. Diriwayatkan Abu Dawud (4344), atTilrmidzi
Q265 -Tuhfah), Ibnu Majah (4011); melalui jalan Athiyyah al-Aufa darinyr.
Saya berkata, sanadnya dha'if, karena keberadaan Athiyyah al-Aufa, di mana dia dha'if. Tetapi dia
ditabi': diriwtyatkan Ahmad @./19 dn 61), al-Hakim (IVl505-506), al-Humaidi (752); melalui
jalan 'Ali bin Zaid bin Jad'an dari Abu Nadhrah darinya.
Daa sanadnya dha'if, karena keberadaan Alib:nZaid,tetapi ia dapat dijadikan sandaran, sehingga
hadits Abu Sa'id al-Khudri ini menjadi basan dengan semua jalannya.
Dan hadits ini memiliki beberapa syahid. dari sejumlah orang sahabat, di antaranya:
1. Abu Umamah al-Bahili g', di mana haditsnya diriwayatkan oleh sahabatnya, Abu Ghalib
darinya, dia bercerita bahwa pada saat melempar jumrah penama ada seseorang yang menghadang
362 Bab XXI
I
I
At-Tirmid zi berkata: "Hadits basan."
Dapat saya kemukakan, hadits-hadits di dalam bab ini terlalu
populer untuk disebutkan.
Ayat mulia yangdisebutkan di atas merupakan salah satu ayat
y diselewengkan oleh banyak orang-orang y arLg tidak mengerti
da^nngmengartikannya tidak pada proporsi yar,g sebenarnya. Tetapi,
makna yarlgbenar dari ayat tersebut adalah: jika kalian mengerjakan
apayangdiperintahkan kepada kalian, maka tidak akan ada kesesatan
seorang pun yang mampu membahayakan kalian, di antara aPe yarLg
diperintahkan itu adalah menyuruh berbuat baik dan mencegah
kemungkaran.
Ayat tersebut mempunyai pengertien yang berdekatan dengan
firman Allah Ta'il,a:
{@ "$;r*v;i;ii$e }*Keuajiban Rasul tid^dk lain banyalab menyampaikan." (QS. Al-Maa-
idah:99)
Ketahuilah bahwa amar ma'ruf nahi mungkar mempunyai be-
berapa persyaratan dan sifat yang sudah sangat populer. Bukan di sini
ruang untuk menjelask arntya. Dan referensi yang paling baik dalam hal
itu adalah kitab lbo' '(Jlumuddin, darn saya telah menjelaskan Peran
pentingnya di dalam kitab Syarhu Muslim. Billabit tdufiq.
Rasulullah ffi seraya benanya: "r0flahai Rasulullah, jihad apakah yang palilg utama?" lalu beliau
diam, ddah menjawabnya. Dan setelah melempar jumrah yang kedua kalinya, beliau ditanya,
retapi beliau tetap diam tidak menjawab. Dan setelah melempar jumrah aqabah, beliau meletakkan
kakinya di pelana untuk naik, Ialu beliau benanya, "Di mana orang yatrg benanya tadi?" orang
itu minjawab, "Aku, wahai Rasulullah." Beliau menjawab: "Kalimat kebenaran yang disampaikan
kepada petrguasa yarg zhalim."
Dapat saya sampaikan, bahwa sanadnyabasan,karena Abu Ghalib seorang yttgshaduq.
2. Thariq bin Syihab .g; : haditsnya diriwayatkan oleh an-Nasa-i (UIl161), Ahmad (IY/3L5),
dengan sanad shahih.
Kesimpulannya, hadits ini shahih.
Dzikir pada Beberapa Kesempatan
BAB XXII
PERINTAH MEMELIHARA LISAN
Firman Allah W:
{@ 3*,U;'i$)i,+ -cy
"Tiada suatu ucdpd.npun ydng diucapkan melainkan ada di dekatnya
Malaikat pengd.rera.s yang selalu badir." (QS. Qaf:18)
Dan firman Allah W:
{@ r;rVe,LLy
" Sesungguhny a Rabbmu benar -bendr nxengaw)asr. " (QS. Al-Faj r: 1 4)
Telah saya sebutkan di muka, beberapa dzrktr yang dianjurkan
dan semis alnya, dan ingin saya sertakan pula ucapan-uc apan. yarLg
dimakruhkan dan yangdiharamk agar kitab ini mencakup hukum-
hukum yarLg berkenaan dengan^ns;emua ucapan dan menjelaskan
pembagiannya. Maka, saya sebutkan beberapa tujuan y^ng perlu
diketahui oleh setiap orang y^ngberagama. Kebanyakan apa yulgsaya
sebutkan di sini sudah dikenal. Oleh karena itu, sering kali tidak saya
seb utkan dalil-daliln y a. lVab il lab i at-Taufiq
Pasal
Ketahuilah, bahwasanya setiap orang mukallaf (akil baligh)
diperintahkan untuk selalu menjaga.lisannya dari segala ucapan,
kecuali ucapan y^ng ada manf aatrtya. Manakala manf.aat berbicara
Perintah Memelihara Lisan
dan mudh arattyaitu sama, maka sunnahnya adalah diam, karena bisa
jadtucapanyangasalnya mubah (boleh) berubah menjadi haram atau
makruh. Bahkan demikianlahadanyapada banyak waktu atau ia sering
sekali terjadi, sedangkan selamat dariyangharam atau makruh adalah
sesuatu yangtidak ternilai harganya.
HADTTS NO. looo (SHAHIH)
Kami meriwayatkan dalam kitab shahih al-Bukhari dan Muslim,
dari Abu Hurairah ,gF,, , dariNabi ffi, beliau bersabda:
1.L;A :i W W,;yi rflrs i'U :yl uK,y n
"Barang siapa yatTgberiman kepada Allah dan hari Akhir (Kiamat),
maka hendaklah ia berkata baik atau diamlah."'
Saya berkata: "Hadits yang disepakati keshahihannya ini adalah
nash yang jelas bahwasanya tidak boleh berbicara, kecuali dengan
ucapan yarLgbaik, maksudnya y^Itg ada manfatnya, danjika ia ragu
apakah adt manfaatny^ atau tidak, maka lebih baik diam."
Imam asy-Syafi'i '+uE berkata: "Apabila ia ingin bicara; hendaklah
ia berpikir sebelum berbicara. Jika manfa atnyayangnampak, hendaklah
ia bicara. Jika ia ragu-ragu; hendaknya ia tidak berbicara sehingga jelas
manfaatnya."
HADTTS NO. 1oo1 (SHAHIH)
Kami meriwayatkan dalam kitab shahih al-Bukhari dan Muslim,
dari Abu Musa a1-Asy'ari 99., ,ia berkata:
;y'oi,.r,A\'lJ, ,y:J\3e$i;i+,rir &i 'ri,r Ji:;tq d.i-i"
".9*J*A-
"Aku bertanya kepada Rasulullah M, ''\trflahai Rasulullah, Muslim
yarlgbagaimanakah yangpaling mulia?' Maka beliau menjawab:
I HR. Al-Bukhari 0U308 - Fat-bul Baar) dan Muslim (47).
368 Bab XXII
'(Yaitu) orang yeng kaum Muslimin selamat dari (gangguan) tangan
dan lisannya.",
HADTTS NO. 1oo2 (SHAHTH)
Kami meriwayatkan dalam shahih al-Bukhari, dari Sahal bin Sa'ad
4B , dari Rasulullah ffi, beliau bersabda:
(6+t{ :*it ))L.) iiiY3 r# &v t)-#- u))
"Barang siapa yrrtgbisa menjr*in untukku apa yarLgada di antara
kedua rahangnya (lisan), dan yang ada di ant^ra kedua pahanya
ftemaluan) maka aku akan menjaminnya masuk Surga.",
HADTTS NO. 1oo3 (SHAHTH)
Kami meriwayatkan dalam kitab shahih al-Bukhari dan Muslim,
dari Abu Hurairah ,gF' ,ia mendengar Nabi ffi bersabda:
e\i:,4i jtqS*W e\u 4:lfl! 'e+lr 'oLn
_,vsr
{<.--Ag,irdl
"Sesungguhnya seorang hamba yang berbicara dengan satu ucapan
tanpa memikirkanny^ (terlebih dahulu) maka ia akan terpeleset karena
itu ke jurang Neraka yanglebih jauh dariprda apayangmembentang
anlaratimur dan barat."o
Dan dalam satu riwayat al-Bukhari "Lebih jauh darip ada apayang
berada di antara rnasyrt4 (timur)" tanpa menyebutkm magbrib @arat).
Dan makn^ #i: memikirkannya, apakah baik atau buruk.
HADTTS NO. 1004 (SHAHTH)
Kami meriwayatkan dalam shahih al-Bukhari, dari Abu Hurairah
*Eat).- dari Nabi ffi, beliau bersabda:
HR. Al-Bukhari (l/54 - Fat-bul Baar) dan Muslim (42).
HR. Al-Bukhari (XIl308 - Fat-hul baar!.
HR. Al-Bukhari (XIl308 - Fat-bul Baar) dan Muslim (2988).
Perintah Memelihara Lisan 369
'g;'tl \i # Y $a titr qVt ; f$u,'# ,;Jl 6l lt
'#i;:rl,jw int U;& 4:fi! ',:.Y:,*Vrs r.i* Ju: ibr
U'i-*P-q &-te"lqqt#
"sesungguhnya seorang hamba yangberbicara dengan kata-kata yar,g
mengandung keridhaan Allah W tanpa menaruh perhatian padanya,
maka Allah W akan mengangkatnya lantaran ucaPannya beberapa
derajat,dan sesungguhnya seorang hamba berbicara dengan kata-kata
y^ngmengandung kemurkaan Allah \H tanpa memikirk arLnya,maka
karenanyadia akan terjerumus ke dalam Neraka jahannam.'*
Saya berkata: "Demikianlah yang terdapat dalam Ushul al-
Bukbari: oVr:'\btis;dan redaksi ini shahih. Maknanya adalah: Allah
mengangkat deiajainya. Atau, perkiraan susunan kalimatnya adalah:
u; (Allah meqinggikannya). Dan .,jg dengm qaaf,
HADTTS NO. loos (SHAHIH)
Kami meriwayatkan dari al-Muwaththa' Imam Malik dan dari
Sunan at-Tirmidzi danlbnu Majah, dari Bilal bin al-Harits al-Muzani
€5, bahw asarLyaRasulullah ffi bersabda:
u $ S'ffi 'og Y $a int eW)& 4fl !'#,tryt',t\.n
'& i:J\'ityt,tW ?; iLlsrh \a $a'^il ru-',L1k
'^itt .H*LIXE gI i\'ffi 6K Y $^a $ ax" b #it,
((iu! UJ|&x"Uiw
"sesungguhnya seseorang y^ng berkata-kata dengan kalimat y^rLg
mengandung keridhaan Allah ffi, tanpa mengira bahwa ucaPannya
akan berakibat seperti itu, niscaya Allah W akan mencatat untuknya
keridhaan karena ucapannya tadi hingga pada hari di mana ia akan
5 HR. Al-Bukhari Qfl/308 'Fat'hal Baar).
370 Bab XXII
menemui-Nyr. Dan, sesungguhnya seseorang akan berkata-kata
dengan kalimat dari kemurkaan Allah ffi tanpa menyangka bahwa
akan berakibat seperti itu, niscaya Allah W akan mencatat untuknya
kemurkaan karena ucapannya tadi hingga pada hari di mana ia akan
menemui-Ny* "
At-Tirmid zi berkata: "Hadits hasan shabib." u
HADTTS NO. 1006 (SHAHTH)
Karni meriwayatkan dalam kitab at-Tirmidzi, an-Nasa-i, dan Ibnu
Majah, dari Sufyan bin Abdullah gE , ia berkata:
igq iu'd.i3.'&t'"j iht ,$,F, Jtsa1 ;,.4Eiyu &L u\t JY) \i,d,i.3 "
".tir'J\i p s t e-"JL o\"-v o;iu l/ll JfiU
"Aku berkata: ''\trflahai Rasulullah , ajarkan aku tentang sesuaru yang
dapat aku jadikan sebagai pegangan!' Beliau bersabda: 'Katakanlah,
Allah adalah Rabbku, kemudian istiqamahlah (dengan kalimat tadi).'
Aku berkata:''V0'ahai Rasulullah, perka ra apa yang paling ditakutkan
atasku?'Maka Rasulullah ffi memegang lisannya sendiri, kemudian
bersabda: 'Ini.'"
At-Tirmid zi berkata: "Hadits hasan shahih. ",
6 Shahih. Dikeluarkan oleh: at-Tirmidzi (242}Trhfah), Ibnu Majah Q970), dao Malik (IIl985)
dari jalur Muhammad bin'Amar: (ia berkata) 'Menceritakan kepadaku ayahku (dari kakekku),"
ia berkata: 'Saya mendengar Bilal bin al-Harits al-Muzani sahabat Rasulullah S berkata: (dan
diapun menyebutkannya). At-Tirmidzi berkata: "Hadits hasan shahih". Banyak perawi yang telah
meriwayatkan dari Muhammad bin'Amar seperti ini, dan mereka berkatar Dari Muhammad bin
'Amar, deri eyahrya., dari kakeknya, dari Bilal bin al-Harits. Malik bin Anas €; meriwayatkan
hadits ini dari Muhammad bin Amar, dari ayahnya, dari Bilal bio al-Harits, dan ia tidak
menyebutkan dari kakeknya.
Komentar saya: 'Dan pada sanad (rertetan rawi hadits yang metryampaikan kepada matan hadits)
ini terdapat beberapa jalan perbedaan yang lain. Ibnu Asakir mengeluarkannya dalam"Tarikb ad-
Dimasyqi" 6./279 dan 28Gcetakan Majma'al-'ilm), kemudian ia berkata: "Semua sanad (rentetan
rawi hadits) ini terdapat cacat, dan yang benar addah riwayat Muhammad bio 'Amar bin Alqamah,
dariaya.hnye, dari kakeknya, sepeni itu pula riwayat ats-Tsauri dan Ibou Uyainah...."
Kemudian ia mengeluarkan semru riwayat mereka yatrg memperkuat bahwa (jalan) inilah yang
dipelihara fteoar). Kemudian ia menguraikannya lagi dari beberapa jalan yang lain dari Alqamah
bin !flaqqash al-Laitsi dari Bilal dengaonya (redaksi hadits di atas). Dan 'Alqamah adalah seorang
yargaiqab (dipercaya) sertatsabat (kuathapal,'"ya),makaha,d*sinisbabib.Haditsinimemiliki
7 syabid. lperyuat) dari hadits Abu Hurairah ga ,yajitu hadits yang s6!6lrrmn)ra.
Shabih dengan semua jalurnya. Dikeluakan oleh: at-Tirmidzi (2522 - Tuhfah), IbnuMejah3972),
Perintah Memelihara Lisan 371
HADITS NO. 1oo7 (DHA',IF)
Kami meriwayatkan dalam Sunan at-Tirmidzi, darilbnu 'IJmar
"#,,, ia berkata: Rasulullah ffi bersabda:
liiti$aisf>*r--)S3 l'-;S ',tY; t$t 5i i|",i5Kt 1 yy
Wrr.,p"Elr auir ius &t Uurgl '4Syr,.-iliJ-
"Jangan\ah terlalu banyak bicara selain dztktr kepada Allah V& ,
karena sesungguhnya terlalu banyak bicara selain dzikir kepada Allah
6j menyebabkan kerxnya hati, dan sesungguhtyayartgpaling jauh
dari Allah Mi adabh orang yatghatinya keras".'
dan Ahmad III/413) dari jalur az-Ztthi, dari Muhammad bin 'Abdurrahman bin Ma'iz, dari
Sufyan bin'Abdullah ats-Tsaqafi dengannya (redaksi hadits di atas).
At-Tirmidzi berkata: "Hadits hasan shahih, dan telah diriwayatkan lebih dari satu jalan dari Sufyan
bin'Abdullah ats-Tsaqafi.
Saya berkata, sanad ini lemah, semua perawinya tsiqah, selain Muhammad bin'Abdurrahman bin
M^'ir, daori, y"og -.ogatakanr 'Abiurrahman bin Ma'iz. Tidak ada yang meriwayatkan darinya
selain az-Zrhri.
Namun Muslim meriwayarkan 0I/8-9 - Nawawi) dari jalan Hisyam bin Urwah, deri ayahnya,
dari Sufyan bin 'Abdullah dengannya (redaksi hadits di atas). Ad-?arimi-meriwayatkat [U29.8-
299) dergan dua isrwd yrr,g beib.d" dari Sufyan bin Abdullah ats-Tsaqafi. Secara umum, hadits
ini shahih dengao semua jalannya.
Yang membuar saya merasa aneh, bagaimatra pengarang (an-Nawawi) lupa menyandarkan hadits
, ini ke 'shahih Muslim", padahal terdapat di dalamnya.
Dhah'if.Diriwayatkan oleh at-Timdzi'Q523 dan2524) dari jalurlbrlhim bin Abdullah bin Hathib,
'Umar .*; dengannya (redaksi hadits di atas). At-Tirmidzi
dbearrki a,ttab,du"Hllaadhlrtbsirg, hDaiitb,"rk,admariitiIdbanku dari hadits Ibrahim bin Abdullah bin
mengetahuinya kecuali
Hathib."
Saya berkata: dia adalah bin Abdullah bin al-Harits bin Hathib al-Jumahi.
IbnuAbiHatimmenyebutkr..yadalamkitab al-Jarhwaat-Ta'dilWLll),d^ndiatidakmemberikan
komentar apapun, baik cela (jirb) ma:up:uLo, pujian (u'dit). Ldz-Dzahtbi menyebutkannya dalam
khab Mizai al-Iliddl (l/41) dan menyebutkan baginya (Ibrahim
bin Abdullah al-Jumahi) hadits ini termasuk sebagian dari kegharibannya ftesendiriannya dalam
riwayat). Dan ia berkata: 'Saya tidak mengetahui adanya cela padanya."
Saya berkata: "Tidak mengetahui adrrya,al-jarb (cela atau_aib) bukan berarti metgatggepnya *iqah
(dipercaya), dan yang uta-ma adalah menyebutkan peodapat Ibnu al-Qaththan seperti da.lam at"
ntziO liiilll "Ilr^d^ oty^tidak diketahui." Ibnu Hibban mengangBapnya seorang yang tsiqah
berdasarkan kaidahnya.
Hadits ini disebutkan oleh Imam Malik dalam al-Muuatbtha'@,/986): Bahwasanya telah sampai
kepadanya bahwa Isa bin Maryam berkata: (maka, ia menyebutkannya secara lebih lengkap dari
perkataan Isa flO:)
Dan terdapat dalam satu nuskbak (salinan) al-Muuaththa'cetakan yang buruk. Diletakkan di
ujungnya Mrrrsd. Telah disambungLan sanadnya oleh aliAla bin Abdurrahman bin Ya'qub, dari
372 Bab XXII
HADTTS NO. 1oo8 (SHAHTH)
Kami meriwayatkan dalam Sunan (at-Tirmi&i) dari Abu Hurairah
$' ,ia berkata: "Rasulullah ffi bersabda:
<<.Sr Jt:t$i&iY?s*a c# YF $a ^iltS',5; ))
'Barang siapa yarr,g dilindungi oleh Allah W dari kejelekan sesuatu
yang ada di antara dua rahangnya (idah), dan kejelekan sesuatu yang
ada di antaradua kakinya (kemaluan) maka ia akan masuk Surga.'"
At-Tirmid zi berkatt:'Hadits hasan."'
HADTTS NO. looe (SHAHTH)
Kami meriwayatkan dalam Sunan (at-Tirmidzl) dari 'Uqbah bin
$'Amir ,ia berkata: 'Saya bertanya kepada Rasulullah ffi:
,8:s a:--,lS,,tl, A{L i)rrt'J\! ll'riffJl u l+irl JYru'
K.tifrbt sY:
''\tr7ahai Rasulullah, apakah keselamatan itu?' Beliau menjawab:
'Tahanlah lisanmu, hendaknya kamu merasa betah diam di rumahmu,
dan menangislah atas dosamu!'"
At-Tirmid zi berkata:'Hadits ini basan."'o
ayahnya, dari Abu Hurairah 4i, .Diiwayrthrl sl6f, \duslim dalr-: 45- kitab al-Bin ua ash-sbikb
ua al-Adab,2U bab ubim al-gbibah hadits no. 70.
Sesungguhnya tahhrij ini mestinya diletakkao di bab setelah perkataan Isa S@. Malik
menyebutkannya secara marsal dalam bab al-gbibab, dan itulah yang disambungkan sanadnya
oleh Muslim di bab sebelumnya, karena ini harus diperhatikan; aBar oraog yang tidak memiliki
ilmu dan dirayah (pengetahuan) teuangfann (lmu tentang sanad) ini jangan 5a-pai tenipu dengan
hal tersebut. Segala puji bagi Allah tE ytrgdengan niLm11-|rJyx sempurndah segala kebaikan.
Shabih dergen beberapa syaatrtid. Dikeluarkan oleh at-Tirmidzi Q52l-Tvhfah), dari jalan Ibnu
Ajlaa dan Abu Hazim darinya (Abu Hurairah .ga ) dengannya (redaksi hadits di atas). At-Tirmidzi
berkata: "Hasan shahih."
Saya berkata: isnadrya basan; karena Muh"--ad bin Ajlan adiahsbaduq, Musli- mengeluarkan
haditsnya dalam asy-syauabid. Dan telah lewat pula nomor (1002) dari Sahal bin Sa'ad gr . Maka
hadits ini shahih dengan semua penguatnya.
Shahih dengaa syauabidrya. Dikeluarkan oleh Ibnu al-Mubarak dalem az-Zubd (L24), Ahmad
(meriwayatkan) darinya (Uqbah *i;-) (5/259), at-Tirmidzi Q5L7 -Tvhfah), dari jalur 'Ubaid"llah
Perintah Memelihara Lisan 373
HADTTS NO. 1o1o GIASAN)
Kami meriwayatkan dalam Sunan at-Tirmidzi dari Abu Sa'id al-
Khudri ,gb , dariNabi ffi, beliau bersabda:
,iy,Jfi,.iu+rl HW;vt'tl ,iFsfiT#1 &ilil p
#;l ,di ?,\ili,ilt.aazo. r/>.Jr,o9 cF su.i ehl
I 9L) 8y
I
(-\br;-?l
"Jika datang pagi menghampiri anak Adam, maka anggota badan
semuanya tunduk kepada lisan, seraya berkata: 'Bertakwalah kepada
bin Zuhar, dari Ali bin Yazid, dari al-Qasim, dari Abu umamah, dari uqbah bin Amir al-Juhani
@ , ia berkata: 'Aku benanya kepada Rasulullah S: "Vahai Rasulullah, apakah keselamatan
itu?" Beliau menjawab: (maka ia menyebutkannya)."
At-Tirmidzi berkata: 'Hadits hasan." Saya berkata: 'ksealneamdanhyaan.leKmeadhuas:e'kAallii,.bdiindYaltazmidn-ydaiaada1da{lua3h
'ilht. Pmarna: 'Ubaidullah bnZ,thar,padnyaada
al-Alhani - satrgar dha'if, sebagaimana yang ielah saya jelaskan prdrrya, dalam kitab Asy'syihab
a*-Tsaqib.
Namun Ahmad meriwayatk an (a/ LaB) dari jalan Mu'az bin Rifa'ah dari Ali bin Yazid derlgararya
(redaksi hadits ini).
yl'.1Sadayaalahbesrekoartaan: gteylaahnghijluajnug-r.'iAllat-tTyhaan6grapenni ammeariwdaeynagtaknanaLd(eq15ya9r/yl-uad.abrai ballli-nM].uSnetask]'.lang! gnughgll!,u), dari
bin Amir
'janliafo,) Ibnu Tri"b."l dari ayahrya, dari al-Qasim, dari Abu Umamah,-darinya (Uqbah
hadits ini). Sanadnya hasan, maka sirnalah 'illatyerlgked.u?,.
dengtrrya (redaksi
Kemudian Ahmad meriwayatkan (4/158) dari jalur Ibnu'Ayyasy, dari Usaid bin'Abdurrahman
al-Khats'ami, dari Farwah'bi" vt"j.hid al-Lakhmi, dari Uqbah bin Amir e'l;a , ia berkarT:s?y?.
benemu Rasulullah g, beliau beriabda kepadaku: 'Vahai Uqbah bin Amir! Hubungkanlah (tali
silaturrahim) or"og y.og *.mutuskannya kepadamu, berilah yang tidak pernah memberimu, dan
maalkanlah orang yang menzhalimimu."
Ia berkata: 'Kemudian saya datangi Rasulullah jg, beliau berkata kepadaku: " rtrflahai Uqbah bin
Amir! Tahanlah....... (al-Hadit$.
Mengrut saya: " Sanadnya hasan, perawinya adalah orang-orang tsiqah, selri" Farwah bin Muiahid-
Db ditsQalhkan oleh Ibnu Hibban, dan Laoyak or^rg-or^ogyang tsiqah meriwayatkan (hadits)
darinya.
Hadits ini juga memillttsyabiddari hadits Aswad bin Ashram al-Maharibi: diriwayatkanokh.4!"
'Abdullah, dari 'Abdullah-bin
Nu'aim Sdaullaa"immaAnkbbbinarHaal-bAibshdbaarbinayna@'(U,/q17b9a)hdagr;i jalan Shadaqah bin berkata: "\(ahai Rasulullah,
'Ali bin ). Ia berkata: 'Saya
-{n{a!berilah wasiat (nasihat) kepa&ku. beliau bersabda: "Tahanlah tatrganmu h bertanya:
y^tg saya tahan kedka saya tidak bisa menahao kedua tangan saya?" Beliau bersabda: "Tahaslah
iia"[-U" Ia berkata: 'Aku bertanya: "Apakah yang saya tahan ketika saya tidak bisa menahan
lidah saya?" Beliau bersabda: 'Jangan k"-m" gu""k"n tanganmrr kecuali kepada kebaikan' dan
jangaolah kamu mengucapkan dengan lidahmu kecuali yang baik."
Saya berkata:"sanadnya dha'if,kerem Shadaqah bin Abdullah - dan dia adalah Abu Mu'awiyah
as-Samin - seorang yiry dba;;f, namun teup diperhitungk4. tehtaadpitisb'iUsaqbfqah"gb1inp-Aenmgiuradt.arSi ejaclaarna
bdhii lighdirihdengan memperhatikan
umum., hadits ini a'dalahl
yang terakhir, dan ada syahil daii hadits Aiwad bin Ashram al-Maharlbi. lYallaahu A'km.
374 Bab XXII
Allah lH akan kami! Karena sesungguhnya kami tergantung kepadamu,
jika kamu lurus maka kami pun lurus, dan jika kamu bengkok fturuk)
maka kami pun akan bengkok.'""
HADITS NO. 1011 (DHA',rF)
Kami meriwayatkan dalam Sunan at-Tirmidzi darn Sunan Ibnu
Majah, dari IJmmu Habibah €9, , dari Nabi ffi:
e i9,J?\.oil,
3\
w3,J,3li4 li:i Yl fei ,{L rii #r ?\K 3n
((.J85 J 6>
AJJ
"Semua perkataan anak Adam itu membahayakannya, tidak ber-
manfaat baginya,kecuali memerintahkan berbuat ma'ruf dan melarang
y^ngmungkar, atat berdzikir kepada Allah \W .' "
HADTTS NO. 1012 (SHAHTH)
Kami meriwayatkan dalam Sunan at-Tirmidzi dariMu'adz Qb ,
ia berkata: "Aku berkata kepada Rasulullah ffi:
(* Ei \rotitJ 'J6 rt!.tt U ybV; a*t :4,y, o- $t J$:
! ai,t .!X :*i> $a'iut l;:s- U,p'jA'iyr, ;be e aY
il Hasan. Diriwayatkan oleh At-Tirmidzi (2518-Tuhfah), Ahmad FV95-96),Ibnu al-Mubarak dalam
Az-Zuhd (1012), dan yang lainnya, dari jalur Hammad binZid, dari Abu ash-Shahba', dari Said
bin Jubair dxinya (Abu Said al-Khudri) dengannya (redaksi hadits di atas).
Saya berkata: "Isnad ini hasan, semua perawinya tsiqab (terpercaya), selain Abu ash-Shahba',
t mutya adalah Shuhaib, mauh ftudak yang dimerdekakan oleh) Ibnu'Abbas 4;, dia ditsiqahkan
oleh Abu Zur'ah dan Ibnu Hibban. Banyak yang meriwayatkan (hadits) darinya. Maka dia seorang
yang hafitsnya hasan.
t2 Dba'if.Diiwryatkan oleh at-Tirmidzi (2525-TfiIah),Ibnu Majah Q974) dzri jilrn Muhammad bin
Basysyar, (ia berkata): 'Menceritakan kepada kami Muhammad bin Yazid bin Khunais al-Makki,"
ia berkata: 'Saya mendengar Said bin Hassan al-Makhzumi berkata: 'Menceritakan kepadaku
lJmmu Shalih, dari Shafiyah binti Syaibah, dari Ummu Habibah istri Rasulullah ffi, dari Nabi
s, beliau bersabda: (maka ia menyebutkannya).
At-Tirmidzi berkaa: "Hadits gharib, kami tidak mengenel.ya selain dari hadits Muhammad bin
Yazid bin Khunais."
Saya berkata: 'Ini adalah isnad yar,g dha'if, di dalam rerdapat &n'ilkt:
Pertama: Ummu Shalih, keadaannya tidak dikenal.
Kedua: Muhammad bin Yazid bin Khunais, dia maqbul (bisa diterima namun tidak kuat)."
Perintah Memelihara Lisan 375
lf.g;tt A3ow, i*5,1K'11 0t5,6-)till \SS,W,
t+*r L dl3'i'"Lsg,U i};rt t;!t vr;.i,P,iiilf 'JE p
eG F'x F U.l' o-;'6{1l\4,jul',at l;4t)rS
''Wahai Rasul, beritahukanlah kepadaku sebuah amalan yaiag dapat
memasukkanku ke Surga dan menjauhkan diriku dari Neraka!'
Maka Rasulullah M menjawab: 'Engkau telah meminta sesuatu
y^ng sangat agung, namun sesungguhnya hal itu adalah mudah bagi
yang dimudahkan oleh Allah W . Sembahlah Allah W dan jangan
menyekutukan-Nya dengan apapun, dirikanlah shalat, tunaikanlah
zakat,puasa di bulan Ramadhan, dan pergi haji ke Baitullah!'Kemudian
beliau bertanya: 'Maukah kamu aku tunjukkan pintu-pintu kebaikan?
Puasa itu adalah benteng, sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana
arr dap* memadamkan api, dan shalatnya seseorang pada tengah
malam. Lalu beliau membacakan Ly^t: Lambung mereka jauh dari
tetnpat tidurnya, sampai dengan firman-Nya: Apa yang telab mereka
kerjakan. (QS. As-Sajdah: 16-17) Sesudah itu beliau menjelaskan:
'Maukah kamu aku tunjukkan pokok segala perkara, tiang penyangga,
dan puncaknya?'Aku menjawab: 'Tentu wahai Rasulullah.' Lalu beliau
melanjutkan: 'Pokok segala perkara adalah Islam, tiang perryangganya
adalah shalat, sedangkan puncaknya adalah jihad.' Kemudian beliau
376 Bab XXII
bertanya lagi: 'Maukah kamu aku tunjuki kunci semua itu?' Aku
menjawab: 'Tentu wahai Rasul.' Lalu beliau memegang lisannya
serayabersabda: 'Jagalah ini (isan)!'Aku heran dan bertanya: ''Wahai
Rasulullah apakah kita akan dihisab karena ucapan kita?'Serta merta
beliau menjawab: 'semoga ibumu kehilangan kamu (celakalah engkau)!
Tidaklah menjerumuskan manusia ke dalam jurang Neraka dengan
muka tersungkur kecuali apayangdihasilkan oleh lidah mereka?'"
At-Tirmid zi berkata: "Hadits hasan sbabih." "
Saya berkata: g)fidengan kasrab dan dhammab huruf dzal yang
bertitik satu, yaitu yengpaling tinggi (puncak).
HADTTS NO. 1013 (SHAHTH)
Kami meriwayatkan dalam Sunan at-Tirmidzi dan Ibnu Majah
dari Abu Hurairah qB , dari Nabi ffi, beliau bersabda:
(.*1v'&5#tt:.J-,lL,f tr+ ))
"sebagian dari tanda kebagusan Islamnya seseorang adalah ia meninggal-
kan sesuat u y tidak bermanfa at baginy a."
^ng
Hadits hasan.'o
l3 Sbabib dergan semua jalannya. Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi (2616), Ibnu Maja,h (2973), da,n
Ahmad N /231),dari jalan Ma'mx, dari 'Ashim bin Abi an-Najud dari Abu I(/ail, darinya (Mu'adz)
dengannya (redaksi hadits ini). Dan Ahmad meriwayatkannya (/235,236,245, dan 246) lewat
beberapa jalan dari Syahar (ia berkata): 'Menceritakan kepada kami Ibou Ghanam, dari Mu'adz
dengannya (hadits ini) secara panjang lebar dan secara ringkas."
Saya berkata: "Sa.na.dnya. dbaf karena Syahr bin Hausyab adalah perawi yang buruk hapalannya."
Dan Ahmad mengeluarkannya ( /?3a) (ia berkata): 'Menceritakan kepada kami Abu al-Mughirah,
menceritakan kepada kami Abu Bakar," ia berkata: 'Menceritakan kepadaku'Athiyah bin Qais,"
: @ia sebutkan secara ringkas, dan menjadikn'Arnudul Iskm (tiatg
dari Mu'adz bin Jabal g;
peny^r.ggar,ya adalah shalat) menjadi sifat darijihad, padahal dia adalah sifat dari shalat ).
Saya berkata: 'Sara.drya dha'if.";krrera sesungguhnya Abu Bakar-dia adalah 'Abdullah bin Abi
Maryam asy-Syami-seor^ngyeugmuhbalitb ftapalannya tercampur/kacau) dan perawi lainnya
adalah orang-ortnguiqab. Semua jalan ini saling menguatkan satu sama lain. Insya Allah w .
Hadits ini masih memiliki jalan yang lai., namun'ilhtnya sama, yaitu gugurnya beberapa tabi'in di
jalur tersebut. Bisa juga cuma satu orang saja. Dalam kondisi sepeni itu, semua jalan tersebut sama
sepeni satu jalan saja. Mungkin juga tabi'in tersebut majbul (tidak dikenal) . lValhabu A'km.
Alinea-alinea hadits ini satu persatu memiliki syaanhid . Anda bisa melih aaya di Majma' az-Zawaid
(x/300).
Sbahih lighaiih. Diriwayatkan oleh Malik F/903). Dan At-Tirmidzi meriwayatkan dari jalurnya
(tut"lik) Qa20) darilbru Syihab, dari 'AIi bin Husain bin 'Ali: Bahwasanya Rasulullah iff bersabda:
(alu, dia menyebutkannya).
Perintah Memelihara Lisan 377
HADTTS NO. 1014 (SHAHTH)
Kami meriwayatkan dalam Sunan at-Tirmid zi dari' Ab dullah bin
'Amr bin al-'Ash: Bahwasanya Nabi ffi bersabda:
((-Yite,yn
"Siapa yangdiam niscaya selamat."
Sanadnya dba'if," Saya menyebutkannya untuk menjelaskan
tentang kelemahaflnya, karena sangat masyhur, hadits-hadits shahih
seperti yxrgtelah saya sebutkan sangat banyak, danapayalgtelah saya
sebutkan sudah cukup (mewakili) bagi orangyang mendapat taufik.
Dalam bab al-gbibah akan dijelaskan beberapa masalah tentang hal
iru-Insya Allah-dan hanya Allah W yang memberi taufik.
Sedangkan atsar dari generasi salaf dan yang lainnya, yarLg
menjelaskan tentang hal ini cukup banyak. Untuk itu, tidak perlu
disebutkan semua, karena riwayat-riwayat di atas sudah cukup.
Namun kami hanyaingin mengingatkan terhadap beberapa hal saja,r6
di antaranya:
Saya berkata: 'Isnad ini semua perawinya adalah orang-orang tsiqah, namrn rnunal (nama sahabat
tidak disebutkan).
Diriwayatkan oleh at-TirmidziQ4lg) dan Ibnu Majah Q976) dari jalur a1-Auza'i, dari Qurrah bin
'Abdurrahman bin Haiwail, dari az-Zuhri, dari Abu Salamah, dari Abu Hurairah .g; .
Saya berkata: Ini adalah isnad yang basan. Semua peraw nya, aQab sebrn Qurrah bin 'Abdurrahman
bin Haiwail, ia seorang yang jujur namun baginya banyak riwayat-riway at y^ng munkar.
Secara umum, hadits ini sbahib ligbairih, banyak meniiki syawahid dari beberapa sahabat.
Sbabih. Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi Q6LB), ad-Darimi GU99), dan Ahmad [I/159 dan 177)
dari beberapa .ialan, dari Ibnu Lahi'ah, dariYazib bin 'Amr al-Ma'afiri, dari Abu 'Abdurrahman
al-Jadali, dari Abdullah bin Amar dengannya (redaksi hadits di atas).
At-Tirmidzi berkata: 'Hadits gharib yang tidak kami kenal selain dari riwayat Ibnu Lahi'ah."
Saya berkata: "Hadits ini dianggap dha'if,, ka.rena buruknya hapalan Ibnu Lahi'ah. Pendapat ini
disetujui oleh pengarang kitab ini (an-Nawawi) +i5. N..""o hadits ini diriwayatkan oleh sebagian
'Abadilah (murid-murid Ibnu Lahi'ah yang bernama 'Abdullah) dartrrya, sedangkan hadits mereka
meriwayatkan darirya adalah shahih. Ibnu al-Mubarak meriwayatkannya diamaz-Zuhd Q85).
Diriwayatkan pula oleh Ibnu Vahb dalam al-Jami' (IIl85), dan sebagian dari jalurnya adalah
Ibnu Syahin dalam at-Targhib (Q 107/l), tramur 'Umar bin al-Harits meriwayatkan bersamanya,
sedangkan dia seorang yatgtsiqah.
Cukup sebagai bukti shahihnya hadits ini menurut at-Tirmidzi bahwa ia diriwayatkan oleh
Qutaibah. Dia termasuk yang shahih riwayatnya dari Ibnu Lahi'ah, sepeni yang telah saya jelashan
dalam risalahku yang bernama'al-Husbun al-Mani'ab fiman sbabbat riuayaabu 'an lbni Lahi'ah."
Secara umum, hadits ini shahih."
Sepeni inilah yang terdapat dalam beberapx sxlinxa (nushbab), dan di kitab yang dicetak ('uyuub:
beberapa'aib).
378 Bab XXII
Sampai berita kepada kami bahwa Qiss bin Sa'idah dan Aktsam
bin Shaifi berkumpul, salah satunya bertanya kepada temannya:
"Sudah berapa banyak kejelekan anak Adam (manusia) yang telah
kamu temukan?" Ia menjawab: "Terlalu banyak untuk dihitung, dan
yangsudah terhitung olehku ada delapan ribu kejelekan, dan saya telah
mendapatkan satu perkara, jika kamu menggunakannya niscaya bisa
menutup semua kejelekan tersebut." Temannyabertanya: "Apa itu?"
Dia menjawab: "Memelihara lidah."
Kami meriwayatkan dari Abu 'Ali al-Fudhail bin 'Iyadh gb ,
ia berkata: "Barang siapa ymgmenganggap perkataarnnya bagian dari
amalnya, niscaya akan sedikit ucapan dalam persoalan yang bukan
urusannya."
Imam asy-Syafi'i 4!$5 berkata kepada temannya yang bernama
Ar-Rabi' : "\f ahai Rabi' ! Jan ganlah kamu men gucapkan perkat aan y arLE
bukan urusanmu; karena sesungguhnya jika kamu melakukannya, ia
akan menguasaimu dan kamu tidak bisa menguasainya."
Kami meriwayatkan dari 'Abdullah bin Mas'ud aib, ia berkata:
"Tidak ada sesuatu ptrn yang lebih pantas untuk dipenjara selain dari lisan."
Yang lainnya berkata: "Lisan itu seperti binatang buas, jika kamu
tidak mengikatnya, maka ia akan menerkammu.'
Kami meriwayatkan dari al-Ustadz Abu al-Qasim al-Qusyairi
4!$5 dalam Risalahnya yang masyhur, ia berkata: "Diam adalah ke-
selamatan, itulah pangkalnya, sedangkan diam pada waktunya adalah
sifat orang-orang yang mulia, sebagaimana berbicarapada saat yang
dibutuhkan merupakan perkara yangpaling mulia."
Ia berkata: "Saya mendengar Abu'Ali ad-Daqqaq berkata: "Siapa
y^ngberdiam diri dari kebenaran, maka dia seperti syaitan y^ngbisu."
Ia berkata: "Adapun orang-orang y^ng rnujahadah (yang me-
merangi hawa nafsu) y^ng lebih memilih diam; maka ketika mereka
meyakini adanyapenyakit dalam ucapan, dan apa ymgadapadanyadari
kedudukan jiwa, sepefti timbul nafsu yang menampakkan sifat ingin
dipuji, dan kecenderungan untuk berbeda di antara teman-tem^nny^
dengan ucapan y^ng baik, serta penyakit-penyakit lainnya. Itulah
Perintah Memelihara Lisan 379
perilaku orang-orangyangmemelihara jiwa, dan salah satu pondasi
mereka dalam menetapkan kedudukan dan pembersihan jiwa."
Sebagian sya'ir yangmereka senandungkan dalam bab ini:
,3uuyi Q.i da\rJ- LIL\
,:,qrl '^sld.,Y;.d 1
*.qr$rYl.r6lO?
3u;3t i;W+\L oK a
wahai manusia, jagaleh lisanmu
sungguh lisan adalah ular, jangan sampai ia menggigitmu
berapabanyak orang yangmati karena dibunuh oleh lisannya
padahal dia ditakuti oleh para pemberani"
Ar-Riyasy i 4;$5 berkata:
'};ii,Sig3LsF
l#i6u.,:,F#
,1|'ftu.g-ti;,-b
^{t\i{!de,}W
l$:sv&Jq,;ds
i-iY d,;ieLr u rig
t7 Sepeni ini yang terdapat di semue nuskhah (salinan kitab) dar dt al-Futubat ar-RabbaniaD. di kitab
yang dicecak (kaanat ubah lQaa'ahasy ryaj'an).
Bab XXII
Sungguh, dosaku menyibukkanku
dari dosa-dosa Bani Umayyah
perhitungan mereka terserah kepada Rabbku
kepada-Nya berakhir pengetahuan itu, bukan kepadaku
tidaklah merugikanku apa yarLgtelah mereka lakukan
apabila Allah [H memperbaiki yangada di sisiku
Pasal 1
LARANGAN GHIBAH DAN NAMIMAH
Ketahuilah, bahwasanya kedua perkara ini adalah perbuatan yarry
terburuk dan yang paling banyak terjadi di kalangan manusia. Sehingga,
hmya sedikit yang bisa selamat dari dua penyakit ini. Saya memulai
dengan dua pembahasan ini disebabkan pentingnya memperingatkan
masyarakat dari kedu any a.
Ghibah adalah engkau sebutkan tentang sesuatu yang ada pada
seseorang dan dia tidak suka untuk disebut, baik itu terdapat pada
badan, agama, dunia, diri, bentuk, akhlak, harta, anak, ayah, suami
atau istri, pembantu, budak, surban, pakaian, caraberjalan, gerak-gerik,
senyum, bejat moral, muka cemberut dan manisnya, atau hal lainnya
yang berkaitan dengan ini, baik itu kamu sebutkan dengan ucapan,
tulisan, isyarat dengan mata, tangan, kepala, ataLlyangsemisalnya.
Mengenai badan, seperti ucapanmu: buta, pincang, rabun mata,
gundul (bersulah), pendek, tinggi, hitam, kuning.
Mengenai agama; seperti ucapanmu: fasik, pencuri, pengkhianat,
zhalim,meremehkan shalat, tidak memperhatikan masalah najis, tidak
berbakti kepada orang tlranya, tidak mengeluarkan zakat di tempat
yang semestinya, dan suka menggunjing orang.
Mengenai dunia, seperti: kurang adab, suka meremehkan orang,
tidak memperdulikan hak orang lain, banyak bicara, banyak makan
atau tidur, tidur bukan di waktu y^ngsemestinya, duduk bukan pada
temPatnya.
Perintah Memelihara Lisan
Mengenai orang tua, seperti perkataannya: ayahnya fasik, orang
India, Nabthiyy (petani/bukan keturunan asli arab), orang Negro,
tukang sepatu, penjual benih, pedagang budak, tukang kayu, tukang
besi, tukang tenun.
Mengenai budi pekerti, seperti perkataannya: buruk perilaku,
sombong, riya, munafik, suka terburu-buru, bertindak sewenang-
wenang, lemah, berhati lemah, suka keterlaluan, suka cemberut, ber-
moral bejat, dan sebagainya.
Mengenai baju, seperti: luas lengan bajunya, ujungnyapanjang,
kotor biltnya, dan sebagainya.
Yang latn di-qiyas-kan (dianalogikan) dengan y^ng telah kami
sebutkan. Ringkasnya, ghibah adalah menyebutkan sesuatu yang tidak
disukainya.
AI-Imam Abu Hamrd al-Ghazali mengutip ijma' ftesepakatan/
consensus) kaum Muslimin bahwa ghibab adalah: kamu menyebutkan
tentang orang larn yangtidak disukainya.
Akan disebutkan hadits shahih yangmenjelaskan makna itu.
Adapun namimab ialah menyampaikan pembicaraan sebagian
orangkepada yang lain dengan tujuan untuk merusak ftubungan di
antar a keduanya, -o'").
Ini adalah penjelasan makna keduanya. Adapun hukumnya, kaum
Muslimin sepakat tentang haramnya gbibab dan namimah. Dahl'dalll
y^ngjelas tentang haramnya gbibab dan namimab banyak terdapat
dalam al-Qur-an, as-Sunnah dan ijma' seluruh ummat Islam.
Firman Allah W:
{@ '6{5:A'-rj }
"... Dan janganlab sebahagian hamu menggunjingsebabagian yang lain
...." (QS. Al-Hujuraat: L2)
{@13;*:Hl:fiY
"Kecelakaanlab bagi setiap pengurnpat lagi pencela." (QS. A1-Humazah: 1)
Bab XXII
{@i;.#;s*
"Yang banyak mencela, ydng kian ke mari menghambur fitnab," (QS.
Al-Qalam: 11)
HADTTS NO. 1015 (SHAHIH)
Kami meriwayatkan dalam Shahih al-Bukhari dan Muslim dari
Hudzaifah .€b , dari Nabi ffi, beliau bersabda:
((?\-3 a*t ;-q1 ll
"Pengadu domba tidak akan masuk Surga."''
HADTTS NO. 1016 (SHAHIH)
Kami meriwayatkan dalam Shahih al-Bukhari dan Muslim, dari
Ibnu 'Abbas c#y,, bahwasanya Rasulullah ffi melewati dua kubur,
lalu bersabda:
kF |quiY:,)u"6ri,ln
"sesungguhnya kedua penghuni kubur ini sedang disiksa, dan keduanya
tidak disiksa karena sesuatu yangbesar."
Beliau bersabda dalam satu riwayat al-Bukhari:
1 orc ,;l!i rxir,,;;rs! ..i{ 6Kt \:.iLiei:;; 'iL,&t>
(.#b'#-
"Benar, dosa itu memang dosa besar, adapun salah satunya, ia suka
berkelilin g men gadu-do mb a. Adapun y anglain, ia tidak memb ersihkan
badan dari kenci ngnya."'n
Saya berkata, para ulama berpendapat: "Makn # A OV6Y|
adalah bukan karena dosa besar dalam keduanya atau bagi
keduanya terasa berat meninggalkan ha^l nitgug.a" pan
r8 HR. Al-Bukhari (X/ 472 - Fat-hul Baar) dan Muslim (105) - dan ini adalah lilrzhrrya.
re HR. Al-Bukhari (l/317,322,ru,/222-223 dan242,X/317 - Fat'hul Baari) dan Muslim (292).
Perintah Memelihara Lisan 383
HADTTS NO. 1017 (SHAHTH)
Kami meriwayatkan dalam Shahih Muslim, Sunan Abi Dawud
dan Sunan an-Nasa-i, dari Abu Hurairah gE , bahwasanya Rasulullah
ffi bersabda:
.tH-\4 svi 3)5t'Ju.p;f fi;rSihr ,63r; etir u a:':An
4 'J*y *6K il 'Js rJjiY ei'OoK oLqili,;3
k:& '6 tJri; * H-? olr,:oi:;l
"Tahukah kalian apakah ghibah itu?" Para Sahabat menjawab: "Allah
dan Rasul-Ny,lebih mengetahui." Beliau bersabda: "Kamu menyebut-
nyebut saudaramu tentang sesuatu yang ia tidak suka." Ada yang
bertanya: "Bagaimana jika perkataanku tentang dirinya itu benar?"
Beliau menjawab: "Jika yang kamu katakan itu benar, maka kamu
telah berbuat ghibah, namun jika tidak benar, maka kamu telah mem-
fitnahnya."
At-Tirmid zi b erkata: "Hadits hasan shahih. ",,
HADTTS NO. 1018 (SHAHTH)
Kami meriwayatkan dalam Shahih al-Bukhari dan Muslim dari
Abu pBaadkarahhar"i!Yra,,yaia 'bIdeurklaAtad:h"aRadsi uMluilnlaah ffi bersabda dalam khutbah-
nya Hajjatul
ketika pelaksanaan
'W'ada':
'AI- *,s t?,x ?V Tsrit'fltirs ?ru,'oLn
((f.i^li5 J"6 1i,\n { ;69-,rj.i ?;\p-,rit
"sesungguhnya darah kalian, harta. kalian, dan kehormatan kalian,
adalah haram untuk diganggu sebagaimana haramnyahari ini (dari
20 HR. Muslim (2589).
384 Bab XXII
peperangan) dalam bulan Dzulhrfiah ini di negeri kalian ini (tanah
haram), maka saksikanlah apakah aku telah menyampaikan hal ini?"''
HADTTS NO. 1o1e (SHAHTH)
Kami meriwayatkan dalam Sunan Abu Dawud dan at-Tirmidzi,
dari'Aisyah g;-', ia berkata: "Aku berkata kepada Nabi ffi:
Ax''.tK'sK rb^b J,
'Cukuplah bagimu bahwa Shafiyah itu orangnya begini begini.'
(Sebagian perawi hadits mengatakan bahwa yang dimaksud
'Aisyah q$ri' , Shafiyah itu orangnya pendek). Maka Rasulullah M
bersabda:
,6l.;1 :^*.it$t ru*4ii^15 sti l.,J ll
5;^e#),-((l.t1!s3 tK $'6i, su;; 4. zj
0?,ri Y : J\ts
"Engkau telah mengucapkan suatu kata yang andaikan dicampur dengan
air laut niscaya akan mencemarinya."
'Aisyah €F, berkata: "Dan aku telah menceritakan (meniru gerakan)
seseorang kepada beliau.' Maka beliau bersabda: 'Aku tidak suka
menceritakan tentang seseorang meskipun saya akan mendapatkan
upah sekian dan sekian banyaknya."'
At-Tirmid zi berkata: "Hadits basan sbabib.""
Saya berkata: "Afti dari kata '^*.; adalah mencemarinyasehingga
merubah rasa atau bau air laut itu dikarenakan busuk atau jeleknya
ucapan itu.
Hadits ini merupakan salah satu larangar' yang keras terhadap
ghibab, atau memangyangterkeras, dan saya tidak mengetahui adanya
hadits yalgcelaannya melebihi hadits ini.
2r HR. Al-Bukhari (L/199 - Fat-hul Baarfl.
22 Sbahib.DiriwayatkanolehAbuDawud(4875),at-TirmidziQ62+Tvhfah),danAhmadCfl/189);
'AIi bin al-Aqmar, dari Abu
dari jalur Sufyan, dari Hudzaifah - dan dia termasuk murid Ibnu
'Abdullah bin Mas'ud, dari'Aisyah g, : (dan iapun
menyebutkan hadits tersebut).
Saya berkata: "Ini adalah isnad yarg sbahih, perawirya adalah orang-orallg ttrqoh."
Perintah Memelihara Lisan 385
Firman Allah Wj :
{@ 6;uJ$,r@-sA,f uqy
"Dan tizdalah yang diucapkannya itu (al-Qur-an) rnmurut k emauan hawa
nafsunya. (Jcapannya itu tiada lain hanyalah walryu yang diwalryuk'an
(kepadanyQ." (QS. An-Najm : 3-a)
Kita memohon perlindungan kepada Allah W Yang Maha Mulia
dan semoga terhindar dari yangtidak disenangi.
HADTTS NO. 1o2o (SHAHIH)
Kami meriwayatkan dalam Sunan Abu Dawud dari Anas gl;, ,
ia berkata: "Rasulullah ffi bersabda:
#;3'rWur\i ;y '& Ph3),'u-,t* t1J p
aj'rA s:iBL ;1'* 'Jtj"\|Ei ;1'* g7:*iitsoet.oDLt ot,)
k&t?iOS#S.,,rtill
'Ketika aku diangkat ke langit (mi'raj) aku melewati kaum y^ngmem-
punyai kuku dari tembaga, dan dengan kuku tadi mereka mencakari
muka serta dada mereka.' Lalu aku bertanya: 'Siapa mereka wahaiJibril?'
Dia menjawab: 'Mereka adalah orang-orangyang memakan daging
manusia fterbuat ghibah) dan menodai kehormatan mereka.""'
23 Shabib. Dikeluarkan oleh Ahmad [A/224),Ibnu Abid Dun-ya dalam ash-Sbamt(L65 dar 572), dari
Abu al-Mughirah (ia berkata): 'Menceritakan kepada kami Shafwan (ia berkata): "Menceritakan
kepadaku Rusyd Bin Sa'ad dan 'Abdurrahman bin Jubair, dari Anas bin Malik g; : (dan ia
menyebutkan hadits di atas secara *orfu'.
Saya berkata: "Abu al-Mughirah adalah'Abdul Quddus bin al-Hajjaj al-Khaulani al-Himsha, dan
di seorang yarg tsiqab.- Biqiyyah bin al-\flalid mengikutinya (Abu al-Mughirah) (maksudnya;
meriwayatkan bersamanya), dikeluarkan oleh Abu Dawud (4878): (ia berkata): menceritakan kepada
kami Ibnu al-Mushaffa (ia berkata), Menceritakan kepada kami Baqiyyah dan Abu al-Mughirah,
keduanya berkata: Menceritakan kepada kami Shafwan dengannya (sanad sepeni di atas). 'Isa bin
Abu 'Isa as-suhaini mengikuti (meriwayatkan bersama) Ibnu al-Mushaffat dari Abu al-Mughirah
dengan sanad yang sama, Dikelrrarkan oleh Abu Dawud (a879). Abu Dawud berkata: "Yahya bin
'Utsman.iuga meriwayatkan hadits tersebut
kepada kami dari Baqiyyah, Anas g; ddak terdapat
dalam sanad tersebut.
386 Bab XXII
HADTTS NO. 1021 (SHAHIH)
Kami meriwayatkan dalam Sunan Abu Dawud, dari Sa'id bin
Zid *!b, dari Nabi ffi, beliau bersabda:
c.t jf,#3\ ,-e? I
ol ))
"sesungguhnyatermasuk riba yang terberat adalah menyerang (meng-
gunjing) kehormatan seorang Muslim tanPa hak."'o
HADITS NO. 1022 (SHAHIH)
Kami meriwayatkan dalam kitab at-Tirmid zi, dari Abu Hurairah
g!' , ia berkata: "Rasulullah ffi bersabda:
t' i;lt 3,i'i[-- \,1i..:;Ur\5,:iA1,#,lli \ ;iil:Jr y1
/t U zcsa1.\ #,\i.i\5,-{r[il],!i1$,lv'r,lr->;,9 t?Vp; t
,6#litt.;J:Jr
'seorang Muslim adalah saudara bagi Muslim lain, ia tidak boleh
mengkhianatinya, tidak boleh membohonginya, dan tidak boleh
menelantarkannya. Setiap Muslim terhadap Muslim lainnya adalah
haram kehormatan, harta, dan darahnya. Ketakwaan itu di sini (dalam
Saya berhata: "Abu Dawud menjelaskan bahwa Yahya bin'Utsman menyalahi Ibnu al-Mushafffa'
-"k. di" meriwayatkan hadits tersebut secara marsal. Dalam riwayatny_e, dit tidak menyebutkan
al-Mundziri berkata dalam at-Targbib (IIII510):
nama Anas bin Malik **:,.Karera itulah,
diriwayatkan oleh Abu Dawud, dan sebagian rawlnya meriwayarkan secara mursal.
Saya berkata: 'Tidak ada yang meriwayatkan hadits ini secara mursal selain Yahya bin 'Utsman dari
Baqiyyah. Dan riwayat Baqiyyah dari jalur Ibnu al-Mushaffa,yttgbersamb',ng sanadnya a&lah yang
beor.i k"reo, ses""gg"h"y, itulah riwayat yang paling masyhur darirlya, di samping hal itu sesuai
dengan riwayat Abull-Mughirah, dan dia yang lebih kuat darirya,. Semua perawi laiorya adalah
aiqih).Xirykec kata; ini adalah hadits maushul (yang bersambung sanadnya kepada Nabi )45- yang
shahth. lYalkahuA'hm.
2a Sbabih. Dikeluarkan oleh Abu Dawud (4876), Ahmad (l/L90), dan al-Haitsam bin Kulaib dalam
al-Musnad@/30) dari.ialur 'Abdullah bin Abi Husain, dari Naufal bin Musahiq darinya (Sa'id bin
Ztid) dengannya (redaksi hadits tersebut).
Saya berkata: " Ini d"lrh bnad yatg shahih, semua perawi rrya adall.h tsiqah
hadits dari riwayat lain yang menjadi penguat) dari hadits al-
Hadits ini memiliki syauahid @berapa . Lihat: at-Targbib @/503-505).
Barra- bin 'Azib, 'Abdullah bin Mas'ud, dan 'AMullah bin 'Abbas &
Perintah Memelihara Lisan 387
dada). Cukuplah dikatakan kejahatan bagi seseorang bila ia menghina
saudara Muslimnya."'-
At-Tirmid zi b erkata: "Hadits tersebut h asan. "
Saya berkata: "Betapa agung manfaat hadits ini dan alangkah
banyak f.aedahnya."
Pasal2
BEBERAPA HAL PENTING BERKAITAN DENGAN
GHIBAH
Telah kami sebutkan dalam bab yang lalu bahwa gbibah adalah
engkau sebutkan seseorang tentang sesuatu yangdia tidak suka. Baik
kamu sebutkan dengan ucapanmu, dalam tulisanmu; memberi tanda,
ataupun kamu mengisyaratkan kepadanya dengan mata, tangan,
maupun kepalamu.
Tepatnya ialah, segala yang engkau jelaskan kepada orang lain
tent an g kekuran gan seo ran g Muslim, itulah gb ibab y angdiharamkan. D i
antxarLyaadalah bercanda dengan cara menirukan orang berpura-pura
pincang, bungkuk, atau gerakan-gerakan lainnya y^ngdimaksudkan
untuk meniru gerakan orang y^ng memiliki kekurangan. Semuanya
itu adalah haram, tanpa ada perselisihan pendapat.
Di antara hal itu adalah apabila seorang penulis menyebut seseorang
dengan menyebutkan namanya dalam tulisannya dengan berkata: si
Fulan berkata begini; karena bermaksud menyebut kekurangannya
atau kejelekannya, maka perbuatan itu adalah haram.
Apabila ingin menjelaskan kesalaharrrrya agar tidak ditiru, atau
menjelaskan kelemahannya dalam ilmu agar tidak terperdaya dengan-
nya sehingga diterima pendapatnya, maka hal itu bukanlah termasuk
gbibab, melainkan nasehat wajib yangdiberi pahalajika sesuai dengan
yangdimaksudkan.
25 Shabib. Dikeluarkan oleh at-Tirmidzi (1992) dari jalur Hisyam bin Sa'ad, dariZid bin Aslam, dari
Abu Shalih, dartrya. (Abu Hurairah g; ) dengannya (redaksi hadits di atas).
At-Tirmidzi mengfiasanktn hadits ini, dan memang sepeni iru.
Hadits ini memiliki jalur lain yang dikeluarkan oleh Muslim (2564), dan Ahmad@/277,3LL,360)
dari Abu St'id mauh'Amir bin Kuraiz darllya (Abu Hurairah). Jalur ini luput dari perhatian
pengaratrg ( An-Nawawi ) Oi$.
388 Bab XXII
Demikian pula jika pengarang atau y^tglainnya berkata: "Suatu
kaum atau kelompok berkata begini, dan ini adalah kesalahan, ata:u
kebodohan, atau kelalaian......" dan yan1 seumpamanya. Maka, hal
itu bukan ghibah. Karena ghibah adalah menyebutkan seseorang atau
segolongan orang tertentu saja.
Termasuk ghibah yang diharamkan adalah perkataanmu: "Se-
bagian orang melakukan seperti ini, atau sebagianfuqaha (ahli fikih),
atau sebagian orang y^ng mengaku punya ilmu, atau sebagian mufti,
atau sebagian orang yangdianggap baik, atau orang yangmengaku ahli
zuhud, atau orang yangmelewati kita hari ini, atau sebagian orang yalrLg
kita lihat," atau yangseumpamanya,jika teman bicaranya memahami
dengan jelas orang y^ngdimaksud; karena maksudnya bisa dimengerti.
Termasuk ghibah yang diharamkan adalah yang dilakukan
orang-orangyangbelajar fikih dan ahli ibadah; sesungguhnya mereka
berpaling dari ghibah dengan cara menyindir, namun bisa dimengerti
seperti disebutkan lan gsun g. Salah seo ran g b ertany a kep ada temannya:
"Bagaimana keadaan Fulan?" temannya menjawab: "Semoga Allah
\ffi memperbaiki keadaan kita; semoga Allah lE mengampuni kita;
semoga Allah ffi memperbaiki keadaannya; kita memohon 'afiyat
kepada Allah \H Kita memuji Allah W yang tidak menguji kita
dengan masuk ke dalam kegelapan; kita berlindung kepada Allah \H
dari kejahatan; semoga Allah \1|9 melindungi kita dari sifat malu yang
sedikit; semoga Allah W menerima taubat kita...." dan lainnyayang
menyerupai hal itu dan memberi pengertian tentang kekurangan orang
yangdimaksud. Semua itu adalah ghibah yangdiharamkan.
Sama juga kalau seseorang berkata: "Si Fulan sedang diuji dengan
sesuatu y^ngkita semua pun mendapat ujian yangsama, atau dia tidak
bisa menghindar dalam hal ini, kita semua melakukannya."
Ini adalah beberapa contoh, namun secara umum, ghibah adalah
engkau memberi pengeftian kepada orang lain untuk menjelaskan ke-
kurangan orang lain, seperti yangtelah dijelaskan.
Semua ini dapat diketahui lewat pemahaman hadits yang telah
kami sebutkan dalam bab sebelum ini dari shahih Muslim dan lainnya
di dalam definisi ghibah. lVallaahu a'lam.
Perintah Memelihara Lisan
Lar angan menden g arkan ghibah
Ketahuilah, sebagaimana ghibah diharamkan kepada pelakunya,
iapun diharamkan bagi yang mendengarkan dan membenarkannya. \fajib
atas orangyang mendengar orang lain memulai ghibah yxLgdiharamkan
untuk melarangnya, 1lka dia tidak khawatir terjadibahaya nyata.
Jika ia takut hal itu terjadi, dia wajib untuk mengingkari dengan
hatiny adan menin ggalkan maj elis tersebut, j ika bisa menin ggalkannya.
Apabila ia sanggup mengingkari dengan lisannya, atau me-
motong pembicaraan ghibah tersebut dengan hal lain, niscaya ia harus
melakukan hal itu. Jika tidak, maka ia berdosa.
Jika ia mengucapkan dengan lisannya; "Diamlah!" sedangkah
hatiny a men gin ginkan pemb icar aan tersebut diteruskan, Abu Hamid
al-Ghazaliberkata: "Itu adalah sifat munafik yang tidak melepaskarLnya
dari dosa, dia harus mengingkarinya dengan hatinya."
Jika dia terpaksa berada di tempat y^ngdi dalamnya ada gbibah,
sedangkan dia tidak bisa mengingkarinya, atau mengingkari tapi
ditolak, dan dia tidak mungkin meninggalkan tempat itu dengan
salah satu cara; maka tetap haram bagrnya untuk mendengarkan
dan memperhatikan ghibah tadi. Namun, caranya adalah berdzikir
kepada Allah W dengan lisan dan hatinya, atau dengan hatinya saja,
atau berfikir tentang persoalan lain, agar dia tidak mendengarkannya.
Dalam keadaan seperti ini, mendengar tanpa bermaksud mendengarkan
dan memperhatikan tidaklah membuatnya berdosa. Kalau setelah itu
keadaan memungkinkan untuk berpisah, sedangkan mereka tetap
dalam pembicaraan ghibah dan sejenisnya, wajiblah bagtnyaberpisah.
Firman Allah W:
ciil i; "# ,;;bWr"ei,_#p_r$i -L,i$*
;;fi'{ {,4rri'i 35>6 }4li ii$-eg::r *{
{@ioPi
390 Bab XXII
"DAn apabila kamu melibat orang-ord.ng rnenxperolok-olokkan dlat-d.yat
Kami, maka tinggalkanlah rnereka sebingga mereka membicarakan
-plaermanbgicaanraan ydng lain. Dan jika syaitan meniadikan kamu lupa (maka
ini), janganlab kamu duduk bersama orang. ord.nSyangzbalim
itu sesudab teringat (akan larangan itu)." (QS. Al-An'aam: 68)
Kami meriwayatkan dari Ibrahim bin Adham'4:$5 bahwasanya
dia diundang ke sebuah walimah. Ia pun hadir, lalu mereka bercerita
tentang seseorang y{Lgbelum datang. Mereka berkata: "sesungguhnya
dia berat." Ibrahim berkata: "Aku melakukan ini dengan diriku sendiri,
di tempat aku menghadiri y^rLg ada ghibab padanya. Dia pun keluar
dan tidak makan selama tiga hari.
Di antara sya'ir yangdibacakan tentang ini adalah:
*iruFpo&)
,,F\ f Aq\o'raK
u*Ul:g,$\i
,-j;v*t1\d-ix;
j agalah p enden garanmu dari menden gark an perkataan b uruk
seperti menjaga lisan dari mengucaPkan perkataan buruk'
ketika engkau mendengarkan perkataarn buruk,
sama saja seperti orang y^ngmengatakanny^, maka hati-hatilah.
Pasal 3
CARA MENOLAK GHIBAH
Ketahuilah, bab ini memiliki banyak dalil dari al-Qur-an dan as-
Sunnah, tetapi saya hanya menyebutkan secara ringkas sebagai isyarat
kepada beberapa sisi. Siapa y^rLg mendapat taufiq, ia akan tercegah
d.rgrrrrya. Dan barang siapa ymLgtidak memPerolehnya, ia pun tidak
bisa berubah, meskipun telah membaca berjilid-jilid.
Perintah Memelihara Lisan
Pegangan bab ini adalah dengan menampakkan nasb-nash yang
telah kami sebutkan tentang larangan ghibah kepada dirinya sendiri,
kemudian ia merenungkan firman Allah W:
*Tiada suatu ucapdn pun yang diucapkan melainkan ada di dekatnya
Malaikat pengaa)as ydng selalu hadir." (QS. Qaf: 18)
Dan firman-Nya:
{@'V;;t'^'riv$x;A }
" ... DAn kamu rnenganggapnyd, suatu yang ringan saja.Padabal dia pada
sisi Allab adalab besar. (QS. An-Nuur: 15)
HADTTS NO. 1023 (SHAHTH)
Hadits shahih yarLgtelah kami sebutkan:
Vq*'lq rit dj{ u $a $ ux"& EJfl! '& ,F.}r';t|
":$g-
"Sesungguhnya seseorang y^ng berbicara dengan kata-kata yang me-
ngandung kemurkaan Allah W tanpamemikirkanny^, maka kalimat
itu dapat menjerumuskannya ke dalam Neraka Jahannam.,u
Begitu pula dengan hadits lainnya yangtelah kami sebutkan dalam
bab perintah memelihara lisan dan bab ghibah.
Termasuk hal itu adalah ucapan mereka; "Allah [E bersamaku;
Allah ffi menyaksikanku; Allah \l?g memandang kepadaku."
Dari al-Hasan al-Bashri'+lti5, bahwasanya seseorang berkata ke-
padanya:
26 Sbahih. Telah lewat pada nomor (1005). l
392
Bab XXII