The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

KITAB AL-ADZKAR 2 (Imam Nawawi)

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by waroengdakwah, 2022-08-12 09:48:20

KITAB AL-ADZKAR 2

KITAB AL-ADZKAR 2 (Imam Nawawi)

Jika orang yangdiberi salam itu secara suka rela bermaksud akan
menjawab salam, apakah disyari'atkan baginya unruk menjawabnyq atau-
kah sunnah baginya? mengenai hal tersebut, berikut ini penjelasannya:

Adapun orang y{Lgsedang buang air kecil atatyatgsemisalnya,
maka dimakruhkan baginya menjawab salam. Masalah ini telah kami
sampaikan sebelumnya di permulaan kitab.

Sedangkan orang yutgsedang asyik makan arau yang semisalnya,
maka dianjurkan baginya untuk menjawab salam pada keadaan di mana
tidak wajib bagrnya menjawab.

Bagi orangy^ng sedang mengerjakan shalat, maka diharamkan
baginy auntuk mengucapkan: ana'alaikurnussakm. D anjika dia melaku-
kan hal tersebut, maka shalatnya menjadi batal, ini berlaku ketika dia
mengetahui secara pasti hukum haram hal tersebur. Terapi jika dia
tidak mengetahui hukum haramnya maka menurut pendapat yang
benar bahwa shalatnya tidak batal. Jika dia mengucapkan: 'akihissakm
dengan lafazh gbaibab (orang ketiga), maka shalatnya tidak batal, karena
hal tersebut sebagai do'a dan bukan khithab. Yang benar menurut
sunnah adalah menjawab salam dalam shalat dengan menggunakan
isyarat dan tidak perlu mengeluarkan kata-kata sama sekali. Tetapi jika
dia menjawab salam tersebut secara lisan setelah selesai shalat maka hal
tersebut tidak dilarang.

Sedangkan bagi mu'adzin, dia tidak dimakruhkan untuk men-
jawab salam dengan lafazhyangbiasa diucapkan, karena hal itu mudah
dilakukan nya dattidak membatalkan edzardan tidak juga merusaknya.

Pasal 6

ORANG YANG BOLEH DAN TIDAK BOLEH
DIBERI SALAM SERTA ORANG YANG BOLEH DAN

TIDAK BOLEH DIJAVAB SALAMNTYA

Ketahuilah, bahwa seorang Muslim yang tidak diketahui kefasikan
dan kebid'ahnya, boleh diberi salam dan boleh juga dijawab salamnya.
Disunnahkan baginya mengucapkan salam dan salamnya pun wajib
dijawab.

Salam, Meminta lzin, Mendo'akan Orang Bersin ... 133

Para sahabat kami mengatakan, dalam hal ini, bahwa hukum

salam arltara.seorang wanita dengan wanita lainnya adalah sama sePerti
orang laki-laki dengan laki-laki lainnya.

Sedangkan wanita terhadap laki-laki, Imam Abu Sa'ad al-Mutawalli
berkata: "Jika wanita itu isterinya, budaktTya ata:u muhrimnya, maka

posisinya dengan laki-laki itu sama dengan kedudukan laki-laki ter-
hadap laki-laki lainnya, sehingga disunnahkan bagi masing-masing
dari keduanya untuk memulai salam dan bagi y{Lgdiberi salam untuk

menjawab salamnya tersebut.

Jika wanita itu bukan muhrimnya,llkawanita tersebut tampak
cantik dan dikhawatirkan akan mengundang fitnah padanya, maka
laki-laki tidak boleh memberi salam kepadanya. Jika ada lakiJaki tetap
memberikan salam kepadanya, maka tidak boleh bagi wanita tersebut
untuk menjawabnya. Dia juga tidak boleh mulai memberi salam kepada
laki-laki. Tetapi jika dia tetaP memberi salam kepadanya maka dia tidak
berhak mendapatkan jawaban, dan jika laki-taki itu menjawtbnya,maka
hal tersebut dimakruhkan.

Jika wanita tersebut sudah tua dan tidak mengundang fitnah,
maka dibolehkan baginya untuk mengucaPkan salam kepada orang
laki-laki dan orang laki-laki iuga boleh menjawab salamnya. Dan jika
wanita tersebut terdiri dari bebe raPa or^nB, maka seorang laki-laki
boleh mengucapkan salam kepada mereka, atau sekelompok laki-laki
dibolehkan bagi mereka untuk memberi salam kepada seorang wanita.
Hal tersebut dibolehkan selama tidak dikhawatirkan munculnya fitnah
pada diri mereka dan juga wanita tersebut.'

HADITS NO. 6ee (SHAHIH)

Kami meriwayatkan di dalam kitab Sunan Abi Dawud, sunan
at-Tirmidzi, Sunan Ibnu Majah, dan lainya dari Asma' binti Yazid
Qs' , dia mengatakan bahwa,

".\ilb;*, i# iy-M ritt Jn qie';;'

134 Bab XVIII

"Rasulullah ffi pernah berpapasan dengannya (Asma') y^rg saat itu

sedang bersama beberapa orang wanita, lalu beliau memberi salam
kepada kami."'

At-Tirmid zi mengatakan, "Hadits hasan. "

Yang saya sebutkan di atas adalahlafazh riwayat Abu Dawud.

Sedangkan riwayat at-Tirmidzi, di dalamnya disebutkan: dari Asma':

W) g,gj6,:'y3ru;Jt b,
)?-;t zi
V;- e-y" d,r J dttlrl

o-l.,,.r

'Bahwa pada suatu hari, Rasulullah M, pernah berjalan melintasi
masjid yaing di sana ada beberapa orang wanita yang sedang duduk-

duduk, maka beliau memberi salam sambil memberikan isyarat dengan

talrgarfitya.

HADITS NO. 7oo (DHA',IF)

Kami meriwayatkan di dalam kitab Ibnu as-Sunni dari Jarir bin

Abdillah eE : -jfrL?*

". #,y'y M titt &t,',i\'

"Bahwa Rasulullah M pernah berjalan melewati beberapa orang

wanita, lalu beliau mengucapkan salam kepada mereka.",o

HADTTS NO. 701 (SHAHTH)

Kami juga meriwayatkan di dalam kitab Shahih Bukhari dari

Sahal bin Sa'ad $ , dia berkata: "Di kalangan kami ada seorang

wanita, (dalam sebuah riwayat disebutkan: kami memiliki seorang

wanita yatgsudah tua) yang biasa memetik buah silq (sejenis ubi) dari
pohonnya, lalu menaruhnya ke dalam kuali. Dia juga biasa menumbuk

D Shdhih tanpa penyebutan isyarat. Tahbrijnya telah diberikan sebelumnya pada nomor 687.

r0 Dha'if. diriwayatkan Ahmad QV/357 dan 363), al-Baghawi di dalam khab Syarhu as-Sunnah

W265),Ibnu as-Sunni di dalam kiab 'Amal al-Yaum ua al-Lailah Q25).
Saya berkata sanad hadits ini dha'if. lihat juga secara seksama kitab Majma'uz Zazaaa'id

(vrrv38).

Salam, Meminta Izin, Mendo'akan Orang Bersin ... 135

biji-biii gandum. Jika kami sudah selesai menunaikan shalat Jum'at,
maka kami kembali dan mengucapkan salam kepadanya, kemudian
dia menyuguhkan makanan itu kepada kami."''

Saya berkata,,kata $;ui berarti menumbuk.

FTADTTS NO. 702 (SHAHIH)
Kami juga meriwayatkan di dalam kitab Shahih Muslim dari

IJmmu Hani' binti Abi Thalib .#, dia berkata:

, i:;fi'ry65, #il';) A* 6 M (#t :,fi'

"Aku pernah mendatangi Nabi ffi saat terjadi Fatbu Makkah (Pem-

bebasan Kota Mekah) yengketika itu beliau tengah mandi, sementara
Fatimah menutupi beliau, lalu aku mengucapkan salam ...."r2 (alu

Llmmu Hani'binti Abi Thalib menyebutkan hadits tersebut).

Mengucapkan salam kepada abludz Dzimmab"

Men genai ab lad,z dzimmab, sahtbat-sahab at kami berb eda p endap at
tentangnya. Tetapi y{Lgpasti, mayoritas mereka menyebutkan bahwa-
sanya tidak diperbolehkan memulai salam kepada mereka.

Sedangkan yang lainnya berkata hal itu bukan haram, tetapi

hanyasekedar makruh. Dan jika mereka mengucaPkan salam kepada
seorang Muslim maka hendaklah dia menjawab hanya dengan me-
ngatakan: *\Va'alaikum" saiadan tidak boleh lebih dari itu.

Al-Qadhi al-Mawardi menceritakan kepada sebagian sahabat kami

bahwasanya diperbolehkan untuk memulai salam kepada mereka,
tetapi yarlgmemberi salam hanya pada kalimat: assalamu'alaika dan

tidak boleh men ggunak an laf azh j amak (assalamu' alaikum) .

Al-Mawardi juga mengisahkan bahwa dalam memberikan

jawaban salam kepada mereka, jika merekayangmemulai salam maka

)t HR. Al-Bukhari 6I/33 -Fathul Bazn).

l2 HR. Muslim (72 d^n 336).

Saya berkata, al-Mushannil terlewatkan, bahwa hadits ini terdapat pada Bukhari (/387 dn 469 -

Fat-bal Baar).

Ahludz Dzi--ah: Orang kafir yang tinggal di daerah keLuasaan negara Islam dan mendapat

jaminan perlindungan dari penguasa Muslim.

136 Bab XVIII

hendaklah dia mengucapkan: ua'ahihurnassahm,tetapi dia tidak boleh
men guc ap kan: anarab matu I hb.

Kedua pandangan tersebut di atas tidak benar dan tidak bisa diterima.

HADTTS NO. 703 (SHAHTH)

Kami meriwayatkan di dalam kitab Shahih Muslim dari Abu

Hurairah 45 bahwa Rasulullah Mbersabda:

IA'gi,-* O 15,\3 .f-->{IJ u,6:Vlt \S3Hr Dj*+Y,

@4?l Jtt;Fb6

Janganlah kalian memulai salam kepada orang-orang Yahudi dan

orang-orang Nasrani. Jika kalian menjumpai salah seorang dari mereka
di jalanan maka desaklah dia ke tempat paling sempir.'*

HADTTS NO. 704 (SHAHTH)

Kami juga meriwayatkan di dalam kitab Shahih Bukhari dan

Shahih Muslim dari Anas & , dia berkata Rasulullah ffi bersabda:

k?i4 tilisr.r$l pilqe * tsi,

iJika ahlul kitab mengucapkan salam kepada kalian, maka ucapkanlah:
wa'alaih.um.ntt

HADTTS NO. 70s (SHAHTH)

Kami meriwayatkan di dalam kitab Shahih Bukhari dari Ibnu
IJmar qEE,, bahwasanya Rasulullah ffitelah bersabda:

,j33 olc. it:ll ,l;A &4w\1 l,;Al *,st,

(-r$L')

r{ HR. Muslim (2167).
15 HR. Al-Bukhari SUa2 -fathil tuar) dan }ugt Muslim (2163).

Salam, Meminta Izin, Mendo'akan Orang Bersin ... 137

'Jika orang Yahudi mengucapkan salam kepada kalian, maka sebenarnya

rrlrh r.ot"t g dari mereka mengucapkan, 'assaam 'alaikum (semoga

kebinasaan menimpa kalian). Maka ucapkanlah, wa'alaika (demikian
juga atasmu)."'u

Dalam masalah ini terdapat banyak hadits senada dengan apa

yangtelah kami sebutkan. Wallabu a'lam.

Abu Sa'ad al-Mutawalli berkata: 'Jika ada seseorangyaugtelah
mengucapkan salam kepada seseorang yang dia kira Muslim tetapi
terny ata kafir, maka disunnahk an bagtnya untuk menarik kembali
salamnya sambil mengatakan kepad anya, "Kembalikan salamku
kepadaku." Tujuan dari hal tersebut adalah untuk menekannya serta
memperlihatkan kepadanya bahwasanya tidak ada kedekatan arLt^ra

mereka berdua.

HADTTS NO. 706 (IVIAUQUF HASAN LIGHAIRIHI)

Diriwayatkan bahwa Ibnu lJmar u#F.-, Pernah mengucapkan salam
kepada seseorang, lalu dikatakan:

tf" .,U--\i'rF -":t,'rl Jv't'$, & i\-

"Dia itu seorang Yahudi." Maka Ibnu Umar Pun mengikutinya seraya
berkata kepadanya: "Kembalikan salamku podakg."rz

36 HR. Al-Bukhari (XI/42 dan XII/280 -Fat'hul Baar), dan Muslim (2164).
)7 Mauquf hasan ligbair;bi. Al-Hafiz mengatakan: 'Al-Mushannif tidak menyebutkan-siap.a y,rng
-d"iroiwi"akyaht.kia;on'yal"-lBaDihraoqisaiy;aap^eUrn-ahkhml;benSjyrurm'abpuaion[y-aI*odri. dalam-kiab Jaami' Ibni lvahab. Darr
Demikiao itu pula disebutkan di
yang

dalam kitab al-Fatuuhaat ar'Rabbaniyab (Y / 344).

Saya berkata, telah diriwayatkan Ibnu \(ahab, dan di antara ialannyl- al-Baihaqi di dalam kitab
SyL'oUu al-Iman (8905): aku pernah mendengar_'Abdullah bin 'Umar menyampaikan h.adits dari
Nafi' bahwa Ibnu 'Umar: (atu dia menyebrrtkan hadits tersebut). Sanad ini dha'if, karena di
dalamnya terdapat 'AbdulaL bin'Umar-yang dia adalah al-Umari al-Madani; dha'if' Dapat pula
sry" krtrk"o, Ibnu Vahab juga meriwayaikr" hrditr senada, dan di antara jaltnry;- al-Iaihaqi di
da'lam kitab, 51u'abu al-Iminitsoo); -il*l.ri jalan as-Siri bin Yahya dari Sulaiman at-Taimi dari

Ibnu Umar.'Din ini adalah sanad y"ng rtjalnya uiqat, akan tetapi ia munqathi'(terputus), karena
Sulaiman at-Taimi tidak pernah mendengar langsung dari Ibnu 'IJmar'

Kesimpulannya, hadits ini dengan seluruh jalanrya adalah mauquf hasan. lv'alkhu a'lam.

138 Bab XVIII

HADTTS NO. 707 (SHAHTH)

Saya berkata: dan kami juga telah meriwayatkan di dalam kitab
Muwaththa' Malik il.5/,, bahwa Malik pernah ditanya mengenai orang
y^ngmemberi salam kepada orang Yahudi atau orang Nasrani:

'.:o!i,; lii5.i , J\furd{!

"Apakah dia harus menariknya kembali salamnya tersebut?" Maka dia

pun menjawab: "Tidak." Demikian itulah madzhabnya."

Pendapat inilah yangmenjadi pilihan Ibnu al-Arabi al-Maliki.

Abu Sa'ad mengatakan, "Jika ada seseoralgyarag hendak mem-
berikan salam penghormatan kepada orang dzimnri, maka dia boleh
melakukannya tanpa menggunakan lafazh salam, seperti misalnya
dengan kalimat: *Hadaakallab (Semoga Allah memberimu petunjuk),"
atau " An'Arnallahu shababaka (Semoga pagimu menyenangkan). "

Saya berkata,apayang disampaikan oleh Abu Sa'ad ini tidak men-
jadi masalah jika memang dibutuhkan, sehinggadiaboleh mengucapkan:
"Mudah-mudahan pagi ini engkau dalam keadaan baik." Atau "semoga
pagi ini engkau berbahagia," atau "semoga engkau dalam keadaan sehat
di pagi ini." atau "semoga Allah memberimu kebahagiaan di pagi hari

ini." atau "Semoga Allah memberimu kebahagiaan pagi ini." Atau
"Semoga Allah memberimu kenikmatan pagi ini." dan seterusnya.

Jika dia tidak memerlukan hal tersebut, maka y^ngterbaik adalah
tidak mengucapkan apapun. Sebab, pemberian salam penghormatan

itu akan memberikan keleluasaan dan kelunakan kepadanya, serta

memperlihatkan kecintaan. Padahal kita diperintahkan untuk bersikap
tegas kepada mereka, dan dilarang untuk mencintai mereka, sehingga

kita tidak perlu memperlihatkan semuanya itt. Wallaabu a'lam.

Ketika melintasi iamaah yang di dalamnya berkumpul orang
Islam dan orang kafir

Jika ada seseorang berjalan melintasi suatu jamaah yang dr

dalamnya terdapat orang-orang Muslim atau gabungan ^ntara orang

r8 Ia terdapat di dalam ki:.ab, al-Mutoatba'@,/960).

Salam, Meminta Izin, Mendo'akan Orang Bersin .. 139

Muslim dan orang-orang kafir, maka yffigdisunnahkan baginya adalah
memberi salam kepada mereka dengan tujuan hanya kepada kaum
Muslimin atau orang Muslim saja.

HADTTS NO. 708 (SHAHIH)

Kami meriwayatkan di dalam kitab Shahih Bukhari dan Shahih

Muslim dari Usamah bin Zid'rib.:

t#a6.',rat3 :y E5vt *,-# ey iW gpt',i'

''M tfi'i:e7* ept:9uiri

"Bahwa Nabi ff, pernah berjalan melewati suatu majelis yang di

dalamnya terdapat orang-orang Muslim, orang-orang musyrik para

penyembah berhala, dan orang-orang Yahudi, maka Nabi ffi Pr.

mengucapkan salam kepada mereka."'

Menulis surat kepada orang musyrik

Jika seorang Muslim mengirim surat kepada orang musyrik, y{Lg
di dalamnya dituliskan kalimat salam etav yang semisalnya, maka
hendaklah dia menuliskan seperti contoh hadits berikut:

HADTTS NO. 7oe (SHAHIH)

Apa yang kami riwayatkan di dalam kitab Shahih Bukhari dan

$Shahih Muslim di dalam hadits Abu Sufyan tentang kisah Heraclius:

#*tiLlirs+i,r +P #b,6W tittJ,i,'ai'

,..eiiir cr,y&?Y,6)t

"Bahwa Rasulullah M pernah menulis surat yar.g berisi: Dari

Muhammad, hamba sekaligus Rasul Allah kepada Heraclius, Pembesar

Romawi, semoga keselamatan terlimpah kepada orang-orang yiltg

mengikuti petunjuk.'oo

3e HR. Al-Bukhari (VIIV230 dan W3S - Fat bd tuan) dan Muslim (f298).
10 HR. Al-Bukhari (l/31-32 -Fathal tutn) dan juga Muslim (1771).

140 Bab XVIII

Ucapan ketika menjenguk orang dzimmi

Perlu diketahui bahwa sahabat-sahabat kami berbeda pendapat
mengenai hukum menjenguk orang dzimmi. Ada sekelompok orang
yang mensunnahkannya, ada kelompok lain yang melarangnya. Asy-
Syasyi menyebutkan perbedaan tersebut dan kemudian dia mengata-
kan: "Yang benar menurut saya, secara global, menjenguk orang
kafir itu diperbolehkan. Pendekatan dalam hal ini tergantungpada

jenis hubungan yarLg terjalin, baik itu hubungan ketetanggaarn art^tt

kekerabatan."

Saya katakan: "Apa yarlg dikemukakan oleh asy-Syasyi di atas
adalah baik."

HADTTS NO. 710 (SHAHTH)

Dan kami telah meriwayatkan di dalam kitab Sbahih Buhhari dari
Anas 4H , dia bercerita:

'iA,i:ri:; M gt tti',u> ru, W gl iU &X ?e 3K "

'.Vi,rl it;t,9V'&

"Ada seorang remaja Yahudi yang mengabdi kepada Nabi ffi. Suatu ketika,

anak itu jatuh sakit, maka Nabi ffi datang menjenguknya lalu beliau

duduk di dekat kepalanya seraya berkata kepadanya: 'Masuklah Islam.'o'

Kemudian anak itu melihat ke arah bapaknya yang ketika itu
tengah berada bersamanya, maka ayahnya pun berkata: 'Turutilah
Abu al-Qasim.'

Maka anak itupun memeluk Islam, lalu Nabi ffi keluar serayl

mengucapkan:

((:t!Jl br til3i.rir dl 1lir lt

'Segala puji hanya bagi Allah yangtelah menyelamatkan dirinya dari
api Neraka."'

al HR. Al-Bukhari @,/2t9 dan 280 sena/J/Llg - Fat-hul Baar).

Salam, Meminta Izin, Mendo'akan Orang Bersin ... 141

HADTTS NO. 711 (SHAHIH)

Kami juga meriwayatkan di dalam kitab Shahih Bukhari dan

Shahih Muslim dari al-Musayyib bin Hazn, orang tua Sa'id bin al-

Musayyib g9' , dia berkata:
a7;$'!
,?U,J\n,M,itt &rri;Vr;6jl 4vu1 -U

"tt ".... lLl t,l

"Ketika Abu Thalib tengah menghadapi alalnya, Rasulullah ffidatang
menjenguknya, lalu beliau bersabda: 'li7ahai pamanku, katakan,
tidak ada ilah selain Allah...'o'Lalu al-Musayyib menyebutkan hadits

tersebut selengkapnya.

Saya berkata, selayaknya bagi yang menjenguk orang dzimmi
untuk mengajakrLya agar masuk Islam serta menjelaskan kepadanya
berbagai kebaikan Islam sambil menyarankan agar berpegang teguh
padanyadan menyuruhnya segera memeluknya sebelum tiba saat taubat
tidak lagi bermanf.aat. Kalau dia mendo'akannya, maka hendaklah dia

mendo' akan sup aya dia diberi petunj uk atau y ang semisalnya.

Mengucapkan salam kepada ahli bid'ah

Bagi pelaku bid'ah dan orang yangbiasa mengerjakan dosa besar
serta tidak mau bertaubat, disarankan untuk tidak memberi salam dan
tidak juga menjawab salam mereka. Demikian itu yang disampaikan
oleh al-Bukhari dan ulama-ulama lainnya.

HADTTS NO. 712 (SHAHIH)

Dalam masalah ini, Imam Abu Abdullah al-Bukhari berhujjah

di dalam kitab Sbabibnyadengan apayangkami riwayatkan di dalam
kitab Shahih Bukhari dan Shahih Muslim mengenai kisah Ka'ab bin

Malik gF ketika dia dan dua orang temannya memutuskan untuk

tidak ikut Perang Tabuk. Ka'ab bercerita:

ffi*Lr &4.Ns'

42 HR. Al-Bukhari (388a) dan Muslim (24). Bab XVIII
142

"tY ;f f--fll b,,,i;ilry b,Ji;S4{o

"Rasulullah ffi melarang berbicara dengan kami." Lebih lanjut, dia

bercerita, ketika itu aku mendatangi Rasulullahffilalu mengucapkan
salam kepada beliau, seraya bertanya(dalam hati), "Apakah kedua bibir
beliau bergerak untuk menjawab salamku atau tidak?".:

Bukhari berkata: : 'Abdullah bin'Amr berkata:

'._,!u*Fgt|,i\'

'Janganlah kalian memberi salam kepada para peminum khamer."

Saya berkata, kalau terpaksa harus memberi salam kepada orang-
orang yangberbuat zhalim, misalnya dia masuk ke dalam lingkungan
mereka dan dia merasa takut akan kerusakan pada agamadan dunianya
atau yanglainnya, jika dia tidak mengucapkan salam, maka dia boleh
mengucapkan salam kepada mereka.

Imam Abu Bakar bin al-Arabi berkata, para ulama pernah

mengemukakan, "Dia boleh mengucapkan salam, dengan niat bahwa
salam ini merupakan salah satu dari nama-nama Allah Ta'ala." Dengan
pengertian, Allah senantiasa mengawasi kalian.

Mengucapkan salam kepada anak-anak

Adapun kepada anak-anak, maka yang disunnahkan adalah
memberi salam kepada mereka.

HADTTS NO. 713 (SHAHIH)

Kami meriwayatkan di dalam kitab Shahih Bukhari dan Shahih

Muslim dari Anas gE bahwadiapernah berjalan melewati anak-anak,

maka dia pun mengucapkan salam kepada mereka, seraya berkata:

'.iu Mtfi'oK'

"Nabi ffi pernah melakukan hal tersebut."*

'r HR. Al-Bukhari (aa18) dan Muslim (2769).

'4 HR. Al-Bukhari (Xl/32 - Fat hul Baar) dan juga Muslim (2168).

Salam, Meminta lzin, Mendo'akan Orang Bersin ... 143

Dan dalam sebuah riwayat Muslim darinya:

".?5L;* cgg & -;" W itt ir';,'oi "

'Bahwa Rasulullah ffipernahberjalan melewati anak-anak lalu beliau
pun memberi salam kepada mereka."

HADTTS NO. 714 (SHAHTH)
Kami meriwayatkan di dalam kitab Sunan Abi Dawud dengan

sanad shahihain dari Anas:

'.?5L;t|,'o;Fti9tllt & -y. W tht J::r'oi'

"Bahwa Nabi ffipernah berjalan melintasi anak-anak yara1 tengah

bermain, maka beliau mengucapkan salam kepada mereka.o5
Kami juga meriwayatkannya di dalam kitab Ibnu as-Sunni dan

j:;rgayanglainnya. Di dalamnya dia bercerita bahwa Nabi berucap:

(.3wu's-.[Lix-Jt ll

"semoga keselamatan selalu bersama kalian, wahai anak-anak."

Pasal T

TENTANG ETIKA DAN BEBERAPA PERMASALAHAN
YANG MENYANGKUT SALAM

HADTTS NO. 71s (SHAHTH)
Kami meriwayatkan di dalam kitab Shahih Bukhari dan Shahih

Muslim dari Abu Hurairah €5 , dia berkata, Rasulullah ffi ber-

sabda:

t'11.r;$ir WtV eel\ J6,prJb,..iiu3t & +tgt g*.! p

'5 Shahih. Diriwayatkan Abu Dawud (5202), an-Nasa-i di dalam kitrb 'Amal al-Yaum uta al-Lailah

(331), Ibnu as-Sunni di dalam khrb'Amal al-Yaum uta al-Lailab Q27).
Saya katakan: 'Sanadnya shahih."

144 Bab XVIII

"Hendaklah orang y^ng berkendaraan memberi salam kepada orang
yangberjalan kaki, orang yaagberjalan memberi salam kepada orang
yangduduk, dan orang y^ngberjumlah sedikit memberi salam kepada
yan1 berjumlah banyak."*

HADTTS NO. 716 (SHAHTH)

Dan dalam riwayat Bukhari disebutkan:

((.J45it t' WV eq\A\i6,pu V,i;{Jt,t"'*At ;l-+ ll

"Orang yang lebih muda hendaklah memberi salam kepada orang
yanglebih tua, orang y{tgberjalan memberi salam kepada orang yang

duduk, dan orang yangberjumlah sedikit memberi salam kepada orang
y ang berj umlah b any ak." o'

Sahabat-sahabat kami dan juga ulama lainnya mengatakan: "Apa
yaragdisebutkan di atas adalah yan1sunnah. Tetapi, jika mereka me-
nyalahi aturan tersebut, yakni orang yang berjalan memberi salam
kepada orang yang berkendaraan atau oranag yang duduk memberi
salam kepada keduanya, maka y^ngdemikian itu tidak dimakruhkan.

Hal tersebut secara jelas dinyatakan oleh Imam Abu Sa'ad aI-
Mutawalli dan yang lainny a.

Berdasarkan hal tersebut, maka tidak dimakruhkan pemberian
salam oleh orang-orang y^ngjumlahnya lebih banyak kepada orang-
orangyangjumlahnya lebih sedikit, orang y^nglebih tua kepada-yang
lebih muda. Pelanggaran etika salam yangdisunnahkan itu jelas sebagai
tindakan meninggalkan salam y^ng semestinya berhak diterima dari
yanglainnya.

Etika seperti itu berlangsung saat dua orang berpapasan di tengah
1alan. Sedangkan, jika ada seseorang mendatangi orang yang sedang
duduk maka orang yang datanglah yang semestinya memulai salam,
bagaimana pun keadaannya, baik dalam posisinya sebagai orang yang
lebih muda atau orangyang lebih tua, dalam kelompok yang lebih

45 HR. Al-Bukhari (K/15), dan Muslim (2160).
47 FIR. Al-Bukhari (XI/14,19 - Fat-hal Baarfi.

Salam, Meminta Izin, Mendo'akan Orang Bersin ... 145

sedikit maupun kelompok yangberjumlah lebih banyak. Al-Qadhi
Mawardi menyebut yaurLg kedua ini sebagai sunnah sedangkan yalrLg

pertama sebagai etika. Dalam hal keutamaan, dia memposisikan etika

berada di bawah sunnah.

Mengkhususkan salam kepada orang-orang tertentu

lik,Al-Mutavrell i msngxlakan: ada orangyarrg berpapasan dengan

satu jamaah, lalu dia ingin mengkhususkan salamnya bagi sejumlah

orang saja dari mereka, maka ymgdemikian itu dimakruhkan. Sebab,

tujuan salam adalah keakraban dan kedekatan. Pengkhususan sebagian

orang htnya akan menimbulkan keterasingan bagi yang lainnya,

bahkan mungkin hal itu bisa menjadi penyebab permusuhan.'

Ucapan salam di tempat keramaian

Jika seseorang berjalan di pasar, jalanan ramai atau semisalnyayang
banyak orang berlalu lalang, maka al-Qadhi al-Mawardi menyebutkan

bahwa salam di sini ditujukan kepada sebagian orang saja dan tidak
kepada y{Lglainnya. Lebih lanjut, dia berkata: *Sebab, seandainya dia
memberi salam kepada setiap orang yarLgdia jumpai, niscaya dia akan

lalai terhadap berbagai hal penting dan sudah pasti dia telah keluar dari
kebiasaan yangsudah berlaku.'

Dia juga mengatakan: 'Tujuan dari salam ini ada dua hal: mem-
peroleh cinta kasih atau untuk menolak hal-hal yarugtidak disukai."

Jawaban salam satu orang yang dituiukan kepada orang banyak
Al-Mutawalli berkata: ilika ada satu jamaah memberi salam kepada
seseoran g lalu o ran g itu menj aw eb :' V'a' alaik u m uss alam' dm j awab an
itu ditujukan kepada semua orang yang ada dalam jamaah tersebut,

maka kewajiban menjawab salam kepada semuanyatelah gugur. Sebagai-
mana jika dia mengerjakan shalat jenezahuntuk beberapa ientzahseka-

ligus, maka telah gugur kewajiban shalat jentzah itu bagi semuanya.

LJcapan salam kepada orang banyak

Al-Mawardi mengatakan: Jika ada seseorang masuk ke dalam satu
jamaah y{Lgberjumlah sedikit, maka satu salam sudah bisa mencrkrP
semua orang. Salam satu orang sudah cukup memadai bagi semua

Bab XVIII

orang yarrlg ada. Dan selebihny yarrrg berupa pengkhususan sebagian
dari mereka, merupakan etika ^
dan cukup bagi salah seorang dari
saja

mereka menjawabnya. Bagi siapapun dari mereka yang memberikan

tambahan jawaban maka yarLgdemikian itu hanya sebatas etika.'

Lebih lanjut, dia mengatakan, 'Apabila jamaah itu terdiri dari
banyak orang ytngtidak cukup hanya dengan satu kali salam saja,

seperti misalnya di Masjid Jami' dan majelis perayaan. Dengan demikian,
yarLgsunnah dilakukan adalah hendaklah orang ymghendak masuk
memulai salam pada saat masuk jika anggota i amaah menyaksikannya.

Dengan demikian, itu berarti dia telah menunaikan sunnah salam

kepada semua orang y^ngmendengarnya dan orang yangmendengar

salamnya masuk dalamfardbu hrfaryah untuk menjawabnya.

Jika dia hendak duduk di tengah-tengah mereka, maka gugurlah
sunnah salam terhadap orang-oran g y mgtidak mendengarkan salam-
nya-

Jika dia bermaksud duduk bersama orang-oran gyngberkumpul
setelah kelompok pertama yangtidak mendengar salam terdahulunya,

maka mengenai hal tersebut terdapat dua pendapat di kalangan sahabat-

sahabat kami:

Pertama: bahwa sunnah salam kepada mereka telah tercapai
pada saat memberi salam kepada kelompok sebelum mereka, karena
mereka semua tergabung dalam satu kelompok. Kalau dia mengulangi
'salam lagi kepada mereka, maka yarLgdemikian itu hanya sebatas etika.
Berdasarkan hal tersebut, siapa pun jamaah masjid yang menjawab
salamnya maka telah gagur fardbu h.rfayab dari mereka semua.

Kedua: sunnah salam itu masih tetap ada bagi orang yangbelum
mendengar salamnyayangpertama, jika dia bermaksud untuk duduk
di tengah-tengah mereka. Berdasarkan hal itu, kewajiban menjawab
salam pertama belum gugur dari orang-orang pertama dengan jawaban

orang-orang terakhir.

Salam ketika masuk rumah milik sendiri

Disunnahkan baginya jlkamasuk rumah untuk mengucapkan
salam, apabila di dalam rumah itu tidak ada siapa-siapa, hendaklah dia

mengucapkan:

Salam, Meminta Izin, Mendo'akan Orang Bersin ... 147

'.ii|\:b)r *tr ;qs &Sqivi'XJt "

"semoga keselamatan terlimpahkan kepada kami dan juga hamba-
hamba Allah yangshalih."

Di permulaan kitab, kami telah menjelaskan tentang do'a yang
dibaca seseorang ketika memasuki rumahnya. Demikian juga jika dia

masuk masjid atau rumah orang Lainyangdi dalamnya tidak terdapat

seseorang, maka disunnahkan untuk mengucapkan salam seraya

mengucapkan:

4;rr jili'4Li>rtllr ,(i+\2)t*i,r ;qs &Su-ki-fJt "

".tiKi3 iut 4S

"semoga keselamatan terlimpah kepada kami dan kepada hamba-hamba
Allah yangshalih. Semoga keselamatan selalu terlimpah kepada kalian,
wahai penghuni rumah, serta rahmat dan berkah-Nya."

Sunnah mengucapkan salam ketika akan berpisah dengan
orang lain

Jika dia sedang duduk bersama suatu kaum kemudian dia berdiri
untuk meninggalkan mereka, maka y^ngdisunnahkan memberi salam

kepada mereka.

HADTTS NO. 717 (SHAHTH)
Telah kami riwayatkan di dalaim kitab Sunan Abi Dawud, Sunan

at-Tirmidzi, danlainnya dengan sanadjalryid dariAbu Hurairah .#b ,

dia berkata Rasulullah M bersabda:

tJL;:'*f.,n;;r ri111

((.!j;)i 'u #:u,;;'yi ,ur.*6

"Jika salah seorang di antara kalian sampai di suatu majelis maka
hendaklah dia mengucapkan salam, dan apabila dia hendak berdiri

148 Bab XVIII

meninggalkannya maka hendaklah dia mengucapkan salam jug ,
salam y^ng pertama (ketika datang) tidak lebih utama daripada yang

terakhir."o'

At-Tirmid zi mengatakan: "Hadits hasan. "

Saya berkata: lahiriah hadits ini menunjukkan diwajibkannya

bagi jamaah untuk menjawab salam kepada orang yangmemberi salam
kepada mereka dan yang meninggalkan mereka.

Dua imam, al-Qadhi Husain dan sahabatnya,Abu Sa'ad al-Muta-
walli mengatakan:

"Telah berlaku kebiasaan pada sebagian orang untuk mengucapkan

salam pada saat berpisah. Yang demikian itu merupakan do'a yang

disunnahkan untuk dijawab dan tidak wajib, karena salam penghormatan
itu diberikan pada saat berjumpa dan bukan pada saat berpisah."

Demikian itulah yarlg mereka sampaikan. Tetapi, ungkapan
mereka itu disangkal oleh Abu Bakar asy-Syasyi dari kalangan sahabat

kami, dia berkata: "Ini jelas tidak benar, karena salam itu sunnah diucap-
kan pada saat berpisah, sebagaimana ra juga sunnah pada saat duduk.

Mengenai hal tersebut hadits ini berbicara."

Apa yang dikemukakan oleh asy-Syasyi di atas adalah yang benar.

Yang harus dilakukan ketika melintasi orang yang diperkirakan
tidak akan meniawab salam

Jika seseorangberjalan melewati satu orang atau lebih, sementara
dia menduga kuat, jika dia memberi salam niscaya salamnya itu tidak
akan dijawab, baik karena kesombongan orang yangdilalui tersebut
maupun karena ketidakpeduliannya terhadap orang yang melintas
atau terhadap salam atau karena sebab larnnya, maka sepatutnya dia

'8 Shahih. Diriwayatkan Abu Dawud (5208), at-Tirmidzi Q707), an-Nasa-i di dalam kitab'Amal al-

Yaumutaal-LailabQ69),Ahmad W230,287,439);melaluijalanMuhammadbinAjlandariSa'id
al-Maqbari darlnya. Saya katakan: Sanad ini hasan.

Ditabi'oleh Ya'qub binZaidya,ngadapada Nasa-i (368), sehingga hadits ini shahih.
Dan ucapan al-Mushannif: "Dengan sartd-saned jayyil" memunculkan asumsi bahwa ia memiliki
jalan yang banyak, padahal tidak demikian, tetapi sebenarnya jalan keluarnya adalah saru, yaitu
Sa'id al-Maqbari dari Abu Hurairah.

Salam, Meminta Izin, Mendo'akan Orang Bersin ... 149

tetap memberi salam dan tidak membiarkan terpenjara oleh praduga
tersebut. Sebab, salam merupakan suatu yatgdiperintahkan. Orang
ymgmelintas diperintahkan untuk mengucaPkan salam, dan tidak
diperintahkan untuk dijawab. Bisa saja orang yangdilalui tersebut
menyelisihi praduga dan membalas salam.

Adapun ungkapan orang yangmengatakan tanPa dasar bahwa

salam yengdiucapkan oleh orangyarrg berjalan itu menjadi sebab
munculnya dosa pada orangyengdilalui, maka pendapat y{tgsePerti
itu merupakan suatu kebodohan nyata dan kedunguan yang sangat
jelas. Sebab berbagai perintah, syari'at tidak gugur oleh khayalan-
khayalan seperti itu. Sean dainya kita melihat kepada khayalan-

khayalan menyimpang seperti itu, niscayakitaddak akan dapat men-
cegah kemungkartn yarLgdilakukan oleh orang yangddak mengerti
bahwa perbuatan tersebut mungkar. Dan dugaan kuat kita mengarah
pada kenyataan bahwa dia tidak akan berubah oleh ucaPan kita, karena
pencegahan dari kemungkaran tersebut dan pemberitahuan yang kita
berikan kepadanya mengenai buruknya perbuatan tersebut bisa menjadi
sebab bagi dosanya, jlka, dia tidak melepaskan diri dari perbuatan itu,
ddak kita ragukan lag bahwa kitatidak bisa membiarkan kemungkaran
seperti ini begitu saja. Perbandingan sePerti ini sangat banyak dan sudah
populer.'lZallaabu a'lam.

Disunnahkan bagi orang yangmemberi salam kepada seseorang
dan memperdengarkan salamnya itu kepadanya serta mewajibkannya
untuk menjawab salam dengan syarat-syaratnya,lalu orang y{Lgdiberi
salam itu tidak menjawabnya maka hendaklah dia menarik kembali
salamnya seraya mengahkan: oAku telah membebaskannya dari hakku

dalam menjawab salam." Atau'Aku telah menghalalkannya dari

menjawab salam.' Dan semisalnya. Hendaklah dia menyamPaikan
dengan larfazh seperti itu, karena dengan demikian itu sudah dapat
menggugurkan hak orang ini.lVallaahu a'larn.

HADITS NO. 718 (SHAHIH NAMUN SYADA

Kami telah meriwayatkan di dalam kitab Ibnu as-Sunni dari

$Abdurrahman bin Sylbl, seorang sahabat , diaberkata, Rasulullah

ffi bersabda:

150 Bab XVIII

4((.q,# i U3'^'#If->I..:Jl +vi tv ))

"Barang siapa menjawab salam maka jawaban itu adalah untuknya.

Dan barang siapa tidak menjawab maka dia bukan termasuk golongan
kami."o,

Disunnahkan bagi orang y{rgmemberi salam kepada seseorang
lalu orang yffigdiberi salam tersebut tidak menjawabnya maka di-
sunnahkan baginyauntuk menyampaikan kata-kata berikut ini dengan
lemah lembut: 'Menjawab salam adalah suatu yutgwajib, karenanya
sudah sepantasnya Anda menjawab salam saya agar gugur darimu

kewajiban menjawab salam. lValhabu A'lAm.n

'e Shabib. Riwayat ioi ryadz. Diriwayatkan oleh Bukhari di dalam litab al-Adab al-Mufrad (992),
Abdurrazak di dalamkitab Jaami' Ma'mar (19444); dt a*ara jitnnya. aAtlth Atrmad @,/ aaa); dari

Yahya bin Abi Katsir dariZaid bin Salam dari kakeknya, Abu Salam dari Abu Raryid al-Hadani

dari Abdurrahman bin Syibl, dia berkata, aku pernah mendengar Nabi $ bersaMa, 'Hendaklah

oratrg yang berkendaraan memberi salam kepada orang yatrg berjalan koki, orang yang berjalan

kaki memberi salam kepada orang yang duduk, dan oraag yang berju-hh sedikit memberi sbm

kepada oraag yang berj"mleh lebih banyak. Barang siapa menjawab salam -rka jawaban itu adalah
untuknya, barang siapa tidak menjawab maka dia tidak mendapatkan su:rtu apapun." Di dalam
l<rab Fatbil fuari W/15-L6), al-Hafiz Ibnu Hajar mengatakan, 'sanadnya shrhih." p"o 6isepakad
oleh ryaikh kami (al-Albani) di dalam kheb Sikiktu al-Abadiu asb-Sbabibrt $1a7). Saya berkata,
hadits tersebut merxrrg sepeni yang mereka berdua katakan, di mrnl parx ryalnya tsQat-
Peringatan: di dalam sanadnya menurur Bukhari dan Ahmad eda yar'g gugur, yang telah

diperingatkan oleh ryaikh kami '1iri5 dalam rangka 6sa1x5hih, 56hingga beoar.

Saya berkata, kami berpegang teguh pada hal tersebut karena dua perkara, yang dilupakan oleh

ryaiLh kami sehingga dia tidak menyebutkan keduanya, yaitu:

Pertama: bahwa dia benar terdapat di dalam kfuab al-Adab al-Mtfraddengan ryarrh. ya Fadhhlhbi

asb-sbamad.

Kedua: bahwa Ibnu as-Sunni meriwayatkannya di dalam kit ab 'Amal al-Yaam ua al-bikb Qll):

Mahmud bin Muhammad al-!(asithi memberitahu kemi; {-655"s bin AMul Azhim al-Anbari
memberitahu kemi: Abu'Amir al-Aqabi memberitahu kami dari'Ali bin Mubarak: bahwasanya

dia pernah diberitahu dari Yahya bin Abi Katsir dari Zaj.dbllr. Salam dari kakeknya, Abu Salam

dari Abu Raryid dari'Abdurrehman bin Syibl, dia berkata, Ranrlullah ;s bersaMa: 'Hendaklah
orang yang berkendaraan memberi salam kepa& orang yang berjalan [eki, orang yang berjalan
kaki memberi salam kepa& orang yang duduk, dan orang yang berjumlah sedikit memberi shm

kepada orang yang berj,.mlah lebih banyak. Barang siapa menjawab salam -rLa jawaban itu adalah
untuknya. Dan barang siapa tidak menjawab maka dia butan dari golongan kami."

Saya berkata, ia merupakan sanad yang ,rt loy^ *iqat, selain Syaikh Ibnu as-Sunni, di mrra al-

K-hathib al-Baghdadi telah menulis biografinya di dalam lrttab Tarikhnye @./ 9495), yatg dr

dxfemnya dia tidak menyebutkan jarb meuput a'dil.
Perlu saya sampaikan, bahwa krli-et terakhir ada pada riwayat Ibnu as-Sunni: 'Barang siapa tidak

menjawab salam, maka dia bukan dari golongan kemi," dan yang disebu*an oleh al-Mushannif

'i'E adalah ryadz, karena ia benentangan dengan y^tldidwayatkan oleh para perrwi tsiqrt-

lValhabaa'hm. ^p^

Salam, Meminta Izin, Mendo'akan Orang Bersin ... 151

nr*on,i,?#N IZIN

Allah T a' ala berfirman :

.t HiViG *t3ji :fi,-f{ 6;6afi ffi y
{ W{['1il,3i,

"Hai orang-ord.ng yang beriman, janganlah kamu memasuki rumab
yangbukan rumabmu sebelum mernintaizin dan memberisalam kepada
pengbuninya.... " (QS. An-Nuur: 27)

Dan Allah Ta'alajuga berfirman:

u6ji'b:i4(z^ )21 Mr&JfrniU',tF

{@ ,{;

"DAn apabila anak-anahmu telah sampai urnur baligh, rnaka bendaklah
mereha meminta izin, seperti orang-orangyangsebelum mereka meminta

izin ...." (QS. An-Nuur: 59)

HADTTS NO. 71e (SHAHTH)
Kami meriwayatkan di dalam kitab Shahih Bukhari dan Shahih

Muslim dari Abu Musa al-Asy'ari €5, dia berkata Rasulullah ffi bersabda:

((.67j6 '\yr,'tt,1)iiF *i-X 3r*p;11 11

"Minta izin itu tiga kali, jika diizinkan maka kamu boleh masuk, dan
jika tidak maka kembalilah."'o

HADTTS NO. 720 (SHAHTH)
Dan kami meriwayatkannya di dalam kitab Shabihainjuga dari

Abu Sa'id al-Khudri gE dan y{Lglainnya dari Nabi ffi.''

50 HR. Al-Bukhari (W2G27 - Fat-bal Baarfi, dan juga Muslim (2153).
51 HR. Al-Bukhari (W2G27 - Fat-bul Baar), dan Muslim (XIV/13G131 -Nauaufl.

1s2 Bab XVIII

HADTTS NO. 721 (SHAHTH)

Kami meriwayatkan di dalam kedua kitab Shabib, dari Sahal bin

Sa'ad ,€b , dia berkata, Rasulullah ffi bersabda:

K.At,Fin,jff;;)i ,#6ll

"Sesungguhnya meminta izin itu diadakan dalam rangka untuk me-

melihara pandangan. ",,

Dan kami juga meriwayatkandari sisi ytrLgsangat banyak tentang

permintaan izin itu tiga kali. Yang disunnahkan adalah mengucap-
kan salam kemudian meminta izin dengan berdiri di dekat pintu,
dengan posisi tidak memandang ke dalam rumah, lalu mengucapkan:

"Assalamu'alaikurn, apakah saya boleh masuk?'Jika tidak ada seorang

pun menjawabnya, maka hal itu bisa disampaikan dua atau tiga kali,

dan jika tidak ada seorang pun jtgayargmenjawabnya maka hendaklah
dia kembali pulang.

HADTTS NO.722 (SHAHTH)

Kami meriwayatkan di dalam kitab Sunan Abi Dawud dengan
sanad shahih dari Rab'i Ibnu Hirasy, seorang tabi'in yarlgmulia, dia
berkata ada seorang dari Bani Amir memberitahu kami, di mana dia
pernah meminta izin kepada Nabi My^ngketika itu beliau tengah

berada di rumah lalu dia berkata, "Bolehkah aku masuk?"

Maka Rasulullah ffi berkata kepada pelayannya:

iur ,jt ,^ jfi,olitr,)\ lJF tit Jl L?i ))

16;i3iT

"Temuilah orang itu, ajarkan kepadanyatata cara meminta izin dan

katakan kepadanya:'lJcapkanlah: Assalamu'alaikum, apakahaku boleh
masuk?""'

5' 3 HR. Al-Bukhari (XI/24 - Fat-bul tuaidanMuslim (2156).
Shahih.DiriwayatkanAbuDawud(5177,5l78,d^n5179),aa-Nasa-ididalamkfuab'Amalal-Yaam

ua al-Laikh (316); melalui dua jalan dari Mansur.

Salam, Meminta Izin, Mendo'akan Orang Bersin ... 153

Lalu orang itu pun mendengarnya,maka dia pun berkata: "Assala-
mu'alaikum, apakah aku boleh masuk?"

Akhirnya Nabi ffi memberikan izin kepadanya sehingga dia pun

masuk.

HADTTS NO. 723 (HASAN)

Dan kami juga meriwayatkan di dalam kitab Sunan Abi Dawud
dan Sunan at-Tirmidzi dari Kaladah bin al-Hanbal, seorang sahabat

qb , dia berkata aku pernah mendatangi Nabi ffi lalu aku langsung

masuk menemuiny^t^npa mengucapkan salam kepada beliau, maka

Nabi ffi bersabda:

((fJi3-i1l4li>\..Jt,j335JI ll

"Kembalilah dan ucapkan: 'Assalamu'alaihum, apakah aku boleh

masuk?""0

At-Tirmid zi mengatakan, hadits basan.

Saya berpendapat, y{Lgtepat dalam penyebutan namanya adalah
kaladah dan Hanbal.

Mengenai didahulukan salam atas permintaan rzin yang kami
sebutkan di atas adalah yangbenar. Al-Mawardi telah menyebutkan
tiga pendapat mengenai hal ini, yaitu:

Pertama: pendapat di atas.

Kedua: mendahulukan permintaa n izin atas salam.

Ketiga: sesuai pilihan. Jika mata orang y^ng meminta izin itu

telah melihat tuan rumah sebelum masuk, maka hendaklah dia men-
dahulukan salam, dan jika tidak melihat tuan rumah maka dia boleh
mendahulukan permintaa n izin.

5, Saya berkata, sanadnya shahih.

H)san. Diriwayatkan Abu Dawud (5176), at-Tirmidzi Q853 -Tubfah), an-Nasa-i di dalam kitab
,Amal al.yaum'@a al.Laihb (315), Ahmad @,/al4); melalui jalan IbnuJuraij, dia berkata Amr bin

Abi Sufuan memberitahuku'bahwa Amr bin Abdillah bin Shafwan memberitahunya dari Kaladah
bin Hanbal bahwa Shafwan bin Umayyah pernah mengutusnya kepada Rasulullah $ dengan
membawa susu, daging, dan dhaghabii (sejenis sayuran), saat itu Nabi ffi berada di atas Mekah:

(alu dia menyebutkan hadits tersebut).

Saya berpendapat, sanad ini hasan.

154 Bab XVIII

Jika dia sudah meminta izintigakali lalu tidak juga diberiizin dan
menduga tuan rumah tidak mendengar, apakah dia boleh menambah
lebih dari tiga kali?

Abu Bakar bin al-Arabi al-Maliki mengisahkan tiga pendapat

mengenai hal tersebut:

P ertam a: boleh men gulan giny a.

Kedua: tidak boleh mengulanginya.

Ketiga: j ika den gan laf.azh p ermintaan izin sepert i y angterdahulu,

maka dia tidak perlu mengulanginya, dan jika tanpa menggunakan
lafazh permintaanizin maka dia perlu mengulanginya.

Dia memutuskan; "Dan yang shahih dia tidak boleh mengulan ginya
lagi, bagaimana pun keadaannya."

Apa yang dinilai shahih inilah yangdimaksudkan oleh as-Sunnah.
Wallaabu a'lam.

Dianjurkan menyebut nama ketika ditanya tuan rumah

Sudah sepatutnya, jika meminta izin kepada seseorang dengan

ucapan salam maupun dengan ketukan pintu lalu ditanyakan kepadanya:
"Siapa?" maka hendaklah dia menjawab, "Fulan bin fulan atau Fulan al-
Fulani atau Fulan yang dikenal dengan sebutan ini" atau yang semisalnya,
sehingga pengenalan itu benar-benar disampaikan secara lengkap. Dan

dimakruhkan hanya dengan menyebutkan, "Aku" atau "pembantu"

atau "beberapa anak muda" atat;- "seorang pecinta" dan semisalnya.

HADTTS NO. 724 (SHAHTH)

Kami meriwayatkan di dalam kitab Shahih Bukhari dan Shahih

Muslim tentang hadits Isra'yang sudah sangat populer, Rasulullah ffi

bersabda:

,ir6 rr*f U, :H,€Hv,61tr rr':J)t it Ar u-,'*[i ll
#\5Jt,tAt it y4'"i ."g, Jv r Gs; U3, M S"b

(.b--; ,$#et-it JF :2\71. 6 tUg J6::,'biur A8r\3

Salam, Meminta Izin, Mendo'akan Orang Bersin ... 155

'Kemudian Jibril membawaku naik ke langit dunia lalu dia meminta

dibukakan pintu, dan ditanyakan kepad arLya: "Siapa itu?" Dia menjawab:

Jibril." Dan ditanyakan: "Siapa ymgbersamamu itu?" Dia menjawab:

"Muhammad." Selanjutnya, dia membawaku naik ke langit kedua dan
ketiga serta semua langit, dan dikatakan di depan pintu setiap langit:

"Siapa itu)' Dia menjawab:'Jibri|.'"

HADTTS NO. 72s (SHAHIH)

Kami meriwayatkan di dalam kitab Shahih Bukhari dan Muslim

hadits Abu Musa bahwa ketika Nabi ffi duduk di sumur sebuah kebun,

lalu Abu Bakar datang dan memintaizin, maka beliau bertanya;

,)icttz--CI ,Jt!r;' Jt-,6S'rru ;V'i.Hii,J\turyp

((.d!K itb'"i

"Siapa itu?' Dia menjawab: "Abu Bakar." Kemudian datang'lJmar
dan memintaizin jug , maka beliau bertanya: "Siapa itu?" "'IJmar,"

jawabnya. Dan kemudian lJsman juga melakukan hal yang sama."u

HADTTS NO. 726 (SHAHIH)

Karni juga meriwayatkan dalam kedua kitab ShahibhaindariJabir

#.' , dia berkata:

uf ,iui ,6 l)Jssti d,, ,J\tu,+gtl U|'i, ffi'GJ\,r;fr'

")A; S 'ik ttrt

*Aku pernah mendatangi Nabi ffi danmengetuk pirrr.ril"lr, beliau

bertanya:'Siapa itu?' 'Aku,' jawabku. Beliau bersabda: 'Aku, aku,'

seakan-akan beliau tidak menyukainya.n"

55 HR. Al-Bukhari (2887) dan Muslim (162).
Wzl56 HR. Al-Bukhari
- Fat-hul Baar) dan juga Muslim (2a03).
s7 HR. Al-Bukhari (W3S -Fatbul Baar! sena Muslim (2155).

156 Bab XVIII

Pasd

Tidak adalarangan bagi seseorang untuk menyebut identitas
dirinya jika lawan bicara ddak mengenalnya kecuali dengan identitas
tersebut, meskipun sebutan tersebut mengandung pengagungan diri,

seperti misalnya dengan memberi gelar kehormatan pada dirinya, atau

dengan mengatakan: oAku adalah Mufti (pemberi fatwa) Fulan atau

qadhi Fulan atau Syaikh fulan ata:u yengsemisalnya."

HADTTS NO.727 (SHAHIH)

Kami meriwayatkan di dalam kitab Shahih Bukhari dan Shahih
Muslim dari Ummu Flani' binti Abi Thalib ,4'g -namanya Fakhitah,
menurut pendap at y angpopuler, ada jtga y ang men gatakan F atimah,
ada j:uga yeng mengatakan, Hindun-dia berkata:

U33rr+^,y, JAli;i5'+uS, J &'F: M6\l *i l,
((.U16 ii ui '

"Aku pernah mendatangi Nabi 4$-,y*gketika itu beliau tengah mandi
sementara Fatimah menutupinya, maka beliau bertanya:'Siapa itu?'
Aku menjawab: 'Aku, ummu Hani.'"*

HADTTS NO. 728 (SHAHIH)

Kami meriwayatkan di dalam kedua kitab Shahih dari Abu

$Dzar -namanya adalah Jundab, dan ada jtgayang mengatakan
Burair-dia berkata:

# ;A4,i'.&)
iyW bt &x, li,\3, ii\"tJ r eul,->;. y1
j((,.;7i oftii At oft ti- nitF,J\it,u)f
,3.tk',j#Fttt ,P o?

O&+:i

"Pada suatu malam, aku pernah berjalan keluar rumah di bawah

naungan bulan, tiba-tiba aku dapati Rasulull^h Mtengah berjalan se-

5t Shilirt. Takbijnya telah diberikan sebelumnya pada nomor (702).

Salam, Meminta Izin, Mendo'akan Orang Bersin ... 157

orang diri lalu aku menoleh sehingga beliau melihatku serayabertanya:
'Siapa ini?'Aku menjawab: 'Abu Dzar.""n

HADTTS NO. 72e (SHAHIH)

Kami juga meriw ^Ryi^btk'iagnd,i dalam kitab Shahih Muslim dari Abu
Qatadah al-Harits bin ,tentang hadits al-Miidba'ah (tempat

wudhu') yang mencakup berbagai macam Mukjizat Rasulullah ffi
serta mengandung beraneka macam bidang ilmu. Di dalamnya Abu

Qatadah menceritakan:

((.ii\i3 ii,,,rbrl,.i e,Jt;t,:eY) M'(*\ e;n

"Kemudian Nabi ffimengangkat kepalanya seraya berkata: 'Siapa ini?'
Aku menjawab: 'Abu Qatadah.'"*

Saya berpendapat bahwa, yang senada dengan hal ini cukup

banyak, penyebabnya adalah adanya kebutuhan untuk itu dan tanPa
ada maksud untuk membanggakan diri.

HADTTS NO. 730 (SHAHIH)

Dan yang berdekatan dengan hal di atas adalah apa yang kami

riwayatkan di dalam kitab Shahih Muslim dari Abu Hurairah-

namanya adalah Abdurrahman bin Shakhr, menurut pendapat yarLg
benar-dia berkata: "Aku berkata:

Jt--+t 5$ ...ijf Ufi,t*of ibl &Ilrirl Jjj.j q"

g',*),,rs?:riLr+r+i:l /5 l4irl JiXr\i:&rii U+jt'JE jf

'.t;Friii

''Wahai Rasulullah, berdo'alah kepada Allah agar Dia memberi petunjuk
kepada ibunda Abu Hurairah..."'(Lalu Abu Hurairah menyebutkan

5e HR. Al-Bukhari (6aa3) dan Muslim (94 den n/688). Bab XVIII
60 HR. Muslim (681).
158

hadits tersebut sampai dia menceritakan): "Aku kembali dan mem-

beritahukan: '\7ahai Rasulullah, Allah telah mengabulkan do'amu dan
Dia telah memberi petunjuk kepada ibunda Abu Hurairah.'"u'

Pasal 9

SEPUTAR MASALAH CABANG-CABANG SALAM

Masalah: Abu Sa'ad al-Mutawalli berkata: "Salam penghormatan
pada saat keluar dari kamar mandi, seperti dengan mengucapkan,
'semoga Anda baik selama berada di kamar mandi,' tidak memiliki dasar

sama sekali, tetapi diriwayatkan bahwa Ali gE pernah mengatakan

kepada seseorang yang keluar dari kamar mandi, 'Mudah-mudahan
kamu suci dan tidak najis.'

Saya berpendapat bahwa tidak ada satu dalil pun yang shahih
mengenai hal tersebut. Apabila seseorang berkata kepada sahabatnya
dengan nada, penuh kecintaan dan keakraban dan dalam rangka
menarik simpati, dengan ungkapan: "semoga Allah melanggengkan

kenikmatan padamu," dan do'a-do'a lain yang semisal, maka hal tersebut
tidak menjadi masalah.

Jika orangyarng berjalan memulai sapaan kepada orang yang
dilaluinya dengan mengatakan: "semoga Allah memberikan kebaikan

kepadamu pada pagi hari ini." atau "semoga Allah memberikan ke-
bahagiaan" atatr "semoga Allah memberi kekuatan kepadamu" atau
"semoga Allah tidak menyedihkanmu" dan kalimat-kalimat semisal

y^rLg biasa dipergunakan manusia dalam keseharian mereka, maka
ucapan-ucapan tersebut tidak berhak untuk diberi jawaban. Namun,
jika dia mendo'akan sebagai timbal baliknya maka yang demikian adalah
baik. Hanya saja, sebaiknya dia tidak menjawab sama sekali sebagai
teguran kepadanya karena keterlambatan dirinya dan pengabaiannya
terhadap salam, sekaligus sebagai tpayamemberi pelajaran kepadanya
dan juga oranglain dalam memberikan perhatian terhadap tindakan
agar mengawali dengan salam.

61 HR. Muslim (2491). f59

Salam, Meminta Izin, Mendo'akan Orang Bersin ...

Pasal

Jika seseorang hendak mencium tangan orang lain, jika hal

tersebut karena kezuhudan, keshalihan, keilmuan, kemuliaan, dan
pemeliharaannya atilr yar,g semisalnya dari berbagai urusan agamq
maka hal itu tidak dimakruhkan bahkan disunnahkan. Akan tetapi, jika
dia mencium tangannya itu karena kekayaan dunianya, harta benda,
kemampuan, dan kedudukannya dalam pandangan masyarakat dan
y^ngsemisalnya, maka y{Lgdemikian itu sangat dimakruhkan. A1-
Mutawalli dari kalangan sahabat kami belpendapat: 'Hal tersebut tidak
diperbolehkan.' Dan dia mengisyaratkan bahwa hal tersebut haram.

HADITS NO. 731 GTASAN LIGHAIRIHI)

Kami meriwayatkan di dalam kitab Sunan Abi Dawud dari ZarT'

# -yxrgmerupakan anggota delegasi Abdul Qais, dia berkata:

..#.uM dtEWWW;y;3'\;rstiel'

*Maka kami segera turun dari tunggangan kami dan langsung mencium

tangan dan kaki Rasulullah ffi."

@ Hasan ligbairibi. Diriwayatkan oleh BuLhari di dele- kftab al-Afob al-Mufrad (975), Abu Dawud
(5225), f,an di antara jalannya Ibnu al-A'rabi di dalam kkab Juz'u al-Qibal ua al-Muhnaqab an al'
Mrcbafahah (41), dan disebutkaa oleh al-Bfiaqi di dalam krtab al-Aadab (295), seorang mrr'allaq;
melalui jalan Mathar !i1 'A,ffiisrhmen al-A'naq: Ummu Aban binti al-r$Vazi' bnZari'darinya.
Saya berkata, sanad ini dha'if, karena lJmmu Aban adalah seorang yang naqbr.l.

H;dfus id memiliki sacu syfid dari hadits Mazidah al-AMi. Diriwayatkan oleh Bukhari di dela-
lj1t1b al-Adab al-Mtfrd (587), dan di dalam sanadnya terdapat Hud bin Ab.lilleh bin Sa'ad d"" dia
juga seorang yngmaqhl.

Dengao dsmiLian, hadits ini Kesimpul'nnya ada.lah hasan, insya Alhb.
Peringatan:
1. di dalemkitab Tahdziibaat-Tal*iib@/a58), al-Hafizh menisbatkan hadits Ummu Abanpada
Ahmrd di dalam Musndny4 dan saya tidak mendapatkannya di dala- naskah yaag telah dicetak.
Dan disebutkan oleh al-Ha/;iz di dalam lrlr.tb al-Mtsnad al-Mt'uli (q255/b). dan diriwayatkan
f,hmrd dengan sanadnya kepada puteri al-rVazi' dari ayahnya bahwasanya dia berkata: (alu dia
menyebut hadits ini).

2. dar dn nisbatkan pula di dalam kitab Tabdziib at-Tahdziib W458) kepada Abu Dawud ath-

Thayalisi, di mana penulisbnku Fadhlullab asb-Sbamadfi.i Syarhi al-Afob al-Mtfrad @/a40), 'Kami
tidak menemukannya."
Saya berketa, demikian imlah kea&annya di mana ia gugur dari ceukan, tetapi ke m i msndatatkannya
dengan sanad melalui perantara "Asad al-Gbabab W92) dm, al-Isbaabah @/424), di mana dia
meriwayatkannya melalui jalan Mathar denqan sanad ke az-Zari'.

160 Bab XVIII

HADITS NO. 732 (DHA',IF)

Dan kami meriwayatkan di dalam kitab Sunan Abi Dawud dari
Ibnu Umar u{g', sebuah kisah y^ngdi dalamnya, dia bercerita:

'.i|WW 6Atiy1*-v;fi.

"Maka kami pun mendekati-yakni: Nabi ffi-nLal:u kami cium tangan

beliau."u'

Seseorang yxrgmencium anaknya yngmasih kecil, dan saudara-
nya, padabagian pipi atau selainnya dengan penuh rasa kasih sayang,
kelembutan, cinta, dan kedekatan, hal itu merupakan suatu hal yang
sunnah. Hadits yatgmembahas tentang hal tersebut cukup banyak,

shahih, lagi populer baik kepada anak lakiJaki ataupun wanita. Demikian
juga dengan mencium anak temannya ataun anak-anak kecil lainnya.

Sedangkan mencium dan melihat dengan disertai syahwat baik
orang tua maupun yang lainnya, kerabat dekat mauPun orang asing,
menunrt kesepakatan adalah haram.

HADTTS NO. 733 (SHAHIH)

Kami meriwayatkan di dalam kitab Shahih Bukhari dan Shahih

#Muslim dari Abu Hurairah , die berkata:

#'u,.-2' .vt',AL1L-ir''l1, l*i$;Ey:\#i')t
bt r{, "E G ,At M t#t
u|i'l';)L,L;11 Jt;"',s;9t

"Nabi ffi pernah mencium al-Hasan bin AIi '#, dan di dekatnya

terdapat al-Aqra'bin Habis at-Tamimi, saat itu al-Aqra'mengatakan:
'Aku mempunyai sepuluh orang anak tetapi aku tidak pernah mencium
seorang pun dari mereka."'

Dba'if. diriwayatkan Abu Dawud (5223),IbmMet h (37U\ melalui-jqlag Yazid bin frbi.Ziyed;
bahwa Abduirahman bin Abi Laila memberitahunya: bahwa Abdullah bin 'lJmar: (dan dia
menyebutkan kisah, lalu dia menyebutkan hadits ini). Perlu_saya katakan, sanadnya dha'if' di
dalamnya terdapat Yazid bin AbiZiyed,dan dia seorang yang dha'if, dia su&h lanjut usia sehingga

cenderung pikun.
UR. et-nukhari $./a26 -Fathul Baar) dan juga Muslim (2318).

Salam, Meminta Izin, Mendo'akan Orang Bersin ... 161

Kemudian Rasulullah ffi melihat ke arahnya sambil menegaskan:

"Barangsiapa tidak mengasihi niscaya dia tidak akan disayang.'"

HADTTS NO. 734 (SHAHTH)

Kami meriwayatkan di dalam kedua kitab Shahih keduanya dari
'Aisyah €F-, , dia berkata:

;)iI;-33,tlw,iW &r,);, t' U,j"u i * >t
HW *1\,

a +*SigW )irt Jn i6 .l:dv irt3(tr '$6 .F,rlw

$'eip\ '#fi;rdii,t af

"Ada sejumlah orang-orang Badui mendatangi Rasulullah ffi seraya

bertanya:'Apakah kalian menciumi anak-anak kalian?' 'Ya,' jawab
mereka. Orang-orang badui itu berkata: 'sedang kami, demi Allah,

tidak pernah menciumi anak-anak kami.'Maka Rasulullah ffi ber-

sabda: 'Apakah yangbisa aku lakukan tatkala Allah Ta'ala mencabut
rahmat dari diri kalian?'"u'

Teks lafazh hadits ini merupakan salah satu riwayat yarL1

diriwayatkan dalam berbagai macam lafazh.

HADTTS NO. 73s (SHAHTH)

Kami meriwayatkan di dalam kitab Shahih Bukhari dan lainnya
dari Anas 4ts , dia berkata:

" .:n*) r'ri*s,'--!t ^i:\ M $t Jy)',ul1'

"Rasulullah ffi pernah menggendong puteranya Ibrahim, lalu beliau

memeluk dan menciumnya."*

6s HR. Al-Bukhari (X/426 -Fatbul Baarl dan juga Muslim (4317). Bab XVIII
66 HR. Al-Bukhari W,/t72 danX/426 - Fat-hul Baarfi.
162

HADTTS NO. 736 (I{ASAN)

Kami juga meriwayatkan di dalam kitab Sunan Abi Dawud dari

al-Barra' bin 'Azib 4+r, dia berkata:

ifivti| d:)xtilsv J;iil; fiiir,r a€;wFlw'A eaiii "
,J\tu 21 gr'^1t;r
&wv\AE\s'G, ^itr

".\.654 kSt'^$iq #f ,JS

"Di awal kedatanganku bersama Abu Bakar untuk pertama kali ke

Madinah, ternyata, 'Aisyah, puterinya, \*' sedang berbaring karena

demam. Kemudian, Abu Bakar mendatangi nya.serayaberkata: 'Apa yang

engkau rasakan, wahai puteriku?' Lalu Abu Bakar mencium pipinya."u'

HADITS NO. 737 (DHA',IF)

Kami meriwayatkan di dalam kitab at-Tirmidzi, an-Nasa-i, dan
Ibnu Majah, dengan sanad-sanadyangshahih, dari Shafwan bin 'Assal,

$'seorang sahabat , dia berkata:

".;;:r rii iluj {i5l ,,,rt;*1&';{JE "

'Ada seorang Yahudi berkata kepada sahabat-sahabatnya: 'Mari kita
berangkat ke tempat Nabi ffi.'nur

Jlq+\,{i,o ti; *ET d,f ;rtta,M itt Jy, rgrs'

'.'6 &i'"Li,I" !t!; ,it-,3l|W 4)-fi

Hasan.Diriwayarkan Abu Dam"ud (5222) &n di antera jxla..ya Ibnu al-A'rabi di dalemkiabJuz'u

al-Qubl ua al-Mu'anaqab ua al-Mrshafahah (18), dengan sanad hasan.

Di Jalam khab laami'al-[Jshul,0/416),Ibnu al-Atsir berkata, 'Telah diriwayatkan Bukhari dan
Muslim di dalam sejunlah hadits."

Dba'if.D'aiwryatkan ar-Tirmidzi Q877 -Tubfah),Ibnu Majah (320S); melalui jalan 'Atdu-llah bin
Idris dan Ghundar serta Abu Usamah dari Syu'bah dari 'Amr bin Murrah dari 'Abdullah bin

Salimah darinya: (alu dia menyebutkan hadits ini).

At-Tirmi&i mengatakan:'Hadits basan sbabih."

Saya berkata: 'Sanad ini dha'if, di dalamnya terdapat Abdullah bin Salimah; dia dha'if dari sisi

hafalannya.

Salam, Meminta Izin, Mendo'akan Orang Bersin ... 163

"Kemudian mereka berdua datang kepada Nabi dan menanyakan

tentang sembilan ay at bayyinat. " Lalu Shafwan bin'Assal menyebutkan

hadits tersebut sampai kepada ucapannya: 'Maka mereka mencium
tangan dan kaki beliau, dan keduanya berkata: 'sesungguhnya kami
bersaksi bahwa Engkau seorang Nabi.'"

HADTTS NO. 738 (SHAHIH MAQTHU)

Kami meriwayatkan di dalam kitab Sunan Abi Dawud dengan

sanad shahih dari Iyas bin Daghfal, dia berkata:

"-glb ",tr GSAt-E J?ifrU14'.rr',

"Aku pernah melihat Abu Nadhrah mencium pipi Hasan bin Ali cd$,."u'

Saya berkata: "Abu Nadhrah bernama asli al-Mundzft bin Malik
Ibnu Qitha'ah, seorang tabi'in ytngtstqab.

Dan dari Ibnu 'I-Jmar clp,bahwa diapernah mencium Puteranya,
Salim, dan mengatakan: 'Kagumlah terhadap seorang syaikh yang
mencium seorang syaikh lainnya."

Dan dari Sahal bin'Abdullah at-Tustari as-Sayyid al-Jalil, seorang
ahli zuhud dan ibadah €F, : Bahwasanya dia pernah mendatangi Abu
Dawud as-sijistani dan mengatakan: "Keluarkanlah untukku lidahmu
yang biasa engkau pergunakan untuk menyampaikan hadits Rasulullah

M agar aku bisa menciumnya." maka dia pun mencium beliau.

^4t

6e Sbahib maqtha'. Diriwayatkan Abu Dawud (5221), den di antara jilenrya adalah Ibnu al-A'rabi
di dalam k:rab Juz'a al-Qubl ua al-Muhnzqab ua al-Mushafahab (17): Abu Bakar bin Abi Syaibah
memberitahu kami, al-Mu'tamir memberiiahu kami dari Iyas bin Daghfal: (alu dia menyebutkan
hadits ini).
Saya berkata, ini adalah 5xald 5f,xhih, para ryilnya xiqat.
Peringatan:
1. Muhaqiq kjr';arb Jaz'u al-Qrbl ua al-Mu'anaqah ua al-MusbafabaE m:ngklaim bahwa Hasan di
sini adalah al-Bashari. Dan ini jelas sebagai waham yang satrgat tidak rcrpuji. Karena Hasan ini
adalah putera 'Ali bin Abi Thalib, sebagr;-,"a yatrg seqrra gamblang disebutkan dalam kitab Abu
Dawud.
2. Al-Hafizh mengatakan: 'Barangkali yang dimaksudkan baik oleh an-Nawawi a4,alah ti"ggi
sanadnya, di mana ia termasuk ru-ba'iyat Abu Dauud. Dan bisa jadi yang dimaksudkan adalah
kebaikan dm.ketsiqaban rijalnya. Demikian yang disebutkan di dalam khab al-Fatuhaat ar-
Rabbaniab N/387).

164 Bab XVIII

_ Pengamalan ulama salaf dalam masalah ini terlalu banyak sehingga

tak terhitung. IValkabu a'larn.

Mencium wajah orang shalih yangtelah meninggal

Tidak adararangan untuk mencium wajah orang shalih yang

meninggal dunia dalam rangka ubanuh (memburu berkah). Demikian

juga, ciuman seseorang pada sahabatnya saat kedatangannya dari per-

)ialanan yangsemisalnya.

HADTTS NO. 73e (SHAHTH)

Kami meriwayatkan di dalam kitab Shahih Bukhari dari 'Airyrh ig,
#,di dalam hadits yang panjang menge nad-w afatnyaRasulullah dia berkata:

fi$, r{L 6i'13 , W,iut );, *.: ,f J:SJ, qy, lrs,

'.;U;'"e'^XSS

"Abu Bakar gE masuk lalu membuka penutup wajah Rasulullah
ffi kemudian membungkuk untuk menci.rm beliau, setelah itu dia

[1enangis."zo

HADITS NO. 740 (DHA'IF)

g,Kami meriwayatkan di dalam kitab at-Tirmidzi dari'Aisyah ,

dia berkata:

i*',triri,Gf OM itr J;r5,4$t rtrv G 3;::
".:&s,13ft\6,f.$'*M dt*tFrli,+qrr

"zaid bin Haritsah tiba di Madinah, saat Rasulullah ffi tengah berada

di rumahku, lalu Zaid mendatangi dan mengetuk pintu rumah, maka

Nabi ffi p.r, mendatanginyasembari menyerer kainnya, lalu memeluk

dan menciumnya."r,

70 HR. Al-Bukhari (VIV19 - Farbal Baar).

" lR, AcTirmidzi (2876.-Tahfab):Muhammad bin Ishak memberitahu kami: Ibrahim bin Yahya bin
Muhammad bin Ubbad al-Madini memberitahu kami: Abu Yahya bin Muhammad membe.itahrrku

Salam, Meminta Izin, Mendo'akan Orang Bersin... 165

At-Tirmid zi mengatakan,'Hadits hasan.'

Memeluk dan menciumwajah selain anak-anak dan bukan orang

yang baru datangdari perjalanan atll y{Lgt-.T1t'1, hukumnya-makruh'
i<.r3rrprr, r"rt rirt ini drnasbkan oletrAbu Muhammad al-Baghawi dan

lainJainnya dan kalangan sahabat kami.

Dan yang menjadi dalil kemakruhannya adalah hadits berikut ini:

HADITS NO.741 (HASAN LIGHAIRIHI)

Kami meriwayatkannya di dalam kitab at-Tirmidzi dan Ibnu
Majah dari Anas gF-, , draberkata, ada seseorang berkata:

,J6,.i ,Jr3 d c,.::)4*)i"6 gV ip.ltvit\ &4u'

&i$i' .'€, JG e*t'o-,r-t;,3-1 i:b[i, Jr;,i' Jt5,l;3a:,

"\Wahai Rasulullah, ada salah seorang di antara kami berjumpa dengan

sgrlauruln,dararr*ap.nrryrkyrahr*^bdt^iualrtbnteoymleaha?nmn'eTymaid;eaalukpk,a' dkiaarhnwamdbiaenbbceoiullieamhun.ymoae?ran'Bunenglidaiuutkukmabeennrtitaauwnbyauabh:,

'Tidak.' Orang itu bertanyalagi: 'Lalu bagaimana jtka dia memegang
dan menyilami tangannya?' Beliau meniawab,'Y a,boleh''""

dari Muhammad bin Ishak dari Muhammad bin Muslim az-Zuhri dari Urwah dari-'Aisyah: Qalu dia

;;;;;il;ilf,ra* i"j. ai-il-idzi mengarakan 'Htdits hasan gban4 kami tidak mengetahuinva
dari hadits az-Zuhri kecuali dari sisi ini."
,2 aSHA,iaian.rvssa'Jaas;fnib.hbelij;nirrgiki"aMhttaarvar,il,lrVirsti"bar[-ornir..ao"o*d*)iun1;rymir.*aarriayidUilrhr-i,,uia,r".i'tirf[",b[rr-dt".*ibii-d.'a.nardpl6iaau_almariah,jnJryam.ia1i"u"p'tmddetraaezdrlnlaiii'yip-,ueiaradbttanu7Inlbth.kridaa1aiinaha,nIih,Lmyr1anb^)bu.i\nAin6tM-AsYTnbaair,dihamaiynhlilad.a'a(zh3d.i7naa0anms2h-)aSe',kynaAaadgnhhuantmstyayi,aak.ad'ad;.iank(,eIb'tdHerulrlaakgdnasytita)as,:
basan."

dS;b;ari;vo^;a-:ihilk:;arr'd:t;a;.i.bk",ai^nibn.i.ia't;eb;le;a^;rhsa;;t;ald;iryihr-roasnb#baia';os;bal.eandghdinetynigagaa"dnroatrinbadenmhbgee.:r"ma,ptphaes^rykoauyha^itdryhaajn^dgii,tsedni.my.kail,iskatiiaqdtyamaku,mtjaikeba.an'tuaiddbau' khnmyaak. aDasannhaadndyitas
kitab al-Munuq; (87l2) melalui ialan
1. Svu'aib bin al-Habhab, diri*ayaikan rdh-ohiyr' di dalam Hisyam bin Hasan dari syu'arb, hanya
6f,,] Bit;i bin Rabi' memberitahu kami dari
Jaiy;r.i, Qais
saja dia menyebutkan sujud sebagai ganti memeluk'
D;;d;a;nr;;lri;n;i;i;-J-;.;.;[r;r(pv"r;ki;ri;oast*,hJro.id"ldi"f,;yi,";oLgpJ'Iinidr[a'9fi..!t,k_"n1feJan,dlda-d"Dlh.am,r.ua,s"qauldtahihani.md.eDl,n.am;andmoi rpuainukgbu-ano'r.aabDn,gaknayraAenbtgaud.BiQaialtaaissl bin Rabi'
al-Asy'ari
keduanva

adalah'tst4ab dari kalangan rijal syaikhani'
Z.Dm. diiabi' juga oleh i.atsir'bin Abdillah yang ada pada Ibnu Syahh di d alamkhab Ruba'iyaattya'

166 Bab XVIII

At-Tirmid zi mengatakan, "Hadits hasan. "

Inilah yarTgtelah kami jelaskan perihal mencium dan memeluk,

bahwa pelukan dan ciuman itu tidak menjadi masalah jika dilaku-

kan pada saat menyambut kedatangan atau yang semisalnya, tetapi
dimakruhkan dengan makruh unzih pada kesemparan lainny a. Kecuali
mencium amrad (orang yang baru baligh) yang berwajah menawan
termasuk yxng diharamkan, bagaimana pun keadaannya, baik pada
saat datang dari perjalanan maupun tidak.

Secara lahiriah, pelukan iru sama dengan ciuman atau hampir
mendekati ciuman, tidak ada perbedaan dalam hal ini, baik yang
mencium dan diciuam itu dua orang yangshalih maupun orang yang
fasik, atau salah seorang di antara keduanya shalih, semuanya sama-
sama diharamkan. Menurut pendapat yang shahih, pada madzhab
kami, haram melihat amradyans menawan, sekalipu, iidrk dibarengi
dengan nafsu syahwat dan aman dari fitnah. Dia haram seperti halnya

memandang perempuan, karena ia semakna dengannya.

Pasal

PERIHAL BERJABATAN TANGAN

Perlu diketahui bahwa bersalaman arau berjabatan tangan disunnah-
kan pada saat bertemu.

HADTTS NO. 742 (SHAHTH)

Kami meriwayatkan di dalam kitab Shahih Bukhari dari eatadah,

dia berkata aku pernah bertanyakepada Anas €E :

'.F,Jr5 r4g dt vt ;i O c;tAt ejKi "
"Apakah berjabat tangan itu sudah biasa dilakukan dikalangan
Dia menjawab: 'Ya."' para
sahabat Nabi g?,

(172/2), dan dia adalah seorang yang sargat dha'if sekali.

3..Jugadiwbi'olehal-MuhallabbinAbiShafrqhpqd.adh-Dhiya'didalamkitab dl-MantaqdQ3/t),

dan dalam.penyandaran p.adt.rya terdapat Abdlul Aziz bin Aban dan dia seoratrg y^rg iot*L',

sehingga dia tidak dapat dij adika n syabid.

Secara keseluruhenhtdrclntbasandetganmuuba'ahpenrma.Dan darinya dapat diketahui kesalahan
'Diriwayatkan
7--3 ungkapan al-Baihaqi yang menyebudian: seorang diri tleh Lanzhalah.-
Fat-bul Baar).
HR. Al-Bukhari (XI/54 -

Salam, Meminta Izin, Mendo'akan Orang Bersin ... 167

HADITS NO. 743 (SHAHIH)

Kami meriwayatkan di dalam kitab Shahih Bukhari dan Shahih

Muslim di dalam hadits Ka'ab bin Malik 45 y^ng mengkisahkan

taubat dirinya, dia bercerita:

CAv Jr,Wir;irr €riurr;& Gi;JY 't)L-(6 "
".viuiJ9\, 5i

.,Lalu Thalhah bin ubaidillah €5 menghampiriku dengan berlari kecil,

dia menjabat tanganku, dan memberi ucaPan selamat kepadaku'"'o

HADITS NO. 744 (SHAHIH)

Kami meriwayatkan dengan sanad shahih di dalam kitab Sunan

Abi Dawud dari Anas $, , dra berkata, ketika penduduk Yaman

datang,Rasulullah ffi berkata kepada mereka:

k ;J\^;Xu, ;t+ U ti'{r,,Fl Si PrV r! ll

"Penduduk Yaman telah datang kepada kalian, dan merekalah yang
perrama kali datang membawa kebiasaan berjabat ta1gafl.""

HADITS NO. 745 (HASAN)
Kami meriwayatkan di dalam kitab sunan Abi Dawud, Sunan

at-Tirmid zi dan Sunan Ibnu Majah, dari al-Barra' #'' , dta berkata

Rasulullah ffi bersabda:

K-6'?'r:j ,p \1t ;a'\y,2r;;te4 b\i#Ji c;a# d/ 6 ))

"Tidaklah dua orang Muslim bertemu lalu saling berjabat tangan
melainkan akan dibeiikan ampunan kepada mereka berdua sebelum

mereka berpisah."'u

z1 SH-mibR)ear.mhiA"ibhle--dBreiDtunaikghrhiauwanakrbiyiem(abVteik[rydaa1apnar1i3AAs-ybn1aau1hs6iDi(ldayaawl^unrugdXddila/i5(mm542He1-n,3.yF)ie",aybtA'rbuh..tuk-lmDaBnairnadiwya(aarI)IyIs_a/e2_ctka1dra2af.n')Ym;AuamsbrJludqua)D-(lua2lr)w1aluna6d.lsa.a9n\n51-2Hr1c''a2lnm)y, aaacttrlo':l,:Tr,!m'rox'm,._o-t,z:orr.

,5

^

168 Bab XVII

HADTTS NO. 746 (r{ASAN LrcHArRrHr)

Kami meriwayatkan di dalam kitab at-Tirmidzidanlbnu Majah,

$dari Anas , dia berkata bahwa ada seseorang bertanya:

4*,Y 'Jt! e^ Gtqlt 3itvr,XV,yltryhr Jy:Un

((.e ,Jt3$4vi-: g* V 'jt6,Y ,Ju,ii;:rV#i,J

"'wahai Rasulullah, ada salah seorang di antara kami berjumpa dengan

saudaranya atav temannya: 'Apakah dia boleh menundukkan tubuh

gula menyambutnya?' 'Tidak,' jawab beliau. Orang itu bertanya:

'Laluapakah dia boleh memeluk dan menciumnya?'Beliau menjawab:

'Tidak.' Orang itu berkata: 'Lalu bagaimana jika dia memegang dan

menyalami tangannya?' Beliau menjawab:'Ya, boleh.'"r,

At-Tirmid zi mengatakan,'Hadits hasan.'

Dalam masalah ini terdapat hadits yl,mgcukup banyak.

HADITS NO.747 (DHA'IF)

Kami meriwayatkan di dalam kitab Muwaththa'al-Imam Malik
'+nE dari Atha' Ibnu Abdillah al-Khurasani, dia bercerita bahwa

Rasulullah ffi pernah berkata kepadaku:

K.L\b,At *kS Vd +! Wv; n
^i:,WS.jjr"Saling berjabat tanganlah kalian, niscaya kebencian akan hilang. Dan

saling beri hadiahlah kalian, niscaya kalian akan saling mencintai dan

akan sirna pula permusuhan.'r'

Saya berkata, hadits ini mursal.

Q85Z)' Ilnu M^1& pTOl), Ahmad (Y/289 dan 303); melalui jalan al-Ajlah dari Abu Ishak dari

al-Barra' bin Azib: (alu dia menyebutkan hadits tersebut).

Saya berkata, ini adalah sarad dha'if, di dalamnya terdapat Abu Ishak, dan dia adalah 'Amr bin
'Abdullal' as-Subai'i, dia seorang yang muddlis, ':lan telah me ng'an'ankrnnya. Lagi pula dia juga telah
qikun. Tgn!-hadits ini mempunyu a_n syahiddari hadits Anas .iF, : d:r:iwayattirr'af-ra'(frZf+Z).

_ pengaq demikian, maka hadits rersebur, insya Alhh Ta'ah rr.erladi tsabii.
!?8 Uqt""-lr9l-irihi- Tahhnjrya telah diberikxll 56!sh,mnya pada nomor (241).
Dba'if. diriwayatkan Malik (IV9O8).

Saya_be-rkata, hadits tersebut munal dba'if, karena 'Arha' ini seorang tabi'in keci shadaq dzn

melakukan banyak utabam.

Salam, Meminta Izin, Mendo'akan Orang Bersin... 169

Ketahuilah bahwa jabatan tangan ini disunnahkan pada setiap

perjumpaan.

Adapun kebiasaan bersalaman yan g dilakukan oleh oran g-olang

setelah ,hrlrt Subuh dan Ashar, yang demikian itu tidak memiliki dasar

sama sekali di dalam syari'at, i.trpi tidak menjadi masalah, karena
h;k;;p.kok berjab at'tarLganitu adalah sunnah. Usaha mereka untuk

memelih a r anyap rdr r.b rgilo k.rdrrn dan melup akan ny a p adab.anlak

k.r...,pr,, ni^riny^atau Lahkan sebagian b.esar dartnya, Tlk, hrJ i l

tidak merryimp aigdari jabattangan i^"gditetapkan syart'at melalui

ketetapan dasarnya.

syaikh Imam Abu Muhammad Abdussalam'+ii6 di dalam kitab-
ny^oilqowaa'id.,menyebutkan bahwa bid'ah itu terbagi meniadi lima
bagian' wajib, haram, makruh, sunnah, dan mubah'"

Dia berkata: "Di aflt^racontoh-contoh bid'ah yang mubah adalah

bersalaman setelah shalat Subuh dan Ashar. lVallaabu A'lAm'"

S aya b erkata sudah sep aturnya untuk men ghind ar t iab atan.t an gan
dengan'^n^kbaru baligh yrng berwaiah menawan, karena melihatnya
, r;, ?J A -f, dih aramk rri, r.U rg", imana' y ang tel ah k ami s amp aikan dal am
Pasal sebelum ini. BeberaPa orang sahabat kami berkata: "Semua y^ng

diharamkan meliharny, dihrrrirkrn pula menyentuhnya, bahkan

;;;t;;r"h lebih diharamkan. Memandang wanita y^\q bukan
d-.irnsalia.tr,*.dLipkerrbrkolrelhtkrarrn,rjrikkasioiruaanlgbteelris, embuetnheerinmdaakdamnemnikeamhbineyrai' dan
dan

yangsemisalnya.Tidak diperbolehkan menyentuhsalah satu anggota

i.rbrh.ty, sedikit p:urr^. Wallaabu a'alam'"

Sunnah beriabatan tangan disertai dengan waiah yaflg ceria

Disunnahkan berjabatan tangan disertai dengan keceriaan wajah,
do'a permohonan amPunan, dan lain-lainnya'

HADITS NO. 748 (SHAHIH)

Kami meriwayatkan di dalam kitab shahih Muslim dari Abu

Dzar &' , dtaberkata Rasulullah ffi berkata kepadaku:

fa, al' Bi'd''ab ua auaruhaa as-Sayyi' i al- U mmah' dipublikasikan

oleh Darul Hijrah, Damam.

170 Bab XVIII

I

u.,f,t t'..-avi # ii 1r,W,)\pt :y'oei ll

"langanlah kamu menghina kebaikan sedikit apapun, meski hanya
dalam bentuk menjumpai saudaramu dengan wajah berseri-seri."'o

HADTTS NO. 74e (SHAHTH)

Kami meriwayatkan di dalam kitab Ibnu as-Sunni dari al-Barra'

bin 'Azib 4;:,, dra berkata Rasulullah ffi bersabda:

ol3 tr^:"$) h WUS Wt6r U;rlr rSt t5l l

11.[i1! L:^ti\Et

'Jika dua orang Muslim bertemu lalu saling berjabatan tangan dan

saling mengungkapkan rasa kasih sayang dan nasihat, niscaya kesalahan-
kesalahan keduanya akan bertaburan.",,

Dan dalam sebuah rLwayat disebutkan:

F'nt\,E :Vlig $a oilvq3\tl\Lfrqr#,Jr g3tt ti1 ',

k'.\:1

'JikaduaorangMuslim bertemu lalu saling bersalaman dan memanjatkan

pujian kepadaAllah Ta'al,aserra memohon ampunan, niscaya Allah u;j

akan memberikan ampunan kepada keduanya."

HADTTS NO. 7so (SHAHTH)
Kami juga meriwayatkandi dalam kitab yang sama dari Anas €E

dari Nabi ffi, beliau bersabda:

80 HR. Muslim (2626).
8t Sbabih bersama hadits setelahnya. diriwayatkan Ibnu as-Sunni di dalam khab 'Amal al-Yaum roa

al-Lailah (195). Saya berkata, sanad hadits iridba'if

Hadits ini mempunyaiialan lain: diriwayatkan Abu Dawu d (52L2),at-Tirmidzi Q727),IbwMalah
(3703), A-hma4 qy/289.d11 l.p3), dan lain-lainnya. Saya kemukakan pula sanadnya dba'if yuga,
karena Abu Ishak as-Subai'i pikun.Dan diperkuat pula'oleh hadits berikutnya,

Salam, Meminta Izin, Mendo'akan Orang Bersin ... 171

l:o4\^L5:,+w 6'A W-lnr O,il\ul GqL cr tl
#,?W i'"'fiu r##'l
G'rti'lt M #t,P9UYaS

u-futs

'Tidaklah dua orang hamba ytngsaling mencintai karena Allah, yang
salah satu menyr*6.rt sahabatnya lalu bersalaman serta bershalawat

ffikepada Nab i melairnkan keduanya tidak b9+pa! sehingga diberikan
,-prrr* p"d, dor"-dosa kedu arLya, yangtelah berlalu dan yang akan

datang.""

HADITS NO. 7s1 (I{ASAN)

Kami meriwayatkan di dalam kitab tersebut dari Anas, dia berkata:

'Tidaklah Rasululiah ffi memegang tangan seseorang lalu melepasnya

sampai beliau mengucaPkan:

I

((..,81 +l:&\3J'e.{; !;;ii O')5G q:ill o.v\ ex1 ))

.ya Allah, berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat
serta lindungilah kami dari adzab Neraka.''*'

Makruh monbungkukkan punggung ketika bertemu seseorang
Dimakruhkan membungkukkan punggung kepada setiap orang
bagaimana pun keadaannyt.H^litu didasarkan pada dua pasal seperti

y#g telrh ka-i sampaikan sebelumnya_, laitg hadits Anas, dan ucapan-

iyi"lp"kah dia U"tet membungkukkan diri padanya?" Beliau men-

Shahih detgandukungan hadits sebelurnnya. Diriwayatkan Ibnu as-Sunni di dalam khab 'Amal

al-Yaam ua al-Laihh (L94). bin Harnzah,
diriwayatkan
Sava berkata bah*a sanadiadits ini sanga t dha'if sekalidi dalamnya terdapat Darsat
basan,
ili ;.;;;;;;; ;;-[. i;y"saja dia ,r.-;jiki jatan lain, yang sanadnye

fihmad Wr42). , ,l-trrrra' ini iila digabungkan dengan hadits Anas -rka akan menjadi hadits

Kesimpulanoyr, hrdi
s';h;a;b;ih.--;d'ernig;a;n;rs,y[a*hiidU-s"yarb-i"d.,n"y-ai-rm\Valhihi udaala'hmm.kitab 'Amal al-Yaum ua al'lailah (2*)',Y*J,\ii
sm[e"mi-b.e-ruim".hiutk".hr,rrIbko,r,,AHbai miirdaun"*bmineAmhbmeraitdahaus-Skaimmsiadr amrei m'Abbedriutal h'Au zkizabmni: Ishak bin Bahlul
Shuhaib darinya'

Saya katakan bahwa sanad ini hasan.

172 Bab XVIII

jawab: "Tidak." Ini merupakan hadis hasan, sebagaimanayarrlgtelah

kami sampaikan. Dan tidak ada satu hadits pun yang menentangnYa,

sehingga iia* ada alasan untuk menyalahinya. Jangan tertipu oleh

banyaknya orang yang melakukan hal tersebut dari kalangan yarLg
mengaku berilmu atau orang yang mengaku reformis atau yanglunnya,
karena yangpatut menjadi suri teladanhanyalah Rasululhh M'.

Allah T a' ala berfirman :

{ @ W;; #|'"b333 \i)\&r":r' }

"... Apayangdiberikan Rasul kepada kalian makaterimalab dia. Dan ap1

yang'dilaraigryo bagi kalian maka tinggalkanlab ...." (QS. Al-Hasyr: 7)

Dia juga berfirman: F

"# )q"ri#-5'^4 J =,/ L;3Ati e$i
{@ rsan

*... Maka hmdaklah orang-orangyd.ng rnenyd,lahi puinub-Nya takut akan
ditimpa cobaan atau ditirnpa adzab yangpedih." (QS. An-Nuur: 53)

Telah kami sampaikan sebelumnyadalamkitab al-Jana-iz dari al-

Fudhail bin Iyadh -&b ,yangmaknanya: "Ikutilah jalan-ialanpetunjuk
dan minimnya orang-orang yang menempuh jalan petunjuk tidak

akan membahayakan dirimu. Janganlah kamu menempuh jalan-jalan
kesesatan dan janganlah kamu tertipu oleh banyaknya orang-orang

y ang binasa. " lVabillah itaufiq.

Sunnah menghormati orang dengan berdiri

Sedangkan menghormati orang yafig masuk ruangan dengan
berdiri, maka y^ngmenjadi pilihan kami adalah bahwa hal tersebut
dianjurkan bagi orang y arLg mempunyai keutam aan yang nyata, baik
itu berupa ilmu, kebaikan, kemuliaan, atau kekuasaan yang disenai

dengan pemeliharaan diri, atau mempunyai hubungan darah, atau

dengan orang yangmempunyai usia lebih tua, dan semisalnya. Sikap

berdiri ini dimaksudkan sebagai bentuk kebajikan, penghormatan,

pemuliaan, dan bukan karena riya' dan Pengagungan.

Salam, Meminta Izin, Mendo'akan Orang Bersin ... 173

Pendapat yarLgmenjadi pilihan kami ini terus dipraktekkan oleh
kaum salaf dan kbalaf.

Saya telah menghimpun masalah tersebut dalam satu buku khusus
yaflgdi dalamnya memuat berbagai hadits, AtsAr,pendapat dan amalan
kaum salaf, yangsemuanya menjelaskan apa yang telah saya sampaikan
di atas. Saya juga menyebutkan hal-halyangbertentangan dengannya
sekaligus menjelaskan bantahan terhadapnya. Bagi yangmasih merasa
kesulitan dalam hal tersebut dan ingin membaca bukunya, saya ber-

harap kesulitannya akan berakhir, insya Allah. Wallahu a'lam.

Sunnah mu'akkad menziar ahi orang-orang shalih

Disunnahkan secara mu'akkad untuk mengunjungi orang-

orang shalih, saudara, tetangga, teman, dan kaum kerabat sekaligus
memuliakan, berbuat baik, serta menyambung silaturahmi dengan
mereka. Ketentuan mengenai hal tersebut berbeda-beda, sesuai dengan
keadaan, kedudukan, dan kesibukan mereka. Sebaiknya kunjungan itu
tidak dilakukan pada waktu yang membuat mereka tidak berkenan, yaitu
pada waktu-waktu yang mereka tidak berkeberatan menyambutnya.
Hadits dan atsar mengenai hal tersebut cukup banyak dan populer.

HADTTS NO. 7s2 (SHAHTH)

Kami meriwayatkan di dalam kitab Shahih Muslim dari Abu

Hurairah gb , dari Nabi ffi:

*r.:U ,y i\z 'ut *3s ,6?1 y"# O'i gi ;r;'>Y;5f ll

.{-!.;;\e+A ,j- U-gi i;1 ,J\i e'i--;;,.;f ,JU 4;L Ji\:is ,Kt;

.$air *_'^#i yi'*,i,ir! e\i5 #;- b r{L.ti J,6,J\j

((.# '#i\5 a?is ;rr;'ar [! qL ritrJfi$,u,Jr;

"Bahwasa ny a adaseseorang yangmengunjungi saudar anya dikampung
lain, lalu Allah mengirimkan malaikat untuk melakukan pemantauan

174 Bab XVIII

I

terhadap jalan yang dilaluinya. Ketika malaikat itu sampai kepada
orang tersebut, dia bertanya: 'Hendak ke mana kamu?' 'Aku hendak

mengrnjungi saudaraku di kampung ini,' jawabnya. Malaikat bertanya
lagi:-'Apakah ada kenikmatan tertentu yang kamu selalu pelihara
darinya?'Orang itu menjawab: 'Tidak,hanya saja aku mencintainya
karena Allah Ta'ala.' Lalu Malaikat itu berkata: 'sesungguhnyaaku ini
adalah utusan Allah kepadamu untuk memberitahu bahwa AIIah men-
cintaimu sebagaimana kamu mencintai saudaramu itu karena Dia.""'

S ay a kat ak an,'r;;:)'i b e r art i i alanny a - tlj; b er ani me n j a ga, me m eli-

hara, sekaligus mempertahankannya sebagaimana seseorang memelihara
anaknya.

HADITS NO. 7s3 (SHAHIH)
Kami meriwayatkan di dalam kitab at-Tirmidzi dan Ibnu Majah

dari Abu Hurairah QE, , diabercerita bahwa Rasulullah ffi bersabda:

qW,*r! ir y^t9 ;\L iti\5 rJEi *-'iei'rr3 31't'- )r" 3E ll
*tK.:$jJ b e,'fg),'!\i:J7

"Barangsiapa menjenguk orang sakit atau mengunjungi saudarany^
karena Allah Ta'ala, maka akan ada Penyeru (Malaikat) y^og berseru
kepadanya: 'Engkau benar-benar baik, sungguh baik perjalananmu ini,
dan engkau akan menemPati sebuah temPat tinggal di Surga.""'

8a HR. Muslim (2567).
iil] * iiig"l b.d.rrp, syahid yargdimilikinya. Diriwayatkan.at-Tirmidzi (2!]_6), Ibnu Ma.iah
" lU"i Hibban gti -uoriqriil; melalui ialan Abu Sinan al-Qasmili dari 'Utsman bin Abi
ii++z;, "Hadit s gbarib." Saya_katakan, status
darlnya,. At-Tirmidzi berkata: hajlits itu.seperti y'"8
ir"aih
Ji[rot r" ,r-tir-idri, karena di dalamnya t.r-drprt Abu Sinan-yang dia adalah Isa bin Sinan al-

Hanafi-; yang berstatus laryyinul hadits.
Hroy" srj", hadits ini didukung oleh hadits.AbuRabi' yangdirafa'kepada Nabi gg , dia berkata,

irrJf"ffrlr'g bersabda: 'Orr"g yang menjenguk orang sakit berada di halaman surga sehingga

dia kembali. ;. Diriwayat kan ole-h tr'tuilim (XV I / L24' 125 - an -Nautaza fi'

Demikian jugahaditsTsauban yangadapadtMusligr (xwl25-Nauao).Kesimpllaonya,hadits
ini sbabih ,ribi, drrg o beberapa sl,ahid'yngdimilikinya. Segala puji hanya bagi Allah.

Salam, Meminta Izin, Mendo'akan Orang Bersin ..- 175

Pasal

DISTINNAHKAN TINTUK MINTA DIKTINJTINGI OLEH
SAHABATT{YA YANG SHALIH DAN AGAR SERING ME.
NGTINJTINGII{YA

HADTTS NO. 7s4 (SHAHTH)

Kami meriwayatkan di dalam kitab Shahih Bukhari dari Ibnu

#r,Abbas dia berkata: "Nabi ffi pernah bertanya kepada Jibril:

($v'))5\r';5iv')350f erii:j u ll

'Ap" yang menghalangimu untuk mengunjungi kami lebih banyak

daripada yang sudah engkau lakukan terhadap kami?'

Maka turunlah ayat:

( @ 6L()c,{eG 5 u, ;u; L-fi() y

'Dan tidaklab kami (libril) turiln, kecuali dengan perintah Tubanmu.
Kepunyaaan-Nyalab apa-apd yang ada di badapan kita, dpd-dpd yang di
belakang kita ....'(QS. Maryam: 64)",u

Pasal 10

MENJA\TAB DO'A ORANG YANG BERSIN DAN
HUKUM MENGUAP

HADTTS NO. 75s (SHAHTH)

Kami meriwayatkan di dalam kitab Shahih Bukhari dari Abu

Hurairah €5 , Nabi ffi, bersabda:

*;,{ *?'*i,;JL tsg,-4\At i;+3j, ;;tAt nl Jtaalr,il lt

kifr.'^itt 3i'^1r:" $ t" Sg {w'itt'*:

86 HR. Al-Bukhari (VIl305, yfr./428-429, darXIIl/44) - Fat-hal Baar).

176 Bab XVIII

vi:i$3?'*i+;w

rr.,]uJ \ 44 C)* +;w\i\?'rLi Sy,l&\

,,sesungguhnya Allah Ta',alamenyukai bersin dan membenci menguap.
Oleh karena itu, jika salah seorang di antara kalian bersin dan memanjat-
kan pujian kepada Allah Ta'ala, maka hak bagi setiap Muslim yang men-
de., garnya untuk men gucapkan kep ad anya:'rll AIU;- (lf4udah-mudah an
Allah rnengasihimu). Sedangkan menguaP berasal dari syaitan' Oleh
karena itu, iika salah seorang di antara kalian menguaP maka hendaklah
dia menah aflrLyasemamPu mungkin, karena jika salah seorang diantara
kalian menguap, maka syaitan akan menertawakanrLya."s,

Saya berk ata, para ulama mengungkapkan, maksudnya, bahwa
bersin disebabkan oleh sebab yangterpuji, yaitu ringannya tubuh yang
ditimbulkan oleh minimnya PenumPukan dan ringannyamakanan. Ia
merupakan suatu hal yang dianjurkan, karena ia dapat melemahkan
nafsu syah'qrat dan memudahkan ketaatan. Sedangkan menguaP kebalikan

dari itu. lVallaahu a'lam.

HADITS NO. 756 (SHAHIH)

Kami meriwayatkan di dalam kitab Shahih Bukhari dari Abu

Hurairah juga, Nabi ffi, bersabda:

C)b;-,:^+|b3\"F jl$,d, *:i r,,W t?'A u*; ts\Y
^
((.#rq rt W &\ aF;-"J Jt6 lili,,i)\
e,-Jii,l #4

'Jika salah seorang di antarra kalian bersin, maka hendaklah dia meng-

i:irucapkan, (Segala puji hanya bagi Allah). Lalu hendaklah saudara

atau sahabatnya mengucapkan kepadanya: 'r!:tlsz; (Semoga Allah

mengasihimu). Dan jika sahabatnya sudah mengucaPkan: '^itt,3Sl;1

(Semtga Allah mengasihimu), maka hendaklah dia mengucapkan:

87 HR. Al-Bukhari (X/6ll - Fat-hul Baan). 177
Salam, Meminta Izin, Mendo'akan Orang Bersin ..'

'j:liU &S titt'r4lyi- (Semoga Allah memberi petunjuk kepada kalian

dan memperbaiki keadaan kalian;."*

Para ulama mengatakaan, i4u berarti keadaan kalian.

HADITS NO. 757 (SHAHTH)

Kami meriwayatkan di dalam kitab Shahih Bukhari dan Shahih

Muslim, dari Anas €5 , dia berkata:

iw .:*t1 *-iSc^'A e.:Js M (ft + g),y.) ,,,as y
t# g iE.i, :J[1!
iS e^:"asr'# 3,1-)13,-;"w :13,:A-i +jr
Uy;,ita -ittt uf
((.i\;i '&t

*Ada dua orang bersin di dekat Nabi ffi,ldu beliau mendo'akan
(men-tasymit) salah seorang di antara keduanya, sedangkan kepada

yang satunya lagi beliau tidak berasyrnir. Maka orang yangtidak di-

usymit oleh Nabi itu berkata: 'Si Fulan bersin,lalu engkau ber-usymit

kepadanya, dan aku bersin tetapi engkau tidak bertasymir kepadaku.'

Maka beliau menjelaskan: 'Orang ini memanjatkan pujian kepada

Allah Ta'ala, sedangkan dirimu tidak memanjatkan pujian kepada

Allah y ar,g Mahatinggi.'",

HADITS NO. 7s8 (SHAHTH)

Kami meriwayatkan di dalam kitab Shahih Muslim dari Abu

Musa al-Asy'ari # , dia berkata aku pernah mendengar Rasulullah

ffi bersabda:

)6 roirt *1+p i,6,i!# {\r8'^itt'^;S ?d,-;"Wtil lt

(.t;#3

Jika salah seorang di antara kalian bersin, lalu memanjatkan pujian
kepada Allah ta'ala, maka hendaklah kalian menjawab do'anya. Dan

tt HR. Al-Bukhari 6./608 - Fat-hal Baat!. Dan juga Muslim (29a1).
HR. Al-Bukhari VJ6l0 - Fat-bul tuari).
8e

178 Bab XVIII

jika dia ddak memanjatkan pujian kepada Allah, maka janganlah kalian
mendoakannya."n

HADITS NO. 7se (SHAHIH)

Kami meriwayatkan di dalam kedua kitab shahih @ukhari dan

$,,Muslim) dari al-Barra.' dia berkata:

* *g1#-|t r',V \iA : 1.,,uVS $r JiIt vri n

#$P3,p-->tl^lf "ir1,rlllltl *VY:, o+\Al', *\3,i:@t

k#ttGY:,pitLir

"Rasulull ah jW-, memerintahkan tujuh hal dan melarang tujuh hal
kepada kita: Beliau memerintahkan kita untuk menjenguk orang
,rkit, mengantar jentzah, mendo'akan orang yangbersin, memenuhi

undangan orang yangmengundang, menjawab salam, menolong orang

yarLgdizhalimi, dan menunaikan sumpah."'

HADTTS NO. 760 (SHAHIH)

Kami meriwayatkan di dalam kitab shabih keduanya dari Abu

Hurairah gF., , dariNabi ffi, beliau bersabda:

ji ;; ,Y#tEn'tU-tS, i$;4Xl'r:tv-)'p->t.1J r'";-2' t

((- Ulf a^;5; ,i*'"ltl *VY:1fiWl

"Kewajiban orang Muslim atas Muslim lainnya itu ada lima perkara:

menjawab salam, menjenguk orang sakit, mengantar jenazah,memenuhi

undangan, dan mendo'akan orang yangbersin."'

'eot HR, Muslim (2992). diberikan sebelumnya pada.nomor (675).

Sbahih. Takbrij'r-yWt stutdZah- Fat bul Bazr! dan Muslim (2162).
' HR. el-Bukhari

Salam, Meminta lzin, Mendo'akan Orang Bersin .-. 179

HADTTS NO. 761 (SHAHTH)

Dan dalam riwayat Muslim disebutkan:

l:+\ist63 tib,r)L 5'^1;i ti!?3 '.p;r t" i;Ir,F
4tiy) ,:,3:;J Jt; '^itt ,;JL tty, ,'d UAU dr;X,il t3y)

((.ilri\i aY tiy),iii.;-,h;

"Kewajiban seorang Muslim atas Muslim lainnya ada enam: jika
engkau berjumpa dengannya maka berikanlah salam kepadanya, jika

dia mengundangmu maka penuhilah (undangannya),jika dia meminta
nasihat kepadamu maka berikanlah nasihat kepadanya, jikadia bersin

lalu memanjatkan pujian kepada Allah Ta'ala, maka do'akanlah
(tasymiilah), jika dia sakit maka jenguklah dia, dan jika meninggal

mak a ant ark anl ah j enazahrLl a." et

Para ulama sepakat bahwasanya disunnahkan bagi orang yang
bersin untuk men gucapkan: " alh antdulil lah. " D an j ika dia men gucapkan,
"Albamdulillahi Rabbil'Alamin," maka yangdemikian itu lebih baik.
Dan jika dia mengucapkan, Albamdulillab 'alaa Kulli Haalin," maka
itu lebih afdhal.

HADTTS NO. 762 (SHAHTH)

Kami meriwayatkan di dalam kitab Sunan Abi Dawud dan

lain-lainnya dengan sanad shahih dari Abu Hurairah gE , Nabi ffi

bersabda:

*i ;AsaY & t' 4::ir ,g1i t ?'-iJJLril lt

((.#rq erasd,r F{x,i JiS,'^itt a*;|4V ri

'Jika salah seorang di antara kalian bersin maka hendaklah dia meng-
ucapkan: 'Alhamdulrllahi'alaa Kulli Haalin (segala puji harryabagi Allah

'r HR. Muslim (XIy/143-144 - Nauaufi. Bab XVIII

180

dalam keadaan bagaimana pun,' lalu hendaklah saudara atav sahabat-
nya mengucapkan,'Yarhamukallah' (Semoga Allah mengasihimu).'
Kemudian dia membalas, Yabdikumullabu a)a yushlihu baa lakum
(Semoga Allah memberi petunjuk kepada kalian dan memperbaiki
keadaan kalian)."".

HADTTS NO. 753 (r{ASAN)

Kami meriwayatkan di dalam kitab at-Tirmidzi dari Ibnu Umar
qg9.,, bahw^s nya ada seseorang bersin di sampinEnya,lalu dia meng-

ucapkan:

'.itt )i,yi:ll-];l1 h33i.

"Segala puji bagi Allah dan semoga keselamatan selalu terlimpahkan

kepada Rasulullah."

,;,ti-S,Mitr )y, & i:flV b:.:'ir ,Jitiul,;s ;r J\13'
".J\i & t'4 ::ir,J# Ji\db,M bt &xr\dL r1(6

"Ibnu'I-Jmar pun berkata, aku mengucapkan.' Alhamdulillahi uassalaa-
mu 'alaa Rasulillazbi Shallallahu'alaibiua sallam' (Segala puji bagi Allah
dan semoga keselamatan senantiasa terlimpahkan kepada Rasulullah

ffi), tidak seperti ini do'a yang diajarkan oleh Rasulullah ffikepada

kami. Beliau mengaj ari kami sup aya mengucapkan:' A lh arndu lil kh i' a laa

Kulli Haalin'(Segala puji bagi Allah dalam keadaan bagaimana pun)."es

Shabih. Diriwayatkan Abu Dawud (5033). Dan lafazh di atas adalah miliknya.
Dan hadis ini jugaterdapat di dalam kitab Sbahih Buhhai Takhrijrytsudah diberikan sebelumnya
pada nomor (755/561).

Hasan.Diriwayatkan at-Tirmidzi Q738),al-HakimSY/265-266); melalui jalanZiyad bin Rabi':
Seorang Hadhrami dari Ali al-Jarud memberitahu kami dari Nafi' bahwasanya ada seseorang yang
bersin di samping Ibnu 'Umar: (alu dia menyebutkan hadirs tersebut).

At-Tirmidzi mengatakan, hadhs ni gbarib.
Al-Hakim mengemukakan, "Hadits ini shahih dengan sarad gltarib." Dan disepakati oleh adz-

Dzahabi.

Saya berkata, sanad ini hasan, rijalnya siqat, selain al-Hadhrami, yaing dh adalah Ibnu Ajlan, dia
seorang yang sbaduq, sebagaimana yang disebutkan oleh adz-Dzahabi di dalam kha:b al-Kasyif

0,/t77).

Salam, Meminta Izin, Mendo'akan Orang Bersin ... 181

Saya berkata, disunnahkan bagi seorangyaing mendengarkan
ucapannya tersebut, untuk mengucapkan kepad aurtya; "'ittt,3;Zi (semoga
Allah mengasihimu), atau'bt'eZ;(mudah-mudahan Allah mengasihi

kalian), atau dengan menggunakan bentuk lampau: 'ittt'rZ;, (semoga

Allah mengasihi kalian)."

Dan setelah itu disunnahkan bagi orang yxLgbersin untuk meng-

ukc.pa"pdk,ank:a"lif;tJdtiaUi,ZmISemtittplebribranik(iskeemaodgaaanAkllaalhianm).e"mAbtaeurik*aHn ,pre{t.utn!tjurk4

(semoga Allah memberikan ampunan kepada kami dan iuga kalian)."

HADITS NO. 764 (MAUQUF SHAHIH)

Kami meriwayatkan di dalam kitab Muwaththa' Malik datinya'
dari Nali dari Ibnu LJmar u#.',bahwasanya dia berkata:

?$yr'^\tt u;;,&4 .'^itt cui,^,W,?'*i JJL t')\.

'.'€sSul eirt -aS

Jika salah seorang di antara kalian bersin, lalu dikatakan kepadanya,
littll,:;;-(Semoga Allah mengasihimu), maka hendaklah dia meng-
it';i;S .?Vl;'itt Ut;
.r."p krrr, Hi A (Se mo ga Allah- men gasihi kami
drr, jrrg, serra memLerikan ampunan kepada kami dan juga
kalian,

kepada kalian;.""

Semuanya itu adalah sunnah, tidak ada sedikit Pun dalam hal itu

suatu y^ngwajib.

Sahabat-sahabat kami mengatak an: " at-Tasyrniit -yitttucaPannya:

Yarhamukallab (semoga Allah mengasihimu) adalth sunnalt kifayah'
Oleh karena itu, jika kalimat itu diucapkan sebagian saja dari orang-
orang yang hadir maka yangdemikian sudah cukup. Tetapi y{Lgpaling

Peringatan:

Di dalam sanad al-Hakim disebutkan: 'Al-Hadhrami bin Lahiq'"

5"r" L*"o, U *"h"-, lih".lrh ljtab "Mwndhiha Auhaam at-Jim'i un at-Tafrir4, karya al-Khathib

n aljBaeh&di Q/ 227'230). Malik g/965).
Matqaf sbahrt.Dtriwryetkan
Saya'drkata, 'sanadnya sh"hih laksana matahari. Dan inilah silsilah emas."

182 Bab XVIII


Click to View FlipBook Version