The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by syskha.aprilia, 2021-09-17 02:56:45

PKWU_IBU FITRIAH

PERANGKAT PEMEBELAJARAN

3 Keterampilan - Unjuk kerja - Pengamatan unjuk kerja - Pada saat presentasi
- Pengumpulan tugas
- Laporan tertulis - Penilaian laporan tertulis

Jakarta, 12 Juli 2021

Mengetahui, Guru Mata Pelajaran
Kepala Sekolah SMA Negeri 33 Jakarta

Noviolaleni, S.Pd Hj. Fitriah, S.E, M.Pd
NIP. 196311081985122002 NIP. 197709142008012021

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Nama Sekolah : SMA NEGERI 33 JAKARTA Kelas / Semester : X / GENAP

Mata pelajaran : PKWU (Kerajinan) Pertemuan Ke- : 4

Materi : Pemasaran Produk Kerajinan dengan Alokasi Waktu : 30 menit JP
Inspirasi Artefak/Objek Budaya Lokal

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

A. TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran, siswa diharapkan dapat mengidentifikasi, memahami,
menjelaskan, mempresentasikan, dan menyelesaikan masalah berkaitan dengan Media Pemasaran hasil
produksi kerajinan berdasarkan inspirasi artefak/ objek budaya lokal.

B. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN

KEGIATAN PENDAHULUAN

 Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa.

 Menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan hari ini.

 Apersepsi materi yang akan disampaikan

KEGIATAN INTI

Stimulus  Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik
materi : Media Pemasaran hasil produksi kerajinan berdasarkan inspirasi artefak/
objek budaya lokal

Identifikasi  Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak
masalah mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan materi : Media Pemasaran hasil produksi
kerajinan berdasarkan inspirasi artefak/ objek budaya lokal

 Mengamati dengan seksama materi : Media Pemasaran hasil produksi kerajinan
berdasarkan inspirasi artefak/ objek budaya lokal, dalam bentuk gambar/video/slide
presentasi yang disajikan dan mencoba menginterprestasikannya

Pengumpulan  Mencari dan membaca berbagai referensi dari berbagai sumber guna menambah
data pengetahuan dan pemahaman tentang materi : Media Pemasaran hasil produksi

kerajinan berdasarkan inspirasi artefak/ objek budaya lokal

 Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi : Media Pemasaran hasil produksi
kerajinan berdasarkan inspirasi artefak/ objek budaya lokal

Pembuktian  Berdiskusi tentang data dari materi : Media Pemasaran hasil produksi kerajinan
berdasarkan inspirasi artefak/ objek budaya lokal.

 Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi : Media Pemasaran hasil
produksi kerajinan berdasarkan inspirasi artefak/ objek budaya lokal.

Menarik  Menyampaikan hasil diskusi tentang materi : Media Pemasaran hasil produksi
kesimpulan kerajinan berdasarkan inspirasi artefak/ objek budaya lokalberupa kesimpulan
berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk
mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis,
mengungkapkan pendapat dengan sopan

 Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi : Media
Pemasaran hasil produksi kerajinan berdasarkan inspirasi artefak/ objek budaya lokal.

 Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentang materi : Media
Pemasaran hasil produksi kerajinan berdasarkan inspirasi artefak/ objek budaya
lokaldan ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan

 Bertanya atas presentasi tentang materi : Media Pemasaran hasil produksi kerajinan
berdasarkan inspirasi artefak/ objek budaya lokaldan peserta didik lain diberi
kesempatan untuk menjawabnya.

REFLEKSI DAN KONFIRMASI

 Refleksi pencapaian siswa/formatif asesmen, dan refleksi guru untuk mengetahui ketercapaian proses
pembelajaran dan perbaikan.

 Menginformasikan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan pada pertemuan berikutnya.

 Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan dan motivasi tetap semangat belajar dan
diakhiri dengan berdoa.

C. PENILAIAN PEMBELAJARAN (ASESMEN)

No Aspek yang dinilai Bentuk Penilaian Instrumen Penilaian Waktu Penilaian
Selama KBM
1 Sikap Observasi dan Jurnal Pengamatan sikap (jurnal) Setelah KBM

2 Pengetahuan Tes tertulis Soal tes

3 Keterampilan - Unjuk kerja - Pengamatan unjuk kerja - Pada saat presentasi
- Pengumpulan tugas
- Laporan tertulis - Penilaian laporan tertulis

Jakarta, 12 Juli 2021

Mengetahui, Guru Mata Pelajaran
Kepala Sekolah SMA Negeri 33 Jakarta

Noviolaleni, S.Pd Hj. Fitriah, S.E, M.Pd
NIP. 196311081985122002 NIP. 197709142008012021

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Nama Sekolah : SMA NEGERI 33 JAKARTA Kelas / Semester : X / GENAP

Mata pelajaran : PKWU (Kerajinan) Pertemuan Ke- : 11

Materi : Evaluasi Hasil Usaha Kerajinan dengan Alokasi Waktu : 30 menit JP
Inspirasi Artefak/Objek Budaya Lokal

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran, siswa diharapkan dapat mengidentifikasi, memahami,
menjelaskan, mempresentasikan, dan menyelesaikan masalah berkaitan dengan Komponen evaluasi hasil
usaha berdasarkan inspirasi artefak/ objek budaya lokal.

B. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN

KEGIATAN PENDAHULUAN

 Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa.

 Menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan hari ini.

 Apersepsi materi yang akan disampaikan

KEGIATAN INTI

Stimulus  Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik
materi : Komponen evaluasi hasil usaha berdasarkan inspirasi artefak/ objek budaya
lokal

Identifikasi  Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak
masalah mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan materi : Komponen evaluasi hasil usaha
berdasarkan inspirasi artefak/ objek budaya lokal

 Mengamati dengan seksama materi : Komponen evaluasi hasil usaha berdasarkan
inspirasi artefak/ objek budaya lokal, dalam bentuk gambar/video/slide presentasi yang
disajikan dan mencoba menginterprestasikannya

Pengumpulan  Mencari dan membaca berbagai referensi dari berbagai sumber guna menambah
data pengetahuan dan pemahaman tentang materi : Komponen evaluasi hasil usaha

berdasarkan inspirasi artefak/ objek budaya lokal

 Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi : Komponen evaluasi hasil usaha
berdasarkan inspirasi artefak/ objek budaya lokal

Pembuktian  Berdiskusi tentang data dari materi : Komponen evaluasi hasil usaha berdasarkan
inspirasi artefak/ objek budaya lokal.

 Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi : Komponen evaluasi hasil
usaha berdasarkan inspirasi artefak/ objek budaya lokal.

Menarik  Menyampaikan hasil diskusi tentang materi : Komponen evaluasi hasil usaha
kesimpulan berdasarkan inspirasi artefak/ objek budaya lokalberupa kesimpulan berdasarkan hasil
analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur,
teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan pendapat dengan
sopan

 Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi : Komponen
evaluasi hasil usaha berdasarkan inspirasi artefak/ objek budaya lokal.

 Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentang materi : Komponen
evaluasi hasil usaha berdasarkan inspirasi artefak/ objek budaya lokaldan ditanggapi
oleh kelompok yang mempresentasikan

 Bertanya atas presentasi tentang materi : Komponen evaluasi hasil usaha berdasarkan
inspirasi artefak/ objek budaya lokaldan peserta didik lain diberi kesempatan untuk
menjawabnya.

REFLEKSI DAN KONFIRMASI

 Refleksi pencapaian siswa/formatif asesmen, dan refleksi guru untuk mengetahui ketercapaian proses
pembelajaran dan perbaikan.

 Menginformasikan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan pada pertemuan berikutnya.

 Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan dan motivasi tetap semangat belajar dan
diakhiri dengan berdoa.

C. PENILAIAN PEMBELAJARAN (ASESMEN)

No Aspek yang dinilai Bentuk Penilaian Instrumen Penilaian Waktu Penilaian
Selama KBM
1 Sikap Observasi dan Jurnal Pengamatan sikap (jurnal) Setelah KBM

2 Pengetahuan Tes tertulis Soal tes

3 Keterampilan - Unjuk kerja - Pengamatan unjuk kerja - Pada saat presentasi
- Pengumpulan tugas
- Laporan tertulis - Penilaian laporan tertulis

Jakarta, 12 Juli 2021

Mengetahui, Guru Mata Pelajaran
Kepala Sekolah SMA Negeri 33 Jakarta

Noviolaleni, S.Pd Hj. Fitriah, S.E, M.Pd
NIP. 196311081985122002 NIP. 197709142008012021

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Nama Sekolah : SMA NEGERI 33 JAKARTA Kelas / Semester : X / GENAP

Mata pelajaran : PKWU (Kerajinan) Pertemuan Ke- : 2

Materi : Evaluasi Hasil Usaha Kerajinan dengan Alokasi Waktu : 30 menit JP
Inspirasi Artefak/Objek Budaya Lokal

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

A. TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran, siswa diharapkan dapat mengidentifikasi, memahami,
menjelaskan, mempresentasikan, dan menyelesaikan masalah berkaitan dengan Berbagaia Permasalahan
usaha berdasarkan inspirasi artefak/ objek budaya lokal.

B. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN

KEGIATAN PENDAHULUAN

 Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa.

 Menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan hari ini.

 Apersepsi materi yang akan disampaikan

KEGIATAN INTI

Stimulus  Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik
materi : Berbagaia Permasalahan usaha berdasarkan inspirasi artefak/ objek budaya
lokal

Identifikasi  Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak
masalah mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan materi : Berbagaia Permasalahan usaha
berdasarkan inspirasi artefak/ objek budaya lokal

 Mengamati dengan seksama materi : Berbagaia Permasalahan usaha berdasarkan
inspirasi artefak/ objek budaya lokal, dalam bentuk gambar/video/slide presentasi yang
disajikan dan mencoba menginterprestasikannya

Pengumpulan  Mencari dan membaca berbagai referensi dari berbagai sumber guna menambah
data pengetahuan dan pemahaman tentang materi : Berbagaia Permasalahan usaha

berdasarkan inspirasi artefak/ objek budaya lokal

 Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi : Berbagaia Permasalahan usaha
berdasarkan inspirasi artefak/ objek budaya lokal

Pembuktian  Berdiskusi tentang data dari materi : Berbagaia Permasalahan usaha berdasarkan
inspirasi artefak/ objek budaya lokal.

 Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi : Berbagaia Permasalahan
usaha berdasarkan inspirasi artefak/ objek budaya lokal.

Menarik  Menyampaikan hasil diskusi tentang materi : Berbagaia Permasalahan usaha
kesimpulan berdasarkan inspirasi artefak/ objek budaya lokalberupa kesimpulan berdasarkan hasil
analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur,
teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan pendapat dengan
sopan

 Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi : Berbagaia
Permasalahan usaha berdasarkan inspirasi artefak/ objek budaya lokal.

 Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentang materi : Berbagaia
Permasalahan usaha berdasarkan inspirasi artefak/ objek budaya lokaldan ditanggapi
oleh kelompok yang mempresentasikan

 Bertanya atas presentasi tentang materi : Berbagaia Permasalahan usaha berdasarkan
inspirasi artefak/ objek budaya lokaldan peserta didik lain diberi kesempatan untuk
menjawabnya.

REFLEKSI DAN KONFIRMASI

 Refleksi pencapaian siswa/formatif asesmen, dan refleksi guru untuk mengetahui ketercapaian proses
pembelajaran dan perbaikan.

 Menginformasikan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan pada pertemuan berikutnya.

 Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan dan motivasi tetap semangat belajar dan
diakhiri dengan berdoa.

C. PENILAIAN PEMBELAJARAN (ASESMEN)

No Aspek yang dinilai Bentuk Penilaian Instrumen Penilaian Waktu Penilaian
Selama KBM
1 Sikap Observasi dan Jurnal Pengamatan sikap (jurnal) Setelah KBM

2 Pengetahuan Tes tertulis Soal tes

3 Keterampilan - Unjuk kerja - Pengamatan unjuk kerja - Pada saat presentasi
- Pengumpulan tugas
- Laporan tertulis - Penilaian laporan tertulis

Jakarta, 12 Juli 2021

Mengetahui, Guru Mata Pelajaran
Kepala Sekolah SMA Negeri 33 Jakarta

Noviolaleni, S.Pd Hj. Fitriah, S.E, M.Pd
NIP. 196311081985122002 NIP. 197709142008012021

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Nama Sekolah : SMA NEGERI 33 JAKARTA Kelas / Semester : X / GENAP

Mata pelajaran : PKWU (Kerajinan) Pertemuan Ke- : 3

Materi : Evaluasi Hasil Usaha Kerajinan dengan Alokasi Waktu : 30 menit JP
Inspirasi Artefak/Objek Budaya Lokal

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

A. TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran, siswa diharapkan dapat mengidentifikasi, memahami,
menjelaskan, mempresentasikan, dan menyelesaikan masalah berkaitan dengan Alternatif solusi
permasalahan usaha berdasarkan inspirasi artefak/ objek budaya lokal.

B. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN

KEGIATAN PENDAHULUAN

 Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa.

 Menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan hari ini.

 Apersepsi materi yang akan disampaikan

KEGIATAN INTI

Stimulus  Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik
materi : Alternatif solusi permasalahan usaha berdasarkan inspirasi artefak/ objek
budaya lokal

Identifikasi  Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak
masalah mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan materi : Alternatif solusi permasalahan
usaha berdasarkan inspirasi artefak/ objek budaya lokal

 Mengamati dengan seksama materi : Alternatif solusi permasalahan usaha
berdasarkan inspirasi artefak/ objek budaya lokal, dalam bentuk gambar/video/slide
presentasi yang disajikan dan mencoba menginterprestasikannya

Pengumpulan  Mencari dan membaca berbagai referensi dari berbagai sumber guna menambah
data pengetahuan dan pemahaman tentang materi : Alternatif solusi permasalahan usaha

berdasarkan inspirasi artefak/ objek budaya lokal

 Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi : Alternatif solusi permasalahan
usaha berdasarkan inspirasi artefak/ objek budaya lokal

Pembuktian  Berdiskusi tentang data dari materi : Alternatif solusi permasalahan usaha berdasarkan
inspirasi artefak/ objek budaya lokal.

 Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi : Alternatif solusi
permasalahan usaha berdasarkan inspirasi artefak/ objek budaya lokal.

Menarik  Menyampaikan hasil diskusi tentang materi : Alternatif solusi permasalahan usaha
kesimpulan berdasarkan inspirasi artefak/ objek budaya lokalberupa kesimpulan berdasarkan hasil
analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur,
teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan pendapat dengan
sopan

 Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi : Alternatif
solusi permasalahan usaha berdasarkan inspirasi artefak/ objek budaya lokal.

 Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentang materi : Alternatif
solusi permasalahan usaha berdasarkan inspirasi artefak/ objek budaya lokaldan
ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan

 Bertanya atas presentasi tentang materi : Alternatif solusi permasalahan usaha
berdasarkan inspirasi artefak/ objek budaya lokaldan peserta didik lain diberi
kesempatan untuk menjawabnya.

REFLEKSI DAN KONFIRMASI

 Refleksi pencapaian siswa/formatif asesmen, dan refleksi guru untuk mengetahui ketercapaian proses
pembelajaran dan perbaikan.

 Menginformasikan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan pada pertemuan berikutnya.

 Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan dan motivasi tetap semangat belajar dan
diakhiri dengan berdoa.

C. PENILAIAN PEMBELAJARAN (ASESMEN)

No Aspek yang dinilai Bentuk Penilaian Instrumen Penilaian Waktu Penilaian
Selama KBM
1 Sikap Observasi dan Jurnal Pengamatan sikap (jurnal) Setelah KBM

2 Pengetahuan Tes tertulis Soal tes

3 Keterampilan - Unjuk kerja - Pengamatan unjuk kerja - Pada saat presentasi
- Pengumpulan tugas
- Laporan tertulis - Penilaian laporan tertulis

Jakarta, 12 Juli 2021

Mengetahui, Guru Mata Pelajaran
Kepala Sekolah SMA Negeri 33 Jakarta

Noviolaleni, S.Pd Hj. Fitriah, S.E, M.Pd
NIP. 196311081985122002 NIP. 197709142008012021

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Nama Sekolah : SMA NEGERI 33 JAKARTA Kelas / Semester : X / GENAP

Mata pelajaran : PKWU (Kerajinan) Pertemuan Ke- : 4

Materi : Evaluasi Hasil Usaha Kerajinan dengan Alokasi Waktu : 30 menit JP
Inspirasi Artefak/Objek Budaya Lokal

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

A. TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran, siswa diharapkan dapat mengidentifikasi, memahami,
menjelaskan, mempresentasikan, dan menyelesaikan masalah berkaitan dengan Pengembangan usaha
kerajinan berdasarkan inspirasi artefak/ objek budaya lokal.

B. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN

KEGIATAN PENDAHULUAN

 Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa.

 Menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan hari ini.

 Apersepsi materi yang akan disampaikan

KEGIATAN INTI

Stimulus  Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik
materi : Pengembangan usaha kerajinan berdasarkan inspirasi artefak/ objek budaya
lokal

Identifikasi  Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak
masalah mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan materi : Pengembangan usaha kerajinan
berdasarkan inspirasi artefak/ objek budaya lokal

 Mengamati dengan seksama materi : Pengembangan usaha kerajinan berdasarkan
inspirasi artefak/ objek budaya lokal, dalam bentuk gambar/video/slide presentasi yang
disajikan dan mencoba menginterprestasikannya

Pengumpulan  Mencari dan membaca berbagai referensi dari berbagai sumber guna menambah
data pengetahuan dan pemahaman tentang materi : Pengembangan usaha kerajinan

berdasarkan inspirasi artefak/ objek budaya lokal

 Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi : Pengembangan usaha kerajinan
berdasarkan inspirasi artefak/ objek budaya lokal

Pembuktian  Berdiskusi tentang data dari materi : Pengembangan usaha kerajinan berdasarkan
inspirasi artefak/ objek budaya lokal.

 Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi : Pengembangan usaha
kerajinan berdasarkan inspirasi artefak/ objek budaya lokal.

Menarik  Menyampaikan hasil diskusi tentang materi : Pengembangan usaha kerajinan
kesimpulan berdasarkan inspirasi artefak/ objek budaya lokalberupa kesimpulan berdasarkan hasil
analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur,
teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan pendapat dengan
sopan

 Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi :
Pengembangan usaha kerajinan berdasarkan inspirasi artefak/ objek budaya lokal.

 Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentang materi :
Pengembangan usaha kerajinan berdasarkan inspirasi artefak/ objek budaya lokaldan
ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan

 Bertanya atas presentasi tentang materi : Pengembangan usaha kerajinan berdasarkan
inspirasi artefak/ objek budaya lokaldan peserta didik lain diberi kesempatan untuk
menjawabnya.

REFLEKSI DAN KONFIRMASI

 Refleksi pencapaian siswa/formatif asesmen, dan refleksi guru untuk mengetahui ketercapaian proses
pembelajaran dan perbaikan.

 Menginformasikan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan pada pertemuan berikutnya.

 Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan dan motivasi tetap semangat belajar dan
diakhiri dengan berdoa.

C. PENILAIAN PEMBELAJARAN (ASESMEN)

No Aspek yang dinilai Bentuk Penilaian Instrumen Penilaian Waktu Penilaian
Selama KBM
1 Sikap Observasi dan Jurnal Pengamatan sikap (jurnal) Setelah KBM

2 Pengetahuan Tes tertulis Soal tes

3 Keterampilan - Unjuk kerja - Pengamatan unjuk kerja - Pada saat presentasi
- Pengumpulan tugas
- Laporan tertulis - Penilaian laporan tertulis

Jakarta, 12 Juli 2021

Mengetahui, Guru Mata Pelajaran
Kepala Sekolah SMA Negeri 33 Jakarta

Noviolaleni, S.Pd Hj. Fitriah, S.E, M.Pd
NIP. 196311081985122002 NIP. 197709142008012021

KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR (KI & KD)
PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN (KERAJINAN ) SMA/MA/SMK/MAK

KELAS: X

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual, (2)
sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui
proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual, yaitu “Menghayati dan mengamalkan ajaran
agama yang dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial, yaitu “Menunjukkan
perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama, toleran,
damai), santun, responsif, dan pro-aktif sebagai bagian dari solusi atas berbagai
permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia”. Kedua kompetensi
tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu
keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata
pelajaran serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses
pembelajaran berlangsung dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam
mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut.

Rumusan kompetensi pengetahuan dan kompetensi keterampilan dirumukan sebagai
berikut.

KOMPETENSI INTI 3 KOMPETENSI INTI 4

(PENGETAHUAN) (KETERAMPILAN)

3. memahami , menerapkan, 4. mengolah, menalar, dan menyaji

menganalisis pengetahuan faktual, dalam ranah konkret dan ranah abstrak

konseptual, prosedural berdasarkan terkait dengan pengembangan dari

rasa ingin tahunya tentang ilmu yang dipelajarinya di sekolah secara

pengetahuan, teknologi, seni, mandiri, dan mampu menggunakan

budaya, dan humaniora dengan metoda sesuai kaidah keilmuan

wawasan kemanusiaan, kebangsaan,

kenegaraan, dan peradaban terkait

penyebab fenomena dan kejadian,

serta menerapkan pengetahuan

prosedural pada bidang kajian yang

spesifik sesuai dengan bakat dan

minatnya untuk memecahkan

masalah

3.1 memahami karakteristik 4.1 mengidentifikasi karakteristik
kewirausahaan (misalnya wirausahawan berdasarkan
berorientasi ke masa depan dan keberhasilan dan kegagalan usaha
berani mengambil risiko) dalam
menjalankan kegiatan usaha

3.2 memahami perencanaan usaha 4.2 menyusun perencanaan usaha
kerajinan dengan inspirasi budaya kerajinan dengan inspirasi budaya
lokal non benda (misalnya cerita lokal non benda (misalnya cerita

rakyat, mitos, simbol, tarian, pantun rakyat, mitos, simbol, tarian, pantun
dan upacara adat) yang meliputi ide dan upacara adat ) yang meliputi ide
dan peluang usaha, sumber daya, dan peluang usaha, sumber daya,
administrasi dan pemasaran administrasi dan pemasaran

3.3 menganalisis sistem produksi 4.3 memproduksi kerajinan dengan

kerajinan dengan inspirasi budaya inspirasi budaya lokal non benda dan

lokal non benda dan material daerah material dari daerah sekitar

sekitar berdasarkan daya dukung berdasarkan daya dukung yang

yang dimiliki oleh daerah setempat dimiliki oleh daerah setempat

3.4 memahami perhitungan biaya 4.4 menghitung biaya produksi (Harga
produksi (Harga Pokok Produksi) Pokok Produksi) kerajinan dengan
produk kerajinan dengan inspirasi inspirasi budaya non benda
budaya non benda

3.5 memahami pemasaran produk 4.5 memasarkan produk kerajinan dengan
kerajinan dengan inspirasi budaya inspirasi budaya non benda secara
non benda secara langsung langsung

3.6 menganalisis proses evaluasi hasil 4.6 mengevaluasi hasil kegiatan usaha
kegiatan usaha kerajinan dengan kerajinan dengan inspirasi budaya non
inspirasi budaya non benda benda

3.7 memahami perencanaan usaha 4.7 menyusun perencanaan usaha
kerajinan dengan inspirasi kerajinan dengan inspirasi
artefak/objek budaya lokal artefak/objek budaya lokal (misalnya
(misalnya pakaian daerah, wadah pakaian daerah, wadah tradisional, dan
tradisional, dan senjata tradisional) senjata tradisional) yang meliputi ide
yang meliputi ide dan peluang dan peluang usaha, sumber daya,
usaha, sumber daya, administrasi, administrasi, dan pemasaran
dan pemasaran

3.8 menganalisis sistem produksi 4.8 memproduksi kerajinan dengan

berdasarkan daya dukung yang inspirasi artefak/objek budaya lokal

dimiliki oleh daerah setempat untuk dan material dari daerah sekitar

kerajinan dengan inspirasi berdasarkan daya dukung yang

artefak/objek budaya lokal dan dimiliki oleh daerah setempat

material dari daerah sekitar

3.9 memahami perhitungan biaya 4.9 menghitung biaya produksi (Harga
produksi (Harga Pokok Produksi) Pokok Produksi) kerajinan dengan
produk kerajinan dengan inspirasi inspirasi artefak/objek budaya lokal
artefak/objek budaya lokal

3.10 memahami strategi pemasaran 4.10 memasarkan produk kerajinan dengan
produk kerajinan dengan inspirasi inspirasi artefak/objek budaya lokal
artefak/objek budaya lokal secara secara langsung
langsung

3.11 memahami proses evaluasi hasil 4.11 mengevaluasi hasil kegiatan usaha

kegiatan usaha kerajinan dengan kerajinan dengan inspirasi

inspirasi artefak/objek budaya lokal artefak/objek budaya lokal

KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR (KI & KD)
PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN (REKAYASA ) SMA/MA/SMK/MAK

KELAS: X

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual, (2)
sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui
proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual, yaitu “Menghayati dan mengamalkan ajaran
agama yang dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial, yaitu “Menunjukkan
perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama, toleran,
damai), santun, responsif, dan pro-aktif sebagai bagian dari solusi atas berbagai
permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia”. Kedua kompetensi
tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu
keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata
pelajaran serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses
pembelajaran berlangsung dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam
mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut.

Rumusan kompetensi pengetahuan dan kompetensi keterampilan dirumukan sebagai
berikut.

KOMPETENSI INTI 3 KOMPETENSI INTI 4

(PENGETAHUAN) (KETERAMPILAN)

3. memahami , menerapkan, 4. mengolah, menalar, dan menyaji

menganalisis pengetahuan faktual, dalam ranah konkret dan ranah abstrak

konseptual, prosedural berdasarkan terkait dengan pengembangan dari

rasa ingin tahunya tentang ilmu yang dipelajarinya di sekolah secara

pengetahuan, teknologi, seni, mandiri, dan mampu menggunakan

budaya, dan humaniora dengan metoda sesuai kaidah keilmuan

wawasan kemanusiaan, kebangsaan,

kenegaraan, dan peradaban terkait

penyebab fenomena dan kejadian,

serta menerapkan pengetahuan

prosedural pada bidang kajian yang

spesifik sesuai dengan bakat dan

minatnya untuk memecahkan

masalah

3.1 memahami karakteristik 4.1 mengidentifikasi karakteristik
kewirausahaan (misalnya wirausahawan berdasarkan
berorientasi ke masa depan dan keberhasilan dan kegagalan usaha
berani mengambil risiko) dalam
menjalankan kegiatan usaha

3.2 memahami perencanaan usaha 4.2 menyusun perencanaan usaha produk
produk teknologi transportasi dan teknologi transportasi dan logistik
logistik meliputi ide dan peluang meliputi ide dan peluang usaha,

usaha, sumber daya, administrasi, sumber daya, administrasi, dan
dan pemasaran pemasaran

3.3 menganalisis sistem produksi 4.3 memproduksi produk transportasi dan
produk transportasi dan logistik logistik berdasarkan daya dukung yang
berdasarkan daya dukung yang dimiliki oleh daerah setempat
dimiliki oleh daerah setempat

3.4 memahami perhitungan harga pokok 4.4 menghitung biaya produksi produk

produksi produk transportasi dan transportasi dan logistik

logistik

3.5 memahami cara menentukan 4.5 memasarkan produk transportasi dan
pemasaran produk transportasi dan logistik secara langsung
logistik secara langsung

3.6 menganalisis teknik dan proses 4.6 mengevaluasi hasil kegiatan usaha

evaluasi hasil kegiatan usaha produk produk transportasi dan logistik

transportasi dan logistik

3.7 Memahami perencanaan usaha 4.7 Menyusun perencanaan usaha
kerajinan dengan inspirasi kerajinan dengan inspirasi
artefak/objek budaya lokal artefak/objek budaya lokal (misalnya
(misalnya pakaian daerah, wadah pakaian daerah, wadah tradisional dan
tradisional dan senjata ) yang senjata) yang meliputi ide dan peluang
meliputi ide dan peluang usaha, usaha, sumber daya, administrasi dan
sumber daya, administrasi dan pemasaran
pemasaran

3.8 menganalisis sistem produksi 4.8 memproduksi kerajinan dengan

kerajinan dengan inspirasi inspirasi artefak/ objek budaya lokal

artefak/objek budaya lokal dan dan material daerah sekitar dengan

material daerah sekitar berdasarkan inspirasi budaya berdasarkan daya

daya dukung yang dimiliki oleh dukung yang dimiliki oleh daerah

daerah setempat setempat

3.9 memahami cara perhitungan biaya 4.9 menghitung biaya produksi (Harga
produksi (Harga Pokok Produksi) Pokok Produksi) produk grafika
produk grafika

3.10 memahami strategi pemasaran 4.10 memasarkan produk grafika secara
produk grafika secara langsung langsung

3.11 memahami proses evaluasi hasil 4.11 merumuskan hasil kegiatan usaha
kegiatan usaha produk grafika produk grafika

KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR (KI & KD)
PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN (BUDIDAYA ) SMA/MA/SMK/MAK

KELAS: X

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual, (2)
sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui
proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual, yaitu “Menghayati dan mengamalkan ajaran
agama yang dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial, yaitu “Menunjukkan
perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama, toleran,
damai), santun, responsif, dan pro-aktif sebagai bagian dari solusi atas berbagai
permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia”. Kedua kompetensi
tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu
keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata
pelajaran serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses
pembelajaran berlangsung dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam
mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut.

Rumusan kompetensi pengetahuan dan kompetensi keterampilan dirumukan sebagai
berikut.

KOMPETENSI INTI 3 KOMPETENSI INTI 4

(PENGETAHUAN) (KETERAMPILAN)

3. memahami, menerapkan, 4. mengolah, menalar, dan menyaji

menganalisis pengetahuan faktual, dalam ranah konkret dan ranah abstrak

konseptual, prosedural berdasarkan terkait dengan pengembangan dari

rasa ingin tahunya tentang ilmu yang dipelajarinya di sekolah secara

pengetahuan, teknologi, seni, mandiri, dan mampu menggunakan

budaya, dan humaniora dengan metoda sesuai kaidah keilmuan

wawasan kemanusiaan, kebangsaan,

kenegaraan, dan peradaban terkait

penyebab fenomena dan kejadian,

serta menerapkan pengetahuan

prosedural pada bidang kajian yang

spesifik sesuai dengan bakat dan

minatnya untuk memecahkan

masalah

3.1 memahami karakteristik 4.1 mengidentifikasi karakteristik
kewirausahaan (misalnya wirausahawan berdasarkan
berorientasi ke masa depan dan keberhasilan dan kegagalan usaha
berani menjalankan resiko) dalam
menjalankan kegiatan usaha

3.2 memahami perencanaan usaha 4.2 menyusun perencanaan usaha

budidaya tanaman pangan meliputi budidaya tanaman pangan meliputi ide

ide dan peluang usaha, sumber daya, dan peluang usaha, sumber daya,

administrasi, dan pemasaran administrasi, dan pemasaran

3.3 memahami sistem produksi tanaman 4.3 memproduksi tanaman pangan

pangan berdasarkan daya dukung berdasarkan daya dukung yang

yang dimiliki oleh daerah setempat dimiliki oleh daerah setempat

3.4 memahami perhitungan harga pokok 4.4 menghitung biaya produksi (Harga

produksi usaha budidaya tanaman Pokok Produksi) budidaya tanaman

pangan pangan

3.5 memahami pemasaran produk 4.5 memasarkan produk usaha budidaya
usaha budidaya tanaman pangan tanaman pangan secara langsung
secara langsung

3.6 menganalisis proses evaluasi hasil 4.6 mengevaluasi hasil kegiatan usaha
kegiatan usaha budidaya tanaman budidaya tanaman pangan secara
pangan secara langsung langsung

3.7 memahami perencanaan usaha yang 4.7 menyusun perencanaan usaha yang

meliputi ide dan peluang usaha, meliputi ide dan peluang usaha,

sumber daya, administrasi, dan sumber daya, administrasi, dan

pemasaran untuk produksi tanaman pemasaran untuk tanaman hias

hias berdasarkan daya dukung yang berdasarkan daya dukung yang

dimiliki oleh daerah setempat dimiliki oleh daerah setempat

3.8 menganalisis sistem produksi 4.8 memproduksi tanaman hias
tanaman hias berdasarkan daya berdasarkan daya dukung yang
dukung yang dimiliki oleh daerah dimiliki oleh daerah setempat
setempat

3.9 memahami perhitungan biaya 4.9 menghitung biaya produksi (Harga
produksi (Harga Pokok Produksi) Pokok Produksi) tanaman hias
produk tanaman hias

3.10 memahami strategi pemasaran 4.10 memasarkan produk usaha budidaya
produk usaha budidaya tanaman tanaman hias secara langsung
hias secara langsung

3.11 memahami proses evaluasi hasil 4.11 mengevaluasi hasil kegiatan usaha
kegiatan usaha budidaya tanaman budidaya tanaman hias
hias

KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR (KI & KD)
PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN (PENGOLAHAN ) SMA/MA/SMK/MAK

KELAS: X

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual, (2)
sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui
proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual, yaitu “Menghayati dan mengamalkan ajaran
agama yang dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial, yaitu “Menunjukkan
perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama, toleran,
damai), santun, responsif, dan pro-aktif sebagai bagian dari solusi atas berbagai
permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia”. Kedua kompetensi
tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu
keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata
pelajaran serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses
pembelajaran berlangsung dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam
mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut.

Rumusan kompetensi pengetahuan dan kompetensi keterampilan dirumukan sebagai
berikut.

KOMPETENSI INTI 3 KOMPETENSI INTI 4

(PENGETAHUAN) (KETERAMPILAN)

3. memahami ,menerapkan, 4. mengolah, menalar, dan menyaji

menganalisis pengetahuan faktual, dalam ranah konkret dan ranah abstrak

konseptual, prosedural berdasarkan terkait dengan pengembangan dari

rasa ingin tahunya tentang ilmu yang dipelajarinya di sekolah secara

pengetahuan, teknologi, seni, mandiri, dan mampu menggunakan

budaya, dan humaniora dengan metoda sesuai kaidah keilmuan

wawasan kemanusiaan, kebangsaan,

kenegaraan, dan peradaban terkait

penyebab fenomena dan kejadian,

serta menerapkan pengetahuan

prosedural pada bidang kajian yang

spesifik sesuai dengan bakat dan

minatnya untuk memecahkan

masalah

3.1 memahami karakteristik 4.1 mengidentifikasi karakteristik
kewirausahaan (misalnya kewirausahaan berdasarkan
berorientasi ke masa depan dan keberhasilan dan kegagalan usaha
berani mengambil risiko) dalam pengolahan makanan awetan dari
menjalankan kegiatan usaha bahan pangan nabati dan hewani
pengolahan makanan awetan dari
bahan pangan nabati dan hewani

3.2 Memahami perencanaan usaha 4.2 Menyusun perencanaan usaha

pengolahan makanan awetan dari pengolahan makanan awetan dari
bahan pangan nabati meliputi ide bahan pangan nabati meliputi ide dan
dan peluang usaha, sumber daya, peluang usaha, sumber daya,
administrasi, dan pemasaran administrasi, dan pemasaran

3.3 menganalisis sistem pengolahan 4.3 mengolah makanan awetan dari bahan

makanan awetan dari bahan pangan pangan nabati berdasarkan daya

nabati dan pengemasan berdasarkan dukung yang dimiliki oleh daerah

daya dukung yang dimiliki oleh setempat

daerah setempat

3.4 memahami perhitungan biaya 4.4 menghitung hasil perhitungan biaya
pengolahan (Harga Pokok pengolahan (Harga Pokok Pengolahan)
Pengolahan) makanan awetan dari makanan awetan dari bahan pangan
bahan pangan nabati nabati

3.5 memahami pemasaran produk 4.5 memasarkan produk usaha pengolahan
pengolahan makanan awetan dari makanan awetan dari bahan pangan
bahan pangan nabati secara nabati secara langsung
langsung

3.6 menganalisis proses evaluasi hasil 4.6 mengevaluasi hasil kegiatan usaha

usaha pengolahan makanan awetan pengolahan makanan awetan dari

dari bahan pangan nabati bahan nabati

3.7 memahami perencanaan usaha 4.7 menyusun perencanaan usaha
pengolahan makanan awetan dari pengolahan makanan awetan dari
bahan pangan hewani meliputi ide bahan pangan hewani meliputi ide dan
dan peluang usaha, sumber daya, peluang usaha, sumber daya,
administrasi, dan pemasaran administrasi, dan pemasaran

3.8 menganalisis sistem pengolahan 4.8 mengolah makanan awetan dari bahan

makanan awetan dari bahan pangan pangan hewani berdasarkan daya

hewani dan pengemasan dukung yang dimiliki oleh daerah

berdasarkan daya dukung yang setempat

dimiliki oleh daerah setempat

3.9 memahami perhitungan biaya 4.9 menghitung biaya pengolahan (harga
pengolahan (harga pokok pokok pengolahan) makanan awetan
pengolahan) makanan awetan dari dari bahan pangan hewani
bahan pangan hewani

3.10 memahami strategi pemasaran 4.10 memasarkan produk usaha pengolahan
produk usaha pengolahan makanan makanan awetan dari bahan pangan
awetan dari bahan pangan hewani hewani secara langsung
secara langsung

3.11 memahami proses evaluasi hasil 4.11 mengevaluasi hasil kegiatan usaha

kegiatan usaha pengolahan makanan pengolahan makanan awetan dari

awetan dari bahan pangan hewani bahan pangan hewani

SILABUS

Sekolah : SMAN 33 JAKARTA

Mata Pelajaran : PKWU (Pengolahan)

Kelas : X (Sepuluh)

Semester : Ganjil dan Genap

Alokasi waktu : 2 Jam Pembelajaran/minggu

KOMPETENSI INTI

KI 1 : Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.

KI 2 : Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, santun, percaya diri, peduli, dan bertanggung jawab dalam berinteraksi secara
efektif sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan, keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa,
negara, dan kawasan regional.

KI 3 : Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif pada tingkat teknis dan spesifik
sederhana berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya dengan wawasan kemanusiaan,
kebangsaan, dan kenegaraan terkait fenomena dan kejadian tampak mata.

KI 4 : Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, dan komunikatif,
dalam ranah konkret dan ranah abstrak sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang
teori.

Kompetensi Dasar Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran

3.1 Memahami karakteristik  Kualitas dasar  Memabaca atau menonton video tentang kisah sukses dan
kewirausahaan (misalnya  kualitas intrumental kegagalan seorang wirausahawan
berorientasi ke masa depan dan  Pengembangan
berani mengambil risiko) dalam  Membuat pertanyaan terhadap apa yang belum diketahui
menjalankan kegiatan usaha Kewirausahaan  Mengumpulkan data/informasi tentang pengertian kewirausahaan,
pengolahan makanan awetan dari  Ciri-ciri seorang
bahan pangan nabati dan hewani macam- macam kualitas dasar dan kualitas insrumental
wirausahawan wirausaha yang berhasil dan gagal

4.1 Mengidentifikasi karakteristik  Keberhasilan dan  Menganalisis dan menyimpulkan informasi/data serta membuat
kewirausahaan berdasarkan kegagalan hubungan antara pengetahuan kewiraushaan dan
keberhasilan dan kegagalan usaha wirausahawan praktik/pengalaman wirausahawan
pengolahan makanan awetan dari
bahan pangan nabati dan hewani  Menyajikan hasil analisis dan simpulan dalam berbagai bentuk
media(lisan dan tulisan)
3.2 Memahami perencanaan usaha
pengolahan makanan awetan dari  Ide dan peluang  Membaca dan mencermati model perencanaan usaha pengolahan
bahan pangan nabati meliputi ide usaha makanan
dan peluang usaha, sumber daya,
administrasi, dan pemasaran  Analisa peluang  Membuat pertanyaan terhadap apa yang belum diketahui
usaha
4.2 Menyusun perencanaan usaha  Mengumpulkan data/informasi tentang ide dan peluang usaha,
pengolahan makanan awetan dari  Sumber daya yang di analisa peluang usaha, sumber daya yang di butuhkan serta
bahan pangan nabati meliputi ide butuhkan administrasi dan pemasaran
dan peluang usaha, sumber daya,
administrasi, dan pemasaran  Administrasi dan  Menentukan usaha pengolahan makanan awetan yang akan
pemasaran dilakukan
3.3 Menganalisis sistem pengolahan
makanan awetan dari bahan  Komponen  Membuat perencanaan usaha pengolahan makanan
pangan nabati dan pengemasan perencanaan usaha
berdasarkan daya dukung yang  Mengolah informasi dan data yang diperoleh, membuat
dimiliki oleh daerah setempat  Langkah-langkah hubungan antara pengetahuan dan praktik dalam bentuk
penyusunan perencanaan usaha dan menyimpulkan
4.3 Mengolah makanan awetan dari perencanaan usaha
bahan pangan nabati berdasarkan  Menyajkan hasil analisis dan simpulan tentang perencanaan usaha
daya dukung yang dimiliki oleh yang dibuat dalam bentuk lisan dan tulisan
daerah setempat
 Jenis dan  Mengamati berbagai produk makanan awetan di industri sekitar
karakteristik bahan sekolah, toko makanan, internet, video dan atau membaca
dan alat pengolahan literatur/buku teks

 Macam-macam  Mengumpulkan data/informasi untuk memperoleh jawaban dari
makanan awetan berbagai pertanyaan yang dikembangkan

 Teknik  Latihan membuat makanan awetan dan mengemas dari bahan
pengolahan/pengawet pangan nabati
an
 Mengolah atau menganalisis informasi yang telah dikumpulkan
 Tahapan proses dari kegiatan mengamati dan eksperimen pengolahan makanan

pengolahan/pengawet serta membuat hubungan keduanya dan menyimpulkan
an
 Menyajkan hasil analisis dan simpulan dalam berbagai bentuk
 Jenis dan kegunaan media (lisan dan tulisan)
bahan kemas

 Teknik penyajian dan
pengemasan

3.4 Memahami perhitungan biaya  Komponen biaya  Membaca literatur atau buku teks Harga Pokok Produksi (HPP)
pengolahan (Harga Pokok pengolahan makanan
Pengolahan) makanan awetan dari
bahan pangan nabati  Penentuan harga jual  Mengumpulkan data/informasi tentang untuk memperoleh
jawaban dari berbagai pertanyaan yang dikembangkan
4.4 Menghitung hasil perhitungan  Perhitungan laba-
biaya pengolahan (Harga Pokok rugi  latihan menghitung Harga Pokok Produksi sesuai kasus yang
Pengolahan) makanan awetan dari diberikan guru dan mengevaluasi hasil perhitungan
bahan pangan nabati
 Mengolah dan menganalisis data yang terkumpul dari hasil
3.5 Memahami pemasaran produk diskusi dan latihan serta membuat kesimpulan
pengolahan makanan awetan dari
bahan pangan nabati secara  Menyajikan hasil analisis dan simpulan tentang hasil diskusi dan
langsung latihan serta membuat kesimpulan

4.5 Memasarkan produk usaha  Mengenal konsumen  Mengamati kegiatan pemasaran produk awetan dengan cara
pengolahan makanan awetan dari dan pesaing observasi ke pasar/super market/ sentra penjualan di sekitar
bahan pangan nabati secara sekolah atau membaca/menyimak dari berbagai literatur atau
langsung  Strategi pemasaran nara sumber lain

 Rencana pemasaran  Membuat pertanyaan dan berdiskusi untuk mendapatkan
informasi tentang konsumen dan pesaing, strategi pemasaran,
rencana dan media pemasaran

 Mengumpulkan data/informasi untuk menjawab pertanyaan dan
memperkuat pemahaman tentang pemasaran produk

 Latihan memasarkan produk makanan melalui berbagai strategi
pemasaran

 Menganalisis dan menyimpulkan informasi/data serta

menghubungkannya

 Menyajikan hasil analisis dan simpulan tentang pemasaran
produk dalam berbagai bentuk media (lisan/tulisan)

3.6 Menganalisis proses evaluasi hasil  Komponen evaluasi  Mengamati komponen evaluasi hasil usaha dengan menggunakan
usaha pengolahan makanan awetan hasil usaha berbagai sumber belajar yang relevan
dari bahan pangan nabati
 Permasalahan usaha  Membuat pertanyaan untuk mendapatkan informasi tentang
4.6 Mengevaluasi hasil kegiatan usaha dan solusinya evaluasi hasil usaha
pengolahan makanan awetan dari
bahan nabati  Pengembangan usaha  Mengumpulkan data/informasi tentang komponen evaluasi hasil
usaha

 Berlatih mengevaluasi hasil usaha yang telah dilakukan

 Menganalisis dan menyimpulkan informasi/data serta
menghubungkan teori dan praktik evaluasi yang dilakukan

 Menyajikan hasil analisis dan simpulan tentang laporan hasil
evaluasi dalam berbagai bentuk media (lisan/tulisan)

3.7 Memahami perencanaan usaha  Ide dan peluang  Membaca dan mencermati model perencanaan usaha pengolahan
pengolahan makanan awetan dari usaha makanan
bahan pangan hewani meliputi ide
dan peluang usaha, sumber daya,  Analisa peluang  Membuat pertanyaan terhadap apa yang belum diketahui
administrasi, dan pemasaran usaha
 Mengumpulkan data/informasi tentang ide dan peluang usaha,
4.7 Menyusun perencanaan usaha  Sumber daya yang di analisa peluang usaha, sumber daya yang di butuhkan serta
pengolahan makanan awetan dari butuhkan administrasi dan pemasaran
bahan pangan hewani meliputi ide
dan peluang usaha, sumber daya,  Administrasi dan  Membuat perencanaan usaha pengolahan makanan
administrasi, dan pemasaran pemasaran
 Mengolah informasi dan data yang diperoleh, membuat
 Komponen hubungan antara pengetahuan dan praktik dalam bentuk
perencanaan usaha perencanaan usaha dan menyimpulkan

 Langkah-langkah  Menyajkan hasil analisis dan simpulan tentang perencanaan usaha
penyusunan yang dibuat dalam bentuk lisan dan tulisan
perencanaan usaha
 Mengamati komponen evaluasi hasil usaha dengan menggunakan

berbagai sumber belajar yang relevan

 Membuat pertanyaan untuk mendapatkan informasi tentang
evaluasi hasil usaha

 Mengumpulkan data/informasi tentang komponen evaluasi hasil
usaha

 Berlatih mengevaluasi hasil usaha yang telah dilakukan

 Menganalisis dan menyimpulkan informasi/data serta
menghubungkan teori dan praktik evaluasi yang dilakukan

 Menyajikan hasil analisis dan simpulan tentang laporan hasil
evaluasi dalam berbagai bentuk media (lisan/tulisan)

3.8 Menganalisis sistem pengolahan  Karakteristik bahan  Membaca dan mencermati model perencanaan usaha pengolahan
makanan awetan dari bahan dan alat pengolahan makanan
pangan hewani dan pengemasan
berdasarkan daya dukung yang  Macam-macam  Membuat pertanyaan terhadap apa yang belum diketahui
dimiliki oleh daerah setempat makanan awetan
 Mengumpulkan data/informasi tentang ide dan peluang usaha,
4.8 Mengolah makanan awetan dari  Teknik analisa peluang usaha, sumber daya yang di butuhkan serta
bahan pangan hewani berdasarkan pengolahan/pengawet administrasi dan pemasaran
daya dukung yang dimiliki oleh an
daerah setempat  Membuat perencanaan usaha pengolahan makanan
 Tahapan proses
3.9 Memahami perhitungan biaya pengolahan/pengawet  Mengolah informasi dan data yang diperoleh, membuat
pengolahan (harga pokok an hubungan antara pengetahuan dan praktik dalam bentuk
pengolahan) makanan awetan dari perencanaan usaha dan menyimpulkan
bahan pangan hewani  Jenis dan kegunaan
bahan kemas  Menyajkan hasil analisis dan simpulan tentang perencanaan usaha
yang dibuat dalam bentuk lisan dan tulisan
 Teknik penyajian dan
pengemasan

 Komponen Biaya  Mengamati berbagai produk makanan awetan di industri sekitar

Produksi sekolah, toko makanan, internet, video dan atau membaca

 Perhitungan laba rugi literatur/buku teks

4.9 Menghitung biaya pengolahan  Penentuan Harga Jual  Mengumpulkan data/informasi untuk memperoleh jawaban dari
(harga pokok pengolahan) berbagai pertanyaan yang dikembangkan
makanan awetan dari bahan
pangan hewani  Latihan membuat makanan awetan dan mengemas dari bahan
pangan hewani

 Mengolah atau menganalisis informasi yang telah dikumpulkan
dari kegiatan mengamati dan eksperimen pengolahan makanan
serta membuat hubungan keduanya dan menyimpulkan

 Menyajkan hasil analisis dan simpulan dalam berbagai bentuk
media (lisan dan tulisan)

3.10 Memahami strategi pemasaran  Target konsumen  Mengamati berbagai produk makanan awetan di industri sekitar
produk usaha pengolahan makanan  Pesaing Usaha sekolah, toko makanan, internet, video dan atau membaca
awetan dari bahan pangan hewani  Perencanaan literatur/buku teks
secara langsung  Pemasaran langsung/
 Mengumpulkan data/informasi untuk memperoleh jawaban dari
4.10 Memasarkan produk usaha direct selling) berbagai pertanyaan yang dikembangkan
pengolahan makanan awetan dari
bahan pangan hewani secara  Latihan membuat makanan awetan dan mengemas dari bahan
langsung pangan hewani

 Mengolah atau menganalisis informasi yang telah dikumpulkan
dari kegiatan mengamati dan eksperimen pengolahan makanan
serta membuat hubungan keduanya dan menyimpulkan

 Menyajkan hasil analisis dan simpulan dalam berbagai bentuk
media (lisan dan tulisan)

3.11 Memahami proses evaluasi hasil  Komponen evaluasi  Mengamati komponen evaluasi hasil usaha dengan menggunakan
kegiatan usaha pengolahan hasil usaha berbagai sumber belajar yang relevan
makanan awetan dari bahan
pangan hewani  Permasalahan usaha  Membuat pertanyaan untuk mendapatkan informasi tentang
dan solusinya evaluasi hasil usaha
4.11 Mengevaluasi hasil kegiatan usaha
pengolahan makanan awetan dari  Pengembangan usaha  Mengumpulkan data/informasi tentang komponen evaluasi hasil
bahan pangan hewani usaha

 Berlatih mengevaluasi hasil usaha yang telah dilakukan

 Menganalisis dan menyimpulkan informasi/data serta
menghubungkan teori dan praktik evaluasi yang dilakukan

 Menyajikan hasil analisis dan simpulan tentang laporan hasil
evaluasi dalam berbagai bentuk media (lisan/tulisan)

Mengetahui, Jakarta, 12 Juli 2021
Kepala Sekolah SMA Negeri 33 Jakarta Guru Mata Pelajaran

Noviolaleni, S.Pd Hj. Fitriah, S.E, M.Pd
NIP. 196311081985122002 NIP. 197709142008012021

PENETAPAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI

Mata Pelajaran : PKWU - Pengolahan
Kelas : X (Sepuluh)
Semester : Ganjil dan Genap

KOMPETENSI INTI

KI 1 : Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.

KI 2 : Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, santun, percaya diri, peduli, dan bertanggung jawab dalam berinteraksi secara efektif
sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan, keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, dan
kawasan regional.

KI 3 : Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif pada tingkat teknis dan spesifik sederhana
berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, dan
kenegaraan terkait fenomena dan kejadian tampak mata.

KI 4 : Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, dan komunikatif,
dalam ranah konkret dan ranah abstrak sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang teori.

Aspek/Ranah

No. Kompetensi Dasar Indikator Peng Sikap Ketrampilan
etah
uan (Affective) (Psikomotorik)

(Kogni
tif)

3.1 Memahami karakteristik  Memahami pengertian kewirausahaan

kewirausahaan (misalnya  Memahami macam- macam kualitas dasar √√ √

1 berorientasi ke masa depan  Memahami macam- macam kualitas insrumental
dan berani mengambil risiko)
wirausaha yang berhasil dan gagal
dalam menjalankan kegiatan

usaha pengolahan makanan  Memahami ciri-ciri seorang wirausahawan
awetan dari bahan pangan
nabati dan hewani  Menganalisis hubungan antara pengetahuan
kewiraushaan dan praktik/pengalaman
wirausahawan

4.1 Mengidentifikasi  Mengidentifikasi karakteristik kewirausahaan

karakteristik kewirausahaan berdasarkan keberhasilan dan kegagalan usaha

berdasarkan keberhasilan dan pengolahan makanan awetan dari bahan pangan

kegagalan usaha pengolahan nabati dan hewani √ √ √
√ √ √
2 makanan awetan dari bahan  Menyajikan hasil identifikasi karakteristik
pangan nabati dan hewani
kewirausahaan berdasarkan keberhasilan dan

kegagalan usaha pengolahan makanan awetan dari

bahan pangan nabati dan hewani dalam bentuk lisan

dan tulisan

3.2 Memahami perencanaan  Memahami ide dan peluang usaha pengolahan
usaha pengolahan makanan makanan awetan dari bahan pangan nabati
awetan dari bahan pangan
nabati meliputi ide dan  Memahami analisa peluang usaha pengolahan
peluang usaha, sumber daya, makanan awetan dari bahan pangan nabati
administrasi, dan pemasaran
 Memahami sumber daya yang di butuhkan
pengolahan makanan awetan dari bahan pangan
nabati

3  Memahami administrasi dan pemasaran pengolahan
makanan awetan dari bahan pangan nabati

 Memahami komponen perencanaan usaha
pengolahan makanan awetan dari bahan pangan
nabati

 Memahami langkah-langkah penyusunan
perencanaan usaha pengolahan makanan awetan
dari bahan pangan nabati

4 4.2 Menyusun perencanaan  Menyusun perencanaan usaha pengolahan makanan

usaha pengolahan makanan awetan dari bahan pangan nabati meliputi ide dan
awetan dari bahan pangan peluang usaha, sumber daya, administrasi, dan
nabati meliputi ide dan pemasaran
peluang usaha, sumber daya,
administrasi, dan pemasaran

3.3 Menganalisis sistem  Memahami jenis dan karakteristik bahan dan alat

pengolahan makanan awetan pengolahan makanan awetan dari bahan pangan

dari bahan pangan nabati dan nabati dan pengemasan

pengemasan berdasarkan  Menganalisis macam-macam makanan awetan dari
daya dukung yang dimiliki bahan pangan nabati
oleh daerah setempat
 Menganalisis teknik pengolahan/pengawetan
√ √ √
5 makanan dari bahan pangan nabati
√ √ √
 Menganalisis tahapan proses √ √ √
pengolahan/pengawetan makanan dari bahan pangan
nabati

 Menganalisis jenis dan kegunaan bahan kemas

 Menganalisis teknik penyajian dan pengemasan
makanan awetan dari bahan pangan nabati

4.3 Mengolah makanan awetan  Mengolah makanan awetan dari bahan pangan
nabati berdasarkan daya dukung yang dimiliki oleh
dari bahan pangan nabati daerah setempat

6 berdasarkan daya dukung  Menyajikan hasil pengolahan makanan awetan dari
yang dimiliki oleh daerah bahan pangan

setempat

3.4 Memahami perhitungan  Memahami Harga Pokok Pengolahan makanan

biaya pengolahan (Harga  Memahami komponen biaya pengolahan makanan

7 Pokok Pengolahan) makanan awetan dari bahan pangan nabati
awetan dari bahan pangan
nabati  Memahami penentuan harga jual makanan awetan

dari bahan pangan nabati

 Memahami perhitungan laba- rugi pengolahan
makanan awetan dari bahan pangan nabati

4.4 Menghitung hasil  Menghitung hasil perhitungan biaya pengolahan
(Harga Pokok Pengolahan) makanan awetan dari
perhitungan biaya bahan pangan nabati

8 pengolahan (Harga Pokok √ √ √
Pengolahan) makanan √ √ √
√ √ √
awetan dari bahan pangan √ √ √

nabati

3.5 Memahami pemasaran  Memahami mengenal konsumen dan pesaing

produk pengolahan makanan pemasaran produk pengolahan makanan awetan dari

awetan dari bahan pangan bahan pangan nabati secara langsung

nabati secara langsung  Memahami strategi pemasaran produk pengolahan

9 makanan awetan dari bahan pangan nabati secara

langsung

 Memahami rencana pemasaran produk pengolahan
makanan awetan dari bahan pangan nabati secara
langsung

4.5 Memasarkan produk usaha  Memasarkan produk usaha pengolahan makanan

pengolahan makanan awetan awetan dari bahan pangan nabati secara langsung

10 dari bahan pangan nabati  Membagikan pengalaman memasarkan produk
secara langsung usaha pengolahan makanan awetan dari bahan

pangan nabati secara langsung di depan kelas secara

lisan

3.6 Menganalisis proses evaluasi  Memahami komponen evaluasi hasil usaha

hasil usaha pengolahan pengolahan makanan awetan dari bahan pangan

makanan awetan dari bahan nabati
11 pangan nabati
 Menganalisis permasalahan usaha pengolahan

makanan awetan dari bahan pangan nabati dan

solusinya

 Menganalisis pengembangan usaha pengolahan
makanan awetan dari bahan pangan nabati

4.6 Mengevaluasi hasil kegiatan  Mengevaluasi hasil kegiatan usaha pengolahan √ √ √
usaha pengolahan makanan makanan awetan dari bahan nabati √ √ √
√ √ √
12 awetan dari bahan nabati  Menyajikan hasil analisis dan simpulan tentang
laporan hasil evaluasi dalam berbagai bentuk media
(lisan/tulisan)

3.7 Memahami perencanaan  Memahami ide dan peluang usaha pengolahan
usaha pengolahan makanan makanan awetan dari bahan pangan hewani
awetan dari bahan pangan
hewani meliputi ide dan  Memahami analisa peluang usaha pengolahan
peluang usaha, sumber daya, makanan awetan dari bahan pangan hewani
administrasi, dan pemasaran
 Memahami sumber daya yang di butuhkan untuk
usaha pengolahan makanan awetan dari bahan
pangan hewani

13  Memahami administrasi dan pemasaran usaha
pengolahan makanan awetan dari bahan pangan
hewani

 Memahami komponen perencanaan usaha
pengolahan makanan awetan dari bahan pangan
hewani

 Memahami langkah-langkah penyusunan
perencanaan usaha pengolahan makanan awetan
dari bahan pangan hewani

4.7 Menyusun perencanaan  Menyusun perencanaan usaha pengolahan makanan

usaha pengolahan makanan awetan dari bahan pangan hewani meliputi ide dan

14 awetan dari bahan pangan peluang usaha, sumber daya, administrasi, dan
hewani meliputi ide dan pemasaran

peluang usaha, sumber daya,  Menyajikan hasil perencanaan usaha pengolahan
administrasi, dan pemasaran
makanan awetan dari bahan pangan hewani meliputi

ide dan peluang usaha, sumber daya, administrasi,
dan pemasaran dalam bentuk lisan dan tulisan

3.8 Menganalisis sistem  Memahami karakteristik bahan dan alat pengolahan
pengolahan makanan awetan makanan awetan dari bahan pangan hewani
dari bahan pangan hewani
dan pengemasan berdasarkan  Mengidentifikasi macam-macam makanan awetan
daya dukung yang dimiliki dari bahan pangan hewani
oleh daerah setempat
 Menganalisis teknik pengolahan/pengawetan
makanan awetan dari bahan pangan hewani √ √ √

15  Menganalisis tahapan proses √ √ √
pengolahan/pengawetan makanan dari bahan pangan √ √ √
hewani √ √ √

 Menganalisis jenis dan kegunaan bahan kemas
makanan awetan dari bahan pangan hewani

 Menganalisis teknik penyajian dan pengemasan
makanan awetan dari bahan pangan hewani

4.8 Mengolah makanan awetan  Mengolah makanan awetan dari bahan pangan
hewani berdasarkan daya dukung yang dimiliki oleh
dari bahan pangan hewani daerah setempat

16 berdasarkan daya dukung  Menyajikan hasil pengolahan makanan awetan dari
yang dimiliki oleh daerah bahan pangan hewani

setempat

3.9 Memahami perhitungan  Memahami komponen biaya pengolahan makanan

biaya pengolahan (harga awetan dari bahan pangan hewani

17 pokok pengolahan) makanan  Memahami penentuan harga jual makanan awetan
awetan dari bahan pangan
dari bahan pangan hewani
hewani
 Memahami perhitungan laba- rugi pengolahan

makanan awetan dari bahan pangan hewani

18 4.9 Menghitung biaya  Menghitung hasil perhitungan biaya pengolahan
pengolahan (harga pokok (Harga Pokok Pengolahan) makanan awetan dari

pengolahan) makanan awetan bahan pangan hewani
dari bahan pangan hewani

3.10 Memahami strategi  Memahami mengenal konsumen dan pesaing

pemasaran produk usaha pemasaran produk pengolahan makanan awetan dari

pengolahan makanan awetan bahan pangan hewani secara langsung

dari bahan pangan hewani  Memahami strategi pemasaran produk pengolahan √ √ √
√ √ √
19 secara langsung makanan awetan dari bahan pangan hewani secara √ √ √
√ √ √
langsung

 Memahami rencana pemasaran produk pengolahan
makanan awetan dari bahan pangan hewani secara
langsung

4.10 Memasarkan produk usaha  Memasarkan produk usaha pengolahan makanan

pengolahan makanan awetan awetan dari bahan pangan hewani secara langsung

20 dari bahan pangan hewani  Membagikan pengalaman memasarkan produk
secara langsung usaha pengolahan makanan awetan dari bahan

pangan hewani secara langsung di depan kelas

secara lisan

3.11 Memahami proses evaluasi  Memahami komponen evaluasi hasil usaha

hasil kegiatan usaha pengolahan makanan awetan dari bahan pangan

pengolahan makanan awetan hewani

dari bahan pangan hewani  Menganalisis permasalahan usaha pengolahan
makanan awetan dari bahan pangan hewani dan
21

solusinya

 Menganalisis pengembangan usaha pengolahan
makanan awetan dari bahan pangan hewani

4.11 Mengevaluasi hasil kegiatan  Mengevaluasi hasil kegiatan usaha pengolahan
makanan awetan dari bahan hewani
22 usaha pengolahan makanan
awetan dari bahan pangan  Menyajikan hasil analisis dan simpulan tentang

hewani

laporan hasil evaluasi dalam berbagai bentuk media
(lisan/tulisan)

Penetapan Teknik Penilaian
Dalam memilih teknik penilaian mempertimbangkan cirri indikator, contoh:
o Apabila tuntutan indikator melakukan sesuatu, maka teknik penilaiannya adalah unjuk kerja (performance).
o Apabila tuntutan indicator berkaitan dengan pemahaman konsep, maka teknik penilaiannya adalah tertulis.
o Apabila tuntutan indikator memuat unsur penyelidikan, maka teknik penilaiannya adalah proyek

Mengetahui, Jakarta, 12 Juli 2021
Kepala Sekolah SMA Negeri 33 Jakarta Guru Mata Pelajaran

Noviolaleni, S.Pd Hj. Fitriah, S.E, M.Pd
NIP. 196311081985122002 NIP. 197709142008012021

Mata Pelajaran Format Analisis Keterkaitan KI dan KD dengan IPK dan Materi Pembelajaran
Kelas
Semester : PKWU - Pengolahan
: X (Sepuluh)
: Ganjil dan Genap

Kompetensi Inti Kompetensi Dasar Indikator Materi Pembelajaran /
Topik / Subtopik

3. Memahami ,menerapkan, 3.1 Memahami karakteristik  Memahami pengertian kewirausahaan  Kualitas dasar
menganalisis pengetahuan kewirausahaan (misalnya
faktual, konseptual, berorientasi ke masa depan  Memahami macam- macam kualitas dasar  kualitas intrumental
prosedural berdasarkan rasa dan berani mengambil
ingin tahunya tentang ilmu risiko) dalam menjalankan  Memahami macam- macam kualitas  Pengembangan
pengetahuan, teknologi, seni, kegiatan usaha pengolahan insrumental wirausaha yang berhasil dan Kewirausahaan
budaya, dan humaniora makanan awetan dari gagal
dengan wawasan bahan pangan nabati dan  Ciri-ciri seorang
kemanusiaan, kebangsaan, hewani  Memahami ciri-ciri seorang wirausahawan wirausahawan
kenegaraan, dan peradaban
terkait penyebab fenomena  Menganalisis hubungan antara pengetahuan  Keberhasilan dan
dan kejadian, serta kewiraushaan dan praktik/pengalaman kegagalan
menerapkan pengetahuan wirausahawan wirausahawan
prosedural pada bidang
kajian yang spesifik sesuai
dengan bakat dan minatnya
untuk memecahkan masalah

4. Mengolah, menalar, dan 4.1 Mengidentifikasi  Mengidentifikasi karakteristik kewirausahaan
menyaji dalam ranah konkret karakteristik berdasarkan keberhasilan dan kegagalan
dan ranah abstrak terkait kewirausahaan usaha pengolahan makanan awetan dari bahan
dengan pengembangan dari berdasarkan keberhasilan pangan nabati dan hewani

yang dipelajarinya di sekolah dan kegagalan usaha  Menyajikan hasil identifikasi karakteristik
secara mandiri, dan mampu pengolahan makanan kewirausahaan berdasarkan keberhasilan dan
menggunakan metoda sesuai awetan dari bahan pangan kegagalan usaha pengolahan makanan awetan
kaidah keilmuan nabati dan hewani dari bahan pangan nabati dan hewani dalam
bentuk lisan dan tulisan

3. Memahami ,menerapkan, 3.2 Memahami perencanaan  Memahami ide dan peluang usaha pengolahan  Ide dan peluang
menganalisis pengetahuan usaha pengolahan makanan awetan dari bahan pangan nabati usaha
faktual, konseptual, makanan awetan dari
prosedural berdasarkan rasa bahan pangan nabati  Memahami analisa peluang usaha pengolahan  Analisa peluang
ingin tahunya tentang ilmu meliputi ide dan peluang makanan awetan dari bahan pangan nabati usaha
pengetahuan, teknologi, seni, usaha, sumber daya,
budaya, dan humaniora administrasi, dan  Memahami sumber daya yang di butuhkan  Sumber daya yang di
dengan wawasan pemasaran pengolahan makanan awetan dari bahan butuhkan
kemanusiaan, kebangsaan, pangan nabati
kenegaraan, dan peradaban  Administrasi dan
terkait penyebab fenomena  Memahami administrasi dan pemasaran pemasaran
dan kejadian, serta pengolahan makanan awetan dari bahan
menerapkan pengetahuan pangan nabati  Komponen
prosedural pada bidang perencanaan usaha
kajian yang spesifik sesuai  Memahami komponen perencanaan usaha
dengan bakat dan minatnya pengolahan makanan awetan dari bahan  Langkah-langkah
untuk memecahkan masalah pangan nabati penyusunan
perencanaan usaha
 Memahami langkah-langkah penyusunan
perencanaan usaha pengolahan makanan
awetan dari bahan pangan nabati

4. Mengolah, menalar, dan 4.2 Menyusun perencanaan  Menyusun perencanaan usaha pengolahan
menyaji dalam ranah konkret usaha pengolahan makanan awetan dari bahan pangan nabati
dan ranah abstrak terkait makanan awetan dari meliputi ide dan peluang usaha, sumber daya,
dengan pengembangan dari bahan pangan nabati administrasi, dan pemasaran
yang dipelajarinya di sekolah meliputi ide dan peluang
secara mandiri, dan mampu usaha, sumber daya,
menggunakan metoda sesuai administrasi, dan
kaidah keilmuan pemasaran

3. Memahami ,menerapkan, 3.3 Menganalisis sistem  Memahami jenis dan karakteristik bahan dan  Jenis dan
menganalisis pengetahuan pengolahan makanan alat pengolahan makanan awetan dari bahan karakteristik bahan
faktual, konseptual, awetan dari bahan pangan pangan nabati dan pengemasan dan alat pengolahan
prosedural berdasarkan rasa nabati dan pengemasan
ingin tahunya tentang ilmu berdasarkan daya dukung  Menganalisis macam-macam makanan  Macam-macam
pengetahuan, teknologi, seni, yang dimiliki oleh daerah awetan dari bahan pangan nabati makanan awetan
budaya, dan humaniora setempat
dengan wawasan  Menganalisis teknik pengolahan/pengawetan  Teknik
kemanusiaan, kebangsaan, makanan dari bahan pangan nabati pengolahan/pengawet
kenegaraan, dan peradaban an
terkait penyebab fenomena  Menganalisis tahapan proses
dan kejadian, serta pengolahan/pengawetan makanan dari bahan  Tahapan proses
menerapkan pengetahuan pangan nabati pengolahan/pengawet
prosedural pada bidang an
kajian yang spesifik sesuai  Menganalisis jenis dan kegunaan bahan
dengan bakat dan minatnya kemas  Jenis dan kegunaan
untuk memecahkan masalah bahan kemas
 Menganalisis teknik penyajian dan
pengemasan makanan awetan dari bahan  Teknik penyajian dan
pangan nabati pengemasan

4. Mengolah, menalar, dan 4.3 Mengolah makanan  Mengolah makanan awetan dari bahan
menyaji dalam ranah konkret awetan dari bahan pangan pangan nabati berdasarkan daya dukung yang
dan ranah abstrak terkait nabati berdasarkan daya dimiliki oleh daerah setempat
dengan pengembangan dari dukung yang dimiliki oleh
yang dipelajarinya di sekolah daerah setempat  Menyajikan hasil pengolahan makanan
secara mandiri, dan mampu awetan dari bahan pangan
menggunakan metoda sesuai
kaidah keilmuan

3. Memahami ,menerapkan, 3.4 Memahami perhitungan  Memahami Harga Pokok Pengolahan  Komponen biaya
menganalisis pengetahuan biaya pengolahan (Harga makanan pengolahan
faktual, konseptual, Pokok Pengolahan)
prosedural berdasarkan rasa makanan awetan dari  Memahami komponen biaya pengolahan  Penentuan harga jual
ingin tahunya tentang ilmu bahan pangan nabati makanan awetan dari bahan pangan nabati
pengetahuan, teknologi, seni,  Perhitungan laba-
 Memahami penentuan harga jual makanan rugi

budaya, dan humaniora awetan dari bahan pangan nabati
dengan wawasan  Memahami perhitungan laba- rugi
kemanusiaan, kebangsaan,
kenegaraan, dan peradaban pengolahan makanan awetan dari bahan
terkait penyebab fenomena pangan nabati
dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan  Menghitung hasil perhitungan biaya
prosedural pada bidang pengolahan (Harga Pokok Pengolahan)
kajian yang spesifik sesuai makanan awetan dari bahan pangan nabati
dengan bakat dan minatnya
untuk memecahkan masalah  Memahami mengenal konsumen dan pesaing
pemasaran produk pengolahan makanan
4. Mengolah, menalar, dan 4.4 Menghitung hasil awetan dari bahan pangan nabati secara
menyaji dalam ranah konkret perhitungan biaya langsung
dan ranah abstrak terkait pengolahan (Harga Pokok
dengan pengembangan dari Pengolahan) makanan  Memahami strategi pemasaran produk
yang dipelajarinya di sekolah awetan dari bahan pangan pengolahan makanan awetan dari bahan
secara mandiri, dan mampu nabati pangan nabati secara langsung
menggunakan metoda sesuai
kaidah keilmuan  Memahami rencana pemasaran produk
pengolahan makanan awetan dari bahan
3. Memahami ,menerapkan, 3.5 Memahami pemasaran pangan nabati secara langsung  Mengenal konsumen
menganalisis pengetahuan produk pengolahan dan pesaing
faktual, konseptual, makanan awetan dari
prosedural berdasarkan rasa bahan pangan nabati  Strategi pemasaran
ingin tahunya tentang ilmu secara langsung  Rencana pemasaran
pengetahuan, teknologi, seni,
budaya, dan humaniora
dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan,
kenegaraan, dan peradaban
terkait penyebab fenomena
dan kejadian, serta

menerapkan pengetahuan
prosedural pada bidang
kajian yang spesifik sesuai
dengan bakat dan minatnya
untuk memecahkan masalah

4. Mengolah, menalar, dan 4.5 Memasarkan produk usaha  Memasarkan produk usaha pengolahan
menyaji dalam ranah konkret pengolahan makanan makanan awetan dari bahan pangan nabati
dan ranah abstrak terkait awetan dari bahan pangan secara langsung
dengan pengembangan dari nabati secara langsung
yang dipelajarinya di sekolah  Membagikan pengalaman memasarkan
secara mandiri, dan mampu produk usaha pengolahan makanan awetan
menggunakan metoda sesuai dari bahan pangan nabati secara langsung di
kaidah keilmuan depan kelas secara lisan

3. Memahami ,menerapkan, 3.6 Menganalisis proses  Memahami komponen evaluasi hasil usaha  Komponen evaluasi
menganalisis pengetahuan evaluasi hasil usaha pengolahan makanan awetan dari bahan hasil usaha
faktual, konseptual, pengolahan makanan pangan nabati
prosedural berdasarkan rasa awetan dari bahan pangan  Permasalahan usaha
ingin tahunya tentang ilmu nabati  Menganalisis permasalahan usaha pengolahan dan solusinya
pengetahuan, teknologi, seni, makanan awetan dari bahan pangan nabati
budaya, dan humaniora dan solusinya  Pengembangan usaha
dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan,  Menganalisis pengembangan usaha
kenegaraan, dan peradaban pengolahan makanan awetan dari bahan
terkait penyebab fenomena pangan nabati
dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan
prosedural pada bidang
kajian yang spesifik sesuai
dengan bakat dan minatnya
untuk memecahkan masalah

4. Mengolah, menalar, dan 4.6 Mengevaluasi hasil  Mengevaluasi hasil kegiatan usaha
menyaji dalam ranah konkret kegiatan usaha pengolahan pengolahan makanan awetan dari bahan
dan ranah abstrak terkait makanan awetan dari nabati
dengan pengembangan dari bahan nabati
yang dipelajarinya di sekolah  Menyajikan hasil analisis dan simpulan
secara mandiri, dan mampu tentang laporan hasil evaluasi dalam berbagai
menggunakan metoda sesuai bentuk media (lisan/tulisan)
kaidah keilmuan

3. Memahami ,menerapkan, 3.7 Memahami perencanaan  Memahami ide dan peluang usaha pengolahan  Ide dan peluang
menganalisis pengetahuan usaha pengolahan makanan awetan dari bahan pangan hewani usaha
faktual, konseptual, makanan awetan dari
prosedural berdasarkan rasa bahan pangan hewani  Memahami analisa peluang usaha pengolahan  Analisa peluang
ingin tahunya tentang ilmu meliputi ide dan peluang makanan awetan dari bahan pangan hewani usaha
pengetahuan, teknologi, seni, usaha, sumber daya,
budaya, dan humaniora administrasi, dan  Memahami sumber daya yang di butuhkan  Sumber daya yang di
dengan wawasan pemasaran untuk usaha pengolahan makanan awetan dari butuhkan
kemanusiaan, kebangsaan, bahan pangan hewani
kenegaraan, dan peradaban  Administrasi dan
terkait penyebab fenomena  Memahami administrasi dan pemasaran usaha pemasaran
dan kejadian, serta pengolahan makanan awetan dari bahan
menerapkan pengetahuan pangan hewani  Komponen
prosedural pada bidang perencanaan usaha
kajian yang spesifik sesuai  Memahami komponen perencanaan usaha
dengan bakat dan minatnya pengolahan makanan awetan dari bahan  Langkah-langkah
untuk memecahkan masalah pangan hewani penyusunan
perencanaan usaha
 Memahami langkah-langkah penyusunan
perencanaan usaha pengolahan makanan
awetan dari bahan pangan hewani

4. Mengolah, menalar, dan 4.7 Menyusun perencanaan  Menyusun perencanaan usaha pengolahan
menyaji dalam ranah konkret usaha pengolahan makanan awetan dari bahan pangan hewani
dan ranah abstrak terkait makanan awetan dari meliputi ide dan peluang usaha, sumber daya,
dengan pengembangan dari bahan pangan hewani administrasi, dan pemasaran
yang dipelajarinya di sekolah meliputi ide dan peluang
 Menyajikan hasil perencanaan usaha

secara mandiri, dan mampu usaha, sumber daya, pengolahan makanan awetan dari bahan
menggunakan metoda sesuai administrasi, dan pangan hewani meliputi ide dan peluang
kaidah keilmuan pemasaran usaha, sumber daya, administrasi, dan
pemasaran dalam bentuk lisan dan tulisan

3. Memahami ,menerapkan, 3.8 Menganalisis sistem  Memahami karakteristik bahan dan alat  Karakteristik bahan
menganalisis pengetahuan pengolahan makanan pengolahan makanan awetan dari bahan dan alat pengolahan
faktual, konseptual, awetan dari bahan pangan pangan hewani
prosedural berdasarkan rasa hewani dan pengemasan  Macam-macam
ingin tahunya tentang ilmu berdasarkan daya dukung  Mengidentifikasi macam-macam makanan makanan awetan
pengetahuan, teknologi, seni, yang dimiliki oleh daerah awetan dari bahan pangan hewani
budaya, dan humaniora setempat  Teknik
dengan wawasan  Menganalisis teknik pengolahan/pengawetan pengolahan/pengawet
kemanusiaan, kebangsaan, makanan awetan dari bahan pangan hewani an
kenegaraan, dan peradaban
terkait penyebab fenomena  Menganalisis tahapan proses  Tahapan proses
dan kejadian, serta pengolahan/pengawetan makanan dari bahan pengolahan/pengawet
menerapkan pengetahuan pangan hewani an
prosedural pada bidang
kajian yang spesifik sesuai  Menganalisis jenis dan kegunaan bahan  Jenis dan kegunaan
dengan bakat dan minatnya kemas makanan awetan dari bahan pangan bahan kemas
untuk memecahkan masalah hewani
 Teknik penyajian dan
 Menganalisis teknik penyajian dan pengemasan
pengemasan makanan awetan dari bahan
pangan hewani  Komponen Biaya

4. Mengolah, menalar, dan 4.8 Mengolah makanan  Mengolah makanan awetan dari bahan
menyaji dalam ranah konkret awetan dari bahan pangan pangan hewani berdasarkan daya dukung
dan ranah abstrak terkait hewani berdasarkan daya yang dimiliki oleh daerah setempat
dengan pengembangan dari dukung yang dimiliki oleh
yang dipelajarinya di sekolah daerah setempat  Menyajikan hasil pengolahan makanan
secara mandiri, dan mampu awetan dari bahan pangan hewani
menggunakan metoda sesuai
kaidah keilmuan

3. Memahami ,menerapkan, 3.9 Memahami perhitungan  Memahami komponen biaya pengolahan

menganalisis pengetahuan biaya pengolahan (harga makanan awetan dari bahan pangan hewani Produksi
faktual, konseptual, pokok pengolahan)  Memahami penentuan harga jual makanan  Perhitungan laba rugi
prosedural berdasarkan rasa makanan awetan dari  Penentuan Harga Jual
ingin tahunya tentang ilmu bahan pangan hewani awetan dari bahan pangan hewani
pengetahuan, teknologi, seni,  Memahami perhitungan laba- rugi  Target konsumen
budaya, dan humaniora  Pesaing Usaha
dengan wawasan pengolahan makanan awetan dari bahan  Perencanaan
kemanusiaan, kebangsaan, pangan hewani  Pemasaran langsung/
kenegaraan, dan peradaban
terkait penyebab fenomena  Menghitung hasil perhitungan biaya direct selling)
dan kejadian, serta pengolahan (Harga Pokok Pengolahan)
menerapkan pengetahuan makanan awetan dari bahan pangan hewani
prosedural pada bidang
kajian yang spesifik sesuai  Memahami mengenal konsumen dan pesaing
dengan bakat dan minatnya pemasaran produk pengolahan makanan
untuk memecahkan masalah awetan dari bahan pangan hewani secara
langsung
4. Mengolah, menalar, dan 4.9 Menghitung biaya
menyaji dalam ranah konkret pengolahan (harga pokok  Memahami strategi pemasaran produk
dan ranah abstrak terkait pengolahan) makanan pengolahan makanan awetan dari bahan
dengan pengembangan dari awetan dari bahan pangan
yang dipelajarinya di sekolah hewani
secara mandiri, dan mampu
menggunakan metoda sesuai
kaidah keilmuan

3. Memahami ,menerapkan, 3.10 Memahami strategi
menganalisis pengetahuan pemasaran produk usaha
faktual, konseptual, pengolahan makanan
prosedural berdasarkan rasa awetan dari bahan pangan
ingin tahunya tentang ilmu hewani secara langsung
pengetahuan, teknologi, seni,
budaya, dan humaniora

dengan wawasan pangan hewani secara langsung
kemanusiaan, kebangsaan,
kenegaraan, dan peradaban  Memahami rencana pemasaran produk
terkait penyebab fenomena pengolahan makanan awetan dari bahan
dan kejadian, serta pangan hewani secara langsung
menerapkan pengetahuan
prosedural pada bidang
kajian yang spesifik sesuai
dengan bakat dan minatnya
untuk memecahkan masalah

4. Mengolah, menalar, dan 4.10 Memasarkan produk usaha  Memasarkan produk usaha pengolahan
menyaji dalam ranah konkret pengolahan makanan makanan awetan dari bahan pangan hewani
dan ranah abstrak terkait awetan dari bahan pangan secara langsung
dengan pengembangan dari hewani secara langsung
yang dipelajarinya di sekolah  Membagikan pengalaman memasarkan
secara mandiri, dan mampu produk usaha pengolahan makanan awetan
menggunakan metoda sesuai dari bahan pangan hewani secara langsung di
kaidah keilmuan depan kelas secara lisan

3. Memahami ,menerapkan, 3.11 Memahami proses  Memahami komponen evaluasi hasil usaha  Komponen evaluasi
menganalisis pengetahuan evaluasi hasil kegiatan pengolahan makanan awetan dari bahan hasil usaha
faktual, konseptual, usaha pengolahan pangan hewani
prosedural berdasarkan rasa makanan awetan dari  Permasalahan usaha
ingin tahunya tentang ilmu bahan pangan hewani  Menganalisis permasalahan usaha pengolahan dan solusinya
pengetahuan, teknologi, seni, makanan awetan dari bahan pangan hewani
budaya, dan humaniora dan solusinya  Pengembangan usaha
dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan,  Menganalisis pengembangan usaha
kenegaraan, dan peradaban pengolahan makanan awetan dari bahan
terkait penyebab fenomena pangan hewani
dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan

prosedural pada bidang
kajian yang spesifik sesuai
dengan bakat dan minatnya
untuk memecahkan masalah

4. Mengolah, menalar, dan 4.11 Mengevaluasi hasil  Mengevaluasi hasil kegiatan usaha
menyaji dalam ranah konkret kegiatan usaha pengolahan pengolahan makanan awetan dari bahan
dan ranah abstrak terkait makanan awetan dari hewani
dengan pengembangan dari bahan pangan hewani
yang dipelajarinya di sekolah  Menyajikan hasil analisis dan simpulan
secara mandiri, dan mampu tentang laporan hasil evaluasi dalam berbagai
menggunakan metoda sesuai bentuk media (lisan/tulisan)
kaidah keilmuan

Mengetahui, Jakarta, 12 Juli 2021
Kepala Sekolah SMA Negeri 33 Jakarta Guru Mata Pelajaran

Noviolaleni, S.Pd Hj. Fitriah, S.E, M.Pd
NIP. 196311081985122002 NIP. 197709142008012021

PEMETAAN KOMPETENSI DAN TEKNIK PENILAIAN

Mata Pelajaran : PKWU - Pengolahan
Kelas : X (Sepuluh)
Semester : Ganjil dan Genap

KOMPETENSI INTI

KI 1 : Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.

KI 2 : Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, santun, percaya diri, peduli, dan bertanggung jawab dalam berinteraksi secara efektif
sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan, keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, dan
kawasan regional.

KI 3 : Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif pada tingkat teknis dan spesifik sederhana
berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, dan
kenegaraan terkait fenomena dan kejadian tampak mata.

KI 4 : Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, dan komunikatif,
dalam ranah konkret dan ranah abstrak sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang teori.

Kriter Teknik Penilaian

No. Kompetensi Dasar Indikator ia

3.1 Memahami karakteristik  Memahami pengertian kewirausahaan Ketun Te Per Pro Pro Port
kewirausahaan (misalnya berorientasi  Memahami macam- macam kualitas dasar tasan s f. d y
ke masa depan dan berani mengambil  Memahami macam- macam kualitas

1 risiko) dalam menjalankan kegiatan insrumental wirausaha yang berhasil dan gagal
usaha pengolahan makanan awetan  Memahami ciri-ciri seorang wirausahawan
dari bahan pangan nabati dan hewani  Menganalisis hubungan antara pengetahuan

4.1 Mengidentifikasi karakteristik kewiraushaan dan praktik/pengalaman √
kewirausahaan berdasarkan wirausahawan √
keberhasilan dan kegagalan usaha
pengolahan makanan awetan dari  Mengidentifikasi karakteristik kewirausahaan
berdasarkan keberhasilan dan kegagalan usaha
2 bahan pangan nabati dan hewani pengolahan makanan awetan dari bahan pangan
nabati dan hewani
3.2 Memahami perencanaan usaha
pengolahan makanan awetan dari  Menyajikan hasil identifikasi karakteristik
bahan pangan nabati meliputi ide dan kewirausahaan berdasarkan keberhasilan dan
peluang usaha, sumber daya, kegagalan usaha pengolahan makanan awetan
administrasi, dan pemasaran dari bahan pangan nabati dan hewani dalam
bentuk lisan dan tulisan
3
 Memahami ide dan peluang usaha pengolahan
4 4.2 Menyusun perencanaan usaha makanan awetan dari bahan pangan nabati √
pengolahan makanan awetan dari
 Memahami analisa peluang usaha pengolahan
makanan awetan dari bahan pangan nabati

 Memahami sumber daya yang di butuhkan
pengolahan makanan awetan dari bahan pangan
nabati

 Memahami administrasi dan pemasaran
pengolahan makanan awetan dari bahan pangan
nabati

 Memahami komponen perencanaan usaha
pengolahan makanan awetan dari bahan pangan
nabati

 Memahami langkah-langkah penyusunan
perencanaan usaha pengolahan makanan
awetan dari bahan pangan nabati

 Menyusun perencanaan usaha pengolahan
makanan awetan dari bahan pangan nabati

bahan pangan nabati meliputi ide dan meliputi ide dan peluang usaha, sumber daya,
peluang usaha, sumber daya, administrasi, dan pemasaran
administrasi, dan pemasaran

3.3 Menganalisis sistem pengolahan  Memahami jenis dan karakteristik bahan dan √
makanan awetan dari bahan pangan alat pengolahan makanan awetan dari bahan √
nabati dan pengemasan berdasarkan pangan nabati dan pengemasan
daya dukung yang dimiliki oleh daerah
setempat  Menganalisis macam-macam makanan awetan
dari bahan pangan nabati

 Menganalisis teknik pengolahan/pengawetan
5 makanan dari bahan pangan nabati

 Menganalisis tahapan proses
pengolahan/pengawetan makanan dari bahan
pangan nabati

 Menganalisis jenis dan kegunaan bahan kemas

 Menganalisis teknik penyajian dan pengemasan
makanan awetan dari bahan pangan nabati

4.3 Mengolah makanan awetan dari bahan  Mengolah makanan awetan dari bahan pangan

pangan nabati berdasarkan daya nabati berdasarkan daya dukung yang dimiliki

6 dukung yang dimiliki oleh daerah oleh daerah setempat

setempat  Menyajikan hasil pengolahan makanan awetan

dari bahan pangan

3.4 Memahami perhitungan biaya  Memahami Harga Pokok Pengolahan makanan

pengolahan (Harga Pokok Pengolahan)  Memahami komponen biaya pengolahan
makanan awetan dari bahan pangan
makanan awetan dari bahan pangan nabati
7 nabati
 Memahami penentuan harga jual makanan

awetan dari bahan pangan nabati

 Memahami perhitungan laba- rugi pengolahan
makanan awetan dari bahan pangan nabati

4.4 Menghitung hasil perhitungan biaya  Menghitung hasil perhitungan biaya

8 pengolahan (Harga Pokok Pengolahan) pengolahan (Harga Pokok Pengolahan) √

makanan awetan dari bahan pangan makanan awetan dari bahan pangan nabati

nabati

3.5 Memahami pemasaran produk  Memahami mengenal konsumen dan pesaing
pengolahan makanan awetan dari pemasaran produk pengolahan makanan awetan
bahan pangan nabati secara langsung dari bahan pangan nabati secara langsung

9  Memahami strategi pemasaran produk
pengolahan makanan awetan dari bahan pangan
nabati secara langsung

 Memahami rencana pemasaran produk
pengolahan makanan awetan dari bahan pangan
nabati secara langsung

4.5 Memasarkan produk usaha pengolahan  Memasarkan produk usaha pengolahan

makanan awetan dari bahan pangan makanan awetan dari bahan pangan nabati

nabati secara langsung secara langsung

10  Membagikan pengalaman memasarkan produk

usaha pengolahan makanan awetan dari bahan

pangan nabati secara langsung di depan kelas

secara lisan

3.6 Menganalisis proses evaluasi hasil  Memahami komponen evaluasi hasil usaha
usaha pengolahan makanan awetan pengolahan makanan awetan dari bahan pangan
dari bahan pangan nabati nabati

11  Menganalisis permasalahan usaha pengolahan
makanan awetan dari bahan pangan nabati dan
solusinya

 Menganalisis pengembangan usaha pengolahan
makanan awetan dari bahan pangan nabati

4.6 Mengevaluasi hasil kegiatan usaha  Mengevaluasi hasil kegiatan usaha pengolahan √
pengolahan makanan awetan dari makanan awetan dari bahan nabati √

12 bahan nabati  Menyajikan hasil analisis dan simpulan tentang
laporan hasil evaluasi dalam berbagai bentuk
media (lisan/tulisan)

3.7 Memahami perencanaan usaha  Memahami ide dan peluang usaha pengolahan
pengolahan makanan awetan dari makanan awetan dari bahan pangan hewani
bahan pangan hewani meliputi ide dan
peluang usaha, sumber daya,  Memahami analisa peluang usaha pengolahan
administrasi, dan pemasaran makanan awetan dari bahan pangan hewani

 Memahami sumber daya yang di butuhkan
untuk usaha pengolahan makanan awetan dari
bahan pangan hewani

13  Memahami administrasi dan pemasaran usaha √
pengolahan makanan awetan dari bahan pangan
hewani

 Memahami komponen perencanaan usaha
pengolahan makanan awetan dari bahan pangan
hewani

 Memahami langkah-langkah penyusunan
perencanaan usaha pengolahan makanan
awetan dari bahan pangan hewani

4.7 Menyusun perencanaan usaha  Menyusun perencanaan usaha pengolahan

pengolahan makanan awetan dari makanan awetan dari bahan pangan hewani

bahan pangan hewani meliputi ide dan meliputi ide dan peluang usaha, sumber daya,

14 peluang usaha, sumber daya, administrasi, dan pemasaran
administrasi, dan pemasaran  Menyajikan hasil perencanaan usaha

pengolahan makanan awetan dari bahan pangan

hewani meliputi ide dan peluang usaha, sumber

daya, administrasi, dan pemasaran dalam

bentuk lisan dan tulisan

3.8 Menganalisis sistem pengolahan  Memahami karakteristik bahan dan alat
makanan awetan dari bahan pangan pengolahan makanan awetan dari bahan pangan
hewani dan pengemasan berdasarkan hewani
daya dukung yang dimiliki oleh daerah
setempat  Mengidentifikasi macam-macam makanan
awetan dari bahan pangan hewani

 Menganalisis teknik pengolahan/pengawetan
makanan awetan dari bahan pangan hewani

15
 Menganalisis tahapan proses
pengolahan/pengawetan makanan dari bahan
pangan hewani

 Menganalisis jenis dan kegunaan bahan kemas
makanan awetan dari bahan pangan hewani

 Menganalisis teknik penyajian dan pengemasan
makanan awetan dari bahan pangan hewani

4.8 Mengolah makanan awetan dari bahan  Mengolah makanan awetan dari bahan pangan

pangan hewani berdasarkan daya hewani berdasarkan daya dukung yang dimiliki

16 dukung yang dimiliki oleh daerah oleh daerah setempat

setempat  Menyajikan hasil pengolahan makanan awetan

dari bahan pangan hewani

3.9 Memahami perhitungan biaya  Memahami komponen biaya pengolahan
makanan awetan dari bahan pangan hewani
pengolahan (harga pokok pengolahan)
 Memahami penentuan harga jual makanan
makanan awetan dari bahan pangan awetan dari bahan pangan hewani
17 hewani
 Memahami perhitungan laba- rugi pengolahan
makanan awetan dari bahan pangan hewani

18 4.9 Menghitung biaya pengolahan (harga  Menghitung hasil perhitungan biaya √
pokok pengolahan) makanan awetan pengolahan (Harga Pokok Pengolahan)


Click to View FlipBook Version