The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by masjiddarussalam18, 2022-08-17 09:15:17

Tafsir Al-Munîr Jilid 5

Tafsir Al-Munîr Jilid 5

Fiqih Kehidupan atau Hukum-Hukum Aku diperintahkan untuk memerangi ma-

Ayat di atas menjelaskan beberapa hal: nusia-yang dimaksud adalah kaum Musyrikin

Pertoma, kewajiban memerangi kaum Arab dengan kesepakatan para ulama-(ini
Musyrikin Arab sampai mereka masuk Islam tambahan penjelasan oleh penulis dan bukan
karena tidak akan diterima dari mereka, dari
bagian dari hadits, pent) sampai mereka bersaksi
segi mereka yang akan menyampaikan risalah bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan bahwa
dakwah Islam ke seluruh dunia, kecuali masuk
Islam atau diperangi. Muhammad adalah utusan Allah; mendirikan
shalat dan menunaikan zakat Kalau mereka
Kedua, mendirikan shalat atau membayar
zakat adalah bukti keislaman. Kedua hal ini melakukan hal tersebut maka mereka telah
yang membuat darah seseorang haram ditum-
pahkan. Orang yang menunaikan kedua ke- menjaga darah dan harta mereka kecuali dengan
wajiban tersebut akan memiliki hak sebagai hak Islam, dan hisab mereka diserahkan pada
Allah." (HR Bukhari dan Muslim)
seorang Muslim, yaitu darah dan hartanya
terpelihara dan terjaga, kecuali dengan hak Disyaratkannya tiga hal tersebut untuk

Islam seperti ketika ia melakukan sesuatu membuktikan keislaman orang-orang
yang membuatnya wajib dibunuh, seperti
Musyrikin karena mengucapkan dua kalimat
membunuh seseorang yang tak bersalah, ber-
zina kalau ia sudah menikah, dan murtad atau syahadat menjadi bukti bahwa seseorang
kembali kepada kekafiran setelah masuk Islam.
telah meninggalkan penyembahan terhadap
Nabi saw. bersabda sebagaimana yang selain Allah dan ia telah menaati Rasulullah
diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari dalam setiap wahyu yang disampaikannya
dari Tuhannya. Mendirikan shalat lima kali
Ibnu Mas'ud, sehari samalam adalah bukti bahwa ia telah
membaur dan masuk ke dalam ikatan sosial
3x ,? ,*ii crer,\# Utt i3,Ja,t keagamaan antara sesama kaum Muslimin.
Membayar zakat adalah bukti menghargai
* ,f tc
i1 itr3t sistem sosial ekonomi dalam Islam.
Ketiga, Imam Syafi'i menjadikan ayat ini
"Tidak halal darah seorang Muslim kecuali
sebagai dalil bahwa orang yang meninggalkan
dengan salah satu dari tiga hal: kafir setelah shalat akan dibunuh karena Allah SWT telah
menghalalkan darah seluruh orang kafir dalam
beriman, berzina setelah menikah atau membunuh
seseorang tanpa hak." setiap kondisi lalu Dia mengharamkannya
ketika terpenuhinya tiga hal tersebut yaitu
Asy-Syaikhan dan yang lain meriwayatkan
bertobat dari kekafiran, mendirikan shalat dan
dari Ibnu Umar bahwa Rasulullah saw. ber- menunaikan zakat. fadi, ketika ketiga hal ini
tidak terpenuhi berarti kembali kepada asal
sabda ini adalah hadits yang mutawatir; yaitu halalnya darah seseorang.

Li-q6yl Imam al-fashshash seorang ulama

ltt i*: madzhab Hanafi mengatakan bahwa yang di-
"it d,;r si -3"r1t A6i'oi
maksud dengan firman Allah SWT, iri;r qtn5\
fl:3'"0i5 ut iyayi ';tlV&",*
4W tjlt illt tFti adalah mereka menerima ke-
b:eL ,4t Dr1 titl ,ld1t b\tiiJeat b$i
wajiban kedua hal tersebut bukan melakukan-
eqs r.)-)r e$ &tqti i;v: ,b
nya secara praktis.3o
.{r )b
30 Ahkam Al-Qur'an3/8t-82.

TAFSIRAL-MUNIR JILID 5

Keempat, diriwayatkan dari Abu Bakar bisa menahan atau memenjaranya. Hukum
penjara untuk mereka ini bisa dipahami dari
ash-Shiddiq bahwa ia mengatakan bahwa
ayat di atas.
tentang orang-orang yang enggan membayar
Kelima, ayat ini menjadi bukti bahwa
zakat, 'Aku tidak akan memisahkan [atau
membedakan) sesuatu yang disejajarkan orang yang mengatakan, 'Aku telah bertobat,"
[atau disamakan) oleh Allah SWT. " Ia juga perkataannya ini belum bisa diterima sampai
mengatakan bahwa, 'Aku akan memerangi diiringi dengan perbuatan yang membuktikan
tobatnya. Allah SWT mensyaratkan dalam ayat
orang yang memisahkan antara shalat dengan
ini di samping tobat mendirikan shalat dan
zakat karena zakat adalah hak hartal' Ibnu menunaikan zakat sebagai bukti dari tobat
Abbas mengatakan bahwa, "Semoga Allah
tersebut. Allah SWT juga berfirman dalam ayat
merahmati Abu Bakar, alangkah dalam tentang riba,

pemahamannya." "Tetapi jika kamu bertobat, maka kamu
berhak atas pokok hartamu. Kamu tidak
Tidakada perbedaan pendapat di kalangan
berbuat zalim (merugikan) dan tidak dizalimi
ulama bahwa orang yang meninggalkan (dirug ikan)." (al- Baqa rah': 27 9)

shalat dan kewajiban-kewajiban lainnya dan Dia juga berfirman,
menganggap bahwa semua itu tidak wajib, ia
kafir. Sementara itu, orang yang meninggalkan "kecuali mereka yong telah bertobat,
kewajiban-kewajiban tersebut karena malas
dan menganggap enteng maka ia fasik. Orang meng a d aka n p erb aika n da n meni el a ska n (ny a)."
yang meninggalkan amalan-amalan sunnah, (al-Baqarah: 160)

tidak apa-apa kecuali kalau ia mengingkari Keenam,firman Allah {'lrl' 'rr,;F bersifat
bahwa amalan-amalan tersebut memiliki
keutamaan, saat itu ia dihukum kafir karena umum untuk seluruh orang-orang Musyrik

dengan demikian ia telah menolak apa yang dan setiap orang yang kafir pada Allah
bersumber dan dibawa oleh Rasulullah saw..31
sebagaimana yang dijelaskan oleh Ibnu al-
Para ulama berbeda pendapat tentang Arabi. Akan tetapi hadits mengecualikan dari
orang yang meninggalkan shalat karena malas keumuman untuk perempuan, anak-anak dan
tetapi ia tidak mengingkari kewajibannya atau
pun menganggap boleh untuk ditinggalkan. para pendeta. Dikecualikan juga pembunuhan
Imam Malik dan Syafi'i mengatakan, "Orang
yang beriman kepada Allah dan mempercayai dengan cara mutilasi karena ada larangan
para Rasul tetapi kemudian ia enggan untuk
shalat maka ia berhak dibunuh." Imam Abu tentang hal tersebut di dalam sunnah' Di-
Hanifah mengatakan, "la berhak dipenjara dan
dipukul, namun tidak dibunuh karena ketika kecualikan juga pembunuhan dengan cara
hukum bunuh telah hilang dengan hilangnya
sifat kemusyrikan, yang bisa dilakukan adalah diikat lalu dilempari dengan batu atau seienis-
penahanan untuk orang yang meninggalkan nya sampai mati. Nabi saw bersabda sebagai-
shalat dan enggan membayar zakat." fadi, mana diriwayatkan oleh Abu Dawud dan Ibnu
orang yang meninggalkan shalat dan enggan Majah dari Ibnu Mas'ud,
membayar zakat seorang imam (penguasa)
+,gr4)r ,,sx uut 5A
31 TaJsir ol-Qurthubi 8/74.
"Manu sia y ang p alingb aik cara membunuhny a

adalah orang yang beriman." (HR Abu Dawud
dan Ibnu Majah)

Dalam hadits yang diriwayatkan oleh al-
|ama'ah dari Syaddad bin Aus ia bersabda,

TAFSIRAL-MUNIRIILIDS ,r,rrtx\61;-bif{r., -- s""h"t-r"'b"h

.'t;jlt5,+,:v #ttL Ketujuh, firman Allah, (V;.r," 4rlr iB

'Ap abila kalian memb unuh maka b aguskanlah menunjukkan bahwa Allah mengampuni dosa-
cara membunuhny a." (al-Iama'ah) dosa mereka yang berlalu seperti kekafiran,

Yang dimaksud dari potongan ayat ini penipuan, pelanggaran perjanjian dan

adalah bunuhlah orang-orang Musyrik yang sebagainya.
memerangimu.32 fadi, pilihan yang diberikan
pada kaum Musyrikin Arab hanya dua: di- HUKUM TENTANG KEAMANAN
bunuh atau masuk Islam.
Surah at-Taubah Ayat 6
Yang juga, dikecualikan dari ayat di atas
adalah Ahli Kitab yaitu dengan menawarkan Et;;6 !r(*t'&4;itri i6 o\j
pada mereka untuk membayar jizyah. fadi,
mereka diberikan opsi antara masuk Islam, J ij ;StruytlaVr$? it S'*

membayar jizyah atau diperangi, sebagaimana ?
yang dijelaskan nanti dalam ayat,
Q'6116t
"Perangilah orong-orang yang tidak
"Dan jika di antarakaum Musyrikin adayang
beriman kepada Allah dan hari kemudian." (at- meminta perlindungan kepadamu, maka lindungi-
Taubah:29) lah agar dia dapat mendengar firman Allah, kemu-
dian antarkanlah dia ke tempat yang aman bagi-
Dalam hadits Baridah yang diriwayatkan nya. (Demikian) itu karena sesungguhnya mereka
oleh Muslim disebutkan, kaum yang tidak mengetahui." (at-Taubah: 6)

'#tt'ico-'oti,Cfryr Jt ifq',6 'r{,/;t ttL l'rcab

1-S !:* tttJ :ty ,u;}t ,tsl d, ij.r'rv (J.;i J[] kata 1ti; marfu'karena adanya

W'|ss syarat yang muqaddar yang dipahami dan
ditafsirkan dari teks ayat, taqdir-nya adalah:
'Apabila kamu bertemu dengan orang-orang
Musyrik maka ajaklah mereka masuk lslam. Kalau 1Li q*:t ){s) "dan jika seseorang meminta
mereka tidak bersedia maka seru mereka untuk
membayar jizyah. Kalau mereka menerimanya perlindungan padamu." Kata ini tidak marfu'
maka ambil jizyah dari mereka dan jangan ganggu karena mubtada', karena 1;g adalah huruf
mereka." (HRMuslim) syarat yang tidak masuk kecuali kepada fi'il,
sehingga mesti di-taqdir-kan dan lsim yang
Hadits ini meskipun bersifat umum setelahnya dihukum marfu' karena iafa'il.

untuk seluruh kaum Musyrikin, ayat telah Mufradaat Lughawlyyah
mengecualikan kaum Musyrikin Arab dari
(:5r*:,rp meminta perlindungan, pen-
keumuman tersebut. Dengan demikian, firman
jagaan dan keamanan dari pembunuhan. (;;6)
Allah SWT 4#;::';t e; :sfinS;e$ khusus amankanlah. ({' i>rr} Al-eur'an. (Li;y tempat

berlaku untuk kaum Musyrikin Arab dan tidak amannya, yaitu tempat yang memberikan
berlaku untuk selain mereka.33
rasa aman seperti rumahnya atau kampung
sz Ahkam Al-Qur'an karya Ibnu al-Arabi 2/989. tempat tinggal kaumnya jika ia belum beriman
sz Ahkam Al-Qur'an karya al-Jashshash 3/81. untuk ia bisa berpikir tentang dirinya. {eul}

yang disebutkan sebelumnya. 4:';r;;- ) ii #!F

karena mereka adalah kaum yang tidak me- orang beriman untuk menerima perlindungan
ngetahui tentang Islam atau agama Allah dan
hakikatnya yang sesungguhnya. fadi mereka keamanan dan memberikannya kepada setiap
mesti diberikan rasa aman untuk bisa men- Musyrikin yang meminta jaminan keamanan

dengarkan Al-Qur'an dan memahami ke- kepada seorang Muslim.

benaran agar mereka berpikir sehingga tidak Pengertian ayat ini secara luas adalah:
ada lagi alasan bagi mereka setelah itu. jika salah seorang dari kaum Musyrikin

Persesuaian Ayat yang telah melanggar perjanjian itu -setelah

Setelah Allah SWT mewajibkan kaum diberikannya tempo waktu untuk berkeliaran

Muslimin memerangi kaum Musyrikin setelah di muka bumi secara bebas yaitu selama empat
mereka diberi tempo keamanan selama empat
bulan yang merupakan bulan-bulan haram bulan- datang kepadamu meminta jaminan
yang disebabkan karena mereka melanggar
perjanjian, Allah SWT lalu menjelaskan bahwa keamanan untuk mendengarkan kalam Allah,
opsi yang diberikan kepada mereka antara
mentadabburinya, dan memahami hakikat
masuk Islam atau diperangi, tidak berarti
tidak memberi kesempatan kepada orang- agama Islam maka ia wajib untuk diberikan
orang Musyrikin itu untuk mendengar dalil-
keamanan dan penjagaan hingga ia sampai
dalil tentang keimanan. Kalau di antara kaum
ke tujuannya. Dalam masa itu ia haram untuk
Musyrikin itu ada yang meminta dalil dan
dibunuh dan diganggu.
argumen, atau ia datang untuk mendengarkan fika ia ingin untuk kembali ke negerinya

Al-Qur'an, ia mesti diberi tempo dan haram wajib untuk memberikan jaminan dan

untuk dibunuh. Ia wajib diantarkan ke tempat keamanan sampai ia tiba di negerinya tempat
yang aman agar ia bisa menentukan keputusan-
nya dengan tepat dan penuh keyakinan. ia bisa merasa aman. Setelah itu, silakan
perangi ia kalau kamu mau tanpa adanya
Tafslr dan Penlelasan
penipuan atau pengkhianatan.
Ayat as-.Saif yang turun tentang orang-
orang Musyrikin sangat keras dan tegas, Hukum ini berlaku di setiap masa. Hasan
melihat bahwa Islam sangat ingin untuk
al-Bashri mengatakan, 'Ayat ini bersifat
menyebarkan dakwah dengan cara-cara yang
damai, dengan argumen dan penjelasan yang muhkam sampai hari Kiamat" Sa'id bin fubair
meyakinkan; dan tujuan disyari'atkannya jihad mengatakan bahwa, 'Ada seorang Musyrik
bukanlah untuk menumpahkan darah, tetapi
yang terpenting adalah menyampaikan pesan datang menemui Ali r.a., ia mengatakan bahwa,
keimanan kepada setiap orang agar mereka
tidak menentang karena tidak tahu dan agar "fika ada di antara kami yang datang menemui
mereka bisa menerima agama dan aqidah ini
Muhammad setelah berlalunya tempo yang di-
dengan keyakinan. Meskipun itu semua dan
tetapkan untuk mendengarkan Al-Qur'an atau
melihat faktor-faktor disyari'atkannya jihad
ia datang untuk sebuah keperluan, apakah ia
serta keinginan Islam untuk menebarkan akan dibunuh?" Ali menjawab, "Tidak, karena

perdamaian, Allah SWT mengarahkan orang- Allah SWT berfirman, {!;r;:.1 .F;it J.!^ri StiY
Diriwayatkan dari Sudiy dan Dhahhah

keduanya mengatakan bahwa bahwa ayat ini
mansukh [dihapuskan) oleh ayat, $1.,5.pj, ,rr,6]
Namun, hal ini dibantah oleh al-Qurthubi. Ia
mengatakan bahwa, "Pendapat yang benar

adalah bahwa ayat ini bersifat muhkamoh,

dengan dalil ucapan Ali r.a. sebagaimana yang

diriwayatkan oleh Sa'id bin fubair tadi.

Kemudian, Allah SWT berfirman, JJiF

$:tr:r;"-\ ip $\Artinya toleransi yang terdapat

hFSIRAL-MUNIRIILIp s -*. r,,lt) {;;;.k.itllil surahat-raubah

dalam perintah Allah untuk memberikan per- akan membunuh kalian" (HR Ahmad dan Abu
lindungan kepada seorang Musyrik melalui Dawud)

firman-Nya, {;i',;} dan menyampaikannya Ayat di atas juga menjelaskan bahwa

ke tempat yang aman, adalah karena orang- jaminan keamanan itu bersifat umum baik

orang Musyrik itu orang-orang bodoh yang dalam tujuan-tujuan yang bersifat agama,
tidak mengetahui hakikat Islam dan apa politik, maupun perdagangan. Ibnu Katsir
mengatakan bahwa, "lnti dari ayat ini adalah
yang terkandung dalam ajarannya dan orang bahwa siapa saja yang datang dari Darul Harb
ke Darul /s/am baik untuk membawa sebuah
yang tidak mengenal sesuatu maka ia akan pesan, untuk tujuan berdagang, meminta
berdamai atau gencatan senjata, membayar
cenderung memusuhinya. fadi, mereka mesti
diberi jaminan keamanan hingga mereka men- jizyah atau tujuan-tujuan lainnya, lalu ia
meminta jaminan keamanan dari seorang
dengar dan memahami hakikat dari kebenaran.
imam atau wakilnya seorang imam wajib
Berdasarkan hal itu, Rasulullah saw. memberinya jaminan keamanan selama ia
masih berada di dalam wilayah Darul Islam
memberi jaminan keamanan kepada siapa sampai ia kembali ke negeri atau kampung
saja yang datang kepadanya untuk minta
bimbingan atau membawa sebuah pesan, halamannya."3a

sebagaimana pada saat Perjanjian Hudaibiyah Kalangan Hanafiyyah, Syafiiyyah dan
yang lain menjelaskan bahwa seorang harbi
datang padanya beberapa orang utusan dari kalau masuk ke Darul Islqm dan meminta
kaum Quraisy, di antaranya adalah Urwah bin perlindungan untuk sebuah tujuan agama
Mas'ud, Mikroz bin Hafsh, Suhail bin Amru dan seperti ingin mendengar kalam Allah atau
masuk dengan jaminan keamanan untuk
lain-lain. Mereka datang satu per satu. Mereka berdagang, ia wajib diberi jaminan keamanan.
Diri dan hartanya mesti dilindungi sampai ia ke
datang untuk hal-halyang menyangkut antara negerinya atau tempat dimana ia merasakan
keamanan. Namun, jika seorang harbi masuk
Rasululah saw. dengan kaum Musyrikin. Saat
ke dalam Darul Islam tanpa jaminan keamanan
itu, mereka menyaksikan langsung keagungan
maka ia bisa dijadikan sebagai ghanimah
Rasulullah saw. dan beliau menghargai
berikut hartanya. Ibnu Arabi mengatakan
mereka. Semua itu sangat memesona mereka
bahwa, 'Ayat di atas hanya berbicara tentang
karena mereka tidak pernah melihat hal orang yang ingin mendengarkan Al-Qur'an atau
mengkaji tentang Islam. Adapun perlindungan
seperti itu pada seorang raja atau kaisar mana untuk hal-hal selain itu, hal itu adalah untuk
pun yang pernah mereka jumpai. Lalu mereka kemaslahatan bagi kaum Muslimin."3s
menyampaikan semua itu pada kaumnya. Hal
Hal ini tidak hanya untuk seorang
itu menjadi faktor terbesar yang membuat
Musyrik yang minta perlindungan untuk
sebagian besar dari mereka mendapat hidayah.
mendengarkan Al-Qur'an saja seperti yang
Ketika ada dua utusan Musailamah
34 Tafsir lbnu Katsir2/337.
al-Kadzdzab datang menemui Rasulullah 35 AhkamAl-Qur'an2/791.
saw, ia mengatakan bahwa kepada mereka,
'Apakah kalian bersaksi bahwa Musailamah
itu adalah utusan Allah?" Mereka menjawab,

"Ya". Rasulullah saw. seperti yang diriwayatkan

oleh Ahmad dan Abu Dawud dari Nu'aim bin

Mas'ud bersabda,

i i,,,Jfr3 .&lt i)i *uts

"Demi Allah, kalaulah bukan karena

utusan itu tidak boleh dibunuh sungguh aku

TAFSTRAT-MuNrR)ItID 5

ditegaskan di dalam ayat, tetapi juga berlaku Keempat, seorang imam wajib menyam-
untuk seseorang yang ingin mendengarkan paikannya ke tempat ia merasa aman, yaitu
kampung halamannya setelah ia mendapat-
argumen-argumen bahwa Islam adalah
kan apa yang dibutuhkannya dan tidak
agama yang benar atau ingin mengetahui
boleh membiarkannya berada dan menetap
jawaban-jawaban terhadap berbagai
di Darul Is/am kecuali dalam tempo waktu
kerancuan tentang Islam yang didengarnya untuk menunaikan kebutuhannya, sesuai
karena mereka semua adalah orang-orang
dengan ayat,${,ivl;r;i "; i:i'8 '* 6 ty6$Para
yang mencari ilmu dan ingin menemukan ulama mengatakan bahwa, ia tidak boleh

kebenaran. diizinkan tinggal di Darul /s/am selama satu
Yang dimaksud dengan mendengar dalam tahun, tetapi boleh diizinkan untuk menetap
sementara selama empat bulan.36 Kalangan
ayat di atas adalah mendengarkan sesuatu Hanafiyyah mengatakan bahwa seorang
imam wajib menyuruhnya untuk keluar dari
yang memberikan argumen padanya dan
Darul /slam ketika keperluannya telah selesai
menjelaskan tentang kebatilan syirik, hakikat
dan memberitahunya bahwa kalau ia masih
tauhid, hari kebangkitan, dan kebenaran
tinggal di dalam Darul Islam dalam jangka
Rasulullah dalam semua yang disampai-
waktu satu tahun setelah disuruh keluar
kannya dari Allah SWT, serta segala sesuatu
yang dapat menjadi dalil bahwa Islam adalah itu maka statusnya akan berubah menjadi
agama yang benar baik yang diperdengarkan
itu adalah surah Bara'ah maupun seluruh Al- dzimmi muwathin dan saat itu diberlakukan
Qur'an atau argumen-argumen yang bersifat
logika dan bukti-bukti ilmiah. kepadanya kewaj iban membayar iizyah.37

Flqlh Kehldupan atau Hukum-Hukum Kelima, firman Allah, {i;r:i i i ; {t,4;y

Dari ayat di atas dapat disimpulkan menjadi dalil bahwa taqlid dalam agama

beberapa hal: tidak dapat diterima. Sebuah keyakinan dan
keimanan mesti dibentuk dengan pemikiran
Pertama, disyari'atkannya pemberian dan pembuktian. Dalil tentang hal ini adalah
jaminan keamanan. Artinya bolehnya mem- pemberian tempo untuk orang-orang kafir
berikan jaminan keamanan kepada seorang itu, jaminan keamanan dan disampaikan ke
harbi jika ia meminta hal itu kepada kaum
Muslimin untuk mendengarkan sesuatu yang tempat yang aman untuk mendengarkan

menunjukkan kebenaran Islam. Ini menunjuk- dalil-dalil yang diharapkan membawa mereka

kan toleransi Islam dalam berinteraksi dengan pada keimanan. fadi, mesti ada argumen dan
orang-orang kafir dan bukti bahwa Islam lebih keterangan yang kuat.
mengutamakan perdamaian.
Keenom, firman Allah, {JjJi pl '9. ;b
Kedua, kita wajib mengajari setiap orang
adalah dalil bahwa kalam Allah SWT dapat
yang meminta untuk diajarkan tentang
didengar ketika dibaca oleh seseorang. Ini juga
hukum-hukum agama. dikuatkan oleh kesepakatan kaum Muslimin

Ketiga, seorang imam wajib melindungi bahwa ketika seseorang membaca al-Fatihah
seorang harbi yang meminta perlindungan, atau sebuah surah dalam Al-Qur'an, maka
mereka akan mengatakan, "Kami mendengar
menjaga darah, harta dan jiwanya dari
kalam Allah." Namun, hal ini sebagaimana
berbagai gangguan, dan menghalangi siapa
pun yang mengganggunya dalam bentuk apa 36 Tafsir lbnu Katsir2/337.
37 AhkamAl-Quran al-Jashshash 3/84.
pun.

ThFSTRAL-MUNrR JrrrD 5

dikatakan oleh lbnu Arabi melalui perantara Sementara itu Abu Hanifah mengatakan,
bahasa, huruf, dan suara. Adapun Zat yang
Maha Suci, tak ada yang yang menyamai Zat- jaminan keamanan dari seorang budah

Nya atau ucapan-Nya. perempuan dan anak-anak tidak berlaku

Sementara itu, kalangan Muktazilah karena mereka tidak memiliki hak bagian dari
ghanimah.
menjadikan ayat ini sebagai dalil bahwa kalam
Allah yang didengar oleh seluruh manusia SEBAB.SEBAB PEMUTUSAN PERJANJIAN
DENGAN ORANG.ORANG MUSYRIK DAN
tidak lain adalah hurul dan suara semua itu MEMERANGI MEREKA
tidaklah qadim. Dengan demikian, ini menjadi
bukti bahwa kalam Allah bersifat muhdats, Surah at-Taubah Ayat 7-10

makhluk dan tidak qadim. 1.rib\1-b,A<*+;illrfi ,'-,2-
g6;\6ivttdtAltvc,lttryilfi3
Pendapat mereka ini dibantah oleh Imam
fi6;,*ituA(,yAWp6'H
ar-Razi. Ia mengatakan bahwa yang kita dengar
H*'i*|4Lb$'-av+
saat ini bukanlah zat atau hakikat dari kalam
Allah seperti dalam madzhab kalian. Yang kita 'i6fi Sgl bg\ ;4fr.7>*s *t
dengar saat ini hanyalah hurufdan suara yang n# ff ,t \*,Uj:yA'<ri*j i6y
dikeluarkan oleh manusia dan hal ini tentu
saja bersifat haadits. Sementara kalam yang 1&r- $:a u'M,,41'S+l,e f^;t
asli dan yang muncul dari Allah, ini bersifat
fi:1,+*"Ci{: ir y:} O'tgii I
qodim sebagaimana Allah juga bersifat qadim.
Apakah setiap jaminan keamanan yang 6fr4t

diberikan oleh seorang Muslim kepada seorang "Bagaimana mungkin ada perjanjian (aman)
harbiberlaku? felas bahwa jaminan keamanan
di sisi Allah dan Rasul-Nya dengan orang-orang
dari seorang penguasa berlaku kaena ia
Musyrik, kecuali dengan orang-orang yang kamu
berwenang untuk melihat kemaslahatan dan telah mengadakan perjanjian (dengan mereka) di
dekat Masjidil Haram (Hudaibiyah), maka selama
kondisi umat dan ia merupakan wakil dari
mereka berlaku jujur terhadapmu, hendaklah
seluruh komponen umat dalam mendatangkan kamu berlaku jujur (pula) terhadap mereka.
Sungguh, Allah menyukai orang-orang yang
manfaat dan menolak mudharal Adapun
bertakwa. Bagaimana mungkin (ada perjanjian
jaminan keamanan yang diberikan oleh selain
demikian), padahal jika mereka memperoleh
khalifah, hukumnya berbeda-beda pada
kemenangan atas kamu, mereka tidak memelihara
sebagian kondisi. fumhur ulama mengatakan hubungan kekerabatan denganmu dan tidak (pula
bahwa, jaminan keamanan yang diberikan mengindahkan) perjanjian. Mereka menyenang-

seorang yang merdeka, budak, orang tua, anak- kan hatimu dengan mulutnya, sedang hatinya
anak, laki-laki dan perempuan adalah berlaku menohk. Kebanyakan mereka adalah orang-
sesuai dengan sabda Rasulullah saw., seperti orang fasik (tidak menepati janji). Mereka mem-
yagn diriwayatkan oleh Ahmad, Nasai dan Abu
Dawud dari Ali,

'stEs or:lxir

"Kantm Muslimin sepadan darah mereka, dan
orang yang terendah dari mereka bisa memberikan

dzimmah (jaminan keamanan)." (HR Ahmad,

an-Nasa'i, dan Abu Dawud)

perjualbelikan ayat-ayat Allah dengan harga {,;,rr ,.;ir *'i;" riir i1} kecuali orang-orang

murah, lalu mereka menghalang-halangi (orang) yang kamu telah mengadakan perjanjian
dari jalan Allah. Sungguh, betapa buruknya apa fdengan mereka) di dekat Masjidil Haraam,
yang mereka kerjakan. Mereka tidak memelihara
(hubungan) kekerabatan dengan orang Mukmin yakni pada hari Perjanjian Hudaibah. Mereka
dan tidak (pula mengindahkan) perjanjian. Dan
mereka itulah orang-orang yang melampaui batasl' adalah orang-orang Quraisy yang dikecualikan
(at-Taubah:7-lO)
dari orang-orang Musyrik yang disebutkan
I'raab
sebelumnya. {.< fta, ri} mereka menegakkan
Pada kalimrt (i;( ;5| kata 1.,{5; dalam
perianjian, tidak membatalkannya. (iI'ry[]
posisi nashab karena mirip denganzharaf atau
maka berlakulah terhadap mereka dengan
hal.Katalil(; bisa toam [tidak membutuhkan
memenuhi janji. {-+r} bagaimana mereka
khobar,cukup dengan rsim-nya) atau naaqish
bisa mendapatkan perjanjian perdamaian.
(membutuhkan ufm dan khabar) sementara
kata <i#l adalah isim $rk-1. Khabar-nya bisa Pengulangan ini untuk menunjukkan jauhnya

kata (-"5! atau (.l<;5p atau {l r,1}.Kalimat ketetapan orang-orang Musyrik untuk me-

4ir^r; ;1r .i1) adalah al- Mustatsna [orang-orang menuhi janji. Pembuangan fi'il di sini karena
yang dikecualikan dari kelompok sebelumnya
[orang-orang Musyrik)). Posisi i'rabnyaadalah sudah diketahui. (i(+ ,;L, ;rr} mereka
nashab sebagai istitsna'atat jar sebagai bqdal
atau rafa' dengan pertimbangan bahwa dia menang atas kalian, mengalahkan kalian.
adalah istitsna' munqathi'. Artinya, orang-
orang yang kamu telah mengadakan per- (,F; .iF artinya mereka tidak menjaganya.
janjian dengan mereka maka berlakulah lurus Di antara penggunaan kalimat tersebut:
i1,rli 3'nt ;;- i'ti> "Fulan tidak menjaga Allah
terhadap mereka.
dalam urusan-urusannya" Fulan tidak me-
Dalam kalimat {'.,,ri;' ui}, kata 1ti; adalah
sya.rthiyyah atau mashdariyyah. Kalimat ,i5) mperhatikan hukuman Allah. (lr}, kata
4€:tr t;*., jumlah fsusunan kalimat) syarat
di sini adalah haal. Arlinya keadaan mereka ljjg artinya sumpah. Ada yang mengatakan

adalah tidak menjaga sumpah perjanjian. kerabat. Pecahan kata (i)D mempunyai makna

Mufradaat Lu€hawfuah sumpah karena jika mereka bersumpah,

4"6 -"sy artinya <oF 'jl (tidak ada). Ini mereka mengeraskan suara mereka dan
mengumumkannya, dari kata <iy'l artinya
adalah istiftam [pertanyaan) yang mempunyai
makna pengingkaran dan menganggap aneh suara keras. Kata ljjr; dinamakan kerabat,
karena mereka mempunyai perjanjian se-
mentara mereka adalah musuh-musuh yang sebab kerabat mengikat dua orang yang tidak

dengki. {li u: !' + W Afu} Bagaimana bisa diikat oleh perjanjian biasa. 1llry,(7; i;!

bisa ada perjanjian dari sisi Allah dan Rasul- dan 1ir,':rry artinya perjanjian yang mengharus-
Nya dengan orang-orang Musyrikin, padahal
mereka adalah orang-orang yang mengufuri kan celaan bagi orang yang menyia-nyiakan-
Allah dan Rasul-Nya, melanggar perjanjian.
nya. (,ipti) yanS dimaksud di sini adalah

orang-orang yang melanggar ikrar dan janji,

melampaui batas yang diharuskan oleh

sikap kejujuran dan memenuhi ianii. fanji

adalah apa yang disepakati oleh kedua belah

pihak untuk ditetapi karena kemaslahatan

mereka bersama. fika keduanya menguatkan

dengan sesuatu yang menghendaki tambahan

perhatian untuk menjaga dan memenuhinya,

dinamakan miitsaaq (piagam). fika keduanya
menguatkannya dengan sumpah khusus,

dinamakan yamiin [sumpah).

TAFSIRAL-MUNIR JILID 5

Persesuaian Ayat "kecuali orong-orang Musyrik yang teloh
mengadakon perjanjian dengan kamu dan
Setelah Allah SWT menyebutkan pe-
mutusan perjanjian Allah dan Rasul-Nya mereka sedikit pun tidak mengurangi (isi

dengan orang-orang Musyrik, menyatakan p e rj a nj i an)." (at-Taubah: 4)
perang terhadap mereka setelah empat
Yang dimaksud dengan Masjidil Haram
bulan kecuali orang-orang yang mencari per-
lindungan atau keamanan untuk mendengar adalah semua tanah haram sebagaimana adat
firman Allah, risalah atau perdagangan, Allah kebiasaan Al-Qur'an, kecuali tempat-tempat
yang dikecualikan. Kata 1i,"; di sini menunjuk-
menjelaskan alasan pemutusan perjanjian kan pembuangan mudhaf,yakni dekat Masjidil
dengan orang-orang Musyrik, pemberian Haram. Hukum untuk mereka adalah selama
masa tenggang terhadap mereka selama mereka berlaku lurus terhadapmu, hendaklah
empat bulan untuk segera menindak mereka kamu berlaku lurus (pula) terhadap mereka.
dengan berbagai macam peperangan, yaitu Artinya, selama mereka komitmen untuk me-
pelanggaran mereka terhadap perjanjian dan
menuhi janji kalian, berkomitmenlah seperti
memperlakukan mereka dengan setimpal. mereka. Adapun orang yang tidak mempunyai

Tafsir dan Penjelasan perjanjian, bunuhlah di mana pun kalian

Bagaimana orang-orang Musyrik yang temui, kecuali jika dia bertobat. Ini seperti
melanggar janji mempunyai hak perjanjian
firman-Nya,
yang dimuliakan di sisi Allah dan Rasul-
"maka terhadap mereka itu penuhilah janji-
Nya?. Ini adalah pertanyaan yang mempunyai nya sampai batas waktunya," (atlaubah: 4)
makna pengingkaran dan menganggap aneh.
Bagaimana mereka mempunyai perjanjian Hanya saja firman-Nya di sini adalah
sementara realitasnya mereka adalah musuh-
musuh yang keras, dengki, menyembunyikan mutlak. Sementara ayat semisalnya muqayyad.
pengkhianatan, menyekutukan Allah, mengu- Pengulangan penyebutan mereka di sini untuk
furi Allah dan Rasul-Nya. Maksudnya, mustahil menjelaskan Bahwasanya komitmen terhadap
adanya perjanjian dengan mereka. Maka janji harus dijaga oleh kedua belah pihak yang
janganlah kalian mengharapkannya. Ini adalah
penjelasan mengenai hikmah dan sebab pe- berakad sampai akhir tempo.
mutusan janji dengan orang-orang Musyrik.
Adapun terhadap selain mereka, perjanj ian
Kemudian, Allah segera melanjutkan
mereka bisa dicampakkan. Kemudian Allah
firman-Nya dan mengecualikan orang-orang SWT menegaskan keharusan memenuhi janji
yang kalian buat perjanjian dengan mereka
di Masjidil Haram. Mereka adalah Bani Bakar mereka dengan firman-Nya, {,#t * rtr 'ct\
dan Bani Dhamurah yang tidak melanggar
perjanjian yang dibuat bersama mereka pada artinya Allah ridha terhadap orang-orang yang
hari Hudaibiyyah. Maksudnya, perjanjian per- memenuhi janji, menjauhi pengkhianatan dan
damaian tidak ada kecuali kepada mereka pelanggaran janji. Ini adalah alasan keharusan
orang-orang yang tidak melanggar dan tidak menjalankan perintah dan penjelasan bahwa
mengingkari. Mereka adalah orang-orang yang menjaga janji termasuk ketakwaan meskipun
dikecualikan dari yang disebutkan sebelumnya
dalam firman-Nya, orang yang melakukan perjanjian adalah
orang Musyrik. Kemudian Allah mengulang

firman-Nya,

"Bagoimana mungkin (ada perjanjian
demikian), padahal jika mereka memperoleh

kemenangan atas kamu," (at-Taubah: 5)

TAFSIRAL-MUNIRIILID 5

Ini karena jauhnya komitmen orang- Kemudian Allah menyebutkan dua sebab

orang Musyrik terhadap perjanjian. Artinya, lain mengenai pemutusan perjanjian dan
bagaimana terhadap orang-orang yang tidak
perang terhadap orang-orang Musyrik, yaitu.
memenuhi janji ada perjanjian perdamaian
Iegal, terhormat dan harus dipenuhi di sisi L. Mereka membeli, yakni menggantikan
Allah dan Rasul-Nya?, padahal mereka jika
menang atas kalian, tidak menjaga sumpah, dan mengubah ayat-ayat Allah yang me-
kekerabatan, dan tidak pula menjaga per-
janjian. Ini adalah anjuran terhadap orang- nunjukkan kebenaran, kebaikan dan
orang Mukmin untuk memusuhi mereka, tauhid dengan harga yang murah dan

memutuskan ikatan dengan mereka dan pen- remeh dengan kenikmatan dunia. Yakni
jelasan bahwa mereka tidakberhak mendapat-
kan perjanjian, karena kemusyrikan mereka mengikuti hawa nafsu dan syahwat, ber-
terhadap Allah SWT, dan kekufuran mereka main-main dengan perkara dunia yang
terhadap Rasul-Nya. fuga karena mereka jika
berhasil mengalahkan orang-orang Muslim, hina lalu mereka menghalangi jalan

mereka tidak menyisakan, dan tidak akan agama. Karena pembelian yang murah
membiarkan orang-orang Muslim juga, dan
ini, mereka mengalihkan diri mereka
tidak memperhatikan sumpah atau perjanjian
dengan orang-orang Muslim. Termasuk ke- dari Islam dan akhlak Islam. Mereka
kejian dan kedengkian mereka adalah mereka
kaum yang licik, menampakkan ucapan yang juga memalingkan orang lain dari Islam.
baik dengan mulut mereka, sementara hati Mereka menghalangi manusia untuk
mereka penuh dengan kedengkian, hasud dan mengikuti agama yang benar. Itu adalah

kebencian. sejelek-jelek yang mereka lakukan.

"Mereka mengucapkan sesuatu dengan Maksudnya, sejelek-jelek amal perbuatan
mulutnyo apa yang tidak ada dalam hatinya."
(al-Fath: 11) adalah perbuatan mereka, keburukan
kekufuran, kesesatan dan penghalangan
Kebanyakan mereka adalah fasik, yakni dari agama Allah yang mereka lakukan
membangkang, tidak ada aqidah yang mem- dengan kerelaan untuk diri mereka dari
buat mereka takut, tidak pula keperwiraan
yang membuat mereka genta4, keluar dari keimanan, hidayah dan mengikuti syari'at
Allah. Diriwayatkan bahwa Abu Sufyan
pokok-pokok agama, keperwiraan dan akhlak,
ketika ingin meyakinkan orang-orang
melampaui batas-batas kejujuran dan ke-
setiaan, melepaskan diri dari ikatan-ikatan Quraisy dan para sekutu mereka untuk
membatalkan Perjanjian Hudaibiyyah,
perjanj ian dan kesepakatan.
dia membuat makanan untuk mereka
Allah berfirman, (St^ i:rV$ sebab pe-
demi memengaruhi mereka. Lalu, mereka
langgaran janji adalah dari mayoritas mereka.
memenuhi apa yang dia minta.
Di sana ada minoritas yang menjaga janji.
Mereka dikecualikan oleh Allah SWT dan 2. Mereka, karena kekufuran, tidak men-
Dia memerintahkan untuk memenuhi janji
jaga keadaan orang Mukmin. Mereka
mereka. mengoyak, sumpah, kekerabatan, dan

perjanjian secara mutlak. Mereka adalah

orang-orang yang melampaui batas, yakni

orang-orang yang melampuai batas akhir

dalam kezaliman dan kejahatan. Mereka

tidak memahami kecuali bahasa pedang,

tundukpada kekuatan bukan pada j anj i dan

kesepakatan. Sejarah sudah membuktikan

bahwa mereka dalam realitas memang

demikian. Al-Qur'an menerangkan secara

hrrr*&-Mu"rolr.,rs ,r,.,,[, {-l::*\.r,.,,

"rr"nr,-r"ro"n

global mengenai sifat-sifat mereka bahwa dimuliakan di sisi Allah dan Rasul-Nya adalah
mereka pertama adalah orang-orang fasik,
kedua, mereka adalah orang-orang yang janji orang-orang yang tidak melanggar.
melampaui batas. Bagaimana mereka bisa
menghormati perjanjian?. Firman Allah, Orang yang konsisten dengan janjinya, kita
perlakukan dia sesuai dengan itu. Dalam dua
4,:;ni $ yg; irl;.j) bukanlah pengulangan kondisi, terjadilah perlakuan yang serupa.
Menjaga janji dan melaksanakan syarat-syarat
sebab yang pertama adalah untuk
perjanjian itu adalah termasuk ketakwaan
semua orang-orang Musyrik, sedangkan
yang kedua khusus untuk orang-orang kepada Allah yang diridhai oleh-Nya untuk
Yahudi. Dengan dalil firman Allah SWT,
hamba-hamba-Nya,
{fu ':1 li *griF)} yakni orang-orang
NASIB AKHIR ORANG.ORANG MUSYRIK BISA
Yahudi. Kalau ayat kedua dimaksudkan TOBAT BISA PUI.A PERANG

untuk orang-orang Musyri( ini adalah Surah at-Taubah Ayat LL-L2

pengulangan untuk penguatan makna dan #VE;rEltrf iAtgc{vrjV$
penafsiran.
tU;t'Vffi ';A4i;{*:ttJ4ii:q4t|
Fiqih Kehldupan atau Hukum-Hukum
4:.3 bifi.7tr: *h.e mq
Ayat-ayat di atas menjelaskan alasan-
;:il{i,\ai)-1A';4r1^-':t$13
alasan pemutusan perjanjian dengan orang-
orang Musyrik. Hikmah perintah memerangi rrJ,t+
mereka setelah penangguhan selama empat
bulan adalah karena mereka membatalkan "Dan jika mereka bertobat, melalcsanakan
shalat dan menunaikan zakat, maka (berarti
perjanjian, tidak memelihara hubungan ke-
kerabatan dengan orang-orang Mukmin dan mereka itu) adalah saudara-saudaramu seagama.
tidak pula perjanjian keamanan. Mereka me- Kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi orang-orang
lakukan tipu daya, mengatakan dengan lidah
mereka hal yang secara lahir menunjukkan yang mengetahui, Dan jika mereka melanggar
kerelaan, sementara hati mereka mendidih
karena iri, dengki dan benci. Kebanyakan me- sumpah setelah ada perjanjian, dan mencerca
reka adalah orang-orang fasik dalam agama
agamamu, maka perangilah pemimpin-pemimpin
mereka dan pada kaum mereka yang meng-
haruskan pencelaan mendalam. Maksudnya, kafir itu. Sesungguhnya mereka adalah orang-

mereka melanggar janji. Mereka menukar orang yang tidak dapat dipegang janjinya, mudah-
mudahan mereka berhenti." (at-Thubah: f I - f 2)
AI-Qur'an dengan kenikmatan dunia, meng-
Qlraa'aat
halangi diri mereka dan orang-orang lain
(ti}'
dari jalan Allah; jalan tauhid, kebenaran dan
kebaikan. Mereka adalah orang-orang yang Dibaca dengan tashil hamzah yang kedua
tanpa memasukkan huruf alif, oleh Nafi, Ibnu
melampaui batas. Maksudnya melampaui yang
Katsir dan Abu Amr. Imam lain membaca
halal menuju yang haram dengan pelanggaran
janji. tohqiq fmembaca jelas dua hamzah tersebut).

Kaitan ayat-ayat di atas dengan orang- 4,.:i;ciiy,

orang Mukmin adalah ayat-ayat tersebut Dibaca @ 1"4_i; oleh Ibnu Amir.
bisa diambil pengertian bahwa janji yang

l'raab .t, l- iilp- para pemimpin kekufuran. Di sini

Kata (|.<r,-!,F yakni ,3!Gl #) [maka {,"<r

mereka adalah saudara-saudara kalian), ada penempatan isim zhahir dalam posisi tsim

sebagai khabar dari mubtada'yang dibuang' dhamir.{icj'i} tidak ada perjanjian keamanan

Kata {r:iy adalah maf'ul bih, bentuk jama' bagi mereka. (t';L.;i.by ,gr. supaya mereka

dari kata 1p6g. Aslinya adalah luif; mengikuti berhenti dari kekufuran.
w qzan 6t;q harakat mi m yangpertama (kasrah)
dipindahkan pada hamzah sebelumnya yang Persesuaian Ayat
dibaca sukun. Mim pertama di-idgham-kan
Setelah Allah menjelaskan keadaan orang-
kepada mim kedua. Ham zahyangdibacakasrah
orang Musyrik Bahwasanya mereka tidak
diganti menjadi ya' yang dibaca kasrah. Pada memerhatikan kekerabatan dan perjanjian
dengan orang Mukmin, mereka melanggar
kalimat {i(i .i}, 1i; di sini adalah 1-:-jl il6r i; perjanjian, menyembunyikan kemunafikan,
melampaui apa yang dibatasi untuk mereka,
(penafian semua jenis yang dimaksud). Kata Dia menjelaskan keadaan mereka setelah
1,:Gi; adalah isim 1iy, bentuk jama' dari kata 11.y. terbukti permusuhan mereka terhadap Islam.
Artinya tidak ada perianjian keamanan untuk
mereka. Huruf hamzah kata tersebut dibaca Mereka ada di antara dua perkara: tobat atau

juga dengan kasrah, yakni 1jG1 ly ftidak ada perang.

keimanan) sebagai mashdor yang mempunyai Tafsir dan Penielasan
makna pembenaran, demi menguatkan firman
Ini adalah nasib akhir orang-orang kafir
Allah SWT, (4"'.,-.!'hl. bisa pula mashdar dari
kalimat 69 +\ faku benar-benar memberi yang Musyrik setelah pernyataan permusuhan
mereka terhadap Islam. Mereka ada di antara
dia keamanan), supaya tidak ada pengulangan
dua perkara:
terhadap firman Allah (;<jr*i!, Pertama, tobat yang tulus dari kekufuran,

Balaaghah dari pelanggaran perjanjian dan menghalangi
jalan Allah. Artinya, iika mereka bertobat dari
Pada kalimat {i<!r qtt*h kata GAt ii) penyekutuan mereka kepada Allah, mengimani
Allah sebagai Tuhan Yang Maha Esa, tidak
ada dalam posisi dhamir untuk menunjukkan
bahwa mereka dengan demikian dalam posisi ada sekutu bagi-Nya serta menegakkan

pemimpin dan terdepan dalam kekufuran shalat. Mereka melaksanakan shalat dengan
memenuhi syarat dan rukunnya, dan meng-
dan paling berhak untuk diperangi. Ada yang anggapnya sebagai tiang agama, memberikan
mengatakan bahwa yang dimaksud dengan
zakat yang diwajibkan atas mereka yang
(&.\ adalah pemimpin-pemimpin Musyrik. menunjukkan solidaritas antar umat Islam

Penyebutan mereka secara khusus karena dan kebenaran aqidah. fika mereka melakukan
memerangi mereka adalah paling penting' hal itu, mereka adalah saudara-saudara kalian
Mereka berhak untuk diPerangi.
dalam agama. Mereka mempunyai hak dan
Mufradaat LufhawlYYah kewajiban seperti kalian. Penyifatan mereka

$*tb Kami menjelaskan. {i;i;-} meng- dengan saudara adalah dalil yang menunjukkan
ambil pelajaran. {rF} mereka membatalkan bahwa persaudaraan agama lebih tinggi, lebih
kekal, dan lebih kuat daripada persaudaraan
perjanjian. Asal kata dari ljJJry adalah me- nasab. Mereka berhak mendapatkan sifat ini

m{1u't!u: sqkarnjilt}alim. e{pre"kGai}mkeensceeplaakaagtaanmamkeareliakan.'

ThFSIRAL-MUNIR JILID 5

karena tiga perkara yang telah disebutkan di dan lain-lain. Yang dimaksud dengan ayat di
atas yang sebagian dengan yang lain saling
sini bukanlah mereka itu karena ketika ayat
berkaitan, yakni tobat dari kekufuran dan ini diturunkan mereka sudah terbunuh dalam

pelanggaran janji, kembali kepada Allah dan Perang Badar. Para pemimpin dan pembesar
mengimani-Nya, menegakkan shalat, dan
kafir disebut secara khusus karena mereka
menunaikan zakat.
adalah orang-orang yang menganjurkan para
Firman Allah {:fi' W;y maksudnya
pengikut untuk melakukan amal kebatilan.
Kami menjelaskan dalil-dalil dan bukti-bukti Di sini, ada dalil yang menunjukkan bahwa

mengenai wujud Kami yang haq, {ir:i; ,;;} kafir dzimmi jika mencerca Islam, dia

bagi kaum yang mengetahui apa yang Kimi telah merusak janjinya, juga menunjukkan
jelaskan kepada mereka, Mereka memahami bahwa peperangan bukanlah untuk tujuan
dan berusaha memahami. Ini adalah kalimat
penyela yang dimaksudkan sebagai anjuran kemanfaatan duniawi atau rampasan perang,
menunjukkan superioritas, kecintaan akan
untuk merenungkan apa yang dirinci mengenai kekuasaan dan keinginan membalas dendam.

hukum-hukum kafir mu'ahid (orang-orang Akan tetapi, peperangan itu hanya demi
kafir yang mengadakan perjanjian damai),
pemantapan untuk menerima dakwah Islam.
juga anjuran untuk menjaga perjanjian itu. Peperangan hanyalah keadaan darurat yang
dibatasi sesuai dengan ukuran darurat itu.
Kedua, peperangan setelah mereka me-
Ibnu Katsir mengatakan bahwa pendapat
langgar janji. Maksudnya jika orang-orang yang benar adalah ayat ini mempunyai makna
Musyrik itu melanggar terhadap janji yang umum. Meskipun sababun nuzul-nya adalah
ditetapkan kepada mereka dan mencerca
orang-orang Musyrik Quraisy, ia berlaku
agama kalian, yakni mencela Al-Qur'an dan
umum bagi mereka dan selain mereka.38
Nabi Muhammad saw., mengolok-olok orang-
Fiqih Kehidupan atau Hukum-Hukum
orang Mukmin sebagaimana dilakukan oleh
Ayat tersebut memotivasi tobat yang tulus
para penyair dan pemimpin kafir di antara dari kemusyrikan, konsisten dengan hukum-
mereka, maka mereka adalah pemimpin,
panglima dan pembesar kekufuran. fadi, hukum Islam, menganjurkan untuk me-

perangilah mereka dengan peperangan yang negakkan shalat dan membayar zakat Tidak
ada perbedaan antar tiga perkara tersebut.
sengit. Mereka tidak mempunyai perjanjian Al-Hafidz Abu Bakar Al-Bazzar meriwayatkan
dari Anas bin Malik, dia mengatakan bahwa,
keamanan dan kesepakatan. Alasan mereka Rasulullah saw. bersabda,
ketika tidak memenuhi janji itu, maka mereka
menjadi seperti tidak ada perjanjian. Hal itu i ,fsV; N ,f:l6it db qtt a:6 *

supaya peperangan menjadi sebab berakhir- !*^i:lti ,t43v ,;d1t gl5 ,1\!dt (tsti ,y,

nya mereka dan pencabutan mereka dari ke- *tt&

kufuran, pembangkangan, dan kesesatan. Ini 'Barangsiapa yang meninggalkan dunia

adalah puncak kemuliaan dan anugerah Allah dalam keadaan ikhlas kepada Allah, menyembah-

kepada manusia. FirmanAllah SWT, 4:t#.iriy 38 Tafsir lbnu Katsir:ll/339

maksudnya dari kekufuran, kebatilan mereka

serta dari gangguan mereka terhadap orang-

orang Muslim.

Qatadah mengatakan bahwa pemimpin-

pemimpin orang kafir adalah seperti Abu
fahal, Utbah, Syaibah, Umayyah bin Khalaf,

Nya, tidak menyekutukan-Ny a, mendirikan shalat, Mundzir mengatakan bahwa, "Kebanyakan
ulama sepakat bahwa orang yang mencela
membayar zakat, maka dia telah meninggalkan Nabi Muhammad saw harus dibunuh. Di
dunia dan Allah meridhainya'" (HR al-Bazzar) antara ulama yang berpendapat seperti itu

fika orang-orang Musyrik berpaling untuk adalah Malik, al-Laits, Ahmad dan Ishaq. Itu
menerima dakwah Islam, mencerca agama,
mereka berhak untuk dibunuh dan diperangi. adalah madzhab Syafi'iJ' Dikisahkan dari Abu
Perjanjian mereka menjadi tidak ada nilainya
seakan-akan tidak pernah terjadi. Barangkali Hanifah bahwasanya dia mengatakan bahwa,

peperangan adalah jalan untuk menerima ahli dzimmah yang mencela Nabi Muhammad
Islam, melepaskan diri dari paganisme dan
saw. dan keluarganya tidak dibunuh. Dia
kemusyrikan.
Abu Hanifah r.a. menjadikan firman Allah, dibunuh karena peperangan. Perjanjian kafir

43i;t !u-r & :'vi,i i6l} sebagai dalil bahwa dzimmi menjadi rusak jika dia mencerca

sumpah orang kafir bukanlah sumpah. Al- agama menurut pendapat yang masyhur dari

Baidhawi mengatakan bahwa ini adalah istidlal madzhab Malik. Ini adalah madzhab Syafi'i
(pengambilan dalil) yang lemah, sebab yang karena dalam firman-Nya $#Ct t;k J5y attatr
dimaksud adalah tidak adanya kepercayaan
kepada sumpah mereka, sumpah mereka tidak memerintahkan untuk membunuh dan me-
merupakan sumpah, karena Allah berfirman
merangi mereka.
SWT, {i;:i W g jwi'i &11}
Menurut Imam Syafi'i r.a., sumpah mereka Abu Hanifah mengatakan bahwa, dia

merupakan sumpah. Makna ayat tersebut diminta bertobat dan di-ta'zir karena sekadar
menurutnya adalah mereka tidak menepati cercaan tidak mambatalkan perjanjian kecuali
jika ada perusakan janji tersebut.ao Allah SWT
sumpah janji mereka sehingga sumpah
memerintahkan untuk membunuh mereka
mereka seakan-akan bukanlah sumpah. Dalil dengan dua syarat: Pertama, mereka me-
bahwa sumpah mereka merupakan sumpah
adalah bahwa Allah SWT menyifati sumpah langgar ianii. Kedua mereka mencerca agama'
mereka dengan sifat rusak dalam firman-Nya, Mayoritas ulama menolak pendapat itu karena

41'#. W '& :'4 i i6r} kalau saja sumpah penyebutan dua perkara tersebut tidak

mereka tidak dianggap, tidak bisa disifati menghendaki adanya pembunuhan terhadap-

dengan rusak. nya dan tidak tergantung pada adanya dua
perkara tersebut. Perusakan perjaniian saja
Sebagian ulama menjadikan ayat ini
sebagai dalil kewajiban membunuh setiap membolehkan untuk membunuh berdasarkan
orang yang mencerca agama, sebab dia
akal dan syara'. fika kafir dzimmi memerangi
adalah orang kafir. Cercaan terhadap agama kita, perianjiannya batal, harta dan anaknya
adalah menisbatkan kepada agama apa
yang tidak pantas untuk atau menyanggah menjadi /ai' bersama dengan diri mereka'
dengan meremehkan sesuatu yang termasuk
dalam agama karena adanya dalil qath'i yang Sebagian besar ulama berpendapat bahwa ahli
membuktikan kebenaran dasar-dasarnya
dzimmahyang mencela Nabi Muhammad saw.,
dan kebenaran cabang-cabangnya3e' Ibnul
sindiran pencelaan, meremehkan kedudukan
beliau atau menyifati beliau dengan sifat yang
tidak layak, dia dibunuh. Kita tidak memberi-

nya jaminan atau ianii untuk ini.
Abu Hanifah dan ats-Tsauri berpendapat

bahwa orang tersebut tidak dibunuh karena
kemusyrikan adalah lebih besar daripada

39 Ahkaamul Qur'an Li lbnu Arabi ll/893 40 Ahkaamul Qur'an Lil Jash-Shash III/85

itu, namun dia dibina dan di-ta'zir. Bantahan ,$ i# ,*ts 4iL {gr' bi?"
terhadap pendapat mereka berdua adalah
'i y i\ 5.$j #'vi,b $ @'<;-,"fi
firman Allah SWT (u:< ilF dan dibunuhnya
I#;HrXvltW
Ka'ab bin al-Asyraf karena dia menyakiti Nabi
sementara dia adalah kafir Mu'ahid. fika dia "Mengapa kamu tidak memerangi orang-
mencela Nabi kemudian masuk Islam demi
orang y ang melanggar sump ah (j anj iny a), dan telah
menjauhi hukuman bunuh maka keislamannya lne-rencanakan untuk mengusir Rasul, dan mereka

itu menggugurkan hukuman bunuh menurut yang pertama kali memerangi kamu? Apakah
pendapat Malik yang masyhurl sebab Islam
kamu takut kepada mereka, padahal Allah-lah
telah memutus semua yang terjadi sebelumnya. yang lebih berhak untuk kamu takuti, jika kamu
Berbeda dengan seorang Muslim jika mencela orang- orang b eriman. Perangilah mereka, niscay a
Allah akan menyiksa mereka dengan (p erantaraan)
Nabi kemudian ia harus bertobat. Allah SWT tanganmu dan Dia akan menghina mereka dan

berfirman, menolongmu (dengan kemenangan) atas mereka,

"Katakanlah kepada orang-orang yang serta melegakan hati orang-orang yang beriman,
kafir itu (Abu Sufyan dan kawan-kawannya), dan Dia menghilangkan kemarahan hati mereka
(orang Mukmin). Dan Allah menerima tobat orang
Jika mereko berhenti (dari kekafirannya),
niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosa yang Dia kehendaki. Allah Maha Mengetahui,
mereka yang telah lalu; dan jika mereka
kembali lagi (memerangi Nabi) sungguh, Mahabij aksana." (at-Taubah: f 3- f 5)
berlaku (kepada mereka) sunnah (Allah
l'raab
terhadap) orong-orang dahulu (dibinasakan)."
(al-Anfaal:38) Kalimat 4l'r.* li gi'it:;y memiliki tiga sisi

Al-Qurthubi mengatakan bahwa tentang i'raab.

firman-Nya, (oria. iiiy "lni menghendaki Pertama, kata (1t;F adalah mubtada'

agar tujuan dari memerangi mereka adalah sedang kalimat (lllr :'ft\ adalah badal-nya.
menolak bahaya mereka dan supaya mereka
xata {3;i} adalah khabar mubtada'.
berhenti untuk memerangi kita kemudian
Kedua, kata (n6|a dalah mubtada' sedang
masuk ke dalam agama kita."
kata (j;ila dalah Khabar-nya.falimat {;i:I i,i!}

dalam posisi nashab dengan men-taqdirkan

pembuangan huruf jar. Taqdir-nya adalah .luy

ANJURAN UNTUK MEMERANGI ORANG. @, J\ * n ?i'Allah lebih berhak daripada
ORANG MUSYRIK YANG MERUSAK SUMPAH
DAN PERJANJIAN MEREKA yang lain-Nya untuk kalian takuti".

Ketiga, kata (ir';F adalah mubtada'

4;*sementara :tfty adalah mubtada' kedua.

Surah at-Taubah Ayat 13-15 xata (3;i) adalah khabar mubtada' kedua.

C-G fr\{W,si'4G<{\ Mubtada' kedua dan Khabar-nya adalah

kh ab a r dari mub tada' pertama.

-";!15LL"biLiiH t-t_jfJteA. Balaathah

i!;i ,t6';43t$'r:i Kata {{i} adalah anjuran untuk memerangi
,r.i,/t ,.-6tAJI;L'4, \M/- J'A
*..t€- :.l.l.ui b r4llrtl ,!9+-rr- sebab huruf hamzah masuk pada huruf naf

untuk makna pengingkaran, ia memberi

makna mubalaghah (pendalaman makna) Persesualan Ayat

dalam perbuatan. Kalimat $#}.;;i\ adalah Setelah Allah berfirman,

istifham (pertanyaan) untuk menunjukkan "maka perangilah pemimpin-pemimpin

pengingkaran dan penghinaan. Kalimat t+'ity orang-orang kafir itu." (at-Taubah: 12)

{i}1; penyebutan lafazhul iolalah dalam posisi Dia melanjutkan dengan menyebutkan
dhamir untuk menanamkan kebesaran-Nya sebab yang mendorong untuk memerangi
mereka, yakni pelanggaran mereka terhadap
dan rasa takut dalam hati. perjanjian, penyerangan mereka terhadap
orang-orang Mukmin, mereka memulai me-
Mufradaat LuShawlyyah merangi orang-orang Mukmin dan keinginan

(ii) untuk makna anjuran. {,ri} mem- mereka untuk mengeluarkan Rasul dari

batalkan atau merusak. {Jilrr c.Vy,kbmereka negerinya. Adapun alasan memerangi mereka
adalah demi membersihkan jazirah Arab dari
telah keras kemauannya untuk mengusir Rasul kemusyrikan dan paganisme.

dari Mekah. Ketika mereka bermusyawarah Tafslr dan Penjelasan

mengenai hal itu di Darun-Nadwah.(;iii itb Ini adalah anjuran dan motivasi untuk
memerangi orang-orang Musyrik yang
dan merekalah yang pertama mulai memerangi.
melanggar sumpah dan perjanjian mereka.
4;; JiiY pertama kali, mereka memulai dengan Hal itu karena tiga sebab yang disebutkan oleh

Bani Bakr memerangi Khuza'ah, sekutu kalian. Allah SWT dalam ayat ini.

fadi, tidak ada yang menghalangi kalian 1. Pelanggaran mereka terhadap perjanjian'

untuk tmakeumtekreapnagdi ammereerkeak.a.$4#W'*tlj\i)apuanktauhk Mereka membatalkan perjanjian yang
kalian disumpahi oleh mereka. Ibnu Abbas, as-
Suddi dan al-Kalbi mengatakan bahwa,
kamu takuti, ketika kamu enggan memerangi ayat ini turun mengenai orang-orang kafir
Mekah yang merusak sumpah mereka
mereka. (n' .*.*) Allah membunuh mereka. setelah perjanjian Hudaibah. Mereka
menolong Bani Bakar; untuk memerangi
{?rtY menghinakan mereka sebagai tawanan Bani Khuza'ah. Ini menunjukkan bahwa
memerangi orang-orang yang melanggar
dan tertekan.4qy i; ,:,''l ali) serta melega-
sumpah lebih utama daripada memerangi
kan hati orang-orang yang beriman; Bani
orang-orang kafir yang lain, supaya
*yKhuza'ah. {*AF kegundahan hati mereka, ini menjadi peringatan bagi yang lain.

yakni Dia menghilangkan kegundahan orang- Perjanjian yang mereka langgar sebagai-
mana telah dijelaskan adalah Perjanjian
orang Mukmin. Hudaibiyyah karena orang-orang Quraisy

Sebab Turunya Ayat (14) menolong sekutu mereka, Yakni Bani
Bakac untuk memerangi Bani Khuza'ah,
Abu Syekh lbnu Hayyan al-Anshari
sekutu Nabi Muhammad saw, pada suatu
meriwayatkan dari Qatadah, dia mengatakan
bahwa, disebutkan kepada kami bahwa ayat ini malam di dlekat Mekah di sebuah air

turun mengenai Khuza'ah ketika mereka mulai yang dinamakan Al-Hujair. Oleh karena

diperangi Bani Bakar di Mekah. Diriwayatkan
dari lkrimah dia mengatakan bahwa, ayat ini

turun mengenai Khuza'ah. Diriwayatkan dari

as-Suddi mengenai firman Allah, (i tU -.:;\

4,ir,,i dia mengatakan bahwa, mdreka adalah

kaum Khuza'ah, sekutu Nabi Muhammad saw.

Allah SWT melegakan hati mereka dari Bani

Bakar.

5TATStRAL-MuNrRIrrrD rr+1, -f--\- surahat-Taubah

itu, Rasulullah saw., pergi membebaskan perinciannya. Kedua, pemberian semangat
Mekah pada tahun delapan Hijriyah untuk menyerang dan bergerak sebagaimana

tanggal dua puluh Ramadhan. jika seseorang mengatakan bahwa kepada
2. Mereka mengusir Rasulullah dari Mekah.
orang lain, 'Apakah kamu gentar dan takut
Mereka berkeinginan untuk mengusir
kepada musuhmu? !' Ketiga, Allah lebih berhak
Rasul dari Mekah, menahannya sehingga
tidak dilihat oleh siapa pun atau dibunuh untuk ditakuti sebab Dia adalah pemilik
oleh sekelompok anggota kabilah agar
kekuasaan mutlak yang menolak bahaya yang
darahnya hilang sia-sia. Sebagaimana diprediksikan, yakni terbunuh. Keempat, jika
kalian orang-orang yang beriman, keimanan
firman Allah SWT
adalah kekuatan yang mendorong untuk maju.
"Dan (ingatlah), ketika orang-orang Itulah tujuh perkara yang mendorong untuk
kafir (Quraisy) memikirkan daya upaya memerangi orang-orang kafir yang melanggar
janji tersebut.
terhadapmu untuk menangkap dan
memenjarakanmu atau membunuhmu, Setelah Allah menjelaskan sebab-sebab
ini, Dia mengingkari dan mencela kegentaran
atou mengusirmu. mereka memikirkan orang-orang Mukmin terhadap orang-orang
tipu daya dan Allah menggagalkan tipu
Musyrik. Allah berfirman, {#ii5} Apakah
daya itu. dan Allah sebaik-baik pembalas
tipu daya." fal-Anfaal: 30) setelah semua ini kalian tidak mau memerangi

Allah juga berfirman, mereka karena gentar dan takut kepada
mereka? jika kalian gentar kepada mereka
" m ere ka me ng u sir Ra sul d an (meng usir)
kamu korena kamu beriman kepada Allah, maka Allah SWT lebih berhak untuk ditakuti
Tuhanmu." (al-Mumtahanah: 1)
Maksudnya janganlah kalian takut kepada
Allah juga berfirman,
mereka takutlah kepadaku. Aku lebih berhak
"Dan Sesungguhnya benar-benar
untuk ditakuti daripada mereka jika kalian
mereka hampir membuatmu gelisah di
negeri (Mekah) untuk mengusirmu dari- beriman kepada-Ku, sebab syarat iman adalah
padanya." (al-Israa': 76)
takut kepada Allah semata, bukan yang lain. Di
3. Mereka memulai peperangan. Mereka
mulai memerangi orang-orang Mukmin tangan-Nyalah manfaat dan bahaya.
pada Perang Badar; ketika mereka me-
ngatakan bahwa setelah mengetahui Di sini, ada petunjuk bahwa orang Mukmin
barang dagangan mereka aman, "Kita yangtakut kepada Allah semata harus menjadi
tidak akan pergi sampai kita menumpas orang yang paling berani untuk berperang.
Muhammad dan orang-orang yang ber-
Setelah Allah menyebutkan hal-hal yang
samanya." Demikian halnya dalam Perang
Uhud, Khandah dan sebagainya. membolehkan peperangan dan hikmahnya, Dia

Setelah Allah menyebutkan tiga sebab memerintahkan orang-orang Mukmin dengan

yang mendorong untuk maju berperang, Dia suatu perintah yang jelas. Dia berfirman,
menambahi empat hal lain. Pertam4 menyebut
hal-hal yang menyebabkan peperangan dan q,fu ;;;k e*UF Perangilah mereka wahai

orang-orang Mukmin. Ini adalah umum me-

ngenai semua orang-orang Mukmin. f ika kalian
memerangi mereka, Allah akan menghancur-

kan mereka dengan tangan-tangan kalian,
mempermalukan mereka dengan bentuk

dibunuh, ditawan dan dikalahkan, menolong

kalian atas mereka, serta melegakan hati
orang-orang Mukmin yang selama ini penuh

su'"t"t-r"'r"n ,r,,*,, ,b,,I,i., hts'*[-M'"'*J"'o 5

- Dia Mahaadil, bijaksana tidak menzalimi sama
sekali, tidak berbuat kecuali yang dikehendaki
dengan kedongkolan kepada perbuatan orang-
oleh hikmah, membalas setiap manusia atas
orang Musyrik di Mekah. Mereka adalah Bani kebaikan atau kejelekan yang dilakukan di

Khuza'ah, sekutu Rasulullah saw. sebagaimana dunia dan di akhirat.

pendapat Muiahid. Dan menghilangkan Ini dalil yang menunjukkan bahwa di

panas hati orang-orang Mukmin, maksudnya antara sunnah Allah SWT adalah perbedaan
hati orang-orang Mukmin atas orang-orang manusia untuk menerima perubahan dari satu
Musyrik dari kecurangan mereka, kezaliman
keadaan kepada keadaan yang lain karena
dan gangguan mereka yang keras. Dia meng- sebab-sebab dan pengaruh-pengaruh yang

hilangkan panas hati kalian karena dahsyatnya dikehendaki oleh kudrat Ilahi.

hal tidak mengenakkan yang mereka temukan. Flqih Kehldupan atau Hukum-Hukum
Perbedaan antara leganya hati dan hilangnya
Ayat ini menunjukkan bahwa memerangi
panas hati adalah bahwa yang pertama
orang-orang Musyrik yang melanggar sumpah
mewujudkan kegembiraan karena terjadinya
kemenangan yang mereka nantikan setelah perjanjian mempunyai banyak sebab.Yang

janji Allah kepada mereka, sedangkan yang paling utama karena mereka membatalkan
janji, merencanakan untuk mengusir Nabi
kedua menghilangkan akibat dari kejadian itu. Muhammad saw. dari tanah kelahiran Nabi,
menahan atau membunuhnya; mereka mulai
Ibnu Abbas r.a. mengatakan bahwa,
memusuhi dan memerangi orang-orang
mereka adalah suku-suku dari Yaman dan
Saba'. Mereka datang ke Mekah lalu masuk Mukmin sampai tujuh sebab terakhir yang

Islam, mendapati gangguan yang dahsyat dari mendorong peperangan.

penduduk Mekah. Lalu mereka mengirimkan Meskipun ada anjuran peperangan dengan

utusan kepada Rasulullah untuk mengadu' firman-Nya, {ir1ffiiy sesungguhnya Allah SWT

Rasulullah bersabda, "Bergembiralah kalian, mengobarkan semangat keberanian dan maju

sesungguhnya kelapangan sudah dekat"' kepada orang-orang Mukmin melalui cara
bahwa mereka tidak takut kepada siapa pun
Kemudian Allah SWT berfirman, ltt -*Jb kecuali kepada Allah, juga melalui keimanan
mereka yang sejati, benar kepada Allah.
; "t4i*" tni adalah permulaan ucapan dan Barangsiapa yang tidak takut kecuali kepada

kabar berita bahwa sebagian penduduk Mekah Allah, mengimani Allah dengan keimanan yang

bertobat dari kekufuran. Ini benar-benar juju6, kesulitan-kesulitan akan menjadi ringan

terjadi. Banyak dari mereka masuk Islam dan dan lebih siap untuk maju berperang dengan
keislaman mereka bagus, seperti Abu Suffan, jiwa yang kukuh tidak mengenai keraguan

Ikrimah bin Abi fahal, dan Sulaim bin Abi dan takut. Diriwayatkan dari Ibnu Abbas
dia mengatakan bahwa, firman Allah SWT
Amr. Alasan menjadikan susunan kalimat ini
sebagai susunan kalimat baru adalah karena {tui ;+\n iiy aaatatr anjuran untuk mem-
tobat sebabnya bukanlah peperangan, karena
kadang-kadang ada tobat tanpa peperangan bebaskan Mekah. Sifat-sifat ini sesuai dengan
bagi siapa saja yang dikehendaki Allah untuk
pembebasan kota Mekah. Abu Bakar al-Asham
menerima tobatnya dalam semua keadaan.
mengatakan bahwa, ayat ini menunjukkan
Allah Maha Mengetahui apa yang bisa
memperbaiki hamba-hambh-Nya, Maha- bahwa mereka tidak menyukai peperangan,
bijaksana dalam perbuatan dan firman-Nya,
berdasarkan firman-Nya,
baik di alam raya maupun dalam syari'ah.

Allah berbuat apa saja yang Dia kehendaki
dan menghukumi apa saja yang Dia inginkan.

hFSIRAI-MUNIRIILIp 5 ,r.,*,, {ll\, *r,r, .-,- - surarrat-raumr

pada-"Diwajibkan atas kamu berperang, UJIAN ORANG-ORANG MUSLTM DAN
hal itu tidak menyenangkan bagimu." (al- MENJADTKAN TEMAN KEPERGAYAAN

Baqarah:216)

Oleh karena itu, Allah SWT memberikan Surah at-Taubah Ayat 16
keamanan kepada mereka dengan ayat-ayat
ini. Ayat ini juga menunjukkan bahwa orang |;;W,lX+r3iijr\'5dtiiArI yj'z4-;wWJ \Uj3' i\ ;t
Mukmin harus takut kepada Allah, tidak takut 'bT:${,i,tr;ituittfi*1:;z_>
kepada siapa pun kecuali kepada Allah.
ffi'<,.d:3lt4:W^vr**1,
Firman Allah S\MX, 4;t*. , F 'i:i J;Jy
"Apakah kamu mengira bahwa kamu akan
mengandung berita bahwa sebagian orang-
dibiarkan (begitu saja), padahal Allah belum
orang Musyrik bertobat dari kekufuran mengetahui orang-orang yang berjihad di antara
kamu dan tidak mengambil teman yang setia
mereka. Ini benar-benar terjadi. Ini adalah selain Allah, Rasul-Nya dan orang-orang yang
beriman. Allah Maha Teliti terhadap apa yang
termasuk mukjizat Al-Qur'an untuk menguat-
kan Nabi Muhammad saw. dalam dakwah- kamu kerjakan." (at-Taabah: 16)
nya, mendorong manusia untuk mengimani
risalahnya selama tampak kejujurannya. I'raab

Ayat ini menunjukkan mukjizat, sebab &iPada kalim at {V; 3t liy Xata 1;i;aan

Allah SWT mengabarkan terjadinya peristiwa shilah-nya ada dalam posisi nasab oleh kata

ini, dan benar-benar terjadi sesuai dengan (:*), dia dengan shilah-nya menempati
kabar berita. Ini adalah pengabaran hal yang
posisi dua maf'ul. Kata (*J;p maknanya adalah
gaib dan pengabaran perkara gaib merupakan
mukjizat. dugaan. Kalimat 4b9i.'$\ di-atnaf-kan kepada

Ayat ini menunjukkan bahwa para kata {ri;tl} yang masuk dalam konteks shitah.

sahabat adalah orang-orang yang beriman- Seakan-akan dikatakan, "Padahal Allah belum
sesuai ilmu Allah SWT-dengan keimanan
yang hakiki sebab dia menunjukkan bahwa mengetahui orang-orang yang berjihad dari

hati para sahabat penuh dengan persaudaraan kalian dan orang-orang yang ikhlas, yang tidak
demi agama serta keinginan yang kuat untuk
meluhurkan keadaan Islam.al mengambil teman sejati selain Allah." kata

Ayat ini menunjukkan Iima mafaat (4jF artinya teman setia.

peperangan ini, yakni mengadzab orang- Balaaghah

orang Musyrik melalui tangan orang-orang Kata {ii} adalah munqathi'alr [memorong

Mukmin, baik dibunuh maupun ditawan, pembicaraan), makna hamzah di sini adalah

penghinaan terhadap mereka setelah mereka untuk pencelaan adanya dugaan.

dibunuh, perealisasian kemenangan atas Mufradaat Lufhawlyyah
mereka, melegakan hati setelah menunggu
(iip mempunyai makna hamzah inkar
pembebasan Mekah yang telah dijanjikan oleh
Allah, juga mengilangkan rasa panas hati. fpertanyaan pengingkaran). Maksudnya,

41 Tafsir ar-Razi :XVl/4 kalian tidak akan ditinggalkan dalam keadaan
yang ada pada kalian sampai menjadi jelas
orang-orang pilihan dari kalian. Mereka adalah
orang-orang yang berjihad di jalan Allah demi

Allah semata. {.-=tj} teman setia dari kaum kalangan kalian dan orang-orang yang tidak
yang bukan dari mereka. Yang dimaksud di menjadikan orang-orang kafir sebagai teman

sini adalah orang-orang yang menentang sejati yang berbisik-bisik kepada mereka

Rasulullah saw. dan orang-orang Mukmin. mengenai keadaan orang-orang Muslim, urusan
4*i;| Uelum. Maksudnya, perkiraan yakni jika
dan rahasia mereka. Mereka secara lahir dan
semua itu tampak j elas, penj elasannya memang batin mengikuti nasihat Allah dan Rasul-Nya,
berbeda dengan orang-orang munafik yang
diharapkan dan terjadi. Sesungguhnya mencari-cari celah untuk mendapatkan rahasia
dan politik umat Islam. Penyebutan salah satu
orang-orang yang tidak memurnikan agama dari dua kelompok sudah cukup karena sudah
mereka untuk Allah semata, bisa dibedakan bisa diketahui secara tersirat.
antara mereka dan orang-orang yang tulus
Al-fashshash mengatakan bahwa, firman
{[i.kth!last)l.t|Yanagdadilmahakpseundadfieanngasnesfirumaatun-Nyaynag,
Allah SWT, 4q gil U livt titi o,l, uj*;.,; F
diketahui dan sesuatu yang ada, bukan
penafian ilmu (pengetahuan) tentang itu. menghendaki keharusan untuk mengikuti

As-Suyuthi mengatakan bahwa, maksudnya orang-orang Mukmin dan tidak berpaling dari
adalah ilmu zhuhur (metampaknya sesuatu), mereka, sebagaimana menghendaki untuk
yakni: orang-orang yang ikhlas belum tampak,
mengikuti Nabi Muhammad saw. Di sini,
yaitu yang disifati dengan sifat-sifat yang
disebutkan-dari orang-orang selain mereka. ada dalil mengenai keharusan diterimanya
argumentasi ijma'. Ini seperti firman Allah
Persesuaian Ayat
S\MI, (yang merupakan dalil adanya ijma)
Ayat-ayat sebelumnya memberi semangat
untuk memerangi orang-orang Musyrik yang "Dan barangsiapa yang menentang Rasul."
(an-Nisaa':115)
melanggar janji, sementara ayat ini adalah
Allah SWT Maha Mengetahui amal per-
memberi tambahan semangat dari yang telah buatan kalian di setiap waktu. Dia akan mem-
disebutkan untuk membedakan orang-orang balas amal perbuatan kalian itu. Sebagaimana
yang berjihad dan ikhlas dari selain mereka. diketahui bahwa pembebanan yang berat
terhadap diri sendiri akan menjadi suatu ujian
Tafslr dan Penlelasan yang akan membedakan mana Orang yang
ikhlas dan mana yang munafik.
Ayat ini berkaitan dengan ayat-ayat se-
Yang dimaksud dengan firman Allah, tj;|
belumnya. Maksudnya, mengapa kalian tidak {ni & bukanlah tidak adanya ilmu (penge-
memerangi orang-orang Musyrik yang me-
tahuan) Allah tentang itu dan bahwasanya
langgar janji dan menyerang kalian sampai
Allah SWT sebagaimana dipahami oleh Hisyam
pada sebab ketujuh yang masing-masing meng- bin Abdul Hakam dari makna lahir ayat- Dia
mengetahaui sesuatu ketika sesuatu itu benar
haruskan untuk maju berperang? Apakah ada. Maksudnya, adalah tidak adanya sesuatu
yang diketahui yang ada dalam realitas dan
kalian mengira wahai orang-orang Mukmin, tidak metampaknya dalam pentas kehidupan
kalian dibiarkan dengan keadaan kalian, ke- supaya menjadi dalil yang bisa dipegang oleh
adaan dibiarkan tanpa diuji dengan perkara-
perkara yang dengannya akan tampak orang manusia pada hari Kiamat, maksudnya, agar
yang mempunyai keinginan kuat lagi jujur jihad benar-benar muncul dari mereka dan
daripada orang yang pembohong? Melalui orang-orang yang berjihad menjadi tampak
jihad yang di dalamnya akan tampak jelas para
pejuang yang tulus dengan harta dan jiwa dari

serta menjadi berbeda dari orang-orang perlihatkan mereka dalam realitas serta mem-
bedakan mereka di antara manusia.
munafik dengan dalil firman Allah SWT di
Kedua, hendaklah orang yang berjihad
akhir ayat, $:"LI UE rtVY. Artinya Dia Maha adalah orang yang ikhlas. Batin dan lahirnya
sama. Tidak seperti orang munafik yang
Mengetahui, Mengawasi segala sesuatu, dan batinnya berbeda dengan lahirnya. Dialah
Meliputinya dengan ilmuNya. Apa yang tidak orang yang menjadikan teman sejati dari
orang-orang Musyrik, mengabarkan kepada
diketahui wujudnya oleh Allah, tidak ada
mereka mengenai rahasia-rahasia orang
wujud baginya. Ayat yang sama dengan ayat Muslim dan memberi tahu mereka tentang
tentang ujian ini adalah firman-Nya, keadaan mereka. Tidak semua orang yang

'Alif Lam Mim. Apakah manusia mengira berjihad adalah orang yang ikhlas. Tujuan dari
bahwa mereka akan dibiarkan hanya dengan kewajiban berperang bukanlah peperangan

mengatakon, "Kami telah beriman," dan mereka itu sendiri. Tujuannya adalah melakukannya
tidak diuji? Dan sungguh, Kami telah menguji
orang-orang sebelum mereko, maka Alloh pasti sesuai dengan perintah dan hukum Allah.
mengetahui orang-orang yang benar dan pasti Dari ayat di atas, jelas bahwa Allah Maha

mengetahui orong-orang yong dusta." (al- Mengetahui niat dan tujuan hamba, serta

'Ankabuut: 1-3) mengawasinya. Tidak ada sesuatu yang samar

Ayat yang sama dengan ayat tentang bagi-Nya. Manusia harus berkonsentrasi

menjadikan teman sejati adalah firman-Nya, terhadap niatdan menjadikannya murni untuk
Allah semata.
Wahai orong -orong yang beriman! J angan-
MEMAKMURKAN MASJID
lah kamu menjadikan teman orang-orang
Surah at-Taubah Ayat 17-18
yang di luar kalangonmu (seagama) sebogai
&A--g)'\''"t-YW3-UtS-;\lev
temqn kepercayaanmu, [karena) mereka tidak
henti-hentinya menyusahkan kamu. Mereka t6ta3"AGt:+i#j'jHu+N,
mengharapkan kehancurqnmu. Sungguh, telah
nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa 1 ;il; tt'*rx }!;Gy @ Gs1';
yang tersembunyi di hati mereka lebih jahat."
fAali'Imraan: 118) fu1::'p1ta\si)1tri8at$r4,r"

Kesimpulan: Allah SWT ketika mensyari'at- lt;{tC6Kt;tqj.,#a,i'r{l
kan jihad kepada hamba-hamba-Nya, Dia men-
jelaskan hikmah pensyari'atan tersebut, yakni *Tidaklah pantas orang-orang Musyrik me-
menguji hamba-Nya untuk membedakan orang makmurkan masjid Allah, padahal mereka meng-
yang menaati-Nya dan orang yang membang- akui bahwa mereka sendiri kafir. Mereka itu sia-
kang-Nya. Allah SWT Maha Mengetahui apa sia amalnya, dan mereka kekal di dalam neraka.
yang telah terjadi, sedang terjadi, yang akan Sesungguhnya yang memakmurkan masjid Allah
terjadi, dan apa yang tidak terjadi. hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah
dan hari kemudian, serta (tetap) melalcsanakan
Fiqih Kehidupan atau Hukum-Hukum shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada
Dari ayat tersebut menjadi jelas bahwa apa pun) kecuali kepada Allah. Maka mudah-

orang mukallaf tidak akan bebas dari siksa,

kecuali dengan dua perkara,

Pertama, Allah mengetahui orang-orang
yang berjihad dari kalian dengan cara mem-

ThFSIRAI--MUNIR IILID 5

mudahan mereka termasuk orang-orang yang di dalamnya. Ini mencakup ibadah umrah.
mendapat petunjuk." (at-Taubah: I7-f 8)
Yang termasuk dzikir adalah belajar ilmu
Qhaa'aat
bahkan itu adalah yang paling agung dan mulia
Kata {;,t .6h,
serta bisa menjaganya dari hal-hal seperti
Ibnu Katsir, dan Abu Amr membacanya
omongan-omongan duniawi, apalagi omongan
1. rt:;;
yang tidak berguna, sebagaimana pendapat
l'raab
Zamakhsyari.
Kata {;r-ti} adalah haal dari huruf wawu
pada kalimat (ri13.F. Kalimat (*.lr ;-i' .,6 e.:\ Masjid di sini ada dua macam. Pertama,

bisa berupa athaf terhadap susunan kalimat yang dimaksudkan adalah Masjidil Haram.

(i5y, sebagai khabar kedua dari mubtada' Disebut (r:61 fdalam bentuk jama) adalah

1et lliy, bisa pula sebagai susunan kalimat per- karena Masjidil Haram adalah kiblat dan imam

tama sebagaimana susunan kalimat *tih semua masjid. Orang yang memakmurkannya
4+. Fungsi keduanya adalah pernyataan
adalah seperti orang yang memakmurkan
(penegasan) mengenai penafian isi kalimat se- semua masjid. Iuga karena setiap tanah
belumnya. Pertamo, dari sisi penafian adanya
darinya adalah masjid. Kedua, yang dimaksud
pahala. Kedua, dari sisi penafian tertolaknya
adzab.Kata (+bh diungkapkan untuk menun- adalah jenis masjid, ini mencakup Masjidil
jukkan keanehan, tidak masuk akal.
Haram. fika orang-orang Musyrik tidak berhak
Balaaghah
memakmurkan jenis masjid, untuk tidak
Pada kalimat (;rf1r ;r, z>,3t 16!) kata shalat
dan zakat disebut secara khusus sebagai memakmurkan Masjidil Haram adalah lebih

penjelasan pentingnya kedua perkara tersebut tidak utama. Maksudnya orang-orang Musyrik
dan anjuran untuk menegakkan keduanya.
tidak akan konsisten untuk mennggabung-
Mufradaat LuShawlyyah
kan dua perkara yang berlawanan, yakni me-
4;6)4 5r u) tidak sah untuk mereka
makmurkan tempat-tempat menyembah Allah
dan tidak seyogianya terjadi bagi mereka.
{fit +ut rtix- iti} kata 1,.7r;eir i;url [memakmur- bebarengan dengan kufur kepada Allah dan

kan masjid) menurut bahasa adalah menetapi ingkar (tidak mau) beribadah kepada-Nya.
Kata 1"r-r"1; aslinya adalah bentuk jama' dari
masjid; tinggal dan beribadah di dalam-
masjid, yakni tempat sujud. Kemudian, men-
nya; membangun dan memugar masjid. Me-
makmurkan masjid ada dua macam: secara jadi nama untuk rumah yang dikhususkan

lahir dan maknawi. Secara lahir adalah untukberibadah. Orangyang membaca 1.lr i*;;

berupa pengukuhan bangunan, membangun, maksudnya adalah Masjidil Haram, masjid

memuga4 membersihkan, memberi per- yang paling mulia di bumi.
s(in"i+ada-lqah.:,-.:t'ia"mLpaigknuy}a
kakas, memberi lampu, masuk dan duduk di di makna syahadah
dalamnya. Maknawi adalah berupa shalat, kekufuran mereka
dzikir; i'tikaf dan berkunjung untuk beribadah
bahwa mereka memasang patung-patung di

sekitar Ka'bah dan thawaf dalam keadaan
telanjang. Mereka mengatakan, kami tidak
thawaf dengan pakaian yang dengannya

kami melakukan maksiat. Setiap mereka

thawaf satu putaran, mereka bersujud kepada

berhala-berhala itu. (;5F batal. (pr;i| amal

perbuatan mereka. Amal mereka batal karena

tidak adanya syarat yang diperlukan oleh amal

tersebut, yakni keimanan.

TAFSIRAI--MUNrRIrLrp 5 ir*I, -fr-\ surahat-Taubah

Sebab Turunnya Ayat (17) diridhai. Di antaranya adalah mereka me-
makmurkan Masjidil Haram sebagaimana
Ibnu Abi Hatim meriwayatkan dari
disebutkan dalam sababun nuzul.
Ibnu Abbas, dia mengatakan bahwa, Al-
Abbas ketika ditawan pada hari Perang Demikian halnya setelah Allah men-

Badar, mengatakan bahwa, jika kalian men- campakkan perjanjian dengan orang-orang

dahului kami karena Islam, hijrah, dan jihad, Musyrik, Dia menyambungkan firman-Nya de-
ngan laranganan terhadap ritual penyembahan
kami telah memakmurkan Masjidil Haram,
orang-orang Musyrik di Masjidil Haram, dan
memberi minum orang-orang yang haji pembatalan hak orang-orang Musyrik untuk

nduarnunmkeamnbaeybaats,k(a4nIJrta'tw.a;nat;n,X. .fa:tdi i., SAl*la.h me- mengawasi dan melayani Masjidil Haram. Ini
serasi dengan pembatalan janji mereka.
'oCt;Y
Tafslr dan PenJelasan
Dalam riwayat lain, sahabat Muhajirin dan
Tidak semestinya orang-orang yang me-
Anshar menghadapi para tawanan Perang
nyekutukan Allah untuk memakmurkan
Badar. Para sahabat itu mencela mereka
masjid-masjid Allah yang di antaranya adalah
dengan kemusyrikan. Ali bin Abi Thalib r.a.
Masjidil Haram dengan tinggal di dalamnya
mulai menghina al-Abbas karena memerangi
untuk beribadah, melayani dan menguasainya.
Rasulullah saw. dan memutuskan tali
fuga tidak boleh memasukinya dalam ke-
silaturrahim dengan ucapan keras. Lalu Abbas
adaan haji atau umrah sementara mereka me-
berkata, "Kalian menyebut kej elekan-kejelekan
nyaksikan diri mereka kufur; yakni dengan
kami dan menyembunyikan kebaikan kami?",
kesaksian keadaan dan kondisi mereka bahwa
Ali berkata, 'Apakah kalian mempunyai ke-
mereka menyembah berhala, thawaf di Ka'bah
baikan?" Mereka berkata, "iya, pahala kami
dalam keadaan telanjang. Setiap kali mereka
lebih utama daripada kalian. Kami memak-
thawaf di Baitullah satu putaran, mereka
murkan Masjidil Haram, menutup Ka'bah,
bersujud kepada berhala-berhala itu. Ada yang
memberi minum orang-orang yang haji dan berpendapat bahwa kesaksian kekufuran itu

membebaskan tawanan." Lalu, turunlah ayat adalah ucapan mereka, ii ; !:; i,C o,; i iE>

tersebut.a2 Maksudnya adalah bahwa ayat ini <&Yrli.# 'Aku memenuhi panggiian-Mu, tidak

mengandung bantahan terhadap Abbas dan ada sekutu bagi-Mu, kecuali sekutu yang dia
adalah milik-Mu, Engkau memilikinya dan dia
orang-orang sepertinya bukan karena dia tidak memilikil' Ini adalah kesaksian mereka

turun karena ucapan Abbas. akan kekufuran yang terbukti baik dalam

Persesuaian Ayat ucapan maupun perbuatan. Ucapan kekufuran

Setelah Allah di awal surah menyebutkan adalah ucapan tersebut, sementara perbuatan
pemutusan hubungan dengan orang-orang
kufur adalah menyembah berhala-berhala.
kafir dan menyebutkan macam-macam hal
Dengan demikian, mereka memadukan dua
memalukan dan kejelekan mereka yang me- hal yang berbeda, dua perkara bertentangan
yang tidak bisa dinalar bisa dipadukan secara
nyebabkan pemutusan tersebut, mereka bena4 yakni memakmurkan Baitullah dengan
berhujjah bahwa pemutusan ini tidak boleh mengkufuri-Nya.
terjadi. Berinteraksi, saling menolong harus
tetap terjadi sebab mereka disifati dengan Orang-orang yang menyekutukan Allah
amal mereka sia-sia, karena kemusyrikan
sifat-sifat yang mulia, keadaan-keadaan yang

42 Asbaabun Nuzul Lil Wahidi : hlm. 139, al-Kasysyaf : ll/31

TAFSTRAL-MUNTR)ruD 5

mereka, amal mereka batal tidak ada pahala- rukun-rukun dan syarat-syaratnya, merenung-
nya. Mereka kekal di neraka fahannam karena
besarnya dosa yang mereka perbuat. Mereka kan bacaan dan dzikir-dzikirnya, khusyu
tinggal, di neraka kekal selamanya. Kekufuran dan takutnya hati kepada Allah, menunai-
menghapuskan amal, tidak ada pahala bagi
kan zakat kepada orang-orang yang berhak,
pelakunya di akhirat dengan dalil ayat-ayat dan dikenal berhak untuk itu. Seperti orang-
yang banyak sekali di dalam Al-Qur'an. Di orang faki4 orang-orang miskin dan musafirl
tidak takut dalam ucapan dan perbuatannya,
antaranya, kecuali kepada Allah semata, bukan yang
lain, seperti patung-patung dan pembesar
"Sekiranya mereka mempersekutukan yang dalam hakikatnya tidak bisa memberi
Allah, pasti lenyaplah omalan yang telah manfaat atau memberi mudharat Manfaat dan
mudharat hanya di tangan Allah SWT. Tidak
mereka kerjakan." (al-An'aam: 88)
disebutkannya iman kepada rasul adalah
fuga firmannya, karena telah ditunjukkan oleh keterangan
yang sudah disebutkan yakni menegakkan
"D an sung g uh, tela h diw qhy ukan kep ad amu shalat dan sebagainya. Hal itu termasuk yang
dibawa oleh Rasul. Mendirikan shalat dan
dan kepada (nabtnabi) yang sebelummu,
memberikan zakat hanya sah dari orang yang
"Sungguh, jika engkau mempersekutukan
beriman kepada Rasul.
(Allah), niscayo akan hapuslah amalmu dan
tentulah engkau termasuk orang yang rugi." Orang-orang yang disifati dengan sifat-
(az-Zumar:88) sifat ini adalah orang-orang yang hanya bagi

fuga firmannya, mereka-lah pemakmuran secara lahir terhadap

"Dan Kami akan perlihotkan segala amal masjid-masjid terjadi, yakni pembangunan,
yang mereka kerjakan,lalu Kami akan iadikan pengukuhan dan pemugaran. Iuga secara
maknawi, yakni ibadah, dzikir; menghadiri
amal itu (bagaikan) debu yang beterbangan." kajian ilmu. Dengan demikian, orang selain
mereka tidak bisa memakmurkan rumah-
fal-Furqaan:23)
rumah Allah.
Setelah Allah menafikkan keberhakan
Orang-oran g yang mempunyai sifat-sifat
mereka untuk memakmurkan masjid-masjid, di atas adalah orang-orang yang diharapkan
Dia menjelaskan siapa yang berhak dengan dengan hak untuk menjadi orang-orang yang
tugas ini. Allah SWT berfirman, (l,r:u:-: ,*-G\b, mendapatkan petunjuk kebaikan selamanya
artinya yang berhak memakmurkan masjid-
dan perunjuk kepada apa yang membuat Allah
masjid yang pemakmuran itu menjadi ter-
cinta dan ridha, yang berhak mendapatkan
wujud dan dia berhak untuk itu adalah orang pahala atas amal perbuatan mereka, bukan
yang disifati dengan keimanan kepada Allah orang-orang Musyrik yang sesat yang me-
SWT dengan keimanan yang benar sesuai madukan perkara-perkara yang berlawanan.
dengan cara yang dijelaskan dalam Al-Qur'an,
yakni pernyataan akan wujud Allah, peng- Mereka menyekutukan Allah, mengkufuri apa
akuan keesaan-Nya, pengkhususan beribadah yang dibawa oleh Rasul-Nya, sujud kepada
kepada-Nya, bertawakal kepada-Nya, meng- berhala-berhala kemudian memberikan be-

imani hari akhir ketika Allah akan meng- berapa pelayanan untuk Masjidil Haram.
hisab para hamba, membalas orang-orang
yang berbuat baik dengan pahala dan siksa Harapan yang dipahami dari kata 1;;

kepada orang-orang yang berbuat kejelekan, tidak dimaksudkan sesuai makna yang se-

mendirikan shalat fardhu sesuai dengan

TAFSIRAT--MuNrRIrLrp 5 ,r{1, ---\ surahat-Taubah

benarnya. Oleh karena itu, tidak sah hal itu "Barangsiapa yang membangun masjid untuk
muncul dari Allah, sebab itu adalah dugaan Allah meskipun seperti sarang burung untuk telur-
terjadinya perkara yang penyebab-penye- telurnya maka Allah akan membangunkan rumah
di surga untuknya."
babnya diprediksikan terjadi. Pengungkapan
Harits bin Abi Usamah dan Abu Syekh me-
dengan kata G-') (diharapkan) mem- riwayatkan dengan sanad dhaif dariAnas r.a.,

beri petunjuk terputusnya harapan orang- i6i akJ'tt ii i ,et? # q Ci t
orang kafir untuk mengambil manfaat dari
amal-amal mereka yang mereka bangga- L* )g.;*;Jt ,4i A_ (tt v y:*,,A) ;yJt
banggakan dan mereka harapkan balasan-
nya. Maksudnya, jika balasan orang-orang 'dPt'tu't b
Mukmin terhadap amal perbuatan mereka
"Barangsiapa yang memberi lampu di masjid,
terkait dengan harapan mereka, maka orang- maka para malaikat dan malaikat pemikul arsy
orang kafir tidak mempunyai peran apa pun. memohonkan ampun untuk orang itu, selama di
dalam masjid itu ada cahaya dari lampu tersebut."
fika petunjuk yang diperoleh orang-orang (HR Abu Syeikh dan Harits bin Usamah)
Mukmin berputar pada kata 1;i; [semoga)
Di antaranya adalah pemakmuran masjid
dan 1;; [diharapkan), bagaimana dengan secara maknawi: Hadits yang diriwayatkan

orang-orang Musyrik yang memutuskan oleh Imam Bukhari Muslim, al-Hafidz Abu
Bakar al-Bazzar, Abd bin Humaid dari Anas
bahwa mereka mendapatkan petunjuk dan bin Malih dia mengatakan bahwa, "Rasulullah
memastikan kemenangan mereka dengan
memperoleh kenikmatan dari sisi Allah SWT. saw bersabda,

Keberhakan memakmurkan masjid- {t #l r^ gstr jUJ" GL.

masjid pada orang-orang yang disifati dengan "Yang memakmurkan masjid hanyalah

sifat-sifat di atas ditegaskan oleh hadits-hadits keluarga Allaft ." (HR Bukhari, Muslim, al-Bazz.ar
dan Abdbin Humaid)
Nabi yang banyak. Di antaranya-mengenai
pembangunan materil atau lahir-hadits yang Hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad,
Tirmidzi, Ibnu Majah, al-Hakim dan Ibnu
diriwayatkan oleh Imam Bukhari-Muslim dan Mardawaih dari Abi Sa'id al-Khudri Bahwasa-

Tirmidzi dari Utsman r.a., dia mengatakan nya Rasulullah saw. bersabada,
bahwa, 'Aku mendengar Rasulullah saw.
t4i) ItWl3 r'ta\:,,;)l':t*-'11.1t,fiiir;1.
bersabda,
+*d itt yx.$:Jr.i iirr i6 .9G)r,
il Nt gr. ,91 e,5 .*. e;,.X- (t-, .x izS,e",u
. ,rY-o l tJot; iz)6Ui ,;1
.*,q*
Yt't V
"Barangsiapa yang membangun masjid untuk
Allah, hanya mengharapkan Allah semata, maka
Allah membangun baginya rumah di surga". Dan
juga Hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad dari
Ibnu Abbas berupa hadits marfu', (HR Bukhari,
Muslim dan at-Tirmidzi)

9)(>. "i. l"J--U ,4Jtl.)9'':J/ L6'Jr - lika kalian melihat laki-laki yang mem-

d, 'a .l,z:oi - ti llt, biasakan pergi ke masjid, maka salcsikan dia
4J 4lJl beriman." (HR Imam Ahmad, at-Tirmidzi,Ibnu
.4-i+l LJ
Majah, al-Hakim)

Allah SWT berfiman, ;i i yt 4 ;.*lb Fiqih Kehidupan atau Hukum-Hukum
{,1! in\ !r, juga sabda Nabi Muhammad
Dari ayat-ayat di atas bisa diambil hal-hal
saw. dalam hadits yang diriwayatkan oleh
sebagai berikut.
ath-Thabrani dalam al-Mu'jam al-Kabir dari
1. Tidak ada pahala bagi orang-orang
Ibnu Mas'ud, ini adalah hadits dhail Allah
SWT berfirman, "Sesungguhnya rumah- Musyrik di akhirat atas perbuatan baik
rumah-Ku di bumi-Ku adalah masjid-masjid.
Orang-orang yang mengunjunginya adalah yang muncul dari mereka di dunia.

orang-orang yang memakmurkannya. Maka 2. Orang-orang yang mempunyai sifat ber-

alangkah baiknya seorang hamba yang bersuci iman kepada Allah, Rasul-Nya, hari akhin

di rumahnya kemudian mengunjungi-Ku di mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan

rumah-Ku. Maka kewajiban orang yang di- orang-orang yang tidak takut kepada siapa

kunjungi adalah memuliakan orang yang me- pun kecuali kepada Allah, mereka-lah

ngunjunginya." yang pantas untuk memakmurkan masjid.

Nabi Muhammad saw. memperingatkan Orang-orang yang mempunyai empat
sifat inilah orang yang memakmurkan
agar tidak merusak kemuliaan masjid-masjid.
masjid. Mereka adalah orang-orang yang
Sebagaimana diriwayatkan oleh ath-Thabrani mendapatkan petunjuk kepada kebaikan
dan jalan yang lurus.
dalam al-Mu'jam al-Kabir dari Ibnu Mas'ud-
ini hadits dhaif-beliau bersabda, 3. Firman Allah SWT 4d:r 11 * {ib,memberi

il+t)t'oFU )L)tv, e-dttt petunjuk bahwa sebaiknya orang yang
membangun masjid hendaknya memurni-
v,ol'L , ?vl. q iy"
v kan kepada Allah dalam membangunnya,

9:.i ujur #F,'Uj*rr 1t4-',.-F tt,€o.., O1"j1.tt-L*-e4 tidak bermaksud Riya' dan sum'ah.

.Lr; V, il #;ty;.ri Pendapat yang paling kuat bahwa-
sanya boleh menggunakan orang kafir
Akan datang di akhir zaman manusia dari
untuk membangun masjid, melaksanakan
umatku, mereka mendatangi masjid-masjid,
pekerjaaan itu tanpa penguasaan ter-
duduk di dalamnya dengan melingkar. Dzikir
hadap masjid, seperti memahat batu,
mereka adalah dunia dan cinta dunia. Janganlah
kalian duduk dengan mereka. Allah tidak butuh membangun, dan menukangi. Ini tidak
kep ada mereka." (HR ath-Thabrani)
masuk dalam pelarangan yang disebutkan
Dalam hadits lain,
dalam ayat. Pelarangan diarahkan kepada
FU 6 .>QAt lF'U ;"*lt , ! !J:ll
penguasaan terhadap masjid-masjid dan
baikan sebagaimana binatang ternak memakan
sendirian melaksanakan kemaslahatan
rerumputAn."n'
masjid, seperti menunjuk pengawas mas-
43 Inilah yang disebutkan dalam tafsir Al-Kasy-syaf. Redaksi jid atau pengawas wakaf masjid. Ada yang
(ut.ifdagku-wJatji'bp1d.a-nr'-t-i"dtat k.) berpendapat bahwa orang-orang kafir
yang masyhur adalah: fL 6!ll p>tit
--LIl rLJl (ucapan mubah dilarang untuk memakmurkan masjid
dilarang)
orang Muslim secara mutlak. f uga tidak ada
di masjid bisa memakan kebaikan-kebaikan sebagaimana
larangan orang kafir membangun masjid
api makan kayu bakarJ.
atau berpartisipasi dalam menafkahi

masjid dengan syarat tidak menjadikan-
nya sarana yang membawa mudharaL
Kalau tidak demikian, maka pada saat itu
masjid seperti masjid sarana mudharat

TAISIRAL-MUNIRJITID 5

Namun, orang kafir tidak boleh me- sebagaimana dij elaskan oleh hadits-hadits

mugar masjid demi menjaga keagungan- di atas.
nya, sebab kesucian masjid adalah wajib,
sesuai firman Allah SWT, B. Al-fashshash mengatakan bahwa, ayat

"Bersihkanlah rumah-Ku untuk orong - di atas menghendaki larangan terhadap
orang yang tawaf,!" fal-Baqarah: 125)
orang-orang kafir untuk memasuki
Orang kafir adalah najis secara aqidah,
berdasarkan firman Allah SWT masjid-masjid, membangun, menguasai

Sesungguhnya orang-orang Musyrik kepentingan-kepentingannya, dan me-
itu najis (kotor jiwa)." (at-Taubah: 28) laksanakannya karena kata (ir.r) [me-

Juga karena orang kafir tidak menjaga diri makmurkan) menghendaki dua hal, yakni

dari najis. Masuknya orang kafir ke dalam masuk dan membangun. Memakmurkan

masjid kadang-kadang menyebabkan masjid mempunyai dua makna. Pertama,

kotornya masjid, bisa merusak ibadah mengunjungi masjid dan ada di dalamnya.

umat Islam. Kedua, membangun serta memperbaiki

4. Anjuran untuk memakmurkan masjid baik yang perlu dipugar.aa

secara lahir maupun maknawi, sebagai- 9. Ayat di atas menunjukkan bahwa me-

makmurkan masjid tidak teriadi dengan

kekufuran. Tetapi hanya dengan keimanan,

ibadah, dan ketaatan.

mana ditunjukkan oleh ayat dan hadits

Nabi. KEUTAMAAN BERIMAN KEPADA ATLAH DAN
HAR! AKHIR SERTA JIHAD FI SABlLtttAH
5. Al-Wahidi mengatakan bahwa, orang kafir
Surah at-Taubah Ayal L9-22
dilarang untuk masuk masjid. fika dia
masuk dengan tanpa izin orang Muslim,

dia berhak mendapatk an ta'zir.Jika masuk A'e( ,5"r+njr '6vrVt'*rr, AA

dengan izin, tidak dita'zir. Yang utama '/b/5/ 5--1.l E, Gt1i;)tr" .?

adalah mengagungkan masjid, melarang l.i,t,# A AV lV

mereka untuk masuk masjid. Rasulullah

saw. pernah memasukkan utusan Tsaqif tr\ r.it1 O',,rl$t ;7t a 2,i,-7

ke dalam masjid, sementara mereka '#,5 4.VU t\,# a sig^rVthi+.^wb)

orang-orang kafir; mengikat Tsamamah A6i[i'\1iilji6'S,tAi4;ltir

bin Atsal al-Hanafi di salah satu dinding tQ,;$*3)brp&#_4fr;'ig-

Masjidil Haram padahal dia orang kafir. UaHl'*atSy\Ab,<ritrO

6. Firman Allah SWT {ir:1,, iJ ,8t o.jy

menunjukkan bahwa orang-orang kafir

kekal di dalam neraka.

4*7. Firman Allah SWT G$ di permulaan @L:Y'

ayat fhanya yang memakmurkan). Peng- 'Apakah (orang-orang) yang memberi mi-
numan kepada orang-orang yang mengerjakan haji
ungkapan dengan kata (rl1p ftanya) yang dan mengurus Masjidil Haram, kamu samakan
mempunyai makna pembatasan adalah

dalil bahwa masjid harus dijaga dari hal-

hal selain ibadah, seperti omongan tidak

berguna, membicarakan urusan dunia, 44 Ahkaamul Qur'an :ll/87

dengan orang yang beriman kepada Allah dan hari BalaaShah
kemudian serta berjihad di jalan Allah? Mereka
Kalimat {8'r, <rn ;i;iy aaat ah istifham
tidak sama di sisi Allah. Allah tidak memberikan
inkari [pertanyaan pengingkaran) bagi orang
p etunjuk kep ada orang- orang zalim. Orang- orang yang menyamakan antara kelompok ini atau
yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan kelompok itu. Pada kalimat {i4ulr !, edr?ry aaa
Allah, dengan harta dan jiwa mereka, adalah lebih pembatasan makna, yakni hanya mereka-lah
tinggi derajatnya di sisi Allah. Merekaitulah orang-
yang menang, bukan yang lain. Kalimat yfr,b
orang yang memperoleh kemenangan. Tuhan 4)n: bentuk nakirah pada dua kata tersebut
menggembirakan mereka dengan memberikan
adalah untuk pembesaran dan pengagungan,
rahmat, keridaan dan surga, mereka memperoleh yakni dengan rahmat dan keridhaan yang
kesenangan yangkekal di dalamnya, mereka kekal
tidak bisa dideskripsikan,
di dalamnya selama lamanya. Sungguh, di sisi
Mufradaat Lu$hawlyyah
Allah terdapat pahala yang besar." (at-Taubah:
t9-22) (Lrt\ i.tL"y Memberi minum orang-orang

Qltaa'aat yang melaksanakan haji dengan air. <t[^l,l
menurut bahasa adalah tempat menuang
Kalimat {jr-"}, minuman atau wadah menuang minuman.
Orang-orang Quraisy dulu memberi minum
Imam Hamzah membaca <!Xs
orang-orang yang melaksanakan haji berupa
l'raab anggur kering yang dimasukkan ke dalam air.
Yangbertanggung jawab hal ini adalah al-Abbas
Pada kalimat (aur ,.y #ty ada pem- bin Abdul Muttallib, baik pada masa jahiliyyah
maupun Islam. Dalam ayatini ada pembuangan
buangan mudhaf, bisa sebelum kata 1ruy,
mudhaf, yakni 1eu; y1 ;L*t> 'Apakah kalian
Taqdir-nya, )::et;)a 'tt;-irt tu,'.;.y iJi €,;;;i) menjadikan orang yang melakukan hal itu."
1.1r, ,:1 .F rt)t 'Apakah kalian menjadikan
$' q 'r:;"r.ib mereka tidak sama di sisi Allah
orang-orang yang memberi minum orang
dalam keutamaan. (+-r'F orang-orang kafir.
yang melaksanakan haji dan orang-orang {i-;,} tingkatan. (irf,;i} orang-orang yang
memperoleh kebaikan 4V UY kenikmatan
yang mempunyai hak memakmurkan Masjidil
Haram adalah seperti orang yang beriman yang terus menerus. ('it ,ri ilo} tinggal
kepada Allah," bisa pula setelahnya, Taqdir-
di dalamnya selamanya. (litlr) berarti kekal,
$nya, (tu._ o :Af {}t .t*:tt ;",c;, ltit ny #V
dikuatkan dengan <rij> sebab kadang-kadang
'Apakah kalian menjadikan pekerjaan mem-
beri minum orang yang melaksanakan haji kata tersebut digunakan untuk arti tinggal
dan memakmurkan Masjidil Haram seperti
keimanan orang yang beriman kepada Allah." yang lama. 4;+;i il-'it:t';ty\ Dia menghinakan
Perkiraan pembuangan mudhaf harus dilaku-
kan supaya makna kalimat menjadi benar. perkara selain itu yang mana orang-orang-

Kalimat {q ,1ti} adalah haal. Pada kalimat orang kafir tidak menyambut untuk itu, atau
48 i q .Jh kata (..i, ;ij| adalah mubtada' maksudnya adalah kenikmatan-kenikmatan
dan sifat. Kata (|l) adalah khabar mubtada'.
dunia.
Susunan kalimat tersebut adalah sifat dari kata
Sebab Turunnya Ayat (19)
1LV1. Dhamir{t*i} kembali kepada kata ,1+r:rr;
Imam Muslim, Ibnu Hibban, Abu Dawud
{w\lullry atau 1i$t>. Demikian halnya dhamir dari An-Nu'man bin Basyi4, dia mengatakan
,yang kedua, dia juga menjadi hal.

bahwa, 'Aku ada di minbar Rasulullah saw meriwayatkan dari Muhammad bin Ka'b al-
di tengah sekelompok para sahabat beliau.
Qurzhi, dia mengatakan bahwa, "Thalhah bin
Salah seorang dari mereka mengatakan
Syaibah, Abbas dan Ali bin Abi Talib mem-
bahwa, Aku tidak peduli untuk tidak berbuat
suatu amal demi Allah setelah Islam, kecuali banggakan diri." Thalhah mengatakan bahwa,
'Aku pemilik Baitullah, aku mempunyai kunci-
memberi minum orang yang berhaji, yang lain nya." 'Abbas mengatakan bahwa, aku orang
mengatakan bahwa, Memakmurkan Masjidil yang memberi minum jamaah haji dan ber-
Haram, yang lain mengatakan bahwa, Jihad Fi
sabilillah adalah lebih baik dari yang kalian tanggung jawab atas itu." Ali mengatakan

katakan". Lalu Umar menghardik mereka bahwa," aku telah shalat menghadap kiblat
dan mengatakan bahwa, fanganlah kalian sebelum orang-orang shalat. Aku orang yang
berjihad." Lalu Allah menurunkan ayat, SkiF
mengeraskan suara di mimbar Rasulullah,
4$'i.q.
hari itu adalah hari fum'at. Ketika aku selesai
shalat fum'at, aku menghadap Rasulullah saw. Kesimpulan: yang paling shahih mengenai
meminta fatwa mengenai apa yang mereka sababun nuzul ayat tersebut adalah riwayat
perselisihkan. Kemudian, Allah menurunkan
ayatL9. yang disebutkan oleh an-Nu'man bin Basyir.

Al-Firyabi meriwayatkan dari Ibnu Sirin, Riwayat-riwayat lain dari al-Hasan, asy-Sya'bi,

dia mengatakan bahwa, AIi bin Abi Talib al-Qurzhi dan Ibnu Sirin adalah perincian
datang ke Mekah, lalu mengatakan bahwa
riwayat An-Nu'man yang bersifat umum.
kepada Abbas, "Wahai pamanku, mengapa
Persesualan Ayat
kamu tidak hijrah?. Mengapa kamu tidak
Ayat ini terkait dengan ayat sebelumnya
menyusul Rasulullah saw.? Abbas mengatakan
juga penyempurnanya. Ayat di atas men-
bahwa,'Aku memakmurkan masjid, memberi
tutup Baitullah". Lalu, Allah menurunkan ayat, ielaskan bahwa memakmurkan Masj idil Haram
diterima jika muncul dari keimanan. Itu hanya
{it;tt u.g pkiy nt-nilabah adatah memberi untuk orang-orang Muslim bukan orang-orang

tutup Ka'bah dan mengurusnya. Siqayah dan Musyrik. Ayat ini menjelaskan bahwa iman
Hijabah adalah tradisi peninggalan Quraisy
yang paling utama. Keduanya diakui oleh dan jihad adalah lebih utama daripada yang
Islam. Dalam hadits pada khutbah haji wada' dibanggakan oleh orang-orang Musyrik, yakni
dari Iabic memakmurkan masjid dan memberi minum

dtt+i LWt z3-t-r, it ,itt **vr i.vitl. jamaah haji.

..#l Tafslr dan Penjelasan

"Sesungguhnya kebanggaan-kebanggaan Ayat ini sesuai dengan hadits an-Nu'man

orang- orang I ahiliyyah ada di b aw ah kedua kakiku bin Basyir yang menyeru orang-orang
kecuali siqayah (tradisi memberi minum orang
yang berhaji) dan sidanah (memberi tutup dan Mukmin. Ada yang berpendapat tentang dia
m e ngurus Baitullah,)." menyeru orang-orang Musyrik dengan dalil
konteks kalimat. Pendapat yang paling benar
Abdur-Razzaq meriwayatkan dari asy- adalah ayat ini mengandung sifat saling mem-

Sya'bi hadits seperti itu. Ibnu farir ath-Thabari banggakan diri yang terjadi antara orang-

orang Muslim dan kafir karena firman Allah

SWT (lt it'"sbAbbas beragumen-sebagai-

mana telah dijelaskan-mengenai keutamaan

dirinya bahwa dia memakmurkan Masjidil harta dan diri mereka demi mengagungkan
Haram dan memberi minum orang yang kalimat Allah adalah orang-orang yang

berhaji. derajatnya lebih agung, lebih tinggi daripada
orang-orang yang melakukan perbuatan lain
Maknanya, apakah kalian menjadikan
seperti memberi minum iamaah haji dan
orang yang memberi minum jamaah haji, me-
memakmurkan masjid. Orang-orang Mukmin
makmurkan Masjidil Haram seperti orangyang yang hijrah dan berjihad itulah orang-orang

beriman kepada Allah dan hari akhic serta yang menang karena anugerah, kemuliaan dan
jihad fi sabilillah sama dalam keutamaan dan
pahala dari Allah.
derajat?. Memberi minum dan memakmurkan
masjid meskipun termasuk amal perbuatan Kemenangan ini adalah Allah memberi

baik, pelakunya tidak sama dalam keudukan de- kabar gembira kepada mereka dalam kitab
ngan orang yang beriman dan jihad fi sabilillah.
suci-Nya yang diturunkan kepada Rasul-Nya
Ini adalah makna firman-Nya,(+' -r,i 'o;#-vb dengan rahmat yang luas, keridhaan yang
artinya, selamanya tidak sama antara dua sempurna, serta surga untuk mereka yang

kelompok, baik dalam sifat maupun amal per- di dalamnya ada kenikmatan yang abadi.

buatan, dalam hukum Allah maupun pem- Mereka kekal dalam kenikmatan ini sampai

buktiannya di dunia maupun akhirat. dikehendaki oleh Allah SWT dan Allah mem-

Kemudian, Allah menjelaskan ketidak- punyai pahala yang besar karena keimanan

samaan mereka dengan firman-Nya,,sl1':l ^t:U\ dan amal saleh, hijrah, dan jihad fi sabilillah
demi keridhaan-Nya, sebagaimana firman
44.ktij;ir artinya Allah tidak memberi pe-
Allah SWT,
tunjuk kepada orang-orang kafir dalam amal
perbuatan mereka menjadi lebih utama dan 'Allah menjanjikan kepada orang-orang
lebih unggul tingkatannya sebab Dia telah
menghapus cahaya hati mereka. Maksudnya, Mukmin laki-Iaki dan perempuan, (akan

pengingkaran kalau orang-orang Musyrik dan mendapat) surga yang mengalir di bawahnya
sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya, dan
amal perbuatan mereka yang dihapuskan di- (mendapat) tempatyang baik di surga Adn. Dan
keridaan AIIah lebih besar. Itulah kemenangan
serupakan dengan orang-orang Mukmin dan yang ag ung." (at-Taubahz 7 2)

amal perbuatan mereka yang diteguhkan Keridhaan artinya puncak kebaikan, itu
adalah sesuatu yang bersifat rohani. Kenik-
pahalanya, juga kalau antara mereka disama- matan surga adalah sesuatu yang materiil,
yaitu keenakan hidup dan kenyamanannya.
kan, penyamaan antarmereka dianggap ke- Imam Bukhari-Muslim, at-Tirmidzi dan an-
zaliman setelah mereka zalim dengan ke- Nasa'i meriwayatkan dari abi Said al-Khudri,
kufuran. Iman kepada Allah dan hari akhin
jihad fi sabilillah dengan harta dan jiwa adalah dia mengatakan bahwa, Rasulullah saw. ber-

lebih utama dan lebih agung derajatnya di sisi sabda,
Allah daripada memberi minum jamaah haji,
,('i& ,*t ,F u :y+t y'\ )$i ii'r i:1,
memberi tutup Ka'bah, atau memakmurkan
|;ti#t#:
Masjidil Haram.
6;1 a/\x rt v fr: , -*i 'j dV:
Kemudian, Allah menjelaskan tingkat-
,g)3b;fi il*ir :)34ut,'cl,l, rc;)t
tingkat keutamaan antar orang-orang Mukmin

sendiri. Dia berfirman (re-i ,:jr), maksudnya

orang-orang yang beriman kepada Allah dan

Rasul-Nya, hijrah dari Mekah ke Madinah,

orang-orang yang jihad fi sabilillah dengan

i\#\!);:y:F1 ,V *is ,U35:l$ft yang diteguhkan pahalanya, juga menyamakan
antarmereka, penyamaan mereka dianggap
.tki ;* €* bl i6,4*t #,yi kezaliman setelah kezaliman mereka dengan
kekufuran.
"Sesungguhnya Allah berfirman kepada
Tingkatan-tingkatan keutamaan orang-
penduduk surga, "Wahai penduduk surgt", orang yang berjihad banyak sekali. Mereka
mereka menjawab, Kami memenuhi panggilan- lebih agung derajatnya di sisi Allah daripada
Mu, wahai Tuhan kami, kebahagiaan bagi-Mu". semua orangyang mempunyai derajat. Mereka
Allah berfirman, Apakah kalian ridha?, mereka
menjawab, mengapa kami tidak ridha, Engkau mempunyai keistimewaan dan tingkatan
telah memberi kami apa yang tidak Engkau
berikan kepada seorang pun dari makhluk-Mu. yang tinggi. Mereka adalah orang-orang yang

Allah berfirman, Aku akan memberi kalian menang, beruntung, dan selamat. Mereka

yang lebih utama dari itu. Mereka mengatakan adalah orang-oran gyangdiberi kabar gembira

bahwa, wahai Tuhan kami, apa yang lebih utama oleh Tuhan mereka. Artinya, Dia memberi

daripada itu?, Allah berfirman, Aku halalkan tahu mereka di dunia dengan pahala yang

untuk kalian keridhaan-Ku maka Aku tidak akan melimpah dan kenikmatan abadi yang akan
murka kepada kalian selamanya." (HR Bukhari, mereka terima di akhiratMereka adalah orang-
Muslim, at-Tirmidzi, dan an-Nasa'i') orangyang akan kekal selamanya sampai Allah

Flqih Kehidupan atau Hukum-Hukum menghendaki di surga keabadian. Mereka

Ayat ini menunjukkan bahwa jihad dengan mempunyai pahala agung yang disediakan

keimanan adalah lebih utama di sisi Allah Allah kepada mereka di negeri kemuliaan-
Nya. Mereka adalah orang-orang yang
daripada amal kebaikan dan kebijakan lain
sebab dia adalah mencurahkan jiwa atau harta deraiatnya di sisi Allah lebih agung daripada
dengan meninggikan kalimat Allah. memberi orang yang memberi minum jamaah haji
dan memakmurkan Masjidil Haram. Mereka
minum jamaah haji dan memakmurkan
adalah orang-orang yang khusus mendapatkan
Masjidil Haram, keduanya, meskipun dua kemenangan yang tidak didapatkan oleh selain
amal perbuatan baik, tetapi tidak dalam satu mereka.

tingkatan sebagaimana jihad. LOYAL KEPADA BAPAK.BAPAK DAN
SAUDARA.SAUDARA YANG KAFTR SERTA
Abdur-Razzaq meriwayatkan dari Al- KEUTAMAAN IMAN DAN JIHAD DARIPADA
DELAPAN PERKARA
Hasan Al-Bashri dia mengatakan bahwa ayat,
Surah at-Taubah Ayat 23-24
(tnt ty ,!i;iy turun mengenai Ali, Abbas,
'HwiLxl:ri;;1r9to
Utsman dan Syaibah. "Mereka mengatakan jr6...............-q
bahwa mengenai hal itu. Abbas mengatakan
;$11;:W\'J;';U)lj!L;r..;y{<\,5
bahwa, 'Aku berpendapat akan meninggalkan
r'"b#g\"5$w@;;5t?);w3lgr;ix\vi*t?A"MeJj+E)v---+i;ti,\A3
pekerjaan memberi minum jamaah haji.

Rasulullah saw. bersabda, Teruslah memberi

minum jamaah haji, sesungguhnya di

dalamnya ada kebaikan bagi kalian." Ayat ini
adalah pengingkaran terhadap disamakannya
orang-orang Musyrik dan amal perbuatan

mereka yang telah dihapuskan dengan orang-
orang Mukmin dan amal perbuatan mereka

hr ?4l{tV,>#r;i:i#\i;i6i;'wa'W3v4,;;\nL$lfi; f;f;?;"I;*im"elm:b:efrfi fei)*v:J: r:y[tli$ r,";ijlf];

i a,-'y
(aj lebih kalian cintai daripada taat kepada
tt,t-$,-)ltt(5- p.,--t(atJ!.D1.L\Ci1u'
Allah dan Rasul-Nya juga jihad fi sabilillah,lalu

"Wahai orang-orang yang beriman! langanlah kalian duduk tidak mau hijrah dan berjihad'

kamu jadikan bapak-bapakmu dan saudara- m4'e;;nndyattaunngggkualnahk. e4p:ur\tufrs, aani.-ENyyas,aimnpiaai dAalllaahh
saudaramu sebagai pelindung jika mereka lebih

menyukai kekafiran daripada keimanan. Barang- ancaman kepada mereka. Kata 17!t; berarti

siapa di antara kamu yang menjadikan mereka hukuman, baik yang segera maupun yang
pelindung maka mereka itulah orang-orang
yang zalim. Katakanlah, "lika bapak-bapakmu, ditangguhkan.

anak-anakmu, saudara-saudaramu, istri-istri- Sebab Turunnya Ayat (23)

tltlt, keluargamu, harta kekayaan yang kamu Dua ayat di atas turun mengenai orang

usahakan, perdagangan yang kamu khawatirkan yangtidakhijrah demi keluarga dan dagangan-
kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal
y ang kamu sukai, lebih kamu cint ai dar ip ada Allah nya.
dan Rasul-Nya serta berjihad di jalan-Nya, maka
tunggulah sampai Allah memberikan keputusan- Al-Kalbi berkata, "Ketika Rasulullah
Nya." Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada
orang-orang fasik' (at-Taubah: 23-24) saw. diperintahkan untuk hiirah ke Madinah,
seorang laki-laki mengatakan bahwa kepada

ayah, saudara dan istrinya, kita telah di-

perintahkan untuk hijrahJ' Di antara mereka

Qlraa'aat ada yang bergegas untuk itu dan membuatnya

{ot;u)i\: takjub. Di antara mereka ada yang istri,
Imam Nafi", Ibnu Katsir; dan Abu Amr
keluarga, dan anaknya bergantung kepadanya.
membacanya dengan men-tashi/ hamzah yang Mereka berkata, "Kami memohon kepadamu
kedua dalam keadaan washal. Dan para ulama'
sepakat bahwa hamzah yang pertama dibaca demi Allah, agar tidak meninggalkan kami
kepada selain sesuatu lalu kamu menyia-
tahqiq.
nyiakannya." Hati orang itu tersentuh. Lalu dia
duduk bersama mereka, tidak berhijrah. fadi,

Balaaglhah turunlah ayat yang Allah mencela mereka,

Kalimat (.r t'ittt av.,;; GiY adalah p e rintah 4,rr;q)i 6?r) isftti'$ f;t ,.:1t 41:t:.\

yang mengandung makna ancaman. Seperti Ayat ini turun mengenai orang-orangyang
tinggal di Makah, dan tidak mau hijrah,
firman Allah SWX, {ft u,l.:'}
"Katakanlah, "Jika bapak'bapakmu, anak-
"Lakukanlah apa yang kamu kehendaki." anakmu, saudara- saudaramu, istrtistrimu, ke-
(Fushshilat:40) luargamu, harta kekayaan yang kamu usaha'

kan, perdagangan yang kamu khawatirkan

Mufradaat LuShawlyyah kerug iannyo, dan rumah-rumah tempat tinggal

{'j;,} Memilih, dia semakna dengan yang kamu sukai, lebih kamu cintai daripada

menyukai. (j4ulry kata djirD adalah meletak- Allah dan Rasul-Nya serta beriihad di ialan-Nya,

kan sesuatu bukan pada tempatnya. {{-;;:\ maka tunggulah sampai Allah memberikan
kep utu s a n - Ny a." (at:faubah : 2 4)
kerabat-kerabat kalian yang mempunyai ke-

TAFSTR AI_-MUNrR rt LrD 5

Maksudnya peperangan dan Fathu Mekah. Tafslr dan Penlelasan

Al-Firyabi meriwayatkan dari lbnu Sirin Wahai orang-orang yang membenarkan
dari Ali bin Abi Thalib, dia mengatakan bahwa Allah dan Rasul-Nya, janganlah kalian men-
kepada orang-orang yang telah disebutkan
jadikan bapak-bapak kalian dan saudara-
nama mereka, "Mengapa kalian tidak hijrah?
Mengapa kalian tidak menyusul Rasulullah saudara kalian sebagai pelindung yang kalian
saw.?" Lalu, mereka berkata, "Kami tinggal tolong dalam peperangan, mendukung orang-
orang kafir demi mereka, atau menunjukkan
dengan saudara-saudara kami, keluarga kepada mereka mengenai rahasia-rahasia

kami dan tempat tinggal kami", Lalu Allah orang-orang Muslim, baik rahasia umum mau-
pun rahasia peperangan. Jika kalian memilih
menurunkan ayat, {;4Ut o,s oyy} sampai akhir kekufuran daripada keimanan, memprioritas-
kan kemusyrikan daripada Islam, barangsiapa
ayat.
di antara kalian yang menjadikan mereka
Persesualan Ayat
pelindung maka orang-orang itu adalah orang-
Ketika Allah memerintahkan orang-orang
orang yang menzalimi diri dan umat mereka,
Mukmin untuk memutus hubungan dengan sebab mereka melanggar perintah Allah dan
Rasul-Nya karena loyal kepada orang-orang
orang-orang Musyrik dan mencampakkan
janji mereka, mereka berkata, "Bagaimana kafir dan tidak memutuskan hubungan dengan

mungkin ada pemutusan yang sempurna mereka. Setelah itu, Allah melarang untuk
bergaul dengan mereka, Dia menjelaskan
antara laki-laki dan ayah, ibu serta saudaranya."
bahwa larangan ini adalah untukpengharaman,
Oleh karena itu, Allah menyebutkan bahwa
pemutusan dengan bapak-bapak, anak- bukan makruh karena firman-Nya, 4&i- ;;
"it4urhat d#alqahr|o€ra:nbgIbMnuusAybribkassebpeerkratitam, eorreaknag,
anak dan saudara-saudara yang disebabkan
karena rela dengan kemusyrikannya. Rela
oleh kekufuran adalah wajib. Berdasarkan
dengan kekufuran adalah kufuc sebagaimana
firman-Nya,(9()' ,* Aur*r .rr| Kemudian rela dengan kefasikan adalah kefasikan. Ini
Allah menyebutkan ayat, (.rlr;' oG \ ditegaskan dengan ayat lain,
yang di "rr}
menegaskan kandungan ayat atas. "Se sung g uhny a Allah ha nya m ela ra ng kamu
menjadikan mereka sebagai kawanmu orang-
Allah juga menjelaskan tentang kewajiban
orang yang memerangi kamu dalam urusan
menanggung semua bahaya dunia supaya
agamo dan mengusir kamu dari kampung
agama tetap selamat, sebab keselamatan
halamanmu dan membantu (orang lain) untuk
agama adalah dengan bersikap beda dengan mengusirmu. Barangsiapa menjadikan mereka

orang-orang kafir serta tidak menjadikan sebagai kawan, mereka itulah orang yang
zalim." (al-Mumtahanah: 9)
mereka pelindung.
Kemudian, Allah memerintahkan Rasul-
Kesimpulan, /aitu agama mengubah pe- Nya agar mengancam orang yang memprio-
mahaman, menjadikan ikatan agama lebih ritaskan keluarga, kerabat, dan kelompoknya
daripada Allah dan Rasul-Nya serta jihad di
tinggi, lebih kuat dan lebih utama daripada
jalan-Nya dengan diawali dengan kata 105 yang
ikatan kelompok, hubungan kekerabatan mempunyai arti keraguan. Cinta kepada orang-

dan kecondongan terhadap keluarga. Agama

menegaskan bahwa buah dari hijrah dan
jihad tidak tampak kecuali dengan tidak

menjadikan orang-orang Musyrik pelindung

dan memprioritaskan ketaatan kepada Allah

dan Rasul daripada segala sesuatu dalam

kehidupan.

orang kafir diragukan terjadi pada orang- karena itu, Allah menganjurkan untuk me-
orang Mukmin. Maksudnya mengutamakan nyebut-Nya pada ibadah haji sebagaimana

cinta kepada mereka daripada cinta kepada menyebut bapak-bapak mereka atau lebih dari
Allah. Adapun asal cinta adalah perkara fitri itu. Allah SWT berfirman,
dan alami, tidak ada celaan untuk itu, tidak
pula ditindak, sebab pembebabanan terarah 'Apabila kamu telah menyelesaikan
pada perkara-perkara yang mampu dikerjakan
manusia, bukan perkara-perkara naluriah ibadah haji, maka berdzikirlah kepada Allah,
seperti cinta dan benci. Allah berfirman, "fika sebagaimana kamu menyebut-nyebut nenek
moyang komu, bahkan berdzikirlah lebih dari
kalian memprioritaskan delapan perkara itu." (al-Baqarah: 2 00)

ini, mengutamakan bapak-bapak, anak-anah Cinta kepada anak juga naluriah. Bahkan
saudara-saudara, istri-istri, kerabat dekat,
harta, barang dagangan dan tempat tinggal Iebih dari cinta kepada bapak sebab anak
daripada cinta kepada Allah dan Rasul-Nya.
Yakni taat kepada keduanya, dan jihad fi adalah potongan dari hati, tempat cita-cita dan
sabilillah yang merealisasikan kebahagiaan kebanggaan keluarga. Sebagaimana firman
Allah SWT
abadi di akhirat, maka tunggulah sampai Allah
"Harta dan anak-anak adalah perhiasan
mendatangkan hukuman-Nya yang segera kehidupan dunia" (al-Kahf: a6)

atau yang ditunda." Seseorang menjadi kuat dengan saudara-
nya. Keduanya diikat oleh afiliasi kepada asal
Delapan kelompok ini bisa dikelompok- usul, yakni ayah dan ibu. Allah SWT berfirman
kan menjadi empat, yakni bergaul dengan kepada Nabi Musa,
kerabat-kerabat. Ini mencakup bapak, anak,
"Kemi akan menguatkan engkau (mem-
saudara dan istri. Kemudian, kerabat yang lain bantumu) dengan saudaramu." (al-Qashash:
juga cenderung untuk menahan harta yang 3s)
diperoleh, keinginan memperoleh harga de-
ngan perdagangan, kesukaan kepada tempat Cinta kepada istri adalah iuga hal yang
tinggal. Ini adalah urutan yang bagus karena fitri. Masing-masing dari suami istri menyem-
dimulai dengan yang paling kuat ikatannya purnakan yang lain sebagai penenang dari
dan paling mendorong untuk bercamPur; yakni
yang lain. Di antara keduanya ada kasih sayang.
kerabat. Kemudian, kesukaan pada harta, cara
Don di antara tanda-tanda (kebesaran)-
memperolehnya dengan perdagangan, ke-
Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangon
inginan membangun rumah yang dikhususkan
untukmu dari ienismu sendiri, ogar kamu
untuk tempat tinggal. Namun, Allah SWT men- cenderung dan merasa tenterom kepadanya,
dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih
jelaskan bahwa menjaga agama lebih baik
daripada menjaga sejumlah perkara-perkara dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu
benar-benar terdapat tanda'tanda (kebesoran
tersebut. Allah) bagi kaum yang berpikfr" (ar-Ruum:
21)
Sebagaimana diketahui bahwa cinta
kepada delapan perkara tersebut adalah Cinta pada kerabat dekat berdasarkan
pada kebutuhan untuk bekerja sama dan
alamiah. Cinta kepada bapak adalah naluriah
saling menolong. Ini sangat memengaruhi
bagi anak-anak sebab anak adalah bagian
dari bapaknya. Anak merasa bahwa bapaknya masyarakat kabilah.
adalah sebab wujud si anak. Orang-orang Arab

dulu dan sekarang bangga dengan bapak. Oleh

TAFSIRAT.MUNIRJILID 5

Cinta terhadap harta yang diperoleh 'di & €Ei bg.i 9*, ,f ,1iti

adalah cinta yang kuat bagi manusia sebab dia ,t6ti Gi:Jy*i :,.
gLjt o/,z-JrJl6 ^z-Xt l
adalah buah kepenatan dan hasil dari usahanya. v,

Demikian juga cinta perdagangan adalah "Demi Zat yang jiwaku ada di tangan-Nya,
asal diri manusia, sebab perdagangan adalah
sumber pendanaan. Oleh karena itu, setiap salah seorang dari kalian tidak dikatakan beriman

individu ingin sekali untuk mengembangkan sampai aku lebih dicintai daripada ayahnya,

perdagangan-perdagangannya supaya sumber anaknya dan semua manusia."
rezekinya berkembang, keuntungannya men-
Imam Ahmad dan Bukhari meriwayatkan
jadi banyak sehingga dia bisa mengambil
dari Abdullah bin Hisyam, dia mengatakan
manfaat darinya. bahwa, "Kami bersama Rasulullah saw.
sementara beliau memegang tangan Umar
Cinta pada tempat tinggal yang baik
bin Khaththab lalu Umar mengatakan bahwa,
adalah perkara yang menjadikan tenang pada Demi Allah wahai Rasulullah, engkau lebih aku
cintai daripada segala sesuatu kecuali diriku."
diri, sebab tempat tinggal adalah tempat
kenyamanan, ketenangan, dan keeksisan, Rasulullah saw. bersabda,
serta sarana untuk membanggakan diri dan
,,i b eL +tl 'oii tp €oi bH i
menampakkan kenikmatan. Kadang-kadang ,€;: b'"41 *i i,ti ovr cjt ,* ili
dia menjadi komponen sosial dalam tradisi
'* iAu oYr :ar it;
dan adat kebiasaan.
"Tidak beriman salah seorang dari kalian
Meskipun ada fenomena dan hakikat sehingga aku lebih dicintai daripada dirinya
cinta kepada delapan macam perkara ini,
sendiri", Lalu Umar mengatakan bahwa, "Engkau
Allah memerintahkan untuk memprioritaskan sekarang demi Allah lebih aku cintai daripada
cinta kepada Allah dan Rasul-Nya, menaati diriku." Rasululah saw. bersabda, "sekarang wahai
Umar." (HR Imam Ahmad dan Bukhari)
keduanya dan jihad fi sabilillah daripada
Adapun jihad, meskipun tidak disukai
perkara-perkara itu, sebab Allah SWT adalah
oleh sebagian orang,
sumber semua kenikmatan dan Tempat
"Diwajibkan atas komu berperang,
untuk menolak semua kegelisahan dan ujian.
Oleh karena itu, Allah menyifati orang-orang padahal itu tidak menyenangkan bagimu," (al-
Baqarah:216)
Mukmin dengan firman-Nya,
dia adalah jalan untuk menjaga ke-
'Adapun orong-orang yang beriman sangat
besar cintanyo kepada Allah." (al-Baqarah: muliaan umat dan ketahanan negara serta
16s) kemerdekaannya dan kemaslahatan individu.
Iuga menjadi sebab untuk membela ke-
Demikian juga, cinta kepada Rasul adalah hormatan-kehormatan, harta, harga diri, jalan
wajib setelah cinta kepada Allah, sebab Rasul untuk menolak permusuhan, dan mengekang
keserakahan, serta dasar untuk memenuhi
adalah pemilik keutamaan dalam menye-
lamatkan kita dari kesesatan menuju cahaya, keagungan umat dan kejayaannya. Tanpa jihad,

dari kekufuran menuju keimanan. fuga karena kemaslahatan umum dan khusus terancam
Rasul adalah panutan yang baik dan contoh

yang paling luhur bagi orang-orang Mukmin

dalam menerapkan syari'at dan akhlaq.
Tersebut dalam hadits shahih dari Nabi

Muhammad saw. beliau bersabda,

TAFSIR AL-MUNIR IILID 5

akan hilang. Oleh karena itu, Allah SWT me- Al-Baidhawi berkata, "Dalam ayat ini ada
wajibkannya karena darurat demi meniaga
ancaman keras yang besar; sedikit sekali orang
tujuan-tujuan syari'at, menolak bencana
dalam agama, menjaga orang-orang yang yang lepas darinya." Kemudian Allah SWT

lemah dan memberikan kemungkinan pada berfirman,

kebebasan penyebaran Islam dengan cara-cara "Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada
damai. Cinta kepada jihad adalah perkara yang o rang - orang fa sik." (at-Taubah: 2 4)

diperintahkan demi kehidupan umat Islam. Artinya, Dia tidak memberi petunjuk ke-
Oleh karena itu Nabi Muhammad saw. dalam pada orang-orang yang bermaksiat yang ke-
hadits yang diriwayatkan oleh at-Tirmidzi dari luar dari batas-batas agama dan kehendak akal
serta hikmah kebijaksanaan atau keluar dari
Muadz bin fabal bersabda, ketaatan kepada Allah untuk memaksiati-Nya.

yQ ii:ii ,itztr iiv.;1:,ilr,yr ;\t 3.ri Ayat yang serupa dengan ayat ini adalah

"Pokok dari semua perkara adalah:Xrt, firman Allah SWT,

tiangnya adalah shalat, puncak punuknya adalah "Engkau (Muhammad) tidak akan

jihad." (HR at-Tirmidzi) mendapatkan suatu kaum yang beriman

Nabi Muhammad saw. dalam hadits yang kepada Allah dan hari akhirat, saling berkasih
sayang dengan orang-orang yang menentang
diriwayatkan oleh Ahmad, Imam Bukhari
Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang
Muslim, at-Tirmidzi dan Ibnu Majah dari Anas
bersabda, itu bapaknya, anaknya, saudaranya atau

wvsqtt upbu it;"t,w qiia keluarganya. Mereka itulah orang-orang

"Pergi atau pulang fi sabilillah adalah lebih yang dalam hatinya telah ditanamkan Allah
baik daripada dunia dan semua yang ada di keimanan dan Allah telah menguatkan mereka
dalamnya." (HR Bukhari, Muslim, at-Tirmidzi dengan pertolongan yang datang dari Dia.
Lalu dimasukkan-Nya mereka ke dalam surga
dan IbnuMajah)
yang mengalir di bawahnya sungai-sungai,
Kemudian, Allah SWT menutup ayat ini
dengan ancaman kepada orang-orang yang mereka kekal di dalamnya. Allah rida terhadap
melanggar dan hardikan kepada orang-orang mereka dan mereka pun merasa puas terhadap
yang berpaling dengan hukuman yang segera (limpahan rahmat)-Nya. Merekalah golongan
Allah. Ingatlah, sesungguhnya golongan Allah
atau ditunda. Allah SWT berfirman {t#.,-}
itu I ah y a ng b eruntung." (al-Muiaad ilah: 22)
maka tunggulah siksa yang akan datang, baik
Flqlh Kehldupan atau Hukum-Hukum
segera maupun ditunda. Az-Zamakhsyari
Makna lahir dari ayat {,3;!r \:- 'r}
mengatakan bahwa, "lni adalah ayat yang
adalah seruan kepada semua orang Mukmin
keras, tidak ada yang lebih keras dari itu.
dan hukumnya tetap berlaku sampai hari
Seakan-akan ayat ini meratapi manusia
Kiamat mengenai pemutusan loyalitas antara
karena renggangnya ikatan agama yang ada orang-orang Mukmin dan orang-orang kafir.
pada mereka, kacaunya ikatan keyakinan."as Allah SWT menyebut secara khusus bapak-

45 Tafsir al-Kasysyaaf : ll /33 bapak dan saudara-saudara sebab tidak

ada kekerabatan yang lebih dekat dari itu.
Allah menafikkan loyalitas di antara mereka

*"'**-*u"'*1"'" ,r,ru, {J7b,irH,, "u'"n"t't"uo"n

sebagaimana Dia menafikkannya di antara Allah dan Rasul-Nya. Tidak ada perbedaan
dalam hal itu di antara umat. Cinta kepada
manusia dengan firman-Nya, Allah dan Rasul-Nya didahulukan daripada

"Wahai orang-orang yqng beriman! semua yang dicintai. Makna cinta kepada Allah

Janganlah kamu menjadikan orang Yahudi dan cinta kepada Rasul-Nya sebagaimana
dan Nasrani sebagai temon setia(mu)," (al-
Maa'idah:51) pendapat al-Azhari adalah menaati keduanya
dan mengikuti perintah keduanya. Allah SWT
Untuk menjelaskan bahwa kedekatan berfirman,

adalah kedekatan agama, bukan kedekatan Katakanlah (Muhommad), Jika kamu
fisik. Dalam ayat ini, Allah tidak menyebut
anak karena kebiasaan manusia bahwa anak- mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah
anak mengikuti bapak-bapak. Adapun berbuat
baik dan memberi hadiah kepada mereka mencintaimu dan mengompuni dosa-dosamu."

dikecualikan dari urusan loyalitas ini dan (Aali'Imraan: 31)45

diperbolehkan dengan dalil hadits yang di- Nabi Muhammad saw. bersabda,

riwayatkan oleh Imam Bukhari, ,iutq*'t* 9G)r ;s *i *n

T*1* u$ itt't ,itt iy-: U :irei UG 4,u,(!t ,^ai 4,t a_ ,F ,{ut q ib4-t
,i:srqb:oi,KP ,is,4t:
'#l.q6t '? r)t c-fri
A s ma' m engat akan b ahw a, "w ah ai Rasulullah,
sesungguhnya ibuku datang kepadaku sementara "Salah seorang dari kalian tidak merasakan
dia dalam keadaan ingin bersilaturahim, padahal keimanan s amp ai dia mencintai karena Allah, dan
benci karena Allah, sehingga ia mencintai orang
dia Musyrik apakah aku menyambungnya?" yang paling jauh dengannya karena Allah, dan
membenci orang yang paling dekat karena Allah."
Rasulullah saw. bersabda, "sambunglah ibumu."
(HR Imam Bukhari) Ayat ini menunjukkan keutamaan jihad,

Firman Allah SWT, memprioritaskannya daripada kenyamanan

"Barangsiapa di antara kamu yang men- diri dan keterkaitan dengan keluarga dan
jadikan mereka pelindung, maka mereka itulah
orang-orang yang zolim," (at-Taubah: 23) harta. Para mufassir mengatakan bahwa, "ayat
ini menjelaskan keadaan orang yang tidak mau
Merupakan tafsiran firman-Nya, hijrah dan mementingkan untuk tetap tinggal
bersama keluarga dan hartanya."
"Barangsiapa di antqra kamu yang
KEMENANGAN ORANG-ORANG MUKMIN DI
menjadikan mereka teman setia, maka se- BERBAGAI TEMPAT
sungguhnya dia termasuk golongan mereka."
(al-Maa'idah: 51) Surah at-Taubah Ayat 25-27

Bisa terjadi di akhirat dan dengan akibat i! '*L31Sl*-*b'a. Atr;ira
yang buruk atau hukum-hukum di dunia yang Wbab\1rtr5ia.743,tr\
segera dijatuhkan. Itu adalah kezaliman, yakni
meletakkan sesuatu bukan pada tempatnya. 46 Tafsir al-Qurthubi :lV /60

Pada ayat, {,5ur ir ,i! ,1i} terdapat dalil

yang menunjukkan kewajiban mencintai

TAFSIRAL-MUNIRJILID 5

"qfr47G'VF'*tK*aq-' firman Allah SWT 4f3*;1i1| adalah badal dari

<;*>rA',9t+YO:l;'S*X35ti@ 4f ,'r$. Kalau lafazh zhahir dijadikan sebagai
i6 a-'rLi: a.$ +fu
:s r;13'69 amil nashab, tidak boleh, sebab banyaknya

y 4\ *, i'ull't :.,ir'*ffit#Jtd:a mereka tidak membuat mereka kagum
[congkak) di semua tempat itu. Tidak pula
3+i;WtXtilXSt:*
mereka berjumlah banyak di semua tempat.
"Sungguh, Allah telah menolong kamu
fadi, yang me-nashab-kan adalah fi'il yang
(Mukminin) di banyak medan perang, dan
khusus untuk kata ("+;l cii). Kecuali iika lafozh
(ingatlah) Perang Hunain, ketika jumlahmu yang
{i1} dibaca nashab dengan menyimpan kata
besar itu membanggakan kamu, tetapi (jumlah
1ff. rata (#F adalah isim munsharif (di-
y ang b any ak itu) sama s ekali tidak b erguna b agimu,
tanwin) sebab dia adalah isim muzakkar.lni
dan bumi yang luas itu terasa sempit bagimu, adalah bahasa Al-Qur'an. Sebagian orang Arab
kemudian kamu berbalik ke belakang dan lari tidak membaca tanwin, menjadikannya nama
suatu tempat.
tunggang-langgang. Kemudian Allah menurunkan
Balaaghah
ketenangan kepada Rasul-Nya dan kepada orang-
Kata 4f |;Jy adalah athaf khash
orang yang beriman, dan Dia menurunkan
[pengathafan makna khusus) kepada 'qm
bala tentara (para malaikat) yang tidak terlihat
[makna umum) untuk memberitahukan
olehmu, dan Dia menimpakan adzab kepada
tempat yang dimaksud karena datangnya
orang-orang kafir. ltulah balasan bagi orang-orang kemenangan setelah keputusasaan. Kalimat

kafir. Setelah itu Allah menerima tobat orang yang 4,i:, y .r',it ir" 5ui} kegelisahan dan

Dia kehendaki. Allah Maha Pengampun, Maha kekalahan yang menimpa mereka diserupakan
dengan sempitnya bumi meskipun dia luas.
P e ny ay ang." (at-Taubah: 25 -27)
Mufradaat LuEhawWah
l'raab
4:4 *t; +| temPat-temPat dan medan
Kata (el,,y tidak menerima tanwin
peperangan, seperti Badar; Quraizhah, an-
karena dia adalah bentuk jama'dan dalam Nadhir; Hudaibah, Khaibar; Fathu Mekah.

bentuk shrg hah muntahal j umu'. Rata {,iJ iiJb 4f- i;;b ingatlah pada hari Hunain, yaitu

adalah zharaf yang dibaca nashab, menjadi adalah lembah antara Mekah dan Thaif
sekitar tiga mil dari Thaif. Di sana dulu ada
athaf kepada posisi i'rab dari susunan kata I
peperangan antara kaum Muslimin, mereka
(* i; i;;r.41ry et; ,2, Toqdir-nya adalah beriumlah dua belas ribu, yang hadir di Fathu
Mekah ditambah dua ribu orang-orang Mekah
Peng-athaf-an zharf zaman yakni kata 1iy-; yang dibebaskan, dengan kaum Hawazin dan
Tsaqif, jumlah mereka empat ribu ditambah
pada zharf tempat, yakni 14ryy diperbolehkan beberapa pasukan dari seluruhArab. Perangini
dinamakan dengan Perang Authas, dan perang
g-sebab maknanya adalah i; ;b'il "Tempat Hawazin, terjadi pada bulan Syawwal tahun
pada hari Peperangan Hunaini' atau rf +) delapan Hijriyah. Mereka pasukan yang besar.
e* i;i * +E "Pada hari-hari diberbagii Ketika dua pasukan itu bertemu, salah seorang

tempat dan pada hari Hunain." Boleh juga yang

dimaksud dengan (*S\ adalah waktu, seperti
(&: .F,> "Waktu terbunuhnya Husain," hanya

saja yang wajib adalah kata {i- py-} dibaca
nashab dengan fi'il yang disimpan bukan

dengan lafazh yang zhahir. Ini menghendaki

TATSIRAL-MUNIR IIIID 5 re il( -1-\ Surah at-raubah

dari kaum Muslimin mengatakan bahwa, pergauli orang tua dan yang lainnya, demi
"Hari ini kita tidak akan dikalahkan karena menjaga kemaslahatan agama-Allah juga

alasan jumlah kita sedikit (seperti keadaan Maha Mengetahui bahwa ini sangat me-

mereka dalam peperangan sebelumnya. Akan nyusahkan diri-kemudian Dia menyebutkan

tetapi, jumlah mereka sekarang bertambah apa yang menunjukkan bahwa orang yang me-

banyakJ". Hal itu membuat Rasulullah tidak ninggalkan dunia demi agama, agama tersebut

suka. {.<6.;i il} adalah badal dari kata .{1y.} akan menyampaikannya pada apa yang
dikehendaki-Nya di dunia. Allah membuat
+;; qF kata 16; adalah mashdariyyah. Kata contoh mengenai hal itu dengan banyaknya
(.#jF menjadi luas. Kata 1J-!r; keluasan.
pasukan Mukmin dan kekuatan mereka pada
glSy yang luas, yakni bumi menjadi sempit
hari Perang Hunain. Ketika mereka merasa
bagi kalian meskipun pada hakikatnya dia
congkak dengan jumlah pasukan mereka yang
luas. Kalian tidak menemukan tempat yang
banyak, mereka kalah. Kemudian ketika kalah,
membuat kalian tenang karena ketakutan
tatkala mereka merendahkan diri kepada
yang menghampiri kalian. 4r"r.': ';1t i| yakni
Allah, Dia menguatkan mereka sehingga bisa
berlari, kalah. Nabi Muhammad saw. ada di mengalahkan pasukan kafir. Ini menunjukkan
bahwa manusia ketika mengandalkan dunia,
atas bighol [hewan hasil persilangan kuda dia akan kehilangan agama dan dunia. Ketika
dan kedelai) beliau yang putih, tidak ada yang
menaati Allah dan mengunggulkan agama
bersama beliau kecuali Abbas. Abu Su$ran
daripada dunia, Allah memberinya dua
membawa pasukannya. ("#F ketenangan.
4"*At *'t li.,u) mereka kembali kepada hal bersamaan dengan bentuk yang paling

Nabi Muhamamd saw. ketikaAbbas memanggil bagus. Penyebutan hal tersebut adalah untuk
menghibur mereka karena telah rela untuk
mereka dengan izin Nabi dan berperang.
memutus hubungan dengan orang tua dan
4";; '{ i'; J;bY dan Allah menurunkan bala orang-orang yang memusuhi orang-orang
Mukmin demi kemaslahatan agama, dan
tentara yang kamu tiada melihatnya yaitu para
untuk memberi tahu mereka agar mengambil
malaikat. $;nr r.ir-Ljy aan ellah menimpakan
pelajaran bahwa pertolongan Allah SWT
bencana kepada orang-orang yang kafir; yakni
kepada mereka akan terjadi dengan kekuatan
terbunuh dan ditawan. ov q' y o: rtt ,);'iy moril bukan banyaknya jumlah pasukan.

4;";.; Sesudah itu Allah menerima tobat dari Mujahid mengatakan bahwa, ini adalah

orang-orang yang dikehendaki-Nya, yakni ayat pertama yang turun dari surah Bara'ah
yang Allah SWT menyebutkan anugerah-Nya
karena keislaman mereka. kepada orang-orang Mukmin, berbuat baik
kepada mereka dengan menolong mereka
Sebab Turunnya Ayat (25) di medan peperangan yang banyak bersama
Rasulullah. Dan hal tersebut merupakan per-
al-Baihaqi dalam ad-Dalail meriwayatkan tolongan dari sisi Allah dan dukungan taqdir-
bahwa seseorang mengatakan bahwa pada hari Nya bukan karena jumlah dan persiapan
perang Hunain, "Hari ini kami tidak akan kalah mereka. Allah juga mengingatkan bahwa ke-
karena jumlah kita sedikit." Mereka berjumlah menangan adalah dari Allah SWT baik se-
dikit maupun banyak. |umlah mereka yang
dua belas ribu. Hal itu membuat Rasulullah
saw. tidak senang. Lalu Allah menurunkan banyak pada Perang Hunain membuat mereka

i;ayat, {1*5 1s*5:r i;iy

Persesuaian Ayat
Ketika Allah pada ayat sebelumnya me-

nyebutkan keharusan berpaling dari mem-

congkak. Meskipun demikian, itu tidak ber- jumlah mereka sangat banyak, jumlah yang
belum pernah sampai dalam satu peperangan
manfaat sama sekali kepada mereka. Mereka sebelumnya, mereka merasa sombong. Se-
lari ke belakang dengan tercerai berai kecuali bagian mereka mengatakan bahwa, "Hari ini
sedikit dari mereka bersama Rasulullah saw.. kita tidak akan dikalahkan karena alas an
Kemudian, Allah menurunkah pertolongan dan jumlah kita sedikit." Ahmad, Abu Dawud dan
Tirmidzi meriwayatkan dari Ibnu Abbas, dia
dukungan-Nya kepada Rasulullah dan orang- mengatakan bahwa, Rasulullah saw. bersabda,
orang Mukmin yang bersamanya untuk mem-
beri tahu mereka bahwa kemenangan adalah pt ,ait^ltji (:Ft ;i ,xtji a3t---)t p.
dari sisi Allah semata dan berkat pertolongan-
Nya meskipun jumlah mereka sedikit. Banyak o Cir ;* Gr qJlj Uj ,+iI xa;i ;ibt

sekali jumlah yang kecil bisa mengalahkan ";3
jumlah yang besar dengan izin Allah. Allah
"sebaik-baik sahabat adalah empat, rrUoit'
SWT bersama orang-orang yang sabar. baik pasukan adalah empat ratus, sebaik-baik
tentara adalah empat ribu. Dua belas ribu tidak
Selarah Tentang Perang Hunaln akan dikalahkan oleh pasukan kecil." (HR Imam
Ahmad, Abu Dawud dan at-Tirmidzi)
Suku Hawazin adalah kekuatan yang besar
Ada yang berpendapat yang mengatakan
setelah Quraisy, mereka bersaing dengan suku adalah Rasulullah saw.. Ada yang berpendapat,

Quraisy. Ketika berita Fathu Mekah sampai yang mengatakan adalah Abu Bakar. Mula-
kepada mereka, pemimpin mereka, Malik bin mula kaum Muslimin mengandalkan kekuatan
Auf an-Nashri mengumumkan peperangan. mereka lalu mereka kalah. Kemudian, ketika
Turut bergabung dengannya suku Hawazin
semua suku Tsaqif, suku Nashc dan semua mereka beralih dari kesombongan, dan
suku fasym, dan juga Sa'ad bin Bakar. Pasukan merendahkan diri kepada Allah, maka ke-
ini berjalan menuju Rasulullah saw.. Mereka
menangan menyertai mereka.
membawa serta harta-harta, binatang
Tafslr dan Penlelasan
ternah istri-istri dan anak-anak mereka. Allah SWT telah menolong kalian wahai

Mereka menyangka ini bisa melindungi orang-orang Mukmin di medan-medan pe-
perangan yang banyak, seperti Badan
diri, menguatkan pasukan mereka. Di suku
Tsaqif ada Kinanah bin Abid. Turut serta Hudaibah, Mekah, Quraizhah dan An-Nadhic
dalam perang ini Duraid bin ash-Shamah. Dia sedangkan jumlah kalian sedikit, dan jumlah
mereka banyak.
adalah orang tua. Dia mempunyai pendapat
dan hikmah kebijaksanaan. Mereka turun di "Dan sungguh, Allah telah menolong kamu
Authas, salah satu lembah di perkampungan dalam Perang Badan padahol kamu dalam
keadaan lemeh," (Aali'Imra an: 123)
Hawazin di Thaif. Di sinilah terjadi perang
Pada waktu itu kalian bertawakal kepada
Hunain. Ketika Rasulullah saw. mengetahui Allah, berpegangan bahwa kemenangan dari
sisi Allah. Yang dimaksud dengan medan-
keadaan mereka, beliau pergi menemui medan peperangan yang banyak dalam ayat

mereka. Bersama beliau dua belas ribu pasukan

Muslim. Sepuluh ribu dari sahabat beliau di
Madinah, yakni Muhajirin dan Anshar. Dua
ribu dari penduduk Mekah yang masuk Islam

padaFathu Mekah. Rasulullah saw meminjam

dari Shafiuan bin Umayyah baju-baju besi

dan senjata. Ketika kaum Muslimin melihat

ini adalah peperangan Rasulullah saw.. Ada Hal itu karena mereka berperang dengan
yang mengatakan itu adalah delapan puluh
sengit sehingga kalah di depan Tsaqif dan
medan peperangan. Lalu, Allah memberi tahu Hawazin. Hawazin bersembunyi di lembah

mereka bahwa Dia-lah yang menolong orang- Hunain, lalu mereka mulai memerangi
orang Mukmin. Kadang-kadang kemenangan
kaum Muslimin. Mereka menyerang se-
yang sempurna-dan ini yang paling
bagaimana perintah pemimpin mereka. Lalu
banyak-kadang-kadang kemenangan tidak
sempurna dengan hikmah untuk pendidikan kaum Muslimin lari kocar-kacir. Sementara
dan pengajaran sebagaimana yang terjadi
Rasulullah saw tetap teguh, mengendarai-
dalam Perang Uhud, ketika sekelompok
pada hari itu-baghal beliau yang putih.
sahabat melanggar perintah Nabi Muhammad
Beliau mengendarainya ke arah musuh. Abbas,
saw., mereka meninggalkan gunung pos para paman beliau, memegang kendali dan pelana
pemanah. Demikian jugayangterjadi di Hunain
sebelah kanan. Abu Suffan bin al-Harits bin
ketika mereka mengandalkan jumlah yang Abdul Muttalliab memegang pelana sebelah
kiri. Keduanya memberati bighal agar tidak
banyak. Tidak ada pada mereka pemahaman
bahwa Allah adalah yang menolong, bukan cepat jalan. Ini adalah dalil puncak keberanian

banyaknya tentara, lalu mereka kalah. Sebagian nabi dan kekuatan hati beliau. Hal itu tidak
lain kecuali karena tanda-tanda kenabian.
ulama' menyebutkan bahwa medan-medan
peperangan kurang dari delapan puluh. Abu Kemudian beliau bersabda, "Wahai Tuhanku,
Ya'la meriwayatkan dari fabir bahwa jumlah berilah aku apa yang telah Engkau janjikan."

peperangan Rasulullah saw. adalah dua puluh Setelah itu beliau bersabda kepada Abbas,
dia orang yang bersuara keras, "serulah
satu. Beliau ikut dalam delapan peperangan,
manusia". Lalu dia memanggil kaum Anshar;
yakni, Badar; Uhud, Ahzab, Mushtaliq, Khaibar; "Wahai orang-orang yang berbaiat di pohon
ridhwan, wahai orang yang berbaiat di bawah
Mekah, Hunain dan Thaif. Utusan-utusan pohon Samurah,lalu mereka menjawab, "Kemi

beliau dan peperangan yang hanya diikuti oleh menyambut pangg ilanmu".
sahabat beliau berjumlah tiga puluh enam.
Rasulullah saw. mengaiak kaum Muslimin
Kemudian, Allah SWT berfirman 4# i;"h
untuk kembali, "Kemarilah wahai hamba-
maksudnya Dia juga menolong kalian pada
perang Hunain ketika banyaknya jumlah kalian hamb a Allah. kemarilah, aku Rasulullah." Beliau
membuat congkak, mencapai dua belas ribu,
pada saat itu bersabda,'Aku adalah nabi tidak
sementara orang-orang kafir hanya empat berbohong. Aku adalah putra Abdul Muttallib."
ribu. Ada yang mengatakan delapan ribu,
menurut pendapat Al-Hasan dan Mujahid. Lalu mereka kembali dan bersamanya hampir

Lalu kekalahan ada pada kalian karena kalian seratus orang. Ada yang mengatakan, delapan

mengandalkan diri kalian dan ketertipuan puluh orang. Malaikat turun kepada mereka
dalam keadaan putih di atas kuda-kuda putih.
kalian dengan kekuatan kalian. Kalian tidak Lalu Rasulullah saw. melihat ke peperangan
kaum Muslimin, kemudian bersabda, 'Se-
kembali kepada Tuhan kalian, Pemberi karang peperangan telah memanas." Lalu
kemenangan. fadi, banyaknya kalian tidak
beliau mengambil segenggam tanah kemudian
mencukupi kalian sama sekali dari qadhaAllah. dilemparkan kepada mereka dan bersabda,

Bumi menjadi sempit bagi kalian padahal ia "Ya Allah, laksanakan apa yang Engkau janji-

luas karena ketakutan kalian. Kemudian kalian kan kepadoku. Kalahlah kalian, demi Tuhan

lari ke belakang dalam keadaan kocar-kacir Ka'bah," maka mereka menjadi kalah.'

dan kalah.

TAFSIRAL.MUNIR JITID 5

Al-Abbas mengatakan bahwa,'Aku masih Sejalan dengan adat kebiasaan Al-Qur'an

saja melihat ketajaman pedang mereka dalam membuka pintu cita-cita dan taubah
di depan orang-orang kafir dan orang-orang
tumpul, mereka lari ke belakang, namun aku
melihat Rasulullah saw. memacu bighal beliau yang maksiat, Allah SWT berfirman, iut J;-'iy
4€'tn *lJrt;15" ,r 4;.r!,r Artinya, setelah
di belakang mereka."
penyiksaan yang terjadi dalam peperangan ini,
Kekalahan Hawazin telah terjadi. Ini Allah menerima tobat orangorang kafir yang
adalah peperangan terakhir melawan kaum
Dia kehendaki. Maksudnya, seiring kehinaan
Muslimin, di mana kaum Muslimin menang dan yang ada pada mereka, Allah kadang-kadang
orang-orang Arab kalah. Oleh karena itu Allah
menerima tobat sebagian mereka dengan
SWT berfirman, {c*li l;t li A;'+ fu 5ii'ly menghilangkan kekufuran dari hati mereka,

Artinya, Allah menumpahkan ketenangan dan menanamkan Islam di dalamnya. Sebagaimana
keteguhan kepada Rasul-Nya dan orang-orang
Mukmin yang ada bersamanya, menurunkan pendapat Ahlus Sunnah atau mereka masuk
bala tentara yang tidak kalian lihat. Mereka Islam dan bertobat lalu Allah menerima tobat
adalah para malaikat sebagaimana hadits yang mereka sebagaimana pendapat Muktazilah.

diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam hadits Allah SWT Maha Pengampun bagi orang

shahihnya untuk menguatkan jiwa orang- yang bertobat, Maha Pengasih kepada orang
yang beriman dan beramal saleh. Allah telah
orang Mukmin dan meneguhkan mereka, me- menerima tobat orang-orang Hawazin yang
lemahkan orang-orang kafir dengan ketakutan
dan keminderan yang dilemparkan ke dalam lain. Mereka masuk Islam. Mereka mendatangi
hati mereka dan mereka tidak melihat. Hanya
Nabi Muhammad saw. dalam keadaan Muslim.
saja malaikat tidak berperang kecuali pada
Mereka bisa menyusul beliau sementara beliau
hari Perang Badar. Diriwayatkan dari sebagian
orangyang masuk Islam setelah perang Hunain, sudah mendekati Mekah di fa'ranah sekitar dua
dia mengatakan bahwa, "Mana kuda putih dan puluh hari setelah peristiwa peperangan. Pada
saat itu, Allah memberi pilihan kepada mereka
laki-laki yang berpakaian putih. Kematian antara menawan mereka atau menyerahkan

kami tidak lain, kecuali karena tangan-tangan harta. Mereka memilih menjadi tawanan.
mereka." Orang-orang kafir diadzab dengan
pedang kalian, baik terbunuh, tertawan dan Mereka berjumlah enam ribu tawanan,
ditahan. Itu adalah balasan orang-orang kafir
di dunia. Ayatyang menyerupai ayat ini adalah, antara anak-anak dan perempuan. Lalu beliau

"Perangilah mereka, niscaya Allah akan mengembalikan kepada mereka dan membagi
menyiksa mereka dengan (perantaraan)
tanganmu dan Dia akan menghina mereka harta-harta rampasan di antara pasukan,
dan menolongmu (dengan kemenangon) atas
membagi juga kepada orang-orang Mekah
mereka, serta melegakqn hati orang-orang
yang dibebaskan pada Fathu Mekah supaya
yang beriman." (at-Taubah: 14) hati mereka cenderung kepada Islam. Beliau

fumlah tawanan dalam perang ini ada memberi mereka seratus unta. Di antara orang-
orang yang diberi seratus unta adalah Malik
6.000 orang, jumlah unta ada 24.000 unta, dan
bin Auf an-Nashri. Dia menggaduhkan unta
kambing lebih dari 40.000 kambing, dan 4.000 itu kepada kaumnya, Hawazin, sebagaimana

keping perak. Itu adalah rampasan perang adanya.

terbesar yang diperoleh kaum Muslimin. Imam Bukhari meriwayatkan dari al-

Masur bin Makhramah bahwa beberapa orang

dari mereka mendatangi Rasulullah saw. ber-

baiat untuk masuk Islam. Mereka mengatakan

TATsIRAL-MUNIRIILIp 5 rr{l -fn- surahat-Taubah

bahwa, "Wahai Rasulullah. Anda adalah sebaik- supaya mengajukan tuntutan kepada kami. (HR
Bukhari)
baik manusia, manusia yang paling banyak
berbuat kebajikan. Keluarga dan anak-anak Lalu pembesar kaum mengajukan kepada
Nabi bahwa mereka telah menerima.
kami telah menjadi tawanan. Harta-harta kami
telah diambil. Nabi Muhammad saw. bersabda,

tiAl ,'ii->1 #r F'rL,'rjj u *y'oL Fiqih Kehldupan atau Hukum-Hukum

V $u ,'ud€rLtt(gr;6i,iv,#Wb ,,i"€uvr"**&.\iS\#i.l,t.aVI: t#grty 1. Ayat-ayat di atas mengingatkan orang-

*nr orang Mukmin mengenai nikmat-nikmat
cil*,
Allah kepada mereka. Dia menolongmereka
it*#b)e ,)6:\t5 a;5it ,;r. fu
dalam berbagai medan peperangan yang
-i.Vi :,4; t*, lrg p ,ti{:. ,;u;\u banyak dan bahwa kemenangan datang

Ki l+41 i oi ,XiiJ {,i bl ^:i y dari sisi Allah. Perhitungan dan dugaan
:tlu{*1+;tW (# F*Ap kadang-kadang salah. Sering kali jumlah
yang banyak kalah, yang sedikit menang.
4,&i #11: bt Jv ft3 .v:r-i ribi Yang dijadikan rujukan adalah perhatian
Allah kepada hamba-hamba-Nya yang
,€?v? tsi ,o+i i A &;p ,s;i i
.aL'qi wli beriman dan bantuan-Nya kepada mereka.

Aku mempunyai apa yang kamu inginkan. Itu lebih kuat pengaruhnya daripada
Sebaik-baik ucapan adalah yang paling jujur.
pilihlah keturunan dan istri kalian atau harta semua kekuatan militer atau materil.

kalian. Mereka mengatakan bahwa, "Kami tidak 2. Para ulama menyebutkan bahwa Nabi
bisa membandingkan kedudukan kami dengan
apa punl Lalu Nabi Muhammad saw. bersabda, Muhammad saw. bersabda dalam pe-

"Mereka datang kepada kita dalam keadaan perangan ini sebagaimana diriwayatkan

Muslim. Kami memberi pilihan kepada mereka oleh Imam Bukhari-Muslim, Abu Dawud,
Tirmidzi dari Abi Qatadah dan lainnya,
antara anak keturunan dan harta benda. Namun
'^J;.i)ii* #l)w|y u
mereka tidak bisa berpaling dari kedudukan
"Barangsiapa yang membunuh musuh
mereka sama sekali. Barangsiapa yang mempunyai
yang mana dia mempunyai bukti maka
sesuatu dan enak hati untuk mengembalikannya baginya harta rzmplsnn." (HR Bukhari
maka boleh melakukan. Barangsiapa yang tidak
Muslim, Abu Dawud, at-Tirmidzi)
mau maka hendaklah memberikan kepada
Menurut pendapat madzhab Syafi'i
kami supaya menjadi utang kami sampai kami dan Hanbali ucapan ini muncul dari Nabi

mendapatkan sesuatu lalu kami berikan gantinya. melalui penyampaian sebagai wahyu Ilahi.

Mereka mengatakan bahwa: kami rela dan Itu adalah hukum yang kekal yang tidak
membutuhkan kesepakatan pemimpin.
menerima. Nabi Muhammad saw. bersabda, "I(ifa
Menurut pendapat Hanafiyyah dan
tidak mengetahui barangkali di antara kalian tidak Malikiyyah, hukum ini muncul dari Nabi

rela maka perintahlah pembesar kaum kalian Muhammad saw., karena kepemimpinan
dan politik beliau. fadi, dalam setiap per-
tempuran tidak ada yang berhak terhadap
harta rampasan perang tersebut kecuali
dengan kesepakatan pemimpin. Hal itu

.#--\. TAFSIRAI--MUNIRJILID 5

tidakterjadi kecuali dari ijtihad pemimpin. Allah, bukan karena banyaknya jumlah.
Mereka tidak bisa mengalahkan karena
Tidak diriwayatkan bahwa Rasulullah jumlah mereka yang banyak. Allah SWT
saw. bersabda seperti itu kecuali hanya
berfirman,
pada hari Perang Hunain saja. Bukan pada
"Jika Allah menolong kamu, maka
semua peperangan beliau. tidak ada yang dapat mengalahkonmu,

3. Dalam kisah peperangan ini, Nabi tetapi jika Allah membiarkan kamu (tidak
memberi pertolongan), maka siapa yang
Muhammad saw. meminjam dari Shafwan
bin Umayyah, padahal dia orang Musyrik, dapat menolongmu setelah itu?" (Aali
balu-baju besi dan senjata-senjata. Ini me- 'Imraan:160)
nunjukkan kebolehan meminjam senjata,
kebolehan menikmati barang yang di- Pertolongan ketika ujian sangat keras
pinjam jika sesuai kebiasaan barang yang
dipinjam juga menunjukan kebolehan se- adalah termasuk nikmat Ilahi terbesar.
orang pemimpin untuk meminjam harta
Ujian adalah ketakutan yang datang pada
ketika membutuhkannya dan mengem-
mereka. Seakan-akan mereka tidak me-
balikannya kepada pemiliknya. Dalam pe-
nemukan tempat di bumi yang cocok
perangan ini Rasulullah saw. memerintah-
kan sebagaimana riwayat Abu Dawud untuk berlari dari musuh mereka.
dan dishahihkan oleh Al-Hakim dari Abu
Said al-Khudri agar tawanan yang hamil 5. Dalam pertempuran ini Allah menurunkan
tidak disetubuhi sampai melahirkan dan
juga tidak boleh menggauli tawanan yang sesuatu yang menenangkan hati orang-
orang Mukmin dan menghilangkan ke-
tidak hamil sampai dia datang masa haid-
takutan mereka sehingga mereka berani
nya satu kali. ini menunjukkan bahwa
untuk memerangi orang-orang Musyrik
tawanan memutuskan kehormatan. Dalam
peperangan ini juga, Nabi Muhammad saw. setelah mereka lari ke belakang, menurun-

meminta pertolongan Shafiuan dalam pe- kan malaikat yang menguatkan orang-

perangan. Abu Hanifah dan Syafi'i me- orang Mukmin karena perasaan dan pe-
ngatakan bahwa, tidak apa-apa meminta neguhan yang dilemparkan ke dalam hati
mereka, melemahkan orang-orang kafir
tolong kepada orang-orang Musyrik untuk dengan membuat takut mereka; mereka

memerangi orang-orang Musyrik jika tidak melihat para malaikat dan tidak
melihat para malaikat ikut berperang.
hukum Islam adalah yang dominan. Me- Malaikat tidak ikut berperang, kecuali
minta tolong kepada mereka dimakruh- pada hari Perang Badar. Diriwayatkan-
kan jika hukum Musyrik yang menonjol.
Imam Malik mengatakan bahwa, keluarnya sebagaimana telah dijelaskan-bahwa

Shafiran ke Hunain dan Thaifbukan karena seseorang dari Bani Nadhir mengatakan
bahwa kepada orang-orang Mukmin se-
perintah Rasulullah saw. Oleh karena itu, telah peperangan, "Di mana kuda putih,
saya berpendapat bahwa tidak boleh untuk
orang-orang yang berpakaian putih? Kami
meminta bantuan orang-orang Musyrik
untuk memerangi orang-orang Musyrik, di antara mereka tidak lain kecuali seperti
kecuali jika mereka pelayan atau pelaut. noktah hitam. Kematian kami tidak lain
adalah karena tangan-tangan mereka?"
4. Allah menjelaskan dalam ayat ini bahwa lalu mereka mengabari Nabi Muhammad

kemenangan hanya karena pertolongan saw. mengenai hal itu. Beliau bersabda,

"Itu adalah malaikat."

-IArsIRAL-MUNIR IItIp 5 ,r{l( /"-}L surah at-Taubah

6. Allah SWT menyiksa orang-orang kafir dia mengatakan bahwa, "Rasulullah saw.
dalam peperangan ini dengan ter- pada hari Perang Authas melihat seorang
perempuan yang berlari, menjerit, dan
bunuhnya mereka dengan pedang kaum tidak bisa tenang. Lalu beliau bertanya
tentang perempuan itu. Ada yang men-
Muslimin. Itu adalah balasan yang jawab, dia kehilangan anaknya. Setelah
itu, beliau melihatnya telah menemukan
berhak mereka terima di dunia, kemu-
anak laki-lakinya itu. Dia menciuminya
dian Allah menerima tobat orang yang dan meraihnya. Lalu Nabi memanggil
kalah, memberinya petunjuk kepada
Islam, seperti Malik bin Auf An-Nashri, perempuan itu dan bersabda kepada para
pemimpin Hunain dan orang-orang yang
sahabat beliau,
masuk Islam bersamanya dari kaumnya.
r'[ :jv ,J 'gj6 16r qvni e;6 6_,vl
Kesimpulan: terjadi tiga hal pada
hari Perang Hunain: Allah menurunkan .w 6,e1 N :iv ,rle:.;*l :tlv

ketenangan kepada Rasul-Nya dan orang- Apakah perempuan ini akan melempar-
kan anaknyake neraka?, mereka mengatakan
orang Mukmin, menurunkan tentara yakni bahwa, 'Tidak", Nabi bersabda, "Kenapa
tidak?", mereka menjawab, "Karena kasih
para malaikat dan menyiksa orang-orang sayangnya'i Nabi bersabda, Allah lebih kasih
kepada kalian daripada perempuan itu." (HR
kafir dengan terbunuh dan tertawan. Muslim)

7. Tatkala Rasulullah saw. membagi ram- PEI{GHARAMAN MASUK MASJIDIL HARAM
BAGI ORANG.ORANG MUSYRIK
pasan perang di fa'ranah, utusan Hawazin
mendatangi beliau dalam keadaan Muslim, Surah at-Taubah Ayat 28
ingin agar dikasihi dan diperlakukan de-
&,rhli,\(\W\a-$ffi
ngan baik. Lalu, Nabi memberi pilihan ke-
pada mereka antara ditawan atau mem- sE fi} 4V'"i'rfA\''*St \i;J;f,
beri harta. Mereka memilih ditawan, lalu
a\-#uxiz_a$"3fi'*;!+
Rasulullah saw mengembalikan istri
@L44a5\'M
dan anak-anak mereka, dan meminta
"Wahai orang-orang yang beriman! Sesung-
kerelaan para pejuang Islam yang men-
guhnya orang-orang Musyrik itu najis (kotor
dapatkan bagian rampasan perang untuk
jiwa), karena itu janganlah mereka mendekati
memberikan harta yang ada di tangan Masjidil Haram setelah tahun ini? Dan jika kamu
khawatir menjadi miskin (karena orang kafir
mereka dan mengganti orang yang tidak
rela untuk memberikan bagian mereka tidak datang) maka Allah nanti akan memberikan
dengan sesuatu yang membuat mereka
kekayaan kepadamu dari karunia-Nya, jika
rela. Di antara para tawanan adalah Dia menghendaki. Sesungguhnya Allah Maha

Syaimal saudari sesusuan Nabi. Dia adalah Mengetahui, Mahabij aksana." (at-Ttubah: 28)

putri al-Harits bin Abdul Uzza dari Bani
Sa'ad bin Bakar. Dia adalah putri Halimah

Sa'diyyah. Rasulullah saw. memuliakannya

memberi dan memperlakukannya dengan

baik. Dia kembali pulang ke daerahnya

dalam keadaan gembira dengan agamanya

dan dengan bagian yang diberikan Allah

kepadanya. Terjadi kisah menarik ketika
peristiwa pengembalian tawanan. Imam

Muslim meriwayatkan dari Ibnu Abbas

rffi. TAFSIRAL-MUNIRIILID 5

Qhaa'aat suci badannya. Kata <o-6t> dan 1;i;Jry adalah

Kalimat (i1 ;ur!: penyakit kotor yang tidak ada obatnya. Dalam
Hamzah keduanya dibaca tashil dalam
keadaan washal oleh Imam Nafi', Ibnu Katsir, istilah fuqaha adalah barang yang harus
dan Abu Amr.
disucikan, baik kotor seperti kencing maupun
Balaa$hah
tidak seperti khamr. (;;rr ':-'jr) yang dimaksud
pemPbaatadsaank. aFtiarm(a,nir}Allmahe,m$p;u: ny'aoiipmrak*ynya
dengannya menurut Atho' adalah semua tanah
adalah tasybih baligh. Maksudnya, seperti
barang najis karena kotornya aqidah mereka. haram, yakni Mekah. Ini adalah madzhab
Syafi'iyyah juga. Malikiyyah berpendapat
Aadaat tasybih (alat penyerupaan seperti) dan
bahwa yang dimaksud adalah khusus Masjidil
wajhusy-syabah (sisi penyerupaan/kotornya
Haram demi mengambil makna lahir lafazh.
aqidah) dibuang seperti firman Allah,
Namun, semua masjid dikiaskan kepada
Mereka menjadikan orqng-orang alimnya
Masj idil Haram sebab illat-nya, yakni kenai isan
dan rahib-rahib mereka sebagai Tuhan. Yakni
seperti Tuhan dalam ketaatan mereka. Az- ada pada orang-orang Musyrik. Keharaman

Zamakhsyari mengatakan bahwa, 1f; adalah ada di semua masjid. Maka tidak boleh

mashdar. Maknanya adalah orang-orang yang memberi kemungkinan kepada mereka semua

mempunyai najis sebab mereka bersama untuk memasuki Masjidil Haram dan semua

dengan kemusyrikan yang ada dalam posisi masjid. Madzhab Hanafiyyah, maksudnya
sesuatu yang najis. fuga karena mereka tidak
bukan pelarangan memasuki Masjidil Haram,
bersuci, tidak mandi dan tidak menjauhi
melainkan larangan orang-orang Musyrik
najis. Ini selalu meliputi mereka, atau mereka
dijadikan seakan-akan najis itu sendiri demi berhaji dan berumrah sebagaimana yang
memperdalam penyifatan mereka dengan
mereka kerjakan pada masa jahiliyah. Kalimat
barang najis.
(rr, ;1t, ,,., ) sesudah tahun ini, yakni tahun
{i:-jr t;;.>sy masuk masjid diungkapkan kesembilan Hijriyah. {rij} tefatiran karena

dengan mendekati untuk memperdalam terputusnya perdagangan mereka dengan

makna. Maksudnya Allah melarang mendekati kalian. Bentuk/r'ilnya adalah'ti;'ilrt v li"- ie>
demi memperdalam makna, atau untuk me-
larang masuk ke tanah haram. Abu Hanifah cliu. fata 1jr;i; anggota keluarganya banyak,
berpendapat bahwa yang dimaksud adalah
yakni memberi makan mereka dan memberi
larangan haji dan umrah, bukan masuk
4ykecukupan kebutuhan hidup mereka. Ub
secara mutlak. Imam Malik mengkiaskan
pemberian dan anugerah Allah. Allah telah
semua masiid dengan Masjidil Haram dalam
memberi kekayaan kepada mereka dengan
pelarangan.
pembukaan-pembukaan wilayah Islam baru
Mufradaat Luthawlyyah
juga jizyah.
4;Jy aan 1l;G; kotoran, tidak suci. fika
Sebab Turunya Ayat (28)
manusia disifati dengan najis, maksudnya
Ibnu Abi Hatim meriwayatkan dari Ibnu
adalah dia orang jahat, berjiwa kotor, meskipun
Abbas, dia mengatakan bahwa, "Orang-orang

Musyrik dulu datang ke Baitullah, membawa

makanan yang diperdagangkan. Ketika me-

reka dilarang mendatangi Baitullah orang-

orang Muslim mengatakan bahwa, "Dari mana

makanan bagi kami?". Lalu Allah menurunkan

-;ay at,{^t - q l:t $o;. a*!i,,}rr} I U n u I ari r ath -

Thabari dan Abu Syekh bin Hayyan al-Anshari

meriwayatkan dari Said bin fubair dia me- makna. Maksudnya, tidak ada yang najis

{j.jngatakan bahwa, "Tatkala ayat, oSJ;rdyy kecuali orang Musyrik. Yang dimaksud dengan

turun, ini memberatkan kaum Muslimin. Me- orang-orang Musyrik menurut pendapat
mayoritas ulama adalah para penyembah
reka mengatakan bahwa, "Siapa yang akan berhala. Sekelompok orang berpendapat
bahwa ayat ini mencakup semua orang kafir
membawakan kami makanan dan barang
dengan dalil firman Allah SWT
dagangan? Lalu Allah menurunkan ayat,
"Sesungguhnya Allah tidak akan meng-
4+ r:t:r fa; r'*a)t.- ;ly ampuni (dosa) karena mempersekutukan-

Persesuaian Ayat Nya (syirik), dan Dia mengampuni opa (dosa)

Tatkala Nabi Muhammad saw. meme- yang selain (syirik) itu bagi siapo yang Dia
rintahkan Ali r.a. agar membawa awal surah
Bara'ah kepada orang-orang Musyrik Mekah kehendaki." (an-Nisaa': 48)

dan mencampakkan perjanjian mereka pada Ini adalah pendapat yang paling unggul
dan yang tampak dari ayat tersebut Yang
tahun sembilan Hijriyah dan Allah serta Rasul-
dimaksud dengan najis adalah najis maknawi,
Nya memutuskan hubungan dengan mereka,
yakni najis keyakinan. Az-Zamakhsyari me-
orang-orang mengatakan bahwa, "Wahai riwayatkan dari Ibnu Abbas r.a. bahwa orang-
penduduk Mekah kalian akan mengetahui orang Musyrik najis seperti anjing dan babi,
kesulitan yang akan kalian dapatkan karena sesuai makna lahir dari ayat tersebut.aT Namun
mayoritas fuqaha' sepakat bahwa mereka
terputusnya jalan dan menghilangnya barang
berbeda pendapat dengan pendapat tersebut,
bawaan unta. fadi, turunlah ayat ini untuk mereka berpendapat bahwa badan mereka itu
suci. Orang Musyrik atau orang kafir bukanlah
menolak syubhat tersebut.
najis secara fisik dan zat sebab Allah SWT
Tafsir dan Penlelasan menghalalkan makanan Ahlul kitab untuk

Wahai orang-orang yang beriman kepada kaum Muslimin.

Allah dan Rasul-Nya sesungguhnya orang- Yang dimaksud dengan Masjidil Haram
orang Musyrik adalah najis, aqidah mereka sebagaimana telah dijelaskan dalam mufradaat
lughawiyyah adalah seluruh tanah haram
rusak serta bergelimang dalam najis. Mereka menurut pendapat Atho' dan Syafi'iyyah dan
orang-orang yang najis karena jeleknya bagian khusus Masjidil Haram menurut madzhab
dalam tubuh mereka dan kerusakan aqidah
mereka karena menyembah berhala-berhala Malikiyyah demi membawa makna lahir

dan patung-patung atau karena mereka lafazh. Hanafiyyah berpendapat bahwa yang
bersama dengan kemusyrikan. Dia adalah
dimaksudkan bukan larangan memasuki
seperti najis yang harus dijauhi atau karena
mereka tidak bersuci, tidak mandi dan tidak Masjidil Haram melainkan maksudnya adalah
menjauhi najis-najis yang tampak. fika mereka larangan orang-orang Musyrik berhaji dan
orang-orang yang najis, janganlah mereka berumrah, sebagaimana yang mereka kerjakan
memasuki Masjidil Haram, jangan pula thawaf
pada masa fahiliyyah, dengan dalil firman
dalam keadaan telanjang.
47 ltu adalah pendapat al-Hadi, termasuk imam Zaidiyyah, dan
Ini adalah larangan kepada orang-orang
pendapat sebagian Zhahiriyyah. Ibnu Jarir meriwayatkan
Mukmin untuk mengizinkan orang-orang dari al-Hasan: Barangsiapa yang bersalaman dengan orang
Musyrik maka hendaklah berwudhu.
Musyrik memasuki Masjidil Haram setelah

tahun kesembilan Hijriyah. Firman Allah S\ArX,

(,;J ti;lt dl} menunjukkan pembatasan

Allah S\MX, {t; iyc r.i;.} yakni hendaklah perintah-Nya. Maka penduduk Yaman, f eddah,

mereka tidak haji dan tidak umrah setelah haji farasy dan Iainnya masuk Islam. Mereka
tahun ini. Itu tahun kesembilan Hijriyah, juga membawa makanan ke Mekah. Orang-orang
Musyrik sendiri masuk Islam. Tidak tersisa
berdasarkan ucapan Ali r.a. ketika menyeru
dari mereka yang terhalang dari tanah
manusia dengan surah Bara'ah, "lngat!, setelah
haram. Mereka mendapatkan kekayaan dan
tahun ini orang Musyrik tidak boleh haji." |uga kenikmatan dari semua tempat. Mereka juga
diberikan harta rampasan perang, dan iizyah
berdasarkan firman Allah SWT 4* e,: :tSy yang mereka ambil dari ahlu dzimmah.

yang menunjukkan bahwa kekhawatiran Flqlh Kehldupan atau Hukum-Hukum

akan meniadi miskin disebabkan terputusnya Ayat ini menunjukkan hal-hal berikut.
musim-musim orang-orang Musyrik karena
l. Maknaayatsangatjelasmenegaskanbahwa
mereka dilarang haji dan umrah. Iuga
orang Musyrik adalah najis, sedangkan
berdasarkan ijma' kaum Muslimin untuk orang Mukmin adalah suci bukan najis.
menolak orang-orang Musyrik dari semua
Oleh karena itu madzhab Malikiyyah
amalan haji meskipun tidak di masjid. dan Hanabilah berpendaPat bahwa

Kemudian Allah memberikan ketentraman kewajiban mandi bagi orang kafir ketika
masuk Islam. Imam Syafi'i berpendapat,
di hati kaum Muslimin tentang terpenuhinya 'Aku lebih suka orang Musyrik untuk
mandi." Abu Hatim al-Busti dalam shahih
sumber-sumber makanan dan macam-macam musnadnya meriwayatkan bahwa Nabi
Muhammad saw. pada Musnad-nya hari
dagangan. Allah berfirman (il! ,i! j5! mak- melewati Tsamamah bin Atsal lalu dia
masuk Islam. Beliau mengutusnya untuk
sudnya iika kalian khawatir miskin wahai kaum
Muslimin karena sedikitnya masukan makanan pergi ke dinding Abi Thalhah. Beliau

pokok dan berbagai macam dagangan yang memerintahkan untuk mandi. Lalu dia

dibawa oleh orang-orang Musyrik, sementara mandi dan shalat dua rakaat. Rasulullah
saw. bersabda, "Kelslamon teman kaliqn
mereka setelah tahun ini dilarang memasuki telah menjadi bagus'i Imam Muslim me-
Masjidil Haram, Allah akan memberi kalian
riwayatkan semakna itu. Demikian juga
kekayaan dari anugerah dan karunia-Nya Nabi Muhammad saw memerintahkan

dengan jalan lain serta memberi kemudahan Qais bin Ashim agar mandi dengan air dan
daun bidara.
kepada kalian sumber-sumber kehidupan,
rezeki dan pekerjaan. Sesungguhnya Allah 2. OrangMusyrikdilarangmemasukiMasjidil
Maha Mengetahui keadaan kalian dan ke-
Haram. Maksudnya menurut Syafi'iyyah
kayaan serta kefakiran yang akan ada di masa adalah tanah haram Mekah semuanya.
mendatang, Mahabijaksana terhadap perintah Baik masjid maupun lainnya. Orang kafir
tidak mungkin memasuki tanah haram
dan larangan yang disyari'atkan kepada kalian Mekah.a8 Imam Syafi'i mengatakan bahwa,

seperti perintah memerangi orang-orang 'Ayat ini umum mengenai semua orang

Musyrik setelah selesainya perjanjian mereka, 48 I'laamus-Sajid Li Ahkaamil Masajid Liz-Zarkasyi hlm' 73

larangan orang-orang Musyrik untuk men-
dekati Masiidil Haram setelah tahun ini. Dia
juga Mahabijaksana terhadap sesuatu yang

diberikan dan apa yang dilarang, sebab Dia
Mahasempurna dalam perbuatan dan firman-
Nya, Maha Adil pada ciptaan dan perintah-

Nya. Ini juga pengabaran mengenai yang gaib
di masa mendatang. Kabar ini sudah menjadi
kenyataan. Allah SWT telah melaksanakan

5IIFSIRAL-MUNIRTILID ,r,!ld. -ffN,*llr, srr"h"r-r"rb"h

Musyrik, khususnya di Masjidil Haram. tahun terjadi seruan kepada orang-

Mereka tidak dilarang memasuki masjid orang Musyrik, yakni tahun kesembilan
Hijriyah.so Maksudnya, larangan dimulai
lainnya, sebagaimana Tsamamah dan Abu semenjak tahun sepuluh Hijriyah.
Suffan masuk ke masjid. Keduanya orang
Musyrik." Malikiyyah mengatakan bahwa, 4. Anugerah yang disebutkan dalam ayat

'Ayat ini umum mengenai orang-orang bersifat mutlak. Mencakup semua yang
membuatmereka kaya. Ini adalah pendapat
Musyrik dan semua masjid kecuali dalam yang paling shahih. Ada yang mengatakan
kondisi uzur falasan yang bisa diterima) : maksudnya adalah membawa makanan
seperti masuknya kafir dzimmi ke masjid ke Mekah dari negeri yang penduduknya
masuk Islam seperti feddah, Shan'a, dan
untuk menghadiri persidangan di depan
hakim Muslim. Oleh karena itu Umar bin Hunain. Itu bisa menutupi kebutuhan
Abdil Aziz menulis surah kepada para mereka dan membuat mereka lebih
gubernurnya." Dia menjadikan ayat ini
tidak membutuhkan apa yang ada di
sebagai dalil. Pendapat mereka diperkuat
oleh firman Allah S\ArX, tangan orang-orang Musyrik. Ada yang
berpendapat bahwa maksudnya adalah
"(Cahaya itu) di rumah-rumah yang
di sana telah diperintahkan Allah untuk jizyah. Ada yang berpendapat bahwa
memuliakan dan menyebut nome-Nya."
(an-Nuur:36) maksudnya adalahfai'.

Masuknya orang-orang kafir ke dalam Firman Allah SWT 4# rltt 5i. -;y
masjid bertentangan dengan pemuliaan
masjid. fuga berdasarkan firman Allah merupakan pengabaran mengenai

S*C ('j :,i;t' dth memberi peringatan kejadian gaib di masa mendatang dengan

mengenai alasan kemusyrikan dan pasti. Hal ini telah terjadi sesuai dengan
kabar tersebut Ini adalah mukjizat. Ayat
kenajisanae. Hanafiyyah membolehkan
ini menunjukkan bahwa tergantungnya
orang kafir untuk memasuki semua masjid
hati dengan sebab-sebab rezeki adalah
baik di tanah haram maupun lainnya
boleh, tidak bertentangan dengan tawakal.
karena suatu kebutuhan atau tidak ada
kebutuhan sebab yang dimaksud dengan Meskipun rezeki sudah ditaqdirkan,
ayat adalah larangan haji dan umrah bagi perintah dan pembagian Allah sudah
orang-orang Musyrik sebagaimana telah
dilakukan. Namun, tergantungnya
diielaskan. Dengan demikian, orang-orang
Yahudi dan Nasrani tidak dilarang untuk rezeki dengan sebab adalah supaya
memasuki Masjidil Haram dan juga masjid manusia beramal. Sebab (ikhtiar) tidak
lainnya. Tidak dilarang memasuki Masjidil bertentangan dengan tawakal, dengan
Haram kecuali orang-orang Musyrik dan
penyembah berhala. dalil Hadits yang diriwayatkan oleh Imam
Bukhari dari sabda Nabi Muhammad saw.,
3. Ar-Razi mengatakan bahwa, tidak ada
iij; $;'"* $r,*#;:l
kesamaran bahwa yang dimaksud
dengan firman-Nya, {u, ;yr. .r!} adalah t3fi,t:,ti i31: ,fist

49 Ahkaamul Qur'an Libnu Arabi : ll/90L, Tafsir al-eurthubi : "Kalau saja kalian bertawakal kepada

Vll / 104 dan setelahnya... Allah dengan tawakal yang benar, pasti
Dia akan memberi rezeki kepada kalian

50 Tafsir ar-Razi :XYl/26

sebagaimana burung diberi rezeki, pergi pagi- Muslim meriwayatkan dari Ibnu Umar

pagi dalam keadaan lapar pulang dalam bahwasanya dia mendengar Rasulullah
keadaan kenyang." (HR Bukhari)
saw. bersabda,
Nabi Muhammad saw. mengabarkan
,4t rf b,st65;ilJl '";;\
bahwa tawakal yang hakiki tidak ber- !$rtw:$.iJ.
tentangan dengan pulang pergi untuk *\5t a; \:JP 7

mencari rezeki. Y!

Firman Allah SWT, {;u ,lr} menuniuk- .j?t ,.r b;is.i,;t V;i
"sungguh aku akan mengeluarkan
kan bahwa rezeki bukanlah dengan usaha,
melainkan itu adalah anugerah dari Allah orang-orang Yahudi dan Nasrani dari jazirah
SWT Dia yang menguasai pembagiannya.
Arab. Aku tidak membiarkan di dalamnya
Itu masuk dalam firman-Nya,
kecuali orang Islam". Dalam riwayat Muslim,
"Kamilah yang menentukan peng-
keluarkanlah orang-orang Musyrik dari
hidupan mereka dalam kehidupan dunia."
(az-Zukhruf:32) jazirah Arab." (HR Muslim)

5. Tinggalnya orang-orang kafir di negeri Yang dimaksud dengan jazirah

Islam. Negeri Islam berdasarkan masuk- Arab menurut pendapat Syafi'iyyah dan
nya orang-orang kafir dan tinggalnya me-
reka di dalamnya terbagi menjadi tiga. Hanabilah adalah Hijaz secara khusus, se-

Pertama, tanah haram Mekah. Orang bagaimana diceritakan oleh Ibnu Hajar
dari jumhur ulama' dengan dalil riwayat
kafir dilarang memasuki tanah haram
Mekah. Ini adalah pendapat Syafi'iyyah Ahmad, "Keluarkanlah orang-orang Yahu-
di dari Hijaz."fuga karena perbuatan Umar
dan Hanabilah demi mengamalkan makna
r.a. dalam hadits yang diriwayatkan oleh
lahir ayat. Orang kafir tidak diperboleh-
kan memasuki tanah haram meskiPun Imam Bukhari dan Baihaqi di mana dia
mengeluarkan orang-orang Yahudi dan
membawa surah. Namun, penguasa atau
Nasrani dari Hijaz saja, bukan dari jazirah
wakilnya keluar menemuinya, di luar
Arab. Dia menyetujui mereka tinggal
tanah haram untuk mendengar surah di Yaman padahal dia termasuk jazirah
tersebut Malikiyyah membolehkan non
Arab. Menurut Malikiyyah tidak boleh non
Muslim memasuki tanah haram Mekah
selain Baitullah dengan aman selama tiga Muslim tinggal di fazirah Arab [Hiiaz dan
hari atau sesuai dengan kebutuhan dalam Yaman) karena keumuman hadits yang
memperkirakan kemaslahatan menurut
penguasa. Abu Hanifah juga membolehkan telah disebutkan dari Ibnu Uma4, juga
orang kafir untuk memasuki tanah haram
hadits Aisyah menurut riwayat Ahmad,
dengan izin penguasa atau wakilnya "Tidak dibiarkan dua agama di Jazirah
Arab." fuga hadits yang diriwayatkan oleh
selama tiga hari tiga malam.
Kedua,Hiiaz. Yaitu antara Adn sampai Malik dalam Muwaththa' dari az-Zuhri

perbatasan Irak dan antara feddah dan berupa hadits mursal,
sekitanya dari pantai sampai perbatasan
Syam. Orang kafir boleh memasukinya .u?t;t* qg\+ b4i
selama tiga hari saja dengan izin. Imam
"Tidak berkumpul dua agama di lazirah

Arab."

Ketiga, negeri-negeri Islam yang lain.

Orang kafir boleh tinggal di dalamnya


Click to View FlipBook Version