pengkhianatan? fawabannya bisa dari dua "Setiap pengkhianat memiliki bendera di hari
sisi. PertamA kekhawatiran di sini makna- Kamat nanti yang akan ditinggikan sesuai dengan
tingkat pengkhianatannya. Ketahuilah, tidak ada
nya adalah keyakinan, sebagaimana halnya pengkhianat yang lebih besar pengkhianatannya
harapan bisa bermakna meyakini atau percaya, daripada pemimpin masyarakat." (HR Muslim)
seperti dalam firman Allah SWT,
Penyebabnya adalah karena pengkhia-
"Mengapa kamu tidak takut akan ke- natannya akan membuat orang kehilangan
kepercayaan kepada segala perjanjiannya
besaran Allah?." (Nuuh: 13) dan ikatan perdamaian yang diadakannya. Ini
Kedua, apabila telah tampak tanda-tanda akan menimbulkan bahaya yang besar karena
pengkhianatan dan ada bukti-bukti yang hal itu akan membuat orang lari dari agama
ini dan menimbulkan celaan terhadap para
kuat maka wajiblah membuang perjanjian itu
agar bertahan dalam perjanjian seperti itu pemimpin umat Islam.
tidak menjerumuskan pihak Muslim dalam Kalau tidak ada ikatan perjanjian dengan
kehancuran. Maka dalam hal ini boleh meng-
gugurkan keyakinan dengan dugaan karena musuh, dibolehkan melakukan berbagai tipu-
an untuk menghadapinya. Inilah tafsir atau
sebuah keterpaksaan."e Dengan kata lain, makna sabda Rasulullah saw. yang diriwayat-
kan oleh Ahmad, asy-Syaikhani, Abu Dawud
firman Allah, {ir'l} bisa bermakna mengetahui dan Tirmidzi dari fabir;
dan bisa bermakna menyangka. Sangkaan itu .\z* tyt
sudah cukup dalam kondisi terpaksa. Semen-
tara itu, apabila pengkhianatan atau pelang- "Perang itu adalah tipuan." (HR Ahmad,
garan itu sudah diketahui dengan pasti maka
tidak perlu lagi ada proses penyerahan per- Bukhari, Muslim, Abu Dawud, dan Tirmidzi)
janjian pada mereka. Nabi saw. langsung ber-
gerak ke arah Mekah pada am al-fath (tahun Musuh-musuh Islam saat ini seperti
pembebasan Mekah) untuk menaklukkan pen-
duduk Mekah ketika sudah jelas bahwa mereka Yahudi di daerah-daerah yang didudukinya,
melanggar perjanjian tanpa perlu menyerah-
kan dulu perjanjian kepada mereka [maksud- janji-janji dan kesepakatannya tidak bisa di-
nya tanpa perlu memberitahukan pembatalan pegang dan tidak ada nilainya sehingga me-
perjanjian, pent). lakukan serangan secara tiba-tiba merupakan
salah satu taktik berperang melawannya.
Ayat tersebut juga menjadi bukti yang
Apakah boleh berjihad bersama pemimpin
jelas bahwa Islam mewajibkan umatnya untuk yang melanggar perjanjian? Para ulama dalam
memelihara perjanjian bersama musuh dan hal ini memiliki dua pendapat. Sebagian besar
dari mereka berpendapat bahwa tidak boleh
diharamkannya khianat terhadap mereka. berperang bersamanya, berbeda dengan pe-
Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Sa'id mimpin yang berkhianat dan fasik. Namun,
al-Khudri, ia mengatakan bahwa, "Rasulullah sebagian yang Iain berpendapat boleh berjihad
bersamanya.
saw bersabda,
Kemudian, Allah SWT menjelaskan orang-
{i ,:rb )ra,il Ei ,y.t $,-",1,1 ,:G,,8
.yG yt :y U:rb (*t ::G i3 orang yang sempat lolos dari hukuman di
Perang Badar dan masih tetap hidup, yaitu
9 AhkamulQuranE/860. untuk mengejar mereka sangat mudah bagi
Allah SWT. Meskipun mereka bisa lolos
dari pembunuhan atau penawanan, mereka Balaaghah
tidak akan bisa lolos dari pembalasan Allah
(#;F kata ini di-nakirah-kan untuk me-
terhadap mereka di akhirat nanti. Bahkan,
nunjukkan keumuman sehingga mencakup
mereka tidak akan bisa lolos dari hukuman di segala bentuk persiapan materi dengan ber-
dunia ketika Allah SWT memberi kesempatan
kepada Rasul-Nya untuk menangkap mereka. bagai persenjataan yang sejalan dengan masa
Tujuan dari semua ini adalah untuk menghibur yang berkembang seperti yang terdapat pada
Rasul tentang orang-orang kafir yang sempat
lolos darinya sehingga ia tidak bisa membalas musuh dan yang dibuat di dalam negara
mereka.
Islam. Ia juga mencakup persiapan moril dan
PERSIAPAN UNTUK MEMERANGI MUSUH
SESUAI DENGAN KEMAMPUAN DAN kejiwaan, seperti mengoptimalkan segala
KESANGGUPAN
kemampuan, mempersiapkan generasi secara
militer; mempersenjatai mereka dengan
aqidah Islam yang benar; dan akhlak agama
yang baik. Tanpa itu semua, tidak akan pernah
ada kemenangan melawan musuh.
Surah al-Anfaal Ayat 6O Mufrudaat Lughawlyyah
,PttE:#!i''ei&\v;\Wv qulfy kata 1,rGyr; adalah persiapan untuk
;+$"u<iVH#tnt'i|;+'"i'# masa yang akan datang. (ij} maksudnya
untuk memerangi mereka. {#;} Nabi saw
JFAr;/,"a.WW'A55-1tr\'frAiS
bersabda tiga kali sebagaimana diriwayatkan
6;\E1A'fut!;a" oleh Muslim,
"Dan persiapkanlah dengan segala kemam' .3;4t r$t i:1ii
puan untuk menghadapi mereka dengan kekuatan
yang kamu miliki dan dari pasukan berkuda yang "Ketahuilah, kekuatan itu adalah memanah."
dapat menggentarkan musuh Allah, musuhmu (HR Muslim)
dan orang-orang selain mereka yang kamu tidak
mengetahuinya; tetapi Allah mengetahuinya. Apa Saat ini, kekuatan itu adalah segala sesuatu
saja yang kamu infakkan di jalan Allah niscaya yang dibutuhkan dalam peperangan.
akan dibalas dengan cukup kepadamu dan kamu
tidak akan dizalimi (dirugikan)." (al-Anfaal: 60) (\Je"+r rariJ ;".,,/jp kalimat q.grr iur; digunakan
l'raab untuk kuda yang ditambat atau diikat di jalan
Allah SWT. fadi yang dimaksud dengan kata
4" ,#h Huruf ha'fkata ganti untuk orang
{.pr iur} adalah menahan dan memelihara
ketiga) dalam kata (.a) bisa kembali kepada kuda untuk digunakan di ialan Allah serta
(r;) atau kepada (,uj,i (kuda yang ditambat), mempersiapkannya untuk jihad. Dahulu, kuda
merupakan sarana berperang yang sangat
atau kepada persiapan yang dapat dipahami penting.
dari penggalan ayat {btj;}. {" i;i+ membuat takut. Kata ini berasal
("-i-l;F Kata ini manshub karena di-'athaf- dari kata <.rujlr) yang berarti menimbul-
kan kepada kata 4:il !G), maksudnya kamu kan rasa takut yang disertai rasa gemetar.
buat gentar orang-orang selain mereka. fifiiti it, iiob Pada masa dahulu mereka adalah
kaum kafir Mekah, namun sekarang setiap
orang yang memusuhi Islam dan membuat
tusrR[-MuNrRIrLrpS rr*u,. @ surahat-Anf.al
konspirasi untuk menghancurkan Islam sebagainya. Untuk saat ini, sarana yang paling
dan orang-orang Islam. 4i;t e ,-ity orang- penting itu adalah senjata udara, tank, bom,
orang lain dari kalangan munafik dan Yahudi. kapal selam perang dan sebagainya. Dengan
demikian, itulah yang penting untuk disiapkan,
{.;3+t 3;$ balasannya untukmu. fitrtb; ri pl} namun kuda iuga berperan penting karena yang
penting adalah bagaimana mencapai tujuan.
tidak sedikit pun bagianmu yang terkurangi. Adapun sarana dan alat yang waiib disiapkan
adalah yang sesuai dengan kebutuhan masa
Persesuaian Ayat
sekarang. Tujuan semua itu adalah untuk
Setelah Allah SWT memerintahkan Rasul-
Nya untuk menghancurkan orang-orang yang mempersiapkan pasukan yang selalu siap
melanggar dan membatalkan perjanjian serta untuk membela negeri. Itu tidak akan tercapai
kecuali dengan harta yang dialokasikan untuk
mengembalikan perjanjian kepada orang- tugas tersebut dan persenjataan yang dibiayai
orang yang dikhawatirkan akan melakukan oleh seluruh kaum Muslimin sesuai dengan
hal yang serupa, dalam ayat ini, Allah me- kemampuan masing-masing. Allah SWT meng-
merintahkan untuk melakukan persiapan
untuk menghadapi orang-orang kafir itu. Ini khususkan penyebutan kuda meskipun ia
merupakan sesuatu yang logis yang lumrah
terjadi setelah adanya pembatalan perjanjian sudah masuk dalam kategori kekuatan adalah
dan prediksi terjadinya perang. untuk memuliakan kuda dan menegaskan
Tafslr dan Penfelasan urgensinya.
Allah SWT memerintahkan orang-orang Kemudian, ayat tersebut menjelaskan
beriman untuk mempersiapkan berbagai per- faktor dan tujuan dilakukannya persiapan ini
adalah untuk membuat gentar musuh-musuh
senjataan perang yang sesuai untuk setiap Allah dan musuh-musuh kaum Muslimin yaitu
masa dan mempersiapkan pasukan perang kaum kafir yang sudah terbukti permusuhan
dengan kemampuan tertinggi karena pasukan mereka seperti halnya kaum Musyrikin
merupakan benteng dan pertahanan umat Mekah di masa lalu. Di samping itu juga
yang kuat. Tentunya semua itu sesuai dengan
untuk membuat gentar musuh-musuh yang
kemampuan dan kesanggupan. Allah SWT ber- tidak kelihatan menyokong dan mendukung
musuh-musuh yang nyata tersebut, diketahui
firman, (iill,l u|d u*ib Maksudnya, persiap- ataupun tidak. Namun, yang jelas Allah pasti
tahu karena Dia Maha Mengetahui segala hal
kanlah untuk memerangi musuh segala macam yang tidak tampak. Termasuk dalam kategori
ini, kaum Yahudi dan munafikin di masa lalu
bentuk kekuatan materi dan moril yang sejalan serta orang-orang yang tampak permusuhan
dengan kondisi setiap masa dan tempat yang mereka setelah itu seperti bangsa Persia dan
kamu sanggupi seperti kuda yang ditambat Romawi serta keturunan mereka di berbagai
negara modern masa kini.
di benteng dan daerah perbatasan karena
Tanpa persiapan yang sesuai dengan
tempat itu merupakan tempat masuknya kondisi perang di setiap masa, perdamaian
tidak akan bisa dipelihara. Secara logika dan
para musuh untuk menyerang sebuah daerah.
kebiasaan yang berlaku, menjaga perdamaian
Pada masa dahulu, kuda merupakan sarana tidak akan mungkin dilakukan kecuali dengan
perang yang sangat penting. Bahkan, di saat sarana perang yang modern.
ini pun dalam kondisi-kondisi tertentu, kuda
juga masih memiliki urgensi yang tidak bisa
diremehkan, seperti penggunaan senjata putih,
tugas memata-matai, mengangkut barang, dan
peralatan perang di jalan-ialan pegunungan, dan
Karena persiapan untuk jihad tidak bisa dalam mempersiapkan pasukan perang yang
dilakukan tanpa harta, Al-Qur'an memotivasi
untuk berinfak di ialan Allah SWT Allah SWT mampu membela eksistensi, kemuliaan dan
berfirman, 4:* et*y sth Maksudnya apa pun harga dirinya, menjaga perbatasan daerah,
serta menciptakan keamanan dan keseiah-
yang kamu nafkahkan baik sedikit maupun teraan. Oleh karena itu, Allah SWT meme-
banyak, untuk jihad di jalan Allah, Allah rintahkan orang-orang beriman untuk selalu
akan menyempurnakan balasannya untuk mempersiapkan kekuatan militer dalam
menghadapi setiap musuh. Hal ini sebagai-
penginfak, membalasnya dengan balasan yang
mana yang disinggung dalam ayat yang
sempurna tanpa kurang sedikit pun' Dalam bertujuan untuk menggetarkan hati musuh
hadits yang diriwayatkan oleh Abu Dawud, dan membuatnya tidak berpikir untuk me-
disebutkan bahwa satu dirham di jalan Allah nyerang atau mengganggu stabilitas umat
akan dilipatgandakan sampai tujuh ratus kali
lipat, Allah SWT berfirman, dan segala hal yang diagungkannya.
"Perumpamaan orang yang menginfakkan Karena persiapan materi, moril dan
hartanya di jalan Allah seperti sebutir biii yang segala perlengkapan untuk jihad itu ber-
menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap gantung pada sokongan dana, Allah SWT
tangkai ada seratus biii. Allah melipatgandakan mewajibkan orang-orang beriman untuk ikut
serta dalam menyumbangkan harta guna
bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allqh
Mahaluas, Maha Mengetahul." (al-Baqarah: menunjang segala kebutuhan perang sesuai
261)
kebutuhan dan tingkat kemampuan masing-
Firman-Nya, (1, P qh bersifat umum,
masing.
mencakup jihad dan jalan-jalan kebaikan
lainnya. Ini menjadi dalil bahwa persiapan Beberapa ulama kalangan Malikiyyah
perang itu bergantung kepada infak harta menjadikan ayat ini sebagai dalil yang meng-
yang banyak dijalan-Nya, Manfaat dari meng- anjurkan untukmewakafkan kuda dan senjata
infakkan harta itu sebenarnya kembali kepada
si penginfak, misalnya, di dunia dalam bentuk serta membuat gudang untuk itu sekaligus
terpeliharanya harta, tanah, perdagangan dan
perusahaannya, dan di akhirat dalam bentuk petugasnya sebagai persiapan untuk meng-
surga yang kekal sebagai balasan atas apa yang hadapi musuh. Para ulama sendiri berbeda
telah ia persembahkan, Allah SWT berfirman,
pendapat tentang mewakafkan hewan seperti
'Apa pun harta Yang kamu infakkan,
kuda dan unta. Mereka terbagi ke dalam dua
maka (kebaikannyo) untuk dirimu sendiri. Dan
janganlah kamu berinfak melainkan karena pendapat. Ada pendapat yang melarang,
mencari ridha Allah. Dan apa pun harta yang
kamu infakkan, niscaya kamu akan diberi yaitu Abu Hanifah. Ada yang membolehkan,
(pahala) secarq penuh dan kamu tidak akan yaitu Syafi'i dan mayoritas ulama' Pendapat
dizalimi (dirug ikan)." (al' Baqatah= 27 2) terakhir inilah yang lebih benar berdasarkan
ayat di atas dan juga sabda Rasulullah saw
Fiqih Kehidupan atau Hukum-Hukum
tentang Khalid bin Walid,
Setiap bangsa dan umat seiakdulu sampai
sekarang selalu memberikan perhatian besar frt $ Xy ,\Ev 'qr{ 6v \* Yti
V6 3 i'>trti A?ti'J
.o' .Ut9-)
'Adapun tentang Khalid, sesungguhnya kalian
telah menzaliminya, karena ia telah mewakafkan
baju perang dan semua peralatan perangnya di
jalan Allah;'
5TAFSIRAL-MUNIRIILID *++*fu sr'har-Anraal
Di samping itu, hewan juga merupakan Mukmin, dan Dia (Allah) yang memper satukan
harta yang bisa dimanfaatkan untuk sesuatu hati mereka (orang yang beriman). Walaupun
yang bisa dikategorikan sebagai taqarrub kamu menginfokkan semua (kekayaan) yang
kepada Allah, sehinga dengan demikian ia
berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat memper
boleh untuk diwakafkan seperti halnya rumah
satukan hati mereka, tetapi Allah telah memper
dan tanah. satukan hati mereka. Sungguh, Dia Mahaperkasa,
LEBIH MENGUTAMAKAN DAMAI, Mahabijaksana- Wahai Nabi (Muhammad)!
MENYATUKAN UMAT DAN MEMOTIVASINYA
UNTUK PERANG Cukuplah Allah (menjadi pelindung) bagimu dan
bagi orang-orang Mukmin yang mengikutimu.
Surah al-Anfaal Ayat 61-66
Wahai Nabi (Muhammad)! Kobarkanlah
t,M48V1", iy}1.F j "&,6 W
semangat para Mukmin untuk berperang. Iika
js6 islil ir 6::,j,i5 @ Ltir i; tt ada dua puluh orang yang sabar di antara kamu,
-dJt 3 \iiqz niscaya mereka dapat mengalahkan dua ratus
-fefi qW;6A$tVaY,#.Ct$rl\ii orang musuh. Dan jika ada seratus orang (yang
l$q.J{v
qry 6',;{. 4i' at"5Y ryj( drt sabar) di antara kamu, niscaya mereka dapat
,t"it a;)tti:i:;i#tW +l.-?>/
mengalahkan seribu orang kafr, karena orang-
Wct,-!t'WE;S; ;h$;tLWr"K@",b<;\r;1at4<\r.
orang kafir itu adalah kaum yang tidak mengerti.
<; Gl\ q;1" AU'?Z'& i,V'6iV Sekarang Allah telah meringankan kamu karena
Dia mengetahui bahwa ada kelemahan padamu.
J' m <;j6ir* X;$VUS sjr Maka jika di antara kamu ada seratus orang yang
sabar, niscaya mereka dapat mengalahkan dua
K-,6WH.:u&;rKrl;,rG:t ratus (orang musuh); dan jika di antara kamu ada
seribu orang (yang sabar), niscaya mereka dapat
"Tetapi jika mereka condong kepada per- mengalahkan dua ribu orang dengan seizin Allah. {
damaian, maka terimalah dan bertawakallah Allah beserta orang-orang yang sabar." (al-Anfaal:
6r-66) fl
kepada Allah. Sungguh, Dia Maha Mendengar,
Maha Mengetahui. Dan jika mereka hendak me- Qlraa'aat il
nipumu, maka sesungguhnya cukuplah Allah
(FF (pF' i
(menjadi pelindung) bagimu. Dialah yang mem-
Iniam ir{afi' membacanya dengan: 1,olj I
berikan kekuatan kepadamu dengan pertolongan-
<'d' l. ,.)..).,,
Nya dan dengan (dukungan) orang-orang
trY e'5'q ulf :
Nafi, Ibnu Katsir; dan Ibnu Amir mem-
Fbacanya dengan <& Jfil.
{iir}:
Imam Warsy membacanya dengan liii;.
(i;;F'
Ini adalah qira'at Ashim, Hamzah, dan
Khalaf. Sementara imam-imam yang lain mem-
baca(n,1"y.)\a:,.:ds.e.)ln-g.'r-al,inf: 1Lj;.
Ini adalah qira'at Ashim, Hamzah, al-
Kisa'i, dan Khalaf. Sementara itu, imam-imam
yang lain membacanya dengan <$1,F ir6.
l'raab menghilangkannya dari ayat yang pertama,
kemudian ayat tersebut diakhiri dengan
(iirroU:;y Kalimat ini adalah mubtada dan kata-kata "orang-orang yang sabar" untuk
khabar.Artinya adalah cukuplah Allah bagimu.
Seolah-olah Allah SWT mengatakan, cukuplah menekankan tuntutan kesabaran.
Allah bagimu dan pengikutmu. (t;Jt;b Huruf Mufradaat LufhawlYYah
waw dalam kalimat ini berarti <i!) bersama dan ('# ily condong. {.r:1} kata ini bisa
kalimat setelahnya adalah manshub. Dalam
s eb uah kal i mat, m is alnya Q^t : tliit r{'l- ; " Cuku p dibaca dengan huruf sin yang kasrah atau
satu dirham untukmu dan Zaid". Ia tidak di-
jarr-kan karena meng-'athaf-kan sesuatu yang fathah. Artinya adalah perdamaian. Islam me-
zhahir yangmairur kepada yang tidak tampak rupakan agama perdamaian, Allah SWT ber-
tidak boleh. Maknanya adalah cukuplah Allah
SWT sebagai penolong bagimu dan orang- firman,
orang beriman yang mengikutimu. "Wahai orqng'orang Yong beriman!
Sementara itu, kata {.r} bisa marfu'kalau Masuklah ke dalam lslam secara keseluruhan".
(al-Baqarah: 208)
di-'athaf-kan kepada lafazh (['], artinya
(,1 L;t;F Dan buatlah kesepakatan damai
cukuplah Allah bagimu dan orang-orang yang
mengikutimu. Bisa iuga mubtada', sementara *dengan mereka. 4y, iit\ p"rr^yalah pada-
khabar-nya dihilangkan . Taqdir-nya adalah ;41
Nya'
1!1,:s';e'4t q il;i, "dan orang-orang beriman
(er, / ii1| Maha Mendengar setiap per-
yang mengikutimu iuga demikian". Bisa iuga kataan. {"!} Maha Mengetahui setiap per-
manshub dengan meng-' athaf-kannya kepada buatan. 4t;';. it| dengan mengaf ukan damai,
makna atau pengertian. padahal mereka akan bersiap untuk meme-
,Zr. €: i* I:'l)) dan 1lir. :k iP; orang rangimu. (':tr"; ip) sebagai penolongmu me-
yang membaca 1f-l.1dengan huruf ya'dalam la*an mereka. 4;..y untuk berperang. $t'l}
bentuk mudzakkar berarti karena terpisahnya i;!disebabkan karena mereka. 43t#L- 'i tidak
antara fi'il dengan/afl. Sementara itu, orang mengerti hikmah dari peperangan dan manfaat
yang membaca dengan fa' berarti karena
yang akan diperoleh berupa kebahagiaan
mu' annats-nya kata 1i!u;.
dunia dan akhirat
Balaa$hah
(F- il} ini merupakan khabar finformasi)
*{(V..F j',rP Oat"tn aYat ini, terdaPat
yang berarti perintah. Maksudnya, hendaklah
sesuatu yang disebut denganithnab karena ada dua puluh orang di antara kamu memerangi
peringatan tentang nikmat Allah yang terbesar dua ratus orang, seratus memerangi seribu
kepada Rasul dan orang-orang beriman, yaitu orang, dan bertahanlah di hadapan mereka.
nikmat penyatuan hati dan kesatuan umat. Namun, ketika jumlahnya semakin banyak,
[r*U '4. a;,w ;,;;1 6, :k .:1! Dalam perintah dalam ayat ini dihapus oleh ayat
penggalan ayat ini, terdapat apa yang disebut yang selanjutnya. {u,; ;r, 5i} lemahnya
dengan ihtibaak yaitu menyebutkan 'sabar' seorang darimu memerangi sepuluh kali
dalam syarat pertama dan menghilangkan lipat darinya.{I, y;!h dengan kehendak-Nya'
yang semisal dengannya dalam syarat kedua, (;( il} ini juga khabar bermakna perintah'
menyebutkan sifat kafir dari ayat kedua dan Artinya, hendaklah kamu memerangi jumlah
yang dua kali lipat lebih banyak darimu dan
bertahanlah menghadapi mereka. 4u"rt3' gy
Allah membantu mereka.
Sebab Turunnya Ayat (64) Sebab Turunnya Ayat (65) \
Dalam kitab al-Kasysyaf, az-Zamakhsyari Ishak bin Rahuyah meriwayatkan i
dengan menukil dari al-Kalbi mengatakan, dalam Musnod-nya dari Ibnu Abbas bahwa
'Ayat ini turun di Baida' dalam Perang Badar;
tepatnya sebelum peperangan dimulai. ia mengatakan bahwa, "Ketika Allah SWT
Inilah pendapat yang lebih kuat. Ada yang mewajibkan para kaum Muslimin agar
mengatakan ia turun tentang masuk Islam-
seorang mesti memerangi dan menghadapi
nya Umar. Ayat ini makkiyyah, tetapi atas sepuluh orang, hal tersebut terasa berat bagi
perintah Rasulullah saw. ia ditulis dalam mereka. Dengan demikian, Allah meringan-
surah madaniyyah sebagaimana disebutkan kan hal itu menjadi satu orang mesti ber-
oleh al-Qusyairi. Ibnu Abbas mengatakan tahan menghadapi dua orang. Lalu Allah me-
bahwa ayat ini turun berkenaan dengan Inurunkan ayat, $,y:yt#- 'oi6 :'+ X i1}
masuk Islamnya Umar karena saat itu yang dan seterusnya.
memeluk Islam ada tiga puluh tiga laki-laki
termasuk Nabi saw. ditambah enam orang Persesualan Ayat
perempuan. Kemudian, ketika Umar masuk
Setelah Allah SWT memerintahkan kaum
Islam jumlah kaum Muslimin menjadi empat
puluh orang." Muslimin untuk mempersiapkan segala se-
Ibnu Abi Hatim meriwayatkan dengan suatu guna menggentarkan musuh, di sini
sanad yang shahih dari Sa'id bin fubair; ia
Allah memerintahkan untuk berdamai yang
mengatakan bahwa, "Ketika tiga puluh tiga dilakukan di atas kemuliaan dan harga diri.
laki-laki dan enam orang perempuan masuk Ketika musuh sudah gentar dan mereka me-
Islam bersama Nabi saw., kemudian masuk milih untuk berdamai, yang mesti dilakukan
Islamlah Uma[ sehingga turunlah ayat, dju]
adalah menerima perdamaian tersebut karena
{iu *-; roitr
peperangan itu adalah sesuatu yang sifatnya
Abu asy-Syekh Ibnu Hayyan al-Anshari
meriwayatkan dari Sa'id bin Musayyab, ia darurat untuk melawan kezaliman, mencipta-
kan kebebasan dalam menyebarkan Islam, dan
mengatakan bahwa, "Setelah Umarmasuklslam, menghalangi terjadinya kesemena-menaan.
Allah SWT menurunkan tentang hal itu ayat, Sesuatu yang bersifat darurat itu mesti di-
('nrul; g1$tu.\ batasi sesuai dengan kebutuhannya dan tidak
Namun, penjelasan dalam sirah berbeda dipergunakan kecuali segala solusi damai
dengan itu. Ibnu Mas'ud mengatakan, "Kami
tidak mungkin lagi untuk dilakukan.
tidak sanggup shalat di dekat Ka'bah sampai
Tafslr dan Penjelasan
Umar masuk Islam. Ketika ia masuk Islam ia
Setelah dilakukannya persiapan yang
terang-terangan menentang Quraisy. Ia shalat sempurna untuk berjihad, jika musuh lebih
meminta untuk berdamai dan lebih meng-
di dekat Ka'bah dan kami juga ikut shalat
utamakan perdamaian daripada perang, mesti
bersamanya. Kelslaman Umar terjadi setelah
hijrahnya para sahabat Rasulullah saw. ke diterima tawaran damai dari mereka sesuai
Habasyah." Ibnu Ishak mengatakan, "Jumlah dengan kemaslahatan yang dipandang kuat
oleh pemimpin. Az-Zamakhsyari mengata-
sahabat yang hijrah ke negeri Habasyah, kan, "Yang lebih benar adalah bahwa hal ter-
sebut tergantung kepada pendapat seorang
selain anak-anak mereka yang masih kecil pemimpin dengan mempertimbangkan ke-
yang juga ikut hijrah atau yang lahir di sana, maslahatan Islam dan kaum Muslimin, baik
adalah delapan puluh tiga orang."
perang maupun damai, ladi, tidak mesti kaum "sesungguhnya . akan terjadi perbedaan pen-
Muslimin saja yang berperang atau meng-
dapat atau sesuatu hal, maka iika engkau bisa
adakan perjanjian damai dengan musuh."
m engu s ah ak an p e r d am a i an I akukanl ah."
Pengertian ayat di atas adalah iika musuh
Pendapat yang dinukil dari Ibnu Abbas
lebih cenderung kepada perdamaian atau dan beberapa ulama dari kalangan tabi'in
gencatan senjata maka cenderung iugalah bahwa ayat ini di-nasakh oleh ayat 'pedang'
pada hal itu karena engkau lebih berhak yang terdapat dalam surah at-Taubah, yaitu
untuk mengutamakan perdamaian dari "Perangilah orang-orqng yang tidak ber-
mereka. Berdamailah dengan mereka dan iman kepada Allah dan hari kemudian," (at'
bertawakallah pada Allah, artinya percayalah Taubah:29)
kepada-Nya, serahkan urusan hanya kepada- Hal ini perlu dikaji ulang sebagaimana
yang disebutkan oleh Ibnu Katsir karena
Nya, dan janganlah takut terhadap tipu
ayat dalam surah at-Taubah itu mengandung
muslihat atau pengkhianatan mereka ketika perintah untuk memerangi musuh jika hal itu
memungkinkan. Namun, jika musuh sangat
mereka menawarkan perdamaian itu karena
banyak maka dalam hal ini boleh mengadakan
Allah akan memelihara dan melindungimu perjanjian damai sebagaimana yang dapat di-
pahami dari ayat dan yang juga dilakukan oleh
dari tipu muslihat dan akal busuk mereka. Nabi saw. dalam Perjanjian Hudaibiyyah. fadi,
sesungguhnya dalam hal ini tidak ada kontra-
Allah Maha Mendengar apa yang mereka kata- diksi, pe-na sakh-an, dan pengkhususan.l0
kan dan mengetahui apa yang mereka laku- Kemudian, Allah SWT mengingatkan
kan. fika yang mereka tuju dari perdamaian Nabi terhadap nikmat yang dilimpahkan-Nya
berupa dukungan dan bantuan untuknya dari
itu hanya untuk menipumu agar mereka kalangan Muhajirin dan Anshar. Allah SWT
bisa memperkuat pasukan dan bersiap me- berfiMrmaaksnu, d4ny4a!"j)an1gfa,n1'pe"di'u*libkan tipu daya
merangimu, Allah yang akan menangani me- dan akal busuk mereka karena Allah SWT akan
reka dan membantumu melawan mereka meneguhkanmu dengan bantuan-Nya dan
karena hanya Dia penolongmu. menguatkanmu dengan orang-orang beriman
Ini adalah dalil yang kuat untuk meng- yang telah Dia jadikan sebagai umat yang
bersatu padu, beriman, dan patuh padamu,
utamakan perdamaian daripada peperangan
serta siap membantu dan mendukungmu. fadi,
karena Islam merupakan agama perdamaian,
dukungan itu dalam dua bentuk: dukungan
hidayah, dan kasih sayang. Dalam syari'at langsung dari Allah tanpa perantara hal-hal
Islam peperangan tidak digunakan kecuali ada yang tampak dan dukungan yang mengacu
pada hal-hal yang tampak.
kondisi-kondisi yang memaksa dan darurat.
Kemudian, Allah SWT menjelaskan bagai-
Oleh karena itu, ketika kaum Musyrikin me- mana bentuk dukungan yang diturunkan-Nya
minta perdamaian pada tahun Hudaibiyyah 10 Tafsir lbnu Katsir2/322-323.
dan menghentikan peperangan antara me-
reka dan Rasulullah saw. selama sembilan
tahun, Rasulullah menjawab permintaan itu
meskipun mereka memberi syarat-syarat yang
sangat merugikan kaum Muslimin. Abdullah
putra Imam Ahmad meriwayatkan dari Ali
bin Abi Thalib, bahwa ia mengatakan bahwa,
"Rasulullah saw. bersabda,
'ofl d2l't r..aroJia.:.gl, J/t6 *t
.Jrl6 il:tr
TATSIRAL-MuNrRIrLIp 5 .,. ,r+N -1---\- suraha!-Anfaar
dengan perantara orang-orang beriman dan Shahihain disebutkan bahwa ketika Rasulullah
bagaimana Dia menyatukan barisan mereka.
saw. berpidato pada kaum Anshar tentang
Dia berfirman,{;..;u * ;Vh Maksudnya Allah
masalah rampasan perang, ia mengatakan
SWT yang menjadikan mereka umat yang
bersatu padu, saling bahu-membahu dalam bahwa,
membantumu padahal sebelumnya mereka
bermusuh-musuhan karena pertikaian dan ir,'Nt ,€-w o7
peperangan yang sangat panjang antara
5.+1 1i c;ti,aJ)l F, U-
mereka di masa jahiliyyah, sebagaimana
#j7ry6 'ii-r:F ,".,'^tt €Gb'iGi ,o.,
kondisi antara suku Aus dan Khazraj dari
o.r'fil
kalangan Anshar. Lalu Allah SWT melenyapkan
pertikaian tersebut dengan cahaya keimanan, "Wahai sekalian kaum Anshar bukankah
dulu aku dapati kalian dalam keadaan tersesat
sebagaimana Dia berfirman, lalu Allah menunjuki kalian melaluiku? Miskin
lalu Allah mengayakan kalian melaluiku? Kalian
"Dan berpegang teguhlah kamu semuanya dulu tercerai-berai lalu Allah menyatukan kalian
melaluiku?" (HR Bukhari dan Muslim)
pada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu
bercerai berai, dan ingatlah nikmat Allah ke- Setiap luntaran kalimat dari Rasulullah
padamu ketika kamu dahulu (masa jahiliyyah) saw., kaum Anshar hanya bisa menjawab,
bermusuhan, lalu Allah memper satukan hati- 'Allah dan Rasul-Nya yang lebih berjasa."
mu, sehingga dengan karunia-Nya kamu men-
jadi bersaudara, sedangkan (ketika itu) kamu Oleh karena itu, Allah SWT berfirman,
berada di tepi jurang neraka, lalu Allah me- 4f5.. i.f '$ '& :;3 t't '"5<iy Dia tidak akan di-
nyelamatkan kamu dari sena." (Aali 'Imraan:
kalahkan oleh tipu muslihat atau makar siapa
103) pun. Tidak akan pernah merugi orang yang
bertawakal kepada-Nya. Dia Mahabijaksana
Kalau engkau belanjakan seluruh harta dalam setiap perbuatan dan hukum-hukum-
yang ada di muka bumi ini, niscaya engkau Nya.
tidak akan sanggup menyatukan hati mereka. Al-Hafizh al-Baihaqi meriwayatkan dari
Akan tetapi, Allah SWT dengan hidayah yang
Ibnu Abbas bahwa ia mengatakan bahwa,
diberikan-Nya kepada mereka untuk beriman
"Hubungan silaturrahim sering diputus, pem-
dan menyatukan mereka di atas jalan yang berian nikmat sering tidak disyukuri. Tidak
ada yang lebih hebat daripada pendekatan
lurus, mampu dengan kekuasaan dan hikmah-
Nya membuat hati mereka saling menyatu dan hatil'Allah SWT berfirman, u"i i:it Uu c;i il
berpadu. Ini merupakan dalil bahwa faktor (e+#;; e;"l4t-u
Setelah Allah SWT menjanjikan keme-
terpenting untuk sebuah kemenangan adalah
per satuan dan persamaan tujuan. nangan kepada Rasul-Nya ketika musuh me-
lakukan tipu muslihat, Allah SWT kemudian
Penyatuan hati tidak hanya terbatas pada menjanjikan kemenangan kepadanya dalam
seluruh kondisi, baik dalam hal agama mau-
penyelesaian sengketa-sengketa di masa pun dunia. fadi, sebenarnya tidak ada peng-
ulangan dalam hal ini. Allah SWT berfirman,
jahiliyyah dulu, tetapi juga mencakup penye-
lesaian pertikaian-pertikaian yang terjadi se- {ntJ*u #' diu} sesungguhnya Allah akan me-
telah Islam datang, sebagaimana dalam per-
ngurus segala sesuatu yang merisaukanmu
tikaian yang terjadi antara Muhajirin dan
dari pihak mereka dan membantumu me-
Anshar di saat pembagian harta rampasan
perang dalam Perang Hunain. Dalam kitab
TAFSIRAL.MUNIR JILID 5
lawan musuh-musuhmu meskipun musuh mulia, membuktikan penghambaan diri ter-
banyak dan bantuan terhadap mereka se-
hadap Allah SWT dengan mendirikan shalat,
makin bertambah, sementara kaum Muslimin membayar zakat dan beramal ma'ruf dan nahi
munkar. Sebagaimana firman Allah S\MT,
hanya sedikit. Cukuplah bagimu orang-orang
"Orang-orang yang beriman, mereka
yang mengikutimu dan beriman dengan
berperang di jalan Allah, dan orong-orqng yqng
ajaranmu.
kafir berperang di jalan Thagut," (an-Nisaa':
Akan tetapi, meskipun cukup bagimu per- 76)
tolongan dari Allah dan bantuan dari orang- Allah SWT juga berfirman,
orang beriman, itu tidak berarti seluruh jalan
"(Yaitu) orang-orang yang jika Kami beri
dan sarana yang biasa diambil untuk sebuah
kedudukan di bumi, mereka melaksanakan
peperangan ditinggalkan. |angan engkau ber-
shalat, menunaikan zakaL" (al-Haii: 41)
topang kepada itu saja. Engkau tetap harus
memotivasi orang-orang beriman untuk Di samping itu, mereka juga tidak percaya
berperang karena Allah akan menolongmu dengan hari kebangkitan dan hari pembalasan.
dengan catatan mereka [orang-orang beriman) Sementara itu, kamu mengharapkan salah
mengorbankan raga dan harta mereka dalam
satu dari dua kebaikan, yaitu harta rampasan
perjuangan perang dan menang atau syahid di jalan Allah
SWT dan meraih surga.
4*lKem14u.dioan;,,*AMllaahksbuedrfirdmaarni ,peun[;gog.a<l-an"*ay.aFt
Ayat tersebut mengandung janji dari
ini bukan sekadar pemberitahuan melainkan Allah dan kabar gembira bahwa jika ada
perintah. Seolah-olah Allah SWT berfirman,
"fika kamu berjumlah dua puluh orang maka beberapa orang saja dari orang-orang ber-
iman yang mau bersaba4, niscaya mereka
bersabarlah dan bersungguh-sungguhlah akan mampu mengalahkan orang-orang kafir
dalam berperang sampai mereka dapat me- yang jumlahnya sepuluh kali lipat dari jumlah
ngalahkan dua ratus orang musuh. Artinya mereka dengan bantuan dari Allah SWT. Di
jika ada dalam barisanmu dua puluh orang dalamnya juga terkandung makna bahwa
yang sabar dan tegar di posisi mereka maka orang-orang beriman seharusnya mengerti
dan memahami tujuan sebuah peperangan.
dengan keimanan, kesabaran dan pemahaman
Amal mereka mesti untuk sesuatu yang mem-
mereka, mereka akan mengalahkan dua ratus buat Allah ridha. Mereka mesti Iebih tahu dari-
pada orang-orang kafir tentang segala sesuatu
orang kafir yang tidak memiliki ketiga sifat yang akan memperbaiki kehidupan manusia
tersebut. Karena itulah Allah berfirman di dan kemajuan sebuah bangsa. Adapun orang-
akhir ayat tersebut, 4tt*;S ;i iyh Dengan orang kafir; Musyrik, Yahudi dan Nasrani,
mereka adalah orang-orang materialis yang
kata lain, penyebab kekalahan orang-orang
kafir itu adalah karena mereka orang-orang peperangan-peperangan mereka hanya untuk
bodoh yang tidak mengerti dan memahami mengincar kekuasaan, ketenaran dan menin-
hikmah sebuah peperangan sebagaimana das bangsa-bangsa lain.
yang kamu pahami. Mereka berperang hanya
dengan tujuan menjadi lebih unggul dan Perintah agar seorang Muslim bertahan di
disegani. Sementara itu, kamu berperang hadapan sepuluh orang kafir adalah di awal-
awal Islam ketika kaum Muslimin sedikit
untuk meninggikan kalimat Allah seperti
memperbaiki aqidah manusia, menyucikan
mereka dari penyembahan terhadap berhala,
menghiasi diri dengan akhlak-akhlak yang
sehingga mereka dituntut dengan aksi-aksi sedikit-untuk tetap menghadapi musuh
mulia dalam levelnya yang tertinggi yaitu
tingkat 'azimah flawan dari rukhshah yang yang lebih banyak dari mereka karena yang
berarti keringanan,pent). Namun, ketika kaum meniadi patokan utama sesungguhnya adalah
Muslimin sudah semakin banyak, mereka kesabaran, kedisiplinan, ketegaran, tekad yang
hanya dituntut dengan sesuatu yang bersifat
rukhshah dan mudah. Oleh karena itu ayat- kuat, kedalaman iman, dan ketaatan terhadap
ayat selaniutnya sedikit meringankan beban perintah-perintah Allah S\MT.
etersebut, Allah SWT berfirman, (,.s* n' ;lt! Firman Atellrahha,d4aAp4oUrtaeng-^otirbanmgebruepriamkaann
peringatan
maksudnya, setelah sebelumnya Allah me-
waiibkan kepada seorang Muslim untuk agar tidak bersandarkan kepada iman semata
bertahan melawan sepuluh orang musuh,
tetapi hal itu terasa berat bagi mereka, Allah dalam mencapai kemenangan. Di samping
memberikan keringanan pada tingkat yang di keimanan, ada beberapa sifat lain yang mesti
bawah itu, yaitu satu orang Muslimin mesti
terpenuhi, terutama sabar dan tega4, persiapan
bertahan menghadapi dua orang musuh. materi dan jiwa, pengenalan terhadap hakikat
fika ada di antara kamu seratus orang yang
sabar -setelah Allah melihat ada kelemahan segala sesuatu, dan tuiuan-tujuan utama dari
jihad.
pada fisikmu karena seringnya berjihad dan
beramal-niscaya mereka bisa mengalahkan Perintah untuk bersikap tegar dan sabar
dua ratus orang musuh. fika di antara mereka disebutkan berulang kali dalam Al-Qur'an,
ada seribu orang yang saba4, mereka akan
mampu mengalahkan dua ribu orang musuh baik untuk individu maupun jamaah, seperti
dengan izin, kekuatan, dan kehendak dari firman Allah SWT tentang ketegaran,
Allah SWT. Allah SWT selalu bersama orang-
"Wahai orang-orang yang beriman! Apa-
orang sabar dengan bantuan dan penjagaan- bila kamu bertemu pasukan (musuh), maka
berteguh hatilah." (al-Anfaal: 45)
Nya.
Firman-Nya,
Imam al-Bukhari meriwayatkan dari Ibnu
Abbas bahwa ia mengatakan bahwa, "Ketika "Sesungguhnya Allah mencintai orang-
orang yang berperang di jalan-Nya dalam
turun ayat, (.iiu'$. oir,w t;* I :kjr) hal ter- barisan yang teratun mereka seakan-akan
sebut terasa berat bagi kaum Muslimin ketika seperti suatu bangunan yang tersusun kukuh."
mereka diwajibkan untuktidakboleh lari ketika (ash-Shafft 4)
seorang Muslim berhadapan dengan sepuluh Firman-Nya tentang kesabaran,
orang kafir. Kemudian turunlah keringanan- "Wahai orang-orang yang beriman! Ber-
sabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaran-
nya dalam firman Allah SWT berikutnya, mu dan tetaplah bersiap-siaga (di perbatasan
negerimu) dan bertal<walah kepada Allah agar
(S; {,' e jlity Ibnu Abbas melanjutkan, kamu beruntungi' fAali'Imraan: 200)
"Ketika jumlahnya dikurangi dalam saat Dan firman-Nya,
yang sama kesabaran dan ketegaran kaum
"dan janganlah kamu berselisih, yang
Muslimin menghadapi musuh juga berkurang menyebabkan kamu menjadi gentar dan ke-
kuatanmu hilang dan bersabarlah. Sungguh,
sesuai dengan keringanan yang diberikan Allah beserta orang-orang sabar." (al-Anfaal:
46)
pada mereka."
Namun, dalam kedua kondisi itu kaum
Muslimin tetap dituntut-meskipun mereka
TAFSIRAL-MUNIR JITID 5
Fiqih Kehidupan atau Hukum-Hukum "Maka janganlah kamu lemah dan
Ayat, {f:lr o bx, ,ig} menunjukkan pe- mengajak damai." fMuhammad: 35)
rintah untuk menerima perjanjian damai atau Sementara itu, kalangan ulama yang
gencatan senjata apabila musuh menawarkan
hal tersebut, juga perintah untuk bertawakal lain mengatakan bahwa ayat tersebut tidak
kepada Allah, artinya menyerahkan segala se-
suatu tentang perjanjian damai yang diadakan mansukh. Akan tetapi, ia mengandung perintah
kepada Allah SWT. Hal tersebut diharapkan untuk berdamai apabila di dalamnya ada ke-
akan mendatangkan keselamatan dan ke- maslahatan. fika seorang imam (pemimpin)
menangan terhadap musuh apabila mereka memandang lebih baik berdamai dengan me-
melanggar perjanjian tersebut dan tidak mau
reka, ia tidak boleh mengadakan perjanjian
menepati kesepakatan-kesepakatan yang damai dengan mereka selama satu tahun
penuh. Namun, jika kaum Musyrikin sedang
telah dibuat.
Di penghujung ayat, Allah SWT memper- dalam posisi kuat, boleh bagi kaum Muslimin
untuk mengadakan perjanjian damai dengan
ingatkan melalui firman-Nya,{fiF' '6rtt $ it}.
mereka selama sepuluh tahun dan tidak boleh
untuk jangan melanggar perjanjian damai lebih, merujuk kepada Rasulullah saw. yang
yang telah dibuat karena Dia Maha Menge- pernah mengadakan perjanjian damai dengan
tahui apa saja yang diniatkan dan dirahasikan kafir Mekah selama sepuluh tahun. Kemudian,
oleh para hamba dan Maha Mendengar apa
saja yang mereka ucapkan. Ini jelas menun- mereka melanggar perjanjian itu sebelum
jukkan bahwa Islam lebih mengutamakan per-
damaian daripada peperangan, mewajibkan masa tersebut berakhir.
kaum Muslimin untuk menepati segala per-
janjian dan kesepakatan berdamai, dan meng- Para sahabat Rasulullah saw. di masa
haramkan usaha-usaha untuk mengkhianati
sebuah perjanf ian dan kesepakatan. kekhilafahan Umar bin Khaththab dan para
Terjadi perbedaan pendapat seputar ayat khalifah setelah itu juga mengadakan perjaniian
ini, apakah ia mansukh (dihapuskan) atau damai dengan negeri-negeri non-Arab yang
mereka taklukkan dengan syarat jizyah (upeti)
tidak? Qatadah dan lkrimah mengatakan ayat
ini dihapuskan oleh ayat, yang diambil dari mereka lalu mereka dibiar-
"maka perangilah orang-orang Musyrik di kan bebas meskipun para sahabat sesungguh-
mana saja kamu temui." (at-Taubah: 5)
nya mampu untuk memusnahkan mereka.
Dan juga oleh firman-Nya,
Rasulullah saw. juga mengadakan perjanjian
"dan perangilah kaum Musyrikin semuanya
damai dengan masyarakat Khaibar atas syarat-
sebagaimana mereka pun memerangi kamu
syarat yang akhirnya mereka langgar. Kemu-
semuanya." (at-Taubah: 36)
dian, Rasulullah membatalkan perfanjian
Keduanya mengatakan, ayat dalam surah
tersebut. Beliau juga mengadakan perjanjian
at-Taubah menghapus setiap bentuk per-
damai dengan Dhamri fMakhsyi bin Amru
janjian damai dengan musuh sampai mereka dari Bani Dhamrah bin Bakar dalam perang
mengucapkan Lailahaillallah. Sementara itu, Abwa'), Akidar Daumah (Akidar bin Abdul
Ibnu Abbas mengatakan bahwa yang meng- Malik dari Kindah. Daumah yang dimaksud
hapuskannya adalah ayat, adalah Daumah fandal, sebuah kota di dekat
Damaskus), dan penduduk Nairan. Beliau juga
mengadakan perjanjian damai dengan kaum
Quraisy selama sepuluh tahun sampai akhir-
nya mereka melanggar perjanjian tersebut.
Hal ini tetap dilakukan dan dilanjutkan oleh
TAFSIRAL.MUNIRJILID 5
para khalifah dan sahabat setelah Rasulullah "make perangilah orang-orang Musyrik di
saw. mano saja kamu temui." (at-Taubah: 5)
Kesimpulannya, sebagaimana disebutkan Nabi saw. memerangi Ahli Kitab sampai
Ibnu Arabi, 'Apabila kaum Muslimin sedang
kuat maka tidak ada perjanjian damai. Namun, mereka masuk Islam atau bersedia membayar
apabila ada maslahat yang dapat dipetik oleh jizyah berdasarkan firman Allah SWT
kaum Muslimin dari perjanjian damai itu baik
berupa manfaat maupun untuk menghindari "Perangilah orong-orang yang tidak ber-
iman kepada Allah." (at-Tarrt,ah: 29)
sebuah mudharat, tidak apa-apa dilakukan
Yang disebutkan tentang perintah untuk
perjanjian damai."11
berdamai apabila kaum Musyrikin me-
Sebelumnya saya sudah menukil taryih
dari Ibnu Katsir bahwa ayat tersebut tidak nawarkannya juga merupakan sesuatu yang
mansukh dan tidak pula mukhashshash [di-
kuat dan kukuh. Mengadakan perjanjian
spesifikasi oleh nash yang lain). fadi, sebenar-
itu boleh, tetapi tidak wajib bagi kaum
nya tidak ada kontradiksi antara ayat ini
Muslimin berdasarkan kesepakatan para
dengan perintah untuk berperang dalam ayat- ulama. fadi, boleh untuk diabaikan kalau
tampak tanda-tanda adanya pengkhianatan
ayat yang lain. Perintah-perintah tersebut
dan pelanggaran dari pihak lain. Boleh juga,
adalah ketika ada kemampuan, perdamaian
sebagaimana disebutkan oleh Ibnu al-Arabi,
ketika kondisi lemah, sementara musuh ketika kaum Muslimin membutuhkan untuk
kuat dan tidak berimbang antara kekuatan mengadakan perjanjian dengan harta yang
diserahkan kepada musuh. Dalilnya adalah
Muslimin dengan kekuatan musuh. Demikian usaha Nabi untuk membujuk Uyaynah bin
juga yang dikatakan oleh al-fashshash. Nabi
saw mengadakan perjanjian dengan berbagai Hushain dan tokoh-tokoh kafir lainnya di
golongan Musyrikin setibanya di Madinah, dalam Perang Ahzab dengan menjanjikan-
seperti Bani Nadhi4, Bani Qainuqal dan Bani nya setengah dari hasil kurma Madinah.
Quraizhah. Ia juga berdamai dengan beberapa Menanggapi hal itu, seorang sahabat ber-
suku kaum Musyrik. Sampai akhirnya, terjadi
nama as-Sa'dan mengatakan bahwa, "fika hal
perjanjian damai di antaranya suku Quraisy
ini merupakan perintah Allah, lakukanlah.
yang dikenal dengan Perjanjian Hudaibiyyah
yang akhirnya dilanggar oleh suku Quraisy Kalau ia tidak diperintahkan, tetapi engkau
ingin melakukannya, kami akan mendengar
sendiri ketika mereka memerangi suku dan patuh. Namun, jika hal tersebut hanya
Quza'ah yang merupakan sekutu Nabi saw. siasat dan tipuan Perang, beritahukan
Para ahli sirah dan sejarah peperangan Islam
kami." Rasulullah saw. bersabda, "Hal itu
tidak berbeda pendapat dalam hal ini. Itu hanyalah siasat dan taktik berperang, karena
aku melihat kalangan Arab bersekongkol
semua terjadi sebelum jumlah kaum Muslimin
banyak. Namun, setelah jumlah umat Islam seluruhnya untuk memusnahkan kalian.
banyall Nabi saw. tidak menerima dari orang-
orang Arab kecuali dua hal saja, yaitu masuk Aku bermaksud untuk menghalangi hal itu
meski untuk beberapa waktu." As-Sa'dan
Islam atau pedang [Perang) berdasarkan mengatakan bahwa, "sesungguhnya kami
dahulunya adalah orang-orang kafir dan pada
firman Allah SWT,
saat itu mereka [orang-orang Quraisy) itu
t1. Ahkam AI-Qur'an 3/69
tidak pernah mengambil sebiji kurma pun
dari kami kecuali dengan cara dibeli atau
TA-FSrR AL-MUNTR JrrrD 5
disewa. Kemudian, Allah memuliakan kami guhnya kondisi hati, keyakinan, kehendah
dengan mengutusmu. Kami tidak akan mem-
dan kemulian, semua merupakan ciptaan
berikan mereka kecuali pedang [maksudnya
perang) dan mencabik-cabik lembaran [per- Allah SWT yang dicapai dengan keimanan dan
janjian) yang pernah ditulis sebelumnya."12
mengikuti sunnah Rasul saw.13
Penggalan ayat, $!)iix- 5 5l;;'ot;\ menun-
jukkan satu hukum di antara hukum-hukum Ayat ini juga menunjukkan bawa orang-
perdamaian yaitu kalau mereka meminta orang Arab dahulu sebelum kedatangan
damai dengan tujuan untuk menipu, tetap
wajib menerima tawaran damai itu karena Islam selalu berada dalam permusuhan dan
hukum dibangun atas sesuatu yang tampak, peperangan yang berkepanjangan. Masing-
sebagaimana halnya keimanan juga dibangun
masing saling membunuh. Yang kuat menye-
atas sesuatu yang tampak.
rang yang lemah. Namun, ketika mereka ber-
Penggalan ayat, (ry.], *. tiVb menunjuk-
iman kepada Allah SWT, Rasul-Nya dan hari
kan bahwa menyatukan hati-hati yang keras di
akhic semua permusuhan itu pun lenyap dan
kalangan Arab merupakan salah satu mukjizat
timbullah rasa cinta dan kasih sayang yang
Nabi saw. karena orang Arab biasanya kalau
luar biasa.
ditampar ia mau berperang karenanya sampai
Allah SWT membantu Rasul-Nya dengan
ia bisa menuntut balas atau mendapatkan
pertolongan-Nya dan juga dengan orang-
kompensasi. Mereka adalah manusia-manusia
orang beriman dari kalangan Muhajirin secara
yang sangat bersemangat dan emosional.
Namun, Allah menyatukan hati mereka de- khusus. Ini merupakan mukiizat lain untuk
ngan keimanan sehingga di antara mereka ada Nabi saw. yang pada awalnya sendirian me-
yang berperang melawan ayah dan saudara- nyeru manusia kepada Islam, tapi kemudian
nya disebabkan oleh agama. Allah membantunya dengan taufik dari-Nya
Dalam hubungannya mengenai perjanjian
dan Allah jaga ia dengan perantara orang-
damai dengan orang-orang Musyrik ini Allah
orang beriman yang setia mengikutinya baik
SWT menguatkan Nabi-Nya dalam dua kondisi,
di Mekah maupun di Madinah.
yaitu umum dan khusus. Ini bukan berarti peng-
Penggalan *ayat, {1r:4r "wypatjib;}dil$a)ktutk4alisny
ulangan. Pada ayat, (ar eq* '"aV t*\u,5 yt;"':t5} menunjukkan
bahwa yang
terdapat bantuan khusus, yaitu ketika ada
penipuan dari pihak musuh. Artinya, Allah oleh kaum Muslimin adalah maju ke medan
menjanjikan kemenangan dan bantuan kepada jihad dengan jiwa yang berani, semangat
Nabi-Nya ketika para musuh itu bermaksud yang tinggi, kesabaran yang kuat, dan tekad
untuk menipunya. Sementara pada ayat,
{tt r-tl; #, diU} terdapat bantuan umum. Arti- yang tak pernah surut. Bahkan, pada awalnya,
nya cukuplah Allah bagimu dan yang akan me- seorang Muslim dituntut untuk tetap bertahan
nolongmu dalam setiap kondisi. meskipun di hadapan sepuluh orang musuh.
Kalangan ahlus sunnah menjadikan ayat, Namun, Allah SWT meringankannya sehingga
4e* ,k :Aat'"3ty sebagai dalil bahwa sesung- seorang Muslim hanya dituntut untuk ber-
tahan di hadapan dua orang musuh saja. Ini di-
kuatkan dengan perkataan Ibnu Abbas yang di-
sebutkan di atas. Bertahan di hadapan musuh
merupakan sebuah kewaiiban bagi kaum
Muslimin. Tidak ada pilihan lain bagi mereka
dalam hal ini. Mereka diharamkan untuk
12 Ahkam AI-Qur'ankarya Ibnu al-Arabi 2/865. 13 Tafsir ar-Razi 75/t89.
mundur dan lari dari musuh yang berjumlah orang yang beriman, ia meyakini bahwa tidak
ada kebahagiaan yang hakiki dalam kehidupan
dua kali lipat dari mereka. Firman Allah,
dunia ini dan bahwa kebahagiaan itu tidak
{5; a' Jb $tY meskipun disebutkan dalam
akan diperoleh kecuali di akhirat. Dengan
bentuk khabar (berita), sesungguhnya yang
dimaksud adalah perintah. Sementara itu, begitu, ia tidak akan terlalu memedulikan ke-
hidupan dunia ini. Ia akan terjun ke medan
perintah berarti wajib karena peringanan jihad dengan hati yang kuat dan semangat
itu adalah pada sesuatu yang diperintahkan,
yang benar meskipun ia mesti menghadapi
bukan pada sesuatau yang diberitakan.
jumlah musuh yang lebih banyak.
Karena adanya peringanan ini, tidak Kedua dari segi sarana. Orang-orang kafir
mustahil-sebagaimana disebutkan oleh al- sangat mengandalkan kekuatan fisik dan
fashshash-adanya nasakh [penghapusan
persenjataan mereka. Sementara itu, orang-
hukum) terhadap apa yang dibebankan kepada
kaum Muslimin awalnya. Bukan karena lemah- orang Muslim selalu meminta bantuan kepada
Tuhan mereka dengan doa dan perendahan
nya semangat mereka [para sahabat) atau ke-
tidaksabaran mereka dalam berperang, me- diri sehingga mereka yang lebih layak untuk
lainkan karena bergabungnya orang lain [bisa
jadi orang-orang yang baru masuk Islam, pent) mendapatkan pertolongan dan kemenangan.
yang tidak memiliki semangat dan kekuatan
niat sebagaimana yang mereka miliki, dan me- Ketiga dari segi motivasi. Seungguhnya
rekalah (orang-orang yang baru masuk Islam) hati seorang yang kafir gersang dari cahaya
Allah, keimanan kepada-Nya dan ilmu penge-
yang dimaksud dalam ayat, {uli t:'i {rb* tahuan. Oleh karena itu, ia akan menjadi se-
Potongan ayat, (1, fll} menunjukkan orang yang pengecut dan lemah dalam pe-
perangan. Sementara itu, hati seorang yang
bahwa kemenangan itu tidak akan terjadi beriman senantiasa disinari dengan cahaya
melainkan dengan izin atau kehendak Allah Allah dan pengenalan pada-Nya, sehingga hati-
nya akan selalu kuat dan semangatnya tidak
SWT. Potongan ayat, 4G.{a g 'nU} menunjuk- akan pernah padam. Dengan demikian ia akan
maju ke medan Perang dengan jiwa yang tak
kan bahwa Allah akan senantiasa membantu terbendung dan tak pernah mengenal keragu-
orang-orang yang sabar. Dan potongan ayat, raguan dan ketidakberdayaan.
!4:'j1.tk- iF i6!F menunjukkan adanya per- SYARAT MENGAMBIL PARA TAWANAN,
MENERIMA TEBUSAN DARI MEREKA DAN
bedaan yang mendasar antara peperangan KEBOLEHAN MEMANFAATKAN MEREKA
yang dilakukan kaum Muslimin dengan pe-
perangan yang dilakukan musuh-musuh Islam. Surah al-Anfaal Ayal 67 -71,
Perbedaan-perbedaan itu akan menjelaskan 'eJt1dEe;ta'&6t#lau
faktor tercapainya kemenangan, hiN;";;}rtgj-:t'VQ!t,*i<;ii
Pertama dari segi tujuan. Sesungguhnya @ Kilp )l'i4\+.iJ @ ,*
orang yang tidak beriman kepada Allah dan
hari akhir tujuannya adalah semata-mata me- eY?-iivYJ.4@iE $(s)ii
nikmati kehidupan dunia ini dan kebahagiaan
di dalamnya. Dengan demikian ia akan mati-
matian berpegang dengan kehidupan dan
sangat takut pada kematian. Sementara itu,
14 Ahkam Al-Qur'an karya al-Jashshash 3/71..
TAFSIRAL-MUNIR IILID 5
|#t6lW*:;3fi ')i,tA,y')nt jrVW l'raab
KlaAi4t'Y'a;;tt';fr.;;-b['S 4* it:t b +q{1) xata (+LtF adalah
l;i P;i'lv';zA lrr"SV, W, mubtada' yang marful {ir ;} adalah sifatnya,
W taqdir-nya <iut U 1t ;. Sementara itu, {;-}
w$6 tr, ilt\+v,#-ir; ffi LH)
adalahfi' il madh i, p o s i s inya b i sa marfu' seb agai
ffit*t*xv;a:{&hu'}l
sifat yang lain untuk kata (lt fp, dan bisa juga
"Tidaklah pantas, bagi seorang nabi mem-
manshub sebagai haal dari dhomir (kata ganti)
punyai tawanan sebelum dia dapat melumpuhkan
yang terdapat dalam zharaf, artinya ('i' ,.F'
musuhnya di bumi. Kamu menghendaki harta
Khabar dari mubtada' dihilangkan, taqdir-
benda duniawi sedangkan Allah menghendaki
nya adalah 6S:-a ;S$ti:; 'yi)t ,& ,\5 i$ "Kalau
(pahala) akhirat (untukmu). Allah Mahaperkasa,
Mahabijaksana. Sekiranya tidak ada ketetapan bukan karena kitab (ketentuan) dengan sifat
yang disebutkan ini yang menolongmu niscaya
terdahulu dari Allah, niscaya kamu ditimpa kamu akan terkena adzab." Namun, tidak
siksaan yang besar karena (tebusan) yang kamu boleh menjadikan (;*F sebagai khabar dari
ambil. Maka makanlah dari sebagian ramPasan mubtada' karena khabar setelah kata {{il}
perang yang telah kamu peroleh itu, sebagai tidak boleh ditampakkan.
makanan yang halal lagi baik, dan bertakwalah (+ 'l;;y xata (i>t-) manshub sebagai
kepada Allah. Sungguh, Allah Maha Pengampun, hal dari kata (&), artinya dari harta yang
Maha Penyayang. Wahai Nabi (Muhammad)!
Katakanlah kepada para tawanan perangyang ada diperoleh dalam peperangan atau sifat untuk
di tanganmu, "lika Allah mengetahui adakebaikan mashdar, artinya (';)k yti) "makanan yang
di dalam hatimu, niscaya Dia akan memberikan halal." Guna disifati sebagai sesuatu yang baik
yang lebih baik dari apa yang telah diambil adalah untuk menyingkirkan keraguan yang
darimu dan Dia akan mengampuni kamu." Allah terdapat dalam jiwa mereka disebabkan oleh
Maha Pengampun, Maha Penyayang. Tetapi jika peringatan keras dari Allah atau karena hal
mereka (tawanan itu) hendak mengkhianatimu
(Muhammad) maka sesungguhnya sebelum itu itu diharamkan untuk orang-orang terdahulu.
pun mereka telah berkhianat kepada Allah, maka Oleh karena itulah disifati makanan itu dengan
Dia memberikan kekuasaan kepadamu atas sesuatu yang baik.
mereka. Allah Maha Mengetahui, Mahabij aksana." Firman-Nya, 4# q 'liY maksudnYa di
(al-Anfaal: 67-71) sini adalah tebusan karena ia juga termasuk
Qlrca'aat dalam kategori ghanimah. Huruf /a' dalam
- ,--
,,.. ,1, kalimat tersebut adalah untuk menerangkan
,.,JSy
(4i olf: sebab. Sementara itu, sebabnya sendiri
i Ji,dihilangkan , taqdir-nyaadalah <',ri 4uj'
Imam Abu Amru membacanYa dengan
'Aku bolehkan untukmu harta ghanimah itu
6'l# Jt. maka makanlahl' Ini menjadi dalil bagi orang
yang mengatakan bahwa perintah yang datang
{p'}, setelah larangan adalah untuk menunjukkan
Imam Nafi'membacanya dengan 1fr;. kebolehan.
(.sr{rr}: Mufradaat Lu€hawWah
Imam Abu Amru membacanYa dengan (;1_ ,rru} Tidak sah dan tidak layak baginya.
Qsrvit.1. {re}-terlalu banyak membunuh secara ber-
RAL-MUNIRJILID 5
lebihan. (ii"rp Wahai orang-orang beriman. Umar bin Khaththab mengatakan bahwa,
$r'nt ilbdengan mengambil tebusan dari para "Wahai Rasulullah, bunuh saja mereka."
tawanan itu. {;;-ir '"1'frVY Allah menginginkan
untukmu pahala akhirat dengan membunuh Namun, Nabi mengabaikan pendapat Umar
ini. Kemudian Abu Bakar mengatakan bahwa,
mereka. (r-f rtVY Mahakuat yang tidak akan
"Kami berpendapat untuk memaafkan mereka
terkalahkan dan Dia yang akan memenangkan
dan menerima tebusan untuk mereka."
para kekasih-Nya melawan musuh-musuh- Setelah itu Rasulullah saw. memaafkan me-
reka dan menerima tebusan dari mereka.
Nya. {"{-} dalam penciptaan dan setiap Lalu Allah SWT menurunkan firman-Nya,
hukum-Nya. Dia Maha Mengetahui apa yang 4* +,3. rq \ib
sesuai untuk setiap keadaan lalu menentukan
Imam Ahmad, Tirmidzi, dan al-Hakim
hal itu untuk keadaan tersebu t.4,# itttr Jynlh meriwayatkan dari Ibnu Mas'ud bahwa ia
kalau bukan karena sudah terlebih dahulu mengatakan bahwa, "Ketika Perang Badar usai
ada keputusan dari Allah yang tertera di Lauh
dan para tawanan dihadapkan, Rasulullah saw.
Mahfuzh, yaitu bahwa Dia tidak akan menyiksa
bersabda, 'Bagaimana pendapat kalian tentang
seorang yang keliru dalam ijtihadnya, atau para tawanan ini?"' Akhirnya ayat Al-eur'an
tidak akan menyiksa kamu, sementara Rasul- turun yang mendukung pendapat UmaL
Nya masih ada bersamamu dan kamu selalu
fis,"i 'd t*. :)i "Cl -ou- up Imam Tirmidzi me-
memohon ampun atas dosa-dosamu atau
riwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Nabi
dengan menghalalkan harta rampasan perang
saw bersabda, "Harta rampasan perang tidak
qdan para tawanan untukmu. <iti i(,.;-r}
halal bagi seorang pun sebelum kalian. Turun
sbienriua(p,rda,;ai.-lt-aer.h<b'-u,,k,sue,a.ilnm:'.na,n*an.i1da|nmkeaikkshuladsakenb. a,i;k;ai!nydi api dari langit dan memakan seluruh harta
rampasan perang itu." Ketika Perang Badar;
(5: tiG, . .c . , i b. erupa tebusan dengan mengganti-
kaum Muslimin mendapatkan harta rampasan
nya untukmu di dunia dan memberimu pahala
perang sebelum dihalalkan bagi mereka. Maka
di akhirat. (in tsjF dosa-dosamu.
('ri.r-;frp Para tawanan itu. {.-riq} dengan Allah menurunkan ayat, !5 * lt .;r,r $F
{&tG i'Li-u., Ibnu al-Mundzir meriwayatkan
perkataan yang mereka ucapkan. (Jr.r) mat<-
dari Nafi bahwa Ibnu Umarmengatakan bahwa,
sudnya sebelum Perang Badar dengan ke- "Para sahabat berbeda pendapat tentang para
kafiran mereka. {€ ;ci;F di dalam perang tawanan Perang Badar. Nabi saw. meminta pen-
Badar dengan membunuh dan menawan me- dapat kepada Abu Bakar dan Umar. Abu Bakar
reka. Itulah yang mesti mereka perkirakan mengatakan bahwa, "Terima tebusan dari
akan terjadi pada mereka jika mereka kembali
mereka." Sementara Umar mengatakan bahwa,
lagi. (|=rp terhadap para makhluk-Nya. (;fF "Bunuh mereka." Ada orang yang mengatakan
dalam setiap yang dilakukan-Nya. bahwa, "Mereka ingin membunuh Rasulullah
saw dan menghancurkan Islam, namun Abu
Sebab Turunnya Ayat (67) Bakar malah menyarankan Rasulullah untuk
menerima tebusan dari mereka." Ada lagi yang
Imam Ahmad dan yang lainnya me-
riwayatkan dari Anas bahwa ia mengatakan mengatakan bahwa, "seandainya di antara
bahwa, "Nabi saw meminta pendapat para
tawanan itu ada bapak atau saudara Umaq
sahabat tentang para tawanan Perang Badar.
tentu ia tidak akan menyarankan untuk mem-
Ia bersabda, "sesungguhnya Allah telah bunuh mereka." Akhirnya, Rasulullah saw.
menguasakanmu terhadap mereka." Lalu mengambil pendapat Abu Bakar. Ia menerima
s,r"r'"r-rnt""r - - **,*,,{Gi}.irllr,* . - rAFllRAltuIIRlrLIDf
tebusan dari mereka. Namun, akhirnya turun- Bakar." Sebagian lagi mengatakan bahwa,
"la mengambil pendapat Umar." Yang lain
lah ayat, 4V ltt;itl"i €'3 6" n ,, -Lr $ry
mengatakan bahwa, "la mengambil pendapat
lalu Rasulullah saw. bersabda, "Hampir saia Abdullah bin Rawahahl' Tidak lama setelah
kita tertimpa siksa yang besar ketika tidak
mengambil pendapat lLmar bin Khaththab. itu Rasulullah saw. keluar; lalu ia bersabda,
Kalau seandainya turun adzab tentu tidak ado
"sesungguhnya Allah SWT melembutkan hati
yang selamat kecuali UmQr." beberapa orang sehingga hati itu lebih lembut
Riwayat-riwayat ini secara sepakat me- daripada susu. Sesungguhnya Allah mengeras-
nunjukkan bahwa Nabi saw. mengambil
kan hati sebagian orang sehingga ia lebih
pendapat Abu Bakar dan menerima tebusan
keras daripada batu. Sesungguhnya perumpa-
dari para tawanan Perang Badar. Riwayat
maanmu wahai Abu Bakar adalah seperti nabi
kedua dan keempat menyebutkan bahwa ayat
Ibrahim ketika ia mengatakan bahwa,
Al-Qur'an turun sesuai dan sejalan dengan
"Barangsiapa mengikutiku, maka orang itu
pendapat Umar. Sementara itu, riwayat kedua
termasuk golonganku, dan barangsiapo men-
yang dari Tirmidzi menyebutkan secara durhakaiku, maka Engkau Maha Pengampun,
Maha Penyayang." (lbraahiim: 36)
khusus bahwa turunnya ayat ini adalah karena
kaum Muslimin mengambil harta rampasan Sesungguhnya perumpamaanmu wahai
Abu Bakar adalah seperti Nabi Isa ketika ia
perang padahal ia belum dihalalkan untuk
mengatakan bahwa,
mereka.
"Jika Engkau menyiksa mereka, maka se-
Dalam riwayat kelima Pada lbnu Abi sung g uhny a mereka ad alah h a mb a -ha mb a - M u,
Syaibah, Tirmidzi, Ibnu Marduyah dan al- dan jika Engkau mengqmpuni mereka, sesung-
guhnya Engkaulah Yang Mahaperkasa, Maha-
Baihaqi dari Amasy dari Ibnu Masu'd, terdapat bij aksana." (al-Maa'idah: 1 18)
keterangan yang lebih jelas yang membuat ada Dan sesungguhnYa Perumpamaanmu
tiga pendapat dalam hal ini. Ia mengatakan wahai Umar adalah seperti Nabi Musa ketika
ia mengatakan bahwa,
bahwa, "setelah Perang Badar usai dan para
"Ya Ttthan, binasakanlah harta merekq,
tawanan dihadapkan, Rasulullah saw bersabda, dan kuncilah hati mereka." (Yuunus: BB)
Apa pendapat kalian tentang mereka?' Abu Dan sesungguhnya Perumpamaanmu
Bakar mengatakan bahwa, "Ya Rasulullah,
wahai Umar adalah seperti Nabi Nuh ketika ia
mereka adalah kaum dan asalmu, biarkanlah mengatakan bahwa,
mereka dan bersabarlah semoga Allah SWT
"Ya Tuhanku, ianganlah Engkau biarkon
mengampuni mereka." Umar mengatakan seorqng pun di antara orang-orang kafir itu
bahwa, "Mereka telah mendustakanmu dan
tinggal di atas bumi." (Nuuh: 26)
mengusirmu,bunuh saja mereka." Abdullah bin
Rawahah mengatakan bahwa, "Ya Rasulullah, Kemudian Rasulullah saw. bersabda,
cari sebuah lembah yang banyak kayu kering- W"5v fl ,{ci14 / o,lt9 t'-.,1o'c
,isa 6Xt ?e)l frj.Jl
nya lalu masukkan mereka ke dalamnya
dan bakar mereka." Mendengar itu Abbas .,aL ,)-J';"rJ i ,lin ,
Y!
mengatakan bahwa, "Engkau memutuskan Y
silaturahimmu sendiri." Rasulullah saw. hanya
diam dan tidak menanggapi apa pun pen-
dapat tersebut. Kemudian, Rasulullah saw.
masuk. Sebagian orang mengatakan bahwa,
"Rasulullah saw. mengambil pendapat Abu
IaF'IRA'-MUNIR)'IID s ,rilt,' {;ilB,.}11,, s"'h"l'Anr""r
"Hari ini kamu semua punya beban, hari si Fulan yang merupakan saudaranya untuk
ini kamu semua punya beban, maka jangan ada ia bunuh sehingga Allah SWT tahu bahwa
di antara mereka (para tawanan itu) yang lolos di hati kita tidak ada belas kasih terhadap
kecuali dengan ditebus atau dibunuh." orang-orang Musyrik. Mereka adalah tokoh-
Ibnu Mas'ud mengatakan bahwa, "Lalu tokoh utama dan pemimpin mereka." Umar
i pAllah SWT menurunkan ayat, 3'fi 3i .ll.tuF mengatakan bahwa, "Rasulullah saw. Iebih
j;&.r.:i, q 6)-.,i ts menyukai pendapat Abu Bakar dan kurang
Riw";3a.yat keenam yang disebutkan menyetujui pendapatku. Akhirnya, Rasulullah
oleh Muslim dan Ahmad dari Ikrimah bin saw. menerima tebusan dari mereka. Ke-
Imarah dari Ibnu Abbas berbeda dalam
esokan harinya-Umar melanjutkan-'Aku
menjelaskan hal ini dan kondisi Nabi saw datang menemui Nabi saw. Ia sedang duduk
serta sahabatnya Abu Bakar setelah turunnya bersama Abu Bakar. Keduanya menangis.
ayat. Riwayat ini menegaskan bahwa orang- Aku mengatakan bahwa, "Wahai Rasulullah,
orang yang memilih untuk diterima tebusan beritahu aku, apa yang membuatmu dan
dari para tawanan itu cukup banyak. Ibnu sahabatmu menangis? Kalau aku bisa me-
Abbas mengatakan bahwa,'Aku disampaikan nangis, aku akan menangis. Kalau tidak bisa
oleh Umar bin Khaththab. Ia mengatakan aku akan memaksakan diri untuk menangis."
Rasulullah saw. bersabda, 'Aku menangis
bahwa, "Ketika terjadi Perang Badar dan karena usul menerima tebusan yang di-
kaum Muslimin berhadapan dengan kaum
Musyrikin, Allah SWT mengalahkan kaum tawarkan sahabat-sahabatmu padaku. Telah
Musyrikin. Tujuh puluh dari mereka ter- ditampakkan padaku adzab yang akan me-
bunuh dalam peperangan tersebut dan nimpa kamu semua lebih dekat dari pohon ini
tujuh puluh lainnya tertawan. Rasulullah
(ia menunjuk pada sebuah pohon di dekat-
saw. meminta pendapat Abu Bakar; Umar; nya)." Allah SWT menurunkan firman-Nya,
dan Ali dalam hal ini. Abu Bakar mengata- ??.'ni 4L"; q")<li e et E s71 ,^t 'og oi gg atr vy
g *.tj
kan bahwa, "Ya Rasulullah, mereka adalah isltt r<.:-a &" iti .6, )*lisiizTii:".;tilii
sepupu dan saudara-saudaramu. Saya ber- 4# +tU. Riwayat ini merupakan paling sem-
purna, paling shahih dan paling tepat untuk
pendapat untuk engkau terima tebusan
dari mereka sehingga apa yang kita ambil dijadikan sebagai dasar hukum.
dari mereka akan menambah kekuatan kita Kesimpulannya, yang lebih utama adalah
melawan orang-orang kafir itu dan semoga membunuh para tawanan. Sementara mene-
saja Allah memberikan hidayah kepada
rima tebusan merupakan ijtihad Nabi saw.
mereka sehingga mereka juga akan menjadi Setiap ijtihad bisa jadi salah dan bisa jadi
penopang dan pembantu kita." Rasulullah benar. Tapi ijtihad Nabi tidak akan dibiarkan
saw. bersabda,'Apa pendapatmu wahai Umar salah oleh Allah SWT.
bin Khaththab?" Umar mengatakan bahwa, Ibnu Mundzir meriwayatkan dari
"Demi Allah, saya tidak sependapat dengan Qatadah, ia mengatakan bahwa, "Para sahabat
Abu Bakar. Akan tetapi, berikan pada Umar Nabi menginginkan tebusan di Perang Badar.
si Fulan yang merupakan kerabatnya lalu aku Mereka menebus para tawanan itu empat ribu
akan membunuhnya, berikan Aqil pada Ali empat ribu." Dalam Mushannaf Abu Dawud
lalu ia membunuhnya, berikan pada Hamzah dari Ibnu Abbas, disebutkan bahwa Nabi saw.
menetapkan tebusan masyarakat jahiliyyah di
15 Asbabun Nuzulkaryaal-Wahidi hal 136 dan seterusnya. Perang Badar sebanyak empat ratus.
Sebab TurunnYa AYat (7O) yang engkau serahkan kepada I|mmu al-Fadhl
ketika engkau akan berangkat menuiu Badar?
Imam Thabarani meriwayatkan dalam LaIu, engkau mengatakan bahwa padanya
mu'jam awsath dari Ibnu Abbas bahwa ia kalau teriadi apo-qpa denganku maka harta ini
untukmu, Abdullah bin al-Fadhl don Qatsam."
mengatakan bahwa,'Al-Abbas mengatakan Abbas mengatakan bahwa, "Darimana engkau
bahwa, 'Demi Allah, tentangku ayat tersebut tahu?" Ia bersabda,'Allah yang memberitohu-
ku." Abbas mengatakan bahwa, 'Aku bersaksi
diturunkan ketika aku menyampaikan bahwa engkau memang Nabi. Aku memang
telah menyerahkan sejumlah emas kepadanya
keislamanku kepada Rasulullah saw. Lalu, dan tidak seorang pun yang tahu kecuali Allah'
aku meminta padanya untuk menghitung dua Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah
puluh uqiyah yang ada padaku' Kemudian dan bahwa engkau adalah Rasulullahl'Abbas
Rasulullah saw memberiku dua puluh orang melanjutkan,'Akhirnya Allah memberikanku
budak sebagai ganti dari dua puluh uqiyah itu. sesuatu yang lebih baik dari apa yang telah
Mereka semua berdagang dengan hartaku di
tangannya, di samping keampunan Allah yang diambil dariku-sebagaimana yang ia
aku harapkan."' katakan, ia diberi dua puluh orang budak-
Dalam riwayat lain, disebutkan secara yang semuanya mendatangkan banyak harta
lebih jelas. Al-Kalbi mengatakan bahwa ten- sebagai ganti dari dua puluh uqiyah emas
$fitang firman Allah SWI, o. irJ :I3 b1' d-'t F yang diambil tersebut, dan aku tetap berharap
pengampunan dari Tuhanku"'16
{.sr-!r i,4 Ayat ini turun tentang al-Abbas bin
Abdul Muthallib, Aqil bin Abi Thalib dan Abu asy-Syekh Ibnu Hayyan meriwayatkan
Naufal bin Harits. Abbas ditawan dalam dari Ibnu Abbas bahwa Abbas dan para
Perang Badar. Ia memiliki dua puluh uqiyah sahabatnya mengatakan bahwa pada Nabi
saw., "Kami beriman kepadamu dan semua
emas yang ia bawa ketika ia berangkat ajaran yang engkau bawa dan kami bersaksi
bahwa engkau adalah utusan Allah"' Maka
menuju Badar untuk membiayai makan
Allah menurunkan ayal,44; &;* ear ria it)
pasukan. Ia adalah salah seorang dari sepuluh
Persesuaian AYat
orang Quraisy yang menjamin makanan
untuk pasukan Quraisy di Perang Badar. Ia Ayat-ayat ini sangat berkaitan dengan
belum sempat bertobat sampai ia kemudian ayat-ayat sebelumnya dalam menjelaskan
ditawan. Dua puluh uqiyah emas itu diambil hukum-hukum Perang dalam momentum
Perang Badar. Ayat ini menjelaskan sisi lain
darinya yang diambil oleh Rasulullah saw.
Abbas menceritakan, 'Aku meminta kepada dari hukum-hukum yang terdapat dalam
Rasulullah untuk menjadikan dua puluh jihad yang berkaitan langsung dengan Nabi
saw, yaitu hukum tentang tawanan di awal
uqiyah emas yang diambilnya dariku sebagai berdirinya daulah Islamiyyah, yaitu bahwa
tebusanku. Namun, ia tidak bersedia. Ia ber-
mereka mesti dibunuh.
sabda, 'Adapun harta yang engkau bawa untuk
!6 Asbabun Nuzul karya al'Wahidi hal 138'
kau gunakan melawan kamu tidok sama sekali
(tidak bisa diiadikan sebagai tebusan, pent).
Namun, aku menerima tebusan sepupuku Aqil
bin Abi Thalib sebanyak dua puluh uqiyah
perak" Aktt mengatakan bahwa padanya,
"Berarti engkau akan membiarkanku
meminta-minta kepada Quraisy dan kepada
semua orang dengan telapak tanganku ini
selama hidupku." Ia bersabda, "Mano emas
TAFSI R AI--MUN tR rt LID 5
Tafsir dan Penielasan perbuatan dan perintah-Nya. Untuk setiap
Tidak sepantasnya dan tidak semestinya kondisi, Dia tetapkan hukum yang sesuai de-
ngan-Nya, seperti perintah untuk melakukan
seorang Nabi memiliki tawanan, lalu mem- pembasmian terhadap musuh dan melarang
berikan opsi pada mereka antara dibebaskan menerima tebusan dari mereka ketika ke-
atau ditebus. Di awal-awal agama ini ber- kuatan berada di pihak kaum Musyrik. Dengan
kembang, sampai orang-orang kafir itu
demikian, akan tampaklah kemuliaan dan
banyak yang dibunuh dan diperangi untuk wibawa orang-orang beriman sebagaimana
menampakkan kemuliaan Islam dan kaum Allah berfirman,
Muslimin. Di samping itu, untuk menimbulkan
rasa gentar dan takut kepada musuh-musuh "Padahal kekuatan itu hanyalah bagi Altah,
Rasul-Nya dan bagi orang-orang Mukmin.,,(al-
Islam dan menampakkan kekuatannya Munaafiquun: B)
sehingga tidak ada seorang pun yang berani Kalau bukan karena sudah ada ketentuan
untuk mengganggunya dan tidak ada upaya dari Allah yang sudah tertulis di Lauh Mahfuzh
untuk melemahkan dan mematai-matai negara
Islam yang bisa saja dilakukan oleh salah fprediket atau penyempurnaan kalimat ini
seorang tawanan yang dibiarkan lepas dan akan disebutkan dalam beberapa kalimat
kembali ke daerah mereka dengan membayar
setelah ini), yaitu bahwa seseorang yang
tebusan harta.
telah berijtihad lalu salah maka ia tidak
Orang-orang yang berpendapat agar
akan dihukum atas kesalahannya itu karena
diterima saja tebusan dari para tawanan itu orang-orang yang berpendapat demikian
sebenarnya mereka ingin memperoleh ,aradh [maksudnya berpendapat untuk menerima
(manfaat dan kenikmatan dunia dinamakan
dengan 'oradh yang pengertian dasarnya tebusan) berpandangan bahwa membiarkan
mereka [para tawanan itu) tetap hidup boleh
adalah sifat yang melekat pada sesuatu karena jadi menjadi sebab tobatdan masuknyamereka
manfaat dan kenikmatan itu tidak bersifat ke dalam Islam. Di samping itu, tebusan yang
mereka bayar bisa juga digunakan untuk ke-
tetap dan kontinu, tetapi ia datang lalu pentingan jihad di jalan Allah. Namun, mereka
forang-orang yang berpendapat seperti ini)
kemudian menghilang) dan kesenangan dunia lupa kalau membunuh para tawanan itu justru
yang sifatnya sementara. Sementara itu, Allah lebih membuat Islam semakin mulia, membuat
menginginkan untukmu pahala akhirat yang orang-orang kafir lainnya gentar dan semakin
melemahkan kekuatan mereka.
bersifat kekal dan segala sesuatu yang menjadi
Ada yang mengatakan bahwa ketentuan
faktor bagimu untuk masuk surga dengan yang telah tertulis adalah bahwa Allah tidak
berbagai hukum yang akan membawamu
ke sana yang telah diturunkan oleh Allah akan mengadzab ahli Badar [orang-orang
yang di antara hukum itu adalah membasmi yang ambil bagian dalam perang Badar)
musuh-musuh AIlah, memuliakan agama,
dan menumpas para penghalang dakwah karena mereka sudah diampunkan atau Allah
untuk meninggikan kalimat hak, menegakkan tidak akan menyiksa suatu kaum, kecuali
keadilan, dan menancapkan aturan-aturan setelah diberi penjelasan, argumen yang kuat
dan larangan yang tegas sebelumnya untuk
yang lebih baik dan layak untuk manusia. menerima tebusan. Sementara itu, dalam hal
ini, tidak ada larangan tentang hal tersebut
Allah Mahaperkasa. Dia berkuasa meme-
nangkan para kekasih-Nya melawan musuh-
musuh-Nya dengan membunuh dan menawan
mereka. Allah Mahabijaksana dalam setiap
TAFSIRAL-MUNIR JILID 5
sebelumnya atau mereka hanya buru-buru Kesimpulannya, menerima tebusan dari
dalam menganggap halal harta rampasan
para tawanan atau melepaskan mereka hanya
perang, padahal saat itu belum dihalalkan
dilakukan setelah tercapainya kemenangan
bagi mereka dan Allah memang akan meng- terhadap musuh dan untuk memperlihatkan
wibawa negara di tengah-tengah masyarakat
halalkannya juga untuk mereka.
luas.
Kalau bukan karena ketentuan Allah yang
Setelah Nabi saw menerima tebusan dari
sudah tertulis itu fini merupakan prediket para tawanan tetapi mereka keberatan untuk
atau penyempurna paragraf sebelumnya), diambil harta mereka, Allah SWT menurunkan
tentu kamu wahai orang-orang beriman
sudah ditimpa adzab yang besar dari Allah ayat, ($-,uj 4 F.'a #' d:v} Ini sebagai bujukan
disebabkan tebusan yang kamu ambil itu. Ini dan motivasi bagi mereka untuk masuk Islam
dengan menjelaskan manfaat dan kebaikan
menunjukkan dahsyat dan berbahayanya apa
yang terdapat dalam Islam baik di dunia
yang telah mereka lakukan.
maupun di akhirat, sekaligus ancaman untuk
Setelah Allah menegur mereka dengan mereka jika mereka tetap dalam kekafiran.
keras akibat dari menerima tebusan itu, Allah Pengertian dari ayat ini wahai Nabi,
kemudian membolehkannya untuk mereka katakanlah kepada para tawanan Musyrikin
dan menjadikannya sebagai bagian dari harta yang berada di tanganmu yang telah kamu
rampasan Perang yang telah dibolehkan ambil tebusan dari mereka, jika Allah menge-
tahui dalam hatimu saat ini atau di masa akan
untuk mereka di awal surah. Allah berfirman, datang ada keimanan, keikhlasan, niat yang
baik, tekad untuk menaati Allah dan Rasul
4# G.,pF ef.u telah halalkan untukmu dalam segala beban-beban syari'at, bertobat
harta rampasan perang maka makanlah harta dari kekafiran dan dari kemaksiatan serta
tebusan itu yang sekarang telah halal untukmu
bertekad untuk menolong Rasul dan tidak lagi
dan tidak lagi haram pada zatnya seperti
memeranginya, Allah akan mengaruniakan-
keharaman darah dan daging babi. Maknanya mu sesuatu yang lebih baik dari hartamu
yang telah diambil sebagai tebusan. Dia juga
makanlah tebusan itu secara halal dan tanpa
akan mengampuni segala kemusyrikan dan
syubhat Faedah penggalan ayat ini adalah kejahatan yang telah kamu lakukan. Allah
SWT Maha Pengampun untuk setiap orang
untuk menyingkirkan keraguan yang masih yang bertobat dari segala kemaksiatan dan
melekat dalam jiwa mereka untuk memakan Maha Pengasih terhadap seluruh orang yang
tebusan itu disebabkan teguran yang keras beriman. Dia yang selalu membantu mereka,
tadi atau karena haramnya harta rampasan memberikan taufiq dan segala kebahagiaan.
untuk umat-umat terdahulu. Ibnu Abbas mengatakan bahwa, "Para
Takutlah pada Allah dan iangan pernah tawanan yang dimaksud dalam ayat ini ada-
menentang perintah-Nya. fangan pernah Iah Abbas dan kawan-kawannya. Mereka me-
ngatakan bahwa kepada Nabi saw.,'Kami telah
mengulang untuk menentang setiap perintah
beriman pada semua ajaran yang engkau bawa
atau larangan-Nya. fangan lagi lakukan ber-
bagai maksiat setelah itu. Sesungguhnya Allah dan kami bersaksi bahwa engkau adalah utusan
mengampuni dosamu karena menerima te-
Allah. Kami akan membantumu menghadapi
busan itu. Allah SWT juga Maha Pengasih kaummu [Quraisy)."'Turunlah ayat ini. Jadi ini
dengan membolehkan apa yang telah kamu
ambil itu. Di antara bukti kasih sayang-Nya
adalah diterima-Nya tobat dari hamba-hamba-
Nya dan dimaafkan-Nya segala kesalahan-ke-
salahan mereka.
Th_FSrR Ar-MUNTR IrLrD 5
merupakan ajakan dan dorongan untuk meng- lah bahwa tidak semestinya kalian-wahai
umumkan keislaman dan menerima ajakan ter- orang-orang beriman-melakukan hal ter-
sebut, tetapi kalau mereka-maksudnya para
sebut yang membuat seorang Nabi memiliki
tawanan itu-ingin mengkhianatimu wahai
para tawanan sebelum ia menghancurkan
Muhammad dengan berpura-pura masuk
Islam lalu kemudian melanggar perjanjian musuh-musuhnya dan menggentarkan me-
yang telah mereka buat denganmu, jangan
takut terhadap pengkhianatan tersebut ka- reka.
rena mereka juga pernah mengkhianati Allah
jauh sebelum Perang Badar terjadi dengan ke- Ayat ini juga merupakan salah satu di
kafiran mereka dan juga melanggar perjanjian antara persetujuan wahyu terhadap pen-
yang telah Allah ambil dari seluruh manusia dapat Umar yang semuanya berjumlah tiga
melalui firman-Nya,
puluh sekian [maksudnya ada tiga puluh lebih
"Bukankah Aku ini Tuhanmu?" Mereka pendapat Umar yang disetujui oleh wahyu
menjawab, "Betul (Engkau Tuhan kami), kami yang disebut dengan istilah muwaffaaqat
bersaksi." (al-A'raaft 172) Umarl pent). Hukum ini cocok untuk awal-
awal berdirinya negara Islam. felas bahwa
Padahal, Allah SWT sudah memberikan setiap negara yang baru berdiri memiliki
berbagai bukti dari alam dan dari akal mereka
hukum dan ketentuan-ketentuan yang bersifat
tentang eksistensi-Nya dan Dia karuniai temporal sesuai dengan kemaslahatan yang
mereka akal pikiran yang akan membimbing ada dan demi kesempurnaan tegaknya negara
seseorang untuk mengakui keesaan Allah SWT.
tersebut. Hukum yang dimaksud di sini adalah
Allah pun memenangkanmu terhadap me-
membunuh paratawanan dari kalangan musuh
reka di hari Badar. fika mereka kembali ber- dan penjahat perang, bukan pembunuhan ter-
buat khianat, niscaya Allah juga akan kembali hadap masyarakat ketika terjadinya sebuah
memenangkanmu terhadap mereka sehingga
engkau mampu mengalahkan mereka. Allah demonstrasi misalnya.
SWT Mahatahu segala niat mereka, Maha- Apa yang dilakukan oleh Nabi saw. se-
bijaksana dalam setiap rencana dan perbuatan- sungguhnya adalah sebuah ijtihad dan salah
Nya dan Dia yang akan menolong orang-orang satu dari dua opsi yangmasyru'yaitu dibunuh
beriman melawan orang-orang kafir.
atau diambil tebusan. fadi, opsi yang diambil
Ini menjadi hiburan tersendiri bagi Nabi Nabi masuk dalam kategori khilaf awla [bukan
saw. ketika ia dijanjikan untuk menang yang sesuatu yang terbaik meskipun ia bukan ter-
sekaligus merupakan janji untuk kekalahan cela, pent). Hal ini tidak bersentuhan dengan
kemaksuman para Nabi saw., seperti yang
orang-orang Musyrik karena Allah Maha
Mengetahui segala sesuatu di alam ini, me- dikira oleh sebagian kalangan. Ia baru di-
nguasai segalanya dan berkuasa untuk me- anggap menyentuh nilai kemaksuman apabila
lakukan apa pun yang dikehendaki-Nya. Nabi secara tegas menentang dan menyalahai
nash yang sharih (tegas) atau perintah yang
Fiqih Kehidupan atau Hukum-Hukum
nyata. Sementara itu, dalam kasus ini tidak ada
Ayat, rtr;s..rr<ip turun di hari Badar sebagai nash atau perintah sebelumnya untuk mem-
teguran keras dari Allah kepada para sahabat bunuh para tawanan tersebut, dengan bukti
Nabi saw.. Yang dapat dipetik dari ayat ini ada- Nabi meminta pendapat para sahabat. Secara
hukum, ia [Nabi) tidak boleh meninggalkan
hukum dari sebuah nash secara serta merta
lalu ia mencari hukumnya dengan meminta
pendapat para sahabat.
TAFSTRAL-MUNTRITUD 5
Adapun menangisnya Nabi saw., hal itu sahabat yang begitu kuat untuk menerima
boleh jadi karena kesalahan dan kekeliruan
beliau dalam berijtihad, dan kebaikan orang- tebusan, sementara pilihan tersebut diberikan
orang taraf abrar adalah kesalahan bagi orang-
orang taraf muqarrabin. |adi, Nabi menangis setelah itu.
adalah dalam koridor ini karena ia sangat Adapun firman Allah SWI, {;+ +, u r6iih
ingin untuk benar dalam setiap pendapatnya bahwa Allah tidak akan mengadzab suatu
dan sejalan ijtihadnya dengan hukum Allah
dalam setiap permasalahan. kaum sampai Dia menjelaskan kepada mereka
Yang ielas, beberapa tawanan Perang apa yang mesti mereka waspadai. Pendapat
Badar akhirnya dibunuh sebanyak dua atau yang lebih tepat-menurut Ibnu Arabi dan
tiga orang yaitu Nadhar bin Harits, Uqbah bin
Abi Mu'aith, dan Tuh'aimah bin Adiy. Namun, Qurthubi-tentang maksud dari ketentuan
Nabi saw. tidak melakukan pembunuhan ter- Allah yang terdahulu itu adalah kehalalan
hadap para musuhnya. Beberapa kalangan
orientalis mencoba memunculkan kerancuan harta rampasan perang yang telah ditentukan.
dari hal ini. Apalagi kalau Nabi membunuh
Harta rampasan perang itu diharamkan untuk
semua tawanan itu yang berjumlah tujuh
orang-orang sebelum kita. Namun, ketika
puluh orang dan di antara mereka ada Abbas
paman Nabi saw dan Uqail bin Abi Thalib terjadi Perang Badac kaum Muslimin bergegas
sepupunya. untuk mengambil harta rampasan perang
Imam Thabari dan yang lain meriwayatkan
tersebut. Allah SWT menurunkan firman-Nya,
bahwa Rasulullah saw. bersabda pada kepada
4* :i;t U +q'ilb maksudnya untuk menghalal-
para sahabat,
kan harta rampasan perang.
q& ip"i,6;,\t ?tq f itl e :tt
Karena ayat ini berbicara tentang peng-
"+t halalan harta rampasan perang dan berhak-
"Kalau kalian mau kalian bisa mengambil nya kaum Muslimin ditimpakan adzab karena
tebusan dari para tawanan itu dan ini artinya melakukan sesuatu yang tidak seharusnya
mereka lakukan kecuali kalau ada izin dari
tujuh puluh di antara kamu telah terbunuh dalam syari'at, Ibnu Arabi menyimpulkan dari
peperangan sama dengan jumlah mereka. Tapi semua itu bahwa ayat ini juga bisa menjadi
kalau kalian mau para tawanan itu dibunuh dalil bahwa kalau seorang Muslim melakukan
dan kalian selamat." Mereka mengatakan bahwa, sesuatu yang dalam keyakinannya adalah
haram, tetapi hal itu dalam ilmu Allah adalah
"Kami pilih menerima tebusan dan tujuh puluh
di antara kami syahid di jalan Allah." (HR ath- halal, ia tidak akan diadzab, seperti seorang
perempuan yang mengatakan bahwa, "lni
Thabari)
adalah hari haidku, aku tidak akan berpuasai'
Timbul pertanyaan, kalau pilihannya
adalah antara membunuh para tawanan atau seorang yang sedang berpuasa me-
ngatakan bahwa, "Hari ini adalah giliranku
dan menerima tebusan lalu mengapa masih untuk melakukan safar, aku membatalkan
ada teguran keras dari Allah dengan firman-
puasa". Kemudian, ternyata haid benar-
Nya, {,:si:i} fawabannya, teguran keras itu
benar datang dan safar benar-benar terjadi,
sebenarnya ditujukan pada keinginan para Ibnu Arabi mengatakan bahwa dalam hal ini
tidak ada kafarat fmengganti puasa) untuk
keduanya karena keharaman hari tidak ada
dalam pandangan Allah. Berarti melanggar
kehormatan ibadah puasa fdengan tidak
berpuasa, pent) terjadi pada satu kondisi yang
tidak ada keharamannya dalam ilmu Allah. Ini
|TAFSIRAL-MuNIR IILID .,.- .. ,r*,U, {-llf-k,,r,,* suratr al-mraar
sama dengan seseorang yang ingin menggauli W:yOilts" #,eat'"tr1
seorang perempuan yang dibawa padanya.
"Tidak dihalalkan harta rampasan perang
Ia meyakini bahwa perempuan itu bukan untuk seluruh kaum sebelum kalian." (HR at-
Tirmidzi)
istrinya, tetapi ternyata ia memang istrinya.
Ini juga pendapat Abu Hanifah. (Dalam hal Ayat, {ap$r :ri*i qPS gtdJr;} menjelas-
ini memang terjadi perbedaan pendapat di kan bahwa kaum beriman wajib memotivasi
kalangan ulama. Namun, pendapat yang lebih dan mendorong para tawanan untuk menerima
kuat menurut ulama ushul adalah seseorang
akan dihisab sesuai dengan keyakinannya. fika keimanan. Ayat ini sekaligus juga menjadi
ia menggauli seorang perempuan yang dalam
sinyal gembira untuk orang-orang beriman
keyakinannya bukan istrinya dan ternyata
bahwa mereka akan selalu dimenangkan me-
itu istrinya, ia tetap berdosa berdasarkan lawan kaum Musyrik selama mereka melaku-
kan faktor-faktor materi dan moril.
keyakinannya tersebut, pent). Pendapat yang
Imam al-Bukhari meriwayatkan dari Anas,
masyhur di kalangan Malikiyyah dan Syafi'i
'Ada beberapa orang dari kalangan Anshar
adalah tetap ada kafarat dalam permasalahan meminta izin kepada Rasulullah saw. untuk
di atas.17
meninggalkantebusan pamannyaAbbas rayang
Pengertian yang lebih kuat untuk ayat,
berada bersama kaum Musyrikin yang ditawan
(;, +' ivt:i!! menurut Imam ar-Razi ada-
lah ka"la-u bukan karena Allah SWT sudah dalam Perang Badar. Mereka mengatakan
bahwa, 'lzinkan kamu untuk meninggalkan
memutuskan sejak azali bahwa Dia akan me- tebusan bagi ponakan kami (karena nenek
maafkan kasus ini tentu mereka akan ditimpa Abbas adalah seorang perempuan dari suku
adzab yang besar. Anshar) Abbas.' Nabi saw. bersabda, "Demi
Allah, kalian tidak bisa meninggalkan satu
Secara zahir; firman Allah, (# g ,l<F dirham pun untuknya."Tebusan untuk seorang
tawanan adalah empat puluh uqiyah emas.
berarti bahwa semua harta rampasan itu Tapi untuk Abbas tebusannya adalah seratus
adalah milik pasukan yang mendapatkannya
dan dibagi di antara mereka secara merata. uqiyah karena ia seorang yang kaya. Sementara
Namun, firman Allah SWT di awal surah, tebusan untuk Uqail adalah delapan puluh.
Abbas mengatakan bahwa kepada Nabi,
"Dan ketahuilah, sesungguhnya segala 'Apakah karena hubungan kekerabatan ini
engkau lakukan?" Maka Allah menurunkan
yang kamu peroleh sebagai rampasan perang,
maka seperlima untuk Allah," (al-Anfaal: 1) & eayat,lS.* a itt 3t,s;:"\t 5i,r.1 e l;:..$ irlr qliu-$
{€ t+i w 9., tF Setelah memeluk Islam,
yang telah disebutkan sebelumnya men-
jelaskan tentang kewajiban mengeluarkan Abbas mengatakan bahwa,'Aku berharap ka-
seperlima dari harta rampasan dan meng- lau tebusan yang diambil dariku lebih banyak
alokasikannya pada objek-objek yang telah
karena Allah berfirman, {$1 :1-G_# ?<_t+
disebutkan. Ayat di atas juga mengandung Ibnu Arabi menyebutkan bahwa ke-
makna dibolehkannya harta rampasan perang tika para tawanan dari kaum Musyrikin itu
setelah sebelumnya diharamkan. Dari Abu ditawan, beberapa di antara mereka berbicara
tentang Islam tetapi tidak dengan tekad dan
Hurairah sebagaimana yang diriwayatkan oleh niat yang jelas dan mereka juga tidak meng-
Tirmidzi bahwa Nabi saw. bersabda,
t7 Ahkam Al-Qur'an2/872.
akuinya secara tegas. Hal itu mereka lakukan GOLONGAN ORANG-ORANG BERIMAN
sepertinya untuk mengambil muka kaum DI MASA NABI SAW. SESUAI DENGAN
KEIMANAN DAN HIJRAH
Muslimin, tetapi di saatyang sama mereka juga
tidak mau jauh dengan kaum Musyrikin yang Surah al-Anfaal Ayat 72-7 5
ditawan bersama mereka. Dengan demikian,
turunlah ayat tersebut. :l.y|VGvo EA$ 9t <.it ty
Kalangan Malikiyyah mengatakan bahwa, ,#.:' AIJW:dtt"$v i' W A ;rnv
jika seorang kafir mengucapkan kalimat iman iil'; v YP,V. i: rAt CiV Xaj
dalam hati dan dengan lidahnya tetapi ia tidak "i')z
sungguh-sungguh melakukannya, ia belum di-
anggap beriman. Apabila hal tersebut terjadi i$\ O'f:;;r;t
ob WE i*'i;i:t3
pada seorang Mukmin, ia dianggap kafir
ZurrusK{,;t:FnyS:t#t
kecuali kalau hal itu berupa gangguan setan
yang tidak mampu untuk ia tolak, Allah akan i6\"i4i;"jlvffi 5.a<rtrAqiIr
*G)$i\013.#1fia1feW
memaafkannya.
Allah SWT telah menjelaskan pada Rasul- @'*)*F a siiw V.6 gtti"iv
/_
Nya hakikat yang sebenarnya. Dia berfirman, \1't"-2-e,.;l 75%a"5JEj;;:6a$v-t1l\
{:xV bki. :'\Y artinya jika perkataan yang ^-.6
o<,4P- J -TJ JJ -J z'l' -
mereka ucapkan itu hanya untuk menipumu,
'r
(g: ; itst trir; "r;i) dengan kekafiran mereka,
- $tt;iv ffi ?,?9-, /- sLl:)i2)s8'i,w,u.- ol7
makar; dan peperangan yang mereka lancar-
kan terhadapmu. Namun, akhirnya Allah me- W31i! b
menangkanmu terhadap mereka. Namun, jika
,#il51\\3*r-4.fi'e6$k)
perkataan yang mereka ucapkan itu adalah
sesuatu yang sungguh-sungguh dan Allah @w..5ihrotul4tTa&,J5
mengetahui hal itu, Allah akan menerimanya "Sesungguhnya orang-orang yang beriman
dan mengganti tebusan yang telah diambil dan berhijrah serta berjihad dengan harta dan
dari mereka dengan sesuatu yang lebih baik. jiwanya pada jalan Allah dan orang-orang yang
Allah juga akan mengampuni kekafiran, peng- memberikan temPat kediaman dan memberi
khianatan, dan makar yang pernah mereka pertolongan (kepada Muhajirin), mereka itu satu
lakukan sebelumnya.'8 sama lain saling melindungi. Dan (terhadap)
Yang dimaksud dengan kebaikan dalam orang-orang yang beriman tetapi belum berhijrah,
firman Allah, 4€-..:i-&1*,fly rartrn kebaikan maka tidak ada kewajiban sedikit pun bagimu
melindungi mereka, sampai mereka berhijrah.
yang mencakup kebaikan dunia dan akhirat
(Tetapi) jika mereka meminta pertolongan
Untuk di dunia Allah akan menggantinya
kepadamu dalam (urusan pembelaan) agama,
dengan harta yang lebih utama dari harta yang
maka kamu wajib memberikan pertolongan kecuali
diambil dari mereka. Sementara di akhirat
terhadap kaum yang telah terikat perjanjian antara
Allah akan memberi mereka pahala dan
kamu dengan mereka. Dan Allah Maha Melihat
memasukkan mereka ke surga. |anji ini merata apa yang kamu kerjakan. Dan orang-orang yang
untuk setiap tawanan yang berniat ikhlas.
kafir, sebagian mereka melindungi sebagian yang
18 Ahkam Al-Qur'ankarya Ibnu al-Arabi 2/874.
lain. Iika kamu tidak melaksanakan apa yang telah
diperintahkan Allah (saling melindungi), niscaya
TAFSTRAL-MuNrR Irlrp 5 -- ,r{l( -1--\ surah at-Anfaat
akan terjadi kekacauan di bumi dan kerusakan besar. Selama kaum Muslimin tidak menjadi
yang besar. Dan. orang-orang yang beriman
seperti satu tangan dalam menghadapi
dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah, dan
orang-orang yang memberi tempat kediaman dan kemusyrikan, kemusyrikan akan tetap menang
memberi pertolongan (kepada orang Muhajirin), dan kerusakan akan terus bertambah.le
mereka itulah orang yang benar-benar beriman.
Mereka memperoleh ampunan dan rezeki (nikmat) Mufradaat Lughawlyyah
yang mulia. Dan orang-orang yang beriman {r#6r} meninggalkan Mekah yang me-
setelah itu, kemudian berhijrah dan berjihad rupakan negeri perang dan kafir menuju
bersamamu maka mereka termasuk golonganmu. Madinah negeri Islam. {rijt} mereta memberi-
Orang-orang yang mempunyai hubungan kerabat kan tempat dan kediaman bagi ftabi saw. (r:].;ji|
itu sebagiannya lebih berhak terhadap sesamanya
(daripada yang bukan kerabat) menurut Kitab dan mereka menolong, yang dimaksud adalah
Allah. Sungguh, Allah Maha Mengetahui segala
s e su atu." (al-AnfaaL 7 2-7 5) kaum Anshar. 4&. tliiy wali bagi yang lain
Qiraa'aat dalam hal saling membantu dan mewariskan.
(.r-j;.rh, {.fl'r;} menjadikan mereka sebagai sekutu
Imam Hamzah membacanya dengan
atau wali dalam hal warisan. Secara asal kata,
1$1-'\ "r)' kata wilayah berarti menguasai sesuatu dan
I'raab melaksanakannya. {:*-,f} sedikit pun, artinya
fttV s| kalimatini hubungannya adalah tidak ada saling mewariskan antara kamu dan
mereka dan tidak ada juga bagian mereka dari
dengan kalimat (r9.^.l;y. Boleh juga dikatakan
harta rampasan perang. (t;a|- j;) sampai
masuk dalam kategori tanazu' fil 'amal
mereka hijrah. Saling mewarisi karena hijrah
[maksudnya ada dua atau lebih amil yang
ini hanya disyari'atkan di awal-awal saja.
memengaruhi objek yang sama, pent) antara
Namun kemudian, di-nasakh (dihapus) oleh
fi' il $rjj.t;\ danfi' il ('iu; h. ayat yang disebutkan di akhir sehingga setelah
{'rr-'if} huruf ha' dalam kalimat ini bisa
itu saling mewarisi hanya terjadi karena hu-
merujuk kepada "saling mewarisi" dan bisa
merujuk "saling membantu'i (;,,<F Kata ini bungan kekerabatan. (iq) perjanjian, mak-
adalah sempurna yang berarti terjadi, se-
hingga ia tidak butuh kepada khabar. Semen- sudnya jangan kamu bantu kaum Muslimin
untuk melawan para mu'ahid (orang-orang
tara itu, kata {ai} adalahfa'il dari kata {j<} yang telah berjanji untuk tidak memerangi
umat Islam, pent) dan kamu langgar perjanjian
Pengertiannya adalah jika kalian tidak me-
lakukan apa yang Aku perintahkan untuk dengan mereka. $"b:i ;qti ;J** t;;s;iir;) dan
orang-orang kafir itu sebagian mereka wali
saling berhubungan sesama Muslim dan saling
melengkapi, bahkan dalam masalah pewarisan bagi yang lain dalam hal saling membantu
sekalipun, dengan mendahulukan ikatan Islam
daripada ikatan kerabat, dan kalian tidak mau dan mewarisi maka tidak ada saling mewarisi
memutuskan hubungan antaramu dengan antara kamu dengan mereka. {;j# .if} jika
orang-orang kafia niscaya akan terjadi fitnah
kalian tidak melakukan itu, artinya saling mem-
di muka bumi dan kerusakan yang sangat bantu sesama Muslim dan melawan orang-
orang katir. $'sit:;: ,r:qt i": r<Y akan timbul
fitnah yang besar dengan semakin kuatnya
kekafiran dan lemahnya Islam. 4Vi';r\ dan
19 al-Kasysyaf2/25.
rezeki yang mulia, maksudnya adalah disurga. Perang Uhud. Lalu, aku mengatakan bahwa,
'seandainya ia mati dan meninggalkan dunia
;{j.;: tr-t a-$gl dan orang-orang yang beriman ini aku yang akan mewarisinya"" Dengan demi-
setelah itu setelah orang-orang yang telah le- kian, turunlah ayat ini, uz4. 6i gz;a y3\ $i5y
bih dahulu beriman dan hijrah. {r<i +r'ii} tne- 4* ,:; t$it'S* i:tt'"ct e Setelah itu, pewarisan
reka itu adalah bagian dari kamu, wahai kaum adalah karena hubungan darah dan keke-
rabatan dan berakhirlah pewarisan yang di-
Muhajirin dan Anshar. {pr;-!'r ,lr'U} aan orang
yang memiliki kekerabatan. sebabkan oleh ikatan persaudaraan.
4*, ti, gay
Persesualan Ayat
sebagian mereka lebih utama dengan yang lain
Setelah Allah SWT menjelaskan kaidah-
dalam hal warisan daripada warisan yang di- kaidah perang dan damai dengan orang-orang
kafir serta hukum para tawanan, Allah SWT
sebabkan oleh keimanan dan hijrah yang di-
mengakhiri surah ini dengan menjelaskan
sebutkan di ayat sebelumnya. ft&t aS e) mak-
s u dnya adalah L a uh M a hfuzh. 4W z t!'T-;'ittt'3t}. ikatan dan kekerabatan Islam yang meng-
gantikan hubungan dan ikatan kekafiran, yaitu
sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala bahwa orang-orang beriman menjadi wali
dan saling membantu satu sama lain sebagai
sesuatu, yang di antaranya adalah hikmah yang konsekuensi dari keimanan dan hijrah. Ini
tandingan terhadap orang-orang kafir yang
terdapat dalam warisan yang disyari'atkan juga saling membantu antar sesama mereka.
Akan tetapi, pewalian tersebut dengan syarat
secara bertahap, mulai dari saling mewarisi menjaga segala perjanjian dan kesepakatan
karena hijrah lalu saling mewarisi karena
dengan orang-orang kafir selama masa
kekerabatan sampai akhirnya saling mewarisi
perjanjian itu masih berlangsung.
karena hubungan darah sebagaimana dijelas-
Tafslr dan Penielasan
kan dalam surah an-Nisaa'.
Ayat-ayat di atas membagi orang-orang
Sebab Turunya Ayat (73)
beriman dalam konteks konfrontasi dengan
Ibnu farir ath-Thabari dan Abu asy-Syekh orang-orang kafir menjadi empat kelompok.
ibnu Hayyan meriwayatkan dari Sudiyy Pertama, orang-orang Muhajirin pertama
yang hijrah sebelum terjadinya Perang Badar
dari Abu Malik, ia mengatakan bahwa, 'Ada sampai adanya Perjanjian Hudaibiyyah'
seseorang yang bertanya, 'Apakah kami akan Kedua, orang-orang Ansha6, yaitu orang-
mewariskan harta kami kepada kerabat kami orang Madinah yang mengayomi dan memberi
tempat untuk saudara-saudara mereka orang-
yang masih Musyrik?" Dengan demikian, orang Muhajirin.
turunlah ayat, {i$i &*.t;; ;.iVy Ketiga, orang-orang beriman yang tidak
Sebab Turunnya Ayat (75) hijrah.
Keempat, orang-orang beriman yang hijrah
Ibnu farir meriwaYatkan dari lbnu
setelah teriadinya Perjanjian Hudaibiyyah.
Zubair; ia mengatakan bahwa,'Ada dua orang Kelompok yang pertama adalah mereka
yang sedang duduk-duduk. Lalu yang satu yang disebutkan di pembuka ayat pertama,
mengatakan bahwa pada temannya, "Engkau
akan mewarisi dariku dan aku iuga akan
mewarisi darimu." Oleh karena itu, turunlah
ayat, (!r tS 4.,e-+,,1i lt x rY.,\,jltih
Ibnu Sa'ad meriwaYatkan dari Urwah,
ia mengatakan bahwa, "Rasulullah saw.
mempersaudarakan antara Zubair bin Awwam
dengan Ka'ab bin Malik. Zubair mengatakan
bahwa, Aku melihat Ka'ab terluka parah di
yaitu orang-orang yang beriman kepada Allah Kelompok yang kedua adalah mereka
dan Rasul-Nya. Merekalah para Muhajirin yang disinyalir dalam firman Allah SWT
pertama yang hijrah sebelum Perang Badar
{tii: bt rijrl| maksudnya, memberi tempat
sampai terjadinya Perjanjian Hudaibiyah pada
untuk Rasul serta kaum Muhajirin yang hijrah
tahun keenam Hijriah. Mereka meninggalkan
ke daerah mereka dan memberi bantuan serta
kampung dan harta mereka di Mekah. Lalu
mereka datang untuk membantu Allah dan pertolongan untuk mereka, sehingga Madinah
Rasul-Nya serta menegakkan agama-Nya. Me- menjadi ibu kota Islam, pangkalan dakwah ke
reka mengorbankan jiwa dan harta mereka seluruh penjuru bumi dan tempat berlindung
di jalan Allah. Kelompok ini tentunya adalah
yang paling mulia dan sempurna. Allah bagi kaum Muhaj irin yang bersama-sama kaum
SWT menyifati mereka dengan iman, arti-
nya meyakini setiap yang dibawa oleh Nabi Anshar mereka berjuang untuk menolong
saw., dan menyifati mereka dengan hijrah
dari kampung dan tanah air mereka untuk agama Allah dan berperang berdampingan.
menyelamatkan agama mereka dari fitnoh
kaum Musyrikin demi mengejar ridha Allah Orang-orang Anshar membagi harta me-
SWT dan menolong Rasul-Nya. Allah SWT juga reka dengan kaum Muhajirin, bahkan lebih
menyifati mereka dengan jihad di jalan Allah
dengan harta dan jiwa mereka. mendahulukan mereka. Dengan demikian,
mereka tak kalah mulia dan keutamaannya
fihad dengan harta, yaitu dengan mem-
belanjakannya untuk saling membantu, hijrah, setelah kelompok yang pertama.
dan membela agama Allah seperti memper-
gunakannya untuk tunggangan (kuda), sen- Kemudian, Allah menyifati kedua kelom-
jata, dan segala kebutuhan kaum Muslimin.
Terlebih lagi mereka telah merelakan harta pok tersebut bahwa sebagian mereka menjadi
mereka yang tinggal di kampung mereka, wali bagi yang lain. Artinya sebagian mereka
Mekah. saling membantu urusan yang lain sebagai-
fihad dengan jiwa yaitu dengan meme- mana halnya ia mengurus dirinya sendiri
rangi musuh dan tidak mengasihani mereka,
dan masing-masing mereka lebih berhak ter-
menanggung segala penderitaan sebelum itu,
hadap yang lain karena hak dan maslahat
dan sabar terhadap berbagai penyiksaan dan
penindasan yang dilakukan terhadap mereka mereka sama. Oleh karena itu, Rasulullah saw.
secara terus menerus. Didahulukannya me-
nyebutkan harta daripada jiwa karena harta mempersaudarakan antara kaum Muhajirin
lebih bisa menutup segala kebutuhan dan dan Anshar. Masing-masing menjadi dua
karena jihad dengan jiwa pun juga bergantung bersaudara. Dengan persaudaraan itu mereka
kepadanya. bisa saling mewarisi karena persaudaraan
Kesimpulannya, Allah SWT menyifati para ini lebih diutamakan daripada hubungan
Muhajirin pertama dengan empat sifat: iman
kekerabatan sampai kalangan Muhajirin bisa
kepada Allah, malaikat, kitab, para rasul dan
hari akhir; hijrah; jihad; dan semangat yang mandiri dengan berdagang dan sebagainya.
kuat melakukan semua itu. Setelah itu Allah SWT menghapuskan hal
tersebut dengan turunnya ayat tentang
mawarits sebagaimana yang tercantum dalam
Shahih Bukhari dari Ibnu Abbas.
Imam Ahmad meriwayatkan dari farir
bin Abdullah al-bajali, ia mengatakan bahwa,
Rasulullah saw. bersabda,
l{a.l 6 cuz4 4 &AL ja\15 [t:b@t
,,
L\gi
gr:t :y-', o Ltr(t,;.'t:oat',Y) -o !
rat ?ql @ g ;y. o, tr.lo? o )1. o,
.utAl #, v:'\l
\'J'
"Kalangan Muhajirin dan Anshar adalah wali Dan firmanNya,
satu sama lain. Para tawanan dari Quraisy yang
dilepaskan dan para budak dari suku Tsaqif juga "(Harta rampasan itu juga) untuk orqng-
wali satu sama lain sampai hari Kiamat." orang fakir yang berhijrah yong terusir dari
Hadits ini hanya Imam Ahmad yang me- kampung halamannya dan meninggalkqn harta
riwayatkannya. bendanya demi mencari karunia dari Allah
fadi pewarisan yang terjadi antara kaum dan keridhaan(-Nya) don (demi) menolong
(agama) Allah dan Rasul-Nya. Mereka itulah
Muhajirin dan kaum Anshar adalah karena orang-orang yang benar. Dan orang-orang
keislaman dan hijrah, bukan karena ke- (Anshar) yang telah menempati kota Madinah
kerabatan. Oleh karena itu, seorang Muslim di dan telah beriman sebelum (kedatangan)
luar madinah tidak bisa mewarisi Muslim yang
ada di madinah dan sekitarnya, kecuali jika ia mereka (Muhajirin), mereka mencintai orang
hijrah ke sana, ia akan dapat mewarisi Muslim
yang dipersaudarakan dengannya. yang berhijrah ke tempat mereka. Dan mereka
tidak menaruh keinginan dalam hati mereka
Begitulah, perwalian antara kaum terhadap apa yang diberikan kepada mereka
Muhajirin dan Anshar berlaku untuk masalah (Muhajirin); dan mereka mengutamakan
perang dan juga warisan serta setiap bentuk
interaksi antara mereka dengan kaum kafir. (Muhajirin), atas dirinya sendiri, meskipun
Abu Bakar al-Asham mengatakan bahwa,'Ayat
ini bersifat muhkam dan tidak mansukh.Yang mereko juga memerlukan." (al-Hasyr: B-9)
dimaksud dengan wilayah dalam hal ini adalah
saling membantu dan mendukung." Artinya, mereka tidak merasa iri terhadap
Allah SWT dan rasul-Nya memuji orang- karunia yang Allah berikan pada orang-orang
orang Muhajirin dan Anshar dalam banyak
ayat dalam kitab-Nya karena sifat saling mem- Muhajirin berupa pahala terhadap hijrah yang
bantu mereka. Allah berfirman,
mereka lakukan.
"Den orang-orang yong terdahulu lagi
yang pertama-tama (masuk Islom) di antara Secara lahi4, ayat-ayat ini menunjukkan
orang-orang Muhajirin dan Ansqr dan orang- kelebihan orang-orang Muhajirin dari orang-
orang yang mengikuti mereka dengan baik,
Allah rida kepada mereka dan mereka pun rida orang Anshar. Ini sesuatu yang disepakati oleh
kepada Allah. Allah menyediakan bagi mereka
para ulama. Tidak ada yang berbeda pendapat
surga-surga yong mengalir di bawahnya
sungoi-sungai. Mereka kekal di dalamnya dalam hal ini sebagaimana disebutkan
selama-lamanya. Itulah kemenangan yang Ibnu Katsir. Oleh karena itu, Abu Bakar al-
Bazzar meriwayatkan dalam Musnadnya dari
agung" (at-Taubah: 100)
Hudzaifah, ia mengatakan bahwa, "Rasulullah
Dia juga berfirman,
saw. memberiku pilihan antara hijrah atau
"Sungguh, Alloh telah menerima tobat membantu [tanpa hijrah, pent) maka aku pun
memilih hijrah."
Nabi, orang-orqng Muhajirin, dan orang-orang
Anshar, yang mengikuti Nabi pada masa-masa Golongan ketiga; yaitu orang-orang
beriman yang tidak hijrah. Mereka ini
sttlit." [at-Taubah z ll7 )
yang disebutkan Allah dalam firman-Nya,
n4t;tu:. :? i U:{, ,4 Er Vtq:. ?t,;i ;.ltb
Maksudnya, orang-orang yang mempercayai
risalah Nabi saw. tapi tidak hijrah dari Mekah
ke Madinah dan tetap berada di negeri
Musyrik di bawah kekuasaan orang-orang
Musyrik, atau dalam kata lain di negeri perang
dan kemusyrikan, tidak ada wilayah fbantuan)
untuk mereka sedikit pun dari orang-orang agar mereka [orang-orang beriman) bersatu
juga melawan mereka dan agar mereka tahu
beriman yang berada di negara Islam. Adapun
orang-orang dari negara Islam yang ditawan bahwa hubungan antara mereka dengan orang-
oleh kaum kafir; status mereka sama dengan
mereka yang berada di negara Islam. Wilayah orang kafir telah putus. Allah SWT berfirman,
tr, ,1,;F rrr"rcudnya, orang-
terputus antara masyarakat dua negara #$,bx. ;U'ri
orang kafir itu secara keseluruhan adalah
[negara Islam dan negara kafir), kecuali dalam
satu kondisi yang disebutkan oleh Allah SWT satu tim dalam menghadapi kaum Muslimin.
dalam firman-Nya, fii;;t"t or.e) yaitu untuk Mereka saling membantu dan mendukung
membantu mereka melawan orang-orang dalam memerangi kaum Muslim meskipun
kafir apabila oarng-orang kafir itu memerangi
sebenarnya keyakinan mereka berbeda-
mereka atau menyiksa mereka karena agama
beda dan masing-masing mereka juga saling
yang mereka anut. Kecuali jika orang-orang
memusuhi. Sejarah telah membuktikan hal itu.
kafir itu termasukdalam kategori para mu'ahid Orang-orang Yahudi membantu orang-orang
[orang-orang kafir yang telah membuat ikatan Musyrik dalam memerangi kaum Muslimin.
Bahkan mereka melanggar perjanjian yang
perjanjian dengan kaum Muslimin, pent), telah mereka buat bersama kaum Muslimin
maka wajib memenuhi perjanjian tersebut yang akhirnya berdampak pada diperanginya
karena Islam tidak membolehkan menipu mereka dan diusir dari Khaibar. Sejarah pun
kembali terulang. Anda bisa lihat orang-orang
dan berkhianat dengan melanggar perjanjian
Musyrik, kalangan materialis, ateis, Yahudi dan
yang telah dibuat. Ini adalah salah satu dasar Nasrani, semuanya berada dalam satu parit
hukum dalam Islam dan politik luar negerinya yang memusuhi Islam dan kaum Muslimin.
yang sangat adil dan tiada tandingannya. Meletakkan kaum kafir dalam satu posisi
Allah SWT mengancam setiap orang yang dan kaum Muslimin dalam posisi yang berbeda
dan berlawanan menunjukkan tidak bolehnya
melanggar perjanjian dengan firman-Nya,
saling mewarisi antara mereka karena berbeda
4:4 :':):X i il, ;F Artinya, Allah mengetahui
agama dengan kesepakatan keempat madzhab
setiap amal perbuatanmu karena itu, jangan dalam Islam. |adi seorang Muslim tidak boleh
pernah melanggar hukum-Nya, jangan mewarisi seorang yang kafi4, dan seorang
yang kafir juga tidak akan mewarisi seorang
pernah menentang perintah-Nya dan jangan yang Muslim. Hal ini berdasarkan hadits yang
melampaui batas-batas yang telah digariskan-
diriwayatkan oleh Imam al-Hakim dalam kitab
Nya agar adzab-Nya tidak menimpamu. al-Mustadrak dari Usamah, bahwa Nabi saw.
Kesimpulannya, keterputusan wilayah
bersabda,
antara orang-orang beriman yang berada
isg gs ;);-t e, ni *',yt b:t*i
di negeri Islam dengan orang-orang yang
.t-1,*
beriman yang tidak hijrah itu tidak sepenuhnya
sebagaimana halnya untuk orang-orang kafir: "Tidak boleh pemeluk dua agama yang
Dengan demikian, jika mereka meminta berbeda saling mewarisi. Seorang Muslim tidak
boleh mewarisi seorang kafir dan seorang kafir
tolong padamu, tolonglah mereka dan jangan juga tidak boleh mewarisi seorang Muslim." (HR
al-Hakim)
kecewakan mereka.
Untuk semakin memperkuat prinsip
wilayah (saling membantu dan menolong)
antara kaum Muhajirin dan Anshar; Allah SWT
menyebutkan juga bagaimana orang-orang
kafir dalam menghadapi orang-orang beriman;
TAFSIRAT-MUNIR JILID 5
Kemudian Nabi saw. membaca aYat, Namun menurut kalangan Syafiiyyah, per-
bedaan negeri bukanlah penghalang untuk
"Dan orang-orang yang kafir, sebagian mereka
melindungi sebagian yang lain. Iika kamu tidak saling mewarisi. Akan tetapi mereka mengata-
kan bahwa tidak ada saling mewarisi antara
melalcsanakan apa yang telah diperintahkan seorang yangharbiy [orang kafir yang tinggal
Allah (saling melindungi), niscaya akan terjadi di negeri kafir) dengan seorang yang mu'ahid
(orang kafir yang tinggal di negeri Islam)' Ini
(il'kekacauan di bumi dan kerusakan y ang b es ar." juga berlaku bagi seorang yang dzimmi dan
Anfaal:73) yang musta'min (orang kafir yang meminta
Al-fama'ah kecuali an-Nasa'i meriwayat- jaminan keamanan pada negeri Islam)
kan dari Usamah bin Zaid,
karena terputusnya wilayah antara mereka.
p;jrs6lltii gAt p;r L;i
Menurut kalangan Malikiyyah dan Hanabilah,
"seorang Muslim tidak boleh mewarisi seorang perbedaan negeri sama sekali tidak menjadi
kafir dan seorangkafir (juga tidak boleh mewarisi)
s e o r an g Mu slim." (HR al- Jaba'ah ) penghalang untuk saling mewarisi secara
Adapun saling mewarisi antara sesama mutlak. Oleh sebab itu, para ahliharb [orang-
kafir; hal itu boleh menurut mayoritas ulama, orang yang tinggal di negeri kafir) bisa saling
mewarisi satu sama lain, baik negeri mereka
karena kekafiran itu adalah satu agama
sama maupun berbeda.
dalam warisan, berdasarkan firman Allah,
Kemudian Allah berfirman, (ili -<',p"tt\
$.,bx.;Vti &4 t;s rii,ly fatangan Malikiyyah
Maksudnya, iika tidak kamu lakukan apa
mengatakan: seorang yang kafir tidak boleh
mewarisi kafiryanglainnya jika agama mereka yang telah disyari'atkan-Nya untukmu yaitu
berbeda, misalnya Yahudi dan Nasrani, karena saling menjadi wali dan penolong bagi sesama
itu adalah dua agama yang berbeda, Kedua Muslim menghadapi kaum kafir yang juga
orang tersebut fmaksudnya orang Yahudi dan saling menolong sesama mereka serta tidak
Nasrani) juga tidak bisa mewarisi seorang bersahabat dengan orang-orang Musyrik dan
yang Musyrik dan begitu juga sebaliknya
(seorang yang Musyrik tidak bisa mewarisi bergaul dengan mereka, maka akan terjadi
orang Yahudi dan Nasrani) berdasarkan fitnah yangbesar di muka bumi yaitu lemahnya
keglobalan hadits, "Tidak boleh pemeluk dua barisan keimanan dan kuatnya barisan
qgama yang berbeda saling mewarisi"' Di kekafiran serta kerusakan yang besar yaitu
samping itu juga karena tidak ada wilayah di tertumpahnya darah. Kemudian fitnah akan
antara mereka. semakin meluas, banyak hal akan menjadi
Adapun jika berbeda negeri (antara kacau, orang-orang beriman akan bercampur
negeri Islam dan negeri kafir), ini juga menjadi dengan orang-orang kafir. fadi, timbullah
penghalang untuk saling mewarisi menurut
kerusakan agama dan dunia.
kalangan Hanafiyyah saja. Untuk mereka
Ini adalah bukti bagaimana Islam sangat
yang sama-sama kafir bukan untuk Muslimin,
karena saling mewarisi antara orang-orang menjaga identitas pribadi kaum Muslimin,
Muslim yang berada di negeri kafir dengan independensi negara dan tidak tinggal di
orang-orang Muslim yang berada di negeri
Islam adalah boleh. fadi larangan ini khusus negara-negara kafir. Ibnu farir meriwayatkan
berlaku untuk selain Muslim. dari Rasulullah saw., bahwa ia bersabda,
*r.-j.5.;:;\ AW:k ,s :yL6j -,c
UI
'Aku berlepas diri dari setiap Muslim yang
berada di kalangan orang-orang Musyrik."
TAFSTR Ar-MuNrR f rLtD 5
.uiVv (J)2e,l4P- Y Adapun golongan keempat, yaitu orang-
Lalu ia bersabda: "langan sampai bisa dilihat orang yang beriman yang hijrah setelah
api antara keduanya.",0 (HR Ibnu |arir)
terjadinya Perjanjian Hudaibiyyah. Mereka-
Kemudian Allah SWT menjelaskan
keutamaan dan kelebihan orang-orang lah yang dimaksud dalam firman Allah,
Muhajirin dan Anshar dari selain mereka. Allah 4k i ,;t i"iV ! Artinya, dan orang-orang
SWT menyebutkan apa yang akan mereka
peroleh nanti di akhirat setelah Dia menjelas- yang terlambat keimanan dan hijrah mereka
kan bagaimana mereka di dunia, yaitu selalu dari hijrah yang pertama yaitu setelah kuat-
nya kaum Muslimin, mereka berhijrah ke
berinteraksi secara baik. Ini adalah pujian Madinah, lalu mereka pun berjihad bersama
orang-orang yang telah terlebih dahulu dari
untuk mereka. fadi, tidak ada pengulangan mereka. Mereka juga bagian darimu. Artinya
mereka juga seperti orang-orang Muhajirin
dalam hal ini. yang pertama dan orang-orang Anshar dalam
Allah berfirman, hal wilayah, saling membantu, keutamaan
dan balasan yang akan diperoleh. Dan Hak
Dan. orang-orong yang beriman don
berhijrah serta berjihad di jalan Allah. (al- mereka di dunia sama seperti orang-orang
yang terdahulu, keislaman dan hijrahnya
Anfaal:74)
karena keimanan dan amalsaleh dan bantuan
Allah SWT mengatakan bahwa mereka
adalah orang-orang yang beriman dengan mereka. Sementara itu, di akhirat mereka
sebenar-benarnya dengan iman yang juga akan mendapatkan balasan dan pahala
yang setimpal. fadi mereka mengikuti orang-
sempurna, bukan orang yang tidak hijrah orang yang telah lebih dahulu dari mereka.
OIeh karena itu Allah SWT berfirman,
dan tinggal di negeri Musyrik, padahal
"Dan orang-orang yang datang sesudah
Rasulullah saw. dan orang-orang beriman mereka (Muhajirin dan AnsharJ." (al-Hasyr:
10)
lainnya membutuhkan hijrahnya. Allah SWT
juga menjelaskan bahwa Dia akan membalasi Di dalam hadits yang disepakati ke-
mereka dengan keampunan yang sempurna
dan memaafkan seluruh dosa-dosa mereka shahihannya dan bahkan sampai ke derajat
jika ada, serta rezeki yang mulia di surga yaitu mutawatir dari sanad-sanad yang shahih dari
kebaikan yang melimpah, mulia, dan bersifat
abadi tanpa putus-putus. Rasulullah saw., beliau bersabda,
Ketiga golongan di atas adalah as-sab iqunol .re...>.'ir U,. (.. ,rop.o,tt
muqarrabun [orang-orang yang pertama-tama
dalam kebaikan dan dekat dengan Allah, pent) "Seseorang itu bersama orang yang dicintai-
sebagaimana firman Allah,
nya."
"Dan orong-orong yang terdahulu lagi
yang pertama-tama (masuk Islam)." (at- Dalam hadits yang lain diriwayatkan oleh
Thabarani dan Dhiya' dari Abu Qurshafah,
Taubah:100)
.&*YF+i:i
20 Maksudnya seorang Muslim jangan tinggal berdekatan
"Siapa yang menyukai suatu kaum maka ia
dengan seorang kafir dimana kalau seseorang menyalakan adalah bagian dari mereka." (HR Thabarani)
api akan dilihat oleh yang lain. Ini merupakan kiasan untuk
perintah tinggal berjauhan dengan non Muslim, pent Dalam riwayat yang lain,
V,fi 3 Nt iv; karena Allah lebih penting dan utama dalam
hukum Allah daripada persaudaraan karena
Allah akan mengumpulnya dalam barisan
hubungan darah.
mereka."
Kemudian, Allah mengakhiri ]Yat ini
Ketika golonganyangkeempat ini dijadikan
dengan firman-Nya, {ilf ," ,F,;!r ir} Allah
sebagai bagian dari tiga kelompok sebelumnya
Maha Mengetahui segala sesuatu' Ilmu-Nya
melalui firman Allah, {iq .rr;L} Ini bukti sangat luas dan meliputi segala sesuatu baik
untuk keutamaan dan kelebihan orang-orang yang berhubungan dengan kemaslahatanmu
yang lebih dahulu [dalam kebaikan) daripada secara duniawi maupun ukhrawi, juga dengan
orang-orang yang menyusul belakangan. Di segala yang ditetapkan-Nya dalam surah ini
dalam ayat tersebut, juga ada benang merah yaitu hukum-hukum yang berkenaan dengan
antara golongan pertama dan terakhir yaitu kondisi damai dan kondisi perang, hukum
tentang harta rampasan perang, para tawanan,
hijrah dan keimanan. Ini sekaligus sebagai perjanjian-perjanjian dengan musuh, wilayah
umum dan khusus sesama orang beriman
motivasi untuk hijrah dan beriman. dan hubungan kekerabatan' Ini menunjukkan
Kemudian Allah SWT menjelaskan tentang bahwa seluruh hukum yang dijelaskan dalam
wilayah hubungan darah kekerabatan setelah surah ini bersifat muhkamah dan tidak
wilayah keimanan dan hijrah. Dia berfirman,
mansukh atau bisa dibatalkan, serta semuanya
{;ul{r f;i} artinya para kerabat yang diikat
mengandung hikmah yang dalam, kebenaran
oieh ikatan darah. Ayat ini mencakup semua
dan kebaikan. Tidak sedikit pun hukum-
bentuk kekerabatan, baik dalam b enlukdzawul
furudh,' ashab at [kekerabatan dari pihak ayah) hukum itu yang bersifat sia-sia atau percuma.
Ini sejalan dengan firman Allah dalam surah
ataupun al-arham fkekerabatan dari pihak
yang lain,
ibu) dalam istilah para ulama faraidh.
Mereka ini lebih berhak dan pantas untuk "dan Kami berikan mereka sebuah kitab
saling membantu, menjadi wali dan saling me- yang Kami rincikqn semuanya berdasarkan
warisi daripada kaum Muhajirin dengan kaum ilmu." (al-A'raaft 52)
Anshar yang iauh (secara kekerabatan) dalam
kitab Allah. Artinya, dalam ketentuan yang Akan tetapi, ayat (,r;{r l;iy, dinukil dari
telah Allah gariskan untuk hamba-hamba-Nya
yang beriman, ketika Dia mewaiibkan mereka Ibnu Abbas, Mujahid, Ikrimah, al-Hasan dan
untuk menghubungkan tali silaturahim. Qatadah serta ulama lainnya bahwa ayat ini
menghapuskan (nasikh) ayat warisan dengan
Wilayah karena kekerabatan lebih penting dasar perjanjian dan persaudaraan yang pada
daripada wilayah karena keimanan dan hijrah
awalnya mereka saling mewarisi berdasarkan
di masa sebelumnya. Seorang Mukmin lebih kedua hal itu. Ini dikuatkan oleh hadits yang
dekat dengan kerabatnya daripada seorang
Mukmin yang hijrah dengan seorang Anshar shahih dan mutawatir,
yang jauh secara kekerabatan. fadi ayat ini
*irttt,r #q, 'F rr.J-Jt'31
menjelaskan dan merincikan ayat sebelumnya.
Adapun kerabat yang kafiq, maka kekafirannya .r),t
itu akan memutuskan hubungannya dengan "sesungguhnya Allah telah memberikan setiap
kerabatnya. Persaudaraan itu karena hubungan yang Punya hak; haknya masing-masing, maka
nasab dan darah. Akan tetapi, persaudaraan tidak ada wasiat untuk ahli waris."
TAfslRAr-MuNtR ltuD 5 -f-n Surahal-Anfaat
fadi, pewarisan yang disebabkan oleh kerabatan kecuali yang dikecualikan oleh
dalil. Sehingga yang dituju dari penjelasan
saling membantu dan hijrah telah dihapuskan ini adalah untuk menghilangkan pikiran yang
sehingga tidak ada pewarisan kecuali atas dasar mungkin timbul bahwa wilayah yang disebut-
kan juga mengandung kemungkinan wilayah
hubungan kekerabatan. Sementara firman yang disebabkan oleh warisan. Imam ar-Razi
Allah (:irr lY CY yang dimaksud di sini adalah mengatakan bahwa, "Penielasan ini jauh
bagian-bagian yang disebutkan dalam ayat lebih baik, karena terlalu banyak mengata-
mawaritsyang terdapat dalam surah an-Nisaa'. kan nasokh tanpa ada yang mengharuskannya
tidak boleh."21
Ini adalah pendapat kalangan Syafi'iyyah.
Flqlh Kehldupan atau Hukum-Hukum
fadi tidak ada warisan untuk karib kerabat
Ayat-ayat tersebut di atas menjelaskan
dalam pengertian yang sempit menurut ulama
beberapa hal:
faraidh seperti paman (saudara ibu), bibi
Pertamo, adanya wilayah untuk saling
[saudari ibu), bibi [saudari ayah), anak-anak membantu antara sesama orang beriman di
dari anak perempuan, anak-anak dari saudara
negeri Islam. Penjelasan tentang keutamaan
perempuan dan sebagainya. Tidak ada bagian
orang-orang Muhajirin yang telah lebih
bagi mereka. Kalangan 'ashabat lebih berhak
dahulu hijrah daripada mereka yang menyusul
satu sama lain karena bagian-bagian itu sudah kemudian, keutamaan orang-orang Muhajirin
ditentukan. terhadap kaum Anshar dan menyamakan
orang-orang yang terlambat untuk beriman
Sementara itu, kalangan Hanafiyyah me- dan hijrah dengan orang-orang yang telah
ngatakan tetap ada warisan untuk karib lebih dahulu dalam hal hak untuk dibantu dan
dibela.
kerabat berdasarkan nas ayat ini. Namun, hal
ini jika tidak ada seorang pun dari kalangan Kedua, adanya wilayah untuk saling
'ashabat membantu antara orang-orang beriman di
negeri Islam dengan orang-orang beriman
Adapun pihak yang tidak mengatakan
di Darul Harb [negara non Muslim) ketika
mbaahwwaariatsyayt a(pnrg-l{sre'}bielil}ummneynag,hampuesrekakna ayat
me- mereka diperangi atau ditindas oleh orang-
orang kafir; kecuali jika antara kita dan mereka
nafsirkan yang dimaksud kerabat di sini adalah
ada perjanjian perdamaian, saat itu tidak
wilayah, saling menolong, rasa cinta dan pe-
mungkin membantu mereka. Dalam kondisi
muliaan. Dengan demikian ayat yang pertama selain 'diperangi' tak ada wilayah untuk saling
membantu antara orang-orang Muslim yang
adalah untuk menjelaskan bahwa ikatan Islam
berada di negara Islam dengan onang-orang
lebih kuat daripada ikatan nasab, sementara
Muslim yang berada di Darul Harb.
ayat yang kedua untuk menjelaskan kedudukan Ketiga, penghormatan terhadap sebuah
mereka dan bahwa mereka adalah orang-orang perjanjian dalam hukum Islam meskipun hal
beriman yang sesungguhnya, sedangkan ayat itu akan berdampak negatif pada sebagian
yang ketiga untuk menjelaskan bahwa orang- kaum Muslimin.
orang yang terlambat beriman dan hijrah 2l Tafsir ar-Razi l5/2L3.
status mereka sama dengan orang-orang yang
telah lebih dahulu dari mereka dan bahwa
saling membantu atas dasar kekerabatan
merupakan sesuatu yang dituntut.
Yang dimaksud dengan ayat 11r-r!rji> Oang
menyebutkan tentang ikatan kekerabatan di
atas) adalah bahwa wilayah dalam warisan
hanya terjadi disebabkan oleh ikatan ke-
TAFSIRAL-MUNIRJITID 5
Keempat, orang-orang kafir juga menjadi menanggung dendanya dan ia yang mewarisinya'"
wali satu sama lain, artinya mereka saling (HRAbu Dawud dan Daruquthuni)
membantu dan membela. Sementara itu, kalangan Malikiyyah dan
Syafi'iyyah mengatakan bahwa, orang yang
Kelima, apabila kita tidak menerapkan
tidak mempunyai bagian dari kalangan dzawul
wilayah untuk saling menolong sesama kita, arham tidak bisa mewarisi. Dengan demikian,
lalu kita malah menjadikan orang-orang kafir harta warisan diserahk anke baitul mal, karena
sebagai wali, ini akan membuat kita semakin
Allah menyebutkan dalam ayat mawarits
lemah dan mereka akan semakin kuat.
bagian seluruh ashab furudh dan'ashabat, dan
Keenqm, sesungguhnya setiap sesuatu tidak disebutkan bagian untuk dzawul arham.
Kalau mereka mempunyai hak di dalam harta
yang disyari'atkan oleh Allah muncul dari ilmu
warisan itu tentu Allah menjelaskannya,
yang luas dan meliputi kemaslahatan agama
dan duniawi. "dan Tuhqnmu tidak lupa." (Maryam: 64)
Ketuiuh, warisan untuk dzawul arham
yaitu orang-orang yang tidak ada bagiannya
di dalam Al-Qur'an dari kalangan kerabat si Imam Tirmidzi dan yanglain meriwayatkan
mayat dan bukan pula 'ashabah. Ini adalah dari Rasulullah saw.,
pendapat Hanafiyyah dan Hanabilah dengan i* $ *ltt6-,
.a-e,>
berdalilkan ayat di atas.z2 Pada dzawul arham "'l<; N\ LL
ini terhimpun dua sebab untuk mendapat "sesungguhnya Allah telah memberikan untuk
warisan yaitu hubungan kekerabatan dan setiap yang Punya hak, haknya masing-masing"'
(HRat-Tirmidzi)
Islam. Tentu saja mereka lebih berhak men-
dapat warisan daripada orang yang hanya me- Ayat {su;!r ,li''i} aaatat ayat yang bersifat
miliki satu faktor saja yaitu Islam. global dan-umum. Sementara ayat mawarits
bersifat perinci dan pengkhusus. Sesuatu yang
Abu Dawud dan Daruquthni meriwayat- bersifat perinci mesti didahulukan daripada
sesuatu yang bersifat global dan umum'
kan dari Miqdam, ia mengatakan bahwa,
Abu Dawud meriwayatkan dalam kitab al-
"Rasulullah saw bersabda, Marasil bahwa Rasulullah saw. ditanya tentang
warisan 'ammah [bibi atau saudari dari ayah)
k tiL1i c:6 ,$t# w !1 Ai ,'"4g U
dan khalah fsaudari dari ibu), lalu beliau
i:f e)5 ie;ti ,'i:ii & Y;; ,t: o1': i
i*;i & '$;'- ,i) c1s bersabda,
"Siapa yang meninggalkan beban maka aku .C r?'t ::i 5; ,I;i
yang menanggungnya, dan siapa yang meninggal- "libril menyampaikan padaku bahwa tidak
kan harta maka itu untuk ahli warisnya. Aku ahli ada b agian untuk keduany a." (IJRAbu Dawud)
waris untuk orang yang tidak punya ahli waris. Pendapat yang lebih kuat adalah bahwa
Aku yang rnenanggung dendanya (maksudnya hijrah berakhir dengan dibebaskannya kota
Mekah karena saat itu ia telah menjadi negara
denda akibat membunuh iika dimaaftan keluarga Islam dan bagian dari Darul Islam'
terbunuh, pent) dan aku yang mewarisinya'
Seorang paman (saudara dari ibu) ahli waris
bagi siapa yang tidak Punya ahli waris; ia yang
22 Ahkam Al-Qur an karya al-f ashshash 3/76. ,-f(f)i1,
TAFSIRAT-MUNIR IILID 5
SunnH AI-ThuBAH
MADANIYYAH, SERATUS DUA PULUH SEMBILAN AYAT
Surah ini adalah madaniyyah dengan Tentang surah ini Ibnu Abbas mengatakan
jumlah ayatL29.la turun di saat Perang Tabuk bahwa, "Surah ini membongkar dan mem-
pada tahun kesembilan Hijriah. permalukan orang-orang munafik. Ia terus
Penamaan Surah memburu dan menyinggung mereka sampai
kami khawatir ia tidak melewatkan seorang
Zamakhsyari mengatakan, "Surah ini me- pun."
miliki beberapa nama: Bara'ah, at-Toubah, al-
M u qasy qi sy a h, a I - M ub a' tsirah, al - M usyo rridah, Surah al-Anfal turun di saat Perang Badar;
al-Mukhziyah, al-Faadhihah, al-Mutsiirah, sementara surah al-Hasyr turun di saat perang
al-Haafirah, al-Munakkilah, al-Mudamdimah,
dan surah adzab. Dinamakan dengan surah Bani Nadhir.
tobat karena di dalamnya dijelaskan tentang
tobat atau pengampunan untuk orang-orang Sebab Tldak Dltullsnya Basmalah di Awat
Surah
beriman. Dinamakan dengan al-Muqasyqisyah
Ibnu Abbas mengatakan bahwa, 'Aku
karena ia membersihkan seseorang dari ke- bertanya pada Ali, "Mengapa tidak ditulis-
munafikan. Dinamakan al-Muba'tsirah karena kan bismillahirrahmanirrahim di awal
surah Bara'ah?" Ia menjawab, "Karena
ia mengungkap rahasia-rahasia orang-orang
munafih menggali dan memunculkannya, bismillahirrahmanitahim mengandung rasa
aman, sementara Bara'ah turun menjelaskan
mempermalukan mereka, menghinakan dan
menghancurkan mereka."23 Surah ini dinama- tentang pedang (peperangan) dan pelanggaran
kan juga dengan al-Buhuts karena ia mem- perjanjian, dan di dalamnya tidak ada rasa
bahas atau mengkaji rahasia-rahasia orang-
aman,"24
orang munafik.
Hudzaifah mengatakan bahwa, "Kalian Suf,ian bin 'Uyainah mengatakan bahwa,
menamakan surah ini dengan at-Taubah, "Tidak ditulisnya di awal surah ini lafazh
padahal ia sebenarnya adalah surah adzab. basmalah karena basmalah itu rahmat.Artinya,
rasa aman. Sementara surah ini turun tentang
Demi Allah, tak seorang pun yang dilewatkan orang-orang munafik dan pedang tidak ada
oleh surah ini, semua disinggungnya." rasa aman untuk orang-orang munafik."2s
23 al-Kasysyaf 2/25. 24 Tafsir ar-Razi 15/21.6.
25 Tafsir al-Qurthubi 8/62-63.
-I-_\ TAFSIRAI-MUNIRIILID 5
Dengan menukil dari al-Qusyairi, al- dari yang lain dan dipisahkannya letak dari
surah sebelumnya. Begitulah sususan surah
Qurthubi mengatakan bahwa, "Pendapat yang dan ayat yang sudah disepakati oleh seluruh
umat Islam. Pemisahan letak antara surah
lebih benar adalah bahwa tidak dituliskan-
Bara'ah dan al-Anfal di dalam mushaf ini sudah
nya basmalah di awal surah ini karena diterima seperti itu oleh kaum Muslimin sejak
memang fibril tidak mewahyukannya untuk masa para sahabat ketika mereka menulis
surah, sehingga para sahabat juga tidak me- mushaf dalam kekhilafahan Utsman.
nuliskannya dalam mushaf induk mengikuti
Utsman mengatakan bahwa, "Ketika
perintah Amirul Mukminin saat itu, yaitu
Utsman bin Affan, sebagaimana disebutkan Rasulullah saw meninggal, ia tidakmenj elaskan
oleh atrTirmidzi." pada kami bahwa surah Bara'ah adalah bagian
Korelaslnya dengan surah sebelumnya dari surah al-Anfaal." Perkataan Utsman ini
adalah bukti bahwa seluruh surah dalam Al-
Ada kemiripan antara surah Bara'ah
Qur'an disusun dan diatur berdasarkan sabda
dengan surah al-Anfaal sebelumnya. Surah
Bara'ah adalah penyempurna untuk surah dan penjelasan dari Rasulullah saw.. Hanya
al-Anfaal dalam meletakkan dasar-dasar surah Bara'ah saja yang digandengkan dengan
hubungan luar negeri dan dalam negeri,
surah al-Anfaal tanpa adanya penjelasan
hukum-hukum damai dan perang, sifat-sifat dari Rasulullah saw. karena beliau terlanjur
wafat sebelum menJelaskan hal tersebut.
orang-orang beriman yang murni, orang- Kedua surah ini, seperti disebutkan di atas,
orang kafir dan orang-orang munafik, hukum mengandung pokok pembahasan yang sama,
Oleh karena itu, keduanya memang semestinya
berbagai perjanjian dan kesepakatan dan digandengkan satu sama lain karena adanya
sifat dan karakter yang membuat keduanya
sebagainya. Hanya saja perbedaannya, kalau
disejajarkan ketika Rasulullah saw masih
dalam surah al-Anfaal dijelaskan tentang
menepati janji dan menghormatinya maka hidup.26
dalam surah Bara'ah dijelaskan tentang
Ibnu al-Arabiy mengatakan bahwa, "lni
melanggar dan membatalkan perjanjian.
juga bisa menjadi dalil bahwa qryas merupakan
Dalam kedua surah tersebut juga dijelaskan salah satu dasar dalam agama. Tidakkah Anda
tentang usaha orang-orang Musyrik untuk
perhatikan bagaimana Utsman dan tokoh-
menghalangi kaum Muslimin dari Masjidil tokoh sahabat menggunakan qiyas syabah
(menganalogikan dua hal yang sama, pent)
Haram, motivasi untuk berinfak di jalan Allah ketika tidak ada nash yang menjelaskannya?
Mereka melihat bahwa tema surah Bara'ah
SWT penjelasan yang rinci tentang hukum mirip dengan tema surah al-Anfaal, maka
memerangi orang-orang Musyrik dan Ahli
Kitab, serta penjelasan tentang kondisi dan mereka sejajarkan surah Bara'ah dengan surah
al-Anfaal. Seandainya dalam penyusunan atau
sifat orang-orang munafik. pengumpulan Al-Qur'an saja Allah SWT telah
menjelaskan bolehnya qiyas, apalagi dalam
Meskipun ada kemiripan tema antara hukum-hukum yang lain? " 27
kedua surah ini; dan keduanya mengandung
tujuan yang sama yang diturunkan dalam 26 Tafsir al-QurthubiS/63
perang, namun pendapat yang lebih kuat 27 Ahkam AI-Qur'anZ/ee,t.
adalah keduanya merupakan dua surah
yang terpisah dan berdiri sendiri. fadi, surah
Bara'ah bukanlah bagian dari surah al-Anfaal.
Sebagai buktinya adalah banyaknya nama
untuk surah Bara'ah yang membedakannya
Sejarah Turunnya bagian kedua sampai akhir surah. Di sela-
Surah al-Anfaal termasuk surah yang per- sela kedua bagian itu, ada penjelasan tentang
tama-tama turun setelah hijrah. Sementara ketidakikutsertaan kalangan Arab Badui
surah Bara'ah termasuk yang terakhir-akhir dalam jihad, dan tidak diterimanya alasan ke-
turun dari Al-Qur'an secara keseluruhan ka- tidakikutsertaan orang-orang Madinah dan
rena ia turun di tahun kesembilan dari hijrah, sekitarnya dari kalangan Arab dalam jihad.
tepatnya di tahun terjadinya Perang Tabuk yang
merupakan peperangan terakhir yang diikuti Lalu, surah ini diakhiri dengan perban-
Rasulullah saw. Dalam perang itu Rasulullah dingan yang sangat jelas untuk membedakan
saw memerangi bangsa Romawi dalam kondisi antara orang-orang beriman dan orang-orang
cuaca yang sangat panas dan masa paceklik.
munafik, yaitu dijadikannya jihad sebagai
fadi, perang ini menjadi ujian dan cobaan ter-
hadap keimanan orang-orang beriman dan fardhu kifayah dan tentang pengkhususan se-
kelompok orang-orang beriman untuk men-
membuka kedok orang-orang munafik.
dalami agama.
Awal dari surah ini turun setelah pem-
Dengan demikian, konsentrasi surah ini
bebasan kota Mekah. Rasulullah saw kemudian
berkisar pada dua hal:
mengutus Ali untuk membacakannya kepada
orang-orang Musyrik di musim haji. Imam al- Pertamo, hukum dan undang-undang
Bukhari meriwayatkan dari al-Bara bin Azib, ia dalam memerangi orang-orang Musyrik dan
mengatakan bahwa, 'Ayat yang terakhir turun Ahli Kitab.
dari Al-Qur'an adalah ayat,
Kedua, membedakan antara orang-orang
"Mereka meminta fatwa kepadamu (ten-
beriman dengan orang-orang munafik dengan
ta ng kal o I a h) Ka ta ka n I a h,'Allah m emb eri fatw a
kepadamu tentang kalaloh." (an-Nisaa': 176) momentum Perang Tabuk.
Tentang hukum jihad, sudah dipaparkan
Sementara surah yang terakhir turun
oleh Al-Qur'an dalam surah ini, yaitu dengan
adalah surah Bara'ah."
membuang perjanjian dan menyingkirkan
Kandungan Surah
keamanan dari orang-orang Musyrik, meng-
Surah ini dibuka dengan Bara'ah [berlepas akhiri segala bentuk perjanjian yang pernah
tangan) dari orang-orang Musyrik dan mem- dibuat antara Muslimin dengan Ahli Kitab
beri masa aman selama empat bulan, kemu- karena ternyata kaum Musyrikin dan Ahli
dian mengumumkan perang terhadap mereka Kitab sama saja; sama-sama melanggar per-
disebabkan dosa-dosa mereka, dan melarang janjian. Bahkan beberapa suku dari kaum
Yahudi seperti Bani Nadhir; Bani Quraizhah
mereka masuk ke Masjidil Haram untuk dan Bani Qainuqa'bersekutu dengan kaum
Musyrikin untuk memerangi kaum Muslimin
selama-lamanya. Kemudian memerangi Ahli
Kitab sampai mereka membayar jizyah atau dan berusaha untuk menghancurkan mereka.
masuk Islam.
Tak kurang dari dua puluh ayat, surah
Di bagian pertama sampai ayat 4L, surah ini berbicara tentang rasa benci dan dengki
ini mengandung dorongan dan seruan untuk orang-orang Yahudi, konspirasi, makar; niat
berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwa. busuk dan rencana jahat mereka. Oleh karena
Kemudian ia berbicara tentang sifat-sifat itu, tidak ada lagi perjanjian, keamanan,
orang-orang munafik dan bahaya mereka pada dan perdamaian setelah berakhirnya masa
tenggang aman yang diberikan dan banyaknya
pelanggaran terhadap perjanjian yang dilaku-
kan oleh pihak-pihak nonMuslim.
TAFSIR AL-MUNIR JITID 5
Sementara untuk yang kedua [pembedaan secara internasional, menampakkan wibawa
antara orang-orang beriman dengan orang- dan kekuatan eksistensinya setelah berpindah-
nya pendiri dan pemimpinnya; Rasulullah saw'
orang munafik), hal itu tampak ketika kaum
Muslimin diseru untuk memerangi bangsa ke pangkuan Allah SWT.
Romawi dalam Perang Tabuk. Pada porsi yang Seiarah Perianlian HudaibiYah
cukup besar dalam surah ini, banyak sekali Nabi saw. mengadakan Perjanjian
ayat-ayat yang menjelaskan tentang keiiwaan Hudaibiyah pada tahun keenam Hijriah de-
ngan kaum Musyrikin untuk mengakhiri pe-
dan psikologis kaum Muslimin, seperti
perangan dan berdamai selama sepuluh tahun,
tampaknya tanda-tanda keberatan dan tidak
ingin ambil bagian; alasan-alasan yang dibuat- dengan syarat-syarat longgar yang dibuat
dalam kondisi kuat dan mulia dan bukan
buat dari pihak orang-orang munafik, rencana-
rencana busuk mereka, membuat mesiid yang karena lemah atau hina. Tapi kemudian kaum
Quraisy melanggar perjanjian tersebut dengan
disebut dengan masiid dhirar yang dijelaskan membantu sekutunya, yaitu suku Bani Bakar
dalam empat ayat surah ini, konspirasi yang
mereka susun, pembukaan kedok mereka melawan suku Khuza'ah yang merupakan
dan sebagainya. Dengan demikian, surah ini
dinamakan juga dengan al-faodhihah karena sekutu Nabi saw. dengan senjata dan pasukan'
ia membuka kedok dan topeng orang-orang Oleh karena itu, Amru bin Salim al-Khuza'i
munafik. Tidak dibiarkan satu kedok pun fsalah seorang tokoh suku Khuza'ah) datang
menutupi mereka melainkan diungkap dalam bersama rombongannya menemui Nabi saw'
dan meminta bantuannya' Nabi saw. bersabda,
surah ini. "Engkau pasti dibantu wahai Amru bin Salim'
Kesimpulannya, surah ini menjadi surah Celaka aku iika aku tidqk membantu Bani Ka'ab
(maksudnya, suku Khuza'ah, pent)" Ini menjadi
penentu dan penjelas yang sempurna tentang sebab kembalinya kondisi perang antara kaum
Muslimin dengan suku Quraisy. Rasulullah saw
kondisi dan sifat orang-orang non Muslim'
Bahkan tak berlebihan iika dikatakan bahwa memerintahkan kaum Muslimin untuk ber-
surah ini merupakan surah terpenting yang
siap-siap berperang. Secara diam-diam beliau
mengumpulkan tentara keimanan dan mem-
berangkat menuiu Mekah untuk membebas-
persiapkannya untuk sebuah peperangan kannya. Nabi saw berhasil membebaskan
penentu dan final antara kaum Muslimin Mekah pada tahun kedelapan Hijriah.
dengan yang lain, baik di dalam negeri untuk Ketika berita pembebasan kota Mekah
membersihkan benih-benih kemunafikan dan sampai ke telinga suku Hawazan, pemimpin
menghancurkan makar kaum Yahudi mau-
pun di luar negeri dengan menghadang ke- mereka MalikbinAufan-Nashri mengumpulkan
pongahan bangsa Romawi dalam Perang pasukannya untuk memerangi kaum Muslimin'
Akhirnya terjadilah perang Hunain yang ikut
Tabuk yang mampu menggentarkan mereka disaksikan oleh Duraid bin Shammah di bulan
dan membekukan setiap gerakan yang mereka Syawal pada tahun kedelapan. Setelah itu, Nabi
saw. mengepung Thaif selama dua puluh hari
lakukan untuk menghancurkan Islam dan lebih. Kemudian, beliau memerangi mereka
dengan sengit dan menyerang mereka dengan
kaum Muslimin. tombak dan manianiq fketapel raksasa yang
Pembersihan yang telah direncakan ini diisi batu-batu besat, Pent).
dan yang telah dirancang oleh Allah SWT, tentu
saja memiliki dampak yang sangat besar, baik
dalam tataran internal maupun eksternal untuk
kestabilan negara Islam, menjaga tatanannya
Kemudian, di bulan rajab pada tahun Imam Ahmad dan at-Tirmidzi meriwayat-
kan dalam bab tafsir dari Anas bin Malik ra
kesembilan Hijriah, Nabi saw. berangkat bahwa Rasulullah saw. mengutusnya dan Abu
Bakar membawa pesan dalam surah Bara'ah
menuju Perang Tabuk yang merupakan akhir untuk seluruh manusia. Namun, ketika sampai
di Dzul Hulaifah, ia bersabda, "Tidak ada yang
dari peperangan yang diikutinya. Di saat
boleh menyampaikannya selain aku atau sese-
itulah turun sebagian besar ayat dalam surah orang dari keluargaku." Akhirnya, Nabi saw.
mengutus AIi membawa pesan itu.
Bara'ah.
Imam al-Bukhari meriwayatkan bahwa
Setelah kembali dari Perang Tabuh
Nabi saw mengutusAli padatahun kesembilan.
Rasulullah saw. berniat untuk melaksanakan
ibadah haji. Namun kemudian beliau ingat Ali menyampaikan awal surah Bara'ah itu pada
bahwa orang-orang Musyrikin pasti akan manusia di hari nahr di Mina, dan berpesan
datang juga pada musim itu untuk berhaji
agar tidak ada seorang Musyrik pun yang haji
seperti kebiasaan mereka. Mereka biasanya setelah tahun itu dan tidak boleh lagi thawaf di
Baitullah dalam keadaan telanjang.
akan thawaf di Baitullah dalam keadaan
Ahmad, Tirmidzi dan an-Nasa'i meriwayat-
telanjang. Nabi tidak ingin bercampur dengan kan dari Zaid bin Yutsaigh; seorang laki-laki
mereka. Iapun mengutus Abu Bakar sebagai
dari suku Hamdan, ia mengatakan bahwa,
pimpinan rombongan dalam kafilah haji di
tahun itu untuk mengajarkan pada manusia "Kami bertanya kepada Ali, 'Apa pesan yang
engkau bawa dari Rasulullah?" maksudnya di
tata cara ibadah haji dan sekaligus menyampai- hari ketika Rasulullah saw. mengutusnya ber-
kan pada kaum Musyrikin bahwa mereka tidak sama Abu Bakar dalam ibadah haji tersebut
boleh lagi haji pada tahun-tahun berikutnya Ali menjawab, 'Aku diutus oleh Rasulullah
dan juga membacakan pada manusia firman
saw. untuk menyampaikan empat hal yaitu,
Allah, 4lr; y'ii;,;b. tidak akan masuk surga kecuali jiwa yang ber-
iman, tidak boleh thawaf di Ka'bah seorang
Ketika Abu Bakar sudah berangkat, yang telanjang, siapa yang memiliki perjanjian
Nabi saw mengutus Ali bin Abi Thalib di dengan Nabi saw. maka perjanjian itu sampai
batas waktu yang telah disepakati, dan tidak
belakangnya untuk menyampaikan wahyu dari boleh seorang yang Musyrik untuk haji setelah
Rasulullah saw. karena Ali adalah bagian dari
keluarga Rasulullah saw.. Rasulullah berpesan tahun ini."
padanya, PELANGGARAN ORANG.ORANG
MUSYRIK TERHADAP JANJI MEREKA
"Bawalah pesan dari awal surah Bara'ah DAN PENGUMUMAN PERANG TERHADAP
ini dan sampaikan pada manusia banyak ketika MEREIG SERTA BERLEPAS TANGAN
mereka berkumpul." (BARA'AH) DARI MEREKA
Ali kemudian berangkat dengan menung- Surah at-Taubah Ayat 14
gangi al-'adhba'; unta Rasulullah saw. Ali #?',t1y6e5T,rtrj.r1ltfarj,lt*,t;;,t:i;
bertemu dengan Abu Bakar di Dzul Hulaifah. ',#, c
Abu Bakar pun menjadi pimpinan rombongan
dalam melaksanakan ibadah hari, dan Ali yang 'ftt Wg
membacakan kepada manusia awal dari surah
Bara'ah.z8 Ayat itu dibacakan Ali di hari nahr
fpenyembelihan hewan kurban) di Mina pada
tahun kesembilan Hij riah.
28 Tafsir lbnu Katsir 2 /337 dan seterusnya , al-Kasysyaf 2 /26,
Tofsir al-Qu rthubi 8 / 64.
srr"n"t-r"umn ,,.l,t, htsroft-MrN,*f,.,o 5
-31EB.Ill,,
t'rafa' ka.renl '0,"',"1
Y'#,4 A'ofif 0-;i.it4tc;iilt;V'jh\ 6#-#J'- :olt dari Bara'ah'
dimana taqdir-nyaadalah
"b\ j4'it dl ;i,-L6\ 3y w, A G $r r'o.Gi;r;s"Bara'ah
aft+tr:fri'li{#t li ri!,
yang ada dari Allah swr] rapi boleh juga
H',::ffT,',ilT,1?'#:';ffiT11 [i,11I
s$itg iJ'ji3to't\i,';rrm,,#rffrrKtrtiftfwi,r66\:;*I4i$"'to1<i5rYti*.)A<"H:$I)',"::{{.:1"i1"r,'}qi'}:1aTld,m,alfl:ea1nhjaiud,ni,tfsu:ifk'a.tm,d,ea1nrei,rBia:anTrgak':aanhn, rsaewrtaaadl akdaraatrahi
.{# I aW fffilf;}'ff;bb\giI
H;'ar ir'+:$ tvt'b A\w$a {ir;'r;y ki:alital ini di-'athaf-kan kepada kata
<;iilt$- " s{e'8bag"a,i ik-h,Tab:affrid::alrfi,m.Tub"t1ad,Ta' Tya,ni:g1mTa;h[dizl]uf
-" atau sebagai mubtada' sementara khabar'
"(Inilah pernyataan) pemutusan hubungan
nya adalah kalimat {er' i; .rur' Jl} Kalimat
dari Allah dan Rasul-Nya kepada orang-orang
i}{g adalah sifat dari kata {3';1y, sementara
Musyrik yangkamu telah mengadakan perianiian kata (e{' 1:;.} VanS membuatnya menjadi
(dengan mereka). Maka berjalanlah kamu (kaum manshub adalah sifat. Tidak bisa dikatakan
Musyrikin) di bumi selama emPat bulan dan bahwa kata (irliy yang menyebabkannya
ketahuilah bahwa kamu tidak dapat melemah-
manshub, karena ia juga sifat, sementara
kan Allah, dan sesungguhnya Allah menghina-
mashdar kalau dijadikan sebagai sifat maka
kan orang-orang kafir. Dan satu maklumat (pem-
ia tidak akan berfungsi dengan fungsi y''il.
beritahuan) dari Allah dan Rasul-Nya kepada 4irr 3iy kata ini dalam posisi nashab dengan
umat manusia pada hari haji akbar, bahwa memprediksikan huruf iarr yang dihilangkan,
sesungguhnya Allah dan Rasul-Nya berlepas diri
dari orang-orang Musyrik. Kemudian jika kamu maksudnya adalah (n :ly. flL;;ykata ini bisa
(kaum Musyrikin) bertobat, maka itu lebih baik dibaca rafa' dan bisa nashab. Kalau dibaca
bagimu; dan jika kamu berpaling maka ketahuilah rafa'berarti ada dua kemungkinan. Pertama,
bahwakamu tidak dapat melemahkan Allah. Dan ia sebagai mubtada' sementara khabar'nya
berilah kabar gembira kepada orang-orang kafir ;m a h d zuf (di h il a n gkan), maks u dnya : ( a. I ;;r1'
(bahwa mereka akan mendapat) adzab yang Ia dihilangkan karena sudah dapat dipahami
pedih, kecuali orang-orang Musyrik yang telah dari kalimat sebelumnya. Kedua, ia di-'athaf'
mengadakan perjanjian dengan kamu dan mereka kan kepada dhamir yang marfu' dalam
kata {i.r,i} dan 'athaf kepada dhamir yang
sedikit pun tidak mengurangi (ki perjanjian)
marfu'boleh meskipun tidak menjadi taukid
dan tidak (pula1 mereka membantu seorang Pun
yang memusuhi kamu, maka terhadap mereka [penguat) dengan adanya pemisah yaitu iarr
itu penuhilah janjinya sampai batas waktunya.
dan majrur karena ketika itu ia menggantikan
Sungguh, Allah menyukai orang-orang yang
posisinya. Ia di-'athaf-kan kepada mahall
b ertakw q." (at-Thubah: I -4)
{ig} dan rsim-nya menurut bacaan ulama yang
membacanya kasrah dengan memaknakan
l'ruab 1ir;i; sebagai (J-pD "perkataan". Kalau__dibaca
{i;6.} kata ini adalah khabar darimubtada' nashab ia di-'othaf-kan kepada rsim (ii) atau
yang mahdzul maksudnya: 1i;rj :.1,). Dengan
karena waw dalam kata tersebut berarti 1g.;
demikian kalimat ({,i} berada dalam posisi
"bersama".
TAFSIRAI--MUNIRTILIp 5 - ,!fl( ,/------\ Surahat-Taubah
Namun demikian, dalam hal ini tidak ada bersifat mutlak tanpa batas waktu tertentu.
Atau orang-orang yang memiliki ikatan per-
pengulangan pada kata makna (i;t}, karena janjian di bawah masa empat bulan, untuk di-
kalimat 4t, i i;r;$ adalah sebagai berita
sempurnakan menjadi empat bulan. Demikian
tentang adanya Bara'ah, sementara kata(l.rrp juga orang yang memiliki ikatan perjanjian di
adalah berita tentang waj ibnya menyampaikan
hal tersebut Oleh karena itu perintah tersebut atas masa empat bulan tetapi ia melanggar
dihubungkan dengan kata 1r6ry "manusia" dan perjanjian itu. Adapun orang yang memiliki
bukan dikhususkan saja untuk orang-orang
yang telah membuat perjanjian dengan kaum perjanjian yang jelas temponya dengan kaum
Muslimin.
Muslimin, batasnya adalah sampai tempo yang
BalaaShah
telah disepakati, berdasarkan firman Allah
4lr; y' i;;ri$ di-tanwin-kannya kata (i;p)
SWT, (foji.: t: i* d!'J;lub |uga berdasarkan
adalah untuk menunjukkan makna tafkhim
[pengagungan). Sementara itu, menghubung- hadits,
kannya dengan pernyataan bahwa ia adalah
dari Allah dan rasul-Nya adalah untuk me- lti # frt ,k iut )-: ai 4 oK ui
)nunjukkan sesuatu yang besar dan dahsyat. "Siapa yang antaranya dengan Rasulullah
saw. ada perjanjian maka perjanjiannya sampai
{t;y<r.it *"inimerupakan gaya bahasa (uslub)
tohakkum (dekat dengan makna mengolok- tempo yang telah disepakati."
olok, pent) karena biasanya kabar gembira itu
Ibnu Katsir mengatakan bahwa, "lni
adalah dengan sesuatu yang membahagiakan,
sementara dalam ayat ini justru untuk adzab. adalah penafsiran dan pendapat yang paling
Mufradaat Lughawlyyah baik dan kuat."
(l;r,;plepas dariAllah dan Rasul-Nya. Dalam 4.A$, o *:y maka berjalanlah dengan
sebuah kalimat misalnya <i.)\ :i .tisr ;,; i.si.l aman wahai orang-orang Musyrik di muka
"lepas dari janji atau dari penyaki.t" Dalam bumi selama masa empat bulan itu. Yang
kalimat lain misalnya 1j'at ;n ,aj.1 "lepas, dimaksud dalam potongan ayat ini adalah
diberikannya kebebasan untuk berpindah
jauh dan meninggalkan sebuah dosa!' iajl
dan rasa aman dalam masa tersebut dan tidak
{r;"}<i_-fut ,n "lepas atau bebas dari utang."
boleh adanya peperangan. Masa tersebut
kata mu'ahadah artinya ikatan perjanjian
berawal pada bulan Syawal. Sebagai dalilnya
antara dua pihak dengan syarat-syarat yang
disepakati bersama. Dulu, perjanjian itu diikat adalah perkataan Imam Zuhri bahwa surah
dengan cara masing-masing pihak meletakkan
tangan kanannya di atas tangan kanan pihak Bara'ah turun di bulan Syawal. Namun,
lain, sehingga hal ini disebut sebagai f lGj; dalam
setelah masa itu maka tidak ada lagi jaminan
firman Allah SWT,4p jCl i #!F sesungguhnya
keamanan kalian. Kata 1-63t; dan lCi,1lt; artinya
mereka tidak punya ikatan janji.
Yang dimaksud dengan orang-orang yang adalah berpindah-pindah di muka bumi secara
melakukan perjanjian di sini adalah orang- bebas dan merdeka. {.irr +t' tidak akan
orang yang telah membuat perjanjian yang membuat Allah lemah, maks"uhdnya adalah
kalian tidak akan bisa lepas dan lolos dari
adzab-Nya dengan cara lari atau berlindung
di dalam benteng. {;;<l' +y rtr ii} dan Allah
menghinakan orang-orang kafir, di dunia
dengan diperangi dan dibunuh, sementara di
surahat-raubah . - i+*,, d;;\.3t*** -- -- TATSIRAL-MUNIRIILID 5
akhirat dengan api neraka. Kata lqlr; artinya Nabi saw dengan sebagian besar suku-suku
adalah kehinaan dan pembongkaran kedok Arab sampai batas waktu tertentu. Namun,
yang menyembunyikan aib dan cacat. {,ir:iy kaum Musyrikin melanggar perjaniian mereka
dengan Nabi saw yang akhirnya berdampak
pemberitahuan. (rr{, et 'r;} hari haji besar pada turunnya ayat tentang lepas tangan dari
yang merupakan hari raya besar yaitu hari perjanjian-perjanjian mereka.
nahr (pemotongan hewan korban) ketika
semua rangkaian ibadah haji yang wajib Tafsir dan Penlelasan
selesai dan saat itu para haji berkumpul untuk Ayat-ayat pertama dalam surah Bara'ah
turun berkenaan dengan penduduk Mekah
menyempurnakan bagian terakhir dari ibadah pada tahun kesembilan Hijriah, setelah Nabi
saw. mengadakan perjanjian damai dengan
haji mereka. Dikatakan besar karena orang- mereka dalam Perjanjian Hudaibiyyah tahun
orang menyebut umrah sebagai haji kecil.
keenam Hijriah. Tapi mereka melanggar
{i,' 3i} bahwa Allah berlepas diri dari perjanjian tersebut kecuali Bani Dhamrah
perjanjian-perjanjian orang-orang Musyrik. dan Bani Kinanah. Dengan demikian, Allah
SWT memerintahkan kaum Muslimin untuk
(lr;Y dan rasul-Nya berlepas diri juga. berlepas diri dari perjanjian-perjanjian yang
{# Ji} jika kamu bertobat dari kekafiran. dibuat bersama orang-orang Musyrik dan
{S; J[] dan jika kamu berpaling darl seruan memberi mereka tempo waktu empat bulan.
keimanan. {ij} beri kabarlah. {fl :,--,} adzab
fika tempo waktu itu telah berakhir; kaum
yang pedih dan sangat menyakitkan yaitu
Muslimin akan memerangi mereka.
terbunuh dan tertawan di dunia serta neraka Yang dimaksud dengan perjanjian-per-
di akhirat. 4"., ir2it I iy temuaian mereka janjian di sini adalah perjanjian-perjanjian
tidak mengurangi sedikit pun syarat-syarat yang bersifat mutlak [lepas) tanpa dibatasi
dengan waktu tertentu. Siapa yang memiliki
perjanjian yang telah mereka buat denganmu, perjanjian dengan Rasulullah di bawah waktu
dan mereka tidak membunuh atau menyakiti empat bulan, akan digenapkan sampai empat
bulan, dan siapa yang tempo dalam perjanjian-
siapa pun. (ufrrJ i;Y dan me1$a tidak
nya lebih dari empat bulan, batasnya adalah
membantu atau bersekongkol. (uip.i::t,p 5lxpx tempo yang telah disepakati itu, berdasar-
Ipun untuk melawanmu dari kalangan kafir. kan firman Allah SWI, (€. i l: !* 4tta u>
$e.X,ll i*'d\';"maka semp urnakanlah j anj i
Ini adalah pendapat paling kuat yang dipilih
mereka sampai batas waktunya, maksudnya oleh Thabari, Ibnu Katsir; dan yang lain. Al-
Kalbi mengatakan bahwa, "Tempo empat
sampai berakhir tempo yang terdapat
bulan itu hanya untuk pihak yang tempo
dalam perjanjian yang kamu buat dengan perjaniiannya dengan Nabi saw. di bawah
mereka. (r#' + itiyp sesungguhnya Allah empat bulan. Sementara itu, pihak yang masa
perjanjiannya lebih dari empat bulan, itulah
mencintai orang-orang yang bertakwa dengan
menyempurnakan janii. yang diperintahkan oleh Allah SWT untuk
Persesuaian Ayat disempurnakan tempo perjanjiannya melalui
Ada perianjian umum antara Nabi saw. firman-Nya ,{uq.'i i:e* qy*-ub
dengan kaum Musyrikin Mekah dan yang lain
yang berisi bahwa tak seorang pun dari kedua
belah pihakyang boleh dihalangi untuk masuk
ke Masjidil Haram dan tak seorang pun yang
boleh diganggu di dalam bulan-bulan haram.
Di samping itu, terdapat juga perjanjian antara
Nabi saw telah memerintahkan Abu Bakar Rasulullah saw. sebagai pemimpin umat
sebagai pimpinan rombongan haji di tahun Islam. Al-fashshash mengatakan bahwa, "Yang
kesembilan sebagaimana dijelaskan di atas. dimaksud dengan Bara'ah adalah pemutusan
Ketika ia berangkat, turunlah surah Baraah
hubungan wilayah (saling menolong),
yang isinya berkenaan dengan pembatalan
perjanjian dengan orang-orang Musyrik. Lalu penyingkiran 'ishmah (terpelihara dari
berbagai gangguan) dan hilangnya jaminan
Nabi saw. mengutus Ali untuk menyampaikan
keamanan."
hal tersebut pada manusia di hari haji besar.
Nabi saw. bersabda saat itu, "Tidak ada yang Bara'ah kepada kaum Musyrikin yang
boleh menyampaikannyo kecuali seseorang memiliki perjanjian dengan Nabi saw., yaitu
yang menjadi bagian dari keluargaku."
penduduk Mekah, suku Khuza'ah, Mudlaj dan
Ketika manusia berkumpul di Mina di hari suku-suku lainnya dari kalangan Arab yang
nahr, Ali membacakan beberap a ayat di awal memiliki perjanjian dengan Nabi saw.. Artinya
bahwa Allah dan Rasul-Nya berlepas diri dari
surah Bara'ah tersebut di hadapan mereka,
perjanjian yang kamu (wahai orang-orang
kemudian ia mengatakan bahwa-sebagai-
beriman) buat dengan orang-orang Musyrikin,
mana diriwayatkan oleh Tirmidzi, Nasa'i dan dan bahwa perjanjian itu sudah tidak berarti
Ahmad-'Aku diutus untuk menyampaikan
empat hal: "Tidak boleh ada yang thawaf di lagi karena mereka-kecuali beberapa
Baitullah dalam keadaan telanjang; siapa
yang memiliki ikatan perjanjian dengan Nabi kalangan dari mereka yaitu Banu Dhamrah
saw, perjanjian itu sampai tempo yang telah dan Banu Kinanah-selalu melanggar per-
disepakati dan siapa yang tidak memiliki janjian, sehingga sudah sepatutnya perjanjian
perjanjian, tempo yang diberikan padanya tersebut dicampakkan ke muka orang-orang
adalah empat bulan; tidak akan masuk surga yang melanggar tersebut Setelah itu mereka
kecuali seorang yang telah beriman tidak
boleh kaum Muslimin berkumpul bersama dipersilakan untuk berjalan di muka bumi
kaum Musyrikin setelah tahun ini." dalam keadaan aman kemana pun mereka
Makna dari ayat 4i;pp aaalah berlepas suka selama empat bulan tanpa diganggu.
diri. Maksud dari Bara'ah adalah yang ber-
sumber dari Allah SWT dan Rasul-Nya yang Dalam potongan ayat (FJp ada per-
disampaikan kepada orang-orang Musyrikin ubahan alur kalimat dari khabar (perkataan
yang kamu forang-orang beriman) membuat yang ditujukan pada orang ketigal menjadi
perjanjian dengan mereka. Sebab dinisbah- khitab [perkataan yang ditujukan pada orang
kedua). Maksudnya, katakan pada mereka
kannya kata Bara'ah kepada Allah dan Rasul- berjalanlah di muka bumi dengan aman tanpa
rasa takut diganggu oleh kaum Muslimin.
Nya adalah karena ini merupakan ketentuan Dari ayat tersebut, jelas bahwa Bara'ah yang
dimaksud dan pengabaian perjanjian tersebut
syari'at baru dari Allah dan rasul diperintah-
kan untuk melaksanakannya. Sementara itu, adalah setelah berlalunya tempo empat bulan
dinisbahkannya mu'ahadah perjanjian dengan dan bahwa perjanjian yang telah dibuat
menggunakan lafazh {ll;t;} kepada orang- dengan beberapa pihak tetap berlaku sampai
masa yang disepakati.2e
orang beriman adalah karena mereka yang
akan mengaplikasikan hukum-hukum per- Tempo empat bulan ini diberikan pada
janjian tersebut Meskipun sebenarnya yang mereka agar mereka bisa berpikir apakah
membuat perjanjian dengan mereka adalah
mereka akan masuk Islam atau lebih memilih
29 Ahkam AI-Qur'an oleh al-lashshash 3/77.
ThFSIRAL-MUNIRJILID 5
untuk berperang dengan kaum Muslimin, Hikmah hal ini ditugaskan pada Ali untuk
sekaligus agar ada kesempatan untuk mereka menyampaikan surah Bara'ah itu pada manusia
bersiap-siap untuk perang jika mereka tetap
adalah karena surah Bara'ah mengandung
bertahan dalam kemusyrikan dan permusuhan pembatalan perjanjian yang pernah dibuat
mereka terhadap Islam. Ini merupakan puncak oleh Nabi saw. dan di antara tabiat orang Arab
adalah sebuah perjanjian tidak bisa dibatalkan
toleransi peringatan yang sangat mulia, agar
kecuali oleh orang yang membuatnya atau
kaum Muslimin tidak dituduh menyerang salah seorang dari keluarganya. fadi Nabi
ingin menghindari ucapan-ucapan sinis dari
secara tiba-tiba dan dalam keadaan musuh kalangan Arab dengan sesuatu yang kuat, ia
sedang lengah. mengutus sepupunya sendiri yang merupakan
Waktu yang empat bulan itu menurut salah seorang dari keluarganya untuk
pendapat Suyuthi adalah bulan Syawal,
membatalkan perjanjian agar tidak ada lagi
Dzulqa'dah, Dzulhijjah dan Muharram sebab
yang berbicara negatif setelah itu.
ada riwayat dari Zuhri yang menyebutkan Ayat di atas mengandung penjelasan ten-
bahwa surah Bara'ah itu turun di bulan Syawal. tang pemutusan perjanjian antara kita dengan
Sementara ulama yang lain seperti orang-orang Musyrik dan hal itu dalam dua
Zamakhsyari, ar-Razi, al-Qurthubi dan Ibnu kondisi. Pertama, ketika masa perjanjian yang
pernah dibuat telah berakhir maka kita beri
Katsir mengatakan bahwa empat bulan
tahu mereka akan dilancarkannya peperangan.
yang dimaksud adalah bulan-bulan haram Kondisi kedua ketika mereka melanggar per-
yang disebutkan dalam firman Allah SWT, janjian yang pernah dibuat atau khawatir me-
4i4t#i,Aal;u| Hal itu adalah untuk men- reka akan melanggarnya. fadi, di saat itu kita
jaga keagungan bulan-bulan haram dari pe- lemparkan fbuang) perjanjian itu kepada
perangan dan pertumpahan darah. Bulan-
mereka.
bulan haram yang dimaksud adalah dua puluh
Kemudian Allah SWT berfirman, S,,rou}
hari dari bulan Dzulhijjah, Muharram, Shafan
Rabiul Awwal dan sepuluh hari dari bulan (ut u-;: /; Maksudnya ketahuilah secara
Rabiul akhir. Inilah pendapat yang paling
benar menurut penulis. Karena Imam Ali yakin bahwa kamu tidak akan bisa lolos dari
membacakan awal surah Bara'ah itu kepada adzab Allah baik dengan cara lari atau ber-
sembunyi dalam benteng yang kukuh jika
manusia pada hari nahr di Mina. Kemudian kamu tetap berada dalam kemusyrikan dan
permusuhan terhadap kaum Muslimin. Meski-
yang dimaksud dengan bulan-bulan haram itu pun barangkali Allah memberi kamu tempo,
tetapi Dia pasti akan menghinakan kamu
bukan bulan-bulan haram yang biasa dikenal
di dunia dengan cara kamu akan diperangi
yaitu Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram dan dan terbunuh serta di akhirat dengan adzab
Rajab sebagaimana halnya pendapat Ibnu api neraka, Allah berfirman tentang kaum
Musyrikin Mekah dan orang-orang yang
]arir dengan menukil dari Ibnu Abbas karena
pendapat ini tidak sejalan dengan runtutan seperti mereka,
ayat Al-Qur'an dan sekaligus bertentangan
"Orang-orang yang sebelum mereka telah
dengan kesepakatan ulama karena keagungan
mendustakan (rasul-rasul), maka dotanglah
dan kesucian bulan-bulan ini sudah di-naskh kepada mereka adzab dari arah yang tidak
[dihapus). Sementara pendapat ini berarti
hurmah fkesucian dan keharaman berperang)
pada bulan-bulan tersebut masih tetap ada.
fadi yang dimaksud adalah empat bulan yang
disebutkan tadi.
TATSIRAI-MUNIR)ILIp 5 "-, r.+{} {;\\.}li{{ - surahat-raubah
mereka sangka. Maka Allah merasakan kepada Hanifah dan Syafi'i, yang dimaksud hari haji
mereka kehinaan pada kehidupan dunia. Dan akbar itu adalah hari arafah, berdasarkan
sesungguhnya adzab pada hari akhirat lebih hadits Makhramah bahwa Nabi saw. bersabda,
besar kalau mereka mengetahui'! (az-Zumar= u" ir" ;s\t ?t(y.
2s-26)
"Hari haji akbar adalah hari arafah."
Setelah Allah SWT mengumumkan
Diriwayatkan dari Atha dan Mujahid
Bara'ah-Nya dari orang-orang Musyrikin, ke-
bahwa yang dimaksud haji akbar itu adalah
mudian Dia memerintahkan untuk meng-
umumkan Bara'ah ini pada seluruh manusia haji yang di antara rangkaiannya adalah wukuf
di arafah. Sementara haji ashghar [haji kecilJ
melalui firman-Nya, 4L;; ^nL ir;!y dari adalah umrah. Artinya umrah disebut juga
dengan haji kecil.
perjanjian-perjanjian dengan orang-orang
Yang menyampaikan tentang pembatalan
Musyrik., pada hari haji akbar yaitu hari nahr
perjanjian adalah Ali itu meskipun pimpinan
ketika seluruh kewajiban ibadah haji telah
haji berada di tangan Abu Bakar sebagaimana
berakhir. Hari tersebut merupakan hari sangat
dijelaskan sebelumnya. Imam Bukhari dan
mulia ketika seluruh haji berkumpul di Mina
untuk menyelesaikan ibadah haji mereka. Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah,
ia mengatakan bahwa, 'Aku termasuk salah
Jadi, tidak ada pengulangan antara dua seorang yang diutus oleh Abu Bakar pada
Bara'ah yang disebutkan dalam ayat ini
karena Bara'ah yang pertama khusus untuk hari itu untuk mengumumkan di Mina bahwa:
orang-orang yang pernah membuat per- tidak boleh ada seorang Musyrik pun yang
janjian dengan Nabi dan untuk orang-orang haji setelah tahun ini dan tidak boleh ada yang
yang melanggar perjanjian di antara mereka, thawaf di Baitullah dalam keadaan telanjang.
sementara itu, pengumuman Bara'ah adalah Setelah itu Rasulullah saw mengutus Ali bin
umum untuk setiap manusia, baik yang Abi Thalib dan memerintahkannya untuk
pernah membuat perjanjian maupun tidak, mengumumkan tentang Bara'ah tersebut.
yang melanggar perjanjian di antara mereka
Tidak boleh ada seorang Musyrik pun yang haji
maupun yang tidak. setelah tahun ini, serta tidak boleh ada yang
thawaf di Baitullah dalam keadaan telanjang.
Dinamakan dengan haji akbar [besar)
Kemudian Allah SWT menegaskan peng-
karena saat itu Abu Bakar melaksanakan haji
umuman atau penyampaian langsung itu
dan di saat itu pula perjanjian-perjanjian
dengan firman-Nya , {u€r,!;.,;; # JgF Maksud-
dibatalkan. Sementara itu, menurut pendapat ty?, sampaikan pada mereka jika kamu
Ibnu Abbas dalam sebuah riwayat darinya, bertobat dari kemusyrikan maka itu yang
Ibnu Mas'ud, Ibnu Abi Awfa dan Mughirah
lebih baik untukmu, artinya lebih berguna
bin Syu'bah yang juga merupakan madzhab untukmu di dunia dan akhirat. Namun, jika
Malih hari haji akbar itu adalah hari nahr,
karena di hari itu seluruh kewajiban haji di- kamu berpaling dari keimanan dan keislaman,
ketahuilah bahwa kamu tidak akan bisa lolos
lakukan, seperti wukuf diArafah di malamnya,
dari adzab Allah. Dia Maha Mengetahui dan
melempar jamrah, menyembelih hewan Meliputi dan Dia akan menurunkan adzab-
korban, bercukur; dan thawaf di pagi harinya. Nya padamu. Kamu tidak akan sanggup
Sementara itu, menurut pendapat Umar; menghadapi peperangan yang dilancarkan-
Utsman, Ibnu Abbas dalam riwayat lain
darinya, Thawus, Mujahid, madzhab Abu
TAFSIRAL-MUNIR JILID
Nya di dunia. Dia telah menjanjikan ke- kesepakatan dalam Islam; bahwa menepati
menangan bagi Rasul-Nya dan orang-orang sebuah perjanjian merupakan sebuah
beriman. )adi, beri kabar gembiralah wahai
kewajiban dalam Islam selama masa yang di-
Rasul orang yang mengingkari risalahmu dan sepakati masih ada; bahwa sebuah perjanjian
tidak mau beriman kepada Allah dan malaikat- yang memiliki batas waktu tertentu tidak
malaikat-Nya dengan adzab yang pedih di akan gugur kecuali dengan berakhirnya masa
yang disepakati tersebut dan memerhatikan
akhirat Ini merupakan us/ub [gaya bahasa) serta menghargai poin-poin sebuah perjanjian
tahakkum [bernada ejekan) ketika untuk
merupakan salah satu bukti ketakwaan dan
sebuah peringatan adzab digunakan kata-kata
nilai yang dikandungnya.
'kabar gembira'.
Flqlh Kehldupan atau Hukum-Hukum
Kemudian Allah SWT mengecualikan dari
Ayat-ayat tersebut di atas menjelaskan
tempo empat bulan untuk orang-orang yang
beberapa hal,
pernah mengadakan perjanjian-perjanjian Pertama, pembatalan terhadap p erj anj ian-
mutlak [tanpa batas waktu tertentu) dengan perianjian dengan orang-orang Musyrik yang
Rasul, kecuali orang-orang yang memiliki bersifat mutlak dan tanpa batas waktu ter-
tentu karena mereka sendiri melangar per-
ikatan perjanjian yang memiliki tempo waktu,
janjian dan tidak menghargai syarat-syarat
maka batasnya adalah sampai berakhir tempo
dalam perjanj ian tersebut.
waktu yang telah disepakati. Allah SWT
Kedua, pihak yang memiliki perjanjian
berfirman, i13;e. p '; ;;*X G j'+ i;ii i9
dengan kaum Muslimin di bawah masa empat
Artinya, pemberitahuan tentang pembatalan bulan maka akan digenapkan menjadi empat
segala perjanjian berlaku untuk seluruh bulan.
Ketiga, tempo waktu yang diberikan untuk
kaum Musyrikin kecuali orang-orang yang
telah mengadakan perjanjian denganmu dan jaminan keamanan, kebebasan untuk ber-
mereka tidak melanggar satu pun dari poin- pindah-pindah, dan berpikir tentang dampak
poin perjanjian tersebut dan mereka juga
tidak membantu musuh-musuhmu, seperti dari opsi yang ditawarkan apakah akan masuk
Bani Dhamrah dan Bani Kinanah. Islam atau diperangi adalah selama empat
bulan, yang dimulai setelah Idul Adha atau hari
(&X S:e "u &,:;.ii| MeskiPun masa itu di nohr danberakhir sampai hari kesepuluh dari
bulan Rabiul Awwal tahun kesepuluh Hiiriah'
atas empat bulan dengan syarat mereka tidak
membatalkan atau melanggar perjanjian yang Ini adalah bukti yang sangat jelas tentang
telah dibuatdan tidak pula membantu siapa pun
melawan kaum Muslimin. Mereka inilah yang konsep Islam dalam interaksi eksternalnya
dengan para musuh yang didasarkan pada
berhak untuk diiaga perjanjiannya. Kemudian prinsip perdamaian, keamanan dan saling
Allah SWT menegaskan wajibnuya menepati memahami.
janji dengan firman-Nya, $$ {.ii a i} Keempat, pihak yang memiliki perjanjian
dengan batas waktu tertentu maka ia akan
maksudnya orang-orang yang menepati janji dibiarkan sampai berakhir waktu tersebut,
mereka. apa pun konsekuensinya, selama ia tidak
Ibnu Abbas mengatakan bahwa, "Tempo
melanggar perjanjian atau melakuakn sesuatu
untuk perjaniian dengan Bani Kinanah masih yang dapat dipahami sebagai pelanggaran.
tersisa sembilan bulan lagi saat itu Nabi saw.
pun menyempurnakan sisa waktu tersebut
untuk mereka." Ini merupakan dalil yang
sangat kuat tentang nilai dan harga sebuah
Kelimo, Islam menghargai segala bentuk Iika mereka bertobat dan melal<sanakan shalat
perjanjian dan mewajibkan umatnya untuk
menepatinya. Bahkan Islam menjadikan peng- serta menunaikan zakat, maka berihh kebebasan
kepadamereka. Sungguh, Allah Maha Pengampun,
hargaan terhadap perjanjian ini muncul dari Maha Penyayangl' (at-Thubah: 5)
nilai keimanan dan berkaitan erat dengan
l'ruab
ketakwaan kepada Allah SWT.
4*, .ls\ Posisi kata ini bisa manshub
Keenom, tak seorang pun dari orang-
dengan memprediksikan huruf Tarr yang
orang kafir itu yang akan Iuput dari Allah S\MT.
Mereka tidak akan lolos dari adzab di dunia, dihilangkan, maksudnya e*i F *> ketika
dan di akhirat nanti telah disediakan untuk posisinya adalah manshub bi naz> al-khaafidh,
atau bisa manshub sebagai zharaf.
mereka adzab yang pedih, agar tak seorang pun
yagn berpikiran bahwa ketika ia bisa lolos dari Balaafhah
adzab di dunia ia bisa lepas dari adzab akhirat.
Bahkan adzab akhirat yang menantinya lebih {e;' xjit inr ,;l} dalam kalimat ini
berat dan dahsyat.
terdapat isti'arah ketika berakhirnya bulan
Ketujuh, diawalinya surah ini dengan diserupakan dengan terlepasnya hewan dari
Bara'ah dan tanpa basmalah menimbulkan kulitnya.
rasa takut dan gentar yang lebih dalam jiwa.
Mufradaat Lu(hawlyyah
Kedelapan, tidak ada istilah putus asa
dalam syari'at Al-Qur'an. Allah SWT telah {!ijr rlf} makna dari kata (Cj'} adalah
membuka pintu tobat dan harapan di depan
berakhir dan selesai. Disamakan berakhirnya
orang-orang kafir itu. namun, di saat yang
tempo waktu dengan terlepasnya kulit yang
sama Dia juga mengancam mereka dengan menutupi tubuh domba karena berakhirnya
adzab yang pedih jika mereka berpaling dari
hubungan waktu dengan bulan-bulan tersebut.
Islam.
4,ar ;i{ry kata (ijr} adalah jamak dari
KEWAJIBAN MEMERANGI ORANG-ORANG
MUSYRIKIN ARAB DI MANA PUN MEREKA 1p!-y yaitu akhir dari masa penangguhan yaitu
BERADA bulan-bulan yang dibolehkan bagi orang-orang
yang melanggar perjanjian untuk bepergian di
Surah at-Taubah Ayat 5 muka bumi dan diharamkan untuk memerangi
mereka pada masa itu, yaitu sejak hari nahr
'&4-;A\ Sai6 _i:*.lt'{at$E
sampai hari kesepuluh dari bulan rabiul
il ArAiv"wFlttill;"lw*
akhir sebagaimana dijelaskan di atas. j5|
*tti:166:z)tgtgciv$gtg'#7
$#;:';tdi mana pun kamu mendapati mereka,
L4WAsfry baik di tempat yang halal untuk diperangi
maupun di tempat yang haram. (e#;F tawan
"Apabila telah habis bulan-bulan haram, mereka, karena kata 1.1.!r; artinya adalah
maka perangilah orang-orang Musyrik di mana
saja kamu temui, tangkaplah dan kepunglah <r-!u 'tawanan." $i;;iy halangi mereka
mereka, dan awasilah di tempat pengintaian. untuk keluar dan berpindah ke negeri yang
lain, tahan dan kepung mereka di benteng-
benteng mereka sehingga mereka terpaksa
untuk berperang atau masuk Islam. .y ? t:.,,jtb
(.r-! intai mereka di setiap jalan dan tempat
suratrat-raumn ,r,,*,, {TI\.,**.. --. -, TAFSIRAL-MUNIRIILID I
yang mereka lewati dalam perjalanan mereka. [pemimpin).
Ketig a,kepung mereka di benteng-benteng
{,it if} jika mereka bertobat dari kekafiran.
(ju- ,l-,F maka biarkan mereka dan jangan dan daerah-daerah mereka, halangi mereka
untuk keluar sampai mereka menyerah dan
ganggu mereka. 4€."'i;irr i1| sesungguhnya patuh kepada berbagai syarat yang kamu
tetapkan untuk mereka, kecuali kalau kamu
Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang izinkan mereka untuk datang menemuimu
terhadap orang-orang yang meminta ampun
pada-Nya dan bertobat. Dia akan menutupi dalam keadaan aman.
dosa-dosanya dan menyayanginya. Keempat, atau awasi dan buntuti mereka
di setiap tempat atau jalan yang mereka lewati
Persesualan Ayat dalam setiap perjalanan mereka sampai me-
reka akhirnya masuk Islam atau diperangi dan
Ayat ini merupakan cabang dari ayat-ayat sampai kamu masukkan rasa takut ke dalam
sebelumnya, yaitu setelah Allah SWT meng- hati mereka. Maksud dari 1r-;lry adalah tempat
umumkan Bara'ah dari perjanjian-perjanjian untuk mengintai musuh untuk diserang secara
kaum Musyrikin dan memberi mereka tempo
masa aman selama empat bulan. Dalam ayat ini tiba-tiba.
Allah menjelaskan yang semestinya dilakukan fika mereka bertobat dari kekafiran atau
oleh orang-orang beriman yaitu memerangi
kemusyrikan yang telah membuat mereka
mereka di mana pun mereka berada, baik memerangi dan memusuhimu lalu mereka
di tempat yang halal dilakukan peperangan masuk ke dalam Islam dengan mengucapkan
dua kalimat syahadat, menegakkan perintah-
maupun di tempat haram. perintah yang dikandung dua kalimat tersebut
Tafslr dan Penlelasan dan konsisten dengan rukun-rukunnya, seperti
mendirikan shalat dan membayarkan zakat,
Inilah yang disebut dengan ayat as-Saif
fpedang), karena di dalam ayat ini terdapat biarkan dan bebaskan mereka. Ketahuilah
perintah untuk berperang. Kandungan ayat ini bahwa Allah Maha Pengampun terhadap
adalah apabila empat bulan haram yang tidak sisapa pun yang meminta ampun pada-Nya
boleh ada pembunuhan dan peperangan antara dan maha pengasih terhadap siapa pun yang
kaum Muslimin dan orang-orang Musyrik di
dalamnya telah berlalu, yaitu sejak hari nahr bertobat kepada-Nya.
Di sini Allah SWT menegaskan pendirian
sampai hari kesepuluh dari bulan Rabiul
shalat yang merupakan hak Allah SWT setelah
Akhir menurut pendapat yang lebih kuat di
kalangan ahli tafsir dan telah memberi mereka mengucapkan dua kalimat syahadat karena
tempo selama masa itu, lakukanlah terhadap shalat merupakan rukun Islam terpenting
mereka segala sesuatu yang menurutmu akan setelah dua kalimat syahadat Setelah shalat
barulah zakat yang merupakan amal paling
mendukung kepentingan peperangan dengan mulia yang berhubungan dengan manusia
salah satu dari hal berikut. lain yang berdampak pada terwujudnya pe-
merataan sosial dalam Islam, memberikan
Pertama, bunuh mereka di mana Pun andil terbesar untuk memecahkan masalah
kemiskinan, dan memberi manfaat kepada
mereka berada baik di tempat yang halal untuk orang-orang fakir. Oleh karena itulah, Allah
diperangi maupun haram. SWT sering menggandengkan shalat dengan
Kedua, ambil mereka sebagai tawanan zakat di dalam Al-Qur'an.
kalau kamu mau. Seseorang ditawan untuk
dibunuh, diambil tebusan atau dibebaskan
tanpa syarat sesuai dengan ijtihad imam