DINAMIKA PSIKOLOGIS TAWADHU’ MAHASISWA TERHADAP
dhu’ tidak berhubungan secara langsung terhadap berfikir
kritis mahasiswa, namun secara etika komunikasi sikap tawadhu’ dapat mempengaruhi pola penyusunan
asan pemikiran ilmiah ini adalah untuk memberi gambaran solusi atas Dinamika Psikologis Tawadhu’
merangkum sebuah solusi dan rekomendasi untuk mengatasi dinamika psikologis tawadhu’ tersebut.
Dinamika Psikologis, Tawadhu’
Seminar Nasional dan Gelar Produk | SENASPRO 2016 285
ajaran gurunya, sehingga terbentuk manusia yang bersikap tawadhu’ terhadap gurunya.
norma sikap tawadhu’ yang dibiasakan
Sikap tawadhu’ atau rendah hati terhadap sesama manusia akan membimbing seseorang
ap tawadhu’ yang seperti ini, pada
muslim. Namun tantangan untuk tetap mempertahankan akhlak tawadhu’ tersebut
adhu’ adalah bersikap tenang,
sungguh menjauhi perbuatan takkabur, ataupun sum’ah ingin
diartikan Tawadhu’ artinya rendah hati, tidak sombong, law
286 Seminar Nasional dan Gelar Produk | SENASPRO 2016
Secara kajian teoritis Tawadhu’ tidak berhubun
berfikir kritis mahasiswa. Secara etika komunikasi sikap tawadhu’ mungkin akan
gambaran solusi atas Dinamika Psikologis Tawadhu’ dalam permasalahan pendidikan.
SIKAP TAWADHU’ MAHASISWA
Seminar Nasional dan Gelar Produk | SENASPRO 2016 287
Kata tawadhu berasal dari kata kerja lampau (fi’il madhi) yakni yang berarti
wadhu’ adalah rendah hati, tidak sombong, lawan dari kata sombong atau
sum’ah ingin diketahui orang lain amal kebaikan kita. Pengertian yang lebih dalam adalah
tawadhu’ adalah orang yang menyadari bahwa semua kenikmatan yang didapatnya berasal
288 Seminar Nasional dan Gelar Produk | SENASPRO 2016
syaikh husain bin „audah al
–
Seminar Nasional dan Gelar Produk | SENASPRO 2016 289
tergantung pada motif mereka. Ketika seseorang menyatakan “Aku percaya padamu”, ini
4. KESIMPULANN NNNNNNN
290 Seminar Nasional dan Gelar Produk | SENASPRO 2016
3. HASIL DAN PEMBAHASAN
PERBEDAAN MENDASAR ANTARA “” D
Seminar Nasional dan Gelar Produk | SENASPRO 2016 291
kan seseorang “no man” yang selalu menyatakan tidak setuju.
292 Seminar Nasional dan Gelar Produk | SENASPRO 2016
agama di dunia, yang disebutnya sebagai “the golden rule”. Contohnya adalah berbuat j
nnya dengan “habit” atau kebiasaan yang terus menerus
yang berarti “to mark” (menandai) dan memfokuskan pada bagaimana mengaplikasikan nilai
dikan karakter disebut “desiring the good” atau keinginan utnuk
melibatkan bukan saja aspek “knowing the good” (moral knowing), tetapi juga “desiring the good”
atau “loving the good” (moral feeling) dan “acting the good” (moral action). (Lickona, 1992: 21).
“ethos” yang artinya adat kebiasaan. Moral juga berasal dari bahasa Yunani “mores” yang berarti
Seminar Nasional dan Gelar Produk | SENASPRO 2016 293
ﺧﻖ ا
Elizabeth B. Hurlock menegaskan, behaviour which may be called “true morality” not only
ﻋﻦ
ﺣﺎﺟﺔ ّ ﻋﻖ ة ﻣﻦ وروي
Berdo’a kepada Allah, yaitu memohon apa saja kepada Allah. Do’a
294 Seminar Nasional dan Gelar Produk | SENASPRO 2016
f) Tawadhu’ kepada Allah, merasa rendah hati di hadapan Allah. Mengakui bahwa dirinya rendah
menjauhkan diri dari riya’.
Seminar Nasional dan Gelar Produk | SENASPRO 2016 295
(HUBUNGAN POLA DIDIK ORANG TUA DENGAN SIKAP TAWADHU’
Mujidin, “Garis Besar Psikologi Transpersonal: Pandangan Tentang Manusia dan Metode
nya dalam Dunia Pendidikan”.Humanitas
Ghazali,t..t. Ihya’ Ulumuddin Juz II
296 Seminar Nasional dan Gelar Produk | SENASPRO 2016
Seminar Nasional dan Gelar Produk | SENASPRO 2016 297
students’ motivation to learn English is not high
298 Seminar Nasional dan Gelar Produk | SENASPRO 2016
“SMK BISA”. T
that the students’
by the students’ parent as well as the government.
English with the students’ affective at English skill
At least the students’ affective appears so that it
Oxford Advanced Learner’s Dictionary of Current
e’s respon
Seminar Nasional dan Gelar Produk | SENASPRO 2016 299
generation’s personality.
Increasing and widening one’s or group belief.
Increasing human’s quality, group or life.
study is primary concerned with finding out the answer of the question “what is”. Descriptive
describing the teacher’s problem in implementing character
data about the teacher’s problem in implementing character education at English subject as well as its
300 Seminar Nasional dan Gelar Produk | SENASPRO 2016
interview take place. It focuses on asking the teacher’s problem and solution in integrating of character
The aim of observation here is to know the teacher’s problem in implementing character education
Based on the research design, nature of problem under the research and researcher’s personal
analysis tries to elaborate the teacher’s problem in implementing character education at English
that emphazices reading as it is long one and the students’ motivation to learn English is low
Seminar Nasional dan Gelar Produk | SENASPRO 2016 301
a time to develop and increase the students’
English problem such as lack of grammar, practice, vocabulary, student’s motivation, limited
302 Seminar Nasional dan Gelar Produk | SENASPRO 2016
low motivation in learning English so it influences the students’ abilty to speak up as they are
Assalammu’alaikum warrohwatullohi wabarokatu
Seminar Nasional dan Gelar Produk | SENASPRO 2016 303
304 Seminar Nasional dan Gelar Produk | SENASPRO 2016
Seminar Nasional dan Gelar Produk | SENASPRO 2016 305
306 Seminar Nasional dan Gelar Produk | SENASPRO 2016
Pada sisi lain, tanda sama dengan “
dari tanda “sama dengan” dan
tanda “=” dengan strategi penghitungan yang telah dimiliki.
2012) mengeksplorasi pemahaman yang lebih luas dari tanda “ ”, menemukan bahwa tidak
semua siswa berhasil dengan baik dalam membuat koneksi substitusi notasi tanda “ ” melalui
Seminar Nasional dan Gelar Produk | SENASPRO 2016 307
308 Seminar Nasional dan Gelar Produk | SENASPRO 2016
“ Urutan kesatu ada empat lingkaran hitam.
etiga ada enam belas lingkaran hitam.”
“ Setiap urutan naik satu selalu bertambah enam lingkaran hitam. Sehingga banyak
keempat ada dua puluh dua’.
Seminar Nasional dan Gelar Produk | SENASPRO 2016 309
“ Banyak lingkaran hitam gambar kesatu ada empat. Kedua ada sepuluh.
enam belas.”
“ Setiap urutannya naik berarti lingkaran hitamnya bertambah enam. Maka banyak
hitam pada urutan keempat ada dua puluh dua”.
310 Seminar Nasional dan Gelar Produk | SENASPRO 2016
Seminar Nasional dan Gelar Produk | SENASPRO 2016 311
312 Seminar Nasional dan Gelar Produk | SENASPRO 2016
–
Guiding Children’s Learning of Mathematics
Assess Students’ Algebraic Solving Ability. International Journal for Mathematics Teac
Seminar Nasional dan Gelar Produk | SENASPRO 2016 313
rs’s Mathematical Patterning.
[14] Patton, B. & Santos, E.D. 2012. Analyzing Algebraic Thinking Using “Guess My Number”
314 Seminar Nasional dan Gelar Produk | SENASPRO 2016
Melatar belakangi pelatihan tari ini dengan judul “ Pelatihan
Seminar Nasional dan Gelar Produk | SENASPRO 2016 315
316 Seminar Nasional dan Gelar Produk | SENASPRO 2016
–
Seminar Nasional dan Gelar Produk | SENASPRO 2016 317
318 Seminar Nasional dan Gelar Produk | SENASPRO 2016
Seminar Nasional dan Gelar Produk | SENASPRO 2016 319
320 Seminar Nasional dan Gelar Produk | SENASPRO 2016
Seminar Nasional dan Gelar Produk | SENASPRO 2016 321
322 Seminar Nasional dan Gelar Produk | SENASPRO 2016
Seminar Nasional dan Gelar Produk | SENASPRO 2016 323
Nasional “Education for All’.
324 Seminar Nasional dan Gelar Produk | SENASPRO 2016
Seminar Nasional dan Gelar Produk | SENASPRO 2016 325
326 Seminar Nasional dan Gelar Produk | SENASPRO 2016
Screning & Identifikasi
Referal
Assesment formal/ informal
Decision Making
l
Program Design
Evaluasi
Annual Review
Seminar Nasional dan Gelar Produk | SENASPRO 2016 327
328 Seminar Nasional dan Gelar Produk | SENASPRO 2016
Seminar Nasional dan Gelar Produk | SENASPRO 2016 329
330 Seminar Nasional dan Gelar Produk | SENASPRO 2016
sebelumnya. Pendampingan menyusun PPI disepakati dilakukan Jum’at 15 April 2016 diikuti
Seminar Nasional dan Gelar Produk | SENASPRO 2016 331
332 Seminar Nasional dan Gelar Produk | SENASPRO 2016
Seminar Nasional dan Gelar Produk | SENASPRO 2016 333