The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by masjiddarussalam18, 2022-08-16 00:41:32

Tafsir Al-Munîr Jilid 7

Tafsir Al-Munîr Jilid 7

TAFSIRAL-MuNIRIrLrp 7 ,r* L.-- surahan.t{aht

Yang dimaksudkan dengan al-Mujaadalah, kekafiran iika mereka kembali melaku-
tujaadilu 'an nafsihaa adalah berdalih untuk
membela diri, seperti perkataan mereka yang kan pemaksaan terhadap dirinya. Namun
direkam dalam ayat
memilih sikap tidak berpura-pura me-
"Ya Tuhan kami, mereka telah menyesatkan
nuruti paksaan untuk kafir lebih utama.
kemi." fal-Araaft 38)
a. Ulama mengatakan, sesungguhnya pe-
"Demi Allah, ya Tuhan kami, tidaklah kami
mempersekutukan Allah." (al-An'aam: 23) rintah dalam hadis tersebut (hadits

Dan masih banyak dalih dan pembelaan tentang Ammar r.a.) adalah perintah
diri lainnya yang seperti itu. yang hanya bersifat membolehkan,

{-l .- Ylt ei:h dan tiaP-tiaP diri diberi bukan perintah yang bersifat wajib.

balasan amal baik atau buruk yang pernah Indikasi atau dalil yang mengalihkan
dikerjakannya. Orang yang berbuat baik diberi
balasan atas amal baiknya dan orang yang perintah tersebut dari pengertian
berbuat keburukan dibalas atas amal buruk- wajib ke pengertian membolehkan

nya. (irlr.i I ;l;| sedang mereka tidak dizalimi, adalah apa yang diriwayatkan dari

tidak dikurangi pahala kebaikannya dan tidak Ktrubaib bin Adiy tatkala penduduk
ditambahi balasan keburukannya.
Mekah ingin membunuhnya. Waktu

itu, ia tidak melakukan taq$tyah, te-

tapi waktu itu ia lebih memilih sikap

sabar dan tabah hingga akhirnya ia

pun dibunuh. Sikap yang diambil oleh

Ktrubaib bin Adiy menurut Rasulullah

Flqlh Kehldupan atau Hukum-hukum saw. lebih baik daripada sikap yang

Ayat-ayat di atas memuat sejumlah hukum dipilih oleh Ammar r.a.. Di samping itu,
sebagai berikut.
sikap sabar dan tabah menghadapi hal
1. Balasan di akhirat bagi orang-orang
buruk bisa memberikan efek positif
murtad adalah enam kriteria yang telah
kami sebutkan. Adapun balasan mereka dalam bentuk semakin memperkukuh

di dunia adalah dibunuh, berdasarkan keyakinan dan agama Islam, menjadi

hadis lbnu Abbas r.a. yang diriwayatkan bukti besarnya kecintaan kepada ke-

oleh al-fama'ah (Ahmad, Bukhari, Muslim, imanan dan agama Islam, sekaligus se-
Tirmidzi, an-Nasa'i, Abu Dawud, dan Ibnu
makin membuat orang-orang musyrik
Maiah),
geram dan jengkel. Memilih sikap
i)Itu *2 j*. o
sabar dan tabah dalam situasi seperti
"Barangsiapa mengganti agamanya, bu-
nuhlah ia." itu sama seperti orang yang melaku-

2. Orangyang dipaksa, ada rukhshahbaginya kan perlawanan terhadap orang-orang

untuk berpura-pura mengucapkan kata- musyrik hingga akhirnya terbunuh.
kata kekafiran, namun hati tetap teguh
Pengaruh pemaksaan hanya meng-
dengan keimanannya. Rasulullah saw. me-
gugurkan dosa, sebagaimana yang di-
merintahkan Ammar r.a. agar berpura-
jelaskan oleh Rasulullah saw. dalam se-
pura menuruti keinginan orang-orang
musyrik untuk mengucapkan kata-kaA buah hadis shahih yang diriwayatkan

oleh ath-Thabrani dari Tsauban,

ti. iiot t!1, 'ti"Ar l)'-g lr--J9 .

'_;#''a-,1)-9

"Umatku dimaaftan ketika dalam Demikian pula dengan apa yang

tiga keadaan, yaitu tersalah (tidak dilakukan oleh Hubaib bin Zaid al-
Anshari r.a. tatkala Musailimah al-
sengaja), lupa dan aPa yang mereka
dip ak a untuk mehkukanny a l' Ytadzdzab bertanya kepadanya,'Apa-

Dalam hadits ini, orang yang kah kamu bersaksi bahwa Muhammad

dipaksa disamakan dengan orang adalah Rasulullah?" Ia menjawab,'Ya."
yang tersalah ftidak sengaja) dan
orang yang lupa. Dalam riwayat lain Musailimah kembali bertanya kepada-
milik lbnu Majah dari Abu Dzarr r.a.
nya,'Apakah kamu bersaksi bahwa aku
disebutkan,
adalah utusan Allah?" Hubaib berkata,
'ot ttti fi;.:t 6.ti F )3v; "Lr it "Aku tidak dengar apa yang baru saja

^X; rris*t v, kamu katakan." Musailimah pun me-
motong-motong tubuhnya, sedang ia
"Sesungguhny a Allah SW T memaaf-
kan umatku dalam tiga hal" yaitu ber- tetap teguh dan bersikukuh pada sikap
salah (tidak sengaja), lupa dan apa yang dan pendiriannya.
mereka dip alcsa melakukanny a !'
Ceritanya adalah Musailimah Al-
Demikian pula yang dilakukan Kadzdzab menangkap dua orang laki-

oleh Bilal al-Habasyi r.a.. Ia tetap laki. Lalu Musailimah bertanya kepada
salah satunya,'Apa yang kamu kaakan
menolak menuruti keinginan orang-
orang musyrik untuk mengucapkan tentang Muhammad?" Ia menjawab,
kata-kata kekafiran, ketika mereka
melakukan berbagai bentuk intimidasi "Beliau adalah Rasulullahl' Musailimah
dan penyiksaan yang kejam terhadap kembali bertanya kepadanya, "Lalu

dirinya. Bahkan walrtu itu mereka apa yang kamu katakan tentang

menyiksa dirinya dengan cara mene- aku?" Ia menjawab, 'Anda juga."
Musailimah pun melepaskannya.
lentangkan dirinya di bawah terik
Kemudian Musailimah bertanya
matahari yang sangat panas sambil
menindih dadanya dengan sebongkah kepada laki-laki yang satunya lagi,
batu besar dan menyuruhnya untuk 'Apa yang kamu katakan tentang
mempersekutukan Allah SWT. Namun
ia tetap bersikukuh menolak kemauan Muhammad?" Ia menjawab, "Beliau
mereka sambil mengucapkan kata-
kata, 'Ahad, Ahad." Ia juga berkata, adalah Rasulullah." Musailimah kem-
"Demi Allah, sungguh seandainya aku
mengetahui ada kata-kata yang bisa bali bertanya kepadanya, "Lalu apa
lebih membuat kalian semakin geram yang kamu kaakan tentang aku?" Ia
dan jengkel, pasti akan aku ucapkan."
Semoga Allah SWT meridhai Bilal r.a. menjawab,'Aku tuli." Lalu Musailimah
serta membuatnya ridha.
mengulang perkataannya kepada
orang itu sampai tiga kali dan tetap
mendapatkan jawaban yang sama

dari orang itu. Musailimah pun mem-
bunuhnya. Berita tentang hal itu pun

sampai ke telinga Rasulullah saw,,
lalu beliau bersabda, 'Adapun laki-

laki yang pertama, ia telah mengambil
keringanan Allah SWT. Adapun laki-
laki yang kedua, ia benar-benar telah

'IATSIRAL-MUNIRIILID 7 trll --r-\ surahan-Naht

memproklamirkan kebenaran secara SW[, ia tetap Islam. Pendapat bahwa
ia dipisahkan dari istrinya, ketika ia
terbuka, keselamatan bagi dirinya."37 mati, tidak dishalati dan ia tidak bisa
mewarisi bapaknya ketika bapaknya
Kesimpulannya, ulama berijma mati dalam keadaan sebagai seorang
bahwa barangsiapa yang dipaksa Muslim ditolak berdasarkan al-Kitab
kafic lalu ia lebih memilih mati, ia dan as-Sunnah karena bertentangan

lebih agung pahalanya di sisi Allah dengan ayat{1;fi; !tF.

SWT daripada orang yang memilih d. Fuqaha berselisih pendapat seputar
talak, pemerdekaan budak dan nikah-
keringanan. nya orang yang dipaksa. Dalam hal ini,
ulama Hanafiyyah berpendapat bah-
b. Ketika Allah SWT mengizinkan un- wa talak dan yang semacam itu adalah
jadi dan berlaku mengikatbagi dirinya,
tuk berpura-pura kafir ketika dalam karena talak berlandaskan pada al-
keadaan dipaksa dan Dia tidak me- I khtiya ar (mengunggulkan untuk me-
nuntut pertanggungjawaban atas hal lakukan sesuatu daripada meninggal-
itu, dan ini adalah salah satu pokok kannya atau sebaliknya), sementara
pemaksaan hanya meniadakan unsur
syari'at, ulama pun melandaskan keridhaan, persetujuan, dan suka rela,
namun masih tetap memenuhi unsur
cabang-cabang syari'at pada pokok al-lkhtiyaar.

ini. Barangsiapa yang dipaksa melaku- Sementara itu, selain ulama
kan suatu hal yang terlarang dalam
Hanafiyyah berpendapat bahwa talak
syari'at ia tidak dihukum dan tidak dan yang semacam itu dari orang yang
dipalsa tidak berlaku mengikat, ber-
dituntut pertanggungjawaban atas dasarkan hadits, "ntfi'e'an umatii, al-
apa yang ia ucapkan atau perbuat, Hadiits." Sedangkan ular\a Hanafiyyah

dan juga tidak memiliki konsekuensi memahami hadits ini d[lam konteks
hukum akhirat, yaitu dota, jadi yang
hukum apa-apa. ditiadakan oleh hadits ini hanyalah
hukum dosanya menurut ulama
c. Al-Qurthubi mengatakan, ulama ber-
Hanafiyyah.
ijma bahwa barangsiapa dipaksa un-
tuk kafir hingga sampai pada kondisi e. Adapun penjualan oleh orang yang
di mana ia mengkhawatirkan dirinya dipaksa dan orangyang dalam kondisi
terpaksa, dalam hal ini ada dua bentuk
akan dibunuh, tidak dosa atas dirinya
kasus.
jika ia berpura-pura kafir sedang
Pertama, ia menjual hartanya
hatinya tetap konsisten dan teguh
dengan keimanannya, istrinya tidak untuk suatu hak yang menjadi tang-
gungannya dan harus ia penuhi. Pen-
dipisahkan darinya dan tidak ada vonis
jualan itu berlaku efektif (naafidz)
kafir atas dirinya. Ini adalah pendapat
dan berlaku mengikat (laazim), tidak
imam Malik, ulama Kufah dan imam
asy-Syafi'i, kecuali Muhammad bin

Hasan. Dalam hal ini, Muhammad
bin Hasan mengatakan, jika orang

tersebut berpura-pura menampakkan

kemusyrikan, ia menj adi orang murtad

secara lahiriahnya, sedangkan dalam

hubungan antara dirinya dengan Allah

37 Al-Kasysyaaf,2/219; Tafsir lbnu Katsir,2/588; Tafsir al-

Qurthubi, t0l188 dan berikutnya.

sut"t'a*r"tt ,,,,*,, 4@,rt** hFSIR&-MUNIRIIIID 7

boleh ada pembatalan di dalamnya. diperbolehkan bagi orang yang di-
Karena ia sebenarnya berkewajiban
menunaikan hak tersebut kepada paksa untuk berpura-pura mengucap-
kannya, namun tidak sampai waiib.
pemiliknya selain harta atau barang
yang dijual. Namun, ketika ia tidak Ketiga, tidak waiib dan tidak pula
melakukan hal itu, berarti penjualan mubah, tetapi haram, seperti dipaksa
yang dilakukan atas pilihan dan ke-
mauan darinya sehingga peniualan itu untuk membunuh atau memotong
anggota tubuh seseorang, tindakan
berlaku mengikat baginya.
yang dipaksakan tetap Pada hukum
Kedua, penjualan oleh orang yang
dipaksa secara zalim, peniualan itu asalnya yaitu haram. Adapun jika
tidak iadi dan tidak berlaku mengikat. orang yang dipaksa tetap melaku-

Ia adalah tetap sebagai pihak yang kannya, apakah ia tetap dikenai kisas
paling berhak terhadap barangnya, ataukah tidak. Dalam hal ini ada pen-

ia berhak mengambilnya tanpa harus dapat yang mengatakan, tidak ada
membayar apa pun. Sementara bagi
pihak pembeli, ia menuntut pengem- kisas atas dirinya, dan ada pula yang
balian harga yang telah dibayarnya mengatakan tetap wajib dikisas.3s
dari si zalim yang memaksa tersebut.
fika barang yang ada rusah si peniual Al-Qurthubi mengatakan, ulama
yang dipaksa berhak menuntut ganti berijma bahwa barangsiapa yang di-
paksa membunuh seseorang, ia tidak
rugi harganya atau nilainya kepada boleh melakukan pembunuhan ter-
si zalim yang memaksa, jika pihak sebut dan tidak boleh pula melanggar
pembeli tidak mengetahui perbuatan kehormatannya dengan mencambuk
atau yang lainnya. Dalam hal ini, ia
zalim si pemaksa. harus bersabar dan tabah atas bala
yang menimpanya, tidak boleh bagi-
f. Pemaksaan memiliki beberapa ting-
nya menebus dan menyelamatkan
katan.
dirinya dengan mengorbankan orang
Pertama, wajib melakukan dan lain dan hendaknya ia memohon ke-
pada Allah SWT kondisi selamat di
memenuhi perbuatan yang dipaksa- dunia dan akhirat.3e

kan, seperti pemaksaan untuk me- Kesimpulannya, ada tiga hal yang

nenggak minuman keras, makan babi tidak diperbolehkan sama sekali da-
dan bangkai. Di sini, wajib untuk me- lam keadaan apa pun, yaitu kafir;

minum atau memakannya karena membunuh, dan zina. Namun ada ke-
memelihara nyawa dari kebinasaan ringanan untuk berpura-pura meng-
ucapkan kata-kata kekafiran di mulut
wajib hukumnya, berdasarkan ayat,
saia.
"Dan janganlah kamu iatuhkan
g. Apakah orang yang berzina karena
(diri sendiri) ke dalam kebinasaan."
dipaksa tetap dikenai hukuman hadd
(al-Baqarah: 195)
zina? Dalam hal ini ada dua versi
Kedua, perbuatan yang dipaksa-
3B Tafsir a r- Ra zi, 20 / 122.
kan meniadi mubah, bukan waiib, 39 Talsi r a l- Qurthu bi, l0 / 183.
seperti dipaksa untuk mengucapkan

kata-kata kekafiran, dimubahkan atau

pendapat. Ada sebagian ulama me- i. fika ada seseorang (suami) dipaksa
agar menyerahkan istrinya untuk se-
ngatakan, ia tetap dikenai hukuman suatu yang tidak halal, si suami me-
hadd zina, karena ia melakukan hal
itu atas pilihan dan kemauannya. Se- nyerahkannya berdasarkan apa yang

mentara kebanyakan ulama mengata- disebutkan oleh Al-Qurthubi, si suami
tidak perlu membiarkan dirinya ter-
kan, tidak ada hukuman hadd zina
atas dirinya, dan ini adalah pendapat bunuh karena mempertahankan si
istri dan tidak perlu pula menahan
yang shahih. Jika ada seorang perem- penderitaan untuk menyelamatkan si
puan dipaksa untuk berzina, tidak ada istri. Namun, jika memungkinkan bagi
hukuman hadd atas dirinya. Hal ini dirinya untuk mempertahankan ke-

berdasarkan ayat di atas, 4;j4 ; "ttl hormatannya, ia waj ib melakukannya.

|uga, berdasarkan hadits, Sumpah orang yang dipaksa adalah

ittot+tltt'tiAr 6.ti ,r C)tu- ar '' tidak jadi dan tidak berlaku meng-

4,:*; tlf.*t Yi ikat menurut imam Malik imam

'Sesungguhnya Allah SWT memaaf- Asy-Syaf i, Abu Tsaur dan mayoritas
kan umatku dalnm tiga keadaan, yaitu
kesilap an, lup a dan dip aksai' ulama. Karena niat dan isi hatinya

|uga berdasarkan ayat, berbeda dengan apa yang diucapkan-

"Barangsiapa memaksa mereka, nya. Sementara itu, ulama Hanafiyyah
maka sungg uh, Allah M aha Peng ampun, mengatakan, jika ia bersumpah untuk
Maha Penyayang (kepada mereka) se-
telah mereka dipaksa." (an-Nuur: 33) tidak melakukan, lalu ia melakukan,

Ulama bersepakat bahwa tidak ia dianggap telah melanggar sumpah.

ada hukuman hadd atas perempuan Orangyang dipa}sa bisa menggunakan

yang dipaksa. kata-kaa tuuriyah dalam sumpahnya.

Apakah perempuan yang dipaksa Ketika ia tidak menggunakan kata-

berhak mendapatkan mahar? Dalam kata tauriyah, berarti ia memiliki
hal ini, imam Malih imam asy-Syafi'i,
imam Ahmad, Ishaq, dan Abu Tsaur maksud kepada sumpah tersebut.
mengatakan, ia berhak mendapatkan
mahar mitsl. k ]ika ada seseorang dipaksa untuk ber-

Sementara itu, ulama Hanafiyyah, sumpah, jika ia tidak mau, hartanya

ats-Tsauri dan rekan-rekan imam akan dirampas, seperti yang dilakukan
oleh para petugas al-Muks (pabean,
Malik mengatakan, jika laki-laki yang
bea cukai), para pengumpul zakatyang
berzina dengan perempuan itu di-
zalim, dan orang-orang yang suka me-
jatuhi hukuman hadd, mahar men-
lakukan perampasan, dalam hal ini,
jadi batal. Ibnul Mundzir mengatakan,
pendapat yang pertama adalah yang imam Malik mengatakan, dalam kasus
shahih. seperti ini, ia tidak boleh melakukan

taqfuah [berpura-pura menuruti ke-

inginan si pemaksa). Seseorang ha-

nya boleh menggunakan sumpahnya

untuk menyelamatkan keselamatan

dirinya, bukan hartanya. Sementara

itu, Ibnu Majisyun mengatakan, orang

tersebut tidak dianggap melanggar

TATSIRAL-MUNIR TILID 7

s\rmpa\,mes\dpunsumpa\n1aun\u\r 3. \,arrg-o'rang \h\ah\ \Nq\h rnNNnN \
menyelamatkan hartanya dan tidak
ada kekhawatiran atas keselamatan adzabAllah SWT karena mereka mencintai \

dirinya. kehidupan dunia lebih dari akhirat. Me-
reka iuga terhalang dari mendapatkan
Ulama muhaqqiq mengatakan, apabila hidayah Allah SWT. Hati, pendengaran
orang yang dipaksa akhirnya meng- dan penglihatan mereka dikunci mati oleh
ucapkan kata-kata kekafiran, ia tidak Allah SWI, dan mereka dijadikan orang-
orang yang lalai dan tidak menyadari ten-
boleh mengucapkannya melainkan
tang adzab yang akan datang pada mereka
dalam bentuk ucapan al-Ma'aariidh
(tauriyah, kata-kata yang memiliki di hari Kiamat.
dua kemungkinan arti, namun yang
dimaksudkan hanya salah satunya, 4. Allah SWT menetapkan ampunan dan
kata-kata sindiran, kiasan), karena al-
Ma'aariidh bisa menghindarkan dari rahmat bagi orang-orang yang berhijrah
kebohongan. fika ia tidak melakukan setelah mereka berpura-pura menuruti
hal itu, ia kafir. Kata-kata al-Ma'aariidh keinginan orang-orang musyrik Mekah,

dalam konteks ini adalah seperti kemudian mereka beriihad bersama-sama
dengan kaum Mukminin yang lain, saba4
akfuru billaahii dengan menambah tabah, dan teguh dalam berjihad. Mereka
hurufya'pada kata laahii, atau, al<furu adalah orang-orang yang ditindas, seperti
bin Nabiyy dengan tasydid yang arti- Ammar bin Yasir,labr, budak al-Hadhrami
nya adalah tanah yang tinggi, atau yang memaksa dirinya untuk kafir, lalu ia
akfuru bin nabii'i yang artinya adalah
pun akhirnya terpaksa kafir, kemudian me-
orang yang memberi kabar berita. reka berdua akhirnya masuk Islam dan
keislaman mereka berdua pun baik dan ikut
Batasan al-Ikraah atau paksaan me- berhijrah. |uga seperti orang-orang yang
disebutkan dalam sebab turunnya ayat di
nurut imam Malik imam Asy-Syaf i, atas, yaitu 'Ayyasy,Abu |andal, Salamah bin
Hisyam, dan Abdullah bin Salamah.
imam Ahmad, Abu Tsaur, dan mayo-
ritas ulama adalah ancaman yang me- fuga seperti Abdullah bin Sa'd bin Abi
nakutkan, dipenjara, dipukuli, teror Sarh yang murtad dan bergabung dengan
dan intimidasi, diikat, dikurung dan kaum musyrikin. Lalu pada Fathu Mekah,
Rasulullah saw. menginstruksikan untuk
lain sebagainya. Dikutip dari ulama
Hanafiyyah, mereka tidak memasuk- membunuhnya. Lalu ia meminta suaka

kan dipenjara dan dibelenggu sebagai dan perlindungan kepada Utsman r.a..
salah satu bentuk ikraah dalam kon-
tel<s pemaksaan untuk menenggak mi- Akhirnya Rasulullah saw. pun mengabul-

numan keras dan memakan bangkai, kan permintaan suakanya, akhirnya ia
menjadi gubernur Mesir. Di atas, kami
karena keduanya tidak sampai me-
munculkan kekhawatiran terjadi ke- telah menyebutkan kisah Ammar r.a., iuga
telah menyinggung secara singkat tentang
rusakan atau kebinasaan. Namun me- orang-orang yang disiksa dan tertindas.

reka memasukkan kedua hal itu ke Mujahid mengatakan, orang yang per-

dalam batasan ikraah dalam konteks tama kali memproklamirkan keislaman-
pengakuan seperti, "Si Fulan memiliki
nya ada tujuh orang, yaitu Rasulullah saw,
hak yang ada dalam kewajibanku
Abu Bakar ash-Shiddiq, Khabbab, Shuhaib,
sebesar seribu dirham."

TAFSIRAL.MUNIRIILID 7

Bilal, Amma4 dan Sumayyah. l'raab

Adapun Rasulullah saw., beliau di- {ii} fata ini berkedudukan sebagai badat
lindungi oleh Abu Thalib, sedangkan Abu
Bakar ash-Shiddiq dilindungi oleh kaum- dari (>u).
nya. Sementara yang lainnya, mereka di-
tangkapi oleh kaum musyrikin Mekah qi)y ar) tati*at ini merupakan jumlah

dan dipakaikan kepada mereka baju besi, haaliyyah.

kemudian dipanggang di bawah teriknya BalaaShah

sinar matahari yang sangat panas, sehingga 4Lt aG fi) Maksudnya, adalah para
mereka merasakan kepanasan yang luar
penduduknya sebagai bentuk majaz mursal.
biasa, yaitu panasnya terik matahari dan Karena negeri tersebut menjadi tempat yang
panasnya baju besi. Lalu Abu fahal men- aman, dan tempat terkadang dideskripsikan
datangi mereka sambil mengumpat dan dengan apa yang ada di dalamnya.
mencaci maki mereka. Ia juga mencaci
maki Sumayyah, kemudian menusuknya 4:ratt 7i, ,u.i,r qi6(p Di sini terdapat

dengan belati pada kemaluannya. i sti'a arah m dkn iyy a h pada kal im at, a d z a a q ah a.

AKIBAT DARI SIKAP KUFUR NIKMAT DI Di sini, pakaian tersebut karena buruk dan
DUNIA
dibenci, diserupakan dengan makanan yang
Surah an-Nahl Ayal LL2 - LL3 pahit. Lalu musyabbah bihi ini, yaitu makanan
yang pahit, dibuang, lalu keberadaannya diin-
6:r:W:^i;rttAevls;>attt;.6' dikasikan dengan menyebutkan hal yang men-
jadi bagian yang tak terpisahkan darinya, yaitu
6ti,6it"J4V J.r\/?- te - i) -o et*/szs al-ldzaaqah (merasakan), sebagai bentuk
ry, isti'aarah makniyyah. Dengan kata lain, di sini
f adz-Dzauq atau merasakan dan mencicipi ma-
kanan dipinjam untuk mengungkapkan mak-
$ffi/,i#;6e\+jiV&t;CXt na merasakan dampak mudharat. Sedangkan
al-Libaas atau pakaian dipinjam untuk meng-
tt$at tIi6 ti:Lu ;i, 3fr i.I4 ungkapkan makna sesuatu yang meliputi dan
melingkupi mereka berupa kelaparan dan
@631t1i3 ketakutan sebagaimana baju meliputi tubuh
mereka. Makna menimpakan kelaparan dan
"Dan Allah telah membuat suatu perumpa- rasa takutkepada mereka diungkapkan dengan
maan (dengan) sebuah negeri yang dahulunya kata aI- I dzaa qah, karena mempertimbangkan
aman lagi tenteram, rezeki datang kepadanya al-Musta'aar lahu, yaitu kelaparan dan rasa
melimpah ruah dari segenap tempat, tetapi (pen- takut'
duduk)nya mengingkari nikmat-nikmat Allah,
karena itu Allah menimpakan kepada merekaben- Mufradaat Lughawlyyah
cana kelaparan dan ketakutan, disebabkan apa
yang mereka perbuat. Dan sungguh, telah datang {>rr.l,r *,-1\ AllahSWT menjadikan negeri
kepada mereka seorang rasul dari (kalangan) me-
tersebut sebagai contoh dan perumpamaan
reka sendiri, tetapi mereka mendustakannya, ka- untuk setiap kaum yangAllah SWT limpahkan
rena itu mereka ditimpa adzab dan mereka adalah nikmatpada mereka, lalu nikmatitu menjadikan
orang yang zalfin." (an-Nahl: I 12-l 13) mereka lupa diri, hingga menyebabkan mereka
kufur. Allah SWT pun menimpakan bencana

-tArsrR Ar--MuN rR JrLID 7

dan malapetaka atas mereka. Atau, sebagai mengancam mereka dengan berbagai bencana
contoh dan perumpamaan untuk kota Mekah. dan malapetaka dunia, yaitu terjatuh ke dalam
kondisi kelaparan dan ketakutan.
{i;} negeri Mekah. Maksudnya, penduduk
Tafslr dan Penlelasan
Mekah. Ar-Razi menuturkan, yang lebih tepat,
Allah SWT menyebutkan gambaran se-
maksud negeri di sini bukanlah negeri Mekah. buah negeri agar menjadi ibrah dan pelaiaran.
Negeri tersebut aman dari musuh, tenang dan
Karena negeri tersebut dijadikan sebagai tenteram tanpa dihinggapi rasa ketakutan
contoh untuk negeri Mekah, berarti negeri itu rezekinya datang dengan melimpah, mudah

maksudnya bukanlah Mekah. {Lt} aman dari dan luas dari segenap penjuru negeri. Lalu pen-
duduknya kufu r terhadap nikmat-nikmat Allah
berbagai serangan, tidak pernah mengalami
situasi tercekam oleh serangan dari luac tidak SWT. Yang terjadi selaniutnya adalah Allah
SWT menimpakan kelaparan dan ketakutan
pernah diperangi. (ryy tenteram, damai yang meliputi mereka, mengubah kondisi

dan tenang, tidak butuh untuk melakukan aman mereka dengan ketakutan, mengganti
kondisi makmur mereka dengan kelaparan
eksodus dan berpindah darinya karena suatu dan kefakiran, mengubah kebahagiaan mereka
dengan kesedihan dan penderitaan. Mereka
kesempitan atau ketakutan. {ti;;r} kebutuhan-
pun merasakan pahitnya hidup setelah se-
kebutuhan pokoknya, sumber makanannya.
belumnya bergelimangan dalam keluasan dan
(rr;;F luas, melimp.ah. (9t<, l< ;y dari setiap kelapangan hidup. Semua itu disebabkan per-
buatan-perbuatan mungkar mereka.
penjurunya. {n, .-1, ;,'JJ,Y lalu penduduknya
kufur dan ingkar terhadap nikmat-nikmat Ada seorang rasul datang kepada mereka
Allah SWT. Kata an'um adalah bentuk iamak
yang berasal dari kalangan mereka sendiri.
dari ni'mah, seperti l<ata dir'un adalah bentuk
iamak dari adru'.Atau, bentuk jamak dari nu'm Mereka pun mendustakan rasul itu, tidak me-
seperti kata butyangbentuk jamaknya adalah mercayai bahwa ia adalah seorang rasul yang
ab'us. Kufur terhadap nikmat-nikmat Allah diutus kepada mereka untuk menyampaikan
risalah dari Tuhan agar mereka menyembah,
SWT terlihat dari sikap mendustakan Nabi menaati dan bersyukur atas nikmat-nikmat
hanya kepada-Nya. Mereka pun tetap bersi-
Muhammad saw. {1fr;qr nr 6r!(y Allah SWT kukuh dalam kekafiran dan keangkuhan me-
reka. Mereka pun akhirnya diadzab dengan
menimpakan kepadanya kondisi kelaparan, adzab pembasmian yang menyeluruh, sedang
mereka pun mengalami paceklik selama tujuh mereka dalam keadaan menzalimi diri mereka
sendiri dengan bersikap kafir, mendustakan
tahun. (-F'ih dan kondisi ketakutan, dengan para rasul, durhaka dan berbuat kemaksiatan,
mengancam dan mengintimidasi mereka padahal Allah SWT tidak pernah menzalimi

dengan pasukan Nabi Muhammad saw. {ir,t t:,, mereka.

py'r sebab perbuatan mereka. Perumpamaan terkadang dengan meng-
4&1 i;, i,s ^iy dan sungguh benar- gunakan sesuatu yang digambarkan dengan

benar telah datang kepada mereka seorang gambaran tertentu, baik ada secara nyata

Rasul dari kalangan mereka sendiri, yaitu

Nabi Muhammad saw. {.lr;ir piifi} mereka

pun ditimp a adzab kelaparan dan ketakutan.

(it{ti, ai) sedang mereka adalah orang-orang

yang zalim.

Persesuaian Ayat

Sebelumnya Allah SWT telah mengancam

orang-orang kafir dengan ancaman yang

keras di akhirat, selanjutnya Allah SWT juga

]IFSIRAI-MUNIRIIIID 7 lrfltri @,Il++i sulahan'Nahl

ataupun tidak. Perumpamaan terkadang juga Ar-Razi menuturkan, yang lebih dekat i

dengan menggunakan sesuatu yang tertentu kepada kebenaran adalah negeri tersebut bu-
dan memang ada. Negeri yang dijadikan se-
bagai perumpamaan di sini ada kemungkinan kanlah negeri Mekah. Karena negeri itu di-
hanya merupakan negeri yang diandaikan jadikan sebagai perumpamaan untuk negeri
dan diasumsikan keberadaannya. Atau ada
Mekah, dan negeri yang dijadikan perumpa-
kemungkinan negeri itu adalah negeri ter- maan untuk Mekah tentu negeri lain bukan
negeri Mekah. Perumpamaan ini sebagai ibrah
tentu yang memang benar-benar ada secara dan pelajaran bagi setiap negeri, secara khusus,
nyata, yaitu negeri Mekah atau negeri yang negeri Mekah, sebagai peringatan agar jangan
mengalami akibat dan nasib yang sama seperti
lain. Namun kebanyakan ulama tafsir me- negeri itu. Ini adalah contoh gambaran setiap
kaum yang Allah SWT melimpahkan nikmat
ngatakan, negeri tersebut adalah Mekah dan
kepada mereka, lalu nikmat itu membuat
penduduknya. Karena duluny4 negeri Mekah
adalah negeri yang aman, tenteram, damai mereka lalai dan lupa diri sehingga mereka
dan tenang menarik banyak orang yang ada
pun kafir dan berpaling. Akibatnya, Allah SWT
di sekitarnya, dan barangsiapa yang masuk
ke Mekah, ia menjadi aman tanpa ada rasa pun menurunkan bencana dan malapetaka
takut. Lalu para penduduknya mengingkari
terhadap mereka.
nikmat-nikmat Allah SWT dan di antara
Kata (Lt) mengisyaratkan kepada kondisi
nikmat yang paling agung adalah pengutusan
aman. Sedangkan k"t (+dj) mengisyaratkan
Nabi Muhammad saw.. Akibatnya, Allah SWT
pun menimpakan kepada mereka bencana kepada kondisi sehat karena udara, lingkungan
kelaparan dan ketakutan setelah makmu4
sejahtera, aman dan sentosa. Mereka terus dan iklim yang bersih. Kalimat .,1s J t"t, V::A.U.\
{.rri mengisyaratkan kepada kondisi ekonomi
bersikukuh menentang Rasulullah saw., beliau
yang berkecukupan.ao Setelah mendeskripsikan
pun memanjatkan doa tidak baik terhadap
negeri tersebut dengan tiga hal, Allah SWT
mereka,
berfirman {i' f! :,?(-Y (tetapi (penduduk)
;*W' .i' ,';ri ,* ebiui;r*rfiir
nya mengingkari nikmat-nikmat Allah). Kata
e ryvbr!'.t t)' an'um adalah bentuk jamak dari ni'mah. Bentuk
jamak ini adalah bentuk jamak qillah (minor
"Ya Allah, keraskanlah hukuman-Mu atas plura[),yakni bahwa penduduk negeri itu kufur
Mudhar, Ya Allah, jadikanlah hukuman-Mu atas terhadap beberapa bentuk nikmat yang sedikit
mereka itu berupa tahun-tahun paceklik sebagai- dari nikmat-nikmat yang ada, lalu Allah SWT
pun mengadzab mereka. Maksud dan tujuan
mana paceklik pada masa Nabi Yusuf a.s.J' dari penggunaan bentuk jamak qillah di sini

Mereka pun tertimpa paceklik dan kela- untuk memberikan pengertian bahwa jika
paran, hingga menjadikan mereka terpaksa kufur terhadap nikmat-nikmat yang sedikit
memakan bangkai, anjing-anjing yang mati,
tulang-tulang yang dibakar dan makanan al- saja sudah berakibat adzab, sudah tentu kufur
'llhiz, yaitu bulu unta yang dicampur dengan terhadap nikmat-nikmat yang banyak juga
darah unta ketika mereka menyembelihnya. mengakibatkan adzab.
Selain itu, para pemuka dan tokoh mereka pun
terbunuh dalam Perang Badar. 40 Ada sebagian ulama menielaskan signifikansi ketiga unsur

ini bagi kehidupan. Ia berkata 'Ada tiga hal yang tiada

lagi sesuatu yang mengunggulinya, yaitu aman, sehat dan
ekonomi yang berkecukupan."

TAFSTRAT-MUNrRJruD 7

Spesifikasi-spesifikasi tersebut, meskipun MAIGNAN.MAKANAN YANG HALAL LAGI

digunakan untuk mendeskripsikan negeri, BAIK DAN MAKAT{AN.MAKAI{AN YANG

maksud sebenarnya adalah para penduduknya. HARAM LAGI BURUK
Dari itu, pada bagian akhir ayat disebutkanfl'il
Surah an-Nahl Ayat 114 - 119
berbentuk jamah yaitu, 4i"i:A ijrr *y. aUan
SWT menyebut adzab itu dengan kalimat, ukv "v*Sv *t ffr::u 6u

"libaasal juu'il wal khaufi" (pakaian kelaparan c;(16 @ 5fr5 ilY "3t- "b\ 4\
dan ketakutan). Karena kondisi fisik yang
kurus, warna kulit yang layu dan keadaan rQi,Als;5ft&t-ov-t4\W
yang buruk yang tampak pada fisik mereka,
;i,3frAt <,y rG$ & fr '#tt ;F"a )t'r
yang seolah-olah seperti pakaian yang mereka
4tct K5 ;t,3;ugil{s@
kenakan. <'Lrtyi@'a:t{rtjt$)Jt,F;l(61Siit,iFV<rWrr1-IrA-r'l*t

Flqlh Kehldupan atau Hukum-hukum WfiG;:$\E@g lff,*il*
3&Gv"{-J3
Ayat di atas menunjukkan kewaiiban ber- 4slti@ril-s" #{i3\L
iman kepada Allah SWT dan para rasul, hanya
beribadah menyembah kepada-Nya semata, 6t\ *4,irYjs i {q iA\ $i G:N
bersyukur kepada-Nya atas semua nikmat-Nya
yang melimpah, adzab Allah pasti menimpa ':;r:UG*,u,qs'b\Wv

setiap orang yang kafir kepada Allah SWT "Maka makanlah yang halal hgi baik dari
dan durhaka kepada-Nya serta mengingkari
rezeki yang telah diberikan Allah kepadamu; dan
nikmat-Nya kepada dirinya.
syukurilah nikmat Allah, jika kamu hanya me-
Ini merupakan sebuah peringatan dan
nyembah kepada-Nya. Sesungguhnya Allah hanya
ancaman bagi penduduk setiap negeri yang mengharamkan atasmu b angkai, darah, daging b abi
zalim dengan berbuat kekafiran, kedurhakaan dan (hewan) yang disembelih dengan (menyebut
dan kemaksiatan. Tidak ada kezaliman yang nama) selain Allah, tetapi barangsiapa terpalesa
(memakannya) bukan karena menginginkannya
lebih besar dari kezaliman kekafiran dan dan tidak (pula) melampaui batas, maka sungguh,
Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang. Dan
kedurhakaan terhadap Allah SWT. janganlah kamu mengatakan terhadap apa yang
Adzab atau hukuman adalah sesuai de- disebut-sebut oleh lidahmu secara dusta, 'Ini

ngan amal perbuatan. Ketika penduduk ne- halal dan ini harami untuk mengada-adakan
geri tersebut tidak mensyukuri nikmat dan
mengingkarinya, mereka pun diberi ganti de- kebohongan terhadap Alhh. Sesungguhnya orang
ngan sebaliknya, yaitu nikmat itu dihapus dan y ang mengada- adakan keb ohongan t erhadap Allah
diganti dengan bencana dan malapetaka. Me- tidak akan beruntung. (Itu adalah) kesenangan
reka terjatuh ke dalam kondisi kelaparan yang
sangat setelah bergelimang dalam kemak-
muran, terjatuh ke dalam situasi ketakutan
dan ketercekaman setelah berada dalam kon-
disi aman dan sentosa, serta terjatuh ke da-
lam situasi keringnya sumber-sumber peng-
hidupan setelah berkecukupan.

TATSIRAL-MUNrRrrrrD 7

yang sedikit; dan mereka akan mendapat adzab mereka untuk memakan apa yang dihalalkan
yang pedih. Dan terhadap orang Yahudi, Kami
haramkan apa yang telah Kami ceritakan dahulu oleh Allah SWT dan mensyukuri nikmat yang
kepadamu (Muhammad). Kami tidak menzalimi
mereka, justru merekalah yang menzalimi diri telah Dia berikan setelah mewanti-wanti dan
mengancam mereka agar jangan berani ber-
s endiri. Kemudian, s esungguhny a Tuhanmu ( meng-
ampuni) orang y ang mengerj akan kesalahan karena buat kekafiran.
kebo dohannya, kemudian mereka bertob at setelnh
itu dan memperbaiki (dirinya), sungguh, Tuhanmu €F, Stt 4 r-| karena kebohongan

setelah itu benar-benar Maha Pengampun, Maha lidah kalian. Maksudnya, janganlah kalian meng-
Penyayangl' (an-Nahl r r4-f 19)
haramkan dan menghalalkan hanya semata-
Qlraa'aat
mata berdasarkan perkataan tanpa dasar dalil.
{-}' Ditulis dengan huruf ta', namun Orang yang berkata, "Iahu wajhun yashifu al-

dibaca dengan waqaf, yaitu seperti membaca J amaala wa'ainun tashifu as-Sihra" (ia memiliki
waiah yang menggambarkan keelokan dan mata
huruf ha.lni merupakan bacaan Ibnu Katsir,
Abu Amru, dan al-Kisa'i. Sementara imam- yang menggambarkan sihir), maksudnya adalah

imam lainnya membaca huruf fa' dengan ia ganteng dan matanya sangat menarik. Dalam

waqaf. ayat ini, kebohongan dijadikan seakan-akan

4)*t 9-ydibaca: sebagai suatu hakikat yang belum diketahui,
L. <*ut q-) ini merupakan bacaan Abu Amru,
dan kebohongan mereka menjelaskan hakikat
Aashim, dan Hamzah.
tersebut. $|| sjj jr,- ,i;y menyangkut apa
2. <#t i> ini merupakan bacaan imam-
yang tidak dihalalkan oleh Allah SWT dan apa
imam lainnya.
yang tidak Dia haramkan.€.r au;y bagi mereka
l'raab
kesenangan yang sedikit di dunia. $rj;.i; iI;F
(;f, Sfi \qi;;r;| xata maadanf it
dan bagi mereka adzab yang menyakitkan di
setelahnya adalah sebagai mashdar mu'awwql.
akhirat.
Kata {.+.idr} menjadi maf'uul bihi untttk f il
{;} fika berdasarkan versi bacaan yang (':!U ;jr *;b a^" terhadap orang-orang
Yahudi. 4* ,t At $; u) apa yang telah Kami
membaca Tarr kata ini, yaitu al-Kadzibi,
kisahkan kepadamu sebelumnya, yaitu pada
posisinya sebagai badal dari maa. Yakni, wa
Iaa taquulul kadziba li washfi alsinatikum. ayat146 Surah al-An'aam. {ii'ji[ r;i} dan Kami

Balaaghah tidak menzalimi mereka dengan pengharaman

(i';h {ir.} Di antara kedua kata ini hal-hal tersebut. 41'# &ii \;G ,F Y tetapi

terdapat ath-Thibaaq. mereka yang menzalimi diri mereka sendiri
dengan melakukan kedurhakaan dan ke-

maksiatan yang menyebabkan pengharaman

tersebut. (;-1.r'F kesyirikan. (U,i i,h kemudian

mereka bert obat. {i r-t-l} dan mereka memp er-
baiki amal perbuatan mereka. (61..t) setelah
kejahilan atau pertobatan. (,.11 J;oi) Uenar-

benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang

kepada mereka.

Mufradaat LuShawlyyah Persesualan Ayat
Setelah mengancam orang-orang kafir
(i;i} makanlah wahai orang-orang
atas sikap mereka yang mengufuri nikmat-
Mukmin. Di sini, Allah SWT memerintahkan

nikmat, dan mewanti-wanti mereka terhadap beri karunia Yang berhak disembah tiada
sikap kafir dengan memberikan sebuah per-
sekutu bagi-Nya. fika kalian benar-benar me-
umpamaan, di ayat-ayat ini Allah SWT me- nyembah kepada-Nya kalian harus menaati

merintahkan orang-orang Mukmin untuk me- perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.
makan apa yang dihalalkan oleh Allah SWT dan
mensyukuri nikmat yang telah Dia berikan. Kalimat terakhir ini, yaitu in kuntum iyyaahu
Maknanya, jika kalian telah beriman dan me-
ninggalkan kekafiran, makanlah yang halal lagi ta'buduuna mengandung maksud untuk meng-
baih yaitu ghanimah, dan tinggalkanlah hal-
hal yang buruh yaitu bangkai, darah, dan lain gugah kesadaran untuk menyembah kepada

sebagainya. Allah SWT dan konsisten di dalamnya.

Kemudian, Allah SWT menerangkan ke- Yang halal jauh lebih banyak dari yang
pada mereka bahwa penghalalan dan peng- haram, tetapi harus sesuai dengan izin dan
haraman bukanlah dengan berdasarkan hawa
nafsu, syahwat dan iuga bukan hanya dengan ketentuan Allah SWT. Bukan seperti apa yang
akal. Akan tetapi, harus memiliki dalil atau nash dilakukan oleh orang Arab jahiliyyah yang
syar'i. fuga, bahwa apa yang diharamkan atas
kaum Yahudi (telah disebutkan dalam Surah mengharamkan apa yang dihalalkan oleh
al-An'aam), barangsiapa yang melakukan ke- Allah SWT. Merupakan hal yang relevan jika
burukan (yaitu segala bentuk kekafiran dan selanjutnya dijelaskan tentang hal-hal yang

kemaksiatan yang tidak pantas dilakukan) diharamkan yang berjumlah sedikit dibanding
karena kejahilan, yakni kesembronoan dan
tidak memikirkan akibat (setiap orang yang hal-hal yang halal yang berjumlah banyak dan
melakukan keburukan, ia melakukannya de-
ngan kejahilan). Kemudian ia bertobat, se- luas. {4jr W i; rt} sesungguhnya Tuhan

sungguhnya Allah SWT mengampuni kemak- kalian hanya mengharamkan atas kalian
siatannya dan merahmatinya.
empat hal. Kata {tjf} ai sini memiliki fungsi al-
Tafslr dan Penlelasan
Hashr (pembatasan). Keempat hal itu adalah
Ayat ini adalah perpindahan dari per-
bangkai, darah, daging babi, dan segala hal
ingatan dan ancaman, kepada nuansa ke- yang disembelih atas nama berhala. Yang

tenangan, mengendurkan suasana tegang yang terakhir ini masuk ke dalam cakupan ayat {vj
sempat muncul dari peringatan dan ancaman + nt i,t yiy yakni, dan apa yang disembelih atas

sebelumnya, menenangkan hati dan menen- selain Nama Allah SWT. Dalam sebuah hadits
teramkan jiwa-jiwa kaum Mukmin, pemberian yang diriwayatkan oleh imam Ahmad dari
izin untuk menikmati kesenangan hidup yang
halal, bukan yang buruk lagi haram seperti Ibnu Abbas r.a. disebutkan,

bangkai dan darah. &r 3 ;'t:J3*

Makanlah wahai orang-orang Mukmin /-(.vJ
dari rezeki Allah SWT yang halal lagi baik
bersyukurlah kepada-Nya atas rezeki yang "Terlaknat orang yang menyembelih karena
selain Allah SWT (dengan menyebut selain nama
telah diberikan. Hanya Dia Yang Maha Mem- AllahSWT)."

fanganlah kalian mengharamkan sesuatu
yang dihalalkan oleh Allah SWT untuk kalian.

Keempat hal yang diharamkan ini juga

telah disebutkan dalam tiga surah sebelum-

nya, yaitu Surah al-Baqarah fMadaniyyah) ayat
L7 3, " Sesungguhnya Dia hanya mengharamkan

atasmu bangkai." Surah al-Maa'idah [Mada-

niyyah) ayat 3, "Diharamkan bagimu (me-

makan) bangkai." dan Surah al-An'aam

-!

tx't'*et-m'*'""t'o7 *,,,{,, C4gB.}r},, s""n"**"n'

(Makkiyyah) ayat L45, "kecuali daging hewan {;f' 6,.j1 i; a\;; r;} langanlah kalian l
yang mati (bangkai), darahyang mengalir."
menghalalkan dan mengharamkan sesuka hati I
Adapun apa yang diuraikan dalam surah hanya dengan berdasarkan pendapat, hawa
al-Maa'idah ayat3, yaitu hewan yang tercekih nafsu, dan keiahilan, tanpa mengikuti syari'at i
yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduh dan yang digariskan oleh Allah SWT. fangan pula
diterkam binatang buas, kecuali yang didapati kalian melakukan hal itu, hanya semata-mata I
masih hidup dan sempatdisembelih, itu masuk karena kebohongan yang disebutkan mulut I
ke dalam cakupan kriteria bangkai. kalian tanpa dalil. Ini sebagai bentuk memper- I
kuat pembatasan makanan yang diharamkan
Kemudian, Allah SWT mengecualikan hanya pada empat hal tersebut.

kondisi darurat. {'bt ,t'Y barangsiapa yang {;F' .nr * \tfib sehingga akibatnya

berada dalam kondisi darurat yang memaksa kalian menyandarkan penghalalan dan peng-

dirinya memakan sesuatu dari hal-hal yang haraman kepada Allah SWT secara dusta,
diharamkan, karena mengalami kelaparan
tanpa ada keterangan wahyu yang diturunkan
dan bisa mengakibatkan kematian, tanpa ada menyangkut hal itu. Barangsiapa menghalalkan
sikap menganiaya dan melampaui batas dalam atau mengharamkan sesuatu hanya menurut
mendapatkan makanan, sehingga orang lain pendapatnya tanpa ada dalil atau wahyu dari
binasa. Sedangkan maksud dengan kata wa
Allah S\MI, berarti ia termasuk orang yang
laa 'aadin adalah dan tidak pula ada sikap
melampaui batas, yaitu memakannya secara melakukan kebohongan terhadap Allah SWT.
berlebihan melebihi batas kondisi darurat
Larangan ini mencakup setiap orang yang
yang ada. Ini menuniukkan bahwa orang menghalalkan sesuatu yang diharamkan oleh
Allah SW'T, atau mengharamkan sesuatu yang
yang dalam kondisi seperti itu, ia tidak boleh diperbolehkan oleh Allah SWT hanya semata-
memakan makanan yang haram secara ber- mata menurut pendapat dan hawa nafsu.
lebihan sampai kenyang dan ini adalah pen-
dapat kebanyakan ulama. Allah SWT Maha Larangan ini juga berlaku bagi setiap orang
Pengampun terhadap dosa dan kesalahannya,
yang mengarang suatu bidhh tanpa memiliki
tidak menuntut pertanggungjawaban darinya,
sandaran syar'i.
dan Maha Penyayang dengan tidak meng-
hukumnya atas hal tersebut. Ini merupakan Kemudian, Allah SWT mengancam tin-

sebuah kemudahan dan kelonggaran yang di- dakan seperti itu v .+:Kjr it ;; a5.,-- ;it it1\
berikan kepada umat ini yang memang Allah 4.,y LG ist! 5g5ttngguhnya orang-orang yang
SWT menghendaki kemudahan bagi umat ini
bukan menghendaki kesulitan dan kesukaran membuat dan mengarang kebohongan ter-
hadap Allah SWI, membuat kedustaan atas
baginya. nama-Nya, mereka tidak akan mendapatkan
kebaikan di dunia dan tidak pula di akhirat.
Kemudian, Allah SWT melarang perbuatan Di dunia mereka mendapatkan kesenangan
yang sedikit, fana, dan pasti sirna. Sedangkan
meniru langkah orang-orang musyrik yang di akhirat, mereka memperoleh adzab yang
menghalalkan dan mengharamkan menurut sangat menyakitkan, sebagaimana firman

pendapat mereka sendiri. Seperti mengharam- Allah S\MT,

kan hewan bahiirah, saa' ibah, washiilah, haam, "Kami biarkan mereka bersenang-senang
dan yang lainnya serta menghalalkan bang-
kai, darah dan yang lainnya. Semua itu masuk sebentan kemudian Kami p aksa mereka (m a suk)
kategori bid'ah menurut syara' dan mereka ke dalam odzab yang keras." (Luqmaan: 24)

melakukan hal itu pada masa jahiliyyah.

Ayat ini aslinya ditujukan kepada orang- Hal ini sebagaimana firman Allah SWT,
orang kafir yang mengharamkan hewan se-
macam bahiirah dan saa'fbaft, serta meng- "Karena kezaliman orang-orang Yahudi,
halalkan apa yang ada dalam perut binatang Kami haramkan bagi mereka makanan yang
baik-baik yang (dahulu) pernah dihalalkan;
ternak meskipun itu adalah bangkai (mati tan- dan karena mereka sering menghalangi (orang
pa melalui penyembelihan yang sah menurut lain) dari jalan Allah." (an-Nisaa': 160)

syara'). Ini menyatakan secara eksplisit peng-

Setelah menerangkan yang halal, yang haraman tersebut disebabkan oleh kezaliman
haram, dan yang dimubahkan karena kondisi dan sikap melampaui batas, sebagai sanksi
darurat bagi umat ini, Allah SWT menuturkan
apa yang Dia haramkan atas umat Yahudi hukuman.
dalam syari'at mereka sebelum dinasakh, *L})
Kemudian, Allah SWT menerangkan bah-
4c; \r',; rir sungguh telah Kami haramkan wa sangat terbuka kemungkinan penerimaan
pertobatan sebagai bentuk kemurahan dan
atas umat Yahudi apa yang telah Kami kabar-
kan kepadamu wahai Rasul dalam surah al- kebaikan-Nya kepada para pelaku kemak-
siatan, orang-orang yang mengarang kebo-
An'aam, hongan terhadap-Nya dan orang-orang yang

"Dan kepada orang-orang Yahudi, Kami melanggar hurumaat-Nya (hal-hal yang harus
haramkan semua (hewan) yang berkuku, dan
Kami haramkan kepada mereka lemak sapi dan dihormati dan tidak boleh dilanggar di sisi-
domba, kecuali yang melekat di punggungnya,
atau yang dalam isi perutnya, atau yang ber' j;Nya). {;/Lr i ii. o:'),i1 i:} tindakan membuat
campur dengan tulang. Demikianlah Kami
menghukum mereka karena kedurhakaannya. kebohongan terhadap Allah SWT dan me-
Dan sungguh, Kami Mahabenar." (al-An'aam:
L46) langgar perintah-Nya tidak menutup pintu ke-
sempatan bagi mereka untuk bertobat serta
Tidak bisa kalian wahai orang Arab meng- mendapatkan maghfirah dan rahmat. Karena
sesungguhnya Tuhanmu Maha Pengampun,
haramkan dan menghalalkan sesukakalian sen- Maha Menutupi dosa dan kesalahan. Allah

diri dan kalian tidak boleh pula meniru umat juga Maha Penyayang kepada orang-orang
yang mengadakan kebohongan atas Nama-
Yahudi mengenai apayang Kami haramkan atas
Nya, menghalalkan dan mengharamkan tanpa
mereka. Karena Kami tidak mengharamkan berdasarkan dalil dan yang mengerjakan per-
buatan buruk. Perbuatan buruk adalah setiap
atas mereka selain apa yang telah disebutkan. kekafiran dan kemaksiatan yang tidak pantas
dilakukan karena kebodohan. Setiap orang
Sebab pengharaman hal-hal tersebut atas
yang melakukan suatu perbuatan buruh ia
umat Yahudi adalah {$uI[ r;i} pengharaman
melakukannya karena kebodohan. Siapa pun
itu bukanlah karena kezaliman dari Kami, tetapi tidak setuiu dengan kekafiran jika mengetahui
pengharaman itu disebabkan kezaliman yang
telah mereka lakukan. Mereka telah menzalimi kalau itu adalah kekafiran. Seseorang tidak
diri mereka sendiri dengan bersikap durhaka melakukan suatu kemaksiatan melainkan
kepada Tuhan, membangkang terhadap rasul- ketika syahwat telah menguasai akal dan
rasul dan melampaui batas. Karena itu, me-
pengetahuan.
reka berhak mendapatkan hal itu dan Kami
Akan tetapi, maghfirah dan rahmat ter-
hukum dengan mengharamkan hal-hal itu atas kait erat dan tergantung pada pertobatan, me-
nyadari kesalahan, menyesali apa yang telah
mereka.

TAFSIR AI..MUN IR JITID 7

dilakukan serta memperbaiki amal perbuatan 3. Diperbolehkan mengonsumi makanan- ;
sesuai dengan apa yang diinginkan Allah SWT makanan yang diharamkan, ketika dalam
dan Rasul-Nya. Oleh karena itu, barangsiapa kondisi darurat dan terpaksa yang jika
yang bertobat, yakni melakukan keburukan tidak segera ditangani, ada dugaan kuat
atau mengalami kondisi kejahilan, lalu mem- akan terjadi kematian.
perbaiki amal perbuatannya dengan beriman
dan taat kepada Allah SWT dan Rasul-Nya, se- 4. Mengingatkan orang-orang Mukmin agar
sungguhnya Allah SWT mengampuni dosanya
dan merahmati dirinya di akhirat dan dunia. jangan menyerupai sikap orang-orang
kafir dalam menghalalkan yang haram
Pengulangan kalimat (r.;.1" I ill, iD
dan mengharamkan yang halal tanpa ber-
adalah sebagai bentuk penguat dan penegas. landaskan dalil dari Sang Legislator Yang
Kemudian disebutkan 4C3 3;J,y yakni, Maha Hakiki,yaituAllah SWT. Hal itu merupakan
sebuah tindakan membuat kebohongan
Pengampun atas keburukan yang mereka
terhadap Allah S\MT. Orang-orang yang
kerjakan karena kejahilan lagi Maha Penyayang
mengarang kebohongan atas nama Allah
kepada mereka.
SWT tidakberuntung di dunia dan akhirat.
Ini menunjukkan bahwa melakukan suatu
perbuatan dosa rata-rata disebabkan syahwat Kesenangan mereka di dunia hanyalah
dan hawa nafsu yang mengalahkan pertim-
bangan akal dan pengetahuan. Atau, disebab- kesenangan yang sedikit, kesenangan
kan kejahilan dan kurang perhitungan seorang
anak muda. Ini juga menunjukkan bahwa ba- dunia pasti akan hilang dan sirna dalam
rangsiapa yang berbuat kafir dan melakukan
kemaksiatan meskipun dalam waktu yang waktu dekat. Mereka hanya bisa ber-
lama, kemudian bertobat, beriman, dan ber- senang-senang menikmati kesenangan
amal saleh, sesungguhnya Allah SWT menerima yang sedikit dan sebenta[ kemudian se-
tobatnya dan menyelamatkannya dari adzab.
telah itu mereka dikembalikan kepada
Fiqih Kehldupan atau Hukum-hukum
adzab yang menyakitkan.
Dari ayat-ayat di atas bisa diambil se-
5. Penghalalan dan pengharaman sepenuh-
jumlah kesimpulan hukum sebagai berikut. nya adalah hak prerogatifAllah SWT. Tidak
ada seorang pun yang boleh menyatakan
L. Diperbolehkannya yang halal lagi baik halal atau haram, kecuali jika Allah SWT
yang menginformasikannya.
yang tidak mengandung mudharat di da-
lamnya. Diharamkannya hal yang buruk Hasil ijtihad seorang mujtahid bahwa
sesuatu hal adalah haram hukumnya, ia
dan membahayakan yang mengakibatkan mengungkapkannya dengan kata-kata
keburukan dan hal-hal yang tidak diingin- akrahu dzaalika (aku membenci atau ti-
dak menyukainya). Demikianlah yang di-
kan. Hal ini, sungguh menuntut untuk lakukan oleh imam Malik imam Ahmad
dan para ahli fatwa lainnya dari kalangan
mensyukuri nikmat. generasi salafush shalih. )ika dalil peng-
haraman memang sangat kuat, tidak apa-
2. Hal-hal dasar yang diharamkan dalam apa mengatakan secara eksplisit bahwa
hal itu haram, seperti pengharaman riba
syari'at ada empat, yaitu bangkai, darah, pada selain enam kategori yang disebut-
daging babi, dan sembelihan selain atas kan dalam pengharaman riba dengan ke-
nama Allah SWT dan atas selain nama dua macamnya, yaitu riba fadhl dan riba
Allah SWT. nasii'ah.

6. Al-An'am (binatang ternak unta, sapi dan mensyukuri nikmat-nikmat-Nya. Allah telah me-
milihnya dan menunjukinya ke jalan yang lurus.
kambing) dan al - H arts (hasil pertanian dan Dan Kami berikan kepadanya kebaikan di dunia,
buah-buahan) halal bagi umat ini. Adapun dan sesungguhnya di akhirat dia termasuk orang
bagi umat Yahudi, ada beberapa bagian yang saleh. Kemudian Kami wahyukan kepada-
mu (Muhammad),'Ikutilah agama lbrahim yang
dari binatang ternak yang diharamkan lurus, dan dia bukanlah termasuk orang musyrik.'
Sesungguhnya (menghormati) hari Sabtu hanya
atas mereka. Allah SWT tidak menzalimi diwajibkan atas orang (Yahudi) yang tnemPer-
mereka dengan mengharamkan apa yang selisihkannya. Dan sesungguhnya Tuhanmu pasti
Dia haramkan, namun mereka yang men- akan memberi keputusan di antara mereka pada
zalimi diri mereka sendiri. Hal-haltersebut hari Kiamat terhadap aPa yang telah mereka per-
diharamkan karena sebagai hukuman atas selisihkan ifu." (an-Nahl : l2O-124)

mereka. Qlraa'aat

7. RahmatAllah SWT, kemurahan, dan kesan- {tt7\:

tunan Allah SWT menghendaki untuk me- Qunbul membacanya (!lr-).
nerima pertobatan para hamba-Nya yang
berbuat keburukan berupa kekafiran dan l'taab
kemaksiatan, kemudian mereka sadar dan
bertobat, serta memperbaiki amal-amal Kata (t+;) berkedudukan sebagai haal
perbuatan mereka, maka Allah SWT akan
d,ari dhamir rafa'yang terdapat paday''il amr
mengampuni mereka.
(C,) (sehingga maknanya adalah ikutilah
NABI IBRAHIM A.S., PENGIKUT MILLAHNYA,
DAN PENGAGUNGAN UMATYAHUDI KEPADA agama lbrahim dalam keadaan kamu sebagai
HARI SABTU orang yang hanif). Kata ini kurang tepat jika
dijadikan sebagai haal dari kata {3t;1y karena
Surah an-I{ahl Ayat 120 -U24 kata ini berkedudukan sebagaimudhaaf ilaihi.

'e6 lsV nWzA<,(';;y:LY BalaaShah
5 i,*-r l{'1"5i bC' ffi",{A
4ii ;rry sosok laki-laki yang memiliki
J'i$E';Gq|iro-*4'VWfr *V
semua kriteria kebaikan, seperti umat atau
&-(tr 6 |Xt, Wif O'&r#St -r4 ;.-'i t
-;*:-fu jamaah karena ia adalah sosok yang memiliki
ffi -64t -e -i'A GiW banyak sifat.

K4 4s t'tS';:. W, lt"it p it\'J+ (i; dir e i.ql.ty Di sini terdapat al-

-<,3$-x:6(G?#\ii-;6. Iltifaat, yaitu beralih dari bentuk kata orang
ketiga tgaibah) ke bentuk kata orang pertama
"Sungguh, Ibrahim adalah seorang imam
(yang dapat dijadikan teladan), patuh kepada (takallum). Ini bertujuan untuk menambah
Allah dan hanif. Dan dia bukanlah termasuk
pengagungan perkara Nabi Ibrahim a.s..
orang musyrik (y ang memp ersekutukan Allah), dia
Mufradaat Lu$hawlyyah

4i:i) sosok imam yang meniadi panutan

dan memiliki semua kriteria kebaikan. Kata ini

asalnya golongan orang banyak. Nabi Ibrahim luhur dari para penghuni surga, sebagaimana
a.s. disebut dengan sebutan umat, karena permohonannya dalam ayat,

kesempurnaannya dan memiliki kombinasi " (lbrahim berdoa),'Ya Tuhanku, berikanlah
banyak keutamaan yang hampir tidak bisa
ditemukan pada banyak individu. Namun kepadaku ilmu dan masukkanlah aku ke dalam
semua kriteria keutamaan itu bisa ditemukan
pada sosok Nabi Ibrahim a.s.. Hal ini seperti golongan orang-orang yang saleh."' (asy-

perkataan Abu Nuwas ketika memuji khalifah Syu'araa':83)

ar-Rasyid, 4,*t t+:i i;) kemudian Kami wahyukan

kepadamu wahai Muhammad. Penggunaan

a).t uiP. .o7. kata sambung{i.t) di sini adakalanyabertujuan

€. ?6t s41 pengagungan kepada beliau dan menegaskan

bahwa hal paling agung yang diberikan kepada

Ytt Nabi lbrahim a.s. adalah Nabi Muhammad saw.

Bukan merupakan sesuatu yang dianggap mengikuti millahnya. Atau, adakalanya karena
ganjil bagi Allah SWT jika Dia menyatukan alam
jarak rentang waktu yang lama antara masa
pada satu sosok.
Nabi Ibrahim a.s. dan masa Nabi Muhammad

fuga, karena Nabi Ibrahim a.s. adalah satu- saw. {ti.- C,it'y g, yi} ikutilah agama Nabi l
I
satunya orang Mukmin pada masa ifu, saat Ibrahim a.s. dalam hal tauhid dan cara dakwah
I
seluruh orang kafir.
mengajak kepada ajaran tauhid dengan
{6ti} taat kepada Allah SWT dan me-
laksanakan perintah-Nya. {ui-} condong dari kelembutan, memaparkan dalil dan bukti,

agama yang batil ke agama yang benar lagi berdebat dengan setiap orang sesuai dengan

lurus. 4*<;it i 6. i|y dan dia bukanlah ter- tingkat pemahaman dan kemampuan akal

masuk orang-orang yang mempersekutukan pikirannya. 4,6-*at u rs rrb dan Nabi Ibrahim

Tuhan seperti yang mereka sangka. Kaum kafir a.s. bukanlah termasuk orang-orang yang

Quraisy menyangka bahwa mereka berada di mempersekutukan Tuhan, tetapi dia adalah

atas millah Nabi Ibrahim a.s.. {i! rAu} Oi panutan orang-orang yang mengesakan Tuhan.

sini digunakan bentuk jamak qillah (minor Kalimat ini disebutkan secara berulang untuk

plural), yaitu an'um, untuk menggarisbawahi menyanggah persangkaan umat Yahudi dan

bahwa Nabi Ibrahim a.s. tidak pernah lalai Nasrani bahwa mereka berada di atas agama
mensyukuri nikmat yang sedikit, apalagi
Ibrahim a.s..
nikmat yang banyak. {;g,l} Allah SWT telah
* 4)4J;,:llt sesungguhnya pengagungan
memilihnya untuk menjadi seorang nabi. {lfi]
# tt, l) dan menuniuki dirinya kepada hari Sabtu, menjadikannya sebagai hari yang

jalan yang lurus dalam menjalankan dalnrah didekasikan sepenuhnya untuk beribadah

kepada Allah S\MT. {;q'i;} Di sini terdapat al- serta meninggalkan aktivitas menangkap ikan

Iltifaat, yaitu beralih dari bentuk kata orang pada hari itu, y{+anigritm}reuniet n"rta"}ngdiwnaajbibikmaneraetkaas
orang-orang
ketiga fgaibah) ke bentuk kata orang pertama
mengenai hari Sabtu, yaitu kaum Yahudi.
(takallum). {i-} kebaikan, yaitu pujian yang
Nabi Musa a.s. memerintahkan mereka untuk
baik dan dicintai oleh semua pemeluk agama.
sepenuhnya mendedikasikan diri untuk
{;tui.l' 4Y benar-benar termasuk orang-
beribadah pada hari fum'at. Namun mereka
orang yang saleh yang memiliki derajat yang menolak dan berkata, "Kami tidak mau hari

fum'at, tetapi kami menginginkan hari Sabtu."

Mereka beralasan hari Sabtu adalah hari saat

Tuhan selesai menciptakan langit dan bumi. langkahnya. Setelah meruntuhkan semua pan-
Allah SWT pun akhirnya menerapkan aturan dangan mereka, Allah SWT menutup surah
yang keras terhadap mereka dan mewajibkan
atas mereka untuk memuliakan hari Sabtu. ini dengan menuturkan kisah Nabi Ibrahim
Ada yang mengatakan, maksudnya adalah,
bencana dan malapetaka hari Sabtu, yaitu al- a.s. yang merupakan pimpinan orang-orang
Maskh (diubah wujud menjadi kera dan babi),
ditimpakan atas orang-orang yang berselisih yang mengesakan Tuhan (bapak monoteisme)

di dalamnya. Mereka sesekali terkadang serta panutan dan teladan orang-orang funda-

menghalalkan untuk melaut menangkap ikan mentalis. Hal ini bertujuan supaya orang-
pada hari Sabtu dan sesekali pada kesempatan
yang lain mengharamkannya, serta membuat orang musyrik mau meneladani Nabi lbrahim
berbagai rekayasa supaya mereka bisa tetap a.s., jika mereka orang yang sungguh-sungguh

menangkap ikan pada hari sabtu. Hal ini mengikuti millah Nabi Ibrahim a.s.. fuga, untuk
disebutkan untuk mengancam dan meng- mendorong mereka agar mengakui tauhid,

intimidasi orang-orang musyrik, sama seperti meninggalkan kesyirikan, dan meneladani

tujuan dari penyebutan suatu negeri yang Nabi Ibrahim a.s. karena ia adalah sosok yang
kufur terhadap nikmat-nikmat Allah SWT.
memiliki sembilan sifat dan kriteria.
4:'& t\;G qyqt it & €4 art 31;) dan
Setelah mendeskrispikan Nabi Ibrahim a.s.
sesungguhnya Tuhanmu akan mengadili dan
memberikan putusan di antara mereka pada dengan sifat-sifat yang luhur tersebut, Allah
hari Kiamat menyangkut apa yang mereka per-
selisihkan. Atau, dengan memberikan balasan SWT memerintahkan Nabi-Nya, Muhammad
kepada setiap golongan yang menolak untuk saw., untukmengikuti millah Nabi lbrahim a.s.,

mengagungkan hari Sabtu dan yang meng- millah tauhid.

agungkannya sesuai dengan apa yang berhak Karena Nabi Muhammad saw. memilih
mereka dapatkan, yaitu pahala bagi yang taat, hari ]um'a! hal itu menunjukkan bahwa Nabi
dan adzab bagi yang membangkang dengan Ibrahim a.s. dulu dalam syari'atnya juga me-
melanggar kehormatan hari Sabtu.
milih hari fum'at. Hal ini tentu memuncul-
Persesualan Ayat
kan sebuah pertanyaan, kenapa umat Yahudi
Allah SWT telah meruntuhkan pandangan-
pandangan kaum musyrikin yang mengadakan memilih hari Sabtu? Allah SWT menjawab,
sekutu bagi Allah SVV"f,, meragukan dan tidak sesungguhnya mengagungkan hari Sabtu dan

memercayai kenabian para nabi dan rasul, menjadikannya sebagai hari yang khusus

menghalalkan hal-hal yang diharamkan Allah untuk ibadah, sebenarnya bukanlah termasuk
bagian dari syari'at dan agama Nabi lbrahim
SWT dan mengharamkan hal-hal yang di-
halalkan Allah S\MT. Sementara pada waktu a.s.. Akan tetapi, hal itu hanya ditetapkan
yang sama mereka merasa bangga dengan
atas kaum Yahudi yang mengambil sikap ber-
moyang mereka, yaitu Nabi Ibrahim a.s., meng-
seberangan dengan nabi mereka, yaitu Nabi
akui bahwa jalan dan ajarannya baik serta
keharusan untuk mengikuti dan meniti ieiak Musa a.s., menyangkut pengagungan hari Sabtu.

Sebenarnya Nabi Musa a.s. memerintahkan
mereka untuk mengambil hari fum'at, tetapi
mereka menolak dan justru lebih memilih hari
Sabtu. fadi, perselisihan mereka menyangkut
hari Sabtu maksudnya adalah perselisihan

dan sikap berseberangan dengan nabi mereka
menyangkuthari itu. Bukan perselisihan dalam

arti di antara mereka ada yang mengatakan
hari Sabtu dan ada yang tidak. Karena umat
Yahudi semuanya sepakat dalam hal ini, hari

ThFSIRAL-MUNIRIILID 7

Sabtu adalah hari yang mereka agungkan. Ini Aku tidak suka kepada yang terbenam. I
adalah pendapat yang dinilai shahih oleh Ar- (al-An'aam:76)
{
Razi.al Kemudian ia menghancurkan ber- I4

Tafsir dan Penjelasan hala-berhala hingga menyebabkan ia di- i
Allah SWT memuji Nabi Ibrahim a.s. yang lemparkan ke dalam kobaran api oleh
I
merupakan imam orang-orang hanrldan bapak orang-orang kafir.
para nabi. Allah juga menegaskan bahwa Nabi Di antara ayatyang memiliki semangat
Ibrahim a.s. bukanlah termasuk orang-orang
musyrik, bukan orang Yahudi dan bukan pula serupa dengan ayat ini adalah,

(iorang Nasrani. qti l;i ot< gr;yi1) Allah SWT "Ibrahim bukanlah seorang Yahudi dan
bukan (pula) seorang Nasrani, tetapi dia
mendeskripsikan Nabi Ibrahim a.s. dengan adalah seorang yang lurus, Muslim dan dia
sembilan kriteria atau sifat, tidaklah termasuk orang-orang musyrik"

L. Nabi Ibrahim a.s. adalah bagian dari se- (AIi'Imraan= 67)

buah umat di antara umat-umat, karena 5. Nabi Ibrahim a.s. adalah sosokyang senan-
kesempurnaannya dalam sifat-sifat ke- tiasa mensyukuri nikmat-nikmat Allah SWT

baikan. Maknanya, Nabi Ibrahima.s. adalah kepadanya. Meskipun di sini digunakan
seorang imam yang menjadi panutan.
bentuk jamak qillah (minor plural), yaitu,
2. Nabi Ibrahim a.s. adalah sosok yang khu- an'um, namun yang dimaksudkan adalah
Nabi Ibrahim a.s. senantiasa mensyukuri
syuk dan taat kepada Allah SWT serta me- semua nikmatAllah S\ArX, meskipun sedikit,
laksanakan perintah-Nya.
apalagi nikmat yang banyak. Ini sebagai-
3. Nabi Ibrahim a.s. adalah sosok yanghanif,
mana firmanAllah SWT dalam ayat
yakni sangat jauh dari kesyirikan dan
"Dan (lembaran-lembaran) Ibrahim
kebatilan menuju kepada tauhid. yang selalu menyempurnakan janji? (yaitu)
bahwa seseorang yang berdosa tidak akan
4. Nabi Ibrahim a.s. bukanlah termasuk memikul dosa orang /ain." (an-Naim: 37-
38)
orang-orang musyrik, tetapi ia adalah
Ini merupakan sindiran kepada setiap
orang-orang yang mengesakan Allah SWT, orang yang mengingkari nikmat-nikmat
Allah S\MI, seperti kaum kafir Quraisy dan
baik ketika masih kecil maupun ketika yang lainnya.
6. Sesungguhnya Allah SWT telah memilih
sudah dewasa. Dialah orang yang berkata Nabi Ibrahim a.s. sebagai seorang nabi,
kepada raja yang berkuasa pada masa itu, sebagaimana firman-Nya dalam ayat,

"Tuhanku ialah Yang menghidupkan "Dan sungguh, sebelum dia (Musa dan
dan mematikan." (al-Baqarah: 258) Harun) telah Kami berikan kepada lbrahim
petunjul<, dan Kami telah mengetahui dia."
Dia adalah orang yang menentang (at-Anbiyaa': 51)

penyembahan berhala dan bintang, 7. Sesungguhnya Allah SWT menunjuki Nabi
Ibrahim a.s. kepada jalan yang lurus, yakni
"Ketika malam telah menjadi gelap,

dia (lbrahim) melihat sebuah bintang

(lalu) dia berkata,'lnilah Tfuhanku.' Maka

ketika bintang itu terbenam dia berkata,

4L Tafsir ar-Razi, 20 /L37.

dalam berdalnarah kepada Allah SVVT, Setelah memaparkan sifat Nabi Ibrahim
a.s. yang luhur, Allah SWT memerintahkan
mengajak kepada agama yang haqq serta
menggugah rasa benci terhadap agama kepada Nabi-Nya untuk mengikuti Nabi

yang batil. Hal ini sebagaimana firman Ibrahim a.S., (.14 ,+ii py mengingat

Allah SWX, kesempurnaan Nabi Ibrahim a.s., keabsahan

"Dan sungguh, inilah ialan-Ku yang tauhidnya dan kebenaran jalannya, Kami
lurus. Maka ikutilah!" (al-An'aam: 153)
wahyukan kepadamu wahai Rasul agar kamu
B. Allah SWT memberi Nabi Ibrahim a.s. mengikuti millah Nabi Ibrahim a.s. yang lurus
lagi jauh dari semua agama lainnya, jauh dari
kebaikan di dunia. Yakni, Allah SWT men- kesyirikan dan kebatilan. Dan, Nabi Ibrahima.s.
jadikan Nabi Ibrahim a.s. dicintai oleh
semua manusia. Setiap penganut agama bukanlah seorang musyri[ hal ini disebutkan
mengakui Nabi Ibrahim a.s., baik kaum berulang kali untuk memperkuat penegasan.

Muslimin, umat Yahudi maupun umat Ini menunjukkan bahwa mengikuti millah Nabi
Nasrani. Adapun kaum kafir Quraisy dan Ibrahim a.s. adalah menuju pada aspekprinsip
dan pokok ajaran agamanya, yaitu berdakwah
segenap bangsa Arab, mereka hanya me- mengajak kepada tauhid, akhlak mulia, dan
amal baik. Adapun pada aspek ajaran-ajaran
miliki kebanggaan pada Nabi Ibrahim a.s.. yang bersifat cabang dan turunan, bisa saja
Ini merupakan jawaban doa Nabi Ibrahim
a.s. seperti dalam ayat berbeda. Hal ini berdasarkan firman Allah

"Dan jadikanlah aku buah tutur yang SWT dalam ayat,
baik bagi orang-orang (yang datang) ke-
mudian." (asy-Syu'araa': 84) "Untuk setiap umat di antara kamu, Kami

9. Sesungguhnya Nabi Ibrahim a.s. di akhirat berikan aturan dan jalan yang terang." (al'

adalah termasuk golongan orang-orang Maa'idah:48)
yangsaleh. Hal ini sebagai jawaban doanya
seperti dalam ayat, Hal itu sesuai dengan perkembangan

"(Ibrahim berdoa), 'Ya Tfuhanku, beri- zaman, tingkat kesempurnaan akal dan ke-
kanlah kepadaku ilmu dan masukkanlah matangan manusia, serta memerhatikan ke-
aku ke dalam golongan orang'orang yang adaan tiap-tiap umat dan bangsa yang ada.
s aleh,"' (asy-Syu'araa' : 8 3) Penggunaan kata sambung, {,::} dalam kalimat,

Keberadaan Nabi lbrahim a.s. bersama (iitt+ti fp menunlukkan pengertian tentang
dengan orang-orangsaleh tidakmenafikan
pengagungan kedudukan Rasulullah saw..
ia berada di salah satu derajat tertinggi fuga, memberikan pengertian bahwa kehor-
matan tertinggi dan nikmat teragung Nabi
orang-orang saleh. Hal ini berdasarkan Ibrahim a.s. adalah Rasulullah saw. mengikuti

firman Allah SWT dalam ayat, millahnya.

"Dan itulah keterangan Kami Yang Mengikuti Nabi Ibrahim a.s. menghendaki
bahwa ia memilih hari f um'at sebagai hari yang
Kami berikan kepada lbrahim untukmeng- khusus untuk ibadah, sebagaimana yang juga
hadapi kaumnya. Kami tinggikan deraiat dipilih oleh Rasulullah saw. Karena hari fum'at
siapa yang Kami kehendaki. Sesungguhnya adalah hari keenam yang menjadi hari saat
Tuhanmu Mahabijaksana, Maha Menge- Allah SWT menyempurnakan penciptaan dan
tahui." (al-An'aam: 83) saat telah sempurna nikmat-Nya kepada para
hamba-Nya. Adapun mengenai pengagungan

'IArsIRAr-MUNIRIIIIp 7 rr,fl 1T. sur.han-Naht

hari Sabtu bagi umat Yahudi, Allah SWT mengingatkan murka Allah SWT kepada para ;
memberikan jawaban tentang hal itu, yaitu
pendurhaka, orang-orang yang melanggar 1
[y.\irt;t u.lt * -:tt ,E *t) Umat Yahudi telah
perintah-perintah-Nya, dan orang-orang yang I
memilih hari Sabtu, karena hari Sabtu adalah melepaskan diri dari menaati-Nya. Allah SWT
pun memberikan pembalasan terhadap me-
hari saat Tuhan tidak lagi menciptakan suatu
makhluk ciptaan, karena semuanya telah reka atas sikap mereka yang inkonsisten, laitu
Dia sempurnakan penciptaannya pada hari
fum'at. Maka, Allah SWT pun dalam syari'at terkadang menghalalkan aktivitas melaut dan
Taurat akhirnya mengharuskan mereka untuk terkadang men gharamkan nya. a3

mengagungkan hari Sabtu. i(il{r*it.t+ t)..1 ,'!,.:., 1it.r.'b dan sesungguhnya Allah

Sesungguhnya pengagungan hari Sabtu SWT akan memberikan putusan di antara
hanya diwajibkan dan diberlakukan atas
kedua golongan menyangkut apa yang mereka
orang-orang Yahudi yang berselisih dengan perselisihkan. fuga memberi balasan kepada
nabi mereka, yaitu Nabi Musa a.s. menyangkut setiap golongan sesuai dengan pahala ataukah
hukuman.
pengagungan hari Sabtu. Hal itu mengingat
Yang zahir adalah penafsiran yang per-
Nabi Musa a.s. sebenarnya memerintahkan
tama. Mujahid, menyangkut ayat ini (.11* rf
mereka untuk mengagungkan hari fum'at,
.::'"tr) mengatakan, maksudnya adalah mereka
namun mereka menolak dan lebih memilih hari memilih hari Sabtu, meninggalkan hari fum'at.
Sabtu. fadi, perselisihan mereka tentang hari
Sabtu maksudnya adalah perselisihan mereka Maksud {y i;r','} adalah mereka berselisih

dengan nabi mereka, bukan perselisihan dan berseberangan dengan Nabi Musa a.s. dan
dalam arti ada sebagian dari mereka yang Nabi Isa a.s. menyangkut hari fum'at.

mengatakan hari Sabtu dan ada sebagian lain Umat Yahudi pun tetap menjalankan
pengagungan hari Sabtu hingga Allah SWT
yangtidak, karena UmatYahudi semuanya me-
mengutus Nabi Isa a.s.. Lalu dikatakan, Nabi
nyepakati. Hal ini sebagaimana pendapat yang
Isa a.s. mengalihkan mereka ke hari Ahad.
dinilai shahih oleh ar-Razi.a2
Ada pula yang mengatakan, bahwa Nabi Isa
Sedangkan, az-Zamakhsyari mengatakan, a.s. sebenarnya masih tetap mengagungkan

maksud ayat ini adalah sesungguhnya bencana hari Sabtu, tetapi umat Nasrani pada era
Constantin yang berpindah ke hari Ahad,
dan malapetaka hari Sabtu, yaifi al-Maskh
supaya berbeda dengan umatYahudi, sebagai-
[diubah wujudnya menjadi kera dan babi) di-
timpakan atas orang-orang Yahudi yang ber- mana mereka beralih dari ash-Shakhrah ke
timur dalam shalat.
selisih menyangkut hari Sabtu. Dalam arti
Flqlh Kehldupan atau Hukum-hukum
terkadang mereka memperbolehkan aktivitas
l. Nabi Ibrahim a.s. dideskripsikan dengan
melaut untuk menangkap ikan pada hari Sabtu
sembilan sifat luhur dan mulia tentu
dan terkadang mengharamkannya. Padahal
yangwaiib bagi mereka adalah haram melaku- layak diteladani. Tujuan dari pemaparan
kan aktivitas hari Sabtu, setelah Allah SWT
mengharuskan mereka sabar dan menahan ini adalah menyeru kaum musyrikin

diri serta mengharuskan mereka meng- Arab kepada millah Nabi Ibrahim a.s.

agungkannya. fadi, mal<sud ayat ini adalah

42 Tafsir ar-Razi, 20 /137. 43 Tafsir Al-Kasysyaaf, 2 /22L.

TAFSIR AL-MUNIR,ILID 7

yang mengajak manusia kepada ajaran beraktivitas dan tidak mencari nafkah
tauhid dan menghapus kesyirikan menuiu
kepada syari'at-syari'at Ilahi. Karena Nabi pada hari Sabtu, disebabkan sikap mereka
Ibrahim a.s. adalah moyang bangsa Arab yang berselisih menyangkut hari Sabtu.
yang mereka bangga-banggakan, meng-
5. Sesungguhnya Allah SWT tidak menetap-
akui jejak langkahnya yang baik dan
kan suatu hari tertentu yang khusus untuk
mengakui keharusan untuk mengikutinya. beribadah. Akan tetapi, Allah SWT hanya
Nabi lbrahim a.s. pula yang membangun
memerintahkan untuk mengagungkan
Baitul Haram yang menjadi kemuliaan
sebuah hari dalam seminggu. Lalu, umat
dan kebanggaan mereka. Yahudi memilih hari Sabtu, dengan alasan
karena pada hari Sabtu Allah SWT selesai
2. Nabi Muhammad saw. diperintahkan menciptakan. Sedangkan umat Nasrani
memilih hari Ahad, dengan alasan karena
untuk mengikuti millah Nabi Ibrahim a.s. pada hari Ahad Allah SWT memulai pen-
pada aspek aqidah-aqidah, syari'at dan ciptaan. Allah SWT pun mewajibkan ma-
ajaran-ajaran pokoknya berupa dakwah sing-masing untuk konsisten pada pilihan
kepada tauhid (pengesaan Allah SWT) hasil ijtihadnya. Adapun umat ini, dalam
dan menghiasi diri dengan akhlak mulia,
bukan pada aspek cabang-cabang syari'at, hal ini Allah SWT tidak memasrahkan
berdasarkan firman Allah SWT kepada ijtihad mereka dalam memilih

"Untuk setiap umat di antara komu, hari yang diagungkan, tetapi Allah SWT
Kami berikan aturan dan jalan yang Yang secara langsung menetapkan dan
terang i' (al-Maa'idah: 48)
menentukan hari fum'at untuk umat
3. Ayat ini menjadi dalil tentang bolehnya
ini, sebagai sebuah karunia dan nikmat
orang yang lebih utama mengikuti orang dari-Nya. Sebaik-baik umat adalah umat
yang lebih rendah tingkatannya. Karena
Nabi Muhammad saw. adalah nabi yang Muhammad saw.
paling utama dan beliau diperintahkan
Dalam Shahih Bukhari dan Shahih
untuk mengikuti para nabi yang lain Muslim diriwayatkan dari Abu Hurairah

seperti yang dijelaskan dalam ayat, r.a., Rasulullah saw. bersabda,

"Mereko itulah (para nabi) yang telah .t5. ,yqt ii :,*st ,or7it s:
diberi petunjuk oleh Allah, maka ikutilah r(#t-,*ollo. ,1.. nl ,ry b +4ttjri @
petunjuk mereka." (al-An'aam: 90) ir (r4l ,^/. t;t v ,* ,r; ,5$t

Dan di sini, Allah SWT berfirman, 6 J"6v ,fr

"Kemudian Kami wahyukan kepadamu J,1 J'o.g,
(Muhammad),'llattilah agama lbrahim
yang lurus."' (an-Nahl t 123) "Kami adalah umat yang terakhir na-
mun kami adalah umat yang terdahulu dan
4. Tidak ada dalam syari'at Nabi Ibrahim a.s.
terdepan pada hari Kiamat, hanya saja mereka
ajaran yang mengagungkan hari Sabtu,
diberi Al-Kitab lebih dulu sebelum kami.
dan itu juga bukan bagian dari agama Nabi Kemudian ini (yaitu hari Jumlat) adalah hari
Ibrahim a.s.. Akan tetapi, penetapan hari merelea yang telah ilitetapkan atas mereka,
Sabtu hanyalah sebagai bentuk perlakuan
keras terhadap umat Yahudi untuk tidak lalu mereka berselisih tentangnya, Allah SWT

--1

menunjuki kami kepada hari itu, manusia ASASDAKWAHKEPADAAGAMA'

adalahpengikut dibelnkangkami di dalamnya, MENGHUKUM HARUSLAH SEPADAN DAN
Sabtu)yaitu umat Yahudi adalah besok (hari
SABAR DALAM MENGHADAPT BERBAGAT

dan umat Nwrani adalah lusa (hari Ahad)." MUSIBAH

Imam Muslim meriwayatkan dari surah an-Nah! Ayat 125 'L28

Abu Hurairah r.a. dan Huudzaifah r.a., ;sAv )b1\q W Jd

Rasulullah saw. bersabda, lzr -; 6;slt'i; e "J\"# F, tUt

6 ;'oK ,t1+ os a;,:At at S+1 ,r; @ e-i{u 5L\'ra w'e,fr "4
i'; ttsit-2l). os c$l i'; )A

- -t ,c W -2". / ,.1l).8*,r,-tF,, :;V J;\rt$' #V

$u,si,t;<tti,g5^At 7&vri;v@<;**L'E )-e)i
fi U ;:2y\t i{ ,yqt & 6 A
W :idt ,yltt'; oslit: ,q"tt *JEii;l*- qe"0-41s I'U{t
i q':,i46=<r*iJfuMV\\ <:lt tio'3r -*.
Y,z.s>'Att')W'
"serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu
Allah SWT menyesatkan orang-orang
dengan hikmah dan pengajaran yang baik, dan
sebelum kami dari hari lumlat. Untuk umat
Yahudi adalah hari Sabtu, dan untuk umat berdebatlah dengan mereka dengan cara yang
Nasrani adalah hari Ahad. Lalu, Allah SWT
b aik. S esungguhny a Tuhanmu, D i a-lah y ang lebih
mendatangkan kami, lalu Dia menunjuki
mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya dan
kami kepada hari lumlat, Dia pun menjadikan
hari lumht, hari Sabtu dan hari Ahad. Dan Dia-lah yang lebih mengetahui siapa yang men-
demikian pula, mereka menjadi pengikut di dapat petunjuk. Dan jika kamu membalas, maka
belakangkami padahari Kamat, kami adalah balaslah dengan (balasan) yang sama dengan
umat terakhir dari penduduk dunia, namun silcsaan yang ditimpakan kepadamu. Tetapi jika
menjadi umat yang terdahulu dan terdepan kamu bersabar, sesungguhnya itulah yang lebih

pada hari Kiamat yang diadili dan dihisab baik bagi orang yang sabar. Dan bersabarlah

paling dahulu pada hari Kiamat sebelum yang (Muhammad) dan kesabaranmu itu semata-

lainnyai' mata dengan pertolongan Allah dan janganlah

Sesungguhnya yang dimaksudkan dari engkau b ersedih hati terhadap (kekafiran) mer eka
ilan jangan (pulal bersempit dada terhadap tiPu
ayat tentang hari Sabtu adalah Nabi
daya yang mereka rencanakan. Sungguh, Allah
Muhammad saw. diperintahkan untuk beserta orang-orang yang bertakwa dan orang-
orang yang berbuat kebaikan" (an-Nahl: 125-
mengikuti yang benar. Allah SWT memper-
r28)
ingatkan umat ini agar jangan berselisih
Qlraa'aat
tentangnya yang itu bisa menyebabkan
4g*\, Ibnu Katsir membacanYa 1.;i;;.
Allah SWT memperlakukan mereka de-
ngan keras seperti yang Dia perbuat ter-

hadap umat Yahudi.

l'nab terka4n:,du"angr tt ;-.\4a #e ifb Dalam aYat ini

tf- C) Ada yang membaca dhaiq dengan dalil bahwa orang yang menuntut

huruf dhad dibaca fathah, dan ada pula yang balas, ia hanya boleh membalas dengan
membaca dhiiq d.engan huruf dhad dibaca
kasrah. Kata dhaiq dengan huruf dhad dibaca balasan yang sepadan dengan apa yang
fathah adalah mashdar, sedangkan, dhiiq
dengan huruf dhad dibaca kasrah adalah isfm. dilakukan oleh pelaku kejahatan. Di sini juga

secara tidak langsung terkandung dorongan

Mufrudaat Lu4hawffiah untuk memaafkan, yaitu dengan menggunakan

(eJ, E Jt[!r] wahai Muhammad, serulah kata-kata, 4#e iltY jika kamu membalas. Hal
agama Allah SWT.
manusia'kepada (i<+t) ini disebutkan secara lebih tegas dan eksplisit

dengan perkataan yang kuat dan kukuh, yaitu dalam laniutan ayat, yaitu (ur*;i ;; e /* Ctb

dalil yang kuat yang memperielas kebenaran dan sungguh iika kalian saba4 sabar lebih baik

dan menghapus kesyubhatan. {F' ,Lltib secara keseluruhan daripada membalas.

nasihat-nasihat, pelajaran, dan ibrah yang {lol ll !:k ti iri} dan bersabarlah kamu

bermanfaat dan perkataan yang lembut. Al- wahai Muhammad, dan kesabaranmu adalah

Baidhawi mengatakan, cara yang pertama, dengan taufik dan peneguhan dari Allah

yaitu dengan hikmah adalah cara dakwah SWT. Ini adalah perintah secara jelas kepada

yang digunakan untuk orang-orang khusus Rasulullah saw. untuk bersaba[ karena beliau

yang mencari kebenaran. Sedangkan yang adalah orang yang paling berkepentingan
dengan perintah sabar dan yang paling
berkeharusan, untuk semakin menambah

kedua, yaitu mauizhah hasanah adalah cara pengetahuan beliau tentang Allah SWT dan

dakwah yang digunakan untuk masyarakat 4*kepercayaan beliau kepada-Nya r;5 i;F

awam. (j;i e d! #:(i) dan debatlah dan ianganlah kamu bersedih hati terhadap

mereka yang bersikap menentang dengan orang-orang kafir jika mereka tidak mau

cara dan bentuk debat yang paling baik beriman, karena keinginan dan hasratmu yang

seperti dengan cara yang lembut, kata-kata begitu kuat mendambakan keimanan mereka.
Atau, janganlah kamu bersedih hati terhadap
yang santun, lebih memilih bentuk bantahan
orang-orang Mukmin dan apa,yang menimpa
yang paling mudah, dan komunikatil dalil-
mereka pada Perang Uhud. (i;f-U tl: g* qu't :\
dalil yang paling tepat dan kuat serta

premis-premis yang paling populer dan dan ianganlah kamu merasa susah dan sempit

familiar di telinga. Cara-cara seperti itu dada terhadap makar dan tipu daya mereka.

lebih efektif meredam geiolak mereka dan Kamu tidak usah memikirkannya, karena

meredakan kegaduhan mereka. 4i e:t: itl Aku Penolong kamu atas mereka. 4i,al ;jr g|
,k *, p;iy sesungguhnya kewajiban kamu,
sesungguhnya Allah SWT beserta orang-
Muhammad, hanyalah menyampaikan dan orang yang memelihara diri dari kekafiran

mengajak. Munculnya hidayah dan kesesatan dan kemaksiatan, takut melakukan kekafiran

serta pemberian balasan atas hidayah dan dan kedurhakaan. 4:,4 e ulttiy beserta

kesesatan, bukan meniadi wewenang dan orang-orang yang berbuat amal baik berupa

otoritas kamu, tetapi Allah SWT Maha Menge- ketaatan dan kesabaran, dengan memberikan

tahui siapa yang sesat serta siapa yang men- pertolongan dan kemenangan kepada mereka,

dapatkan petunjuk. Dia Yang akan memberi memberikan perlindungan dan karunia

balasan untuk mereka. kepada mereka.

I

ThFSTRAL-MUNrRJrrrD 7

I

SebabTurunnya AyatL26 Perang Uhud. Kejadian ini juga dijelaskan dalam

4g; il} Al-Hakim, al-Baihaqi dalam ^4d- Shahih Bukhari dan dalam kitab-kiab sirah.

Dalaa'il dan al-Bazzar meriwayatkan dari Abu Keutamaan Ayat-Ayat lnl
Hurairah r.a., Rasulullah saw. berdiri di dekat Haram bin Habban ketika menjelang ajal
jasad Hamzah a.s. ketika ia syahid, dan waktu
diminta untuk berwasiat, ,Berwasiatlah. Lalu ia
itu jasadnya dimutilasi, lalu beliau berkata, berkata, Wasiat tidak lain adalah menyangkut
"Sungguh aku akan melakukan pembalasan
harta, sementara aku tidak memiliki harta.
untuk kamu wahai Hamzah dengan memutilasi
tujuh puluh orang dari mereka." Lalu Malaikat Dan aku berpesan kepada kalian dengan ayat-

|ibril a.s. turun-sedang waktu itu Rasulullah Eayat penutup surah an-Nahl, 4ji, J.|[iry."
saw. masih berdiri-dengan membawa be-
berapa ayat penutup Surah an-Nahl, 4;,l- J* Persesuaian Ayat
Setelah memerintahkan Nabi Muhammad
y, e;u ,y,,Fu;y sampai akhir surah. Lalu
saw untuk mengikuti Nabi Ibrahim a.s., Allah
Rasulullah saw. pun menahan diri dan meng- SWT menerangkan apa yang ada pada Nabi
Ibrahim a.s. yang Dia perintahkan kepada Nabi
urungkan keinginan beliau. Muhammad saw untuk mengikuti dan meniru-
nya, yaitu dakwah mengajak manusia kepada
Tirmidzi dan al-Hakim meriwayatkan dari agama dengan salah satu dari tiga metode pen-
dekatan, yaitu hilcnah, mauizhah hasanah dan
Ubaiy Ibnu Ka'b r.a., ia berkata, mendebat dengan cara yang terbaik Dakwah

"Pada kejadian perang Uhud, korban mengajak kepada agama Allah SWT dan syari'at-
dari kaum Anshar berjumlah enam puluh
empat dan dari kaum Muhajirin berjumlah Nya dengan lembut dan santun, yaitu mem-
enam orang termasuk Hamzah r.a.. fasad para perdengarkan hilcnah kepada pihak yang di-
korban itu dimutilasi oleh musuh. Lalu kaum dakwahi Hilcnah adalah perkataan yang benar
dan mudah ditangkap, serta menyentuh dan
Anshar berkata, 'Sungguh jika kami pada suatu
sangat berkesan dalam jiwa.
hari berhasil mengalahkan mereka, kami akan Ayat-ayat ini memiliki korelasi baik dengan
membalas mereka lebih dari ini.' Lalu ketika
terjadi Fathu Mekah, Allah SWT menurunkan ayat-ayat sebelumnya. Pembicaraan ayat-ayat

ayatini, 4:e*; -rric;;5G t1j$:' ini berbentuk gradual, yaitu dari orang yang

As-Suyuthi mengatakan, zahir. hadits ini diajakdan diberi mauizah,lalu menuju ke orang
yang perlu dihadapi dengan debat, lalu menuju
mengindikasikan turunnya surah ini adalah ke orang yang perlu dibalas atas perbuatannya.

pada kejadian Fathu Mekah. Sementara dalam Kemudian, Allah SWT memerintahkan

hadits sebelumnya menunjukkan surah ini untuk senantiasa memelihara sikap adil serta
turun pada kejadian Uhud. Dalam hal ini, Ibnul menjadikan qishash (pembalasan) harus se-

Hashshar mencoba menyingkronkan di antara padan dengan kejahatan yang diperbuat.
kedua riwayat tersebut dengan mengatakan Kemudian, Allah SWT secara tegas meme-
bahwa surah ini pertama kali turun di Mekah, rintahkan untuk bersikap sabar menghadapi
berbagai kesulitan dan musibah. Kesabaran
kemudian di Uhud, kemudian pada kejadian
Fqthu Mekah, sebagai pengingat dari Allah dengan taufik dan pertolongan Allah SWT me-
rupakan solusi permasalahan.
SWT kepada para hamba-Nya.

Intinya adalah ayat ini merupakan ayat Ma-

daniyyah menurut pendapatTu mhur ulama taf-
si4 turun menyangkut tindakan mutilasi yang
dilakukan terhadap jasad Hamzah a.s. pada

TAFSIRAT-MUNIR IILID 7

Tafsir dan Penlelasan Tuhan kami dan Tuhanmu adalah satu; dan

Dakwah mengajak kepada agama Allah kami hanya kepada'Nya berserah diri."' (al'
SWT dan mengesakan-Nya atau menyampai-
kan dalonrah adalah sebuah keniscayaan dan Ankabuufi 46)

keharusan, untuk memberitahukan dakwah Ini adalah perintah kepada Nabi Muham-
tersebut. Dakwah merupakan tugas dasar mad saw. agar bersikap lemah lembut dan
para rasul. Allah SWT pun memerintahkan bertutur kata yang santun dan lembut, se-
bagaimana hal yang sama iuga diperintahkan
Rasul-Nya agar berdaliwah mengajak manusia kepada Nabi Musa a.s. dan Nabi Harun a.s'

Ekepada Allah SWT dengan hikmah. ;l tltb ketika mereka berdua diutus kepada Fir'aun,

{c[, wahai Rasul, aiak dan serulah manusia "Maka berbicaralah kamu berdua kepada-

kepada syari'at Tuhanmu, yaitu Islam, dengan nya (Fir'aun) dengan kata-kata yang lemah
hikmah, yakni dengan perkataan yang kuat,
tepat, menyentuh dan berkesan, serta dengan lembut, mudah-mudahan dia sadar atau takttt."
(Thaahaa:44)
mauizah hasanah, yaitu dengan nasihat-
Setiap juru dalowah hendaknya menerap-
nasihat, dan pelaiaran-pelajaran yang efektif
kan perintah Ilahi ini dalam dakwahnya.
dan berkesan dalam hati mereka. Gunakanlah mJ*en"'g,e&taih'u;i
r4Y oL il) sesungguhnYa
itu untuk mengingatkan mereka supaya me-
Allah SWT siapa yang sengsara
reka waspada kepada hukuman Allah SWT'
dan celaka di antara mereka dan siapa yang
4*i g dt, d:(i} dan debatlah mereka
bahagia dan beruntung, siapa yang menyim-
dengan bentuk debatyang paling baik. Barang-
siapa di antara mereka yang perlu melakukan pang dari manhai kebenaran dan siapa yang
diskusi dan perdebatan dengannya, hendaklah
mendapatkan petuniuk arah kepada kebenaran
dilakukan dengan cara yang baik dengan
penuh kelembutan, kesopanan dan kata- serta mau menerima petunjuk. Allah SWT

kata yang santun. Maafkan dan bersikaplah pasti akan memberi balasan atas kesesatan
lapang dada kepada orang yang berkata tidak
baik dan kasa[ berbicaralah kepada mereka dan kelurusan mereka ketika mereka bertemu
dengan bahasa yang lemah lembut, hadapilah
sikap buruk dan tidak respek dengan sikap dengan-Nya. Hanya Tuhanmu Yang memiliki

yang baik dan penuh respek. Hendaklah otoritas memberikan balasan, bukan kamu
maksud dan tujuan kamu dari diskusi dan
Muhammad dan bukan pula orang selain
perdebatan yang ada adalah untuk mencapai
kamu. Kamu, Muhammad, tidakada kewajiban
dan mencari kebenaran, tanpa meninggikan
suara, tanpa mencaci maki atau menyakiti untuk memberikan hidayah kepada mereka,

lawan debat. Hal ini sebagaimana firman kewajiban kamu hanyalah menyampaikan

Allah SWT sedangkan Kami Yang akan menghisab dan

"Dan janganlah kamu berdebat denganAhli membuat perhitungan. Hal ini sebagaimana

Kitab melainkan dengan cara yang paling firman Allah SWT dalam ayat,
baih kecuali dengan orang-orang zalim di
antara mereka, dan katakanlah, 'Kami telah "Sungguh, engkau (Muhammod) tidak
dapat memberi petuniuk kepada orang yang
beriman kepada (kitab-kitab) yang diturunkan engkau kasihi, tetapi Allah memberi petuniuk
kepada kami dan yang diturunkan kepadamu;
kepada orang yang Dia kehendaki, dan Dia lebih
mengetahui orang'orang yang mau menerima
petunjuk" (al-Qashash: 56)

"Bukanlah kewaiibanmu (Muhammad)

menjadikan mereka mendapat petuniuk, tetapi

Allahlah yang memberi petunjuk kepada siapa balasan. Terkadang, ada kemungkinan dakwah .!
yang Dia kehendaki." (al-Baqarah: 2Z 2)
menjadi sebab orang lain merasa tersinggung
Ayat ini memuat janji dan sekaligus an- dan marah serta mendorongnya unfuk me-
lakukan hal-hal yang tidak baik, seperti me-
caman. mukul, mengumpat, dan mencaci maki, bah-

Di antara contoh nyata kelemahlembutan kan mungkin pembunuhan.(53ui $u o1;) jika

Nabi Muhammad saw. dalam berdakwah adalah kalian wahai orang-orang Mukmin, membalas
apa yang diceritakan oleh Abu Umamah r.a., ada orang yang berbuat jahat, hukum dan balas-
seorang pemuda datang menemui Rasulullah
lah ia dengan balasan yang setimpal dan sama
saw., lalu berkata, 'Wahai Nabi AIIah, apakah dengan kejahatan yang diperbuatnya, tanpa

Anda mengizinkan saya untuk berzina?" menambah-nambahi dan tidak pula melam-

Orang-orang pun sontak langsung ribut mene- paui batas. f ika ada seseorang dari kalian meng-
riaki pemuda itu. Lalu Rasulullah saw. berkata,
"Suruh ia untuk Iebih mendekat lagi kepadakuJ' ambil sesuatu, ambillah sesuatuyangsama dan
Ia pun berjalan mendekat kepada beliau hingga setimpal. Menambah-nambahi melebihi dari
ia duduk di hadapan beliau, lalu beliau berkata yang semestinya adalah zalim, dan kezaliman
kepadanya, 'Apakah kamu ingin ada laki-laki
Iain berzina dengan ibumu?" Ia berkaa, "Tentu tidak disukai dan tidak diridhai Allah SWT.
tidak" Beliau kembali berkata, "Demikian pula
Di sini, kejahatan yang dialami korban
halnya dengan orang-orang mereka pasti tidak
ingin ada orang yang berzina dengan ibu me- disebutkan dengan l<ata iqaab (yang makna
reka. Apakah kamu ingin ada orang berzina
aslinya adalah hukuman dan balasan), yaitu
dengan anak perempuanmu?" Ia menjawab,
dalam kalimat {:,.tr}. Hal ini sebagai bentuk
"Tentu tidalC' Beliau kembali berkata, "Demi-
kian pula halnya dengan orang-orang mereka al-Musyaakalah fpenyebutan dua kata yang
pasti tidak ingin ada orang yang berzina dengan serupa, namun berbeda maksudnya).
anak perempuan mereka. Apakah kamu ingin
ada orang berzina dengan saudara perempuan- Kemudian, Allah SWT menyerukan untuk

mu?" Ia menjawab, "Tentu tidalC'Beliau berkata, menjauhkan diri dari sikap suka membalas,

"Demikian pula halnya dengan orang-oran& 4u"l;t:',t 't ;# ,l:b dan sungguh iika kalian
mereka pasti tidak ingin ada orang yang ber-
sabar dan menahan diri dari melakukan
zina dengan saudara perempuan mereka." Lalu
pembalasan, memaafkan perbuatan tidak baik
Rasulullah saw meletakkan angan beliau ke orang lain terhadap kalian, bersikap toleran,
dada pemuda tersebut dan berdoa, "Ya Allah,
serta mengharapkan pahala dan ganjaran
sucikanlah hatinya, ampunilah dosanya, pelihara-
lah kemaluannya!'Sejak saat itu, tidak ada satu atas kezaliman yang menimpa kalian, Allah
pun yang lebih ia benci dari perbuatan zina."
SWT Yang mengambil alih penghukuman
Setelah memerintahkan untuk mene- dan pembalasan atas kezaliman itu, dan

rapkan kelembutan dan kesantunan dalam sabar lebih baik daripada membalas karena
berdalo,vah dan berbicara, Allah SWT meme- balasan Allah SWT jauh lebih keras. Dhamir
rintahkan untuk berlaku adil dalam meng-
hukum dan membalas, serta memerhatikan yang terdapat pada kata {J} adalah kembali
kepada mashdar darif il (p!,y Dan mashdar
kesepadanan dalam menuntut hak dan pem-
ini adakalanya yang dimaksudkan adalah jenis,
yakni, ienis sabar secara umum adalah lebih

baik. Atau, adakalanya adalah shabrukum

(kesabaran kalian), yakni la shabrukum

khairun lakum (kesabaran kalian itu lebih baik

bagi kalian) dan menempatkan kata (;r*ii}

(bagi orang-orang yang sabar) sebagai ganti

s""r' "n'l"t't 4@tI" tusIRtu-MUNIR IITID 7
" "*"
"

untuk l<atalakum (bagi kalian) adalah sebagai dada karenanya, agar engkau memberi per-
bentuk pujian bagi mereka yang sabar.
ingatan dengan (Kitab) itu dan menjadi pe-

Kemudian, Allah SWT memerintahkan lajaran bagi orang yang beriman." (al-Nraaf=Z)

Nabi-Nya untuk bersikap sabac setelah di- "Maka boleh jadi engkau (Muhammad)

sebutkan tentang manfaat kesabaran. {iti hendak meninggalkan sebagian dari apa yang

iu t';; uj) dan bersabarlah kamu atas ber- diwahyukan kepadamu dan dadamu sempit
"t1
karenanya, karena mereka akan mengatakan,
bagai gangguan dan hal-hal yang tidak menye-
nangkan yang menimpa kamu di jalan dalanrah, 'Mengapa tidak diturunkan kepadanya
dan kesabaran kamu berkat pertolongan dan
harta (kekayaanl atau datang bersamanya

taufik Allah SWT serta dengan kehendak-Nya. malaikat?' Sungguh, engkau hanyalah seorang

Ketika sikap sabar merupakan hal yang cukup pemberi peringatan dan Allah pemelihara

berat, Allah SWT menuturkan apa yang bisa segala sesuatu." (Huud: 12)

membantu untukmemiliki sikap sabar. Karena {\r;;r uit g nr i1} sesungguhnya Allah SWT
itu, mohonlah pertolongan kepada Allah SWT
dalam usaha mendapatkan kesabaran, ke- beserta orang-orang yang bertalowa yang me-

tabahan, dan keteguhan. ninggalkan apa-apa yang diharamkan-Nya dan

4*ttb ayat ini mempertegas perintah menjauhi kemaksiatan-kemaksiatan kepada-

bersabar dan penginformasian bahwa kesaba- Nya, dengan memberi mereka pertolongan,
bantuan, dan dukungan. Allah SWT juga be-
ran hanya dapat diperoleh dengan kehendah
pertolongan dan taufik Allah SWT. Ini meru- serta orang-orang yang berbuat baik dengan
pakan bentuk penghibur dan peneguh hati
memelihara kewajiban-kewaiiban, komitmen
bagi Rasulullah saw. atas berbagai gangguan
pada ketaatan dan menunaikan hak-hah
yang dilancarkan oleh kaum beliau.
dan sabar adalah termasuk ketalnrraan dan
4W :':* v;) aan ianganlah kamu ber-
perbuatan baik. Kalimat {irfr ,jr} maksudnya
sedih hati dan gelisah atas sikap berpaling
orang-orang musyrik dan atas setiap orang adalah orang-orang yang meninggalkan keha-
yang menentangmu karena Allah SWT telah
raman-keharaman Allah SWT. Sedangkan ka-

limat (ir;.1 e uit'tb mereka mengerjakan

amal-amal ketaatan.

menakdirkan hal itu. Atau maksudnya adalah, Ini adalah ma'iyyah (kebesertaan) khusus
janganlah kamu bersedih hati dan berduka cita yang maksudnya adalah memberi pertolongan,
atas para korban Perang Uhud. Meninggalkan bimbingan, dan hidayah, seperti firman-Nya,
kesedihan termasuk salah satu hal yang bisa
membantu untuk mendapatkan kesabaran. "(Ingatlah), ketika Tuhanmu mewah-

fl3rfiU. :ia,J.r Y;) dan ianganlah kamu yukan kepada para malaikat, 'Sesungguhnya
Aku bersama kamu, maka teguhkanlah (pen-
berada dalam kegalauan, kesempitan dada,
karena makar dan konspirasi mereka terhadap dirion) orang-orang yang telah beriman."'
(al-Anfaal:12)
dirimu atau upaya keras mereka dalam

memusuhi kamu dan menimpakan keburukan fuga, seperti firman Allah SWT kepada

terhadap dirimu. Sesungguhnya Allah SWT Nabi Musa a.s. dan Nabi Harun a.s.,

Pelindung Peniaga dan Penolongkamu. Hal ini "Dia (Allah) berfirman, 'Janganlah kamu
sebagaimana firman Allah SWT, berdua khawatin sesungguhnya Aku bersama

"(lnilah) Kitab yang diturunkan kepadamu kamu berduo, Aku mendengar dan melihat."'

fMuhammad); maka jonganlah engkau sesak (Thaahaa:46)

fuga seperti perkataan Nabi Muhammad asalkan ia bersedia tidak menyebarkan lagi i
saw. kepada Abu Bakar ash-Shiddiq r.a. ketika dalnrahnya. Hal itu pun disampaikan oleh I
mereka berdua berada dalam sebuah gua, Abu Thalib kepada Rasulullah saw. Lalu
dalam ayat beliau pun menangis dan berkata, "Paman,

"Jangan engkau bersedih, sesungguhnya demiAllah, sungguh seandainya mereka me-
Allah bersama kita." (at-Taubah: 40)
letakkan matahari di tangan kananku dan
Di samping itu, ada ma'lryah yang bersifat rembulan di tangan kiriku supaya aku me-
umum, yaitu ma'iyyah yang maksudnya adalah ninggalkan dalauah ini, niscaya aku tetap
mendengaq, melihat, dan mengetahui, seperti tidak akan meninggalkannya hingga AIIah
dalam ayat, SWT memenangkannya atau aku binasa."
Datangnya hidayah tidak tergantung juru
"Dan Dia bersama kamu di mana saja dakwah karena Allah SWT lebih tahu ten-
tang siapa orang-orang yang tersesat dan
kamu berada. Dan Allah Maha Melihat apa lebih mengetahui siapa orang-orang yang
yang kamu kerjakan." (al-Hadiid: 4) mendapat petunjuk dan mau menerima

"Dan tidak adayang kurang dari itu atau hidayah.
lebih banyak, melainkan Dia pasti ada bersama
3. Hukuman dan pembalasan haruslah se-
mereka di mana pun mereka berada." (al- timpal dan sama dengan kejahatan yang
dilakukan, tidak boleh lebih. Orang yang
Muiaadilah:7)
dianiaya tidak boleh menuntut secara
Flqlh Kehldupan atau Hukum-hukum
lebih dari orang yang menganiaya.
Dari ayat-ayat di atas bisa diambil se-
Ulama berbeda pendapat seputar
iumlah kesimpulan hukum sebagai berikut. kasus seperti si A menzalimi si B dengan

1. Orangyangberdalorahmengajakmanusia mengambil hartanya. Lalu si A mengama-

kepada agama Allah SWT hendaknya nahkan suatu harta kepada si B. Dalam
hal ini, apakah si B boleh mengkhianati
mengikuti salah satu dari tiga metode pen-
dekatan, yaitu hikmah, mauizhah hasanah, amanah si A dengan langsung mengambil
dan mendebat dengan cara yang paling begitu saja dari harta si A yang diamanah-
baik.
kan kepadanya dengan kadar hartanya
Seorang juru daloarah juga mesti me- yang diambil oleh si A secara zalim ter-
miliki sikap berani dan tegas dalam ke-
benaran, tidak boleh lemah. fuga harus sebut. Ada segolongan ulama mengatakan
boleh, dengan berlandaskan pada ayat ini
tulus ikhlas, sungguh-sungguh, idealis
dan keumuman redaksionalnya, 4;5e i[
dan berdedikasi memegang prinsip. Tidak :,#}Y s7,r",t;\.
menjual prinsip dengan hal-hal kedunia-
wian, tidak tergiur dan mengharapkan apa Sementara itu, imam Malik dan se-
jumlah ulama lainnya mengatakan tidak
yang ada di tangan manusia. fuga perlu boleh, dengan berdasarkan pada sabda
Rasulullah saw. dalam hadits yang di-
sabal tabah, dan tegar dalam menjalankan
dakwahnya. riwayatkan oleh Ad-Daraquthni,

Kaum kafir Quraisy datang menemui ittc A F i: ,ltit ,y ,)LiYiir

Abu Thalib, paman Pasulullah saw., dan me- yang*Tmuenmaipkearnclaayhakaamnnaynaahketp"apdoaamouo, rdaan"ngi
nawarkan kepadanya bahwa Muhammad
saw. mengambil harta apa saja yang ia mau

janganlah kamu mengkhianati orang yang ada. fadi, penggunaan kata 'uquubah untuk
makna tindakan yang dilakukan pertama
mengkhianatimu." fkejahatan yang dilakukan oleh pelakunyaJ
adalah bentuk penggunaan kata secara
Dalam Musnad lbnu Ishaq disebutkan
majaz, sedangkan untuk tindakan yang
bahwa hadits ini dilatarbelakangi kasus
kedua (hukuman dan balasan yang dilak-
seorang laki-laki yang berzina dengan
istri orang. Kemudian orang itu memiliki sanakan terhadap si pelaku kejahatan)
kesempatan untuk membalasnya ketika
adalah bentuk penggunaan secara hakikat.
laki-laki itu menitipkan istrinya kepada
Hal sebaliknya tgrjadi pada ayat 54
dirinya karena iahendakbepergian. Lalu ia
pun meminta petuniuk kepada Rasulullah Surah Ali 'lmraan, (irf.,jtif-.i) dan ayat

saw. tentang hal itu, lalu beliau berkata L4-LS Surah al-Baqarah, 44, a;X :i"y

kepadanya, "Tltnaikanlah amanah kepada Karena tindakan yang kedua, yakni, yang
dari Allah SWT adalah majaz, sedangkan
orang y ang mempercay akanny a kepadamu, yang pertama adalah yang hakikat. Hal ini
dan janganlah kamu mengkhianati orang sebagaimana yang dikatakan oleh Ibnu
yang mengkhianatimu." Athiyyah.

4. Ayat {i &.r Yei:} menunjukkan bolehnya Berhiaskan diri dengan sikap sabar adalah
sebuah keutamaan yang diperintahkan
kesetimpalan dan kesamaan dalam qishash
Allah SWT. Menyangkut ayat, {!t';.u't'*tt
[menghukum pelaku kejahatan dengan .lrrr'it} Ibnu Zaid menuturkan, ayat ini
bentuk hukuman yang sama dengan ke-
dinasakh dengan ayat perang. Akan tetapi,
jahatan yang ia perbuat terhadap korban). jumhur ulama mengatakan bahwa ayat ini
Barangsiapa membunuh dengan benda
adalah ayat muhkamah, tidak dinasakh.
tajam, ia dihukum bunuh dengan benda Yakni, bersabarlah kamu Muhammad
dengan memaafkan dan tidak melakukan
tajam juga. Barangsiapa yang membunuh pembalasan dengan tindakan yang sama
seperti yang dilakukan terhadap para
dengan menggunakan batu, ia dihukum korban Perang Uhud, yaitu pemutilasian.

bunuh dengan menggunakan batu juga. 7. Sesungguhnya Allah SWT Penolong orang-
Dalam qishash atau membalas, tidak boleh orang yang bertaqwa yang meninggalkan
perbuatan-perbuatan keji dan kemaksia-
melebihi kadar yang semestinya. tan. Allah SWT juga Penolong orang-orang
muhsinin yang mengerjakan amal-amal
5. Dalam ayat ini, Allah SWT menyebut tin- ketaatan.

dakan kejahatan dengan 'uquubah, (hu- AL-HAMDULILLAAH, JUZ EMPAT BELAS
kuman, balasan), namun hukuman dan
balasan yang sebenarnya adalah tindakan SELESAI.
yang kedua yang dilakukan terhadap pelaku
kejahatan. Hal ini hanyalah sebagai bentuk
al-Musyaakalah [menyebutkan dua kata
yang serupa redaksionalny4 namun makna
yang dimaksudkan berbeda), supaya ada

keharmonian di antara kedua kata yang

@t)


Click to View FlipBook Version