The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by masjiddarussalam18, 2022-08-16 00:41:32

Tafsir Al-Munîr Jilid 7

Tafsir Al-Munîr Jilid 7

htt'*&-M'"Itl"'o 7 ,r,,,*,, s,.",'"r-xu'

-GNr,,..,
';;;.arlsi;l;Sejumlah ulama menyebutkan, ini adalah ,iy'fr3z--i,*:-b\;ffi
pendapat para ulama tafsir.

Sunnatullah berupa pembinasaan orang- ffi'ry^&

orang kafir terhadap umat-umat terda- "DAn sungguh, Kami telah menciptakan gu-

hulu telah terjadi. Berhati-hatilah, betapa gusan bintang di langit dan menjadikannya te-
dekatnya orang-orang musyrik itu dari ke-
binasaan. rasa indah bagi orang yang memandang(nya), dan

6. Orang-orang musyrik adalah orang-orang Kami menjaganya dari setiap (gangguan) setan
yang 'inaad (tetap menolak kebenaran, yang terkutuk, kecuali (setan) yang mencuri-curi
meski telah mengetahui bahwa itu adalah (berita) yang dapat didengar (dari malaikat) lnlu

dikejar oleh semburan api yang terang. Dan Kami

sebuah kebenaran). Seandainya mereka telah menghamparkan bumi dan Kami pancang-

bisa melihat langsung pintu-pintu langit kan padanya gunung-gunung serta Kami tumbuh-

yang menjadi tempat naik turunnya kan di sana segala sesuatu menurut ukuran. Dan

para malaikat, tentu mereka akan tetap Kami telah menjadikan padanya sumber-sumber

mengatakan,'Apa yang kami lihat hanyalah kehidup an untuk kep erluanmu, dan (Kami ciptakan
ilusi dan khayalan semu belaka." pula) makhluk-makhluk yangbukan kamu pemberi
rezekinya. Dan tidak ada sesuatu pun, melainkan

pada sisi Kamilah khazanahnya; Kami tidak me-

BEBERAPA BENTUK PERWUJUDAN nurunkannya mehinkan dengan ukuran tertentu.

KUASAALLAH SWT BERUPA PENCIPTAAN Dan Kami telah meniupkan angin untuk menga-

LANGIT DAN BUMI, PENIUPAN ANGIN, winkan dan Kami turunk-an hujan dari langit,lalu
MENGHIDUPKAN DAN MEMATIKAN, Kami beri minum kamu dengan (air) itu, dan bu-
PENGETAHUAN YAT{G KOMPREHENSIF DAN kanlah knmu yang menyimpannya. Dan sungguh,
Kamihh yang menghidupkan dan mematikan dan
HASYR Kami (pulalnh) yangmewarisi. Dan sungguh, Kami

Surah aFHllr Ayat 16 - 25 mengetahui orang yang terdahulu sebelum kamu
dan Kami mengetahui pula orang yang terkemu-

'<i;t)VtsW.;:a\asG^ai dian. Dan sesungguhnya Tuhanmu, Dia-lah yang

6,r,;;tiY/". \ '*;#iHuriY;; akan mengumpulkan mereka. Sungguh, Dia Maha-

bij alcsana, Maha Mengetahui l' (al-Hijr: 16-25)

r*;s:'l 3;XU ffi f* +Wt# 61t Qlraa'aat l

efl ;; 8: IW.WV e,V'VOifV {ct}ty, Hamzah dan Khalaf membacanya

<3)t>'

)G,9t A* Vi,6-i (:r&_* l rd g if: l'raab

[1vec7t eb d.\WVffi,A; 4aJtq!1p Kata (,fF ai sini berkedudukan

t tA(r m -"p&6 Ai;;"#vi :u x nashab, sebagai mustatsnaa. Kata ini tidak
boleh menjadi badal dari (or+ .gy karena
to*;;.Ar w"lclffi,i;1tp; c)U-2q.
istitsnaa' di sini berbentuk istitsnaa' muuj ab.

<# ;;P Kata (;,") di sini adakalanya

berkedudul<an nashab karena athaf kepada

(;r)kata ja'alnaa lakum fiihaa al-Ma'aayisy

sur"rr"r-xrlr ,,*,*, ffi.,r*** TATSIRAL-MUNIRJILID 7

wal 'abiid. Atau, untuk f il yang diasumsikan {.tt*,} (h.trb Di antara kedua kata ini

keberadaannya, yakni wa a'asynaa man lastum terdapat jinaas irytiqaaq (berasal dari akar

lahuu bi raaziqiina. Atau, di-'athaf-kan kepada kata yang sama).

letak kata {'(]} V"ng di-nashab-kan dengan Mufradaat Lughawlyyah

fi'il, ja'alnaa. Atau bisa juga berkedudukan {6r}} berarti istana, kastil, tempat tinggal.

rafa' sebagai mubtada', sedangkan khabarnya Kata ini aslinya berarti "azh-Zhuhuur" [tampak
dibuang. Menurut pendapat ulama nahwu
Bashrah, tidak boleh meng-'athaf-kan kata ini jelas, muncul). Dikatakan tabarrajat al-
kepada, {,:<.ry Xarena tidak boleh athafkepada
Mar'atu perempuan yang menampakkan dan
dhamir yang dibaca jarr melainkan harus memperlihatkan perhiasan dan bagian-bagian
menyebutkan kembali huruf jarr yang ada. tubuhnya yang menarik. Sedangkan yang di-
maksudkan di sini adalah bintang-bintangyang
Sedangkan menurut ulama nahwu Kufah, hal besar dan gugusan bintang yang berjumlah
itu boleh. dua belas yang sudah dikenal bersama. Yakni,
tempat persinggahan matahari, rembulan, dan
4:" i irlj$ Kata {.r1} di sini adalah in planet-planet dalam peredarannya. fumlahnya

naafiyah, sama seperti maa naafiyah. Huruf ada dua belas gugusan atau rasi bintang
yang memiliki bentuk dan ciri khas masing-
jarr $j\ di sini adalah tambahan. Kata masing, berdasarkan hasil pengamatan dan
pengalaman, ditambah dengan langit yang
{:rr-} berkedudukan rafa' sebagai mubtada'. terbentang luas, nama-nama gugusan atau
rasi bintang itu adalah Aries, Taurus, Gemini,
Sedangkan khabarnya adalah (,i-t.1h Kata
Cance4, Leo, Virgo, Libra, Scorpio, Sagitarius,
t)rb(u.t d i r afa' ka n oleh zh arf $u karena zh arf
Capricornus, Aquarius, dan Pisces. Bangsa
ini jatuh sebagai khabar.Yakni, wa maa syai'un Arab menilai pengetahuan tentang letak-
letak bintang dan ilmu perbintangan sebagai
illaa 'indanaa khazaa'inuhuu. Masuknya kata salah satu pengetahuan yang paling tinggi
dan prestisius. Mereka memanfaatkannya
(!t! membatalkan fungsi kerja, {o1i} menurut
dialek orang yang menjadikan in memiliki sebagai petunjuk arah jalan, petunjuk waktu,

fungsi kerja. kesuburan dan kekeringan. Rasi bintang

{e,1} Kata lawaaqih bisa jadi merupakan planet Mars adalah Aries dan Scorpio. Rasi
jamak dari laaqihah yang berarti angin yang bintang untuk planetVenus adalah Taurus dan
Libra. Untuk planet Merkurius adalah Gemini
mengarak awan. Atau, ada kemungkinan asal- dan Virgo. Untuk bulan adalah Cancer. Untuk
nya adalah malaaqih, tetapi di sini disebutkan matahari adalah Leo. Untuk planet fupiter
dengan membuang huruf-huruf tambahan. adalah Sagitarius dan Pisces. Untuk planet

Balaaghah Saturnus adalah Capricorn dan Aquarius.

$*.ti (r.;y Di sini terdapat isti'aarah {66jr} dan Kami hiasi langit dengan
bintang-bintang. {r-*qy bagi orang-orang
takhyiiliyyoh dan ilustrasi tentang kesempur-
naan dan totalitas kuasa Allah SIu\IT, yakni kuasa yang memerhatikan, mengambil pelajaran
Allah SWT atas segala sesuatu diserupakan serta menjadikannya sebagai tanda bukti
dengan khazaa'in (perbendaharaan, gudang- kuasa Sang Pencipta dan keesaannya.{r.;Gt;}
gudang) yang meniadi tempat meletakkan dan
menyimpan berbagai barang, dan dari gudang-
gudang itu Allah SWT mengeluarkan sesuatu

sesuai dengan hikmah-Nya.

Terdapat thibaaq antara (#F dengan

{+;} dan antara (t1;,.:i'} dengan {.r-i,i,}

TAFSIR Ar-MuNrR Jrlrp 7 , 1-:_-\ . .. surah at-H[r

dan Kami melindungi langit dengan suluh api. memperadakannya berkali-kali lipat dari yang i

{..:;} yang dilempar dengan batu. j;r ; 11} telah ada. Di sini, khazaa'in fperbendaharaan,
{a3r tetapi setan yang mengambil sesuatu gudang-gudang) dijadikan sebagai perumpa-

secara sembunyi-sembunyi [mencuri), atau maan tentang kuasa Allah SWT. Atau, menye-
dengan menyaut secara cepat dan langsung
rupakan segala hal yang berada di bawah kuasa
lari. Tindakan ini diserupakan dengan tindakan
Allah SWT dengan hal-hal yang disimpan dan
mencuri. Kalimat istaraqa as-Sem'a berarti
ditimbun dalam perbendaharaan dan gudang-
mendengarkan secara sembunyi-sembunyi gudang yang untuk mengeluarkannya tidak
dan waspada [mencuri-curi pendengaran).
perlu susah payah.Al-Khazaa'in adalah bentuk
(*ili t .r:q. i;ii|,-.:-, ia akan langsung dikejar oleh
jamak dari khizaanah yang berarti tempat
bintang yang bersinar dan membakarnya, untuk menyimpan barang-barang yang ber-

atau, oleh semburan nyala api yang terang. harga atau penting.

(6[;;] dan Kami menghamparkan bumi ijf\,i,r-fr ,1'+, tv ;ty dan Kami tidak mem-

menurut penglihatan dan bagi orang yang perbolehkan untuk menurunkannya melain-
kan dengan kadar ukuran tertentu karena
tinggal di bumi. {a';;} gunung-gunung yang
suatu hikmah dan berdasarkan pertimbangan
kukuh supaya bumi bisa stabil dan tidak
menggoyang-goyangkan para penghuninya. kemaslahatan. {t'r} yang mengarak awan,

$"tri\ yang ditentukan proporsinya menurut atau yang membawa debu, atau untuk mem-
bantu penyerbukan tumbuhan. Seperti ayat
kadar ukuran tertentu sesuai dengan hikmah
57 surah al-Araaf, (vwrir; -i;i'tf"-y (hing-
dan kemaslahatan. ga apabila angin itu telah membawa awan

{+-} berbagai bahan kebutuhan hidup mendung). Iuga perkataan, naaqah laaqih

kalian berupa sumber-sumber makanan dan funta betina yang bunting). Angin yang datang
membawa kebaikan mengarak awan hujan
sandang. Bentuk jamak dari ma'iisyah. i:b
diserupakan dengan binatang yang hamil,
4*.1r,;j;-{ faimat ini diath afkankepada kata
sebagaimana angin yang tidak membawa
ma'aayisy atau kepada posisi kata {;lj} Yang
kebaikan diserupakan dengan 'aqiim [bina-
dimaksudkan di sini adalah keluarga, pelayan
tang yang mandul, tidak hamil). {,uJr ,,,}
dan budak fpada masa lalu). Maksud ayat lalu Kami turunkan {"u} hujan dari awan.

ini adalah menjadikan kejadian bumi yang 4:;E::iy kami jadikan air hujan itu sebagai

terhampar dengan kadar ukuran dan bentuk irigasi untuk tanaman dan air minum untuk

tertentu yang proporsional, keragaman ben- binatang kalian. Kalimatyang digunakan untuk
air yang diperuntukkan bagi irigasi atau air
tuk dan keadaan bagian-bagian bumi serta
minum binatang adalah asqaituhu. Sedangkan
macam-macam tumbuhan dan binatang yang
jika memberi air minum kepada manusia,
beragam bentuh karakteristih dan tabiatnya
kalimatnya adalah saqaituhu. 44a,{ pl qy
yang ada di bumi, sebagai bukti petunjuk
perbendaharaan-perbendaharaan stok air
tentang kesempurnaan dan totalitas kuasa bukanlah berada di tangan kalian. (;yrrjr)
Allah SWT hikmah-Nya, keesaan-Nya dan dan Kami-lah Yang Kekal dan mewarisi

limpahan karunia-Nya kepada para hamba seluruh makhluk.

dengan berbagai macam nikmat yang terdapat {*tf:3} orang-orang terdahulu yang
telah mati dari keturunan Adam. {rrLi,}
pada semua itu, agar mereka mengesakan-Nya
dan orang-orang yang masih hidup dan
dan menyembah-Nya.

{yt,, (y\i,e ..,yy| tidak ada satu pun

melainkan Kami kuasa menciptakan dan

yang datang kemudian sampai hari Kiamat. Bukti-bukti petuniukyang ada di bumi yang
disebutkan di sini ada tujuh, terhamparnya bu-
(;i!-.h dan sesungguhnya hanya Tuhanmu mi, gunung-gunung yang kukuh, tumbuhnya
berbagai tanaman, penyuplaian pasokan re-
yang akan mengumpulkan dan menghimpun
mereka semua secara pasti untuk menerima zeki dari perbendaharaan-perbendaharaan,
hembusan angin sebagai lawaaqih [yang
pembalasan. Keberadaan dhamir {*} dalam
membawa awan yang mengandung hujan atau
kalimat ini berfungsi untuk memberikan se- yang membantu penyerbukan), menghidupkan
buah pengertian bahwa hanya Dia-lah Yang dan mematikan makhluk hidup, dan penciptaan
manusia.
kuasa dan Yang menguasai untuk menghimpun
mereka, bukan yang lain. Diawalinya kalimat Tafsir dan Penielasan
Sungguh, Kami benar-benar telah meng-
ini dengan kata inna untuk mempertegas
adakan di langit bintang-bintang yang besar
bahwa janji tersebut pasti benar-benar akan berupa planet-planet, dan Kami menghiasi
langit bagi orang yang memerhatikan dan
direalisasikan. (;f F sesungguhnya Dia Maha- mencermatinya secara saksama berupa ke-
ajaiban-keajaiban yang nyata dan ayat-ayat
bijaksana dalam tindakan-Nya, dan akurat yang luar biasa yang benar-benar membuat
orang yang melihatnya terpesona. Ini seperti
perbuatan-perbuatan-Nya. {i"r} lagi Maha
firman Allah SWT,
Mengetahui, pengetahuan-Nya meliputi segala
"Sesungguhnya Kami telah menghias langit
sesuatu. dunia (yang terdekat), dengan hiasan bintang-
b intang." (ash-Shaaffaat 5)
Persesuaian Ayat
"Mahasuci Allahyang menjadikan di langit
Setelah menuturkan kekafi ran orang-orang
gugusan bintang -bintang i' (al-Furqaan: 61)
kafir dan ketidakberdayaan berhala-berhala
Sejumlah ulama yang mengatakan, maksud
mereka, Allah SWT menuturkan kesempurnaan
dan totalitas kuasa-Nya, bukti-bukti petunjuk al-Buruuj adalah manaazil atau perlintasan
yang ada di langit dan bumi tentang keesaan- yang dilalui matahari dan rembulan.
Nya. Di langit ada bulrti-bukti petunjuk seperti
('.;,;u;;F dan Kami menghalangi setiap
gugusan bintang dan bintang-bintang yang
bercahaya terang. Di bumi yang terhamPac setan yang terkutuk dari mendekati langit. Hal
ini sebagaimana firman-Nya dalam ayat lain,
terdapat gunung-gunung yang kukuh, tumbuh-
tumbuhan yang ditentukan proporsi dan kadar "Dan (Kami) telah menjaganya dari setiap
ukurannya serta ditimbang dengan standar s etan y ang durhaka." (ash-Shaaffa at: 7 )

ukuran hikmah dan pengetahuan. Tumbuh- Kata rajiim maksudnya adalah yang di-

tumbuhan itu mengandung sumber-sumber lempar dengan suluh api atau yang dicaci maki
dengan kata-kata yang buruk, atau yang ter-
kebutuhan hidup manusia dan binatang seba- laknat dan terusir.

gaimana firman-Nya, $a;:"t :; !1) pengecualian di sini adalah

"Dan di bumi terdapat tanda-tanda (ke- istitsnaa' munqathi'. Akan tetapi, setan yang

besaran Allah) bagi orang-orang yang yakin.
dan (juga) pada dirimu sendiri. Maka apakah

kamu tidak memerhatikan? Dan di langit

terdapat (sebab-sebab) rezekimu dan apa yang
dijanjikan kepadamu. Maka demi Tuhan langit

dan bumi, sungguh, apa yang diianiikan itu
pasti terjadi seperti apa yang kamu ucapkan."
(adz-Dzaariyaat 20 -23)

7-IAFSTRAL-MUNrR rrlrp tr{+ -1------\_ surah at-Hul

mencoba untuk mencuri-curi pendengaran Kemudian, setelah memaparkan bukti-
atau ingin mencuri informasi gaib yang di-
bukti petunjuk yang ada di langit tentang
bicarakan oleh malaikat. Setan akan langsung
dikejar oleh suluh api yang nyata. Suluh api keesaan-Nya, Allah SWT memaparkan bukti-

adalah bagian terpisah dari sebuah bintang, buktiyangada di bumi, (t^uij,";!r;] dan Kami
yaitu berbentuk api yang menyala, lalu mem-
bakar setan tersebut. Syihaab berarti nyala jadikan bumi terhampar dan terbentang luas
dan dapat dimanfaatkan manusia yang hidup
api yang terang. Bintang juga disebut syihaab, di atasnya. Hal ini sebagaimana firman Allah
sebagaimana firman Allah SWT
swT
"Dan sesungguhnya kami (iin) dahulu
"Dan bumi telah Kami hamparkan; maka
dapat menduduki beberapa tempat di langit
itu untuk mencuri dengar (berita-beritanya). (Kami) sebaik-baik yang menghamporkon."
Tetapi sekarang siapa (mencoba) mencuri
(adz-Dzaariyaat 48)
dengar (seperti itu) pasti akan menjumpai
Hal itu tidak lantas berarti bumi tidak bulat.
panah-panah api yang mengintai (untuk mem- Bagian-bagian permukaan sebuah bulatan yang
bakarnya)." (al-fin: 9) sangat besar tampak seperti terhampar dan

"Dan sungguh, telah Kami hiasi langit terbentang bagi orang yang berdiri di salah
satu bagian permukaannya. Hal ini menjadi
yang dekat, dengan bintang-bintang dan Kami
jadikannyo (bintang-bintang itu) sebagai alat- sebuah bukti petunjuk yang jelas tentang ke-
alat pelempar setan." (al-Mulk: 5) sempurnaan, kuasa dan keagungan-Nya. Ma-
nusia yang memanfaatkan bumi melihat bumi
Ibnu Abbas r.a. mengatakan, dulu setan- tampak terhampar meskipun sebenarnya bulat,
dan tampak statis dan tidak bergerak meskipun
setan tidak dihalangi memasuki langit se-
sebenarnya bergerak dan berputar.
hingga mereka bisa masuk ke langit dan men-
$.et;, U *,ji;y arn Kami jadikan di bumi
dengarkan berita-berita gaib dari malaikat.
itu gunung-gunung yang tegak dan kukuh agar
Lalu mereka sampaikan kepada para dukun. bumi stabil dan tidak menggoyang-goyangkan

Ketika Nabi Isa a.s. lahit sejak itu, mereka manusia yang tinggal di atasnya. Hal ini

dihalangi memasuki tiga langit. Ketika Nabi sebagaimana firman Allah SWT
Muhammad saw. lahir; sejak itu, mereka di-
"Dan Dia menancapkan gunung di bumi
halangi memasuki semua langit. fika ada setan agar bumi itu tidok guncang bersama kamu."
yang mencoba mencuri pendengaran, ia akan (an-Nahl:15)
langsung dilempar dengan syihaab.2
Ayat-ayat di atas menunjukkan cara Allah
Yang shahih, syihaab adalah membunuh SWT menciptakan bumi, menghamparkannya,
setan-setan tersebut sebelum mereka berhasil meluaskannya, menjadikan gunung-gunung
menyampaikan informasi yang mereka dapat- yang kukuh, lembah-lembah, bebatuan, kerikil,
kan. Informasi dan berita-berita langit tidak dan pasir di bumi.

akan bisa sampai ke bumi kecuali melalui 4t$ G;ity dan Kami menumbuhkan di
bumi segala macam tanaman dan buah-
perantaraan para nabi dan malaikat pembawa
wahyu. Dari itu, perdukunan terhenti dengan buahan yang proporsional, dengan ukuran
pengutusan Nabi Muhammad saw.. tertentu berdasarkan pertimbangan hikmah

2 Tafsir ar-Razi, 19 / 169, Al-Kasysyoaf, 2 / la9. dan kemaslahatan. Hal ini sebagaimana fir-

man Allah SWT dalam ayat,(br; :,F. ,f o$

TAISIRAL-MUNIRIITID 7

yaitu diukur dengan ukuran tertentu, di- tertentu yang Kami tahu bahwa itulah yang
terbaik dan menjadi kemaslahatan manusia.
timbang dengan pertimbangan hikmah dan
kemaslahatan. Sebagaimana terdapat dalam Penyebutan khazaa'in di sini bukanlah da-
lam arti yang sesungguhnya, tetapi sebagai
firman Allah,
perumpamaan, yaitu kuasa Allah SWT atas
"Dan segala sesuatu ada ukuran di slsi-
segala hal dan kemampuan-Nya terhadap
Nya." [ar-Ra'd: 8)
segala sesuatu.
4a6qa$Gi) dan dibumi jugatelah Kami Kemudian, Allah SWT menjelaskan faktor-

sediakan untuk kalian sarana penghidupan falrtor terwufudnya berbagai nikmat, t:,.;'tit\
dan kehidupan yang layah seperti makanan,
nutrisi, obat-obatan, pakaian, ai4, dan lain $gi 1t-1t dan Kami menghembuskan angin

sebagainya. 44)r,; e ;;y dan di bumi, Kami yang baik membawa awan mendung yang

juga siapkan para pembantu, pelayan, hewan penuh dengan kelembaban untuk menurunkan
kendaraan, binatang ternak dan yang lainnya hujan. Hal ini sebagaimana firman Allah S\4I[,

untuk kalian. Kalian sebenarnya bukanlah "Dia-lah yang meniupkan angin sebagai
pembawa kabar gembira, mendahului keda-
yang memberi mereka rezeki. Allah-lah Yang
tangan rahmat-Nya (hujan), sehingga apabila
memberi rezeki pada kalian dan mereka.
angin itu membawa ewan mendung, Kami
Yang dimaksudkan dari ayat-ayat di atas
adalah, Allah SWT mengaruniai kepada ma- halau ke suatu daerah yang tandus, lalu Kami
nusia berbagai fasilitas untuk mereka berupa turunkan hujan di daerah itu. Kemudian Kami
tumbuhkan dengan hujan itu berbagai macam
segala macam sarana usaha dan penghidupan. buah- buahan." (al-Ara af: 57)
fuga binatang kendaraan yang bisa mereka
Demikian pula, Kami jadikan angin
manfaatkan sebagai alat transportasi, bina-
tang ternak yang bisa mereka konsumsi, para sebagai sarana yang membantu penyerbukan
pembantu dan pelayan yang membantu dan
tumbuh-tumbuhan, dengan menerbangkan
melayani mereka. Allah SWT Sang Khaliq Yang serbuk sari dan menjatuhkannya ke putik.
menjamin rezeki mereka. Rezeki mereka men- Sebagaimana pula, Kami iuga menjadikan
angin sebagai sarana untuk menghilangkan
jadi urusan dan tanggungan Sang Pencipta debu dari pepohonan agar nutrisi bisa masuk
meresap melalui pori-pori. Ibnu Abbas r.a.
mereka, bukan mereka sendiri. Mereka hanya
memanfaatkan, sedangkan Allah SWT Yang mengatakan angin adalah lawaaqih atau media
menyediakan dan meniamin rezeki. yang berfungsi untuk membantu penyerbukan
tumbuh-tumbuhan dan membawa awan men-
Selanjutnya, Allah SWT menginforma- dung yang mengandung hujan.

sikan bahwa Dia Sang Pemilik segala sesuatu. {,r-: ouJr i6ri| Kami turunkan hujan dari
Segala sesuatu sangat mudah bagi-Nya, dan
awan sehingga kalian bisa minum darinya dan
di sisi-Nya perbendaharaan segala sesuatu, dengan hujan itu pula Kami mengairi tanaman
berupa tumbuh-tumbuhan, tambang, dan kalian dan menyediakan kebutuhan air minum

segala makhluk ciptaan lain yang tiada untuk binatang kalian. Hal ini sebagaimana

terhingga (9r ,y \i:e i "Lb tidak ada firman Allah S\MX,

satu pun di alam ini yang dimanfaatkan oleh "Dan Kami jadikan segala sesuatu yang
manusia melainkan Kami Yang kuasa me- hidup berasal dari air." (al-Anbiyaa': 30)

ngadakannya, menciptakannya, membentuk-

nya, dan mengaruniainya. Kami tidak mem-
berikan melainkan menurut kadar ukuran

"Pernahkah kamu memerhatikan air yang makhluk yang pertama hingga makhluk yang
kamu minumT Kamukah yang menurunkannya
dari awan ataukah Kami yang menurunkan? terakhir; 4€ q#t* A;y sungguh, Kami
Sekiranya Kami menghendaki, niscayo Kami
-
menjadikannya esin, mengapa kamu tidak
benar-benar mengetahui setiap orang yang
b e r syukur?" (al-Waaqi'ah: 68- 70)
terdahulu dan telah binasa mulai sejak Adam
"D i a - I ah y ang teloh m e nurunka n air (h uj an)
dari langit untuk kamu, sebagiannya menjadi a.s., setiap orang yang masih hidup dan setiap

minuman dan sebagiannya (menyuburkan) orang yang akan datang, hingga hari Kiamat.

tumbuhan, padanya kamu menggembalakan (l';x. - jt'';'tlb sesungguhnya Tuhanmu
ternakmu." (an-Nahl: 10)
Yang akan mengumpulkan mereka semua, baik
4*_)a, I pi c1y kalian bukanlah yang
yang terdahulu dan yang terkemudian, baik
menyimpannya, tetapi Kami Yang menurunkan
dan menyimpannya untuk kalian serta men- yang taat maupun yang durhaka. Dia juga akan
jadikannya sumber-sumber mata air di bumi.
Seandainya Allah SWT menghendaki, niscaya membalasi setiap diri atas apa yang pernah di-
bisa saja Dia menjadikan air hujan yang turun
perbuat. Sungguh, Dia Mahabijaksana, sangat
itu tidak tersimpan, langsung hilang surut
besar hikmah-Nya dalam tindakan-Nya, dan
ke dalam perut bumi dan lenyap. Namun,
berkat rahmat-Nya, Dia menjadikan air itu saksama perbuatan-perbuatan-Nya, Maha-

tetap tersimpan untuk kalian sepanjang tahun luas ilmu-Nya, dan pengetahuan-Nya meliputi

untuk menjadi stok kebutuhan air minum segala sesuatu. Dari itu, Dia berbuat dan me-

bagi manusia, tanaman, buah-buahan, dan lakukan sesuai dengan hikmah dan penge-

binatang. fadi, penyimpanan air adalah di tahuan yang komprehensif.

awan dan di dalam tanah. Fiqih Kehidupan atau Hukum-hukum

Kemudian, Allah SWT menginformasikan Ayat-ayat di atas memaparkan sejumlah

kuasa-Nya untuk menciptakan pada kali bukti petunjuk tauhid yang ada di langit

pertama dan mengulangnya 4=t n .rl il:h dan bumi. Pertama, disebutkan bukti-bukti
petunjuk yang ada di langit, kemudian, bukti-
dan sesungguhnya Kami Yang benar-benar bukti petunjuk yang ada di bumi. Bukti-bukti
menghidupkan makhluk dari ketiadaan, ke- petunjuk tersebut adalah sebagai berikut.

mudian Kami mematikan mereka, Kami 1. Penciptaan bintang-bintang yang besar;

membangkitkan kembali mereka pada hari planet-planet, gugusan bintang yang men-
pengumpulan fhari Kiamat). Kami Yang me- jadi tempat peredarannya. fumlahnya ada
warisi bumi berikut semua makhluk yang dua belas rasi bintang yang sudah dikenal
ada padanya, dan hanya kepada Kami mereka
kembali, dalam ilmu astronomi.

"Segala sesuatu pasti binasa, kecuali 2. Langit dijaga dari usaha setan yang

Allah." (al-Qashash: 88) terkutuk untuk mendekatinya. Kata rajiim

Kemudian, Allah SWT mengabarkan ke- artinya adalah marjuum, fyang dilempar)
dari akar kata ar-Rajm yang berarti me-
pada kita tentang kesempurnaan pengeta- lempar dengan batu, atau dengan mulut
huan-Nya tentang semua makhluk mulai
dalam bentuk caci maki. fuga bisa berarti
melaknat. Al-Kisa'i menuturkan, setiap

kata rajiim dalam Al-Qur'an, itu bermakna

caci maki.

Setiap setan yang berupaya ingin
mencuri-curi sesuatu dari ilmu gaib, ia

sr'"r,rr-xu, or,,{, {Zi-}r,,i l!.., hrsIRlL-MuNlllItt?J

akan dilempar dengan pecahan bintang bumi, tetapi Dia menurunkan dengan uku-
yang menyala, lalu membakar dan mem-
bunuh setan tersebut, sebelum ia sempat ran y ong Dia kehendakr." (asy-Syuta= 27)
menyampaikan apa yang ia curi itu kepada
5. Di alam ini, Allah SWT menyiapkan sa-
orang lain.
rana rezeki. Di antaranya, Allah SWT
3. Bumi diciptakan terhampar dalam ben- menjadikan angin sebagai lawaaqih,
yang membawa awan mendung dan
tuk yang sesuai dan memungkinkan se-
bagai tempat kehidupan manusia. Bumi membantu proses penyerbukan. Dengan
angin itu, Allah SWT menurunkan hujan
distabilkan dengan gunung-gunung yang
kukuh, agar tidak berguncang dan ber- sebagai pasokan air minum manusia
goyang. Di bumi terdapat berbagai tum-
dan binatang, untuk kebutuhan irigasi
buhan yang beragam yang diciptakan tanaman, buah-buahan, dan pepohonan.
dengan kadar ukuran tertentu sesuai de-
ngan hikmah dan kemaslahatan. Di bu- Allah-lah Yang menyimpan stok air di

mi juga terdapat sarana penghidupan awan dan di dalam tanah. Dia Yang Meng-
hidupkan dan Mematikan dan Pewaris
dan kebutuhan hidup, seperti sumber- alam semesta. Tidak ada satu pun makh-
sumber makanan dan minuman Yang
menjadi kebutuhan dasar hidup manusia luk yang tersisa di dalamnya dan hanya

dan makhluk hidup lainnya. Di bumi Dia Yang Mahakekal.

juga terdapat berbagai macam hewan, Allah SWT Maha Mengetahui segala makh-
binatang, kendaraan, dan binatang ternak luk yang terdahulu dan yang akan datang
yang memiliki manfaat yang bermacam-
macam dan Allah-lah Yang memberinya terkemudian hingga hari Kiamat. Allah

rezeki. SWT akan mengumpulkan umat manusia
untuk menjalani hisab dan menerima ba-
4. Allah SWT adalah Sang Pemilik segala
lasan.
sesuatu. Dia mengadakannya, mencipta-
kannya, membentuknya, dan mengaru- Dari aYat, * .; isl wJ1:lt *:i" jji}
niainya menurut kehendak-Nya dengan (r,,i$t Para fuqaha mengambil dua
kadar ukuran tertentu sesuai dengan yang
dibutuhkan makhluk. Tidak ada satu pun kesimpulan hukum fiqih.
dari rezeki makhluk dan manfaat-manfaat
mereka melainkan di sisi Allah SWT ter- Pertama, keutamaan awal waktu
dapat khazanahnya. Seperti hujan yang
diturunkan dari langit, yang dengannya dalam shalat dan keutamaan shaf pertama
segala tumbuh-tumbuhan ditumbuhkan. dalam shalat berjamaah. Rasulullah saw
dalam sebuah hadits yang diriwayatkan
Akan tetapi, Allah SWT tidak menurunkan- oleh Ahmad, Bukhari, Muslim, dan Nasa'i

nya melainkan menurut kehendak-Nya dari Abu Hurairah r.a., Rasulullah saw

dan sesuai dengan kadar kebutuhan. Hal bersabda,

ini sebagaimana firman-Nya, o':ir *2t) ,\At e 6 ;tlt fi )
*\fi;.-\ tr:a*" 31'4tt3*, p p
"Dan sekiranya Allah melapangkan re-
"seandainya orang-orang mengtahui se-
zeki kepada hamba-hamba-Nya, niscaya suatu didalam adzan dan shaf pertama, ke-
mereka akan berbuat melampaui batas di mudian mereka tidak bisa mendapatkannya
melainkan harus mengundinya, niscaya mere-

ka akan mengundinya."

h.',RAL-MUNIRIILIDT n.,,*, G).,r,,,, su"t'"r-x['

a1;Barisan awal dekat imam tranra ,{ *.i6;,r$;116 ffi "85
# i*iUisi orang-orang dewasa yang cerdas, se
-tryffir3f{"*rK$t-i*)ffiiigya.sbagaimana sabda Rasuluuah saw.

daridiriwayatkan oleh Muslim, at-Tirmidzi 5re,9-itr$r"+jt\e-i<'J$:;"{l

Nasa'i, Abu Dawud, dan rbnu Majah

Ibnu Mas'ud r.a., ju 6 i"'')\ c3K*i

e. ::.:ic, Erp>r-$r s ri
ryV"i;t:tliU';*Aral-"Hendaktah yangberada ai aa,,txu
ergJ6$

tam shatat) adatah orans-orans yang sudah $\iJ\Ala*ty:ffi'j€)cXgV

dewasa dan berakal cerdAs."

-uii'81(fri'F'aiJ\'Q#'61,5J6m
rtu adarah hakyangtetap bagi mereka
ra'. ;; r*A l, '<4A\b e rda s a rka n p e ri nta h s a n g p e m i l i k sya
-E_ jE m rgj J ffi
:T' i'ttodala^m!ITpeJpe"irla"n"gJanJ. :oIrHangi#yr:nilg u;:":.frfa, di '--L&dAA"@&***-ylit
oO A&"a13,5 "*"JA

,;Ti#':1,:fTJJ;J,"Tffi'HH'#:X sb_(i i6 e <*;a )L i1vtrr ffi

;b:e[r:aTni lbHera:d,aJdTi d*e:pl]ainHRa:sliu.lui:llalh saw ;\J1-t-iv.w ry,^ AutGayffiiqr:r;y
boerarnkastay,an"gsupnaglignugh$ffi:'""6i|jd5-iG\ :bfuffijyr)t-e6"41
karena beliau adalah
berani. Al-Barra' r.a.
berke-demi Allah, ketika pertempuran @t?frt*H;(.ip|-lrA)Ed"

Rasulullah saw., dan sesungguhnya orang "D.an sungguh' Kami telah menciptakan
yang pemberani di antara kami adalail
manusia. .(Adyaamng) dari tanah liat kering dari
saw."orang yang berada paling depan, dan ia
diberi bentuk' Dan Kami telah
adarah Rasulullah
'"*o::!',t"m
:::;itffi:,:-r::ii;,:;l;:i,1tr' ;:;::;:"

berfirman kepada para malaikat, 'Sungguh, Aku

AWAL MULA PENCIPIAAN MANUSIA, akanmenciptakanseorangmanusiadaritanahliat

pER;NTAH KEpADA MALAII11T UNTUK keringdarilumpurhitamyangdiberibentuk. Maka

BERSSJUD KEpADA MANU51A (ADAM), apabila Aku telah menyemPurnakan (keiadian)

StKAp tBLtS MENOLAK SUJUD DAN nya, dan Aku telah meniupkan roh (ciptaan)-Ku

pERMUsuHA'ANNyGA TERHADA' MANUSTA ke dalamnya, maka tunduklah kamu kepadanya

surahal-Hlfr Ayat26-44 dengan bersujud.' Maka bersujudlah para malaikat

itu semuanya bersama-sama' kecuali iblis' Ia

enggan ikut bersama-sama para (malaikat) yang

W 6 "i )q;E b'd; r* $;'fr:',:r:r:;: r':::ll',:::{iil?;',#;'#;':;:

-nt
&- +t2\b=i:
S*, l-j.*.-r'at'lt):(: 1O?*7!tr- mereka?' Ia (iblk) berkata, Aku sekali-kali tidak
r?ltJ-f W 6.,y -)\'#. e:i( - U4-a
akan sujud kepada manusia yang Engkau telah
du A
f,i::ffi";i;::;',#{ :i:i";;fi;i' :;X:;,
a -e

TAFSIRAL-MUNIRJITID 7

'(Kalau begitu) keluarlah dari surga, karena sama). Yakni, para malaikat bersujud secara

sesungguhnya kamu terkutuk, dan sesungguhnya bersama-sama, bukan terpisah-pisah dan
sendiri-sendiri. Hanya saja, jika berdasarkan
kutukan itu tetap menimpamu sampai hari
pandangan ini, kata ini seharusnya dibaca
Kamat.' la (iblis) berkata, 'Ya Tuhanku, (kalau
nashab sebagai haal.
begitu) maka berilah penangguhan kepadaku
sampai hari (manusia) dibangkitkan.' Allah ber' (;F )i J uy rata {u} adalah mubtada',
firman,'(Baiklah) maka sesungguhnya kamu ter-
masuk yang diberi penangguhan, sampai hari khabarnya adalah $u\ "ayyu syai'in kaa'inin
yang telah ditentukan (Kamat).' Ia (iblis) berkata, laka fii an laa tekuuna." Lalu huruf iarr fii

'Tuhanku, oleh karena Engkau telah memutuskan dibuang yang berfa'alluq dengan khabar,

bahwa aku sesat, aku pasti akan jadikan sehingga posisi I'raab "an laa takuttna"

(kejahatan) terasa indah bagi mereka di bumi, dan adalah nashab.
aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali
hamba-hamba-Mu yang terpilih di antara mereka.' 4;; '€ *,j JnF fata (,:#) berta'alluq

Dia (Allah) berfirman, 'Ini adalah jalan yang dengan kata 451) seperti perkataan, kulla

lurus (menuju) kepada-Ku.' Sesungguhnya kamu yaumin laka dirhamun. Karena kata kulla
(iblk) tidak kuasa atas hamba-hamba-Ku, kecuali yaumin dinashabkan dengan kata laka. Kata
mereka yang mengikutimu, yaitu orangyang sesat.
Dan sungguh, Iahanam itu benar-benar (tempat) [i;"r ;;y dirafo'ky,1 oleh kata (:u .f,Y.
yang telah dijanjikan untuk mereka (pengikut Karena kata {.r( i<i} menladi sifat untuk
kata {*r!i} lahaa sab'atu abwaabin kaa'inin
setan) semuanya, (lahannam) itu mempunyai li kulli baabin minhaa iuz'un mqqsuumun

tujuh pintu. Setiap Pintu (telah ditetapkan) untuk minhum. Lalu dibuanglah kata minha.a yang
golongan tertentu dari mereka." (al-Hijr: 26-M)
dhamirnya kembali kepada kata (.rt!l! yang
Qlraa'aat
berkedudukan sebagai maushuuf [kata yang
{*jilr}, Ibnu Katsir, Abu Amru, dan Ibnu disifati). Pembuangan seperti ini boleh dalam

Aamir membacanya (i^-rl*ll). bahasa Arab, seperti yang terjadi pada ayat 48

{ir,-}: Qunbul membacanya (tt)-). dan 123 Surah al-Baqarah, 4i,s*ir;-,itib

l'raab yakni, Iaa tajzii fiihi nafsun.

{iir;y Kata ini dinashabkan dengan fi'il Mufradaat Lu€hawWah

yang diasumsikan keberadaannya. Asum- {j*yr # ''it't| Kami benar-benar telah
sinya adalah wa khalaqnal iaanna khalaq-
menciptakan Adam atau jenis manusia. ;")
naahu. Di sini, diasumsikan fi'il yang me-
{"L dari tanah liat kering yang mengeluar-
nashobkan, supaya di sini adaiumlahfi'liyyah
yang di'athafkan kepada iumlah fi'liyyah, kan suara yang agak bergema ketika diketuk'
{ju:;1r .;u"'Aty fika dimasak dengan cara dibakar, itu disebut

43;;i #y Kata ajma'uuna adalah al-Fakhkhaar (tembikar). (f i) dari tanah

taukiid [memperkuat, mempertegas) isim liat basah flumpur) yang berwarna hitam
makrifut setelah kata taukiid yang lain,
karena bercampur dengan air. {oj5} yang
yaitu, kulluhum. Ada sebagian ulama nahwu
yang berpendapat bahwa kata aima'uuna berubah baunya. {iuir;} moyangnya jin, yaitu
memberi faedah makna al-Iitimaa' [bersama-
iblis. Atau, maksudnya adalah jenis jin. ('1+.fF

sebelum penciptaan Adam. (tri, ,rl .,,| dari

api yang sangat panas tanpa berasap yang
udara panasnya mampu masuk melalui pori-

pori dan mematikan.

Htloot-*'"'*ll1'P' n,it,:,(61g,6 b,:,1i,, .* "l'"I1.'ul
\_________-/,

{jd ;1;y ingatlah ketika Tuhanmu ber- unsur yang paling mulia.
firman. {,,*} manusia. Manusia disebut
dk.1 iF[] keluarlah kamu dari surga,
basyar karena memiliki basyrah [kulit bagian
atau dari langit, atau dari golongan malaikat.
luar) yang tampak. (;i;y apabila Aku telah
{i-;} karena sesungguhnya kamu terusir
menyempurnakan penciptaannya dan telah siap
dari kebaikan dan kemuliaan. Ini adalah an-
untuk menerima peniupan ruh ke dalamnya.
(J'.,.ir} dan Aku tiupkan melalui mulut atau caman yang secara implisit memuat jawaban

yang lainnya. Maksudnya menambahkan un- terhadap opini sesat iblis tersebut. (L;i,'F

sur kehidupan ke dalam material yang bisa kutukan dan terusir. {ri, 6- .,lf} sampai

menerima unsur kehidupan {*:-ri;l} sehingga hari pembalasan. {"-ry',;} maka blrilah aku
berubah menjadi hidup. Pengidhoafahan
penangguhan dan janganlah Engkau matikan
kata ruh kepada Allah SWT adalah sebagai
adkibua' n{;gj+kiitkla; r.JiY{rsja:jm, paili,harrir.dbi mana manusia
bentuk pemuliaan bagi Adam. {;,*r :Jii;p sampai waktu

maka menunduklah kalian bersujud kepadanya yang telah ditentukan ajalmu di sisi Allah

dengan sujud penghormatan dengan cara SWT. Atau, waktu kepunahan umat manusia

membungkukkan badan. {jr-i ,i?} teraa- seluruhnya, yaitu waktu peniupan sangkakala
pat dua kata taukiid untuk memberikan
al-Muboalaghah [penekanan lebih) pada pertama ketika semua makhluk mati, sebagai-

makna umum. Yakni, para malaikat secara mana diriwayatkan dari Ibnu Abbas. Bisa
juga, maksud ketiga hari tersebut adalah
keseluruhan tanpa terkecuali. (;i1 ly) Iblis
hari Kiamat. Adapun perbedaan redaksi, itu
adalah moyangnya jin yang berada di antara
karena perbedaan pertimbangan dan sudut
para malaikat. Yakni iblls (riy menolak sujud
kepada Adam. Istitsnaa' di sini adakalanya pandang, sebagaimana pendapat al-Baidhawi,

adalah istitsnaa' munqathi' yang tersambung hari Kiamat adalah hari pembalasan, hari ba'ts,

dengan kata 4;iy sehingga bermakna akan hari yang telah diketahui di sisi Allah SWT

tetapi iblis enggan untuk bersujud. Atau, bisa kapan kejadiannya dan hari yang ditegaskan
jadi merupakan lstitsnaa' muttashil, namun
keberadaannya dalam pengetahuan manusia.
sebagai permulaan kalimat baru. Seakan-akan
(,#r-"i-,i !F ol-lghwaa' (mashdar dari
kalimat ini merupakan jawaban untuk orang
aghwaa, yughwil berarti al-ldhlaal [penye-
yang bertanya, hallaa sajada. satan). Huruf ba' di sini adalah ba' qasam

4j6y euan swT berfirman { jf; !i J 6.,dl u} fsumpah), sedangkan maa adalah maa mash-
dgyWoh. Adapun jawabnya qasam adalah
hai iblis, apa yang menghalangi kamu, atau apa
(.rriy maknanya, aku bersumpah dengan
maksudmu tidak mau bersujud bersama-sama
penyesatan Engkau kepadaku, sungguh aku
para malaikat yang bersujud. (-rJ.:,(,ri !y iUfis
akan menjadikan kemaksiatan-kemaksiatan
menjawab, "Tidak sepantasnya aku bersujud
tampak baik dan indah di mata manusia di
kepada manusia." Huruf lam di sini berfungsi
dunia sebagai tempat yang menipu. (j,*ii-lir)
untuk memperkuat makna penafian yang ada.
hamba-hamba Mukminyang dipilih olehAllah
{/} kepaaa makhluk ragawi, sementara aku
adalah makhluk ruhani. t;; i )& c bb SWT untuk taat kepada-Nya dan disucikan

{9-i5 Engt<au menciptakannya dari tanah liat dari kotoran-kotoran yang mengeruhkan.
kering dari lumpur hitam, karena itu adalah
unsur yang paling rendah. Sementara aku, Ada versi bacaan dengan huruf lam kasrah
Engkau ciptakan dari api yang merupakan
dalam bentuk isim faa'il, al-Mukhlishiina,

yakni, orang-orang yang memurnikan ibadah

hanya untuk Allah SWT dari sikap riya atau

kerusakan.

4.,* LtX r;y ini adalah jalan yang men- Persesuaian Ayat
jadi kewajiban-Ku untuk memelihara dan
menjaganya. {.$} yang lurus, tanpa ada Ini adalah macam yang ketujuh dari

sedikit pun penyimpangan, dan tidak pula bukti-bukti petunjuk tentang wujud Allah

berpindah darinya menuju ke yang lain. Kata SWX kuasa-Nya dan keesaan-Nya. Dalam ayat

tunjuk haadzaa di sini ditujukan kepada apa sebelumnya, Allah SWT telah memaparkan
bukti petunjuk tauhid, berupa penciptaan
yang terkandung dalam pengecualian terse- makhluk hidup. Selanjutnya Allah SWT me-
maparkan bukti petunjuk berupa penciptaan
but, yaitu terselamatkannya hamba-hamba manusia untuk maksud dan tujuan yang
yang ikhlas dari usaha-usaha penyesatan sama, yaitu sebagai bukti petunjuk tauhid

iblis, atau keikhlasan. dan kuasa-Nya.

{+,u" it} sesungguhnya hamba-hamba-Ku Penjelasannya, ketika telah ditetapkan
berdasarkan bukti-bukti yang kuat bahwa
yang Mukmin. (:,tij -,+ ri.,JF Ini sebagai
mustahil adanya berbagai peristiwa tanpa per-
konfirmasi untuk membenarkan pengecualian mulaan, sudah menjadi sebuah keniscayaan
bahwa semua peristiwa berujung kepada se-
yang dikatakan oleh iblis di atas. Maksudnya,
buah permulaan. Manusia mesti berujung
menjelaskan keselamatan hamba-hamba yang
kepada manusia pertama yang menjadi awal
Mukmin dari pengaruh setan. Kata sulthaan mula umat manusia. Manusia pertama tersebut
tidak tercipta dari bapak dan ibu. Berarti ia
maksudnya adalah kekuasaan atau menguasai pasti tercipta dengan kuasa Allah SWT.

untuk menyesatkan. {.r-9r-ir} orang-orang kafir. Setelah memaparkan penciptaan manusia

4l.1;1 ii"b tempat yang dijanjikan dan di- pertama, Allah SWT menuturkan titah-Nya
kepada malaikat dan jin menyangkut manusia
ancamkan bagi orang-orang kafir yang meng-
pertama tersebut.
ikuti setan atau bagi setan-setan yang diikuti.
Tafsir dan Penjelasan
Kata (jF:;iy berfungsi sebagai taukiid atau
Allah SWT telah menciptakan manusia
penguat untuk dhamir hum. Atau, sebagai
pertama, yaitu Adam sebagai moyang manusia
haal, sedangkan'aamil-nya adalah mau'id iika dari tanah kering. Al-Hama'artinya ath-Thiin

kata ini dijadikan sebagai mashdar dengan ftanah liat, lempung, lumpur). Al-Masnuun

mengasumsikan keberadaan mudhaaf. Adapun artinya al-Amlas (yang halus). Ash-Shalshaal
artinya tanah kering. Ada yang mengatakan
jika dijadikan sebagai isim makaaa kata ini aslinya adalah yang berubah baunya dan ber-
bau tidak enak. Allah SWT memulai penciptaan
tidak bisa beramal. Adam pertama-tama dari tanah,lalu dari tanah
liat yang basah, dan tanah liat yang kering,
{-r}i i;:;} tuj uh pintu yang menjadi tempat untuk menunjukkan kuasa llahi.
masuk mereka karena begitu banyaknya
jumlah mereka. Atau, tuiuh tingkatan yang Kami menciptakan jin dari api yang

menjadi tempat mereka sesuai dengan ting- sangat panas, begitu juga dengan hawanya
yang sangat panas dan mematikan. Ibnu
katan mereka mengikuti setan. Ketujuh ting- Mas'ud r.a. berkata, As-Samuum (udara yang

katan neraka itu adalah fahannam, Lazhaa,
Huthamah, Sa'ii4 Saqar, Iahiim, dan Haa-

wiyah. Pengkhususan jumlah tujuh di si-
ni mungkin untuk mencakup seluruh hal-

hal yang membinasakan. Atau, karena para

penghuninya ada tujuh golongan.{p.€,: y,., Jn}
setiap pintu atau tingkatan neraka masing-

masing sudah memiliki pengikut. (ii;J';;Y

jatah penghuni tertentu dari orang-orang

yang mengikuti setan.

-fAFSIRAL-MuNrRIrLrp 7 il{+ --- surahal-Hflr

sangat panas membakar) adalah satu dari untuk bersujud kepadanya, seraya berkata,
tujuh puluh bagian dari samuum yang men-
4:;f :; )rL r'::iL: f 'Ji,<i.: l6F
jadi bahan penciptaan jin." Kemudian ia mem-
Ia juga berdalih seperti yang direkam
baca ayat ini, {grjr :i e',y ,Z;& iUJr;y.
dalam ayat,
Imam Muslim dalam Shahihnya dan
"(Iblis) b erkata, Aku lebih baik dari-p adanya,
imam Ahmad meriwayatkan dari Aisyah r.a. karena Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan
dari Rasulullah saw, dia Engkau ciptakan dari tanah."'(Shaad: 76)

l'- / o "Ia (Iblis) berkata, 'Terangkanlah kepa-
daku, inikah yang lebih Engkau muliakan dari
a*>1.:jr
. *t* :t .o o z t ,ryt - .iU1 pada aku?"' (al-Israa': 62)

?<*3\i;t*i,,(q:-'. ,V,vi'n OUJI ). -o" Pembelaan dan apologi iblis, sebab dan
t' alasan dirinya menolak untuk sujud kepada

"Malaikat diciptakan dari cahaya, jin dicip- Adam adalah dirinya lebih baik daripada

takan dari nyala api, dan Adam diciptakan dari Adam, karena ia diciptakan dari api, sementara
ap a yang telah dij elaskan kep ada kalian."
Adam diciptakan dari tanah. Api memiliki
Di antara ayat yang memiliki kemiripan
dengan ayat ini adalah unsur yang identik dengan tinggi, sementara
tanah memiliki unsur yang identik dengan
"Dia menciptakan manusia dari tanah ke- diam dan stagnan. Karena itu, api lebih mulia
ring seperti tembikan dan Dia menciptakan jin dari tanah, dan orang yang lebih tinggi tidak
dari nyala api tanpa asap." (ar-Rahmaan: 14- mengagungkan orang yang lebih rendah.
1s)
Analogi iblis merupakan analogi yang
Terdapat isyarat tentang sifat dasar ma-
nusia yang dingin dan tabiat jin yang panas. keliru. Nilai lebih pada sisi material tidakberarti
Dalam ayat ini terdapat juga catatan yang me- juga memiliki nilai lebih pada unsur. Buktinya
negaskan kemuliaan Adam a.s., elemen atau
unsurnya yang baik, dan asal-usulnya yang malaikat diciptakan dari cahaya dan cahaya
bersih dan suci. Semua itu menjadi bukti pe-
tunjuk kuasa Allah SWT. lebih baik daripada api. Di samping itu, tindakan

Kemudian, Allah SWT menerangkan ba- tersebut merupakan bentuk kedurhakaan
gaimana Dia memuliakan Adam a.s. dengan
memerintahkan para malaikat untuk sujud dan pembangkangan terhadap perintah Sang
hormat kepadanya. Sementara iblis yang men- Khaliq, sekaligus ketidahtahuan bahwa Adam
jadi musuh Adam menolak untuk ikut sujud memiliki keistimewaan dan kelebihan berupa
kepadanya karena didorong oleh rasa hasud, kompetensi dan kesiapan secara keilmuan dan
iri, kafir, angkuh, sombong dan berbangga diri praktik untuk menerima berbagai pembebanan
secara batil, {.lor.:ir eX; j6 i6y. dan memakmurkan alam.

Sebutkan wahai Rasul kepada kaummu Dari itu, Allah SWT menghukum iblis
tatkala Aku memerintahkan kepada malaikat
(;ft Ci E L;' j6p keluarlah kamu iblis
sebelum penciptaan Adam agar bersujud kepa-
danya ketika penciptaan Adam telah selesai dari posisi kamu sekarang, karena kamu
dan sempurna. Di antara para malaikat, ada
iblis yang merupakan musuh Adam, menolak terlaknat dan terusir selamanya sampai hari
Kiamat.

Karena didorong oleh keinginan dan

ambisi yang kuat untuk melancarkan tipu daya
dan hasud terhadap Adam dan keturunannya,
iblis pun memohon penangguhan sampai hari

umat manusia dibangkitkan dari kubur dan perkataan seseorang kepada orang lain
dikumpulkan untuk menjalani proses hisab. yang ia ancam, thariiquka 'ala14/a, fakulah
Allah pun memberikan penangguhan kepada
iblis sampai waktu yang telah ditentukan, yang menentukan jalan, dan nasibmu). Kata
yaitu waktu peniupan sangkakala pertama mustaqiimun artinya adalah lurus, tidak ada
kebengkokan, dan tidak pula penyimpangan
tatkala semua makhluk mati. padanya. Ini menjadi sanggahan terhadap apa
yang terdapat dalam perkataan iblis,
Tatkala iblis sudah mendapatkan penang-
guhan sampai hari tersebut, ia pun berkata, "(lblis) menjawab, 'Karena Engkau telah

4.,*?i \ I'iti| dengan penuh keangkuhan menyesatkan aku, pasti aku akan selalu mengha-
langi mereka dari j alan-Mu yang lurus, kemudian
dan pembangkangan, iblis pun berkata, "Ya pasti aku akan mendatongi mereka dari depan,
Tuhan, oleh sebab Engkau memvonis diriku
sesat, maka sungguh aku akan menjadikan dari belakang, dari kanan, dan dari kiri mereka.
hawa nafsu tampak baik dan menarik bagi Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan

anak cucu Adam di dunia. Menjadikan mereka mereka b ersyukur."' (al-Araaf: l6-L7)

senang dan tertarik kepada kemaksiatan- $:"io: W ii A q:U 'r\y sesungguhnya

kemaksiatan, kecuali orang-orang yang tulus hamba-hamba-Ku yang Mukmin lagi mukhlish

ikhlas dalam ketaatan dan ibadah hanya atau yang tidak mukhlish, atau hamba-

untuk-Mu. Di sini, iblis mengecualikan hamba- hamba-Ku yang telah ditakdirkan bagi mereka
hamba yang mukhlish karena ia tahu bahwa hidayah, kamu iblis sekali-kali tiada memiliki
tipu dayanya tidak akan bisa efektif terhadap kekuasaan sedikit pun atas mereka. Tidak ada
mereka dan mereka tidak akan mau menerima sedikit pun jalan bagi kamu untuk menguasai

tipu dayanya. mereka dan tidak pula kamu bisa sampai
kepada mereka. Akan tetapi, orang-orang
Allah SWT pun mengancam iblis, iti} yang mengikuti kamu adalah dari kalangan

4& * Ltr r; lalan penghambaan dan orang-orang yang sesat lagi musyrik atas ke-
sadaran dan kemauan mereka sendiri, kamu
keikhlasan adalah jalan yang lurus, dan jalan bisa memiliki kekuasaan dan dominasi atas
itu sepenuhnya kembali kepada-Ku. Aku akan
membalas setiap orang sesuai dengan amal- mereka, karena mereka tunduk kepadamu
nya. |ika baik, baik pula balasannya dan jika serta menuruti perintah dan laranganmu.
buruh buruk pula balasannya. Ini seperti ayat,
Istitsnaa' atau pengecualian di sini.
"Sungguh, Tuhanmu benar-benar meng-
awasi." (al-Fair: 14) (;Iit q it) adalah istitsnaa' munqathi',

fadi ayat, 4W * it": r1; i6p keikhlasan Namun, orang-orang yang mengikutimu ada-

adalah jalan untuk menemui Aku dan menuju lah orang-orang sesat dan musyrik karena
kepada-Ku, yakni membawa kepada pahala
dan kehormatan dari-Ku. Atau, jalan dalam pilihan mereka sendiri. Maka merekalah yang
melaksanakan penghambaan adalah jalan akan kamu kuasai, karena mereka mematuhi
perintah dan larangmu. Dalilnya, Allah SWT
yang lurus menuju kepada-Ku. Atau, ini berfirman,

adalah jalan yang Aku lah Yang menetapkan "Pengaruhnya hanyalah terhadap orang
yang menjadikannya pemimpin dan terhadap
dan mengukuhkannya dan jalan itu lurus,
haqq, dan benar. Inti pengertian ayat ini orang yang mempersekutukannya dengan

adalah tidak ada bagi seorang pun tempat Allah." (an-Nahl: 100)

untuk melarikan diri dari-Ku. Ini seperti

--!

#i" i;4:".;1 "tttb sungguh, |ahannam shaabi'iin. Neraka Saqar untuk kaum Majusi.
Neraka fahiim untuk orang-orang musyrik
adalah tempat yang diancamkan bagi seluruh (paganis). Sedangkan neraka Haawiyah adalah
untuk orang-orang munafik.
orang yang mengikuti iblis, sebagaimana
Fiqih Kehidupan atau Hukum-hukum
firman Allah SWT
Ayat-ayat di atas menjelaskan sejumlah
"Barang siapa mengingkarinya (Al-Qur'an)
hal berikut.
di antara kelompok-kelompok (orang Quraisy),
L. Allah SWT menciptakan manusia pertama,
maka nerakalah tempat yang diancamkan
yaitu Adam dari tanah liat kering. Hal ini
baginya." (Huud: 17) menunjukkan kuasa llahi.

Kemudian, Allah SWT menginformasikan Allah SWT menciptakan jin sebelum

bahwa fahannam memiliki tujuh pintr, 'iJF penciptaan Adam dari api fahannam, atau
dari hawa atau udara yang sangat panas
{iti.* sesungguhnya fahannam memiliki dan mematikan, atau dari api yang tidak
mengandung asap. Dalam Shahih Muslim
tujuh pintu. Setiap pintu memiliki bagian yang
sesuai dengan porsi jumlah pengikut iblis. diriwayatkan dari Anas r.a., Rasulullah
Mereka memasuki fahannam melalui pintu
yang sudah ditetapkan, tanpa bisa menghindar. saw. bersabda,

Masing-masing memasuki pintu yang ada, "!r ;ri 6 ki ,rdt e $1 it 'r7 tt
sesuai dengan amalnya dan menetap di ting-
'fri6 J. .J $-,.2, ,--'+.'..:-v-..J;' i.Lu):W ,k'1- ai
katan tertentu sesuai dengan kadar amalnya.
Gtr A; tli -; ,i;i ili ui ,ri
Tentang penafsiran kata "s ab' atu ebw e ob," Julj

(tujuh pintu), dalam hal ini ada dua versi "Ketika Allah SWT membentuk Adam

pendapat. di surga, Dia pun membiarkannya sesuai

Pertama, maksudnya adalah tujuh ting- dengan yang dikehendaki-Nya. Lalu iblis pun

katan yang istilahnya disebut a d - D araka at. Hal mondar-mandir di sekeliling Adam sambil

ini berdasarkan ayat, melihat dan mencermatinya. Ketika iblis me-
lihat bahwa Adam ternyata berongga, ia pun
"Sungguh, orang-orang munafik itu (di- tahu bahwa Adam diciptakan sebagai makh-

tempatkan) pada tingkatanyang paling bawah luk yang tidak mampu mengontrol diri dan
dari neraka." (an-Nisaa': 145) tidak mampu menahan diri dari syahwat,

Sebab, kekafiran memiliki tingkatan-ting- atau tidak mampu menolak bisikan-bisikan."
katan yang berbeda sesuai dengan tingkat ke-
kafiran. Karena itu, tingkatan adzabnya juga 2. Allah SWT memuliakan asal-usul manusia,

berbeda. Dia pun memerintahkan kepada malaikat
agar bersujud kepadanya dengan sujud
Kedua, maksud tujuh bagian adalah se-
tiap bagian memiliki pintu sendiri. Bagian penghormatan, bukan sujud penyem-
yang pertama sebagaimana yang disebutkan bahan. Allah SWT berhak memuliakan
oleh Ibnu furaij adalah fahannam, Lazhaa,
Huthamah, Sa'iir; Saqar; fahiim, Haawiyah. dan lebih mengunggulkan siapa saja yang

fahannam sebagaimana yang disebutkan oleh dikehendaki-Nya, Dia pun mengunggul-
adh-Dhahhak, diperuntukkan bagi orang-orang

Mukmin yang melakukan maksiat. Neraka

Lazhaa untuk kaum Yahudi. Neraka Huthamah
untuk kaum Nasrani. Neraka Sa'iir untuk kaum

TAFSIRAI-MUNIR IILID 7

kan para nabi atas malaikat. Allah SWT diciptakan dari unsur yang lebih mulia
menguji mereka dengan memerintahkan
mereka bersuiud kepada Adam dengan dari tanah, yaitu api.

maksud agar mereka mendapatkan pahala 5. Hukuman bagi iblis adalah terusir dari
langit atau dari surga Adn, atau dari
yang agung. tengah-tengah malaikat, serta terlaknat

3. Para malaikat pun bersujud kePada selamanya sampai hari Kiamat.

Adam. Akan tetapi, iblis menolak untuk 6. Iblis pun meminta adzab bagi dirinya di-
ikut bersujud. Iblis bukanlah bagian dari
tunda, untuk semakin menambah balanya,
golongan malaikat, seperti orang yang sudah putus asa dan
tidak memiliki harapan lagi bisa selamat.
"Maka mereka pun suiud kecuali iblis. Ia juga ingin diberi penangguhan sampai
Dia adalah dari (golongan) iin." (al-Kahf:
s0) hari kebangkitan, yakni ia tidak mati,

Istitsnaa'dalam ayat ini menjadi dalil karena pada hari ba'ts sudah tidak ada
yang mendukung pendapat imam Syaf i, lagi kematian pada hari itu dan tidak pula
boleh mengecualikan sesuatu dari selain
setelahnya. Lalu, Allah SWT pun memberi-
jenisnya. Seperti perkataan, "li Fulaanin
nya penangguhan sampai batas waktu yang
'alal4ta diinaarun illaa tsauban" (Si Fulan
memiliki hak yang harus aku tunaikan ditentukan, yaitu sampai waktu peniupan
kepadanya berupa satu dinar kecuali se- sangkakala yang pertama ketika semua
potong baju). Atau, '?i Fulaanin 'ala14/a makhluk mati. |adi, iblis hanya diberi pe-
'asyratu atswaabin illaa rathla hinthahtin" nangguhan sampai waktu tersebut yaitu
[Si Fulan memiliki hak yang harus aku sampai peniupan sangkakala yang per-
tunaikan kepadanya berupa sepuluh po- tama, bukan sampai waktu yang ia minta,
tong baju kecuali satu rifhl hinthah), baik
itu berupa barangyang ditakar atau barang yaitu hari kebangkitan.
qiimiy [diukur berdasarkan nilainya). Imam
Malik dan Abu Hanifah memperbolehkan 7. Iblis bertekad sepanjang hidup untuk
pengecualian barang yang ditakar dari ba- menyesatkan Bani Adam dari jalan pe-
tunjuk, kecuali orang-orang Mukmin,
rang yang ditimbang atau sebaliknya, se- baik yang mukhlis maupun yang tidak
perti mengecualikan dirham dari hinthah mukhlis. Iblis tidak memiliki kekuasaan
atau mengecualikan hinthah dari dirham.
Sementara itu, mereka berdua tidak mem- untuk menjerumuskan mereka ke dalam
perbolehkan pengecualian barang-barang perbuatan dosa yang mereka dihalangi
qiimiy dari barang yang ditakar atau di-
timbang seperti dua contoh yang dise- oleh ampunan Allah SWT. Mereka adalah
butkan dalam penjelasan pendapat imam
orang-orang yang ditunjuki oleh Allah
Syaf i di atas. Sehingga pihak yang mem- SWT serta dipilih oleh-Nya.

berikan pengakuan seperti itu harus mem- B. Ayat {;;i* ,* L,r '3} mengandung

bayar atau menunaikan semua yang ia ancaman. Seperti perkataan bernada an-
caman, thariiquka'alayya wa mashiiruka
katakan.
ilayya (akulah yang mengendalikan
4. Iblis ditanya tentang sebab ia menolak
sujud, ia pun meniawab bahwa dirinya urusanmu, akulah yang menentukan ialan
dan nasibmu). Makna ayat ini, jalan peng-
hambaan adalah jalan yang sepenuhnya
kembali kepada-Ku, lalu Aku akan mem-

balas sesuai dengan amalnya.

9. Istitsnaa'pada kalimat {oriXJr ."i !;+ if} <-/.*;z*?))

dan {;r.er.jr a it;it r"'v1} menjadi dalil yang "Sesungguhnya orang yang bertakwa itu ber-
ada dalam surga-surga (taman-taman), dan (di
menunjukkan boleh mengecualikan yang
sedikit dari yang banyak, dan sebaliknya, dekat) mata air (yang mengalir). (Allah berfir-

yaitu mengecualikan yang banyak dari man), 'Masuklah ke dalamnya dengan sejahtera
yang sedikit. Seperti perkataan, 'ala;4ta dan amanl Dan Kami lenyapkan segala rasa den-
'asyratun illaa dirhaman [aku memiliki dam yang ada dalam hati mereka; mereka merasa

tanggungan sepuluh, kecuali satu dirham), bersaudara, duduk berhadap-hadapan di atas

atau,'alayya 'asyratun illaa tis'atan (aku dipan-dipan. Mereka tidak merasa lelah di dalam-
memiliki tanggungan sebanyak sepuluh, nya dan mereka tidak akan dikeluarkan darinya."

kecuali sembilan). (al-Hijr:45-45)

Sementara itu, Ibnu Hanbal menga- Qlraa'aat
takan tidak boleh mengecualikan melain-
4o',i!, Ibnu Katsil Ibnu Dzaloran,
kan maksimal separuhnya ke bawah (se-
perti mengecualikan empat atau lima dari Hamzah, dan al-Kisa'i membacanya, p.-J_ ,1.
sepuluh). Adapun mengecualikan yang {r;rbir, l;ib,Dibaca kasrah tanwin dan
lebih banyak dari jumlah keseluruhan, itu
tidak boleh (seperti mengecualikan enam secara washal. Hal ini dibaca oleh Abu Amru,
atau tujuh dari sepuluh). Ibnu Dzalnrran, Aashim, Hamzah, dan imam-

10. fahannam adalah tempat yang dian- imam lainnya.

camkan bagi iblis dan para pengikutnya. l'raab
fahannam memiliki tujuh tingkatan yang
sudah memiliki bagian tertentu dari para {rjril} Kata ini berkedudukan sebagai
penghuni neraka, atau dengan kata lain,
haal dari kata (c^Jrp atau dari dhamir wawu
sudah memiliki penghuninya sendiri-
jamak yang terdapat pada fi'il $;$"$ atau
sendiri. fahannam adalah tingkatan pa-
ling atas yang khusus menjadi tempat bagi dari dhamiryangterdapat pada kata {L11}.
orang-orang yang bermaksiat dari umat
Nabi Muhammad saw.. Sedangkan orang- 44d' ,i ,*y Kata ini juga berkedudukan
orang munafik berada di tingkatan paling
bawah dari neraka. sebagai haal.

BAIASAN BAGI ORANG.ORANG YANG BalaaSlhah

BERTAKWA PADA HARI KIAMAT (cri r;!iy Di sini terdapat iijaaz (pering-

kasan kata-kata) dengan membuang sebagian
kata. Yakni yuqaalu lahum, udkhuluuhaa.

Surah al-Hiir Ayat 45 - 48 Mufradaat LuShawlyyah

,\i^.c#f WW *oiii$rot 4;4ti1) orang-orang yang menjaga diri

Vl9 W;$,Vy(:5; DW',*;i-:ofYi6Gl i@-,#,i,-;\ dari kekafiran dan perbuatan-perbuatan ke-

ji. (:gF taman-taman. {,ir"";} mata air atau
sungai-sungai yang mengalir. (lr:y dengan

sejahtera dan selamat dari ketakutan-keta-

kutan, hal-hal yang tidak diinginkan, benca-

suran aFHu' rr ll{tr( TATSIRAL-MUNIR JITID 7

na, dan malapetaka. (%,) aman dari setiap Persesualan Ayat

bentuk kekhawatiran. {Ji} perasaan dengki, Setelah menuturkan keadaan orang-
hasud, dan iri yang terpendam dalam hati. orang yang sengsara dan celaka dari para
penghuni neraka, Allah SWT menjelaskan
{7-} Bentuk jamak dati sariir, yang berarti keadaan orang-orang yang berbahagia dari
para penghuni surga yang abadi dan iblis tidak
tempat duduk yang tinggi.(4,;Jly saling ber- memiliki kekuasaan sedikit pun atas mereka,

hadapan, bukan saling membelakangi karena yaitu orang-orang yang bertakwa.

tempat-tempat duduk mereka bisa berputar Tafslr dan Penjelasan
Sesungguhnya orang-orang yang bertaloara
bersama mereka. {*-r} lelah dan letih. g u;}
4q4tl dan sekali-kali mereka tidak akan yang takut kepada adzab Allah SWT dan me-
melihara diri dari perbuatan-perbuatan mak-
pernah dikeluarkan darinya selamanya. siat dan durhaka kepada-Nya, menaati perintah-
perintah-Nya dan menjauhi larangan-larangan-
Sebab Turunnya Ayat 45 Nya, mereka pun tidakterpengaruh olehbisikan
dan bujuk rayu iblis untuk menguasai mereka.
{*# il} ats-Tsa'labi meriwayatkan dari Mereka berada dalam taman-taman surga yang
memiliki buah-buahan yang tetap dan tidak
Salman al-Farisi, ketika ia mendengar ayat
43 (G::i eL.S'#'ot1b ia pun lari ketakutan pernah berkurang, serta naungan yangteduh. Di
sekeliling mereka memancar sumber-sumber
selama tiga hari tanpa sadar. Ia pun dibawa mata air sungai yang berjumlah empat macam,
menghadap kepada Rasulullah saw.. Beliau
bertanya kepadanya, "Ya Rasulullah, telah yaitu sungai aic sungai susu, sungai khamr

diturunkan ayat, 4;;i ii;l ,n i,lt\ Maka, yangtidak memabukkan dan sungai madu yang

sungguh demi Zat Yang telah mengutus Anda bersih khusus bagi mereka atau milik umum
tanpa saling berebutan. Hal ini sebagaimana
dengan haqq, ayat itu benar-benar telah
firman Allah S\4r[,
mencabik-cabik hatiku." Lalu Allah SWT pun
"Pentmpamaan taman surga yang diian'
menurunkan ayat, {iit-g g$t3tb. jikan kepada orang-orang yang bertalo,va; di

Ayat47 sana ada sung ai- sung ai y ang airny a ti dak p ay au,

{G;ty Ibnu Abi Hatim meriwayatkan dari dan sungai-sungai air susu yang tidak berubah
Ali bin Husain, ayat ini turun menyangkut rasanya, dan sungai-sungai khamar (anggur
Abu Bakar ash-Shiddiq r.a. dan Umar bin yang tidak memabukkan) yang lezat rasanya
bagi peminumnye, dan sungai'sungai madu
Khathab ir.a..(..]g e.,ri et;Git\ Ditanyakan, yang murni. Di dalamnya mereka memperoleh
segala macam buah-buahan, dan ampunan dari
"Perasaan dengki dan iri yang mana?" Lalu
Tuhan mereka. Samokah mereka dengan orang
dijawab, "Hasud dan kedengkian jahiliyyah. yang kekal dalam neraka, dan diberi minuman
Sesungguhnya Bani Tamim, Bani Adiy, dan dengan air yang mendidih, sehingga ususnya
Bani Hasyim, di antara mereka terdapat per- te rp otong - p otong ? " (Muhammad: 1 5)
musuhan dan saling benci pada masa jahi-
liyyah. Kemudian, ketika mereka telah masuk 4q1 ctt 6rt;,F dikatakan kepada mereka,
Islam, mereka pun berubah menjadi saling
mencintai. Pada suatu ketika, Abu Bakar ash- 'Masuklah kamu sekalian ke dalamnya dengan
Shiddiq r.a. merasakan nyeri dan sakit pada
pinggangnya. Lalu Ali bin Abi Thalib r.a. pun
mencoba menghangatkan tangannya, lalu ia
tempelkan ke pinggang Abu Bakar yang sakit

itu. Turunlah ayat ini.

selamat dari segala bentuk musibah, bencana, mereka semua telah dibersihkan, mereka pun
dan malapetaka, mendapatkan ucapan salam, diizinkan untuk masuk surga."
dan keamanan dari setiap bentuk rasa takut,
Ibnu farir dan Ibnu Mundzir meriwa-
kekhawatiran, kegelisahan, dan kepanikan. yatkan dari Abu Habibah budak Thalhah,
Kalian tidak perlu khawatir dikeluarkan, ter-
ia (Abu Habibah) berkata, 'lmran lbnu
putus dan fana."
Thalhah masuk menemui Ali bin Abi Thalib
4,1,yi e,t* CiGilY Allah SWT melenyap-
r.a., paska tragedi Perang famal. Ali pun me-
kan setiap perasaan dengki, permusuhan, ke-
nyambutnya dan berkata,'Aku sungguh ber-
marahan, dan hasud yang ada di dalam hati me-
reka ketika di dunia. Mereka penuh dengan se- harap semoga Allah SWT menjadikan aku
mangat persaudaraan, saling mencintai dan me-
dan bapakmu termasuk orang-orang yang
nyayangi dengan penuh ketulusan dan kesetiaan,
difirmankan Allah SWT dalam ayat 47 Surah
duduk di atas singgasana-singgasana dalam
al-Hija 44r- ); ,* it*l y ,j e,rl ei Gi)y.
keadaan saling berhadapan dan bertatap muka,
tidak saling membelakangi. Mereka benar-benar Lalu ada dua orang laki-laki yang ada di sudut

berada dalam kemuliaan dan kehormatan. berkomentar, Allah SWT terlalu adil untuk itu.

Maksudnya, Allah SWT membersihkan Anda membunuh mereka kemarin, dan kalian
hati mereka dari segala bentuk kekeruhan
menjadi bersaudara?!" Lalu Ali Ibnu Abi Thalib
dunia. Tidak ada saling hasud, saling benci,
saling bermusuhan, saling berselisih, ghibah, r.a. pun berkata, "Berdirilah kamu berdua dan
namimah, dan pertengkaran. Semuanya digan-
enyahlah kalian sejauh-jauhnya. Memang, sia-
ti dengan semangat saling menyayangi, men-
pakah mereka yang dimaksudkan dalam ayat
cintai, dan mengasihi dengan penuh ketulusan.
Semua karakteristik materi telah hilang de- tersebut jika bukan aku dan Thalhah?"
ngan adanya kematian di dunia.
4-5 W. ii.1.:, yF di dalam taman-taman
Dalam Shahih Bukhari diriwayatkan dari
Abu Sa'id al-Khudri r.a., Rasulullah saw. ber- surgawi itu, mereka tidak merasakan capek,

sabda, kepayahan, dan segala bentuk hal yang tidak

menyenangkan. Mereka tidak perlu lagi ber-

usaha dan bekerja. Sebab, segala apa yang

mereka senangi sudah ada di depan mereka
tanpa perlu susah payah. Dalam Shahih

Bukhari dan Muslim diriwayatkan,

,;,rW *:)k4,r1r n;ty|lt irX- \rI c,,.-,-e'- ,l c {1. aqt,;'fi,.-\1,i'l. ;}l -l .o
itt ol
6,c

. oz o 1c a-. zoi.)t t ir'.
,'l -1h,,. ,;,'-';.. -e;?tlrl.. +5,t;

' :{;JUc-"
cr,lo-:t,).t, z-o.;oJt

& €#,rC;t;.i ,tTrrrl-i-i ri1 ,q'^st "Sesungguhnya Allah SWT memerintahkan- I
ku untuk menyampaikan berita gembira kepada
a;r S|" €& Khadijah, dirinya dijanjikan sebuah istana yang
terbuat dari mutiara dalam surga, yang tiada ke-
"Orang-orang Mukmin selamat dari neraka,
gaduhan dan tidak pula kepayahan di dalamnya)'
lalu mereka ditahan dan diberhentikan di atas
444 iA, ujy sedang mereka tinggal
sebuah jembatan antara surga dan neraka. Lalu
di sana dilakukan qishash (menghukum dengan menetap di dalamnya selama-lamanya, tidak

tindakan yang sama seperti yang dilakukan ter- akan pernah dikeluarkan dan dialihkan dari-
nya. Dijelaskan dalam sebuah haditsyangkua!
hadap korban) atas berbagai tindakan kezaliman
t'*;;'*ry!*t 31 6"ot,F "pis-,id.
dan pelanggaran yang pernah terjadi di antara
sesamt mereka ketika di dunia, hingga ketika

TATSIRAL-MUNIR'IIID 7

E:,l,tiitr;r:intry.:i ts 'o* dt:i dari segala bentuk penyakit, bencana
'fi t'$,ff ;< ';,$ d|-;ityi'l; $n iti
dan malapetaka, aman dari kematian dan
ki;'fi
adzab, dari kesirnaan dan kehilangan,"
"Dikatakan,'Wahai para penghuni surga, se-
sedang mereka senantiasa berada dalam
sungguhnya bagi kalian kondisi sehat, selamanya penghormatan dan pengagungan.
kalian tidak akan sakit. Sesungguhnya bagi kalian
kehidupan, selamanya kalian tidak akan pernah Pendapat yang benar dan shahih, yaitu
mati. Sesungguhnya bagi kalian kondisi muda,
sehmanya kalian tidak akan mengalami kondisi pendapat iumhur sahabat dan tabi'in,

tua. Dan sesungguhnya bagi kalian kondisi maksud orang-orang yang bertakwa di sini

menetap, sekali-kali kalian tidak akan pernah me- adalah orang-orang yang memelihara diri
dari kesyirikan dan kekafiran. Sedangkan,
ninggalkannya."' Muktazilah mengatakan, orang-orang
yang memelihara diri dari semua bentuk
Allah SWT berfirman,
kemaksiatan.
"Mereka kekal di dalamnya, mereka tidak
ingin pindah dari sana." (al-Kahf: 108) 2. Para penghuni surga tidak akan sedikit
pun merasakan segala bentuk mudharat
Kesimpulannya, elemen dan komponen- dan hal-hal yang tidak menyenangkan.

komponen nikmat surgawi, pahala, dan man- Mereka benar-benar steril dari segala

faatnya ada tiga. Pertama, senantiasa diiringi bentuk kekeruhan ruhani, seperti dengki,
hasud, dan yang lainnya, dan dari segala
dengan kesejahteraan, keselamatan, ketente- bentuk kekeruhan jasmani seperti capeh
penat,letih dan sakit. Mereka benar-benar
raman, dan penghormatan, 4e1 91';-J-!,F. berada dalam kesenangan, kenyamanan,

Ke du a,terb ebas dari segala bentukmudharat dan dan kenikmatan. Mereka tidak pernah
duduk membelakangi yang lain, tetapi
kekeruhan-kekeruhan ruhaniyah seperti dengki
senantiasa duduk berhadap-hadapan de-
dan hasud, dan kekeruhan-kekeruhan jasmani ngan penuh kehangatan, semangat per-
saudaraan, kasih sayang dan cinta kasih.
seperti keletihan, kepenatan, dan kepayahan,
3. Kenikmatan dan kesenangan surga adalah
4*- q,:j3J )y ,flit-l'li,; n.y"- C6 u;iry .
abadi, tiada pernah hilang, habis atau
Ketiga, keabadian dan kelanggengan, qi j,;;)
berkurang, dan para penghuninya dalam
4q.#. keadaan kekal, 41,*,'*-,u- .,v'ty.

Flqlh Kehldupan atau Hukum-hukum "senantiasa berbuah dan teduh." (ar-
Ra d: 35)
Dari ayat-ayat di atas bisa diambil se-
"Sungguh, inilah rezeki dari Kamiyang
jumlah kesimpulan sebagai berikut. tidak ada habis-habisnya." (Shaad: 54)

1. Balasan bagi orang-orang bertakrara yang 4. Surga ada empat dan begitu juga dengan
memelihara diri dari perbuatan-per- sungainya. Adapun jumlah surga, berda-

buatan keji dan kesyirikan adalah taman- sarkan ayat,
taman surgawi dan sumber-sumber mata
ai4 yaitu empat sungai; sungai air; sungai "Dan bagi siapa yang takut akan saat
khamr, sungai air susu dan sungai madu. menghadap Tuhannya ada dua surga." (aY
Dikatakan kepada mereka, "Masuklah Rahmaan:46)
kamu sekalian dengan keadaan seiahtera

ThFSIRAL-MUNIRIITID 7

"Dan selain dari dua surga itu ada Mufrudaat Lughawlyyah

dua surga lagi." (ar-Rahmaan: 62) {;"I} beritakan dan kabarkanlah wahai

Adapun jumlah sungainya juga ada Muhammad. {lr"l,} Maha Pengampun kepada

empat seperti yang disebutkan dalam ayat, orang-orang Mukmin. (elr} lagi Maha

"Perumpamaan toman surga yang di- Penyayang kepada orang-orang Mukmin.

janjikan kepada orang-orang yang ber- (*ti'o1!| dan adzab-Ku terhadap orang-orang
yang durhaka dan bermaksiat. (el,F sangat
takwa; di sana ada sungai-sungai yang
airnya tidak payau, dan sungai-sungai menyakitkan dan memilukan.

air susu yang tidak berubah rasanya, don Al-Baidhawi menuturkan, penyebutan
sungai-sungai khamr (anggur yang tidak maghfirah di sini menunjukkan bahwa yang
dimaksudkan dengan orang-orang bertakwa
memabukkan) yang lezat rasanya bagi pe- di atas bukanlah orang yang memelihara diri
minumnya, dan sungai-sungai madu yang dari segala bentuk perbuatan dosa, baik yang

murni. Di dalamnya mereka memperoleh besar maupun yang kecil. Ketika menyebutkan
maghfirah dan rahmat, Allah SWT menggu-
segala macam buah-buahan, dan ampunan
nakan kata-kata Al-Ghafuur (Maha Peng-
dari Tuhan mereka. Samakoh mereka ampun) dan Ar-Rahiim [Maha PengasihJ,
sementara hal yang sama tidak dilakukan
dengan orang yang kekal dalam neraka, ketika menyebutkan adzab-Nya, tetapi hanya
dan diberi minuman dengan air yang men- menggunakan kata-kata'adzaabii [adzab-
Ku). Hal ini memberikan sebuah pengertian
didih, sehingg o ususnya terpotong -potong ?" tentang penegasan dan lebih diunggulkannya
janii pahala, maghfirah, dan rahmat.
(Muhammad:15)
Sebab Turunnya Ayat
MAGHFIRAH DAN ADZAB
Thabrani meriwayatkan dari Abdullah bin
Surah al-Hiir Ayat 49 - 50 Zubair r.a., ia berkata, "Suatu ketika, Rasulullah
saw. melewati sekelompok sahabat yang se-
gt ,.ll.{/.o/ ,. 'i?)\3i-A\\;\5G,8._.4 dang tertawa-tawa. Lalu, beliau berkata kepada
mereka, 'Apakah kalian masih bisa tertawa-
.t/ tawa, sementara penyebutan surga dan neraka
berada di antara kalian?" Lalu turunlah ayat ini
ob
i(;!r *r-,.lir , js.tt iti g1r'.,r..tt e1 4d;j.\!'
$^{v\+$e\}
Keterangan serupa juga diriwayatkan
"Kabarkanhh kepada hamba-hamba-Ku,
bahwa Akulah Yang Maha Pengampun, Maha oleh Ibnu Mardawaih dari jalur lain dari sa-
lah seorang sahabat Rasulullah saw., ia ber-
Penyayang, dan sesungguhnya adzab-Ku adalah kata, "Rasulullah saw. melihat ke arah kami
adzab yang sangat pedih." (al-Hijr:49-50)
melalui pintu masuk Bani Syaibah. Lalu
Qlraa'aat beliau berkata, 'Aku tidak melihat kalian

4.J q:?b,Nafi', Ibnu Katsir; dan Abu tertawa-tawa." Kemudian, beliau pun berlalu
pergi, kemudian kembali lagi, lalu bersabda,
Amru membacanla 1gi g:q,;. 'Aku pergi keluat hingga ketika aku berada

Balaaghah

{;!r.rr;ir ;i *t;'ol ry 4?lt iJtr ei J o,u ;;y

Dalam kalimat ini terdapat al-Muqaabalah,

yaitu antara maghfirah dan adzab, dan antara
rahmat dan adzab.

TAISIRAL.MUNIRIITID 7

di Al-Hiic Malaikat fibril a.s. datang, lalu pertobatan mereka. Ini mencakup orang Muk-
min yang taat dan yang bermaksiat.
berkata, "Ya Muhammad, sesungguhnya Allah
SWT berfirman, "Janganlah kamu membuat Allah SWT iuga menginformasikan kepa-
da mereka bahwa adzab-Nya terhadap orang
hamba-hamba-Ku pesimis dan putus asa, ij,i.
yang tetap bersikukuh di atas kekafiran,
.{;-!r -r;!r i j6.t;'oi i ;a1t '.,r,;:t ii ,t:V
kedurhakaan, dan kemaksiatan dan belum
Abd Ibnu Humaid meriwayatkan dari bertobat darinya dengan adzab yang sangat
Qatadah, ia berkata menyangkut ayat 49-50 pedih, keras, dan memilukan. Ini merupakan
bentuk ancaman agar jangan melakukan ke-
Surah al-Hija "Telah sampai kepadaku berita
bahwa Rasulullah saw bersabda, "Seandainya maksiatan.
seorang hamba tahu seberapa besar pemaafan
Allah SWT, niscaya ia tidak terlalu berhati-hati Ayat ini sebagaimana ayat-ayat yang me-
dalam memelihara diri dari keharaman. Dan se' miliki semangat serupa lainnya, berisi kom-
andainya seorang hamba mengetahui seberapa binasi antara berita gembira dan peringatan,
besar adzab Allah SWT niscaya ia akan merasa-
kan kesedihan yang sangat mendalam." harapan dan hukuman. Tujuannya, agar manu-

Persesuaian Ayat sia senantiasa berada di antara harapan dan
Setelah menuturkan keadaan orang-orang
kecemasan.
bertakwa dalam ayat sebelumnya, dalam ayat
Sa'id Ibnu Manshur dan Abd Ibnu Humaid
ini Allah SWT menuturkan keadaan orang-
meriwayatkan dari Qatadah, ia berkata me-
orang yang tidak bertalaua,
nyangkut ayat 49 dan 50 Surah al-Hijc "Telah
4*'U ;;iy Ini adalah sebuah informasi sampai kepadaku berita, Rasulullah saw. ber-
sabda, "seandainya seorqng hamba tahu sebe-
tentang sun natullah yang berlaku terhadap pa- rapa besar pemaafan dan pengampunan Allah
ra hamba-Nya, Dia Maha Pengampun terhadap SWT, niscaya ia tidak terlalu berhati-hati dalam
dosa-dosa orang yang bertobat dan kembali memelihara diri dari keharaman. Dan seandat
kepada Tuhannya. Dia akan mengadzab dengan nya seorang hamba mengetahui seberapa besar
adzab yang memilukan siapa saia yang tetap
adzab AIIah SWT, niscaya ia akan merasakan
bersikukuh di atas kemaksiatan-kemaksiatan
dan belum bertobat darinya. kesedihan yang sangat mendalam."

Tafsir dan Penielasan Bukhari, Muslim dan yang lainnya me-
Kabarkan wahai Muhammad kepada ham- riwayatkan dari Abu Hurairah r.a., Rasulullah

ba-hamba-Ku, Aku Maha Pengampun lagi Maha saw. bersabda,
Pengasih, Aku memiliki adzab yang pedih dan
ta\1,l;i "U ry i i'^:;1t 1- it'ty
memilukan. Hal ini menunjukkan konteks At J9' o'
ti\: J;rj"',*rc*;'rL
pengharapan dan kecemasan. Allah SWT me- ^;tr
nutupi dan menghapus dosa-dosa orang yang
bertobat. Dia tidak mempermalukan mereka it y q{t J* i6ll, e'ti ,i-t-t1a^)t
dengan menguak dosa-dosa mereka dan tidak
menghukum mereka. Allah SWT merahmati ,ir'*!;i^;t'ifrt*1'e
mereka. Dia tidak mengadzab mereka setelah i y.)6, ,I AU ,-,rs)t :Z lt qlt ,F,

'Pada waktu menciptakan rahmat, Allah

SWT menciptakannya sebanyak seratus rahmat.

Sembilnn puluh sembilan rahmat tetap Dia pegang

-IAFSIRAL-MUNIRIILIp 7 rllr :lft- sulahat-Hur i

terus-terusan di atas kemaksiatan dan mati i

sementara yang satu Dia sebarkan kepada seluruh sebelum bertobat. Ini adalah sebuah keadilan
yang mutlak.
makhluk-Nya. Maka, seandainya orang kofi,
mengetahui segenap rahmat yang ada di sisi-Nya, Setiap orang yang mengikrarkan peng-
niscaya ia tidak akan merasa pesimis dan putus hambaan, yang muncul dalam konteks orang

asa dari rahmat. Dan seandainya seorang Mukmin seperti ini adalah bahwa Allah SWT Maha
Pengampun lagi Maha Penyayang. Adapun
mengetahui segenap adzab yang ada di sisi-Nya,
yang mengingkarinya, ia berhak mendapatkan
niscaya ia tidak akan merasa aman dari nerakal' hukuman yang pedih. Karena sebagaimana

Redaksi riwayat imam Muslim adalah yang dikatakan oleh ulama ushul fiqih, pe-
netapan hukum berdasarkan suatu sifat,
tl ,i.rAt d./ .:ut 't- Y ,i.Ft i:fJ-J
memberikan pengertian bahwa sifat tersebut
i,f}t"r ir +" Ki'd* 'l;,Li * menjadi sebab hukum itu. Di sini, Allah SWT
.r;i {;i ;., U v menyifati mereka sebagai hamba-hamba-Nya,

"Seandainya seorang Mukmin mengetahui kemudian setelah itu Allah SWT langsung me-
nuturkan sebuah hukum bahwa Dia adalah
hukuman yang ada di sisi Allah SWT tentu Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

tidak seorang pun yang bisa memiliki harapan Ar-Razi menuturkan, dalam ayat ini ter-
kepada surga-Nya. Dan seandainya orang kafir
dapat sejumlah catatan;
mengetahui rahmat yang ada di sisi Allah SWT
L. Allah SWT mengidhaafahkan kata ibaad
niscaya tidak ada seorang pun yang pesimis dan
putus asa dari rahmat-Nya." fpara hamba) kepada Diri-Nya, yaitu,

Flqlh Kehldupan atau Hukum-hukum {s;9} Ini merupakan sebuah bentuk

Ayat ini merupakan dalil lain tentang pemuliaan yang agung.

kemoderatan Islam. Sudah semestinya bagi 2. Ketika menyebutkan maghfirah dan rah-
setiap orang untuk senantiasa mengingatkan
diri sendiri dan orang lain sehingga ia senan- mat, Allah SWT menyebutkannya de-
tiasa memelihara rasa takut dan sekaligus
pengharapan. Rasa takut ketika dalam keadaan ngan penekanan yang sangat kuat, yaitu
sehat haruslah yang lebih mendominasi diri- menguatkannya dengan tiga bentuk pe-
nya daripada ketika dalam keadaan sakit. Se-
hingga, ia pun senantiasa berada di antara ke- nguat, yaitu, (,ji) ,{J} dan penggunaan
takutan dan pengharapan. Sikap terlalu putus alif lam pada kata (;fr ;,ilr). Selain
asa akan memicu sikap pesimis, sedangkan
sikap terlalu berlebihan dalam pengharapan itu, bentuk susunan kalimat yang sama
akan memicu sikap sembrono. Sebaik-baik
perkara adalah pertengahan. tidak digunakan ketika menyebutkan

RahmatAllah SWT meliputi segala sesuatu adzab. Allah SWT tidak menyebutkannya
dan Dia Maha Pengampun kepada orang yang dengan bentuk susunan kalimat yang pe-
bertobat dan kembali kepada-Nya. Akan tetapi, nuh penekanan dan penguatan, innii anaa
untuk menciptakan keseimbangan serta me- al-mu'adzdzib, dan Dia juga tidak men-
nekan perbuatan keji, mungkac dan syirik, Dia
juga sangat keras adzab-Nya bagi orang yang deskripsikan Diri-Nya dengan hal itu,

yaitu tidak menggunakan bentuk kata isim

faa'il, Al-Mu'adzdzib. Tetapi, Dia hanya

mengungkapkannya dengan t<alimat, ii j)
i ,tid\l:'..1!r -r;ir t ?"
3. Allah SWT memerintahkan kepada Rasul-

Nya agar menyampaikan makna tersebut

kepada mereka. Di sini, seakan-akan Allah *5tr3 ti;v x $ L*" 1i F,u,t
SWT mempersaksikan kepada Rasul-Nya w *xiL iy, "5 7,tt rlyw;: ffi
bahwa Dia senantiasa berkomitmen pada
maghfirah dan rahmat. -Git J6 ffi -biBiS ti$\ bt X ffi

4. Tatkala Allah SWT berfirman, 4eV;ib nii,t;ar Sir ffi .-;{!i fi #b Xfi

maknanya adalah beritakan kepada setiap -d.;rfii6m (:'Ut;",!e i'i6e m
orang yang mengakui dan mengikrarkan
',rrr::r"f 61""J7ir:l$st'ar;;Ku
penghambaan kepada-Ku. Ini mencakup
U)a:tW6Affi'-&-$i6rftdu
orang Mukmin yang taat dan orang Muk-
+5*tt\a"b\ffi,fut;8?*WV
min yang bermaksiat. Semua itu pada
",# a'iutt ffi"*Jfr
gilirannya sekali lagi menunjukkan peng-
unggulan sisi rahmat dari Allah SWT3 ffi';v:A

KISAH TAMU NABI IBRAHIM DAN "Dan kabarkanlah (Muhammad) kepada
INFORMASI PEMBINASAAN KAUM LUTH
mereka tentang tamu Ibrahim (malaikat). Ketika
Surah al-Hflr Ayat 51- 77 mereka masuk ke tempatnya, lalu mereks meng-

ttrA-*F:,rO "'ee.x;\\,,****l#++t: ucapkan, 'Salam.' Dia (Ibrahim) berkata, 'Kami
benar-benar merasa takut kepadamu.' (Mere-
$yu:5.i6r, @W*-$Jv'il6
ka) berlsta, 'langanlah engkau merasa takut, se-
#'611'5Y +#JfiJE O ;$" ;)# sungguhnya kami memberi kabar gembira kepa-
I iAtA<it A\i\. $ 6 O'i,s-# damu dengan (kehhiran seorang) anak laki-laki
(yang alcnn menjadi) orang yang pandai (khaq)l
fi-#; **'e'fr" 'Jv@ abli \ -n 5i Dia (Ibrahim) berkata, 'Benarkah kamu memberi
kabar gembira kepadaku padahal usiaku telah
ijTAqr$Lfriv6"4v5\tr\ lanjut,lalu (dengan cara) bagaimana kamu mem-
beri (kabar gembira) tersebut?' (Mereka) men-
3-irr@'G,*,JJ\-ct*ilIuyuo jawab, 'Knmi menyampaikan kabar gembira ke-
padamu dengan benar, maka janganlnh engkau
6y3ilib\916.'Gti#r(tU termasuk orang yang berPutus asa.' Dia (lbrahim)

'Gy;J.\,$j\ '-Vtfi berkata, 'Tidak ada yang berputus asa dari rahmat
Tuhannya, kecuali orang yang sesat.' Dia (lbrahim)
s5"s$6o berkata, Apakah urusanmu yang penting wahai
para utusan?' (Mereka) menjawab,'Sesungguhnya
(:r, ,*\ is'St: <,3iirtgA\
kami diutus kepada kaum yang berdosa, kecuali
aFU;6@<,3 +5 para pengikut Luth. Sesungguhnya kami pasti me-

3 Tafsiral-Fakhrar-Razi, t9/194-195. nyelamatkan mereka semuanya, kecuali istrinya,

kami telah menentukan, bahwa dia termasuk orang

yang tertinggal (bersama orang kafir lainnya).'

Maka ketika utusan itu datang kepada para

TAFSIRAL-MUNIR JILID 7

pengikut Luth, dia (Luth) berkata,'Sesungguhnya {l-,}, Abu Amru dan al-Kisa'i memba-
kamu orang yang tidak kami kenall (Para utusan)
menj awab,'Sebenarnya kami ini datang kepadamu .rny" 1&y.
membawa adzab yang selalu mereka dustakan. Dan
{S#j}, Hamzah dan al-Kisa'i memba-
kami datang kepadamu membawa kebenaran dan
sungguh, kami orang yang benar. Maka pergilah canya 1o,^i;.
kamu pada akhir malnm beserta keluargamu, dan {!,Gf}, As-Susi dan Hamzah membacanya
ikutilah mereka dari belakang. langan ada di antara
kamu yang menoleh ke belakang dan teruskanlah secara waqaf @4;
perjalanan ke tempat yang diperintahkan kepada- {16}, Nafi' dan Ibnu Katsir membacanya
mul Dan telah Kami tetapkan kepadanya (Luth)
(--u)'
keputusan itu, bahwa akhirnya merekn akan di-
tumpas habis pada waktu subuh. Dan datanglah {e6}, Nafi' membacanya 1,;(y.
penduduk kota itu (ke rumah Luth) dengan gem-
bira (karena kedatangan tamu itu). Dia (Luth) l'ruab
berkata, 'Sesungguhnya mereka adalah tamuku;
{;j} Kata maa di sini adalah maa isti-
maka jangan kamu mempermalukan aku, dan ber-
takwalah kepada Allah dan janganlah kamu mem- fhaamiyyah yang mengandung ungkapan ke-

buat aku terhina.' (Mereka) berkata, 'Bukankah heranan. Yakni, fa bi ayyi u'juubatin tubasy-
kami telah melarangmu dari (melindungi) manu-
sia?' Dia (Luth) berkata,'Mereka itulah putri-putri syiruun? (maka, dengan sebuah keajaiban apa
(negeri)ku (nikahlah dengan mereka), jika kamu
kalian memberi kabar gembira?).
hendak berbuatl (Allah berfirman), 'Demi umurmu
(Muhammad), sungguh, mereka terombang-am- Kata $;t1fi) dengan huruf nun dibaca
bing dalam kemabukan (kesesatan).' Maka merekn
dibinasakan oleh suara keras yang mengguntur, fathah, karena itu adalah nun jamak, dikias-
ketika matahari akan terbit. maka Kami jungkir- kan kepada nun yang sama pada jamak
isim fjamak mudzakkar saalim), seperti,
balikkan (negeri itu) dan Kami hujani mereka Az-Zaiduuna. Sebagaimana huruf nun yang

dengan batu dari tanah yangkeras. Sungguh, pada ada dibaca kasrah jika f il yang ada adalah

yang demikian itu benar-benar terdapat tanda- tatsniyah, yaitu taf'alaani, dikiaskan ke-
pada nun yang sama pada isim tatsniyah,
tanda (kekuasaan Allah) bagi orang yang tnemer- seperti, Az-Zaidaani. Hal ini sebagai bentuk
hatikan tanda-tanda, dan sunguh, (negeri) itu
benar-benar terletak di jalnn yang masih tetap menyamakan cabang dengan asal atau po-
(dilalui manusia). Sungguh, pada yang demikian itu
benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah) bagi fkoknya. $:rr."l,h Fitt ini adalah il muta'addi,
orang yang berimanl' (al-Hijr: 5l-77)
sedangkan maf 'uul bihinya dibuang.
Qlraa'aat
Ada versi bacaan, 43t,-'h dengan nun
{!X [],Hamzah membacanya pf;1. dibaca kasrah tanpa tasydid. Asalnya adalah
tubasgtirunaniy. Lalu bertemu dua huruf
43'j,h dibaca, yang sama-sama hidup dari satu jenis, yaitu
nun al-Wiqaayah (nun yang kedua) dan nun
L. <;,:-,*> ini merupakan bacaan Nafi'.
2. d:ii ini merupakan bacaan Ibnu Katsir. I'raab (nun yang pertama). Lalu salah satunya
3. <3;H> ini merupakan bacaan imam-imam
dibuang guna meringankan pengucapan.
lainnya. Kemudian, ya' idhaafah juga dibuang namun

harakat kasrah yangterdapat pada huruf sebe-
lumnya tetap dipertahankan untuk dijadikan
sebagai petunjuk bahwa asalnya ada hurufya'

yang dibuang.

Ada versi bacaan, 4:tt*b dengan huruf

nun ditasydid dan dibaca kasrah. Karena

ketika ada dua nun bertemu dan sama-sama dari, {,ly} Sedangkan 'aamibnyaadalah mak-

hidup, itu dirasa berat sehingga selanjutnya na idhaafah yang terdapat pada kata {"vii;r!}
nun yang pertama disukun dan diidghamkan
bermakna keterikatan dan ketercampuran.
ke dalam nun yang kedua, dikiaskan kepada
kaidah yang menyatakan, setiap ada dua {"ruj' qy lalu kata yang menjadi
huruf dari satu jenis yang sama-sama hidup
mudhaaf, yaitu dhiyaafah dibuang dan posi-
dan bertemu pada satu kata, maka huruf yang sinya digantikan oleh mudhaaf ilaihi.

pertama disukun dan diidghamkan ke dalam 4#l u;y Kata ini menjadi mubtada',

huruf yang kedua. Kemudian, ya' idhaafah sedangkan khabarnya dibuang, yakni, "la

dibuang, namun harakat kasrahyang terdapat 'amruka qasamii."

pada huruf sebelumnya tetap dipertahankan Balaaghah

untuk dijadikan sebagai petunjuk bahwa (i.rat I gC;fy pekerjaan menakdirkan

asalnya ada hurufya'yang dibuang. adalah otoritas yang menjadi monopoli Allah
SWT diisnaadkan kepada malaikat, qaddarnaa
(|i ;, t1) Kata ini dibaca nashab karena sebagai bentuk majas, karena posisi mereka
yang dekat kepada Allah SWT.
istitsnaa' munqathii karena para pengikut
44 ti6 ,'t'i rr,! Kalimat ini adalah
Nabi Luth a.s. bukanlah bagian dari al-Qaum
kiasan tentang adzab pembasmian fpenum-
al-Mujrimiina [kaum yang berdosa). {il;ry
Kata ini dibaca nashab sebagai mustatsnaa pasan secara keseluruhan). {q{u qJ6} Di

(yang dikecualikan) dari aala Luuth. Istitsnaa' antara kedua kata ini terdapat ath-Thibaaq.

ini menunjukkan bahwa istitsnaa' dari iijaab ,44*Y,{,>".EY,{i";iY,4uro'Y,(,rytij'}
(kata positif) adalah an-Nafy [negatif). Be-
gitu juga sebaliknya, istitsnaa' dari an-Nafy 4:.r:"rUy Di antara kata-kata ini terdapat as-
adalah iijaab. Karena di sini para pengikut Sa,1'(memiliki akhiran kata yang seirama).
Nabi Luth a.s. dikecualikan dari kaum yang
Begitu j uga denga n, 4o ;,t*:y,(irrp,F,(ij-u!,y
berdosa sehingga mereka tidak masuk ke da-
terdapat as-Saj'.
lam cakupan pembinasaan. Kemudian, istri
Mufradaat Lu(hawlyyah
Nabi Luth a.s. dikecualikan dari para pengikut
{ifir} dan beritakan kepada mereka.
Nabi Luth a.s., sehingga {;l;V istrinya itu Kalimat ini di'athajkan kepada kalimat,
4,:'u;;y tahqiq dari kedua ayat ini adalah
masuk menjadi bagian dari orang-orang yang 4e; t,4;! tentang tamu Nabi Ibrahim a.s..

dibinasakan. Mereka adalah malaikat yang berjumlah dua
belas, ada yang mengatakan, sepuluh, dan
e4uru,st WIY Ketika huruf lam masuh ada pula yang mengatakan tiga. Termasuk

yaitu pada l<ata lamina, huruf /am tersebut di antaranya adalah Malaikat fibril. Mereka

menta'liiq fi'il yang ada, yaitu, qaddarnaa, menyampaikan berita gembira kepada Nabi
sehingga secara redaksional f'fl tersebut ti- Ibrahim a.s. dengan kelahiran seorang anak,
juga menyampaikan informasi kepadanya ten-
dak beramal, namun secara substansi masih tang kebinasaan kaum Luth a.s.. Kata dhaif
dalam bentuk tunggal, bisa digunakan untuk
tetap beramal. Ini seperti ayat 1 Surah al- satu, dua, atau jamah bisa untuk mudzakkar

Munaafiquun, {i' i;'S .*t'*i tiuy.

{rr; ,1iy Kata anna daabira berkedudukan
nashab sebagai badal dari letak kata (rrrl) iika

kata {7!r} diiadikan sebagai 'atltaf bayaan.
Atau, sebagai badal dari kata {,:!t} jika kata

al-Amra ini dijadikan sebagai badal dari {o1}.
(r^-..",y Kata ini dibaca nashab sebagai haal

TAFSIR AI--MUN IR IILI D 7

dan mu'annats. (ty- ijriiy asalnya adalah (rrri,F istrinya termasuk orang-orang

nusallimu 'alaika salaaman atau sallamnaa yangberada dalam adzab karena kekafirannya.

salaamon. {:tr"-1$ takut. {.1';} y} Anda tidak (yl li "; t[] ketika para utusan (malaikat)
itu mendatangi Nabi Luth. (j6) Nabi Luth
perlu takut. 4!'H r.ig) sesungguhnya kami
berkata kepada mereka. (;rts-F kalian adalah
adalah para utusan Allah SWT. Kami ingin
orang-orang yang tidak aku kenal. (: i"'r r,F
memberi kabar gembira kepada Anda. Ini

adalah permulaan kalimat baru yang mengan- dengan membawa apa yang kaummu (3t;jib

dung makna penjelasan alasan kenapa Nabi ;'ta\selalu meragu-ragukannya, yaitu ad zab. {o

Ibrahim a.s. tidak perlu takut.{# ct} dengan dan kami adalah orang-orang yang benar

kelahiran seorang anak yang hkin memiliki dalam perkataan kami.

ilmu yang banyak ketika telah dewasa kelak. (a.i\ iby bawalah pergi keluarga dan
para pengikutmu pada malam hari. {,}irr 4*1y
Ia adalah Ishaq a.s., berdasarkan ayat, "Maka
pada sebagian dari waktu malam. $;JrU;i 6t1y
Kami sampoikan kepadanya kabar gembira dan berjalanlah kamu di belakang mereka atau

tentang (kelahiran) Ishaq." (Huud: 71)

$.e;Ab apakah kalian memberi kabar {titsetelah mereka. ' ,'5.'trb dan janganlah

gembira kepadaku tentang kelahiran seorang ada seorang pun di antara kalian yang me-

anak. {;,<r ,# oi *L} sedang usia lanjut telah noleh ke belakan& supaya ia tidak melihat

menghampiriku. {i} maka dengan apa {jy;#} kedahsyatan adzab yang menimpa kaum kafir

kalian akan memberiku kabar gembira? Ini tersebut, atau memerhatikan keadaan kaum

adalah pertanyaan yang mengandung ung- kafir itu sehingga ia melihat kengerian yang l
ia tidak kuasa melihatnya atau sehingga ia
(#+kapan heran. dengan sesuatu yang pasti
j5|ikut terkena apa yang menimpa mereka.
benar tanpa ada keraguan terhadapnya. Yakni,

dengan benar atau yakin. {*.L,--,;j,} janganlah 43tli dan teruslah kalian berjalan ke tempat
kamu termasuk orang yang pesimis dari men-
yang diperintahkan Allah SWT kepada kalian,

dapatkan anak karena usia senja. 4rr. ;;Y yaitu Syam atau Mesir. Di sini,y''il {r*,r;} ai-

tidak ada orang yang berputus asa. (ij-L:J ilh muta'addikan kepada haitsu, sedangkan y''il,

kecuali orang-orang kafir yang tidak mema- (3tlib dimuta'addikan kepada dhamir atau

hami kesempurnaan kuasa dan luasnya rahmat kata ganti, haitsu yang dibuang. (!lul;;j| dan
Kami wahyukan kepada Luth (;'; 3tp bahwa
Allah SWT. Atau, orang-orang yang sesat dan akhir meret r. (iEF dibinasakan secara ke-

jauh dari kebenaran. seluruhan. $;rr*.y pembasmian mereka itu

fuS;L ri| apa keperluan kalian? Kata al- berlangsung pada waktu shubuh, yakni ketika
Khathb berarti urusan penting. $:i;Y kaum
terbit waktu shubuh.
kafir. Mereka adalah kaum Nabi Luth a.s.. Kami

diutus untuk membinasakan mereka. {i;nI} 4i{"t ,J;1,t*;} dan datanglah penduduk

kami benar-benar akan menyelamatkan mere- kotaSodom,yaitu kotakaum Nabi Luth. Mereka

ka, karena keimanan mereka. {(lI} kami telah berdatangan ketika mendapatkan informasi

menetapkan. at-Taqdiir adalah menjadikan bahwa di rumah Nabi Luth ada beberapa

sesuatu memiliki ukuran tertentu. Di sini, pemuda ganteng, yaitu malaikat. {or#,.i}

perbuatan menakdirkan dirsnaadkan kepada dengan bergembira karena ingin melakukan

malaikat, padahal, itu adalah perbuatan Allah perbuatan keji (sodomi) dengan tamu Nabi

SWT karena mereka memiliki kedekatan dan Luth. .4/-lsfibsyaar berarti menampakkan ke-

kedudukan istimewa di sisi Allah SWT. gembiraan. {or:.* >ti} maka janganlah kalian

mempermalukan aku menyangkut tamuku dahsyat Malaikat fibril, yaitu shaa'iqah fsuara
Mahadahsyat yang mengguntur). Ibnu farir
itu. Al-Fadhiihah berarti mengekspos, sesuatu menuturkan setiap sesuatu yang digunakan

yang mendatangkan malu. Karena orang yang untuk membinasakan suatu kaum, itu disebut

tamunya diganggu, berarti sama saja diri- shaihah dan shaa'iqoh.4,4*Y sedang mereka

nya yang diganggu. {;,r rlr;} dan takutlah ka- memasuki waktu matahari mulai terbit.

lian kepada Allah SWT, jangan melakukan {146} bagian atas kota-kota mereka.(qr}

perbuatan keji. {.ry;*, lr} ;anganlah kalian terbalik ke bawah. Yaitu, bagian atas terbalik

menimpakan kehinaan kepada diriku de- menjadi di bawah dan bagian bawah menjadi

ngan tindakan kalian (menginginkan tamu- di atas. Malaikat fibril mengangkat ke atas lalu

ku) untuk melakukan perbuatan keji (so- menghempaskan kembali ke bawah dalam

domi) dengan mereka. Atau, janganlah kalian keadaan terbalik bersama para penduduknya.

mempermalukanku. Dari akar kata al-Kha- $L) tanah yang mengeras dan membatu yang

zaayah yang artinya adalah malu. dimasak atau dibakar dengan api. Ini adalah

44"t,i #,Ui! dan bukankah kami telah kata mu'arrab (diadopsi ke dalam bahasa

melarang kamu agar jangan mau menerima Arab). (4!,.e i1) semua yang disebutkan. {yril}
benar-benar terdapat bukti-bukti petunjuk
salah seorang dari mereka sebagai tamu atau q$;uykeesaan Allah SWT.
bagi orang-orang
memberikan perlindungan kepada salah se-
yang mau merenungkan, memikirkan, dan
orang dari mereka, atau agar kamu jangan men-
mengambil pelajaran. (6lry negeri kaum Luth.
coba menghalang-halangi antara kami dan
o4l"e,h"uk.JaFumbemrauda(Mdiujahlaamn myaandg),biyasaaitduigQunuraakisayn,
mereka. Kaum Nabi Luth biasa mengganggu
ketika pergi ke Syam, dalam keadaan yang
setiap orang asing yang datang, yaitu dengan
masih terlihat jelas, jejak dan bekasnya masih
berbuat homoseksual dengannya, sementara
Nabi Luth dengan segenap kemampuannya ada dan tidak terhapus, selalu dilewati orang-

berupaya menghalang-halangi mereka dari orang dan mereka pun melihatnya. Apakah

melakukan hal itu. {,t-6,vj^} Yang dimak- mereka tidak mengambil pelajaran dari semua

sudkan dengan kata banaafii (anak-anak pe- itu?! (.l1F benar-benar pelajaran.{"yil} bagi

rempuanku) di sini adalah para perempuan orang-orang yang beriman kepada Allah SWT

dari kaumnya. Karena nabi setiap umat adalah dan rasul-rasul-Nya.

laksana bapak bagi mereka. Atau maksudnya Persesuaian Ayat

adalah anak perempuan Nabi Luth sendiri. Setelah memaparkan bukti-bukti tauhid,
keadaan Kiamat, sifat orang-orang yang cela-
Sehingga maksudnya adalah inilah anak-anak ka lagi sengsara dan sifat orang-orang yang
berbahagia dan beruntung, dalam ayat ini
perempuanku, nikahilah mereka. Allah SWT ingin memaparkan kisah para
nabi. Sehingga mendengarnya bisa memacu
4+y tu.rg) jika kalian ingin menyalur-
kan hasrat biologis kalian. (J/JF Kata ini untuk taat yang berkonsekuensi meraih

dibaca dengan huruf hin dibaca fathah ke- derajat para nabi. Selain itu, bisa mengekang
tika digunakan dalam konteks qasam (sum- dari kemaksiatan yang bisa menjadikan sese-
pah). Ini adalah qasam dari Allah SWT de- orang menempati tempat orang-orang yang
ngan kehidupan mukhaathab, yaitu Nabi
Muhammad saw. Yakni demi hidupmu

Muhammad. Kata al-Amru atau al-'Umru ar-

tinya adalah kehidupan (umur). 4C* ey

benar-benar berada dalam kesesatan mereka.

{;rA} terombang-ambing. {*;r} pekikan

TAFSIR AI--MUN TR IILID 7

sengsara lagi celaka. Penuturan kisah-kisah ini "M ereka (malaikat) b erkata,'J ang an takut,
secara langsung maupun tidak langsung juga sesungguhnya kami diutus kepada kaum Luth."'
menjelaskan secara lebih gamblang tentang (Huud:70)
janji dan ancaman. Dimulai dengan penuturan
kisah Nabi Ibrahim a.s. yang menyinggung Ucapan malaikat kepada Nabi lbrahim
tentang berita gembira untuknya dengan ke- yang direkam dalam ayat 70 surah Huud ini
lahiran seorang anak yang kelak akan menjadi menjelaskan alasan kenapa Nabi Ibrahim
sosok yang alim. Kemudian dilanjutkan de- diminta tidak perlu takut. Sedangkan dalam
ngan penuturan tentang pembinasaan kaum Surah al-Hija mereka menjelaskan alasan
Luth, karena perbuatan keji yang belum per-
nah dilakukan oleh siapa pun sebelumnya. hal tersebut sebagai berikut, {"P rv: tF tb

Tafsir dan Penlelasan sesungguhnya kami datang urituti memberi
Kabarkan kepada mereka wahai Muham-
kabar gembira kepada Anda tentang kelahiran
mad tentang tamu Nabi Ibrahim a.s.. Mereka seorang anak yang kelak akan menjadi sosok
adalah sejumlah malaikat yang diutus oleh
Allah SWT dengan misi untuk membinasakan yang alim, cerdas, dan memahami secara
mendalam agama Allah SWT. Karena ia akan
kaum Luth. Ketika para tamu itu menemui menjadi seorang nabi, yaitu Ishaq a.s.. Hal
ini sebagaimana yang juga dijelaskan dalam
Nabi Ibrahim a.s., mereka mengucapkan salam
dengan ucapan, "Salam." Yakni, salam sejah- Surah Huud fayat 71) dan Surah ash-Shaaffaat,
tera dari segala macam bencana, sakit, dan
ketakutan. Nabi Ibrahim a.s. memiliki julukan "Dan istrinya berdiri lalu dia tersenyum.
kun-y ah,'Abu adh - Dhiifa an."
Maka Kami sampaikan kepadanya kabar gem-
Nabi lbrahim a.s. berkata kepada para ta-
munya, "Sesungguhnya kami merasa takut ke- bira tentang (kelahiran) lshaq dan setelah
pada kalian." Hal itu dikarenakan mereka lang-
sung masuk menemuinya dengan tiba-tiba tan- Ishaq (akan lahir) Ya'qub." (Huud: 71)
pa permisi. Atau, karena ketika Nabi Ibrahim
melihat mereka tidak mau menyentuh suguhan "Dan Kami beri dia kabar gembira dengan
yang ia suguhkan kepada mereka, berupa da- (kelahiran) Ishaq seorang nabi yang termasuk
ging sapi yang dibakar dengan batu yang di-
panaskan. Hal itu tentu memunculkan persepsi, orang-orang yang saleh." fash-Shaaffaat= lLZ)
mereka menyembunyrkan niat yang tidak baik.
Hal ini sebagaimana firman Allah SWX, 4giXi j6p waui Ibrahim a.s. meniawab

"Maka ketika dilihatnya tangan mereka dengan nada penuh keheranan terhadap berita
tidak menjamahnya, dia (lbrahim) mencurigai gembira yang mereka sampaikan, tentang
mereka, dan merasa takut kepada mereka." kelahiran seorang anah padahal ia dan istrinya

fHuud:70) sudah berusia senja. Keheranannya ini juga
sekaligus untuk memastikan janji tersebut,
Lalu, para tamu itu pun meniawab,
(Ft )) 'Anda tidak perlu takut." Dalam Surah 'Apakah kalian memberi kabar gembira ke-
padaku dengan hal itu, sementara aku sudah
Huud disebutkan, masuk usia senja. Dengan keajaiban dan kea-
nehan apakah Anda sampaikan sebagai kabar
gembira kepadaku? Atau, sesungguhnya kalian

memberi kabar gembira kepadaku dengan se-

suatu diluar kelaziman. Dengan apakah se-
benarnya kalian memberi kabar gembira
kepadaku? Atau, sebenarnya kalian tidak
memberi kabar gembira kepadaku tentang
apa pun, karena kabar gembira dengan hal

ThFSTRAL-MUNTR JrrrD 7

seperti itu sama saja dengan berita gembiraku dikasi-indikasi yang ada bahwa sebenarnya
dengan sesuatu yang tidak ada, dan itu berarti penyampaian berita gembira itu bukanlah mi-
kalian tidak memberi kabar gembira apa pun si utama mereka, tetapi sebenarnya mereka
memiliki sebuah misi utama selain penyam-
kepadaku." paian berita gembira itu. Karena berita gem-
bira biasanya cukup disampaikan oleh seorang
Para malaikat itu pun menjawab untuk malaikat saja, seperti yang terjadi pada Nabi

mempertegas kebenaran berita gembira yang Zakariya a.s. dan Maryam.

mereka sampaikan, {-r! :)i'6 i;uy "Kami Mereka pun menjawab, {qii d1 ii6}

memberi kabar gembira kepadamu dengan "Sesungguhnya kami diutus kepada suatu
sesuatu yang pasti dan nyata adanya. Karena kaum yang jahat dan musyrih yaitu kaum
itu adalah perbuatan Allah SWT dan janji-Nya
yang tidak akan pernah salah dan dilanggar. Luth. Mereka adalah orang-orang yang gemar
Karena itu, janganlah kamu termasuk orang- melakukan perbuatan mungkar dan menda-
orang yang pesimis dan putus asa. Karena Zat tangi sesama lelaki untuk menyalurkan nafsu
Yang mengadakan manusia dari tanah tanpa birahi kepada mereka bukan kepada perem-
puan. Kami diutus kepada mereka dengan misi
bapak dan ibu, kuasa untuk mengadakan
manusia dari apa pun, termasuk dari bapak untuk membinasakan mereka."
dan ibu yang sama-sama sudah lanjut usia."
Kemudian, para malaikat itu juga meng-
Di sini, Nabi Ibrahim a.s. hanya merasa nikmat
Allah SWT kepadanya pada waktu yang tidak informasikan kepada Nabi Ibrahim a.s., bahwa
mereka akan menyelamatkan keluarga dan
lazim itu sebagai sesuatu yang luar biasa para pengikut Nabi Luth a.s. dari mereka ke-
cuali istrinya yang berkomplot dengan kaum-
menakjubkan. nya. Sebab, istrinya itu termasuk orang-orang
yang tetap berada bersama orang-orang kafir
;tNabi Ibrahim pun menjawab, 4:-i;. iSy
yang akan binasa tersebut.
dirinya sama sekali bukannya pesimis dan
Dalam ayat di atas, terdapatlafadz {,iji}
putus asa karena ia tahu betul kuasa dan
malaikat tersebut menisbahkan perbuatan
rahmat Allah SWT yang jauh lebih luar biasa
dari itu. Dan, tidak berputus asa dari rahmat takdir kepada diri mereka. Padahal, takdir
Allah SWT melainkan orang-orang yang sesat
dan keliru dari jalan kebenaran, sebagaimana adalah otoritas Allah SWL ltu karena, mereka
perkataan Nabi Ya'qub a.s., memiliki kedekatan dan kedudukan spesial
di sisi Allah SWT. Ini seperti perkataan para
"Sesungguhnyq yang berputus asa dari pejabat tertinggi yang menjadi orang paling
rahmat Allah, hanyalah orang-orang yang dekat dengan seorang raja, "Kami mengatur
dan mengambil kebijakan begini dan begini,
kafir." (Yuusuf: 87) kami memerintahkan begini dan begini." Pa-
dahal, yang memerintahkan sebenarnya ada-
Setelah mendapatkan kepastian berita
gembira tersebut dan para tamunya adalah lah sang raja, bukan mereka.
malaikat, rasa takut pun hilang dari dirinya,
Nabi lbrahim pun bertanya kepada mereka Kemudian, cerita tentang kehancuran,
tentangurusan mereka, kenapa mereka datang adzab dan kedatangan para malaikat ketika

secara sembunyi-sembunyi. {i<.ui ri iti} NaUi menemui Nabi Luth a.s. dimulai.

Ibrahim a.s. berkata kepada mereka, "Lalu, apa 4ti;t yl it ,; r:iiy fetit<a telah selesai
urusan dan keperluan kalian yang lain selain
menyampaikan berita gembira?" Tampaknya, tugas para malaikat itu dengan Nabi Ibrahim

di sini Nabi Ibrahim a.s. menangkap dari in-

a.s. untuk menyampaikan berita gembira ten- Kemudian, para malaikat itu memper-
tang kelahiran seorang anak, juga telah meng- tegas apa yang mereka sampaikan, '!t5iiy
informasikan kepada dirinya bahwa mereka {iiq Kami datang kepadamu dengan perkara
sebenarnya juga diutus untuk menjalankan yang yakin dan benar tanpa ada keraguan

misi menimpakan adzab terhadap kaum sedikit pun terhadapnya. Yaitu adzab bagi
yang jahat. Setelah itu, mereka pun pergi kaum Luth. Ini seperti ayat,

melanjutkan misinya menemui Nabi Luth "Kami tidak menurunkan malaikat me-

a's' dalam wujud para pemuda yang ganteng, hinkan dengan kebenaran (untuk membawa
di negeri mereka, yaitu Sodom. Waktu itu, adzab).,, (al-Hiir: g)

Nabi Luth a.s. dan kaumnya belum tahu 4t":a rl1;| Ini adalah penguat yang lain'

kalau ternyata mereka itu sebenarnya adalah Yakni' dan Kami sungguh-sungguh terhadap
jugamalaikat, sebagaimana Nabi Ibrahim a.s.
pada awalnya tidak mengetahui identitas berita yang kami informasikan kepadamu'
mereka sebenarnya. Ketika mereka datang, Kaummu akan binasa dan kamu beserta para
Nabi Luth a.s. berkata kepada mereka, .5,rj"y pengikutmu yang Mukmin akan selamat'
kepada Para malaikat menjelaskan misi mereka
fi3rfui; Yakni, Nabi Luth a.s. berkata adalah tanpa menyebutkan kata-kata adzab secara
"sesungguhnya
mereka, kalian ini
orang-orang asing yang tidak aku kenal. Aku terus terang. Hal itu untuk memberikan pe-
takut dan khawatir kalau-kalau kalian ini ngertian bahwa adzab terhadap kaum Nabi
tiba-tiba ternyata memiliki niat tidak baik Luth benar-benar nyata dan pasti teriadi. Se-
kaligus untuk menegaskan kebenaran dakwah
terhadap diriku. Dari kaum manakah kalian

berasal?" Hal ini sebagaimana yang dikisahkan Nabi Luth a.s. kepada kaumnya.

dalam ayat lain, Kemudian, tibalah saat eksekusi dan pen-

.,Dan ketika para utusan Kami (para i:[:il"'i,:TlfJ;T:11,:tfr-f]f-X:
malaikat) itu datang kepada Luth dia merasa
curiga dan dadanya merasa sempit karena para malaikat itu berkata kepada Nabi Luth,
(kedatangan)nyai' (Huud:77) {;:ur,; p.+i.;(}pergilahdenganmembawa

J;"" ilirargamu seterah sebagian waktu

Ada yang berpendapat maksudnya adalah malam berlalu. Maksud, keluarga Nabi Luth

tatkala Nabi Luth a.s. melihat mereka sebagai a.s. di sini adalah kedua putrinya. (ei(;i6;r;y
punpara pemuda yang ganteng dan bersih, ia dan berjalanlah di belakang keluargamu,

sebenarnya tidak menyetujui keadaan mereka untuk lebih memberikan perlindungan kepada
seperti itu karena takutkaumnya akan berbuat mereka.
tindakan tidak senonoh terhadap mereka.
[;i €- , i.(-.tt\ ketika kalian mendengar
Lalu, para malaikat itu pun menjawab, suara pekikan adzab menimpa mereka, ia-
43r,,; g.i;G *..1+;) para malaikat itu ber- nganlah kalian menoleh sedikit pun, biarkan

kata kepada Nabi Luth a.s., "sesungguhnya mereka berada dalam adzab dan malapetaka.

kami datang dengan membawa apa yang Hal itu agar hati Nabi Luth tidak merasa

membuatmu gembira. Yaitu adzab, kebi- terenyuh dan iba kepada kaumnya.
nasaan dan kehancuran umatmu yang sebe-
Para malaikat itu mempertegas larangan

lumnya mereka sangsi akan menimpa me- tersebut dengan mengatakan,4Stii +i;,;ti\

reka. Mereka juga menganggapmu berdusta, tetaplah kalian terus berjalan dengan perin-

terkait kedatangan adzab!' tah Tuhan kalian tanpa menoleh sedikit pun

Surah al-H[r TATSTRAL-MUNrR )ILID 7

ke belakang, menuju ke Syam, sebagaimana tanya pun langsung tersebar hingga sampai ke

yang dikatakan oleh Ibnu Abbas. Atau, ke arah telinga kaum Luth. Ada pula yang mengatakan

yang diinstruksikan oleh Malaikat fibril a's' bahwa istri Nabi Luth yang menyampaikan

kepada kalian ke sebuah kota tertentu yang berita itu kepada mereka. Namun, bagaimana
pun juga, yang penting intinya adalah kaum
penduduknya tidak melakukan perbuatan
Luth berkata,'Ada tiga pemuda yang rupawan
seperti yang diperbuat oleh kaum Luth.
dan bersih bertamu ke rumah Luth. Kami
Allah SWT mewahyukan kePada Nabi
belum pernah melihat wajah serupawan para
Luth bahwa eksekusi adzab sangatlah cepat,
tamu Luth, belum pernah melihattubuh seelok
{t\t u;4cEtbdan Kami wahyukan atau Kami
mereka." Lalu mereka pun ramai-ramai datang
beritahukan kepadanya bahwa kebinasaan
ke rumah Nabi Luth.
kaum itu sudah ditetapkan. Mereka semua
Lalu, Nabi Luth a.s. pun menyampaikan
dibasmi tanpa ada yang tersisa satu orang pun
kepada mereka dua kalimat yang sangat men-
pada waktu shubuh. Ini seperti firman Allah
dalam, Pertama, 4:# \' t 'l;, ilh orang-
SWT dalam ayat lain,
orang itu adalah tamuku. Karena itu, janganlah
"sesungguhnya saat teriadinya siksaan
kalian membuatku malu menyangkut mereka.
bagi mereka itu pada waktu subuh. Bukankah Yakni, dengan melakukan suatu perbuatan ter-
subuh itu sudah dekatT" (Huud: 81) hadap mereka yang mendatangkan malu dan

{,v9 ir;} yaitu barisan paling belakang aib. Tamu haruslah dihormati dan dimuliakan.
f ika kalian melakukan tindakan-tindakan tidak
dari mereka. Artinya, mereka akan dibinasa- baik terhadap mereka, itu sama artinya kalian
kan semua dari barisan yang paling belakang
dan tidak ada seorang pun yang tersisa. menghina dan melecehkan diriku.

Kemudian, di sela-sela pemaparan kisah Kedua, {t; l1 nr rfr;y Kalimat kedua ini
ini, Allah SWT menuturkan keinginan kaum
Luth untuk mengganggu para tamu itu dan mempertegas kalimat yang pertama. Takutlah
berbuat hal-hal yang tidak senonoh terhadap kalian kepada Allah S\MX, dan janganlah kalian
menghinakan diriku dengan menghinakan ta-
mereka. 4rr'4;i-*, yi"tli) Yakni, kaum Luth muku. fanganlah kalian menjerumuskan diri-
ku ke dalam kehinaan dan aib dengan berbuat
penduduk kota Sodom, ketika mengetahui
tindakan tidak senonoh terhadap para tamuku'
keberadaan para tamu Nabi Luth yang ganteng
Lalu mereka pun menjawab, lai ;lti tSu$
dan menarih kaum Luth mulai mendatangi
dengan penuh kegembiraan dan hati yang {rtuj, ;r kaum Luth berkata kepadanya, "Bu-
riang, dengan membawa segudang harapan
bisa melakukan perbuatan keji [sodomi, ho- kankah kami telah melarang kamu agar kamu
moseksual) dengan para tamu tersebut. Ini tidak usah ribut berbicara kepada kami, untuk
merupakan kejahatan yang sangat buruk dan menolong orang yang kami ingin melakukan
tindakan yang menjijikkan. Perbuatan yang
bertentangan dengan nilai-nilai luhur dan akal perbuatan keii dengannya, dan telah melarang
kamu agar iangan menerima siapa pun seba-
sehat berupa memuliakan orang asing, meng-
hormati, menyambutnya dengan ramah, dan gai tamu dan memberikan perlindungan

berbuat baik kepadanya. kepadanya."

Diceritakan, para malaikat itu datang da- Nabi Luth meniawab dengan penuh bim-
lam wujud manusia yang memiliki wajah sa-
ngat rupawan dan berparas menarik. Beri- bingan, 4+.t Fu dt e.6 "t't^jfy "ttihnilah para
perempuan yang telah diperbolehkan oleh
Allah SWT bagi kalian, jauhilah perbuatan

mendatangi sesama lelaki, iika kalian memang yang lebih mulia bagi-Nya dari Nabi Mu-
hammad saw.. Dan, aku tidak pernah men-
mau melakukan apa yang aku perintahkan
kepada kalian dan mau menerima nasihat dengar Allah SWT bersumpah dengan kehi-
dan perintahku." Maksud dengan anak-anak
dupan seseorang selain Nabi Muhammad saw.".
perempuan Nabi Luth di sini adalah para
Kemudian, Allah SWT menginformasikan
perempuan kaumnya. Karena seorang rasul
kepada suatu umat, statusnya adalah seperti bentuk adzab mereka, 4e* :c.at ,o;[Y
bapakbagi mereka. Hal ini sebagaimana firman
turunlah kepada mereka pekikan dahsyat
Allah SWT menyangkut diri Nabi Muhammad
Malaikat fibril a.s. pada saat matahari mulai
saw.,
terbit. Kata $G,-) maksudnya adalah se-
"Nabi itu lebih utama bagi orang-orang
dang mereka memasuki wal*u terbitnya ma-
Mukmin dibandingkan diri mereka sendiri
tahari. Terjadinya adzab itu berlangsung dari
dan istri-istrinya adalah ibu-ibu mereka." (al- shubuh dan berakhir ketika matahari mulai
Ahzaab:6) terbit. Dari itu, mula-mula disebutkan dengan

Dalam bacaan Ubaiy disebutkan tam- menggunakan kata {;).y kemudian di sini
disebutkan 4e*y
bahan, "wa huwa abun lahum" (sedang, beliau
adalah bapak bagi mereka). Ada pula yang Pekikan adzab Mahadahsyat itu benar-
mengatakan bahwa maksudnya adalah anak-
anak perempuan Nabi Luth sendiri. benar menghantam mereka secara total se-

Demikianlah semua itu terjadi. Sementara dahsyat-dahsyatnya. Karena begitu dahsyat,
pekikan itu sampai sanggup mengangkat ne-
mereka tidak menyadari apa yang hendak
ditimpakan terhadap mereka. Malapetaka geri mereka setinggi-tingginya, kemudian

apa yang mengelilingi mereka dan apa yang membaliknya sehingga bagian atas menjadi di
akan mendatangi mereka pada waktu shubuh
berupa adzab yang kekal dan terus berlanjut. bawah dan bagian bawah menjadi di atas serta
Dari itu, Allah SWT berfirman kepada Nabi menghujani mereka dengan batu-batu dari
Muhammad saw., atau para malaikat itu berkata sr,/iil ftanah yang keras membatu dan dibakar
dengan api). .Ash-Sh aihah berarti adalah suara
kepada Nabi Luth a.s., {jri:; U.* e et t'r;,y gemuruh Mahadahsyat yang membinasakan

Aku bersumpah demi hidupmu, umurmu, dan yang muncul dari langit.

eksistensimu di dunia wahai Rasul-ini me- Ini adalah pengertian yang terkandung

ngandung sebuah pemuliaan yang agung dan dalam ayat berikutnya, tj:i, t*t;t; q-e A;\
4,h . Z;+ W maka Kami jadikan bagian
menunjukkan sebuah kedudukan yang lu-
hur-sesungguhnya mereka benar-benar ber- atas kota itu terbalik ke bawah menimpa

ada dalam kesesatan mereka dengan keadaan mereka dan Allah SWT menghujani mereka
terombang-ambing kebingungan. Mereka pun
bersikap apatis terhadap nasihatmu, tidak bi- dengan bebatuan dari sijjiil, yaitu tanah keras
sa membedakan antara yang benar dan yang
membatu yang dimasak dengan api.
salah. Kata {rqF} maksudnya adalah ke-
sesatan mereka. Kata {jri:;} adalah terom- Dari keterangan di atas, bisa diketahui

bang-ambing atau bermain-main. bahwa Allah SWT mengadzab mereka dengan

Abdullah Ibnu Abbas r.a. mengatakan, tiga macam adzab.
"Allah SWT tidak menciptakan sebuah jiwa
1. Suara pekikan yang bergemuruh super

dahsyat.

2. Membalik negeri mereka sehingga bagian

atas terbalik ke bawah.

3. Dihujani dengan bebatuan dari sijjiil.

TAFSIRAL.MUNIR JITID 7

Kemudian, Allah SWT memberikan pela- keluarganya, benar-benar merupakan sebuah

{*;iijaran dari kisah tersebut -r.v e-u; u1 i1} tanda dan bulrti petunjuk bagi orang-orang
yang beriman kepada Allah SWT dan rasul-
pada adzab yang menimpa kaum Luth, benar- rasul-Nya. Sesungguhnya orang-orang yang
dapat mengambil manfaat dari maksud dan
benar terdapat tanda dan bukti petunjuk bagi tujuan kisah ini adalah orang-orang Mukmin
yang memahami betul bahwa adzab adalah
orang-orang yang mau merenungkan dengan pembalasan dari Allah SWT untuk kaum kafir.
Adapun selain orang Mukmin, mereka akan
mendalam, memiliki kepekaan mata batin, bisa menisbahkan kehancuran yang terjadi kepada
faktor alam dan gejala bumi.
memetik nasihat dan pelaiaran dari kejadian-
Fiqih Kehidupan atau Hukum-hukum
kejadian, memahami apa yang didapatkan
Kisah di atas menunjukkan sejumlah hal
orang-orang kafir dan para pelaku perbuatan- berikut.

perbuatan keji berupa hukuman yang keras. L. Sebagai pelajaran etika bagi tamu untuk

Berhubungan dengan hal ini, Bukhari mengucapkan salam ketika mengunjungi

dalam Tarikhnya, Tirmidzi dan Ibnu Iaric Ibnu orang lain.

Abi Hatim, Abu Nuhim, dan Ibnu Mardawaih 2. Menggambarkan berbagai perasaan dan

meriwayatkan dari Abu Sa'id al-Khudri dalam kecurigaan seseorang yang didatangi ta-

bentuk riw ayat marfuu', ia berkata, "Rasulullah mu ketika ia menolak untuk mencicipi

saw bersabda, "Takut dan hati'hatilah kalian suguhan yang ia hidangkan kepadanya.

dengan firasat seorang Mukmin, karena ia 3. Kabargembirayangdisampaikanmalaikat
melihat dengan nur Allah SWT" Kemudian
kepada Nabi Ibrahim a.s. tentangkelahiran
beliau membaca ayat, {*;.:A-u1-u! g i1}. Ishaq menjadi sebab berbagai ketakutan
dan kekhawatiran hilang diganti dengan
Allah SWT kemudian mengarahkan pan-
perasaan tenang dan damai.
dangan penduduk Mekah dan orang-orang
4. Pertanyaan yang dilontarkan Nabi Ibra-
yang seperti mereka untuk mengambil pela-
him adalah tanya takjub yang ia rasakan
jaran dari apa yang terjadi, 4* .l; dri| dan terhadap sesuatu yang tidak lazim, yaitu

sesungguhnya kota Sodom' yang tertimpa bisa memiliki anak ketika ia dan istri-

adzab tersebut benar-benar terletak di sebuah nya sudah berusia lanjut. Pertanyaannya
sama sekali tidak meragukan kuasa Allah
jalan yang jelas dan bisa disaksikan oleh orang- SWT untuk menciptakan anak dari diri-
nya ketika ia sudah berusia lanjut. Meng-
orang yang melewatinya. Bekas dan jejak pe- ingkari kuasa Allah SWT tentu adalah
sebuah kekafiran.
ninggalannya masih ada sampai hari ini, di
5. Para malaikat mempertegas bahwa be-
jalan yang menghubungkan antara Hijaz dan
rita gembira itu adalah pasti dan benar
Syam. Hal ini sebagaimana yang difirmankan adanya. Anak yang dijanjikan itu pasti
akan terlahir. Kemudian, para malaikat
Allah SWT dalam ayat lain,
melarang Nabi lbrahim dari sikap pesimis
"Den sesungguhnya kamu (penduduk
Mekah) benar-benar akan melalui (bekas-
bekas) mereka pada waktu pagi dan pada

waktu malam. Maka mengapa kamu tidak
meng erti?" (ash-Shaaffaat: 13 7' 138)

Kalimat, 4r* ,*b maksudnya adalah

terletak di sebuhh jalan yang jelas.

$":fi A + e iD sesungguhnva apa

yang telah Kami perbuat terhadap kaum Luth

berupa kebinasaan dan kehancuran, serta ba-
gaimana Kami menyelamatkan Nabi Luth dan

dan putus asa. Ada hal yang perlu digaris adalah para malaikat, sebagaimana hal
yang sama juga dialami oleh Nabi Ibrahim
bawahi melarang seseorang dari sesuatu,
a.s.. Ada keterangan menyebutkan bahwa
sama sekali tidak menunjukkan berarti
orang yang bersangkutan melakukan para malaikat itu datang dalam wujud
sesuatu yang dilarang tersebut. Hal ini
para pemuda yang rupawan. Melihat hal
sebagaimana yang terdapat dalam firman itu, Nabi Luth a.s. pun mengkhawatirkan
Allah SWT kepada Nabi Muhammad saw.,
keselamatan para tamunya itu terhadap
"Dan janganlah engkau (Muhammad) gangguan kaumnya. Inilah yang dimak-

menuruti orang-orang kafir dan orang- sudkan dengan kata-kata al-lnkaar yang
orang munafik itu," (al-Ahzaabz 48)
terdapat pada ayat, (3r'i.Ji;; FlF.
Nabi Ibrahim menafikan dengan tegas
B. Bukan merupakan sebuah tindakan terpuji
sikap pesimis dan putus asa dari dirinya,
berlama-lama tinggal atau memandangi
bahwa ia sama sekali bukanlah orang jejak dan bekas kaum yang dibinasakan
Allah SWT. Dianjurkan untuk bergegas
yang pesimis dan putus asa, ia berkata, ketika melewati lokasi-lokasi seperti itu
karena itu adalah lokasi-lokasi yang ter-
4ijr;lr \\ L;'.) u, k-.ri) kecuali orang-
kena murka dan laknat.
orang yang mendustakan serta melenceng
9. Allah SWT melarang Nabi Luth a.s. dan
jauh dari jalan kebenaran. Hal ini berarti,
para pengikutnya untuk menoleh ketika
Nabi lbrahim merasa bahwa memiliki adzab turun menimpa kaumnya, supaya

anak adalah sesuatu yang tidak lazim bagi mereka tidak diterkam oleh perasaan iba
dan kasihan kepada kaum tersebut. fuga,
dirinya mengingat ia dan istrinya sudah supaya mereka berjalan dengan sungguh-

lanjut usia, bukan ia pesimis dan putus asa sungguh dan menjauh sesegera mungkin
dari negeri tersebut sebelum tiba waktu
dari rahmatAllah SWT.
shubuh.
6. Sudah tidak diperselisihkan lagi dalam
10. Kemauan kaum Luth yang bulat untuk
bahasa Arab bahwa mengecualikan dari melakukan perbuatan keji (homoseksual)

negatif adalah positif dan mengecualikan dengan para tamu tersebut menjadi bukti
materil lain yang konkrit tentang kekejian
i*! ji'oloyjdari positif adalah negatif. Ayat,
. t*::i iiyi S1u..,i tily mereka.

4ii;t'ty (kami sesungguhnya diutui kepada 11. Perkataan Nabi Luth a.s. yang ditulis

kaum yang berdosa,kecuali Luth beserta dalam ayat, (d:i eu ol gLi ,v9), baik

peng ikut-pengikutnya. Sesungg uhnya Kami apakah yang dimaksudkan adalah anak-
anak perempuannya dalam arti yang se-
akan menyelamatkan mereka semuanya,
sungguhnya ataukah para perempuan
kecuali istrinya) mengecualikan Nabi Luth
kaumnya, memberikan nasihat dan tun-
a.s. dan para pengikutnya dari cakupan tunan kepada sesuatu yang mubah dan
tidaklah haram. Yakni, nikahilah perem-
kaum yang berdosa karena Nabi Luth a.s. puan-perempuan itu dan janganlah kalian
berorientasi kepada yang haram. Barang-
dan para pengikutnya adalah orang-orang
siapa yang memahami selain itu, ia ka-
yang selamat. Kemudian, mengecualikan fir. Zina adalah haram hukumnya dalam

istri Nabi Luth a.s. dari cakupan para pe-

ngikut Nabi Luth a.s., karena ia adalah

orang yang ikut binasa.

7. Nabi Luth a.s. dan para pengikutnya pada

mulanya tidak mengetahui kalau para

tamu yang datang kepadanya ternyata

semua agama, dan tidak akan pernah ada Demikianlah, namun dalam hal ini,
seorang nabi pun yang mengukuhkannya
ulama Malikiyyah tidak memperbolehkan
sekalipun karena alasan darurat.
12. Menyangkut ayat 41';aY al-Qadhi 'lyadh melakukan peradilan dan memberikan

dan Ibnul Arabi menuturkan ulama tafsir putusan dengan berdasarkan firasat dan
berijma dalam hal ini, itu adalah qasam
(sumpahJ dari Allah SWT dengan umur perasaan. Karena itu merupakan petun-
dan hidup Nabi Muhammad saw. sebagai juk yang tidak pasti dan tidak bisa di-
bentuk pemuliaan kepada beliau, bahwa jamin kebenarannya sehingga tidak bisa
kaum beliau, yaitu Quraisy benar-benar
terombang-ambing dalam kesesatan dan dijadikan sebagai dasar hukum.

kebingungan mereka. KISAH PENDUDUK AIKAH, KAUM NABI
SYU'AIB A.S. DAN PENDUDUK AL-HIJR,
Ada kemungkinan yang dimaksudkan BANGSATSAMUD

adalah kaum Luth, mereka terombang- Surah al-Hlir Ayat 78 - 86
ambing dalam kesesatan mereka dan
malaikat berkata kepada Nabi Luth a.s., 'frr(Sttt @ -'b+,fi K*t ili'ti,( u
4.rr;jy laai, perkataan yang direkam dalam
ayat ini adalah perkataan para malaikat #' t)5r 6K {A: w W .,(D (#r,

kepada Nabi Luth a.s.. tiyirWlz- n) r/-u 6-,l;i5E

Menurut banyak ulama, dimakruhkan 'fi-r* ffi @)$1. JVt-b.-oi";i66

bagi seseorang berkata, la 'amrii, karena 'GLK6(V fr; &t 6 gs"6 1:stt
maknanya adalah "demi umurku". Ini
berarti bersumpah dengan umur dan ke- tvyVltW.YSGrTvniStGvv3

hidupan dirinya sendiri. Ini termasuk per- $ 6$u ffi 'J# -g$r 6;6';4Y,,ffit
kataan orang yang lemah. Imam Ahmad
mengatakan barangsiapa bersumpah de- ffi$irarer
ngan Nabi Muhammad saw., iawajib mem-
"Dan sesungguhnya penduduk Aikah itu
bayar kafarat.
benar-benar kaum yang zalim, maka Kami mem-
13. Hukuman yang ditimpakan kepada kaum
Luth adalah ash-Shaihah, negeri mereka binasakan mereka. Dan sesungguhnya kedua
dibalik sehingga bagian atas terbalik ke (negeri) itu terletak di satu jalur jalan raya. Dan
bawah dan sebaliknya, serta dihuiani de- sesungguhnya penduduk negeri Hijr benar-benar

ngan bebatuan dari sijjiil, yaitu tanah telah mendustakan para rasul (mereka), dan Kami
telah mendatangkan kepada mereka tanda-tanda
keras membatu yang dibakar dengan api. (kekuasaan) Kami, tetapi mereka selalu berpaling

14. Sesungguhnya pada kisah ini benar-benar darinya, dan mereka memahat rumah-rumah
terdapat pelajaran dan nasihat bagi orang- dari gunung batu, (yang didiami) dengan rasa
orang Mukmin yang benar. Bekas dan jejak
aman. Kemudian mereka dibinasakan oleh suara
materil peninggalan negeri Luth yang keras yang mengguntur pada pagi hari, sehingga
tidak berguna bagi mereka, apa yang telah mereka
terletak di jalan menuju Syam merupakan
saksi terbaik dan bukti petunjuk paling
benar bagi orang-orang yang mau meng-
ambil nasihat dan pelajaran.

:tArsrR Ar-MuNrR rrrlD 7

usahakan. Dan Kami tidak menciptakan langit yang terletak antara Madinah dan Syam. Dulu,
dan bumi serta apa yang ada di antara keduanya,
melainkan dengan kebenaran. Dan sungguh, Kia- mereka menjadikan lembah al-Hijr sebagai
tempat kediaman mereka. Setiap tempat
mat pasti akan datang, makamaafkanlah (mereka) yang dikelilingi oleh bebatuan disebut Hij4,
dengan cara yang baik. Sungguh, Tuhanmu, Dia-
lah Yang Maha Pencipta, Maha Mengetahui." (al- termasuk di antaranya adalah Hryr Ka'bah.

Hijr:78-86) {*f-l'} para penduduk Al-Hijr mendustakan

Qlraa'aat Nabi Shalih. Kenapa di sini diungkapkan de-
ngan menggunakan kata jamak al-Mursaliin
{rirX} dibaca,
frasul-rasul). Sebab mendustakan seorang
1. ltiriy ini merupakan bacaan Warsy, Abu rasul berarti mendustakan semua rasul. Ka-

Amru, dan Hafshah. rena semua rasul datang membawa ajaran

2. 1ri;; ini merupakan bacaan imam-imam yang sama, yaitu tauhid.

lainnya. (ts(I) seekor unta betina yang di dalam-

l'raab nya terdapat banyak tanda dan bukti petun-
juk, seperti tubuhnya yang berukuran besa4,
{jr ,rg} Kata (.:1;} di sini asalnya adalah menghasilkan air susu yang melimpah, dan

inna yang dibaca ringan tanpa tasydid. Kata in minumnya yang sangat banyak. Atau, maksud

dan huruf lam yang terdapat pada kata, {;,:rlj} ayat-ayat di sini adalah ayat-ayat al-Kitab yang

berfungsi untuk taukiid (penguat). diturunkan kepada nabi mereka. {d^.};} tidak
mau memikirkannya. $o"*Ay pada waktu
Balaaghah
shubuh.
(,{ir .ir;ir} Kedua kata ini merupakan
{;i} maka tidak bisa menghalau dan
bentuk shiig ah mub aalaghah.
menjauhkan (r*-F adzab dari mereka, r.:F
Mufradaat Lughawlyyah
(ti.JJ.lr.r apa yang telah mereka usahakan
{f!, ;u;i} t',tereka adalah kaum Nabi berupa membangun rumah-rumah yang

Syu'aib a.s.. Al-Aikah asalnya adalah, al-Ghai- sangat kukuh, benteng dan kekayaan yang
dhah yangberarti tempat yang memiliki pepo-
honan banyak dan lebat. Al-Aikah terletak mereka kumpulkan.

dekat Madyan. {*rr.[i] mereka benar-benar (r+ tF melainkan dengan penciptaan

kaum yang zalim dengan mendustakan Nabi yang pasti senantiasa integral dengan kebe-
naran yang selalu melekat tanpa terpisah-
Syu'aib a.s..(r+:(5[] Kami pun menghukum kan dan tidak akan bisa harmonis dengan

mereka dengan adzab berupa panas yang kerusakan dan keburukan. (bt) dan Kiamat

sangat tinggi. {ri;I;} negeri kaum Luth [So- pasti akan datang, lalu Allah SWT akan
membalas tiap-tiap diri sesuai dengan amal-
dom) dan al-Aikah. 4y flh keduanya benar-
nya. (cr,;F maafkanlah kaummu wahai
benar berada di sebuah jalan yang jelas. Kata Muhammad {,F', ai.!r} dengan pemaafan
al-lmaam berarti sesuatu yang diikuti. falan
disebut imam karena diikuti. yang baik, berpalinglah kamu dari mereka
dan biarkanlah mereka dengan tanpa sikap
4.+t ,.c;iy Mereka adalah bangsa mengeluh. Atau, janganlah kamu terburu-
buru melakukan pembalasan terhadap me-
Tsamud. Al-Hijr adalah nama sebuah lembah
reka dan perlakukanlah mereka dengan per-

lakuan yang memaafkan dan penyantun.
(3x*i,y dan sesungguhnya Tuhanmu Yang

ThISIRAL-MUNIRJILID 7

Maha Menciptakan segala sesuatu, Yang men- Allah SWT pun menjawabnya, 'Aku men-

ciptakan kamu dan mereka, dan di tangan- ciptakan makhluk agar mereka menyibukkan
Nya urusanmu dan urusan mereka. {15jr} hgi
diri dengan ibadah dan ketaatan. |ika me-
Maha Mengetahui keadaanmu dan keadaan
mereka. Karena itu, hanya Dia Yang berhak reka meninggalkan dan berpaling darinya,
dan layak kamu memasrahkan segala urusan hikmah tentu mengharuskan untuk membi-

kepada-Nya. nasakan mereka dari muka bumi." Atau, yang

Persesualan Ayat dimaksudkan dari ayat ini adalah Allah SWT

Ini adalah kisah ketiga dan keempat dari ingin menyabarkan Nabi Muhammad saw. atas
sikap jahil kaum beliau. Karena iika beliau telah
kisah-kisah yang disebutkan dalam surah ini. mengetahui bahwa para nabi yang terdahulu
Kisah yang pertama adalah kisah Adam a.s. dan juga mendapatkan perlakuan seperti itu, tentu
iblis. Kisah kedua, adalah kisah Nabi Ibrahim
a.s. dan Nabi Luth a.s.. Kisah ketiga adalah kisah terasa ringan bagi beliau menghadapi berbagai
penduduk al-Aikah. Mereka adalah kaum Nabi
Syu'aib a.s. yang bertempat tinggal di al-Aikah, sikap bodoh dari kaum beliau.

yaitu sebuah tempat yang banyak memiliki Tafslr dan Penlelasan
pepohonan yang lebat [hutan). Mereka men-
dustakan Nabi Syu'aib a.s., Allah SWT pun Sesungguhnya penduduk al-Aikah, kaum
akhirnya membinasakan mereka dengan
Nabi Syu'aib a.s., mereka adalah orang-orang
adzab hari azh -Zhillah. Yakni, teriakan dahsyat yang zalim karena menyekutukan Allah SWT,

yang menimpa mereka pada waktu shubuh melakukan perampokan (qath'uth thariiq),
karena menyekutukan Allah SWT dan curang bersikap curang dalam takaran dan tim-
dalam takaran dan timbangan. Sedangkan bangan. Allah SWT pun mengadzab mereka
dengan ash-Shaihah (teriakan mahadahsyat
kisah yang keempat adalah kisah Nabi Shalih dan membinasakan), ar-Rajfah [gempa), dan
dengan kaumnya. Mukiizat Nabi Shalih adalah
adzab dengan dinaungi awan. Padahal, periode
berupa seekor unta betina yang memiliki
mukjizat, seperti keluar dari batu, memiliki mereka masih sangatdekat dengan masa kaum
tubuh yang sangat besan dan menghasilkan air Nabi Luth a.s. dan tempat tinggal mereka juga
tidak terlalu jauh dari negeri kaum Nabi Luth
susu yang sangat melimpah. a.s.. Dari itu, ketika Nabi Syua'ib a.s. memper-

Tuiuan dari pemaparan kisah-kisah ini ingatkan kaumnya, ia berkata,
adalah memotivasi kita untuk taat yang ber-
konsekuensi meraih surga. Selain itu, mem- "sedang kaum Luth tidak iauh dari kamu."
(Huud: 89)
peringatkan agar jangan berlaku maksiat yang
Al-Aikah asalnya adalah pepohonan yang
mengakibatkan adzab neraka. Iuga untuk lebat. Ibnu Mardawaih dan Ibnu Asakir me-
menghibur hati Nabi Muhammad saw. atas
riwayatkan dari Abdullah lbnu Amr r.a., ia
sikap kaum beliau yang mendustakan.
Adapun persesuaian dan relevansi ayat berkata, Rasulullah saw. bersabda,

{.rrji:tr 6; t;t\ adalah ketika Allah SWT ;ut . 2o o

menuturkan bahwa Dia pasti membinasa- r.:4it1 ar ii;. ;:uJl{!r ,+r;*\t o!
kan orang-orang kafin seakan-akan muncul
pertanyaan, "Pembinasaan ada yang layak t#;
dilakukan oleh Zat Yang Maha Penyayang?!"
"sesungguhnya Madyan dan penduduk al-
Aikah adalah dua umat yang Allah SWT mengutus
Nabi Syu,aib a.s. kepada keduanya."

TAFSIRAL.MUNIRIITID 7

{& (:;,;[] maka Kami pun menghukum bukannya mengambil nasihat dan pelajaran
dari unta itu, tapi justru mereka berpaling dan
mereka sebagai balasan atas kekafiran dan mengabaikannya, bahkan menyembelihnya.

kemaksiatan mereka. Kami menghukum Unta betina tersebut pada mulanya dilepas di
tempat mereka agar mencari makan sendiri.
penduduk al-Aikah dengan adzab yaum azh-
Di sana ada sebuah sungai kecil yang menjadi
Zhillah, yaitu mereka ditimpa cuaca yang
sumber kebutuhan air bagi mereka. Lalu
sangat panas selama tujuh hari tanpa ada te-
duhan sedikit pun. Setelah itu, awan dikirim- dibuat aturan bahwa mereka bergilir dengan
kan kepada mereka dan mereka pun duduk unta betina tersebut dalam memanfaatkan air
berteduh di bawahnya. Lalu, Allah SWT me- sungai itu, satu hari untuk si unta dan satu hari
ngirimkan api yang membakar mereka. Se- untuk mereka. Unta betina tersebut mampu
dangkan penduduk Madyan, Kami hukum menghasilkan air susu yang melimpah hingga

dengan ash-Shaihah. mampu mencukupi semua penduduk.

4y *l ri,l;F arn sesungguhnya negeri 4:,4. lr;) Mereka membuat rumah-

kaum Luth dan kawasan penduduk al-Aikah, rumah dengan cara memahat gunung-gunung

keduanya benar-benar berada di sebuah ja- sehingga mereka bisa tinggal di dalamnya

lan yang dilalui oleh orang-orang dalam per- dengan aman tanpa rasa takut dan khawatir
jalanan mereka dari Hijaz ke Syam. Al-lmaam terhadap gangguan musuh. Rumah-rumah ter-
berarti sesuatu yang diikuti. falan disebut sebut sangat kukuh dan terlindung. Rumah-
imam karena seseorang mengikuti dan meniti rumahmerekamasihbisadisaksikandi Lembah
jalan hingga ia sampai ke tempat tujuan yang al-Hijr. Rasulullah saw. dalam perjalanan be-
liau menuju ke Tabuh pernah melewati Lem-
diinginkan.
bah ini, lalu beliau menutup kepala dan mem-
Kemudian, Allah SWT menuturkan kisah
'penduduk al-Hija yaitu bangsa Tsamud, percepat laju hewan kendaraan beliau, dan
berkata kepada para sahabat dalam sebuah
(+," 4t -L*t -k '"r)jy dan sungguh hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan

kaum Tsamud benar-benar telah mendus- yang lainnya dari Abdullah Ibnu Umar r.a.,
takan nabi mereka, yaitu Nabi Shalih a.s..
Gft.ri .ir a';;jt rqtoi rli i
Di sini digunakan bentuk kata jamak, o1- W)z 'ri;#,rf6'* iiy,qt,
f+t'l.t,.,i .
Mursaliin (para rasul utusan), meskipun yang U '.o

dimaksudkan adalah satu, yaitu Nabi Shalih '-U
a.s.. Itu karena barangsiapa mendustakan se-
"langanl.ah kalian memasuki rumah-rumah
orang rasul, itu sama artinya ia juga telah kaum yang diadzab, melainkan hendaknya kalian
sambil menangis. Jika tidak bisa menangis, maka
mendustakan semua rasul yang lain. Karena b erusahalah untuk menangis sebisa-bis any a, s eb a-
pokok-pokok dakwah semua rasul adalah gai antisipasi agar kalian tidak tertimpa seperti
sama, yaitu tauhid, menyembah hanya kepada
Allah SWT serta nilai-nilai dasar dan pokok- mereka."
pokok keutamaan. Dari itu, mereka disebut
4J,.#',;Jt fi::;t'b Tatkala mereka ber-
mendustakan para rasul.
sikap melampaui batas dan menyembelih unta
(qfi .:iuiTr} dan Kami telah memberi
betina tersebut, mereka ditimpa adzab ash-
mereka sejumlah ayat, tanda-tanda, dan bukti-
bukti yang menunjukkan kebenaran kenabian Shaihah yang membinasakan mereka pada

Nabi Shalih a.s., seperti seekor unta betina yang

dikeluarkan oleh Allah SWT dari sebuah batu
berkat doa Nabi Shalih a.s.. Namun, mereka

TAFSIRAL-MUNIRJILID 7

waktu shubuh pada hari keempat dari waktu akhirat adalah haqq, kebenaran, adil, biiah
adzab yang dijanjikan, sebagaimana firman dan memiliki kemaslahatan bagi manusia itu

Allah SWT, sendiri.

"Maka mereka menyembelih unta itu, ke- {bv Lu:lr ,i11} sungguh, hari Kiamat pasti
mudian dia (Shalih) berkata, 'Bersuka rialah akan datang tanpa diragukan lagi, supaya

kamu semua di rumahmu selama tiga hari. Allah SWT memberi balasan kepada orang-
orang yang berbuat jahat. fuga memberi bala-
Itu adalah janji yang tidak dapat didustakan."' san kepada orang-orang yang berbuat baik de-
(Huud:65) ngan pahala yang lebih baik fsurga). Ini secara
tidak langsung mengandung ancaman bagi pa-
4e ;; ri) Harta kekayaan itu sekali- ra pelaku maksiat serta motivasi bagi orang-

kali tidak berguna bagi mereka tatkala titah orang yang taat.
Tuhanmu telah tiba. Harta kekayaan tidak bisa
menghalau adzab dari mereka. Mereka tidak {i+, &'*tY Wahai Muhammad abai-

bisa mendapatkan faedah dari segala apa yang kan saja orang-orang musyrik itu. Tahanlah
dirimu terhadap berbagai gangguan dan si-
selama ini mereka usahakan, yaitu rumah- kap tidak simpatik mereka, hadapilah semua
itu dengan kesantunan dan lapang dada. Ini
rumah kukuh yang mereka pahat di gunung- adalah ajaran untuk berakhlak kepada orang
gunung, pertanian, dan perkebunan. Mereka lain dengan akhlak yang baik, Karena itu,
tidak mau berbagi air dengan unta betina ter- perintah ini tidak dinasakh. Namun pendapat
sebut sehingga mereka pun membunuhnya yang banyak berkembang, perintah untuk me-
supaya tidak mengurangi jatah dan pasokan maafkan dan bersikap lapang dada terhadap
air untuk mereka. Akibatnya, mereka semua orang-orang musyrik adalah sebelum turun
perintah perang sehingga perintah untuk me-
binasa dan mati bergelimpangan. maafkan dan mengabaikan ini dinasakh.

Ketika Allah SWT menginformasikan Ar-Razi menuturkan, pandangan yang
mengatakan bahwa perintah memaafkan
pembinasaan orang-orang kafiq, seakan-akan dan berlapang dada ini dinasakh dengan ayat
perang adalah pandangan yang terlalu jauh
dalam konteks ini ada seseorang bertanya, dan kurangtepat. Sebab maksud ayatini adalah
mengaktualisasikan akhlak yang baik, lapang
apakah layak bagi ZatYang Maha Penyayang dada, memaafkan, dan toleransi. Karena itu,
melakukan pengadzaban dan pembinasaan? bagaimana mungkin hal itu dinasakh?la

Lalu, Allah SWT pun meniawab, otiuliJt5;;1b {"r,lr i;>,rJr ri +r.r} Sesungguhnya Tuhanmu,

(nr\tt dan Kami tidak menciptakan semua Dia Yang Maha Pencipta, Dia Yang menciptakan
makhluk itu yang ada di langit dan bumi
segala sesuatu, lagi Mahaluas Pengetahuan-
serta yang ada di antara keduanya melainkan Nya, Dia Maha Mengetahui segala sesuatu. Ini
dengan haqq, yakni dengan keadilan, hikmah, mengandung pengukuhan hari Kiamat, bahwa
maksud dan tujuan yang benar. Bukan dengan Allah SWT kuasa menegakkan Kiamat karena
kezaliman, kebatilan, main-main tiada guna, Dia Maha Pencipta yang kuasa menciptakan
tanpa maksud dan tuiuan yang benar. Hal itu
supaya semua makhluk senantiasa beribadah apa pun, Maha Mengetahui tentang jasad-jasad
dan menjalankan ketaatan. Ketika mereka ber-
4 Tafsir ar-Razi, L9/206.
paling, meninggalkan ibadah dan ketaatan, ke-
adilan dan hikmah tentu menghendaki untuk
membinasakan mereka dan mensterilkan bumi

dari makhluk seperti mereka. Ini mengandung
isyarat bahwa mengadzab orang-orang yang
mendustakan Nabi Muhammad saw. kelak di

RAI.-MUNIRIILID 7

yang telah hancu4, terurai, dan berserakan di memetik pelajaran, memacu kesadaran unfuk
segenap penjuru bumi. Karena semuanya pasti memerhatikan, merenungkan bagi orang-orang
kembali kepada-Nya dan pasti akan menjalani yang mau berpikir. Harta kekayaan, rumah-
hisab di hadapan-Nya. rumah, dan benteng-benteng yang kukuh di

Flqih Kehldupan atau Hukum-hukum gunung-gunung serta fisik yang kuat tidak

Ini adalah dua di antara kisah umat- sedikit pun berguna bagi mereka. Allah SWT
Sang Pencipta langit dan bumi, kuasa untuk
umat terdahulu yang telah punah, yang zalim
dan mendustakan para rasul mereka. Kisah- melakukan ba'B (membangkitkan kembali

kisah mereka begitu menggetarkan jiwa, makhlukJ dan mendatangkan Kiamat untuk
menegakkan keadilan di antara makhluk serta
menggerakkan emosi, dan menggugah kesa-
daran untuk bersegera menuju ke pangkuan menghisab manusia semuanya.
keimanan dan kesalehan amal.
Dari ayat-ayat di atas, para ulama meng-
Penduduk al-Aikahs (kaum Nabi Syu'aib ambil sejumlah kesimpulan dengan berlan-
a.s.) benar-benar telah mendustakan rasul daskan pada keterangan-keterangan dalam
mereka, yaitu Nabi Syu'aib a.s., padahal mereka
dalam keadaan bergelimangan kenikmatan, as-Sunnah,
kekayaan alam dan kesenangan. Mereka ada-
lah para pemilik hutan, kebun-kebun dan pe- L. Memasuki lokasi-lokasi adzab adalah se-
pohonan yang menghasilkan buah-buahan.
buah tindakan yang dibenci, seperti hal-
Berkat hikmah Allah SWT bekas-bekas nya memasuki pemakaman orang kafir.

kota kaum Nabi Luth a.s. (Sodom) serta negeri fika ada seseorang memasuki lokasi-lokasi
penduduk al-Aikah masih tetap terjaga dan seperti itu, hendaklah ia mempraktikkan
bisa disaksikan supaya bisa menjadi pelajaran apa yang diajarkan oleh Rasulullah saw.,
bagi siapa saja yang melewatinya. mengambil pelajaran, menanamkan rasa
takut, dan bergegas pergi. Dalam sebuah
Demikian pula halnya dengan penduduk hadits disebutkan,
al-Hijr (negeri bangsa Tsamud, terletak antara
Madinah dan Tabuk). Mereka mendustakan twqy,,j,t. .i l;l),;lto;, Y
rasul mereka; Nabi Shalih a.s.. Mereka tidak
mau beriman kepada risalah dan kerasulannya. uljt

Barangsiapa yang mendustakan seorang "langanlah kalian memasuki tanah Babi-
nabi, itu berarti mendustakan semua nabi.
lonia, karena itu adalah tanah yang dilaknat."
Semua nabi datang dengan membawa agama
yang sama. Karena itu tidak boleh membeda- Di sana, terdapat juga sejumlah
bedakan di antara mereka.
riwayat dari hadits Abdullah Ibnu Umar
Hukuman bagi orang-orang yang mendus- r.a. yang diriwayatkan oleh Bukhari,

takan adalah kehancuran, kebinasaan, dan "Ketika Rasulullah saw. berhenti di
pembasmian total tanpa ada yang tersisa, agar al-Hijr pada Perang Tabuk, beliau meng-
instruksikan agar para sahabat jangan
menjadi pelajaran bagi orang-orang yang mau
meminum dari air sumur yang ada di sana
5 Al-Aikah artinya adalah al-Ghaidhah, yaitu kumpulan dan jangan mengambil air yang ada di
sana. Para sahabat berkata, 'Tetapi kami
pepohonan yang lebat (hutan). Bentuk iamaknya adalah, telah mengadoni roti dengan airnya dan
"al-Aik." telah mengambil airyang ada di sana.'Lalu
Rasulullah saw. pun memerintahkan agar
adonan roti itu dibuang dan air yang telah

diambil agar ditumpahkan."

sur"n a-x[, ,r,,* , {-.- ",},,.r, hFSIRI-MUNIR IILID 7

Dalam redaksi lain disebutkan, rintahkan untuk membuangnya. Hal ini
menunjukkan bahwa daging keledai jinak
"B ahw q orang - orang b erh enti b e rsama
hukumnya haram dan najisnya lebih berat.
Rasulullah saw. di al-Hiia negeri bangsa
Tsamud. Lalu mereka pun mengqmbil air 5. Boleh bagi seseorang membawa barang
dari sumur-sumur yang ada di sana dan
najis untuk memberi makan anjing-
membuat adonan roti dengan air tersebut' anjingnya. Karena dalam hadits di atas,
Lalu Rasulullah saw. memerintahkan mere-
ka untukmenumpahkan airyang telah me- Rasulullah saw. memerintahkan agar ado-
reka ambil dan menggunakan adonanyang nan roti yang ada diberikan kepada unta.
ada untuk memberi makan unta, serta
memerintahkan mereka agor mengambil 6. Boleh bertabaruk fmengambil berkah) de-
air dari sumur yang digunakan oleh unta ngan jeiak-jejak peninggalan para nabi dan
orang-orang saleh meskipun masa mereka
betina Nabi Shalih a.s.." sudah berlalu sangat lama dan jejak-jejak
mereka sudah mulai terhapus. Dalam hadits
2. Tidak boleh memanfaatkan air dari lokasi
di atas, Rasulullah saw memerintahkan
yang dimurkai Allah SWT sebagai antisipasi
agar para sahabat mengambil air dari su-
agar tidak terkena dampak dari murka mur yang digunakan oleh unta betina Nabi
Allah SWT. Karena dalam hadis di atas,
Shalih a.s..
Rasulullah saw. memerintahkan untuk me-
7. Sebagian ulama melarang shalat di tempat
numpahkan air yang diambil dari sumur adzab. Dalam hal ini, ia mengatakan, tidak
kaum Tsamud dan membuang adonan roti
yang tercampur dengan air tersebut serta boleh shalat di tempat adzab karena itu
memerintahkan agar adonan roti yang te-
lah terlanjur dibuat itu diberikan kepada adalah lokasi yang terkena murka. Karena

unta. Hal ini juga berlaku terhadap air naiis itu, tidak boleh pula bertayammum de-
ngan menggunakan debunya, wudhu de-
dan makanan yang diadoni dengan air ngan menggunakan airnya dan shalat di

najis. dalamnya.

3. Imam Malik menuturkan sesungguhnya Tirmidzi meriwayatkan dari Abdullah

apa yang tidak boleh digunakan berupa Ibnu Umar r.a.,

makanan dan minuman, boleh digunakan "Rasulullah saw. melarang shalat
untuk memberi makan unta dan binatang di tujuh tempat; di tempat pembuangan

yang lain karena binatang tidak terkena sampah, di tempat peniagalan ftempat pe-
hukum pembebanan. Hal yang sama juga motonganhewan), di pekuburan, diialan, di
dikatakan olehnya menyangkut madu tempat pemandian, di tempat penderuman
yang najis, yaitu boleh digunakan untuk unta, dan di atas atap Bqitullah."

memberi makan lebah. Ulama Malikiyyah menambahkan,

4. Rasulullah saw. memerintahkan agar ado- rumah ghashab, gereja, rumah yang ada
patungnya, tanah ghashab, tempat yang
nan roti yang diadoni dengan air tersebut
digunakan untuk memberi makan unta, di hadapanmu ada orang tidur atau ada
dan beliau tidak memerintahkan untuk
membuangnya begitu saja. Namun dalam orang yang wajahnya menghadap ke Anda
kasus daging keledai iinak pada peristiwa atau ada tembok yang ada najisnya.
Perang Khaibar, Rasulullah saw meme-
Akan tetapi, ulama berijma bahwa
boleh bertayammum di tempat yang su-

ci dari lokasi pemakaman orang-orang

TATSIRAL-MUNIRIILID 7

musyrik dan shalat di gereja di tempat Ji?rf ffi <,Ai r;lr A\'(-bk -

yang suci. Imam Malik mengatakan, tidak 4,e!--^ n"u1 Zifi"q;yi;u*rjjx;
boleh shalat di atas alas yang ada gambar- -d*'i'
gambar makhluk kecuali karena dharurat.
S'Ar1
Tempat-tempat yang dilarang di atas
adalah tempat-tempat yang dikecualikan "Dan sesungguhnya Kami telah berikan ke-
dari sabda Rasulullah saw. dalam sebuah padamu tujuh ayat yang dibaca berulang-ulang
hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari, dan Al-Qur'an yang agung. langanlah sekali-
Muslim, dan Nasa'i dari fabir r.a., kali kamu menunjukkan pandanganmu kepada

ft*J\r,# e:iit Cry kenikmatan hidup yang telah Kami berikan kepada

"Bumi dijadikan untukku sebagai masjid beberapa golongan di antara mereka (orang-
(tempat untuk shalat) dan suci menyucikan
orang kafir itu), dan janganlah kamu bersedih
i'(b is a untuk b er tay ammum ) hati terhadap mereka, dan berendah dirilah

Tidak boleh shalat di kebun yang tanahnya kamu terhadap orang-orang yang beriman. Dan

dirabuk dengan kotoran, kecuali setelah katakanlah,'Sesungguhnya aku adalah pemberi
disirami sebanyak tiga kali. Hal ini berda-
sarkan hadits yang diriwayatkan oleh peringatan yang menjelaskan.' Sebagaimana

Daraquthni dari Ibnu Abbas r.a. dari (Kami telah memberi peringatan), Kami telah

Rasulullah saw, menurunkan (adzab) kepada orang-orang yang
membagibagi (Kitab Allah). (Yaitu) orang-orang
9/ d.>l'r" c.")v lt\
yang telah menjadikan Al-Qur'an itu terbagi-
*,P
bagi. Maka demi Tuhanmu, Kami pasti akan
"Jika telah disirami sebanyak tiga kali,
shalatlah di dalamnya." menanyai mereka semua, tentang apa yang telah

SE'UMLAH KARUNIA ALLAH SWT KEPADA mereka kerjakan dahulu. Maka sampaikanlah
NABI MUHAMMAD SAW.
olehmu secara terang-terangan segala apa yang
Surah al-Hljr Ayat 87 - 99
diperintahkan (kepadamu) dan berpalinglah dari
i m 1J#t it$v "O1t AW -oli;\ i1r orang-orang yang musyrik. Sesungguhnya Kami
:ieqr;&VVt*CtvJy|t*L"il, memelihara kamu daripada (kejahatan) orang-
orang yang memperolok-olokkan (kamu). (Yaitu)
6as,sw a;v;+vry
orang-orang yang menganggap adanya tuhan
ffi'3i"5fl&6t\(Z$'i#\j#l yang lain di samping Allah; maka mereka kelak
akan mengetahui (akibat-akibatnya). Dan Kami
-.4/ rt.rg-< <jtbt6trr ktj,
sungguh-sungguh mengetahui, bahwa dadamu
&;v|ts\*$ffi :o#48(wffi'<6\ menjadi sempit disebabkan apa yang mereka
ucapkan, maka bertasbihlnh dengan memuji
i;$g'g-;;flt'n5$ffi lp-$\6 Tuhanmu dan jadilahkamu di antara orang-orang

yang bersujud (shalat), dan sembahlah Tuhanmu

sampai datang kepadamu yang diyakini (ajal)."
(al-Hijr:87-99)

Qiraa'aat

(irirj|, Hamzah dan lbnu Katsir memba-

canya secara waqaf et:flti.

ThFSTRAT-MUNrRIlLrD 7

{(i ;l}, Nafi', Ibnu Katsir dan Abu Amru sab'an minal matsaaniya di sini adalah ben-
tuk menghthafl<an kata yang bersifat umum,
membacanya (tJl+). yaitu, AI-Qur'an kepada kata yang bersifat
lebih khusus, yaitu sab'qn minal matsaaniya
{ar;,r , Membaca huruf shad dengan
(at-Faatihah). 44bl cLv: .p;ttb Di sini ter-
isymaam sehingga terdengar seperti membaca
dapat isti'aara taba'$4tah, yaitu merendah-
huruf zai. Hal ini dibaca oleh Hamzah, al-Kisa'i kan hati diserupakan dengan merendahkan

dan Khalaf. Sedangkan imam-imam yang sayap karena keduanya identik dengan makna
lain membacanya dengan huruf shad yang kelemahlembutan, kesantunan dan kasih sa-

sebenarnya. yang. Lalu muqrabbah bihi, yaifi merendah-
kan sayap dipiniam untuk mengungkapkan
l'ruab
mugt abb ah, yaitu merendahkan hati.
kata4kuaim;i aua<byeHr'tuar'uafllukqafdeynagnagntekardtaa,ptait; pada
lrr.Ir} Mufradaat LuShawiyyah

{;l *rirrl ur} {ou:jr ;.. Atau, ber-ta'alluq (;uj,F Bentuk jamak dari kata matsnaa
dengan kata, (ijr ;:lr r;i! undzirukum minal
'adzaabi {;l J. 6ti rr} Mereka adalah dari akar kata at-Tatsniyah berarti at:Takriir
wal i'aadah [mengulang-ulang). Maksud as-
orang-orang yang membagi-bagi tugas menjaga Sab'ul Matsaanii adalah Surah al-Faatihah,
sebagaimana sabda Rasulullah saw dalam
jalan-jalan Mekah, tiap jalan ada beberapa sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari
dan Muslim. Surah al-Faatihah disebut as-
orang dari mereka yang mengawasinya untuk Sab'ul Matsaanii [tujuh ayat yang diulang-
ulang) karena surah ini dibaca dalam setiap
menghalang-halangi manusia dari mendengar-
rakaat dan ayat-ayatnya berjumlah tujuh.
kan perkataan Nabi Muhammad saw.
4t#-3U l) janganlah kamu memandang
(;ry;Y mereka menjadikan Al-Qur'an be-
dengan penuh ambisi dan iri terhadap apayang
berapa bagian, membagi-bagi Al-Qur'an dalam ada pada orang lain berupa harta kekayaan

bentuk mereka mengimani sebagian isinya duniawi. (*r;;i) berbagai macam.

dan kafir terhadap sebagian yang lain. Kata 4W i't5 l;) dan janganlah kamu ber-

{"ryj} adalah bentuk jamak dari'idhatun. sedih hati jika mereka tidak mau beriman.

4;i a L'Juy Kata maa di sini adalah {.i-o ,":tty bersikaplah tawadhu, rendah

isim maushuul bermakna kata alladzii. Fi'il, hati, santun, dan lemah lembut. Diambil
dari perkataan, burung yang merendahkan
(iy) adatah shilah'nya, sedangkan 'aa'id-nya
sayapnya pada anaknya untuk melindunginya.
dibuang. Yakni, fashda' billadzii tu'maru bihi.
Pembuangan'aa'idini sepertiyangterjadi pada {i-dr } pemberi peringatan terhadap turunnya

j;4layat Surah al-Furqaan , 4v:,J'', ir ,rirri;iy adzab Allah SWT kepada kalian. Dengan

yakni ba'atsahu. Atau, bisa jadi merupakan kata lain, memperingatkan orang yang tidak
mau beriman atas hukuman Allah SWT ter-
maa mashdariyyah. Yakni, fashda' bil amri.
hadap dirinya. (rl,F yang nyata dan jelas
$:'rE:;-rir) Kalimat ini menjadi sifat. Ada yang
mengatakan sebagai mubtada', sedangkan peringatannya. Aku memperingatkan kalian
dengan keterangan yang gamblang, bukti dan
khabarnya adalah, fa saufa ya'maluuna. Di
dalil yang kuat tak terbantahkan bahwa adzab
sini, khabarnya diberi /a', {-i;} karena

mubtada' nya mengandung makna syarat.

Balaafhah

("ts oipt, ,J,ij' ; fih Peng'athafan

kata, Al-Qur'aanal 'azhiima kepada kata,

TAFSTRAL-MUNrRIrLrD 7

Allah SWT akan menimpa kalian jika kalian bersikap membangkang terhadap Al-Qur'an,
tidak mau beriman. apa argumentasi kalian?!" Ini adalah pendapat
Abdullah lbnu Abbas r.a.. Ikrimah mengatakan,
4ul;i u<y sebagaimana Kami menurunkan sesungguhnya hari Kiamat memiliki beberapa
kondisi. Pada suatu kondisi, di sana ada per-
adzab. (r*At *L) terhadap dua belas orang tanyaan dan interogasi. Dan pada suatu kon-
disi yang lain, tidak ada. Sebagaimana firman-
yang membagi tugas di pintu-pintu masukkota
Nya,
Mekah pada musim haji untuk mempengaruhi
orang-orang yang datang agar jangan sampai "Maka pada hari itu manusia dan jin tidak
beriman kepada Nabi Muhammad saw.. Lalu, ditanya tentang dosanya." (ar-Rahmaan: 39)

Allah SWT membinasakan mereka pada Perang {aU,;} maka wahai Muhammaa,4;i r;,b
sampaikanlah secara terbuka dan terang-
Badar. Ada yang mengatakan maksudnya ada-
lah kaum Ahli Kitab (Yahudi dan Nasrani). terangan segala apa yang diperintahkan ke-

{jijiry orang-orang yang menjadikan Al- padamu. Dari kata shada'a bil hujjah yang
berarti menyampaikan argumentasi secara
Qur'an terbagi-bagi, orang-orang musyrik de- terbuka dan terang-terangan. 44i/,3lt lu;r f1)

ngan angkuh berkata sebagian isi Al-Qur'an Kami-lah yang akan membinasakan mereka
cocok dengan isi Taurat dan Injil, sedangkan dengan suatu malapetaka. Mereka adalah al-
Walid bin Mughirah, al-Ash bin Watl, Adiy bin
sebagian yang lain, bertentangan dengan Tau- Qais, al-Aswad bin Abdil Muththalib, al-Aswad
bin Abd Yaguts.
rat dan Injil. Atau, karena mereka membagi-
43;r;- r';y mereka akan mengetahui
bagi Al-Qur'an dengan syai4, sihi4, perdukunan,
akhir kesudahan urusan mereka di dunia dan
dan dongeng-dongeng orang-orang terdahulu. akhirat.4ri1;p Kata, qad disini adalah berfungsi

|ika yang dimaksudkan adalah kaum Ahli Ki- sebagai penegas. 4!3L:4..r,ry arar-u terasa
tab, Al-Qur'an adalah kitab-kitab suci yang
diturunkan kepada mereka, karena mereka sempit oleh kesedihan. {;jri; ri} oleh sebab
mengimani sebagian kitab mereka dan kafir
terhadap sebagian yang lain. Sehingga, ayat perkataan mereka berupa cemoohan dan
ini secara tidak langsung menghibur hati Nabi
pendustaan. (etj #rj.:.i) maka berdzikirlah
Muhammad saw..
dengan mengucap Subhaanallaahi wa bi-
44Y bentuk jamak dari 'idhatun yang
hamdihi, yakni bertasbih disertai dengan
bermakna kedustaan. Maksudnya, mereka
tahmid. (.rr-rlr i Fly dan jadilah kamu ter-
menjadikannya sebagai kebohongan yang di-
buat-buat atau mereka beriman kepada se- masuk orang-orang yang senantiasa menger-

bagian dan kafir terhadap sebagian yang jakan shalat. (*tF sesuatu yang yakin dan

lain. (rpli #u; rl:;y sungguh demi Tuhan- pasti, yaitu kematian. Diriwayatkan bahwa

mu, Kami benar-benar akan mengecam si- Rasulullah saw. jika ada suatu hal yang mem-
kap mereka yang membagi-bagi Al-Qur'an buat beliau sedih beliau shalat.
atau menuduhnya sebagai sihir. Lalu Kami
membalasi mereka semua, Atau, maksudnya Sebab Turunnya Ayat 95
bersifat umum, yaitu menanyai semua ke-
dustaan dan maksiat. Maksud pertanyaan di 4!6 iy$ Al-Bazzar dan Thabrani meri-

sini bukanlah bertanya dalam arti mencari wayatkan dari Anas Ibnu Malik r.a., ia berkata,
tahu karena Allah SWT Maha Mengetahui "Suatu ketika, Rasulullah saw. melewati se-

segala sesuatu. Akan tetapi, maksudnya ada-
lah pertanyaan kecaman dan cercaan, dengan
mengatakan kepada mereka, "Kenapa kalian

ThFSTRAL-MUNrR JrrrD 7

jumlah orang di Mekah. Mereka menyindir [] $)e,ecnr
beliau, "lni orangnya yang mengaku-ngaku
sebagai nabi dan bahwa dirinya disertai l<rl

|ibrill' Lalu Malaikat fibril a.s. mengisyaratkan YI
dengan jarinya, lalu ada sesuatu semacam
^4)i €,it @at
kuku yang jatuh di tubuh mereka yang
"SttAttl ketika, tatkala aku sedang shalat,
akhirnya mengakibatkan borok di tubuh me-
reka dan membusuk bahkan tidak ada satu Rasulullnh saw. lewat di dekatku. Lalu beliau
orang pun yang mampu mendekati mereka.
Lalu Allah SWT pun menurunkan ayat ini ti1| memanggilku, nannun aku tidak langsung datang
menemui beliau hingga aku shalat terlebih dahulu,
{,x.itlr::r'a<. kemudian aku baru datang menemui beliau. Lalu
b eliau b erkata, Ap a yang menghalangi kamu untuk
Persesuaian Ayat langsung datang menemuiku?' Lalu aku menjawab,

Setelah Allah SWT menyabarkan Nabi Aku tadi shalat dulu.' Lalu beliau berkata,
Muhammad saw atas berbagai gangguan
dari kaumnya, memerintahkan beliau untuk 'Bukankah Allah SWT telah berfirman (ayat 24
bersikap lapang dada dan memaafkan de- Surah al-Anfal), 'Hai orang-orang yang beriman,
ngan cara yang baik di ayat ini, Allah SWT me- penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul apabila
nuturkan sejumlah nikmat agung yang Allah
Rasul menyeru kamu.' Sebelum aku keluar pergi ke
SWT limpahkan kepada beliau. Karena ketika masjid, aku akan memberitahu kamu surah paling
seseorang ingat banyaknya nikmat Allah SWT
agung dalam Al-Qur'an.' Lalu ketika Rasulullah
kepada dirinya, ia akan mudah untuk me- saw. beranjak untuk pergi ke masjid, maka aku
maafkan dan tidak memedulikan apa yang
mengingatkan beliau tentang apa yang sebelumnya
menimpanya.
beliau katakan kepadaku. Lalu beliau bersabda,
Tafsir dan Penjelasan 'Yaitu Alhamdulillaahi Rabbil'aalamiina (surah
al-Faatihah). Itu adalah as-Sab'ul Matsaanii dan
Sungguh, Kami benar-benar telah menu-
Al-Qur'an yang agung yang diberikan kepadaku."'
runkan kepadamu wahai Rasul, as-Sab'ul
Sedangkan hadits Abu Hurairah r.a. adalah
Matsaanii dan Al-Qur'an yang agung. As-Sab'ul bahwa ia berkata, Rasulullah saw. bersabda,

Matsaanii adalah Surah al-Faatihah yang e@1:t'oi7t, €et'63t ctTrii

memiliki tujuh ayat dan selalu dibaca dalam 'Ummul Qur'an adalah as-Sab'ul Matsaanii

setiap rakaat shalat. Salah satu ayatnya adalah dan Al- Qur'anul Azhim."'

basmalah. Allah SWT telah memberikannya Ada pendapat yang menyebutkan, bahwa

kepada kalian secara khusus. Bukhari meriwa- As-Sab'ul Matsaanii adalah tujuh surah yang

yatkan dua hadits tentang penielasan as-Sab'ul panjang yaitu al-Baqarah, Ali Imraan, an-Nissa',
al-Maa'idah, al An'aam, al Araaf, al-Anfaal, dan
Matsaanii. Pertama, hadits dari Abu Sa'id lbnul
at-Taubah. Ketujuh surah ini disebut as-Sab'ul
Mu'la dan yang kedua dari Abu Hurairah r.a.. Matsaanii, karena di dalamnya diulang-ulang

Adapun hadits Abu Sa'id Ibnul Mu'la

adalah, bahwasanya ia berkata,

,Jl.ei l u/,.l) ta.
^1,-

e dt i:1
c;,G;t ,W A

,6." 11 t;1 v :Jtis 4l fr ,a; ;;

ThrsrRAr-MuNrRlrrrp 7 illl -1-\- surahal-HIl

penyebutan sejumlah kisah, hukum-hukum, kaya. Karena di belakangnya ada hukuman
danhuduud.
yang keras. Cukuplah kamu dengan apa yang
Ada pula yang mengatakan maksud dianugerahkan Allah SWT kepadamu berupa
Al-Qur'an. Itu sudah lebih dari cukup bagimu
As-Sab'ul MaKaanii adalah Al-Qur'an seca- daripada kesenangan dan bunga-bunga dunia
ra keseluruhan. Dengan begitu berarti peng- yang fana yang mereka peroleh. Maksudnya,
'athaftn pada kalimat, Sab'an minal matsaanii banggalah kamu dengan apa yang diwahyukan
wal Qur'aanal 'azhiima adalah bentuk peng- kepadamu, apresiasilah keagungan nikmat
'athafan kata kepada kata sinonimnya (mu- Allah SWT kepadamu. Kamu tidak perlu me-
raadifl. Hal ini sebagaimana firman Allah SWX, mandang kepada dunia dan perhiasannya serta
kesenangan-kesenangan duniawi yang fana
"Allah telah menurunkan perkataan yang yang Kami berikan kepada ahli dunia. Semua itu
paling baik (yaitu) Al-Qur'anyang serupa (ayat- hanya ujian bagi mereka. Karena itu, kamu tidak
ayatnya) lag i berulang -ulang." (az-Zumarz 23)
perlu iri dengan apa yang mereka peroleh dan
Al-Qur'an adalah matsaanii (diulang-
ingin mendapatkan hal yang sama seperti yang
ulang) dari satu sisi, dan mutasyaabih dari sisi
yang lain. mereka peroleh. Kamu tidak perlu bersedih
hati terhadap mereka atas sikap mereka yang
Namun yang kuat adalah tafsir Bukhari
dalam hadits yang diriwayatkannya, al-Faati- mendustakan kamu dan menentang agamamu.
hah adalah As-Sab'ul Matsaanii. Akan tetapi, Sesungguhnya kamu telah mendapatkan se-
sebagaimana yang dikatakan Ibnu Katsic ti- buah nikmat teragung sehingga segala ben-
dak ada salahnya menyebut selain Surah al- tuk nilonat yang lain sangatlah remeh. Ini me-
nunjukkan bahwa Al-Qur'an merupakan ke-
Faatihah dengan sebutan As-Sab'ul Matsaanii kayaan besa[ kebaikan, dan keberuntungan. Di
juga, karena surah-surah selain Al-Qur'an juga antara ayatyang memiliki kemiripan adalah
memiliki kriteria yang terkandung dalam kata
As-Sab'ul Matsaanii. Sebagaimana hal itu juga "Dan janganlah engkau tujukan pan-
tidak menjadi penghalang untuk menyebutAl- dangan matamu kepada kenikmatan yang
Qur'an secara keseluruhan dengan sebutan.As-
Sab'ul Motsaanii juga. Ayat ini turun di Masjid telah Kami berikan kepada beberapa golongan
Quba'. Karena itu, tidak ada pertentangan di dari mereka, (sebagai) bunga kehidupan dunia,
antara semua itu. Menyebutkan sesuatu tidak
agar Kami uji mereka dengan (kesenangan) ia.
lantas berarti menafikan yang lain, selama
keduanya sama-sama memiliki kriteria yang Karunia Tuhanmu lebih baik dan lebih kekal."
(Thaahaa:131)
dimaksudkan.6
Kemudian, Allah SWT menetapkan konse- Abu Bakar ash-Shiddiq r.a. berkata, "Ba-
rangsiapa yang telah diberi Al-Qur'an, lalu ia
kuensi dari anugerah yang agung tersebut, melihat seseorang yang diberi sebagian dari
dunia, lalu ia memandang bahwa itu adalah
4t#. :tU vp wahai Rasul-namun pesan atau lebih utama dari apa yang telah diberikan
perkataan ini sebenarnya dituiukan kepada kepada dirinya, sungguh ia telah mengecilkan
sesuatu yang agung dan memandang besar
umat beliau-janganlah kamu memandang
sesuatu yang kecil."
dengan iri kepada perhiasan kehidupan du-
4W :,';: l;! aan janganlah kamu me-
nia yang Kami berikan kepada orang-orang
nyayangkan sikap orang-orang musyrik yang
6 Tafsir lbnu Katsir,2/557.
tidak mau beriman karena dilatarbelakangi

oleh keinginan agar Islam dan kaum Muslimin ,3t-?t ,3r vt

bisa menjadi kuat seandainya orang-orang :^;s.G Ztsi t;;-i ,A)it de \ratnt') 1A"13

musyrik mau beriman. Ada yang mengatakan a/ ,**1 A ,y;4i Vett frA;\j
maksudnya adalah janganlah kamu bersedih
L,r-.r u
hati melihat kesenangan duniawi yang mereka
Y
peroleh di dunia. Di akhirat kamu akan
,cF.'.t r-t
mendapatkan sesuatu yang jauh lebih utama
"sesungguhny a p erump amaan diriku dan ap a
dari itu.
yang aku diutus Allah SWT untuk membawanya
Setelah melarang sikap iri kepada orang-
a d alah, ib ar at s es eo r angy ang mendat angi kaumny a,
orang kaya dari golongan kaum kafir, Allah
SWT memerintahkan beliau agar bersikap lalu berkata,'Wahai kaumku, sesungguhnya aku

tawadhu kepada kaum fakir miskin dari menyalcsikan secara langsung sebuah pasukan
dengan mata kepalaku sendiri, dan aku adalah
golongan kaum Muslimin, (i*P 'l;G A;\ benar-benar an-Nadziir al-Uryaan (penyampai
peringatan dengan sebenar-benarnya). Karena
rendahkanlah hatimu kepada orang-orang itu, selamatkanlah diri kalian, selamatkanlah diri
Mukmin, bersikaplah tawadhu, lembut dan
kalian.' Lalu ada sebagian dari kaum itu yang
santun kepada mereka, iangan bersikap keras memercayainya dan mematuhinya, lalu mereka
dan kasar terhadap mereka, pun pergi pada malam hari dengan diam-diam
dan tenang untuk menyelamatkan diri, sehingga
"Maka berkat rahmat Allah engkau (Mu- mereka pun selamat. Sementara ada sekelompok

hammad) berlalru lemah lembut terhadap mere- lain yang mendustakannya dan tidak memercayai
ka. Sekiranya engkau bersikap keras dan berhati dirinya, sehingga mereka pun tetap bertahan di
tempat mereka. Lalu, pada waktu fajar, mereka
kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari pun dikejutkan oleh datangnya serangan pasukan
sekitarmu. Karena itu maafkanlah mereka dan
tersebut secara tib a- tib a, sehingga membinas akan
mohonkanlah ampunan untuk mereka, dan ber-
musyawarahlah dengan mereka dalam urusan mereka. Itu adalah PerumPamaan orang yang

itu." (Ni'Imraan: 159) mematuhi aku dan mengikuti aPa yang aku bawa,
serta perumpamaan orang yang membangkang
Kemudian, Allah SWT membimbing ke-
kepadaku, mendustakan dan tidak memercayai
pada tugas beliau, yaitu memberikan pe-
kebenaran yang aku bawa dan sampaikan."
ringatan (iirr r;i et .y;b dan katakanlah wahai

Muhammad kepada orang-orang, "Sesung-

guhnya aku ini adalah pemberi peringatan

atas adzab yang memilukan karena sikap

mendustakan dan tetap bersikukuh dalam ke-

sesatan, sebagaimana yang menimpa umat-

umat terdahulu yang mendustakan para rasul- q;*1 otirtk ,.!'b $;At * ati u:r) Ada

nya serta apa yang melingkupi mereka berupa dua pendapat menyangkut ta'alluq [korelasi)
kalimat, {4ll;i;sly.?
pembalasan dan adzab."
Pendapat pertama, kalimat ini berta'alluq
Dalam Shahih Bukhari dan Shahih Muslim
dengan kalimat 4!q 'a't\ Yakni, Kami telah
diriwayatkan dari Abu Musa al-Asy'ari r.a. dari
menurunkan kepadamu Muhammad sebagai-
Rasulullah saw., beliau bersabda,
mana Kami menurunkan Taurat dan Injil
t-

u
*s ,#. *t,pi.,J,.,tl
,:._it -u

,z :'

"trj/ ,.o/ '-r.i,
e\),:*L. "{iJt ,1, :)utCI Gt , ol. ' c-./ t,-.'zo- a,..9 7 Al-Kasysyaaf,2/195

\,-

7TAFSIRAL-MUNIRIIIID ,.llr{,, %;}+{i* sr,"hrr-Hu,

kepada Ahli Kitab (Yahudi dan Nasrani) membagi-bagi tugas menjaga jalan-jalan di
Mekah yang bertujuan untuk mempengaruhi
sebelum kamu. Mereka adalah orang-orang dan menghalang-halangi mereka agar jangan
yang membagi-bagi Al-Qur'an menjadi bebe- sampai beriman kepada Nabi Muhammad
rapa bagian. Lalu mereka mengimani sebagian saw.. Mereka berjumlah empat puluh orang.
yangsesuai dengan Tauratdan Injil dan mereka
kafir terhadap sebagian yang lain yang tidak Muqatil bin Sulaiman mengatakan mereka
sesuai dengan Taurat dan Injil. Dengan begitu,
berjumlah enam belas orang. Mereka dikirim
berarti mereka telah membagi Al-Qur'an oleh al-Walid bin Mughirah pada saat mekah
ramai. Lalu mereka pun membagi tugas untuk
menjadi dua bagian, yaitu bagian yang haqq
dan bagian yang batil menurut persangkaan menunggui jalan-jalan yang ada di Mekah

mereka. Keterangan ini diriwayatkan oleh dan berkata kepada orang-orang, "fanganlah
kalian terpedaya oleh seseorang yang keluar
Bukhari, Sa'id Ibnu Manshuc al-Hakim dan dari kami dan mengaku-ngaku sebagai nabi
Ibnu Mardawaih dari Ibnu Abbas r.a..
karena ia adalah orang gila." Mereka ber-
Pendapat kedua, kalimat ini berta'alluq
upaya memengaruhi orang-orang agar jangan
dengan kalimat {*i, i!, 6 4,frb Sehingga me- sampai terpengaruh dan tertarik kepada Nabi
Muhammad saw dengan mengatakan bahwa
miliki makna dan peringatkanlah kaum Quraisy beliau adalah seorang penyihi4, dukun, atau
atas adzab sebagaimana adzab yang Kami turun-
penyair. Lalu, Allah SWT pun menurunkan
kan terhadap al- Muqtasimuun (orang-orangyang
malapetaka kepada mereka sehingga mereka
membagi-bagi Al-Qur'an), yaitu kaum Yahudi, pun mati dengan cara yang sangat mengenas-
berupa adzab yang ditimpakan atas Yahudi
Bani Quraizhah dan Yahudi Bani Nadhin Hal ini kan. Jadi, makna ayat ini, aku memperingat-
berarti menempatkan adzab yang diprediksikan kan kalian terhadap apa yang menimpa al-

pada posisi sesuatu yang faktual. Karena adzab Muqtasimuun.s

tersebut kala itu belum menimpa mereka. Ini Berdasarkan hal ini, al-Muqtasimuun
berarti salah satu bentuk kemukjizatan karena
menginformasikan sesuatu yang akan terjadi adalah orang-orang Quraisy.
Setelah menyampaikan peringatan ini, Allah
dan benar-benar terjadi.
SWT bersumpah demi Zat-Nya Yang Mahaluhur
Kedua pendapat di atas menunjuk orang- lagi Mahasuci untuk menegaskan adanya hisab
orang yang membagi-bagi adalah Ahli Kitab,
atas semua amal perbuatan, {j,*:ii ;rt1,X"tb
sedangkan yang dibagi-bagi adalah Al-Qur'an.
Bisa juga yang dimaksudkan dengan Al-Qur'an sungguh demi Allah, Kami benar-benar akan
di sini adalah kitab-kitab mereka yang mereka menanyai seluruh orang kafir dengan kecaman
dan celaan atas perkataan dan perbuatan mere-
baca. Lalu mereka beriman kepada sebagiannya ka.I(ami akan membalas mereka atas semua itu
dan kafir terhadap sebagian yang lain. Penger- dengan balasan yang utuh. Abu Aliyah menaf-
sirkan ayat ini dengan mengatakan para hamba
tian ini mengandung bentuk penghibur hati
akan ditanya pada hari Kiamat tentang dua
Nabi Muhammad saw., mengingat kaum beliau
mengatakan bahwa Al-Qur'an adalah sihi4, syai4, perkara, tentang apa yang dulu mereka sembah
atau perdukunan. dan tentang apa jawaban mereka kepada para
rasul.
Ada pandangan ketiga yang juga diriwa-
8 Tafsir ar-Razi,t9/2ll dan berikutnya.
yatkan dari Ibnu Abbas r.a.. Pandangan ini
dijadikan oleh ar-Razi sebagai pendapat
yang pertama. Dalam hal ini, Ibnu Abbas r.a.

mengatakan, mereka adalah orang-orang yang

ThFSTRAT-MUNTRIILTD 7

IbnuAbi Hatim meriwayatkan dari Mu'adz guh, Kami memelihara dan menjagamu dari
keburukan dan kejahatan orang-orang yang
bin Iabal r.a., ia berkata, "Rasulullah saw.
mengolok-olok dan mencemoohmu. Me-
bersabda,
lindungimu dari mereka yang begitu ber-
,4io.-, o2 o, -b,,.p-1l,,ol-,'*rioJt,;o-.i,!.,Fl j! cl:.,ht . ,
sungguh-sungguh dalam memusuhimu dan Al-
e;+ f U- Qur'an. Mereka adalah sekelompok musyrik
yang memiliki kekuatan dan pengaruh yang
l,r llur 6. e$lt ov fJ,^# ";< &
berjumlah lima orang; yaitu al-Walid bin
fri ap ri ,it;)r i'; ebii
Mughirah, al-Ash bin Wa'il, al-Harits bin Qais,
EL
al-Aswad bin Muththalib, dan al-Aswad bin
"Wahai Mu'adz, sungguh, seseorang ditanya
Abd Yaghuts.
pada hari Kiamat tentang semuA usaha yang
Malaikat fibril berkata kepada Rasulullah
p er nah dikerj akanny a, b ahkan s ampai p erbuatan
mencelaki kedua matanya dan tentang butiran- saw., "Aku diperintahkan untuk menjaga dan
butiran tanah yang ada di jari jemarinya. Maka,
melindungimu dari mereka." Lalu Malaikat
jangan sampai kelak pada hari Kiamat aku |ibril a.s. menunjuk ke arah tumit al-Walid,

mendapati kamu, sedang ada seseorang selain yang terdapat sebatang anak panah tersangkut
kamu yang lebih beruntung dari dirimu dengan apa di baiunya. Namun ia tidak mau mencabutnya
yang telah diberikan oleh Allah SWT kepadamu."' karena didorong oleh sikap sombong hingga

fika itu adalah tugasmu wahai Rasul, yaitu akhirnya anak panah itu mengenai salah satu
menyampaikan peringatan, dan bahwa hisab pembuluh darah yang ada di tumitnya dan ia
adalah sesuatu yang pasti, yang harus kamu pun mati. fibril juga menunjuk ke arah telapak
kaki al-Ash bin Wa'il, lalu ia pun mati oleh
lakukan adalah berdalowah secara terbuka dan karena duri yang masuk ke dalam telapak
kakinya. fibril juga menunjuk ke arah kedua
terang-terangan karena fase berdalnarah se- mata al-Aswad bin Muththalib, lalu ia pun buta.
Lalu fibril menunjuk ke arah hidung Adiy bin
cara diam-diam telah berakhir 4;i a Ll*;ib
Qais,lalu hidungnya pun mengeluarkan nanah
Karena itu, sampaikanlah daloarahmu kepada
dan ia pun mati. Lalu |ibril menunjuk ke arah
semua orang secara terus terang dan terbuka.
al-Aswad bin Abd Yaghuts yang sedang duduk
Sampaikanlah dakwahmu kepada orang-orang
di bawah sebuah pohon. Ia pun terserang suatu
musyrik secara langsung dan terbuka. Kamu
tidak perlu memedulikan mereka dan tidak penyakit hingga membuatnya membentur-
usah sedikit pun khawatir terhadap mereka. benturkan kepalanya ke pohon itu dan memu-
Sungguh, Allah SWT adalah Pelindung dan kuli wajahnya dengan duri hingga mati.e
Penjaga dirimu dari segala bentuk gangguan
Para pengolok-olok tersebut adalah orang-
dan ancaman mereka. Berpalinglah kamu orang musyrik. Dari itu, Allah SWT mendes-

dari orang-orang musyrik. Sampaikanlah apa kripsikan mereka seperti berikut t3fu.rit\
yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu dan {;i rilt n' Mereka adalah orang-orang yang
janganlah kamu memedulikan orang-orang
mengadakan ilah lain di samping Allah SWT.
musyrik yang ingin selalu menghalang-halangi Menyekutukan-Nya dengan sesuatu yang tidak
dan memalingkan dirimu dari ayat-ayat Allah
bisa mendatangkan mudharat dan manfaat.
SWT.
9 Tafsir ar-Razi, t9/2L5; Tafsir al-Qurthubi, 10/62; Tafsir
44;JiJ,lrIi d1) Ini adalah jaminan per-
Ibnu Kaair,2/559.
lindungan dan pemeliharaan Rabbani. Sung-


Click to View FlipBook Version