TATSIRAL-MuNrRIrIrD 7 ,.ll -1ft- surahan-l{ahl
Tafslr dan Penlelasan Tujuan mereka-sebagaimana yang di- l
Dalam ayat-ayat ini, Allah SWT menjawab sebutkan oleh asy-Syaukani dalam kitab
dua opini sesat orang-orang kafir yang Fathul Qadiir-adalah untuk mendiskreditkan
risalah dan kenabian Nabi Muhammad saw..
mengingkari kenabian. Kesyubhatan mereka
yang ketiga menggambarkan kondisi mereka Maksudnya, mereka mengatakan, "Seandainya
yang terpedaya oleh kemusyrikan mereka dan
dalih mereka yang lemah dengan menggunakan apa yang dikatakan Muhammad itu benar dari
Allah SWT, yaitu larangan menyembah selain
alasan takd ir. $\r?Vi ;irjtil) orang-orangpagan
Allah SWT dan larangan mengharamkan
penyembah berhala dan mempersekutukan
apa yang tidak diharamkan-Nya, tentu tidak
Allah SWT berdalih untuk menjustifikasi akan terjadi dari kami suatu perbuatan yang
kesyirikan mereka dengan takdir. Mereka bertentangan dengan apa yang diinginkan
berkata, "Kami tidak menyembah berhala-
Allah dari kami. Karena Dia telah menghendaki
berhala ini melainkan dengan kehendakAllah.
Seandainya Allah SWT menghendaki, niscaya apa yang kami lakukan, dan apa yang Dia
kami tidak menyembah berhala-berhala itu, kehendaki, maka terjadilah, dan apa yang
tidak Dia kehendaki, maka tidak akan teriadi.
dan tidak pula mengharamkan keharaman-
Ketika kami menyembah selain Dia dan
keharaman ini berupa hewan bahiirah,
mengharamkan apa yang tidak Dia haramkan,
saa'ibah dan washiilahle fdan hal-hal lainnya
yang mereka buat sendiriyangAllah SWTtidak itu menunjukkan bahwa perbuatan kami
menurunkan suatu keterangan pun tentang
sesuai dengan keinginan dan kehendak Dia."
hal itu). Kami tidak mengharamkan hal-hal
itu melainkan dengan ridha Allah. Seandainya Pada hakikatnya, mereka tidak mengakui dalih
yang mereka nyatakan. Akan tetapi, mereka
Allah membenci hal itu, tentu kami tidak akan
melakukannya dan Dia akan menghukum kami, hanya bermaksud mendiskreditkan para rasul.
dan kami tidak akan mampu melakukannya."
Allah SWT menjawab kesyubhatan me-
Kesyubhatan ini adalah kesyubhatan
reka, {fo! e iit S'4*y pernyataan seperti
yang sama seperti yang diceritakan Allah SWT
dalam ayat, itu bukanlah hal baru dalam keyakinan batil.
Pernyataan yang sama juga dilontarkan oleh
"Orang-orang musyrik akan berkata, tika
Allah menghendaki, tentu kami tidak akan umat-umat kafir terdahulu ketika mereka
mempersekutukan-Nya, begitu pula nenek mendustakan para rasul dan membantah de-
ngan kebatilan untuk meruntuhkan kebena-
moyang kami, dan kami tidak akan mengha- ran. Mereka mengikuti jalan yang sama seperti
ramkan opo pun.' Demikian pula orang-orang yang ditempuh para pendahulu mereka da-
sebelum mereka yang telah mendustakan (para lam mendustakan para rasul dan mengikuti
rasul) sampai mereka merasakan adzab Kemi."
(al-An'aam:148) kesesatan.
L9 Tafsir dan penjelasan hal-hal ini telah disebutkan dalam {J, ixj' "tt,S-'St Jt .py pernyataan.yang
ayat 103 surah Al-Maa'idah, mereka lontarkan itu keliru. Masalahnya ada-
lah tidak seperti yang mereka sangkakan,
'Allah sekalikali tidak pernah mensyari'atkan adanya bahwa Allah SWT tidak mengecam apa yang
bahiirah, saaiboh, washiilahdan haam. Akan tetapi orang-
orang kafir membuat-buat kedustaan terhadap AIIah, dan mereka perbuat. Tetapi sebaliknya, Allah SWT
mengecam dan melarang keras perbuatan ter-
kebanyakan mereka tidak mengerti." sebut. Allah SWT telah mengutus rasul pada
setiap umat, zaman, golongan, atau unfuk
mengajak mereka menyembah Allah SWT dan
melarang mereka menyembah selain-Nya,
"Dan sungguh, Kami telah mengutus kebaikan. Dan barangsiapa yang tersesat, kafi4
dan berpaling Allah SWT akan menyesatkan
seorang rasul untuk setiap umat (untuk me- serta meniadikannya jauh dari kebenaran dan
nyerukan), 'Sembahlah Allah, dan jauhilah kebaikan. Kemudian, perintah Allah SWT ke-
Thagut."' (an-Nahl: 36) pada seluruh manusia untuk beriman berbeda
dengan kehendak dan keinginan Allah SWT.
Di antara mereka ada yang Allah SWT tun-
juki dan memberinya taufik sehingga ia ber- Kemudian, Allah SWT menerangkan bah-
iman. Ada pula di antara mereka yang tersesat wa pengutusan para rasul kepada setiap umat
dan diadzab disebabkan sikapnya yang ber- merupakan ketentuan baku yang umum. ,;11p
sikukuh di atas kekafiran dan kemaksiatan.
64'u;', yi ,F e sesungguhnya sunnatullah
Tugas dan kewajiban para rasul hanya-
lah menyampaikan risalah, wahyu, dan men- pada makhluk-Nya adalah mengutus para
jelaskan jalan kebenaran. Di antaranya ada- rasul kepada mereka, memerintahkan mere-
lah kehendak Allah SWT memberikan hi- ka untuk hanya menyembah kepada-Nya
dayah kepada orang yang menginginkannya, dan melarang mereka menyembah thaghut.
sebagaimana firman-Nya, Thaghut adalah setiap hal yang disembah
"maka Dia mengilhamkan kepadanya selain Allah SWT seperti berhala, atca,
fialan) kejahatan dan ketal<waannya. Sungguh bintang, setan, dan yang lainnya. Allah SWT
beruntung orang yang menyucikannya fiiwa
benar-benar telah mengutus rasul pada
itu), dan sungguh rugi orang yang mengo- setiap umat semenjak munculnya syirik
toriny a." (asy-Syams: 8- 10) pada kaum Nuh. Nabi Nuh merupakan rasul
pertama yang diutus Allah SWT kepada
"Dan oreng-orqng yang berjihad untuk penduduk bumi hingga Allah SWT menutup
(mencari keridhaan) Kami, Kami akan tun- dengan pengutusan Nabi Muhammad saw.
jukkan kepada mereka jalan-jalan Kami." (al- yang dakwah beliau bersifat universal untuk
Ankabuut:69) semua manusia dan jin, baik itu di belahan
timur dan barat. Semua rasul menyeru,
Menjadikan manusia beriman bukanlah
tugas para rasul. Karena itu bukan urusan me- "Dan Kami tidak mengutus seorang rasul
reka dan bukan pula termasuk hikmah [di- pun sebelum engkau (Muhammad), melainkan
utusnya Rasul, Peny.). Kami wahyukan kepadanya, bahwa tidak ada
tuhan (yang berhak disembah) selain Aku,
Artinya, pahala dan hukuman terkait erat maka sembahlah Aku." (al-Anbiyaa': 25)
dengan dua hal; kehendak Allah SWT dan
orientasi hamba untuk mewujudkan sebab- "Dan tanyakanlah (Muhammad) kepada
sebab yang membawa kepada keselamatan rasul-rasul Kami yang telah Kami utus sebelum
atau kebinasaan. Hidayah Allah SWT ada dua engkau, Apakah Kami menentukan tuhan-
tuhan selain (Allah) Yang Maha Pengasih untuk
macam. Pertama, hidayah dalam arti bim- d i s emb a h? "' (az-Zukltruft 4 5)
bingan dan tuntunan. Ini adalah peran yang di- Setelah semua ini, masih bisakah orang-
jalankan oleh para rasul dan kitab-kiab yang orang musyrik itu mengatakan,
diturunkan kepada mereka. Kedua, hidayah
taufik dan pertolongan. Ini tergantung dengan "Jika Allah menghendaki, niscaya kami
sikap hamba dalam meniti jalan hidayah dan
keimanan. Barangsiapa yang beriman, Allah tidak akan menyembah sesuatu apa pun selain
SWT akan menambahnya dengan taufikkepada Dia." (an-Nahl: 35)
TAFSIR AI,-MUN IR IILID 7
Kesimpulannya, kehendak syari'at ke- {e'3 *r" cf ;tty jika kamu Muhammad
kafiran dinafikan dan tidak dikehendaki, sangat menginginkan untuk menuniuki kaum-
karena Allah SWT telah melarang manusia mu, itu tidak ada gunanya bagi mereka iika
dari kekafiran melalui lisan para rasul. Ada-
Allah SWT telah menghendaki untuk menye-
pun maqyii'ah kauniyyah, dalam arti men- satkan mereka disebabkan oleh buruknya
jadikan sebagian manusia bisa kafir serta me- pilihan mereka. Hal ini sebagaimana firman
nakdirkan kekafiran untuk mereka menurut
Allah SWT,
keinginan mereka sendiri, itu sama sekali
"Barangsiapa dikehendaki Allah untuk
tidak mengandung argumentasi bagi mereka.
Allah SWT menciptakan neraka dan para dibiarkan sesat, sedikit pun engkau tidak akan
penghuninya,yaitu para setan dan orang-orang mampu menolak sesuatu pun dari Allah (untuk
kafir; namun Dia tidak meridhai kekafiran bagi m e n o I o ng ny a)." (al-Vlaa'idah : 4 1)
para hamba-Nya, dan Dia memiliki hikmah
Dalam ayat lain, Allah SWT menceritakan
yang agung dalam hal itu.20 perkataan Nabi Nuh a.s. kepada kaumnya,
Kemudian, Allah SWT mengecam orang- "Dan nasihatku tidak akan bermanfaat
bagimu sekalipun aku ingin memberi nasihat
orang kafir pendusta, dengan menghukum kepadamu, kalau Allah hendak menyesatkan
mereka di dunia setelah para rasul membe-
kamu. Dia adalah Tuhanmu, dan kepada-Nya-
rikan peringatan, {.irr.e; ,} 4y ada sebagian lah kamu dikembalikan." fHuud: 34)
manusia ditunjuki oleh Allah SWT dan diberi Dalam ayat lain, Allah SWT berfirman
taufik untuk membenarkan para rasul, se-
hingga mereka beruntungdan selamat. Namun, kepada Nabi Muhammad saw.,
ada di antara manusia yang tetap kafir kepada
Allah SWT dan mendustakan para rasul-Nya, "Sungguh, engkau (Muhammad) tidak
sehingga Allah SWT menghukum mereka. dapat memberi petunjuk kepada orang yang
engkau kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk
44'!t *ir'#) berjalanlah di muka bumi,
kepada orang yang Dia kehendaki, dan Dia lebih
perhatikanlah perkara orang yang menentang mengetahui orang-orang yang mau menerima
para rasul dan mendustakan kebenaran, se- petunjuk" (al-Qashash: 56)
perti bangsa Ad dan Tsamud. Bagaimana Allah
SWT membinasakan mereka karena dosa- {ini ; d ury orang-orang yang memilih
dosa mereka?
kesesatan, mereka tidak mendapatkan peno-
'Allah telah membinasakan mereka, dan long yang bisa menyelamatkan mereka dari
bagi orang-orang kafir akan menerima (nasib) adzab dan hukuman Allah SWT, karena hisab
yang serupe ittt." (Muhammad: 10) terhadap keimanan dan kekafiran asasnya ada-
lah memilih, bukan terpaksa dan tidak sadar.
Perhatikanlah nasib orang-orang yang
mendustakan para rasul mereka? Supaya Kemudian, Allah SWT menuturkan opini
kalian bisa memetik pelajaran akibat yang sesatyang keempat dari sejumlah kesyubhatan
para pihak yang mengingkari kenabian.Mereka
mereka terima. mengatakan bahwa keyakinan tentang adanya
ba'ts, hasyn dan nasyr (dibangkitkan kembali
Kemudian, Allah SWT berfirman secara setelah kematian dan dikumpulan untuk men-
khusus kepada Rasul-Nya untuk menghibur jalani hisab dan tuntutan pertanggung jawaban
di akhirat) adalah keyakinan yang batil, maka
hati beliau atas sikap ingkar kaum beliau,
20 Tafsir lbnu Katsir, 2/569,
srr"t "*t"t t ,r,r,*, 6rn}.,irli,, hrsIRAt-MUNIR IILID 1
klaim kenabian juga berarti batil. Hal ini kamu tidak melihatT Masuklah ke dalamnya
dijelaskan dalam ayat, e;5- l ;r-Ci{; nt \;alt| (rasakanlah panas apinya); baikkamu bersabar
4-;" i .i,r orang-orang musyrik bersumpah atau tidak, sama saja bagimu; sesungguhnya
kamu hanya diberi balasan atas apayang telah
dengan sungguh-sungguh bahwa Allah SWT
kamu kerjakan." (ath-Thuur: 14'16)
tidak membangkitkan kembali orang mati'
Pembicaraan tentang ba'ts tentu relevan
Mereka memandangba'ts adalah sesuatu yang
jika dikorelasikan dengan penginformasian
tidak mungkin teriadi, mendustakan para kuasa Allah SWT atas segala apa yang
rasul dan menyatakan bahwa informasi yang dikehendaki-Nya. Tidak ada satu pun di bumi
dan langityang berada di luar kuasa-Nya. Allah
disampaikan para rasul adalah bohong karena
SWT berfir.rn, (.,r t li "i inii ri1 :ot- s'; *\
orang yang mati sudah binasa dan lenyap.
,ir#y sesungguhnya iika Kami menginginkan
Allah SWT pun menyanggah pernyataan sesuatu, baik berupa penciptaan, membang-
mereka itu, I ..6t 'F 'Ft \L ,); Gt eY kitkan dan menghidupkan kembali orang mati,
Kiamat atau yang lainnya, cukup dengan satu
{:,Ax- tidak seperti itu, tetapi pembangkitan
kembali orang mati pasti akan teriadi. Allah kali perintah langsung terjadilah apa yang
Kami kehendaki seketika itu iuga. Tidak ada
SWT menjanjikan hal itu dengan ianji yang
sedikit pun kesulitan.
sebenar-benarnya dan pasti akan terwujud.
Hal ini sebagaimana firman Allah SWT
Akan tetapi, kebanyakan manusia, karena ke-
dalam ayat lain,
bodohan mereka tentang kuasa Allah SWI,
"Dan perintah Kami hanyalah (dengan)
mereka menentang para rasul dan terjatuh ke satu perkataan seperti keiapan mata." (al-
dalam kekafiran. Qamar:50)
Hikmah Allah SWT dibalik adanya kehi- "IJrusan kejadian Kiamat itu, hanYa
dupan akhirat adalah 4y 3#. eit & ;,y seperti sekejap mata atau lebih cepat 0ag0.
Sesungguhnya Allah Mahakuasa atas segala
supaya Allah SWT menielaskan yang benar sesuettt." (an-Nahl: 77)
kepada manusia menyangkut apa saia yang se- "Menciptakan dan membangkitkan kamu
(bagi Allah) hanyalah seperti (menciptakan
lalu mereka perselisihkan, serta menegakkan dan membangkitkan) satu iiwa saia (mudah).
Sesungguhnya Allah Maha Mendengar, Maha
keadilan mutlak agar bisa diketahui yang Melihat." (Luqmaan: 28)
buruk dan yang baik, yang taat dan yang dur- "sesungguhnya urusan-Nya apabila Dia
menghendaki sesuatu Dia hanya berkata ke'
haka, yang zalim dan yang dizalimi, serta padanya, Jadilah!' Maka iadilah sesuatu itu."
fYasiin: 82)
membalas orang-orang yang berbuat buruk
Flqlh Kehldupan atau Hukum-hukum
atas apa yang telah diperbuatnya dan meng-
Ayat-ayat di atas menunjukkan seiumlah
ganiar orang-orang yang berbuat baik dengan
hal sebagai berikut.
yang lebih baik [surga).
yang4\mt;en"igtinsgrk{ai}ri supaya orang-orang kafir
dan tidak memercayai
adanya ba'ts dan pembalasan, mengetahui
dengan pengetahuan yang yaki n ('ilmul yaqiin)
bahwa mereka adalah pendusta. Sumpah dan
perkataan mereka yang menyatakan bahwa
Allah SWT tidak akan membangkitkan kembali
orang mati adalah bohong. Malaikat zabaniyah
berkata kepada mereka,
"Inilah neraka yang dahulu kamu men-
dustakannya. Maka apakah ini sihir? Ataukah
1. Sesungguhnya pengutusan rasul-rasul 4. Keinginan kuat, tekad, dan usaha keras Nabi
pada setiap umat merupakan ketentuan Muhammad saw. atau yang lainnya untuk
baku yang umum. Tujuannya untuk ber- menunjuki seseorang tidak ada berguna,
dakwah menyembah Allah SWT semata
jika dalam ilmu dan pengetahuan Allah
dan meninggalkan penyembahan kepada
thaghut, yaitu segala sesuatu yang disem- SWT orang itu adalah orang yang tersesat.
bah selain Allah SWT seperti setan, du-
kun, berhala, arca, juga setiap orang yang Karena Allah SWT tidak menunjuki orang
yang Dia sesatkan setelah ia tersesat dari
mengajak kepada kesesatan. jalan yang lurus atas kesadaran dan ke-
2. Manusia di hadapan dakwah para rasul mauannya sendiri.
terbagi dua kelomp ok. Pertama, kelompok Orang-orang yang tersesat tidak men-
yang dibimbing oleh Allah SWT kepada dapatkan penolong, pemberi syafaat dan
kawan yang bisa menyelamatkan mereka
agama-Nya dan penyembahan kepada- dari adzab yang berhak mereka dapatkan
Nya. Kedua, kelompok yang disesatkan atas kesesatan dan kekafiran mereka.
Allah SWT dalam qadha'-Nya terdahulu
hingga mereka mati dalam keadaan tetap 5. Semuanya merasa heran terhadap kebo-
di atas kekafiran. Masing-masing dari dua dohan orang-orang musyrik ketika me-
kelompok tersebut telah memilih jalannya reka bersumpah dan bersungguh-sung-
guh bahwa Allah SWT tidak akan mem-
sendiri atas kesadarannya. Pengetahuan bangkitkan kembali orang mati [bats).
Allah SWT luas meliputi segala sesuatu, Allah SWT menyanggah pernyataan me-
Allah SWT telah mengetahui apa yang reka dengan menegaskan bahwa ba'B
adalah pasti dan benar tanpa diragukan
akan dipilih oleh masing-masing dari lagi sedikit pun, dan sungguh pasti akan
terjadi, meskipun kebanyakan manusia
kedua kelompok tersebut, Karena itu, tidak mengetahui bahwa mereka akan
qadha'-Nya yang terdahulu pasti cocok
dengan apa yang akan terjadi. Karena dibangkitkan kembali.
Dia Maha Mengetahui segala sesuatu,
6. Hikmah adanya batq Kiamat, dan kehi-
dan pengetahuan-Nya tidak berubah. dupan akhirat sudah jelas yaitu untuk
Sunnah Allah SWT yang berlaku pada memperlihatkan kebenaran menyangkut
para hamba sudah ada sejak dulu, Allah apa yang selama ini diperselisihkan berupa
perkara ba'ts dan segala sesuatunya.luga,
SWT memerintahkan semua untuk
supaya orang-orang kafir yang tidak me-
beriman dan melarang mereka dari ke- mercayai ba'ts dan mereka bersumpah
kafiran. Kemudian, Allah SWT mencipta- mengingkarinya, tahu dan sadar bahwa
kan keimanan pada sebagian dan men-
ciptakan kekafiran pada sebagian yang mereka berbohong.
lain sesuai dengan pengetahuan-Nya dari
7. Allah SWT memiliki kuasa mutlak tanpa
kecenderungan hamba kepada jalan yang
batas. fika Dia ingin membangkitkan kem-
dipilihnya.
bali orang mati, sama sekali tidak ada
3. Orang yang berakal adalah orang yang
kesulitan bagi-Nya dalam menghidupkan
mengambil pelajaran dari apa yang me-
nimpa kelompok orang-orang sesat yang mereka kembali dan tidak pula dalam se-
mendustakan, bagaimana nasib mereka gala hal yang lain dari apa yang Dia adakan
berujung kepada kehancuran, adzab, dan
di alam ini. Karena titah-Nya ketika hen-
kebinasaan. dak mengadakan sesuatu hanyalah kun
srr"tt"n-t"tt ,.,r,t. @r,illi* hFslR&-MuNlRIITID 7
(teriadilah), maka terjadilah apa yang Dia kepada Tuhan mereka bertawakal. Dan Kami
inginkan seketika itu juga. tidak mengutus sebelum engkau (Muhammad),
GANJARAN ORANG.ORANG MUHAJIRIN, melainkan orang laki-laki yang Kami beri wahyu
PARA RASUL ADAIAH MANUSIA, kepada mereka; maka bertanyalah kepada orang
TUGAS NABI MUHAMMAD SAW. DALAM
MENERANGKAN AL.QUR. AI{, SERTA yang memPunyai pengetahuan jika kamu tidak
ANCAMAN TERHADAP ORANG.ORANG KAFIR
mengetahui, (mereka Kami utus) dengan mem-
Surah an-Nahl Ayat 41 - 5O bawa keterangan-keterangan (mukiizat) dan kitab'
kitab. Dan Kami turunkan az-zikr (Al-Qur'an)
;{4*t Wu ti,b i\ AVCti'ti:lV kepadamu, agar engkau menerangkan kepada
ri( 1 'XA;*Jr $s"^Gqitr .;
manusia apa y ang telah diturunkan kep ada mereka
|'iLal ry; :yt Wri' O'<;ildr dan agar mereka memikirkan, Maka apakah orang
gc:, 4y d;$b1\ *'nrtrfii @ yang membuat tiPu daya yang jahat itu, nlerasa
aman (dari bencana) dibenamkannya bumi oleh
4uffi'6!d1'1";L ';,\ tl\ ,Ft Allah bersama mereka, atau (terhadap) datangnya
'tlunW',# silcsa kepada mereka dari arah yang tidak mereka
wv";lv sadari, atau Allah mengadzab mereka pada waktu
\;k <i$\';)tr; @ ilH;i ;At: mereka dalam perjalanan; sehingga mereka tidak
iu;ir,A; 5 G;t b^\ 51'5 E\4) berdaya menolak (adzab itu), atau Allah meng-
# *;'r\6 "A. 5 @'<;a/5-7 u adzab mereka dengan berangsur-angsur (sampai
binasa). Maka sungguh, Tuhanmu Maha Pengasih,
K:tEWe i:,X,j@,c4;rp Maha Penyayang. Dan apakah mereka tidak me-
W_ ;/, u)ti'ti;-u Jyqi *i @ y",\i;) merhatikan suatu benda yang diciptakan Allah,
bayang-bayangnya berbolak-balik ke kanan dan
i,t-Y fr bt&,1frV &A\ ;:'l'rb ke kiri, dalam keadaan sujud kepada Allah, dan
*-,!'Lt a$ jVt,)3t A.Vi+1,-)6 mereka (bersikap) rendah hati. Dan segala apa
yang ada di langit dan apa yang ada di bumi hanya
g;ig|$V i,6trs.$16La$3 bersujud kepada Allah yaitu semua makhluk ber'
gerak (bernyawa) dan Quga) para malaikat, dan
a*izivifizx-,
mereka (malaikat) tidak menyombongkan diri.
"D an o r an g y ang b erhij rah kar e n a Allah s et elah
mereka dizalimi, pasti Kami akan memberikan Merel<n takut kep ada Tuhan y ang (b erkuas a) di atas
mereka dan melalcsanakan apa yang diperintahkan
tempat yang baik kepada mereka di dunia. Dan (kepada mereka)." (an-Nahl: 4f -50)
pahala ili akhirat pastilebihbesar sekiranya mereka Qhaa'aat
mengetahui, (yaitu) orang yang sabar dan hanya
(il-)' Ibnu Katsir; al-Kisa'i, dan Hamzah
membacanya dengan waqaf <i.,i: jl.
4.;.riiy dibaca:
1. <3tlij> ini merupakan bacaan Nafi', Ibnu
Katsir, Ibnu Aamif, dan Hafshah'
2. 1.1jj ini merupakan bacaan imam-imam
lainnya.
fliji- ? ,iy: Hamzah, al-Kisa'i, dan Khalaf
membacanya4i; p ,i1.
4ti&.b,Abu Amru membacanya 4*->'
l,raab Mufndaat Lu{hawlyyah
4*b Kata ini menjadi stfat untuk (n' g i:i6 u!:h Maksud dengan orang-
orang yang berhijrah di sini adalah Nabi
mashdar, yala:.i lanubawwi' onnahum tabwi' atan
Muhammad saw dan para sahabat. pada
hasanatan. periode awal Islam, hijrah dari Mekah ke
kalanfyliar/s-e"biatg\ai Kata alldaziina di sini ada- Madinah hukumnya adalah fardhu. Kemudian
badal dari kata 4\r.*u ,rltry. Rasulullah saw. bersabda dalam sebuah hadits
yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim
Atau, sebagai badal d,ari dhamir hum yang dari Ibnu Abbas r.a.,
terdapat pada kalimat,4#'Ay. Atau kata ini *.r!V ,f , 4:,lt'fii'r",.i
berkedudul<an n ashab dengan mengasumsikan 'Tidak oio h;1rah'**iO pathu tutekah
fi'il a'nii. (penaklukan kota Mekah oleh kaum Muslimin),
akan tetapi (yang masih ada adalah) jihad dan
4:F .,i;) berkedudukan sebagai haal niat."
dari faa'il (dhamir huwa yang tersimpan pada Artinya, hijrah setelah itu memiliki pe-
f il, ya'khudzahum) atau maf'uul bihi (dhamir ngertian lain, yaitu hijrah meninggalkan per-
hum yang terdapat pada kataya'khudzahum). buatan-perbuatan buruk. Muhajir adalah
{l ,1;;} Kata sujjadan berkedudukan sebagai orang yang berhijrah meninggalkan apa yang
dilarang oleh Allah SWT. Sedangkan hijrah
haal dari l<ata zhilaal. (or7t;ijii} Kalimat ini adalah meninggalkan kampung halaman di
jalan Allah SWT untuk menegakkan agama-
berkedudukan sebagai haat dari dhamir hu
Nya. {i-|, r y. ,Xh setelah mereka mengalami
yang terdapat pada tata 4lirry yang meskipun penganiayaan, dari penduduk Mekah. 4#'Ay
dhamir ini berbentuk tunggal, namun secara
sungguh Kami akan menempatkan mereka di
kontekstual mengandung makna 7a m ak. o ;t;-y
(-i:; Kalimat ini berkedudukan sebagai haal. tempat yang baik di dunia. 4,3r;;,tt;{;p aan
(et ;y Kata m i n fau q i hi m b e rked udukan sungguh ganjaran akhirat, yaitu surga, lebih
sebagai haal dari dhamir hum yang terdapat agung. {;,r:rx. i;e }y Dhamir di sini kembali
pada kata Rabbahum. kepada orang-orang kafir, sehingga maknanya,
Balaaghah seandainya orang-orang kafir mengetahui
4ir* uit ;tiy tstipaam atau pertanyaan bahwa Allah SWT menganugerahkan kebaikan
di sini mengandung makna pengingkaran
(istifhaam inkaar{).(Ct ifijy Kedua kata ini dunia dan akhirat kepada kaum Muhajirin,
tentu orang-orang kafir akan mengikuti mere-
merupakan shiigah mubaalaghah. ka. Atau, dhamir di sini bisa juga kembali ke-
(,t,r1.-:,J:.'; f-i.' ,". u/\t ;.t1j ttjcjJit Ot,3;;- 1;\ pada kaum Muhajirin. Sehingga maknanya, se-
andainya kaum Muhajirin mengetahui hal itu,
Pengathafan kata wal malaa'rkatu kepada kata tentu mereka akan semakin meningkatkan ke-
sungguhan dan kesabaran mereka. Atau, bisa
maa termasuk bentuk 'athaf yang bersifat juga dhamir di sini kembali kepada orang-orang
yang tidak ikut berhijrah. Sehingga maknanya
lebih khusus kepada kata yang bersifat lebih adalah seandainya orang-orang yang tidak ikut
umum. Hal ini mengandung bentuk pemuliaan berhijrah mengetahui kemuliaan dan anugerah
dan penghormatan kepada malaikat.
{Jliri},43' n-.h,(i;ri},43,#.b, 4:,j, i.y
,(br'J,Ji,-y Di antara kata-kata ini terdapat as-
Sa7' (keharmonian irama akhiran kata).
4,ydt; jr) Di antara kedua kata ini
terdapat ath-Thibaaq.
'tArsrR AL-MUNIR IILID 7
yang didapatkan oleh orang-orang yang ikut (menerangkan) di sini lebih umum dari hanya
berhiirah, tentu mereka akan langsung ber- sekadar menielaskan maksud yang tersurat.
Atau maksudnya menielaskan apa yang di-
gegas ikut berhiirah. Di sini terkandung moti- tunjukkan oleh Al-Qur'an seperti qiyas dan
vasi yang memacu ketertarikan untuk ber-
dalil hqli. { Stk-#;;Ydan supaya mereka mau
hiirah dan taat kepada Allah SWT, karena de-
merenungkan Al-Qur'an, sehingga mereka pun
ngan hijrah,lslam menjadi kuat.
bisa menangkap fakta-fakta kebenaran serta
yang4siatb*ar"dltablammmereenkgahaaddaapliabherobraagnagi-ograanngg-
mengambil pelajaran.
guan orang-orang musyrik dalam menialani
4\t*b melakukan berbagai makar yang
hiirah demi menegakkan agama. Si ;,t|
buruk. Kata al-Makr berarti melancarkan
4:trs; dan mereka adalah orang-orang yang suatu rencana jahat secara sembunyi-sem-
bertawakal sepenuhnya kepada Allah SWT
bunyi dan diam-diam (konspirasi). {:(l'}
dan memasrahkan semua urusannya hanya
perbuatan-perbuatan yang buruk akibatnya.
kepada-Nya. (16;'11) melainkan orang-orang
lelaki, bukan malaikat. Ini mementahkan per- Mereka adalah orang-orang yang melakukan
nyataan kaum Quraisy bahwa Allah terlalu
rencana jahat untuk membinasakan para nabi.
agung untuk mengutus utusan-Nya dari Atau, orang-orang yang melakukan maka[
konspirasi dan merencanakan niat jahat ter-
bangsa manusia. Di sini terkandung pengertian
hadap Nabi Muhammad saw di Darun Nad-
yang jelas bahwa nabi berasal dari kaum laki- wah, yaitu rencana jahat untuk menangkap
laki, tidak perempuan. {ti' ytp ot"ng-orang membunuh, atau mengusirnya, sebagaimana
yang memiliki pengetahuan tentang Taurat terdapat dalam Surah al-Anfaal ayat 30. Selain
dan Iniil. Dengan kata lain, orang-orang alim itu, mereka juga melakukan berbagai upaya
dari kalangan Ahli Kitab. {,i..:rt I ,:; ,:1) jika menghalang-halangi para sahabat beliau
kalian tidak mengetahui hal itu, para ulama *iruntuk beriman. 4..r'.,itt ,-i) Allah SWT
Ahli Kitab mengetahuinya, sedang kalian lebih menenggelamkan mereka ke dasar bumi se-
memercayai konfirmasi yang diberikan ulama bagaimana yang Dia lakukan pada Qarun. )
43t*- ) * i adzab datang kepada mereka
Ahli Kitab daripada kaum Mukminin tentang
secara tiba-tiba dari langit. Seperti itulah,
kebenaran hal itu. {:t,l;l$ Huruf iarr ba' di Allah SWT lakukan pada kaum Luth dan
sini berta'alluq kepada kata yang dibuang, pembinasaan yang Dia timpakan pada orang-
yakni arsalnaahum bil balryinaati, yakni, orang musyrik pada perang Badar. Mereka
Kami mengutus para rasul dengan membawa tidak kuasa untuk menyelamatkan diri.
hujjah-hujjah yang nyata. Al-Bayyinah mak' {e* g} ketika mereka sedang berada
sudnya di sini adalah hujjah-hujiah yang nya- dalam perjalanan untuk melakukan pernia-
ta berupa mukjizat yang membuktikan ke- gaan, seperti terdapat pada ayat L96
benaran seorang rasul. {J3r3} dan kitab-kitab surah Ali 'lmraan, $)'4teti{ i.']t :S ii';:.t\
syari'at serta berbagai pentaklifan. Ini adalah
(janganlah sekati-koti kamu terperdaya oleh
bentuk iamak dari zabuur. {;irr} Al-Qur'an
kebebasan orang-orang kafir bergerak dan
disebut adz-Dzikr karena Al-Qur'an berisi beral<tivitas kemana-mana di dalam negerf).
nasihat dan peringatan. {gq ;,!} supaya 4i.*, i ,:;) mereka sekali-kali tidak bisa
kamu menerangkan kepada manusia rahasia- menghindar dari adzab Allah SWT. {.7F}
rahasia pensyari'atan. {adl i:; "y apa yang dalam keadaan takut dan cemas terhadap
berbagai malapetaka. Atau, dalam keadaan
diturunkan kepada mereka dalam Al-Qur'an
berupa perkara halal dan haram. At-Tabyiin
terkikis sedikit demi sedikit pada jiwa dan siang. {4 ,i:} tunduk patuh kepada Allah
harta benda mereka secara berangsur-angsu[ SWT dengan melakukan apa yang dikehendaki
hingga binasa. Diriwayatkan bahwa Umar bin darinya. Sujud berarti tunduk dan patuh {,5j}
Khathab r.a. berkata di atas mimbar, "Apa- bayangan. Di sini diposisikan seperti makhluk
kah kalian mengetahui maksud ayat ini?"
yang berakal, (ir;r,p berendah diri, tunduk.
Orang-orang pun terdiam. Seorang pembesar
Huudzail berkata, "ltu adalah bahasa kami. At- (f! eF makhluk yang melata di langit dan
Takhawwuf maksudnya at-Tanaqqush [berku-
rang secara berangsur sedikit demi sedikit)." di bumi. Yakni, semua yang ada di langit dan
Lalu Umar berkata, 'Apakah orang Arab me- bumi, baik makhluk yang berakal maupun
yang tidak berakal, semuanya tunduk kepada
ngetahui hal itu dalam karya-karya syair Allah SWT dengan apa yang dikehendaki dari
mereka. Di sini lebih dipilih penggunaan kata
mereka?" Ia menjawab, "Ya. Seorang penyair untuk yang tidak berakal, namun yang di-
Abu Kabir menggambarkan untanya dalam maksudkan adalah mencakup yang berakal,
sebuah syair berikut, karena yang tidak berakal jauh lebih banyak.
i'FK # i;tt-G og;W-,.o to o t, '. o " (i/5U- v) mereka tidak sombong dan tidak
r---)t
angkuh untuk menyembah-Nya. 4&j :,i;J.y
,jir a$r lri
sedang para malaikat takut kepada Tuhan
Perjalanan telah mengikis punuk dan bulu
unta, seperti kayu an-Nabah mengikis as-Safan mereka. Kalimat ini berkedudukan sebagai
(sesuatu yang digunakan untuk memahat atau
haal dari dhamir wawu jamak yang terdapat
menghaluskan kay u seperti amplas).
pada fi'it {iJ;<l', !}. {;q} J} Kata ini
Lalu, Umar berkata, "Perhatikanlah dii-
waan kalian, kalian tidak keliru." Lalu orang- berkedudukan sebagai haal. Yakni, sedang
orang berkata,'Apakah diiwaankita itu?" Umar Tuhan mereka berkuasa penuh atas mereka.
berkata, "Syair jahiliyyah, karena di dalamnya
terdapat penjelasan tafsir Kitab kalian dan Ini sebagaimana ayat L27 Surah al-Araaf
makna-makna bahasa kalian."
yang merekam perkataan Fir'aun, ;iit$b
4C', irii &, 't;y sesungguhnya Tuhan
4;t','"i.
kalian Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
kepada mereka, Dia tidak menyegerakan hu- Persesuaian Ayat
kuman terhadap mereka. (:"- .,:F segala se- Setelah menerangkan sikap orang-orang
kafir Mekah dalam mengingkari adanya ba'ts
suatu yang memiliki bayangan, seperti pohon
dan Kiamat dengan menunjukkan sikap
dan bukit-bukit. {Ir9 t\;.Y yang bayang-
keras kepala dan hanyut dalam kesesatan
bayangnya bergerak dari satu sisi ke sisi yang dan kebodohan. Di ayat ini, Allah SWT mene-
lain. Ada versi bacaan, "totafal4ta'u," dalam rangkan hukum hijrah dari negeri tersebut
bentuk mu'annats. Masing-masing dari kedua dan mendorong untuk melakukannya, agar
bacaan ini boleh, karena di sini/aa'ilnya dalam terhindar dari gangguan teror dan penyiksaan
yang dilancarkan oleh orang-orang kafir ter-
bentuk jamak. Azh-Zhilaal adalah bentuk
jamak dari zhill. (,prjj';F Bentuk jamak dari hadap kaum Muslimin.
syimaal [sisi kiri). Maksud kanan dan kiri di
sini adalah kedua sisi pada awal dan akhir Ibnu Abbas r.a. mengatakan, ayat ini turun
menyangkut enam sahabaq Shuhaib, Bilal,
Ammac Khabab, Abis, dan fubair. Lalu orang-
orang kafi r Quraisy pun mulai menyiksa mereka
supa)ra mereka keluar dari Islam.
Shuhaib ia berkata kepada orang-orang Kemudian, Allah SWT menuturkan opini
sesat kelima mereka, 'Allah terlalu agung
kafir Quraisy, "Aku adalah laki-laki lanjut usia. dan mulia untuk memiliki rasul dari bangsa
fika aku berada di pihak kalian, aku tidak bisa manusia. Tetapi, seandainya Dia menghendaki
untuk mengutus seorang rasul kepada kita,
memberi manfaat dan tidak berguna bagi tentu Dia akan mengutus seorang malaikat."
kalian. Dan jika pun aku tidak berada di pihak Allah SWT menyanggah opini sesatmereka
dengan menegaskan bahwa sunnatullah yang
kalian, aku juga tidak akan mendatangkan Dia tetapkan adalah mengutus seorang rasul
mudharat apa pun bagi kalian." Lalu ia pun dari bangsa manusia.
menggunakan harta yang ia miliki untuk Selanjutnya, Allah SWT mengancam me-
reka dengan menenggelamkan mereka ke
menebus dirinya dari mereka. Melihat hal itu, dalam perut bumi atau dengan adzab yang
Abu Bakar ash-Shiddiq r.a. berkata, "fual beli datang dari langit secara tiba-tiba. Bagi Allah
yang menguntungkan wahai Shuhaib."
SWT Mahakuasa di langit dan bumi. Semua
Umar bin Khathab r.a. berkata, "Sebaik- makhluk tunduk kepada-Nya dan patuh
baik orang adalah Shuhaib. Seandainya ia tidak
takut kepada Allah S\MI, ia tetap tidak akan kepada perintah-Nya.
berbuat maksiat dan durhaka kepada-Nya."
Ini adalah sebuah pujian besar bagi Shuhaib. Tafslr dan Penielasan
Maksud pujian ini, seandainya Allah SWT tidak ganja{nra'neora\rn;g;-or"a.$ngrYyaAnygabt einrhi ijmraehnjedliasjaklaann
menciptakan neraka sekali pun, ia tetap taat
kepada-Nya, padahal Allah SWT menciptakan Allah SWT karena mencari keridhaan-Nya.
Demi pahala dan balasan-Nya, mereka rela
neraka, apakah Anda bisa membayangkan meninggalkan kampung halaman dan sanak
bagaimana ketaatan Shuhaib. saudara. Maknanya, orang-orang yang berhijrah
di jalan Allah SWT dan mendapatkan ridha-Nya,
Adapun yang lainnya, mereka berpura- rela meninggalkan kampung halaman, tempat
pura mengucapkan sebagian dari apa yang tinggal, harta benda, dan anak-anak mereka.
diinginkan oleh kaum kafir Mekah berupa ka-
limat kekafiran dan meninggalkan Islam, se- Mereka pergi menuju ke negeri lain, setelah
hingga kaum kafir Mekah akhirnya tidak lagi dizalimi dan disakiti oleh para musuh. Allah
menyiksa mereka. Kemudian mereka berhijrah, akan memberi mereka sebuah negeri tempat
lalu turunlah ayat ini.21 tinggal dan kedudukan yang baik di dunia.
Abd bin Humaid, Ibnu Jarir, dan Ibnul Yaitu mereka berhasil mengalahkan penduduk
Mundzir meriwayatkan dari Qatadah, ia me- Mekah yang sebelumnya pernah menzalimi
ngatakan menyangkut ayat ini, "Mereka ada- mereka, berhasil menundukkan bangsa Arab
lah para sahabat Nabi Muhammad saw dari serta menguasai penduduk timur dan barat.
penduduk Mekah. Lalu kaum kafir Mekah Kata hasanah maksudnya adalah kedudukan
yang baik, tempat tinggal yang memuaskan
mengusir mereka, hingga ada beberapa ke- dan negeri yang lebih baik bagi mereka, yaitu
lompok dari mereka yang pergi ke tanah Ha- Madinah. Hal ini sebagaimana yang dikatakan
basyah. Allah SWT menempatkan mereka di oleh Ibnu Abbas r.a., asy-Sya'bi, dan Qatadah.
Madinah setelah itu,lalu menjadikan Madinah Sedangkan, Muiahid mengatakan, rezeki yang
sebagai tanah tempat mereka berhiirah dan baik
menjadikan untuk mereka para penolong dari
kaum Mukminin (sahabat Anshar)."
2l Tafsir ar-Razi,2O/34.
Ibnu Katsir mengatakan, tidak ada perten- pemberian ini. Ini adalah apa yang dijanjikan
tangan di antara kedua pendapat di atas. Ka- Tuhanmu kepadamu di dunia, dan apa yang
Dia persiapkan untukmu di akhirat jauh lebih
rena kaum Muhajirin telah meninggalkan
banyak."
tempat tinggal dan harta benda mereka. Lalu
Allah SWT memberi mereka ganti yang lebih Kemudian, Allah SWT mendeskripsikan
baik dari itu di dunia. Barangsiapa yang rela sifat orang-orang yang berhijrah, {ir; uip
meninggalkan sesuatu karena Allah SWT,
mereka adalah orang-orang yang sabar dalam
Allah SWT akan menggantinya dengan sesuatu menghadapi berbagai siksaan dari kaum mereka,
yang lebih baik darinya. Begitu juga, mereka meninggalkan kampung halaman tercinta, yaitu
tanah haram Allah SWT [Mekah), sabar dalam
akhirnya menjadi para penguasa dan para pe-
berjuang dan mengorbankan nyawa di jalan
mimpin. ladi, al-Hasanah di sini maksudnya
Allah, dalam menghadapi berbagai kesulitan
adalah, kedudukan yang tinggi dan luhuC baik perjalanan serta berbagai beban berat menjadi
materil maupun moril. orang asing di negeri orang. Mereka bertawakal
sepenuhnya kepada Tuhan mereka, yakni
4:tot ;i;y dan sungguh pahala mereka memasrahkan sepenuhnya urusan-urusan
mereka kepada-Nya. Allah SWT pun memberi
di akhirat atas hijrah yang mereka lakukan mereka kesudahan dan nasib akhir yang baik di
dunia dan akhirat.
lebih agung dari apa yang Kami berikan ke-
pada mereka di dunia. Karena pahala mereka Ibnu Katsir mengatakan, ada kemungkinan
di akhirat adalah surga yang memiliki kenik-
matan dan kesenangan yang abadi tidak sirna. sebab turunnya ayat ini menyangkut orang-
orang yang berhijrah ke negeri Habasyah.
{:'r:tx.\;C ib Dhamir wawu jamak di sini ada
Mereka mengalami berbagai gangguan dan
kemungkinan adalah dhamir untuk orang-
orang kafir. Sehingga maknanya, seandainya penindasan yang sangat keras dari kaum mereka
orang-orang kafir mengetahui bahwa Allah
di Mekah, hingga akhirnya mereka berhijrah
SWT memberikan kebaikan dunia dan akhirat
kepada orang-orang yang tertindas di tangan ke negeri Habasyah, supaya mereka bisa
mereka, tentu mereka senang kepada agama
orang-orang yang tertindas. Bisa juga dhamir menyembah kepada Allah S\ML Termasuk di
tersebut adalah untuk kaum Muhajirin. Se-
antara mereka adalah Utsman bin Affan beserta
hingga maknanya, seandainya kaum Muhajirin istrinya, yaitu Ruqayyah puteri Rasulullah saw,
mengetahui hal tersebut, niscaya mereka akan
fa'far bin Abi Thalib, sepupu Rasulullah saw.,
meningkatkan perjuangan dan ketabahan Abu Salamah bin Abdil Aswad beserta delapan
puluh orang, laki-laki dan perempuan. Semoga
mereka. Atau, dhamir tersebut untuk orang- Allah SWT meridhai dan menjadikan mereka
orang yang tidak ikut berhijrah bersama kaum ridha. Dan, Allah SWT benar-benar menjanjikan
Muhajirin. Sehingga maknanya, seandainya
mereka balasan yang baik di dunia dan akhirat.zz
orang-orang yang tidak ikut berhijrah menge- Ini adalah keterangan yang shahih menyangkut
tahui apa yang dipersiapkan Allah SWT untuk
orang yang taat kepada-Nya dan mengikuti sebab turunnya Ayat ini, sebagaimana hal ini
Rasul-Nya, tentu mereka akan ikut. disebutkan oleh lbnu Athiyyah.
Ibnu f arir dan Ibnul Mundzir meriwayatkan Kemudian, Allah SWT menjawab opini
dari Umar bin Khathab r.a., jika ia memberi sesat kelima dari pihak-pihak yang mengingkari
suatu pemberian kepada salah seorang kaum 22 Tafsir lbnu Katsir,2/570.
Muhajirin, ia berkata, "Ambillah, semoga Allah
SWT memberi keberkahan kepadamu pada
IAFSIRAL.MUNIRJILID 7
kenabian tentang kemanusian para rasul. u]) yang bersaksi atas kebenaran kenabian mereka.
4* ,t u'ri Kami tidak mengutus kepada fuga dengan membawa kitab-kitab suci yang
memuat syari'a! aturan, dan hukum Rabbani.
manusia seorang rasul yang berasal dari pen- Az-Zubur adalah bentuk iamak dari zabuur
yang artinya adalah kitab. Orang Arab berkata,
duduklangit yakni malaikat. Tetapi Kami meng- zabartu al-Kitaaba yang artinya katubahu (aloir
utus beberapa orang laki-laki yang berasal dari menulis kitab). Allah SWT berfirman,
penduduk bumi yang Kami wahyukan kepada
mereka perintah dan larangan Kami. Kami ti- "Dan sungguh, telah Kami tulis di dalam
dak mengutus kepada kaummu, Muhammad, Zabur setelah (tertulis) di dalam az-Zikr
melainkan sebagaimana Kami mengutus ke-
pada umat-umat sebelum mereka, mengutus (Lauh Mahfuz), bahwa bumi ini akan diwarisi
para rasul yang berasal dari ienis mereka sen- oleh hamba-hamba-Ku yang saleh." (at'
diri, yaitu manusia,
Anbiyaa':105)
"Katakanlah (Muhammad),'Mahasuci Tu-
hanku, bukankah aku ini hanya seorang manu- "Dan segala sesuatu yang telah mereka
sia yang menjadi rasulT"'(al-Israa': 93) perbuat tercatat dalam buku-buku catatan."
(al-Qamar:52)
"Katakanlah (Muhammad),'Sesungguhnya
Dalam ayat {i1ti:tiil$ terdapat penda-
aku ini hanya seorang manusia seperti kamu,
yang telah menerima wahyu, bahwa sesung- huluan kalimat yang letak aslinya adalah di
akhir dan mengakhirkan kalimat yang letak
guhnya Tuhan kamu adalah Tlthan Yang Maha aslinya adalah di depan. Yakni maa arsalnaa
Esa."'(al-Kahfi: 110)
min qablika bil bayyinaati waz zuburi illaa
Ibnu Abbas mengatakan, tatkala Allah
rijaalan. fata {lf} di sini adalah bermakna,
SWT mengutus Nabi Muhammad saw. sebagai
Rasul, orang-orang Arab mengingkari hal itu. ghairu yakni, ghaira rijaalin. Ini seperti kalimat
Mereka berkata, 'Allah terlalu agung untuk tauhid, Iaa ilaaha illa Allaahu.
mengutus seorang manusia sebagai rasul-
{i:tr ii1 u!;i;p aan Kami menurunkan
Nya." Lalu Allah SWT menurunkan ayat,
kepadamu Al-Qur'an sebagaimana Kami
"Pantaskah manusia menjadi heran bahwa telah menurunkan kitab-kitab suci kepada
Kami memberi wahyu kepada seorang laktlaki para rasul sebelum kamu, wahai Muhammad.
di antara mereka,'Berilah peringatan kepada
manusia."'(Yunus: 2) Sehingga kamu dapat menielaskan kepada ma-
nusia berbagai syari'at Allah, hukum-Nya, per-
{ji' .l"i 'lyua,n;}g maka tanyakanlah kepada kara halal dan haram, serta kisah umat-umat
orang-orang memiliki ilmu dan para terdahulu yang dibinasakan, karena mereka
mendustakan para nabi. (Kamu Muhammad,
ahli kitab-kitab terdahulu, apakah para rasul
dapat menielaskannya, red) karena kamu
yang diutus kepada mereka adalah manusia
mengetahui makna-makna yang terkandung
ataukah malaikat? |ika para rasul yang diutus
dalam apa yang diturunkan Allah SWT
adalah malaikat, makarilah. Namun iika me-
kepadamu.
reka adalah manusia, kalian tidak boleh meng-
$tk jii;) arn supaya mereka memi-
ingkari iika Muh4mmad saw. adalah seorang
kirkan dan merenungkan dan fakta alam,
Rasul. rahasia kehidupan serta berbagai pelaiaran
{jit: 1*t} Kami mengutus para rasul seiarah agar bisa menjadikan mereka menda-
patkan petunjuk dan menggapai keselamatan
dengan membawa lerbagai hujjah dan bukti
di dunia dan akhirat.
Setelah membuka harapan bagi mereka, efek dan pengaruhnya daripada yang lang-
sung tiba-tiba datang secara mendadak. Ka-
Allah SWT memperingatkan mereka terhadap
rena hukuman di bawah tekanan tentu te-
akibat buruk kekafiran dan kedurhakaan me-
rasa lebih keras dan lebih berat daripada hu-
reka, {oril.ltt\16 r-:1r o,fiiy Sesungguhnya Allah kuman yang tiba-tiba langsung datang secara
mendadak Ada yang mengatakan, kata at-
SWT menginformasikan kesantunan-Nya, ke-
Takhawwuf di sini bermakna at:Tanaqqush,
murahan-Nya, dan penangguhan adzab-Nya
yaitu berkurangnya harta, rezeki, dan jiwa.Pe-
kepada para pelaku maksiat. Padahal mereka ngertian ini berdasarkan bahasa Huudzail se-
melakukan berbagai muilihat dalam mengajak bagaimana yang sudah kami jelaskan.
manusia kepada kesesatan. Kata al-Makr secara 4Ci iti; ;s:j i'y:g sesungguhnya Allah
etimologi berarti usaha melancarkan rencana
jahat dan kejelekan secara tersembunyi. SWT tidak tergesa-gesa mengadzab mereka
tidak menyegerakan hukuman mereka, kare-
Makna ayat ini, apakah kaum kafir Mekah na Allah SWT Maha Pengasih kepada para
yang melakukan berbagai makar dan renca-
na jahat terhadap Rasulullah saw serta mela- hamba-Nya. Karena itu, Allah SWT memberi
mereka kesempatan yang bisa mereka man-
kukan segala upaya untuk menghalang-halangi faatkan untuk memperbaiki kesalahan dan
manusia dari beriman kepada dakwah beliau, meninggalkan kesesatan.
apakah mereka merasa aman dari salah satu
empathal berikut ini?
Pertama, Allah SWT menenggelamkan Dalam Shahih Bukhari dan Muslim diri-
mereka ke dalam perut bumi sebagaimana
wayatkan,
yang Dia lakukan terhadap Qarun.
Kedua, adzab mendatangi mereka secara ct'!'i u.aii p';i;i .j
e)ilo tlt n.. o .,,t . t, Its_',.l4tJ', jaJoirl.a,o-.
tiba-tiba dari arah yang tidak mereka sangka _f S
dan perkirhkan, sebagaimana yang Allah SWT ftcu--
perbuat terhadap kaum Luth.
"Tidak ada yang lebih sabar dari Allah SWT
Ketiga, Allah SWT menimpakan adzab
atas mereka ketika beraktivitas pada malam atas suatu hal yang menyakitkan yang didengarnya.
Mereka mengada-adakan kebohongan terhadap-
atau siang hari, atau dalam perjalanan, pernia-
Nya dengan mengatakan bahwa Dia memiliki
gaan, dan kesibukan mereka dalam mencari anak, namun Allah SWT memberi mereka ke-
penghidupan. Mereka tidak akan bisa meng-
sehatan dan memberi mereka rezeki."
elak dan menghindar dari Allah SWL
Keempat, Allah SWT menimpakan adzab Shahih Bukhari dan Muslim juga
terhadap mereka, sedang mereka dalam
ti'i ,ri-. .! ,5tc...t ?^I;t'l";.il rst
keadaan takut. fika Allah SWT membinasakan e
suatu kaum, Lalu, Allah SWT pun mengadzab
mereka sedang mereka sangat ketakutan. Ini ;Ud,ry .i,r .if
berbeda q- ;Fdengan yang nomor dua di atas, yaitu ,$8, wV e|-tt,isVrGl 6al.t:'j4k'ty
46tfr ! (atau adiab datang kepada
mereka secara tiba-tiba dari arah yang tidak "Sesungguhnya Allah SWT benar-benar
rnereka sadari dan perkirakan sama sekali). memberi penangguhan kepada orang yang zalim,
Karena.adzab yang sudah dikhawatirkan akan hingga ketika Allah SWT menghukumnya, Dia
daiang disertai dengan ketakutan dan keter-
tiada akan menjadikannya bisa mengelak." Kemu-
cekaman luar biasa, tentu jauh lebih keras dian Rasulullah saw. membaca, 'Dan begitulah
silcsa Tuhanmu apabila Dia menyilcsa (penduduk) Kata ('; y| maksudnya adalah setiap
negeri-negeri yang berbuat zalim. Sungguh, siksa-
Nya sangat pedih, sangat berat."'(Huud: 102) sesuatu yang memiliki bayangan, seperti gu-
Di antara ayat yang memiliki semangat nung, bukit, pepohonan, bangunan, dan setiap
serupa adalah, benda yang tegak. Ini berdasarkan kalimat,
(t*t XY f adi, maksudnya adalah sesuatu yang
"Dan berapa banyak negeri yang Aku
padat yang memiliki bayangan yang jatuh di
tangguhkan (penghancuran)nya, karena pen-
duduknya berbuat zalim, kemudian Aku azab atas permukaan bumi.
mereka, dan hanya kepada-Ku-lah tempatkem-
bali (segala sesuatu)." (al-Haii: aB) Xata 4iir9p di sini l<atazhilaal di-idhaafah-
kan kepada dhamir mufrad (tunggal). Maksud-
Ancaman dan peringatan memang tepat
nya, setiap sesuatu yang memiliki bayangan.
fika dihubungkan dengan penegasan untuk
mengingatkan kuasa llahi, keagungan dan Sebab dhamir ini adalah kata ganti untuk
kebesaran llahi Yang segala sesuatu tunduk kata-yang meskipun secara redaksional
kepada-Nya. Allah SWT berfirman, {ir 1i berbentuk mufrad,-yang secara substansi
ar ;i- r J\. \ji-y tidakkah orang-orang yang adalah jamak yaitu kata maa yang terdapat
melakukan berbagai makar dan rencana jahat pada kalimat
memerhatikan apa yang diciptakan Allah SWT
berupa berbagai macam makhluk ciptaan yang (i,r ;tujgy Di antara contoh lain bentuk
memiliki bayangan seperti pegunungan, bukit,
pepohonan, bangunan, dan benda-benda yang kalimat yang seperti ini adalah ayat 13 Surah
tegak, bayangannya selalu bergerak setahap
demi setahap dari satu sisi ke sisi yang lain, az-Zukhruf, {uipt;*.) Dalam ayat ini, kata
yang mendapatl<an sinar matahari pada zhuhuur yang merupakan bentuk jamah di-
awal dan akhir siang. Az-Zuhri mengatakan, idhaafah-kan kepada dhamir mufrad (tunggal),
tafayyu' azh-Zhilaal maksudnya adalah kem-
balinya bayangan (dari barat ke timur) se- karena dhamir ini merupakan kata ganti un-
telah paruh pertama siang dan memasuki tuk kata yang berbentuk tunggal secara re-
paruh kedua siang (sore). At-Tafaryu' fmulai
bergesernya bayangan dari sisi barat ke sisi daksional, namun secara makna adalah jamak,
timur) tidak teriadi melainkan pada sore hari
setelah matahari mulai bergeser dari atas yaitu kata maa yang terdapat pada kalimat,
suatu benda. Azh-Zhill berarti bayangan pada
paruh pertama siang, yaitu bayangan benda 4:'f;Yb.
yang belum dilewati matahari, atau dengan {or7r;."; n ri;,J,} bayangan itu sujud, yakni
kata lain, bayangan yang masih berada di sisi
patuh dan pasrah kepada perintah Allah SWT
barat (lawannya adalah al-Fai',yaitu bayangan semata. As-Sujud adalah ketundukan dan
benda yang telah dilewati matahari sehingga
bayangannya berada di arah timur). Khithaab berserah diri. Bayangan itu berendah diri,
atau perkataan {il; ,'.r ;i} adalah dituiukan tunduk dan menurut kepada Allah SWT. Ad-
Dukhuur adalah rendah dan hina. Bayangan itu
kepada seluruh manusia.
bergerak pindah dari sisi barat ke sisi timur.
Pada paruh pertama siang, bayangan jatuh
di sisi barat, kemudian mulai menyusut dan
mulai bergerak pindah ke sisi timur pada paruh
kedua siang. Pergerakan dan perpindahan
bayangan ini dari satu keadaan ke keadaan
yang lain dan dari satu sisi ke sisi yang lain,
menjadi bukti petunjuk tentang kuasa Ilahi.
Kata {oisr!} disebutkan dalam bentuk
jamak mudzakkar saalim (untuk yang berakal),
karena identik untuk makhluk yang berakal.
Atau, karena di antara makhluk yang memiliki
TAFSIRAL-MUNIRIILID 7 tnraTirfitnlil
bayangan ada yang berakal, sehingga lebih pula) bayang-bayang mereka, pada waktu pagi
diunggulkan. dan petang hari." (ar-Ra'd: 15)
Secara garis besa4, makna ayat ini, apakah Kesimpulannya, para penduduk Mekah
mereka tidak memerhatikan ciptaan Allah yang melancarkan makar terhadap Nabi Mu-
hammad saw. dan kaum Mukminin, hendak-
SWT berupa fisikyang memiliki bayangan yang
bergerak dari kanan dan kirinya. Di sini, kanan nya akut kepada hukuman Allah SWT karena
dan kiri dipakai untuk menunjukkan kedua sisi
sesuatu. Bayangan itu beralih dari satu sisi ke Dia kuasa untuk mengadzab mereka sekarang
. sisi yang lain, tunduk kepada titah Allah SWT atau pun nanti. Dalil kekuasaan dan kebesaran
terhadapnya, yaitu at:Tafayyu' fberpindah dari Allah SWT adalah tunduknya segala sesuatu
satu sisi ke sisi yang lain). Makhluk-makhluk yang ada di langit dan bumi kepada-Nya, baik
yang memiliki bayangan itu juga tunduk me- berupa benda mati, tumbuh-tumbuhan, hewan,
nurut kepada apa yang Allah SWT kehendaki manusia, jin, maupun malaikat.
darinya.23 Flqlh Kehldupan atau Hukum-hukum
Ini adalah dalam konteks benda-benda Ayat-ayat di atas menjelaskan sejumlah
mati. Kemudian, Allah SWT menuturkan su- hal sebagai berikut.
judnya makhluk hidup. (ji-! i;) dan hanya 1. Ganjaran orang-orang Muhaiirin yang rela
kepada Allah bersujud segala makhluk hidup meninggalkan kampung halaman, rumah,
yang melata di langit dan bumi dan demikian tempat tinggal, dan harta benda mereka,
tabah dan sabar atas berbagai gangguan,
pula halnya dengan malaikat yang tidak serta bertawakal kepada Tuhan mereka
bersikap sombong dan angkuh untuk me- adalah mendapatkan tempat yang lebih
utama, kedudukan yang baik, kehidupan
nyembah-Nya dan yang dibebankan kepada
mereka, atau untuk melaksanakan apa yang yang menyenangkan, rezeki yang baik
dikehendaki Allah SWT dari mereka. Karena dan melimpah, kemenangan atas para
mereka mematuhi Allah SWT
musuh, menguasai negeri-negeri dan para
$"j it;cJ-Y para malaikat dan makhluk penduduk. Berkat karunia Allah SWT se-
bumi yang melata takut kepada Tuhan mereka mua itu terealisasi ian mereka peroleh.
Yang telah menciptakan dan berkuasa penuh
atas mereka. Para malaikat melaksanakan apa Sungguh, ganjaran akhiratjauh lebih besar
untuk diketahui oleh siapa pun sebelum
pun yang diperintahkan. Mereka konsisten m enyaks ikannya sendiri.
dan menaati-Nya, melaksanakan perintah-pe- 2. Dalam ayat ini terdapat penegasan tentang
rintah-Nya, dan meninggalkan larangan-la- keutamaan sikap sabar dan tawakal. Ada-
rangan-Nya. Maksud min fauqihim (Yang di pun saba4, mengandung semangat menahan
atas mereka) adalah atas yang bersifat moril, dan mengekang diri. Sedangkan tawakal
kemuliaan, kekuasaan, dan kekuatan.
mengandung semangat bersandar sepenuh-
Banyak ayat yang memiliki semangat se- nya kepada Allah SWT bukan kepada makh-
rupa dengan ayat ini, di antaranya adalah,
luk Sabat adalah prinsip awal dalam meniti
"Den semua sujud kepada Allah baik yang jalan menuju kepada Allah SWT sedangkan
di langit maupun yang di bumi, baik dengan tawakal adalah ujung jalan tersebut.
kemauan sendiri maupun terpaksa (dan sujud
3. Ayat {ui;;i u;} menunjukkan bahwa Allah
23 Al-Kasysyaaf, 2 /2O5.
SWT tidak mengutus seorang perempuan
TAFSTRAL-MUNrRIrLrD 7
dan malaikat sebagai rasul kepada umat .{i;iS lika pun itu tidak wajib, paling tidak
manusia. Allah SWT mengutus para ma-
laikat sebagai rasul atau utusan kepada hukumnya adalah boleh.
sesama malaikat yang lain dan sebagai eyat {r;L6} juea dijadikan sebagai dasar
pembawa wahyu kepada para nabi, se-
oleh pihak-pihak yang menafikan qryas.
bagaimana firman Allah S\M[, Mereka mengatakan, seorang mukallaf,
ketika ia menghadapi suatu persoalan, jika
"Segala puji bagi Allah Pencipta langit ia mengetahui hukumnya, ia tidak boleh
dan bumi, yang menj adikan malaikat sebag ai
utusan-utusan (untuk mengurus berbagai menggunakan qiyas. Dan, jika ia tidak
macam ur.usan)." fFathir: 1) mengetahui hukumnya, waiib baginya
Para rasul yang diutus kepada manusia untuk bertanya kepada orang yang me-
berasal dari bangsa manusia dan berjenis ngetahuinya. Ini berdasarkan zahir ayat
kelamin laki-laki. di atas. Seandainya qryas merupakan huj-
jah, tentu tidak wajib baginya bertanya
4. Masyarakat awam harus bertanya kepada kepada orang yang memiliki ilmu dan
ahludz dzikri menyangkut hal-hal yang me- pengetahuan tentang hukum persoalan
reka tidak mengetahuinya. Ahludz dzikri tersebut, karena memungkinkan baginya
adalah ahli ilmu baik ilmuwan tentang berita untuk menggali hukum melalui qiyas. Pan-
orang-orang terdahulu, karena orang yang
memiliki ilmu tentang sesuatu, ia senantiasa dangan ini dijawab, penggunaan qiyas
mengingatnya, atau tentang kitab-kiab sa-
mawi terdahulu, atau tentang Al-Qur'an. sudah tertetapkan berdasarkan ijma para
Karena penduduk Mekah mengakui bahwa sahabat dan posisi ijma lebih kuat dari
kaum Yahudi dan Nasrani adalah orang- dalil yang mereka paparkan.
orangyang memiliki pengetahuan dan kitab,
Allah SWT pun menyuruh penduduk Mekah 7. Allah SWT mengutus para rasul terdahulu
untuk bertanya kepada Ahli Kitab. Yaitu, dengan membawa berbagai huj jah, dalil dan
menyanglart masalah kemanusiaan para
rasul, supaya kaum Ahli Kitab menjelaskan bukti-bukti yang memberikan kesal<sian
kepada kafir Mekkah tentang kelemahan
opini sesat mereka. Kaum Ahli Kitab itulah atas kebenaran mereka, serta kitab-kitab
yang menginformasikan kbpada mereka suci yang memuat syari'at, hukum, dan
bahwa seluruh nabi adalah manusia. aturan Tuhan. Allah SWT menurunkan
adz-Dzikr, yakni Al-Qur'an, kepada Nabi
5. Ayat {jir .1,i i/urt} dijadikan sebagai
Muhammad saw. supaya beliau menerang-
dalil oleh orang yang memperbolehkan
bagi seorang mujtahid untuk bertaklid kan kepada manusia berupa berbagai
kepada sesama mujtahid. Dalam hal ini,
ia mengatakan, ketika ada salah seorang hukum, janji, dan ancaman, baik dengan
muitahid yang tidak memiliki ilmu tentang ucapan maupun tindakan. Nabi Muhammad
suatu pengetahuan, ia harus merujuk ke-
saw adalah pemberi keterangan rinci apa-
pada mujtahid lain yang memiliki ilmu apa yang diinginkan Allah SWT, seperti
tentang pengetahuan tersebut. Hal ini
hukum-hukum shalat, zal<at, dan berbagai
berdasarkan ayat \ # ot, i':,:t S;i iiL6)
tatanan kehidupan lainnya yang dijelaskan
di dalam Al-Quran secara global.
8. Ayat {94.tr1r'S: u.ir;(ii} berisi ancaman
bagi orang-orang musyrik yang mela-
kukan berbagai upaya untuk merun-
tuhkan pilar-pilar Islam berupa adzab
ditenggelamkan ke dalam perut bumi
hFSIRI-MUNIR IILID 7 ,,,,* , @,r,,, srr"tt ",tl"ltt
sebagaimana Qarun, atau menyergap yanglebih tinggi kemuliaan dan keluhuran-
nya di atas malaikat kecuali Allah SWL
mereka dengan adzab yang datang secara
tiba-tiba sebagaimana yang dialami oleh MEMENTAHXAN BERBAGAI IDEOLOGI
KAUM MUSYRIKIN DAN AMAI.AMAL BURUK
kaum Luth dan yang lainnya, atau de- MEREKA
ngan menimpakan adzab kepada mere-
ka ketika berada di perjalanan dan ber- Surah an-Nahl Ayat 51 - 62
bagai aktivitas. Mereka tidak akan bisa
mengelak dan menghindar. Atau, me- i W'4;s'l;y Gt';{it fi)\ { li,r iri;
nimpakan adzab kepada mereka dalam
keadaan takut dan tercekam, atau dalam Jj)\1V e;'i V,)F\ OV'4t@ s:'J!:6 ;#it
keadaan mengalami penyusutan harta
kekayaan, hasil ternak dan pertanian ser- ';ivs'efi'r#)t\-\L
ta kematian hingga akhirnya mereka se-
'J[j{A('k1SVr6'btr4r\'bjtt-, l
mua binasa.
',,4,?y)\ rrt'btr1q @ i,iS'P fu
9. Di antara bukti-bukti petunjuk keagungan,
kebesaran, kekuasaan Allah SWT adalah ti51Jbil{:\,i{i;$V@Si$vH,
sujud (tunduknya) segala apa yang melata
di bumi kepada-Nya, begitu juga malaikat tV/ 7) . )-.P1i ,e "j+{t trY;i,
yang berada di bumi. Di sini, malaikat di- A
sebutkan secara khusus karena kemuliaan t-3tl
kedudukan mereka. Semua benda mati,
tumbuhan, hewan, manusia, jin, dan ma- v-Y$'"$\ a,a\ A gL y,KA \ ;$.
laikat, mematuhi Allah SWT dan menurut
kepada perintah-Nya. Mereka [malaikat) i6,;\y;;_vU-rtj,_15:)y@'f;k
tidak menyombongkan diri dan angkuh A\i>6 5;A'L51t g)t fi';p*,Tfii
untuk beribadah kepada Tuhan mereka. (93- #s i*;n& ifi ( ;1L; 5,6t
Mereka takutkepada hukuman dan adzab- fi l;c-q*3i1ffJ-&$V"J11Fl\
Nya yang datang dari atas mereka, karena
adzab yang membinasakan adalah turun Aa:'bfiKv i <,kij fi <;A{s.
dari langit. Mereka melaksanakan setiap
perintah karena mereka adalah malaikat. 5'"6';AS a-tit'A'ij AU\ 76J\
10. Ada sebagian kalangan yang menjadi- olitrSvs$"
kan ayat ini sebagai landasan dalil bahwa
malaikat lebih utama daripada manusia,
karena malaikat disebutkan secara khu-
sus. fuga, karena malaikat tidak menyom-
bongkan diri dan angkuh untuk beribadah
menyembah Tuhan, dalam hati mereka ti-
dak terdapat sedikit pun rasa takabur dan
angkuh. |uga, karena malaikat diciptakan
terlebih dahulu sebelum manusia, sedang
mereka senantiasa menaati Allah SWT
sepanjang masa. Tidak ada suatu apa pun
sutrtr rnram ,,,r*, , 4@,r,*r, tuSIR&-MUNIR IILID 7
"DAn Allah berfirman, 'Janganhh kamu b ahw a s esungguhny a (s egala) y ang b aik-b aik untuk
mereka. Tidaklah diragukan bahwa nerakalah bagi
menyemb ah dua tuhan; hanyalah Dia Tuhan Yang mereka, dan sesungguhnya mereka segera akan
Maha Esa. Maka hendaklah kepada-Ku saj a kamu dimasuklcnn (ke dahmnya)." (an-Nahlz 5l-62)
takutl Dan milik-Nya meliputi segah apa yang ada Qhaa'aat
di langit dan di burni, dan kepada-Nyalah (ibadah
4l'; i.y,4:t *, WarsY dan Hamzah mem'
dan) ketaatan selama-lamanya. Mengapa kamu bacanya secara waqaf lirj- ,yt;->.
takut kepada selain Alhh? Dan segala nikmat yang
ada padamu (datangnya) dari Allah, kemudian 4itta:iJJ-y: Warsy, as-Susiy, dah Hamzah
membacanya secara waqaf piVtx-1.
ap abila kamu ditimpa kesengsaraan, maka kepada-
Nyalah kamu meminta pertolongan. Kemudian f).4i'*1 J|l, Nafi ' membacanya 6 *
apabila Dia telah menghihngkan bencana dari l'ruab
kamu, malah sebagian kamu mempersekutukan 4Vt;b l(ata waashiban meniadi haal dari
Tuhan dengan (yang lain). Biarlah mereka meng-
ingkari nikmat yang telah Kami berikan kepada (.li'). Sedangkan 'aamilnya adalah iaarr
mereka; bersenang-senanglah kamu. Kelak kamu
akan mengetahui (akibatnya). Dan mereka me- majruur yang mengandung makna zharf yaitu
nyediakan sebagian dari rezeki yang tehh Knmi
berikan kepada mereka, untuk berhala-berhala {I;}.
yang mereka tidak mengetahui (kekuasaannya).
Demi Allah, katry pasti akan ditanyai tentang 4# ; t cl> Kata (u) adatah maa
apa yang telah kainu ada-adakan. Dan mereka
menetapkan anak perempuan bagi Allah. Maha- ryarth$ryah atz.v moa maushuulah yang me-
suci Dia, sedang untuk mereka sendiri aPa yang ngandung makna syarat atas dasar pertim-
mereka sukai (anak laki-laki). Padahal apabila bangan penginformasian bukan kejadiannya.
Keberadaan nikmat pada mereka menjadi se-
seseorang dari mereka diberi kabar dengan bab penginformasian bahwa nikmat adalah
dari Allah SWT.
(kelahiran) anak perempuan, wajahnya menjadi
hitam (merah padam), dan dia sangat marah. Dia {:'ri;:,;. r Ci} Kaa (l;) adalah khabar
bersembunyi dari orang banyak, disebabkan kabar muqaddam (yang didahulukan), sedangkan
buruk yang disampaikan kepadanya. Apakah kata {u} adalah mubtada' mu'akhkhar (yang
dia akan memeliharanya dengan (menanggung)
diakhirkan). Atau, maa di sini berkedudukan
kehinaan atau akan membenamkonnya ke dalam
nashab di'afhofl<an kepada kata {-dr}.
tanah (hidup-hidup)? lngatlah alangkah buruknya Sedangkan kata {ljt^.,i} adalah kata
(Putusan) yang mereka tetapkan itu. Bagi orang-
sisipan antara kata yang di'athaJkan dan yang
orang yang tidak beriman pada (kehidupan) di'athafi.
akhirat, (mempunyai) s{at yangburuh dan Allah (;f' ;l';rt f;t alsinah adalah jamak
mempunyai sifat Yang Mahatinggi. Dan Dia dari lisaan. Kata ini bisa diposisikan sebagai
Mahaperkasa, Mahabijakana. Dan kahu Allah mudzakkar dan mu'annats. fika diposisikan
menghukum manusia karena kezalimannya, nis- sebagai mudzakkar, bentuk jamaknya adalah
--,:{yo fidak akan ada yang ditinggallcnn-Nya (di
alsinah. Sedangkan iika diposisikan sebagai
bumi) ilari makhluk yang melata sekalipun, tetapi
Allah menangguhkan mereka sampai waktu yang mu'annots, bentuk jomaknya adalah alsun.
sudah ditentukan. Maka apabila ajalnya tiba, Kata (.+;<jr) meniadi maf'uul bihi untuk 7t'fl
mereka tidak dapat meminta penundaan atau
percePatan sesaat pun. Dan mereka menetapkan 44}..Ada versi bacaan abKudzubu dengan
menjadikannya sebagai stfat untuk kata
bagi Allah apa yang mereka sendiri membencinya,
alsinah.
dan lidah mereka mengucapkan kebohongan,
BalaaShah di bumi adalah kepunyaan Allah SWT makhluk
4l;'re G(r) Bentuk susunan kalimat ini ciptaan-Nya dan para hamba-Nya. 4;ir 11;| dan
memberikan faedah al-Qashr. Yakni, hanya hanya bagi Allah SWT semata ketaatan dan
kepada-Ku hendaknya kalian takut. Terdapat keikhlasan. {?';} selama-lamanya. Seperti
juga ada al-lltifaat, yaitu beralih dari bentuk ayat 9 Surah ash-Shaaffaat, (.Lr, Jtn it!.
4ltrrf ,i,r i;l) maka apakah kepada selain
kata orangketiga(gaibah) ke bentukkata orang
Allah SWT kalian takut?! Padahal Dia semata
pertama (mutakallim) untuk memberikan
Tuhan Yang Haqq, tiada Tuhan melainkan
rasa takut. |uga, untuk menyebutJ<an secara
eksplisit apa yang dimaksud. Seakan-akan Dia. Pertanyaan di sini adalah pertanyaan
Allah SWT berfirman, 'fa Ana dzaalikal llaahul yang mengandung makna pengingkaran dan
Waahidu, fa ryyaaya farhabuuni laa ghairii" kecaman. {n'.ry # ,; J.ruj} apa pun nikmat
[Aku Tuhan Yang Maha Esa, Karena itu, hanya yang kalian rasakan, itu datangnya pasti dari
kepada-Ku lah kalian semestinya takut, bukan
Allah SWT karena tiada yang bisa memberikan
kepada selain Aku).
manfaat dan mudharat selain Dia.
Di antara kata akhiran ayat-ayat ini juga
(;g) ketika mudharat menimpa kalian,
terdapat as-Saj', 4ot',G"b, (o,ii), 4);'.,oy,
seperti 4At\ kemiskinan dan sakit. (rrjl5)
(i,f *.Y dan {i/,;,i} (r,rfih.tni adalah kalimat
kepada-Nya kalian memohon pertolongan
ancaman.
untuk menghilangkan mudharat, atau kepada-
(J;{e. \iy, [4rL. ty oi antara kedua
Nya kalian berteriak memohon pertolongan
kata ini terdapat ath-Thibaaq.
dan berdoa, bukan kepada selain Dia. AI-Ju'aar
{"{*tr ilr} Kedua kata ini merupakan
bentuk shiighah mubaalaghah. (ic::.\ Kata (akar kata taj'aruuna) berarti mengeraskan
ini posisinya adalah sebagai kata sisipan
suara dalamberdoadan memohon pertolongan.
untuk menggugah rasa keheranan terhadap
46- 3,; ri1) orang-orang kafir kalian. ir;ily
kebodohan yang sangat jelas. (ir*'i t supaya mereka mengingkari nikmat
{;f' 6 flbtni adalah sebuah bentuk yang telah Kami berikan kepada mereka.
susunan kalimat yang fashih dan indah. Yakni, Yakni seakan-akan dengan kemusyrikan itu,
alsinatuhum kaadzibatun fmulut mereka bo- mereka bermaksud untuk mengufuri nikmat
hong). Ini seperti perkataan 'ainuhaa tashifu
as-Sihra, yakni,'ainuhaa saahiratun (matanya dan mengingkari kalau nikmat itu adalah
menyihir). dari Allah SWT. {ili} bersenang-senanglah
dengan sikap kalian menyembah berhala.
Ini adalah perintah yang bernada ancaman.
4:',lf ,3';Y kelak kalian akan mengetahui
akibatnya. Kalimat ini mempertegas ancaman
Mufradaat Lughawlyyah yang ada.
4ft {1L@rjly"1Ka; tauiJtst}nafainUimadaat lianhi kata 6tJJi:tb dan orang-orang musyrik itu
me-
penguat. (:';rX- v r) tuhan-tuhan mereka yang tidak
ngukuhkan uluuhiyyah (ketuhanan) dan memiliki pengetahuan sedikit pun, karena
wahdaaniltyah (keesaan). {oej6} maka han- mereka adalah benda mati. Atau, mereka tidak
ya kepada-Ku kalian takut, bukan kepada se- mengetahui bahwa tuhan-tuhan palsu mereka
lain Aku. Adanya beralih bentuk kata orang menyebabkan mudharat dan tidak memberikan
ketiga (gaibah) ke bentuk kata orang pertama manfaat apa pun, yaitu bgerh4aYla-bjaetrahhalayasneg-
sembahan mereka. 4iG::
(mutakallim). Ar-Rahbaft berarti takut. C6li|
Kami berikan kepada mereka berupa hasil
4,r'.,itti c,tjr.titsegala apa yang ada di langit dan
TAFSTRAL-MUNrRJ[rD 7
pertanian dan peternakan, dengan pernyataan menyedihkan. Dalam ayat ini, kata tersebut
mereka, digunakan dalam konteks arti yang kedua,
"sambil berkata menurut persangkaan me' yaitu kabar berita yang menyedihkan. Namun
reka, 'lni untuk Allah dan yang ini untuk ber' kemudian dalam penggunaannya, kata ini
hala-berhala kami,"' (al-An'aam: 136) lebih lazim digunakan untuk kabar berita yang
{jtA irf} sungguh, kalian akan dikecam. menggembirakan. {.1u} raut mukanya berubah
Di sini ada bentuk kata orang ketiga ke bentuk meniadi {,!;;} muram dan masam. Kalimat
kata orang kedua (khithaab). (3tiilY tentang
kebohongan yang kalian buat-buat atas nama ini merupal<an kinayah tentang kesedihan
Allah SWT bahwa Dia memerintahkan hal itu
kepada kalian, bahwa berhala sesembahan dan kekecewaan yang mendalam serta rasa
yang layak untuk mendekatkan diri kepadanya.
malu kepada orang-orang. (i"9r) sedang ia
Ini adalah ancaman terhadap mereka atas
dipenuhi dengan kesedihan, kegeraman, dan
sikap dan kebohongan mereka itu.
kekecewaan yang mendalam. 4fit i ,s.,ti.Y
{:uJ' i 3ix.ty dan mereka menjadikan
menyembunyrkan diri dari kaumnya. :r, ,/Y
untukAllah SWT anak-anak perempuan. Wak-
tu itu, Khuza'ah dan Kinanah mengatakan, ma- 4: i ii karena buruknya kabar berita yang
laikat adalah anak-anak perempuan Allah SWT.
didapatkannya itu, karena takut dicemooh,
{it#} MahasuciAllah SWT dari segalabentuk
sedang ia merasa bimbang dan tidak tahu apa
sifat kurang atau sungguh mengherankan apa
eyang mesti dilakukan. [o.n l;-..:ly apakah ia
yang mereka sangkakan. {:tti;L.r Jty mereka
menetapkan untuk diri mereka, anak-anak le- membiarkan bayi perempuannya tetap hidup
laki yang mereka senangi. Maknanya, mereka dengan dirinya menanggungaib, dan kehinaan.
menetapkan anak-anak perempuan untuk
Allah, sedangkan mereka tidak menyukainya. 4:tAt C ,t:'; ii| ataukah ia menguburkannya
Padahal Allah SWT Mahasuci dari memiliki
anak, sementara mereka menetapkan anak- hidup-hidup dalam tanah. Di sini digunakan
anak lelaki yang mereka sukai. Sehingga dhamir dalam bentuk mudzakkar, meskipun
mereka mengkhususkan sesuatu yang lebih yang dimaksudkan adalah anak perempuan,
tinggi dan lebih bernilai. Hal ini sebagaimana
firman Allah SWX, karena dhamir di sini adalah kata ganti untuk
"Maka tanyakanlah (Muhammad) kepada kata {u} yang terdapat pada kalimat {" "* t;y
{,u} sesungguhnya seburuk-buruk ketetapan
mereka (orang-orang kafir Mekah), Apakah
4315;. ri) mereka menetapkan bagi Pencipta
anak-anak perempuan itu untuk Tuhanmu
mereka anak-anak perempuan.
se dangkan untuk mereka anak- anak laki-laki?' "
(ash-Shaaffaat 149) {;t'o -i.'t r;ip orang-orang yang tidak
{!;i ;s1t} dan apabila salah seorang dari beriman kepada kehidupan akhirat, yaitu
mereka diberi kabar berita yang memiliki efek *yoran g-orang kafir. {"'tJJt memiliki s ifat yan g
pada perubahan raut muka. Al-Biqyaarah (akar
kata busyryira) artinya adalah kabar berita buruh yaitu menyukai anak laki-laki karena
baik yang menggembirakan maupun yang bisa mereka Andalkan untuk memberikan
bantuan dan membenci anak perempuan
menguburkannya hidup-hidup karena takut
miskin dan tidak ingin menanggung malu.
Padahal mereka membutuhkan perempuan
untuk menikah. {*r"!, .pjr li} dan Allah SWT
memiliki sifat yang luhur, yaitu bahwa tidak
ada Tuhan melainkan Dia, serta bersifatkan
dengan semua bentuk sifat keagungan dan
kesempurnaan. Dia adalah ZatYangwaiib dan
pasti wujud-Nya. Mahakaya tanpa sedikit pun
tusIRe-MuN'RIItID 7 r.{l{, 4rJDu*r** sut"rttn'nttl
butuh kepada yang lain, Maha Pemurah, serta kasrah huruf ra'nya, yaitu, mufrithuun, artinya
adalah melampaui batas,
suci dari sifat-sifat makhluk. (tFt *i) dan
Pcrsesualan Ayat
Dia adalah Mahakuat dalam kekuasaan dan
Setelah menegaskan bahwa segala se-
kerajaan-Ny:1, dan hanya Dia Yang Mahakuasa. suatu tunduk dan pasrah kepada keagungan,
kebesaran, kekuasaan Allah SWT Allah SWT
{d;'} lagi Mahabijaksana dalam tindakan menyambungnya dengan tiga hal.
dan ciptaan-Nya. Pertoma, larangan terhadap perbuatan
{r!+} Karena kezaliman mereka dengan 5yirik bahwa segala sesuatu adalah kepu-
melakukan perbuatan kemaksiatan dan nyaan-Nya, bahwa Dia Mahakaya tidak butuh
sedikit pun kepada selain-Nya. Manusia ber-
kedurhakaan. {W t'} C> niscaya Dia tidak sikap inkonsisten ketika mereka tertimpa suatu
akan membiarkan di muka bumi {t1, y} satu mudharat, mereka memohon-mohon kepada
Allah SWT dan jika Allah SWT telah meng-
makhluk melata pun yang tersisa.'$;e;-.tl hilangkan mudharat dari diri mereka, mereka
kembali lagi kepada kekafiran dan kesflrikan.
mereka tidak akan bisa memperlambat. lj)
Kedua, penjelasan tentang keburukan
4t;#- dan tidak pula bisa mempercepatnya. orang-orang musyrik, setelah memaparkan
perkataan mereka yang rusak
Tetapi, mereka pasti binasa dan diadzab
Ketiga, pemberian penangguhan kepada
seketika itu juga. P eng-idhaafah-an kezaliman
orang-orang kafir merupakan kesanfunan
kepada manusia yang ini menunjukkan penger-
Allah SWT kepada mereka. Tidak menyege-
tian umum, tidak lantas semua manusia zalim rakan hukuman terhadap mereka, meskipun
hingga para nabi. Karena boleh-boleh saja kekafiran mereka begitu besar dan perbuatan-
perbuatan mereka begitu buruk. Hal ini me-
meng-idhaafah-kan kepada manusia apa yang rupakan manifestasi karunia, rahmat dan ke-
murahan Allah SWT.
jamak terjadi dan banyak tersebar di tengah
Tafslr dan Penlelasan
mereka serta dilakukan oleh kebanyakan dari
Dalam ayat-ayat sebelumnya telah dije-
mereka. { ie XS.W" IT :' b:.1} mereka menisbahkan laskan bahwa segala apa yang ada di alam ini
bagi Allah apa yang mereka sendiri
tunduk kepada Allah SWf Pada gilirannya
membencinya, berupa anak perempuan, sekutu
ayat-ayat tersebut menjadi bukti petunjuk yang
dalam kepemimpinan, penghinaan terhadap pasti dan tak terbantahkan tentang keesaan
Allah SWT. Karena itu, di sini Allah SWT meng-
para rasul serta harta-harta yang berkualitas informasikan dan menegaskan bahwa tiada
Tuhan selain Dia. Ibadah, penghambaan dan
Sbuerpuekr.ti{;pFerka#taan,-}matampeererekambpeuradunstiatu.
penyembahan tidak layak melainkan hanya
menyihi4, yakni, hiya saahirafun (perempuan
kepada-Nya semata tidak ada sekutu bagi-Nya,
itu menyihir). fuga seperti, qadduhaa yashtfu karena Dia adalah Pemilik Pencipta, Penguasa
al-Haifa, yakni, hiya haifaa' (perempuan itu
dan Rabb segala sesuatu.
ramping). {,.,j.i i i'ty di sisi Allah Sffi yaitu
surga. Hal ini sebagaimana perkataan mereka
dalam ayat,
"Dan jika aku dikembalikan kepada Tfuhan-
ku, sesungguhnya aku akan memperoleh ke-
baikan di sisi,Nya." (Fushshilah 50)
{i; ty. surrgguh pasti tidak diragukan
lagi. $}i) mereka adalah orang-oran gyalg
tetap dibiarkan berada dalam neraka, atau di-
aiukan dan disegerakan menuiu ke neraka.
fika berdasarkan versi bacaan yang membaca
('rt, v nr i6;y dan Allah SWT berfirman dan hanya kepada-Nya ketaatan, ketundukan,
kepada umatmanusia, "fanganlah kalian meng- kepatuhan, penghambaan dan penyembahan
ada-adakan sekutu bagi-Ku dan janganlah selama-lamanya. Kata, ad-Diin di sini mak-
kalian menyembah selain Aku. Barangsiapa
sudnya adalah ketaatan. Kata waashib berarti
yang menyembah sesuatu yang lain di samping
ad-Daa'im (selamanya). Ada yang mengatakan,
Allah SWT, berarti ia benar-benar telah me-
l<ata waashfb maksudnya adalah yang wajib
nyekutukan-Nya. Sesungguhnya Dia Allah
dan semestinya selama-lamanya.
SWT Tuhan Yang Esa, Dia Sesembahan Yang
Esa. Karena itu, bertakwalah kalian kepada- {ifi nr #t} tetetah kalian mengetahui
Ku, takutlah kalian kepada hukuman-Ku atas Tuhan alam semestaadalah Esa, segala sesuatu
kemusyrikan dan penyembahan kepada selain selain-Nya pasti butuh kepada-Nya dalam ke-
Akul' beradaan dan dalam keberlangsungan eksis-
Di sini disebutkan kata {rFr} setelah kata tensinya, apakah masuk akal ada hasrat kepada
{+i-i} yang sudah menunjukkan arti dua. Hal selain-Nya atau takut kepada selain-Nya?! Ini
ini bertujuan untuk memperkuat penafian
adalah pertanyaan yang diungkapkan sebagai
berbilangnya Tuhan dan menunjukkan bah-
wa yang dilarang adalah menetapkan ber- bentuk keheranan.
bilangnya Tuhan. Penyebutan kata {Lri} se- {i' ,l # ; e,u!} dan jika yang waiib
telah kata {t1} untuk menegaskan keesaan. adalah tidak takut selain kepada Allah SWI,
sudah semestinya juga tidak bersyukur ke-
Adapun ketuhanan, tidak diperselesihkan lagi.
pada selain Allah SWT. Karena tidak ada satu
Penggunaan kalimat ini {Lr; \:, *1\ setelah nikmat pun yang ada pada kalian, seperti
tertetapkannya wujud Tuhan dan penafian nikmat keimanan, fisik yang sehat, rezeki, per'
berbilangnya Tuhan adalah untuk membe-
rikan pengertian bahwa ketika telah terte- tolongan dan segala bentuk nikmat yang lain-
tapkan secara pasti wuiud Tuhan, alam ini
nya, melainkan pasti dari Allah SIMT, karunia-
pasti mempunyai Tuhan. Setelah tertetapkan
bahwa keberadaan dua Tuhan adalah hal yang Nya, dan kebaikan-Nya.
mustahil, tertetapkan bahwa tidak ada Tuhan Ayat ini menunjukkan bahwa orang yang
melainkan Tuhan Yang Esa, Tunggal dan yang
berakal waiib takut dan bertakwa hanya ke-
menjadi tempat bergantung segala sesuatu.
pada Allah SWI, wajib bersyukur hanya ke'
Kesimpulannya, tidak ada Tuhan melain-
kan Allah SWT semata Hanya Allah semata pada-Nya, karena semua nikmat seluruhnya
yang berhak memperoleh ibadah dan penyem- dari Allah SWT.
bahan. (-rit'':jr ,j. 6 lly ketika Tuhan adalah Demikian pula, tidak ada yang bisa meng-
Esa dan Zat-Nya adalah Tunggal, maka segala hilangkan mudharat kecuali Allah SWT. f)
y At43r:rC" iS.Z riljika kalian terkena suatu
sesuatu selain-Nya adalah terjadi dan ada keburukan atau mudharat pada diri kalian
karena Dia ciptakan, Dia bentuh dan Dia
adakan. Kepunyaan-Nya segala yang ada di seperti sakit, ketakutan, dan berbagai bentuk
langit dan bumi, segalanya adalah kepunyaan, mudharat yang lainnya, hanya kepada Allah-
ciptaan, dan hamba-Nya. Dia adalah Yang lah kalian memohon dan berdoa, mengiba'
menciptakan, Yang memberi rezeki, Yang
iba kepada-Nya dan meminta pertolongan
menghidupkan dan mematikan semuanya dan
kepada-Nya untuk menghilangkan mudharat
semuanya adalah hamba dan kepunyaan-Nya,
dari kalian. Karena kalian tahu bahwa hanya
Dia yang kuasa menghilangkannya.
Ini seperti ayat,
"Dan apabila kamu ditimpa bahaya di lautan,
niscaya hilang semua yang (biasa) kamu ser'u,
TAFSIRAL-MUNIR JILID 7
kecuali Dia. Tetapi ketika Dia menyelamatkan lian inginkan, kalian berbuatlah semau kalian, I
kamu ke daratan, kamu berpaling (dari-Nya). bersenang-senanglah sebentar dengan segala l
Dan manusia memang selalu ingkar (tidak
bersyukur)." (al-Israa': 67) yang kalian miliki di kehidupan dunia. Kelah l
$At .x< r11 fr) kemudian, apabila Allah kalian akan mengetahui akibat perbuatan ka-
lian, adzab yang akan menimpa kalian, serta
SWT menghilangkan mudharat dari kalian, menyadari buruknya sikap, dan tingkah laku
kalian. Perintah dalam ayat ini adalah perintah
menghapuskan berbagai ketakutan, menganu- yang bernada ancaman, seperti pada ayat,
gerahi kalian nikmat, keselamatan dan kese-
" Barangsiapa menghendaki (beriman) hen-
hatan, menyingkirkan bala dan malapetaka
dari kalian, tiba-tiba ketika itu kalian terbagi daklah dia beriman, dan barangsiapa meng-
menjadi dua golongan. Ada golongan yang hendaki (kafir) biarlah dia kafir;'(al-I{ahft 29)
tetap konsisten di atas keimanannya, sehingga " Katukanlah (Muhammad),'Berimanlah ka-
mu kepadanya (AI-Qur'an) atnu tidak usah ber-
mereka pun tetap menyeru dan beribadah iman (sama saja bagi Allah.)."'(al-Israa': 107)
hanya kepada Allah SWT. Dan golongan yang
Kemudian, Allah SWT menginformasikan
berubah-ubah, mereka pun menyekutukan keburukan orang-orang musyrik penyembah
berhala di samping Allah SWT tanpa penge-
Allah SWT dalam ibadah dan penyembahan.
Ini adalah sesuatu yang menggugah keheranan tahuan. Mereka memberikan tandingan-
terhadap sikap dan tingkah laku orang-orang tandingan Allah, satu bagian dari rezeki
tersebut. Mereka membalas nikmat dengan yang dianugerahkan Allah SWT. Allah SWT
kedurhakaan, tidak bersyukur tetapi justru
kufur dan menyekutukan Allah SWT. Al-Ju'aar berfirman,
(akar kata taj'aruuna) artinya adalah berdoa'
dan memohon dengan suara keras. 1. {:tr:t;;- 't 4 trv;-r) orang-orang musyrik
(ijt;I rl,, \r':j!b Huruf lam yang terdapat itu menyisihkan porsi pertanian, peter-
pada fi'il li yakfuruu ada kemungkinan adalah nakan dan yang lainnya untuk diberikan
kepada berhala-berhala. Ada porsi bagian
lam ta'liil (berfungsi untuk memberikan yang mereka persembahkan untuk men-
dekatkan diri kepada Allah dan berhala-
alasan). Maksudnya, mereka menyekutukan berhala. Padahal hakikat berhala-berhala
Allah SWT dengan sesuatu dalam menghilang- adalah benda mati yang tidak bisa men-
datangkan mudharat dan manfaat. Hal ini
kan mudharat dari mereka. Hal itu mereka seperti firman Allah SWT
lakukan dengan maksud untuk mengingkari "Den mereka menyediakan sebagian
hasil tanaman dan hewan (bagian) untuk
kalau nikmat berasal dari Allah SWT. Atau, me-
rupakan lam al-Aaqibah atau ash-Shairuurah. Allah sambil berkata menurut persangkaan
mereka, 'Ini untuk Allah dan yang ini untuk
Maksudnya, doa dan berbagai permohonan
yang mereka lakukan berakibat kekufuran ter- berhala-berhala kami.' Bagian yang untuk
hadap nikmat yang telah Kami berikan serta berhala-berhala mereka tidak akan sampai
kepada Allah, dan bagianyang untukAllah
tidak mau mengakuinya. Kemudian, Allah SWT akan sampai kepada berhala-berhala me-
mengencam mereka, reka. Sangat buruk ketetapan mereka itu."
(al-An'aam:136)
"Maka dia dipungut oleh keluarga Fir'aun
agar (kelak) dia menjadi musuh dan kesedihan
bagi mereka." (al-Qashash: 8)
Kemudian, Allah mengancam dengan fir-
man-Nya 4\#y lakukanlah apa pun yang ka-
Kemudian, Allah SWT mengancam "Ingatlah, sesungguhnya di antara ke-
perbuatan mereka, seraya bersumpah
bohong annya, mereka benar-benar meng o-
$dengan Zat-Nya Yang Mulia, * }tl i'ey
takan, Allah mempunyai anak' Dan sung-
43tp Aku bersumpah, Aku benar-benar gult, mereka benar-benar pendusta. apakah
akan menanyai kalian tentang kebatilan Dia (AIIah) memilih anak-anak perempuan
yang kalian ada-adakan. Aku sungguh daripada anak-anak laki-laki? Mengapa
akan membalasi kalian dengan balasan kamu ini? Bagaimana (caranya) kamu me-
netapkanT" (ash-Shaaffaat: 151-154)
yang sempurna di neraka fahannam,
Ayat ini turun terkait dengan Khuza'ah
"Maka demi Tuhanmu, Kami pasti dan Kinanah. Mereka berpandangan bah-
akan menanyai mereka semua, tentang wa malaikat adalah anak perempuan Allah
apa yang telah mereka keriakan dahulu."
(al-Hiir:92-93) SWT.
Itu adalah pertanyaan kecaman dan Di sini, Allah SWT berfirman, C J;y
celaan atas dosa dan keiahatan mereka. 4:t;t:;- untuk diri mereka sendiri, mereka
2. {:u;rt + lt*^ri\ dan di antara kebodohan, lebih memilih anak laki-laki, dan mereka
sangat tidak menyukai anak perempuan
yang mereka ada-adakan adalah mereka yang mereka nisbahkan bagi Allah SWT.
Mahasuci Allah SWT dari apa yang mereka
menjadikan malaikat yang sebenarnya katakan. Ini seperti ayat
adalah 'ibaadur Rahmaan (para hamba
Allah SWT Yang Maha Pengasih) sebagai 'Ataukah (pantas) untuk Dia anak'
anak perempuan sedangkan untuk kamu
anak-anak perempuan Allah SWT. Mereka anak-anak laki-laki?" (ath-Thur: 39)
pun menyembah malaikat di samping Kemudian, Allah SWT mencela orang
Arab atas sikap mereka yang benci kepada
Allah S\ML Khuza'ah mengatakan, malaikat
adalah anak-anak perempuan Allah SW[, }anak perempuan. {,:;Vr.. ,Sr-i 6y1|9 dan
sebagaimana yang dijelaskan dalam ayat
apabila salah seorang dari mereka-yang
"Dan mereka menjadikan malaikat' menetapkan untuk Allah SWT anak pe-
malaikat hamba-hamba (Allah) Yang Maha rempuan-, diberi kabar berita kalau
Peng asih itu seb ag ai j enis p erempu an." (az-
Zukhruft 19) anaknya terlahir perempuan, raut wajah-
nya pun muram menahan kesedihan yang
Mereka benar-benar telah melaku- mendalam. Ia terdiam karena kesedihan
yang dirasakannya. Ia tidak ingin bertemu
kan sebuah kesalahan yang sangat besar. dan dilihat orang-orang karena buruknya
Karena mereka menisbahkan anak ke- apa yang dikabarkan kepadanya. Apakah
ia tetap membiarkan bayi perempuan itu
pada Allah SWI padahal Dia tiada ber- hidup dengan harus dirinya menanggung
anak. Kemudian, mereka menisbahkan kehinaan, aib, dan perasaan malu, ataukah
kepada-Nya anak perempuan. Sedang
mereka sendiri tidak menyukai anak ia kubur hidup-hidup dalam tanah. Ini
perempuan, tetapi mereka menyukai
adalah al-Wa'd (mengubur hidup-hidup
anak laki-laki, bayi perempuan) yang disebutkan dalam
"Apakah (pantas) untuk kamu yang ayat,
Iakilaki dan untuk-Nya yang perempuan?
Yang demikian itu tentulah suatu pembagian
yang tidak adiL" (an-Nai mz 2L-22)
TAFSIRAL.MUNIRIILID 7 memiliki sifat kurang dengan apa yang
disematkan kepada mereka, yaitu butuh
"Dan apabila bayLbayi perempuan kepada anak laki-laki, membenci anak
perempuan, mengubur hidup-hidup anak
yang dikubur hidup-hidup ditanya, karena perempuan karena khawatir miskin. Sikap
dosa apa dia dibunuhT" (at-Takwiir: 8-9) mereka, membuktikan bahwh mereka
adalah orang yang sangat kihr.
{;tr:S;;- u ,L )t} ketahuilah, itu adalah
{.,r,!' f.,, nr} dan hanya bagi Allah
seburuk-buruk apa yang mereka ucapkan,
"pembagian mereka, dan apa yang mereka SWT sifat yang luhur dan kesempurnaan
yang mutlak. Allah SWT adalah Maha
nisbahkan kepada Allah SWT. Di antara Esa, tersucikan dari memiliki anak dan
ayat yang memiliki semangat serupa orang tua, tersucikan dari beranak dan
adalah, diperanakkan, tersucikan dari memiliki
"Dan apabila salah seorang di antara sekutu. Allah SWT adalah Mahakaya, tidak
mereka diberi kabar gembira dengan apa butuh sedikit pun kepada makhluk tidak
butuh apa pun dari makhluk Mahasuci
(kelahiran anak perempuan) yang dij adikan
dari sifat-sifat makhluk dan Dia adalah Zat
sebagai perumpamaan bagi (Allah) Yang
Maha Pengasih, jadilah wajahnya hinm Yang Mahadermawan Iagi Maha Pemurah.
pekat karena menahan sedih (dan marah)."
(az-ZukhrutzlT) Yakni, bagi Allah SWT kesempurnaan yang
. At-Tabsyiir (akar kata, "busysyira') mutlak dari semua sisi.
atau al-Biryaarah digunakan untuk kabar Gf' lft ,^;) eUan SWT adalah
berita yang menggembirakan. Namun, se-
cara bahasa, kata ini berarti kabar berita Mahakuat Yang tidak terkalahkan, dan
yang menyebabkan terjadinya perubahan
Mahabijaksana dalam perbuatan-Nya de-
pada mimik. Baik itu kabar baik yang
ngan hikmah yang benar.
menggembirakan maupun kabar buruk
Setelah menceritakan begitu besarnya
yang menyedihkan, keduanya menyebab-
kekafiran dan buruknya perkataan orang-
kan terjadinya perubahan pada mimik orang musyrik, Allah SWT menerangkan
waiah. bahwa Dia memberikan penangguhan
Dhamir yang digunakan di sini ber- adzab kepada orang-orang kafir dan tidak
bentuk mudzakkar, yaiudhamir hu yang menyegerakan hukuman terhadap me-
reka. Ini merupakan karunia, rahmat, dan
terdapat pada kata {l(.li} meskipun
kemuliaan dari-Nya,
maksud sebenarnya adalah anak perem-
puan. Itu karena dhamiryang ada, kembali 4*, o\t .i,r .ti- i1y Ini adalah
kepada kata {u} yang terdapat pada informasi tentang kesantunan Allah SWT
kepada makhluk-Nya, meskipun mereka
kalimat, maa buryryira bihi.
Kemudian, Allah SWT menyebutkan berlaku zalim. Seandainya Allah SWT
sikap orang-orang musyrik dalam bentuk langsung menghukum mereka seketika
global terkait dengan.
atas dosa-dosa dan kemaksiatan-kemak-
(ttyr, :t-i"i- ,t;;iry orang-orang yang
tidak mengimani kehidupan akhirat siatan mereka, niscaya Dia tidak mem-
berikut segala apa yang ada di dalamnya, biarkan satu pun makhluk melata di muka
mereka memiliki sifat buruk Sifat buruk
itu merupakan contoh dan perumpamaan bumi yang tersisa. Maksudnya, niscaya
dalam hal keburukan. Maksudnya, mereka Dia membinasakan semua makhluk me-
lata yang ada di muka bumi sebagai kon-
sekuensi dibinasakannya Bani Adam *sesungguhnya Allah SWT tidak menun-
da dan mengundurkan sesuatu apabila telah
(umat manusia). Akan tetapi, Allah SWT tiba ajal dan batas waktunya. Akan tetapi,
Maha Penyantun, Maha Pemaaf, Maha p enamb ahan umur adalah dengan keturunan
Pengampun dan Maha Pengasih lagi Maha yang saleh yang dianugerahkan Allah SWT
kepada seorang harnba, lalu keturunan yang
Penyayang. Allah SWT menangguhkan
saleh itu mendoakannya dan doa mereka
mereka sampai batas waktu tertentu dan
diterima kepada dirinya dalam kuburnya,
tidak menyegerakan hukuman'kepada itulah mal<suQ penambahan umuri"
mereka. Seandainya Allah SWT melakukan i4:';'5. Y i'fu.;y dan mereka me-
hal itu terhadap mereka, yaitu segera nisbahkan kepada Allah SWT sesuatu'
yang sebenarnya mereka sendiri tidak
menghukum mereka, niscaya Dia tidak
menyukainya, seperti anak-anak perem-
akan menyisakan satu orang pun. puan dan para sekutu yang sebenarnya
Baihaqi meriwayatkan dari Abu merupakan para hamba Allah SWT.
Hurairah r.a., ia menden'gar seorang laki- Padahal mereka sendiri tidak mau, jika
ada seseorang yang menjadi sekutu bagi
laki berkata, "Orang zalim sebenarnya
hanya membahayakan dirinya sendiri." mereka dalam kepemilikan harta mereka.
Lalu Abu fiurairah r.a. berkata, "Sungguh, bahwa mereka memperoleh kesudahan
demi Allah tidak seperti itu. Tetapi yang dan akibat yang baik di dunia dan akhirat,
benat burung puyuh pun mati di dalam yaitu surga atas perbuatan tersebut. Ada
sangkarnya oleh sebab kezaliman orang yang meriwayatkan mereka berkata, "fika
memang Muhammad benar atas adanya
yang zalim."
ba'ts, kami akan mendapatkan surga
Diriwayatkan dari lbnu Mas'ud r.a.,
"Hampir-hampir kumbang binasa dalam oleh karena apa yang kami perbuat." Lalu
lubangnya oleh sebab dosa anak Adam." Allah SWT membantah mereka, i'i i;'t\
4:'*i Ji ;6tfii sungguh pasti, neraka-
Kemudian, ia membaca ayat 51 Surah an-
Nahl. Keterangan senada juga diriwayat- lah yang mereka peroleh dan mereka
kan dari Abul Ahwash. tetap dibiarkan berada dalam neraka atau
mereka disegerakan memasuki neraka.
4.,F ,yi Jt i';i ,4j) akan tetapi
Flqlh Kehldupan atau Hukum-hukum
dengan kesantunan dan kelemah- Ayat-ayat di atas menuniukkan sejumlah
lembutan-Nya, Allah SWT menangguhkan hal sebagai berikut.
orang-orang zalim dan para pelaku mak-
siat, hingga batas waktu yang telah
ditetapkan-Nya sebagai adzab bagi me-
reka. Apabila telah tiba waktu kebina-
saan mereka, mereka tidak akan bisa
memperlambat kebinasaan mereka meski
hanya sesaat sekalipun dan tidak pula bisa
mempercepat sebelum waktunya, hingga
mereka benar-benar mendapatkan umur
mereka secara penuh.
Ibnu Abi Hatim meriwayatkan dari
Abud Darda' r.a., ia berkata, "Kami ber-
bincang-bincang di dekat Rasulullah saw.,
lalu beliau bersabda,
TATSIRAL-MuNrRIrLrp 7 ,.{+ ffi\ surahan-Nahl
1. Larangan terhadap politeisme atau syirik, 7. Mengancam orang-orang kafir dengan
"mempersilakan" mereka bersenang-
memerintahkan monoteisme dan peng-
senang dengan kesenangan kehidupan
esaan Tuhan, karena Tuhan Yang Haqq dunia, kelak mereka akan mengetahui
tidak berbilang setiap yang berbilang bu- nasib akhir mereka.
kanlah Tuhan. Allah SWT Maha Esa pada
B. Ada bentuk kebodohan orang-orang
Zat-Nya Yang Suci. Dalil aqli dan dalil syar'i
musyrik yang menggelikan. Yaitu, mereka
telah menegaskan keesaan Allah SWT menyisihkan sebagian dari harta mereka
2. Keesaan Allah SWT berkonsekuensi bah- untuk dipersembahkan kepada benda
wa Dia semata Yang berhak disembah, mati yang tidak mendatangkan mudharat
tidak ada penyembahan selain kepada-
dan manfaat. Berdasarkan penafsiran
Nya, tidak boleh takut kepada selain Dia. ini, berarti dhamir wawu jamak yang
3. Keesaan Allah SWT juga berkonsekuensi terdapat pada f il {o;1{} adalah kata
bahwa segala sesuatu selain Allah SWT ganti untuk orang-orang musyrik. Ada
di langit dan di bumi adalah kepunyaan-
Nya. Semuanya adalah makhluk ciptaan- yang mengatakan, dhamir itu adalah
Nya. Maka ad-Diin, yakni ketaatan dan ke- kata ganti untuk berhala-berhala. Se-
ikhlasan hanya untuk Allah SWT selama- hingga maknanya, orang-orang kafir itu
menyediakan bagian teftentu dari harta
nya, tidak ada ketalnaaan melainkan hanya
mereka untuk berhala-berhala yang tidak
kepadaAllah SWL mengetahui apa pun.
4. Segala macam nikmat adalah dari Allah Allah SWT akan menanyai mereka
SWT baik nikmat materil seperti rezeki, atas kebohongan yang mereka buat atas
nama Allah SWT dengan mengatakan, Dia
keselamatan dan kesehatan, maupun nik- memerintahkan hal itu kepada mereka.
mat moril seperti ketenteraman, kehor- 9. Di antara kebodohan mereka yang lain
adalah menisbahkan anak perempuan
matan, kedudukan, dan lain sebagainya. kepada Allah SWT, sedangkan anak laki-
laki untuk diri mereka. Padahal mereka
5. Manusia tidak menemukan tempat men-
sangat membenci anak perempuan.
cari pertolongan untuk menghilangkan
10. Di anara kebodohan mereka yang lain
mudharat dari dirinya pada saat-saat sulit
melainkan hanya pada Allah SWT. Ia pun adalah perubahan raut wajah mereka ka-
berdoa dengan penuh khidmat kepada-Nya, rena menahan kesedihan dan kegeraman
yang mendalam ketika mendapatkan ka-
karena ia mengetahui bahwa tidak seorang bar bahwa anaknya terlahir perempuan.
pun yang kuasa untuk melenyapkan ke- Mereka menutup diri serta tidak berani
sempitan dan mudharat selain Allah SWI
bertemu orang lain disebabkan besarnya
6. Memang aneh tingkah manusia setelah di- kesedihan, kehinaan, aib dan rasa malu
yang dipikulnya karena memiliki anak
hilangkannya bala dan setelah ju'aar (ber- perempuan. Dulu sebagian masyarakat
Arab mengubur hidup-hidup anak perem-
doa dan memohon kepada Allah SWT de- puan mereka, seperti yang dilakukan oleh
ngan suara keras). Setelah itu, ia kembali lagi suku Khuza'ah dan Kinanah. Qatadah
kepada kemusyrikan. Makna ini sering di- mengatakan, suku Mudhar dan Khuza'ah
sebutkan dalam Al-Qur'an. Mereka berlaku
kemusyrikan untuk mengingkari kalau se-
mua itu dari Allah SWT. Huruf lam pada
kalimat li yakfuruu bi maa aatainaahum
adalah lam kai. Ada yang mengatakan, itu
adalah lam al-Aaqiboh atau ash-Shairuurah.
TATSIRAL-MUNIR IILID 7
mengubur hidup anak perempuan mereka, C:tW yii,W i;:tt6r;)
dan yang paling keras dalam hal ini adalah
t3.t;= ,itb { ,\C ,*'6ti jr ar
suku Tamim. Hal itu mereka lakukan ka-
rena dihantui oleh kekhawatiran jatuh b,,6\
miskin dan takut kalau orang yang ingin
"Barangsiapa memiliki seorang anak pe-
menikahi anak perempuan mereka adalah rempuan, lalu ia mendidiknya dengan baik,
lakiJaki yang tidak sekufu. membekalinya ilmu dengan baik, melimpah-
kan kepadanya sebagian dari nikmat-nikmat
Islam sangat mengharaml<an al-Wa'd Allah SWT yang Dia limpahkan kepada diri-
[mengubur hidup-hidup anak perempuan)
dan mewajibkan untuk berbuat baik kepada nya, anak PeremPuan itu menjadi perisai
anak perempuan.
baginya dari api nerakal"
Imam Muslim dalam Shahihnya meri-
wayatkan dari Aisyah r.a., Rasulullah saw. LI, Betapa buruknya ketetapan kaum
bersabda, jahiliyyah yang menjadikan anak perem-
puan untuk Allah SWT dan anak laki-laki
)6t bt"t I:i
untuk mereka. Padahal, mereka sangat
"Barangsiapa diuji dengan anak perem- membenci anak perempuan. fika salah
puan, lalu ia berbuat baik kepadanya, maka seorang dari mereka diberitahu kalau
anak perempuan itu bisa menjadi perisai bagi anaknya terlahir perempuan, raut wajah-
dirinya dari neraka."
nya langsung berubah merah padam, me-
Sabar dalam merawat anak perem-
puan dan berbuat baik kepadanya, bisa nyembunyikan dan menutup diri dari
melindungi dari neraka.
orang-orang. Oleh karena sangat benci dan
Imam Muslim juga meriwayatkan dari
Anas bin Malik r.a., ia berkata, 'tasulullah muak kepada anak perempuan, mereka
saw. bersabda, berkeinginan keras untuk membunuhnya.
t2. Orang-orang yang membuat-buat kebo-
o .l , hongan dengan mengatakan bahwa Allah
SWT memiliki anak perempuan, mereka
,tjJ$ memiliki sifat buruk yang menjadi tipikal
t'i;va;tat- ,#ru; JG u mereka, seperti kebodohan dan kekafiran.
;;\J- Sedangkan bagi Allah SWT sifat yang luhur
berupa keikhlasan (pemurniaan agama
t6i ?t i':ci
hanya untuk-Nya) dan tauhid, bahwa
"Barangsiapa merawat dua anak Perem-
puan kecil hingga keduanya baligh, pada hari tidak ada satu pun yang serupa dengan-
Nya. Mahaluhur dan Mahasuci Allah SWT
Kiamat ia dan aku adalah seperti ini (beliau dari apa yang diucapkan oleh orang-orang
yang zalim dan kafir.
mengilustrasikannya dengan menempelkan
13. Di antara karunia, rahmat, dan kemurahan
jarijari beliau)."' Allah SWT adalah Dia memberi penang-
guhan adzab kepada orang-orangkafir dan
Abu Ya'la al-Hafizh meriwayatkan dari
tidak menyegerakan hukuman terhadap
Ibnu Mas'ud r.a., ia berkata, "Rasulullah
mereka. Tujuannya, memberi kesempatan
saw. bersabda, kepada mereka untuk beriman dan ber-
Ue,\$.ti ..."--->c iau,. ,14":v g{ ^) L)
TAFSIRAL-MUNIRJILID 7
tobat. Ibnu Mas'ud r.a. membaca ayat ;;u;i re,, cfnJ! o :,2
ini, dan berkata, "seandainya Allah SWT
menghukum makhluk-makhluk oleh f{+ Ot)
sebab dosa-dosa para pelaku maksiat,
"Apabila Allah SWT menginginkan untuk
niscaya adzab yang ada akan menimpa menimpakan adzab terhadap suatu kaum,
seluruh makhluh hingga kumbang di adzab itu menimpa semua orang yang ada di
dalam lubangnya dan Dia juga menahan sana, kemudian kelak mereka dibangkitkan
hujan turun dari langit dan menahan sesuai dengan perbuatan masing-masing.,"
tetumbuhan tumbuh di bumi. Akibatnya, 15. Orang-orang musyrik menisbahkan anak
perempuan untuk Allah SWT mereka ber_
makhluk yang melata di bumi binasa.
dusta bahwa mereka mendapatkan balasan
Akan tetapi, Allah SWT memberikan maaf yang baik. Yang benar; neraka yang mereka
dan karunia, dapatkan, mereka dibiarkan berada di da-
lam neraka, atau mereka disegerakan atau
"Dan musibah apa pun yang menimpa didahulukan ke neraka.
kamu adalah karena perbuatan tanganmu
sendiri, dan Allah memaafkan banyak (dari KEBIASAN U MAT.U MAT DALAM
MENDUSTAKAN PARA RASUL, TUGAS NABI
ke salahan-kes al ahanmu)." (asy-Syura: 3 0) MUHAMMAD SAW. DALAM MENJELASKAN
AL.QUR'AN SERTA MENJADIKANNYA
"Dqn Tuhanmu Maha pengampun, SEBAGAI PETUNJUK DAN RAHMAT
memiliki kasih sayang. Jika Dia hendak
Surah an-Naht Ayat 63 - 64
menyiksa mereka karena perbuatan mere_
LLSI fl j:j w u 1-ty-y6 LA A(
ka, tentu Dia akan menyegerakan slksa
fjm Hirr"*,1fJtrujiAat
bagi mereka. Tetapi bagi mereka ada waktu o-ao_
llltt','.,x,1'o')1-a#-;2$$->tyr;-r-tl-3$t
tertentu (untuk mendapat siksa) yang 6tY
mereka tidak akan menemukan tempat
4-9
berlindung dari- Nya." (al-I{ahf: SB) Ei$t e a&
14. Sesungguhnya batas wakru kematian dan -
batas akhir umurnya tidak bisa maju dan
tidak pula mundur meski hanya sesaat. ffi6t3_j$l"i:t,s-'"
Kebinasaan yang bersifat umum me_ "Demi Allah, sungguh Kami telah mengutus
(rasul-rasul) kepada umat-umat sebelum engkau
nimpa semuanya, padahal di antara ma_ (Muhammad), tetapi setan menjadikan terasa
nusia ada orang-orang Mukmin yang tidak in d ah b agi m er eka p erb uat an m er eka (y ang b ur uk),
berbuat zalim. Konteks kebinasaan itu ber-
beda antara kebinasaan orang yang zalim sehingga dia (setan) menjadi pemimpin mereka
pada hari ini dan mereka akan mendapat adzab
dan kebinasaan yang menimpa orang yang sangat pedih. Dan Kami tidak menurunkan
Mukmin. Kebinasaan orang zalim dalam Kitab (Al-Qurhn) ini kepadamu (Muhammad),
konteks hukuman dan pembalasan. Se-
dangkan orang Mukmin yang ikut binasa, melainkan agar engkau dapat menjelaskan kepada
itu mendapat ganti dengan pahala akhirat. mereka apa yang mereka perselisihkan itu, serta
Dalam Shahih Muslim diriwayatkan menjadi petunjuk dan rahmat bagi orang-orang
dari Ibnu Umar r.a., ia berkata, Aku y ang b er im arz." (an-Nahl: 63 -64)
mendengar Rasulullah saw. bersabda,
? aA) irr ir;f l)l
TAFSIRAL-MUNIRIILID 7
I'raab itu dengan menginformasikan bahwa Allah
4t;;;.e.r,j) Kedua kata ini dibaca nashab SWT telah mengutus rasul-rasul kepada umat-
umat terdahulu. Untuk meyakinkan diutusnya
sebagai maf'uul li ajlihi. rasul-rasul terdahulu, Allah SWT memulai ayat
Mufradaat Lughawlyyah ini dengan huruf qasam [sumpahJ. Selain itu
telah{J'mej nguuktju}saesmebi eAllulamh, Kami benar-benar diperkuat lagi dengan qad. Halini menunjukkan
bahwa Allah benar-benar mengutus rasul-rasul
kamu rasul-rasul. kepada umat-umat terdahulu. Selanjutnya,
$JCi 'ttLUt &,J;) setan menghiasi perbuatan- setan pun menjadikan perbuatan-perbuatan
buruk mereka tampak bagus dan baik di
perbuatan buruk mereka sehingga mereka me- mata mereka berupa sikap konsisten di atas
lihatnya tampak baik di mata mereka. Akibat- kekafiran. Setan pun menjadi wali mereka pada
hari ini dalam arti mereka hanya memiliki setan
nya, mereka konsisten atas berbagai perbuatan sebagai penolong dalam kehidupan. Ini adalah
jika yang dimaksudkan dengan kata al-Yauma
buruk itu dan kafir terhadap para rasul. aii) adalah di dunia, sebagai bentuk menceritakan
{ra+! setan menjadi pemimpin yang mengurusi kejadian yang sedang berlangsung pada
urusan-urusan mereka, penolong dan pem- masa lalu. Ada juga yang mengatakan, yang
dimaksudkan adalah pada hari Kiamat, sebagai
bantu mereka. Dhamir hum di sini adalah kata bentuk menceritakan kejadian yang sedang
berlangsung di waktu yang akan datang.
ganti untuk umat-umat tersebut. 41ir) pada
hari ini, yaitu di dunia. Ada yang mengatakan, Hal ini relevan jika diikuti dengan pen-
maksudnya adalah hari Kiamat, sebagai bentuk jelasan tentang tugas Nabi Muhammad saw.,
yaitu menerangkan hukum-hukum Al-Qur'an
menceritakan kejadian yang sedang ber- kepada pihak-pihak yang menentang, serta
menjelaskan perkara agama yang mereka per-
langsung di waktu yang akan datang. Yakni, selisihkan seperti tentang masalah tauhid dan
kesyirikan, monoteisme dan politeisme, aI-
mereka tidak memiliki penolong selain setan, Jabr (fatalisme) dan qadar; ada tidaknya ba'ts
sementara setan tidak mampu menolong diri dan Kiamat, hukum-hukum agama seperti
sendiri, bagaimana mungkin ia bisa menolong pengharaman mereka terhadap hal-hal yang
halal seperti binatang bahiirah dan saa'ibah
orang lain?! (!i .tt; &:b dan bagi mereka ada serta penghalalan mereka terhadap hal-hal
yang haram seperti bangkai.
adzab yang menyakitkan di akhirat. {;u{],}
Al-Qur'an. 4& ,#_ 11) melainkan agar kamu Tafsir dan Penjelasan
dapat menjelaskan kepada mereka apa yang Ayat ini merupakan penghibur hati dari Allah
SWT kepada Rasul-Nya, atas kesedihan yang
mereka perselisihkan {: ilir .ejr} berupa beliau alami akibat kejahilan kaum beliau dan
sikap mereka yang berpaling dari risalah beliau.
perkara agama seperti masalah tauhid, qadar;
4ul;i .:;.1 a() demi Allah, sungguh Kami benar-
hari akhir, dan hukum-hukum amal perbuatan.
benartelah mengutus sebelum kamu rasul-rasul
$*;rt.s.ri]} Kedua kata ini di'athafkan kepada
posisik t {#}.
Persesuaian Ayat
Setelah Allah SWT menyanggah ideologi
dan perkataan batil kaum musyrik serta
penundan adzab terhadap mereka. Dalam ayat-
ayat ini Allah SWT menghibur hati Rasulullah
saw. Pada saat itu, beliau mengalami berbagai
gangguan yang dilancarkan oleh kaum beliau
serta tindakan mereka yang menisbahkan
sesuatu yang mustahil kepada Allah SWT. Hal
TATSIRAL-MUNIR IILID 7 ,.{U , {;:;-h.,Ilif r s""h
"n'N"hl
kepada umat-umat terdahulu. Lalu umat-umat Selanjutnya, Allah SWT menerangkan
itu mendustakan para rasul mereka dan setan
pun menjadikan kekafiran dan penyembahan bahwa kebinasaan tidak terjadi melainkan
berhala tampak baik di mata mereka. €ry'setelah ditegakkannya hujjah aX, a1i;1y
Setan adalah penolong mereka di dunia sesungguhnya Kami menurunkan Al-Qur'an
menurut persangkaan mereka. ladi, l<ata, al- kepadamu karena suatu tujuan yang jelas,
Yauma di sini maksudnya adalah waktu di yaitu agar kamu menerangkan kepada manusia
dunia, sebagai bentuk menceritakan keadaan tentang apa yang selalu mereka perselisihkan
yang sedang berlangsung pada masa lampau.
Akan tetapi, bagi mereka ada adzab yang memi- menyangkut masalah-masalah akidah dan iba-
lukan di akhirat. Ada yang mengatakan ,iip dah. Sehingga mereka bisa mengetahui yang
(i#_r setan adalah rekan mereka di neraka pada benar dan yang batil. Al-Qur'an adalah pemberi
hari Kiamat. fadi, menurut pandangan ini, kata
al-Yauma di sini maksudnya adalah hari Kiamat, putusan final di antara manusia menyangkut
sebagai bentuk menceritakan keadaan yang apayang selalu mereka perselisihkan. Al-Qur'an
sedang berlangsung di masa yang akan datang adalah petunjuk bagi hati yang kebingungan tak
yaitu ketika mereka diadzab di neraka. Yakni, tahuarah atau tersesat, serta rahmatbagi orang-
setan itu adalah penolong mereka pada hari ini, orang yang membenarkan dan memercayainya
yaitu pada hari Kiamat pada saat ketika mereka
serta berpegang teguh kepadanya.
diadzab dalam neraka, tidak ada penolong
bagi mereka selain setan. Ini adalah bentuk Fiqih Kehidupan atau Hukum-hukum
peniadaan penolong bagi mereka dengan ung- Ayat pertama menunjukkan bahwa sun-
kapan yang paling kuat. Karena setan tidak natullah kepada para hamba-Nya sejak dulu
bisa menolong dirinya sendiri, apalagi sampai adalah mengutus para rasul dengan membawa
menolong orang lain. Kata 4;ir) digunakan hujjah yang nyata dan penjelasan yang lengkap,
untuk menyebutkan hari Kiama! karena me- karena Nabi Muhammad saw tidaklain seperti
mang penggunaan seperti ini sudah populer.
para rasul yang lainnya.
Setan adalah seburuk-buruk penolong yang
tidak memiliki kuasa sedikit pun untuk menolong Mendustakan para rasul sudah menjadi
kebiasaan umat-umat yang ada, karena me-
dan menyelamatkan mereka. Di akhirat, mereka reka terpengaruh oleh tipu daya dan muslihat
memperoleh adzab yang sangat menyakitkan,
karena bersekutu dengan setan tidak berguna setan yang mengelabui dan memperdaya
mereka, menjadikan perbuatan-perbuatan
bagi mereka dan tidak memberikan manfaat buruk mereka tampak baik di mata mereka,
menyesatkan mereka, serta memalingkan
sedikit pun untuk mereka. mereka dari menerima seruan para nabi
Karena itu, wahai Muhammad kamu ti- mereka.
dak perlu bersedih hati atas sikap kaummu
Demikian pula halnya dengan sikap kaum
yang mendustakan dirimu. Hal yang sama juga kafir Mekah, setan telah menyesatkan mereka
dialami oleh para rasul sebelum kamu. Kamu sebagaimana yang diperbuat setan terhadap
tidak usah memedulikan orang-orang musyrik
yang mendustakan para rasul, karena mereka kaum kafir umat-umat terdahulu sebelum
telah menjadi mangsa tipu daya setan yang kaum kafir Mekah.
menjadikan apa yang mereka lakukan itu tampak Akan tetapi, orang-orang kafir akan mene-
baik di mata mereka. rima pembalasan yang utuh dan adzab yang
memilukan di neraka fahannam. Mereka tiada
mendapatkan seorang penolong, pelindung
dan penyelamat pun yang bisa menolong dan A"ol'oYltb* wTg\frvfi,o t*1
menyelamatkan mereka.
7*
Ayat kedua menunjukkan bahwa tugas
-a3KErfu14'1:$
Nabi Muhammad saw adalah menerangkan apa
yang terkandung dalam Al-Qur'an, menjelaskan "Dan Allah menurunkan air (hujan) darilangit
perkara agama dan hukum-hukum yang diper-
dan dengan air itu dihidupkan-Nya bumi yang
selisihkan oleh para pengikut agama-agama
sesat dan para pengikut hawa nafsu. Sehingga tadinya sudah mati. Sungguh, pada yang demikian
hujjah pun telah ditegakkan atas mereka de-
ngan penjelasan tersebut. Adapun perkara itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran
agama yang diperselisihkan adalah seperti ma- Allah) bagi orang-orang yang mendengarkan
salah tauhid dan syirik monoteisme dan poli-
teisme, masalahTabr dan qadar, serta ada tidak- (pelajaran). Dan sungguh, pada hewan ternak itu
nya ba'ts, hari Kiamat dan kehidupan akhirat. benar-benar terdapat pelajaran bagi kamu. Kami
Adapun hukum-hukum adalah seperti tindakan memb erimu minum dari ap a yang ada dalam perut-
mereka mengharamkan hal-hal yang halal se- nya (berupa) susu murni antara kotoran dan darah,
cara syar'iat seperti bahiirah dan saa'ibah dan
yang lainnya, tindakan mereka yang menghalal- yang mudah ditelan bagi orang yang meminumny a.
kan hal-hal yang haram seperti bangkai. Dan dari buah kurma dan anggur, kamu membuat
Al-Qur'an adalah penerang, petunjuk dan
minuman yang memabukkan dan rezeki yang baik.
pembimbing bagi manusia, serta rahmat bagi Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar ter-
orang-orang yang beriman kepadanya.
dapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang
DI ANTARA BUKTI.BUKTI PETUNJUK KUASA mengerti. Dan Tuhanmu mengilhamkan kepada
tLAHt DAN TAUH|D, SERTA SE UM1AH
MAN I FESTASI NI KMAT.N I KMAT TU HAN lebah,'Buatlah sarang di gunung-gunung, di pohon-
KEPADA MANUSIA
pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin
manusia, kemudian makanlah dari segaln (macam)
buah-buahan lalu tempuhlah jalan Tuhanmu yang
telah dimudahkan (bagimu)l Dari perut lebah itu
keluar minuman (madu) yang bermacam-macam
warnanya, di dalamnya terdapat obat yang me-
nyembuhkan bagi manusia. Sungguh, pada yang
demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran
Allah) bagi orang yang berpikirJ'(an-Nahl 65-69)
Surah an-Nahl Ayat 65 - 69 Qlraa'aat
-b\uj'r6.cjtt+vu.fr,d34r.t:txv {$i:j}: Naafi' dan Ibnu Aamir mem-
WAEl +1,3 S.;,;r;' U +-fuOV- Kry^ bacanya 1-<;-i;.
{r,:/} dibaca:
r"i'sL*,#nV,t?.:)t9jpffi _.!ri{
1. 1t!;; ini merupakan bacaan Warsy, Abu
ffi ti'ri ;ax[,r{i a a\'w|i$ K
Amru, dan Hafshah.
? i\u" t UEfi. JV\.a,;t 6 Pt 71$: EV
2. Gt-i))ini merupakan bacaan imam-imam
'fi;nV'P" "6t;6 efSt,| U -g 4 ffi'-bfr;"
lainnya.
{;rri}' Ibnu Aamir membacanya ey.',,-;.
I'raab
4:.b. e L\. Dhamir ha di sini kembali
kepada kata (pC!r| berdasarkan dialek orang
-tArsrR AL-MUNrR JrLID 7
yang memberlakukannya sebagai mudzakkar. menghidupkan bumi dengan menumbuhkan
Karena kata al-An'am bisa diposisikan sebagai
mudzakkar dan mu' annats seperti yang terdapat tanaman, pepohonan dan mengeluarkan buah-
dalam surah al-Mu'minun ayat 2L,1l:\tep SlrF buahan. ((r; "r-i} setelah sebelumnya bumi
{lA,h €( €.T :ipi dengan menggunikan dh amir kering dan gersang.{+; u1 i1} sesungguhnya
pada yang disebutkan itu. (i;vp benar-benar
mu'annots, haa. Sibawaih memposisikan kata
terdapat bukti petunjuk tentang adanya ba'ts.
ini sebagai mudzakkar dalam bab maa laa
yansharifu fil asmaa'il mufradatil waaridati {;i"-jF bagi orang-orang yang mendengarkan
'alaa af'aal, seperti perkataan, tsaubun alryaasy. dengan penuh pemahaman. (1ui!r) binatang
Dari itu, di sini dhamir yang ada berbentuk ternak, seperti unta, sapi, dan kambing.(;4)'
mufrad,fii buthuunihii. Adapun yang ada dalam pelajaran dan nasihat. Secara bahasa ol-'Ibrah
surah al-Mu'minun, karena maknanya adalah
jamak, dari itu dhamir yang digunakan adalah berarti dan mengibaratkan sesuatu dengan
dhamir mu' annots, "fii buthuunihee."
sesuatu yang lain yang memiliki keserupaan
4i:,tyy Dhamir ha yang terdapat pada
supaya diketahui hakikatnya {.(,;:,j} mene-
kata, minhu adalah kata ganti untuk kata yang rangkan bentuk pelajaran tersebut. ,J tLF
dibuang yang berposisi sebagai kata yang {:rul dari apa yang terdapat dalam perut
disifati. Yakni, maa tattakhidzuuna minhu. Kata binatang ternak. (y" .fF Huruf jarr min di
sini adalah min ibtidaa'iyyah, ber-ta'alluq
mqa yang dibuang ini berkedudukan sebagai
dengan kata 4.<+:i). Kata (9i) makanan
mubta da' mu' akhkh ar. Kalimat, tattakhidzuuna
yang sudah terkunyah yang terdapat pada
minhu adalah jumlah fi'liyyah yang menjadi
stlaf untuk maa yang dibuang dan posisinya tembolok dan usus. {C"} bersih dari hal-
digantikan oleh sifatnya. Ini seperti ayat 164
hal yang mengotori, tidak ada sedikit pun
Surah ash-Shaaffaat, {i;r:l itt lil9u;y Yakni,
rasa, bau, dan warna dari kotoran dan darah.
"illaa man lahuu maqaamun ma'luumun."
4*,:*!- ui;-r) mudah ditelan oleh orang-orang
(>rjiy Kata ini berkedudukan sebagai yang meminumnya dan tidak menyebabkan
haal dari kata subul. {"9 :} Dhamir ha yang
tenggorokan tersekat. (irr:r} buah yang
terdapat pada kata y'fhi kembali kepada kata
kalian buat {rp,y khamar yang memabukkan.
syaraab atau kepada Al-Qur'an. Kata, (,qF
terbaca rafa' dengan zharf, yaitu lihi jika Ini sebelum adanya pengharaman khamar dan
zharf ini dijadikan sebagai srlaf untulg syaraa. pada fase awal dari fase-fase pengharaman
Hal ini sebagaimana kata, alwaanuhu terbaca
rafa' dengan kata mukhtalifun karena kata ini khamar yang itu tidak secara langsung, tetapi
menjadi silat untuk kata, syaraab.
secara bertahap. Karena di sini, kata rezeki
Balaaghah
disifati dengan kata hasan [baik), sementara
4F e*5) teraaP atiinaas naaqish.
khamar tidak. 4G G;lb dan rezeki yang bai(
4u'#.b,40 ; i.h,4, #.b,{i;ij;} terdapat
yaitu buah yang dikonsumsi segar atau yang
as-Saj'.
tidak dibuat khamar dari kedua pohon, seperti
Mufradaat Lughawiyyah
anggu4 kismis, kurma, cuka, dan dibs (madu
$.r"r'tt *. ql;6) dengan air itu Allah SWT
kurma, tetes kurma).(4; u1 ,i1) pada apa yang
telah disebutkan (r1) benar-benar terdapat,
tanda kuasa Allah SWT. {i,rn} bagi orang-
orang yang merenungkan.
{;;i;} mengilhamkan dan mengajarkan
sebagai naluri dan insting alami pada hewan.
{s}l ;iy Xata an di sini adalah an mufassirah
atau an mashdariyyah. $Gly sarang tempat
ThFSIRAI"-MUNIR JILID 7
tinggal. 4 t n;Y rumah-rumah. (o;fi *tl mengetahui dan meyakini bahwa pasti ada
ZatYang Mahakuasa lagi Mahabijaksana Yang
dan di tempat-tempat yang sengaja dibuat
oleh manusia dari tanah, kayu, atau yang mengilhamkan keahlian seperti itu kepada
lainnya, untuk menjadi sarang lebah. {,5r[] lebah serta membekalinya dengan naluri yang
tempuhlah. {rU, JI} di jalan-ialan Tuhanmu luar biasa.
untuk menghisap sari bunga, buah, dan Persesuaian Ayat
yang lainnya serta mengubahnya meniadi Sebelumnya, Allah SWT telah memaparkan
madu yang lezat dengan kuasa-Nya. {>rli}
yang mudah ditundukkan bagi kamu, untuk janji surga bagi orang-orang Mukmin dan
melaluinya. Kata ini berkedudukan sebagai ancaman neraka bagi orang-orang kafi4 meng-
haal dari subul. Yakni, sedang jalan-jalan hibur hati Nabi Muhammad saw atas berbagai
itu mudah bagi kamu untuk dilewati dan gangguan yang dilancarkan terhadap beliau,
ditempuh, sama sekali tidak sulit bagi kamu sikap mereka yang menduakan Allah SWT,
berlaku syirik terhadap-Nya, dan penjelasan
untuk melewatinya meskipun terjal dan tentang tugas beliau berupa menerangkan
hukum-hukum Al-Qur'an. Selanjutnya dalam
berliku dan kamu mudah untuk melaluinya ayat-ayat ini Allah SWT kembali menetapkan
dan membuktikan kuasa-Nya, wujud-Nya, dan
kembali dan mudah untuk mengenalinya keesaan-Nya dengan bukti-bukti petunjuk
dalam perjalanan pulang ke sarang tanpa materil dan konkrit yang ada di depan mata
tersesat meskipun jauh. {.}r;}madu. (riJ setiap orangyang bisa melihat di setiap waktu.
irji| yang beragam warnanya, ada yang putih, Bukti-bukti itu adalah tumbuhnya tanaman
kuning, merah, dan hitam, sesuai dengan dan pepohonan dengan hujan, air susu yang
keluar dari perut binatang ternah berbagai
makanan yang dikonsumsi. {q9 "uj i"1} di macam buah-buahan yang bisa dikonsumsi
dalam madu terkandung obat penyembuh bagi dan diolah menjadi berbagai macam makanan,
manusia dari berbagai penyakit. Ada kalanya madu yang keluar dari perut lebah dan
obat penyembuh untuk sebagian penyakit
mengandung obat untuk manusia.
berdasarkan pada kata {"tu} yang berbentuk
Imam Abu Abdillah Muhammad Fakh-
nakirah. Atau adakalanya obat penyembuh
untuk semua jenis penyakit dikombinasikan ruddin Ibnu Umar ar-Razi mengatakan maksud
dengan bahan obat yang lain. Karena biasanya dan tujuan terbesar dari Al-Qur'an adalah
mengukuhkan empat ajaran pokok, yaitu
ramuan obat yang ada, madu menjadi salah ilahiytat fketuhanan), kenabian, kehidupan
satu komposisinya. akhirat, dan penetapan qadha' qadar. Maksud
dan tujuan yang terbesar dari keempat ajaran
Ada yang mengatakan, dhamir ha yang pokok tersebut adalah ilah$yat. Karena itu, pada
terdapat pada kata y'ihi kembali kepada Al- awal surah ini, Allah SWT mengawali dengan
Qur'an, atau dengan kata lain sebagai kata
menuturkan bukti-bukti petunjuk ilahiyyat.
ganti untuk Al-Qur'an. Maknanya adalah
Seperti benda-benda angkasa, kemudian di-
pada Al-Qur'an terdapat obat penawar bagi
ikuti dengan bukti petunjuk yang ada pada
manusia. diri manusia, kemudian binatang tumbuhan,
4:,tkb bagi orang-orang yang mere- laut, dan bumi. Kemudian, Allah SWT kembali
nungkan ciptaan Allah SWT. Orang yang me-
renungkan keajaiban lebah dengan sungguh-
sungguh, bagaimana lebah memiliki keahlian
dan "pengetahuan" yang begifu cermat dan
akurat, bagaimana lebah mampu melakukan
hal-hal yang begitu menakjubkan, ia akan
ThFSTRAL-MUNrR JrrrD 7
memaparkan bukti-bukti petuniuk ilahg5tat, mudah diminum dan mengalir lancar di teng-
diawali dengan menyebutkan bukti petunjuk gorokan tanpa membuat seseorang tersekat
tenggorokannya, lezat rasanya, dan mudah
,angkasa atau samawi, yaitu, (!r*r::rr I ji'itr\ at- dicerna. Allah SWT menciptakannya sebagai
Ayes."z+ air susu yang murni yang berada di antara
farts (kunyahan makanan yang turun ke
Tafsir dan Penlelasan
rumen atau perut pertama binatang pemamah
Allah SWT menyatakan bahwa Dia menja- biak) dan darah. Yakni, berwarna putih, rasa
dikan Al-Qur'an sebagai kehidupan bagi hati
dan manisnya air susu tersarikan di dalam
yang mati karena kafir. Demikian pula Dia perut binatang dari antara makanan yang
menginformasikan bahwa Dia menghidupkan terdapat dalam perut kecil dan darah yang
bumi setelah mati dengan airyang diturunkan-
ada di pembuluh. Ketika makanan dicerna
Nya dari langit {,[ ,r:ir ; jti i,1y.
dalam perut, akan menghasilkan darah yang
Allah SWT menciptakan langitdalam bentuk dialirkan ke pembuluh, air susu yang dialirkan
ke ambing, urine menuju ke kantong kemih,
yang air bisa turun darinya. Air itu menjadi dan ampas menuju ke tempat pembuangan.
Masing-masing tidak mencampuri yang lain,
sebab hidupnya bumi dengan menumbuhkan tidak berubah dan tidak saling mempengaruhi.
tanaman, pepohonan, dan buah-buahan. Sebe-
lumnya bumi mati, tiada kehidupan, tidak ada Semua itu merupakan bukti petunjuk kuasa
buah dan tidak ada pula manfaat.
Ilahi dan hikmah yang agung.
Pada yang demikian itu benar-benar ter-
dapat ayat yang nyata serta bukti petunjuk Dhamir ha yang terdapat pada kata bu-
yang tak terbantahkan atas keesaan Allah thuunihi berbentuk mudzakkar karena mem-
SWT ilmu-Nya, dan kuasa-Nya bagi orang- pertimbangkan bentuk redaksi kata al-An'am.
Kata ini adalah mufrad yang memiliki makna
orang yang memahami firman dan menangkap jamak, seperti kata ar-Rahth, al-Qaum, al-
maknanya dengan mendengarkan yang disertai
dengan perenungan dan penghayatan, tidak Baqar, dan al-Ghanam. Karena itu, terkadang
hanya mendengarkan dengan telinga. Ini ada- yang dipertimbangkan adalah bentuk redak-
lah bukti konkrit tentang pengesaan Tuhan, pe-
nyembahan hanya kepada-Nya, dan hanya Dia sinya, sehingga dhamiryang digunakan adalah
semata Yang memiliki sifat uluuhltyah. mudzakkar. Terkadang, yang dipertimbang-
kan adalah maknanya sehingga dhamir yang
Di samping itu, ada bukti lain tentang
digunakan adalah dhamir untuk jama( yaitu
kuasa Allah SWT yang spektakuler tanpa batas,
yaitu mengeluarkan air susu dari ambing,iljp mu'annats.
(prilr ,rl,Siada sebuah pelajaran dan ibrah bigi Di samping itu, ada bukti petunjuk lain,
kalian wahai manusia. Ibrah itu menunjukkan yaitu buah-buahan yang bisa dijadikan bahan
untuk membuat minuman seperti buah kurma
tentang kuasa, rahmat, dan belas kasih Kami.
dan anggur. Ini adalah sebagian manfaat
Ibrah itu terdapat pada binatang ternak tumbuh-tumbuhan yang disebutkan di sini,
seperti unta, sapi dan kambing. Kami memberi setelah penjelasan tentang sebagian manfaat
minum kalian dengan air susu yang keluar binatang dalam ayat sebelumnya. :,- qjb
dari perut binatang ternak. Air susu itu murni (.:G!rj.;*lr ada juga ibrah dan pelajaran yang
dan bersih dari semua hal yang mengotori,
lainnya bagi kalian yang terdapat pada berbagai
24 Tafsir ar-Razi, 20 /63.
macam minuman yang kalian konsumsi yang
terbuat dari buah kurma dan anggur. Semisal
TAFSIRAL-MUNIRIILID 7
cuka, sirup, perasan kurma, khamrataunabiidz Ibnu Abbas r.a. mengatakan, maksud kata
yang memabukkan sebelum diharamkan. fuga sakar dalam ayat ini adalah apa yang diharamkan
pada buah-buahan segaryang kalian konsumsi dari buah kurma dan anggur (yaitu yang dibuat
khamar). Sedangkan maksud, rizqan hasanan
langsung dalam bentuk buah. Ini merupakan [rezeki yang baik) adalah apa yang dihalalkan
dalil diperbolehkannya minuman yang mema- dari keduanya, seperti cuka, selai, lrurma, zabib
(kismis), dan lain sebagainya.2s Dalam sebuah
bukkan sebelum akhirnya diharamkan.
riwayat lain dari lbnu Abbas r.a. disebutkan, as-
(f,i 4! ,4 it| sesungguhnya pada yang dise-
Sakar adalah yang haram, sedangkan ar-Rizqul
butkan benar-benar terdapat bukti petunjuk
yang nyata bagi orang-orang yang memper- Hasan frezeki yang baik) adalah yang halal.
gunakan akal dengan mencermati bukti-bukti
petunjuk itu. Penggunaan kata ya'qiluuna di Di samping itu, ada bukti petunjuk lain
sini memiliki kesesuaian, karena akal adalah bahwa alam ini memiliki Tuhan Yang Maha-
sesuatu yang paling mulia yang ada pada diri kuasa lagi Maha Berkehendak, setelah sebe-
lumnya telah dijelaskan bukti-bukti petun-
manusia. Oleh karenanya, segala hal yang me- fuk yang berkaitan dengan binatang, yaitu
mabukkan adalah diharamkan demi menjaga air susu yang dihasilkan dari binatang ternak
serta bukti petunjuk yang berkaitan dengan
dan memelihara akal. tanaman, yaitu buah-buahan seperti kurma
dan anggur. Bukti petunjuk yang lain lagi
Di sini, buah yang dijadikan bahan un-
tuk membuat minuman yang memabukkan adalah madu yang dihasilkan dari lebah.
disebutkan tanpa ada tambahan sifat apa-apa. (+3' ,l'-l ,!:'--a. ;-iity dan Tuhanmu meng-
Sedangkan, buah-buahan yang langsung di-
konsumsi, di sini diungkapkan dengan kalimat ilhamkan kepada lebah kemampuan mela-
kukan hal-hal yang menakiubkan yang tidak
rizqan hasanan frezeki yang baik) disebut- bisa dilakukan oleh manusia-manusia cerdas
kan dengan diberi sifat hosan (baik). Hal ini sekalipun dan menjadikan hal itu sebagai na-
mengisyaratkan adanya pembedaan di antara luri alamiah lebah dalam dirinya.26 Lebah hi-
keduanya, juga mengisyaratkan sebuah mak- dup membentuk koloni dalam sebuah sarang.
na bahwa yang memabukkan adalah sesuatu Setiap sarang dipimpin oleh seekor lebah
yang buruk. Iuga sekaligus menjadi langkah yang paling besa[ yaitu lebah ratu. Dalam satu
permulaan menuju pengharaman segala mi- koloni, ada lebah penjantan dan ada lebah
numan yang memabukkan. Ayat ini merupa- betina yang merupakan lebah pekerja. Lebah
kan ayat pertama yang menyinggung khamar hidup secara kooperatif dalam sebuah sistem
atau minuman yang memabukkan. Diriwayat-
yang sangat cermat, menghisap sari bunga, dan
kan bahwa ketika ayat ini turun, Rasulullah mengeluarkannya dalam bentuk madu dan lilin.
saw. bersabda, "sesungguhnya Tuhan kolian 25 Tafsir lbnu Katsir, 2/575.
benar-benar sedang melangkah menuiu peng' 26 Ilham adalah sesuatu yang diciptakan Allah SWT. dalam
haraman khamar!' hati sejak awal secara langsung tanpa melalui suatu sebab
yang tampak berasal dari ayat,
Ini menjadi dalil bagi para ulama selain
"dan jiwa serta penyempurnaannya (ciptaannya), maka
Abu Hanifah yang menyamakan antara minum- Allah mengilhamkan kepada iiwa itu Aahn) kefasikan dan
an memabukkan yang dibuat dari kurma dan
ke ta kw a a n ny a." (Asy-Syams : 7 - 8)
dari anggur. |uga semua bentuk minuman Kata, 'An-Nahl" adalah mu'annats menurut dialek pen-
duduk Hijaz, sama seperti setiap bentuk iamak yang
memabukkan lainnya yang terbuat dari bahan- bentuk tunggalnya hanya dibedakan dengan ha (ta').
bahan yang lain, seperti dari gandum, jagung,
dan madu, sebagaimana yang dijelaskan oleh
as-Sunnah.
ThrsrRAL-MuNrRIrrrD 7
Lebah melakukan hal-hal sebagai berikut, Mahasuci Allah Sang Pencipta Yang Maha
Pertama, Berkuasa, Mahakuasa dan Yang menyediakan
fasilitas sebab untuk setiap sesuatu.
(l,.; .:t+rr' q €#ti,iy aUan SWT memberikan
ilham dan bimbingan kepada lebah supaya Keempat,
membuat sarang tempat tinggalnya di gunung- (Jt" qP I tiiy dari perut lebah
gunung, bukit-bukit, pepohonan, dan tempat-
keluar madu yang beraneka warnanya, ada
tempat yang sengaja dibuat oleh manusia. yang berwarna putih, kuning, atau merah.
Lebah pun mampu membuat sarang yang Di dalam madu terkandung banyak manfaat
sangat kuat dan cermat, lubang-lubangnya dan obat penyembuh dari berbagai penyakit.
Madu juga menjadi salah satu bahan dalam
berbentuk persegi enam dengan sisi-sisi yang komposisi pil dan obat-obatan. Di sini, Allah
berukuran sama. Sebagiannya digunakan untuk SWT mendeskripsikan madu dengan tiga
menyimpan madu dan sebagian yang lain spesifikasi.
untuk menyimpan lilin untuk menjadi tempat
merawat anak-anak lebah. Lebah membuat Pertama, sebagai minuman, baik diminum
secara langsung dalam bentuk madu murni,
lubang-lubang sarang berbentuk persegi enam, maupun dijadikan sebagai bahan untuk mem-
supaya benar-benar rapat dan tidak ada celah buat berbagai jenis minuman.
kosong di antara lubang-lubangnya.
Kedua, beragam warnanya, ada yang ber-
Kedua, warna merah, putih, kuning, dan lainnya.
4:t4ti e { i:} kemudian hisaplah sari Ketiga, menjadi obat untuk berbagai
buah-buahan dari semua jenis buah sesukamu, penyakit.
baik apakah buah yang manis atau pahit atau
Bukhari dan Muslim dalam Shahihnya
buah yang manis-manis pahit. Ini adalah
meriwayatkan dari Abu Sa'id al-Khudri r.a.,
perintah yang menjadi takdir dan ia diciptakan
untuk memakan semua buah-buahan. "Ada seorang laktlaki datang menemui
Ketiga, Rasulullah saw., lalu berkatn, Wahai Rasulullah,
saudaraku mengalomi sakit diare.' Lalu beliau
{ili d, .# ,;L"yjika kamu telah makan
berkatn kepadanya, 'Berilah ia minum dengan
dari buah-buahan, tempuhlah jalan-jalan yang madu.' Lalu ia pun pergi dan memberi minum
Allah SWT telah mengilhamkan kepadamu saudararrya itu dengan madu. Kemudian ia
untuk menempuhnya dalam proses membuat kembali datang menemui Rasulullah saw. dan
madu atau dalam mencari buah-buahan dan berkata, Wahai Rasulullah, aku telah memberinyo
bisa kembali lagi ke sarang dengan selamat. minum madu, namun justru diarenya semakin
parah.' Rasulullah saw. berkata,'Beri ia minuman
Ketika mencari makanan, dengan tanpa dengan madu.'Lalu ia pun pergi dan memberinya
disadari, sayap-sayap lebah membantu proses minum lagi dengan madu. Kemudian ia kembali
datnng menemui Rasulullah saw. dan berkata,
penyerbukan. Semua itu adalah tugas-tugas Wahai Rasulullah, aku telah memberinya lagi
minuman dengan madu, namun justru semakin
yang diletakkan Allah SWT pada insting lebah, parah diarenya.' Lalu Rasulullah saw. berkata,
'Mahabenar Allah SWT dan perut saudaramu
bukan terjadi begitu saja secara kebetulan. telah berdusta. Beri lagi ia minum madu.'Lalu ia
Tetapi itu adalah bagian dari misi makhluk-
makhluk hidup yang memainkan berbagai
peran di alam yang bermanfaat bagi manusia.
TAFSIRAL-MUNIR IITID 7
pun pergi dan memberinya lagi minum madu,lalu Para pakar medis modern menyebutkan
diarenya pun sembuh," komposisi kandungan kimiawi madu, yaitu,
25o/o-40o/o glukosa, 30o/o- 45o/o levulose [fruc-
Ada sebagian pakar medis terdahulu tosa) dan L5-25o/o air. Madu bisa diberikan
menjelaskan kejadian dalam hadits di atas sebagai tonikum [obat penguat) dan nutrisi,
sebagai anti toksin terhadap zat-zat beracun
sebagai berikut, laki-laki yang menderita sakit seperti arsenic, mercury emas dan morfin.
diare itu, dalam perutnya terdapat banyak sisa
makanan. Lalu ketika saudaranya memberi fuga sebagai anti toksin yang diakibatkan
oleh berbagai penyakit, seperti keracunan
ia minum madu, sementara madu bersifat urin disebabkan oleh penyakit liveq, berbagai
panas ampas itu terurai dan langsung cepat gangguan perut dan usus, keracunan demam
karena virus seperti typhoid, radang paru-
keluar. Diare yang dialaminya tampak seakan- paru, meningitis, cacar ai4 angina pectoris,
akan bertambah parah. Sehingga saudaranya kasus-kasus lemah iantung, kongesti otak,
yang pergi menemui Rasulullah saw. memiliki serta nephritis akut.
persepsi bahwa madu justru berbahaya bagi si
penderita diare tersebut, padahal sebenarnya (rtfto rF.'t u; g il) sesungguhnya pada
berguna dan berfaedah baginya. Kemudian semua yang telah disebutkan tentang lebah,
benar-benar terdapat tanda dan bukti petunjuk
ia kembali memberinya minum madu, dan yang nyata atas wujud Allah SWT dan kuasa-
Nya, bagi orang-orang yang mau memikirkan
kotoran yang ada semakin terurai dan semakin
diare. Kemudian ia kembali memberinya mi- keajaiban-keajaiban perbuatan Allah SWI,
num madu, hingga akhirnya semua kotoran ciptaan-Nya, bagaimana Dia memerhatikan
yang ada dalam perut yang membahayakan
tubuh keluar. Perutnya pun menjadi bersih, hikmah dan kemaslahatan dalam dan menata
dan akhirnya tidak lagi diare, sehat kembali,
berbagai rasa sakit dan penyakit yang ada pun alam.
hilang berkat petunjuk dan bimbingan Nabi
Muhammad saw..27 Lebah memiliki pengetahuan dan kemam-
Bukhari juga meriwayatkan dari Ibnu puan yang sangat detil dalam membangun
Abbas r.a., ia berkata, rumah atau sarangnya dengan bentuk persegi
"Kesembuhan ada pada tiga hal. Pertama, enam, mendeteksi unsur-unsur madu dari
berbagai bunga, buahan, pucuk pohon dan
minuman madu. Kedua, sayatan bekam. Ke- daun, sebagaimana ia mampu mengumpulkan
tiga, al-Kayy dengan api [pengobatan dengan bagian-bagian yang bermanfaat di udara yang
menggunakan media panas api). Dan aku me- dijatuhkan pada pucuk-pucuk pepohonan dan
larang umatku melakukan pengobatan dengan
dedaunan.
al-Kayy."
Fiqih Kehidupan atau Hukum-hukum
Ibnu Majah Al-Quzwaini meriwayatkan
dari Ibnu Mas'ud r.a., ia berkata, "Rasulullah Ayat-ayat di atas menjelaskan sejumlah
saw. bersabda, hal tentang kesempurnaan kuasa Ilahi serta
"Lakukanlah pengobatan dengan dua hal, nikmat-nikmat-Nya.
yaitu madu dan Al-Qur'an."
L. Allah SWT menurunkan hujan dari awan
27 Tafsir lbnu Katsir,2/575
yang menjadi sebab untuk menghidupkan
bumi dengan menumbuhkan tanaman
yang bermacam-macam setelah sebelum-
TAFSIRAL-MUNIR JITID 7
nya bumi kering dan gersang. Pada yang dhamir yang digunakan di sini berbentuk
demikian itu benar-benar terdapat bukti mudzakkar yang merupakan kata ganti
petunjuk tentang adanya ba'ts dankeesaan untuk hewan ternak pejantan, dan air susu
yang dihasilkan dihitung sebagai milik
Allah SWT. Sesembahan orang-orang
pejantan.
musyriktidak mampu melakukan apa pun.
3. Dalam ayat ini terkandung dalil bahwa
Tanda dan bukti petunjuk ini berguna bagi
boleh memanfaatkan air susu untuk
orang-orang yang mau mendengarkan
dijadikan sebagai minuman dan yang
dari Allah SWT dengan pendengaran
perenungan, hati dan pikiran, bukan lainnya. Air susu bangkai (hewan yang mati
pendengaran dengan telinga semata. tanpa melalui prosedur penyembelihan
2. Pada binatang ternak, seperti unta, sapi yang sah) tidak boleh dimanfaatkan.
Karena air susu itu adalah cairan suci
dan kambing, benar-benar terdapat tanda
dan bukti petunjuk kekuasaan Allah S\AII, yang terdapat dalam wadah yang najis,
karena ambing hewan bangkai adalah
keesaan, dan keagungan-Nya. Allah SWT
najis, sedangkan air susu yang ada adalah
memberi manusia minum dari air susu suci. fika air susu itu diperah, berarti itu
diambil dari wadah yang najis. Adapun air
binatang ternak. Keberadaan air susu susu perempuan yang meninggal dunia,
adalah suci karena manusia adalah suci
menunjukkan dua hal. Pertama, wujud baik ketika masih hidup maupun ketika
Allah SWT Sang Pencipta Yang Maha mati. Ada pendapat lain mengatakan, air
Berkehendak. Kedua, keberadaan ba'rs,
susu menjadi najis dengan terjadinya
hasyr dan nasyr, yaitubagaimana makanan
kematian.
melewati sejumlah proses pembentukan
4. Dalam ayat ini juga terdapat dalil tentang
dan perubahannya, mulai dari tumbuhan penggunaan kue, manisan dan makanan
yang lezat. Dan, tidak bisa dikatakan, itu
dan rumputan, hingga akhirnya ada yang bertentangan dengan sikap zuhud, atau
berubah menjadi darah, dan ada yang tidak sejalan dengannya. Akan tetapi pe-
ngonsumsian yang dilakukan tidak boleh
menjadi air susu, lalu menjadi minya[ berlebih-lebihan.
lemak, dan keju. Semua itu menunjukkan 5. Air susu adalah nutrisi sempurna yang
bisa menyuplai kebutuhan nutrisi bayi
bahwa Allah SWT kuasa untuk mengubah
bagian-bagian tubuh orang mati menjadi dan sangat bermanfaat dalam membantu
hidup dan berakal seperti sedia kala. proses pertumbuhan.
Air susu keluar dan terbentukbersama Abu Dawud dan yang lainnya
dengan tiga hal di satu tempat. Kotoran, meriwayatkan dari Ibnu Abbas r.a., ia
berada di bagian dasar perut kecil, darah
berkata, "Suatu ketika, Rasulullah saw.
berada di bagian teratas, dan air susu
disuguhi susu, lalu beliau pun meminumnya.
berada di tengah-tengah. Ini membuktikan Lalu beliau bersabda,
kuasa yang agung, perbuatan dan ciptaan tt tru. dt ,,fr evl gki yf 61
Ilahi yang begitu sempurna dan akurat. ,W A G* st: ,4 r'p r,*.yi, ^;
Ada sebagian ulama yang menyim-
pulkan dari penggunaan dhamir mudzak-
kar pada kalimat, 49peJ11b adalah
kata ganti yang kembali kepada kata aI-
An'om, bahwa labanul fahl memunculkan
hukum haram. Argumentasinya, karena
TAFSIRAT-MUNIRIILID 7
'+iy**ogt"t c,rPi Y":-t y. Sementara itu, menurut imam Abu
ixr' 'il ,"i^t :r ur Hanifah, nabiidz hukumnya adalah halal
'Apabila sa=laht4,rto:rolf dari kalian selama tidak sampai pada batasan yang
menyantap makanan, hendaklah ia berdoa, memabukkan. Dalam hal ini, imam Abu
'Ya Allah, berkahilah makanan ini untukkami Hanifah mendasarkan pendapatnya pada
dan berilah kami makanan yang lebih baik ayat ini yang menunjukkan sakar adalah
dari makanan ini.' Dan jika ia disuguhi susu, halal. Karena Allah SWT menuturkannya
dalam konteks nikmat dan anugerah. fuga,
hendaklah ia berdoa, 'Ya Allah, berkahilah
karena hadits di atas menunjukkan bahwa
minuman susu ini untuk kami dan tambahlah
khamar adalah haram. Hal ini berarti
kami air susu.' Karena tidak ada satu pun yang
bahwa sakar adalah sesuatu yang lain
bisa mewakili dan menggantikan makanan yang berbeda dengan khamar. Perbedaan
dan minuman kecuali susul' ini berarti menunjukkan maksud sakar
6. Di antara manfaat tumbuhan juga terdapat adalah nabiidz yang dimasak. Sebenarnya,
bukti petunjuk atas kuasa llahi. Allah ayat di atas tidak mengandung suatu pe-
SWT memberi kita rezeki yang baik dari ngertian yang menunjukkan hukum halal.
Karena pembicaraan ayat tersebut adalah
buah kurma dan anggur. Maksud rezeki dalam konteks pemberian nikmat dalam
bentuk menciptakan berbagai hal untuk
yang baik dalam ayat ini adalah apa yang
manfaat manusia, dan manfaat tidak
dihalalkan Allah SWT dari buah kurma
hanya terbatas pada kehalalan pengon-
dan anggur yang masih berbentuk buah.
sumsian semata.
Sedangkan maksud sakar dalam ayat ini
Ayat ini ditutup dengan kalimat; ,it)
adalah nabiidz. Ini sebelum nabiidz di-
#qS f.ir,) .:.tl; Ikrena orang yang berakal,
haramkan secara mutlak menurut para
ia pasti mengetahui semua itu tidak ada
ulama. Karena nabiidz [yaitu perasan yang bisa melakukannya kecuali Allah
anggu[ kismis, dan kurma ketika dimasak SWT. Hal ini pada gilirannya menunjukkan
hingga berkurang dua pertiganya, kemu- wujud Tuhan Yang Mahakuasa lagi Maha-
dian dibiarkan hingga menjadi keras) bijaksana.
adalah haram menurut mereka karena 7. Dihasilkannya air susu dari binatang ter-
memabukkan. fuga berdasarkan hadits nak, dihasilkannya sakar dan rezeki yang
yang diriwayatkan oleh al-'Uqaili dari Ali
baik dari buah kurma dan anggu[ me-
bin Abi Thalib r.a. dan oleh an-Nasa'i dari rupakan bukti-bukti petunjuk yang pasti
dan bahwa alam ini memiliki Tuhan Yang
Ibnu Abbas r.a.,
Mahakuasa, Maha Berkehendak lagi Maha-
7t? ,t o t q*,'.:j.tt t 17
bijaksana. Demikian pula halnya dengan
"f A'f-tr ir dihasilkannya madu dari lebah juga men-
jadi bukti petunjuk yang pasti wujud Allah
"Allah SWT mengharamkankhamar dan S\MX, kekuasaan-Nya, keesaan-Nya dan
mengharamkan mabuk dari setiap minuman keagungan-Nya.
selain khamar (ada yang mengatakan, mak- Lebah juga memiliki banyak manfaat
bagi pepohonan dan tumbuhan, juga bagi
sudnya adalah, dan setiap minuman yangme- manusia. Demikian pula halnya dengan
mabukkan)."
Yang benar adalah riwayat ini
mauquuf pada Ibnu Abbas r.a..
madu dan lilin yang dihasilkan lebah, juga sehingga dia tidak mengetahui lagi sesuatu yang
mengandung banyak manfaat bagi manusia. pernah diketahuinya. Sungguh, Allah Maha Menge-
Madu bisa menjadi obat penyembuh dari tahui, Mahakuasa. Dan Allah melebihkan sebagian
banyak penyakit. Lilin bisa dimanfaatkan kamu atas sebagian yang lain dalam hal rezeki,
untuk penerangan dan untuk bahan mem- tetapi orang yang dilebihkan (rezekinya itu) tidak
mau memberikan rezekinya kepada para hamba
buat berbagai hal lainnya.
sahaya yang mereka miliki, sehingga mereka sama-
Semua itu sekali lagi menjadi bukti
sama (merasakan) rezeki itu. Mengapa mereka
petunjuk wujud Tuhan Yang Maha Men- mengingkari nikmat Allah? Dan Allah menjadi-
ciptakan dan Yang memberi ilham, dalam
keyakinan setiap orangyang memperguna- kan bagimu pasangan (suami atau istri) dari jenis
kan pikirannya, memerhatikan, mencer- kamu sendiri dan menjadikan anak dan cucu bagi-
mati dan merenungkan aktivitas-aktivitas
lebah dan hal-hal yang dihasilkannya yang mu dari pasanganmu, serta memberimu rezeki
begitu menakjubkan.
dari yang baik. Mengapa mereka beriman kepada
BEBERAPA KEA'AIBAN MANUSIA YANG yangbatil dan mengingkari nikmat Alhh?, dan me-
MENUNJUKKAN KUASA ALLAH SWT DAN reka menyembah selain Allah, sesuatu yang sama
KEESAAN-NYA sekali tidak dapat memberikan rezeki kepada me-
reka, dari langit dan bumi, dan tidak akan sanggup
Surah an-Nahl Ayat 7O - 74 (berbuat apa pun). Maka janganlah kamu meng-
adakan sekutu-sekutu bagi Allah. Sungguh, Allah
4\,[,5-lt,34ir"l;r{:;A*:Kli$V
mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui." (tn-
s4)t"l.tl-, q&J
NahL 70-74)
Y,Z i
Qlraa'aat
*v, I
(:--:,iF, Ibnu Katsic Abu Amru dan al-
iz[{i {.ft;#({iz*viy 4i Kisa'i membacanya huruf fa' dengan huruf I
V\SWu4kxv ha'. Namun tetap dengan penulisan huruf fa'.
Sementara imam-imam lainnya tetap mem-
tff:is:;,eAK;,-'l,y;4)-s;i bacawaqaf, namun dengan huruf ta'.
i W)t,*;,-6fr<
-6;;1,y6v\ I'raab
&z "vl'4-? A'4 afr{ v A\ {}bG^,13 4U e fi & r ,FF Kata {t+} dibaca
nashab stibagai maf'uul bihi untuk kata (g)
6,,;lvm'i'i!ffi$\4,A'f Vo.)St
menurut pendapat ulama nahwu Bashiah,
ffioiGltrvXaa\i\'ja*'ri karena letaknya yang lebih dekat. Sedangkan
menurut ulama nahwu Kufah, kata tersebut
"Dan Allah telah menciptakan kamu, kemu-
menjadi maf'uul bihi untuk kata {;;}.
dian mewafatkanmu, di antara kamu ada yang
4,,- y.,#| tni adalah kalimat atau jumlah
dikembalikan kepada usia yang tua renta (pikun),
ismltyah berkedudukan I'raab nashab karena
menjadi jawab untuk an - N afyu. J umlah ismiyy ah
ini menggantikan posisi jumlah fi'llryah, asumsi
aslinya adalah, fa malladziina fudhdhiluu bi
ra a ddii rizqihim' alaa maa malakat aimaanuhum
fayastawuu.
1* JA;,tti..:,r_e(Jr G').,y Kata {U-r} dibaca (,:iJ| orang-orang dimiliki fbudak) dan para
nashab ada kalanya sebagai badal dari kata majikan {,'ts :} sekutu. Maksudnya, mereka
4ti;ry etau adakalanya sebagai maf'uul bihi
untuk kata rizqan Namun versi yang pertama tidak memiliki para budak dan hamba
adalah yang lebih tepat, karena kata rizqan sahaya dalam harta yang mereka miliki, lalu
adalah isim, sementara tsim tidak bisa beramal bagaimana bisa mereka menjadikan sebagian
kecuali sedikit dan tidak seialan dengan kaidah hamba Allah SWT sebagai sekutu bagi-Nya?!
baku yang berlaku. fuga, karena badal lebih {jrl+} apakah terhadap nikmat Allah SWT
mendalam dari segi makna.
mereka mengingkari, sekiranya mereka meng-
fj\43;,bl;" 't Dhamir wawu jamak pada il
adakan sekutu-sekutu bagi-Nya?! Ada versi
ini kembali kepada maa dengan mempertim-
bacaan dalam bentuk kata kerja orang kedua
bangkan maknanya bukan bentuk redaksinya.
(khith a a b), yaitu, taj h a duu n a.
Balaaghah
{Crr;i ;S-;i ; E ,y,*;rrj} dan Allah SWT
"f}{;* Kedua kata ini merupakan bentuk
menjadikan untuk kalian istri-istri dari jenis
shiighah mubaalaghah.
kalian sendiri, supaya kalian merasa tenteram.
Mufradaat Lughawlyyah
4i.i*;Y cucu-cucu dan merupakan bentuk
(;<t ar;) Allah SWT telah menciptakan jamak dari, hafiid. {-tir"l',/} sebagian dari yang
kalian sedang sebelumnya kalian bukanlah baik-baik berupa berbagai macam buah, hasil
sesuatu apa pun. ft€*;ii:| kemudian Allah SWT pertanian, hewan dan lain sebagainya berupa
mewafatkan ketika batas waktu umur kalian hal-hal yang enak atau halal. Huruf jarr min
telah habis. (rr, ,;rr} umur yang paling lemah di sini memiliki makna sebagian (at-Tab'iidh).
disebabkan oleh laniut usia dan kepikunan. Karena rezeki yang diberikan di dunia adalah
Ikrimah menuturkan, "Barangsiapa membacaAl- berupa bentuk-bentuk dari hal-hal yang baik.
Qur'an, ia tidak mengalami keadaan seperti itu b4e3rihi.al*a"ivtuiymmearekkaaabpearkimahank?e!pa,d5a,abrerch:a,la;)-
(#][pikun dalam usia lanjut)f
sesungguhnya {j.,}< dan mereka kufurterhadap nikmatAllah
SW'f, ketika mereka menisbahkan nikmat-
Allah SWT Maha Mengetahui pengaturan
nikmat-Nya kepada berhala-berhala dengan
terhadap makhluk-Nya. (;*F lagi Mahakuasa
kemusyrikan mereka, atau sekiranya mereka
atas segala apa yang Dia kehendaki.
* '#.r.e4t .-$..L1., t mengharamkan apa yang dihalalkan Allah SWT
:. '
,P.rrl! Allah SWT bagi mereka. Pendahuluan kata yang menjadi
membedakan di antara rezeki-rezeki kalian,
shilah di sini, yaitu wa bi ni'matillaahi sebelum
di antara kalian ada yang kaya dan ada yang
fi'ilnya, ada kalanya memiliki tujuan untuk
miskin, ada yang berstatus sebagai pemilik
menitikberatkan perhatian terhadapnya.
dan ada yang berstatus dimiliki. {'-,r; ,ir ri}
Atau, memiliki tujuan pengkhususan sebagai
orang-orang yang dilebihkan rezekinya, yaitu
bentuk penekanan. Atau, untuk menjaga irama
para orang kaya dan majikan. r J; e), u.il'ty
{#uii.iL memberikan rezeki mereka berupa akhiran kata dengan as-Saj'.
harta benda dan yang lainnya kepada orang- {n, Iti 4} dan mereka menyembah
orang yang mereka miliki dan menjadikan selain Allah SWT. {c,ticltt_:} G::b rezeki dari
rezeki mereka sebagai rezeki bersama antara langit berupa hujan. (;l!'i} dan dari bumi
mereka dan orang-orang yang mereka miliki. berupa tumbuh-tumbuhan. 43;.Q;. :ry aan
sekali-kali apa yang mereka sembah selain
Allah SWT tidak memiliki kuasa apa pun
mereka adalah berhala. (j6!r i tr.-F ).;y
-IArSIRAL-MUNIR IITID 7 '-------\. surah an-t{ahl
oleh karena itu, janganlah kalian mengada- paran tentang berbagai manifestasi kuasa Allah
adakan padanan bagi Allah SWT yang kalian
mempersekutukannya atau menyamakanya SWT keagungan-Nya, uluuhiyyah-Nya, dan
dengan Allah SWT. {d" .1, it} eUan mengetahui
nikmat-nikmat-Nya. Di ayat-ayat ini, berbagai
penyerupaan yang rusak. {i;iX v;li;} sedang manifestasi yang disebutkan berkaitan dengan
manusia. Dalam hal ini, Allah SWT menjelas-
kalian tidak mengetahui hal itu. Seandainya kan tahapan tumbuh kembang yang dilalui
kalian mengetahui, niscaya kalian tidak manusia. Dia Yang telah menciptakan dan
akan berani melakukannya. Ini menjelaskan mengadakan manusia dari ketiadaan, kemu-
alasan larangan. Atau, maksudnya Allah SWT dian setelah itu Dia mematikan mereka. Di
mengetahui segala sesuatu, sedang kalian
antara mereka, ada yang Allah SWT biarkan
tidak mengetahui. Karena itu, tinggalkanlah hingga mengalami usia lanju! yaitu saat fisik
pandangan kalian yang tidak memiliki dasar
sudah melemah.
keterangan dari-Nya.
{;s;i: arj} Allah SWT mengadakan kalian
Persesuaian Ayat
wahai anak cucu Adam, sedang sebelumnya
Setelah menuturkan keajaiban keadaan kalian bukanlah apa-apa. Kemudian, Allah SWT
binatang, Allah SWT menuturkan sebagian ke- menentukan batas waktu tertentu untuk umur
ajaiban keadaan manusia. Dalam hal ini, Allah kalian dan mematikan kalian ketika waktu itu
SWT menuturkan fase-fase umur manusia;
fase usia pertumbuhan (anak-anak), fase usia telah tiba. Di antara kalian ada yang mengalami
muda, fase usia tua fdewasal dan fase usia
usia lanjut dan kerentaan, mengalami masa
senja [usia lanjut). Semua itu menjadi bukti
usia yang paling lemah dan buruk, yaitu di mana
petunjuk atas kesempurnaan kekuasaan Allah ia mengalami kondisi lemah atau kehilangan
SWT dan keesaan-Nya. kekuatan, termasuk lemah dalam fungsi panca
indra, serta mengalami kepikunan, daya ingat
Kemudian, Allah SWT menuturkan per- dan pengetahuan mulai menyusut drastis. Hal
bedaan di antara manusia dalam hal rezeki, ini sebagaimana firman Allah SWT
sebagaimana firman-Nya, "Allah-lah yang menciptakan kamu dari
keadoan lemah, kemudian Dia menjadikan
"Kamilah yang menentukan penghidup- (kamu) setelah keadaan lemah itu menjadi
an mereka dalam kehidupan dunia." (az-
Zukhruft 32) kuat, kemudian Dia menjadikan (kamu)
Rezeki termasuk pembagian Tuhan yang setelah kuat itu lemah (kembali) dan beruban.',
Maha Pencipta. Kemudian Allah SWT me- (ar-Ruum:54)
nuturkan nikmat yang ketiga dan keempat,
yaitu mengadakan pasangan hidup dari jenis "Don barangsiapa Kami panjangkan umur-
yang sama dan rezeki dari hal-hal yang baik nya niscaya Kami kembalikan dia kepada awal
berupa tumbuh-tumbuhan seperti buah- kej a di an (nyaJ." [Yasiin: 68)
buahan, biji-bijian dan minuman, serta berupa "Sungguh, Kami telah menciptokan manusia
hewan yang bermacam-macam.
dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Kemudian,
Tafsir dan Penjelasan Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-
re n d ahny a." (at-Tiin: 4-5)
Ayat-ayat ini masih melanjutkan pema-
Bukhari dan Ibnu Mardawaih meriwayat-
kan dari Anas bin Malik r.a., Rasulullah saw.
berdoa,
I
i
I
F ;i[Atlt,St'ri', r At : 4ii* ult r;) orang-orang yang dilebihkan
:t + i
otArj G:ir a'*j ,lt73st tei ;tt ,-,tij rezekinya, yaitu para majikan, raja, dan
pengusaha tidak menjadikan rezeki mereka
'Ya Allah, hamba berlindung kepada Engkau sebagai milik bersama dengan kedudukan
dari sikap kikia sikap malas, kerentaan dan yang sama antara mereka dengan para budak
selemah-lemahnya umur, adzab kubur, fitnah dan hamba sahaya milik mereka.
Dajjal, fitnah kehidupan dan kematian." Sebenarnya ini adalah sebuah gambaran
Dalam hadits Sa'd bin Abi Waqqash r.a. yang dibuat sebagai bahan pelajaran. Intinya,
disebutkan, iika kalian tidak rela dengan persamaan
;3r S;ri St",;i 'ri e't*i, kedudukan antara kalian dan para hamba
sahaya milik kalian, sedang mereka adalah
"Do, ho*bo brrlirdung t rpoao tnglu dari
manusia juga sama seperti kalian, bagaimana
dikemb alikan ke selemah-lemahny a uffiitr." bisa kalian menyamakan antara Sang Khaliq
Diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib r.a., dengan makhlu[ antara Dia dengan berhala-
ardzalul 'umri adalah usia tujuh puluh lima
tahun. Namun, ini bukanlah hal yang berlaku berhala, mempersekutukan dengan-Nya apa
secara baku, dan barangkali keterangan ini yangtidakpantas bagi-Nya berupa para hamba
adalah berdasarkan pada kelaziman yang ber- dan makhluk ciptaan-Nya?!
laku pada masa lalu. Permisalan ini dijelaskan oleh ayat lain,
-4q C g.v 1i1| Kami mengembalikannya "Dia membuat perumpameon bagimu dari
pada usih yang paling lemah sehingga ia pun dirimu sendiri. Apakah (kamu rela jika) ado
di antara hamba sahaya yang kamu miliki,
menjadi orang yang kembali tidak mengetahui menjadi sekutu bagimu dalam (memiliki)
apa-apa seperti pada saat fase anak-anak, rezeki yang telah Kami berikan kepadamu,
serta sangat pelupa karena fungsi atau daya
sehingga kamu menjadi setara dengan mereka
ingatnya mengalami pelemahan secara drastis.
dalam hal ini,lalu kamu takut kepada mereka
4,: * nr i1) sesungguhnya Allah SWT sebagaimona kamu takut kepada sesamamu.
Demikianlah Kami jelaskan ayat-ayat itu bagi
Maha Mengetahui segala sesuatu, Dia men- kaum yang mengerti." (ar-Ruum: 28)
jadikan manusia dalam keadaan kuat dan
lemah sesuai dengan hikmah-Nya. Dia juga (ri;J';. nr i:i;i! apakah kalian memper-
Mahakuasa 3tas segala sesuatu, tidak ada sekutukan Allah SWT dengan menyembah
berhala, sehingga kalian mengufuri nikmat
satu pun .jilrg berada di luar kuasa dan Allah SWT?! Sebab, barangsiapa menetapkan
kemampuan-Nya. sekutu bagi Allah SVVT, berarti ia telah
Ini menyangkut perbedaan manusia menisbahkan sebagian nikmat dan kebaikan
kepada sekutu itu, bahwa sekutu itulah yang
dalam hal umur. Selaniutnya, Allah SWT memberi sebagian nikmat dan kebaikan. Se-
hingga dengan begitu, berarti ia mengingkari
menyambungnya dengan perbedaan manusia kalau nikmat dan kebaikan adalah dari sisi
Allah SWT. Atau, maksudnya apakah kalian
dalam hal rezeki. 4::lt O.r; * 5;' S*t iot3y tetap kufur dan ingkar terhadap nikmat Allah
SWT kepada kalian setelah semua pemaparan
dan Allah SWT menjadikan kalian berbeda- bukti-bukti petunjuk tentang keesaan-Nya
beda rezekinya. Di sana ada kaya, miskin, dan
sedang. Hal itu karena suatu hikmah yang
menjadi kemaslahatan manusia dan supaya
kalian bisa saling memanfaatkan.
yang pasti dipahami oleh setiap orang yang
berakal?! Berarti, kalimat ini merupakan ke- sama mereka justru kufur dan mengingkari
caman terhadap orang-orang musyrik atas nikmat-nikmat yang agung dengan menisbah-
sikap mereka yang mengingkari nikmat-nik- kannya kepada selain Sang Khaliq berupa
matAllah SWT kepada mereka. berhala dan arca, menyangkal dan tidak me- i
l
Di antara nikmat agung Allah SWT kepada ngakui kalau nikmat-nikmat itu adalah dari
para hamba-Nya adalah {i(-;i J & ,l* itt\ sisi-Nya, menutup-nutupi nikmat-nikmat-Nya
wahaidan Allah SWT menjadikan untuk kalian
kepada mereka?! Dalam sebuah hadits shahih
para hamba ciptaan-Ny4 istri-istri dari jenis disebutkan,
kalian sendiri untuk mewujudkan suasana ke- * vq'i;{,* l;J J4olJr,
harmonisan, kasih sayan& ketenteraman, dan /Sl Jl
menciptakan kemaslahatan-kemaslahatan. Se- t -o
t!z 'r;lti |.-9Jfo)l
andainya istri dan pasangan hidup dijadikan '*i;v:);ii..j*Jt eu
dari jenis lain yang berbeda, niscaya semua
tidak bisa terwujud, tidak akan bisa tercipta eA'ji L'fti,J: !)tii,-l.,Yri
hubungan kasih sayang dan cinta kasih. Di
antara rahmat Allah SWT adalah menjadikan "sesungguhnya kelak pada hari Kia'mat,
laki-laki danperempuan dari satu jenis makhluk Allah SWT menyebut-nyebut nikmat-Nya kepada
yang sama. hamba dan berfirman kepadanya, 'Bukankah Aku
telah memuliakan kamu?! Bukankah Aku telah
Kemudian, Allah SWT menuturkan dari menjadikan kamu orang terkemuka?! Bukankah
pasangan suami istri itu Dia menjadikan anak- Aku telah menikahkan kamu?! Bukankah Aku
telah menundukkan dan menciptakan kuda dan
anak dan cucu-cucu. unta untuk kepentingan kamu?! Bukankah Aku
{:(L:' ; €l33y dan Allah SWT menganu- telah menjadikan kamu pemimpin dan orangyang
dipatuhi?!"'
gerahkan rezeki kepada kalian dari rezeki
yang baik-baik yang dapat kalian nikmati di
dunia berupa makanan, minuman, sandang, Kemudian, Allah SWT menginformasikan
papan dan kendaraan. orang-orang musyrik yang menduakan Allah
43 ni. *qjl) maka apakah kepada kebatilan SWT dalam penyembahan, yang menyembah
mereka percaya bahwa berhala-berhala adalah sesuatu yang lain di samping Allah SWT,
sekutu Allah SWT dalam memberikan manfaat Padahal Dia semata Yang Maha Pemberi
dan mendatangkan mudharat, memberikan nikmat, Maha Pemurah, Maha Pemberikarunia,
syafaat kepada mereka di sisi-Nya, hal-hal yang Maha Pencipta dan Maha Pemberi rezeki, tiada
baik yang dihalalkan oleh Allah SWT seperti sekutu bagi-Nya. Meskipun begitu, mereka
hewan bahiirah, saa'ibah dan washiilah adalah justru menyembah kepada selain Dia berupa
haram bagi mereka, hal-hal yang diharamkan berhala, arca, sekutu dan segala sesuatu yang
Allah SWT seperti bangkai, darah, babi, dan apa disembah selain Dia, yang semuanya tiada
kuasa memberi mereka rezeki sedikit pun dari
yang disembelih atas nama berhala-berhala
adalah halal bagi mereka?! langit dan bumi.
Ini adalah kecaman terhadap mereka (^lr .r/ q t:"*:b orang-orang musyrikyang
mempersekutukan Allah SWT menyembah
atas hukum-hukum batil yang mereka ada-
kepada selain-Nya berupa sesuatu yang tiada
adakan, sekaligus mengingatkan nikmat Allah
SWT dalam penghalalan hal-hal yang baik dan kuasa memberi mereka rezeki sedikit pun
pengharaman hal-hal yang buruk.
dari langit dan bumi, tiada kuasa menurunkan
TAFSTRAT-MUNIRlrrrD 7
hujan, tiada kuasa menumbuhkan tumbuhan mengetahuinya. Karena itu, tinggalkanlah pe-
dan pepohonan, bahkan tiada kuasa sedikit nyembahan kepada berhala-berhala. Seandai-
pun melakukan hal itu untuk dirinya sendiri, nya kalian mengetahuinya, niscaya kalian pasti
tiada kuasa memberi rezeki kepada dirinya meninggalkan penyembahan kepada berhala-
sendiri apalagi kepada orang lain, tiada kuasa berhala itu dan tidak akan berani melakukan-
melakukan semua itu sekalipun seandainya ia
menginginkan hal itu. nya. Ini adalah sebuah ancaman keras atas
kejahatan, kekafiran, kedurhakaan dan ke-
Faedah penyebutan kalimat 43i;-:,|-'tib
untuk menegaskan apa yang mereka sembah maksiatan mereka yang luar bisa besar. fuga,
tidak memiliki semua itu dan tidak berkuasa sekaligus sanggahan dan kecaman terhadap
para penyembah berhala.
untuk mendapatkan dan mengadakannya. Ka-
rena seseorang yang tidak memiliki sesuatu, Flqlh Kehldupan atau Hukum-hukum
terkadang barangkali ia mampu untuk memi-
Dari ayat-ayat di atas bisa diambil sejum-
likinya dengan suatu cara. Di sini, Allah lah kesimpulan seperti berikut.
SWT menyatakan, berhala-berhala itu tidak L. Sesungguhnya Allah SWI, Dia Yang me-
memiliki apa pun dan juga tidak kuasa untuk nguasai urusan-urusan manusia berupa
mengadakan dan mendapatkannya.zs Di sini,
kehidupan dan kematian. Allah SWT
digunakan f il (o;+J-) dalam bentuk jamak
menciptakan manusia dan dalam jangka
untukyangberakal karena mempertimbangkan waktu tertentu Dia akan mematikannya.
atau menyesuaikan dengan keyakinan orang- Allah SWT Yang menjaga dan melindungi
manusia dari berbagai penyakit, atau me-
orang musyrik bahwa berhala-berhala itu ngembalikannya kepada umur yang paling
lemah ketika memasuki usia senja, yaitu
adalah tuhan. kepikunan, turunnya kualitas kekuatan
Kesimpulan dari semua yang disebutkan fisik dan potensi akal, daya ingat mulai
adalah {j6lr .i, \if nb Karena itu, janganlah terganggu dan melemah, kemampuan
kalian mengadakan sekutu bagi Allah SWT dan mengetahui dan memahami mengalami
janganlah kalian menyerupakan-Nya dengan penurunan yang sangat drastis, sehingga
makhluk- Nya. Ibnu Abbas r.a. dalam keterangan
ia kembali meniadi seperti anak kecil
yang diriwayatkan oleh Ibnul Mundzir dan
Ibnu Abi Hatim, mengatakan terkait ayat ini, yang tidak memiliki akal, tidak lagi bisa
"janganlah kalian mengadakan tuhan lain mengetahui apa-apa yang sebelumnya
di samping Aku, karena sesungguhnya tiada pernah diketahui karena sudah sangat
Tuhan selain Aku." renta. Ayat ini juga menunjukkan per-
$r:rt t iit *..Ir 51), sesungguhnya Allah bedaan manusia dalam hal usia. Ini men-
jadi bukti petunjuk tentang wujud Tuhan
SWT mengetahui dan menyatakan bahwa Yang Maha Mengetahui, Maha Berbuat dan
Maha Berkehendak, tentang kebenaran
tiada Tuhan kecuali Dia, sedang kalian karena adanya bo'ts dan Kiamat. Karena per-
kebodohan kalian mempersekutukan sesuatu pindahan dari tiada ke ada adalah seperti
kembali ke ada sekali lagi.
yang lain dengan-Nya. Sesungguhnya Allah
2. Allah SWT mempunyai hikmah yang
SWT mengetahui hukuman keras yang berhak
kalian dapatkan disebabkan oleh penyembahan agung dalam pembagian rezeki di antara
kepada berhala-berhala itu, sedang kalian tidak
28 Tafsirar-Razi,20/82.
TAFSIRAI-MUNIR'ILID 7
para hamba. Dia menjadikan di antara semuanya adalah para hamba-Nya dan
mereka ada yang kaya, miskin dan sedang, makhluk ciptaan-Nya.
supaya alam ini bisa integral dan saling Perbedaan tidak hanya dalam masalah
harta, tetapi juga terjadi dalam hal tingkat
melengkapi. Manusia bisa hidup bersama kecerdasan dan kebodohan, baik dan bu-
ruk, bagus dan buruk, sehat dan sakit.
secara berdampingan diikat dengan se-
mangat mutual simbiosis, saling mem- 3. Di antara nikmat Allah SWT kepada para
butuhkan dan saling melengkapi, serta
hamba-Nya adalah menjadikan istri atau
bisa mencegah manusia dari tergelincir ke pasangan hidup dari jenis dan bentuk
dalam kemaksiatan dan kedurhakaan, se-
bagaimana firman Allah SWT yang sama. Di sini terkandung sanggahan
"Dan sekiranya Allah melapangkan re- terhadap masyarakat Arab yang meyakini,
bahwa konon katanya mereka menikah
zeki kepada hamba-hamba-Nya, niscaya me- dan bersetubuh dengan jin.
reka akan berbuat melampaui batas di bumi, Di antara nikmat-Nya lagi kepada
tetapi Dia menurunkan dengan ukuranyang para hamba-Nya adalah memperoleh ke-
Dia kehendaki. Sungguh, Dia Mahateliti ter- turunan berupa anak-anak laki-laki, pe-
hadap (keadaan) hamba-hamba-Nya, Maha rempuan dan cucu-cucu. Di antara nikmat-
Melihat." (asy-Syura: 27) Nya yang lain adalah rezeki yang baik be-
rupa buah-buahan, biji-bijian, hewan dan
Ayat ini menjadi dalil yang menun-
lain sebagainya.
jukkan bahwa perbedaan dalam hal rezeki
Ayat ini mengisyaratkan perlunya si-
adalah sebagaimana perbedaan dalam nergitas di antara suami istri, anak-anak
umur. dan para cucu, karena mereka semua adalah
satu keluarga. As-Sunnah an-Nabawiyyah
Allah SWT mengambil dari perbedaan
dalam hal rezeki sebuah konklusi rasional menjelaskan bagaimana seorang suami se-
yang bersentuhan dengan keyakinan yang mestinya membantu istri.
Dia jadikan sebagai perumpamaan bagi
para penyembah berhala. fika para budak Aisyah r.a. meriwayatkan bahwa
Rasulullah saw senantiasa membantu
sahaya milik kalian wahai orang-orang
pekerjaan istri beliau. Ketika mendengar
musyrik tidak sama kedudukannya dengan adzan dikumandangkan, beliau pergi ke
masjid. Di antara akhlak Rasulullah saw.
kalian, bagaimana bisa kalian menjadi- adalah beliau menjahit sendiri sendal
beliau, menyapu dan membersihkan ru-
kan para hamba-Ku adalah sama dengan-
mah, serta menjahit baju.
Ku?! fika kalian saja tidak mau disama-
kan dengan para hamba sahaya [budak) Barangsiapa yang mampu untuk
milik kalian, lalu bagaimana bisa kalian
mempekerjakan pembantu, hendaknya
menyamakan para hamba-Ku dengan ia melakukannya, satu atau lebih sesuai
Aku?! Ketika mereka tidak mau para dengan tingkat kemampuan ekonomi yang
hamba sahaya mereka menjadi sekutu dimiliki. Namun masalah ini diserahkan
dalam kepemilikan harta mereka, me-
reka tentu tidak boleh menduakan Allah kepada adat kebiasaan yang berlaku. Kaum
SWT dalam ibadah dan penyembahan
dengan selain-Nya berupa berhala dan perempuan di kampung biasa membantu
sesembahan-sesembahan palsu lainnya
seperti para malaikat dan nabi. Padahal, para suami. Sementara di lingkungan
perkotaan, suami membantu istri, atau
TAFSIRAL-MUNIRJITID 7
mempekerjakan pembantu rumah tangga sembunyi dan secara terang-terangan. Samakah
mereka itu? Segala puji hanya bagi Allah, tetapi
jika ia tergolong dalam kelas ekonomi
kebanyakan mereka tidak mengetahui. Dan
menengah ke atas.
Allah (juga) membuat Perumpamaan, dua orang
4. Di antara bentuk kebodohan orang-orang laki-laki, yang seorang bisu, tidak dapat berbuat
musyrik adalah mereka menyembah ber- sesuatu dan dia menjadi beban penanggungnya, ke
mana saja dia disuruh (oleh penanggungnya itu),
hala-berhalayangtidakbisa mendatangkan dia sama sekali tidak dapat mendatangkan suatu
mudharat, tidak bisa memberi manfaat, kebaikan. Samakah orang itu dengan orang yang
dan tidak pula kuasa memberi syafaat. menyuruh berbuat keadilan, dan dia berada di
Berhala-berhala tidak kuasa menyediakan jalan yang lurus?" (an-Nahl: 75-76)
rezeki bagi dirinya sendiri apalagi bagi
Qlraa'aat
orang lain berupa menurunkan hujan dan
menumbuhkan tumbuhan. Berhala-ber- $!tfb, Qunbul membanya 1-ut;;.
hala tidak kuasa atas apa pun dan tidak
I'raab
memiliki kemampuan apa pun. Karena
itu, janganlah kalian menyerupakan ben- {r.15} berkedudukan sebagai badal dari
da-benda mati dengan Allah SWT karena
Allah SWT adalah Maha Esa lagi Maha- (>r:,}. Kata { ;r,li} m eni adi s ifat yangmengikat
kuasa Yang tidak ada serupa dengan-Nya.
seseorang dan berfungsi untuk membedakan
DUA PERUMPAMAAN UNTUK BERHALA DAN orang merdeka. Karena orang merdeka juga
ARCA sama-sama hamba Allah SWT.
Surah an-Nahl Ayat 75 - 76 4U n): \ ai';i., i.!) Kata kerja atau y''il,
& 3;i $ w \:r4 t6 ii,r €; razaqnaa adalah fi'il yang muta'addii kepada
t! (u-)?) tV4 ){\e3):7)
"Jr,'I# dua maf'uul bihi.Yang pertama adalah dhamir
'+:g'555 i,&-k).)t!/, aJ-/i nt,
ha yangterdapat pada {r,i;;y dan yang kedua
y-, 'q
adalah rizqan. Kata {ti;.,} ini bukanlah mashdar,
iiir .1' @ C;v;".i i|U ",y. karena dalam kalimat setelahnya disebutkan,
& 3+5rer $iCt g_e:ffi
<t L{;q ili e L4 Fs,d 4t,oi t'r n 4. ib (tatu dia menginfakkan
,l6UlV :;l'ja* j; i3,*- sebagian rezeki itu secara sembunyi-sembunyi
ffi'ri !+Y€&'6 dan secara terang-terangan). Karena infak
adalah dengan benda bukan keiadian.
'Allah membuat PerumPamaan seorang
43t*.. j;F Di sini digunakan bentuk kata
hamba sahaya di bawah kekuasaan orang
kerja jamak dengan menggunakan dhamir
lain, yang tidak berdaya berbuat sesuatu, dan wawu jomak, bukan menggunakan bentuk
seorang yang Kami beri rezeki yang baik, lalu dia kata kerja tatsniyah, yastawiyaani, karena
mempertimbangkan makna kata (r.ip. Sebab
menginfakkan sebagian rezeki itu secara sembunyi-
kataman adalah isimmubham [taktentu, tidak
spesifik) yang bisa untuk satu, dua atau jamak,
untuk mudzakkar dan mu'annats. fuga, karena
yang dimaksudkan di sini adalah dua jenis,
ienis orang merdeka dan jenis budak. Karena
maknanya adalah, "hal yastawii al-Ahraar wal
-IArsrR AL-MUNrR JtLr D 7
'abiid?" [apakah sama orang merdeka dan rezeki itu sekehendaknya. Yang pertama
budak?). adalah orang yang terbelenggu dan tidak me-
("+;) Kata ini berkedudukan sebagai miliki kebebasan sedikit pun, sedangkan yang
badal-dari{}t}. kedua adalah orang yang merdeka secara
Balaaghah total. {i5j,-:.i .p} apakah sama kedua jenis
ftsJ,i y;i;1 ,#', "tatmitts*ii_liy*:ybahD.aDlaimsianyi,abt einr-i orang itu, hamba sahaya dan orang merdeka?!
terdapat isti'aarah |awabannya pasti tidak. (t Jj') segala puji
hala diibaratkan dengan orang bisu yang tidak hanya bagi Allah SWT semata, tidak ada yang
bisa dimanfaatkan dan tiada bisa dimintai berhak mendapatkannya selain Dia, terlebih
lagi ibadah dan penyembahan, tentu hanya
bantuan apa pun, sebagaimana dalam ayat se-
Dia Yang berhak untuk disembah karena
belumnya berhala diibaratkan seperti seorang
Dia adalah sumber segala nikmat. <i'ii ,yy
budak yang tidak memiliki kuasa dan otoritas tetapi kebanyakan penduduk Mekah (i#{ )}
apa pun. tidak mengetahui akibat perbuatan mereka,
4t,nitZh Di antara kedua kata ini terdapat yaitu adzab Allah, karena itu, mereka berbuat
ath-Thibaaq. kemusyrikan.
Mufrudaat Lughawlyyah (,Si) orang yang terlahir bisu. ;j; j* ,)
4:? ia tidak memiliki kemampuan untuk
("rr:-y Kata ini posisinya adalah sebagai
melakukan suatu hal atau melakukan peng-
sifat untuk membedakannya dari orang mer-
deka. Bisa diketahui bahwa yang dimaksudkan aturan, karena ia tidak bisa memahamkan
di sini adalah hamba sahaya yang menjadi orang lain dan tidak pula paham. 4yp UeUan.
lawan orang merdeka, bukan hamba dalam arti (;v;) bagi orang yang menanggungnya. cj|
hamba Allah SWT Karena orang merdeka juga (Gi t<e mana pun walinya menyuruhnya untuk
melakukan suatu hal. 4f,:i-l) ia tidat< kembali
*merupakan hamba Allah SWT. 4:" i"A !y ia
dengan membawa suatu keberhasilan yang
tidak dapat berbuat apa pun, karena ia sama berarti sesuai dengan yang diinginkan. Ini
Isekali tidak memiliki kuasa untuk bertindak adalah perumpamaan yang menggambarkan
4l,G;:r;;dan orangyang Kami beri rezeki. Orang keadaan orang kafir atau berhala. ,5;J- ,yb
di sini, maksudnya adalah orang merdeka, {/ apakah sama orang yang uisu. it ,ri}
supaya selaras dengan l<ata' ab d an sebelumnya. {,Uju dengan orang yang bisa berbicara dan
bermanfaat bagi orang lain, sekiranya ia me-
4,,o r t,: i,4-'iy lalu ia mempergunakan rezeki
merintahkan keadilan dan mendorong untuk
itu dengan bebas sesuka hatinya.
mengaktualisasikannya. 4rt,:h sedang ia ber-
Yang pertama, budak adalah perumpa- ada di atas jalan yang lurus. Ini adalah per-
maan untuk berhala. Sedangkan yang kedua, umpamaan yang menggambarkan keadaan
orang merdeka adalah perumpamaan bagi
Allah SWT. Maknanya, Allah SWT mengibarat- orang Mukmin atau Allah SWT. Dengan kata
kan sesuatu yang disekutukan dengan-Nya
dengan hamba sahaya yang tidak dapat ber- lain, ini adalah perumpamaan kedua yang
tindak apa pun. Di sisi lain, Allah SWT meng-
ibaratkan Diri-Nya dengan orang merdeka digunakan Allah SWT untuk menggambarkan
yang dikaruniai oleh Allah SWT rezeki yang
melimpah. Ia dengan bebas mempergunakan keadaan Allah SWT dan berhala-berhala,
untuk mementahkan adanya persekutuan atau
persamaan antara Dia dan berhala. Atau ini
adalah perumpamaan untuk menggambarkan
keadaan orang Mukmin dan orang kafir.
TATSIRAL.MUNIRJILID 7
Sebab Turunnya Ayat mengasuh dan menanggungnya. Yang satunya
lagi adalah orang normal yang memiliki ke-
Ibnu farir meriwayatkan dari Ibnu Abbas mampuan memahami, berbicara, berpotensi
r.a. terkait dengan ayat 75. Ia mengatakan, dan kedewasaan yang memberi manfaat bagi
ayat ini turun menyangkut seorang laki-laki orang lain dengan menyuruh dan menganjur-
Quraisy dan budak miliknya. Sedangkan ayat kan berbuat adil.
76 turun menyangkut Utsman bin Affan r.a.
Apakah masuk akal menyamakan di
dan seorang budaknya yang membenci Islam,
memprovokasi Utsman agar tidak bersedekah antara keduanya?! Yakni, bagaimana mungkin
benda mati (berhala) bisa disamakan dengan
dan berbuat kebajikan. Turunlah ayat ini Allah SWT dalam hal ketuhanan, ibadah, dan
penyembahan?! Atau, bagaimana bisa orang
menyangkut keduanya.
Dengan kata lain, ayat 7 6 turun menyangkut kafir yang terhina dan tidak diberi taufik
Utsman bin Affan r.a. dan budak-nya yang kafir disamakan dengan orang Mukmin yang diberi
bernama Usaid bin Abil Ash. Ia adalah orang taufik?!
yang membenci Islam. Utsman bin Affan r.a.
memberinya nafkah, menanggungnya dan Ini adalah perumpamaan yang menggam-
mencukupi kebutuhannya, sedangkan, ia men- barkan kebatilan penyembahan berhala yang
cegah Utsman untuk bersedekah dan berbuat tidak bisa memberi manfaat dan tidak pula
kebajikan. bisa mendatangkan mudharat, tidakbisa men-
dengar dan tidak pula bisa merespon.
Persesualan Ayat
Tafslr dan Penlelasan
Setelah dalam ayat sebelumnya Allah SWT
melarang membuat perumpamaan bagi-Nya, Setelah melarang perbuatan syirik Allah
SWT menerangkan batilnya penyembahan
karena Dia mengetahui bagaimana mem-
berhala dengan mengilustrasikannya dengan
buat perumpamaan, sedang kalian tidak me- perumpamaan. Di sini, Allah SWT menuturkan
dua perumpamaan seperti berikut.
ngetahuinya, Dalam ayat-ayat ini Allah SWT
memberitahu mereka tentang bagaimana Pertama,
membuat perumpamaan. Dalam hal ini, Allah {rirri t.'i )t ir -r.b Ini adalah perum-
SWT berfirman, perumpamaan kalian wahai
orang-orang musyrik dalam sikap kalian yang pamaan yang dibuat oleh Allah SWT untuk
menggambarkan keadaan berhala yang di-
menyekutukan berhala dengan Allah SWT
perbandingkan dengan keadaan Zat-Nya. Per-
ibarat orang yang menyamakan antara hamba umpamaan kalian wahai orang-orang musyrik
sahaya yang dimiliki yang tiada memiliki kuasa
melakukan suatu tindakan, dengan orang mer- dalam sikap kalian menyekutukan berhala
dan arca yang tidak bisa memberi manfaat
deka yang memiliki diri sendiri yang diberi dan tidak pula bisa mendatangkan mudharat.
rezeki oleh Allah SWT, lalu ia menggunakan
Kalian sekutukan Allah SWX, ibarat orang yang
rezeki tersebut dan menginfakkannya dengan menyamakan budak sahaya yang tidak dapat
bebas. melakukan tindakan apa pun dengan orang
Perumpamaan kalian dalam kemusyrikan merdeka yang memiliki kemerdekaan dan
kebebasan bertindak, baik secara sembunyi-
ibarat orang yang menyamakan antara dua sembunyi maupun secara terang-terangan.
oran& salah satunya adalah bisu yang lemah
dan tidak bisa mendatangkan suatu kebaikan,
ia menjadi beban yang berat bagi wali yang