TATSIRAI-MUNIRIIIID T tr,* ffi- surahar-Ra,d
di antara dua rahangnya (malcsudnya adalah "Barangsiapa ingin rezekinya dilapang-
mulut) dan apa yang terdapat di antara kedua kan dan umurnya dipanjangkan (dan selalu
kakinya (malcsudny a adalah kemaluan)."
dikenang dengan baik setelah mati), hendaklah
Di atas telah disebutkan hadits yang ia menyambung ikatan kekerabatan dan per-
menjelaskan bahwa Rasulullah saw. di saudaraannya."
samping shalat malam juga tidur malam,
bahwa beliau juga menikah. Barangsiapa Ada pokok-pokok tertentu terkait
yang tidak menyukai sunnah beliau, ia
bukan termasuk golongan beliau. dengan beberapa hal yang tidak bisa ber-
ubah, yaitu penciptaan dan watak pem-
11. Seorang rasul tidak bisa begitu saja bawaan, serta ajal dan rezeki. Termasuk
juga nasib seseorang apakah ia termasuk
mendatangkan mukjizat yang keluar dari orang yang bahagia ataukah termasuk
orang yang sengsara. Apa yang ada dalam
kebiasaan. Tetapi itu dengan izin dan pengetahuan Allah SWT tidak mengalami
kehendakAllah SWT. perubahan, seperti hari Kiamat, batas
12. Tiap-tiap perkara yang ditetapkan oleh waktu sampai kapan manusia berada
Allah SWT sudah ada kitab tulisannya, Dia dalam kubuf, dan setiap apa yang telah
menghapus dari kitab yang Dia kehendaki dituliskan dan ditetapkan berupa ajal,
untuk menimpakannya kepada pihak yang batas waktu dan yang lainnya.
bersangkutan dan yang membawanya. Ibnu Abbas r.a. ditanya tentang Ummul
Kitab,ia berkata, "Pengetahuan Allah SWT
Dia menetapkan apa yang dikehendaki- tentang segala ciptaan dan segala apa yang
Nya, yakni mendatangkannya dan men-
jadikannya terjadi pada waktunya yang dilakukan ciptaan-Nya. Lalu, Allah SWT
berkata kepada ilmu atau pengetahuan-
memang telah ditentukan untuknya. Nya, "fadilah kamu kitab, dan tidak ada
perubahan dalam ilmu Allah SWT."
Di sisi Allah SWT ada induk kitab yang
tidak ada satu pun darinya yang berubah. Ikrimah mengatakan, 'Allah SWT
Turunnya adzab atas orang-orang kafir
menghapus apa yang Dia kehendaki dari
dan datangnya pertolongan terhadap semua dosa dengan tobat dan mengganti-
orang-orang Mukmin, masing-masing
nya dengan kebaikan-kebaikan." Allah
sudah ada waktunya.
SWT berfirman,
Penghapusan itu mencakup takdir.
"Kecuali orang-orang yang bertobat
Doa berfaedah dalam menolak takdir. Ter-
kadang seseorang terhalang mendapatkan dan beriman dan mengerjakan kebajikan;
rezeki disebabkan oleh suatu dosa yang
diperbuatnya. Terkadang umur seseorang maka kejahatan mereka diganti Allah
bisa bertambah dengan silaturahim dan
berbuat kebajikan kepada kaum kerabat. dengan kebaikan. Allah Maha Pengampun,
Di atas telah disebutkan sebuah hadits yang Maha Penyayang." (al-Furqaan: 70)
diriwayatkan dalam Shahih Bukhari dan
Shahih Muslim dari Abu Hurairah r.a., Intinya, akidah kita adalah tidak ada
n.i .. perubahan pada qadha' dan ketetapan Allah
?l(Y SWL Penghapusan dan penetapan termasuk
+3WeJ bagian qadha' dan ketetapan Allah SWT.
Qadha' merupakan sesuatu yang pasti terjadi
dan tetap. Adapun qadha'yang dikorelasikan "Dan sungguh jika Kami perlihatkan kepada-
dengan sebab-sebab, dan ini adalah yang bisa mu (Muhammad) sebagian (silcsaan) yang Kami
terhapus. Penghapusan ini adakalanya dengan ancamkan kepada mereka atau Kami wafatkan
doa, silaturahim, atau berbuat kebajikan ke- engkau, maka sesungguhnya tugasmu hanya me-
pada kaum kerabat, atau dengan dosa yang nyampaikan saja, dan Kamilah yang memPer-
hitungkan (amal mereka). Dan apakah mereka
diperbuat. Penghapusan ini mencakup peng- tidak melihat bahwa Kami mendatangi daerah-
hapusan berbagai syari'at. Oleh karena itu, daerah (orang yang ingkar kepada Allah), lalu
suatu syari'at terkadang dihapus dengan
Kami kurangi (daerah-daerah) itu (sedikit demi
syari'at yang lain, seperti menghapus dengan
Al-Qur'an terhadap selain Al-Qur'an, karena sedikit) dari tepi-tepinya? Dan Allah menetapkan
suatu maslahat dan hikmah. fuga seperti peng- hukum (menurut kehendak-Nya), tidak ada yang
hapusan arah kiblat yang sebelumnya ke arah
Baitul Maqdis, lalu dialihkan ke arah Ka'bah, dapat menolak ketetapan-Nya; Dia Mahacepat
dan lain sebagainya. perhitungan-Nya. Dan sungguh, orang sebelum
mereka (kafir Mekah) telah mengadakan tipu
Semuanya adalah berdasarkan qadha' dan
qadar Allah SIu\IT, dan segala sesuatu sudah daya, tetapi semua tipu daya itu dalam kekuasaan
ada waktunya. Allah. Dia mengetahui apa yang diusahakan oleh
setiap orang, dan orang yang ingkar kepada Tuhan
TUGAS RASUL ADALAH MENYAMPAIKAN akan mengetahui untuk siapa tempat kesudahan
SYAR!'AT, ALLAH SWT MEI{JADI SAKSI
UNTUKNYA, YAI{G MELAKUKAN HISAB, (yang baik). Dan orang-orang kafir berkata,
DAN PEMBERI PUTUSAN DI ANTARA PARA
HAMBA SERTA MENGGAGALKAN MAKAR 'Engkau (Muhammad) bukanlah seorang Rasul.'
ORANG.ORANG KAFIR
Katakanlah, 'Cukuplah Allah dan orang yang
Surah ar-Ra'd Ayat 4O - 43
menguasai ilmu Al-Kitab menjadi saksi antara aku
64;G$<x{7Lii;c:)\frix,1wv dan kamu l" (ar-Ra'd: 40-43)
iyJui'Wl;ffiacJtW{r Qlna'aat
W'+SA-afr, .t ; zA- A\3'Wff 'e 4:A' &l|dibaca:
L l4'H4i "6s.\3*, )^U "A,3 L. 1;r(lr y',"--r) ini merupakan bacaan Nafi',
"z Ibnu Katsic dan Abu Amru.
@',pi'rfi 2. 1ru-i(.trrr,.-.r> ini merupakan bacaan imam-
imam lainnya.
l'taab
(y5, e ,i ir!) Kata, {,*i} bisa sala
sebagai isim maushuul, dan kata (;.l,1F
adalah shilahnya. Atau, bisa juga sebagai fsfm
nakirah yang disifati, sedangkan sifatnya
adalah (;.,,1F Atau bisa juga dibaca iarr
dengan di'athaJkan kepada kata {au ;<}
dilihat dari sisi redaksinya. Atau, dibaca rafa'
dengan di'athafl<an kepada kata yang sama,
namun dari sisi posisi i'raabnya. Karena
posisi i'raab kata billaahi sebenarnya adalah
memang rafa', sebagai faa'il, yakni, kafaa
Allaahu. Ini seperti ayat 3 Surah Faathir
(i'i, 46; ,ly Kata ghairullaahi bisa dibaca dengan sekehendak-Nya. 4-i*r : i; lp tidak
bentuk re-
iarr ghairillaahi dengan melihat ada yang bisa menolak dan membatalkan
daksi kata min khaliqin atau dibaca rafa' d,e- putusan Allah SWT. Kata al-Mu'aqqib berarti
ngan melihat posisi i'raab kata min khaaliqin. orang yang mencermati sesuatu, lalu mem-
Kata {..,Ldr piy aifaca rafa', sedangkan yang batalkannya. Orang yang memiliki hak disebut
merafakannya adalah zharf, (;",..;y karena
mu'aqqib, karena ia senantiasa mengikuti
zharaf ketika jatuh sebagai shilah atau sifat,
pihak yang harus membayar hak kepadanya
bisa merafakan sebaga imanafi' i l.(-(-l ;j;,1 rF
dengan menagihnya. Maknanya, Allah SWT
Kalimat ini berkedudukan sebagai haal, yakni
telah menetapkan bahwa Islam datang dan
yahkumu naafidzan hukmuhu (Allah SWT
maju, sedangkan kekafiran mundur dan pergi.
menetapkan putusan, sedang Dia adalah Zat
Ini adalah sesuatu yang harus terjadi dan
Yang putusan-Nya pasti terlaksana).
tidak mungkin diubah-ubah. {yg, &- ';ib
Allah SWT akan melakukan perhitungan ter-
BalaaShah hadap mereka di akhirat, tidak lama setelah
4L*, ei rif) Ini adalah bentuk kalimat mengadzab merdka di dunia dengan terbunuh
qashr idhaafi, yakni, membatasi sesuatu yang dan terusir di dunia.
disifati hanya pada sifat. Yakni, kamu tidak 4/,W,,:C rl.ti. ,'Fr. ii]) umat-umat sebelum
memiliki melainkan hanya sifat at-Tobliigh
mereka benar-benar telah melakukan makar
(menyampaikan) semata. dan konspirasi terhadap para nabi mereka,
sebagaimana mereka melakukan hal yang
Mufradaat Lughawiyyah sama terhadap kamu, wahai Muhammad. A1-
(,: .tiF Kata in adalah in syarthiyyah, Makru adalah menginginkan sesuatu secara
sedangkan maa adalah tambahan. Huruf nun diam-diam dan terselubung.
di kata in di idghaam kan kepada maa. ai.tl-;$ {(+ F' iri} suatu rencana tidak ada
(ey ol,jika Kami memperlihatkan kepadamu
artinya tanpa rencana Allah SWT karena
ketika kamu masih hidup sebagian dari adzab
hanya Dia semata Yang kuasa atas apa yang
yang Kami ancamkan kepada mereka. Ini adalah
diinginkan dari rencana itu. (j 1s i^<:i &h
fi'il syarat, sedangkan jawabnya dibuang, yakni
Allah SWT mengetahui apa yang diusahakan
fa dzaaka. 4&;]i| atau Kami mewafatkan
oleh setiap diri, dan menyiapkan balasannya.
kamu sebelum adzab menimpa mereka. ujp)
Dan ini adalah al-Makru frencana) yang se-
{ixj, ir+ sesungguhnya tugas dan kewajiban
sungguhnya, karena Allah SWT mendatangkan
kamu hanyalah menyampaikan. (-u;j' q[j}
balasan itu kepada mereka dari arah yang
dan Kami-lah yang akan menghisab ketika
tidak mereka sadari.
mereka telah kembali kepada Kami,lalu Kami
{j'"<,' ie;} Maksudnya, setiap orang
memberi balasan pada mereka.
kafir. (rr.itr ;i untuk siapakah akibat dan
4i;;. il;i} tidakkah penduduk Mekah kesudahan yan"gYbaik di negeri akhirat, apakah
melihat. (.e;l' ;i; di) fami mendatangi bumi untuk mereka ataukah untuk Nabi Muhammad
tempat mereka hidup. {+:,pi} dari tepi-
saw. dan para sahabat beliau.
tepinya, dengan cara Kami meniadikannya
{5i; i ,-,*-F cukuplah Allah SWT
wilayah yang ditaklukkan dan dikuasai
sebagai saksi antara aku dan kalian tentang
oleh kaum Muslimin. {5; n,l} Allah SWT
kebenaranku. {yr.{l' * iyr!} dan orang yang
menetapkan putusan pada makhluk-Nya
mengetahui dan memahami hakikat Kitab
TATSTRAL-MUNrR f rLrD 7
Ilahi, yaitu orang-orang Mukmin yang berasal hanyalah menyampaikan risalah Tuhanmu.
dari kalangan kaum Yahudi dan Nasrani. Sungguh, Kami mengutus kamu agar me-
nyampaikan risalah Kami kepada mereka,
Persesualan Ayat dan kamu benar-benar telah melaksanakan
apa yang diperintahkan kepadamu dan yang
Setelah menuturkan sikap orang-orang menjadi kewajibanmu. Kamu tidak berke-
musyrik yang mengusulkan dan meminta wajiban membuat mereka semua menjadi baik
diturunkannya ayat dan mukjizat serta me- dan lurus. Karena Kami Yang akan melakukan
nantang agar adzab yang diancamkan se- hisab dan membalasi mereka atas kebaikan
gera didatangkan, Allah SWT menuturkan dan keburukan. Hal ini sebagaimana terdapat
kemungkinan terjadinya adzab yang diancam-
dalam ayat,
kan kepada mereka. Selain itu, Allah SWT juga
menegaskan bahwa tugas Nabi Muhammad "Maka berilah peringatan, karena se-
sungguhnya engkau (Muhammad) hanyalah
saw. hanyalah menyampaikan. Sedangkan
pemberi peringatan. Engkau bukanlah orang
tanda-tanda terjadinya apa yang diancamkan yang berkuasa atas mereka, kecuali (iika ada)
orang yang berpaling dan kafin maka Allah
sudah mulai terlihat yang ditandai dengan akan mengadzabnya dengan adzab yang besar.
keberhasilan kaum Muslimin menaklukkan Sungguh, kepada Kamilah mereka kembali,
kemudian sesungguhnya (kewaiiban) Kamilah
berbagai tempat di muka bumi dan Allah SWT
memutuskan apa saja yang Dia kehendaki membuat perhitungan atas mereka." (al-
pada makhluk-Nya. Ghaasyiyah:2t-26)
Kemudian, Allah SWT menerangkan bah- (.rl!' ;.i: A i;;. ilii) apakah orang-orang
wa makar orang-orang musyrik dan orang-
musyrik di Mekah lupa atau masih mera-
orang sebelum mereka, tidak menimbulkan
gukan bahwa Kami mendatangi bumi, lalu
mudharat dan ancaman apa pun pada kaum Kami taklukkan dan kuasakan bumi ke-
padamu sedikit demi sedikit. Kamu meraih
Muslimin. Karena kemenangan pasti akan kemenangan atas mereka, kawasan Islam
menjadi milik kaum Muslimin dan kekalahan
semakin luas dan kawasan kafir semakin
serta adzab pasti untuk selain mereka. menyempit, dan orang-orang pun berbon-
Kemudian, Allah SWT menyanggah sikap dong-bondong masuk Islam. Hal ini seba-
orang-orang Yahudi yang mengingkari risalah gaimana tergambar dalam ayat,
Nabi Muhammad saw. dengan menegaskan "Maka apakah mereka tidak melihat bah'
bahwa Dia menjadi saksi untuk beliau tentang wa Kami mendatangi negeri (yang berada di
kebenaran beliau, dan cukuplah bagi beliau bawah kekuasaan orang kafir), lalu Kami ku'
kesaksian Allah SWT dan orang-orang yang rangi luasnya dari ujung-uiung negeri. Apakah
beriman dari kalangan Ahli Kitab. mereka yang menangT" (al-Anbiyaa': 44)
Tafsir dan Penjelasan Ayat ini dalam konteks ilmu pengetahuan
modern menunjukkan keberadaan bumi yang
fika Kami memperlihatkan kepadamu
berbentuk bulat oval agak gepeng, bukan
wahai Muhammad sebagian kehinaan dan
berbentuk bulat penuh dan sempurna, tetapi
pembalasan di dunia yang Kami persiap- bentuk bulat yang tepiannya tidak sempurna.
kan untuk musuh-musuhmu dari kalangan
kaum musyrikin dan lainnya, atau Kami me-
wafatkanmu sebelum Kami memperlihatkan
hal itu kepadamu, tugas dan kewajibanmu
Adapun dalam konteks masa lalu, mak- negeri mereka serta menyiksanya. Itu pula
sudnya adalah kejayaan Islam atas kesyirikan
setahap demi setahap, negeri demi negeri, yang dilakukan oleh Namrud terhadap Nabi
kota demi kota sehingga satu persatu wilayah- Ibrahim a.s., Fir'aun terhadap Nabi Musa a.s.,
wilayah syirik masuk ke dalam wilayah Islam.
Ini seperti ayat, kaum Yahudi terhadap Nabi Isa a.s.. fuga dila-
kukan oleh bangsa Aad, Tsamud, dan kaum
"Den sungguh, telah Kami binasakan Luth. Allah SWT pun membalas makar; tipu
neg eri- neg eri di sekitarmu." (al-Ahq aaf: 27)
daya dan rencana jahat mereka, dan men-
Ibnu Abbas r.a. mengatakan, maksudnya jadikan kesudahan yang baik untuk orang-
adalah kematian orang-orang mulia, para orang yang bertakwa. Sebaliknya, Allah SWT
pemuka, tokoh-tokoh, para cerdik cendikia, membuat makar itu gagal dan menjatuhkan
orang-orang saleh dan orang-orang pilihan. para pembuat makar ke dalam kebinasaan,
Namun, yang benar adalah pendapat pertama
disebabkan oleh kerusakan mereka.
yang dikatakan oleh al-Wahidi.
4C+ ftt iri) suatu rencana tiada artinya
{i<1 ;k ,t 5; n';} dan Allah SWr
tanpa rencana Allah SWT. Makar dan tipu
membuat ketetapan yang final. Putusan dan daya orang-orang yang melakukannya tidak
ketetapan-Nya yang pasti berlaku tidak bisa
ditolak karena tidak ada yang bisa menolak akan mendatangkan mudharat kecuali dengan
ketetapan-Nya. Di antara ketetapan dan ke-
izin Allah SWT. Tidak berpengaruh dan
putusan Allah SWT adalah bahwa bumi
memberikan efek sedikit pun kecuali dengan
akan diwariskan kepada hamba-hamba-Nya
yang saleh, adil, memiliki kapasitas untuk kehendak dan takdir-Nya. Karena itu, tidak
memperbaiki dan membangun.
perlu takut melainkan hanya kepada-Nya.
4:4tbr*;peUafr SWT akan melakukan
Ini seperti firman Allah SWT tentang
hisab terhadap hamba-hamba-Nya tidak lama
makar dan tipu daya orang-orang musyrik ter-
lagi di akhirat. Hukuman-Nya pasti akan da- hadap Nabi Muhammad saw. sesaat sebelum
tang. Karena itu, kamu tidak perlu meminta hijrah,
hukuman atas mereka disegerakan. Sungguh "Dan (ingatlah), ketika orang-orang kafir
(Quraisy) memikirkan tipu daya terhadapmu
Allah SWT pasti akan mengadzab mereka (Muhammad) untuk menangkap dan memen-
jarakanmu atau membunuhmu, atau meng-
di akhirat setelah sebelumnya mengadzab usirmu. Mereka membuat tipu daya dan Allah
menggagalkan tipu daya itu. Allah adalah se-
mereka di dunia dalam bentuk terbunuh, ter-
baik-baik pembalas tipu daya." (al-Anfaal:
tawan, dan terhina.
30)
4* c ,i' k i;F Ayat ini merupakan
"Dan mereka membuat tipu daya, dan
penghibur dan penenteram hati Rasulullah Kami pun menyusun tipu daya, sedang me-
reka tidak menyadari. Maka perhatikanlah
saw. atas berbagai konspirasi yang dilancarkan
bagaimana akibat dari tipu daya mereka, bah-
kaumnya terhadap beliau, serta menyabarkan
wa Kami membinasakan mereka dan kaum
dan menegarkan hati beliau atas berbagai mereka semuanya. Maka itulah rumah-rumah
gangguan yang mereka lancarkan. Karena pa- merekayang runtuh karena kezaliman mereka.
Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar
da akhirnya, kemenangan pasti menjadi milik terdapat tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-
beliau. Sungguh, orang-orang kafir terdahulu orang yang mengetahui." (an-Naml: 50-52)
juga melakukan makar terhadap rasul-rasul
mereka, berupaya mengusir para rasul dari
4,f ,Y -*sj sr.lJ-i) sesungguhnYa Allah Allah SWT menjadi saksi untukku tentang
SWT Maha Mengetahui segala rahasia dan isi kebenaran risalahku. Cukuplah Allah sebagai
penguat dakwahku dengan Al-Qur'an yang
hati manusia. Dia akan memberi balasan atas
Dia turunkan kepadaku sebagai mukjizat,
amal setiap orang. Dia menolong para kekasih-
yang terdiri dari ayat-ayat dan berbagai
Nya dan menghukum para pembuat makar.
penjelas yang menun)ukkan kebenaranku."
Ini merupakan ancaman keras bagi setiap Ini seperti ayat,
orang kafir yang berbuat makan sekaligus "Dia-lah yang mengutus Rasul-Nya dengan
membawa petunjuk dan agama yang benar,
menghibur Nabi Muhammad saw. serta jami- agar dimenangkan-Nya terhadap semua agama.
Dan cukuplah Allah sebagai saksr." (al-Fath: 28)
nan keamanan beliau dari makar dan tipu
daya mereka. Cukuplah bagiku, di samping kesaksian
{ld<j, g;', dan orang-orang kafir pada Allah S\MT, juga ada kesaksian para ulama
hari Kiamat benar-benar akan mengetahui se-
cara nyata untuk siapakah akibat dan kesuda-
han yang baik, apakah untuk kaum Mukminin Ahli Kitab yang beriman dari kalangan kaum
ataukah kaum kafir. Karena pada gilirannya, Yahudi dan Nasrani bahwa dalam Taurat dan
kesudahan yang baik di dunia dan akhirat Injil mereka mendapati berita gembira tentang
adalah untuk para pengikut rasul, yaitu keme- risalahku dan keterangan tentang sejumlah
nangan di dunia dan surga di akhirat. tanda dan ciri-ciri yang hanya akulah yang
Kemudian, Allah SWT menyanggah pi- memilikinya dan tidak cocok untuk selainku.
hak-pihak yang menolak dan mengingkari ke- Mereka adalah Abdullah bin Salam
Yahudi- dan rekan-rekannya.
nabian Nabi Muhammad syaawn.,g{imryen"o-llatkJdita\n -orang
Yakni,
orang-orang kafir Ibnu farir dan lbnul Mundzir meriwa-
mengingkari kenabianmu, Muhammad, berkata, yatkan dari Qatadah, ia berkata,'Ada sejumlah
"Kamu Muhammad bukanlah seorang Rasul orang dari kalangan Ahli Kitab memberikan
yang diutus dari sisi Allah SWT yang menyeru kesaksian tentang kebenaran yang sebenarnya
manusia untuk menyembah kepada Allah SWT dan mereka benar-benar mengetahuinya. Di an-
semata tiada sekutu bagi-Nya, menyelamatkan taranya, Abdullah Ibnu Salam, al-farud, Tamim
mereka dari kegelapan-kegelapan yang gelap ad-Dari dan Salman al-Farisi. Hal ini sebagai-
gulita menuju kepada cahaya, mengentaskan
mana yang ditunjukkan oleh ayat lainnya,
mereka dari paganisme menuju kepada pe-
nyembahan kepada Allah SWT Yang Tunggal "Orang-orang yang telah Kami beri Kitab
(Taurat dan Injil) mengenalnya (Muhammad)
lagi Esa, serta dari kezaliman dan kerusakan seperti mereka mengenal anak-anak mereka
sendiri. Sesungguhnya sebagian mereka pasti
menuju kepada keadilan dan kesalehan." menyembunyikan kebenaran, padahal mereka
me ng etahui (ny a)." (al-Baqarah: 146)
Ibnu Murdawaih meriwayatkan dari Ibnu
Abbas r.a., ia berkata,'Ada seorang uskup dari
Yaman datang menemui Rasulullah saw., lalu
beliau bertanya kepadanya,'Adakah kamu me-
nemukan seorang rasul dalam Injil?" Uskup itu Flqlh Kehldupan atau Hukum-hukum
berkata, "Tidak." Lalu Allah SWT menurunkan
Ayat-ayat di atas menunjukkan sejumlah
ayat ini.
hal sebagai berikut.
(n! *d .ii) wahai Muhammad katakan
1. Tugas Rasul hanya sebatas menyam-
kepada mereka, "Cukuplah bagiku bahwa
paikan risalah kepada umat saja, bukan
ThFSIRAL-MUNIR IILID 7 9. Allah SWT mengetahui segala kebaikan
meniadi tugas dan kewajiban beliau un- atau keburukan yang dilakukan oleh
setiap diri. Lalu Dia membalasnya atas
tuk menjadikan mereka mendapatkan
semua perbuatan itu.
petunjuk dan menjadi baik.
2. Allah Yang mewujudkan kejadian-kejadian, 10. Orang-orang kafir pasti akan tahu untuk
siapa akibat dan kesudahan yang baik.
merealisasikan janji dan ancaman, menu- Siapa yang akan mendapatkan pahala
runkan adzab yang keras kapan pun seke-
hendak-Nya. Mungkin saja itu terjadi sema- dan siapa yang akan mendapatkan
sa Rasulullah saw masih hidup atau setelah
hukuman sebagai akibat di alam dunia.
beliau wafat. Siapa yang akan mendapatkan pahala
3. Allah Yang melaksanakan hisab terhadap
dan siapa yang akan mendapatkan adzab
kebaikan dan keburukan hamba-hamba-
di alam akhirat. Ini merupakan sebuah
Nya.
ancaman keras.
4. Meluasnya wilayah kekuasaan Islam dan
berkembangnya berbagai penaklukkan 11. Sikap orang-orang musyrik Arab dan
serta menyempitnya wilayah kekuasaan
orang-orang kafiC berada di tangan Allah. kaum Yahudi yang mengingkari risalah
Nabi Muhammad saw., serta pekataan
5. Bumi tidaklah berbentuk bulat sempurna, mereka kepada beliau, "Kamu bukanlah
tetapi bulat agak gepeng dan oval, tepi-
tepinya tidak sempurna dan agak gepeng seorang nabi dan tidak pula seorang
mendatar. rasul, tetapi kamu hanya orang yang
6. Tidak ada yang bisa menolak ketetapan mengada-ada," ketika beliau tidak meme-
Allah SWT dan tidak ada yang bisa mem- nuhi permintaan mereka untuk menda-
batalkan keputusan-Nya. Tidak ada se- tangkan mukjizat yang mereka usulkan,
orang pun yang bisa mengoreksi putu-
sannya dengan mengurangi, membatalkan, sesungguhnya sikap mereka tidak bisa
mereduksi hakikat kebenaran yang ada
atau mengubah.
dan tidak pula bisa mengubah fakta yang
7. Allah SWT amat cepat hisab-Nya terha- ada. Cukuplah Allah SWT sebagai saksi
dap hamba-hamba-Nya, yakni amat cepat
hukuman-Nya terhadap orang-orang kafir atas kebenaran beliau, dan cukuplah bagi
dan amat cepat pahala-Nya kepada orang-
orang Mukmin. beliau kesaksian orang-orang Mukmin
yang berasal dari kalangan Ahli Kitab
B. Semua rencana, tipu daya, dan makar seperti Abdullah bin Salam, Salman al-
musuh-musuh Allah, gagal total di ha- Farisi, Tamim ad-Dari, an-Najasyi, dan
dapan rencana Allah SWT. Makar mereka rekan-rekannya.
tidak bisa mendatangkan mudharat ke-
cuali dengan izin Allah SWT Ini mengan- Akan tetapi, Ibnu fubair mengatakan,
bahwa surah ini adalah surah Makkiyyah,
dung penenteram dan penghibur hati sementara Abdullah bin Salam r.a. masuk
Rasulullah saw., mengukuhkan tekad Islam di Madinah setelah turunnya surah
dan keteguhan beliau, serta penegasan
bahwa kemenangan pasti menjadi milik ini. Ayat ini tidak bisa dipahami dalam
beliau. Sedangkan bencana dan keka-
konteks Abdullah bin Salam r.a.. Dari itu,
lahan pasti menimpa orang-orang kafir. yang dimaksudkan dengan kalimat, wa
man 'indohuu 'ilmul kitaabi (dan orang
yang memiliki ilmu al-Kitab) adalah
Malaikatfibril a.s., dan ini adalah pendapat
Ibnu Abbas r.a.. Sedangkan, al-Hasan,
Mujahid, dan adh-Dhahhak mengatakan, Bisa juga, maksudnya adalah orang
bahwa yang dimaksud adalah Allah SWT. yang memiliki ilmu Taurat dan Injil. Yakni,
setiap orang yang memiliki pengetahuan
Adapun orang yang mengatakan, tentang kedua kitab ini, berarti ia menge-
tahui isi kedua kitab tersebut yang men-
maksudnya adalah seluruh orang Mukmin, jelaskan berita gembira kedatangan Nabi
itu ada benarnya juga. Karena setiap orang Muhammad saw., jika orang tersebut ti-
dakbohong, tentu ia akan bersaksi bahwa
Mukmin mengetahui al-Kitab, mema-
Nabi Muhammad saw. adalah benar-
hami aspek kemukjizatannya serta meng-
ikrarkan kesaksian Nabi Muhammad saw. benar seorang Rasul yang haqq dari sisi
tentang kebenaran beliau. Berdasarkan
Allah SWT.36
pendapat ini, al-Kitab di sini berarti Al-
Qur'anul Karim.3s
35 Tafsir al-Qurthubi, 9 1336-337. 36 Tafsir ar-Razi, 19 /7O.
TAFSTRAL-MUNrRrrrrD 7
SunnH tgp"aurylllM
MAKKIYYAH, LIMA PULUH DUAAYAT
Penamaan Surah SWT menuturkan hikmah dan tujuan dari pe-
nurunan Al-Qur'an, yaitu mengeluarkan ma-
Surah ini dinamakan surah Ibraahiim, nusia dari kegelapan menuju kepada cahaya
dengan izin Allah SWT fayat 1).
karena memuat sebagian dari kisah yang me-
Kedua surah ini juga memuat penjelasan
nyangkut kehidupan Nabi Ibrahim a.s. di
bahwa penurunan ayat-ayat kauniyah fkosmik)
Mekah, hubungannya dengan masyarakat Arab dan mukjizat sepenuhnya adalah terserah Allah
dan Isma'il, bahwa Nabi lbrahim a.s. dan Nabi SWT dan atas izin-Nya. Dalam Surah ar-Ra'd
Isma'il membangun Ka'bah, mereka berdua Allah SWT berfirman,
berdoa kepada Allah SWT memohon hidayah,
Nabi Ibrahim berdoa kepada Allah SWT me- "Tidak ada hak bagi seorang rasul men-
datangkan sesuotu bukti (mukjizat) melainkan
mohon agar diri dan anak cucunya dijauhkan dengan izin AIIah. Untuk setiap masa ada Kitab
dari menyembah berhala, memohon supaya (tertentu)." (ar-Ra'd: 38)
Allah SWT mengaruniai rezeki buah-buahan
kepada istri dan putranya; Isma'il r.a. yang ia Sedangkan dalam surah ini, hal tersebut
disebutkan melalui lisan para rasul,
tinggalkan di Mekah, serta meniadikan dirinya
dan keturunannya sebagai orang-orang yang "Tidak pantas bagi kami mendatangkan
menegakkan shalat. Kisah ini disebutkan dalam suatu bukti kepada kamu melainkan dengan
ayat 35 sampai 41. izin Allah." (Ibraahiim: 11)
Persesualan Surah lbraahllm dengan Surah Setiap surah menyebutkan ayat-ayat
ar-Ra'd
kauniyah [kosmik) seperti peninggian langit
Surah ini merupakan lanjutan dari surah tanpa tiang, penghamparan bumi, penun-
ar-Ra'd dengan penguraian yang lebih detail dukan matahari dan rembulan, menjadikan
tentang apa yang disebutkan secara global gunung-gunung yang kukuh di bumi sebagai
pasa( penciptaan buah-buahan yang beragam
dalam surah ar-Ra'd. rasa dan warnanya.
Kedua surah ini memperbincangkan te- Kedua surah juga sama-sama menying-
gung tema ba'fs, membuat perumpamaan
ma tentang Al-Qur'an. Dalam surah ar-Ra'd
misalnya, Allah SWT menuturkan dalam ayat tentang yang haqq dan yang batil, tema
37 bahwa Dia menurunkan Al-Qur'an se- tentang perbuatan makar dan tipu daya
bagai hukum dalam bahasa Arab (hukman
'arabiyyan). Sedangkan dalam surah ini, Allah
TAfSIRAL.MUNIRJILID 7
orang-orang kafir serta akibatnya, dan perin- membangun Baitul Haram. Yaitu, doa
tah bertawakal kepada Allah SWT. untuk penduduk Mekah agar mereka di-
limpahi keamanan dan rezeki. Doa agar
Gakupan Umum Surah lbraahllm hati manusia selalu terikat dengan Baitul
Surah Ibraahiim memuat seiumlah hal Haram. Doa agar dirinya dan anak cucunya
seperti berikut,
dijauhkan dari perbuatan menyembah
1. Pengukuhan pokok-pokok akidah, yaitu
berhala. Ungkapan rasa syukur kepada
keimanan kepada Allah SWT, para rasul, Allah SWT atas anak yang Dia karuniakan
kepadanya, sekalipun ia telah lanjut usia.
ba'ts dan balasan, pengukuhan tauhid, pen- Doa agar dirinya dan anak cucunya diberi
definisian Ilah Yang Haqq Pencipta langit taufik untuk menegakkan shalat. Doa me-
mohon ampunan untuk dirinya sendiri,
dan bumi. Selain itu, penielasan tentang kedua orang tuanya dan untuk kaum
tujuan dari penurunan Al-Qur'an, yaitu Mukminin [ayat 35-41).
mengentaskan manusia dari kegelapan 7. Penjelasan yang menggambarkan salah
menuju kepada cahaya. Di samping itu
satu "adegan" dialog di antara para pen-
ada penjelasan tentang kesamaan tugas duduk surga di akhirat (ayatL9-23).
para rasul dan dakwah mereka pada aspek B. Perumpamaan dan pengibaratan kalimat
pokok-pokok akidah, keutamaan, penyem-
bahan kepada Allah SWT semata, dan pe- yang haqq dan keimanan dengan pohon
nyelamatan dari kesesatan.
yang bai( serta kalimat yang batil dan
2. fanji dan ancaman, yaitu mencela orang-
kesesatan diibaratkan dengan pohon yang
orang kafir dan mengancam mereka de- buruk (ayat24-27).
ngan adzab yang keras atas kekafiran
mereka, serta menjaniikan surga kepada 9. Mengingatkan hiruk pikuk dan kengerian-
orang-orang Mukmin atas amal baik me-
reka [ayat 2, 23, 28-3t). kengerian hari Kiamat, ancaman terhadap
orang-orang yang zalim serta penjelasan
3. Perbincangan tentang pengutusan para tentang "warna-warni" adzab yang mere-
ka terima (ayat42-52).
rasul dengan bahasa mereka, untuk me-
mudahkan penjelasan dan saling mema- 10. Penjelasan tentang hikmah dibalik
penundaan adzab sampai hari Kiamat,
hami fayat 4). dan ini adalah yang menjadi penutup
4. Menghibur Rasulullah saw. dengan pen- surah (ayat 51-52).
ielasan tentang apa yang dialami oleh para TUJUAN DARI PENURUNAN AL-qUR.AN,
CELAAN TERHADAP ORANG.ORANG KAFIR,
rasul terdahulu dengan kaum mereka, DAN PENJETASAN BAHWA RASUL DATANG
DENGAN BAHASA KAUMNYA
yaitu kaum Nuh, bangsa Ad, Tsamud dan
umat-umat yang datang setelahnya, serta Surah lbraahiim Ayat 1- 4
mengingatkan hukuman yang diterima
itJ;t a ;u1fl,x)\ $t .V';t
oleh mereka. Ini seperti yang dijelaskan
*WJl;*;;etY;tltJl
dalam ayat9-L?, dan ayat 23-LB.
5. Kisah sebagian para nabi terdahulu diawali
dengan dialog Nabi Musa a.s. dengan kaum-
nya dan seruannya kepada mereka untuk
menyembah Allah SWT (ayat 5-B).
6. Sejumlah doa Nabi Ibrahim a.s. seusai
-,;5r'ei'lt e-v; --9 [ d gsi' +' i'raab nashab sebagai maf' uul bihi, yakni ilzam
ai#-tijl$XF-tiiei;,;e4g:Jir3 aw iqra' alif laam raa. Sedangkan kalimat
$4t ;,aii.1-<p berkedudukan sebagai jumlah
i;\ A)rq*ra "e 6j,.5: mufassirah [kalimat yang menjelaskan kata
r l;Qlt
sebelumnya).
VsC#,,FaQJY*-VH1 {.r1 ;a;i ;q}, {;q} berkedudukan
sebagai khabar dari mubtada'yang dibuang
;5<X+o;to):+,7y4i:u:665 yakni haadzaa kitaabun. Kalimat 4;ui;iy
?",Ftg'lXfigqax/7;fi i'jt ;! adalah jumlah fi'liyyah berkedudukan i'raab
8X#jt rafa'sebagai sifat untuk kata {,lt<}
Alif Lam Ra. (Ini adalah) Kitab yang Kami {.+;r 1;trtt - j1y Xatimatiniberkedudukan
turunkan kepadamu (Muhammad) agar engkau {:,sebagai badal dari kata .}.
(.rjr "i,rp Lafzhut jalaalah, Allaahi dengan
mengeluarkan manusia dari kegelapan kepada ca- bacaan jarr menjadi badal dari kata, zfr)
haya terang-benderang dengan izin Tuhan, (yaitu)
{};J'. Ada versi bacaan rafa', AIIaahu dengan
menuju jalan Tuhan Yang Mahaperkasa, Maha
menjadikannya sebaga i mubtada', sedangkan
Terpuji. Allah yang memiliki ap a y ang ada di langit
dan apa yang ada di bumi. Celakalah bagi orang khabarnya adalah kata setelahnya. Bisa juga
yang ingkar kepada Tuhan karena silcsaan yang
sangat berat, (yaitu) orang yang lebih menyukai sebagai khabar dari mubtada'yang dibuang i
kehidupan dunia daripada (kehidupan) akhirat, j
yakni huwa Allaahulladzii lahuu maa fis sa-
dan menghalang-halangi (manusia) dari jalan maawaati. 43i1,r,i- r,jr) Kalimat ini menjadi j
Allah dan menginginkan (jalan yang) bengkok. na'at atau srlaf untuk kata,lil kaafiriina.
Mereka itu berada dalam kesesatan yang jauh. Dan {ti} dibaca nashab yang menduduki I
Kami tidak mengutus seorang rasul pun, melain- posisi haal Ada yang mengatakan sebagai I
maf'uul bfhi untuk f il, yabghuuna, sehingga '
kan denganbahasakaumnya, agar diadapat mem- ada huruf lam yangdibuang dari maf'uul bihi I
beri penjelasan kepada mereka. Maka Allah me-
I
nyesatkan siapa yang Dia kehendaki, dan memberi
3dH;;;,;;;;':: *',:: I
Petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki. Dia
Yang Mahap erka s a, Mahab ij alcsan a." (lbr aahiim: Bataaghah I
r-4)
(:i, J\ :16' ,Y Di sini terdapat I
isti'aarah, yaitu meminjam kegelapgulitaan
Qhaa'aat I
untuk menunjukkan arti kekafiran dan kese- |
(ttf!, Qunbul membacanya 1lr-;. satan dan meminjam cahaya untuk menun- I
, {n',r"-;.ir}: Nafi', Ibnu Aamir membacanya
jukkan arti hidayah dan keimanan. ,1w)i\ I
1Ar, a.rg. (9-l Oi antara kedua kata ini terdapatTinaas I
isytiqaaq.
l'ruab I
{s'.er} 4l*y Di antara kedua kata ini I
(ir) Kata ini kemungkinan bisa sebagai terdapat ath-Thibaaq I
khabar dari mubtada' yang dibuang, yakni as-Saj'.(**F (*l'F Di antara kedua kata ini I
haadzihii alif laam raa. Atau, berkedudukan
terdapat
I
ThFSIRAL-MUNIRJILID 7
Mufradaat LuEhawfuah kebenaran. (ltl} melainkan dengan bahasa
{)r} Awalan dengan huruf hiia'iyyah se' kaumnya. (-r.1 *tl supaya ia bisa membuat
perti ini dalam sebagian surah adalah untuk mereka memahami apa yang ia bawa (lebih
menielaskan karakter struktur Al-Qur'an.
Al-Qur'an tersusun dari huruf yang sama de- komunikatif), menerangkan dengan jelas ke-
ngan huruf yang digunakan oleh orang Arab. pada mereka tentang apa yang diperintahkan
Ini mengandung maksud tantangan dan pene- kepada mereka. Sehingga mereka dengan
gasan tentang kemukjizatan Al-Qur'an, bahwa mudah dan cepat bisa belaiar dan mendapat-
Al-Qur'an adalah Kalamullah, buktinya tidak
ada satu orang pun yang bisa membuat satu kan pemahaman darinya tentang apa yang di-
surah saia dari Al-Qur'an, meskipun surah sampaikan. Kemudian mereka bisa menular-
yang terpendek. Padahal strukturnya tersusun kannya kepada orang lain. Karena mereka ada-
dari huruf-huruf bahasa Arab. lah pihak yang paling berhak untuk menerima
{;q} Al-Qur'an adalah sebuah Kitab. dakwah dan peringatan terlebih dahulu.
$;At tf.b agar kamu Muhammad meng- a .-
{,Ll .r i' Allah SWT membiarkan
entaskan manusia dengan apa yang terkan- .14}
dung dalam Al-Qur'an. (:6, ,,) dari segala tersesat siapa yang dikehendaki-Nya dengan
macam bentuk kesesatan dan kekafiran. ii}
tidak memberinya taufik untuk beriman.
(rir menuju kepada petunjuk dan keimanan.
{rr.; yli} dengan perintah Tuhan mereka, 4,q ; q#-rb dan memberi taufik kePada
kemudahan, dan taufik dari-Nya. ,-rst trV Sy\
siapa yang dikehendaki-Nya untuk beriman.
(.1oJ menuiu kepada jalan Zat Yang Maha
Menang, Yang Maha Terpuji Yang dipuji (,-5;'F Allah SWT Mahaperkasa dan Berkuasa
oleh Dia sendiri dan para hamba-Nya. Peng-
idhaafahan kata shiraat kepada Allah SWT di dalam kerajaan-Nya, Dia tidak memberi
adalah karena Dia adalah Yang menjadi tujuan, petunjuk dan tidak pula membiarkan tersesat
atau karena Dia-lah Yang tnemunculkan dan melainkan karena suatu hikmah.
memperlihatkannya. Penyebutan dua sifat ter-
Tafsir dan Penjelasan
sebut secara spesifik AI-Aziiz dan Al-Hamiid
adalah untuk menegaskan bahwa Dia tidak Ini adalah Kitab yang Kami turunkan
akan menghinakan dan mengecewakan ham- kepadamu wahai Muhammad, Al-Qur'anul
ba yang menapaki jalan-Nya. Karim supaya kamu mengentaskan manusia
dari kegelapan kekafiran, kesesatan, penyim-
4;i\t evj.>trvl;it e-'rY segala apa yang pangan, kebodohan dan kejahilan, menuju
ada di langit dan bumi adalah kepunyaan, kepada cahaya keimanan yang terang, hidayah
dan bimbingan. Itu berkatapayangterkandung
ciptaan, dan hamba-Nyr. {;;;} kebinasaan dalam Al-Qur'an berupa pokok-pokok hukum
yang bena4, tepat dan pas, dakwah dan ajakan
dan adzab. 4:'#-Y lebih memilih. ;r tt-r-.;b menuju kepada kehidupan yang mulia dan
terhormat serta peradaban yang luhur. Hal ini
{i, +i dengan menghalang-halangi manusia sebagaimana firman Allah SWT dalam ayat,
dari beriman dan memeluk agama Islam. 'Allah pelindung orang yang beriman. Dia
fl--r AfrtY dan mereka menginginkan jalan mengeluarkan mereka dari kegelapan kepada
cahaya (iman). Dan orang-orong yang kafia
itu bengkok dan menyimpang dari kebenaran, pelindung-pelindungnya adalah setan, yang
supaya mereka bisa mendiskreditkannya. mengeluarkan mereka dari cahaya kepada
4Y )"1 ; .t,: i'riy orang-orang kafir berada kegelapan. Mereka adalah penghuni neraka.
Mereka kekal di dalamnya." (al-Baqarahz2ST)
dalam kesesatan dan menyimpang dari jalan
"Dialah yang menurunkan ayat-ayat Pertama,
yang terang (Al-Qur'an) kepada hamba-Nya 4:t#. rjr| mereka adalah orang-orang
(Muhammad) untuk mengeluarkan kamu yang lebih memilih kehidupan dunia daripada
akhirat, lebih memprioritaskannya dan lebih
dari kegelapan kepada cahaya. Dan sungguh, menyukainya daripada akhirat. Berbuat hanya
terhadap kamu Allah Maha Penyantun, Maha untuk orientasi dunia semata, melupakan
P enyay ang." (al-Hadiid: 9)
akhirat, dan tidak memedulikannya.
Ayat ini menunjukkan bahwa Al-Qur'an
Kedua,
adalah Kitab yang diturunkan dari sisi Allah
{n'+i ,, oti*-ih mereka mencegah orang-
SWT
orang dari mengikuti para rasul, menghalang-
{r", yi!,} dengan taufik dan kemudahan halangi dari beriman kepada Allah SWT dan
memalingkan setiap orang yang ingin masuk
dari-Nya. Karena itu, Allah SWT adalah Yang Islam.
memberi petunjuk dengan mengirimkan Ketiga,
cahaya hidayah ke hati mereka. Akan te- r4* W X;b mereka menginginkan supaya
tapi, di sini fl'fl yang ada di isnaad kan atau jalan Allah SWT bengkok dan menyimpang
dari yang haqq. Tujuannya adalah agar se-
dinisbahkan kepada Nabi Muhammad saw.,
suai dengan hawa nafsu dan kepentingan-ke-
(ar{} fsupaya kamu mengeluarkan), karena pentingan mereka. Namun, jalan Allah adalah
lurus dan mustahil mengalami penyimpangan
beliau adalah orang yang menyeru dan me-
dari kebenaran. Kata, sabiil bisa mudzakkar
nyampaikan. danmu'annats.
():r' ,/t ttl Jt) menuju kepada jalan Zamakhsyari dalam tafsir al-Kasysyaaf
menuturkan, kalimat ini asalnya adalah wa
yang lurus; jalan Allah SWT Yang Maha Per- yabghuuna lahaa 'iwajan. Lalu huruf jarr lam
kasa dan Berkuasa Yang tiada terkalahkan, dibuang sehingga dhamir yang ada langsung
tetapi Dia-lah Yang Maha Mengalahkan segala disambungkan dengan fi'il yang ada, sehingga
sesuatu selain-Nya. Allah SWT juga Maha menjadi, wa yabghuunahaa'iwajan.
Terpuji dalam segala perbuatan dan firman- Dalam era modern sekarang, di antara
Nya, syari'at-Nya, perintah dan larangan-Nya, contoh sikap tersebut adalah sikap berpaling
dari penerapan sanksi-sanksi hukum pidana
lagi Mahabenar dalam informasi-Nya.
syari'at (huduud syar'iyyah) dan qishash,
{+jrnry Allah SWT Dia adalah Ilah Yang
dengan dalih terlalu keras dan kejam, tidak
segala apa yang ada di langit dan bumi adalah sesuai dengan semangat era modern dan ber-
tentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan,
ciptaan, kepunyaan dan hamba-Nya, dan Dia-
'Alangkah jeleknya kata-kata yang keluar
lah Yang menjalankan dan mengatur semua dari mulut mereka; mereka hanya mengatakan
(sesuatu) kebohongan belaka." (al-Kahft 5)
itu. Sifat ini sering disebutkan dalam Al-
Orientasi dan pemikiran seperti ini meng-
Qur'an, dengan maksud untuk menegaskan akibatkan tingginya tingkat kriminalitas. Bah-
keagungan Sang Khaliq. Iuga supaya mere-
nungkan makhluk-makhluk ciptaan-Nya serta
mengambil faedah dan pelajaran darinya.
4utsi.l;ih t dan adzab yang
Ki"aUminaat sbaaagni orang yang kafir
keras pada hari
kepada risalahmu Muhammad dan ingkar
kepada keesaan Allah SWT Ini merupakan
sebuah ancaman keras bagi mereka.
Selanjutnya Allah SWT mendeskripsikan
orang-orang kafir dengan tiga kriteria;
kan dalam setiap detih di Inggris misalnya ter- mereka terlalu dalam tenggelam dalam keka-
jadi lima belas ribu tindak kriminal. Sedangkan firan dan perbuatan dosa, serta karena sikap
di Amerika Serikat, lebih banyak lagi. angkuh mereka. Kedua, golongan manusia
yang Allah SWT menunjuki mereka kepada
{}r Jl; e ir't'tiy orang-orang kafir kebenaran dan melapangkan dadanya un-
tuk memeluk Islam. Oleh karenanya, mereka
dideskripsikan dengan kriteria-kriteria terse- pun mengikuti ialan yang lurus dan benar.
but, mereka itu berada dalam kesesatan yang
sangat jauh dari kebenaran dan berada dalam Ini adalah kalimat baru, bukan di'athaJkan
kebodohan. Ketika keadaan mereka seperti itu,
tidak bisa diharapkan mereka akan menjadi kepada kata {;lJ} Karena pengutusan para
baik, lurus dan menjadi orang yang beruntung
rasul adalah untuk menielaskan bukan untuk
dan bahagia.
Setelah menjelaskan maksud dan tujuan menyesatkan.
Al-Qur'an serta dan pengaruhnya dalam men- (;1rr t/t ;tb Allah SWT adalah Maha-
dapatkan hidayah, Allah SWT menjelaskan kuat Yang tiada terkalahkan. Apa yang Dia
kehendaki teriadilah, dan apa yang tidak Dia
bahwa Al-Qur'an adalah jalan yang dimudah- kehendaki tidak akan terjadi. Allah SWT juga
kan untuk mendapatkan petuniuk dengannya, Mahabijaksana dalam segala tindakan dan
karena Al-Qur'an menggunakan bahasa kaum perbuatan-Nya. Dia menyesatkan siapa yang
memang berhak dan layak disesatkan, dan
:iNabi Muhamad saw., l1,"ttJ,-', o, rr)i t4Y memberi petunjuk kepada orang yang me-
4i ,#.ini adalah salah satu bentuk kebaikan mang layak untuk mendapatkan petunjuk. Dia
Allah SWf, yaitu mengutus para rasul dengan hanya melakukan sesuatu yang sesuai dengan
bahasa mereka. Tujuannya supaya mereka
dapat memahami apa yang diinginkan oleh hikmah dan pengetahuan.
para rasul dan risalah yang disampaikan oleh
Flqlh Kehldupan atau Hukum-hukum
mereka. Ini seperti firman Allah SWT dalam
Dari ayat-ayat di atas bisa dipahami se-
ayat,
jumlah hal sebagai berikut.
"Dan sekiranya Al-Qur'ctn Kami jadikan se-
bagai bacaan dalam bahasa selain bahasa Arab L. Ayat {;r:jii i{} merupakan dalil bahwa
niscaya mereka mengatakan, 'Mengapa tidak
dij elaskan ayat-ayatnya 7."' (Fushshilat 44) Al-Qur'an diturunkan dari sisi Allah
Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu SWT, bahwa tugas dan fungsi Al-Qur'an
Dzarr r.a., ia berkata, "Rasulullah saw. bersabda, adalah untuk mengeluarkan manusia
yj*,!v ,Of .-a- p dari kegelapan-kegelapan kekafiran, ke-
sesatan dan kebodohan, menuju kepa-
'Allah SWT tiada mengutus seorang nabi pun
melainkan dengan bahasa kaumnya." da cahaya terang keimanan, petunjuk
dan pengetahuan, dengan taufik dan
4,a.u i, i1i) setelah adanya penjelasan belas kasih Allah SWT kepada mereka.
dan pemaparan argumen terhadap manusia, Ini merupakan sebuah nikmat bagi
manusia dalam hal ini terbagi menjadi dua. Rasulullah saw. karena beliau dipercaya
Pertama, golongan manusia yang disesatkan mengemban tugas dan jabatan yang
agung ini. fuga sebuah nikmat bagi ma-
oleh Allah SWT dari petunjuk, disebabkan nusia karena Allah SWT mengutus ke-
pada mereka seseorang yang menyela-
matkan dan mengentaskan mereka dari
kegelapan-kegelapan kekafiran, menuju Kemudian, pengetahuan bahwa Dia Maha
kepada cahaya terang keimanan. Mengetahui. Selanjutnya, pengetahuan
bahwa Dia adalah Mahakaya dan tiada
2. Kelompok Multazilah mengatakan, ayat butuh pada apa pun. Kata AI-Aziiz identik
ini mengandung pengertian yang merun- dengan makna Mahakuasa, sedangkan A/-
Hamiid identik dengan makna Yang Maha
tuhkan paham fabariyah dari tiga sisi. Per-
tamo, mengeluarkan kekafiran dari orang Mengetahui lagi Mahakaya (tiada butuh
kafir dengan al-Kitab. Kedua, mengeluar-
kan dari kegelapan menuju cahaya terang apa pun).
disandarkan kepada Rasulullah saw.. Ke-
tiga, mengeluarkan dari kekafiran dengan 5. Segala apa yang ada di langit dan bumi,
al-Kitab dengan membacakan kepada hamba-Nya, dan ciptaan-Nya adalah ke-
mereka supaya mereka merenungi dan
punyaan Allah SWT. Ini menunjukkan
memahaminya, sehingga sampai kepada
mereka pengetahuan bahwa Allah SWT bahwa Allah SWT sama sekali tidak ber-
Maha Mengetahui, Mahakuasa dan Maha-
bijaksana. Mereka juga bisa memahami tempat di atas. Karena setiap apa yang
bahwa Al-Qur'an adalah mukjizat yang ada di atas, disebut somaa' atau langit,
membuktikan kebenaran Rasulullah saw.
sehingga mereka dengan sadar menerima dan oleh kareha segala apa yang ada di
syari'at-syari'at yang beliau sampaikan langit adalah kepunyaan Allah SWI, Dia
tersucikan dari berada di atas. Adapun ayat
kepada mereka.
16 Surah al-Mulh (:s'q U &fry [apakah
Ahlus Sunnah berpendapat, yang me-
kamu merasa aman terhadap Allah yang
nimbulkan efek pertama dari perbuatan
berkuasa di langit), yang dimaksud adalah
seorang hamba dan yang menguatkannya
kekuasaan dan kuasa-Nya.
adalah Allah S\MT.
Ayat ini juga memiliki pengertian al-
Perbuatan hamba adalah ciptaan Hashr, yakni bahwa segala apa yang ada
Allah SWT berdasarkan ayat, {rr., y! !} di langit dan bumi adalah kepunyaan-
dengan kehendak-Nya dan penciptaan- Nya, bukan kepunyaan selain-Nya. Ini
menunjukkan bahwa tidak ada pemilik
Nya.
kecuali Allah SWT dan tidak ada penguasa
3. falan kekafiran, kebodohan dan bid'ah, kecuali Allah SWT.
banyak jumlahnya. Sedangkan jalan ke- Dari itu, ancaman terhadap orang-
baikan adalah satu. Ini berdasarkan orang kafia (+.y iti i utGI' ,'.r1y Karena
ayat $tlt S1 -t-tist 1 .r}t e,,11y Di sini,
mereka meninggalkan penyembahan
kejahilan dan kekafiran diungkapkan
dengan kata zhulumaat dalam bentuk kepada Allah SWT Pemilik dan Penguasa
langit dan bumi berikut segala apa yang
jamak. Sedangkan keimanan dan hidayah ada pada keduanya, dan beralih kepada
diungkapkan dengan kata, an- N uur dalam penyembahan kepada sesuatu yang tiada
bentuk kata tunggal.
kuasa mendatangkan mudharat dan tidak
4. Allah SWT mendahulukan kata, Al-Aziiz pula manfaat, sesuatu yang diciptakan
dan tidak mampu menciptakan, sesuatu
atas kata Al-Hamiid, Karena yang wajib yang tidak bisa mengerti dan tidak bisa
diketahui tentangAllah SWT pertama ada- berbuat apa-apa.
lah pengetahuan bahwa Dia Mahakuasa.
6. Orang-orang kafir berhak binasa dan
mendapatkan adzab di dalam neraka |a-
hannam, karena tiga hal. Pertama, mere- bersangkutan. Sedangkan Rasul bertugas
ka lebih senang dan lebih memilih dunia
daripada akhirat. Kedua, tindakan mereka menyampaikan dan menerangkan. Seo-
rang rasul tidak dibebani untuk memberi
yang menghalang-halangi dan manusia hidayah dan petuniuk. Tetapi, hidayah
menuju ke jalan Allah SWT dan agama- sepenuhnya berada di tangan Allah SWT
Nya, yaitu manhaj dan jalan yang lurus'
berdasarkan ketetapan-Nya terdahulu.
Ketiga, mereka menginginkan jalan Allah
SWT bengkok dan menyimpang suPaya Zamakhsyari menuturkan dari pers-
sejalan dengan hawa nafsu dan kepen- pektif Muktazilah, maksud penyesatan
tingan mereka. Mereka pun berada dalam adalah membiarkan tanpa memberi tau-
fik dan pemeliharaan. Sedangkan yang di-
kesesatan yang sangat jauh dari yang
maksudkan dengan hidayah adalah mem-
benar.
beri taufih penjagaan dan pemeliharaan.
7. Di antara karunia dan kemudahan dari Ini adalah kinayah tentang kekafiran dan
Allah SWT untuk mendapatkan petunjuk keimanan.3T
dengan hidayah-Nya adalah mengutus se- Pendapat pertama milik Ahlus Sunnah
dikuatkan oleh sebuah riwayat, bahwa-
tiap rasul kepada kaumnya dengan bahasa sanya Abu Bakar ash-Shiddiq dan Umar bin
mereka. Agar para rasul bisa menielaskan Khathab berdebat di hadapan banyak orang,
perkara agama mereka dengan jelas. Supa- hingga suara mereka berdua terdengar
keras. Lalu Rasulullah saw. berl<ata, "Ada
ya mereka bisa mendapatkan pemahaman apa ini?'Lalu ada sebagian orang berkata,
'Abu Bakar mengatakan, bahwa kebaikan-
darinya tentang syari'at-syari'at Allah S\MX, kebaikan adalah dari Allah SIvIII, sedangkan
mendalami dan mempelaiarinya dari diri- keburukan-keburukan adalah dari diri kita
nya dengan mudah dan cepat. Kemudian sendiri. Sementara Umar mengatakan,
mereka dapat menyebarluaskan kepada
bahwa kedua-duanya adalah sama-sama
kaum dan bangsa yang lain. dari Allah SWT, lalu sebagian orang lebih
setuju dengan Abu Bakar dan sebagian
Pengutusan para rasul dengan bahasa yang lain lebih setuju dengan Umar." Lalu,
Rasulullah saw. mencoba mencari tahu dan
kaum mereka berarti keberadaan bahasa- menanyakan kepada Abu Bakar tentang apa
bahasa sudah lebih dulu ada sebelum pe- yang ia katakan, dan raut wajah beliau pun
menampakkan rasa tidak suka dan tidak
ngutusan para rasul. Ini menunjukkan setuju. Kemudian, beliau beralih kepada
Umar untuk mencari tahu dan menanyakan
bahwa bahasa muncul dan terbentuk me-
lalui cara istilah, bukan bersifat tauqiifiy kepadanya tentang apa yang ia katakan,
sebagaimana yang disebutkan oleh ar-Razi. lalu raut muka beliau menampakkan ra-
sa ceria dan gembira. Kemudian, beliau
B. Ayat, {,u:i .r q*-i ,r5- ;; it,l4} -"rgrr-
berkata, "Aku akan memberikan putusan di
dung sanggahan terhadap paham Qadari- antora kalian berdua sebagaimana putusan
yah tentang keefektifan kehendak llahi.
37 Al-Kasyryaaf,2/171.
Ayat ini juga menginformasikan bahwa
kesesatan dan hidayah adalah dari Allah
SWT. Allah SWT menYesatkan siaPa
yang Dia kehendaki untuk disesatkan,
dan memberi petunjuk siapa yang Dia
kehendaki untuk diberi petunjuk, sesuai
dengan pengetahuan-Nya tentang bagai-
mana kesiapan dan kemauan orang yang
rRAL-MuNrR ltl,tD 7
Malaikatlsrafil di antura MalaikatJibril dan Akan tetapi maksud penyesatan dan
Malaikat Mikail. Malaikat Jibril meng atakan hidayah adalah menjelaskan jalan ke-
seperti apayang kamu katakanwahai Uman
sementara Malaikat Mikail mengatakan se- burukan dan ialan kebaikan, sebagaimana
perti apa yang kamu katakan wahai Abu firman-Nya,
Bakar. Sedongkan putusan Malaikat Israfil
adalah, qadar semuanya, yang baik dan "Dan Kami telah menunjukkan kepada-
yang burull adalah dari Allah SWI dan nya dua jalan (kebajikan dan kejahatan)."
(al-Balad: 10)
seperti itu pula putusanlu di antara kalian
TUGAS NABI MUSAA.S. DAN NASIHAT-
berdua!'38 NASIHATNYA KEPADA KAUMNYA
Selanjutnya ar-Razi menuturkan tiga Surah lbraahllm Ayat 5 - 8
versi takwil ayat ini, setelah ia mengatakan
'r)?i,d56n-q G,6i5r33
bahwa tidak mungkin memahami ayat
ini dengan pengertian bahwa Allah SWT Sl'+tAt+"=rrAt jy*J$-n
menciptakan kekafiran pada diri hamba.3e JGisfr jK,#,f.J,),y 3tli ;;,
Takwil pertama, maksud penyesatan
tt iUS lt'(j- t:?tt r;A -_{}
adalah memvonis sebagai orang kafir s63ttA*YA<,fr)l:uUX
yang sesat. Ini seperti perkataan Fulaan
yukaffiru Fulaanan wa yudhalliluhu yakni, 'u"cisjgiJ':?Mcltis
si A memvonis kafir dan sesat terhadap si
C;$5fr1'1)f ;L4,:u*L;\-61
B.
Ul$t "!iL zi; {t*l "3Ss "6
Takwil kedua, penyesatan di sini ada-
lah menjauhi surga dan beralih ke neraka. ata$f\r,1*:teiJ,6;a,s-fi aF
Sedangkan hidayah adalah membimbing 3rE:6
menuju ke surga.
"Dan sungguh, Kami telah mengutus Musa
Takwil ketiga, ketika Allah SWT mem- dengan membawa tanda-tanda (kekuasaan)
biarkan orang yang tersesat tetap berada
dalam kesesatannya, seakan-akan Allah Kami, (dan Kami perintahkan kepadanya),
SWT menyesatkannya. Sedangkan orang 'Keluarkanlah kaummu dari kegelapan kepada
yang mendapatkan petunjuk, ketika Allah
cahaya terang-b enderang dan ingatkanlah mereka
SWT memberinya pertolongan dan taufih
kepada hari-hari Allah.' Sungguh, pada yang
seakan-akan Allah SWT adalah Yang
demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan
menunjukinya.
Allah) bagi setiap orang penyabar dan banyak
Kesimpulannya, tidak ada ijbaar (se- bersyukur. Dan (ingatlah) ketika Musa berkata
orang hamba tidak bisa memilih dan me- kepada kaumnya, 'Ingatlah nikmat Allah atasmu
nolak) untuk beriman dan kafir, bahwa ketika Dia menyel.amatkan kamu dari pengikut-
Allah SWT tidak menciptakan seorang
hamba sebagai orang kafic atau tidak
menciptakan kekafiran pada diri hamba.
3B Tafsir ar-Razi, 19 /80.
39 Tafsir ar-Razi, 19 /8t.
pengikut Fir'aun; mereka menyil<sa kamu dengan Balaaghah
silcsa yang pedih, dan menyembelih anak-anakmu
yang laki-laki, dan membiarkan hidup anak-anak $?}sy fifl*b Di antara keduanya terdapat
perempuanmu; pada yang demikian itu suatu apa yang dikenal dengan istilah ath-Thibaaq.
cobaan yang besar dari Tuhanmu.' Dan (ingatlah) 4.,5j .,t"y Kedua kata ini merupakan
ketika Tuhanmu memaklumkan,'Sesungguhnya
jikakamubersyukur, niscaya Aku akan menambah bentuk shiig hah mub aalag hah.
(nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari
(nikmat-Ku), maka pasti adzab-Ku sangat berat.' (..;) (i.1.r} Di antara keduanya terdapat
Dan Musa berkata, 'lika kamu dan orangyang ada
apa yang dikenal dengan istilah as-Saj'u.
di bumi semuanya mengingkari (nikmat Allah),
maka sesungguhnya Allah Mahakaya, Maha Mufndaat Lughawlyyah
Terpuji !" (Ibraahiim: 5-8) {gfl} Menurut jumhur ulama, maksud
l'ruab ayat ini adalah sembilan mukjizat yang dibe-
rikan oleh Allah SWT kepada Nabi Musa yaitu
{a,:i ;i} rata 4jiy di sini bisa memiliki tongkat, tangan, dan mukjizat-mukjizat lain-
nya. Ada yang mengatakan, yaitu belalang,
posisi i'raab, yaitu nashab dan asumsinya kutu, katak dan lain sebagainya.
adalah, bi an akhrij qaumaka, lalu huruf 4;,:ici) Asalnya adalah bi an akhrij, atau
jarr ba' dibuang (naz'ul khaafidh). Atau
an di sini bermakna ai [yakni), seakan-akan
tidak memiliki posisi i'raab dan menjadi an
mufassirah yang bermakna af (yakni) seperti pengutusan tersebut mengandung makna al-
pada ayat 6 Surah Sad, (rrirlr;Ii rry. Qaul (perkataan). (;.iy Bani Israil. {:*fr,,r}
{,s,(r okit\ Di sini digunakan huruf
dari kekafiran dan segala macam kejahilan.
wawu, untuk menunjukkan bahwa penyik-
saan yang kedua ini, berbeda dengan penyik- {:t, 4} menuju kepada terangnya cahaya
saan yang disebutkan sebelumnya, (1/asuu-
muunakum suu' al' adzaabi).-Sedangkan di ayat keimanan kepada Allah SWT, mengesakan-
lain dalam surah al-Baqarah (yaitu ayat 49)
tanpa menggunakan huruf wawu, untuk me- Nya dan semua hal yang diperintahkan kepada
nunjukkan posisi sebagai badal, bahwa yang mereka. (iflr} ingatkan dan nasihatilah
kedua adalah sebagian dari yang pertama. mereka. 4.Ir ..ril) kejadian-kejadian besar yang
Dengan kata lain, dalam ayat 49 surah al-
ditimpakan Allah SWT atas umat-umat ter-
Baqarah, kalimat, yudzabbihuuna abnaa'kum dahulu. I stilah ayy a amul Ar ab b er arti hari - hari
posisinya adalah menjelaskan maksud kali-
penting terjadinya berbagai peperangan. Ada
mat yasuumuunakum suu'al 'adzaabi. Se- yang mengatakan, nikmat-nikmat Allah SWT
dangkan yang di sini tidak seperti itu, tetapi
dan musibah yang Dia timpakan. (r(;| orang
pembantaian anak-anak adalah adzab lain
yang berbeda dengan yang disebutkan dalam yang banyak bersabar dalam menghadapi
kalimat sebelumnya. bala dan menjalankan ketaatan. (7Fp yang
{!u'-,t *tS i1} Kalimat ini berposisi se- banyak-banyak mensyukuri nikmat.
bagai jawab syarat, yaitu wa lain kafartum. {j6 i1;y dan ingatlah ketika Musa berkata
kepada kaumnya. (iK;;-Y merasakan siksa-
Namun huruf /a' jawabnya dibuang, karena
an yang buruk dan keras. {it qi ;tr:|i-i\ dan
sudah masyhur.
mereka membantai anak-anak lelaki kalian
yang baru lahir. {is,i ltt*'x-ty mereka
membiarkan kaum perempuan kalian tetap
hidup karena hina dan aib. Hal itu karena
ada sebagian dukun mengatakan, akan ada
seorang anak yang dilahirkan di tengah Bani
ThFSIRAL.MUNIR JILID 7
Israil yang akan menjadi sebab lenyapnya dari pengutusan para rasul adalah menge-
luarkan manusia dari kegelapan menuju ke-
kerajaan Fir'aun. 45.ll g;F penyelamatan dan pada cahaya terang. fuga sekaligus untuk
penindasan yang mereka alami. {'>ti} terdapat menyabarkan Rasulullah saw. dalam meng-
nikmat, atau terdapat ujian dan cobaan. hadapi berbagai gangguan kaum beliau, serta
memberikan bimbingan kepada beliau ten-
{.*; 'ri( irj,} ingatlah ketika Tuhan tang cara memperlakukan mereka.
kalian menyatakan dan memaklumatkan. Tafslr dan Penlelasan
4i'5i y| sungguh iika kalian mensyukuri Sebagaimana Kami mengutus kamu wahai
Muhammad dan Kami turunkan kepadamu al-
nikmat-Ku dengan cara mengaktualisasikan Kitab agar kamu mengeluarkan umat manusia
rasa syukur dengan mengesakan dan me-
semuanya dari kegelapan menuju cahaya
naati-Ku. 4?',s ,t|Y dan sungguh jika kalian
mengingkari nikmat dengan berlaku kafic terang, demikian pula Kami mengutus Musa
kepada Bani Israil dengan membawa sembilan
maksiat dan durhaka, Aku benar-benar akan mukjizat, dan Kami perintahkan kepadanya,
mengadzab kalian. Kalimat yang terakhir "Keluarkan kaummu dari kegelapan menuju
kepada cahaya terang." Yakni, serulah mereka
ini merupakan iawab syarat, ditunjukkan kepada kebaikan supaya mereka keluar dari
oleh kalimat {l,.r:i *ti';t1\. kegelapan kejahilan dan kesesatan yang
mereka berada di dalamnya menuju kepada
4;;1y ettafr SWT Mahakaya (tidak butuh
cahaya terang petunjuk dan keimanan.
pada apa pun) dari makhluk-Nya. {+;} fuga, nasihati dan ingatkanlah mereka
Zat Yang berhak dipuji karena Zat-Nya, Zat atas kejadian-kejadian besar yang dilalui oleh
Yang terpuji dalam tindakan dan perbuatan- umat para nabi terdahulu, dan bagaimana
Nya terhadap makhluk-Nya, Zat Yang para
malaikat memuji-Nya, Zat Yang para makhluk orang-orang Mukmin selamat dan orang-
ciptaannya adalah menyebut-nyebut nikmat- orang kafir binasa.
Atau, ingatkanlah mereka atas nikmat-
nikmat-Nya. fika kalian kafic sebenarnya
kalian merugikan diri kalian sendiri dan nikmat Allah SWT yang diberikan kepada
hanya mendatangkan mudharat pada diri mereka. Seperti membebaskan mereka dari
kalian sendiri. Dengan begitu kalian berarti kungkungan Fir'aun, kezalimannya, kekeja-
mannya dan penindasannya. Menyelamatkan
telah membuat diri kalian sendiri terhalang mereka dari musuh, membelah lautan untuk
dari mendapatkan tambahan nikmat serta mereka, menaungi mereka dengan awan, me-
menjadikan diri kalian mendapatkan adzab nurunkan hidangan manna dan salwa untuk
yang keras. mereka serta nikmat-nikmat lainnya yang
Persesualan Ayat mereka terima.
Dalam ayat sebelumnya, Allah SWT Imam Ahmad, Ibnu farir dan Ibnu
menjelaskan bahwa Dia mengutus Nabi Abi Hatim meriwayatkan sebuah hadits
Muhammad saw. kepada umat manusia marfu' dari Ibnu Abbas dari Rasulullah
supaya beliau mengeluarkan mereka dari saw. menyangkut ayat, {iur Ct-\ i'S:;Y Beliau
gelap gulita menuju kepada cahaya terang.
bersabda, "nikmat-nikmat Allah SWT"
Pengutusan beliau adalah nikmat bagi beliau
dan kaum beliau. Hal itu selanjutnya diikuti
dengan menuturkan kisah Musa dan kisah-
kisah para nabi yang lain dengan kaum
mereka. Hal ini menegaskan bahwa tujuan
Hari-hari Allah SWT pada masa Nabi bala dan uiian, bersyukur ketika senang dan
Musa a.s. adakalanya adalah ujian dan bala,
yaitu hari-hari saat Bani Israil berada di mendapat nikmat.
bawah kungkungan kekuasaan Fir'aun dan di- 4.;; i; is;) dan ingatlah ketika Musa
perbudak olehnya. Atau bisa juga maksudnya
adalah nikmat, seperti mereka diselamatkan berkata kepada kaumnya, "Wahai kaumku,
dari musuh mereka, dibelahnya lautan, dan ingatlah kalian atas nikmat Allah SWT kepada
penurunan hidangan manna dan salwa. kalian tatkala Dia menyelamatkan kalian dari
Fir'aun dan para pengikutnya, dari apa yang
(:'.1 4; g 3lF Pada semua itu benar- mereka perbuat terhadap kalian berupa pe-
nyiksaan, penindasan dan penghinaan, me-
benar terdapat bukti-bukti keesaan Allah nerapkan kerja paksa terhadap kalian untuk
SWT dan kuasa-Nya. Sesungguhnya terda- melakukan pekerjaan-pekerjaan yang tidak
pat ibrah dan pelajaran ketika Kami menye- sanggup kalian lakukan. Mereka membantai
lamatkan Bani Israil dari penindasan Fir'aun anak-anak lelaki kalian yang baru lahir dan
dan mengentaskan mereka dari siksaan yang masih kecil karena khawatir munculnya se-
menghinakan yang mereka alami merupa- orang anak yang akan menjadi sebab kehan-
curan kerajaan Fir'aun sebagaimana tafsir
kan pelajaran bagi setiap orang yang sangat
mimpi yang dialami Fir'aun. Sedangkan
sabar dan tabah dalam menjalankan ke-
anak-anak perempuan kalian mereka biarkan
taatan dan dalam menghadapi bencana. Ini tetap hidup sebagai perempuan-perempuan
juga merupakan pelajaran dan nasihat bagi hina dan tertindas. Ini adalah termasuk bala
mereka yang banyak bersyukur, ketika mem- dan bencana yang paling besar. Lalu Allah
peroleh kenikmatan, dalam keadaan makmur SWT menyelamatkan kalian dari siksaan dan
dan senang. Qatadah menuturkan, sebaik-baik
hamba adalah hamba yang sabar dan tabah penindasan mereka, dan ini adalah sebuah
ketika diuji dan bersyukur tatkala diberi. nikmat yang agung."
Dalam Shahih Bukhari diriwayatkan dari 4V 6:,;,r(.€i Cih Pada aPa Yang aku
Rasulullah saw., bahwa beli+t bersabda,
sebutkan kepada kalian terdapat ujian yang
,\$'; r i besar dari Tuhan kalian, baik itu berbentuk
kesengsaraan dan bencana maupun nikmat
t:'pot"*t '*";*ti;; dan kesenangan, agar dapat diketahui apa-
kah ia bersyukur ataukah kufur?! Hal ini seba-
"Sungguh semua perkara orang Mukmin
mengagumkan. Allah SWT tidak menetapkan gaimana firman Allah SWT dalam ayat,
untuknya suatu qadha' melainkan itu adalahbaik
baginya. Apabila ia mendapatkan kesenangan, ia "Kami akan menguji kamu dengan kebu-
bersyukur, dan itu adalah baik baginya. Apabila
ia tertimpa kesusahan, ia bersabar dan itu adalah rukan dan kebaikan sebagai cobaan. Dan kamu
baikbaginya." akan dikembalikan hanya kepada Kami." (al-
Anbiyaa':35)
Seorang Muslim hendaknya menjadi orang
yang sabar dan senantiasa banyak-banyak ber- "Dan Kami uji mereka dengan (nikmat)
syuku4, sabar dan tabah ketika mendapatkan yang baik-baik dan (bencana) yang buruk-
buruk, agar mereka kembali (kepada kebena-
ran)." (al-Araaf: 168)
i[]4;S; S:;e dan ingatlah wahai Bani Israil
tatkala Tuhan kalian mengumumkan tentang
TAFSIRAL-MUNrRIrrrpT , /-lll-\ ^ ". surahtbraahltm
janji-Nya kepada kalian, (piti F5* ,lb, (tidak butuh apa pun) dari hamba-hamba-
jika kamu mensyukuri nikmat-Ku Aku akan Nya. Dalam hal ini, Musa berkata seperti ayat
di atas, jika kalian dan seluruh penghuni bumi
menambahnya. baik manusia dan jin, semuanya mengingkari
Bukhari meriwayatkan sebuah hadits dari nikmat Allah SWT, sungguh, Dia Mahakaya,
tidak butuh sedikit pun syukur hamba-hamba-
Anas r.a., dan di antara isinya adalah,
Nya. Allah SWT Maha Terpuji meskipun
i;tl1r t';;) ';.Ar Ci a;
hamba-hamba-Nya bersikap kufur dan ingkar;
"Barangsiapa diberi ilham untuk bersyukur,
ia tidak terhalang untuk mendapatkan tambahan." "Jika kamu kafir (ketahuilah) maka se-
sungguhnya Allah tidak memerlukanmtt." (az-
Ada kemungkinan makna ayat ini adalah, Zumar:7)
ingatlah tatkala Tuhan kalian bersumpah
"Lalu mereka ingkar dan berpaling; pada-
dengan kemuliaan, keagungan dan kebesaran- hal Allah tidak memerlukan (mereka). Dan Allah
Mahakaya, Maha Terpujl" (at-Taghaabun: 6)
Nya, seperti yang terdapat pada ayat L67
"Jika kamu bersyukur, Dia meridhai kesyu-
surah al-Araf, {i g, t;. JiW iA,lit;ii;i1;y kuranmu itu." (az-Zumar: 7)
{i}, q'i ';'t F';; ,/ty dan sungguh
Muslim diriwayatkan
jika kalian kufur terhadap nikmat-nikmat, dari Abu Dzarr r.a. dari
menutup-nutupinya, dan tidak menunaikan
q,)
haknya dengan mensyukurinya, d.!r-j ,ti';tt}
sesungguhnya hukuman-Ku sangat memilu-
kan, sangat keras efek dan rasa sakitnya, baik di
dunia dalam bentuk lenyapnya nikmat-nikmat
tersebut dan dicabut dari mereka, maupun di
akhirat dalam bentuk mendapatkan hukuman
atas sikap kufur. fadi, maksud kufur di sini
adalah kufur nikmat. Dalam sebuah hadits
yang kuat yang diriwayatkan oleh Hakim dari
Tsauban disebutkan,
alto*art o1,. 4Jr cl
r-i-tJl-r
"Sesungguhnya seorang hamba terhalang dari
mendapatkan rezeki oleh sebab perbuatan dosa
yang dilakukannya."
{*-r i6;} dan Musa pun mendeklarasikan 'Allah SWT berfirman, 'Wahai hamba-
prinsip dasar dalam agama, tatkala ia melihat hamba-Ku, seandainya orang terdahulu kalian dan
orang terkemudian kalian, bangsa manusia dan
tanda-tanda sikap kufur dan membangkang
dari mereka. Prinsip itu adalah manfaat dan bangsa jin, mereka semuaberada di atasketakwaan
keuntungan-keuntungan syukur serta mu-
dharat dan kerugian-kerugian sikap kufur seperti ketakwaan hati orang yang palingbertakwa
nikmat adalah kembali kepada manusia itu di antarakalian, hal itu tidaklah akan menambahi
sendiri. Adapun Allah StrAIT, Dia Mahakaya
sesuatu sedikit pun pada kerajaan-Ku. Wahai
hamba-hamba-Ku, seandainya orang terdahulu umat-umat terdahulu pada masa-masa
lampau, seperti adzab yang menimpa
kalian dan orang terkemudian kalian, bangsa bangsa Ad, Tsamud, dan yang lainnya. Itu
manusia dan bangsa jin, mereka semua berada
semua agar mereka senang kepada janji,
di atas kedurhakaan seperti kedurhakaan hati
mereka pun membenarkan dan takut
orang yang Paling durhaka di antara kalian, maka
kepada ancaman, sehingga mereka pun
itu tiada akan mengurangi sedikit pun kerajaan- meninggalkan sikap kafi4, sikap tidak per-
Ku. Wahai hamba-hamba-Ku, seandainya orang
terdahulu kalian dan orang terkemudian kalian, caya serta mendustakan.
bangsa manusia dan bangsa jin, mereka se- 3. Di dalam peringatan dan nasihat itu ter-
dapat tanda-tanda petunjuk bagi orang
mua berada di satu tempat, lalu mereka me- yang penyabar dan bersyukur. Ketika
mohon kepada-Ku, lalu Aku memberi setiap sedang mengalami cobaan dan musibah,
ia bersabaf,, dan ia bersyukur di kala men-
orang permintaannya, itu sekali-kali tiada akan dapatkan kesenangan dan kenikmatan.
mengurangi sedikit pun kerajaan-Ku melainkan Ini menegaskan bahwa seorang Mukmin,
seperti berkurangnya air laut oleh sebuah jarum hendaknya tidak lepas dari salah satu dari
dua hal ini, yaitu sabar dan syukur. Dalam
yang dimasukkan ke dalamnya (malcsudnya, tidak sebuah hadits yang diriwayatkan oleh
b erkurang sedikit pun)."' Baihaqi dari Anas r.a.-dha'if-Rasulullah
. Flqlh Kehidupan atau Hukum-hukum saw. bersabda,
Ayat-ayat di atas menjelaskan sejumlah I,rto )ti4r, rt-;j)r
hal seperti berikut, e -)-Lr,i , i,Z)t e
*a;)r .-r^ \i.S'1^fu'
1. Maksud dan tujuan dari pengutusan para
"Iman terbagi menjadi dua bagian,
nabi adalah agar para nabi berusaha me-
ngeluarkan manusia dari kegelapan ke- separuh di dalam sabar dan separuh di dalam
kafiran dan kesesatan menuju kepada ca- syukur." Kemudian beliau membaca ayat ini,
haya keimanan dan hidayah. 4,ft ,t;.8:u! 4, e il}
2. Manusia hendaknya mengambil nasihat 4. Pada masa Fir'aun, Bani Israil mengalami
dan pelajaran dari hari*rari Allah SWI, dua keadaan; sengsara dan mendapatkan
yakni peristiwa-peristiwa besar yang ter-
jadi dalam hari-hari itu. fuga, manusia nikmat. Akan tetapi mereka tidak men-
hendaknya senantiasa mengingat nikmat- syukurinya, serta tidak sabar ketika meng-
alami kesengsaraan. Sikap mereka bisa
nikmatAllah SWT kepada mereka. dilihat dari nasihat Musa kepada mereka
ketika ia menangkap tanda-tanda sikap
Ini adalah bentuk kombinasi antara kufut angkuh, dan sikap membangkang
targhiib dan tarhiib, fanji dan ancaman. pada diri mereka.
Targhiib atau janji tersebut adalah Musa
atau yang lainnya mengingatkan manu- 5. Sesungguhnya menysukuri nikmat dapat
sia atas nikmat yang telah Allah SWT menambahkan nikmat, dan sikap kufur
karuniakan kepada mereka dan kepada nikmat dapat mengurangi bahkan meng-
hilangkan nikmat. Ayat di atas sangatlah
orang-orang beriman terdahulu sebelum jelas bahwa syukur menjadi sebab ber-
mereka pada masa-masa lampau. Se-
dangkan tarhiib atau ancaman adalah
mengingatkan manusia atas balasan dan
hukuman Allah SWT terhadap orang-
orang yang mendustakan para rasul dari
TAFSIRAL-MUNIRJILID 7
tambahnya nikmat, dan kufur menjadi BEBERAPA KISAH PARA RASUT TERDAHULU
DENGAN UMAT-UMAT MEREKA
sebab berkurangnya nikmat. Barangsiapa
yang senantiasa banyak mensyukuri nik- Surah lbraahiim Ayat9 -L2
mat-nikmat Allah SWT Allah SWT akan
menambahkannya. Barangsiapa yang -._ ,)-
kufur terhadap nikmat Allah SWT, ber- zj e-stl. i .l t-/_
arti ia adalah orang yang jahil dan tidak )u) \r-,l9
mengenal Allah SWT sementara jahil dan
tidak mengenal Allah SWT akan men- ':lr .1 ;a:rz,_*
datangkan hukuman dan adzab. Maksud, ;-t;;rp_5-5g,fu ri\,fu ;#{+
(ArE tty adalah, kufur nikmat, bukan u?su-*"Jwiufrlt';aeytrss
kafir. )i \tr+r -il iWi6 o ffi ,.r4 4y
Syukur adalah ungkapan mengapre- K-*y!'rut_u_-1;:itsr6,#,,"{Jli,;Fi*Jwl;Z)Y;_)*
siasi nikmat disertai dengan memuliakan ta 53I;- u; (s!,5 8:iJ'69 J3.
pihak yang memberi nikmat serta ber- ru;{ivm:d #^,6*$C\
tindak yang sesuai dan mencerminkan hal 4"eY4 "J &#,A'"5i6 "t ;.{y#t'Y
itu.
JiigiL {t ;4;S "6-6'orLY3', rrg
Kesimpulannya, sikap kufur nikmat
mendatangkan adzab yang keras, terja- {1(irjffi ci;A+4xAt- v1t
dinya berbagai malapetaka di dunia dan
akhirat. Sikap senantiasa mensyukuri g+AiWLGisiU'{u;,
nikmat membuat semakin bertambahnya ffS<,XAWiv;wi\E&
nikmat. "Apakah belum sampai kepadamu berita
orang-orang sebelum kamu (yaitu) kaum Nuh, Ad,
6. Manfaat dan mudharat dari sikap syukur Tsamud dan orang-orang setelah mereka. Tidak
ada yang mengetahui mereka selain Allah. Rasul-
kembali kepada orang yang bersangkutan.
rasul telah datang kepada mereka membawa bukti-
Allah SWT Mahaluhur dan Mahasuci
dari mendapatkan manfaat dari syukur bukti (yang nyata), namun mereka menutupkan
hamba-Nya atau mendapatkan mudharat tangannya ke mulutnya (karena kebencian),
dari sikap kufur hamba-Nya. dan berkata, 'Sesungguhnya kami tidak percaya
akan (bukti bahwa) kamu diutus (kepada kami),
Maksud ucapan Musa, ayat, i1!( ;1)
dan kami benar-benar dalam keraguan yang
{,*i menjelaskan bahwa Allah SWT me-
menggelisahkan terhadap apa yang kamu serukan
merintahkan ketaatan adalah demi ke-
baikan hamba, untuk manfaat-manfaat kepada kami.' Rasul-rasul mereka berkata, Apakah
yang kembali kepada diri hamba, bukan ada keraguan terhadap Allah,Pencipta langit dan
kembali kepada-Nya. Hal ini berdasarkan
ayat {+; ;i, iu' 3pF sikap mereka tidak
akan menimbulkan kekurangan dan mu-
dharat apa pun terhadap-Nya, tetapi Dia
Mahakaya, tidak membutuhkan apa pun,
lagi Maha Terpuji dalam segala keadaan
dan dalam hal apa pun.
bumi? Dia menyeru kamu (untuk beriman) agar Mufradaat Lughawlyyah
Dia mengampuni sebagian dosa-dosamu dan (6! .r ,rfr U €'U iri} Ini adalah bentuk
menangguhkan (silcsaan)mu sampai waktu yang istifhoom taqriiri [pertanyaan yang bersifat
ditentukan?' Mereka berkata, 'Kamu hanyalah pengukuhan). Kalimat ini adalah bagian dari
manusia sep erti kami juga. Kamu ingin menghalangi
kami (menyembah) apa yang dari dahulu disembah ucapan Nabi Musa atau merupakan kalimat
nenek moyang kami, karena itu datangknnlah baru dari Allah S\MT. {f} berita, kisah. {;;;}
Bangsa Tsamud adalah kaum Nabi Shalih :|
kepada kami bukti yang nyatd Rasul-rasul mereka
berkata kepada mereka, 'Kami hanyalah manusia 4nr tt ;i^u; I ni adalah kalimat sisipan. Maknanya,
seperti kamu, tetapi Allah memberi karuniakepada
siap a y ang Dia kehendaki di antara hamba-hamba- tidak ada yang mengetahui jumlah mereka
Nya. Tidak Pantas bagi kami mendatangkan suatu selain Allah SWT karena begitu banyaknya
bukti kepada kamu melainkan dengan izin Allah. jumlah umat-umat terdahulu. Abdullah bin
Dan hanya kepada Allah saja hendaknya orang Mas'ud r.a. berkata, "Telah bohong orang-
orang ahli nasab fahli silsilah keturunan)."
yang beriman bertawakal. Dan mengapa kami
(:u!$ dengan membawa hujjah-hujjah yang
tidak akan bertawakal kepada Allah, sedangkan Dia
telah menunjukkan jalan kepada kami, dan kami nyata yang membuktikan kebenaran mereka.
sungguh, akan tetap bersabar terhadap gangguan
yang kamu lakukan kepada kami. Dan hanya (fi;h umat-umat itu pun meletakkan
kep ada Allah saj a orang y ang b ertawakal b er s erah de,;id &ii} tangan mereka di mulut mereka,
dir i."' (lbraahiim: 9- I 2)
lalu menggigitnya karena kesal terhadap apa
Qlraa'aat yang dibawa oleh para rasul. Ini seperti ayat
{et;}' Abu Amru membacanya, <r-<r-ll. 119 4S,u:ra*h,':i.Ai li;'l!mramne,n{y}a.m!,p-raik1a..ni\nt y{a-t;mt*e;\nurut
$.€;itb, WarsY dan Hamzah mem- persangkaan dan klaim kalian. {:"fF yrng
bacanya secara waqaf qsru).
menjatuhkan ke dalam kegalauan, kekacauan,
{uL}'Abu Amru membacanya (us).
dan kegelisahan. {ir- .,i,r di} Ini adalah
I'raab
istifhaam inkaariy (pertanyaan yang bernada
{1i,, *i" ,y;"ti ululy fata {u;} di sini ada- pengingkaran). Sehingga maknanya, tiada
lah maa istifhaamiyyah berkedudukan rafa' keraguan sedikit pun terhadap keesaan Allah
sebagai mubdata'. Sedangkan khabarnya ada' SWT karena telah adanya tanda dan bukti-
bukti yang nyata tentang keesaan-Nyr.{}d}
lah (6y. Kalimat 4ii) berkedudukan nashab Sang Pencipta langit dan bumi berdasarkan
sebuah tatanan dan sistem paling sempurna
dengan mengasumsikan pembuangan huruf
dan akurat. {friy Allah SWT menyeru
jarr, yakni wa lanaa fii allaa natawakkala kalian untuk taat kepada-Nya (;<.;j iF
Huruf jarr $;,1\ di sini ada kemungkinan
'alallaahi dan kalimat ini berkedudukan nas-
hab sebagai haal, yakni ayyu syai'in tsabata sebagai shilah yang bersifat tambahan se-
lanaa g haira mutawakkiliina. hingga maksudnya, keimanan atau Islam bisa
Balaaghah menghapus dan menutupi dosa-dosa yang
$:,Ynt ,y*y Di antara kedua kata ini dilakukan sebelumnya. Atau, merupakan min
terdapat jin as isytiqaaq. tab'iidhiyyah [menunjukkan makna sebagian)
sehingga maksudnya, sebagian dari dosa
kalian, yaitu dosa-dosa yang berkaitan dengan
hak Allah S\4II, bukan yang berkaitan dengan
hak-hak hamba (hak Adami).
TlEslnAr-MUNIR IILrD 7 ,r,ll, ,/-------\ surah lbraahfim
4€;i.;b dan menangguhkan kalian tanpa (t.5At ,y*Y hendaklah orang-orang yang
adzab. 4;-:: fl ,lly sampai batas waktu bertawakal kepada Allah SWT tetap kukuh di
atas ketawakalan yang muncul dari keimanan
yang telah ditentukan, yaitu ajal kematian. mereka.
4crij6} Kata in dj sini adalah in naafiyah. Persesuaian Ayat
$$6 ^L-;t?;y yang selama ini disembah Pembicaraan ini adalah salah satu pembi-
oleh nenek moyang kami, yaitu berhala-
caraan yang mengingatkan kepada hari-
berhala. (yy y[*] bukti, dalil, dan hujjah hari Allah S\MT, bagaimana Dia mengadzab
umat-umat yang mendustakan para rasul.
yang nyata dan kuat yang membuktikan
Padahal sebelumnya Nabi Musa mengingatkan
kebenaran kalian. {.- yl} Kata in di sini adalah kaumnya tentang berbagai nikmat yang telah
in naafiyah. 4,u-; t" ;.Y menganugerahkan dikaruniakan Allah SWT kepada mereka serta
diselamatkannya mereka dari berbagai mala-
kenabian kepada siapa yang Dia kehendaki di
petaka dan tragedi. fuga tentang janji Allah
antara hamba-hamba-Nya. SWT kepada orang-orang yang bersyukur
untuk memberi tambahan nikmat kepada
{ui jr ul} dan tidak semestinya. 4"i,r ;iE !1} mereka, dan ancaman-Nya terhadap orang-
orang yang kufur nikmat dengan mengadzab
melainkan dengan seizin dan perintah Allah mereka. f uga, tentang sikap kufur nikmat tidak
S\AIX, karena kami adalah hamba-hamba-Nya. merugikan, kecuali kepada pelakunya sendiri.
Ada kemungkinan, apa yang disebutkan
Karena itu, kami tidak memiliki kemampuan
untuk mendatangkan mukjizat-mukjizat. Di di sini adalah kelanjutan dari ucapan Musa ke-
pada kaumnya, untuk menakut-nakuti mereka
sini terkandung dalil yang menunjukkan bah- bahwa kebinasaan umat-umat terdahulu bisa
wa kenabian adalah sebuah anugerah, bah-
saja menimpa mereka. Ini adalah pendapat
wa diunggulkannya sebagian hal yang mung-
kin atas sebagian yang lain tidak lain adalah Ibnu farir. Ada juga kemungkinan bahwa ini
merupakan perkataan baru dari Allah SWT
dengan kehendak Allah SWT. (tr*t ,y*y kepada kaum Musa dan yang lainnya, untuk
mengingatkan mereka perkara pada gen-
dan hanya kepada Allah SWT sematalah orang- erasi-generasi terdahulu. Namun yang pasti,
maksud dan tujuannya adalah untuk mengam-
orang Mukmin bertawakal dalam menjalankan bil pelajaran dari keadaan umat-umat terda-
hulu. Maksud dan tujuan ini tetap terpenuhi
kesabaran menghadapi pembangkangan dan [entah apakah ayat ini dilihat dari perspektif
pendapat yang pertama atau kedua).
permusuhan kalian. Di sini, para nabi me-
Hanya saja, para ulama berpendapat, ayat
merintahkan bertawakal dalam bentuk umum
ini merupakan kalimat baru yang ditujukan
ditujukan kepada diri mereka sendiri.
kepada kaum Nabi Muhammad saw., dan ini
4.,f; t1d u;| atas alasan apa kami tidak
bertawakal kepada Allah SWT. {ui:: [r; ;;] adalah pendapat ar-Razi. Ibnu Katsir me-
nuturkan, secara zahi4, ayat ini merupakan
padahal Allah SWT telah menunjukkan ke- kalimat baru dari Allah SWT kepada umat
pada kami jalan-jalan, yang dengannya kami
mengetahui bahwa segala urusan berada di
tangan-Nya.
{drl!!i u *'r',JJjy sungguh, kami benar-
benar bersabar menghadapi berbagai gang-
guan yang kalian lancarkan terhadap kami.
Kalimat ini merupakan jawab dari sumpah
yang dibuang untuk mempertegas ke-
tawakalan mereka dan ketidakpedulian me-
reka terhadap segala sesuatu yang dilancar-
kan oleh orang-orang kafir terhadap mereka.
Srr"hlbr""nll. ,r rr,l .
ini. Karena ada keterangan yang menjelaskan kemarahanmu itu!' Sungguh, Allah Maha
bahwa kisah bangsa Ad dan Tsamud yang Mengetahui segala isi hati." (Ali'Imraan: 119)
tidak terdapat dalam Taurat. Seandainya ayat Maksudnya, mereka mendustakan dan
ini merupakan lanjutan dari ucapan Musa mengolok-olok, serta tidak mau beriman.
Oleh karenanya, kalimat ini merupakan per-
kepada kaumnya, tentu kisah bangsa Ad dan
umpamaan sebagaimana yang dikatakan oleh
Tsamud terdapat dalam Taurat.ao
Abu Ubaidah dan al-Akhfasy.
Tafslr dan Penlelasan 4CV< ey\ jiryumat-umat itu berkata kepada
Bukankah telah datang kepada kalian para rasul mereka, "Sesungguhnya kami ingkar
berita kaum-kaum sebelum kalian, kaum Nuh, dan tidak percaya kepada ayat-ayat yang kalian
bangsa Ad, Tsamud dan umat-umat lainnya diutus untuk membawanya. Kami mengingkari
yang mendustakan para rasul. |umlah mereka
apa yang kalian datangkan itu memiliki bukti
tidak ada yang mengetahuinya kecuali Allah
tentang kebenaran kerasulan kalian.
SINT. Dhamir khithaab kum pada kata, {<lt}
Kami benar-benar ragu terhadap seruan-
adalah kata ganti atau dhamir untuk umat mu agar beriman kepada Allah SWT semata
Nabi Muhammad saw. Sedangkan dhamir- dan meninggalkan sesembahan yang lain.
dhamiryang terdapat pada kalimat, iaa'athum Di sini, ar-Razi mencoba memunculkan
rusuluhum, fa radduu aidiyahum fii afwaahihim suatu pertanyaan, bagaimana umat-umat dan
adalah dhamir untuk orang-orang kafir. kaum itu turun kepada tingkatan keraguan
Para rasul telah datang kepada umat- setelah sebelumnya mereka secara tegas me-
nyatakan keingkaran mereka kepada risalah
umat itu dengan membawa berbagai muk- para rasul? Kemudian ar-Razi menjawabnya
dengan mengatakan, mereka ingin menyata-
jizat, hujjah, dan bukti yang nyata dan tak kan, "Kami ingkar dan tidak percaya dengan
sebenar-benarnya, terhadap dakwah kalian.
terbantahkan. Itu semua membuktikan ke- Atau, jika kami memang tidak ingkar dengan
sebenar-benarnya, paling tidak kami meragu-
benaran pengakuan mereka sebagai rasul kan keabsahan kenabian kalian. Yang mana-
pembawa risalah dari Allah SWI yang ber-
tugas mengeluarkan umat-umat itu dari kege- pun dari dua kemungkinan itu, namun yang
lapan kekafiran dan kejahiian menuju cahaya pasti tidak ada jalan untuk mengakui kenabian
keimanan dan hidayah. kalian."
{.e';i €. &.i.lirij} akan tetapi umat-umat {Ju a, c_1 &3.16} para rasul itu berkata
itu iustru menggigit jari mereka oleh karena kepada kaum mereka, apakah masih ada
keragu-raguan terhadap wujud Allah SWT?!
dan geram terhadap risalah yang dibawa oleh Padahal fitrah mengikrarkan pengakuan wu-
jud-Nya, dan fitrah diciptakan dengan nalu-
para rasul itu kepada mereka. Mereka geram
ri mengakui wujud-Nya. Apakah masih ada
kepada para rasul, memusuhinya dan bersikap
anti terhadap mereka, sebagaimana yang di- keraguan kalau Allah satu-satu-Nya llah?!
Apakah masih ada keraguan terhadap ke-
lakukan oleh orang-orang Arab terhadap harusan untuk menyembah hanya kepada-
Nabi Muhammad saw. seperti yang dijelaskan Nya?! Sedang Dia adalah Sang Pencipta segala
dalam ayat, yang wujud. Tidak ada yang berhak untuk
"Dan apabila mereka menyendiri, mereka
menggigit ujung jari karena marah dan benci
kepadamu. Katakanlah,'Matilah kamu karena
40 Tafsir ar-Razi,19 /88; Tafsir lbnu Kaair,2/524.
disembah melainkan Dia semata, tidak ada dosa yang berkaitan dengan-Nya, bukan dosa-
sekutu bagi-Nya?! Mayoritas umat mengakui
wujud Sang Pencipta. Namun, mereka juga dosa yang memiliki kaitan dengan hak-hak
menyembah sesuatu yang lain di samping-Nya hamba. Ini adalah tujuan pertama dari dakwah
mengajak kepada keimanan.
berupa perantara-perantara yang dianggap
mendekatkan mereka kepada-Nya dengan |ika diperhatikan, dalam setiap ayat yang
menyebutkan pengampunan dosa-dosa dalam
sedekat-dekatnya.
konteks orang kafir; digunakan huruf jarr min.
Adapun dalil dan bukti fitrah, sebagaimana Sedangkan jika menyebutkan pengampunan
dosa-dosa dalam konteks orang Mukmin,
yang diinformasikan oleh Rasulullah saw
tanpa menggunakan huruf jarr min. Contoh
dalam sabda beliau yang diriwayatkan oleh
Ibnu Adi, Thabrani dan Baihaqi dari Aswad untuk yang pertama adalah,
bin Sari',
"(yaitu) sembahlah Allah, bertakwalah
'j; Fn;ti "t'ra" ;,t11, ;j.41 Je ,2 . t t t kepada-Nya dan taatlah kepadaku, niscaya
atl--^, a*--t 1"1l *fr.ae-,tt
Dia mengampuni.sebagian dosa-dosamu (min
"Setiap anak terlahirkan dalam keadaan di dzunuubikumJ," (Nuuh 3 -4)
atas fitrah, lalu kedua orang tuanya menj adikannya
orang Yahudi, atau Nasrani atau Majusi." =
Dalil dan bukti dari ciptaan, itu merupakan "Wahai kaum kami! Terimalah (seruan)
orang (Muhammad) yang menyeru kepada
sesuatu yang konkret dapat disaksikan
Allah. Dan berimanlah kepada-Nya, niscaya Dia
Iangsung, dan ini adalahyangditunjukkan oleh akan mengampuni dosa-dosamu. (min dzunu-
bikum)," (al-Ahqaaft 31)
lanjutan ayat, (;i!ti ,,t)ta:! pu| bagaimana
Itu karena dalam konteks orang kafir.
bisa kalian masih ragu terhadap Allah S\4I[,
padahal Dia adalah Sang Pencipta dan Sang Allah SWT menyeru mereka untuk beriman
Kreator langit dan bumi tanpa ada contoh yang merupakan pokok agama.
sebelumnya dan berdasarkan pada sebuah
tatanan dan sistem yang solid dan akurat?! Sedangkan contoh untuk yang kedua,
Allah SWT selain sebagai Sang Pencipta "Katakanlah (Muhammad), Jika kamu
Yang ciptaan-Nya menjadi bukti petunjuk mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah
mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu.
wujud-Nya, Dia juga Yang Maha Pengasih, [dzunuubaktlm)."' (Ali'Imraan: 3 1)
sebagaimana yang ditegaskan dalam lanjutan
"Aaitu) kamu beriman kepada Allah dan
ayat berikut, jy f"i.: A;: ; €, 4 f ;:i.y Rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan
4.;: Fr Allah SWT menyeru kalian untuk harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagi
beriman kepada-Nya. Dengan keimanan yang kamu jika kamu mengetahui, niscaya Allah
sempurna, Dia dapat mengampuni dosa-dosa
mengampuni dosa-dosamu (dzunuubakum)."
kalian di akhirat. (Pengertian ini jika huruf
(ash-Shaff: l1-L2)
jarr min merupakan shilah yang bersifat
Itu karena dalam konteks orang Mukmin,
tambahan). Atau, sebagian dari dosa kalian keimanan sudah terpenuhi. Dengan demikian
fjika huruf jarr min yang ada adalah min ampunan yang ada hanya tertuju untuk
tab'iidhiyyah, yaitu berfungsi memberikan perbuatan-perbuatan maksiat.
pengertian sebagian). Dia mengampuni dosa- 4n* 1-i Ji €?i.1y Ini adalah tujuan
kedua dari dakwah mengajak keimanan,
TAFSIRAL-MUNIRJILID 7
yaitu diberi penangguhan sampai wa}tu yang keajaiban-keaiaiban yang ada pada keduanya,
telah ditentukan di dalam pengetahuan Allah kami tidak memahaminya dan itu tidak layak
S\MT, yaitu ujung akhir usia, jika yang diseru menjadi bukti akan keabsahan apa yang kalian
telah beriman. Namun jika tidak Allah SWT
menyegerakan kebinasaan dan adzab terhadap katakan.
kalian disebabkan oleh kekafiran.
Kemudian, Allah SWT menjelaskan ja-
Dengan keimanan, ada dua rahmat atau waban para nabi terhadap ketiga opini sesat
umat mereka tersebut. fawaban dan sang-
nikmat yang bisa terwujud, yaitu pengam- gahan itu adalah setuju dan menerima opini
punan dosa dan penangguhan sampai ujung pertama dan kedua mereka. Sedangkan untuk
batas umur. opini yang ketiga, jawabannya adalah hal itu
Kemudian, Allah SWT menanggapi umat- diserahkan sepenuhnya kepada Allah SWT,
umat terdahulu terhadap para rasul mereka,
dari tiga sisi sebagai berikut, q&f: A.i6| para rasul berkata kepada umat-
Pertama, umat tersebut, kami memang seperti yang
kalian katakan, yaitu hanyalah manusia biasa
46,'; lr,X,iigijti! bagaimana kami begitu sama seperti kalian. Kami makan, minum,
saja mau mengikuti kalian hanya berdasarkan tidu4 berjalan di pasar-pasar; dan mencari
perkataan kalian. Padahal, kami belum melihat
satu mukjizat pun dari kalian. Kalian hanyalah rezeki. Akan tetapi Allah SWT mengaruniai
manusia biasa sama seperti kami dan kalian risalah dan kenabian kepada siapa yang Dia
tidak memiliki satu kelebihan pun atas kami.
Lalu, kenapa kalian yang diberi kenabian dan kehendaki di antara para hamba-Nya,
bukannya kami?! Seandainya Allah meng- 'Allah lebih mengetahui di mana Dia
hendaki mengutus para rasul kepada umat menempatkan tugas kerasulan-Nya." (al-
manusia, tentulah Dia mengutus para rasul
dari jenis yang lebih utama. . An'aam:124)
Kedua, Allah SWT telah mengaruniai kerasulan
4iit1t ;. ts * u jU ol-tr";y dengan klaim kepada kami. Sikap taklid kalian kepada
kalian yang tidak memiliki bukti terhadap leluhur sama sekali tidak bisa diterima oleh
keabsahannya, kalian menginginkan kami
meninggalkan apa yang kami dapati dari akal.
nenek moyang kami selama ini. Sedangkan bukti kebenaran kerasulan
Ketiga, kami yang kalian minta dan mendatangkan
mukjizat yang sesuai dengan permintaan
4y:e.ujiiy farena itu, coba datangkan kalian-padahal telah ada berbagai mukjizat
kepada kami sesuatu yang luar biasa. Yaitu, yang kami perlihatkan kepada kalian-, itu
sesuatu yang kami usulkan kepada kalian.
Atau hujjah yang nyata yang membuktikan sepenuhnya adalah urusan Allah SWT. Kami
keabsahan klaim kenabian kalian. Kami tidak tidak bisa mendatangkan suatu bukti melain-
memercayai selain hal-hal yang konkret. Ada-
kan dengan izin dan kehendak Allah SWT.
pun penciptaan langit dan bumi serta berbagai
Kami tidak memiliki kemampuan untuk men-
datangkannya sekehendak kami.
4ti;tt i-4 i,,bj! dan sudah semestinya
bagi seluruh orang Mukmin untuk bertawakal
hanya kepada Allah SWT dalam segenap
urusan mereka. Tujuannya untuk menghalau
keburukan musuh dan bersabar atas berbagai
bentuk sikap permusuhan para musuh.
7Tlt'oet-M'ry111"'o ,, irf.{tiil-b),rrr!,, * ",'"n'o'""n,,.
\_-___-_-/,
Kemudian, para rasul mempertegas ke- Kedua, mereka secara terbuka me-
tawakalan mereka sepenuhnya kepada Allah
nyatakan bahwa mereka mengingkarinya.
SWT {Jt; !i ui u;p bagaimana mungkin kami
Ketiga, mereka meragukan dan me-
tidak bertawakal kepada Allah SWT yang telah
nyangsikan keabsahan kenabian.
menunjukkan jalan makrifat kepada kami,
Semua itu menjadi bukti bahwa me-
dan telah membimbing kami menuju ke jalan reka tidak mengakui kenabian.
keselamatan?! Atas alasan apa kami tidak ber-
tawakal kepada-Nya, sedang Dia telah menun- 3. Para nabi memaparkan bukti-bukti wujud
jukkan kepada kami jalan yang paling lurus
dan paling jelas. Allah SWT dan keesaan-Nya, dengan
menegaskan bahwa fitrah yang lurus
$:t;;y dan sungguh kami akan bersabar mengikrarkan kesaksian atas hal itu.
dan tabah dalam menghadapi berbagai
Penciptaan langit dan bumi tanpa ada
gangguan yang kalian lakukan berupa kata-
kata yang buruk dan perbuatan-perbuatan contoh sebelumnya, menunjukkan makna
yang bodoh. huduuts, kreasi, dan penundukkan untuk
semua makhluk. Hal ini merupakan bukti
Kemudian, para rasul memuji sikap ta- pasti yang tak terbantahkan wujud Sang
wakal kepada Allah SWT (tlE'a,y;+ A, *;Y Khaliq, uluuhiyyah-Nya, rubuubiyyah-
hendaklah orang-orang Mukmin tetap teguh di Nya, dan hanya Dia semata yang layak di-
dalam ketawakalan mereka kepada Allah SWT. sembah. Tidak ada keraguan bagi orang
Hendaklah mereka tetap percaya kepada-Nya,
tegar dan tabah menghadapi setiap bentuk yang berakal atas keesaan Allah SWT
gangguan yang mereka hadapi dalam meniti setelah semuanya jelas dan umat-umat
jalan-Nya, dan tidak peduli dengan berbagai
pun mengikrarkan pengakuan bahwa
kesulitan bagaimana pun dan apa pun
Dia-lah Sang Pencipta segala hal yang
bentuknya. ada. Mustahil keberadaan suatu rumah
misalnya yang penuh dengan keunikan,
Fiqih Kehidupan atau Hukum-hukum kreasi, struktur; bentuh ornamen, hiasan
Ayat-ayat di atas menjelaskan sejumlah dan pahatan yang indah, tanpa ada ahli
hal sebagai berikut, yang membuatnya. fika Allah SWT adalah
L. Manusia hendaknya mengambil pelaja- Sang Pencipta, tidak ada yang berhak
ran dari umat-umat terdahulu yang men- disembah melainkan Dia semata dan tidak
dustakan, mencemooh, dan mengolok- ada sekutu bagi-Nya.
olok para rasul. Akibat yang harus mereka 4. Allah SWT Sang Pencipta langit dan
tanggung adalah kehancuran dan kebina-
bumi, Dia juga Zat Yang Maha Pengasih,
saan.
Maha Pemurah dan Penyantun. Itu di-
2. Sikap dan respon orang-orang kafir ter- buktikan bahwa tujuan dari menyeru
manusia untuk beriman kepada-Nya
hadap para nabi mereka memiliki tiga
dan mengesakan-Nya ada dua. Pertama,
tingkatan. pengampunan dosa-dosa dan kesalahan-
Pertama, mereka bersikap diam dan kesalahan. Hal itu dapat membersihkan
berupaya membungkam para nabi agar jiwa yang menjadikannya layak untuk
tidak mengaku bahwa diri mereka adalah
nabi. masuk surga. Hanya jiwa-jiwa yang ber-
sih saja yang berhak memasuki surga.
Kedua, memberikan penangguhan dan
penundaan kepada manusia sampai akhir
usia mereka, yaitu kematian sehingga alasan mencegah adanya sebagian manu-
Allah SWT tidak mengadzab mereka di sia yang mendapatkan keistimewaan ke-
nabian. Karena kenabian adalah karunia
dunia ini. dari Allah SWT kepada siapa saja yang Dia
5. Tanggapan orang-orang kafir sangatlah kehendaki di antara para hamba-Nya.
lemah dan mengandung tiga bentuk opini Kedua, menjadikan kesamaan Para
leluhur dalam memeluk agama paganisme
sesat. dengan agama yang benar. )awabannya,
kemampuan membedakan antara yang
Pertama, opini bahwa kesamaan dari haqq dan yang batil, antara yang benar
dan yang bohong, merupakan pemberian
sisi kemanusiaan menjadi alasan tidak dan karunia dari Allah SWT. Sesuatu yang
boleh ada perbedaan di antara mereka,
termasuk pengakuan salah seorang di sangat mungkin jika Allah SWT meng-
antara mereka menjadi seorang rasul dari istimewakan sebagian hamba-Nya dengan
sisi Allah SWT dan mengetahui hal-hal pemberian dan karunia tersebut, sedang-
gaib dan berinteraksi dengan golongan kan sebagian besar yang lain tidak.
malaikat. Sementara yang lain tidak mam-
Ketiga, pernyataan mereka kePada
pu melakukan hal itu. Ini adalah makna para nabi, "Kami tidak puas dengan muk-
jizat-mukjizat yang telah kalian datangkan
perkataan mereka seperti dalam ayat, {i1
kepada kami. Tetapi, kami menginginkan
\L'i ll efy (kalian tidak lain hanyalah mukjizat-mukjizat lainnya yang lebih kuat
dan tak terbantahkan." fawabannya, apa
manusia sama seperti kami).
yang kalian minta merupakan hal-hal
Kedua, berpegangan pada sikaP tambahan, dan itu sepenuhnya terserah
taklid, mereka mendapati leluhur, nenek Allah SWT. fika Allah SWT berkenan mem-
moyang, para ulama dan pembesar me-
perlihatkannya, itu adalah karunia dan
reka, semuanya sama-sama menyembah
berhala. Lebih jauh, mereka tidak menge- kemurahan-Nya, dan jika tidah itu adalah
tahui kebatilan agama yang selama ini keadilan dan hak-Nya, dan tidak perlu lagi
mereka peluk. Ini adalah makna perkataan meminta sesuatu dari-Nya setelah Dia
memberikan apa yang sudah mencukupi.
mereka seperti dalam ayat, (t1lt5 'ri rii;
7. Tidakada jalan di hadapan para nabi selain
Yi61 r*"jr< u;y
jalan kesabaran atas berbagai gangguan,
Ketiga, sesuatu yang luar biasa yang berpegang teguh, dan percaya sepenuh-
tidak setiap orang bisa melakukannya, nya kepada Allah SWT. Memasrahkan
tidak menjadi bukti kebenaran pengakuan sega-la urusan yang ada kepada-Nya dan
para nabi. fika seandainya diterima bah- bertawakal sepenuhnya kepada-Nya. Se-
sungguhnya kesabaran adalah kunci ke-
wa itu menunjukkan kebenaran dan ke- lapangan dan awal terbitnya kebaikan-ke-
baikan. Bertawakal kepada Allah SWT dan
absahan, namun apa yang didatangkan bersandar penuh mengandalkan karunia-
oleh para rasul adalah hal-hal yang biasa, Nya adalah kunci terwujudnya pertolon-
bukan termasuk kategori mukiizat yang
berada di luar kemampuan manusia. Ini gan dan kemenangan.
adalah makna pernyataan mereka dalam
a1at,4.i?,l+ [iL]
6. Tanggapan para nabi terhadap ketiga
opini sesat itu adalah,
Pertamo, unsur kesamaan sebagai
manusia sama sekali tidak bisa menjadi
*ur,*o.-tr",olr.,o, ,r{|,i, 1G}drt;., **ll'rn,o'"r!l,T
Perintah bertawakal di sini disebut- "Dan orang-orang kafir berkata kepada rasul-
rasul mereka, 'Kami pasti akan mengusir kamu
kan berulang-ulang faedahnya. Pertama, dari negeri kami atau kamu benar-benar kembali
kepada agama kami.' Maka Tuhan mewahyukan
ditujukan kepada diri para nabi, kemu- kepada mereka,'Kami pasti akan membinasakan
orang yang zalim itu. Dan Kami pasti akan me'
dian kepada para pengikut mereka. Se-
nempatkan kamu di negeri-negeri itu setelah
telah para nabi memerintahkan diri me-
mereka. Yang demikian itu (adalah untuk) orang-
reka sendiri untuk bertawakal kepada orang yang takut (menghadap) ke hadirat-Ku
dan takut akan ancaman-Ku.' Dan mereka me-
Allah SWT dalam ayat, {ir.,r" $;i1'a;-ty mohon diberi kemenangan dan binasalah semua
orang yang berlnku sewenang-wenang lagi keras
mereka memerintahkan hal itu kepada
kepala, di hadapannya ada neraka Jahannam
para pengikut mereka dalam ayat,
{i ;,< 'f dan dia akan diberi minuman dengan air nanah,
pie'4ngeirti"abn;b}aIhnwi maesmesbeeorirkaanng diteguk-teguknya (air nanah itu) dan dia hampir
sebuah tidak bisa menelannya dan datanglah (bahaya)
yang memerintahkan kebaikan tidak maut kepadanya dari segenaP penjuru, tetapi
dia tidak juga mati; dan di hadapannya (masih
akan efektil tidak memiliki dampak dan ada) adzab yang berat. Perumpamaan orang
pengaruh kecuali jika dirinya sendiri per- yang ingkar kepada Tuhannya, perbuatan mereka
seperti abu yang ditiup oleh angin keras pada suatu
tama-tama melakukan dan mempraktik- hari yang berangin kencang. Mereka tidak kuasa
(mendatangkan manfaat) sama sekali dari apayang
kan kebaikan itu terlebih dahulu. telah mereka usahakan (di dunia). Yang demikian
itu adalah kesesatan yang jauh!' (lbraahiim: f 3- f 8)
ANCAMAN ORANG.ORANG KAFIR TERHADAP
PARA RASUL DENGAN PENGUSIRAN ATAU Qitaa'aat
MURTAD, DAN WAHYU BAHWA KESUDAHAN
YANG BAIK ADALAH MILIK PARA NABI {6,1t}: Nafi' membacanya (6r--+}r;.
Surah lbraahiim Ayat 13 - 18 l'taab
4a; -;15 ;+ ::;tsp{ <;3 iV; (,arr qY Dhamir ha di sini kemungkinan
5v'6i,O<;#5A) kembali kepada orang kafir [kata ganti untuk
orang kafir), sehingga makna kata ini adalah
KGt;m
wa quddaamahu [di depan orang kafir itu,
ffi#&v:,tYiAvA6t\\;s:u
't/tr. - t**'Q?:oaVW"v di hadapannya). Ini seperti ayat 79 surah al-
1-tD)& Kahfi, 4iV $,t;: ir<;p Yakni quddaamohum.
Atau, kemungkinan merupakan kata ganti
3u;$',{;iffiX{,rv'a}q)';G untuk adzab, sehingga maknanya adalah di
:b-# ivs rK 2 balik adzab ada sebuah adzab yang keras.
.-> UA ;aY;'*J,- Uo,;; fi:e;i &, i)';s tl' Fy Di sini ada
-&ii6r-nl;r,.Av;v{i:;i$blr&mt4&j.:ir*:yigr:vuf_ut empat versi i'raab sebagai berikut,
mtj'J-$\i4\'r;;,Az@L Pertama, {;1' Ji} menjadi mubtada',
sedangkan khabarnya dibuang. Yakni, fiimaa
yutlaa' alaikum matsalulladziina kafaruu.
Kedua, menjadi mubtada' dengan meng- dari dua hal, yaitu mengusir para rasul, atau
asumsikan pembuanga n mudhaaf, sedang-kan para rasul menjadi ikutmasukke dalam agama
khabarnya adalah (:tf} matsalu a'maalilla- mereka. fadi, kata 4i;rli ;iy la tashiirunna.
dziina kafaruu mitslu ramaadin. Sehingga kata aada di sini digunakan dengan
makna shaara. Perkataan mereka bisa juga
Ketiga, {r} Jr} menjadi mubtada' per-
tama dan (puii} merupakan mubtada'ke' ditujukan kepada setiap rasul dan orang
dua, sedangkan {,ufy merupakan khabar dari
yang beriman bersamanya. Oleh karenanya,
mubtada'kedua. Kalimat (jumlah) dari mub-
tada' kedua dan khab arnya, berkedudukan se- di sini digunakan bentuk kata jamak. {g! C},
bagai kh ab ar dari mubta da' pertama.
syari'at, agama. (.41 .,';i;Ffuhan mewahyukan
Keempat, {rl' ts} menjadi mubtada'. Se- kepada para rasul itu. (;:-.rrur '6rJl,y sungguh
dangkan t<ata 4,:i.ici) menjadi badal darinya. Kami benar-benar akan membinasakan orang-
Adapun khabarnya adalah (:"FF.
orang kafir. Di sini ada kata qaul [berkata)
4::G ri- CbAda duaversi asumsi pada kata yang disembunyikan, atau memberlakukan
(:"f6h Pertama,fi yaumin dzii'ushuufin (yang
kata auhaa [mewahyukan) sebagai kata qaul
memiliki embusan angin keras, yang berangin karena mewahyukan adalah salah satu bentuk
kencang). Ini seperti perkataan, raiulun dan macam qaul.
naabilun wa raamihun yakni dzuu nablin wa (el .r .'\tb dan sungguh Kami akan
rumhin [orang yang memiliki anak panah dan menempatkan kalian di tanah dan negeri
tombak). Kedua, fii yaumin'aashifin riihuhuu bekas tempat tinggal mereka setelah mereka
[pada hari yang kencang anginnya). Ini seperti binasa. Ini seperti ayat,
perkataan, marortu bi rajulin hasanin waihuhu
(aku berpapasan dengan seseorang yang elok "Dan Kami wariskan kepada kaum yang
tertindas itu, bumi bagian timur dan bagian
wajahnya), lalu kata, wajhuhu dibuang jika baratnya yang telah Kami berkahr." (al-Araaf:
maknanya sudah diketahui. 137).
Balaa$hah (:l!! Ini menunjukkan sesuatu yang di-
{oi;, +L;} ungkapan ini merupakan wahyukan, yaitu pembinasaan orang-orang
yang zalim dan menempatkan orang-orang
isti'arah dari kesulitan dan kesempitan. Kare- beriman di negeri mereka. $-r.w -:ti r1F yang
na orang yang sedang ditimpa musibah, di- demikian itu adalah untuk orang yang takut
gambarkan dengan kondisi kematian.
akan posisi-Ku dan pelaksanaan hisab yang
(Jilll ri} (.Gtsh Di antara kedua kata Aku lakukan. Atau, takut saat ia menghadap
ini terdapat ath-Thib oaq. pada-Ku. {*: -.'t;}\ dan takut adzab-Ku, atau
(+rF {**-} {*:} {y;} Di antara kata- takut adzab-Ku yang diancamkan kepada
kata ini merupakan kata akhiran yang terdapat orang-orang kafir.
as-Sai'u.4b.L,:,o'Gt ,y; #-ly Di sini terdapat {i_,i,i:rl} para rasul memohon perto-
longan dan kemenangan dari Allah SWT
tasybiih tamtsiiliy yang titik perserupaannya
atas kaum mereka. Atau, yang meminta per-
diadopsi dari beberapa hal.
tolongan dan kemenangan adalah orang-
Mufradaat Lu$hawlyyah orang kafir. fadi, mereka memohon perto-
longan dan kemenangan atas para rasul,
4\/3:r:t ;i *'.,i ;:n.<i,,JF Di sini, orang-orang karena orang-orang kafir mengira bahwa
kafir bersumpah untuk merealisasikan satu mereka adalah pihak yang benar. (ve!|
RAr-MuNrR ltLrD 7
celaka dan binasa 4* * .1s-p setiap orang orang-orang yang telah berbuat baik. {i),r;lr ;i}
adalah kebinasaan dan kesesatan {i.ir} yang
yang sombong, angkuh dan tidak sudi untuk
sangat jauh dari kebenaran.
taat kepada Allah SWT serta bersikap 'inaad
Persesuaian Ayat
[kepala batu, tetap menolak kebenaran mes-
Allah SWT membimbing para nabi untuk
kipun sudah tahu bahwa itu adalah kebe- bertawakal kepada-Nya dan bersandar penuh
naran) dan menentang kebenaran. kepada penjagaan dan perlindungan-Nya,
dalam menghalau keburukan-keburukan
$:t,i ib di depan dan di hadapannya
setelah itu sudah ada {,i#} }ahannam yang para musuh mereka, Allah SWT menuturkan
menanti dirinya. 4y*,e q &.tb dan ia diberi sikap fanatisme orang-orang kafir yang be-
gitu bodoh, yaitu mengancam dengan salah
minum dari air nanah. Kata shadiid artinya satu dari dua hal, pengusiran atau masuk ke
adalah cairan yang mengalir dari kulit atau dalam millah paganisme lama yang diwarisi
perut penduduk neraka bercampur dengan
secara turun-temurun. Ini sudah menjadi
nanah dan darah. 4;'#-Y diteguknya minuman
itu seteguk demi seteguk dengan begitu susah trend dalam setiap masa, di mana golongan
kebatilan, kefasikan, dan kezaliman meng-
payah dan sangat terpaksa. {-r} dan hampir- andalkan kekuatan, cara-cara kekerasan
dan penindasan ketika mereka memiliki
hampir ia tidak sedikit pun merasakan enak kekuatan dan merupakan golongan mayo-
atau tidak mau menelannya karena begitu ritas, memanfaatkan, dan mengeksploitasi
buruk dan menjijikkan. 4-r.tt ^1_L-1y sebab- kelemahan kelompok kebenaran karena me-
rupakan kelompok minoritas dan lemah. Akan
sebab kematian dan hal-hal yang membawa
tetapi, kuasa Allah SWT di atas segalanya.
maut mendatangi dirinya dari setiap penjuru,
Allah SWT Mahakuasa atas urusan-Nya dan
berbagai macam kepedihan dan adzab meliputi Maha Pelaksana terhadap kehendak-Nya, apa
pun itu. Allah SWT pun menjadikan akibat dan
dirinv/a. 4\,_.;i',' ,i6 dibalik adzab atau setelah kesudahan yang baik berupa pertolongan dan
adzab itu ada lagi {i& J-r;} adzab lain yang kemenangan untuk orang-orang yang ber-
takwa. Sementara kekalahan pada akhirnya
sangat keras yang langsung menyergapnya adalah bagi orang-orang kafir. Allah SWT juga
memberitahukan kepada mereka adzab di
tanpa ada putus-putusnya.
akhirat. Ini sudah menjadi sunnatullah dan
(.p) perumpamaan {;Jci} amal-amal
ketetapan-Nya yang baku bagi makhluk-Nya
baik orang-orang kafir semisal silaturahim, menyangkut semua umat dan para rasul.
sedekah kepada kaum fakir miskin, dalam hal Kemudian, Allah SWT membuat sebuah
perumpamaan tentang amal-amal orang ka-
ini tidak bisa memberikan manfaat dan tidak fi4, yaitu diibaratkan sebagaimana abu yang
ditiup oleh angin yang sangat kencang, hingga
bisa diambil manfaatnya.(:uf} adalah ibarat menjadikannya seperti debu beterbangan,
dan lenyap tanpa bekas, disebabkan tidak ter-
seperti abu yang ditiup oleh {..i-G} angin penuhinya syarat amal, yaitu keimanan.
yang sangat kencang, hingga membuatnya
seperti debu yang beterbangan tanpa bisa
ditangkap.
4l ot'ry" v| orang-orang kafir itu *r"|
{;,,,- tidat< bisa mendapati pahala sedikit pun
{i,f q} dari apa-apa yang pernah mereka
usahakan di dunia. Semua itu terjadi karena
tidak terpenuhi syaratnya, yaitu adanya ke-
imanan. {ell} Kata isyarat atau kata tunjuk
ini menunjuk kepada kesesatan mereka se-
dang mereka mengira bahwa mereka adalah
TAFSIRAL-MUNIR JITID 7
Tafsir dan Penjelasan dan banyaknya jumlah mereka sebagai pihak
Ini merupakan tahapan perkembangan mayoritas, serta kaum Mukminin yang lemah
yang terjadi dalam dialog dan benturan antara dan sebagai pihak minoritas. Kalimat, ,J ii",JF
para rasul dan umat-umat kafir. Setelah kaum
kafir itu gagal dalam dialog dan perdebatannya, {cL [secara harfiah berarti, atau kalian kembali
lagi ke dalam agama kami), sama sekali tidak
hujjah dan argumentasi yang diajukannya
berarti bahwa para rasul sebelumnya juga
runtuh total di hadapan argumentasi para
adalah orang-orang paganis. Tetapi yang ter-
rasul, mereka tidak menemukan jalan selain
situasi dan kondisi krisis yang semakin me- jadi, lahiriah para rasul itu memang berada
muncak ketegangannya serta harus masuk
ke dalam benturan dan langkah kekerasan. bersama mereka, tetapi sebenarnya mereka
Mereka pun mengintimidasi para rasul dengan menentang dan berseberangan dengan mere-
salah satu dari dua hal Pertama, pengusiran ka. Hanya saja itu tidak diperlihatkan sehingga
dari negeri. Kedua, masuk ke dalam millah
dan syari'at mereka yang diwarisi dari para mereka menyangka bahwa para rasul seagama
leluhur. Ini seperti perkataan kaum Nabi dengan mereka.
Syu'aib kepada dirinya dan orang-orang yang {/ccr!.*; r.,+; lt -.i:t Allah SWT Pun mewah-
beriman bersamanya dalam ayat,
-ri.;}
"Pemuka-pemuka yang menyombongkan ybueknaanr-tb"epnrda,r para rasul-Nya, "sungguh Kami
diri dari kaum Syu'aib berkata,'Wahai Syu'aib!
Pasti kami usir engkau bersama orang-orang akan membinasakan orang-
yang beriman dari negeri kami, kecuali engkau orang zalim dan musyrik itu, dan sungguh
kemboli kepada agama kami."'(al-Araaf: BB)
Kami benar-benar akan menempatkan kalian
Dalam ayat lain, Allah SWT menginfor-
masikan sikap kaum musyrikin Quraisy, di negeri bekas tempat tinggal mereka setelah
"Dan sungguh, mereka hampir membuat- mereka binasa. Itu sebagai hukuman terhadap
mu (Muhammad) gelisah di negeri (Mekah) mereka atas tindakan mereka mengancam dan
karena engkau harus keluar dari negeri itu, dan mengintimidasi akan mengusir kalian."
kalau terj adi demikian, niscaya sepening g almu
mereka tidak akan tinggal (di sana), melainkan Ini adalah ancaman dari Allah SWT kepada
sebentar saja." (al-Israa'= 76) orang-orang musyrik sebagai bandingan anca-
man mereka kepada para rasul. Betapa jauh
Dalam ayat lain, Allah SWT berfirman,
perbedaan di antara kedua ancaman itu. Hal
"Dan (ingatlah), ketika orang-orang kafir
(Quraisy) memikirkan tipu daya terhadapmu ini sebagaimana firman Allah SWT dalam ayat,
(Muhammad) untuk menangkap dan memenja-
"Dan sungguh, janji Kami telah tetap bagi
rakanmu atau membunuhmu, atau me- hamba-hamba Kami yang menj adi rasul, (yaitu)
mereka itu pasti akan mendapat pertolongan.
ngusirmu." (al-Anfaal: 30) Dan sesungguhnya bala tentara Kami itulah
yang pasti meneng." (ash-Shaaffaat: L7!-
Sebab di balik keberanian orang-orang 173)
kafir melakukan ancaman dan intimidasi
'AIIah telah menetapkan, Aku dan rasul-
adalah keterpedayaan mereka oleh kekuatan rasul-Ku pasti menang." Sungguh, Allah Maha-
kuat, Mahaperkasa."' fal-Muiaadilah: 2 1)
"Dan sungguh, telah Kami tulis di dalam
Zabur setelah (tertulis) di dalam az-Zikr (Lauh
Mahfuz), bahwa bumi ini akan diwarisi oleh
hamba-hamba-Ku yang saleh." (al-Anbiyaa':
10s)
TATSIRAL-MUNIRIILID 7 *,1! -/-\ surah tbraahlm
Masih banyak lagi ayat lainnya yang umat-umat yang meminta keputusan bahwa
memiliki makna dan semangat serupa. jika memang mereka keliru dan apa yang
dibawa oleh rasul itu adalah benan silakan
$nw ,:t1 ? 4ty apa yang diwahyukan
mereka dibinasakan,
itu, yaitu dibinasakannya orang-orang zalim
dan ditempatkannya orang-orang Mukmin di "Dan (ingatlah), ketika mereka (orang-
negeri mereka. Itu adalah sesuatu yang benar
bagi orang yang takut atas posisi-Ku untuk orong musyrik) berkata, 'Ya Allah, jika (Al-
melakukan hisab, menghadap kepada-Ku, dan Qur'an) ini benar (wahyu) dari Engkau, maka
adzab dan hukuman-Ku. Ia pun mengaktuali- hujanilah kami dengan batu dari langit, atau
datangkanlah kepada kami adzab yang pedih."'
sasikan rasa takutnya itu dengan bertalnrya (al-Anfaal:32)
kepada-Ku, taat kepada-Ku, menjauhi hal-hal Akan tetapi hasilnya adalah pertolongan
dan kemenangan pasti untuk orang-orangyang
yang mendatangkan murka-Ku. Ini adalah bertakwa. Sedangkan kerugian, kegagalan, dan
kebinasaan adalah bagi orang-orang musyrik,
sebab kemenangan dan apa yang diwahyukan
tersebut. 4* * k ;;;b merugi dan binasalah setiap
{i;lk.rr} para rasul memohon kepada orang yang sombong, untuk taat kepada Allah
SWT. Kerugian dan kebinasaan juga menimpa
Allah SWT pertolongan dan kemenangan atas pada mereka yang bersikap membangkang
umat-umat mereka, yakni atas musuh-musuh terhadap kebenaran. fuga menimpa pada me-
mereka. Hal ini sebagaimana firmanAllah SWT reka yang menyimpang dan melenceng dari
kebenaran. Ini sebagaimana firman Allah SWT,
dalam ayat L9 surah al-Anfaal, -s;;Cfr:ii tyy
" (Allah berfirman),' Lemp arkanlah olehmu
{!,,rlr Maksudnya, para rasul memohon kepada
berdua ke dalam neraka Jahannam, semua
Allah SWT kemenangan atas musuh-musuh orang yong sangat ingkar dan keras kepala,
mereka, atau meminta putusan antara mereka yang sangat enggan melakukan kebajikan, me-
lampaui batas, dan bersikap ragu-ragu, yang
dan musuh-musuh mereka, sebagaimana fir-
mempersekutukan Allah dengan tuhan lain,
man Allah SWT dalam ayat,
maka lemparkanlah dia ke dalam adzab yang
"Ya Tuhan kami, berilah keputusan antara keras."'(Qaaf: 24-26)
kami dan kaum kami dengan hak (adil). Engkau- 4# :tr: iF di hadapan, si sombong,
lah pemberi keputusan terbaik." (al-Araaft 89) pembangkang itu ada fahannam yang sudah
menantinya. fadi kata, min waraa'ihi di sini
fadi, kata gantiwowujamak dalam kalimat bermakna amoama, seperti dalam ayat 79
ini wa istafiahuu adalah kembali kepada para
rasul atau para nabi. 46 Ysurah al-Kahfi, 'i'.'; tt b: $;,'r, lk;y
Ada yang berpendapat, dhamir tersebut [karena di hadapan mereka ada seorang raja
kembali kepada orang-orang kafir. Yakni, dan yang merampas tiap-tiap bahtera).
orang-orang kafir itu memohon pertolongan
dan kemenangan atas para rasul. Mereka $x;- ,C . ;.:;-;b di dalam neraka, ia tidak
pikir bahwa mereka adalah pihak yang bena6,
memiliki minuman selain cairan yang mengalir
sedangkan para rasul adalah pihak yang
batil. Ada pula yang berpendapat, dhamir dari kulit dan daging para penghuni neraka
itu kembali kepada kedua belah pihah yaitu
yang bercampur dengan nanah dan darah, se-
kaum kafir dan para rasul. Mereka sama-sama bagaimana firman Allah SWT dalam ayat,
memohon kepada Tuhan agar menolong pihak
yang benar dan membinasaan pihak yang batil.
Hal ini sebagaimana firman Allah SWT tentang
--_-:-\. TATSIRAL-MuNIRJIIIDT
"Inilah (adzab neraka), maka biarlah "Sungguh, itu adalah pohon yang keluar
mereka merasakannya, (minuman mereka) air dari dasar neraka Jahim, mayangnya seperti
yang sangat panas dan air yang sangat dingin, kepala-kepala setan. Maka sungguh, mereka
dan berbagai macam (adzab) yang lain yang benar-benar memakan sebagian darinya (buah
serupa ifu." (Shaad: 57-58) pohon itu), dan mereka memenuhi perutnya
dengan buahnya (zaqqum). Kemudian sung-
Al-Hamiim dalam ayat berarti air yang guh, setelah makan (buah zaqqum) mereka
mendapat minuman yang dicampur dengan
sangat panas. Sedangkan al-Ghassaaq artinya air yang sangat panas. Kemudian pasti tempat
adalah air yang sangat dingin, busuk, dan men-
jijikkan. kembali mereka ke neraka Jahim." [ash-
{ei i6 \i L:..".b ia meneguknya seteguk Shaaffaat 64-68)
demi setegukdengan sangatberatdan terpaksa Dalam ayat lain, Allah SWT berfirman,
menelannya, karena begitu meniijikkan rasa,
warna, dan baunya. Ini menggambarkan betapa "sungguh pohon zaqqum itu, makanan
tersiksa dirinya ketika menelan minuman itu,
sebagaimana firman Allah SWT dalam ayat, bagi orang yang banyak dosa. Seperti cairan
tembagayang mendidih di dalam perut, seperti
"Dan diberi minuman dengan air yang men- mendidihnya air yang sangat pqnas'Peganglah
dia, kemudian seretlah dia sampai ke tengah-
didih, sehingga ususnya terpotong-potong?" tengah neraka, kemudian tuangkanlah di atas
(Muhammad:15) kepalanya adzab (dari) air yang sangat panas.'
' Rasakanlah, sesungguhnya kamu benar-benar
"Jika mereka meminta pertolongan (mi-
num), mereka akan diberi air seperti besi yang orang yang perkasa lagi mulia.' Sungguh,
mendidih yang menghanguskan waiah. (ltulah)
minuman yang paling buruk dan tempat isti- inilah adzab yang dahulu kamu ragukan." (ad-
rahatyang paling jelek." fal-Kahfi: 29) Dukhaan:43-50)
{Jl' .,,1;} berbagai penyebab kematian "Dan golongan kiri, alangkah sengsaranya
g ol o ng a n kiri itu. (M ereka) d al a m sf ksa an ang in
yang sangat pedih serta berbagai adzab dari yang sangat panas dan air yang mendidih, dan
segala penjuru mendatanginya. Akan tetapi naungan asap yang hitam, tidak sejuk dan tidak
ia tidak juga mati. Hal ini sebagaimana firman
Allah SWT dalam ayat, m e ny e n a n g kan." (al-W aaqi'ah : 4l - 44)
"Den orang-orang yang kafia bagi mereka "Beginilah (keadaan mereka). Dan sung'
neraka Jahannam. Mereko tidak dibinasakan
hingga mereka mati, dan tidok diringankan dari guh, bagi orang-orang yang durhaka pasti
mereka adzabnya. Demikianlah Kami membalas (disediakan) tempat kembali yang buruk,
setiap orang yang sangat kafin" (Fathir: 36)
(yaitu) neraka Jahannam yang mereka masuki;
44 l,t; ,:tr: ,r:b dan setelah keadaan
maka itulah seburuk-buruk tempat tinggal.
itu, ia sudah dinanti lagi oleh adzab lain yang Inilah (adzab neraka), maka biarlah mereka
merasakannya, (minuman mereka) air yang
sangat keras, menyakitkan, berat dan me-
milukan, lebih keras, lebih pedih dari adzab sangat panas dan air yang sangat dingin, dan
berbagai macam (adzab) yang lainyang serupa
sebelumnya. Adzab itu terus-menerus ber- itu." (Shaad: 55-58)
langsung sambung menyambung tanpa henti. Di samping adzab yang akan diterima oleh
Hal ini sebagaimana firman Allah SWT tentang orang-orang kafir di neraka fahannam, mereka
pohon Zaqquum, juga akan meratapi amal-amal saleh mereka
TAFSIRAL-MUNIR JITID 7
ketika di dunia yang lenyap sia-sia dan tidak pengusiran dari negeri atau dipaksa untuk I
berguna sama sekali bagi mereka di akhirat.
Selanjutnya, Allah SWT pun membuat sebuah masuk ke dalam millah paganisme, adalah 1
perumpamaan untuk amal-amal mereka, {;" tidak memiliki arti apa-apa di hadapan I
{r,\tF uith. ancaman Allah SWT. Ancaman mereka
Yakni, gambaran dan perumpamaan amal- pasti sirna begitu saja, sedangkan ancaman
amal saleh orang kafir pada hari Kiamat seperti
Allah SWT pasti akan terwujud. Ini sudah
sedekah, silaturahim dan berbakti kepada menjadi sunnatullah yang berlaku pada
para rasul dan hamba-hamba-Nya.
kedua orangtua. Ketika mereka meminta pa-
halanya dari Allah S\MX, diibaratkan seperti 2. Kelayakan mendapatkan kemenangan
atas para musuh tergantung pada syarat
abu yang ditiup keras oleh angin kencang rasa takut dan khidmat pada keagungan
pada hari yang sangat berangin. Mereka tidak dan kebesaran Allah SWT. Selain itu,
mendapatkan apa-apa dari amal-amal yang tergantung pada kedudukan pada hari
pernah mereka lakukan di dunia. Mereka ba- penghisaban di akhirat, takut pada adzab,
gaikan ingin menangkap abu yang ditiup
pembalasan, dan hukuman-Nya.
angin sangat kencang pada hari yang berangin
sangat kencang. Usaha dan amal mereka tidak 3. Baik apakah yang meminta pertolongan
memiliki azas, keistiqamahan dan kelurusan,
hingga amat jauh dari kebenaran. Mereka pun dan kemenangan atas musuh adalah
kehilangan pahala dan tidak mendapatkan para rasul, kaum kafir, ataukah kedua-
duanya, namun yang pasti adalah bahwa
apa-apa karena mereka tidak memiliki syarat
diterimanya amal, yaitu keimanan. pertolongan dan kemenangan pada akhir-
nya untuk orang-orang yang bertalawa dan
Di antara ayat yang memiliki makna dan para rasul. Mereka-lah orang-orang yang
beriman dengan sebenar-benarnya iman
semangat serupa adalah,
kepada Allah SWI, Tuhan mereka Yang .l
"Dan Kami akan perlihatkan segala amal mereka mintai pertolongan. Sedangkan
yang mereka kerjakan,lalu Kami akan jadikan kegagalan dan kebinasaan adalah bagi
orang-orang yang kafir; sombong, dan
amal itu (bagaikan) debu yang beterbangan." tidak menaati Allah SWT. Hal ini juga layak
(al-Furqaan:23) untuk mereka yang membangkang dan
"Perumpamaan harta yang mereka menolak kebenaran. Mereka kafir kepada
Allah SWX, mengelak, dan tidak menaati-
infakkan di dalam kehidupan dunia ini, ibarat Nya, serta menyimpang dari manhaj dan
angin yang mengandung hawa sangat dingin, jalan kebenaran.
yang menimpa tanaman (milik) suatu kaum
4. Sebagaimana kebinasaan di dunia layak
yang menzalimi diri sendiri, lalu angin itu
untukorang-orangkafir, adzab dan siksaan
merusaknya. Allah tidak menzalimi mereka, di neraka Jahannam siap menyambut me-
tetapi merekayang menzalimi diri sendiri." (Ali reka. Setelah binasa dan celaka di dunia,
'Imraan:117) adzab di akhirat pun akan mereka terima.
Fiqlh Kehidupan atau Hukum-hukum 5. Air penghuni fahannam adalah nanah
Ayat-ayat di atas menunjukkan kepada penduduk neraka yang mengalir dari tu-
buh mereka. Di dalamnya, orang kafir me-
kita sejumlah faedah sebagai berikut. minumnya seteguk demi seteguk bukan
L. Intimidasi dan ancaman orang-orang
kafir kepada para rasul dengan ancaman
sekaligus, karena rasanya yang begitu orang kafir karena telah diruntuhkan oleh
kekafirannya. Itu adalah sebuah kerugian
menjijikkan dan sangat panas serta sangat
yang sangat besar.
menyakitkan ketika ditelan. Hampir-ham-
Dalam ayat ini, Allah SWT membuat
pir ia tidak ingin menelannya, namun perumpamaan tentang amal-amal orang
akhirnya tetap ia telan dengan begitu
kafir, yaitu amal-amal itu terhapus dan
susah payah dan sangat terpaksa,
lenyap seperti lenyapnya abu yang ditiup
"Dengan (air mendidih) itu akan oleh angin kencang di hari yang berangin
kencang. Itu tidak lain disebabkan mereka
dihancurluluhkan apa yang ada dalam mempersekutukan Allah SWI, sehingga
perut dan kulit mereka. Dan (adzab) untuk amal-amal itu tidak memenuhi syarat
mereka cambuk-cambuk dari besi," (al- utama diterimanya suatu amal, yaitu iman
Haii=2O-21) kepada Allah SWT semata tiada sekutu
Berbagai penyebab kematian menda- bagi-Nya.
tanginya dari berbagai penjuru, dari BUKTT KEESAAN ALLAH SWT, WUJUD DAN
KUASA.NYA UNTUK M EMBANGKITKAN
kanan dan kirinya, dari atas dan bawah, KEMBALI
dari depan dan belakang. Namun itu sama
sekali tidak membuatnya mati, Surah lbraahlim Ayat 19 - 2O
"Di atas mereka ada lapisan-lapisan L\U\€"lv,)at* atg 31\
dari api dan di bawahnya juga ada lapisan-
)'w$\63ffi"**&*Uipaic4
lapisan yang disediakan bagi mereka.
Demikianlah Allah mengancam hamba- ffii.e
hamba-Nya (dengan adzab itu). 'Wahai
hamba-hamba-Ku, maka bertakwalah "Tidakkah kamu memerhatikan, bahwa se-
sungguhnya Allah telah menciptakan langit dan
ke p a d a - Ku."' (az-Zrtmar: 1 6) bumi dengan hak (benar)? Iika Dia menghendaki,
niscaya Dia membinasakan kamu dan mendatang-
Di hadapannya ada adzab yang kan makhluk yang baru (untuk menggantikan
kamu), dan yang demikian itu tidak sukar bagi
sangat keras, bertubi-tubi, dan sambung Allah.' (Ibraahiim: 19 -20)
menyambung tanpa sedikit pun mengen-
dur. Itulah gambaran adzab orang-orang Qltaa'aat
kafir secara lahir dan batin. Pertama, -- a .)r;L'JJr .;t-): Hamzah, al-Kisa'i dan
-4# y.t;t;") Kedua, L F- ,*)*,_i i, ,*ty 4..r'r\,i
Qiiu;k;; Ketiga, \;-, I s- k',t 's'+.u.;y Khalaf membacanya er)\\) +t;Jt Jt-;.
$*;KeemPat, 4* l'" Y.t-.D;tY
6. Amal-amal baikyang selama ini dikerjakan Balaaghah
oleh orang-orang kafir ketika di dunia, , i'., (,6.),:'..-,t*jF Di antara kedua kata ini
sama sekali tidak berguna dan berfaedah 4-tJ!F
di akhirat. Amal baik mereka, seperti terdapat ath-Thibaaq.
memberi makan orang yang kelaparan,
memberikan pertolongan kepada orang
yang membutuhkan pertolongan, amal
kebajikan, sedekah, silaturahim, berbakti
kepada kedua orang tua. Semua amal
baik ini tidak ada pahalanya bagi orang-
TAFSIRAL-MUNIRIILID 7
Mufradaat Lufhawlyyah orang kafir menjadi batal dan lenyap tanpa
bekas, Allah SWT menegaskan bahwa ter-
{; i,i} tidakkah kamu tahu, perkataan ini
hapus dan tersia-siakannya amal-amal mereka
ditujukan kepada Nabi Muhammad saw., namun
disebabkan oleh diri mereka sendiri. Mereka
sebenarnya ditujukan kepada umat beliau. kafir kepada Allah SWT dan berpaling dari
Kata tanya ini adalah kata tanya dengan makna penghambaan dan penyembahan kepada-Nya
at-Taqriir, yakni pengukuhan. Sedangkan ar-
semata. Allah SWT tidak membatalkan dan
Ru'yah [melihat) di sini maksudnya adalah menghapus amal-amal orang yang tulus me-
murnikan agama hanya untuk-Nya. Apakah
melihat dengan penglihatan mata hati. Karena pantas bagi hikmah-Nya untuk melakukan
maknanya adalah a lam yantahi'ilmuka laihi? hal itu, sedang Dia tidak menciptakan seluruh
[tidakkah pengetahuanmu sudah sampai ke alam ini melainkan karena suatu hikmah dan
sana?) {;-r$ HurufTarr ba' di siniberta'alluq kebenaran?!
denganf il khalaqa. Yakni, dengan hikmah dan Tafsir dan Penlelasan
tujuan yang layak sebagai dasar penciptaan.
Di sini, Allah SWT ingin mengabarkan
{;<.1i} meniadakan kalian. 4:.y *-t;y arn kuasa-Nya untuk membangkitkan dan me-
mendatangkan makhluk baru sebagai ganti ngembalikan tubuh seperti sedia kala pada
hari Kiamat. Dia-lah Yang telah menciptakan
kalian. Yakni, menciptakan makhluk lain untuk langit dan bumi, jauh lebih besar dari pen-
menggantikan kalian. Ini menjadi suatu kenis- ciptaan manusia. Bukankah Allah SWT Yang
cayaan dan konsekuensi logis dari kuasa Allah
SWT dalam menciptakan langit dan bumi. fika kuasa menciptakan langit ini dengan begitu
Allah SWT kuasa menciptakan langit dan bumi, tinggi, luas, dan besa[ berikut segala apa
tentu, Dia juga kuasa melenyapkan manusia dan
menciptakan makhluk lain sebagai gantinya. yang ada didalamnya seperti bintang-bintang
Juga, karena Zat Yang menciptakan asal-usul
mereka, kemudian membentuk mereka dengan dan planet-planet, dan menciptakan bumi
mengganti ben-tuk dan rupanya serta meng- ini berikut segala apa yang ada padanya se-
ubah sifat-sifat dasarnya. fuga kuasa mengganti perti hamparan tanah luas, dataran rendah,
mereka dengan makhluk lain. Itu sama sekali dataran tinggi, bukit dan gunung-gunung, gu-
bukan hal yang sukar dan sama sekali bukan run sahara, lautan dan pepohonan, tumbuh-
masalah bagi-Nya, sebagaimana yang dinyata- tumbuhan, binatang dengan segala jenis dan
macamnya, fungsi dan manfaat-manfaatnya,
ikan dalam ayat beriku tnya, $71,1tr rl! u;) dan
bentuknya, dan warnanya.
yang demikian itu bagi Allah SWT sama sekali
bukan hal yang tidak bisa dilakukan dan sama (, ;rl} tidakkah kamu tahu bahwa Allah
sekali bukan merupakan sesuatu yang sulit. Dia
adalah Mahakuasa secara Zat-Nya, kuasa-Nya SWTtelah mengadakan langitdan bumi dengan
tidak hanya terbatas pada hal tertentu, tetapi
mencakup segala hal. Zat Yang demikian sifat- hikmah dan tujuan yang benar yang layak
menjadi dasar penciptaan. Zat Yang Kuasa
Nya, maka sudah semestinya hanya Dia semata menciptakan langit dan bumi dalam bentuk
yang diimani dan disembah karena mengharap yang sungguh luar biasa, juga kuasa untuk me-
pahala-Nya dan takut akan hukuman-Nya pada lenyapkan kalian, jika kalian berani melanggar
hari pembalasan. perintah-perintah-Nya serta mendatangkan
makhluk baru selain kalian dengan sifat yang
Persesuaian Ayat tidak sama dengan sifat kalian. Hal itu bagi
Allah SWT sekali-kali bukanlah hal yang tidak
Setelah menjelaskan bahwa amal-amal
srr"rrrm""r'rl.- 1,ilb,*,,,, hFSIRAL-{YNrRllllP I
*,r,*r,
bisa dilakukan, bukanlah hal yang sulit, tetapi makliluk setelah mati. Karena Allah Yang
sangat mudah bagi-Nya. kuasa untuk membinasakan dan meniadakan,
Dalam Al-Qur'an, banyak terdapat ayat
sebagaimana Dia kuasa untuk mengadakan
yang memiliki makna serupa dengan ayat ini, segala sesuatu. Karena itu, janganlah kalian
"Dan tidakkah mereka memperhatikan berbuat durhaka kepada-Nya. fika kalian
bahwa sesungguhnya Allah yang menciptakan berbuat durhaka kepada-Nya, Dia bisa saja
langit dan bumi, dan Dia tidak merasa payah membasmi kalian dan mendatangkan makhluk
karena menciptakannya, dan Dia kuasa meng- baru yang tentunya lebih utama dan lebih taat
hidupkan yang mati? Begitulah, sungguh, Dia dari kalian. Seandainya makhluk baru yang
Mahakuasa atas segala sesuatu." (al-Ahqaaft menjadi ganti adalah sama seperti makhluk
yang diganti, tidak ada faedahnya penggantian
33) itu. Yang demikian itu bukanlah hal yang sulit
bagi Allah SWT.
"Dan tidakkah manusia memperhatikan
Maksudnya, orang-orang kafir terlalu
bahwa Kami menciptokannya dari setetes
tenggelam dalam kekafiran kepada Allah SWT.
mani, ternyata dia meniadi musuh yang nyata!
Padahal, telah ada bukti-bukti petunjuk atas
Dan dia membuat perumpamaan bagi Kami
kuasa dan hikmah-Nya, bahwa hanya Dia Yang
dan melupakan asal keiadiannya; dia berkata, berhak dan layak untuk ditaati, Yang diharap-
'siapakah yang dapat menghidupkan tulang' kan pahala-Nya dan ditakuti hukuman-Nya pa-
belulang, yang telah hancur luluhT' Katakanlah da hari pembalasan.
(Muhammad),'Yang akan menghidupkannya
ialah (Allah) yang menciptakannya pertama DIALOG DI ANTARA ORANG.ORANG
kali. Dan Dia Maha Mengetahui tentang segala YANG CELAKA PADA HARI ADZAB,
PERDEBATAN ANTARA SETAN DENGAN PARA
makhluh yaitu (Allah) yang meniadikan api PENGIKUTNYA, DAN KEBERUNTUNGAN
MET{DAPATKAN SURGA BAGI ORANG.ORANG
untukmu dari kayu yang hiiau, maka seketika YANG BAHAGIA
itu kamu nyalakan (api) dari kayu itu.' Dan Surah lbraahiim Ayat 21- - 23
bukankah (Allah) yang menciptakan langit
$V:kztO"gtfi*zsts6(4bu316
dan bumi, mampu menciptakan kembali yang
serupa itu (jasad mereka yang sudah hancur r\ i bv;tir fri ji,\:: H)(L
itu)? Benan dan Dia Maha Pencipta, Maha Wry4,U-a'^i'r ri,6 ifiv', "e :, +,
-J\.
M eng etahui. S e sung g uhny a urusan- Ny a ap abil a
;,L$ti'6sffi'*luGuC;6"{GA
Dia menghendaki sesuatu Dia hanya berkata
kepadanya, 'Jadilah!' Maka iadilah sesuatu. f ,rSgtG"HC'i;'t3,y5:fl-,#v
Maka Mahasuci (Allah) yang di tangan-Nya ,Sau"ya$;-i'L6Lgfe
Vi;"&1 t$uffi'6 {3;;,"5 {t
kekuasaan atas segala sesuatu dan kepada-Nya
kamu dikembalikan." fYasiin: 7 7'83)
Fiqlh Kehldupan atau Hukum-hukum
Ayat ini mengungkapkan bukti petun-
juk tentang kuasa Allah SWT. Zat Yang
menciptakan langit dan bumi sesuai dengan
hikmah dan kebenaran, juga kuasa untuk
mengembalikan dan menghidupkan kembali
4Y'+,AA-Y;4-A6;W l'raab
tlL<;;,9:t Lyi} u e-f 4A -G, 4:i f,,Iiip hurufy a' dibacafarhah karena
\&G.\ c$ j;fi m Ai $\1; A ya' jamak diidghaaml<an kepadaya' idhaafah,
<i"*35\tGors?***)\
setelah nun idhaafah dibuang terlebih dahulu.
ffi%w,e:ry;=1\@-
Ini menurut dialek yang membaca fathah
"Dan mereka sernua (di Padang Mahsyar) ya' idhaafah sehingga harakat fathah yang
berkumpul untuk menghadap ke hadirat Allah,
lalu orang yang lemah berkata kepada orang ada tetap seperti sedia kala. Atau, hurufya'
yang sombong,'Sesungguhnya kami dahulu ada- dibaca fathah karena adanya dua huruf mati
lah pengikut-pengikutmu, maka dapatkah ka- yang bertemu dan ini menurut dialek yang
mu menghindarkan kami dari adzab Allah membaca sukun ya' idhaafah. Karena ya'
(walaupun) sedikit saja?' Mereka menjawab,'Se- idhaafah ada dua versi bacaan atau dialeh
kiranya Allah memberi petunjuk kepada kami, yaitu fathah dan sukun. Sedangkan jika
niscaya kami dapat memberi petunjuk kepadamu. berdasarkan bacaan yang membaca kasrah bi
Sama saja bagi kita, apakah kita mengeluh atau
mushrikhiyyi itu adalah kembali kepada asal,
bersabar. Rta tidak mempunyai tempat untuk
yaitu kasrah, supaya sesuai dengan harakat
melarikan diri.' Dan setan berkata ketika perkara
(hisab) telah diselesaikan,'sesungguhnya Allah kasrahnya hamzah pada kata q;S jlb.
4#f; iiy fata an dan shilah-nya, yaitu
telah menjanjikan kepadamu janji yang benar,
da'autukum berkedudukan nashab karena
dan aku pun telah menjanjikan kepadamu tetapi
aku menyalahinya. Tidak ada kekuasaan bagiku meniadi mustatsnao. dalam istitsnaa' mun-
terhadapmu, melainkan (sekadar) aku menyeru
kamu lalu kamu mematuhi seruanku, oleh sebab qathi'. 4:i;t t;) Kata, maa di sini adalah
itu janganlah kamu mencerca aku, tetapi cercalah
dirimu sendiri. Aku tidak dapat menolongmu, dan maa mashdartyyah, yakni bi isyraakikum.
kamu pun tidak dapat menolongku. Sesungguhnya
aku tidak membenarkan perbuatanmu memper- {j6!, 4 n qfh Ini adalah iumtah
sekutukan aku (dengan Allah) sejak dahulu! Sung-
guh, orang yang zalim akan mendapat silcsaan yang fi'lgryah berkedudukan nashab sebagai silat
pedih. Dan orang yang beriman dan mengerjakan
kebajikan dimasukkan ke dalam surga-surga yang untuk jannoatin. Kata {r*.rlti} menjadi haal
dari {;rir}.
mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka
(i>t; ,*t WY Ini adalah jumtah ismiyyah
kekal di dalamnya dengan seizin Tuhan mereka.
Ucapan penghormatan mereka dalam (surga) itu berkedudukan nashab sebagai haal dari
ialah s alam." (Ibraahiim : 2l -23) {;1,y sehingga ini adalah haal muqaddarah.
Qitaa'aat Atau menjadi haal dari dhamir yang terdapat
{.(l.' #}' Ketujuh imam qiraa'aat mem- pada kata {crr6} sehingga jika begitu bukan
merupakan haal muqaddarah. Atau ber-
bacanya <.('i,,ll kedudukan nashab sebagai sfaf untuk kata
(C;y, Hamzah membacanya (€,v;. jannaatin.
Dhamir hum yang terdapat pada kata,
(i#l1-h ada kemungkinan sebagai faa'il, yak-
ni, yuhayyii ba'dhuhum ba'dhan bis salaami
[mereka saling menggucapkan salam di
antara mereka). Atau, sebagai naa'ibul faa'il,
yakni yuhayyauna bis salaami (mereka dibe-
ri ucapan tahiyyat salam) sedangkan mak-
na yang dimaksud adalah tuhayyiihim al-
Malaa'ikatu bis salaami [para malaikat meng-
ucapkan tahiyyat salam kepada mereka).
Balaafhah sesungguhnya Allah SWT telah menjanjikan
kepada kalian janji yang merupakan haknya
{6ii irl; ;.r* (} Di antara kedua untuk dipenuhi. Atau, janji yang Allah SWT
kalimat ini terdapatthibaaq salb. penuhi dan realisasikan, yaitu janji untuk
membangkitkan kembali (bo'*) dan pem-
4i';. ii G;iF Di antara kedua kata ini
balasan. Allah SWT pun memenuhi janji-Nya
terdapat thibaaq.
kepada kalian. fuE;;;y dan aku pun men-
Mufradaat Lu$hawlyyah
janjikan kepada kalian janji yang batil, yaitu
$\t;;.;b semua makhluk berkumpul dan
bahwa tidak ada yang namanya ba'ts dan tidak
berada di al-Baraaz, yaitu hamparan tanah
pula hisab. {i<iii6} lalu aku menyalahi janjiku
yang sangat luas, yakni tempat berkumpulnya
kepada kalian. Di sini, iblis memposisikan janji
umat manusia pada hari itu [al-Mahsyar)
palsunya yang tidak akan bisa dipenuhi dan
untuk menghadap ke hadirat Allah SWT. Di
antara contoh penggunaan kata yang berasal tidak akan mungkin benar, seolah-olah seperti
dari akar kata yang sama adalah, imra'atun janji yang benar tetapi ia menyalahinya dan
barzatun yang artinya adalah perempuan
yang menampakkan diri kepada para lelaki. tidak merealisasikannya. {j& ;,1} Hurufiarr
Di sini dan dalam kalimat-kalimat setelahnya min di sini adalah zaa'idah (tambahan). Kata
digunakan bentuk kata maadhin, meskipun sulthaan berarti kekuatan, kekuasaan, dan
kejadiannya adalah di masa yang akan datang, otoritas. Yakni, aku tidak memiliki kekuasaan
karena hal itu merupakan kejadian yangbenar- dan otoritas sedikit pun atas kalian hingga aku
benar pasti akan terjadi. ('ri3r) para pengikut bisa memaksa kalian untuk kafir dan berbuat
yaitu orang-orang yang lemah pandangan dan kemaksiatan serta mengikutiku 4$;; ,rl lr)
pemikirannya (orang awam). akan tetapi aku hanyalah sekadar mengajak
fii,;;t uy:_\ kepada orang-orang yang kalian. {; ,+JU} lalu kalian pun bersegera
diikuti, yaitu para pemuka dan tokoh pimpinan memenuhi dan menuruti ajakanku. i;;1Y
yang kuat yang memobilisasi orang-orang 4€t t salahkanlah diri kalian sendiri atas
lemah. {G,} Bentuk jamak dari taabi'un [para sikap kalian yang mau memenuhi ajakanku
itu dan mengikutiku, sementara kalian tidak
pengikut). {e i#} apakah kalian mampu
mau menaati Tuhan kalian ketika Dia menyeru
menghalau $,.V nirt +r-r) adzabAllah SWT dari
kalian.
kami? [maksudnya meskipun hanya sedikit
{;sa;y aku sekali-kali bukanlah orang
saja). Huruf jarr min yang pertama berfungsi yang bisa menolong kalian. 4:;;i L-|
untuk at-Tabyiin, sedangkan yang kedua ber- sesungguhnya aku sendiri mengingkari, sikap
fungsi untuk qt-Tab'iidh (memberikan penger- kalian yang mempersekutukan aku dengan
tian sebagian). (is-ri.Q} niscaya kami mengajak Allah SWT. (p -rF ketika di dunia. {.*"lrl.r 3ty
4.kalian menuju kepada petuniuk. .t d uF sesungguhnya orang-orang yang kafia .|rr"
HurufTarr {.f} di sini adalah tambahan. Kata, 4piUagi mereka ada adzab yang menyakitk"apn)
{,ft} tempat berlindung tempat berlari dan dan memilukan. Kalimat ini adalah kalimat
tempat menyelamatkan diri. baru yang merupakan firman Allah SWT, bukan
{irr",:lr} Iblis. {1;!r g ay tatkala urusan menjadi bagian dari kalimat sebelumnya
yang ada telah diputuskan dan sudah sele- yang mengisahkan perkataan iblis. {iij fii-'y
sai, ahli surga memasuki surga dan ahli ne- ucapan selamat bagi penghuni surga dari Allah
raka memasuki neraka. {ijr ii €i3 nr i1} SWT malaikat dan di antara sesama mereka
sendiri.
TAFSIRAL-MUNIRIILID 7
Persesualan Ayat sebagaimana yang dulu pernah kalian janjikan
kepada kami."
Setelah menerangkan berbagai macam
adzab bagi orang-orang kafir di akhirat, ke- Para tokoh pemuka dan pembesar pun
mudian diikuti dengan penjelasan tentang menjawab seraya menghindari mereka.
"Seandainya kami mendapat petunjuk dari
berbagai amal mereka yang sia-sia, Allah SWT Allah SWT kepada agama-Nya yang haqq,
menggambarkan seberapa malu dan diper-
memberi kami taufik untuk mengikutinya dan
malukannya mereka di depan para pengikut membimbing kami kepada kebaikan, niscaya
mereka. Hal ini dijelaskan Allah SWT dalam kami juga telah menunjuki dan membimbing
bentuk dialog antara para pimpinan dengan kalian untuk meniti jalan yang paling lurus.
para pengikut, debat antara setan dan para Akan tetapi, Allah SWT tidak menunjuki kami,
pengikutnya dari bangsa manusia. Selanjutnya, telah pasti berlaku ketetapan adzab bagi
diikuti dengan penjelasan tentang balasan orang-orang yang kafir."
Kemudian, mereka menyatakan keputus-
bagi orang-orang Mukmin yang berbahagia,
beruntung, dan keberhasilan mereka meraih asaan dan kepesimisan mereka untuk bisa
selamat, bahwa tidak ada harapan sedikit pun
surga-surga keabadian.
bagi mereka untuk selamat, {Gfi cL,r;| kita
Tafslr dan Penfelasan
sekali-kali tidak akan bisa selamat dan keluar
Seluruh makhluk baik yang saleh maupun dari apa yang kita alami sekarang, baik apakah
yang jahat, menghadap Allah SWT Yang Maha kita sabar dan tabah maupun mengeluh. Me-
Esa lagi Mahaperkasa untuk menjalani hisab. ngeluh dan sabar adalah sama dan tidak ber-
Mereka berkumpul di sebuah tempat yang beda bagi kita karena kita tidak akan bisa
terhampar luas dan terbuka tanpa ada sedikit sedikit pun selamat dari adzab Allah SWT.
pun penutup. Berbeda dengan keadaan dunia
yang orang-orang kafir dan para pendurhaka Ibnu Katsir menuturkan, secara lahir
mengira bahwa Allah SWT tidak melihat dialog tersebut berlangsung di dalam neraka
setelah mereka masuk ke dalamnya.al Hal ini
mereka. sebagaimana firman Allah S\MX,
Para pengikut berkata kepada para tokoh "Dan (ingatlah), ketika mereka berbantah-
pemuka dan para pimpinan tentang akal dan bantahan dalam neraka, maka orang yang
pemikiran. Mereka adalah orang-orang yang lemah berkata kepada orang-orang yang me-
sombong dan angkuh menyembah Allah SWT nyombong kan diri,'Sesungg uhnya kami dahulu
semata dan tidak sudi untuk mengikuti para adalah pengikut-pengikutmu, maka dapatkah
rasul. Mereka berkata, "sesungguhnya kami
dahulu adalah orang-orang yang mengikuti kamu melepaskan sebagian (odzab) api ne-
kalian, bertaklid kepada kalian, meniru dan
mengikuti langkah perbuatan kalian, mela- raka yang menimpa kami?' Orang-orang yang
kukan apa yang kalian perintahkan dan mela-
kukan apa yang kalian lakukan sehingga kami menyombongkan diri menjawab,'sesungguh-
pun ikut menjadi kafir kepada Allah SWT dan
mendustakan para rasul karena mengikuti dan nya kita semue sama-sama dalam neraka ka-
meniru kalian. Adakah kiranya kalian pada rena Allah telah menetapkan keputusan antara
hari ini mampu menghalau dari kami sebagian hamba-hamba- (Nya)."' (al-Mu'min z 47 -48)
adzab Allah SWT sekalipun hanya sedikit, 41 Tafsir lbnu Ka*ir,z/528.
'Allah berfirman,'Masuklah kamu ke dalam kebatilan, perkataan palsu, dan dusta. Hal ini
api neraka bersama golongan iin dan manusia sebagaimana firman Allah SIvlIT,
yang telah lebih dahulu dari kamu. Setiap kali
"(Setan itu) memberikan ianii-ianii kepada
suatu umat masuh dia melaknat saudaranya, se-
mereka dan membangkitkan ongan-angan
hingga apabila mereka telah masuk semuanya,
berkatalah orang yang (masuk) belakangan (ke- kosong pada mereka, padahal setan itu hanya
pada) orang yang (masuk) terlebih dahulu, Ya menjanjikan tipuan belaka kepada mereka."
(an-Nisaa'z t2O)
Tuhan kami, mereka telah menyesatkan kami.
Dan kalian benar-benar telah mengikuti
Datangkanlah siksaan api neraka yang ber- aku dan meninggalkan janji Tuhan kalian.
lipat ganda kepada mereka.' Allah berfirrnan,
{ltil; €& ett< sryaku sekali-kali tidak
'Masing-masing mendapatkan (siksaan) yang
memiliki dalil dan hujjah pada apa yang aku
berlipat ganda, tapi kamu tidak mengetahui.' serukan kepada kalian, dan sama sekali tidak
Dan orang yang (masuk) terlebih dahulu ber' memiliki kekuatan pada apa yang aku janjikan
kata kepada yang (masuk) belakang an,'Kamu ti-
kepada kalian.
dak mempunyai kelebihan sedikit pun atas kami.
(g $;U 5j7; J 11! namun, ketika aku
Maka rasakanlah adzab itu karena perbuatan
menyeru dan mengajakkalian, kalian mau me-
yang telah kamu lahtkan."'(al'Nraaf: 38-39)
menuhi seruan dan ajakanku.
"Den mereka berkata, 'Ya Tuhan kami,
sesungguhnya kami telah menaati para pe- $.o-"j >r,) Karena itu, janganlah kalian
mimpin dan para pembesar kami,lalu mereka mencercaku pada hari ini. Tetapi cercalah
diri kalian sendiri karena kalian mengikuti
menyesakan kami dari jalan (yang benar).
dan memenuhi seruanku secara sukarela atas
Ya Tuhan kami, timpakanlah kepado mereka
adzab dua kali lipat dan laknatlah mereka de- kemauan kalian sendiri, tidak ada yang me-
ng an laknat yang besar."' fal-Ahzaab 67 -6A) maksa kalian. Salah kalian sendiri, kenapa
kalian mau mengikuti seruan dan ajakanku.
= Salah kalian sendiri karena kalian tidak mau
mendengarkan seruan Tuhan kalian, padahal
Kemudian, Allah SWT menuturkan se- Dia telah menyeru kalian dengan seruan yang
buah percakapan lain antara setan dan para
haqq dan pasti benar dengan berbagai macam
pengikutnya dari bangsa manusia, {i[+lr j6ry
hujjah, dalil, dan keterangan. Namun kalian
setelah Allah SWT selesai mengadili di antara justru menolak itu semua.
para hamba-Nya, lalu memasukkan orang- 451,,*. i;i uy at<u sekali-kali bukanlah
orang Mukmin ke dalam surga dan menem- pihakyang mampu menolong kalian, memberi
patkan orang-orang kafir dalam neraka yang manfaat bagi kalian, dan menyelamatkan ka-
bertingkat-tingkat. Iblis berkata kepada para lian dari adzab. Begitu pula sebaliknya, kalian
manusia yang menjadi pengikutnya, "Sesung- bukanlah orang yang bisa memberikan per-
guhnya Allah SWT telah menianjikan kepada tolongan, manfaat, dan keselamatan kepadaku.
kalian tentang adanya ba'ts dan balasan de- Hal ini sebagaimana firman Allah SWT
ngan janji yang sebenarnya melalui para rasul-
Nya. Itu adalah janji dan informasi yang haqq "(Yaitu) ketika orang-orang yang diikuti
dan pasti benar. Adapun aku, aku juga telah
menjanjikan kepada kalian bahwa tidak ada berlepas tangan dari orang'orqng yang
ba'ts dan pembalasan, tidak ada surga dan
neraka, tetapi janjiku adalah janji palsu. Aku mengikuti, dan mereka melihat adzab." (al'
tidak mengatakan melainkan pasti itu adalah
Baqarah:166)
TAFSIRAT-MUNrRIILrpT . ./-l_-\ . ^^ surahtbraahltm
4.-'; jp sesungguhnya pada hari ini bisikannya ketika di dunia. |uga, mendorong
dan menyadarkan manusia supaya bersiap-
aku mengingkari atau menyangkal tindakan siap untuk menghadapi hari perhitungan [hi-
kalian mempersekutukan aku dengan Allah
SWT dalam hal ketaatan ketika di dunia. Hal sab) serta senantiasa mengingat dan memba-
ini sebagaimana firman Allah SWT yangkan berbagai huru-hara dan kengerian-
kengeriannya.
"Jika kamu menyeru mereka, mereka tidak
mendengar seruanmu, dan sekiranya mereka Setelah menjelaskan keadaan golongan
mendengar, mereka juga tidak memperkenan- yang sengsara dan celaka, Allah SWT mene-
rangkan keadaan golongan orang-orang yang
kan permintaanmu. Dan pada hari Kiamat berbahagia dan beruntung. Masing-masingdari
mereka akan mengingkari kemusyrikanmu."
kedua golongan itu sebelumnya sama-sama
(Faathir: 14)
menghadap kepada Allah SWT untuk men-
Maksudnya, iblis berlepas diri dari ke- jalani proses hisab dan pembalasan, $.rit S,''i,
musyrikan dan pengingkaran serta tidak ir-l| Yakni, para malaikat yang beriman kepada
membenarkan dan tidak menyetujuinya. Ini Allah SWT dan Rasul-Nya, mengikrarkan
keesaan-Nya, mengikuti perintah-perintah-
seperti firman Allah SWT
Nya dan menjauhi larangan-larangan-Nya, me-
"Sungguh, telah ada suri teladan yang baik reka dimasukkan ke dalam taman-taman surga
bagimu pada lbrahim dan orang-orong yang yang di dalamnya terdapat sungai-sungai yang
bersama dengannya, ketika mereka berkata mengalir di setiap tempat, sedang mereka
tinggal di dalamnya selama-lamanya, tiada
kepada kaumnya,'Sesungguhnya kami berlepas
diri dari kamu dan dari apoyang kamu sembah akan pernah berpindah dan beralih darinya.
s e I a i n Al I a h, ka mi me ng i ng ka r i (kekafi ra n) m u."'
Itu semua adalah dengan izin, taufik, dan
(al-Mumtahanah: 4)
karunia-Nya.
"Same sekali tidak! kelak mereka (sesem-
Di dalamnya, para malaikat memberikan
bahan) itu akan mengingkari penyembahan
ucapan selamat dan salam kepada mereka. Di
mereka terhadapnya, dan akan menjadi musuh dalamnya, mereka juga saling mengucapkan
bagi mereka." (Maryam: 82)
selamat dan salam di antara sesama mereka. Hal
{!i Jr.i; & 4tiot 3r} tni jelas kalimar baru ini sebagaimana firman Allah SWT dalam aya!
dari Allah SWT bukan bagian dari kalimat "Sehingga apabila mereka sampai kepa-
danya (surga) dan pintu-pintunya telah dibuka-
yang mengisahkan perkataan lblis. Namun ada kan, penjaga-penjaganya berkata kepada me-
reka,'Kesejahteraan (dilimpahkan) atasmu,
kemungkinan sebaliknya, ini adalah bagian berbahagialah kamu! Maka masuklah, kamu
ke ka I d i d a I a m ny a."' (az-Zumar : 7 3)
dari kalimatyang mengisahkan perkataan iblis
dengan tujuan memutus harapan orang-orang "Sedang para malaikat masuk ke tempat-
kafir untuk bisa mendapatkan pertolongan tempat mereka dari semua pintu; (sambil
mengucapkan), 'Selamat sejahtera atasmu
dan penyelamatan. Maknanya, sungguh orang-
karena kesabaranmu.' Maka alangkah nikmat-
orang kafir; layak memperoleh adzab yang
nya tempot kesudahan itu." (ar-Ra'd:23-24)
menyakitkan dan memilukan. Karena mereka
"Don orang-orong yang apabila diberi
berpaling dari kebenaran dan mengikuti
peringotan dengan ayat-ayat Tuhan mereka,
kebatilan.
Maksudnya, mengingatkan manusia ten-
tang sikap setan yang berlepas diri dan tidak
mau dipersalahkan menyangkut godaan dan
mereka tidak bersikap sebagai orang-orang pengikutnya pada kesesatan. Seandainya
yang tuli dan buta." (al-Furqaan: 73)
mereka diberi petunjuk dan dibimbing,
"Dan disana mereka akan disambutdengan
penghormatan dan salam." (al-Furqaan: 75) niscaya mereka juga akan menunjuki dan
membimbing orang lain. Ini adalah sebuah
"(Kepada mereka dikatakan),'Selam,' se' omong kosong dan kebohongan belaka dari
bagai ucapan selamat dari Tuhan Yang Maha mereka, sebagaimana firman Allah SWT
Peny ay ang." fYasiin: 58) yang mengisahkan orang-orang munafik,
Mereka juga saling mengucapkan salam "(lngatlah) poda hari (ketika) mereka
di antara sesama mereka, sebagaimana firman semua dibangkitkan Allah,lalu mereka ber-
Allah S\MT,
sumpah kepada-Nya (bahwa mereka bukan
"Doa mereka di dalamnya ialah,'Subha- orong muryrik) sebagaimana mereka ber-
nakallahumma' (Mahasuci Engkau, ya Tuhan
sumpah kepadamu ; " (al-Muiaadilah: 18)
kami), dan salam penghormatan mereka ialah,
'Salem' (salam sejahtera). Dan penutup doa 3. Setelah memaparkan perselisihan dan
mereka ialah, Alhamdu lillahi rabbil'elamin."' pertengkaran yang terjadi di antara para
(Yuunus:10) pimpinan kafir dan pengikut mereka, AI-
lah SWT menyambungnya dengan per-
Flqlh Kehldupan atau Hukum-hukum
selisihan dan pertengkaran yang ber-
Dari ayat-ayat di atas bisa dipahami se-
langsung antara setan dan para pengikut-
jumlah hal seperti berikut.
nya dari bangsa manusia. Topik perse-
1. Mencela, menentang, dan saling menya- lisihan dan pertengkaran mereka sama.
Pihak yang diikuti sama-sama berlepas
lahkan terjadi di antara para penghuni
diri dari pihak yang mengikuti. Akan
neraka. Percakapan antara para pemuka
dan pengikut menggambarkan para pemu- tetapi, di sini setan lebih jujur daripada
ka yang tidak kuasa sedikit pun untuk
mewujudkan apa pun bagi para pengikut manusia dalam dialog tersebut. Setan se-
mereka di dunia. Mereka tidak mampu cara terbuka dan terus terang menyatakan
sedikit pun menyelamatkan diri mereka
bahwa sesungguhnya Allah SWT telah
dari adzab Allah SWT dan tidak pula bisa menjanjikan janji yang benar dan pasti,
mewujudkan satu manfaat pun bagi diri yaitu janji adanya ba'ts dan pembalasan
mereka, apalagi memberikan manfaat pa-
da orang lain. Semua pelaku kekufuran atas amal-amal perbuatan. Allah SWT pun
dan maksiat tidak akan menemukan jalan memenuhi apa yang dijanjikan-Nya. Ada-
untuk melarikan diri dan berlindung dari pun setan, ia menjanjikan kepada manusia
adzab dan hukuman Allah SWL Baik me-
reka sabar dalam menjalani adzab, mau- hal yang berlawanan dengan janji Allah
pun mengeluh, sama saja bagi mereka, SWT tersebut, bahwa tidak ada ba'ts dan
tidak ada bedanya. pembalasan, tetapi janjinya adalah janji
2. Para pimpinan dan pemuka telah meng- palsu dan bohong belaka.
ikrarkan bahwa diri mereka sesat. Oleh 4. Tentang ayat {; t#)v 5j';: ti it} ar-
karenanya, mereka pun mengaiak para
Razi menuturkan, ayat ini menunjukkan
sebenarnya setan yang asli adalah hawa
nafsu. Setan menyatakan secara terus
terang bahwa ia tidak melakukan apa-
apa melainkan hanya bisikan dan godaan
semata. Seandainya bukan karena adanya
ThFSTRAL-MUNrR )rLrD 7
kecenderungan dan ketertarikan disebab- menyatakan bahwa ia tidak bisa mem-
kan oleh syahwat, khayalan, dan angan-
angan, niscaya bisikan dan godaan setan berikan pertolongan, bantuan, dan penye-
tidak memiliki efek dan pengaruh apa-
apa. Ini menunjukkan bahwa setan yang lamatan, bahkan diri sendiri juga mem-
asli adalah hawa nafsu.a2
butuhkan orang yang bisa menolong dan
Sudah maklum bahwa malaikat dan menyelamatkannya. Setan mengingkari si-
setan adalah fisik yang halus. Allah SWT kap mereka yang mempersekutukan diri-
menciptakan dan menyusunnya dengan
suatu bentuk konstruksi yang unik. Bukan nya. Ini mengingatkan dan menegaskan
merupakan hal yang tidak mungkin jika
ada benda halus masuk menembus ke kepada mereka tentang adzab yang akan
dalam benda padat, yakni ke dalam tubuh mereka terima.
manusia. PERUMPAMAAN KALIMAT YANG BAIK
DARI GOLONGAN YANG BERBAHAGIA, DAN
5. Orang-orang yang zalim layak memper- GAMBARAN KALIMATYANG BURUK DARI
oleh adzab yang sangat menyakitkan dan GOLONGAN YANG CETAKA
memilukan tanpa ada yang bisa menolak-
nya, sebagai balasan kezaliman mereka. Surah lbraahiim Ayat 24 - 27
Karena kemaksiatan dan kekafiran adalah
atas keinginan mereka dan usaha mereka ::CK e{t? 96 i't ;} 3{'; 1\
sendiri.
<JJffi,[AIA-G}3LSW{*
6. Orang-orang bertalowa layak memperoleh i6ivr )!it .3_r,7, W el4,,b'gqU
taman-taman surga yang mengalir di ba- r*Ir,vLe?ittigjj:w->tsgb"{\if#ri*:,);$,K
wahnya sungai-sungai, dengan perintah
3,;"*tt )it\w\ <iJ \ a\ d^fj ffi )Y)
Tuhan mereka, kehendak-Nya, dan taufik-
'<;-q$ltit'.y);';t*t61()4nti;l4
Nya. Di dalamnya, mereka mendapatkan
salam dari Allah SWT dan dari para ma- 'Mvltilk:
laikat. fuga, mereka saling mengucapkan "Tidakkah kamu memerhatikan bagaimana
salam sesama mereka.
Allah telah membuat perumpamaan kalimat
7. fanji-janji yang diberikan oleh setan
yang baik seperti pohon yang baik, akarnya kuat
adalah batil dan bohong. Sedangkan janji
Allah SWT adalah pasti benar. Manusia dan cabangnya (menjulang) ke langit, (pohon)
mengikuti ajakan dan perkataan setan
itu menghasilkan buahnya pada setiap waktu
tanpa dalil dan bukti. Setan berlepas
diri dari mereka dan perbuatan mereka, dengan seizin Tuhannya. Dan Allah membuat
serta tidak mau dipersalahkan. Karena perumpamaan itu untuk manusia agar mereka
selalu ingat. Dan perumpamaan kalimat yang
itu, mereka tidak bisa mencerca dan me- buruk seperti pohon yang buruk, yang telah
nyalahkan setan, tetapi mereka sendiri
yang salah dan yang dipersalahkan. Se- dicabut akar- akarnya dari p ermukaan bumi; tidak
tan pun menjadikan mereka putus asa dapat tetap (tegak) sedikit pun. Allah meneguhkan
tanpa memiliki harapan apa pun, dengan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan
42 Tafsir ar-Razi, 19/lll.
sunt' uraat'llm *.,,, , 1[],,r,, ,, hFSIRI-MUNIR IITID 7
yang teguh (dalam kehidupan) di dunia dan di menerangkr". (P :# J i^r) mengum-
akhirat; dan Allah menyesatkan orang-orang yang pamakan kalimat yang baik ibarat seperti
zalim dan Allah berbuat apa yangDiakehendaki."
(Ibraahiim: 24-27) pohon yang baik. Kalimat thayyibah atau ka-
limat yang baik adalah kalimat tauhid, /aa
ilaaha illallaahu, dakwah Islam, dan Al-Qur'an.
Qlraa'aat Sedangkan pohon yang baik adalah pohon
(l,-rtiy, Nafi, Ibnu Katsir dan Abu Amru kurma. {i,j} tertancap kukuh dan mengakar
membacanya d{---si). kuat di dalam bumi. {,,3, ,.C w"l)Y cabangnya
{qrtimenjulang tinggi ke atas.
dan{*s-e, lu"r'ui}h' Abu Amru, Aashim, Hamzah, pohon
imam lainnya membacanya d,,,,,,,,,,,,,,,,r}
itu memberikan dan menghasilkan buah.
dengan tanda baca kasrah tanwin secara ber- {yr it} setiap saat yang Allah SWT tetapkan
sambung. untuknya sebagai waktu atau musim berbuah.
Sesungguhnya kalimat keimanan tertanam
kukuh dalam hati sanubari seorang Mukmin,
l'raab amalnya naikke langit dan ia meraih pahalanya
4* ;i,.:< '^5 ' Y Kata kalimatan setiap waktu.
thayyibatan di sini menjadi badal dari kata {6; .1i!,} dengan izin dan kehendak
Tuhannya. $:i.;b Allah SWT menjelaskan
{li} atau sebagai penjelas. Kata {;;5}
perumpamaan, karena lebih mudah dipahami,
menjadi sifat untuk kata kalimotan atau
dan semakin bisa selalu diingat. 4rt;n #b
sebagai khabar dari mubtada'yang dibuang,
supaya manusia senantiasa mengambil pela-
yakni hiya kasyajaratin.
jaran lalu beriman. 4* yy pi} arn perum-
Balaaghah
pamaan kalimat yang buruk, yaitu kalimat
;?{>r:, irr r5; p} Ini adalah kalimat yang
kekafiran. 4* r'j;s\ ibaratnya adalah seperti
bertujuan untuk menarik rasa heran dan
pohon yang buruh yaitu pohon hanzhal
takjub kepada keadaan dua golongan, yaitu
(citruilus colocynthis). {..},} yang tercabut
golongan yang berbahagia dan yang celaka.
sampai ke akar-akarnya. $'t? ,ZA t;Y pohon itu
4* r'# * ry t;tb 4* r# +'rYY
tidak bisa lagi tegak sedii<it pun. (.-".,r!r Jiu)
Masing-masing dari dua kalimat ini merupakan
dengan perkataan yang kukuh, dengan hujjah
bentuk tasybiih mursal mujmal.
yang mereka miliki dan benar-benar tertancap
{16ity ('i$l} Di antara kedua kata ini
terdapat ath-Thibaaq (:*) (Py Di antara kuat dalam hati sanubari mereka.
kedua kata ini juga terdapat ath-Thibaaq. ('jjr, ,.Qt g! dalam kehidupan dunia,
sehingga mereka tidak akan bisa tergelincir
ketika mereka mengalami berbagai serangan
Mufradaat LuEhawfuah untuk menggoyahkan keagamaan mereka,
{>r: ii,r ;? r5; ,Sy tiaaH<ah kamu lihat seperti Zakariya dan Yahya. 4;;lt gj} dan di
dan perhatikan bagaimana Allah SWT benar- akhirat, mereka tidak sedikit pun gagap ketika
benar membuat sebuah perumpamaan. Al- ditanya tentang akidah mereka dalam proses
Matsal adalah perkataan yang diserupakan
hisab dan ketika mereka melihat kengerian-
dengan perkataan lainnya, di antara keduanya
kengerian hasyr. Ada yang mengatakan,
terdapat keserupaan pada sesuatu yang kon-
maksudnya adalah lancar ketika menghadapi
kret. Tujuannya, untuk menjelaskan dan
pertanyaan di alam kubur. Ketika mereka
ditanya oleh dua malaikat tentang siapa Tuhan
:IAFSIR AL-MUNIR JILID 7
mereka, apa agama mereka, dan siapa nabi Pertama,
mereka, maka mereka menjawab dengan
Pohon itu adalah pohon yang baik, bagus
benar. Hal ini sebagaimana yang diielaskan pemandangan dan bentuknya, harum aroma-
dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh nya, bagus buahnya dan banyak man-faatnya.
Maksudnya, buahnya lezat dan nikmat serta
Bukhari dan Muslim. {*t6, :ttk;b dan Allah sangat besar manfaatnya.
SWT menyesatkan orang-orang kafir yang Kedua,
menzalimi diri mereka sendiri sehingga mereka Pangkal batangnya tertanam kukuh dan
pun tidak bisa mendapatkan petunjuk arah
kepada kebenaran dan jawaban yang benar. mengakar kuat di dalam bumi, tidak bisa
Tetapi mereka menjawab, 'Aku tidak tahu," dicabut.
sebagaimana yang dijelaskan dalam sebuah
Ketiga,
hadits. (,t{ u ;r,, ;E;} dan Allah SWT berbuat
Keadaannya begitu sempurna, karena
apa yang Dia kehendaki, seperti meneguhkan
sebagian dan menyesatkan sebagian yang lain, cabang dan dahan-dahannya menjulang tinggi
tanpa ada protes dan penentangan. ke atas jauh dari kotoran-kotoran tanah, se-
Persesuaian Ayat hingga buahnya pun baik dan bersih dari
Di ayat sebelumnya, Allah menerangkan
segala bentuk kotoran.
keadaan golongan yang celaka berikut nasib
mereka yang berujung pada adzab di neraka Keempat,
fahannam, diikuti dengan keadaan golongan
yang berbahagia berikut keberhasilan mereka Pohon itu berbuah pada setiap waktu
menggapai kebahagiaan di sisi Tuhan mereka.
Selanjutnya, Allah SWT menyebutkan sebuah yang telah ditentukan oleh Allah SWT. Yakni
pada setiap musimnya untuk berbuah, de-
perumpamaan yang mengilustrasikan keadaan ngan kehendak Tuhan dan kemudahan-ke-
dua golongan tersebut serta sebab pembedaan mudahan-Nya. Ketika pohon berbuah sekali
dalam setiap tahun, itu sama artinya pohon
di antara keduanya. Hal itu dengan cara me-
nyerupakan hal-hal yang bersifat maknawi itu berbuah pada setiap waktu, yakni pada
dengan hal-hal yang bersifat indrawi, supaya
benar-benar meresap dan tertanam kuat setiap musim.
dalam hati dan pikiran mereka, sebagaimana Diriwayatkan dari lbnu Abbas r.a., bahwa
yang sudah menjadi ciri khas Al-Qur'an.
kalimat yang baik {thayyibah) maksudnya
Tafsir dan Penjelasan
adalah kalimat tauhid, Iaa ilaaha illallaahu,
{tL* >,i )rt -V 3* ; pty tidakkah kamu
dan bahwa pohon yang baik maksudnya adalah
tahu bagaimana Allah SWT benar-benar mem- pohon kurma. Hal yang sama juga diriwayatkan
dari Abdullah bin Mas'ud maksud pohon yang
buat sebuah perumpamaan dengan begitu
tepat. Yaitu menyerupakan kalimat tauhid, baik di sini adalah pohon kurma. Keterangan
ini diriwayatkan dari Anas dan Ibnu Umar dari
Islam, dan daloryah Al-Qur'an dengan sebuah
pohon yang baik. Pohon yang baik yaitu pohon Rasulullah saw..
kurma yang dideskripsikan dengan empat
kriteria sebagai berikut, Hadits lbnu Umar diriwayatkan oleh
Bukhari, Ibnu Umar berkata,
"Suatu ketika, kami bersama-sama
Rasulullah saw, lalu beliau berkata, 'Coba
beritahukan kepadaku pohon apakah yang
menyerupai atau yang seperti seorang Muslim, Pertama,
daun-daunnya tidak jatuh berguguran baik Pohon itu adalah pohon yang buruk rasa-
di musim panas maupun musim dingin, dan nya, atau buruk karena mengandung berbagai
hal yang berbahaya dan tidak baih atau me-
senantiasa berbuah setiap saat dengan izin miliki bau dan aroma yang buru[ yaitu pohon
Tuhannya.' Lalu dalam hati aku berkata, itu hanzhalah. Ada yang berpendapat, bawang
putih. Ada pula yang berpendapat, duri.
adalah pohon kurma. Namun ketika aku
melihat Abu Bakar dan Umar bin Khathab Kedua,
tidak berkata apa-apa, aku pun sungkan
untuk berbicara dan menjawab pertanyaan Tercabut dari bumi secara keseluruhan,
beliau itu. Lalu ketika para sahabat tidak ada tidak memiliki pangkal fbonggol) dan tidak
yang berkata apa-apa, Rasulullah saw. pun
berkata,'Pohon itu adalah pohon kurma."' pula akar. Begitu juga halnya dengan kesyirikan,
tidakmemiliki hujjah dan kekuatan sama sekali.
(,J. d,".lr ar )*.jb demikianlah Allah SWT
Ketiga,
membuat berbagai perumpamaan kepada
manusia. Karena perumpamaan bisa lebih Pohon itu sama sekali tidak bisa tetap
memahamkan, lebih diingat dan lebih berke-
san. Karena mengilustrasikan hal-hal yang tegak dan tidak memiliki kekukuhan sama
bersifat rasional dengan hal-hal yang bersifat sekali. Sifat atau kriteria ini sebagai pelengkap
materil bisa mengukuhkan pengertian dan
pemahaman, menghilangkan kesamaran, ke- kriteria kedua di atas.
tidakjelasan dan keraguan, serta menjadikan- Ini adalah kriteria-kriteria keburukan yang
sudah lengkap. Al-Khub* menggambarkan
nya seperti hal-hal yang nyata. Hal ini pada kemudharatan. Al - Ijtitsaafs (ketercerabutan)
gilirannya menarik perhatian manusia untuk dan tidak adanya pondasi menggambarkan
memerhatikan dan merenungkan perumpa- nihil manfaat.
maan tersebut serta memahami apa yang di- fika dibandingkan, bisa didapatkan perbe-
maksudkan darinya. daan yang sangat nyata di antara kalimat
Kemudian, Allah SWT menuturkan per- yang haqq dan kalimat yang batil. Kalimat
umpamaan tentang kalimat kekafiran, {.;.1 yanghaqq, yaitu kalimat tauhid dan keimanan
adalah sangat kukuh dan bermanfaat bagi
* :yy gambaran dan perumpamaan manusia. Sedangkan kalimat kebatilan, yaitu
kalimat kesyirikan dan kekafiran, adalah le-
kalimat yang buruk, yaitu kalimat kekafiran mah, berbahaya, dan membawa mudharat,
atau syirik adalah ibarat pohon yang buruk, sama sekali tidak memiliki kekukuhan dan
yaitu pohon hanzhal (citrullus colocynthis). kekuatan sedikit pun.
Hal ini sebagaimana yang dikatakan oleh Anas Para pemilik kalimat yang haqq adalah
orang-orang Mukmin, sedangkan para pemilik
dalam bentuk mauquuf dalam keterangan kalimat yang batil adalah orang-orang kafir
yang diriwayatkan oleh Abu Bakar al-Bazzar, dan para pelaku maksiat.
dan dalam bentuk marfu'dalam keterangan Kemudian, Allah SWT menginformasikan
yang diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim, keadaan para pemilik kalimat yang haqq,
Rasulullah saw. bersabda,;;i< * * ,p;b yaitu keberhasilan mendapatkan keinginan
4:f Perumpamaan kalimat yong buruk
adalah ibarat seperti pohon yang buruk,
yaitu pohon hanzhalah. Pohon yang buruk itu
dideskripsikan dengan tiga kriteria sebagai
berikut,