mereka di dunia dan akhirat {;,t J.-i} sesung- 4i J;',';';t). ,y'r\ ,!t r'':-;; "aii
guhnya kemurahan dan pahala Allah SWT
adalah tetap dan pasti untuk orang-orang Aul C^,:r-rp
t-i,iJ t:oJl t :At e ji,ir, )?u, t;t *:sr
Mukmin di akhirat. Kalimat yang muncul
{ii{,
dari mereka ketika di dunia, yaitu keimanan
"Seorang Muslim ketika ditanya dalam kubur
yang kukuh dan stabil dalam hati mereka ia bersalcsi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah
dan Muhammad adalah Rasulullah. Itulnh makna
dengan berlandaskan hujjah dan bukti. Mak- ay at, Allah meneguhkan (iman) orang- orang y ang
sudnya, keteguhan dalam kemakrifatan dan beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam
ketaatan berkonsekuensi kepastian pahala, kehidupan di dunia dan di akhirat."'
dan karamah dari Allah SWT.
Atau, maksudnya Allah SWT meneguhkan Hadits serupa juga diriwayatkan dari Abu
[hati) orang-orang Mukmin di dunia, meski Hurairah r.a..
berbagai siksaan menghantam mereka. Seperti Ibnu Abi Syaibah meriwayatkan hadits
yang sama dari al-Barra' bin Azib, bahwa ia
Bilal dan para sahabat lainnya. f adi, peneguhan
hati orang-orang Mukmin di dunia maksudnya berkata menyangkut ayat tersebut, "Peneguhan
adalah ketika mereka dihantam oleh berbagai dan pengukuhan dalam ayat in maksudnya,
badai ancaman dan usaha-usaha untuk meng-
ketika dua malaikat datang kepada seseorang
goyahkan agama dan keimanan mereka. Me- dalam kuburnya, lalu mengajukan pertanyaan
reka sedikit pun tidak goyah, seperti yang di- kepadanya,'Siapakah Tuhanmu?' ia menjawab,
alami oleh orang-orang Mukmin dalam kisah 'Tuhanku adalah Allah SWT' Kedua malaikat
Ashhabul ukhduud ketika mereka menerima
ikut kembali bertanya, Apa agamamu?' Ia
berbagai bentuk siksaan yang luar biasa kejam
menjawab, Agamaku Islam.' Kedua malaikat
dan sangat biadab. itu bertanya lagi, 'Siapakah nabimu?' Ia men-
jawab,'Nabiku adalah Muhammad saw."'
Maksud meneguhkan hati mereka di akhi-
Abu Dawud meriwayatkan dari Utsman
rat adalah ketika mereka ditanya tentang aki-
dah dan agama mereka pada saat proses hisab,
mereka sedikit pun tidak gagap, dan panik dan
kebingungan oleh kengerian-kengerian haryr. bin Affan r.a., ia berkata,
Ada keterangan menyebutkan, ini adalah #,)r3,Qlt,;i , Li stw 4r ots
pendapat yang masyhu6, keteguhan ketika
l.-
menghadapi pertanyaan kubuc sehingga me- cli il trl:-jta2 : oc l'
cc,=iJJt elt)?k,t:J\3)
reka bisa menjawab dengan tegas dan tepat
t1 . . c
tanpa sedikit pun ragu dan bimbang. Sedang-
.J't*,- ;Yt
kan maksud di kehidupan dunia adalah selama "lika Rasulullah saw. selesai dari mengu-
burkan mayat, ia berdiri di atas kuburannya itu
hidup, sedangkan yang dimaksudkan dengan dan berkata, 'Mohonkanlah amPunan untuk
saudaramu ini, dan doakanlah semoga ia diberi
di akhirat adalah hari Kiamat dan hisab.
keteguhan, karena sekarang ia sedang menghadapi
Bukhari, Muslim, Ahmad, Tirmidzi, an-
pertanyaan kubur."'
Nasa'i,Abu Dawud, dan lbnu Majahmeriwayat-
kan dari al-Barra' Ibnu Azib r.a. Rasulullah
saw bersabda,
yal . .t Ar-Razi menuturkan, pendapat yang ma-
,/tji',,I ci tt.*oz- - -.i c syhur adalah konteks ayat ini menyangkut per-
€,y,ar.J1 v
r11 fl$ir
,/- *\ TAFSIRAT-MUNIRJIIID 7
tanyaan dua malaikat dalam kubur dan Allah dan kestabilan, sangat rapuh dan langsung
SWT mengajarkan kalimat yang haqq kepada tergelincir jatuh ketika menghadapi berbagai
seorang Mukmin ketika ia menghadapi per- situasi dan kondisi fitnah. Di akhirat, mereka
tanyaan kubur serta mengukuhkannya di atas lebih tersesat, lebih rapuh, dan tergelincir
lebih jauh. Kesesatan disebabkan buruknya
kebenaran.a3 kesiapan dan lebih cenderung memperturut-
Kemudian, Allah SWT menuturkan nasib kan hawa nafsu.
dan akibat yang didapat oleh orang-orang
Fiqih Kehidupan atau Hukum-hukum
kafir; {;;urr nrj;;y dan Allah SWT menjadikan Ayat-ayat di atas menunjukkan sejumlah
orang-orang kafir terhalang dari mendapatkan hal sebagai berikut.
pahala-Nya. Atau, Allah SWT membiarkan L. Kalimat thayyibah, yaitu keimanan,
orang-orang kafir dengan kesesatan mereka,
karena mereka tidak memiliki kesiapan dan atau kalimat tauhid laa ilaaha illallaahu
kemauan kepada keimanan, serta keadaan Muhammodur Rasuulullaahi atau orang
mereka yang tergelincir dalam hawa nafsu dan Mukmin itu sendiri, adalah kalimat
syahwat. yang kukuh, baik, dan bermanfaat. Anas
meriwayatkan dari Rasulullah saw., beliau
Atau, Allah SWT menjadikan mereka bersabda,
bimbang dan gagap ketika mereka ditanya iWf' ]rv i,rt ,W 9W)'' F'ot
dalam kubur tentang agama dan akidah ,G)i is 1t, ,\&i i>'ag ,Wtl
mereka.Ibnu farir; IbnuAbi Hatim, dan Baihaqi
i,t+r4 ,el qiat, ,r;:t:;i 'rt))l',
meriwayatkan dari Ibnu Abbas, "Sungguh,
(-|i-tr,; jjjtt,W.,t 6iijr F')
orang kafir ketika maut menjemputnya, ada
malaikatyang turun kepadanya dan memukuli ,a';;,tt
wajah dan punggungnya. Ketika ia telah masuk "Perumpamaan iman adalah seperti se'
ke dalam kubur; ia didudukkan, lalu diajukan buah pohon yang kukuh. Keimanan adalah
pertanyaan kepadanya, "Siapakah Tuhanmu?" ibarat akar- akarnya, shalat adalah batangnya,
zakat adalah cabang-cabangnya, puasa ada'
Ia tidak bisa menjawab apa-apa, dan Allah
SWT menjadikannya lupa kepada Tuhannya. lah dahan dan ranting-rantingnya, tabah
dan tegar menghadapi berbagai gangguan
Ketika ditanyakan kepadanya, "Siapakah Rasul dan tekanan di jalan Allah SWT adalah
yang diutus kepadamu?" Ia tidak tahu, dan pertumbuhannya, akhlak yang baik adalah
tidak bisa menjawab apa-apa. Itulah makna daun-daunnya, menghindari hal-hal yang
diharamkan Allah SWT adalah buahny a."
ayat, {t .lrt"l' ^:,'j;;y.
Pohon yang baik dalam ayat ini
Kemudian, Allah SWT menegaskan ke-
hendak-Nya yang mutlak dan absolut pada maksudnya adalah pohon kurma menurut
kedua golongan tersebut, {;u:" u ar ji;;y ;ita pendapat yang lebih shahih. Ghaznawi
berkehendak, Allah SWT memberikan hidayah dan Thabrani menuturkan dalam sebuah
dan petunjuh dan jika berkehendak Dia me-
nyesatkannya. Allah SWT memberi petunjuk
dan menyesatkan sekehendak-Nya. Maksud
menyesatkan orang-orang kafir di dunia
adalah mereka tidak memiliki keteguhan
43 Tafsir ar-Razi, 19 / 722.
UFSIRAI-MUNIRIILIDT ,r,,,r,'(6lar*b.*,,, " -::.':t'-tl:Tt'!tT
\_______-_-.,
hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar ri kebenaran dan keimanan. fuga me-
dari Rasulullah saw,
neguhkan jiwa mereka, Dia pun meng-
li..i,oi-l,,\o4-,,..Ve-,,'; L .il;:Jtt o ilhamkan kepada mereka ketepatan
a;
JS ,'P dalam menyatakan keimanan sewaktu di
.tit.,-
dalam kubur. Orang-orang mati posisi-
"Perump amaan seorang Mukmin adalah
ibarat seperti pohon kurma, setiap bagian nya tetap di dunia sampai mereka di-
dariny a b i s a dim anfa atkan." bangkitkan kembali pada hari Kiamat.
Demikian juga di akhirat, Allah SWT
2. Perumpamaan-perumpamaan dan ilus-
trasi, terutama mengilustrasikan se- mengilhamkan kepada mereka ketepatan
dan kebenaran ketika menjalani proses
suatu yang bersifat rasional dengan se-
hisab.
suatu yang bersifat materil dan indrawi.
6. Allah SWT menyesatkan orang-orang
Di dalamnya terkandung peringatan, kafir dari hujjah mereka ketika dalam
dan nasihat, yang lebih efektif dalam kubur, sebagaimana mereka sesat di du-
memahamkan, menggugah hati, dan nia dengan kekafiran mereka. Allah SWT
menarik perhatian. pun tidak mengajari mereka kalimat ke-
benaran sehingga ketika ditanya dalam
3. Kalimat yang buruk, yaitu kalimat kubur, mereka menjawab, "Kami tidak ta-
keka-firan, sama sekali tidak memiliki hu." Malaikat berkata kepadanya dengan
bentakan kasaL "Tidak tahu, tidak tahu!!"
kekuatan, keteguhan, sama sekali tidak Ketika itu, si kafir pun dihantami dengan
berguna, dan tidak memiliki manfaat cemeti atau tongkat dari besi yang ujung-
apa pun. Sama sekali tidak memiliki
nya melengkung, sebagaimana hal ini
landasan hujjah yang dapat diterima atau
dijelaskan dalam sejumlah riwayat.
dalil yang benar. Menurut pendapat yang
7. Allah SWT berbuat apa yang Dia
lebih shahih, yang dimaksudkan dengan
kehendaki, seperti mengadzab dan me-
pohon yang buruk adalah pohon hanzhal nyesatkan suatu kaum. Ada keterangan
menyebutkan, sebab turunnya ayat ini
(citrullus colocynthis), sebagaimana adalah sebagaimana keterangan yang
keterangan yang terdapat dalam hadits diriwayatkan dari Rasulullah saw.,
Anas. Ini adalah pendapat Ibnu Abbas, tatkala beliau menggambarkan per-
tanyaan Malaikat Mungkar dan Nakir
Mujahid, dan yang lainnya.
berikut jawaban si mayit, maka Umar bin
Demikian pula halnya dengan orang Khathab bertanya, "Wahai Rasulullah,
apakah ketika itu aku memiliki kesadaran
kafir, ia sama sekali tidak memiliki
akal pikiran?" Beliau menjawab, "Ya."
hujjah, tidak memiliki kekukuhan dan Umar bin Khathab r.a. pun berkata, "|ika
keteguhan, tidak mengandung kebaikan begitu, itu cukup bagiku." Allah SWT pun
apa pun, dan tidak pula memiliki fondasi menurunkan ayat27.
yang benar yang bisa menjadi dasar
landasan dirinya beramal.
4. Maksud dan tujuan dari ayat ini adalah
menyeru kepada keimanan dan menolak
kemusyrikan.
5. Allah SWT meneguhkan orang-orang
Mukmin di atas kebenaran dan keimanan
sewaktu di dunia, sehingga mereka pun
tidak pernah sedikit pun mundur da-
SIKAP KUFUR NIKMAT DAN MENGADA. ha'. Sedangkan imam-imam lainnya mewaqaf
ADAKAN TANDINGAN.TANDINGAN BAGI
ALLAH SWT, ANCAMAN TERHADAP ORANG. dengan huruftai
ORANG KAFIR DENGAN BERSENANG-
SENANG DENGAN KESENANGAN DUNIA, 4*:\: Warsy, as-Susiy, dan Hamzah
SERTA PERINTAH KEPADA ORANG.ORANG
MUKMIN UNTUK MENEGAKKAN SHALAT membaca secara waqaf 6.a1.
DAN BERINFAK
(i+{}' Ibnu Katsir dan Abu Amru
Surah lbraahiim Ayat 28 - 31
membacanya (t)---b4).
;f;[EtSt;{b-,*t6ko"ltily;i
{.i1';rt:.ijy' IUnu Aamic Hamzah, dan al-
fraW.ffi\;.{,:V,tr\ATaffi,:Vt,,r,
Kisa'i membacanya (Jjir;)LJ J).
;c*;{$tSWutla.[\'.,il,r
dir: r;:&'rF'
1l$t$E\<;jrltrq,Sffi ,6tJy
Ibnu Katsir dan Abu Amru membacanya 1l
#5,ys:,a$AbU"sSets
Jl- )j .J er;.
ffiflr;'t;*6$f;
l'raab
"Tidakkah kamu memerhatikan orang-
4,,i, ;'; 'gi ik1;y Kata (,#!p adalah
orang yang telah menukar nikmat Allah dengan
ingkar kepada Allah dan menjatuhkan kaumnya maf'uul bihi pertama, dan kata {rrfr ;r!} adalah
ke lembah kebinasaan? Yaitu neraka lahanam; maf'uul bfhi kedua.
mereka masuk ke dalamnya; dan itulah seburuk-
{;Ii;} Kata ini berkedudukan sebagai
buruk tempat kediaman. Dan mereka (orang badal dari kata (rrlr ,r!). Kata fahannam
kafir) itu telah menjadikan tandingan bagi Allah
untuk menyesatkan (manusia) dari jalan-Nya. adalah termasuk bentuk isim ghairu munsharif
karena dua illat, yaitu sebagai 'alam (ta'riifl
Katakanlah (Muhammad),' Ber senang- senanglah
kamu, karena sesungguhnya temPat kembalimu ke dan ta'niits. {6ri*} Ini adalahiumlah fi'liyyah
neraka.' Katakanlah (Muhammad) kepada hamba-
hamba-Ku yang telah beriman, 'Hendaklah mereka berkedudukani'raab nashab sebagai haal dari
melaksanakan shalat, menginfakkan sebagian
rezeki yang Kami berikan secara sembunyi atau kata {,.:i;i} atau (li,;} atau kedua-duanya.
terang-terangan sebelum datang hari, ketika tidak d:>"lr i;iy Kalimat ini berkedudukan
ada lagi jual beli dan persahabatan."'(Ibraahiim;
28-31) sebagai j aw ab darikata perintah aqiimuu yakni
Qiraa'aat qul lahum, aqiimuu, yuqiimuu. Boleh juga fi'il
{.;_}, Ditulis dengan huruf ta'. Ibnu Katsir; ini dibacaiazm dengan huruf lam amn yakni Ii
Abu Amru dan al-Kisa'imewaqafdengan huruf yuqiimuu kemudian huruf lam dibuang, karena
sebelumnya telah didahului oleh fi'il amr
(kata perintah). Atau, bisa juga f il ini dibaca
jazm l<arena menjadi jawab dari fi'il amr {y}
namun ini adalah versi i'raab yang lemah,
karena perintah kepada Nabi Muhammad saw.
untuk berkata kepada mereka, belum memuat
perintah kepada mereka untuk menegakkan
shalat.
(qr;; rL| Kedua kata ini dibaca nashab
sebagai maf'uul muthlaq, yakni infaaqa sirrin
wa 'alaaniyatin Atau, sebagai haal, yakni
dzawii sirrin wa 'alaaniyatin Atau, sebagai
zharf, yakni waqtai sirrin wa 'olaaniyatin.
iTAuf ,o*-Iy!,1ll.lp _ _ ,, ilc,(t?o ,:.r+*- il11!o,11ij!T
Balaaghah hargaan dan penghormatan kepada mereka
sekaligus untuk memberikan sebuah catatan
{!y";} d'!F Di antara kedua kata ini bahwa merekalah orang-orang yang menegak-
kan hak-hak ubuudiyyah (kehambaan).
terdapat istilah ath -Thib aa q.
Sesuatu yang diperintahkan untuk di-
{,Ei},{lrir} {:,1,} Di antara kata-kata ini katakan dy} di sini dibuang dan keberadaan-
terdapat as-Saj' murashsha'. nya ditunjukkan oleh kalimat setelahnya yang
menjadi jawab. Yakni, qul li'ibaadiyalladziina
{i;a "pF Ini adalah bentuk kalimat eemanuu, aqiimush shalaata, yuqiimuu ash-
ancaman. Shalaata. 4+1'i r?F di waktu sepi dan ramai,
Mufradaat Lughawiyyah atau secara sembunyi-sembunyi dan terang-
terangan, atau dengan infak diam-diam dan
dr;r {; .':*-(\};tkidarkjkia)h kamu lihat dan perhatikan.
orang-orang yang menukar infak terang-terangan dy cr, lp tidak ada
ar
penebusan pada hari itu, dengan menjual apa
sikap mensyukuri nikmat Allah SWT dengan yang bisa ia gunakan untuk menebus dirinya.
sikap mengufurinya, dengan meletakkan sikap {jr- l;y dan tidakada pula jalinan pertemanan
kufur nikmat menggantikan sikap syukur yang berguna. Hari itu adalah hari Kiamat.
nikmat. Mereka adalah orang-orang kafir Sebab Turunnya Ayat 28
Quraisy. {i+i;Uam menempatkan {;-i;ji} kaum Ibnu Abbas mengatakan, yang di-
mereka yang menjadi pendukung mereka maksud dengan kalimat, (ili ;l lt ; ,:ib
dalam kekafiran di tempat kebinasaan, dengan adalah kaum kafir Mekah. AI-Hakim, Ibnu fari4,
cara menyesatkan mereka dan menggiring Thabrani dan yang Iainnya meriwayatkan
mereka kepada kekafiran. Kata al-Qaum al- dari Umar bin Khathab dan Ali bin Abi Thalib,
mereka berdua berkata tentang orang-orang
Buur berarti kaum yang binasa, seperti ayat 72 yang menukar nikmat Allah SWTI "Mereka
adalah dua kaum yang paling bejat dari bangsa
Surah al-Fath, 4,'3!Ji #,y.
Quraisy, yaitu Bani al-Mughirah dan Bani
{6rL*} mereka masuk ke dalam f ahannam Umayyah. Adapun Bani al-Mughirah, Allah
dan bergelimang dengan panasnya. ,['rti, J-tY
SWT telah membasmi mereka pada Perang
dan seburuk-buruk tempat menetap adalah Badar. Sedangkan Bani Umayyah, mereka
diberi penangguhan untuk bersenang-senang
)ahannam. {rirr;i} sekutu-sekutu. Bentuk jamak sampai beberapa waktu."
dari niddun padanan, sekutu, dan tandingan. Persesuaian Ayat
4,y .r ij;ip supaya mereka menyesatkan Setelah menerangkan keadaan golongan
yang berbahagia dan beruntung serta keadaan
dari jalan Allah S\MX, yaitu tauhid atau agama golongan yang celaka, Allah SWT kembali ingin
menggambarkan keadaan orang-orang kafir
Islam. Sebenarnya kesesatan dan penyesatan
dalam ayat, {iii rlt t\; ,:iy fuereka adalah
bukanlah tujuan mereka dalam mengadakan
penduduk Mekah, Allah SWT menempatkan
sekutu-sekutu bagi Allah SWT. Akan tetapi, mereka di tanah haram yang aman, memberi
ketika perbuatan mereka itu berakibat
kesesatan dan penyesatan, itu dijadikan seperti
sebagai tujuan mereka. {i#} silakan kalian
bersenang-senang dengan dunia dalam waktu
yang sebentar. $!n\ karena sesungguhnya
nasib akhir dan tempat kembali kalian adalah
ke neraka.
4\;t ;it..s:?.i'F Di sini, orang-orang yang
beriman dinyatakan secara khusus sebagai
hamba-hamba-Nya, sebagai bentuk peng-
mereka penghidupan yang berkelapangan, Kedua,
dan mengutus Nabi Muhammad saw. di
tengah-tengah mereka. Namun mereka ti- g.,rrr rt, #i i *t;y mereka menj erumuskan
dak memahami nilai nikmat tersebut. fuga
menerangkan sebab-sebab mereka terjerumus kaum mereka yang mendukung dan menjadi
ke lembah yang buruk dalam fahannam. simpatisan dalam kekafiran serta mengikuti
Kemudian, dengan nada mengancam, Allah mereka dalam kesesatan hingga sampai ke
jurang kebinasaan. Tidak ada kebinasaan dan
SWT memerintahkan dan mempersilakan
mereka untuk bersenang-senang dalam ke- kehancuran yang Iebih besar dari itu.
senangan duniawi. Kemudian, Allah SWT me- Daarul Bawwar adalah jurang kebinasaan
merintahkan kepada orang-orang Mukmin
untuk melawan dan mengekang hawa nafsu itu adalah fahannam yang menjadi tempat
dengan shalat dan berinfak. adzab. Mereka masuk ke dalam fahannam
Tafsir dan Penielasan dan merasakan penderitaan panasnya neraka
fahannam. Seburuk-buruk tempat menetap
Di sini, Allah SWT ingin menggugah rasa adalah fahannam.
keheranan terhadap perkara orang-orang Adapun sebab yang kedua adalah ikt\
kafir Mekah dan orang-orang yang seperti
{rirni ;, mereka mengadakan untuk Allah SWT
mereka yang dideskripsikan dengan dua sifat sekutu-sekutu yang mereka sembah di samping
yang menjadi sebab pertama mereka masuk
neraka, Allah SWT, mengajak dan menyeru manusia
Pertama, kepada hal itu. Mereka pun mengucapkan
4rji "lr ;: ili} mereka menukar sikap dalam talbiyah mereka ketika menunaikan
mensyukuri nikmat Allah SWT dengan sikap hali Lobbaika laa syariika laka illaa syariikan
kufur. Mensyukuri nikmat merupakan ke-
wajiban secara akal dan syari'at. Akan tetapi, huwa laka, tamlikuhu wa maa malaka.
mereka justru menyimpang dari kewajiban
dan menjadikan kekafiran dan keingkaran Sedangkan sebab yang ketiga adalah
sebagai ganti syukur. Mereka adalah kaum
4, !,: .r'#h'j.:t mereka mengadakan tandingan
kafir Mekah. Ini merupakan keterangan
dan sekutu-sekutu supaya para pengikut
dari Ibnu Abbas yang masyhur dan shahih
mereka menjadi tersesat dan berpaling dari
menyangkut ayat ini. Ibnu Katsir menuturkan, agama Allah SWT dan menjadikan mereka
meskipun makna ayat ini bersifat umum tetap berada dalam kubangan kekafiran.
mencakup seluruh orang kafir. Karena Allah Huruf lam pad.a fi'it fii lay disebut dengan
SWT mengutus Nabi Muhammad saw sebagai
rahmat bagi seluruh alam dan sebagai nikmat lam al-Aaqibah [memberikan makna akibat)
bagi umat manusia. Barangsiapa menerima karena penyembahan kepada berhala menjadi
nikmat tersebut dan mensyukurinya, ia ma-
suk surga. Barangsiapa yang menolak dan sebab yang membawa kepada kesesatan.
Iuga, karena mereka tidak menginginkan
mengingkari nikmat tersebut, ia masuk kesesatan diri mereka sendiri. Yakni, maksud
dan tujuannya tidak terwujud melainkan di
neraka.
akhir urutan.
Kemudian, Allah SWT mengancam mereka
melalui lisan Nabi-Nya 4iJj;y sitatan kalian
bersenang-senang dengan kesenangan-kese-
nangan dunia semampu dan sebisa kalian,
karena sesungguhnya balasan, tempat kembali,
dan nasib akhir kalian adalah berujung ke
neraka. Hal ini sebagaimana firman Allah SWT,
TA-FSIRAI-MUNIRJIIrp 7 tr+f 1-------\ Sulah lbraahltm
"Kami biarkan mereka bersenang-senong penuh khidmat dan khusyu.
sebentan kemudian Kami paksa mereka (masuk) Menginfakkan sebagian dari rezeki yang
ke dalam adzab yang keras." (Luqmaan: 24)
dikaruniakan adalah secara tertutup dan se-
"(Bagi mereka) kesenangan (sesaat) ketika
di dunia, selanjutnya kepada Kami-lah mereka cara terbuka. Al-Baidhawi menuturkan, jika
kembali, kemudian Kami rasakan kepada me-
reka adzab yang berat, karena kekafiran me- infak itu adalah infak wajib, yang lebih di-
reka." fYuunus: 7O)
senangi adalah dilakukan secara terbuka dan
Hal itu disebut bersenang-senang karena
mereka memang menikmatinya. fuga, jika di- terang-terangan. Sedangkan jika itu adalah
bandingkan dengan hukuman akhirat hal
infak atau sedekah sunnah, dilakukan secara
itu adalah memang bersenang-senang dan
tertutup dan diam-diam.
kesenangan. ;i',
(,i,.,- ;,Ui. ..1 .rF dan hendaklah mereka
Di antara ayat yang berisikan perintah
J+
yang bernada ancaman adalah,
mengerjakan ,"-u, itu dengan segera untuk
"Lakukanlah apa yang kamu kehendaki!
Sungguh, Dia Maha Melihat apa yang kamu menyelamatkan diri mereka, sebelum datang
kerjakan." (Fushshilat 4O)
hari Kiamat yang pada hari itu tiada lagi
"Katakanlah,'Bersenang-senanglah de-
ngan kekafiranmu itu sementarawaktu; sesung- tebusan dan ikatan pertemanan yang berguna
g uhnya kamu termasuk peng huni neraka."' (az-
Zumar:8) untuk mendapatkan maaf, ampunan, dan
Setelah itu, Allah SWT memerintahkan terbebas dari hukuman, tetapi yang ada pada
kepada Nabi-Nya agar menyampaikan ke-
pada manusia dan memerintahkan mereka hari itu adalah keadilan. Hal ini sebagaimana
untuk menegakkan shalat yang merupakan
ibadah fisik, dan berinfak di jalan-Nya yang firman Allah Srvl/I,
merupakan ibadah maliyyah fharta). s:g -f,]
"Makq pada hari ini tidak diterima tebusan
$i;i ,it Allah SWT memerintahkan kepada
dari kamu dan tidak pula dari orang-orang
para hamba-Nya untuk taat kepada-Nya, kafir." fal-Hadiid: 15)
menunaikan hak-Nya, dan berbuat kebaikan "Dan takutlah kamu kepada suatu hari
kepada makhluk-Nya, dengan menegakkan di mana pada hari itu seseorang tidak dapat
shalat, yaitu menyembah kepada-Nya semata menggantikan seseorang lain sedikitpun, tidak
tiada sekutu bagi-Nya, dan menginfakkan akan diterima suqtu tebusan daripadanya dan
sebagian dari rezeki yang dikaruniakan Allah tidak akan memberi manfaat suatu syafa'at
SWT kepada mereka dengan menunaikan
zakat, memberi nafkah kepada kerabat, dan kepadanya dan tidak (pula) mereka akan
berbuat baik kepada orang lain.
ditolong." (al-Baqarah: 123)
Menegakkan shalat artinya, menunai-
kannya secara sempurna rukun-rukun dan "Hai orang-orang yang beriman, belan-
jakanlah (di jalan Allah) sebagian dari rezeki
syarat-syaratnya tepat pada waktunya dengan yang telah Kami berikan kepadamu sebelum
datang hari yang pada hari itu tidak ada lagi
jual beli, persahabatan, dan tidak ada lagi
syafa'at. Dan, orang-orang kafir itulah orang-
orang yang zelim." (al-Baqarah= 254)
Fiqih Kehidupan atau Hukum-hukum
Dari ayat di atas bisa dipahami tentang
perbedaan antara golongan kafir dan golongan
Mukmin. Adapun orang-orang kafia mereka
berhak masuk ke jurang kebinasaan, yaitu "Teman-teman karib pada hari itu saling
neraka |ahannam karena tiga sebab. Pertama, bermusuhan satu sama lain, kecuali mereka
mereka menukar syukur kepada nikmat yang bertakwa." (az'Zukhruft 67)
Allah SWT dengan kufur dan ingkar; alih-alih
mensyukuri nikmat-Nya kepada mereka, BUKTI-BUKTI PETUNJUK ATAS WUJUD ALLAH
tetapi justru mereka bersikap kufur dan SWT DAN TAUHID YANG TERDAPAT DI ALAM
SEMESTA DAN DIRI MANUSIA
ingkar. Kedua, memperadakan sekutu-sekutu,
yaitu berhala-berhala yang mereka sembah
dan puja-puja. Ketiga, mereka menyesatkan Surah lbraahiim Ayat 32 - 34
orang lain dari agama Allah SWT yang lurus,
maksudnya, akibat yang mereka munculkan )}31\,;L -*ir '.li
-7;Vadalah berujung pada penyesatan dan
a'{}:,b
kesesatan, sedang tempat kembali dan tempat *,;H;3kJi6\2A*FAt\<a.t-.oa,;.tiu\irixii;,iAHt
menetap mereka adalah adzab fahannam.
Adapun orang-orang Mukmin, bagi me-
reka ada surga, karena mereka menegakkan "iq,4v ?St'K k;ffi;5vr
shalat fardhu lima waktu, berinfak di jalan u;Laft+fm""\AVJl\#i$
Allah SWT dengan menunaikan zakat wajib
secara terang-terangan, dan berderma dengan
sedekah-sedekah sunnah secara sembunyi- tYt\\L\:\;#'tir:;f,li,LYri}i"*6
sembunyi, sebagaimana firman Allah SWT
"Jika kamu menampakkan sedekah(mu), *,Lqt4 a4i.1
maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu me-
nyembunyikannya dan kamu berikan kepada $p_)tr.s-DL,D)
orang-orang fakia maka menyembunyikan itu
lebih baik bagimu. Dan Allah akan mengha- . 'Allah-lah yang telah menciptakan langit dan
puskan dari kamu sebagian kesalahan-kesala-
hanmu; dan Allah mengetahui apa yang kamu bumi dan menurunkan air (hujan) dari langit,
kemudian dengan (air hujan) itu Dia menge-
kerj akan." (al-Baqarah: 27 l) luarkan berbagai buah-buahan sebagai rezeki
untukmu; dan Dia telah menundukkan kapal
Ayat di atas menunjukkan bahwa pada
bagimu agar berlayar di lautan dengan kehendak-
Nya, dan Dia telah menundukkan sungai-sungai
bagimu. Dan Dia telah menundukkan matahari
hari Kiamat tidak berguna tebusan dan persa- dan bulan bagimu yang terus-menerus beredar
habatan, bahwa ketaatan yang bersifat dasar (dalam orbitnya); dan telah menundukkan malam
dan prinsip ada tiga, yaitu beriman kepada dan siangbagimu. Dan Dia telah memberikan ke-
Allah SWT mendedikasikan diri untuk meng-
abdi kepada-Nya dalam shalat, membelanja- padamu segala apa yangkamu mohonkan kepada-
kan harta di jalan ketaatan kepada-Nya. Itu
Nya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah,
supaya seseorang mendapatkan pahalanya pa-
da hari saat tidak ada lagi tebusan dan tidak niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya.
Sungguh, manusia itu sangat zalim dan sangat
m e n gi n gk ar i ( n ikm at All ah ) ." (lbr aahiim : 3 2 - 34)
pula persahabatan, kecuali persahabatan yang l'raab
diikat dengan semangat 'ubuudiyah dan peng-
hambaan kepada Allah SWT dan cinta kepada- {r,; qit a'} Lafzhut ialaalah Allaahu
Nya, sebagaimana firman-Nya,
berkedudukan sebagai mubtada', sedangkan
TAFSIRAL-MUNIR JILID 7
khabarnya adalah attadzii khalaqa. ;r " a,-iy kan. (:rfirp kapal-kapal.(:ft} dengan izin dan
kehendak-Nya ke arah mana pun yang kalian
4G;, -r;et Kata (ti;.,y dibaca nashab sebagai
inginkan. (;61, 5iF;F arn Allah SWT men-
mashdar atau menjadi maf'uul bihi untuk
jadikan sungai-sungai sebagai fasilitas untuk
fi'il ftt;L\. Sedangkan kata {-rfr .t} adalah kalian manfaatkan dan pergunakan. {41;F
senantiasa bergerak dan bereda4 senatiasa
menjadi penjelas dan haal dari kata mintq menerangi dan memberikan kebaikan, tanpa
tsamareqti." pernah kendur. (;id'; .fu, ?< ';tY dan Allah
(€1;F Kata ini dibaca nashab sebagai haal SWT menjadikan malam dan siang datang silih
berganti untuk kebaikan dan manfaat kalian.
dari kata asy-Syams dan al-Qomar. Kata ini di-
Waktu malam untuk tidur dan ketenangan,
sebutkan dalam bentuk mudzakkar, karena
sedangkan siang untuk beraktivitas mencari
lebih memenangkan kata al-Qamar atas asy- penghidupan dan karunia Tuhan.
Syams. Karena al-Qamar adalah mudzakkar, (-r,;r;F dan Allah SWT memberi kalian.
sedangkan asy-Syams adalah mu'annats. li- 4:.rt- u| apa yang kalian perlukan dan minta
ka ada dua kata mudzakkar dan mu'annats dengan bahasa keadaan, sesuai dengan kemas-
berkumpul, maka yang mudzakkar lebih lnaihkamtaant -ykaenmgasdliakhaarutanniakkaalinanA. l{lan,h-S}WT.nDikimsaint-i
diunggulkan atas yang mu'annats, karena terkandung dalil bahwa kata mufrad (tunggal)
ketika diidhaafahkan, memberikan pengertian
mudzakkar adalah yang pokok. (lrAL ; .y ;b
cakupan yang umum dan menyeluruh. )F
|ika berbentuk idhaafah, yaitu min kulli maa,
4r;;:: kalian tidak bisa menghitungnya.
dengan mengasumsikan maf'uul bihi yang {irvr .ig} sesungguhnya manusia yang
dibuang yakni wa aataakum su'lakum min kafir. {jur ijuly aaatatr sangat zalim terhadap
kulli maa sa'altumuuhu. Ini seperti ayat L6
dirinya sendiri dengan berlaku durhaka dan
surah an-Naml, 4:" ,f , $.iity yakni, wa tidak mau mensyukuri nikmat, lagi sangat ku-
fur dan ingkar terhadap nikmat Tuhannya.
uutiinaa min kulli syai'in syai'an. Sedangkan
Persesuaian Ayat
jika menurut versi bacaan yang membaca
Allah SWT telah menerangkan gambaran
tanwin, yaitu min kullin moa, maka maf'uul keadaan golongan yang berbahagia dan go-
longan yang celaka, selanjutnya Allah SWT
bihinya tidak dibuang, yaitu, maa, yakni wa ingin memaparkan sejumlah bukti-bukti pe-
tunjuk tentang wujud-Nya, kesempurnaan dan
aataakum maa sa'altumuuhu min kulli syai'in. totalitas pengetahuan-Nya, kuasa-Nya, dan ke-
Kata, {6} tersebut ad alah nakirah maushuufah, esaan-Nya, untuk memberikan pemahaman
sedangkan kalimat, {;lL} menjadi stfatnya. dan kesadaran tentang keharusan untuk ber-
syukur kepada-Nya Yang telah memperadakan
Balaaghah nikmat-nikmat yang menjadi bukti petunjuk
tersebut, sekaligus mengecam dan mencerca
{iur iri}J} Kedua kata ini merupakan orang-orang kafir yang berpaling dari mere-
nungi nikmat-nikmat tersebut.
bentuk shiighah mubaalaghah mengikuti
w azan, fe' uul dan fa' a al.
Mufradaat LuShawiyyah
(_.rjrJr| Bentuk jamak dari samea
fiangit). Kita tidak mengetahui hakikatsamaa'
atau langit. Akan tetapi, setiap apa yang ada di
atas manusia, itu disebut somea'flangit). ri;r]
{r3li Rezeki adalah setiap hal yang dimanfaat-
kan, mencakup makanan dan pakaian. {F;}
menundukkan, menyiapkan, dan memudah-
Tafsir dan Penjelasan membuatnya, menjadikan kapal-kapal meng-
Dalam ayat-ayat ini, Allah SWT membe- apung di atas permukaan air dan berlayar
di lautan dari satu negeri ke negeri yang
berkan berbagai nikmat-Nya kepada makhluk-
Nya dan bukti-bukti petunjuk atas wuiud dan lain sebagai alat transportasi dan angkutan
kuasa-Nya. Nikmat dan bukti-bukti petunjuk barang, dengan izin dan kehendak-Nya.
tersebut ada sepuluh, sebagaimana berikut.
Kelima,
Pertoma,
{,C1, 5 ;;;} auan SWT juga telah
(c.rjrrr j;y Allah SWT adalah Yang
memancarkan untuk kalian sumber-sumber
telah menciptakan langit sebagai atap yang aliran sungai dan membelah bumi dari satu
terpelihara dan menghiasinya dengan orna- tempat ke tempat yang lain, untuk kebutuhan
air minum, irigasi, memberi minum binatang,
men dan hiasan bintang-bintang.
dan berbagai manfaat lainnya.
Kedua,
Keenam dan ketujuh,
Allah SWT juga Yang telah menciptakan
bumi sebagai hamparan beserta apa yang ada {*.t; jtt: J::r' ?< ,*;;y aUan SWT me-
padanya berupa segala macam manfaat yang
banyak untuk kalian wahai manusia. nundukkan matahari dan rembulan untuk
kepentingan kalian, menjadikan keduanya
Ketiga,
senantiasa bergerak dan beredar secara kon-
{,r::r,, j;i;} Allah SWT juga menurunkan stan tanpa henti siang malam untuk kebaikan
hidup manusia, tumbuhan, dan yang lainnya,
hujan dari awan mendung, yang dengan air sebagaimana firman- Nya dalam ayat,
hujan Allah SWT menghidupkan bumi setelah
"Tidaklah mungkin bagi matahari menge-
sebelumnya bumi mati [kering), menum-
buhkan pepohonan dan tanaman, menge- jar bulan dan malam pun tidqk dapat men-
luarkan apa yang dibutuhkan oleh manusia dahului siang. Masing-masing beredar pada
berupa berbagai macam rezeki untuk kebu- garis edarnya." fYasiin: 40)
tuhan makan dan hidup melalui buah-buahan
dan hasil tanaman pertanian yang beragam Kedelapan dan kesembilan,
warna, bentuk, rasa, bau, aroma, fungsi, dan
manfaatnya, sebagaimana firman Allah SWT $lat; Su,Ti;;yettatr swr menundukkan
dalam ayat,
malam dan siang demi kepentingan kalian
"dan yang menurunkan air (huian) dari dengan menjadikan keduanya datang secara
silih berganti dan saling berlawanan. Kadang
Iangit. Kemudian Kami tumbuhkan dengannya waktu malam lebih panjang dari siang seperti
yang terjadi pada musim dingin, dan kadang
(air hujan itu) berjenis-jenis aneka macam
waktu siang lebih panjang dari malam
tumb uh- tumbuhan." (Thaahaa: 5 3)
seperti yang terjadi pada musim panas. Siang
Keempat,
adalah waktu untuk beraktivitas, bekerja,
{"ur' F ;;;} eUan SWT juga telah me- melakukan usaha mencari penghidupan,
dan menjalankan berbagai urusan dunia.
nundukkan untuk kalian kapal-kapal, dengan
memberi kalian ilham dan kemampuan untuk Sedangkan malam adalah waktunya untuk
tiduc beristirahat, dan ketenangan. Hal ini
sebagaimana firman Allah SWT,
TATSIRAL-MUNIR IIL|D 7 t{.i} /-----\ Surah tbraahilm
"Dia menutupkan malam kepada siang {,;r:;j v nr ":;j \r';; cyj\ jika kalian ingin
yang mengikutinya dengan cepat. (Dia cipta-
menghitung nikmat Allah SWT yang telah
kan) matahari, bulan dan bintong-bintang tun-
duk kepada perintah-Nya. lngatlah! Segala pen- dikaruniakan-Nya kepada kalian, niscaya ka-
ciptaan dan urusan menjodi hak-Nya. Mahasuci
Allah, Tuhan seluruh alem." (al-Araaft 54) Iian tidakakan mampu menghitungnya, karena
begitu banyaknya. Kata, ni'moh merupakan
"Tidakkah engkau memerhatikan, bahwa
Alloh memasukkan malam ke dalam siang dan kata dalam bentuk mashdar dan bermakna al-
memasukkan siang ke dalam malam dan Dia
In'aam.Kata ni'mah dan al-ln'aam seperti kata
menundukkan matahari dan bulan, masing-
masing beredar sampai kepada waktu yang an-Nafoqah dan al-lnfaaq. ltu menunjukkan
ditentukan. Sungguh, Allah Mahateliti apa yang
kamu ke rj akan. " (Luqm aan= 29) pengertian cakupan umum karena katamufrad
[tunggal) ketika diidhaafahkan memberikan
"Den adalah karena rahmat-Nya, Dia
pengertian caku-pan yang umum [semua
jadikan untukmu malam dan siang, agar kamu
beristirahat pada malam hari dan agar kamu nikmat).
mencari sebagian karunia-Nya (pada siang
hari) dan agar kamu bersyukur kepada-Nya." Maksud dari kedua kalimat, {-<frl} dan
(al-Qashash:73) 4irri; ;tj! ingin menegaskan ketidakmampuan
Kesepuluh, hamba untuk menghitung semua nikmat yang
telah diberikan, terlebih mensyukuri semua
(irAi: 6 u.fma":t {6r;} Allah SWT memberi
nikmat. Maksudnya, karena terlalu banyak
kalian wahai manusia permintaan kalian nikmat yang telah diberikan, sampai-sampai
seorang hamba tidak akan bisa mensyukuri
dari setiap hal yang biasanya diminta, dibutuh-
semua nikmat tersebut.
kan, dan bermanfaat, baik kalian me-mintanya
Setelah memaparkan nikmat-nikmat
maupun tidak. Dengan kata lain, Allah SWT me-
yang agung tersebut, Allah SWT menjelaskan
nyediakan untuk kalian apa saja yang memang bahwa Dia tidak hanya memberi nikmat-nik-
mat tersebut, tetapi Dia juga memberi para
menjadi kebutuhan dasar kalian, baik apakah
hamba-Nya berbagai macam nikmat dan
kalian memintanya maupun tidak. Atau, mak-
manfaat lain yang tidak mungkin untuk dihi-
sudnya, Allah SWT memberi semua permintaan tung. Hal inilah yang dinyatakan dalam ayat
(rr,;r;F kemudian ditutup dengan ayat o1j|
yang kalian mohonkan. Perkataan ini dituju-
{ir3i untuk menegaskan bahwa Allah SWT
kan kepada umat manusia secara umum. Allah
memberi hamba-hamba-Nya semua hal yang
SWT menciptakan semua yang ada di bumi
mereka butuhkan sehingga dengan itu ke-
untuk kalian umat manusia. Sedangkan untuk
hidupan dapat berjalan dengan baik. Thalq
mengeksploitasi, inovasi dan pemanfaatannya, Ibnu Hubaib menuturkan, sesungguhnya hak
Allah SWT terlalu berat untuk ditunaikan
diserahkan kepada akal pikiran kalian sesuai hamba-hamba-Nya. Nikmat-nikmat Allah SWT
terlalu banyak untuk bisa dihitung oleh ham-
dengan tingkat perkembangan akal manusia dan
ba-hamba-Nya. Akan tetapi pagi dan sore hari
kemajuan kehidupan manusia. Pada abad dua mereka bertobat. Dalam Shahih Bukhari diri-
wayatkan bahwa Rasulullah saw. berdoa,
puluh, manusia telah berhasil mencapai pun-
\) ,93'; \r U, i,,=jr ,ru 'A1
cak penemuan dan inovasi dalam berbagai bi-
dang dengan memanfaatkan energi uap, udara, lo.w).)* #.t.,q,to, o t
,.
minyak bumi, listrik, nuklir dan yang lainnya.
"Ya Allah, bagi-Mu segalapuji, sedangEngkau mengambilnya dan Aku Yang memberikannya.
Ketika kamu mengambil nikmat-nikmat itu,
adalah Zat Yang mencukupi makhluk-Mu, Zat ada dua sifat yang muncul pada dirimu, yaitu
sangat zalim dan kufur. Sedangkan pada saat
Yang tidak pernah diabaikan dan Zat Yang pasti Aku memberikannya, ada dua sifat pada-Ku,
s e n ant i a s a dibutuhkan I' yaitu Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."
Maksudnya, seakan-akan Allah SWT berfirman,
Imam Syafi'i berkata, "Segala puji bagi "fika kamu sangatzalim,Aku Maha Pengampun,
Allah SWT Yang setiap kali suatu nikmat-Nya dan jika kamu sangat kufun Aku Maha
disyukuri, pasti ada nikmat lain lagi yang juga Penyayang. Aku mengetahui kelemahanmu,
harus disyukuri." ketidakmampuanmu, keteledoranmu dan ke-
alpaanmu. Aku tidak membalas keteledoran
[t\;t ip irl' it} sungguh manusia banyak dan kealpaanmu melainkan dengan pemberian
menzalimi nikmat dengan tidak mensyukurinya, yang melimpah, dan Aku tidak membalas
lagi sangat ingkar dan kufur terhadap nikmat. sikap acuh melainkan dengan rasa sayang dan
Maksud manusia di sini adalah manusia secara ketulusan."as
umum, yaitu siapa saja yang memiliki sifat Fiqih Kehidupan atau Hukum-hukum
tersebut, yang zalim dan kufuc menzalimi
nikmat dengan tidak mensyukurinya, serta Ayat-ayat di atas menerangkan kepada
kufur terhadap nikmat dengan mengingkarinya. kita hal-hal sebagai berikut.
Ada hal yang perlu diperhatikan di sini, L. Allah SWTbenar-benartelah membeberkan
$:tE ip ;r*l' it}. Sementara dalam surah banyak sekali bukti petunjuk tentang wujud-
an-Nahl ayat 18, Allah SWT berfirman, j1;) Nya, kuasa-Nya, ilmu-Nya, dan keesaan-Nya.
4e3t4 nr 311; ;l^11 ir *.t"i (Don iika kamu
menghitung nikmat Allah, niscaya kamu Di antaranya sepuluh bukti petunjuk yang
disebutkan dalam ayat di atas, mulai dari
tidak akan mampu menghitungnya. Sungguh, penciptaan langit dan bumi, penurunan
Allah benar-benar Maha Pengampun, Maha hujan dari awan mendung dan seterusnya.
Penyoyang). 2. Sesungguhnya nikmat-nikmat Allah SWT
Di antara kedua ayat itu terdapat perbe- kepada umat manusia tidak terhitung dan
tiada terhingga. Semua itu, karena begitu
daan pada kalimat penutupnya. Rahasianya, banyaknya nikmat Allah, karena sulitnya
ditangkap indra dan juga terkadang karena
konteks ayat yang di sini sesuai untuk mema- sulit untuk dideteksi hakikatnya. Seperti
perbendaharaan-perbendaharaan langit
parkan keburukan-keburukan manusia, ya-
dan bumi, keajaiban-keajaiban struktur
itu kufur nikmat dan zalim, yaitu syirik.
anatomi manusia terutama organ otak dan
Adapun ayat yang terdapat dalam surah an-
indra seperti pendengaran, penglihatan
Nahl, konteksnya sesuai untuk menyebutkan
dan yang lainnya, suplai rezeki semenjak
karunia-karunia Allah SWT atas manusia,
manusia masih berbentuk janin dalam
termasuk di antaranya adalah Dia Maha perut ibunya sampai fase kelahiran dan
Pengampun lagi Maha Penyayang, dengan
maksud mendorong manusia untuk kembali
kepada-Nya.aa
ar-Razi mengomentari perbedaan kalimat
penutup di antara kedua ayat tersebut sebagai
berikut. Seakan-akan Allah SWT berfirman, "f ika
ada nikmat yang banyah kamu manusia yang
44 Al-Bahrul Muhiith, 5/428'429. 45 Tafsir ar-Razi, 19 /t30-131.
fase anak-anak, hingga fase remaja, dewasa, "Dan (ingatlah), ketika lbrahim berdoa, 'Ya
tua dan lanjut usia, di mana pun ia berada, Tuhan, jadikanlah negeri ini (Mekah), negeri yang
hingga ia mati dan menghadap Tuhannya. aman, dan jadikanlah aku beserta anak cucuku
agar tidak menyembah berhala. Ya Tuhan, berhala-
3. Semua nikmat yang ada pada manusia berhala itu telah menyesatkan banyak dari manusia.
Barangsiapa mengikutiku, maka orang itu termasuk
adalah dari Allah SWT, lalu kenapa ia jus-
golonganku, dan barangsiapa mendurhakaiku,
tru menukar nikmat Allah SWT dengan
kekafiran?! Mengapakah ia tidak meng- maka Engkau Maha Pengampun, Maha Penyay ang.
Ya Tuhan, sesungguhnya aku telah menempatkan
gunakannya untuk menjalankan ketaatan? ! sebagian keturunanku di lembah yang tidak mem-
Kebiasaan manusia adalah gemar menza-
punyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau
limi nikmat dengan tidak mensyukurinya,
kufur terhadapnya, dan mengingkarinya. (Baitullah) yang dihormati, ya Tuhan (yang
Maksud manusia di sini adalah manusia
secara umum. Sementara itu, ada seba- demikian itu) agar mereka melaksanakan shalat,
gian ulama tafsir berpendapat maksudnya maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung
adalah manusia tertentu seperti Abu fahal
dan semua orang kafir. kepada mereka dan berilah mereka rezeki dari
buah-buahan, mudah-mudahan mereka ber-
DOA-DOA NABI IBRAHIM A.S. syukur. Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau
Surah lbraahiim Ayat 35 - 41 mengetahui apa yang kami sembunyikan dan apa
yang kami tampakkan; dan tidak ada sesuatu pun
7W-/:#;..lVV*6lt6\"i^rg^it(jriiyrur,.i;--t.trj<W;;;J. aL,ri-,-:\-.v/..t.a2)-.'_e:b--;1/l.:-ii*)r'?),;i;.Iz*6tt)l,fg:^"3JJ5-7{<*'1,u)z/yn.;:'- yang tersembunyi bagi Allah, baik yang ada di
3fr Aig ";fu fr'"Gr,i\) ;#'eb nrltS, bumi maupun yang ada di langit. Segala puji bagi
Allah yang telah menganugerahkan kepadaku di
*,b*";-;':"93-'A\-ciffi H) hari tua(ku) lsma1l dan Ishaq. Sungguh, Tuhanku
,)At \rQ)_Ai;:At A;{. ^+ g a; b enar-b enar Maha Mendengar (memperkenankan)
u fr:v ;i)L-c-* ,-Dv\-i'd^i\ JG6 doa. Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak
v' &Yl v B ii'y-6: ffii;rfL'Ai{ iAt cucuku orang yang tetap melal<sanakan shalat, ya
{3tb,\j,i-,N) lta'2a€:*eii'4t,,ii[tYllp, E"v':# Tuhan kami, perkenankanlah doaku. Ya Tuhan
kami, ampunilnh aku dan kedua ibu bapakku dan
'l*"v-l*\,-.$,g"J,+rg$byiiffi,
semua orang yang beriman pada hari diadakan
G,)9;d-?)\EWL='63utit"j perhitungan (hari Kamar)."' (Ibraahiim: 35-4f )
@?\4tii6,i75j;Ar Qiraa'aat
{kioly: wafii Ibnu Katsir dan Abu Amru
membacanya lcrCi 3r;.
I'raab
aska$n.etu:'id"ib:u.a-n*g1, ;lb Maf'uul bihi untuk fi'il
yakni askantu naasan min
dzurriyyatii.
{;:ulr i_;tly Kata If yuqiimuu ber-ta'alluq
kepada fi'il askantu. Di antara keduanya di-
pisah dengan nidaa', {6;} karena memisah
dengan nidaa' seperti ini memang banyak
dalam bahasa Arab.
:""hlb':1111' _ - ,* ilri (-€/"-\ 24g TAFSIRAL-MuNIR f ILID 7
4d,: qty Asalnya adalah wa ii'al min menyesatkan banyak manusia dengan me-
dzurriyyatii muqiimish shalaati. Lalu fi'il iia'l nyembah kepadanya. Dari itu, aku memohon
penjagaan dan perlindungan kepada-Mu dari
dibuang, karena keberadaannya sudah ditun- penyesatan berhala-berhala itu. Di sini, per-
buatan menyesatkan dinisbahkan kepada
jukkan oleh fi'il yang sama yang telah dise-
berhala-berhala atas dasar pertimbangan
butkan sebelumnya.
sababiyyah fsebab akibat). {ji .*} maka
Balaa{hah
barangsiapa mengikuti aku di jalan tauhid.
{"'.:.:..,,} {,r,!,} {!i} ("r-} {*rc} {,*}
4.; fi! ia termasuk golongan agamaku.
Terdapat ath-Thibaaq. 4e):* dy ,. t2; .rt\ dan barangsiaPa
4i4i q:* qd, j ili PUY Dalam kalimat yang mendurhakai-Ku, namun tidak sampai
ini terdapat isti'aarah, karena hakikat makna, berbuat kemusyrikan, sesungguhnya Engkau
tahwii adalah turun dari arah atas menuju ke
arah bawah, seperti makna kata al-Hubuuth bisa saja mengampuni dan merahmatinya,
[terjatuh, terjun). Yang dimaksudkan adalah atau setelah memberinya taufik untuk ber-
bersegera mendatangi mereka dari tempat
yang jauh karena didorong oleh perasaan tobat. Kalimat, 4ir,a3:'* Jir) lmata sesung-
rindu dan cinta. Beda dengan kata hanna
yahinnu, yang meskipun memiliki makna yang guhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha
hampir sama yaitu condong, senang dan rindu,
namun terkadang orang yang bersangkutan Penyayang) mak-sudnya adalah ketika mereka
tetap tinggal di tempat. beriman. Nabi Ibrahim a.s. menginginkan
{9r .,iir ri; ,p' i;} fata at-Balad di bahwa Allah SWT mengampuni dosa-dosa ter-
sini disebutkan dalam bentuk isim ma'rifat, dahulu orang kafir yang telah beriman. Akan
sementara dalam Surah al-Baqarah kata tetapi karena Nabi Ibrahim a.s. adalah sosok
yang sama disebutkan dalam bentuk rsim yang terkenal memiliki sifat dan karakteristik
nakirah, yaitu, {r"1l -'iJr u.-; i;r} Itu karena doa yang sangat santun dan lembut, tutur kata
yang halus dan penuh kesopan santunan,
Nabi Ibrahim yang disebutkan dalam Surah karena itu ia memilih untuk menggunakan
al-Baqarah adalah ia panjatkan sebelum ia ungkapan ini yang secara zahir pengertiannya
membangun negeri tersebut, makanya ia adalah bahwa Allah SWT bisa mengampuni
memohon supaya negeri itu dijadikan sebagai setiap dosa bahkan dosa syirik sekalipun.
sebuah negeri yang aman sentosa. Sedangkan
yang disebutkan di sini adalah ia panjatkan {*r-li.r} sebagian dari keturunanku, yaitu
setelah membangun negeri yang dimaksud,
makanya ia memohon supaya negeri itu adalah Isma'il beserta ibunya; Hajar. {7.,;,:'. i 'tr$ di
negeri yang aman, damai, dan sentosa. sebuah lembah yang tidak memiliki tanaman,
yaitu Mekah yang struktur tanahnya adalah
Mufrudaat Lu$hawiyyah
bebatuan dan gersang. (rFil' -4 ":b di dekat
{,i:lr ri-;} negeri Mekah. {!r} yang aman
rumah-Mu yang dimuliakan, yang diharamkan
bagi orang yang ada di dalamnya. 4-":3t;| dan
menghina, dan merendahkan, diagungkan,
jauhkanlah aku. {iul,!rl5;i} dari menyembah terlindungi dari banjir bandang, karenanya
berhala. (#r ';F ya Tuhanku, sesungguhnya
berhala-berhala itu. {.rir r r;< ;iiii} telah Baitul Haram juga disebut Atiiq berarti bebas
dari banjir bandang.
(i>ul,lri;+16;) Yang dimaksudkan dari doa
untuk menegakkan shalat adalah memberi
mereka taufik untuk menegakkan shalat. Atau,
menyeru mereka untuk menegakkan shalat.
Blf,ll!-{rflll,.to 7 ,,.,,*, /l*}r,r,,r, *- lu-'"nto':"n'!T
{16ri i*iiy trati sebagian manusia. (r-llsfr,} pertama banyak (mutakallim mq'al ghairi),
karena yang dimaksud adalah Nabi Ibrahim
bersegera menuju kepada mereka karena
dan keturunannya.
didorong rasa cinta. Ibnu Abbas menuturkan,
(l;;F iyberikanlah saya. (;<lr tetit<a
seandainya Nabi Ibrahim berucap, af idatan
naasi (hati para manusia), niscaya bangsa aku sudah berusia senja. Isma'il lahir ketika
Persia, Romawi, dan manusia semuanya juga Ibrahim sudah berusia sembilan puluh
sembilan tahun. Sedangkan ketika Ishaq
akan senang dan rindu kepadanya. i ,*;L;Y lahic Ibrahim sudah berusia seratus dua
4:trr, dan karuniailah mereka rezeki dari belas tahun. {;>t-2;r d €l;i} jadikanlah aku
buah-buahan di lembah itu beserta para
seorang hamba yang senantiasa menegakkan
penduduknya.
shalat. 4j.:,! cty dan jadikanlah di antara
$,. "t,'f-.i, . i"lji-I;r:F mudah-mudahan mereka
anak cucu hamba, orang yang juga senantiasa
mensyukuri nikmat tersebut. Allah SWT pun menegakkan shalat. Di sini, digunakan huruf
memperkenankan doa Nabi Ibrahim dan jarr min (yang memberikan pengertian seba-
menjadikan lembah itu sebagai tanah haram
gian), karena Allah SWT memberitahukan ke-
yang aman, yang didatangkan ke lembah itu pada Nabi lbrahim di antara anak cucunya ada
segala macam buah-buahan. Di sana setiap
yang kafir.
waktu bisa didapati buah-buahan musim semi,
d,irlt.,i;b Oi sini, Nabi Ibrahim memohonkan
musim panas, musim guguL dan musim dingin. ampunan untuk kedua orang tuanya juga, ka-
{,,1j [] apa yang kami sembunyikan rena waktu itu ia belum mengetahui seca-
dan rahasiakan. (,; I At * fi."t\ Huruf
jarr min di sini ada kemungkinan adalah ra persis kalau ternyata kedua orang tuanya
adalah termasuk orang yang durhaka kepada
zaa'idah [tambahan), atau untuk memberikan Allah SWT. Ada yang mengatakan, ibu Nabi
pengertian al-lstighraaq [membuat umum Ibrahim masuk Islam. Ada pula yang me-
ngatakan, yang dimaksud oleh Nabi Ibrahim
cakupannya hingga mencakup segala se- dengan kedua orang tua di sini adalah Adam
suatu tanpa terkecuali). Kalimat ini ada ke-
dan Hawa. (;ry,i*F paaa hari di mana hari
mungkinan adalah kalimat baru dari Allah SIrllII,
perhitungan benar-benar terjadi.
atau masih merupakan bagian dari kalimat
sebelumnya yang mengisahkan perkataan Persesuaian Ayat
Nabi lbrahim. Maksud dari ayat;j u i;;;.r,r 6;S Setelah menegaskan dengan bukti-bukti
4,5;; ya Tuhan kami sesungguhnya Engkau petunjuk bahwa tidak ada yang layak disem-
bah selain Allah SWT dan tidak boleh me-
lebih mengetahui keadaan dan kemaslahatan nyembah selain-Nya, menggugah rasa ke-
heranan Nabi-Nya terhadap keadaan kaum
kami, lebih sayang kepada kami daripada diri beliau yang menyembah berhala, Allah SWT
kami sendiri, sebenarnya kami tidak perlu menyambungnya dengan kisah tentang mo-
yang mereka, Ibrahim. Nabi Ibrahim berdoa
memohon, tetapi kami tetap berdoa kepada memohon agar negeri Mekah dijadikan se-
bagai negeri yang aman dan tenteram. Ibrahim
Engkau sebagai bentuk ubuudiyyah atau juga berdoa agar dirinya dan anak cucunya
dijauhkan dari menyembah berhala. Ia me-
penghambaan dan kebutuhan kami kepada-Mu,
serta ingin segera memperoleh apa yang ada
pada sisi-Mu. Penyebutan nidaa' [panggilan)
secara berulang-ulang di sini adalah bertujuan
untuk memberikan mubaalaghah dalam
bermunajat kepada Allah SWT dan hasratyang
kuat untuk diperkenankan dan dikabulkan.
Di sini juga digunakan bentuk kata orang
nempatkan sebagian keturunannya di dekat "Tidakkah mereko memp erhatikan, b ahwa
Baitul Haram agar supaya mereka menyembah Kami telah menjadikan (negeri mereka) tanah
kepada-Nya semata dengan menegakkan sha- suciyang eman." (al-Ankabuut: 67)
lat yang merupakan ibadah paling mulia. |uga,
"Barangsiapa memasukinya (Baitullah)
bahwa ia bersyukur kepada Allah SWT atas amanlah dia." (Ali 'Imraan: 97)
karunia anak yang Dia limpahkan kepadanya
meskipun ia telah lanjut usia, yaitu Ismail (et #t;Y dan jauhkanlah aku dan anak
dan Ishaq. fuga, ia memohon ampunan untuk
dirinya, kedua orang tuanya, dan untuk orang- cucuku wahai Tuhanku dari menyembah ber-
orang Mukmin pada hari perhitungan benar- hala, dan jadikanlah ibadah kami tulus ikhlas
benar terjadi. murni hanya untuk Engkau berlandaskan pada
manhaj tauhid.Ini menjadi dalil bahwa setiap
Kesimpulannya, Nabi lbrahim merupa- orang yang berdoa hendaknya berdoa untuk
kan teladan dan contoh bagi konsep ibadah dirinya, kedua orang tuanya, dan keturunannya.
kepada Allah SWT jadikanlah beliau sebagai
Allah SWT benar-benar memperkenankan doa
teladan.
Nabi Ibrahim pada sebagian dari keturunannya,
Tafsir dan Penjelasan
bukan seluruhnya. Doa ini dipanjatkan oleh
Di sini, Allah SWT ingin mengingatkan Nabi Ibrahim tatkala ia meninggalkan Hajar
orang-orang musyrik Arab, bahwa tanah
dan putranya; Ismail yang masih bayi di Mekah
Haram Mekah sejak semula dibangun atas da-
sar fondasi ibadah dan penyembahan kepada sebelum membangun Baitul Haram.
Allah SWT semata tidak ada sekutu bagi-Nya.
Kemudian, Nabi Ibrahim menuturkan,
Selain itu, Allah juga ingin mengingatkan bahwa banyak manusia yang tergoda dan
bahwa Nabi lbrahim berlepas diri dari orang- terpedaya oleh penyembahan berhala, irp
orang yang menyembah selain Allah SWT,
dan Nabi Ibrahim berdoa agar Mekah men- <lui il ya Tuhanku, sesungguhnya ber-
jadi negeri yang aman dan tentram dalam
hala-berhala itu telah menjadi sebab yang
naungan tauhid {F, -;} wahai Muhammad,
mengakibatkan banyak manusia tersesat dari
sampaikanlah kepada kaummu tentang kisah jalan petunjuk dan kebenaran, hingga mereka
Nabi Ibrahim tatkala ia berdoa, "Ya Tuhanku,
jadikanlah Mekah sebagai negeri yang aman pun menyembah berhala-berhala tersebut. Di
dan tenteram, tidak ada darah yang tertumpah
dan tidak ada seorang pun yang dizalimi di sini, penyesatan dinisbahkan kepada berhala,
dalamnya." Allah SWT pun memperkenankan
doa Nabi Ibrahim. Dijadikan oleh-Nya negeri karena berhala-berhala itu menjadi sebab
Mekah sebagai negeri yang aman bagi manu-
sia, burung, dan tumbuh-tumbuhan. Sebuah munculnya kesesatan, yaitu ketika disembah.
negeri yang di dalamnya tidak ada pem- Ini adalah bentuk ungkapan secara majas,
bunuhan, tidak boleh ada aktivitas perburuan karena berhala adalah benda mati yang tidak
terhadap binatang buruannya, tumbuh-tum-
buhan, dan pepohonannya tidak boleh dipo- bisa berbuat apa-apa.
tong. Hal ini sebagaimana firman Allah S\MX,
4.t: ,:rF barangsiaPa membenarkan
agama dan akidahku, dia berjalan di atas
manhajku dalam keimanan pada-Mu dan
mengesakan-Mu secara murni, ia termasuk
golonganku, yakni berada di atas sunnah dan
jalanku. Ungkapan ini seperti hadits, (barang-
siapa yang menipu dan curang, ia tidak ber-
jalan di atas sunnah kami). Barangsiapa yang
durhaka dan membangkang kepadaku, tidak
mau menerima ajakanku untuk mengesakan
Engkau dan tidak menyekutukan-Mu dengan menyangkut umatmu, dan Kami tidak akan
apa pun, sungguha Engkau kuasa untuk meng- mengecewakanmu."
ampuninya dan merahmatinya dengan adanya Kemudian, Nabi Ibrahim memanjatkan doa
tobat. kedua yang ia panjatkan setelah mendirikan
Ini adalah pernyataan eksplisit Nabi lbra- Ka'bah. Hal ini diindikasikan oleh kalimat )
{r13, 4 +,doa pertama ini, dipanjatkan
him tentang permohonan ampun dan rahmat
untuk orang-orang yang durhaka selain orang sebelum pembangunan Ka'bah. Berikut ini
adalah doa Nabi lbrahim yang kedua yang ia
kafir. fadi, yang dimaksudkan adalah orang
yang durhaka kepadanya namun tidak sampai panjatkan setelah Ka'bah didirikan, ; CIF
kafir. Pada permulaan ayat ini, Nabi Ibrahim
(.,s::,iya Tuhan kami, sesungguhnya aku telah
berlepas diri dari orang-orang kafir ';'r #'tY menempatkan sebagian anak cucuku, Ismail
fi e{iL,i,!r *5 3i1uga ucapan Nabi lbrahim. dan keturunannya, di sebuah lembah yang
4.; ,-Y secara tidak langsung tidak memiliki tanaman, yaitu lembah Mekah,
memberikan pengertian yang menunjukkan di dekat Rumah Engkau yang dihormati
bahwa orang yang tidak mengikuti agamanya, (Ka'bahJ yang Engkau haramkan segala bentuk
orang itu bukan termasuk golongannya dan tindakan menghina dan menodai kehormatan
dan kesuciannya, dan Engkau menjadikannya
tidak memerhatikan untuk memperbaiki sebagai tempat yang dihormati agar supaya
para penghuninya bisa menegakkan shalat di
urusan-urusan orang tersebut' fuga, karena
umat sudah berkonsensus bahwa memberi tempat itu. ]adikanlah hati sebagian manusia
syafaat untuk menggugurkan hukuman ke- pergi ke tempat itu dengan penuh semangat
kafiran adalah tidak boleh. fadi, perkataan
karena didorong oleh perasaan rindu dan
Nabi Ibrahim, {i;i t; Ci €G ;'b adalah
cinta, senantiasa ingin selalu melihatnya dan
bentuk memberi syafaat kepada orang-orang merindukannya. Ibnu Abbas, Mujahid, Sa'id
Ibnu fubair dan yang lainnya menuturkan,
yang bermaksiat selain orang kafir' seandainya Nabi Ibrahim berucap afidatan
naasi [hati manusia), bukan afidatan mina
Diriwayatkan dari Ibnu Amr r'?', Ra- naasi (hati sebagian manusia), niscaya bangsa
sulullah saw membaca ucapan Nabi Ibrahim Persia, Romawi, Yahudi, Nasrani, dan manusia
yang terdapat dalam ayat, {""CIr it t'y }vi *1';\' semuanya akan selalu berbondong-bondong
pergi ke Baitul Haram. Akan tetapi, di sini Nabi
dan ucapan Nabi Isa yang direkam dalam ayat,
Ibrahim berucap, {16, "} sehingga hanya
{r;q #y .# il} Kemudian, Rasulullah saw.
dikhususkan untuk kaum Muslimin.
mengangkat kedua tangan beliau, lalu berucap, Berilah keturunanku rezeki dari berma-
"Ya Allah, umat hamba, Ya Allah, umat hamba, Ya cam-macam buah-buahan yang ada di segenap
Allah, umathamba." Beliau pun menangis. Allah belahan bumi, agar bisa membantu mereka
dalam menjalankan ketaatan kepada-Mu, dan
SWT berfirman kepada Malaikat fibril "Wahai sediakanlah untuk mereka buah-buahan dan
hasil tanaman yang bisa mereka konsumsi.
Jibril, pergilah kamu menemui Muhammad, dan
Tuhanmu lebih tahu, Ialu tanyakan kepadanya Allah SWT pun benar-benar memperke-
nankan doa Nabi Ibrahim sebagaimana fir-
apa gerangan yang telah membuat dirinya
man-Nya dalam aYat,
menangis." Malaikat fibril pun menemui Nabi
Muhammad saw dan menanyakan kepada
beliau kenapa menangis. Allah SWT berfirman
kepada Malaikat Jibril "Pergi dan temuilah
Muhammad, dan sampaikan kepadanya, "Sung-
guh, Kami akan membuat kamu ridha dan puas
tt' t *\ TATSIRAL-MUNIRTILID 7
,rti,t' -/----
??1 .
"Bukankah Kami telah meneguhkan kedu' Nya. Semuanya adalah makhluk ciptaan-
Nya, dan Dia pasti mengetahui semuanya.
dukan mereka dalam tanah haram (tanah
suci) yang amen, yang didatangkan ke tempat Kalimat ini merupakan kalimat baru dari
itu buah-buahan dari segala macam (tumbuh-
tumbuhan) sebagai rezeki (bagimu) dari sisi Allah SIvl/T, bukan lagi menjadi bagian dari
Kami? " (al-Qashash: 57) kalimat yang menceritakan perkataan dan
doa Nabi lbrahim. Kalimat ini adalah untuk
Karunia dan rahmat Allah SWT pun membenarkan pernyataan Nabi Ibrahim se-
benar-benar terwujud. Meskipun di Mekah belumnya. Ini seperti kalimat, $t'1;;. tt-tfty
(dan demikian pulalah yang akan mereka
tidak ada pohon yang berbuah, namun buah-
buahan dan hasil tanaman empat musim dari perbuat) ayat 34 Surah an-Naml. Atau, bisa
negeri-negeri sekitarnya didatangkan ke sana
sebagai perwujudan diperkenankannya doa jadi kalimat ini adalah bagian dan lanjutan
Nabi Ibrahim. dari perkataan Nabi lbrahim. Yakni, tidak ada
[3rfr;&y t<a.u.,iailah mereka dari ma- satu pun ada yang tersembunyi dari Allah SWT
cam-macam buah, agar mereka bersyukur Yang Maha Mengetahui segala yang gaib dan
kepada-Mu atas limpahan nikmat-Mu. Atau,
dengan harapan mudah-mudahan mereka yang nampak. Huruf iarr $a\ di sini adalah
bersyukur kepada-Mu dengan cara menegak- berfungsi untuk memberikan makna al-
kan shalat dan banyak beribadah. Hal ini
secara tidak langsung mengandung isyarat Istighraaq [cakupan umum tanpa terkecuali).
bahwa mencari manfaat dunia adalah untuk Seakan-akan dikatakan, tidak ada sedikit pun
dipergunakan sebagai pendukung dalam me- yang tersembunyi dari Allah SIvlIT.
nunaikan ibadah dan menegakkan ketaatan. Kemudian, Nabi Ibrahim memanjatkan
puji syukur kepada Allah SWT atas karunia
4* ul 6;\ ya Tuhan kami, sesungguhnYa
anak yang Allah berikan kepadanya, meskipun
Engkau mengetahui niat dan maksudku dalam
dirinya telah lanjut usia, {; Jl aitir ;;.lr}puji
doa yang aku panjatkan, yaitu untuk meng-
gapai ridha-Mu dan tulus ikhlas hanya untuk- syukur semuanya bagi Allah SWT Yang telah
Mu. Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau memberi dan mengaruniaiku anak setelah
lanjut usia. Allah SWT telah mengaruniaiku
lebih tahu tentang keadaan dan kemaslahatan
kami, Engkau mengetahui segala sesuatu baik dua orang putra, Isma'il dari Hajar dan
lahir maupun batin. Tidak ada satu pun di Ishaq dari Sarah. Di sini, Isma'il didahulukan
bumi dan di langit yang tersembunyi dari-Mu tiga belas tahun lebih tua dari Ishaq. Ada
dan berada di luar pengetahuan-Mu. Karena keterangan yang mengatakan ketika Isma'il
itu, sebenarnya kami tidak perlu memohon, lahir; Nabi Ibrahim telah berusia sembilan
tetapi kami tetap berdoa memohon kepada-
puluh sembilan tahun. Sedangkan ketika Ishaq
Mu untuk mengekspresikan penghambaan
kami kepada-Mu, kepada rahmat-Mu, dan lahic ia berusia seratus dua belas tahun.
ingin segera memperoleh apa yang ada di
usiaDliasninjui, td) iskeabreutnkaannkikamtaa{t;<mJren"rd.a}pa(ptkaadna
sisi-Mu.
karunia anak pada usia lanjut seperti ini tentu
(:ur-.r 'l' * el-t:i) tidak ada satu pun yang
lebih besar. Sebab, mengharapkan sesuatu
ada di langit dan bumi yang tersembunyi dari pada saat-saat keputusasaan merupakan
Allah SWT dan berada di luar pengetahuan- salah satu bentuk nikmat yang paling agung.
fuga, memiliki anak pada usia lanjut seperti itu
menjadi salah satu mukjizatbagi Nabi lbrahim.
L*$,G'-,:t j; :'lb sesungguhnya Tuhanku
benar-benar Maha Mendengar doa dan per-
tortro,ta-trt,r"r* lrato z ,r,,*r,
kataanku, Maha memperkenankan doa orang :tat ,f C;,F wahai Tuhanku, jadikanlah
yang berdoa kepada-Nya, Maha Mengetahui
aku orang yang senantiasa menunaikan sha-
maksud, baik apakah itu dinyatakan secara lat dalam bentuk yang sesempurna mungkin,
senantiasa memelihara shalat dan senantiasa
eksplisit dan terus terang maupun tidak. Pe- menegakkan tata cara, aturan dan batasan-
nyebutan kata-kata ini dalam doa adalah hanya
sebagai bentuk isyarat, bukan bertujuan untuk batasan shalat.
menjelaskan. fuga, jadikanlah pula sebagian dari ketu-
runanku sebagai orang-orang yang senantiasa
Korelasi dan relevansi antara k,aJliimr .ait], i{r().r
menegakkan shalat. Huruf iarr $q$ di sini
e,J l" er,l| dan kalimat (J;;
memiliki makna at-Tab'iidh [menunjukkan
untuk menjaga etika dan sopan santun kepada arti sebagian). Di sini, shalat disebutkan se-
Allah SWT. Di sini Nabi Ibrahim sebenarnya cara khusus, karena shalat adalah tanda kei-
manan, perantara untuk menyucikan jiwa dari
ingin memohon kepada Allah SWT agar me- perbuatan keji dan mungkar.
nolong dan memerhatikan istrinya; Hajar dan 4,r;'' ,J.ut ti.;) wahai Tuhan kami, terima
putranya; Isma'il setelah dirinya meninggal ke- dan perkenankanlah doa hamba. Atau, terima
dan perkenankanlah ibadah hamba' Menurut
lak. Namun ia tidak menyatakan maksudnya itu pendapat lbnu Abbas r.a., berdasarkan ayat
secara eksplisit, tetapi ia hanya menyatakan, yang merekam ucapan Nabi Ibrahim a's'
"Ya Tuhanku, sesungguhnya Engkau menge- berikut ini,
tahui apa yang ada dalam hati dan pikiran "Dan aku akan meniauhkan diri darimu
kami." Kemudian, ia menyinggung keadaan dan dari apa yang engkau sembah selain Allah"
keturunannya setelah ia meninggal kelak. (Maryam:48)
Ini merupakan doa untuk istri dan putranya Rasulullah saw dalam sebuah hadits yang
diriwayatkan oleh al-fama'ah dan yang lainnya
agar keduanya mendapatkan pertolongan dan
dari Nu'man bin Basyir r.a., Rasulullah saw
perawatan setelah ia meninggal kelah dalam
bersabda,
bentuk ungkapan isyarat tidak langsung.
/t
Hal itu-sebagaimana dikatakan oleh ar-
_* lG'-tlt.
Razi-menunjukkan bahwa lebih banyak me-
manjatkan puii ketika sedang butuh adalah
lebih utama daripada doa. Bukhari, Bazzar dan
Baihaqi meriwayatkan dari Ibnu Umar dari
Rasulullah saw., Allah SWT berfirman dalam
sebuah hadits qudsi,
G'pi aI1*.,e' ol i cl>)vl-ti^o,'e o' t)c,,
(clt',/. ,..1,2 r' ;,t-r.i"
'9
r:{.}
"Barangsiapa yang disibukkan oleh dzikir ke- "Doa adalah ibadah." Kemudian beliau mem-
pada-Ku melebihi dari memohon kepada-Ku, Aku baca ayat 60 surah al-Mu'min, "Dan Tuhanmu ber'
akan memberinya sebaik-baik pemberian yang firman,'Berdoal.ah kepada-Kt, niscaya akan Aku
Aku berikan kepada orang-orang yang memohonJ' perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang
Kemudian, Nabi Ibrahim berdoa memo- yang sombong tidak mau menyembah-Ku akan
hon sesuatu yang menjadi ekspresi dan masuk neraka lahanam dalam keadaan hina- dina."'
tanda bukti syukur kepada Allah SWt {-; 4J_ *t6;) ya Tuhan kami, tutupilah ke-
salahan-kesalahanku, maafkan dan ampunilah
dosa-dosaku, dosa-dosa kedua orang tuaku, 2. Pensyari'atan berdoa untuk diri sendiri,
dan dosa-dosa kaum Mukminin semuanya, keturunan, dan negeri tempat tinggal.
pada hari saat hisab benar-benar berlangsung
terhadap semua hamba-Mu atas amal-amal Bahkan, seyogianya setiap orang yang ber-
mereka yang baik dan yang buruk. Hasan
menuturkan, sesungguhnya ibu Nabi Ibrahim doa hendaknya berdoa untuk diri sendiri,
termasuk perempuan yang beriman. Adapun
permohonan ampun untuk ayahnya adalah kedua orang tua dan keturunan.
karena suatu janji yang telah ia ikrarkan kepada
ayahnya. Ketika jelas bagi Ibrahim bahwa 3. Doa Nabi Ibrahim lebih difokuskan kepa-
ayahnya adalah musuh Allah, Ibrahim pun da pemurnian tauhid dan jauh dari me-
berlepas diri dari ayahnya. Hal ini sebagaimana nyembah berhala yang menjadi sebab
firman Allah SIvl/I, banyaknya manusia yang disesatkan. Doa
Nabi lbrahim mengombinasikan antara
'Adapun permohonan ampunan lbrahim permohonan agar dikaruniai tauhid dan
(kepada Allah) untuk bapaknya, tidak lain agar dilindungi dari syirik. Doa Nabi
hanyalah karena suatu janji yang telah di-
ikrarkannya kepada bapaknya. Maka ketika Ibrahim juga memuat permohonan agar
jelas bagi lbrahim bahwa bapaknya adalah diberi taufik untuk menjalankan amal-
musuh Allah, maka lbrahim berlepas diri dari' amal saleh serta permohonan rahmat dan
ampunan pada hari Kiamat.
nya. Sungguh, Ibrahim itu seorang yang sangat
lembut hatinya lagi penyantun." (at:faubah: 4. Merupakan sebuah kewajiban untuk se-
1L4)
nantiasa berada di belakang nabi atau
Doa dan permohonan ampun oleh lbrahim seorang reformis. Hal ini berdasarkan
untuk dirinya sendiri di sini, tidak lantas ia ucapan Nabi Ibrahim yang direkam dalam
pernah berbuat dosa. Akan tetapi, itu hanyalah ayat di atas {i ';9 6i;;y.
sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah 5. Memohonkan ampunan untuk pelaku
SWT serta sikap senantiasa mengandalkan ka- maksiat yang bukan orang kafir. Sudah
runia, kemurahan dan rahmat-Nya. menjadi sebuah ijma bahwa kesyirikan
atau kekafiran tidakboleh didoakan untuk
Fiqlh Kehidupan atau Hukum-hukum
digugurkan dan diampuni. Hal ini ber-
Ayat-ayat di atas menjelaskan sejumlah
dasarkan ayat,
hal sebagai berikut.
"Sesungguhnya Allah tidak akan meng-
1. Mengajari kita untuk memohon nikmat
ampuni (dosa) karena mempersekutukan-
keamanan kepada Allah SWT. Diawalinya
doa Nabi Ibrahim dengan permohonan Nya (syirik), dan Dia mengqmpuni apa
nikmataman menunjukkan bentuknikmat (dosa) yang selain (syirik) itu bagi siapa
dan kebaikan yang paling agung, bahwa yang Dia kehendaki. Barangsiapa mem-
persekutukan Allah, maka sungguh, dia
tidak ada satu pun dari kemaslahatan- telah berbuat dosa yang besar." [an'
Nisaa':48)
kemaslahatan agama dan dunia yang bi-
6. Nabi Ibrahim menempatkan istri dan
sa terwujud melainkan harus dengan
putranya; Isma'il di dekat Baitul Haram
terpenuhinya syarat aman.
adalah untuk penegakan shalat.
Bukhari meriwayatkan dari lbnuAbbas
dalam sebuah keterangan yang intinya
adalah, bahwa Nabi Ibrahim meninggalkan
tFsll.Ar-ftl]f{rR Irlrp 7 rr+f 1-----\ sulah tbraahflm
istrinya; Hajar beserta putranya; Isma'il Daraquthni meriwayatkan dari Ibnu Abbas
yang ketika itu masih menyusu, di dekat r.a., ia berkata, "Rasulullah saw. bersabda,
Ka'bah, dekat sebuah pohon rindang di
y, ,# *i rt,{ ?f a. iy: ;u
atas tanah yang menjadi lokasi Zam-Zam.
,q Irr tii iL+J ii.; uf,.Jr !!u;
Waktu itu, Mekah benar-benar masih
*;-?'., ,lS. tar--*;br"s,,r-),:.-4' . p:.::,."*1r?,*,. Ol.:
kosong, tidak ada orang dan tidak ada air.
;+;.;ltit --1r,Jh
Nabi Ibrahim membekali mereka berdua
dengan sebuah kantong perbekalan dan 'Air Zam-Zam adalah menurut tujuan
kantong air minum. Kemudian, Nabi p eminumny a. Iika kamu meminumny a dengan
Ibrahim pun meninggalkannya. Lalu
maksud untuk pengobatan, Allah SWT akan
Hajar mengikutinya dari belakang seraya
berkata secara berulang-ulang, "Wahai memberimu kesembuhan dengannya. Iika
Ibrahim, kamu mau pergi ke mana dan kamu meminumnya untuk mendapatkan rasa
meninggalkan kami di lembah yang sepi
keny ang Allah SW T akan mengeny angkanmu
dan kosong ini." Nabi lbrahim sama sekali
tidak menoleh ke arahnya. Hajar berkata, dengannya. Dan jika kamu meminumnya
'Apakah Allah SWT memerintahkan hal
itu kepadamu?" Nabi Ibrahim menjawab, untuk menghilangkan dahaga, Allah SWT
"Ya, benar." Mendengar jawaban itu, Hajar akan menghilangkan dahaga dengannya.
berkata, "Kalau begitu, Allah SWT tidak
Zam-Zam adalah hazmah Malaikat Jibril a.s.
akan menelantarkan kami."
(yakni, sumber air yang memancar karena
Kemudian, ia kembali dan Ibrahim
hentakan kaki Malaikat libril) dan air minum
melangkah pergi. Sesampainya di sebuah yang diberikan Allah SWT kepada Isma'i\."
ats-Tsaniyyah (jalan setapak yang ter- 7. Tidak boleh bagi siapa pun meniru apa
dapat di suatu bukit) saat mereka sudah yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim a.s.,
tidak melihat dirinya lagi, ia menghadap yaitu meninggalkan anak dan keluarganya
ke arah Ka'bah, kemudian memanjatkan
di hamparan tanah yang kosong dan
doa-doa dengan mengangkat kedua ta-
ngannya dan berucap u, ,qlr! "r. J.-s:i,il6;F sepi, memasrahkan begitu saja kepada
4l',' ,:;. P hingga ayat {iJFi} Tuhan Yang Mahaperkasa lagi Maka
Setelah bekal air yang ada habis, Hajar Penyayang dan karena ingin meniru apa
dan putranya kehausan. Hajar berlari- yang pernah dilakukan oleh lbrahim.
lari seperti larinya orang yang kelelahan Ibrahim melakukan hal itu atas perintah
dan kehabisan tenaga antara Shafa dan Allah SWT berdasarkan keterangan da-
Marwa sebanyak tujuh kali. Rasulullah
saw bersabda, "ltulah asal-usul sa'i yang lam hadits di atas, yaitu ketika Hajar
dikerjakan orang-orang antara Shafa dan bertanya kepadanya, 'Apakah Allah SWT
Marwe." Ketika berada di Bukit Marwa, memerintahkan hal ini kepadamu?"
Hajar mendengar sebuah suara, ia pun
Ibrahim menjawab, "Ya, benar." fadi, apa
mendapati seorang malaikat berada di yang dilakukan oleh lbrahim semuanya
berdasarkan wahyu dari Allah SWT.
lokasi Zam-Zam,lalu malaikat itu menggali-
gali tanah dengan tumitnya atau dengan B. Ayat ini secara implisit mengandung
sayapnya, hingga memancarlah air. Ad- sebuah pengertian bahwa shalat di Mekah
lebih utama daripada shalat di tempat
lain. Makna ayat, $itat i;4. e.''$ aku BUKTI PETUNJUK ADANYA HARI KIAMAT DAN
GAMBARANNYA, ATAU PENUNDAAN ADZAB
menempatkan sebagian dari keturunanku HARI KIAMAT, KEADAAN ORANG.ORANG
YANG DIADZAB SERTA BERGANTINYA
di dekat Ka'bah, supaya mereka menegak- LANGIT DAN BUMI
kan shalat. Surah lbraahiim Ayat 42 - 52
9. Di antara berkah doa Nabi lbrahim dan Cf3j$t Ll V Jr-C -.it 3gi'tS
salah satu bentuk diperkenankannya doa \A'it*,,6irafr:i
itu adalah rasa rindu, senang, dan cinta '#Tv'frrs1yG;lry;i|;#
kepada Ka'bah benar-benar tertanam 3ij' 4;a\ ;4y rt ev, rib ffi'{;;
kuat dan menggelora dalam hati sanubari *'r.* &t l\i{G:W 3it
setiap orang Mukmin. Ibnu Abbas r.a. €fr\6$1i''tAtgt3.i6
{Ji 6tg ; 2.3=C,:: @')V: ii
menuturkan menyangkut ayat, (:qi Ft;) ku
Nabi Ibrahim memohon agar Allah SWT tt-lJ;zK<;ffiE|Jr<;jr
menjadikan orang-orang tertarik untuk
fikgK3$@i3$1A(iff:e,
tinggal di Mekah sehingga Mekah pun
SqOJ:1,iK1rAt$WA\-rei
menjadi tempat tinggal yang dihormati
?;Avoy',iertaa?'it3;;i!6m
dan disakralkan [Ka'bah). Semua itu
benar-benar terwujud. Orang Yang A;Ay,-i_r\tfi $,tt3liiWi65i
pertama kali mendiami Mekah adalah
3:uq\iiig)6\)r()\;L\:;i',i
Bani furhum. Mekah pun menjadi tempat ;:i3e)E"i*"$ffi ltfvrglyfi,*i
pertemuan berbagai hasil pertanian dan
'r7Ku;,fL Jllqg.ffi.36\#13
buah-buahan yang datang dari segenap
penjuru dan negeri. Allah SWT Pun S,",8 oI4-iI, ^l m " cJtfu':)i'tiy
menjadikan tanah Tha'if sebagai tempat
m',-,tJ.irtli.;;4-t:'rVll\';^C5ffij
tumbuhnya berbagai pepohonan.
"Dan janganlah engkau mengira, bahwa
10. Ahlus Sunnah menjadikan ayat,6.s #,tb Allah lengah dari apa yang diperbuat oleh orang
{;ri:lr i:i .,i sebagai landasan dalil bahwa yang zalim. Sesungguhnya Allah menangguhkan
mereka sampai hari yang pada waktu itu mata
perbuatan hamba adalah makhluk ciptaan
Allah SWT. Ini mencakup meninggalkan
larangan-larangan yang dinyatakan
dalam ayat ini dan melakukan hal-hal
ya4g diperintahkan dalam ayat ;k;r .1r)
4\.Y;-1--,'; .r': aia,'n4. Hal ini secara eksplisit
menunjukkan bahwa Nabi Ibrahim adalah
ciptaan Allah SWT .
11. Al-Qur'an menuniukkan bahwa Allah SWT
mengaruniai Nabi Ibrahim dua putra, yaitu
Isma'il dan Ishaq ketika ia sudah lanjut
usia. Namun Al-Qur'an tidak menyinggung
tentang berapa usia Nabi Ibrahim waktu
itu. Keterangan tentang usia beliau ketika
bersama Isma'il dan Ishaq diambil dari
riwayat-riwayat sejarah.
*ut'oot-*u*ttl"'o7 ,r,,,,\,_(_il_7_fr-/--b.rr,i,, - """n'o'"'n"'
(mereka) terbelalak, mereka datang tergesa- 2. G+) ini merupakan bacaan imam-imam
gesa (memenuhi panggilan) dengan mengangkat
kepalanya, sedang mata mereka tidak berkedip- lainnya.
kedip dan hati mereka kosong. Dan berikanlah
peringatan (Muhammad) kepada manusia pada {et';y' Warsy dan Hamzah membacanya
hari (ketika) adzab datang kepada mereka, maka
secara waqaf larr-;;.
orangyang zalim berkata,'Ya Tuhan kami, berilah
kami kesempatan (kembali ke dunia) walaupun {-r;ir 6t}: Hamzah, al-Kisa'i, dan Khalaf
membacanYa 1-tiJt .rtr1.
{ir,l}: Al-Kisa'i membacanya O :7>.
sebentar, niscaya kami akan mematuhi seruan
Engkau dan akan mengikuti rasul-rasul.' (Kepada I'raab3
mereka dikatakan),'Bukankah dahulu (di dunia)
kamu telah bersumpah bahwa sekali-kali kamu $;-t:r;" *'.4y Kedua kata ini menjadi
tidak akan binasa? dan kamu telah tinggal di haal dari dhamir humyangterdapat pada kata
tempat orang yang menzalimi diri sendiri, dan
4i;i.y.
telah nyata bagimu bagaimana Kami telah 4ir. u6' ,x1r\ Kata {ii} menjadi maf'uul
berbuat terhadap mereka dan telah Kami berikan bihi kedua untuk fi'il (pi}. Kata ini tidak
kep adamu b eberapa perumpamaan.' Dan sungguh, boleh menjadi zharf zamaan untukf il andzir,
mereka telah membuat tipu daya padahal Allah karena jika dijadikan sebagai zharf, itu berarti
pemberian peringatan dilakukan pada hari
(mengetahui dan akan membalas) tipu daya Kiamat, sedangkan tidak ada lagi peringatan
mereka. Dan sesungguhnya tipu daya mereka
tidak mampu melenyapkan gunung-gunung. Maka pada hari tersebut.
karena itu jangan sekali-kali kamu mengira bahwa
Allah mengingkari janji-Nya kepada rasul-rasul- 4F *;Y fi'il maadhi, sedangkan faa'il-
Nya. Sungguh, Allah Mahaperkasa dan mem- nya adalah muqaddar (diasumsikan). Yakni,
punyai pembalasan. (Yaitu) pada hari (ketika)
tobayyana lakum fi'lunaa bihim. Kata (-"5f
bumi diganti denganbumi yanglain dan (demikian di sini tidak bisa dijadikan sebagai faa'il
pula) langit, dan mereka (manusia) berkumpul (di untukfl'i/ {#} karena istifhaam [kata tanya)
padang Mahsyar) menghadap Allah Yang Maha tidak dapat bekerja terhadap kata yang jatuh
Esa, Mahaperkasa. Dan padahari itu engkau akan
melihat orang yang berdosa bersama-sama diikat sebelumnya.luga, karena kata {-"5} tidak bisa
dengan belenggu. Pakaian mereka dari cairan
aspal, dan wajah mereka ditutup oleh api neraka, berposisi sebagai sesuatu yang diberitakan
agar Allah memberi balasan kepada setiap orang
terhadap apa yang dia usahakan. Sungguh, Allah (al-Mukhbar 'anhu), sedangkan faa'il adalah
Mahacep at p erhitungan-Ny a. D an (Al- Qur'an) ini
sesuatu yang diberitakan. fadi, kata {-"r} ini
adalah penjelasan (yang sempurna) bagi manusia,
agar mereka diberi peringatan dengannya, agar adalah dinashabkan olehy''fl {d;;}.
mereka mengetahui bahwa Dia adalah Tuhan Yang {i+t : irl} Huruf lam yang terdapat
pada f il, li tazuula adalah lam juhud dan f il
Maha Esa dan agar orang yangberakal mengambil
p el aj ar an." (Ibraahiim: 42- 52) tazuula dinashabkan dengan mengasumsikan
keberadaan an. Sedangkan kata, in yangterdapat
pada kata wa in kaana adalah in naafiyah ber-
makna, maa dengan diasumsikan, wa maa kaa-
na makruhum li tazuula minhul jibaal4 artinya,
"Dan makar mereka sekali-kali tidak akan
Qiraa'aat bisa membuat gunung-gunung lenyap!' Ini se-
bagai bentuk peremehan terhadap tipu daya
(j;;"x| (;; rly dibaca:
L. (;:;1ini merupakan bacaan Aashim, Ibnu mereka. Sedangkan yang membaca dengan hu-
Aamir, dan Hamzah. ruf lam dibaca fathah dan fi'il yang ada dibaca
dhammah, yakni, "la tazuulu," maka huruf lam keberadaannya telah diindikasikan oleh kata,
tersebut berarti lam ta'kiid yang berfungsi (-'i''*b.
untuk mempertegas. Huruf lam ta'kiid dima- (tl:;;b Di sini digunakan f il maadhi da-
sukkan untuk membedakan antara in yang
lam konteks mudhaarii untuk menunjukkan
asalnya adalah inna yang dibaca ringan tanpa
kebenaran yang benar-benar akan terjadi, seperti
tasydid, dengan in yang bermakna maa {in
pada ayat 1 surah an-Nahl,41';1j'B Maksudnya,
naafiyah). Sehingga berdasarkan versi bacaan
seolah-olah benar-benar telah terjadi, sehingga
ini, ayat ini berarti, "Sungguh, makar mereka
diungkapkan dalam bentuk lampau.
dapat melenyapkan gunung karenanya." Se-
Mufradaat Lughawlyyah
dangkan fi'il, kaana di sini adalah kaana
{jlrllr yx. c; xu .:,r ';"X 'ti\ perkataan
taammah (tidak membutuhkan khabar) yang ini ditujukan kepada Rasulullah saw.
bermakna, woqa'a. Kata aI-Jibaal di sini adalah Maksudnya, mempertegas bahwa Allah SWT
ungkapan tentang urusan Nabi Muhammad Maha Mengetahui, Mengawasi keadaan,
saw. yang diumpamakan seperti gunung-gu- dan perbuatan mereka, tidak ada satu pun
nung, karena agungnya kedudukan beliau. yang tersembunyi dari-Nya. Ayat ini juga
4.;*) :y; -"r;l| tidak mengingkari janji- bermakna ancaman bahwa Dia pasti akan
menghukum mereka atas semua amal per-
Nya kepada para rasul-Nya. buatan yang pernah mereka lakukan, baik
yang kecil maupun yang besar. Atau, ini
(.rr!' J"i i;y Kata yauma dibaca adalah perkataan yang ditujukan kepada
setiap orang yang mengira Allah SWT lalai,
nashab sebagai zharf untuk mashdar yang karena dilatarbelakangi oleh kebodohannya
disebutkan sebelumnya, yaitu {cg'}. Di sini tentang sifat-sifat Allah SWT dan terpedaya
ada kata yang dibuang yang letai<nya adalah oleh penangguhan yang Dia berikan. dl}
setelah kata (-r}u.:rtt\ ghairas samaawaati. (i'rl- Allah SWT sebenarnya menunda dan
Kata ini dibuang karena sudah diindikasikan
menangguhkan adzab mereka. {jr-ltur} orang-
keberadaannya oleh kata {;;!r;y.
orang kafir penduduk Mekah dan orang-orang
{n' sr{-} Huruf lam di sini berta'alluq
seperti mereka. {"";}sampai pada hari mata
dengan fi'it 4.'t"1y atau {;o.jit a;:h atau
mereka terbelalak, karena begitu dahsyat dan
dengan kata yang dibuang yang keberada- mengerikan apa yang dilihatnya. Dikatakan,
syakhasha basharu Fulaanin, yakni, Si Fulan
annya diindikasikan oleh kata {pu,;rri}.
membuka matanya lebar-lebar tanpa berkedip
(r"'iq;F di dalamnya diasumsikan, haa-
(terbelalak). 4:4Y sedang mereka datang
dzaa balaaghun lin naasi wa lil indzaari. Ka'
rena kata, li yundzaruu adalah ditakwilkan dengan segera dan bergegas memenuhi seruan
sebagai mashdar, yaitu, al-lndzaar. Atau di-
asumsikan, haadzaa balaaghun lin naasi wa dan panggilan. Makna asal kata ini adalah
unzila li yundzaruu bihi, seperti yang terdapat al-Iqbaal 'alasy syai'i, (melakukan sesuatu
dalam surah al-Araf aya t2, g.,fi;; qt iii Ju-b dengan penuh antusias dan perhatian). o;-!
(: rli Y cr !)b. i;4i<::;" seraya menengadahkan kepala mereka
BalaaEhah ke atas dan memandang ke depan. .#l )F
fuik i$- itb Di antara kedua kata ini {,$,u mata mereka tidakberkedip sama sekali,
terdapatiin aas isytiqaaq. tetap terbuka dan terbelalak. (',;; #:i;F
{.>t jc:tt ;)lt * .;\t ii i;Y Di sini ada kata
yang dibuang, "ghairas samaawaati," karena
*tt'*ot-*'*'^1"'" ,,!r#, Cil*}nr!.', tu"n''"'n"'
sedang hati dan pikiran mereka kosong, tidak (fo,, dr; .ar| bagaimana Kami meng-
bisa lagi berpikir karena mereka begitu kaget, hukum mereka dan bekas-bekas adzab dan
kalut dan panik. kebinasaan yang bisa kalian saksikan di tem-
(16' ,"f1) dan peringatkanlah orang- pat-tempat kediaman mereka, namun semua
orang kafir wahai Muhammad. (.:r;lr Ai.;;-Y itu tetap tidak bisa membuat kalian takut.
peringatkanlah mereka tentang adzab yang {.tt.:l' ;<t C,-:b Kami juga telah menerangkan
kepada kalian berbagai perumpamaan dan
datang kepada mereka, yaitu hari Kiamat, atau
pengibaratan dalam Al-Qur'an, namun kalian
hari kematian, karena hari kematian adalah
hari pertama mereka mendapatkan adzab. tetap saja tidak bisa memetik pelajaran. Ka-
{i/u rjr} lalu orang-or angyangzalim dengan lian sama saja seperti mereka dalam hal ke-
kafiran, sehingga kalian layak untuk men-
berlaku kafir; syirik atau mendustakan dan dapatkan adzab yang serupa dengan adzab
tidak mau beriman. ; ,-; l*i lt C7i e;y yang menimpa mereka.
4u;; wahai Tuhan f<ami iui-,artitt adzab
$#*itf- it\ mereka benar-benar telah
terhadap kami, kembalikanlah kami ke dunia
membuat makar dan tipu daya terhadap Nabi
dan berilah kami penangguhan meski hanya
Muhammad saw. untuk membunuh, memen-
waktu yang sedikit. Atau, tunda dan undurlah jarakan, dan mengusir beliau. Dalam hal ini,
ajal kami dan biarkanlah kami hidup sejenak mereka mengerahkan segenap kemampuan
sekadar yang bisa kami gunakan untuk ber- untuk menyingkirkan yang benar dan me-
iman kepada-Mu dan mematuhi seruan-Mu
neguhkan yang batil. (e;< nr t;! sedang di
untuk mengesakan-Mu.
sisi Allah-lah pengetahuan tentang makar
(l-'St-'- t\ dan kami akan mengikuti para
mereka atau balasannya.
rasulyang Engkau utus. Kalimatini dan kalimat
sebelumnya, yaitu nujib da'wataka, menjadi <i+l i it\ #X tr< t1i\ sebesar apapun
jawab untuk fi'il akhkhi,i Di antara ayat yang makar mereka, sekali-kali tidak akan bisa me-
memiliki kesamaan dengannya adalah, nyingkirkan gunung-gunung. Maksudnya, tidak
'Wahai Tuhanku, sekiranya Engkau berke- memiliki nilai kekuatan sedikit pun dan tidak
nan menunda (kematian)ku sedikit waktu mendatangkan mudharat melainkan terhadap
lagi, maka aku dapat bersedekah dan aku
diri mereka sendiri. Karena mereka mem-
akan termasuk orang-orang yang saleh." (al-
buat makar untuk menyingkirkan sesuatu
Munaafiquun:10)
yang sangat kukuh laksana gunung-gunung.
{J:ji i;* p;ib dikatakan kepada me- Maksud gunung di sini adalah gunung dalam
arti yang sesungguhnya. Ada keterangan lain
reka sebagai bentuk celaan dan cercaan,
"Bukankah sebelumnya kalian telah ber- menyebutkan, maksudnya adalah syari'at-sya-
sumpah, bahwa kalian tidak disirnakan de-
ri'at Islam yang diserupakan dengan gunung
ngan kematian, {.;, i} ketika di dunia. ;r} dalam hal kekukuhan dan kekuatannya. fika
{.ttj; Huruf {;"} di sini adalah min zaaidah. berdasarkan versi bacaan la tazuulu, dengan
Maksudnya, bahwa kalian tidak akan pergi fhuruf lam dibaca fathah dan il dibaca rafa',
meninggalkan dunia menuju ke akhirat. rrjrp kata, in di sini adalah in mukhaffafah, yaitu
4&-1iri! orang-orang yang menzalimi diri innayang dibaca ringan tanpa tasydid. Maksud
mereka sendiri dengan berbuat kekafiran, kalimat ini berdasarkan versi bacaan ini adalah,
dan kemaksiatan seperti bangsa Ad dan makar mereka sangat. Ini sebagaimana terdapat
Tsamud. dalam ayat
TAFSIRAL-MUNIRIILID 7
"Sungguh, kamu telah membawa sesuatu tubuh unta yang kudisan. 4,*"tb wajah mereka
yang sangatmungkar, hampir saia langitpecah, ditutupi dan diliputi oleh api.
dan bumi terbelah, dan gunung -g unung runtuh, 4* r {- ,y a, sp} Huruf lam pada
f il, li yajziya ber-ta'alluq kepada kata, {irj;;y
(karena ucqpan itu)." (Nlaryam: 89'90)
umat manusia keluar dari kubur menghadap
4d;) :y;,ir*ib lrntrnlah kamu mengira ke hadirat Allah SWT, supaya tiap-tiap diri
baik yang jahat maupun yang taat dibalasi
bahwa Allah SWT akan melanggar janji-Nya atas apa yang pernah diperbuatnya selama
kepada para rasul-Nya untuk memberikan
di dunia. {y9, Ai i,.i1} sungguh Allah SWT
pertolongan kepada mereka.
sangat cepat perhitungan-Nya, Dia menghisab
{ir} Allah SWT Mahaperkasa. Yang tiada
seluruh makhluk hanya dalam waktu se-
suatu apa pun yang bisa melemahkan-Nya. ukuran setengah hari dari hari dunia. Hal ini
{rg,ri} kuasa untuk membalas para kekasih- berdasarkan keterangan dalam sebuah hadits.
Nya terhadap musuh-musuh-Nya dan setiap {'r-;} Al-Qur'an.
orang yang durhaka kepada-r.rya. {j.,:' i-I}hari {rd iX} diturunkan untuk disampaikan
Kiamat. Pada hari itu, umat manusia digiring
dan dikumpulkan di sebuah hamparan bumi kepada manusia, dan Al-Qur'an sudah men-
yang putih bersih, sebagaimana dalam Shahih cukupi dan memadai dalam memberi nasihat,
Bukhari dan Muslim. $\tl;;tb dan mereka
keluar dari kubur. {.rii}aan kamu Muhammad pelajaran dan peringatan. (i-.l;!!| dan supaya
akan melihat {.r,*jr} orang-orang kafir pada mereka mengetahui dengan berdasarkan ber-
bagai hujjah yang terdapat di dalam Al-Qur'an.
hari itu.
{; Ciy bahwa sesungguhnya Allah SWT
{*-l1Y diikat dan dirantai bersama-sa- adalah Ilah Yang Maha nsa. (fil}dan supaya
ma dengan yang lain, atau bersama-sama de- {yqr!' ij;iy orang-orang yang memiliki akal
ngan setan-setan mereka. {,u;!r ,J} di dalam bisa memetik pelaiaran dan nasihat.
belenggu. Bentuk jamak dari shafad. $*,t;b Persesuaian Ayat
gamis atau pakaian mereka. Bentuk jamak dari Setelah memaparkan bukti-bukti petuniuk
tauhid, mengisahkan Nabi Ibrahim a.s. bahwa
ibsirbaal yang gamis, pakaian. (a,w dari tec ia memohon kepadaAllah SWT agar dilindungi
dan dipelihara dari syirik, memberinya taufik
belangkin. Belangkin adalah zat yang dapat
untuk mengerjakan amal-amal saleh, serta
memicu nyala api menjadi semakin besar. Ter memohon rahmat dan ampunan pada hari
Kiamat, Allah SWT ingin memaparkan bukti
atau belangkin adalah zat berwarna hitam
petunjuk adanya Kiamat, (.f"* e; >1G it !,:;;'ti
yang berbau busuk dan sangat mudah terbakar' i4g,y serta gambarannya adalah ^{ };;Y
Sekujur tubuh para penghuni neraka diluluri
{ju;lr
dengan belangkin, seolah-olah belangkin men-
Tafsir dan Penjelasan
jadi pakaian mereka. Itu supaya adzab yang
mereka terima bermacam-macam, antara Wahai Muhammad, janganlah kamu
kerasnya belangkin, warnanya yang mena-
mengira bahwa Allah SWT ketika memberikan
kutkan, baunya yang busuk ditambah cepatnya penangguhan kepada manusia dan menunda
api menyala berkobar-kobar di tubuh mereka. adzab mereka sampai hari Kiamat, itu ber-
Ter atau belangkin adalah minyak yang terbuat arti bahwa Dia lalai terhadap mereka, meng-
dari pohon juniper dan mulberry bentuknya
seperti aspal, biasa digunakan untuk mengobati
unta ketika kudisan. Disebut juga dengan nama
al-Hinaa', yaitu sesuatu yang dilulurkan ke
abaikan mereka begitu saja, dan tidak meng- dari kubur dan bergegas-gegas menuju ke al-
hukum mereka atas perbuatan mereka. Tidah
tetapi Allah SWT menghitung dan mencatat Mahsya4,
perbuatan mereka. Maksudnya, ingin mene-
gaskan keberadaan hari Kiamat dengan cara Kedua,
mempertegas bahwa Allah SWT akan mem-
balaskan orang yang dianiaya terhadap orang 4:#y mereka bangkit dari kubur dengan
yang menganiaya. bergegas langsung datang menuju ke al-Mah-
syar dengan keadaan penuh kehinaan dan ke-
Meskipun perkataan ini adalah kepada
tidakberdayaan. Hal ini sebagaimana firman
Nabi Muhammad saw., namun maksud sebe-
narnya adalah umat beliau, dengan bentuk Allah SWT
ungkapan seperti pepatah, iyyaaki a'nii wa "Dengan patuh mereka segera datang
isma'ii yaa jaarah [ini adalah peribahasa kepada penyeru ifu."' (al-Qamar: B)
tentang orang yang mengatakan sesuatu, "Pada hari itu mereka mengikuti (panggilan)
namun yang dimaksudkan adalah sesuatu penyeru (malaikat) tanpa berbelok-belok (mem-
yang lain, atau mengatakan sesuatu kepada bantah); dan semua suara tunduk merendah
kepada Tuhan Yang Maha Pengasih, sehingga
seseorang, namun yang dimaksudkan adalah yang kamu dengar hanyalah bisik-bisik Pada hari
itu tidak berguna syafaat (pertolongan), kecuali
seseorang yang lain). Di sini terkandung dari orang yang teloh diberi izin oleh Tuhan Yang
Maha Pengasih, dan Dia ridhai perkataannya. Dia
penghibur hati bagi kaum Mukminin, dan (Allah) mengetahui apayang di hadapan mereka
sekaligus ancaman terhadap orang-orang
(yang akan terjadi) dan apa yang di belakang
zalim bahwa Allah SWT mengetahui dan men-
catat semua amal perbuatan mereka dan akan mereka (yang telah terjadi), sedang ilmu mereka
membalas mereka atas kezaliman mereka tidak dapat meliputi ilmu-Nya. Dan semua wajah
pada waktu yang tepat. Hukuman bagi mereka
pasti datang karena Allah SWT mengetahui tertunduk di hadapan fAllah) Yang Hidup dan
Yang Berdiri Sendiri. Sungguh rugi orang yang
kezaliman yang muncul dari mereka, dan
melakukan kezaliman." (Thaahaa: 108-11 1)
pengetahuan-Nya tentang kezaliman mereka
menghendaki untuk menghukum mereka. "(Yaitu) pada hari ketika mereka keluar
dari kubur dengan cepat seakan-akan mereka
Kemudian, Allah SWT menerangkan bahwa pergi dengan segera kepada berhala-berhala
Dia menunda hukuman orang-orang yang za- (sewaktu di dunia)." (al-Ma'aarii: a3)
lim itu sampai suatu hari yang dideskripsikan
dengan beberapa kriteria seperti berikut. Ketiga,
Pertama, 4;4-:r;', ci} mereka mengangkat ke-
Hari itu adalah hari ketika mata terbelalak. pala mereka, memandang dengan penuh ke-
Maksudnya, Allah SWT memberi mereka pe- rendahan dan kekhusyukan tanpa menoleh ke
nangguhan dan penundaan hukuman mereka mana-mana.
sampai suatu hari yang sangat mengerikan, Keempat,
karena begitu mengerikannya, sampai-sampai 4;i*;.1i; r| kelopak mata mereka tidak
pada hari itu mata terbelalak tanpa berkedip pernah berkedip, tetapi terus terbuka dan
terbelalak, tidak sedikit pun terkejap, karena
sedikit pun, karena perasaan kaget bercampur
takut yang begitu luar biasa. Kemudian Allah
SWT menggambarkan kondisi mereka bangkit
TAFSIRAL-MUNIRIILID 7
begitu luar biasa kengerian dan kekalutan "(Demikianlah keadaan orang-orang ka-
mereka. Maksud dari kriteria keempat mata
fir itu), hingga apabila datang kematian ke-
mereka terus terbuka dan terbelalak.
pada seseorang dari mereka, dia berkata, 'Ya
Kelima, Tuhanku, kembalikanlah aku (ke dunia), agar
aku dapat berbuat kebajikan yang telah aku
4u; i:1;Y hati orang-orang kafir benar- tingg alkan."' (al-Mu'minuun: 99-100)
benar kosong dari semua pikiran karena Allah SWT pun menyanggah mereka
dengan kecaman, {"lrji \;t< i;IY bukankah
begitu luar biasa kekalutan dan kebingungan ketika masih di dunia sebelum datangnya
yang mereka alami. fuga kosong dari setiap kondisi ini kalian bersumpah, bahwa jika
bentuk harapan dan asa karena hukuman
yang bisa dipastikan akan menimpa mereka. kalian mati, semuanya selesai dan kalian tidak
akan beranjak dari kondisi di mana kalian ber-
Selain itu, kosong pula dari setiap bentuk ada. Tidak ada pembangkitan kembali dan
kegembiraan meski hanya secuil karena telah pembalasan. Kalian mengingkari dan me-
dipenuhi kesedihan dan kegundahan.
nyangkal adanya hari pembangkitan dan per-
Semua gambaran dan kriteria tersebut hitungan, menyangka bahwa tidak ada yang
terjadi pada saat proses hisab. Karena Allah namanya kepindahan ke kehidupan yang lain.
SWT menyebutkan gambaran tersebut lang- Ini seperti firman Allah SWT dalam ayat,
sung setelah penyebutan hari itu sebagai, hari
"Dan mereka bersumpah dengan (nama)
terjadinya hisab. Allah dengan sumpah yang sungguh-sungguh,
Allah tidak akan membangkitkan orang yang
Kemudian, Allah SWT menuturkan ucapan
mati."'(an-Naht: 3B)
orang-orang yang diadzab ketika melihat
Rasakanlah adzab ini oleh sebab ke-
kengerian-kengerian yang terjadi, ;6r ,r;i;y
(*r;ir A.L- $- wahai Nabi, peringatkanlah ingkaran dan ketidakpercayaan itu.
umat manusia kepada kengerian-kengerian {il-<;} sedang kalian "tinggal menetap"
adzab hari Kiamat, ketika orang-orang yang
menganiaya diri mereka sendiri berkata de- dalam kezaliman dan kerusakan, bersahabat
ngan penuh ketakutan dan kekalutan tatkala dengan orang-orang yang menzalimi diri me-
reka sendiri, mengikuti jejak langkah mereka,
melihat dan menyaksikan adzab, u')i C.'.,y padahal telah nyata bagi kalian dan kalian
pun benar-benar telah menyaksikan apa yang
(fj fi it. y^ Tuhan kami, kembalikanlah telah Kami perbuat terhadap mereka beru-
pa pembinasaan dan adzab karena sikap me-
kami ke dunia, tangguhkanlah kami meski reka yang mendustakan, ingkar dan meng-
halangi seruan kebenaran. Kalian juga telah
hanya sebentar saja, kami akan memperbaiki menyaksikan sendiri jejak dan bekas adzab
kelalaian kami ketika di dunia. Seperti mema- yang menimpa mereka. Telah nyata bagi kalian
tuhi seruan Engkau kepada tauhid dan memur- bahwa akibat dan kesudahan mereka adalah
nikan ibadah dan penyembahan hanya kepada berujung kepada akibat yang buruk, kehinaan,
Engkau, mengikuti para rasul yang Engkau hukuman, dan pembalasan. Maksudnya, dan
Kami juga telah menerangkan kepada kalian
utus. Ungkapan mereka ilni seperti yang ter- berbagai contoh dan perumpamaan. Maksud
dapat dalam ayat, al-Amtsaal adalah keterangan-keterangan
"Ya Tuhanku, sekiranya Engkau berkenan
menunda (kematian)ku sedikit waktu lagi,
maka aku dapat bersedekah dan aku akan
termasuk orang-orong yqng saleh?" [al-
Munaafiquun:10)
TAFSIRAL-MUNIR JILID 7
yang disebutkan Allah SWT dalam Al-Qur'an, "dan mereka melakukan tipu daya yang
sangat besar." (Nuh: 22)
dengan keterangan-keterangan tersebut bisa
Oleh karenanya, mustahil gunung menjadi
didapatkan pengetahuan dan keyakinan bahwa sirna karena makar dan tipu daya mereka. Mak-
Dia kuasa untuk menghidupkan kembali sud gunung-gunung (al-Jibaat) di sini adalah
sebagaimana Dia kuasa menciptakan pada ayat-ayat dan syari'at-syari'at Allah SWT yang
laksana gunung-gunung. Apa yang mereka
kali pertama. Kuasa untuk menimpakan adzab perbuat terhadap diri mereka sendiri berupa
yang ditangguhkan sebagaimana Dia kuasa kesyirikan dan kekafiran kepada Allah SWT,
melakukan pembinasaan yang disegerakan. sekali-kali tidak akan mendatangkan mudharat
Hal-hal seperti itu banyak terdapat dalam Al-
Qur'an. Akan tetapi, kalian tidak mau meng- sedikit pun terhadap gunung-gunung dan yang
ambil nasihat dan pelajaran. Apa yang Kami
lainnya. Akan tetapi, justru mendatangkan
timpakan kepada mereka tidak bisa mem- mudharat terhadap diri mereka sendiri. Mak-
berikan pencegahan kepada kalian dan tidak
bisa membuat kalian sadar. Lalu, bagaimana sudnya, menganggap remeh makar mereka
dan tidak ada artinya apa-apa. Makar mereka
kalian meminta untuk dikembalikan ke dunia tidak akan bisa sedikit pun melenyapkan ayat-
dan memohon penundaan untuk bertobat?! ayat dan menghapus kenabian-kenabian yang
kukuh sekukuh gunung. Gunung-gunung ti-
Sungguh semuanya telah terlambat. daklah lenyap, ungkapan ini hanyalah bentuk
ungkapan metafora untuk menggambarkan
Kemudian, Allah SWT menerangkan kese-
bahwa sesuatu yang dimaksud adalah sesuatu
rupaan keadaan mereka dengan keadaan orang-
yang agung, mendeskripsikan kualitas dan
orang terdahulu, 4e'5J irf- irb orang-orang
yang berdiam di tempat-tempat kediaman kuantitas sesuatu itu.
orang-orang yang menzalimi diri sendiri, tingkah |ika memang seperti itu adanya, wahai
Rasul janganlah sekali-kali kamu mengira
dan keadaan mereka tidak berbeda dengan
keadaan dan tingkah orang-orang terdahulu bahwa Allah SWT akan melanggar janji-Nya
kepada para rasul-Nya. Akan tetapi, Allah
sebelum mereka. Mereka juga melakukan makar SWT pasti akan merealisasikan apa yang
dan membuat rencana jahat dengan sepenuh
Dia janjikan kepada mereka. Maksudnya,
kemampuan untuk menyingkirl<an yang benar
untuk meneguhkan kepercayaan umat beliau
dan mengukuhkan yang batil.
atas janji Tuhan untuk menolong mereka
4;;'* "ar t]| dan di sisi Allah SWT
dan mengadzab orang-orang zalim. Hal ini
pengetahuan tentang perbuatan makar mere-
sebagaimana firman-Nya dalam ayat,
ka, atau balasan mereka. Segala sesuatu yang
mereka perbuat telah diketahui dan dicatat, 'Allah telah menetapkan, Aku dan rasul-
rasul-Ku pasti menang.' Sungguh, Allah Maha-
Allah SWT akan membalas mereka dengan kuat, M ahap erkasa."' (al-Muiaadilah: 2 1)
balasan yang adil dan menghisab mereka "Sesungguhnya Kami akan menolong
rasul-rasul Kami dan orang-orang yang
dengan hisab yang keras.
beriman dalam kehidupan dunia dan pada
Kemudian, Allah menyebutkan bahwa hari tampilnya para saksi (hari Kiamat)." (al-
makar dan tipu daya mereka memiliki dua Mu'min:51)
kerugian. {j t',ltiJ17# 5-jr;1j} bagaimanapun
bentuknya, mustahil melenyapkan ayat-ayat
Allah, syari'at-Nya dan mukjizat-Nya, seperti
gunung-gunung yang kukuh. Maknanya, be-
sarnya makar mereka dan sengitnya seperti
tergambar dalam ayat,
Ayat ini (;,:J xy adalatr mengukuhkan 'Aku bertanya kepada Rasulullah saw.
dan mempertegas kedua ayat tersebut, meno- menyangkut ayat ini,'yauma tubaddalul ardhu
long kalian di kehidupan dunia dan pada hari
ghairal ardhi was samaawaatu,' di manakah
berdirinya saksi-saksi. umat manusia pada hari itu ya Rasulullah?"
(cg, ,i i," nr 3y) sesungguhnya Allah SWT Lalu beliau menjawab, 'Berada di atas
Mahakuat, Digdaya, dan Mahakuasa, tidak
shiraathl"
ada satu pun yang berada di luar kuasa dan Para ulama berbeda pendapat seputar
kekuasaan-Nya. Segala sesuatu tunduk kepada
kehendak-Nya, tidak ada satu pun yang Dia maksud bergantinya bumi dan langit. Ada pen-
kehendaki yang tidak terlaksana, apa pun dapat yang mengatakan, maksudnya adalah
yang Dia kehendaki pasti terlaksana. Allah
SWT memiliki pembalasan terhadap orang berganti karakteristik dan spesifikasinya,
kafir dan ingkar kepada-Nya, atau memper-
gunung-gunung dan lautan dilenyapkan, se-
sekutukan sesuatu dengan-Nya. Ini adalah hingga berubah menjadi hamparan yang datar
dan rata, tanpa ada gundukan dan tidak pula
kalimat penutup yang sesuai dengan ayat ini, cekungan. Ibnu Abbas mengatakan, bumi tetap
yang mempertegas bahwa Allah SWT pasti bumi yang ada sekarang ini, hanya saja diubah.
merealisasikan janji-Nya kepada para rasul' Sedangkan bergantinya langit adalah dengan
hancurnya bintang dan planet-planet, mataha-
Kemudian, Allah SWT menuturkan waktu ri dan rembulan menjadi padam dan pecah.
pembalasan-Nya {.ri!r iX i;} sesungguhnya Ada pendapat lain mengatakan bahwa
maksudnya adalah ada bumi dan langit lain
Allah SWT memiliki pembalasan terhadap
yang diciptakan menggantikan bumi dan langit
musuh-musuh-Nya, dan janji-Nya terlaksana
pada hari ketika bumi berganti dengan bumi sebelumnya. Diceritakan dari Ibnu Mas'ud
yang lain, yang berbeda dengan bumi yang
dikenal selama ini, demikian pula langitberganti r.a. dan Anas r.a., "Umat manusia digiring dan
dengan langit yang lain. Pada hari itu, bumi yang dikumpulkan di sebuah hamparan bumi putih
ada sekarangberubah menjadi seperti asap yang yang belum pernah ada seorang pun melaku-
berterbangan. Adapun langit, bintang planet kan perbuatan salah di atasnya."a6 Para ulama
menyatakan bahwa bumi, bintang, dan planet-
matahari, dan rembulan akan hancur. planet pada awal mulanya adalah sebuah
massayang menyala di angkasa, kemudian ada
Dalam Shahih Bukhari dan Muslim diri- bagian-bagiannya yang terpisah yang akhirnya
wayatkan dari Sahl bin Sa'd r.a., ia berkata, membentuk matahari, planet, bintang bumi,
"Rasulullah saw. bersabda, dan bulan. Kumpulan tata surya akan terurai,
lalu terbentuklah langit dan bumi yang lain.
;rV; ;t-zl -,"/)i ,b u.t ii ,6t ;rX"
(,6,"o,j, n\r;tb seluruh makhluk keluar
r\,*u,fl4'yg
dari kubur menanti putusan Allah SWT Yang
"Pada hari Kamat, umat manusia digiring Maha Esa Yang mengalahkan segala sesuatu.
Hal ini sebagaimana firman Allah SWT,
dan dikumpulkan di sebuah hamparan bumi yang
putih agak kemerah-merahan seperti roti an-Naqiy "Milik siapakah kerajaan pada hari ini?"
(tepunggandum yangbagus), tidak ada satu tanda Milik Allah Yang Maha Esa, Maha Menga-
lahkan." [al-Mu'min: 16)
pun di sAnA."
46 Al-Kasysyaaf,2/185.
Imam Ahmad, Muslim, Tirmidzi dan Ibnu
Majah meriwayatkan dari Aisyah, ia berkata,
TAFSIRAL-MUNIRIILID 7
Ayat ini mengandung muatan makna yang bau busuk belangkin. |uga, perbedaan antara
menggugah rasa tercekam. Setelah mendis- belangkin dunia dan belangkin akhirat adalah
kripsikan Zat-Nya sebagai Yang Mahakuat dan
Maha Mengalahkan, selanjutnya Allah SWT seperti perbedaan antara api dunia dan api
menerangkan kelemahan dan ketidak-ber- akhirat.
dayaan manusia di hadapan-Nya, serta menye- Ketiga,
butkan gambaran tentang beberapa keadaan *
mereka. " ,,r|b sekujur tubuh mereka
$)ttrt
Pertama,
Kamu (Muhammad) akan melihat orang- diliputi oleh api. Maksud wajah di sini adalah
orang yang berbuat kejahatan dengan kekafiran tubuh secara keseluruhan, karena wajah
dan kerusakan, terikat bersama dalam rantai
belenggu menurut klasifikasi masing-masing. adalah bagian tubuh yang paling terhormat.
Umat manusia dikelompokkan menjadi ke-
lompok-kelompok menurut klasifikasinya, se- Ini seperti ayat,
bagaimana firman Allah Sty\IT,
"Wajah mereka dibakar api neraka, dan me-
"(Diperintahkan kepada malaikat),'Kum- reka di neraka dalam keadaan murqm dengan
pulkanlah orang-orang yang zalim besertq bibir yang cecat." (al-Mu'minuun: 104)
teman sejawat mereka dan apa yang dahulu
m ereka se mb eh."' (ash-Shaaffa at= 22) "Maka apakah orang-orang yang melin-
dungi wajahnya menghindari adzab yang buruk
"Dan apabila ruh-ruh dipertemukan (de-
ngan tubuh)." (at-Takwir: 7) pada hari Kiamat (sama dengan orang Mukmin
yang tidak kena adzab)?" (az-Zumarz24)
fiwa orang-orang Mukmin dipertemukan
dan dipasangkan dengan bidadari, dan jiwa "Pada hari mereka diseret ke neraka pada
orang-orang kafir dipasangkan dengan setan.
wajahnya. fDikatakan kepada mereka),'Rase-
"Maka mereka (sesembahan itu) dijung- kanlah sentuhan api neraka."' (al-Qamar: 48)
kirkan ke dalam neraka bersama orang-orang Kemudian Allah SWT menerangkan sebab
yang sesat." (asy-S5ru'araa': 94)
balasan itu, {c-:r f 4 ,y i, sa!} Allah SWT
Kedua,
melakukan semua itu untuk membalasi setiap
411, &;;y gamis atau pakaian mereka diri pada hari Kiamat sesuai dengan amal per-
buatannya, baik atau buruk. Allah SWT meng-
adalah dari ter atau belangkin. Maksudnya,
kulit sekujur tubuh para penghuni neraka di- hukum orang-orang pendosa atau orang-orang
luluri dengan belangkin, hingga seolah-olah kafir atas kekafiran dan kedurhakaan mereka.
Selain itu, Allah memberi pahala pada orang-
belangkin itu seperti menjadi baju mereka. Hal orang Mukmin atas keimanan dan ketaatan
itu supaya mereka mendapatkan kombinasi mereka. Ini sebagaimana firman Allah SWT
empat adzab. Pertama, rasa panas belangkin. dalam ayat,
Kedua, api sangat mudah tersulut dan ber-
"(Dengan demikian) Dia akan memberi
kobar hebat di kulit mereka. Ketiga, warna balasan kepada orang-orang yang berbuat
jahat sesuai dengan apo yang telah mereka
hitam belangkin yang menakutkan. Keempat,
kerjakan dan Dia akan memberi balasan ke-
pada orang-orang yang berbuat baik dengan
pahalayang lebih baik (surga)i'(an-Naim: 31)
Kemudian Allah SWT berfirman, g; nr ,if)
{yg, sesungguhnya Allah SWT menghisab
TAFSIRAL-MUNIR JILID 7
seluruh makhluk-Nya dengan sangat cepat, ada llah melainkan hanya Allah SWT.
yaitu hanya dalam waktu setengah hari dengan
(yqr!, \r:;i Sl;Y dan supaya orang-orang
ukuran hari di dunia. Hal ini sebagaimana
yang berakal bisa sada4 ingat dan memetik
keterangan yang terdapat dalam sebuah hadits. pelajaran. Al-Balaagh atau Al-Qur'an memiliki
Allah SWT tidak akan menzalimi siapa pun tiga faedah. Yaitu, memperingatkan adzab
dan tidak akan menambah-nambahi hukuman
mereka dari yang berhak mereka dapatkan. Allah SWT, menjadikannya sebagai landasan
Allah SWT sangat cepat merealisasikan semua- dalil dan bukti petunjuk akan wujud Sang
nya, karena Dia mengetahui segala sesuatu,
tidak ada satu pun yang tersembunyi bagi-Nya. Khaliq dan keesaan-Nya, memetik pelajaran
dan nasihat darinya serta untuk memperbaiki
Seluruh makhluk di hadapan kekuasaan-Nya
segenap urusan manusia.
seperti Allah menghadapi satu jenis makhluk
saja. Ini sebagaimana firman-Nya, Fiqlh Kehidupan atau Hukum-hukum
"Menciptakan dan membangkitkan kamu Ayat-ayat di atas menunjukkan sejumlah
(bagi Allah) hanyalah seperti (menciptakan hal sebagai berikut.
dan membangkitkan) satu jiwa saja (mudah).
Sesungguhnya Allah Maha Mendengar, Maha L. Adanya hari Kiamat merupakan suatu
Melihat." (Luqmaan: 28) yang pasti dan tak terbantahkan. Adapun
penangguhan adzab yang keras hingga
Kemudian Allah SWT berfirman, iX ';p hari Kiamat tiba, itu adalah karena suatu
hikmah Ilahiyyah yang manfaatnya kem-
4.r,hi et-qur'an adalah pelajaran, nasihat, dan
peringatan yang sempurna dan mencukupi bali kepada kemaslahatan hamba-ham-
bagi seluruh umat manusia, sebagaimana ba. Dengan demikian hukuman mereka
tidak disegerakan dan membuka kesem-
firman Allah SWT dalam ayat, patan yang seluas-luasnya kepada me-
reka untuk memperbaiki keadaan mere-
'AI-Qur'an ini diwahyukan kepadaku agar
dengan itu aku memberi peringatan kepadamu ka. Penangguhan adzab sama sekali
dan kepada orang yang sampai (Al-Qur'an bukan berarti bentuk persetujuan atas
perbuatan-perbuatan mereka. Tetapi,
kep adany a)." (al-An'aam: 19) memang sudah menjadi sunnatullah
atau ketetapan baku Allah SWT untuk
Peringatan, nasihat dan pelajaran untuk
seluruh makhluk dari kalangan umat manusia memberikan penangguhan kepada para
dan jin. pelaku maksiat beberapa waktu. Di sini
terkandung sebuah semangat yang meng-
4: ir'a_:b dan supaya Al-Qur'an sebagai hibur hati Rasulullah saw. atas apa yang
pemberi peringatan kepada mereka atas hu- mengganggu hati dan pikiran beliau
kuman dan adzab. Kata ini diathafkan kepada
berupa sikap orang-orang musyrik yang
kata yang dibuang yakni li yantashihuu wa li berpaling dari keimanan kepada dakwah
beliau. Maimun bin Mahran menuturkan,
y undzaruu bi haadzal b alaag hi, [supaya mereka ini adalah ancaman bagi orang-orangyang
bisa memetik pelajaran dan nasihat serta men- berbuat zalim dan sekaligus penghibur
dapatkan peringatan dengan Al-Qur'an). bagi orang yang dizalimi.
2. Hari hisab dipenuhi oleh kebingungan,
{Lr; lj1 }*i\141y dan supaya mereka kepanikan, ketakutan, kegelisahan, dan
bisa menjadikan berbagai hujjah dan bukti
petuniuk yang terkandung di dalamnya sebagai
landasan dalil yang menunjukkan bahwa tidak
ThFSTRAL-MUNrR JrLID 7
kegalauan. Kamu akan melihat orang- berarti. Allah SWT mengetahui dengan
orang kafir dan para pendurhaka sangat sempurna dan detail semua perbuatan
panik. Mata mereka terbelalak karena dah- makar mereka dan Dia pasti akan mem-
balas perbuatan makar tersebut. Per-
syatnya kengerian-kengerian yang mereka buatan makar mereka lemah dan tidak
berdampakapa pun, tidakakan bisa sedikit
saksikan pada hari itu. Mereka keluar dari pun menyingkirkan gunung-gunun& me-
kubur dengan segera dan langsung ber- lengserkan Islam dan Al-Qur'an yang kuat
dan kukuh laksana gunung. Allah SWT
gegas menuju ke sang penyeru, sambil
mata terus terbuka tanpa berkedip dan benar-benar menjaga dan memelihara
memandang ke depan dalam keadaan Rasul-Nya. dari berbagai bentuk makar
penuh kehinaan dan ketidak- berdayaan. yang mereka rencanakan.
Mata mereka terus terbuka karena begitu 6. Allah SWT pasti merealisasikan janji-
dahsyatnya pemandangan yang ada, se-
mentara hati, akal, dan pikiran mereka Nya kepada para rasul dan kekasih-Nya.
benar-benar kosong dan tidak berfungsi,
tidak lagi bisa berpikir dan memahami Allah SWT tidak akan menyalahi janji-
karena begitu dahsyatnya keadaan yang
Nya untuk menolong golongan kebenaran
terjadi.
dan menghukum golongan kebatilan.
3. Pada hari Kiamat, tidak ada tempat untuk
lari menyelamatkan diri dari adzab. Tidak Allah SWT Mahakuat, Mahamenang tidak
ada seorang pun yang bisa mencoba terkalahkan dan pasti akan membalas
para musuh-Nya. Di antara Asma Allah
untuk menghindar darinya. Tidak ada lagi SWT adalah Al-Muntaqim Al-Jabbaar
harapan untuk kembali ke dunia untuk
memperbaiki akidah, perkataan, dan per- (Yang Maha Membalas, Maha Berkuasa,
buatan. Maha Mengalahkan).
4. Betapa banyak nasihat dan i'tibar; na- 7. Pada hari Kiamat, bumi dan langitberubah
mun betapa minimnya kesadaran meng- dan berganti. Bergantinya bumi menurut
ambilnya! Banyak orang yang tinggal pendapat kebanyakan ulama adalah pe-
rubahan sifat dan karakteristiknya, gun-
di tempat yang dahulunya dihuni oleh dukannya didatarkan, gunung-gunungnya
hancur rata, sehingga menjadi hamparan
orang-orang yang zalim, seperti negeri tanah yang terbentang datar. Sedangkan
pergantian langit maksudnya adalah bin-
Tsamud dan lain sebagainya. Namun tang dan planet-planet hancur matahari
dan rembulan padam.
mereka tidak bisa mengambil i'tibar dan
pelajaran dari jejak dan bekas tempat B. Gambaran keadaan para pendosa di dalam
tinggal mereka, yaitu nampak jelas jejak
yang ditinggalkan dari perbuatan Allah neraka begitu memilukan. Mereka diikat
SWT terhadap mereka. Selain itu, Allah
SWT juga menerangkan kepada mereka dan dibelenggu, kulit sekujur tubuhnya
berbagai perumpamaan dan ilustrasi dilumuri dengan ter atau belangkin,
dalam Al-Qur'an untuk menjadi bahan muka dan sekujur tubuhnya diliputi oleh
i'tibar dan nasihat.
kobaran api yang menyala hebat.
5. Perbuatan makar dan rencana jahat
9. Sesungguhnya dibangkitkan dan dikum-
orang-orang kafir dengan berbuat syirik pulkannya umatmanusia pada hari Kiamat
terhadap Allah SWT, mendustakan para adalah untukmemberikan keadilan kepada
mereka serta menegakkan keadilan yang
rasul, pembangkangan adalah sama sekali
tur"ntbrr"nr. ,, r,*r,
mutlak di antara mereka. Setiap diri di- menegaskan, Dia menurunkan kitab-kitab
balas sesuai dengan amal perbuatannya, suci dan mengutus rasul-rasul adalah
jika baik, baik pula balasannya dan jika untuk mengingatkan orang-orang yang
buruk, buruk pula balasannya. berakal.
10. Al-Qur'an berisi nasihat-nasihat untuk 12. Awal surah ini tersambung, sesuai dan
manusia, peringatan atas hukuman Allah relevan dengan bagian akhirnya. Awal
SIy\I[, sumber ilmu pengetahuan tentang
surah ini, {rir 4 :r:thr e ,}61 €,^1.y
keesaan-Nya berdasarkan hujjah dan buk-
menunjukkan bahwa maksud dan tujuan
ti-bukti yang terkandung di dalamnya, ser-
ta menjadi nasihat, pelajaran dan i'tibar dari penurunan Al-Kitab adalah untuk
bagi orang-orang yang berakal. Yaman bin membimbing semua makhluk menuju
kepada agama dan ketalnryaan, serta
';Ri'ab meriwayatkan bahwa ayat ini {iN mencegah mereka dari kekafiran dan
iri:r;,;.: rr,ti y turun menyangkut diri Abu kedurhakaan. Sedangkan bagian akhir-
Bakar ash-Shiddiq. Ada sebagian ulama
ditanya, 'Apakah Kitabullah memiliki nya {yullr \l'ti itt! menuniukkan bahwa
alamat?" Ia menjawab, "Ya, ada." Lalu di- Allah SWT memaparkan pelajaran, tun-
tanyakan, "Mana?" ia menjawab, "Yaifu tunan, dan nasihat-nasihat ini supaya
aYat, {t i:'r+.t qdiN ri;y dimanfaatkan oleh umat manusia sehing-
ga mereka pun bisa menjadi orang-orang
11. Ayat terakhir dari surah ini menunjukkan Mukmin yang taat, meninggalkan keka-
firan, kemaksiatan, dan kedurhakaan.
bahwa manusia tidak memiliki suatu
Alhamdulillah, Juz Tlga Belas Selesai.
keutamaan, kelebihan dan prestasi me-
lainkan oleh karena akalnya. Allah SWT
rffi;
(^J
m
!
E
I
a.
e
(
?
i,{,l{
L
a
(
7
il
{
rl
{
*
lr
I
J
l
.l
I
I
I
I
TAFSTRAT-MUNrRIrrrD 7
SURAH AL-FIIIR
MAKKTYYAH, SEMBIIAN PULUH SEMBITAN AYAT
Penamaan Surah Padang Mahsyar) menghadap AllahYang Maha
Dinamakan surah al-Hijr karena di Esa, Mahaperkasa. Don pada hari itu engkau
akan melihat orang yang berdosa bersama'
dalamnya disebutkan kisah ashhaabul hiir
[para penghuni atau penduduk al-Hijr), yaitu sama diikat dengan belenggu. Pakaian mereka
bangsa Tsamud. Al-Hiir adalah sebuah lembah dari cairan aspal, dan wajah mereka ditutup
yang terletak antara Madinah dan Syam. oleh api neraka." flbraahiim: 48-50)
Persesualan Surah aFHilr dengan Surah Kemudian, dalam surah al-Hijc Allah SWT
lbraahllm berfirman,
Terdapat kesesuaian antara surah ini "Orang kafir itu kadang-kadang (nanti
dengan surah lbraahiim pada permulaan, di akhirat) menginginkan, sekiranya mereka
penutup, dan isi. Pada permulaan, kedua dahulu (di dunia) menjadi orang Muslim." (al-
Hiir:2)
surah sama-sama dibuka dengan ayat yang
menggambarkan al-Kitaab al-Mubiin. Adapun Dalam ayat ini, Allah SWT menjelaskan
pada isi, setiap surah memuat gambaran yang bahwa orang-orang pendosa (kaum kafir),
ketika mereka terus-menerus berada da-
menielaskan langit dan bumi, penuturan lam neraka, mereka melihat orang-orang
sebagian dari kisah Nabi Ibrahim a.s. dan Mukmin yang berbuat maksiat telah dike-
sebagian kisah para rasul terdahulu sebagai luarkan dari neraka, orang-orang kafir
penghibur hati Rasulullah saw atas berbagai itu pun mengharapkan andai saia mereka
dulu ketika di dunia meniadi orang-orang
gangguan yang beliau hadapi dari kaum
Muslim. Surah Ibraahiim ditutup dengan ayat
beliau. Mengingatkan beliau tentang apa yang
dihadapi dan dialami oleh para nabi sebelum yang menjelaskan al-Kitab, yaitu, {iX Uy
beliau dan pertolongan Allah SWT kepada sedangkan surah al-Hijr dibuka, ot;-ti .lx.,St}
mereka, disertai dengan mendebat kaum kafir
(ri :r;;-r<Jr (al-Hijr: 1).
dan kaum musyrik.
Itu adalah kesesuaian di antara kedua
Adapun penutupnya, surah lbraahiim
surah ini,, antara pembuka dan penutup.l
memuat penjelasan Allah SWT yang menggam-
I Tanaasuqud Durar fii Tanaasuqis Suwar, karya as-Suyuthi,
barkan keadaan orang-orang kafir pada hari
62, cet. Damaskus.
Kiamat,
"Dan mereka (manusia) berkumpul (di
TATSIRAL-MUNrR rrlrp 7 tr{|, -/-----\_ Sureh at-HUr
Kandungan Surah "Dan Kami telah meniupkan angin."
(al-Hiir:22)
Surah ini memiliki kesamaan dengan
"Dan sungguh, Kami telah menciptakan
tujuan-tujuan surah Makkiyyah lainnya, yaitu
penegasan tentang tauhid, keesaan Allah SWT, manusia (Adam) dari tanahliatkering dari
lumpur hitam yang diberi bentuk." (al-
kenabian, ba'ts dan balasan, mengingatkan
nasib tragis para pembangkang dan orang- Hiir:26)
orang yang mendustakan para rasul. Karena "Dan sungguh, Kamilah yang meng-
itu, surah al-Hijr diawali dengan peringatan,
ancaman, dan kecaman, hidupkan dan mematikan dan Kami (pula-
"Orang kafir itu kadang-kadang (nanti lah) yang mewarisi." (al-Hiir: 23)
di akhirat) menginginkan, sekiranya mereka
"Dan sesungguhnya Tuhanmu, Dia-
dahulu (di dunia) menjadi orang Muslim. Biar- lah yang akan mengumpulkan mereka.
kanlah mereka (di dunia ini) makan dan ber- Sungguh, Dia Mahabijaksana, Maha
senang -senong dan dilalaikan oleh ang an-ang an Mengetahul." (al-Hijr: 25)
(kosong) mereka, kelak mereka akan menge-
fuga, penegasan tentang hikmah pen-
tahui (akibat perbuatannya)." (al-Hiir: 2 -3) ciptaan alam semesta, yaitu untuk me-
nyembah Allah SWT, menegakkan kea-
Cakupan umum surah al-Hijr adalah dilan, dan menancapkan pilar-pilar tata-
nan kehidupan.
seperti berikut
Pengukuhan kebenaran wahyu yang ditu-
1. Mendebat orang-orang kafir dan musyrik runkan kepada Nabi Muhammad saw.,
yang mendustakan para rasul dan ayat- "Kami tidak menurunkan molaikat
ayat yang dibawa oleh para rasul, sejak
dari moyang manusia yang kedua, yaitu melainkan dengan kebenaran (untuk mem-
Nabi Nuh a.s. sampai penutup para nabi.
bawa adzab) dan mereka ketika itu tidak
"Dan sungguh, Kami telah mengutus diberikan penangguhan. Sesungguhnya
(beberapa rasul) sebelum engkau (Muham- Kamilah yang menurunkan AI-Qur'an, dan
mad) kepada umat-umat terdahulu. Dan pasti Kami (pula) yang memeliharanya."
setiap kali seorang rasul datang kepada (al-Hiir: B-9)
mereka, mereka selalu memperolok-olokan- 4. Isyarat bahwa langit adalah gelap,
nya." (al-Hiir: 10-11) "Den kalau Kami bukakan kepada
mereka salah satu pintu langit, lalu me-
2. Memaparkan dalil dan bukti-bukti pe- reka terus-menerus naik ke atasnya, ten-
tunjuk atas wujud Allah SW'T, yaitu bukti tulah mereka berkata,'Sesungguhnya pan-
petunjuk berupa penciptaan langit, bumi dangan kamilah yang dikaburkan, bahkan
dan manusia, gejala angin lawaaqih, ke-
hidupan dan kematian, hasyr dan nasyr komi adalah orang yang terkena sihir."'
(pembangkitan kembali). (al-Hiir:14-15)
"Dan sungguh, Kami telah mencipta- Kisah Adam a.s. dan iblis, yang mengung-
kapkan sebuah potret ketaatan dan pem-
kan gugusan bintang di langit dan men- bangkangan, yaitu ketaatan para malaikat
dalam melaksanakan perintah Allah SWT
jadikannya terasa indah bagi orang yang
memandang(nya) " (al-Hiir: 15) untuk memberikan sujud penghormatan
"Dan Kami telah menghamparkon
bumi." (al-Hiir: 19)
kepada Adam a.s., sedangkan iblis menolak GAMBARAN TEilTANG AL.QUR'AN DISERTAI
DENGAil AT{CAMAN BAGI ORANGORANG
dan membangkang. KAFIR DAN PARA PENDURHAKA
"Maka apabila Alru telah menyem' Surah al-Hflr Ayat 1- 5
purnakan (kejadian)nya, dan Aku telah
rjw@ 6 ,# irr3lS$.li ir','i
meniupkan roh (ciptaan)-Ku ke dalamnya, 'il,itfi( j\i${
maka tunduklah kamu kepadanya dengan o('1J24rt;\o <:jt
bersujud. Maka bersuiudlah para malaikat $a FnW,f"
itu semuanya bersama-sama, kecuali iblis. Ia -tti\4 V$'
engg an ila;t bersama-sama para (malaikat)
yang sujud itu." (al-Hif rz29-31) rg ,jtiA%$1y#u(4st
6. Gambaran tentang keadaan golongan oi#srv6,4$zr4
yang sengsara dan neraka, juga gambaran Alif Lam Ra. (Surah) ini adalah (sebagian
tentang golongan yang berbahagia dan dari) ayat-ayat Kitab (yang sempurna) yaitu (ayat-
bertala,va serta surga (ayat 42- 4B). ayat) Al-Qurhn yang memberi penjelasan. Orang
kafir itu kadang-kadang (nanti di akhirat) rneng-
7. Menghibur hati Rasulullah saw. agar iangan
putus asa dan pesimis dengan mengingat- inginkan, sekiranya mereka dahulu (di dunia)
kan beliau tentang kisah Nabi Luth a.s.,
Nabi Syu'aib a.s. dan Nabi Shalih a.s. dengan menjadi orang Muslim. Biarknnlah mereka (di
kaum mereka yang dihancurkan oleh Allah
SWT (hsah Nabi Luth a.s. diielaskan dalam dunia ini) makan dan bersenang-senang dan
ayat 58-77. Kisah kaum Nabi Syu'aib a.s.,
dilalaikan oleh angan-angan (kosong) mereka,
yaitu ashhaabul aikah pada ayat 78-79. kelak merela akan mengetahui (akibat perbuatan-
Kisah ashhaabul hijr, yaitu bangsa Tsamud nya). Dan Kami tidak membinasakan suatu negeri,
pada ayat 80-84).
B. Keterangan tentang nikmat yang dikaru- melainkan sudah ada ketentuan yang ditetapkan
niakan Allah SWT kepada Nabi-Nya berupa baginya. Tidak ada suatu umat pun yang dapat
mendahului ajalnya, dan tidak (pula) dapat me-
penurunan Al-Qur'an (ayat 87), pem-
minta penundaan(nya) ! (d-Hijr: f -5)
binasaan para musuhnya yang mengolok-
Qlraa'aat
olok dan mengejek (ayat 95), perintah 4o.tiiy Ibnu Katsir dan Hamzah membaca-
kepada beliau agar jangan sampai tertipu
oleh orang-orang kafir yang diberi kesem- nya secara waqaf meniadi forly.
patan bersenang-senang dengan kenik-
matan duniawi, serta perintah kepada ((j): Kata ini dibaca,
beliau agar bersikap tawadhu terhadap 1. (a') ini merupakan bacaan Nafi' dan
kaum Mukminin (ayat 97 -99).
Aashim.
Kesimpulannya, surah al-Hijr memuat
2. 6..i.j; ini merupakan bacaan imam-imam
bukti-bulrti petunjuk tauhid, keadaan
lainnya.
Kiamat, gambaran orang-orang yang celaka
dan orang-orang ),'ang beruntun6 beberapa 45<tt;a;1y: Kata ini dibaca,
kisah nabi, serta penielasan tentang se- L. <*-:> ini merupakan bacaan Abu Amru.
jumlah karunia Allah SWT kepada Nabi 2. (i*i ini merupakan bacaan Hamzah, al-
Muhammadsaw.. Kisa'i, dan Khalaf.
3. <s<4:> ini merupakan bacaan imam-imam yang terdiri dari mubtada' dan khabar ini
lainnya.
berkedudukan i'raab jarr karena menjadi srlat
(rr'fra.Y, Warsy, as-Susi, dan Hamzah untuk kata (!i) Secara kaidah nehwu, boleh
membacasecarawaqafmenjadiprTi::;). membuang huruf wawuyang terdapat pada
l,raab kata {iirj}. Aslinya, bentuk kata seperti ini
tidak dimasuki wawu, seperti ayat 208 Surah
tanpa ;'"1,t#'i:il*'if i'}ffi{(i}Kata
ada yan g membaca ringan ,t #.,; uT:};
tasydid' rubamaa' dan ada pula yang membaca dimasukkanlah huruf w awukedalamnya, illaa
wa hhaa, untuk memperkuat keterikatannya
dengan tasydid' rubbamaa' fika dibaca dengan
dengan kata yang disifati.
tasydid, itu sesuai dengan aslinya. Sedangkan
bacaan ringan tanpa tasydid, adalah karena
banyak dan sering digunakan. Kata rubbamaa
terdiri dari rubba d,an maa. Kata rubba aslinya Balaa$hah
adalah hurufjarr. Lalu diberi , maa yangdalam 4!.i e<fii u;y Maksud ohli qaryatin [pen-
disiplin ilmu nahwu disebut maa kaaffa72 duduk suatu negeri) sebagai bentuk ungkapan
'anil 'amal (maa yang menjadikan kata yang maiaz mursal dengan 'alaaqah mahalliyyah,
dimasukinya tidak berfungsi sebagaiman, yakni menyebutkan tempat, namun yang di-
mestinya) sehingga meniadikan rubba keluar maksudkan adalah sesuatu yang menempati
dari huruf 7arr. Aslinya, huruf Tarr hanya bisa tempat tersebut'
masuk pada isim, lalu ketika maa masuk kepada
iI,rubba, boleh jika setelahnya adalah berupaf Mutradaat Lu(hawiyyah
ftmdmkdhqdmiaoaaaa'aaeinnnlltlsaalnnapatyiKemunmpmaaaAkangosulatbadlj)daaunsadiysihhykd.i{rahsaaakttiaSiS:iagynimiaaesWninu}dybariainkT,iaea'sbm,nalinkuaaesnraaadhkgdruartfkiaanubpmltkmnlaynbaeeoaraegghaaups,lnisambais,mpgsikdbefiaaihuasamakispaas'tamtaeitfhetileniaynak'br(iqouaarmltpueibnwnjknamJamui.auaaadilad)dkarKdatah(kassddeyidaupa'attueahnihkoank,nims.aarkgfmkiiTa'saieeaianyleakaspfrakftmttkeoaiuiaannInanrdaypng-aaaaaliladnaisAnhasKosuayuyulaa.t_airnarrstmKanuatdtu{Aifhgeyta_nataialwu}hnl-ab_niednuartgKkuaarjiaaIunueirunttnbr,kfaeitaiieAbrabndrskhiddlaanee_ayueanhybiennarlnagaaaudugmngnasghrufagaa,egn-ananhfknniaginjurayegikgm.sklalriediausyueaynafsayanafmnag,nalrgsa,kayrugimnarAothyakaeitalal,ujkmnnl6isanznangigubtnhagntkarlyutias^aaSmamkkpnahanWne.gmd,emipgmTnaqAmdaaeill.saady,ni-imeedyahln{aaimeku*nn.niaa<irgptel{,ayygtu.akmjaianadIrrernttii_ng__}_y-}_.
sedikit [terkadang, barangkali), sama seperti, purna keterangannya tanpa ada cacat sedikit
rubba. Namun terkadang iuga digunakan pun, yang menjelaskan, membedakan dan
untuk menunjukkan makna banyak [sering). mengidentifikasikan antara yang haqq danyang
4:* \;e ib Kalimat ini berkedudukan batil. Al-Kitab dan Al-Qur'an al-Mubiin adalah
i'raab nashab karena menjadi maf'uul bihi al-Kitab yang dijanjikan oleh Allah SWT ke-
untuk fi'il [i';.b. ('r,rt} Kata ini dibaca jazm pada Nabi Muhammad saw.. Di sini, kata (rr;i}
sebagai jawab untuk kata perintah atau thalab. disebutkan dalam bentuk isim nakirah, ber-
(;t3 (JrF Kata {;r5} menjadi mubtada', tujuan untuk memberikan makna at-Tafkhiim
sedangkan khabarnya adalah {tili} katimat (pengagungan). Maknanya, ini adalah ayat-
{d$
TAFSIRAL-MUNtR JILID 7
ayat al-Kitab yang lengkap, sempurna, dan ini mengandung pengukuhan hujjah dan
komprehensif sebagai sebuah kitab dan argumentasi yang harus diterima dan diakui.
Mewanti-wanti agar iangan sampai bersikap
sebagai sebuah bacaan yang berfaedah untuk lebih mengutamakan untuk bersenang-senang
dengan dunia dan mengabaikan akhirat serta
menerangkan. memperingatkan terhadap dampak dari sikap
{(j} menuniukkan bahwa kata Yang terlalu banyak berangan-angan.
jatuh setelahnya jarang teriadi. Namun 4:.i eb Huruf jarr $"1\ di sini adalah
terkadang digunakan untuk fungsi sebaliknya, zaa'idah atau tambahan yang berfungsi untuk
bahwa kata yang jatuh setelahnya adalah mempertegas. {,ii} penduduk negeri. Dan
banyak dan sering terjadi seperti dalam ayat Kami tidak membinasakan penduduk suatu
ini. Karena orang-orang kafir fyang menjadi negeri melainkan sudah ada baginya ajal
penghuni neraka) banyak mengharapkan
andai saja mereka dulu adalah orang-orang dan {,lt5'} batas waktu {i}-} yang telah
Muslim. Ada yang berpendapat bahwa kata
ditentukan pembinasaannya, yang telah
rubbamaa dalam ayat ini adalah menunjukkan
ditetapkan dalam Louh Mahfuzh. i t \:Y
arti sedikit. Berbagai kengerian yang ada ;iflgJr,:i tiada suatu umat pun yang dapat
membuat mereka tercekam sehingga tidak mendahului ajal dan batas waktunya."Huruf
sempat muncul harapan dan keinginan seperti iarr {q\ di sini adalah zaa'idah. $ctaZx- sty
itu kecuali hanya kadang-kadang dan sesekali dan tidak pula mereka bisa menunda dari ajal
saja. Kata maa yang terdapat pada kata dan batas waktunya. Di sini, digunakan bentuk
rubbamaa menjadikan kata rubba keluar dari
karakteristik hurufiarr sehingga l<ata rubba di fi'il mudzakkar iamak karena melihat makna
kata {;iy bukan bentuk redaksinya.
sini boleh masuk kepadaTt'il. Kata maa adalah
Tafsir dan Penjelasan
isim nakirah yang disifati. Yakni, rubba syai'in.
(ir) Potongan huruf ini bertujuan sebagai
{3;} mengharap, ingin.
peringatan dan penegasan kepada orang Arab
4\t; u{tb orang-orang kafia pada hari
tentang kemukjizatan bahasa Al-Qur'an, serta
Kiamat ketika mereka menyaksikan keadaan menantang mereka untuk mendatangkan atau
mereka dan keadaan orang-orang Muslim' membuat satu surah yang semisal dengan surah
terpendek Al-Qur'an. Karena Al-Qur'an turun
{i;ir} biarkan mereka wahai Muhammad. dalam bahasa mereka dan tersusun dari huruf-
flii;.;Y dan bersenang-senang dengan dunia huruf yang sama dengan bahasa mereka. jri;)
mereka. (&4;F terpedaya dan disibukkan
oleh {.y!r} harapan dengan umur paniang dan 47V ltit -rAt .tl ayat-ayat dari surah ini adalah
yang laihnya sehingga mereka tidak beriman. ayat-ayat al-Kitab yang sempurna dalam segala
(uA:. J';y kelak mereka akan mengetahui hal dan penjelasannya untuk surah ini dan
yang lainnya. Isim nakirah (:r;;F memberikan
akhir kesudahan urusan mereka dan akibat
perbuatan mereka yang buruk ketika mereka pengertian at-Tafkhiim (pengagungan). Di sini
menyaksikan balasannya. Di sini, tujuannya disebutkan kombinasi antara dua spesifikasi,
adalah ingin menegaskan kepada Rasulullah yaitu, 4*f :1i, yry'F untuk memberikan
saw. bahwa beliau tidak perlu terlalu berharap pengertian bahwa ini adalah al-Kitab yang
mereka mau sadar. Memberitahukan kepada memiliki paduan antara kesempurnaan yang
mengagumkan dan keindahan bahasa yang
beliau bahwa mereka termasuk golongan
orang-orang yang tidak mendapat taufik
dan pertolongan, bahwa menasihati mereka
merupakan sesuatu yang tidak berguna. Hal
TArsrR Ar.-MuNrR lrrrD 7 j;,ij F:ju .tir 6 LF ,j-;-_!
.ry .J'F .ett :&t q ir,i rii :g it
menakjubkan, ini sebagaimana yang disebutkan o" ilii
oleh Zamakhsyari. .4;
u-il:'r'; ' '
(3;r.j) akan tetapi kelakpadahari Kiamat, 'ts'F u*j *<ir ..r(i
orang-orang kafir akan menyesali kekafiran
mereka di dunia, serta berandai-andai dan I{i-^X '-;s
mengharapkan andai saja dulu ketika di dunia "Ketika penghuni neraka sudah berkumpul di
mereka adalah orang-orang Muslim. Kata {r.j} dalam neraka, dan beserta mereka ada sejumlah
di sini, jika dipahami dalam konteks makna af- orang Islam, orang-orang kafir berkata kepada
Taqliil (berfungsi untuk menunjukkan makna
orang-orang Islam itu, 'Bukankah kalian dulu
sedikit, kadangkala, sesekali), itu bisa men-
adalah orang-orang Islam?' Mereka menj awab,'ya
jadikan makna ancaman yang terkandung di
dalamnya terasa lebih kuat dan mendalam. benar.' Orang-orang kafir kembali bertanya, 'Jika
Abdullah Ibnu Abbas r,a., Ibnu Mas'ud r.a., dan
para sahabat lainnya menuturkan bahwa kaum begitu, berarti keislaman kalian itu tiada berguna
kafir Quraisy, ketika mereka dihadapkan ke bagi kalian, buktinya kalian berada bersama-sama
neraka, mereka berharap andai saja dulu me- kami di neraka.' Orang-orang Islam itu menjawab,
reka adalah orang-orang Muslim. Az-Zajjaj me-
nuturkan, tiap kali orang kafir melihat suatu 'Dulu, kami memiliki dosa-dosa, kami dihukum
adzab dan seorang Muslim, ia ingin dan meng-
harap andai saja dulu ia adalah seorang Muslim. oleh karena dosa-dosa itu.' Lalu Allah SWT
Di antara ayat yang memiliki kemiripan pun mendengar perkataan mereka itu, lalu Dia
adalah menginstrulcsikan agar orang-orang Islam yang
"Dan seandainya engkau (Muhammad) me- ada di dahm neraka dikeluarkan. Lalu, mereka
lihat ketika mereka dihadapkan ke neraka, me-
reka berkata, "Seandainya kami dikembalikan pun dikeluarkan dari neraka. Ketika melihat hal
(ke dunia) tentu kami tidak akan mendustakan
ayat-ayat Tuhan kami, serta menjadi orang- itu, maka orang-orang kafir pun berkata, 'Duhai
orang yang berimen." (al-An'aam: 27)
seandainya dulu kami adalah orang-orang Islam
Thabrani meriwayatkan dari Abu Musa
sehingga kami bisa keluar dari neraka seperti
r.a., ia berkata, "Rasulullah saw. bersabda,
mereka itui Kemudian Rasulullah saw. membaca
talawwudz dan membaca ayat 1-2 surah al-Hijr."
; FvUG :r--'-jQu, ., ,6r t;-, ri; ,i>Ljr Kemudian, Allah SWT mengancam dan
+i'"*il; ,tiv C ltt ,J1i 6 mengultimatum mereka dengan ancaman
L[1
yang keras dan tegas.
6.tirr,'t"Fi br6' ,J os ,*'
(ijr) wahai Muhammad, biarkan orang-
,1ok q ( t ii u:rj6,.sffir us,si.,)z.
t.2j-r-.e_,.rto.),,-, orang kafir itu berada dalam kesenangan
..e/r,\Jl u'y. r mereka dan menikmati kesenangan-kese-
nangan dunia. Mereka memakan seperti
binatang terbuai oleh berbagai angan-angan,
dan harapan hingga lupa bertobat atau
melupakan akhirat dan ajal. Kelak mereka
akan mengetahui akibat amal perbuatan dan
akhir kesudahan urusan mereka. Ini seperti
ayat,
"Katakanlah (Muhommad),'Bersenang-
senanglah kamu, karena sesungguhnya tempat
kembalimu ke neraka."' (Ibraahiim: 30)
"(Katakan kepada orang-orang kafir), Hal ini sebagai peringatan bagi para pen-
'Makan dan bersenang-senanglah kamu (di duduk Mekah dan orang-orang yang seperti
dunia) sebentar, sesungguhnya kamu orang' mereka serta memberikan bimbingan kepada
orqng durhaka! "' fal-Mursalaat: 46) mereka untuk meninggalkan kesyirikan, ke-
angkuhan, dan kekafiran yang bisa menye-
fika diperhatikan, ketiga ayat ini men-
babkan mereka binasa, sebagaimana yang di-
jelaskan alasan kenapa mereka dibiarkan ber-
katakan oleh Ibnu Katsir.
senang-senang di dunia yaitu mereka tidak
Flqlh Kehldupan atau Hukum-hukum
akan memiliki bagian di akhirat.
Ayat-ayat di atas menunjukkan sejumlah
Kemudian, Allah SWT menuturkan sebab
penundaan dan penangguhan adzab orang- hal sebagai berikut.
orang kafir sampai hari Kiamat, 4<ti u;y 1. Al-Qur'anul Karim memiliki kombinasi
sesungguhnya sunnatullah yang berlaku pa- antara dua sifat kesempurnaan dalam
da semua umat adalah sama. Allah SWT ti- segala hal disertai dengan keterangan
dak membinasakan penduduk suatu negeri dan uraian yang ielas. Dalam Al-Qur'an,
melainkan setelah tegaknya huiiah atas me- tidak ada sedikit pun kekurangan dan
reka, setelah disampaikan kepada mereka kekeliruan. Tidak ada kerancuan dan
jalan yang lurus dan haqq, dan setelah ber- ketidakjelasan. Al-Qur'an menielaskan
akhirnya ajal telah ditetapkan untukmereka di kepada setiap manusia yang haqq dan
Lauh Mahfuzh, bahwa jika waktu kebinasaan
yang batil.
suatu umat telah tiba, itu tidak akan bisa
2. Kelak pada hari Kiamat, orang-orang
diundur lagi dari waktu yang telah ditentukan
dan tidak pula mereka bisa mempercepat dan kafir menyesali kekafiran mereka. Me-
memajukannya dari waktu yang semestinya, reka sering mengharapkan andai saja
dulu mereka adalah orang-orang Islam.
"I|ntuk setiap maso ada Kitab (tertentu)."
(ar-Ra'd:38) Kata {tdj} meskipun menurut aslinya
"Dan setiap umat mempunyai aial (batas digunakan untuk makna sedikit, namun
waktu). Apabila ajalnya tiba, mereka tidak kata ini juga terkadang digunakan untuk
dapat meminta penundaan atau percepatan
sesaat pun." (al-Araaf: 34) makna banyak. Di antara kebiasaan orang
Yang dimaksud dengan ayat-ayat ini Arab, jika mereka ingin menyebutkan
adalah seandainya Allah SWT berkehendak,
niscaya bisa saja Dia menyegerakan adzab suatu pengertian banyak, mereka meng-
terhadap orang-orang kafir. Akan tetapi, gunakan suatu kata yang asalnya untuk
hikmah-Nya menghendaki untuk memberikan
menunjukkan makna sedikit. Selain itu,
penangguhan kepada mereka supaya mereka
sadar dan mau bertobat. Setiap umat sudah jika kata ini dipahami dalam konteks
memiliki ajal dan batas waktu yang telah fungsi dan makna asalnya, yaitu sedikit, itu
ditentukan, tidak bisa diundur dan tidak pula akan membuat makna ancaman yang ada
dimajukan. Allah SWT hanya memberikan
menjadi lebih berbobot dan mendalam'
penangguhan bukan mengabaikan dan mem-
3. Biasanya, orang-orang kafir lebih memer-
biarkan.
hatikan hal-hal yang bersifat materil.
Karena itu, mereka tenggelam dalam
syahwa! hawa nafsu, kenikmatan dan
kesenangan duniawi. Terbuai oleh ha-
rapan-harapan yang seolah-olah manis,
*tt'*ot-*'*'*1"'o' ,ril,i, -J6-b,3,r!,,, """n"''"'
tapi sejatinya palsu dan semu. Terpedaya tl ,;fiotj y')L,iit :y J'ti at b
oleh angan-angan kosong, sibuk dengan
dunia hingga melupakan ketaatan dan ,!4-J
amal untukakhirat. Allah SWT mengancam
mereka dengan mempersilakan mereka .J-"Yli J*fu. 6?1
bersenang-senang dengan makanan dan
kesenangan-kesenangan, serta memper- "Kebaikan generasi awal umat ini adalah
ingatkan akibat perbuatan mereka. dengan zuhud dan keyakinan, sementara ge-
nerasi akhir umat ini binasa oleh sebab sikap
Ayat ini menunjukkan bahwa sikap b akhil dan angan - angan !'
yang hanya memikirkan kenikmatan dan 4. Tidak ada kezaliman pada pemusnahan
umat-umat kafir yang mendustakan pa-
kesenangan belaka serta hidup dalam
ra rasul. Kebinasaan mereka itu tidak
angan-angan, bukanlah termasuk sifat dan
akhlak orang-orang Mukmin. lain adalah disebabkan kekafiran dan ke-
Dalam as-Sunnah an-Nabawiyyah ingkaran mereka serta sikap mereka yang
terdapat banyak hadits yang mencela
mendustakan ayat-ayat Allah SWT dan
angan-angan secara mutlak. Di antaranya
para rasul-Nya.
adalah hadits yang diriwayatkan oleh
5. Sungguh kebinasaan umat-umat yang
imam Ahmad, Bukhari, Muslim dan Nasa'i ada tidak terjadi begitu saja dan menurut
dari Anas r.a. dari Rasulullah saw., beliau keinginan manusia. Semuanya telah di-
bersabda, tetapkan masanya, memiliki batas waktu
yang telah ditentukan, dan terjadi pada
{A eJ,',.o. "ao.J,.l,o ,-.i, c. i/:-il J! ol, i*, , o, waktu yang telah ditentukan yang tidak
bisa diundur dan dimajukan.
v J, ,1o
:.J.,,b?.i. l
.J"YlJ
BEBERAPA PERNYATAAN KAUM MUSYRIKIN
'Anak Adam mengalami tua renta, na- MENYANGKUT DIRI NABI MUHAMMAD SAW.
mun masih ada dua hal pada dirinya yang BERIKUT SANGGAHANNYA
masih tetap kuat dan muda, yaitu ambisi dan
Surah al-Hljr Ayat 6 - 15
angan-angan."
Dalam Musnad al-Bazzar diriwayat- ";ij.*t oiy 3L)\ a$6:l $6'
kan dari Anas r.a., ia berkata, "Rasulullah i<-frrtAru'K L\ *^*+|y]-7u,6 u
saw. bersabda,
/:rfit,lk)i-iit ii*tozo )o
r,;;t.,
"'#ol a4 ;J,F$y$(vrE\lytaF\t$u A
.
rr"rlt J'*io '.o t TH
c_f")r '
""dti'5I9 "iA; m GIEA a W., flt t$ ii $ A
L#
Ada empat hal termasuk k rrrgroroor, ;,,.,4,-1u- ruJ"^q, 'dir\,&a_* "a,\\75
yaitu mata yang tidak mau menangis, hati
yangkeras, panjang angan-angan, serta ambisi l$latK ffioi#af6(*y{e
dan cinta yangberlebihan terhadap dunil."'
Imam Ahmad, Thabrani dan al- L" ;E iJ +,,';j6"i m'8-4ftt b
Baihaqi meriwayatkan dari Amr Ibnu
ftyt ;Z\-,;v5 ;4tr W i;m G"3S6.ir
Syu'aib secara marfu',
FS.WAsHGt66ffi.c?A* dari makna asalnya menjadi bermakna hallqa.
L/..t.t : gi
-r25ar.,o f Ini seperti kata laulaa yang bisa bermakna
"Dan mereka berkata, 'Wahai orang yang hallaa, dan bisa bermakna tidak terjadinya
kepadanya diturunkan Al-Qur'an, sesungguhnya sesuatu karena adanya sesuatu yang lain.
engkau (Muhammad) benar-benar orang gila.
Mengapa engkau tidak mendatangkan malaikat (ri1) Kata ini asalnya adalah idz an dan
kepada kami, jika engkau termasuk orang yang maknanya adalah hiina'idzin (ketika itu). Lalu,
benar?' Kami tidak menurunkan malaikat melain- ditambahkan kepadanya kataan, namun orang
kan dengan kebenaran (untuk membawa adzab)
Arab menilai huruf hamzah yang ada terasa
dan mereka ketika itu tidak diberikan Penang- berat sehingga mereka pun membuangnya,
maka jadilah idzan.
guhan. Sesungguhnya Kamilah yang menurun-
kan Al-Qurhn, dan pasti Kami (puta1 yang me- (; ;D Kata nahnuberkedudukan sebagai
meliharanya. Dan sungguh, Kami telah mengutus
(beberapa rasul) sebelum engkau (Muhammad) nashab, karena statusnya adalah sebagai pe-
kepada umat-umat terdahulu. Dan setiap kali nguat untuk dhamir naa yangmenjadi rsimnya
seorang rasul datang kepada mereka, mereka se-
lalu memperolok-olokannya. Demikianlah, Kami inna, yaitu innaa. Bisa juga berkedudukan
rafa' sebagai mubtada', sedangkan khabarnya
memasukkannya (olok-olok itu) ke dalam hati adalah 4d!) daniumlah ismiyyah yang terdiri
dari mubtada' dan khabar ini berkedudukan
orang yang berdosa, mereka tidak beriman kepada-
rafa' meniadi khabar inna.
nya (Al-Qur'an) padahal telah berlalu sunna-
4: *,-;. v| Xalimat ini berkedudukan
tullah terhadap orang-orang terdahulu. Dan kalau
Kami bukakan kepada mereka salah satu pintu nashab sebagai haal.
langit, lalu mereka terus-menerus naik ke atas- Dhamir {F} di sini tidak boleh menjadi
nya, tentulah mereka berkata,'Sesungguhnya pan- dhamir fashl yang tidak memiliki kedudukan
dangan kamilah yang dikaburkan, bahkan kami i'raab karena kata setelahnya bukan berbentuk
adalah orang yang terkena sihir."'(al-Hijr: 6-15) isim makrifaf atau kata yang mendekati rsim
makrifat. Sebab, kata yang jatuh setelahnya
Qhaa'aat berbentuk kalimat. Sementara syarat suatu
dhamir bisa menjadi dhomir fashl adalah jika
(4xj' ti;b dibaca, ia berada di antara dua kata yang sama-sama
berbentuk makrifat, atau antara kata yang
1. 1l*ur Ji r;; ini merupakan bacaan Hafshah, berbentuk makrifat dan kata yang mendekati
Hamzah, al-Kisa'i dan Khalaf. makrifat. {-qt t;} Kata {i;;y berfungsi untuk
memberikan pengertian bahwa fi'il mudhaari'
2. 1^(;>ttr ,,1! r-;; ini merupakan bacaan imam-
yang jatuh setelahnya memiliki makna haal
imam lainnya.
(sekarang, sedang). fadi, kalimat ini mence-
{-f,.1,} Ibnu Katsir membacanyae$).
ritakan sesuatu yang sedang berlangsung pada
l'rcab
masa yang telah lalu.
(u )F Kata ini bermakna hallaa. Kata ini
Balaaghah
terdiri dari Iau yangbermakna, tidakteriadinya
sesuatu karena tidak terjadinya sesuatu yang {L^rilry ,(rtsy dan $ouo)r} Di antara
l,lain (imti n a a' u sy sy ai' i li im tin a a' i g h a i ri h dan ketiga kata ini terdapat as-Saj' (keserasian
moo yangdisebut sebagai maa al-Mug hayyirah dan keharmonisan akhiran kata). begitu juga
(yang mengubah). Maa mengubah kata lau
dengan (r;';b dan {jrjrl*:}.
TATSTRAL-MuNrRIILrpT ,r{l -1ffi sulahal-Hul
Mufradaat Lu(hawlyyah oleh orang-orang yrng'prhrm bahasa Arab.
Atau, maksudnya adalah tidak akan pernah
{i; n{ti,l u iliib orang-orang kafir
ada suatu kekurangan sedikit pun yang bisa
memanggil Nabi Muhammad saw dengan
masuk ke dalamnya dengan adanya jaminan
panggilan ejekan. Maksud {fi,} di sini adalah
Al-Qur'an. (i;j .:rl) kamu berkata seperti peniagaan terhadapnya. {-Y ,Z} sungguh
perkataan orang-orang gila yang kesurupan Kami benar-benar telah mengutus rasul-
hingga kamu mengklaim bahwasanya Allah rasul sebelum kamu Muhammad. (e ,JF
SWT menurunkan Al-Qur'an kepada kamu. "abFirqah," (golongan) bentuk jamai< dari
(,; !F mengapa kamu tidak Kata ini bermakna "syii'ah," yaitu golongan atau kelompok yang
sama seperti kata "hallaa," yaitu berfungsi
memiliki visi yang sama dalam ideologi,
untuk at-Tahdhiidh, mendorong dengan kuat akidah, aliran atau pandangan. n i9G 't$
agar melakukan apa yang iatuh setelah kata 4:ttif- melainkan mereka pasti mengolok-
ini. {c+,.'*lt a} jika memang kamu termasuk olok rasul, sebagaimana yang diperbuat oleh
orang yang benar dalam perkataanmu, sebagai kaummu Muhammad kepada dirimu. Ayat
seorang Nabi dan bahwa Al-Qur'an adalah ini sebagai penghibur Nabi Muhammad saw.
dari sisi Allah SWT. {;r! 'yf} melainkan pasti q.(i.il sebagaimana Kami memasukkan
dengan kebenaran, yaitu berdasarkan alasan ketidakpercayaan dan keingkaran ke dalam
yang telah ditetapkan Allah SWT dan menjadi hati orang-orang itu, seperti itu pulalah Kami
tuntutan hikmah-Nya. Sedangkan tidak ada memasukka nnya, {o17tt : * gb ke dalam hati
suatu hikmah apa pun pada kedatangan orang-orang kafir Mekah.
4:, 3fi- l) mereka
malaikat kepada kalian dalam bentuk yang
tidak beriman kepada Nabi Muhammad saw..
bisa kalian saksikan. Itu hanya akan membuat
{,5':itt 'A 6 ,i;} benar-benar telah berlalu
kalian semakin bertambah tidak paham,
sunnatullah yang berlaku pada orang-orang
dan bingung. Iuga tidak ada hikmah pada
terdahulu berupa pengadzaban terhadap
penyegeraan hukuman terhadap kalian karena
mereka oleh karena mereka mendustakan para
nantinya ada sebagian dari kalian dan sebagian
nabi mereka. Orang-orang kafir Mekah sama
keturunan kalian yang akan beriman. Ada seperti mereka. Apa yang menimpa orang-
yang berpendapat, kalimat {;ry} maksudnya orang terdahulu bisa saja menimpa orang-
adalah dengan membawa wahyu atau adzab. orang kafir Mekah karena mereka adalah sama
{r!1} ketika turunnya malaikat dengan mem- seperti orang-orangterdahulu. l
bawa adzab. (rtsY mereka tidak diberi pe- {..1; *, fib seandainya Kami bukakan I
kepadi orang-orang kafir yang meminta dan
nangguhan. mengusulkan ayat dan mukjizat itu. {: ilt} I
di pintu (t;';-y mereka terus naik masuk ke
(fi' di ; fl} sesungguhnya Kami dalam pintu itu. 4i];i J,ky sesungguhnya I
penglihatan kami ditutup dan dihalangi
benar-benar menurunkan Al-Qur'an. Ini ada- I
lah sanggahan terhadap pengingkaran dan
I
olok-olokkan mereka. 4:'ya ii f[] dan Kami
I
Yang benar-benar menjaga dan memelihara
Al-Qur'an dari pengubahan dan dari usaha dari melih at. {;tlrr:.I} bahkan sebenarnya I
Muhammad telah menyihir kami dengan I
menambah dan mengurangi. Hal itu di antara- hal itu, ia membuat kami merasa seolah-
terkena sihir. Di sini, mereka |
nya adalah dengan menjadikan Al-Qur'an
olah kami ini kata '?al" untuk menegaskan I
suatu mukjizat yang berbeda dari perkataan
menggunakan I
manusia. fika ada suatu pengubahan, pasti
akan dengan sangat mudah bisa diketahui :fi,1T"*"#x"nJ:iiltflJflffi:l
I
TAFSIRAL-MUNIR JITID 7
yang diimajinasikan kepada mereka dengan tentang keiuiuran kamu, keabsafan apa yang
semacam sihir. kamu bawa, serta mendukung dan membantu
kamu dalam menyampaikan peringatan yang
Sebab Turunnya Ayat
Qatadah menuturkan, orang-orang yang kamu lakukan. Hal ini sebagaimana firman
mengatakan perkataan tersebut adalah Abdullah Allah S\AII,
bin Abi Umayyah, Nadhr bin Harits, Naufal bin
Khuwailid dan al-Walid bin Mughirah. Mereka "Mengapa malaikat tidak diturunkan
adalah tokoh kaum Quraisy. kepadanya (agar malaikat) itu memberikan
Persesualan Ayat peringatan bersama dia."' (al-Furqaan: 7)
Setelah mengancam keras orang-orang "Dan orang-orang yang tidak mengharap-
kafic selanjutnya Allah SWT memaparkan kan pertemuan dengan Kami (di akhirat) ber-
opini sesat mereka dalam mengingkari ke- kata, 'Mengapa bukan para malaikat yang di-
nabian Nabi Muhammad saw.. Sikap mereka
yang tidak beradab dengan menyebut beliau turunkan kepada kita atau (mengapa) kita
sebagai orang dungu dan gila. Kemudian, Allah
SWT menuturkan bahwa memang seperti (tidak) melihat Tuhan kita?"' Sungguh, mereka
itulah sikap orang-orang bodoh terhadap telah menyombongkan diri mereka dan benar-
semua nabi. Karena itu, wahai Muhammad, benar telah melampaui batas (dalam melaku-
kan kezaliman)." (al-Furqaan: 21)
teladanilah kesabaran para nabi dalam meng-
hadapi kedunguan dan kejahilan mereka. Dalam ayat lain, Allah SWT menceritakan
pernyataan Fir'aun menyangkut Nabi Musa
Tafslr dan Penlelasan
a.s,
Dalam ayat-ayat ini, Allah SWT meng-
'Maka mengapa dia (Musa) tidak dipakai-
informasikan sebagian dari pernyataan orang- kan gelang dari emas, atau malaikat datang
orang musyrik dan opini sesat mereka yang
bersama-sama dia untuk mengiringkannya?"
muncul dari kekafiran dan pembangkangan (az-Zukhruf:53)
mereka. Mereka pun berkata dengan nada
mencemooh. Orang-orang musyrik berkata, Lalu Allah SWT pun memberikan tang-
"Hai kamu orang yang mengklaim Al-Qur'an gapan menyangkut pernyataan kedua mereka
turun kepadamu, sungguh kamu memiliki {;r,, 'vf "ktat l:i r;} Kami tidak menurunkan
tanda-tanda ketidala,rrarasan, tatkala kamu
menyeru kami untuk mengikutimu dan me- malaikat melainkan dengan haqq, hikmah, dan
kemaslahatan yang Kami ketahui. Saat ini, tidak
ninggalkan apa yang kami dapati dari nenek ada hikmahnya malaikat datang kepada kalian
secara kasat mata yang bisa kalian saksikan
moyang kami. Karena itu, kami tidak mau
dan memberikan kesaksian kepada kalian
menerima ajakanmu.
tentang kebenaran Nabi Muhammad saw. Itu
{f)t! j}qt u seandainya apa yang kamu
artinya kalian membenarkan dan percaya
klaim itu memang haqq dan bena[ mengapa
kamu tidak mendatangkan malaikat kepada secara terpaksa. Mereka bukanlah dari bangsa
atau jenis manusia seperti kalian dan tidak
kami. Malaikat itu memberikan kesaksian pula berwujud seperti wujud kalian sehingga
akan tetap membuat kalian bingung dan
ragu. Bagi setiap ienis makhluk ada pemberi
petuniuk dan pembimbing yang berasal dari
jenisnya sendiri. Hal ini sebagaimana firman
Allah SW[,
"Dan sekiranya rasul itu Kami jadikan Kemudian, Allah SWT menghibur hati
Rasul-Nya atas sikap sebagian kaum kafir
(darr) malaikat, pastilah Kami jadikan dia (ber-
wujud) laktlaki, dan (dengan demikian) pasti Quraisy yang mendustakan,
Kami akan menjadikan mereka tetap ragu se- ben{a4r-;bl,et nirCtae#laqham;,ien'agtyutsuusngrgaushu,l-rKaasmuli
bagaimana kini mereka ragu." (al-An'aam: 9)
sebelum kamu Muhammad kepada umat-
4i*- Gl.iriv ul| seandainya Kami menu-
umat terdahulu, golongan-golongan dan
runkan malaikat, tentu itu adalah penurunan kelompok-kelompok mereka. Akan tetapi,
untuk pembinasaan dan adzab. Ketika itu,
adzab tidak akan ditangguhkan meski hanya setiap seorang rasul datang kepada mereka,
sesaat. Sudah menjadi sunnah Kami bahwa
mereka pasti mendustakannya, mengolok-
jika Kami menurunkan suatu ayat seperti oloh dan kafir terhadap risalahnya. Kalimat
yang diminta oleh manusia, lalu mereka tetap {"qi. tr} menceritakan sesuatu yang sedang
tidak mau beriman, Kami akan mengadzab terjadi pada masa lalu. Kata "maa" tidak
mereka dengan adzab pembasmian. Karena masuk kepada fi'il mudhaari' melainkan fi'il
itu, penurunan malaikat seperti permintaan mudhaari'bermakna haal (waktu yang sedang
mereka justru membawa mudharat yang pasti
berjalan), dan tidak pula masuk kepada y''il
bagi mereka, bukan manfaat.
maadhi fkata kerja yang telah lalu). Karenay''i/
Kemudian, Allah SWT menjawab pernya- maadhi itu dekat dari haal (maksudnya belum
taan pertama mereka $i':t ai rF ,il} Allah-lah lama terjadi).
Yang telah menurunkan Al-Qur'an kepada Nabi Kemudian, Allah SWT menginformasikan
Muhammad saw, dan DiaYangmenjaganya dari bahwa Dia memasukkan sikap mendustakan
pengubahan. Silakan kalian mengatakan bahwa
ke dalam hati para pendosa yang keras kepala,
Muhammad gila, namun Kami mengatakan
bahwa Kami Yang menurunkan dan menfaga angkuh, dan tidak sudi untuk mengikuti
Al-Qur'an. Ini adalah keistimewaan Al-Qur'an
petunjuk. Seperti itulah sikap dusta dan kafir
karena Allah SWT telah menjamin untuk men- yang dimasukkan ke dalam hati orang-orang
jaga dan memeliharanya sepanjang masa. Beda
dengan kitab-kitab terdahulu. Para rahib dan kafir terdahulu, begitu pula orang-orang
pendeta yang diperintahkan untuk menjaganya
justru menodainya, menyalahgunakannya, dan kafir saat ini. Dhamir ha' yang terdapat pada
menggantinya. Bahkan, kitab-kitab terdahulu
yang asli telah hilang tanpa diketahui jejaknya. kata {ki5p kembali kepada kesyirikan, atau
Allah SWT berfirman, sebagai kata ganti untuk kesyirikan. Bisa juga
dhamir tersebut kembali kepada adz-Dzikr
"Sungguh, Kami yang menurunkan Kitab (Al-Qur'an). Sehingga pengertiannya adalah
Taurot; di dalamnya (oda) petunjuk dan demikianlah kami memasukkan Al-Qur'an ke
cahaya. Yang dengan Kitab itu para nabi yang dalam hati mereka dengan didustakan, diolok-
oloh dan tidak diterima, sedang mereka tidak
berserah diri kepada Allah memberi putusan
berim(,"a,ln.il"'k;eapad.,a-.in.;ya;;Fselsaumnannayha.dan ketentuan
atas perkara orang Yahudi, demikian juga para
baku pada umat-umat terdahulu telah berlalu,
ulqma dan pendeta-pendeta mereka, sebab
me reka dip erintahkan me meliha ro kitab -kitab yaitu Allah SWT membinasakan setiap
Allah dan mereka menjadi saksi terhadapnya." orang yang mendustakan rasul-rasul-Nya,
(al-Maa'idah= 44) menyelamatkan para nabi dan rasul serta
para pengikut mereka di dunia dan akhirat.
Karena itu wahai Muhammad, kamu memiliki
teladan dan contoh dari rasul-rasul sebelum
.1------\ TAFSIRAT-MUNIRJILID 7
kamu yang didustakan oleh umat-umatnya. Fiqih Kehidupan atau Hukum-hukum
Dengan kata lain, Kami akan berbuat hal yang Ayat-ayat di atas menunjukkan sejumlah
sama terhadap orang-orang kafir yang akan hal sebagai berikut.
datang sebagaimana Kami lakukan terhadap
orang-orang kafir terdahulu. Dan, Kami pasti 1. Allah SWT benar-benar menjamin untuk
akan menolong para rasul dan orang-orang
menjaga dan memelihara Al-Qur'an dari
Mukmin. segala bentuk pengubahan, distorsi, dan
reduksi sampai hari Kiamat. Ini menyang-
Kemudian, Allah SWT menginformasikan gah tuduhan bohong dan palsu orang-
orang musyrik bahwa Nabi Muhammad
sikap keangkuhan mereka yang sangat saw. adalah orang gila yang menerima Al-
keterlaluan, kekafiran mereka yang begitu Qur'an dari Allah SWT.
mengakar kuat dalam jiwa, dan sikap me-
reka yang sangat sombong menerima kebe- 2. Tidak ada gunanya menurunkan malaikat
naran, {(( * r-r; }r} seandainya Kami yang memberikan kesaksian tentang
membukakan kepada mereka salah satu kebenaran keabsahan kenabian beliau.
pintu langit, lalu mereka memasukinya, atau Penurunan malaikat justru hanya akan
malaikat menaikinya, tentu mereka tetap memunculkan kebingungan bagi mereka,
tidak akan membenarkan hal itu dan tidak
akan memercayainya. Mereka justru akan bahkan mendatangkan marabahaya. Ke-
mengatakan, penglihatan kamilah yang binasaan dan adzab akan menimpa me-
dihalangi dari bisa melihat. Kami telah ditipu
reka, jika setelah itu mereka tetap kafir.
sehingga hati dan pikiran kami menjadi kacau. Ketika itu pula mereka tidak akan Iagi
Akibatnya, kami pun hanya melihat khayalan
diberi penangguhan.
dan ilusi, tidak ada bedanya dengan orang
3. Sesungguhnya mendustakan dan mence-
yang disihir. Muhammad telah menyihir kami
mooh para rasul adalah sebuah kebiasaan
dengan ayat-ayatnya. Di antara ayat yang Iama dan fenomena yang jamak terjadi di
memiliki kemiripan serupa adalah tengah umat. Semua yang dilakukan orang-
"Dan sekiranya Kami turunkan kepadamu orang musyrik pada Nabi Muhammad saw,
(Muhammad) tulisan di atas kertas, sehingga demikian pula hal yang sama juga dilaku-
kan oleh orang-orang kafir terdahulu ter-
mereka dapat memegangnya dengan tongan
mereka sendiri, niscaya orang-orang kafir itu hadap para rasul.
akan berkata, 'lni tidak lain hanyalah sihir yang
ny ate."' (al-An'aam: 7) 4. Allah SWT memasukkan kesesatan,
Maksudnya, angkuh orang-orang musyrik kekafiran, sikap mengolok-olok, dan ke-
sangatlah keterlaluan, hingga pada tingkatan syirikan ke dalam hati orang-orang kafir
seandainya mereka benar-benar bisa naik ke dari golongan-golongan orang terdahulu.
langit dan melihat dengan mata kepala sendiri Hal yang sama juga Allah SWT masukkan
apa yang mereka lihat, tentu mereka berkata, ke dalam hati orang-orang musyrik Arab.
"Semua ini hanyalah khayalan dan ilusi belaka. Sehingga mereka tidak beriman kepada
Muhammad benar-benar telah menyihir kami,
Nabi Muhammad saw. sebagaimana orang-
seperti yang dilakukan oleh seorang ahli
hipnotis." Ayat ini mengandung isyarat ilmiah orang kafi r terdahulu tidak beriman kepada
bahwa luar angkasa adalah gelap. para rasul mereka.
Ada pendapat yang mengatakan, Kami
memasukkan Al-Qur'an ke dalam hati me-
reka, lalu mereka pun mendustakannya.