The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by masjiddarussalam18, 2022-08-16 00:41:32

Tafsir Al-Munîr Jilid 7

Tafsir Al-Munîr Jilid 7

TAFSIRAL-MUNIR IITID 7

Yang pertama adalah gambaran keadaan ber_ yang disembah selain Dia. perumpamaannya
hala yang tidak memiliki kemampuan apa pun.
Sedangkan yang kedua adalah perumpamaan seperti dua orang, salah satunya bisu, tidak bisa
atau gambaran Tuhan yang Haqq yang Maha_ berbicara tentang kebaikan, bahkan tidak bisa
kuasa. Karena sudah menjadi sebuah kenis_
cayaan bahwa tidak masuk akal menyamakan berbicara apa saja, tidak mampu melakukan
antara budak sahaya dengan orang merdeka, apa pun baik yang berkaitan dengan diri sen_
hanya orang yang bodoh yang tidak mengetahui diri maupun orang lain. Di samping itu ia juga
menjadi beban tanggungan wali yang me_
perbedaan di antara keduanya. Bagaimana
nanggun& merawat dan mencukupi kebutuhan
mungkin bisa Tuhan yang Mahakuasa memberi
rezeki, disamakan dengan berhala_berhala yang hidupnya. Setiap kali walinya menyuruh ke
tidak memiliki dan tidak berkuasa? Bagaimana suatu tempat untuk melakukan suatu hal, ia
mungkin bisa disamakan antara sesuanr yang
tidak bisa mewujudkan apa yang diharapkan,
membahayakan dan sesuatu yang memberi
tidak berhasil melakukannya dengan baik
manfaat?
dan benar sesuai dengan yang diinginkan. Dia
Dari itu, sebagai konklusi dari perban_
tidak kembali dengan membawa dan tidak
dingan tersebut, Allah SWT berfirman, i:jrp
bisa mendatangkan suatu kebaikan apa pun,
(j'u, \ #'gt; ;, segala puji yang sempurna
karena ia tidak memahami apa yang dikatakan
hanya bagi Allah SWT syukur terima kasih kepadanya dan ia juga tidak bisa berbicara,
yang sebanyak-banyaknya hanya bagi Allah
SWT Yang Maha Memberi segala nikmat. sehingga apa yang ia maksudkan tidak bisa
Hanya Allah SWT semata yang berhak mem_
peroleh segala puji, bukan berhala dan arca- dipahami.
arca. Tetapi kebanyakan orang_orang kafir
yang menyembah berhala dan arca tidak Sedangkan yang satunya lagi adalah orang
yang normal, kemampuan, potensi dan indra-
mengetahui kebenaran lalu mengikutinya.
nya. Ia bermanf,aat bagi diri sendiri dan orang
Mereka tidak mengerti Zatyang Maha pemberi lain, menyuruh berbuat adil, berjalan meniti
jalan kebenaran dan keadilan, memberikan
nikmat Yang sebenarnya dengan berbagai putusan dengan adil, sehingga perkataannya
nikmat yang agung dan melimpah sehingga bena[ perbuatan, dan sikapnya pun lurus,
(apabila mengetahuiJ mereka dapat meng_
jalannya lurus dan bena4 agamanya pun lurus.
khususkan pensucian, pengagungan, ibadah,
puji, dan syukur hanya bagi-Nya. Apakah sama kedua orang itu?! yang per_

Kedua, tama tidak bermanf,aa! sedangkan yang ke-
dua sempurna fungsi dan manfaatnya. yang
Perumpamaan kedua menggambarkan pertama ibarat berhala yang tidak bisa men-
dengar dan tidak pula berbicara. Sedangkan
keadaan Allah SWT dan keadaan berhala dan yang kedua tersifati sifat-sifat Allah SWT yang
arca. Perumpamaan yang kedua memperkuat
pengertian yang ditunjukkan oleh perumpa_ Maha Esa lagi Maha Berkuasa yang menyeru
para hamba-Nya untuk mengesakan_Nya dan
maan sebelumnya secara lebih jelas. taat kepada-Nya, memerintahkan mereka ber_
buatadil, serta komitmen pada keadilan dalam
(rt:t* i't *,*jbdan Allah SWT membuat hal ketetapan dan putusan.

perumpamaan untuk menggambarkan keada_ fika kedua orang itu secara aksiomatik
an Diri-Nya dan berhala atau ilah_ilah palsu
tidak sama, demikian pula tidak sama sedikit
pun antara Allah SWT dengan apa yang mereka
sangka sebagai sekutu bagi-Nya.

I

ThFSIRAL-MUNIRJILID 7

Flqlh Kehidupan atau Hukum-hukum kan diri menghormati perintahAllah SWT serta
memiliki simpati dan empati kepada makhluk-
Kedua perumpamaan tersebut menggam- Nya. Allah SWT menerangkan bahwa keduanya
barkan kesesatan orang-orang musyrik dan tidak sama dalam hal martabat, kemuliaan, dan
kebatilan penyembahan berhala. Tuhan Yang kedekatan kepada ridha Allah SWT.
disembah sudah seharusnya berkuasa dan
memiliki otoritas secara total untuk melaku- Ar-Razi mengatakan, pendapat yang
kan segala tindakan, memberi manfaat kepada pertama adalah pendapat yang lebih tepat.
para penyembah- Nya, memerintahkan kebaik- Karena ayat ini dalam konteks pengukuhan
an dan keadilan, komitmen atas istiqamah dan
adil dalam perbuatan. tauhid dan sanggahan terhadap orang-orang
musyrik.
Berhala-berhala dalam perumpamaan
yang pertama adalah sesuatu yang nihil se- Perumpamaan ini selaras dengan apa yang

galanya, tidak kuasa melakukan tindakan apa disebutkan sebelumnya berupa pemaparan ten-
pun, ibarat budak sahaya yang dimiliki dan di- tang nilcnat-nilanat Allah SWT kepada orang-
kuasai penuh oleh majikannya. Adapun orang orang musyrik sementara nilonat-nilonat sama
merdeka yang memiliki harta banyak berinfak
dan membelanjakan miliknya secara bebas, sekali tidak diperoleh dari tuhan-tuhan palsu
baik secara diam-diam maupun secara terang-
terangan, dia yang mampu melakukan tindakan mereka.

dan memiliki kebebasan untuk bertindak Para ahli fiqih menjadikan ayat ini sebagai
dasar dalil bahwa seorang hamba sahaya tidak
Oleh karena itu menurut akal sehat, tidak bisa memiliki apa pun.
disamakan antara orang merdeka dengan
budak sahaya dalam hal pemuliaan dan peng- Dalam perumpamaan yang kedua digam-
hormatan, padahal keduanya sama-sama ma- barkan bagaimana berhala-berhala tidak me-
nusia, sama bentuk dan wujudnya, Bagaimana nguasai apa pun. Adapun Allah SWT Dia Maha-
mungkin bagi orang yang berakal menyamakan kuasa atas segala sesuatu. Orang bisu yang tidak
antara Allah SWT Yang Mahakuasa atas segala bisa apa-apa adalah perumpamaan berhala. Se-
sesuatu, Mahakuasa memberi rezeki dan ka- dangkan yang memerintahkan berbuat adil ada-
runia, dengan berhala-berhala yang merupakan lah Allah SWT. Apakah sama orang bisu dengan
benda mati yang sama sekali tidak mampu me- orang yang menyuruh berbuat adil sedang ia

lakukan apa pun?! berada di atas jalan yang lurus?! Orang yang
Ada pendapat lain yang mengatakan, per-
memerintahkan berbuat adil sudah pasti orang
umpamaan ini adalah perumpamaan orang yang bisa berbicara, jika tidah tentu ia tidak bisa
disebut sebagai orang yang memerintahkan. Ia
Mukmin dan orang kafir. Maksud budak sahaya juga mesti orang yang memiliki kemampuan
yang dimiliki yang tidak memiliki kuasa apa pun dan kekuasaan, karena perintah mengesankan
adalah perumpamaan orang kafir. Atas dasar
pengertian tingginya kedudukan. Itu tidak
pertimbangan keadaannya yang terhalang
bisa terjadi kecuali ia adalah orang yang me-
dari menghamba dan taat kepada Allah SWT miliki kemampuan dan kuasa. fuga, ia mesti
orang yang memiliki pengetahuan, sehingga
ia ibarat seorang budak yang hina, rendah, memungkinkan baginya untuk membedakan
fakic dan lemah. Sedangkan maksud ayat antara keadilan dan kezaliman. Kualifikasi adil
di sini menuniukkan bahwa ia juga memiliki
4c \G ;: iG ;:.,cri! adalah perumpamaan orang kualifikasi orang yang memiliki kemampuan
dan kuasa serta memiliki pengetahuan.
Mukmin. Ia adalah orang yang mendedikasi-

TAFSTRAL-MUNTR JrUD 7

Adapun orang yang pertama, ia didefini- "Dan milik Allah (segala) yang tersembunyi
di langit dan di bumi. Urusan kejadian Kiamat
sikan dengan empat sifat. Pertama,bisu. Kedua, itu, hanya seperti sekejap mata atau lebih cepat

tidak bisa apa-apa, dan ini mengisyaratkan (lagi). Sesungguhnya Allah Mahakuasa atas segala

ketidakmampuan dan kekurangannya secara sesuatu. Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut
total. Ketiga, menjadi beban berat bagi wali- ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu
nya. Keempaf, ke mana pun ia disuruh, ia tidak
bisa mendatangkan suatu kebaikan sesuai de- pun, dan Dia memberimu pendengaran, peng-
ngan yang diinginkan. Ia adalah orang yang lihatan dan hati nurani, agar kamu bersyukur.

lemah dan tidak bisa apa-apa, tidak bisa Tidakkah mereka memerhatikan burung-burung
mengungkapkan isi hati dan pikiran serta ti-
yang dapat terbang di angkasa dengan mudah.
dak bisa mengerti dan memahami perkataan.
Tidak ada yang menahannya selain Allah. Sung-
Apakah orang yang terdefinisikan dengan em- guh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat
tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang
pat sifat seperti ini sama dengan orang yang
terdefinisikan dengan sifat-sifat sebaliknya, y ang b er iman." (an-Nahlz 7 7 -Z 9)

yaitu orang yang memerintahkan bukan orang Qlrua'aat
bisu, orang yang mampu bukan orang yang
4\'r;. $b, tbnu Aami4, Hamzah dan Khalaf
lemah dan tidak memiliki kemampuan apa-
apa serta menjadi beban berat bagi walinya, membacanya ij; ?\.
yang memiliki pengetahuan bukan orang yang
tidak bisa mendatangkan suatu kebaikan apa l'raab

pun?! (€[:i oh iy Kata ummahaatikumdibaca

PENGETAH UAN ATLAH SWT TEI{TAT{G dengan huruf hamzah dibaca dhammah sesuai
SEGAI.A YANG GAIB, PENCTPTAAN MAT{USIA dengan aslinya. Ada pula versi yang mem-
DAN BURUNG bacanya dengan huruf hamzah dibaca kasrah,

Surah an-Nahl Ayat77 -79 immahaatikum mengikuti harakat kasrah

yuat 5 %'g;V,iAr -!i ri;, huruf sebelumnya, /aitu huruf nun yang
A\ 5\'{5
iF ';^ 5 fl\ dk 1\ terdapat pada kata {yrr.l} .
"€A^v
,t ffi 9r3rd,"F 4"-i :t;rt l) fata syai'an dibaca nashab

;iE r'wJ1/*zz.3 ,y, adakalanya sebagai maf'uul muthlaq, yakni,
laa ta'lamuuna 'ilman Atau dibaca nashab
e#H)-i z
sebagai maf'uul bihi untuk kata kerja {i#}

yang bermakna ta'rifuuna sehingga hanya
membutuhkan satu maf'uul Dfhi. Kalimat atau
jumlah fi'liyyah berkedudukan sebagai haal.

-r*ruo 3l:;$ti '6ar j

c'.-).\Eif/uI,t ;ptJy E; 11 ffi 6iK3 Balaaghah

4.1, qo\ Di sini terdapat tasybiih mursal

mujmal.

Ali "b <,\ir *r'K;uT$t r -s Mufradaat Lughawlyyah
61;iiL*s
kepunyaan

Allah SWT pengetahuan segala hal yang gaib Persesualan Ayat

atau tersembunyi di langit dan bumi, hanya Dalam ayat sebelumnya, Allah SWT meng-

Allah SWT Yang mengetahui segala yang gaib, ibaratkan berhala atau orangkafir dengan orang
bisu yang tidak bisa apa-apa, mengibaratkan
tiada yang mengetahuinya selain Allah SWT. Diri-Nya dengan orang yang memerintahkan

Yaitu segala hal yang ada di langit dan bumi keadilan sedang ia berada di atas jalan yang
lurus, dan ia tidak bisa seperti itu kecuali ia
yang tersembunyi dari para hamba dan tidak adalah orang yang memiliki pengetahuan
dan potensi. Selanjutnya Allah SWT menyam-
tampak oleh mereka karena bukan merupakan
bungnya dengan pembicaraan yang menjelas-
sesuatu yang bersifat indrawi. Ada yang ber- kan kesempurnaan pengetahuan dan kuasa-
Nya. Adapun kesempurnaan pengetahuannya
pendapat maksudnya adalah hari Kiamat,
digambarkan dalam ayat {;i!r! .>r1vJ)t ij, i;}
karena pengetahuan tentang hari Kiamat dan
Sedangkan kesempurnaan kuasa-Nya digam-
kapan waktunya tersembunyi dari penduduk
barkan dalam ayat {At eu 'ol i\it ';i tlty.
langit dan bumi. {:,:,} waktu terjadinya
Dan, di antara bentuk kesempurnaan kuasa
Kiamat. Kiamat disebut dengan as-Saa'ah dan hikmah Allah SWT adalah penciptaan

(waktu), karena kedatangannya secara tiba- manusia dalam tahapan yang berbeda-beda
dan menjadikan burung bisa terbang dengan
tiba mengagetkan manusia pada suatu waktu. mudah di udara. Apa yang disebutkan di sini
dan dalam ayat-ayat berikutnya merupakan
Semua makhluk mati dengan satu kali shaihah, sebagian dari tanda dan bukti petuniuk tauhid.

yaitu tiupan sangkakala yang pertama. ej;F Tafslr dan Penlelasan

{Ar Al-Lamh artinya memandang dengan 5$,r',;tt i., r ;L-: -rr .i;) hanya Allah SWT Yan g

cepat. Lamhul bashar maksudnya sekejap mengetahui segala yang gaib dan tersembunyi

mata. {-ji / ;i} auu lebih cepat lagi dari itu, di langit dan di bumi. Bentuk kalimat dan
ungkapan ini memberikan faedah al-Hashr
karena kejadiannya hanyalah dengan titah,
(pembatasan). Maknanya, pengetahuan ten-
kun (jadilah), terjadilah seketika itu juga. tang segala yang gaib dan tersembunyi ha-
nyalah milik Allah SWT. Hanya Dia Yang me-
Maknanya, perkara kedatangan hari Kiamat ngetahui segala yang gaib dan tersembunyi.

dalam hal kecepatan dan kemudahannya tidak Tiada seorang pun yang bisa mengetahui
sesuatu yang gaib kecuali jika Allah SWT
lain hanya seperti sekejapan mata. (g:.:jr) aI- memberitahunya apa yang Dia kehendaki.
Ini adalah informasi tentang kesempurnaan
Asmaa' fpendengaran). {;J!r;} Bentuk jamak
pengetahuan Allah S\MT. Kemudian, Allah SWT
dari fu'aad, hati. {jrJ:; $tJ} agar kalian
menginformasikan kesempurnaan kuasa- Nya,
mengetahui nikmat yang dianugerahkan oleh bahwa jika Dia menghendaki sesuatu, titahnya

Allah SWT kepada kalian fase demi fase se- kepada sesuatu adalah, kun (jadilah), maka

hingga kalian pun bersyukur dan beriman. terjadilah ia seketika itu juga. vt -u:.lr ';i r$
(l?t ; ii At { perkara as-Saa'ah [Kiamat
{:';;} dimudahkan untuk terbang.
{"tl'; ;} di angkasa antara langit dan bumi.

$;;s-'X- u) tidak ada yang menahannya dari
terjatuh ketika melipat dan mengatupkan

sayapnya. 4.r.lr 'vf) selain Allah SWT dengan

kuasa-Nya. (-Ui ru! ,r1 ,i1) sesungguhnya pada

yang demikian, yaitu dimudahkannya burung

untuk terbang, menahannya di udara dan

penciptaan angkasa, terdapat bukti petunjuk

wuiud Tuhan Yang Maha Esa lagi Maha

Pencipta. $:'ii.,ip Urgi orang-orang yang

beriman, karena mereka mau memanfaatkan

bukti-bukti petunjuk.

.TAFSIR AL-MUNIR IILI D 7

terjadi), kedatangannya terjadi dengan begitu berani membuat hukum dan aturan semau
cepat dan singkat seperti sekejapan mata saja. kalian sendiri?!
Atau, bahkan lebih cepat dari itu, karena titah
Allah SWT langsung terjadi dan terlaksana Kemudian, Allah SWT menuturkan dalil
seketika itu juga,
i *4'r.y :e ar i1| sesungguhnya Ailah SWT
'Jadilah!" Maka jadilah sesuatu itu.,' (al-
Baqarah: 117, dan di sejumlah tempat yang Mahakuasa atas segala sesuatu, dan di antara
lain).
cakupan kuasa-Nya adalah mendatangkan
"Menciptakan dan membangkitkan kamu
(bagi Allah) hanyalah seperti (menciptakan kejadian Kiamat dalam waktu yang lebih cepat
dan membangkitkan) satu jiwa saja (mudah).,'
(Luqmaan:28) dari kejapan mata.

Allah SWT Mahakuasa untuk mendatang- Kemudian, Allah SWT menuturkan bebe-
kan Kiamat dalam waktu secepat mungkin.
Keadaan dan kejadian tercepat menurut per- rapa bukti kuasa-Nya serta anugerah-Nya
timbangan akal dan pikiran kita adalah ke-
japan mata. Kata inilah yang digunakan untuk kepad,a para hamba-Nya 9h ; nriy
menggambarkan kecepatannya supaya bisa
dipahami. {itAJ Allah SWT mengeluarkan k"a<li;a7nidari

Di antara ayat yang memiliki semangat perut ibu kalian dalam keadaan kalian tidak

serupa adalah, mengetahui apa-apa. Manusia diciptakan pada

"Dan perintah Kami hanyalah [dengan) fase awal penciptaan dalam keadaan tidak
sqtu perkataan seperti kejapan mata." (al-
Qamar:50) mengetahui apa-apa. Kemudian, Allah SWT

Terjadilah apa yang dikehendaki Allah membekalinya dengan ilmu dan pengetahuan.

SWT secepat kejapan mata seketika itu juga. Allah SWT pun menganugerahinya akal
Di sini, di antara hal-hal gaib, datang dan
pikiran yang bisa memahami berbagai hal,
terjadinya hari Kiamat disebutkan secara khu-
sus, disebabkan banyaknya perdebatan ten- membedakan antara yang baik dan yang

tang masalah ini dan banyak manusia yang buruk, mampu memilih yang bermanfaat dan

mengingkari dan tidak memercayainya. Ter- yang tidak. Allah SWT menyediakan untuk-
jadinya hari Kiamat menjadi pusat perhatian nya kunci-kunci pengetahuan berupa pen-

antara pihak yang mengingkari dan pihak yang dengaran yang dapat mendengar dan me-
mengesakan Allah SWT.
mahami suara. fuga penglihatan yang bisa
Maksud dari ayat ini adalah otoritas pem-
buatan hukum halal dan haram hanyalah layak melihat berbagai hal, serta hati yang bisa me-
bagiZatYang mengetahui secara utuh, tentang
akiba, dan kemaslahatan dari segala sisi. Se- mahami berbagai hal, sebagaimana firman-
mentara kalian wahai orang-orang musyrik
tidaklah mengetahui hal itu, mengapa kalian Nya dalam ayat lain,

"Katakanlah,'Dialah yang menciptakan i
kamu dan menjadikan pendengaran, pengli
hatan dan hati nurani bagi kamu. (Tetapi) se- ii;;
dikit sekali kamu bersyukur.' Katakanlah, ,Dia-
lahyang menjadikan kamu berkembang biak di :d_1fi!

muka bumi, dan hanya kepada-Nya kamu akan rj

dikump ulkan."' (al-Mulk: 23 -24) i

$r!n jtly r"-ua itu agar kalian men-

syukuri nikmat-nikmat Allah SWT kepada ka-
lian, dengan cara menggunakan setiap anggota
tubuh sesuai dengan tujuan penciptaannya.

fuga, supaya kalian bisa beribadah menyem-

bah Tuhan kalian dan menaati segala perintah-

Nya.

Thf srR Ar.-MuN rR JrLrD 7

Hal ini sebagaimana keterangan dalam Ku yang Mukmin, ia tidak menyukai kematian, dan

sebuah hadits qudsi dalam Shahih Bukhari Aku tidak ingin menyakitinya, namun kematian
dari Abu Hurairah r.a. dari Rasulullah saw. adalah hal yang pasti baginyd"

bersabda, Maksudnya, seorang hamba ketika ia me-
murnikan ketaatan hanya untuk Allah SWT.
,f.tNt, Semua tindakan dan perbuatannya untukAllah
SWT sehingga ia tidak mendengar dan tidak
t:1, opt i6 ,ytrt .,J e u'!'i Le melihat melainkan karena Allah SWT yakni
hanya untuk hal-hal yang disyari'atkan Allah
"S e s ungguhny a Allah SW T b erfir m an,' B ar an g- SWT baginya. Ia iuga tidak berjalan melainkan
siapa memusuhi seorang kekasih-Ku, sungguh Aku dalam koridor ketaatan kepada Allah SWT dan
umumknn perang terhadapnya (sungguh berarti ia senantiasa memohon pertolongan kepada-
Nya dalam semua itu.3o
ia mengumumlsn Perang dengan-Ku). Seorang
hamba-Ku tidak mendekatkan diri kepada-Ku Kemudian, Allah SWT menuturkan tanda
dan bukti petunjuk lain tentang kesempurnaan
dengan sesuatu yang lebih Aku cintai dari apa
yang Aku fardhukan dan wajibkan atas dirinya. kuasa dan hikmah-Nya, {frr Jiii;.?t\tidakkah
S eorang hamb a-Ku terus senantiasa mendekatkan
diri kepada-Ku dengan amahn-amalan sunnah mereka lihat dan perhatikan burung yang di-
hingga Aku mencintainya, dan jika Aku telah men' tundukkan di antara langit dan bumi, bagai-
cintainya, maka Aku menjadi "pendengarannya" mana Allah SWT menjadikannya bisa terbang
yang ia gunakan untuk mendengarkan, menjadi dengan kedua sayapnya di langit, tidak ada yang
"penglihatannya" yang ia gunakan untuk melihat, menahannya selain Allah SWT. Seandainya
bukan karena Allah SWT menciptakan burung
menjadi "tangannyt" yang ia gunakan untuk dalam bentuk yang memungkinkan baginya
untuk bisa terbang dan seandainya bukan
memungut, dan menjadi "kakinya" yang ia guna- karena Allah SWT menciptakan udara dalam
bentuk yang memungkinkan burung bisa ter-
kan untuk berjalan.2e Dan sungguh jika ia me- bang di dalamnya, niscaya burung tidak akan
bisa terbang. Allah SWT melengkapi burung
mohon kepada-Ku, tentu Aku perkenankan, dan dengan sayap yang bisa ia kepakkan seperti
yang dilakukan oleh orang yang berenang di
jika ia memohon perlindungan kepada-Ku, tentu aix, memberinya ekor yang bisa membantunya
Aku lindungi ilia. Dan Aku tidak "ragu-ragu" ter- untuk menukik turun, menciptakan udara, dan
menjadikan massa udara mampu mengangkat
hadap sesuatu yang Aku perbuat seperti "keragu- burung. Seandainya bukan karena semua itu,
raguan-Ku" untuk mencabut jiwa (nyawa) hamba- tentu alitivitas terbang tidak mungkin bisa
dilakukan.

Kalimat (nr !1 ,isl-:J r-:) maknanya, tubuh
burung adalah benda yang memiliki massa
berat, sementara benda yang memiliki massa

29 Ini adalah ungkapan maiaz atau metafora tentang per- 30 Tafsir lbnu Katsir,2/579.

tolongan, taufik dan keridhaan Allah SWT. kepada dirinya.

:TAFSIR AL.MUN IR JI LID 7

berat tidak bisa terbang mengudara di angkasa 2. Waktu terjadinya Kiamat yang lebih cepat :
dari kejapan mata merupakan tanda dan
tanpa ada penyangga di bawahnya. yang bukti petunjuk yang nyata tentang kuasa I
Allah SWT yang sempurna dan lengkap.
menahan burung bisa mengudara di angkasa Allah SWT Mahakuasa atas segala sesuatu, 1

adalah Allah SWT melalui perantara udara. dan Dia Yang bertitah kepada sesuatu yang I
I
4:' ii. fi :St a.t C'ILY sesungguhnya pada dikehendaki-Nya, (i i<j ;y 1t"riratun,
I
penciptaan dua sayap burung dan penundukan maka terjadilah ia). Az-Zajjaj mengatakan, I
udara untuk bisa membawa dan menahannya
yang dimaksud bukanlah hari Kiamat I
di angkasa, benar-benar terdapat tanda dan
bukti petunjuk kuasa dan keesaan Allah SWI, hanya datang dalam sekejap mata, tetapi

bukannya berhala dan arca, bagi orang-orang menggambarkan cepatnya kuasa llahi
yangberiman kepada-Nya. Di sini, orang-orang untuk mendatangkan Kiamat, yakni ketika
Allah SWT menghendaki untuk menda-
Mukmin disebutkan secara khusus, karena tangkan hari Kiamat, langsung terjadi se-

hanya mereka yang bisa memanfaatkan tanda ketika itu.
dan bukti petunjuk, meskipun semua itu juga
menjadi tanda dan bukti petunjuk bagi setiap 3. Sesungguhnya di antara nikmat-nikmat
orang yang berakal.
Allah SWT dan manifestasi kuasa-Nya
Di antara ayat yang memiliki semangat
adalah menciptakan manusia yang keluar
serupa adalah,
dari perut ibunya dalam keadaan tiada
"Tidakkah mereka memerhatikan burung -
burung yang mengembangkan dan mengatup- memiliki pengetahuan apa-apa. Kemudian,
kan sayapnya di atas mereka? Tidak ada yang Allah SWT membekalinya dengan sara-

menahannya (di udara) selain yang Maha na prasarana untuk mendapatkan ilmu

Pengasih. Sungguh, Dia Maha Melihat segala pengetahuan dan wawasan berupa pen-
sesuatu." (al-Mulk 19) dengaran, penglihatan dan hati. Dengan
sarana itu, manusia bisa mengetahui dan
Fiqlh Kehldupan atau Hukum-hukum memahami. Pendengaran untuk mende-
ngarkan perintah-perintah dan larangan-
Ayat-ayat di atas menerangkan sejumlah
larangan. Penglihatan untuk melihat dan
hal seperti berikut. memerhatikan j ejak-jejak dan perwujudan

1. Sesungguhnya pengetahuan tentang se- ciptaan Allah SWT. Hati untuk mencapai
kemakrifatan kepada Allah SWT. Semua
gala yang gaib dan tersembunyi di langit
dan bumi sepenuhnya milik Allah SWT itu untuk mensyukuri nikmat-nikmat
tiada seorang pun yang memiliki penge-
tahuan tentangnya, kecuali orang yang Allah S\M[, melihat dan memerhatikan
Allah SWT beritahu. fika Allah SWT yang jejak-jejak, perwujudan dan manifestasi
Maha Mengetahui segala yang gaib dan
tersembunyi, tentu Dia Yang layak untuk ciptaan Allah SWT.
membuat aturan halal dan haram, bukan
orang-orang musyrik yang bodoh dan Ayat ini menjadi dalil bahwa manusia
tidak tahu apa-apa, tiada memahami aki- diciptakan pada awal penciptaannya dalam
bat dan kesudahan segala urusan, serta ti-
keadaan tidak berpengetahuan. Kemudian,
dak mampu melakukan estimasi berbagai
kemaslahatan. wawasan dan ilmu pengetahuan datang

dengan proses belajar melalui indra pen-

dengaran dan penglihatan.

4. Di antara bentuk dan wujud kuasa Allah

SWT dan keesaan-Nya adalah dijadikan-

TAFSIR AI.-MUNIR JILID 7

nya burung mampu terbang di angkasa, "Dan Allah menj adikan rumah-rumah ba$mu
sebagai tempat tinggal dan Dia menjadikan bagimu
sedang ia tunduk kepada titah Allah SWT.
Tidak ada yang menahannya dari teriatuh rumah-rumah (kemah-kemah) dari kulit hewan
ketika, mengembangkan dan mengepak-
ngepakkan sayapnya kecuali Allah SWT. ternak yang kamu lnerasa ringan (membawa)nya
pada waktukamubepergian dan padawaktu kamu
Semua itu adalah tanda, pelajaran, dan bermukim dan (dijadikanNya pula) dari bulu dom-
bukti petunjuk kuasa llahi bagi orang- ba, bulu unta, dan bulu kambing alat-alat rumah
tangga dan kesenangan sampai waktu (tertentu).
orang yang beriman kepada Allah SWT dan Dan Allah menjadikan temPat bernaung bagimu
kepada apa yang dibawa oleh para rasul- dari apa yang telah Dia ciptakan, Dia menjadikan
Nya. fika seandainya bukan karena Allah bagimu tempat-teffiPat tinggal di gunung-gunung
SWT menciptakan burung dalam keadaan dan Dia menjadikan pakaian bagimu yang lneme-
yang memungkinkan baginya untuk ter- liharamu dari panas dan pakaian (baju besi) yang
memelihara knmu dalam PePerangan. Demikian
bang dan menciptakan angkasa dalam
Allah menyempurnaknn nikmat-Nya kepadamu
bentuk dan keadaan yang memungkinkan agar kamu berserah diri (kepada-Nya). Maka jika
burung terbang di dalamnya, tentu semua
mereka berpaling makn ketahuilah kewajiban yang
itu tidak bisa terjadi dan tentu burung dibebankan atasmu (Muhammad) hanyalah me-
nyampaikan (amanat Allah) dengan terang. Mereka
tidak akan bisa terbang. mengetahui nikmat Allah, kemudian mereka meng-
ingkarinya dan kebanyakan mereka adalah orang
BEBERAPA BUKTI PETUNJUK TAUHID, yang ingkar kepaila Allahl'(an-Naht 80-83)
MACAM.MACAM NIKMAT DAN KARUNIA
ILAHI Qlraa'aat

Surah an-Nah! Ayat 8O - 83 {E;} dibaca:
1. <8.i; ini merupakan bacaan Warsy, Abu
eK'FsrK"'fr,"eH)kt\t:
Amru, dan Hafshah.
$K;E i5"6:,+uw ,pit,lL
2. (Ei-,)ini merupakan bacaan imam-imam
ile:iV c'-(iV t$ih\ 6;,',LvEt
lainnya.
ui';4F+:l5ffi *J\c'33G6
j#r t rb1t1 (i(iLF, Nafi', Ibnu Katsiq, dan Abu Amru
4(,@'r gTir <;
W"eri;a,&ti:;l*;;alWK'""H4-|KF.5: membacanya 1isl-Oy.

i#W\"(&Gi*;aEW5.A-*'*i {fs;U}: As-Susiy dan Hamzah membacanya
secara waqaf 1{*\1.
.t /-n. a---t)rPr-e,t/
BalaaShah
C-+
)) )X ,, 1_ gz.-)1.tLr {iryq} ,(e<+} Di antara kedua kata ini
terdapat a th -Thib a a q.{tijrfr },(; i ;.yOiantara
.<;;#tr4J|'J--b v/-,J))':9r
kedua kata ini juga terdapatath-Thibaaq.

[At 6+ S".t;\ Di sini terdapat liiaaz bit

hadzf (meringkas kata-kata dengan membuang

sebagian kata), yakni wal barda, fdan dari
dingin). Kata ini dibuang karena kata yang

pertama, yaitu al-Harra sudah cukup mewakili.

I Surah an-Nahl

I r^rrrRAr-MuNrR )tLrD7

Mufradaat Lufhawtyyah seperti demikian itulah, yaitu penyempurna_

(((,F tempat yang kalian tinggal di an nikmat-nikmat yang telah disebutkan.
dalamnya. {tij} rumah seperti kemah atau
4W :Jt;t fi) Allah SWT menyempurnakan
tenda. {1AJ'J\ yang kalian mendapatinya
nikmat-Nya kepada kalian di dunia dengan
ringan untuk dibawa dan diangkut. {S+} di
menciptakan apa-apa yang kalian butuhkan.
waktu kalian berjalan dalam suatu perjalanan.
{i(tJ} supaya kalian wahai penduduk Mekah
Kata zha'n dengan ,ain dibaca sukun atau
dan orang-orang yang seperti kalian (r;FF
dibaca fathah zho'anartinya adalah perjalanan
mengesakan Allah S\ML Atau, supaya kalian
penduduk pedalaman untuk mencari air dan
memerhatikan nikmat-nikmat Allah SWT
!1dr.1g rumput tempat menggemb ala. ai\
lalu kalian beriman kepada-Nya atau tunduk
lYta,.dandaribuludomb.a;q;)ti ji.rybutuunta.
kepada hukum-Nya.
)iIi|4t; bulu kamb i n g. 4riu;ip perkakas rumah,
Sebab Turunnya Ayat 93
seperti karpet dan selimut, dan yang lainnya.
Kata atsaats tidak memiliki bentuk tunggal, Ibnu Abi Hatim meriwayatkan dari

dalam arti kata ini tidak menunjukkan satu Mujahid, ada seorang laki-laki Arab pedalaman

benda saja. (Gu:;p dan barang-barang yang datang menemui Rasulullah saw, lalu beliau

dimanfaatkan dan menyenangkan hidup, bertanya kepadanya da.;n membacakan kepa_

yaitu barang-barang yang diperniagakan. j1) danya ayat, qtsr E U E j; ir;| Iatu
orang itu menjawab, "ya!, Kemudian beliau
{1; sampai beberapa waktu. Karena barang-
membacakan kepadanya ayat,.iti i n ,l*ry
barang itu merupakan barang keras sehingga
mampu bertahan sampai beberapa waktu 6€:cli;i t t i;.6 ';1G';,1;,1,, tatu'orang itu

yang cukup lama. berkata, "Ya." Kemudian beliau membacakan

4* * ;i'*.lrjp danAllah SWTmenjadikan kepadanya semua ayat yang ada, dan ia men-
jawab, "Ya." Hingga ketika sampai pada ayat,
untuk kalian dari apa yang Dia ciptakan berupa
{i;1^: ;tk ;*t iat A. 4,ry;.r; itu pun
rumah-rumah, pepohonan dan awan. {rry}
berpaling pergi, lalu Allah SWT menurunkan
Bentuk jamak dari zhill yang artinya adalah
ayat 83.
sesuatu yang dibuat untuk bernaung seperti
awan, pepohonan, perbukitan, pegunungan, Persesuaian Ayat

dan yang lainnya, untuk melindungi dari Ini adalah untaian lain dari sejumlah
panasnya terik matahari. {frsiy Bentuk jamak
dari kinn yang berarti tempat yang didiami, karunia dan nikmat Allah SWT kepada anak

yaitu gua di pegunungan dan terowongan.{J*r,-} cucu Adam sekaligus menjadi tanda dan bukti
petunjuk tauhid. Dalam ayat-ayat sebelumnya,
Bentuk jamak dat'r sirbaal, yang berarti gamis
Allah SWT menuturkan anugerah-Nya kepada
atau baju yang terbuat dari kapas, linen, wol
manusia dalam bentuk menciptakan mereka
dan yang lainnya. Saraabiilul harb artinya dan menciptakan untuk mereka perangkat_
adalah ad-Duruu'(baju perang zirah). Kata perangkat ilmu berupa indra pendengaran,

sirbaal mencakup setiap sesuatu yang dipakai penglihatan dan hati. Selanjutnya Allah SWT
menuturkan bentuk anugerah-Nya yang lain
di tubuh. 4St 6+b yang, melindungi kamu kepada mereka, yang mereka manfaatkan

dari panas dan dingin. {i(U} perang kalian. dan pergunakan dalam kehidupan. Allah

Maksudnya, baju yang memelihara kalian juga menganugerahkan tempat tinggal yang
dari tusukan dan hantaman senjata, yaitu
baju perang atau zirah. Kata al-Bai aslinya

adalah asy-Syiddah (situasi genting). {q.li}

-rArsrR AL-MUN rR JrLrD 7

dibangun dari bahan batu dan lainnya, juga Semua itu kalian peroleh dan dapat digunakan
kemah atau tenda yang terbuat dari kulit
sampai batas waktu yang telah tertentu
binatang ternak. Allah juga menganugerahkan dalam pengetahuan Allah S\MT. Semua itu
bulu domba, bulu unta, dan bulu kambingyang
bisa diiadikan sebagai bahan untuk membuat
bisa dijadikan bahan untuk membuat baju, perabotan rumah seperti karpet pakaian dan
perkakas rumah, dan barang-barang komoditi
lain sebagainya. Hal ini adalah adat kebiasaan
yang diperniagakan dan keuntungannya masyarakat Arab pada masa lalu, meskipun

dibuat bekal hidup. Anugerah Allah lainnya keadaannya sudah berubah pada masa
adalah benteng, kastil, dan terowongan di sekarang. Kata al-Atsaats artinya barang-
pegunungan dan perbukitan, pakaian yang
melindungi dari panas dan dingin, zirah, dan barang perabotan rumah berupa karpet dan
tameng yang melindungi dari senjata dalam
kain penutup.
peperangan.
{rrg ,t g r;5.p ll,,i} di antara nikmat
Tafslr dan Penjelasan
Allah SWT lainnya adalah Dia menjadikan
Ini adalah anugerah lain yang dikarunia- untuk kalian teduhan seperti pepohonan,
kan Allah SWT kepada para hamba-Nya, yaitu gunung, bukit dan yang lainnya yang bisa
menyediakan bagi mereka tempat tinggal. .iri) kalian jadikan sebagai tempat berteduh
dari panasnya sengatan terik matahari dan
4n; ;8 S*Allah SWT menjadikan rumah-
kencangnya tiupan angin.
rumah sebagai tempat tinggal kalian. Kalian
tinggal di dalamnya dan menjadikan sebagai {drs.i ,iq)jr n I l*;} eUrn SWT juga
tempat bernaung dan berlindung serta me-
manfaatkannya dengan berbagai bentuk pe- menjadikan untuk kalian benteng, kastil, gua,
manfaatan yang lain. terowongan, dan yang lainnya di gunung dan
bukit-bukit yang bisa kalian jadikan tempat
4:* i E ,l*t\ dan Allah SWT juga
perlidunganyangaman dari musuh, dari panas
meniadikan untuk kalian rumah-rumah yang
terbuat dari kulit binatang ternak, bisa diguna- matahari atau dari dinginnya udara.
kan kala bepergian dan menetap. Kalian men-
dapatinya ringan untuk dibawa waktu kalian 4S' 6e h.t; € .1;1) Allah SWT juga

melakukan perjalanan dan di waktu kalian meniadikan untuk kalian pakaian dari katun,

mukim. Rumah dari kulit adalah kemah atau linen, wol, dan lain sebagainya yang bisa me-
tenda yang ringan bagi kalian untuk mem-
lindungi tubuh kalian dari panas dan dingin.
bawanya ketika melakukan perialanan.
Allah SWT juga menjadikan bulu domba, Di sini yang disebutkan hanya al-Harr (panas),

bulu unta, dan bulu kambing, sebagai bahan karena masyarakatArab di lingkungan mereka

untuk membuat perabotan rumah, untuk yang panas butuh untuk melindungi tubuh
dari panas. Segala hal yang melindungi dari
membuat pakaian, selimut, kain penutup, dan
panas akan melindungi dari dingin iuga.
karpet. Allah SWT juga menjadikan untuk
kalian dari bulu-bulu itu barang-barang yang {i<,:U .<i ,tt;ty dan Allah SWT juga
bisa membuat hidup kalian senang. Barang-
menjadikan untukkalian baju perang atau zirah
barang itu merupakan harta kekayaan dan
barang komoditas untuk diperniagakan. dengan berbagai bentuk. Ada yang berbentuk

lempengan dan ada pula yang berbentuk
rajutan. Baiu berperang digunakan untuk
melindungi kalian dari tusukan, hantaman,

sabetan seniata tajam, dan dari tembakan anak

panah dalam peperangan pada masa lalu, serta

dari serpihan bom pada masa sekarang.

.IAFSIR AL-MUN IR IILID 7

4W 4 U. u_o> seperti itulah Allah 4atlFt lfi;V dan kebanyakan mereka i

SWT menjadikan untuk kalian apa yang bisa adalah orang-orang yang kafia ing[<a4, mem-
kalian manfaatkan dalam berbagai urusan dan bangkang angkuh dan keras kepala, hanya
kebutuhan. Termasuk menjadi pendukung
sedikit di antara mereka yang beriman. Di
kalian dalam menjalankan ketaatan dan ibadah
sini digunakan kaa aktsaruhum (kebanyakan
kepada-Nya. Atau, seperti itu, penyempurnaan
mereka), karena di antara mereka ada orangyang
nikmat-nikmat. Allah SWT menyempurnakan
nikmat dunia dan agama bagi kalian, nikmat tidak bersil<ap 'inaad, tetapi karena memang
dunia dan akhirat. belum mengetahui kebenaran Rasulullah saw.
dan belum mengetahui kalau beliau adalah
(iij idi} supaya kalian wahai penduduk
seorang Nabi yang haqq darisisi Allah S\MI
Mekah masukke dalam Islam, beriman kepada
Allah SWT semata, meninggalkan politeisme Flqlh Kehldupan atau Hukum-hukum

dan paganisme, sehingga kalian pun bisa Ayat-ayat di atas menunjukkan sejumlah
masuk ke dalam surga Tuhan kalian serta nikmatyang dianugerahkan Allah SWT kepada

terhindar dari adzab dan hukuman-Nya. manusia, yaitu.

4*y ii; r,f) ;ika mereka tetap berpaling 1. Ayat pertama menuturkan nikmat-nikmat

setelah semua penjelasan ini, setelah semua Allah SWT kepada manusia menyangkut
pemaparan nikmat-nikmat tersebut, hal itu tempat tinggal. Pertama-tama, disebutkan
rumah tempat tinggal perkotaan yang
bukan tanggung jawabmu, wahai Muhammad. menjadi tempat tinggal tetap. Kemudian
menuturkan rumah masyakarat badui,
Karena kewajiban yang dibebankan kepadamu masyarakat pedalaman dan penggembala
hanyalah menyampaikan risalahmu, mene- yang identik dengan kehidupan nomaden,
rangkan tugasmu, menjelaskan pokok-pokok yaitu rumah-rumah yangterbuat dari kulit
binatang dan dari bulu binatang.
akidah, tujuan-tujuan dasar agama dan hukum
syari'at. Sementara kamu telah menunaikan 2. Dalam ayat pertama, Allah SWT juga

dan melaksanakan semua itu. Dengan kata lain, menjelaskan diperbolehkannya meman-
jika mereka tetap berpaling, kamu tiada kuasa faatkan bulu domba, bulu unta dan bulu

memperadakan iman dalam jiwa mereka, tu_ kambing. Dalam ayat lain, Allah SWT

gas kamu hanyalah menyampaikan saja. menjelaskan diperbolehkannya meman-

Sebab keberpalingan adalah 4ir ;;_ cr;;-l faatkan binatang ternak (unta, sapi,

mereka mengetahui bahwa Allah yang meng- domba dan kambing) secara lebih umum,
anugerahi nikmat-nikmat tersebut kepada
mereka. Namun mereka tetap mengingkari dan yaitu memotongnya dan mengonsumsi
mereka buktikan pada perbuatan-perbuatan
dagingnya.
mereka. Seperti menyembah sesuatu yang lain
di samping-Nya, menyandarkan atau menisbah- Di sini, tidak disebutkan katun, kapas
kan rezeki dan pertolongan kepada selain-Nya
dan linen, karena bahan-bahan ini tidak
dengan mengatakan bahwa nilonat-nilonat itu
mereka peroleh berkat syafaat berhala-berhala. ada di negeri Arab. Di sini Allah SWT hanya
menyebutkan apa yang Dia anugerahkan
Mereka pun tidak mengkhususkan slrukuf
kepada mereka [masyarakat Arab) dan
ibadah, dan penyembahan hanya untuk Allah berbicara kepada mereka dengan apa

SW I tetapi mereka jusffu bersyukur kepada yang mereka ketahui dan kenal serta tidak
asing bagi mereka.
selain-Nya.

Ayat ini secara umum menunjukkan TAFSIRAL-MUNIR JILID 7
bolehnya memanfaatkan bulu domba,
Yang zahir dari madzhab imam Malik
bulu unta, dan bulu kambing dalam bentuk adalah penyamakan tidak bisa membuat
kulit bangkai bisa berubah menjadi suci,
apa pun. Bahkan, ulama Malikiyyah dan tetapi hanya bisa menjadikannya boleh
dimanfaatkan untuk hal-hal kering, tidak
Hanafiyyah mengatakan, bulu binatang boleh digunakan untuk shalat dan tidak
pula untuk makan. Sementara kebanyak-
yang mati (baca: bangkai) suci dan boleh an ulama Madinah, Hiiaz, dan lrak mem-
perbolehkan hal itu, berdasarkan hadits
dimanfaatkan, namun hendaknya dicuci di atas, 'Apabila kulit disamak, ia meniadi
lebih dulu khawatir ada kotoran yang
slrci."
menyangkut. Pandangan ini dikuatkan
Imam Ahmad berpendapat, tidak bo-
oleh hadits Ummu Salamah r.a. dari
leh memanfaatkan kulit bangkai untuk
Rasulullah saw.,
apa pun, sekalipun telah disamak. Alasan-
E,tt nya karena kulit bangkai sama seperti da-
ging bangkai. Dalam hal ini, ia berlandas-
"Tidak apa-apa memanfaatkan kulit kan pada hadits Abdullah bin Akim yang
diriwayatkan oleh Abu Dawud,
bangkai dengan cara disamak terlebih dahulu,
begitu juga dengan bulunya dengan cara dicuci *2;ii *tl,p #t bt.&F i rl
lebih dulul' 4,
"langanlah kalian memanfaatkan kulit
Ahmad, Abu Dawud, Tirmidzi, an-
dan tendon bangkai."
Nasa'i, dan lbnu Majah meriwayatkan dari
Sementara itu, para imam Yang lain
Ibnu Abbas r.a.,
tidaksependapatdengan pandangan imam
ii';L b3 ostu;3J Ahmad di atas. Dalam hal ini, mereka ber-
landaskan pada hadits yang menceritakan
"Kulit yang disamak, benar-benar bisa kambing Maimunah r.a. yang diriwayatkan
oleh Abu Dawud dan an-Nasa'i,
menjadi suci."
:Jtii {* w; t-)s fgi6} F'Oi i
Imam Abu Hanifah menambahkan,
tanduh gigi, dan tulang statusnya sama b?t) itlt e')fi

seperti bulu, karena hal-hal ini tidak "seandainya kalian mengambil kulitnyd'

mengandung kehidupan, sehingga tidak Lalu orang-orang berkata, 'Ini bangkai, ya
menjadi najis dengan kematian hewan Rasulullahl Lalu beliau bersabda, 'Kulitnya

yang bersangkutan. Sedangkan, para bisa disucikan dengan air dan qarazh (acacia
nilotica)."'
imam yang lain mengatakan najis, sama
Yang masyhur menurut ulama Ma-
seperti dagingnya. likiyyah adalah kulit babi tidak masuk ke
dalam cakupan hadits ini. Demikian pula
Az-Zuhri dan al-Laits bin Sa'd mem- dengan anjing menurut imam asy-Syafi'i,
perbolehkan pemanfaatan kulit bangkai al-Auza'i dan Abu Tsaur. Hanya kulit hewan
binatang ternah meskipun tidak disamah

karena ayat {1ui!r '}: ;Y bersifat umum
mencakup kulit binatang ternak yang

mati dengan disembelih dan kulit bangkai
binatang ternak Namun para ulama tidak

sependapat dengan pandangan ini.

yang halal dikonsumsi dagingnya saja yang Allah SWL Akan tetapi, mereka meng- i
bisa menjadi suci dengan proses penya- ingkarinya dengan mengatakan bahwa
!
makan. Adapun kulit anjing dan kulit hewan mereka mewarisinya dari leluhur me- I

yang tidak halal dikonsumsi dagingnya reka, atau mereka mendapatkannya ber- I
kat syafaat berhala-berhala. Mereka me-
tidak lazim dimanfaatkan, Karena itu tidak ngetahui kenabian Nabi Muhammad saw.,
bisa menjadi suci dengan penyamakan. namun mereka mendustakan beliau dan
tidak memercayainya. Mereka mengakui
3. Ayat kedua menunjukkan nikmat naungan dengan lisan mereka atas nikmat-nikmat
atau teduhan, yaitu segala sesuatu yang yang Allah SWT berikan. Namun mereka
dibuat untuk mendapatkan keteduhan be- mengingkarinya dan terlihat pada tingkah
rupa rumah, pohon dan yang lainnya. Juga laku mereka. Mereka tidak menggunakan

tentang nikmat al-Kinnu, yaitu tempat nikmat-nikmat itu dalam rangka meng-
yang melindungi dari hujan, angin dan
gapai ridhaAllah SWT.
yang lainnya, yaitu gua-gua di perbukitan
dan pegunungan yang dimanfaatkan ma- AI{CAMAN KEPADA KAUM MUSYRIK,
nusia untuk tempat berlindung dari hujan, KEADAAN MEREKA PADA HARI
banjia badai, dan yang lainnya. KIAMAT, MEMBANGKITIGN SAKST
ATAS MEREKA DAN KAUM MUKMIN,
Ayat ini juga menunjukkan nikmat TIDAK ADA PERINGANAN ADZAB,
DILI PATGAN DAKAT{NYA ADZAB MEREKA,
dan manfaat dari pakaian dan baju perang DAN BERBAGAI SESEMBAHAN MEREKA
yang dapat digunakan untuk melindungi MENDUSTAKAN MEREKA
manusia dalam peperangan.
Surah an-Nahl Ayat 84 - 89
Pada ayat 4&L S+ ,y.t;;y terda-
3-)L5;i1A:.,eFtA5L,6,>,:si-j
pat dalil tentang langkah-langkah mem-
persiapkan segala yang diperlukan dalam w <;$l$5 q'?-") ilsB5(
jihad untuk melawan musuh.
$v @ ctfi, l,Sj ;# -Xifi ;t :At
Bagian akhir ayat 4W e.'i. 4iiy
$a-j$y1:6e"€:bff i,<;$t:
menunjukkan penyempurnaan nikmat-
nikmat dan karunia Allah SWT dengan {tyiat 4ysA6 Ei u ViK c.lt
menyempurnakan nikmat agama, dunia,
dan akhirat. ,i-p.,s-l1*1t\+i$jY 3i;tU

Semua nikmat itu supaya bisa menjadi 'ofrrr^ac#
sebab ketundukan dan ketaatan kepada
$A\ rff)r tj (;t:i,#i_, itt*n g.
Allah SWT sebagai bentuk syukur atas
\:16fi j-U-y;|iftj$<ie
nikmat-nikmat-Nya.

4. Ayat ketiga mengisyaratkan tugas Nabi

Muhammad saw., menyampaikan risalah.
Adapun hidayah, itu sepenuhnya hakAllah

SWT. fika manusia berpaling dari per-
hatian, perenungan dan keimanan, me-

reka sendiri yang bertanggung jawab atas
sikap keberpalingan.

5. Ayat kelima secara jelas menyatakan,

orang-orang kafir mengetahui bahwa

semua nikmat yang ada adalah dari sisi

Srrrn "n*"n, ,r iltr,

*t{5s'.55 :F\:4 qu-r klfi t memberikan kesaksian atas mereka. Ia adalah

'e1L3,sl^i:ri;i;41-6t+.&it',15 nabi mereka, pada hari Kiamat ia memberikan

'ar*y43t kesaksian untuk dan atas atau terhadap mereka

"Dan (ingatlah) pada hari (ketika) Kami tentang keimanan dan kekafiran mereka.

bangkitkan seorang salcsi (rasul) dari setiap umat, 4\rF u-!. 'oip:- 't p) kemudian orang-orang
kemudian tidak diizinkan kep ada orang y ang kafir
(untuk membela diri) dan tidak (pula) dibolehkan yang kafir tidak diberi izin untuk mengajukan

memohon ampunan. Dan apabila orang zalim telah dalih dan pembelaan diri. Maksudnya, mereka

meny alcsikan adzab, maka mereka tidak mendapat meminta izin untuk melakukan hal itu, namun
keringanan dan tidak (pula) diberi penangguhan.
D an ap abila orang y ang mempersekutukan (Allah) mereka tidak diberi izin. (it,i,:'::- ,5 l;) aan

melihat sekutu-sekutu mereka, mereka berkata, tidak pula mereka dituntut untuk menyatakan

'Ya Tuhan kami, mereka inilah sekutu-sekutu penyesalan dan permintaan maaf, yakni kem-
kami yang dahulu kami sembah selain Engkau)
bali kepada apayangbisa membuatAllah SWT
Lalu sekutu mereka menyatakan kepada mereka,
'Karnu benar-benar pendusta.' Dan pada hari itu ridha. {ip ,l'} orang-orang kafir. {.+r;iry
mereka menyatakan tunduk kepada Allah dan
adzab neraka. 4W ,ijJJ-rr) adzab mereka tidak
lenyaplah segala yang mereka ada-adakan. Orang
yang kafir dan menghalangi (manusia) dari jalan akan diringankan. 43t*,- e v;y dan tidak pula

Allah, Kami tambahkan kepada mereka silcsaan mereka diberi penangguhan dan penundaan

demi sil<saan disebabkan mereka sel.alu berbuat ketika mereka melihat adzab.

kerusakan. Dan (ingatlah) pada hari (ketika) {e,,r;} para sekutu mereka yaitu setan-
Kami bangkitkan pada setiap umat seorang
setan dan lainnya yang bersekutu bersama
salcsi atas mereka dari mereka sendiri, dan Kami
datangkan engkau (Muhammad) meniadi salcsi mereka dalam kekafiran dengan mendorong
atas mereka. Dan Kami turunkan Kitab (Al-
Qur'an) kepadamu untuk menjelnskan segala kepada kekafiran. Atau, berhala-berhala me-
sesuatu, sebagai petunjuk, serta rahmat, dan kabar
gembira bagi orang yang berserah diri (Muslim)." reka yang dulu selalu mereka sembah dan
(an-Nahl:84-89)
iibpuja. {eu_/ n_ yang dulunya kami sembah,

taati dan patuhi selain Engkau. Ini adalah

sebuah pengakuan bahwa mereka memang

orang-orang yang keliru dalam hal itu. Atau

ini adalah sebuah ungkapan mengiba agar

adzab mereka dibagi. (iit *;yriti) lalu para

sekutu mereka berkata t<epida -"t"k", $1)

{rj:<i sesungguhnya kalian adalah orang-

orang yang berdusta. Dengan kata lain, para

sekutu membalas perkataan orang-orang kafir

Qlraa'aat dengan mendustakan mereka dan menegas-

(i!i l): Warsy, as-Susiy, dan Hamzah kan bahwa mereka sekutu-sekutu Allah SWT.

membacanya secara waqaf (;i-'t1. Atau, sebenarnya orang-orang kafir tidak me-

{"r;}, As-Susiy dan Hamzah membacanya nyembah mereka, tetapi mereka menyembah
hawa nafsu mereka sendiri. Ini sebagaimana
secara waqaf Pa11.
yang dijelaskan dalam ayat,
Mufradaat LuEhawWah
"Mereka sekali-kali tidak menyembah
{d;t i;.jy ingatlah hari ketika Kami
kami." (al-Qashash: 63)
membangkitkan. (i:i ,y ,tb dari tiap-tiap ge-
"Sama sekali tidak! Kelak mereka (sesem'
nerasi manusia. {,*t'} seorang saksi yang
bahan) itu akan mengingkari penyembahan

mereka terhadapnya, dan akan menjodi musuh Persesualan Ayat
bagi mereka." (Maryam: 82)
Di atas, Allah SWT telah menjelaskan
Bukan hal yang tidak mungkin, ketika
itu Allah SWT menjadikan berhala-berhala keadaan dan tingkah orang-orang musyrik
yang telah mengetahui nikmat Allah SWT,
tersebut bisa berbicara. namun mereka mengingkarinya, dan keba-
nyakan mereka adalah orang-orang yang
$?ttyr- jlifi;y pada hari itu, mereka kafir. Selanjutnya Allah SWT menyambungnya
dengan ancaman. Dalam hal ini, Allah SWT
"Lr menuturkan keadaan yang mereka alami
pada hari Kiamat, yaitu nabi mereka mem-
pasrah kepada putusan Allah SWL setelah
berikan kesaksian atas mereka. Mereka
sebelumnya ketika di dunia mereka bersikap tidak mendapatkan keringanan adzab dan

takabur. 4r* J*'tY hilang dan lenyaplah dari adzab mereka dilipatgandakan. Sesembahan-
mereka kebohonga n yang {t 1 {-irir U} dulunya
sesembahan mereka mendustakan mereka
mereka ada-adakan, yaitu tuhan-tuhan mereka dan menyangkal kalau mereka [sesembahan-
sesembahan itu) adalah sekutu-sekutu Allah
akan menolong dan memberi syafaat kepada
SWI atau mendustakan kalau orang-orang
mereka, ketika tuhan-tuhan mereka berlepas
diri dari mereka. kafir menyembah mereka, tetapi sebenarnya
orang-orang kafir menyembah hawa nafsu
4\ ,;'',Yt=': * .,*irlr;rJl* mencegah orang lain dari
mereka sendiri.
agama Allah SWT yaitu Islam, serta mengajak
Kemudian, Allah SWT menuturkan ben-
orang lain kepada kekafiran. {(ft pu;j} Kami
tuk ancaman lain yang bisa mencegah dari
tambahi mereka dengan adzab sebab per- kemaksiatan, yaitu dihadirkan saksi yang
memberikan kesaksian atas setiap umat. Nabi '
buatan mereka menghalang-halangi orang
Muhammad saw menjadi saksi atas umat be-
lain dari agama Islam. {-r;ir j!} mereka men- liau. Di antara keistimewaan beliau adalah me-
nerangkan hukum-hukum Al-Qur'an yang me-
dapat adzab atas sikap menghalang-halangi rupakan petunjuk, rahmat, dan berita gembira
berupa surga bagi orang-orang Mukmin.
dan kekafiran merekr. {irti} sebab me-
Tafsir dan Penjelasan
reka berbuat kerusakan dengan menghalang-
Allah SWT menginformasikan keadaan
halangi orang lain dari keimanan.
ii'*orang-orang musyrik pada hari Kiamat, i;j)
4.a i;-'r\ dan ingatlah hari ketika Kami
membangkitkan dan mengutus. # lr} .\dr-li . v - La
{fo+i i seorang saksi dari mereka sendiri
Wahai Rasul, sampaikan kepada orang-
yang memberikan kesaksian atas mereka. orang musyrik tentang hari saat Kami meng-
hadirkan dari setiap umat seorang saksi yang
Saksi itu adalah nabi mereka karena nabi memberikan kesaksian terhadap mereka. Nabi
mereka memberikan kesaksian atas tanggapan
yang diutus kepada setiap umat berasal dari mereka terhadap yang disampaikan kepada
mereka dari Allah SWT. Apakah mereka me-
kalangan umat itu sendiri. {+ r,:1;} dan Kami responnya dengan keimanan ataukah dengan

mendatangkan kamu wahai Muhammad.

{'vi; * t'4b sebagai saksi atas kaummu
atau umatmu (;q,h Al-Qur'an. (J*h ,r,trt
menjelaskan (:.=r- j<i) segala sesuatu yang

dibutuhkan manusia berupa perkara agama.

{";;} juga sebagai petunjuk dari kesesatan.

$,s;ir\ dan sebagai berita gembira tentang

surga {""uily bagi orang-orang Muslim

secara khusus, mereka adalah orang-orang

yang mengesakan Allah SWT dan berserah
diri kepada-Nya.

kekafiran dan pembangkangan. Hal ini sebagai- di antara mereka bisa selamat. Kerasnya adzab
mana firman Allah SWT dalam ayat
mereka tidak akan diringankan walaupun
"Dan bagaimanakah (keadaan orang kafir hanya sesaat, hukuman mereka tidak akan
nanti), jika Kami mendatangkan seorang saksi
(Rasul) dari setiap umat dan Kami mendatang' diangguhkan. Tetapi, mereka dengan cepat
kan engkau (Muhammad) sebagai saksi atas langsung diseret dari tempatnya tanpa hisab.
mereka." (an-Nisaa': 41) Terlambat sudah waktu untuk bertobat, me-
nyesal dan memperbaiki diri, dan telah tiba
$\rF u.!_i;; y J) kemudian, orang-orang waktu pembalasan amal perbuatan.
kafir tidak diizinkan untuk mengutarakan
Di antara ayat yang memiliki semangat
pembelaan diri karena mereka tidak memiliki
serupa adalah,
hujjah apa pun. fuga, karena mereka menge-
'Apabila ia (neraka) melihat mereka dari
tahui bahwa pembelaan diri mereka adalah
tempatyang jauh, mereka mendengar suaranya
bohong. Hal ini sebagaimana firman Allah yang gemuruh karena marahnya. Dan apabila

SWT dalam ayat, mereka dilemparkan ke tempat yang sempit
di neraka dengan dibelenggu, mereka di sana
"lnilah hari, saat mereka tidak dapat ber- berteriak mengharapkan kebinasaan. (Akan
bicara dan tidok diizinkan kepada mereka me' dikatakan kepada mereka), 'Janganlah kamu
ngemukakan alasan agar mereka dimaafkan." mengharapkan pada hari ini saar kebinasaan,
(al-Mursalaat 35-36) melainkan harapkanlah kebinasaan yang
berulang -ulang i" (al-Furqaan: 12-14)
Penggunaan kata $iy di sini memberikan
"Den oreng yang berdosa melihat neraka,
sebuah pengertian bahwa tidak diperbolehkan Ialu mereka menduga, bahwa mereka akan jatuh
ke dalamnya, dan mereka tidak menemukan
mereka berbicara dan pembelaan diri lebih tempat b erpaling darinya." fal-Kahft 53)

berat bagi mereka daripada kesaksian nabi Kemudian, Allah SWT menginformasikan
bagaimana sesembahan-sesembahan orang-
atas mereka. orang musyrik berlepas diri dari mereka pada
saat kondisi mereka sedang sangat mem-
43,{U. e v;} dan tidak pula mereka butuhkan sesembahan-sesembahan tersebut.

dituntut untuk mengutarakan penyesalan, Ini adalah bagian dari ancaman terhadap orang-

permintaan maaf dan ampunan, serta berjanji orang musyrik

untuk memperbaiki diri, itu tidak ada gunanya, 6i,G';i;)i ,i' ,st, t;y1\ pada hari Kiamat
jika Allah SWT murka. Sebab seseorang me-
ketika orang-orang yang berbuat musyrik
nuntut orang yang telah menyakitinya yang terhadap Allah SWT melihat sekutu-sekutu
mereka, yaitu berhala-berhala yang ketika
menyadari kesalahannya untuk meminta maaf di dunia mereka sembah selain Allah SWT,
mereka ingin melemparkan kesalahan dan
dan mengutarakan penyesalan atas kesalahan pertanggungjawaban kemusyrikan mereka
kepada berhala-berhala. Mereka berkata, "ltu
terhadap dirinya, jika ia memang yakin dan adalah sekutu-sekutu kami yang dulu kami

bisa memastikan bahwa orang tersebut benar- sembah dan kami seru selain Engkau.'f Mereka

benar akan memperbaiki diri dan perbuatan-

nya. Sementara akhirat adalah tempat pem-

balasan, bukan lagi tempat pentaklifan dan

amal, dan sudah tidak ada harapan lagi untuk

bisa kembali lagi ke dunia.

yangflibreurb"u-iatt 61, r;yj\ dan ketika orang-orang
dan mengingkari para
syirik

nabi menyaksikan adzab, tidak satu orang pun

-TAFSIR AL-MUNIR IILID 7

bermaksud ingin melemparkan dosa dan 'Alangkah tajam pendengaran mereka dan i
alangkah terang penglihatan mereka pada
kesalahan kepada para sekutu tersebut. Ini hari mereka datang kepada Kami." (Maryam: 1
adalah ciri orang mengalami kepanikan dalam 38)
perbuatannya, seperti orang tenggelam yang :
tangannya berusaha berpegangan kepada apa "Dan semua wajah tertunduk di hadapan i
(Allah) Yang Hidup dan Yang Berdiri Sendiri.
saja yang bisa dipegang. Sungguh rugi orang yang melakukan keza-
liman." fThaahaa: 111)
Lalu, para sekutu menjawab 4jir rAt$U\
43ri. i;G f $- J-ty persangkaan yang
tuhan-tuhan sesembahan mereka berkata
kepada mereka, "Bohong kalian! Kami tidak mereka ada-adakan bahwa para sekutu ter-
sebut dapat menjadi penolong dan memberi
pernah memerintahkan kalian untuk menyem- syafaat kepada mereka, ternyata pada hari

bah kami." Hal ini sebagaimana firman Allah Kiamat terbukti keliru. Hal ini sebagaimana

SWT dalam ayatlain, perkataan mereka,

"Dan siapakah yang lebih sesat daripada "Dan mereka berkata, 'Mereka itu adalah
orang-orang yang menyembah selain Allah,
(sembahan) yang tidak dapat memperkenankan pemberi syafaat kami di hadapan Allah."'
(doa)nya sampai hari Kiamat, dan mereka lalai
dari (memerhatikan) doa mereka? Dan apa- fYuunus: 18)
bila manusia dikumpulkan [pada hari Kiamat),
Hal itu adalah ketika para sekutu yang
sesembahan itu menjadi musuh mereka, dan
mereka sembah menyangkal dan mendustakan
mengingkari pemujaan-pemujaan yang mereko mereka serta berlepas diri dari mereka.
lakukan kepadanya." fal-Ahqaaft 5-6)
Setelah menuturkan ancaman bagi orang-
"Dan mereka telah memilih tuhan-tuhan orang kafir yang sesat, Allah SWT menyam-
selain Allah, agar tuhan-tuhan itu menjadi pe- bungnya dengan ancaman bagi orang yang
lindung bagi mereka, sama sekali tidak! Kelak
selain kafir juga menghalang-halangi orang
mereka (sesembahan) in akan mengingkari lain dari jalan Allah SWT. Mereka adalah
orang-orang yang sesat dan menyesatkan,
penyembahan mereka terhadapnya, dan akan
m e nj a di mu suh b ag i me reka." (Vlarya:m : B 1-82) rg4\ rL; i uitb orang-orang yang mengingkari

4:^l-r'y}.ir Sy\;:t1y si penyembah dan yang kenabian, mempersekutukan Allah SWT kafir;
disembah menyerah, mengakui rubuubiyyah mendorong orang lain kepada kekafiran, dan
Allah SWT dan kesucian-Nya dari sekutu dan menghalang-halangi orang lain dari jalan Allah

tandingan. Mereka tunduk dan menyerah Sffi yaitu mengimani Allah SWT dan Rasul-

kepada Allah S\MT. Hal ini sebagaimana firman Nya. Allah SWT menggandakan hukuman me-
Allah SWT
reka, sebagaimana mereka menggandakan
"Jika sekiranya kamu melihat orang-orang
kekafiran mereka, karena mereka bertambah
yang berdosa itu menundukkan kepolanya kekafirannya. Dari itu, mereka berhak menda-
patkan dua adzab, yaitu adzab kekafiran serta
di hadapan Tuhannya, (mereka berkata), 'ya
adzab menyesatkan orang lain dan berbuat
Tuhan kami, kami telah melihat dan mendeng ar, kerusakan, menghalang-halangi orang lain
maka kembalikanlah kami (ke dunia), niscaya
kami akan mengerjakan kebajikan. Sungguh, dari jalan Allah SWT dan dari mengikuti jalan
kami adalah orang-orang yang yakin."' (as-
Saidah:12) kebenaran dan Islam. Hal ini sebagaimana

firman Allah SW[,

TAFSIRAL-MUNIR JILTD 7

"Dan mereka melorang (orang lain) men' membacakan bagian depan Surah an-Nisa'

dengarkan (AI-Qur'an) dan mereka sendiri men- kepada Rasulullah saw. Ketika itu, pada
j auhkan diri darip adany a." (al- An' aamt 2 6)
saat ia sampai pada ayat 41 surah an-Nisa',
Mereka melarang orang lain mengikuti
[tq:i; A9t";,.r,^ri ,lt ,yttl ,.5:y (Dan
Nabi Muhammad saw., dan mereka juga men-
jauhkan diri dari mengikuti beliau. bagaimanakah (keadaan orang kafir nanti),
jika Kami mendatangkan seorang saksi (Rasul)
Kalimat {i, $"i;A r} adalah penggandaan dari setiap umot dan Kami mendatangkan
engkau (Muhammad) sebagai saksi atas
adzab disebabkan tindakan mereka berbuat
kerusakan dan menghalang-halangi orang lain mereka), Rasulullah saw. berkata kepadanya,
dari jalan Allah SWT. Ini menjadi dalil bahwa "Cukup." Ibnu Mas'ud r.a. berkata, "Lalu aku
seseorang yang mengajak orang lain kepada pun menoleh kepada beliau dan aku dapati
kedua mata beliau basah oleh air mata."
kekafiran dan kesesatan, sungguh ia telah mem-
perbesar adzab dirinya. Demikian pula sebalik- Dalam korelasinya dengan kesaksian Nabi
nya, seseorang yang mengajak kepada agama Muhammad saw atas umat beliau, Allah SWT
menutup semua celah yang bisa berpotensi
yang bena4, sungguh berarti ia memperbesar mereka manfaatkan untuk menyangkut pem-
nilai diri dan posisinya di sisi Allah SWT.
bebanan mereka, sehingga tidak ada lagi
Ayat ini menuniukkan sebuah pengertian
hujjah dan dalih alasan bagi mereka.
tentang adanya perbedaan di antara orang-
orang kafir dalam hal adzab, sebagaimana {riq} *,u<jr A; 6i'r| dan Kami telah me-

orang-orang Mukmffi' berbeda-beda derajat nurunkan kepadamu wahai Rasul, Al-Qur'an
dan tingkatan mereka dalam surga. Hal ini untuk menerangkan segala sesuatu tentang
sebagaimana firman Allah SWT, ilmu-ilmu dan pengetahuan-pengetahuan ke-
agamaan yang diperlukan manusia dalam ke-
"Masing-masing mendapatkan (siksaan) hidupan mereka, sebagai petunjuk bagi orang-
yang berlipat ganda, tapi kamu tidak menge- orang yang sesat, sebagai rahmat bagi orang
tahui." fal-Araaf: 38) yang membenarkan, serta sebagai berita gem-
bira tentang surga keabadian dan pahala yang
Kemudian, Allah SWT secara khusus me- agung bagi orang yang berserah diri kepada
nyebutkan kesaksian Nabi Muhammad saw. Allah SWT menaati-Nya dan bertobat kepada-
atas umat beliau kelak pada hari Kiamat. Ini
adalah bentuk ancaman lain yang bisa men- Nya.

ce gah dari kemaksiatan dan kedurhakaa n. i';-t| Penjelasan Al-Qur'an tentang hukum-
flii ,y,J i.,} sampaikanlah wahai Rasul tentang
hukum syari'at, hukum halal dan haram, ada-
hari saat Kami menghadirkan pada setiap umat,
nabi mereka yang memberikan kesaksian atas kalanya dengan wahyu baik nash maupun
maknanya secara langsung, dan adakalanya
mereka, untuk mematahkan argumen dan dengan wahyu secara maknanya saja yaitu
pembelaan diri. Kami juga mendatangkan
kamu sebagai saksi atas umatmu tentang As-Sunnah yang di dalamnya terkandung pen-
bentuk respon mereka kepadamu terkait jelasan kandungan Al-Qur'an yang masih ber-
bentuk global, sebagaimana firman Allah SWT
dengan risalahmu, maka terlihatlah kemuliaan
yang tinggi dan kedudukan yang agung bagi dalam ayat,

kamu. 'Agar engkau menerangkan kepada manu-
sia apa yang telah diarunkan kepade mereka."
Ayat ini mirip dengan ayat yang Ibnu (an-Nahl:44)

Mas'ud r.a. berhenti pada ayat itu ketika ia

TAFSIRAL-MUNIR,ILID 7

Rasulullah saw dalam sebuah hadits yang 3. Sesembahan-sesembahan palsu berlepas
diriwayatkan oleh Abu Dawud dan Tirmidzi
dari Al-Miqdam lbnu Ma'dikariba r.a., bersabda, diri dari para penyembahnya, tidak mau
dipersalahkan atas hal itu, menyangkal
,a'y;*qtari elil
para penyembahnya dengan menyatakan
"Ketahuilah, sesungguhnya aku diberi Al- bahwa mereka bukanlah tuhan dan tidak
Qur'an dan ditambah lagi dengan sesuatu yang pula memerintahkan para penyembahnya

serupa dengan Al-Qur'an (malcsudnya adalah As- untuk menyembah mereka. Ketika itu,
Sunnah)." Allah SWT menjadikan berhala-berhala

Kemudian, tibalah peran iitihad dalam tersebut bisa berkata-kata, sehingga ter-
kerangka nash-nash syara', dan dalam koridor kuaklah aib orang-orang kafir dan mem-
buat mereka dipermalukan.
prinsip-prinsip dasar syari'at, ruh, dan syari'at
yang umum, serta maksud dan tujuan-tujuan Si penyembah dan yang disembah
dasar syari'at. Ijtihad mencakup semua sum-
ber-sumber hukum syari'at selain nash, seperti tunduk pasrah menyerah kepada putusan
ijmah qiyas, istishlaah, istihsaan,'urf, saddudz Allah SWT terhadap mereka. Allah SWT
dzaraa'ii istishhaab dan yang lainnya. menggiring sesembahan-sesembahan pal-

Flqlh Kehidupan atau Hukum-hukum su berupa berhala, arca dan yang lainnya,

Ayat-ayat di atas menunjukkan sejumlah lalu dibelakangnya diikuti oleh para pe-

hal sebagai berikut. nyembahnya, hingga mereka semua ma-
suk ke neraka.
1. Setiap nabi menjadi saksi atas umatnya
Dalam Shahih Muslim diriwayatkan
tentang reaksi dan respon mereka kepada dari hadits Anas r.a.,
dalorahnya. Di akhirat tidak ada lagi tem-
pat untuk berdalih dan melakukan pem- osG t;iti?t.o.7
\t&- 9
belaan diri atas kesalahan dan kelalaian. t o a-l: 3s G
cal*-J)t
Orang-orang kafir di akhirat tidak di-
,^:;i :)C U &, ,;At :rr*ilt r#i
tuntut untuk mengutarakan penyesalan
Lr.r'tz'.cz d. t,5/
dan permintaan maaf kepada Tuhan me- &i-t:tlt C/

reka, karena akhirat bukanlah tempat '''"at1t
pentaklifan. dan tidak pula mereka diberi
kesempatan untuk kembali lagi ke dunia 4t'Pt

untuk bertobat. "(Allah SWT berfirman pada hari

2. Tidak ada peringanan adzab fahannam Kiamat),'Barangsiapa menyembah sesuatu,

bagi orang-orang musyrikyang zalim. Me- hendaklah ia ikut dengannya.' Maka, orang
reka semua pun masuk ke dalamnya. Me-
reka juga tidak diberi penangguhan, tetapi yang menyembah matahari mengikuti mata-
mereka dengan cepat langsung diseret hari, orang yaflg menyemb ah bulan mengikuti
dari tempatnya dalam proses hisab, karena bulan, dan orang yang menyembah thaghut
ketika itu sudah tidak ada pertobatan lagi mengikuti thaghut."
bagi mereka.
Tirmidzi meriwayatkan dari hadits ,t
Abu Hurairah r.a., dan di antara isinya
d
adalah,

?6,1 ,'# +-&t ?6.H
i,)u /6r y6.t ,ii-rt*: il#il

3r#.$s Y o;# "Dan demikian pula Kami telah men-
jadikan kamu (umat Islam) "umat per-
"Lalu salib dijelmakan kepada penyem- tengahan" agar kamu menjadi saksi atas
bah salib, berhala dijelmakan kepada penyem-
bah berhala, dan api dijelmakan kepada pe- (perbuotan) manusia dan agar Rasul
nyembah api, mereka pun mengikuti aPa yang
duluny a m er eka s emb ah." (Muhammad) menjadi saksi atas (per-
buatan) kamu." [al-Baqarah: 143)
4. Orang-orang kafir yang menghalang-
'Agar Rasul (Muhammad) itu menjadi
halangi orang lain dari jalan Allah S\MT, saksi atas dirimu dan agar kamu semua
yakni jalan kebenaran dan Islam, mereka menjadi saksi atas segenap manusia." (al-
memperoleh adzab yang digandakan di- Haii:78)
sebabkan tindakan mereka berbuat keru-
sakan di dunia dengan kekafiran, kemak- Al-Qurthubi menuturkan, berdasar-
kan hal ini, tidak ada suatu periode fatrah
siatan dan kedurhakaan. Bentuk tambahan [fase interval antara dua masa atau antara
dua nabi) melainkan di dalamnya selalu
atau penggandaan adzab itu dijelaskan ada orang yang mengesakan Allah SIvVT,
seperti Qusai bin Sa'idah, Zaid bin Amr
dalam hadits berikut. bin Nufail yang tentang Rasulullah saw.
Al-Hakim dan al-Baihaqi meriwayat-
bersabda, "Ia diutus sebagai umqt seorang
kan dari Abdullah lbnu Mas'ud r.a., Rasu- diri." luga, seperti Sathih,3l Waraqah bin
lullah saw. bersabda,
Naufal yang tentang dirinya Rasulullah
"Sesungguhnya para penghuni neraka, saw. bersabda, 'Aku melihat Waraqah

ketika mereka merintih-rintih kesakitan bin Naufal menyelam di sungatsungai
oleh panasnya api neraka, mereka ber-
teriak-teriak kepada fatamorgana yang surga." Orang-orang itu dan yang seperti
terlihat berkilau dalam neraka. Lalu ketika
mereka menjadi hujjah dan saksi atas para
mereka mendatanginya, mereka langsung manusia pada masa mereka.32
disambut oleh kalajengking seperti keledai
6. Al-Qur'anul Karim menerangkan segala
hitam, juga disambut oleh ular seperti
hal tentang pokok-pokok agama, halal dan
bukhaathiy (unta besar berleher panjang). haram, aturan-aturan dan hukum-hukum
Kalajengking dan ular itu menyengat dan
mematuki mereka. Itulah tambahan adzab." syari'a! serta prinsip-prinsip kehidupan
manusia. Allah SWT berfirman,
5. Para nabi, sebagaimana yang telah kami
"Tidak ada sesuatu pun yang Kami
sebutkan, menjadi saksi atas umat mereka Iuputkan di dalam Kitab." (al-An'aam: 38)

kelak pada hari Kiamat bahwa mereka Ini menunjukkan bahwa tidak ada

telah menyampaikan risalah kepada umat pembebanan dari Allah SWT kecuali apa
dan menyeru mereka kepada keimanan. yang terdapat dalam Al-Qur'an, yakni, baik
Pada setiap zaman juga terdapat saksi, secara global dan terperinci, maupun yang
meskipun ia bukan nabi, yaitu para imam hanya secara global. Adapun dalil-dalil
petunjuk pengganti para nabi dan para
ulama penjaga syari'at para nabi. 31 la adalah seorang kaahin Bani Dzi'ab, ia berprofesi sebagai
kaahin pad,amasa jahiliyyah, nama aslinya adalah Rabi' bin
Nabi Muhammad saw. menjadi saksi Rabi'ah.
atas umat beliau dan umat-umat yang lain. Tafsir al -Qurthubi, l0 / 154.
Hal ini sebagaimana firman Allah SWT,

sumberhukum lainnya seperti ij ma, riwayat olyl .Gi\i u;,s1:gi#[,t:s
aahaad dan qiyas, Al-Qur'an sebenarnya ?*r O ii,6 * z-'bL fJ y ;^ll

telah menunjukkan argumentasi dalil- 548{aa;$ft;;;,1|!o..ir*Y3t;i
dalil tersebut, sebagaimana yang sudah
-<,itllrg€ugu
diketahui bersama dalam ilmu ushul fiqih.
As-Sunnah, qiyas dan ijtihad adalah ber- "Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu)
pedoman kepada keterangan Al-Qur'an. berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi
Karena itu, Al-Qur'an bisa dikatakan me- bantuan kepada kerabat, dan Dia melarang
nerangkan dan menjelaskan segala se-
suatu. Hal ini sebagaimana yang dikatakan (melakukan) perbuatan keji, kemungkaran dan
permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu
oleh az-Zamakhsyari. agar kamu dapat mengambil pelajaran. Dan
tepatilah janji dengan Allah apabila kamu berjanji
AYAT DAIAM AL-QUR'AN YANG PAUNG dan janganlah kamu melanggar sumpah setelah
KOMPREHENSIF TENTANG KEBAIKAN DAN
KEBURUKAN, PEMENUHAN JANJI, HIDAYAH, diikrarkan, sedang kamu telah menjadikan
DAN PENYESATAN Allah sebagai sal<simu (terhadap sumpah itu).

Surah an-Nahl Ayat 9O - 96 Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang kamu
perbuat. Dan janganlah kamu seperti seorang
gfi,i s'v)j g316 JrX\,?Y-;trtv perempuan yang menguraikan benangnya yang
sudah dipintal dengan kuat, menjadi cerai berai
jsY(tis\i#lV.;$+ivlifvi6Xi4:siK,,L;;Ai3 kembali. Kamu menjadikan sumpah (perjanjian)
mu sebagai alat penipu di antaramu, disebabkan
lit)Ia i:r; tgj,'a it'-ljrVi,H *s adany a s atu golongan yang lebih b any ak jumlahny a

Z&ffi <-,ici Y 1.1,$ 6t'u;( dari golongan yanglain. Allah hanya menguji kamu
dengan hal itu, dan pasti pada hari Kamat akan
luugSuE.t6l\a6?ls
dijeLaskan-Nya kepadamu apa yang dahulu kamu
<ri*lpK <rK 6 "rL$., W" $3)6
perselisihkan itu. Dan jika Allah mengfuendaki
H*sTr1i\?MGy'$uqt
fuv'M tr: ffiSiyr; *- niscaya Dia menjadikan kamu satu umat (saja),
;i5l\ ;3_ tetapi Dia menyesatkan siapa yang Dia kehendaki
dan memberi petunjuk kepada siapa yang Dia
X7* t 3i,,$$';i-V "^A p4t 4 tl'r
kehendaki. Tetapikamu pasti akan ditanya tentang
5 #j{;ffi ';tJ:s' V "Jdli'X:;,6 ",s aPa yang telah kamu kerjakan. Dan janganlah
3:i1i i'5 4;sfr 'HtA g^;j
kamu jadikan sumpah-sumpahmu sebagai alat
i31i"4r;a7"**:CQ:A1i'frUA
penipu di antaramu, yang menyebabkan kaki(mu)
tergelincir setelah tegaknya (kukuh), dan kamu

akan merasakan keburukan (di dunia) karena
kamu menghalangi (manusia) dari jalan Allah,

dan kamu akan mendapat adzab yang besar. Dan

janganlah kamu jual perjanjian (dengan) Allah

dengan harga murah, karena sesungguhnya apa
yang ada di sisi Allah lebih baik bagimu jika kamu

mengetahui. Apa yang ada di sisimu akan lenyap,

dan apa yang ada di sisi Allah adalah kekal. Dan

Kami pasti akan memberi balasan kepada orang

yang sabar dengan pahala yanglebih baik dari apa BalaaShah
y ang telah mereka kerj akan !' (an-Naht 90-96)
{.J;ju itnrir} Disiniterd apatal-Muqaab al ah,
Qlraa'aat
perbandingan antara memerintahkan tiga hal
qtri*h dibaca:
dan melarang tiga hal. Penyebutan kalimat
1. <ltirq ini merupakan bacaan Hafshah, wa iitaa'i dzil qurbaa setelah kata al-lhsaan

Hamzah, al-Kisa'i, dan Khalaf. adalah bentuk penyebutan kata yang bersifat
khusus setelah umum, dengan maksud mem-
2. <!tik> ini merupakan bacaan imam-imam
berikan perhatian lebih pada kata yang
lainnya.
bersifat lebih khusus. {Ar 6 ;G i;F );} Di
4}43Y dibaca:
sini terdapattasybiih tam*iili, yaitu Allah SWT
1. (r-jjJi> ini merupakan bacaan Ibnu Katsir menyerupakan orang yang membuat sebuah
perianjian kemudian melanggar dan merusak
dan Aashim. perianjiannya, dengan seorang perempuan
yang memintal benang hingga menjadi kuat,
2. G-frtini merupakan bacaan imam-imam
kemudian merusak dan menguraikannya lagi.
lainnya.
4A.; ; |n i$ Di sini terdapat isti'aarah,
I'raab
yaitu meminjam kata qadamun (kaki) untuk
{6}tt} berkedudukan sebagai mudhaaf mengungkapkan pengertian kekukuhan da-
fi/a ih r. I n i ad alah m a sh d ar dar i i l, w a kka d a. Ada lam agama, karena kukuh biasanya identik
dengan kaki. Kemudian, penyimpangan dari
yang membaca akkada dengan menggunakan kebenaran diserupakan dengan kaki yang ter-
hamzoh, namun yang asli adalah dengan huruf gelincir. Ini menyerupakan sesuatu yang ber-
sifat maknawi dengan ketergelinciran yang
wew.t, sedangkan hamzah adalah sebagai bersifat materil, melalui ialur isti'aarah.
penggantinya, seperti yang terjadi pada kata
(sj";F ,{.i*} Di antara kedua kata ini
ahad yang aslinya adalah w aha d.
terdapat ath-Thibaaq. (*U) ,{r",} Di antara
{d,<i} Kata ini dibaca nashab sebagai
kedua kata ini juga terdapat ath-Thibaaq.
maf'uul muthlaq, sedangkan 'aamil-nya adalah
Mufradaat Lughawlyyah
fi'il (L;Jy karena f il ini bermakna, nakatsat
naktsan. Atau, bisa juga sebagai haal. :,tyb {ryj$ Ibnu Athiyyah menuturkan, al-Adl

{i<r-.:i Kalimat ini menjadi haal dari dhamir adalah melakukan setiap hal yang difardhukan
berupa akidah dan syari'at berjalan bersama
wawujamak yang terdapat padafi'il {i"F} dengan orang lain dalam menunaikan amanat,
flf,i :'* ciy ralimat ini berkedudukan
meninggalkan kezaliman, berlaku obyektif
nashab dengan asumsi karaahata an takuuna
dan menunaikan hak kepada pemiliknya.
)umatun, atau, li an laa takuuna umafun. Kata
if( adalah ka,ana taammah, sedangkan faa'il- Sedangkan al-lhsaan adalah setiap sesuatu
nya adalah {i:t}, (;;t ,4}. Kata hrya menjadi
yang dianjurkan.33
mubtada', sedangkan khabarnya adalah arbaa.
Baidhawi menuturkan, al-Adl adalah ke-
Jumlah ismiyyah yang terdiri dari mubtada' moderatan dan tengah-tengah, baik pada segi
khabar ini berkedudukan rafa' sebagai sifat
untuk kata 4yV. Ono^ir ha yangterdapat pada 33 Al-Bahrul Muhiith, 5/529.

kata {r} adalah kata ganti untuk kata al-Ahd,

ada pula yang mengatakan sebagai kata ganti
untuk at-Takaatsur.

7TATSIRAL-MUNIRIIIID rr,ll{, @4fllfr srt"h"n-Nrhr

akidah seperti tauhid yang merupakan akidah memberi perhatian lebih pada hal ini. (,*-ilr) J
tengah-tengah antara at-Ta'thiil [keyakinan
setiap hal yang buruh baik berupa ucapan {
yang meniadakan secara total semua sifat maupun perbuatan. Ini mencakup perbuatan
1
Tuhan) dan kemusyrikan, juga seperti pan- zina, pencurian, menenggak minuman keras,
dangan tentang al-Kasb yang merupakan pan- I
dangan tengah-tengah antara jabariyah dan ketamakan dan hal-hal tercela lain. {jjri}
qadariyah, maupun pada segi praktik seperti ;i
beribadah dengan menunaikan kewajiban- sesuatu yang diingkari, dikecam, dan ditolak oleh I
kewajiban yang tengah-tengah antara sikap
tidak mengerjakan sama sekali dan sikap ter- syara', serta dinilai burukoleh akal sehat, seperti g
lalu berlebihan dalam ibadah, dan juga pada
segi akhlak seperti kedermawanan yang me- kekafiran dan kemaksiatan seperti melakukan j{
rupakan akhlak tengah-tengah antara bakhil
dan tabdziir [terlalu menghambur-hambur- kekerasan fisih pembunuhan, mengingkari s
kan). Sedangkan al-Ihsaan adalah memper-
baiki amal-amal ketaatan, baik dari segi kuan- (fr;!hak-hak orang lain, dan lain sebagainya. J
titas seperti amalan-amalan sunnah, atau dari
segi kualitas sebagaimana yang disabdakan menzalimi orang lain, mengeksploitasi orang

Rasulullah saw yang diriwayatkan oleh Bukhari serta melampaui batas. Hal ini disebutkan
dan Muslim dari Umar bin Khathab r.a.,
secara khusus untuk memberikan titik berat
;,t; '* p :ty I; ,ttV ar 45 oi , jCjr
terhadapnya. Sebagaimana al-Fahsyaa' disebut-
lr., iui
kan paling dahulu, dengan maksud yang sama,
'Al-Ihsan adalah, kamu menyembah Allah
yaitu memberikan perhatian lebih terhadapnya.
SWT seolah-olah kamu melihat-Nya, jika kamu
tidak melihat-Nya, sesungguhnya Dia melihat 43rfijiiy rgr. kalian mendapat pelajaran.

kamu." Dalam al-Mustadrak diriwayatkan dari

Kesimpulannya, al-Adl adalah al-Inshaaf Ibnu Mas'ud r.a., bahwa ayat ini merupakan ayat

[tengah-tengah, moderat, obyektif, tidak yang paling komprehensif tentang kebaikan dan
terlalu ke kanan dan tidak terlalu ke kiri).
Sedangkan al-Ihsaan adalah mengerjakan keburukan. Ayat ini pula yang menjadi sebab
amal secara profesional, serius, sempurna
yang melatarbelakangi keislaman Utsman bin
dan akurat, mengerjakan amal-amal sunnah
di luar amal-amal fardhu, membalas kebaikan Mazh'un r.a.. Seandainya dalam Al-Qur'an tidak

dengan balasan yang lebih baik dan membalas ada selain ayat ini, tentu label di atas, yaitu
keburukan dengan balasan yang lebih sedikit
atau ringan. menerangkan segala sesuatu, sebagai petunjuk

4.j.i' \s) "te[] memberi kaum kerabat dan rahmat bagi orang-orang Mukmin sudah

hak mereka berupa hak menyambung ikatan layak disematkan pada Al-Qur'an.
kekerabatan, bantuan, dan kebajikan. Hal ini
disebutkan secara khusus sebagai bentuk (j' *eF Al-Ahd adalah setiap sesuatu yang

menjadi komitmen seseorang atau yang ia
wajibkan atas diri sendiri serta kemauan dan

kesadaran sendiri. Ini mencakup janji, jual

beli, sumpah dan yang lainnya. {ir;!r i#'t;b

dan janganlah kalian merusak dan melanggar

sumpah. Maksud al-Aimaan atau sumpah di sini

adalah sumpah secara mutlakatau sumpah janji.

4,;f.;y setelah sumpah dan janji diteguhkan

dan dikukuhkan {ry} sebagai saksi dan

pengawas atas pemenuhan janji, dalam bentuk

kalian bersumpah dengan menggunakan nama

Allah S\ML susunan kalimatnya sebagai haal.

4;'l* c d* n, i1) sesungguhnya Allah SWT

mengetahui apa yang kalian perbuat dalam

melanggar janji. Ini adalah sebuah ancaman memenuhi perjanjian atau tidak. 4€ Je;
34 y A#llah"'ySWqtT i!) supaya kelak pada hari
bagi mereka.
Kiamat, menegaskan perkara kalian
{c.*i } merusak dan menguraikan kembali
tentang apa yang selalu kalian perselisihkan
pintalan benang yang telah ia pintal dengan
ketika di dunia berupa janji dan yang lainnya
kuat dan kukuh. {Ar} sesuatu yang ia pintal dengan mengadzab yang merusak janji dan

berupa wol dan yang semacam itu. Kata ghazl memberi ganjaran kepada yang memenuhi

di sini adalah mashdar, namun bermakna isim janji. (.lr ,6 i')Y kehendak di sini maksudnya

maf'uul fsesuatu yang dipintal). {;i r-.;r} Xata adalah kehendak pilihan, menurut pendapat
ini berto alluq dengan fi'il naqadhat. Yakni,
Ahlus Sunnah. 4i":t; li\ sebagai sebuah
setelah ia menguatkan pintalan benangnya.
umat yang satu yang memeluk agama yang
4rit<iy Bentuk jamak dari an-Nakts, yang
sama, Islam. 4,u-; ,t"+-i,G-;r J.*-,fjF akan
bermakna rsim maf'uul mankuuts,yaitu sesuatu
tetapi Allah SWT menjadikan sebagian orang
yang diurai. Yakni, menguraikan pintalan
benang menjadi tercerai berai kembali. Ia kesengsaraan atau kesesatan, yaitu orang-
adalah seorang perempuan yang kurang
orang yang tidak mau mengambil sebab-sebab
waras dari penduduk Mekah. Sepanjang hari ia
petunjuk. Mereka dalam pengetahuan Allah
memintal benang, kemudian menguraikannya
SWT adalah orang-orang yang seandainya
kembali. {;r"y} janganlah kalian seperti
dibiarkan begitu saja, mereka akan melakukan
perempuan itu dengan menjadikan sumpah
kalian sebagai alat untuk mencurangi dan kesesatan, kerusakan dan kebohongan. Allah

menipu. Kata {>r.;} di sini maksudnya adalah SWT menjadikan sebagian orang yang lain
kerusakan, penipuan, dan kecurangan. Kata
ini asalnya adalah sesuatu yang dimasukkan kebahagiaan dan keberuntungan, yaitu orang-
ke dalam sesuatu yang lain, padahal bukan
orang yang mau mengambil petunjuk dengan
merupakan bagian darinya. Maksudnya, se-
ayat-ayatAllah S\MT. Berdasarkan hal ini, Allah
seorang berpura-pura menampakkan kese-
riusannya untuk memenuhi janji, namun da- SWT menciptakan kesesatan dan petunjuk.

lam hatinya menyembunyikan niat tidak mau Adapun penyesatan, itu adalah dengan mem-

memenuhinya. biarkan tanpa memberi taufik bagi orang yang

.[Zi 3;i oiy karena ada suatu golongan. memilih kekafiran sebagai sebuah keadilan.
{;;t gp golongan itu lebih banyak jumlahnya.
Sedangkan hidayah adalah dengan memberi
Maksudnya, mereka menjalin persekutuan
taufik untuk memilih dan konsisten kepada
dengan suatu golongan. Lalu ketika mereka
keimanan sebagai karunia.
menemukan golongan lain yang lebih banyak
dan lebih kuat, mereka merusak jalinan per- 4:'r,:I $ * i:if;y dan sungguh kalian
sekutuan mereka dengan golongan yang
akan ditanya tentang perbuatan yang pernah
pertama.
kalian buat. Pertanyaan di sini maksudnya
4: nt €X *t) sesungguhnya Allah SWT
adalah pertanyaan kecaman pada hari Kiamat,
ingin menguji kalian dengan perintah-Nya
bukan pertanyaan untuk mencari tahu, karena
berupa pemenuhan janji, untuk melihat siapa
pertanyaan yang kedua dinafikan, sebagai-
di antara kalian yang taat dan membangkang.
mana yang dijelaskan dalam ayat-ayat lain,
Atau, menguji kalian dengan golongan yang
lebih banyak untuk melihat apakah kalian seperti ayat

"Maka pada hari itu manusia dan jin tidak

ditanya tentang dosanya." far-Rahmaan: 39)

$(; y-; €i\aiirl,j l;) tuluan pelarangan

ini adalah untuk memperkuat dengan meng-

'IAFSIRAL-MUNIRIILTD 7 ,,+l --\ su]ahan,Naht

gunakan bentuk kalimat larangan secara lang- beliau, hanya karena didorong oleh ambisi dan
godaan dunia.
sung sebagai penegas betapa buruknya sesuatu
{it": r;} apa yang ada pada kalian berupa
yang dilarang tersebut.4|n Jiy menyebabkan
hal-hal duniawi. {r",i} musnah dan fana.
kaki kalian tergelincir dari Islam. Di sini, kata
{n, t r;j} sedangkan apa yang ada di sisi
qadamun disebutkan dalam bentuk mufrad
Allah SWT berupa rahmat-Nya.{yU} kekal dan
(tunggal) dan nakirah, untuk memberikan
tidak akan pernah habis. 4it;; u.i, irt1\ dan
sebuah pengertian bahwa tergelincirnya satu
sungguh Kami akan membalas orang-orang
kaki merupakan sesuatu yang sangat serius, yang sabar dan teguh memenuhi janii, tabah
apa jadinya jika yang tergelincir kedua kaki?! menghadapi berbagai gangguan orang-orang
kafir dan memikul beban-beban pembebanan.
(q; -r+h setelah kaki itu kukuh di atas jalur
Islam. {;l'} adzab di dunia. 4E * i,* a {j;i} pahala mereka. 41"L;. i;t< c q*\y

ar| sikap kalian yang enggan untuk memenuhi dengan ganjaran yang lebih baik dari amal-
janji. Atau, sikap kalian yang membuat orang amal mereka. As-Suyuthi mengatakan, kata
lain berpaling dari jalan Allah SWT dan tidak
memenuhi janji karena mengikuti sikap lang- ahsan di sini bermakna hasan.

kah kalian. 4V lt;5i!) bagi kalian ada adzab Sebab Turunnya Ayat 91

yang besar di akhirat. {';;r;} Ibnu farir meriwayatkan dari

{r+'tj ir -'a;.irfi tj} langanlah menukar Buraidah, ia berkata,'Ayat ini turun menyang-
kut baiat Nabi Muhammad saw."
janji kalian kepada Allah SWT dan baiat kalian
Ibnu farir meriwayatkan dari Muzaidah
kepada Rasul-Nya, dengan sesuatu yang se- bin Jabif, bahwa ayat ini turun menyangkut
dikit dan remeh dari hal-hal duniawi, seperti
dengan merusak janji demi memperolehnya. baiat Nabi Muhammad saw.. Waktu itu, orang
yang masuk Islam melakukan baiat (sumpah
Konteks ayat ini adalah orang-orang Quraisy
menjanjikan berbagai bentuk bujukan dan atau janji setia) kepada Nabi Muhammad

godaan kepada orang-orang Islam yang lemah saw. untuk teguh di atas Islam,lalu Allah SWT
pun menurunkan ayat ini. Karena itu, lemah
dan menjanjikan berbagai bentuk imbalan dan minoritasnya jumlah para sahabat Nabi
Muhammad saw. dan banyaknya jumlah orang-
kepada mereka dengan syarat mereka harus orang musyrik, jangan sampai membuat kalian

murtad dari Islam. 4E '; i it y *l) r"- merusak baiat yang telah kalian lakukan,
meskipun kaum Muslimin adalah minoritas
sungguhnya apa yang ada di sisi Allah SWT
lebih baik bagi kalian, berupa pertolongan, dan kaum musyrik adalah mayoritas.

kemenangan, dan ghanimah di dunia serta Ayat92
pahala di akhirat. Itu lebih baik bagi kalian
(i"F v;) Ibnu Abi Hatim meriwayatkan
daripada berbagai imbalan dan pemberian
yang mereka janjikan kepada kalian di dunia. dari Abu Bakar bin Abi Hafsh, ada seorang
perempuan kurang waras bernama Sa'idah
4;,;8,",t rl} jika kalian termasuk orang yang al-Asadiyyah. Ia selalu mengumpulkan bulu
memiliki pengetahuan serta kemampuan
dan sabut, lalu memintalnya menjadi benang,
untuk membedakan dan kalian mengetahui hal kemudian menguraikannya lagi, begitu terus.
itu, janganlah kalian melanggar dan merusak
janji. Lalu turunlah ayat 4q; Lti *1s\jr<;.t1ie..

Kesimpulannya, ayat ini merupakan

larangan yang mewanti-wanti agar jangan

melanggar sumpah kepada Rasulullah saw

untuk beriman dan mengikuti syari'at-syari'at

ThFSTRAL-MUNrRJrrrD 7

Persesualan Ayat nya apa yang ingin aku sampaikan dan me-

Dalam ayat-ayat sebelumnya, Allah SWT nyampaikan kepadaku pesan darinya." Lalu ada
memaparkan secara paniang lebar tentang janji
pahala bagi orang-orang yang bertakwa dan dua orang laki-laki yang didelegasikan untuk
ancaman adzab bagi orang-orang kafir; serta menemui Rasulullah saw.. Ketika sudah ber-
mempertega s targ hiib dan tarhiib. Selaniutnya temu Rasulullah saw., mereka berdua berkata
Allah SWT menyambungnya dengan perintah kepada beliau, "Kami adalah utusan Aktsam
komprehensif tentang pokok-pokok keutama- bin Shaifi. Ia ingin bertanya kepada Anda ten-
an, norma-norma akhlak sosial, serta berbagai tang siapakah Anda dan nasab Anda?" Lalu
macam pembebanan yang bersifat fardhu mau- Rasulullah saw. menjawab,'Adapun siapa aku,
pun sunnah, yaitu keadilan, kebajikan, dan pe- aku adalah Muhammad bin Abdillah, aku adalah
menuhan janji. hamba dan Rasul Allah SWT."

Ayat {ryJ9 ii, nr irU sebagaimana yang Kemudian, beliau membacakan ayat ir ;lF

dikatakan oleh Ibnu Mas'ud r.a., ini merupakan {9*}'; S';tt" /t- kepada mereka. Lalu mereka
ayat dalam Al-Qur'an yang paling komprehensif
menyangkut kebaikan dan keburukan. Terkait berkata, "Coba ulang lagi bacaan itu." Lalu,
dengan ayat ini, Qatadah menuturkan, tidak ada
suatu akhlak baik yang dipraktikkan masya- beliau pun mengulangnya hingga mereka
rakat jahiliyyah melainkan Allah SWT meme-
rintahkannya, dan tiada suatu akhlak yang menghafalnya. Kemudian, mereka pulang dan
buruk yang dicela dan dicibir oleh masyarakat
jahiliyyah melainkan Allah SWT melarang dan menemui Aktsam, lalu berkata kepadanya,
"Muhammad tidak mau menyebutkan na-
mencelanya. Sesungguhnya Allah SWT me- sabnya. Lalu kami pun menanyakan kepada
larang akhlak yang tercela. Dari itu, dalam orang lain tentang nasabnya, dan ternyata
sebuah hadits yang diriwayatkan oleh ath- Muhammad memiliki nasab yang mulia. Ia

Thabrani,Abu Nuhim, al-Hakim, dan al-Baihaqi menyampaikan kepada kami beberapa kalimat
dari Sahl Ibnu Sa d r.a. disebutkan, yang kami telah mendengar dari dirinya." Lalu

etk ;'fri,.ryilr A- 4ar,it ketika Aktsam mendengar kalimat-kalimat
yang dibacakan Rasulullah saw. ia pun ber-
"Sesungguhnya Alhh SWT menyukai akhlak kata, "Muhammad memerintahkan akhlak

yangluhur dan membenci akhlak yanghina." yang mulia dan melarang akhlak yang tercela.
Karena itu, jadilah kalian para pemimpin yang
Al-Hafizh Abu Ya la dalam kitab, Ma'rifaash terdepan dalam perkara ini, jangan menjadi
Shahaabah menuturkan dari Ali bin Abdil Malik
bin Umair dari ayahnya, ia berkata, "Aktsam pengekor."3a

bin Shaifi ingin menemui Nabi Muhammad Menyangkut sebab turunnya ayat ini ter-
saw., namun kaumnya tidak membiarkannya
untuk pergi menemui beliau." Mereka ber- dapat sebuah hadits hasan yang paniang yang

kata kepadanya, 'Anda adalah pembesar dan diriwayatkan oleh imam Ahmad. Inti dari
pemuka kami, tidak sepatutnya Anda datang
sendiri menemuinya." Ia berkata, "lika begitu, hadits tersebut adalah ayat ini meniadi sebab
siapakah orang yang mau mewakiliku untuk yang melaarbelakangi keislaman Utsman

menemuinya untuk menyampaikan kepada- bin Mazh'un r.a.. Kisahnya, secara singkat,

suatu ketika Utsman duduk bersama Nabi
Muhammad saw. untuk beberapa waktu. Lalu

Utsman berkata kepada beliau, "Selama ini, aku

belum pernah melihat Anda melakukan apa
yang Anda lakukan tadi pagil' Rasulullah saw

34 Tafsir lbnu Katsir, 2 /582 dan berikutnya.

:TATSIR AL-MUNIR JILID 7

berkata, 'Apa yang aku lakukan tadi pagi?" Ia Bagian atasnya berbuah dan bagian bawahnya !
berkata, "Penglihatan Anda menatap ke arah sangat subu[ dan bukan perkataan manusia."
langit, kemudian menoleh ke sebelah kanan, j
Al-Baihaqi dalam kitab Syu'abul limaan
lalu Anda berpaling dariku dan beralih meng- meriwayatkan dari al-Hasan r.a., ia membaca
ayat ini fayat 90 surah an-Nahl). Kemudian ia
hadap ke sebelah kanan. Lalu Anda meng- berkata, "Sesungguhnya Allah SWT menghim-
punkan untuk kalian kebaikan dan keburukan
angguk-anggukkan kepala seakan-akan sedang dalam satu ayat. Demi Allah, sungguh tidak

menyimak dengan saksama sesuatu yang di- ada sedikit pun bentuk keadilan dan kebajikan
katakan kepada Anda." Rasulullah saw. ber-
kata,'Apakah kamu memerhatikan hal itu?" Ia dari amal-amal ketaatan melainkan Allah

berkata, "Ya." Rasulullah saw. kembali berkata, SWT telah menghimpunkan dan memerin-

"Tadi, ada utusan Allah SWT (maksudnya tahkannya. Tiada suatu perbuatan keji, mung-

adalah Malaikat fibril a.s.) datang menemuiku kac dan kezaliman sedikit pun dari amal-
ketika kamu sedang duduk" Utsman berkata,
amal kemaksiatan melainkan Allah SWT telah
"Lantas, apa yang dia sampaikan?" Rasulullah menghimpunkan dan melarangnya."

saw. menjawab, "Dia menyampaikan kepadaku, Tafsh dan Penfelasan

{l';:u 1g i,r ,i1} Utsman berkata, "ltulah saat Ayat-ayat ini merupakan pilar-pilar kehi-
dupan dan masyarakat Islam. Ayat pertama,
iman teftanam kukuh dalam hatiku dan aku di dalamnya Allah SWT memerintahkan para
mencintai Nabi Muhammad saw." Keterangan
senada juga diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim hamba-Nya untuk menerapkan keadilan secara
dari hadits Abdul Hamid Ibnu Bahram dengan
mutlak dalam segala hal dan aspek, dalam
redaksi yang disingkat.
interaksi dan transaksi, peradilan dan hukum,
Bukhari, Ibnu farir; Ibnul Mundzic ath- urusan-urusan agama dan dunia, perilaku sese-
orang dengan diri sendiri dan orang lain. Jug4
Thabrani, al-Hakim, dan al-Baihaqi meriwayat- bahkan dalam akidah, tidak ada yang disembah
dengan haqq dan adil selain Allah SWT Sang
kan dari lbnu Mas'ud r.a., ia berkata, "Ayat Maha Pencipta, Maha Pemberi rezeki dan
yang paling agyng dalam Kitabullah adalah, Yang Maha memberi manfaat. Sesembahan-
4irt:t ;.:tr;it it{ a,r} Ayat dalam Al-eur,an yang sesembahan palsu seperti berhala, arca, bin-
paling komprehensif tentang kebaikan dan tang, malaikat, para nabi, para wali, para tokoh
dan pemimpin, sama sekali tidak berhak sedikit
keburukan adalah ayat yang terdapat dalam pun untuk disembah, dan dikultuskan. Ibnu

Surah an-Nahl, yaitu {orl)'; ,.d! it ,ii,' ;1p. Abbas r.a. menyangkut ayat (Uju it ir i1)

Ayat dalam Kitabullah yang paling tinggi menuturkan, maksudnya adalah kesaksian
pemasrahannya adalah ayat 2-3 Surah ath-
bahwa tiada Tuhan selain Allah SWL
Thalaaq, {; +.i * b i:;;.i*; ii j; irr 6, :;ry
Ibnu Abi Hatim meriwayatkan dari
Dan ayat dalam Kitabullah yang paling banyak
memberikan pengharapan adalah ayat 53 Su- Muhammad bin Ka'b Al-Qurazhi, ia berkata

rah az-Zumar, tiiii 1..;i;;ti;i tiyt G11 s. yy "Umar bin Abdil Aziz memanggilku, lalu berkata,
4V -l ut'{.-ir'oy, av:), o, "felaskan kepadaku tentang keadilan." Lalu aku
berkata, "Sungguh, Anda bertanya tentang hal
Diriwayatkan dari Ikrimah, Rasulullah yang serius. fadilah Anda sebagai bapak bagi
saw. membacakan ayat ini kepada al-Walid

bin Mughirah. Lalu ia berkata kepada beliau,
"Wahai putra saudaraku, tolongulangi lagi ayat

itu." Lalu beliau pun membacakan kembali ayat

itu kepadanya. Lalu ia berkata, "Sungguh, itu
adalah kalimat yang sangat manis dan indah.

ThFSTRAL-MUNIR )ILID 7

orang kecil, sebagai anak bagi orang yang tua, orang yang berbuat tidak baik kepadamu,
sebagai saudara bagi orang yang sepadan, juga
bukan berbuat baik kepada orang yang ber-
iadilah Anda seperti iil bagi kaum perempuan.
buat baik kepadamu."
fatuhkan hukuman kepada orangsesuai dengan
kadar dosa dan kesalahannya dan sesuai dengan Bukhari dalam tarikhnya meriwayatkan,

ukuran fisik mereka. fanganlah Anda sekali- Ali bin Abi Thalib r.a. melewati beberapa
kali memukulkan satu cemeti karena amarah,
orang yang sedang berbincang-bincang. Lalu
karena hal itu menjadikan Anda termasuk ia bertanya kepada mereka,'Apakah yang se-

orang yang melampaui batas." dang kalian perbincangkan?" Mereka men-
iawab, "Kami sedang memperbincangkan
Allah SWT memerintahkan untuk meng- muru'ah." Lalu Ali bin Abi Thalib r.a. berkata,
aktualisasika n al-Ihsaan. Al-Ihsaan dalam iba- "Tidakkah sudah cukup bagi kalian apa yang
dah adalah sebagaimana yang dijelaskan da- difirmankan Allah SWT dalam Al-Qur'an,
lam hadits Umar bin Khathab r.a. dalam Shahih
Bukhari dan Shahih Muslim, {y*),; JrlL it:. }i,t ';t1}.. At-Adl maksudnya

i *var; i$ ,# :'y J; ar ,+ oi adalah al-Inshaaf (adil), sedangkan al-lhsaan
adalah at-Tafadhdhul [kemurahan hati). Apa
^;"Kamu menyembah Allah SWT seolah-olah lagi yang masih tersisa setelah itu?"

kamu melihat-Nya, jika kamu tidak melihat-Nya, Suffan bin Uyainah berkata, "Al-Adl dalam
hal ini adalah kesamaan antara batin dan lahir
sesungguhny a D ia senantiasa melihatmu." setiap orang yang mengerjakan suatu amal
karena Allah SWT. Sedangkan al-lhsaan adalah
Al-lhsaan dalam konteks pembalasan ada- batinnya lebih baik dari lahirnya. Sedangkan
al-Fahsyaa' dan al-Mungkar adalah lahirnya
lah menghukum sepadan dengan perbuatan
menuntut pemenuhan hak dalam kasus pem- lebih baik dari batinnya."
bunuhan dan al-Jarh (kekerasan fisik) me- Dalam ayat ini, Allah SWT juga memerin-
lalui jalur qishash (mu'aamalah bil mitsl, se-
padan dalam membalas). Al-Ihsaan dalam tahkan untuk memberi kepada kaum kerabat,
memenuhi hak atau utang piutang adalah de- menyambung ikatan persaudaraan dan keke-
ngan membayarnya tanpa menunda-nunda, rabatan dengan mengunjungi, belas kasih,
atau dengan memberi tambahan yang bersifat pemberian, dan sedekah kepada mereka. Hal
ini sebagaimana firman Allah S\MI,
derma tanpa persyaratan.
Al-Ihsaan yang paling utama adalah berbuat "Dan berikanlah haknya kepada kerabat

baik kepada orang yang berbuat tidak baih dekat, juga kepada orang miskin dan orang
atau membalas keburukan dengan kebaikan. yang dalam perjalanan " (al-Israa'=26)
Hal ini sangat dianjurkan oleh Rasulullah saw.
Memberi kepada kaum kerabat atau
sebagaimana dalam sabda beliau,
berbuat baik kepada mereka disebutkan
ta-!,F,*t;ci; Jt}:it
secara khusus, padahal hal'ini sudah masuk
"Berbua't baiklah kepa'da ororf ,onf be'rbuat
tidak baik kepada kamu, kamu benar-benar ke dalam cakupan al-Ihsaan, dengan maksud

menj adi seorang Muslim." untuk memberikan perhatian lebih pada

Isa putra Maryam a.s. berkata, "Sungguh, aspek ini.
al-lhsaan adalah kamu berbuat baik kepada
Setelah memerintahkan tiga hal di atas,

Allah SWT mAel'Flaarharnygaat'igaarthinayl,a"u,";-t;r:rriou; ;ra1\
yrng
4rat. 1At;

diharamkan seperti perbuatan zina, mencuri,

TAFSIRAL-MUNIRIILID 7 tril -11-r surahan-Nahr

menenggak minuman keras, dan mengambil bukanlah harapan karena hal itu mustahil
harta orang lain secara batil. bagi Allah SWT. Makna kalimat ini adalah

Al-Mungkar adalah apa yang dinilai buruk Allah SWT menasihati karena menginginkan
oleh syari'at dan akal, serta perbuatan-per-
buatan keji yang tampak, seperti membunuh agar kalian senantiasa sadar dan ingat untuk
dan melakukan kekerasan fisik tanpa hak dan
alasan yang dibenarkan, menghina dan me- taat kepada-Nya. Ini menunjukkan, Allah
remehkan orang lain, mengingkari dan me-
nyangkal hak-hak orang lain. Allah SWT ber- SWT menginginkan keimanan dari semua
firman,
manusia.

Setelah memaparkan semua perintah dan
larangan dalam ayat pertama secara global,
Allah SWT secara khusus menguraikan se-

" Katakanlah (Muhammad),'Tfuhanku hanya bagiannya. Dalam hal ini, Allah SWT memulai

mengharamkan segala perbuatan keji yang dengan perintah untuk memenuhi janji. Allah
terlih at dan y ang tersembttnyi."' (al-Araaft 3 3)
berfirman, {i' .11: ij;i;} penuhilah janji dan
Al-Baghy adalah menzalimi orang lain dan
peliharalah sumpah-sumpah yang dikuatkan.
melanggar hak-hak mereka. Disebutkan dalam
Ahdullaahi maksudnya setiap sesuatu yang
sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad, harus dipenuhi berupa penerapan hukum-
Abu Dawud, Tirmidzi, Ibnu Majah, dan yang
hukum Islam, setiap janji yang dikomitmenkan

lainnya dari Abu Bakrah r.a., oleh seseorang atas kemauan dan keinginan

i.-,at y6,a' J*-i oi :Ci ri i t1 sendiri. Al-Wa'd adalah bagian dari al-Ahd

(perjanjian). Hal ini sebagaimana yang dikata-

dt q,t\t e 74d u ai (q$ ec-f o kan oleh Ibnu Abbas r.a..

-o t', , t. ., ..' ,.o1.' Kemudian, Allah SWT memperkuat ke-

r-)t z;$) harusan memenuhi janji tersebut irj.i v;y
ft;fi --, ir;l' jauhilah perbuatan melanggar
"Tiada suatu dosa yang lebii layak bagi
Allah SWT untuk menyegerakan hukumannya janji dan sumpah baiat untuk meneguhi Islam

kepada pelakunya di dunia, di samping hukuman setelah dikuatkan dengan nama Allah S\MT.

yang disimpan dan disiapkan baginya di akhirat, Kata akkada, (f iI untuk mashda4 ta'kiid) dan
wakkada (f il untuk mashdar taukiid) adalah
daripada dosa zhalim dan memutus ikatan dua dialek yang sama-sama fasih. Maksud al

kekerabatan." Aimaan adalah sumpah yang masuk dalam

Kesimpulan nya, al - Adl adalah menunaikan perjanjian, kesepakatan dan bukan sumpah

kewajiban. Al-Ihsaan adalah menunaikan yang yang biasa digunakan untuk memperkuat pe-
lebih dari sekadar apa yang wa)rb. Al-Fahsy aa',
al-Mungkar dan al-Baghyu adalah, melampaui nekanan perintah, anjuran, atau larangan.
dan melanggar batas-batas syari'at dan akal.
Imam Ahmad dan Muslim meriwayatkan
{urfi $ir i<4} Allah SWT memerintah-
dari fubair bin Muth'im r.?, ia berkata,
kan kepada kalian apa yang Dia perintahkan
berupa kebaikan, dan melarang kalian dari "Rasulullah saw bersabda,

apa yang Dia larang berupa keburukan c l_ ,p,_>,{-^.,l,Yc t v. /o
;i ,*6'j l;-li }dtt ..ai' ..i1-yz
supaya kalian sadar memetik pelajaran, dan , ,rn Y
mengetahui apa yang mengandung keridhaan
,.l,i il i>*!, p
Allah SWT. Kalimat 43rfi jii) mat<sudnya
*Tidak ada persekutuan dalam Islam. Apa

pun persekutuan yang terjadi pada masa jahiliyyah

Ishm menjadikannya semakin kuat."

TAFSIRAL-MUNIRJILID 7

Maksudnya, dengan keberadaan Islam, su- Kemudian untuk kali ketiga, Allah SWT

dah tidak diperlukan lagi adanya kesepakatan kembali mempertegas kehormatan dan ke-
dan perianiian membentuk persekutuan yang
sakralan jan ji,4: ;i eGi;t<;v;y aan janganlah
biasa dilakukan oleh masyarakat iahiliyyah.
Karena dengan berpegangan kepada Islam, kalian merusak perianiian dan kesepakatan,

itu sudah cukup, sehingga kesepakatan dan seperti seorang perempuan menguraikan
perjanjian untuk membentuk aliansi seperti
kembali benang hasil pintalannya dengan
yang mereka lakukan sebelumnya pada masa
jahiliyyah tidak dibutuhkan lagi. kuat. Nama perempuan tersebut adalah

Hal itu adalah seperti apa yang dikenal Raithah binti Amr bin Ka'b Ibnu Sa'd bin Taim
dengan hilfuI fudhuul yang teriadi pada masa
bin Murrah.
jahiliyyah seperti yang disebutkan Ibnu Ishaq.
Ini adalah sebuah pengibaratan bagi orang
Dalam hal ini, ia mengatakan, pada masa
yang merusak janji setelah dikukuhkan, se-
jahiliyyah, kabilah-kabilah Quraisy bersepakat
bagaimana hal ini dikatakan oleh Mujahid dan
untuk mengadakan sebuah pertemuan di yang lainnya. Barangsiapa yang merusak janji
rumah Abdullah bin |ad'an, karena ia adalah
orang yang mulia dan terhormat nasabnya. dan kesepakatan, ia ibarat orang yang meng-
uraikan kembali pintalan benangnya setelah
Dalam pertemuan itu, mereka membuat kese- menjadi pintalan benang yang kuat. Hal itu
pakatan bahwa mereka tidak mendapati se- bukanlah termasuk perbuatan orang yang

orang yang dizalimi di Mekah dari keluarga berakal, tetapi perbuatan orang yang kurang

mereka atau yang lain melainkan mereka akan waras akalnya. Kata al-Ankaats artinya adalah,

bersama-sama menolongnya, hingga haknya al-Anqaadh (hal-hal yang berserakan dan

yang dizalimi dikembalikan kepadanya. Lalu tercerai-berai).
kaum Quraisy menamakan kesepakatan ter-
sebut dengan hilfuI fudhuul yakni kesepakatan (€ G; ;<:,;i ir:*) kalian menjadikan
membentuk aliansi untuk menegakkan ber-
sumpah kalian untuk memenuhi janji dan
bagai keutamaan. {r$ 6!t.i,r r,rt l!;y faa kesepakatan sebagai alat untuk menipu,
mencurangi dan mengelabuhi pihak lain,
kafiilan dalam ayat ini, maksudnya adalah saksi.
karena ada golongan yang lebih kuat dan lebih
Kemudian, Allah SWT menjadikan Diri- banyak jumlahnya. Akan tetapi, kalian harus
Nya sebagai pengawas terhadap janji yang ada
tetap memenuhi janji dan kesepakatan yang
i;untuk mempertegas kehormatannya. nr i1)
telah dibuat serta menjaga dan mematuhinya.
{qi,l* t; sesungguhnya Allah SWT mengetahui
setiap hal yang kalian lakukan pada janii, etiKalimat 4!i n;3i i'<,;ip maknanya,

apakah memenuhinya ataukah melanggarnya, kalian berjanji kepada kelompok yang jum-

mencatat semua itu, serta membalasi kalian lahnya lebih banyak. Lalu kalian benar-benar
atas perbuatan-perbuatan kalian dengan pa-
hala dan keridhaan atas sikap memenuhi janii, akan mematuhi kesepakatan dan perjanjian

dan dengan hukuman dan murka atas sikap yang ada, supaya mereka percaya kepada
merusak janii dan melanggar hukum-hukum
perjanjian. Ini adalah sebuah janji pahala bagi kalian. Lalu ketika kalian melihat ada ke-
sempatan untuk menipu dan mengkhianati
orang yang taat, sekaligus ancaman bagi orang
yang membangkang yang merusak ianjinya mereka, kalian pun melakukannya. Allah
setelah ianji dikukuhkan. SWT pun melarang perbuatan seperti itu.
Artinya, jika dalam keadaan lebih sedikit

dan lemah saja Allah SWT melarang kalian
melanggar perianjian, secara prioritas Allah
SWT tentu melarang perbuatan seperti itu

ketika ada kemampuan dan kesempatan untuk

RAI-MUNrR lrLtD 7

melakukannya. Kata arbaa artinya adalah langgarnya. Lalu Dia membalas tiap-tiap
aktsar (lebih banyak). Maksudnya, larangan
kembali kepada kekafiran, meskipun orang- diri atas amal baik atau amal buruk yang di-
orang kafir berjumlah banyak dan memiliki kerjakannya. Ini adalah peringatan yang me-
wanti-wanti agar jangan melanggar agama
harta kekayaan yang lebih banyak. Islam yang di antara aturan hukumnya yang
paling penting adalah kewajiban memenuhi
Di antara contoh nyata sikap memenuhi
perjanjian adalah Muawiyah mengadakan per- janji dan kesepakatan.
janjian genjatan seniata dengan raja Romawi.
Lalu ketika masa geniatan senjata sudah Allah SWT kuasa untuk menyatukan me-
reka semua di atas keimanan dan sikap me-
hampir habis, Muawiyah pun bergerak menuju
!;)menuhi.ianii dan kesepakata". ;A;,^t ^hr ,u
ke negeri mereka, dengan tujuan supaya ketika
(;.r-rj iit dan seandainya Allah SWT meng-
masa genjatan senjata berakhir, ia sudah
hendaki, niscaya Dia menjadikan manusia di
berada dekat dari wilayah mereka, sehingga atas satu millah dan agama yang sama sesuai
dengan fitrah dan naluri, sehingga kalian pun
ia bisa langsung melancarkan serangan menjadi seperti malaikat, yaitu tercipta dalam
keadaan berada di atas manhaj ketaatan dan
kepada mereka secara tiba-tiba tanpa mereka ketundukan kepada perintah Allah SWT. Se-
hingga tidak ada saling benci dan saling me-
sadari. Lalu Amr bin Anbasah berkata kepada
Mu'awiyah, 'Allahu Akbar, wahai Muawiyah, musuhi di antara kalian, tetapi yang ada adalah
penuhi dan patuhilah perjanjian, jangan meng-
khianatinya. Aku mendengar Rasulullah saw. keharmonisan dan keselarasan di antara

bersabda, kalian.

" to. Akan tetapi, hikmah Allah SWT meng-
.l;jYi;+eyi:a, 4, o-I ,?t- r.o.,,). .c,,. hendaki untuk menciptakan kalian berbeda-
beda dalam al-Kasb atau usaha, yakni usaha
L;>- oJ-e.g 4i.J OL) mendapatkan keimanan dan mematuhi hu-
kum-hukum, dan menciptakan kalian dalam
"Barangsiapa mengadakan perj anjian dengan keadaan bebas memilih akidah, keyakinan I
suatu kaum, janganlah ia sekali-kali merusaknya
hingga masa perjanjian benar-benar telah ber- dan perbuatan. Allah SWT menyesatkan orang 1
akhir."
yang Dia kehendaki yang dalam pengetahuan- 1
Lalu, Mu'awiyah r.a. pun membawa pulang
kembali pasukannya. Nya orang itu akan memilih kesesatan, dan l

$ ar iri;. !F r"ru.,gguhnya dengan Dia menunjuki orang yang dikehendaki-Nya i

perintah untuk menghormati perjanjian, Allah yang dalam pengetahuan azali-Nya ia akan i
SWT ingin memperlakukan kalian seperti yang
dilakukan oleh orang yang menguji, untuk melakukan kebaikan dan memilih keimanan. I
melihat apakah kalian terpedaya oleh banyak
sedikitnya jumlah kaum, ataukah kalian tetap 4:'j5 $ * icl;y sungguh kelak pada
menjaga dan menghormati perjanjian.
hari Kiamat, Allah SWT akan menanyai kalian
4E #3Y dan suPaYa Tuhan kalian
dengan pertanyaan hisab dan pembalasan
membeberkan kepada kalian kelak pada hari bukan pertanyaan mencari tahu, tentang
Kiamat tentang masalah yang selalu kalian
semua perbuatan kalian. Lalu Dia membalasi
perselisihkan, yaitu masalah keimanan dan semua perbuatan kalian yang baik maupun
kekafiran, sikap memenuhi janji dan me- yang buruk

Banyak ayat yang memiliki semangat

serupa, di antaranya adalah,

"Dan jika Tuhanmu menghendaki, tentulah kemudian keluar; bisa mendorong orang lain

beriman semua orang di bumi seluruhnya." semakin menjauh dari Islam.

fYuunus:99) ;4i+,lt {ii) dan j uga kalian mendapatkan

"Dan jika Tuhanmu menghendaki, tentu hukuman yang keras di akhirat, sebagai balasan
Dia jadikan manusia umot yang satu, tetapi
atas sikap melanggar perjaniian dan bergabung
mereka senantiasa berselisih (pendapat), ke-
dengan golongan orang-orang yang sesat.
cuali orang yang diberi rahmat oleh Tuhanmu.
Dan untuk itulah Allah menciptakan mereka." fika kalian melanggar dan merusak per-
(Huud:118-119)
janiian, kalian terjatuh ke dalam tiga ke-
Setelah dalam ayat pertama, Allah SWT
rusakan.
melarang dan mewanti-wanti agar jangan
melanggar perjanjian dan sumpah secara Pertama, jauh dari jalan yang lurus dan
mutlak Allah SWT melarang melanggar janii menyimpang dari jalan petunjuk setelah teguh

dan sumpah yang bersifat khusus yang telah didalamnya.
mereka ikrarkan, yaitu sumpah yang mereka
Kedua, tertimpa hukuman yang buruk
ikrarkan dalam baiat kepada Nabi Muhammad di dunia dalam bentuk terbunuh, tertawan,
terampas harta benda serta terusir dari kam-
saw untuk meneguhi tslam ;slitii ir'L* !)
{iq G; di sini Allah SWT melarang para pung halaman.

hamba-Nya menjadikan sumpah sebagai alat Ketig a,hul<uman di akhirat sebagai balasan
atas sikap menyimpang dari jalan kebenaran
untuk menipu dan mengelabui orang lain.
Hal itu supaya kaki tidak tergelincir dalam dan berpaling dari golongan kebenaran.

kesesatan setelah tegak di atas keistiqamahan Selaniutnya, Allah SWT mewanti-wanti

dan keimanan. Ini adalah perumpamaan perbuatan melanggar perjanjian dengan me-

orang yang sebelumnya berada di ialan yang nukarnya dengan suatu imbalan duniawi. vi)

lurus, lalu ia menyimpang darinya, keluar {r{,f h ti,\tfi ianganlah kalian menukar-

dan tergelincir dari jalan petunjuk dengan kan sumpah yang dikukuhkan dengan nama
sumpah yang pura-pura dan tidak ditepati Allah SWT dengan hal-hal duniawi, karena hal-

yang mengakibatkan munculnya kondisi hal duniawi sangatlah kecil.
menghalang-halangi dari falan Allah SWT.
Karena seorang kafir, ketika ia mendapati 48 ';; i y)tt *1) seandainya manusia

seorang Mukmin membuat suatu perianjian dipilihkan dunia dengan segenap kemewahan
dan gemerlapnya, niscaya apa yang ada di sisi
dan kesepakatan dengannya, kemudian orang Allah SWT adalah lebih baik baginya. Yakni,

Mukmin melanggarnya, itu menyebabkan ganjaran dan pahala Allah SWT lebih baik bagi

orang kafir tersebut tidak lagi percaya kepada orang berharap dan beriman kepada-Nya, dan
agama, sehingga sikap melanggar perjanjian itu juga lebih baik daripada harta benda yang
yang dilakukan si Mukmin berakibat si kafir
sedikit itu di dunia.
semakin tidak tertarik untuk masuk Islam. 4;'rA, r',s- ol) jika kalian mengetahui per-

(;rtt i;t'nt) dan juga berakibat kalian bedaan antara kebaikan dunia dan kebaikan

merasakan adzab yang buruk dan keras di akhirat.
dunia, yaitu terbunuh dan tertawan, karena
sikap kalian yang menghalangi orang lain dari Alasan kenapa segala yang di sisi Allah

jalan Allah SWT. Masuk ke dalam agama Islam, SWT lebih ybaik adalah {9U ii,, 6i "4 €+ "y

sesungguhnya harta benda dan kesenangan
duniawi pasti hilang dan berakhir, selama
apa pun masanya. Sedangkan apa yang ada di

sisi Allah SWT berupa pahala di surga adalah batas minimal kecukupan masuk cakupan al-
kekal, tanpa pernah berakhir. Ihsaan.

4ir;;it J-4rydan Kami pasti membalas Ibnul Arabi membagi al-Adl menjadi riga;
adil dengan Allah SWT adil dengan diri sendiri,
amal-amal terbaik orang-orang yang sabar dan adil dengan orang lain. Dalam hal ini, Ibnul
Arabi mengatakan, adil anara hamba dengan
menghadapi berbagai gangguan orang-orang Tuhannya adalah lebih memprioritaskan hak
musyrik serta sabar dalam meneguhi hukum- Allah SWTatashakdirinya, lebih mengutamakan
hukum Islam termasuk kewajiban memenuhi ridha-Nya atas keinginan dirinya, menjauhi
larangan dan menjalankan perintah.
janji dan kesepakatan. Kami juga memaaf-
kan amal-amal buruknya. Itu adalah pahala Adapun adil dengan diri sendiri adalah,

yang agung dan janji yang baik tentang peng- mencegah diri dari hal-hal yang menyebabkan
ampunan kesalahan. kebinasaan, sebagaimana firman Allah SWT

Fiqih Kehldupan atau Hukum-hukum dalam ayat 40 Surah an-Naazi'aat,4,r Atii

Ayat-ayat ini mendefinisikan pilar-pilar .s!lr} (dan menahan diri dari keinginan hawa

masyarakat Muslim dalam kehidupan pribadi nafsunya), tidak memperturutkan ambisi-am-
dan publik, bagi individu, masyarakat, dan
bisi, serta senantiasa menghiasi diri dengan
negara.
sifat qana' ah dalam setiap keadaan.
Ayat pertama memerintahkan tiga hal dan
melarang tiga hal. Tiga hal yang diperintahkan Sedangkan adil dengan orang lain adalah
adalah pertoma, berkomitmen pada keadilan rela berkorban, meninggalkan sikap khianat
baik itu sedikit maupun banyak, berlaku adil,
dengan menunaikan kewajiban-kewajiban tidak menyakiti siapa pun baik dengan ucapan
dan amal-amal fardhu. Kedua, mengerjakan maupun perbuatan, baik secara sembunyi-
al-lhsaan, yaitu melakukan hal-hal lebih dari sembunyi maupun terang-terangan, sabar atas
suatu hal tidak baik dari mereka. Dari semua
yang wajib, kemurahan hati, atau melakukan itu, paling tidak adalah berlaku adil dan tidak
menyakiti.
amal-amal sunnah di samping amal-amal
Adapun tiga hal yang dilarang adalah
wajib. Ketiga, memberi kaum kerabat, yakni
menyambung ikatan kekerabatan dan berbuat al-Fahsyaa', al-Mungkar dan al-Baghyu. Al-
Fahsyaa' adalah setiap bentuk yang buruk
baik kepada kaum kerabat. Di sini, kaum seperti zina dan ghibah. AbMungkar adalah
sesuatu yang diingkari oleh syari'at dengan
kerabat disebutkan secara khusus, karena
hak-hak kaum kerabat lebih kuat dan berbuat melarangnya. Ini mencakup semua bentuk

baik kepada mereka lebih wajib. kemaksiatan, hal-hal yang tercela, hina, dan
Ibnu Athiyyah menuturkan, al-Adl adalah tidak pantas dengan berbagai bentuknya, dan
yang paling serius adalah syirik.
setiap hal yang difardhukan berupa akidah dan
berbagai hukum syari'at dalam menunaikan Al-Baghyu adalah melampaui batas, se-
amanat, meninggalkan kezaliman, berbuat perti sombong, zalim, dengki, dan melanggar
adil, dan menunaikan hak. Al-Ihsaan adalah hak orang lain. Di sini, al-Baghyu disebutkan
melakukan setiap hal yang dianjurkan, karena secara khusus, meskipun sudah masuk ke
di antara amal-amal ada yang bersifat anjuran dalam cakupan al-Mungkar, dengan tujuan
dan ada pula yang bersifat wajib. Hanya saja, untuk memberikan perhatian lebih terhadap
batas minimal yang sudah mencukupi masuk
ke dalam cakupan al-Adl, sementara sesuatu
yang bersifat lebih menyempurnakan melebihi

perbuatan ini, karena mudharatnya sangat mengecam keras orang-orang yang melanggar
serius. Di antara ungkapan yang memiliki sumpah dengan menjadikan sumpah yang
diucapkan hanya sebagai tipuan.
semangat sama dengan keterangan dalam
hadits adalah, "Tidak ada dosa yang lebih cepat Selanjutnya, Allah SWT mengecam keras
berbagai tujuan dan motif tindakan meng-
hukumannya dari perbuatan al-Baghytt." lvga, khianati dan melanggar perjanjian, untuk ber-
"Orang yang berbuat al-Baghyu pasti celaka.", gabung kepada suatu golongan yangibanyak
Allah S\MT menjanjikan pertolongan kepada
dan kuat serta melepaskan diri dari ikatan
orang yang dizalimi dan dianiaya. Dalam perjaniian dengan golongan yang lemah,
sebagian kitab suci disebutkan, "Seandainya minoritas, dan minim kekuatan. Dalam hal
ini, Allah SWT berfirman, janganlah kalian
ada sebuah gunung berbuat aniaya terhadap
gunungyang lain, niscaya gunungyang berbuat mengkhianati dan melanggar perjanjian kare-
na ada golongan yang lebih banyak jumlah
aniaya dijadikan hancur berkeping-keping." atau harta kekayaannya daripada golongan
yang lain, sehingga kalian pun melanggar dan
Ayat ini secara implisit memuat perintah mengkhianati sumpah ketika kalian melihat
kekuatan dan kekayaan berada di pihak orang-
untuk melaksanakan amar makruf nahi orang musyrikyang merupakan musuh kalian.

mungkar. Kemudian, Allah SWT memperingatkan

Ayat kedua menyebutkan secara khusus bahwa perianjian merupakan ujian. Kelak pada

perintah memenuhi janji dan menghormati hari Kiamat Allah SWT akan mengungkap fakta-

kesepakatan, karena janji adalah masalah fakta kebenaran yang selama ini diperselisihkan
berupa perkara ba'ts dan yang lainnya.
yang serius dan krusial. Ahdullaahi adalah
kata yang bersifat umum mencakup semua Allah SWT menielaskan, Dia kuasa untuk
janji, kesepakatan dan perjanjian yang di- menjadikan manusia berada di atas satumillah
nyatakan dengan lisan dan dikomitmenkan keimanan dan memiliki sikapyangsama dalam
oleh seseorang, berupa iual beli, pakta dan hal kesadaran untuk menghormati perjanjian.
kesepakatan dalam masalah yang sesuai
dengan nilai-nilai agama. Akan tetapi, Allah SWT memberi taufik
dengan hidayah-Nya kepada siapa yang Dia
Ayat kedua ini mempertegas kehormatan kehendaki sebagai karunia dan kemurahan-
janji, perjanjian dan kesepakatan, dengan Nya kepada mereka. Dia juga menyesatkan
sejumlah penguat dan penegas. Di antaranya
yang terpenting adalah larangan melanggar siapa yang dikehendaki-Nya dengan membiar-
perianjian hingga masa perjanjian berakhir,
setelah perjanjian dikukuhkan secara final, kan mereka tanpa memberi taufik karena
dan menjadikan Allah SWT sebagai saksi atas mereka lebih memilih jalan kesesatan. Hal
perjanjian. Di sini, Allah SWT menyebutkan
ini merupakan kead,ilan dari-Nya terhadap
kalimat {6}tj ,,i} [setelah sumpah diku-
mereka. Dan kelak Dia akan menanyai semua
kuhkan), untuk membedakan antara sumpah perbuatan mereka.

yang sungguh-sungguh dan sumpah yang Kemudian, Allah SWT melarang bersum-
pah dan membuat perjanjian dengan niat
diucapkan ada dalam ucapan.
terselubung untuk menjadikannya sebagai
Kemudian, Allah SWT mengilustrasikan tipuan. Tindakan itu menyebabkan kaki ter-

perbuatan melanggar sumpah, seperti seorang gelincir setelah tegak kukuh, yakni tergelincir

perempuan kurang waras yang menguraikan
kembali benang hasil pintalan yang telah ia
pintal dengan kuat dan kukuh. Lalu Allah SWT

dari keimanan setelah adanya makrifatkepada ketaatan termasuk di antaranya memenuhi

Allah SWT. Ini adalah sebuah ungkapan perjanjian. Mereka juga sabar menahan diri
dari berbagai perbuatan maksiat. Allah SWT
isti'aarah yang menyerupakan orang yang
lurus yang tidak memenuhi dan mematuhi j uga memaafkan kesalahan-kesalahan mereka.
perjanjian sehingga ia pun terjatuh ke dalam
Ini adalah yang dimaksudkan dari kalimat,
keburukan yang besar.
f\{l'i;.t,lGc l;r';'; ir' fr 4;Y.
Kemudian, Allah SWT mengancam orang- Semua perintah, larangan, penegasan, janji
pahala, ancaman siksa, dan balasan, adalah
orang yang menipu dalam sumpah dan demi terwujudnya kesadaran menjaga dan
perjanjian dengan ancaman adzab di dunia memelihara perjaniian dan kesepakatan, serta
dan adzab yang besar di akhirat. Ancaman
keras ini menyangkut orang yang merusak tidak melanggar hukum-hukum, berbagai
dan melanggar perjanjiannya dengan Nabi
Muhammad saw., Barangsiapa telah meng- syarat, ketentuan, dan isinya.

adakan perjanjian dengan beliau, kemudian AYATYANG PALING KOMPREHENSIF BAG!
KAUM IAKI.LAK!DAN PEREMPUAN UNTUK
ia melanggar dan mengkhianati perjanjian, BERAMALSATEH

ia keluar dari keimanan dan merasakan ke- Surah an-Nahl Ayat 97

burukan di dunia, yaitu hal-hal buruk yang b.3?r$ir*:rUqg,j*:i

tidak diinginkan yang menimpa mereka. v tA fAffpt q;i;'qt

Selanjutnya, Allah SWT melarang tindakan "Barangsiapa mengerjakan kebajikan, baik

memperdagangkan sumpah dan perjanjian laki-laki maupun perempuan dalam keadaan
seperti menerima suap atau gratifikasi atas beriman, maka pasti akan Kami berikan kepa-

kesediaan untuk melanggar dan mengkhianati danya kehidupan yang baik dan akan Kami beri
perjanjian. Dalam hal ini, Allah SWT berfirman, balasan dengan pahala yang lebih baik dari apa
yang telah mereka kerjakan." (an-Naht 97)
{>rry tI it$lifii4\ Yakni, janganlah kalian
l'taab
merusak dan mengkhianati perjanjian kalian
Dalam kalimat yang pertama, yaitu
demi untuk mendapatkan harta benda duniawi
yang sedikit. Harta benda duniawi, sebanyak {t+} digunakan dhamir berbentuk tunggal.
dan sebesar apa pun, tetap disebut sedikit
karena harta benda duniawi bersifat fana dan Namun kalimat berikutnya digunakan dhamir
pasti berakhir.
berbentuk jamah {#.4ty.Hal ini karena kata
Kemudian, Allah SWT menjelaskan per- {.r.} bisa untuk tunggal dan jamak, makanya
bedaan antara keadaan dunia dan keadaan
akhirat. Segala apa yang ada di dunia pasti di sini pertama digunakan dhamir berbentuk
habis dan hilang. Sedangkan apa yang di tunggal karena mempertimbangkan bentuk

akhirat dan di sisi Allah SWT berupa anugerah redaksional kata man dan selanjutnya

karunia-Nya dan nikmat surga-Nya tidak akan digunakan dhamir berbentuk jamak karena
habis dan hilang bagi orang yang mematuhi
perjanjian. mempertimbangkan maknanya.

Semua hal di atas ditutup dengan per-

nyataan bahwa Allah SWT memberikan gan-
jaran pahala kepada orang-orang yang sabar
memegang Islam dan menjalankan amal-amal

'tArsrR Ar-MuNrR JIrrD 7

Mulradaat Lu$hawffiah yang beramal saleh. Barangsiapa mengerjakan

q;i i {;J} Di sini disebutkan laki-laki dan amal-amal saleh, baik laki-laki maupun perem-

perempuan untuk mengantisipasi munculnya puan, yaitu amal-amal yang sesuai dengan
asumsi keliru )lang mengkhususkan salah
Kitabullah dan Sunnah Rasulullah saw., ia pun
satunya. 4:fn';y Ini adalah qaid atau prasyarat
menunaikan kewajiban-kewaiiban, sedang
diterimanya amal perbuatan. Perbuatan orang
hatinya beriman kepada Allah SWT dan Rasul-
kafir tidak diperhitungkan dan tidak berhak
Nya, ia memperoleh kehidupan yang baik di
mendapatkan ganjaran pahala akan tetapi ada
dunia dan memperoleh ganjaran di akhirat
kemungkinan bisa meringankan hukuman.
atas amal-amal baiknya.
4+ iFy kehidupan yang baik di dunia yaitu
Kehidupan yang baik mencakup berbagai
kehidupan yang baik dan nyaman tanpa ter-
bentuk kesenangan yang beragam. Ibnu
keruhkan oleh kegelisahan dan kejenuhan. |ika ia
adalah orang yang mampu, ia tidak dipalingkan Abbas dan sejumlah ulama lain menafsirkan
oleh hasrat duniawi dari kewajiban-kewajiban
dengan rezeki yang halal lagi baih atau
agama. fika ia adalah orang yang susah, Allah
SWT menjadikan baik kehidupannya dengan kebahagiaan, atau mengamalkan ketaatan dan
sifat qanahh, ridha dan puas dengan pemba-
gian yang ada, dan rezeki yang halal. Ada yang hati merasa senang atau qana'ah. Yang shahih,
mengatakan, maksudnya adalah kehidupan di
akhirat, yaitu kehidupan surga. (ttt:J- U,r u) sebagaimana dikatakan oleh lbnu Katsil,
amal-amal ketaaan yang telah mereka kerjakan.
"Kehidupan yang baik mencakup semua itu."
Persesualan Ayat
Hal ini sebagaimana keterangan dalam sebuah
Ayat ini merupakan dorongan bagi laki-
laki dan perempuan untuk bersemangat me- hadits yang diriwayatkan oleh imam Ahmad

nunaikan amal-amal ketaatan dan kewajiban- dari Abdullah bin Amr r.a., Rasulullah saw.
kewaj iban agama. Sebelumnya, Allah SWT men-
dorong dan memotivasi orang-orang Mukmin bersabda,

untuk sabar mengaktualisasikan apa yang ;i6 n'ir'^Itri ,GG q), ;&i ^t
mereka komitmenkan dari syari'at-syari'at *Sungguh, benar-benar beruntung"to'irang

Islam, yaitu dalam ayat flir,i ,.it i;.fir\ Allah yang masuk Islam, diberi rezeki yang cukup (tidak

SWT membalasi mereka atas amal-amal baik berlebih dan tidak pula kurang), dan Allah SWT
mereka yang mencakup amal-amal mubah,
sunnah, dan wajib, serta memberi mereka menjadikannya memiliki sifat qanalah dengan apa
pahala atas amal-amal selain amal mubah.
yang Dia berikan kepadanya."
Selaniutnya di sini, Allah SWT mendorong
Hadits serupa juga diriwayatkan oleh
dan memotivasi orang-orang Mukmin untuk Muslim dari hadis Abdullah bin Yazid al-
mengaktualisasikan setiap hal yang menjadi
bagian dari syari'at-syari'at Islam. Muqri.

Tafslr dan Penlelasan Tirmidzhi dan an-Nasa'i meriwayatkan
Ini adalah janji dari Allah SWT bagi orang
dari Fadhalah bin Ubaid, ia mendengar

Rasulullah saw. bersabda,

i* ;i,iG ov, p,:1t Jt Gi ,p.

'r3'r,

"Beruntunglah orang yang ditunjuki kepada
Islam, kehidupannya cukup (tidak kekurangan dan
tidakberlebihan) dan ia qanalah (puas dengan apa
yangdimiliki)!'

TATSIRAL-MUNIRIILID 7

Imam Ahmad dan Muslim meriwayatkan yang baik mencakup setiap segi dan aspek
dari Anas bin Malik r.a., ia berkata, "Rasulullah kebahagiaan di dunia seperti kesehatan, re-
saw. bersabda,
', zeki yang halal lagi baih ketenangan jiwa, ke-
W,,o't,jn,';o' ) a,.*, , '!l
. ,o 11, ,,,o.. -Yi n tenteraman hati dan pikiran, serta taufik ke-
€ ,lFl 0! pada amat-amal ketaatan, karena semua itu
;lE

# eW ,q'ntiKlt Cii .;7,1t membawa kepada keridhaan Allah S\ML
Jti-i

* 5;I tt\t jl toi tst ,r 6ir ,J aiv*; BEBERA'A HAL BERKAITAN DENGAN

,'; w, J4 a,'; 'ANG lffjil=;,

li;Tj^,l,xlffiL"liilfl
*Sesungguhnya Allah SWT tidak menzalimi DALAM BAHASA ARAB

suatu kebaikan seorang Mukmin pun (tidak akan

mengurangi dan menyia-nyiakan satu amal...ke-. surah an-Nahl Ayat gg - 105
baikan seorang Mukmin pun). Di dunia, ia diberi
:';r,r;:;tr;:"';-^,tr':x:ffi:#i,'Iil:
":; i,,\t,*51 a i\:\ir,u ifii ab $

Iffk;:::,':,f:;l:';;,1: i:;:;.r;;:#i";r?: ry) ;$ s-J\ cir iF [ru'i, A,sr o

punsudah tidak tagi memitiki suatu kebaikan apa

J;,ilfr"fr\ffi<d{7yang ia diberi pahala karenanya."
,*4eC"1t

iaDiriwayatkan dari rbnu Abbas r.a., l4\(Ix.6tjoz4'Etciv
doa
berkata, "Rasulullah

3kseperti berikut,
saw. memanjatkan A-\,3\-\tr6--/3-6L.IA AVA

,*o lo d. !r6.s \*)i, ,# #1 ui'ti'sw<r{6"1i548';d

-obts

* ; Y.Z'F' {t,"6: W\ cJt 4- *uS 6' uiAt
5ji4;51arrgo""ya Altah, jadikantah hamba puo, Y';3;0 'WAt,$*Sj

:;yl,trr ::# l:;;r;:,i;; ii:*'x:;::;:: <;rLv_JJ, ila'r,,rs,_ *"
vanghitang;'sebagai ganti atas setiap _U ,{t _tj) 6x g,a At
Hukum-hukumFlqih Kehrdupan atau ,t#l I <;$ il 0
{ ltf ;t,Ayat ini secara jelas menunjukkan bahwa 2

\:1amal saleh yang bisa memberi faedah berupa 4 -it:a *: X 4#_
ekehidupan yang baik harus memenuhi pra- r.
il; +! fijlltrsyarat iman. Adapun raedah amal sateh t <i"1\ 4lCStc;eir

iman.meringankan adzab, itu tidak tergantung ke- }t

pada adanya @6itA\f^:rq.fi

Ada lima pendapat terkait dengan ke- .Maka apabila engkau (Muhammad) hendak

hidupan yang baik. Di antara pendapat-pen- membaca Al-eur'an, mohonlah perlindungan ke-

dapatitu,yangpalingshahihadalahkehidupan pada Allah dari setan yang terkutuk. Sungguh,

setan itu tidak akan berpengaruh terhadap orang 4A*- v): Hamzah dan al-Kisa'i memba-
yang beriman dan bertawakal kepada Tuhan. canya <1-*# l>

Pengaruhnya hanyahh terhadap orang yang men- l'raab
jadikannya pemimpin dan terhadap orang yaflg
memltersekutukannya dengan Allah. Dan apabila 4:, e ui'i;i;. ul' J; iri;; *1\ Dhamir ha

Kami mengganti suatu ayat dengan ayat yang pada kata sulthaanuhu adalah kata ganti untuk
lain, dan Allah lebih mengetahui apa yang di-
turunkan-Nya, mereka berkata,'Sesungguhnya setan, sedangkan dhamir ha yang terdapat

engkau (Muhammad) hanya mengada-ada pada kata (t), adalah kata ganti untuk Allah

saja.' Sebenarnya kebanyakan mereka tidak me- SWT. Ini termasuk bentuk penggunaan dhamir
yangsama, namun untuk dua halyangberbeda.
ngetahui. Katakanlah,'Ruhulkudus (libril) me'
nurunkan Al-Qur'an itu dari Tuhanmu dengan Seperti dalam ayat 25 surah Muhammad,

kebenaran, untuk meneguhkan (hati) orang yang 4;n*i; i i; iu.:.:ir} Dhamir yang terdapat
telah beriman, dan menjadi Petunjuk serta kabar
pada kata sawwala kembali kepada setan,
gembira bagi orang yang berserah diri (kepada sedangkan yang terdapat pada kata amlaa
Allah).' Dan sesungguhnya Kami mengetahui kembali kepada Allah SWT, hal ini juga seperti
yang terdapat pada ayat L7B Surah Ali Imraan,
bahwa merel<n berkata,'Sesungguhnya Al-Qur'an
itu hanya diajarkan oleh seorang manusia kepada- {J dJdl} Ada yang mengatakan dhamiryang
nya (Muhammail)l Bahasa orang yang mereka terdapat pada kata {:} di atas iuga kembali
tuduhkan (bahwa Muhammad belajar) kepada-
nya adalah bahasa'Ajo*, padahal ini (Al-Qurhn) kepada setan.
adalah dalam bahasa Arab yang jelas. Sesungguh-
nya orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat {;-r:ii c'i: c,iib Kata wa hudan dan wa
busyraa di'athafi<an kepada letak f il {.-€}
Allah (Al-Qurhn), ,\llah tidak akan memberi
yakni, tatsbiitan, w a hid aayatan wa biryaaratan.
petunjuk kepada mereka dan mereka akan men'
dapat adzab yang pedih. Sesungguhnya yang Kedua kata ini berkedudukan sebagaimaf'uul li
mengada-adakan kebohongan, hanyalah orang
yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah, dan ajlihi.
mereka itulah pembohongi (an-NahL 98-105)
Balaaghah
Qlraa'aat
4otjt aijs$) Di sini terdapatmajazmursal,
{-lj}, As-Susiy dan Hamzah membacanya
yakni menyebutkan musabbab (akibat), namun
secara waqaf pt;1. yang dimaksudkan adalah sebab. Yakni, "idzea

(iliir): Ibnu Katsir dan Hamzah mem- aradta qirao'atal Qur'aani" fjika kamu ingin

bacanya secara waqaf 1..,t-,itt;. membaca Al-Qur'an).

{ili *}' Ibnu Katsir dan Abu Amru mem- 4i:;. a &r ntlb kalimat ini merupakan
bacanya (Jli k).
kalimat sisipan untuk menjelaskan hikmah
("t{}'4r"riir): Ibnu Katsir membacanya 1r,L.irry. penasakhan. Di sini juga terdapat al-lltifaat,

L. (.rrr-;li) berasal darif il tsulatsi "d". Ini yaitu beralih dari bentuk kata orang pertama

merupakan bacaan Hamzah, al-Kisa'i, dan (mutakallim) ke bentuk kata orang ketiga

Khalaf. (ghaa'ib). Di sini, disebutkan lafzhul ialaalah,

2. <3tit4) berasal darif il -LL,""rl[", dan tl 'Allah" untuk memunculkan nuansa penuh

merupakan bacaan imam-imam lainnya. khidmat.

(:f't gllt4..ijr iri) Di sini, katalisaan

dipinjam untuk mengungkapkan pengertian

7hFSIR&-MUNIRIILID ,r,r,,t,, @.r,, ., su'"tt"'l'r"n

bahasa dan perkataan. OrangArab mengguna- (Malaikat fibril a.s.) menurunkan Al-Qur'an
kan kata lisaan dengan makna bahasa, seperti dari Tuhanmu. Malaikat Iibril a.s. disebut
Ruhul Qudus karena ia turun membawa aI-
pada ayat 4 surah Ibraahiim, 4)i', ira-ifi;
Qudus, yaitu sesuatu yang menyucikan jiwa.
:i lq,ilb.
{;-t} Huruf iarr ba' di sini ber-ta'alluq
(U/y,{;+} Di antara kedua kata ini fdengan iI, nazzalahu. Yakni, Malaikat fibril

terdapat ath-Thibaaq. a,s. menurunkan Al-Qur'an disertai dengan
hikmah yang menghendaki penurunan Al-
Mufradaat Lu(hawlyyah
Qur'an. 4i;t utt .4) untuk meneguhkan
{i'p, aij 6l} apabita kamu hendak
membaca Al-Qur'an. {n! gd} bacalah, orang-orang yang beriman di atas keimanan

"e'ttudztt billaahi minasy syaithaanir rajiim," bahwa Al-Qur'an adalah firman Allah SWT,
yang artinya, aku berlindung kepada Allah
dan sesungguhnya ketika mereka mendengar
SWT supaya memelihara diriku dari bisikan-
bisikan setan. Orang yang shalat membaca naasikh (ayatyang menasakh), dan merenungi

bacaan ta'awwudz dalam tiap rakaat. Karena apa yang terkandung di dalamnya berupa
hukum yang dilandaskan pada suatu syarat, pertimbangan kemaslahatan dan hikmah,
secara qiyas, hukum itu berulang bersamaan
akidah mereka semakin tertanam kukuh dan
dengan berulangnya syarat tersebut. {iufu}
hati mereka pun yakin. {.^"i*itp serta sebagai
kekuasaan, otoritas, dan dominasi.
petunjuk dan berita gembira bagi orang-orang
{ii';-Y orang-orang yang mengambil setan
Muslim yang tunduk patuh kepada hukum
sebagai pemimpin mereka dengan menaatinya. Allah SWT. Kalimat ini mengisyaratkan yang

Dikatakan, tawallaituh4 artinya adalah atha'- terjadi pada orang-orang selain orang Muslim

tuhu [a]<u mematuhinya). Kalau tawallaitu adalah hal-hal yang menjadi lawan dari ketiga

'anhu artrnya adalah berpaling darinya. (: e) hal tersebut (tatsbiit, hudan, busyraa).

dan orang-orang yang mempersekutukan se- {r.ii;} fata qad di sini berfungsi untuk at-

suatu dengan Allah SWT berbuat syirik ter- Tahqiiq fmempertegas kepastianl. (i:i.i] el-
Qur'an (-.,) Jabr ar-Rumi, budak milik Amir
rtohadap-Nya. 4! 6'a ;y1h dan apabila Kami
bin Hadhrami yang beragama Nasrani. |abr
menjadikan suatu ayat sebagai ganti ayat yang
ar-Rumi adalah orang yang membaca Taurat
lain, dengan menasakhnya atau mengangkat-
dan Injil. Ia adalah seorang pandai besi. Ketika
nya dan menurunkan ayat yang lain, demi ke-
penduduk Mekah menyakiti Rasulullah saw.,
-imaslahatan para hamba. 4.irl dl ,r,,,;) orang-
beliau terkadang pergi menemui fabr ar-Rumi
orang kafir berkata kepada Nabi Muhammad dan duduk bersamanya.

saw., "Sesungguhnya kamu hanyalah seorang (;t;) bahasa 4g Jr{-,rjr) orang yang
pendusta yang mengada-ada, dan apa yang
kamu sampaikan hanyalah karangan kamu mereka katakan sebagai orang yang meng-

sendiri yang kamu buat-buat." {:r;t;-\ lE ,Fy aiarkan Al-Qur'an kepada Nabi Muhammad

bahkan kebanyakan mereka tidak mengetahui saw. {;5;i} orang yang tidak bisa berbahasa

hakikat Al-Qur'an dan hikmah penasakhan, Arab dengan baik dan tidak mampu meng-

serta tidak bisa membedakan antara yang utarakan isi hati dan pikirannya dengan baik,

benar dan yang salah. baik apakah ia berasal dari non-Arab mau-

4f, ,Fy katakan kepada mereka wahai pun dari bangsa Arab. (rlji! sedangkan Al-
Qur'an. 4i4 A" ii:r) berbahasa Arab yang
Muhammad, {riij, i-r'., liy Ruhul eudus
jelas dan fasih. Bagaimana mungkin Al-Qur'an

diajarkan oleh orang Ajam?! Kedua kalimat

TAFSIRAL-MUNrRItuD 7

ini, yaitu, "lisaanulladzii yulhiduuna ilaihi hanyalah rekaan dan kebohongan )rang ia buat-
buat sendiri. Lalu Allah SWT pun menurunkan
a'jamiy," dan kalimat, "wa haadzaa lisaanun ayat 101 dan ayat berikutnya.

Arabilryun mubiinun," adalah dua kalimat baru Ayat 103

yang bertuiuan untuk mementahkan tuduhan {#l;,5 -.ii;y lUnu Abi Hatim meriwayatkan

mereka. {.y.,# ly nlah SWT tidak menciptakan melalui jalur Hushain dari Abdullah bin Muslim
al-Hadhrami, ia berkata, "Kami memiliki dua
keimanan dalam hati mereka. Ini adalah
budah salah satunya bernama Yasar dan
kalimat umum yang dibatasi keumumannya, |abr. Mereka berasal dari bangsa Siccilia.
Mereka membaca kitab suci milik mereka
karena ada sejumlah orang yang akhirnya dan mengajarkan ilmunya kepada orang
lain. Rasulullah saw. pernah lewat di dekat
mendapatkan petunjuk yang sebelumnya me' mereka, lalu mendengarkan bacaan mereka.

reka kafir terhadap ayat-ayat Allah SWT. Dari itu, orang-orang kafir mengatakan bahwa
Muhammad belajar dari mereka berdua. Lalu
4giy yang menyakitkan di akhirar (,r,*) turunlah ayat ini,

mengada-adakan kebohongan. 43;i. t'iit Persesualan Ayat

;,r ?qF orang-orang yang tidak beriman Allah SWT telah menerangkan bahwa Dia
kepada Al-Qur'an dengan pernyataan mereka memberi ganjaran pada orang-orang Mukmin
atas amal-amal baik mereka. Selanjutnya Allah
bahwa Al-Qur'an adalah perkataan manusia. SWT membimbing kepada amal yang bisa

Mereka tidak beriman, karena mereka tidak menjadikan mereka terbebas dari bisikan

takut kepada hukuman yang tisa mencegah setan. Allah SWT menuturkan sebagian dari
bisikan setan kepada orang-orang yang meng-
mereka dari kekafiran. {jr.-llli} Kata tuniuk ingkari kenabian Nabi Muhammad saw. de-
ngan memunculkan sejumlah opini sesat. Di
ini ditujukan kepada orang-orang kafir atau antaranya adalah

kepada kaum Quraisy. {iji<jrii} mereka itulah Pertama, opini sesat mereka tentang pe-
nasakhan yang berarti at-Tabdiil, yaitu meng-
orang-orang yang sebenarnya berbohong angkat atau menghilangkan sesuatu dan me-

atau orang-orang yang lengkap kebohongan- nempatkan sesuatu yang lain di tempatnya
sebagai ganti. Sedangkan at-Tabdiil dalam
try?, karena mendustakan ayat-ayat Allah
konteks ayat adalah mengangkat suatu ayat
SWT, dan menuduhnya dengan tuduhan-
dan menggantinya dengan ayat lain, atau
tuduhan seperti itu merupakan kebohongan dengan kata lain, menasakhnya dengan ayat

terbesar. Atau, mereka adalah orang-orang lain.
Kedua, opini sesatmereka adalah Al-Qur'an
yang berbohong pada pernyataan mereka,
diajarkan oleh orang Nasrani, bukan berasal
yaitu Nabi Muhammad saw. adalah pendusta dari sisi Allah SWT. Bantahan dan sanggahan

dan mengada-adakan kebohongan, bahwa kesyubhatan ini menegaskan kebatilan. Ban-

Al-Qur'an diaiarkan oleh seorang rnanusia

kepadanya. Penegasan dengan mengulang

kembali pernyataan bahwa mereka adalah

orang-orang pembohong bertuiuan untuk me-

nyangkal pernyataan mereka.

Sebab Turunnya Ayat 101

4i:i! rlfi) Ayat ini turun ketika orang-orang
musyrik mengatakan, Nabi Muhammad saw.
telah menghina para sahabatnya. Hari ini, ia

memerintahkan suatu hal kepada mereka,

namun esoknya ia melaranghal itu bagi mereka,

atau mendatangkan kepada mereka sesuatu
yang lebih ringan bagi mereka. Semua itu

ThFSIRAL.MUNIRITLID 7

tahan dan sanggahan itu adalah Al-Qur'an me- setan karenanya bacaan ta'awwudz diucapkan
rupakan perkataan dalam bahasa Arab yang
teran& sementara orang yang dituduh sebagai sebelum membaca Al-Qur'an.
orang yang mengajarkan Al-Qur'an kepada
Nabi Muhammad saw. adalah orang Ajam. Isti'aadzah adalah membaca bacaan
ta'awwudz, yaitu, "a'uudztt billaahi minasy
Bagaimana mungkin ia mengajarkan sebuah
gtaithaonir rajiimi."
perkataan dalam bahasa Arab yang fasih?!
Perintah membaca ta'awwudz adalah
Tafsir dan Penlelasan perintah yang bersifat sunnah berdasarkan

Allah SWT melalui lisan Nabi-Nya meme- ijma ulama, sebagaimana yang diceritakan oleh

rintahkan para hambanya ketika hendak Ibnu farir dan para imam yang lain. Disebutkan
dari ats-Tsauri dan Atha', bahwa isti'aadzah
membaca Al-Qur'an supaya memohon perlin- atau membaca te'awwudz sebelum membaca

dungan kepada Allah SWT dari setan yang Al-Qur'an hukumnya adalah waiib, baik ketika

terkutuk. (olit -ij r;f| apabila kamu hendak dalam shalat maupun di luar shalat. Hal ini

membaca Al-Qur'an, berlindunglah kamu ke- didasarkan pada zahir ayatyang menggunakan
pada Allah SWT dari godaan dan bisikan setan
yang terkutuk dan terusir dari rahmat Allah bentuk kata perintah, karena perintah aslinya
SWT. Sehingga bacaan kamu tidak kacau dan memberikan pengertian wajib. Akan tetapi,
supaya kamu bisa merenungi makna-makna
Al-Qur'an. Ayat ini masih memiliki keterikatan menurut jumhur, pengertian wajib beralih

dengan ayat sebelumnya, yaitu ayat 89 kepada pengertian sunnah, karena Rasulullah

(:i .r< [q:, -r<jr l1;'lity. saw. tidak mengajarkannya kepada seorang
Arab badui yang pernah menemui beliau.
Khithaab atau seruan dalam ayat ini
fuga, karena Rasulullah saw. terkadang me-
ditujukan kepada Nabi Muhammad saw., dan ninggalkannya dan tidak membacanya.
juga ditujukan kepada umat beliau. Bahkan
sebenarnya umat beliau yang diprioritaskan, Isti'aadzah menurut pendapat ulama
karena beliau sudah terjamin dan terlindungi Hanafiyyah dan sejumlah ulama lain hanya
dari bisikan setan.
diperintahkan dalam rakaat pertama shalat
Zahir ayat menjadikan membaca
saja. Karena shalat meskipun terdiri dari
ta'awwudz adalah setelah membaca, tetapi
maksudnya adalah sebelum membaca, ben- sejumlah rakaat, namun itu adalah satu

tuk kalimat seperti ini juga terdapat dalam kesatuan aktivitas yang diawali dengan
berbagai tempat dalam Al-Qur'an, seperti
bacaan Al-Qur'an, isti'aadzah hanya dibaca di
pada ayat 6 Surah al-Ma'idah, {irul,' . #'!l}
awal shalat. Sementara itu, menurut ulama
Iuga, seperti ayat L52 Surah al-An'aam, Syaf iyyah dan sejumlah ulama yang lain,

{'jr*[ $is1rf luga, seperti ayat 53 Surah isti'aadzah dibaca dalam setiap rakaat. Karena

al-Ahzab, 4:;:sr, n e'beu ,i,ritslry isti'aadzah didasarkan pada sebab, yaitu mem-

Iuga seperti ayat LZ Surah al-Mujadilah, baca Al-Qur'an, dan di setiap rakaat shalat ada

(1* ;sr;i ,t;. G;# j;1t ges11| Maksud dari bacaan Al-Qur'an, setiap rakaat diawali dengan

semua ayat itu adalah apabila kalian hendak isti'aadzah.

melakukan hal itu. Selain itu, alasan membaca (iut I e ib sesungguhnya setan, apa

ta'awwudz adalah untuk mengusir bisikan pun jenisnya, tiada memiliki kekuasaan untuk
mendominasi orang-orang yang membenar-
kan dan percaya adanya pertemuan dengan
Allah SWT serta memasrahkan segala urusan

tkepada-Nya. 6,t u$ sesungguhnya kekuasa-

an dan dominasi setan dengan bujuk rayu dan

penyesatan hanya berlaku bagi orang-orang "Ayat yang Kami batalkan atau Kami hi-
yang mematuhinya, menjadikannya sebagai Iangkan dari ingatan, pasti Kami ganti dengan
penolong mereka selain Allah SWT. Dominasi
setan juga terjadi atas orang-orang yang mem- yang lebih baik atau yang sebanding deng annya.
persekutukan Allah SWT dengan setan dalam
ibadah dan penyembahan. Ada kemungkinan Tidakkah kamu tahu bahwa Allah Mahakuasa
huruf ba' pada kata bihi adalah ba' sababiyyah.
Sehingga maknanya adalah disebabkan ke- atas segala sesuatu?" fal-Baqarah: 106)
taatan mereka kepada setan dan disebabkan
penipuan dan penyesatan setan terhadap me- Lalu, Allah SWT menyanggah kesyubhatan
reka, mereka pun menjadi orang-orang yang
mempersekutukan Tuhan. dan opini sesat mereka yang lemah, 41i Jt

Selanjutrya, Allah SWT menuturkan dua qAt tt'th katakan kepada mereka wahai
bentuk opini sesat para pihak yang mengingkari
Muhammad, Al-Qur'an yang dibacakan kepada
kenabian Nabi Muhammad saw. akibat pengaruh
bisikan dan godaan setan. kalian dibawa turun oleh Malaikat fibril a.s.
dari Tuhanmu, disertai kebenaran, keadilan,
Opini Sesat Pertama, hikmah, maksud dan tujuan yang benar.

{r,1 tj! '![] apabila Kami menghapus Sedangkan penasakhan merupakan bagian

suatu ayat dan menggantinya dengan ayat dari kebenaran. Di sini, Malaikat |ibril a.s.
lain karena suatu hikmah dan maksud-dan
Allah SWT lebih mengetahui Al-Qur'an yang di-idhaafah-kan kepada kata al-Qudus, yaitu
Dia turunkan-dan orang-orang kafir melihat "Ruuhul Qudus!' Kata al-Qudus artinya suci
terjadinya pengubahan hukum, yaitu hukum dari dosa.
yang menasakh dan hukum yang dinasakh,
4iJ;t ult.3) untuk menguji orang-orang
mereka dengan serta merta mencela Rasulullah
saw., dan berkata kepada beliau, "Sesungguhnya yang beriman dengan penasakhan itu, mereka

kamu Muhammad hanyalah pendusta, kamu pun membenarkan apa yang diturunkan
membuat-buat kebohongan atas nama Allah,
baik yang pertama maupun yang kedua, hati
kamu memerintahkan suatu hal kemudian mereka pun percaya sepenuhnya kepada apa

kamu melarangnya." Sebenarnya, kebanyakan yang diturunkan. Ketika mereka mengatakan,

mereka tidak mengetahui hikmah dan ke- "ltu adalah kebenaran yang datang dari
maslahatan bagi manusia yang terkandung
di balik perubahan itu. Mereka tidak memer- Tuhan kami," diputuskan bagi mereka bahwa
telah nyata dan terbukti keteguhan mereka
hatikan perubahan dan perkembangan keada-
an, serta mengaplikasikan prinsip berangsur- dalam agama, serta keabsahan dan kebenaran

angsur dalam menurunkan hukum-hukum. keyakinan mereka bahwa Allah SWT Maha-
Muhammad saw. bukanlah pendusta yang
bijaksana. Dia hanya melakukan sesuatu yang
membuat-buat kebohongan. Akan tetapi, Allah
penuh hikmah dan kebenaran.
SWT berbuat apa saja yang Dia kehendaki
dan menetapkan apa saja yang Dia inginkan, Penggunaan kata {iji} memberikan pe-
sebagaimana firman-Ny4
ngertian bahwa penurunan yang ada sedikit

demi sedikit dan setahap demi setahap sesuai

dengan berbagai kejadian dan kemaslahatan.

Hal ini menunjukkan bahwa pengubahan

suatu ayat dengan ayat lain masuk kategori

kemaslahatan, bahwa meniadakan penasakhan

sama artinya dengan menurunkan Al-Qur'an
secara langsung sekaligus yang berarti keluar

dari kategori hikmah.

4oJ:i ,si.t ,si:b Kata wa hudan dan wa

busyraa di'athafl<an kepada posisi atau letak

kata 4c;,.y Yakni, sesungguhnya Al-Qur'an atau milik Amir bin Hadhrami, atau milik
berikut penasakhan yang terjadi di dalamnya
diturunkan untuk meneguhkan orang-orang Utbah bin Rabi'ah.3s

Mukmin. Di samping itu juga sebagai petunjuk Ia dulunya beragama Nasrani, kemu-
dan berita gembira bagi orang-orang Muslim
dian masuk Islam. Lalu apabila orang-orang
yang berserah diri sepenuhnya kepada Allah musyrik mendengar sebagian kisah-kisah Al-

SWT, menaati-Ny4 tundukpatuh kepada hukum, Qur'an, mereka mengatakan, "ltu diajarkan

ketetapan dan perintah-Nya, serta beriman oleh |abr kepada Muhammad." Padahal fabr
adalah orangajam.
kepada-Nya dan kepada para rasul-Nya.
Allah SWT menyanggah tuduhan dan
Ini menunjukkan bahwa orang-orang kebohongan yang mereka buat, dengan
sebuah kalimat keheranan. {;r9lJ ,Jir iu;jy
Muslim ketika mereka melihatada penasakhan,
bahasa orang yang mereka maksudkan adalah
akidah mereka semakin tertanam kukuh, hati
aTam bukan Arab, sementara Al-Qur'an adalah
mereka percaya sepenuhnya, agama tertancap perkataan Arab yang jelas dan menerangkan
segala sesuatu lagi fasih yang bisa langsung
kukuh dalam diri, mereka meyakini dan me- dipahami dengan cepat. Bahkan, bahasa Al-
Qur'an adalah bahasa Arab yang paling fasih
mercayai hikmah Allah SWT, ditunjuki dan di-
bimbing ke arah kebenaran, diberi kabar gem- tak tertandingi. Bagaimana mungkin orang
bira dengan memperoleh taman-taman surga yang datang membawa Al-Qur'an belajar

yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. tentang kefasihannya, balaaghahnya, makna-

Adapun orang-orang musyrik, yang terjadi maknanya yang sempurna, lengkap dan kom-
pada mereka adalah kebalikan dari semua itu. prehensif yang paling sempurna dibanding-

Opini Sesat Kedua, kan semua kitab yang diturunkan kepada Bani
j;.# itr ,i,lyKami Israil. Bagaimana mungkin ia belajar dari se-
men{gleiJtah"ul i3 benar-benar orang ajamyangsama sekali tidak pandai ber-
sepenuhnya apa bahasa Arab?! Tidak masuk akal sang Nabi
yang dilon-
(Nabi Muhammad saw.) belajar perkataan
tarkan oleh orang-orang musyrik berupa yang seperti itu kriteria dan sifat-sifatnya dari

kebohongan dan kedustaan yang mereka seorang laki-laki a7am.

buat terhadap Nabi Muhammad saw.. Mereka, Kemudian, Allah SWT membuka kepalsuan

dengan dilatarbelakangi oleh kebodohan dan kebohongan mereka serta mengancam

dan kejahilan mengatakan bahwa Al-Qur'an mereka. $:,ii- t ;,ir ,11) sesungguhnya orang-

diajarkan kepada Muhammad oleh seorang orang yang tidak membenarkan ayat-ayat
yang diturunkan kepada Rasulullah saw.
manusia, bukan wahyu dari Allah. Orang yang
dan mereka tidak memiliki keinginan untuk
mereka maksudkan adalah seorang laki-laki beriman kepada apa yang datang dari sisi
Allah SWX, mereka tidak diberi petunjuk
ajam, tidak mengetahui tentang bahasa Arab, dan taufik oleh Allah SWT untuk keimanan

dan tidak bisa berbahasa Arab dengan baik 35 Al-Qurthubi mengatakan, semuanya mengandung kemung-

dan benar. Ia adalah seorang budak milik kinan. Nabi Muhammad saw. terkadang duduk-duduk
bersama mereka dalam berbagai kesempatan untuk meng-
seseorang dari Quraisy. Ia adalah seorang aiari mereka dari apa yang diajarkan Allah SWT. kepada
penjual yang berjualan di dekat Bukit Shafa. beliau. Hal itu terjadi di Mekah.

Sesekali Rasulullah saw. duduk bersamanya
dan berbincang-bincang sekadarnya. Nama

orang itu adalah fabr. Ada yang mengatakan,

namanya adalah Bal'am. Disebutkan bahwa ia

hidup sebagai budak milik Bani al-Hadhrami.

Ia adalah budak milik al-Fakih bin Mughirah,

kepada ayat-ayat-Nya dan kepada apa yang yang terkutuk fmembaca ta'ewwudz) di-
dibawa oleh para rasul-Nya, karena mereka perintahkan dalam bentuk anjuran ketika
tidak memiliki kesiapan dan kecenderungan hendak membaca Al-Qur'an, baik dalam
sikap melakukan keburukan-keburukan. Dan
di akhirat, mereka mendapatkan adzab yang shalat maupun di luar shalat, supaya setan
pedih dan menyakitkan. Orang-orang yang tidak bisa melancarkan gangguan kepada
tidak beriman kepada ayat-ayat Allah SWT orangyang membaca. Gangguan dan bisik-
mereka itulah orang-orang yang membuat
an setan bisa menghalang-halangi pem-
kebohongan. {ij:Kjr I in-r;i;> dan orang- baca dari merenungi dan menghayati Al-

orang musyrik Quraisy itulah orang-orang Qur'an serta mengamalkan kandungannya.
yang berdusta dan membuat kebohongan, Setan selalu berusaha mengembuskan

bukan kamu Muhammad. bisikan-bisikan ke dalam hati, bahkan ter-
hadap para nabi sekalipun, berdasarkan
Ini adalah penegasan bahwa mereka ayat,

sudah dikenal sebagai para tukang bohong "Dan Kami tidak mengutus seorang
rasul dan tidak (pula) seorang nabi se-
dan kebohongan memang sudah menjadi belum engkau (Muhammad), melainkan
apabila dia mempunyai suatu keinginan,
tipikal mereka. Adapun Rasulullah saw., beliau
adalah orang yang paling benax, paling jujua setan pun memasukkan godaan-godaan ke
paling baik serta paling sempurna ilmu, amal, dalam keinginannya itu. Tetapi Allah meng-
keimanan dan keyakinannya, serta sangat ter- hilangkan apa yang dimasukkan setan itu,

kenal kejujurannya, hingga semua orang men- dan Allah akan menguatkan ayat-ayat-
juluki beliau dengan julukan al-Amin.
Nya. Dan AIIah Maha Mengetahui, Maha-
Oleh karena itu, Hereclius raja Romawi bijaksana." (al-Haii: 52)
bertanya kepada Abu Suffan tentang sifat-
2. Setan sama sekali tidak bisa memiliki
sifat Rasulullah saw., ia menjawab bahwa
dominasi dan kemampuan menguasai de-
beliau adalah shaduuq (orang yang sangat ngan godaan, penyesatan, dan kekafiran
jujur dan paling dapat dipercaya). Di antara
atas orang-orang Mukmin yang mem-
pertanyaan Hereclius kepada Abu Suffan benarkan Allah SWT dan Rasul-Nya. Se-

adalah, 'Apakah kalian pernah menuduhnya bab, Allah SWT menghalau kekuasaan dan

berbohong sebelum ia menyampaikan apa dominasi setan dari mereka, ketika iblis

yang ia sampaikan?" Abu Suffan menjawab, berkata seperti yang ada dalam ayat,
"Tidak pernah sekalipun." Lalu Hereclius
berkata, "|ika begitu, apakah mungkin ia tidak "Ia (iblis) berkata, 'Tuhanku, oleh karena
Engkau telah memutuskan b ahwa aku se sat,
pernah berbohong terhadap manusia, justru ia
aku pasti akan jadikan ftejahatan) terasa
berbohong terhadap Allah SWT?!" Maksudnya, indah bagi mereka di bumi, dan aku akan
iika terhadap manusia saja beliau tidak pernah menyesatkan mereka semuanya, kecuali
berbohong apalagi terhadap Tuhan, sudah hamba-hamba-Mu yang terpilih di antara
mereka." (al-Hiir: 3 9-40)
pasti beliau tidak akan mungkin berbohong.
Allah SWT berfirman, "Sesungguhnya
Flqlh Kehldupan atau Hukum-hukum kamu (iblis) tidak kuasa atas hamba-hamba-
Ku, kecuali mereka y ang meng ikutimu, yaitu
Dari ayat-ayat di atas dapat disimpulkan orang yang seset" (al-Hiir: 42)
sejumlah hukum sebagai berikut.

1. Al-Isti'aadzalr atau memohon perlin-

dungan kepada Allah SWT dari setan

TAFSIRAL-MUNIRIILID 7

Akan tetapi, al-Qurthubi mengatakan, dalam penggantian itu." |adi, maksud ayat
adalah risalah atau sebagian risalah.
ayat ini adalah ayat yang bersifat umum
yang keumumannya dibatasi. Iblis mem- Sementara itu, ulama tafsir yang lain
perdaya Adam dan Hawa dengan ke- mengatakan, penasakhan teriadi dalam
kuasaannya. Setan juga selalu berupaya syari'at ini, berdasarkan dalil dan bukti-
mengeruhkan waktu orang-orang mulia
bukti nyata dalam Al-Qur'an dan as-Sunnah
dengan mengembuskan bisikan, "Siapakah
yang menciptakan Tuhanmu?"36 yang telah disebutkan di bagian terdahulu.

3. Nasakh terjadi pada Al-Qur'an karena Asy-Syaf i mengatakan, Al-Qur'an ti-

suatu hikmah, yaitu memerhatikan ber- dak bisa dinasakh dengan as-Sunnah. Hal
ini berdasarkan ayat di atas, (!-i ;K: iJ Ai.tifry
bagai kemaslahatan, kejadian, dan perkem-
bangan kondisi manusia. Nasakh adalah Ini berarti menghendaki bahwa ayat tidak
mengangkat suatu hukum syara' dengan
dalil syara' yang datangnya kemudian. bisa ternasakh melainkan dengan sesama

Malaikat fibril a.s. membawa turun ayat yang lain. Pandangan dan argumentasi

Al-Qur'an semuanya termasuk bagian- imam Asy-Syaf i di atas disanggah, ayat

bagian yang menasakh dan yang dinasakh tersebut hanya menunjukkan bahwa Allah
dari firman Allah SWT untuk meneguhkan
SWT mengganti suatu ayat dengan ayat
orang-orang Mukmin dengan berbagai
lain. Ayat tersebut sama sekali tidak mem-
hujjah dan ayat-ayat yang terkandung di berikan sebuah pengertian bahwa Allah
dalamnya. Al-Qur'an diturunkan untuk SWT tidak mengganti suatu ayat melain-
dijadikan sebagai penunjuk, pembimbing, kan dengan sesama ayat. Di samping itu,
dan penyampai berita gembira bagi orang-
orang Muslim tentang taman-taman surga Malaikat |ibril a.s. juga terkadang turun
yang penuh kenikmatan dan kesenangan. membawa as-Sunnah sebagaimana ia
turun membawa ayat. fuga, bahwa as-
Karena itu, orang-orang musyrik tidak
Sunnah terkadang ada yang menguatkan
bisa menentang dan menolak keberadaan
penasakhan. dan mengukuhkan ayat.

Dalam tasfir Surah al-Baqarah, kami 4. Al-Qur'an dalam bahasa Arab yang
telah menyebutkan bahwa pendapat Abu
Muslim al-Ashfahani mengatakan, pena- terang, jelas dan paling fasih. Bagaimana
sakhan tidak terjadi dalam syari'at ini.
Sedangkan mengenai ayat ini, ia menga- bisa orang-orang musyrik memiliki
takan, maksudnya, mengganti atau me-
nasakh ayat yang terdapat dalam kitab- persangkaan dan tuduhan bahwa Nabi
kitab terdahulu, seperti mengalihkan ki- Muhammad saw. belajar Al-Qur'an dari
blat yang semula adalah Baitul Maqdis ke seorang tukang pandai besi ajam yang
Ka'bah. Ketika itu, orang-orang musyrik mukim di Mekah?! Padahal manusia dan
jin tidak akan memiliki kemampuan untuk
berkata, "Kamu Muhammad adalah orang membuat tandingan seperti Al-Qur'an

yang pendusta dan mengada-ada saja meski hanya satu surah.

36 Tafsir al-Qurthubi, l0/176. 5. Allah tidak memberi taufik untuk beriman
kepada orang-orang musyrik yang tidak
beriman kepada Al-Qur'an. Mereka ber-
sikukuh di atas kekafiran, sikap keras ke-
pala, angkuh dan berpaling dari petunjuk

dan tuntunan Rasulullah saw.. Dan di

akhirat ada adzab yangpedih, menyakitkan,

dan memilukan bagi mereka.

F{r-?jlfil..F,rI . -,.. . \NtsR|'L-\tN$\\R\\\Dl

6. Ayat {+l<!r ,t,+-ralb secara tegas menyebut c *1iL!;3s6"e3.4 *;iiL

orang-orang musyrik yang sebenarnya @<;1.8;1&d4
merupakan para pendusta dan pembuat
"Barangsiapa kafir kepada Allah setelah
kebohongan. Hal ini sebagai tanggapan dia beriman (dia mendapat kemurkaan Allah),

terhadap sikap mereka yang menyebut kecuali orang yang dipalcsa kafir padahal hatinya
Nabi Muhammad saw sebagai pendusta tetap tenang dalam beriman (dia tidak berdosa),
tetapi orang yang melapangkan dadanya untuk
dan membuat-buat kebohongan. Ayat
kekafiran, maka kemurkaan Allah menimpanya
{oy.i<jr I +rir| adalah bentuk inten- dan mereka akan mendapat adzab yang besar.

sifikasi terhadap penegasan di atas yang Yang demikian itu disebabkan karena mereka
lebih mencintai kehidupan di dunia daripada
menyatakan bahwa orang-orang musyrik
yang merupakan para pembohong dan akhirat, dan Allah tidak memberi petunjukkepada
pendusta. Yakni, setiap bentuk kebohongan kaum yang kafir. Mereka itulah orang yang hati,
tidak ada artinya apa-apa jika dibandingkan pendengaran dan penglihatannya telah dikunci
dengan kebohongan mereka.
oleh Allah. Mereka itulah orangyanglalai. Pastilah
ORANG.ORANG YANG MURTAD DARI ISLAM
DAN ORANG.ORANG MUHAJIRIN SETEI.AH mereka termasuk orang yang rugi di akhirat nanti.
MEREKA MEI{GALAMI COBAAN DAN FITNAH Kemudian Tuhanmu (pelindung) bagi orang yang
berhijrah setelah menderita cobaan, kemudian
Surah an-Nahl Ayat 1OG -LLL
mereka berjihad dan bersabar, sungguh, Tuhanmu
:r {r r!il #,.-> t\ iL'*
Ai;r '5fr setelah itu benar-benar Maha Pengampun, Maha
-;,,G.lu ^I,65;A Penyayang. (Ingatlah) pada hari (ketika) setiap
EI, orang datang untuk membela dirinya sendiri dan
-i4:* bagi setiap orang diberi (balasan) penuh sesuai
#S^; AUq.r'll,l
dengan apa yangtelah dikerjakannya, dan mereka
tidak dizalimi (dirugikan)." (an-Nahl: I 06- I I I )

;5\ a!\ O fu' -ltr ;,% Qlraa'aat
/",
,yqi;\3 );+Vr:b r1;itr 7ogt.27*t Vz;t {ui}'

Ibnu Aamir membacanya i-#).

aJ) o -oj|i\ Ptt q4 { -Jr l'raab
w, ,/// . A+ r4)l,r
\.2 -7 <;5t {f,,t F cr} Kata {n} di sini berkedudukan
ry-e\)
,y d sebagai badal yang dibaca rafa' dari kata
{g 3i\4\ t<)j&'eqv al-Kaadzibuuna yang terdapat dalam ayat
6i;3\3 ;iiir A fr j*
,u,\iAt;3;\- Gs6i@ sebelumnya, yaitu, {ii;rnr I 4t1y. Atau,
1.\ '\iXa/s $1;G '*L#v +a
4:g"-\i:, j_9;-0';1/,#); 33;;ai \Ga)*r;.'z.e sebagai mubtada' atau man syarthiyyah,
sedangkan khabar atau jawabnya adalah

46 #y Namun versi I'raab yang paling

baik adalah kata {;y} berkedudukan sebagai

mubtada' yang khabar\ya dibuang. (,r !f
tfy Istitsnaa' atau pengecualian di sini

adalah istitsnaa' muttashil, karena kekafiran

TAFSIRAL.MUNIRJILID 7

mencakup perkataan dan niat sama seperti merugi karena mereka telah menyia-nyiakan
umur mereka untuk sesuatu yang membawa
iman.
mereka kepada adzab yang kekal dan berujung
4t" ;Y Kata man berkedudukan sebagai
kepada neraka yang diabadikan atas mereka.
mubtada' marfu' sedangkan khabarnya adalah
{U;u} berhijrah dari Mekah ke Madinah.
f'.. j-/. q,-".'4: , . .1.:\
{i4 r :". e\ setelah mereka disiksa dan
tdr e.?.
ditindas, atau diuji dengan siksaan dan meng-
Kata {rjL} berkedudukan sebagai maf'uul ucapkan kaa-kata kekafiran karena terpaksa

bihi untuk f il, 4t"> Asalnya adalah wa seperti Ammar r.a.. fika berdasarkan versi
bacaan yang membaca {r;5} dalam bentuk
laakin man syaraha bil kufri shadrahu, dengan
f iI mabnii me'luum, maknanya adalah
menggunakan dhamir ha padal<ata shadrahu,
lalu dhamir tersebut dibuang karena sudah sebelumnya mereka kafi4, atau memalingkan
jelas bahwa yang dimaksudkan adalah dada
orang lain dari keimanan, seperti Al-Hadhrami
orang yang bersangkutan. fadi, kata shadran
yang memaksa budaknya hingga murtad,
di sini adalah isim nakirah, namun yang kemudian mereka berdua masuk Islam dan

dimaksudkan adalah isim makrifat. sama-sama ikut berhijrah. $itp, ir;t;, ;,1

$t:;:'oy;t) {iri ',i;y ,at,i'yy Khabarnya kemudian mereka berjihad serta sabar dalam

{i1} yang pertama keberadaannya ditunjukkan berjihad dan dalam menghadapi berbagai

olehkhabarnya {i} yang kedua. kesulitan yang menimpa merek . {Ul. ,1}

Mufradaat Lughawlyyah sesudah fitnah, hijrah, jihad, dan sabar.
{ir-J} Allah, benar-benar Maha Pengampun
4;l ;;'11) kecuali orang yang dipaksa
kepada mereka atas apa-apa yang pernah
untuk berdusta dan mengarang kebohongan,
mereka perbuat sebelumnya, {itl} lagi Maha
atau dipaksa untuk mengucapkan kata-kata
kekafiran, lalu ia pun mengucapkannya. {..tl! Penyayang kepada mereka dan Maha memberi
nikmat kepada mereka, sebagai ganjaran atas
9C1u,4,i:\ sedang hatinya tetap tenang dengan
apa yang mereka perbuat setelah itu.
keimanan, akidahnya tidak goyah dan tetap
4i "S ,it i'i,.y ingatlah, itu adalah hari
konsisten di atas keimanan. Di sini terkandung Kiamat. 44 ;j.,r;,^p hari ketika tiap-tiap diri
dalil bahwa keimanan adalah membenarkan
datang dalam keadaan membela diri sendiri
dengan hati.
dan berusaha untuk menyelamatkannya, tan-
4tj6 4u. t" ,j , ry tetapi orang yang
pa memedulikan urusan orang lain, ia pun ber-
membuka dan melapangkan dadanya untuk
kekafiran. Maksudnya, ia meyakini kekafiran kata, "Diriku, diriku." 4+ C {- n aj;i}dan

dan senang kepadanya. {n' # =":; ;j;;} Ini tiap-tiap diri diberi balasan amalnya secara

adalah sebuah ancaman keras karena tidak penuh. {ll;i1., y ii;} sedang mereka tidak di-
ada yang lebih besar dari kejahatan seperti
aniaya, tidak dikurang sedikit pun pahalanya.
itu. Al-Ghadhab (murka) lebih keras daripada
Sebab Turunnya Ayat 106
laknat yang berarti pengusiran dari rahmat
4;f U !1) Ibnu Abi Hatim meriwayatkan
Allah SWT. {cu;} ancaman itu. 4;qat \;;ir ;il,
dari Ibnu Abbas r.a., ia berkata, "Ketika Nabi
r;ir) karena mereka lebih memilih kehidupan Muhammad saw. ingin berhijrah ke Madinah,
orang-orang musyrik menangkap dan me-
dunia, lebih mencintai, lebih memprioritaskan nyiksa Bilal, Khabbab, dan Ammar bin Yasir.

dan mengunggulkannya.

{a; !} sungguh merupakan hal yang pasti
tanpa diragukan lagi. {i;-r*ir} orang-orang

Waktu itu, Ammar terpaksa mengucapkan menyiksamu, ucapkan hal yang sama." Lalu
kata-kata yang membuat mereka senang
turunlah ayat ini {lc)u, i* Si;l ;"tt!.
dan puas sebagai bentuk pura-pura untuk
Di antaranya lagi adalah kaum kafir
menyelamatkan diri. Ketika ia kembali kepada
Quraisy memaksa Ammar dan kedua orang
Rasulullah saw., ia pun menceritakan apa yang
tuanya, yaitu Yasir dan Sumayyah untuk
terjadi. Rasulullah saw bertanya kepadanya, murtad, namun mereka menolak. Lalu
'Ketika kamu mengucapkan kata-kata itu, kaum kafir Quraisy mengikat Sumayyah dan
bagaimana keadaan hatimu, apakah hatimu
mementangnya di antara dua ekor unta (kedua
merasa senang dan setuju dengan apa yang
kaki dan tangannya diikatkan ke tubuh dua
kamu ucapkan itu?' Ammar r.a. menjawab, ekor unta di arah yang berlawanan). Mereka
"Tidak." Allah SWT pun menurunkan ayat ini juga menusuk kemaluannya dan berkata, "la
masuk Islam demi laki-laki." Lalu akhirnya
{yql ,* a';}4;"ttb.
Ibnu Abi Hatim meriwayatkan juga dari mereka membunuh Sumayyah dan Yasir.

Mujahid, ia berkata, "Ayat ini turun terkait Mereka adalah dua orang yang pertama kali

dengan sejumlah orang yang beriman dari dibunuh demi mempertahankan keimanan
dan keislamannya. Sedangkan Ammar r.a., ia
penduduk Mekah. Lalu ada sebagian sahabat terpaksa berpura-pura mengucapkan kata-
kata seperti yang diinginkan oleh kaum kafir
yang ada di Madinah mengirimkan surat
Quraisy. Lalu disampaikan kepada Rasulullah
kepada mereka agar hijrah ke Madinah. Lalu saw., "Ya Rasulullah, sesungguhnya Ammar
mereka pun pergi untuk hijrah ke Madinah. telah kafir." Rasulullah saw. berkata, "Tidah
karena sesungguhnya Ammar adalah orang
Namun di tengah jalan, mereka berhasil
yong dipenuhi keimanon mulai dari ujung
dikejar dan ditangkap oleh kaum kafir Quraisy,
lalu memaksa mereka hingga akhirnya mereka kepala sampai ujung kaki, keimanan telah
kafir dengan terpaksa. Lalu turunlah ayat ini menyatu padu dengan daging dan darahnya."

menyangkut orang-orang itu. Lalu Ammar datang menemui Rasulullah saw.
sambil menangis. Rasulullah saw. mengusap
Ada sejumlah riwayat lain menyangkut kedua mata Ammar dan berkata, "Ada apa

*ayat ini {yG-_)! q;ii ;"tt| Di antaranya denganmu? Sudah tidak apa-apa, jika mereka

adalah apa yang diriwayatkan oleh Ibnu fari4 kembali menyiksamu, ucapkan kembali kepada
Ibnu Mardawaih, dan al-Baihaqi dalam, ^Ad- mereka kata-kata yang some."

Dalaa'il, bahwa orang-orang musyrik me- Ayat 110
nangkap Ammar bin Yasir, menyiksanya dan
4e'':)\i.;) Ibnu Sa'd dalam Ath-Thabaqaat,
tidak melepaskannya hingga ia mengucapkan
meriwayatkan dari Umar bin Hakam, ia
kata-kata caci maki terhadap Nabi Muhammad
berkata, "Ammar bin Yasir disiksa hingga
saw dan memuja berhala-berhala mereka. ia tidak sadar lagi apa yang diucapkannya.
Shuhaib juga disiksa hingga ia tidak sadar
Lalu ketika ia datang kepada Rasulullah saw.,
lagi apa yang diucapkannya. Begitu juga yang
beliau berkata kepada dirinya, 'Apa yang dialami oleh Abu Fukaihah, ia disiksa hingga
tidak sadar lagi apa yang diucapkannya. Bilal,
telah terjadi?" Ammar r.a. berkata, "Seburuk- Amir lbnu Fuhairah, dan sejumlah orang dari
buruk perbuatan yang pernah aku perbuat.

Aku menghina Anda dan memuji berhala-

berhala sesembahan mereka." Rasulullah saw.

kembali berkata, "Ketika itu, bagaimana kamu

mendapati hatimu?" Ammar r.a. menjawab,

"Tetap teguh dengan keimanan." Lalu

Rasulullah saw. berkata, "|ika mereka kembali

-TATSIR AL-MUNIR IILID 7

kaum Muslimin juga disiksa. Menyangkut yang keras. Itu karena ia telah mengetahui

mereka, ayat ini turun. keimanan, namun ia berpaling darinya. fuga,

Ibnu Abi Hatim meriwayatkan dari karena ia mencintai kehidupan dunia lebih

Qatadah, Ayyasy (saudara persusuan Abu dari akhirat sehingga ia pun berani murtad.
fahal), fandal bin Suhail, Salamah bin Hisyam,
dan Abdullah bin Salamah ats-Tsaqafi, disiksa Allah SWT tidak menunjuki hatinya dan tidak
dan dipaksa oleh kaum kafir Quraisyagar mur-
meneguhkannya di atas agamayang haqq.Allah
tad. Mereka pun akhirnya dengan terpaksa dan
SWT pun mengunci mati hatinya, sehingga
pura-pura memberi kaum kafir Quraisy apa
ia pun termasuk golongan orang-orang yang
yang diinginkan, supaya mereka bisa selamat
dari kekejaman kaum kafir Quraisy tersebut. lalai dari apa yang diinginkan, dan termasuk
Kemudian, mereka ikutberhijrah dan berjihad.
Lalu turunlah ayat ini menyangkut mereka. orang-orang yang tidak memahami apa yang

Persesualan Ayat sebenarnya bermanfaat bagi mereka. Pen-

Dalam ayat-ayat sebelumnya, Allah SWT dengaran dan penglihatannya ditutup karena
memberikan ancaman keras kepada orang-
orang kafir yang mengarang kebohongan ter- ia tidak manfaatkan sebagaimana mestinya
hadap Nabi Muhammad saw. dan menuduh
beliau dengan berbagai tuduhan yang keji. sehingga pendengaran dan penglihatannya
Seperti menyebut beliau sebagai pendusta dan
mengarang kebohongan, bahwa apa yang beliau tidak berguna baginya.
bawa berasal dari perkataan manusia bukan
dari sisi Allah SWL Selanjutnya di sini,Allah SWT Kemudian, Allah SWT mengecualikan
menyambungnya dengan pembicaraan tentang
orang yang kafir dengan lisannya saja, bukan orang yang dipaksa sehingga ia mengucapkan
dengan hatinya disebabkan ketakutan dan pe-
malsaan yang dialami, serta tentang orangyang kata-kata kafir, namun hanya di mulut,
kafir dengan lisan dan hatinya sekaligus.
sedang hatinya tetap teguh pada keimanan.
Kemudian, Allah SWT menuturkan ke-
adaan orang-orang yang berhijrah setelah (yG:)! XU +i ;f :; !1) kecuali orang yang

mengalami penyiksaan dan penindasan. Me- dipaksa dengan dipukuli dan disiksa, sedang
reka adalah orang-orang Islam yang lemah dan
ditindas di Mekah. hatinya sebenarnya menolak apa yang

Tafsir dan Penlelasan diucapkan mulutnya serta tetap teguh dengan

Barangsiapa kafir kepada Allah SVVT, keimanan kepada Allah SWT dan Rasul-

mengingkari wujud dan keesaan-Nya, mela- Nya setelah ketercekaman yang dialaminya
pangkan dadanya untuk kafi4, merasa senang
dan nyaman dengan kekafiran setelah ia ber- akibat pemaksaan dan penyiksaan tersebut.
iman, ia akan mendapatkan murka dan laknat
Allah SWT dan di akhiratia memperolah adzab Hal ini seperti yang dialami oleh Ammar

bin Yasir ketika ia disiksa oleh orang-orang

musyrik Mekah. Al-Ithmi'naan berarti dalam

kondisi tenang dan stabil setelah terguncang.

Maksudnya, adalah tetap teguh dan konsisten

di atas keimanan. Ayat (rjL 4u t; ; #ty

maknanya adalah membuka dan melapangkan

dadanya untuk menerima kekafiran.

Kemudian, Allah SWT menuturkan sebab

kemurkaan-Nya atas orang murtad. 4#\ 4t
dan murka
i;;ry balasan dari Allah SWT

serta adzab yang besar karena mereka lebih

memprioritaskan dan lebih memilih dunia

daripada akhirat.

(s4' ) li,r ,\i;y dan sesungguhnya Allah

SWT tidak memberi taufik kepada orang-

orang yang teguh di atas kekafiran. Mereka

adalah orang-orang yang tenggelam dalam berupaya memalingkan mereka dari agama
mengingkari keesaan Allah SWT dan dalam
mereka. Lalu mereka berjihad melawan orang-
mengingkari kenabian Nabi Muhammad saw. orang musyrik. Mereka sabar dalam beriihad

atau{k&afir"ls'etrerlalJhrlb}eorirmaanng-oardaanlaghyoarnagngm-ourratandg melawan orang-orang musyrik. Sesungguhnya

yang Allah SWT mengunci mati hati, pen- Tuhanmu fwahai Muhammad) menjaniikan
mereka pertolongan, kemenangan, dan am-
dengaran, dan penglihatan mereka. Sehingga punan atas dosa-dosa mereka, serta rahmat
mereka tidak mau beriman, tidak mendengar bagi mereka. fadi, Allah SWT tidak menghu-

firman Allah SWI, serta tidak melihat dan kum mereka setelah tobat mereka dan kesung-
merenungi dalil-dalil dan bukti-bukti. Mereka
guhan keislaman mereka.
itulah orang-orang yang lengkap kelalaiannya,
tidak ada orang yang lebih lalai dari mereka. Mereka adalah golongan lain dari orang-

Karena lalai memerhatikan akibat-akibat orang Mukmin yang tertindas di Mekah,

adalah puncak tertinggi kelalaian. terhina di tengah-tengah kaum mereka, dan

4r*r i; l) sungguh merupakan hal yang diteron sehingga mereka pun akhirnya dengan
terpaksa pura-pura kafir dengan mengucapkan
pasti bahwa mereka itulah orang-orang yang kata-kata kekafiran hanya di mulut. Akhirnya
binasa kelak di akhirat, orang-orang yang me-
rugi dan kecewa aas diri sendiri dan keluarga mereka mampu menyelamatkan diri dengan
hijrah ke Madinah meninggalkan kampung
mereka pada hari Kiamat.
halaman, keluarga, dan harta benda mereka
Bagi orang-orang murtad yang merugi, demi menggapai ridha dan maghfirah Allah

Allah SWT menetapkan enam ketetapan atas SWT. Mereka bergabung ke dalam barisan

mereka. orang-orang Mukmin, berjihad melawan kaum
kafic sabar dalam menghadapi berbagai gang-
1. Mereka memperoleh murka Allah SWT. guan. Lalu Allah SWT menginformasikan, se-
2. Mereka berhak mendapatkan adzab yang
telah mereka terpaksa menuruti keinginan
pedih. kaum kafir Mekah dengan berpura-pura kafir,
Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang
3. Mereka adalah orang-orang yang begitu kepada mereka di kehidupan akhirat kelak.

mencintai kehidupan dunia lebih dari 4,r ,y ,i.it i';-y Kata {il;} dibaca nashab,

akhirat. sedangkan 'aamil-nya adalah kata Rahiimun
yang terdapat pada akhir ayat sebelumnya,
4. Allah SWT tidak memberi mereka hidayah
atau fi'il yang disembunyikan yait:.t udzkur.
kepada jalan yang lurus. Yakni, sesungguhnya Allah SWT Maha
Pengampun lagi Maha Penyayang kepada
5. Allah SWT mengunci mati hati, pen-
mereka pada hari ketika setiap orang datang
dengaran dan penglihatan mereka.
membela diri sendiri dan sibuk memikirkan
6. Allah SWT menjadikan mereka termasuk diri sendiri tanpa memikirkan urusan orang

orang-orang yang lalai dari adzab yang lain. Tiap-tiap orang berkata, "Diriku, diriku."
Ini sebagaimana firman Allah SWT dalam ayat,
keras, yang akan datang pada mereka di
hari Kiamat. "Setiap orang dari mereka pada hari itu
mempunyai urusan yang menyibukkannya."
Selanjutnya, Allah SWT menuturkan (Abasa:37)

hukum orang-orang yang tertindas di Mekah
{irFG Ay."t:,11;:} kemudian orang-orang yang
berhijrah meninggalkan kampung halaman

mereka di Mekah setelah orang-orang musyrik


Click to View FlipBook Version