The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by masjiddarussalam18, 2022-08-16 00:41:32

Tafsir Al-Munîr Jilid 7

Tafsir Al-Munîr Jilid 7

43 ru- - lbmereka kelak akan mengetahui Ini adalah dalil bahwa obat untuk me-

akhir kesudahan urusan mereka, mengetahui nangani kesedihan dan kesempitan dada
akibat kesyirikan dan hasil kekafiran mereka.
adalah bertasbih, bertahmid dan memper-
Ini adalah ancaman bagi mereka atas buruknya
banyak shalat. Ibadah seperti shalat adalah
akhir kesudahan mereka, mudah-mudahan
wajib atas manusia selama masih berakal
siapa tahu mereka, sadar; dan mau beriman.
dan menunaikannya sesuai dengan keadaan
Kemudian, Allah SWT menghibur hati
yang disanggupinya. Hal ini sebagaimana
Nabi-Nya atas berbagai gangguan orang-orang
yang ditegaskan dalam sebuah hadits Shahih
musyrik terhadap beliau, 4!3:G ,r4.rt & fi;Y
Bukhari dari 'lmran Ibnu Hushain r.?.,
sesungguhnya Kami benar-benar mengetahui
'*i WRasulullah saw. bersabda,jy ip ,*u
wahai Muhammad bahwa kamu merasa sangat ,tLw l. YJ : u,p,,,
.
terganggu dengan olok-olok dan kesyirikan
orang-orang musyrik tersebut. Dadamu terasa .+o(.J. I,9

sempit dan sesak. fanganlah sekali-kali hal itu "Shalatlah dengan berdiri. Iika tidak mampu,
menyurutkan langkahmu untuk menyampai- sambil duduk. Iika tidak mampu, s ambil b erb aring."
kan risalah Allah SV/L Bertawakallah kamu
kepada-Nya karena sesungguhnya Dia Pelin- Ini juga menjadi dalil yang menunjukkan
dung Penjaga, dan Penolong dirimu terhadap kekeliruan sebagian orang sesat yang menga-

mereka. Berlindunglah kamu kepada-Nya takan bahwa maksudkan al-Yaqiin adalah mak-

untuk menghilangkan kesempitan dada dan rifat. Menurut mereka, ketika salah seorang
dari mereka telah mencapai makrifat, pem-
kegundahan. bebanan menjadi gugur dari dirinya. Ibnu
Katsir menyatakan bahwa pandangan itu me-
*.i; ;; !:, -t;,iy {.rour, i ;;.i; f #b rupakan pandangan kafir; sesat, dan bodoh.
Para nabi dan para sahabat adalah orang-
(;;:ir sibukkanlah dirimu dengan berdzikir
orang yang paling mengenal Allah S\MX, paling
kepada Allah Sry\II, memanjatkan tahmid dan memahami hak-hak dan sifat-sifat-Nya serta
tasbih serta selalu menyembah kepada-Nya, pengagungan yang menjadi hak-Nya. Namun
yaitu menunaikan shalat. Konsistenlah kamu meskipun begitu, mereka adalah orang-orang
menjalani hal itu hingga datang kepadamu hal yang paling tekun beribadah, paling banyak
yang yakin dan pasti, yaitu kematian.
dan paling konsisten dalam menjalankan
Kematian disebut al-Yaqiin fsesuatu yang
pasti) karena kematian adalah hal yang di- amal-amal kebajikan hingga wafat.
pastikan terjadi. Dalil tafsir ini adalah firman
Ketika Rasulullah saw. mendapatkan suatu
Allah SWT dalam ayat yang menjelaskan
urusan yang mengganggu pikiran beliau dan
perkataan para penghuni neraka, " Mereka membuat beliau sedih, beliau segera shalat.
ImamAhmad meriwayatkan dari Ibnu Hammar
menjawab,
r.a., ia mendengar Rasulullah saw. bersabda,
"Dahulu kami tidak termasuk orang-
$i e'rJ: t ,i>I u.r 6- ,b: y $t )s
orang yang melaksanakan shalat, dan kami lrl :$ti ,s4lt J"ri i, osi
[juga) tidak memberi makan orang miskin,
bahkan kami biasa berbincang (untuk tujuan "Allah SWf U"r7r*or,'*oro, onoOO' Oo^,
yang batil), bersama orang-orang yang mem-

bicarakannya, dan kami mendustakan hori pem-

balasan, sampai datang kepada kami kematian."

(al-Muddatstsir: 43-47)

TAISIRAL-MUNIRJILID 7

janganlah kamu sampai tidak bisa melalcsanakan siapa yang tidak mendapatkan kecukupan
emPat rakaat di permulaan siang, jika kamu me- dengan Al-Qur'ad'

laksanakannya, Aku akan mencukupi kamu di 4. Ada sebagian kalangan mengatakan ayat

akhir siang."' ini menghendaki pengertian tentang se-

Flqlh Kehidupan atau Hukum-hukum nantiasa mengekang diri dari ketertarikan
Ayat-ayat di atas menuniukkan sejumlah
kepada kesenangan dunia. Seorang hamba
hal sebagai berikut.
harus secara total mendedikasikan diri
1. Al-Qur'an adalah nikmat teragung yang fokus kepada Allah SWT. Namun yang
bena[ dalam agama Muhammad sama
dianugerahkan kepada Nabi Muhammad
sekali tidak ada rahbaaniyyah (cara hidup
saw. dan kaum Muslimin. Tidak ada biarawan, mengabaikan dunia secara total)
suatu apa pun yang bisa dibandingkan seperti yang terdapat dalam agama Nabi
Isa a.s.. Akan tetapi, Islam adalah agama
dengannya, baik berupa harta, kekayaan,
atau yang lainnya. haniifilryah flurus, tauhid murni) dan
samhah (mudah, ringan), agama fitrah
2. Al-Faatihah termasuk salah satu surah Al-
dan agama tengah-tengah yang mengom-
Qur'an. Di sini, Surah al-Faatihah disebut- binasikan dan mengakomodir antara spi-
kan secara khusus karena keutamaan dan
ritual dan material, antara ruh dan ma-
kelebihannya, karena memuat pokok- teri, memerhatikan kehidupan dunia dan
akhirat sekaligus, memenuhi hak-hak fi-
pokok Islam. Bahkan, ia adalah surah yang sik yang mubah disertai dengan kembali
paling utama karena dua sebab.
kepada Allah SWT dengan hati yang bersih
Pertama, disebutkan secara khusus
dan tersendiri, padahal ia adalah bagian dan lurus.

dari Al-Qur'an. Hal ini menunjukkan ia 5. Seorang Mukmin hendaknya jauh dari

memiliki kemuliaan dan keutamaan. orang-orang musyrik dan tidak perlu ber-
sedih hati jika mereka tidak mau beriman,
Kedua, bahwa Allah SWT ketika dekat dengan sesama orang-orang Muk-
min, bersikap tawadhu dan rendah hati
menurunkan Surah al-Faatihah sebanyak kepada sesama orang Mukmin, cinta dan
belas kasih kepada mereka, sekalipun me-
dua kali, itu menuniukkan bahwa ia me-
miliki keutamaan dan kemuliaan. Surah reka adalah orang-orang miskin.
al-Faatihah pertama kali turun di Mekah
6. Tugas Nabi Muhammad saw dan setiaP
pada awal-awal turunnya Al-Qur'an orang Mukmin yang alim setelah beliau

dan diturunkan lagi pada kali kedua di adalah menyampaikan risalah Allah

Madinah. SWT kepada segenap makhluk mempe-
ringatkan adzab atas kekafiran dan ke-
3. Pandangan seorang Mukmin tidak lagi maksiatan. Pada awal mulanya, dakwah
Nabi Muhammad saw. dilakukan secara
tertarik kepada keindahan perhiasan- sembunyi-sembunyi, kemudian mema-
suki periode daloryah secara terbuka dan
perhiasan dunia, karena ia sudah memiliki terang-terangan sejak turunnya ayat,
berbagai makrifat Allah SWT. Rasulullah
saw. bersabda dalam sebuah hadits yang 4,4iAt q .rrit fi a. 1asY.

diriwayatkan oleh Bukhari dari Abu

Hurairah r.a.,

"Bukanlah termasuk bagian dari kami,

7. Adzab telah dikukuhkan terhadap orang- mat terdiri dari beberapa keadaan yang

orang yang membagi-bagi Kitabullah, sebagiannya ada proses pertanyaan dan
sebagian yang lain tidak ada.
dalam bentuk mereka mengimani seba-
gian dan kafir kepada sebagian yang lain, Ibnu Abbas r.a. mengatakan, yang di-
baik apakah mereka dari kelompok orang- maksud pertanyaan di sini bukannya Allah
SWT bertanya kepada mereka dengan
orang Ahli Kitab fYahudi dan Nasrani) pertanyaan untuk mencari tahu, seperti
ataupun dari kelompok kaum musyrik
Apakah dulu kalian berbuat demikian
Quraisy. dan demikian?" Karena Allah SWT Ma-
ha Mengetahui segala sesuatu. Tetapi
B. Ayat 4*;i &1t;.l itl,ib dengan ke-
maksudnya Allah SWT melontarkan per-
umumannya, memberikan sebuah penger- tanyaan kepada mereka dengan pertan-
yaan kecaman dan celaan, seperti 'Ke-
tian tentang semua umat manusia, baik napa kalian menentang Al-Qur'an, apa
yang kafir maupun yang Mukmin, kelak argumentasi kalian dalam hal ini?"10

akan ditanya tentang amal perbuatannya, 9. Pertolongan dan pemeliharaan Allah SWT
kecuali orang yang masuk surga tanpa
menjamin keselamatan Nabi Muhammad
hisab. Secara zahir, orang kafir akan saw. dari gangguan orang-orang musyrik.

ditanya berdasarkan ayat, Hal ini berdasarkan ayat, $*s.,;.at,f .i1t\

"Tahanlah mereka (di tempat perhen- wahai Muhammad, kamu tidak usah me-
tian), sesungguhnya mereka akan ditanya." medulikan olok-olokkan dan tidak usah
(ash-Shaaffaatz 24) memperhatikan perkataan mereka. Allah
SWT benar-benar telah menegaskan ke-
"Sungguh, kepada Kamilah mereka sucian dirimu dari semua yang mereka
kembali, kemudian sesungguhnya (ke- tuduhkan dan lontarkan.
wajiban) .Kamilah membuat perhitungan
atas mereka." (al-Ghaasyiyah: 25-26) Ada sebagian kalangan mengatakan,

"Dan orang-orang yang berdosa itu bahwa ayat ini dihapus dengan ayat pe-
tidak perlu ditanya tentang dosa-dosa
mereka." (al-Qashash: 78) rang. Ar-Razi menuturkan ini adalah

"Make pada hari itu manusia dan pandangan yang lemah. Karena maksud
jin tidak ditanya tentang dosanya." (ar-
berpaling di sini adalah tidak meme-
Rahmaan:39)
dulikan dan tidak menggubris mereka.
"Dan Allah tidak akan menyapa mere-
ka pada hari Kiamaf." (al-Baqarahz L74) Karena itu, ayat ini tidak dihapus.ll

"Sekali-kali tidak Sesungguhnya mere- Kemudian, Allah SWT berfirman, ti1|
ka pada hari itu benar-benar terhalang dari
(melihat) Tuhannya." fal-Muthaffifiin: 15) {kilt liqir sampaikan secara terbuka

Itu adalah dalam keadaan-keadaan apa yang diperintahkan kepadamu. Kamu
jangan takut kepada selain Allah SWT ka-
tertentu pada hari Kiamat. Karena hari rena Allah SWT menjagamu dari setiap
Kiamat memiliki sejumlah keadaan. Ada orang yang ingin mengganggu dan berbuat
jahat kepada dirimu, sebagaimana Allah
keadaan yang di dalamnya ada pertanyaan
dan pembicaraan, dan ada konteks yang SWT melindungimu dari kejahatan orang-
sebaliknya. Ikrimah mengatakan, hari Kia-
10 Tafsir al-Qurthubi, l0/61.
11 Tafsir ar-Razi, 79 /2L5.

TAFSTRAT-MUNrRJ[rD 7

orang yang mengolok-olokmu. Sifat orang- bersujud. Karena itu, perbanyaklah doa (ke-
orang yang mengolok-olok adalah syirik. tika dalam posisi sedang sujud)."
Mereka adalah orang-orang musyrik se-
bagaimana yang dijelaskan dalam ayat Dari itu, sujud di sini disebutkan se-

4;1(- \ nt '6:ti; *it\ {mereka itu adalah cara khusus, yaitu dalam ayat, ;; jiiy
orang-orang yang mengadakan ilah lain di
4i :r-r-t3r
samping Allah SWT).
10. Tasbih, tahmid, dan shalat adalah obat 11. Setiap Muslim dituntut sebuah kewajiban

untuk menangani berbagai kesedihan untuk senantiasa konsisten beribadah,

dan kegalauan, jalan keluar dari berbagai yaitu shalat hingga ajal menjemput, sela-
ma ia masih berakal. Islam adalah agama
kondisi krisis, kesempitan, dan kesusahan.
yang mudah dan ringan. Karena itu, ia
Puncak kedekatan kepada Allah SWT adalah harus menjalankan shalat dengan cara
bagaimanapun sesuai dengan kemam-
ketika dalam posisi sujud, sebagaimana puannya. Kewajiban shalat tidak gugur
yang disabdakan Rasulullah saw. dalam
sebuah hadits yang diriwayatkan oleh dari dirinya kecuali ketika dalam keadaan
Muslim, Abu Dawud dan an-Nasa'i dari kehilangan kesadaran akal. Ia akan dihisab
Abu Hurairah r.a., atas setiap kewajiban yang ia tinggalkan
dengan sengaja. Hal ini sebagaimana yang
'\V !'jiv,.).^t(fu,, r dikatakan oleh Isa a.s. yang termaktub
c .tx:t 3rt; dalam ayat,

.'y. "Dan Dia memerintahkan kepadaku
J J _'J l)-
(melaksanakan) shalat dan (menunaikan)
;G'tst t:f6 zakat selama aku hidup." fMaryam: 31)

"Keadaan seorang hamba paling dekat
kepada Allah SWT adalah tatkala ia sedang

SURAHAN-NAHL

MAKKIYYAH, SERATUS DUA PULUH DELAPAN AYAT

Penamaan Surah sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu
y ang diyakini, yaitu aj a[) menunjukkan kematian.
Surah ini dinamakan dengan surah an-
Kedua ayat ini memiliki korelasi yang sangat
Nahl flebah) karena memuat kisah tentang jelas dengan permulaan Surah an-Nahl ini,
lebah yang diberi ilham (naluri) oleh Allah SWT
untuk menyerap sari bunga dan buah-buahan {i';i (telah pasti datangnya ketetapan Atlah).
serta memproduksi madu yang mengandung
Hany"a-''}saja, dalam Surah al-Hijr digunakan
obat bagi manusia. Kisah ini disebutkan da- bentukftl mudhaari', qOUp sementara dalam
lam ayat 68-69.lni adalah sebuah kisah yang
menakjubkan untuk memerhatikan dan me- fSurah an-Nahl digunakan bentuk il maadhi,
{j}. Sebagai catatan, bentuk kata kerja yang
renungkan berbagai keajaiban ciptaan Allah
SWT serta menjadikannya sebagai bukti pe- telah lalu (fi'il maadhrJ di sini adalah sesuatu
tunj uk tentang wujud-Nya. yang datang dan terjadi, meskipun terdapat
masa penantian karena waktu kedatangannya
Surah ini juga dinamakan dengan Surah
sangat dekat dan yakin.
an-Ni'am (nikmat-nikmat) karena banyak me-
nyebutkan berbagai nikmat Allah SWT yang Begitu juga, Surah an-Nahl memiliki korelasi
melimpah kepada para hamba.1z
dengan Surah lbraahiim. Dalam Surah Ibraahiim
Korelasi Surah lni dengan Surah Sebelumnya
Bagian akhir Surah al-Hijr di atas memiliki disebutl<an tentang fitnah yang dihadapi oleh si
maylt dalam kubur (pertanyaan dua malaikat
korelasi yang sangat erat dengan bagian awal dalam kubur) berikut apa yang terjadi di sana.

Surah an-Nahl. Firman Allah SWT di bagian Ada orang yang diteguhkan dan disesatkan
dalam menjawab pertanyaan tersebut (ayat27
akhir Surah al-Hijr (ayat9?),4*-1 *li e::.,;p
Surah Ibraahiim). Sedangkan dalam Surah an-
(Maka demi Tfuhanmu, Kami pasti akan menanyai Nahl disebutkan tentang kematian berikut apa
mereka semua) menegaskan keberadaan hasyr
pada hari Kiamat dan proses pertanyaan yang yang terj adi setelahnya berupa kenilonatan atau
dijalani manusia tentang perbuatan yang pernah
mereka lakukan ketika di dunia. Demikian pula a dzab (ay at 28 -32). D al am Surah I b raahi i m, Allah
SWT juga menuturkan nikmat-nikmat-Nya, ke-
halnya denga n ayat 99, {}it *_i. ; Agc::., (dan
mudian diikuti dengan firman-Nya, .: .;rili 3;r\
LZ Tafsir al-Qurthubi, lO /65.
{-t; ,-j.i it (dan jika kamu menghitung nikmat

Allah, tidaklah dapat kamu menghitungnya).
Ayat yang sama juga disebutkan dalam Surah
an-Nahl (ayat 18) berikut penyebutan berbagai

macam nikmat yang beragam.

.ff.T TAFSIRAL-MUNIRIILID 7

Kandungan Surah merenungkan manfaat-manfaat hujan, binatang

Surah ini mencakup pembicaraan seputar ternah buah-buahan seperti kurma dan anggu4,
pokok-pokok akidah, yaitu uluuhiyyah (ke' tugas dan aktivitas lebah, penciptaan manusia
tuhanan) dan keesaan, be'ts, hasyr dan nusyuur
kemudian mematikannya, perbedaan perolehan
(dibangkitkan kembali dan dikumpulkan).
Pembicaraan Surah ini diawali dengan pene- rezeki di antara manusia, kemampuan burung
untuk terbang penyediaan fasilias tempat
gasan adanya hasyr dan ba'ts serta dekatnya
tinggal dan yang lainnya.
waktu kedatangan Kiamat. Hal ini diungkap-
Surah ini juga menielaskan nikmat-nikmat
kan dengan bentuk maadhi (yang telah lalu) Allah SWT yang melimpah ruah dan tiada
yang menunjukkan kepastian teriadinya. Ini putus, mengingatkan manusia tentang akibat
seperti firman Allah SWT,
sikap kufur dan tidak mensyukuri nikmat-
"Telah semakin dekat kepada manusia nikmat-Nya. Iuga tentang dipersiapkannya
perhitungan amal mereka, sedang mereka pintu-pintu fahannam bagi orang-orang kafiq,
dalam keadaan lalai (dengan dunia), berpaling
(dari akhiratJ." (al-Anbiyaa': 1) sedang mereka kekal di dalamnya, serta

"Saat (hari Kiamat) semakin dekat, bulan dipersiapkannya pintu-pintu surga Adn bagi
pun terbelah." (al-Qamar: 1)
orang-orang yang bertaloara dan berbuat amal
Semua itu menunjukkan bahwa informasi
Allah SWT tentang yang telah lalu dan yang baik di dunia. Surah ini juga menjelaskan
akan datang adalah sama karena pasti akan
datang dan terjadi. karunia Allah SWT dengan mengutus para
rasul kepada setiap umat, bahwa tugas dan
Kemudian surah ini menegaskan wahyu misi para rasul adalah satu, yaitu perintah
yang diingkari oleh orang-orang musyrik menyembah hanya kepada Allah SWT dan
terkait dengan adanya ba'ts, bahwa mereka
menjauhi thaghut.
menantang Rasulullah saw. agar adzab yang
beliau ancamkan kepada mereka disegerakan Surah ini juga menerangkan misi para
nabi pada hari Kiamat, yaitu memberikan
kedatangannya.
kesaksian atas umat-umat yang ada bahwa
Kemudian, dilanjutkan dengan pembi- mereka telah menyampaikan dakwah yang
caraan tentang bukti-bukti kekuasaan Ilahi
di jagad raya ini yang membuktikan keesaan benar yang menyeru kepada agama Allah SWT.

Allah SWT dengan penciptaan langit dan bumi fuga tentang bagaimana orang-orang kafir
berikut segala apa yang ada pada keduanya tidak diberi izin berbicara dan semua dalih
mereka ditolak
seperti planet-planet dan bintang-bintang
Kemudian, Allah SWT menyebutkan
gunung-gunung dan lautan, dataran-dataran,
sebuah ayat yang paling komprehensif dalam
dan lembah-lembah, air dan sungai-sungai, flora
dan fauna ikan-ikan, mutiara dan batu-batu Al-Qur'an, "sesungguhnya Allah menyuruh
mulia, kapal-kapal yang berlayar di lautan, angin
lawaaqih (yang membawa awan dan membantu (kamu) berlaku adil dan berbuat kebaiikan."
penyerbukan) dan angin yang menjadi tenaga (an-Nahl: 90) dan diiringi dengan perintah
penggerak kapal dalam berlayar. Surah ini iuga
mengajak manusia untuk memerhatikan dan untuk memenuhi janii dan mematuhi ke-

sepakatan, diharamkannya melanggar janji,
menghormati syarat-syarat, dan ketentuan-

ketentuannya serta larangan menjadikan

sumpah dalam perjanjian dan pakta sebagai

alat untuk menipu dan mencurangi.

Kemudian, Allah SWT memerintahkan

untuk memohon perlindungan dari setan yang

TATSIRAL-MUNIRJILID 7

terkutuk (membaca ta'awwudz) ketika hendak PENEGASAN TENTANG BA'7S DAN WAHYU
membaca Al-Qur'an, menyatakan dengan tegas
Surah an-Nahl Ayat7.-2
bahwa setan tidak bisa menguasai orang-orang
Mukmin yang bertalaara dan bertawakal kepada <#%W,,e16s;si\A-J',
Tuhan mereka. Setan hanya bisa menguasai "a{t:i'ily$ueiu"tA;ttIg
orang-orang musyrik
,.ll -{,^ir 6g
Allah SWT menegaskan bahwa Al-Qur'an
dibawa oleh Ruhul Qudus ke dalam hati Nabi t
Muhammad saw., karena Al-Qur'an adalah t,k-"33u(tr'1 i'

firman Allah SWI, bukan perkataan orang "Ketetapan Allah pasti datang maka jangan-

Arab atau pun non-Arab. lah kamu meminta agar dipercepat (datang)nya.

Dalam Surah an-Nahl juga disebutkan Mahasuci Allah dan Mahatinggi Dia dari apa
sejumlah perumpamaan untuk menegaskan
yang mereka persekutukan. Dia menurunkan
tauhid, mementahkan kesyirikan, sekutu, dan
para malaikat membawa wahyu dengan perintah-
sikap kufur terhadap nikmat-nikmat Allah
SWT. fuga, penielasan bahwa tidak berdosa Nya kepada siapa yang Dia kehendaki di antara
hamba-hamba-Nya, (dengan berfirman) yaitu,
orang yang mengucapkan kata-kata kekafiran
karena dipaksa, sedang hatinya tetap teguh 'Peringatkanlah (hamba-hamba-Ku), b ahwa tidak

dengan keimanan. fuga setiap diri diberi hak ada tuhan selain Aku, maka hendaklah kamu
membela diri pada Hari Kiamat dan setiap b ertakw a kep ada-Ku."' (an-Nahk f -2)

orang diberi balasan atas amal perbuatannya. Qltaa'aat

Pada bagian akhir surah, setelah pembi- $:tf *- ti..L\, Hamzah, al-Kisa'i, dan Khalaf
caraan tentang binatang ternah disebutkan
penjelasan tenang binatang yang diharamkan membacanya e_f -;;l'-).
4JV.b,lbnu Katsir dan Abu Amru mem-
Allah SWL Selain itu, mewanti-wanti para
bacanya 1J;i>.
ulama agar jangan memfatwakan haram atau
l'raab
halal tanpa dasar dalil dan membandingkannya
4jy fn maadhi yang bermakna fi'il
dengan sesuatu yang diharamkan Allah SWT atas
mu dha ari', yakni ya'tii. H al ini bertuj uan untuk
kaum Yahudi disebabkan kezaliman mereka.
menegaskan kebenaran dan kepastiannya.
Surah ini ditutup dengan pujian dan
Terkadang terjadi sebaliknya, menggunakan
sanjungan kepada Nabi lbrahim a.s. disebabkan
fi'il mudhaari' untuk mengungkapkan fi'il
keteguhannya pada ketauhidan murni. Di
samping itu, juga ada perintah kepada Nabi maadhi, seperti perkataan penyair berikut ini,

Muhammad saw. agar mengikuti millah Nabi i,-f 9-;#tif + f 'Fu ,4 o)y tili
Ibrahim a.s., kemudian memerintahkan beliau
agar berdakwah mengajak kepada Allah SWT ;i \-,_.v;,. e?
dengan hikmah dan nasihatyangbaik, memberi
i'';;,'* .-;l*# +t#t .'. o,'-')!, ' 2J (?- -alJ
balasan secara setimpal tidak melampaui batas.
Selain itu, terdapat perintah untuk sabar dalam azt ,.',irttJ7j J'r aJ

menghadapi berbagai musibah dan kesedihan, \,

serta mengandalkan pertolongan Allah SWT Ap ab ila Anda m el ew at i kub ur anny a, p o t o nghh
kepada orang-orang yang bertaloaa dan ber-

buat kebaikan.

untuknya unta-unta terbaik yang memiliki punuk memiliki sekutu. {;<;xjr} Malaikat fibril a.s..
besar dan setiap binatang ternak yang merumput
dari satu temPat ke temPat yanglain. (crlt ) dengan membawa wahyu atau Al-

Lumurilah sisi-sisi kuburannya dengan darah Qur'an. Karena Al-Qur'an bisa menghidupkan
binatang-binatang tersebut karena sungguh dulu
hati yang mati karena kejahilan. Atau, karena
ia adalah orang yang gemar memotong hewan
Al-Qur'an dalam agama adalah bagaikan ruh
ternak.
dalam jasad.
Kalimat /a laqad yakuunu maksudnya
Nya.4(:ifriirqibjdiye.nfgaatna perintah dan kehendak-
adalah,fa laqad kaana.
"on" di sini sebagai an
(l)^fr:li,\ Dhamirha di sini kemungkinan
mufassirah. Yakni, peringatkanlah terhadap
bisa kembali kepada lafzhul jalaalah, Allaah,
adzab. (.1$ takutlah kalian kepada hu-
atau kepada kata adzab, namun masing-
kuman-Ku karena menentang perintah-Ku dan
masing dari keduanya saling terkait.
menyembah selain Aku.
4ir;ii iiy Kalimat ini adakalanya sebagai
badal dari kata {cr}t} Atau, berkedudukan Sebab Turunnya Ayat

nashab dengan mengasumsikan pembuangan Kala itu, orang-orang musyrik meminta
supaya disegerakan kedatangan hari Kiamat
huruf .larr (naz'ul khaafidh), yakni bi an
yang diancamkan oleh Rasulullah saw. kepada
andziruu, lalu hurufi arr ba' dibuang.
mereka. Atau, minta disegerakan pembinasaan
Balaaghah
mereka oleh Allah SWT sebagaimana yang
{or.d}Di sini terdap at al-lltifaat, yakni terjadi pada Perang Badar. Mereka berkata,
")ika benar apa yang dikatakan Muhammad,
b e ralih dari b entuk kata o rang k etiga {g h a i b ah)
ke bentuk kata orang kedua (khithaab). berhala-berhala itu akan memberikan

Mufradaat Lufhawlyyah syafaat kepada kami dan menyelamatkan
kami darinya." Lalu turunlah ayat ini. Ibnu
{"br ,i ;$ tetatr dekat datangnya kete-
Mardawaih meriwayatkan dari lbnu Abbas r.a.,
tapan Allah SWT sesungguhnya perkara yang
dijanjikan fancaman) posisinya sama seperti j\ia berkata, "Tatkala turun ayat, {,i}r ;i para
sesuatu yang telah datang dan pasti terjadi.
Karena itu, janganlah kalian meminta disegera- sahabat merasa ketakutan hingga turunlah
kan kedatangannya. Hal itu tidak mengandung
kebaikan apa pun bagi kalian. Kalian tidak pula lanjutan ayat, 4;'i-.;* >ri) lalu mereka pun
bisa menghindar darinya karena pasti datang
tenang.
dan terjadi. Biasanya, jika ada sesuatu yang
pasti akan terjadi, dikatakan "qed atao, wa Abdullah Ibnu Ahmad dalam Zawaa'iduz
qad waqa'a" dengan menggunakan bentukrfi?
Zuhd,lbnu farir dan Ibnu Abi Hatim meriwa-
maadhi. Maksud @r ;i) di sini adalah peng- yatkan dari Abu Bakar Ibnu Abi Hafsh, ia

adzaban Allah SWT terhadap orang-orang kafir berkata, "Tatkala turun ayat (nl ;i j) maka
dan hukuman-Nya terhadap orang yang tetap
teguh dalam kemusyrikan dan mendustakan orang-orang berdiri terhenyak, lalu turunlah

Rasul-Nya. 6t-l.x) Mahasuci Allah SWT dari ayat{;i"-lJ};}.

Tema ayat pertama adalah mempublika-
sikan bahwa sesuatu yang dijanjikan-yaitu
hari Kiamat-adalah sesuatu yang nyata dan
pasti terjadi. Dan, Allah SWT tersucikan dari
memiliki sekutu dan anak. Tema ayat kedua

adalah penginformasian turunnya wahyu me-
lalui perantaraan malaikat, penegasan tentang

ThFSIRAL-MUNIR JITID 7

tauhid yang merupakan puncak kesempur- "Saat (hari Kiamat) semakin dekat, bulan
naan kekuatan secara keilmuan, perintah ber- pun terbelah." (al-Qamar: 1)
talowa yang merupakan puncak kesempur-
naan kekuatan secara praktik. Dan, kenabian "Telah semakin dekat kepada manusia
adalah anugerah dan pemberian. Maksud perhitungan amal mereka, sedang mereka
dalam keadaan lalai (dengan dunia), berpaling
ayat, (iji of ut I iiiy aaatah makrifat kepada (dari akhiratJ." (al-Anbiyaa': 1)
Allah SWT Sedangkan maksud ayat, {Ji6}
Maksudnya, perintah Allah SWT pasti
adalah pemahaman tentang kebaikan untuk
dipraktikkan. datang dan terjadi, meskipun menunggu. Ka-

Tafsir dan Penjelasan rena itu, janganlah kalian meminta disegera-

Orang-orang kafir meminta agar disegera- kan kedatangannya sebelum datangnya waktu

kan kedatangan hari Kiamat atau turunnya yang telah ditentukan dalam ilmu Allah SWT.

adzab yang diancamkan kepada mereka. Lalu Yakni, telah dekat apa yang jauh, Karena itu,

dikatakan kepada mereka {ir}tjt}. janganlah kalian tergesa-gesa mengharapkan-

Tatkala Rasulullah saw sering mengancam nya segera terjadi.

orang-orang kafir dengan adzab dunia dan Ini sebagai ancaman bagi orang-orang kafir
akhirat, mereka tidak kunjung melihat apa
pun dan menisbahkan beliau sebagai pen- dan pemberitahuan kepada mereka tentang
dusta. Allah SWT pun menjawab opini sesat
telah dekatnya adzab dan kebinasaan mereka.
mereka dengan ayat, (i)^:;i >[ fir ;i jy
$:,Fi.* jc; it;!F Mahasuci Allah SWT
sungguh, perintah dan ketetapan Allah SWT
benar-benar telah ada sejak zaman azali sam- dari sekutu dan anak yang mereka nisbahkan
pai selamanya dan turunnya adzab benar-be-
nar sesuatu yang pasti terjadi. Hanya saja, apa kepada-Nya dan dari penyembahan mereka
yang diperintahkan dan ditetapkan belum ter-
jadi dan belum dieksekusi karena Allah SWT kepada selain-Nya berupa berhala dan sekutu.
telah menentukan waktu terjadinya. Karena
Ini mementahkan sikap mereka yang meng-
itu, janganlah kalian meminta disegerakan
kedatangannya, janganlah kalian meminta gantungkan harapan kepada syafaat berhala.
terjadinya hal itu sebelum datangnya waktu
Ketika mereka meminta disegerakan da-
yang telah ditentukan. Maksudnya, ketetapan
tersebut sudah keluac hanya saja eksekusinya tangnya adzab dan hari Kiamat sebagai ben-
ditunda dalam jangka waktu tertentu.
tuk pendustaan kepada Nabi Muhammad
Begitu juga tatkala Rasulullah saw. sering
mengancam mereka dengan kedatangan hari saw. dan ancaman yang beliau sampaikan. Itu
Kiamat, lalu mereka pun tidak memercayainya
merupakan kekafiran. Allah SWT mengiringi
dan menantang supaya disegerakan keda-
larangan sikap minta disegerakan adzab de-
tangannya, maka dijawab bahwa hari Kiamat
telah dekat. Hal ini diungkapkan dengan meng- ngan penegasan kesucian-Nya dari kemusy-
gunakan bentuky'T maadhi untuk memberikan
pengertian bahwa hal itu adalah sesuatu yang rikan dan para sekutu yang merupakan pang-
nyata dan pasti terjadi. Hal Ini seperti ayat,
kal utama kekafiran.

Kemudian, Allah SWT menjawab opini

sesat mereka yang ketiga yang berkaitan de-

q jlyngan sikap mendustakan kenabian dan Nabi
Muhammad saw., {.ri cri)u.i<;:,r.:ir eUan

SWT menurunkan malaikat dengan mem-

bawa wahyu kepada para hamba-Nya yang

Dia kehendaki dan pilih sebagai rasul untuk

mengemban risalah. Di sini, wahyu diungkap-

kan dengan kata "ruh", karena wahyu bisa

menghidupkan hati yang mati sebagaimana

TATSIRAL-MUNIR JILID 7

ruh menghidupkan tubuh yang mati. Hal ini Kalimat {',,i ,b dengan Perintah-NYa
sebagaimana firman Allah S\MX,
maksudnya, turunnya wahyu adalah karena
"Dan apakah orang yang sudah mati lalu atau perintah Allah SWT. Hal ini sebagaimana
Kami hidupkan dan Kami beri dia cahaya yang ucapan malaikat,
membuatnya dapat berialan di tengah-tengah
orong banyak, sama dengan orang yang berada "Dan tidaklah kami Aibril) tttrun, kecuali
atas perintah Tuhanmu." (Maryam: 64)
dalam kegelapan, sehingga dia tidak dapat
Malaikat tidak bisa melakukan apa pun
keluar dari sana?" [al-An'aam: L22) kecuali dengan perintah dan izin Allah SWT.

Penggunaan kata ruh dengan makna Ayat ini menunjukkan bahwa wahYu

wahyu banyak terdapat dalam Al-Qur'an, dari Allah SWT kepada para nabi-Nya adalah
dengan perantaraan malaikat.
seperti,
Kemudian, Allah SWT menjelaskan tu-
"Dan demikianlah Kami wahyukan kepada-
mu (Muhammad) ruh (Al-Qur'an) dengan pe- gas para rasul {ir;ii oiy supaya para rasul
rintah Kami. Sebelumnyq engkau tidaklah me-
ngetahui apakah Kitab (Al-Qur'an) dan apakah memperingatkan orang-orang kafir dan me-
maklumatkan kepada mereka, bahwa tiada
iman itu, tetapi Kami iadikan Al-Qur'an itu Tuhan selain Allah SWT. Karena itu, takutlah
kamu terhadap hukuman-Ku kepada orang
cahaya, dengan itu Kami memberi petuniuk
yang menentang perintah-Ku dan menyembah
siapa yang Kami kehendaki di antara hamba-
hamba Kqmi." (asy-Syura: 52) kepada selain-Ku.

Kalimat, 4:)V. ,t,rt- ; ,*y adalah sePerti Fiqih Kehidupan atau Hukum-hukum
ayat 'Allah lebih mengetahui di mana Dia Ayat-ayat di atas menjawab tiga opini sesat

menempatkan tugas kerasulan-Nya." (al' orang-orang musyrik, yaitu tentang datangnya
Kiamat dan turunnya adzab, kemusyrikan dan
An'aam:124) sekutu, serta kenabian dan wahYu.

'Allah memilih para utusan(-Nya) dari ma- Tema pertama, yaitu kedatangan Kiamat
dan turunnya adzab, Allah SWT memproklamir-
laikat dan dari manusia. Sesungguhnya Allah kan bahwa datangnya Kiamat dan turunnya
Maha Mendengar, Maha Melihat." (al-Haii: 75) adzab serta kebinasaan adalah sesuatu yang
nyata dan pasti terjadi yang telah digariskan
"(Dia-Iah) Yang Mahatinggi deraiat-Nya, dalam ilmu Allah S\MI, dan itu adalah dekat'
yang memiliki Arasy, yang menurunkan wahyu Karena itu, tidak ada alasan meminta hal itu
dengan perintah-Nya kepada siapa yang Dia
kehendaki di antara hamba-hamba-Nya, agar disegerakan dan menyegerakannya.
memperingatkan (manusia) tentang hari perte-
muan (hari KiamatJ." (al-Mu'min: 15) Tema kedua, Allah SWT menyucikan diri-
Nya dari kesyirikan dan kemusyrikan, dari
Ayat ini menyanggah pernyataan orang- sekutu, anah berhala, dan penyerupaan dari

orang kafi4, apa yang mereka nisbahkan kepada-Nya berupa
ketidakmampuan mendatangkan Kiamat. Da-
"Dan mereka fiuga) berkata, 'MengaPa lam hal ini, mereka mengatakan tidak ada se-
Al-Qur'an ini tidak diturunkan kepada orang
orang pun yang kuasa untuk membangkitkan
besar (kaya dan berpengaruh) dari salah satu kembali orang mati. Dengan begitu, berarti
di antara dua negeri ini (Mekah dan Thaif)?"' mereka menyifati Allah SWT dengan sifat
(az-Zukhruft 31)

:fAFSIRAL-MuNrRIrrrp 7 tr{l 1T- surahan-Nahl

lemah. Padahal, sifat ini hanya bisa disematkan BUKTI.BUKTI PETUNJUK TENTANG WUJUD
DAN KEESAAN ALLAH SWT
kepada makhluk Penyucian ini mengandung
penegasan kuasa bagr Allah SWT dengan Surah an-Nah! Ayat 3 - 9

keesaan total dan murni, bahwa hanya Dia Yang Ji\5 4\ -75$v 9*tt Lrt*
berhak disembah. Ibadah dan penyembahan
sepenuhnya adalah hak-Nya. Selain itu juga me- #u-;\ig -JG- 'eL ffi 6bA
mentahkan syafaat berhala-berhala yang me-
reka asumsikan dan harapkan. <'.ujer@\r;KwW{ls'pm*ti,at-r*Ee+.4ufwu-<ft

Tema ketiga, Allah SWT menegaskan, Dia- 3;frJy zLIGS 3,4j ffi A -;"3-
lah Yang menurunkan ruh, yakni wahyu, yaitu
kenabian, kepada siapa yang Dia pilih untuk ;(;4J'af$"1 r6 4"Xl +;# g'K 1
menjadi nabi, melalui perantaraan malaikat.
\;p7:j3vi6)vJ"r3ffi'j+;S:ti
Tidak ada satu pun wahyu yang turun me-
lainkan pasti dengan perintah dan izin-Nya. i5 A\ &, ffi Givi, I v ilz;'q;
Ayat di atas ditutup dengan peringatan agar
ffi'aA"Fs-rc,ir'i7w;2f,i
jangan menyembah berhala dan terdapat pe-
maklumatan bahwa tiada Tuhan melainkan "Dia menciptakan langit dan bumi dengan
Allah S\MX, tidak ada sekutu bagi-Nya. Hen-
daknya mereka takut terhadap hukuman Allah kebenaran. Mahatinggi Allah dari apa yangmereka

SWT jika mereka menentang perintah-Nya persekutukan. Dia telah menciptakan manusia dari

dan menyembah selain Dia. m ani, t er ny at a di a menj a di p emb ant ah y ang ny ata.

Sebagaimana yang bisa kita perhatikan, Dan hewan ternak telah diciptakan-Nya untuk
kamu, padanya ada (bulu) yang menghangatkan
ayat ini memberikan sebuah pengertian bahwa dan berbagai manfaat, dan sebagiannya kamu
sampainya wahyu dari Allah SWT kepada para makan. Dan kamu memperoleh keindahan pada-
nabi adalah melalui perantara malaikat. Hal ini
sebagaimana firman Allah SWT dalam akhir flla, ketika kamu membawanya kembali ke
Surah al-Baqarah,
kandang dan ketika kamu melepaskannya (ke
"Semua beriman kepada Allah, malaikat-
malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul- tempat penggembalaan). Dan ia mengangkut
Ny a." (al-Baqarah: 285)
beban-bebanmu ke suatu negeri yang kamu tidak
Dalam ayat ini, urutan penyebutannya
adalah pertama Allah SWT, kemudian ma- sanggup mencapainya, kecuali dengan susah

laikat karena malaikat pihak yang pertama payah. Sungguh, Tuhanmu Maha Pengasih, Maha
menerima wahyu secara langsung dari Allah
SWT tanpa perantara. Wahyu adalah kitab- Penyayang, dan (Dia telah menciptakan) kuda,
kitab samawi, dan malaikat menyampaikan bagal, dan keledai, untuk kamu tunggangi dan
wahyu itu kepada para nabi dan rasul. Urutan (menjadi) perhiasan. Allah menciptakan apa yang
penyebutan dalam ayat di atas adalah sangat
sesuai dengan urutan dalam konteks alur tidak kamu ketahui. Dan hak Allah menerangkan
perjalanan wahyu, yang menjelaskan urutan
jalan yang lurus, dan di antaranya ada (jalan)
malaikat dan para nabi.13 yang menyimpang. Dan jika Dia menghendaki,

13 Tafsir ar-Razi, t9 /220. tentu Dia memberi petunjukkamu semua (ke jalan
yang benar)." (an-Naht 3-9)

Qlraa'aat 4:,r{*.e; J[;y Mahaluhur Allah SWT dari

$:tf *. (i), Hamzah, al-Kisa'i, dan Khalaf berhala-berhala dan arca-arca yang mereka
membacanya 6:tr;- vc1.
persekutukan dengan-Nya. Ini menunjukkan
{rni} dibaca,
L. (i:j) ini merupakan bacaan Nafi', Ibnu bahwa Allah SWT tidak berbentuk material. (ir

Katsir,lbnu Aamic dan Hafshah. l;ily zatatau pembuahan yang menjadi sebab

2. 1j3l; ini merupakan bacaan imam-imam teriadinya kehamilan. {n+} penentang yang
keras bantahannya. {4} Vrng menunjukkan
lainnya.
argumentasi, dan berkata, "Siapakah yang
(-i-5F Huruf shad dibaca lsymaam se-
akan menghidupkan kembali tulang belulang
hingga terdengar seperti membaca huruf zoi.
yang sudah hancur?" Diriwayatkan, Ubay
Hal ini merupakan bacaab Hamzah, al-Kisa'i,
dan Khalaf. Sedangkan imam-imam lainnya bin Khalaf datang menemui Rasulullah saw.
membaca dengan bacaan huruf shad yang
sambil membawa tulang yang sudah lapuh
sebenarnya.
lalu berkata, "Wahai Muhammad, apakah Allah
l'raab
SWT akan menghidupkan kembali tulang ini
{gU} Dhamir ha di sini berkedudukan
setelah lapuk?" Lalu turunlah ayat ini. (!.-r,p
iarr sebagai mudhaaf itaihi. fiA! i,iti flt;y Sesuatu yang kalian jadikan penghangat be-

Ketiga kata ini di'athafl<an kepada kata, ir!r]) rupa selimut dan pakaian yang terbuat dari
4?< ,it; takdirnya wa khalaqa al-Khaila wal
bulu binatang. {C6;} berbagai manfaat se-
bighaalawal hamiira. perti perkembangbiakan, air susu, dan alat
4a4)1Y Kata ini dibaca nashab ada kemung-
transportasi.
kinan sebagai maf'uul bihi untukftl yang di-
(i*) perhiasan di mata manusia. Mak-
asumsikan, yakni wa ja'alahaa ziinatan. Atau,
sebagai maf'uul li ajlihi, yakni li ziinatin. sudnya, keindahan rupa dan bentuk fisik.

Balaaghah 4:';-;y kalian mengembalikan dari tempat
penggembalaan ke kandangnya pada sore
4C irii\ \y '€Y bentuk shiishah
mubalaaghah. {ottst €j} kata minhaa dida- hari. $ct:l) kalian mengeluarkannya pada

hulukan penyebutannya untuk menjaga agar pagi hari dan menggiringnya ke tempat peng-
akhiran kata di antara ayat-ayatyang ada tetap
gembalaan. $nr.ri} beban-beban bawaan dan
serasi.
muatan kalian.
4:';;y 4:,*;y Di antara kedua kata ini
(l!, *,\tlii;f" i *,+F menuju ke
terdapat ath-Thibaaq.
suatu tempat yang kalian tidak bisa sampai
Mufradaat Lufhawlyyah
ke tempat itu melainkan dengan penuh kesu-
(Pt) Allah SWT menciptakan langit
karan ketika tanpa menggunakan hewan
dan bumi dengan benar berdasarkan ukuran,
bentuh posisi, dan sifat yang berbeda. Allah kendaraan. 4e', ifih Tuhan kalian ada-

SWT juga menetapkan dan menggariskan lah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Dia menciptakan semua itu untuk kalian.
semua itu dengan hikmah-Nya.
4u-l.:b supaya kalian bisa menggunakannya

sebagai perhiasan. {:,t.l^f I u fi;y eUan

SWT menciptakan apa-apa yang tidak kalian
ketahui berupa berbagai hal yang menak-
jubkan dan mengagumkan.

(.1J' i5F menerangkan ialan yang lurus.

{ill} melenceng dan keluar dari kelurusan.

'fAFsIRAr-MuNrRInrp 7 *, -r'-.\ surahan-Nahl

{,t }i} seandainya Allah SWT menghendaki Dua bukti petuniuk yang terakhir adalah tema
ayat berikutnya.
untuk menunjuki kalian {rr,-#} niscaya Dia
akan menunjuki kepada jalan yang lurus. Tafsir dan Penjelasan

(;#lF_ Sehingga kalian mendapatkan petun- Allah SWT menciptakan alam atas, berupa
langit, dan alam bawah, berupa bumi berikut
juk arah yang benar dengan kesadaran sendiri. isinya. Semua diciptakan dengan haqq, dengan
asas hikmah, perhitungan, dan pengukuran
Sebab Turunnya Ayat 4
yang akurat, tidak main-main. Hanya Dia
(jryr ;E) Ayat ini turun menyangkut
semata Yang menciptakan semua itu, karena
Ubay bin Khalaf al-fumahi tatkala ia datang
menemui Rasulullah saw. sambil membawa Dia Mahasuci dari pembantu dan sekutu,

tulang yang telah lapuk, lalu ia berkata, karena selain Dia adalah lemah dan tidak me-
miliki kuasa menciptakan apa pun. Karena itu,
"Wahai Muhammad, apakah Allah akan meng- tidak ada yang berhak untuk disembah me-

hidupkan kembali tulang ini setelah ia lapuk lainkan Dia semata. fadi, ayat 4oS;. '5 J'iF

dan hancur?!" maksudnya adalah Allah SWT menyucikanZat-
Ayatyang memiliki kesamaan dengan ayat Nya dari kesyirikan orang yang menyembah
sesembahan lain di samping Dia. Karena hanya
ini adalah,
Dia semata Yang mendominasi penciptaan
"Dan tidakkah manusia memerhatikan secara mutlak tidak ada sekutu bagi-Nya.
Hanya Dia semata Yang berhak disembah tidak
bahwa Kami menciptakannya dari setetes
ada sekutu bagi-Nya.
mani, ternyata dia menjadi musuh yang nyata!
Dan dia membuat perumpamaan bagi Kami Kemudian, Allah SWT menuturkan pen-
dan melupakan asal kejadiannya; dia berkata, ciptaan manusia dari setetes mani yang hina
'Siapakah yang dapat menghidupkan tulang-
belulang, yang teloh hancur luluh?' Katakanlah dan lemah, 4* e jr:yr ;Ly Allah SWT men-
(Muhammad),'Yang akan menghidupkannya
ialah (Allah) yang menciptakannya pertama ciptakan manusia dari setetes air yang hina.
kali. Dan Dia Maha Mengetahui tentang segala Lalu tatkala ia telah mandiri dan besar; tiba-
makhluk."' (Yasiin: 77 -79)
tiba ia menentang dan mendustakan Allah
Persesuaian Ayat
SWT. Padahal, Allah SWT menciptakan dirinya
Setelah Allah SWT menegaskan bahwa agar menjadi seorang hamba, bukan menjadi

Dia Mahasuci dari sekutu dan anak, Dia adalah lawan. Allah SWT menciptakannya dari se-

Ilah Yang Esa, serta memerintahkan untuk suatu yang rendah, lalu kamu lihat bagaimana
memurnikan ibadah dan penyembahan hanya ia menentang dan berkata,
untuk-Nya semata. Dalam ayat ini, Allah SWT
memaparkan bukti-bukti petunjuk tentang "Siapakah yang dapat menghidupkan
tulang-belulang, yang telah hancur luluh?"
wujud-Nya Yang Maha Menciptakan lagi Maha
fYasiin:78)
Esa, bukti-bukti petunjuk kesempurnaan,
Di antara ayat yang memiliki kesamaan
kuasa, dan hikmah-Nya. Bukti-bukti petunjuk
yang disebutkan di sini ada lima; penciptaan adalah
langit dan bumi, penciptaan manusia, pencip-
taan binatang, penciptaan tumbuh-tumbuhan, "Dan Dia (pula) yang menciptakan manu-
dan penciptaan unsur yang beriumlah empat.
sia dari aif lalu Dia jadikan manusia itu

(mempunyai) keturunan dan mushaharah dan

'i-'fef\ J4rff TAISIRAL-MUNIRIILID 7

Tuhanmu adalah Mahakuasa. Dan mereka yaitu ketika mereka pergi menggiring binatang

menyembah selain AIIah apa yang tidak mem- ternaknya ke tempat merumput dan ketika
beri manfaat kepada mereka dan tidak (pula) mereka menggiring pulang. Pada dua waktu
mendatangkan bencana kepado mereka. Orang- tersebut muncul perasaan bangga dengan
gerombolan binatang ternak miliknya. Di sini,
orang kafir adalah penolong (setan untuk waktu pulang didahulukan penyebutannya
dari waktu pergi sebab, hal ini mengandung
berbuat durhaka) terhadap Tuhanrrya." (al- semacam nilai lebih, karena binatang ternak
Furqaan:54-55) kembali dalam keadaan kenyang sehingga
binatang ternak dapat menghasilkan air susu
Ada riwayat menyebutkan yang dimak- yang banyak memberikan rasa bahagia dan
sudkan dengan ayat ini adalah Ubay bin Khalaf gembira, serta menjadikan mata puas untuk
al-fumahi. Suatu ketika, ia datang menemui
melihatnya. Binatang ternak merupakan
Rasulullah saw. sambil membawa tulang yang
telah lapuk. Lalu iaberkata, "Wahai Muhammad, komponen utama sumber makanan serta
apakah Allah akan menghidupkan tulang yang instrumen produksi dalam bidang ekonomi.
telah lapuk ini?!" Dalam konteks ini juga, ayat fuga, keindahan binatang ternak termasuk
77 Surah Yaasiin turun, keindahan fisik dan bentuk.

"Dan tidakkah manusia memerhatikan Binatang ternak juga dapat dijadikan se-
bagai alat untuk bekerja, transportasi, dan
bahwa Kami menciptakannya dari setetes
mengangkut barang, &<#i #1Y binatang
mani, ternyata dia menjadi musuh yang nyata!"
ternak juga mengangkut barang-barang mua-
fYasiin:77) tan kalian yang berat dan kalian tidak mam-

Kemudian, Allah SWT menyebutkan pu membawanya. Engkau hanya bisa mem-

nikmat-Nya kepada para hamba-Nya dengan bawanya dengan susah payah dan kesukaran
menciptakan untuk mereka binatang ternak
berupa unta, sapi, dan kambing, sebagaimana yang luar biasa jika tanpa bantuan binatang.
yang disebutkan lebih rinci dalam Surah al- Seperti ketika pergi haji, umrah, berjihad,
An'aam menjadi delapan pasang. Allah ber-
berniaga, dan berbagai kegunaan lainnya. Hal
firman, {i(l ti;r. iu;!r;} dan Allah SWT men- ini sebagaimana firman Allah SWT,

ciptakan untuk kalian binatang ternak yang "Dan sungguh pada hewan-hewan ternak
memiliki berbagai maslahat dan manfaat. Se- terdapat suatu pelojaran bagimu. Kami mem-
perti bulu dan rambutnya untuk membuat
pakaian, selimut, tempat tiduf, dan lain se- beri minum kamu dari (air susu) yang ada
bagainya. Air susunya untuk diminum dan per- dalam perutnya, dan padanya juga terdapat
kembang biakannya untuk dikonsumsi.
b any ak manfa at untukmu, dan s eb ag ian dariny a
Pada binatang-binatang ternak juga ter- kamu makan atasnya (hewan-hewan ternak),
dapat keindahan bagi kalian, yakni sebagai
perhiasan yang menyenangkan ketika dipan- dan di atas kapol-kapal kamu diangkut." (al-
Mu'minuun:21-22)
dang. Hal ini terjadi ketika binatang ternak
'Allah-lah yang menjadikan hewan ternak
kembali dari tempat merumput pada sore hari untukmu, sebagian untuk kamu kendarai dan
menuju ke kandangnya dan ketika keluar dari
kandang menuj u ke tempat penggembalaannya sebagian lagi kamu makan. Dan bagi kamu
pada pagi hari. Allah SWT menyebutkan dua
waktu ini secara khusus, karena dua waktu ini (ada lagi) manfaat-manfaatyang lain padanya
mendapatkan perhatian para penggembala,
fhewan ternak itu) dan agar kamu mencapai

suatu keperluan (tujuan) yang tersimpan dalam

TAFSIRAL-MUNIR 7 r !l{tr r.}li * sutah an-l{ahl

'IIID

hatimu (dengan mengendarainya). Dan dengan kehidupan, {.t.:t' U n' ,*j} Atau, Allah SWT
mengendarai binatang-binatang itu, dan di atas
kapal mereka diangkut." (al-Mu'min: 79-80) "berkomitmen" segala bentuk karunia dan

Binatang ternak akan selalu menjadi aset kemurahan-Nya, menj elaskan j alan yang terang
yang membawa menuju kepada kebenaran
ekonomi pada setiap zaman dan tempat, serta dan kebaikan dengan cara memaparkan bukti-
bukti petunjuk, menurunkan kitab-kitab, dan
menjadi sebuah nikmatyang sangat agung. Dari
itu, Allah SWT menutup ayat dengan kalimat mengutus para rasul. Hal ini sebagaimana

4e', Jtii ,<;3lh sesungguhnya Tuhan kalian firman-Nya dalam ayat,

Yang telah menyediakan dan menundukkan "Dan sungguh, inilah jalan-Ku yang lurus.
binatang ternak untuk kalian adalah Maha Maka ikutilah! Jangan kamu ikuti jalan-jalan
(yang lain) yang akan mencerai-beraikan kamu
Pengasih lagi Maha Penyayang kepada dari jalan-Nya." (al-An'aam: 153J

para hamba-Nya. Dia menjadikan binatang "Dia (Allah) berfirman, 'Ini adalah jalan
ternak untuk mereka sebagai sumber rezeki yang lurus (menuju) kepada-Ku."' (al-Hiir: 41)
dan kebaikan yang besac sebagai alat dan
Dalam Al-Qur'an, sebagaimana dikatakan
komponen berbagai macam manfaat serta alat Ibnu Katsir, banyak ditemukan penyeberangan
untuk mendatangkan berbagai kemaslahatan. dari hal-hal yang bersifat materil menuju spi-

Hal ini sebagaimana firman Allah S\MT, ritual yang bermanfaat, seperti firman Allah

"Dan tidakkah mereka melihatbahwa Kami SWT dalam konteks haji,
telah menciptakan hewan ternqk untuk mereka,
"Bawalah bekal, karena sesungguhnya
yaitu sebagian dari apa yang telah Kami cip- sebaik-baik bekal adalah tal<wa." (al-Baqarah:
takan dengan kekuasaan Kami, lalu mereka
menguasainya? Dan Kami menundukkannya te7)

(hewan-hewan itu) untuk mereka; lalu sebagian- fuga seperti firman-Nya dalam ayat,
nya untuk menjadi tunggangan mereka dan se-
"Wahai anak cucu Adam! Sesungguhnya
bagian untuk mereka makqn." (Yasiin: 7l-72) Kami telah menyediakan pakaian untuk menu-
tupi auratmu dan untuk perhiasan bagimu.
Allah SWT juga mengaruniai kekayaan Tetapi pakaian tal<ura, itulah yang lebih baik."
berupa binatang-binatang yang lainnya kepa- (al-Araaft 26)

da umat manusia, 44tliult, S)trbAllah SWT Kemudian, Allah SWT memperingatkan
terhadap kesimpangsiuran jalan-jalan yang
juga telah menciptakan untuk kalian kuda, menyimpang,{ill} dan di antara jalan-jalan,
bighal, dan keledai, serta menjadikannya se-
bagai alat transportasi dan perhiasan, di sam- ada yang melenceng jalan yang lurus menuju

ping berbagai manfaat lainnya. kepada kesesatan dan penyimpangan dari
kebenaran. falan lurus adalah Islam, se-
Kemudian, tibalah masanya dengan ber-
bagai macam sarana transportasi dan ang- dangkan jalan yang melenceng adalah agama-
agama selain Islam, karena Islam telah meng-
kutan modern, $;rt t c j;J.jy dan Allah hapusnya. fuga, karena Islam adalah agama

SWT juga menciptakan untuk kalian selain tauhid dan fitrah yang diridhai Allah SWT
binatang-binatang tersebut berbagai sarana untuk para hamba-Nya, sebagaimana firman-
transportasi lainnya seperti kereta api, mobil,
Nya,
kapal, pesawat terbang, dan yang lainnya,

Di alam langit, bumi dan binatang ter-
sebut, Allah SWT membimbing kepada jalan
yang lurus di antara jalan-jalan spiritual dan

"Maka hadapkanlah wai ahmu dengon lurus senantiasa berselisih (p endap at), kecuali orang
yang diberi rahmat oleh Tuhanmu. Dan untuk
kepada agama (lslam); (sesuai) fitrah Allah
disebabkan Dia telah menciptakan manusia itulah Allah menciptakan mereka. Kalimat
menurut (fitrah) itu. Tidak ada perubahan
(keputusan) Tuhanmu telah tetap, 'Aku pasti
pada ciptaan Allah. (Itulah) agama yang lurus,
tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui." akan memenuhi neraka Jahanam dengan
(ar-Ruum:30)
jin dan manusia (yang durhaka) semuanya."
Kemudian, Allah SWT menginformasikan
bahwa hidayah adalah kuasa dan kehendak- (Huud:118-119)

Nya, {co;i €tr4,u, }!} Kelompok Mulrtazilah Flqlh Kehldupan atau Hukum-hukum
mengatakan maksud ayat ini adalah sean-
Ayat-ayat di atas menuniukkan sejumlah
dainya Allah SWT berkehendak, niscaya Dia
menunjuki kalian secara paksa tanpa bisa hal sebagai berikut.
mengelak. Sedangkan Ahlus Sunnah menga-
takan, Allah SWT sangat berkuasa menunjuki 7. Sesungguhnya penciptaan langit, bumi,
seluruh manusia tanpa sedikit pun keraguan.
Akan tetapi maksud ayat ini, Allah SWT telah dan manusia merupakan sebuah bukti
menjelaskan jalan yang lurus dan jalan yang petunjuk yang jelas tentang kuasa wujud
menyimpang, menunjuki siapa saia yang
dan keesaan Allah SWT.
berhak ditunjuki karena mereka memilih
Akan tetapi, manusia melampaui
petunjuk, dan menyesatkan siapa-siapa yang
memilih kesesatan untuk diri mereka. Hidayah batas. Ia pun melawan, membantah, me-
ada dua macam. Pertama,hidayah yang berarti nentang Tuhannya serta mempertanya-
kan kuasa-Nya.
memberi petunjuk dan bimbingan seperti
2. Demikian pula dengan penciptaan binatang
dalam ayat,
ternak berikut berbagai manfaat yang di-
"Dan Kami telah menuniukkan kepadanya anugerahkan Allah SWT kepada manusia
merupakan bukti petunjuk tentang kuasa
dua jalan fkebajikan dan keiahatan)." (al' dan keesaan Allah SWT.

Balad:10) Ayat (!;, r#| menunjukkan pensya-

Kedua, hidayah yang berarti memberi ri'atan pakaian yang terbuat dari bulu
hewan. Rasulullah saw. dan para nabi
taufik dan penjagaan seperti dalam ayat,
sebelum beliau juga mengenakannya, se-
"Tunjukilah kami jalan yang lurus." (al- perti Nabi Musa dan yang lainnya.
Faatihah:6)
Manfaat binatang ternak banyak se-
"Dan jika Dia menghendaki, tentu Dia kali dan mungkin kita hampir tidak bisa
menemukan padanannya. Binatang ternak
memberi petunjuk kamu semua (ke ialan yang memiliki manfaat pada tubuhnya sendiri,
benar)." (an-Nahl: 9) yaitu dagingnya, air susu, dan perkembang-
biakannya. Manfaat pada bulunya diguna-
"Dan jika Tuhanmu menghendaki, tentulah kan sebagai penutup tubuh, manfaat pada

beriman semua orang di bumi seluruhnya." punggungnya sebagai alat transportasi

(Yuunus:99) dan angkutan barang dari satu tempat ke
tempat yang lain. Manfaat pada kekuatan-
"D an j ika Tuhanmu meng hendaki, tentu D ia nya untuk membajak ladang. Fungsi dan
jadikan manusia umatyang satu, tetapi mereka kegunaan sapi bukanlah sebagai alat trans-
portasi dan angkutan, tetapi untuk mem-

TAFSIRAL-MUNIR,ILID 7

bajak sawah, dikonsumsi dagingnya, per- dan binatang lainnya, menundukkannya
untuk kita, memperbolehkan kita meng-
kembangbiakannya, dan air susunya. Kare- gunakan dan memanfaatkannya sebagai
rahmat dari-Nya untuk kita. Hewan yang
na itu, sudah menjadi kewajiban manusia
dimiliki oleh seseorang, boleh baginya
untuk mensyukuri nikmat ini dan meng-
untuk menggunakan dan memanfaatkan-
apresiasinya dengan ibadah kepada Allah nya. Oleh karena itu, dia boleh menyewa-
kannya. Hal ini telah menjadi ijma ulama.
SWT Yang telah menciptakan binatang ter-
nak menyediakan dan menundukkannya Para ulama berbeda pendapat tentang
seseorang yang menyewa hewan tung-
untuk manusia.
gangan dengan biaya sewa ditentukan
Ayat ini menunjukkan diperbolehkan- ke tempat yang telah disetujui namun,
ia melampaui batas tempat yang dituju.
nya bepergian dengan hewan tunggangan
dan memanfaatkannya sebagai angkutan Kemudian, ia kembali lagi ke tempat yang

barang. Akan tetapi, semua itu harus di- diizinkan baginya. Dalam hal ini, imam
lakukan secara wajar dan sesuai dengan Abu Hanifah mengatakan, pemilik hewan

batas kemampuan hewan yang ada, tanpa itu berhak mendapatkan biaya sewa
berlebihan, memperlakukannya dengan
yang telah ditentukan. Sedangkan untuk
lembut ketika menjalankannya tanpa pak- kelebihan jarak yang terjadi, ia tidak berhak
mendapatkan apa-apa. Karena pihak pe-
saan. Rasulullah saw. memerintahkan nyewa telah melakukan pelanggaran se-
hingga statusnya adalah dhaamin (harus
untuk bersikap lemah lembut kepada he- menanggung ganti rugi) ketika hewan yang
wan, memberinya kesempatan beristira-
hat yang cukup, serta menjaga kecuku- ada mengalami kerusakan.
pan makanannya. Imam Muslim meriwa-
yatkan dari Abu Hurairah r.a., ia berkata, Sedangkan, imam asy-Syafi'i dan tujuh
fuqaha Madinah mengatakan, pihak pe-
"Rasulullah saw. bersabda, nyewa harus membayar biaya sewa yang
telah ditentukan dan ditambah dengan
o/o biaya sewa mial (standar) untukkelebihan
jarak yang ada. Seandainya hewan yang ada
riuLaE mengalami kerusakan, ia harus membayar
J,it tp6 *-!j'Jr e t;r ganti rugi.

gt aLeL. Sedangkan imam Ahmad mengatakan,
I.i:t:i e Fi6 t;1i ;"rit
si penyewa harus membayar biaya sewa
JJ. yang telah disebutkan ditambah denda.

w Ibnul Qasim, murid imam Malik me-

'Apabila kalian bepergian ketika musim ngatakan ketika hewan tersebut mengalami
subur berihh unta bagiannya. Dan jika kalian kerusakan saat melampaui batas jarak yang
ada, pemilik hewan berhak mendapatkan
bepergian ketika musim kering percepatlah per-
jalanan sehingga bisa cepat sampai ke tujuan, biaya sewa. Sedangkan untuk kelebihan
sedang si unta masih memiliki sisa kekuatanl" jarak, ia memiliki hak memilih antara me-
minta biaya sewa tambahan berapa pun itu
Ini adalah dalil tentang perintah ber- atau meminta nilai harga hewannya yang
sikap lembut kepada hewan.
Begitu juga dengan hewan-hewan lainnya
yang diciptakan Allah SWT yaitu kuda,
bighal, dan keledai adalah petuniuk lain
tentang kuasa Ilahi dan limpahan karunia-

Nya.

Ulama mengatakan Allah SWT men-
jadikan kita bisa memiliki binatang ternak

disesuaikan dengan nilainya pada hari di keterangan adalah boleh mengonsumsi
daging kuda. Karena ayat dan hadits ter-
mana terjadi pelampauan batas jarak yang
sebut tidak mengandung hujjah yang
ada.
pasti. Di dalam ayat tersebut juga tidak
Imam Malik, imam Abu Hanifah, dan terkandung dalil tentang pengharaman
daging kuda. Karena seandainya jika me-
yang lainnya menjadikan ayat ini sebagai
nunjukkan pengharaman daging kuda, ten-
landasan dalil diharamkannya daging ku- tu juga menunjukkan pengharaman daging
keledai. Sementara surah ini adalah surah
da. Karena Allah SWT berhrman, "Dan Makkiyyah sehingga apa perlunya untuk
(Dia telah menciptakan juga) kuda, bighal, memperbarui pengharaman daging kele-
dai pada Perang Khaibar? Di samping itu,
dan keledai, agar kamu menungganginya telah tertetapkan dalam riwayat-riwayat
yang ada tentang penghalalan daging ku-
dan (menjadikannya) perhiasan." Di sini, da sebagaimana keterangan yang akan di-
sebutkan di bawah. fuga, ketika Allah SWT
Allah SWT menjadikannya sebagai tung- menuturkan binatang ternak (unta, sapi,

gangan dan perhiasan, tidak untuk dikon- dan kambing), Dia menyebutkan man-

sumsi. Tidak boleh mengonsumsi daging faatnya yang paling penting, yaitu sebagai
alat transportasi dan untuk dikonsumsi.
kuda, bighal, dan keledai karena Allah
Allah SWT tidak menyinggung secara
SWT ketika menyebutkan untuk tunggan-
gan dan perhiasan secara tersurat, hal ini eksplisit fungsi untuk tunggangan, tidak
pula untuk membajak ladang dan tidak
menunjukkan bahwa selain itu hukumnya pula yang lainnya. Padahal, fungsinya juga
untuk tunggangan dan untuk membajak
adalah sebaliknya. Adapun dalam kon-
tanah.
teks binatang ternak, Allah SWT berfir- Kaum Muslimin telah berijma bahwa

man {jjri;t;:;} (aan sebagiannya kamu boleh mengonsumsi daging kuda dan di-
tetapkan dalam Sunnah.lmam Muslim me-
makan). Allah SWT memperbolehkan ke- riwayatkan dari hadits Jabir bin Abdillah
r.a., ia berkata,
pada kita untuk mengonsumsinya dengan
dt
penyembelihan yang sah.
"Rorululloh' saw. pada Perang Khaibar
Pandangan ini dikuatkan oleh hadits melarang untuk mengonsumsi daging keledai
yang diriwayatkan oleh imam Ahmad, jinak dan mengizinkan dagingkudd'

Abu Dawud, Nasa'i, Daraquthni dan Nasa'i meriwayatkan dari fabir r.a.,

yang lainnya dari Khalid bin Walid r.a., pt (A ';* );,(';" BE gr w,Li

Rasulullah saw. bersabda, l,i i*;lr ?F ,y uqt

yi#'k{;iWiri;,

q,.ft.'i)4ti fF
p'b+qr,F,1
4Ary
iroo*o Risulullah ,o*. poao kejadian

perang Khaibar melarang untuk mengonsumsi

daging kuda, bighal, keledai, setiap binatang
buas yang bertaring atau setiap burung yang

berkuku tajam!'

Redaksi hadits di atas adalah redaksi

milik Daraquthni.
Qurthubi al-Maliki mengatakan yang

shahih dan dikuatkan oleh pengamatan dan

7tusr.tu-Mu*,* I,r,p ,r,,* , Gln,r,*r, srr"r,
"n-r"r,r

"Rasulullah saw. pada Perang Khaibar yang tidak kalian ketahui). Ini mencakup

memperbolehkan kita mengonsumsi daging segenap sarana transportasi dan angkutan

kuda dan melarang kami daging keledai.\a modern.

Para ulama menjadikan ayat ini se- 5. Allah SWT "berkomitmen" sebagai bentuk

bagai landasan dalil bahwa kuda tidak karunia dan kemuliaan dari-Nya, untuk
menjelaskan jalan yang lurus, yaitu Islam.
ada zakatnya. Karena Allah SWT telah Allah juga memperingatkan agar jangan
mengikuti jalan-jalan yang bengkok dan
menganugerahkan kepada kita apa yang menyimpang dari kebenaran. falan-jalan
yang bengkok dan menyimpang adalah
Dia perbolehkan dari kuda dan memu- semua agama selain Islam dan hawa
nafsu. Hidayah adalah dengan kehendak
liakan kita dengannya dari manfaat-man- Allah SWT dan pemberian taufik untuk

faatnya. Tidak boleh menetapkan suatu bisa mendapatkan hidayah adalah disertai
dengan memiliki kemauan untuk memilih
beban biaya pada hewan kuda tanpa lan-
hidayah.
dasan dalil.

Imam Abu Hanifah mengatakan, jika

kuda yang dimiliki adalah betina semuanya

atau campuran antara betina dan jantan,

setiap satu ekor kuda zakatnya adalah
satu dinar jika kuda itu adalah saa'imah

(dilepas untuk mencari makan sendiri). BUKTI.BUKTI LAIN TENTAT{G ULUUHIWAH
DAT{ KEESAAN ALLAH SWT
Atau ia bisa menaksir nilai harganya, la-

lu untuk setiap dua ratus dirham ia ke-

luarkan zakatnya sebesar lima dirham. Surah an-Nahl Ayat 1O - 16

Dalam hal ini, imam Abu Hanifah ]), 3 $v 1, "€)'Ii[aru g e'tt

berpegangan pada sebuah atsar dari

Rasulullah saw, beliau bersabda, ?tt xfl L9 OH*35C"

ef.st ptus,Ftt/c,: ' t o

3G_: e |P 3i: +Vl$ l+5ti 1$ti

'Pod, k|rdo saa'imah, untuk sitiap satu <,i24 5J\ -el\'*)tr

ekor kuda zakatnya adalah satu dinar."

Akan tetapi, atsar tersebut sebagai- "rf-'L{.t ,),
mana yang dikatakan oleh Daraquthni H&taP-.Ui11-tq
-
hanya diriwayatkan oleh seorang perawi It+xE Jl\
dha'iif jiddan Qemah sekali), dan perawi-
+J5 <{\ at \i;\, LJ{; iAv';Av
perawi di bawahnya juga adalah para
tiQi e;* \j_ iA'Ysv: fiYoJd,A-
perawi dha'iif.
3:H'x .A'LN irl.},J- 5\:,sg\
4. Karunia dan anugerah Allah SWT tidak
WaegLl6.At:K.q-irib$
pernah putus. Allah SWT pun menciptakan 5it5t -'- i'i';i{r'r+- & *,#J

untuk kita hal-hal lain selain hewan ternak HnS 4t+, 'e \frliy_ jl

dan hewan tunggangan, (or:rt i 6 ;r,{r}

[dan Allah SWT juga menciptakan apa

L4 Tafsir al-Qurthubi, 70 /76-77.

TArsrRAr.-MuNrR JrrrD 7

'q$<$Ait-;JE Og?fr 3. pr|.:) ifrtt ';att ;A6 ini merupakan

U'r# :24fr3 WS -4, bacaan imam-imam lainnya.

fiOffi-iA\;'")u' l'raab

"Dia-lah yang telah menurunkan air (hujan) 4.nt:;Ari) Kedua kata ini dibaca nashab

dari langit untuk kamu, sebagiannya menjadi karena 'athaf kepada kata sebelumnya. S+
dangkan orang yang membaca rafa' kedua
minuman dan sebagiannya (menyuburkan) tum' kata ini, berarti ia menjadikan kata ini sebagai
mubtada', sedangkan khabarnya adalah
b uh an, p a d any a k amu m e ngge mb al ak an t e r n akmu.
Dengan (air hujan) itu Dia menumbuhkan untuk 4J'j;,h

kamu tanam-tanaman, zaitun, kurma, anggur, (:,rj.l i*Jlt1b Kedua kata ini adalah mub-
dan segala macam buah-buahan. Sungguh, pada
tada' dankhabar. Sedangkan orangyang mem-
yang demikian itu benar-benar terdapat tanda baca nashab kata, musakhkharaatin berke-
dudukan sebagai haol.
(kebesaran Allah) bagi orang yang berpikir. Dan
Dia menundukkan malam dan siang, matahari dan 48 i;t u;) tkta ini di'athafl<an kepada
b ulan untukmu, dan b int ang-bintang dikendalikan kata, {eu!} yang terdapat pada kalimat {; it

dengan perintah-Nya. Sungguh, pada yang .r.u!) Yakni inna fii dzaalika wa maa dzara'a
demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda
lakum. Aau, dihth afi<an kepada kata, {girr}
(kebesaran Allah) bagi orang yang mengerti, dan
(Dia juga mengendalikan) apa yang Dia ciPtakan yakni wa sakhkhara lakum maa dzara'a lakum
untukmu di bumi ini dengan berbagai jenis dan
macam warnanya. Sungguh, pada yang demikian qYfiihaa min hayawaanin wa nabaatin. {;','jl
itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah)
bagi kaum yang mengambil pelajaran. Dan Dia- Kata, {ri[JJ} dibaca nashab sebagaihaal.
lah yang menundukkan lautan (untukmu), agar
kamu dapat memakan daging yang segar (ikan) {iSi -t' of} Kata an tamiida bikum ber-
darinya, dan (dari lautan itu) kamu mengeluarkan kedudukan nashab sebagai maf'uul li ajlihi.
perhiasan yang kamu pakai. Kamu (juga) melihat
perahu berlayar padanya, dan agar kamu mencari karaahata an tamiida bikum. Atau, Ii an laa
sebagian karunia-Nya, dan agar kamu bersyukur.
tamiida bikum. Namun versi yang pertama,
Dan Dia menancapkan gunung di bumi agar yaitrtkaraahota an tamiida bikum adalah lebih
tepat karena pembuangan mudhaaf lebih
bumi itu tidak guncang bersama kamu, (dan Dia
menciptakan) sungai-sungai dan j alan-jalan agar banyak daripada pembuangan laa.

kamu mendapat petunjuk, dan (Diamenciptakan) {-u),6i} Kata ini dibaca nashab karena
'athafkepada kata, ('*rY yakni wa sakhkhara
tanda-tanda (penunjuk jalan). Dan dengan
aI-LaiIa, wan nahaara wa alaamaotin Atau,
bintang-bint ang mereka mendap at p etunjuk." (an- dibaca nashab dengan mengasumsikan y'1l,
Nahl: f0-16) khalaqa, yakni, wa khalaqa lakum'alaamaatin.

Qltaa'aat Mufrudaat LuShawtyyah

{ir;:l'r rJ'i'rnt i ;*ilr.1} dibaca, 4i'J'-n;|p kalian menggembalakan hewan
1. 1Lts.-- |ilt: 'At: .-i"-Jrr) ini merupakan kalian. Dari akar kata as-Saum yang berarti,
ar-Rayu (penggembalaan). Di antara contoh
bacaan lbnu Aamir.
penggunaannya adalah al-Ibil as-Saa'imah
2. @t'j-:-i irJt. 'rnti ;:At1 ini merupakan
(unta yang dilepas di tempat penggembalaan
bacaan Hafshah.
agar mencari makan sendiri). {q1 4! g il}

TATSIRAL-MUNIRIILID 7

sesungguhnya pada semua yang disebutkan goyang-goyangkan kalian, atau karena tidak
itu benar-benar terdapat bukti yang menun-
ingin bumi itu mengguncangkan kalian ke
jukkan keesaan Allah SWT $rk cF) bagi
kanan dan ke kiri. Kata al-Maidberarti bergun-
orang-orang yang mau memikirkan' ciptaan-
cang ke kanan dan ke kiri. (4iF jalan-jalan.
Nya,lalu mereka pun beriman dan menjadikan 4tt*b supaya kalian mendapatkan petunjuk

semua itu sebagai bukti petunjuk wujud menuju ke tempat-tempat tujuan kalian.

Sang Pencipta dan hikmah-Nya. Orang yang (:uv.i} tanda-tanda dan penunjuk arah

memerhatikan sebutir biji jatuh di tanah, yang ada di jalan pada siang hari, seperti

kemudian dari biji itu keluar tanaman atau pegunungan dan dataran. {n r!r} dan de-

pohon, kemudian mengeluarkan dedaunan, ngan bintang-bintang 43r*- it} mereka

bunga-bunga, dan buah-buahan yang memiliki mendapatkan petunjuk jalan dan kiblat pada
malam hari.
fisik dan bentuk yang beragam, padahal bahan-
Persesualan Ayat
bahannya adalah sama, tentu ia tahu bahwa
semua itu pasti karena perbuatan Zat yang Ayat-ayat ini merupakan kelanjutan dari
ayat-ayat sebelumnya dalam memaparkan
Maha Berbuat, Yang memiliki kehendak bebas bukti-bukti petunjuk tentang wujud Allah
SWT dan keesaan-Nya. Bukti-bukti petunjuk
dan Yang tersucikan dari memiliki tandingan,
yang disebutkan di sini adalah penciptaan
padanan, dan sekutu.
tumbuhan dan empat unsur alam fyaitu
$tdti,Wt istl;;y aUan SWf menundukkan
ai4 tanah, api, dan udara) dengan berbagai
unftrk kalian, agar bermanfaat bagi kalian. kondisinya. Adapun air; mencakup hujan,laut,
dan sungai. Sedangkan unsur tanah dipahami
{:ft} dengan kehendak-Nya. {i,l1,i} bagi dari kata al-Ardh [bumi). Adapun unsur api
atau panas, bisa dipahami dari kata asy-Syams
orang-orang yang mau merenungkan. fmatahari). Sedangkan udara adalah unsur
yang menjadi kebutuhan dasar bagi kehidupan
{.f;l' ,, dan apa yang Dia ciptakan di manusia, hewan, dan tumbuhan. Udara juga
menjadi alat penggerak bahtera di lautan.
bumi berupa flora, fauna dan yang lainnya.
Tafslr dan Penjelasan
{irf} yang berbeda-beda dan beragam ma-
Ayat-ayat ini melanjutkan pemaparan
camnya. 43rf i-b bagi orang-orang yang mau
bukti-bukti petunjuk lain untuk membuktikan
mengambil nasihat. $fli *-\ dan Allah-yang Zat Ilahi. Bukti-bukti petunjuk tersebut berupa
pergerakan alam, dunia flora dan fauna,lautan,
telah menundukkan lautan untuk jalur trans- dan pegunungan. Pembicaraan di sini diawali
portasi, menggali sumber kekayaan yang dengan topik dunia tumbuh-tumbuhan yang
kemunculannya berasal dari turunnya hujan
ada di dalamnya, dan menyelaminya. {(.J.i
t,L| maksudnya ikan. 46.;,J Gp perhiasan dari langi! {.ctr , ,Sti qlt !} sesungguhnya

yang kalian kenakan, berupa mutiara dan Zat Yang menciptakan langi! bumi, manusia,
marjan. (-;'rr\ dan kamu melihat {eriiir} bah- hewan ternah dan hewan tunggangan, Dia
pula Yang menyiapkan kondisi lingkungan
tera, (."r ,+r1-:) membelah air Iaut dengan
berlayar di lautan dengan penggerak angin

yang sama. (l"liy supaya kalian mencari.
Kata ini di'athafl<an kepada kata, ('r,rqp
4y Cb dari karunia Allah SWT dengan ber-

niaga. (3rJji,h supaya kalian bersyuku4, me-

ngetahui nikmat-nikmatAllah SWT lalu kalian

menunaikan hak-hak nikmat tersebut.

4etrr\ gunung-gunung yang tertancap

kukuh. (E *j .rt) supaya bumi tidak meng-

TAFSIRAL-MUNIRIILID 7

kehidupan bagi manusia dengan menurunkan Kemudian, Allah SWT mengingatkan ayat-
ayat tentang alam semesta untuk menegaskan
hujan dari langit. Allah SWT menjadikan air
hujan segar dan tawar yang layak minum, tidak nikmat-nikmat-Nya kepada kalian, 4.,pt 5J';.;
menjadikannya asin. Dengan air hujan, Allah
;tlr.1) dan Allah SWT telah menjadikan silih
SWT mengeluarkan pepohonan yang menjadi berganti siang dan malam yang bermanfaatbagi
tempat penggembalaan hewan ternak kalian. kalian untuk tidur, beristirahat, bekerja men-
cari penghidupan, dan pemenuhan kebutuhan.
Dengan air hujan, Allah SWT menumbuhkan Peredaran matahari dan rembulan berfungsi
unfuk kalian tanam-tanaman, zaitun, kurma, untuk menyinari dan memberikan manfaat
anggu4 dan berbagai buah-buahan lainnya bagi manusia, hewan dan tumbuhan dengan
energi panas yang berasal dari matahari dan
dengan keragaman macam, jenis, warna, rasa, cahaya rembulan. Selain itu, untukmengetahui
bilangan tahun dan bulan. |uga, dihiasinya
aroma, dan bentuknya sebagai rezeki bagi langit dengan bintang-bintang dan planet-
kalian agar kalian bisa memenuhi kebutuhan planet di segenap penjuru langit dengan sinar
hidup. Maksud ryajar (pohon) di sini adalah dan cahaya supaya bisa dijadikan petunjuk

tumbuhan secara mutlah baik itu yang arah dalam kegelapan malam. Semuanya

berbatang keras [pohon) maupun yang tidak bergerak dan beredar di garis edarnya dengan
memiliki batang [tumbuhan dari jenis rumput). sebuah sistem dan pergerakan yang sangat
Hal ini sebagaimana yang dikutip dari al-Hajjaj. cermat, dan akurat. Semuanya tunduk kepada
Penggunaan l<ata syajar untuk pohon adalah
penggunaan kata menurut makna hakikinya. kekuasaan Allah SIv\IT, sebagaimana firman-

Sedangkan penggunaan kata untuk makna Nya dalam,

yang kedua, maksudnya adalah abKala' [dahan, "Sungguh, Tuhanmu (adalah) Allah yang

ranting dan dedaunan pohon yang meniadi menciptakan langit dan bumi dalam enam
masq, lalu Dia bersemayam di atas Arasy. Dia
makanan hewan).
menutupkan malam kepada siang yang meng-
{i;.v eu! if } pada semuayang disebutkan itu ikutinya dengan cepat. (Dia ciptakan) matahari,
berupa pen"1urunan air hujan dan penumbuhan
bulan, dan bintang-bintang tunduk kepada
tumbuhan, benar-benar terdapat bukti dan perintah-Nya. Ingatlah! Segala penciptaan

argumen bahwa tiada Tuhan melainkan Allah, dan urusan menjadi hak-Nya. Mahasuci Allah,
bagi orang-orang yang mau memetik pelajaran Tuhan seluruh alem." (al-Araaf: 54)
dan merenungkan bukti-bukti tersebut. Sebab
{q1 4! ,4 i1} Sesungguhnya pada semua
tidak ada pencipta selain Allah SWT Yang
yang disebutkan, terdapat bukti-bukti petun-
Maha Pencipta lagi Maha Esa Yang hanya Dia
juk kuasa Allah SWT yang spektakuler dan
semata Yang berhak dipuja dan disembah. Hal
kekuasaan-Nya yang agung bagi orang-orang
ini sebagaimana firman Allah S\MX, yang memahami dan mengerti firman dan
hujjah-hujjah-Nya.
"Bukankah Dia (Allah) yang menciptakan
langit dan bumi danyang menurunkan air dari Sebab, ayat sebelumnya ditutup dengan
langit untukmu, lalu Kami tumbuhkan dengan
kalimat, $tk,F) t"tn"rtara ayat ini ditutup
air itu keibun-kebun yang berpemandangan
dengan kalimat, 41t#-,jr} k"run" bukti-bukti
indah? Kamu tidak akan mampu menumbuhkan
petunjuk yang ada di langit menunjukkan
pohon-pohonnya. Apakah di samping Allah
kuasa dan keesaan Allah SWT sudah jelas
ada tuhan (yang lain)? Sebenarnya mereka
adalah orang-orang yong menyimpang (dari
kebenaran)." (an-Naml: 60)

TATSIRAL-MUNrR rrlrD 7 .,- Surah an-t{ahl
,r *
untuk dikonsumsi meskipun tanpa menyem-
sehingga hanya membutuhkan akal untuk belih baik ketika dalam keadaan halal (tidak
memahami dan menangkapnya tanpa harus
mencermatinya secara mendalam. Adapun berihram) maupun ketika sedang dalam

bukti-bukti petunjuk yang ada di bumi, berupa keadaan berihram. Selain itu, Allah juga men-
ciptakan mutiara dan batu-batu mulia lainnya
tanaman, buah, dan yang lainnya, untuk mema- di lautan dan menjadikan manusia bisa meng-

hami dan menangkap kandungan petunjuknya ambilnya dari tempat penyimpanannya se-

tentang wujud Allah SWT butuh pemikiran, bagai perhiasan yang mereka kenakan, demi-

pencermatan dan perenungan. kian pula halnya dengan marjan yang ter-
bentuk di dasar laut,
Setelah memaparkan tanda-tanda yang
"Dari keduanya keluar mutiara dan
ada di langit, Allah SWT menuturkan berbagai
macam keajaiban ciptaan-Nya yang ada di m a rj a n." (ar-Rahma an: 22)

bumi, {e.,\t C gti'r; Y1\ apa yang diciptakan Juga dengan menundukkan lautan dan
menjadikannya bisa menahan beban bahtera
untukmu dibumi ini berupa berbagai tumbu-
han, tambang, benda-benda mati dan hewan- yang berlayar membelah lautan dari satu

hewan yang Allah SWT ciptakan di bumi negeri ke negeri yang lain. fuga, supaya kalian
bisa mencari karunia dan rezeki Allah SWT
dengan beragam warna, bentuh dan manfaat. dengan cara berniaga. Dengan demikian, ka-

{q1 4; g il} sesungguhnya pada semua lian dapat mensyukuri nikmat-nikmat dan

yang disebutkan terdapat bukti-bukti petun- kebaikan-Nya dengan berbagai fasilitas yang
juk tentang kuasa Allah SWT bagi orang-orang Dia sediakan untuk kalian.
yang senantiasa mengingat nikmat-nikmat
Allah SWT. Mereka pun bersyukur kepada- Penyebutan daging segar dalam ayat ini
mengandung pengertian bahwa kuasa Allah
Nya atas semua nikmat itu. Ayat ini ditutup SWT dalam mengeluarkan sesuatu yang segar
dari yang asin. fuga menunjukkan hendaknya
dengan kalimat li qaumin yadzdzakkaruune, ikan yang ada segera dikonsumsi karena ikan
cepat membusuk.
setelah sebelumnya ayat pertama ditutup
Kemudian, Allah SWT menuturkan seba-
dengan kalimat li qaumin yatafakkaruuna
gian nikmat yang Dia ciptakan di bumi, jjil)
dan ayat kedua yang ditutup dengan kalimat
li qaumin ya'qiluuna. Hal ini bertujuan untuk 4et, q)\t e Dalam ayat ini, disebutkan tiga

menegaskan bahwa Zat Yang berbuat terhadap bentuk nikmat.
segala apa yang ada di bumi adalah Zat Yang
Pertama, Allah SWT menstabilkan bumi
Maha Berbuat, Yang Maha Berkehendak bebas dengan gunung-gunung yang tertancap ku-

lagi Mahabijaksana, yaitu Allah SWT. kuh di bumi, supaya bumi tetap stabil dan

Setelah melakukan pembuktian atas tidak goyang selama alrtivitas peredaran dan

kuasa-Nya dengan benda-benda alam, tubuh perputarannya. Hal ini sebagaimana firman
dan diri manusia, keajaiban-keajaiban pencip-
Allah SWX,
taan hewan dan tumbuhan. Selanjutnya, Allah
"Dan gunung-gunung Dia pancangkan
SWT memaparkan bukti-bukti petunjuk de-
dengan teguh." (an-Naazi'aat 32)
ngan berbagai keajaiban tentang unsur-unsur
Kedua, Allah SWT mengalirkan sungai-
alam [aiq, api, udara, dan tanah). Pembahasan sungai di atas permukaan bumi dengan me-
di sini diawali dengan unsur air.

{;tt 'i: q!' i;y Allah SWT juga mem-

beri nikmat kepada para hamba-Nya dengan

menundukkan lautan untuk mereka. Menjadi-
kan jalur transportasi, memperbolehkan ikan

surahan-flahl lril|t( .,{lr...,:R.}l},r TATSTRAL-MUNrRIIrrpT

ngandung sumber kehidupan manusia, tum- Flqlh Kehldupan atau Hukum-hukum
buhan, dan binatang. Di sini, sungai disebutkan
setelah gunung, karena sungai berhulu di Ayat-ayat di atas memberi banyak pengertian
gunung. Di dunia ini sangat banyak sungai. Di dan wasasan kepada kita, di antaranya adalah.

antaranya, sungai berukuran pendek, panjang, 1. Allah SWT adalah Yang menurunkan hu-

besal kecil, dan lain sebagainya. Sungai-sungai jan dengan kuasa dan hikmah-Nya. Hu-
itu mengarah ke kanan atau ke kiri, ke selatan jan adalah air tawar yang layak minum.
atau ke utara, ke timur atau ke barat. Lembah- Dengan hujan, Allah SWT menumbuhkan
pepohonan, kurma, anggux, tumbuhan,
lembah yang ada terkadang menampung dan tempat-tempat merumput bagi bina-
tang. Air adalah faktor esensial kehidupan
aliran sungai-sungai tersebut.
Ketiga, Allah SWT juga mengadakan jalan manusia,

dan jalur yang mudah dilewati untuk me- "Dan Kami jadikan segala sesuatuyang
lakukan mobilisasi perpindahan dari satu hidup berasal dari air." (al-Anbiyaa': 30)

tempat ke tempat yang lain, dari satu negeri Turunnya huian dan tumbuhnya tum-
ke negeri yang lain, bahkan dari pegunungan buhan merupakan bukti petunjuk tentang
dan dataran tinggi ke dataran rendah. Hal kuasa wujud dan keesaan Allah SWT bagi
orang-orang yang mau merenungkan dan
ini sebagaimana firman Allah SWT ketika memikirkannya.

menjelaskan gunung, 2. Allah SWT menundukkan malam dan siang

"Dan Kami telah menjadikan di bumi ini bagi para hamba-Nya untuk istirahat dan
gunung-gunung yang kukuh agar ia (tidak) beraktivitas. Hal ini sebagaimana firman-
Nya dalam ayat,
guncang bersama mereka, dan Kami jadikan
(pula) di sana jalan-jalan yang luas, agar me- "Dan adalah karena rahmat-Nya, Dia
reka mendapat petunjuk " (al-Anbiyaa': 31) jadikan untukmu malam dan siang, agar
kamu beristirahat pada malam hari dan
43t* Sijy rrpaya dengan jalan-ialan agar kamu mencari sebagian karunia-Nya
(pada siang hari) dan agar kamu bersyukur
tersebut, kalian bisa mengetahui arah menuiu kep ada -Ny a." (al-Qashash: 73)

ke tempat tujuan kalian. Allah SWT juga menundukkan mata-
hari, rembulan, dan bintang-bintang un-
{.,t.:)i"i] dan Allah SWT juga mengadakan
di bumi tanda petuniukarah. Kata al-Alaamaat tuk mengetahui waktu, memetik buah
berarti hal-hal yang bisa difungsikan sebagai
petunjuk jalan atau arah, seperti bukit, gu- dan hasil pertanian, dan memanfaatkan
nung, angin, dan lain sebagainya yang bisa di- bintang-bintang sebagai penunjuk arah

manfaatkan oleh orang-orang yang melakukan dalam kegelapan malam.
perjalanan darat maupun laut sebagai penun-
3. Allah SWT mencipakan di bumi untuk
juk arah. Orang yang sering melakukan per-
kepentingan kalian, seperti binatang tung-
ialanan jauh untuk berbisnis atau yang lainnya gangan, binatang ternah pepohonan, dan

seperti kaum Quraisy ia memiliki pengeta- yang lainnya. Hal ini mengingat bahwa

huan yang lebih sempurna dan akurat sebagai ada sebagian makhluk yang tidak ditun-
dukkan untuk kita, berdasarkan apa yang
penunjuk arah. diriwayatkan oleh imam Malik dalam al-

43t*l- e .;.ll;h dalam kegelapan malam,

manusia bisa mendapatkan petunjuk arah
dengan memanfaatkan bintang. Hal ini meng-

isyaratkan ilmu perbintangan atau falak.

TAFSTRAT-MUNrR]rLID 7 "Diharamkan bagimu (memakan)

Muwaththa' dari Kab al-Ahbar ia berkata, bang kai." (al-Maa-idah: 3)
"Seandainya bukan karena beberapa ka-
limat yang aku ucapkan, tentu orang-orang fuga, pada sebuah hadits dha'if yang
Yahudi telah menjadikanku seperti keledai." diriwayatkan oleh Abu Dawud dan Ibnu
Lalu ditanyakan kepadanya, Apa kalimat- Majah dari fabir r.a. dari Rasulullah saw.,
kalimat itu?' Ka'b al-Ahbar r.a. menjawab,
'Aku berlindung kepada Allah SWT Yang "Ikan yang terdampar atau tertinggal
Mahaagung Yang tidak ada satu pun yang
lebih agung dari-Nya dan aku berlindung oleh surutnya ain makanlah. Sedangkan
dengan kalimat-kalimat Allah SWT yang ikan yang mati mengambang di atas per-
sempurna yang tidak bisa dilampaui oleh
orang yang taat dan tidak pula oleh orang mukaan air, jangan kalian makan."
yangjahat dan durhaka, dan aku berlindung
dengan Asmaul Husnaa Allah SWT semua- Para ulama memperbolehkan me-
nya baik yang alar ketahui maupun yang ngonsumsi ikan yang mati mengambang
tidak aku ketahui, dari keburukan apa-apa di atas permukaan air. Hal ini berdasarkan
yang Dia ciptakan."'
ayat,
4. Sesungguhnya pada keragaman jenis
"Dihalalkan bagimu hewan buruan
makhluk terdapat pelajaran bagi orang- laut dan makanan (yang berasal) dari laut
orang yang mau mengambil pelajaran, sebagai makanan yang lezat bagimu, dan
mau menerima nasihat, dan tahu bahwa
pada penundukan semua makhluk terda- bagi orang-orang yang dalam perjalanan."
pat bukti-bukti petunjuk tentang keesaan (al-Maaidah:96)
Allah S\4II, bahwa tidak ada siapa pun
yang kuasa atas semua itu selain Dia. f uga, berdasarkan hadits Abu Hurairah
5. Allah SWT memberi nikmat kepada kita r.a. yang diriwayatkan oleh Ahmad, Malik
dengan menundukkan lautan untuk ber-
bagai manfaat dan keperluan, seperti me- Tirmidzi, an-Nasa'i, Abu Dawud, Ibnu
ngonsumsi ikan, mengeluarkan mutiara
dan marjan yang ada di dalamnya, sebagai Majah dan Ibnu Abi Syaibah tentang laut,
jalur transportasi, untuk berniaga, untuk
membela dan mempertahankan negeri q,rt\v 3;i":t',J,

dari gangguan penjajah dan serangan 'Laut menyucikan airnya dan halal

kaum imperialisme dan kolonialisme. Pe- bangkainya."

nundukan laut maksudnya, meniadikan Imam Abu Hanifah mengatakan jika
ada seseorang bersumpah tidak makan
manusia dapat memanfaatkannya untuk daging,lalu ia makan daging ikan, ia tidak
kepentingan transportasi, perniagaan, dianggap melanggar sumpah. Karena
dan lain sebagainya. ikan bukanlah daging secara istilah yang
lazim. Ulama lainnya mengatakan, orang
Ada hal yang perlu diperhatikan, tersebut tetap dianggap melanggar sum-
pah karena Allah SWT dalam ayat ini
ulama Hanafiyyah tidak memperbolehkan secara eksplisit menyebut ikan dengan
mengonsumsi ikan yang mati terapung di sebutan daging dan tidak ada keterangan
atas permukaan laut atau sungai. Hal ini lain di atas keterangan Allah SWT.
didasarkan pada ayat,
Karena Allah SWT menganugerahkan

perhiasan yang keluar dari laut kepada

TAFSIRAL-MUNIRJILID 7

manusia baik laki-laki maupun perempuan 6. Allah SWT mengadakan tiga nikmat di
dengan anugerah yang bersifat umum, tidak
bumi yang berhak untuk disyukuri. Per-
haram bagi kaum laki-laki mengenakan
tama, memancangkan gunung-gunung
perhiasan dari hasil laut. Yang diharamkan yang kukuh di bumi supaya tetap stabil,
oleh Allah SWT bagi kaum laki-laki adalah
dan tidak bergoyang. Kedua, mengalirkan
emas dan sutra. Dalam Shahih Bukhari sungai-sungai. Ketiga, menjadikan jalan
dan Muslim diriwayatkan dari Umar bin dan jalur untuk aktivitas mobilisasi dari
Khathab r.a., ia berkata, 'tasulullah saw satu tempat ke tempat yang lain dengan

bersabda, aman. Al-Qurthubi mengatakan, dalam ayat
ini terdapat dalil yang paling kuat tentang
\1,J- r-,'r+ir V, J. iul't),:;';p ,J---Jt tJ^4J aktualisasi ikhtiar dan sebab akibat. Sejati-

i'i\-ctac e4" nya Allah SWT kuasa menjadikan bumi

"langanlah kalian mengenakan sutra, stabil dan tenang tanpa gunung.

karena barangsiapa yang mengenakan sutera Allah SWT menjadikan di bumi ber-
di dunia, ia tidak akan mengenakannya kelak bagai tanda yang bisa dijadikan sebagai
di akhirat."
petunjuk arah pada siang hari, serta men-
Para ulama berpendapat bahwa diha- jadikan bintang sebagai media penunjuk
ramkan bagi kaum laki-laki mengenakan
arah pada malam hari.

cincin emas, namun boleh bagi mereka KARAKTERISTIK KHUSUS KETUHANAN
ADALAH MENCIPTANAN, MENGEIAHUI
mengenakan cincin perak. Rasulullah SEGALA YANG TERSEMBUNYI DAN TAMPAK,
SERTA KEKAL
saw. menggunakan cincin dari perak, lalu

orang-orang pun meniru dan mereka pun

menggunakan cincin perak, lalu beliau

bersabda, Surah an-Nahl AyalLT -23

Aa. c,--o:.n'-,'J.q. U-,1, , to-" t-.:,.t., .rt1j.-o*. ;l e.)iIl ffi53fii;$ er4tr'eff4d,\

.J.

* *"*i Jtiyil' ,s;.,k f) Wtr9, -" -lS9I_::j;::f*rd.ll*z<l\t,ltbt \ g-era?,slru

"Sesungguhnya aku menggunakan cincin .2,7,. fioA;'vu3!-)vx;45ffi
-.4JD
dari perak dan aku ukir dengan tulisan
Ziri frY1 3344i +r,o;l b t?7,
"Muhammad Rasuulullaah." I anganlah se s eo - \,rzqlfii '<;ruvi'{3 7 Lv\ ffi
rang membuat ukiran pada cincinnya dengan
tulisan yang sama seperti yang ada pada

cincinku."

Barangsiapa bersumpah tidak me- -i;,6-:i <j$(,"Wdy#r m'<79-

ngenakan perhiasan. Lalu ia mengenakan ffi <eKu istei;4;;;{u
batu mutiara, ia tidak dianggap melanggar r;tlri;l<;j O#V-ta,_V, ),iA\'J tr
sumpah menurut imam Abu Hanifah, di-
sesuaikan dengan kebiasaan yang berlaku, Oi(dtci
karena sumpah dilihat menurut kebiasaan
yang berlaku.

"Maka ap akah (Allah) y ang mencipt akan s am a dua huruf bertemu yang sama-sama mati, dan
harakatyangdipilihadalahfathah,l<arenafathah
dengan yang tiilak dapat menciptakan (sesuatu)? adalah harakatyang paling ringan.
Mengapa kamu tidak mengambil pelajaran? Dan
jika kamu menghitung nikmat Alhh, niscaya ka- Balaaghah
mu tidak akan mampu menghitungnya. Sung-
guh, Allah benar-benar Maha Pengampun, Maha {.fi') F kli} Di antara kedua kata ini
Penyayang. Dan Allah mengetahui apa yangkamu
rahasiakan dan apa yang kamu lahirkan. Dan terdapat thibaaq satb. {/".,;oj} X"du, kata ini
(berhala-berhala) yang mereka seru selain Allah,
tidak dapat membuat sesuatu apa pun, sedang merupakan bentuk shiighah mubaalaghah.
berhala-berhala itu (sendiri) dibuat orang. (Ber-
hala-berhala itu) benda mati, tidak hidup, dan {i#} 4:"* Di antara kedua kata ini

berhala-berhala itu tidak mengetahui kapankah terdapat ath-Thibaaq.
(penyembahnya) dibangkitkan. Tuhan kamu
ii6i,,i;:. * rl; vF 4"Gi 'p;ri y oi
adalah Tuhan Yang Maha Esa. Maka orang yang
tidak beriman kepada akhirat, hati mereka meng- dalam kedua kalimat ini terdapat al-lthnaab
ingkari (keesaan Allah), dan mereka adal.ah orang
yang sombong. Tidak diragukan lagi bahwa Allah (memanjangkan kaa-kata), untuk memperkuat
mengetahui aPa yang mereka rahasiakan dan apa kebodohan orang yang menyembah berhala,

yang mereka lahirkan. Sesungguhnya Dia tidak *41'rrr;:.;;i r;& YF Di antara kedua kata
menyukai orang yang somb ong." (an-Naht 17 -23)
ini yakhluquuna dan yukhlaquuna terdapat
Qhaa'aat'
jinaas naaqish.
(irf;,F dibaca:
1. <o:i't> ini merupakan bacaan Hafshah, Mufradaat Lufhawlyyah

Hamzah, al-Kisa'i dan Khalaf. (.,H l$ Dia adalah Allah SWT. {./*. ! 6:r}

2. <t:i't> ini merupakan bacaan imam- sama seperti yang tidak bisa menciptakan
apa-apa. Yaitu setiap hal yang disembah
imam lainnya. selain Allah SWT seperti malaikat, Isa dan
berhala-berhala. Di sini, secara redaksional,
{r/!}, ini merupakan bacaan Aashim.
sesembahan-sesembahan palsu yang berakal
Sedangkan imam-imam lainnya membaca dan berpengetahuan (seperti malaikat), Isa

(ojrJr). lebih dimenangkan atas sesembahan palsu
yang tidak berakal, yaitu berhala-berhala.
l'raab
Sehingga berhala-berhala itu diberlakukan
dank$h,rafb,;a:-rSee;dFanfrgtkaa,nwkaathau(m+aid'aila-htitmbaudbtaaldaah'
seperti yangberakal, karena mereka menyebut
khabar keduia, yait.t Humyang dihapus. Bisa juga berhala-berhala itu sebagai tuhan, dan tuhan

kaa (;riy dibaca rafa'danmenjadi khabar dari tentu memiliki pengetahuan. Redaksi yang

mubtada'yang dibuang yakni hum amwaatun. digunakan di sini adalah bentuk redaksi yang

Kata (i;iy {o(i} aaaUh istifhaam atau kata berakal yaitu man. 4:tti* >tii) apakah kalian
tidak memetik pelajaran sehingga kalian
tanya tentang waktu, sama seperti l<ata mataa.
menyadari kerusakan pandangan kalian. Ka-
fata (;r;t) adalah mabnii karena mengandung rena fakta dan kebenaran tersebut begitu
makna huruf, yaitu hamzah istiJhaam. Kata ini jelas sehingga sama seperti sesuatu yang
bisa ditangkap dan dipahami oleh akal hanya
dimabniil<an dengan harakat, karena adanya dengan sedikit memerhatikan. Maksud ayat
ini adalah pengingkaran terhadap penyamaan
antara Khaliq dan makhluk. Sebelumnya di-

TAFSIRAL-MUNIRJITID 7

paparkan bukti-bukti petuniuk yang cukup SWT. Ini adalah bentuk pengulangan sesuatu
banyak tentang kesempurnaan dan kuasa yang ditegaskan setelah didahului dengan
Allah SWT, hikmah-Nya dan bahwa hanya Dia
pemaparan sejumlah hujjah.
semata Sang Pencipta.
4?$ eii| hati mereka mengingkari
{6;j v} niscaya kalian tiada akan bisa
keesaan Allah SWT. 43/JCY sedang mereka
menentukan jumlahnya, apalagi mensyukuri
adalah orang-orang sombong, dan tidak meng-
semuanya.
imani keesaan Allah SWT. (i; lp sungguh
4C3 )i.Ir i1) sesungguhnya Allah SWT sebuah kepastian 43$.c; or,:.6 S ^ir ii) se-

Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dia sungguhnya Allah SWT mengetahui apa yang
tetap senantiasa melimpahkan nikmat-nik- mereka sembunyikan dan apa yang mereka
lahirkan,lalu Dia akan membalas mereka atas
mat-Nya kepada kalian meskipun kalian mem-
semua ifi. (i.*:i' + v f1) sesungguhnya
bangkang dan durhaka.$:tS s: "tr, u iE irri)
Allah SWT tidak menyukai orang-orang yang
Allah SWT mengetahui apa yang kalian ra- sombong dan angkuh. Maksudnya, menghu-
hasiakan dan apa yang kalian lahirkan berupa kum mereka.
keyakinan dan amal-amal perbuatan kalian. Ini
Persesuaian Ayat
adalah sebuah ancaman sekaligus penegasan
Setelah memaparkan bukti-bukti petunj uk
bahwa syirik adalah sesuatu yang palsu dan atas wujud Ilah Yang Mahakuasa lagi Maha-
bijaksana, disertai dengan penjelasan tentang
batil. macam-macam nikmat Allah SIvl/T. Dalam ayat
ini Allah SWT memaparkan sifat-sifat khusus
{,i,r ,r/ e r;i r,jr]} mereka menyembah
selain Allah SWT yaitu berhala. (;riE $;) ketuhanan, yaitu menciptakan, mengetahui

berhala-berhala itu dibentuk dari bebatuan segala yang rahasia dan yang tampak, serta

dan yang lainnya. Berhala-berhala itu adalah kekal. Hal ini pada gilirannya menunjukkan

sesuatu yang wujudnya butuh kepada pencip- bahwa ibadah dan penyembahan tidak pantas
taan, padahal Tuhan semestinya adalah ber- melainkan b agiZatYangMaha memberi nikmat

sifat wajib mengenai wujud-Nya. (-r;iy Yang Mahaagung. Hal ini juga menunjukkan

Tidak memiliki ruh. Kata 4,Gi ',?Y untuk kebatilan penyembahan kepada selain Allah
SWT. Kemudian, Allah SWT menuturkan se-
memperkuat kata sebelumnya. 43ti. u;F bab-sebab yang memicu sikap musyrik, ya-

dan berhala-berhala itu tidak mengetahui. itu hati yang membatu dan pengingkaran

{i(i} kapankah waktunya {i;li} makhluk tauhid. Kaum musyrik tetap berada di atas
kejahilan dan kesesatan, ditambah catatan
dibangkitkan, atau para penyembah mereka
bahwa seburuk-buruk keburukan adalah pe-
dibangkitkan. Lalu, bagaimana bisa berhala- nyembahan kepada berhala-berhala yang me-
rupakan benda mati yang tidak memiliki akal,
berhala itu disembah?! Tuhan adalah Yang kuasa, dan tidak pula kebebasan berkehendak.

Menciptakan, Yang Mahahidup, Yang Maha Tafslr dan Penlelasan

Mengetahui segala yang gaib, dan Yang meng- Dalam ayat-ayat ini, Allah SWT mene-

gariskan pahala dan hukuman. Di sini terdapat gaskan keagungan-Nya, bahwa ibadah dan
isyarat yang menggarisbawahi bahwa ba'ts
[pembangkitan kembali) adalah bagian dari
pembebanan supaya setiap diri mendapatkan

balasan.

peny{e.<mnbta}hTaunhdaanrikakalialiannY. a{n"g:';beIlr}haakdaaltaahs

Tuhan Yang Maha Esa, tiada padanan bagi-

Nya pada Zat dan sifat-sifat-Nya. Dia-lah Allah

penyembahan sama sekali tidakpantas melain- melakukannya. Seandainya Dia mengadzab
kan hanya kepada-Nya semata. Bukan kepada
selain Dia berupa berhala dan arca-arca yang kalian, Dia tidaklah menzalimi kalian. Tetapi,
tiada bisa sedikit pun, menciptakan apa pun.
Bahkan berhala dan arca-arca diciptakan..rJF Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang,

(rr*;{ ; U.apakah Allah SWT menciptakan mengampuni dosa yang banyak dan memberi

semua yang telah disebutkan sama seperti yang balasan atas amal yang sedikit. Meski bagai-

tidak bisa menciptakan. Bahkan, sama sekali mana pun besarnya amal-amal ketaatan yang
tidak kuasa sedikit pun untuk menciptakan.
Apakah kalian tidak mengambil pelajaran dan dilakukan manusia, itu tidak akan bisa meng-

sadar?! Mengetahui hal itu tidak perlu pe- imbangi satu nikmat dari nikmat-nikmat

renungan, pengamatan, dan pencermatan yang Allah SWT
mendalam. Pertanyaan ini mengandung makna
pengingkaran terhadap mereka sekaligus me- Kesimpulannya, setelah Allah SWT men-
negaskan kebodohan mereka, betapa buruk pe-
nilaian dan pandangan mereka. Di antara ayat jelaskan dalam ayat sebelumnya bahwa per-
yang memiliki semangat serupa adalah,
buatan menyembah kepada selain Allah SWT
"Inilah ciptaan Allah, maka perlihatkanlah
adalah sebuah perbuatan yang sangat batil
olehmu kepadaku apa yang telah diciptakan
oleh (sesembahanmu) selain Allah." (Luqmaan: dan keliru. Allah SWT menjelaskan dalam
11)
ayat ini, seorang hamba walau bagaimana pun
Kemudian Allah SWT mengingatkan me-
reka atas banyaknya nikmat dan kebaikan-Nya besarnya usaha yang dilakukan untuk bisa
kepada mereka, untuk menyadarkan mereka
bahwa ibadah dan penyembahan tidak pantas melaksanakan ibadah kepada-Nya dan men-
melainkan kepada Zat Yang Maha memberi
syukuri nikmat-nikmat-Nya, tetap tidak akan
nikmat lagi Mahaagung {.nr 4 \t';i ;[] jika
bisa mencapai tingkatan yang semestinya seba-
kalian ingin menghitung nikmat Allah SWT
niscaya kalian tidak akan mampu menghitung gaimana yang sebenarnya berhak didapatkan
jumlahnya. Nikmat-nikmat Allah SWT sangat
melimpah dan tidak putus, akal tidak akan oleh Allah SWT

mampu mengetahui jumlahnya. Setelah menegaskan kebatilan penyem-

4',i nt 31) sesungguhnya Allah SWT Maha bahan berhala karena berhala adalah lemah dan

Pengampun, memaafkan kalian, memaaf- tiada kuasa sedikit pun memberi nikmat. Allah
kan kelalaian kalian dalam bersyuku4, lagi
Maha Penyayang kepada kalian, tetap men- SWT menegaskan hal yang sama melalui aspek

curahkan nikmat-Nya kepada kalian padahal yang lain, yaitu bahwa berhala dan arca-arca
sebenarnya kalian sangat tidak layak untuk
dibdri nikmat karena kemusyrikan dan keka- itu adalah benda mati yang tidak mengetahui
firan kalian. Seandainya Allah SWT menuntut
dan memahami apa pun, {ij* c: "is:li u i; nr;}
kalian untuk mensyukuri seluruh nikmat-
Nya, niscaya kalian tidak akan mampu untuk Allah SWT mengetahui segala hati dan

segala hal yang dirahasiakan, sebagaimana

Dia mengetahui apa yang tampak. Dia akan

membalas setiap diri atas amalnya pada hari

Kiamat. Jika baik baik pula balasannya, dan
jika buruh buruk pula balasannya. Karena

Allah SWT Maha Mengetahui yang gaib dan

yang tampah zahir dan batin.

Kemudian, Allah SWT mendeskripsikan

berhala dan arca-arca dengan sejumlah krite-

ria yang menjadikannya sama sekali tidak

memiliki kelayakan untuk disembah. Hal ini

untuk menunjukkan betapa bodohnya orang-

orang musyrik. Allah SWT di sini membaginya

dalam tiga kelompoll

TAFSIRAL-MUNIR JITID 7

Pertama, manfaat, pahala, atau balasan? Sesungguhnya

{i;fi I .lr ,e1 ,y. oi'i- r,ir-,} sesungguhnya manfaat, pahala, dan balasan hanya bisa di-

berhala dan arca-arca tidak kuasa mencipta- harapkan dari Zat Yang Maha Mengetahui
kan apa pun. Akan tetapi mereka diciptakan.
Hal ini sebagaimana firman Allah SWT yang dan Maha Pencipta segala sesuatu. Secara re-
menceritakan perkataan Nabi Ibrahim a.s.
daksional, berhala diungkapkan dengan bentuk
dalam ayat,
redaksi kalimat yang digunakan untuk manu-
"Ibrahim berkata, Apakah kamu menyem-
sia. Karena disesuaikan dengan persangkaan
bah patung-patung yang kamu pahat itu?!
mereka bahwa berhala tersebut bisa mengerti
Padahal Allahlah Yang menciptakan kamu dan
apa yang kamu perbuat itu."'(ash-Shaaffaat: dan memahami serta bisa memberikan syafaat
es-e6)
kepada mereka di sisi Allah SWT.
Kedua,
Ayat ini memberikan isyarat yang menun-
$,Gi ? .lrli) berhala dan arca-arca itu
iukkan bahwa ba'fs fpembangkitan kembali)
adalah benda mati yang tidak bernyawa dan adalah salah satu tuntutan pembebanan agar
tidak memiliki kehidupan sama sekali. Se-
hingga tidak bisa mendenga4, tidak bisa me- setiap diri mendapatkan balasan atas amal-
lihat, tidak bisa berpikir dan tidak bisa me-
mahami apa-apa. Pendek kata, tidak memberi- amal baik dan buruk. Iuga, secara eksplisit
kan faedah apa pun kepada kalian. menyatakan bahwa di antara sifat pasti ke-

Kata, (,Uli,F) menegaskan bahwa berhala tuhanan adalah mengetahui hari Kiamat. Ini

itu sebagai benda mati. Kematiannya tidak adalah bentuk ejekan terhadap orang-orang

akan pernah berganti dengan kehidupan, se- musyrik yang tidak mampu memahami dan
lamanya tetap benda mati. Berhala tidak se-
perti beberapa benda atau zat yang memung- menganalisa dengan baik.
kinkan muncul kehidupan padanya, seperti
nuthfah [sperma) yang diadakan Allah SWT Setelah meruntuhkan kemusyrikan dan
menjadi makhluk hidup, juga seperti jasad
makhluk hidup yang dibangkitkan dan dihi- penyembahan berhala, Allah SWT menyatakan
dupkan kembali setelah kematiannya.
secara tegas tentang apa yang diinginkan,
Adapun Tuhan, Dia Mahahidup Kekal
(t,; fl €il\ sesungguhnya Tuhan kalian
Yang tidak akan mengalami kematian. felaslah
wahai manusia adalah Tuhan Yang Maha
perbedaan di antara keduanya, yaitu bahwa
Esa, tiada Tuhan selain Dia, sesungguhnya
Tuhan adalah MahahHidup Kekal selamanya,
sedangkan berhala mati selamanya. sesembahan kalian Yang berhak disembah

Ketiga, dan wajib ditaati dengan sebenarnya adalah

43;;!. tt[ ;'rj4 61b dan berhala serta tidak Tuhan Yang Maha Esa. Kemudian, Allah SWT

mengerti kapan para penyembahnya dibang- menyebutkan sebab kemusyrikan mereka
kitkan kembali dan waktu datangnya Kiamat.
Bagaimana bisa manusia mengharapkan suatu dan sikap mereka yang mengingkari tauhid,
,t
Allah SWT berfirman, {!t1t, ot ;- ke"piaidya
orang-orang yang tidak beriman

akhirat, mengingkari dan tidak percaya ada-

nya akhirat. Hati mereka mengingkari dan

menyangkal tauhid, sedang mereka adalah

orang-orang yang sombong dalam meng-

ikrarkan keesaan Tuhan dan beribadah me-

nyembah kepada Allah SWT. Mereka pun

tidak memiliki harapan kepada pahala serta

tidak takut terhadap hukuman.

Makna bahwa hati orang-orang kafir

mengingkari keesaan Allah SWT, sebagaimana

firman-Nya yang menggambarkan keheranan tidak kuasa sedikit pun menciptakan apa pun.
mereka terhadap keesaan Tuhan, Berhala-berhala tiada kuasa mendatangkan
mudharat dan tidak pula manfaat. Bagaimana
"Apakah dia menjadikan tuhan-tuhan itu
bisa itu dijadikan sebagai tuhan dan sesem-
Tuhanyang satu sajaT Sungguh, ini benar-benar
sesuatu y ang song at meng h erankan." (Shaad: 5) bahan?! Tuhan Yang Mahakuasa menciptakan

"Dan apabilay ang disebut hanya nama Allah, segala sesuatu, tentu Dia Yang berhak dan
kesal sekali hati orang - orang yang tidak beriman pantas disembah, bukan sesuatu yang meru-
pakan makhluk yang tidak kuasa sedikit pun
kepada akhirat. Namun apabila nama-nama
sembahan selain Allah yang disebul tiba-tiba mendatangkan mudharat dan manfaat.
mereka menjadi bergembira." (az-Zumar: 45)
Kerusakan cara pandang mereka yang
Kemudian, Allah SWT mengancam mereka kedua adalah mereka mengingkari nikmat-
atas amal perbuatan yang mereka lakukan, nikmat Allah SWT dan kebaikan-Nya kepada
mereka. Sedangkan prinsip keberagamaan dan
(d" ii,' iri ;; .ty sungguh Tuhanmu benar- akhlak yang paling sederhana adalah meng-
apresiasi nikmat dan mensyukurinya, sedang
benar mengetahui apa yang dirahasiakan oleh mereka tidak mensyukurinya.
orang-orang musyrik dan apa yang mereka
Kerusakan cara pandang mereka yang
lahirkan dan tampakkan. Mengetahui sikap ketiga adalah berhala-berhala adalah murni
benda mati yang tidak mengetahui apa pun,
mereka yang tetap bersikukuh di atas ke- lalu bagaimana bisa disebut sebagai tuhan?!

kafiran mereka. Dia akan membalas mereka Padahal Tuhan semestinya mengetahui segala
semua dengan balasan yang sempurna dan yang tersembunyi dan yang tampak, menge-
semestinya. Dia tidak menyukai orang-orang tahui segala hal para penyembah, sehingga Dia
yang sombong dan anti kepada tauhid. Mereka
adalah orang-orang musyrik, bahkan setiap bisa memenuhi permintaan dan kebutuhan
orang yang sombong dan angkuh. Maksudnya, mereka, serta membalas merekayanglalai dan
Allah SWT akan menghukum dan membalas
mereka. Ancaman ini mencakup setiap orang berbuat keburukan.

yang sombong. Kemudian, Allah SWT menyatakan seca-
ra tegas tentang tiga spesifikasi berhala yang
Flqih Kehldupan atau Hukum-hukum sepenuhnya tidak sesuai dengan kriteria ke-
tuhanan. Pertama, kelemahan dan ketidak-
Ayat-ayat ini adalah perdebatan sengit de- mampuan menciptakan apa pun. Kedua, ber-
hala-berhala adalah benda mati, tidak hidup,
ngan orang-orang musyrik. Ayat-ayat ini me- tidak memiliki nyawa, tiada bisa mendengar
nolak keras sikap mereka yang menyembah dan tidak pula meliha! lalu bagaimana bisa
kalian menyembahnya, sementara kalian lebih
berhala, menghina mereka, menegaskan ru- baik darinya. Ketiga, berhala-berhala itu tidak
saknya pemikiran dan cara pandang mereka, mengetahui waktu terjadinya ba'ts dan hari
buruknya penilaian dan perbuatan mereka, Kiamat untuk proses hisab dan pembalasan
atas amal-amal perbuatan.
sikap mereka yang anti kepada kebenaran
dan menghalang orang lain dari kebenaran, Setelah pemaparan yang jelas tentang
serta memublikasikan sikap mereka yang kemustahilan Allah SWT memiliki sekutu dan

bersikukuh di atas kekafiran dan kemusyrikan. tentang kebatilan kemusyrikan, Allah SWT pun
Rusaknya cara pandang mereka yang per- menyatakan secara tegas bahwa ketuhanan

tama adalah berhala-berhala yang mereka
sembah adalah makhlukyang diciptakan serta

yang haqq dan benar adalah ketuhanan Allah st \":, <.1, Q4,A\J;IAV;A\
SWT Yang Maha Esa Yang menjadi tempat
bergantung semua makhluk, Yang tiada Rabb ff3a c.t.;lir
selain Dia dan tiada sesembahan selain Dia.
JA(L;11;t66"+A*iA$t
Adapun orang-orang musyrik yang tidak
mengimani akhirat, mereka adalah orang- ff;'6ffi311!;iL G)- ,b-z;A\iv,-\(i)(. ,J.J J,r),,
orang yang tidak mau menerima nasihat dan
peringatan. Seandainya mereka benar-benar fq,#n
beriman kepada akhirat, tentu mereka beriman
kepada keesaan Allah SWT Akan tetapi, mereka "Dan apabila dikatakan kepada mereka,
adalah orang-orang yang sombong, angkuh,
dan enggan menerima kebenaran. Apakah yang telah diturunkan Tuhanmu?' Mereka

Sungguh, Allah SWT mengetahui sega- menjawab, 'Dongeng-dongeng orang dahulul
la ucapan dan perbuatan yang mereka sem-
bunyikan dan yang mereka lahirkan. Dia (ucapan mereka) menyebabkan mereka pada hari
juga pasti akan membalas semua perbuatan Kamat memikul dosa-dosanya sendiri secara sem-
mereka. Sesungguhnya Allah SWT tidak me- purna, dan sebagian dosa-dosa orang yang mereka
sesatkan yangtidak mengetahui sedikit pun (bahwa
nyukai orang-orang yang sombong. Dia tidak merekn disesatkan). Ingatlah, alangkah buruknya
akan memberi mereka ganiaran dan tidak
(dosa) yang mereka pikul itu. Sungguh, orang-
akan memuji mereka.
orang yang sebelum mereka telnh mengadakan tipu
SI FAT.SI FAT ORANG SOM BONG,
SIKAP ORANGORANG MUSYRIK YANG daya, maka Allah menghancurkan rumah-rumah
MENGINGKARI WAHYU, KENABIAN, DAN mereka mulai dari pondasinya, lalu atap (rumah
BAI.ASAN MEREKA itu) jatuh menimpa mereka dari atas, dan silcsa itu
datangkepada mereka dari arah yang tidak mereka
Surah an-Nah! Ayat 24 - 29 sadari. Kemudian Allnh menghinakan mereka pada
hari Kiamat, dan berfirman,'Di manakah sekutu-
3bvi \trv ';4j-J5 r'e 1 e- \iY: sekutu-Ku itu yang (karena membelanya) kamu

;7'aufu Fr\)5 -M- ffi 5a[Vt selalu memusuhi mereka (nabi-nabi dan orangyang
beriman)?' Orang-orang yang diberi ilmu berkata,
-b 7\'* A 1A$,*l;$ $:t "AY )at
'sesungguhnya kehinaan dan adzab pada hari ini
;tE 4; bQl\:H*6@'<rAlv ditimpakan kepada orang yang kafir,' (yaitu) orang
# j*Jr"u \\ yang dicabut nyawanya oleh para malaikat dalam
)o_(6\ -i frq.h\ keadaan (berbuat) zalim kepada diri sendiri, lalu
merekn menyerahkan diri (sambil berkata), Kami
tidak pernah mengerjakan sesuatu kejahatan pun.'
(Malaikat menj awab),'Pernah! Sesungguhnya Allah

Maha Mengetahui apa yang telah kamu kerjakan.'

Maka masukilah pintu-pintu neraka lahanam,
kamu kekal di dalamnya. Pasti itu seburuk-buruk
tempat orang yang menyombongkan diri." (rn-

NahL 24-29)

* 4)fii -a#,i,-S Qiraa'aat
ffi
y'4t;j\ )i:\5 {.p}: et-fisa'i membac a huruf qaf dengan

#3:tvU3,at&ry*t:5t isymam kasrah qal Sedangkan imam-imam

€lt/' nt, -, #\\3J <;itJv',19., 33YJ, lain membaca huruf qaldengan sebenarnya.

b\ 4:' ;-ib: Nafii membacanya : (r;t:.;).

-IArsrR AL-MUN rR IrtID 7

4*: iY Hamzah dan Khalaf membacanya : menjawab, Dongeng-dongeng, legenda-legen- I

(eur). da, dan mitos-mitos. {C;V'y orang-orang kuno
terdahulu. Mereka memberikan jawaban se-
4.*+Y,Warsy, as-Susiy, dan Hamzah mem- perti ini untuk menyesatkan dan mengelabuhi
bacanya dengan waqaf ("1;).
orang-orang. Ayat ini turun menyangkut
I'raab Nadhr bin Harits. (''4!F akibatnya adalah

{j;i ,;uy Kata maa adalah isim istifhaam mereka memikul. Huruf /am padaf il ni adalah
lam shairuurah. Karena sebenarnya mereka
menjadi mubtada', sedangkan khabarnya ada-
menyebutAl-Qur'an sebagai mitos dan dongeng
lah dzaa. Kalimat, 4&, i;iy menjadi shilahnya,
orang terdahulu bukan bertujuan supalxa mereka
sementara' aa' i d -nya dibuang yakni, anzal ohu.
Lalu dhamir hu dibuang untuk meringankan memilarl dosa. Akan tetapi, ketika akibat dari

kata-kata. {,1':,tr *t:i} Ini adalah jawaban perbuatan mereka adalah mereka memikul dos4

mereka atas pertanyaan di atas. fawaban juga penggunaan huruf lam di sini adalah relevan.
berbentuk rafa' dengan mengasumsikan mub-
tada' yang dibuang, yakni huwa asaathiirul {rifj;i} dosa-dosa mereka. {q"} secara penuh
awwaliina.
tanpa ada sedikit pun dari dosa mereka yang
4r;tis 8; lii;,;y dengan jawaban yang
dihapus. 4* k&4 t!' ,,,ii bJ\dan memikul
berbentuk nashab, karena pertanyaannya juga
sebagian dari dosa orang-orang yang mereka
berbentuk nashab, yaitu {r1U} yang dibaca sesatkan. Berarti, hurufjarrmindi sini berfungsi
nashab sebagai maf'uul bihf untuky''il, anzala, untuk at:Tab'iidh (memberikan pengertian se-
karena kata maadzaa ini adalah diposisikan
bagian). Mereka menyeru orang-orang kepada
seperti satu kata, yakni, (*;F (jri| Xata ini
berkedudqkan sebagai hital (i-+l lu} Kata kesesatan, lalu orang-orang itu pun mengikuti
mereka. Mereka ikut mendapatkan dosa dise-
ini juga berkedudukan sebagai haal. babkan mereka menjadi penyebab kesesatan

Balaaghah orang-orang. Namun yang lebih shahih adalah
bahwa huruf yarr min di sini berfungsi untuk
4195 e Ar *1;,*,) lni adalah kalimat al-Jins fmemberikan pengertian jenis) bukan
at-Tab'iidh. Sehingga bermakna mereka juga
yang mengandung isti'aarah tamstsiiliyyah, memikul dosa orang-orang yang mengikuti

yaitu keadaan orang-orang yang berbuat mereka.

makar diserupakan dengan keadaan orang- 4t kY Kata ini berkedudukan sebagai
orang yang membangun suatu bangunan ke-
haal dari dhamir hum yang menjadi maf'uul
mudian bangunan itu runtuh dan membi-
bihi pada kalimat, yudhilluunahum. Mereka
nasakan mereka. Wajhusy syabah atau titik menyesatkan orang yang tidak mengetahui
perserupaannya adalah apa yang mereka
bahwa dirinya adalah sesat. Atau, menjadihaal
sangka sebagai sesuatu yang bisa melindungi dari dhamir wawu jamak yang menjadi faa'il
mereka ternyata merupakan penyebab kebina- pada kalimat yudhilluunahum yakni mereka
saan mereka.
menyesatkan orang lain sedang mereka adalah
Mufradaat Lughawiyyah
orang-orang yang bodoh. (irt+F huruf lam di
4A, i:ii r:il) apa yang diturunkan Tuhan
sini adalah huruf lam ash-shoirurah. Karena
kalian kepada MuhammadZ {+uiy mereka mereka tidak mengilustrasikan Al-Qur'an se-
bagai dongeng atau mitos sehingga mereka

memikul dosa-dosa mereka.

TAFSIRAI--MUNIR JILID 7

4* c ult 'f- ii) orang-orang sebelum kalian sampai memusuhi kaum Mukminin,

mereka telah melakukan makar. Ia adalah melawan para nabi. (Cr i;ri"1, i,;y para nabi

Namrudz bin Kan'an. Ia membangun menara dan orang-orang Mukmin yang berilmu menye-
Babilonia dengan tinggi lima ribu dziraa', agar
ru orang-orang kafir kepada tauhid. Lalu me-
bisa menaiki langit dan memerangi para peng-
reka menolak dan angkuh terhadap mereka.
huni langit. Kata al-Makr [makac muslihat,
tipu daya) adalah usaha memalingkan orang Atau, malaikat mengatakan, (;lr1 lSt q'4t'r1\

lain dari apa yang diinginkannya dengan sesungguhnya kehinaan dan adzab pada hari ini

tipu muslihat dan rekayasa sedemikian rupa. ditimpakan atas orang-orang kafir. Tujuan per-

Maksudnya, melakukan tindakan-tindakan dan kataan mereka adalah untuk mengekspresikan
strategi jahat untuk merealisasikan niat jahat-
perasaan senang melihat mereka tertimpa ke-
nya. Maksudnya berlebihan dalam menggam-
burukan untuk semakin menambah kehinaan
barkan ancaman bagi orang-orang kafir.
mereka, serta sebagai nasihat kepada orang
$,:ti' l i6 ir,r ji;y Allah SWT pun mem-
yang mendengarnya.
binasakan dan menghancurkannya dengan
{ue*i;ui) sedang mereka adalah orang-
mengirimkan angin dan gempa hingga menye- orang yang menzalimi diri mereka sendiri
dengan kekafiran mereka. 4/:lr if;ri| xata,
babkan menara yang dibangun runtuh dan
hancur mulai dari fondasi dan pilar-pilarnya #:') Maksudnya tunduk dan menyerah
hingga seluruh bagian bangunan yang ada.
ketika mati serta mengakui rubuubiyyah Allah
{;6} artinya bermaksud, dengan sengaja dan
SWT, Atau, mereka pasrah ketika menyaksikan
langsung. Kata, {;'tir} adalah bentuk jamak
kematian menjemput mereka. 4:- q,p # tF
dari, q a a' i d ah yang artinya ad - D a' a a' i m ftiang
pilar). mereka berkata, "Kami tidak pernah berbuat

( .i e dt 4l; ,,;| atap-atapnya pun kafir atau syirik dan kejahatan." (jp lalu
runtuh menimpa mereka. Kata, {F} runtuh
43tfr \ + i *ujr ,56i;y dan adzab datang malaikat menjawab, "Ya, sebenarnya kalian

kepada mereka dari arah yang tidak mereka melakukan semua itu."

sadari. Ada pendapat yang mengatakan, #41'rr.;i Z-r, nr i1| sesungguhnya Allah

bahwa ayat ini merupakan perumpamaan SWT Maha Mengetahui tentang apa yang pernah

untuk menggambarkan kegagalan secara total kalian kerjakan dan perbuat Dia akan membalas

terhadap makar dan yang telah mereka buat kalian atas semua itu.{# -t';i\};',iy "masuklah

terhadap para rasul. tiap-tiap golongan ke dalam fahannam melalui

$1*F menghinakan atau mengadzab pintu yang telah dipersiapkan." Ada yang menga-

mereka dengan api neraka, sebagai mana ayat, 44takan, maksud ;t;lbadalah macam-macam

"Ya Tuhan kami, sesungguhnya orang yang adzab fahannam. {,si;b tempat menetap.

Engkau masukkan ke dalam neraka, maka Persesuaian Ayat
sungguh, Engkau telah menghinakannya." (Ali
'Imraan:192) Setelah memaparkan bukti-bukti petunj uk
tauhid dan kebatilan penyembahan berhala,
4#" ;i ti.tb dan Allah SWT berfirman selanjutnya Allah SWT menyambungnya de-
ngan penjelasan seiumlah opini sesat orang-
kepada mereka melalui lisan malaikat sebagai
orang yang mengingkari kenabian. Salah
bentuk kecaman di manakah sekutu-sekutu
itu?!" (i;L.lr) demi sekutu-sekutu itu, dulu satu kesyubhatan mereka adalah memfitnah

Al-Qur'an yang dijadikan oleh Rasulullah
saw. sebagai mukjizat yang membuktikan

ThFSIRAL-MUNIR JILID 7

kebenaran kenabian beliau. Bahkan, mereka itu kepadanya setiap pagi dan petang."' (al-

mengatakan Al-Qur'an adalah dongeng orang Furqaan:5)
terdahulu, bukan mukjizat. Allah SWT pun
Mereka memfitnah Rasulullah saw. dan
membinasakan mereka di dunia dan akan membuat kebohongan terhadap beliau dengan
berbagai pernyataan yang kontradilrtif dan batil,
menghukum mereka di akhirat kelak atas se-
mua yang pernah mereka perbuat. Saat me- Penanya di sini adakalanya seorang dari
kaum Muslimin. Atau, ini adalah pembicaraan
nyaksikan adzab, mereka pun dengan pe- yang berlangsung di antara sesama mereka.
Atau, an-Nadhr bin Harits. Atau, ini adalah
nuh kepasrahan berkata, "Kami tidak pernah
mengerjakan perbuatan buruk, berupa keka- perkataan al - M u qta simuun yangtelah disebut-
kan, yaitu orang-orang musyrikyang membagi
firan, kesyirikan, dan pelanggaran." tugas dengan menunggui pintu-pintu masuk
dan jalan-jalan di Mekah untukmempengaruhi
Tafsir dan Penielasan orang-orang haji agar jangan terpengaruh oleh

Ayat-ayat ini menyebutkan sejumlah opini ajakan Rasulullah saw..
sesat pihak-pihak yang mengingkari kenabian
yang menjadi sifat orang yang mendustakan Ini menyangkut Al-Qur'an. Adapun me-
nyangkut diri Nabi Muhammad saw., mereka
dan angkuh.
memfitnah beliau dengan mengatakan, beliau
Opini sesat pertama,ls mereka memfitnah adalah seorang penyihir; penyair; dukun, dan
orang gila. Kemudian, mereka memercayai ke-
Al-Qur'an dengan mengatakan bahwa Al- bohongan yang dibuat oleh pimpinan mereka,

Qur'an hanyalah do-ngeng orang-orang terda- al-Walid bin Mughirah al-Makhzhumi yang

hulu, {;ii; jyi ir k ttt3h ketika Rasulullah diceritakan oleh Al-Qur'an,

saw membuktikan kebenaran kenabian beliau

dengan keberadaan Al-Qur'an sebagai muk-

jizat, orang-orang kafir memfitnah Al-Qur'an

dengan mengatakan bahwa Al-Qur'an hanyalah "Sesungguhnya dia telah memikirkan dan
menetapkan (apa yang ditetapkannya), maka
dongeng orang terdahulu, bukan mukjizat.
celokalah dia! Bagaimenq dia menetapkan?
Makna ayat ini, ketika dikatakan kepada
orang-orang musyrik yang angkuh, pendusta, sekali lagi, celakalah dia! Bagaimana dia mene-
dan tidak beriman kepada akhirat, "Apakah
tapkan? kemudian dia (merenung) memikir-
yang telah diturunkan Tuhan kalian?" Mereka kan, lalu berwajah masam dan cemberut, ke-
tidak mau menjawab pertanyaan, tetapi me- mudian berpaling (dari kebenaran) dan me-
milih untuk mengatakan bahwa Tuhan tidak me-
nurunkan apa-apa, bahwa apa yang dibacakan nyombongkan diri, lalu dia berkata,' (Al-Qur'an)
ini hanyalah sihir yang dipelajari (dari orang-
kepada kami hanyalah dongeng dari kitab-kitab orang d a hulu)."' (al-Muddatstsir: 18-24)

orang terdahulu. Hal ini sebagaimana per- j#.\Kemudian, Allah SWT menerangkan aki-

nyataan mereka yang diceritakan oleh Allah

SWT dalam ayatlain, bat pernyataan merek^, 4+s pliii\ nu-

"Dan mereka berkata,'(Itu hanya) dongeng- ruf lam yang terdapat pada fi'il, li yahmiluu
dongeng orang-orang terdahulu, yang diminta
adalah lam al-Aaqibah atau ash-Shairuurah,
agar dituliskan, lalu dibacakanlah dongeng
seperti yang terdapat pada ayat B Surah al-
15 Kesyubhatan yang kedua akan dijelaskan dalam ayat 33,
Qashash, {i;1\; A ,'S;.;,t; it;'ifii:g (Maka
kesyubhatan yang ketiga dijelaskan dalam ayat 35, dan
kesyubhatan yang keempat dijelaskan dalam ayat 38. dia dipungut oleh keluarga Fir'aun agar (ke-

lak) dia menjadi musuh dan kesedihan bagi

mereka.).

TAFSIRAL-MUNIRIILID 7

t, . ,
Mereka mengatakan pernyataan seperti ,ii A;K-l ,^'.oat
itu karena mereka memikul dosa-dosa mereka
secara utuh pada hari Kiamat dan juga dosa- ,-r Jr r*!r.," iJ ,csG J\G;
dosa orang yang mengikuti mereka karena
bodoh. Tanpa diketahui bahwa mereka sebe- G; ;'r.6 br,ri i r.t,?a n,4
* ,!*,A^iAAeueuT'T JJlo1.;1rc)tr'o ."rf{E os
narnya adalah orang-orang sesat. Maksudnya, Jt
i4lt *nlt:t4.
mereka memikul dosa kesesatan mereka
uz,
sendiri dan dosa penyesatan mereka kepada :r" OJ', C-;r-
orang lain yang mau mengikuti mereka da-
"Barangsiapa menyeru kepada petunjuk, ia
lam kesesatan. Maksud kata, {9"} (secara
mendap atkan p ahala s emis al p ahala orang- orang
utuh, penuh) adalah tidak ada sedikit pun
dari dosa-dosa mereka yang dikurangi. Kata yang mengikutinya tanPa mengurangi pahala
orang-orang yang mengikutinya sedikit pun. Dan
4* ft berdasarkan pendapat Zamkhasyari, barangsiapa menyeru kepada kesesatan, ia me-
mikul dosa semisal dosa-dosa orang-orang yang
statusnya adalah sebagai haal dari maf'uul mengikutinya tanpa hal mengurangi dosa-dosa
bihi, yaitu dhamir hum yang terdapat pada
fi'il, yudhilluunahum. Yakni, mereka menye- orang-orang yang mengikutinya sedikit pun."
satkan orang yang tidak mengetahui bahwa
Kemudian,Allah SWT menerangkan adanya
mereka adalah orang-orang sesat. Sedangkan
kesamaan antara orang-orang kafir terdahulu
berdasarkan pendapat ar-Razi, kata ini sta- dengan orang-orang kafir terkemudian dalam
tusnya adalah sebagai haal dari faa'il, yaitu
hal keiahatan dan hukuman 4* e uit f- I\
dhamir wawu jamak yang terdapat pada f il
umat-umat terdahulu sebelum mereka juga
yang sama yudhilluunahum. Sehingga mak- melakukan konspirasi terhadap agama Allah
nanya adalah para tokoh menyesatkan orang SWT dan rasul-rasul-Nya. Mereka merenca-
lain, sedang mereka tidak mengetahui adzab
yang berhak mereka dapatkan atas tindakan nakan kejahatan untuk memadamkan nur
Allah SWT. Allah SWT pun membinasakan
penyesatan yang mereka lakukan.
mereka di dunia dengan menghancurkan dan
43r'ri- 6 ,r )iF ingatlah, seburuk-buruk meluluhlantakkan bangunan-bangunan me-
reka dari pondasi dan atap-atapnya runtuh
dosa yang mereka pikul adalah dosa perbuatan menimpa mereka. Allah SWT menggagalkan
mereka. Di antara ayat yang memiliki kemi- segala rencana jahat mereka, meruntuhkan
ripan dengan ayat ini adalah, segala amal usaha mereka, serta menimpakan
kepada mereka adzab dari segala penjuru dan
"Dan mereke benar-benar akan memikul dari arah yang tidak mereka sadari. Sadarlah
dosa-dosa mereka sendiri, dan dosa-dosa yang dan ambillah pelajaran wahai penduduk Mekah
dan orang-orangyang seperti kalian. Semua ini
lain bersama dosa mereka, dan pada hari adalah ilustrasi yang menggambarkan bentuk
Kiamat mereka pasti akan ditanya tentang adzab yang intinya pembinasaan dari Allah

kebohongan yang selalu mereka ada-adakan." SWT terhadap mereka.
(al-Ankabuut 13)
Faedah penyebutan kata 4r9i eb [dari atas
As-Sunnah menjelaskan sebab mereka mereka), padahal atap memang runtuh dari
memikul dosa-dosa orang yang mengikuti dan atas adalah untuk mempertegas runtuhnya
atap menimpa mereka serta kerasnya adzab
meniru mereka. Rasulullah saw. dalam sebuah yang meliputi mereka.
hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad, Muslim,

Tirmidzi, an-Nasa'i, Abu Dawud dan lbnu

Majah dari Abu Hurairah r.a., beliau bersabda,

Kalimat fa atallaahu bunyaanahum (arti "Maka manusia tidak lagi mempunyai

harfiyahnya adalah Allah SWT mendatangi suatu kekuatan dan tidak (pula) ada penolong."
bangunan mereka), maksudnya adalah pe- (ath-Thaariq: 10)
rintah dan ketetapan adzab Allah SWT men-
Tiada seorang pun yang dapat menja-
{tdatangi bangunan mereka. Kata, tjrol} dari
wab. Mereka semua terdiam tanpa bisa meng-
arah pondasi dan pilar-pilarnya. Maksudnya,
Allah SWT mencabutnya dari pondasinya serta utarakan apologi. Hujjah yang tak terban-
meruntuhkan amal usaha mereka. Ini sebagai
tahkan menjadikan mereka tidak berkutih
bandingan kata {sqr.r} (dari atas mereka) se-
dan nyatalah bahwa tidak ada sekutu. Sekutu-
hingga memberikan pengertian bahwa adzab
itu meliputi dari atas dan dari bawah. Kalimat sekutu yang mereka persangkakan ternyata

4r;;. i 4 nh dari arah yang tidak mereka semu dan tidak ada.

sadari dan perkirakan. Kemudian, Allah SWT menuturkan perka-

Kebanyakan ulama tafsir mengatakan, taan orang-orang yang diberi ilmu, yaitu ma-

maksud {,rjrl.f ib adalah Namrudz bin laikat, para nabi, dan orang-orang Mukmin.

Kanhn. Ia membangun menara di Babilonia Mereka adalah para tokoh dan pemuka dunia

setinggi lima ribu dziraa'. dan akhirat yang sesungguhnya serta orang-
Ini adalah adzab mereka di dunia, adapun
orang yang menginformasikan kebenaran,
di akhirat adalah, 4&f.yqti;. plkemudian
ft:ryt im;rei n"g!itkr,aSrokbaonratangu-hoidrabnegrkyaatnag, berilmu
pada hari Kiamat, Allah SWT menghinakan yang
"sesung-
mereka, memperlihatkan aib dan keburukan-
kejelakan mereka serta apa yang tersembunyi guhnya pada hari ini, kehinaan, ketercelaan,
dalam hati mereka, dan melecehkan mereka
kondisi dipermalukan, dan adzab benar-benar
dengan adzab yang menghinakan. Hal ini se-
menyelimuti orang-orang kafir kepada Allah
bagaimana firman Allah S\AIX,
SWT, dan mempersekutukan-Nya dengan se-
"Ya Tfuhan kami, sesungguhnya orang yang
suatu yang tidak bisa mendatangkan mudharat
Engkau masukkan ke dalam neraka, maka
sungguh, Engkau telah menghinakannya." (Ali dan manfaat kepada mereka."
'Imraan:192)
Mereka adalah orang-orang kafir yang ber-
Allah SWT berfirman kepada mereka
sikukuh di atas kekafiran hingga mati. Malaikat
melalui perantara malaikat dengan kecaman
mematikan mereka dan mencabut nyawa me-
dan cercaan, "di manakah sekufu-sekutu-Ku
reka dalam keadaan sebagai orang-orang yang
itu?!" "Di manakah tuhan-tuhan palsu kalian
yang kalian puja dan sembah selain Aku?!" "Di menzalimi diri sendiri dengan berbuat ke-
manakah tuhan-tuhan palsu yang karenanya
kalian memusuhi, membantah, dan berseteru kafiran, kemaksiatan dan menyebabkan diri
dengan orang-orang Mukmin?!" Hadirkan me-
reka agar menghalau adzab dari kalian dan mereka terkena adzab.
menyelamatkan kalian! !
Di antara keadaan mereka yang lain
"D apatkah mereka menolong kamu atau me- adalah (.rr' 'li;F ketika kematian menjemput
nolong diri mereka sendiri?" (asy-Syu'araa': 93)
dan mereka menyaksikan adzab, mereka pun

menampakkan ketaatan, kepatuhan, dan ke-

ppasrahan, seraya berucap 4:- q V u) Hal

ini sebagaimana pernyataan mereka pada hari
Kiamat seperti yang direkam dalam ayat,

"Kemudian tidaklah ada jawaban bohong
mereka, kecuali mengatakan, 'Demi Allah, ya
Tuhan kami, tidaklah kami mempersekutukan
Allah."' (al-An'aam: 23)

Allah SWT pun menyanggah bahwa perka- fawaban dan tanggapan terhadap mereka

taan mereka adalah bohong belrk , {,-F ^i,r ,it "1} di sini sebagaimana yang sudah diketahui,
sungguh, kalian telah melakukan keburukan
bukanlah jawaban dengan hujjah, tetapi ja-
yang sebenarnya, keburukan yang paling besar waban mereka menegaskan bahwa mereka
dan palingburuk Allah SWT Maha Mengetahui berhak mendapatkan adzab yang keras. |adi,
segala perbuatan kalian. Karena itu, tidak ber- yang disebutkan di sini adalah tanggapan yang
guna kalian membantahnya, dan Allah SWT berisi ancaman tanpa menjawab opini sesat
pasti akan membalas kalian atas semua per- mereka. Sebab, Allah SWT telah menegaskan
buatan kalian. Al-Qur'an sebagai mukjizat melalui dua jalur.

4#;,;iii,:![] masuklah kalian ke dalam Pertama, Nabi Muhammad saw menan-
tang mereka untuk membuat dan menda-
neraka fahannam, rasakanlah adzab kemusyri- tangkan yang serupa dengan Al-Qur'an, atau
kan kalian, dan hukuman kemaksiatan dan ke- sepuluh surah dari Al-Qur'an, atau satu surah
durhakaan kalian, sedang kalian menetap di saia dari Al-Qur'an, atau satu perkataan saja.
dalamnya selamanya. Seburuk-buruk tempat
menetap adalah daarul hawaan (tempat ke- Namun, mereka tidak mampu memenuhi
hinaan dan adzab neraka) bagi orang yang
sombong terhadap ayat-ayat Allah SWT dan tantangan itu, bahkan selamanya tidak akan
tidak mau mengikuti rasul-rasul-Nya. mampu melakukannya. Hal ini membuktikan
bahwa Al-Qur'an adalah mukjizat.
Mereka berada dalam adzab yang abadi
tanpa pernah merasakan mati, sebagaimana Kedua, Allah SWT menceritakan opini
firman Allah S\MI, sesat yang sama seperti ini dalam ayat lain,

"Dan oreng-orang yang kafin bagi mereka yaitu,

neraka Jahanam. Mereka tidak dibinasakan "(ltu hanya) dongeng-dongeng orang-
hingga mereka mati, dan tidak diringankan
orang terdahulu, yang diminta agar dituliskan,
dari mereka adzabnya. Demikianlah Kami
lalu dibacakanlah dongeng itu kepadanya se-
membalas setiap orang yang sangat kafir."
(Faathir:36) tiap pagi dan petang." (al-Furqaan: 5)

Mereka berada dalam keabadian adzab di Allah SWT menyanggah pernyataan me-
semua waktu, sebagaimana firman Allah SW'T, reka adalam ayat berikutnya,

"Kepada mereka diperlihatkan neraka, "Katakanlah (Muhammad),' (Al-Qur'an) itu
diturunkqn oleh (Allah) yang mengetahui raha-
pada pagi dan petang, dan pada hari terjadinya sia di langit dan di bumi. Sungguh, Dia Maha
Kiamat. (LaIu kepada malaikat diperintahkan), Peng ampun, M aha Penyayang."' (al-Furqaan: 6)
'Masukkanlah Fir'aun dan kaumnya ke dalam
adzab yang sangat keres!"' (al-Mu'min: 46) Al-Qur'an memuat informasi tentang hal-

Flqlh Kehldupan atau Hukum-hukum hal gaib, dan itu pasti berasal dari ZatYang
Ayat-ayat di atas memuat sanggahan ter- Maha Mengetahui segala rahasia langit dan

hadap opini sesat orang-orang kafir seputar bumi.16

Al-Qur'an. Mereka menyebut Al- Qur'an sebagai Akibat pernyataan itu, mereka memikul
dongeng orang-orang terdahulu, bukan muk- dosa-dosa mereka sepenuhnya, tanpa ada
sedikit pun yang dikurangi. Di dunia mereka
jizat dan tidak pula diturunkan dari Tuhan.
pun ditimpa malapetaka oleh sebab kekafiran

t6 Tafsir ar-Razi,20 /19.

TAFSIRAI-MUNIRIILIp 7 ,.il -----\ surahan-Naht

mereka. Mereka juga memikul dosa-dosa pakkan ketundukan, kepasrahan dan kepa-

orang-orang yang mengikuti mereka. Itu dise- tuhan. Namun, pertobatan dan keimanan
babkan oleh kekafiran dan tindakan mereka mereka sudah tidak berguna, sebagaimana

menyesatkan orang lain. Hal itu disebabkan firman Allah SWT

kebodohan mereka tentang dosa yang akan "Maka iman mereka ketika mereka telah
mereka pikul. Sebab, seandainya mereka me- melihat adzab Kami tidak berguna lagi bagi
ngetahuinya, tentu mereka tidak akan berani mereka." (al-Mu'min: 85)
menyesatkan orang lain. Seburuk-buruk dosa
yang mereka pikul adalah dosa yang mereka Dan dikatakan kepada mereka ketika mati,

pikul itu. |adi, mereka memikul dua dosa, "Maka masukilah pintu-pintu neraka Ja-
hannam, kamu kekal di dalamnya. Pasti itu se-
yaitu dosa kesesatan mereka sendiri dan dosa buruk-buruk tempat orang yang menyombong-
kan diri." (an-Nahl: 29)
orang-orang yang mereka sesatkan.
Tiap-tiap golongan orang kafir akan
Hukuman mereka di dunia mirip dengan
memasuki pintu yang dikhususkan baginya
hukuman yang ditimpakan atas para punggawa dan menetap di tingkatan fahannam yang di-

kekafiran terdahulu seperti Namrudz bin khususkan untuknya. Maka, itu adalah se-
Kan'an dan kaumnya. Mereka ingin naik ke
langit dan memerangi para penduduk langit. buruk-buruk tempat menetap bagi orang-

Mereka pun membangun sebuah menara yang orang yang bersikap sombong, angkuh, tidak
beriman, dan tidak menyembah Allah SWT
tinggi, supaya bisa mereka gunakan untuk di dunia sebagai tempat pembebanan. Hal ini
naik ke langit. Menara itu hancur dan runtuh sebagaimana yang dideskripsikan oleh Allah
menimpa mereka akibat gempa atau angin. SWT dalam ayat,
Hukuman mereka adalah makar dan rencana
jahat mereka digagalkan total serta mereka "Sungguh, dahulu apabila dikatakan kepa-
da mereka,'La ilaha illallah' (Tidak ada tuhan
dibinasakan. selain Allah), mereka menyombongkan diri."'
(ash-Shaaffaat: 35)
Mereka juga mendapatkan hukuman di
akhirat, yaitu dihina dan dipermalukan de- SIFAT ORANG YANG BERTAKWA, KETMANAN
ngan adzab yang menyakitkan dan pedih di- MEREKA KEPADA WAHYU, DAN BALASAN
MEREKA
sebabkan kekafiran mereka, di samping ke-
Surah an-Nahl Ayat 3O - 32
caman, cercaan, dan cemoohan. fuga terkuak-
1*\W \jC43t;\T;vWti;"iyXj
nya sebuah fakta kebenaran bahwa sama 366'iGg'ltiiCYl 9-/s. 1i,\-lrr
o.-[\-b.,.t Pl;-t,/>,il
sekali tidak ada sekutu bagi Allah SWT
" YzJ
Masing-masing dari kedua hukuman itu,
yaitu hukuman di dunia dan hukuman akhi- e#V#4)biEfr'(;#t 36'43
rat disebabkan sikap mereka yang bersikukuh
atas kekafiran sampai ajal menjemput. Ketika
ajal menjemput mereka baru mengikrarkan
rubuubiyyah Allah SWT dan tunduk. Semua

itu tidak berguna bagi mereka. Dan, Allah SWT
Maha Mengetahui segala perbuatan orang-

orang kafir.

Ayat ini menjadi dalil bahwa ketika

seorang kafir atau munafik meninggalkan
dunia [ajal tiba), maka saat itu ia menam-

Sulah an-Nahl TAFSIRAL-MUNIR'ILID 7

-bii, |l*iffir frI;, fJr m'(,'fli Balaaghah

ffisjcl,6Y,ut$t'rfiy{. {,} U6} Di sini terdapat al-lijaaz [pering-

"Dan kemudian dikatakan kepada orang yang kasan kata-kata dengan membuang sebagian
bertakwa, Apakah yang telah diturunkan oleh
Tuhanmu?' Mereka menjawab, 'Kebaikan.' Bagi kata).Yal<ni, "qaalult anzala khairan!' Sebab ke-

orang yang berbuat baik di dunia ini mendapat napa kata, {ti} merupakan jawaban dari per-
(balasan) yang baik. Dan sesungguhnya negeri
akhirat pasti lebih baik. Dan itulah sebaik-baik tanyaan sebelumnya di sini dibaca nashab, se-

temPat bagi orang yang bertakwa, (yaitu) surga- dangkan pada ayat sebelumnya (ayat 24) kata

surga Adn yang mereka masuki, mengalir di yang juga menjadi jawaban fyaitu jawaban

bawahnya sungai-sungai, di dalam (surga) itu orang-orang musyrik) dari pertanyaan sebelum-

mereka mendapat segala apa yang diinginkan. nya dibaca rafa', yalttt, {'*:iV prty sebagaimana

Demikianlah Allah memberi balasan kepada yang dikatakan oleh az-Zamakhsyari, untuk
membedakan antara jawaban orang Mukmin
orang yang bertakwa, (yaitu) orang yang ketika yang mengakui dan jawaban orang kafir yang
diwafatkan oleh para malaikat dalam keadaan
baik, mereka (para malaikat) mengatakan (kepada mengingkari. Maksudnya, ketika orang-orang
mereka),'salamun'alaikum, masuklnh ke dalam
surga karena apa yang telnh kamu kerjakan."' (an- Mukmin ditanya, mereka tidak gagap, mereka
NahL 30-32) langsung memberikan jawaban yang jelas dan

Qlraa'aat tegas dalam bentuk maf'uul bihi unntk f il,

(l=:;F' anzala,maka mereka pun berkata,khairan. Ada-
Membacanya dengan kasrah pada huruf
pun orang-orang musyrih mereka menyimpang
qaf menjadi dhammah atau biasa disebut
dari pertanyaan dan tidak mau menjawab, me-
dengan istilah Isymaam. Bacaan seperti ini
dibaca oleh al-Kisa'i. Sedangkan para imam reka mengakatan, huwa asaathirul awwaliina,
lainnya membaca huruf qaldengan kasrah.
wa laisa minal inzaali fii qtai'in (itu hanyalah
4;ily
mitos orang terdahulu, sama sekali bukan se-
Hamzah dan Khalaf membacanya <ii;->.
suatu yang diturunkan Tuhan).
I'raab
Mufrcdaat Lughawlyyah
{..,.,, -u;} Kata ini berkedudukan sebagai
4i$tu.*...ri;F arn dikatakan kepada orang-
badal. Atau, sebagai mubtada', sedangkan
orang yang memelihara diri dari kesyirikan,
khabarnya adalah, {6rr-!} Atau, sebagai
yakni orang-orang Mukmin. {ii;t} bagi orang-
khabar dari mubtada'yangdibuang. Atau, seb-
agai al-Madh (pujian yang terdapat pada kata orang yang berbuat baik dengan beriman.
ni'ma) dikhususkan untuknya.
{i3 } imbalan yang baik di dunia, atau kehi-
{,^+} Kata ini berkedudukan sebagaihaal
manshuub dari dhamir hum yang terdapat dupan yang baik. {zs\r 'rrir\ dan sungguh
pada kalimat (6,:;y Kalimat {,5dl r,ir}berke-
dudukan sebagai sifat untuk kata {a#r}. negeri akhirat, yakni surga. {F} lebih baik
daripada dunia berikut segala isinya. Atau,

sungguh pahala mereka di akhiratadalah lebih

baik dari dunia. Ini adalah sebuah janji pahala

bagi orang-orang yang bertalowa, sebagai gan-

eijaran perkataan dan keimanan mereka. $fi
4tb dan sungguh sebaik-baik tempat orang-

orang yang bertak:rra adalah negeri akhirat.

4rtio- r: q pF di dalamnya mereka men-

dapatkan segala hal yang mereka inginkan.

ThFSIRAL-MUNIR JILID 7

Didahulukannya penyebutan zharf, yaitu, antara janji pahala bagi orang-orang Mukmin

"fiihaa" di sini mengandung penegasan bahwa dan ancaman adzab bagi orang-orang kafir.
seseorang tidak bisa mendapatkan semua ke-
Diriwayatkan, kelompok masyarakat Arab
inginannya kecuali di surga. {r+ ir 6 j,i.t:t<\ pada musim haji mengirimkan delegasi yang

demikianlah balasan Allah SWT. bisa kembali membawa kabar berita Nabi
Muhammad saw.. Ketika ada delegasi yang
(+pF mereka dalam keadaan suci dari
bertemu dengan al-Muqtasimuun sebagaimana
sikap menzalimi diri sendiri dengan kekafiran
dan kemaksiatan. Kata ini sebagai bandingan yang sudah dijelaskan di bagian terdahulu
kata, "zhaalimii anfusihim" dalam ayat sebe-
lumnya yang menggambarkan keadaan orang- [surah al-Hijr ayat 90) yang menunggui jalan
dan tempat masuk Mekah untuk mempengaruhi
orang kafir. (jjri1) malaikat berkata kepada
mereka ketika ajal menjemput, {i(ir. i>r;] dan menghalang-halangi orang-orang yang da-
tang agar jangan sampai terpengaruh oleh dak-
Ada yang mengatakan, jika seorang hamba
wah Nabi Muhammad saw. danberiman kepada
Mukmin sedang dijemput ajalnya, maka ada beliau. Al-Muqtasimuun mengatakan kepada
seorang malaikat mendatanginya, lalu berkata
kepadanya,'As-Salaamu hlaika wahai kekasih delegasi itu seperti yang termaktub dalam
Allah S\MT, Allah SWT mengucapkan salam
kepada Anda," dan malaikat itu menyampaikan ayat24. fika delegasi itu menemui orang-orang
berita gembira kepadanya bahwa surga adalah Mukmin, mereka mengatakan kepada delegasi
itu seperti yang termaktub dalam ayat 30.
tempatnya. $:,rt:X # *, iir irii;ry dan di
Ibnu Abi Hatim meriwayatkan dari as-
akhirat, dikatakan kepada mereka, "Masuklah Suddi, ia berkata, "Orang-orang Quraisy ber-
kalian ke dalam surga oleh sebab amal-amal
yang dulu pernah kalian kerjakan." kumpul, lalu mereka berkata, "Sesungguhnya
Muhammad adalah sosok yang manis mulut-
Persesuaian Ayat
nya. fika ada seseorang berbicara dengannya,
Di ayat sebelumnya, Allah SWT menerang-
kan keadaan orang-orang dan wahyu dengan ia mampu mempengaruhinya. Karena itu,
ucapan mereka bahwa Al-Qur'an hanyalah
dongeng orang-orang terdahulu, bagaimana carilah orang-orang yang terpandang dari
mereka memikul dosa-dosa mereka dan dosa- kalian, memiliki pengaruh dan nasab yang
dosa orang-orang yang mengikuti mereka, ba- terhormat. Tugaskanlah mereka untuk me-
gaimana malaikat mematikan mereka dalam
nunggui jalanan yang ada di Mekah setiap
keadaan menzalimi diri sendiri, kepasrahan
malam atau dua malam sekali. Lalu jika ada
mereka di akhirat dan pengakuan mereka orang yang datang ingin berjumpa dengan

atas rubuubiyyaft Allah SWT. Selanjutnya Muhammad, halang-halangi, jangan sampai ia
di sini Allah SWT menyambungnya dengan bertemu dengannya." Selanjutnya mereka pun

penjelasan tentang gambaran orang-orang menugaskan sejumlah orang untuk menunggui
Mukmin yang beriman kepada wahyu yang di- jalanan Mekah, dengan cara dibagi tugas, yaitu
turunkan, tentang apa yang disediakan untuk setiap jalan ditunggui oleh beberapa orang. fika
mereka di dunia dan akhirat berupa tempat
ada seorang delegasi datang untuk mencari
kebaikan dan deraiat kebahagiaan di surga
tahu apa yang dikatakan oleh Nabi Muhammad
Adn, sehingga bisa diketahui perbandingan
saw., salah seorang dari mereka berkata kepada

delegasi itu memperkenalkan nasabnya,'Aku Si
Fulan bin Fulan," dan berkata kepadanya, 'Aku
beritahu Muhammad adalah laki-laki pendusta

dan tukang bohong. Dia tidak diikuti melainkan

oleh orang-orang bodoh, para budak dan orang-

TAFSIRAI.MUNIR)ItID 7

orangyangtidakada apa-apanya. Para sesepuh, Orang yang bertanya di sini adalah para

pemuka dan tokoh tidak mau mengikuti delegasi yang menemui kaum Muslimin pada
musim haji dan musim pasar. Seseorang datang
Muhammad dan menentangnya." Delegasi pun ke Mekah, lalu bertanya kepada orang-orang
kembali pulang. Inilah yang dimaksudkan dari
ayat24, dan apabila dikatakan kepada mereka, musyrik tentang Muhammad dan perkara-

'Apakah yang telah diturunkan Tfuhanmu?" nya. Mereka menjawab, "Muhammad tukang
sihic dukun, dan pembohong." Lalu ia datang
Mereka menj awab, "Dong eng -dongeng an orang - menemui orang-orang Mukmin dan menanya-
kan kepada mereka tentang Muhammad dan
orang dahulu." apa yang diturunkan Allah SWT kepada beliau,
fika delegasi yang datang termasuk orang
jawaban mereka, 'Allah SWT menurunkan
yang diberikan Allah SWT taufik dan bimbingan
mereka mengatakan perkataan itu kepadanya, kebaikan."
ia tidak langsung terpengaruh oleh perkataan
mereka.Ia akan berkata,'Aku menjadi delegasi Kemudian, Allah SWT menginformasikan
yang paling buruk jika aku sudah datang jauh- janji yang Dia berikan kepada orang-orang
jauh sampai harus rela menempuh perjalanan Mukrnin sebagai bandingan ancaman yang
seharian, tetapi aku kembali pulang sebelum ditujukan kepada orang-orang musyrik seba-
gaimana yang sudah dijelaskan dalam ayat
bertemu langsung dengan laki-laki itu (Nabi
sebelumnya. 4\;;i 4ty orang-orang yang
Muhammad saw.) dan melihat apa yang akan
dia sampaikan, sehingga aku bisa kembali pu- beriman kepada Allah SWT dan Rasul-Nya,
lang dengan membawa informasi darinya." Lalu
ia pun tetap masuk ke Mekah, lalu bertemu de- patuh dan taat kepada-Nya, serta berbuat amal
ngan kaum Mukminin,lalu ia bertanya kepada
mereka tentang yang dikatakan Muhammad? kebaikan di dunia, Allah SWT memberikan

Kaum Mukminin pun menjawab, "Kheiran" kebaikan kepada mereka di dunia dan akhirat.

(kebaikan). Bagi mereka di dunia ada ganjaran yang

Tafsir dan Penjelasan baik dari sisi Allah SWT berupa kemenangan,
Sesuatu bisa diketahui secara jelas jika di- pertolongan, dan kemuliaan. Sedangkan di
akhirat, bagi mereka ada nikmat surga berikut
komparasikan dengan lawannya. Karena itu, segala kebaikan yang ada di dalamnya.
Allah SWT mengabarkan orang-orangyang ber-
bahagia dan beruntung dari kalangan orang- Kemudian, Allah SWT memberitahukan
orang beriman. Sebelumnya, Allah mengabar- kepada kita bahwa negeri akhirat lebih baik
kan orang-orang yang sengsara dan celaka dari
kalangan orang-orang musyrik. Tujuannya, dari kehidupan dunia, ganjaran di akhirat
agar diketahui secara jelas perbedaan yang ada
dan dasar-dasar keadilan pun terbukti secara lebih sempurna dari ganjaran di dunia.

nyata. Orang-orang yang memelihara diri dari Di antara ayat yang memiliki semangat
kekafiran, kemaksiatan, dan takut kepada
Allah SWT ditanya, 'Apa yang diturunkan serupa adalah,

Tuhan kalian?" jawaban mereka, "Tuhan kami "Barang siapa meng erj akan kebajikan, baik
menurunkan kebaikan, yakni rahmat dan ke-
berkahan bagi orang yang mengikutinya, ber- Iaktlaki maupun perempuan dalam keadaan
iman kepada-Nya dan Rasul-Nya."
beriman, maka pasti akan Kami berikan kepa-
danya kehidupan yang baik dan akan Kami beri
balasan dengan pahalayang lebih baik dari apa
yang telah mereka kerjakan." (an-Nahl: 97)

Sedangkan di antara ayat yang memiliki
semangat serupa dengan bagian akhir ayat ini

adalah,

"Tetapi orang-orang yang dianugerahi ilmu Kemudian, Allah SWT menginformasikan l
berkata, 'Celakalah kamu! Ketahuilah, pahala keadaan orang-orang yang bertalowa ketika
Allah lebih baik bagi orang-orang yang beriman
d an m e ng erj akan keb aj ikan. "' (al-Qashash: 80) mereka menjemput ajal, (;:,u '*:>lt 6i1 '"i,y

"Dan apa yang di sisi Allah lebih baik bagi mereka adalah orang-orangyang nyawa mereka
orang-orang yang berbakti." (Ni 'Imraan: 198)
dicabut oleh malaikat dalam keadaan bersih dan
"Dan sungguh, yang kemudian itu lebih suci dari kesyirikan, kemaksiatan dan segenap

baik bagimu daripada yang permulaan." (adh- bentuk keburukan. fata {14} sebagaimana
Dhuhaa:4)
yang dikatakan ar-Razi adalah sebuah kata
"Padahal kehidupan akhirat itu lebih baik yang singkat, namun padat dan penuh dengan
dan lebih kekql." (al-Alaa: 17)
makna, termasuk di antaranya mereka me-
Kemudian, Allah SWT menggambarkan
ngerjakan semua apa yang diperintahkan ke-
negeri akhirat, {;r" -t- &t'rr' p!i} sungguh, pada mereka, menjauhi semua apa yang di-

sebaik-baik tempat bagi orang-orang yang larang, berhiaskan diri dengan akhlak yang
bertakwa adalah negeri akhirat, yaitu surga
Adn yang menjadi tempat tinggal mereka di mulia, bebas dari akhlak tercela, fokus kepada
Tuhan, tidak terhanyut dalam syahwat dan
akhirat yang mengalir sungai-sungai di antara kesenangan-kesenangan jasmani, sehingga ma-
pepohonan dan istana-istananya. Kenikmatan laikat pun mencabut nyawa mereka dengan
dan kesenangannya senantiasa terus ada dan baik. Para ulama tafsir berpendapat, maksud,
"tatawaffaahum" adalah mewafatkan atau men-
tersedia secara melimpah. 4tti*- ,; q iry
cabut nyawa.
orang-orang yang berbuat amal baik ketika di Malaikat juga mengucapkan salam kepada

dunia, mereka di dalam surga mendapatkan mereka dan memberi kabar gembira kepada
mereka dengan surga ketika mencabut nyawa
apa saja yang mereka inginkan dan harapkan. mereka. Hal ini seperti firman Allah SWX,
Hal ini sebagaimana firman Allah SWT dalam
ayat, "Sesungguhnya orang-orang yang berkata,
"Tuhen kami adalah Allah" kemudian mereka
"Dan di dalam surga itu terdapat apa meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat-
malaikat akan turun kepada mereka (dengan
yang diingini oleh hati dan segala yang sedap berkata), Janganlah kamu merasa tokut dan
(dipandang) mata. Dan kamu kekal di dalam- janganlah kamu bersedih hati; dan bergembt
nya." (az-Zukhruft 71) ralah kamu dengan (memperoleh) surga yang
telah dij anj ikan kepadamu.' Kamilah p elindung -
"Den buah-buahan yang banyalg yang pelindungmu dalam kehidupan dunia dan akhi-
tidak berhenti berbuah dan tidak terlarang rat; di dalamnya (surga) kamu memperoleh apa
yang kamu inginkan dan memperoleh apa yang
m e ng a mb i lny a." (al-W aaqi'ah : 32 -33) kamu minta. Sebagai penghormatan (bagimu)
dari (Allah) Yang Maha Pengampun, Maha Pe-
Itu adalah balasan ketaloaraan it q;;. urt\ nyayang." (Fushshilat: 30-32)

(.riir demikianlah dan seperti ganjaian yang Ucapan salam malaikat kepada mereka

baik itulah, Allah SWT mengganjar setiap adalah (iilr ijilr ittt i)r jjri| malaikat
orang yang beriman kepada-Nya dan ber-
tak:rara kepada-Nya, menjauhi kekafiran dan berkata kepada mereka, "Salaamun'alaikum
kemaksiatan, serta berbuat amal kebaikan. Ini (salam sejahtera bagi kalian) dari Allah SWT

merupakan sebuah dorongan semangat untuk
senantiasa berkomitmen pada ketalowaan.

keamanan bukan rasa takut, kebahagiaan itulah Allah SWT mengganjar orang-orang yang
bukan kesedihan. Masuklah kalian ke dalam
bertalanra, dan demikianlah adanya ganjaran
surga yang telah disediakan oleh Tuhan kalian
karena amal-amal kalian." Maksud ucapan ketaloryaan.

salam ini adalah kabar gembira masuk surga Malaikat senang mengambil nyawa orang-
setelah ba'ts. Ketika malaikat menyampaikan orang yang bertakwa, seraya mengucapkan
kabar gembira kepada mereka dengan surga, salam kepada mereka. fuga memberi kabar
gembira berupa surga kepada mereka. Karena
surga seakan-akan menjadi tempat tinggal dan
rumah mereka, dan seakan-akan mereka sudah salam adalah keamanan. Ibnu Mas'ud r.a.
mengatakan, ketika malaikat maut datang
berada di dalamnya. fadi, kalimat 4*.jr ijfiy
mencabut nyawa seorang Mukmin, ia berkata,
surga dijadikan khusus untuk kalian, seolah- "Tuhanmu mengirimkan ucapan salam kepada

olah kalian sudah berada di dalamnya. Anda." Mujahid mengatakan, seorang Mukmin

Flqlh Kehldupan atau Hukum-hukum diberi berita gembira dengan kesalehan

Ayat-ayat ini merupakan contoh nyata anaknya setelah kematiannya, supaya hatinya

gaya bahasa Al-Qur'an dalam menjelaskan hal- merasa tenteram.
hal yang kontras. Penjelasan tentang keadaan
orang-orang musyrik berikut balasan mereka Malaikat juga berkata kepada mereka,
di dunia dan akhirat diikuti dengan penjelasan "Bergembiralah kalian dengan masuk surga
tentang keadaan orang-orang Mukmin yang
bertakwa. karena amal-amal saleh yang kalian perbuat

Mereka beriman, percaya, dan membenar- selama di dunia."
kan kenabian Muhammad saw sertakeabsahan
Al-Qur'an yang diturunkan Allah SWT kepada Kesimpulannya, malaikat mengucapkan
beliau. Ganjaran mereka lebih baik dari amal salam dan memberi kabar gembira dengan
mereka,
surga. Di sini, yang disebutkan lebih dulu
"Tidak ada balasan untuk kebaikan selain
kebaikan (pula)i' (ar-Rahmaan: 50) adalah salam, karena salam adalah keamanan

Di dunia, mereka memperoleh ganjaran dan ketenangan yang bersifat umum, lalu
diikuti dengan sesuatu yang lebih bersifat
yang mulia berupa pertolongan, kemenangan, khusus dan spesifi[ yaitu kabar gembira.

keberhasilan, dan kemuliaan. Sedangkan di AI{CAMAN BAGI ORANG.ORANG MUSYRIK
ATAS SIKAP MEREKAYAT{G TENGGELAM
akhirat mereka memperoleh surga. Barangsiapa DALAM KEBATILAN
yangtaatkepadaAllah SW[, ada surga untuknya
kelak Dan, apa yang mereka peroleh di akhirat Surah an-Nah! Ayat 33 - 34
berupa pahala surga lebih baik dan lebih agung
daripada dunia, karena dunia adalah fana, 'a:5-,* i'"K]7t )Uyit-tY3:F ,y
sementara akhirat adalah kekal. Sebaik-baik
tempat orang-orang yang bertalora adalah W,St: X, Y3'4,4,u OJt -t:, |,iK
akhirat, yaitu surga Adn yang mereka masuki. Di ffitiVu !, ";,, frr-;6 ffi i;ffi \i(
taman-taman surga itu, terdapat sungai-sungai,
dan di dalamnya mereka memperoleh apa pun 'i,i;61,$(tiaev
yang mereka kehendaki dan inginkan. Seperti
"Tidak ada yang ditunggu mereka (orang kafir)

selain datangnya para malaikat kepada mereka

l

ThFSIRAL.MUNIR IITID 7

atau datangnya perintah Tuhanmu. Demikianlah Persesuaian Ayat
yang telah diperbuat oleh orang-orang (kafir)
sebelum mereka. Allah tidak menzalimi mereka, Persesuaian ayat ini dengan ayat sebe-

justru merekalah yang (selalu) menzalimi diri lumnya adalah ketika Allah SWT menuturkan
mereka sendiri. Maka mereka ditimpa adzab sikap orang-orang kafir yang mendiskreditkan
Al-Qur'an dengan menyebutnya hanya do-
(akibat) perbuatan mereka dan diliputi oleh adzab ngeng orang-orang terdahulu, kemudian di-
yang dulu selalu mereka perolok-olokkan." (an- laniutkan dengan ancaman adzab bagi mere-

Nahl:33-34) ka, diikuti dengan janji pahala bagi orang
yang membenarkan Al-Qur'an, mengimani
Qlraa'aat
dan menyebuorya sebagai kebaikan, semua itu
{&L ri}: Hamzah, al-Kisa'i dan Khalaf disambung dengan penjelasan bahwa orang-
orang kafir tidak akan sadar dari sikap mereka
membaca 1fi;.L:. oi1. kecuali jika mereka didatangi malaikat dengan
ancaman mencabut nyawa mereka, atau di-
Mufradaat LuShawtyyah datangi oleh perintah Allah SWT untuk me-
nimpakan adzab pembasmian.lT Kemudian,
$tk- y| orang-orang kafir yang telah Allah SWT menerangkan keserupaan orang-

disebutkan tidak menunggu, {.*xir ;i1i; iiig} orang kafir dahulu dan sekarang dalam hal

kedatangan malaikat untuk mencabut nyawa kemusyrikan dan mendustakan serta ancaman
kebinasaan sebagai balasan atas sikap dan
mereka. (ri ii ;.t ]i) atau kedatangan perbuatan mereka.

perintah Tuhanmu, yaitu datangnya adzab Kesimpulannya, ayat, 43r,w-..p") membi-
carakan opini sesat kedua dari orang-orang
pemusnahan, atau hari Kiamatyangberisikan yang mengingkari kenabian Muhammad saw..
Mereka meminta Nabi Muhammad saw. agar
adzab. (4rt} seperti perbuatan itulah, ke- Allah SWT menurunkan malaikat dari langit
yang memberikan kesaksian atas kebenaran
musyrikan dan sikap mendustakan, yang pengakuan beliau sebagai seorang Nabi. Allah
SWT pun berfirman 43r,t^-..1r;y orang-orang
juga diperbuat oleh umat kafir sebelum me-
kafir itu tidak perlu menunggu datangnya
reka. Mereka mendustakan para rasul, me-
malaikat kepada mereka sebagai para saksi
reka pun dimusnahkan. {.lr # m"e;YrekAa ldlaeh- atas kebenaran kenabianmu Muhammad.ls 1

SWT sekali-kali tidak menzalimi Tafsir dan Penjelasan

ngan membinasakan mereka tanpa dosa. Allah SWT mengancam orang-orang

(try.Y akan tetapi mereka sendiri yang se- musyrik atas sikap mereka yang tetap dalam
kebatilan serta terpedaya oleh dunia, 4:rr,w- Sb
lalu menzalimi diri sendiri dengan perbuatan orang-orangkafir Mekah dan orang-orangyang
seperti mereka dalam membenarkan kenabian
kafir.
Nabi Muhammad saw, hanya menunggu
4i4; u. -q: frlt$y mereka pun ditimpa
t7 Al-Bahrul Muhiith,S/489.
dengan amal-amal buruk yang mereka per- 18 Tafsir ar-Razi,20/26.

buat. ]adi, di sini ada pembuangan kata yang

menjadi mudhaaf, yaitu j azaa' (balasan). Atau,

penyebutan ungkapan balasan perbuatan bu-

ruk dengan keburukan-keburukan perbuatan.

{;t!;} meliputi dan melingkupi namun kata

ini khusus digunakan dalam konteks kebu-

rukan. 43ti:"^-b mereka ditimpa dengan ba-
lasan sikap mereka yang mengolok-olok para

rasul ketika mengancam mereka dengan

kedatangan adzab.

Srr"n "n-n"n, ,r ll,fr.,

kedatangan malaikat kepada mereka sebagai Flqih Kehldupan atau Hukum-hukum
saksi atas kebenaran kenabian beliau. Atau,
orang-orang kafir yang mendiskreditkan Al- Ayat-ayat ini merupakan jawaban atas
Qur'an dengan menyebutnya sebagai dongeng
opini sesat pihak-pihak yang mengingkari
orang-orang terdahulu, hanya menunggu- kenabian. Mereka meminta diturunkannya
malaikat dari langit yang memberikan ke-
nunggu kedatangan malaikat untuk mencabut
saksian atas kebenaran Nabi Muhammad saw.
nyawa mereka.
sebagai nabi.
4,!:3 ';i ei. ;iY atau kedatangan perintah
fawaban tersebut menggambarkan sikap
Tuhanmu dengan membawa adzab pembas- merekayangtetap bersikukuh di atas kekafiran
mian di dunia seperti adzab berupa halilintar dan menjauhi kebenaran. Mereka hanya me-
atau adzab dalam bentuk ditenggelamkan ke
dalam bumi. Atau, kedatangan perintah Tuhan- nunggu salah satu dari dua hal Pertama, ke-
datangan malaikat untuk mencabut nyawa
mu dengan kedatangan hari Kiamat berikut mereka dalam keadaan menzalimi diri mereka
berbagai kengerian yang mereka saksikan.
sendiri. Kedua, datangnya perintah Allah SWT
Orang-orang seperti mereka hanya akan jera dengan membawa adzab seperti terbunuh
dari kekafiran dengan hal-hal semacam itu. yang terjadi pada Perang Badar, gempa atau

Maksudnya, mendorong mereka untuk ditenggelamkan ke dalam bumi. Ada yang
segera beriman kepada Allah SWT dan Rasul-
Nya sebelum mereka ditimpa oleh apa yang mengatakan, maksud perintah Allah SWT di
mereka tidak akan bisa mengelak darinya. sini adalah hari Kiamat.

4* e u.!t F cuf) begitulah orang- Namun kenyataannya, mereka tidak me-
nunggu hal-hal tersebut, karena mereka tidak
orang musyrik terdahulu sebelum mereka mengimaninya. Akibatnya, mereka berhak
juga bersikukuh dalam kemusyrikan mereka, mendapatkan hukuman dan akibat yang me-
hingga mereka merasakan pembalasan Allah
SWT dan ditimpa oleh adzab dan hukuman. reka terima adalah adzab.

(ii,r .+lu r-:j) sesungguhnya adzab yang Ketika mereka tetap bersikukuh di atas

menimpa mereka bukanlah kezaliman dari kekafiran, perintah Allah SWT datang kepada
Allah SWT. Allah SWT telah memperingatkan mereka, mereka pun binasa. Allah SWT tidak
mereka dan mengemukakan hujjah-hujjah- menzalimi mereka dengan mengadzab dan
Nya dengan mengutus para rasul dan menu- membinasakan mereka. Akan tetapi, mereka
runkan kitab-kitab-Nya. Akan tetapi, mereka menzalimi diri mereka sendiri dengan berlaku
menzalimi diri mereka sendiri dengan menen- syirik. Itu pula yang dilakukan Allah terhadap
tang para rasul dan mendustakan apa yang
dibawa oleh mereka. Mereka pun dihukum umat-umat sebelum mereka.
atas buruknya perbuatan mereka, diliputi oleh
adzab yang menyakitkan yang dulunya selalu Orang-orang sebelum mereka juga me-
mereka mengolok-oloknya. Yakni, mereka lakukan perbuatan yang sama seperti yang
mencemooh para rasul ketika mengancam mereka lakukan. Orang-orang itu pun terkena
mereka dengan hukuman Allah SWT. Pada hari
adzab keburukan-keburukan perbuatan mere-
Kiamat, dikatakan kepada mereka, ka. Allah SWT tidak menzalimi mereka, akan

"lnilah nerakayang dahulu kamu mendus' tetapi mereka yang menzalimi diri sendiri.
takanny a." (ath-Thur: 14)
Mereka pun akhirnya terkena hukuman atas
kekafiran mereka, balasan keburukan per-
buatan serta hukuman sikap mereka yang

mengolok-olok.

7TAFSIRAL-MUNIRIIIID rr+r{/ ::h.ilri .. surahan-Naht

ORANG.ORANG KAFIR MENGGUNAKAN gaimana kesudahan orang yang mendustakan
TAKDIR SEBAGAI AIASAN DAN SIKAP
MEREKA YANG MENGINGKART 8A'TS SERTA (rasul-rasul). lika engkau (Muhammad) sangat
KESERUPAAN MISI PARA RASUL
mengharapkan agar mereka mendapat petunjulg
Surah an-Nahl Ayat 35 - 40 maka sesungguhnya Allah tidak akan memberi
Petunjuk kepada orang yang disesatkan-Nya, dan
8,.->(+vtti't:"GJVUA<;3J6. mereka tidak mempunyai penolong. Dan mereka
bersumpah dengan (nama) Allah dengan sumpah
'4K|;;;a#,Utls$V\7:iir;i,U yang sunryh-sungguh, Allah tidak akan mem-
bangkitkan orang yang ffiati.' Tidak demikian (pasti
\3Y;1,bt' \Uj,Vi: i;iIAi1t;:1PpE"4$uj^Ctr$jfyf"i Allah akan membangkitkannya), sebagai suatu janji
yang benar dari-Nya, tetapi kebanyakan manusia
;U I'tt,;6 "i ;44'6;2&)t j+?S at
tidak mengetahui, agar Dia menjelaskan kepada
W6;;r.ltAW'KM *,jz,>in*'.-, .7
mereka apa yang mereka perselisihkan itu, dan agar
;,f
orang kafir itu mengetahui bahwa mereka adalnh
)F;;t'vffi<ti4r*rars;z orang yang berdusta. Sesungguhnya firman Kami
c*)u\VA"abfirittg?\ terhadap sesuatu apabila Kami menghendakinya,
Kami hanya mengatakan kepadanya, Tadilah!'
.-r5EJet3r *A*\aA*S'49g-^*61;.At:s\SfrE{\'i&ffi I
+e?<,<**gaajrita:t-&tz' -2 '5;7;;7 Maka jadilah sesuatu ifar." (an-Nahl: 35-40)

ffi <l,i>lj,( ;:;r\EA{ CJt i4j Qlrua'aat

ffi':,Ki{'iifr "6);;i;lsyrl*r*}a\ {'rC'rry dibaca:
L. lirUr ,riy ini merupakan bacaan Abu Amru,
"Dan orang musyrik berkata, 'lika Allah meng-
Aashim, dan Hamzah.
hendaki, niscaya kami tidak akan menyembah
sesuatu apa pun selain Dia, baik kami maupun 2. ( rk;r'ti1 bacaan imam-imam lainnya.

bapak-bapak kami, dan tidak (pula) kami meng- {r-# lY dibaca:

haramkan sesuatu pun tanpa (izin)-Nyal Demi- 1. <,j1" !) ini merupakan bacaan Aashim,

kianlah yang diperbuat oleh orang sebelum mereka. Hamzah, al-Kisa'i, dan Khalaf.

Bukankah kewajiban para rasul hanya menyam- 2. @ri :- l; bacaan imam-imam lainnya.
paikan (amanat Allah) dengan jelas. Dan sung- (jtri fF' Ibnu Aamir dan al-Kisa'i mem-
guh, Kami tehh mengutus seorang rasul untuk
setiap umat (untuk menyerukan), 'sembahlah bacanya <ort ft.
Allah, dan jauhilah Thagut', kemudian di antara
mereka ada yang diberi petunjuk oleh Alhh dan l'raab
ada pula yang tetap dalam kesesatan. Maka ber-
{1U} Kata ini terbaca rafa'dengan zharf,
jalanlah kamu di bumi dan perhatikanlnh ba-
karena adanya istifhaam.

Dalam fr'il (,ty-b terdapat dhamir yang
kembali kepada rsimnya {i1}, yaitu lafzhut
jalaalah, 'AIIaah." Kata {,,,} berkedudukan

nashab sebagai maf'ull bfhi untuk/i'il, yahdii.
Taqdirnya adalah innallaoha laa yahdii huwa
man yudhillu. Barangsiapa membaca, yuhdaa
dalam bentuk mabnii majhuul, maka kata (;,,)
berkedudukan rafa' karena menjadi naa'ibul

-TATSIR AL-MUNIR JITID 7

faa'il. Pada fi'il, <,liy terdapat dhamir yang kemukakan kepada kami? Yang kamu ikuti
juga kembali kepada rsimnya {it}. Sedangkan hanya persangkaan belaka, dan kqmu hanya
kata yang menjadi maf'uul bihi untuk fi'il m eng ira,"' (al-An'aam: 148)

q.l,iy dibuang, yakni, innallaaha laa yahdii Namun yang kuat mereka mengucapkan
seperti itu bukan dengan maksud mengolok-
man yudhilluhullaahu. olok tetapi ingin menyanggah Allah SWT. Se-
dangkan jawaban dan atas pernyataan mere-
Kata {uii d1} adalah mubtada', sedang- ka adalah bahwa Allah SWT berbuat apa saja
sekehendak-Nya terhadap milik-Nya dan ti-
kan khabarnya adalah 4j* r,iy dak ada yang bisa protes terhadap-Nya. Mak-
sud dari pengutusan para rasul adalah untuk
Balaaghah memerintahkan beribadah menyembah kepa-
da Allah SWT dan larangan menyembah tha-
1\,9,? ;r.;ri, u.li u/) dan.;ri r c7'l:b ghut. Adapun ilmu Allah SWT tentang sesuatu,
itu di luar pengetahuan kita.
4,,? ,X terdapat al-Ithnaab (memanjangkan
4:? e Y.t3 q. c; \rY dan kami tidak
kata-kata).
pula mengharamkan binatang bahiirah dan
4,ji-iry )F dan {6 il; } €i}nt,n ib saa'ibah. Kemusyrikan dan tindakan kita

{ilr..ilr di antara kedua kalimat ini terdapat mengharamkan sesuatu adalah atas kehendak

ath-Thibaaq. Allah S\MT, berarti Dia meridhai hal itu. eu-;s)

Mufradaat LuShawlyyah 4or*angc-o"ra-int g,f"ksaefpirerstieibtuellauhmyamnegrediklaakuykaanng

$\i;i lG!) orang-orang musyrik Mekah mempersekutukan Allah SWT, mendustakan
berkata. 4:"?.ire,;l' 6 i'G u .lr ,6 i) el-naidhawi
rasul-rasul-Nya dan mengharamkan apa yang
menuturkan, mereka mengatakannya untuk
mengolok-olok dan menolak terhadap bi'tsah dihalalkan-Nya. Ini sebagai jawaban atas dua
(pengutusan Rasul) serta pembebanan. Sikap
ini disertai dengan keteguhan bahwa apa yang opini sesat yang telah disebutkan di atas. ;a)
dikehendaki Allah SWT pasti terjadi dan yang
tidak kehendaki-Nya, tidak akan terjadi. Hal (J' i[xi' "tt ,y-'St tugas dan kewajiban para
ini mirip dengan ayat,
rasul hanyalah menyampaikan dengan jelas.
"Jika Allah menghendaki, tentu kami tidak Para rasul tidak memiliki otoritas memberi
akan mempersekutukan-Nya, begitu pula ne- hidayah, tetapi tugas yang dilakukan para
nek moyang kamL" (al-An'aam: 148) rasul bisa membawa kepada petunjuk. Apa
yang dikehendaki Allah SWT akan terjadi pasti
Ini adalah dalih dengan menggunakan teriadi. Namun, tidak mutlak terjadi begitu
takdir. Itu adalah dalih yang batil dan sia- saja. Hal itu terjadi dengan sebab-sebab yang
memang telah Dia takdirkan.
sia. Semua orang berakal dan berilmu pasti
menilai bahwa dalil itu batil dan sia-sia. Hal 4\;:li i es *;i1) sungguh Kami benar-

ini sebagaimana yang dikatakan oleh lbnu benar telah mengutus rasul pada tiap-tiap
Taimiyyah. Di sini Allah SWT menyanggah umat sebagaimana Kami mengutus kamu

mereka dengan ayat {irti 4 iit ,Y 4o}. Muhammad pada orang-orang musyrik.
Bi'tsah (pengutusan rasul), sebagaimana
Sedangkan dalam Surah al-An'aam, dalih
mereka itu disanggah dengan ayat yang dikatakan oleh al-Baidhawi, merupakan
sunnatullah yang berlaku pada seluruh umat.
"Katakanlah (Muhammad), Apakah kamu

mempunyai pengetahuan yang dapat kamu

TArsrRAr-MuNrRr[rD 7

Sebagai media untuk menunjuki orang yang Allah SWT menyesatkan mereka, kamu tidak
Allah SWT kehendaki mendapatkan petrnjuk
akan bisa melakukannya.S.i$,rsr, !.irifp Ini
dan semakin menambah kesesatan orangyang
Dia menghendaki untuk menyesatkannya. Itu adalah makna kalimat, man haqqat'alaihidh
seperti makanan yang baik yang bermanfaat
dhalaalatu. Sesungguhnya Allah SWT tidak
bagi fisik yang sehat serta menguatkannya, menunjuki orang yang Dia menginginkan
namun mendatangkan mudharat bagi fisik
yang sakit. Ini menjadi dalil bahwa Allah SWT kesesatannya. Namun Allah SWT tidak me-
senantiasa memerintahkan untuk beriman
merintahkannya tersesat, tapi sebaliknya,
dan melarang kekafiran pada semua umat.
Allah SWT memerintahkan semuanya untuk
{-yrJ":r ipr, ir irl,lt oiy sembahlah Allah
beriman. 4.in( ; d rtb dan mereka tidak
SWT semata, esakanlah Allah SWT dan
mendapatkan satu pun penolong yang bisa
jauhilah berhala-berhala, jangan sekali-kali
menolak adzab Allah SWT.
menyembahnya. Ini adalah perintah untuk
{fu.tj,#} dengan sumpah yang mereka
menyembah Allah SWT semata dan menjauhi berusaha semaksimal mungkin {j} tiaat

thaghut. Thaghut adalah setiap hal yang demikian, Allah SWT pasti membangkitkan
disembah selain Allah SWT. Maksudnya,
*mereka. 46 rr"1) Kata wa'd.an dan haqqan
jauhilah apa yang diserukan oleh thaghut
berupa hal-hal yang dilarang oleh syari'at. adalah mashdar yang berfungsi menguatkan
Thaghut mencakup setan, dukun, berhala,
dan setiap pihak yang mengajak kepada yang dibaca nashab dengan fi'il yang

kesesatan. diasumsikan berakar dari kedua mashdar ini.

{nr .r.6 :; #y di antara mereka ada Yakni, wa'ada dzaalika wa'dan wa haqqahu

orang yang ditunjuki oleh Allah SW'I, ia pun haqqan (Allah SWT menianjikan hal itu dengan

beriman dengan menuntunnya. (i.; :; €at sebenar-benarnya janji, menetapkannya dan

{:,t*:r ,1;y dan di antara mereka ada yang pasti akan ditepati).

dalam pengetahuan Allah SWT berada pada 4:' r:tx- .t o(st's-:r',*ty tetapi kebanyakan

kesesatan Allah SWT tidak memberinya taufik manusia, yaitu penduduk Mekah, {i;r; tp tiaat
dan tidak menghendaki untuk menunjukinya.
mengetahui bahwa mereka akan dibangkitkan
Maksudnya, telah pasti atas dirinya kesesatan
berdasarkan qadha' azali disebabkan sikap- kembali. Hal itu ada kalanya karena mereka
tidak mengetahui tentang tuntutan hikmah
nya yang bersikukuh atas kekafiran dan pem-
yang dipertimbangkan oleh Allah SWT. Atau,
bangkangan.
disebabkan dangkalnya pandangan mereka
{;;V' 4itryb berjalanlah di muka bumi
wahai kaum Quraisy. {4lC' '1ie iG."F} lalu yang melihat hanya sebatas pada sesuatu yang

perhatikanlah kesudahan orang-orang yang lazim saja, sehingga mereka berasumsi bahwa
mendustakan rasul-rasul mereka, berupa
ba'rs adalah sesuatu yang tidak mungkin.
kebinasaan, seperti bangsa Ad, Tsamud,
(iJ) Kata ini berkorelasi dengan kata,
dan yang lainnya. Tujuannya adalah supaya
yab'aBuhum [Allah SWT membangkitkan
kalian bisa memetik pelajaran. 4.,rf o1) jika
mereka kembali) yang diasumsikan keber-
kamu, Muhammad, sangat menginginkan
adaannya. Yakni, Allah SWT membangkitkan
untuk, {e'i .,r.} menunjuki mereka sedang
mereka kembali untuk menjelaskan ,JI r#)
4y :rn\- kepada mereka tentang apa yang

selalu mereka perselisihkan dengan orang-

orang Mukmin berupa perkara agama yang

benar. Penjelasan itu dengan mengadzab

mereka dan memberi pahala orang-orang

Mukmin. 44,,C \;G #lF mereka adalah kenabian dengan tameng al-Jabr (paham
jabariyah, fatalisme). Mereka mengatakan,
orang-orang yang mengingkari ba'ts yang "Seandainya Allah menghendaki keimanan,
niscaya terjadilah keimanan itu, baik apakah
membedakan yang haqq dan yang batil, orang kamu (Muhammad) datang maupun tidak.
yang benar dan orang yang salah, dengan
Seandainya Allah SWT menghendaki ke-
cara memberi pahala kepada pihak yang
kafiran, teriadilah kekafiran itu, baik apakah
benar dan memberi hukuman kepada pihak kamu datang maupun tidak. fika demikian,
yang salah. {;6;;i r!1} iika Kami menghendaki semua adalah dari Allah SWT dan tidak ada
faedahnya pengutusan dirimu. Klaim kenabian
untuk mewujudkannya. {ir#} maka jadilah
ia. Ayat ini {,.ri uji rl} untuk mengukuhkan adalah batil."

kuasa Allah SWT untuk melakukan ba'ts dan Opini sesat mereka yang keempat adalah
penegasan bahwa bo'ts adalah sesuatu yang
seperti yang dijelaskan dalam ayat 38 i;jiitb
akan tiba. Iika Allah SWT menginginkan .{fo,,*j q; nt mereka mengatakan, keyakinan

untuk mewujudkan sesuatu, itu hanya murni tentang adanya ba'ts, hasyn dan nasyr adalah
dengan kuasa dan kehendak-Nya semata,
tanpa tergantung pada adanya materi terlebih keyakinan yang batil, klaim kenabian iuga batil
dahulu. fika seandainya tidak seperti itu, akan dari dua sisi.

teriadi tasalsul tanpa batas. Sebagaimana Pertama, Muhammad mengajak untuk

mungkin bagi Allah SWT mengadakan segala mengimani adanya kehidupan akhirat. Karena
sesuatu tanpa ada bahan material terlebih
keyakinan tentang adanya kehidupan akhirat
dahulu, demikian pula mungkin bagi-Nya
adalah batil, berarti Muhammad menyeru
untuk mengadakannya untuk kali yang kedua.
kepada kebatilan. Dengan demikian, ia bukan-
Sebab Turunnya Ayat 38
lah seorang Rasul yang benar.
Ar-Rabi' Ibnu Anas mengatakan dari Abul
Aliyah, "Ada seorang musyrik yang berutang Kedua, Muhammad menyatakan kenabian

kepada seorang Muslim. Ia pun menagih. dirinya dan kewajiban untuk menaatinya,

Di antara kata-kata yang ia ucapkan ketika dengan berlandaskan pada motivasi (targhiib)
mendapatkan pahala dan menumbuhkan rasa
menagih adalah, "Demi ZatYangaku harapkan
setelah mati." Lalu si musyrik berkata, "Kamu takut ftarhiib) terhadap hukuman. fika pahala
dan hukuman pada hari Kiamat adalah sesuatu
mengira bahwa kamu akan dibangkitkan
yang batil, kenabiannya berarti batil.
kembali setelah mati?! Demi Allah, sungguh
Allah SWT menyanggah bahwa perkataan
Allah tidak akan membangkitkan kembali
seperti itu juga dikatakan oleh umat-umat
orang mati." Lalu turunlah ayat ini.
terdahulu yang mendustakan. Tugas para
Persesualan Ayat rasul hanyalah menyampaikan, tidak untuk
memberi hidayah. Manusia bebas memilih
Dalam ayat-ayat ini disinggung dua opini
untuk dirinya apa yang diinginkan. Allah SWT
sesat orang-orang kafir. Ayat 35 menyinggung menciptakan manusia dengan kemampuan

opini sesat ketiga dari orang-orang yang untuk memilih atas kehendak sendiri, j+F
{ii:i"!r ^t; * ; &t',r,6n } tidaklah benar
mengingkari kenabian Nabi Muhammad saw.
setelah dua opini sesat yang telah disebutkan. berdalih dengan kehendak Allah SWT setelah
Opini sesat mereka yang ketiga adalah mereka Dia menciptakan untuk mereka kemampuan
untuk memilih dengan kemauan sendiri.
berdalih sikap mereka yang mengingkari


Click to View FlipBook Version