1. Pembagia Adapun
n tugas kriteria
penilaian
2. Presentasi yang
3. Diskusi ditawarka
n:
dan tanya a. Tugas
jawab
15%
• Penugasa b. Diskusi 1. Kamus Besar Bahasa
n Indonesia;
20%
• Presentasi c. Sikap 15 2. Serlika Aprita, Etika
• Diskusi Profesi Hukum, PT.
• Soal % Refika Aditama, 2019
d. UTS
Objektif -
essay 25%
e. UAS 25
%
Nilai Akhir
:
86-100 = A
70-85 = B
60-69 = C
50-59 = D
0-49 = E
1. Pembagia • Penugasa Adapun 1. Kamus Besar Bahasa
n tugas n kriteria Indonesia;
penilaian
2. Presentasi • Presentasi yang 2. Serlika Aprita, Etika
3. Diskusi • Diskusi ditawarka Profesi Hukum, PT.
• Soal n: Refika Aditama, 2019-
dan tanya a. Tugas
jawab Objektif
essay 15%
74
Mahasiswa Menguraikan Metode
tentang Pengertian
mampu Advokat, tugas Pembelajaran: CTJ
dan Etika Advokat
mengetahui Diskusi penugasan
dan curah pencapat
memahami seminar
kode etik
profesi Waktu Belajar: 100
advokat
menit
4
17
b. Diskusi
20%
c. Sikap 15
%
d. UTS
25%
e. UAS 25
%
Nilai Akhir
:
86-100 = A
70-85 = B
60-69 = C
50-59 = D
0-49 = E
1. Pembagia • Penugasa Adapun Kode Etik Advokat
n tuga n kriteria Indonesia tanggal 22 Mei
penilaian
2. Presentasi • Presentasi yang 2002
3. Diskusi • Diskusi ditawarka
• Soal n:
dan tanya a. Tugas
jawab Objektif
essay 15%
b. Diskusi
20%
c. Sikap 15
%
d. UTS
25%
e. UAS 25
%
75
Mahasiswa Menguraikan Metode
mampu tentang etika
mengetahui pelayanan terhadap Pembelajaran: CTJ
dan klien dan etika
memahami hubungan Diskusi penugasan
kode etik sesama reka advokat
profesi dan curah pencapat
advokat penegak hukum
lainnya seminar
Waktu Belajar: 100
menit
5
17
Nilai Akhir
:
86-100 = A
70-85 = B
60-69 = C
50-59 = D
0-49 = E
1. Pembagia • Penugasa Adapun Kode Etik Advokat
n tugas n kriteria Indonesia tanggal 22 Mei
penilaian
2. Presentasi • Presentasi yang 2002
3. Diskusi • Diskusi ditawarka
• Soal n:
dan tanya a. Tugas
jawab Objektif
essay 15%
b. Diskusi
20%
c. Sikap 15
%
d. UTS
25%
e. UAS 25
%
Nilai Akhir
:
86-100 = A
70-85 = B
60-69 = C
50-59 = D
0-49 = E
76
Mahasiswa Menguraikan Metode
mampu tentang Pengertian ,
mengetahui tugas dan Etika Pembelajaran: CTJ
dan Kepolisian
memahami Diskusi penugasan
kode etik
profesi curah pencapat
Kepolisian
seminar
Waktu Belajar: 100
menit
6
Mahasiswa Menguraikan Metode
mampu tentang Etika Pembelajaran: CTJ
mengetahui pelayanan Diskusi penugasan
dan terhadap pencari
7 memahami keadilan curah pencapat
kode etik seminar
kepolisian Waktu Belajar: 100
menit
17
1. Pembagia • Penugasa Adapun Peraturan KAPOLRI
n tugas n kriteria No.14 tahun 2011 tentang
penilaian Kode Etik Profesi Polri;
2. Presentasi • Presentasi yang
3. Diskusi • Diskusi ditawarka
• Soal n:
dan tanya a. Tugas
jawab Objektif
essay 15%
b. Diskusi
20%
c. Sikap 15
%
d. UTS
25%
e. UAS 25
%
Nilai Akhir
:
86-100 = A
70-85 = B
60-69 = C
50-59 = D
0-49 = E
1. Pembagia • Penugasa Adapun Peraturan KAPOLRI
n tugas n kriteria No.14 tahun 2011 tentang
penilaian Kode Etik Profesi Polri;
2. Presentasi • Presentasi yang
3. Diskusi • Diskusi ditawarka
• Soal n:
dan tanya a. Tugas
jawab Objektif
essay 15%
77
Mahasiswa Menguraikan Metode
mampu tentang Pengertian ,
mengetahui tugas dan Etika Pembelajaran: CTJ
dan profesi Jaksa
memahami Diskusi penugasan
kode etik
profesi Jaksa curah pencapat
seminar
Waktu Belajar: 100
menit
8
17
b. Diskusi
20%
c. Sikap 15
%
d. UTS
25%
e. UAS 25
%
Nilai Akhir
:
86-100 = A
70-85 = B
60-69 = C
50-59 = D
0-49 = E
1. Pembagia • Penugasa Adapun Peraturan Jaksa Agung RI
n tugas n kriteria nomor.per-
penilaian 014/A/JA/11/2012 tentang
2. Presentasi • Presentasi yang Kode Prilaku Jaksa
3. Diskusi • Diskusi ditawarka
• Soal n:
dan tanya a. Tugas
jawab Objektif
essay 15%
b. Diskusi
20%
c. Sikap 15
%
d. UTS
25%
e. UAS 25
%
78
9 UJIAN T
Mahasiswa Menguraikan Metode
mampu tentang Etika
mengetahui pelayanan terhadap Pembelajaran: CTJ
dan pencari keadilan dan
memahami etika hubungan Diskusi penugasan
kode etik dengan penegak
profesi Jaksa hukum yang lain curah pencapat
seminar
Waktu Belajar: 100
menit
10
17
Nilai Akhir
:
86-100 = A
70-85 = B
60-69 = C
50-59 = D
0-49 = E
TENGAH SEMESTER
1. Pembagia • Penugasa Adapun Peraturan Jaksa Agung RI
n tugas n kriteria nomor.per-
penilaian 014/A/JA/11/2012 tentang
2. Presentasi • Presentasi yang Kode Prilaku Jaksa
3. Diskusi • Diskusi ditawarka
• Soal n:
dan tanya a. Tugas
jawab Objektif
essay 15%
b. Diskusi
20%
c. Sikap 15
%
d. UTS
25%
e. UAS 25
%
Nilai Akhir
:
86-100 = A
70-85 = B
60-69 = C
50-59 = D
0-49 = E
79
11 Mahasiswa Menguraikan Metode
mampu tentang Pengertian, Pembelajaran: CTJ
mengetahui tugas dan etika
dan Hakim Diskusi penugasan
memahami
curah pencapat
kode etik seminar
profesi Hakim Waktu Belajar: 100
menit
12 Mahasiswa Menguraikan Metode
mampu tentang Etika Pembelajaran: CTJ
mengetahui melakukan tugas
dan dan jabatan Diskusi penugasan
memahami
curah pencapat
kode etik seminar
profesi Hakim Waktu Belajar: 100
menit
18
1. Pembagia • Penugasa Adapun Keputusan bersama Ketua
n tugas n kriteria MARI dan Ketua KY RI
penilaian no.
2. Presentasi • Presentasi yang 047/KMA/SKB/IV/2009
3. Diskusi • Diskusi ditawarka dan
• Soal n: 02/SKB/RKY/IV/2009
dan tanya a. Tugas tentang Kode Etik dan
jawab Objektif Prilaku Hakim;
essay 15%
b. Diskusi
20%
c. Sikap 15
%
d. UTS
25%
e. UAS 25
%
Nilai Akhir
:
86-100 = A
70-85 = B
60-69 = C
50-59 = D
0-49 = E
1. Pembagia • Penugasa Adapun Keputusan bersama Ketua
n tugas n kriteria MARI dan Ketua KY RI
penilaian no.
2. Presentasi • Presentasi yang 047/KMA/SKB/IV/2009
3. Diskusi • Diskusi ditawarka dan
• Soal n: 02/SKB/RKY/IV/2009
dan tanya tentang Kode Etik dan
jawab Objektif Prilaku Hakim;
essay
80
13 Mahasiswa Menguraikan Metode
mampu tentang Etika Pembelajaran: CTJ
mengetahui hubungan hakim
dan dengan penegak Diskusi penugasan
memahami hukum lainnya
curah pencapat
kode etik seminar
profesi Hakim Waktu Belajar: 100
menit
18
a. Tugas
15%
b. Diskusi
20%
c. Sikap 15
%
d. UTS
25%
e. UAS 25
%
Nilai Akhir
:
86-100 = A
70-85 = B
60-69 = C
50-59 = D
0-49 = E
1. Pembagia • Penugasa Adapun Keputusan bersama Ketua
n tugas n kriteria MARI dan Ketua KY RI
penilaian no.
2. Presentasi • Presentasi yang 047/KMA/SKB/IV/2009
3. Diskusi • Diskusi ditawarka dan
• Soal n: 02/SKB/RKY/IV/2009
dan tanya a. Tugas tentang Kode Etik dan
jawab Objektif Prilaku Hakim;
essay 15%
b. Diskusi
20%
c. Sikap 15
%
d. UTS
25%
81
14 Mahasiswa Menguraikan Metode
mampu mengenai Etika Pembelajaran: CTJ
mengetahui Pengawasan Hakim Diskusi penugasan
dan
memahami curah pencapat
kode etik seminar
profesi Hakim Waktu Belajar: 100
menit
18
1. Pembagia • Penugasa e. UAS 25 Keputusan bersama Ketua
n tugas n % MARI dan Ketua KY RI
no.
2. Presentasi • Presentasi Nilai Akhir 047/KMA/SKB/IV/2009
3. Diskusi • Diskusi : dan
• Soal 86-100 = A 02/SKB/RKY/IV/2009
dan tanya 70-85 = B tentang Kode Etik dan
jawab Objektif 60-69 = C Prilaku Hakim;
essay 50-59 = D
0-49 = E
Adapun
kriteria
penilaian
yang
ditawarka
n:
a. Tugas
15%
b. Diskusi
20%
c. Sikap 15
%
d. UTS
25%
e. UAS 25
%
Nilai Akhir
:
86-100 = A
70-85 = B
60-69 = C
50-59 = D
0-49 = E
82
15 Mahasiswa Semua materi Metode
mampu
mereview Pembelajaran: CTJ
semua materi
perkuliahan Diskusi penugasan
curah pencapat
seminar
Waktu Belajar: 100
menit
16 UAS
Referensi
1. Kamus Besar Bahasa Indonesia;
2. Serlika Aprita, Etika Profesi Hukum, PT. Refika Aditama, 20
3. Kode Etik Advokat Indonesia tanggal 22 Mei 2002;
4. Peraturan KAPOLRI No.14 tahun 2011 tentang Kode Etik Pr
18
1. Pembagia • Penugasa Adapun
n tugas n kriteria
penilaian
2. Presentasi • Presentasi yang
3. Diskusi • Diskusi ditawarka
• Soal n:
dan tanya a. Tugas
jawab Objektif
essay 15%
b. Diskusi
20%
c. Sikap 15
%
d. UTS
25%
e. UAS 25
%
Nilai Akhir
:
86-100 = A
70-85 = B
60-69 = C
50-59 = D
0-49 = E
100 menit UAS
019
rofesi Polri;
83
KEMENTERIAN AGAMA R
INSTITUT AGAMA ISL
FAKULTAS SYARIAH DA
PROGRAM STUDI HUKU
RENCANA PEMBELAJARAN SEME
PERGURUAN TINGGI : IAIN CURUP
FAKULTAS : SYARIAH & EKONOMI ISLAM
PROGRAM STUDI : HUKUM KELUARGA ISLAM
MATA KULIAH :HUKUM PERDATA ISLAM DI IN
KODE MATA KULIAH
OTORISASI :
Curup, Oktober 2022
Dosen Pengampu,
(Dr. Busman Edyar, S.Ag., MA)
NIP. 197504062011011002
DESKRIPSI MATA KULIAH Hukum Perdata Islam di Indonesia (HPII)
sistem keperdataan Islam khususnya yan
penamaan, pengertian dan cakupan huku
Indonesia, hukum perkawinan Islam, huk
hukum wakaf, hukum zakat, infak, dan sed
di tanah air. Mata kuliah ini juga menyajik
terutama dengan tradisi hukum Islam (fiki
CAPAIAN PEMBELAJARAN PROGRAM STUDI (CPPS)
CPPS dari CPL (ST) 1. Bertakwa kepada Tuhan Yang Ma
2. Menginternalisasi nilai, norma, da
3. Menghargai keragaman budaya, p
4. Menginternalisasi semangat kema
5. Berkontribusi dalam meningkatk
peradaban berdasarkan Pancasila
18
REPUBLIK INDONESIA
LAM NEGERI CURUP
AN EKONOMI ISLAM
UM KELUARGA ISLAM
ESTER GENAP/GANJIL 2021/2022
NDONESIA SKS :4
SEMESTER :4
DOSEN : Dr. BUSMAN EDYAR,
S.Ag., MA
NIP : 197504062011011002
NIDN/NIDK : 2006047502
Curup, Oktober 2022 Curup, Oktober 2022
Ketua Konsorsium, Ketua Program Studi,
(Dr. Busman Edyar, MA) Laras Shesa, M.H.
NIP. 197504062011011002 Nip.
19920413201812003
merupakan mata kuliah yang memuat materi-materi prinsipal yang mendasari
ng sudah menjadi hukum positif di Indonesia. Mata kuliah ini mencakup
um perdata Islam di Indonesia, sejarah dan sumber hukum perdata Islam di
kum amwāl (benda), hukum kewarisan Islam, hukum wasiat, hukum hibah,
dekah, serta hukum terkait ekonomi syariah yang sudah menjadi hukum positif
kan perkembangan baru dalam HPII dan mendiskusikannya secara komparatif
ih).
aha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius
an etika akademik
pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat orang lain
andirian, kejuangan, dan kewirausahaan
kan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara dan kemajuan
84
CPPS dari CPL (PP) 6. Berlaku teliti, cermat, kritis, jujur
hukum keperdataan Islam.
CPPS dari CPL III (KU)
7. Berlaku dan menyikapi praktek ke
CPPS dari CPL IV (KK) 1. Menguasai dan memahami ha
CAPAIAN PEMBELAJARAN
MATA KULIAH (CPMK) pengetahuan
CPMK dari CPL I (ST) 2. Menguasai konsep teoritis dan
CPMK dari CPL II (PP) Ilmu Pengetahuan, Teknologi d
untuk menghadapi perkembang
3. Menguasai konsep teoritis dan
berbagai masalah hukum perda
1. Mampu menerapkan pemikiran
atau implementasi ilmu pengeta
humaniora yang sesuai dengan
2. Mampu mengkaji implikasi p
memperhatikan dan menerapka
cara dan etika ilmiah dalam ran
deskripsi saintifik hasil kajiann
dalam laman perguruan tinggi
1. Mampu menerapkan ilmu huku
berkepastian hukum, berkeadilan d
2. Mampu memberikan nasihat huku
3. Mampu memberikan penyuluhan h
1. Mahasiswa mampu menunjukkan
religius
2. Mahasiswa mampu menginternalis
3. Mahasiswa dapat menghargai kean
atau temuan orisinal orang lain
4. Mahasiswa bisa bekerja sama dan
lingkungan
5. Mahasiswa bisa taat hukum dan di
6. Mahasiswa dapat menginternalisas
7. Mahasiswa mampu menunjukkan
1. Mahasiswa Mahasiswa mampu m
diberikan
18
dan bertanggungjawab dalam kehidupan sehari-hari sesuai dengan semangat
eperdataan Islam secara sadar hukum
akekat Tuhan, manusia dan kehidupan sesuai dengan tuntutan ilmu
n praktek hukum perdata Islam di Indonesia dan dapat memanfaatkan
dan Seni (IPTEKS) yang berorientasi pada kecakapan hidup (life skills)
gan hukum khususnya perdata Islam di masyarakat
praktek hukum khususnya hukum perdata Islam untuk menyelesaikan
ata Islam di masyarakat
n logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan
ahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai
bidang keahliannya;
pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan teknologi yang,
an nilai humaniora sesuai dengan keahliannya berdasarkan kaidah, tata,
ngka menghasilkan solusi, gagasan, desain atau kritik seni, menyusun,
nya dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir, dan mengunggahnya
um dengan memanfaatkan IPTEKS untuk menghasilkan keputusan yang
dan bermanfaat bagi masyarakat
um melalui konsultasi dan bantuan hukum kepada masyarakat
hukum kepada masyarakat.
ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap
sasi nilai, norma, dan etika akademik
nekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat
memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan
isiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara
si semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan
sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri
memahami dan memiliki rasa tanggung jawab untuk melaksanakan tugas yang
85
2. Mahasiswa mampu memahami hu
3. Mahasiswa mampu memahami hu
4. Mahasiswa mampu memahami hu
5. Mahasiswa mampu memahami hu
CPMK dari CPL III (KU) 1. Mahasiswa mampu melaksana
Islam di Indonesia
2. Mahasiswa mampu melaksanakan
Indonesia
3. Mahasiswa mampu melaksanakan
wasiat, hibah, wakaf, zakat, infak,
4. Mahasiswa mampu melaksana
yang sudah menjadi hukum positif
CPMK dari CPL IV (KK) 1. Mahasiswa mampu menerapkan i
yang berkepastian hukum, berkead
2. Mahasiswa memiliki keahlian dala
tengah masyarakat.
3. Mahasiswa memiliki keahlian da
keperdataan Islam
4. Mampu memberikan nasihat huku
5. Mampu memberikan penyuluhan h
Minggu/ Kemampuan Bahan Kajian/ Metode Pembelajaran/
Pertemuan Akhir yang Materi Waktu Belajar
Diharapkan
Ke- Pembelajaran
(1) (2)
I Mahasiswa (3) (4)
mampu
mengetahui Cakupan: (1) Metode Pembelajaran :
dan
menjelaskan kontrak belajar; 1. Ceramah
gambaran
umum dan (2) pengertian 2. Diskusi
ruang lingkup
kajian hukum hukum perdata
perdata Islam
yang berlaku Islam di Waktu Belajar :
di Indonesia
Indonesia (HPII); 200 Menit
(3) Proses 2
perumusan dan
sumber-sumber
Rujukan
Kompilasi
Hukum Islam; (4)
Khulashah
Kompilasi
18
ukum perkawinan Islam di Indonesia
ukum kewarisan Islam di Indonesia
ukum wasiat, hibah, wakaf, zakat, infak, dan sedekah di Indonesia
ukum bisnis syariah di Indonesia
akan dan menjelaskan kepada masyarakat tentang hukum perkawinan
n dan menjelaskan kepada masyarakat tentang hukum kewarisan Islam di
n dan menjelaskan kepada masyarakat tentang hukum kebendaan berupa
, dan sedekah
akan dan menjelaskan kepada masyarakat tentang hukum bisnis syariah
f ditanah air
ilmu hukum dengan memanfaatkan IPTEKS untuk menghasilkan keputusan
dilan dan bermanfaat bagi masyarakat
am memetakan permasalahan pada sebuah kasus hukum keperdataan Islam di
alam menentukan aturan hukum yang tepat dan relevan pada setiap kasus
um melalui konsultasi dan bantuan hukum kepada masyarakat
hukum kepada masyarakat.
/ Pengalaman Indikator dan Bobot Referensi
Belajar Kriteria Nilai
Penilaian
Mahasiswa
(5) (6) (7) (8)
1. Menyimak Ketepatan Adapun 1. A. Qadri
2. Mendiskusikan Mahasiswa kriteria Azizy,
3. Berkomitmen mengetahui, penilaian Eklektisisme
Memahami dan yang Hukum
200 nit. menjelaskan ditawarkan Nasional:
gambaran umum : Kompetisi
dan ruang antara Hukum
lingkup kajian a. Absensi Islam dan
hukum perdata 10% Hukum Umum,
Islam yang 2. Abdul Manan,
berlaku di b. Tugas Aneka
Indonesia 25% Masalah
c. UTS 30
% Hukum
d. UAS Perdata Islam
35% di Indonesia
3. Abdulkadir
Muhammad,
86
Hukum Ekonomi
Syariah
II Mahasiswa Hukum Metode Pembelajaran :
mampu Perkawinan Islam 1. Diskusi
Memahami di Indonesia I 2. Ceramah
dan mencakup:
menguasai a. Prinsip Waktu Belajar :
ketentuan Perkawinan 200 Menit
tentang b.Peminangan
Hukum c. Syarat
Perkawinan Perkawinan
Islam di d.Rukun
Indonesia I Perkawinan
18
Nilai Hukum
Akhir: Perdata
a. 86-100 Indonesia
=A 4. Ahmad Rofiq,
b. 70-85 Hukum Islam
=B di Indonesia
c. 60-69 5. Ahmad Rofiq,
=C Hukum
d. 50-59 Perdata Islam
=D di Indonesia
e. 0-49 6. Amir
=E Syarifuddin,
Hukum Hukum
1. Presentasi Ketepatan - Perkawinan
2. Mendiskusikan Islam di
3. Menyimak. Mahasiswa Indonesia
7. Amiur
mengetahui, Nuruddin dan
Azhari Akmal
Memahami dan Tarigan,
Hukum
menjelaskan Perdata Islam
di Indonesia:
Hukum Studi Kritis
Perkembangan
Perkawinan Hukum Islam
dari Fikih, UU
Islam di No. 1/1974
Sampai KHI
Indonesia I
1. Abdul Manan,
mencakup: Aneka Masalah
Hukum Perdata
Prinsip Islam di
Indonesia
Perkawinan, 2. Abdulkadir
Muhammad,
Hukum Perdata
Indonesia
3. Ahmad Rofiq,
Hukum Islam di
Indonesia
4. Ahmad Rofiq,
Hukum Perdata
87
III Mahasiswa Hukum Metode Pembelajaran :
mampu Perkawinan Islam 1. Diskusi
Memahami di Indonesia II, 2. Ceramah
dan meliputi :
menguasai a. Pencatatan Waktu Belajar :
ketentuan Perkawinan dan 200 Menit
tentang Akta Nikah
Hukum b. Larangan
Perkawinan Perkawinan
Islam di c. Pencegahan dan
Indonesia II Pembatalan
Pernikahan
d. Perjanjian
dalam
Perkawinan
18
Peminangan, Islam di
Syarat Indonesia
Perkawinan, 5. Amir
dan Rukun Syarifuddin,
Perkawinan Hukum Hukum
Perkawinan
1. Presentasi Ketepatan - Islam di
2. Diskusi Indonesia
3. Menyimak. Mahasiswa 6. Amiur
Nuruddin dan
mengetahui, Azhari Akmal
Tarigan, Hukum
Memahami dan Perdata Islam di
Indonesia: Studi
menjelaskan Kritis
Perkembangan
Pencatatan Hukum Islam
dari Fikih, UU
Perkawinan dan No. 1/1974
Sampai KHI
Akta Nikah, 1. Abdul Manan,
Aneka Masalah
Larangan Hukum Perdata
Islam di
Perkawinan , Indonesia
2. Abdulkadir
Pencegahan dan Muhammad,
Hukum Perdata
Pembatalan Indonesia
3. Ahmad Rofiq,
Pernikahan, dan Hukum Islam di
Indonesia
Perjanjian 4. Ahmad Rofiq,
Hukum Perdata
dalam Islam di
Indonesia
Perkawinan 5. Amir
Syarifuddin,
Hukum Hukum
Perkawinan
Islam di
Indonesia
6. Amiur
Nuruddin dan
88
IV Mahasiswa Hukum Metode Pembelajaran :
mampu Perkawinan Islam 1. Diskusi
Memahami di Indonesia III 2. Ceramah
dan mencakup:
menguasai a. Perkawinan Waktu Belajar :
ketentuan Wanita Hamil 200 Menit
tentang b. Poligami
Hukum (Alasan, Syarat,
Perkawinan dan Prosedur)
Islam di c. Hak/Kewajiban
Indonesia III Suami Istri
d. Kewajiban
Suami beristri
lebih dari satu
orang
18
1.Presentasi Ketepatan Azhari Akmal
2.Diskusi Mahasiswa Tarigan, Hukum
3.Menyimak. mengetahui, Perdata Islam di
Memahami dan Indonesia: Studi
menjelaskan Kritis
Perkawinan Perkembangan
Wanita Hamil, Hukum Islam
Poligami dari Fikih, UU
(Alasan, No. 1/1974
Syarat, dan Sampai KHI
Prosedur), 1. Abdul Manan,
Hak/Kewajiban Aneka Masalah
Suami Istri, Hukum Perdata
dan Kewajiban Islam di
Suami beristri Indonesia
lebih dari satu 2. Abdulkadir
Muhammad,
Hukum Perdata
Indonesia
3. Ahmad Rofiq,
Hukum Islam di
Indonesia
4. Ahmad Rofiq,
Hukum Perdata
Islam di
Indonesia
5. Amir
Syarifuddin,
Hukum Hukum
Perkawinan
Islam di
Indonesia
6. Amiur
Nuruddin dan
Azhari Akmal
Tarigan, Hukum
Perdata Islam di
Indonesia: Studi
Kritis
Perkembangan
Hukum Islam
dari Fikih, UU
No. 1/1974
Sampai KHI
89
V Mahasiswa a. Harta Metode Pembelajaran :
mampu Kekayaan 1. Diskusi
Memahami dalam 2. Ceramah
dan Perkawinan
menguasai Perwalian Waktu Belajar :
ketentuan b. Asal Usul 200 Menit
tentang Anak
Hukum c. Pemeliharaan
Perkawinan Anak dan
Islam di Tanggung
Indonesia IV Jawab Anak
bila terjadi
Perceraian
d. Perwalian
VI Mahasiswa Hukum Metode Pembelajaran :
mampu Perkawinan Islam 1. Diskusi
Memahami di Indonesia V 2. Ceramah
dan meliputi :
menguasai a. Putusnya Waktu Belajar :
ketentuan Perkawinan 200 Menit
tentang (Kematian,
Hukum Perceraian dan
Perkawinan Putusan
19
1.Presentasi Ketepatan - 1. Abdul Manan,
2.Diskusi Aneka Masalah
3.Menyimak. Mahasiswa Hukum Perdata
Islam di
mengetahui, Indonesia
2. Abdulkadir
Memahami dan Muhammad,
Hukum Perdata
menjelaskan Indonesia
3. Ahmad Rofiq,
Harta Hukum Islam di
Indonesia
Kekayaan 4. Ahmad Rofiq,
Hukum Perdata
dalam Islam di
Indonesia
Perkawinan 5. Amir
Syarifuddin,
Perwalian, Hukum Hukum
Perkawinan
Asal Usul Islam di
Indonesia
Anak, 6. Amiur
Nuruddin dan
Pemeliharaan Azhari Akmal
Tarigan, Hukum
Anak dan Perdata Islam di
Indonesia: Studi
Tanggung Kritis
Perkembangan
Jawab Anak Hukum Islam
dari Fikih, UU
bila terjadi No. 1/1974
Sampai KHI
Perceraian, 1. Abdul Manan,
Aneka Masalah
kemudian Hukum Perdata
Islam di
Perwalian Indonesia
2. Abdulkadir
1. Presentasi Ketepatan - Muhammad,
2. Diskusi Hukum Perdata
3. Menyimak. Mahasiswa Indonesia
mengetahui,
Memahami dan
menjelaskan
Putusnya
Perkawinan
(Kematian,
Perceraian dan
90
Islam di Pengadilan) &
Indonesia V Akibat Hukum
b. Alasan Cerai
dan Tatacara
Perceraian
(Cerai Gugat
dan Cerai
Thalak)
c. Masa Iddah
(Pengertian,
Ketentuan
Iddah serta
dalil)
VII Mahasiswa Hukum Metode Pembelajaran :
mampu Perkawinan Islam 1. Diskusi
Memahami di Indonesia VI 2. Ceramah
dan mencakup:
menguasai a. Rujuk, Waktu Belajar :
ketentuan (Pengertian 200 Menit
tentang dan Tata
Hukum Caranya)
Perkawinan b. Sanksi Pidana
Islam di dalam
Indonesia VI Perkawinan
c. Perkawinan
Beda Agama
d. Perkawinan
Beda
Warganagera
19
Putusan 3. Ahmad Rofiq,
Pengadilan) & Hukum Islam di
Akibat Hukum, Indonesia
dan Alasan Cerai 4. Ahmad Rofiq,
dan Tatacara Hukum Perdata
Perceraian (Cerai Islam di
Gugat dan Cerai Indonesia
Thalak) 5. Amir
Masa Iddah Syarifuddin,
(Pengertian, Hukum Hukum
Ketentuan Perkawinan
Iddah serta Islam di
dalil) Indonesia
6. Amiur
1. Presentasi Ketepatan - Nuruddin dan
2. Diskusi Azhari Akmal
3. Menyimak.. Mahasiswa Tarigan, Hukum
Perdata Islam di
mengetahui, Indonesia: Studi
Kritis
Memahami dan Perkembangan
Hukum Islam
menjelaskan dari Fikih, UU
No. 1/1974
Rujuk, Sampai KHI
1. Abdul Manan,
(Pengertian dan Aneka Masalah
Hukum Perdata
Tata Caranya) Islam di
Indonesia
Sanksi Pidana 2. Abdulkadir
Muhammad,
dalam Hukum Perdata
Indonesia
Perkawinan 3. Ahmad Rofiq,
Hukum Islam di
Perkawinan Indonesia
4. Ahmad Rofiq,
Beda Agama Hukum Perdata
Islam di
Perkawinan Indonesia
5. Amir
Beda Syarifuddin,
Hukum Hukum
Warganagera
91
VIII
IX Mahasiswa Hukum Metode Pembelajaran :
mampu Kewarisan Islam 1. Diskusi
Memahami di Indonesia I 2. Ceramah
dan meliputi :
menguasai a. Ketentuan Waktu Belajar :
ketentuan Umum 200 Menit
tentang Tentang
Hukum Hukum
Kewarisan Kewarisan
Islam di b. Ahli Waris dan
Indonesia I Kewajibannya
Atas Harta
Peninggalan
c. Penyebab dan
Penghalang
Saling
Mewarisi
19
1.Presentasi Ketepatan Perkawinan
2.Diskusi Mahasiswa Islam di
3.Menyimak. mengetahui, Indonesia
Memahami dan 6. Amiur
menjelaskan Nuruddin dan
Ketentuan Azhari Akmal
Umum Tentang Tarigan, Hukum
Hukum Perdata Islam di
Kewarisan, Indonesia: Studi
Ahli Waris dan Kritis
Kewajibannya Perkembangan
Atas Harta Hukum Islam
Peninggalan, dari Fikih, UU
Penyebab dan No. 1/1974
Penghalang Sampai KHI
Saling
Mewarisi 1. Abdul
Manan, Aneka
Masalah
Hukum
Perdata Islam
di Indonesia
2. Abdulkadir
Muhammad,
Hukum
Perdata
Indonesia
3. Ahmad
Rofiq, Hukum
Islam di
Indonesia
4. Ahmad
Rofiq, Hukum
Perdata Islam
di Indonesia
5. Amir
Syarifuddin,
Hukum
Kewarisan Islam
6. Amiur
Nuruddin dan
92
X Mahasiswa Hukum Metode Pembelajaran :
mampu Kewarisan Islam 1. Ceramah
Memahami di Indonesia II 2. Tanya Jawab
dan mencakup:
menguasai a. Bagian Masing- Waktu Belajar :
ketentuan masing Ahli 200 Menit
tentang Waris
Hukum (Nasabiyah,
Kewarisan Sababiyah,
Islam di Perdamaian,
Indonesia II Pengganti,
Anak Tidak
Sah/Li’an,
Kolektif, Gono
Gini)
b. Penyelesaian
Secara Aul
c. Penyelesaian
Secara Radd
19
1.Menyimak Ketepatan Azhari Akmal
2. tanya jawab Mahasiswa Tarigan,
mengetahui, Hukum
Memahami dan Perdata Islam
menjelaskan di Indonesia:
Bagian Masing- Studi Kritis
masing Ahli Perkembangan
Waris Hukum Islam
(Nasabiyah, dari Fikih, UU
Sababiyah, No. 1/1974
Perdamaian, Sampai KHI
Pengganti, Anak
Tidak Sah/Li’an, 1. Abdul
Kolektif, Gono Manan, Aneka
Gini) Masalah
Penyelesaian Hukum
Secara Aul Perdata Islam
Penyelesaian di Indonesia
Secara Radd 2. Abdulkadir
Muhammad,
Hukum
Perdata
Indonesia
3. Ahmad
Rofiq, Hukum
Islam di
Indonesia
4. Ahmad
Rofiq, Hukum
Perdata Islam
di Indonesia
5. 5. Amir
Syarifuddin,
Hukum
Kewarisan Islam
6. Amiur
Nuruddin dan
Azhari Akmal
Tarigan,
Hukum
Perdata Islam
93
XI Mahasiswa Ketentuan Metode Pembelajaran :
mampu tentang Wasiat 1. Diskusi
memahami dan Hibah 2. Ceramah
dan Mencakup:
menguasai a. Wasiat Waktu Belajar :
ketentuan (Pengertian, 200 Menit
tentang Syarat-syarat,
Wasiat, Batalnya
Hibah, dan Wasiat dan
Wakaf Pencabutannya
serta wasiat
wajibah)
b. Hibah
(Pengertian,
Syarat,
Hubungannya
dengan
Warisan dan
Penarikan
Hibah)
c. Wakaf
(Pengertian,
Fungsi, Syarat
dan Tata cara
Wakaf),
Penarikan
Kembali
Wakaf,
Perubahan,
Pengawasan
Wakaf, dan
Penyelesaian
19
1. Presentasi Ketepatan di Indonesia:
2. Diskusi Mahasiswa Studi Kritis
3. Menyimak. mengetahui, Perkembangan
Memahami dan Hukum Islam
menjelaskan dari Fikih, UU
Wasiat No. 1/1974
(Pengertian, Sampai KHI
Syarat-syarat, 1. Abdul
Batalnya Manan, Aneka
Wasiat dan Masalah
Pencabutannya Hukum
serta wasiat Perdata Islam
wajibah), di Indonesia
Hibah 2. Abdulkadir
(Pengertian, Muhammad,
Syarat, Hukum
Hubungannya Perdata
dengan Indonesia
Warisan dan 3. Ahmad
Rofiq, Hukum
Islam di
Indonesia
4. Ahmad
Rofiq, Hukum
Perdata Islam
di Indonesia
5. Amir
Syarifuddin,
Hukum Hukum
Perkawinan
Islam di
Indonesia
6. Amiur
Nuruddin dan
Azhari Akmal
Tarigan,
Hukum
Perdata Islam
di Indonesia:
Studi Kritis
94
Sengketa
Wakaf
XII Mahasiswa Ketentuan Metode Pembelajaran :
mampu tentang Hukum 1. Diskusi
memahami Ekonomi 2. Ceramah
dan Syari’ah di
menguasai Indonesia I Waktu Belajar :
ketentuan mencakup 200 Menit
tentang a. Ketentuan
Hukum tentang Harta
Ekonomi (Amwal : Asas
Syari’ah di Pemilikan dan
Indonesia I Cara
Memperoleh)
b. Akad (Rukun,
Syarat, dan
Aib)
c. Jual Beli
(Unsur, Jenis-
jenis dan
Khiyar)
d. Ijarah
19
1.Presentasi Ketepatan Perkembangan
2.Diskusi Mahasiswa Hukum Islam
3.Menyimak. mengetahui, dari Fikih, UU
Memahami dan No. 1/1974
menjelaskan Sampai KHI
Ketentuan 1. Sayyid
tentang Harta Saabiq, Fiqh
(Amwal : Asas al-Sunnah
Pemilikan dan 2. Ahmad
Cara Rofiq, Hukum
Memperoleh), Perdata Islam
Akad (Rukun, di Indonesia
Syarat, dan 3. Amiur
Aib), jual Beli Nuruddin dan
(Unsur, Jenis- Azhari Akmal
jenis dan Tarigan,
Khiyar), Ijarah Hukum
Perdata Islam
di Indonesia:
Studi Kritis
Perkembangan
Hukum Islam
dari Fikih, UU
No. 1/1974
Sampai KHI
4. HM Djamal
Doa,
Menggagas
Pengelolaan
Zakat Oileh
Negara
(Jakarta :
Nuansa
Madani, 2001)
5. HM Djamal
Doa,
Membangun
ekonomi Umat
Melalui
Penegelolaan
95
XIII Mahasiswa Ketentuan Metode Pembelajaran :
mampu tentang Hukum 1. Diskusi
memahami Ekonomi 2. Ceramah
dan Syari’ah di
menguasai Indonesia II Waktu Belajar :
ketentuan mencakup: 200 Menit
tentang a. Syirkah dan
Hukum Jenis-jenisnya
Ekonomi (Amwal,
Syari’ah di Abdan,
Indonesia II Muwafadah,
Inan)
b. Mudharabah
c. Muzaraah dan
Musaqah
d. Kafalah
19
1. Presentasi Ketepatan Zakat Harta,
2. Diskusi Mahasiswa (Jakarta :
3. Menyimak. mengetahui, Nuansa
Memahami dan Madani, 2001)
menjelaskan 6. Wahbah
Syirkah dan Zuhaily, Al-
Jenis-jenisnya Fiqh al-Islamy
(Amwal, wa Adilaatuh
Abdan, 1. Sayyid
Muwafadah, Saabiq, Fiqh
Inan), al-Sunnah
Mudharabah, 2. Ahmad
Muzaraah dan Rofiq, Hukum
Musaqah, Perdata Islam
Kafalah di Indonesia
3. Amiur
Nuruddin dan
Azhari Akmal
Tarigan,
Hukum
Perdata Islam
di Indonesia:
Studi Kritis
Perkembangan
Hukum Islam
dari Fikih, UU
No. 1/1974
Sampai KHI
4. HM Djamal
Doa,
Menggagas
Pengelolaan
Zakat Oileh
Negara
(Jakarta :
Nuansa
Madani, 2001)
5. HM Djamal
Doa,
Membangun
96
XVI Mahasiswa Ketentuan Metode Pembelajaran :
mampu tentang Hukum 1. Diskusi
memahami Ekonomi 2. Ceramah
dan Syari’ah di
menguasai Indonesia III Waktu Belajar :
ketentuan meliputi: 200 Menit
tentang a. Hawalah
Hukum b. Rahn
Ekonomi c. Wadi’ah
Syari’ah di d. Wakalah
Indonesia III
19
1.Presentasi Ketepatan ekonomi Umat
2.Diskusi Mahasiswa Melalui
3.Menyimak.. mengetahui, Penegelolaan
Memahami dan Zakat Harta,
menjelaskan (Jakarta :
Hawalah, Nuansa
Rahn, Wadi’ah Madani, 2001)
, Wakalah 6. Wahbah
Zuhaily, Al-
Fiqh al-Islamy
wa Adilaatuh
1. Sayyid
Saabiq, Fiqh
al-Sunnah
2. Ahmad
Rofiq, Hukum
Perdata Islam
di Indonesia
3. Amiur
Nuruddin dan
Azhari Akmal
Tarigan,
Hukum
Perdata Islam
di Indonesia:
Studi Kritis
Perkembangan
Hukum Islam
dari Fikih, UU
No. 1/1974
Sampai KHI
4. HM Djamal
Doa,
Menggagas
Pengelolaan
Zakat Oileh
Negara
(Jakarta :
Nuansa
Madani, 2001)
97
XV Mahasiswa Ketentuan Metode Pembelajaran :
mampu tentang hukum 1. Diskusi
memahami terkait zakat, 2. Ceramah
dan infak dan sedekah
menjelaskan yang berlaku di Waktu Belajar :
ketentuan- Indonesia 200 Menit
ketentuan Meliputi: (1)
hukum terkait pengertian zakat,
zakat, infak infak dan
dan sedekah sedekah; (2)
yang berlaku Jenis-jenis zakat;
di Indonesia (3) Zakat Profesi;
(4) masalah
kewajiban zakat
dan peran
pemerintah; (5)
organisasi
pengelola zakat
(Baznas dan
Lembaga Amil
Zakat) (6) indak
dan sedekah
19
1. Presentasi Ketepatan 5. HM Djamal
2. Diskusi Mahasiswa Doa,
3. Menyimak. mengetahui, Membangun
Memahami dan ekonomi Umat
menjelaskan Melalui
Ketentuan Penegelolaan
tentang hukum Zakat Harta,
terkait zakat, (Jakarta :
infak dan Nuansa
sedekah yang Madani, 2001)
berlaku di 6. Wahbah
Indonesia Zuhaily, Al-
Fiqh al-Islamy
wa Adilaatuh
1. Sayyid
Saabiq, Fiqh
al-Sunnah
2. Ahmad
Rofiq, Hukum
Perdata Islam
di Indonesia
3. Amiur
Nuruddin dan
Azhari Akmal
Tarigan,
Hukum
Perdata Islam
di Indonesia:
Studi Kritis
Perkembangan
Hukum Islam
dari Fikih, UU
No. 1/1974
Sampai KHI
4. HM Djamal
Doa,
Menggagas
Pengelolaan
Zakat Oileh
98
XVI Ujian
Daftar Referensi:
1. A. Qadri Azizy, Eklektisisme Hukum Nasional: Kompetisi antara Hukum
2. Abdul Manan, Aneka Masalah Hukum Perdata Islam di Indonesia, Jakart
3. Abdulkadir Muhammad, Hukum Perdata Indonesia, Bandung: PT Citra A
4. Ahmad Rofiq, , Hukum Islam di Indonesia, (Jakarta : PT RajaGrafindo P
5. Hukum Perdata Islam di Indonesia, edisi revisi, Jakarta: Rajawali Pers, 20
6. Amir Syarifuddin, Hukum Kewarisan Islam, Jakarta: Kencana, 2005.
7. Amir Syarifuddin, Hukum Perkawinan Islam di Indonesia, Jakarta: Kenca
8. Amiur Nuruddin dan Azhari Akmal Tarigan, Hukum Perdata Islam di Ind
sampai KHI, Jakarta: Kencana, 2004.
9. Didin Hafiduddin, Zakat dalam Perekonomian Modern, Jakarta: Gema Ins
10. Fathurrahman Djamil, Penerapan Hukum Perjanjian dalam Transaksi di L
11. Gemala Dewi, et.al., Hukum Perikatan Islam di Indonesia, Jakarta: Kenc
12. Khoiruddin Nasution, Hukum Perdata (Keluarga) Islam Indonesia dan Pe
Tazzafa, 2009.
13. Perkawinan Islam dalam Undang-undang No. 1 Tahun 1974 dan Kom
14. Mukhtar Sadili dan Amru, (Ed), Problematika Zakat Kontemporer,
15. HM Djamal Doa, Menggagas Pengelolaan Zakat Oileh Negara (Jakarta : N
16. ______________, Membangun ekonomi Umat Melalui Penegelolaan Zak
19