The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Buku Ini Karya Albilla Wanda Putri

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by istiyanifarida80, 2023-12-10 09:56:03

CITRAPATA

Buku Ini Karya Albilla Wanda Putri

451 Elang pun bertemu dengan Egar dan Reva. Egar kaget, Albilla bisa bertemu dengan Elang, begitupun juga Reva yang terkejut melihat Elang yang sekarang. "Gar, Rev" ucap Elang Egar dan Reva pun terkejut dan melongo "Wihh gila Elang?" Egar pun langsung memeluk Elang dengan gembira "Hahaha apa kabar gar?" "Baik, ngomomg ngomong situ lanjut mana"


452 "Di Sydney gar, lanjut bisnis ayah" "Pasti sekarang udah jadi bos" "Hahaha sa ae, eh kata Albilla kamu udah jadi bos ya di perusaahan mesin terbesar, selamat ya bro" "Hehehe makasih lang, o iya kenalin ini istri ku Reva, masih inget dong?" "Masih dong, engga nyangka aja udah pada menikah" ucap Elang "O iya lo udah punya istri lang?"


453 "Mmm belum gar, masih gamon sama yang di SMA hehe" Albilla yang mendengar kata Elang pun langsung tersenyum tipis "Sama dong kaya Albi, katanya dia juga masih gamon sama yang terakhir kali ngasih bunga SNBP" ucap Egar "Ishh apaan sih gar, ngadi ngadi" Mereka berempat pun akhirnya bersalaman dengan Krisdayanti dan mengucapkan selamat kepadanya. Krisdayanti yang kaget akan kehadiran Elang membuat ia menangis karena teringat masa masa kecilnya. Setelah selesai acara Elang pun


454 menawarkan Albilla untuk pulang ke Semarang dengannya. Ketika berada di dalam mobil kami bercerita tentang masa masa pdkt SMA, sungguh sangat bucin. Sesampainya di kos Albilla Elang pun berterus terang ingin menikahinya. Ucapan tersebut membuat Albilla menangis terharu karena ia mengingatkan kejadian di masa SMA, Albilla setuju dengan ucapan Elang. Bulan Februari, Albilla mencoba menghubungi Krisdayanti dan Egar untuk menghadiri pernikahan nya dengan Elang. "Haloo kris, gar" "Apaa bil, o iya kamu udah ga lost contact lagi ya sama Elang"


455 "Hahha, ya gimana ya, bentar lagi juga bakal ketemu setiap hari" "Maksudnya apaan nih jangan jangan---" "Iyaa, bulan Februari kalian dateng ya ke pernikahan ku" "Cieee sama Elang kann" "Iyaa" Albilla dan Elang siap siap karena sebentar lagi mereka akan naik ke panggung.


456 "Bil udah rapi belum?" "Engga lang, tapi baju kamu kok agak kusut gitu" "Iyaa soalnya tadi aku banyak gerak" "Bentar aku rapihin dulu ya" "Makasih yang" Albilla terkejut saat Elang memanggil nya dengan sebutan kata sayang "Kesurupan apa sih lang sampe manggil gitu"


457 "Emang tadi aku manggil kamu apa sih bil?" "Yang" "Iya dalem kenapa sayang" "Ihh, udah udah cepetan bentar lagi ini acarnya mulai" Sebenarnya Elang agak kecewa saat Albilla tidak menyukainya saat ia memanggilnya dengat kata sayang. Tapi dipikiran Elang, mungkin Albilla seperti itu karena belum terbiasa. Sesampainya di panggung acara. Krisdayanti dan Egar langsung menuju pergi ke arah panggung


458 untuk memberikan selamat kepada Albilla dan Elang. "Makasih ya kris, gar udah dateng di nikahan aku" "Iya sama sama bil, selamat ya buat kamu sama Elang. Setelah lama lost contact akhirnya nikah juga" Tiba tiba Krisdayanti mendekatkan wajahnya ke telinga Elang dan membisikan sesuatu, tetapi masih didengar oleh Albilla dan Egar. "Cie setelah sekian lama ga ketemu sama Albi tiba tiba dah jadi suami istri"


459 "Hahaha sa ae kris, thanks ya kris atas undangan pernikahan mu dulu jadi bisa nikah sekarang sama Albi" Krisdayanti dan Egar turun dari panggung, mereka langsung mencari makanan yang akan mereka coba. Saat sedang mengantri siomay ia masih tidak menyangka bahwa Elang dan Albilla menjadi pasangan suami istri. Setelah mereka selesai mencicipi makanan di nikahan Elang, akhirnya pulang karena sudah merasa kekenyangan, karena yang mereka cicipi semua makanan yang berada di sana, mereka berdua tidak mau sampai ada makanan yang terlewat. Krisdayanti dan Egar pulang dengan perut yang sudah terisi penuh.


460 Akhirnya mereka pun menjadi pasangan yang bahagia. TAMAT


461 Tentang Penulis Albilla Wanda Putri lahir di Banyumas, 21 Juni 2006. Menempuh pendidikan dasar hingga sekolah menengah atas di kota kelahirannya. Berminat pada dunia literasi, terutama kajian sejarah dan penulisan biografi. Sampai sekarang terus menulis untuk diterbitkan. Karya pertamanya yang di terbitkan adalah ‘Tersesat di Dufan’. Sekarang menerbitkan ‘Citrapata’


Click to View FlipBook Version