The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Dalam buku ini, kami jabarkan beberapa program pengabdian masyarakat yang telah terlaksana dengan dukungan hibah dari Direktorat Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Universitas Indonesia (DPPM UI)

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by adnan Kurniawan, 2023-11-28 21:49:05

Buku Profil Pengmas UI 2022

Dalam buku ini, kami jabarkan beberapa program pengabdian masyarakat yang telah terlaksana dengan dukungan hibah dari Direktorat Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Universitas Indonesia (DPPM UI)

1 Pengmas UI 2022 - DPPM PROFIL PROGRAM PENGABDIAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT UNIVERSITAS INDONESIA TAHUN 2022 Direktorat pengabdian dan pemberdayaan masyarakat


i Pengmas UI 2022 - DPPM PROFIL PENGABDIAN MASYARAKAT DIREKTORAT PENGABDIAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT UNIVERSITAS INDONESIA Tim Editorial Lenny Maykel Muliawati, S.K.M. Dessy Hariani, M,Si. Ludia Safitri, S.K.M. Ricky Alam Septiawan, S.E. Azhar Firdaus, M.Si. Siti Nurjanah, A.Md.I.Kom Ita Rosyanti, S.Hum. Penyunting Agung Waluyo, S.Kp., M.Sc., Ph.D Ns. La Ode Abd Rahman,S.Kep., MBA Dr. L.G. Saraswati Putri, M.Hum. Desainer Tata Letak Muhammad Adnan Ade Kurniawan, A.md. Ds. Terbit 2023 Diterbitkan oleh Direktorat Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Hak Cipta dilindungi Undang-undang Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi buku dengan bentuk dan cara apapun tanpa izin tertulis dari penerbit.


Pengmas UI 2022 - DPPM ii DAFTAR ISI 14 66 92 104 142 Banten-1 Aksi Hemat Air Wudhu” Melalui Intervensi Teknologi dengan Menggunakan Alat Pembatas Aliran Air (flow restrictor) pada Kran-Kran di Masjid 2 10 12 14 16 18 4 6 8 FIK UI Gaungkan “Stop Merokok! Cegah Kanker Paru!” Edukasi Mitigasi Budaya Sebagai Upaya Peningkatan Sadar Bencana Alam di Desa Kanekes, Leuwidamar FK UI Edukasi Masyarakat Pandeglang Tentang Pencegahan dan Penanganan Sindrom Pasca Covid-19 AYO BERAKSI (Bersama Remaja Aktif Sadar Gizi) Cegah Stunting di Desa Sukarame, Kecamatan Labuan Edukasi Pendidikan Bencana melalui Board Game dan Cerita Bergambar Kampanye Stop Merokok Melalui Card Game dan Eksperimen Sederhana Uji Bahaya Rokok di Desa Banyubiru FIK UI Bentuk RASATANA (Remaja Siaga Tanggap Bencana) Food Model Makan Seimbang dengan Pemanfaatan Pangan Lokal sebagai Pencegahan Diabetes pada Orang Dewasa Dr. Apipudin, M.Hum. Dr. Dewi Gayatri, S.Kp., M.Kes. Abdul Muta’ali, Ph.D. Dr. dr. Hamzah Shatri, SpPD. K-Psi, MEpid Poppy Fitriyani, M.Kep., Sp.Kep.Kom Dr. Tuti Nuraini, S.Kp., M.Biomed. Prof. Dr. Yati Afiyanti, SKp. M N Ns. Ice Yulia Wardani, SKp, M.Kep, Sp.Kep. J. dr.Yohannessa Wulandari, M.Gizi, Sp.GK(K)


iii Pengmas UI 2022 - DPPM 188 230 264 300 352 376 20 30 22 24 32 26 34 28 “CANTING” (Cigeulis Atasi stuNTING) untuk Masyarakat Desa Banyuasih Pencegahan Kelainan Tumbuh Kembang Gigi dan Rahangpada Siswa/i SMP Negeri 1 Pandeglang, Banten dr. Erfi Prafiantini, M.Kes Dr. drg. Krisnawati, Sp.Ort(K) Peternakan Cacing Sutra dan Kutu Air dari Limbah Bekas Alami untuk Meningkatkan Kualitas Budidaya Ikan Drs. Abinawanto M,Si. Kader Siaga Sadar Pencegahan Penularan Penyakit Pernapasan di Desa Banyubiru Pengembangan Wisata Mangrove Guna Mengatasi Permasalahan Abrasi Penerapan Rapidtyping sebagai Inovasi Pembelajaran Menulis Bahasa Arab Santriwati Pesantren Ibad Ar-Rahman, Pandeglang, Banten Ns. Liya Arista, S.Kep., M.Kep., Sp.Kep.MB Drs. Wisnu Wardhana, M.Si. Drs. Suranta, M.Hum. Tim FMIPA UI Kembangkan Peta Jalur Evakuasi Berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) di Pesisir Kabupaten Pandeglang Pengembangan Sentra Mocaf Banyubiru sebagai Akselerator Peningkatan Ketahanan Petani Pandeglang Dr. Rokhmatuloh, M.Eng Dr. Dian Hendrayanti, M.Sc. Penanganan Pencegahan Risiko Psikososial di Lingkungan Sekolah Melalui Program Generasi READ (Reinforcement of Education After Disasters) Abdul Kadir SKM., M.Sc 36


Pengmas UI 2022 - DPPM iv Optimalisasi Pembangunan Desa Berkelanjutan Melalui Pelatihan Produksi Sabun Cacao di Desa Sobang Tim UI Lakukan Pendampingan Keluarga Balita Stunting di Kecamatan Cipeucang, Pandeglang BUMDes Bakti Maju Mandiri dan Desa Pantai Bakti Melakukan Tata Kelola Kolaboratif MoU dan Perjanjian Kerjasama Didampingi oleh FIA UI FKG UI Lakukan Edukasi Kesehatan Jaringan Periodontal pada Masa Kehamilan untuk Ibu PKK dan Kader Posyandu di Muara Gembong Dukung Pemerintah Kabupaten Bekasi Mewujudkan Kota Layak Anak dengan Video Infografis “Permainan Tradisional Indonesia” Edukasi Kesehatan untuk Meningkatkan Kesejahteraan dan Mencegah Kemiskinan Belajar di Kecamatan Muaragembong FIK UI Mengedukasi Ibu-ibu Kampung Bungin Mengenai “1000 Hari Pertama Kehidupan” pada Bayi Manajemen Gangguan Psikosomatik Sindrom Pasca Covid-19 di Desa Pantai Bakti (Kampung Bungin) Manfaatkan Pupuk Minametrik untuk Akselerator Pengembangan Sentra Bandeng Desa Pantai Bahagia, Kabupaten Bekasi Optimalkan Kualitas Tidur Anak untuk Dorong Pertumbuhan yang Baik Pemberdayaan Karang Taruna Desa Pantai Bakti melalui Pengembangan Kemampuan “Citizen Journalism” Penanggulangan Anemia pada Siswi SMP Negeri Satu Atap Muara Gembong, Desa Pantai Bakti, Kabupaten Bekasi Pengajaran Bahasa Jerman dan Sejarah Lokal Bagi Remaja Yayasan Cahaya Anak Negeri Tim FT UI Buat Gagasan Pengembangan Teknologi Energi Bungin Techno Village di Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muaragembong, Bekasi FIA UI Edukasi Masyarakat Tenjolaya dengan Keterampilan Bahasa Inggris dan Pelatihan Tour Guide Permukiman Sehat untuk Upaya Penurunan Angka Stunting di Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat FIK UI Manfaatkan SIMAS untuk Pencegahan Stroke pada Lansia FIK UI Lakukan Skrining Risiko Penyakit Tidak Menular di Puskesmas Tenjolaya Psikologi UI Kembangkan Kapasitas Guru BK sebagai Agen Perubahan Sekolah di Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor FIK UI Bantu Meningkatkan Status Psikologi dan Spiritual Serta Perilaku Sehat Melalui Intervensi Keperawatan Jiwa Warga Binaan Pemasyarakatan Bangun Minat Literasi di Desa Ramea, Kabupaten Pandeglang dengan Metode Read Aloud FK UI Mengedukasi Siswa/i SMAN 15 Kecamatan Carita Mengenai Kesehatan Reproduksi dan Keputihan Mengatasi Stigma dan Meningkatkan Perekonomian Melalui Budidaya Lobster untuk OYPMK di Pemukiman Kusta Sitanala, Banten Dr. Bambang Heru Susanto, S.T., M.T. Dessie Wanda, S.Kp., MN., PhD Dr. Ima Mayasari, SH, MH drg. Adityo Widaryono Sp. Perio(K) Ir. Wahyuni Pudjiastuti, M.S. Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB Ns. Indah Permata Sari, S.Kp, M.Kep.Sp.Kom dr. Rudi Putranto, SpPD, K –Psi, MPH Dimas Haryo Pradana, M.Si Prof. Dr. dr. Rini Sekartini, SpA(K) Ir. Wahyuni Pudjiastuti, M.S. dr. Isabella Kurnia Liem, M.Biomed., PhD, PA Dr. Sonya P. Suganda, S.S., M.A. Prof. Dr. Ir. Adi Surjosatyo, M.Eng. Dr. Ima Mayasari, SH, MH Dr. Renny Nurhasana Prof. Dra. Junaiti Sahar, S.Kp., M. App.Sc., Ph.D Ns. Utami Rachmawati, M.Kep, Sp.Kep.Kom Dr. Tjut Rifameutia, MA, Psikolog Prof. Achir Yani S. Hamid, M.N., DNSc Dr. Retno Lestari, M.Si. dr. Ardiana Kusumaningrum, SpMK(K) Dr. dr. Yunia Irawati, Sp.M(K) Bekasi-48 Tenjolaya-74 Sumedang-86 38 40 42 44 46 50 52 54 56 58 60 62 66 68 70 72 76 78 80 82 84 88 90 64 FIB UI Memberikan Gagasan Kerjasama Perpustakaan Keraton Sumedang dan Museum Prabu Geusan Ulun untuk Menguatkan Budaya Sunda Dr. Tamara Adriani Salim


v Pengmas UI 2022 - DPPM Edukasi Cerdas Mengelola Uang bagi Remaja Ala Vokasi UI FIB UI Berikan Edukasi Literasi Budaya kepada Siswa MTsN Pulau Tidung FK UI Cegah DBD di Tengah Pandemi Covid-19 FKM UI Melakukan Program Pencegahan Tidak Merokok Selamanya untuk Remaja di Kabupaten Sumedang Jawa Barat Fakultas Teknik UI Membuat Mesin Pengolah Kotoran Ternak Menjadi Kompos UI Bantu Edukasi Warga Sumedang Memfilter Air dengan Bahan Sederhana UI Lakukan Pendampingan Pengolahan Minyak Jelantah menjadi Sabun Pemanfaatan Hanjeli sebagai Tanaman Lokal menjadi Produk Kopi dan Teh Khas Sumedang UI Berikan Pelatihan dan Implementasi Pemasaran Digital dan Manajemen Berbasis Teknologi Informasi di UMKM Sultan (Sumedang Selatan) Inovasi Pangan Ternak Berkelanjutan: Cattle Feed Bar (CFB) sebagai Solusi Nutrisi Lengkap dari Limbah untuk Produktivitas Peternakan yang Unggul Membangun Masa Depan Bersih Melalui Investasi Publik dalam Program Sanitasi Mandiri Menghidupkan Kembali Gamelan Sari Oneng: Pengembangan Seni Tradisi untuk Pariwisata Berkelanjutan di Kabupaten Sumedang Mewujudkan Generasi Berkarakter Pancasila: Pentingnya Program Penguatan Nilai-nilai Pancasila dan Pelatihan Pendidikan Pancasila bagi Guru PAUD di Desa Citengah Pelatihan Pembuatan Naskah Sumber Untuk Memperkaya Khazanah Arsip Statis Kabupaten Sumedang Pemberdayaan Kader Kesehatan dalam Peningkatan Ketangguhan Keluarga untuk Mencegah Trauma Pasca Bencana Pengembangan Geospasial database Administrasi Kependudukan melalui Citra Satelit Resolusi Tinggi menggunakan GIS Program “Backyard Science” Sebagai Metode Edukatif Ilmu Sains untuk Siswa SDN Cimarga, Sumedang UI Memberdayakan Ibu Rumah Tangga Melalui Gerakan Pilah Sampah untuk Meningkatkan Kesehatan Masyarakat Dr. Fia Fridayanti Adam, M.Si. Dr. Untung Yuwono, A.Md., S.S. Dra. Rawina Winita, MS, DAP&E Prof. Dr. Wahyu Sulistiadi MARS Prof. Dr. Ir. Raldi Artono Koestoer, DEA Dita Arifa Nurani, M. Si, M. Sc Dita Arifa Nurani, M. Si, M. Sc Prof. Dr. apt. Berna Elya, M.Si. Dr. Fuad Gani, S.S., M.A Prof. Dr. techn. Djoko Triyono Dr. Taqyuddin, S.Si., M.Hum Dr. Syahrial, M.Hum. Dr. Palupi Lindiasari Samputra S.Pi,M.M Dyah Safitri, M.Hum Prof. Achir Yani S. Hamid, M.N., DNSc Dr. Supriatna, M.T. Dr. Retno Lestari, M.Si. dr. Dewi Sukmawati, M.Kes., PhD. Kepulauan Seribu-124 FK UI Cegah Kebutaan Akibat Diabetes dengan Melakukan Skrining Retinopati Diabetik FK UI Edukasi Pencegahan Penyakit Menular Melalui Hidrasi Sehat Terazi Ibu(Peningkatan Literasi Gizi untuk Kader Posyandu di Kepulauan Seribu) Dr. dr. Gitalisa Andayani, SpM(K) Dr. dr. Diana Sunardi, MS, SpGK Wahyu Kurnia Yusrin Putra, SKM, MKM Pengmas FKM UI Membuat Pos Upaya Kesehatan Kerja di Pulau Untung Jawa Indri Hapsari Susilowati, SKM., MKKK, Ph.D UI Bantu Nelayan Kepulauan Seribu Membuat Produk Olahan Ikan Revi Hernina, S.Si, M.T UI Dukung Transformasi Ekonomi Digital dengan Memberikan Edukasi UMKM di Pulau Panggang Ngurah Rangga Wiwesa S.I.Kom., M.I.Kom. UI Mengajarkan Warga Menurunkan Tekanan Darah Tinggi dengan Akupresur Mandiri Upaya Meningkatkan Taraf Hidup Masyarakat Kepulauan Seribu Hanya dengan Buku Dr. dr. Hasan Mihardja, M.Kes, Sp.Ak, SubSpAk-G(K) Dr. Ir. Mahawan Karuniasa, MM 92 118 120 122 126 128 130 132 134 136 138 140 142 144 146 94 96 98 100 102 104 106 110 114 116 108 112 Digitalisasi Museum Prabu Ulun Sumedang Oleh Tim Pengmas FIB Dr. Kresno Yulianto


Pengmas UI 2022 - DPPM vi Vokasi UI Bantu Edukasi Deteksi Stroke Pada Lansia di Kepulauan Seribu Vokasi UI Berikan Pemeriksaan Fisik Gratis untuk Warga Pulau Panggang Kepulauan Seribu Vokasi UI Membantu Meningkatkan Kualitas Kesehatan Ibu Hamil di Pulau Panggang Vokasi UI Peduli Stunting pada Anak-anak Di Pulau Panggang Riza Pahlawi, S.Tr. Ftr., M.Kes Mita Noviana, S.Ft, M.Kes Faizah Abdullah, S.St.Ft., S.Ft., M.Biomed Triana Karnadipa, S.Ft., Physio., MSc in Memanfaatkan Buah Naga untuk Mengurangi Asam Urat dan Gula Darah FF UI Lakukan Edukasi Produk Herbal Sesuai Pedoman BPOM di Desa Olehsari, Jawa Timur Edukasi Mengenai Proses Mendapatkan Sertifikat Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability (CHSE) untuk Para Pelaku Usaha Penyedia Jasa Penginapan Pemberdayaan Remaja Osing dalam Pengelolaan Rumah Cerdas Meltik di Desa Pesucen Pembinaan Aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja bagi Nelayan sebagai Upaya Menurunkan Risiko Kecelakaan Kerja dan Penyakit Akibat Kerja Optimalisasi Instagram dan TikTok dalam Mempromosikan Pariwisata Banyuwangi Pemberdayaan Kemampuan Menafsirkan Simbol-Simbol Kesenian Jaranan Buto pada Sanggar Tari Sayu Wiwit Pemberdayaan Masyarakat Desa Adat Kemiren melalui Peningkatan Kapasitas Literasi Bencana Pemberdayaan Masyarakat Desa Olehsari Melalui Pendampingan Pengolahan Sampah Penguatan Aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Desa Wisata Taman Sari Kabupaten Banyuwangi Psikologi UI Lakukan Pendampingan bagi Remaja Banyuwangi agar Siap Meningkatkan Pembangunan Ekonomi Daerah Program Inklusif untuk Museum Ramah Disabilitas di Banyuwangi Agen Sigap Bencana Bagi Siswa/i SMPN 2 Glagah, Jawa Timur Sosialisasi Sadar Pelanggaran Aturan Kerja Tingkatkan Daya Saing UMKM Pariwisata di Desa Bangsring dengan Internalisasi Pelaporan Keuangan Upaya Membangun Cepat Tanggap Respon Bencana dengan Edukasi Mitigasi Bencana Bagi Santri Pondok Pesantren di Banyuwangi FMIPA UI Bangun Sistem Alarm Gempa Bumi di Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur Peningkatan Produksi Buah Naga di Banyuwangi dengan Penerapan Lampu LED Berbasis Solar Panel Membangun Rasa “Aku Berharga, Aku Bangga !” melalui Seminar Literasi oleh Psikologi UI Dr. apt. Anton Bahtiar, M. Biomed Dr. apt. Anton Bahtiar, M. Biomed Farida Prihatini, S.H., M.H., C.N. Dr. Dra. Sri Murni, M.Kes Abdul Kadir SKM., M.Sc Hapsari Setyowardhani, S.E., M.M Dr. Darmoko, S.S., M.Hum Dr. Herdis Herdiansyah Fajar Muhammad Nugraha, M.Si. Abdul Kadir SKM., M.Sc Fitri Fausiah, M.Psi., M.Phil., Psikolog Sali Rahadi Asih, M.Psi., MGPCC., Ph.D, Psikolog Dr. Eng. Supriyanto, M.Sc Dr. Kurniawaty Iskandar, M.A Indriani, SE., MA Dr. Drs. A. Hanief M.Si. Dr. Eng. Supriyanto, M.Sc Dr. Ir. Tomy Abuzairi, ST, MSc, MT, PhD Sherly Saraghih Turnip, S.Psi.,M.Phil., Ph.D., Psikolog Banyuwangi-164 Bangunan Tetrapost untuk Pariwisata di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu Edukasi Konsep Ekonomi Biru pada Nelayan di Kepualauan Seribu UI Membuat Komik untuk Anak SD dalam Memberikan Pemahaman tentang Kenaikan Air Laut UI Membuat Game Online tentang Edukasi Kesehatan dan Gizi bagi Remaja Widyarko, S.Ars., M.Ars. Hadining Kusumastuti S.Sos., M.Ak. Dr.-Ing. Ova Candra Dewi, S.T., M.Sc. Nurul Dina Rahmawati, S.Gz., M.Sc 148 150 152 154 156 158 160 162 166 168 170 172 174 176 178 180 182 184 186 188 190 192 194 196 198 200 202


vii Pengmas UI 2022 - DPPM FIA UI Bantu Penguatan Kapabilitas Inovasi, Administrasi Keuangan dan Perpajakan UMKM di Kabupaten Buleleng FIK UI Beri Upaya Pencegahan Diabetes Melitus dengan Program Diet DASH (Dietary Approach to Stop Hypertension) FIK UI Membuat Edukasi Melalui Virtual Reality untuk Remaja di Buleleng Bali Pasca Covid-19 Desa Munduk Menjadi Desa Wisata yang Sehat Pengendalian Hipertensi di Buleleng Bali Dibantu oleh FIK UI Prima Nurita Rusmaningsih, S.A.P., M.A. Dr. Etty Rekawati, S.Kp., MKM Dr. Hanny Handiyani, S.Kp., M.Kep Prof. Dr. dra. Evi Martha, M.Kes. Dr. Tuti Herawati, S.Kp., MN. Buleleng, Bali-206 UI Bantu Kembangkan UMKM Demi Optimalisasi Wisata di Buleleng Bali UI Memberikan Edukasi untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Balita Stunting UI Membuat Aplikasi Pangkalan Data untuk Mempermudah Pengelola Museum Buleleng UI Meningkatkan Minat Baca dengan Metode ‘Read Load’ Vokasi UI Memberikan Edukasi Terkait Kreatif Digital Marketing Bagi UMKM di Sidetapa Bali Vokasi UI Mengoptimalisasi Desa Wisata Sidatapa dengan Metode Green Economy UI Bantu Produk Anyaman di Buleleng Bali Go International Aplikasi Remaja Laskar Cegah Stunting (Rela Ceting) untuk Pencegahan Stunting Sejak Dini di Desa Batu Nampar Selatan Edukasi Advokasi Kebijakan untuk Percepatan Penanganan Stunting bagi Orang Tua dan Calon Orang Tua di Desa Sembalun Edukasi Mengenai Peningkatan Status Gizi dan Skrining Pranikah untuk Siswi SMAN 1 Sembalun Guna Menciptakan Generasi Berencana Edukasi Pentingnya Batasan Hak Konsumen dalam Pemanfaatan Media Sosial bagi Pelaku Usaha Berbagi Senyum Ceria di Pulau Dewata Maksimalkan Potensi Olahan Kopi di Banyuwangi Menjadi Sabun Aroma Kopi Ramah Lingkungan Dr. Milla Sepliana Setyowati, S.Sos., M.Ak. Dr. Nur Agustini, S.Kp., M.Si Dian Sulistyowati, M.Hum Dr. Ahmad Fahrurodji, S.S., M.A. Arius Krypton, S.Sos, M.Si Dr. Rahmi Setiawati, S.Sos, M.Si Arius Krypton, S.Sos, M.Si Dr.Nani Nurhaeni,S.Kp., M.N. Prof. Dr. Anna Erliyana, S.H., M.H. Badra Al Aufa, MKM Dr. Eva Achjani Zulfa., S.H., M.H. Dr. Dewa Ayu Nyoman Putri Artiningsih, drg., SpKG(K) Dr. rer. nat. Agustino Zulys, M.Sc. Pemanfaatan Media Edukasi Berbasis Pangan Lokal sebagai Upaya Perbaikan dan Peningkatan Gizi Balita Pemberdayaan Kader Posyandu dalam Mengenali dan Mencegah Stunting Menggunakan Cakram Gizi Pemberdayaan Remaja Lombok Timur dalam Upaya Memelihara Kesehatan Reproduksi Remaja Pemetaan Risiko dan Edukasi Kebencanaan Online untuk Desa Wisata Sembalun yang Tangguh Penerapan Taman Baca Eksploratif sebagai Upaya Peningkatan Literasi Sains, Teknologi, dan Budaya pada Anak Usia Dini Tim FIK UI Gerakkan Women For Change untuk Upaya Pengelolaan Sampah di Wilayah Pariwisata Desa Sembalun dr. Diyah Eka Andayani, M.Gizi, SpGK(K) Ari Nurfikri, SKM., MMR Sri Yona, SKp, MN, PhD Dr. Nani Nurhaeni, S.Kp., M.N Dr. Abdurakhman, M.Hum. Hening Pujasari, S.Kp., M.Biomed., MANP., Ph.D Tim SKSG UI Bersama Siswa/i SMKN 1 Pringgabaya Luncurkan “Gerobak Surya” untuk Pelaku UMKM di Desa Sapit Tim FMIPA UI Edukasi Warga Sembalun Mengenai Pembuatan Sabun Aroma Kopi untuk Memanfaatkan Potensi Alam Dr. rer. nat Agustino Zulys, S.Si., M.Sc. Bayu Kristianto, Ph.D. 204 236 238 240 242 244 246 248 250 252 254 256 258 208 210 212 214 218 220 222 224 226 228 230 232 216 Lombok Timur, NTB-234


Pengmas UI 2022 - DPPM viii Pemandu Wisata Labuan Bajo dan Universitas Indonesia Bersinergi Meningkatkan Keselamatan Wisatawan Melalui Pelatihan Bantuan Hidup Dasar Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengenalan Branding dan Packaging untuk Pengembangan UMKM di Desa Komodo Pemberdayaan UMKM Labuan Bajo melalui Pelatihan Pemasaran Digital dan Media Sosial oleh Tim PPM FEB UI Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia Edukasi Pencegahan Stunting di Desa Pasir Panjang, Kepulauan Rinca Pengabdian Masyarakat FIK UI: Menyuarakan Perhatian Serius terhadap Stunting melalui Pelatihan Kader Kesehatan di Puskesmas Pacar, NTT Pengabdian Masyarakat Universitas Indonesia di Desa Mano, NTT: Membangun Kesehatan Ibu Haminl dan Balita dengan Pencegahan Stunting melalui Program Keperawatan Komunitas Pengmas UI Membuat SPAH Solusi Air Bersih Untuk Kecamatan Komodo (NTT) Pemanfaatan Sosial Media dan Internet untuk Bisnis pada Sektor UMKM tenun lokal di Sembalun Lombok “Rempah Lombok” untuk Pencegahan Stunting Toilet Tahan Iklim untuk Warga Lombok Timur Vokasi UI Edukasi Program GERNAS untuk Upaya Pencegahan Stunting di Desa Sembalun, Lombok Timur UI Inisiasi Komodo Culture Festival di Pulau Komodo Melangkah Maju dalam Penanggulangan Kusta: Program Pengmas UI Bersama RSU Damian Lewoleba di Lembata, NTT Membangun Budaya Keselamatan Kerja di Labuan Bajo: Kolaborasi Antara Akademisi dan UMKM Lokal dalam Menyambut G20 Membangun Kebiasaan Merawat Kesehatan Gigi dan Mulut: Kolaborasi FKG UI dan Guru SD di Desa Golo Mbu Memerangi Tuberkulosis dengan Teknologi Digital: Pengabdian Masyarakat FIK UI Melalui Aplikasi Menu STOP TB di Puskesmas Pacar, Kab. Manggarai Barat, NTT Memperkuat Peran Ibu dan Guru dalam Meningkatkan Kesehatan Gigi Anak: Inisiatif Baru di Desa Lembor Selatan, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur Mengubah Wajah Labuan Bajo: Upaya Universitas Indonesia dalam Meningkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Sarana Hunian Pariwisata Meningkatkan Kualitas Hidup Pasien di Labuan Bajo: Inisiatif Universitas Indonesia dan RSUD Komodo dalam Pemberdayaan Care Partner Menuju Indonesia Bebas Stunting 2030: Inisiatif Universitas Indonesia dalam Pencegahan Stunting di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur Optimisasi Keselamatan Kerja dan Upaya Pencegahan Masalah Muskuloskeletal pada Pengrajin Tenun di Desa Labuan Bajo, NTT Mengubah Nasib Industri Mikro di Desa Bari: Inisiatif Pemberdayaan dari Universitas Indonesia Herni Susanti, S.Kp., M.N., Ph.D Ns. Shanti Farida Rachmi, S.Kep., M.Kep.,Sp.Kep. MB Nailul Mona S.I.Kom., M.Si. Agung Nugroho, SE, M.Mgt Nur Fadilah Dewi, SKM., MKM. Agus Setiawan, S.Kp., M.N., D.N. Agus Setiawan, S.Kp., M.N., D.N. Dr. Hayati Sari Hasibuan, ST, MT. Badra Al Aufa, MKM Agung Nugroho, SE, M.Mgt Dr. Nani Nurhaeni, S.Kp., MN Dr. Cindy Rianti Priadi, S.T., M.Sc. Dr. Bondan Kanumoyoso, M.Hum. Dr. dr. Luh Karunia Wahyuni, Sp.KFR(K) Dr. Rahmi Setiawati, S.Sos, M.Si drg. Erik Idrus, Ph.D. Agus Setiawan, S.Kp., M.N., D.N. drg. Sri Angky Soekanto, Ph.D., PBO. Dr. Robiana Modjo, S.K.M., M.Kes Prof. Dr. Rr. Tutik Sri hariyati, S.Kp., MARS drg. Citra Fragrantia Theodorea, MSi., PhD. Abdul Kadir SKM., M.Sc. Diah Kartini Lasman, M.Hum FIK UI dan Puskesmas Wae Nakeng Bersinergi Menurunkan Stigma pada Orang dengan Gangguan Jiwa di Manggarai Barat, NTT Manggarai Barat, NTT-268 260 262 264 266 270 272 274 276 278 280 282 284 286 288 290 292 294 296 298 300 302 304 306


ix Pengmas UI 2022 - DPPM FISIP UI beri Pendampingan Budidaya Rumput Laut Kultur Jaringan di Likupang Barat Pengolahan Objek Wisata di Sulawesi Utara Sukses karena Adanya Bantuan dari UI UI Bangun Blue Economy Berkelanjutan di Likupang Timur UI Beri Penyuluhan Mitigasi Bencana Kepada 100 Siswa di Minahasa Utara UI Dampingi Pemkab Minahasa Utara untuk Promosi Wisata Explore Likupang oleh SKSG UI Bank Jentik untuk Sistem Terintegrasi Online Report di Desa Sukmajaya CAS UI Kembangkan Program Kelas Lansia Menuju Lansia SMART (Sehat, Mandiri, Aktif, dan Produktif) di Kota Depok FKM UI Berdayakan Anak SD dan Ibu Rumah Tangga di Kota Depok Menjadi Pemantau Jentik Nyamuk Aedes Aegypti FKM UI Lakukan Kolaborasi Bersama Profesional Kesehatan Jiwa untuk Mencegah Bunuh Diri pada Remaja Peran Universitas Indonesia dalam Mengembangkan Urban Design Guidelines Labuan Bajo: Membangun Identitas dan Memelihara Kearifan Lokal Revitalisasi Potensi Wisata di Desa Pasir Panjang: Membangkitkan Sejarah dan Interaksi Manusia dengan Hewan Purba Komodo Transformasi Digital untuk Konservasi: Pelatihan Penyuntingan Video Smartphone bagi Ranger Hutan dan Naturalist Guide di Taman Nasional Komodo UI Tingkatkan Pengetahuan Warga Desa Tangge dengan Membangun Rumah Cerdas Varanus Komodoensis di Wilayah Manggarai Barat Yuni Reti Intarti, M.Si. Karin Amelia Safitri, S.Pd., M.Si Vishnu Juwono, S.E., MIA., Ph.D Anne Meylani Magdalena Sirait, S.Si., M.Si., Ph.D. Dr. Lin Yola, S.T., M.Sc. Prof. Dr. Dra. Dewi Susanna, MS. Dr. Fatmah, SKM, M.Sc. Dr. Budi Hartono S.Si. MKM Prof. Dr. dr. Sabarinah, M.Sc. Ir. Antony Sihombing, MPD., Ph.D. Dr. Dra. Sri Murni, M.Kes Dr.-Ing. Ova Candra Dewi, S.T., M.Sc. Dr. Dra. Sri Murni, M.Kes Dr. Filia, S.S., M.Si FIB UI Bantu Masyarakat Promosikan Homestay Likupang Melalui Aplikasi Likupang-316 Lokasi Lainnya-332 GOW dan Tim FMIPA UI Maksimalkan Kebun Pengujian dan Percontohan Edukasi Budidaya Organik Tanaman Buah dan Sayuran Identifikasi Indeks Kematangan Tata Kelola UI Menuju Komunitas Berkelanjutan oleh Tim Pengmas FIB UI Wisata Edukasi Sampah Menjadi Energi untuk Siswa/i MI Taufiqurrahman II Depok di Laboratorium Parangtopo FMIPA Dosen Vokasi UI Beri Tips agar Masyarakat tidak Terjebak Pinjol Ilegal dan Bisa Mengatur Keuangan dengan Baik. UI Bersama dengan Kementerian ESDM akan Menggunakan Teknologi VR di Museum Graha Widya Patra Dr.rer.nat. Mufti P. Patria, M.Sc. Dr. Ike Iswary Lawanda Dr. Cindy Rianti Priadi, S.T, M.Sc Mila Viendyasari, S.Sos.,M.Si. Dr.-Ing. Yulia Nurliani Lukito, ST, MDesS FK UI Lakukan Kegiatan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Kampung Cisewu FIB UI Dorong Pelestarian Bahasa Jawa Melalui Pembuatan Bahan Ajar Tingkat Sekolah Dasar di Kabupaten Boyolali Dr. dr. Rahyussalim, SpOT(K) Widhyasmaramurti, M.A. Mencari Potensi Tanaman Herbal di Dalam Hutan Kota UI Produk Inovasi ‘Munte Banana Chips’ Dr. Sutriyo, M.Si., Apt sebagai Olahan Khas Desa Munte, Minahasa Dr. Retno Lestari, M.Si. 308 336 338 340 342 344 346 348 350 352 354 356 310 312 314 318 320 322 324 326 328 330 334


Pengmas UI 2022 - DPPM x KATA PENGANTAR Direktorat Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Universitas Indonesia (DPPM UI) mempersembahkan buku ini untuk masyarakat yang ingin mengenal lebih jauh program pengabdian kepada masyarakat (pengmas) dan inovasi yang telah dilakukan oleh Universitas Indonesia. Universitas Indosesia sebagai universitas terkemuka perlu terlibat aktif dan bersinergi dalam pengaplikasian Tridharma Perguruan Tinggi. Program pengabdian kepada masyarakat (pengmas) merupakan aksi nyata Universitas Indonesia untuk merealisasikan Tridharma Perguruan Tinggi, yaitu implementasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEKS), hasil riset serta inovasi dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat sehingga berdampak pada peningkatan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Program pengmas didesain secara “tematik” atau berdasarkan tema-tema yang merujuk pada isu-isu nasional dan global. Dengan harapan, program pengmas tetematik dapat menghasilkan model pemecahan masalah di masyarakat. Kami menyadari bahwa masih banyak kekurangan dalam penulisan buku “Profil Pengabdian Masyarakat Universitas Indonesia Tahun 2023” ini. Untuk itu, kami dengan senang hati menerima masukan dan kritik yang membangun dari para pembaca. Kami berharap program pengmas ini dapat bersinergi dengan program pemerintah, industri dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Terima kasih.


xi Pengmas UI 2022 - DPPM


Pengmas UI 2022 - DPPM xii pANDEGAG Pandeglang,Banten PANDEGLANG,BANTEN PANDEGLANG PANDEGLANG


1 Pengmas UI 2022 - DPPM


Pengmas UI 2022 - DPPM 2 Pandeglang, Banten “AKSI HEMAT AIR WUDHU” MELALUI INTERVENSI TEKNOLOGI DENGAN MENGGUNAKAN ALAT PEMBATAS ALIRAN AIR (FLOW RESTRICTOR) PADA KRAN-KRAN DI MASJID Dr. Apipudin, M.Hum. Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB UI) yang diketuai oleh Dr. Apipudin, M. Hum., melakukan program pengabdian di Pesantren Ibad-Arrahman, Kabupaten Pandeglang, Banten. Program dengan judul “Penerapan Etika Islam dalam Pelestarian Lingkungan melalui ‘Aksi Hemat Air Wudhu’ di Pesantren Ibad Ar Rahman” ini dilaksanakan pada tanggal 15 dan 16 Agustus 2022. Program ini berangkat dari fenomena krisis air bersih yang telah menjadi isu global dan penting untuk dihadapi bersama. Konsensus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyepakati bahwa permasalahan akses air bersih dan sanitasi merupakan salah satu sustainable development goals (SDGs). Disamping itu, Islam banyak membahas tentang air karena keseharian umat Islam sangat berkaitan dengan pemakaian air. Umat Islam sangat berkepentingan dengan ketersediaan air bersih, baik untuk aktivitas sehari-hari, maupun untuk aktivitas ibadah. Namun, permasalahan air ini masih sering tidak diperhatikan karena dianggap sesuatu yang biasa. Padahal, Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam menyampaikan dalam hadits untuk tidak berlebih-lebihan dalam menggunakan air, meskipun berada di tempat yang berlimpah air. Pemilihan pesantren sebagai tempat kegiatan disebabkan pesantren memiliki peran yang sentral dalam banyak hal, mulai dari kehidupan sehari-hari di masyarakat hingga kehidupan negara. Para santri dinilai dapat menjadi generasi penggerak dan/atau calon pemimpin yang sangat berkepentingan dalam upaya menjaga sumber daya air bersih yang sangat terbatas dan terus semakin langka. Kurang lebih 450 orang santri Ibad Ar-Rahman ikut berpartisipasi dalam program pengabdian ini. Kegiatan ini sebelumnya dilakukan dengan pilot project yang dilakukan di sepuluh masjid di dua kecamatan di Kota Depok, yang menggunakan pendekatan sosiokultural, yaitu sosialisasi dan edukasi untuk menumbuhkan pentingnya penghematan air demi kemanusiaan melalui kajian etika Islam tentang lingkungan yang bersumber dari Al-Quran dan Hadist. Serta melakukan intervensi teknologi dengan menggunakan alat pembatas aliran air (flow restrictor) pada kran-kran di masjid. Program ini mengajak umat Islam untuk melakukan penghematan 1


3 Pengmas UI 2022 - DPPM Pandeglang, Banten terhadap penggunaan air wudhu. Ulama dan ustadz yang merupakan penggerak dakwah di masjid adalah salah satu agent of change bagi suatu program perbaikan, salah satunya adalah penghematan penggunaan air untuk wudhu. Kesenjangan kemajuan teknologi dan penerapannya di masyarakat dapat diatasi dengan modal kultural dan modal sosial yang dimiliki oleh para ulama dan penceramah di masjid. Gambar 1. Penyuluhan kepada santriwan tentang Air dalam Islam Gambar 2. Keran air wudhu yang sudah dipasangkan alat penghemat dan stiker interaktif 2


Pengmas UI 2022 - DPPM 4 Pandeglang, Banten AYO BERAKSI (BERSAMA REMAJA AKTIF SADAR GIZI) CEGAH STUNTING DI DESA SUKARAME, KECAMATAN LABUAN Poppy Fitriyani, M.Kep., Sp.Kep.Kom Kegiatan pengabdian masyarakat “AYO BERAKSI (Bersama Remaja Aktif Sadar Gizi) Cegah Stunting di Desa Sukarame, Labuan, Pandeglang” merupakan sebuah program yang diselenggarakan oleh Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI). Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran remaja putri dan ibu muda di Desa Sukarame, Kecamatan Labuan, Pandeglang terhadap pentingnya gizi seimbang dan kesehatan reproduksi dalam menunjang kesehatan serta mencegah stunting khususnya pada remaja perempuan Indonesia yang dinilai masih kurang gizi. Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 angka remaja pendek dan sangat pendek sebesar 26,9%, remaja kurus dan sangat kurus sebesar 8,1% dan remaja obesitas sebesar 16,0%. Desa Sukarame dipilih sebagai tempat dilaksanakannya program karena remaja di Desa Sukarame dinilai perlu untuk diberikan pendidikan kesehatan, khususnya terkait dengan gizi seimbang dan kesehatan reproduksi. Program ini terlaksana selama dua hari yang berlangsung pada 15-16 Agustus 2022 di Desa Sukarame, Pandeglang. Kegiatan ini mengangkat topik mengenai gizi untuk mencegah stunting yang ditujukan kepada remaja putri. Program pendidikan kesehatan ini diberikan dengan cara yang menarik dan seru dalam bentuk penyuluhan yang interaktif, senam bersama hingga grocery tour ke pasar terdekat. Kegiatan ini melibatkan 20 remaja putri dan ibu muda. Kegiatan diawali dengan diskusi mengenai kebutuhan gizi remaja guna mempersiapkan diri menuju tahap perkembangan dewasa. Selain itu, remaja juga diberikan materi mengenai kesehatan reproduksi oleh Dosen FIK UI, Dr. Tri Budiati, S.Kep., M.Kep., Sp.Kep. Mat. Remaja putri di Desa Sukarame juga diajak untuk berbelanja langsung bahan makanan bergizi seimbang di Pasar Carita pada 16 Agustus 2022. Tim pengabdian FIK UI secara langsung memboyong peserta untuk berbelanja bahan makanan di pasar. Dengan metode ini remaja dapat mempraktekkan secara 1


5 Pengmas UI 2022 - DPPM Pandeglang, Banten langsung bagaimana memilih dan berbelanja bahan makanan bergizi seimbang. Hasil belanjaan yang sudah dibeli dapat dibawa pulang oleh peserta. Dipimpin dan dibina langsung oleh Dosen FIK UI, Poppy Fitriyani, S.Kp., M.Kep., Sp.Kep.Kom., kegiatan ini melibatkan 11 mahasiswa FIK UI dan dilakukan pada siang hari di selasar penginapan Tropical, Desa Sukarame. Hal ini dilakukan sambil menunggu remaja putri Desa Sukarame pulang sekolah. Berdasarkan fenomena yang terjadi, Poppy menjelaskan bahwa dengan adanya kegiatan ini menjadi salah satu langkah pencegahan stunting yang dimulai dari para remaja. Ia mengungkapkan bahwa remaja putri harus mempersiapkan diri secara mental dan fisik yang kelak akan menjadi seorang ibu, sehingga diharapkan mereka dapat memahami pentingnya gizi. Selanjutnya diharapkan aktivitas ini dapat dilaksanakan setiap tahun, sehingga dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya menerapkan gizi seimbang untuk mencegah stunting pada generasi selanjutnya. Gambar 1. Focus Group Discussion bersama fasilitator kelompok Gambar 2. Senam sore bersama Gambar 3. Grocery Tour bersama fasilitator kelompok 3 2


Pengmas UI 2022 - DPPM 6 Pandeglang, Banten KAMPANYE STOP MEROKOK MELALUI CARD GAME DAN EKSPERIMEN SEDERHANA UJI BAHAYA ROKOK DI DESA BANYUBIRU Prof. Dr. Yati Afiyanti, SKp. M N Berdasarkan hasil riset yang dipaparkan dalam laporan per lima tahun milik Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, Kabupaten Pandeglang menempati posisi kedua dengan jumlah perokok terbanyak setiap harinya, yaitu dengan persentase 32,46% dari 1.753 responden penelitian berusia >10 tahun. Bila dibandingkan dengan perilaku kebiasaan merokok di Provinsi Banten yang berkisar 26,77%, persentase perokok di Kabupaten Pandeglang jauh lebih tinggi. Berdasarkan data tersebut dan dengan biaya yang didanai oleh Direktorat Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Universitas Indonesia (DPPM UI), Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI) mengadakan pemeriksaan kesehatan bagi perokok aktif maupun perokok pasif dan edukasi mengenai bahaya merokok. Kegiatan pengabdian bertemakan “Stop Merokok, Cegah Kanker Paru!” diangkat untuk menjawab permasalahan masyarakat mengingat sampai saat ini, belum ada edukasi mengenai rokok, cara pencegahannya, serta peran keluarga dalam mendukung proses berhenti dari rasa adiksi terhadap rokok di Desa Banyubiru. Kegiatan ini dilaksanakan pada 26-27 Agustus 2022 yang terbagi dalam empat agenda, yaitu survei pandangan masyarakat terhadap perilaku merokok dan kanker, pemeriksaan kesehatan, edukasi kesehatan kepada perokok, dan edukasi kepada perokok pasif dan ibu hamil. Pada 26 Agustus 2022, tim pengabdian masyarakat FIK UI terlebih dahulu melakukan penyebaran kuesioner mengenai pandangan masyarakat terhadap kanker secara umum ke rumah warga secara langsung. Tim pengabdi juga menanyakan pandangan warga terhadap rokok dan kanker paru dan diakhiri dengan mengundang warga 1


7 Pengmas UI 2022 - DPPM Pandeglang, Banten secara verbal untuk dapat menghadiri edukasi kesehatan. Hasil survei menunjukkan bahwa warga setuju kanker paru dan kanker payudara merupakan jenis kanker yang sangat sering terjadi di Indonesia. Lebih lanjut, warga mengatakan belum pernah mendapatkan edukasi kesehatan mengenai kanker, sehingga pengetahuan warga terkait kanker cukup terbatas. Kegiatan dilanjutkan dengan edukasi kesehatan dan sesi permainan menggunakan card game “Bingo”. Kegiatan lainnya yang dilakukan adalah cek kesehatan yang merupakan rangkaian dalam kegiatan deteksi dini kesehatan perokok aktif maupun pasif berupa pengecekan tekanan darah, tinggi badan, berat badan, gula darah, asam urat, dan diakhiri dengan sesi konsultasi singkat mengenai kondisi kesehatan dikaitkan dengan paparan terhadap rokok baik secara aktif maupun pasif. Kegiatan edukasi terkait bahaya rokok ini dihadiri 40 orang warga. Sebanyak 120 orang warga hadir untuk menjalani pemeriksaan\ kesehatan. Kegiatan ini juga dihadiri 43 orang ibu hamil dan orang kader edukasi. Antusiasme warga terhadap kegiatan yang diadakan sangat baik, terutama pada kegiatan cek kesehatan. Hal ini dibuktikan dengan membludaknya kuota peserta dari target awal tim pengabdi. Antusiasme warga selama kegiatan edukasi pun terlihat sangat seru, terbukti meskipun dihadiri oleh kaum laki-laki yang sudah berumur, seluruh warga dapat menyimak, memahami paparan yang disampaikan, dan mampu menjawab pertanyaan yang tertera pada permainan Bingo yang dibuat tim pengabdi. Adapun deteksi dini atau cek kesehatan yang dilakukan berkaitan dengan pengukuran gula darah dan asam urat, pengukuran tinggi badan dan berat badan, pengukuran tekanan darah, serta sesi konsultasi kesehatan. Cek kesehatan tersebut dilakukan mengingat terdapat sejumlah hal yang berkaitan dengan gaya hidup individu yang mampu meningkatkan risiko terjadinya kanker, misalnya konsumsi lemak berlebih, kurangnya aktivitas fisik, kebiasaan merokok. Lebih lanjut, sejumlah cek kesehatan yang dilakukan juga berkaitan dengan konsumsi rokok individu, seperti konsumsi rokok berlebih yang mampu meningkatkan risiko hipertensi dan diabetes. Gambar 1. Edukasi Kesehatan Gambar 2. Peserta kegiatan Gambar 3. Edukasi berbasis permainan BINGO X Card Games 2 3


Pengmas UI 2022 - DPPM 8 Pandeglang, Banten EDUKASI MITIGASI BUDAYA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN SADAR BENCANA ALAM DI DESA KANEKES, LEUWIDAMAR Abdul Muta’ali, Ph.D. Tingkat rawan bencana alam di Indonesia sangatlah tinggi terutama di wilayah Sumatera hingga Kepulauan Maluku. Hal ini dikarenakan oleh letak geografis Indonesia yang terletak pada pertemuan empat lempeng tektonik yakni Benua Asia, Benua Australia, lempeng Samudera Hindia, dan lempeng Samudera Pasifik. Indonesia juga memiliki sabuk vulkanik yang memanjang dari pulau Sumatera, Jawa, Nusa Tenggara hingga Sulawesi yang didominasi oleh pegunungan vulkanik tua dan dataran rendah dengan rawa-rawa. Hal ini menyebabkan Indonesia rentan mengalami bencana alam seperti letusan gunung berapi, gempa, banjir, tanah longsor bahkan tsunami atau di provinsi Banten sendiri telah terjadi 1014 bencana alam yang terjadi di sepanjang tahun 2021-2022. Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB UI) menafsirkan bahwa mitigasi bencana alam yang selama ini dilaksanakan di Indonesia serta kegiatan penyuluhan-penyuluhan masih bersifat individual, yaitu terbatas pada bagaimana individu harus berperilaku dalam menyelamatkan diri dan keluarganya saja. Hal ini menyebabkan masyarakat minim pengetahuan akan penanaman nilai-nilai kearifan lokal yang menjunjung tinggi gotong royong dan kepedulian terhadap sesama dalam menghadapi bencana. Sehingga mengakibatkan banyaknya fenomena spontan yang terjadi ketika bencana dan pasca bencana, seperti hanya menyelamatkan diri sendiri dan pengambilan bantuan logistik bantuan yang tidak tertib bahkan cenderung terjadinya konflik. Maka dari itu, mitigasi budaya menjadi penting untuk dirumuskan dan disosialisasikan dengan tujuan untuk dapat menjadi acuan masyarakat saat terjadi bencana alam sehingga korban saat bencana dan pasca dapat berkurang. Pemahaman mengenai mitigasi budaya pada bencana menjadi penting demi meminimalisir korban terdampak bencana alam. Oleh sebab itu, tim pengabdi FIB UI melakukan program pengabdian 1 2


9 Pengmas UI 2022 - DPPM Pandeglang, Banten berjudul “Mitigas Budaya pada Masyarakat Banten Sebagai Upaya Peningkatan Sadar Bencana Alam di Indonesia” di Desa Kanekes, Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Program ini dilaksanakan mulai dari Januari 2022 dengan melibatkan 50 orang pengurus PC Muslimat NU Kabupaten Pandeglang sebagai mitra. Pemilihan lokasi pada masyarakat suku Baduy, di Desa Kanekes, Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten adalah karena banyaknya nilai-nilai kearifan lokal masyarakat setempat yang bersuku Baduy, khususnya terhadap kehidupan dengan orang lain dan kehidupan bersama lingkungan hidup. Beberapa pihak sejatinya telah berupaya melakukan kegiatankegiatan yang secara tidak langsung mengajarkan kepada masyarakat terkait pentingnya kesadaran gotong royong pada sesama, khususnya saat terjadi bencana dan pasca bencana. Hasil wawancara tim pengabdi dengan ketua organisasi Muslimat NU Provinsi Banten, Hj. Saodah M.Si, menunjukkan bahwa organisasi ini juga melaksanakan kegiatan serupa dalam bentuk kajian mingguan atau bulanan rutin di majelis taklim di masjid-masjid. Namun, keterbatasan pengetahuan dalam hal pendekatan budaya masyarakat Indonesia menjadi salah satu masalah yang dihadapi Muslimat NU. Masalah-masalah di atas, seperti bencana alam yang sangat rentan terjadi di banyak wilayah di Indonesia termasuk Banten serta belum adanya program mitigasi budaya yang secara formal telah dibuat modul serta pelatihannya, dan kesulitan mitra Muslimat NU dalam pendekatan budaya pada masyarakat Indonesia di provinsi Banten, menjadi urgensi sehingga pengabdian ini perlu dilakukan. Tim pengabdi FIB UI melakukan upaya konstruksi budaya lokal untuk mitigasi budaya dan pelatihan modul tersebut ke masyarakat. Pembuatan modul serta pelatihan dilakukan dengan bekerja sama dengan mitra, yaitu Muslimat NU Provinsi Banten. Selain dalam bentuk buku cetak, modul ini juga dibuat dalam bentuk video. Indikator keberhasilan pertama dari upaya ini adalah dilakukannya pengambilan data di satu wilayah sasaran di Banten untuk dipelajari serta dimuat dalam draf modul. Indikator keberhasilan kedua adalah tercetaknya serta dipatenkannya modul cetak. Selanjutnya, indikator keberhasilan ketiga adalah terbuatnya dan dipatenkannya video berkaitan dengan mitigasi budaya. Diharapkan upaya ini dapat meningkatkan kemandirian pada masyarakat saat terjadi dan pasca bencana, dapat terbangunnya sifat gotong royong di kelompok masyarakat sehingga tingkat kepedulian kepada sesama semakin tinggi baik saat bencana sedang terjadi maupun setelah bencana terjadi, serta dapat mengurangi angka korban jiwa di setiap bencana. Gambar 1. Kegiatan Pengmas Gambar 2. Buku ber-ISBN Gambar 3. Bersama dengan penduduk suku baduy 3


Pengmas UI 2022 - DPPM 10 Pandeglang, Banten EDUKASI PENDIDIKAN BENCANA MELALUI BOARD GAME DAN CERITA BERGAMBAR Dr. Tuti Nuraini, S.Kp., M.Biomed. Menilik data dari Indeks Risiko Bencana Indonesia (IRBI) yang dikeluarkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kabupaten Pandeglang merupakan salah satu daerah yang memiliki resiko tinggi. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), wilayah Kabupaten Pandeglang telah mengalami bencana banjir sebanyak 41 kali, gempa bumi sebanyak 51 kali, dan tanah longsor sebanyak 7 kali. Pada kasus ini, Kecamatan Labuhan lebih banyak terdapat risiko banjir. Secara garis besar Pandeglang memiliki risiko bencana multi ancaman dengan skor 177.46 dengan kelas risiko tinggi. Berangkat dari permasalahan yang ada, Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI) melakukan program pengabdian dengan mengangkat judul “Pendidikan Bencana melalui Board Game dan Cerita Bergambar di Desa Banyubiru, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang”. Program ini dilaksanakan mulai Juli hingga Desember, dengan puncak pelaksanaan program pada pekan keempat bulan September 2022. Sasaran program adalah siswa Sekolah Dasar, tepatnya 60 orang siswa/i SDN Banyubiru 2. Tim pengabdi juga berkolaborasi dengan pemangku kepentingan dan mitra, yaitu Pemerintah Kabupaten Pandeglang, Pemerintah Desa Banyubiru, SDN Banyubiru 2, Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Banten, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Pandeglang, dan Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Labuan. Melalui program ini diharapkan dapat membantu tercapainya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) ke13, yaitu Penanganan Perubahan Iklim dan ke17, yaitu Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Metode yang digunakan berupa permainan Ular Tangga Bencana. Ular Tangga Bencana adalah 1


11 Pengmas UI 2022 - DPPM Pandeglang, Banten ular tangga berukuran besar yang didesain memuat informasi dan pertanyaan khusus tentang kebencanaan di dalam permainan. Melalui permainan tersebut, siswa akan belajar mengenai kebencanaan sambil bermain. Berbeda dari ular tangga biasa, bidak pada permainan ini adalah pemainnya sendiri, sehingga anak-anak akan ikut aktif bergerak. Melalui permainan tersebut, siswa akan belajar mengenai kebencanaan sambil bermain. Para siswa/i SDN Banyubiru 2 mengikuti permainan ular tangga yang sudah dimodifikasi untuk menyampaikan pesan tentang kebencanaan dengan antusias. Tim pengabdi berharap agar pesan yang diberikan kepada siswa/i ini akan dapat diteruskan kepada lebih banyak lagi anak usia sekolah. Selain itu, akan bermanfaat untuk menghadapi jika sewaktu-waktu terjadi bencana. Gambar 1. Penyampaian materi melalui poster Gambar 2. Edukasi dengan media board game Gambar 3. Para peserta Gambar 4. Mencatat materi 2 3 4


Pengmas UI 2022 - DPPM 12 Pandeglang, Banten FIK UI GAUNGKAN “STOP MEROKOK! CEGAH KANKER PARU!” Dr. Dewi Gayatri, S.Kp., M.Kes. Kabupaten Pandeglang menempati posisi kedua dengan jumlah perokok terbanyak, yaitu berkisar 32,46%. Angka ini tergolong cukup tinggi bila dibandingkan dengan persentase kebiasaan merokok di Provinsi Banten yang berkisar 26,77%. Konsumsi rokok yang berlebih ini dapat menyebabkan sejumlah masalah kesehatan pada individu, antara lain penyakit jantung, stroke, diabetes, hipertensi, kanker paruparu, obstruksi paruparu kronis, hingga tuberkulosis. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI) gencar menebar kebermanfaatan melalui kegiatan pengabdian masyarakat yang mengangkat tema “Stop Merokok! Cegah Kanker Paru!”. Fokus kegiatan ini tidak hanya dilaksanakan kepada perokok aktif, namun juga perokok pasif sebagai salah satu kelompok yang berisiko tinggi mengalami kanker paru. Target awal dari kegiatan ini adalah dapat menggaet 100 orang warga Desa Banyubiru. Namun dengan tingginya antusiasme yang sangat luar biasa, jumlah penerima manfaat dari sesi ini mencapai 120 orang yang terdiri atas 75 perempuan dan 45 laki-laki. Kegiatan ini dilaksanakan tanggal 27 Agustus 2022, dimulai pada pukul 09.00 - 12.48 WIB. Pemeriksaan kesehatan terbagi menjadi tiga pos inti. Pos pertama merupakan sesi skrining yang terdiri dari pengukuran suhu, pengukuran tinggi dan berat badan, serta pengukuran tekanan darah. Pos kedua merupakan pengecekan gula darah dan asam urat. Pos terakhir merupakan sesi konsultasi dan edukasi mengenai cara deteksi dini berkaitan dengan kanker paru dan kanker payudara. Kegiatan dihadiri oleh warga berusia mulai dari 1 2


13 Pengmas UI 2022 - DPPM Pandeglang, Banten 29 tahun hingga 77 tahun dengan rata-rata usia warga berada di angka 45 tahun. Kegiatan pemeriksaan kesehatan dilakukan mengingat berdasarkan hasil wawancara tim pengabdi yang dilakukan kepada perwakilan kader, didapatkan bahwa banyak warga yang mengalami penyakit hipertensi, diabetes, dan asam urat. Sementara itu, tercatat bahwa setidaknya ada dua kematian di Desa Banyubiru disebabkan oleh masalah flek pada paru-paru. Kejadian merokok sendiri mampu meningkatkan terjadinya flek paruparu dua kali lipat dibandingkan dengan individu yang tidak merokok, hal ini pun didukung dengan data bahwa jumlah perokok di Kabupaten Pandeglang di tahun 2018 tergolong tinggi (32,46%) bila dibandingkan dengan Provinsi Banten (26,77%). Selain itu, warga Desa Banyubiru pun tergolong jarang dalam melakukan pemeriksaan kesehatan dini. Hal ini dibuktikan dengan hasil pemeriksaan tekanan darah dimana sebanyak 38 (31,67%) warga mengalami hipertensi dan 33 (27,50%) warga berada dalam rentang pre-hipertensi, sementara 48 (40%) warga lainnya memiliki tekanan darah normal 1 warga mengalami hipotensi. Dari sejumlah warga yang terdeteksi mengalami hipertensi, tim FIK UI melakukan rujukan ke klinik terdekat kepada dua warga di Desa Banyubiru dengan hasil pemeriksaan tekanan darah mencapai 173/106 mmHg. Sementara itu, hasil pemeriksaan lainnya berkaitan dengan gula darah didapatkan sejumlah 8 orang (6,67%) dengan kadar gula darah tinggi, 111 orang (92,5%) dengan kadar gula darah normal, dan satu orang dengan kadar gula rendah. Pemeriksaan asam urat didapatkan 14 orang (11,67%) dengan kadar asam urat yang tinggi, 97 orang (80,83%) dengan kadar asam urat normal, dan sembilan orang (7,50%) cenderung rendah. Dari sesi edukasi dan konsultasi, didapatkan bahwa banyak warga mengeluh pusing, pegal, kesemutan, dan nyeri di persendian yang dapat disebabkan oleh hipertensi serta kadar gula darah dan asam urat yang tinggi. Warga mengatakan bahwa merasa antusias dan cukup senang dengan adanya pemeriksaan kesehatan gratis kepada warga sebagai kegiatan lanjutan dari sesi edukasi pagi. Hal ini mampu membantu warga dalam mengetahui kondisi kesehatannya dan bertekad untuk berhenti merokok sedikit demi sedikit demi terhindar dari risiko kanker paru. Gambar 1. Persiapan pengecekan kesehatan Gambar 2. Pengecekan kesehatan kepada ibu-ibu Gambar 3. Pengecekan Kesehatan kepada Lansia 3


Pengmas UI 2022 - DPPM 14 Pandeglang, Banten FIK UI BENTUK RASATANA (REMAJA SIAGA TANGGAP BENCANA) Ns. Ice Yulia Wardani, SKp, M.Kep, Sp.Kep. J. Indonesia terletak di wilayah Pacific Ring of Fire atau Cincin Api Pasifik, menjadikannya rentan mengalami bencana alam, seperti gempa bumi dan letusan gunung berapi. Salah satu daerah di Indonesia yang sering diguncang gempa dan berpotensi menimbulkan tsunami adalah wilayah Provinsi Banten. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan Pemerintah Provinsi Banten untuk segera melakukan antisipasi bencana gempa bumi dan tsunami di wilayah tersebut, karena bencana gempa yang terjadi memiliki sifat merusak dan berdampak pada robohnya bangunan di sekitar pusat gempa serta memicu gelombang laut tinggi. Untuk meningkatkan upaya penanggulangan risiko bencana, Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI) melakukan program pengabdian berupa edukasi mitigasi bencana kepada masyarakat di sekitar Banten. Didukung oleh Direktorat Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat UI (DPPM UI), tim pengabdi FIK UI turun langsung ke lokasi di Banten guna melakukan kegiatan edukasi dan mitigasi bencana di SMPN 3 Labuan yang terletak di Desa Banyubiru, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Agustus 2022. Tema yang diusung dalam program ini adalah “Remaja Siaga Tanggap Bencana (RASATANA)”, dimana remaja menjadi sasaran yang tepat untuk mengembangkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana karena memiliki rasa keingintahuan yang tinggi untuk terus meningkatkan pengetahuan dan perubahan perilaku. tim pengabdi FIK UI membawa tiga topik sebagai bahasan utama, yaitu Mitigasi Bencana, Bantuan Hidup Dasar (BHD), dan Tata Cara Pemilihan Berita Hoax. Kegiatan tersebut tidak hanya dilakukan dengan pemaparan materi, tetapi juga demonstrasi langsung dari tim pengabdi FIK UI kepada 65 siswa yang mengikuti kegiatan tersebut. Selain pemaparan materi dan demonstrasi, para peserta juga mendapatkan buku saku RASATANA. Pemberian buku ini bertujuan untuk menjadi bekal siswa-siswi dalam mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang didapat serta dapat juga dibagikan pada orang lain di sekitarnya. Sebelum pemberian materi, dilakukan pre test dan post test setelah sesi diskusi untuk mengetahui sasaran mengerti dan memahami materi yang telah disampaikan sebelumnya. Hasil ratarata pre test dan post test menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan bantuan hidup dasar. 1


15 Pengmas UI 2022 - DPPM Pandeglang, Banten 2 Gambar 1. pemberian materi pasca bencana dengan teknik hipnosis 5 jari dan latihan relaksasi napas dalam Gambar 2. Foto bersama dengan pihak sekolah Gambar 3. Buku panduan RASATANA 3


Pengmas UI 2022 - DPPM 16 Pandeglang, Banten FOOD MODEL MAKAN SEIMBANG DENGAN PEMANFAATAN PANGAN LOKAL SEBAGAI PENCEGAHAN DIABETES PADA ORANG DEWASA dr.Yohannessa Wulandari, M.Gizi, Sp.GK(K) Non Communicable Disease (NCD) merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia, salah satunya adalah diabetes. Lebih dari dua per tiga kematian akibat diabetes terjadi di negara berkembang. Prevalensi diabetes di Indonesia menunjukkan kecenderungan meningkat menjadi 8,5%, atau sekitar 20,4 juta kasus pada tahun 2018. Demikian pula kasus diabetes di Pandeglang yang mengalami peningkatan sebesar 11% pada tahun 2021, bila dibandingkan dengan tahun 2018. Penderita diabetes sering mengalami komplikasi akut dan kronik yang serius, dan dapat menyebabkan kematian. Sebagian besar penyakit tersebut disebabkan oleh perilaku hidup yang tidak sehat, termasuk kebiasaan konsumsi makanan yang tidak sehat dan tidak seimbang. Pergeseran pola makan masyarakat dari makanan lokal yang lebih sehat 1 2


17 Pengmas UI 2022 - DPPM Pandeglang, Banten menjadi western diet meningkatkan kejadian diabetes. Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI) yang diketuai oleh dr.Yohannessa Wulandari, M.Gizi, Sp.GK(K) melakukan pengabdian dengan tema “Buku Pedoman & Food Model Makan Seimbang dengan Pemanfaatan Pangan Lokal Sebagai Pencegahan Diabetes pada Orang Dewasa”. Puncak program pengabdian ini dilaksanakan pada 9 September 2022 dengan melakukan edukasi diet gizi seimbang menggunakan peraga food model dan buku panduan makan dengan total peserta sebanyak 50 orang warga Desa Pasirawi. Tumpeng gizi seimbang adalah bentuk pola diet sehat. Penerapan tumpeng gizi seimbang dengan menggunakan pangan lokal dalam bentuk “isi piringku” diharapkan dapat mencegah diabetes. Lebih lanjut lagi, edukasi kualitas dan kuantitas komposisi nutrien perlu disesuaikan dengan ukuran rumah tangga (URT). Selain menggunakan URT, penggunaan food model dapat memberikan visualisasi porsi masing-masing bahan makanan dengan lebih jelas. Bahan makanan seperti sayur dan buah-buahan memiliki ukuran yang berbeda-beda. Dengan penggunaan food model, pemahaman mengenai porsi masing-masing bahan makanan dapat diseragamkan. Tujuan dari program ini adalah membantu masyarakat Desa Pasirawi di Pandeglang Banten untuk dapat menerapkan tumpeng gizi seimbang dalam diet sehat melalui isi piringku dengan menggunakan pangan lokal yang tersedia di masyarakat dan disesuaikan dengan URT. Pedoman tersebut akan diaplikasikan dalam bentuk buku pedoman makan yang dilengkapi dengan foto sesuai dengan URT serta diberikan penyuluhan menggunakan food model agar meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Pasirawi Pandeglang Banten mengenai pola makan sehat seimbang mencegah diabetes. 4 Gambar 1. Kegiatan Penyuluhan Gambar 2. Buku pedoman gizi seimbang untuk mencegah diabetes yang sedang dipahami peserta Gambar 3. Penjelasan tantang gizi simbang Gambar 4. Food Model sesuai dengan URT 3


Pengmas UI 2022 - DPPM 18 Pandeglang, Banten FK UI EDUKASI MASYARAKAT PANDEGLANG TENTANG PENCEGAHAN DAN PENANGANAN SINDROM PASCA COVID-19 Dr. dr. Hamzah Shatri, SpPD. K-Psi, MEpid Beberapa tahun belakangan ini Covid-19 merebak ke seluruh dunia, tidak terkecuali di Indonesia. Jumlah penduduk Indonesia yang sudah pernah terinfeksi mencapai 5,8 juta jiwa. Jumlah angka kejadian Covid-19 untuk kasus konfirmasi di Kabupaten Pandeglang, Banten cukup tinggi, yaitu 6.769 kasus. Penderita yang sudah dinyatakan sembuh, masih sering mengeluhkan gejala yang mengganggu. Keadaan ini sering disebut dengan Sindrom Pasca Covid-19. Sindrom Pasca Covid-19 sering dikaitkan dengan gangguan psikosomatik. Dua pertiga pasien mengeluhkan fatigue yang tidak bisa dijelaskan hubungannya dengan tingkat keparahan infeksi SARS CoV-2. Pasien-pasien lain juga mengeluhkan ansietas, depresi, dan Post Traumatic Stress Disorder (PTSD). Gangguangangguan ini tentu akan mempengaruhi kualitas hidup yang akan berdampak pada kinerja seseorang, yang mana selanjutkan akan mempengaruhi produktivitas masyarakat secara keseluruhan. Dari kondisi ini, masyarakat perlu diberi informasi yang tepat tentang cara mengatasi gangguan psikosomatik Sindrom Pasca Covid-19. Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI) berupaya memberikan solusinya melalui meningkatkan pengetahuan penduduk Kabupaten Pandeglang, Banten dengan cara memberikan penyuluhan langsung kepada masyarakat. Dengan meningkatnya pengetahuan masyarakat, diharapkan masyarakat dapat mengatasi gangguan psikosomatik Sindrom Pasca Covid-19, sehingga produktivitas kerja akan meningkat. Jika produktivitas kerja meningkat, target pemulihan ekonomi akan tercapai. Hal ini juga sejalan dengan target peningkatan kesejahteraan masyarakat. Tim pengabdi FK UI melakukan edukasi kepada masyarakat Kabupaten Pandeglang tentang bagaimana cara mengetahui 12


19 Pengmas UI 2022 - DPPM Pandeglang, Banten gangguan psikosomatik Sindrom Pasca Covid-19 dan bagaimana cara mengatasi gangguan psikosomatik Sindrom Pasca Covid-19. Kegiatan ini akan melibatkan Divisi Psikosomatik dan Paliatif Departemen Ilmu Penyakit Dalam FK UI dengan target membuat buku ber-ISBN tentang “Manajemen Gangguan Psikosomatik Sindrom Pasca Covid-19”. Edukasi dilakukan pada tanggal 10 Agustus 2022 secara hybrid di Kelurahan Kertasana Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, Banten. Para peserta penyuluhan kesehatan berasal dari masyarakat umum dan medis yang berjumlah 50 orang. Tidak hanya sekedar edukasi, tim pengabdi juga menyediakan diskusi interaktif dan pemeriksaan kesehatan pada staff MA dan MTS YPI Zainabiyah. Pemeriksaan yang dilakukan adalah pemeriksaan HRV, fisik dan tekanan darah, serta pemberian vitamin. Gambar 1. Pemeriksaan Kesehatan Gambar 2. Kegiatan Penyuluhan secara hybrid


Pengmas UI 2022 - DPPM 20 Pandeglang, Banten “CANTING” (CIGEULIS ATASI STUNTING) UNTUK MASYARAKAT DESA BANYUASIH dr. Erfi Prafiantini, M.Kes Tim Pengabdian Masyarakat dari Program Studi Magister Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI) bersama dengan Program Studi Doktor Ilmu Gizi FK UI melaksanakan program terintegrasi “CANTING” (Cigeulis Atasi stuNTING) di Desa Banyuasih, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, Banten. Program yang dicanangkan mulai bulan Februari hingga Desember 2022 ini diikuti oleh 34 kader dari 7 Posyandu serta 53 ibu balita dan ibu hamil. Turut hadir pula Kepala Desa Banyuasih, Iyat Sanjaya dan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Kecamatan Cigeulis, H. Endang Mulyadi, SKM. Tim pengabdi mengupayakan program ini melihat dari hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018, ditemukan bahwa proporsi status gizi kurang di angka 3.9% dan status gizi kurang di angka 13.8% pada balita di Indonesia. Provinsi Banten sendiri memiliki prevalensi +15% untuk status gizi kurang dan gizi buruk pada balita. Kabupaten Pandeglang adalah salah satu kabupaten di provinsi Banten yang menjadi fokus penanganan stunting berdasarkan Peraturan Bupati Nomor 28 Tahun 2019, yang didukung data hasil Studi Status Gizi tahun 2021 yang menunjukkan persentase kejadian stunting di Pandeglang sebesar 37,8% dan merupakan persentase stunting tertinggi di Provinsi Banten Program ini didedikasikan 1


21 Pengmas UI 2022 - DPPM Pandeglang, Banten untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para kader khususnya di Desa Banyuasih sebagai edukator bagi ibu dan calon ibu agar memahami masa penting bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi sejak dalam kandungan. Kesehatan dan gizi ibu hamil dan menyusui juga menjadi fokus agar optimal dalam menyediakan air susu ibu (ASI) dan MP (Makanan Pendamping) ASI bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi dan anak. Setiap rangkaian kegiatan dikemas dalam bentuk interaktif, memadukan paparan narasumber, diskusi kelompok kecil, dan permainan edukatif dengan flash card. Langkah pertama yang dilakukan tim pengabdi adalah memberikan penyegaran kepada kader posyandu mengenai pengetahuan dan keterampilan pengukuran antropometri, pengisian buku KMS (Kartu Menuju Sehat), interpretasi grafik pertumbuhan, dan alur rujukan sebagai upaya meningkatkan komitmen kader dalam deteksi dini gagal tumbuh pada anak. Tim pengabdi menyadari bahwa stunting dapat terjadi di 1.000 hari pertama kehidupan. Maka fungsi kader pendamping masyarakat dimulai dari pertama kehamilan hingga ibu hamil dengan bidan desanya dan puskesmas, sampai melahirkan melakukan pemantauan tumbuh kembang anak di Posyandu. Langkah berikutnya adalah memberikan penyegaran materi mengenai PMBA (MPASI) sebagai upaya pencegahan stunting, serta memberikan pelatihan agar kader paham, terampil dan berkomitmen (secara sukarela menerapkan dan meningkatkan) untuk melakukan edukasi kepada masyarakat dalam hal kesehatan anak serta program Keluarga Berencana. Tim pengabdi juga memberikan pengetahuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya 1000 HPK terhadap kejadian stunting. Tujuannya, agar masyarakat bisa lebih memahami penyebab dari stunting dan apa harus dilakukan, sebab faktor dari pengasuhan juga besar peranannya. Hingga diharapkan, masyarakat dapat memahami kebutuhan mulai dari kehamilan hingga 1.000 hari pertama kehidupan bayi agar mencukupi gizinya. Gambar 1. Diskusi kelompok Gambar 2. Kegiatan Penyuluhan Gambar 3. Pengambilan data balita 3 2


Pengmas UI 2022 - DPPM 22 Pandeglang, Banten PENCEGAHAN KELAINAN TUMBUH KEMBANG GIGI DAN RAHANG PADA SISWA/I SMP NEGERI 1 PANDEGLANG, BANTEN Dr. drg. Krisnawati, Sp.Ort(K) Kesadaran masyarakat tentang kelainan tumbuh kembang gigi dan rahang masih sangat kurang. Kondisi kurangnya pemahaman ini juga ditemukan pada kesadaran mengenai pencegahan dari kelainan gigi dan rahang. Informasi-informasi tersebut sangatlah penting untuk diketahui oleh masyarakat, agar deteksi sejak dini dapat dilakukan. Beberapa penyebab terjadinya kelainan tumbuh kembang gigi antara lain adalah adanya karies atau lubang pada gigi susu, kebiasaan buruk, kehilangan dini gigi susu dan trauma pada gigi. Kelainan tumbuh kembang dapat menyebabkan terjadinya maloklusi gigi dan gangguan tumbuh kembang rahang dan dapat menyebabkan ketidakharmonisan bentuk wajah dan gangguan pengunyahan. Terdapat pula sebagian dari masyarakat yang belum memiliki pemahaman mengenai perawatan yang tepat apabila kondisi maloklusi sudah terjadi, dan mencari perawatan ke penyedia layanan yang tidak tepat. Untuk meningkatkan pengetahuan mengenai maloklusi serta perawatannya, Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI) melakukan beberapa upaya, salah satunya adalah dengan penyuluhan. Penyuluhan dilakukan di SMPN 1 Pandeglang Banten untuk guru, siswa, dan orang tua siswa karena dibutuhkannya pengetahuan mengenai perawatan kesehatan gigi sejak dini, serta maraknya penggunaan alat ortodonti cekat atau kawat gigi yang dipasang oleh selain dokter gigi di kalangan remaja. Dengan diberikannya penyuluhan ini diharapkan terjadi 1


23 Pengmas UI 2022 - DPPM Pandeglang, Banten penurunan kejadian tersebut. Kegiatan penyuluhan bagi orang tua murid dilakukan pada 13 Juni 2022 dan tanggal 18 Agustus 2022 untuk 175 siswa/i SMP Negeri 1 Pandeglang, Banten. Beberapa informasi yang disampaikan adalah proses tumbuh kembang rahang serta gigi, jenisjenis maloklusi, cara pencegahan maloklusi, serta perawatan yang dapat diberikan. Informasi ini diharapkan akan memberikan gambaran kepada siswa mengenai pentingnya perawatan maloklusi. Pengetahuan yang didapatkan oleh siswa saat penyuluhan juga diharapkan untuk kemudian diterapkan guna meningkatkan kesehatan gigi mulut masing-masing, serta dapat disebarluaskan. Gambar 1. Kegiatan penyuluhan Gambar 2. Flipchat 1 Gambar 3. Flipchart 2 Gambar 4. Buku luaran ber-ISBN 32 4


Pengmas UI 2022 - DPPM 24 Pandeglang, Banten PETERNAKAN CACING SUTRA DAN KUTU AIR DARI LIMBAH BEKAS ALAMI UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS BUDIDAYA IKAN Drs. Abinawanto M,Si. Desa Banyubiru bersama beberapa desa lainnya tercatat sebagai pembudidaya ikan perairan ikan konsumsi seperti ikan lele (2047,59 ton), ikan patin (518,39 ton), ikan nila (2731,98 ton) pada tahun 2020. Berdasarkan tabel data pemasaran ikan Kabupaten Pandeglang tahun 2020, Labuan berhasil melakukan pemasaran pada empat kelompok pasar dengan total penjualan 243,75 ton ikan. Kondisi wilayah yang juga berdekatan dengan teluk serta menjadi daerah yang dialiri sungai kian mendukung Desa Banyubiru dalam budidaya ikan konsumsi. Pembudidayaan ikan di Desa Banyubiru terbilang sangat produktif dan memiliki potensi besar untuk kedepannya. Namun pembudidayaan yang kini dilakukan dapat dikatakan belum optimal, hal ini disebabkan oleh salah satu kendala dalam pembudidayaan ikan konsumsi adalah pakan sejak telur menetas sampai dengan usia 10 hari. Kebutuhan pakan yang memiliki kandungan tinggi protein dan asam amino untuk meningkatkan kualitas dari ikan budidaya menjadi faktor yang sangat mempengaruhi produksi ikan budidaya dan kini menjadi penghambat tingkat produksi. Sebagai upaya pengembangan produktivitas budidaya yang dilakukan masyarakat sekitar, Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI) melakukan “Program Tubifarm Uncal, Sebagai Upaya Pengembangan Produktivitas Masyarakat Melalui Kegiatan Peternakan Cacing Sutra (Tubifex sp.) dan Kutu Air (Moina sp. dan Daphnia sp.) Sebagai Solusi Pakan Alami Budidaya Lele dan Ikan Jenis Lain dengan Memanfaatkan Limbah Peternakan Banyubiru, Pandeglang, Banten”. Program tubifarm uncal sebagai sebagai solusi pakan alami 1 2


25 Pengmas UI 2022 - DPPM Pandeglang, Banten ikan budidaya agar mendapatkan ikan dengan kualitas tinggi yang diharapkan juga dapat meningkatkan tingkat produksi, penjualan, dan pengolahan ikan di Desa Banyubiru. Pada pelaksanaannya, tim pengabdi memaparkan cara pembuatan pakan alternatif cacing sutra dan kutu air dari limbah bekas budidaya ikan. Program Tubifarm Uncal ini dihadiri oleh 9 peserta yang merupakan perwakilan dari warga setempat. Setelah sosialisasi oleh tim pengabdi dilakukan, tim pengabdi serta warga bersama-sama melakukan penebaran benih cacing sutra dan kutu air ke tempat budidaya. Tim pengabdi juga membagikan kuesioner serta posttest dan pre-test kepada warga untuk mengetahui tanggapan warga tentang program Tubifarm Uncal ini. Gambar 1. Proses Penebaran Anakan Cacing Sutra Gambar 2. Tim Program Tubifarm Uncal Gambar 3. Pengisian Kuisioner serta Post-test dan Pre-test 3


Pengmas UI 2022 - DPPM 26 Pandeglang, Banten KADER SIAGA SADAR PENCEGAHAN PENULARAN PENYAKIT PERNAPASAN DI DESA BANYUBIRU Ns. Liya Arista, S.Kep., M.Kep., Sp.Kep.MB Sistem pernapasan merupakan salah satu sistem yang sangat penting, karena berperan membawa oksigen yang dibutuhkan oleh setiap bagian organ serta berperan pula dalam mengeluarkan gas berbahaya seperti karbon dioksida dari tubuh. Penyakit pernapasan yang saat ini menjadi masalah besar di seluruh dunia adalah pandemi COVID-19. Selain COVID-19 tercatat beberapa kasus pernapasan dalam Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 antara lain ISPA, Tuberkulosis Paru, Asma dan Pneumonia. Sebagian besar kasus penyakit pernapasan bersifat menular baik melalui udara maupun droplet. Oleh karena itu sangat penting mengoptimalkan upaya pencegahan penyakit tersebut di masyarakat tidak hanya dengan program edukasi masyarakat, namun juga melalui pelatihan kader masyarakat sehingga keberlangsungan dan ketahanan program dapat dioptimalkan. Berdasarkan hasil data Dinas Kesehatan setempat, Kabupaten Pandeglang menduduki peringkat ketiga jumlah penderita tuberkulosis di Banten. Tercatat, jumlah kasus TB di Kabupaten Pandeglang yang diobati dan dilaporkan ke Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB) pada tahun 2021 sebanyak 2.036 kasus terkonfirmasi TB. Hasil wawancara dengan kader kesehatan Desa Banyubiru juga menyebutkan bahwa terdapat warga yang mengalami TB hingga meninggal dunia. Untuk upaya mengatasi masalah tersebut, Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI) melakukan program pengabdian terkait “Pelatihan Kader Masyarakat Siaga Sadar Pencegahan Penularan Penyakit Pernapasan”. Program ini dilakukan mulai Mei hingga Agustus 2022 dengan capaian penerima manfaat sebanyak 17 kader kesehatan Desa Banyubiru. Target awal program ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perilaku pencegahan penyebaran penyakit pernapasan 12 1


27 Pengmas UI 2022 - DPPM Pandeglang, Banten melalui penggunaan alat pelindung diri yang tepat, kebersihan tangan dan pola hidup sehat sehingga dapat terwujud masyarakat yang siaga dan sistem desa yang tangguh. Dalam proses pelaksanaan kegiatan, pengabdi juga memiliki target tambahan untuk meningkatkan deteksi dini/ penjaringan terhadap masyarakat yang mengalami TB atau berisiko tertular. Pengabdian masyarakat ini berfokus pada pelayanan kesehatan dengan pemberdayaan masyarakat dan kader untuk mewujudkan masyarakat pandeglang yang siaga dan tangguh dalam upaya pencegahan penyakit pernapasan. Optimalisasi peran kader kesehatan untuk terlibat dalam edukasi penyakit pernapasan dan pencegahan penularannya dengan harapan setelah pengmas ini berakhir, hal-hal yang telah dibentuk dapat terus bertahan dan ditingkatkan. Kegiatan ini melibatkan pihak Puskesmas, Kelurahan, kader kesehatan, tokoh masyarakat dan warga di wilayah kelurahan Banyubiru, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Gambar 1. Edukasi kepada kader Gambar 2. Kader melakukan simulasi pengajaran


Pengmas UI 2022 - DPPM 28 Pandeglang, Banten PENGEMBANGAN WISATA MANGROVE GUNA MENGATASI PERMASALAHAN ABRASI Drs. Wisnu Wardhana, M.Si. Tsunami Selat Sunda tidak hanya meninggalkan jejak trauma bagi korban terdampak, tapi juga dampaknya terhadap lingkungan berupa rusaknya vegetasi alam di lingkungan sekitar, habitat, dan ekosistem alami yang ada di daerah terdampak seperti Banten dan Lampung. Kerusakan tersebut mengakibatkan potensi alamiah terhadap pangan yang juga merupakan salah satu sumber pendapatan masyarakat menjadi berkurang. Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI) melalui Tim Mangrove Sukajadi melaksanakan salah satu dari 318 program pengabdian masyarakat (pengmas) yang diluncurkan oleh Direktorat Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (DPPM). Program pengmas kali ini diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi dan penanaman 500 bibit bakau di Pantai Lagundi, Desa Sukajadi, Pandeglang, Banten, sebagai upaya untuk meminimalisir dampak abrasi akibat tsunami Selat Sunda yang terjadi pada tahun 2018 lalu. Pohon-pohon bakau tersebut diharapkan mampu menjadi mikrohabitat yang ideal bagi pertumbuhan dan perkembangan biota air, seperti ikan, udang, kepiting, kerang, dan lainlain. Kegiatan penanaman bakau ini dilaksanakan dengan mendorong warga secara kolektif memiliki kesadaran terhadap pentingnya bakau bagi ekosistem dan keberlanjutan 2 1 3 23


29 Pengmas UI 2022 - DPPM Pandeglang, Banten lingkungan, yang selanjutnya dapat menghadirkan perbaikan ekosistem dan menjadi kawasan wisata baru, berupa kawasan jelajah sungai dengan aneka biotanya. Kegiatan yang bertajuk “Program Pengembangan Wisata Mangrove Guna Mengatasi Permasalahan Abrasi di Desa Sukajadi, Pandeglang, Banten” ini melibatkan dosen dari Departemen Biologi FMIPA UI, Kelompok Masyarakat Penggerak Konservasi (KOMPAK), dan diketuai oleh Drs. Wisnu Wardhana, M.Si. Sejalan dengan visi dan misi yang disampaikan ketua tim, masyarakat berharap penanaman mangrove dapat berkesinambungan “Kegiatan penanaman bakau tepat sasaran dalam mencegah abrasi dan potensi bencana. Masyarakat ingin terus berkontribusi dan berharap program ini dapat berjalan secara berkelanjutan untuk mengontrol, meremajakan, dan menambah variasi tumbuhan di ekosistem bakau Desa Sukajadi,” ujar ketua KOMPAK, Saiful Bahri. Gambar 1. Sosialisasi oleh Tim Mahasiswa Gambar 2. Penanaman bibit mangrov Gambar 3. Cuplikan Video dokumenter


Pengmas UI 2022 - DPPM 30 Pandeglang, Banten PENERAPAN RAPIDTYPING SEBAGAI INOVASI PEMBELAJARAN MENULIS BAHASA ARAB SANTRIWATI PESANTREN IBAD AR-RAHMAN, PANDEGLANG, BANTEN Drs. Suranta, M.Hum. Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB UI) melakukan program pengabdian yang mengangkat judul “Penerapan Rapidtyping sebagai Inovasi Pembelajaran Menulis Bahasa Arab Santriwati Pesantren Ibad Ar-Rahman, Pandeglang, Banten”. Program ini dilakukan di Pondok Pesantren (Ponpes) Ibad ar Rahman, Pandeglang, Banten pada 15-16 Agustus 2022. Rapidtyping sendiri merupakan aplikasi pengetikan cepat dengan teknik sepuluh jari. Dalam pelatihan rapidtyping aksara Arab ini, para santri dilatih untuk menghafal letak huruf-huruf Arab pada perangkat komputer dengan papan ketik beraksara Latin. Hal ini didasari pula dengan kondisi Kegiatan Belajar dan Mengajar (KMB) yang dilakukan secara daring selama pandemi COVID-19 berlangsung. Meskipun pandemi telah usai, praktik baik dalam penerapan rapidtyping aksara Arab ini penting dalam mendukung era industri 4.0 dan mengimplementasikan Sustainable Development Goals (SDGs), terutama untuk mencapai tujuan keempat, yaitu pendidikan bermutu. Terdapat 5 kendala utama bagi guru dalam menggelar KBM daring, yaitu guru belum memiliki kesiapan dalam memanfaatkan aplikasi belajar daring, koneksi internet yang lambat dan spesifikasi gawai yang seadanya, guru cenderung kelabakan dalam menyusun dan mengelola materi pembelajaran daring, kekurangan belajar di rumah, guru tidak dapat memenuhi prinsip penilaian pembelajaran, kurangnya pengawasan guru dan orang tua selama pembelajaran daring. Atas dasar kendala ini, akhirnya menyebabkan KBM menjadi kurang efektif. Kekurang efektifan ini terlebih dirasakan pada mata pelajaran muatan lokal seperti bahasa Arab. Bahasa Arab yang menjadi mata pelajaran tambahan di sebuah sekolah islam atau sekolah swasta lainnya perlu menjadi perhatian pengajarnya dalam menyampaikan materi pelajaran pada masa pandemi sekarang ini. Guru memiliki tanggung jawab yang lebih besar untuk menjaga motivasi murid untuk tetap semangat menerima materi bahasa Arab meskipun daring. Melihat kondisi tersebut, para guru secara tidak langsung dituntut untuk mampu mempersiapkan materi ajar dengan mumpuni menggunakan teknologi informasi. Salah satunya adalah kemampuan dalam mengetik bahasa Arab harus dimiliki oleh setiap guru bahasa Arab dengan lancar. Selain itu, guru juga harus mampu menggunakan berbagai aplikasi dalam KBM untuk menarik minat siswa dan mempersiapkan modul secara digital untuk keberlangsungan KBM. Oleh sebab itu, tim pengabdi FIB UI mengupayakan program ini untuk memberikan kontribusi nyata demi tercapainya pendidikan yang lebih berkualitas meskipun dalam masa pandemi khususnya untuk mata pelajaran bahasa Arab. Tahun 2021 lalu, kegiatan sejenis menyasar di tingkat


31 Pengmas UI 2022 - DPPM Pandeglang, Banten Sekolah Dasar di kota Depok dan berjalan dengan sukses. Adapun tahun 2022 ini, tim pengabdi berkolaborasi bersama Pesantren Ibad Ar-Rahman di Kabupaten Pandeglang, Banten dengan melibatkan 250 santriwati. Sebelum terjun ke masyarakat, para mahasiswa (tim pengabdi FIB UI) yang terseleksi untuk ikut serta dalam kegiatan ini mendapatkan Training of Trainer (ToT). Kegiatan ToT diadakan selama satu bulan dan bekerja sama dengan Yayasan Bahasa Arab Insani (Arabisyi) sebagai salah satu mitra lainnya dalam program ini. Gambar 1. Pembukaan Kegiatan Gambar 2. Kegiatan pelatihan 1 2


Pengmas UI 2022 - DPPM 32 Pandeglang, Banten TIM FMIPA UI KEMBANGKAN PETA JALUR EVAKUASI BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) DI PESISIR KABUPATEN PANDEGLANG Dr. Rokhmatuloh, M.Eng Mitigasi bencana terhadap wilayah yang memiliki potensi bencana tsunami salah satunya adalah rute evakuasi dan pembuatan shelter. Rute evakuasi yang tepat sasaran menuju shelter terdekat dengan memperhitungkan waktu tempuh sebelum gelombang tsunami datang menjadi sangat penting untuk dikaji dan dianalisis serta dipetakan. Kabupaten Pandeglang memiliki potensi wisata alam khususnya pantai yang sangat menarik. Sepanjang garis pantai di Kabupaten Pandeglang umumnya memiliki karakteristik fisiografi landai, pasir putih, dan ombak yang cenderung tidak terlalu besar sehingga menjadi daya tarik wisatawan. Namun dibalik itu, pesisir Kabupaten Pandeglang memiliki potensi bencana alam tsunami. Melalui sosialisasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), masyarakat Pandeglang harus melakukan upaya kesiapsiagaan terhadap potensi tsunami di Selat Sunda dengan area rawan tinggi terjangan tsunami yang cukup besar dan luas. Melihat hal ini, Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI) menawarkan solusi dengan membuat sistem informasi rute evakuasi bencana tsunami yang dapat diakses melalui smartphone. Peta ini berisi informasi mengenai zona rawan gelombang tsunami, sebaran shelter potensial yang dapat dimanfaatkan untuk menyelamatkan diri lengkap dengan rutenya yang sudah disesuaikan waktu tempuhnya dengan waktu kedatangan gelombang tsunami. Program yang dilaksanakan mulai Juni hingga Desember 2022 ini bermitra dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang dengan melibatkan 25 orang staff. Tim pengabdian FMIPA UI bersama dengan BPBD Kabupaten Pandeglang berkoordinasi dalam tahap persiapan tim, rapat teknis penentuan Sumber Daya Manusia (SDM) mitra yang terlibat, timeline kegiatan dan lingkup pemetaan, 1


33 Pengmas UI 2022 - DPPM Pandeglang, Banten pelatihan dan pemetaan partisipatif rute evakuasi bencana tsunami, hingga sosialisasi hasil. Setelah melakukan pemetaan dan analisis bersama BPBD Kabupaten Pandeglang, hasilnya dipublikasi dalam bentuk Webgis. Tim pengabdian FMIPA UI mengembangkan aplikasi SIG (Sistem Informasi Geografis) menggunakan software QGis (open source) yang dirancang sedemikian rupa agar mudah dioperasikan oleh pengguna. Bentuk bahasa pemrograman yang digunakan adalah javascript dengan memanfaatkan modul Leaflet. Fungsionalitas web ini antara lain, memunculkan sebaran lokasi shelter beserta fotonya, memunculkan layer jangkauan dari masing-masing shelter dan zona rawan inundasi, menampilkan citra satelit resolusi sangat tinggi sebagai basemap, serta dapat diakses melalui smartphone dan dapat terintegrasi dengan GPS sehingga user dapat mengetahui posisinya. Agar peta interaktif ini dapat diakses secara daring, seluruh data peta di upload dalam server Github. Selanjutnya webgis ini akan dipublikasikan dengan menyebarluaskan link webgis maupun QR code yang berisi link akses menuju webgis ini. Gambar 1. Diskusi Persiapan PPM dengan Mitra Gambar 2. Pelatihan Pemetaan Tahap 2 Gambar 3. Tampilan source code 3 2


Pengmas UI 2022 - DPPM 34 Pandeglang, Banten PENGEMBANGAN SENTRA MOCAF BANYUBIRU SEBAGAI AKSELERATOR PENINGKATAN KETAHANAN PETANI PANDEGLANG Dr. Dian Hendrayanti, M.Sc. Pandeglang memiliki potensi budidaya besar, salah satunya adalah budidaya singkong. Permintaan pasar terhadap singkong untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sebagai pangan, bahan ternak, bahan baku industri, dan kebutuhan ekspor terus meningkat. Sehingga dengan dilakukannya budidaya singkong merupakan bentuk nyata yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Tetapi seiring berjalannya waktu terjadi perubahan kebutuhan menjadi lebih terbatas yang membuat pasar jenuh dan menyebabkan petani kesulitan untuk menjual singkong saat panen raya. Singkong yang semula segar karena tidak terbeli akan menjadi layu yang membuat petani menjadi enggan untuk menanam singkong karena kemampuan penyerapan pasarnya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI) upayakan pengembangan “Sentra Mocaf Banyubiru” sebagai solusi untuk petani singkong di wilayah Pandeglang dan lainnya. Program dilaksanakan dengan melakukan salah satu bagian dari pembuatan mocaf, yaitu mengkonversi singkong basah menjadi singkong kering terfermentasi. Dengan mengubah singkong menjadi premocaf akan membuat produk menjadi tahan lama, menaikan nilai tambah, memenuhi kebutuhan industri, dan diharapkan dapat dikembangkan menjadi produk hilir yang bermanfaat untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan ini dimulai dengan sosialisasi pada tanggal 15 Agustus 2022, dilanjutkan dengan pengenalan dan penerapan mocaf singkong dengan rentang waktu September hingga Desember 2022. Dari program pengabdian ini, tim dapat menjangkau 10 orang warga Desa Banyubiru. Sosialisasi dimulai dengan pemberian materi oleh mahasiswa, kemudian dilanjutkan dengan proses pembuatan chips mocaf dari mulai proses pengupasan, pemotongan, hingga perendaman. Kegiatan ini direspons positif oleh masyarakat Desa Banyubiru hingga Ketua Kelompok Tani Singkong Desa Banyubiru. Mantan Kepala Desa Banyubiru berharap, dengan adanya kegiatan ini ekonomi para petani dapat meningkat, karena sekitar 75% kepala keluarga di Desa Banyubiru bekerja sebagai petani. Melalui harapan baru tersebut, mereka berencana agar area 1 1


35 Pengmas UI 2022 - DPPM Pandeglang, Banten perkebunan dapat meluas dan anggota petani singkong dapat bertambah. Dalam jangka panjang, program ini diharapkan mampu meningkatkan ketahanan petani singkong di Desa Banyubiru, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten. Hal ini sejalan dengan visi dan misi dari tim pengabdian masyarakat. “Melalui pengembangan Chips Mocaf, hasil pertanian singkong yang mencapai 200 ton lebih ini diharapkan dapat meningkatkan nilai jual singkong di pasaran. Selain itu, kedepannya diharapkan Chips Mocaf menjadi cikal bakal ide kreatif masyarakat untuk mengembangkan produk olahan singkong. FMIPA UI akan terus mendampingi masyarakat untuk mengembangkan perekonomian di Desa Banyubiru,” ucap Dr. Dian Hendrayati, M. Sc., selaku ketua tim pengabdian FMIPA UI ini. Gambar 1. Proses pemotongan singkong Gambar 2. Foto bersama dengan para petani singkong 2


Pengmas UI 2022 - DPPM 36 Pandeglang, Banten PENANGANAN PENCEGAHAN RISIKO PSIKOSOSIAL DI LINGKUNGAN SEKOLAH MELALUI PROGRAM GENERASI READ (REINFORCEMENT OF EDUCATION AFTER DISASTERS) Abdul Kadir SKM., M.Sc Kondisi Bencana Nasional atau Pandemi COVID-19 mempengaruhi berbagai aspek kehidupan khususnya pada sektor pendidikan. Kondisi COVID-19 ini telah menciptakan krisis kesehatan global yang belum pernah terjadi sebelumnya, sehingga tekanan pada kesehatan mental dan masalah psikososial yang signifikan pada siswa, guru, dan orang tua. Salah satu masalah yang dihadapi adalah tingkat resiliensi seseorang dan masalah psikososial serta kesehatan mental sebagai dampak dari pandemi seperti penutupan sekolah, waktu yang dihabiskan dihadapkan layar, perasaan cemas, gelisah dan ketakutan sehingga gangguan (disruption) ini dapat memicu rasa frustasi, kesepian dan terisolasi. Penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) juga membuat guru dan orang tua memiliki kerentanannya seperti kebingungan menjalankan peran, ketidaksiapan mempersiapkan pembelajaran online, kesulitan ekonomi, serta kekhawatiran terhadap perkembangan anak khususnya kesulitan dalam membantu anak memberikan materi mata pelajaran. Tim Pengabdian Masyarakat Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) menggelar program pembinaan terhadap siswa dan guru yang ada di Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten. Tim pengabdi memberikan penyuluhan mengenai penanganan pencegahan risiko psikososial di lingkungan sekolah dalam program “Generasi Reinforcement of Education After Disasters (READ)”. Kegiatan yang bertema “Upaya Peningkatan Resiliensi dan Dukungan Psikososial bagi Sekolah dalam Merespon Dampak COVID-19” ini diikuti oleh 60 peserta didik dan 60 guru dari 21 Sekolah yang dilaksanakan di SMKN 3 Labuan, Kabupaten Pandeglang. Dalam program ini, peserta mendapatkan edukasi mengenai penguatan resiliensi dalam merespon pandemi COVID-19 di lingkungan sekolah. Selain itu juga peserta dibekali mengenai 1


Click to View FlipBook Version