The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

mempelajari tentang perawatan mesin

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by otomotifsmkpiri1yk, 2021-11-27 01:20:35

perawatan mesin

mempelajari tentang perawatan mesin

PERAWATAN DAN PERBAIKAN
MESIN OTOMOTIF

CONTOH SOAL

1. Jelaskan langkah-langkah membongkar kepala silinder!
2. Jelaskan langkah-langkah membongkar piston!
3. Jelaskan cara mengukur diameter silinder!
Jawab :
1. langkah-langkah membongkar kepala silinder

a. Lepaskan kabel busi,
b. Lepaskan penutup pada kepala silinder.
c. Baut - baut penumbuk katup secara bertahap dikendorkan,

berdasarkan urutan momen.
d. Lepas dan tempatkan pushrood berdasarkan urutan
e. Baut kepala silinder secara bertahap diendorkan, sesuai dengan

urutannya
f. Kepala silinder dilepaskan dari blok silinder, jika masih sukar

masukkan obeng (-) diantara kepala silinder dan blok silinder sebagai
pengungkit.
g. Lepaskan unit mekanisme katup dan pegas katup dari kepala silinder,
Hati - hati agar pegas tidak meloncat, selanjutnya lepas katup dan
pegas katup.
2. Langkah-langkah membongkar piston
Pembongkaran
a. Bersihkan motor
b. Pasanglah motor pada stand pemegang
c. Keluarkan oli
d. Lepaskan kepala silinder
e. Pada motor tipe OHC, perhatikan pada tanda-tanda timing !
f. Lepas komponen-komponen yang berikut pada blok motor ( stater, pompa
bensin, puli, roda gaya, alterntor, , bak karter, penggerak poros nok, poros
nok pada motor OHV dst. ) sampai tinggal hanya mekanisme engkol saja
g. Kontrol / pasang tanda pada tutup bantalan poros engkol dan pada batang
piston. Tanda harus benar jangan terbalik, kalau mengalami kesulitan
buka manual book

Gambar 11.36 Tanda pada tutup bantalan poros engkol

h. Sebelum piston dikeluarkan, bersihkan kerak pada bagian atas silinder.
i. K keluarkan batang piston beserta pistonnya, tempatkan sesuai dengan

urutan gambar, supaya bantalan-bantalan tidak tercampur

TEKNIK DAN MANAJEMEN 319
PERAWATAN OTOMOTIF

PERAWATAN DAN PERBAIKAN
MESIN OTOMOTIF

CONTOH SOAL

Gambar 11.37 Piston dan batang piston ( VEDC Malang, 2000)

j. Lepaskan tutup bantalan poros engkol, keluarkan poros engkol dan
tempatkan komponensesuai dengan gambar

Gambar 11.38 Tutup bantalan poros engkol (VEDC Malang, 2000)

k. Beri tanda pada punggung bantalan-bantalan ( pakai penggores )
3. Cara mengukur diameter silinder

1. Ukur diameter silinder dengan vernier caliper. Misal didapat pengukuran
52,60 mm, gunakan replacement rod 50 mm dan washer 3 mm.

2. Setel micrometer pada ukuran 53,00 mm.
3. Pasang replacement rod dan measuring point pada micrometer. Dan set

dial gauge pada nol ke arah jarum penunjukknya.
4. Masukkan bore gauge ke lubang silinder, dan gerakkan dial gauge

sampai diperoleh penunjukkan angka terkecil. Misal didapat terkecil
pengukuran 0,05 mm. Berarti didapatkan pengukurannya adalah 53,00–
0,05 mm =52,95 mm. kesimpulannya diameter silinder 52,95mm.
Lakukan pemeriksaan diameter silinder dalam arah samping (1) dan arah
aksial (2) pada posisi paling atas (A) , posisi tengah (B), posisi paling bawah
lubang silinder (C).
Tentukan washer dan replecement rod dengan memperhatikan hasil
pada jangka sorong yaitu melihat hasil di belakang koma, apak lebih
besar/lebih kecil dari 0,5 mm.
Misalnya :
Pembacaan menggunakan jangka sorong 72,30   mm, replecement rod
dipilih 70 mm dan replecement washer 2 mm
Misalkan Pembacaan menggunakan dengan jangka sorong 72,70   mm,
replecement rod dipilih 70 mm dan replecement washer yang 3 mm

320 TEKNIK DAN MANAJEMEN
PERAWATAN OTOMOTIF

PERAWATAN DAN PERBAIKAN
MESIN OTOMOTIF

CAKRAWALA

Engine Semi Overhaul
Engine overhaul adalah kegiatan pembongkaran mesin, dan dilakukan

pemeriksaan, dibandingkan dengan manual book apabila menemuai data yang
tidak sesuai dilakukan perbaikan dan penggantian.  Ada juga istilah engine semi
over haul, yaitu pembongkaran hanya sebagian komponen mesinnya saja tidak
sampai pada block silinder. Ini dilakukan ketika terjadi peristiwa bercampurnya oli
dan air yang mengakibatkan kepala silinder melengkung, ditambah gasket kepala
silinder yang sudah rusak. Atau kerusakan pada mekanisme katup, poros nok.

JELAJAH INTERNET
Untuk mempelajari onerhaul engine dan komponennya lebih lanjut bisa di
lihat di web internet pada link di bawah Ini
https://www.teknik-otomotif.com/2018/02/pengertian-dan-fungsi-overhoul-
mesin.html

TEKNIK DAN MANAJEMEN 321
PERAWATAN OTOMOTIF

PERAWATAN DAN PERBAIKAN
MESIN OTOMOTIF

RANGKUMAN
Beberapa hal yang dapat menyebabkan overhaul mesin antara lain :
a. Tekanan kompresi yang turun. Untuk memeriksa kondisi tekanan kompresi

menggunaka compression tester. Hasil pembacaan compression tester
dibandingkan dengan standarnya. Bila kurang menandakan kebocoran
kompresi.
b. Oli yang masuk ke dalam ruang bakar. Cirinya kalau pelumas terbakar maka
gas hasil pembakaran asapnya berwarna putih .
c. Suara kasar di dalam mesin, seperti bunyi ketukan di dalam yang diakibatkan
oleh keausan komponen.
d. Terdapat kerusakan komponen di dalam mesin, seperti pada blok silinder,
mekanisme katup, kepala silinder, piston, ring piston, batang piston, poros
engkol, dan lain-lain
Overhaul adalah kegiatan pembongkaran, pemeriksaan komponen agar performa
mesin bisa kembali lebih baik lagi, overhaul biasa kita kenal dengan turun
mesin. Hal tersebut bertujuan
a. Membersihkan karbon pada ruang bakar .
b. Melakukan perbaikan dan merapatkan katup
c. Memeriksa komponen-komponen yang ada di dalam mesin seperti poros
nok, poros crank, pompa oli, saringan oli piston, dan lain-lain.
d. Membersihkan komponen di dalam mesin tersebut.
e. Mengembalikan performa mesin.
Langkah-langkah cara overhaul mesinadalah sebagai berikut:
Langkah pembongkaran:
a. Melepaskan tutup kepala silinder
b. Melepas baut-baut kepala silinder.
c. Melepas saluran masuk buang juga yang menempel pada kepala silinder.
d. Kepala silinder dilepas sehingga katup , pushroad juga ikut terlepas
e. Melepas paking kepala silinder
f. Lepaskan timing chain/timing belt dengan melepas dahulu baut pulley
hingga pulley menjadi terlepas.
g. lepas rumah timing chain.
h. Lepas terlebih dahulu karter
i. Setelah terlepas,baru dilepas rumah timing chain
j. lepaslah rantai timingnya dan beserta tensionernya, lepas poros cam atau
camshaft
k. Lepas komponen pada bagian samping mesin
l. Lepas unit piston dari tempatnya,
Setelah semua komponen terlepas seialhkan dibersihkan terlebih dahulu lalu
periksa kondisi komponen seperti memeriksa kerataan silinder, diameter dalam
silinder (ketirusan dan keovalan silinder) , kondisi kepala silinder, diameter piston,
, pemeriksaan pompa saringan oli, kondisi ruang bakar, kondisi katup, kondisi
packing dan semua komponen.

322 TEKNIK DAN MANAJEMEN
PERAWATAN OTOMOTIF

PERAWATAN DAN PERBAIKAN
MESIN OTOMOTIF

TUGAS MANDIRI

Setelah mempelajari langkah-langkah overhaul engine dan komponen-
komponennya maka lakukan pembongkaran dan lakukan secara mandiri masing-
masing siswa membawa piston yang diganti dari mesin yang sedang melakukan
overhoul, lakukan pengamatan, penyebab kerusakan sehingga piston tersebut
diganti. Dan hasil pengamatan tuliskan di dalam buku laporan masing-masing.

PENILAIAN AKHIR BAB
Kerjakanlah soal-soal di bawah ini dengan baik dan benar !
1. Jelaskan langkah-langkah membongkar kepala silinder!
2. Jelaskan langkah-langkah membongkar piston!
3. Jelaskan cara mengukur diameter silinder!
4. Bagaimana cara mengukur poros engkol, jelaskan?
5. Jelaskan bagian-bagian yang perlu dikur pada poros nok!
6. Bagaimana cara mengukur piston, jelaskan?

TEKNIK DAN MANAJEMEN 323
PERAWATAN OTOMOTIF

PERAWATAN DAN PERBAIKAN
MESIN OTOMOTIF

REFLEKSI

Setelah mempelajari overhaul engine dan komponen-komponennya,
apabila masih ada yang belum jelas silahkan diskusikan dengan teman atau
dengan guru yang berkaitan dengan overhaul engine dan komponennya atau
masih perlu lakukan praktek sendiri dengan jobs overhaul engine dan komponen-
komponennya.

324 TEKNIK DAN MANAJEMEN
PERAWATAN OTOMOTIF

PERAWATAN DAN PERBAIKAN BAB
MESIN OTOMOTIF XII

MELAKUKAN OVERHAUL SISTEM PELUMASAN

BAB XII MELAKUKAN OVERHAUL SISTEM PELUMASAN

TUJUAN PEMBELAJARAN
Melalui proses pembelajaran mandiri dengan sumber belajar utama buku ini, di
harapkan siswa memiliki kompetensi, dengan indikator sebagai berikut:

1. Melakukan overhaul pompa oli
2. Melakukan pemeriksaan pompa oli

PETA KONSEP

MELAKUKAN OVERHAUL SISTEM PELUMASAN

PROSEDUR PEMERIKSAAN KER- TEKNIK PENGGANTIAN KOM-
USAKAN SISTEM PELUMASAN PONEN DENGAN
PENDIAGNOSAAN

KATA KUNCI

Overhaul pompa oli

TEKNIK DAN MANAJEMEN 325
PERAWATAN OTOMOTIF

PERAWATAN DAN PERBAIKAN
MESIN OTOMOTIF

PENDAHULUAN

Dalam buku ini berisikan materi pembelajaran overhaul sistem pelumasan bagi
peserta didik untuk mencapai kompetensi dasar pengetahuan dalam Perawatan dan
Perbaikan Mesin otomotif secara berkala (servis berkala) dan kompetensi dasar
keterampilan dalam merawat mesin secara berkala (servis berkala) terutama pada
overhaul sistem pelumasan.
1. Melepas saringan dan tutup pompa
oli ( 1 dan 2 )
2. Lepaskan rotor penggerak dan rotor
yang digerakkan (4 dan 3)
3. Melepas komponen katup
pelepasan, meliputi :
5 – pen penahan
6 – penahan katup pelepas
7 – pegas katup pelepas

katup pelepas

Gambar 12.1 Overhaul pompa oli ( VEDC Malang )

Keterangan :
1) Saringan/filter oli
2) Tutup pompa oli
3) Rotor
4) Rotor penggerak
5) Pen
6) Penahan katup pembebas
7) Pegas katup pembebas
8) Katup pembebas
Gambar-gambar teknik otomotif didalam buku ini akan melengkapi penjelasan
materi sehingga siswa akan mudah untuk belajar pengetahuan murni secara mandiri
dan pengetahuan sebagai pengantar untuk mempelajari keterampilan
Dalam buku materi ini berisi overhaul sistem pelumasan yang terdiri dari pompa
oli dan pemeriksaannya

326 TEKNIK DAN MANAJEMEN
PERAWATAN OTOMOTIF

PERAWATAN DAN PERBAIKAN
MESIN OTOMOTIF

MATERI PEMBELAJARAN

Overhaul Sistem Pelumasan
Overhaul merupakan pekerjaan yang dilakukan dari mulai langkah

pembongakar komponen sampai dengan analisis perlu tidaknya suatu
komponen dilakukan perbaikan dan penggantian. Prosedur overhaul dibagi
menjadi :

1. Menganalisis kerusakan
2. Melakukan Pembongkara komponen yang rusak
3. Pembersihan komponen dari kotoran
4. Pemeriksaan kondisi tiap komponen.
5. Pengukuran tiap komponen, jika diluar limit sevice diganti atau bisa

diperbaiki, tetapi bila masih limit service, komponennya bisa dipasang
kembali.
Pembongkaran dilakukan memiliki tujuan mengetahui, memeriksa,
menganalisis komponen yang ada dalam sistem tersebut. Setelah dilakukan
akan dapat memeriksa komponen, menganalisa penyebab kerusakan pada
komponen pelumas. Pada saat dilakukan pembongkaran semua komponen
harus lengkap. Komponen dari sistem pelumasan antara lain:
A. Penampung oli/carter
Carter dipasangkan di bagian bawah blok silinder. Prosedure melepas
dan memasang carter sebagai berikut :
1. Lepas baut yang menempel
2. Buka carter
3. Bersihkan carter
4. Pasang carter dilengkapi gasket yang sudah diberi sealent
5. Pasangkan baut carter sesuai prosedur
6. Periksa kembali carter
7. Periksa baut yang dipergunakan untuk mengeluarkan oli

Gambar 12.2 Bak oli(carter)
Sumber: PT Toyota Astra motor, 1995

B. Oil strainer
Oil strainer terendam oli pada karteryang memiliki berfungsi untuk

menyaring oli terhisap pompa oli .
1. Kotoran yang menempel dibersihkan dari oli strainer
2. Periksa saringan dan pipanya

TEKNIK DAN MANAJEMEN 327
PERAWATAN OTOMOTIF

PERAWATAN DAN PERBAIKAN
MESIN OTOMOTIF

MATERI PEMBELAJARAN

Gambar 12.3 Oil strainer
Sumber: PT Toyota Astra motor, 1995

C. Pompa oli (oil pump)
Pompa oli ini menempel pada blok silindar.Pompa oli berfungsi

menghisap oli pada dan memompakan oli ke bagian yang membutuhkan
pelumasan. Tidak diperkenankan adanya kebocoran pada pompa ini, karena
mengakibatkan tekanan oli akan turun yang mengakibatnya komponen akan
mengalami keausan. Untuk membatasi tekanan oli saat mesin hidup pada
putaran tinggi dipasangkan relief valve, bila tekanan melebihi spec maka
relief valve terbuka, sebagian oli akan kembali kecarter .

Gambar 12.4 Pompa oli
Sumber : PT Toyota Astra Motor , 1995

1. Pemeriksaan Komponen pompa oli
Keausan pompa oli akan mengakibatkan celah pada komponen,

sehingga pemompaan tidak maksimal. Untuk melakukan pemeriksaan,
semua komponen harus dalam kondisi bersih. Pemeriksaan kebebasan
dudukan dari pompa dengan gigi pompa, dengan cara menggunakan
penggaris baja dan feller gauge. Celah itu tidak boleh melebihi spec .

328 TEKNIK DAN MANAJEMEN
PERAWATAN OTOMOTIF

PERAWATAN DAN PERBAIKAN
MESIN OTOMOTIF

MATERI PEMBELAJARAN

Gambar 12.5 Kerataan celah dudukan pompa dengan gir pompa
Sumber : PT Toyota Astra Motor,1995

2. Membongkar pompa oli

Gambar 12.6 Pompa oli
Sumber https://www.teknik-otomotif.com/2018/03/pemeriksaan-pompa-oli-oil-pump.

html

Bila terjadi masalah pada pompa oli segera lakukan perbaikan dengan urutan
sebagai berikut :

a. Lepas Tutup Pompa Oli
Dengan menggunakan obeng ketok, bukal baut penutup rotor.

TEKNIK DAN MANAJEMEN 329
PERAWATAN OTOMOTIF

PERAWATAN DAN PERBAIKAN
MESIN OTOMOTIF

MATERI PEMBELAJARAN

Gambar 12.7 Tutup pompa oli dan dilarang
Sumber; http://www.lksotomotif.com/2017/11/pembongkaran-

pengukuran-dan-pemasangan.html

b. Melepas Rotor Pumpa Oli
Lepas rotor pompa oli dengan cara diangkat
mencongkelnya

Gambar 12.8 Melepas rotor pompa oli
Sumber : http://www.lksotomotif.com/2017/11/pembongkaran-pengukuran-dan-

pemasangan.html

c. Melepas Counter Pin/Pin Penahan Pegas

Gambar 12.9 Melepas counter pin
Sumber : http://www.lksotomotif.com/2017/11/pembongkaran-pengukuran-dan-

pemasangan.html

Gunakan Nedlee Lose Plier untuk melepas counter pin. Pada
membuka yaitu pastikan pegas ditahan dengan kain atau alat lain
agar ketika terbuka tidak loncat .
d. Melepas Relief Valve
1) Lepas kancingan penahan per/pegas
2) Lepaslah perpegas
3) Lepas unit relief valve

330 TEKNIK DAN MANAJEMEN
PERAWATAN OTOMOTIF

PERAWATAN DAN PERBAIKAN
MESIN OTOMOTIF

MATERI PEMBELAJARAN

Hati – hati pada saat melepas piston pada relief valve, biasanya
macet karena karbon, bila melepas piston dengan paksaan
menyebabkan Piston dan body pompa menjadi bocor untuk itu
bersih terlebih dahulu silinder relief valve baru dikeluarkan piston.

Gambar 12.10 Melepas relief valve
Sumber : http://www.lksotomotif.com/2017/11/pembongkaran-pengukuran-dan-

pemasangan.html

3. Pemeriksaan Komponen
a. Body Pompa
Cek body pompa dari kondis retak maupun  aus

Gambar 12.11 Pemeriksaan body ponpa oli
Sumber : http://www.lksotomotif.com/2017/11/pembongkaran-pengukuran-dan-

pemasangan.html

b. Rotor Set
Lakukan pemeriksaan rotor set dari kemungkinan keausan.

Gambar 12.12 Pemeriksaan rotor set
Sumber : http://www.lksotomotif.com/2017/11/pembongkaran-pengukuran-dan-

pemasangan.html

TEKNIK DAN MANAJEMEN 331
PERAWATAN OTOMOTIF

PERAWATAN DAN PERBAIKAN
MESIN OTOMOTIF

MATERI PEMBELAJARAN
c. Relief Valve
1) Periksa dari keausan ataupun cacat
2) Lakukan pemeriksaan lubang silinder relief valve pompa oli
terhadap keausan/cacat

Gambar 12.13 Pemeriksaan relief valve
Sumber : http://www.lksotomotif.com/2017/11/pembongkaran-pengukuran-dan-pemasangan.

html

d. Pegas Kompresi
1) Lakukan pemeriksaan pegas kompresi dari keausan
2) Ukur panjang bebas dengan vernier kaliper ( sesuai dengan spec )
Catatan : Jika panjang bebas  pegas kurang dari nilai spec dan
terdapat cacat, maka harus diganti.

Gambar 12.14 Pemeriksaan pegas kompresi
Sumber : http://www.lksotomotif.com/2017/11/pembongkaran-pengukuran-dan-pemasangan.

html

e. Penahan Pegas Relief Valve
1) Lakukan pemeriksaan dari keuasan dan cacat
2) Bila terdapat keausan/cacat, maka diganti.

Gambar 12.15 Pemeriksaan penahan pegas kompresi
Sumber : http://www.lksotomotif.com/2017/11/pembongkaran-pengukuran-dan-pemasangan.

html

332 TEKNIK DAN MANAJEMEN
PERAWATAN OTOMOTIF

PERAWATAN DAN PERBAIKAN
MESIN OTOMOTIF

MATERI PEMBELAJARAN
f. Kerja Relief Valve

1) Lumasi relief valve, silinder relief valve pada body pompa
2) Masukkan relief valve ke dalam silinderharus dapat masuk

dengan lancar/mudah (tidak macet)
3) Bila relief valve terlalu longgar terhadap body harus diganti

Gambar 12.16 Pemeriksaan kerja relief valve
Sumber : http://www.lksotomotif.com/2017/11/pembongkaran-

pengukuran-dan-pemasangan.html

g. Lakukan pemeriksaan Celah Bodi, celah ujung dan celah samping
Pompa oli harus dirakit terlebih dahulu.

Gambar 12. 17 Pemeriksaan celah driven dengan body
Sumber; https://www.teknik-otomotif.com/2018/03/pemeriksaan-pompa-oli-oil-

pump.html

Gambar 12.18 Pemeriksaan celah sisi rotor
Sumber; https://www.teknik-otomotif.com/2018/03/pemeriksaan-pompa-oli-oil-

pump.html

TEKNIK DAN MANAJEMEN 333
PERAWATAN OTOMOTIF

PERAWATAN DAN PERBAIKAN
MESIN OTOMOTIF

MATERI PEMBELAJARAN
Prosedur perakitan pompa oli :
1) Berikan minyak pelumas pada body pompa tempat dudukan
rotor, pelumas pada rotor set
2) Masukkan rotor set ke dalam body dan tanda titik yang terdapat
pada rotor set    menghadap keluar (pada saat terpasang tanda
dapat terlihat secara langsung ) .

Gambar 12.19 Pemeriksaan celah ujung rotor keausan dan
Sumber: https://www.teknik-otomotif.com/2018/03/pemeriksaan-

pompa-oli-oil-pump.html

h. Tutup Pumpa Oli
Lakukan secara visual . Tujuannya untuk melihat
kerusakan

Gambar 12.20 pemeriksaan tutup pompa oli
Sumber : http://www.lksotomotif.com/2017/11/pembongkaran-pengukuran-dan-

pemasangan.html

4. Pemasangan Pompa Oli
Pemasangan pompa oli harus sesuai prosedur. Tempatkan

tanda titik pada gear sesuai titik yang terdapat pada gir pompa oli.
Dilanjutkan dengan menutup dengan penutupnya. Penutup tidak
boleh terbalik antara tekanan oli di bagian rendah dan tinggi

Sebelum merakit pastikan semua dalam kondisi bersih. Keringkan
tiap komponen menggunakan udara yang bertekanan ( kompresor ).
a. Memasang Relief Valve

1) Berikan oli pada relief valve, dan masukkan relief valve ke
silinder bodi pompa

2) Masukkan pegas dan penahannya dalam silinder bodi pompa
3) Masukkan cotter pin yang baru bodi pompa

334 TEKNIK DAN MANAJEMEN
PERAWATAN OTOMOTIF

PERAWATAN DAN PERBAIKAN
MESIN OTOMOTIF

MATERI PEMBELAJARAN

Gambar 12.21 Merakit relief valve
Sumber : http://www.lksotomotif.com/2017/11/pembongkaran-pengukuran-dan-

pemasangan.html

b. Memasang Rotor Set
Beri minyak pelumas pada rotor sebelum dirakit tanda titik
menghadap keluar ( ke arah badan kita ).

Gambar 12.22 Merakit rotor set
Sumber : http://www.lksotomotif.com/2017/11/pembongkaran-pengukuran-dan-

pemasangan.html

c. Memasang  Tutup
Pasang tutup pompa oli, kencangkan baut tutup poma..

Gambar 12.23 Memasang tutup pompa oli
Sumber : http://www.lksotomotif.com/2017/11/pembongkaran-pengukuran-dan-

pemasangan.html

TEKNIK DAN MANAJEMEN 335
PERAWATAN OTOMOTIF

PERAWATAN DAN PERBAIKAN
MESIN OTOMOTIF

MATERI PEMBELAJARAN
Pemeriksaan kerja pompa oli

d. Celupkan stainer ke dalam bak yang sudah terisi oli. Dengan obeng
min, putar porosnya sesuai putaran jarum jam lalu periksa oli harus
keluar dari lubang tekan.

Gambar 12. 24 Pemeriksaan kerja pompa oli
Sumber;https://www.teknik-otomotif.com/2018/03/pemeriksaan-pompa-oli-oil-

pump.html

e. Tutup lubang tekan dengan jari, putar kembali poros dengan
menggunakan obeng min. Pastikan bahwa poros berat untuk
diputar.

Gambar 12.25 Pemeriksaan kerja pompa oli
Sumber :https://www.teknik-otomotif.com/2018/03/pemeriksaan-pompa-oli-oil-

pump.html

5. Saringan/Filter oli
Menyaring kotoran yang tecrampur pada oli merupakan fungsi

dari filter oli. Sebelum sampai ke komponen oli akan disaring terlebih
dulu oleh filter. Apabila terjadi penyumbatan pada elemen saringan
karena jenuh/kotor maka katup pembebas akan menyalurkan oli
untuk disirkulasikan. Jika tekanan diluar filter meningkat 1,0kg/cm²
di atas tekanan pada bagian filter. Tekanan akan mendorong katup
pembebas terbuka dan oli mengalir.

Penggantian Elemen Saringan Oli

336 TEKNIK DAN MANAJEMEN
PERAWATAN OTOMOTIF

PERAWATAN DAN PERBAIKAN
MESIN OTOMOTIF

MATERI PEMBELAJARAN

Gambar 12.26 Elemen saringan oli (VEDC Malang)

Cara mengganti elemen saringan :
a. Lepas baut pada pusat rumah filter. Jika rumah saringan melekat/

lengket, pukul sedikit dengan palu plastik .
b. Cuci rumah saringan dan perlengkapannya. Elemen saringan dan

sealnya harus diganti dengan yang baru setiap 20’000 km.

Gambar 12.27 Pencucian rumah saringan oli
(VEDC malang)

Gambar 12.28 Pemasangan pegas pada rumah saringan Oli (VEDC
Malang)

c. Perhatikan pada pengencangan rumah saringan apakah dudukannya
pada flens dapat memusat dengan benar.

d. Setelah motor terisi oli, hidupkan mesin/motor dan kontrol
kebocoran oli.

TEKNIK DAN MANAJEMEN 337
PERAWATAN OTOMOTIF

PERAWATAN DAN PERBAIKAN
MESIN OTOMOTIF

LEMBAR PRAKTIKUM
Overhoul Pompa Oli type Rotor

TUJUAN PELAJARAN :

1. Pembongkaran dan memeriksa

2. Melakukan perakitan

3. Pengetesan BAHAN WAKTU
ALAT 1. Instruksi : 1½ jam
2. Latihan : 1 jam
1. Mistar baja 1. Oli

2. Bak plastik 2. Pompa oli rotor

3. Kotak alat



URUTAN KERJA :

Membongkar pompa oli

1. Melepas tutup ( 1, 2 ) dan saringan
Melepas rotor (4 , 3)
2. Melepas Relif valve

a. pena
b. penahan
c. pegas katup
d. Relif valve

Gambar 12.29 Membongkar pompa oli (VEDC
Malang, 2000)

Informasi :
Katup pelepas/Relief valve segi enam

Pemeriksaan komponen pompa oli

3. Periksa relief valve dari aus/
goresan dan harus meluncur
dengan lembut

338 Gambar 12.30 Periksa katup pelepas ( VEDC Malang, 2000)

TEKNIK DAN MANAJEMEN
PERAWATAN OTOMOTIF

PERAWATAN DAN PERBAIKAN
MESIN OTOMOTIF

LEMBAR PRAKTIKUM

4. Ukurlah celah:
Antara rotor yang digerakkan
rotor dengan penggerak

Toleransi : 0,2 mm

Gambar 12.31 Pemeriksaan celah Antara rotor penggerak dengon rotor yang digerakkan ( VEDC Malang, 2000)

Celah bodi dengan rotor
Spec : 0,15 mm

Gambar 12.32 Pemeriksaan antara bodi pompa oli dengan kedua rotor
Sumber : VEDC Malang, 2000

Antara rotor yang digerakkan
dan bodi pompa oli

Spec : 0,2 mm

Gambar 12.33 Pemeriksaan antara rotor yang digerakkan dan bodi pompa oli (Sumber : VEDC Malang, 2000)

Bila didapatkan celah hasil pengukuran melebihi spec maka ganti
Merakit

• Merakit merupakan kebalikan
langkah pembongkaran
Perakitan :
Dalam pemasangan rotor ke bodi
tanda titik pada kedua rotor harus
menghadap ke ke atas

Gambar 12.34 Pompa oli rotor ( Sumber : VEDC Malang, 2000)

TEKNIK DAN MANAJEMEN 339
PERAWATAN OTOMOTIF

PERAWATAN DAN PERBAIKAN
MESIN OTOMOTIF

LEMBAR PRAKTIKUM
Pengetesan kerja pompa oli

1. Masukkan stainer ke dalam bak
yang diisi oli dan putarlah poros
sesuai putaran jarum jam dengan
obeng -, sampai oli keluar dari
penyaluran

2. Tutuplah lubang penyaluran
dengan jari, cek apakah ada
tahanan.

Jika ada → baik , Jika tidak
ada → perbaiki /ganti
pompa oli

Gambar 12.35 Pengetesan kerja pompa oli ( Sumber : VEDC malang, 2000)

CONTOH SOAL

1. Jelaskan langkah-langkah membongkar pompa oli!
2. Jelaskan langkah-langkah memeriksa pompa oli
Jawab :
1. Langkah-langkah membongkar pompa oli
Membongkar pompa oli
1. Melepas saringan dan tutup pompa
oli ( 1 dan 2 )
2. Melepas rotor penggerak pompa oli
dan rotor yang digerakkan (4 dan 3
3. Melepas komponen katup
pelepasan, meliputi :
a. pen penahan
b. penahan katup Pelepas
c. pegas katup Pelepas
d. katup pelepas

340 Gambar 12.36 Membongkar pompa oli ( VEDC Malang, 2000 )

TEKNIK DAN MANAJEMEN
PERAWATAN OTOMOTIF

PERAWATAN DAN PERBAIKAN
MESIN OTOMOTIF

CONTOH SOAL
2. Langkah-langkah memeriksa pompa oli

Pemeriksaan komponen pompa oli
1. Cek Relif valve dari goresan/
keausan.
Setelah dilakukan pemeriksaan
relif valve ditanamkan ke
dalam lubangnya, dan harus
dapat bergerak lembut.

Gambar 12.37 Pemeriksaan katup pelepas ( VEDC Malang, 2000)

2. Ukurlah celah-antar rotor Spec
: 0,2 mm

Gambar 12.38 Pemeriksaan celah antara rotor penggerak dengon rotor yang digerakkan ( VEDC Malang, 2000)

Antara bodi pompa oli dengan
kedua rotor
Toleransi : 0,15 mm

Gambar 12.39 Pemeriksaan antara bodi pompa oli dengan kedua rotor
Sumber : VEDC Malang, 2000

CAKRAWALA
Tips Menjaga Jumlah Oli Agar Selalu Pas

1. Ganti Oli dan Filter Oli Secara Rutin
Untuk mencegah terjadinya kekurangan oli dapat dilakukan dengan selalu
rutin mengganti oli, dengan begitu jumlah oli akan selalu terkontrol.

2. Waspada Kebocoran
Oli yang berkurang juga bisa disebabkan karena terjadinya kebocoran.
Tanda-tanda kebocoran antara lain ada oli yang menetes, atau blok mesin
basah terkena oli.

3. Waspada Asap Putih di Kenalpot
Kemungkinan oli mobil berkurang bisa disebabkan bocor keluar atau ikut
terbakar di dalam mesin. Ciri oli ikut terbakar adalah asap kenalpotnya
berwarna putih dan berbau oli terbakar.

TEKNIK DAN MANAJEMEN 341
PERAWATAN OTOMOTIF

PERAWATAN DAN PERBAIKAN
MESIN OTOMOTIF

JELAJAH INTERNET
Untuk mempelajari onerhaul sistem pelumasan lebih lanjut bisa di lihat di web
internet pada link di bawah Ini
https://www.teknik-otomotif.com/2018/03/pemeriksaan-pompa-oli-oil-pump.
html

RANGKUMAN
Overhaul pompa oli merupakan pekerjaan yang dilakukan pembongkaran
komponen sampai dengan penganalisis mengenai perlu tidaknya komponen pada
pompa oli diganti.

Prosedur overhaul dibagi menjadi :
1. Menganalisis kerusakan
2. Melakukan pembongkara komponen yang rusak
3. Pembersihan komponen dari kotoran
4. Pemeriksaan kondisi tiap komponen
5. Pengukuran tiap komponen, jika di luar limit sevice diganti atau bisa

diperbaiki , tetapi bila masih limit service, komponennya bisa dipasang
kembali

TUGAS MANDIRI
Setelah mempelajari langkah-langkah overhaul pompa oli maka lakukan
pembongkaran pompa Oli dengan tipe yang lain dan lakukan secara berkelompok
untuk melakukan pengamatan pada pompa oli, dengan membandingkan dengan
spesisifikasi. Data dilakukan analisis dan dikumpulkan dan tuliskan di dalam buku
laporan masing-masing.

PENILAIAN AKHIR BAB
Kerjakanlah soal-soal di bawah ini dengan baik dan benar !

1. Sebutkan komponen –komponen sistem pelumasan?
2. Jelaskan langkah-langkah memeriksa pompa oli
3. Jelaskan langkah mengganti saringan oli!
4. Bagaimana mengecek kualitas oli?
5. Sebutkan komponen pompa oli?
6. Gambarkan aliran sistem pelumasan dengan tekanan!

REFLEKSI

Setelah mempelajari overhaul sistem pelumasan, apabila masih ada yang belum
jelas silahkan diskusikan dengan teman atau dengan guru yang berkaitan dengan
overhaul sistem pelumasan. Atau masih perlu lakukan praktik sendiri dengan jobs
overhaul bagian pompa oli

342 TEKNIK DAN MANAJEMEN
PERAWATAN OTOMOTIF

PERAWATAN DAN PERBAIKAN BAB
MESIN OTOMOTIF XIII

MELAKUKAN OVERHAUL SISTEM PENDINGINAN

BAB XIII MELAKUKAN OVERHAUL SISTEM PENDINGINAN

TUJUAN PEMBELAJARAN
Melalui proses pembelajaran mandiri dengan sumber belajar utama buku ini, di
harapkan siswa memiliki kompetensi, dengan indikator sebagai berikut:

1. Pemeriksaan sistem pendinginan
2. Melakukan overhaul sistem pendinginan

PETA KONSEP

MELAKUKAN OVERHAUL SISTEM PENDINGINAN

PROSEDUR PENDIAGNOSAAN TEKNIK PENGGANTIAN KOMPONEN
PEMERIKSAAN KERUSAKAN SISTEM DENGAN PENDIAGNOSAAN

PENDINGINAN

KATA KUNCI

Overhaul pompa air dan kipas

TEKNIK DAN MANAJEMEN 343
PERAWATAN OTOMOTIF

PERAWATAN DAN PERBAIKAN
MESIN OTOMOTIF

PENDAHULUAN

Dalam buku ini berisikan materi pembelajaran overhaul sistem pendinginan bagi
siswa untuk mencapai kompetensi dasar pengetahuan dalam Perawatan dan Perbaikan
Mesin otomotif secara rutin/servis berkala dan kompetensi dasar keterampilan dalam
merawat mesin secara berkala dan overhaul sistem pendinginan(servis berkala).

Gambar 13.1 Sistem pendinginan
Sumber: https://www.teknik-otomotif.com/2016/08/komponen-komponen-sistem-

pendinginan-air.html

Penjelasan materi dalam buku ini dilengkapi dengan gambar-gambar teknik
otomotif sehingga peserta didik akan mudah untuk belajar pengetahuan murni secara
mandiri dan pengetahuan sebagai pengantar untuk mempelajari keterampilan.

Dalam buku materi ini berisi overhaul sistem pendinginan yang terdiri dari
pompa air, kipas,radiator, tutup radiator dan thermostat

MATERI PEMBELAJARAN

Perbaikan dan Pemeriksaan Sistem Pendingin
Sebelum melakukan perbaikan terhadap sistem pendinginan, perlu diketahui

berbagai kerusakan dan penyebabnya. Kerusakan pada sistem pendingin mesin dapat
dideteksi dari beberapa gejala yang muncul. Gejala yang muncul sebagai gangguan
terhadap sistem pendingin tersebut dapat dijadikan sebagai dasar tindakan perbaikan.
Macam-macam gangguan pada sistem pendingin dijabarkan sebagai berikut ini.

A. Kerusakan pada Sistem Pendinginan
Pada sistem pendingin kerusakan yang sering terjadi harus segera

diatasi agar tidak merusak komponen yang lain. Kerusakan atau gangguan
pada sistem pendingin antara lain :

1. Kurangnya volume air pendingin (karena air kurang atau bocor)
2. Radiator tersumbat
3. Katup thermostat sudah rusak
4. Slang tertutup atau tersumbat
5. Water pump abnormal
6. Lubang air pada mesin tersumbat
7. Rusak tutup radiatornya

344 TEKNIK DAN MANAJEMEN
PERAWATAN OTOMOTIF

PERAWATAN DAN PERBAIKAN
MESIN OTOMOTIF

MATERI PEMBELAJARAN

8. Sirkulasi air tidak normal
9. Bidang pendingin sempit
10. Rusuk pendingin radiatorterdapat kotoran
11. Abnormalnya electrical system dari kipas
12. Kebocor pada sistem
B. Analisis Kerusakan Komponen Sistem Pendingin
1. Radiator buntu

Kotoran dalam pipa radiator akan menyumbat saluran air sehingga
menurunkan kemampuan menurunkan panas. Temperatur berlebihan
akan merusak komponen-komponen. Bagian-bagian radiator yang
sering mengalami gangguan adalah:
a. Mulut pipa-pipa air

Kerak-kerak yang menempel pada setiap bagian lubang sehingga
air tidak dapat masuk melalui pipa yang tersumbat kotoran. Pada
bagian pipa dapat dibersihkan dengan alat skrap.
b. Pipa-pipa air
Untuk mengatasi masalah pada pipa yang tersumbat oleh kotoran
dengan menggunakan alat korok ke dalam pipa-pipa tersebut
sehingga kerak dapat dikeluarkan. Karena terbuat dari bahan yang
mudah rusak perlu hati-hati saat membersihkannya,jangan sampai
kebocoran.
c. Inti Radiator
Pembersihan kotoran dilakukan dengan jalan menyemprotkan
udara bertekanan dari kompresor ke dalam sirip radiator.

Gambar 13.2 Membersihkan inti radiator
Sumber : VEDC Malang

d. Tabung radiator Air Atas
Tabung radiator atas akan penampung air panas dari mesin, selain
itu dipasangkan juga tutup radiator. Kotoran pada dinding tabung
radiator atas dihilangkan dengan cara mengurasnya. Pipa bagian
bawah dibuka kemudian mesin dihidupkan, air bersih dialirkan
dari tutup radiator. Setelah bersih kalau perlu radiator diisi dengan
coolant/air suling.

e. Tabung radiator Air Bawah
Tabung radiator ini memiliki fungsi menampung air yang telah
didinginkan sirip–sirip tipis radiator. Tabung radiator bagian bawah
ini dilengkapi dengan lubang aliran menuju pompa dan baut kuras

TEKNIK DAN MANAJEMEN 345
PERAWATAN OTOMOTIF

PERAWATAN DAN PERBAIKAN
MESIN OTOMOTIF

MATERI PEMBELAJARAN
pembuangan. Sirip-sirip yang merupaka pipa saluran air harus
selalu bersih tidak ada endapan kotoran. Karena kalau ada kotoran
dapat menyebabkan kerusakan. Kotoran mudah menempel pada
pipa–pipa kecil yang semakin lama semakin tebal sehingga fungsi
pendinginnya berkurang

2. Termostat abnormal
Termostat berfungsi menjaga agar temperatur kerja selalu sesuai.

Termostat yang macet saat tertutup dapat menyebabkan mesin
menjadi overheating dan termostat menjadi macet pada saat terbuka
dapat menyebabkan mesin menjadi overcolling. Hal itu menyebabkan
tenaga yang dihasilkan menjadi turun.

Apabila termostat tidak dapat bekerja pada waktunya, termostat
tersebut harus diganti. Pengujian termostat perlu dilakukan untuk
mengetahui kondisinya dengan cara :
a. Rendam termostat dalam air
b. Panaskan air, biarkan air panas konstan, dan hindari pemanasan

langsung termostat
c. Periksa pertama terbukanya tutup katup pada temeratur 60◦C
d. Periksa saat terbukanya termostat pada temperatur 80◦C

Gambar 13.3 Mengetes termostat (VEDC
Malang)

3. Pompa Air/Water pump Rusak
Pompa air berfungsi memompakan air ke dalam sistem pendinginan.
Apabila pompa tidak berfungsi, sirkulasi pendingin akan terganggu
sehingga air mengalir dari radiator mesin tidak dapat bersirkulasi
dengan sempurna. Adanya kotoran di dalam sistem dapat merusakkan
seal pompa, kerusakan pada poros dan bantalan. Penyetelan fan belt
terlalu kencang dapat menyebabkan bantalan pompa air cepat rusak
karena justru menimbulkan beban yang terlalu pada satu sisi. Seal
yang rusak dapat menimbulkan kebocoran. Oleh karena itu, seal yang
rusak harus diganti.

346 TEKNIK DAN MANAJEMEN
PERAWATAN OTOMOTIF

PERAWATAN DAN PERBAIKAN
MESIN OTOMOTIF

MATERI PEMBELAJARAN

Gambar 13.4 Memeriksa pompa air (VEDC Malang)

4. Water Jacket Buntu
Water jacket memiliki fungsi menyerap panas dinding silinder

dan ruang bakar. Water jacket juga sering disebut mantel pendingin
terletak di sekeliling silinder-silinder mesin dan kepala silinder. Karena
adanya kotoran dari air dan endapannya maka menghambat sirkulasi
pendingin dalam mantel pendingin di dalam mantel pendingin.

Gambar 13.5 Water jacket
Sumber https://teknisimobil.com/smk-otomotif/apa-fungsi-water-jacket-dalam-sistem-pendinginan-

mobil-1271

Kotoran yang menempel dibersihkan dengan menyemprotkan udara
yang bertekanan ke lubang-lubang yang tersumbat.
5. Tutup Radiator Abnormal

Salah satu cara untuk mengetahui tutup radiator masih baik atau
tidak adalah dengan cara memeriksa tutup radiator dengan radiator
cap tester. Kasusu terjadinya kebocoran yang tidak ditemukan
sedangkan radiator dalam kondisi baik, tetapi mesin tetap overheating
bisa dikarenakan tutup radiator yang kurang baik sehingga tekanan di
dalam sistem terlalu rendah. Cek tutup radiator seperti terlihat pada
gambar. Apabila didapatkan hasil tutup yang rusak harus diganti

TEKNIK DAN MANAJEMEN 347
PERAWATAN OTOMOTIF

PERAWATAN DAN PERBAIKAN
MESIN OTOMOTIF

MATERI PEMBELAJARAN

Gambar 13.6 Pemeriksaan tutup radiator
Sumber: https://www.teknik-otomotif.com/2017/11/fungsi-

radiator-tester-atau-radiator.html

Apabila didapatkan hasil tutup yang rusak harus diganti.
C. Mengatasi Gangguan Pada Sitem Pendingin

Pada sistem pendingin gejala, kemungkinan yang sering terjadi adalah:
1. Mesin terlalu panas
Volume Air kurang
Apabila Air kurang segera dilakukan penambahan air pendingin
dilanjutkan dengan melakukan pemeriksaan kebocoran. Kebocoran
ini tidak dapat dilihat mata dalam keadaan mesin dingin. Tetapi waktu
mesin panas, tekanan dalam sistem pendingin akan bertambah dan
air akan terdesak keluar.
Cara menggunakan alat analisis untuk mengetes kebocoran ialah:
a. Memeriksa kebocoran luar
1) Buka tutup radiator dan isi radiator dan isi air sampai penuh.
2) Pasangkan radiator tester dengan benar
3) Lakukan pemompaan sampai dengan kondisi tekanannya sama
dengan yang tertulis pada tutup radiator dan ditambahkan 25
%-nya.
4) Apabila didapatkan data tekanan menunjuk kurang dari yang
diizinkan atau turun, itu menandakan ada kebocoran dalam
system pendingin
5) Lakukan perbaikan dan penggantian komponen yang rusak.

348 Gambar 13.7 Pemeriksan kebocoran luar/eksternal (
VEDC Malang)

TEKNIK DAN MANAJEMEN
PERAWATAN OTOMOTIF

PERAWATAN DAN PERBAIKAN
MESIN OTOMOTIF

MATERI PEMBELAJARAN

b. Pemeriksan kebocoran dalam/internal
1) Buka tutup radiator dan isi radiator dan isi air sampai penuh
2) Hidupkan mesin hingga mencapai suhu kerja
3) Pasangkan radiator tester, turunkan tekanan pada mesin
secara perlahan-lahan dan amati pengukur pada alat analisis
(analyzer). Bocornya udara yang tidak ditemukan di luar sistem
bisa diasumsikan terjadi kebocoran karena kepala silinder
melengkung, silinder bocor, dan jaket air mengalami kerusakan.

Gambar 13.8 Pemeriksaan kebocoran dalam/internal
(VEDC Malang)

2. Mesin terlalu dingin
Jika thermostatnya rusak, segera diganti

3. Kehabisan air
a. Bocoran pada radiator maka, dilakukan perbaikan pada bagian
yang rusak/bocor pada radiator.
b. Selang yang longgar atau rusak dilakukan pengencangan dan
diberi sealer perapat, bila tidak bisa maka diganti
c. Pompa air bocor tidak bisa diperbaiki dan harus diganti
d. Gasket kepala silinder yang bocor diatasi dengan mengencangkan
kembali diganti dengan yang baru.
e. Mesin overheating dapat diatasi dengan mencari penyebabnya.

4. Adanya suara abnormal pada sistem pendingin
a. Bantalan aus pada waterpump, maka waterpump diganti
b. Kipas pendingin kurang kencang, bengkok dapat diatasi dengan
cara dikencangkan, diperbaiki, atau diganti

D. Melepas dan Merakit Komponen Sistem Pendingin
1. Mempersiapkan Kendaraan
Kendaraan yang ingin dibongkar harus dipersiapkan dengan benar
telebih dahulu sebelum beberapa komponen dilepas. Metode
mempersiapkan kendaraan dijabarkan sebagi berikut.
a. Parkirkan kendaraan pada bidang permukaan yang datar
b. Posisikan transimisi pada keadaan netral
c. Tarik rem tangan dengan naikkan escalator
d. Lepaskan terminal massa baterai
e. Bukalah kap mesin dan topanglah pada penyangganya
f. Keluarkan air dari sistem pendingin

Berikut ini adalah cara mengeluarkan air pendingn dari sistem
pendingin.

TEKNIK DAN MANAJEMEN 349
PERAWATAN OTOMOTIF

PERAWATAN DAN PERBAIKAN
MESIN OTOMOTIF

MATERI PEMBELAJARAN
a. Sediakan tempat tampung air pendingin
b. Letakkan wadah penampung di bawah saluran lubang pembuang
air pendingin
c. Lepaskan tutup radiator
d. Lepaskan tutup saluran pembuangan air
e. Tunggu sampai air pendingin habis tebuang dan tutup kembali
saluram pembuang
Sesudah semua komponen pendingin dilepas, lakukan tahap akhir
berikut ini.
a. Isi kembali sistem pendingin dengan cairan pendingin dan
tambahkan zat pendingin air pada radiator
b. Hubungkan kembali terminal massa baterai
c. Periksa kembali komponen sistem pendingin dan pastikan
komponen sudah terpasang dengan benar
d. Hidupkan mesin dan biarkan mencapai temperatur kerja normal
e. Tes tekanan sistem pendingin dan cek bagian yang terhubung
dengan sistem pendingin air dari kemungkinan bocor.
f. Pasang tutup radiator dan tutup kap mesin.

2. Melepas dan Memasang Drive Belt
Cara melepas drive belt
a. Kendurkan baut pengikat pada alternator
b. Tekan alternator kearah depan
c. Buka baut penutup radiator untuk memudahkan pelepasan drive
belt
d. Keluarkan drive belt dari tempatnya secara pelan pelan, jangan
sampai rusak atau tergores.
Pemasangan kembali drive belt
1) Masukan kembali drive belt pada posisi semula
2) Pastikan posisi drive belt masuk pada alur dengan baik.
3) Tarik alternator dan kunci baut yang dikendurkan tadi
4) hingga kuat sambil mengukurketegangan drive belt
5) Setelah selesai pasang kembali baut penutup radiator

3. Melepas dan Memasang Saluran Radiator dan Klem Slang Saluran
Cara melepas saluran radiator dan klem siang saluran
a. Gunakan obeng untuk mengendurkan baut klem pengikat slang
saluran.
b. Tarik slang dari titik penghubung.
c. Periksa slang saluran dari kerusakan dan karat
d. Bersihkan ujung slang dengan kain hingga bersih.
Cara memasabg kembali saluran atau selang radiator
a. Pasang slang pada posisi semula, jangan sampai slang terpuntir.
b. Lepaskan klemnya untuk memudahkan pemasangan.
c. Tekan slang sampai benar-benar masuk dan jangan lupa memberi
gasket diujung slang untuk mencegah air pendingin merembas
saat pemuaian.

350 TEKNIK DAN MANAJEMEN
PERAWATAN OTOMOTIF

PERAWATAN DAN PERBAIKAN
MESIN OTOMOTIF

MATERI PEMBELAJARAN
d. Geser klem keposisinya dan keraskan dengan peralatan yang

Gambar 13.9 Slang radiator ( Dr. Suranto,ST,MM
dkk,2017)

4. Melepaskan dan Memasang Radiator
Cara melepas radiator
a. Keluarkan air pendingin dari radiator terlebih dahulu dengan
membuka baut penutup pada bagian bawah radiator.
b. Lepaskan slang saluran radiator.
c. Buka semua baut yang mengikat radiator.
d. buka kapas radiator yang menempel pada pada radiator
e. Gunakan kunci socket untuk melepas selubung kipas.
f. Keluarkan selubung penutup radiator untuk memudahkan
keluarnya radiator dari mesin.
Cara memasang kembali radiator
a. Tempatkan radiator pada posisi pasangannya
b. Hati-hati pada saat menurunkan radiator dan posisikan lubang
bautnya segaris dengan radiator.
c. Perhatikan posisi kipas, jangan sampai menyentuh inti radiator.
d. Pasang kembali baut pengikat radiator dan kipas.
e. Pasang kembali slang salurnya dan kuatkan pengikatnya.
f. Masukan kembali penutup radiator dan pasang baut pengikatnya.

5. Melepas dan memasang Pompa air
Cara melepas pompa air
a. Lepaskan baut pengikat alaternator
b. Buka baut pengikat pully
c. Keluarkan sabuk
d. Lepaskan beberapa selang penghubung pada pompa air
e. Buka semua baut
f. Jika pompa sulit dilepas ketuk dengan palu lunak

Cara Memasang kembali pompa air
a. Bersihkan sebelum dipasang
b. Berikan gasket
c. Tekan alur pompa air
d. Pasang baut tanam pada blok mesin
e. Tepatkan kembali baut pengaman dank unci
f. Pasang kembali pully
g. Pasang kembali sabuk kipas

TEKNIK DAN MANAJEMEN 351
PERAWATAN OTOMOTIF

PERAWATAN DAN PERBAIKAN
MESIN OTOMOTIF

MATERI PEMBELAJARAN

6. Melepas dan memasang termostat
Cara melepaskan termostrat :
a. Lepaskan saluran yang yang melekat pada tutup thermostat
b. Lepaskan baut pengikat pada rumah thermostat
c. Buka penutup rumah thermostat
d. Angkat termostat dari rumahnya dengan menggunakan obeng
kecil jika terjadi kemacetan pada termostat
Cara memasang kembali termostat :
a. Kedua penyambung pada permukaan harus benar benar bersih
dari gasket pertama
b. Permukaan pada flens termostat dapat dibersihkan dengan
memakai sekrap
c. Permukaan rumahb dapat dibersihkan dengan menggunakan sikat
kawat
d. Masukan kembali termostat pada rumahnya
e. Pasang gasket baru dan beri lem perekat
f. Pasang tutup atas rumah thermostat
g. Pasang kembali baut pengikatnya sampai kuat
h. Pasang saluran atas radiator dan kuatkan lem pengikatnya.

Gambar 13.10 Termostat
Sumber: http://ppg.spada.ristekdikti.go.id/master/pluginfile.php/75035

E. Memeriksa dan memperbaiki komponen sistem pendingin
1. Sabuk (Drive Belt)
a. Lepaskan sabuk dari pully
b. Putar sabuk ke arah samping luar
c. Periksa sabuk secara teliti untuk mengetahui kondisi sabuk dari
kemungkinan cacat atau using
d. Ganti sabuk apabila sudah tidak layak lagi
e. Pasang sabuk pada posisi semula

352 TEKNIK DAN MANAJEMEN
PERAWATAN OTOMOTIF

PERAWATAN DAN PERBAIKAN
MESIN OTOMOTIF

MATERI PEMBELAJARAN

Gambar 13.11 Memeriksa kodisi sabuk
Sumber: https://www.teknik-otomotif.com/2016/11/

penyetelan-sabuk-penggerak-fan-belt.html

2. Saluran dan klem penjepit saluran
Pemeriksaan saluran radiator dan klem penjepit saluran
a. Lepaskan saluran
b. Periksa secara teliti pada samping saluran untuk mengetahui
adanya :v
1) Keretakan pada saluran
2) Kondisi saluran sudah usang
3) Tercemar oli
c. Ganti saluran jika sudah retak
d. Periksa klem penjepit saluran untuk mengetahui beberapa
hal,seperti:
1) Ulir sekrup apakah sudah rusak
2) Korosi atau berkarat,bengkok
e. Ganti klem jika sudah rusak
f. Pasang kembali saluran penjepit saluran

3. Radiator
Kerusakan yang sering terjadi pada radiator adalah inti radiator atau
core yang tersumbat. Jika hal itu sampai terjadi, periksalah kondisi
radiator terutama bagian aliran air.
a. Lepaskan bagian atas dan bawah
b. Isi radiator dengan air
c. Buka baut penutup bawah radiator
d. Bersihkan inti radiator
e. Gunakan pelat tipis untuk membersihkan inti radiator
f. Setelah bersih rakit kembali

4. Pompa air (water pump)
Pemeriksaan pompa air dengan cara menghidupkan mesin:
a. Dengarkan apakah pompa berisik
b. Kekurangan air secara normal dikur secara rata-rata
c. Pada saat pompa bekerja perhatikan lubang bagian bawah pompa
ada lubang kecil apakah ada air yang keluar.

TEKNIK DAN MANAJEMEN 353
PERAWATAN OTOMOTIF

PERAWATAN DAN PERBAIKAN
MESIN OTOMOTIF

MATERI PEMBELAJARAN
5. Termostat
Berikut cara yang dapat dilakukan untuk menguji termostat.
a. Lepaskan termostat dari rumahnya.
b. Gantung termostat dengan kawat pada bejana yang berisi air.
c. Tempatkan termometer pada bejana yang berisi air tersebut.
d. Panaskan air dan catat suhu saat katup termostat membuka dan
suhu saat katup menutup kembali
e. Jika air yang dipanaskan telah mencapai lebih dari 95 derajat
celcius dan ketup termostat tidak terbuka,termostat harus diganti
dengan yang baru.

Gambar 13.12 Cara menguji termostat (VEDC
Malang)

F. Membersihkan Komponen Pendingin
1. Pembersih Luar
Pembersih luar hanya dilakukan pada komponen yang memerlukan
pembersih secara penuh pada bagian luar radiator. Kisi-
kisi harus bebbas dari semua bahan atau zat dari luar,seperti
kotoran,oli,daun,pasir,serangga. Cara untuk membersihkan kisi-kisi
pada radiator dijabarkan sebagai berikut.
a. Lepaskan radiator dari mesin
b. Pindahkan radiator pada tempat yang bebas dari kotoran.
c. Hubungkan nozel udara penyemprot dengan sumber udara
bertekanan tinggi atau compressor.
d. Kemudian semprotkan angin diantara kisi-kisi dengan
menggerakkan nozel penyemprot sepanjang kisi-kisi yang saling
sejajar antara pipa-pipa inti radiator.
e. Luruskan rusuk pendingin radiator sesudah dibersihkan.
2. Pembilasan radiator
a. Pasang tutup radiator
b. Lepaskan saluran atas dan bawah dari radiator.
c. Bebaskan komponen elektronik dan hubungkan langsung dengan
air agar tidak terjadi korsleting.
d. Pasang semprotan pembilas pada leher radiator bawah.
e. Gunakan penyemprotan udara ke aliran air untuk beberapa kali.
f. Amati pengurasan dari radiator.
g. Teruskan pembilasan sampai bersih.
3. Menyiapkan Pembilasan Mesin
Pembilasan Mesin

354 TEKNIK DAN MANAJEMEN
PERAWATAN OTOMOTIF

PERAWATAN DAN PERBAIKAN
MESIN OTOMOTIF

MATERI PEMBELAJARAN

a. Lepaskan termostat dari rumahnya
b. Pasang semprotan pembilasan ke leher rumah radiator
c. hubungkan air dan udara ke penyemprotan
d. Alirkan dan lewatkan ke mesin sampai aliran keluar saluran bawah

radiator
e. Semprotkan udara ke mesin beberapa kali agar tidak ada kotoran

yang menempel atau karat yang terdapat pada water jacket
f. Teruskan pembilasan hingga bersih

G. Penggantian dan Pemeriksaan Cairan Pendingin
Pengecekan air pendingin meliputi pengecekan jumlah dan kualitas air

pendingin. Pengecekan kualitas pendingin antara lain pengecekan terhadap
karat/kerak di sekitar lubang tutup radiator. Air pendingin tidak boleh
tercemar oli. Pengecekan kualitas dan jumlah air pendingin dapat dilakukan
sebagai berikut :

1. Pemeriksaan kapasitas air pendingin
Jumlah air pendingin dilihat pada reservoir tank. Posisi air harus
berada diantara tanda FULL- LOW , saat mesin dingin isi sampai FULL.
a. Pengecekan dan penggantian air pendingin
Tidak boleh adanya kotoran pada lubang tutup radiator. Apabila
air ternyata kotor/ mengandung karat/berwarna kuning harus
diganti dengan cara :
1) Buka tutup radiator saat mesin keadaan dingin..
2) Kuras dengan cara melepas baut penguras di bawah.
3) Tutup baut penguras, dan isi dengan radiator coolant
4) Pasang tutup radiator
5) Hidupkan mesin dan cek apabila ada kebocoran
6) Pemeriksa volume air pendingin, tambahkan bila diperlukan.
b. Pelepasan, Pengecekan dan Penggantian Pompa Air
Bila air pendingin tidak bersirkulasi dengan sebagaimana
mestinya maka yang perlu diperiksa adalah pompa air. Pompa air
harus diganti apabila mengalami kebocoran, karena jarang sekali
ada seal di pasaran. Cara melepas pompa air sebagai berikut :
1) Keluarkan air pendingin
2) Melepas fan belt, kipas, kopling fluida dan kelengkapannya
3) Lepas pompa air dan lakukan pengecekan
4) Putar dudukan puli dan amati bahwa bearing tidak bersuara
kasar atau berisik. Apabila diperlukan, bearing pompa air harus
diganti.

TEKNIK DAN MANAJEMEN 355
PERAWATAN OTOMOTIF

PERAWATAN DAN PERBAIKAN
MESIN OTOMOTIF

MATERI PEMBELAJARAN

Gambar 13.13 Pemeriksaan pompa air
Sumber : https://www.academia.edu/27635037/PERBAIKAN_SISTEM_PENDINGIN_DAN_KOMPONEN

KOMPONENNYA

2. Pemeriksaan kopling fluida, cek kebocoran silicon.

Gambar 13.14 Pemeriksaan kopling fluida
Sumber: https://www.academia.edu/27635037/PERBAIKAN_SISTEM_PENDINGIN_DAN_KOMPONEN-

KOMPONENNYA

3. Cara melepas komponen pada water pump/pompa air :
Bodi pompa, bearing, satuan seal, rotor, dudukan puli, gasket dan plat
merupakan komponen pompa air

Gambar 13.15 Komponen pompa air
Sumber https://www.academia.edu/27635037/PERBAIKAN_SISTEM_PENDINGIN_DAN_KOMPONEN-

KOMPONENNYA

Prosedur pelepasan komponen pompa air sebagai berikut :
Melepas plat pompa dengan cara melepas baut pengikatnya

356 TEKNIK DAN MANAJEMEN
PERAWATAN OTOMOTIF

PERAWATAN DAN PERBAIKAN
MESIN OTOMOTIF

MATERI PEMBELAJARAN

Gambar 13.16 Cara melepas plat
Sumber https://www.academia.edu/27635037/PERBAIKAN_SISTEM_PENDINGIN_DAN_KOMPONEN-

KOMPONENNYA

Gunakan SST dan pres untuk melepas dudukan puli, tekan as dari
bearing dan lepaskan dudukan puli

Gambar 13.17 Cara melepas dudukan Puli
Sumber https://www.academia.edu/27635037/PERBAIKAN_SISTEM_PENDINGIN_DAN_KOMPONEN-

KOMPONENNYA

4. Prosedur perakitan komponen pompa air
Pasang bearing pompa dengan cara pemanaskan bodi pompa
bertahap sampai suhu 75 – 85° C, gunakan SST dan pres, tekan poros
bearing dan lepas bearing dan rotor. Permukaan bearing harus rata
dengan bodi.
Pasang seal pompa dengan cara oles oli pada seal baru dan bodi
dengan SST dan pres, pasang seal, pasang dudukan puli di pres pada
poros bearing pompa. Pasang rotor dengan press pada poros dan
pasang plat pompa, jangan sampai rotor menyentuh plat. Pastikan
pompa air berputar lembut.

5. Melepas, Memeriksa dan memasang Thermostat
Proses yang harus dilakukan adalah membuang air pendingin,
dilanjutkan dengan melepas selang radiator bagian atas, dan tutup
thermostat juga dilepas,tinggal mengambil thermostat .

Gambar 13.18 Melepas tutup thermostat
Sumber https://www.academia.edu/27635037/PERBAIKAN_SISTEM_PENDINGIN_DAN_KOMPONEN-

KOMPONENNYA

TEKNIK DAN MANAJEMEN 357
PERAWATAN OTOMOTIF

PERAWATAN DAN PERBAIKAN
MESIN OTOMOTIF

MATERI PEMBELAJARAN
a. Pengecekan thermostat, dilakukan dengan urutan :
Masukkan termostat ke dalam air yang dipanaskan. Periksa
pembukaan katup yaitu 80 – 90 derajad celcius. Jika saat
pembukaan katup tidak sesuai menandakan bahwa thermostat
rusak dan harus ganti. Kemudian cek besarnya pembukaan (Spec
pembukaan pada suhu 95 derajad Celcius minimal 8 mm)

Gambar 13.19 Memeriksa kerja thermostat
Sumber : https://www.academia.edu/27635037/PERBAIKAN_SISTEM_PENDINGIN_DAN_KOMPONEN-

KOMPONENNYA

Sumber : Gambar 13.20 Pemeriksaan tinggi kenaikan katup
https://www.academia.edu/27635037/PERBAIKA N_SISTEM_PENDINGIN_DAN_KOMPONEN -

KOMPONENNYA

b. Cara pemasangan thermostat dengan urutan :
Pasang gasket/packing yang baru pada thermostat, luruskan
katup jinggle dengan tanda di sisi kanan kemudian pasang pada
dudukannya, dan pasang tutup rumah thermostatnya atau ke
kanan dari tanda.

Gambar 13.21 Memasang gasket baru
Sumber : https://www.academia.edu/27635037/PERBAIKAN_SISTEM_PENDINGIN_DAN_KOMPONEN-

KOMPONENNYA

358 TEKNIK DAN MANAJEMEN
PERAWATAN OTOMOTIF

PERAWATAN DAN PERBAIKAN
MESIN OTOMOTIF

MATERI PEMBELAJARAN

Gambar 13.22 Pemasangan thermostat
Sumber : https://www.academia.edu/27635037/PERBAIKAN_SISTEM_PENDINGIN_DAN_KOMPONEN-KOMPONENNYA

H. Pengecekan dan Pengujian Sistem Pendingin
Pengecekan dan pengujian dengan jalan memeriksa kebocoran sistem
pendingin. Dengan mengunakan Radiator Cup/pressure Tester digunakan
untuk menentukan kondisi tutup radiator maupun bagian dari sistem
pendinginan yang lain.
1. Pengecekan pada tutup radiator dilakukan dengan cara sebagai
berikut
a. Lepaskan tutup radiator dari radiator (mesin posisi dingin),
kemudian pasang tutup radiator pada radiator cap tester .
b. Pengecekan pada tutup radiator dengan melakukan pemompaan
dan ukur tekanan pembukaan katup. Spesifikasi pembukaan
katup : 0,75 – 1,05 kg/cm (10,7 – 14,9 psi) Tekanan pembukaan
minimal : 0,6 kg/cm (8,5 psi) Untuk Pengecekan kondisi tutup
raditor menggunakan pembacaan yang maksimum sebagai tekanan
pembukaan. Apabila tekanan pembukaan kurang dari tekanan
minimum, maka tutup radiator harus diganti.

Gambar 13.23 Pemeriksaan tutup radiator
Sumber ; https://www.academia.edu/27635037/PERBAIKAN_SISTEM_PENDINGIN_DAN_KOMPONEN-

KOMPONENNYA

2. Pemeriksaan kebocoran dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut
:

a. Isilah radiator dengan air pendingin, kemudian pasanglah radiator
cap tester pada lubang pengisian air pendingin pada radiator.

TEKNIK DAN MANAJEMEN 359
PERAWATAN OTOMOTIF

PERAWATAN DAN PERBAIKAN
MESIN OTOMOTIF

MATERI PEMBELAJARAN

Gambar 13.24 Pemeriksaan kebocoran pada sistem pendingin
Sumber:https://www.academia.edu/27635037/PERBAIKAN_SISTEM_PENDINGIN_DAN_KOMPONEN-

KOMPONENNYA

b. Pompa radiator cap tester sampai tekanan 1,2 kg/cm(17,1 psi), dan
pastikan tekanan tidak turun. Apabila tekanan turun berarti ada
kebocoran. Oleh karena itu perlu diperiksa kebocoran pada saluran
pendingin, radiator, dan pompa air. Bila tidak ditemukan kebocoran
pada komponen tersebut, maka perlu diperiksa blok dan kepala.

360 TEKNIK DAN MANAJEMEN
PERAWATAN OTOMOTIF

PERAWATAN DAN PERBAIKAN
MESIN OTOMOTIF

LEMBAR PRAKTIKUM

Pemeriksaan dan Penggantian Termostat
TUJUAN :
1. Memeriksa termostat dalam posisi terlepas
2. Menjelaskan termostat type wax
3. Mengeluarkan udara yang pada sistem pendinginan

ALAT BAHAN WAKTU
1. Kotak alat 1. Mesin hidup 1. Latihan : 2 jam
2. Pengetes kebocoran 2. Thermometer 2.Instruktur : 2 jam
3. Kompor gas/listrik 3. Paking
4. Panci air 4. Paslin
5. Gembor
6. Set kunci sok
7. Termometer
8. Bak air
9. Skrap

KESELAMATAN KERJA :
Hati-hati membuka tutup radiator saat mesin panas. Bila panas tekanannya naik,
akibatnya uap air yang panas menyembur , untuk itu, buka tutup radiator dengan
cara :
1. Buka perlahan untuk mengurangi panas gunakan kain lap untuk pelindung

tangan
2. Pastikan uap air yang keluar semuanya
3. Lepaskan tutup
LANGKAH KERJA :
1. Kuras air dengan membuka kran pembuang pada radiator,
2. Lepas termostat.
3. Masukkan termostat ke dalam wadah air yang kita panaskan dengan kompor.

Catat kondisi termostat mulai membuka, membuka maksimal dan saat air
mendidih dengan membandingkan temperature pada thermometer

Gambar 13.25 Pengujian termostat
Sumber ; VEDC Malang

TEKNIK DAN MANAJEMEN 361
PERAWATAN OTOMOTIF

PERAWATAN DAN PERBAIKAN
MESIN OTOMOTIF

LEMBAR PRAKTIKUM

1. Bersihkan tempat kertas perpak pada rumah termostat dengan skrap .
2. Pasang termostat dalam posisi yang benar (tidak terbalik)
3. Isikan radiator dengan air sampai penuh, kemudian starter mesin hingga motor

hidup , dan buang udara kalau ada pada sistem pendinginan,
4. Periksa kalau ada kebocoran.
5. Apabila ada kebocoraan dapat diperiksa tanpa melakukan pengetes cukup

dengan menghidupkan mesin sampai suhu kerja dan tutup radiator selalu
terpasang
6. Lakukan pemeriksaan thermostat yang sudah terpasang
Thermostat membuka mulai 75 – 850 C, membuka penuh pada 90 – 1000 C.
Bila pembukaan di bawah 700 C, atau thermostat sengaja tidak dipasang,
mengakibatkan bahan bakar boros.
Pengantian Pompa Air
TUJUAN :
1. Pembongkaran pompa air
2. Pembersihhan pompa air
3. Pemasangan pompa air

ALAT BAHAN WAKTU
1. Kotak alat 1. Engine Stand 1. Instruksi : 2
2. Ember 2. Majun
3. Radiator cup tester 3. Vet jam
4. Pistol udara 4. Kertas gosok 2. Latihan : 2
5. Skrap 5. Coolant
jam

URUTAN KERJA :
1. Langkah Pembongkaran

a. Membuka tutup radiator, buang air pendingin dengan jalan membuka keran
pembuangan air, tampung di dalam ember.

Gambar `13.26 pembuangan air pada radiator (
VEDC Malang, 2000)

b. Lepaskan selang-selang air pada radiator pompa air
c. Lepas tali kipas/fan belt dengan mengendorkan baut alternator

362 TEKNIK DAN MANAJEMEN
PERAWATAN OTOMOTIF

PERAWATAN DAN PERBAIKAN
MESIN OTOMOTIF

LEMBAR PRAKTIKUM

Gambar 13.27 Melepas tali kipas ( VEDC
Malang, 2000)

d. Lepas selubung kipas dan radiator
e. Lepas kipas, puli kipas dan pompa air

Gambar 12.28 Melepas kipas,puli dan pompa (
Sumber ; VEDC malang)

f. Melepaskan baut pengikat pompa airdan lepaskan pompa air dari blok.
g. Dengan menggunakan skrap/ampelas bersihkan dudukan pompa air.

Gambar 13.29 Dudukan pompa air ( VEDC 363
Malang, 2000)

Proses Perakitan
1. Berikan gress/vet pada packing

TEKNIK DAN MANAJEMEN
PERAWATAN OTOMOTIF

PERAWATAN DAN PERBAIKAN
MESIN OTOMOTIF

LEMBAR PRAKTIKUM

Gambar 13.30 Pompa air ( VEDC Malang, 2000)

2. Pasang pompa air dan keraskan baut sesuai momen
3. Rakit bagian lain dengan cara kebalikan dari pembongkaran
4. Penyetelan tali kipas
5. Mengisi radiator dengan radiator coolant
6. Membuang udara pada sistem pendingin
Kontrol akhir
1. Pemeriksaan kebocoran,

CONTOH SOAL
1. Jelaskan langkah-langkah membongkar pompa air!
2. Jelaskan langkah-langkah membongkar kipas!
3. Bagaimana cara menguji thermostat, jelaskan?
Jawab :
1. Langkah-langkah membongkar pompa air

Prosedur/urutan pelepasan komponen pompa air adalah sebagai berikut :
a. Melepas plat belakang pompa dengan melepas baut pengikatnya

Gambar 13.31 Cara melepas plat
Sumber : https://www.academia.edu/27635037/PERBAIKAN_SISTEM_PENDINGIN_DAN_KOMPONEN- KOMPONENNYA

b. Pergunakan SST dan pres untuk melepas dudukan puli, tekan as dari
bearing dan lepaskan dudukan puli .

364 TEKNIK DAN MANAJEMEN
PERAWATAN OTOMOTIF

PERAWATAN DAN PERBAIKAN
MESIN OTOMOTIF

CONTOH SOAL

Gambar 13.32 Cara melepas dudukan Puli
Sumber : https://www.academia.edu/27635037/PERBAIKAN_SISTEM_PENDINGIN_DAN_KOMPONEN-KOMPONENNYA

c. Lepaskan bearing pompa air dengan cara:
Memanaskan bodi pompa sampai mencapai suhu 75° – 85° C, tekan
poros bearing dan melepas bearing dan rotor dengan SST dan press

d. Lepas seal dengan SST dan pres
2. langkah-langkah membongkar kipas

a. Buka keempat-empat bolt yang memegang kipas radiator
b. Buka baut kipas radiator yang memiliki 4 baut sehingga bisa mudah

dilepaskan, memang agak sulit buat lepasin baut yang bawah karena
cukup susah dijangkau tapi pembaca bisa dengan cara mendongkrak
mobil dan membukanya dari kolong mobil.
c. lepaskan selang atas radiator agar kipas set radiatornya bisa di tarik
keluar dari habitatnya, kalau gak dilepas nanti gak bisa ditarik keluar.
saat melepas selang memang akan keluar banyak air radiator
d. bongkar semua bagian yang menempel pada bingkai kipas radiator,
dalam kasus saya bilah kipas meleleh sehingga gak bisa lagi dipasang
dan harus ganti dengan yang baru.
3. Cara menguji thermostat
Berikut cara yang dapat dilakukan untuk menguji thermostat:
a. Lepaskan termostat dari rumahnya.
b. Gantung termostat dengan kawat pada bejana yang berisi air.
c. Tempatkan termometer pada bejana yang berisi air tersebut.
d. Panaskan air dan catat suhu saat katup termostat membuka dan suhu
saat katup menutup kembali
e. Jika air yang dipanaskan telah mencapai lebih dari 95 derajat celcius dan
ketup termostat tidak terbuka,termostat harus diganti dengan yang baru.

Gambar 13.33 Pengujian thermostat ( VEDC 365
malang, 2000)

TEKNIK DAN MANAJEMEN
PERAWATAN OTOMOTIF

PERAWATAN DAN PERBAIKAN
MESIN OTOMOTIF

CAKRAWALA

Menjaga agar air radiator tetap ideal
Hal - hal yang harus anda perhatikan pada air radiator adalah:

1. Volume air, Isi air jika sudah berkurang. Berkurangnya air pendingin dilihat
pada reservoir tank . Jumlah air yang ideal pada tangki cadangan berada
pada garis full. Jika melebihi garis segeralah buang, jika berkurang dari
garis full segera di tambah.

Gambar 13.34 Reservoir
Sumber : https://www.lksotomotif.com/2019/07/hal-hal-yang-harus-anda-perhatikan.html

2. Lakukan pengisian dengan air yang sejenis. Misalnya menggunakan coolant
ya diganti atau diisi dengan coolant juga dan jangan dicampur.

3. Dilarang mengisi air pendingin yang mempunyai kadar garam yang tinggi
4. Periksa apakah ada perubahan warna pada air pendingin bila berubah

warna menjadi hitam, bisa disebabkan oleh beberapa antara lain :
a. Kebocoran pelumas yang masuk ke system pendingin.
b. Mengisi water coolant/antifreeze dengan warna  berbeda dengan
yang sebelumya. Misal diawal sistem pendingin anda menggunakan
watercoolant warna hijau, lalu ditambahkan dengan dengan
watercoolant warna merah.
c. Radiator sudah kotor ( berkerak ). Solusinya Anda bisa mencucinya
atau menggantinya dengan yang

JELAJAH INTERNET

Setelah mempelajari materi cara overhaul sistem pendinginan, untuk lebih jelas
lagi bisa di lihat di webs di bawah ini
https://www.academia.edu/27635037/PERBAIKAN_SISTEM_PENDINGIN_DAN_
KOMPONEN-

366 TEKNIK DAN MANAJEMEN
PERAWATAN OTOMOTIF

PERAWATAN DAN PERBAIKAN
MESIN OTOMOTIF

RANGKUMAN

Kerusakan yang terjadi pada sistem pendingin dapat dideteksi dari beberapa
gejala yang muncul. Gangguan yang terjadi pada sistem pendingin harus
segera diatasi supaya tidak mengakibatkan kerusakan pada komponen yang lain.
Beberapa gangguan sistem pendingin antara lain ;
1. Air pendingin berkurang atau bocor
2. Radiator buntu
3. Thermostat sudah rusak
4. Slang karet tersumbat
5. Pipa air dalam water jaket rusak
6. Pompa air abnormal
7. Selang air dari mesin tersumbat kotoran air
8. Kerusakan tutup radiator
9. Sirkulasi air tidak lancar
10. Bidang pendingin sempit
11. Sirip pendingin radiator penuh dengan kotoran
12. System kipas electrical mengalami kerusakan
13. Kebocoran pada sistem pendingin

TUGAS MANDIRI
Setelah mempelajari langkah-langkah overhaul pompa sistem pendinginan
maka lakukan pembongkaran sistem pendinginaan pada mesin yang lain, dan
lakukan secara mandiri masing-masing siswa membawa waterpump yang diganti
dari mesin yang sedang melakukan overhoul sistem pendinginan, lakukan
pengamatan, penyebab kerusakan sehingga waterpum tersebut diganti dan
tuliskan hasil pengamatan di dalam buku laporan masing-masing!

PENILAIAN AKHIR BAB
Kerjakanlah soal-soal di bawah ini dengan baik dan benar !
1. Jelaskan langkah-langkah membongkar pompa air!
2. Jelaskan langkah-langkah membongkar kipas!
3. Bagaimana cara menguji thermostat, jelaskan?
4. Sebutkan bagian –bagian dari sistem pendinginan air!
5. Bagaimana cara menguji thermostat?
6. Sebutkan fungsi masing-masing bagian dari radiator!
7. Jelaskan bagaimana peredaran air saat motor masih dingin ! Gambarkan

secara sederhana!
8. Sebutkan komponen-komponen yang termasuk sistem pendinginan air!

TEKNIK DAN MANAJEMEN 367
PERAWATAN OTOMOTIF

PERAWATAN DAN PERBAIKAN
MESIN OTOMOTIF

REFLEKSI

Setelah mempelajari materi pada bab melakukan overhaul sistem pendinginan
di atas, apakah Anda bisa memahami tentang overhaul yang dipaparkan di atas?
Dari materi diatas mungkin atau bagian mana yang belum paham? Coba diskusikan
lagi dengan tema atau dengan guru jika ada materi yang belum dipahami.

368 TEKNIK DAN MANAJEMEN
PERAWATAN OTOMOTIF


Click to View FlipBook Version