YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen SOP/3000/003 Revisi 2 Tanggal Berlaku 28-02-2023 STANDARD OPERATING PROCEDURE Review Berikutnya 28-02-2025 Halaman 4 dari 4 PEMBAGIAN SISWA DALAM KELAS 4.2.4. Sekolah menyerahkan data siswa baru sebagai laporan ke Dinas Pendidikan Kab. Kutai Timur. 4.2.5. Pada kelas 2 s.d.6, Waka Kesiswaan berkoordinasi dengan wali kelas sebelumnya untuk membagi kelas para siswa. 4.2.6. Waka Kesiswaan menginformasikan pembagian siswa beserta nama wali kelas paling lambat 3 (tiga) hari sebelum tahun pelajaran baru dimulai. 4.2.7. Kepala Sekolah menyerahkan laporan pembagian kelas kepada Manajer Pendidikan. 4.3. Jenjang SMP 4.3.1. Mgr. RSP menyampaikan hasil pengumuman penerimaan siswa baru anak karyawan yang berasal dari sekolah di luar YPPSB dan siswa penerima beasiswa PGC dan Prima Prestasi kepada Waka Kurikulum paling lambat 2 minggu sebelum tahun pelajaran baru dimulai 4.3.2. Waka Kurikulum melakukan pembagian kelas siswa baru kelas 7 dengan memperhatikan nilai ijazah, komposisi jenis kelamin, dan agama serta keterangan aspek perilaku. 4.3.3. Waka Kurikulum melakukan pembagian kelas 8 dan 9 dengan memperhatikan nilai raport kelas sebelumnya, komposisi jenis kelamin, dan agama, serta aspek perilaku siswa . 4.3.4. Waka Kurikulum menginformasikan pembagian siswa beserta nama wali kelas paling lambat 3 (tiga) hari sebelum tahun pelajaran baru dimulai. 4.3.5. Kepala Sekolah menyerahkan laporan pembagian kelas kepada Manajer Pendidikan. 5.0 Rekaman Mutu ● Rekap Siswa Baru (TK, SD, dan SMP). ● Pengumuman siswa baru dari luar dan beasiswa. ● Pembagian kelas. ● Daftar Wali kelas.
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/001 Revisi 1 Tanggal Berlaku 28 -02-2022 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 28 -02-2025 Halaman 1 dari 1 PELAKSANAAN PROSES PEMBAGIAN TUGAS GURU 1. Kepala Sekolah dalam melaksanakan pembagian tugas mengajar guru harus memperhatikan hal-hal berikut: a. Menghitung jumlah kelas/rombongan belajar. b. Menetapkan wakil kepala sekolah / koordinator bidang kesiswaan, kurikulum, dan sarana dan prasarana. c. Menghitung jumlah guru mata pelajaran, guru kelas, wali kelas, dan koordinator. d. Memperhatikan kewajiban jam mengajar minimal guru: i. TK minimal 30 jam @ 30 menit. ii. SD minimal 27 jam @ 35 menit. iii. SMP minimal 24 jam @ 40 menit e. Waka / Koord kurikulum dalam menyusun jadwal pelajaran harus memperhatikan hal berikut: i. Guru yang mengajar lebih dari 1 unit ii. BCT di setiap unit f. Seluruh aturan di atas tetap memperhatikan kebijakan dari pemerintah g. Seluruh guru yang belum memenuhi jam minimal termasuk guru Kelas 1 dan kelas 2 SD dialokasikan jam untuk remedial yang dihitung untuk menggenapkan jam minimal. 2. Kepala sekolah melaksanakan pembagian tugas Pengelola Laboratorium, Pembina UKS dengan memperhatikan: a. Kemampuan guru b. Pemerataan pembagian tugas DAFTAR DISTRIBUSI: 1000, 3000, 3100, 3200, 3300, 3400, 3500, 4000, 4100 PENGESAHAN Dibuat oleh KEPALA TK KEPALA SD1 KEPALA SD2 KEPALA SD3 KEPALA SMP Disahkan oleh MGR. PENDIDIKAN
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/002 Revisi 1 Tanggal Berlaku 28-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 28-02-2025 Halaman 1 dari 1 PENYUSUNAN JADWAL PELAJARAN 1. Waka / Koord Kurikulum melakukan penyusunan jadwal pelajaran dengan memperhatikan: a. Jam belajar dalam Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka YPPSB b. Jumlah total rombongan belajar, jumlah rombongan belajar kelas paralel, jumlah ruangan khusus seperti Lab. Komputer, Lab. Bahasa dan Lab IPA. c. Jumlah jam pelajaran per hari per kelas, jumlah jam pelajaran per mata pelajaran, dan jadwal BCT di setiap kelas. d. Jumlah guru kelas, guru mata pelajaran dan jumlah jam mengajar minimal guru. (PT/3000/001) (FRM 064) (Upacara, SKJ/Jum, dan Piket dimasukkan dalam perhitungan jam untuk mengganti/menambah jam mengajar guru kelas 1 dan 2 SD) 2. Prioritas mata pelajaran di pagi hari adalah untuk mata pelajaran Olahraga. 3. Setiap kelas dalam satu hari paling banyak mengikuti 4 (empat) mata pelajaran untuk SD dan 5 (lima) mata pelajaran untuk SMP. 4. Satu mata pelajaran paling banyak dilakukan dalam 4 (empat) jam berturut-turut. 5. Waka / Koord Sarana Prasarana berkoordinasi dengan Spv. Contract & Services untuk waktu penggunaan sarana bersama YPPSB. DAFTAR DISTRIBUSI: 1000, 2300, 3000, 3100, 3200, 3300, 3400, 3500 PENGESAHAN Dibuat oleh KEPALA SD1 KEPALA SD2 KEPALA SD3 KEPALA SMP Disahkan oleh MGR. PENDIDIKAN
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/003 Revisi 1 Tanggal Berlaku 28-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 28-02-2025 Halaman 1 dari 3 PENYUSUNAN SILABUS MATA PELAJARAN KHAS YPPSB 1. Kepala Sekolah bersama Waka / Koord Kurikulum menentukan waktu pembuatan silabus. 2. Silabus dapat disusun dan dikembangkan oleh Guru Mata Pelajaran atau Guru Kelas, Kelompok Kerja Guru Mata Pelajaran (MGMP) atau Kelompok Guru Kelas (KKG). 3. Pembuatan silabus dapat dilakukan bersama secara lintas unit kerja dalam satu jenjang dengan koordinasi antar Waka / Koord Kurikulum dan antar guru. 4. Pembuatan Silabus dilakukan untuk 1 (satu) tahun ajaran 5. Langkah langkah penyusunan dan pengembangan silabus: a. Pastikan seluruh komponen silabus telah termaktub dalam silabus. Komponenkomponen Silabus meliputi Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar, Materi Pokok/Pembelajaran, Kegiatan Pembelajaran, Indikator, Penilaian, Alokasi Waktu dan Sumber Belajar b. Silabus dibuat kertas A4 dengan format horizontal sebagai berikut: Nama Sekolah : ………………………………………. Mata Pelajaran : ………………………………………. Kelas / Semester : ………………………………………. Alokasi Waktu : ………………………………………. Standar Kompetensi : ………………………………………. Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan pembelajaran Indikator Penilaian Alokasi Waktu Sumber Belajar Dibuat oleh Diverifikasi oleh Disahkan oleh ( guru mapel) (wakakur) (kepala sekolah) c. Mengisi Kolom Identitas mencakup Nama Sekolah, Mata Pelajaran, Kelas dan Semester, serta Alokasi Waktu d. Melakukan Kajian Standar Kompetensi dengan memperhatikan: i. urutan berdasarkan hierarki konsep disiplin ilmu dan/atau tingkat kesulitan materi, tidak harus selalu sesuai dengan urutan yang ada di SiIabus ii. keterkaitan antara standar kompetensi dan kompetensi dasar dalam mata pelajaran;
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/003 Revisi 1 Tanggal Berlaku 28-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 28-02-2025 Halaman 2 dari 3 PENYUSUNAN SILABUS MATA PELAJARAN KHAS YPPSB iii. keterkaitan standar kompetensi dan kompetensi dasar antar mata pelajaran. e. Mengkaji Kompetensi Dasar dengan memperhatikan hal-hal berikut: i. urutan berdasarkan hierarki konsep disiplin ilmu dan/atau tingkat kesulitan materi, tidak harus selalu sesuai dengan urutan yang ada dalam SI; ii. keterkaitan antar standar kompetensi dan kompetensi dasar dalam mata pelajaran; iii. keterkaitan standar kompetensi dan kompetensi dasar antar mata pelajaran. f. Mengidentifikasi Materi Pokok dengan mempertimbangkan: i. potensi peserta didik; ii. relevansi dengan karakteristik daerah; iii. tingkat perkembangan fisik, intelektual, emosional, sosial, dan spiritual peserta didik; iv. kebermanfaatan bagi peserta didik; v. struktur keilmuan; vi. Aktualitas, kedalaman, dan keluasan materi pembelajaran; vii. relevansi dengan kebutuhan peserta didik dan tuntutan lingkungan; dan viii. alokasi waktu. g. Mengembangkan Kegiatan Pembelajaran yang bervariasi dan mengaktifkan peserta didik h. Merumuskan Indikator sebagai penanda pencapaian kompetensi dasar yang ditandai oleh perubahan perilaku yang dapat diukur yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Pastikan indikator menggunakan kata kerja operasional yang terukur dan/atau dapat diobservasi. i. Menentukan Jenis Penilaian dengan menggunakan tes dan non tes dalam bentuk tertulis maupun lisan, pengamatan kinerja, sikap, penilaian hasil karya berupa proyek atau produk, penggunaan portofolio, dan penilaian diri dengan memperhatikan i. Dilakukan untuk mengukur pencapaian kompetensi ii. Menggunakan acuan kriteria/rubrik iii. Menggunakan sistem penilaian berkelanjutan iv. Hasil penilaian dianalisis untuk menentukan tindak lanjut v. Sesuai dengan pengalaman belajar yang ditempuh dalam kegiatan pembelajaran j. Menentukan Alokasi Waktu: Memperhatikan Minggu Efektif, alokasi waktu mata pelajaran per minggu, jumlah kompetensi dasar mencakup keluasan kedalaman, tingkat kesulitan, dan tingkat kepentingan kompetensi dasar k. Menentukan Sumber Belajar berupa media cetak dan elektronik, nara sumber, serta lingkungan fisik, alam, sosial, dan budaya. didasarkan pada standar kompetensi dan kompetensi dasar serta materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi 6. Silabus diperiksa dan ditandatangani oleh Guru, Waka / Koordinator Kurikulum dan Kepala Sekolah setiap standar kompetensi untuk persetujuan agar dilaksanakan.
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/003 Revisi 1 Tanggal Berlaku 28-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 28-02-2025 Halaman 3 dari 3 PENYUSUNAN SILABUS MATA PELAJARAN KHAS YPPSB DAFTAR DISTRIBUSI: 1000, 3000, 3200, 3300, 3400, 3500 PENGESAHAN Dibuat oleh KEPALA SD1 KEPALA SD2 KEPALA SD3 KEPALA SMP Disahkan oleh MGR. PENDIDIKAN
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/004 Revisi 1 Tanggal Berlaku 28-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 28-02-2025 Halaman 1 dari 5 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DAN MODUL AJAR A. RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. Kepala Sekolah bersama Waka / Koord Kurikulum menentukan waktu pembuatan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran dan perangkat pembelajaran lainnya. 2. RPP disusun dan dikembangkan oleh Guru Mata Pelajaran atau Guru Kelas, Kelompok Kerja Guru Mata Pelajaran (MGMP) atau Kelompok Guru Kelas (KKG). 3. Pembuatan RPP dapat dilakukan bersama secara lintas unit kerja dalam satu jenjang dengan koordinasi antar Waka / Koord Kurikulum dan antar guru. 4. Pembuatan RPP dilakukan untuk 1 (satu) tahun pelajaran dan mengacu kepada Silabus. 5. RPP minimal memenuhi 8 komponen RPP yaitu: Identitas sekolah, Tema/subtema, Kelas/semester, Alokasi waktu, KD dan Indikator pencapaian kompetensi, Tujuan Pembelajaran, Kegiatan Pembelajaran, dan Penilaian Hasil Belajar. 6. Guru menandatangani setiap RPP sebagai persetujuan untuk dilaksanakan 7. RPP dibuat dalam kertas A4 dengan format vertikal sebagai berikut :
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/004 Revisi 1 Tanggal Berlaku 28-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 28-02-2025 Halaman 2 dari 5 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DAN MODUL AJAR Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Sekolah : ……………………………………….. Kelas/Semester : ……………………………………….. Mata Pelajaran : ……………………………………….. Tema/ Sub Tema : ……………………………………….. Alokasi Waktu : ……………………………………….. Kompetensi Dasar dan Indikator …………………………………………………………………………………………………….. Tujuan Pembelajaran …………………………………………………………………………………………………….. Kegiatan / Langkah Pembelajaran …………………………………………………………………………………………………….. Penilaian Sikap : …………………………………………… Pengetahuan : …………………………………………… Keterampilan : …………………………………………… Sangatta, ………………………….. 202.. Guru Kelas / Mata pelajaran ………………. ……………………………..,
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/004 Revisi 1 Tanggal Berlaku 28-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 28-02-2025 Halaman 3 dari 5 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DAN MODUL AJAR B. MODUL AJAR 1. Kepala Sekolah bersama Waka / Koord Kurikulum menentukan waktu pembuatan Modul Ajar dan perangkat pembelajaran lainnya. 2. Modul Ajar disusun dan dikembangkan oleh Guru Mata Pelajaran atau Guru Kelas, Kelompok Kerja Guru Mata Pelajaran (MGMP) atau Kelompok Guru Kelas (KKG). 3. Pembuatan Modul Ajar dapat dilakukan bersama secara lintas unit kerja dalam satu jenjang dengan koordinasi antar Waka / Koord Kurikulum dan antar guru. 4. Pembuatan Modul Ajar dilakukan untuk 1 (satu) tahun pelajaran dan mengacu kepada ATP. 5. Modul Ajar minimal memenuhi 3 komponen yaitu: Informasi Umum, Komponen Inti, dan Lampiran. 6. Guru menandatangani setiap Modul Ajar sebagai persetujuan untuk dilaksanakan 7. Modul Ajar dibuat dalam kertas A4 dengan format vertikal sebagai berikut :
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/004 Revisi 1 Tanggal Berlaku 28-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 28-02-2025 Halaman 4 dari 5 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DAN MODUL AJAR Modul Ajar Sekolah : ……………………………………….. Kelas/Semester : ……………………………………….. Mata Pelajaran : ……………………………………….. Alokasi Waktu : ……………………………………….. Kompetensi Awal ………………………………………….. Profil Pelajar Pancasila …………………………………………… Sarana dan Prasarana (Media dan Sumber belajar) …………………………………………… Tujuan Pembelajaran …………………………………………… Kegiatan / Langkah Pembelajaran …………………………………………… Penilaian Sikap : …………………………………………… Pengetahuan : …………………………………………… Keterampilan : …………………………………………… Sangatta, ………………………….. 202.. Guru Kelas / Mata pelajaran ………………. …………………………….., Lampiran: 1. LKPD 2. Bahan Bacaan guru dan Peserta Didik 3. Glossarium 4. Daftar Pustaka
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/004 Revisi 1 Tanggal Berlaku 28-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 28-02-2025 Halaman 5 dari 5 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DAN MODUL AJAR DAFTAR DISTRIBUSI: 1000, 3000, 3200, 3300, 3400, 3500 PENGESAHAN Dibuat oleh KEPALA SD1 KEPALA SD2 KEPALA SD3 KEPALA SMP Disahkan oleh MGR. PENDIDIKAN
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/005 Revisi 1 Tanggal Berlaku 28-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 28-02-2025 Halaman 1 dari 2 KELOMPOK KERJA GURU DAN MUSYAWARAH GURU MATA PELAJARAN 1. Kepala Sekolah membentuk Kelompok Kerja Guru (KKG), Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dipimpin oleh 1 (satu) orang guru sebagai koordinator paralel kelas atau bidang studi di unit masing-masing sebisa mungkin mengikutsertakan Guru Pembimbing Khusus (GPK) sesuai kepentingan. 2. KKG/MGMP paralel antar unit dibentuk dari KKG perwakilan setiap unit, dan menyusun struktur KKG Antar Unit. 3. KKG YPPSB antar unit dalam satu jenjang sekolah dapat dilakukan dengan koordinasi antar kepala sekolah dan Koordinator KKG paralel. 4. Pertemuan KKG/MGMP dapat berlangsung Mingguan, Dwi Mingguan, atau Bulanan bergantung kepentingan KKG/MGMP yang bersangkutan. 5. Jadwal waktu dan tempat pertemuan KKG/MGMP unit dan KKG/MGMP YPPSB ditentukan oleh KKG/MGMP tersebut dan dilaporkan oleh koordinator KKG/MGMP kepada Waka / Koord Kurikulum. 6. Koordinator KKG/MGMP bertugas: a. menyusun program KKG/MGMP b. memimpin, mengkoordinasikan dan mengendalikan KKG/MGMP. c. mengatur dan menyelenggarakan kegiatan rutin. d. mengagendakan setiap kegiatan dan membuat laporan kepada Waka / Koord Kurikulum kegiatan setiap akhir semester. 7. Fungsi dari KKG/MGMP adalah untuk: a. menentukan kkm, penelaahan silabus/ATP, penyusunan RPP/Modul Ajar, penilaian dan ujian bersama YPPSB b. diskusi alternatif strategi pembelajaran. c. kegiatan sosialisasi hasil workshop, diklat, TOT, seminar, lokakarya dan sejenisnya. d. mengusulkan kepada Kepala Sekolah dan bidang pengembangan untuk peningkatan wawasan keilmuan peserta didik seperti mengikuti dan atau mengadakan pelatihan, seminar, lomba-lomba mata pelajaran /PKS, olimpiade dan sejenisnya. 8. Notulen hasil KKG didokumentasikan dalam bentuk cetak dan disimpan di ketua KKG dan copynya dan disampaikan ke Waka / Koord Kurikulum diketahui oleh Kepala Sekolah. DAFTAR DISTRIBUSI: 1000, 3000, 3200, 3300, 3400, 3500, 4000, 4100
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/005 Revisi 1 Tanggal Berlaku 28-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 28-02-2025 Halaman 2 dari 2 KELOMPOK KERJA GURU DAN MUSYAWARAH GURU MATA PELAJARAN PENGESAHAN Dibuat oleh KEPALA SD1 KEPALA SD2 KEPALA SD3 KEPALA SMP Disahkan oleh MGR. PENDIDIKAN
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/006 Revisi 1 Tanggal Berlaku 28-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 28-02-2025 Halaman 1 dari 3 PROSES PEMBELAJARAN HARIAN UNTUK GURU Dalam menjalankan profesi pendidik, guru melakukan kegiatan dengan memperhatikan : (1) keteladanan dalam sikap spiritual, (2) keteladanan dalam sikap sosial, (3) pengaturan tempat, (4) pengaturan suara, (5) penggunaan kata-kata santun, lugas, dan mudah dimengerti, (6) kemampuan belajar siswa, (7) ketertiban kelas, (8) penguatan dan umpan balik, (9) keaktifan siswa, (10) berpakaian sopan, bersih, dan rapi, (11) menjelaskan silabus mata pelajaran pada tiap awal semester, (12) ketepatan penggunaan waktu. Pada proses pembelajaran GURU MELAKUKAN : 1. MASUK KELAS JAM PERTAMA a. Datang ke kelas tepat waktu. b. Mengatur siswa berbaris di luar kelas untuk memeriksa kerapian, kebersihan, dan kelengkapan seragam, kebersihan rambut dan kuku, bersalaman dan mempersilakan siswa masuk ke kelas satu persatu secara tertib. c. Memastikan kelas dalam keadaan bersih dan nyaman untuk belajar. d. Berdoa bersama dan menyanyikan lagu wajib nasional atau lagu daerah e. Melakukan absensi kehadiran siswa. f. Read aloud dilakukan minimal 1 minggu sekali (dijadwal oleh sekolah masingmasing) g. Memulai pelajaran pertama. 2. MEMULAI PELAJARAN SETELAH ISTIRAHAT a. Mengecek kehadiran siswa. b. Memulai pelajaran. 3. MEMULAI PROSES PELAJARAN a. Menyiapkan siswa b. Memberi motivasi c. Menjelaskan tujuan pembelajaran dan KD yang akan dicapai d. Menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus e. Menyampaikan kegiatan pembelajaran jam tersebut 4. MENUTUP PROSES PELAJARAN
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/006 Revisi 1 Tanggal Berlaku 28-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 28-02-2025 Halaman 2 dari 3 PROSES PEMBELAJARAN HARIAN UNTUK GURU a. Mengevaluasi seluruh rangkaian aktivitas pembelajaran dan hasil-hasil yang diperoleh b. Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil belajar c. Melakukan refleksi nilai dari proses pembelajaran d. Melakukan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pemberian tugas (bila perlu) e. Menginformasikan rencana kegiatan pembelajaran pertemuan berikutnya 5. MENGAKHIRI PELAJARAN a. Menutup pelajaran. b. Memastikan kelas dalam keadaan bersih. c. Mengisi agenda harian kelas. d. Memberikan salam kepada siswa dan meninggalkan kelas. 6. MENGAKHIRI PELAJARAN PADA JAM TERAKHIR a. Menutup pelajaran. b. Mengisi agenda harian kelas. c. Memerintahkan siswa untuk membersihkan dan merapikan kelas. d. Berdoa bersama. e. Mengucapkan salam. f. Berdiri di depan kelas dan bersalaman dengan siswa yang bergiliran keluar dari dalam kelas. g. Mematikan peralatan listrik. DAFTAR DISTRIBUSI: 1000, 3000, 3100, 3200, 3300, 3400, 3500, 4000, 4100 PENGESAHAN Dibuat oleh KEPALA TK KEPALA SD1 KEPALA SD2 KEPALA SD3 KEPALA SMP
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/006 Revisi 1 Tanggal Berlaku 28-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 28-02-2025 Halaman 3 dari 3 PROSES PEMBELAJARAN HARIAN UNTUK GURU Disahkan oleh MGR. PENDIDIKAN
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/007 Revisi 1 Tanggal Berlaku 28-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 28-02-2025 Halaman 1 dari 3 TUGAS WALI KELAS 1. Sebagai Supervisor, wali kelas wajib : a. Sebagai pengganti orang tua b. Merencanakan kegiatan secara kooperatif dengan murid kelas yang diasuhnya c. Mengawasi pemilihan ketua kelas, perwakilan kelas serta pemilihan-pemilihan yang lain dan sekaligus mengukuhkan, membuat struktur kelas, pengurus kelas, daftar piket murid, kelompok belajar kemudian ditempelkan ke bank data paling lambat 1 minggu setelah pembelajaran dimulai. d. Mengorganisasikan dan memberi pengarahan terhadap murid dalam rangka melaksanakan KBM dan ekstrakurikuler e. Mengetahui dan mengadakan pembinaan secara rutin terhadap kesulitan-kesulitan siswa/i kelasnya antara lain kesulitan: 1) Dalam belajar 2) Hubungan antara teman 3) Hubungan dengan guru 4) Hubungan dengan orang tua 5) Hubungan dengan masyarakat sekitar Hasil pembinaan dicatat dalam buku pembinaan siswa f. Membina jiwa kepemimpinan dan tanggung jawab sehingga siswa dapat : 1) Belajar mengatasi kesulitan sendiri 2) Belajar mengambil keputusan yang tepat dan bertanggungjawab 2. Sebagai Administrator, wali kelas wajib : 2.1 Membuat catatan data pribadi siswa yang mencakup: a. Jumlah murid dalam kelasnya b. Nama dan umur c. Alamat rumah d. Nama dan pekerjaan orang tua e. Kegemaran/hobby f. Ekstrakurikuler yang diikuti siswa/i g. Prestasi yang pernah diraih h. Minat siswa terhadap setiap mata pelajaran dan dituliskan pada formulir data pribadi siswa 2.2 Membuat peta kedudukan murid dalam kelas setiap semester yang meliputi : a. Peta prestasi 1) Rekapitulasi kemajuan belajar siswa 2) Rekapitulasi kepesertaan ekstrakurikuler b. Peta absensi siswa: 1) Memonitor ketidakhadiran siswa dan guru dalam KBM setiap bulan 2) Merekap jurnal kelas setiap bulan 3) Membuat persentase kehadiran siswa 4) Melaporkan hasil rekapan jurnal kepada TU satu bulan sekali paling lambat tanggal 4 bulan berikutnya. c. Peta Pelanggaran tata tertib 1) Nama murid 2) Jenis pelanggaran
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/007 Revisi 1 Tanggal Berlaku 28-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 28-02-2025 Halaman 2 dari 3 TUGAS WALI KELAS 3) Waktu pelanggaran 4) Tindakan pemecahan masalah Ditulis pada buku pembinaan siswa 2.3 Melaksanakan penulisan dan penandatangan rapor a. Rapor semester 1) Wali kelas mendata kehadiran siswa berdasarkan rekapitulasi bulanan yang telah dibuat selama satu semester 2) Wali kelas mendata keikutsertaan siswa dalam ekstrakurikuler. 3) Wali kelas menerima hasil proses pembelajaran siswa yang mencakup rekapan nilai semester, nilai tugas, dan lain-lain dari guru mata pelajaran 4) Wali kelas menganalisis hasil legger untuk mengetahui kemajuan hasil belajar siswa 5) Wali kelas memeriksa kembali data legger sehingga dapat dipastikan tidak terjadi kesalahan. 6) Wali kelas membagikan rapor kepada siswa pada hari yang ditentukan sesuai rapat dinas pembagian rapor 7) Wali kelas melaporkan kepada kurikulum tentang rapor yang belum dibagikan pada hari pembagian rapor setelah berakhirnya proses tersebut b. Teknis pembagian rapor 1) Pembagian rapor oleh wali kelas harus sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan melalui rapat pembagian rapor 2) Wali kelas dapat menentukan tempat pembagian raport berdasarkan kesepakatan dengan siswa 3) Wali kelas memiliki kewenangan untuk memanggil orang tua siswa yang bermasalah 4) Wali kelas memiliki kewenangan dalam pengambilan keputusan terhadap siswa yang bermasalah 3. Sebagai Pengayom, wali kelas wajib: a. memelihara kepercayaan yang dilimpahkan orang tua murid bahwa wali kelas adalah sebagai pengganti orang tua di rumah b. menangani pelanggaran siswa sesuai ketentuan (SOP/3000/005) c. berlaku jujur, adil dan penuh kasih sayang kepada siswa d. mengadakan evaluasi yang objektif dan memberikan rekomendasi yang benar tentang murid e. tidak diskriminatif terhadap siswa f. merahasiakan informasi yang sangat pribadi tentang siswa DAFTAR DISTRIBUSI: 1500, 3000, 3100, 3200, 3300, 3400, 3500
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/007 Revisi 1 Tanggal Berlaku 28-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 28-02-2025 Halaman 3 dari 3 TUGAS WALI KELAS PENGESAHAN Dibuat oleh KEPALA SD1 KEPALA SD2 KEPALA SD3 KEPALA SMP Disahkan oleh MGR. PENDIDIKAN
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/008 Revisi 1 Tanggal Berlaku 28-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 28-02-2025 Halaman 1 dari 1 PELAKSANAAN SUPERVISI KELAS Kepala Sekolah melakukan supervisi dengan: a. membuat jadwal supervisi bagi guru. b. membentuk tim supervisi yang terdiri dari kepala sekolah dan waka / koord kurikulum c. menginformasikan jadwal supervisi kepada guru paling lambat 2 minggu sebelum kegiatan dilakukan. d. melakukan supervisi sesuai jadwal e. merekap hasil supervisi, evaluasi hasil dan rencana tindak lanjut supervisi. f. membuat kesepakatan dengan guru untuk penyampaian hasil supervisi dengan melibatkan tim supervisi paling lambat 1 minggu setelah supervisi. Guru menyiapkan Perangkat pembelajaran mencakup prota, prosem, RPP, dan nilai Agenda, daftar hadir dan semua dokumen yang berhubungan dengan pembelajaran termasuk program remidial. DAFTAR DISTRIBUSI: 1000, 3000, 3100, 3200, 3300, 3400, 3500, 4000,4100 PENGESAHAN Dibuat oleh KEPALA TK KEPALA SD1 KEPALA SD2 KEPALA SD3 KEPALA SMP Disahkan oleh MGR. PENDIDIKAN
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/015 Revisi 1 Tanggal Berlaku 28-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 28-02-2023 Halaman 1 dari 2 KEPANITIAAN “PROGRAM EVALUASI HASIL BELAJAR” 1. Kepala Sekolah membentuk Panitia Unit untuk PTS, PAS, PAT, TDS, TO, UP, US. dalam suatu surat keputusan Kepala Sekolah paling lambat 2 (dua) minggu sebelum `pelaksanaan evaluasi. 2. Panitia PTS, PAS, PAT, TDS, TO, UP, US. setiap unit terdiri atas: o Penanggung Jawab o Ketua Pelaksana o Sekretaris o Bendahara o Koordinator seksi 3. Ketua Pelaksana, mengatur distribusi pengawas, distribusi dan kembalinya soal ke panitia secara utuh, pemeriksaan lembar jawab komputer siswa hingga menjadi nilai dan tersampaikan ke masing-masing guru mata pelajaran. 4. Sekretaris bertugas membantu ketua pelaksana dalam hal kesekretariatan. 5. Bendahara bertugas membantu Ketua Pelaksanan dalam hal keuangan sesuai dengan sistem dan mekanisme keuangan di YPPSB 6. Koodinator Pengawas bertugas memastikan jadwal mengawas terlaksana sebagaimana mestinya dan mengambil tindakan seperlunya apabila terjadi halangan dalam proses pengawasan UUB. 7. Koordinator Soal bertugas mengkoleksi, memastikan kebenaran tulisan dan format soal, menggandakan soal seluruh mata pelajaran pada semua level kelas, mengumpulkan kembali soal yang telah digunakan dan mengarsipkan soal. 8. Koordinator LJK bertugas mengkoleksi jawaban seluruh mata pelajaran yang menggunakan LJK, memeriksa seluruh jawaban siswa yang menggunakan LJK, membuat analisis daya serap, tingkat kesulitan dan daya pembeda soal, serta menyerahkan hasil jawaban dan analisis daya serap dan soal kepada guru mata pelajaran yang bersangkutan dan ketua panitia.. 9. Koordinator konsumsi bertugas mengatur konsumsi panitia dan pengawas selama berlangsungnya UUB. 10. Seluruh dokumen setelah pelaksanaan evaluasi selesai diserahkan ke Waka / Koord Kurikulum DAFTAR DISTRIBUSI: 1000, 3000, 3100, 3200, 3300, 3400, 3500, PENGESAHAN Dibuat oleh KEPALA SD1 KEPALA SD2 KEPALA SD3 KEPALA SMP
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/015 Revisi 1 Tanggal Berlaku 28-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 28-02-2023 Halaman 2 dari 2 KEPANITIAAN “PROGRAM EVALUASI HASIL BELAJAR” Disahkan oleh MGR. PENDIDIKAN
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/16 Revisi 1 Tanggal Berlaku 28-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 28-02-2025 Halaman 1 dari 10 SOAL ULANGAN DAN ULANGAN UMUM: PEDOMAN PENGETIKAN NASKAH SOAL ULANGAN UMUM, PENGELOLAAN SOAL DAN JAWABAN ULANGAN UMUM, DAN KAIDAH-KAIDAH PEMBUATAN SOAL A. PEDOMAN PENGETIKAN NASKAH SOAL ULANGAN UMUM 1. Kop Naskah Soal Kop naskah soal sesuai dengan contoh dan diisi lengkap Nama dan alamat dapat disesuaikan pada masing-masing sekolah. Contoh kop dan halaman depan soal YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA SEKOLAH DASAR YPPSB 1 Komplek PT. Kaltim Prima Coal, Jl. Dr. Soetomo S-03 Swarga Bara Sangatta 75611 Kab. Kutai Timur Kalimantan Timur Telp (0549) 521803 Fax (0549) 22440 ======================================================================= ULANGAN UMUM BERSAMA (UUB) SEMESTER 1 Tahun Pembelajaran 2011/2012 Mata Pelajaran / Tema : Agama Islam / III Sekolah : SD Kelas : V (Lima) Hari – Tanggal : Senin, 20 Desember 2019 W a k t u : 90 Menit Dimulai : 08.00 Diakhiri : 09.30 PETUNJUK UMUM 1. Perhatikan dan ikuti petunjuk pengisian pada lembar jawaban komputer yang telah disediakan. 2. Tulis data nama, nomor peserta dan mata pelajaran pada lembar jawaban sebelum mengerjakan soal. 3. Periksa dan bacalah soal-soal sebelum kamu menjawabnya.
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/16 Revisi 1 Tanggal Berlaku 28-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 28-02-2025 Halaman 2 dari 10 SOAL ULANGAN DAN ULANGAN UMUM: PEDOMAN PENGETIKAN NASKAH SOAL ULANGAN UMUM, PENGELOLAAN SOAL DAN JAWABAN ULANGAN UMUM, DAN KAIDAH-KAIDAH PEMBUATAN SOAL 4. Jumlah soal 60 butir soal pilihan ganda (catatan: sesuaikan jumlah dan jenis soal dan mata pelajaran yang diujikan, terutama untuk kelas 1 SD). 5. Dahulukan menjawab soal-soal yang dianggap mudah. 6. Laporkan kepada pengawas ujian kalau terdapat tulisan atau gambar yang kurang jelas atau jumlah soal kurang. 7. Mintalah kertas buram kepada pengawas ujian bila diperlukan. 8. Tidak diperkenankan berbuat curang dalam mengerjakan soal. 9. Periksa kembali pekerjaanmu sekali lagi sebelum diserahkan kepada pengawas ujian. 10.Apabila ada jawaban yang kamu anggap salah dan kamu ingin memperbaikinya, hapuslah dengan karet penghapus sampai bersih pada jawabanmu yang salah, kemudian bulatkan pada huruf yang kamu anggap betul. Contoh Pilihan semula : dihapus Dibetulkan : dibetulkan Atau Pilihan semula : dihapus Dibetulkan : dibetulkan SELAMAT BEKERJA Dibuat Oleh : Diverifikasi Oleh : Divalidasi Oleh : ABCD ABCD A B C D A B C D
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/16 Revisi 1 Tanggal Berlaku 28-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 28-02-2025 Halaman 3 dari 10 SOAL ULANGAN DAN ULANGAN UMUM: PEDOMAN PENGETIKAN NASKAH SOAL ULANGAN UMUM, PENGELOLAAN SOAL DAN JAWABAN ULANGAN UMUM, DAN KAIDAH-KAIDAH PEMBUATAN SOAL 2. Pengetikan Naskah soal diketik dalam kertas ukuran folio, tinggi 32,6 cm dan lebar 21,5 cm dengan orientation portrait (tampilan kertas memanjang, bukan melebar (landscape)) 3. Pengaturan Margin Pengetikan Pengetikan disetting dengan batas atas (top margin ) = 2 cm. Batas bawah = 2 cm, batas kiri = 2 cm dan batas kanan 2 cm 4. Jenis Huruf dan Ukuran Huruf Jenis huruf (Font) Arial dan ukuran huruf ( Size) = 12 untuk kelas 3-6 SD dan 7-9 SMP, serta (Font) Arial dan ukuran huruf ( Size) = 14 untuk kelas 1-2 SD, dengan penjelasan: a. Tampilan huruf (Font Style) dipilih Bold (cetak tebal) dan pada istilah atau penggalan kalimat tertentu ”barangkali perlu perhatian khusus” bisa dicetak miring ( Italic ) atau dengan garis bawah (Underline) b. Untuk mata pelajaran tertentu (matematika, kimia dll), bila diperlukan pengetikan pangkat (superscript ) atau indek ( subscript ), misal X 2 atau H2, angka pangkat atau indek menggunakan font 16 5. Jarak Pengetikan Antar Baris dan Antar Soal Jarak pengetikan (spasi) antar baris dalam satu soal adalah 1 (satu) spasi sedangkan jarak pengetikan antar soal adalah 1,5 spasi 6. Gambar, Grafik, Peta a. Bila soal menggunakan gambar, grafik, peta atau sejenisnya jangan dicetak berwarna tapi diubah dulu (format picturenya) menjadi tampilan Grayscale dan atur sehingga menjadi jelas b. Dalam grafik, gambar atau peta tidak menanyakan sesuatu yang terkait dengan informasi warna. 7. Pengetikan Option (altenatif jawaban) a. Tanda baca titik-titik sebelum option sebanyak 4 (empat) titik-titik. b. Seluruh alternatif jawaban (option) baik berupa kata / kalimat panjang maupun pendek dan symbol apapun, pengetikan option disusun kebawah A. B. C. D. c. Sesuaikan penggunaan huruf kapital atau tidaknya huruf pertama pada option dengan rangkaian kalimat dari pertanyaan.
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/16 Revisi 1 Tanggal Berlaku 28-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 28-02-2025 Halaman 4 dari 10 SOAL ULANGAN DAN ULANGAN UMUM: PEDOMAN PENGETIKAN NASKAH SOAL ULANGAN UMUM, PENGELOLAAN SOAL DAN JAWABAN ULANGAN UMUM, DAN KAIDAH-KAIDAH PEMBUATAN SOAL B. PENGELOLAAN SOAL DAN JAWABAN ULANGAN UMUM 1. Kisi-kisi soal, soal UUB dan kunci jawaban dibuat serta diverifikasi oleh team guru (KKG / MGMP) yang kemudian diserahkan ke Waka / Koord Kurikulum atau Kepala Sekolah untuk divalidasi. 2. File soal UUB beserta kunci jawabannya (LJK) diserahkan oleh masing-masing koordinator MGMP ke Ketua Pelaksana UUB atau Panitia Koordinator Soal dan LJK Paling lambat 2 (dua) minggu sebelum pelaksanaan UUB. 3. Koordinator Soal memeriksa kesesuaian format soal dan menandatangani bukti penerimaan file/master soal. 4. Koordinator Soal menyampaikan print out master soal UUB ke Operator Penggandaan Materi & Soal untuk digandakan (SOP/2200/025). 5. Jumlah penggandaan disesuaikan dengan jumlah siswa peruntukkan soal tersebut ditambah 10 eksemplar soal sebagai arsip. 6. Koordinator Soal melakukan packing soal sesuai dengan kelas dan jumlah siswa. 7. Pada amplop soal tertulis Kelas, Mata Pelajaran, Waktu Pelaksanaan Ulangan, dan Jumlah soal. 8. Soal yang telah digandakan disimpan dalam lemari khusus soal yang kuncinya dipegang oleh Waka / Koord Kurikulum, Ketua Panitia dan Koordiantor Soal. 9. Soal dikeluarkan di meja soal untuk didistribusikan kepada pengawas UUB pada hari dan waktu pelaksaaan soal tersebut. 10. Soal bersifat rahasia, Guru dan Koordinator MGMP bersama-sama dengan Panitia dan Operator Penggandaan Soal bertanggungjawab atas kerahasiaan soal dan kunci jawaban sampai dengan selesai pelaksanaan UUB. 11. Setelah digunakan, seluruh soal dikumpulkan dan disimpan kembali di dalam lemari untuk digunakan oleh MGMP atau guru mata pelajaran yang bersangkutan pada pembahasan soal setelah masa UUB susulan selesai. C. KAIDAH PENULISAN SOAL PILIHAN GANDA A. Materi 1. Soal harus sesuai dengan indikator, artinya soal harus menanyakan perilaku dan materi yang hendak diukur sesuai dengan rumusan indikator dalam kisi-kisi. 2. Setiap soal harus mempunyai satu jawaban yang benar atau yang paling benar, artinya satu soal hanya mempunyai satu kunci jawaban 3. Pengecoh ( alternatif jawaban selain kunci ) harus berfungsi
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/16 Revisi 1 Tanggal Berlaku 28-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 28-02-2025 Halaman 5 dari 10 SOAL ULANGAN DAN ULANGAN UMUM: PEDOMAN PENGETIKAN NASKAH SOAL ULANGAN UMUM, PENGELOLAAN SOAL DAN JAWABAN ULANGAN UMUM, DAN KAIDAH-KAIDAH PEMBUATAN SOAL B. Konstruksi 1. Pokok soal harus dirumuskan dengan jelas dan tegas, artinya kemampuan penguasaan materi yang akan diukur atau ditanyakan harus jelas, tidak menimbulkan pengertian atau penafsiran yang berbeda dari yang dimaksudkan penulis dan setiap butir soal hanya mengandung satu persoalan atau gagasan. 2. Rumusan pokok soal dan pilihan jawaban harus merupakan pernyataan yang diperlukan saja, artinya apabila terdapat pernyataan yang sebetulnya tidak diperlukan maka rumusan atau pernyataan itu dihilangkan saja. 3. Pokok soal jangan memberi petunjuk kearah jawaban yang benar, artinya pada pokok soal jangan sampai terdapat kata atau ungkapan yang dapat memberikan petunjuk kearah jawaban yang benar. 4. Pokok soal jangan mengandung pernyataan yang bersifat negatif ganda, artinya pada pokok soal jangan sampai terdapat dua kata atau lebih yang mengandung arti negatif. Hal ini mencegah terjadinya kesalahan penafsiran peserta didik. terhadap arti pernyataan yang dimaksud.. Untuk keterampilan bahasa, penggunaan negatif ganda diperbolehkan bila aspek yang akan diukur justru pengertian tentang negatif ganda itu sendiri. 5. Pilihan jawaban harus homogen dan logis ditinjau dari segi materi, artinya semua pilihan jawaban harus berasal dari materi yang sama seperti yang ditanyakan oleh pokok soal, penulisannya harus setara, dan semua jawaban harus berfungsi. 6. Panjang rumusan jawaban harus relatif sama. Kaidah ini diperlukan karena adanya kecenderungan siswa untuk memilih jawaban yang paling panjang, karena seringkali jawaban yang lebih panjang lebih lengkap dan merupakan kunci jawaban. 7. Pilihan jawaban jangan mengandung pernyataan ”Semua pilihan jawaban di atas salah” atau ” Semua pilihan jawaban di atas semua benar”, artinya dengan adanya pilihan jawaban seperti ini, maka materi pilihan jawaban berkurang satu, karena pernyataan itu bukan merupakan materi yang ditanyakan. 8. Pilihan jawaban yang berbentuk angka atau waktu harus disusun berdasarkan besar kecilnya angka tersebut atau kronologis waktunya. Pengurutan angka dimulai dari nilai angka terkecil ke nilai angka yang paling besar atau sebaliknya, dan pengurutan waktu berdasarkan kronologis waktunya. Pengurutan tersebut untuk memudahkan siswa melihat pilihan jawaban. 9. Gambar, grafik, tabel, diagram dan sejenisnya yang terdapat pada soal harus jelas dan berfungsi, artinya apa saja yang menyertai dan yang ditanyakan harus jelas, terbaca dan dapat dimengerti oleh peserta didik. Apabila soal tersebut tetap bisa dijawab tanpa melihat gambar, grafik, tabel dan sejenisnya yang terdapat pada soal, berarti gambar,grafik atau tabel dan sejenisnya tersebut tidak berfungsi. 10. Rumusan pokok soal tidak menggunakan ungkapan atau kata yang bermakna tidak pasti seperti : sebaiknya, umumnya, kadang-kadang.
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/16 Revisi 1 Tanggal Berlaku 28-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 28-02-2025 Halaman 6 dari 10 SOAL ULANGAN DAN ULANGAN UMUM: PEDOMAN PENGETIKAN NASKAH SOAL ULANGAN UMUM, PENGELOLAAN SOAL DAN JAWABAN ULANGAN UMUM, DAN KAIDAH-KAIDAH PEMBUATAN SOAL 11. Butir soal jangan bergantung pada jawaban soal sebelumnya. Ketergantungan pada soal sebelumnya menyebabkan siswa yang tidak dapat menjawab benar soal pertama tidak akan dapat menjawab benar soal berikutnya. C. Bahasa / budaya 1. Setiap soal harus menggunakan bahasa yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia. Kaidah bahasa Indonesia dalam penulisan soal diantaranya meliputi : a. Pemakaian kalimat : (1) ada unsur subyek, (2) ada unsur predikat (bagian yang berfungsi menerangkan subjek), (3) anak kalimat (4) hidarkan pernyataan yang hanya berupa anak kalimat b. Pemakaian kata : (1) pilihan kata harus diperhatikan ketepatannya dengan pokok masalah yang ditanyakan, (2) penulisan kata perlu disesuaikan dengan kebenaran penulisan yang baku c. Pemakaian ejaan : (1) penulisan huruf kapitan dan non capital perlu diperhatikan, (2) penggunaan tanda baca perlu diperhatikan 2. Bahasa yang digunakan harus komunikatif, sehingga pernyataannya mudah dimengerti peserta didik. 3. Pilihan jawaban jangan yang mengandung kata atau frase yang bukan merupakan satu kesatuan pengertian. Letakkan kata/frase pada pokok soal D. KAIDAH PENULISAN SOAL JAWABAN SINGKAT A. Materi 1. Soal harus sesuai dengan indikator. 2. Materi yang diukur sesuai dengan tuntutan jawaban singkat. B. Konstruksi 1. Pernyataan disusun dengan bentuk pertanyaan langsung agar siswa lebih mudah merumuskan jawaban singkat. 2. Pernyataan disusun dengan bentuk pertanyaan yang menuntut jawaban singkat/pendek yang berupa sebuah kata, angka, simbol, atau kelompok kata 3. Tempat jawaban berupa garis lurus (bukan titik-titik). 4. Hindarilah pernyataan yang menggunakan kata–kata yang langsung mengutip dari uraian materi buku pelajaran. 5. Pertanyaan hanya ada satu jawaban yang benar.
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/16 Revisi 1 Tanggal Berlaku 28-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 28-02-2025 Halaman 7 dari 10 SOAL ULANGAN DAN ULANGAN UMUM: PEDOMAN PENGETIKAN NASKAH SOAL ULANGAN UMUM, PENGELOLAAN SOAL DAN JAWABAN ULANGAN UMUM, DAN KAIDAH-KAIDAH PEMBUATAN SOAL 6. Tempat jawaban yang dikosongkan harus sama panjangnya dan ditempatkan setelah pertanyaan. 7. Jika jawaban yang dikehendaki adalah menuntut satuan urutan, maka ungkapkanlah secara rinci di dalam pertanyaan. C. Bahasa / budaya 1. Gunakanlah pertanyaan yang menuntut jawaban singkat, misalnya menggunakan kata tanya siapa, kapan, berapa, dimana 2. Bahasa soal harus komunikatif dan disesuaikan dengan jenjang pendidikan siswa. 3. Gunakan bahasa Indonesia baku. 4. Soal tidak menggunakan bahasa yang berlaku setempat / tabu. 5. Soal tidak mengandung unsur SARA, pornografi dan tidak melanggar etika E. KAIDAH PENULISAN SOAL JAWABAN ISIAN A. Materi 1. Soal harus sesuai dengan indikator 2. Materi yang diukur sesuai dengan tuntutan bentuk isian. B. Konstruksi 1. Pernyataan disusun sedemikian rupa, sehingga jelas jawaban yang diharapkan. 2. Hindarkan petunjuk kearah jawaban yang benar 3. Susunlah pertanyaan yang dapat mempermudah penskorannya 4. Hindarkan pertanyaan–pertanyaan yang kurang tegas 5. Susunlah soal dengan pernyataan berita 6. Usahakan hanya ada satu jawaban yang benar 7. Hindarkan pernyataan yang terlalu banyak dihilangkan. 8. Pernyataan yang dihilangkan adalah benar-benar bentuk kata atau frase yang merupakan kunci jawaban dan bukan hal-hal yang memang tidak penting. 9. Hindarkan pernyataan yang diambil langsung persis sama dengan di dalam buku pelajaran 10. Tempat jawaban yang disediakan untuk setiap soal harus sama panjangnya. 11. Dalam menyusun soal yang memerlukan jawaban rincian perlu disusun secara berurutan (alfabetis jawabannya). 12. Daftarlah semua kemungkinan jawaban yang benar. Hal ini dimaksudkan untuk mempersiapkan jawaban benar. 13. Berilah nomor pada tiap-tiap tempat jawaban. C. Bahasa / Budaya
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/16 Revisi 1 Tanggal Berlaku 28-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 28-02-2025 Halaman 8 dari 10 SOAL ULANGAN DAN ULANGAN UMUM: PEDOMAN PENGETIKAN NASKAH SOAL ULANGAN UMUM, PENGELOLAAN SOAL DAN JAWABAN ULANGAN UMUM, DAN KAIDAH-KAIDAH PEMBUATAN SOAL 1. Bahasa soal harus komunikatif dan disesuaikan dengan jenjang pendidikan siswa. 2. Gunakan bahasa Indonesia baku. 3. Soal tidak menggunakan bahasa yang berlaku setempat / tabu. 4. Soal tidak mengandung unsur SARA, pornografi dan tidak melanggar etika F. KAIDAH PENULISAN SOAL JAWABAN MENJODOHKAN A. Materi 1. Soal harus sesuai dengan indikator 2. Materi yang diukur sesuai dengan tuntutan bentuk menjodohkan 3. Gunakanlah materi-materi yang homogen untuk setiap kelompok, baik kelompok soal (pokok soal) maupun pilihan jawaban. B. Konstruksi 1. Pertanyaan dan pilihan jawaban harus disusun dengan homogen, parallel/sejajar 2. Soal disusun sebelah kiri dengan bernomor, pilihan jawaban disusun di sebelah kanan dengan diberi nomor urut dengan huruf 3. Pertanyaan dan pilihan jawaban hendaknya disusun secara sistematis. Jika daftar terdiri dari tanggal disusun secara kronologis, sedangkan pernyataan dalam pilihan jawaban dapat disusun menurut abjad. 4. Pertanyaan dan pilihan ditulis dalam halaman yang sama. 5. Jumlah soal ini dibatasi tidak lebih dari 10 – 15 butir soal. 6. Jumlah pilihan jawaban disusun lebih banyak daripada soalnya. 7. Pokok soal dan pilihan jawaban disusun dengan pertanyaan yang pendek. 8. Petunjuk mengerjakan soal harus jelas C. Bahasa / budaya 1. Bahasa soal harus komunikatif dan disesuaikan dengan jenjang pendidikan siswa 2. Gunakan Bahasa Indonesia baku. 3. Soal tidak menggunakan bahasa yang berlaku setempat / tabu. 4. Soal tidak mengandung unsur SARA, pornografi dan tidak melanggar etika G. KAIDAH PENULISAN SOAL JAWABAN BENAR SALAH A. Materi 1. Soal harus sesuai dengan indikator. 2. Materi yang diukur sesuai dengan tuntutan bentuk benar salah. B. Konstruksi 1. Buatkanlah petunjuk cara mengerjakan soal benar salah yang sejelas-jelasnya
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/16 Revisi 1 Tanggal Berlaku 28-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 28-02-2025 Halaman 9 dari 10 SOAL ULANGAN DAN ULANGAN UMUM: PEDOMAN PENGETIKAN NASKAH SOAL ULANGAN UMUM, PENGELOLAAN SOAL DAN JAWABAN ULANGAN UMUM, DAN KAIDAH-KAIDAH PEMBUATAN SOAL 2. Hindarkan pernyataan yang mengandung ungkapan yang tidak pasti seperti; barangkali, kadang-kadang, pada umumnya, kebanyakan. 3. Hindarkan pernyataan yang mengandung negatif ganda 4. Hindarkan pernyataan yang panjang dan kompleks 5. Hindarkan pernyataan yang masih dapat dipersoalkan. 6. Jumlah soal yang benar hendaknya disamakan dengan jumlah soal yang salah. 7. Penempatan soal yang benar dan yang salah harus diatur secara acak. 8. Setiap satu soal hanya mengandung satu gagasan 9. Setiap soal hendaknya berdiri sendiri, tidak bergantung pada soal lainnya 10. Hindarkan dengan pernyataan yang langsung mengutip kalimat dari buku. 11. Hindarkan hal-hal yang kurang perlu atau bersifat teka-teki atau tebak-tebakan. 12. Hindarkan pernyataan yang berarti ganda atau lebih. 13. Apabila soal menanyakan pendapat, maka perlu disertakan sumber yang mengemukakan pendapat. C. Bahasa / budaya 1. Tuliskanlah dengan kalimat atau pernyataan berita 2. Bahasa soal harus komunikatif dan sesuai dengan jenjang pendidikan siswa 3. Gunakan Bahasa Indonesia baku 4. Soal tidak menggunakan bahasa yang berlaku setempat / tabu. H. KAIDAH PENULISAN SOAL JAWABAN URAIAN A. Materi 1. Soal harus sesuai dengan indikator 2. Setiap pertanyaan harus diberikan batasan jawaban yang diharapkan 3. Materi yang ditanyakan harus sesuai dengan tujuan pengukuran 4. Materi yang ditanyakan harus sesuai dengan jenjang jenis sekolah atau tingkat kelas B. Konstruksi 1. Menggunakan kata tanya / perintah yang menuntut jawaban terurai 2. Ada petunjuk yang jelas tentang cara mengerjakan soal 3 Setiap soal harus ada pedoman penskorannya 4. Tabel, gambar, grafik, peta, atau yang sejenisnya disajikan dengan jelas dan terbaca C. Bahasa / budaya
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/16 Revisi 1 Tanggal Berlaku 28-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 28-02-2025 Halaman 10 dari 10 SOAL ULANGAN DAN ULANGAN UMUM: PEDOMAN PENGETIKAN NASKAH SOAL ULANGAN UMUM, PENGELOLAAN SOAL DAN JAWABAN ULANGAN UMUM, DAN KAIDAH-KAIDAH PEMBUATAN SOAL 1. Rumusan kalimat soal harus komunikatif 2. Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar (baku). 3. Tidak menimbulkan penafsiran ganda 4. Tidak mempergunakan bahasa yang berlaku setempat / tabu 5. Tidak mengandung kata / ungkapan yang menyinggung perasaan siswa 6. Soal tidak mengandung unsur SARA, pornografi dan tidak melanggar etika DAFTAR DISTRIBUSI: 1000, 3000, 3200, 3300, 3400, 3500 PENGESAHAN Dibuat oleh KEPALA SD1 KEPALA SD2 KEPALA SD3 KEPALA SMP Disahkan oleh MGR. PENDIDIKAN
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/019 Revisi 1 Tanggal Berlaku 28-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 28-02-2025 Halaman 1 dari 1 ULANGAN HARIAN 1. Ulangan harian dilaksanakan oleh guru mata pelajaran / guru kelas. 2. Pelaksanaan ulangan harian dituangkan dalam Rencana Program Semester. 3. 1 (satu ) ulangan harian dilakukan minimal untuk 1 kompetensi dasar. 4. Ulangan harian dapat berbentuk tes tertulis, tes lisan dan tes unjuk kerja / karya bergantung pada program guru. 5. Ulangan harian dilakukan secara perorangan oleh siswa, atau berkelompok dalam unjuk kerja/karya yang nilainya berdasarkan pertimbangan penilaian dari guru. 6. Pemberitahuan pelaksanaan ulangan harian ke siswa dilakukan pada pertemuan terakhir sebelum pelaksanaan ulangan. 7. Guru berhak memberikan teguran dan sanksi berprinsip pada azas kependidikan kepada siswa yang berperilaku tidak terpuji seperti mencontek ketika melaksanakan ulangan harian. 8. Siswa yang tidak mengikuti ulangan harian dengan alasan yang dapat dipertanggungjawabkan diberi kesempatan mengikuti ulangan harian susulan. 9. Pengembalian hasil ulangan harian kepada siswa paling lambat 1 minggu setelah pelaksanaan ulangan harian. 10. Guru memberikan ulangan harian remedial bagi siswa yang tidak mencapai KKM/KKTP paling lambat 2 (dua) minggu setelah nilai ulangan harian dibagikan DAFTAR DISTRIBUSI : 1000, 3000, 3200, 3300, 3400, 3500, 4000, 4100 PENGESAHAN Dibuat oleh KEPALA SD1 KEPALA SD2 KEPALA SD3 KEPALA SMP Disahkan oleh MGR. PENDIDIKAN
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/020 Revisi 1 Tanggal Berlaku 28-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 28-02-2025 Halaman 1 dari 3 ANALISIS BUTIR SOAL 1. Analisis butir soal dilakukan sebagai bentuk evaluasi prose belajar mengajar. 2. Analisis Sesudah Pelaksanaan Tes a. Analisis mencakup: tingkat kesukaran, daya beda, pengecoh, validitas, dan reliabilitas b. Tingkat kesukaran soal adalah mengkaji soal-soal dari segi kesulitannya sehingga dapat diperoleh soal-soal mana yang temasuk rendah, sedang, dan sukar c. Daya Beda soal adalah daya dalam membedakan atara peserta tes yang berkemampuan tinggi dengan peserta tes yang berkemampuan rendah; d. Reliabilitas suatu soal adalah untuk mengetahui tingkat ketepatan (precision) dan keajegan (consistency) skor tes. Indeks reliabilitas berkisar antara 0 - 1. Semakin tinggi koefisien reliabilitas suatu tes (mendekati 1), makin tinggi pula keajegan/ketepatannya; e. Penyebaran pilihan jawaban pada soal bentuk pilihan ganda, dijadikan dasar dalam penelaahan soal. Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui berfungsi tidaknya jawaban yang tersedia. f. Langkah langkah analisis dilakukan sebagai berikut: 1) Urutkan daftar nilai hasil ulangan/tes dari yang terbesar sampai yang terkecil setiap kelas 2) Daftar nilai pada poin 1) diatas dibagi kedalam tiga kelompok, yaitu kelompok pandai (uper group), kelompok kurang (lower group), dan kelompok sedang (middle group). 3) Selanjutnya yang dianalisis adalah kelompok pandai atau kelompok atas dan kelompok kurang atau kelompok bawah, sedangkan kelompok menengah kita biarkan. Umumnya diambil kelompok atas dan bawah masing-masing 27%- 27%, (perbandingan tersebut tidak mutlak, tergantung kondisi jumlah objek yang akan di analisis sehingga bisa 25% - 25%, 33% - 33% , dst); 4) Tabulasikan tiap soal kemudian jumlahkan pada setiap kelompok atas dan kelompok bawah; 5) Hitung Tingkat Kesukaran dengan rumus: TK = (BA+BB)/N , dimana TK = indeks tingkat kesukaran BA = jumlah jawab benar tiap soal kel atas BB = jumlah jawab benar tiap soal kel bawah N = jumlah testee kelompok atas dan kelompok bawah 6) Konsultasi ke tabel indeks tingkat kesukaran sbb: 1) 0,00 ≤TK≤ 0,30 = sukar 2) 0,31 ≤TK≤ 0,70 = sedang 3) 0,71≤TK≤ 1,00 = mudah 7) Hitung Daya Pembeda dengan rumus DB = (BA-BB)/ ½ N , dimana DB: daya pembeda BA: jumlah jawab benar tiap soal kel atas
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/020 Revisi 1 Tanggal Berlaku 28-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 28-02-2025 Halaman 2 dari 3 ANALISIS BUTIR SOAL BB: jumlah jawab benar tiap soal kel bawah N : Jumlah testee kel atas dan kel bawah 8) Indeks hasil perhitungan diatas, konsultasikan dengan tabel tingkat daya pembeda, yaitu: 40 ≤DB≤ 1,00 = soal diterima baik 0,30 ≤DB≤ 0,39 = soal diterima tetapi perlu diperbaiki 0,20 ≤DB≤ 0,29 = soal diperbaiki DB ≤ 0,19 = dibuang 3. Hitung Tingkat Validitas sesuai rumus standar untuk soal pilihan ganda dan soal uraian apabila memungkinkan. Soal Pilihan Ganda : Korelasi Poin Biserial dan Soal Uraian menggunakan Product Moment 4. Tabel kriteria korelasi koefisien: 0,00 ≤DB ≤ 0,20 = korelasi sangat rendah 0,20 ≤DB≤ 0,40 = korelasi rendah 0,40 ≤DB≤ 0,70 = korelasi cukup 0,70 ≤DB≤ 0,90 = korelasi tinggi 0,90 ≤DB≤ 1,00 = korelasi sangat tinggi (sempurna) 5. Hitung Reliabilitas dengan rumus Soal Pilihan Ganda Kuder Richadson 20 dan Soal uraian Alfa Cronbach 6. Tabel kriteria korelasi koefisien: 0,00 ≤r11≤ 0,20 = korelasi sangat rendah 0,20 ≤DB≤ 0,40 = korelasi rendah 0,40 ≤DB≤ 0,70 = korelasi cukup 0,70 ≤DB≤ 0,90 = korelasi tinggi 0,90 ≤DB≤ 1,00 = korelasi sangat tinggi (sempurna) DAFTAR DISTRIBUSI : 1000, 1500, 3000, 3100, 3200, 3300, 3400, 3500, 4000, 4100 PENGESAHAN Dibuat oleh KEPALA SD1 KEPALA SD2 KEPALA SD3 KEPALA SMP
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/020 Revisi 1 Tanggal Berlaku 28-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 28-02-2025 Halaman 3 dari 3 ANALISIS BUTIR SOAL Disahkan oleh MGR. PENDIDIKAN
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/021 Revisi 1 Tanggal Berlaku 28-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 28-02-2025 Halaman 1 dari 1 PENGELOLAAN JAM KOSONG DI KELAS 1. Guru meminta izin tidak masuk kerja kepada Kepala Sekolah dan selanjutnya Kepala Sekolah meneruskan informasi kepada Waka / Koord Kurikulum. 2. Waka / Koord Kurikulum mencari guru pengganti dari guru mata pelajaran yang sama. Jika terdapat pengganti maka secara langsung menggantikan guru yang absen dan jika tidak dapat digantikan oleh guru kelas / mata pelajaran lain. 3. Jika ketidakhadiran guru karena tugas dinas maka guru menyerahkan bahan inval kepada Waka / Koord Kurikulum paling lambat 1 hari sebelum pelaksanaan tugas dinas. 4. Jika izin ketidakhadiran emergency, guru menyerahkan/mengirimkan bahan inval dengan email/medsos kepada Waka / Koord Kurikulum. 5. Jika izin ketidakhadiran karena sakit, Waka / Koord Kurikulum mengkoordinasikan bahan inval dengan tim paralel kelasnya atau guru mapel yang serumpun. 6. Waka / Koord Kurikulum menghubungi guru kelas satu jenjang untuk koordinasi materi yang sedang berjalan di minggu tersebut. Jika SMP, Waka / Koord Kurikulum menghubungi guru mata pelajaran yang serumpun untuk memastikan materi yang sedang berjalan. DAFTAR DISTRIBUSI : 1000, 1500, 3000, 3100, 3200, 3300, 3400, 3500 PENGESAHAN Dibuat oleh KEPALA TK KEPALA SD1 KEPALA SD2 KEPALA SD3 KEPALA SMP Disahkan oleh MGR. PENDIDIKAN
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/025 Revisi 1 Tanggal Berlaku 28-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 28-02-2025 Halaman 1 dari 2 KRITERIA KENAIKAN KELAS 1. SD dan SMP Kenaikan kelas siswa SD dan SMP mengikuti aturan dari pemerintah mencakup: a. Maksimal 2 (dua) mata pelajaran pada kompetensi pengetahuan keterampilan belum tuntas dan/atau sikap belum baik. b. Memiliki nilai minimal Baik pada Aspek Sikap Spiritual dan Sikap Sosial. c. Memiliki nilai minimal Baik pada Ekstrakurikuler Pramuka. d. Minimal 85 % hadir pada hari belajar efektif dalam 1 tahun, maksimal 15 % tidak hadir tanpa keterangan dan izin pada hari efektif. 2. Anak Berkebutuhan Khusus Kriteria kenaikan kelas Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK) SD mengikuti kriteria kenaikan kelas murid regular. Untuk yang mengikuti Kurikulum 2013 besaran persentase KKM PDBK dari KKM murid regular ditentukan oleh Team Psikolog YPPSB, GPK dan Manajemen Sekolah untuk masing-masing anak. Penulisan raport dapat dikonversi ke standard KKM murid regular untuk membantu dalam persiapan Ujian Akhir sekolah kelas 6. Untuk yang mengikuti kurikulum Merdeka, kenaikan kelas mengikuti tata aturan yang berlkau PENENTUAN KENAIKAN KELAS ■ Penentuan siswa yang naik kelas dilakukan pada akhir tahun pelajaran oleh sekolah dalam suatu rapat Dewan guru dengan mempertimbangkan kriteria kenaikan kelas . ■ Siswa yang dinyatakan naik kelas, rapornya dituliskan naik ke kelas berikutnya. ■ Siswa yang tidak naik kelas harus mengulang di kelasnya. ■ Dalam hal seorang siswa tidak naik 2 (dua) kali dalam satu jenjang pendidikan (SD atau SMP), maka siswa tersebut dikembalikan ke orang tua untuk mendapatkan pendidikan di luar YPPSB. DAFTAR DISTRIBUSI: 1000, 3000, 3200, 3300, 3400, 3500, 4000, 4100 PENGESAHAN Dibuat oleh KEPALA SD1 KEPALA SD2 KEPALA SD3 KEPALA SMP
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/025 Revisi 1 Tanggal Berlaku 28-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 28-02-2025 Halaman 2 dari 2 KRITERIA KENAIKAN KELAS Disahkan oleh MGR. PENDIDIKAN
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/026 Revisi 1 Tanggal Berlaku 28-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 28-02-2025 Halaman 1 dari 3 PROGRAM EVALUASI HASIL BELAJAR 1. Kepala Sekolah melaksanakan Program Evaluasi Hasil Belajar mencakup mencakup PTS, PAS, PAT, TDS, TO, UP, US berdasarkan kalender pendidikan yang telah disusun dan disetujui oleh Manajer Pendidikan. 2. Kepala Sekolah jenjang pendidikan SD dan SMP berkoordinasi untuk menentukan kepanitiaan dan aturan-aturan umum pelaksanaan Program Evaluasi Hasil Belajar (waktu pelaksanaan, pembuat soal, korektor, tempat koreksi, jumlah soal, jadwal ulangan dll) paling lambat 1 bulan sebelum pelaksanaan Program Evaluasi Hasil Belajar. (PT/3000/015) 3. Guru atau KKG/MGMP membuat kisi-kisi soal Program Evaluasi Hasil Belajar paling lambat 3 (tiga) minggu sebelum pelaksanaan Program Evaluasi Hasil Belajar. Kisi-kisi soal ditandatangani oleh pembuat kemudian diserahkan kepada Waka / Koord Kurikulum guna verifikasi dan Kepala Sekolah untuk dilakukan pengesahan / validasi. 4. Kisi-kisi disampaikan kepada siswa paling lambat 1 (satu) minggu sebelum pelaksanaan Program Evaluasi Hasil Belajar. 5. Guru atau KKG/MGMP membuat soal Program Evaluasi Hasil Belajar dan jawaban soal paling lambat 2 minggu sebelum pelaksanaan Program Evaluasi Hasil Belajar. 6. Master soal dan master jawaban ditandatangani oleh pembuat, diverifikasi oleh rekan sejawat guru kelas / mata pelajaran (KKG / MGMP) dan divalidasi oleh Waka / Koord Kurikulum. 7. Master soal dan master jawaban yang telah diverifikasi dan divalidasi dikumpulkan kepada panitia Program Evaluasi Hasil Belajar. 8. Panitia menyerahkan master soal kepada bagian penggandaan paling lambat 1 (satu) minggu sebelum pelaksanaan Program Evaluasi Hasil Belajar. (SOP/2200/025) 9. Ketua Panitia bersama tim Program Evaluasi Hasil Belajar mempersiapkan administrasi pelaksanaan Program Evaluasi Hasil Belajar (Pembuatan daftar nama setiap ruang, daftar hadir siswa, nomor ruangan, berita acara, memasukkan soal ke dalam amplop, pembuatan lembar jawaban dan memperbanyaknya, daftar hadir pengawas, berita acara Program Evaluasi Hasil Belajar, identitas amplop soal).
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/026 Revisi 1 Tanggal Berlaku 28-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 28-02-2025 Halaman 2 dari 3 PROGRAM EVALUASI HASIL BELAJAR 10. Ketua panitia membagi tugas anggota panitia sesuai dengan pekerjaan masingmasing (petugas bel, absensi keliling, kelengkapan dan kebenaran lembar jawaban, korektor). (PT/3000/016) (PT/3000/020) 11. Panitia melakukan pemasangan nomor dan nama peserta di setiap ruang paling lambat 1 hari sebelum pelaksanaan Program Evaluasi Hasil Belajar. 12. Waka / Koord Kurikulum memastikan persiapan pelaksanaan Program Evaluasi Hasil Belajar kepada ketua panitia dan melaporkannya kepada Kepala Sekolah. 13. Kepala Sekolah memberitahukan jadwal pelaksanaan Program Evaluasi Hasil Belajar kepada orang tua dan ditembuskan kepada Manajer 1 minggu sebelum pelaksanaan Program Evaluasi Hasil Belajar. 14. Spv. Administrasi dan Logistik mengatur jadwal transportasi sesuai dengan jadwal Program Evaluasi Hasil Belajar. 15. Ketua panitia membuat laporan pelaksanaan Program Evaluasi Hasil Belajar kepada Kepala Sekolah dilampiri berita acara, daftar hadir, soal, daftar pengawas, dan hasil Program Evaluasi Hasil Belajar paling lambat 2 minggu setelah pelaksanaan Program Evaluasi Hasil Belajar. DAFTAR DISTRIBUSI: 1000, 3000, 3200, 3300, 3400, 3500, 4000, 4100 PENGESAHAN Dibuat oleh KEPALA SD1 KEPALA SD2 KEPALA SD3 KEPALA SMP
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/026 Revisi 1 Tanggal Berlaku 28-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 28-02-2025 Halaman 3 dari 3 PROGRAM EVALUASI HASIL BELAJAR Disahkan oleh MGR. PENDIDIKAN
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/029 Revisi 1 Tanggal Berlaku 28-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 28-02-2025 Halaman 1 dari 1 KRITERIA TENAGA PENGAJAR Untuk kepentingan pemenuhan tenaga pengajar, maka pada kondisi tertentu (SOP 2200/021) sekolah dimungkinkan mengangkat tenaga pengajar honorer. Tenaga yang diangkat menjadi pengajar honorer memiliki Kriteria minimal sebagai berikut: ● Minimal berpendidikan S-1 atau setara untuk menjadi pengajar honorer TK. ● Minimal berpendidikan S-1untuk menjadi pengajar honorer SD. ● Minimal berpendidikan S-1 untuk menjadi pengajar honorer SMP ● Terdapat kesesuaian antara jurusan kelulusan tenaga pengajar honorer atau minimal berada pada satu rumpun mata pelajaran dengan yang akan diampu untuk menjadi tenaga pengajar SMP. DAFTAR DISTRIBUSI: 1500, 3000, 3100, 3200, 3300, 3400, 3500, 4000, 4100 PENGESAHAN Dibuat oleh KEPALA TK KEPALA SD1 KEPALA SD2 KEPALA SD3 KEPALA SMP Disahkan oleh MGR. PENDIDIKAN
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/030 Revisi 1 Tanggal Berlaku 28-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 28-02-2025 Halaman 1 dari 2 REMEDIAL 1. Pembelajaran dan evaluasi remedial adalah pembelajaran dan evaluasi harian, Sumatif, penilaian tengah semester serta akhir semester yang bersifat memperbaiki / mencapai KKM/KKTP sehingga menjadi baik atau tercapai KKM/KKTP. 2. Prosedur Remedial: a. Diagnostik: Untuk keperluan kegiatan remedial, yang menjadi fokus perhatian adalah siswa-siswa yang mengalami kesulitan dalam belajar yang ditunjukkan tidak tercapainya kriteria keberhasilan belajar (KKM)/ kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran (KKTP). Siswa yang mencapai tingkat penguasaannya di bawah KKM/KKTP dikategorikan belum berhasil. Mereka perlu mendapatkan remedial. b. Menemukan Penyebab Kesulitan. c. Menyusun Rencana Kegiatan Remedial; komponen-komponen yang harus direncanakan dalam melaksanakan kegiatan remedial adalah sebagai berikut; - Merumuskan indikator hasil belajar - Menentukan materi yang sesuai dengan indikator hasil belajar - Memilih strategi dan metode yang sesuai dengan karakteristik siswa - Merencanakan waktu yang diperlukan - Menentukan jenis, prosedur dan alat penilaian. d. Melaksanakan Kegiatan Remedial e. Menilai Kegiatan Remedial 3. Kegiatan remedial yang hanya berupa ulangan perbaikan pada siswa tertentu dapat dilakukan apabila tingkat penguasaan materi dalam kelas (rata-rata kelas) telah melebihi 80%. Jika tingkat penguasaan materi dalam kelas (rata-rata kelas) kurang dari 60% maka dilakukan pengulangan materi yang belum dikuasai siswa. 4. Nilai hasil remedial siswa dilakukan dengan salah satu alternatif pilihan: a. Alternatif 1: Peserta didik diberi nilai sesuai capaian yang diperoleh peserta didik setelah mengikuti remedial. b. Alternatif 2: Peserta didik diberi nilai dengan cara merata-rata antara nilai capaian awal (sebelum mengikuti remedial) dan capaian akhir (setelah mengikuti remedial). c. Alternatif 3: Peserta didik diberi nilai sama dengan KKM yang ditetapkan oleh sekolah untuk suatu mata pelajaran, berapapun nilai yang dicapai peserta didik tersebut telah melampaui nilai KKM. DAFTAR DISTRIBUSI: 1500, 3000, 3200, 3300, 3400, 3500, 4000, 4100
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/030 Revisi 1 Tanggal Berlaku 28-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 28-02-2025 Halaman 2 dari 2 REMEDIAL PENGESAHAN Dibuat oleh KEPALA SD1 KEPALA SD2 KEPALA SD3 KEPALA SMP Disahkan oleh MGR. PENDIDIKAN
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/32 Revisi 1 Tanggal Berlaku 28-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review berikutnya 28-02-2025 Halaman 1 dari 1 PERLENGKAPAN KELAS 1. Waka / Koord Sarana pada awal tahun pelajaran menginformasikan standarisasi kelas kepada wali kelas yang terdiri dari ketersediaan: a. Papan tulis. b. Penghapus. c. Foto Presiden dan Wakil Presiden. d. Burung Garuda. e. Tempat bendera. f. Bendera Merah Putih. g. Meja-kursi guru. h. Meja-kursi siswa yang nyaman dan mendukung pembelajaran serta sesuai dengan jumlah siswa. i. Taplak meja guru. j. Jurnal kelas. k. Lemari kelas. l. Alat-alat kebersihan (sapu, kemoceng, dan alat pel). m. Lap tangan. n. Papan absensi. o. Kalender. p. Identitas kelas. q. Papan display data 2. Waka / Koord Sarana mengajukan pengadaan kekurangan sarana prasarana di atas sesuai dengan prosedur pembelian yang berlaku. DAFTAR DISTRIBUSI: 1000, 2000, 2200, 2300, 3000, 3200, 3300, 3400, 3500, 3600 PENGESAHAN Dibuat oleh KEPALA SD1 KEPALA SD2 KEPALA SD3 KEPALA SMP Disahkan oleh MGR. PENDIDIKAN
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/035 Revisi 1 Tanggal Berlaku 23-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 23-02-2025 Halaman 1 dari 1 INVAL Pengertian Guru inval adalah guru yang melaksanakan tugas tambahan untuk mengganti guru yang seharusnya hadir di kelas sesuai jam dan jadwal yang telah ditetapkan. Guru inval ditunjuk oleh Kepala Sekolah atau Waka / Koord Kurikulum sesuai kebutuhan / situasional. Tugas Guru Inval 1. Melaksanakan arahan / tugas / proses pembelajaran sesuai dengan bahan yang diberikan oleh guru yang digantikan (guru yang di inval) 2. Dalam hal guru yang diinval tidak memberikan arahan / tugas untuk proses pembelajaran, guru inval diharuskan berkoordinasi dengan guru kelas / mata pelajaran lain di jenjang yang sama. Apabila tidak memungkinkan, maka guru inval berkoordinasi dengan Waka / Koord Kurikulum untuk menentukan materi / isi pembelajaran. 3. Bertindak sebagai guru yang sepenuhnya bertanggungjawab atas kelas yang dikelolanya pada waktu tersebut. 4. Menyerahkan hasil pembelajaran sesuai tugas yang diberikan oleh guru yang diinval kepada Waka / Koord Kurikulum. Catatan: Guru yang diinval wajib memberikan arahan / tugas / materi untuk dilakukan proses pembelajarannya di dalam kelas oleh guru inval. DAFTAR DISTRIBUSI: 1000, 3000, 3100, 3200, 3300, 3400, 3500, 4000, 4100 PENGESAHAN Dibuat oleh KEPALA TK KEPALA SD1 KEPALA SD2 KEPALA SD3 KEPALA SMP Disahkan oleh MGR. PENDIDIKAN
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen SOP/3000/004 Revisi 2 Tanggal Berlaku 28-02-2023 STANDARD OPERATING PROCEDURE Review berikutnya 28-02-2025 Halaman 1 dari 3 PROSES KEGIATAN EKSTRAKURIKULER SD DAN SMP CATATAN PERUBAHAN Revisi Tanggal Uraian Perubahan 1 01-11-2020 DAFTAR DISTRIBUSI: 1500, 3000, 3200, 3300, 3400, 3500, 4000, 4100 2 28/02/2023 PENGESAHAN 2 28/02/2023 Review Berikutnya: 28-02-2025 DAFTAR DISTRIBUSI: 1500, 3000, 3200, 3300, 3400, 3500, 4000, 4100 PENGESAHAN Dibuat oleh KEPALA SD1 KEPALA SD2 KEPALA SD3 KEPALA SMP Disahkan oleh MGR. PENDIDIKAN
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen SOP/3000/004 Revisi 2 Tanggal Berlaku 28-02-2023 STANDARD OPERATING PROCEDURE Review berikutnya 28-02-2025 Halaman 2 dari 3 PROSES KEGIATAN EKSTRAKURIKULER SD DAN SMP 1.0 Tujuan Prosedur ini disusun untuk menjelaskan mekanisme perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan ekstrakurikuler. 2.0 Ruang Lingkup Prosedur ini mencakup semua jenis aktivitas perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan ekstrakurikuler di SD 1, SD 2, SD 3, dan SMP. Pengertian kegiatan ekstrakurikuler adalah kegiatan nonpembelajaran formal bertujuan untuk mengembangkan kepribadian, bakat, dan kemampuan berbagai bidang di luar akademik. 3.0 Referensi ISO 9001:2015 Klausul 8.1, 9.1 4.0 Uraian Prosedur 4.1 Jenis-Jenis Ekstrakurikuler 4.1.1 Ekstrakurikuler Wajib Ekstrakurikuler Wajib adalah kegiatan ekstrakurikuler yang wajib diikuti oleh seluruh siswa (Kepramukaan). 4.1.2 Ekstrakurikuler Pilihan Ekstrakurikuler Pilihan adalah kegiatan ekstrakurikuler yang diikuti oleh siswa sesuai pilihannya. 4.2 Perencanaan Kegiatan Ekstrakurikuler 4.2.1 Kepala Sekolah bersama Waka/Koordinator Kesiswaan melakukan revisi/pengembangan (penambahan) kegiatan ekstrakurikuler sesuai kebutuhan sekolah pada setiap tahun pembelajaran, selanjutnya ditandatangani oleh Kepala Sekolah dan Manajer Pendidikan paling lambat 4 minggu setelah pelaksanaan tahun pembelajaran baru dimulai. 4.2.2 Kepala Sekolah bersama Waka/Koordinator Kesiswaan menginformasikan hasil evaluasi jenis ekstrakurikuler dan keterlaksanaan kegiatan tahun sebelumnya serta menetapkan jenis ekstrakurikuler, pembina dan jadwal yang akan dilaksanakan pada tahun pembelajaran baru. 4.2.3 Waka/Koordinator Kesiswaan menyebarkan angket pilihan kegiatan ekstrakurikuler kepada siswa kemudian merekap jenis ekstrakurikuler pilihan siswa dan menginformasikan kepada guru pembina. 4.2.4 Kepala Sekolah membuat Surat Keputusan Guru Pembina ekstrakurikuler. Guru Pembina Ekstrakurikuler adalah guru yang bertugas mendampingi pelatih ekstrakurikuler. 4.2.5 Kepala Sekolah membuat Surat Keputusan Guru Pembina dan Pelatih ekstrakurikuler. Guru Pembina dan Pelatih Ekstrakurikuler adalah guru yang bertugas sebagai pendamping dan pelatih ekstrakurikuler.
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen SOP/3000/004 Revisi 2 Tanggal Berlaku 28-02-2023 STANDARD OPERATING PROCEDURE Review berikutnya 28-02-2025 Halaman 3 dari 3 PROSES KEGIATAN EKSTRAKURIKULER SD DAN SMP 4.2.6 Guru pembina ekstrakurikuler dapat berkoordinasi dengan pelatih ekstrakurikuler dari luar kemudian melaporkannya kepada Waka Kesiswaan untuk diteruskan kepada Kepala Sekolah (PT/3000/036) 4.2.7 Guru pembina dan atau pelatih menyusun program kerja kegiatan ekstrakurikuler dan menyerahkan kepada Waka kesiswaan paling lambat dua minggu setelah kegiatan dilaksanakan. (PT/3000/12) 4.3 Pelaksanaan Kegiatan Ekstrakurikuler 4.3.1 Waka/Koordinator Kesiswaan dan guru pembina dan atau pelatih mengkoordinasikan pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler. (PT/3000/011) 4.3.2 Setiap kegiatan ekstrakurikuler berlangsung, guru pembina dan atau pelatih mendata kehadiran siswa dan mencatat serta melaporkan kepada Waka kesiswaan. (FRM 037) 4.3.3 Guru pembina dan atau pelatih bertanggung jawab dalam proses kegiatan ekstrakurikuler (PT/3000/012) 4.3.5 Waka/Koordinator Kesiswaan melakukan monitoring keterlaksanaan kegiatan ekstrakurikuler (PT/3000/011) 4.3.6 Guru pembina dan atau pelatih bertanggung jawab dalam pemberian nilai dan melaporkan kepada wali kelas paling lambat 2 minggu sebelum rapat kenaikan kelas. 4.4 Evaluasi Proses 4.4.1 Waka/Koordinator Kesiswaan melaksanakan supervisi dan melaporkan kepada Kepala Sekolah. 4.4.2 Waka/Koordinator Kesiswaan menindaklanjuti kehadiran guru pembina dan atau pelatih dalam kegiatan ekstrakurikuler dan melaporkan kepada Kepala Sekolah. (PT/3000/33) 5.0 Rekaman Mutu ● Kalender Pendidikan ● Jadwal Ekstrakurikuler ● Jadwal Evaluasi ● Rapor ● SK Pembagian Tugas ● Rekap Kegiatan