YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen SOP/3000/005 Revisi 3 Tanggal Berlaku 28-02-2023 STANDARD OPERATING PROCEDURE Review berikutnya 28-02-2025 Halaman 1 dari 2 PENANGANAN SISWA YANG MELAKUKAN PELANGGARAN CATATAN PERUBAHAN Revisi Tanggal Uraian Perubahan 1 01/01/2019 4.4 Penanganan kejadian yang bersifat darurat menjadi prioritas bagi wali kelas dan BK 2 01/11/2020 DAFTAR DISTRIBUSI: 1500, 1000, 3000, 3200, 3300, 3400, 3500, 4000, 4100 3 28/02/2023 PENGESAHAN 3 28/02/2023 Review Berikutnya: 28-02-2025 DAFTAR DISTRIBUSI: 1500, 1000, 3000, 3200, 3300, 3400, 3500, 4000, 4100 PENGESAHAN Dibuat oleh KEPALA SD1 KEPALA SD2 KEPALA SD3 KEPALA SMP Disahkan oleh MGR. PENDIDIKAN
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen SOP/3000/005 Revisi 3 Tanggal Berlaku 28-02-2023 STANDARD OPERATING PROCEDURE Review berikutnya 28-02-2025 Halaman 2 dari 2 PENANGANAN SISWA YANG MELAKUKAN PELANGGARAN 1. Tujuan Prosedur ini disusun untuk menjelaskan mekanisme penanganan siswa yang melakukan pelanggaran. 2. Ruang Lingkup Prosedur ini mencakup aktivitas proses penanganan siswa yang melakukan pelanggaran di YPPSB 3. Referensi ISO 9001:2015 Klausal 8.1 4. Uraian Prosedur 4.1. Jenis dan lingkup pelanggaran ringan, sedang, dan berat diatur di dalam buku tata tertib siswa/sistem poin (SMP). 4.2. Guru yang menemukan pelanggaran ringan langsung melakukan penanganan. 4.3. Guru yang menemukan pelanggaran sedang dan atau berat langsung berkoordinasi dengan wali kelas, guru BK (SMP), Waka/Koord Kesiswaan (SD). 4.4. Wali kelas, Guru BK (SMP) dan Waka / Koord Kesiswaan (SD) menginformasikan temuan pelanggaran kepada Kepala Sekolah. 4.5. Pada kasus pelanggaran ringan yang berulang, sedang dan berat Wali kelas atau Guru BK (SMP), Waka / Koord Kesiswaan (SD) melakukan pemanggilan orang tua. 4.6. Wali kelas melaporkan informasi perkembangan siswa secara rutin paling sedikit sekali dalam 1 semester kepada orang tua. 4.7. Wali kelas/Guru BK (SMP)/ Waka / Koord Kesiswaan (SD) dan Kepala sekolah menginformasikan tindakan yang dilakukan oleh sekolah kepada orang tua sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan siswa. 4.8. Pada kasus pelanggaran berat Kepala Sekolah membentuk tim disiplin yang terdiri atas wali kelas, guru BK (SMP), Waka/Koord Kesiswaan, dan perwakilan guru untuk membahas temuan pelanggaran siswa, mengumpulkan data-data pendukung dan membuat rekomendasi untuk dikonsultasikan kepada Mgr. Pendidikan. 4.9. Jika diperlukan Mgr. Pendidikan dapat berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. 4.10. Tahap proses pembinaan meliputi: teguran, peringatan tertulis, dan pengembalian siswa ke orang tua sesuai dengan bobot pelanggaran. 4.11. Apabila keputusan final yang diambil adalah pengembalian siswa kepada orang tua dari sekolah, maka Kepala Sekolah akan membuat surat keputusan mengeluarkan siswa tersebut dari sekolah ditujukan kepada orang tua dan ditembuskan kepada Manager. 5.0 Rekaman Mutu ● Buku Tata Tertib Siswa. ● Surat keputusan pendidikan anak dikembalikan kepada orang tua.
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen SOP/3000/006 Revisi 2 Tanggal Berlaku 28-02-2023 STANDARD OPERATING PROCEDURE Review berikutnya 28-02-2025 Halaman 1 dari 3 KEGIATAN PENGEMBANGAN KBM PADA HARI SABTU CATATAN PERUBAHAN Revisi Tanggal Uraian Perubahan 1 01/11/2020 DAFTAR DISTRIBUSI: 1000, 2200, 2002, 3000, 3100, 3200, 3300, 3400, 3500, 4000, 4100 2 28/02/2023 PENGESAHAN 2 28/02/2023 Review Berikutnya: 28-02-2025 DAFTAR DISTRIBUSI: 1000, 2200, 2002, 3000, 3100, 3200, 3300, 3400, 3500, 4000, 4100 PENGESAHAN Dibuat oleh KEPALA SD1 KEPALA SD2 KEPALA SD3 KEPALA SMP Disahkan oleh MGR. PENDIDIKAN
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen SOP/3000/006 Revisi 2 Tanggal Berlaku 28-02-2023 STANDARD OPERATING PROCEDURE Review berikutnya 28-02-2025 Halaman 2 dari 3 KEGIATAN PENGEMBANGAN KBM PADA HARI SABTU 1.0 Tujuan Prosedur ini disusun untuk menjelaskan mekanisme kegiatan pengembangan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) pada hari Sabtu 2.0 Ruang Lingkup Prosedur ini mencakup mekanisme kegiatan pengembangan KMB pada hari Sabtu di YPPSB. Pengembangan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) adalah kegiatan yang berhubungan dengan materi pembelajaran dan melibatkan seluruh siswa serta untuk kepentingan seluruh siswa pada satu kelas pada hari Sabtu. 3.0 Referensi ISO 9001:2015 Klausal 8.1 4.0 Uraian Prosedur 4.0.1 Waka/Koordinator Kesiswaan mendistribusikan formulir usulan kegiatan pengembangan KBM pada hari sabtu kepada guru di awal semester. 4.0.2 Waka/Koordinator Kesiswaan merekapitulasi dan melakukan koordinasi usulan kegiatan pengembangan KBM pada hari Sabtu dan diketahui oleh Kepala Sekolah. 4.0.3 Waka/Koordinator Kesiswaan menginformasikan hasil rekapitulasi kegiatan pengembangan KBM pada hari Sabtu kepada guru dan orang tua dengan diketahui oleh kepala sekolah. 4.0.4 Apabila kegiatan pengembangan KBM berupa kunjungan ke luar sekolah, Panitia/Koordinator/Tata Usaha sekolah membuat surat permohonan kunjungan kepada instansi terkait yang disetujui oleh kepala sekolah dengan mencantumkan waktu kunjungan, jumlah peserta, penanggung jawab, dan jenis kegiatan yang direncanakan kepada Instansi/tempat tujuan kegiatan paling lambat 1 minggu sebelum kegiatan dilaksanakan ditembuskan kepada Spv. Administrasi & Logistik. (SOP/2200/024) 4.0.4 Panitia/Koordinator Pengembangan KBM bertanggung jawab secara teknis memenuhi kebutuhan yang diperlukan dalam kegiatan pengembangan KBM hari Sabtu.
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen SOP/3000/006 Revisi 2 Tanggal Berlaku 28-02-2023 STANDARD OPERATING PROCEDURE Review berikutnya 28-02-2025 Halaman 3 dari 3 KEGIATAN PENGEMBANGAN KBM PADA HARI SABTU 4.0.5 Apabila dana kegiatan pengembangan KBM pada hari Sabtu bersumber dari YPPSB (OPEX, BOS/BOSDA) maka panitia membuat proposal kegiatan dengan persetujuan dari pihak-pihak sesuai otoritasnya paling lambat 2 minggu sebelum kegiatan dilaksanakan, kecuali jenis kegiatan yang bersifat darurat/mendadak. 4.0.6 Waka/Koordinator Kesiswaan melakukan monitoring keterlaksanaan kegiatan pengembangan pada Sabtu dan merekap untuk dilaporkan kepada Kepala Sekolah dan diteruskan kepada Manajer Pendidikan. 5.0 Rekaman Mutu ● Form usulan kegiatan. ● K2013/Silabus/RPP. ● Kalender Pendidikan. ● Rekap kegiatan.
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/011 Revisi 1 Tanggal Berlaku 28-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review berikutnya 28-02-2025 Halaman 1 dari 2 PERSIAPAN PELAKSANAAN DAN MONITORING KEGIATAN EKSTRAKURIKULER Waka Kesiswaan bertugas : 1. mempersiapkan pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler dengan: a. menetapkan jenis ekstrakurikuler berdasarkan masukan guru atau hasil evaluasi keterlaksanaan ekstrakurikuler tahun sebelumnya. b. menyusun jadwal ekstrakurikuler berdasarkan masukan dari guru pembina/pelatih. c. mengundang pelatih/pembina untuk berkoordinasi tentang pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler, apabila pembina/pelatih berasal dari luar YPPSB maka Waka Kesiswaan sekaligus menginformasikan tarif yang ditetapkan berdasarkan peraturan yang berlaku di YPPSB. d. Mendistribusikan jadwal ekstrakurikuler kepada guru pembina/pelatih dan orang tua. e. menyusun revisi jadwal kegiatan berdasarkan pengajuan/masukan dari guru pembina/pelatih dan diinformasikan kepada guru pembina/pelatih serta orang tua paling lambat dua minggu setelah pembelajaran berlangsung. 2. Monitoring keterlaksanaan kegiatan ekstrakurikuler: a. memastikan keberlangsungan kegiatan ekstrakurikuler kepada guru pembina/pelatih sesuai dengan jadwal dan ketentuan lain yang ditetapkan oleh sekolah. b. memastikan kesulitan dan kendala yang dihadapi oleh guru pembina/pelatih dan memberikan alternatif solusi c. melaksanakan supervisi kegiatan ekstrakurikuler paling sedikit 1 kali setiap semester d. membuat laporan hasil supervisi dan mendiskusikan dengan guru pembina/pelatih selanjutnya dilaporkan kepada Kepala Sekolah paling lambat 1 minggu setelah supervisi dilakukan (PT 3000 008) e. membuat evaluasi keberlangsungan kegiatan ekstrakurikuler berdasarkan laporan yang disampaikan oleh guru pembina/pelatih dan melaporkan kepada Kepala Sekolah paling lambat 1 minggu setelah laporan disampaikan. (FRM 129) DAFTAR DISTRIBUSI: 1500, 3000, 3100, 3200, 3300, 3400, 3500, 4000, 4100
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/011 Revisi 1 Tanggal Berlaku 28-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review berikutnya 28-02-2025 Halaman 2 dari 2 PERSIAPAN PELAKSANAAN DAN MONITORING KEGIATAN EKSTRAKURIKULER PENGESAHAN Dibuat oleh KEPALA SD1 KEPALA SD2 KEPALA SD3 KEPALA SMP Disahkan oleh MGR. PENDIDIKAN
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/012 Revisi 1 Tanggal Berlaku 28-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review berikutnya 28-02-2025 Halaman 1 dari 2 TANGGUNG JAWAB GURU PEMBINA DAN ATAU PELATIH EKSTRAKURIKULER Guru Pembina dan atau Pelatih Ekstrakurikuler berkewajiban: a. menaati seluruh peraturan yang berlaku di YPPSB; b. melaksanakan ekstrakurikuler sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh sekolah; c. menyusun program kegiatan ekstrakurikuler yang dibimbingnya mencakup program tahunan dan program semester; d. memastikan siswa mengikuti kegiatan ekstrakurikuler sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh sekolah; e. memastikan siswa mengikuti maksimal 2 jenis kegiatan ekstrakurikuler; f. memastikan siswa kelas 6 dan 9 pada semester kedua tidak mengikuti ekstrakurikuler karena siswa lebih memusatkan perhatian pada persiapan ujian akhir; g. membuat peraturan yang wajib dipatuhi oleh peserta, membuat daftar hadir, membuat daftar nilai (FRM 129); h. menegur siswa yang tidak mematuhi peraturan; i. melaporkan rekap kehadiran siswa kepada Waka Kesiswaan; j. melaporkan daftar nilai kepada wali kelas 2 minggu sebelum pembagian rapor; k. berkoordinasi dengan pihak lain (Waka Kesiswaan, wali kelas/guru BK) apabila menemukan masalah yang berhubungan dengan siswa; l. menjadi contoh/teladan bagi siswa; m. menangani proses pertolongan pertama pada siswa saat terjadi kecelakaan dan melaporkan ke Waka Kesiswaan. DAFTAR DISTRIBUSI: 1500, 3000, 3100, 3200, 3300, 3400, 3500, 4000, 4100 PENGESAHAN Dibuat oleh KEPALA SD1 KEPALA SD2 KEPALA SD3 KEPALA SMP
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/012 Revisi 1 Tanggal Berlaku 28-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review berikutnya 28-02-2025 Halaman 2 dari 2 TANGGUNG JAWAB GURU PEMBINA DAN ATAU PELATIH EKSTRAKURIKULER Disahkan oleh MGR. PENDIDIKAN
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/033 Revisi 1 Tanggal Berlaku 28-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review berikutnya 28-02-2025 Halaman 1 dari 2 PENGOLAHAN DATA KEGIATAN EKSTRAKURIKULER 1. Waka / Koord Kesiswaan a. Mengoleksi dan merekapitulasi kegiatan ekstrakurikuler dari Koordinator ekstrakurikuler. b. Melakukan tabulasi: frekuensi kegiatan, waktu kegiatan, jumlah peserta, agenda kegiatan ekstrakurikuler per semester. c. Menganalisis kehadiran peserta berdasarkan jumlah peserta per semester. d. Menganalisis prestasi dari kegiatan masing-masing ekstrakurikuler per semester. e. Melaporkan secara tertulis hasil analisis kegiatan ekstrakurikuler per semester kepada Kepala Sekolah. 2. Kepala Sekolah a. Memeriksa laporan tertulis analisis kegiatan ekstrakurikuler per semester dan per tahun. b. Melaporkan analisis kegiatan ekstrakurikuler per semester dan per tahun kepada Mgr. Pendidikan c. Menindaklanjuti temuan dan kemungkinan peningkatan hasil di semester yang akan datang. DAFTAR DISTRIBUSI: 1000, 3000, 3100, 3200, 3300, 3400, 3500, 4000, 4100 PENGESAHAN Dibuat oleh KEPALA SD1 KEPALA SD2 KEPALA SD3 KEPALA SMP
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/033 Revisi 1 Tanggal Berlaku 28-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review berikutnya 28-02-2025 Halaman 2 dari 2 PENGOLAHAN DATA KEGIATAN EKSTRAKURIKULER Disahkan oleh MGR. PENDIDIKAN
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/036 Revisi 1 Tanggal Berlaku 28-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review berikutnya 28-02-2025 Halaman 1 dari 1 PELATIH EKSTRAKURIKULER NON GURU YPPSB Untuk kepentingan pemenuhan tenaga pengajar/pelatih ekstrakurikuler, maka pada kondisi tertentu sekolah dimungkinkan mengangkat tenaga pengajar/pelatih honorer dari luar YPPSB (nonguru YPPSB). Tenaga yang diangkat menjadi pengajar/pelatih honorer dari luar YPPSB harus memiliki Kriteria minimal sebagai berikut: ● Berbadan sehat, dibuktikan dengan surat keterangan dari dokter. ● Minimal berpendidikan SMA atau setara ● Rekomendasi kompetensi bidang ekstrakurikuler dari guru pembina ekstrakurikuler yang diketahui oleh kepala sekolah dan disetujui oleh Mgr. Pendidikan DAFTAR DISTRIBUSI: 1000, 3000, 3100, 3200, 3300, 3400, 3500, 4000, 4100 PENGESAHAN Dibuat oleh KEPALA SD1 KEPALA SD2 KEPALA SD3 KEPALA SMP Disahkan oleh MGR. PENDIDIKAN
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen SOP/3000/007…. Revisi 0 Tanggal Berlaku 28-02-2023 STANDARD OPERATING PROCEDURE Review berikutnya 28-02-2025 Halaman 1 dari 10 INVENTARIS BARANG UNIT SEKOLAH CATATAN PERUBAHAN Revisi Tanggal Uraian Perubahan DAFTAR DISTRIBUSI: 1000, 2000, 3000, 2200, 2400, 3100, 3200, 3300, 3400, 3500 PENGESAHAN Dibuat oleh KEPALA SD1 KEPALA SD2 KEPALA SD3 KEPALA SMP Disahkan oleh MGR. PENDIDIKAN
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen SOP/3000/007…. Revisi 0 Tanggal Berlaku 28-02-2023 STANDARD OPERATING PROCEDURE Review berikutnya 28-02-2025 Halaman 2 dari 10 INVENTARIS BARANG UNIT SEKOLAH 1.0 Tujuan Prosedur ini disusun untuk menjelaskan inventaris barang di unit sekolah 2.0 Ruang Lingkup Prosedur ini mencakup aktivitas: Penerimaan dan distribusi barang dari Logistik, pengaturan internal unit dan stok opname barang inventaris unit 3.0 Referensi ISO 9001:2015 klausul 8.4, 8.5 4.0 Uraian Prosedur 4.1. Barang yang masuk ke unit sekolah di data berdasarkan kategori Aset Mayor, Aset Minor, Bukan Aset dan lainnya dalam suatu catatan khusus inventaris barang unit. 4.2. Penggunaan barang / aset dicatat dalam catatan penggunaan barang mencakup nama barang, waktu penggunaan dan penanggung jawab. Penggunaan ruangan bersama dilakukan koordinasi dan pencatatan. 4.3. Barang habis pakai yang masuk ke unit sekolah dicatat dan disimpan di Gudang unit. Guru/karyawan yang mengambil harus mencatat dalam buku catatan pengambilan/penggunaan barang. 4.4. Minimal satu tahun sekali unit sekolah melaksanakan stok opname barang / asset unit untuk mengontrol keadaan, posisi dan kepastian daftar barang/asset unit. Hasil stok opname dilaporkan ke kepala sekolah. 5.0 Rekaman Mutu - Catatan inventaris barang - Catatan pengambilan barang - Laporan stok opname
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen SOP/3000/007 Revisi 2 Tanggal Berlaku 30-07-2023 STANDARD OPERATING PROCEDURE Review Berikutnya 30-07-2025 Halaman 1 dari 4 PROSES KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR UNIT TK CATATAN PERUBAHAN Revisi Tanggal Uraian Perubahan 1 01/11/2022 Review Berikutnya 01/11/2024 2 30/07/2023 Review Berikutnya 30/07/2025 2 30/07/2023 Kepsek menyusun Tim KOSP dari Waka Kurikulum, Waka Kesiswaan, Waka Sarpras paling lambat 2 (dua) bulan sebelum hari pertama masuk sekolah tahun pelajaran baru dimulai DAFTAR DISTRIBUSI: 1000, 3000, 3100, 4100 PENGESAHAN Dibuat oleh Disahkan oleh KEPALA TK MGR. PENDIDIKAN 1.0 Tujuan Prosedur ini disusun untuk menjelaskan mekanisme perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan belajar mengajar. 2.0 Ruang Lingkup Prosedur ini mencakup aktivitas perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan belajar mengajar di TK YPPSB.
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen SOP/3000/007 Revisi 2 Tanggal Berlaku 30-07-2023 STANDARD OPERATING PROCEDURE Review Berikutnya 30-07-2025 Halaman 2 dari 4 PROSES KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR UNIT TK 3.0 Referensi - ISO 9001:2015 Klausul 8.1 - Permendikbud Nomor 5 Tahun 2022 tentang Standar Kompetensi Lulusan pada Pendidikan Anak Usia Dini - Permendikbudristek Nomor 7 Tahun 2022 tentang Standar isi pada Pendidikan anak usia Dini - Kepmendikbudristek Nomor 56 Tahun 2022 diperbarui Nomor 262 Tahun 2022 tentang pedoman Penerapan Kurikulum dalam Rangka pemulihan Pembelajaran - Keputusan Kepala BSKAP (badan standar kurikulum dan asesmen Pendidikan) Nomor 008/H/KR/2022 tahun 2022 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini - Keputusan Kepala BSKAP (Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan) Nomor 009/H/KR/2022 Tahun 2022 tentang Dimensi, Elemen dan Sub Elemen Profil Pelajar Pancasila pada Kurikulum Merdeka - Permendikbudristek Nomor 32 Tahun 2022 tentang Standar Teknis Pelayanan Minimal (SPM) - Permendikbudristek Nomor 21 Tahun 2022 tentang Standar Penilaian Pendidikan Anak Usia Dini - Permendikbudristek Nomor 16 Tahun 2022 tentang Standar Proses pada Pendidikan Anak Usia Dini 4.0 Uraian Prosedur 4.1. Perencanaan Kegiatan Belajar Mengajar 4.1.1 Kepsek menyusun Tim KOSP dari Waka Kurikulum, Waka Kesiswaan, Waka Sarpras paling lambat 2 (dua) bulan sebelum hari pertama masuk sekolah tahun pelajaran baru dimulai 4.1.2 Kepala TK bersama Waka TK menyusun pembagian tugas guru selanjutnya mengkomunikasikan kepada guru di saat Rapat Kerja Guru (PT/3000/001) (FRM 064) 4.1.3 Rapat Kerja Guru dilaksanakan 1 (bulan) sebelum libur Semester. Mengadakan rapat kerja guru dalam mengevaluasi pembelajaran Semester berjalan dan mempersiapkan pembelajaran Semester yang akan datang 4.1.4 Tim penyusun KOSP mengumpulkan hasil dari Rapat Kerja Guru untuk dijadikan bahan KOSP TK 4.1.5. Waka TK menyusun jadwal pembelajaran kemudian mendistribusikannya paling lambat 2 (dua) minggu sebelum libur Semester (PT/3100/001) (PT/3100/010) 4.1.6 Guru mengadakan KKG untuk mempersiapkan pembelajaran sesuai dengan jadwal yang dibuat oleh Waka Kurikulum 4.1.7 Guru Kelas menyusun perangkat pembelajaran berupa silabus pembelajaran kemudian menyerahkannya kepada Waka TK untuk diverifikasi dan kemudian diserahkan kepada Kepala TK paling lambat 2 minggu sebelum kegiatan pembelajaran berlangsung (PT/3100/002) (PT/3100/003)
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen SOP/3000/007 Revisi 2 Tanggal Berlaku 30-07-2023 STANDARD OPERATING PROCEDURE Review Berikutnya 30-07-2025 Halaman 3 dari 4 PROSES KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR UNIT TK 4.1.8 Bahan Ajar diajukan 2 minggu sebelum pelaksanaan pembelajaran 4.1.9 Waka Kurikulum mengadakan koordinasi (KKG) bersama guru untuk mempersiapkan kegiatan pembelajaran selanjutnya 4.1.10 Waka Kurikulum menyusun perangkat evaluasi pembelajaran dan mendistribusikan ke guru paling lambat 1 (satu) minggu sebelum kegiatan pembelajaran 4.2 Pelaksanaan Proses Pembelajaran 4.2.1 Waka Kurikulum berkoordinasi dengan guru dalam pelaksanaan harian kegiatan belajar mengajar (KBM) 4.2.2 Guru menyambut anak-anak sebelum pembelajaran dimulai 4.2.3 Setiap hari guru kelas memantau kehadiran murid dalam kelas kemudian membuat rekapitulasi kehadiran murid perbulan dan menyampaikannya kepada Tata Usaha pada minggu pertama setiap bulan. (PT/3000/007) 4.2.4 Guru kelas bertanggung jawab dalam proses belajar mengajar (PT/3000/007) (PT/3100/005) 4.2.5 Guru kelas mencatat penilaian proses pembelajaran yang berlangsung sesuai jadwal penilaian kelas 4.2.6 Guru kelas menyampaikan refleksi (umpan balik) setelah proses pembelajaran berlangsung sebelum kepulangan 4.2.7 Guru kelas merekap penilaian untuk dijadikan bahan laporan narasi perkembangan anak 4.2.8 Guru kelas membuat laporan narasi perkembangan anak yang diverivikasi oleh Waka Kurikulum dan diketahui oleh Kepala TK paling lambat 1 minggu sebelum pembagian raport Kepala TK dan Waka Kurikulum memonitor pembuatan hasil laporan 4.2.9 Kepala TK ,Waka TK dan TU mengkoordinasikan penulisan SKTB (Surat Keterangan Tamat Belajar) 4.2.10 Waka TK dibantu Tata Usaha mendokumentasikan hasil belajar murid berupa ledger nilai per kelas dan laporan perkembangan anak (raport) sebelum libur semester 4.3 Evaluasi Proses 4.3.1 Kepala TK melaksanakan supervisi dan melaporkannya kepada Manager Pendidikan (PT/3100/006) 4.3.2 Tata Usaha menindaklanjuti ketidakhadiran guru dan siswa dalam kelas dan melaporkannya kepada Kepala TK setiap sebulan sekali paling lambat akhir bulan. 4.3.3. Kepala TK dan Waka Kurikulum memonitor pembuatan hasil laporan 4.3.4 Waka TK menindaklanjuti laporan hasil belajar murid setiap bulan dan melaporkannya kepada Kepala TK paling lambat tanggal 15 setiap bulan. 4.3.4 Waka TK mengadakan evaluasi pelaksanaan kegiatan belajar mengajar.
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen SOP/3000/007 Revisi 2 Tanggal Berlaku 30-07-2023 STANDARD OPERATING PROCEDURE Review Berikutnya 30-07-2025 Halaman 4 dari 4 PROSES KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR UNIT TK 5.0 Rekaman Mutu ● Kurikulum merdeka ● RPPP / Modul Ajar ● Jadwal Pelajaran ● Jadwal Moving Intrakurikuler ● Jadwal Kegiatan P5 ● Perangkat Penilaian ● Buku Presensi Anak ● Buku Agenda Harian ● Raport ● SKTB ● SK Pembagian Tugas. ● Jadwal & Notula KKG ● Data kehadiran guru dan murid harian ● Rekapitulasi kehadiran murid perbulan ● Dokumentasikan hasil belajar murid berupa ledger per kelas ● Jadwal supervisi
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen SOP/3000/008 Revisi 2 Tanggal Berlaku 30-07-2023 STANDARD OPERATING PROCEDURE Review Berikutnya 30-07-2025 Halaman 1 dari 3 EVALUASI HASIL BELAJAR UNIT TK CATATAN PERUBAHAN Revisi Tanggal Uraian Perubahan 1 01/11/2022 Review Berikutnya 01/11/2024 2 30/07/2023 Review Berikutnya 30/07/2025 2 30/07/2023 Pembelajaran Intrakurikuler mengukur 3 Capaian Pembelajaran (Elemen Nilai Agama & Budi pekerti; Elemen Jati Diri; Elemen Dasar-dasar Literasi, Matematika, Sains, Teknologi, rekayasa dan Seni) berupa tujuan pembelajaran yang telah ditentukan DAFTAR DISTRIBUSI: 1000, 3000, 3100, 4100 PENGESAHAN Dibuat oleh Disahkan oleh KEPALA TK MGR. PENDIDIKAN 1.0 Tujuan Prosedur ini disusun untuk menjelaskan mekanisme evaluasi dan sistem penilaian hasil belajar peserta didik. 2.0 Ruang Lingkup Prosedur ini mencakup aktivitas pelaksanaan evaluasi hasil belajar peserta didik yang dilaksanakan oleh pendidik di TK YPPSB.
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen SOP/3000/008 Revisi 2 Tanggal Berlaku 30-07-2023 STANDARD OPERATING PROCEDURE Review Berikutnya 30-07-2025 Halaman 2 dari 3 EVALUASI HASIL BELAJAR UNIT TK 3.0 Referensi ● ISO 9001: 2015 klausul 9.1 ● Permendikbudristek Nomor 21 Tahun 2022 tentang Standar Penilaian Pendidikan Anak Usia Dini ● Permendikbudristek Nomor 5 Tahun 2022 tentang Standar Kompetensi Lulusan pada Pendidikan Anak Usia Dini ● Permendikbudristek Nomor 7 Tahun 2022 tentang Standar isi pada Pendidikan anak usia Dini ● Permendikbudristek Nomor 16 Tahun 2022 tentang Standar Proses pada Pendidikan Anak Usia Dini ● Kepmendikbudristek Nomor 56 Tahun 2022 diperbarui Nomor 262 Tahun 2022 tentang pedoman Penerapan Kurikulum dalam Rangka pemulihan Pembelajaran ● Keputusan Kepala BSKAP (badan standar kurikulum dan asesmen Pendidikan) Nomor 008/H/KR/2022 tahun 2022 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, jenjang Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah pada Kurikulum Merdeka ● Keputusan Kepala BSKAP (Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan) Nomor 009/H/KR/2022 Tahun 2022 tentang Dimensi, Elemen dan Sub Elemen Profil Pelajar Pancasila pada Kurikulum Merdeka ● Keputusan Kepala BSKAP (Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan) Nomor 009/H/KR/2022 Tahun 2022 tentang Dimensi, Elemen dan Sub Elemen Profil Pelajar Pancasila pada Kurikulum Merdeka 4.0 Uraian Prosedur 4.1. Perencanaan Teknik dan Bentuk Instrumen Penilaian Hasil belajar. 4.1.1 Teknik evaluasi / penilaian hasil belajar Intrakurikuler dapat berupa : a. Ceklis b. Foto Berseri c. Catatan Anekdot d. Hasil Karya 4.2 Pelaksanaan Penilaian 4.2.1 Guru kelas menuliskan rancangan strategi penilaian di dalam RPPP yang memuat kegiatan invitasi pembelajaran setiap sentra 4.2.2 Pembelajaran Intrakurikuler mengukur 3 Capaian Pembelajaran (Elemen Nilai Agama & Budi pekerti; Elemen Jati Diri; Elemen Dasar-dasar Literasi, Matematika, Sains, Teknologi, rekayasa dan Seni) berupa tujuan pembelajaran yang telah ditentukan 4.2.3 Penilaian melihat dari aspek tujuan pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru kelas setiap hari berupa narasi melalui 4.2.4 Kepala TK dan Waka TK menyusun program evaluasi hasil belajar berdasarkan standar penilaian pendidikan.
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen SOP/3000/008 Revisi 2 Tanggal Berlaku 30-07-2023 STANDARD OPERATING PROCEDURE Review Berikutnya 30-07-2025 Halaman 3 dari 3 EVALUASI HASIL BELAJAR UNIT TK 4.2.5 Waka TK bersama dengan Tata Usaha mendokumentasikan semua hasil evaluasi dan menyampaikannya kepada Kepala TK dan Staf Evaluasi. 4.2.6 Kepala TK melaporkan hasil evaluasi kepada Manajer Pendidikan. 4.2.7 Hasil penilaian akhir semester/kenaikan kelas disampaikan dalam bentuk nilai aspek setiap bidang pengembangan yang dicapai peserta didik 4.3 Evaluasi Penilaian 4.3.1 Analisis keberhasilan pelaksanaan pembelajaran dilakukan oleh setiap guru kelas TK A dan B menggunakan analisis daya serap dan target pencapaian kurikulum sesuai dengan kriteria yang ditetapkan. 4.3.2 Kenaikan tingkat dan tamat belajar dilaksanakan pada setiap akhir tahun pelajaran berdasarkan usia murid yaitu 5 tahun, murid dinyatakan tamat belajar TK B. 5.0 Rekaman Mutu ● Silabus. ● RKH. ● Jadwal KKG. ● Surat Keputusan panitia penyusunan portofolio. ● Formulir hasil ulangan harian dan target pencapaian kurikulum. ● Portofolio ● LKA (Lembar Kerja Anak). ● Raport. ● SKTB.
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3100/002 Revisi 2 Tanggal Berlaku 30-07-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 30-07-2025 Halaman 1 dari 2 PENYUSUNAN SILABUS UNIT TK 1. Kepala TK bersama Waka Kurikulum menentukan waktu pembuatan KOSP 2. KOSP dapat disusun dan dikembangkan oleh Guru Kelas melalui Kelompok Kerja Guru (KKG). 3. Pembuatan silabus dapat dilakukan bersama Kepala Sekolah, Waka Kurikulum, dan guru kelas. 4. Pembuatan Silabus dilakukan untuk 1 (satu) tahun pelajaran 5. Silabus tercantum dalam program semester, perencanaan putaran (RPPP) dan modul ajar. 6. Langkah langkah penyusunan dan pengembangan silabus: a. Mempelajari dokumen Kurikulum Merdeka yang terdiri dari (8 buku), yakni Pengembangan Program Pembelajaran, Nilai Agama & Budi pekerti, Jati Diri, Literasi & Steam, Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Belajar dan Bermain Berbasis Buku, Pembelajaran & Asesmen dan Laporan Capaian pembelajaran. b. Menentukan alokasi waktu di setiap putaran dalam satu Semester c. Memilih topik dalam setiap putaran dengan memperhatikan Capaian Pembelajaran, Tujuan Pembelajaran serta minggu efektif TK. c. Menentukan Tujuan Pembelajaran dari 3 Capaian Pembelajaran yang disesuaikan dengan topik yang telah ditentukan tadi d. Menentukan peta konsep sebagai bahan topik bahasan guru bersama siswa e. Pembuatan kalimat invitasi yang disesuaikan dengan topik bahasan serta kekhasan Sentra masing-masing d. Setiap Sentra di sentra wajib mengandung 3 kegiatan main yaitu main peran, main sensori motorik serta main membangun Topik dan Sub Topik Bahasan Tahun Pelajaran Topik Semester I No. Topik Perkiraan Waktu (Minggu) Jumlah Topik Semester II No. Topik Perkiraan Waktu (Minggu) Jumlah
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3100/002 Revisi 2 Tanggal Berlaku 30-07-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 30-07-2025 Halaman 2 dari 2 PENYUSUNAN SILABUS UNIT TK Program Semester Tahun Pelajaran TK : Kelompok : Semester I No Capaian Pembelajaran Topik 1 2 3 4 5 6 7 dst Alokasi Waktu 1. Nilai Moral & Budi Pekerti 2 Jati Diri 3 Dasar Literasi, Matematika, Sains, Teknologi, Rekayasa dan Seni Semester II No Capaian Pembelajaran Topik 1 2 3 4 5 6 7 dst Alokasi Waktu 1. Nilai Moral & Budi Pekerti 2 Jati Diri 3 Dasar Literasi, Matematika, Sains, Teknologi, Rekayasa dan Seni DAFTAR DISTRIBUSI: 1500, 3000, 3100 PENGESAHAN Dibuat oleh Disahkan oleh KEPALA TK MGR. PENDIDIKAN
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3100/003 Revisi 2 Tanggal Berlaku 30-07-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 30-07-2025 Halaman 1 dari 2 RENCANA PROGRAM PENGAJARAN UNIT TK 1. Berdasarkan hasil Rapat Kerja Tahunan (Raker) TK, Waka Kurikulum mengkoordinir penyusunan Program Pengajaran Taman Kanak-kanak berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Putaran (RPPP), Modul Ajar dan Program Semester 2. RPPP disusun melalui Kelompok Kerja Guru (KKG) per jenjang kelompok dalam menentukan topik dan kalimat Invitasi setiap sentra 3. RPPP berisi kegiatan yang dipilih dari Tujuan Pembelajaran per Capaian Pembelajaran yang direncanakan untuk 9 hari sesuai dengan topik bahasan 4. RPPP memuat identitas lembaga, topik/sub topik, kelompok usia, alokasi waktu, kegiatan belajar (pembukaan, inti, penutup), media dan sumber belajar teknik penilaian 5. RPPP disusun berdasarkan rencana kegiatan selama satu putaran (9 hari) yang telah disepakati melalui KKG 6. Program Semester (Prosem) berisi Capaian Pembelajaran, Tujuan Pembelajaran, alokasi waktu, topik / sub topik selama satu semester 7. Penentuan alokasi waktu menyesuaikan dengan hari efektif Kalender Pendidikan dan penentuan waktu untuk kegiatan Projek P5 8. Perencanaan Program Pembelajaran TK disusun berdasarkan Pedoman Perencanaan Pembelajaran oleh Direktorat Pembinaan PAUD RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN HARIAN (RPPP) NAMA LEMBAGA : Kelompok Usia : Kelas : Topik : Tanggal : Semester / Putaran : Waktu Pelaksanaan : ● TUJUAN PEMBELAJARAN ● TUJUAN KEGIATAN ● TOPIK BAHASAN ● ALAT DAN BAHAN : (dalam 9 sentra) ● KEGIATAN PEMBELAJARAN :
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3100/003 Revisi 2 Tanggal Berlaku 30-07-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 30-07-2025 Halaman 2 dari 2 RENCANA PROGRAM PENGAJARAN UNIT TK 1. Pembukaan (30 menit) 2. Pijakan sebelum main / Baca invitasi (15 menit) 3. Inti / Pijakan saat main (60 menit) 4. Pijakan setelah main / Umpan Balik (15 menit) 5. Istirahat + Makan (30 menit) 6. Penutup / Read Aloud (30 menit) ● PENILAIAN : ● TEKNIK PENILAIAN YANG AKAN DIGUNAKAN : PROGRAM SEMESTER KELOMPOK NAMA LEMBAGA TAHUN PELAJARAN Program Pengembangan : Kompetensi Dasar : Alokasi Waktu Per Putaran : Tema Per Putaran : Sub Tema : 1. DAFTAR DISTRIBUSI: 1500, 3000, 3100 PENGESAHAN Dibuat oleh Disahkan oleh KEPALA TK MGR. PENDIDIKAN
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3100/004 Revisi 2 Tanggal Berlaku 30-07-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 30-07-2025 Halaman 1 dari 1 KELOMPOK KERJA GURU TK 1. Kepala TK membentuk Kelompok Kerja Guru (KKG) dalam 1 (satu) unit sekolah yang dipimpin oleh 1 (satu) orang guru dari setiap jenjang kelompok sebagai koordinator 2. Pertemuan KKG dapat dilaksanakan Harian atau Mingguan disesuaikan dengan kepentingan KKG yang bersangkutan. 3. Jadwal waktu dan tempat pertemuan KKG unit ditentukan oleh KKG tersebut dan dilaporkan oleh koordinator KKG kepada Waka Kurikulum untuk dibuat sebagai agenda pertemuan sekolah. 4. Koordinator KKG bertugas: a. memimpin, mengkoordinasikan dan mengendalikan KKG b. mengatur dan menyelenggarakan kegiatan rutin. c. mengagendakan setiap kegiatan dan memberikan laporan secara lisan kepada Kepala Sekolah, Waka Kurikulum dan Waka Kesiswaan saat rapat guru berlangsung 5. Fungsi dari KKG adalah untuk: a. mendiskusikan perencanaan pembelajaran putaran selanjutnya b. diskusi alternatif strategi pembelajaran. c. kegiatan sosialisasi hasil workshop, diklat, TOT, seminar, lokakarya dan sejenisnya. d. Mengusulkan kepada Kepala TK dan Div. Riset Strategi dan Pengembangan untuk peningkatan profesionalisme pendidik seperti mengikuti dan atau mengadakan pelatihan, seminar, lomba-lomba bidang pengembangan dan sejenisnya. DAFTAR DISTRIBUSI: 1500, 3000, 3100 PENGESAHAN Dibuat oleh Disahkan oleh KEPALA TK MGR. PENDIDIKAN
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3100/005 Revisi 2 Tanggal Berlaku 30-07-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 30-07-2025 Halaman 1 dari 1 PROSES PEMBELAJARAN HARIAN UNIT TK GURU MELAKUKAN : 1. MASUK KELAS JAM PERTAMA a. Datang ke kelas tepat waktu. b. Memastikan kelas dalam keadaan bersih dan nyaman. c. Jurnal Pagi / Read Aload d. Berdoa bersama e. Melakukan absensi kehadiran murid. f. Persiapan Kegiatan Sentra. 2. KEGIATAN SENTRA a. Pijakan Lingkungan b. Pijakan Sebelum Main c. Pijakan Saat Main d. Pijakan Sesudah Main e. Refleksi / Recalling / Umpan Balik 3. ISTIRAHAT / MAKAN BERSAMA a. Cuci Tangan b. Berdoa sebelum & sesudah makan c. Makan Bersama d. Bermain 4. PENUTUP a. Diskusi kegiatan satu hari. b. Info kegiatan esok hari. c. Doa Penutup. DAFTAR DISTRIBUSI: 1500, 3000, 3100 PENGESAHAN Dibuat oleh Disahkan oleh KEPALA TK MGR. PENDIDIKAN
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3100/006 Revisi 2 Tanggal Berlaku 30-07-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 30-07-2025 Halaman 1 dari 1 SUPERVISI UNIT TK Kepala TK melakukan supervisi dengan: a. Membuat jadwal supervisi sesuai dengan kesepakatan Kepala TK dengan guru b. Menginformasikan jadwal supervisi kepada guru paling lambat 2 minggu sebelum kegiatan dilakukan c. Melakukan supervisi kelas sesuai jadwal d. Merekap hasil, analisis dan rencana tindak lanjut dari supervisi e. Menindaklanjuti hasil supervisi paling lambat 1 minggu setelah supervisi untuk disampaikan kepada guru yang bersangkutan f. Menyampaikan rekapitulasi hasil supervisi ke Manager Pendidikan DAFTAR DISTRIBUSI: 1500, 3000, 3100 PENGESAHAN Dibuat oleh Disahkan oleh KEPALA TK MGR. PENDIDIKAN
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3100/007 Revisi 2 Tanggal Berlaku 30-07-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 30-07-2025 Halaman 1 dari 2 KTSP UNIT TK 1. Kepala TK bersama Sie Kurikulum menyusun Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP) TK melalui hasil dari Rapat Kerja (Raker) TK bersama guru dan Divisi Manager Pendidikan yang diketahui oleh Komite Sekolah dan Dinas Pendidikan 2. Prinsip penyusunan KOSP TK adalah sebagai berikut : ● Berpusat pada peserta didik yaitu pembelajaran harus memenuhi keragaman potensi, kebutuhan perkembangan dan tahapan belajar, serta kepentingan peserta didik ● Konstektual, menunjukkan kekhasan dan sesuai dengan karakteristik satuan pendidikan, konsteks sosial budaya dan lingkungan ● Esensial yaitu memuat semua unsur informasi penting / utama yang dibutuhkan dan digunakan di satuan pendidikan. Bahasa yang digunakan lugas, ringkas dan mudah dipahami ● Akuntabel, dapat dipertanggungjawabkan karena berbasis data dan aktual ● Melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Pengembangan kurikulum satuan pendidikan melibatkan komite satuan pendidikan dan berbagai pemangku kepentingan ● Mencakup semua elemen dari Capaian Pembelajaran, Dimensi Profil Pelajar Pancasila dan program pengembangan ● Holistik – Integratif 3. KTSP TK berisi tentang Karakteristik Satuan PAUD; Visi Misi, Tujuan Satuan PAUD; Pengorganisasian Pembelajaran; Rencana Pembelajaran; Pendampingan, Evaluasi dan Pengembangan Profesional; Lampiran 4. Karakteristik Satuan PAUD diambil dari analisis konteks, dirumuskan karakteristik sekolah yang menggambarkan keunikan satuan PAUD dalam hal peserta didik, sosial, budaya, guru, dan tenaga kependidikan. 5. VISI adalah menggambarkan bahwa peserta didik adalah subjek dalam tujuan jangka panjang sekolah dan nilai-nilai yang dituju. Penyelenggaraan pembelajaran didasarkan pada nilai-nilai yang mengartakan peserta didik dapat mencapai kompetensinya. MISI adalah menggambarkan cara sekolah mencapai visi dengan berpegang pada nilai-nilai yang dianggap penting dalam menjalankan misi. TUJUAN diambil dari dampak akhir kurikulum terhadap peserta didik; gambaran pokok pokok yang penting sesuai misi; strategi satuan PAUD untuk mencapai tujuan pendidikannya; kompetensi/ karakteristik yang menjadi kekhasan lulusan satuan PAUD 6. Pengorganisasian pembelajaran adalah pengorganisasian pembelajaran berisi cara satuan PAUD mengatur muatan kurikulum dalam satu rentang waktu, dan beban belajar, cara satuan PAUD mengelola pembelajarannya untuk mendukung pencapaian kompetensinya diantaranya kegiatan wajib yang harus ada termasuk jika ada kegiatan mulok atau yang sesuai kekhasan sekolah atau jika ada budaya satuan PAUD yang dibangun di satuan Pendidikan tersebut
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3100/007 Revisi 2 Tanggal Berlaku 30-07-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 30-07-2025 Halaman 2 dari 2 KTSP UNIT TK 7. Rencana Pembelajaran adalah rencana sekolah dalam menggambarkan rencana pembelajaran selama setahun ajaran 8. Pendampingan, evaluasi, dan pengembangan profesional. Dalam kurikulum dijelaskan bentuk pendampingan, evaluasi, dan pengembangan profesional yang dilakukan satuan PAUD untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Kepala satuan PAUD secara internal dan bertahap melakukan pendampingan, evaluasi dan pengembangan profesional sesuai dengan kemampuan satuan PAUD. 9. Lampiran berisi rencana pembelajaran; referensi landasan hukum atau landasan lain yang kontekstual dengan karakteristik sekolah; jadwal program kegiatan, dll 10. KOSP TK yang telah disusun harus dilaksanakan dan menjadi tanggung jawab bersama seluruh warga yang ada pada satuan PAUD tersebut DAFTAR DISTRIBUSI: 1500, 3000, 3100 PENGESAHAN Dibuat oleh Disahkan oleh KEPALA TK MGR. PENDIDIKAN
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3100/008 Revisi 2 Tanggal Berlaku 30-07-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 30-07-2025 Halaman 1 dari 3 TUGAS WAKA. KESISWAAN TK, WAKA. KURIKULUM TK, KOORD. SARANA PRASARANA TK, KOORD. HUMAS TK TUGAS SIE KURIKULUM : 1. Dibentuk 1 tim Kurikulum berjumlah 3 orang yang terdiri dari Waka Kurikulum (Waka), 1 guru TK A dan 1 guru TK B 2. Membuat program kurikulum 3. Membuat jadwal MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) 4. Membuat jadwal Kegiatan Pembelajaran 5. Membuat jadwal perpindahan kelas Intrakurikuler (moving class) 6. Membagi alokasi waktu untuk 1 tahun pelajaran 7. Mengkoordinir pembelajaran Intrakurikuler (Sentra) : - Menentukan Topik / Sub Topik yang disesuaikan dengan visi misi sekolah dalam satu tahun - Menentukan Tujuan Pembelajaran yang disesuaikan dengan 3 elemen CP (Nilai Agama dan Budi Pekerti, Jati Diri, Dasar Literasi, Matematika, Sains, Rekayasa, dan Seni (DaLiMaSaTeReNi) - Menentukan Alur Tujuan Pembelajaran (Kalimat Tantangan, Invitasi, Kalimat Pemantik, dll) 8. Mengkoordinir pembelajaran Projek Penguatan Profil pelajar Pancasila (P5) : - Menentukan 2 Tema P5 dalam 1 semester sesuai jadwal pembelajaran - Menentukan jadwal kegiatan P5 - Menentukan Dimensi yang akan diambil disesuaikan dengan tema yang dipilih - Menentukan Elemen dan Sub Elemen yang disesuaikan dengan tema yang dipilih - Menentukan Akhir fase PAUD (TP) sesuai dengan sub elemen yang dipilih 9. Membuat Program Tahunan bersama Kepala TK 10. Membuat kolom penilaian harian dan penilaian akhir yang dibagikan sebelum Kegiatan Pembelajaran berlangsung 11. Mengevaluasi Pembelajaran di setiap Putaran dan dievaluasi kembali saat Rapat Kerja (Raker) per Semester (Bekerja sama dengan Koordinator Kelompok) 12. Memonitor guru dalam menginput data penilaian narasi di drive bersama (kerja sama dengan Staff Evaluasi Yayasan dan Kepala Sekolah) 13. Mengumpulkan soft file ladger penilaian akhir (raport) setiap guru dan diserahkan pada staff evaluasi 14. Membantu Kepala Sekolah sebagai tim penyusun KOSP
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3100/008 Revisi 2 Tanggal Berlaku 30-07-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 30-07-2025 Halaman 2 dari 3 TUGAS WAKA. KESISWAAN TK, WAKA. KURIKULUM TK, KOORD. SARANA PRASARANA TK, KOORD. HUMAS TK TUGAS SIE KESISWAAN : 1. Dibentuk 1 tim Kesiswaan berjumlah 3 orang yang terdiri dari Waka Kesiswaan, 1 guru kelompok A dan 1 guru kelompok B 2. Membuat program Kesiswaaan 3. Membuat jadwal upacara bendera 4. Membuat jadwal bermain 5. Mencari dan memetakan untuk anak yang memiliki bakat tertentu untuk dibina dan dibimbing (Bekerja sama dengan Guru Pembimbing) 6. Memonitor Pelaksanaan Kegiatan Tahunan 7. Mendokumentasikan setiap Kegiatan Tahunan berupa file foto atau video serta laporan keuangan kegiatan (bekerja sama dengan Tim Foto) 8. Mengkoordinir anak-anak yang mengikuti lomba dari luar (Bekerja sama dengan Komite TK) 9. Mendokumentasikan setiap lomba dari luar berupa file foto atau video serta data nama dan sertifikat (bekerja sama dengan Tim Foto) 10. Bertanggung jawab terhadap pelaksanaan kegiatan anak di luar termasuk transportasi, konsumsi dan peralatan yang dibutuhkan 11. Memonitoring Pelaksanaan Penerimaan Siswa Baru (PSB) (Bekerja Sama dengan Panitia PSB) 12. Bertanggung jawab dalam pembagian kelas anak TK A (Bekerja sama dengan Panitia PSB dan guru BK TK) 13. Mengkomunikasikan kepada orang tua murid saat Pelepasan Kelompok B anakanak yang mendapatkan kejuaraan TUGAS SIE SARANA PRASARANA : 1. Dibentuk 1 tim Sarana Prasarana berjumlah 3 orang yang terdiri dari Waka Sarpras yang bertugas untuk pemesanan barang melalui primasi, 1 guru sebagai supply barang dan 1 guru sebagai pendistribusian barang 2. Mengkoordinir Inventarisasi Sarana dan Prasarana di sekolah (Bekerja sama dengan guru sentra, KNE, dll) 3. Membantu Kepala Sekolah dalam pembuatan anggaran dari Yayasan (OPEX) dalam tiga bulanan, anggaran dari Dinas Pendidikan (BOP), anggaran Uang Penunjang Kegiatan (uang makan anak), anggaran Uang Peralatan Anak serta anggaran yang tak terduga 4. Bertanggung jawab dalam pemesanan barang yang dibutuhkan sampai (Bekerja sama dengan Staff Logistik Yayasan) 5. Mendata perbaikan sarana prasarana di sekolah 6. Mendata alat pembelajaran yang rusak
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3100/008 Revisi 2 Tanggal Berlaku 30-07-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 30-07-2025 Halaman 3 dari 3 TUGAS WAKA. KESISWAAN TK, WAKA. KURIKULUM TK, KOORD. SARANA PRASARANA TK, KOORD. HUMAS TK 7. Membuat daftar penghapusan barang 8. Mengecek barang pembelian yang sudah dipesan 9. Menanyakan barang yang belum datang pada bagian Logistik Yayasan TUGAS SIE HUMAS : 1. Membuat program Humas 2. Membagikan segala informasi tentang kegiatan pembelajaran di sekolah melalui media sosial 3. Membantu Sie Kesiswaan dalam pelaksanaan Kegiatan Pembelajaran di luar terutama pendistribusian surat ijin tempat (bekerja sama dengan Sie. Kesiswaan) 4. Mendistribusikan surat keluar dari Kepala Sekolah 5. Mendata informasi / berita suka maupun duka baik dari dalam maupun dari luar unit TK untuk disampaikan ke Kepala Sekolah saat Briefing Pagi TUGAS PENGEMBANGAN KURIKULUM (BIMBINGAN) : 1. Membantu Sie. Kesiswaan dalam menyeleksi anak sesuai yang dibutuhkan untuk kegiatan tertentu 2. Mendata anak hasil seleksi 3. Melaksanakan bimbingan sesuai kegiatan tertentu 4. Mengirim anak yang sudah dibimbing ke kegiatan tertentu DAFTAR DISTRIBUSI: 1500, 3000, 3100 PENGESAHAN Dibuat oleh Disahkan oleh KEPALA TK MGR. PENDIDIKAN
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen SOP/3000/012 Revisi 1 Tanggal Berlaku 10-02-2023 STANDARD OPERATING PROCEDURE Review Berikutnya 10-02-2025 Halaman 1 dari 10 PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN INKLUSIF YPPSB CATATAN PERUBAHAN Revisi Tanggal Uraian Perubahan 1 10-02-2023 Lembar Pengesahan 1 10-02-2023 Uraian Prosedur DAFTAR DISTRIBUSI: 1000, 1500, 3000, 3100, 3200, 3300, 3400, 3500, 4000, 4100 PENGESAHAN Dibuat oleh Kepala TK Kepala SD1 Kepala SD2 Kepala SD3 Disahkan oleh Mgr. Pendidikan
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen SOP/3000/012 Revisi 1 Tanggal Berlaku 10-02-2023 STANDARD OPERATING PROCEDURE Review Berikutnya 10-02-2025 Halaman 2 dari 10 PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN INKLUSIF YPPSB 1.0 Tujuan Prosedur ini disusun untuk menjelaskan mekanisme penyelenggaraan pendidikan inklusif di YPPSB. 2.0 Ruang Lingkup Prosedur ini mencakup aktivitas perencanaan, proses pelaksanaan, sampai dengan tahap evaluasi. 3.0 Referensi ISO 9001:2015 Klausul 7.2, 7.5.1 4.0 Uraian Prosedur Pelaksanaan pendidikan inklusif merupakan tanggungjawab bersama antara Yayasan, Manajemen YPPSB, Kepala Sekolah, guru pembimbing khusus (GPK), guru kelas, guru bidang studi, orang tua, dan semua bagian yang berhubungan dengan proses pendidikan peserta didik di sekolah.` 4.1. Penerimaan Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK) 4.1.1. Penerimaan Peserta (PDBK) mengikuti prosedur penerimaan Peserta Didik YPPSB secara umum dalam SOP 4100/003 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru TK, SD, dan SMP YPPSB di Awal Tahun Pelajaran 4.1.2. Proses Penerimaan peserta didik TK dilakukan Tes Deteksi Dini Tumbuh Kembang (DDTK) dan Identifikasi sesuai SOP 4100/003 point 4.3.1. dengan alat tes sesuai instrumen. (Frm 01 DDTK TK, FRM 011 Identifikasi PT 3000 040 DDTK dan Identifikasi). Tes dilakukan kepada calon peserta didik secara individual dan wawancara ke orang tua calon peserta didik. 4.1.3 Proses Penerimaan peserta didik baru kelas 1 SD 4.1.3.1. Calon Peserta didik SD dari TK YPPSB dilakukan Tes Kesiapan Sekolah Masuk SD paling lambat 2 (dua) bulan sebelum proses belajar TK B berakhir dengan alat tes sesuai instrumen (FRM 02, FRM 011 Identifikasi, PT 3000 040 DDTK dan Identifikasi) 4.1.3.2. Calon peserta didik SD dari luar YPPSB melakukan tes PPDB sesuai SOP 4100/003 point 4.2.2. dan PT PT/4100/013. Digunakan instrumen yang berlaku. (FRM 011 Identifikasi PT 3000 040 DDTK dan Identifikasi) 4.1.4. Apabila terdapat calon peserta didik yang memiliki indikasi kebutuhan khusus, Panitia, Mgr RSP, Spv RSP, Kepala TK (untuk peserta didik TK) dan GPK melakukan pemanggilan orang tua untuk menjelaskan hasil tes dan menyampaikan surat pengantar tes lanjutan ke psikolog rujukan YPPSB apabila diperlukan. (FRM 03 Pengantar ke psikolog rujukan YPPSB). 4.1.5. Orangtua wajib mengikuti saran referal ke psikolog rujukan YPPSB. Hasil tes dan rekomendasi psikolog rujukan YPPSB untuk proses pendidikan anak yang bersangkutan diserahkan ke Mgr RSP paling lambat 3 minggu setelah surat referal diberikan.
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen SOP/3000/012 Revisi 1 Tanggal Berlaku 10-02-2023 STANDARD OPERATING PROCEDURE Review Berikutnya 10-02-2025 Halaman 3 dari 10 PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN INKLUSIF YPPSB 4.1.6 Mgr RSP, Mgr. Pendidikan, Kepala TK (untuk peserta didik TK), 1 orang Kepala SD (untuk calon peserta didik SD) dan GPK melakukan diskusi untuk kemungkinan proses pendidikan anak sesuai hasil tes dan rekomendasi psikolog rujukan YPPSB dengan kondisi pendidikan inklusif di YPPSB. 4.1.7 Kategori peserta didik yang dapat dilayani dalam pendidikan inklusif di YPPSB adalah sesuai dengan PT 3000 041 tentang Kategori PDBK YPPSB. 4.1.8 Mgr. RSP memanggil orang tua peserta didik untuk mendiskusikan kemungkinan proses pendidikan dan layanan inklusif di YPPSB untuk calon peserta didik yang bersangkutan. 4.1.9 Apabila YPPSB dapat mengelola peserta didik yang bersangkutan, Mgr. RSP dan Orang tua peserta didik menandatangani Surat Perjanjian di atas materai tentang proses pendidikan. Mgr RSP dan orang tua memiliki surat tersebut sesuai dengan peruntukannya. (FRM 04 PDBK) 4.1.10 Mgr RSP mendistribusikan peserta didik tersebut sesuai tingkat pendidikannya. Distribusi peserta didik memperhatikan jumlah maksimal PDBK per kelas adalah 1 orang PDBK kategori berat/sedang serta 2 kategori ringan. 4.1.11 Mgr RSP memberikan salinan surat hasil dari psikolog rujukan YPPSB dan surat perjanjian Mgr. RSP bersama orang tua ke Kepala Sekolah serta GPK untuk ditindaklanjuti. 4.2 Proses Identifikasi di Unit Sekolah dan Case Conference Awal Tahun Pembelajaran 4.2.1 Setiap awal tahun pembelajaran dilakukan identifikasi peserta didik untuk mengidentifikasi peserta didik yang berpotensi berkebutuhan khusus. 4.2.2 GPK dibantu oleh guru kelas melakukan identifikasi peserta didik paling lambat 2 bulan setelah tahun pembelajaran baru dimulai. (FRM 05 asesmen perkembangan / pertumbuhan peserta didik) oleh GPK, serta anamnesa (FRM 09) oleh Guru Kelas dan Guru Bidang Studi. 4.2.3 Identifikasi diakhiri dengan Case Conference unit sekolah untuk peserta didik yang terindikasi berkebutuhan khusus. Case Conference dipimpin oleh Kepala Sekolah dengan peserta GPK, Guru kelas, dan Guru Bidang Studi. Peserta didik yang dinyatakan terindikasi disepakati oleh Guru Kelas dan GPK. 4.2.3. Pelaksanaan Case Conference unit sekolah menyertakan Laporan Kegiatan Anak, Alat identifikasi tambahan, hasil anamnesa (interview), hasil PPDB, dan hal lain yang mendukung. 4.2.4. Output dan rekomendasi (berita acara) dari Case Conference dituangkan dalam suatu keputusan hasil Case Conference unit, ditandatangani oleh Guru Kelas, Guru Bidang Studi, GPK dan Kepala Sekolah (FRM 06 hasil asesmen perkembangan / pertumbuhan). Hasil Case Conference mencakup pula layanan yang memungkinkan untuk diberikan. 4.2.5. Dalam hal output Case Conference unit sekolah memerlukan Case Conference dengan orang tua, kegiatan ini harus secepatnya dilaksanakan, paling lambat 2 minggu setelah rekomendasi dibuat.
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen SOP/3000/012 Revisi 1 Tanggal Berlaku 10-02-2023 STANDARD OPERATING PROCEDURE Review Berikutnya 10-02-2025 Halaman 4 dari 10 PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN INKLUSIF YPPSB 4.2.6. Peserta Case Conference orang tua adalah Kepala Sekolah, Guru Kelas, GPK, Orang tua, dan Guru Bidang Studi (apabila diperlukan). Penanggungjawab pelaksanaan Case Conference adalah kepala Sekolah. 4.2.6. Dalam Case Conference bersama orang tua disampaikan resume hasil identifikasi anak dan surat pengantar rujukan ke psikolog rujukan YPPSB apabila diperlukan. (FRM 03) 4.2.7. Orang tua wajib mengikuti keluaran dari Case Conference dan melakukan referral apabila disarankan paling lambat 1 bulan setelah surat rujukan dikeluarkan. 4.2.8. Orang tua menyerahkan hasil tes dan rekomendasi dari psikolog rujukan YPPSB ke Kepala Sekolah. Salinan hasil dari psikolog diteruskan oleh Kepala Sekolah ke GPK. 4.2.9. GPK membuat profil anak PDBK berdasarkan data yang ada dan layanan yang dapat YPPSB berikan kepada peserta didik. Profil anak dan layanan yang dapat diberikan diketahui oleh kepala sekolah, orang tua peserta didik dan disetujui oleh Mgr. Pendidikan. (FRM 07 PROFIL ANAK) paling lambat 1 (satu) bulan setelah Case Conference dilaksanakan. 4.2.9. Profil PDBK merupakan kesepakatan bersama dan harus dipatuhi oleh semua pihak. Apabila dalam Profil PDBK terdapat tindakan berupa rujukan atau terapi PDBK oleh orang tua, maka hal tersebut harus dilakukan oleh tua. 4.2.10 Kesepakatan (MoU) antara sekolah dan orang tua dibuat untuk menguatkan pelaksanaan Profil PDBK dan memberi pemahaman hak dan kewajiban sekolah dan orang tua. 4.3. Layanan Inklusif YPPSB ` 4.3.1. Bentuk layanan Inklusif YPPSB disesuaikan dengan kondisi/karakter peserta didik berkebutuhan khusus yang bersangkutan. 4.3.2. Layanan yang diberikan adalah Kelas reguler (inklusi penuh) dan Kelas reguler dengan Pull Out. (PT 3000 043 Layanan Kelas Inklusi) 4.3.3 Pendidikan Inklusi kelas reguler (inklusi penuh) adalah layanan PDBK yang mengikuti kelas reguler setiap hari dengan kurikulum yang sama. Ada beberapa PDBK yang mampu mengikuti kelas reguler dan siap untuk melaksanakan pendidikan ini. 4.3.4 Kelas reguler dengan pull out adalah kelas layanan dimana PDBK belajar bersama anak pada umumnya di kelas reguler namun dalam waktu-waktu tertentu ditarik dari kelas reguler ke ruang sumber (pull out) untuk mengulang atau menuntaskan materi. Proses pembelajaran di ruang sumber (pull out) dijabarkan dalam PT Layanan Inklusi. Pelayanan di Ruang Sumber (Pull Out) terdapat dalam PT 3000 046.
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen SOP/3000/012 Revisi 1 Tanggal Berlaku 10-02-2023 STANDARD OPERATING PROCEDURE Review Berikutnya 10-02-2025 Halaman 5 dari 10 PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN INKLUSIF YPPSB 4.4. Kurikulum dan Pembelajaran PDBK Pembelajaran PDBK di YPPSB dilakukan dengan model duplikasi dan modifikasi. (PT 3000 044) 4.4.1 Pembelajaran model Duplikasi artinya meniru atau menggandakan. Meniru berarti membuat sesuatu menjadi sama atau serupa. Dalam kaitan dengan model kurikulum, duplikasi berarti mengembangkan dan atau memberlakukan kurikulum untuk PDBK secara sama atau serupa dengan kurikulum yang digunakan untuk peserta didik tipikal. 4.4.2 Pembelajaran model Modifikasi berarti merubah untuk disesuaikan. Dalam kaitan dengan model kurikulum untuk peserta didik berkebutuhan khusus, maka model modifikasi berarti cara pengembangan kurikulum, dimana kurikulum umum yang diberlakukan untuk peserta didik reguler diubah untuk disesuaikan dengan kemampuan PDBK. 4.4.3 Penentuan layanan dan model pembelajaran per PDBK ditentukan dalam case conference sesuai kondisi PDBK. Layanan dan model pembelajaran PDBK dapat dilakukan tinjauan ulang sesuai dengan kondisi dan perkembangan dengan memperhatikan jurnal harian, laporan bulanan dan catatan perkembangan PDBK dari GPK dan Guru Kelas / Guru Bidang Studi. LAYANAN PENDIDIKAN INKLUSIF Kriteria PDBK Model Kelas Reguler Inklusi Penuh (RIP) Reguler Pull Out (RPO) Model Pembelajaran Duplikasi (D) Modifikasi (M) Subtitusi (S) Omisi (0) Model Evaluasi Duplikasi (D) Modifikasi (M) Subtitusi (S) Omisi (0) Ket Tuna Rungu RIP RPO DM DM Sesuai kondisi PDBK TunaGrahita RIP RPO DM DM Tuna Daksa RIP RPO DM DM Tuna Laras RIP RPO DM DM
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen SOP/3000/012 Revisi 1 Tanggal Berlaku 10-02-2023 STANDARD OPERATING PROCEDURE Review Berikutnya 10-02-2025 Halaman 6 dari 10 PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN INKLUSIF YPPSB ASD RPO M M Kriteria PDBK Model Kelas Reguler Inklusi Penuh (RIP) Reguler Pull Out (RPO) Model Pembelajaran Duplikasi (D) Modifikasi (M) Subtitusi (S) Omisi (0) Model Evaluasi Duplikasi (D) Modifikasi (M) Subtitusi (S) Omisi (0) ADD / ADHD RPO M M Sulit Belajar RIP RPO DM DM Lamban Belajar RIP RPO DM DM Cerdas Istimewa RIP DM DM 4.5. Proses Evaluasi 4.5.1 Untuk evaluasi akhir semester dan akhir tahun pembelajaran dilakukan koordinasi dengan dinas pendidikan dan sekolah inklusi lain di wilayah Sangatta Utara. Koordinasi dapat dilakukan berkenaan dengan metode, soal dan segala sesuatu yang berhubungan dengan pendidikan inklusif. 4.5.2 Proses Evaluasi Pembelajaran PDBK di YPPSB dilakukan dengan model Duplikasi dan Modifikasi serta menyesuaikan dengan dinas pendidikan apabila ada. 4.5.3. Dalam rapat kenaikan kelas / hasil belajar akhir tahun ditentukan kondisi perkembangan anak untuk antisipasi program lanjutan di tahun pembelajaran berikutnya. 4.5.4. Proses identifikasi ulang PDBK dilakukan paling lambat 3 tahun sekali untuk PDBK SD dan 2 tahun sekali untuk TK. 4.6. Kondisi Luar Biasa pada PDBK 4.6.1 Tantrum Tantrum merupakan suatu bentuk luapan emosi yang tidak terkontrol pada anak. Perilaku yang ditunjukkan anak pada saat mengalami tantrum seperti menangis keras-keras, berteriak, menjerit, memukul, menggigit, mencubit, menendang, melempar badan ke lantai dan mogok belajar Prosedur penanganan awal dapat dilakukan dengan menghindari penyebab tantrum, antara lain memberikan rasa aman dan nyaman pada
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen SOP/3000/012 Revisi 1 Tanggal Berlaku 10-02-2023 STANDARD OPERATING PROCEDURE Review Berikutnya 10-02-2025 Halaman 7 dari 10 PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN INKLUSIF YPPSB anak, berkomunikasi secara jelas dan perlahan, berikan afirmasi positif atau negatif sesuai kriteria anak, prompt anak jika diperlukan, memberikan nasihat dan arahan pada anak, Konsisten dan disiplin menentukan yang tidak dan boleh dilakukan, sehingga anak mengerti aturan serta tidak lagi tantrum, berikan penghargaan kepada anak. 4.6.2. Melarikan diri Melarikan diri merupakan kondisi dimana anak menolak proses pembelajaran dan pergi meninggalkan kelas ketika KBM berlangsung karena dipicu anak merasa tidak senang, tidak nyaman terhadap situasi kelas, atau memiliki trauma terhadap sesuatu, semisal kepada guru, teman ataupun materi pelajaran tertentu. Prosedur penanganan awal dilakukan dengan memberikan rasa aman dan nyaman pada anak, berikan afirmasi positif atau negatif sesuai kriteria anak, jika anak sudah meninggalkan kelas diamkan anak untuk sementara, ajak anak berkomunikasi secara jelas dan perlahan dan bujuk anak masuk ke dalam kelas. 4.7. Tugas Pendukung Inklusif Untuk terlaksananya penyelenggaraan pendidikan inklusif di YPPSB maka distribusi tugas pendukungnya adalah sebagai berikut:. 4.7.1. Manajemen YPPSB: (1) memberikan dukungan penuh dalam penganggaran yang menerus dan pasti demi keberlangsungan program; (2) mendukung pelaksanaan pelatihan dan atau benchmarking untuk meningkatkan mutu pelaksanaan program; (3) melaksanakan evaluasi internal dan monitoring program demi perbaikan mutu; (4) serta merencanakan dan melaksanakan tugas-tugas lain yang mendukung tugas dan tanggung jawabnya. 4.7.2. Manajer Pendidikan: (1) merumuskan kebijakan tentang Pedoman Penyelenggaraan Sekolah Inklusi yang mengacu pada Aturan Baku Pedoman Penyelenggaraan Kelas Inklusi yang dikeluarkan oleh Direktorat Pendidikan Luar Biasa, yang terdiri dari: Pedoman Penyelenggaraan Sekolah yang Ramah, Pedoman Manajemen Sekolah, Pedoman Pengadaan dan Pengelolaan Sarana dan Prasarana, Pedoman Pengadaan dan Pembinaan Tenaga Pendidikan, Pedoman Pengembangan Kurikulum, Pedoman Kegiatan Belajar-Mengajar, Pedoman Penilaian, Pedoman Pemberdayaan Masyarakat.
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen SOP/3000/012 Revisi 1 Tanggal Berlaku 10-02-2023 STANDARD OPERATING PROCEDURE Review Berikutnya 10-02-2025 Halaman 8 dari 10 PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN INKLUSIF YPPSB (2) membuat aturan khusus pelaksanaan kelas inklusif yang diinformasikan kepada orang tua, yaitu surat perjanjian kesepakatan antara sekolah dan orang tua tentang maksud belajar anak; (3) membantu orang tua mendapatkan informasi terkini tentang kegiatan/pelatihan yang berkaitan dengan PDBK; (4) membina dan meningkatkan kompetensi kepala sekolah dan guru yang berkaitan dengan kompetensi pengelolaan kelas inklusi; (5) melaksanakan evaluasi internal dan monitoring; (6) serta merencanakan dan melaksanakan tugas-tugas lain yang mendukung tugas dan tanggung jawabnya. 4.7.4 Manajer RSP 1) merencanakan dan melaksanakan benchmarking untuk pengembangan kompetensi guru, pegawai, dan staf yang berkaitan dengan penyelenggaraan sekolah inklusif; 2) merencanakan dan melaksanakan pelatihan dan atau kegiatan sejenis bagi guru dan staf untuk meningkatkan mutu pelaksanaan sekolah inklusif; 3) menjalin kerja sama dengan instansi, yayasan, dan konsultan yang relevan dengan pengembangan sekolah inklusif; 4) Melaksanakan proses PPDB 4.7.5. Kepala Sekolah: (1) mendukung dan melaksanakan program yang dicanangkan oleh manajemen YPPSB; (2) memberikan pemahaman kepada guru tentang program kelas inklusif; (3) menciptakan lingkungan yang kondusif untuk pembelajaran bagi guru dan peserta didik; (4) menugaskan guru yang sesuai dan atau mempunyai kompetensi khusus dalam mengelola PDBK (5) menugaskan guru yang memiliki kompetensi mengelola anak berkebutuhan khusus bekerja sama dengan ahli pendidikan kelas inklusi yang ditunjuk YPPSB menyusun perangkat kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan; (6) melaksanakan evaluasi internal dan monitoring; (7) serta merencanakan dan melaksanakan tugas-tugas lain yang mendukung tugas dan tanggung jawabnya. 4.7.6. Guru Kelas dan Guru Bidang Studi: (1) mendukung dan melaksanakan tugas yang yang diberikan oleh kepala sekolah; (2) membuat perangkat pembelajaran yang mengakomodasi berbagai kondisi peserta didik termasuk PDBK; (3) merencanakan pembelajaran yang menarik bagi peserta didik; (4) menumbuhkan sikap empati bagi peserta didik;
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen SOP/3000/012 Revisi 1 Tanggal Berlaku 10-02-2023 STANDARD OPERATING PROCEDURE Review Berikutnya 10-02-2025 Halaman 9 dari 10 PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN INKLUSIF YPPSB (5) melaporkan perkembangan peserta didik secara rutin kepada orang tua atau atasan langsung; (6) menyusun alat evaluasi pembelajaran; (7) melaksanakan evaluasi pembelajaran; (8) melaporkan hasil pembelajaran; (9) serta merencanakan dan melaksanakan tugas-tugas lain yang mendukung tugas dan tanggung jawabnya. 4.7.7. Guru Pembimbing Khusus (GPK) (1) Mempersiapkan dan melaksanakan kegiatan identifikasi, observasi dan asesmen saat PPDB internal dan eksternal; (2) Menindaklanjuti hasil temuan ketika PPDB kepada Pihak internal (sekolah) dan eksternal (orangtua dan psikolog); (3) Melakukan pendampingan akademik dan nonakademik serta monitoring PDBK.; (4) Membuat, mempersiapkan instrumen tes asesmen dan anamnesa serta laporan case conference; (5) Mempersiapkan dan melakukan case conference bersama pihak sekolah dan orangtua; (6) Membuat Profil PDBK; (7) Mengelola ruang sumber/pullout; (8) Membantu guru dalam menangani permasalahan PDBK dalam proses KBM di kelas; (9) Melakukan koordinasi dengan guru, kepala sekolah dan orang tua terkait tentang perkembangan dan hambatan yang dihadapi PDBK; (10) Melakukan modifikasi model pembelajaran bersama guru sesuai karakteristik PDBK; (11) Membuat laporan perkembangan PDBK pada akhir semester; (12) Berkoordinasi dengan psikolog rujukan YPPSB dalam hal rekomendasi layanan untuk PDBK; (13) Melakukan rapat koordinasi dengan GPK antar unit; (14) Membantu memberikan informasi pengembangan SDM (guru/orang tua) kepada RSP; (15) Membantu membuat dan memberikan rekomendasi kepada sekolah tentang Program pelaksanaan Sekolah Inklusi; (16) Membuat rancangan kebutuhan alat dan media belajar bagi PDBK; (17) Melakukan koordinasi dengan dinas pendidikan setempat terkait program inklusi. (18) Membuat jurnal harian dan laporan bulanan perkembangan pembelajaran inklusif di unit masing-masing. Laporan diberikan ke Koord. dan Kepala Sekolah. FRM 010 FRM 012 4.7.8. Orang Tua: (1) mematuhi peraturan yang ditetapkan oleh YPPSB tentang pendidikan anak;
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen SOP/3000/012 Revisi 1 Tanggal Berlaku 10-02-2023 STANDARD OPERATING PROCEDURE Review Berikutnya 10-02-2025 Halaman 10 dari 10 PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN INKLUSIF YPPSB (2) memenuhi kebutuhan pendidikan anak sesuai dengan rekomendasi dari lembaga terapis dari luar YPPSB atau konsultan yang disediakan oleh YPPSB; (3) menanggung biaya tambahan selama pendidikan (bila ada) termasuk didalamnya penyediaan ”shadow” (sesuai dengan rekomendasi) dan mengikuti pelatihan atau sejenisnya yang dilaksanakan oleh YPPSB; (4) membuat komite/asosiasi yang terdiri dari orang tua yang memiliki PDBK; (5) bekerja sama dengan sekolah/guru wali kelas untuk menyelaraskan penanganan anak baik di sekolah maupun di rumah; (6) serta merencanakan dan melaksanakan tugas-tugas lain yang mendukung tugas dan tanggung jawabnya. 5.0 Rekaman Mutu ● Rekap PPDB awal tahun pelajaran baru. ● Daftar PDBK. ● Jadwal kegiatan PO. `
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/040 Revisi 0 Tanggal Berlaku 10-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 10-02-2025 Halaman 1 dari 3 DETEKSI DINI TUMBUH KEMBANG (DDTK), KESIAPAN SEKOLAH MASUK SD, DAN IDENTIFIKASI CALON PESERTA DIDIK YPPSB MASUK TK YPPSB Proses DDTK dan Identifikasi Masuk TK dilakukan dengan cara: 1. Kepala TK mempersiapkan Team pelaksana DDTK meliputi guru TK, GPK, dan guru damping TK apabila diperlukan. 2. Guru TK sebelum pelaksanaan DDTK mendapatkan pengarahan dari GPK dan Manajemen YPPSB paling lambat 2 hari sebelum pelaksanaan 3. Kepala TK mendapatkan daftar calon peserta didik TK dan membaginya dalam kelompok maksimal 10 orang per kelas. 4. 1 kelas dikelola oleh 1 orang guru TK dan 1 guru damping. 5. 1 guru GPK mendampingi 2 kelas DDTK 6. Guru TK melaksanakan proses DDTK sesuai dengan Instrumen kepada calon peserta didik dan orang tua calon peserta didik 7. Proses pelaksanaan DDTK menjadi tanggung jawab guru yang bersangkutan. 8. Hasil dari DDTK diserahkan ke Kepala Sekolah TK untuk dikelola dan diarsipkan 9. Dalam hal proses DDTK terindikasi calon peserta didik memiliki kekhususan, Guru TK segera melaporkan ke GPK untuk dilaksanakan proses Identifikasi Peserta didik 10. GPK melakukan proses identifikasi sesuai dengan instrumen 11. Pelaksanaan Identifikasi dapat dilakukan bersamaan dengan proses DDTK atau di waktu lain setelah proses DDTK 12. Hasil proses Identifikasi dilaporkan ke Kepala TK dan Mgr. RSP untuk tindak lanjut. MASUK SD DARI TK YPPSB Proses Kesiapan Sekolah Masuk SD dan Identifikasi Masuk SD YPPSB dilakukan dengan cara: 1. Kepala SD mempersiapkan Team pelaksana Kesiapan Sekolah Masuk SD meliputi guru SD, GPK dan guru damping apabila diperlukan. 2. Guru SD sebelum pelaksanaan Kesiapan Sekolah Masuk SD mendapatkan pengarahan dari GPK dan Manajemen YPPSB pangl lambat 2 hari sebelum pelaksanaan 3. Pelaksanaan Kesiapan Sekolah Masuk SD dikelompokkan sesuai kelas TK B masing-masing atau berdasarkan pengelompokan lain yang memungkinkan. 4. 1 kelas dikelola oleh 1 orang guru SD. 5. 1 guru GPK mendampingi 2 kelas Kesiapan Sekolah Masuk SD 6. Guru SD melaksanakan proses Kesiapan Sekolah Masuk SD sesuai dengan Instrumen 7. Proses pelaksanaan Kesiapan Sekolah Masuk SD menjadi tanggung jawab guru yang bersangkutan.
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/040 Revisi 0 Tanggal Berlaku 10-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 10-02-2025 Halaman 2 dari 3 DETEKSI DINI TUMBUH KEMBANG (DDTK), KESIAPAN SEKOLAH MASUK SD, DAN IDENTIFIKASI CALON PESERTA DIDIK YPPSB 8. Hasil dari Kesiapan Sekolah Masuk SD diserahkan ke Kepala Sekolah SD untuk dikelola dan diarsipkan 9. Dalam hal proses Kesiapan Sekolah Masuk SD terindikasi calon peserta didik memiliki kekhususan, Guru SD segera melaporkan ke GPK dilaksanakan proses Identifikasi Peserta didik 10. GPK melakukan proses identifikasi sesuai dengan instrumen 11. Pelaksanaan Identifikasi dapat dilakukan bersamaan dengan proses Kesiapan Sekolah Masuk SD atau di waktu lain setelah proses Kesiapan Sekolah Masuk SD 12. Hasil proses Identifikasi dilaporkan ke Kepala SD untuk ditindaklanjuti. MASUK SD DARI LUAR TK YPPSB Proses Kesiapan Sekolah Masuk SD dari luar TK YPPSB dilakukan dengan cara: 1. Spv. RSP mempersiapkan Team pelaksana Kesiapan Sekolah Masuk SD meliputi guru SD dan GPK 2. Guru SD sebelum pelaksanaan Kesiapan Sekolah Masuk SD mendapatkan pengarahan dari GPK dan Manajemen YPPSB paling lambat 2 hari sebelum pelaksanaan 3. Pelaksanaan Kesiapan Sekolah Masuk SD dikelompokkan maksimal 10 orang setiap kelas 4. 1 kelas dikelola oleh 1 orang guru SD. 5. 1 guru GPK mendampingi 2 kelas Kesiapan Sekolah Masuk SD 6. Guru SD melaksanakan proses Kesiapan Sekolah Masuk SD sesuai dengan Instrumen 7. Proses pelaksanaan Kesiapan Sekolah Masuk SD menjadi tanggung jawab guru yang bersangkutan. 8. Hasil dari Kesiapan Sekolah Masuk SD diserahkan ke Spv. RSP untuk dikelola dan diarsipkan 9. Dalam hal proses Kesiapan Sekolah Masuk SD terindikasi calon peserta didik memiliki kekhususan, Guru SD segera melaporkan ke GPK dilaksanakan proses Identifikasi Peserta didik 10. GPK melakukan proses identifikasi sesuai dengan instrumen 11. Pelaksanaan Identifikasi dapat dilakukan bersamaan dengan proses Kesiapan Sekolah Masuk SD atau di waktu lain setelah proses Kesiapan Sekolah Masuk SD 12. Hasil proses Identifikasi dilaporkan ke Mgr, RSP untuk ditindaklanjuti. DAFTAR DISTRIBUSI: 1000, 3000, 3100, 3200, 3300, 3400, 3500, 4000, 4100
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/040 Revisi 0 Tanggal Berlaku 10-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 10-02-2025 Halaman 3 dari 3 DETEKSI DINI TUMBUH KEMBANG (DDTK), KESIAPAN SEKOLAH MASUK SD, DAN IDENTIFIKASI CALON PESERTA DIDIK YPPSB PENGESAHAN Dibuat oleh Kepala TK Kepala SD1 Kepala SD2 Kepala SD3 Disahkan oleh Mgr. Pendidikan
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/041 Revisi 0 Tanggal Berlaku 10-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 10-02-2025 Halaman 1 dari 2 KATEGORI PESERTA DIDIK INKLUSIF YPPSB ` Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK) yang dapat dilayani di YPPSB mencakup: 1. Anak dengan gangguan pendengaran (tunarungu) Anak dengan hambatan mendengar ringan yang digolongkan sebagai kurang dengar. Disarankan menggunakan alat bantu dengar sehingga mampu berkomunikasi secara verbal. 2. Anak dengan gangguan intelektual (tunagrahita) Anak yang memiliki intelegensi yang signifikan berada dibawah rata-rata anak seusianya dan disertai dengan ketidakmampuan dalam adaptasi perilaku, yang muncul dalam masa perkembangan. YPPSB dapat mengelola Tunagrahita ringan dengan IQ minimal 70, berusia mental dapat mengikuti proses pembelajaran di kelasnya menurut psikolog berdasarkan hasil tes dari psikolog rujukan YPPSB 3. Anak yang mengalami hambatan fisik motorik (tunadaksa) Anak dengan kelainan bentuk tubuh yang berhubungan dengan tulang, sendi dan otot skala ringan dan bisa mengikuti proses pembelajaran umum di kelas. 4. Anak yang mengalami hambatan emosi dan gangguan perilaku (tunalaras). Anak yang memiliki masalah atau hambatan dalam mengendalikan emosi dan kontrol sosial serta berperilaku menyimpang. Peserta didik ini harus memiliki surat rekomendasi dari psikolog rujukan YPPSB dapat bersekolah di sekolah inklusif. 5. Anak-anak dengan spectrum autism (Autism Spectrum Disorder/ASD) Anak yang mengalami gangguan dalam tiga area dengan tingkatan berbeda-beda, yaitu kemampuan komunikasi dan interaksi sosial, serta pola-pola perilaku yang repetitif dan stereotip YPPSB dapat mengelola ASD kategori ringan - sedang, dengan IQ minimal 70, berusia mental paling jauh memiliki selisih 1 (satu) dengan usia kronologis, dan harus berdasarkan rekomendasi psikolog rujukan YPPSB. 6. Anak-anak dengan gangguan konsentrasi dan hiperaktif (ADHD=attention deficiency and hyperactivity disorders/ADD = attention deficit disorder) Anak yang mengalami gangguan perkembangan, yang ditandai dengan sekumpulan masalah berupa gangguan pengendalian diri, masalah rentang atensi atau perhatian, hiperaktivitas dan impulsivitas, yang menyebabkan kesulitan berperilaku, berpikir, dan mengendalikan emosi. YPPSB dapat mengelola ADHD kategori ringan - sedang, dengan IQ minimal 70, berusia mental paling jauh memiliki selisih 1 (satu) dengan usia kronologis, dan harus berdasarkan rekomendasi psikolog rujukan YPPSB.
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/041 Revisi 0 Tanggal Berlaku 10-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 10-02-2025 Halaman 2 dari 2 KATEGORI PESERTA DIDIK INKLUSIF YPPSB 7. Anak berkesulitan belajar Anak yang mengalami hambatan atau penyimpangan pada satu atau lebih proses psikologis dasar berupa ketidakmampuan mendengar, berpikir, berbicara, membaca, menulis, mengeja dan berhitung YPPSB dapat mengelola anak kesulitan belajar dengan rekomendasi psikolog rujukan YPPSB dan hasil observasi GPK 8. Anak Lamban Belajar Anak yang memiliki potensi intelektual sedikit dibawah rata-rata tetapi belum termasuk gangguan mental. YPPSB dapat melayani anak lamban belajar dengan IQ minimal 80 dan mendapatkan rekomendasi psikolog rujukan YPPSB serta hasil observasi GPK 9. Anak berbakat dan sangat cerdas/cerdas istimewa (gifted dan talented) Anak yang memiliki skor intelegensi yang tinggi (gifted), atau mereka yang unggul dalam bidang-bidang khusus (talented) seperti musik, seni, olahraga, dan kepemimpinan, YPPSB dapat mengelola anak cerdas istimewa sesuai usia sekolah dengan IQ istimewa dan berdasarkan rekomendasi psikolog rujukan YPPSB PDBK yang dikelola YPPSB ini wajib memiliki shadow ketika dinyatakan harus menggunakan shadow oleh sekolah. PDBK dinyatakan mandiri dalam aspek bina diri oleh GPK. https://www.cikal.co.id/blog?id=perlu-diketahui-inilah-jenis-jenis-anak-dengan-kebutuhankhusus DAFTAR DISTRIBUSI: 1000, 3000, 3100, 3200, 3300, 3400, 3500, 4000, 4100 PENGESAHAN Dibuat oleh Kepala SD1 Kepala SD2 Kepala SD3 Disahkan oleh MGR. PENDIDIKAN
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/042 Revisi 0 Tanggal Berlaku 10-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 10-02-2025 Halaman 1 dari 2 CASE CONFERENCE PESERTA DIDIK YPPSB Pengertian Pertemuan pertama antara GPK, Guru Kelas dan Kepala Sekolah untuk membahas peserta didik yang terindikasi memiliki kebutuhan khusus untuk mencapai kesimpulan kondisi anak dan alternatif penanganan selanjutnya. Pertemuan antara GPK, Guru Kelas dan Kepala Sekolah serta orang tua untuk mengkomunikasikan kondisi peserta didik yang terindikasi memiliki kebutuhan khusus untuk mencapai kesimpulan dan alternatif penanganan selanjutnya. Waktu setelah 2 - 3 bulan proses asesmen dilaksanakan di awal tahun pembelajaran Proses Pelaksanaan Case Conference internal Unit Sekolah 1. Kepala sekolah mengagendakan pertemuan khusus antara Guru Kelas, Guru Bidang Studi, GPK dan Kepala Sekolah untuk membahas per peserta didik. 2. GPK mempersiapkan hasil asesmen perkembangan dan pertumbuhan peserta didik yang terindikasi berkebutuhan khusus. 3. Peserta mendiskusikan kondisi peserta didik. 4. Peserta membuat kesimpulan, saran dan hasil akhir per peserta didik. Case Conference internal Unit Sekolah bersama Orang tua 1. Kepala sekolah mengagendakan pertemuan khusus antara Guru Kelas, GPK dan Kepala Sekolah serta orang tua untuk membahas per peserta didik. 2. GPK mempersiapkan hasil Case Conference internal dan menyampaikannya ke orang tua. 3. Peserta mendiskusikan kemungkinan pengelolaan peserta didik. 4. Peserta membuat kesimpulan, saran dan hasil akhir per peserta didik. DAFTAR DISTRIBUSI: 1000, 3000, 3100, 3200, 3300, 3400, 3500, 4000, 4100
YAYASAN PENDIDIKAN PRIMA SWARGA BARA No Dokumen PT/3000/042 Revisi 0 Tanggal Berlaku 10-02-2023 PETUNJUK TEKNIS Review Berikutnya 10-02-2025 Halaman 2 dari 2 CASE CONFERENCE PESERTA DIDIK YPPSB PENGESAHAN Dibuat oleh Kepala TK Kepala SD1 Kepala SD2 Kepala SD3 Disahkan oleh Mgr. Pendidikan