2018 - Non Aplikasi Penggunaan Keberlanjutan
ODOS Terdapat dua aktifitas: • Inovasi ini masih signifikan diterapkan
• Setiap pejabat/pegawai diwajibkan hingga saat ini.
KPPN Singaraja
membuat minimal satu artikel dalam • Hasil penulisan mulai dipublikasikan
Deskripsi & Latar Belakang satu triwulan; pada koran lokal (Bali Tribun).
• Mereviu setiap hari minimal satu
• One Day One Sentence adalah inovasi kalimat. Setelah Inovasi
terkait dengan aktivitas dimana setiap
pejabat/pegawai diwajibkan membuat ODOS Para pejabat/pegawai menjadi semakin
minimal satu artikel dalam satu triwulan; terbiasa, bahkan mahir, dalam membuat
sebuah tulisan.
• Dirancang untuk meningkatkan
kemampuan literasi para pegawai KPPN
Singaraja;
• Pejabat Ditjen Perbendaharaan masih
banyak belum terbiasa untuk membuat
sebuah artikel.
Sebelum Inovasi
Masih banyak pegawai yang belum
terbiasa membuat sebuah artikel.
Deskripsi Inovasi
Hal yang ditingkatkan: One Day One Sentence adalah inovasi KPPN Singaraja terkait dengan aktivitas
dimana setiap pejabat/pegawai diwajibkan membuat minimal satu artikel dalam satu triwulan. Inovasi ini
dirancang untuk meningkatkan kemampuan literasi para pegawai KPPN Singaraja. Stakeholder inovasi ini
adalah Seluruh pegawai KPPN Singaraja. Unit/bagian/seksi yang menatausahakan inovasi ini adalah seluruh
seksi/subbag. Keunggulan inovasi ini meliputi efektif melatih kemampuan literasi pegawai karena diwajibkan
mengasah keterampilan menulisnya setiap hari. Selain itu, telah disiapkan ruang diskusi dan review bersama
sehingga bisa saling menambah pengetahuan dan ilmu dalam membuat sebuah tulisan. Dimungkinkan untuk
mengundang narasumber tertentu yang mahir dalam teknik menulis.
Latar Belakang
Pejabat Ditjen Perbendaharaan masih banyak belum terbiasa untuk membuat sebuah artikel. Hal ini
menjadi tantangan sendiri bagi pejabat ybs maupun unit kerjanya.
Penggunaan Inovasi
Terdapat dua aktifitas:
1. Setiap pejabat/pegawai diwajibkan membuat minimal satu artikel dalam satu triwulan.
2. Mereviu setiap hari minimal satu kalimat. Di hari-hari pertama pada awal triwulan tentunya para pejabat/
pegawai harus menyiapkan dulu penentuan topik tulisannya, dan selanjutnya mereka harus menyiapkan
juga sistematika penulisannya (kerangka).
Setelah itu, di hari-hari berikutnya para pejabat/pegawai harus menyempatan untuk mencicil karya
tulisnya dengan menuangkan kalimat demi kalimat at least satu kalimat setiap harinya. Kemudian padad hari-
hari tertentu diadakan review secara bersamasama semua pejabat/pegawai terkait, termasuk kepala unitnya.
Kegiatan review bersama ini menjadi forum untuk saling memberi masukan dan koreksi atas progres tulisan
yang telah dibuatnya. Review bersama bisa dilakukan seminggu sekali atau dua minggu sekali tergantung
kebutuhan.
Kegiatan tersebut berlangsung secara kontinyu hingga paling tidak sekitar dua minggu menjelang
berakhirnya triwulan berkenaan, semua artikel harus sudah disubmit secara internal. Setelah melalui final
review, selanjutnya artikel tersebut disampaikan ke Kanwil dan Kantor Pusat untuk mendapat penilaian atas
pemenuhan IKU triwulan berkenaan.
Sebelum Implementasi
Masih banyak pegawai yang belum terbiasa membuat sebuah artikel.
Setelah Implementasi
Dengan model pengembangan inovasi ini, para pejabat/pegawai menjadi semakin terbiasa, bahkan
mahir, dalam membuat sebuah tulisan.
Keberlanjutan Inovasi
Inovasi ini masih signifikan diterapkan hingga saat ini. Hasil penulisan mulai dipublikasikan pada koran
lokal (Bali Tribun).
Kanwil DJ Pb Provinsi Bali 337
Genderang Inovasi untuk Negeri
2018 - Aplikasi Penggunaan Keberlanjutan
SIMAK Pegawai Dalam SIMAK pegawai, para pelaksana Inovasi ini masih signifikan digunakan
mengakses sistem aplikasi tersebut KPPN Singaraja karena memberikan
KPPN Singaraja kemudian mengisi capaian output pengaruh positif dalam pencapaian target
bulanannya. IKU.
Deskripsi & Latar Belakang
Setelah Inovasi
• Aplikasi yang digunakan untuk
“menyimak” (simak-menyimak) atau • Capaian IKU termonitor setiap periode.
melakukan pemantauan secara rutin; • Jika terdapat permasalahan, maka akan
• Dilakukan terhadap kinerja para bisa teridentifikasi sejak dini.
pegawai khususnya dalam mencapai • Monitoring bisa dilakukan lebih mudah.
target IKU-nya. • Capaian IKU bisa dicapai dengan baik.
Sebelum Inovasi SIMAK Pegawai
Sebelum adanya inovasi ini, capaian
kinerja para pegawai per bulan sulit untuk
dimonitor oleh pegawai itu sendiri maupun
oleh atasan langsung.
Deskripsi Inovasi
Hal yang ditingkatkan: Sistem Pemantauan Kinerja Pegawai (SIMAK Pegawai) adalah system aplikasi
yang digunakan untuk “menyimak” (simak-menyimak) atau melakukan pemantauan secara rutin terhadap
kinerja para pegawai khususnya dalam mencapai target IKU-nya. Capaian dapat diketahui secara periodik
sehingga seluruh pegawai semakin aware dan Kepala Seksi, Kasubbag, dan Kepala Kantor bisa memonitor
capaian IKU para stafnya. Stakeholder inovasi ini adalah para pegawai KPPN Singaraja. Unit/bagian/seksi yang
menatausahakan inovasi ini adalah Subbagian Umum. Keunggulan inovasi ini meliputi ide dan gagasan yang
mengintergrasikan informasi yang bisa diakses secara simultan baikoleh staf maupun atasan (Kepala Seksi).
SIMAK Pegawai juga mendokumentasikan capaian output periodic to periodic yang bisa dimonitor untuk
mencapai tujuan akhirnya.
Latar Belakang
Seiring dengan semakin tingginya tuntutan organisasi terhadap kinerja unit vertikalnya, KPPN Singaraja
terus berupaya meresponnya dengan sangat positif. Meningkatnya tarket IKU setiap tahun menjadi tantangan
tersendiri untuk bisa dipenuhi dengan baik bahkan diupayakan bisa dicapai dengan sangat memuaskan. Seluruh
pegawai harus semakin menyadari akan target IKU-nya masing-masing dan harus bisa memantau, memitigasi
dan memenuhi target yang telah ditetapkan. Di sisi lain, atasan langsung (para Kepala Seksi/Kasubbag) dan
Kepala Kantor juga harus bisa memonitor capaian IKU para stafnya, sehingga progress capaiannya bisa
diketahui secara periodik.
Penggunaan Inovasi
Dalam SIMAK pegawai, para pelaksana mengakses sistem aplikasi tersebut kemudian mengisi capaian
output bulanannya. Para Kepala Seksi bisa juga mengakses untuk mengisi IKU K4-nya sekaligus memonitor
capaian output IKU K5 stafnya. Dengan cara yang sama, pimpinan unit akan memastikan capaian output K3-nya
terpenuhi sekaligus melakukan monitor atas capaian IKU K4 Kepala Seksi dan K5 para staf, terutama pada
periode triwulanan.
Sebelum Implementasi
Sebelum adanya inovasi ini, capaian kinerja para pegawai per bulan sulit untuk dimonitor oleh pegawai
itu sendiri maupun oleh atasan langsung, sehingga tidak terdapat umpan balik terhadap capaian yang
mengalami penurunan.
Setelah Implementasi
SIMAK Pegawai memberi banyak manfaat:
1. Capaian IKU termonitor setiap periode.
2. Jika terdapat permasalahan, maka akan bisa teridentifikasi sejak dini.
3. Monitoring bisa dilakukan lebih mudah.
4. Capaian IKU bisa dicapai dengan baik.
Keberlanjutan Inovasi
Inovasi ini masih signifikan digunakan KPPN Singaraja karena memberikan pengaruh positif dalam
pencapaian target IKU masing-masing pejabat/pegawai KPPN Singaraja.
338 Kanwil DJ Pb Provinsi Bali
Genderang Inovasi untuk Negeri
2018 - Non Aplikasi Penggunaan Keberlanjutan
E_MON • Setiap Senin cukup satu jam belajar English on Mondays akan diupayakan
bahasa inggris; tetap berlanjut karena manfaatnya cukup
KPPN Singaraja besar dan penerapannya juga tidak terlalu
• Mempraktekkan berbahasa inggris sulit,
Deskripsi & Latar Belakang untuk ungkapan-ungkapan sederhana.
Setelah Inovasi
• merupakan sebuah program E_MON
pembelajaran bahasa Inggris ‘langsung English on Mondays belum memberikan
praktek’ bagi pegawai; dampak yang signifikan.
• dengan cara mempraktekkan
komunikasi secara langsung dan
dilakukan rutin setiap hari Senin;
• Perlunya peningkatan ilmu dan
ketrampilan berbahasa Inggris para
pegawai.
Sebelum Inovasi
Jarang/hanya sedikit pegawai yang
menggunakan ungkapan bahasa inggris
dalam percakapan sehari-hari.
Deskripsi Inovasi
Hal yang ditingkatkan: e-Mon (English on Mondays) merupakan sebuah program pembelajaran bahasa
Inggris ‘langsung praktek’ bagi pegawai KPPN Singaraja. Bertujuan untuk meningkatkan kapasitas SDM,
khususnya dalam keterampilan berbahasa Inggris. Keterampilan Bahasa Inggris dapat menunjang peningkatan
pengetahuan dan wawasan global, baik melalui akses situs berbahasa Inggris, bahkan siap ketika harus
berkomunikasi langsung dengan stakeholder asing, bila ada. Stakeholder inovasi ini adalah para pegawai KPPN
Singaraja.Unit/bagian/seksi yang menatausahakan inovasi ini adalah seluruh seksi/subbag. Keunggulan inovasi
ini meliputi kegiatan pelatihan bahasa inggris dengan cara mempraktekkan komunikasi secara langsung dan
dilakukan rutin setiap hari Senin.
Latar Belakang
Perlunya peningkatan ilmu dan ketrampilan berbahasa Inggris karena faktanya Bahasa Inggris sangat
sering digunakan dalam organisasi Ditjen Perbendaharaan baik dalam literatur maupun komunikasi, walaupun
frekuensi penggunaannya sangat rendah di kantor daerah. Mencermati kondisi tersebut, KPPN Singaraja
mengadakan kegiatan belajar bahasa inggris tiap hari senin. Kegiatan ini berjalan dengan cukup baik walaupun
masih agak jauh untuk dikatakan berhasil. Jadi masih perlu banyak perbaikan dan peningkatan dalam kegiatan
ini.
Penggunaan Inovasi
Setiap Senin tidak perlu sepenuhnya berbahasa inggris, melainkan cukup satu jam belajar
bahasa inggris, dan mempraktekkan berbahasa inggris untuk ungkapan-ungkapan sederhana.
Sebelum Implementasi
Jarang/hanya sedikit pegawai yang menggunakan ungkapan bahasa
inggris sederhana dalam percakapan sehari-hari.
Setelah Implementasi
English on Mondays belum memberikan dampak yang
signifikan. Oleh karena itu, evaluasi akan segera dilakukan agar
kegiatan tersebut dapat berjalan dengan sukses.
Keberlanjutan Inovasi
English on Mondays akan diupayakan tetap berlanjut karena
manfaatnya cukup besar dan penerapannya juga tidak terlalu sulit,
hanya saja perlu ketekunan, kesabaran dan konsistensi.
Kanwil DJ Pb Provinsi Bali
Genderang Inovasi untuk Negeri
2017 - Non Aplikasi
Gaul Bareng Si Kembang
KPPN Singaraja
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
• merupakan akronim dari Gerakan Aktif • Setiap pegawai diwajibkan mengupdate Inovasi ini akan terus diterapkan bahkan
Update Liputan Kabar Pengumuman informasi yang ada di website KPPN ditingkatkan.
melalui Situs Kementerian Keuangan Singaraja, Ditjen Perbendaharaan
dan Perbendaharaan Negara; maupun Kementerian Keuangan;
• sebuah inovasi untuk mendorong para • Keesokan harinya, beberapa pegawai
pegawai up to date terhadap berita/ wajib menyampaikan update informasi
informasi terkini; tersebut pada saat morning pray and
briefing.
• Beberapa pegawai kadang terlambat
dalam memperoleh informasi terkini.
Sebelum Inovasi Gaul Bareng Si Setelah Inovasi
Kembang
Banyak pegawai yang kurang update Pengetahuan pegawai relatif bertambah
"kudet" akan informasi terbaru. dan bisa mengikuti perkembangan
informasi dan berita dari organisasi.
Deskripsi Inovasi
Hal yang ditingkatkan: Gaul Bareng Si Kembang merupakan akronim dari Gerakan Aktif Update Liputan
Kabar Pengumuman melalui Situs Kementerian Keuangan dan Perbendaharaan Negara, sebuah inovasi untuk
mendorong para pegawai up to date terhadap berita/informasi terkini. Stakeholder inovasi ini adalah Seluruh
pegawai KPPN Singaraja.Unit/bagian/seksi yang menatausahakan inovasi ini adalah seluruh pegawai KPPN
Singaraja. Keunggulan inovasi ini meliputi meningkatkan budaya membaca dan menerapkan salah satu budaya
kemenkeu One Day One Information.
Latar Belakang
Beberapa pegawai kadang terlambat dalam memperoleh informasi terknini yang berasal dari website
Ditjen Perbendaharaan maupun Kementerian Keuangan karena tidak sempat membuka situs tersebut.
Penggunaan Inovasi
Setiap pegawai diwajibkan mengupdate informasi yang ada di website KPPN Singaraja, Ditjen
Perbendaharaan maupun Kementerian Keuangan. Keesokan harinya, beberapa pegawai wajib menyampaikan
update informasi tersebut pada saat morning pray and briefing, sehingga pegawai yang lain juga saling terupdate
dengan berbagai informasi tersebut.
Sebelum Implementasi
Banyak pegawai yang kurang update "kudet" akan informasi terbaru.
Setelah Implementasi
Setelah inovasi ini berjalan, pengetahuan pegawai relatif bertambah dan bisa mengikuti perkembangan
informasi dan berita dari organisasi.
Keberlanjutan Inovasi
Inovasi ini akan terus diterapkan bahkan ditingkatkan karena sangat mudah, murah dan memberi nilai
tambah yang signifikan bagi peningkatan pengetahuan pegawai.
340 Kanwil DJ Pb Provinsi Bali
Genderang Inovasi untuk Negeri
2017 - Non Aplikasi Penggunaan Keberlanjutan
Udheng Melihat udheng yang dikenakannya, para Udheng sampai saat ini masih digunakan
pegawai akan terus teringat akan pesan- sesuai aturan pakaian kerja pegawai
KPPN Singaraja pesan yang terkandung dalam makna KPPN Singaraja, setiap hari Kamis
filsofis udheng. minggu kedua bulan berkenaan
Deskripsi & Latar Belakang
Merupakan sebuah inovasi pembangunan
Budaya Anti Korupsi dan Pengendalian
Gratifikasi melalui pendekatan Local
Wisdom.
Sebelum Inovasi Udheng Setelah Inovasi
Penghayatan terhadap budaya anti Para pegawai selalu teringat sehingga
korupsi melalui local wisdom belum terbangun budaya anti korupsi.
dilakukan.
Deskripsi Inovasi
Hal yang ditingkatkan: Merupakan sebuah inovasi pembangunan Budaya Anti Korupsi dan Pengendalian
Gratifikasi melalui pendekatan Local Wisdom. Stakeholder inovasi ini adalah seluruh pegawai KPPN Singaraja.
Unit/bagian/seksi yang menatausahakan inovasi ini adalah seluruh pegawai KPPN Singaraja. Keunggulan
inovasi ini meliputi makna filosofisnya yang mendalam. Udheng yang pemakaiannya dililitkan di kepala menjadi
simbol adanya SINERGI dan KEHARMONISAN dalam bekerja dan melakukan perbaikan. Udheng dengan
bentuknya yang khas, dimana ujung depannya yang lancip dan tegak lurus mengarah ke atas, dimaknai sebagai
sebuah KOMITMEN, INTEGRITAS, dan KEJUJURAN, serta adanya PENGAWASAN TUHAN YANG MAHA
KUASA.
Latar Belakang
Udheng yang oleh KPPN Singaraja dijadikan sebagai pakaian khas di hari-hari tertentu seperti Hari Bakti
Perbendaharaan, Hari Anti Korupsi internasional dan event lainnya. Tapi lebih dari itu, udheng tidak saja
sekedar dikenakan di kepala tetapi disosialisasikan filosofinya dan diterapkan maknanya dalam aktifitas harian.
Penggunaan Inovasi
Melihat udheng yang dikenakannya, para pegawai akan terus teringat akan pesan-pesan yang terkandung
dalam makna filsofis udheng itu sendiri dan selalu merasa terawasi untuk bekerja dengan baik dan berintegritas.
Sebelum Implementasi
Penghayatan terhadap budaya anti korupsi melalui local wisdom belum dilakukan.
Setelah Implementasi
Dengan adanya inovasi udheng, para pegawai selalu teringat sehingga terbangun budaya anti korupsi di
lingkungan KPPN Singaraja, yang pada gilirannya akan turut mempengaruhi perilaku pegawai dan para
pemangku kepentingan lainnya.
Keberlanjutan Inovasi
Udheng sampai saat ini masih digunakan sesuai aturan pakaian kerja pegawai KPPN Singaraja, setiap hari
Kamis minggu kedua bulan berkenaan, seluruh pegawai KPPN Singaraja diwajibkan menggunakan pakaian adat
madya bali atau pakaian nusantara.
Kanwil DJ Pb Provinsi Bali 341
Genderang Inovasi untuk Negeri
2017 - Non Aplikasi
Buku Saku WBK/WBBM
KPPN Singaraja
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
• Merupakan inovasi yang ada sejak Buku Saku WBK/WBBM dibagikan Inovasi Buku Saku WBK/WBBM ini masih
2017; kepada seluruh pegawai bersamaan signifikan digunakan pada KPPN
dengan pelaksanaan internalisasi WBK/ Singaraja hingga saat ini.
• Merupakan buku panduan untuk lebih WBBM.
memahami program Pembangunan ZI Setelah Inovasi
menuju WBK/WBBM. Buku Saku WBK/
WBBM • Pemahaman pegawai jadi lebih baik;
Sebelum Inovasi • Penerapan program pembangunan ZI
Pemahaman mengenai pembangunan ZI Menuju WBK/WBBM berjalan maksimal.
menuju WBK/WBBM belum merata bagi
seluruh pegawai.
Deskripsi Inovasi
Hal yang ditingkatkan: Inovasi Buku Saku WBK/WBBM merupakan inovasi yang ada sejak 2017 dimana
merupakan buku panduan bagi pegawai KPPN Singaraja untuk lebih memahami program Pembangunan ZI
menuju WBK/WBBM pada KPPN Singaraja. Stakeholder inovasi ini adalah para pegawai KPPN Singaraja. Unit/
bagian/seksi yang menatausahakan inovasi ini adalah Subbagian Umum. Keunggulan inovasi ini meliputi buku
ini dibuat dengan desain yang menarik untuk mempermudah pemahaman dan dicetak dalam bentuk mungil
sehingga memungkinkan untuk dikantongi, mudah untuk dibawa dan dibaca dimana saja. Selain itu buku saku
ini dikembangkan dalam bentuk soft copy dan e- Book sehingga dapat diakses melalui smartphone dan PC
(personal computer).
Latar Belakang
Kehadiran Buku Saku WBK/WBBM ini telah mampu memberikan perubahan kepada pola pikir pegawai
dalam membangun Zona Integritas di wilayah kerja KPPN Singaraja. Dimana sosialisasi terkait pembangunan
ZI kepada internal pegawai tidak harus selalu dengan tatap muka, namun melalui buku SAKU WBK/WBBM ini
telah menjadi panduan bagi pegawai KPPN Singaraja untuk aktif bergerak dalam pembangunan Zona Integritas
di KPPN Singaraja.
Penggunaan Inovasi
Buku Saku WBK/WBBM dibagikan kepada seluruh pegawai bersamaan dengan pelaksanaan internalisasi
WBK/WBBM KPPN Singaraja. Buku Saku WBK/WBBM selalu dibaca dan diingat, selanjutnya dipahami dan
diterapkan dalam pembangunan ZI menuju WBK/WBBM pada KPPN Singaraja.
Sebelum Implementasi
Pemahaman mengenai pembangunan ZI menuju WBK/WBBM belum merata bagi seluruh pegawai KPPN
Singaraja.
Setelah Implementasi
Dengan tersedianya Buku Saku WBK/WBBM, pemahaman pegawai jadi lebih baik dan penerapan
program pembangunan ZI Menuju WBK/WBBM berjalan maksimal. Dengan inovasi ini sebagai salah satu upaya
yang mengantarkan KPPN Singaraja berhasil meraih predikat WBBM pada tahun 2020.
Keberlanjutan Inovasi
Meskipun KPPN Singaraja telah berhasil meraih predikat WBBM pada tahun 2020, inovasi Buku Saku
WBK/WBBM ini masih signifikan digunakan pada KPPN Singaraja hingga saat ini karena penilaian indikator
WBBM akan dievaluasi setiap tahunnya dan dalam rangka pembinaan oleh kanwil. Telah dilakukan
pembaharuan Buku Saku Pedoman Pembangunan ZI Menuju WBK/WBBM KPPN Singaraja Tahun 2020.
342 Kanwil DJ Pb Provinsi Bali
Genderang Inovasi untuk Negeri
2016 - Non Aplikasi
Gong Kebyar KPPN Singaraja
KPPN Singaraja
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
Kegiatan ekstra untuk refreshing dan Dilakukan oleh seluruh pegawai KPPN Inovasi akan dilanjutkan ketika pandemi
mendorong kekompakan dan Singaraja setiap Rabu pukul 19.00 WITA Covid-19 sudah bisa diatasi.
kebersamaan serta menjaga kearifan di sanggar yang dimiliki oleh seorang
lokal dan turut melesatarikan budaya pegawai KPPN Singaraja. Setelah Inovasi
bangsa melalui pengekspresian jiwa seni
para pegawai. Seluruh pegawai merasakan adanya
ikatan kebersamaan yang kuat yang
Sebelum Inovasi Gong Kebyar KPPN berpengaruh kepada semangat dan
Singaraja motivasi bekerja pegawai.
Para pegawai KPPN Singaraja larut
dalam rutinitas pekerjaan di Kantor.
Deskripsi Inovasi
Hal yang ditingkatkan: Inovasi GONG KEBYAR merupakan sebuah kegiatan ekstra tidak hanya sekedar
untuk refreshing dan mendorong kekompakan & kebersamaan, namun juga bisa bermanfaat untuk menjaga
kearifan lokal dan turut melestarikan budaya bangsa. Stakeholder seluruh pegawai KPPN Singaraja. Unit/
bagian/seksi yang menatausahakan inovasi ini adalah Subbagian Umum. Keunggulan inovasi ini meliputi
sebagai sarana mengekspresikan jiwa seni para pegawai KPPN. Tidak ada KPPN manapun yang mempunyai tim
musik sejenis Gong Kebyar KPPN Singaraja.
Latar Belakang
Rutinitas pekerjaan kantor kadang membuat jenuh, sehingga perlu dilakukan kegiatan penyegaran.
Disamping itu, heteroginitas pegawai juga perlu dicarikan suatu kegiatan yang bisa menjadi pemersatu untuk
menjaga kekompakan dan kebersamaan. KPPN Singaraja mencari sebuah kegiatan ekstra yang bisa menjawab
kebutuhan atas dua hal diatas.
Kegiatan olah raga dan karaoke mungkin bisa menjadi jawaban. Dan benar, KPPN Singaraja
melaksanakan kegiatan-kegiatan tersebut sebagai jawaban atas kondisi di atas. Namun demikian, kegiatan
tersebut dirasakan sudah terlalu biasa dan sangat mainstream. Akhirnya KPPN Singaraja menemukan jawaban
sebuah kegiatan yang sekaligus bisa menjadi upaya pelestarian budaya bangsa dan juga memelihara kearifan
lokal. Itulah kegiatan seni tradisional Gamelan Bali GONG KEBYAR Singaraja yang Siap Mengguncang Dunia!.
Penggunaan Inovasi
GONG KEBYAR dilakukan oleh semua pegawai KPPN SIngaraja setiap hari Rabu 19.00 WITA di Sanggar
salah seorang pegawai KPPN Singaraja. Setelah piawai dalam memainkan gamelan bali, GONG KEBYAR KPPN
Singaraja diharapkan dapat ikut pentas dalam sebuah perhelatan.
Sebelum Implementasi
Para pegawai KPPN Singaraja larut dalam rutinitas pekerjaan kantor.
Setelah Implementasi
Gong Kebyar KPPN Singaraja telah memberi dampak nyata terutama pada peningkatan kinerja KPPN
Singaraja. Setelah terbentuknya tim musik ini dan berlatih secara rutin, seluruh pegawai merasakan adanya
ikatan kebersamaan yang semakin kuat. Disamping itu, semangat dan motivasi bekerja pun semakin terpelihara
sehingga produktifitas meningkat.
Keberlanjutan Inovasi
Sejak pandemi COVID-19, inovasi ini vakum sementara. Inovasi GONG KEBYAR KPPN Singaraja
diharapkan dapat terus berlanjut.
Kanwil DJ Pb Provinsi Bali 343
Genderang Inovasi untuk Negeri
2016 - Non Aplikasi
Treasury Mengudara
KPPN Singaraja
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
Guna meningkatkan publikasi informasi KPPN Singaraja mengisi acara di RRI Treasury Menguadara masih berlangsung
mengenai tugas dan fungsi Direktorat Singaraja secara berkala. dan akan terus dilakukan oleh KPPN
Jenderal Perbendaharaan, KPPN Singaraja mengingat dampaknya yang
Singaraja mengisi acara di RRI Singaraja. Treasury besar terhadap publikasi KPPN
Mengudara Sinagaraja.
Sebelum Inovasi
Setelah Inovasi
Masih banyak masyarakat yang belum
mengenal KPPN. Adanya penambahan media promosi
tugas dan fungsi KPPN selain melalui
brosur, spanduk, papan pengumuman
dan website, yaitu melalui siaran radio.
Deskripsi Inovasi
TREASURY MENGUDARA meningkatkan publikasi informasi kepada masyarakat luas dengan frekuensi
yang lebih banyak, sehingga pesan-pesan tentang peran dan kontribusi KPPN Singaraja terhadap pembangunan
di daerah bisa tersampaikan secara lengkap dan luas. Inovasi ini diimplementasikan melalui siaran RRI
Singaraja.
Latar Belakang
Semakin banyaknya informasi yang ingin disampaikan KPPN Singaraja kepada masyarakat luas,
membuat KPPN Singaraja semakin perlu menambah saluran-saluran informasinya. Selama ini sudah cukup
banyak saluran informasi KPPN Singaraja baik melalui brosur, spanduk, papan pengumuman, website dan
sebaginya. Namun demikian, pesan-pesan tentang peran dan kontribusi KPPN Singaraja terhadap
pembangunan di daerah belumlah tersampaiakan secara lengkap dan luas kepadamasyarakat, bahkan
ironisnyasosok KPPN itu sendiri pun belumlah terlalu dikenal oleh masyarakat.
Berangkat dari kondisi tersebut, KPPN Singaraja merasa perlu untuk melebarkan lagi sayapnya dalam
menyapa masyarakat secara lebih luas dan dengan frekuensi yang lebih banyak. Salah satu solusinya adalah
melalui siaran RRI Singaraja dengan tajuk “Treasuy Mengudara”.
Penggunaan Inovasi
KPPN Singaraja mempersiapkan materi yang akan dipublikasikan secara terstruktur, baik tema tentang
peran KPPN, pengelolaan perbendaharaan, maupun tema-tema tertentu sesuai dengan kondisinya. RRI
Singaraja menyiarkan melalui saluran radio yang dilakukan paling tidak sekali dalam satu bulan.
Sebelum Implementasi
Sebelum adanya Treasury Mengudara, penyampaian publikasi informasi KPPN Singaraja kepada
masyarakat luas terbatas pada brosur, spanduk, papan pengumuman, website, media sosial dan sebagainya. Hal
itu menyebabkan frekuensi publikasi informasi yang ingin disampaikan kurang luas. Sehingga Informasi yang
ingin disampaikan cenderung terbatas.
Setelah Implementasi
Treasury mengudara memberi dampak yang sangat besar, yaitu tersampaikannya publikasi informasi
tidak hanya terbatas pada satker mitra kerja tapi juga masyarakat luas.
Keberlanjutan Inovasi
Inovasi Treasury Mengudara akan terus berlangsung dan dilaksanakan secara konsisten mengingat
manfaatnya yang sangat besar bagi penyebaran informasi penting KPPN kepada masyarakat. Selain manfaat,
pelaksanaan dan penerapan Treasury Mengudara sangat mudah dan murah, sehingga disamping bisa terjamin
keberlanjutannya juga memungkinkan direplikasi oleh KPPN lain.
344 Kanwil DJ Pb Provinsi Bali
Genderang Inovasi untuk Negeri
2017 - Non Aplikasi
Treasury Goes to School
KPPN Singaraja
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
Sosialisasi ke sekolah-sekolah yang Komunikasi dibangun terlebih dahulu Kerja sama dengan institusi pendidikan
berada di Kabupaten Buleleng, kepada Kepala Sekolah untuk terus dilanjutkan dan juga dilakukan
Sembrana, dan sekitarnya untuk menyampaikan rencana dan menentukan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan.
melakukan kampanye publik mengenai waktunya. Setelah disepakati kegiatan
Zona Integritas yang dibangun di KPPN Treasury Goes to School dilaksanakan Setelah Inovasi
Singaraja. secara periodik.
Siswa dan guru mengenal fungsi dan
Sebelum Inovasi Treasury Goes to peran dari KPPN Singaraja.
School
Masyarakat masih ada yang belum
mengenal KPPN.
Deskripsi Inovasi
Hal yang ditingkatkan: Treasury Goes to School adalah program sosialisasi yang diadakan KPPN
Singaraja ke sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Buleleng, Jembrana dan sekitarnya.
Kegiatan ini merupakan salah satu strategi komunikasi KPPN Singaraja dalam menyampaikan eksistensi
dan peran KPPN Singaraja dalam pengelolaan APBN dan Keuangan Negara serta kontribusinya dalam
pembangunan di daerah kepada masyarakat khususnya para pelajar tingkat menegah. Kegiatan ini juga sebagai
media dalam public campaign Pembangunan ZI menuju WBK/WBBM pada KPPN Singaraja. Stakeholder inovasi
ini adalah siswa-siswi dan para guru sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Buleleng, Jembrana dan
sekitarnya.Unit/bagian/seksi yang menatausahakan inovasi ini adalah Subbagian Umum. Keunggulan inovasi
ini meliputi
1. Pertama kepedullian pada peningkatan mutu pendidikan.
2. Penyampaian publikasi tentang keberadaan KPPN dan perannya dalam pengelolaan perbendaharaan di
daerah, serta kontribusinya dalam pembangunan di daerah.
Latar Belakang
Fakta menunjukkan bahwa masih banyak sebagian dari masyarakat kita yang belum mengenal dengan
sosok KPPN, bahkan yang lebih menyedihkan ternyata masih banyak juga siswa yang hanya mengenal kantor
pajak, dan tidak mengenal KPPN, apalagi peranannya. Fakta inilah yang menginspirasi KPPN Singaraja untuk
mengenalkan KPPN lengkap dengan kiprah dan kontribusinya terhadap pembangunan di daerah.
Penggunaan Inovasi
Treasury Goes to School dilaksanakan dengan cara KPPN Singaraja melakukan komunikasi terlebih
dahulu dengan pihak Kepala Sekolah untuk menyampaikan maksud dan tujuan berikut menentukan waktunya.
Setelah disepakati topik yang akan disampaikan, pihak sekolah mengumpulkan siswanya yang relevan dengan
topik. Treasury Goes to School dikemas secara apik dan dilaksanakan secara rutin minimal tiga sampai empat
kali dalam satu semester.
Sebelum Implementasi
Masih banyak masyarakat yang belum mengenal dengan sosok KPPN.
Setelah Implementasi
Setelah adanya kegiatan Treasury Goes to School ini, tidak hanya siswa tapi para guru juga menjadi
mengenal dan mengerti tentang keberadaan dan peran KPPN Singaraja di Kabupaten Buleleng. Tidak hanya itu,
pengetahuan dan wawasan mereka bertambah khususnya tentang ilmu perbendaharaan negara bahkan
akuntansi pemerintahan. Pihak Kepala Sekolah juga meyakini, kini lulusannya akan lebih berkualitas karena
bekal ilmu mereka bertambah dengan adanya kegiatan Treasury Goes to School ini.
Keberlanjutan Inovasi
Kerjasama di bidang pendidikan seperti ini akan terus berlanjut dan terus ditingkatkan. Namun
demikian, evaluasi setiap tahun akan senantiasa dilakukan untuk menilai efektivitas agar bisa terus dilakukan
untuk menilai efektivitas agar bisa terus dilakukan peningkatan baik cakupan maupun kualitas dari kerjasama
tersebut.
Kanwil DJ Pb Provinsi Bali 345
Genderang Inovasi untuk Negeri
2016 - Non Aplikasi
Treasury Goes to Campus
KPPN Singaraja
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
Sosialisasi ke kampus di wilayah kerja • Koordinasi. Kerja sama dengan institusi pendidikan
KPPN Singaraja untuk mengenalkan • Penentuan waktu dan tema. terus dilanjutkan dan juga dilakukan
tugas dan fungsi perbendaharaan dari • Pelaksanaan. evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan.
KPPN Singaraja.
Treasury Goes to Setelah Inovasi
Sebelum Inovasi Campus
Para mahasiswa dan dosen mengetahui
Masih ada mahasiswa yang belum tugas dan fungsi KPPN.
mengenal KPPN.
Deskripsi Inovasi
Hal yang ditingkatkan: Treasury Goes to Campus adalah inovasi berupa kegiatan sosialisasi yang
bertujuan untuk mengenalkan KPPN Singaraja sebagai sebuah unit vertikal DJPb yang tugasnya mengelola
perbendaharaan di daerah, dan memberikan pencerahan melalui kuliah umumnya kepada para mahasiswa
tentang teori dan praktek Ilmu Keuangan Negara, Perbendaharaan Negara, dan Akuntansi Pemenrintahan. Saat
ini TGC baru dilaksanakan di kampus Universitas Pendidikan Ganesha (UNDIKSHA) kampus terbesar di Kab.
Buleleng dan sekitarnya. Stakeholder inovasi ini adalah mahasiswa-mahasiswi. Unit/bagian/seksi yang
menatausahakan inovasi ini adalah Subbagian Umum. Keunggulan inovasi ini meliputi:
1. Pertama kepedullian pada peningkatan mutu pendidikan.
2. Penyampaian publikasi tentang keberadaan KPPN dan perannya dalam pengelolaan perbendaharaan di
daerah, serta kontribusinya dalam pembangunan di daerah.
Latar Belakang
Fakta menunjukkan bahwa masih banyak sebagian dari masyarakat kita yang belum mengenal dengan
sosok KPPN, bahkan yang lebih menyedihkan ternyata masih banyak juga siswa yang hanya mengenal kantor
pajak, dan tidak mengenal KPPN, apalagi peranannya. Fakta inilah yang menginspirasi KPPN Singaraja untuk
mengenalkan KPPN lengkap dengan kiprah dan kontribusinya terhadap pembangunan di daerah. Bahkan,
KPPN Singaraja juga merasa perlu memberikan semacam Kuliah Umum tentang Ilmu Keuangan Negara,
Perbendaharaan negara, dan Akuntansi Pemerintahan, sebagai wujud kepeduliannya pada dunia pendidikan.
Penggunaan Inovasi
Treasury Goes to Campus dilaksanakan dengan cara KPPN Singaraja melakukan komunikasi terlebih
dahulu dengan pihak Pihak Rektorat kampus untuk menyampaikan maksud dan tujuan berikut menentukan
waktunya. Setelah disepakati topik yang akan disampaikan, pihak sekolah mengumpulkan mahasiswanya yang
relevan dengan topik. Pada umumnya mahasiswa fakultas ekonomilah yang sering ikut dalam kegiatan TGC.
Treasury Goes to Campus dikemas secara apik dan dilaksanakan secara rutin minimal dua bulan sekali.
Sebelum Implementasi
Masih banyak masyarakat yang belum mengenal dengan sosok KPPN.
Setelah Implementasi
Setelah adanya kegiatan Treasury Goes to School ini, tidak hanya mahasiswa tapi para dosen juga menjadi
mengenal dan mengerti tentang keberadaan dan peran KPPN Singaraja di Kabupaten Buleleng. Tidak hanya itu,
pengetahuan dan wawasan mereka bertambah khususnya tentang ilmu perbendaharaan negara bahkan
akuntansi pemerintahan. Pihak rektorat kampus juga meyakini, kini lulusan UNDIKSHA akan lebih berkualitas
karena bekal ilmu mereka bertambah dengan adanya kegiatan Treasury Goes to School ini. Sekedar tambahan
informasi, mahasiswa juga memperoleh tambahan pengalaman melalui program inhouse training (magang) di
KPPN Singaraja, yang merupakan salah satu bagian dari kerja sama antara KPPN Singaraja dengan UNDIKSHA.
Keberlanjutan Inovasi
Kerjasama di bidang pendidikan seperti ini akan terus berlanjut dan terus ditingkatkan. Namun
demikian, evaluasi setiap tahun akan senantiasa dilakukan untuk menilai efektivitas agar bisa terus dilakukan
untuk menilai efektivitas agar bisa terus dilakukan peningkatan baik cakupan maupun kualitas dari kerjasama
tersebut.
346 Kanwil DJ Pb Provinsi Bali
Genderang Inovasi untuk Negeri
2016 - Non Aplikasi
Ranking 1 Lomba Cerdas Cermat antar Satker
KPPN Singaraja
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
Ranking 1 LCC dilaksanakan untuk • Sosialisasi. Ranking 1 LCC akan dilaksanakan secara
meningkatkan kepedulian dan kesadaran • Pelaksanaan: babak penyisihan, periodik, yaitu satu tahun sekali.
stakeholder KPPN Singaraja dalam
pengelolaan keuangan negara. semifinal, dan final.
• Pemberian penghargaan.
Sebelum Inovasi Ranking 1 Lomba Setelah Inovasi
Cerdas Cermat antar
Tidak ada kompetisi pengetahuan antar Ranking 1 LCC mampu membangkitkan
satker mengenai tugas dan fungsi Satker semangat belajar para pengelola
perbendaharaan. keuangan satuan kerja.
Deskripsi Inovasi
Hal yang ditingkatkan: Ranking 1 LCC antar Satker diselenggarakan dengan tujuan untuk
meningkatkan peran serta stakeholder, menggugah kepedulian Kepala satker (KPA), disamping tentunya untuk
meningkatkan pengetahuan para pengelola keuangan satker untuk menunjang suksesnya pengelolaan
keuangan negara di wilayah kerja KPPN Singaraja khususnya dan di seluruh Indonesia pada umumnya.
Stakeholder inovasi ini adalah satker mitra kerja KPPN Singaraja. Unit/bagian/seksi yang menatausahakan
inovasi ini adalah Subbagian Umum. Keunggulan inovasi ini meliputi LCC Ranking Satu dilaksanakan
bersamaan dengan kegiatan sosialisasi sehingga disamping bisa menghemat biaya, juga akan lebih efektif dan
efisien.
Latar Belakang
Kompetensi satker mitra kerja KPPN Singaraja yang jumlahnya 87 satker sangatlah bervariasi. Perlu
upaya untuk lebih mempercepat peningkatan kompetensi, dan untuk lebih menghidupkan suasana serta
memberi warna dan lebih menggairahkan semangat belajar para pengelola keuangan satker, KPPN Singaraja
berinisiasi membuat kegiatan lomba cerdas cermat secara live melalui RANKING SATU.
Penggunaan Inovasi
LCC Ranking Satu dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan sosialisasi sehingga disamping bisa
menghemat biaya, juga akan lebih efektif dan efisien. RANKING SATU dilaksnakan setahun sekali dalam 3
babak: babak penyisihan, babak semifinal, dan babak final. Peserta dari masing-masing satker diwakili 2 pesera
(satu dari bagian pencairan dana dan satu dari pelaporan keuangan). Pada babak penyisihan, peserta diberi
sekitar 10pertanyaan dijawab secara tertulis. 10 pemenang di babak semifinal, akan diberi pertanyaan tertulis
dan pertanyaan lisan. 3 pemenang yang lulus ke babak final akan diberi pertanyaan tertulis, lisan, dan
pertanyaan lemparan serta pertanyaan buatan untuk membuat suasana lebih hebh. Inilah model pembelajaran
yang efektif dan seru versi KPPN Singaraja!
Sebelum Implementasi
Tidak ada kompetisi pengetahuan antar-satker sehingga kurang rasa peduli dan semangat untuk belajar
pengelolaan keuangan negara.
Setelah Implementasi
RANKING SATU LCC antar Satker mampu membangkitkan semangat belajar para pengelola keuangan di
Satker, dan menjadi media pembelajaran sekaligus pengujian yang sangat efektif terhadap kemajuan
kompetensi pengelola keuangan satker dan menghidupkan suasana serta mengakrabkan hubungan interaksi
baik antar satker maupun antar satker dengan KPPN Singaraja.
Keberlanjutan Inovasi
RANKING SATU LCC antar Satker rencananya akan terus berlanjut sampaitahun-tahun mendatang
karena mampu memberikan manfaat nyata bagi peningkatan pengetahuan dan keterampilan pengelola
keuangan di satker. Namun semenjak pandemi, inovasi LCC ini vakum.
Kanwil DJ Pb Provinsi Bali 347
Genderang Inovasi untuk Negeri
2016 - Non Aplikasi
Singaraja Awards
KPPN Singaraja
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
Penghargaan yang diberikan oleh Kepala • Penilaian menggunakan SIMAK Satker. Singaraja Awards masih signifikan dan
KPPN Singaraja untuk satuan kerja yang • Diberikan setiap semester untuk dua aktif dijalankan dan akan diterapkan pada
berkinerja memuaskan untuk memberi periode ke depannya.
apresiasi. kategori.
• Pemberian penghargan kepada KPA.
Sebelum Inovasi Singaraja Awards Setelah Inovasi
Petugas satuan kerja tidak peduli dengan Satuan kerja lebih serius dalam
peningkatan kualitas kinerjanya. mengelola keuangan negara.
Deskripsi Inovasi
Singaraja Awards merupakan penghargaan yang diberikan oleh Kepala KPPN Singaraja kepada Satker
yang berkinerja sangat memuaskan (excellent) berdasarkan penilaian kinerja.
Latar Belakang
Sebagai satu rangkaian dalam Tiga Inovasi Terpadu, Singaraja Awards merupakan bentuk inovasi untuk
memberi apresiasi kepada Satker yang berkinerja fantastis. Sudah menjadi sebuah kelaziman, bahwa reward dan
punishment masih sangat dibutuhkan sebagai strategi dalam peningkatan kinerja. Reward atau penghargaan
bisa dijadikan sebagai sarana untuk menjaga dan meningkatkan moivasi. Pun halnya demikian dengan motivasi
peningkatan kinerja satker dalam pengelolaan keuangan. Singaraja Awards hadir untuk memenuhi kebutuhan
tersebut.
Penggunaan Inovasi
Singaraja Awards diberikan kepada pengelola keuangan Satker yang berdasarkan penilaian menggunakan
SIMAK Satker meraih nilai tertinggi dalam kinerja pengelolaan keuangan negara. Penghargaan ini diberikan
setiap semester untuk 2 kategori yaitu kategori Pelaksanaan Anggaran dan kategori Pertanggungjawaban dan
Pelaporan Keuangan. Pemberian penghargaan bertepatan dengan acara sosialisasi kepada satker atau pada saat
acara yang sekaligus mengundang KPA.
Sebelum Implementasi
Sebelum adanya penghargaan semacam Singaraja Awards ini, satker tidak terlalu peduli dengan
peningkatan kualitas kinerjanya.
Setelah Implementasi
Satker lebih serius dalam mengelola keuangannya. Terlebih lagi KPPN Singaraja menyediakan pusat
pelatihan bagi satker, yaitu melalui inovasi Satker PINTER, yang memang masih membutuhkan bimbingan dan
pelatihan.
Keberlanjutan Inovasi
Singaraja Awards masih signifikan dan aktif
dijalankan hingga saat ini karena terbukti mampu
memacu semangat Satuan Kerja untuk lebih
meningkatkan kinerjanya.
348 Kanwil DJ Pb Provinsi Bali
Genderang Inovasi untuk Negeri
2016 - Non Aplikasi Penggunaan Keberlanjutan
Cafe Akuntansi • Petugas satuan kerja datang ke KPPN. Café Akuntansi akan dikembangkan menu
• Konsultasi dapat segera dilayani. layanannya berupa kajian ilmu akuntansi
KPPN Singaraja dan konsultasi SAKTI.
Cafe Akuntansi
Deskripsi & Latar Belakang Setelah Inovasi
Café akuntansi merupakan layanan Meningkatnya pengetahuan petugas
diskusi dan konsultasi KPPN Singaraja satuan kerja mengenai penerapan
yang dapat dinikmati stakeholders. akuntansi pemerintah berbasis akrual.
Sebelum Inovasi
Pemahaman petugas satuan kerja
mengenai konsep akuntansi pemerintah
berbasis akrual masih rendah.
Deskripsi Inovasi
Hal yang ditingkatkan: Cafe Akuntansi merupakan salah satu inovasi layanan diskusi dan konsultasi
KPPN Singaraja kepada stakeholder yang membutuhkan. Menu layanan yang disediakan antara lain: konsultasi
akuntansi pemerintahan berbasis akrual, konsultasi sistem aplikasi SAIBA, SIMAK BMN/Persediaan dan SAKTI,
penyelesaian permasalahan penyusunan laporan keuangan, dan layanan sejenis lainnya. Stakeholder inovasi ini
adalah satker mitra kerja KPPN Singaraja. Unit/bagian/seksi yang menatausahakan inovasi ini adalah Seksi
VeraKI dan CSO. Keunggulan inovasi ini meliputi layanan konsultasi Akuntansi Pemerintah berbasis Akrual
melalui Cafe Akuntansi KPPN Singaraja dirancang dalam format diskusi resiprokal yang santai dan gaul
sehingga mitra kerja tidak merasa digurui. Bertempat di ruang layanan dan berada satu tempat dengan POJOK
MPN-G2 dan TLC. Disamping ruangan yang secara fisik mendukung suasana diskusi santai, serta ditunjang
dengan koleksi buku, keberadaan Cafe Akuntansi juga diperkuat dengan adanya kerjasama dengan lembaga
pendidikan seperti Universitas Pendidikan Ganesha dalam kajian dan pengembangan ilmu akuntansi.
Latar Belakang
Sejak dimulainya penerapan akuntansi berbasis akrual pada tahun 2015, tentu semua entitas pelaporan
baik Pemerintah Pusat maupun Pemerintah daerah harus mampu memahami Akuntansi Akrual. Namun masih
banyak SDM pada satker-satker yang ada di wilayah kerja KPPN Singaraja awam atas penerapan sistem
akuntansi tersebut.
Penggunaan Inovasi
Satker dapat datang dan diskusi kapan saja, dan bisa langsung datang ke KPPN Singaraja pada jam
layanan.
Sebelum Implementasi
Satker belum memahami penerapan akuntansi pemerintah berbasis akrual secara penuh sehingga perlu
banyak pencerahan diluar forum formal (bimtek).
Setelah Implementasi
Keberadaan Cafe Akuntansi memberi manfaat yang sangat banyak. Kebingungan satker akan akuntansi
bisa segera teratasi.
Keberlanjutan Inovasi
Cafe Akuntansi akan terus berlanjut dan selalu siap menjadi tempat berdiskusi tentang akuntansi.
Keberadaan Cafe Akuntansi akan semakin dikembangkan terutama menu layanannya. Salah satu layanan yang
akan terus berlanjut dan dikembangkan adalah kajian ilmu akuntansi dan konsultasi sistem aplikasi SAKTI.
Kanwil DJ Pb Provinsi Bali 349
Genderang Inovasi untuk Negeri
2016 - Aplikasi
Sahabat Sejati Satker
KPPN Singaraja
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
Aplikasi android yang dikelola CSO KPPN • Instal aplikasi di smartphone atau Pengembangan akan dilakukan terhadap
Singaraja berisi pedoman pengelolaan komputer. konten dan fiturnya.
keuangan negara, dan situs pengelolaan
perbendaharaan. • Pilih menu layanan. Setelah Inovasi
Sebelum Inovasi Sahabat Sejati Petugas satuan kerja dapat lebih dekat
Satker dengan layanan KPPN yang berada di
Petugas satuan kerja secara genggaman.
konvensional ke KPPN atau melalui
WhatsApp.
Deskripsi Inovasi
Hal yang ditingkatkan: Sahabat Sejati Satker yaitu sebuah aplikasi yang dirancang untuk membantu
Satker dalam proses pengelolaan keuangan dengan berbasis android sehingga bisa diakses dimanapun melalui
smartphone. Stakeholder inovasi ini adalah satker mitra kerja KPPN Singaraja. Unit/bagian/seksi yang
menatausahakan inovasi ini adalah CSO. Keunggulan inovasi ini meliputi sahabat Sejati Satker menggunakan
basis android yang memungkinkan diakses oleh satker dimanapun menggunakan smartphonenya. Selain berisi
pedoman pengelolaan keuangan ngerara, Sahabat Sejati Satker juga dilengkapi akses secara online ke berbagai
situ, seperti MPN-G2. Disamping itu, dengan Sahabat Sejati Satker user juga dapat bekerja sambil
mendengarkan musik, atau bahkan sambil bermain game.
Latar Belakang
Beberapa fakta masih dijumpai saat ini seperti masih banyaknya satker yang minim pengetahuan tentang
proses bisnis pengelolaan negara, dan kesulitan mengakses beberapa situs pengelolaan keuangan negara seperti
MPN-G2 telah memotivasi KPPN Singaraja untuk membuatkan semacam alat bantu yang memudahkan bagi
para Pengelola Keuangan Satker
Penggunaan Inovasi
Sahabat Sejati Satker bisa diinstal pada smartphone dan PC/laptop, Penggunaan Sahabat Sejati Satker
melalui smartphone tentu akan lebih memudahkan pengguna karena bisa diakses kemanapun berada. Setelah
terinstal, pengguna bisa leluasa memilih menu yang diinginkannya, seperti melihat panduan, mempelajari
berbagai peraturan, akses ke situs secara online, chating, main game, atau bahkan mendengarkan musik.
Sebelum Implementasi
Satker melakukan konsultasi dengan cara datang ke KPPN ataupun melalui whatsapp sehingga butuh
waktu bagi satker untuk mendapatkan jawaban karena menunggu antrean.
Setelah Implementasi
Setelah terinstal dengan Sahabat Sejati Satker, pengguna akan
merasa nyaman dan mudah dalam menjalankan tugasnya sebagai pengelola
keuangan di satker. Sahabat Sejati Satker benar-benar menjadi teman setia
yang selalu berada disisinya untuk mensukseskan pengelolaan keuangan
negara.
Keberlanjutan Inovasi
Aplikasi Sahabat Sejati Satker yang berbasis android ini akan terus
digunakan secara berkelanjutan, bahkan akan ditingkatkan kualitasnya,
termasuk konten dan fitur-fiturnya.
350 Kanwil DJ Pb Provinsi Bali
Genderang Inovasi untuk Negeri
2016 - Non Aplikasi Penggunaan Keberlanjutan
Buku Pintar • Buku pintar cetak didapatkan di KPPN Buku pintar akan diupdate sesuai dengan
pada awal tahun anggaran. ketentuan peraturan tentang pengelolaan
KPPN Singaraja keuangan satuan kerja.
• Buku pintar versi android dapat diinstall
Deskripsi & Latar Belakang di Play Store. Setelah Inovasi
Buku panduan sebagai sumber informasi Pedoman pengelolaan keuangan satuan
dan pengetahuan untuk satuan kerja kerja dapat diakses dengan mudah.
dalam mengelola keuangannya.
Sebelum Inovasi Buku Pintar
Terdapat keluhan dan kebingungan
petugas satuan kerja dalam mengelola
keuangannya.
Deskripsi Inovasi
Hal yang ditingkatkan: Buku Pintar merupakan sebuah buku panduan yang dirancang sebagai sumber
informasi dan pengetahuan bagi Satker dalam mengelola keuangannya. Stakeholder inovasi ini adalah satuan
kerja mitra KPPN Singaraja. Unit/bagian/seksi yang menatausahakan inovasi ini adalah Subbagian Umum.
Keunggulan inovasi ini meliputi desain dalam format cetak (Buku Saku) dan versi android, Buku Pintar berisi
berbagai peraturan, pedoman dan tata cara pelaksanaan anggaran, pencairan dana, penatausahaan penerimaan,
dan penyusunan laporan keuangan.
Tidak hanya itu, Buku Pintar juga dilengkapi dengan teknis operasional aplikasi di Satker dantrouble
shooting, petunjuk penyelesaian suatu permasalahan yang dihadapi dalam pengelolaan keuangan negara di
Satker.
Latar Belakang
Masih minimnya pengetahuan dan pemahaman sebagian pengelola keuangan Satker terhadap prosedur
dan proses bisnis perbendaharaan, berpotensi menghambat suksesnya pelaksanaan pengelolaan perbenaharaan
di KPPN Singaraja. Melihat kondisi ini, KPPN Singaraja memandang perlu adanya sebuah buku panduan yang
bisa menjadi pedoman bagi para pengelola keuangan Satker dalam mengelola keuangannya. Buku Panduan ini
dirancang dalam versi cetak (Buku Saku) dan versi android yang tentu bisa selalu dibawa dengan mudah
kemanapun berada.
Penggunaan Inovasi
Buku Pintar tersedia dalam format cetak dan versi android. Buku pintar versi cetak dibagikan dan di-
release di awal tahun anggaran sebagai pedoman pelaksanaan anggaran untuk tahun anggaran berjalan. Jika
terdapat perubahan maka akan diinformasikan melalui berbagai media informasi yang dimiliki KPPN Singaraja
seperti website, instagram, atau whatsapp group. Sedangkan Buku Pintar versi android dapat diakses melalui
smartphone sehingga fleksibel dan memudahkan satker untuk dibaca kapanpun dan dimanapun.
Sebelum Implementasi
Banyak satker yang sering mengeluh karena kesulitan dan kebingungan dalam mengelola keuangannya
sehingga banyak diantara mereka yang sering telepon atau bahkan bolak-balik ke KPPN untuk menanyakan
beberapa hal yang sebenarnya sederhana.
Setelah Implementasi
Pengelola keuangan merasa lebih nyaman karena banyak informasi yang mereka peroleh untuk
memperlancar dalam proses pengelolaan keuangan satker.
Keberlanjutan Inovasi
Buku Pintar ini akan terus dilanjutkan pelaksanaannya tiap tahun karena disamping sangat bermanfaat,
Buku Pintar relatif mudah untuk disusun dan dikelola. hanya saja karena kontennya harus selalu menyesuaikan
dengan hal-hal baru, maka perlu melakukan update setiap saat.
Kanwil DJ Pb Provinsi Bali 351
Genderang Inovasi untuk Negeri
2016 - Aplikasi Penggunaan Keberlanjutan
E_Rating • Petugas satuan kerja selesai menerima e-Rating memiliki potensi untuk
layanan KPPN direplikasi.
KPPN Singaraja
• Petugas satuan kerja memberikan Setelah Inovasi
Deskripsi & Latar Belakang respons atas kualitas layanan pada
monitor. Pengelolaan pengukuran tingkat
Transformasi pengukuran tingkat kepuasan lebih mudah dan efektif.
kepuasan pengguna layanan, dari manual E_Rating
menggunakan kertas menjadi
menggunakan media elektronik.
Sebelum Inovasi
Pengukuran kualitas layanan masih
manual dan harus direkap.
Deskripsi Inovasi
Hal yang ditingkatkan: Pengukuran kepuasan pelanggan lazimnya dilakukan secara manual
menggunakan Kotak Kepuasan. Untuk meningkatkan kualitas layanan, KPPN Singaraja telah menggunakan
pengukuran kepuasan secara elektronik yang ditayangkan pada desktop. Pelanggan (satker) cukup melakukan
klik pada aplikasi e-rating sesuai dengan preferensinya. Stakeholder inovasi ini adalah satuan kerja mitra KPPN
Singaraja. Unit/bagian/seksi yang menatausahakan inovasi ini adalah Seluruh seksi/subbag.Keunggulan inovasi
ini meliputi penggunaan teknologi informasi dalam pengukuran tingkat kepuasan sehingga meningkatkan
partisipasi dan memberi kemudahan baik bagi satker (pengguna layanan) dan KPPN (pemberi layanan). Satker
cukup dengan mengklik jumlah bintang yang ada di layar monitor sesuai dengan tingkat kepuasannya.
Sementara KPPN bisa mengetahui tingkat kepuasan pengguna layanan tanpa harus menghitung secara manual,
tetapi cukup dengan membuka menu total tingkat kepuasan sesuai dengan tingkatannya.
Latar Belakang
Salah satu indikator keberhasilan sebuah layanan bisa dilihat dari tingkat kepuasan pelanggan
(khususnya satker mitra kerja) atas layanan yang diberikan. Ada banyak alat yang digunakan untuk mengukur
kepuasan pelanggan tersebut, salah satu yang sudah sangat lazim dijumpai adalah Kotak Kepuasan. Seiring
dengan kemajuan teknologi dan untuk meningkatkan kualitas layanan, KPPN Singaraja terus melakukan
pembenahan dan perbaikan termasuk mengembangkan alat pengukur kepuasan pelanggan secara elektronik.
Penciptaan inovasi ini juga dimaksudkan untuk memberi kemudahan baik bagi satker (pengguna layanan) dan
KPPN (pemberi layanan).
Penggunaan Inovasi
Aplikasi e-Rating diinstal pada desktop KPPN Singaraja dan ditempatkan di ruang layanan (Front Office).
Setelah menerima layanan dari petugas FO atau CSO KPPN Singaraja, satker memberikan respons atas kualitas
layanan yang telah diterimanya sesuai dengan tingkat kepuasannya. Respon diberikan dengan melakukan "klik"
jumlah bintang pada layar monitor.
KPPN Singaraja akan mengakses aplikasi e-Rating untuk melihat jumlah respon yang diberikan para
pengelola keuangan dari satker tersebut atas layanan yang diberikan KPPN Singara secara periodik. Hasil itulah
yang digunakan sebagai bahan evaluasi atas kualitas layanan KPPN Singaraja. Jika banyak yang tidak puas, maka
ini akan menjadi bahan evaluasi bagi KPPN Singaraja untuk memperbaiki kinerjanya dan perlu dikonfirmasi ke
petugas FO atau CSO atas kualitas "service excellence"-nya. Sebaliknya jika hasil menunjukkan banyak yang
puas, maka ini akan menjadi indikator yang positif atas kinerja KPPN Singaraja, yang dalam hal ini FO atau CSO
sebagai ujung tombak layanan patut diberi apresiasi/penghargaan atas layanan primanya.
Sebelum Implementasi
Pengguna layanan (satker) memberikan tingkat kepuasannya dengan memasukkan koin tertentu ke
dalam Kotak Kepuasan sesuai dengan warnanya, kemudian dihitung secara manual.
Setelah Implementasi
Setelah menggunakan inovasi e-Rating, pengelolaan pengukuran tingkat kepuasan pelanggan jauh lebih
mudah dan cepat. Evaluasi atas kinerja KPPN Singaraja pun lebih mudah dan lebih efektif.
Keberlanjutan Inovasi
Inovasi ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan karena dapat memberikan dampak yang positif bagi
pengelolaan kinerja layanan KPPN Singaraja. Inovasi ini dapat direplikasi karena mudah diinstal dalam desktop
manapun dengan cara yang sederhana.
352 Kanwil DJ Pb Provinsi Bali
Genderang Inovasi untuk Negeri
2016 - Aplikasi Penggunaan Keberlanjutan
E_Filing 132 • Instal aplikasi e-Filing di desktop; Aplikasi e-filing masih digunakan dan
• Berkas fisik ditata dan dicocokan dalam dilakukan evaluasi secara periodik.
KPPN Singaraja
database e-Filing. Setelah Inovasi
Deskripsi & Latar Belakang
E_Filing 132 Proses pencarian dokum dapat dilakukan
Upaya KPPN Singaraja untuk dengan cepat karena sudah dilakukan
meningkatkan kualitas pengarsipan pemetaan peletakan dokumen.
dokumen dari manual menjadi elektronik
untuk mendukung pengurangan
penggunaan kertas.
Sebelum Inovasi
Pencarian dokumen dilakukan secara
manual.
Deskripsi Inovasi
Hal yang ditingkatkan: Metode pengarsipan KPPN Singaraja yang semula konvensional (berkas dalam
bentuk kertas dan disimpan dalam box, ditata rapi pada rak-rak di gudang arsip) kini mulai dilakukan
pengarsipan secara digital. Aplikasi e-filing 132 diciptakan untuk mendukung pengarsipan secara elektronik dan
sebagai salah satu gerakan peralihan dari paperfull menuju paperless. Masa peralihan ini lebih pas disebut less
paper (sedikit kertas, dan belum tanpa kertas, apalagi sepenuhnya kertas). Stakeholder inovasi ini adalah para
pegawai KPPN Singaraja.Unit/bagian/seksi yang menatausahakan inovasi ini adalah Subbagian
Umum.Keunggulan inovasi ini meliputi berkas dalam bentuk softcopy. Pengelolaan arsip dilakukan secara
elektronik dan dihubungkan dengan penataan fisik pada rak gudang arsip sehingga proses pencarian dokumen
bisa dilakukan dengan sangat mudah dan cepat.
Latar Belakang
Dokumen dan berkas dalam benuk kertas makin hari makin menumpuk. Gudang arsip pun semakin
penuh, dan dalam beberapa tahun tidak akan lagi mampu menampung berkas tersebut, padahal berkas belum
bisa dimusnahkan karena belum kadaluarsa. Pada saat yang bersamaan teknologi semakin berkembang
sehingga dokumen sudah banyak yang tidak dalam bentuk hard-copy melainkan soft-copy. Implementasi SPAN
yang menggunakan database dan aplikasi terintegrasi juga semakin meminimumkan penggunaan kertas. KPPN
Singaraja telah berupaya walaupun belum sepenuhnya paperless, tapi paling tidak sudah mulai less paper dan
perlahan meninggalkan paperfull.
Penggunaan Inovasi
Aplikasi e-filing diinstal pada desktop PC KPPN Singaraja di ruang arsip. Berkas ditata secara rapi dirak
dan diurutkan, kemudian dicocokkan dengan data yang ada di dalam database e-filing tersebut. Pencarian
dokumen dapat dilakukan dengan memasukkan nomor dokumen, kemudian akan terlihat posisi dokumen
dalam susunan rak.
Sebelum Implementasi
Pencarian dokumen dilakukan secara manual pada rak-rak yang ditata di gudang arsip secara rapi
sehingga membutuhkan waktu lama untuk menemukan dokumen yang dibutuhkan.
Setelah Implementasi
Setelah penggunaan e-filing, proses pencarian dokumen bisa dilakukan dengan sangat mudah dan cepat.
Keberlanjutan Inovasi
Aplikasi e-filing akan terus diterapkan sambil dilakukan evaluasi pelaksanaan secara periodik seiring
dengan semakin meningkatnya kemajuan teknologi. Terlebih, aplikasi yang digunakan di Kementerian
Keuangan pun sudah mengarah kepada aplikasi dan database yang terintegrasi, yang tentu akan cukup
berpengaruh pada aplikasi e-filing ini.
Kanwil DJ Pb Provinsi Bali 353
Genderang Inovasi untuk Negeri
2016 - Non Aplikasi
Sistem Layanan Menyatu (SlaMet)
KPPN Singaraja
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
Sinergi layanan antara KPPN Singaraja, Layanan sinergi dilakukan di ruang Adanya penghematan waktu dan energi
KPP Prata Singaraja, dan KPKNL pelayanan KPPN Singaraja sesuai jadwal untuk menikmati layanan dari tiga instansi
Singaraja. yang telah ditentukan. tersebut.Akan dilakukan penyesuaian
jadwal sehingga manfaat dari layanan
terpadu ini dapat lebih maksimal.
Sebelum Inovasi SlaMet
Satuan kerja perlu mendatangi masing- Setelah Inovasi
masing kantor pelayanan.
Adanya penghematan waktu dan energi
untuk menikmati layanan dari tiga instansi
tersebut.
Deskripsi Inovasi
Hal yang ditingkatkan: SlaMet adalah akronim dari Sistem Layanan Menyatu, yakni sebuah sinergi
layanan 3 unit vertikal kemenkeu antara KPPN Singaraja, KPP Pratama Singaraja, dan KPKNL Singaraja dalam
memberikan layanan kepada para stakeholder. Stakeholder inovasi ini adalah satuan kerja. Unit/bagian/seksi
yang menatausahakan inovasi ini adalah Seluruh seksi/subbag. Keunggulan inovasi ini meliputi penyatuan
beberapa layanan berbeda yang dilaksanakan di lokasi pelayanan dan jam layanan yang sama. Satker hanya
sekali datang namun bisa memperoleh lebih dari satu layanan, misal satker yang ke KPPN Singaraja untuk
mengajukan dokumen pencairan dana sekaligus melakukan rekonsiliasi BMN (KPKNL Singaraja) dan
konfirmasi penggunaan akun setoran perpajakan (KPP Pratama Singaraja).
Latar Belakang
Salah satu upaya meningkatkan kualitas layanan dari berbagai unit vertikal Kemenkeu lingkup Kab.
Buleleng adalah menyatukan beberapa layanan dari unit yang berbeda lingkup Kementerian Keuangan. Itulah
inovasi Sistem Layanan Menyatu antara layanan KPPN Singaraja dengan KPKNL Singaraja dan KPP Pratama
Singaraja yang lokasi dilaksanakan di ruang pelayanan KPPN Singaraja. Layanan berupa pencairan dana,
rekonsiliasi BMN, dan verifikasi setoran perpajakan disatukan dan dijadwalkan pada hari- hari tertentu dengan
mendatangkan petugas FO dari masing-masing unit. Model penyatuan layanan ini sering juga disebut dengan
istilah Layanan Bersama atau Layanan Terpadu.
Penggunaan Inovasi
Layanan menyatu dilaksanakan di satu tempat yaitu di ruang layanan FO KPPN Singaraja. Jadwal
layanan ditentukan pada hari-hari tertentu dimana pada hari tersebut petugas dari KPKNL Singaraja atau KPP
Pratama Singaraja datang dan berkantor di KPPN Singaraja. Satker yang sudah diberitahu jadwal layanan
bersama ini akan datang dan menyiapkan berbagai dokumen terkait.
Sebelum Implementasi
Satker perlu mendatangi masing-masing kantor layanan terkait untuk mendapatkan pelayanan.
Setelah Implementasi
Sistem layanan menyatu ini sangat memudahkan bagi satker dan sangat dirasakan manfaatnya.
Disamping menghemat waktu karena satu lokasi, koordinasi pun menjadi lebih mudah karena pada saat
tertentu terdapat layanan yang membutuhkan informasi dari dua unit sekaligus, seperti saat melakukan
rekonsiliasi BMN, satker juga perlu konfirmasi data pada laporan keuangannya menurut KPPN.
Keberlanjutan Inovasi
Inovasi ini akan terus berlanjut karena tidak memerlukan dana dan juga tidak sulit dalam
pelaksanaannya. Hanya saja evaluasi bersama antara KPPN Singaraja, KPKNL Singaraja, dan KPP Pratama
Singaraja akan terus dilakukan mengingat masih terdapat ketidaktepatan kebutuhan layanan satker dengan
jadwal waktu yang telah ditetapkan sangat terbatas. Hari layanan ditetapkan hanya pada hari tertentu dalam
setiap bulannya, sementara kebutuhan satker kadang tidak pas di hari layanan bersama tersebut, sehingga
akhirnya satker cenderung langsung ke kantor layanan terkait.
354 Kanwil DJ Pb Provinsi Bali
Genderang Inovasi untuk Negeri
2016 - Non Aplikasi
Service Point TASPEN
KPPN Singaraja
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
Layanan administasi dan konsultasi PT. • Jadwal Service Point Taspen ditetapkan. Service Point PT Taspen memiliki manfaat
Taspen yang hadir di KPPN Singaraja. • Pengguna layanan datang ke KPPN dan dampak yang dirasakan oleh
stakeholder.
Singaraja sesuai jadwal.
• Pemberian layanan Taspen.
Sebelum Inovasi Service Point Setelah Inovasi
TASPEN
Pelaksanaan pengurusan pembayaran Pengurusan dan administrasi pegawai
pensiun harus dilakukan ke Kota yang memasuki usia pensiun lebih dekat
Denpasar. dan cepat.
Deskripsi Inovasi
Hal yang ditingkatkan: Service Point TASPEN merupakan sebuah inovasi KPPN Singaraja yang bersinergi
dengan PT. TASPEN (Persero) Cabang Denpasar. Inovasi yang dilaksanakan satu bulan sekali ini menyediakan
layanan administrasi dan konsultasi seputar TASPEN dan program pensiun untuk para ASN khususnya ASN
satker mitra KPPN Singaraja dan seluruh ASN di lingkup Kab. Buleleng. Stakeholder inovasi ini adalah seluruh
mitra kerja KPPN Singaraja yang dibayarkan gajinya di KPPN Singaraja dan PT Taspen (Persero). Unit/bagian/
seksi yang menatausahakan inovasi ini adalah subbagian umum yang bekerja sama dengan PT Taspen dan seksi
PDMS yang bertanggung jawab dalam hal pelayanan kepada satker mitra kerja KPPN Singaraja. Keunggulan
inovasi ini meliputi mendekatkan pelayanan pensiun kepada pegawai yang memasuki masa batas usia pensiun,
sehingga para pegawai tersebut tidak perlu jauh mengurus terkait pensiunan ke Denpasar, cukup mendatangi
loket Front Office KPPN Singaraja dan mendapatkan informasi terkait pembayaran dan administrasi pensiunan.
Latar Belakang
Setiap tahun jumlah ASN yang pensiun pada satker mitra kerja cukup banyak. Sebagian besar dari
mereka sangat membutuhkan layanan taspen terkait konsultasi ataupun proses penyelesaian pensiun. Dengan
adanya Service Point TASPEN memberikan kemudahan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Penggunaan Inovasi
PT. Taspen (Persero) Cabang Denpasar menggandeng Bank Mantap dengan membuka layanan
administrasi dan pendaftaran rekening untuk pensiunan ASN. Layanan digelar di Halaman Parkir GKN
Singaraja sehingga masyarakat luas juga dapat memperoleh informasi seputar PT. TASPEN dan produk-produk
yang dimilikinya.
Sebelum Implementasi
Sebelum inovasi service point taspen dilaksanakan, pelaksanaan pengurusan pembayaran pensiun oleh
pegawai yang akan memasuki batas usia pensiun dilakukan ke PT Taspen (Persero) cabang Denpasar. Para
pegawai tersebut harus mengurus berkas persiapan pensiun dan juga mencari informasi ke Denpasar. Hal ini
dapat menjadi kendala bagi pegawai yang memasuki usia pensiun karena jarak antara Singaraja - Denpasar yang
tidak dekat, karena harus menempuh jarak sekitar 2,5-3 jam perjalanan darat. Dengan adanya inovasi service
point, maka sistem pengurusan pensiun dilakukan dengan sistem jemput bola, dimana PT Taspen (Persero)
akan membuka loket layanan di front office KPPN Singaraja dan membantu pengurusan pegawai yang akan
memasuki masa pensiun lebih cepat dan memudahkan pemberian informasi terkait pensiunan lebih cepat.
Setelah Implementasi
Setelah implementasi inovasi service poin taspen dilakukan, pengurusan dan administrasi pegawai yang
akan memasuki batas usia pensiun dapat berjalan lebih cepat. Pegawai satker yang memanfaatkan inovasi
tersebut dapat lebih memahami mengenai administrasi dan apa saja yang dilakukan pasca pensiun, serta dapat
memahami mengenai pembayaran pertama pensiunan langsung oleh PT Taspen (Persero) cabang Taspen lebih
dekat dan tidak perlu menempuh jarak ke Denpasar.
Keberlanjutan Inovasi
Inovasi service poin taspen memiliki potensi untuk dapat diteruskan penggunaannya karena pegawai
satker yang dibayarkan oleh KPPN terutama di wilayah yang jauh untuk mencapai lokasi PT Taspen terdekat
dapat dilakukan di KPPN wilayah bayar pensiun tersebut, sehingga pegawai tidak perlu menempuh jarak yang
jauh untuk mendapatkan layanan dan informasi terkait pembayaran pensiun.
Kanwil DJ Pb Provinsi Bali 355
Genderang Inovasi untuk Negeri
2017 - Aplikasi Penggunaan Keberlanjutan
FKKS_132 • Pembentukan WhatsApp Group. Forum komunikasi Kepala Satuan Kerja
• Admin KPPN memberikan informasi terus dilanjutkan untuk
KPPN Singaraja diimplementasikan.
untuk membangun komunikasi dengan
Deskripsi & Latar Belakang Kepala Satuan Kerja.
Forum Komunikasi Kepala Satuan Kerja
di wilayah kerja KPPN Singaraja.
Sebelum Inovasi FKKS_132 Setelah Inovasi
Pesan yang classified untuk Kepala Kepala satuan kerja mendapatkan
Satuan Kerja saja tidak memiliki forum informasi memadai terkait tentang
komunikasi. pengelolaan keuangan.
Deskripsi Inovasi
Hal yang ditingkatkan: FKKS_132 merupakan akronim dari Forum Komunikasi Kepala Satker, sebuah
forum silaturahmi bagi para pimpinan unit Satker (Kuasa Pengguna Anggaran) mitra Kerja KPPN Singaraja.
Forum ini khususnya berfungsi sebagai media untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja pengelolaan
keuangan di Satker masing-masing yang selama ini sedikit yang diketahui oleh para KPA. Disamping itu, forum
ini juga dimaksudkan untuk menjadi media penyampaian informasi- informasi penting terkait pelaksanaan
anggaran dan pelaporan keuangan yang memang layak untuk diketahui oleh para KPA. Stakeholder inovasi ini
adalah KPA satker mitra kerja KPPN Singaraja. Unit/bagian/seksi yang menatausahakan inovasi ini adalah
Kepala Kantor dan Subbag Umum. Keunggulan inovasi ini meliputi pemanfaatan Whatsapp Group
memungkinkan terjalinnya komunikasi dan penyampaian informasi secara efektif, seperti penyampaian surat
secara formal, juga sharing informasi mengenai kegiatan yang diinisiasi satker lain dengan topik lain selain topik
perbendaharaan dan pengelolaan keuangan.
Latar Belakang
Kompetensi dan tingkat kepatuhan Pengelola Keuangan Satker sangatlah beragam. Banyak yang sudah
qualified, namun masih ada yang belum memenuhi sayarat. Untuk SDM satker yang masih belum qualified,
maka akan sering timbul banyak hambatan dalam pengelolaan keuangannya, termasuk ketika berinteraksi
dengan KPPN Singaraja, seperti sering terlambat dalam penyampaian laporan keuangan, sering melakukan
kesalahan dalam pengajuan dokumen pembayaran, dan sebagainya. Ironisnya, hal semacam ini tidak pernah
disadari dan diketahui oleh pimpinannya (Kepala Satker/KPA).
Kondisi inilah yang mamicu KPPN Singaraja untuk secara aktif melibatkan para KPA dan pimpinan
Satker dalam pengelolaan keuangannya. Terbentuklah Forum Komunikasi antar Kepala Satker-Mitra Kerja
KPPN Singaraj (FKKS-MKKS). Melalui forum inilah, Kepala KPPN Singaraja menyampaikan berbagai informasi
penting, termasuk evaluasi atas kinerja masing-masing Pengelola keuangan di Satkernya.
Penggunaan Inovasi
KPPN Singaraja membentuk Whatsapp Group sebagai cikal bakal pembentukan forum komunikasi.
Forum yang sudah mempunyai group WA ini bisa digunakan para KPA sebagai wadah untuk saling menyapa,
diskusi dan tukar infomasi. Kemudian darijalur informal ini, dibentuk forum komunikasi secara formal melalui
surat pemberitahuan dari Kepala KPPN Singaraja kepada para KPA mitra kerja KPPN Singaraja tentang
keberadaan forum komunikasi. Setelah launching forum komunikasi, beberapa pertemuan digagas, sekaligus
untuk kegiatan terkait pengelolaan keuangan di satker dan perbendaharaan negara melalui KPPN, seperti
penyerahan DIPA, sosialisasi pedoman pelaksanaan anggaran dan pelaporan keuangan.
Sebelum Implementasi
Beberapa pesan yang seharusnya untuk konsumsi Kepala Satker tidak tersampaikan secara langsung.
Setelah Implementasi
FKKS_132 mempunyai dampak yang luar biasa positif. Banyak Kepala Satker yang tercerahkan dengan
berbagai informasi yang selama ini tidak sampai ke mereka, seperti informasi kinerja Pengelola Keuangan satker
yang rendah. Dengan forum ini, Kepala Satker mendapat informasi memadai untuk memperbaiki kinerja
Pengelola Keuangan disatker yang dipimpinnya. Disamping itu, Kepala Satker juga banyak mendapat
pengetahuan baru ketika bisa bertukar pengetahuan dan pengalaman dengan Kepala Satker yang lainnya.
Keberlanjutan Inovasi
Forum komunikasi ini akan terus dilanjutkan karena sudah jelas manfaatnya dan sangat mudah
mengelolanya. Yang harus dipastikan adalah komitmen bersama untuk saling mendukung, dan dibutuhkan
kepiawaian Kepala KPPN untuk menjaga komitmen ini.
356 Kanwil DJ Pb Provinsi Bali
Genderang Inovasi untuk Negeri
2017 - Aplikasi Penggunaan Keberlanjutan
ECC132 • Petugas satuan kerja memilih sarana ECC132 terus dikembangkan untuk
penyampaian pengaduan. menjadi data dukung tingkat kepuasan
KPPN Singaraja pengguna layanan.
• Pengaduan diajukan.
Deskripsi & Latar Belakang • KPPN Singaraja memproses Setelah Inovasi
Sarana pengaduan elektronik KPPN pengaduan. Terdapat sarana pengaduan yang lebih
Singaraja. mudah diakses oleh stakeholders.
Sebelum Inovasi ECC132
Petugas satuan kerja menyampaikan
keluhan pada kotak pengaduan.
Deskripsi Inovasi
Hal yang ditingkatkan: ECC132 (Electronic Complain KPPN Singaraja) merupakan sebuah inovasi sarana
pengaduan secara elektronik yang disediakan bagi masyarakat pengguna layanan untuk menyampaikan keluhan
atau pengaduan kepada KPPN Singaraja. Melalui inovasi ECC ini, penerima layanan dari KPPN Singaraja
memiliki alternatif sarana pengaduan bagi masyarakat khususnya kepada satuan mitra kerja KPPN Singaraja.
Melalui inovasi ECC juga telah mendukung KPPN Singaraja di tahun 2017 untuk meraih Kantor Pelayanan
Terbaik tingkat Kementerian Keuangan dan Kantor Bepredikat WBK Tahun 2018. Stakeholder inovasi ini adalah
satker mitra kerja KPPN Singaraja. Unit/bagian/seksi yang menatausahakan inovasi ini adalah Subbagian
Umum.Keunggulan inovasi ini meliputi inovasi ECC berkembang melalui sarana gmail dan gform. Satker dapat
bebas memilih sarana pengaduan yang ada dan digunakan secara user friendly. ECC ini juga mendukung sarana
pengaduan yang telah disediakan oleh kantor pusat yaitu SIPANDU dan WISE.
Latar Belakang
Dalam sebuah layanan, feedback berupa kepuasan atau keluhan adalah dua hal yang selalu menyertainya,
yang keberadaannya bak sisi mata uang yang saling meniadakan. Oleh karena itu, pengelolaan yang baik atas dua
hal tersebut adalah merupakan sebuah keniscayaan, utamanya terhadap keluhan
Penggunaan Inovasi
Satker dapat mengirim pengaduan secara elektronik tanpa harus memasukkan pengaduan ke Kotak
Pengaduan sebagiamana lazimnya. Satker secara bebas memilih sarana pengaduan yang ada (melalui sarana
gmail dan gform) untuk menyampaikan keluhannya. Pengaduan yang sudah tersimpan di database e-Complain
and Consultation akan diolah dan segera ditindaklanjuti oleh tim KPPN Singaraja yang telah ditunjuk. Respon
cepat dan tepat itulah yang akan menjamin kepuasan para satker mitra kerja KPPN Singaraja
Sebelum Implementasi
Satker menyampaikan keluhannya secara manual ke Kotak Pengaduan yang disediakan di ruang
pelayanan Front Office
Setelah Implementasi
Hasil Survey Persepsi Anti Korupsi dan Pelayanan Publik Semester II Tahun 2018:
1. Survei anti korupsi : nilai 5 (skala 5).
2. Survei pelayanan publik : nilai 4.95 (skala 5).
Sepanjang tahun 2019, dengan adanya ECC mendukung KPPN Singaraja untuk meraih survey IKM
sebesar 4,85 dari skala 5 terkait dengan pemberian layanan sarana pengaduan bagi satker mitra kerja KPPN
Singaraja. Selain itu, dengan adanya ECC telah mendukung transparansi KPPN Singaraja bahwa KPPN Singaraja
telah bebas dari Korupsi,Kolusi, dan Nepotisme. Hal ini dibuktikan dengan pengaduan yang masuk pada UKI
KPPN Singaraja dengan Status “NIHIL”.
Keberlanjutan Inovasi
ECC132 masih signifikan digunakan saat ini karena memudahkan KPPN Singaraja untuk mengetahui
tingkat kepuasan pengguna layanan. ECC132 uga mendukung sarana pengaduan yang telah disediakan oleh
kantor pusat yaitu SIPANDU dan WISE. Inovasi ini akan terus dikembangkan.
Kanwil DJ Pb Provinsi Bali 357
Genderang Inovasi untuk Negeri
2015 - Non Aplikasi Penggunaan Keberlanjutan
SUDIASA Seorang pegawai/petugas satuan kerja Inovasi terus disempurnakan dan
difabel menikmati fasilitas sesuai dengan dilakukan evaluasi secara berkala.
KPPN Singaraja kebutuhan.
Deskripsi & Latar Belakang
Saran untuk pegawai dan petugas satuan
kerja difabel di KPPN Singaraja.
Sebelum Inovasi SUDIASA Setelah Inovasi
Belum terdapat sarana ramah difabel. Sudah terdapat sarana yang menunjang
aktivitas difabel di KPPN Singaraja.
Deskripsi Inovasi
SUDIASA merupakan akronim dari Sarana Untuk Difabel bagi Pegawai dan Satker, sebuah inovasi yang
memberikan peningkatan layanan kepada stakeholder, sebagai bentuk komitmen KPPN Singaraja untuk
memberikan prioritas layanan kepada pegawai maupun stakeholder yang mempunyai kekurangan secara fisik.
Stakeholder inovasi ini adalah satuan kerja dan pegawai KPPN Singaraja. Unit/bagian/seksi yang
menatausahakan inovasi ini adalah Subbagian Umum. Keunggulan inovasi ini meliputi fasilitas untuk mereka
antara lain penyediaan parkir khusus danjalur masuk khusus. Kenyamanan stakeholder menjadi prioritas kami
KPPN Singaraja.
Latar Belakang
Tidak tertutupnya kemungkinan adanya pegawai atau pengelola keuangan Satker yang mempunyai
keterbatasan fisik, padahal mereka mempunyai hak yang sama dengan orang-orang yang berkemampuan
normal dalam hal memperoleh layanan KPPN Singaraja. Inilah yang melatarbelakangi lahirnya inovasi
SUDIASA.
Penggunaan Inovasi
KPPN Singaraja menyediakan berbagai sarana penunjang yang dibutuhkan oleh pegawai dan para
stakeholder berkebutuhan khusus. Sarana prasarana dimaksud diantaranya tempat parkir dan jalur khusus
difabel.
Sebelum Implementasi
Belum terdapat sarana ramah difabel sehingga baik pegawai maupun satker mengalami kesulitan dalam
memperoleh pelayanan.
Setelah Implementasi
Ketersediaan sarana khusus ini sangat menunjang
bagi keberlangsungan layanan prima KPPN Singaraja.
Keberlanjutan Inovasi
Penyediaan sarana khusus ini akan terus
dipertahankan KPPN Singaraja karena memang sejak
awal sudah terancang adanya penyediaan sarana
prasarana dimaksud. Evaluasi tetap rutin dilakukan
untuk memastikan optimalnya fungsi dari sarana
dimaksud. Disamping itu, evaluasijuga diperlukan untuk
memastikan perlu tidaknya penambahan sarana
prasarana bagi stakeholder difabel.
358 Kanwil DJ Pb Provinsi Bali
Genderang Inovasi untuk Negeri
2019 - Aplikasi
Aplikasi e-filing kppn amlapura
KPPN Amlapura
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
Sistem pengarsipan SPM dan SP2D • Dokumen discan menggunakan. Penyempurnaan dilakukan sesuai dengan
secara optimal dengan memanfaatkan • Softcopy dokumen diinput di PC. perkembangan organisasi.
aplikasi OM-SPAN. • Evaluasi.
Setelah Inovasi
Sebelum Inovasi Aplikasi e-filing
kppn amlapura Dengan menggunakan perangkat digital,
Penatausahaaan arsip masih dilakukan sistem pengarsipan lebih terorganisir dan
secara konvensional. mudah dicari.
Deskripsi Inovasi
Didasari kondisi bahwa KPPN Amlapura belum menyelenggarakan sistem pengarsipan SPM dan SP2D
secara optimal (pendokumentasian secara digital dan penatausahaan ruang/rak penyimpanan/kardus. Sistem e-
Filing memanfaatkan sumber data dari Aplikasi OM-SPAN yang kemudian ditatausahakan berdasarkan arsip
digital.
Latar Belakang
Penatausahaan arsip pada KPPN Amlapura sebelumnya hanya dilakukan dengan cara konvensional yaitu
dengan memilah arsip SP2D sesuai Bagian Anggaran/ Kementerian dijadikan 1 (satu) odner file (aktif) dan 1
(satu) kardus (Inaktif) sehingga memerlukan odner file dan box file yang banyak. Metode itu dipilih untuk
memudahkan pencarian arsip apabila dibutuhkan namun cara ini masih memerlukan waktu yang lama dalam
melakukan pencarian karena tidak adanya data dimana arsip itu disimpan.
Berdasarkan permasalahan tersebut, KPPN Amlapura berupaya membuat suatu sistem kearsipan secara
digital sekaligus sistem penyimpanan yang terdata baik ruangan rak dan kardusnya. Dengan adanya sistem e-
Filling ini pencarian dan pendokumentasian arsip pada KPPN Amlapura lebih efektif dan efisien.
Dalam pengelolaan arsip secara tertib maka akan lebih efektif dan efisien apabila menggunakan
aplikasi/IT. Di lain pihak, Kantor Pusat belum mengembangkan atau menentukan suatu aplikasi pengarsipan
SPM/SP2D secara khusus. Sehubungan dengan hal tersebut, KPPN Amlapura berinisiatif membuat aplikasi
arsip dengan memanfaatkan teknologi informasi dengan mengambil data SPM/SP2D dari OM SPAN yang
kemudian dilengkapi dengan dokumen tersebut dalam bentuk file hasil scan dari dokumen sumber.
Penggunaan Inovasi
Sistem e-Filling ini dimulai dari dokumen tahun 2019 dari Januari dan terus diterapkan sampai dengan
saat ini dengan memanfaatkan sarana dan prasarana yang ada seperti PC Unit dan mesin scaner. Untuk petugas
pemindai dan penginput data ke sistem e-Filling saat ini dilakukan oleh tenaga PPNPN karena keterbatasan PNS
pada KPPN Amlapura dengan pengawasan dan evaluasi oleh Seksi Veraki, Subbag Umum dan Kepala Kantor.
Sebelum Implementasi
Penatausahaan arsip pada KPPN Amlapura sebelumnya hanya dilakukan dengan cara konvensional yaitu
dengan memilah arsip SP2D sesuai Bagian Anggaran/ Kementerian dijadikan 1 (satu) odner file (aktif) dan 1
(satu) kardus (Inaktif) sehingga memerlukan odner file dan box file yang banyak. Metode itu dipilih untuk
memudahkan pencarian arsip apabila dibutuhkan namun cara ini masih memerlukan waktu yang lama dalam
melakukan pencarian karena tidak adanya data dimana arsip itu disimpan.
Setelah Implementasi
Dengan penerapan sistem e-Filling ini memudahkan pencarian dokumen hanya dengan memasukkan
nomor SP2D/SPM ke dalam sistem e-Filling, maka posisi penyimpanan dengan mudah dapat diketahui dan juga
dapat melihat file scannya. Selain itu dengan sistem penyimpanan berdasar nomor urut dokumen lebih efisien
dalam penggunaan odner dan box file.
Keberlanjutan Inovasi
Sistem e-Filling akan digunakan secara berkelanjutan dengan penyempurnaan sesuai dengan
perkembangan organisasi sepanjang belum ada penetapan/ketentuan tentang aplikasi kearsipan khusus SPM/
SP2D oleh Kantor Pusat Direktorat Jenderal Perbendaharaan.
Kanwil DJ Pb Provinsi Bali 359
Genderang Inovasi untuk Negeri
2017 - Non Aplikasi
PEPZI kppn amlapura (Pojok Edukasi
Pembangunan Zona Integritas)
KPPN Amlapura
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
Media pembelaaran stakeholders • Penyusunan surat keputusan. Dilakukan update infomrasi secara
mengenai WBK/WBBM. • Peletakan dokumen di ruangan khusus. berkala dan berkesinambungan.
Sebelum Inovasi PEPZI Setelah Inovasi
KPPN Amlapura belum memiliki tempat Adanya penyebarluasan informasi
untuk mendokmentasikan berkas WBK/ mengenai pembangunan ZI WBK/WBBM
WBBM dan sarana edukasi di KPPN Amlapura.
pembangunan ZI.
Deskripsi Inovasi
Inovasi ini berfungsi sebagai media pembelajaran dan ruang konsultasi bagi tamu/instansi lain yang
ingin mempelajari lebih lanjut terkait pembangunan zona integritas Wilayah Bebas dari Korupsidan Wilayah
Birokrasi Bersih Melayani.
Latar Belakang
Untuk memudahkan satuan kerja mendapatkan informasi yang diperlukan khususnya transformasi
kelembagaan pada Direktorat Jenderal Perbendaharaan, dibutuhkan media dan/atau ruangan khusus. PEPZI
ini dirancang untuk dapat memberikan edukasi kepada unit organisasi lain tentang hal-hal yang telah dilakukan
oleh KPPN Amlapura pada saat mempersiapkan pembangunan zona integritas Predikat Wilayah Bebas dari
Korupsi (WBK) –Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) seperti dokumen, foto dan video. Kebutuhan
tersebut yang mendasari KPPN Amlapura dalam mengembangkan suatu program/file yang berisikan lengkap
hal-hal tersebut.
Dengan adanya PEPZI, KPPN Amlapura dapat memberikan kontribusi dalam mewujudkan
Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani
baik dalam lingkup internal secara vertikal di dalam satu kementerian maupun dengan para pemangku
kepentingan di pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.
Penggunaan Inovasi
File Program PEPZI selesai dibuat pada April 2017 dan ditetapkan dalam suatu surat keputusan.
Selanjutnya untuk penyediaan ruangannya diletakkan di ruangan khusus (dekat dengan Aula KPPN). Selain itu,
dokumen fisik terkait dengan Pembangunan Zona Integritas ditata dalam suatu lemari khusus.
Sebelum Implementasi
Sebelum adanya PEPZI, KPPN Amlapura belum memiliki tempat untuk mendistribusikan informasi
terkait dengan pembangunan zona integritas WBK WBBM, sehingga edukasi dan penyebarluasan Pembangunan
Zona Integritas belum dapat dilaksanakan dengan maksimal.
Setelah Implementasi
PEPZI telah memberikan dampak yang sangat positif baik bagi pegawai maupun instansi lain khususnya
dalam menyebarluaskan pembangunan zona integritas WBK WBBM.
Keberlanjutan Inovasi
PEPZI dapat terus dikembangkan dan dilakukan update informasi secara berkala dan berkesinambungan.
KPPN Amlapura berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan PEPZI.
360 Kanwil DJ Pb Provinsi Bali
Genderang Inovasi untuk Negeri
2019 - Aplikasi
Aplikasi sipuasa kppn amlapura (aplikasi
kepuasan, saran, dan aduan)
KPPN Amlapura
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
Peningkatkan partisipasi unit kerja dalam • Pengguna layanan telah menerima Inovasi terus dikembangkan.
menilai dan memberi masukan atas layanan.
layanan KPPN Amlapura.
• Pengguna layanan memberikan respin.
• KPPN melakukan evaluasi terhadap
feedback.
Sebelum Inovasi SIPUASA Setelah Inovasi
Pengguna layanan memiliki tingkat Pemangku kepentingan lebih mudan dan
partisipasi rendah dalam memberikan praktis memberi feedback dan hal ini
feedback layanan. berpengaruh terhadap peningkatan
partisipasi.
Deskripsi Inovasi
Aplikasi SIPUASA dikembangkan dalam rangka meningkatkan partisipasi satuan kerja dalam menilai dan
memberikan masukan atas layanan KPPN Amlapura. Aplikasi SIPUASA merupakan aplikasi dengan platform
android yang dapat digunakan oleh satuan kerja dengan hanya perlu meng-install aplikasi tanpa proses login
sehingga kerahasiaan satker terjamin.
Latar Belakang
Untuk meningkatkan layanan kepada pemangku kepentingan, diperlukan suatu media untuk mengukur
tingkat efisisensi dan efektivitas layanan pada KPPN Amlapura. Salah satu metode untuk mengukur tingkat
efisiensi dan efektivitas layanan kepada pemangku kepentingan adalah melalui pengukuran tingkat kepuasan
pemangku kepentingan atas layanan pada KPPN Amlapura. Dengan mengetahui respon/ umpan balik dari para
pemangku kepentingan, KPPN Amlapura dapat menggunakan informasi tersebut untuk melakukan perbaikan
dan penyempurnaan pada beberapa aspek layanan. Namun dalam penerapannya, para pemangku kepentingan
memiliki tingkat partisipasi rendah jika metode yang digunakan masih tradisional (contohnya: kotak saran).
Oleh sebab itu, KPPN Amlapura mengembangkan Aplikasi SIPUASA (Sistem Kepuasan Satker) yang berbasis
android dan lebih fleksibel dalam penggunaanya. Dengan SIPUASA, para pemangku kepentingan tidak perlu
datang ke KPPN Amlapura untuk memberikan voting kepuasan, kritik maupun saran, tetapi dapat
melakukannya dari mana dan kapan saja.
Penggunaan Inovasi
Pelaksanaan dan Penerapan Aplikasi SIPUASA dapat dilakukan pada saat setelah menerima layanan dan/
atau dimana saja (tidak harus di KPPN) dan pada waktu kapan saja. Pegawai KPPN Amlapura yang ditunjuk
sebagai admin secara berkala mengecek database aplikasi SIPUASA untuk mendapatkan data kepuasan dan
kritik serta saran. Selanjutnya informasi tersebut menjadi dasar bagi KPPN Amlapura akan melakukan
perbaikan dan/atau peningkatan kualitas layanan terkait.
Sebelum Implementasi
para pemangku kepentingan memiliki tingkat partisipasi rendah dalam memberikan umpan balik terkait
efektivitas dan efisiensi layanan pada KPPN Amlapura jika metode yang digunakan masih tradisional
(contohnya: kotak saran).
Setelah Implementasi
Dengan Aplikasi SIPUASA para pemangku kepentingan lebih mudah dan praktis dalam memberikan
tanggapan, kritik dan saran terhadap produk layanan KPPN Amlapura.
Keberlanjutan Inovasi
Penggunaan Aplikasi SIPUASA ini relatif mudah diterapkan mengingat saat ini animo masyarakat
terhadap aplikasi berbasis android sangat tinggi. Inovasi ini terus dikembangkan sebagai sarana pemberian
tanggapan, kritik dan saran oleh satker dan masukan bagi KPPN untuk melakukan peningkatan layanan KPPN.
Kanwil DJ Pb Provinsi Bali 361
Genderang Inovasi untuk Negeri
2018 - Non Aplikasi
d'board satker (digital board satker)
KPPN Amlapura
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
Monitor di ruang layanan untuk Monitor diletakkan di ruang front office Dilakukan evaluasi secara berkala.
mempublikasikan program/kegiatan dan diaktifkan di jam layanan.
DJPb/KPPN Amlapura.
Sebelum Inovasi d'board satker Setelah Inovasi
Informasi dipublikasikan secara manual/ Informasii dipublikasikan secara digital
konvensional. dan mengurangi penggunaan kertas.
Deskripsi Inovasi
D'Board Satker merupakan media monitor yang dipasang di ruang layanan untuk menggemakan
program-program inovatif DJPb yang perlu diketahui oleh satker sekaligus sebagai media informasi tentang
kegiatan KPPN Amlapura. Inovasi ini merupakan bagian penting dari peningkatan layanan publik.
Sebagaimana hasil survei kepuasan pengguna layanan pada KPPN Amlapura, kemudahan memperoleh
informasi merupakan salah satu unsur yang perlu mendapat perhatian. Hal inilah yang melatarbelakangi KPPN
Amlapura untuk menginisiasi D'Board Satker.
Latar Belakang
Berdasarkan hasil analisis atas survei/kuesioner kepada satker menunjukkan bahwa layanan informasi
yang dilakukan oleh KPPN Amlapura masih belum optimal. Informasi yang diberikan lebih sering sebatas
permintaan satuan kerja (satker). Untuk memudahkan satker mendapatkan informasi yang diperlukan,
informasi tentang kebijakan dan SOP, program inisiatif strategis Ditjen Perbendaharaan dan/atau kegiatan
KPPN Amlapura, maka dirasa perlu untuk menyediakan media khusus pada ruang pelayanan.
Keberadaan media digital pada ruang pelayanan tersebut diharapkan dapat meningkatkan indeks
kepuasan pengguna layanan KPPN Amlapura. Penyampaian informasi secara proaktif dan tepat sasaran juga
dalam rangka menjaga keberlangsungan pembangunan zona integritas WBK-WBBM pada KPPN Amlapura.
Dengan demikian, Digital Board (D’Board) dihadirkan di ruang pelayanan untuk mencapai maksud tersebut di
atas.
Penggunaan Inovasi
D’Board ditempatkan pada ruang pelayanan atau Front Office (FO) KPPN Amlapura dan dipasang/
disiarkan selama jam pelayanan.
Sebelum Implementasi
Informasi terkait dengan Program-program
Kementerian Keuangan RI, belum terpublikasi dengan
baik ke stakeholder.
Setelah Implementasi
Dengan adanya inovasi D’Board pada ruang
pelayanan terbukti telah memberikan dampak yang positif
bagi mitra kerja/satker sehubungan dengan publikasi
tentang program-progam inisiatif strategis Ditjen
Perbendaharaan Kementerian Keuangan RI, standar
layanan/SOP KPPN dan kegiatan KPPN Amlapura.
Keberlanjutan Inovasi
KPPN Amlapura berkomitmen untuk menjaga
keberlanjutan D’Board pada ruang pelayanan dan
melakukan update informasi secara berkala.
362 Kanwil DJ Pb Provinsi Bali
Genderang Inovasi untuk Negeri
2016 - Non Aplikasi
Pusat edukasi satker
KPPN Amlapura
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
Peningkatan kompetensi pengelolaan • Kebutuhan dari petugas satuan kerja. Penerapan inovasi akan berlanjut dan
keuangan satuan kerja melalui bimbingan • Pelaksanaan bimbingan teknis. dilakukan evaluasi secara berkala.
teknis. • Evaluasi.
Setelah Inovasi
Sebelum Inovasi Pusat edukasi
satker Kompetensi pengelola keuangan satuan
Belum optimalnya layanan informasi kerja meningkat.
KPPN Amlapura.
Deskripsi Inovasi
Dalam rangka meningkatkan kompetensi pengelolaan keuangan satker perlu menyelenggarakan
bimbingan teknis dalam lingkup yang kecil agar lebih efektif dan efisien.
Konsep Mini TLC (Treasury Learning Center) dibuat untuk satker yang masih memerlukan bimtek
dalam lingkup skala kecil atas permintaan sendiri terutama bagi satker atau operator baru yang pemahamannya
masih kurang terutama dalam hal aplikasi.
Latar Belakang
Layanan informasi yang dilakukan pada KPPN Amlapura selama ini belum dioptimalkan, dimana
pelaksanaan sosialisasi baik peraturan maupun bimtek aplikasi dilaksanakan apabila ada peraturan maupun
aplikasi yang baru. Di lain pihak, terdapat kondisi pada satker dimana kerap terjadi pegawai pengelola keuangan
yang pensiun, mutasi atau meninggal sehingga pegawai yang menggantikan belum cukup bekal terkait dengan
tusi yang baru. Selanjutnya, dalam rangka meningkatkan kompetensi pegawai mengenai pengelolaan keuangan
dengan kualitas yang baik, penting bagi KPPN untuk menyelenggarkan bimbingan teknis kepada Satker. Untuk
memudahkan KPPN dalam memenuhi kebutuhan satker terkait dengan pelaksanaan anggaran baik peraturan
dan aplikasi, KPPN menawarkan kepada satker untuk dapat menggunakan fasilitas Pusat Edukasi KPPN/mini
TLC.
Penggunaan Inovasi
Pelaksanaan dan penerapan inovasi ini cukup bergantung dengan adanya kebutuhan dari satker KPPN
Amlapura. Setelah dilakukan konsultasi, pendampingan atau bimtek maka akan segera disusun laporan
pelaksanaan kegiatan.
Sebelum Implementasi
Layanan informasi yang dilakukan pada KPPN Amlapura selama ini belum dioptimalkan, dimana
pelaksanaan sosialisasi baik peraturan maupun bimtek aplikasi dilaksanakan apabila ada peraturan maupun
aplikasi yang baru.
Setelah Implementasi
Dengan layanan Mini TLC, kompetensi pengelola keuangan satuan kerja dapat meningkat dan pelayanan
yang diberikan KPPN Amlapura kepada mitra kerja/satker akan semakin baik.
Keberlanjutan Inovasi
Dengan ruang Pusat Edukasi ini,satker diberi kesempatan untuk memilih bimbingan teknis yang
dibutuhkan. Secara umum, layanan Mini TLC ini akan tetap berlanjut, dan dilakukan evaluasi secara berkala
demi terwujudnya pelaksanaan pelayanan yang semakin baik untuk memenuhi kebutuhan pengguna layanan
yang semakin meningkat.
Kanwil DJ Pb Provinsi Bali 363
Genderang Inovasi untuk Negeri
2014 - Non Aplikasi
Servis Bersama Perbendaharaan TASPEN
(SEPADAN)
KPPN Amlapura
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
KPPN Amlapura bekerja sama dengan - Jadwal ditetapkan oleh PT Taspen Sepadan tetap dijalankan sesuai jadwal.
PT. Taspen untuk membuka layanan - Informasi ditetapkan di papan
bersama. pengumuman
Sebelum Inovasi SEPADAN Setelah Inovasi
Pengguna layanan harus datang ke PT. Pengguna layanan khususnya yang
Taspen cabang Kota Denpasar. berdomisili di Kabupaten Karangasem
dapat mengakses layanan Taspen lebih
mudah.
Deskripsi Inovasi
KPPN Amlapura menjalin kerja sama dengan PT Taspenn (Perserso) untuk memberikan layanan Taspen
kepada mitra kerja melalui inovasi Servis Bersama Perbendaharaan Taspen (Sepadan). Layanan tersebut
diberikan dengan mobil PT Taspen (Persero) sebagai kantor cabang berjalan yang dijadwalkan secara berkala di
KPPN Amlapura. Layanan yang diberikan berupa:
1. Pengurusan klaim;
2. Pencetakan kartu peserta Taspen;
3. Mutasi kantor bayar;
4. Mutasi keluarga;
5. Pemutakhiran data;
6. Penyerahan Surat Pengesahan Tanda Bukit Diri (SPTB);dan
7. Pelayanan informasi serta sosialisasi hak dan kewajiban peserta atau institusi peserta. Dalam service
berjalan tersebut disediakan loket khusus untuk pembayaran tunai atau pengambilan uang yang disediakan
oleh mitra bayar PT Taspen (Perser~oh),aylamitua:nPiTniPsoesnIgnadjoandeiksioas,oBnagnkkaPne~merintah dan Bank Daerah, BTPN dan
Bank Bukopin.
Latar Belakang
Pengurusan klaim dan hak peserta PT Taspen (Persero) oleh ASN dan pensiunan ASN kerap
membutuhkan waktu, biaya dan energi yang cukup besar. Untuk memperpendek jarak dan efisiensi waktu serta
energi, KPPN Amlapura bekerja sama dengan PT Taspen (Persero) menyediakan mobil layanan PT Taspen
(Persero) di lingkungan KPPN Amlapura pada jadwal yang telah ditentukan.
Penggunaan Inovasi
1. Pengguna layanan mengecek jadwal yang disediakan oleh KPPN Amlapura terkait SEPADAN;
2. Mendatangi mobil layanan Taspen yang telah disediakan tempat dan sarananya oleh KPPN Amlapura;
3. Pengguna layanan menggunakan servis Taspen dengan membawa dokumen yang dibutuhkan;
4. Layanan Taspen selesai.
Sebelum Implementasi
Pengguna layanan PT Taspen (Persero) hanya memiliki satu opsi untuk datang ke kantor cabang PT
Taspen (Persero) yang bisa saja memiliki jarak lebih jauh dari KPPN Amlapura.
Setelah Implementasi
Pengguna layanan PT Taspen (Persero) dapat lebih mudah mengakses layanan PT Taspen (Persero)
karena opsi untuk mengakses layanan lebih banyak sehingga memiliki potensi efeisiensi waktu dan energi.
Keberlanjutan Inovasi
Inovasi Sepadan telah berjalan dari tahun 2014 dan masih berjalan sampai sekarang dan inovasi ini dapat
dicontoh atau direplikasi oleh Kantor Pelayanan lain dalam rangka memfasilitasi perluasan jangkauan layanan
PT Taspen (Persero).
364 Kanwil DJ Pb Provinsi Bali
Genderang Inovasi untuk Negeri
~ halaman ini sengaja dikosongkan ~
365
Genderang Inovasi untuk Negeri
“ Mencegah elit dan kelas menengah yang sedang berkembang, “
mereka yang sering mendapat manfaat paling banyak dari
pertumbuhan dan perkembangan, mulai beralih menjadi kelompok
kepentingan khusus yang menghalangi reformasi.
~Sri Mulyani Indrawati~
Menteri Keuangan
Tembolak pelangi, Lombok, Nusa Tenggara Barat
Source: travelingyuk.com
Kantor W1i5laInyoavahsi
Direktorat Jenderal Perbendaharaan
Provinsi Nusa Tenggara Barat
2020 - Non Aplikasi Penggunaan Keberlanjutan
BaLE • Satuan kerja mengunjungi laman http:// Signifikan dijalan dan portal terus
bale.kppnmataram.com. dikembangkan.
KPPN Mataram
• Satuan kerja menikmati layanan.
Deskripsi & Latar Belakang
Portal layanan KPPN Mataram.
Sebelum Inovasi BaLE Setelah Inovasi
Konsultasi dilakukan dengan datang Satuan kerja lebih mandiri dalam mencari
langsung ke KPPN. referensi.
Deskripsi Inovasi
BaLE (Bantuan Layanan Elektronik) KPPN Mataram adalah inovasi yang diciptakan dan dikembangkan
oleh para pegawai KPPN Mataram dalam hal pengoptimalan teknologi informasi sebagai media untuk
menyelesaikan masalah. BaLE KPPN Mataram merupakan sistem aplikasi berbasis website/online yang menjadi
portal bagi satuan kerja untuk menuju ke layanan-layanan online yang ada di KPPN Mataram. BaLE juga
memprovide informasi-informasi yang diperlukan satuan kerja. Inovasi ini dikelola oleh Seksi MSKI dalam
fungsinya sebagai Manajemen Satker. Dengan adanya inovasi ini, satuan kerja hanya perlu menuju ke satu
website untuk memperoleh segala informasi yang diperlukan dan menuju ke berbagai layanan online yang ada.
BaLE KPPN Mataram ini telah diterapkan sejak 6 April 2020. Inovasi ini dapat diakses pada laman https://
bale.kppnmataram.com.
Latar Belakang
BaLE (Bantuan Layanan Elektronik) KPPN Mataram dilatarbelakangi oleh kebutuhan dalam
memberikan solusi kepada pengguna layanan terkait kendala dan edukasi untuk petugas satker tanpa adanya
pertemuan tatap muka.
Penggunaan Inovasi
Satuan kerja dapat mengunjungi tautan https://bale.kppnmataram.com untuk memperoleh informasi
terbaru seperti update aplikasi, materi sosialisasi, dan lain sebagainya, juga sebagai pintu untuk layanan-layanan
online yang ada di KPPN Mataram.
Sebelum Implementasi
Sebelum adanya inovasi ini, pengguna layanan datang langsung dan bertanya terkait permasalahan yang
dialami kepada petugas CSO KPPN Mataram untuk diberikan solusi atas permasalahan tersebut. Mayoritas
satker bertanya seputar format dokumen layanan, konfirmasi pajak/setoran, dan ketentuan umum lainnya
secara berulang.
Setelah Implementasi
Dengan adanya aplikasi ini, diharapkan satker dapat secara mandiri mencari referensi troubleshooting
sebelum datang langsung ke KPPN Mataram. Seiring dengan berjalannya waktu, aplikasi ini kemudian
dikembangkan menjadi portal untuk menuju aplikasi terkait layanan online lainnya
di KPPN Mataram.
Keberlanjutan Inovasi
Inovasi BaLe masih signifikan dijalankan dan akan terus
dilanjutkan sebagai portal inovasi dan layanan baik internal
maupun turunan kantor pusat yang akan terus berkembang
kedepannya.
368 Kanwil DJ Pb Provinsi Nusa Tenggara Barat
Genderang Inovasi untuk Negeri
2020 - Aplikasi
MOS (Mataram Online SKPP)
KPPN Mataram
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
Sistem aplikasi web-based untuk • Akses http://kppnmataram.com/ MOS tarasa manfaatnya dan memiliki
memberikan bantuan layanan. mataramskpp. potensi untuk dikembangkan.
• Pilih produk layanan. Setelah Inovasi
Sebelum Inovasi MOS Satuan kerja dapat mengajukan SKPP
secara online dan pengajuan tersebut
Pengguna layanan harus datang ke dapat dimonitor.
KPPN untuk penerbitan SKPP.
Deskripsi Inovasi
MOS (Mataram Online SKPP) merupakan sistem aplikasi berbasis website/online yang dihadirkan untuk
memberikan bantuan layanan kepada petugas satker lingkup KPPN Mataram dalam proses pengajuan dokumen
layanan berupa Surat Keterangan Penghentian Pembayaran (SKPP) ke KPPN Mataram.
Latar Belakang
Inovasi MOS (Mataram Online SKPP) timbul karena adanya kebutuhan simplifikasi proses bisnis dan
menjawab kendala-kendala yang kerap muncul setelah adanya pandemi COVID-19 ini.
Penggunaan Inovasi
Petugas Satuan Kerja yang akan mengajukan permintaan penerbitan SKPP:
1. Masuk pada halaman https://kppnmataram.com/mataramskpp;
2. Klik tombol + berwarna biru untuk membuat pengajuan permintaan SKPP (Pindah/Pensiun);
3. Pilih Status dokumen Baru jika pertama kali mengajukan permintaan penerbitan SKPP, dan pilih perbaikan
apabila telah diajukan namun terdapat penolakan untuk dilakukan perbaikan;
4. Pilih tanggal saat dokumen diupload;
5. Pilih dokumen kelengkapan permintaan penerbitan SKPP yang telah discan dalam format pdf;
6. Klik Simpan untuk mengirim permintaan.
Pelaksana Seksi Pencairan Dana:
1. Masuk pada halaman https://kppnmataram.com/mataramskpp;
2. Mengunduh data permintaan penerbitan SKPP pada menu SKPP diterima;
3. Melakukan penelitian dokumen pada data yang telah diunduh;
4. Melakukan pengembalian dengan mengisi kolom alasan pengembalian pada menu keterangan;
5. Meneruskan proses penyelesaian SKPP sesuai dengan ketentuan.
Pelaksana Seksi Pencairan Dana:
1. Menerima SKPP yang telah selesai diproses.
2. Scan SKPP dalam bentuk PDF.
3. Unggah PDF SKPP pada menu SKPP dikirim.
Petugas Satuan Kerja mengunduh dokumen SKPP yang telah diterbitkan pada menu Unduh SKPP.
Sebelum Implementasi
Sebelum adanya inovasi ini, pengguna layanan datang langsung dan menyerahkan dokumen persyaratan
permintaan penerbitan SKPP (pindah/pensiun) kepada petugas penerima dokumen. Setelah adanya pandemi
COVID-19 satuan kerja mengirim permintaan penerbitan SKPP (pindah/pensiun) melalui saran surat
elektronik (email) namun terdapat kendala dimana email kerap kali tidak masuk dan satker tidak dapat
memonitor progres penyelesaian SKPP (pindah/pensiun) yang telah diajukan. Sebagian besar satuan kerja
menanyakan progres penyelesaian penerbitan SKPP dengan menelfin petugas CSO/pegawai lain.
Setelah Implementasi
Dengan adanya aplikasi ini, satuan kerja dapat secara mandiri memonitor progres SKPP yang telah
mereka ajukan. Proses upload dokumen baru juga terjadi di dalam aplikasi dan dapat dimonitor oleh petugas.
Keberlanjutan Inovasi
Inovas MOS masih sangat signifikan dijalankan pada unit kerja karena aplikasi ini memberikan
kemudahan kepada satker dimana selain proses penerbitan SKPP dapat dilakukan lebih cepat daripada norma
waktu biasanya, satuan kerja juga dapat menghemat pengeluaran biaya perjalanan dinas untuk datang ke KPPN
Mataram.
Kanwil DJ Pb Provinsi Nusa Tenggara Barat 369
Genderang Inovasi untuk Negeri
2018 - Aplikasi
SRIKOYO (Sistem Koreksi dan Konfirmasi Online)
KPPN Mataram
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
Penyederhanaan proses bisnis transaksi • Satuan kerja mengunjungi laman http:// Simplifikasi terus dioptimalkan dengan
penerimaan negara dan konfirmasi bale.kppnmataram.com. berpegang pada peraturan yang berlaku.
penerimaan negara.
• Satuan kerja menikmati layanan.
• Ikuti petunjuk yang disediakan.
Sebelum Inovasi SRIKOYO Setelah Inovasi
Permohonan koresi penerimaan negara Poses koreksi dan penerimaan negara
dan konfirmasi penerimaan negara teradministrasi lebih tertib.
dilakukan secara manual.
Deskripsi Inovasi
Aplikasi Srikoyo (Sistem Koreksi dan Konfirmasi Online) merupakan salah satu aplikasi yang diciptakan
dalam rangka menyederhanakan proses bisnis dalam proses perbaikan transaksi penerimaan negara dan
konfirmasi penerimaan negara. Aplikasi ini digunakan oleh satuan kerja untuk mendapatkan hasil koreksi dan
Nota Konfirmasi yang selanjutnya digunakan oleh satuan kerja sebagai lampiran dalam penyampaian LPJ
Bendahara.
Latar Belakang
Inovasi Srikoyo (Sistem Koreksi dan Konfirmasi Online) berangkat dari kebutuhan kami untuk
menyederhanakan proses bisnis dalam proses perbaikan transaksi penerimaan negara dan konfirmasi
penerimaan negara. Ini juga sebagai upaya peningkatan layanan untuk mewujudkan simplifikasi Tata Kelola
Pemerintah menuju e-Governance.
Penggunaan Inovasi
1. Satuan kerja masuk ke BaLE (bale.kppnmataram.com) > Menu Layanan > Konfirmasi Penerimaan Layanan.
2. Setelah masuk ke Aplikasi Srikoyo, satuan kerja memasukkan username dan password.
3. Masuk menu Layanan Konfirmasi > Kirim ADK.
4. Petugas Konfirmasi menerima berkas Konfirmasi.
5. Petugas Konfirmasi memproses di Aplikasi OMSPAN.
6. Petugas Konfirmasi melakukan pencetakan Hasil Nota Konfirmasi Penerimaan Negara dalam bentuk PDF
dan mengirimkannya ke Aplikasi Srikoyo.
7. Satuan kerja mengunduh hasil pada menu Persetujuan Srikoyo.
Sebelum Implementasi
Sebelum adanya aplikasi Srikoyo, satuan kerja menyampaikan permohonan koreksi penerimaan negara
dan permohonan konfirmasi penerimaan negara secara manual dengan hardcopy disertai dengan ADK yang
disampaikan kepada KPPN.
Setelah Implementasi
Dengan adanya Srikoyo, proses koreksi
dan konfirmasi penerimaan negara dapat lebih
teradministrasi secara tertib sehingga tidak ada
pengajuan konfirmasi ulang jika hasil
konfirmasi yang lama hilang.
Keberlanjutan Inovasi
Inovasi Srikoyo masih signifikan dijalan
di unit kerja kami karena simplifikasi yang
diberikan dalam menjalankan proses bisnis
terkait.
370 Kanwil DJ Pb Provinsi Nusa Tenggara Barat
Genderang Inovasi untuk Negeri
2020 - Aplikasi
PANTAS (Permintaan Persediaan)
KPPN Mataram
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
Sarana untuk pengadministrasian • Permintaan persediaan melalui Masih terdapat ruang pengembangan
persediaan keluar. PANTAS. aplikasi.
• Menerima dan mengecek permintaan.
• Mencetak permintaan.
• Menyediakan permintaan.
Sebelum Inovasi PANTAS Setelah Inovasi
Masih menggunakan form manual. Pencatatan persediaan dilakukan seara
elektronik.
Deskripsi Inovasi
Dalam rangka menyediakan sarana yang lebih efektif dan efisien dalam mendukung kelancaran
administrasi transaksi persediaan keluar, KPPN Mataram menyediakan aplikasi yang dapat menyediakan sarana
persediaan keluar melalui Aplikasi PANTAS (Permintaan Persediaan). Aplikasi PANTAS merupakan sarana bagi
para pegawai untuk menyampaikan permintaan barang persediaan secara online dan aktual.
Latar Belakang
Sejalan dengan peningkatan layanan bagi pengguna layanan serta mewujudkan simplifikasi Tata Kelola
Pemerintah menuju e-Governance, Aplikasi PANTAS selaras dengan kategori Tata Kelola Pemerintah dari sisi
efisiensi penyediaan layanan. Dengan adanya inovasi ini, pencatatan persediaan keluar dapat langsung
teradministrasi secara otomatis. Selain itu, penggunaan aplikasi saat ini selaras dengan tuntutan pemanfaatan
teknologi dalam masa Revolusi Industri 4.0 ini.
Penggunaan Inovasi
1. Pegawai : melakukan permintaan persediaan melalui aplikasi PANTAS pada alamat https://
kppnmataram.com/pantas/login.php dan login menggunakan username serta sandi NIP-NIP.
2. Admin/Staf TURT : menerima dan mengecek permintaan persediaan dari pegawai melalui aplikasi
persediaan.
3. Staf TURT : mencetak permintaan persediaan dan mengambil persediaan dari gudang.
Sebelum Implementasi
Sebelumnya para pejabat dan pegawai menyampaikan uraian permintaan melalui form manual berupa
bon permintaan barang persediaan. Melalui penggunaan Aplikasi PANTAS ini dapat mengurangi penggunaan
kertas dan mempercepat penyelesaian tugas Subbagian Umum dalam penatausahaan administrasi transaksi
persediaan keluar.
Setelah Implementasi
Sejak Aplikasi PANTAS digunakan, pencatatan persediaan keluar di KPPN Mataram dapat berjalan lebih
efektif dan efisien dari sebelumnya. Aplikasi ini juga menciptakan pola perilaku baru dimana meningkatkan
ketertiban pencatatan persediaan oleh para pegawai KPPN Mataram.
Keberlanjutan Inovasi
Aplikasi PANTAS ini masih sangat bisa untuk dikembangkan baik
dalam lingkup KPPN di Provinsi NTB maupun dalam lingkup yang lebih luas
lagi karena pernah direplikasi oleh Kanwil DJPb Provinsi NTB, KPP Mataram
Timur, dan KPPN Jember. Selain itu, aplikasi ini juga dibuat berdasarkan
kebutuhan riil pengguna layanan serta memanfaatkan teknologi karena
layanannya berbasis Web yang dapat diakses dimana saja dan kapan saja.
Kanwil DJ Pb Provinsi Nusa Tenggara Barat 371
Genderang Inovasi untuk Negeri
2021 - Aplikasi
Kathmandu (KPPN Mataram Hadir
Memberikan Edukasi)
KPPN Mataram
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
Media penyampaian edukasi dan • Proposal kegiatan Kathmandu Inovasi Kathmandu sangat signifikan
informasi dari satuan kerja KPPN kepada • KPPN Mataram memberikan edukasi. untuk dijalankan walau di tengah pandemi
satuan kerja. Covid-19.
Sebelum Inovasi Kathmandu Setelah Inovasi
Retur dan kesalahan data kontrak cukup Satuan kerja lebih terinformasi dan
seirng terjadi. permsalahan retur jumlahnya dapat
ditekan.
Deskripsi Inovasi
KATHMANDU (KPPN Mataram Hadir Memberikan Edukasi) adalah sebuah media penyampaian edukasi
dan informasi antara KPPN Mataram sebagai BUN dengan satuan kerja dalam lingkup kerjanya. Tujuan dari
Kathmandu selain sebagai sebuah media edukasi juga sebagai forum yang menciptakan komunikasi interaktif
dengan satuan kerja untuk mengasistensi permasalahan atau kendala-kendala yang dihadapi dalam
menjalankan proses bisnisnya. Edukasi yang disampaikan melalui Kathmandu meliputi hal-hal terkait dengan
proses bisnis KPPN yang bersifat strategis juga informasi-informasi lainnya yang dinilai membutuhkan
pemahaman dan asistensi lebih lanjut. Kathmandu dilaksanakan secara daring dan diikuti oleh satuan kerja
yang berkaitan erat dengan topik perbincangan dalam setiap episodenya.
Latar Belakang
Kathmandu hadir sebagai upaya untuk memberikan pemahaman dan edukasi secara lebih lanjut kepada
satuan kerja lingkup KPPN Mataram. Beberapa kendala terkait dengan pelaksanaan proses bisnis kerap terjadi
kepada satker sehingga satker perlu untuk terus dilakukan asistensi dan bimbingan. Petunjuk teknis yang telah
ada dan dibagikan ke satuan kerja masih kerap dirasa kurang efektif tanpa adanya pendampingan secara
langsung. Pandemi COVID-19 membuat satuan kerja pun kesulitan untuk mendatangi CSO di kantor karena
adanya pembatasan interaksi sosial. Oleh karena itu, koordinasi dan asistensi secara online melalui zoom
meeting dirasa sangat efektif dan dapat menjawab kendala yang hadir selama ini melalui KPPN Mataram Hadir
Memberikan Edukasi (Kathmandu).
Penggunaan Inovasi
Kendala dan permasalahan yang sering terjadi di analisa oleh seksi/subbagian yang bersangkutan.
Apabila kendala tersebut dirasa sering muncul dan perlu untuk dieskalasi (tidak cukup dengan melakukan
koordinasi secara WAG) dan perlu segera dicarikan solusi, seksi/subbagian bersangkutan akan membuat
proposal kegiatan Kathmandu (KPPN Mataram Hadir Memberikan Edukasi) untuk mengundang satuan kerja
terkait untuk mengikuti one on one meeting secara online melalui aplikasi zoom. Tema yang diusung di masing-
masing episode Kathmandu adalah isu strategis yang sedang terjadi pada waktu berkenaan. Setelah diadakan
Kathmandu, satuan kerja diharapkan telah lebih memahami kewajiban masing-masing yang perlu dilakukan
dan dapat meminimalisir kendala yang dapat terjadi di kemudian hari.
Sebelum Implementasi
Sebelum adanya Kathmandu, permasalahan-permasalahan seperti retur dan kesalahan data kontrak
masih kerap terjadi dan mengakibatkan Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) KPPN sebagai BUN
tidak dapat maksimal.
Setelah Implementasi
Contoh Kathmandu yang telah dilakukan adalah Kathmandu Eps. 4: "Reviu atas Retur SP2D dan Upaya
Pencegahannya". Pada Kathmandu ini, diundang beberapa satuan kerja yang masih sangat sering mengalami
Retur SP2D untuk diberikan arahan terkait apa-apa saja yang perlu dilakukan satker dalam mencegah terjadinya
retur. Setelah diadakannya Kathmandu ini, satuan kerja lebih terinformasi dan permasalahan terkait dengan
retur pun dapat lebih ditekan.
Keberlanjutan Inovasi
Inovasi Kathmandu masih sangat signifikan untuk dijalankan di KPPN Mataram karena kebutuhan atas
asistensi dan pendampingan terhadap isu-isu strategis yang kerap dialami satuan kerja masih tinggi terlebih
karena pembatasan interaksi sosial di tengah pandemi COVID-19. Inovasi ini juga menjadi media untuk
meningkatkan koordinasi kami dengan satuan kerja.
372 Kanwil DJ Pb Provinsi Nusa Tenggara Barat
Genderang Inovasi untuk Negeri
2021 - Aplikasi
KiOS (Kinerja Online Storage)
KPPN Mataram
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
Inovasi pengelolaan kinerja internal KPPN • Dokumen kinerja diunggah di Cloud. Inovasi terus digunakan untuk
Mataram. • Seluruh pegawai mengunduh sesuai menghitung kinerja.
kebutuhan. Setelah Inovasi
Sebelum Inovasi KiOS Dokumen perhitungan kinerja lebih tertib
dan tertata.
Tidak ditemukan dokumen softcopy
perhitungan kinerja.
Deskripsi Inovasi
KiOS (Kinerja Online Storage) merupakan inovasi pengelolaan kinerja internal di KPPN Mataram. KiOS
pada awalnya hanya berupa penyimpanan online lewat Google Drive. Dengan KiOS segala pembaharuan
terhadap dokumen-dokumen umum pengelolaan kinerja baik milik pegawai maupun organisasi dapat langsung
diketahui dan diakses oleh seluruh pegawai, sehingga pemenuhan upload dokumen pada Performance
Management dapat dilakukan dengan baik. KiOS juga digunakan untuk membantu pengelola kinerja organisasi
dalam memonitoring histori dokumen-dokumen kinerja pegawai.
Latar Belakang
KiOS digunakan untuk menjawab kebutuhan pengadministrasian dokumen kinerja yang dilakukan
dengan memanfaatkan teknologi dimana kini berupa salinan digital.
Penggunaan Inovasi
Update terhadap dokumen kinerja pegawai akan diupload oleh pengelola kinerja organisasi ke dalam
KiOS. Seluruh pegawai dapat mendapatkan softcopy yang dapat diakses di jaringan apapun melalui KiOS.
Sebelum Implementasi
Sebelum adanya KiOS, kerap terjadi kendala dimana tidak dapat ditemukan dokumen copy sebagai
histori dari dokumen setelahnya. Hal ini menjadi kendala bagi pengelola organisasi untuk memonitor data
capaian IKU dari masing-masing pegawai.
Setelah Implementasi
Setelah adanya KiOS, pengelolaan dokumen kinerja menjadi lebih tertib dan tertata. Yang terpenting,
segala dokumen didalamnya adalah dokumen yang telah terupdate, sehingga tidak terdapat informasi yang miss
antara pusat dengan kantor vertikal terkait dengan segala perubahan di pengelolaan kinerja. Pegawai pun
menjadi lebih mudah dalam mengakses informasi kinerja umumnya yang dapat dilakukan kapanpun dan
dimanapun. Kerahasiaan terhadap dokumen kinerja pegawai yang bersifat pribadi pun dapat terjaga karena
masing-masing dokumen diberikan password untuk membukanya.
Keberlanjutan Inovasi
Saat ini inovasi KiOS masih signifikan
digunakan oleh seluruh pegawai karena
kemudahan akses yang diberikan.
Kanwil DJ Pb Provinsi Nusa Tenggara Barat 373
Genderang Inovasi untuk Negeri
2020 - Aplikasi
SASAMBO (Sistem Administrasi Lembur Online)
KPPN Mataram
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
Sarana untuk mendukung kelancaran • Menyampaikan kebutuhan kerja lembur. Aplikasi SASAMBO masih bisa
administrasi kehadiran dan pelaksanaan • Admin melakukan verifikasi. dikembangkan .
kerja lembur bagi para pegawai. • Kepala kantor menerbitkan SPTPL.
Sebelum Inovasi SASAMBO Setelah Inovasi
Uraian pekerjaan lembur disampaikan Pencatatan pekerjaan lembur dilakukan
secara manual. secara elektronik.
Deskripsi Inovasi
Aplikasi SASAMBO merupakan salah satu aplikasi yang diciptakan dalam rangka menyediakan sarana
yang lebih efektif dan efisien guna mendukung kelancaran pelaksanaan administrasi kehadiran dan pelaporan
pelaksanaan kerja lembur bagi para pejabat dan pegawai. Aplikasi ini menjadi sarana para pejabat dan pegawai
untuk menyampaikan uraian pekerjaan lembur harian yang datanya dibutuhkan oleh operator untuk melakukan
proses perekaman dan pengarsipan dokumen SPTPL (Surat Pernyataan Tanggung jawab Perintah Lembur).
Latar Belakang
Sejalan dengan peningkatan layanan bagi pengguna layanan serta mewujudkan simplifikasi Tata Kelola
Pemerintah menuju e-Governance, Aplikasi SASAMBO selaras dengan kategori Tata Kelola Pemerintah dari sisi
efisiensi penyediaan layanan. Dengan adanya inovasi ini, pelaporan pelaksanaan lembur pegawai dapat langsung
teradministrasi secara tertib dan mendukung akuntabilitas pencatatan lembur pegawai. Selain itu, penggunaan
aplikasi saat ini selaras dengan tuntutan pemanfaatan teknologi dalam masa Revolusi Industri 4.0 ini.
Penggunaan Inovasi
1. Pegawai : menyampaikan kebutuhan kerja lembur dengan melakukan input jam dan uraian pekerjaan lembur
pada https://kppnmataram.com/sasambo/ dan login menggunakan username serta sandi NIP-NIP.
2. Admin : melakukan verifikasi jam dan uraian pekerjaan serta membuat konsep SPTPL.
3. Kepala Kantor : menerbitkan SPTPL.
4. Pegawai : melaksanakan kerja lembur sesuai SPTPL.
Sebelum Implementasi
Sebelumnya para pejabat dan pegawai menyampaikan uraian pekerjaan lembur secara manual dengan
menulis uraian lembur dalam format file yang dicetak dan dibagikan ke masing-masing seksi/subbagian. Melalui
penggunaan Aplikasi SASAMBO ini, dapat mengurangi penggunaan kertas dan mempercepat penyelesaian
tugas Subbagian Umum dalam penatausahaan administrasi kehadiran dan pelaporan pelaksanaan kerja lembur
para pejabat dan pegawai terutama dalam hal perekaman uraian pekerjaan lembur.
Setelah Implementasi
Sejak Aplikasi SASAMBO digunakan, pencatatan pekerjaan lembur yang dilakukan para pejabat dan
pegawai di KPPN Mataram dapat berjalan lebih efektif dan efisien dari sebelumnya. Aplikasi ini juga
menciptakan pola perilaku baru dimana meningkatkan ketertiban pencatatan pekerjaan lembur oleh para
pejabat dan pegawai KPPN Mataram.
Keberlanjutan Inovasi
Aplikasi SASAMBO ini masih sangat bisa untuk dikembangkan baik dalam lingkup KPPN di Provinsi NTB
maupun dalam lingkup yang lebih luas lagi karena aplikasi ini dibuat berdasarkan kebutuhan riil pengguna
layanan serta memanfaatkan teknologi yang layanannya berbasis Web yang dapat diakses dimana saja dan
kapan saja.
374 Kanwil DJ Pb Provinsi Nusa Tenggara Barat
Genderang Inovasi untuk Negeri
2021 - Non Aplikasi
LANGKO KPPN Mataram (Obrolan tentang Kode
Etik KPPN Mataram)
KPPN Mataram
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
Dalam rangka meningkatan kualitas • Dilakukan seminggu sekali. Inovasi LANGKO signifikan untuk
integritas SDM KPPN Langko, • Pembacaan kisah inspiratif. dilanjutkan.
diselenggarakan kegiatan penyampaian • Penyampaian kode etik dan perilaku.
kode etik dan kode perilaku. Setelah Inovasi
LANGKO KPPN
Sebelum Inovasi Mataram Internalisasi kode etik dan kode perilaku
dilakukan secara terjadwal.
Penginternalisasian kode etik dan kode
perilaku hanya dilakukan pada acara-
acara tertentu.
Deskripsi Inovasi
Inovasi LANGKO merupakan kegiatan yang dilaksanakan dengan menyampaikan kode etik dan kode
perilaku Kementerian Keuangan yang dapat dilaksanakan secara hybrid (tatap muka dan daring) kepada seluruh
Pejabat dan Pegawai di KPPN Mataram. Nama "LANGKO" diambil dari salah satu unsur kearifan lokal Pulau
Lombok, yaitu salah satu kerajaan yang kini menjadi nama desa di Pulau Lombok. Nama "LANGKO" sendiri juga
menjadi nama alamat jalan tempat KPPN Mataram berada, yaitu Jalan Langko No. 40. Sehingga, pemilihan
nama "LANGKO" sendiri diharapkan menjadi branding yang mudah diingat untuk mendorong konsistensi
pelaksanaan inovasi LANGKO itu sendiri.
Latar Belakang
Dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan
berintegritas Tata Kelola Pemerintah menuju Good Governance, LANGKO KPPN Mataram selaras dengan
kategori Tata Kelola Pemerintahan dari sisi tata kelola internal.
Penggunaan Inovasi
1. Kegiatan dilaksanakan secara periodik minimal satu moinggu sekali pada pagi hari sebelum memulai
aktivitas pekerjaan.
2. Tahapan kegiatan yaitu pembacaan kisah inspiratif, pembacaan kode etik dan kode perilaku Kementerian
Keuangan, arahan Kepala KPPN, dan diakhiri dengan pembacaan doa.
3. Para pegawai secara bergantian membacakan kisah inspiratif yang mengandung kode etik dan kode perilaku,
serta memimpin doa menurut agama masing-masing. Sedangkan pembacaan kode etik dan kode perilaku
dibacakan oleh pejabat sebagai role model para pegawai.
Sebelum Implementasi
Sebelum adanya inovasi ini, kode etik dan kode perilaku hanya diinternalisasi pada saat acara-acara
tertentu dan tidak dengan agenda khusus, seperti GKM, capacity building, dan service exellence. Mayoritas
Pejabat/Pegawai memang telah melaksanakan kode etik dan kode perilaku dalam melaksanakan tugas dan
fungsinya sehari-hari sebagai Pegawai Kementerian Keuangan. Namun, perlu adanya kegiatan sebagai wadah
refreshment kode etik dan kode perilaku pegawai. Diharapkan seluruh pegawai tidak hanya bisa
mengimplementasikan, tetapi juga menjadi role model bagi pegawai lainnya.
Setelah Implementasi
Sejak inovasi ini diterapkan, penyimpangan kode etik dan kode perilaku pada KPPN Mataram tidak
terjadi serta menumbuhkan rasa malu apabila melakukan pelanggaran terkait hal-hal kecil sekalipun.
Keberlanjutan Inovasi
Inovasi LANGKO masih signifikan untuk dilanjutkan karena internalisasi terkait kode etik dan kode
perilaku tetap penting untuk dilakukan secara berkala kepada seluruh pegawai.
Kanwil DJ Pb Provinsi Nusa Tenggara Barat 375
Genderang Inovasi untuk Negeri
2017 - Non Aplikasi
Layanan Bebas Antrean bagi Satuan Kerja
Berkebutuhan Khusus
KPPN Mataram
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
Peningkatan kualitas layanan melalui • Pendaftaran ke CSO. Inovasi akan dilanjutkan untuk
pembebasan antrian bagi petugas satuan • Verifikasi. meningkatkan kualitas layanan.
kerja berkebutuhan khusus. • Penerbitan Kartu Bebas Antrian.
Sebelum Inovasi Layanan Bebas Antrean Setelah Inovasi
bagi Satuan Kerja
Tidak adanya afirmasi bagi satuan kerja Petugas satuan kerja berkebutuhan
berkebutuhan khusus. Berkebutuhan Khusus khusus memiliki previledge untuk segera
dilayani.
Deskripsi Inovasi
Layanan bebas antrian bagi petugas satker berkebutuhan khusus (penyandang disabilitas, wanita hamil,
dan lanjut usia).
Latar Belakang
KPPN Mataram ingin meningkatkan kualitas layanan dengan memberi kemudahan bagi petugas satker
yang memiliki kebutuhan khusus (wanita hamil, penyandang disabilitas, dan lanjut usia).
Penggunaan Inovasi
Petugas satker mendaftar pada customer service dengan melampirkan data-data yang dipersyaratkan.
Setelah diverifikasi, KPPN Mataram akan menerbitkan Kartu Bebas Antrian bagi satker tersebut. Petugas satker
berkebutuhan khusus yang telah memiliki Kartu Bebas Antrian cukup menunjukkan kartu tersebut untuk
mendapat layanan bebas antri.
Sebelum Implementasi
Kadang terdapat petugas satker yang berkebutuhan khusus harus antri hingga berjam-jam untuk
mendapatkan layanan di KPPN.
Setelah Implementasi
Setiap petugas satker yang berkebutuhan khusus mendapatkan layanan di KPPN tanpa perlu mengantri.
Keberlanjutan Inovasi
KPPN Mataram berkomitmen akan terus melanjutkan inovasi ini demi peningkatan layanan bagi petugas
satker yang berkebutuhan khusus.
376 Kanwil DJ Pb Provinsi Nusa Tenggara Barat
Genderang Inovasi untuk Negeri
2019 - Aplikasi
Sistem Informasi Monitoring e-Rekon & LK dan
LPJ (Aplikasi SIRINE)
KPPN Selong
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
Aplikasi android yang memiliki fitur • Proses pengumpulan data oleh admin. • Penerapan inovasi SIRINE.
pemantauan status hasil rekonsiliasi dan • Pemeriksaan oleh Admin. • Aplikasi juga akan dikembangkan.
pengiriman ADK LPJ Bendahara. • Feedback.
Sebelum Inovasi Aplikasi SIRINE Setelah Inovasi
Pelaksanaan rekonsiliasi tidak dilengkapi Pelaksanaan rekonsiliasi dilengkapi
dengan notifikasi. dengan notifikasi, sehingga apabila terjadi
kesalahan dapat langsung diatasi.
Deskripsi Inovasi
Aplikasi SIRINE (Sistem Informasi Monitoring e-Rekon & LK dan LPJ) merupakan aplikasi android yang
digunakan sebagai alat bantu satker dalam memantau status hasil Rekonsiliasi dan pengiriman ADK LPJ
Bendahara yang dapat dengan mudah diakses kapanpun dan di manapun. Penggunaan aplikasi ini sangat
mudah, user cukup meng-install aplikasi dengan mengunduh pada link berikut http://bit.ly/2BVnpfP. Setelah
dibuka aplikasinya, user dapat memantau/ memonitoring ADK LPJ maupun ADK Rekonsiliasi yang telah
diupload apakah sudah tepat data nya atau belum. Apabila belum, maka admin akan menginfokan kekurangan
data tersebut melalui aplikasi SIRINE. Satker akan menerima informasi supaya bisa segera ditindaklanjuti.
Latar Belakang
Di era perkembangan teknologi yang sangat pesat ini, KPPN Selong dituntut untuk memberikan
pelayanan yang memudahkan stakeholder. Berbagai simplifikasi kebijakan yang sudah diterapkan baik dalam
lingkup luas maupun lingkup unit terkecil seperti KPPN. Sebagai upaya peningkatkan pelayanan kepada satuan
kerja yang berkaitan dengan monitoring penyelesaian Rekonsiliasi dan penyampaian arsip data computer (ADK)
Laporan Pertanggungjawaban Bendahara, KPPN Selong membuat sebuah inovasi berupa Aplikasi SIRINE.
Penggunaan Inovasi
1. Proses pengumpulan data dilakukan oleh Admin dengan memantau pengiriman data rekon dan LPJ satker
ke aplikasi kemenkeu;
2. Admin melakukan pemeriksaan dan apabila ada kesalahan dapat diinfokan melalui Aplikasi SIRINE berupa
persetujuan atau penolakan, agar Satker langsung mengetahuinya.
Sebelum Implementasi
Sebelum adanya aplikasi SIRINE, Bendahara harus bolak balik login melalui browser untuk mengecek
Rekon/LPJnya sudah berhasil atau belum. Tidak ada pemberitahuan yang masuk dalam notifikasi telepon
genggam terkait batas waktu penyampaian LPJ maupun rekon.
Setelah Implementasi
Dengan adanya Aplikasi SIRINE, satker terbantu ketika ingin mengetahui data yang salah pada proses
rekonsiliasi ataupun LPJ . Saat ini bisa dengan mudah menggunakan Aplikasi SIRINE yang menyediakan
informasi tersebut dengan cepat. Satker juga akan selalu diingatkan batas waktu penyampaian LPJ maupun
rekon melalui notifikasi yang dikirimkan oleh Admin. Walaupun bisa menggunakan WA atau SMS, fitur
pengingat Aplikasi SIRINE ini bisa dilakukan secara terjadwal sesuai kebutuhan tanpa menimbulkan spam.
Keberlanjutan Inovasi
Kepala KPPN Selong, selalu mendorong jajarannya untuk menerapkan inovasi SIRINE. Selain itu,
Aplikasi SIRINE sangat efisien dalam hal penggunaan maupun pengembangan. Adapun Aplikasi ini dikontrol
oleh seorang admin yang mengelola akun google spreadsheet sebagai database aplikasi. Dari pembuatan aplikasi
sampai dengan pemakaian aplikasi 100% tidak dipungut biaya (kecuali kuota internet). Aplikasi pengembang
android studio tersedia gratis di internet dan database yang digunakan juga gratis tanpa harus menyewa hosting
pihak eksternal.
Kanwil DJ Pb Provinsi Nusa Tenggara Barat 377
Genderang Inovasi untuk Negeri
2020 - Aplikasi
SASAKTULEN.ID (Sistem pelayanan satker
terpadu berbasis online)
KPPN Selong
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
Layanan terpadu berbasis web sebagai • Petugas satuan kerja mengakses Inovasi akan terus dilanjutkan karena
sarana pengiriman, pengecekan, dan SASAKTULEN.id. memberikan dampak positif dari segi
monitoring ADK, pengeolaan dokumen, sosial, ekonomi, dan lingkungan.
persuratan, pengaduan, antrian dan • Pilih fitur layanan.
konsultasi. • Input dokumen persyaraatan.
• Notifikasi.
Sebelum Inovasi SASAKTULEN.ID Setelah Inovasi
Petugas satuan kerja harus langsung Kemudahan akses infomrasi, data, dan
datang ke KPPN untuk menggunakan layanan KPPN Selong.
layanan.
Deskripsi Inovasi
SASAKTULEN.id (Sistem Pelayanan Satker Terpadu Berbasis Online) merupakan layanan terpadu
berbasis website berupa sarana pengiriman, pengecekan, dan monitoring Arsip Data Komputer (ADK) beserta
dokumennya, persuratan, tempat pengaduan, antrian online, serta konsultasi permasalahan satuan kerja.
Inovasi ini merupakan pengembangan dari inovasi KPPN Selong sebelumnya yaitu SIRINE dan LAPAKAMEL
yang masing-masing telah digunakan sejak Februari 2019 dan Maret 2020. Hal ini dikarenakan adanya
penambahan menu-menu baru sesuai kebutuhan satuan kerja serta untuk meningkatkan pelayanan.
Latar Belakang
Inovasi aplikasi SASAKTULEN.id memiliki tujuan untuk memberikan kemudahan bagi satker seperti
pengecekan ADK Konfirmasi Setoran oleh petugas seksi Bank sebelum berkas fisiknya disampaikan sebagai
lampiran LPJ Bendahara. Selain itu juga untuk pengecekan awal dokumen/softfile SKPP oleh petugas seksi
PDMS sehingga satker tidak perlu bolak-balik untuk memperbaiki SKPP yag salah. Sebab permasalahan yang
dihadapi oleh beberapa satker yaitu jaraknya yang jauh dari KPPN. Sehingga membutuhkan waktu yang lama
apabila satker bolak balik memperbaiki dokumen/ADK. Terbukti dengan adanya inovasi ini, pelayanan menjadi
lebih efektif dan efisien.
Penggunaan Inovasi
1. Petugas KPPN Selong melakukan pengelolaan website SASAKTULEN.id dan melakukan sosialisasi ke
petugas satuan kerja;
2. Petugas satuan kerja melakukan akses ke SASAKTULEN.id;
3. Petugas satuan kerja memilih fitur layanan dan menginput dokumen persyaratan;
4. Petugas satuan kerja memproses permohonan dari satuan kerja;
5. Notifikasi diberikan untuk memberi tahu petugas satuan kerja terkait proses layanan yang diajukan.
Sebelum Implementasi
Sebelum adanya inovasi SASAKTULEN.id, petugas sartuan kerja harus langsung datang ke KPPN . Hal ini
berdampak pada adanya inefisiensi anggaran, energi, dan juga produktivitas. Selain itu, sebelum adanya inovasi
SASAKTULEN.id, upaya peningkatan kinerja anggaran satker tidak dilakukan melalui teknologi informasi.
Setelah Implementasi
Dampak positif Inovasi SASAKTULEN.id antara lain:
1. Kemudahan akses informasi dan data, karena berbasis website yang bisa diakses kapanpun dan dimanapun
selama terhubung internet.
2. Kecepatan pelayanan pengecekan dokumen yang dikirimkan oleh satker. Satker tidak perlu datang ke KPPN
dan menunggu antrian.
3. Efisiensi waktu dan biaya bagi satker, konsultasi permasalahan maupun pemberitahuan dapat dilakukan
melalui SASAKTULEN.id.
4. Peningkatan kinerja pelaksanaan anggaran satker, indikator ketepatan waktu penyampaian LPJ Bendahara.
Selama implementasi inovasi SIRINE-LAPAKAMEL-SASAKTULEN,id pada tahun 2019-2020, satker tidak
pernah ada yang menyampaikan LPJ Bendahara lebih dari tanggal 10 setiap bulannya.
378 Kanwil DJ Pb Provinsi Nusa Tenggara Barat
Genderang Inovasi untuk Negeri
Keberlanjutan Inovasi
Dari aspek sosial, inovasi SASAKTULEN.id sudah dirasakan manfaatnya dalam kemudahan layanan bagi
satker. Hal ini akan meningkatkan kepuasan pengguna layanan sehingga sinergi antara KPPN sengan satker
akan berjalan dengan baik. Dari aspek ekonomi, kehadiran inovasi SASAKTULEN.id memberikan dampak
positif salah satunya yaitu efisiensi waktu dan biaya. Satker dalam menyampaikan berkas dapat dilakukan secara
online sehingga biaya perjalanan dinas dapat dihemat. Serta, dari aspek lingkungan, seluruh layanan pada
inovasi SASAKTULEN.id dibangun dengan sistem elektronik. Sehingga akan mengurangi penggunaan kertas
untuk dokumen yang dikirimkan oleh satker. Selain itu, juga untuk mendukung program go-green dengan cara
mengoptimalkan pelayanan secara elektronik, melalui inovasi SASAKTULEN.id.
2018 - Non Aplikasi
Inovasi Rekon G-Mail
KPPN Selong
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
Rekonsiliasi gaji melalui e-Mail untuk • Petugas satuan kerja kirim email. Inovasi ini memiliki daya keberlanjutan
meningkatkan efektivitas dan efisiensi. • Proses rekonsiliasi di KPPN. dengan tetap melakukan bimtek dan
• Notifikasi. sosialisasi secara berkala.
Sebelum Inovasi Rekon G-Mail Setelah Inovasi
Petugas satuan kerja harus langsung Adanya efisiensi pelaksanaan rekonsiliasi.
datang ke KPPN untuk melakukan
rekonsiliasi.
Deskripsi Inovasi
REKON G-MAIL adalah layanan Rekonsiliasi Gaji melalui E-mail untuk meningkatkan efektifitas dan
efisiensi pelayanan rekonsiliasi gaji di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Selong. Rekonsiliasi gaji adalah
proses pencocokan antara data pegawai pada aplikasi gaji Satker dengan data pegawai pada aplikasi GPP
terpusat milik Direktorat Jenderal Perbendaharaan.
Latar Belakang
Melalui Aplikasi Gaji Terpusat, maka seluruh KPPN akan mengakses satu database gaji dengan aplikasi
yang sama sehingga dapat meminimalisasi kesalahan pembayaran gaji Satker. Namun hal tersebut
mengakibatkan rekonsiliasi gaji menjadi lebih lama sehingga antrian menumpuk.
Penggunaan Inovasi
1. Petugas satuan kerja mengirimkan email ke KPPN Selong terkait rekonsiliasi gaji;
2. Pelaksana Seksi PDMS memproses rekonsiliasi;
3. Notifikasi dan hasil rekonsiliasi gaji dikirim satuan kerja pemohon.
Sebelum Implementasi
Sebelum adanya inovasi ini petugas satuan kerja harus datang ke KPPN untuk melakukan rekonsiliasi
gaji.
Setelah Implementasi
Dari hasil wawancara didapatkan informasi bahwa dengan adanya inovasi ini meningkatkan efisiensi
proses pengajuan SPM Gaji ke KPPN.
Keberlanjutan Inovasi
Inovasi ini memiliki daya keberlanjutan karena pelaksanaan bimtek terus dilakukan oleh Seksi PDMS
serta sosialisasi inovasi secara periodik dilaksanakan kepada petugas satuan kerja.
Kanwil DJ Pb Provinsi Nusa Tenggara Barat 379
Genderang Inovasi untuk Negeri
2018 - Non Aplikasi
Inovasi Stiker Save Energy, Save Earth
KPPN Selong
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
Stiker pengingat untuk melaksanakan • Desain stiker hemat energi. Dibutuhkan adanya sinergi untuk
hemat energi/listrik. • Cetak. mengikuti imbauan hemat energi bagi
• Menempelkan stiker di PC. para pegawai.
Sebelum Inovasi Stiker Save Setelah Inovasi
Energy, Save Earth
Belum ada media pembangun awareness Adanya media untuk meningkatkan
penghematan listrik. awareness penghematan energi.
Deskripsi Inovasi
Dalam rangka mewujudkan implementasi pengelolaan Keuangan Negara yang efisien, ekonomis, efektif,
dan transparan, Direktorat Jenderal Perbendaharaan terus berupaya melakukan inovasi dengan upaya
mengembangkan konsep kantor yang kegiatannya dijalankan dengan cara ramah lingkungan. Untuk
mendukung hal tersebut, KPPN Selong berpartisipasi dalam Gerakan Efisiensi melalui pemasangan stiker
berupa himbauan save energy, save earth pada setiap komputer pegawai. Penggunaan stiker tersebut
diharapkan dapat meningkatkan kepedulian pegawai terhadap upaya pelestarian lingkungan sekitarnya.
Latar Belakang
Pengimplementasian Surat Edaran Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor SE-45/PB/2017 tanggal 15
Juni 2017 tentang Gerakan Efisiensi di Lingkungan Direktorat Jenderal Perbendaharaan.
Penggunaan Inovasi
1. KPPN Selong menyiapkan stiker save energy, save earth;
2. Pegawai KPPN Selong menempelkan stiker di PC KPPN Selong.
Sebelum Implementasi
Belum ada media yang meningkatkan awareness pegawai terhadap penghematan listrik.
Setelah Implementasi
Setelah diberlakukannya Inovasi Stiker Save Energy, Save Earth sejak Februari 2018, terjadi penurunan
pembayaran tagihan listrik dari Bulan Januari sebesar Rp. 7.138.014,- menjadi Rp. 6.941.398,- di Bulan
Februari.
Keberlanjutan Inovasi
Dibutuhkan sinergi setiap pegawai KPPN Selong untuk mengikuti imbauan menghemat energi. Oleh
karena itu komitmen Kepala Kantor dan para pegawai adalah hal yang utama dalam mengimplementasikan
hemat energi.
380 Kanwil DJ Pb Provinsi Nusa Tenggara Barat
Genderang Inovasi untuk Negeri
2019 - Non Aplikasi
Inovasi LAPAK Penerimaan Satker (Layanan
Pengecekan ADK Konfirmasi Penerimaan Satker)
KPPN Selong
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
Inovasi untuk memudahkan pengiriman • Pengiriman ADK ke KPPN. Inovasi ini memiliki daya keberlanjutan
ADK melalui media elektronik sebelum ke • Pengecekan oleh KPPN. dengan tetap melakukan bimtek dan
KPPN. • Benar --> petugas datang ke KPPN. sosialisasi secara berkala.
• Salah --> petugas memperbaiki ADK.
Sebelum Inovasi LAPAK Setelah Inovasi
Penerimaan Satker
Sering kali petugas satuan kerja harus Inovasi dirasakan manfaatnya oleh satuan
datang bolak-balik ke KPPN untuk kerja berdasarkan wawancara yang
memperbaiki ADK. dilakukan.
Deskripsi Inovasi
KPPN Selong melalui inovasi LAPAK Penerimaan Satker melakukan inovasi layanan untuk memudahkan
satuan kerja dengan cara satker mengirimkan terlebih dahulu Arsip Data Komputer (ADK) ke KPPN untuk
dilakukan pengecekan sampai dengan data tersebut benar. Jika data telah benar, maka satker dapat membuat
surat permohonan konfirmasi secara resmi sehingga memudahkan satker dalam proses konfirmasi penerimaan
negara.
Latar Belakang
Ketika satuan kerja melakukan konfirmasi data penerimaan negara ke KPPN, seringkali data yang
terdapat pada satuan kerja tidak sesuai dengan data yang ada pada Modul Penerimaan Negara G2 (MPN G2)
sehingga satker sering bolak balik ke KPPN dalam proses konfirmasi hingga mendapatkan data yang benar.
Penggunaan Inovasi
1. Satuan kerja mitra mengirimkann berkas untuk melakukan konfirmasi penerimaan negara ke Seksi Bank
KPPN;
2. KPPN memeriksa ADK dan melakukan pencecekan konfirmasi penerimaan negara tersebut;
3. Jika terdapat kesalahan pegawai seksi Bank akan menghubungi petugas satuan kerja yang bersangkutan
untuk memperbaiki;
4. Jika sudah benar, petugas satuan kerja akan datang ke KPPN dengan membawa cetakan konfrimasi
penerimaan.
Sebelum Implementasi
Sering terjadi kesalahan data pada satuan kerja mitra, sehingga petugas satuan kerja sering bolak-balik
ke KPPN untuk memproses konfirmasi sampai mendapatkan data yang benar.
Setelah Implementasi
UKI KPPN Selong melakukan wawancara dengan sejumlah satker lingkup wilayah KPPN Selong. Dari
hasil wawancara didapatkan informasi bahwa aplikasi ini sangat membantu satker melakukan Konfirmasi
Penerimaan.
Keberlanjutan Inovasi
Inovasi ini memiliki daya keberlanjutan karena pelaksanaan bimtek terus dilakukan oleh Seksi Bank serta
sosialisasi inovasi secara periodik dilaksanakan kepada petugas satuan kerja.
Kanwil DJ Pb Provinsi Nusa Tenggara Barat 381
Genderang Inovasi untuk Negeri
2018 - Aplikasi
Aplikasi 101Pedia
KPPN Sumbawa Besar
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
Aplikasi berbasis web dan android • KPPN menyusun FAQ, atau data. Upaya untuk melanjutkan inovasi
berbentuk search engine pengelolaan • Petugas mengakses inovasi. dilakukan dengan pengumpulan data.
keuangan negara. KPPN lain dapat berpartisipasi dalam
memperkaya isi dari aplikasi.
Sebelum Inovasi Aplikasi 101Pedia Setelah Inovasi
Satuan kerja tidak memiliki database Satuan kerja dapat mandiri
terkait pengelolaan keuangan negara. menyelesaikan permsalahan dengan
aplikasi, dan rotasi pegawai tidak
Deskripsi Inovasi menimbulkan dampak berarti karena
database sudah dibangun.
Aplikasi 101Pedia merupakan aplikasi yang dibangun secara mandiri oleh pegawai KPPN Sumbawa Besar,
dengan konsep web dan android, menggunakan framework codeigniter dengan database mysql. Konsep awal
aplikasi ini adalah meniru konsep google.com dan stackoverflow.com, yang dapat menampilkan solusi terhadap
tema/permasalahan yang dicari, yang dalam hal ini adalah permasalahan terkait layanan di KPPN.
Latar Belakang
Solusi dari permasalahan yang dikomunikasikan melalui kanal konsultasi di level KPPN maupun di level
DJPb belum terdokumentasikan dengan baik. Masih membutuhkan usaha lebih untuk menemukan
permasalahan dan solusi yang dicari, apalagi jika beberapa data sudah terhapus (seperti di group whatsapp).
Sementara itu, untuk HAI DJPB, solusi yang diberikan juga berupa best practices, namun hanya bisa diakses oleh
pembuat tiket masing-masing. Untuk HAI CSO, sudah ada beberapa catatan, namun biasanya tidak mendetail,
hanya menampilkan informasi laporan kegiatan yang dilakukan saja.
Penggunaan Inovasi ~ halaman ini sengaja dikosongkan ~
101Pedia, memiliki 2 user, yaitu KPPN dan Satker. KPPN untuk merekam permasalahan dan solusi,
sementara satker bisa memanfaatkan data-data tersebut secara mandiri untuk membantu menyelesaikan
permasalahan dan kendala yang mereka hadapi. Adapun sumber data yang direkam, diambil dari kompilasi
solusi dan permasalahan yang selama ini ada, yaitu dari HAI DJPB, HAI CSO, Grup WA, dan juga dari solusi dan
permasalahan yang ditemukan sehari-hari terkait dengan layanan KPPN.
Sebelum Implementasi
Satker dan KPPN tidak memiliki database permasalahan beserta solusinya. Selain itu, CSO KPPN sering
kali harus melayani satker dengan kendala yang berulang sehingga hal tersebut berpotensi mengurangi
efektivitas dan efisiensi layanan konsultasi.
Setelah Implementasi
1. Satker belajar untuk menyelesaikan permasalahan sendiri, dengan bantuan aplikasi.
2. Petugas CSO/FO KPPN memiliki panduan praktis dalam menangani permasalahan-permasalahan yang
dihadapi, sehigga dapat menghemat waktu, tenaga dan biaya.
3. Rotasi/mutasi pegawai FO/CSO tidak terlalu bermasalah lagi, karena layanan satker dapat tetap berjalan,
dengan bantuan aplikasi 101Pedia bagi pegawai baru yang menggantikan.
4. Ada transfer knowledge dari petugas CSO/FO sebelumnya, yang berisi langkah-langkah praktis dalam
pelaksanaan tugas sehari-hari, terutama jika ada masalah yang harus diselesaikan.
Keberlanjutan Inovasi
Upaya untuk keberlanjutan inovasi ini dimulai dengan proses pengumpulan data untuk pengayaan
database aplikasi oleh tim kecil 101pedia dari KPPN Sumbawa Besar. Namun kedepannya, aplikasi ini dapat
lebih berkembang lagi karena memungkinkan partisipasi dari KPPN lain untuk ikut menambah perbendaharaan
solusi dan masalah.
382 Kanwil DJ Pb Provinsi Nusa Tenggara Barat
Genderang Inovasi untuk Negeri
~ halaman ini sengaja dikosongkan ~
383
Genderang Inovasi untuk Negeri
“ Akuntansi untuk ekonomi perawatan yang tidak dibayar dapat “
mendorong kebijakan progresif seperti cuti keluarga yang dibayar,
kredit jaminan sosial untuk penitipan anak dini, kredit pajak, dan
pendidikan anak usia dini yang berkualitas.
~Sri Mulyani Indrawati~
Menteri Keuangan
Kantor Gubernur NTT, Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Source: www.biroumumsetdaprovntt.com
Kantor W5i1laInyoavahsi
Direktorat Jenderal Perbendaharaan
Provinsi Nusa Tenggara Timur
2020 - Aplikasi
e-Supervisi
Kanwil DJPb Provinsi Nusa Tenggara Timur
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
Perwujudan pelaksanaan pembinaan dan • Pembinaan dan supervisi setiap Keberlanjutan e-Supervisi dijaga dengan
supervisi KPPN dengan menggunakan semester. memelihara sarana dan prasaran
jaringan intranet. pendukung, serta peran aktif SDM dalam
• Melakukan desk review. penyempurnaan e-Supervisi.
• Feed back kepada KPPN.
• KPPN memperbaiki.
• Kanwil melakukan konfirmasi.
Sebelum Inovasi e-Supervisi Setelah Inovasi
Pengiriman dokumen pembinaan dan Meningkatnya nilai kinerja KPPN, dapat
supervisi dilakukan secara manual oleh dihematnya anggaran untuk melakukan
KPPN dan adanya biaya yang cukup supervisi on the spot dan pengiriman
tinggi untuk menyelenggarakan dokumen dilakukan secara digital.
pembinaan on the spot.
Deskripsi Inovasi
Aplikasi e-Supervisi merupakan perwujudan ide pelaksanaan pembinaan dan supervisi KPPN yang
berdampak terhadap tercapainya efisiensi dana dan efektivitas hasil pembinaan dan supervisi KPPN. Aplikasi e-
Supervisi dapat diakses dengan menggunakan jaringan intranet melalui alamat 10.72.36.111.
Latar Belakang
Pembinaan dan supervisi KPPN merupakan salah satu tugas Kanwil Ditjen Perbendaharaan yang harus
dilaksanakan 2 (dua) kali atau setiap semester dalam setahun sesuai Pedoman Pembinaan dan Supervisi KPPN
dalam KEP-261/PB/2016 maupun aturan baru PER-24/PB/2019. Pelaksanaan pembinaan dan supervisi KPPN
secara on site memerlukan dana perjalanan dinas yang cukup besar mengingat 5 (lima) dari 6 (enam) KPPN
harus menggunakan moda transportasi udara. Waktu efektif pembinaan adalah 4 (empat) hari kerja sehingga
dibutuhkan untuk 5 (lima) hari dengan menginap selama 4 (empat) hari untuk melakukan pembinaan pada 5
(lima) KPPN tersebut. Tim pembinaan terdiri dari 5 (lima) orang pejabat/pegawai yang melakukan perjalanan
dinas menuju 5 (lima) KPPN yang berada di luar Kota Kupang. Biaya yang dikeluarkan untuk keperluan
pembinaan dan supervisi KPPN selama satu tahun dapat mencapai Rp198.000.000,-. Tingginya biaya
perjalanan dinas yang dikeluarkan kurang sebanding dengan tingkat efektivitas pelaksanaan pembinaan dan
supervisi KPPN yang memperoleh nilai LHPS Semester I Tahun 2019 sebesar 93,70.
Penggunaan Inovasi
1. KPPN dalam setiap periode pembinaan dan supervisi diminta mengunggah dokumen pembinaan dan
supervisi melalui aplikasi.
2. Dokumen yang diunggah selanjutnya diverifikasi dan direviu oleh Bidang SKKI secara on desk.
3. Hasil reviu dan verifikasi beserta catatan ketidaksesuaian, disampaikan kembali kepada KPPN melalui
aplikasi.
4. KPPN melakukan perbaikan dan mengunggah dokumen yang diperlukan pada aplikasi.
5. Kanwil akan melakukan konfirmasi dan klarifikasi pada saat pembinaan dan supervisi secara onsite.
Sebelum Implementasi
1. Nilai LHPS Semester I 2019 adalah 93,70.
2. Rata-rata nilai kinerja KPPN hasil pembinaan Semester I 2019 adalah 95,14.
3. Biaya perjalanan dinas pembinaan dan supervisi KPPN sebesar Rp198.632.000,- pada tahun 2019.
4. Pengiriman dokumen pembinaan dan supervisi hasil perbaikan dilakukan secara manual.
Setelah Implementasi
1. Nilai LHPS Semester I 2020 meningkat menjadi 96,8.
2. Rata-rata nilai kinerja KPPN hasil pembinaan Semester I 2020 meningkat menjadi 97,47.
3. Biaya perjalanan dinas pembinaan dan supervisi KPPN menjadi sebesar Rp35.000.000,- pada tahun 2020.
4. Pengiriman dokumen hasil perbaikan menjadi lebih mudah dan praktis.
Keberlanjutan Inovasi
Efisiensi biaya dan penggunaan sumber daya untuk pelaksanaan pembinaan dan supervisi serta
efektivitas hasil penilaian LHPS yang dihasilkan dari implementasi inovasi merupakan pendorong untuk
pemanfaatan aplikasi di masa yang akan datang. Untuk yang akan datang, keberlanjutan e-Supervisi dapat
dijaga dengan memelihara sarana dan prasarana pendukung dan sumber daya manusia yang aktif memberikan
masukan bagi penyempurnaan e-Supervisi sehingga dapat dikembangkan lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan
organisasi dan dalam rangka lebih meningkatkan kemanfaatan dalam pencapaian tujuan organisasi.
386 Kanwil DJ Pb Provinsi Nusa Tenggara Timur
Genderang Inovasi untuk Negeri