2018 - Non Aplikasi
Pangemut “Diskotik”
KPPN Sumedang
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
aplikasi berbasis internet yang berisi nilai- Membuka link bit.ly/pangemut-diskotik Inovasi ini dapat terus dikembangkan dan
nilai Kemenkeu, budaya Kemenkeu, dan untuk kode etik pegawaidan diperbaharui sesuai perkembangan.
kode etik pegawai agar para pegawai mengklikbit.ly/nilaibudayakemenkeu.
dapat mengetahui dan memahami serta Setelah Inovasi
melaksanakan nilai-nilai dan budaya Pangemut
Kemenkeu. “Diskotik” Pegawai menjadi lebih mudah dan
terbiasa membaca nilai, budaya
Sebelum Inovasi kemenkeu dan kode etik.
Pegawai/Satker mendapatkan informasi
kode etik melalui sosialisasi, buku saku,
banner, pamlet kurang optimal dan tidak
praktis.
Deskripsi Inovasi
Merupakan Pengingat Disiplin dan Kode Etik Pegawai DJPb. Pangemut Diskotik terdiri dari dua kata
yaitu Pangemut yang diambil dari bahasa Sunda yang atinya pengingat dan “ Diskotik” merupakan singakatan
dari Disiplin dan Kode Etik Pegawai.
Inovasi Pangemut Diskotik merupakan aplikasi berbasis internet yang dipasang pada deskripsi
WhatsApp Grup KPPN Sumedang. Pangemut Diskotik berisi nilai-nilai Kemenkeu, budaya Kemenkeu dan kode
etik pegawai. Pangemut Diskotik berisi nilai-nilai, budaya Kementerian Keuangan, dan butir-butir kode etik
pegawai . Tujuan inovasi ini agar para pegawai dapat mengetahui dan memahami serta melaksanakan nilai-nilai
dan budaya Kemenkeu serta butir-butir kode etik pegawai. Pangemut Dislotik dikemas dengan bentuk menarik
berupa info grafis. Selain itu Inovasi ini menjadi unik karena pegawai cukuf mengklik pada deskripsi WhatsApp
Group bit.ly/pangemut-diskotikuntuk kode etik pegawaidan mengklikbit.ly/nilaibudayakemenkeu ; untuk nilai
dan budaya kemenkeu. Pangemut Diskotik menjadi inovasi yang kreatif dan berbeda karena dapat menjadi
pegangan pegawai setiap saat dan Satuan kerja. Pembelajaran yang dapat dipetik adalah pemanfaatan teknologi
informasi untuk mendukung peningkatan kinerja dan pelayanan kepada stakeholder semakin baik.
Latar Belakang
Informasi mengenai kode etik selain melalui internalisasi (sosialisasi, GKM, bintal dan melalui media
cetak banner/pamlet, buku saku , namun demikian akan lebih praktis dilakukan secara terjadwal melalui media
WhatsApp Grup KPPN Sumedang dan Group Satker
Penggunaan Inovasi
Membuka link bit.ly/pangemut-diskotik untuk kode etik pegawaidan mengklikbit.ly/
nilaibudayakemenkeu.
Sebelum Implementasi
Pegawai/Satker mendapatkan informasi kode etik melalui sosialisasi, buku saku, banner, pamlet kurang
optimal dan tidak praktis.
Setelah Implementasi
Pegawai menjadi lebih mudah dan terbiasa membaca nilai, budaya kemenkeu dan kode etik Pemahaman
dan kedisiplinan pegawai meningkat hal ini dapat dilihat dari monitoring absensi pegawai adalah kinerja
pegawai meningkat dan pelayanan kepada satker semakin baik Indikator dapat diukur dari Pelayanan kepada
stakeholder semakin baik dilihat dari survey kepada stakeholder.
Kinerja meningkat , dilihat dari peningkatan nilai Indikator Kinerja Utama setiap bulan. Nilai-nilai
Kemenkeu, budaya Kemenkeu dan kode etik hanya dapat dibaca dimana saja selama dapat mengakses link
bit.ly/pangemut-diskotik dan bit.ly/nilaibudayakemenkeupada WhatsApp Group KPPN Sumedang.
Keberlanjutan Inovasi
Inovasi ini dapat terus dikembangkan dan diperbaharui sesuai perkembangan Inovasi ini dapat
direplikasi oleh KPPN lain dan Satker.
Kanwil DJ Pb Provinsi Jawa Barat 187
Genderang Inovasi untuk Negeri
2021 - Aplikasi Penggunaan Keberlanjutan
MoTahu_087 Mekanismenya install melalui playstore Inovasi ini dapat terus dikembangkan dan
untuk membuka aplikasi MoTahu_087 di diperbaharui sesuai perkembangan.
KPPN Sumedang HP Android.
Deskripsi & Latar Belakang
Aplikasi berbasis android yang dibutuhkan
oleh stakeholder meliputi informasi,
monitoring, training dan kebutuhan data
secara upto date, akurat.
Sebelum Inovasi MoTahu_087 Setelah Inovasi
Untuk mendapatkan informasi Satuan Satuan Kerja, Pemda Masyarakat dapat
Kerja, Pemda Masyarakat harus dengan mudah dan praktis untuk mencari
membuka harus membuka satu persatu informasi data dan kebutuhan penyaluran
aplikasi. dana-nya.
Deskripsi Inovasi
MoTahu singkatan dari Mobile Pengetahuan KPPN Sumedang, 087 merupakan kode satker KPPN
Sumedang. MoTahu_087 merupakan aplikasi berbasis android yang dibutuhkan oleh stakeholder meliputi
informasi, monitoring, training dan kebutuhan data secara upto date, akurat. Kenapa penamaan aplikasinya
MoTahu_087?.
KPPN Sumedang berada di Wilayah geografis Kabupaten Sumedang, ciri khas makanan di Kabupaten
Sumedang adalah Tahu (Tahu adalah makanan yang dibuat dari endapan perasan biji kedelai yang mengalami
koagulasi). Makanan Tahu Sumedang ini sangat terkenal di seluruh Indonesia, bahkan sampai ke Asia menjadi
oleh oleh para tamu yang berkunjung ke Kabupaten Sumedang. Definisi/arti kata 'tahu' di Kamus Besar Bahasa
Indonesia (KBBI) adalah mengerti sesudah melihat (menyaksikan, mengalami, dan sebagainya). Dengan
penamaan MoTahu_087, para stakeholder akan penasaran untuk membuka aplikasi tersebut. Aplikasi ini
merupakan pemanfaatan dan peningkatan sarana prasarana teknologi informasi dan komunikasi. Aplikasi
MoTahu_087. Aplikasi ini masih dalam proses pengembangan, yang dikembangkan oleh Tim Inovasi KPPN
Sumedang. Inovasi ini diharapkan sud~ahhadlaampaatndiingiusneankgaanjapdailkinogsolanmgkbaant J~anuari 2022.
Inovasi ini merupakan upaya KPPN Sumedang untuk memberikan layanan yang dibutuhkan oleh para
stakeholder meliputi aplikasi, monitoring dan training pengetahuan. MoTahu_087 dirancang untuk
memudahkan Stakeholder hanya dengan dalam satu gemgaman aplikasi MoTahu_087 dapat membuka
berbagai link, mulai dari menu informasi seperti profil KPPN Sumedang, kegiatan kegiatan yang telah
dilaksanakan oleh KPPN Sumedang dengan mitra kerjanya, kegiatan bakti sosial dll, buku pintar , pengaduan,
SAKTI Web (Satker dan Pemda), OMSPAN, ,Apliaksi e-Rekon K/L, Sakti Web, digit, Simaspaten, Jafung dll,
training, monitoring dan lainnya yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas Stakeholder, contoh: perlu format
pendaftaran user misalnya semuanya tersedia lengkap pada Buku Pintar. Selain itu Satker dapat dengan mudah
mengetahui penyelesaian SKPP, kapan harus meng-GUkan, menu menu lainnya pada aplikasi MoTahu_087 ini
antara lain inovasi-inovasi yang telah dibuat sebelumnya seperti Warung Tahu, SIGAP, Badega APBN, Pangemut
Diskotik, SiPANGSI. Inovasi ini tidak hanya untuk Satuan kerja, Pemda masyarakat umum lainnya. Untuk lebih
dikenal dan digunakan, inovasi MoTahu_087 akan disosialisasikan, melalui media sosial yang ada di KPPN.
Latar Belakang
Stakeholder harus membuka satu satu pada browser Mozilla/ chrome, PC/Laptop untuk memilih
aplikasi, misalnya membuka aplikasi pendukung pelaksanaan tugas Satuan Kerja.
Penggunaan Inovasi
Mekanismenya install melalui playstore untuk membuka aplikasi MoTahu_087 di HP Android.
Sebelum Implementasi
Untuk mendapatkan informasi Satuan Kerja, Pemda Masyarakat harus membuka harus membuka satu
persatu aplikasi.
Setelah Implementasi
Satuan Kerja, Pemda Masyarakat dapat dengan mudah dan praktis untuk mencari informasi data dan
kebutuhan penyaluran dana-nya.
Keberlanjutan Inovasi
Inovasi ini dapat terus dikembangkan dan diperbaharui sesuai perkembangan Inovasi ini dapat
direplikasi oleh KPPN lain dan Satker.
188 Kanwil DJ Pb Provinsi Jawa Barat
Genderang Inovasi untuk Negeri
~ halaman ini sengaja dikosongkan ~
189
Genderang Inovasi untuk Negeri
“Sebuah perubahan dan juga gebrakan tidak akan mampu bertahan, “
jika tidak didukung dengan maksimal.
~Sri Mulyani Indrawati~
Menteri Keuangan
Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah
Source: pexels.com
Kantor W3i6laInyoavahsi
Direktorat Jenderal Perbendaharaan
Provinsi Jawa Tengah
2020 - Non Aplikasi Penggunaan Keberlanjutan
Buletin Kinerja Menyampaikan informasi terkini tentang Menerbitkan Buletin Kinerja setiap
perkembangan organisasi dan semester dengan tema yang aktual.
KPPN Semarang I pengelolaan kinerja kepada pembaca
internal dan eksternal. Setelah Inovasi
Deskripsi & Latar Belakang
Pegawai bisa memperoleh informasi lebih
Media informasi terkait pengelolaan mudah dan bervariasi.
kinerja yang up to date dan menarik
sebagai media informasi terkait
pengelolaan kinerja.
Sebelum Inovasi Buletin Kinerja
Informasi susah didapatkan.
Deskripsi Inovasi
Media informasi terkait pengelolaan kinerja yang up to date dan menarik.
Latar Belakang
Perlu adanya media informasi terkait pengelolaan kinerja yang up to date dan menarik.
Penggunaan Inovasi
Menyampaikan informasi terkini tentang perkembangan organisasi dan pengelolaan kinerja kepada
pembaca internal dan eksternal.
Sebelum Implementasi
Informasi susah didapatkan.
Setelah Implementasi
Pegawai bisa memperoleh informasi lebihmudah dan bervariasi.
Keberlanjutan Inovasi
Menerbitkan Buletin Kinerja setiap semester dengan tema yang aktual.
192 Kanwil DJ Pb Provinsi Jawa Tengah
Genderang Inovasi untuk Negeri
2019 - Non Aplikasi
The Best Division of The Year 2021
KPPN Semarang I
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
Pemilihan seksi/unit terbaik dalam Memberikan apresiasi kepada seksi/ Pemilihan seksi/unit terbaik dalam
pelaksanaan pengelolaan kinerja tahun subag yang telah melaksanakan kegiatan pelaksanaan pengelolaan kinerja tahun
2021 dilatarbelakangi Masih kurangnya pengelolaan kinerja secara optimal tahun berikutnya.
motivasi dan pemahaman pegawai selama periode tahunan.
terhadap pengelolaan kinerja.
Sebelum Inovasi The Best Division Setelah Inovasi
of The Year 2021
Kurangnya pemahaman pegawai dalam Adanya peningkatan pemahaman
pengelolaan kinerja. pegawai dalam pengelolaan kinerja.
Deskripsi Inovasi
Pemilihan seksi/unit terbaik dalam pelaksanaan pengelolaan kinerja tahun 2021, dengan kriteria nilai
rata-rata upload dokumen kinerja di fitur upload kinerja triwulan I s.d III (bobot 20%), nilai rata-rata CKP
seluruh pegawai dalam seksi/sub bagian (bobot 30%), kelengkapan dan ketetapan pengisian manual IKU (bobot
10%), kecepatan dan keakuratan penyampaian laporan capaian IKU triwulan I s.d III (bobot 30%), keakuratan
dan tersedianya informasi yang cukup pada raw data (bobot 10%).
Latar Belakang
Masih kurangnya motivasi dan pemahaman pegawai terhadap pengelolaan kinerja.
Penggunaan Inovasi
Memberikan apresiasi kepada seksi/subag yang telah melaksanakan kegiatan pengelolaan kinerja secara
optimal selama periode tahunan (Triwulan I s.d triwulan III).
Sebelum Implementasi
Kurangnya pemahaman pegawai dalam pengelolaan kinerja.
Setelah Implementasi
Adanya peningkatan pemahaman pegawai dalam pengelolaan kinerja. Hal ini terlihat dalam
pencapaian prestasi di bidang pengelolaan kinerja baik dari tingkat nasional maupun tingkat kanwil.
Keberlanjutan Inovasi
Pemilihan seksi/unit terbaik dalam pelaksanaan pengelolaan kinerja tahun 2021, dengan kriteria:
1. Nilai rata-rata upload dokumen kinerja.
2. Nilai rata-rata CKP dalam satu seksi/Sub bagian.
3. Kelengkapan dan ketepatan pengisian manual IKU.
4. Kecepatan dan keakuratan penyampaian laporan capaian kinerja ke Sb Bagian Umum.
5. Keakuratan dan tersedianya informasi yang cukup pada raw data.
Kanwil DJ Pb Provinsi Jawa Tengah 193
Genderang Inovasi untuk Negeri
2019 - Non Aplikasi
Performance corner
KPPN Semarang I
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
Tempat khusus (seperti photo both) yang Tempat khusus yang bisa digunakan Inovasi akan terus dilanjutkan seiring
berisi/memuat informasi terkait sebagai tempat bagi pegawai untuk dengan keberlanjutan organisasi.
pengelolaan kinerja, prestasi pengelolaan memperoleh informasi terkait pengelolaan
kinerja/prestasi lainnya, komitmen kinerja. Setelah Inovasi
pegawai, foto/dokumentasi kegiatan.
Performance Pegawai lebih mudah memperoleh
Sebelum Inovasi corner informasi terkait pengelolaan kinerja dan
bisa digunakan sebagai photobooth untuk
Informasi susah didapatkan. event-event tertentu.
Deskripsi Inovasi
pembuatan tempat khusus (seperti photo both) yang berisi/memuat informasi terkait pengelolaan
kinerja, prestasi pengelolaan kinerja/prestasi lainnya, komitmen pegawai, foto/dokumentasi kegiatan.
Latar Belakang
Perlunya media informasi materi pengelolaan kinerja yang bisa diakses oleh pegawai.
Penggunaan Inovasi
Adanya tempat khusus yang bisa digunakan sebagai tempat bagi pegawai untuk memperoleh informasi
terkait pengelolaan kinerja.
Sebelum Implementasi
Informasi susah didapatkan.
Setelah Implementasi pengelolaan kinerja dan bisa digunakan
Pegawai lebih mudah memperoleh informasi terkait
sebagai photobooth untuk event-event tertentu.
Keberlanjutan Inovasi
Pembuatan tempat khusus (seperti photo booth) yang berisi/memuat informasi terkait pengelolaan
kinerja, prestasi pengelolaan kinerja/prestasi lainnya, komitmen pegawai, foto/dokumentasi kegiatan, dll).
194 Kanwil DJ Pb Provinsi Jawa Tengah
Genderang Inovasi untuk Negeri
2019 - Non Aplikasi
Performance commitment tree
KPPN Semarang I
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
Pohon artifisial yang berisi komitmen Komitmen masing-masing pegawai terkait Inovasi akan terus dilanjutkan seiring
masing-masing pegawai terhadap pengelolaan kinerja ditempelkan pada dengan keberlanjutan organisasi.
pengelolaan kinerja guna meningkatkan pohon artifisial.
komitmen pegawai terhadap pencapaian Setelah Inovasi
tujuan organisasi. Performance
commitment tree Meningkatnya motivasi pegawai sehingga
Sebelum Inovasi prestasi di bidang pengelolaan kinerja
bisa tercapai.
Pegawai tidak mengingat komitmen.
Deskripsi Inovasi
”Performance commitment tree” / pohon komitmen kinerja yaitu pohon artifisial yang berisi komitmen
masing-masing pegawai terhadap pengelolaan kinerja.
Latar Belakang
Perlunya meningkatkan komitmen pegawai terhadap pencapaian tujuan organisasi melalui sebuah
media.
Penggunaan Inovasi
Membangkitkan komitmen pegawai dalam melaksanakan pengelolaan kinerja secara optimal dalam
rangka mentapai tujuan organisasi.
Sebelum Implementasi
Pegawai tidak mengingat komitmen.
Setelah Implementasi
Pegawai lebih mengingat akan komitmen/janji yang telah ditulisnya. Hal ini berdampak pada
meningkatnya motivasi pegawai sehingga prestasi di bidang pengelolaan kinerja bisa tercapai.
Keberlanjutan Inovasi
Membuat Pohon komitmen kinerja yaitu gambar pohon artifisial yang berisi tulisan komitmen masing-
masing pegawai terhadap pengelolaan kinerja.
Kanwil DJ Pb Provinsi Jawa Tengah 195
Genderang Inovasi untuk Negeri
2019 - Non Aplikasi
Inovasi SOP Mini TLC
KPPN Semarang I
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
Sebuah wadah atau ruangan untuk Satker mengajukan permintaan Penunjukkan petugas yang kompeten
melakukan bimbingan teknis supaya lebih bimbingan, kemudian bersama petugas untuk memberikan bimbingan teknis di
intensif KPPN melaksanakan bimbingan di Mini mini TLC dengan cara mengoptimalkan
TLC. TMR.
Sebelum Inovasi SOP Mini TLC Setelah Inovasi
Minimnya tempat bimbingan teknis. Inovasi ini layanan dilakukan di mini TLC.
Deskripsi Inovasi
Sebuah wadah atau ruangan untuk melakukan bimbingan teknis supaya lebih intensif.
Latar Belakang
1. Adanya pergantian petugas satker sehingga memerlukan bimbingan teknis yang lebih intensif.
2. Sebelum ada inovasi SOP ini bimbingan teknis dilakukan lebih sering di meja layanan CSO.
3. Dengan adanya inovasi ini prosedur dan mekanisme pelayanan mini TLC lebih terstandar.
Penggunaan Inovasi
Ada standarisasi layanan bimtek di Mini TLC.
Sebelum Implementasi
Minimnya tempat bimbingan teknis.
Setelah Implementasi
Sebelum ada inovasi ini layanan konsultasi dilakukan di meja layanan CSO, setelah ada inovasi ini
layanan dilakukan di mini TLC.
Keberlanjutan Inovasi
Penunjukkan petugas yang kompeten untuk memberikan bimbingan teknis di
mini TLC dengan cara mengoptimalkan TMR.
196 Kanwil DJ Pb Provinsi Jawa Tengah
Genderang Inovasi untuk Negeri
2018 - Non Aplikasi Penggunaan Keberlanjutan
SOP PUG Stakeholder yang sedang hamil atau Inovasi akan terus dilanjutkan.
difabel mendapatkan pelayanan khusus
KPPN Semarang I tanpa mengantri.
Deskripsi & Latar Belakang
Inovasi yang dibuat untuk memberikan
kemudahan pelayanan bagi ibu hamil dan
difabel agar tidak perlu melakukan
pengantrian yang lama.
Sebelum Inovasi SOP PUG Setelah Inovasi
Sebelum ada inovasi ini ibu hamil antri Ibu hamil diberikan layanan prioritas
untuk mendapatkan layanan. tanpa antrian.
Deskripsi Inovasi
Inovasi yang dibuat untuk memberikan kemudahan pelayanan bagi ibu hamil dan difabel agar tidak perlu
melakukan pengantrian yang lama.
Latar Belakang
1. Memberi kemudahan percepatan layanan kepada ibu hamil dan difabel.
2. Sebelum ada inovasi ini pelayanan terhadap ibu hamil dan difabel dilayani seperti pelayanan standar KPPN.
Penggunaan Inovasi
Memberikan kepuasan layanan kepada satker khususnya bagi wanita hamil.
Sebelum Implementasi
Sebelum ada inovasi ini ibu hamil antri untuk mendapatkan layanan.
Setelah Implementasi
Ibu hamil diberikan layanan prioritas tanpa antrian.
Keberlanjutan Inovasi ibu hamil untuk diteruskan
Petugas CSO memberikan layanan prioritas kepada
ke loket FO tanpa melalui antrian.
Kanwil DJ Pb Provinsi Jawa Tengah 197
Genderang Inovasi untuk Negeri
2019 - Non Aplikasi
Kotak Pengaduan
KPPN Semarang I
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
Kotak pengaduan dibuat untuk Satker menyampaikan aspirasi, aduan, Inovasi akan terus dilanjutkan.
menampung aspirasi satker mengenai saran dan sebagainya ke kotak
pelayanan yang diberikan olek KPPN pengaduan. Setelah Inovasi
Semarang I.
Kotak pengaduan baru dengan maskot
Sebelum Inovasi Kotak Pengaduan karikatur berbusana jawa menjadi
menarik perhatian satker.
Sebelum ada inovasi ini satker kurang
memperhatikan adannya kotak
pengaduan.
Deskripsi Inovasi
Kotak pengaduan dibuat untuk menampung aspirasi satker mengenai pelayanan yang diberikan olek
KPPN Semarang I.
Latar Belakang
1. Kotak pengaduan yang lama kurang menarik dan tidak terlihat.
2. Sebelum ada inovasi ini satker kurang memperhatikan adanya kotak pengaduan atas layanan KPPN.
3. Untuk meningkatkan disiplin (kode etik/kode perilaku) pegawai dan sebagai sarana alat ukur/umpan balik
terhadap layanan KPPN.
Penggunaan Inovasi
1. Memberikan sarana kepada stakeholder untuk menyalurkan aduan ketika menerima layanan yang kurang
memuaskan.
2. Menjaga citra dan wibawa KPPN Semarang I.
Sebelum Implementasi
Sebelum ada inovasi ini satker kurang memperhatikan adannya kotak pengaduan.
Setelah Implementasi
Dengan adanya inovasi ini, kotak pengaduan baru dengan maskot karikatur berbusana jawa menjadi
menarik perhatian satker.
Keberlanjutan Inovasi
Satker menyampaikan aduan melalui kotak pengaduan yang sudah disediakan.
Bij
198 Kanwil DJ Pb Provinsi Jawa Tengah
Genderang Inovasi untuk Negeri
2020 - Non Aplikasi
Kata – Kata Bijak Dalam Membangun Lingkungan
Pengendalian
KPPN Semarang I
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
Kata-kata bijak membuat kita sebagai Meninventarisasi kata-kata bijak dan Kata-kata bijak di tempatkan di ruangan
pegawai lebih mengingat akan hal-hal menginternalisasikan kepada seluruh kerja KPPN Semarang I dan akan tetap
yang lebih menjiwai dalam diri sanubari pegawai. dilanjutkan.
masing-masing.
Sebelum Inovasi Kata – Kata Bijak Dalam Setelah Inovasi
Membangun Lingkungan
Sebelum ada kata-kata bijak ini tidak ada Setelah adanya inovasi ini diharapkan
pengingat yang menarik tentang Pengendalian integritas tertanam dalam diri sanubari
integritas. pegawai.
Deskripsi Inovasi
Kata-kata bijak membuat kita sebagai pegawai lebih mengingat akan hal-hal yang lebih menjiwai dalam
diri sanubari masing-masing.
Latar Belakang
1. Belum ada pengingat nilai-nilai Kementerian Keuangan yang menjunjung kearifan lokal.
2. Nilai-nilai Kemenkeu hanya terpampang pada suatu tempat saja.
3. Nilai-nilai Kemenkeu terutama nilai integritas tertanam erat pada diri pegawai KPPN Semarang I.
Penggunaan Inovasi
Membangun pengendalian integritas pegawai KPPN Semarang I.
Sebelum Implementasi
Sebelum ada kata-kata bijak ini tidak ada pengingat yang menarik tentang integritas.
Setelah Implementasi
Setelah adanya inovasi ini diharapkan integritas tertanam dalam diri sanubari pegawai.
Keberlanjutan Inovasi
Kata-kata bijak di tempatkan di ruangan kerja KPPN Semarang I.
jak
Kanwil DJ Pb Provinsi Jawa Tengah 199
Genderang Inovasi untuk Negeri
2019 - Aplikasi
Ruang Belajar Online Mandiri (Ruang BOM)
KPPN Semarang I
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
Sarana pembelajaran berbentuk ruang Satker mengakses situs blog Ruang BOM KPPN Semarang I telah membentuk tim
belajar online (blog) bagi satker yang (bit.ly/ruang_bom), kemudian melakukan yang bertugas sebagai penyedia konten
berisi konten-konten pencairan APBN, pendaftaran dan akan secara bertahap yang up to date.
pelaporan keuangan, dan aplikasi menerima surel berisi konten/materi
pendukung yang terkirim melalui surel seputar pencairan APBN di KPPN. Setelah Inovasi
kepada satker.
Ruang BOM Satker dapat belajar secara mandiri dan
Sebelum Inovasi tidak perlu menunggu berhari-hari untuk
mendapatkan pemahaman terkait
Pelaksanaan bimtek secara tatap muka pencairan APBN.
terasa kurang efisien.
Deskripsi Inovasi
Sarana pembelajaran berbentuk ruang belajar online (blog) yang disediakan oleh KPPN Semarang I bagi
satker. Ruang belajar ini menyediakan konten-konten mengenai tata cara pencairan APBN, pelaporan keuangan,
dan aplikasi pendukung yang akan terkirim secara bertahap melalui surel kepada satker.
Latar Belakang
Keragaman tingkat pemahaman petugas satker terhadap proses pencairan APBN berdampak pada
meningkatnya permintaan bimtek oleh satker kepada KPPN Semarang I. Permohonan bimtek yang
dilaksanakan secara tatap muka di Treasury Learning Center (TLC) biasanya membutuhkan waktu 2 hari hingga
1 minggu untuk diakomodasi dan menambah beban kerja CSO dan TMR KPPN Semarang I.
Penggunaan Inovasi
Satker mengakses situs blog Ruang BOM (bit.ly/ruang_bom), kemudian melakukan pendaftaran. Setelah
mengklik tautan konfirmasi yang diberikan, maka satker sudah terdaftar sebagai anggota Ruang BOM dan akan
secara bertahap menerima surel berisi konten/materi seputar pencairan APBN di KPPN.
Sebelum Implementasi
Pelaksanaan bimtek secara tatap muka terasa kurang efisien bagi satker karena perlu waktu 2 hari hingga
1 minggu untuk mendapatkan jadwal bimtek. Bagi CSO atau TMR, bimtek menambah beban kerja dan cukup
menyita waktu tugas dan fungsi utama.
Setelah Implementasi
Satker dapat belajar secara mandiri dan tidak perlu menunggu berhari-hari untuk mendapatkan
pemahaman terkait pencairan APBN. Bagi CSO atau TMR, Ruang BOM membuat mereka dapat lebih
mengoptimalkan tugas dan fungsi utama.
Keberlanjutan Inovasi
KPPN Semarang I telah membentuk tim yang bertugas sebagai penyedia konten sehingga pengguna bisa
mendapatkan konten-konten pembelajaran yang berkualitas, mudah dipahami, dan up to date.
200 Kanwil DJ Pb Provinsi Jawa Tengah
Genderang Inovasi untuk Negeri
2019 - Aplikasi
MONSTERSI (Aplikasi Monitoring Satker
Terkena Sanksi)
KPPN Semarang I
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
Aplikasi berbasis web yang Petugas Seksi Vera menginput data Telah dilakukan sharing knowledge
memungkinkan Seksi Vera secara satker yang terkena sanksi pada Aplikasi kepada seluruh pegawai KPPN Semarang
otomatis untuk berbagi data satker yang MONSTERSI secara otomatis akan I sehingga aplikasi dapat terus dijalankan
terkena sanksi karena terlambat tertampil pada layar monitor petugas walaupun terjadi mutasi pegawai.
menyampaikan LPJ Bendahara. Seksi PD.
Sebelum Inovasi MONSTERSI Setelah Inovasi
Petugas Seksi Vera harus membuat Petugas Seksi Vera cukup menginput di
daftar satker yang terkena sanksi secara aplikasi dan petugas Seksi PD tidak lagi
manual. mengecek secara manual.
Deskripsi Inovasi
Aplikasi berbasis web yang memungkinkan Seksi Vera secara otomatis untuk berbagi data satker yang
terkena sanksi karena terlambat menyampaikan LPJ Bendahara, sehingga Seksi PD tidak perlu mengecek secara
manual.
Latar Belakang
Daftar satker yang terkena sanksi penundaan penerbitan SP2D akibat keterlambatan penyampaian LPJ
Bendahara harus dibuat dan dicetak secara manual oleh Seksi Vera dan diperiksa secara manual juga oleh Seksi
Pencairan Dana sehingga memungkinkan terjadi kesalahan pemberian sanksi.
Penggunaan Inovasi
Petugas Seksi Vera menginput data satker yang terkena sanksi pada Aplikasi MONSTERSI, pada layar
monitor petugas di Seksi Pencairan Dana secara otomatis akan tertampil daftar satker yang terkena sanksi
dimaksud.
Sebelum Implementasi
Petugas Seksi Vera harus membuat daftar satker yang terkena sanksi secara manual. Demikian pula
petugas di Seksi PD harus memeriksa daftar satker yang terkena sanksi secara manual.
Setelah Implementasi
Petugas Seksi Vera cukup menginput di aplikasi dan petugas Seksi PD tidak lagi mengecek secara manual.
Selain itu juga terdapat penghematan penggunaan kertas.
Keberlanjutan Inovasi
Telah dilakukan sharing knowledge kepada seluruh pegawai KPPN
Semarang I sehingga aplikasi dapat terus dijalankan walaupun terjadi mutasi
pegawai.
Kanwil DJ Pb Provinsi Jawa Tengah 201
Genderang Inovasi untuk Negeri
2019 - Non Aplikasi
Sistem Layanan Antrean Express (SyantieX)
KPPN Semarang II
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
Pelayanan di loket express bagi petugas Petugas keamanan KPPN akan inovasi tersebut tetap dipertahankan
satker yang hami,satker berkinerja mengarahkan satker dengan kriteria Ielatihan Service Excellent.
terbaik, dan SPM Non Gaji tanpa rekon dimaksud langsung ke loket express. Telah disusun SOP atas layanan SyantieX
GPP maksimal 5 bulan. tersebut.
Sebelum Inovasi SyantieX Setelah Inovasi
Terlihat antrian yang sangat banyak, Setelah diberlakukannya inovasi sistem
bahkan bisa lebih dari satu jam. antrian ini, waktu tunggu relatif lebih
singkat.
Deskripsi Inovasi
Dalam rangka percepatan layanan dan peningkatan kualitas pelayanan Publik, Kantor Pelayanan
Perbendaharaan Negara (KPPN) Semarang II mempunyai layanan unggulan. Layanan unggulan tersebut yaitu
Sistem Layanan Antrian Express disingkat SyantieX. Penerapan SyantieX merupakan salah satu implementasi
layanan yang responsif gender. Layanan penerimaan SPM kepada petugas satker yang sedang hamil, satuan
kerja (satker) berkinerja terbaik, dan pengajuan SPM Non Gaji tanpa rekon GPP maksimal 5 (lima) buah SPM
akan dilayani di loket express oleh petugas tersendiri. Petugas Satpam yang pertama kali bertemu dengan
petugas satker telah mengidentifikasi pemegang kartu prioritas untuk ibu hamil, pemegang kartu prioritas
untuk satker berkinerja terbaik, dan petugas satker yang mengajukan SPM Non Gaji tanpa rekon GPP maksimal
5 (lima) buah SPM untuk diarahkan ke loket express.
Latar Belakang
Sebagian besar orang sangat malas menunggu karena menunggu merupakan aktivitas yang sangat
membosankan dan membuang-buang waktu. Aktivitas menunggu juga merupakan faktor penentu apakah
satker yang dilayani merasa puas atau tidak atas layanan KPPN. Tak dapat dipungkiri bahwa antrian yang terlalu
panjang membuat petugas satker tidak tahu kapan SPM yang dibawanya akan diterima. Bisa jadi waktu
produktifnya hanya habis untuk menunggu. Kepastian layanan untuk petugas satker yang sedang hamil, dan
satuan kerja (satker) berkinerja terbaik, serta pengajuan SPM Non Gaji tanpa rekon GPP maksimal 5 (lima) buah
akan membuat jumlah antrian di KPPN menjadi terkontrol dan memberikan rasa keadilan bagi satker.
Penggunaan Inovasi
Petugas Satpam yang pertama kali bertemu dengan petugas satker telah mengidentifikasi pemegang
kartu prioritas untuk ibu hamil, pemegang kartu prioritas untuk satker berkinerja terbaik, dan petugas satker
yang mengajukan SPM Non Gaji tanpa rekon GPP maksimal 5 (lima) buah SPM untuk diarahkan ke loket
express.
Sebelum Implementasi
Sebelum diberlakukan Sistem Layanan Antrian Express (SyantieX) jelas terlihat antrian yang sangat
banyak, bahkan bisa lebih dari satu jam seorang petugas satker mengantri untuk mendapat pelayanan. Setelah
diberlakukannya inovasi sistem antrian ini, waktu tunggu relatif lebih singkat. Petugas satker yang membawa
SPM dalam jumlah besar (lebih dari 5 (lima)) SPM Non Gaji tanpa rekon GPP akan dilayani di loket regular,
sementara yang membawa SPM Non Gaji tanpa rekon GPP maksimal 5 (lima) buah, ibu hamil dan satker
prioritas akan dilayani oleh loket expres. Pembedaan loket tersebut efektif mengurangi antrian yang panjang.
Inovasi ini dikembangkan sendiri oleh KPPN Semarang II, juga sebagai bentuk implementasi dari penerapan
Pengarusutamaanutamaan Gender di KPPN Semarang II.
Setelah Implementasi
Dampak positif dari diterapkannya SyantieX. Berikut ini adalah kelompok pengguna layanan/
stakeholder yaitu Ibu Hamil, Satker berkinerja terbaik, Satker dengan pengajuan SPM maksimal 5 (lima) SPM
Non Gaji tanpa rekon GPP.
Inovasi ini sangat berperan penting dalam peningkatan kepuasan layanan pengguna. Pelayanan kepada
ibu hamil merupakan tindak lanjut dari implementasi pengarusutamaan gender di KPPN Semarang II. Bagi
satker berkinerja terbaik merupakan salah satu penghargaan KPPN atas kinerja pelaksanaan anggaran satker
bersangkutan yang layak mendapat layanan lebih atas prestasinya tersebut. Sedangkan bagi Satker dengan
intensitas pengajuan SPM maksimal 5 (lima) SPM Non Gaji tanpa rekon GPP, petugas satker yang bersangkutan
dapat mengantri dengan kepastian segera mendapat layanan tanpa menunggu antrian reguler yang cukup lama
untuk SPM yang diproses di antrian reguler lebih dari 5 (lima) SPM.
202 Kanwil DJ Pb Provinsi Jawa Tengah
Genderang Inovasi untuk Negeri
Keberlanjutan Inovasi
Sumber daya manusia (SDM) yang dibutuhkan untuk melaksanakan inovasi ini terpusat pada petugas
Front Office (FO) serta petugas Satpam yang pertama kali berinteraksi dengan stakeholder. Sampai saat ini
keberlangsungan inovasi tersebut tetap dipertahankan. Pelatihan Service Excellent untuk mendukung layanan
oleh petugas FO dan Satpam telah dilaksanakan. Disamping itu telah disusun SOP atas layanan SyantieX
tersebut.
2017 - Non Aplikasi
Feedback Service Calling
KPPN Surakarta
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
Komunikasi melalui sambungan telepon KPPN menghubungi satker yang telah KPPN Surakarta secara resmi
kepada satker yang telah memberikan memberikan penilaian atas layanan menerbitkan Keputusan Kepala KPPN
penilaian terhadap layanan KPPN dan KPPN. Jika satker memberikan feedback mengenai SOP Feedback Service Calling.
memberikan reward berupa kartu bebas yang dianggap sesuai maka satker akan
antrian 1 kali. mendapat reward kartu bebas antrian 1 Setelah Inovasi
kali.
Sebelum Inovasi Satker lebih antusias memberikan
Feedback Service masukan atau feedback kepada KPPN
Satker terkadang merasa "ewuh Calling atas layanan yang diterimanya.
pekewuh" untuk menyampaikan kritik/
masukan/feedback terhadap layanan
yang diterima.
Deskripsi Inovasi
Komunikasi melalui sambungan telepon kepada satker yang telah memberikan penilaian terhadap
layanan KPPN dan memberikan reward berupa kartu bebas antrian 1 kali bagi satker yang memberikan feedback
atas layanan KPPN.
Latar Belakang
KPPN Surakarta berkomitmen untuk selalu meningkatkan layanan secara terus menerus kepada satker.
Penggunaan Inovasi
KPPN menghubungi satker yang telah memberikan penilaian atas layanan KPPN. Jika satker
memberikan masukan/feedback yang dianggap sesuai maka satker akan mendapat reward kartu bebas antrian
1 kali.
Sebelum Implementasi
Satker terkadang merasa "ewuh pekewuh" untuk menyampaikan kritik/masukan/feedback terhadap
layanan yang diterima.
Setelah Implementasi
Satker lebih antusias memberikan masukan atau feedback kepada KPPN atas layanan yang
diterimanya.
Keberlanjutan Inovasi
KPPN Surakarta secara resmi menerbitkan Keputusan Kepala KPPN mengenai SOP
Feedback Service Calling.
Kanwil DJ Pb Provinsi Jawa Tengah 203
Genderang Inovasi untuk Negeri
2016 - Non Aplikasi Penggunaan Keberlanjutan
ngGarbini Card Setiap pengguna layanan KPPN KPPN Surakarta secara resmi
Surakarta yang sedang hamil akan menerbitkan Keputusan Kepala KPPN
KPPN Surakarta diberikan kartu freepass sehingga mengenai SOP ngGarbini Card.
memperoleh layanan bebas antrian.
Deskripsi & Latar Belakang
Kartu bebas antrian bagi pengguna
layanan KPPN Surakarta yang sedang
dalam kondisi hamil/mengandung.
Sebelum Inovasi ngGarbini Card Setelah Inovasi
Petugas satker yang sedang hamil Petugas satker yang sedang hamil tetap
enggan datang ke KPPN. datang ke KPPN dan merasa puas atas
layanan KPPN.
Deskripsi Inovasi
Kartu bebas antrian bagi pengguna layanan KPPN Surakarta yang sedang dalam kondisi hamil/
mengandung atau nggarbini (artinya: hamil) dalam bahasa Jawa.
Latar Belakang
KPPN Surakarta berkomitmen untuk selalu meningkatkan layanan secara terus menerus kepada satker,
khususnya layanan responsif gender.
Penggunaan Inovasi
Setiap pengguna layanan KPPN Surakarta yang sedang hamil akan diberikan kartu freepass sehingga
memperoleh layanan bebas antrian.
Sebelum Implementasi
Petugas satker yang sedang hamil enggan datang ke KPPN, sehingga terkadang menghambat pemberian
layanan .
Setelah Implementasi
petugas satker yang sedang hamil tetap datang ke KPPN dan merasa puas atas layanan KPPN, khususnya
inovasi ngGarbini Card.
Keberlanjutan Inovasi
KPPN Surakarta secara resmi menerbitkan Keputusan Kepala KPPN mengenai SOP ngGarbini Card.
204 Kanwil DJ Pb Provinsi Jawa Tengah
Genderang Inovasi untuk Negeri
2019 - Non Aplikasi
Kotak Misteri Buat Ladies (KOEMIS BULAD)
KPPN Pati
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
Penyediaan kebutuhan bagi stakeholders KPPN Pati melakukan pengadaan Inovasi ini sangat perlu untuk dilanjutkan
wanita yang diletakkan di kamar mandi/ kebutuhan kewanitaan yang dibebankan karena sangat bermanfaat bagi
toilet wanita dilatarbelakangi oleh pada anggaran keperluan perkantoran kenyamanan dan kesehatan
komposisi SDM KPPN Pati yang berisi sehari-hari. stakeholders.
50% adalah wanita.
KOEMIS BULAD Setelah Inovasi
Sebelum Inovasi
Para stakeholders wanita merasa lebih
Belum tersedia fasilitas untuk kebutuhan nyaman karena tidak perlu khawatir
khusus wanita yang terkadang bersifat apabila mengalami situasi yang tidak
mendesak. terduga.
Deskripsi Inovasi
Inovasi KOEMIS BULAD merupakan inovasi dari KPPN Pati berupa penyediaan kebutuhan bagi
stakeholders wanita yang diletakkan di kamar mandi/toilet wanita.
Latar Belakang
Penyediaan kebutuhan kewanitaan dilatarbelakangi oleh komposisi SDM KPPN Pati yang berisi 50%
adalah wanita. Selain itu, pegawai/pejabat perwakilan satker yang sering datang ke KPPN Pati juga sebagian
besar adalah wanita.
Penggunaan Inovasi
KPPN Pati mengidentifikasi kebutuhan kewanitaan apa saja yang sekiranya dibutuhkan oleh
stakeholders wanita. Dari daftar kebutuhan tersebut, KPPN Pati melakukan pengadaan kebutuhan kewanitaan
yang dibebankan pada anggaran keperluan perkantoran sehari-hari. Barang-barang tersebut kemudian
ditempatkan pada kamar mandi/toilet khusus wanita dan diisi ulang secara rutin.
Sebelum Implementasi
Belum tersedia fasilitas untuk kebutuhan khusus wanita yang terkadang bersifat mendesak. Hal tersebut
berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan saat bekerja.
Setelah Implementasi
Setelah tersedianya kebutuhan khusus wanita, para stakeholders wanita merasa
lebih nyaman karena tidak perlu khawatir apabila mengalami situasi yang tidak
terduga. Hal ini terbukti dari meningkatnya hasil Survei Kepuasan
Pengguna Layanan.
Keberlanjutan Inovasi
Inovasi ini sangat perlu untuk dilanjutkan karena sangat
bermanfaat bagi kenyamanan dan kesehatan stakeholders.
Selain itu, inovasi ini juga tidak membutuhkan biaya yang besar.
Kanwil DJ Pb Provinsi Jawa Tengah 205
Genderang Inovasi untuk Negeri
2020 - Non Aplikasi
CARANGSAKA (CO WORKING SPACE SARANA
LAYANAN BERSAMA BAGI SATKER)
KPPN Pati
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
Fasilitas layanan bersama antara KPPN • KPPN Pati berkoordinasi dengan Bank Mengingat manfaat yang diperoleh dan
Pati dengan Bank Mandiri Taspen Graha Mandiri Taspen Graha Pati. biaya yang minimal, inovasi ini sangat
Pati yang berlokasi di KPPN Pati perlu untuk dilanjutkan.
bertujuan memberikan layanan • Penyediaan sarana prasarana yang
ketaspenan bagi satker. dibutuhkan.
• Membuka loket layanan ketaspenan di
KPPN Pati.
Sebelum Inovasi CARANGSAKA Setelah Inovasi
Harus mengurus kepensiunan ke PT Cukup datang ke KPPN Pati untuk
Taspen terdekat yang ada di Semarang. mengurus kepensiunan.
Deskripsi Inovasi
Inovasi CARANGSAKA merupakan bentuk fasilitas layanan bersama antara KPPN Pati dengan Bank
Mandiri Taspen Graha Pati yang mengambil lokasi di KPPN Pati. Inovasi tersebut bertujuan memberikan
layanan terpadu bagi satker yang membutuhkan layanan ketaspenan.
Latar Belakang
Inovasi ini diciptakan untuk membantu dan menjawab kebutuhan satuan kerja yang membutuhkan
layanan dari KPPN dan layanan ketaspenan sekaligus.
Penggunaan Inovasi
KPPN Pati melakukan koordinasi dengan Bank Mandiri Taspen Graha Pati untuk melakukan kolaborasi
co-working space yang bertempat di KPPN Pati. Dari hasil koordinasi kemudian ditindaklanjuti dengan
penyediaan sarana prasarana yang dibutuhkan oleh pihak Mandiri Taspen ketika membuka loket layanan
ketaspenan di KPPN Pati.
Sebelum Implementasi
Sebelum ada inovasi ini, para pegawai yang akan memasuki periode pensiun lingkup wilayah Pati harus
mengurus kepensiunan mereka ke PT Taspen terdekat yang ada di Semarang. Jarak yang jauh pasti perlu
mengorbankan waktu dan biaya yang tidak sedikit.
Setelah Implementasi
Para pegawai cukup datang ke KPPN Pati untuk mengurus kepensiunan mereka sehingga menghemat
waktu, tenaga, dan biaya.
Keberlanjutan Inovasi
Inovasi ini merupakan bentuk kolaborasi dan koordinasi KPPN Pati dengan instansi lain sebagai pelayan
masyarakat. Mengingat manfaat yang diperoleh dan biaya yang minimal, inovasi ini sangat perlu untuk
dilanjutkan.
206 Kanwil DJ Pb Provinsi Jawa Tengah
Genderang Inovasi untuk Negeri
2021 - Aplikasi
Aplikasi Menara 129
KPPN Kudus
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
Aplikasi online yang dapat diakses pada KPPN Kudus segera mengumumkan Mungkin akan tidak lagi digunakan
https:// menara-129.glideapp.io/ dalam kepada seluruh satker melalui WA Grup apabila seluruh satuan kerja sudah dapat
rangka layanan terkait pengajuan SPM satker. Satker dihimbau untuk mengoperasikan Aplikasi SAKTI secara
yang berkualitas dan mudah diakses. mendownload Aplikasi Menara 129 lancar.
melalui tautan pada alamat : linktr.ee/
kppnkudus. Setelah Inovasi
Sebelum Inovasi Aplikasi Menara Jumlah rata-rata tingkat kesalahan SPM
129 yang diajukan satuan kerja sebesar
Rata-rata tingkat kesalahan SPM sebesar 3.19%.
6.67%.
Deskripsi Inovasi
Aplikasi dengan basis pengolahan secara online dapat diakses pada https://menara-129.glideapp.io/.
Basis data yang digunakan berasal dari OM SPAN dan eSPM. Aplikasi ini berisi beberapa menu yaitu:
1. DELAPATAS (Dengan Layanan Tanpa Batas).
2. KRETEK KPPN KUDUS (Kroscek eSPM Satuan Kerja Mitra KPPN Kudus).
3. RESERSE (Retur Segera selesai).
4. WORO-WORO 129 (Sarana Publikasi Perbendaharaan Mitra Kerja KPPN Kudus).
Latar Belakang
Setiap menu pada Aplikasi Menara 129 merupakan jawaban KPPN Kudus atas kebutuhan satker dalam
memperoleh layanan terkait pengajuan SPM yang berkualitas dan mudah diakses. Untuk menyederhanakan
layanan-layanan tersebut, maka KPPN Kudus menggabungkan seluruh layanan dalam satu aplikasi yaitu
Aplikasi Menara 129.
Penggunaan Inovasi
Setelah Aplikasi dilaunching, KPPN Kudus segera mengumumkan kepada seluruh satker melalui WA
Grup satker. Satker dihimbau untuk mendownload Aplikasi Menara 129 melalui tautan pada alamat : linktr.ee/
kppnkudus.
Sebelum Implementasi
Sebelum inovasi ini diimplementasikan, rata-rata tingkat kesalahan SPM sebesar 6.67%.
Setelah Implementasi
Setelah inovasi diimplementasikan, jumlah rata-rata tingkat kesalahan SPM yang diajukan satuan kerja
sebesar 3.19%.
Keberlanjutan Inovasi
Untuk saat ini, setiap inovasi masih digunakan dalam rangka melayani satuan kerja secara maksimal.
Untuk Inovasi SPEKTRA 129, mungkin akan tidak lagi digunakan apabila seluruh satuan kerja sudah dapat
mengoperasikan Aplikasi SAKTI secara lancar.
Kanwil DJ Pb Provinsi Jawa Tengah 207
Genderang Inovasi untuk Negeri
2021 - Non Aplikasi
PENGUATAN INTEGRITAS
KPPN Kudus
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
Kumpulan beberpa inovasi KPPN Kudus Untuk Mars Anti Gratifikasi, seluruh Tetap diperlukan untuk menumbuhkan
yaitu Mars Anti Gratifikasi KPPN Kudus, pegawai KPPN Kudus diwajibkan untuk semangat para pegawai.
SIDAVID (Sistem Pengaduan via hafal. Sedangkan Inovasi yang lain
Android), WA Grup Ujicoba Marketplace diumumkan melalui WA Grup masing- Setelah Inovasi
Internal KPPN Kudus, WA Grup KKP Per masing.
Bank, WA Grup satker Digipay. Semangat para pegawai bertambah.
Koordinasi untuks setiap grup WA lebih
Sebelum Inovasi PENGUATAN mudah.
INTEGRITAS
Semangat para pegawai KPPN Kudus
menurun.
Koordinasi masih sulit dilaksanakan.
Deskripsi Inovasi
Pada form berikut akan kami sampaikan inovasi KPPN Kudus yang tidak berbasis aplikasi yaitu:
1. Mars Anti Gratifikasi KPPN Kudus.
2. SIDAVID (Sistem Pengaduan via Android).
3. WA Grup Ujicoba Marketplace Internal KPPN Kudus.
4. WA Grup KKP Per Bank.
5. WA Grup satker Digipay.
Latar Belakang
1. Mars Anti Gratifikasi KPPN Kudus diciptakan untuk memupuk integritas dan internalisasi nilai-nilai
Pancasila terhadap para pegawai KPPN Kudus.
2. SIDAVID (Sistem Pengaduan via Android) dibentuk untuk memudahkan satuan kerja menyampaikan
keluhan dan pengaduan pelayanan.
3. WA Grup Ujicoba Marketplace Internal KPPN Kudus dibentuk untuk memudahkan kooridinasi pemegang
user Aplikasi Marketplace apabila akan melakukan transaksi belanja.
4. WA Grup KKP Per Bank dan WA Grup satker Digipay dibentuk dalam rangka mencapai target transaksi yang
telah ditetapkan oleh Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Tengah.
Penggunaan Inovasi
Untuk Mars Anti Gratifikasi, seluruh pegawai KPPN Kudus diwajibkan untuk hafal. Sedangkan Inovasi
yang lain diumumkan melalui WA Grup masing-masing.
Sebelum Implementasi
1. Mars Anti Gratifikasi : Sebelum Inovasi diimplementasikan, semangat para pegawai KPPN Kudus menurun.
2. SIDAVID (Sistem Pengaduan via Android) : sampai saat ini, KPPN Kudus belum menerima keluhan.
WA Grup : Koordinasi masih sulit dilaksanakan
Setelah Implementasi
Setelah inovasi, semangat para pegawai bertambah, dan koordinasi untuks setiap grup WA lebih mudah.
Keberlanjutan Inovasi
Untuk inovasi SIDAVID, sebenarnya sudah ada
saluran pengaduan di tingkat Kanwil dan Kantor Pusat
DJPB. Akan tetapi, alangkah lebih baiknya apabila KPPN
mengetahui terlebih dahulu keluhan dari satker agar
masalah dapat diselesaikan secara lebih intens antara satker
dan KPPN. Untuk Inovasi Mars, tetap diperlukan untuk
menumbuhkan semangat para pegawai. Untuk inovasi WA
Grup, masih tetap dibutuhkan selama masih ada target
transaksi KKP dan Digipay.
208 Kanwil DJ Pb Provinsi Jawa Tengah
Genderang Inovasi untuk Negeri
2021 - Non Aplikasi
LEGIT (Laporan E-SPM Gaji Induk Triwulanan)
KPPN Pekalongan
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
Suatu bentuk Laporan dari hasil Data SPM LS Gaji Induk yang telah Inovasi ini berpotensi berkelanjutan
monitoring atas upload ADK SPM Gaji diterbitkan SP2D dalam periode penggunaannya pada KPPN Pekalongan.
Induk satker melalui aplikasi e-SPM untuk pelaporan di download. File download
mendorong satker untuk patuh terhadap tersebut kemudian diupload dalam
periode penyampaian SPM LS Gaji Induk. Aplikasi Monitoring Penyampaian Gaji
Induk (excel).
Sebelum Inovasi LEGIT Setelah Inovasi
KPPN Pekalongan tidak memberikan Pemberian Apresiasi setiap triwulan
Apresiasi atas kepatuhan satker dalam kepada satuan kerja yang patuh dalam
upload SPM LS Gaji Induk dan adk. Upload ADK dan SPM LS Gaji Induk.
Deskripsi Inovasi
Inovasi LEGIT merupakan suatu bentuk Laporan dari hasil monitoring atas upload ADK SPM Gaji Induk
satker melalui aplikasi e-SPM. Inovasi ini digunakan oleh Seksi Pencairan Dana yang hasilnya disampaikan
kepada para KPA Satker mitra kerja KPPN Pekalongan. Keunggulan dari aplikasi ini adalah mengidentifikasi
kepatuhan satker dalam upload ADK SPM Gaji Induk dalam satu periode monitoring (Triwulanan dan
Tahunan).
Periode upload SPM LS Gaji Induk dan adk ini dibagi menjadi 4 kluster, yaitu:
1. Cluster A periode upload tanggal 1-5 sebelum bulan pembayaran.
2. Cluster B periode upload tanggal 6-10 sebelum bulan pembayaran.
3. Cluster C periode upload tanggal 11-15 sebelum bulan pembayaran.
4. Cluster D periode upload tanggal 16-25 sebelum bulan pembayaran.
Bagi satker yang upload ADK SPM LS Gaji Induk dalam cluster A selama 3 (tiga) bulan berturut-turut
akan mendapat apresiasi. Bentuk apresiasinya berupa Janji Layanan KPPN Pekalongan kepada satker
berkenaan. Janji Layanan Prioritas Penyelesaian atas SPM LS Kekurangan Gaji, Uang Makan dan Uang Lembur
menjadi SP2D paling lambat 2 jam setelah SPM LS berkenaan diterima secara lengkap dan benar oleh petugas
konversi.
Latar Belakang
PMK 190/PMK.5/2012 pasal 59 ayat (6) menyebutkan SPM LS untuk pembayaran gaji induk
disampaikan paling lambat tanggal 15 sebelum bulan pembayaran dan ayat (7) menyebutkan bahwa dalam hal
tanggal 15 merupakan hari libur atau yang dinyatakan libur, penyampaian SPM-LS untuk pembayaran gaji induk
kepada KPPN dilakukan paling lambat 1 (satu) hari kerja sebelum tanggal 15. Bagi satuan kerja yang
menyampaikan SPM LS Gaji Induk melampaui tanggal ketentuan tersebut maka KPPN menyampaikan surat
teguran atas Keterlambatan Penyampaian SPM LS Gaji Induk bulan berkenaan.
Namun bagi satker yang tertib dalam menyampaikan SPM LS Gaji Induk perlu diberikan apresiasi. Hal ini
diharapkan mampu mendorong satker untuk patuh terhadap periode penyampaian SPM LS Gaji Induk setiap
bulannya.
Penggunaan Inovasi
Satker menyampaikan SPM LS Gaji Induk dan ADKnya melalui aplikasi e-SPM. Kemudian data SPM LS
Gaji Induk yang telah diterbitkan SP2D dalam periode pelaporan di download. File download tersebut kemudian
diupload dalam Aplikasi Monitoring Penyampaian Gaji Induk (excel). Hasilnya adalah grafik dan tabel satuan
kerja yang menggambarkan periode satker dalam upload ADK SPM. Selain itu juga dihasilkan daftar satuan
kerja yang berhak mendapat apresiasi dalam triwulanan berkenaan.
Sebelum Implementasi
Sebelum implementasi Inovasi :
1. KPPN Pekalongan tidak memberikan Apresiasi atas kepatuhan satker dalam upload SPM LS Gaji Induk dan
adk.
2. Dalam periode Juni - November 2020 tingkat kepatuhan satker untuk upload ADK dan SPM LS Gaji Induk
yang masuk dalam Cluster A sebesar 17%, Cluster B sebesar 36%, Cluster C sebesar 45% dan Cluster D
sebesar 2%.
Kanwil DJ Pb Provinsi Jawa Tengah 209
Genderang Inovasi untuk Negeri
Setelah Implementasi
Dampak setelah implementasi Inovasi:
1. Penyampaian Laporan Hasil Monitoring Kepatuhan Upload ADK dan SPM LS Gaji Induk secara triwulanan
kepada Satuan Kerja.
2. Pemberian Apresiasi setiap triwulan kepada satuan kerja yang patuh dalam Upload ADK dan SPM LS Gaji
Induk masuk Cluster A selama 3 bulan berturut-turut.
3. Dalam periode Juni-November 2021 tingkat kepatuhan satker untuk upload ADK dan SPM LS Gaji Induk
yang masuk dalam Cluster A sebesar 38%, Cluster B sebesar 33%, Cluster C sebesar 26% dan Cluster D
sebesar 3% . Terjadi peningkatan jumlah satker yang masuk dalam Cluster A.
Keberlanjutan Inovasi
Inovasi ini berpotensi berkelanjutan penggunaannya pada KPPN Pekalongan dan dapat diduplikasi pada
KPPN lainnya. Namun untuk tahun 2022, perlu dilakukan modifikasi atas Aplikasi Monitoring Penyampaian
Gaji Induk (excel) mengingat sumber datanya berbeda dengan tahun 2020 dan 2021. Sumber data tahun 2020
dan 2021 dihasilkan dari aplikasi e-SPM. Sementara tahun 2022 akan diupload data dari portal sakti.
2020 - Non Aplikasi
Penerbitan Media Cetak Buletin BATIK
KPPN Pekalongan
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
Media informasi dan komunikasi internal Alur penyampaian Media Buletin BATIK Inovasi dalam bentuk Media Informasi
dan eksternal yang dimaksudkan sebagai melalui media sosial dengan share file pdf Buletin berbeda dengan media yang
wadah inovasi dan komunikasi aktif serta maupun video buletin, termasuk publikasi diterbitkan kantor pusat sehingga layak
dokumentasi kegiatan. melalui website. diteruskan.
Sebelum Inovasi Penerbitan Media Setelah Inovasi
Cetak Buletin BATIK
Adanya Keterbatasan informasi serta Tersedianya banyak pilihan media
dokumentasi atas kegiatan yang sudah, informasi dan konsultasi serta kemudahan
akan maupun yang sedang berlangsung. menemukan dokumentasi kegiatan yang
sudah pernah diselenggarakan.
Deskripsi Inovasi
Buletin BATIK merupakan media informasi dan komunikasi internal dan eksternal yang dimaksudkan
sebagai wadah inovasi dan komunikasi aktif serta dokumentasi kegiatan. Buletin BATIK terbit 4 halaman,
memuat 4 rubrik, Kajian, Informasi Kegiatan, Kami Jawab Anda serta Gambar dan Peristiwa. Buletin BATIK
membuka ruang konsultasi Satuan Kerja melalui Rubrik Kami Jawab Anda sehingga dari materi yang tersedia
dapat membangun edukasi positif dan komunikasi aktif Stakeholder termasuk di lingkup internal KPPN sendiri.
Latar Belakang
Banyak kegiatan yang diselenggarakan termasuk konsultasi via medsos yang jarang terdokumentasi
dengan baik. Kehadiran Buletin dapat menjadi wadah pengembangan potensi menulis, mendokumentasikan
kegiatan dimana media informasi sebelumnya belum ada di KPPN Pekalongan.
Penggunaan Inovasi
Alur penyampaian Media Buletin BATIK melalui media sosial WhatsApp Group Satuan Kerja dan WA
Grup KPA termasuk WA Grup internal KPPN melalui share file pdf maupun video buletin. Termasuk publikasi
melalui website.
Sebelum Implementasi
Adanya Keterbatasan informasi serta dokumentasi atas kegiatan yang sudah, akan maupun yang sedang
berlangsung.
Setelah Implementasi
Tersedianya banyak pilihan media informasi dan konsultasi serta kemudahan menemukan dokumentasi
kegiatan yang sudah pernah diselenggarakan.
Keberlanjutan Inovasi
Inovasi dalam bentuk Media Informasi Buletin tidak terlalu berdampak signifikan dengan adanya media
yang sama yang diterbitkan oleh kantor pusat, karena masing2 sudah ada segmen pasar ( pengkonsumsi media
berkenaan), juga karakteristik yang berbeda.
210 Kanwil DJ Pb Provinsi Jawa Tengah
Genderang Inovasi untuk Negeri
2020 - Non Aplikasi Penggunaan Keberlanjutan
DISKUSI KPPN mengundang satker mitra kerja Inovasi DISKUSI ini menjadi ikon kegiatan
atau satker yang mengundang KPPN. antara KPPN dengan satker mitra kerja.
KPPN Pekalongan
DISKUSI Setelah Inovasi
Deskripsi & Latar Belakang
Satker meminta KPPN untuk
Wadah kolaborasi antara KPPN dengan pendampingan terkait IKPA.
satker mitra kerj meliputi FGD,
Sosialisasi, Bimtek, Sharing Session, dan
sebagainya dalam penyampaian regulasi
peraturan, proses bisnis, dan aplikasi
terkini.
Sebelum Inovasi
Selama masa pandemi KPPN lebih
banyak melaksanakan kegiatan dengan
satker secara format daring.
Deskripsi Inovasi
DISKUSI (Dialog Interaktif Satker Keuangan Sinergi) merupakan inovasi non aplikasi yang bertujuan
sebagai wadah berkolaborasinya antara KPPN selaku Kuasa BUN dengan satker mitra kerja selaku Kuasa PA K/L
meliputi FGD, Sosialisasi, Bimtek, Sharing Session, dan sebagainya dalam penyampaian regulasi peraturan dan
proses bisnis dan aplikasi terkini sehubungan dengan Transformasi Kelembagaan Ditjen Perbendaharaan, baik
bersifat KPPN mengundang satker maupun sebaliknya satker mengundang KPPN terkait pelaksanaan dan
pertanggungjawaban anggaran.
Latar Belakang
Penyampaian informasi perbendaharaan terkait mekanisme pencairan dana pada KPPN dengan satker
mitra kerja.
Penggunaan Inovasi
KPPN mengundang satker mitra kerja.
Sebelum Implementasi
Selama masa pandemi KPPN lebih banyak melaksanakan kegiatan dengan satker secara format daring.
Setelah Implementasi
Satker meminta KPPN untuk pendampingan terkait IKPA (Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran)
sesuai tools tersedia yakni OM-SPAN (Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara).
Keberlanjutan Inovasi
Inovasi DISKUSI ini menjadi ikon kegiatan antara KPPN dengan satker mitra kerja.
Kanwil DJ Pb Provinsi Jawa Tengah 211
Genderang Inovasi untuk Negeri
2021 - Non Aplikasi
Gazebo Therapy Ikan
KPPN Pekalongan
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
Jenis perawatan yang biasa dilakukan Untuk melakukan therapy cukup duduk di Inovasi ini merupakan non aplikasi dan
pada kaki melalui terapi ikan sebagai gazebo dan kaki dimasukkan dalam sesuai kebutuhan sehingga apabila ada
solusi alternatif untuk menjaga kebugaran kolam. inovasi yang sama tidak akan terdampak
dan kesehatan para pegawai tetap prima. serta dapat terus berlanjut.
Sebelum Inovasi Gazebo Therapy Setelah Inovasi
Ikan
Belum terdapat sarana untuk pijat Pegawai tetap fresh dan bugar serta
therapy. kesehatannya terjaga.
Deskripsi Inovasi
Gazebo Therapy Ikan atau Fish spa adalah jenis perawatan yang biasa dilakukan pada kaki. Dan Ikan yang
digunakan untuk terapi atau pijat adalah Garra rufa. Garra rufa adalah spesies ikan tidak bergigi. Manfaat antara
lain mengangkat sel2 kulit mati, melancarkan sirkulasi darah, menghaluskan kulit serta mengatasi stress.
Latar Belakang
Volume kerja yang tinggi dan berlangsung terus menerus terutama menjelang dan saat akhir tahun dan
disisi lain semakin berkurangnya jumlah pegawai karena purna tugas diperlukan pegawai2 yang sehat dan bugar
serta terhindar dari stres atau potensi munculnya gejala stres serta gangguan tubuh lainnya yang berdampak
pada terhambatnya penyelesaian tugas. Gazebo Therapy Ikan menjadi salah satu solusi alternatif untuk menjaga
kebugaran dan kesehatan para pegawai tetap prima.
Penggunaan Inovasi
Gazebo Therapy Ikan berada di samping gedung KPPN dan mudah akses baik bagi pegawai maupun
stakeholder. Untuk melakukan therapy cukup duduk di gazebo dan kaki dimasukkan dalam kolam. Untuk
menjaga kebersihan air dalam kolam berganti yang baru setiap saat dengan sistem pengaturan air yang sudah
disiapkan.
Sebelum Implementasi
Belum terdapat sarana untuk pijat therapy sehingga bagi pegawai yang memerlukan pijat therapy untuk
menjaga kebugaran dan kesehatan harus mendatangi jasa pijat therapy.
Setelah Implementasi
Pegawai tetap fresh dan bugar serta kesehatannya terjaga.
Keberlanjutan Inovasi
Inovasi ini merupakan non aplikasi dan sesuai kebutuhan sehingga apabila ada inovasi yang sama tidak
akan terdampak serta dapat terus berlanjut.
212 Kanwil DJ Pb Provinsi Jawa Tengah
Genderang Inovasi untuk Negeri
2021 - Non Aplikasi
LALAPAN (Langkah-Langkah Penanganan
ADK Pending)
KPPN Pekalongan
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
Prosedur kerja bagi KPPN dan Satuan Memanfaatkan menu yang ada di aplikasi Inovasi LALAPAN masih dapat
Kerja dalam menyelesaikan ADK Pending e-SPM dan membuat SOP atas dipertahankan keberlanjutannya.
pada aplikasi e-SPM dalam upaya penyelesaian ADK Pendingnya.
menekan angka pengembalian manual
atas SPM pada aplikasi e-SPM.
Sebelum Inovasi LALAPAN Setelah Inovasi
Tingkat pengembalian manual SPM yang Semakin menurunnya angka prosentase
belum terstandar sehingga dipandang pengembalian manual SPM Satuan Kerja.
masih tinggi.
Deskripsi Inovasi
Inovasi langkah-langkah Penanganan ADK Pending (LALAPAN) merupakan prosedur kerja bagi KPPN
dan Satuan Kerja dalam menyelesaikan ADK Pending pada aplikasi e-SPM. LALAPAN sangat perlu diterapkan
dalam upaya menekan angka pengembalian manual atas SPM pada aplikasi e-SPM. Inovasi ini dikembangkan
dan dilakukan pada FO Seksi Pencairan Dana.
Latar Belakang
Pada masa pandemi covid 19, satuan kerja menyampaikan SPM dan ADK SPM melalui aplikasi e-SPM.
Namun masih banyak ditemui oleh petugas FO Seksi Pencairan Dana bahwa SPM dan ADK SPM nya perlu
dilakukan perbaikan oleh satuan kerja. Ketika SPM perlu dilakukan perbaikan maka petugas FO Seksi PD
mengembalikan SPM pada aplikasi e-SPM dengan status "Pengembalian Manual".
Pada aplikasi e-SPM ada tindakan yang dapat dilakukan sebelum SPM yang telah diperiksa oleh petugas
FO dikembalikan manual. Tindakan tersebut adalah merubah status ADK SPM di aplikasi e-SPM berstatus "ADK
Dipending".
Status ADK Dipending memberikan kesempatan kepada satker untuk melakukan perbaikan dan upload
perbaikan ADK SPM sesuai catatan petugas FO Seksi Pencairan Dana. Hal ini dapat menekan angka
pengembalian manual SPM. Sesuai data pada aplikasi e-SPM tingkat pengembalian manual SPM sebgai berikut:
1. Bulan Agustus 2020 sebesar 12%
2. Bulan September 2020 sebesar 9%
3. Bulan Oktober 2020 sebesar 14%
4. Bulan November 2020 sebesar 14%
5. Bulan Desember 2020 sebesar 21%
6. Bulan Januari 2021 sebesar 35%.
Status ADK Pending merupakan fasilitas yang memang belum dimanfaatkan oleh petugas FO dan belum
disosialisasikan penggunaannya kepada satuan kerja.
Petugas FO Seksi Pencairan Dana mulai menggunakan fasilitas ADK Dipending bulan Maret 2021.
Sosialisasi kepada satuan kerja dilakukan pada momen-momen sosialisasi. Pembuatan SOP ADK Pending
melalui surat Kepala KPPN Pekalongan No.: S-507/WPB.14/KP.06/2021 tanggal 09 Juli 2021.
Penggunaan Inovasi
Inovasi ini memanfaatkan menu yang ada di aplikasi e-SPM dan membuat SOP atas penyelesaian ADK
Pendingnya. Satker setelah melakukan upload ADK SPM melalui e-SPM akan memantau progres
penyelesaiannya dengan melihat status ADK SPM nya di aplikasi e-SPM.
Petugas FO Seksi Pencairan Dana setelah melakukan pemeriksaan atas SM Satker kemudian menetapkan
status ADK SPM nya. Bila ADK SPM memenuhi syarat untuk dilakukan proses konversi maka statusnya menjadi
ADK Berhasil dikonversi. Bila status ADK SPM nya belum memenuhi persyaratan, maka petugas FO Seksi
Pencairan Dana akan memberikan catata yang perlu dipenuhi atau diperbaiki pada kolom keterangan aplikasi e-
SPM. Kepala Seksi kemudian menghubungi secara langsung kepada satker (petugas atau PPSPM) untuk segera
memenuhi catatan yang telah disampaikan oleh petugas FO Seksi Pencairan Dana.
Selain memberikan catatan perbaikannya, petugas FO juga mencantumkan jam ADK DIpending berikut
status ke berapa SPM tersebut dipending.
Durasi waktu bagi satker dalam merespon ADK Pending tersebut telah dijelaskan pada SOP ADK Pending
sesuai surat Kepala KPPN Pekalongan No. S-507/WPB.14/KP.06/2021 tanggal 09 Juli 2021.
Kanwil DJ Pb Provinsi Jawa Tengah 213
Genderang Inovasi untuk Negeri
Pada setiap awal Triwulan berikutnya, Kepala KPPN Pekalongan menyampaikan surat hasil Monitoring
Penyampaian SPM pada aplikasi e-SPM kepada para Kuasa Pengguna Anggaran Satker mitra kerja KPPN
Pekalongan. Hasil monitoring menggambarkan prosentase pengembalian manual SPM setiap satuan kerja per
bulannya yang kemudian diakumulasi menjadi prosentase triwulanan. Dalam surat tersebut juga ditetapkan
target tingkat pengembalian manual SPM untuk triwulan berikutnya.
Sebelum Implementasi
Kondisi sebelum LALAPAN diimplementasikan adalah tingkat pengembalian manual SPM yang belum
terstandar sehingga dipandang masih tinggi. Data pengembalian manual SPM dapat dilihat sebagai berikut:
1. Bulan Agustus 2020 sebesar 12%.
2. Bulan September 2020 sebesar 9%.
3. Bulan Oktober 2020 sebesar 14%.
4. Bulan November 2020 sebesar 14%.
5. Bulan Desember 2020 sebesar 21%.
6. Bulan Januari 2021 sebesar 35%.
7. Bulan Februari 2021 sebesar 27%.
8. Bulan Maret 2021 sebesar 15%.
9. Bulan April 2021 sebesar 2%.
10. Bulan Mei 2021 sebesar 3%.
11. Bulan Juni 2021 sebesar 3%.
12. Bulan Juli 2021 sebesar 2%.
13. Bulan Agustus 2021 sebesar 2%.
14. Bulan September 2021 sebesar 2%.
15. Bulan Oktober 2021 sebesar 2%.
Implementasi secara penuh dilaksanakan pada bulan Maret 2021. Target tingkat prosentase
pengembalian manual SPM yang ditetapkan setiap triwulan yang disampaikan melalui surat kepada KPPN
Pekalongan pencapaian sangat siginifkan. Target yang ditetapkan sebagai berikut:
1. Triwulan I tahun 2021 belum ada penetapan.
2. Triwulan II Tahun 2021 target 10%-15% hasil sebesar 3%.
3. Triwulan III Tahun 2021 target 5% hasil sebesar 2%.
Setelah Implementasi
Perubahan yang dapat dilihat atas implementasi LALAPAN adalah semakin menurunnya angka
prosentase pengembalian manual SPM Satuan Kerja.
Keberlanjutan Inovasi
Inovasi LALAPAN masih dapat dipertahankan keberlanjutannya. Implementasi pada tahun 2022 akan
mengalami penyesuaian mengingat ada perubahan sumber data yaitu dari aplikasi e-SPM menjadi aplikasi
SAKTI melalui portal SAKTI.
214 Kanwil DJ Pb Provinsi Jawa Tengah
Genderang Inovasi untuk Negeri
2021 - Aplikasi
e-POCI KPPN Tegal
KPPN Tegal
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
Sistem aplikasi yang berisi hasil-hasil Satker hanya tinggal mengklik http:// Dalam rangka keberlanjutan inovasi ini,
produk layanan KPPN Tegal dimana bit.ly/e-POCIKPPNTegal untuk informasi dilaksanakan GKM (gugus kendali mutu)
satuan kerja dapat langsung melihat dan yang dibutuhkan. pegawai untuk update semangat kerja
memantau progres penyelesaian suatu juga dalam rangka transfer ilmu dan
pekerjaan. pengetahuan kepada pegawai baru.
Sebelum Inovasi e-POCI KPPN Tegal Setelah Inovasi
Lambatnya sistem layanan kerja untuk e-POCI akan memberikan manfaat dan
mendapatkan informasi menjadikan kemudahan bagi Para Pemangku
tersendatnya proses pengambilan Kepentingan dalam mencari informasi
keputusan oleh satuan kerja. terkait output layanan.
Deskripsi Inovasi
e-POCI berperan sebagai hub yang menjembatani kepentingan satker untuk memperoleh informasi
secara CEPAT atas layanan-layanan tertentu KPPN dengan memanfaatkan penggunaan teknologi informasi dan
komunikasi. KPPN Tegal membuat suatu sistem aplikasi yang berisi hasil-hasil produk layanan KPPN Tegal
dimana satuan kerja dapat langsung melihat dan memantau progres penyelesaian suatu pekerjaan misalnya
Monitoring penyelesaian SKPP dan Penolakan SPM (layanan Seksi Pencairan Dana), Monitoring Retur SP2D
dan Status Hasil Konfirmasi Penerimaan Negara (layanan Seksi Bank), Monitoring Rekonsiliasi Satker dan
Monitoring LPJ Bendahara (layanan Seksi Vera), Monitoring UP/TUP dan kumpulan Q & A Seputar Pengelolaan
Keuangan Negara (layanan Seksi MSKI). Dengan adanya inovasi ini diharapkan dapat membantu menjawab
semua pertanyaan dari satuan kerja dengan lebih cepat
Latar Belakang
Hampir seluruh layanan KPPN telah menggunakan system yang terkomputerisasi, salah satu layanan
yang masih dilaksanakan dengan prosedur manual adalah pengesahanan SKPP. Satker pemohon pengesahan
SKPP tidak dapat mengetahui progress penyelesaian pengesahan SKPP yang disampaikan meskipun terdapat
regulasi yang mengatur mengenai norma waktu pengesahan SKPP tersebut. Sehingga praktik yang lazim terjadi
adalah satker pemohon akan menghubungi KPPN untuk menanyakan progress penyelesaian pengesahan SKPP
dimaksud.
Selain itu, output dari system yang telah terkomputerisasi tersebut belum dapat sepenuhnya dengan
mudah diakses oleh para pemangku kepentingan tanpa adanya campur tangan dari KPPN. Sebagai contoh
misalnya ketika satker mengajukan permohonan konfirmasi penerimaan negara, tanpa adanya pemberitahuan
dari KPPN maka satker/pemohon tidak akan dapat mengetahui hasil konfirmasi penerimaan negara yang
disampaikan. Proses konfirmasi penerimaan negara dilakukan oleh system yang telah terkomputerisasi, namun
hasil konfirmasi tersebut tidak dapat diakses secara langsung oleh pihak lain sehingga KPPN akan
menyampaikan pemberitahuan mengenai hasil konfirmasi penerimaan negara tersebut.
Penggunaan Inovasi
Sisi inovatif dari inovasi yang telah diterapkan KPPN Tegal berupa percepatan layanan informasi
mengenai update penyelesaian suatu produk layanan yang dibutuhkan oleh satuan kerja. Masing-masing unit/
seksi pada KPPN Tegal saling bersinergi dan bekerja sama untuk memenuhi kebutuhan informasi tersebut
sebagai contoh misalnya, untuk produk layanan monitoring pengesahan SKPP yang bertindak selaku PIC adalah
Seksi Pencairan Dana, Seksi Bank akan menjadi PIC atas produk layanan monitoring retur SP2D dan konfirmasi
penerimaan negara dan seterusnya. e-POCI pada dasarnya merupakan adaptasi dari penyampaian informasi
yang selama ini telah berjalan pada kanal medsos KPPN Tegal, misalnya Whatssap Group (WAG), website, IG.
Terdapat person in charge (PIC) yang diwakili oleh masing-masing seksi pada KPPN Tegal, yang bertanggung
jawab untuk melakukan update data atas produk layanan yang tercantum dalam e-POCI. Satker hanya tinggal
mengklik http://bit.ly/e-POCIKPPNTegal untuk informasi yang dibutuhkan.
Sebelum Implementasi
Lambatnya sistem layanan kerja untuk mendapatkan informasi menjadikan tersendatnya proses
pengambilan keputusan oleh satuan kerja untuk melangkah lebih maju. Satker harus menghubungi KPPN untuk
mengetahui sampai dimana progres pekerjaan yang sedang diajukan ke KPPN. misal : bertanya mengenai
penyelesaian SKPP dan retur.
Kanwil DJ Pb Provinsi Jawa Tengah 215
Genderang Inovasi untuk Negeri
Setelah Implementasi
e-POCI akan memberikan manfaat dan kemudahan bagi Para Pemangku Kepentingan dalam mencari
informasi terkait output Pengesahan SKPP, Konfirmasi Setoran Penerimaan Negara, Retur SP2D, Informasi
Kontrak Satuan Kerja, Persetujuan UP/TUP, Peraturan-Peraturan terbaru dan Informasi lainnya yang
berhubungan dengan Kinerja KPPN Tegal. Inovasi e-POCI kedepannya masih bisa dikembangkan lebih luas bisa
bekerja sama sinergi dengan Pemda hal DAK Fisik Dana Desa, BPJS dan TASPEN. e-POCI dapat memberikan
kecepatan informasi yang dibutuhkan oleh Para Stakeholder yang berhubungan dengan Perbendaharaan
Negara. Satker hanya tinggal mengklik http://bit.ly/e-POCIKPPNTegal untuk informasi yang dibutuhkan.
Keberlanjutan Inovasi
Keberlanjutan sumber daya berupa sumber daya manusia atau pegawai sangatlah memadai. Dalam
rangka keberlanjutan inovasi ini, dilaksanakan GKM (gugus kendali mutu) pegawai untuk update semangat
kerja juga dalam rangka transfer ilmu dan pengetahuan kepada pegawai baru. Pengembangan e-POCI dalam
upaya mempercepat dan mempermudah Pelayanan terhadap Stakeholder Mitra Kerja KPPN Tegal dalam hal :
1. Informasi Pencairan Anggaran akurasi data kontrak dan Informasi Pengesahan SKPP;
2. Informasi Konfirmasi Setoran Penerimaan Negara;
3. Retur SP2D;
4. DAK Fisik dan Dana Desa;
5. BPJS dan Taspen.
Apabila informasi diatas diperoleh dengan mudah ,cepat dan akurat dan oleh Para Pemangku
Kepentingan Stakeholder Mitra Kerja KPPN Tegal, akan berdampak pada proses percepatan penyerapan
anggaran. Dimana penyerapan/realisasi anggaran mempunyai multiplayer effek terhadap perekenomian
masyarakat antara lain mendorong pertumbuhan ekonomi dari sisi konsumsi pemerintah. Apabila konsumsi
belanja pemerintah menggunakan produksi dalam negeri UMKM meningkat akan berdampak positif pada
kehidupan sosial Masyarakat, yaitu adanya kesempatan industri UMKM untuk lebih berkembang.
216 Kanwil DJ Pb Provinsi Jawa Tengah
Genderang Inovasi untuk Negeri
2020 - Non Aplikasi Penggunaan Keberlanjutan
Radio KPPN Setiap hari pegawai yang ditunjuk Inovasi Radio KPPN masih signifikan
memberikan satu informasi mengenai dijalankan pada unit kerja hingga saat ini
KPPN Klaten kode etik, disiplin, perbaharuan peraturan karena peralatan yang masih bagus dan
maupun informasi lain, dengan cara bisa digunakan.
Deskripsi & Latar Belakang menyiarkan pada pengeras suara internal
KPPN. Setelah Inovasi
Upaya KPPN Klaten meningkatkan
pemahaman kode etik, disiplin, peraturan Radio KPPN Update peraturan dapat diketahui oleh
dan informasi lain kepada para pegawai seluruh pegawai baik yang terlibat
dengan cara menyiarkan materi melalui maupun pegawai lain.
pengeras suara internal KPPN Klaten.
Sebelum Inovasi
Peraturan terbaru yang setiap kali muncul
hanya menjadi pengetahuan bagi
pegawai yang menjadi PIC.
Deskripsi Inovasi
Inovasi dalam upaya KPPN Klaten untuk meningkatkan pemahaman kode etik, disiplin, peraturan
lainnya dan informasi lain pada para pegawai KPPN Klaten dengan cara menyiarkan materi melalui pengeras
suara internal KPPN Klaten.
Latar Belakang
Peraturan yang selalu update menuntut para pegawai untuk selalu mengikuti perubahan yang terjadi.
sehingga saluran pengeras suara internal bisa dioptimalkan untuk memberikan informasi mengenai perubahan
peraturan serta untuk memberikan informasi lain sebagai tambahan semangat bagi para pegawai yang setiap
hari bekerja dengan penuh semangat.
Penggunaan Inovasi
Setiap hari petugas penyiar yang merupakan pegawai yang ditunjuk memberikan satu informasi
mengenai kode etik, disiplin, perbaharuan peraturan maupun informasi lain, dengan cara menyiarkan pada
pengeras suara internal KPPN.
Sebelum Implementasi
Peraturan terbaru yang setiap kali muncul hanya menjadi pengetahuan bagi pegawai yang menjadi PIC
terkait tugas dan kegiatan dari peraturan tersebut. kebosanan kadangkala muncul ditengah rutinitas yang selalu
sama.
Setelah Implementasi
Update peraturan dapat diketahui oleh seluruh pegawai baik yang terlibat maupun pegawai lain. sehingga
pegawai yang tidak bersinggungan dengan bidang yang ada dalam aturan sedikit mengerti mengenai perubahan
peraturan tersebut. semangat para pegawai terjaga dengan adanya tambahan informasi baru diluar pekerjaan.
Keberlanjutan Inovasi
Inovasi Radio KPPN masih signifikan dijalankan pada unit kerja hingga saat ini karena peralatan yang
masih bagus dan bisa digunakan. Siaran ini juga dapat didengar dengan tetap bekerja.
Kanwil DJ Pb Provinsi Jawa Tengah 217
Genderang Inovasi untuk Negeri
2019 - Aplikasi Penggunaan Keberlanjutan
e-Bimtek • Satker mendaftar. Inovasi e-bimtek masih signifikan
• Petugas KPPN membuat jadwal. dijalankan pada unit kerja hingga saat ini
KPPN Klaten • Menginformasikan jadwal kepada karena adanya pandemi.
Deskripsi & Latar Belakang satker.
• Pelaksanaan bimtek sesuai jadwal.
SOP inovasi tentang layanan konsultasi
dan pemberian jawaban antara KPPN
dengan satker atas permasalahan yang
dialami melalui aplikasi zoom meeting.
Sebelum Inovasi e-Bimtek Setelah Inovasi
Bimtek harus tatap muka datang ke KPPN Adanya penghematan baik anggaran,
baik ba gi satker yang jarak tempuhnya waktu dan tenaga.
dekat maupun jauh.
Deskripsi Inovasi
e-Bimtek merupakan SOP inovasi tentang layanan konsultasi dan pemberian jawaban antara KPPN
dengan beberapa satuan kerja atas permasalahan yan gdialami oleh satuan kerja yan gberkaitan dengan layanan
KPPN Klaten menggunakan Video call melalui aplikasi zoom.
Latar Belakang
Jarak tempuh satker yang jauh bila harus datang ke KPPN.
Penggunaan Inovasi
Beberapa satker mendaftar pada pelaksana, pelaksana terkait membuatkan jadwal bimtek dan
memberikan informasi pada satker. pejabat fungsional menyiapkan materi dan saluran bimtek. satker
mengikuti bimtek sesuai waktu dan saluran yang telah diinformasikan.
Sebelum Implementasi
Bimtek harus tatap muka datang ke KPPN baik bagi satker yang jarak tempuhnya dekat maupun jauh.
Bimtek dengan metode tatap muka seringkali menghabiskan waktu dan biaya bagi satker dengan jarak antara
satker dengan KPPN yang jauh.
Setelah Implementasi
Adanya penghematan baik anggaran, waktu dan tenaga.
Keberlanjutan Inovasi
Inovasi e-bimtek masih signifikan dijalankan pada unit kerja hingga saat ini karena adanya pandemi yang
mengharuskan untuk mengurangi frekuensi tatap muka dan menghindari berkerumun.
218 Kanwil DJ Pb Provinsi Jawa Tengah
Genderang Inovasi untuk Negeri
2020 - Aplikasi
JIMAN CETAR (GAJI AMAN CEPAT LANCAR)
KPPN Sragen
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
Sarana peningkatan layanan dan Rekonsiliasi gaji dilakukan pada waktu Keberlanjutan dari inovasi ini pasti akan
komunikasi terhadadap stakeholder sebelum pengajuan SPM Gaji sehingga terus berlangsung dan bahkan dapat
khususnya dalam rangka pengelolaan layanan pengajuan SPM Gaji dapat ditingkatkan karena ditinjau dari berbagai
Administrasi Belanja Pegawai. berjalan lancar. kepentingan sangat membantu dan
sangat bermanfaat.
Sebelum Inovasi JIMAN CETAR Setelah Inovasi
Inefisiensi waktu dalam proses layanan Peningkatan layanan dan komunikasi
SPM Gaji. terhadadap stakeholder khususnya dalam
rangka pengelolaan Administrasi Belanja
Pegawai.
Deskripsi Inovasi
Jiman cetar merupakan solusi memperlancar Tata Kelola Pemerintahan yang sudah ada apabila masih
ditemukannya kendala proses loading yang lama ketika Aplikasi GPP diakses oleh KPPN seluruh Indonesia yaitu
pada saat mendekati batas akhir pengajuan SPM Gaji Induk. Jiman cetar juga menjadi sarana peningkatan
layanan dan komunikasi terhadadap stakeholder khususnya dalam rangka pengelolaan Administrasi Belanja
Pegawai.
Latar Belakang
Inovasi itu pun dilatar belakangi oleh aturan waktu yang harus dipatuhi oleh satuan kerja terkait
pengajuan SPM jenis Gaji Induk sesuai PMK 190 tahun 2012 tentang Tata Cara Pembayaran dalam Rangka
Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara pasal 59 ayat (6) yang berbunyi “SPM-LS untuk
pembayaran gaji induk disampaikan kepada KPPN paling lambat tanggal 15 sebelum bulan pembayaran.”dan
ayat (7) yang berbunyi “Dalam hal tanggal 15 sebagaimana dimaksud pada ayat (6) merupakan hari libur atau
hari yang dinyatakan libur, penyampaian SPM-LS untuk pembayaran gaji induk kepada KPPN dilakukan paling
lambat 1 (satu) hari kerja sebelum tanggal 15.” sehingga dapat memenuhi urgensi gaji sebagai alat kesejahteraan
para PNS untuk dipenuhi dengan sebaik-baiknya.
Penggunaan Inovasi
Alur pengajuan SPM Gaji ke KPPN berubah seiringi berjalannya waktu dimana petugas front office baru
melakukan tahapan rekonsiliasi gaji ketika petugas satuan kerja telah mengajukan SPM. Hal tersebut setelah
dievaluasi merupakan inefisiensi waktu dikarenakan belum tentu ADK Gaji Induk yang diserahkan petugas
satuan kerja telah lengkap, benar dan rekonsiliasi berhasil, dalam kenyataannya banyak rekonsiliasi yang
tertolak disebabkan ADK yang tidak lengkap. Gaji yang belum direkonsiliasi dengan database KPPN tidak bisa
dilanjutkan pengajuan SPM nya dan petugas satuan kerja harus kembali ke kantor untuk memperbaiki ADK Gaji
tersebut untuk dilakukan rekonsiliasi ulang kembali.
Sebelum Implementasi
Setelah tahun 2007 ketika Administrasi Belanja Pegawai diserahkan kepada Kementerian/Lembaga
(K/L), masih banyak Petugas Pengelola Administrasi Belanja Pegawai (PPABP) ditingkat K/L yang belum
memahami ketentuan kepegawaian dan tata cara pembayaran hak-hak ASN sesuai peraturan yang berlaku.
Penggunalayanan juga dapat berkonsultasi berkaitan dengan alur dokumen dan syarat-syarat pengajuan
tagihan.
Setelah Implementasi
Peningkatan layanan dan komunikasi terhadadap stakeholder khususnya dalam rangka pengelolaan
Administrasi Belanja Pegawai.
Keberlanjutan Inovasi
Keberlanjutan dari inovasi ini pasti akan terus berlangsung dan bahkan dapat ditingkatkan karena
ditinjau dari berbagai kepentingan sangat membantu dan sangat bermanfaat.Dari Aspek Sosial maka kelancaran
proses pembayaran Gaji Induk Pegawai akan sangat berpengaruh terhadap stabilitas sosial. Ini dapat dimengerti
karena pada jaman sekarang semua pingin semua berjalan lancar dan cepat. Apabila tiap bulan para pegawai
terima Gaji pada tanggal 1 tetapi tiba tiba terkendala tidak bisa diterima karena keteledoran petugas satker atau
petugas KPPN atau karena terkendala aplikasi karena overload ini tentu berpengaruh terhadap kinerja pegawai
di kantor masing masing. Dan apabila pada tanggal tersebut seharusnya dana sudah masuk ke rekening dan
ditransfer ke anak yang sedang menempuh pendidikan di luar kota apabila terkendala tentu akan menimbulkan
keresahan. Kemudian dari aspek ekonomi jelas sekali akan berpengaruh terhadap keberlangsungan ekonomi
baik ekonomi keluarga maupun masyarakat yang lain.
Kanwil DJ Pb Provinsi Jawa Tengah 219
Genderang Inovasi untuk Negeri
2021 - Non Aplikasi Penggunaan Keberlanjutan
Si Marem Stakeholders dapat menyampaikan Tidak memerlukan sumber daya yang
pengaduan melalui kanal yang tertutup besar namun secara efektif dirasakan
KPPN Purworejo yaitu melalui email atau chat WA yang manfaatnya oleh stakeholders sehingga
terjamin kerahasiaan datanya. sangat baik untuk dilanjutkan.
Deskripsi & Latar Belakang
Setelah Inovasi
Inovasi yang menambah kanal
pengaduan stakeholders sekaligus Stakeholders merasa terjamin keamanan
menjamin identitas pelapor serta datanya dalam menyampaikan keluhan,
meningkatkan kecepatan dalam saran, ataupun pengaduan atas layanan
merespon aduan. KPPN.
Sebelum Inovasi Si Marem
Stakeholders merasa segan dalam
menyampaikan feedback kepada KPPN.
Deskripsi Inovasi
Inovasi Si Marem adalah untuk meningkatkan layanan dalam menanggani pengaduan oleh para
stakeholder. Hal yg ditingkatkan adalah respon dari kecepatan dalam memanggani aduan. Seksi yang
bertanggung jawaab adalah Seksi VeraKI.
Latar Belakang
Untuk memberikan kemudahan para stakeholder dalam menyampaikan pengaduan.
Penggunaan Inovasi
1. Langsung datang ke KPPN.
2. Melalui email.
3. Melalui wa.
Sebelum Implementasi
Stakeholder merasa segan kalau menyampaikan keluhan kepada KPPN.
Setelah Implementasi
Stakeholder sduah mulai berani dan mau menyampaikan setiap keluhan atas layanan yg dirasakan.
Keberlanjutan Inovasi
Inovasi tersebut sampai dengan saat ini masih terus dipakai.
220 Kanwil DJ Pb Provinsi Jawa Tengah
Genderang Inovasi untuk Negeri
2021 - Aplikasi
AMPUN KASEP (Aplikasi Monitoring dan
Penggunaan Kilat Arsip Surat Keterangan
Penghentian Pembayaran)
KPPN Purworejo
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
Merupakan inovasi dengan Sebelum satker mengirim permohonan memiliki kebermanfaatan yang konkret
memanfaatkan googlesites sebagai media pengesahan SKPP, konsep SKPP terlebih dan tidak membutuhkan sumber daya
penyampaian konsep SKPP oleh satker dahulu disampaikan ke Pelaksana Seksi yang besar sehingga perlu untuk
kepada KPPN sehingga dapat dilakukan PDMS melalui situs https:// dilanjutkan.
validasi sebelum SKPP disampaikan sites.google.com/view/kppnpurworejo
secara resmi. untuk divalidasi.
Sebelum Inovasi AMPUN KASEP Setelah Inovasi
Sesuai SOP, SKPP yang disampaikan SKPP yang masuk telah terlebih dahulu
secara resmi kepada KPPN harus divalidasi melalui inovasi ini sehingga
disahkan dalam waktu 1 hari kerja. satker tidak perlu menyampaikan SKPP
Karena tidak dilakukan validasi awal, secara berulang. Hal ini meningkatkan
maka SKPP yang diajukan berpotensi efektivitas dan efisiensi proses
untuk ditolak oleh KPPN sehingga satker pengesahan SKPP pada satker dan
harus mengajukan SKPP perbaikan. KPPN.
Deskripsi Inovasi
Sebelum satker mengirim permohonan pengesahan SKPP, konsep SKPP terlebih dahulu disampaikan ke
Pelaksana Seksi PDMS melalui situs https://sites.google.com/view/kppnpurworejo. Dengan inovasi ini maka
proses penelitian dapat dilakukan lebih dini karena konsep telah diterima oleh pelaksana Seksi PDMS tanpa
terlebih dahulu melalui Pelaksana Subbag Umum dan Kepala Kantor (memotong alur birokrasi). Melalui proses
ini maka akan memberikan kepastian permohonan SKPP tidak akan ditolak karena telah sesuai dengan data di
KPPN. Selain itu proses penyelesaian SKPP akan lebih cepat karena penelitian sampai dengan konsep pengantar
SKPP telah disiapkan terlebih dahulu sebelum permohonan resmi diajukan ke KPPN.
Latar Belakang
Kondisi sebelum adanya inovasi ini:
1. Sesuai SOP dan standard pelayanan, pengesahan SKPP diselesaikan dalam waktu 1 hari kerja. Satker
mengajukan permohonan SKPP secara langsung, tanpa terlebih dahuku konsultasi dengan petugas layanan
KPPN. Oleh karena itu, masih ditemui adanya kesalahan pada SKPP yang dimintakan pengesahan.
2. Satker mendapatkan blangko pelayanan melalui petugas CSO
Tujuan:
1. Mempercepat Proses Penyelesaian SKPP dari 1 hari kerja menjadi kurang dari 1 jam.
2. Memberikan kemudahan bagi satuan kerja dalam mendapatkan blangko- blangko yang dibutuhkan dalam
proses pelayanan KPPN Purworejo kapanpun dan di manapun.
Penggunaan Inovasi
Sebelum satker mengirim permohonan pengesahan SKPP, konsep SKPP terlebih dahulu disampaikan ke
Pelaksana Seksi PDMS melalui situs https://sites.google.com/view/kppnpurworejo
Dengan inovasi ini maka proses penelitian dapat dilakukan lebih dini karena konsep telah diterima oleh
pelaksana Seksi PDMS tanpa terlebih dahulu melalui Pelaksana Subbag Umum dan Kepala Kantor (memotong
alur birokrasi). Melalui proses ini maka akan memberikan kepastian permohonan SKPP tidak akan ditolak
karena telah sesuai dengan data di KPPN. Selain itu proses penyelesaian SKPP akan lebih cepat karena penelitian
sampai dengan konsep pengantar SKPP telah disiapkan terlebih dahulu sebelum permohonan resmi diajukan ke
KPPN.
Membuat menu khsus pada inovasi ini untuk menyediakan blangko-blangko pelayanan yang dibutuhkan
sehingga satuan kerja bisa mendapatkan bangko yang dibutuhkan kapan pun dan di manapun.
Kanwil DJ Pb Provinsi Jawa Tengah 221
Genderang Inovasi untuk Negeri
Sebelum Implementasi
Kondisi sebelum adanya inovasi ini:
1. Sesuai SOP dan standard pelayanan, pengesahan SKPP diselesaikan dalam waktu 1 hari kerja. Satker
mengajukan permohonan SKPP secara langsung, tanpa terlebih dahuku konsultasi dengan petugas layanan
KPPN. Oleh karena itu, masih ditemui adanya kesalahan pada SKPP yang dimintakan pengesahan.
2. Satker mendapatkan blangko pelayanan melalui petugas CSO.
Setelah Implementasi
1. Mempercepat Proses Penyelesaian SKPP dari 1 hari kerja menjadi kurang dari 1 jam.
2. Memberikan kemudahan bagi satuan kerja dalam mendapatkan blangko- blangko yang dibutuhkan dalam
proses pelayanan KPPN Purworejo kapanpun dan di manapun.
Keberlanjutan Inovasi
Inovasi ini masih tetap dipakai di KPPN Purworejo.
222 Kanwil DJ Pb Provinsi Jawa Tengah
Genderang Inovasi untuk Negeri
2020 - Aplikasi
SiSEMAR (sistem manajemen dokumen
penerimaan negara)
KPPN Banjarnegara
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
Penyediaan google drive yang ditujukan Satker mengunggah softcopy hanya menggunakan google drive dalam
bagi satker dalam penyampaian sekaligus permohonan konfirmasi penerimaan operasionalnya namun praktis dan
penyimpanan dokumen digital terkait negara pada alamat http://bit.ly/ mendukung program Go Green serta
konfirmasi penerimaan negara. Sisemar164. KPPN dapat menggunakan memangkas waktu tunggu sehingga
softcopy pada alamat tersebut untuk sangat mudah untuk dilanjutkan
Sebelum Inovasi melaksanakan konfirmasi penerimaan keberadaannya.
negara dan melakukan verifikasi LPJ
Hardcopy permintaan konfirmasi Bendahara satker. Selanjutnya, Nota Setelah Inovasi
penerimaan negara disampaikan oleh Konfirmasi Penerimaan Negara diunggah
satker kepada KPPM secara tatap muka oleh KPPN pada alamat yang sama. Dokumen disampaikan secara digital
sehingga ada kemungkinan berkas sehingga mengurangi penggunaan kertas
tercecer serta harus melewati antrian SiSEMAR serta meniadakan waktu antrian dalam
pada loket KPPN. pelaksanaan konfirmasi penerimaan
negara. Selain itu, dokumen disimpan
secara digital dan dapat diakses dimana
saja dan kapan saja.
Deskripsi Inovasi
Sisemar salah satu layanan KPPN Banjarnegara dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas
pengelolaan dan manajemen dokumen dengan memberikan layanan untuk penyimpanan data terkait
penerimaan negara memanfaatkan cloud computing dengan menggunakan layanan Google Drive.
Latar Belakang
Bendahara Satuan Kerja yang melakukan setoran penerimaan negara wajib melampirkan Nota
Konfirmasi Penerimaan Negara pada Laporan Pertanggungjawaban Bendahara (LPJ Bendahara). Nota
Konfirmasi Penerimaan Negara maupun permohonan konfirmasi setoran penerimaan negara yang dikirimkan
satuan kerja jika dikumpulkan akan menghabiskan banyak kertas dan membuat dokumen menjadi menumpuk.
Penggunaan Inovasi
Dalam penyampaikan LPJ bendahara dilayani oleh dua petugas FO, yaitu petugas FO seksi bank untuk
melakukan konfirmasi penerimaan Negara dan petugas fo seksi vera untuk penyampaian LPJ Bendahara.
Dengan layanan Sisemar, bendahara satuan kerja dapat menyampaikan permohonan konfirmasi penerimaan
segera setelah melakukan setoran penerimaan Negara. Sehingga pada waktu penyampaian LPJ tinggal
mengakses hasil konfirmasi yang telah ditandatangani petugas FO Seksi Bank pada layanan Sisemar yang
digunakan sebagai lambiran LPJ Bendahara.
Bendahara satuan kerja dapat mencetak nota konfirmasi penerimaan Negara berulang kali dengan
mengakses Sisemar melalui http://bit.ly/Sisemar164.
Sebelum Implementasi
Permintaan konfirmasi setoran negara dikirimkan melalui tatap muka, mengirimkan berkas secara
manual sehingga ada kemungkinan berkas tercecer dan antrian lama di loket.
Setelah Implementasi
Permintaan konfirmasi setoran penerimaan Negara dikirimkan melalui email sehingga meniadakan
antrian pada loket konfirmasi penerimaan Negara yang memberikan kemudahan, kenyamanan, dan sesuai
dengan permintaan untuk mengakses dan mengkonfigurasi sumber daya komputasi yang dapat berupa
dokumen file yang bisa dengan cepat dirilis tanpa perlu bertatap muka.
Keberlanjutan Inovasi
Dengan adanya layanan Sisemar, satuan kerja mitra kerja KPPN Banjarnegara dapat langsung mengakses
dokumen file terkait konfirmasi penerimaan negara melalui http://bit.ly/Sisemar164. Hal tersebut dapat
meningkatkan efisiensi dan efektivitas manajemen dokumen dalam pelayanan KPPN Banjarnegara serta
mempercepat penyampaian LPJ Bendahara. Di samping itu, layanan ini juga mendukung program Go-green dan
paperless office.
Kanwil DJ Pb Provinsi Jawa Tengah 223
Genderang Inovasi untuk Negeri
2020 - Aplikasi
MBAK LITA (Monitoring bahan bakar, listrik,
telepon, dan air)
KPPN Banjarnegara
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
Inovasi berbasis web dalam rangka Para pegawai yang menikmati layanan Meningkatkan transparansi dan
memudahkan pelaksanaan monitoring listrik, telepon, dan air serta menghindari terjadinya penyelewengan.
penggunaan bahan bakar, listrik, telepon, menggunakan BBM cukup melakukan berbasis web dan dapat dipantau setiap
dan air pada KPPN Banjarnegara. input data pemakaian bulan berkenaan. saat oleh pimpinan kantor dan level
Aplikasi akan menampilkan perkiraan manajemen lainnya sehingga akan tetap
jumlah tagihan dalam satuan mata uang diimplementasikan untuk menjaga
rupiah. integritas.
Sebelum Inovasi MBAK LITA Setelah Inovasi
Monitoring penggunaan biaya utilitas Pengguna cukup melakukan input data
masih dilaksanakan secara konservatif penggunaan BBM, listrik, telepon, dan air
dan dokumen sumber banyak yang tidak melalui web inovasi sehingga
legkap, tercecer, ataupun hilang. pertanggungjawaban penggunaan dapat
dapat dilaporkan dengan cepat dan
akurat.
Deskripsi Inovasi
Inovasi layanan "Mbak Lita" (Monitoring Bahan Bakar, Listrik, Telepon dan Air) merupakan aplikasi
berbasis web yang memonitoring pembelian bahan bakar untuk kendaraan kantor beserta air dan listrik yang
digunakan oleh kantor yang disediakan oleh Unit Umum KPPN Banjarnegara.
Latar Belakang
Memudahkan pengguna dalam memonitor penggunaan bbm, air, dan listrik serta memudahkan
pengguna dalam pembuatan laporan pertanggungjawaban terkait penggunaan bbm, air dan listrik seperti
laporan konservasi.
Penggunaan Inovasi
Pegawai juga hanya perlu menginput angkanya saja tanpa perlu menghitung kembali karena rumus
perhitungan sudah terdapat dalam aplikasi. Pegawai hanya perlu menginput angka dan memilih bulan dan
tahun untuk dijadikan sebagai laporan. Mbak Lita merupakan aplikasi yang memiliki output berupa laporan
yang dapat disesuaikan menurut kondisi yang dipilih yang digunakan oleh pihak internal khususnya bagian
umum.
Sebelum Implementasi
Sebelum adanya layanan “Mbak Lita”. dalam memonitor penggunaan bbm, air, dan listrik serta
memudahkan pengguna dalam pembuatan laporan pertanggungjawaban terkait penggunaan bbm, air dan
listrik seperti laporan konservasi. Masih sulit dilakukan karena adanya dokumen yang hilang, tidak lengkap,
tercecer dll.
Setelah Implementasi
Sesudah adanya layanan “Mbak Lita”. memudahkan
pengguna dalam memonitor penggunaan bbm, air, dan
listrik serta memudahkan pengguna dalam pembuatan
laporan pertanggungjawaban terkait penggunaan bbm, air
dan listrik seperti laporan konservasi.
Keberlanjutan Inovasi
Dengan adanya Inovasi seperti ini dapat
meningkatkan transparansi dan menghindari terjadinya
penyelewengan/ korupsi. Inovasi berbasis web ini dapat
dipantau setiap saat oleh pimpinan kantor dan level
manajemen lainnya sehingga akan terus dilakukan untuk
terus menjaga integritas.
224 Kanwil DJ Pb Provinsi Jawa Tengah
Genderang Inovasi untuk Negeri
2021 - Non Aplikasi Penggunaan Keberlanjutan
Srempeng40 SPM UP, UP KKP, GU, GU KKP, TUP dan Mendukung program DJPb yaitu
TUP KKP yang diajukan oleh satker penyelesaian SPM menjadi SP2D dalam
KPPN Cilacap sebelum pukul 12.00 WIB akan di proses waktu satu jam sehingga perlu untuk
menjadi SP2D dalam waktu 40 menit dilanjutkan.
Deskripsi & Latar Belakang sejak diunggah pada aplikasi SPAN.
Inovasi ini digunakan mempercepat
proses penyelesaian SPM menjadi SP2D
yang semula sesuai ketentuan adalah 60
menit menjadi 40 menit.
Sebelum Inovasi Srempeng40 Setelah Inovasi
Sebelum implementasi inovasi ini, Persentasi SPM selesai diproses menjadi
persentasi SPM selesai diproses menjadi SP2D dalam waktu 40 menit adalah 95%
SP2D dalam waktu 40 menit adalah 73%. sehingga mempercepat penyaluran dana
kepada masyarakat.
Deskripsi Inovasi
Akselerasi penyelesaian SPM menjadi SP2D dari ketentuan 60 menit menjadi 40 menit.
Latar Belakang
Sesuai ketentuan SP2D terbit 60 menit setelah proses awal. Untuk lebih mempercepat pembayaran dan
kepastian waktu penyelesaian SPM maka dilakukan inovasi ini.
Penggunaan Inovasi
Untuk SPM UP, UP KKP, GU, GU KKP, TUP dan TUP KKP yang diajukan sebelum jam 12.00 WIB akan di
proses menjadi SP2D dalam waktu 40 menit sejak diupload pada aplikasi SPAN.
Sebelum Implementasi
Sebelum implementasi inovasi ini (April – Juli 2020) 73% SPM selesai dalam waktu 40 menit.
Setelah Implementasi
Setelah implementasi inovasi ini jumlah SP2D yang terbit (April – Juli 2021) 95% SPM selesai dalam
waktu 40 menit. Pembayaran kepada pegawai/pihak ketiga lebih cepat, Kepastian waktu penyelesaian SPM dan
Kepuasan pemangku kepentingan naik.
Keberlanjutan Inovasi
Masih berlanjut.
Kanwil DJ Pb Provinsi Jawa Tengah 225
Genderang Inovasi untuk Negeri
2018 - Non Aplikasi
KPPN Menyapa di Udara
KPPN Cilacap
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
Merupakan sarana publikasi dan Talkshow diadakan secara rutin dengan dapat berlanjut meskipun ditengah
sosialisasi peranan KPPN berbentuk topik bahasan seputar Perbendaharaan pandemi dengan memanfaatkan platform
Talkshow bekerja sama dengan stasiun dan Pengelolaan Keuangan Negara. daring. Menyapa di udara dapat
radio di Kabupaten Cilacap. dimaksimalkan dengan materi bahasan
yang update.
Sebelum Inovasi KPPN Menyapa di
Udara Setelah Inovasi
Pengetahuan dan pemahaman
masyarakat terkait peran KPPN dan Masyarakat lebih mengenal KPPN
pengelolaan keuangan negara masih sebagai salah satu institusi pengelola
sangat minim. keuangan negara.
Deskripsi Inovasi
Merupakan inovasi dalam bentuk Talkshow bekerja sama dengan stasiun radio di Kabupaten Cilacap
dengan topik yang berbeda-beda di setiap talkshow.
Latar Belakang
Peranan KPPN yang masih kurang di mengerti masyarakat umum, membuat KPPN Cilacap berinisiatif
menciptakan inovasi KPPN Menyapa Di Udara dengan memperkenalkan tusi KPPN melalui talkshow di stasiun
radio.
Penggunaan Inovasi
KPPN bekerja sama dengan stasiun radio di wilayah Cilacap kemudian secara bergantian para pegawai
menyampaikan konten yang akan disampaikan.
Sebelum Implementasi
Masyarakat belum terinfo mengenai pengelolaan keuangan negara dan apa itu KPPN.
Setelah Implementasi
Bagi masyarakat menjadi lebih mengenal KPPN Cilacap dan terinformasikan hal-hal tentang pengelolaan
keuangan negara. Bagi KPPN, institusi menjadi lebih dikenal masyarakat, menjadi media publikasi agar info-info
pengelolaan keuangan negara tersampaikan ke masyarakat luas.
Keberlanjutan Inovasi
Inovasi ini dapat berlanjut meskipun ditengah pandemi, dengan memaksimalkan platform yang ada saat
ini, menyapa di udara dapat dimaksimalkan dengan baik dan dengan materi terupdate.
226 Kanwil DJ Pb Provinsi Jawa Tengah
Genderang Inovasi untuk Negeri
2018 - Non Aplikasi Penggunaan Keberlanjutan
Ting tong Satu bel diletakkan di samping Kepala Sangat dimungkinkan untuk dilakukan
Seksi PDMS, dibunyikan ketika telah peningkatan kualitas menjadi berupa
KPPN Cilacap selesai menyetujui SPM dan 1 bel aplikasi seperti panggilan mesin antrian.
diletakkan disamping pelaksana Seksi
Deskripsi & Latar Belakang Bank, dibunyikan untuk memberi tanda Setelah Inovasi
bagi Kasi Bank.
Inovasi berupa bel yang berbunyi apabila Dengan adanya inovasi ini proses
SPM (Surat Perintah Membayar) dari Ting tong penyelesaian SP2D tepat waktu, tidak
Satuan Kerja telah diproses oleh Kepala melebihi 1 jam. Pencairan dana Satker
Seksi Pencairan Dana dan Manajemen tepat waktu sehingga dapat segera
Satker (PDMS). Bel ini merupakan digunakan oleh Satker untuk membiayai
notifikasi bagi Seksi Bank agar segera kegiatannya.
memproses SPM menjadi SP2D (Surat
Perintah Pencairan Dana) sehingga
penyelesaian SP2D satu jam dapat
tercapai.
Sebelum Inovasi
Terdapat SPM yang diselesaikan menjadi
SP2D dalam durasi waktu lebih dari satu
jam sehingga mempengaruhi capaian
target kinerja penerbitan SP2D.
Deskripsi Inovasi
Ting tong adalah inovasi berupa bel yang berbunyi apabila SPM (Surat Perintah Membayar) dari Satuan
Kerja telah diproses oleh Kepala Seksi Pencairan Dana dan Manajemen Satker (PDMS). Bel tanda peringatan ini
agar seksi Bank segera memproses SPM menjadi SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana) sehingga pelayanan
prima KPPN Cilacap dapat terwujud.
Latar Belakang
Sesuai dengan Indikator Kinerja Utama (IKU) KPPN Cilacap, prosedur pelayanan dalam memproses SPM
menjadi SP2D adalah maksimal selama 1 jam. Pembuatan inovasi Ting Tong bertujuan untuk memberi
peringatan bagi seksi terkait bahwa ada SPM yang harus segera diproses menjadi SP2D.
Penggunaan Inovasi
Satu bel diletakkan di samping Kepala Seksi PDMS, dibunyikan ketika telah selesai menyetujui SPM dan
1 bel diletakkan disamping pelaksana Seksi Bank, dibunyikan untuk memberi tanda bagi Kasi Bank.
Inovasi ini sangat dimungkinkan untuk dilakukan peningkatan kualitas menjadi berupa aplikasi seperti
panggilan mesin antrian.
Sebelum Implementasi
adanya SPM yang diproses menjadi SP2D lebih dari 1 jam.
Setelah Implementasi
Dengan adanya inovasi ini proses penyelesaian SP2D tepat waktu, tidak melebihi 1 jam. Pencairan dana
Satker tepat waktu sehingga dapat segera digunakan oleh Satker untuk membiayai kegiatannya. Dampak luas
dari buku ini adalah nilai Indikator Kinerja Utama (IKU) KPPN Cilacap meningkat.
Keberlanjutan Inovasi
Inovasi ini sangat dimungkinkan untuk dilakukan peningkatan kualitas menjadi berupa aplikasi seperti
panggilan mesin antrian.
Kanwil DJ Pb Provinsi Jawa Tengah 227
Genderang Inovasi untuk Negeri
2018 - Non Aplikasi
Buku Pintar Satker
KPPN Cilacap
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
Buku Pintar berisi informasi prosedur KPPN menyusun konten Buku Pintar Inovasi akan tetap ada dengan
pencairan dan APBN melalui KPPN sesuai dengan peraturan dan proses menyesuaikan dengan perubahan aturan
Cilacap dan prosedur bisnis yang berlaku untuk kemudian serta proses bisnis yang berlaku.
pertanggungjawabannya yang bertujuan dilakukan pencetakan dan dibagikan
untuk mempermudah pengelola keuangan kepada seluruh satker untuk dipedomani.
memahami dan melaksanakan peraturan
perbendaharaan yang berlaku
Sebelum Inovasi Buku Pintar Satker Setelah Inovasi
Masih terdapat pengelola keuangan Pengelola perbendaharaan dapat
Satker (PPSPM, PPK, Bendahara dan memahami aturan dan proses bisnis
PPABP) terutama pengelola/pejabat baru pengelolaan keuangan dengan baik
yang kesulitan memahami prosedur sehingga dapat menjalankan tugasnya
pengelolaan keuangan negara. dengan efektif dan efisien serta
menghasilkan output laporan yang
relevan dan akuntabel.
Deskripsi Inovasi
Buku Pintar berisi informasi prosedur pencairan dan APBN melalui KPPN Cilacap dan prosedur
pertanggungjawaban-nya.
Latar Belakang
Masih terdapat pengelola keuangan Satker (PPSPM, PPK, Bendahara dan PPABP) terutama pengelola/
pejabat baru yang belum memahami prosedur pengelolaan keuangan negara. Pembuatan Buku Pintar Satker
bertujuan untuk mempermudah pengelola keuangan memahami dan melaksanakan peraturan perbendaharaan
yang berlaku saat ini, tanpa harus membuka semua peraturan yang ada.
Penggunaan Inovasi
Inovasi ini dapat ditingkatkan dengan memperbarui isi dan menambah ketentuan yang ada. Dibuat
dalam bentuk softcopy yang ringan, sederhana dan menarik, bisa dibuka dimana saja melalui HP maupun
komputer.
Sebelum Implementasi
Masih terdapat pengelola keuangan Satker (PPSPM, PPK, Bendahara dan
PPABP) terutama pengelola/pejabat baru yang belum memahami prosedur
pengelolaan keuangan negara.
Setelah Implementasi
Dengan pemahaman yang baik dari pengelola keuangan satker, tidak lagi ada
kesalahan dalam pembuatan spm sehingga gagal menjadi SP2D, sampai dengan
laporan keuangan yang akuntabel dan transparan.
Keberlanjutan Inovasi
Buku Pintar Satker disusun oleh tim yang dipimpin oleh Kepala Seksi Pencairan
Dana dan Manajemen Satker (PDMS). Biaya yang timbul dari pembuatan buku berupa
biaya cetak. KPPN Cilacap mencetak dalam bentuk hardcopy sebanyak 3 buku saja dan
dalam bentuk softcopy pdf untuk disebarkan kepada seluruh Satker.
Buku ini sangat dimungkinkan untuk dilakukan revisi mengingat peraturan
bidang keuangan Negara selalu berubah dan berkembang.
228 Kanwil DJ Pb Provinsi Jawa Tengah
Genderang Inovasi untuk Negeri
2018 - Non Aplikasi
Buku Profil Satker
KPPN Cilacap
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
Dalam rangka pelaksanaan fungsi Buku Profil Satker disusun oleh seksi Inovasi akan tetap ada dengan
manajemen Satker yang terstruktur pada PDMS KPPN Cilacap yang melibatkan menyesuaikan dengan perubahan
KPPN dan pelaksanaan interaksi dengan Satker sebagai pemangku kepentingan. lingkungan kerja dan kondisi satker.
Satker yang lebih tepat sasaran, maka Informasi umum Satker (Nama, alamat,
diperlukan database pejabat pejabat perbendaharaan, visi, misi, Setelah Inovasi
perbendaharaan dan profil dari setiap struktur organisasi, wilayah kerja).
Satker di lingkup KPPN Cilacap yang Seluruh stakeholder dan masyarakat
dibuat dalam bentuk Buku Profil Satker. Buku Profil Satker dapat mengetahui informasi umum satuan
kerja termasuk dengan pengelolaan
Sebelum Inovasi keuangan satker.
Informasi terkait profil kantor KPPN dan
satker mitra kerja yang belum
tergambarkan dalam media publikasi.
Deskripsi Inovasi
Dalam rangka pelaksanaan fungsi manajemen Satker (Satuan Kerja) yang terstruktur pada KPPN dan
pelaksanaan interaksi dengan Satker yang lebih tepat sasaran dan sesuai kondisi Satker, maka diperlukan
database pejabat perbendaharaan dan profil yang akurat dari setiap Satker di lingkup KPPN Cilacap yang dibuat
dalam bentuk Buku Profil Satker.
Latar Belakang
Tujuan pembuatan Buku Profil Satker agar pelaksanaan kegiatan berupa bimbingan dan pendampingan
terhadap setiap Satker yang mempunyai karakteristik dan permasalahan yang berbeda-beda dapat dilaksanakan
dengan tepat sasaran.
Penggunaan Inovasi
Buku Profil Satker disusun oleh seksi PDMS KPPN Cilacap yang melibatkan Satker sebagai pemangku
kepentingan. Informasi umum Satker (Nama, alamat, pejabat perbendaharaan, visi, misi, struktur organisasi,
wilayah kerja) diperoleh dari Satker, sedangkan penilaian terhadap kinerja pelaksanaan anggaran diperoleh dari
data yang ada di KPPN Cilacap.
Sebelum Implementasi
Informasi terkait profil kantor KPPN dan satker mitra kerja yang belum
tergambarkan dalam media publikasi.
Setelah Implementasi
Seluruh stakeholder dan masyarakat dapat mengetahui informasi umum satuan
kerja termasuk dengan pengelolaan keuangan satker.
Keberlanjutan Inovasi
Buku Profil Satker disusun oleh tim yang dipimpin oleh Kepala Seksi Pencairan
Dana dan Manajemen Satker (PDMS). Biaya yang timbul dari pembuatan buku berupa
biaya cetak, dicetak dalam bentuk hardcopy sebanyak 2 buku saja dan dalam bentuk
softcopy pdf untuk disebarkan kepada seluruh Satker.
Buku ini sangat dimungkinkan untuk dilakukan revisi mengingat pejabat
perbendaharaan Satker yang mungkin berganti dan kondisi Satker yang mungkin
berubah.
Kanwil DJ Pb Provinsi Jawa Tengah 229
Genderang Inovasi untuk Negeri
2019 - Non Aplikasi
SINISUKA (Sebar Informasi terkiNI melalui Suara
KitA)
KPPN Cilacap
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
SINISUKA merupakan penyampaian Informasi direkam terlebih dahulu Tidak membutuhkan sumber daya yang
informasi dengan cara memutarkan audio menggunakan perekam suara (voice besar dan sangat implementatif sehingga
secara berulang. Informasi yang recorder) dan diputar melalui pengeras keberadaannya perlu untk dilanjutkan.
disampaikan dapat berupa informasi suara/speaker di ruangan kerja pegawai
umum terkait Kementerian Keuangan, setiap pagi sebelum jam pelayanan. Setelah Inovasi
DJPb, maupun informasi internal KPPN
yang memerlukan pemahaman pegawai. SINISUKA Manfaat yang diterima pegawai
diantaranya adalah menjadi reminder/
Sebelum Inovasi pengingat bagi pegawai atas informasi
yang disampaikan sesuai tujuan yang
Selama ini miskomunikasi dan kesalahan ingin dicapai. Informasi dapat masuk ke
informasi bisa saja terjadi karena alam bawah sadar pegawai sehingga
perbedaan persepsi maupun kesalahan dapat diterapkan di kehidupan sehari-hari.
pribadi.
Deskripsi Inovasi
SINISUKA merupakan penyampaian informasi dengan cara memutarkan audio secara berulang.
Informasi yang disampaikan dapat berupa informasi umum terkait Kementerian Keuangan, Ditjen
Perbendaharaan, maupun informasi internal KPPN yang memerlukan pemahaman pegawai secara mendalam,
misalnya Nilai-nilai Kementerian Keuangan, Visi Misi dan Inovasi KPPN. Informasi direkam terlebih dahulu
menggunakan perekam suara (voice recorder) dan diputar melalui pengeras suara/speaker di ruangan kerja
pegawai setiap pagi sebelum jam pelayanan.
Latar Belakang terk~inhi dalaanm/aatnauinsiusaetnugianjafodrimkoassoi nmgeklaalnu~i rekaman suara pegawai KPPN dengan
Menyampaikan informasi
tujuan tertentu sehingga pegawai lebih memahami informasi tersebut.
Penggunaan Inovasi
Informasi direkam terlebih dahulu menggunakan perekam suara (voice recorder) dan diputar melalui
pengeras suara/speaker di ruangan kerja pegawai setiap pagi sebelum jam pelayanan
Sebelum Implementasi
Selama ini miss komunikasi dan informasi bisa saja terjadi karena perbedaan persepsi maupun kesalahan
pribadi.
Setelah Implementasi
Manfaat yang diterima pegawai diantaranya adalah menjadi reminder/pengingat bagi pegawai atas
informasi yang disampaikan sesuai tujuan yang ingin dicapai. Informasi dapat masuk ke alam bawah sadar
pegawai sehingga dapat diterapkan di kehidupan sehari-hari.
Keberlanjutan Inovasi
Inovasi ini memerlukan sumber daya yang telah ada di KPPN, antara lain:
1. Menggunakan sarana prasarana kantor seperti pengeras suara dan perekam suara (recorder).
2. Mengerahkan seluruh pegawai untuk berpartisipasi dalam perekaman informasi yang akan disampaikan.
230 Kanwil DJ Pb Provinsi Jawa Tengah
Genderang Inovasi untuk Negeri
~ halaman ini sengaja dikosongkan ~
231
Genderang Inovasi untuk Negeri
“Keberanian untuk melakukan perubahan dan memberantas segala “
bentuk korupsi merupakan langkah tepat yang akan membuat kita
bisa lebih dihargai.
~Sri Mulyani Indrawati~
Menteri Keuangan
Tugu Yogyakarta, Yogyakarta, D.I. Yogyakarta
Source: Google Maps/Meltyan Photograph
Kantor Wi6laInyoavahsi
Direktorat Jenderal Perbendaharaan
Provinsi DI Yogyakarta
2019 - Aplikasi
Layanan Elektronik Revisi (e-Revisi)
Kanwil DJPb Provinsi DI Yogyakarta
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
Inovasi peningkatan kualitas layanan • Satker dapat mengajukan berkas usulan Aplikasi dapat digunakan secara
revisi DIPA oleh Kanwil DJPb Prov. revisi dan dokumen pendukungnya berkelanjutan mengingat manfaat yang
Yogyakarta dengan emaksimalkan terlebih dahulu melalui aplikasi. dihadirkannya untuk peningkatan kualitas
pemanfaatan teknologi informasi dan layanan.
komunikasi untuk pengiriman dokumen • Berkas yang disampaikan secara
usulan revisi. elektronik ditelaah oleh Kanwil DJPb.
• Setelah berkas usulan dinyatakan telah
lengkap dan benar, satker dapat
mengajukan usulan revisi DIPA secara
resmi.
Sebelum Inovasi Setelah Inovasi
Satker tidak memiliki pilihan untuk e-Revisi Satker dapat meminimalisir biaya dan
mengajukan usulan pengesahan revisi dapat memaksimalkan waktu yang ada,
DIPA selain datang langsung ke Kanwil dengan mengajukan permohonan
DJPb, sehingga perlu mengorbankan pengesahan usulan revisi DIPA secara
waktu dan biaya. elektronik.
Deskripsi Inovasi
Inovasi peningkatan kualitas layanan revisi DIPA oleh Kanwil DJPb Prov. Yogyakarta dengan
memaksimalkan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk pengiriman dokumen usulan revisi.
Latar Belakang
Pengajuan revisi secara konvensional tidak banyak memberikan pilihan bagi satker mitra kerja yang
memiliki keterbatasan dana, jarak, dan waktu dan/atau berkepentingan untuk penyelesaian pekerjaan secara
cepat serta penggunaan dan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi yang seharusnya dapat
dimanfaatkan.
Penggunaan Inovasi
1. Satker yang akan mengajukan usulan revisi, dapat mengajukan berkas usulan revisi dan dokumen
pendukungnya terlebih dahulu melalui aplikasi.
2. Berkas yang disampaikan secara elektronik ditelaah terlebih dahulu oleh Kanwil DJPb.
3. Setelah berkas usulan dinyatakan telah lengkap dan benar, satker dapat mengajukan secara resmi usulan
revisi DIPA.
Sebelum Implementasi
Satker tidak memiliki pilihan untuk mengajukan usulan pengesahan revisi DIPA selain datang langsung
ke Kanwil DJPb, sehingga perlu menyisihkan waktu dan biaya.
Setelah Implementasi
1. Satker dapat meminimalisir biaya dan dapat memaksimalkan waktu yang ada, dengan mengajukan
permohonan pengesahan usulan revisi DIPA secara elektronik.
2. Pengajuan usulan revisi DIPA dan koordinasinya menjadi lebih cepat, dan mudah.
Keberlanjutan Inovasi
Aplikasi dapat digunakan secara berkelanjutan mengingat manfaat yang
dihadirkannya untuk peningkatan layanan.
234 Kanwil DJ Pb Provinsi DI Yogyakarta
Genderang Inovasi untuk Negeri
2019 - Aplikasi
Aplikasi Monitoring Laporan Hasil Pembinaan
dan Supervisi KPPN (e-LHP)
Kanwil DJPb Provinsi DI Yogyakarta
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
Aplikasi yang dirancang untuk • Setelah pelaksanaan pembinaan dan Aplikasi dapat digunakan secara
memberikan kemudahan pada Tim Kanwil supervisi, Kanwil DJPb mengunggah berkelanjutan karena memudahkan
DJPb dalam melakukan monitoring tindak matriks hasil pembinaan dan supervisi. pelaksanaan tugas pembinaan dan
lanjut KPPN atas hasil pembinaan. supervisi terutama pemantauan
• KPPN melakukan tindak lanjut atas LHP penyelesaian temuan pembinaan dan
tersebut dengan mengisi di tindakan di supervisi.
aplikasi dan mengunggah berkas
terkait.
• Kanwil DJPb memantau penyelesaian
tindak lanjut pada aplikasi.
Sebelum Inovasi e-LHP Setelah Inovasi
Kanwil DJPb tidak memiliki tools tertentu • Memudahkan Kanwil DJPb untuk
untuk melakukan pemantauan tindak memantau tindak lanjut KPPN atas hasil
lanjut hasil pembinaan dan supervisi oleh pembinaan dan supervisi.
KPPN.
• Dokumentasi hasil dan tindak lanjut
pembinaan dan supervisi dapat
dilakukan secara rapi.
Deskripsi Inovasi
Aplikasi Monitoring Laporan Hasil Pembinaan dan Supervisi KPPN (e-LHP) merupakan aplikasi yang
dirancang untuk memberikan kemudahan bagi Tim Pembinaan, Kakanwil, dan KPPN dalam proses penyelesaian
tindak lanjut atas matriks permasalahan pembinaan.
Latar Belakang
Sebelum dibuat dan difungsikannya inovasi aplikasi ini, terdapat beberapa tindak lanjut matriks hasil
pembinaan dan supervisi dari KPPN tidak bisa termonitor dengan cepat oleh Kanwil atas hasil tindak lanjut
yang dilakukan oleh KPPN setelah mendapatkan matriks tersebut.
Penggunaan Inovasi
1. Setelah pelaksanaan pembinaan dan supervisi, Kanwil DJPb mengunggah matriks hasil pembinaan dan
supervisi (e-LHP).
2. KPPN melakukan tindak lanjut atas LHP tersebut dengan mengisi di tindakan di aplikasi dan mengunggah
berkas terkait.
3. Kanwil DJPb memantau penyelesaian tindak lanjut pada aplikasi.
Sebelum Implementasi
Kanwil DJPb tidak memiliki tools tertentu untuk melakukan pemantauan tindak lanjut hasil pembinaan
dan supervisi oleh KPPN, sehingga cukup menyulitkan untuk pemantauannya.
Setelah Implementasi
1. Memudahkan Kanwil DJPb untuk memantau tindak lanjut hasil pembinaan dan supervisi oleh KPPN.
2. Memudahkan KPPN dalam melaporkan tindak lanjut atas hasil pembinaan dan supervisi Kanwil DJPb.
3. Dokumentasi hasil dan tindak lanjut pembinaan dan supervisi dapat dilakukan secara rapi.
Keberlanjutan Inovasi
Aplikasi dapat digunakan secara berkelanjutan
karena memudahkan pelaksanaan tugas pembinaan dan
supervisi terutama pemantauan penyelesaian temuan
pembinaan dan supervisi.
Kanwil DJ Pb Provinsi DI Yogyakarta 235
Genderang Inovasi untuk Negeri
2019 - Aplikasi
Aplikasi KPPN Jogja Online (KAJOL)
KPPN Yogyakarta
Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan
Aplikasi web-based berisi fitur-fitur bagi Para pengguna aplikasi Kajol mengakses Kepala KPPN Yogyakarta membentuk tim
satker untuk mengajukan permohonan melalui alamat situs KPPN Yogyakarta, pengelola aplikasi dan menerbitkan surat
layanan dan memantau progres layanan kemudian memilih menu layanan yang keputusan mengenai penanggung jawab
secara online. Satker juga dapat diinginkan. Setelah mengajukan masing-masing jenis layanan.
memantau antrian di KPPN secara real permohonan layanan, satker dapat
time dan PT Taspen memonitor progres memantau progres layanan yang Setelah Inovasi
pengesahan SKPP. Selain itu, internal diajukan.
KPPN juga dapat memanfaatkan aplikasi Satker tidak perlu datang ke KPPN untuk
ini untuk menyampaikan harapan mutasi KAJOL mengajukan permohonan layanan dan
internal dan izin meninggalkan kantor satker juga dapat memantau progres
untuk suatu keperluan mendesak. layanan yang diajukan.
Sebelum Inovasi
Terdapat time lag dalam hal penyampaian
informasi baik surat permohonan yang
disampaikan ke KPPN maupun
penyelesaian pekerjaan (penolakan, perlu
perbaikan surat permohonan, data
dukung yang tidak lengkap, atau surat
sudah selesai diproses) karena kondisi
satker yang tersebar secara geografis.
Deskripsi Inovasi
Aplikasi web-based berisi fitur-fitur yang memungkinkan satker untuk mengajukan permohonan layanan
(penerbitan KIPS, persetujuan TUP, dsb) dan memantau progres layanan secara online. Satker juga dapat
memantau antrian di KPPN secara real time dan PT Taspen memonitor progres SKPP. Selain itu, internal KPPN
juga dapat memanfaatkan aplikasi ini untuk menyampaikan harapan mutasi internal dan izin meninggalkan
kantor untuk suatu keperluan mendesak.
Latar Belakang
Keinginan KPPN Yogyakarta ingin selalu meningkatkan kepuasan layanan. Dalam suatu FGD diperoleh
informasi stakeholder memerlukan suatu sistem yang dapat memudahkan pengajuan permohonan layanan dan
dapat memantau progres layanan dimaksud.
Penggunaan Inovasi
Para pengguna aplikasi Kajol mengakses melalui alamat situs KPPN Yogyakarta, kemudian memilih
menu layanan yang diinginkan. Setelah mengajukan permohonan layanan, satker dapat memantau progres
layanan yang diajukan.
Sebelum Implementasi
Terdapat time leg dalam hal penyampaikan informasi baik surat permohonan yang disampaikan ke KPPN
maupun penyelesaian pekerjaan (penolakan, perlu perbaikan surat permohonan, data dukung yang tidak
lengkap, atau surat sudah selesai diproses) karena kondisi geografis satker tertentu yang berasal dari Kabupatan
Sleman dan Kabupaten Bantul apabila hasil pekerjaan harus dikirim via pos.
Setelah Implementasi
Satker tidak perlu datang ke KPPN untuk mengajukan permohonan layanan dan satker juga dapat
memantau progres layanan yang diajukan.
Keberlanjutan Inovasi
Kepala KPPN Yogyakarta membentuk tim pengelola aplikasi dan menerbitkan surat keputusan mengenai
penanggung jawab masing-masing jenis layanan.
236 Kanwil DJ Pb Provinsi DI Yogyakarta
Genderang Inovasi untuk Negeri