The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Genderang Inovasi untuk Negeri - Volume 2

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by inovasi.djpb, 2022-01-11 03:26:15

Genderang Inovasi untuk Negeri - Volume 2

Genderang Inovasi untuk Negeri - Volume 2

Kantor W7i0laInyoavahsi

Direktorat Jenderal Perbendaharaan
Provinsi Bali

2019 - Aplikasi

Edukasi BLU

Kanwil DJPb Provinsi Bali

Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan

• merupakan aplikasi yang ditujukan • Satker BLU mengunggah Laporan Keberlanjutan inovasi Aplikasi TRI-BLU
untuk mempermudah interaksi, edukasi, Keuangan BLU ke dalam aplikasi untuk ini, antara lain:
serta monitoring terkait pengelolaan ditelaah oleh Kanwil DJPb. • Maintenance sistem secara periodik.
keuangan yang dikelola satker BLU; • Update menu aplikasi seiring perubahan
• Telaah LK BLU oleh Kanwil DJPb
• Berangkat dari kewajiban untuk difasilitasi oleh aplikasi. ketentuan dan hasil analisis kebutuhan
melaksanakan pembinaan dan stakeholders.
bimbingan teknis pengelolaan keuangan • Interaksi dan koordinasi antara Kanwil • SDM dengan kapasitas mumpuni dalam
Badan Layanan Umum (BLU). DJPb dan satker BLU dapat dilakukan mengelola web Aplikasi TRI-BLU.
melalui aplikasi. • Sumbangsih satuan kerja BLU selaku
Sebelum Inovasi penyusun laporan keuangan.
• Hasil telaah dan analisis LK dan hasil
• 1. Satker BLU menyampaikan LK ke koordinasi pengelolaan keuangan Setelah Inovasi
Kanwil secara langsung. satker BLU dapat dijadikan bahan
monitoring, evaluasi, dan pembinaan • 1. Penyampaian LK BLU bisa dilakukan
• 2. Koordinasi/konsultasi pengelolaan pengelolaan keuangan BLU oleh Kanwil secara online.
keuangan BLU dilakukan secara DJPb.
langsung. • 2. Koordinasi pengelolaan keuangan
Edukasi BLU BLU bisa dilakukan melalui aplikasi
secara online.

• 3. Beberapa indikator laporan dan
pengelolaan keuangan BLU mengalami
peningkatan setelah implementasi
aplikasi seperti: defisit LO yang
menurun, kenaikan ekuitas, dan rasio
likuiditas yang meningkat.

Deskripsi Inovasi

Aplikasi TRI-BLU merupakan aplikasi yang ditujukan untuk mempermudah interaksi, edukasi, serta
monitoring terkait pengelolaan keuangan yang dikelola satker BLU dalam rangka pembinaan yang dilakukan
oleh Kanwil DJPb Provinsi Bali.

Latar Belakang

Berangkat dari kewajiban untuk melaksanakan pembinaan dan bimbingan teknis pengelolaan keuangan
Badan Layanan Umum (BLU), Kanwil DJPb Provinsi Bali perlu melakukan telaah dan analisis laporan keuangan
sebagai bekal pembinaan kepada BLU lingkup Provinsi Bali. LK BLU tersebut kemudian akan diolah menjadi
bahan atau materi pembinaan oleh Kanwil DJPb Provinsi Bali kepada satuan kerja BLU lingkup Provinsi Bali.

Sebelum adanya aplikasi ini, Kanwil DJPb Provinsi Bali melakukan telaah, analisis, dan mengolah data
laporan keuangan BLU secara manual. Proses yang dilaksanakan secara manual tentu memakan waktu yang
cukup lama serta memiliki risiko kesalahan manusia (human error) yang tinggi.

Dengan adanya aplikasi TRI-BLU ini, Kanwil DJPb mempermudah manajemen dalam melakukan
assessment terhadap kualitas pengelolaan keuangan satker BLU, disamping juga menjadi salah satu kanal
edukasi serta interaksi antara kanwil dengan satker BLU.

Penggunaan Inovasi

1. Satker BLU mengunggah Laporan Keuangan BLU ke dalam aplikasi untuk ditelaah oleh Kanwil DJPb.
2. Telaah LK BLU oleh Kanwil DJPb difasilitasi oleh aplikasi.
3. Interaksi dan koordinasi antara Kanwil DJPb dan satker BLU dapat dilakukan melalui aplikasi.
4. Hasil telaah dan analisis LK dan hasil koordinasi pengelolaan keuangan satker BLU dapat dijadikan bahan

monitoring, evaluasi, dan pembinaan pengelolaan keuangan BLU oleh Kanwil DJPb.

Sebelum Implementasi

1. Satker BLU menyampaikan LK ke Kanwil secara langsung.
2. Koordinasi/konsultasi pengelolaan keuangan BLU dilakukan secara langsung.

Setelah Implementasi

1. Penyampaian LK BLU bisa dilakukan secara online.
2. Koordinasi pengelolaan keuangan BLU bisa dilakukan melalui aplikasi secara online.
3. Beberapa indikator laporan dan pengelolaan keuangan BLU mengalami peningkatan setelah implementasi

aplikasi seperti: defisit LO yang menurun, kenaikan ekuitas, dan rasio likuiditas yang meningkat.

288 Kanwil DJ Pb Provinsi Bali

Genderang Inovasi untuk Negeri

Keberlanjutan Inovasi

Keberlanjutan Aplikasi TRI-BLU sangatlah penting. Dilihat dari stakeholders perspective, Aplikasi TRI-
BLU berdampak positif dengan memperbanyak kanal-kanal konsultasi antara satuan kerja BLU dengan Kanwil
DJPb selaku pembina pengelolaan keuangan BLU di daerah. Kemudahan berinteraksi dan berkonsultasi
membuat pemecahan masalah di unit BLU berjalan cepat dan efisien sehingga dapat meningkatkan kinerja
keuangan satker BLU.

Terdapat beberapa faktor yang dapat mendukung keberlanjutan inovasi Aplikasi TRI-BLU ini, antara lain:

1. Maintenance sistem secara periodik.
2. Update menu aplikasi seiring perubahan ketentuan dan hasil analisis kebutuhan stakeholders.
3. SDM dengan kapasitas mumpuni dalam mengelola web Aplikasi TRI-BLU.
4. Sumbangsih satuan kerja BLU selaku penyusun laporan keuangan.

2019 - Aplikasi Penggunaan Keberlanjutan

Lemon • KPPN mengunggah laporan Berbagai macam nilai tambah yang
pelaksanaan tugas dan fungsi yang didapat oleh seluruh pemangku
Kanwil DJPb Provinsi Bali menjadi kewajiban KPPN kepada kepentingan menjadi semangat tersendiri
Kanwil DJPb secara rutin melalui untuk menjaga inovasi ini agar tetap ada.
Deskripsi & Latar Belakang aplikasi.
Setelah Inovasi
• menyediakan kemudahan bagi KPPN • Kanwil DJPb melakukan pemantauan
lingkup Kanwil DJPb Prov. Bali dalam kepatuhan pengiriman laporan dari • KPPN dapat mengecek secara
mengunggah laporan yang KPPN dan dapat menginformasikan ke langsung dokumen apa saja yang harus
disampaikan; KPPN terkait kewajiban penyampaian dikirimkan.
laporan melalui aplikasi.
• Aplikasi Lemon memiliki nilai tambah • Pengiriman laporan praktis dan lebih
sebagai tools penerimaan laporan dari • Kanwil DJPb menerima dan cepat.
KPPN; menatausahakan laporan yang diterima
dari KPPN. • Kanwil DJPb dan KPPN dapat
• sekaligus menyediakan fasilitas memantau dan mengevaluasi progress
monitoring penyampaian laporan dari • Hasil pemantauan dan penelitian penyampaian laporan.
KPPN secara sistematis dan realtime. terhadap laporan yang dikirim dijadikan
bahan supervisi kepada KPPN terkait. • Penatausahaan laporan dari KPPN
Sebelum Inovasi dapat dilakukan secara digital oleh
Lemon Kanwil DJPb.
• KPPN kesulitan mengidentifikasi
laporan yang harus dikirimkan kepada
Kanwil DJPb.

• Penyampaian laporan secara
konvensional memerlukan waktu relatif
lama.

• Kanwil DJPb kesulitan memantau
penyampaian laporan dari KPPN.

• Penatausahaan dokumen laporan dari
KPPN tidak tersimpan dan terkoordinir
dengan rapi.

Deskripsi Inovasi

Aplikasi Lemon (Laporan Elektronik Monitoring) menyediakan kemudahan bagi KPPN lingkup Kanwil
DJPb Prov. Bali dalam mengunggah laporan yang disampaikan kepada Kanwil DJPb Provinsi Bali. Melalui
Aplikasi Lemon, Kepala KPPN dapat melakukan self-assesment terhadap kepatuhan unitnya. Bagi Kanwil DJPb
Bali sendiri, Aplikasi Lemon memiliki nilai tambah sebagai tools penerimaan laporan dari KPPN sekaligus
menyediakan fasilitas monitoring penyampaian laporan dari KPPN secara sistematis dan realtime.

Latar Belakang

Latar belakang dari munculnya inovasi berupa Aplikasi Lemon ini adalah terdapat beberapa
permasalahan pada KPPN lingkup Bali dan Kanwil DJPb Provinsi Bali antara lain:
1. Penyampaian atas laporan rutin dari KPPN sukar untuk ditelusuri karena bercampur dengan penatausahaan

surat keluar lainnya.
2. Batas waktu penyampaian laporan rutin hanya mengandalkan ingatan dan inisiatif tiap-tiap PIC laporan

dalam mencatatnya.
3. Kanwil dan KPPN belum memiliki single database dalam melakukan monitoring atas penyampaian laporan-

laporan tersebut.
Sebagai sebuah inovasi, Aplikasi Lemon hadir dengan memberi nilai tambah dalam penyelesaian

masalah-masalah tersebut.

Kanwil DJ Pb Provinsi Bali 289

Genderang Inovasi untuk Negeri

Penggunaan Inovasi

1. KPPN mengunggah laporan pelaksanaan tugas dan fungsi yang menjadi kewajiban KPPN kepada Kanwil
DJPb secara rutin melalui aplikasi.

2. Kanwil DJPb melakukan pemantauan kepatuhan pengiriman laporan dari KPPN dan dapat
menginformasikan ke KPPN terkait kewajiban penyampaian laporan melalui aplikasi.

3. Kanwil DJPb menerima dan menatausahakan laporan yang diterima dari KPPN.
4. Hasil pemantauan dan penelitian terhadap laporan yang dikirim dijadikan bahan supervisi kepada KPPN

terkait.

Sebelum Implementasi

1. KPPN kesulitan mengidentifikasi laporan yang harus dikirimkan kepada Kanwil DJPb.
2. Penyampaian laporan secara konvensional memerlukan waktu relatif lama.
3. Kanwil DJPb kesulitan memantau penyampaian laporan dari KPPN.
4. Penatausahaan dokumen laporan dari KPPN tidak tersimpan dan terkoordinir dengan rapi.

Setelah Implementasi

1. KPPN dapat mengecek secara langsung dokumen apa saja yang harus dikirimkan.
2. Pengiriman laporan praktis dan lebih cepat.
3. Kanwil DJPb dan KPPN dapat memantau dan mengevaluasi progress penyampaian laporan.
4. Penatausahaan laporan dari KPPN dapat dilakukan secara digital oleh Kanwil DJPb.

Keberlanjutan Inovasi

Berbagai macam nilai tambah yang didapat oleh seluruh pemangku kepentingan menjadi semangat
tersendiri untuk menjaga inovasi ini agar tetap ada. Secara sosial, SDM yang merupakan user Aplikasi Lemon
merasa puas dengan manfaat yang didapat dengan menggunakan Aplikasi Lemon. Dari sisi lingkungan, Aplikasi
Lemon sejalan dengan kebijakan Pemerintah Daerah di Bali yaitu pengurangan penggunaan kertas. Sedangkan
dari sisi ekonomi, implementasi ini dapat menghemat anggaran penggunaan bahan habis pakai sehingga dapat
mengakibatkan efisiensi anggaran belanja satuan kerja KPPN dan Kanwil.

2019 - Aplikasi Penggunaan Keberlanjutan

K-DEK • Masing-masing data LKPD pemerintah Aplikasi Konsolidasi Data Entitas
kabupaten diunggah pada aplikasi. Keuangan (K-DEK) Daerah hadir untuk
Kanwil DJPb Provinsi Bali menjadi katalisator dalam percepatan dan
• Aplikasi akan memproses data LKPD simplifikasi dalam pelaksanaan
Deskripsi & Latar Belakang menjadi suatu data keuangan pemda konsolidasi antara kedua jenis laporan
konsolidasian tingkat provinsi. keuangan tersebut.
• Merupakan inovasi yang memanfaatkan
teknologi informasi, yang dibangun • Output aplikasi digunakan sebagai Setelah Inovasi
sebagai alat bantu pengolahan data bahan penyusunan GFS dan KFR oleh
LKPD dari masing-masing Pemerintah Kanwil DJPb. • 1. Pengolahan data laporan keuangan
Provinsi/Kabupaten/Kota; pemda untuk menghasilkan LKPD
• Bagi pemerintah provinsi output aplikasi konsolidasian dilakukan secara otomatis
• LK Pemda Konsolidasian yang bisa digunakan untuk melakukan melalui aplikasi.
merupakan output dari aplikasi ini, konsolidasi LKPD kabupaten/kota.
merupakan sumber data yang • 2. Waktu yang dibutuhkan untuk
digunakan dalam menyusun GFS dan penyusunan template laporan keuangan
KFR pada Kanwil DJPb Provinsi Bali. konsolidasian menjadi lebih cepat.

Sebelum Inovasi K-DEK • 3. Terjadi peningkatan nilai kualitas dan
akurasi data GFS dan KFR serta nilai
• 1. Pengolahan data laporan keuangan laporan GFS dan KFR.
pemda untuk menghasilkan LKPD
konsolidasian dilakukan secara manual.

• 2. Waktu yang dibutuhkan untuk
penyusunan template laporan keuangan
konsolidasian relatif lama

Deskripsi Inovasi

Aplikasi Konsolidasi Data Entitas Keuangan (K-DEK) Daerah merupakan inovasi yang memanfaatkan
teknologi informasi, yang dibangun sebagai alat bantu pengolahan data LKPD dari masing-masing Pemerintah
Provinsi/Kabupaten/Kota. LK Pemda Konsolidasian yang merupakan output dari aplikasi ini, merupakan
sumber data yang digunakan dalam menyusun GFS dan KFR pada Kanwil DJPb Provinsi Bali. Inovasi ini juga
dapat dimanfaatkan oleh Pemerintah Provinsi dalam melakukan konsolidasi laporan keuangan pemerintah
daerah Kabupaten/Kota.

290 Kanwil DJ Pb Provinsi Bali

Genderang Inovasi untuk Negeri

Latar Belakang

Dalam penyusunan GFS dan KFR, sebelum inovasi ini diimplementasikan, Kanwil DJPb Provinsi Bali
mengolah data laporan keuangan yang disampaikan oleh masing-masing Pemda secara manual untuk
menghasilkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Konsolidasian. Metode manual ini memerlukan waktu
yang cukup lama dan memiliki risiko human error yang tinggi.

Diharapkan dengan adanya Aplikasi Konsolidasi Data Entitas Keuangan (K-DEK) Daerah, dapat
mempermudah dan mempercepat proses pengolahan data LKPD menjadi laporan keuangan konsolidasian yang
digunakan dalam menyusun GFS dan KFR.

Penggunaan Inovasi

1. Masing-masing data LKPD pemerintah kabupaten diunggah pada aplikasi.
2. Aplikasi akan memproses data LKPD menjadi suatu data keuangan pemda konsolidasian tingkat provinsi.
3. Output aplikasi digunakan sebagai bahan penyusunan GFS dan KFR oleh Kanwil DJPb.
4. Bagi pemerintah provinsi output aplikasi bisa digunakan untuk melakukan konsolidasi LKPD kabupaten/

kota.

Sebelum Implementasi

1. Pengolahan data laporan keuangan pemda untuk menghasilkan LKPD konsolidasian dilakukan secara
manual.

2. Waktu yang dibutuhkan untuk penyusunan template laporan keuangan konsolidasian relatif lama.

Setelah Implementasi

1. Pengolahan data laporan keuangan pemda untuk menghasilkan LKPD konsolidasian dilakukan secara
otomatis melalui aplikasi.

2. Waktu yang dibutuhkan untuk penyusunan template laporan keuangan konsolidasian menjadi lebih cepat.
3. Terjadi peningkatan nilai kualitas dan akurasi data GFS dan KFR serta nilai laporan GFS dan KFR.

Keberlanjutan Inovasi

Laporan pemerintah pusat dan laporan pemerintah daerah memiliki perbedaan dalam akun-akun yang
digunakan ndalam penyusunannya. Selama ini, belum ada jembatan yang jelas dalam menghubungkan kedua
laporan yang sama namun tidak serupa tersebut. Aplikasi Konsolidasi Data Entitas Keuangan (K-DEK) Daerah
hadir untuk menjadi katalisator dalam percepatan dan simplifikasi dalam pelaksanaan konsolidasi anatara
kedua jenis laporan keuangan tersebut.

Inovasi Aplikasi Konsolidasi Data Entitas Keuangan (K-DEK) Daerah memiliki urgensi atas kontinuitas
operasionalnya. Selama tugas dan fungsi penyusunan GFS dan KFR masih melekat pada unit Kanwil DJPb serta
Pemda masih wajib menyusun LK Konsolidasian maka aplikasi ini masih akan terus diperlukan.

Kanwil DJ Pb Provinsi Bali 291

Genderang Inovasi untuk Negeri

2019 - Aplikasi Penggunaan Keberlanjutan

ATIK K/L • Data laporan keuangan (file xlsx) unit • Inovasi Aplikasi Telaah Informasi
diunggah pada aplikasi. Keuangan (ATIK) K/L memiliki urgensi
Kanwil DJPb Provinsi Bali atas kontunuitas operasionalnya;
• Aplikasi dijalankan untuk mendeteksi
Deskripsi & Latar Belakang ketidaksesuaian data laporan keuangan • Diharapkan kedepannya aplikasi ini
dengan parameter laporan keuangan tidak hanya diimplementasikan pada
• Merupakan alat yang dapat digunakan yang baik yang sudah ditanam pada level UAPPA-W saja tetapi juga pada
oleh UAPPA-W untuk membantu aplikasi. level UAKPA.
pelaksanaan kegiatan telaah laporan
keuangan; • Hasil berupa data keuangan yang tidak Setelah Inovasi
sesuai merupakan output dari aplikasi
• Telaah laporan keuangan selama ini yang dapat ditindaklanjuti oleh unit • Pelaksanaan lebih mudah dengan
dilakukan secara manual menggunakan terkait dengan melakukan penyesuaian/ mengupload file LK.
kertas kerja telaah. koreksi.
• Waktu penyelesaian lebih cepat.
Sebelum Inovasi ATIK K/L • Minimalisasi kesalahan karena dilakukan

• Kompleksitas penyelesaian telaah lebih by sistem.
tinggi karena dilakukan manual. • Penggunaan supplies dapat ditekan.
• Terjadi peningkatan nilai LK UAPPA-W
• Waktu penyelesaian telaah relatif lama.
• Rawan terjadi human error pada saat sebesar 1,23% dibandingkan dengan
nilai LK sebelum implementasi inovasi.
proses telaah.
• Penggunaan supplies lebih tinggi untuk

pencetakan laporan keuangan.

Deskripsi Inovasi

Aplikasi Telaah Informasi Keuangan (ATIK) K/L merupakan alat yang dapat digunakan oleh UAPPA-W
untuk membantu pelaksanaan kegiatan telaah laporan keuangan. Sehingga, kegiatan telaah laporan keungan
dapat dilaksanakan dengan lebih mudah, cepat, dan dengan tingkat akurasi yang lebih baik karena dikerjakan
secara otomatis oleh sistem.

Latar Belakang

Hasil telaah atas laporan keuangan merupakan salah satu lampiran wajib dalam sebuah laporan
keuangan. Telaah laporan keuangan selama ini dilakukan secara manual menggunakan kertas kerja telaah.
Penyusun Laporan Keuangan harus menyandingkan berbagai data dari output laporan keuangan diantaranya
Neraca Percobaan, Laporan Operasional, Laporan Perubahan Ekuitas, Neraca, Laporan BMN, Laporan Realisasi
Anggaran, dan Laporan Lainnya.

Pelaksanaan telaah laporan keuangan secara manual tentu memakan waktu, menguras konsentrasi, serta
rawan terjadi kesalahan atau human error. Berangkat dari permasalahan tersebut, muncullah ide dari Bidang
Pembinaan Akuntansi dan Pelaporan Keuangan untuk menyusun suatu inovasi agar pelaksanaan telaah Laporan
Keuangan di tingkat UAPPA-W dapat dilakukan melalui sebuah sistem.

Penggunaan Inovasi

1. Data laporan keuangan (file xlsx) unit diunggah pada aplikasi.
2. Aplikasi dijalankan untuk mendeteksi ketidaksesuaian data laporan keuangan dengan parameter laporan

keuangan yang baik yang sudah ditanam pada aplikasi.
3. Hasil berupa data keuangan yang tidak sesuai merupakan output dari aplikasi yang dapat ditindaklanjuti

oleh unit terkait dengan melakukan penyesuaian/koreksi.

Sebelum Implementasi

1. Kompleksitas penyelesaian telaah lebih tinggi karena dilakukan manual.
2. Waktu penyelesaian telaah relatif lama.
3. Rawan terjadi human error pada saat proses telaah.
4. Penggunaan supplies lebih tinggi untuk pencetakan laporan keuangan.

Setelah Implementasi

1. Pelaksanaan lebih mudah dengan mengupload file LK.
2. Waktu penyelesaian lebih cepat.
3. Minimalisasi kesalahan karena dilakukan by sistem.
4. Penggunaan supplies dapat ditekan.
5. Terjadi peningkatan nilai LK UAPPA-W sebesar 1,23% dibandingkan dengan nilai LK sebelum implementasi

inovasi.

292 Kanwil DJ Pb Provinsi Bali

Genderang Inovasi untuk Negeri

Keberlanjutan Inovasi

Inovasi Aplikasi Telaah Informasi Keuangan (ATIK) K/L memiliki urgensi atas kontunuitas
operasionalnya. Diharapkan kedepannya dengan melakukan pengembangan dan modifikasi, aplikasi ini tidak
hanya diimplementasikan pada level UAPPA-W saja tetapi juga pada level UAKPA guna memudahkan seluruh
unit akuntansi pemerintah dalam rangka penelaahan laporan keuangan sebelum pada akhirnya penyusunan
laporan keuangan yang transparan, efisien, kredibel, dan akuntabel.

Eksistensi Aplikasi Telaah Informasi Keuangan (ATIK) K/L sangat tergantung dengan kebutuhan
pengguna dalam pelaksanaan tugas dan fungsi untuk melakukan telaah atas laporan keuangan. Selama
pengguna merasakan nilai tambah dari inovasi ini, maka Aplikasi Telaah Informasi Keuangan (ATIK) K/L masih
akan tetap ada dengan maintenance dan penyesuaian seiring dengan perkembangan kebutuhan pengguna.

2019 - Non Aplikasi Penggunaan Keberlanjutan

Klinik KUR • Identifikasi rencana kerja Bidang PPA II Inovasi Klinik KUR-UMi memiliki urgensi
Kanwil DJPb Prov. Bali; atas kontunuitas operasionalnya.
Kanwil DJPb Provinsi Bali
• Sinkronisasi rencana kerja dengan Setelah Inovasi
Deskripsi & Latar Belakang rencana pelaksanaan inovasi;
• 1. Kegiatan sosialisasi pembiayaan
• Merupakan inovasi Kantor Wilayah • Pelaksanaan inovasi (umumnya sekali KUR dan Umi dilaksanakan lebih luas
DJPb Provinsi Bali dalam bentuk setiap triwulan) dengan membuka ke seluruh wilayah.
ekstensifikasi layanan terkait booth/klinik di lokasi strategis;
penyaluran KUR dan kredit Umi; • 2. Terjadi peningkatan jumlah nominal
• Menyosialisasikan KUR dan UMi penyaluran dan jumlah debitur KUR
• Diselenggarakan sekali dalam setiap kepada masyarakat serta mendapatkan masing-masing sebesar 16,12% dan
triwulan; feedback dari massyarakat; 4,87%.

• Kegiatan ini dilaksanakan dengan • Dokumentasi kegiatan dan inventarisasi • 3. Yerjadi peningkatan jumlah nominal
membuka booth (klinik) di lokasi feedback/saran/harapan dari penyaluran dan jumlah debitur UMi
strategis. masyarakat. masing-masing sebesar 43,84%% dan
73,21%.
Sebelum Inovasi Klinik KUR
• 4. Terjadi peningkatan penyaluran pada
• 1. Kegiatan sosialisasi KUR & Umi sektor usaha produktif sebesar 12,52%.
dilaksanakan secara terbatas dan
hanya dilakukan di lokasi Kanwil DJPb.

• 2. Jangkauan dan besaran penyaluran
pembiayaan KUR dan Umi kurang
optimal.

Deskripsi Inovasi

Klinik KUR & UMi merupakan inovasi Kantor Wilayah DJPb Provinsi Bali dalam bentuk ekstensifikasi
layanan terkait penyaluran KUR dan kredit UMi. Inovasi ini diselenggarakan dengan menyesuaikan dengan
rencana kerja Kanwil DJPb Provinsi Bali c.q. Bidang Pembinaan Anggaran II, umumnya sekali dalam setiap
triwulan. Kegiatan ini dilaksanakan dengan membuka booth (klinik) di lokasi strategis yakni tempat
bekumpulnya target penerima pembiayaan KUR maupun UMi seperti pasar, Car Free Day (CFD), dan lokasi
strategis lainnya.

Latar Belakang

Wilayah kerja Kantor Wilayah DJPb Provinsi Bali mencakup satu Pemerintah Provinsi, delapan
Kabupaten, dan satu Kota meliputi wilayah seluas 5.636,66 KM2. Berdasarkan data tahun 2018 terdapat
326.009 pelaku UMKM di Provinsi Bali. Dari total pelaku usaha tersebut, hanya sejumlah 115.167 pelaku usaha
di tahun 2018 yang terjangkau sebagai penerima pembiayaan melalui KUR dan UMi dengan total dana yang
disalurkan sebesar Rp4.397,97 miliar.

Target penyaluran KUR dan UMi untuk tahun 2019 adalah sebesar Rp5,08 triliun yang mana angka
tersebut naik 1% jika dibandingkan dengan target penyaluran KUR dan UMi untuk tahun 2018 yaitu sebesar
Rp5,03 triliun. Dalam rangka mencapai target tersebut, Kantor Wilayah DJPb Provinsi Bali melakukan langkah
strategis dengan menyusun inovasi yang memangkas jarak dan waktu sekaligus terjun langsung ke masyarakat
dengan cara membuat Klinik KUR-UMi pada titik-titik tertentu sebagai sarana sosialisasi dan edukasi dengan
harapan informasi mengenai pembiayaan KUR dan UMi dapat menyebar lebih luas sehingga penyaluran
pembiayaan KUR dan UMi dapat meningkat baik dalam jumlah penerima maupun dalam jumlah rupiah yang
disalurkan.

Kanwil DJ Pb Provinsi Bali 293

Genderang Inovasi untuk Negeri

Penggunaan Inovasi

1. Adentifikasi rencana kerja Bidang PPA II Kanwil DJPb Prov. Bali.
2. Sinkronisasi rencana kerja dengan rencana pelaksanaan inovasi.
3. Pelaksanaan inovasi (umumnya sekali setiap triwulan) dengan membuka booth/klinik di lokasi strategis

yang dilaksanakan mandiri dan/atau bekerja sama dengan salah satu bank/penyalur KUR/Umi.
4. Menyosialisasikan KUR dan UMi kepada masyarakat serta mendapatkan feedback dari massyarakat terkait

pembiayaan KUR dan UMi.
5. Dokumentasi kegiatan dan inventarisasi feedback/saran/harapan dari masyarakat.

Sebelum Implementasi

1. Kegiatan sosialisasi KUR & Umi dilaksanakan secara terbatas dan hanya dilakukan di lokasi Kanwil DJPb.
2. Jangkauan dan besaran penyaluran pembiayaan KUR dan Umi kurang optimal.

Setelah Implementasi

1. Kegiatan sosialisasi pembiayaan KUR dan Umi dilaksanakan lebih luas ke seluruh wilayah.
2. Terjadi peningkatan jumlah nominal penyaluran dan jumlah debitur KUR masing-masing sebesar 16,12%

dan 4,87%.
3. Yerjadi peningkatan jumlah nominal penyaluran dan jumlah debitur UMi masing-masing sebesar 43,84%%

dan 73,21%.
4. Terjadi peningkatan penyaluran pada sektor usaha produktif sebesar 12,52%.

Keberlanjutan Inovasi

Inovasi Klinik KUR-UMi memiliki urgensi atas kontunuitas operasionalnya. Wilayah Provinsi Bali yang
luas tidak sepadan dengan sumber daya operasional Klinik KUR-UMi yang tersedia membuat program Klinik
KUR-UMi dalam masa mendatang perlu untuk dilanjutkan dengan menganalisis lokasi-lokasi baru. Seiring
dengan program prioritas pemerintah dalam mempercepat laju roda perekonomian, pembiayaan KUR dan UMi
bagaikan memberi seteguk air pertama bagi orang yang paling haus yaitu pelaku usaha kecil, mikro, dan ultra
mikro yang mungkin selama ini tidak tersentuh pembiayaan dari sektor perbankan.

294 Kanwil DJ Pb Provinsi Bali

Genderang Inovasi untuk Negeri

2021 - Non Aplikasi Penggunaan Keberlanjutan

DESI 037 • KPPN menyusun tim kreatif yang Inovasi DESI 037 masih signifikan
bertugas melakukan jadwal, agenda, dijalankan pada unit kerja hingga saat ini
KPPN Denpasar materi, dan penyampai pesan, karena menjadi sarana yang sangat
kemudian melakukan pengambilan efektif dan cepat dalam penyampaikan
Deskripsi & Latar Belakang video; informasi dan edukasi.

Merupakan video singkat edukasi dan • Video kemudian di-upload melalui Setelah Inovasi
informasi terkait perbendaharaan. media sosial resmi KPPN Denpasar.
Tersampaikannya informasi dan edukasi
Sebelum Inovasi DESI 037 secara cepat dan berkala kepada para
stakeholder mengenai Layanan Informasi
Selama pandemi Covid-19, terdapat Perbendaharaan.
kendala dalam penyampaian informasi
dan edukasi secara langsng kepada para
stakeholder.

Deskripsi Inovasi

DESI 037 (VIDEO SINGKAT INFORMASI 037) merupakan video singkat edukasi dan informasi terkait
perbendaharaan, pengelolaan SDM (kepegawaian), pembangunan zona integritas, dan implementasi
Pengarusutamaan Gender (PUG) yang ditayangkan melalui media sosial resmi KPPN Denpasar (Youtube/
Instagram/website).

Latar Belakang

Kebutuhan sarana untuk memberikan edukasi dan informasi secara efektif dan berkala kepada satuan
kerja terkait tugas dalam pengelolaan APBN, pengelolaan SDM (kepegawaian), pembangunan zona integritas,
dan implementasi Pengarusutamaan Gender (PUG) secara daring.

Penggunaan Inovasi

KPPN menyusun tim kreatif yang bertugas melakukan jadwal, agenda, materi, dan penyampai pesan,
kemudian melakukan pengambilan video. Video kemudian di-upload melalui media sosial resmi KPPN Denpasar
(Youtube/Instagram/website), dan diumumkan melalui Forum Komunikasi yang dikelola oleh KPPN Denpasar
(whatsapp dan Telegram).

Sebelum Implementasi

Dengan tidak adanya layanan tatap muka, terdapat kendala dalam penyampaian informasi dan edukasi
secara langsng kepada para stakeholder, sehingga dirasa perlu untuk membuat platform yang memuat informasi
mengenai Layanan Informasi Perbendaharaan, pengelolaan SDM (kepegawaian), pembangunan zona integritas
dan implementasi Pengarusutamaan Gender (PUG) kepada seluruh satuan kerja selama masa pandemi
Covid-19.

Setelah Implementasi

Tersampaikannya informasi dan edukasi secara cepat dan berkala
kepada para stakeholder mengenai Layanan Informasi Perbendaharaan,
pengelolaan SDM (kepegawaian), pembangunan zona integritas dan
implementasi Pengarusutamaan Gender (PUG), utamanya selama belum ada
layanan tatap muka secara langsung pada masa pandemi Covid-19.

Keberlanjutan Inovasi

Inovasi DESI 037 masih signifikan dijalankan pada unit kerja hingga
saat ini karena menjadi sarana yang sangat efektif dan cepat dalam
penyampaikan informasi dan edukasi mengenai Layanan Informasi
Perbendaharaan, pengelolaan SDM (kepegawaian), pembangunan zona
integritas dan implementasi Pengarusutamaan Gender (PUG) kepada para
stakeholder.

Salah satu episode #DESI037 menjadi sebuah tayangan resmi Kantor
Pusat Direktorat Jenderal Perbendaharaan dan di-repost ulang oleh seluruh
unit vertikal Direktorat Jenderal Perbendaharaan.

Kanwil DJ Pb Provinsi Bali 295

Genderang Inovasi untuk Negeri

2021 - Aplikasi

Pandora KPPN Denpasar (Peladen Berkas dan
Kolaborasi KPPN Denpasar)

KPPN Denpasar

Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan

• Merupakan inovasi internal yang Pandora KPPN Denpasar dibangun • Inovasi Pandora KPPN Denpasar masih
digunakan oleh seluruh pejabat dan dengan memanfaatkan platform berbagi signifikan dijalankan pada unit kerja
pegawai KPPN Denpasar; pakai dokumen dan kolaborasi (Document hingga saat ini;
Sharing and Collaboration) bernama
• Sarana berbagi pakai dan kolaborasi Pydio Cells. • Karena sebagai sarana mempermudah
terhadap berkas digital yang dalam penyimpanan dan pengambilan
dipergunakan dalam penyelesaian Pandora KPPN dokumen secara elektronik.
tugas KPPN Denpasar; Denpasar
Setelah Inovasi
• Sarana penyimpanan ini mudah
digunakan dan hanya dapat diakses Dalam penerapannya, inovasi ini akan
melalui jaringan lokal KPPN. memberikan dampak yang luar biasa
dalam penatausahaan dokumen secara
Sebelum Inovasi digital pada KPPN Denpasar.

Sebelum adanya inovasi, share dokumen
dilakukan melalui sharing folder (IP) yang
rentan terhadap serangan ransomware.

Deskripsi Inovasi

Pandora KPPN Denpasar (Peladen Berkas dan Kolaborasi KPPN Denpasar) merupakan inovasi internal
yang digunakan oleh seluruh pejabat dan pegawai KPPN Denpasar sebagai sarana berbagi pakai dan kolaborasi
terhadap berkas digital yang dipergunakan dalam penyelesaian tugas KPPN Denpasar. Sarana penyimpanan ini
mudah digunakan dan diakses. Dengan hanya dapat diakses melalui jaringan lokal KPPN merupakan salah satu
upaya pengamanan dan pencegahan serangan ransomware. Inovasi ini ditatausahakan oleh Subbagian Umum
dan Supervisor KPPN Denpasar.

Latar Belakang

Untuk menyediakan sarana berbagi pakai dan kolaborasi (sharing and collaboration) terhadap seluruh
berkas digital yang dipergunakan dalam penyelesaian tugas sehari-hari pada KPPN Denpasar. Dengan sarana ini,
diharapkan dapat mengurangi waktu yang dibutuhkan dalam penatausahaan berkas digital dan efisiensi
terhadap media penyimpanan.

Penggunaan Inovasi

Pandora KPPN Denpasar dibangun dengan memanfaatkan platform berbagi pakai dokumen dan
kolaborasi (Document Sharing and Collaboration) bernama Pydio Cells. Untuk mereplikasi inovasi ini, maka
unit calon pengguna cukup menerapkan platform tersebut pada kantor masing-masing.

Sarana yang dibutuhkan adalah berupa sebuah komputer dengan spesifikasi

1. CPU: arsitektur 64-bit dan minimal 2 core
2. RAM: minimal 4GB
3. Disk: direkomendasikan menggunakan SSD dengan kapasitas menyesuaikan besar data/berkas yang akan

dikelola
4. OS: Windows 10 atau Windows Server
5. Software: MariaDB versi 10.3 ke atas atau MySQL versi 5.7 ke atas (selain 8.0.22)

Sebelum Implementasi

Sebelum adanya inovasi, share dokumen dilakukan melalui sharing folder (IP) yang rentan terhadap
serangan ransomware.

Setelah Implementasi

Dalam penerapannya, inovasi ini akan memberikan dampak yang luar biasa dalam penatausahaan
dokumen secara digital pada KPPN Denpasar. Sarana penyimpanan ini mudah digunakan dan diakses. Dengan
hanya dapat diakses melalui jaringan lokal KPPN, maka upaya pengamanan dan pencegahan serangan
ransomware dapat melindungi dokumen digital secara baik dapat berjalan dengan baik.

Keberlanjutan Inovasi

Inovasi Pandora KPPN Denpasar masih signifikan dijalankan pada unit kerja hingga saat ini karena
sebagai sarana mempermudah dalam penyimpanan dan pengambilan dokumen secara elektronik, yg mudah,
aman, dan terjaga, serta mengurangi risiko terserang virus dan ransomware.

296 Kanwil DJ Pb Provinsi Bali

Genderang Inovasi untuk Negeri

2021 - Aplikasi

RENON 037

KPPN Denpasar

Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan

• Inovasi ini dirancang sebagai respon Pelaksanaan inovasi RENON 037 dengan • Inovasi RENON 037 masih signifikan
pada masa Pandemi Covid-19; cara mengakses tautan pada link https:// dijalankan pada unit kerja hingga saat
bit.ly/SALDOSATKER. ini;
• Inovasi ini memanfaatkan teknologi
informasi; • Inovasi RENON 037 sangat membantu
pelaksanaan tugas dan sangat mudah
• Bentuknya adalah pelaporan saldo direplikasi oleh KPPN lainnya.
rekening secara online dan penerbitan
Berita Acara Rekonsiliasi (BAR)
Rekening secara elektronik.

Sebelum Inovasi RENON 037 Setelah Inovasi

Sebelum adanya inovasi RENON 037, • Kemudahan dan keakuratan dalam
proses bisnis perbendaharaan dalam Laporan Saldo Rekening dan BAR
rangka pengelolaan rekening pemerintah Rekening Satker;
memerlukan waktu 15 s.d. 20 hari kerja.
• Laporan dimaksud secara otomatis
terbentuk per satker maupun
rekapitulasinya.

Deskripsi Inovasi

RENON 037 tergolong inovasi IT. Inovasi ini dirancang sebagai respon pada masa Pandemi Covid-19.
Inovasi ini memanfaatkan teknologi informasi. Bentuknya adalah pelaporan saldo rekening secara online dan
penerbitan Berita Acara Rekonsiliasi (BAR) Rekening secara elektronik antara KPPN Denpasar dengan Satker
mitra kerja. Tujuannya untuk mempercepat pelaporan saldo rekening satker dan meningkatkan efektivitas
komunikasi data terkait proses bisnis perbendaharaan dalam rangka pengelolaan rekening pemerintah.
Renon adalah nama daerah dimana KPPN Denpasar berada. Sedangkan 037 merupakan kode KPPN Denpasar.
Sehingga RENON 037 mempunyai makna pelaksanaan Rekon Rekening online di wilayah pelayanan KPPN
Denpasar. Output inovasi ini adalah Laporan Saldo Rekening dan BAR Rekening Satker berikut daftar rincian
rekening satker sebagai lampiran BAR.

Latar Belakang

Proses bisnis perbendaharaan dalam rangka pengelolaan rekening pemerintah memerlukan waktu 15 s.d.
20 hari kerja. Terdapat 2 (dua) permasalahan terkait hal ini, yaitu Pelaporan Saldo Rekening Satker, dan
Penerbitan BAR Rekening Satker. Kedua permasalahan tersebut memerlukan proses penyederhanaan dan
keakuratan.

Penggunaan Inovasi

Pelaksanaan inovasi RENON 037 dengan cara mengakses tautan pada link https://bit.ly/SALDOSATKER
Tampilan berupa spreadsheet. Pada sheet pertama, satker diminta melakukan input saldo akhir untuk masing-
masing rekening yang dimiliki. Total jumlah rekening per 30 Juni 2021 sebanyak 465 rekening. Pada sheet
kedua, satker diminta untuk mengisi form elemen data BAR. Data input meliputi: Nama dan email petugas
satker, Nama dan kode satker, Tanggal penerbitan BAR, Jumlah rekening per jenis rekening, Nama dan NIP
penandatangan BAR, Nama dan NIP petugas rekonsiliasi. Setelah melakukan submit data, maka satker akan
mendapatkan notifikasi otomatis yang berisi file PDF BAR Rekening Satker berikut lampirannya. Inovasi ini
diterapkan untuk seluruh satker mitra kerja KPPN Denpasar sejumlah 278 satker.

Sebelum Implementasi

Sebelum adanya inovasi RENON 037, proses bisnis perbendaharaan dalam rangka pengelolaan rekening
pemerintah memerlukan waktu 15 s.d. 20 hari kerja. Terdapat 2 (dua) permasalahan terkait hal ini, yaitu:

1. Pelaporan Saldo Rekening Satker. Pelaksana pada Seksi Bank bekerja secara manual melakukan input
saldo rekening untuk membuat laporan dalam file excel. Proses input data tersebut berdasarkan pengiriman
BAR dari satker. Sehingga pada saat tanggal terakhir pelaporan (tanggal 15 setiap bulan) hanya melaporkan
saldo rekening satker berdasarkan BAR yang diterima. Rata-rata BAR diterima sebelum tanggal 15 sebesar
40% dari jumlah seluruh satker. Hal ini berakibat laporan tidak valid dan pengiriman Laporan Saldo
Rekening Satker ke Kanwil DJPb Provinsi Bali selalu dilakukan pada tanggal terakhir batas waktu
penyampaian laporan. Juga kontribusi satker dalam pelaporan sangat minim, hanya sekitar 40%.
2. Penerbitan BAR Rekening Satker. BAR yang dikirimkan satker tidak sesuai dengan PMK Nomor-182/
PMK.05/2017, baik bentuk maupun substansi klausul didalamnya. Masing- masing satker membuat dan
mencetak BAR sendiri dengan kop dan logo KPPN Denpasar. Seharusnya BAR Rekening Satker diterbitkan
oleh KPPN Denpasar berdasarkan database pada aplikasi SPRINT, untuk disampaikan kepada satker.

Kemudian oleh satker dicocokkan dengan data rekening yang dimiliki. Apabila telah sesuai, BAR
ditandatangani satker dan disampaikan ke KPPN Denpasar dengan dilampiri Rekening Koran bank.
Apabila tidak sesuai, maka KPPN Denpasar dan satker mengadakan penelusuran lebih lanjut dalam waktu 10
hari kerja.
297
Kanwil DJ Pb Provinsi Bali

Genderang Inovasi untuk Negeri

Inovasi RENON 037 diciptakan untuk mengatasi masalah tersebut sekaligus melaksanakan proses bisnis
pengelolaan rekening pemerintah yang sesuai ketentuan. Harapannya, inovasi RENON 037 menjadi alat KPPN
Denpasar untuk melakukan tugas fungsi pengelolaan rekening pemerintah yang lebih efisien dan efektif.

Setelah Implementasi

Kemudahan dan keakuratan dalam Laporan Saldo Rekening dan BAR Rekening Satker. Output Laporan
Saldo Rekening meliputi: Laporan Saldo Rekening yang Telah Menjadi Hak Negara dan yang Belum/Tidak
Menjadi Hak Negara. Laporan dimaksud secara otomatis terbentuk per satker maupun rekapitulasinya. Untuk
rekapitulasinya akan dikirimkan ke Kanwil DJPb Provinsi Bali. Sedangkan output berupa BAR Rekening Satker
meliputi: BAR secara elektronik dan Daftar Rincian Detil Rekening Satker sebagai lampiran BAR. Kedua
dokumen tersebut dalam bentuk file PDF yang secara otomatis terkirim ke satker melalui alamat email yang
telah didaftarkan.

Keberlanjutan Inovasi

Inovasi RENON 037 masih signifikan dijalankan pada unit kerja hingga saat ini karena Inovasi RENON
037 sangat membantu pelaksanaan tugas dan sangat mudah direplikasi oleh KPPN lainnya dengan penyesuaian
konten dan referensi. Secara berkelanjutan inovasi ini dapat terus dikembangkan sesuai kebutuhan dan
kemudahan akses pengguna layanan. Pembelajaran yang dapat dipetik dari inovasi ini adalah cara yang efisien
dan efektif dalam melaksanakan proses bisnis perbendaharaan.

298 Kanwil DJ Pb Provinsi Bali

Genderang Inovasi untuk Negeri

2021 - Aplikasi

SALAK BALI (SAPA LEWAT ANGKASA)

KPPN Denpasar

Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan

• Salak Bali merupakan sebuah Program • Dilakukan dengan video live pada sosial Inovasi ini terus berlanjut untuk selalu
Video Siaran Langsung; media KPPN Denpasar; memberikan edukasi dan informasi.

• Dilaksanakan seminggu sekali pada hari • Setiap hari Kamis pukul 14.30 WITA Setelah Inovasi
kamis pukul 14.30 WITA melalui media dengan tema aktual yang dikemas
sosial; secara menarik. Para stake holder mendapatkan edukasi
dan informasi yang aktual dan akuntabel
• Untuk memberikan edukasi dan SALAK BALI serta meningkatkan service excellence
informasi perbendaharaan di masa KPPN dan mengasah kemampuan para
pandemi Covid-19. pegawai.

Sebelum Inovasi

Stake holder masih banyak yang belum
mendapatkan edukasi dan informasi yang
akuntabel.

Deskripsi Inovasi

Salak Bali merupakan sebuah Program Video Siaran Langsung yang dilaksanakan seminggu sekali pada
hari kamis pukul 14.30 WITA oleh KPPN Denpasar melalui media sosial untuk memberikan edukasi dan
informasi perbendaharaan sehingga meningkatkan pemahaman satuan kerja pengelolaan APBN yang dikemasi
secara menarik.

Latar Belakang

dengan tidak dilaksanakannya layanan tatap muka, maka informasi dan edukasi yang dilakukan menjadi
terhambat, oleh karena itu KPPN Denpasar berinovasi untuk terus memberikan informasi dan edukasi kepada
satker dengan menggunakan video siaran langsung melalui media sosial sehingga muncul invoasi Salak Bali.

Penggunaan Inovasi

KPPN Denpasar melakukan Video Live Streaming pada media sosial resmi dari KPPN Denpasar setiap
hari Kamis pukul 14.30 WITA dengan tema aktual yang dikemas secara menarik.

Sebelum Implementasi

Stake holder masih banyak yang belum mendapatkan edukasi dan informasi yang akuntabel.

Setelah Implementasi

Para stake holder mendapatkan edukasi dan informasi yang aktual dan akuntabel serta meningkatkan
service excellence KPPN dan mengasah kemampuan para pegawai.

Keberlanjutan Inovasi

Inovasi ini terus berlanjut untuk selalu memberikan edukasi dan informasi terkait perbendaharaan dan
memberikan service excellence kepada stakeholder.

Kanwil DJ Pb Provinsi Bali 299

Genderang Inovasi untuk Negeri

2021 - Aplikasi

MELALI (Melayani Melalui Panggilan)

KPPN Denpasar

Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan

• Melali adalah Layanan konsultasi tatap • Inovasi ini memanfaatkan teknologi • Kedepannya diharapkan MELALI
muka melalui video conference dimasa informasi dengan satuan kerja menjadi pelayanan untuk konsultasi
Pandemi; menyampaikan pertanyaan/kendala; dengan sumber daya laptop dan
komputer;
• Untuk mempermudah satuan kerja yang • Melalui email resmi KPPN Denpasar
terkendala jarak dan waktu. setiap hari kerja pada jam 09.00 - 12.00 • Diharapkan terus berkembang menjadi
dan 13.00 -15.00; aplikasi konsultasi.

• Satker yang sudah menyampaikan
pertanyaan/kendala melalui email maka
dilakukan konsultasi dengan Video
Conference melalui google duo.

Sebelum Inovasi MELALI Setelah Inovasi

Satker yang mengalami kendala dalam Satker memiliki kemudahan intik
penggunaan aplikasi dimana terdapat berkonsultasi terkait kendala penggunaan
kesulitan dari jarak dan waktu untuk aplikasi.
datang menuju KPPN.

Deskripsi Inovasi

Melali adalah Layanan konsultasi tatap muka melalui video conference untuk mempermudah satuan
kerja yang terkendala melakukan konsultasi tatap muka karena adanya pandemi covid-19 dan terkendala oleh
jarak dan waktu.

Latar Belakang

KPPN Denpasar ingin memfasilitasi satuan kerja untuk konsultasi tanpa bertatap muka secara
langsung.

Penggunaan Inovasi

Inovasi ini memanfaatkan teknologi informasi yang populer/farmiliar dengan satuan kerja
menyampaikan pertanyaan/kendala melalui email resmi KPPN Denpasar setiap hari kerja pada jam 09.00 -
12.00 dan 13.00 -15.00 satker yang sudah menyampaikan pertanyaan/kendala melalui email maka dilakukan
konsultasi dengan Video Conference melalui google duo.

Sebelum Implementasi

Satker yang mengalami kendala dalam penggunaan aplikasi dimana terdapat kesulitan dari jarak dan
waktu untuk datang menuju KPPN , selain itu karena adanya Covid 19 dimana protokol kesehatan masih harus
dilaksanakan sehingga tidak bisa bertatap muka secara langsung.

Setelah Implementasi

Satker memiliki kemudahan intik berkonsultasi terkait kendala penggunaan aplikasi.

Keberlanjutan Inovasi

kedepannya diharapkan MELALI menjadi pelayanan untuk konsultasi dengan sumber daya laptoap dan
komputer dan terus berkembang menjadi aplikasi konsultasi.

300 Kanwil DJ Pb Provinsi Bali

Genderang Inovasi untuk Negeri

2021 - Aplikasi

AKSARA (akses konsultasi rekonsiliasi dan LPJ
Bendahara)

KPPN Denpasar

Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan

• Sarana konsultasi dan komunikasi Program ini dilaksanakan setiap hari pada Inovasi ini akan terus berlanjut dengan
dengan memanfaatkan media sosial jam pelayanan kepada satuan kerja terus mengoptimalisasi penggunaan
dalam hal proses rekonsiliasi dan melalui aplikasi Telegram. layanan resmI.
penyampaian LPJ Bendahara.;
AKSARA Setelah Inovasi
• bertujuan untuk berbagi informasi dan
reminder kepada satuan kerja dalam Penyampaian konsultasi, komunikasi, dan
sebuah grup; berbagi informasi kepada satuan kerja
berjalan baik.
• Program ini dilaksanakan setiap hari
pada jam pelayanan (08.00 s/d 17.00
WITA).

Sebelum Inovasi

Penyampaian konsultasi, komunikasi, dan
berbagi informasi kepada satuan kerja
terhalang.

Deskripsi Inovasi

Sarana konsultasi dan komunikasi dengan memanfaatkan media sosial untuk berbagi informasi dan
reminder kepada satuan kerja dalam sebuah grup. Program ini dilaksanakan setiap hari pada jam pelayanan
(08.00 s/d 17.00 WITA) kepada satuan kerja melalui media sosial berupa aplikasi Telegram untuk
meningkatkan efektivitas konsultasi dan komunikasi satuan kerja dalam hal proses rekonsiliasi dan
penyampaian LPJ Bendahara.

Latar Belakang

Untuk memberikan kemudahan konsultasi, komunikasi dan berbagai informasi kepada satuan kerja
terkait pelaksanaan proses rekonsiliasi.

Penggunaan Inovasi

Program ini dilaksanakan setiap hari pada jam pelayanan (08.00 s/d 17.00 WITA) kepada satuan kerja
melalui media sosial berupa aplikasi Telegram.

Sebelum Implementasi

Penyampaian konsultasi, komunikasi dan berbagi informasi kepada satuan kerja terkait pelaksanaan
rekonsiliasi dan penyampaian LPJ bendahara terhalang, dan kurang berjalan dengan baik.

Setelah Implementasi

Penyampaian konsultasi, komunikasi dan berbagi informasi kepada satuan kerja terkait pelaksanaan
rekonsiliasi dan penyampaian LPJ bendahara terhalang, berjalan dengan baik.

Keberlanjutan Inovasi

Inovasi ini akan terus berlanjut dengan terus
mengoptimalisasi penggunaan layanan resmi KPPN Denpasar
dalam layanan informasi rekonsiliasi dan lpj bendahara kepada
satuan kerja.

Kanwil DJ Pb Provinsi Bali 301

Genderang Inovasi untuk Negeri

2021 - Aplikasi

Joint Supervision DJPb dan DJP

KPPN Singaraja

Deskripsi & Latar Belakang Keberlanjutan Penggunaan

• dalam rangka mendukung Collaborative Inovasi Joint Supervision telah didukung • Joint Supervision tersebut dilaksanakan
Governance khususnya di bidang dan diapresiasi oleh Sekretariat Direktorat dengan alur kerja sebagai berikut:
Penerimaan Negara; Jenderal Perbendaharaan dan Direktorat
Sistem Perbendaharaan untuk di-piloting • Terhadap permohonan TUP satuan
• KPPN Singaraja menganalisis bahwa selama 1 tahun ke depan pada satuan kerja, KPPN Singaraja menyampaikan
terdapat potensi sinergi strategis dalam kerja mitra KPPN Singaraja. Rincian Rencana Penggunaan TUP
rangka mengoptimalkan potensi kepada KPP Pratama Singaraja;
penerimaan negara.
• Selanjutnya, KPP Pratama Singaraja
Joint Supervision melakukan perhitungan proyeksi
DJPb dan DJP penerimaan pajak yang menjadi
kewajiban pemungutan dan
Sebelum Inovasi Setelah Inovasi pemotongan pajak menuangkan
hasilnya pada Lembar Hasil
Besarnya dana yang dikelola oleh • Joint Supervision atas permohonan TUP Perhitungan Proyeksi Penerimaan
Bendahara Pengeluaran satker tersebut, satker membantu KPP Pratama Pajak atas Rincian Rencana
tidak disertai dengan sistem yang dapat Singaraja untuk melaksanakan Penggunaan TUP;
memastikan peran Bendahara dalam forecasting penerimaan pajak dengan
melaksanakan pemungutan, pemotongan, akurasi yang lebih tinggi; • KPPN Singaraja menerbitkan Surat
penyetoran, dan pelaporan pajak atas Pelaksanaan Joint Supervision yang
dana yang dikelolanya, telah • KPP Pratama Singaraja memiliki tool dilampiri dengan Lembar Hasil
dilaksanakan dengan tepat waktu dan yang dapat menjadi early warning atas Perhitungan Proyeksi Penerimaan
tepat kepatuhan Bendahara Pengeluaran Pajak atas Rincian Rencana
jumlah. dalam melaksanakan pemungutan dan Penggunaan TUP, dan
pemotongan pajak; menyampaikannya kepada Satker.

• Satker memiliki panduan yang jelas
dalam pelaksanaan pemungutan dan
pemotongan objek pajak beserta
nilainya, atas seluruh kegiatan satker
yang didanai melalui mekanisme TUP.

Deskripsi Inovasi

Joint Supervision DJPb dan DJP dari KPPN Singaraja dalam rangka mendukung Collaborative
Governance khususnya di bidang Penerimaan Negara serta meneruskan keberhasilan penerapan inovasi KPPN
Singaraja yaitu CHIPS132 yang telah direplikasi oleh KPPN Amlapura, KPPN Jakarta II, KPPN Manokwari, dan
KPPN Baturaja. Stakeholder inovasi ini adalah satker mitra kerja KPPN Singaraja. Unit/bagian/seksi yang
menatausahakan inovasi ini adalah Seksi PDMS KPPN Singaraja dan Pihak KPP Pratama Singaraja. Keunggulan
inovasi ini meliputi joint Supervision DJPb dan DJP disusun sesuai sistem yang dapat diimplementasikan
karena dapat meningkatkan kualitas layanan dan sebagai salah satu bentuk collaborative governance sesuai
arahan Menteri Keuangan dan Direktur Jenderal Perbendaharaan, khususnya di bidang Penerimaan Negara.
Implementasi inovasi Joint Supervision tersebut telah sejalan dengan amanat Keputusan Menteri Keuangan
Nomor KMK-91/KMK.01/2021 tentang Implementasi IS RBTK Kementerian Keuangan dimana inovasi
tersebut mendukung IS#11 yaitu Joint Program Optimalisasi Penerimaan – tema penerimaan dengan initiative
owner Direktorat Jenderal Pajak, DIrektorat Jenderal Bea & Cukai, dan Direktorat Jenderal Anggaran.

Latar Belakang

*Kemenkeu Satu, Kemenkeu Terpercaya adalah program Kementerian Keuangan dalam menciptakan
Collaborative Governance, yang mengharapkan sleluruh pegawai Kementerian Keuangan memiliki satu tujuan/
sasaran yang sama sehingga terbentuk suatu kolaborasi budaya dan sistem. Collaborative Governance di bidang
penerimaan negara pada Kementerian Keuangan telah diimplementasikan sejak tahun 2017 hingga 2021
melalui Inisiatif Strategis RBTK Kemenkeu berupa Joint Program Optimalisasi Penerimaan seperti joint
analysis, jointaudit, joint collection, joint investigation, joint bussiness process, single profile, dan secondment
yang melibatkan DJP, DJBC, DJA, LNSW, DJKN, dan ITJEN.
1. Belum bergabungnya DJPb dalam Collaborative Governance di bidang penerimaan negara.
2. KPPN Singaraja menganalisis bahwa terdapat potensi sinergi strategis dalam rangka mengoptimalkan

potensi penerimaan negara yang berasal dari Belanja Pemerintah melalui program Joint Supervision antara
DJPb dengan DJP pada implementasi kebijakan Penggunaan Tambahan Uang Persediaan (TUP) Satker
selama pandemi COVID-19.

302 Kanwil DJ Pb Provinsi Bali

Genderang Inovasi untuk Negeri

Penggunaan Inovasi

Joint Supervision tersebut dilaksanakan dengan alur kerja sebagai berikut:
1. Terhadap permohonan TUP yang disampaikan oleh satuan kerja, KPPN Singaraja menyampaikan Rincian

Rencana Penggunaan TUP dari satuan kerja kepada KPP Pratama Singaraja;
2. Selanjutnya, KPP Pratama Singaraja melakukan perhitungan proyeksi penerimaan pajak yang menjadi

kewajiban pemungutan dan pemotongan pajak oleh Bendahara Pengeluaran dan menuangkan hasilnya pada
Lembar Hasil Perhitungan Proyeksi Penerimaan Pajak atas Rincian Rencana Penggunaan TUP, untuk
diserahkan ke KPPN Singaraja;
3. KPPN Singaraja menerbitkan Surat Pelaksanaan Joint Supervision yang dilampiri dengan Lembar Hasil
Perhitungan Proyeksi Penerimaan Pajak atas Rincian Rencana Penggunaan TUP, dan menyampaikannya
kepada Satker. Dengan demikian, penerbitan Surat Persetujuan TUP oleh KPPN tetap berjalan secara paralel
sesuai SOP dan norma waktu layanan unggulan yang telah berjalan.

Sebelum Implementasi

Dengan kebijakan optimalisasi penggunaan TUP yang diberlakukan selama pandemi COVID-19,
Bendahara Pengeluaran dapat menggunakan dana TUP untuk melakukan pembayaran kepada 1 penerima/
penyedia barang/jasa dengan nilai sampai dengan Rp1 Milyar. Besarnya dana yang dikelola oleh Bendahara
Pengeluaran satker tersebut, tidak disertai dengan sistem yang dapat memastikan peran Bendahara dalam
melaksanakan pemungutan, pemotongan, penyetoran, dan pelaporan pajak atas dana yang dikelolanya, telah
dilaksanakan dengan tepat waktu dan tepat jumlah.

Setelah Implementasi

Sebagai penilaian awal efektivitas inovasi Joint Supervisioin ini, KPPN Singaraja telah melaksanakan
simulasi pada permohonan TUP satker BNN Kab. BUleleng tgl 28 Juni 2021. Melalui simulasi tersebut, dapat
disimpulkan bahwa:
1. Joint Supervision atas permohonan TUP satker membantu KPP Pratama Singaraja untuk melaksanakan

forecasting penerimaan pajak (Perkiraan Penerimaan) dengan akurasi yang lebih tinggi jika dibandingkan
dengan penilaian potensi perpajakan yang hanya dilihat dari realisasi belanja satker;
2. KPP Pratama Singaraja memiliki tool yang dapat menjadi early warning atas kepatuhan Bendahara
Pengeluaran dalam melaksanakan pemungutan dan pemotongan pajak;
3. Satker memiliki panduan yang jelas dalam pelaksanaan pemungutan dan pemotongan objek pajak beserta
nilainya, atas seluruh kegiatan satker yang didanai melalui mekanisme TUP.

Dampak yang diharapkan atas pelaksanaan Program Joint Supervision dalam sinergi DJPb dan DJP,
antara lain:
1. Meningkatnya kesadaran dan pengetahuan satker atas kewajiban bendahara pengeluaran dalam melakukan

pemungutan, pemotongan, penyetoran dan pelaporan pajak, atas uang yang dikelolanya;
2. Memberikan alternatif kepada KPP untuk memprediksi potensi penerimaan pajak atas belanja pemerintah

yang dilaksanakan oleh satker setiap bulannya;
3. Memperkuat fungsi KPPN sebagai pembina satker khususnya dalam melakukan penelitian atas permohonan

TUOP satker; dan
4. Memperkuat sinergi DJPb dan DJO dalam pertukaran data dan informasi.

Keberlanjutan Inovasi

Inovasi Joint Supervision antara KPPN Singaraja dengan KPP Pratama Singaraja telah didukung dan
diapresiasi oleh Sekretariat Direktorat Jenderal Perbendaharaan dan Direktorat Sistem Perbendaharaan untuk
di-piloting selama 1 tahun ke depan pada satuan kerja mitra KPPN Singaraja. Dalam jangka waktu 1 (satu) tahun
setelah implementasi inovasi, KPPN Singaraja dimohon untuk menyampaikan laporan pelaksanaan inovasi
kepada Sekretaris Direktorat Jenderal, yang meliputi:
1. Proposal Inovasi;
2. Data Pendukung Implementasi Inovasi; dan
3. Analisis dampak Implementasi Inovasi terhadap pihak internal

maupun eksternal.

Kanwil DJ Pb Provinsi Bali

Genderang Inovasi untuk Negeri

2021 - Aplikasi Penggunaan Keberlanjutan

The Game Card Inovasi ini ditujukan untuk pelaksana, The GAME CARD merupakan inovasi
Pejabat administrator, pejabat pengawas, baru dan signifikan digunakan sebagai
KPPN Singaraja sampai dengan pimpinan dengan inovasi problem solving bagi instansi
mengakses dan mengupdate aplikasi pemerintah di tengah kebijakan,
Deskripsi & Latar Belakang "The GAME CARD" melalui https://bit.ly/ lingkungan yang terus berubah, dan
dGAMEc132. sumber daya yang terbatas.
• Merupakan sebuah inovasi berbasis IT
yang berisi tentang analisis kebijakan/
pedoman bagi satker atas kebijakan
kantor pusat.

• KPPN terlebih dahulu menganalisis atas
setiap kebijakan/peraturan dari kantor
pusat sebelum diterapkan pada satuan
kerja.

Sebelum Inovasi The Game Card Setelah Inovasi

Pengimplementasian kebijakan dengan Pengimplementasian kebijakan dengan
proses bisnis normal: metode "The GAME Card":
• Adanya pengelompokkan seksi sebagai • KPPN lebih memahami detil dari

PIC dari impelemntasi kebijakan, kebijakan baru;
sehingga kebijakan tertentu hanya • Terciptanya sistem perumusan strategi
terpusat pada satu seksi tersebut;
• Seluruh kebijakan baru yang menjadi panduan KPPN dalam
diimplementasikan kepada satker hanya melaksanakan kinerja;
melalui sosialisasi dan bimtek; • Adanya ukuran yang jelas terhadap
• Tidak ada output dan dampak yang target output dan outcome yang ingin
terukur atas berhasil atau tidaknya dicapai;
kebijakan tersebut diimplementasikan. • Adanya sinergi dan pembagian tugas
yang termonitor kepada para pejabat/
pegawai.

Deskripsi Inovasi

Hal yang ditingkatkan: Inovasi Glean, Adjust, Maintain, Evaluate (GAME) Card merupakan sebuah
inovasi berbasis IT yang berisi tentang analisis kebijakan/pedoman bagi satker atas kebijakan kantor pusat.
KPPN terlebih dahulu menganalisis atas setiap kebijakan/peraturan dari kantor pusat sebelum diterapkan pada
satuan kerja, sehingga dapat memberikan quality assurance atas penerapan kebijakan tersebut di masing-
masing satker. Stakeholder inovasi ini adalah Pelaksana, Pejabat administrator, pejabat pengawas, sampai
dengan pimpinan. Unit/bagian/seksi yang menatausahakan inovasi ini adalah Pimpinan dan Subbagian Umum.
Keunggulan inovasi ini meliputi menggabungkan 3 konsep dalam manajemen yaitu strategic management,
performance management, dan project management. Keunggulan tersebut mendukung konsep "The GAME
Card" dapat diterapkan pada seluruh KPPN di Indonesia dan satker (instansi pemerintah lainnya) dalam
menentukan strategi dalam mencapai kinerja prestasi. Inovasi ini dapat diakses melalui tautan https://bit.ly/
dGAMEc132 yang berbasis spreadsheet (online) sebagai media.

Latar Belakang

Dengan adanya berbagai kebijakan baru dari kantor pusat DJPb, tentu memperhatikan dengan kesiapan
satker dalam menerapkan kebijakan tersebut, serta kesesuaian atau tidaknya atas kebijakan tersebut bagi satker
khususnya dalam pengelolaan keuangan negara.

Penggunaan Inovasi

Inovasi ini ditujukan untuk pelaksana, Pejabat administrator, pejabat pengawas, sampai dengan
pimpinan dengan mengakses dan mengupdate aplikasi "The GAME CARD" melalui https://bit.ly/dGAMEc132
yang berbasis spreadsheet (online) sebagai media. Dalam spreadsheet tersebut, terdapat beberapa pertanyaan
yang termasuk dalam 4 (empat) proses:

1. Glean, merupakan proses pengumpulan informasi seputar kebijakan, dengan menjawab beberapa
pertanyaan terkait: target kebijakan, kompetensi khusus yang harus dimiliki, penggunaan teknologi,
langkah-langkah yang telah dilaksanakan awal launching kebijakan, respon satker setelah 1 minggu
pelaksanaan, dan lain-lain;

2. Adapt adalah proses mengadaptasi penerapan kebijakan atas seluruh informasi yang telah dikumpulkan,
melalui suatu strategi yang tepat;

3. Maintain adalah proses untuk memastikan kesesuaian output yang dihasilkan, dari pelaksanaan strategi
yang telah ditentukan sebelumnya dengan melakukan pengukuran output tersebut;

4. Evaluate adalah proses akhir untuk mengukur tercapainya target outcome dari implementasi strategi
penerapan kebijakan tersebut kepada satker.

304 Kanwil DJ Pb Provinsi Bali

Genderang Inovasi untuk Negeri

Sebelum Implementasi

Pengimplementasian kebijakan dengan proses bisnis normal:
1. Adanya pengelompokkan seksi sebagai PIC dari impelemntasi kebijakan, sehingga kebijakan tertentu hanya

terpusat pada satu seksi tersebut (menyulitkan bagi kantor keci;)
2. Seluruh kebijakan baru diimplementasikan kepada satker hanya melalui sosialisasi dan bimtek;
3. Tidak ada output dan dampak yang terukur atas berhasil atau tidaknya kebijakan tersebut

diimplementasikan.

Setelah Implementasi

Pengimplementasian kebijakan dengan metode "The GAME Card":
1. KPPN lebih memahami detil dari kebijakan baru;
2. Terciptanya sistem perumusan strategi yang menjadi panduan KPPN dalam melaksanakan kinerja;
3. Adanya ukuran yang jelas terhadap target output dan outcome yang ingin dicapai;
4. Adanya sinergi dan pembagian tugas yang termonitor kepada para pejabat/pegawai.

Keberlanjutan Inovasi

The GAME CARD merupakan inovasi baru dan signifikan digunakan sebagai inovasi problem solving
bagi instansi pemerintah di tengah kebijakan, lingkungan yang terus berubah, dan sumber daya yang terbatas.

Kanwil DJ Pb Provinsi Bali 305

Genderang Inovasi untuk Negeri

2021 - Non Aplikasi

PPK (Penghargaan Pulsa Kinerja)

KPPN Singaraja

Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan

• Merupakan inovasi reward berupa KPPN Singaraja mengadakan rapat Inovasi PPK merupakan inovasi baru
voucher pulsa yang diberikan kepada panitia Best Employee Triwulanan untuk sehingga masih relevan digunakan untuk
best employees KPPN Singaraja; membahas dan menetapkan pegawai best employee triwulan-triwulan
yang berhak mendapatkan penghargaan/ berikutnya.
• Diharapkan dapat memacu motivasi reward.
pegawai KPPN Singaraja untuk
meningkatkan kinerjanya.

Sebelum Inovasi PPK Setelah Inovasi

Pemberian reward kepada best employee Dengan inovasi PPK dapat lebih memacu
berupa makanan/snack ringan. motivasi dan awareness para pegawai
terhadap peningkatan kinerjanya.

Deskripsi Inovasi

"PPK" (Penghargaan Pulsa Kinerja) merupakan inovasi reward berupa voucher pulsa yang diberikan
kepada best employees KPPN Singaraja. Hal yang ditingkatkan: sebagai wujud penghargaan dan terima kasih
kepada pegawai yang berkinerja sangat baik. Inovasi PPK baru diterapkan pada Best Employee Triwulan III
2021. Dengan adanya inovasi ini diharapkan dapat memacu motivasi pegawai KPPN Singaraja untuk
meningkatkan kinerjanya. Stakeholder inovasi ini adalah Best employees KPPN Singaraja. Unit/bagian/seksi
yang menatausahakan inovasi ini adalah Subbagian Umum. Keunggulan inovasi ini meliputi voucher pulsa,
bukan dalam bentuk uang tunai sehingga terhindar dari istilah gratifikasi.

Latar Belakang

KPPN Singaraja melihat bahwa perlu adanya apresiasi kepada pegawai yang berkinerja sangat baik.
Dengan adanya inovasi ini diharapkan dapat memacu motivasi pegawai KPPN Singaraja untuk meningkatkan
kinerjanya.

Penggunaan Inovasi

KPPN Singaraja mengadakan rapat panitia Best Employee Triwulanan untuk membahas dan menetapkan
pegawai yang berhak mendapatkan penghargaan/reward. Pemberian reward "PPK" dilakukan bersamaan pada
hari H pengumuman best employee. Masing-masing best employee mendapat piagam penghargaan Best
Employee dan reward "PPK" dengan rincian sebagai berikut:

Peringkat 1 katgeori Pejabat Pengawas mendapat voucher pulsa senilai Rp50.000;
Peringkat 1 katgeori PPNPN mendapat voucher pulsa senilai Rp50.000;
Peringkat 1 katgeori Pegawai Pelaksana mendapat voucher pulsa senilai Rp75.000;
Peringkat 2 katgeori Pegawai Pelaksana mendapat voucher pulsa senilai Rp50.000;
Peringkat 3 katgeori Pegawai Pelaksana mendapat voucher pulsa senilai Rp25.000;

Sebelum Implementasi

Pemberian reward kepada best employee berupa makanan/snack ringan.

Setelah Implementasi

Dengan inovasi PPK dapat lebih memacu motivasi dan awareness para pegawai terhadap peningkatan
kinerjanya.

Keberlanjutan Inovasi

Inovasi PPK merupakan inovasi baru sehingga masih relevan digunakan untuk best employee triwulan-
triwulan berikutnya karena meskipun sederhana namun berkesan dan memicu semangat pegawai lainnya.

306 Kanwil DJ Pb Provinsi Bali

Genderang Inovasi untuk Negeri

2020 - Non Aplikasi

Duta Integritas Desa

KPPN Singaraja

Deskripsi & Latar Belakang Keberlanjutan Penggunaan

Duta integritas adalah perangkat desa Inovasi Duta Integritas Desa masih • Menyampaikan Surat kepada Kepala
yang bertugas di bagian pengelola signifikan keberadaannya. BPKAD/BPKPD, Kepala Dinas PMD,
keuangan desa; Camat dan Desa terkait dengan
Ditunjuk untuk mewujudkan Duta Integritas kegiatan Pembentukan Duta Integritas
pembangunan zona integritas khususnya Desa dan Duta Simponi.
dalam pengelolaan Dana Desa;
Pembentukan Duta Integritas adalah • Mengadakan video conference bersama
tindak lanjut untuk menjaga kredibilitas BPKAD/BPKPD, Dinas PMD,
dari adanya Penyaluran Dana Desa; Kecamatan dan Desa terkait rencana
Program Kerja Duta Integritas dan Duta
Sebelum Inovasi Setelah Inovasi Simponi.

Masih rendahnya kesadaran untuk Masyarakat sangat mendukung apalagi • Menyusun penetapan surat keputusan
mewujudkan gerakan zona integritas di dengan adanya Dana Desa yang dikelola terkait dengan pembentukan Duta
wilayah kerjaPemda Buleleng dan Pemda Desa sudah semakin banyak, jadi perlu Integritas dan Duta Simponi.
Jembrana. pengawasan yang lebih optimal.
• Mengadakan pelatihan kepada Duta
Integritas dengan materi seputar
pembangunan integritas dan gerakan
anti korupsi dan mengadakan pelatihan
kepada Duta Simponi seputar aplikasi
SIMPONI.

Deskripsi Inovasi

Duta integritas adalah perangkat desa yang bertugas di bagian pengelola keuangan desa yang ditunjuk
untuk mewujudkan pembangunan zona integritas khususnya dalam pengelolaan Dana Desa. Pembentukan
Duta Integritas adalah tindak lanjut KPPN Singaraja selaku KPA Penyalur DAK Fisik dan Dana Desa untuk
menjaga kredibilitas dari adanya Penyaluran Dana Desa yang saat ini Dana Desa telah langsung disalurkan ke
Rekening Desa. Kedepan diharapkan adanya penandatanganan Pakta Integritas dalam rangka mewujudkan
Pengelolaan Dana Desa yang bersih dan bebas dari praktik korupsi. Stakeholder inovasi ini adalah Kuasa
Pengguna Anggaran Penyaluran Dana Desa, BPKPD/BPKAD, Dinas PMD, dan para perangkat/aparatur Desa di
wilayah Kab. Buleleng dan Kab. Jembrana. Unit/bagian/seksi yang menatausahakan inovasi ini adalah Seksi
Bank. Keunggulan inovasi ini meliputi proyek perubahan sebagai bagian dari Reformasi Birokrasi dan
Transformasi Kelembagaan (RTBK), yaitu usulan pembentukan DUTA INTEGRITAS di lingkup Kabupaten
Buleleng dan Kabupaten Jembrana. Inovasi ini masuk ke dalam Inisiatfi Strategis KPPN Singaraja tahun 2021
dengan Sasaran Strategis (SS): Pelaksanaan Anggaran yang Efektif dan Efisien.

Latar Belakang

Kondisi yang terjadi saat ini di seluruh daerah Provinsi Bali (khususnya Pemda Buleleng dan Pemda
Jembrana) adalah masih rendahnya kesadaran untuk mewujudkan gerakan zona integritas di wilayah kerjanya.
Terlebih dengan adanya Penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa yang melibatkan KPPN selaku KPA Penyalur DAK
Fisik dan Dana Desa, desa selaku penerima Dana Desa dan dinas-dinas pemda terkait yang perlu adanya
komitmen lebih untuk menjaga akuntabilitas dan mitigasi penyalahgunaan wewenang dari penyaluran DAK
Fisik dan Dana Desa.

Penggunaan Inovasi

Tahapan yang dilakukan KPPN Singaraja pada Triwulan III 2020:
1. Menyampaikan Surat kepada Kepala BPKAD/BPKPD, Kepala Dinas PMD, Camat dan Desa terkait dengan

kegiatan Pembentukan Duta Integritas dan Duta Simponi.
2. Mengadakan video conference bersama BPKAD/BPKPD, Dinas PMD, Kecamatan dan Desa terkait rencana

Program Kerja Duta Integritas dan Duta Simponi.
3. Menyusun penetapan surat keputusan terkait dengan pembentukan Duta Integritas dan Duta Simponi.
4. Mengadakan pelatihan kepada Duta Integritas dengan materi seputar pembangunan integritas dan gerakan

anti korupsi dan mengadakan pelatihan kepada Duta Simponi seputar aplikasi SIMPONI.
Tahapan yang dilakukan pada Triwulan IV 2020:

1. Para Duta mengimplementasikan pelatihan kepada masyarakat. Contoh :
a. Duta Integritas memberikan sosialisasi saat rapat desa mengenai gerakan anti gratifikasi.
b. Duta Simponi memberikan layanan konsultasi peninputan Iuran BPJS di kantor camat.

2. Para Duta melakukan kampanye terkait dengan sistem Gerakan Anti Korupsi/Penggunaan Aplikasi
SIMPONI melalu berbagi media informasi seperti website, koran, instagram, youtube, facebook, whatsapp.

3. Para Duta mengumpulan hasil publikasi (foto/video/poster) terkait implementasi Duta Integritas dan Duta
SIMPONI kepada KPPN.

Kanwil DJ Pb Provinsi Bali 307

Genderang Inovasi untuk Negeri

4. KPPN bersama dengan BPKAD/BPKPD, Dinas PMD, Kecamatan dan Desa melakukan monev atas
pelaksanaan kegiatan yang dilakukan oleh Duta Integritas dan Duta SIMPONI.

5. KPPN menyusun laporan hasil monev dan disampaikan kepada Kanwil DJPb. Selanjutnya KPPN/Kanwil
DJPb menyampaikan hasil monev tersebut yang dipublikasikan melalui berbagai media informasi (website,
koran, instagram, youtube, facebook, whatsapp).
Adapun progress di tahun 2021 sebagai berikut:

1. Sampai dengan triwulan II tahun 2021, telah dibuat surat terkait dengan rencana kegiatan dari pelaksanaan
Duta Integritas Desa Tahun 2021 kepada seluruh desa di Kab. Buleleng dan Kab. Jembrana;

2. Telah disampaikan Surat Timeframe Kegiatan Duta Integritas Desa Tahun 2021;
3. Sampai dengan triwulan III tahun 2021, KPPN Singaraja telah melakukan sosialisasi kepada Duta Integritas

Desa 2021 secara daring yang dijembatani oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Buleleng.

Sebelum Implementasi

Masih rendahnya kesadaran untuk mewujudkan gerakan zona integritas di wilayah kerja Pemda Buleleng
dan Pemda Jembrana.

Setelah Implementasi

Dari sosialisasi yang dipaparkan Duta Integritas Desa tentang Gerakan Anti Korupsi dalam mewujudkan
Pembangunan Zona Integritas di Desa Kubutambahan, Masyarakat sangat mendukung apalagi dengan adanya
Dana Desa yang dikelola Desa sudah semakin banyak, jadi perlu pengawasan yang lebih optimal.

Keberlanjutan Inovasi

Inovasi Duta Integritas Desa masih signifikan keberadaannya. Diharapkan Peran aktif Duta Integritas
lebih difokuskan pada upaya pencegahan korupsi dengan ikut membangun budaya anti korupsi di masyarakat
Desa. Masyarakat juga bisa ikut dalam pengawasan terhadap dana yang dikelola desa terutama Dana Desa.

308 Kanwil DJ Pb Provinsi Bali

Genderang Inovasi untuk Negeri

2020 - Non Aplikasi

SMAP ISO 37001:2016

KPPN Singaraja

Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan

Perlu adanya penjaminan anti penyuapan KPPN Singaraja menjadi yang PERTAMA KPPN Singaraja melalui penerapan ISO
pada proses bisinis KPPN yang di DJPb yang menginisiasi 37001:2016 nantinya akan mendukung
dilaksanakan dengan penerapan Sistem pengimplementasian SMAP ISO pembangunan Zona Integritas menuju
Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) ISO 37001:2016 melalui penyelenggaraan WBBM.
37001:2016. telah melaksanakan training ISO
37001:2016.

Sebelum Inovasi SMAP ISO Setelah Inovasi
37001:2016
• KPPN Singaraja telah berhasil • SMAP tidak menjamin bahwa di suatu
mengimplementasikan Sistem organisasi akan terbebas sepenuhnya
Manajemen Mutu ISO 9001:2015; dari tindak penyuapan;

• Saat ini sedang berupaya menerapkan • Namun standar ini dapat membantu
prinsip-prinsip SMAP ISO 37001:2016. untuk mengidentifikasikan risiko-risiko
penyuapan dan memitigasinya.

Deskripsi Inovasi

Sejalan dengan penerapan SMM ISO 9001:2015, perlu adanya penjaminan anti penyuapan pada proses
bisinis KPPN yang dilaksanakan dengan penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) ISO
37001:2016. SMAP ISO 37001:2016 sistem manajemen anti suap yang dirancang untuk membantu organisasi
menetapkan, menerapkan, memelihara dan meningkatkan program anti-suap. Sistem Manajemen ini
menggunakan pendekatan berbasis risiko. Artinya ISO 37001:2016 dapat memungkinkan instansi untuk
membuat keputusan yang lebih baik terkait dengan kerjasama dan pemberian layanan kepada pihak pemangku
kepentingan, dengan memahami dan proaktif mengelola risiko yang akan hadir dari hubungan tersebut.
Stakeholder inovasi ini adalah internal dan eksternal. Unit/bagian/seksi yang menatausahakan inovasi ini
adalah Seksi VeraKI dan Subbagian Umum. Keunggulan inovasi ini meliputi perkembangan inovasi ini adalah
telah mengusulkan konsep/prosedur anti penyuapan kepada Sekretariat Ditjen Perbendaharaan melalui Kanwil
Ditjen Perbendaharaan untuk dapat digunakan sebagai bahan penyusunan Keputusan Dirjen Perbendaharaan
tentang Persiapan Implementasi SMAP Menuju sertifikasi ISO 37001:2016, yang kemudian dapat
diimplementasikan kepada seluruh KPPN yang ada di Indonesia. Selanjutnya, telah mendapat jawaban dari
Sekretaris Ditjen Perbendaharaan dan diapresiasi atas rencana implementasi ISO 37001:2016.

Latar Belakang

KPPN Singaraja melihat bahwa perlu adanya sebuah sistem yang menguatkan bahwa layanan baik
internal atau eksternal telah bebas dari tindakan korupsi. Hal ini akan mendukung komitmen KPPN Singaraja
mewujudkan daerah kerja yang bersih dan bebas praktik korupsi. ISO 37001:2016 dapat diintegrasikan dengan
ISO 9001:2015 tentang Sistem Manajemen Mutu.

Penggunaan Inovasi

KPPN Singaraja menjadi yang PERTAMA di DJPb yang menginisiasi pengimplementasian SMAP ISO
37001:2016 melalui penyelenggaraan telah melaksanakan training ISO 37001:2016 pada hari Sabtu, tanggal 25
Juli 2020 di aula KPPN Singaraja yang dilatih oleh trainer yang sangat kompeten dari PT. Gama Management
Consulting (afiliasi Lembaga Sertifikasi Akreditasi KAN PT. Garuda Sertifikasi Indonesia).

Sebelum Implementasi

KPPN Singaraja telah berhasil mengimplementasikan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 dan saat
ini sedang berupaya menerapkan prinsip-prinsip SMAP ISO 37001:2016.

Setelah Implementasi

Dengan sertifikasi dan implementasi SMAP tidak menjamin bahwa di suatu organisasi akan terbebas
sepenuhnya dari tindak penyuapan, namun standar ini dapat membantu organisasi untuk mengidentifikasikan
risiko-risiko penyuapan serta dapat menunjukkan langkah mitigasi yang tepat yang dapat dilakukan oleh
organisasi untuk mengendalikan risiko dalam rangka untuk mencegah terjadinya penyuapan.

Keberlanjutan Inovasi

KPPN Singaraja melalui penerapan ISO 37001:2016 nantinya akan mendukung pembangunan Zona
Integritas menuju WBBM bagi KPPN Singaraja serta sebagai bentuk penguatan visi DJPb “To be a world class
state treasury manager”.

Kanwil DJ Pb Provinsi Bali 309

Genderang Inovasi untuk Negeri

2020 - Non Aplikasi

Kartu Komunikasi Keluarga ASN/TNI/POLRI

KPPN Singaraja

Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan

• merupakan suatu inovasi yang Berdasarkan database yang dimiliki, Inovasi Kartu Komunikasi Keluarga ASN/
bertujuan untuk meningkatkan intimasi KPPN Singaraja mencetak dan TNI/POLRI masih signifikan digunakan.
KPPN Singaraja dengan keluarga melakukan pembagian Kartu Komunikasi
pegawai ASN/TNI/POLRI satker; Keluarga ASN/TNI/POLRI kepada Setelah Inovasi
Keluarga Personil.
• Inovasi ini muncul dilatarbelakangi Keluarga dari ASN/TNI/POLRI menjadi
dengan perlunya informasi bagi Kartu Komunikasi tercerahkan, mereka dapat secara bebas
keluarga pegawai terkait dengan Keluarga ASN/TNI/ bertanya kapanpun terkait proses
bagaimana selama ini pegawai tersebut penyaluran gaji pegawai dan SKPP
memperoleh gajinya; POLRI pegawai.

Sebelum Inovasi

Banyak keluarga dari pegawai belum
memahami bagaimana proses penyaluran
gaji pegawai dan SKPP pegawai.

Deskripsi Inovasi

Kartu Komunikasi Keluarga ASN/TNI/POLRI merupakan suatu inovasi yang bertujuan untuk
meningkatkan intimasi KPPN Singaraja dengan keluarga pegawai ASN/TNI/POLRI satker mitra kerja KPPN
Singaraja terkait dengan informasi pembayaran gaji dan penyelesaian SKPP. Inovasi ini merupakan inovasi baru
KPPN Singaraja yang mulai diluncurkan pada bulan Agustus 2020. Stakeholder inovasi ini adalah Keluarga ASN/
TNI/POLRI lingkup KPPN Singaraja. Unit/bagian/seksi yang menatausahakan inovasi ini adalah Seksi PDMS.
Keunggulan inovasi ini mengenalkan KPPN kepada keluarga pegawai khususnya terkait proses penyaluran gaji
pegawai dan SKPP pegawai. Sehingga, apabila pegawai tersebut dikemudian hari mengalami mutasi/hilang/
meninggal dunia, maka keluarga pegawai dapat mengetahui proses pembayaran gaji pegawai dan proses
penyelesaian SKPP Pindah/Pensiun.

Latar Belakang

Inovasi ini muncul dilatarbelakangi dengan perlunya informasi bagi keluarga pegawai terkait dengan
bagaimana selama ini pegawai tersebut memperoleh gajinya. Dan bentuk pengenalan KPPN Singaraja yang
selalu hadir dalam berbagai lapisan masyarakat.

Inovasi ini merupakan suatu kegiatan untuk mengenalkan KPPN kepada keluarga pegawai khususnya
terkait proses penyaluran gaji pegawai dan SKPP pegawai. Sehingga, apabila pegawai tersebut dikemudian hari
mengalami mutasi/hilang/meninggal dunia, maka keluarga pegawai dapat mengetahui proses pembayaran gaji
pegawai dan proses penyelesaian SKPP Pindah/Pensiun.

Penggunaan Inovasi

Berdasarkan database yang dimiliki, KPPN Singaraja mencetak dan melakukan pembagian Kartu
Komunikasi Keluarga ASN/TNI/POLRI kepada Keluarga Personil

Sebelum Implementasi

Banyak keluarga dari pegawai belum memahami bagaimana proses penyaluran gaji pegawai dan SKPP
pegawai.

Setelah Implementasi

Dengan inovasi ini, keluarga dari ASN/TNI/POLRI menjadi tercerahkan, mereka dapat secara bebas
bertanya kapanpun terkait proses penyaluran gaji pegawai dan SKPP pegawai. Inovasi ini memberikan manfaat
sehingga apabila pegawai mutasi/hilang/meninggal dunia, para keluarga sudah paham bagaimana alur
pengajuannya.

Keberlanjutan Inovasi

Inovasi Kartu Komunikasi Keluarga ASN/TNI/POLRI masih signifikan digunakan. Saat ini, Kartu
Komunikasi Keluarga ASN/TNI/POLRI secara bertahap telah disampaikan kepada seluruh satker dan dibagikan
kepada semua pegawai yang ada di satker tersebut. Dan kedepan, kartu ini akan dikembangkan untuk dibuatkan
dalam bentuk android yang terhubung dengan database pegawai yang terdaftar pada KPPN Singaraja.

310 Kanwil DJ Pb Provinsi Bali

Genderang Inovasi untuk Negeri

2020 - Non Aplikasi

Selamat Pagi # Teman132

KPPN Singaraja

Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan

• merupakan suatu inovasi yang Inovasi ini dilaksanakan dengan CSO Inovasi Selamat Pagi # Teman132 sampai
bertujuan untuk meningkatkan intimasi yang menghubungi satker terlebih dahulu. dengan saat ini masih diterapkan untuk
KPPN Singaraja dengan para satuan menjaga keharmonisan hubungan KPPN
kerja; Selamat Pagi # Singaraja dengan para stakeholder.
Teman132
• Inovasi ini merupakan suatu kegiatan Setelah Inovasi
“jemput bola” yang dapat memitigasi
diagnostik, menggali tingkat psikologis KPPN Singaraja berinisiatif untuk
bendahara dan kejenuhan/stress dalam menghubungi terlebih dahulu sehingga
tumpukan pekerjaan. satker merasa dihargai dan diperhatikan.

Sebelum Inovasi

Satuan kerja menghubungi petugas CSO
KPPN ketika mengalami kendala/
masalah.

Deskripsi Inovasi

Selamat Pagi #Teman132 merupakan suatu inovasi yang bertujuan untuk meningkatkan intimasi KPPN
Singaraja dengan para satuan kerja melalui sapaan pagi via chat/telepon untuk memastikan status satuan kerja,
rencana-rencana pencairan dana pada hari berkenaan untuk memetakan kondisi satuan kerja tiap harinya.
Stakeholder inovasi ini adalah satker mitra KPPN Singaraja. Unit/bagian/seksi yang menatausahakan inovasi ini
adalah CSO. Keunggulan inovasi ini meliputi peningkatan keakraban antara petugas FO dengan satker mitra
kerja KPPN Singaraja. Sehingga satker merasa tidak sungkan untuk menyampaikan permasalahan yang terjadi
di satkernya terkait dengan pelaksanaan anggaran.

Latar Belakang

Inovasi ini merupakan suatu kegiatan “jemput bola” yang dapat memitigasi diagnostik, menggali tingkat
psikologis bendahara dan kejenuhan/stress dalam tumpukan pekerjaan. Kemudian, permasalahan-
permasalahan satuan kerja untuk dapat ditindaklanjuti sebelum menjadi lebih luas lagi Inovasi ini merupakan
inovasi Baru KPPN Singaraja yang mulai diterapkan sejak Juli 2020.

Penggunaan Inovasi

Inovasi ini dilaksanakan dengan CSO yang menghubungi satker terlebih dahulu untuk menanyakan
terkait dengan kabar para penerima layanan KPPN Singaraja. Dan menanyakan bagaimana dalam pekerjaan
apakah terdapat permasalahan atau tidak.

Sebelum Implementasi

Satuan kerja menghubungi petugas CSO KPPN ketika mengalami kendala/masalah.

Setelah Implementasi

KPPN Singaraja berinisiatif untuk menghubungi terlebih dahulu
sehingga satker merasa dihargai dan diperhatikan sehingga satker menjadi lebih
terbuka. Hal ini dapat meningkatkan hubungan dan koordinasi yang harmonis
antara KPPN Singaraja dengan satuan kerja mitranya.

Keberlanjutan Inovasi

Inovasi Selamat Pagi # Teman132 sampai dengan saat ini masih
diterapkan untuk menjaga keharmonisan hubungan KPPN Singaraja dengan
para stakeholder. Perkembangan inovasi ini kedepan diharapkan dapat
ditingkatkan dengan membuat sebuah QnA seputar permasalah satker yang di
update secara berkala setiap minggunya.

Kanwil DJ Pb Provinsi Bali 311

Genderang Inovasi untuk Negeri

2020 - Aplikasi Penggunaan Keberlanjutan

Profil Satker CSO KPPN mengisi spreadsheet Profil Satker masih digunakan hingga saat
KARWAS SATKER (online) setiap ada ini sebagai rekapitulasi soslusi dan
KPPN Singaraja satker yang melakukan konsultasi. permasalahan satker yang semakin
kompleks.
Deskripsi & Latar Belakang

• Profil Satker adalah inovasi berbasis IT
pada KPPN Singaraja;

• Inovasi ini berbasis google form yang di-
update oleh petugas CSO KPPN
Singaraja apabila ada permasalahan;

Sebelum Inovasi Profil Satker Setelah Inovasi

Petugas CSO KPPN sulit mengidentifikasi Dengan penerapan inovasi ini, walaupun
permasalahan yang sudah pernah dialami petugas KPPN sebelumnya mutasi,
satker. petugas yang menggantikan dapat
mengetahui track record masing-masing
satker.

Deskripsi Inovasi

Profil Satker adalah inovasi berbasis IT pada KPPN Singaraja yang telah dilaksanakan sejak bulan
Februari 2020. Inovasi ini berbasis google form yang di-update oleh petugas CSO KPPN Singaraja apabila ada
permasalahan pada satker- satker mitra KPPN Singaraja. Pada dasarnya inovasi ini dikembangkan sebagai bahan
pertimbangan dalam memberikan reward dan punishment serta penentuan nominasi Singaraja Awards yang
dilaksanakan setiap 2 (dua) kali dalam setahun. Stakeholder inovasi ini adalah satker mitra KPPN Singaraja.
Unit/bagian/seksi yang menatausahakan inovasi ini adalah CSO KPPN Singaraja. Keunggulan inovasi ini
memberikan gambaran mengenai perkembangan pelaksanaan anggaran pada satker mitra kerja KPPN
Singaraja. Inovasi juga membantu dalam melihat sejauh mana progress atau tindak lanjut atas permasalahan
yang dihadapi oleh satker ataupun hasil konsultasi yang dilakukan oleh CSO. Alhasil terdapat track record
masing-masing satker mitra KPPN Singaraja dalam bentuk spreadsheet KARWAS SATKER sehingga meskipun
CSO mutasi atau terdapat petugas CSO baru dapat mempelajari terlebih dahulu sehingga KPPN Singaraja tetap
dapat memberikan layanan konsultasi yang terbaik (sebagai sarana sharing knowledge).

Latar Belakang

Sebelum diterapkannya monitoring Profil Satker, petugas CSO KPPN sulit mengidentifikasi
permasalahan yang sudah pernah dialami satker.

Penggunaan Inovasi

CSO KPPN mengisi spreadsheet KARWAS SATKER (online) setiap ada satker yang melakukan konsultasi.
Dalam spreadsheet tersebut terdapat beberapa sheet sesuai kode dan nama satkernya. Data yang diisi CSO
KPPN antara lain tanggal pelaksanaan konsultasi dan keterangan berupa rincian masalah beserta solusi.

Sebelum Implementasi

Petugas CSO KPPN sulit mengidentifikasi permasalahan yang
sudah pernah dialami satker.

Setelah Implementasi

Dengan penerapan inovasi ini, walaupun petugas KPPN
sebelumnya mutasi, petugas yang menggantikan dapat mengetahui
track record masing-masing satker mitra KPPN Singaraja sehingga
dapat memberikan layanan konsultasi yang terbaik. Serta mampu
mendukung capaian IKPA KPPN Singaraja tahun 2020 sebesar 96,27

Keberlanjutan Inovasi

Profil Satker masih digunakan hingga saat ini sebagai
rekapitulasi soslusi dan permasalahan satker yang semakin kompleks.

312 Kanwil DJ Pb Provinsi Bali

Genderang Inovasi untuk Negeri

2020 - Aplikasi

E_Mon SKPP

KPPN Singaraja

Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan

• Merupakan inovasi berbasis IT dari Satker melakukan scan dokumen SKPP E_MON SKPP terbukti memudahkan
KPPN Singaraja yang digunakan untuk lengkap beseta lampirannya kemudian satker dan memperlancar proses
memperlancar proses pengajuan disampaikan/dikirim melalui email pelayanan SKPP.
pengesahan SKPP; [email protected] ataupun whatsapp
E-MON SKPP 132. Setelah Inovasi
• Sering kali SKPP yang diajukan oleh
Satker tertolak karena kesalahan E_Mon SKPP Setelah adanya inovasi E_MON SKPP,
pengisian. satker tidak perlu bolak balik dalam
pengajuan SKPP.
Sebelum Inovasi

Banyaknya SKPP yang tertolak karena
kesalahan pengisian oleh satker misalnya
pada data pokok pegawai, kolom
pendapatan ataupun kolom potongan

Deskripsi Inovasi

E-MON SKPP (e-Monitoring SKPP) merupakan inovasi berbasis IT dari KPPN Singaraja yang digunakan
untuk memperlancar proses pengajuan pengesahan SKPP. Stakeholder inovasi ini adalah satker mitra KPPN
Singaraja. Unit/bagian/seksi yang menatausahakan inovasi ini adalah Seksi PDMS. Keunggulan inovasi ini
meliputi pemanfaatkan sarana email dan Whatsapp sebagai media pendukung. E-MON SKPP sudah diterapkan
mulai tanggal 15 Maret 2020.

Latar Belakang

Sering kali SKPP yang diajukan oleh Satker tertolak karena kesalahan pengisian misalnya pada data
pokok pegawai, kolom pendapatan ataupun kolom potongan. Hal tersebut berdampak pada pemrosesan SKPP
yang memakan waktu lebih lama karena harus menunggu perbaikan dari satker yang bersangkutan.

Penggunaan Inovasi

Satker melakukan scan dokumen SKPP lengkap beseta lampirannya kemudian disampaikan/dikirim
melalui email [email protected] ataupun whatsapp E-MON SKPP 132. Apabila ada kesalahan atau
kekurangan dokumen, petugas pelayanan SKPP KPPN Singaraja akan menguhubungi satker bersangkutan
untuk melakukan perbaikan. Dokumen perbaikan di-scan kemudian dikirim kembali melalui email
[email protected] ataupun whatsapp E-MON SKPP 132.

Sebelum Implementasi

Banyaknya SKPP yang tertolak karena kesalahan pengisian oleh satker misalnya pada data pokok
pegawai, kolom pendapatan ataupun kolom potongan. Akibatnya pemrosesan SKPP memakan waktu lebih lama
karena harus menunggu satker datang untuk menyampaikan perbaikan.

Setelah Implementasi

Setelah adanya inovasi E_MON SKPP, satker tidak perlu bolak balik dalam pengajuan SKPP. Petugas
KPPN akan stand by untuk mengecek kartu pegawai untuk pegawai yang akan diajukan SKPPnya sehingga dapat
meminimalisir kesalahan dari Satker.

Keberlanjutan Inovasi

E_MON SKPP terbukti memudahkan
satker dan memperlancar proses pelayanan SKPP
KPPN Singaraja sehingga inovasi ini masih
digunakan hingga saat ini dan dilakukan
perkembangan untuk meningkatkan kualitas
pelayanan.

Kanwil DJ Pb Provinsi Bali 313

Genderang Inovasi untuk Negeri

2020 - Aplikasi Penggunaan Keberlanjutan

Gaji_Pass • Dilaksanakan dengan memanfaatkan Gaji_Pass masih diterapkan sampai saat
media email [email protected]; ini karena membuat proses SPM gaji
KPPN Singaraja Induk menjadi efektif dan efisien.
• Satker yang hendak mengajukan SPM
Deskripsi & Latar Belakang Gaji Induk diwajibkan untuk Setelah Inovasi
menyampaikan ADK GPP H-1.
• Merupakan terobosan dari KPPN • Setelah dilaksanakannya inovasi ini,
Singaraja untuk memperlancar proses Gaji_Pass satker tidak perlu bolak balik lagi dalam
pengajuan gaji induk; pengajuan SPM Gaji Induk;

• Keunggulan inovasi ini memanfaatkan • Satker akan diinformasikan melalui
media email; email apakah ADK GPP yang dikirimkan
telah berhasil diproses.
• Permasalahan yang ditemui
sebelumnya adalah pemrosesan ADK
GPP yang memakan waktu cukup lama
sehingga SPM Gaji Induk tidak dapat
diproses.

Sebelum Inovasi

• Satker menyampaikan ADK GPP
bersamaan dengan penyampaian SPM
Gaji Induk ke KPPN;

• KPPN yang mengakses Aplikasi Gaji
Terpusat di tanggal 1 s.d. 15 setiap
bulannya;

• ADK GPP yang diproses bisa memakan
waktu lebih dari 10 jam.

Deskripsi Inovasi

Inovasi Gaji_PASS “Pasti Akurat, Sehari Selesai” merupakan terobosan dari KPPN Singaraja untuk
memperlancar proses pengajuan gaji induk. Inovasi ini mulai diterapkan sejak bulan Januari 2020. Stakeholder
inovasi ini adalah satker mitra KPPN Singaraja. Unit/bagian/seksi yang menatausahakan inovasi ini adalah
Seksi PDMS. Keunggulan inovasi ini memanfaatkan media email.

Latar Belakang

Permasalahan yang ditemui sebelumnya adalah pemrosesan ADK GPP yang memakan waktu cukup lama
sehingga SPM Gaji Induk tidak dapat diproses. Hal ini menyebabkan antrian yang panjang. Bahkan, seringkali
satker harus keesokan harinya untuk membawa SPM Gaji Induk kembali ke KPPN. Proses ini sangat menguras
waktu dan tenaga khususnya untuk satker yang berada di luar wilayah Kabupaten Buleleng.

Penggunaan Inovasi

Dilaksanakan dengan memanfaatkan media email [email protected]. Satker yang hendak mengajukan
SPM Gaji Induk diwajibkan untuk menyampaikan ADK GPP H-1 sebelum mengajukan SPM Gaji Induk ke KPPN.
Sehingga, saat satker membawa SPM Gaji Induk sudah dapat diproses oleh Petugas FO.

Sebelum Implementasi

Satker menyampaikan ADK GPP bersamaan dengan penyampaian SPM Gaji Induk ke KPPN. Akibatnya,
pada saat banyak KPPN yang mengakses Aplikasi Gaji Terpusat di tanggal 1 s.d. 15 setiap bulannya, ADK GPP
yang diproses bisa memakan waktu lebih dari 10 jam.

Setelah Implementasi

Setelah dilaksanakannya inovasi ini, satker tidak perlu bolak balik lagi dalam pengajuan SPM Gaji Induk.
Satker akan diinformasikan melalui email apakah ADK GPP yang dikirimkan telah berhasil diproses dan
keesokan harinya sudah dapat membawa SPM ke KPPN.

Keberlanjutan Inovasi

Gaji_Pass masih diterapkan sampai saat ini karena membuat proses SPM gaji Induk menjadi efektif dan
efisien.

314 Kanwil DJ Pb Provinsi Bali

Genderang Inovasi untuk Negeri

2020 - Aplikasi Penggunaan Keberlanjutan

CekReK Dengan Inovasi CekRek132, KPPN Inovasi CekRek132 akan terus berjalan,
Singaraja dapat langsung meminta karena hal ini melekat sebagai Tusi KPPN
KPPN Singaraja salinan rekening koran seluruh satker Singaraja sebagai Bendahara Umum
mitra kerja kepada Bank-Bank dimana Negara di Daerah.
Deskripsi & Latar Belakang rekening satker tersebut dibuka.
Setelah Inovasi
• Dibentuk untuk melaksanakan CekReK
monitoring dan pengendalian atas Melalui penerapan Inovasi CekRek132,
seluruh rekening yang dikelola satker; penyampaian saldo rekening milik Satker
dapat lebih cepat diterima KPPN
• Dalam pelaksanaan pengelolaan Singaraja.
rekening, sering terjadi keterlambatan
penyampaian kewajiban oleh Satuan
Kerja.

Sebelum Inovasi

KPPN Singaraja harus menunggu sampai
dengan tanggal 10 setiap bulannya
untukmenerima laporan saldo rekening
satker.

Deskripsi Inovasi

Inovasi CekRek132 (Pengecekan Rekening Mitra Kerja KPPN Singaraja) dibentuk untuk melaksanakan
monitoring dan pengendalian atas seluruh rekening yang dikelola oleh Satker Mitra KPPN Singaraja. Rekening-
rekening yang dimonitoring ini, harus sudah memiliki ijin pembukaan rekening oleh Kantor Pusat Ditjen
Perbendaharaan atau Ijin dari Kepala KPPN Singaraja sesuai dengan peruntukannya. Peruntukan rekening milik
Satker yang dikelola oleh Bendahara ini antara lain Rekening Penerimaan, Rekening Pengeluaran dan Rekening
Lainnya. Stakeholder inovasi ini adalah satuan kerja mitra KPPN Singaraja. Unit/bagian/seksi yang
menatausahakan inovasi ini adalah Seksi Bank. Keunggulan inovasi ini meliputi memanfaatkan google drive
sebagai tempat upload salinan rekening koran satker mitra kerja KPPN Singaraja oleh bank mitra satker.

Latar Belakang

Dalam melaksanakan kewenangan Menteri Keuangan selaku Bendahara Umum Negara dalam mengelola
Rekening Kementerian Negara/Lembaga. KPPN Singaraja telah melaksanakan seluruh kegiatan pengelolaan
rekening tersebut sesuai dengan Peraturan Perundang-Undangan dan SOP yang ada. Namun demikian, dalam
pelaksanaan pengelolaan rekening, sering terjadi keterlambatan penyampaian kewajiban oleh Satuan Kerja
untuk melaporkan saldo rekening akhir bulan.

Penyampaian Saldo Rekening akhir bulan seharusnya disampaikan oleh satker Mitra Kerja pada awal
bulan berikutnya yaitu mulai tanggal 1 sampai dengan tanggal 10 bulan berikutnya. Sehingga untuk
penyederhanaan mekanisme pengelolaan rekening milik satuan kerja mitra KPPN Singaraja yang lebih efektif,
efisien, dan akuntabel, KPPN Singaraja membentuk Inovasi CekRek132.

Penggunaan Inovasi

Dengan Inovasi CekRek132, KPPN Singaraja dapat langsung meminta salinan rekening koran seluruh
satker mitra kerja kepada Bank-Bank dimana rekening satker tersebut dibuka. Dengan terlebih dahulu KPPN
Singaraja menyampaikan daftar lengkap rekening kepada pihak Bank, seperti data Nomor Rekening dan Nama
Pemilik Rekening, Bank tersebut kemudian menyampaikan salinan rekening koran satker mitra kerja KPPN
Singaraja melalui sarana Google Drive yang telah disediakan KPPN Singaraja untuk setiap bank mitra Satker.

Sebelum Implementasi

KPPN Singaraja harus menunggu sampai dengan tanggal 10
setiap bulannya untuk menerima laporan saldo rekening satker.

Setelah Implementasi

Melalui penerapan Inovasi CekRek132, penyampaian saldo
rekening milik Satker dapat lebih cepat diterima KPPN Singaraja.
Dimana tidak harus menunggu sampai dengan tanggal 10 setiap
bulannya untuk menerima laporan saldo rekening satker.

Keberlanjutan Inovasi

Inovasi CekRek132 akan terus berjalan, karena hal ini melekat
sebagai Tusi KPPN Singaraja sebagai Bendahara Umum Negara di
Daerah, disamping itu penerapannya sangat mudah dan dengan
harga terjangkau.

Kanwil DJ Pb Provinsi Bali 315

Genderang Inovasi untuk Negeri

2019 - Non Aplikasi Penggunaan Keberlanjutan

TriAS132 • Belajar perpajakan bekerjasama TriAS132 masih signifikan dijalankan
dengan KPP Singaraja; hingga saat ini karena membawa dampak
KPPN Singaraja positif bagipara stakeholder.
• Program English course dan simulasi
Deskripsi & Latar Belakang TOEFL yang bekerja sama dengan UPT Setelah Inovasi
Bahasa Universitas Undiksha;
Merupakan sebuah inovasi yang muncul • Terdapat peningkatan hard competency
dalam rangka untuk memberikan kegiatan • Program kegiatan sosial seperti donor maupun soft competency pada para
yang sifatnya membangun dari segi sosial darah, pemberian bantuan kepada panti pegawai/siswa PKL;
dan kebersamaan: asuhan, panti jompo.
• ASAH (Kompetensi) dalam berbahasa • Terdapat peningkatan social value
TriAS132 diantara pegawai KPPN Singaraja dan
inggris, mahir dalam perpajakan, masyarakat sekitar.
akuntansi, service excellence dan
program purnabakti ceria;
• ASIH (diimplementasikan melalui
kegiatan rutin donor darah dan 132
Peduli);
• ASUH (orang tua asuh kepada anak-
anak PKL SMK).

Sebelum Inovasi

Sebelum adanya inovasi ini, para pegawai
maupun siswa PKL SMK tidak terlalu
dibekali dengan hard competency
maupun soft competency yang memadai.

Deskripsi Inovasi

TriAS132 (ASAH, ASIH, ASUH KPPN Singaraja 132) merupakan sebuah inovasi yang bermakna ASAH
(Kompetensi) dalam berbahasa inggris, mahir dalam perpajakan, akuntansi, service excellence dan program
purnabakti ceria, ASIH (diimplementasikan melalui kegiatan rutin donor darah dan 132 Peduli), ASUH (orang
tua asuh kepada anak-anak PKL SMK). Stakeholder inovasi ini adalah internal, customer, dan masyarakat. Unit/
bagian/seksi yang menatausahakan inovasi ini adalah Subbagian Umum. Keunggulan inovasi ini meliputi
merupakan integrasi dari Inovasi AyoBelajar Bersama.

Latar Belakang

Inovasi TrIAS muncul dalam rangka untuk memberikan kegiatan yang sifatnya membangun dari segi
sosial dan kebersamaan, yang tidak hanya diberikan kepada pegawai KPPN Singaraja, namun diberikan kepada
generasi-generasi penerus bangsa seperti siswa PKL SMK yang magang di KPPN Singaraja, ataupun kepada
masyarakat sekitar KPPN Singaraja.

Penggunaan Inovasi

Maka sepanjang tahun 2019 sampai dengan triwulan I tahun 2020, telah dilaksanakan berbagai
pengembangan kompetensi bagi pegawai KPPN Singaraja dan kegiatan sosial seperti :
1. Belajar perpajakan bekerjasama dengan KPP Singaraja;
2. Program English course dan simulasi TOEFL yang bekerja sama dengan UPT Bahasa Universitas Undiksha;
3. Program kegiatan sosial seperti donor darah, pemberian bantuan kepada panti asuhan, panti jompo.

Sebelum Implementasi

Sebelum adanya inovasi ini, para pegawai maupun siswa PKL SMK tidak terlalu dibekali dengan hard
competency maupun soft competency yang memadai, hanya mengerjakan tugas perkantoran sehari- hari.
Tentunya ini kan berpengaruh kepada peningkatan kinerja bagi organisasi dan pengembangan karir bagi
pegawai ataupun keberlanjutan sekolah bagi siswa PKL SMK.

Setelah Implementasi

Melalui inovasi TriAs berdampak terhadap:
1. Terdapat peningkatan hard competency maupun soft competency pada para pegawai/siswa PKL yang

dibuktikan dengan pemberian sertifikat pelatihan yang telah diikuti, capaian kinerja Hard competency
pegawai Tahun 2020 dengan rata2 nilai 88,60 melebih target 77;
2. Terdapat peningkatan social value diantara pegawai KPPN Singaraja dan masyarakat sekitar dalam rangka
mendukung taraf hidup sosial yang lebih baik.

Keberlanjutan Inovasi

TriAS132 masih signifikan dijalankan hingga saat ini karena membawa dampak positif bagi para
stakeholder. KPPN Singaraja mengadakan kegiatan-kegiatan yang lebih kreatif sehingga dapat meningkatkan
hardskill dan softskill serta rasa kepedulian sosial.

316 Kanwil DJ Pb Provinsi Bali

Genderang Inovasi untuk Negeri

2019 - Non Aplikasi Penggunaan Keberlanjutan

KNOW132 Inovasi Know132 dilaksanakan dengan • Inovasi KNOW132 sampai saat ini tetap
menerapkan metode mengunjungi rumah dilakukan.
KPPN Singaraja tempat tinggal pegawai untuk memantau
secara langsung. • Terdapat penyesuaian di masa pandemi
Deskripsi & Latar Belakang COVID-19 KNOW132 dilakukan melalui
KNOW132 zoom meeting.
• Merupakan sebuah inovasi yang
mengedepankan budaya Bali untuk Setelah Inovasi
memperhatikan kesejahteraan keluarga
pegawai; Metode mengunjungi rumah tempat
tinggal pegawai sehingga pemantaua
• Inovasi Know132 dilaksanakan dengan tidak hanya di kantor.
menerapkan metode mengunjungi
rumah tempat tinggal pegawai.

Sebelum Inovasi

Sebelum adanya inovasi ini, pemantauan
pegawai KPPN Singaraja hanya sebatas
pemantauan yang dilakukan di kantor.

Deskripsi Inovasi

KNOW132 (Kunjungan untuk iNtegritas dengan Om SWastiastu) merupakan sebuah inovasi yang
mengedepankan budaya Bali untuk memperhatikan kesejahteraan keluarga pegawai, diskusi harapan keluarga
terhadap kantor, serta mitigasi pola konsumtif, hedonisme, dan pelanggaran kode etik. Inovasi ini dilaksanakan
mulai Juli 2019 bersifat orisinil Dilaksanakan oleh Kepala Kantor, pegawai, serta keluarga. Unit/bagian/seksi
yang menatausahakan inovasi ini adalah Seluruh seksi.subbag. Keunggulan inovasi ini meliputi sifat orisinil
dengan tools pengawasan melekat tekait:
1. Gaya Hidup dan Laporan Harta Kekayaan (yang tercantum pada SPT dan LP2P);
2. Penggunaan Media Sosial;
3. Ketaatan terhadap Kode Etik PNS.

Latar Belakang

Sebelum adanya inovasi ini, pemantauan pegawai KPPN Singaraja hanya sebatas pemantauan yang
dilakukan di kantor. Seperti pemantauan desk review pegawai terkait absensi, kepatuhan jam kantor, kepatuhan
dalam seragam, tingkah laku

Penggunaan Inovasi

Inovasi Know132 dilaksanakan dengan menerapkan metode mengunjungi rumah tempat tinggal
pegawai untuk memantau secara langsung bagaimana kehidupan para pegawai, serta pelaksanaan dapat
dilaksanakan dengan pemantauan melalui survei pegawai terkait dengan gaya hidup dan kode etik pegawai.

Sebelum Implementasi

Sebelum adanya inovasi ini, pemantauan pegawai KPPN Singaraja hanya sebatas pemantauan yang
dilakukan di kantor. Seperti pemantauan desk review pegawai terkait absensi, kepatuhan jam kantor, kepatuhan
dalam seragam, tingkah laku.

Setelah Implementasi

Penerapan inovasi Know132 dengan metode mengunjungi rumah tempat tinggal pegawai sehingga
memberikan dampak : peningkatan rasa kekeluargaan antar Kepala Kantor dengan para pegawai, peningkatan
work-life balance, peningkatan pemantauan terhadap perilaku konsumtif dan hedonisme, serta menambah
kenyamanan pegawai untuk terhindar dari potensi tuntungan
Undang-Undang ITE.

Keberlanjutan Inovasi

Inovasi KNOW132 sampai saat ini tetap dilakukan.
Terdapat penyesuaian di masa pandemi COVID-19, KNOW132
dilakukan melalui zoom meeting. Tahun 2020 inovasi ini
berkembang menjadi KNOW 132&CARE (Kunjungan untuk
iNtegritas dengan Om Swastiastu & Control and Respons)
sehingga menumbuhkan kesadaran untuk melaksanakan self
assessment dari para pegawai yang dilaporkan secara terbuka
melalui whatsapp group.

Kanwil DJ Pb Provinsi Bali 317

Genderang Inovasi untuk Negeri

2019 - Non Aplikasi Penggunaan Keberlanjutan

FK3P • Petugas PDMS KPPN Singaraja Sampai dengan saat ini satker pengguna
memonitoring penggunaan UP KKP.; KKP terus diberikan pendampingan dalam
KPPN Singaraja optimalisasi penggunaan KKP untuk
• Jika terdapat satker yang belum optimal mendukung penyerapan anggaran di
Deskripsi & Latar Belakang penyerapannya maka KPPN akan instansinya.
menghubungi satker yang
• sebagai tool untuk memitigasi risiko bersangkutan. Setelah Inovasi
yang mungkin timbul dalam
implementasi Kartu Kredit Pemerintah FK3P • Meningkatan mitigasi risiko terhadap
(KKP); penerapan KKP;

• Profil risiko KPPN Singaraja tahun 2019 • Meningkatkan komunikasi antara KPPN
terdapat risiko yang dipandang cukup Singaraja dengan satker.
tinggi tingkat risikonya, yaitu
implementasi kartu kredit pemerintah
(KKP).

Sebelum Inovasi

Belum ada upaya mitigasi risiko terhadap
penerapan KKP.

Deskripsi Inovasi

Inovasi FK3P (Forum Kawal Kartu Kredit Pemerintah) sebagai tool untuk memitigasi risiko yang
mungkin timbul dalam implementasi penggunaan dan pembayaran dengan menggunakan Kartu Kredit
Pemerintah (KKP) pada seluruh satker per 1 Juli 2019. Inovasi ini mulai diterapkan bulan Februari 2019 dan
dilaksanakan oleh seluruh KPA dan Bendahara satker yang terlibat dalam penerapan KKP. Unit/bagian/seksi
yang menatausahakan inovasi ini adalah Seksi PDMS. Keunggulan inovasi ini bersifat orisinil.

Latar Belakang

Dalam profil risiko KPPN Singaraja tahun 2019 terdapat risiko yang dipandang cukup tinggi tingkat
risikonya, yaitu implementasi penggunaan dan pembayaran dengan menggunakan kartu kredit pemerintah
(KKP).

Penggunaan Inovasi

Petugas PDMS KPPN Singaraja memonitoring penggunaan UP KKP. Jika terdapat satker yang belum
optimal penyerapannya maka KPPN akan menghubungi satker yang bersangkutan untuk dibimbing. Selain itu
KPPN mengadakan bimbingan teknis, sosialisasi, dan/atau FGD terkait pengoptimalisasian penggunaan UP
KKP.

Sebelum Implementasi

Belum ada upaya mitigasi risiko terhadap penerapan KKP.

Setelah Implementasi

Meningkatan mitigasi risiko terhadap penerapan KKP, meningkatkan komunikasi antara KPPN Singaraja
dengan satker, serta mendukung capaian IKU “Indeks efektivitas edukasi dan komunikasi” yang pada tahun
2018 realisasinya sebesar 86 menjadi 98,89 pada tahun 2019, dan 98,99 pada triwulan III tahun 2020.

Keberlanjutan Inovasi

Sampai dengan saat ini satker pengguna KKP terus diberikan
pendampingan dalam optimalisasi penggunaan KKP untuk mendukung
penyerapan anggaran di instansinya.

318 Kanwil DJ Pb Provinsi Bali

Genderang Inovasi untuk Negeri

2019 - Aplikasi Penggunaan Keberlanjutan

BerSIHKaN KPPN Singaraja menyusun konsep dan Inovasi BerSIHKaN masih signifikan
membuat buletin serta artikel untuk diterapkan terutama apabila terdapat
KPPN Singaraja dipublish ke website maupun media sosial update/peraturan-peraturan terbaru.
resmi KPPN Singaraja terkait Hukum
Deskripsi & Latar Belakang Keuangan Negara. Setelah Inovasi

• Merupakan sebuah inovasi berupa BerSIHKaN Dampak penerapan: peningkatan
media buletin KPPN Singaraja yang pengetahuan satker maupun pegawai.
menjelaskan integritas dan Hukum
Keuangan Negara;

• Disediakan di lounge KPPN dan
majalah dinding GKN;

• KPPN Singaraja menyusun konsep dan
membuat buletin serta artikel untuk
dipublish kewebsite maupun media
sosial resmi KPPN Singaraja terkait
Hukum Keuangan Negara.

Sebelum Inovasi

Para pegawai maupun satker tidak
banyak terinformasi terkait Hukum
Keuangan Negara dan penegakannya di
Indonesia.

Deskripsi Inovasi

Hal yang ditingkatkan: BerSIHKaN (Berita Seputar Integritas dan Hukum Keuangan Negara) merupakan
sebuah inovasi berupa media buletin KPPN Singaraja yang menjelaskan integritas di sekitar KPPN dan satker
serta Hukum Keuangan Negara (tiga paket UU Keuangan Negara) yang disediakan di lounge KPPN dan majalah
dinding GKN. Inovasi ini mulai diterapkan bulan Juli 2019 dan dilaksanakan oleh pegawai dan satker mitra
kerja KPPN Singaraja. Unit/bagian/seksi yang menatausahakan inovasi ini adalah Subbagian Umum.
Keunggulan inovasi ini bersifat orisinil.

Latar Belakang

Sebelum ada inovasi ini, para pegawai maupun satker tidak banyak terinformasi terkait Hukum
Keuangan Negara dan penegakannya di Indonesia. Dan KPPN Singaraja belum menyediakan media informasi
secara khusus mengenai peraturan-peraturan terbaru mengenai hal tersebut.

Penggunaan Inovasi

KPPN Singaraja menyusun konsep dan membuat buletin serta artikel untuk dipublish ke website
maupun media sosial resmi KPPN Singaraja terkait Hukum Keuangan Negara dan penegakannya di Indonesia.

Sebelum Implementasi

Para pegawai maupun satker tidak banyak terinformasi terkait Hukum Keuangan Negara dan
penegakannya di Indonesia. KPPN Singaraja belum menyediakan media informasi secara khusus mengenai
peraturan-peraturan terbaru mengenai hal tersebut.

Setelah Implementasi

Dampak penerapan: peningkatan pengetahuan satker maupun pegawai terhadap pengelolaan keuangan
negara untuk mendukung capaian IKU “Nilai rata-rata hard competency pegawai” pada tahun 2018 sebesar
87,95, menjadi 88,89 pada tahun 2019. Sementara di tahun 2020, inovasi ini mampun membantu KPPN
Singaraja untuk memperoleh Nilai 100 pada Ujian Sosio Kultural.

Keberlanjutan Inovasi

Inovasi BerSIHKaN masih signifikan diterapkan terutama apabila terdapat update/ peraturan-peraturan
terbaru sehingga para pegawai dan satker teredukasi.

Kanwil DJ Pb Provinsi Bali 319

Genderang Inovasi untuk Negeri

2019 - Non Aplikasi

DAUD di Singaraja

KPPN Singaraja

Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan

• merupakan sebuah inovasi berupa • KPPN Singaraja melakukan koordinasi • KPPN Singaraja membatasi tamu yang
pembelajaran kepada anak usia dini; untuk para istri dan juga pegawai KPPN datang sehingga sangat jarang petugas
Singaraja; satker membawa anak mereka ke
• secara triwulanan dengan pembelajaran KPPN karena sangat rawan;
30 menit terhadap anak pegawai. • Untuk melakukan pendidikan
antikorupsi secara triwulan dan • Akibatnya inovasi DAUD di Singaraja
dikembangkan bersama anak-anak. saat ini dalam masa vakum.

Sebelum Inovasi DAUD di Singaraja Setelah Inovasi

Belum ada pembelajaran antikorupsi yang Dampak penerapan: memastikan gaya
disajikan untuk anak-anak usia dini. hidup keluarga yang sehat, tidak hedon,
dan bernilaikan kejujuran, memberikan
semangat kerja para pegawai melalui
keceriaan anak.

Deskripsi Inovasi

Hal yang ditingkatkan: DAUD di SINGARAJA (Didik Anak Usia Dini di KPPN Singaraja) merupakan
sebuah inovasi berupa pembelajaran kepada anak usia dini secara triwulanan dengan pembelajaran 30 menit
secara menyenangkan dan interaktif terhadap anak pegawai dan memberikan kesempatan anak petugas satker
dengan tema berganti untuk mendukung antikorupsi dan good parenting. Mulai diterapkan bulan Juli 2019 dan
dilaksanakan oleh pegawai, istri para pegawai, serta anak dari pegawai dan satker KPPN Singaraja. Unit/bagian/
seksi yang menatausahakan inovasi ini adalah Seluruh pegawai KPPN Singaraja.Keunggulan inovasi ini bersifat
orisinil.

Latar Belakang

KPPN Singaraja melihat beberapa petugas satker yang mengajak anak mereka ke KPPN Singaraja.
Daripada mereka hanya diberikan kids corner, KPPN Singaraja berinisiatif sisipkan pendidikan antikorupsi
dengan interaksi lebih ringan mengenai Jujur itu Hebat.

Penggunaan Inovasi

KPPN Singaraja melakukan koordinasi untuk para istri dan juga pegawai KPPN Singaraja, untuk
melakukan pendidikan antikorupsi secara triwulan dan dikembangkan bersama anak-anak pengguna layanan
KPPN Singaraja. Pendekatan yang digunakan adalah dengan belajar sambil bermain, menyisipkan contoh
perilaku/kalimat sederhana yang mengandung nilai anti korupsi.

Sebelum Implementasi

Belum ada pembelajaran antikorupsi yang disajikan untuk anak-anak usia dini, sosialisasi antikorupsi
lebih ditujukan kepada petugas satker mitra kerja KPPN Singaraja.

Setelah Implementasi

Dampak penerapan: memastikan gaya hidup keluarga yang sehat, tidak hedon, dan
bernilaikan kejujuran, memberikan semangat kerja para pegawai melalui keceriaan anak
dan tahu pekerjaan orangtua sebagaimana strategy focused organization,
meningkatkan hasil survei kepuasan pegawai tahun 2019
dan 2020, serta pencegahan korupsi di internal sejak
dini.

Keberlanjutan Inovasi

Sejak pandemi, KPPN Singaraja membatasi tamu
yang datang sehingga sangat jarang petugas satker
membawa anak mereka ke KPPN karena sangat rawan.
Akibatnya inovasi DAUD di Singaraja saat ini dalam masa
vakum.

320 Kanwil DJ Pb Provinsi Bali

Genderang Inovasi untuk Negeri

2019 - Aplikasi Penggunaan Keberlanjutan

CHIPS132 • Pegawai satuan kerja (PPSPM/ Sangat signifikan dan masih aktif
Bendahara) mengisi Form CHIPS132 digunakan hingga saat ini karena terbukti
KPPN Singaraja melalui tautan bit.ly/CHIPS132. dapat meningkatkan kinerja satker dan
kinerja KPPN Singaraja.
Deskripsi & Latar Belakang • Pada saat pengisian form, pegawai
satker memastikan kelengkapan dan Setelah Inovasi
• Salah satu inovasi berbasis IT pada valid data dengan membandingkan data
KPPN Singaraja sebagai pembinaan pada OM SPAN. • KPA KPPN Singaraja sebagai BUN
keuangan negara yang berintegritas secara keseluruhan meningkat;
dan melayani; • Apabila data yang diisi telah lengkap
dan valid, hasil pengisian form • Tiga komponen IKPA yang menjadi
• Melihat banyaknya penolakan yang ada CHIPS132 akan dikirim melalui email fokus yaitu penolakan SPM, deviasi
di KPPN dari kesalahan SPM seperti pegawai satker. renkas dan retur SP2D menunjukkan
data supplier sehingga kualitas IKPA hasil yang positif.
satker masih belum maksimal;

• Bertujuan untuk memberikan informasi
dan melakukan pengecekan mandiri
terkait SPM yang akan diajukan.

Sebelum Inovasi CHIPS132

• Berdasarkan data dari aplikasi
OMSPAN, nilai IKPA KPPN Singaraja
tahun 2019 sebelum
diimplementasikannya CHIPS132
adalah 92,06.

• Presentase kesalahan SPM mencapai
7,42%.

• Persentase akurasi penyaluran SP2D
99,88%.

Deskripsi Inovasi

Hal yang ditingkatkan: CHIPS 132 (Check In Pelayanan SPM KPPN Singaraja 132) adalah salah satu
inovasi berbasis IT pada KPPN Singaraja sebagai pembinaan keuangan negara yang berintegritas dan melayani.
CHIPS 132 mulai diimplementasikan sejak bulan Juli 2019 dan bertujuan untuk memberikan informasi dan
melakukan pengecekan mandiri terkait SPM yang akan diajukan, agar risiko penolakan SPM dapat dimitigasi
sejak dini, sehingga akan berdampak pada peningkatan nilai IKPA. CHIPS 132 dapat diakses melalui laman
bit.ly/CHIPS132. Stakeholder inovasi ini adalah Satker mitra KPPN Singaraja. Unit/bagian/seksi yang
menatausahakan inovasi ini adalah Seksi PDMS.

Keunggulan inovasi ini meliputi:
1. Kesalahan SPM dapat dideteksi dengan sangat cepat (6-8 menit) oleh satker secara mandiri sebelum

diajukan ke KPPN;
2. CHIPS132 adalah aplikasi yang user friendly dan simple dengan akses 24 jam setiap harinya melalui

ponsel/PC;
3. CHIPS132 adalah aplikasi tanpa biaya (gratis), tidak memerlukan install, sehingga tidak membebani

memory. CHIPS 132 bisa diakses semua orang dari pencarian di website;
4. CHIPS132 membantu satker untuk memahami persyaratan SPM yang akan diuji oleh KPPN.

Latar Belakang

Melihat banyaknya penolakan yang ada di KPPN dari kesalahan SPM seperti data supplier sehingga
kualitas IKPA satker masih belum maksimal.

Penggunaan Inovasi

1. Pegawai satuan kerja (PPSPM/Bendahara) mengisi Form CHIPS132 melalui tautan bit.ly/CHIPS132.
2. Pada saat pengisian form, pegawai satker memastikan kelengkapan dan valid data dengan membandingkan

data pada OM SPAN
3. Apabila data yang diisi telah lengkap dan valid, hasil pengisian form CHIPS132 akan dikirim melalui email

pegawai satker.
4. Apabila data yang diisi tidak lengkap dan belum valid, pegawai satker diharapkan menghubungi CSO KPPN

Singaraja
5. Pegawai satker memberikan hasil pengisian form CHIPS132 kepada petugas pengantar SPM yang memiliki

KIPS untuk dibawa bersamaan dengan pengajuan SPM.
6. Petugas pengantar SPM yang memiliki KIPS mengajukan SPM kepada petugas FO KPPN Singaraja dengan

menunjukkan form CHIPS132 yang telah diisi dalam bentuk email.
7. Petugas FO melakukan verifikasi hasil pengisian form CHIPS132 dengan database yang ada, serta menguji

SPM yang diajukan sesuai dengan PMK nomor 190 tahun 2012 tentang Tata Cara Penbayaran dalam rangka
Pelaksanaan APBN. Sejak pandemi COVID-19 mekanism penggunaan CHIPS132 disesuaikan dengan
Peraturan Pengajuan Surat Perintah Membayar (SPM) ke KPPN dalam Masa Pandemi Covid-19.

Kanwil DJ Pb Provinsi Bali 321

Genderang Inovasi untuk Negeri

Sebelum Implementasi

1. Berdasarkan data dari aplikasi OMSPAN, nilai IKPA KPPN Singaraja tahun 2019 sebelum
diimplementasikannya CHIPS132 adalah 92,06.

2. Presentase kesalahan SPM mencapai 7,42%.
3. Persentase akurasi penyaluran SP2D 99,88%.

Setelah Implementasi

Setelah implementasi CHIPS 132, nilai IKPA KPPN Singaraja sebagai BUN secara keseluruhan meningkat
yakni IKPA KPPN Singaraja yaitu 94,66 pada triwulan III 2019 dan di triwulan IV 2019 meraih nilai 97,86
dengan rincian peningkatan sebagai berikut:
1. Tiga komponen IKPA yang menjadi fokus yaitu penolakan SPM, deviasi renkas dan retur SP2D menunjukkan

hasil yang positif.
2. Penurunan presentase kesalahan SPM mencapai 5,07%.
3. Peningkatan persentase akurasi penyaluran SP2D mencapai 100%.
4. Mendukung keberhasilan inovasi penerbitan SP2D 35 menit melalui: Optimalisasi Pemanfaatan CHIPS132

dan Kompetensi Pegawai.

Keberlanjutan Inovasi

Inovasi CHIPS 132 masih sangat signifikan dan masih aktif digunakan hingga saat ini karena terbukti
dapat meningkatkan kinerja satker dan kinerja KPPN Singaraja. Inovasi CHIPS 132 telah direplikasi oleh KPPN
Amlapura, KPPN Jakarta II, KPPN Manokwari, dan KPPN Baturaja. Inovasi CHIPS 132 pun telah diakui sebagai
Inovasi yang dapat diimplementasikan secara Nasional melalui Nota Dinas Sekretaris Direktorat Jenderal
Perbendaharaan No. ND-2641/PB.1/2019 tanggal 22 Agustus 2019. Atas pengajuan Proposal Inovasi,
CHIPS132 dinyatakan masuk sebagai 9 besar inovasi di tingkat DJPb yang diusulkan untuk mengikuti kompetisi
Inovasi Kementerian Keuangan Tahun 2019 melalui Nota Dinas Sekretaris Direktorat Jenderal Perbendaharaan
No. ND- 3177/PB.1/2019 tanggal 7 Oktober 2019 .

322 Kanwil DJ Pb Provinsi Bali

Genderang Inovasi untuk Negeri

2019 - Non Aplikasi

Secangkir Kopi Manis

KPPN Singaraja

Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan

• Merupakan sebuah inovasi KPPn Dilaksanakan dengan mekanisme • Inovasi Secangkir KOPI MANIS masih
Singaraja yang ada sejak tahun 2019; pengiriman undangan kepada KPA suatu signifikan diterapkan karena koordinasi
satker yang menurut penilaian KPPN dengan satker;
• Dengan pelaksanaan mengundang KPA Singaraja berkinerja tidak bagus dalam
untuk hadir ke KPPN Singaraja di pagi IKPA. • Terutama satker yang terpantau
hari atau berkunjung ke satker; berkinerja kurang memuaskan.
Secangkir Kopi
• Dengan agenda diskusi santai (sambil Manis Setelah Inovasi
ngopi) untuk membahas terkait evaluasi
kinerja IKPA satker; • Koordinasi dengan satker meningkat,
awareness pimpinan satker terhadap
• Mencari solusi untuk meningkatkan nilai nilai IKPA meningkat;
IKPA serta kinerja organisai.
• Nilai IKPA meningkat.
Sebelum Inovasi

Pembinaan sebelumnya hanya dilakukan
pada level teknis (operator) belum
menyentuh level pimpinan (high level
manager).

Deskripsi Inovasi

Hal yang ditingkatkan: Secangkir Kopi Manis (SEmangat menCApai peniNGkatan KIneRja melalui
Koordinasi Pimpinan – MAjukan NegerI dengan Sinergi) merupakan sebuah inovasi KPPN Singaraja yang ada
sejak tahun 2019 dengan pelaksanaan mengundang KPA untuk hadir ke KPPN Singaraja di pagi hari atau
berkunjung ke satker dengan agenda diskusi santai (sambil ngopi) untuk membahas terkait evaluasi kinerja
IKPA satker tersebut dan mencari solusi untuk meningkatkan nilai IKPA serta kinerja organisai. Stakeholder
inovasi ini adalah KPA satker mitra kerja KPPN Singaraja. Unit/bagian/seksi yang menatausahakan inovasi ini
adalah Kepala KPPN, seluruh seksi/subbag. Keunggulan inovasi ini meliputi suasana keakraban dan santai
inilah yang tentu diharapkan dapat lebih mudah memahami persoalan dan menemukan solusi terbaik.

Latar Belakang

Berkaitan dengan kinerja pelaksanaan anggaran, Masih ditemukan beberapa satker masih berkinerja
kurang memuaskan, khususnya dalam beberapa indikator yang ditetapkan pada kriteria Kinerja Pelaksanaan
Anggaran (IKPA). Hal ini terungkap melalui evaluasi rutin yang dilakukan oleh KPPN Singaraja terhadap
penilaian kinerja IKPA satker.

Penggunaan Inovasi

Dilaksanakan dengan mekanisme pengiriman undangan kepada KPA suatu satker yang menurut
penilaian KPPN Singaraja berkinerja tidak bagus dalam IKPA. KPA diundang untuk hadir ke KPPN Singaraja di
pagi hari (sekitar pukul 08.30) dengan agenda diskusi santai (sambil 'ngopi' tentunya) untuk mengevaluasi
kinerja IKPA satker tersebut dan mencari solusi untuk meningkatkan nilai IKPAnya, dan tentunya sebagai upaya
meningkatkan kinerja organisasi.

Sebelum Implementasi

Pembinaan sebelumnya hanya dilakukan pada level teknis (operator) belum menyentuh level pimpinan
(high level manager).

Setelah Implementasi

Dengan Secangkir KOPI MANIS, koordinasi dengan satker meningkat, awareness pimpinan satker
terhadap nilai IKPA meningkat. Dampak penerapan : peningkatan realisasi capaian IKPA BUN per TW III 2019
sebesar 92% dibandingkan dengan capaian IKPA per TW IIi 2018 sebesar 83,89%, dan terus meningkat di tahun
2020 menjadi 96,28 di Tw III 2020.

Keberlanjutan Inovasi

Inovasi Secangkir KOPI MANIS masih signifikan diterapkan karena koordinasi dengan satker, terutama
satker yang terpantau berkinerja kurang memuaskan agar dapat diatasi melalui penyampaian kepada
pimpinannya langsung. KPPN Singaraja akan terus melakukan evaluasi ruting terhadap penilaian kinerja IKPA.

Kanwil DJ Pb Provinsi Bali 323

Genderang Inovasi untuk Negeri

2019 - Non Aplikasi

Ayo Belajar Bersama

KPPN Singaraja

Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan

• Merupakan bentuk kepedulian KPPN Kegiatan ini dilakukan dengan teknik Di masa pandemi COVID-19, inovasi ini
Singaraja terhadap Pendidikan dan bimbingan kelompok dengan mendatangi hanya dapat diterapkan pada siswa-siswi
pemberdayaan masyarakat; sekolah (SMA/SMK) di wilayah Kab. PKL KPPN Singaraja.
Buleleng dan Kab. Jembrana.
• sebuah "Layanan Bimbel USM PKN Setelah Inovasi
STAN KPPN Singaraja" yang Ayo Belajar
merupakan bagian dari rangkaian Bersama AYO BELAJAR BERSAMA memberikan
kegiatan pengalaman yang dimiliki oleh pengaruh positif bagi siswa-siswi SMA/
Pegawai; SMK tingkat akhir.

• Siswa PKL SMK/SMA yang magang di
KPPN Singaraja masih ditemukan
adanya pemahaman terkait
pengetahuan yang terbatas.

Sebelum Inovasi

Siswa-siswi SMA/SMK tingkat akhir perlu
arahan, nasihat, bimbingan langsung dari
para alumni PKN STAN yang terpercaya.

Deskripsi Inovasi

Hal yang ditingkatkan: AYO BELAJAR BERSAMA merupakan bentuk kepedulian KPPN Singaraja
terhadap Pendidikan dan pemberdayaan masyarakat. Inovasi Pogram AYO BELAJAR BERSAMA yaitu sebuah
"Layanan Bimbel USM PKN STAN KPPN Singaraja" yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pengalaman
yang dimiliki oleh Pegawai KPPN Singaraja yang sebelumnya merupakan alumni STAN yang dimaksudkan agar
membantu calon peserta yang ingin mengikuti USM PKN STAN agar persiapannya lebih maksimal. Stakeholder
inovasi ini adalah siswa-siswi SMA/SMK tingkat akhir. Unit/bagian/seksi yang menatausahakan inovasi ini
adalah Subbagian Umum. Keunggulan inovasi ini meliputi siswa/siswi diberikan tips masuk PKN STAN
langsung oleh para alumni, tempat belajar yang memadai, disisipi penyampaian materi tentang nilai-nilai
integritas, budaya antikorupsi, dan pengendalian gratifikasi, serta nilai-nilai Kementerian Keuangan.

Latar Belakang

Siswa PKL SMK/SMA yang magang di KPPN Singaraja dilihat dari beberapa kompetensi diri dan
pengembangan diri masih ditemukan adanya pemahaman terkait pengetahuan yang terbatas. Terlebih lagi
keinginan mereka untuk dapat melanjutkan jenjang Pendidikan berikutnya salah satunya adalah masuk di PKN
STAN perlu adanya persiapan lebih. Selain itu masih minimnya pemahaman terkait dengan nilai-nilai integritas,
budaya antikorupsi dan pengendalian gratifikasi yang disekolah mereka masih kurang diberikan oleh para guru
tentu menjadi perhatian penting yang dapat mempengaruhi karakter pribadi. Maka, melihat hal tersebut,
pegawai KPPN Singaraja berinisiasi untuk memberikan layanan Pendidikan dan pemberdayaan diri melalui
Inovasi AYO BELAJAR BERSAMA.

Penggunaan Inovasi

Kegiatan ini dilakukan dengan teknik bimbingan kelompok dengan mendatangi sekolah (SMA/SMK) di
wilayah Kab. Buleleng dan Kab. Jembrana. KPPN Singaraja hadir dan memberikan informasi secara menyeluruh
tentang tahapan USM PKN STAN serta persiapan yang harus dilakukan dengan begitu baik dan maksimal.
Bimbel juga diberikan kepada siswa/siswi SMA/SMK yang sedang mengikuti Praktek Kerja Lapangan (PKL) di
KPPN Singaraja. Di samping bimbel PKN STAN, KPPN Singaraja juga turut menebarkan benih-benih integritas
kepada para siswa-siswi.

Sebelum Implementasi

Siswa-siswi SMA/SMK tingkat akhir perlu arahan, nasihat, bimbingan langsung dari para alumni PKN
STAN yang terpercaya.

Setelah Implementasi

AYO BELAJAR BERSAMA memberikan pengaruh positif bagi siswa-siswi SMA/SMK tingkat akhir,
mereka merasa mendapat pencerahan dan jadi lebih termotivasi karena tutornya berasal dari alumni PKN STAN
langsung.

Keberlanjutan Inovasi

Di masa pandemi COVID-19, inovasi ini hanya dapat diterapkan pada siswa-siswi PKL KPPN Singaraja.

324 Kanwil DJ Pb Provinsi Bali

Genderang Inovasi untuk Negeri

2019 - Non Aplikasi Penggunaan Keberlanjutan

JKN Corner • KPPN Singaraja berkoordinasi dengan Inovasi JKN akan terus berlanjut dan
BPJS Kantor Cabang Singaraja untuk akan dievaluasi karena tidak memerlukan
KPPN Singaraja menentukan tanggal dan layanan yang dana dan juga tidak sulit dalam
disediakan; pelaksanaannya.
Deskripsi & Latar Belakang
• KPPN Singaraja menginformasikan Setelah Inovasi
• Merupakan Sebuah inovasi hasil sinergi kepada satuam kerja tentang adanya
antara KPPN Singaraja dengan BPJS layanan terpadu dimaksud. Menghemat waktu karena satu lokasi,
Singaraja; koordinasi pun menjadi lebih mudah.
JKN Corner
• Dalam memberikan layanan
kepesertaan JKN-KIS (Jaminan
Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia
Sehat);

• Bertujuan untuk mendekatkan layanan
BPJS, agar lebih mudah diakses oleh
pengguna layanan.

Sebelum Inovasi

Satker perlu mendatangi masing-masing
kantor layanan terkait untuk mendapatkan
pelayanan.

Deskripsi Inovasi

Hal yang ditingkatkan: JKN Corner “Pojok Jaminan Kesehatan Nasional” merupakan Sebuah inovasi
hasil sinergi antara KPPN Singaraja dengan BPJS Singaraja dalam memberikan layanan kepesertaan JKN-KIS
(Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat). Inovasi ini bertujuan untuk mendekatkan layanan
BPJS, agar lebih mudah diakses oleh pengguna layanan. Cakupan layanan tidak hanya untuk pegawai KPPN
Singaraja, tetapi juga untuk seluruh satker, pemda bahkan masyarakan umum. Unit/bagian/seksi yang
menatausahakan inovasi ini adalah Subbagian Umum. Keunggulan inovasi ini meliputi layanan JKN corner
disediakan di pojok ruang FO KPPN Singaraja. Layanan yang diberikan pada JKN Corner sama seperti layanan
yang diberikan pada Front Office Kantor BPJS Kantor Cabang Singaraja.

Latar Belakang

Dalam mendukung kemudahan masyarakat untuk mengakses layanan kesehatan (BPJS) khususnya
terkait dengan pengurusan administrasi BPJS, perlu adanya layanan terpadu antara KPPN Singaraja yang
memiliki mitra kerja dengan jumlah pegawai yang banyak sehingga mempermudah layanan pengurusan BPJS.

Penggunaan Inovasi

KPPN Singaraja berkoordinasi dengan BPJS Kantor Cabang Singaraja untuk menentukan tanggal
pelaksanaan dan layanan apa saja yang disediakan. KPPN Singaraja menginformasikan kepada satuam kerja
tentang adanya layanan terpadu KPPN Singaraja dan BPJS yang bertempat di KPPN Singaraja. Dengan demikian
satuan kerja yang pada hari itu ke KPPN dapat langsung mengurus BPJS tanpa harus ke kantor BPJS.

Sebelum Implementasi

Satker perlu mendatangi masing-masing kantor layanan terkait untuk mendapatkan pelayanan.

Setelah Implementasi

Sistem layanan terpadu seperti ini sangat memudahkan bagi satker dan sangat dirasakan manfaatnya.
Disamping menghemat waktu karena satu lokasi, koordinasi pun menjadi lebih mudah karena pada saat
tertentu terdapat layanan yang membutuhkan informasi dari dua unit sekaligus.

Keberlanjutan Inovasi

Inovasi JKN akan terus berlanjut dan akan dievaluasi karena tidak memerlukan dana dan juga tidak sulit
dalam pelaksanaannya.

Kanwil DJ Pb Provinsi Bali 325

Genderang Inovasi untuk Negeri

2019 - Non Aplikasi Penggunaan Keberlanjutan

Hai Teman Setiap harinya CSO KPPN Singaraja siap • Inovasi ini masih signifikan dijalankan
memberikan pelayanan terkait karena selain sangat bermanfaat;
KPPN Singaraja penyampaian MPN G2 termasuk
mekanisme pembuatan billing. • membantu masyatakat umum terkait
Deskripsi & Latar Belakang permasalahan PNBP;
Hai Teman
• HAI Teman akronim dari Help-Assist- • mendukung pembentukan "personal
Inform Treasury untuk Penerimaan branding" bagi KPPN Singaraja di
Negara; masyarakat umum.

• Merupakan inovasi KPPN Singaraja Setelah Inovasi
yang muncul sebagai jawaban atas
keresahan masyarakat dalam Peningkatan realisasi PNBP pada wilayah
menggunakan MPN G2; Kab. Buleleng dan Jembrana dan
mendukung monitoring PNBP
• Banyak masyarakat yang belum melek Pemanfaatan BMN.
betul terkait pelaksanaan MPN G2 yang
sebenarnya jauh lebih mudah dari MPN
G1.

Sebelum Inovasi

Masih banyak keluhan dari masyarakat
yang belum melek akan penerapan MPN
G2 yang 100% menggunakan otomatisasi
elektronik.

Deskripsi Inovasi

Hal yang ditingkatkan: HAI Teman akronim dari Help-Assist-Inform Treasury untuk Penerimaan Negara,
merupakan inovasi KPPN Singaraja yang muncul sebagai jawaban atas keresahan masyarakat dalam
menggunakan MPN G2 dalam proses setor penerimaan negara secara elektronik. HAI Teman bertujuan untuk
memberikan kemudahan bagi masyarakat umum terkait dengan proses pembuatan billing khususnya bagi
billing Simponi yang diperuntukan bagi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Inovasi ini juga memfasilitasi
masyarakat untuk menyampaikan permasalahan terkait PNBP, untuk dapat kami teruskan pada pihak terkait.
Stakeholder inovasi ini adalah satuan kerja mitra KPPN Singaraja dan masyarakat umum. Unit/bagian/seksi
yang menatausahakan inovasi ini adalah CSO. Keunggulan inovasi ini meliputi KPPN Singaraja memfasilitasi
masyarakat umum yang hendak melakukan pembuatan billing hingga e-billing siap dibayarkan.

Latar Belakang

Sampai dengan saat ini, banyak masyarakat yang belum melek betul terkait pelaksanaan MPN G2 yang
sebenarnya jauh lebih mudah dari MPN G1. Seperti beberapa masyarakat datang ke KPPN mengeluh terkait
dengan cara pembuatan e- billing melalui aplikasi Simponi yang merupakan salah satu aplikasi bagi MPN G2
untuk Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). MPN G2 yang 100% menggunakan otomatisasi elektronik ini
dianggap cukup membingungkan, khususnya bagi masyarakat umum yang sehari- harinya kurang bersentuhan
dengan teknologi. Bahkan untuk mengakses beberapa video tutorial yang sudah disebarluaskan di berbagai
media pun belum dapat diakses. Sehingga tujuan MPN G2 untuk mendigitilisasikan dalam rangka
mempermudah proses penerimaan Negara menjadi tidak tercapai.

Penggunaan Inovasi

Setiap harinya CSO KPPN Singaraja siap memberikan pelayanan terkait penyampaian MPN G2 termasuk
mekanisme pembuatan billing yang selama ini masih menjadi masalah di masyarakat. KPPN Singaraja siap
memfasilitasi masyarakat umum yang hendak melakuka pembuatan billing, dari proses pembuatan email
sampai dengan e-billing siap untuk dibayarkan.

Sebelum Implementasi

Masih banyak keluhan dari masyarakat yang belum melek akan penerapan MPN G2 yang 100%
menggunakan otomatisasi elektronik sehingga seharusnya proses penerimaan negara jadi lebih mudah.

Setelah Implementasi

Peningkatan realisasi PNBP pada wilayah Kab. Buleleng dan Jembrana dan mendukung monitoring PNBP
Pemanfaatan BMN pada KPKNL Singaraja, serta peningkatan capaian IKU “Indeks kepuasan satker terhadap
layanan KPPN” dari tahun 2018 sebesar 4,70 menjadi 4,85 pada tahun 2019 dan 4.95 di Tahun 2020. Dengan
kehadiran inovasi ini, masyarakat umum seperti aparat-aparat desa yang memiliki kewajiban untuk
membayarkan BPJS dan sekolah-sekolah negeri yang memiliki kewajiban untuk mengembalikan dana bantuan
ke kas negara menjadi sangat terbantu.

Keberlanjutan Inovasi

Inovasi ini masih signifikan dijalankan karena selain sangat bermanfaat, membantu masyatakat umum
terkait permasalahan PNBP, hal ini juga mendukung pembentukan "personal branding" bagi KPPN Singaraja di
masyarakat umum.

326 Kanwil DJ Pb Provinsi Bali

Genderang Inovasi untuk Negeri

2019 - Non Aplikasi Penggunaan Keberlanjutan

Layanan Sehati • Layanan SEHATI dilaksanakan secara Hadirnya e-spm membuat inovasi ini
periodik baik bulanan maupun menjadi kurang signifikan lagi diterapkan.
KPPN Singaraja triwulanan sesuai dengan situasi,
kondisi, dan kebutuhan; Setelah Inovasi
Deskripsi & Latar Belakang
• Layanan SEHATI dilaksanakan selama Inovasi ini dikatakan dapat memudahkan
• Merupakan terobosan KPPN Singaraja dua hari. satker untuk mengakses layanan KPPN.
dalam memberikan pelayanan publik di
bidang perbendaharaan; Layanan Sehati

• Khususnya dalam pengajuan SPM dan
layanan konsultasi dari satker melalui
"KPPN Mobile";

• Adanya jarak yang cukup jauh ditempuh
oleh satker mitra kerja KPPN Singaraja.

Sebelum Inovasi

Satker di wiyalah Kab. Jembrana
membutuhkan total waktu 6 jam (pulang-
pergi) menjadi kendala yang cukup sulit.

Deskripsi Inovasi

Hal yang ditingkatkan: Layanan Sehati (Selalu Hadir Mendekati) merupakan terobosan KPPN Singaraja
dalam memberikan pelayanan publik di bidang perbendaharaan khususnya dalam pengajuan SPM dan layanan
konsultasi dari satker yang berlokasi di luar Kabupaten Buleleng, yaitu satker wilayah Kab. Jembrana melalui
"KPPN Mobile". Layanan Sehati dilaksanakan 2 bulan sekali yang bertempat di Gedung Kesenian Ir. Soekarno,
Kabupaten Jembrana. Stakeholder inovasi ini adalah satuan kerja mitra KPPN Singaraja diluar wilayah Kab.
Buleleng.Unit/bagian/seksi yang menatausahakan inovasi ini adalah Seksi PDMS. Keunggulan inovasi ini
meliputi memfasilitasi satker di Kab. Jembrana dalam memperoleh layanan KPPN dari penyampaian SPM,
konsultasi sampai dengan pengaduan, secara langsung di tempat pelayanan sehati semakin dekat dan semakin
baik. Hal ini dapat memperkuat sinergi KPPN Singaraja dengan satker mitra kerja di lingkup pembayaran KPPN
Singaraja.

Latar Belakang

Adanya jarak yang cukup jauh ditempuh oleh satker mitra kerja KPPN Singaraja yang ada di luar wilayah
Kabupaten Buleleng, yaitu satker wilayah Kab. Jembrana yang harus menempuh perjalanan sekitar 3 jam untuk
sampai ke KPPN Singaraja, cukup menghabiskan waktu bagi satker dalam proses pengajuan pencairan dana.
KPPN Singaraja berinisiatif untuk mendatangi satker tersebut untuk memberikan kemudahan dan efesiensi
waktu.

Penggunaan Inovasi

Layanan SEHATI dilaksanakan secara periodik baik bulanan maupun triwulanan sesuai dengan situasi,
kondisi, dan kebutuhan. Beberapa waktu sebelum pelaksanaan layanan SEHATI, KPPN Singaraja menginfokan
kepada seluruh satker di Kab. Jembrana terkait lokasi pelaksanaan yang teah disediakan oleh Pemda Jembrana,
yaitu di sekitar area kantor Bupati Jembrana. Layanan SEHATI dilaksanakan selama dua hari. KPPN Singaraja
telah menyiapkan segala fasilitas pendukung baik berupa hardware maupun software. Satker dapat langsung
mengajukan SPM seperti biasanya, kemudian SPM diproses melalui aplkasi konversi KPPN untuk berikutnya
diupload ke ftp agar dapat di-download oleh FOvalidator yang sudah standby di KPPN Singaraja. Selain
pengajuan SPM, layanan SEHATI juga melayani konsultasi dan pengaduan. Satker dapat langsung
menyampaikan permasalahan dan petugas kami siap memberikan solusi maupun rekomendasi kepada satker.

Sebagai peningkatan layanan ke satker, mulai tahun 2020 kami mengubah jadwal Layanan Sehati
menjadi 1 bulan sekali dengan melihat komposisi pegawai dan volume kerja di kantor. Perubahan jadwal ini
mendapat respon yang sangat positif dari satker di wilayah Kabupaten Jembrana, ditambah dengan adanya
layanan pendampingan pembangunan zona Integritas menuju WBBM.

Sebelum Implementasi

Satker di wiyalah Kab. Jembrana membutuhkan total waktu 6 jam (pulang-pergi) menjadi kendala yang
cukup sulit. Apabila dalam pengajuan SPM tersebut ada beberapa penolakan yang membuat SP2D tidak dapat
terbit pada hari bersangkutan sehingga satker harus kembali lagi pada hari berikutnya untuk menyampaikan
SPM yang sudah diperbaiki menyebabkan penambahan durasi waktu penerbitan SP2D. Hal ini dirasa tidak
efisien, karena membutuhkan lebih banyak tenaga, waktu dan uang.

Setelah Implementasi

Dalam pelaksanaannya, layanan SEHATI mendapatkan respon/antusias yang sangat baik dari satker di
Kab. Jembrana. Inovasi ini dikatakan dapat memudahkan satker untuk mengakses layanan KPPN.

Keberlanjutan Inovasi

Hadirnya e-spm membuat inovasi ini menjadi kurang signifikan lagi diterapkan.

Kanwil DJ Pb Provinsi Bali 327

Genderang Inovasi untuk Negeri

2019 - Aplikasi

Blogspot PIJAR ZI_132

KPPN Singaraja

Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan

• Merupakan upgrade dari inovasi Pijar Dikemas dalam bentuk blog untuk Inovasi PIJAR ZI_132 masih signifikan
ZI_132 namun berbasis teknologi; memudahkan siapapun yang ingin dijalankan hingga saat ini. KPPN
mengetahui informasi mengenai Singaraja siap membantu dan
• Perkembangan teknologi yang semakin pembangunan ZI pada KPPN Singaraja. mendukung unit kerja lainnya dalam
maju, sehingga penyebaran virus ZI meraih predikat ZI menuju WBK/WBBM.
juga harus memanfaat teknologi Blogspot PIJAR
informasi yang ada. ZI_132 Setelah Inovasi

Sebelum Inovasi PIJAR ZI_132 bermanfaat dan sangat
membantu unit-unit yang akan memulai
Minimnya pengetahuan Satker mitra Pembangunan Zona Integritas di
KPPN Singaraja tentang “Pembangunan lingkungan kerjanya.
Zona Integritas Menuju WBK/WBBM”
menjadi tantangan tersendiri bagi KPPN
Singaraja.

Deskripsi Inovasi

Hal yang ditingkatkan: Inovasi Blogspot Pijar ZI_132 merupakan upgrade dari inovasi Pijar ZI_132
namun berbasis teknologi sehingga stakeholder tetap dapat mengaksesnya meskipun tidak ke KPPN Singaraja
karena masih dalam masa darurat pandemi COVID-19. Stakeholder inovasi ini adalah satuan kerja mitra KPPN
Singaraja dan unit vertikal kemenkeu. Unit/bagian/seksi yang menatausahakan inovasi ini adalah Subbagian
Umum dan Seksi VeraKI. Keunggulan inovasi ini dalam bentuk blogspot sehingga memudahkan stakeholder
dalam mengakses PIJAR ZI_132 kapanpun dan dimanapun.

Latar Belakang

Perkembangan teknologi yang semakin maju, sehingga penyebaran virus ZI juga harus memanfaat
teknologi informasi yang ada.

Penggunaan Inovasi

PIJAR ZI_132 sengaja dikemas dalam bentuk blog untuk memudahkan siapapun yang ingin mengetahui
informasi mengenai pembangunan ZI pada KPPN Singaraja dengan cara mengakses secara mudah melalui
alamat yang telah ditentukan. PIJAR ZI_132 berisi berbagai informasi, dasar hukum, prosedur, komponen
penilaian dan berbagai tips dan trik dalam Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM.

Sebelum Implementasi

Minimnya pengetahuan Satker mitra KPPN Singaraja tentang “Pembangunan Zona Integritas Menuju
WBK/WBBM” menjadi tantangan tersendiri bagi KPPN Singaraja. Walaupun baru menyandang predikat “Zona
Integritas Menuju WBK/WBBM” secara internal di lingkungan Ditjen Perbendaharaan, KPPN Singaraja telah
memikirkan pola pembelajaran dan penularan ‘virus’ yang baik ini kepada para Satuan Kerja mitra KPPN
Singaraja. Berbagai upaya dilakukan, antara lain dengan memperbanyak brosur/leaflet, pemasangan spanduk
dan baliho, dan menyediakan tempat khusus sebagai sarana belajar dan berdiskusi tentang ZI yaitu Pusat
Pembelajaran Pembangunan Zona Integritas KPPN 132.

Setelah Implementasi

PIJAR ZI_132 bermanfaat dan sangat membantu unit-unit yang akan memulai Pembangunan Zona
Integritas di lingkungan kerjanya. Sampai dengan November 2021, KPPN Singaraja telah mendukung satker-
satker di wilayah kerjanya dalam meraih predikat ZI menuju WBK, diantaranya Kantor Kementerian Agama
Kabupaten Jembrana, Polres Jembrana, Kantor Pertanahan Kabupaten Bangli, BPS Kabupaten Buleleng, BPS
Kabupaten Jembrana. Selain itu KPPN Singaraja juga menjadi asistensi bagi KPPN lainnya dalam meraih
predikat WBBM 2021, seperti KPPN Lubuk Linggau.

Keberlanjutan Inovasi

Inovasi PIJAR ZI_132 masih signifikan dijalankan hingga saat ini. KPPN Singaraja siap membantu dan
mendukung unit kerja lainnya dalam meraih predikat ZI menuju WBK/WBBM.

328 Kanwil DJ Pb Provinsi Bali

Genderang Inovasi untuk Negeri

2019 - Non Aplikasi Penggunaan Keberlanjutan

Bangkit Pagi Setiap pagi di pc pegawai, default Inovasi ini masih relevan
tampilan di layar monitor yang pertama diimplementasikan untuk menjaga
KPPN Singaraja muncul adalah pesan-pesan tentang komitmen dan integritas pegawai.
komitmen dan integritas.
Deskripsi & Latar Belakang Setelah Inovasi
Bangkit Pagi
• Merupakan inovasi yang memiliki • Meningkatkan intensitas dalam menjaga
makna membangun komitmen dan komitmen dan integritas;
integritas pegawai sejak pagi;
• Memaksimalkan dan memotivasi
• Dimaksudkan untuk terus mengingatkan pegawai dalam memberikan pelayanan
para pegawai tentang komitmen dan publik.
integritas pegawai;

Sebelum Inovasi

Komitmen para pegawai sebagai seorang
manusia tentu mengalami fluktuasi naik
dan turun.

Deskripsi Inovasi

Hal yang ditingkatkan: BANGKIT PAGI merupakan inovasi yang memiliki makna membangun komitmen
dan integritas pegawai sejak pagi. Sebuah inovasi yang dimaksudkan untuk terus mengingatkan para pegawai
tentang adanya kode etik dan disiplin pegawai, rambu-rambu pengendalian gratifikasi, penanaman budaya
antikorupsi dan berbagai hal lainnya yang dapat menguatkan komitmen dan integritas pegawai. Stakeholder
inovasi ini adalah para pegawai KPPN Singaraja. Unit/bagian/seksi yang menatausahakan inovasi ini adalah
seluruh pegawai KPPN Singaraja. Keunggulan inovasi ini meliputi pendekatan yang ditempuh adalah pada layar
monitor PC masing-masing pegawai dipasang screen saver yang berisi tentang kode etik dan disiplin pegawai,
pesan-pesan moral menjaga komitmen dan integritas, pesan pengendalian gratifikasi, penanaman budaya
antikorupsi dan pesan-pesan relevan lainnya.

Latar Belakang

Komitmen dan integritas adalah dua hal yang sangat critical dalam konteks pelayanan publik. Terlebih
bagi sebuah unit yang telah mendeklarasikan pembangunan Zona Integritas, bahkan setelah meraih predikat
WBK, hal tersebut harus selalu hadir menjiwai prilaku setiap pegawai. Hal ini lah akhirnya mendorong para
pegawai untuk terus menumbuhkan gagasan atau ide secara terus menerus untuk saling mengingatkan antar
pegawai dalam menjaga komitmen dan integritas pegawai melalui inovasi BANGKIT PAGI.

Penggunaan Inovasi

Setiap pagi pada saat pegawai akan menyalakan PC (personal computer) masing-masing, default
tampilan di layar monitor yang pertama muncul adalah pesan-pesan tentang kode etik dan disiplin pegawai,
pesan-pesan moral menjaga komitmen dan integritas, pesan pengendalian gratifikasi, penanaman budaya
antikorupsi dan pesan-pesan relevan lainnya.

Sebelum Implementasi

Komitmen para pegawai sebagai seorang manusia tentu mengalami fluktuasi naik dan turun.

Setelah Implementasi

Upaya menjaga komitmen dan integritas para pegawai jadi lebih intens sehingga maksimal dalam
memberikan pekayanan publik hingga keberhasilan dalam meraih predikat WBBM.

Keberlanjutan Inovasi

Inovasi ini masih relevan diimplementasikan untuk menjaga
komitmen dan integritas pegawai. Inovasi ini terus dikembangkan
terutama dalam desainnya sehingga tampilan PC seluruh pegawai
menarik dan memotivasi agar komitmen dan integritas terjaga.

Kanwil DJ Pb Provinsi Bali 329

Genderang Inovasi untuk Negeri

2019 - Non Aplikasi Penggunaan Keberlanjutan

PEKIK • PeKIK merupakan sebuah pengingat Inovasi ini masih signifikan diterapkan
diterapkan dengan cara mengumumkan untuk menjaga komitmen, integritas, dan
KPPN Singaraja kepada publik; kode etik.

Deskripsi & Latar Belakang • Khususnya kepada para pegawai KPPN Setelah Inovasi
Singaraja;
• Merupakan akronim dari Pengingat Setiap pegawai selalu diingatkan
Komitmen, Integritas, dan Kode Etik; • Media yang digunakan melalui suara sehingga tidak ada celah komitmen
yang diperdengarkan secara luas menjadi kendor.
• Sebuah inovasi pengingat pegawai disiarkan dua kali dalam setiap hari.
KPPN Singaraja untuk selalu menjaga
integritas dan komitmen pegawai dalam PEKIK
memberikan layanan.

Sebelum Inovasi

Komitmen para pegawai sebagai seorang
manusia tentu mengalami fluktuasi naik
dan turun.

Deskripsi Inovasi

Hal yang ditingkatkan: PeKIK merupakan akronim dari Pengingat Komitmen, Integritas, dan Kode Etik,
sebuah inovasi pengingat pegawai KPPN Singaraja untuk selalu menjaga integritas dan komitmen pegawai
dalam memberikan layanan prima bagi para stakeholdernya. Stakeholder inovasi ini adalah Seluruh pegawai
KPPN Singaraja. Unit/bagian/seksi yang menatausahakan inovasi ini adalah Pimpinan unit dan seluruh
pegawai. Keunggulan inovasi ini meliputi pengingat dalam bentuk suara yang disiarkan 2x setiap hari, dibacakan
dengan 2 bahasa yaitu Bahasa Indonesia, agar bisa dipahami oleh siapapun, dan Bahasa Bali agar lebih membumi
dan bisa mewarnai jiwa para ASN seerta sebagai bentuk apresiasi atas kearifan lokal Bali.

Latar Belakang

menjaga integritas dan komitmen bukanlah sesuatu yang mudah, dan sering mengalami kendala secara
eksternal ataupun internal. Kendala dari dalam dipengaruhi oleh sifat dan watak masing-masing individu,
sedangkan kendala dari sisi eksternal dipengaruhi oleh iming-iming imbalan dari stakeholder, atau sebab
lainnya.

Penggunaan Inovasi

PeKIK merupakan sebuah pengingat diterapkan dengan cara mengumumkan kepada publik, khususnya
kepada para pegawai KPPN Singaraja melalui suara yang diperdengarkan secara luas dan disiarkan dua kali
dalam setiap hari, yaitu pukul 10.00pagi dan pukul 14.00 siang. Dibacakan dengan 2 bahasa yaitu Bahasa
Indonesia, agar bisa dipahami oleh siapapun, dan Bahasa Bali agar lebih membumi dan bisa mewarnai jiwa para
ASN seerta sebagai bentuk apresiasi atas kearifan lokal Bali.

Sebelum Implementasi

Tak bisa dipungkiri, setiap pegawai sebagai seorang manusia pastinya pernah mengalami penurunan
iman sehingga komitmen untuk menjaga integritas dan kode etik terkendala.

Setelah Implementasi

Dengan diterapkannya inovasi PeKIK, setiap pegawai selalu diingatkan
sehingga tidak ada celah komitmen menjadi kendor.

Keberlanjutan Inovasi

Inovasi ini masih signifikan diterapkan untuk menjaga komitmen,
integritas, dan kode etik dalam meberikan pelayana setiap harinya.

330 Kanwil DJ Pb Provinsi Bali

Genderang Inovasi untuk Negeri

2019 - Aplikasi Penggunaan Keberlanjutan

MP2 • Disediakan layar monitor yang Inovasi MP2 tentunya masih sanagat
menyajikan status pegawai pada hari dibutuhkan perannya untuk mengingatkan
KPPN Singaraja tertentu. seluruh pegawai.

Deskripsi & Latar Belakang • Setiap pegawai dapat memonitor saling Setelah Inovasi
mengingatkan satu sama lain.
• digunakan sebagai tool operasional Meningkatkan awareness (kepedulian)
manajemen sistem SDM; MP2 pegawai terhadap sesama rekan kerja
dan pemantauan kehadiran.
• menampilkan layar monitor yang bisa
menyajikan status pegawai pada hari
tertentu;

• terkadang pegawai lupa melakukan
presensi sehingga harus membuat surat
keterangan;

• Maka dari itu perlu sistem pengingat
(reminder) melakukan presensi.

Sebelum Inovasi

Terjadi lupa presensi oleh beberapa
pegawai.

Deskripsi Inovasi

Inovasi MP2 (Monitoring Presensi Pegawai) digunakan sebagai tool operasional manajemen sistem SDM
dan dengan menampilkan layar monitor yang bisa menyajikan status pegawai pada hari tertentu. Inovasi ini
mulai diterapkan bulan Januari 2019 dan dilaksanakan oleh seluruh pegawai KPPN Singaraja. Unit/bagian/seksi
yang menatausahakan inovasi ini adalah Kepegawaian Subbagian Umum. Keunggulan inovasi ini meliputi
bersifat orisinil.

Latar Belakang

Salah satu kewajiban setiap pegawai adalah melakukan presensi masuk (clock-in) dan presensi pulang
(clock-out). Namun terkadang pegawai lupa melakukan presensi sehingga harus membuat surat keterangan.
Maka dari itu perlu sistem pengingat (reminder) melakukan presensi.

Penggunaan Inovasi

Disediakan layar monitor yang menyajikan status pegawai pada hari tertentu. Setiap pegawai dapat
memonitor rekan kerjanya dan saling mengingatkan satu sama lain.

Sebelum Implementasi

Terjadi lupa presensi oleh beberapa pegawai.

Setelah Implementasi

meningkatkan awareness (kepedulian) pegawai terhadap sesama rekan kerja dan pemantauan kehadiran
yang mendukung pencapaian IKU “Persentase updating data pegawai pada aplikasi kepegawaian” sebesar 100%
pada tahun 2020.

Keberlanjutan Inovasi

Inovasi MP2 tentunya masih sanagat dibutuhkan perannya untuk mengingatkan seluruh pegawai
melakukan presensi tepat waktu.

Kanwil DJ Pb Provinsi Bali 331

Genderang Inovasi untuk Negeri

2019 - Aplikasi Penggunaan Keberlanjutan

Lapor Kinerja • Setiap pegawai mengakses melalui Inovasi Lapor Kinerja tentunya masih
website dan mengisi capaian signifikan digunakan karena
KPPN Singaraja kinerjanya; mempermudah pengelol
Kinerja.
Deskripsi & Latar Belakang • Dilakukan per periode bulanan ataupun
triwulanan. Setelah Inovasi
• Sebagai tool mengukur capaian kinerja
setiap pegawai secara periodik; Meningkatkan ketertiban pegawai dalam
pelaporan kinerja yang mendukung
• Melalui aplikasi yang bisa diinstal di HP capaian IKU.
dan juga bisa diakses melalui PC.

Sebelum Inovasi Lapor Kinerja

Pemantauan capaian kinerja dilakukan
manual dengan meminta data kepada
setiap pegawai.

Deskripsi Inovasi

Inovasi Lapor Kinerja Sebagai tool mengukur capaian kinerja setiap pegawai secara periodik melalui
aplikasi yang bisa diinstal di HP dan juga bisa diakses melalui PC. inovasi ini mulai diterapkan bulan Januari
2019 dan dilaksanakan oleh seluruh pegawai KPPN Singaraja. Unit/bagian/seksi yang menatausahakan inovasi
ini adalah Pengelola Kinerja Subbagian Umum. Keunggulan inovasi ini meliputi bersifat orisinil, memanfaatkan
google form.

Latar Belakang

IKU yang telah ditetapkan pada Kontrak Kinerja setiap pejabat/pegawai harus dapat termonitor
capaiannya untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan dan pencapaian yang telah diraih pegawai maupun
organisasi dalam tahun berjalan.

Penggunaan Inovasi

Setiap pegawai mengakses melalui website dan mengisi capaian kinerjanya yang dapat dilakukan per
periode bulanan ataupun triwulanan.

Sebelum Implementasi

Sebelum adanya inovasi ini, pemantauan capaian kinerja dilakukan manual dengan meminta data kepada
setiap pegawai.

Setelah Implementasi

Meningkatkan ketertiban pegawai dalam pelaporan kinerja yang mendukung capaian IKU “Indeks
kepatuhan pejabat/pegawai dalam penginputan dokumen kinerja pada aplikasi fitur dokumen” di tahun 2019
sebesar 3,75 dan 3,85 di tahun 2020.

Keberlanjutan Inovasi

Inovasi Lapor Kinerja tentunya
masih signifikan digunakan karena
mempermudah pengelola kinerja dalam
menatausahakan capaian kinerja dan
setiap pegawai dalam memantau progress
capaian IKU-nya.

332 Kanwil DJ Pb Provinsi Bali

Genderang Inovasi untuk Negeri

2018 - Non Aplikasi Penggunaan Keberlanjutan

Dilan Sang Ahli • Asistensi diberikan kepada satuan kerja Inovasi ini masih signifikan dijalankan
yang baru memperoleh DIPA; karena kondisi yang dinamis.
KPPN Singaraja
• Asistensi dilaksanakan dalam kurun
Deskripsi & Latar Belakang waktu tertentu;

• Merupakan akronim dari Dedikasi • Dilaksanakan tidak hanya pada ruang
Melayani - Sharing dan Asistensi di Hari TLC KPPN Singaraja tetapi juga
Libur; langsung pada kantor satker
bersangkutan;
• Sebuah inovasi KPPN Singaraja dalam
memberikan layanan diatas Standar • Asistensi diberikan tidak hanya kepada
Pelayanan. operator dan bendahara pengeluaran,
tetapi juga PPK, PPSPM, bahkan KPA.

Sebelum Inovasi Dilan Sang Ahli Setelah Inovasi

Para pengelola keuangan satker dan para Meningkatnya indeks kepuasan satker.
pengelola keuangan baru masih rendah
kompetensinya.

Deskripsi Inovasi

Hal yang ditingkatkan: merupakan akronim dari Dedikasi Melayani - Sharing dan Asistensi di Hari Libur.
Sebuah inovasi KPPN Singaraja dalam memberikan layanan diatas Standar Pelayanan, dimana layanan tidak
hanya diberikan pada saat jam kerja normal Senin s.d Jumat pukul 07.30 sd 17.00 (layanan sesuai Standar
pelayanan), melainkan diberikan juga di hari libur. Stakeholder inovasi ini adalah satuan kerja mitra KPPN
Singaraja. Unit/bagian/seksi yang menatausahakan inovasi ini adalah Petugas FO dan CSO. Keunggulan inovasi
ini meliputi pelayanan di hari libur. Layanan ini sering dimanfaatkan dengan baik oleh satker yang baru
terbentuk atau satker dengan petugas pengelola keuangan yang baru sehingga membutuhkan asistensi dan
edukasi secara memadai.

Latar Belakang

Dalam memberikan layanan kepada para pemangku kepentinga, KPPN Singaraja senantiasa
mengutamakan terpenuhinya kepuasa para pemangku kepentingan (stakeholder's satisfacation ). Untuk
memenuhi kebutuhan tersebut, KPPN Singaraja senantiasa meningkatkan kualitas layanan, termasuk
meningkatkan kompetensi petugas layanan.

Namun demikian, dalam perjalanannya terkadang hambatan justru datang dari pihak eksternal, yakni
para pengelola keuangan yanga da di Satuan Kerja. Tidak sedikit terdapat kompetensi pengelola keuangan yang
masih rendah. Hal ini tentu mengganggu terwujudnya stakeholder's satisfacation tersebut.

Penggunaan Inovasi

Layanan Dilan Sang Ahli bertempat di KPPN Singaraja. Namun demikian, Dilan Sang Ahli juga bisa
beroperasi di kantor satuan kerja apabila memang diperlukan, seperti harus mengajari banyak petugas atau
perlu perbaikan aplikasi di PC Satker.

Pelaksanaan Dilan Sang Ahli 2020-2021:

1. Asistensi diberikan kepada satuan kerja yang baru memperoleh DIPA, pemda yang memperoleh DIPA DK/TP,
pemda yang memperoleh DIPA DAK Fisik.

2. Asistensi dilaksanakan dalam kurun waktu tertentu, misalnya : 3 bulan, 6 bulan, atau 1 tahun untuk melihat
progres satker setelah pelaksaan DILAN SANG AHLI.

3. Dilaksanakan tidak hanya pada ruang TLC KPPN Singaraja tetapi juga langsung pada kantor satker
bersangkutan.

4. Asistensi diberikan tidak hanya kepada operator dan bendahara pengeluaran, tetapi juga PPK, PPSPM,
bahkan KPA.

Sebelum Implementasi

Para pengelola keuangan satker dan para pengelola keuangan baru masih rendah kompetensinya.

Setelah Implementasi

Meningkatnya indeks kepuasan satker dengan nilai akhir sebesar 4,7 di tahun 2018 menjadi .4,85 pada
semester I tahun 2019, serta peningkatan capaian IKU “Indeks kepuasan satker terhadap layanan KPPN” dari
tahun 2018 sebesar 4,70 menjadi 4,85 pada tahun 2019 dan 4.95 di Tahun 2020.

Keberlanjutan Inovasi

Inovasi ini masih signifikan dijalankan karena kondisi yang dinamis dimana pengelola keuangan satker
memiliki kompetensi yang berbeda dan adanya pergantian pengelola keuangan pada satker.

Kanwil DJ Pb Provinsi Bali 333

Genderang Inovasi untuk Negeri

2018 - Non Aplikasi

Satker Pinter

KPPN Singaraja

Deskripsi & Latar Belakang Penggunaan Keberlanjutan

• Merupakan kegiatan yang disiapkan • KPPN Singaraja melakukan identifikasi • SATKER PINTER akan terus berlanjut
untuk pelaksanaan traning dan bimtek; melalui sistem aplikasi SIMAK Satker; keberadaannya;

• Ditujukan bagi para pengelola keuangan • Selanjutnya dilakukan pemanggilan • Akan senantiasa disempurnakan
di Satker yang kinerjanya kurang untuk dilakukan pembinaan melalui kualitas layanannya karena
memuaskan. training atau bimtek. permasalahan yang dialami satker
bersifat kompleks dan tidak dapat
diprediksi.

Sebelum Inovasi Satker Pinter Setelah Inovasi

Sebagian pengelola keuangan satker • Satker yang berkinerja buruk tidak
masih berkinerja kurang memuaskan. merasa tersudutkan tapi justru merasa
termotivasi;

• Satker diberi bimbingan sesuai dengan
kelemahan mereka sehingga mereka
semakin kompeten.

Deskripsi Inovasi

Hal yang ditingkatkan: SATKER PINTER atau Satker Performance Improvement Center yaitu Pusat
Pengembangan Kinerja Satker yang merupakan kegiatan yang disiapkan untuk pelaksanaan traning dan bimtek
oleh KPPN Singaraja bagi para pengelola keuangan di Satker yang kinerjanya kurang memuaskan. Tujuannya
agar para pengelola keuangan di satker kompeten dan kapabel sehingga mendukung terlaksananya layanan
prima KPPN Singaraja, yang pada gilirannya akan turut mensukseskan tercapainya visi, misi, dan tujuan
organisasi Ditjen Perbendaharaan. Stakeholder inovasi ini adalah satuan kerja mitra KPPN Singaraja. Unit/
bagian/seksi yang menatausahakan inovasi ini adalah seluruh seksi dan CSO. Keunggulan inovasi ini meliputi
pusat pengembangan kinerja dilengkapi dengan sarana yang cukup memadai. Dengan ruangan ber-AC, dan
dilengkapi dengan peralatan komputer dan jaringan internet. SATKER PINTER diback-up dengan tenaga-tenaga
pendidik KPPN Singaraja yang andal, profesional dan kompeten.

Latar Belakang

Keberadaan sebagian pengelola keuangan satker yang masih berkinerja buruk adalah sesuatu yang wajar
dalam sebuah hubungan kerja dalam pengelolaan perbendaharaan dan keuangan negara di KPPN. Namun
demikian, kondisi ini tidak bisa dibiarkan begitu saja. KPPN Singaraja sebagai sebuah kantor layanan menyadari
betul akan hal ini, dan berkomitmen tinggi untuk membina mereka menjadi pengelola keuangan yang andal dan
profesional.

Penggunaan Inovasi

KPPN Singaraja melakukan identifikasi terhadap satker-satker yang berkinerja buruk melalui sistem
aplikasi SIMAK Satker (Inovasi Sistem Pemantauan Kinerja Satker dan selanjutnya dilakukan pemanggilan
untuk dilakukan pembinaan melalui training atau bimtek agar menjadi well-educated serta mengelola keuangan
dengan baik. Pembinaan bisa dilakukan berulang-ulang sesuai kebutuhan sampai para pengelola keuangan
satker benar-benar memahami proses bisnis yang harus mereka lakukan. Dengan inovasi SATKER PINTER ini,
permasalahan kinerja buruk para pengelola satker akan teratasi dengan baik, dan pada gilirannya mereka bisa
menjalankan tugas dan fungsinya secara profesional dan andal.

Sebelum Implementasi

Sebagian pengelola keuangan satker masih berkinerja kurang memuaskan. Terdapat pergantian
pengelola keuangan pada satker sehingga perlu bimbingan yang intensif.

Setelah Implementasi

Penerapan SATKER PINTER pada KPPN Singaraja membawa dampak yang sangat positif. Satker yang
berkinerja buruk tidak merasa tersudutkan tapi justru merasa termotivasi, karena pendekatan yang digunakan
dalam SATKER PINTER adalah merangkul, menemani, dan bersahabat. Setelah masuk ke Pusat Pengembangan
Kinerja Satker, para pengelola keuangan satker diberi bimbingan sesuai dengan kelemahan mereka sehingga
mereka semakin kompeten. Satker merasakan kepuasannya.

Keberlanjutan Inovasi

SATKER PINTER akan terus berlanjut keberadaannya, bahkan akan senantiasa disempurnakan kualitas
layanannya karena permasalahan yang dialami satker berifat kompleks dan tidak dapat diprediksi. Inovasi
SATKER PINTER mudah untuk direplikasi karena hanya membutuhkan ketersediaan trainer dari KPPN yang
mumpuni untuk mendidik dan membimbing satker.

334 Kanwil DJ Pb Provinsi Bali

Genderang Inovasi untuk Negeri

2018 - Aplikasi Penggunaan Keberlanjutan

Simak Satker Dalam SIMAK SATKER, dibedakan SIMAK Satker akan terus berlanjut
kategori kinerja satker, yaitu Kinerja penerapannya, begitu banyak manfaat
KPPN Singaraja Pelaksanaan Anggaran yang dikelola oleh yang diperoleh dari inovasi ini.
seksi PDMS, dan Kinerja
Deskripsi & Latar Belakang Pertanggungjawaban Pelaporan Setelah Inovasi
Keuangan yang dikelola oleh seksi
• Merupakan sebuah sistem aplikasi yang VeraKI. • Petugas FO dan CSO merasakan
digunakan untuk memonitoring secara kemudahan dalam melakukan
rutin terhadap kinerja satker; pemantauan dan menyimak (simak)
kinerja satker;
• Baik kinerja dalam pelaksanaan
anggaran maupun kinerja dalam • Catatan penilaian juga tersimpan
pertanggungjawaban dan pelaporan dengan rapi dalam database SIMAK
keuangan, Satker.

Sebelum Inovasi Simak Satker

Catatan kinerja satker berada di beberapa
petugas FO dan CSO yang hanya tertulis
di buku diari masing-masing atau di
lembaran kertas yang berceceran.

Deskripsi Inovasi

Hal yang ditingkatkan: SIMAK SATKER atau sistem pemantauan kinerja satker merupakan sebuah
sistem aplikasi yang digunakan untuk menyimak atau melakukan pemantauan secara rutin terhadap kinerja
satker mitra kerja KPPN Singaraja, baik kinerja dalam pelaksanaan anggaran maupun kinerja dalam
pertanggungjawaban dan pelaporan keuangan. Stakeholder inovasi ini adalah Petugas FO dan CSO. Unit/
bagian/seksi yang menatausahakan inovasi ini adalah Seluruh Seksi/Subbag. Keunggulan inovasi ini meliputi:

1. Pencatatan manual beralih ke pencatatan yang terkomputerisasi (excel).
2. Dari catatan yang tersebar menjadi catatan terintegrasi.
3. Mampu mengidentifikasi kinerja satker sehingga bisa merekomendasikan satker yang perlu pembinaan

khusus, dan satker yang perlu diberi penghargaan.
4. Keunikan lainnya adalah SIMAK SATKER saling berhubungan erat dengan beberapa inovasi lainnya seperti

Satker Pinter dan Singaraja Awards.

Latar Belakang

KPPN Singarja memiliki satuan kerja dengan berbagai karakter dalam pengelolan keuangannya. Atas
dasar tersebut tentunya terdapat ketidaksamaan hasil yang didapatkan terkait dengan pengelolaan kinerja
anggaran. Kondisi tersebut akhirnya memunculkan inovasi SIMAK SATKER sebagai inovasi pemantauan satuan
kerja terkait dengan kualitas pengelolaan kinerja satker

Penggunaan Inovasi

Dalam SIMAK SATKER, dibedakan kategori kinerja satker, yaitu Kinerja Pelaksanaan Anggaran yang
dikelola oleh seksi PDMS, dan Kinerja Pertanggungjawaban Pelaporan Keuangan yang dikelola oleh seksi
VeraKI. Petugas satker datang saat pengajuan SPM untuk pencairan dana atau pelaksanaan e-Rekon dan laporan
LPJ Bendahara, frekuensi kegiatan mereka tidak hanya sekali dua kali melainkan berkali-kali. Pada saat interaksi
dengan petugas satker, petugas FO dan CSO KPPN akan menilai kinerja mereka, dan menginput ke dalam
aplikasi SIMAK SATKER. Hasil inputan dalam SIMAK SATKER akan menghasilkan output tentang kondisi
kinerja satker secara bulanan. Hasil informasi kinerja bulanan inilah yang menjadi modal awal untuk
mengidentifikasi satker-satker mana yang perlu pembinaan khusus dan masuk ke Training Center (Satker
PINTER) serta satker-satker mana yang bisa dinominasikan menjadi satker terbaik di akhir semester/tahun
(Singaraja Awards).

Sebelum Implementasi

Catatan kinerja satker berada di beberapa petugas FO dan CSO yang hanya tertulis di buku diari masing-
masing atau di lembaran kertas yang berceceran.

Setelah Implementasi

Setelah penggunaan SIMAK SATKER, petugas FO dan CSO merasakan kemudahan dalam melakukan
pemantauan dan menyimak (simak) kinerja satker. Catatan penilaian juga tersimpan dengan rapu dalam
database SIMAK Satker, dibanding sebelumnya yang tercecer dalam berbagai kertas catatan. Jadi penilaian pun
lebih bisa dipertanggungjawabkan.

Keberlanjutan Inovasi

SIMAK Satker akan terus berlanjut penerapannya. Bahkan diupayakan akan terus dilakukan
pengembangan secara berkelanjutan. Hal ini dilakukan mengingat begitu banyak manfaat yang diperoleh dari
inovasi ini. Disamping itu, pengembangan dan penerapannya relatif mudah karena berbasis excel biasa.
Sederhana dalam pengembangannya namun begitu besar manfaatnya. Aplikasi ini juga mudah direplikasi
karena mudah dan murah.

Kanwil DJ Pb Provinsi Bali 335

Genderang Inovasi untuk Negeri

2018 - Non Aplikasi Penggunaan Keberlanjutan

Sangkepan • Pelaksanaan sangkepan dilaksanakan Inovasi Sangkepan masih signifikan
setiap 1 kali dalam 1 bulan. Membahas diterapkan hingga saat ini setiap doa dan
KPPN Singaraja isu-isu makro terkait dengan kinerja briefing pagi.
kantor;
Deskripsi & Latar Belakang Setelah Inovasi
• Pelaksanaan sangkepan sekaligus
• Merupakan sebuah inovasi yang membahas isu-isu strategis terkait • Permasalahan terkait pengendalian
dirancang untuk memantau sistem dengan pengendalian intern; internal dapat dilaksanakan secara
pengendalian intern di lingkungan kerja intensif;
KPPN Singaraja; • Sejak 2019, dilaksanakan pada saat
briefing pagi. • Memberikan dampak terhadap
• Saat ini, sangkepan telah terpeliharanya pengendalian intern.
dikembangkan dengan nama
Sangkepan Online yang berkaitan
dengan koordinasi secara online dimasa
pandemi COVID- 19.

Sebelum Inovasi Sangkepan

• Sebelum adanya inovasi ini,
pemantauan pengendalian intern pada
KPPN Singaraja sifatnya administrasi;

• dilaksanakan secara periodik yang
membahas masalah secara makro.

Deskripsi Inovasi

Hal yang ditingkatkan: SANGKEPAN (SARANA MEMBANGUN LINGKUNGAN PENGENDALIAN)
merupakan sebuah inovasi yang dirancang untuk memantau sistem pengendalian intern di lingkungan kerja
KPPN Singaraja. Seperti penegakan integritas pegawai, nilai etika pegawai, komitmen terhadap kompetensi
pegawai, pembangunan hubungan kerja yang baik dan sehat sebagai hubungan antar pegawai maupun
hubungan dengan instansi pemerintah lainnya. Dan saat ini, sangkepan telah dikembangkan dengan nama
Sangkepan Online yang berkaitan dengan koordinasi secara online dimasa pandemi COVID- 19. Stakeholder
inovasi ini adalah Seluruh pegawai KPPN Singaraja. Unit/bagian/seksi yang menatausahakan inovasi ini adalah
kepatuhan Internal. Keunggulan inovasi ini meliputi permasalahan terkait pengendalian internal dapat
dilaksanakan secara intensif, dengan tetap memperhatikan pelayanan kepada stakeholders.

Latar Belakang

Sebelum adanya inovasi ini, pemantauan pengendalian intern pada KPPN Singaraja sifatnya hanya
dilakukan secara administrasi dan kegiatan rutin secara triwulanan.

Penggunaan Inovasi

Pelaksanaan sangkepan dilaksanakan setiap 1 kali dalam 1 bulan. Membahas isu-isu makro terkait
dengan kinerja kantor. Agar upaya-upaya tersebut berjalan efektif, telah dikembangkan berbagai inovasi seperti
Inovasi Gamelan Gong Kebyar, dan Inovasi Filosofi Udheng, kemudian SIMAK Pegawai yang memantau terkait
dengan pengendalian intern di KPPN Singaraja.

Sejak tahun 2019, SANGKEPAN mengalami modifikasi yang dilaksanakan saat briefing pagi
dilaksanakan. Pelaksanaan sangkepan sekaligus membahas isu-isu strategis terkait dengan pengendalian intern.
Kemudian terdapat inovasi tambahan yang mendukung dari Sangkepan ini seperti inovasi Know132, TriAs 132.

Sebelum Implementasi

Sebelum adanya inovasi ini, pemantauan pengendalian intern pada KPPN Singaraja sifatnya hanya
dilakukan secara administrasi dan dilaksanakan secara periodik yang membahas masalah secara makro.

Setelah Implementasi

Dengan adanya inovasi sangkepan, permasalahan terkait pengendalian internal dapat dilaksanakan
secara intensif sehingga memberikan dampak terhadap terpeliharanya pengendalian intern pada lingkungan
KPPN Singaraja, hal ini didukung dengan capaian Sistem Pengendalian Intern KPPN Singaraja berdasarkan
penilaian Kanwil DJPb Provinsi Bali adalah bernilai 100 di setiap triwulannya.

Keberlanjutan Inovasi

Inovasi Sangkepan masih signifikan diterapkan hingga saat ini setiap doa dan briefing pagi. Sangkepan
terbukti berhasil meningkatkan sistem pengendalian intern KPPN Singaraja.

336 Kanwil DJ Pb Provinsi Bali

Genderang Inovasi untuk Negeri


Click to View FlipBook Version