LAPORAN
AKTUALISASI NILAI-NILAI DASAR PNS MELALUI
PENGGUNAAN FORMULIR PELAPORAN PRESENSI
DAN TUGAS IPA PESERTA DIDIK KELAS 7C
BERBASIS WEB (PERFORMA BLAS ON)
DI SMPN 5 JAKARTA PUSAT
Disusun Oleh:
Rusi Restiyani
NIP. 199204262020122024
BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA
PELATIHAN DASAR CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL ANGKATAN 98
TAHUN 2021
ABSTRAK
Rusi Restiyani, S.Pd, NIP. 199204262020122024, Angkatan 98, Dinas Pendidikan,
Laporan Aktualisasi Nilai-nilai Dasar PNS melalui Penggunaan Formulir Pelaporan
Presensi dan Tugas IPA Peserta Didik Kelas 7C Berbasis Web Di SMPN 5 Jakarta
Pusat, Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta.
Mentor: Wijayanta Prasetya Hadi, M.Pd
Coach: Haris Iriyanto, A.Md, S.Sos., M.Pd.
Pelatihan Dasar CPNS merupakan implementasi penerapan dan
pengaktualisasian Nilai-Nilai Dasar PNS oleh CPNS Provinsi DKI Jakarta melalui proses
pembiasaan diri dalam unit kerja untuk memberikan kontribusi dan mendukung isu
strategis pada unit kerja yakni belum adanya sistem pelaporan presensi dan pengumpulan
tugas peserta didik kepada orang tua selama pembelajaran jarak jauh yang tengah
dilaksanakan selama masa pandemi Covid 19 melalui formulir berbasis web yaitu Appsheet
dan Zoho forms. Upaya yang dilakukan dengan membuat sistem pelaporan presensi dan
pengumpulan tugas yang mudah bagi guru, peserta didik, dan orang tua bertujuan untuk
mendukung pembelajaran jarak jauh agar dapat dilaksanakan dengan efektif serta
memudahkan orang tua memantau perkembangan belajar peserta didik. Kegiatan
aktualisasi ini juga bertujuan untuk mengimplementasikan nilai-nilai dasar PNS yaitu
ANEKA (Akuntabilitas, Nasionalisme, Komitmen Mutu, Etika Publik, dan Anti Korupsi). Dari
hasil kegiatan aktualisasi melalui penggunaan formuir pelaporan presensi dan tugas IPA
di kelas 7C SMP Negeri 5 jakarta diperoleh peningkatan presensi peserta didik dari 66%
menjadi 88% serta peserta didik yang mengumpulkan tugas tepat waktu meningkat dari
sebelumnya hanya 60% menjadi 76%, responden juga setuju untuk melanjutkan sistem ini
namun menyarankan untuk menggunakan satu jenis formulir saja dan menggunakan
formulir yang mudah agar tidak ada kendala yang ditemukan. Dalam penerapan nilai-nilai
dasar PNS terdapat 233 nilai dari total 9 kegiatan. Kegiatan aktualisasi ini bermanfaat bagi
peserta untuk menambah wawasan peserta pada ilmu teknologi dan bagi masyarakat
sebagai peningkatan mutu pelayanan publik.
Kata kunci: Nilai-nilai Dasar PNS, ANEKA, Pelaporan Presensi, Pelaporan
Pengumpulan Tugas, Formulir Berbasis Web
vi
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur Peserta panjatkan kehadirat Allah SWT, sang
pencipta langit dan bumi beserta segala isinya yang telah melimpahkan
rahmat, hidayah, serta kasih sayang-Nya kepada Peserta sehingga
Peserta dapat menyelesaikan Laporan Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar PNS
berjudul “Penggunaan Formulir Pelaporan Presensi dan Tugas IPA
Peserta Didik Kelas 7C Berbasis Web (Performa Blas On)” ini tepat pada
waktunya.
Laporan aktualisasi ini dibuat untuk melengkapi serangkaian kegiatan
pada Pelatihan Dasar Golongan III Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk
meningkatkan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dalam
menginternalisasi nilai-nilai dasar ANEKA (Akuntabilitas, Nasionalisme,
Etika publik, Komitmen mutu, Anti korupsi) di tempat tugas Peserta.
Penyelesaian laporan aktualisasi ini melibatkan banyak pihak yang
telah memberikan bantuan baik langsung maupun tidak langsung, moral
maupun material. Oleh karena itu pada kesempatan ini Peserta
menyampaikan penghargaan dan rasa terima kasih terutama kepada:
1. Bapak Mochamad Miftahulloh Tamary, S.STP., M.T., M.Sc selaku
Kepala BPSDM Provinsi DKI Jakarta;
2. Ibu Nahdiana, M.Pd selaku Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI
Jakarta;
3. Ibu Indang Muminingsih, S.Pd., MM, Kepala Bidang Pengembangan
Kompetensi Dasar, Manajerial, dan Fungsional BPSDM Provinsi DKI
Jakarta yang telah memberikan kesempatan kepada Peserta untuk
membuat laporan kegiatan aktualisasi nilai-nilai dasar PNS, kedudukan
dan peran PNS;
4. Ibu Fitrianda, S.Psi., M.Si, Kepala Sub Bidang Pengembangan
Kompetensi Dasar dan Kader BPSDM Provinsi DKI Jakarta yang telah
vii
memfasilitasi Peserta selama kegiatan Latsar CPNS Golongan III
Provinsi DKI Jakarta Angkatan 98;
5. Bapak Wijayanta Prasetya Hadi, M.Pd mentor dan Kepala SMP Negeri
5 Jakarta yang dengan sabar dan telah menyediakan waktu, tenaga,
dan pikiran untuk mengarahkan Peserta dalam penyusunan laporan
aktualisasi ini;
6. Bapak Haris Iriyanto, A.Md., S.Sos., M.Pd., selaku coach yang dengan
sabar selalu menyediakan waktu, tenaga, dan pikiran untuk
membimbing Peserta dalam penyusunan laporan aktualisasi ini;
7. Bapak Dr. Ir. H. Yurianto, M.A, M.Sc, selaku penguji pada seminar
aktualisasi nilai-nilai dasar PNS yang telah memberikan arahan dan
masukannya;
8. Bapak dan Ibu Staf BPSDM Provinsi DKI Jakarta, selaku penyelenggara
Latsar CPNS Golongan III Provinsi DKI Jakarta Angkatan 98;
9. Bapak Purhadi, Kepala TU SMP Negeri 5 Jakarta yang bersedia
meluangkan waktunya untuk membantu memfasilitasi Peserta dalam
mempersiapkan administrasi terkait kegiatan Latsar CPNS Golongan III
Provinsi DKI Jakarta Angkatan 98;
10. Bapak Andi Ariyanto, S.T. Selaku Wakil Kepala Bidang Sarana
Prasarana sekaligus operator sekolah, yang bersedia memberikan
saran dalam mengidentifkasi jenis formulir berbasis web yang akan
digunakan;
11. Bapak Muhamad Nurhadi, S.Pd, selaku rekan sejawat yang bersedia
memberikan saran kepada peserta;
12. Keluarga yang selalu mendukung penuh, baik secara moral ataupun
materil;
13. Teman-teman CPNS Kelompok III Angkatan XCVIII yang selalu kompak
berjuang bersama, tempat bertukar pikiran dan pemberi semangat; dan
14. Rekan sejawat di SMP Negeri 5 Jakarta yang sangat membantu dengan
masukan-masukannya hingga laporan aktualisasi ini tersusun.
viii
Semua pihak yang telah membimbing, membantu dan mendorong
penyelesaian laporan aktualisasi ini. mudah-mudahan Allah SWT
membalas budi baik yang telah diberikan.
Peserta menyadari bahwa laporan aktualisasi ini masih banyak
kekurangan, keterbatasan pengetahuan dan pengalaman yang Peserta
miliki. Oleh karena itu, Peserta mengharapkan kritik dan saran yang bersifat
membangun dari pembaca sehingga dalam Pesertaan selanjutnya dapat
lebih baik. Semoga laporan aktualisasi ini dapat bermanfaat dan dipahami
siapapun yang membacanya, memberikan inspirasi dan menambah
wawasan mengenai pelaksanaan Nilai-Nilai Dasar PNS dalam
melaksanakan tugas sebagai PNS, khususnya di Pemerintah Provinsi DKI
Jakarta.
Jakarta, 19 November 2021
Peserta
Rusi Restiyani, S.Pd
NIP. 199204262020122024
ix
DAFTAR ISI
COVER ............................................................................................................ i
LEMBAR PESETUJUAN SEMINAR RANCANGAN AKTUALISASI ............ ii
LEMBAR PESETUJUAN SEMINAR AKTUALISASI.................................... iii
LEMBAR PENGESAHAN LAPORAN AKTUALISASI.................................. iv
SURAT PERNYATAAN ORISINILITAS ......................................................... v
ABSTRAK ..................................................................................................... vi
KATA PENGANTAR .................................................................................... vii
DAFTAR ISI.................................................................................................... x
DAFTAR TABEL .......................................................................................... xii
DAFTAR GAMBAR ..................................................................................... xiii
DAFTAR DIAGRAM .................................................................................... xiv
DAFTAR LAMPIRAN ................................................................................... xv
BAB I PENDAHULUAN ................................................................................. 1
A. Latar Belakang............................................................................. 1
B. Tujuan Aktualisasi ........................................................................ 3
C. Manfaat Aktualisasi ...................................................................... 4
BAB II PROFIL INSTANSI TEMPAT AKTUALISASI .................................... 5
A. Visi dan Misi................................................................................. 6
B. Nilai-Nilai Organisasi.................................................................... 7
C. Tugas Organisasi ......................................................................... 7
D. Uraian Tugas ............................................................................... 9
BAB III ANALISIS ISU DALAM PELAKSANAN TUGAS DAN FUNGSI. .....10
A. Identifikasi dan Analisis Isu Aktual ............................................. 10
B. Penyebab Isu dan Keterkaitannya dengan Kedudukan dan Peran
PNS............................................................................................ 17
C. Alternatif Pemecahan Isu sebagai Gagasan Kreatif................... 25
BAB IV RENCANA AKTUALISASI NILAI-NILAI DASAR PNS ................... 29
A. Rancangan Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar PNS............................ 29
B. Rekapitulasi Rencana Penerapan Nilai-nilai Dasar PNS ........... 36
C. Penjadwalan .............................................................................. 79
x
D. Aktor yang terlibat dan perannya dalam Aktualisasi................... 79
BAB V PELAKSANAAN AKTUALISASI NILAI-NILAI DASAR PNS ........ 38
A. Deskripsi Proses Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar PNS ........... ...... 38
B. Capaian Pelaksanaan Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar PNS .... ... 168
C. Kualitas dan Kemanfaatan Aktualisasi .. .................................. 187
BAB VI RENCANA TINDAK LANJUT ............. .......................................... 202
A. Penetapan Isu Lanjutan/Alternatif ................................. .... ..... 202
B. Gagasan Kreatif Pemecahan Isu Lanjutan .......................... ... 202
C. Rencana Aktualisasi Nilai-nilai Dasar PNS Lanjutan .......... .... 203
BAB VII PENUTUP..................................................... .... ........................... 209
A. Kesimpulan .............................................................................. 209
B. Saran ........................................................................................209
DAFTAR PUSTAKA .............................................................................. 211
LAMPIRAN
xi
DAFTAR TABEL
Tabel 3.1 Identifikasi Isu Permasalahan ................................................12
Tabel 3.2 Analisis Masalah menggunakan APKL ..................................16
Tabel 3.3 Menentukan penyebab masalah dominan menggunakan metode
USG .......................................................................................19
Tabel 3.4 Penilaian kualitas isu..............................................................20
Tabel 3.5 Menentukan solusi terbaik menggunakan metode MCNAMARA
...............................................................................................27
Tabel 4.1 Kegiatan dan Output Kegiatan ...............................................30
Tabel 4.2 Rekapitulasi Rancangan Aktualisasi Nilai-nilai Dasar PNS ....37
Tabel 4.3 Rekapitulasi Penerapan Nilai-nilai Dasar PNS.......................77
Tabel 4.5 Pihak-pihak yang terlibat dan Peran dalam Kegiatan Aktualisasi
...............................................................................................80
Tabel 5.1 Rekapitulasi Hasil Kuisioner Evaluasi Uji Coba Formulir .......108
Tabel 5.2 Rekapitulasi Hasil Kuisioner Evaluasi Kegiatan .....................152
Tabel 5.3 Rencana Tindak Lanjut ..........................................................159
xii
DAFTAR GAMBAR
Gambar 3.1 Struktur Organisasi................................................................. 5
Gambar 5.1 Diskusi dengan rekan sejawat terkait formulir online yang
digunakan ................................................................................ 84
Gambar 5.2 Konsep formulir online yang akan digunakan ........................... 86
Gambar 5.3 Dokumentasi saat konsultasi dengan mentor dan coach.......... 89
Gambar 5.4 Lembar konsultasi dengan mentor dan coach .......................... 90
Gambar 5.5 Rancangan formulir online melalui google spreadsheet ........... 94
Gambar 5.6 Hasil rancangan formulir online ................................................ 96
Gambar 5.7 Dokumentasi laporan hasil rancangan akhir formulir online...... 98
Gambar 5.8 Dokumentasi pelaksanaan uji coba formulir ........................... 102
Gambar 5.9 Dokumentasi permasalahan dan perbaikan dari permasalahan
yang muncul .......................................................................... 104
Gambar 5.10 Hasil Data Responden Evaluasi Uji Coba............................... 107
Gambar 5.11 Dokumentasi hasil konsultasi ................................................. 115
Gambar 5.12 Rundown acara sosialisasi ..................................................... 117
Gambar 5.13 Undangan dan tautan zoom................................................... 119
Gambar 5.14 Dokumentasi percakapan melalui whatsapp .......................... 128
Gambar 5.15 Dokumentasi percakapan melalui pesan untuk peserta didik
yang belum mengisi presensi................................................. 131
Gambar 5.16 Hasil nilai tugas melalui Quizziz ............................................. 142
Gambar 5.17 Dokumentasi kegiatan konsultasi mentor ............................... 145
Gambar 5.18 Hasil Kuisioner Evaluasi ......................................................... 150
Gambar 5.19 Ebook tutorial serta FAQ penggunaan formulir pelaporan
presensi dan pengumpulan tugas berbasis web...................... 157
xiii
DAFTAR DIAGRAM
Diagram 3.1 Diagram Hasil Kuisioner Analisis Isu .................................15
Diagram 3.2 Diagram Penapisan Isu Menggunakan Teknik APKL (Aktual,
Problematik, Kekhalayakan dan Layak).............................17
Diagram 3.3 Metode fishbone untuk menentukan faktor-faktor penyebab
masalah .............................................................................18
Diagram 3.4 Diagram Penapisan Penyebab Masalah Menggunakan
Teknik USG (Urgency, Seriousness, Growth)....................20
Diagram 3.5 Diagram Tingkat Urgency..................................................24
Diagram 3.6 Diagram Tingkat Seriousness ...........................................24
Diagram 3.7 Diagram Tingkat Growth....................................................25
Diagram 3.8 Hasil Penapisan Gagasan Pemecahan Masalah
Menggunakan Metode MCNAMARA .................................29
Diagram 5.1 Perbandingan hasil pengumpulan tugas IPA peserta didik
...........................................................................................168
Diagram 5.2 Perbandingan hasil pengsian presensi peserta didik ........169
xiv
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1 Lembar Konsultasi Rancangan Aktualisasi
Lampiran 2 Rekapitulasi Nilai Penilaian Harian
Lampiran 3 Rencana Jadwal Kegiatan Aktualisasi
Lampiran 4 Bukti Belajar Kegiatan Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar PNS
Lampiran 5 Laporan Evaluasi Kegiatan Aktualisasi
Lampiran 6 Bukti-bukti Kegiatan
xv
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai unsur utama sumber daya
manusia Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki peranan penting dalam
menentukan keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan
pembangunan. Sosok PNS yang mampu memainkan peranan tersebut
adalah PNS yang memiliki kompetensi yang diindikasikan dari sikap dan
perilakunya yang penuh dengan kesetiaan dan ketaatan kepada negara,
bermoral dan bermental baik, profesional, sadar akan tanggung jawab
sebagai pelayan publik, serta mampu menjadi perekat persatuan dan
kesatuan bangsa. Untuk dapat membentuk sosok Pegawai Negeri Sipil
(PNS) tersebut, perlu dilaksanakan pembinaan melalui jalur pelatihan
dasar(latsar).
Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil, atau disingkat, Latsar
CPNS atau cukup disebut Latsar adalah syarat bagi Calon Pegawai
Negeri Sipil (CPNS) untuk diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Sesuai dengan Peraturan Lembaga Administrasi Negara (LAN) Nomor
1 Tahun 2021, penyelenggaraan Pelatihan Dasar CPNS bertujuan untuk
membentuk PNS profesional yang dibentuk oleh sikap dan perilaku
disiplin PNS, nilai-nilai dasar PNS, kedudukan dan peran PNS dalam
NKRI, serta menguasai kompetensi teknis bidang tugas, sehingga
mampu melaksanakan tugas dan perannya secara profesional sebagai
pelayan masyarakat.
Adapun dasar hukum pelaksanaan Latsar CPNS didasarkan
pada Peraturan LAN (PerLAN) No. 12 /2018. Latsar sendiri biasanya
dilaksanakan terpusat dan diinapkan baik itu dihotel atau diasramakan
karena berlangsung kurang lebih 50 harian. Sehubungan dengan
pandemi Covid19 yang masih melanda negeri kita, maka LAN atau
1
Lembaga Administrasi Negara mengubah moda pelaksanaan Latsar
CPNS untuk tahun 2021 atau bagi CPNS tahun 2019 lalu. Adapun
aturan hukumpelaksanaan Latsar CPNS angkatan 2019 di tahun 2021
ini adalah Peraturan LAN nomor 1 tahun 2021 yang menyebutkan
bahwa salah satu metode Latsar ini adalah menggunakan metode
pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang dipadukan dengan pembelajaran
klasikal sehingga disebutdengan metode blended learning. Harapannya
metode ini tidak mengurangi esensi dari pelatihan dasar, yaitu
mewujudkan ASN yang menerapkan nilai- nilai dasar ANEKA
(Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen mutu, Anti korupsi)
sehingga bisa maksimal dalam menjalankan peran ASN(Aparatur Sipil
Negara). Nilai-nilai dasar tersebut sangat penting dimiliki oleh para
peserta pelatihan dasar untuk bisa menjadi bagian dari solusi atas isu-
isu yang terjadi di unit kerja masing-masing.
Bukan hanya latsar CPNS angkatan 2019 yang dilaksanakan
dengan metode jarak jauh, pembelajaran di sekolah-sekolah pun
dilaksanakan dengan metode ini termasuk di SMP Negeri 5 Jakarta.
Guru sebagai ujung tombak pendidikan melakukan berbagai upaya
menerapkan pembelajaranjarak jauh (PJJ) seperti melalui media Group
Whatsapp,
Google, Classroom, Moodle, dan aplikasi belajar online lainnya. Untuk
pembelajaran secara sinkronus guru juga memanfaatkan media Google
Meet, Zoom Cloud Meeting, Cisco Webex dan lain sebagainya. Selain
itu,agar metode pembelajaran jarak jauh dapat sukses dilaksanakan di
sekolah, tentunya perlu kerjasama antar stakeholder. Hal ini tertuang
pada Pergub Provinsi DKI Jakarta Nomor 330 Tahun 2014 yang
menyebutkan bahwa salah satu fungsi SMP adalah pelaksanaan dan
pembinaan hubungan kerja sama dengan orang tua/wali peserta didik
dan masyarakat.Untuk itu, sebagai wujud menjalin kerjasama antara
sekolah dan orang tuaPeserta bermaksud membuat gagasan berupa
“Penggunaan Formulir Pelaporan Presensi dan Tugas IPA Peserta
2
Didik Kelas 7C Berbasis Web (Performa Blas On) Di SMPN 5 Jakarta
Pusat”.
B. Tujuan Aktualisasi
Pelaksanaan aktualisasi bertujuan agar peserta diklat mampu
mengaktualisasikan nilai-nilai dasar PNS dalam unit kerja. Selain itu,
kegiatan habituasi di unit kerja diharapkan dapat membantu
menyelesaikan isu prioritas yang terpilih. Adapun tujuan
dilaksanakannya aktualisasi ini antara lain:
1. Memberikan pelayanan maksimal dalam mendukung pembelajaran
jarak jauh melalui sIstem pelaporan presensi dan tugas peserta didik
kepada orang tua di SMPN 5 Jakarta.
2. Melakukan penerapan nilai-nilai dasar ANEKA melalui kegiatan dan
tahapan kegiatan yang akan dilakukan oleh Peserta.
3. Mewujudkan peran dan kedudukan ASN melalui kegiatan dan
tahapan kegiatan yang akan dilakukan sesuai tugas dan fungsi
CPNS.
3
C. Manfaat Aktualisasi
Manfaat dari kegiatan aktualisasi antara lain:
1. Diri Sendiri
Peserta diharapkan dapat menerapkan nilai-nilai dasar PNS.
Selain itu, Peserta juga diharapkan bisa menjadi ASN yang
menjalankan tugas sesuai dengan peran dan kedudukan ASN.
2. Organisasi
Melalui kegiatan aktualisasi ini Peserta diharapkan bisa
mendukung Jakarta menjadi kota yang aman, sehat, cerdas,
berbudaya, dengan memperkuat nilai-nilai keluarga dan
memberikan ruang kreativitas melalui kepemimpinan yang
melibatkan, menggerakkan dan memanusiakan.
3. Masyarakat
Dengan dilaksanakannya aktualisasi ini, diharapkan pelayanan
terhadap masyarakat terutama peserta didik dan orang tua akan
semakin maksimal.
4
BAB II
PROFIL INSTANSI TEMPAT AKTUALISASI
Nama Sekolah : SMP Negeri 5 Jakarta
NPSN : 20100277
Alamat : Jl. Dr. Sutomo No. 5 Jakarta Pusat,
10710
Kelurahan : Pasar Baru
Kecamatan : Sawah Besar
Kotamadya : Jakarta Pusat
Provinsi : DKI Jakarta
Nomor Telepon : 0213844986
Email : [email protected]
Adapun struktur organisasi di SMP Negeri 5 Jakarta berdasarkan
Permendikbud nomor 6 tahun 2019 adalah sebagai berikut:
Gambar 2.1 Struktur Organisasi
Sumber: Olah Data
5
A. Visi dan Misi
Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Provinsi DKI
Jakarta Tahun 2017-2022 disusun dengan berpedoman pada visi, misi
dan arah kebijakan yang termuat dalam Rencana Pembangunan
Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Provinsi DKI Jakarta Tahun 2005-
2025, terutama dari sisi pola dan struktur tata ruang, sebagai dasar
untuk menetapkan lokasi program pembangunan yang berkaitan
dengan pemanfaatan ruang di Provinsi DKI Jakarta.
Kemudian RPJMD Provinsi DKI Jakarta pada Peraturan Daerah
Nomor 1 Tahun 2018 tertuang bahwa visi Provinsi DKI Jakarta adalah
Jakarta kota maju, lestari dan berbudaya yang warganya terlibat dalam
mewujudkan keberadaban, keadilan dan kesejahteraan bagi semua,
dalam mewujudkan visi tersebut, Provinsi DKI Jakarta memiliki misi-misi
sebagai berikut:
1. Menjadikan Jakarta kota yang aman, sehat, cerdas, berbudaya,
dengan memperkuat nilai-nilai keluarga dan memberikan ruang
kreativitas melalui kepemimpinan yang melibatkan,
menggerakkan dan memanusiakan;
2. Menjadikan Jakarta kota yang memajukan kesejahteraan umum
melaluiterciptanya lapangan kerja, kestabilan dan keterjangkauan
kebutuhan pokok, meningkatnya keadilan sosial, percepatan
pembangunan infrastruktur, kemudahan investasi dan berbisnis,
serta perbaikan pengelolaan tata ruang;
3. Menjadikan Jakarta tempat wahana aparatur negara yang berkarya,
mengabdi, melayani, serta menyelesaikan berbagai permasalahan
kotadan warga, secara efektif, meritokratis dan berintegritas;
4. Menjadikan Jakarta kota yang lestari, dengan pembangunan dan
tata kehidupan yang memperkuat daya dukung lingkungan dan
sosial; dan
5. Menjadikan Jakarta ibukota yang dinamis sebagai simpul kemajuan
6
Indonesia yang bercirikan keadilan, kebangsaan dan kebhinekaan.
B. Nilai-nilai Organisasi
Berdasarkan Peraturan Gubernur Nomor 54 Tahun 2020 BAB II
Pasal 2, Nilai Budaya Kerja terdiri atas:
1. Berintegritas
Keselarasan antara perkataan dan perbuatan dengan berpegang
teguhpada prinsip, aturan dan norma yang berlaku.
2. Kolaboratif
Dapat bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan untuk
mencapai tujuan bersama dengan membangun kerja tim dan
kemitraaan yang efektif.
3. Akuntabel
Melaksanakan tugas dan pekerjaan secara tuntas dan dapat
dipertangungjawabkan sesuai dengan target kinerja.
4. Inovatif
Ciptakan gagasan pembaharuan/inovasi untuk meningkatkan mutu
layanan melalui evaluasi, pemecahan masalah dan perbaikan
secara terus menerus.
5. Berkeadilan
Memiliki kepekaan/kepedulian untuk memastikan pemenuhan hak
berbagai pihak dapat terakomodasi.
C. Tugas Organisasi
Berdasarkan Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 330
Tahun 2014 Pasal 3 dan 4 mengenai Kedudukan, Tugas dan Fungsi
Sekolah Menengah Pertama:
1. SMPN merupakan Unit Pelaksana Teknis Dinas Pendidikan dalam
penyelenggaraan pendidikan dasar.
2. SMPN dipimpin oleh seorang Kepala Sekolah yang berkedudukan di
bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinas melalui Kepala
Suku Dinas.
7
3. Dalam melaksanakan tugasnya, Kepala Sekolah dibantu oleh :3
(tiga) Wakil Kepala Sekolah yang berkedudukan di bawah dan
bertanggung jawab kepada Kepala Sekolah.
4. Dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya, SMPN dikoordinasikan
oleh Kepala Bidang Sekolah Menengah Pertama Dinas Pendidikan
5. SMPN mempunyai tugas menyelenggarakan pendidikan dasar
program 3 (tiga) tahun bagi tamatan Sekolah Dasar atau yang
sederajat.
6. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1),
SMPN menyelenggarakan fungsi :
a. penyusunan dan pelaksanaan Rencana Kegiatan dan Anggaran
Sekolah (RKAS) serta pengembangan SMPN;
b. penyelenggaraan pendidikan menengah pertama sesuai dengan
kurikulum;
c. pelaksanaan bimbingan dan konseling bagi para peserta didik;
d. pelaksanaan dan pembinaan hubungan kerja sama dengan
orang tua/wali peserta didik dan masyarakat;
e. pelaksanaan pembinaan dan pengembangan terhadap guru,
tenaga fungsional kependidikan lainnya, laboran, pustakawan dan
tenaga fungsionallprofesi lainnya;
f. pengelolaan kepegawaian, keuangan dan barang SMPN;
g. pelaksanaan pengelolaan prasarana, sarana dan fasilitas SMPN;
h. pelaksanaan kegiatan ketatausahaan dan kerumahtanggaan
SMPN;
i. pelaksanaan publikasi kegiatan dan pengaturan acara SMPN
j. pengelolaan kearsipan, data dan informasi SMPN; dan
k. pelaporan dan pertanggungjawaban pelaksanaan tugas dan
fungsi SMPN.
8
D. Uraian Tugas
Berdasarkan Permendikbud Nomor 15 Tahun 2018 Pasal 3
Ayat 1tentang Guru, fungsi dan tugas guruyakni :
1. Merencanakan pembelajaran atau pembimbingan, meliputi:
a. pengkajian kurikulum dan silabus pembelajaran/
pembimbingan/program kebutuhan khusus pada satuan
pendidikan;
b. pengkajian program tahunan dan semester; dan
c. pembuatan rencana pelaksanaan pembelajaran/
pembimbingansesuai standar proses atau rencana pelaksanaan
pembimbingan.
2. Melaksanakan pembelajaran atau pembimbingan;
3. Menilai hasil pembelajaran atau pembimbingan;
4. Membimbing dan melatih peserta didik; dan
5. Melaksanakan tugas tambahan yang melekat pada pelaksanaan
kegiatan pokok sesuai dengan Beban Kerja Guru sebagaimana
dimaksud dalam Pasal 3 ayat (1) huruf e meliputi:
a. wakil kepala satuan pendidikan;
b. ketua program keahlian satuan pendidikan;
c. kepala perpustakaan satuan pendidikan;
d. kepala laboratorium, bengkel, atau unit produksi/ teaching
factory satuan pendidikan;
e. pembimbing khusus pada satuan pendidikan yang
menyelenggarakan pendidikan inklusif atau pendidikan
terpadu; atau
f. tugas tambahan selain sebagaimana dimaksud dalam huruf a
sampai dengan huruf e yang terkait dengan pendidikan di
satuan pendidikan.
9
BAB III
ANALISIS ISU DALAM PELAKSANAN TUGAS DAN FUNGSI
A. Identifikasi dan Analisis Isu Aktual
Berdasarkan uraian tugas dan konsultasi dengan mentor, maka
uraiantugas yang bermasalah adalah sebagai berikut :
1. Merencanakan pembelajaran atau pembimbingan
2. Melaksanakan pembelajaran atau pembimbingan
3. Menilai hasil pembelajaran atau pembimbingan
Dilihat dari uraian tugas tersebut, isu permasalahan yang terjadi adalah
:
1. Akun edu peserta didik yang sering bermasalah pada peserta didik
kelas 7.
Hal ini terihat berdasarkan data awal semester didapat 37%
peserta didik mengalami masalah pada akun edunya serta
berdasarkan hasil survey melalui kuisioner yang diberikan kepada
guru, peserta didik, dan orang tua peserta didik didapat bahwa 19%
dari total responden berpendapat bahwa akun edu peserta didik
kelas 7 sering bermasalah.
2. Kurang efektifnya pembagian jadwal mata pelajaran di kelas 7
Terlihat dari jadwal pembagian mata pelajaran bahwa jadwal
pelajaran yang dilaksanakan selama pembelajaran jarak jauh tahun
ajaran 2021/2022 yaitu satu mata pelajaran dalam waktu 3 JP untuk
seluruh peserta didik baik kelas 7, 8, dan 9. Selain itu, berdasarkan
hasil survey melalui kuisioner yang diberikan kepada guru, peserta
didik, dan orang tua peserta didik didapat bahwa 16% responden
berpendapat pembagian jadwal mata pelajaran di kelas 7 kurang
efektif.
10
3. Rendahnya motivasi peserta didik kelas 7 mengikuti pembelajaran
jarak jauh baik melalui video conference maupun melalui Learning
Management System
Berdasarkan data hasil tingkat ketepatan waktu pengerjaan
tugas peserta didik selama tiga bulan terakhir pada platform
pembelajaran google classroom terlihat rata-rata 66% peserta didik
menyelesaikan tugas tepat waktu. Selain itu, berdasarkan hasil
survey melalui kuisioner yang diberikan kepada guru, peserta didik,
dan orang tua peserta didik didapat bahwa 21% responden
berpendapat bahwa motivasi peserta didik kelas 7 mengikuti
pembelajaran jarak jauh baik melalui video conference maupun
melalui Learning Management System rendah.
4. Rendahnya nilai peserta didik kelas 7 selama Pembelajaran Jarak
Jauh
Berdasarkan data rata-rata hasil Penilaian Harian 1 adalah 64
dan Penilaian Harian 2 adalah 71 dengan nilai KKM (Kriteria
Ketuntasan Minimal) sebesar 72, selain itu berdasarkan hasil survey
melaluikuisioner yang diberikan kepada guru, peserta didik, dan
orang tua peserta didik didapat bahwa 21% responden berpendapat
hasil belajarpeserta didik kelas 7 selama Pembelajaran Jarak Jauh
masih rendah.
5. Belum adanya sistem pelaporan presensi dan pengumpulan tugas
selama pembelajaran jarak jauh
Berdasarkan hasil survey melalui kuisioner yang diberikan
kepada guru, peserta didik, dan orang tua peserta didik didapat
bahwa 23% responden berpendapat belum adanya sistem
pelaporan presensi danpengumpulan tugas.
11
Tabel 3.1 Identifikasi Isu Permasalahan
NO URAIAN TUGAS PERMASALAHAN DESKRIPSI DATA/FAKTA/OUTPUT
DATA
KETERKAITAN
DENGAN MATA
PELATIHAN
AGENDA 3
12 3 45
1 Merencanakan Akun edu peserta Whole of Berdasarkan data
pembelajaran atau didik yang sering
pembimbingan bermasalah pada Government awal semester
peserta didik kelas7
didapat 37%
Akun edu peserta didik
merupakan fasilitas mengalamimasalah
yang diberikan dinas pada akun edunya.
pendidkan Provinsi
DKI Jakarta untuk Berdasarkan hasil
memfasilitasi survey melalui
peserta didik di Prov. kuisioner yang
DKI Jakarta dalam diberikan kepada
melaksanakan guru, peserta didik,
pembelajaran jarak dan orang tua peserta
jauh, yakni untuk didik didapat bahwa
mendukung 19% dari total
pemanfaatan responden memilih
platform-platform “Akun edu peserta
pembelajaran jarak didik yang sering
jauh. bermasalah pada
peserta didik kelas 7
untukdijadikan isu
Pelayanan Publik prioritas”
Dalam pembuatan
akun edu peserta
didik dibantu oleh
operator sekolah
2 Merencanakan Kurang efektifnya Pelayanan Publik Terlihat pada
pembelajaran atau pembagian jadwal
pembimbingan mata pelajaran di pembagian jadwal
kelas 7
Sebagai pendidk, yang terlampir pada
mendesain rencana Lampiran 2.
pembelajaran adalah
hal yang penting. Berdasarkan hasil
Sebelum survey melalui
melaksanakan kuisioner yang
kegiatan diberikan kepada
pembelajaran guru, peserta didik,
tentunya dlakukan dan orang tua peserta
terlebih dahulu didik didapat bahwa
penjadwalan agar 16% responden
kegiatan belajar memilih “Kurang
mengajar dapat efektifnyapembagian
berjalan dengan jadwal mata pelajaran
efektif di kelas 7” untuk
dijadikan isu prioritas
12
NO URAIAN TUGAS PERMASALAHAN DESKRIPSI DATA/FAKTA/OUTPUT
DATA
KETERKAITAN
DENGAN MATA
PELATIHAN
AGENDA 3
12 3 4 5
3 Melaksanakan Rendahnya Pelayanan Publik Berdasarkan data
Dalam hasil tingkat ketepatan
pembelajaran atau motivasi peserta melaksanakan waktu pengerjaan
pembelajaran akan tugas peserta didik
pembimbingan didik kelas 7 pembelajaran selama tiga bulan
tentunya guru akan terakhir pada platform
mengikuti menentukan pembelajaran google
motivasi belajar classroom terlihat rata-
pembelajaran jarak peserta didik, untuk rata66% peserta didik
itu guru dituntut menyelesaikan tugas
jauh baik melalui untuk mampu tepatwaktu
berinovasi.
video conference Berdasarkan hasil
Manajemen ASN survey melalui
maupun melalui Melaporkan hasil kuisioner yang
belajar peserta didik diberikan kepada guru,
Learning merupakan peserta didik, dan
tanggung jawab orang tua peserta didik
Management seorang guru didapat bahwa 21%
responden memilih
System “Rendahnya motivasi
peserta didik kelas 7
4 Menilai hasil Rendahnya nilai mengikuti
pembelajaran jarak
pembelajaran atau peserta didik kelas jauh baik melalui video
conference maupun
pembimbingan 7 selama melalui Learning
Management System”
Pembelajaran Jarak untuk dijadikan isu
prioritas
Jauh
Berdasarkan data
rata-ratahasil
Penilaian Akhir 1
adalah 60 dengan nilai
KKM (Kriteria
Ketuntasan Minimal)
sebesar 72
Pelayanan Publik Berdasarkan hasil
Sebagai guru surveymelalui
memberikan kuisioner yang
treatment kepada diberikan kepada
peserta didik untuk guru, peserta didik,
meningkatkan hasil dan orang tua
belajar merupakan peserta didik didapat
bahwa 21%
responden memilih
13
NO URAIAN TUGAS PERMASALAHAN DESKRIPSI DATA/FAKTA/OUTPUT
DATA
KETERKAITAN
DENGAN MATA
PELATIHAN
AGENDA 3
12 3 4 5
5 Menilai hasil Belum adanya bentuk pelayanan “Rendahnya hasil
publik. belajar peserta didik
pembelajaran atau sistem pelaporan kelas7 selama
Pelayanan Publik Pembelajaran Jarak
pembimbingan presensi dan Jauh” untuk dijadikan
Sebagai bentuk isu prioritas
pengumpulan tugas pelayanan
melaporkan hasil Berdasarkan hasil
selama belajar penting survey melalui
dilakukan agar kuisioner yang
pembelajaran jarak terjalin kerjasama diberikan kepada
baik dengan peserta guru, peserta didik,
jauh didik maupun orang dan orang tua peserta
tua untuk
menciptakan didik didapat bahwa
kegiatan belajar 23% responden
mengajar yang memilih “Belum
efektif adanya sistem
presensi dan
pengumpulan tugas
selama pembelajaran
jarakjauh” untuk
dijadikan isu prioritas
14
Hasil Kuisioner Analisis Isu
BELUM ADANYA SISTEM PELAPORAN 23%
PENYELESAIAN TUGAS PESERTA DIDIK UNTUK
RENDAHNYA NILAI PESERTA DIDIK SELAMA 21%
PEMBELAJARAN JARAK JAUH 21%
15%
RENDAHNYA MOTIVASI PESERTA DIDIK
MENGIKUTI
PEMBELAJARAN JARAK JAUH BAIK MELALUI VIDEO
CONFERENCE MAUPUN MELALUI LEARNING
MANAGEMENT SYSTEM
KURANG EFEKTIFNYA PEMBAGIAN JADWAL MATA
PELAJARAN
AKUN EDU PESERTA YANG SERING 19%
BERMASALAH
PADA SISWA KELAS 7
0% 5% 10% 15% 20% 25%
Diagram 3.1 Diagram Hasil Kuisioner Analisis Isu
Sumber: Olah Data
Setelah mengidentifikasi beberapa masalah sebagaimana diatas,
maka langkah selanjutnya dilakukan analisis dengan menggunakan
metode APKL (Aktual, Problematik, Kekhalayakan dan Layak). Metode
APKL adalah alat bantu untuk menganalisis ketepatan dan kualitas isu
dengan memperhatikan tingkat aktual, problematik, kekhalayakan dan
layak dari isu-isu yang ditemukan di lingkungan unit kerja menggunakan
skor dan ranking.untuk mendapatkan Isu prioritas atau isu yang diangkat
15
(Kartika, 2019), sebagaimana tabel berikut ini :
Tabel 3.2 Analisis Masalah menggunakan APKL
No. Penilaian / situasi A P K L skor Rangking
2 3 2 3 10 III
Akun edu peserta didik yang sering IV
1. bermasalah pada peserta didik II
kelas 7
II
Kurang efektifnya pembagian 22 2 2 8 I
2. jadwal mata pelajaran di kelas 7
Rendahnya motivasi peserta didik 3 3 2 3 11
kelas 7 mengikuti pembelajaran 3 3 2 3 11
3. jarak jauh baik melalui video 3 3 3 3 12
conference maupun melalui
Learning Management System
Rendahnya nilai peserta
4. didik kelas 7 selama Pembelajaran
Jarak Jauh
Belum adanya sistem pelaporan
5. presensi dan pengumpulan tugas
selama pembelajaran jarak jauh
Keterangan : Skala
5 = sangat setuju
A = Atual 4 = setuju
P = Problematika 3 = cukup setuju
K = Kekhalayakan 2 = kurang setuju
L = Layak 1 = tidak setuju
16
Diagram APKL Akun edu peserta didik yang sering
APKL
bermasalah pada peserta didik kelas
7
23 19 Kurang efektifnya pembagian jadwal
% % mata pelajaran di kelas 7
21 16 Belum adanya sistem pelaporan
% % presensi dan pengumpulan tugas
selama pembelajaran jarak jauh
21 Rendahnya motivasi peserta didik
% kelas 7 mengikuti pembelajaran
jarakjauh baik melalui video
conference maupun melalui
Learning Management System
Rendahnya nilai peserta didikkelas
7 selama Pembelajaran Jarak Jauh
Diagram 3.2 Diagram Penapisan Isu Menggunakan Teknik APKL
(Aktual,Problematik, Kekhalayakan dan Layak)
Sumber: Olah Data
Berdasarkan penapisan isu menggunakan metode APKL diperoleh
isu prioritas di SMP Negeri 5 Jakarta yaitu belum adanya sistem
pelaporan presensi dan pengumpulan tugas selama pembelajaran
jarak jauh.
B. Penyebab Isu dan Keterkaitannya dengan Kedudukan dan Peran
PNS
Setelah mendapatkan masalah prioritas langkah berikutnya adalah
menganalis penyebab masalah dari isu tersebut menggunakan
metodefishbone. Metode fishbone adalah suatu pendekatan terstruktur
yang memungkinkan dilakukan suatu analisis lebih terperinci dalam
menemukan penyebab-penyebab suatu masalah, ketidaksesuaian,
17
dan kesenjangan yang ada (Gaspers, V. 2002.)
Man (Pengguna) Machine (Alat) Tidak tersedianya sistem
pelaporan
Semua guru mata pelajaran Belum adanya sistem
perlu melakukan pelaporan pelaporan presensi dan Kehadiran dan pengumpulan
presensi dan pengumpulan pengumpulan tugas yang
tugas peserta didik mudah dan saling tugas
terintegrasi untuk digunakan
Keterbatasan waktu untuk Perlu adanya koordinasi guru dan
pelaporan tugas orang tuauntuk pelaporan presensi
dan pengumpulan tugas
Perlu adanya koordinasi guru mata
pelajaran dalam pelaporan presensi
dan pengumpulan tugas ke wali kelas
Material Method (Teknik)
Diagram 3.3 Metode fishbone untuk menentukan faktor-faktor
penyebab masalah
Sumber: Olah Data
Setelah dilakukan identifikasi masalah dengan menggunakan
diagram fishbone didapatkan 4 kategori masalah. Langkah selanjutnya
setelah ditentukan faktor-faktor yang berkontribusi menyebabkan
permasalahan adalah menentukan penyebab utama dari masalah
tersebut menggunakan metode USG. USG sendiri merupakan
kependekan dari Urgency yang menilai suatu penyebab mendesak atau
tidak untuk segera diselesaikan, Seriousness yang menilai apakah suatu
penyebab akan menimbulkan masalah yang serius dan Growth yang
menilai apakah penyebab tersebut akan menimbulkan masalah lain atau
18
membuat permasalahan semakin besar atau tidak, adapun penilaian
terhadap kualitas isu adalah sebagai berikut :
Tabel 3.3 Menentukan penyebab masalah dominan menggunakan
metode USG
NO. PENILAIAN/ SITUASI KRITERIA TOTAL RANGKING
US G 9 II
Perlu adanya koordinasi guru dan orang
1 tua untuk pelaporan presensi dan 33 3
pengumpulan tugas 4 4 4 12 I
Belum adanya sistem pelaporan presensi
2 dan pengumpulan tugas yang mudah dan
saling terintegrasi untuk digunakan guru
Perlu adanya koordinasi guru mata
3 pelajaran dalam pelaporan presensi dan 23 27 III
pengumpulan tugas ke wali kelas
Semua guru mata pelajaran perlu
4 melakukan pelaporan presensi dan 33 39 II
pengumpulan tugas peserta didik 32 27 III
5 Keterbatasan waktu untuk pelaporan
tugas
Keterangan :
U = Urgency
S = Seriousness
G = Growth
Skala :
5 = sangat tinggi
4 = tinggi
3 = sedang
2 = rendah
1 = sangat rendah
19
HASIL PENAPISAN PENYEBAB
MASALAH Perlu adanya koordinasi guru
dan orang tua untuk pelaporan
presensi dan pengumpulan
tugas
20% 20% Belum adanya sistem pelaporan
presensi dan pengumpulan tugas
20% 22% yang mudah dan saling
18% terintegrasi untuk digunakan guru
Perlu adanya koordinasi guru
mata pelajaran dalam pelaporan
presensi dan pengumpulan
tugas ke wali kelas
Semua guru mata pelajaran
perlu melakukan pelaporan
presensi dan pengumpulan tugas
peserta didik
Keterbatasan waktu untuk
pelaporan tugas
Diagram 3.4 Diagram Penapisan Penyebab Masalah Menggunakan
Teknik USG (Urgency, Seriousness, Growth)
Sumber: Olah Data
Tabel 3.4 Penilaian kualitas isu
No Analisis USG Kualitas ISU Data/Fakta
1. Urgensi : Masa pandemi covid 19 belum Berdasarkan hasil
survey melalui
Seberapa mendesak suatu dapat dipastikan kapan akan kuisioner
menunjukan
isu harus dibahas, dianalisis berakhir, dalam pembelajaran responden menilai
:
dan ditindaklanjuti jarak jauh tentunya kerjasama
19% Perlu adanya
sekolah dan orang tua sangat koordinasi guru
dan orang tua
penting terutama untuk untuk pelaporan
presensi dan
mengontrol peserta didik agar pengumpulan
tugas
mengikut pembelajaran jauh
dengan baik, jika tidak ada
kerjasama tentunya keberhasilan
pembelajaran jarak jauh akan
sulit terwujud jika tida segera
ditindak lanjuti.
29% Belum
adanya sistem
pelaporan
20
No Analisis USG Kualitas ISU Data/Fakta
presensi dan
pengumpulan
tugas yang mudah
dan saling
terintegrasi untuk
digunakan guru
14% Perlu adanya
koordinasi guru
mata pelajaran
dalam pelaporan
presensi dan
pengumpulan
tugas ke wali kelas
19% Semua guru
mata pelajaran
perlu melakukan
pelaporan
presensi dan
pengumpulan
tugas peserta
didik
19% Keterbatasan
waktu untuk
pelaporan tugas
2. Seriuosness: Sesuai Pergub Provinsi DKI Berdasarkan hasil
Seberapa serius isu harus Jakarta Nomor 330 Tahun 2014 survey melalui
dibahas dikaitkan dengan yang menyebutkan bahwa salah kuisioner
akibat yang ditimbulkan satu fungsi SMP adalah menunjukan
pelaksanaan dan pembinaan responden menilai
hubungan kerja sama dengan :
orang tua/wali peserta didik dan
masyarakat, terlebih dimasa 20% Perlu adanya
pandemi ini kerjasama antara koordinasi guru
orang tua dan sekolah sangat dan orang tua
penting agar dapat mengontrol untuk pelaporan
pembelajaran peserta didik presensi dan
pengumpulan
tugas
27% Belum
adanya sistem
pelaporan
presensi dan
21
No Analisis USG Kualitas ISU Data/Fakta
pengumpulan
tugas yang mudah
dan saling
terintegrasi untuk
digunakan guru
20% Perlu adanya
koordinasi guru
mata pelajaran
dalam pelaporan
presensi dan
pengumpulan
tugas ke wali kelas
20% Semua guru
mata pelajaran
perlu melakukan
pelaporan
presensi dan
pengumpulan
tugas peserta didik
13% Keterbatasan
waktu untuk
pelaporan tugas
3. Growth : Seberapa besar Ketidakjelasn kapan berakhirnya Berdasarkan hasil
kemungkinan memburuknya pandemi covid 19 yang survey melalui
isu tersebut jika tidak memaksa peserta didik untuk kuisioner
ditangani sebagaimana mengikuti pembelajaran jarak menunjukan
mestinya jauh akan semakin memberikan responden menilai
jarak antara sekolah dan peserta :
didik jika tidak ada kerjasama
antar stakeholder 22% Perlu adanya
koordinasi guru
dan orang tua
untuk pelaporan
presensi dan
pengumpulan
tugas
29% Belum
adanya sistem
pelaporan
presensi dan
pengumpulan
tugas yang mudah
dan saling
terintegrasi untuk
digunakan guru
14% Perlu adanya
koordinasi guru
22
No Analisis USG Kualitas ISU Data/Fakta
mata pelajaran
dalam pelaporan
presensi dan
pengumpulan
tugas ke wali kelas
21% Semua guru
mata pelajaran
perlu melakukan
pelaporan
presensi dan
pengumpulan
tugas peserta didik
14% Keterbatasan
waktu untuk
pelaporan tugas
Urgency
Perlu adanya koordinasi guru dan orang tua untuk
pelaporan presensi dan pengumpulan tugas
19% 19% Belum adanya sistem pelaporan presensi dan
pengumpulan tugas yang mudah dan saling
19% 29% terintegrasi untuk digunakan guru
14% Perlu adanya koordinasi guru mata pelajaran dalam
pelaporan presensi dan pengumpulan tugas ke wali
kelas
Semua guru mata pelajaran perlu melakukan
pelaporan presensi dan pengumpulan tugas peserta
didik
Keterbatasan waktu untuk pelaporan tugas
Diagram 3.5 Diagram Tingkat Urgency
Sumber: Olah Data
23
Seriousness
Perlu adanya koordinasi guru dan orang tua untuk
pelaporan presensi dan pengumpulan tugas
13% 20% Belum adanya sistem pelaporan presensi dan
20% 27% pengumpulan tugas yang mudah dan saling
terintegrasi untuk digunakan guru
20%
Perlu adanya koordinasi guru mata pelajaran
dalam pelaporan presensi dan pengumpulan tugas
ke wali kelas
Semua guru mata pelajaran perlu melakukan
pelaporan presensi dan pengumpulan tugas peserta
didik
Keterbatasan waktu untuk pelaporan tugas
Diagram 3.6 Diagram Tingkat Seriousness
Sumber: Olah Data
14% 22% Growth
21% 29%
Perlu adanya koordinasi guru dan orang tua untuk
14% pelaporan presensi dan pengumpulan tugas
Belum adanya sistem pelaporan presensi dan
pengumpulan tugas yang mudah dan saling
terintegrasi untuk digunakan guru
Perlu adanya koordinasi guru mata pelajaran
dalam pelaporan presensi dan pengumpulan tugas
ke wali kelas
Semua guru mata pelajaran perlu melakukan
pelaporan presensi dan pengumpulan tugas
peserta didik
Keterbatasan waktu untuk pelaporan tugas
Diagram 3.7 Diagram Tingkat Growth
Sumber: Olah Data
Berdasarkan hasil analisa USG didapatkan bahwa penyebab
masalah utama belum adanya sistem pelaporan presensi dan
pengumpulan tugas yang mudah dan saling terintegrasi untuk
digunakan guru. Jika dikaitkan dengan kedudukan dan peran ASN
dapat dijabarkan sebagai berikut:
24
1. Manajeman ASN
Dari isu tersebut diatas, berkaitan erat dengan manajemen ASN,
karena melaporkan hasil belajar peserta didik adalah tanggung
jawab guru, seperti yang telah tercantum pada Pergub Provinsi DKI
Jakarta Nomor 330 Tahun 2014 yang menyebutkan bahwa salah
satu fungsi SMP adalah pelaksanaan dan pembinaan hubungan
kerja sama dengan orang tua/wali peserta didik dan masyarakat.
2. Pelayanan Publik
Sebagai pemberi pelayanan kepada peserta didik dan orang tua,
serta untuk memenuhi fungsi SMP sebagai pelaksanaan dan
pembinaan hubungan kerja sama dengan orang tua/wali peserta
didik dan masyarakat, masalah pelaporan presensi dan
pengumpulan tugasmerupakan salah satu bentuk pelayanan yang
diberikan guru kepada masyarakat.
3. Whole of Government
Belum adanya sistem pelaporan presensi dan pengumpulan
tugas yang mudah dan saling terintegrasi untuk digunakan guru
berkaitan eratdengan whole of government karena dimasa pandemi
tentunya dibutuhkan kerjasama antara sekolah dan orang tua agar
pembelajaran dapat berlangsung efektif. Untuk mendukung
komunikasi jarak jauh dapat digunakan media whatsapp, email,
video conference, ataupun media lain yang telah disediakan oleh
penyedia layanan komunikasi jarak jauh.
C. Alternatif Pemecahan Isu sebagai Gagasan Kreatif
Berdasarkan hasil ananlisis isu didapat bahwa isu utama yang harus
diselsaikan adalah belum adanya sistem pelaporan presensi dan
pengumpulan tugas yang mudah dan saling terintegrasi untuk digunakan
guru. Jika permasalahan ini tidak segera dipecahkan, maka akan
25
meyebabkan hal- hal sebagai berikut:
1. Dampak Pada Sekolah:
a. Kualitas sekolah menurun
b. Kurang optimalnya proses pembelajaran di kelas
2. Dampak Pada ASN
a. Menurunnya kualitas kerja ASN
b. Tidak tercapainya nilai-nilai dasar ANEKA pada diri ASN
3. Dampak Pada Peserta Didik
a. Hilangnya kedisiplinan peserta didik pada proses pembelajaran
b. Hasil belajar peserta didik menurun
Setelah menentukan prioritas masalah berdasarkan hasil penilaian
dari teknik analisis isu USG, maka Peserta mengajukan beberapa
alternatif solusi untuk menanggulangi permasalahan, antara lain:
1. Menyediakan formulir pelaporan presensi dan tugas berbasis online
yang saling terintegrasi dan mudah digunakan guru.
2. Melalui koordinasi antara guru dan wali kelas dengan menggunakan
whatsapp untuk pelaporan tugas kemudian wali kelas
mengumpulkan laporan tersebut untuk dilaporkan ke orang tua
berikutnya.
3. Masing-masing guru mata pelajaran memberikan laporan langsung
keorang tua perihal kehadiran, pengumpulan tugas dan penilaian
harianmelalui whatsapp.
4. Wali kelas melakukan pelaporan langsung secara home visit dengan
penjadwalan.
Dari empat alternatif solusi di atas, Peserta akan mengukur tingkat
efektifitas, kemudahan, serta biaya dari masing-masing alternatif
tersebut guna memilih alternatif solusi yang terbaik untuk pembuatan
sistem pelaporan presensi dan penyelesaian tugas peserta didik kelas
7 untuk orang tua dengan menggunakan metode MCNAMARA, yakni
26
dengan melihat seberapa tinggi tingkat efektifitas dan kemudahan dari
solusitersebut serta seberapa tinggi tingkat ekonomis dari biaya yang
harus dikeluarkan.
Tabel 3.5 Menentukan solusi terbaik menggunakan metode MCNAMARA
No Alternatif Solusi Tapisan Total Rank
Pemecahan Masalah Efektifitas Kemudahan Biaya I
Menyediakan formulir 4 3 3 10 II
pelaporan presensi dan 3 3 39
1. tugas berbasis online yang II
saling terintegrasi dan mudah II
digunakan guru.
Melalui koordinasi antara
guru dan wali kelas dengan
menggunakan whatsapp
untuk pelaporan tugas
2. kemudian wali kelas
mengumpulkan laporan
tersebut untukdilaporkan ke
orang
tua berikutnya.
Masing-masing guru mata 3 3 39
pelajaran memberikan 3 3 39
laporan langsung ke orang
3. tuaperihal kehadiran,
pengumpulan tugas
dan penilaian harian
melalui whatsapp.
Wali kelas melakukan
4. pelaporan langsung secara
home visit dengan
penjadwalan.
Keterangan : 1 = tidak setuju ; 2 = kurang setuju ; 3 = setuju ; 4 =setuju ; 5
= sangat setuju
27
Diagram MCNAMARA
24% 27% Menyediakan formulir pelaporan
24% 25% presensi dan tugas berbasis online
yang saling terintegrasi danmudah
digunakan guru.
Melalui koordinasi antara guru dan wali
kelas dengan menggunakan whatsapp
untuk pelaporan tugas kemudian wali
kelas mengumpulkan laporan tersebut
untuk dilaporkan ke orang tua berikutnya.
Masing-masing guru mata pelajaran
memberikan laporan langsung ke orang
tua perihal kehadiran, pengumpulan tugas
dan penilaian harian melalui whatsapp.
Wali kelas melakukan pelaporan langsung
secara home visit dengan penjadwalan.
Diagram 3.4 Hasil Penapisan Gagasan Pemecahan Masalah
Menggunakan Metode MCNAMARA
Sumber: Olah Data
Dari hasil penapisan menggunakan metode MCNAMARA didapat
solusi termudah, ekonomis dan efektif adalah menyediakan sistem
formulir pelaporan presensi dan tugas berbasis online yang saling
terintegrasi dan mudah digunakan guru. Penyelesaian ini akan
dirancang Peserta dengan memanfaatkan layanan formulir online yang
tersedia seperti google form datau zohoform dengan harapkan dapat
memfasilitasi guru, peserta didik, dan orang tua dalam pelaporan presensi
dan pengumpulan tugas dengan mudah dan saling terintegrasi.
28
BAB IV
RENCANA AKTUALISASI NILAI-NILAI DASAR PNS
A. Rancangan Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar PNS
Berdasakan hasil analisis isu menggunakan teknik APKL dan USG
didapat masalah utama yang terjadi di SMPN 5 Jakarta adalah belum
adanya sistem pelaporan presensi dan pengumpulan tugas untuk orang tua
selama pembelajaran jarak jauh, untuk itu melalui teknik MCNAMARA
Peserta memilih gagasan pemecahan masalah yang dianggap efektif,
mudah dan ekonomis yaitu dengan membuat sistem pelaporan presensi
dan pengumpulan tugas yang mudah dan terintegrasi terutama pada mata
pelajaran IPA di Kelas 7C salah satunya adalah dengan menggunakan
formulir online. Adapun kegiatan-kegiatan yang direncanakan antara lain :
1. Identifikasi platform sistem pelaporan presensi dan pengumpulan
tugas IPA peserta didik kelas 7 kepada orang tua
2. Penyusunan rancangan formulir online sebagai presensi
dan pengumpulan tugas IPA peserta didik kelas 7
3. Uji coba formulir online sebagai pelaporan presensi dan pengumpulan
tugas IPA peserta didik kelas 7 kepada orang tua
4. Persiapan sosialisasi kepada peserta didik dan orang tua mengenai
formulir online untuk presensi dan pengumpulan tugas
5. Sosialisasi kepada peserta didik dan orang tua mengenai formulir online
untuk presensi dan pengumpulan tugas
6. Pengisian presensi menggunakan Google form oleh peserta didik
7. Pembelajaran mata pelajaran IPA di kelas 7C dengan flipped classroom
(menggunakan zoom dan google classroom)
29
8. Penugasan kepada peserta didik Kelas 7C melalui google classroom
9. Evaluasi dan Penyusunan laporan hasil penggunaan formulir online
Adapun tahapan dan output hasil kegiatan sebagai berikut :
Tabel 4.1 Kegiatan dan Output Kegiatan
No Kegiatan/tahapan Output/Hasil
Kegiatan 1 : Identifikasi platform sistem pelaporan presensi dan pengumpulan tugas IPA
peserta didik kelas 7C kepada orang tua
Output Kegiatan : Tersedianya platform formulir online yang dapat terintegrasi dengan
website atau media sosial
1. Diskusi dengan rekan sejawat mengenai Hasil :
platform online yang dapat digunakan Dokumentasi kegiatan diskusi dengan rekan
untukpengumpulan tugas peserta didik sejawat
kepada orang tua
2. Mempersiapkan konsep yang akan Hasil :
dikonsultasikan dengan mentor Hasil konsep formulir online yang akan
terkait formulir online yang akan digunakan (menampilkan kelebihan dan
digunakan berdasarkan hasil kekurangan formulir online)
diskusi rekan sejawat
sebelumnya Hasil :
Dokumentasi hasil konsultasi penggunaan
3. Konsultasi dengan mentor terkait google form untuk presensi dan Zohoform
penggunaan formulir online untuk pengumpulan tugas
berdasarkanhasil diskusi rekan Hasil :
sejawat sebelumya Dokumentasi saat mempelajari cara
pembuatan formulir online bersama rekan
4. Mempelajari cara penggunaan formulir sejawat
online yang akan digunakan bersama
rekansejawat
No Kegiatan/tahapan Output/Hasil
Kegiatan 2 : Penyusunan rancangan formulir online sebagai presensi dan pengumpulan tugas
IPA peserta didik kelas 7C
Output Kegiatan : Tersusunnya rancangan formulir online sebagai presensi dan
pengumpulan tugas IPA peserta didik kelas 7C
1. Menyusun rencana rancangan Hasil :
formulir online melalui spreadsheet Hasil rencana rancangan formulir online
untuk presensi dan pengumpulan tugas
30
No Kegiatan/tahapan Output/Hasil
Kegiatan 2 : Penyusunan rancangan formulir online sebagai presensi dan pengumpulan tugas
IPA peserta didik kelas 7C
Output Kegiatan : Tersusunnya rancangan formulir online sebagai presensi dan
pengumpulan tugas IPA peserta didik kelas 7C
2. Menyusun rancangan formulir online Hasil:
dengan mendesain formulir online Dokumentasi hasil rancangan formulir
sedemikian rupa agar terlihat menarik online yang menarik
3. Konsultasi dan lapor hasil rancangan Hasil:
akhir formulir online sebagai presensi Dokumentasi laporan hasil rancangan akhir
dan pengumpulan tugas peserta didik formulir online sebagai presensi dan
pengumpulan tugas peserta didik kelas 7C
kelas7C kepada mentor dan coach
4. Finalisasi rancangan formulir online Hasil:
sebagai presensi dan pengumpulan Rancangan akhir formulir online sebagai
tugas peserta didik kelas7C setelah presensi dan pengumpulan tugas peserta
dikonsultasikan didik kelas7C setelah dikonsultasikan
No Kegiatan/tahapan Output/Hasil
Kegiatan 3 : Uji coba formulir online sebagai pelaporan presensi dan pengumpulan tugas IPA
peserta didik kelas 7 kepada orang tua
Output Kegiatan : Terujinya formulir online sebagai pelaporan presensi dan pengumpulan
tugas peserta didk kepada orang tua
1. Mendata permasalahan yang muncul Hasil :
dalam pengisian formulir saat uji coba Rekapitulasi data permasalahan yang
muncul dalam pengisian formulir
2. Mendata permasalahan yang muncul Hasil :
dalam pengisian formulir saat uji coba
Rekapitulasi data permasalahan yang
muncul dalam pengisian formulir
3. Meminta pendapat responden untuk Hasil :
evaluasi dan perbaikan terkait Dokumentasi pendapat responden
permasalahan yang muncul melalui terkait evaluasi dan perbaikan dari
whatsapp permasalahan yang muncul
4. Merekapitulasi permasalahan yang Hasil:
muncul saat uji coba Rekapitulasi permasalahan yang muncul
31
No Kegiatan/tahapan Output/Hasil
Kegiatan 4 : Persiapan sosialisasi kepada peserta didik dan orang tua mengenai formulir
online untuk presensi dan pengumpulan tugas
Output Kegiatan : Terselesaikannya persiapan sosialisasi kepada peserta didik dan orang
tua terkait formulir online
1. Membuat video tutorial cara pengisian Hasil :
formulir online untuk peserta didik Hasil video tutorial cara pengisian formulir
online untuk peserta didik
2. Membuat video tutorial cara melihat hasil Hasil :
responden pada formulir online untuk Hasil video tutorial cara melihat hasil
orang responden pada formulir online
tua untuk orang tua
3. Konsultasi kepada atasan terkait jadwal Hasil:
pelaksanaan sosialisasi melalui zoom Dokumentasi hasil konsultasi
4. Membuat rundown acara sosialisasi Hasil:
Hasil rundown acara sosialisasi
5. Membuat undangan pelaksanaan Hasil:
sosialisasi menggunakan canva Undangan kegiatan sosialisasi
No Kegiatan/tahapan Output/Hasil
Kegiatan 5 : Sosialisasi kepada peserta didik dan orang tua mengenai formulir online untuk
presensi dan pengumpulan tugas
Output Kegiatan : Tersampaikannya informasi cara pengisian formulir online Zohoform
untuk pengumpulan tugas peserta didik dan pelaporannya kepada orang tua
Membuka acara sosialisasi Hasil:
1. Dokumentasi pembukaan sosialisasi
2. Memberi kesempatan kepada atasan Hasil:
untuk memberikan sambutan Dokumentasi sambutan atasan
3. Menyampaikan tujuan diadakannya Hasil:
sosialisasi Dokumentasi kegiatan
4. Menampilkan dan memandu video Hasil :
tutorial cara pengisian maupun Dokumentasi penampilan video tutorial
pelaporan formulir cara pengisian formulir online Zohoform
melalui PC ataupun mobile
online Zohoform melalui PC ataupun
mobile
5. Memberikan kesempatan bertanya untuk Hasil:
peserta didik maupun orang tua terkait Rekapitulasi pertanyaan-pertanyaan
masalah yang ditemukan melalui peserta didik maupun orang tua
whatsapp group terkait masalah yang ditemukan melalui
whatsapp group
32
No Kegiatan/tahapan Output/Hasil
Kegiatan 6 : Pengisian presensi menggunakan Google form oleh peserta didik
Output Kegiatan : Terisinya presensi peserta didik pada formulir online google form
1. Meminta peserta didik mengisi presensi Hasil:
melalui google form setiap hari efektif Dokumentasi percakapan melalui
kegiatan belajar mengajar dengan whatsapp
mengirimkan pengingat beserta tautan
form sebelum KBM dimulai melalui
whatsapp
2. Merekapitulasi peserta didik yang telah Hasil :
mengisi presensi setiap hari Rekapitulasi jumlah formulir yang telah diisi
oleh peserta didik
3. Mengkonfirmasi jika ada peserta didik Hasil :
Rekapitulasi jumlah peserta didik yang
yang belum mengisi formulir setiap
hari belum mengisi formulir
4. Membuat laporan berupa Hasil :
spreadsheet untuk diberikan kepada Laporan presensi peserta didik
orang tua nantinya
33
No Kegiatan/tahapan Output/Hasil
Kegiatan 7 : Pembelajaran mata pelajaran IPA di kelas 7C dengan flipped classroom
(menggunakan zoom dan google classroom)
Output Kegiatan : Terlaksananya pembelajaran IPA
1. Membuat slide presentasi materi Hasil :
menggunakan media canva Materi berupa slide presentasi yang dibuat
dengan canva
2. Memulai kegiatan pendahuluan Hasil :
pembelajaran melalui zoom dengan Dokumentasi kegiatan pendahuluan
salam, berdoa, dan engecek pembelajaran
kehadiran perserta didik
3. Melaksanakan kegiatan inti pembelajaran Hasil :
Dokumentasi kegiatan inti
pembelajaran
4. Melaksanakan kegiatan penutup Hasil :
pembelajaran dengan melakukan Dokumentasi kegiatan penutupan
penugasan melalui google classroom pembelajaran
dan zohoform.
5. Memeriksa hasil tugas yang sudah Hasil :
dikumpulkan peserta didik melalui Hasil tugas yang sudah dikumpulkan
Zohoform
peserta didik melalui Zohoform
6. Merekapitulasi nilai tugas peserta didk Hasil:
yang telah dikumpulkan melalui zohoform Hasil rekapitulasi nilai
7. Konsultasi hasil pengumpulan tugas Hasil:
peserta didikmelalui zohoform Dokumentasi hasil laporan
kepada mentor dan coach
34
No Kegiatan/tahapan Output/Hasil
Kegiatan 8 : Penugasan kepada peserta didik Kelas 7C melalui google classroom
Output Kegiatan : Terlaksananya pengumpulan tugas melalui formulir online
1. Membuat soal melalui quizziz Hasil :
Hasil soal melalui Quizziz
2. Memeriksa hasil tugas yang sudah Hasil :
dikumpulkan peserta didik melalui Hasil tugas yang sudah dikumpulkan
Zohoform
peserta didik melalui Zohoform
3. Merekapitulasi nilai tugas peserta didk Hasil:
yang telah dikumpulkan melalui zohoform Hasil rekapitulasi nilai
4. Melaporkan hasil tugas peserta didik Hasil:
kepada mentor dan coach Dokumentasi hasil laporan
No Kegiatan/tahapan Output/Hasil
Kegiatan 9 : Evaluasi dan pelaporan hasil penggunaan formulir online
Output Kegiatan : Tersusunnya laporan hasil penggunaan formulir online sebagai presensi
dan pengumpulan tugas
1. Mengevaluasi hasil penggunaan formulir Hasil :
online melalui kuisioner Dokumentasi hasil Kuisioner evaluasi
2. Merekapitulasi hasil kuisioner evaluasi Hasil :
Rekapitulasi hasil kuisioner
3. Menyusun rencana tindak lanjut terkait Hasil :
penggunaan formulir online Zohoform Laporan rencana tindak lanjut
sebagai pelaporan presensi,
pengumpulan tugas dan penilaian harian
4. Konsultasi dan melaporkan hasil Hasil :
kegiatan aktualisasiyang telah Laporan hasil kegiatan
dilaksanakan secara keseluruhan
kepada mentor maupun
coach
35