The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by agnestrimaryunani, 2022-02-09 20:00:13

1001 Antologi Gogyoshinus Kedua_

1001 Antologi Gogyoshinus Kedua_

(243) EMOSI JIWA

Sedu sedan tangisan di hati
Meredam duka lara yang menghantam
Bertubi-tubi meremukkan dada
Luka menganga pedih dan perih
Kuingin berteriak senyaring mungkin

#gogyoshinus (Robertus Sutartomo) / 2021

(244) HIDUPKU

Serasa tinggallah menanti nasib
Hampa sudah dalam pengharapan
Penyakit datang tiada henti-hentinya
Menggerogoti seluruh jiwa ragaku
Hanya menanti takdir yang akan menjemputku

#gogyoshinus (Robertus Sutartomo) / 2021

(245) ENYAHLAH

Di penghujung tahun nan senyap
Siapkan diri 'tuk sambut tahun baru
Tahun yang penuh damai dan sukacita
Entahlah pandemi yang telah merajalela
Lenyap sudah segala bencana di dunia

#gogyoshinus (Robertus Sutartomo) / 2021

95

(246) GETAR JIWA

Hati ini bagai teriris sembilu
Sakitnya sungguh tak terperikan
Jatuh tertelungkup di haribaan duka
Tercerai-berai oleh berbagai derita
Gemetar jiwa ini 'kan meronta

#gogyoshinus (Robertus Sutartomo) / 2021

(247) SESAK DI DADA

Nyeri berdesir di rongga dada
Menyapa setiap saat tanpa permisi
Terkadang membuat hati tergetar
Ada apa dengan tubuh ini?
Batin pun akhirnya berpasrah diri

#gogyoshinus (Robertus Sutartomo) / 2021

(248) PAGI DINI HARI (1)

Dingin mencekam
Pagi mulai menjelang
Suasana masih remang
Sang mentari belum bangun
Hanya sunyi 'kan menemani

#gogyoshinus (Robertus Sutartomo) / 2021

96

(249) PAGI DINI HARI (2)

Mengalun desir sang bayu
Menyelinap dalam beningnya pagi
Memesona bagi setiap insan yang menikmatinya
Memandang sunrise nan indah di ufuk timur
Memancar sinar kemilau bak sebuah surga

#gogyoshinus (Robertus Sutartomo) / 2021

(250) DINGIN

Kesunyian merebak pagi hari
Penghujung pagi pun telah tiba
Diiringi semilir sang bayu sepoi basa
Dingin terasa menyusup ke pori tubuh
Dan gigilku semakin bergetar cepat

#gogyoshinus (Robertus Sutartomo) / 2021

(251) MORALIS MILLENIUM

Wahai para juragan yang terhormat
Janganlah berteriak tentang moral
Jika Anda sendiri tak bermoral
Menggerogoti uang rakyat dengan keji
Penyebar hoax yang sadis

#gogyoshinus (Robertus Sutartomo) / 2021

97

(252) SEPINYA NATAL

Hening semakin mencekam hari-hariku
Desiran sang bayu tak mampu menenteramkan
Hati terus terusik si jahanam corona Covid-19
Si bandel yang tak kunjung pergi jauh-jauh
Dan Natal pun menjadi lengang dan sepi

#gogyoshinus (Robertus Sutartomo) / 2021

(253) MELAYANG

Angan menerawang tak tentu rimbanya
Ketika terasa tidak enak badan
Melayang mengambang tiada karuan
Bagai tak punya daya dan tenaga
Nyeri menyelusup ke relung-relung dada

#gogyoshinus (Robertus Sutartomo) / 2021

(254) RINDU

Pelukan hangat nan Kusamba
Dalam hempasan badai suka dan duka
Ketika luka-luka sedang menganga
Bukan saat aku sedang bahagia
Datanglah wahai kasih dalam dekapanku

#gogyoshinus (Robertus Sutartomo) / 2021

98

(255) RINAI HUJAN BULAN DESEMBER

Gemercik air hujan menimpa atap
Hawa dingin menyergap tubuh
Suasana bertambah hening dan senyap
Malam pun bergulir dalam kesunyian
Kuterlena dalam dekapan kerinduan

#gogyoshinus (Robertus Sutartomo) / 2021

(256) ENTAH

Malam masih menggelayut malas
Perlahan kususuri jalan-jalan dalam anganku
Sepi menyelimuti aroma kehidupan
Walau binatang malam masih berdendang
Tapi hati telah terlanjur beku

#gogyoshinus (Robertus Sutartomo) / 2021

(257) MAKNA HIDUP

Apa arti dan manfaat mencela orang lain?
Membuat lara dan rasa pedih di dada
Gegara rasa egoisme yang menguasainya
Merasa sok pintar dan menang sendiri
Bukan bersikap adil dan bijaksana

#gogyoshinus (Robertus Sutartomo) / 2021

99

(258) SORE

Temaram sinarnya mulai menyelimuti bumi
Aku masih tengadah mendamba kasih
Sinar jingga mulai menghiasi langit
Ufuk barat terasa sangat memesona
Membuat setiap insan kagum memandangnya

#gogyoshinus (Robertus Sutartomo) / 2021

(259) MALAM (1)

Aku dipeluk dalam kesunyian
Tatkala bibirmu terdiam dalam cacian
Terkapar dalam karma yang mengerikan
Surgamu berubah jadi neraka jahanam
Kafirmu menghantam diri sendiri

#gogyoshinus (Robertus Sutartomo) / 2021

(260) SENADA DALAM MURKA

Bisakah energimu untuk berjuang membangun negara dan bangsa?
Bukan hanya untuk menghasut orang-orang
Bukan pula untuk mencela dan menghujat
Heningkan dirimu sejenak untuk meneliti batin
Sudah benarkah jalanmu untuk menuju ke surga?

#gogyoshinus (Robertus Sutartomo) / 2021

100

(261) KEMBANG

Elok mekar berwarna-warni
Semerbak mewangi menyebar baumu
Memesona para insan yang melihat
Senja itu semakin temaram
Bisikan lembut rindu dari sang kekasih

#gogyoshinus (Robertus Sutartomo) / 2021

(262) DINI HARI

Menyepi dalam sunyi
Menyibak suatu keheningan
Merenung penuh arti
Memaknai kehidupan tanpa keadilan
Masyarakat minoritas yang sedang tertindas

#gogyoshinus (Robertus Sutartomo) / 2021

(263) MALAM NAN SUNYI

Paruh rembulan mengintip di antara dedaunan
Binatang malam pun enggan untuk berbunyi
Seakan turut merasakan berduka
Luka menganga akibat dari perselingkuhan
Di malam yang semakin pekat penuh kegelapan

#gogyoshinus (Robertus Sutartomo) / 2021

101

(264) PAGI

Semarak menikmati suasana nan sejuk
Hawa dingin menyelinap di sela-sela tubuh
Kicauan burung turut menyemarakkan
Sang bagaskara mulai mengintip di ufuk timur
Sungguh pagi nan indah dan memesona

#gogyoshinus (Robertus Sutartomo) / 2021

(265) TENGAH MALAM

Menyelinap dalam sepinya malam
Ditemani simfoni dari unggas malam
Aku terlena dalam pelukan kesunyian
Dada terasa sesak mendesak
Dan akhirnya terkapar di pembaringan

#gogyoshinus (Robertus Sutartomo) / 2021

(266) PANAS MEMBAKAR

Terik mentari memancarkan sinarnya
Di tengah hari siang bolong
Terasa membakar kulit tubuh
Yang bekerja membanting tulang
Demi sesuap nasi untuk keluarga

#gogyoshinus (Robertus Sutartomo) / 2021

102

(267) MALAM NAN HENING

Hati bergetar lirih
Menerpa relung hati
Menembus jauh ke dalam
Menghunjam dalam sepi
Merenung sendiri menyibak hidup

#gogyoshinus (Robertus Sutartomo) / 2021

(268) MALAM (2)

Desiran sang bayu mengelus tubuh
Sunyi menyelimuti suasana
Denyut jantung terasa berdetak
Seakan menyapa malam nan lengang
Di tengah sebuah lamunan indah insan

#gogyoshinus (Robertus Sutartomo) / 2021

(269) SANG GURU

Pergi kamu dari sini!
Jadi guru apa andalanmu?
Anakku sudah kucalonkan dengan pengusaha
Para siswa dan orang tua yang baik lebih tahu lebih
Apa arti kehadiran dan kepribadian sang guru

#gogyoshinus (Robertus Sutartomo) / 2021

103

(270) ZONA MERAH

Jerit pilu dalam hati tiap insan
Tiada berdaya terhantam bertubi-tubi
Si laknat Covid-19 nan merajalela
Bagai tak punya hati dan belas kasihan
Enyah, enyahlah dikau dalam kehidupan manusia

(Robertus Sutartomo)
#Gogyoshinus_ Tom. Solo, 9 Maret 2021

104

GOGYOSHINUS KOKO MIKO

BIOGRAFI SINGKAT

Lukas Teguh Jatmiko (Koko
Miko). Lahir di Tulusrejo, 26 Juni 1974.
Tinggal di Bintaro, Tangerang Selatan.
Menyelesaikan pendidikan Filsafat dan
Teologi di Universitas Sanata Dharma
Yogyakarta dan di Fakultas Teologi
Kepausan Wedhabakti; Manajemen
Pendidikan di Universitas Budi Luhur
Jakarta. Aktif sebagai Praktisi
Pendidikan: Certified Guru BSNP dan Kemendikbudnas, Guru - Trainer dan
Konsultan Mastery Holistic Integrative Education, Teaching and Learning;
Master Trainer of Excellency Educator; Team Pentutor Expert Using Office
2010; Head of Strategical Research and Development di PresSchool -
President University Foundation.
Karya Terpublikasi: 12 Seri Komunikasi Iman bagi Pelajar SD, SMP
dan SMA; Expert Using Microsoft Words 2010, Inspirasi Keguruan-
- Paedagogik, Percikan Inspirasi Mengasah Nurani, Kumpulan Surat tentang
Harapan Yang Abadi, Kolaborasi Antologi Haiku "the Diary of Unite
Against Covid-19", Kolaborasi Obituari buat Romo Marlon "Pesta Perak di
Surga", dan berbagai tulisan di surat kabar daerah.
Kontak: WA 0815-4013282. [email protected]. Facebook :
@Koko Miko. Instagram: @koko_miko_excellency_educator

(271) SELAT SUNDA

Di antara kerlip lampu tepian
Ada kenangan dan harapan
Dari kesunyian hati dan kekosongan jiwa
Tersatukan dalam diamnya senja
Beriring gemuruh mesin kapal di jantungku

#gogyoshinus_kokomiko / 2021
105

(272) INDONESIA

Right or wrong is my country
Harus dicintai dan dibela sepenuh hati
Jangan dikhianati atau dipecundangi
Walau banyak bangsa ingin menguasai
Negeri ini tempat hidup mati kita bergenerasi

#gogyoshinus_kokomiko / 2021

(273) LEKAT BUDAYA

Tahun baru China
Seperti suro di kalender Jawa
Sama halnya tahun baru Masehi
Ataupun juga hijriah
Lekat dengan nilai budaya

#gogyoshinus_kokomiko / 2021

(274) JALAN LINGKAR LUAR

Gerimis pagi
Berderet sriti di tiang listrik
Meninggalkan hasrat terbangnya
Tuk saling berimpit mencari hangat
Dalam selubung awan kelabu nan dingin

#gogyoshinus_kokomiko / 2021

106

(275) AWAN KELABU

Biarkan sepanjang hari ini berawan kelabu
Itu pertanda alam memberimu kesejukan
Tetaplah semangat hidupmu bersinar
Sebagai terang kebahagiaan dan pengharapan
Karena masih banyak yang membutuhkannya

#gogyoshinus_kokomiko / 2021

(276) SRIWIJAYA AIR (1)

Terbang ke tujuan
Membawa banyak penumpang
Berharap tiba tanpa halangan
Namun semua berbeda
Ketika menjadi berita duka

#gogyoshinus_kokomiko / 2021

(277) BEDA WARNA

Dari ketinggian langit
Tak ada tinggi rendah
Namun, terbedakan jelas warnanya
Begitu pun manusia
Antara baik atau buruknya perbuatan

#gogyoshinus_kokomiko / 2021

107

(278) SEMUA SAMA

Dari ketinggian langit
Semua yang di bumi sama
Tak ada tinggi ataupun rendah
Begitu pun semua manusia
Di hadapan Tuhan

#gogyoshinus_kokomiko / 2021

(279) SELAMAT PAGI

Sapa selamat pagi
Penanda kebangkitan hari ini
Terbangun dari kematian malam
Berkarya dalam gelora hidup bermakna
Tuhan beserta kita

#gogyoshinus_kokomiko / 2021

(280) SEMUA SOAL RASA

Memasak itu seni
Nikmatnya rasa bukan di racikan bumbu
Bukan pula pada merek kompor yang menyala
Semua masakan terasa nikmat luar biasa
Karena cintamu ada di sana

#gogyoshinus_kokomiko / 2021

108

(281) SAJIAN MINGGU #gogyoshinus_kokomiko / 2021
#gogyoshinus_kokomiko / 2021
Menu tersaji #gogyoshinus_kokomiko / 2021
Dari aneka paduan bahan negeri
Meski tampak sederhana seperti ini
Menjadi simbol pemberian diri
Sebagai suka cita hati

(282) PUTARAN WAKTU

Musim penghujan
Berlimpah berkat atau berlipat duka
Telisik hati
Cermin apa yang dihayati
Di bawah hukum kodrat

(283) TRADISI EDUKASI (3)

Bukan ijazah dan gelar
Pintar berhuru-hara
Abai keutamaannya
Tapi intuisi dan pengetahuan
Terhayati dalam tradisi diri

109

(284 ) INKULTURASI EDUKASI (2)

Berbasis pada hati nurani
Mengasah akal budi pekerti
Dalam tradisi intuisi
Keluarga pertama
Sekolah dasar utama

#gogyoshinus_kokomiko / 2021

(285) INKULTURASI EDUKASI (1)

Belajar bersama sepanjang hayat
Menemukan identitas diri dan arti
Berjalan bersama sebagai saudara
Menghidupi tradisi dan budaya
Kearifan nenek moyang kita

#gogyoshinus_kokomiko / 2021

(286) PERANG PANDITA

Menunggang gelombang besar
Menabrak kearifan lokal sendiri
Hancur luluh-lantak berkeping
Menang perang tak berarti benar
Kalah pun tak berarti salah

#gogyoshinus_kokomiko / 2021

110

(287) MODAL KEBUDAYAAN

Kita anak budaya bangsa ini
Dididik dalam tradisi dan kearifan lokal
Menjadi diri sendiri bukan orang lain
Lihatlah tapak jalan kebudayaan kita
Sejak nenek moyang menjadi jati diri

#gogyoshinus_kokomiko / 2021

(288) MANUSIA KERAGUAN

Jalan ke Timur berharap ke arah Barat
Berjalan tanpa kesadaran diri
Perlu terpilah bahasa langit dan bahasa bumi
Biarlah langit berbahasa langit
Di bumi bahasa akal dan ratio

#gogyoshinus_kokomiko / 2021

(289) SALAH KODRAT

Aku dan kamu
Anak suku bumi pertiwi
Pewaris kearifan lokal
Dibunuh oleh kurikulum modern
Untuk menjadi orang lain yang bukan kita

#gogyoshinus_kokomiko / 2021

111

(290) MENJADI DIRI

Tak perlu jadi barat atau timur
Utara ataupun selatan
Jadilah diri sendiri
Hidupilah kearifan lokal dalam diri
Itu warisan nenek moyang kita sendiri

#gogyoshinus_kokomiko / 2021

(291) DARI TAHTA SUCI BAGI INDONESIA

Di tengah hari ini
Sebuah kekuatan doa
Bersama para suci
Mengingat Indonesia
Kita pun harus juga

#gogyoshinus_kokomiko / 2021

(292) NATAL MALAM INI (3)

Kelahiran
Cahaya terang seorang bayi bagi gembala
Cahaya bintang timur bagi para Majus
Palungan hati bagi kebermaknaan
Natal abadi Ilahi di dalam hati

#gogyoshinus_kokomiko / 2021

112

(293) NATAL MALAM INI (2)

Kelahiran dan kebaruan
Melihat yang biasa sederhana penuh warna dan bermakna
Dalam kefanaan tersembunyi keilahian
Sukacita besar dan luar biasa bagi yang menemukan
Tuhan hadir menyertai kita dalam segala peristiwa

#gogyoshinus_kokomiko / 2021

(294) NATAL MALAM INI (1)

Dari segala penjuru bersatu padu pada natal yang baru
Melalui gawai semua bersatu hati memercikkan energi Ilahi
Deo gratias sebagai warta sukacita di tengah pandemi Corona
Menyalakan terang Tuhan di tengah kegelapan dunia
Memberikan keyakinan bahwa terang Tuhan masih ada bagi semua

#gogyoshinus_kokomiko / 2021

(295) BELA NEGARA

Sebentuk vaksin
Pilihan bersama atasi pandemi
Menjadi pro-kontra responsoria
Peluang oposisi bagi yang kontra
Menjadi bela negara bagi yang cinta negara

#gogyoshinus_kokomiko / 2021

113

(296) HENING CIPTA

Bagi patriotisme pahlawan bangsa nan setia
Bagi dharma para gembala dan ulama
Bagi bahagia orang tercinta korban corona
Bagi setiap ketulusan hati untuk dharma bhakti
Jiwa tenang mengarah kepada Sang Pencipta

#gogyoshinus_kokomiko / 2021

(297) LEWAT DINI HARI

Malamku telah menjelang pagi
Di antara kesenyapan dan suara dengkuran
Mata redupku masih menerawang
Mencoba menembus gelapnya malam
Beriring degupan jantung dalam dadaku

#gogyoshinus_kokomiko / 2021

(298) JEJAK PERTUMBUHAN

Dalam tenang malam
Kusimak coretan dinding rumahku
Terbaca jejak kreativitas
Dari imajinasi jiwa merdeka
Anak yang terus bertumbuh

#gogyoshinus_kokomiko / 2021

114

(299) BUNTU

Bukan hanya jalan
Tapi juga pikiran
Terbentang pembatas halang
Tanpa jangkauan tujuan
Bingungkan

#gogyoshinus_kokomiko / 2021

(300) BIARKANLAH JIWA

Biarkanlah jiwa gelisah dan berkelana
Biarkanlah ia menemukan makna dirinya
Biarkanlah ia ke peraduan keabadiannya
Karena sejatinya ia telah lelah
Mengikuti hasrat raga yang selalu fana

#gogyoshinus_kokomiko / 2021

115

116

GOGYOSHINUS ELYANA SOELISTYORINI (ELLE
LAUW)

BIOGRAFI SINGKAT

Ell Lauw adalah nama pena
dari Elyana Soelistyorini, biasa
dipanggil Ely, lahir di Kota Kediri, 5
Maret; cita-citanya yang dulunya ingin
menjadi seorang guru, terhenti begitu
saja, saat ini menekuni dunia Gogyoshi.
Menulis, bermain gitar, bernyanyi, dan
berolahraga adalah kesukaannya dari dulu. Menjadi inspirasi bagi semua
orang adalah prinsip hidupnya.

(301) PADUAN SUARA (1)

Sopran
Alto
Tenor
Bas
Berpadu jadi satu

#gogyoshinus_ell / Kediri, 7 Maret 2021

(302) PADUAN SUARA (2)

Sopran tenor saling melirik
Menyatukan tempo seiring
Alto bas saling bersahut
Menjadikan harmoni lembut
Suara mereka berpadu menyatu

#gogyoshinus_ell / Kediri, 7 Maret 2021

117

(303) PADUAN SUARA (3)

Empat suara menjadi satu
Bukan saling kuat-kuatan
Namun saling menyatukan
Padu menjadi alunan indah
Nada-nada tercipta megah

#gogyoshinus_ell / Kediri, 7 Maret 2021

(304) SUSU

Si gendut sukanya susu
Jika tak ada susu pastilah cemberut
Mukanya ditekuk-tekuk
Mamanya jadi bingung
Pontang-panting membeli susu

#gogyoshinus_ell / Kediri, 7 Maret 2021

(305) SEMUT MERAH

Mereka melirikku curiga
Saat kumenanti pacar
Di dekat pagar sekolah
Mereka berjejer di sana
Si semut-semut merah

#gogyoshinus_ell / Kediri, 7 Maret 2021

118

(306) MENDUNG

Awan bergelayut manja
Angin melirik senang
Mereka pun bergulung-gulung
Gelap pun mulai merata
Aku menyebutnya, "mendung"

#gogyoshinus_ell / Kediri, 7 Maret 2021

(307) BERNOSTALGIA

Lama tak jumpa
Kawan lama menyapa
Bercerita masa yang silam
Tertawa tiada hentinya
Ah, nostalgia menyenangkan

#gogyoshinus_ell / Kediri, 7 Maret 2021

(308) DERU DEBU

Debu bau
Melekat di baju
Kudorong kau
Cepatlah basuh
Agar tak bau

#gogyoshinus_ell / Kediri, 7 Maret 2021

119

(309) PENIPU #gogyoshinus_ell / Kediri, 7 Maret 2021
#gogyoshinus_ell / Kediri, 7 Maret 2021
Aku dapat kabar #gogyoshinus_ell / Kediri, 7 Maret 2021
Mendapat puluhan juta
Melonjaklah senang
Begitu kubaca ulang
Ah, tertipu aku

(310) HUJAN

Air langit turun ke bumi
Katanya hujan
Air mata turun ke pipi
Katanya rindu
Rindu yang tak bertepi

(311) MANDI

Kulepas semuanya
Apa pun yang menempel
'Kutelanjang bulat
Byuuuuuuuur
Ah, segarnya

120

(312) ALIS #gogyoshinus_ell / Kediri, 7 Maret 2021
#gogyoshinus_ell / Kediri, 7 Maret 2021
Sebuah trend tentang alis
Dulunya cuma segaris
Sekarang tebal
Trend bikin meringis
Dompet pun menipis

(313) ANGKA SIAL

13 Angka sial katanya
Aku tak percaya
Sial itu sebab akibat
Jawabku sembari beranjak
Eh, ada cecak jatuh di pundak

(314) HUJAN DERAS

Air berjatuhan begitu cepat
Sesekali petir menyapa
Aku jadi ingat mantan
Yang t'lah mutusin cinta
Tanpa bisa kuberkata apa-apa

#gogyoshinus_ell / Kediri, 7 Maret 2021

121

(315) BANJIR

Air meluber ke mana-mana
Mau loncat sana keciprat
Mau loncat sini sama saja
Akhirnya aku diam di sana
Menanti banjirnya reda

#gogyoshinus_ell / Kediri, 7 Maret 2021

(316) WARNA LANGIT

Hari ini langit putih sekali
Tak sempat kuambil warna lain
Bulan pun sembunyi dibaliknya
Tak ada rona merah senja hari
Sesekali kilatlah menyambar

#gogyoshinus_ell / Kediri, 7 Maret 2021
122

(317) NADA

Titik air hujan
bersuara
Terdiam kumendengarnya
Sahutan air dan sekitar
Menggema lembut di telinga
Membentuk nada indah

#gogyoshinus_ell / Kediri, 7 Maret 2021

(318) MESIN KETIK

Sudah kuno
Ketinggalan zaman
Hanya satu dua yang punya
Ya, mesin ketik
Tik tik tik tik tik tik tik

#gogyoshinus_ell / Kediri, 7 Maret 2021

(319) BOCAH DAN HUJAN

Bocah-bocah main air hujan
Tertawa senang dan berseru
Keciprat air malah senang
Menjadi bocah memang seru
Lepas baju pun tak malu

#gogyoshinus_ell / Kediri, 7 Maret 2021

123

(320) NYAMUK

Hujan-hujan ia datang
Digigitnya pahaku
Plak! Plak!
Nyamuk satu ini nakal
Belum lagi temannya ikut-ikut

#gogyoshinus_ell / Kediri, 7 Maret 2021

(321) LARI PAGI

Kaki ini melangkah cepat
Seakan tak mau tertinggal
Kaki kiri menyusul kaki kanan
Asal tak mengelibat
Karena bisa jatuhlah kita

#gogyoshinus_ell / Kediri, 7 Maret 2021

(322) MENARI

Kutarik tangan kanan
Pinggang berlenggak-lenggok
Ikuti irama rancak-cak-cak
Mata tajam melorok
Tangan kiri berkibas selendang

#gogyoshinus_ell / Kediri, 7 Maret 2021

124

(323) STAR SYNDROM

Ia mendongakkan kepala
Serasa ratu sejagat raya
Semua harus tunduk padanya
Tak peduli cantik yang didapat
Ia hanya peduli pengakuan saja

#gogyoshinus_ell / Kediri, 7 Maret 2021

(324) LEMBENG

Ia berjalan lenggak-lenggok
Tangannya melambai
Ketika kutengok ternyata pria
Ia pun melihatku dan tersenyum
"Lembeng", batinku

#gogyoshinus_ell / Kediri, 7 Maret 2021

(325) REDA

Hujan mereda
Aku pun membuka catatanku
Kutulis sebuah kisah baru
Entah apa yang ada di situ
Yang penting seru

#gogyoshinus_ell / Kediri, 7 Maret 2021

125

(326) DAUN DAN RANTING

Dedaunan bergelayut manja
Ranting kokoh menggelitik
Mereka berkisah sebuah cinta
Meski ada saatnya daun mengering
Ranting 'pun 'kan patah

#gogyoshinus_ell / Kediri, 7 Maret 2021

(327) REL KERETA

Kuberjalan menyusuri rel kereta
Kadang kumelompat-lompat
Kala senja 'pun kunang-kunang datang
Kuambil dan kukumpulkan di wadah
Setelah sesaat kulepas semua

#gogyoshinus_ell / Kediri, 7 Maret 2021

(328) KERTAS

Kupegang pensil di atas kertas
Kucoret-coret kertas, sesukaku
Lalu kertas itu kuremas-kumal
Kutata rapi namun tak berbentuk
Tampak jelek tak beraturan kertasnya

#gogyoshinus_ell / Kediri, 7 Maret 2021

126

(329) JATUH CINTA

Kau memandangiku, dalam
Aku melihat diriku di bola matamu
Ia membalasnya dalam diam
Kau merengkuh semua milikku
Seketika 'kujatuh cinta

#gogyoshinus_ell / Kediri, 7 Maret 2021

(330) DIJEMUR

Terik mentari pagi menyapa
Segera kukeluarkan guling-bantal
Kujemur biar tak ada kuman
Debu yang mengintip kukebas
Ah, nanti tidurku pasti nyaman

#gogyoshinus_ell / Kediri, 7 Maret 2021

127

128

GOGYOSHINUS JOKO UMBARAN

BIOGRAFI SINGKAT
Joko Umbaran lahir pada tanggal 26 Juni 1954.
Status menikah. Tinggal di Mutihan, Sondakan,
Laweyan, Surakarta, Jawa Tengah.

(331) ANUGRAHNYA

Hanya oleh anugerah-Nya
Kita masih diberi waktu
untuk melihat matahari
Entah sampai kapan
Tak ada yang tahu

(Joko Umbaran) #gogyoshinus_ju / 10 Maret 2021

(332) WAKTU YANG SINGKAT

Pergunakan waktu yang singkat
Untuk memuliakan nama-Nya
Tuhan sungguh baik
Dia selalu menyertai kita
Mencukupkan segala kebutuhan kita

(Joko Umbaran) #gogyoshinus_ju / 10 Maret 2021

129

(333) RINDU

Hatiku rindu akan kasih-Mu
Jiwaku haus akan cinta-Mu
Aku rindu jamahan tangan-Mu
Aku rindu hadirat-Mu
Aku rindu melihat senyum-Mu

(Joko Umbaran) #gogyoshinus_ju / 10 Maret 2021

(334) YA TUHANKU

Ya Tuhanku Yang Mahakuasa
Kaulah segalanya bagiku
Kaulah kekuatanku dan harapanku
Kepada-Mu saja aku berserah
Jangan biarkan aku menjauh dari-Mu

(Joko Umbaran) #gogyoshinus_ju / 10 Maret 2021

(335) MALAM

Malam sepi sunyi
Dingin menyergap hati
Menggigil dalam sunyi
Meringkuk memeluk rindu hati
Dalam duka di malam sepi

(Joko Umbaran) #gogyoshinus_ju / 10 Maret 2021

130

(336) ROH KUDUS

Roh Kudus
Jamahlah dan urapi aku
Dengan minyak baru-Mu
Agar aku mampu bertahan di dunia yang makin jahat ini
Engkaulah segalanya bagiku Roh kudus

(Joko Umbaran) #gogyoshinus_ju / 10 Maret 2021

(337) HIDUP HANYA SEMENTARA

Hidup itu cuma sementara
Jadilah orang yang berguna
Sucikan hati dari dosa
Jangan menuruti nafsu angkara
Bimbingan Tuhan cukup bagi kita

(Joko Umbaran) #gogyoshinus_ju / 10 Maret 2021

(338) LELAH (1)

Lelah 'kuberjalan
Menerobos gelapnya malam
Di bawah rinai gerimis
Dingin menyelinap di dadaku
Dalam sepinya malam gelap

(Joko Umbaran) #gogyoshinus_ju / 10 Maret 2021

131

(339) LELAH (2)

Lelah 'kumelangkah
Kaki ini telah goyah
Hatiku pasrah
Apa yang kan terjadi terjadilah
Karna 'kutelah lelah

(Joko Umbaran) #gogyoshinus_ju / 10 Maret 2021

(340) AWAN

Awan menghitam di langit
Dibarengi tiupan angin lembut
Cuaca terasa dingin
Sebentar lagi hendak turun hujan
Dinginnya menusuk sampai ke dalam hati

(Joko Umbaran) #gogyoshinus_ju / 10 Maret 2021

(341) AKU HARUS KUAT

Laksana insan yang kehilangan harapan
Tetapi aku harus kuat
Kuat menghadapi segala rintangan menghadang
Dengan berserah penuh iman
Memohon pertolongan Tuhan Yang Maha Pengasih

(Joko Umbaran) #gogyoshinus_ju / 10 Maret 2021

132

(342) KAPAN

Kapan prahara ini berakhir
Manusia sudah menjerit dalam kepedihan
Ekonomi, kesehatan dan pendidikan
Semua serba terbatas
Entahlah, kita tidak tahu kapan prahara ini berakhir

(Joko Umbaran) #gogyoshinus_ju / 10 Maret 2021

(343) MALAM

Malam
Gelap
Pekat
Sepi
Mendung

(344) HUJAN

Hujan, dingin
Menyelinap di relung hatiku
Menggigil tubuhku
Kakiku melangkah menerobos hujan
Dengan payung di tangan

(Joko Umbaran) #gogyoshinus_ju / 10 Maret 2021

133

(345) LIKU-LIKU KEHIDUPAN

Menyusuri liku-liku kehidupan
Terhuyung huyung langkahku
Hampir jatuh terjerembap
Tetapi, sepasang tangan yang kuat
Menopang tubuhku, ternyata tangan Tuhanku

(Joko Umbaran) #gogyoshinus_ju / 10 Maret 2021

(346) TELAH LAHIR JURUSELAMAT

Gemerlap cahaya malaikat di tengah gulita malam
Indah suaranya memberi tahu para gembala
Kalau telah lahir juru selamat dari rahim perawan suci
Yesus Kristus nama-Nya
Di kandang domba

(Joko Umbaran) #gogyoshinus_ju / 10 Maret 2021

(347) KUHIDUP KARENA-MU

Kuhidup karena-Mu
Kumenyembah hanya kepada-Mu
Kubersyukur, 'kuberharap
Kumemohon hanya kepada-Mu
Ya, Tuhanku

(Joko Umbaran) #gogyoshinus_ju / 10 Maret 2021

134

(348) PENGEMIS TUA (1)

Berjalan tertatih-tatih
Sambil menadahkan tangan
Tak punya keluarga
Hidup seorang diri
Tidur di emper toko

(Joko Umbaran) #gogyoshinus_ju / 10 Maret 2021

(349) PENGEMIS TUA (2)

Dingin
Menggigil
Menyergap jiwanya
Mendesis lirih
Menahan lapar

(Joko Umbaran) #gogyoshinus_ju / 10 Maret 2021

(350) PENGEMIS TUA (3)

Seorang anak kecil
Memberi roti sepotong
Mereka makan dengan gembira
Meski cuma sepotong roti kecil
Mereka sesama pengemis

(Joko Umbaran) #gogyoshinus_ju / 10 Maret 2021

135

(351) PENGEMIS TUA (4)

Yang hidup tanpa masa depan
Usia makin menggeragoti
Ketika pengemis tua itu meninggal
Ia dikuburkan dengan sederhana
Tanpa upacara banyak biaya

(Joko Umbaran) #gogyoshinus_ju / 10 Maret 2021

(352) KEADILAN

Aku melangkah ke sana-kemari mencari dan mencari
Aku bertanya pada siapa saja yang kutemui
Tapi tak satu pun yang mengerti
Mungkin kau tahu dan mengerti
Di manakah keadilan kini

(Joko Umbaran) #gogyoshinus_ju / 10 Maret 2021

(353) LELAH LAGI

Langkah t'lah gontai
Punggung terbungkuk karena beban berat
Pandangan mata t'lah nanar
Tubuh gemetar
Kaki goyah karena lelah

(Joko Umbaran) #gogyoshinus_ju / 10 Maret 2021

136

(354) ROH KUDUS PENGHIBUR DAN PENOLONGKU

Roh Kudus
Engkaulah penghibur dan penolongku
Kuingin bersekutu dengan-Mu
Kuingin dekat dengan-Mu
Datanglah ke dalam hatiku ya Roh Kudus

(Joko Umbaran) #gogyoshinus_ju / 10 Maret 2021

(355) AKU TAK MAU JALAN SENDIRI

Tuhan
Aku tak mau jalan sendiri
Karena aku tak mampu tanpa-Mu
Biarlah Roh-Mu yang memimpinku
Lewat lembah curam pun aku tak takut

(Joko Umbaran) #gogyoshinus_ju / 10 Maret 2021

(356) TUHANKU

Tuhan aku mohon
Dengarkanlah doaku
Karena aku butuh pertolongan-Mu
Aku butuh uluran tangan-Mu
Engkaulah segalanya bagiku

(Joko Umbaran) #gogyoshinus_ju / 10 Maret 2021

137

(357) MENDESAH LELAH

Kaki melangkah terhuyung
Melewati lembah curam
Jalan licin bergelombang
Tangan menggapai
Berusaha meraih mimpi

(Joko Umbaran) #gogyoshinus_ju / 10 Maret 2021

(358) MULUT MENDESAH

Mulut mendesah lelah
Pandangan mata
Kosong hampa
Tanpa harapan
Masa depan

(Joko Umbaran) #gogyoshinus_ju / 10 Maret 2021

(359) KERINDUAN

Aku rindu peluk mesra-Mu
Aku rindu jamahan tangan-Mu
Aku rindu melihat wajah-Mu
Aku rindu tatapan mata-Mu
Aku rindu belaian-Mu

(Joko Umbaran) #gogyoshinus_ju / 10 Maret 2021

138

(3680) AKU RINDU

Aku rindu melihat senyum-Mu
Aku rindu bertemu dengan-Mu
Puaskanlah kerinduanku
Datanglah dalam doa-doaku
Dan tolonglah aku ya Tuhanku

(Joko Umbaran) #gogyoshinus_ju / 10 Maret 2021

139

GOGYOSHI BAMBANG KUSTEDJO (BAMBANG
KUSTEDJO SUDARJO)

BIOGRAFI SINGKAT
Nama: Bambang Kustedjo. Nama Pena: Bambang
Kustedjo Soedarjo. Tempat/tanggal lahir:
Purwokerto 27 Desember 1949. Alamat: Perum Mega
Regency Cikarang, Bekasi. Hobi; Mengolah bonsai,
Menulis puisi, baca puisi. Belajar menulis; Himpunan
Penulis Muda (HPM) di bawah Koran Mingguan
Pelita Minggu Jakarta tahun 1968.Ketua Sanggar
Larodus Cipadu, Tangerang. Aktif di Remaja Yudha
di bawah Koran Berita Yudha Jakarta. Antologi
bersama, Epifani Serpihan Duka Bangsa, Syair Syiar AkuukA Antologi
Nusantara, Antologi Syair Syiar 45 Penyair Nusantara

(361) ANAK PANAH PUISI

Pentangkan gendewa
Dengan kata
Halus
Sederhana
Lesatkan anak-anak puisi

(Bambang Kustedjo Soedarjo). Cikarang, 4 Maret 2021

(362) LINTASAN WAKTU

Nyanyian daun jati
Dan merahnya kembang sepatu
Memilin rasa rindu
Ada aroma cinta di sana
Yang terbang terbawa angin

(Bambang Kustedjo Soedarjo). Cikarang, 4 Maret 2021
140

(363) AGAR BELAJAR

Meski engkau belajar seribu tahun
Engkau tak akan mampu
Untuk membendung puisi
Puisi akan selalu mengalir mencari jalannya
Belajar lagi ya sayang

(Bambang Kustedjo Soedarjo). Cikarang, 4 Maret 2021

(364) HIPOKRIT

Aku rindu pada rindu
Inginkan cinta sesungguhnya
Ketulusan hati benar tulus
Meskipun kita memahami
Cinta perlu nafsu cinta

(Bambang Kustedjo Soedarjo). Cikarang, 4 Maret 2021

(365) BOUGENVILLE

Di bawah rimbun pohon
Acap kali kita berdua
Menyatukan rasa dan hati
Dari celah dedaunan
Bulan nakal mengintip genit

(Bambang Kustedjo Soedarjo). Cikarang, 4 Maret 2021

141

(366) SUARA PUISI

Tidak selalu lemah gemulai
Senantiasa menebar cinta damai
Bisa santun bisa nggilani
Senantiasa jujur
Tidak takut menghadang kematian

(Bambang Kustedjo Soedarjo). Cikarang, 4 Maret 2021

(367) TUHANKU

Di sini aku mengadu
Hanya kepada-Mu
Sesungguhnya aku lelah
Menuliskan puisi
Aku hanya mengikuti seturut kehendak-Mu

(Bambang Kustedjo Soedarjo). Cikarang, 4 Maret 2021

(368) WAKTU

Waktu yang lalu biarkan berlalu
Besok adalah bayang-bayang
Hari ini harus dijalani
Seperti matahari
Berjalan sampai nanti

(Bambang Kustedjo Soedarjo). Cikarang, 4 Maret 2021

142

(369) BAGAI AIR BAH

Hati berjalan saja
Menuangkan ke dalam bait-baitnya
Puisi mengalir bagaikan air bah
Menyapu segala kekotoran
Terima kasih Tuhan, Engkau selalu menuntun tanganku

(Bambang Kustedjo Soedarjo). Cikarang, 4 Maret 2021

(370) SEBUAH RASA

Mungkin engkau rasakan
Di kesibukanmu
Ada hati yang menunggu
Dengan setia
Masih adakah waktu untukku

(Bambang Kustedjo Soedarjo). Cikarang, 4 Maret 2021

(371) UNTUKMU

Gogyoshi Nusantara
Sampai di sini dulu
Biarkan teman yang lain menglsimu
Agar menjadi taman yang indah
Dan aku kembali pergi mengembara

(Bambang Kustedjo Soedarjo). Cikarang, 4 Maret 2021

143

(372) DAN DI SINI

Malam semakin ngelangut
Hening sepi dimakan sendiri
Tanpa siapa-siapa menemani
Ketika engkau tak lagi kembali
Lembut aku bacakan doa untukmu

(373) SEPASANG HATI

Diorama rindu
Dalam satu cinta
Berwarna indah
Bergelombang di nyanyian ombak
Terperangkap di ruang dan waktu

(Bambang Kustedjo Soedarjo). Cikarang, 4 Maret 2021

(374) MALAM HENING

Menunggu bulan perawan
Sebulat ceplok telur
Beringsut awan mengalirkan cerita sendu
Tentang sepasang kekasih
Dipisahkan karena syak wasangka belaka, tanpa kejernihan hati

(Bambang Kustedjo Soedarjo). Cikarang, 4 Maret 2021

144


Click to View FlipBook Version