The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by SAMHARI R, 2022-02-05 06:04:26

Menyelisik Alam Malaikat

Menyelisik Alam Malaikat

dpdyd.ngada di langit dan d.pd.ydngada di bumi. Ingatlah, bahua kepada
Allablah kembali sernua uru.sdn." (QS. Asy-syuuraa: 5l'53)

Ibnu Katsir 4!$5 berkata: "Demikian cara-cara wahyu (yrrg

diturunkan) dari sisi Allah wi . Allah \H terkadang menurunkan
wahyu ke dalam hati Nabi M, y^rg tidak adakeraguan bahwa itu
datang dari-Nya V;j , atau (wahyu itu diturunkan-"d) dari belakang

hijab, sebagaimana Allah \9'9 berbicara kepada Nabi Musa ;gpi, atau
(wahyu diturunkan dengan cara-"d) mengutus Malaikat sebagaimana

turunnyaJibril dan Malaikat-Malaikat lainnya kepada para Nabi t$Js,

Pada pembahasan ini, yar.g menjadi perhatian kita adalah cara

ketiga dari tiga cara tuntnnya wahyu yarLgmulia tersebut, yaituwahyu
dengan perantaraan Malaikat.

Nabi ffi pernah ditanya tentang cara tunrnnya wahyu kepadanya.
Beliau pun menjawab: "Terkadang, wahyu itu mendatangiku sePerti

bunyi lonceng, itulah y^ng paling berat bagiku, karena (membuat
badanku-"d) bergetar, lalu aku pun memahami apa yang disampaikan

Malaikat. Pada kesempat^nlain, Malaikat datang kepadaku menyerupai

seorang lakilaki, lalu mengajakku berbicara hingga aku memahami
a y ny a."' Aisyah €ri, berkata: " Sun gguh, aku pernah

^mp elih^antgdwikaahtyaukatnurun kepada beliau pada suatu hari ketika cvaca
sangat dingin. Vahyu tersebut (membuat badan beliau) bergetar dan
mengakibatkan dahinya bercucuran keringat.""'

Demikianlah dua kondisi ketika wahyu turun kepada Nabi ffi

melalui per arTtara Malaikat.

Kondisi pertama, Malaikat datang kepadanya, lalu Rasulullah
mendengar suara yangkeras seperti suara lonceng, tetapi beliau tidak
melihat bentuknya. Inilah kondisi (turunnya wahyu) yangpaling berat
bagi beliau. Oleh karena itulah, 'Aisyah rp!, menceritakan bahwa

dia melihat dahi Nabi ffi bercucuran keringat dan darinya wahyu itu

dimasukkan ke dalam hati, sebagaimana yangterdapat dalam hadits:

ts} Tafsiir lbni Katsir IY / l2l-122), secara ringkas.

I5r Al-Bukhari (I/tg - al-Fat-b), Kitab "Bad-ul Khalq" dan Muslim (Iy/1816, no.2333), Kitab "a1-

Fadhaa-i1".

Menyel isik Alam Malaikat 243

'1

"Sesungguhnya Ruhul Qudus memberikan ilham ke dalam hatiku.'t52
Diriwayatkan hadits lain dari'Ubadah bin ash-Shamit gb , dia berkata:

"Tatkala wahyu diturunkan kepadanya, Nabi ffimerasakan beratnya
hal itu sehingga wajahnya terlihat pucat."rs3

Kondisi kedua, Malaikat datang kepadanya menyerupai seorang

laki-laki, lalu Malaikat itu mengajak Nabi berbicara. Sebelumnya

telah disebutkan dalil, pada pembahasan khusus, yangmenunjukkan

kemampuan Malaikat yang dapat menjelma dan menampakkan diri
dalam wujud manusia.

'ffiAl-Halimi menyatakan bahwa wahyu memiliki 46 tingkatan,

kemudian dia memaparkannya.ts4 Al-Hafizh Ibnu Hqar menerangkan

hal ini dengan perkataannya: "Kebanyakan (+6 tingkatan tersebut*d)

menjelaskan sifat-sifat pembawa wahyu dan semuanya masuk ke dalam

apa y^ngtelah disebutkan.'rss

Ayar-ayat yang menunjukkan atas pengutusan Malaikat kepada
para Nabi dan Rasul r)@ sangat banyak. Meskipun demikian, yang
masyhur di kalangan para ulama bahwa yan1 ditugaskan untuk me-

nyampaikan wahyu adalah Jibril lM;, seb agaima na y angtelah disebut-

kan dalam al-Qur-an dan as-Sunnah.

Allah \H berfirman:

G'rJj^6/$fii so!lir',"i\u# [S'" IAft5firtg' 'S,]_;4;s. -(;l;<,WSt F

6.{ @ 6*5\ -v;'usc'rfi *$ ct

"Katakanlah: 'Barang siapa menjadi musub libril, maka libril itu telab

menurunkan (al-Qur-an) ke dalam batimu dengan seizin Allab; ?nern-

benarkan apa (kitab-kitab) ydng sebelumnya dan menjadi petunjuk serta

berita gembira bagi orang-orangydng beriman.'" (QS. Al-Baqarah:97)

'52 Telah disebutkan tahbrij-nya. limaan
rs3 Muslim W / 1817, no. 2335).
Lihat kitab al-Minhaajfii
't5na Fat-bul R<ari [/20). Syu'abil S/239-255).

24 lbadah Malaikat dan Perbuatannya

tha+{" U{'&i*t; 'a|;fi$&j$frty

{@ #Yrr-e,@be#"t.
oDan sesunggubnya al-Qur-an ini benar-benar diturunhan oleb Rabb

sernesta alam, dia dibaan turun oleb ar'Ruuhul Amiin (Jibril), ke dalam

batimu (Mubammad) agar kamu menjadi salab seordngdi antara ordng-

orangyd.ng rnernberi peringatan, dengan babasa Arab yang jelas." (QS.

Asy-Syu'a raa' : 192-19 5)

ii3i \1i)J fi, \y-r; <,\4,'4t; 316y; *
x, ,, .G@ '$A{ i;\Si S' j'ii 6eLr]6

-a-0?)r tfif. <1ri4.",fr<4,r $ei
./,

G.-\-ot)

{@'a))A- :,)s"")

"Dan apabila Kami letakkan suatu ayat di ternPdt ayat yang lain sebagai
pmggantinya, padabal Allab lebib mengetabui apa yang diturunkan-Nya,
mereka berkata:'sesunggubnya kamu ddakb ord.ng yang mmgada-adakan
saja.' Bahkan, kebar4takan mereka tiada mmgetahui. Katakankb: 'Ruuhul

Qudus |ibril) menurunkan al-Qur-an itu dari Rabbmu dengan benar,

untuk meneguhkan (hati) ord.ng-ord.ng yang telah beriman, dan menjadi
petunjuk serta kabar gembira bagi orang-orangyd.ngberserah diri (kepada
Allab)." (QS. An-Nahl: 101-102)

,t iac, @ # ;.$'i 6i +;j ", @ )fi;\;A:i\*

{@

" Sesungubnya al-Qur-an itu benar-bmar fi.rman (Allab yang dibaua oleb)
ut t t sd.n y ang m ulia 0 ibril), y an g rn e tnp uny a i ke ku atan, y d.n g m e mp un y ai

heduduk an tingi di sisi Allab y ang rnernpurTyai'Arry, y ang ditaati di sana
(di alam Malaikat) lagi dipercala." (QS. At-Takwiir: 19-21)

Menyel isik Alam Malaikat 245

Telah disebutkan pada pembahasan khusus mengenai hikmah

Jibril 24; dinamakan roh (Ruhul Qudus), yaitu karena malaikat ini

tunrn membawakan wahyu y argdi dalamn y a rcr dapat kehidup an b agi

keturunan Adam di dunia maupun akhirat."6

Jibril -|pi senantiasa mengajarkan al-Qur-an kepada Nabi ffi

pada setiap malam bulan Ramadhan. Pada tahun ketika Nabi akan

waf.at, Jibril mendatanginya sebanyak dua kali, sebagaimana ha1

itu ditegaskan dalam hadits 'Aisyah S. , ia bercerita: "Fathimah
datang berjalan kaki dengan cara jalannya seperti jalan Nabi ffi, lalu
Rasulullah ffi bersabda:' Selam at datang, wahai puteriku.' Kemudian,

beliau mendudukkannya di sebelah kanan atau di sebelah kirinya,lalu

membisikkan sesuatu kepadanya sehingga ia pun menangis. Maka dari

itu, aku bertanyakepada Fatimah: 'Mengapa kamu menangis?'Setelah

itu, beliau membisikkan lagi sesuatu kepadanya sehingga ia tertawa.
Aku berkata keheranarz'Aku tidak pernah melihat kegembiraan
yang sangat dekat dengan kesedihan, kecuali pada hari ini.' Aku pun
bertanya kepadanya: 'Apa yang beliau katakan? Putri Rasulullah itu
menjawab: 'Aku tidak akan pernah membeberkan rahasia Rasulullah

ffi.' Setelah Nabi ffi meninggal dunia, aku bertanya lagi kepadanya.

Lantas, Fatimah menj awab:'Beliau membisikkan kepadaku: Jibril biasa
mendatangi satu kali setiap tahun, namun pada tahun ini dia datang
sebanyak dua kali. Aku menyadari bahwa hal itu terjadi dikarenakan

ajalku telah dekat. Sesungguhnya kamu adalah keluargaku yang

pertama kali akan menyusulku. Oleh karena itu, aku pun menangis.
Kemudian, beliau bersabda: 'Tidakkah kamu senang bahwa engkau

akan menjadi penghulu perempuan orang-orang Mukmin di dalam

Surga?'Mendengar hal itu, aku pun tertawa karenanya."ts7

Jibril membacakan al-Qur-an kepada Nabi ffidalamtujuh dialek,

seb agaimana hadits y angdiriwayatkan dari' Abdullah Ibnu' Abb c!.U,,
^s
bahwasanya Rasulullah ffi bersabda:

'56 Lihat penjelasan sebelumnya.
157 Al-Bukhari @I/1326) dan Muslim (no. 2a50).

246 lbadah Malaikat dan Perbuatannya

4r; iL,;ar &r:"rr,i i:i * ef [' &b o);i n

t<-*--ri

Jibril membacakan al-Qur-an kepadaku dengan satu dialek. Maka aku

terus meminta ditambahkan hingga dia selesai (membacakan) dalam

tujuh dialek.'1ss

Semua riwayat tersebut adalah dalil yang menunjukkan bahwa

Jibril ,M; telah melaksanakan tugas mulia ini.

r&Terkadang, Malaikat yangturun kepada para Nabi bukanlah

Jibril atau Jibril bersama Malaikat lainnya, seperti para tamu Nabi

Ibrahim .l}@i. Hal ini pernah terjadi pula kepada Nabi kita, Muhammad

ffi, sebagaimana telah dijelaskan dalam kisah Malaikat Jibal dan Isra'
Mi'raj. Demikian jug , pada peristiwa pembelahan dada Nabi ffi,

seperti yangtelah dijelaskan sebelumnya.

Diriwayatkan dari Hudzaifah €5 , bahwasanya Rasulullah ffi

bersabda:

#D'irt.j; '&r3 ,j\i 11rgi :)-,? ei\ ,hurl .^.b uiu
ii'w.u 1(u r r+^ jJ e):i\
"ur it ry ?O:#r:1S3-:-lrl*\ i'y&"vii
*i+r$f yr;; r$ @9
'uiS Ja\'Ai

u.*t$i 'ua t'#"i+u

"Apakah kamu tidak melihat siapa yang baru saja datang kepadaku
barusan?" Hudzaifah menjawab: "Benar." Beliau bersabda: "Dia

adalah salah satu Malaikat yang belum pernah turun ke bumi sebelum

malam ini, lalu dia memintarzin kepada Allah untuk menyampaikan

salam kepadaku dan menyampaikan berita gembira kepadaku, yait:u

158 Al-Bukhari EI/1177) dan Muslim (no. 819). 247

I Menyelisik Alam Malaikat

t

bahwasanya Hasan dan Husain adalah penghulu para pemuda penghuni
Surga, sedangkan Fathimah adalah penghulu perempuan penghuni

Surga."r5e

Apakah ada Malaik y angturun membawa wahyu syari'at, yaitu
al-Qur-an dan as-Sunnah^, tselain Jibril?

Sebagian ulama berpendapat bahwa Malaikat itu ada, yakni
selain Jibril, dan terkadang Malaikat itu turun membawa wahyu.

Mereka berdalil dengan hadits Ibnu'Abbas qey,, dia berkata: "Ketika

Jibril duduk di sisi Nabi ffi, beliau mendengar suara yangberasal dari
atasnya. Beliau pun mengangkat kepalanya seraya berkata: 'Ini adalah

pintu langit yangbaru dibuka hari ini, padahal belum pernah dibuka
sebelumnya.'Lalu, turunlah Malaikat dari pintu tersebut dan beliau
berkata: 'Ini adalah Malaikat yangturun ke bumi hari ini, sedangkan
belum pernah turun sebelumnya.' Malaikat tadi mengucapkan salam dan
berkata: 'Aku akan menyampaikan berita gembira dengan dtacahaya.
Aku datang membawakan keduanya yang belum pernah diberikan
kepada seorang Nabi pun sebelum engkau, yaitu surat al-Faatihah dan
beberapa ayatterakhir dari surat al-Baqarah. Tidak ada satu huruf pun

y arg dib aca dariny a, mel ainkan aku akan memberik anny a.' o | 60

Mengenai pertanyaan tersebut, al-Qurthubi's!$5 menjawab:
"... Jibril turun untuk membacak^nnya (al-Qur-an) di Makkah, sedang-
kan Malaikat lain turun di Madinah untuk membawa pahala."'6'

Kesimpul arTnya, bahwasanya al-Qur-an, secara keseluruhan,
tunrn dibawakan olehJibril. Malaikat ini mendengarkannya dari Allah

Wj danmenyampaikannya kepada Nabi ffi. Namun, terkadang turun

bersamanya beberapa Malaikat ketika (al-Qur-an) disampaikan atau
setelah disampaikan dalam rangka menyampaikan berita gembira atau
memberitahukan apa yargtelah diturunkan, uallaabu a'lam.

'5e Ahmad N / 39 L) dan an-Nasa-i . Lihat Sbabiihun Nasa-i (ro. 297 5).
Muslim (V554, no.806).
t'06' Tafsiir al-Qurthubi l/116).

248 lbadah Malaikat dan Perbuatannya

2) Turunnya para Malaikat kepada selain para Nabi tW untuk

memberikan berita gembira, ujian, ata:u yangsemacamnya

Telah disebutkan dalam hadits ini mengenai sifat-sifat Malaikat
dan kemampuannya untuk menyenrpai manusia, seperti penyerupaan
mereka terhadap Nabi Ibrahim lM; dan menyampaikan berita gembira
kepada isterinya bahwa dia akan melahirkan seorang anak y^ng
bernama Ishaq; penyerupaan Jibril kepada Maryam dan meniupkan
roh kepada 'Isa di dalam hatinya; serta penyerupaan para Malaikat

dalam bentuk seorang laki-laki yangbotak, buta, dan terkena penyakit

kusta. Semua ini mungkin terjadi, sebagaimana telah ditunjukkan
oleh nash-nash. Akan tetapi, semua ini bukan merupakan wahyu

syar'i yang dapat menjadikan seseorang sebagai Nabi. Oleh karena
itu, hendaknya seorang Muslim berhati-hati karena terkadang syaitan
datang kepadanya (berpura-pura menjadi Malaikat). Apabila orang
itu menyangkanya sebagai Malaikat, maka syaitan tadi akan merusak

agama dan dunianya.tu'

b. Mencatat kebaikan dan keburukan

Abu Ja'far ath-Thahawi '#E berkata: "Kita beriman kepada

al-Kiraamul Kaatibiin (para Malaikat pencatat) karena sesungguhnya
Allah telah menjadikan mereka sebagai penjaga kita.Dr63

Ahlus Sunnah wal Jama'ah mengimani bahwa Allah telah
menugaskal para Malaikat yang mulia kepada keturunan Adam
untuk mengawasi dan menjaga perbuatan dan ucapan mereka serta
mencatatnya dalam lembaran hakiki yang dapat dibaca oleh manusia

pada hari Kiamat kelak.

Hal itu telah ditunjukkan oleh al-Qur-an dan as-Sunnah. Dalil-

dalil dari al-Qur-an adalah firman Allah W berikut ini:

i ii*W, ;O 3s:1, riy :f, ).';"eH,itri iJliCg$

{ @ 5;K:; 6'b;K,- l.ir;; ty?$ U t"i,i'

162 Lihat halaman sebelumnya.
163 Al-'Aqiiddh ath-Thabaauiyyab (ro. aa)).

Menyelisik Alam Malaikat 249

"Dd.n apabila Kami merasakan kepada manusia sudtu rabrnat, sesudab
(datangnya) bahaya menimpa mereka, tiba-tiba mereka rnelnPunyai tipu
daya dalam (menentang) tanda-tanda kekuasaan Kami. Katakanlab:
'Allah lebib cepdt pembalasannya (atas tipu daya itu).' Sesunggubnya
Malaikat-Malaikat Kami menuliskan tipu dayamu." (QS. Yunus: 21)

'rfk_ Gx atiii{ Wr, {a7{6isg-il}

{@

"Apakab mereka mengira, baban Kami tidak mendengar rahasia dan
bisikan-bisikan mereka? Sebenarnya (Kami mendengar), dan utusan-

utusdn (Malaikat-Malaikat) Kami selalu nrcncrfiat di sisi mereka." (QS.

Az-Zukhruf: S0)

,) ,z z A /./

'9.o dlrs 4;,?2

{@ ry'Y;{\

"(Allab berfirman): 'Inilab kitab (catatan) Kami ydng menuturk'an

terhadapmu dengan benar. Sesunggubnya Kamitelah menyuruh mencatat
dpd yang telah kamu kerj ak an.' Adapun orutng-ord.ng y dng beriman dan
mengerjakan amal yang sbalib maka Rabb mereka memasukkan mereka

ke dalam rabmat-Nya 6*So). Itulah keberuntungan ydng nydta." (QS.

Al-Jaatsiyah: 29-30)

(,+ ya!rt;X6:i; ci:4;4i,u1y'[U' ]

{ @ qrx{;;$,5&,J{iii'{- @ 6,* ;cr

"DAn tiap-tiap manusia itu telab Kami tetapkan amal perbuatannyd

(sebagairnana tetdpnya kalung)pada lebernya. Dan Kami keluarkan bagi'

250 lbadah Malaikat dan Perbuatannya

nyd pada bari Kiamat sebuab kitab yang dijumpainya terbuka. 'Bacalab

kitabmu, cukuplab dirimu sendiri pada waktu ini sebagai pengbisab
terhadapmz.'" (QS. Al-Israa' : L3-14)

Nash-nash di atas danyanglainnya menunjukkan bahwapara
M alaikat al -Kir aa m u I Kaatibi in $vlalaikat pencat at) senant i as a menyert ai
manusia, baik pada waktu malam maupun siang hari. Mereka betul-
betul mencatat segala ucapan dan perbuatan, baik yangdi dalam hati

(tersembunyi) maupun yang tampak, dengan catatanyang sebenarnya
dan dalam lembaran yangsesungguhnya.

Sebagian ulama menyebutkan beberapa permasalahan dalam hal

pencatatan amal perbuatan hamba Allah, di antaranya:

0 Apa hikmah dicatatnya semua perbuatan, padahal Allah Maha

Mengetahui segala y ang terj adi?

Jawaban dari pertanya n-pertanyaan di atas, pencatatan ini-

wallaabu a'lam-dllakukan untuk menampakkan keadilan Xllah wj

serta guna menegakkan hujjah yangjelas dan tegas bagi setiap syubhat
yang akan dijadikan alasan bagi orangyang bermaksiat padahari
Kiamat. Disebutkan dalam hadits shahih dari Sa'ad bin 'Ubadah *!b ,
dia berkata: "seandainya aku melihat seorang laki-laki bersama dengan
isteriku, niscaya aku akan menebasnya dengan pedang tanpa peduli."

Tatkala hal itu disampaikan kepada Nabi ffi, lalu beliau bersabda:

;y3 tb'#i'aV * *i r"i ii,E V;iji, ,y c:x;in

WW#Y,b@\i? i't;;e,Fi

u.a*t at',;44!,,fi w i\\ ;y Li;\ 4L Ui

"Apakah kalian heran dengan kecemburuan Sa'ad? Demi Allah, aku
lebih cemburu daripadanya dan Allah lebih cemburu daripadaku.

Karena A1lah cemburu, maka Allah mengharamkan perbuatan-

Menyelisik Alam Malaikat 251

perbuatan keji, baik yangtampak maupun yarlgtersembunyi. Tidak
ada satu pun yang lebih menyukai berhalangan (karena udzur) daripada
Allah. Oleh karena itu, Dia mengutus para Nabi untuk memberi kabar
gembira dan peringatan. Tidak ada satu pun yang lebih menyukai
pujian daripada Allah. Oleh karena itu, Allah menjanjikan Surga."r6a

Oleh sebab itu pula, manusia akan disuruh membaca catatarl
(amal)nya dan mubasabab $nstrospeksi diri) terhadap dirinya sendiri
pada hari Kiamat kelak, sebagaimana firman Allah tH:

{ @ qrw;;$,a-a,J{3is tT\ Y

"Bacalab kitabmu, cukuplah dirimu sendiri pada uaktu ini sebagai

pengbisab terhadapmz." (QS. Al-Israa': 14)

AI-Hasan al-Bashri 'tt$ berkata: ''$7'ahai anak Adam, telah

terbentang lembaran (catatan amal)mu dan telah ditugaskan kepadamu

dua Malaikat yang mulia. Salah satu Malaikat di sebelah kananmu
dan yang lain di sebelah kirimu. Yang berada di sebelah kananmu
selalu mengawasi dan menjaga kebaikan-kebaikanmu, sedangkan
yang berada di sebelah kirimu senantiasa mengawasi dan menjaga
keburukan-keburukanmu. Maka berbuatlah sekehendakmu, sedikit
ataupun banyak, sampai ketika kamu telah mati (sehingga) digulunglah
lembaranmu; lalu ia diletakkan di lehermu bersamamu di dalam
kubur; hingga kamu keluar (bangkit kembali) pada hari Kiamat dan
menemukan satu kitab yang terbuka, kemudian bacalah kitabmu.
Sungguh, demi Allah, telah berbuat adil Malaikat yang menjadi
penghisab dirimu (pencatat amal perbuatanmu)."r6s

Dalam sebuah hadits tentang pemilik bithaaqah (kartu) yang

sangat masyhur, Rasulullah ffi bersabda:

ls Al-Bukhari W2698),Kitab "at-Tauhiid". Diriwayatkan juga oleh Muslim (no. 1499) yang semisal

dengannya.

t6s Tafsiir lbni Jarir f/txVl/159).

252 lbadah Malaikat dan Perbuatannya

Y-\i;e>"tt c:':'r,F t#i b: l +, e|#-.i,r ,i! ;
4t j? U #;,i:'4i k ;yr. ;i
^,J,ii$fr u,sV'i r{\L

$aa';)L-,A,i# \i
'i.uqtUOij,tr'Jd#r,6Fg1i \GJ,";#jsit\iu; Jr 5,I1\

ti')'rl Gni
'*it \ib'$U {, LX,6{L i?\'* f i t2\, "G \5ib
,ii$ ,&PLi ,&4 <'3;$ i')+ t"^!i ',ii: '^ut 'il ul 'i ii
'i6.iI;'f O(l ,il6tq>i""rl r+, 't fiWl rir Y 4U
,fuuJr qusc,,>l*rr d\B,iv,# J,$,z+J\ eF

u-6-]t #1\d,l *'"8,P-'lS

"Sesungguhnya Allah merangkum amal perbuatan seseorang dari
ummatku di hadapan semua makhluk pada hari Kiamat. Kemudian,
diberikan kepadanya 99 dokumen khusus' yang setiap dokumen

(panjangnryr*o) sejauh mata memandang, lalu ditanyakan kepadanya:
'Apakah ada sesuatu yang kamu ingkari di sini? Apakah para Malaikat
pencatat-Ku telah menzhalimimu?' Orang itu meniawab: 'Tidak, wahai

Rabbku.' Allah bertanya lagi: 'Apakah kamu memiliki suatu alasan
atau kebaikan?' Orang itu terdiam sesaat, lalu menjawab: 'Tidak, wahai
Rabbku.'Allah berkata: 'Ada, sesungguhnya kamu memiliki satu
kebaikan di sisi Kami sehingga pada hari ini kamu tidak akan dizhalimi.

Selanjutnya, dikeluarkan baginya bitbaqab ftartu) yang di dalamnya
terdapat kalimat Asybadu allaa ilaaba illallab ua asyhadu anna

Muhammadan'Abdubuu wa Rasuulubu (Aku bersaksi bahwa tidak ada
ilah yang berhak diibadahi dengan benar selain Allah serta aku bersaksi

bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya). Allah berseru:
'Berikanlah (kanu itu) kepadanya.'Lantas, orang itu bertanya: ''Wahai
Rabbku, apa nilai bithaqah ini jika dibandingkan dengan dokumen-

Menyelisik Alam Malaikat

dokumen ini?'Maka ditegaskan lagi: 'sesungguhnya kamu tidak akan
dizhalimi.' Setelah itu, diletakkanlah dokumen-dokumen tadi di atas

timbangan. Orang itu berkata: 'Dokumen-dokumen itu menjadi

ringan, sedang bithaqah tersebut lebih berat, maka tidak ada sesuatu
yang lebih berat daripada 'Bismillaahir Rabmaanir Rabiim'(Dengan
nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayane)."roo

Demikianlah lembaran-lembaran ini akan ditimbang pada hari

Kiamat dan setiap pelaku akan mendapat balasan sesuai dengan amal
perbuatannya, sebagaimana yangditegaskan dalam hadits terdahulu.

2) Jumlah Malaikat pencatat amal dan nama-nama mereka

Secara zhahir-wallaabu a'Iam-Malaikat pencatat amal ada dua,
satu di sebelah kanan dan yang lain di sebelah kiri. Pendapat itu banyak
diriwayatkan dari para imam ahli tafsir.

Diriwayatkan dari Mujahid, ia berkata: "Bersama setiap orang
terdapat dua Malaikat, satu di sebelah kanan dan satu di sebelah kiri.
Malaikat yangberada di sebelah kanan mencatat kebaikan, sedangkan
malaikat yangberadadi sebelah kiri mencatat keburukan.'167 Hal yang
sama diriwayatkan juga dari Qatadah, al-Hasan, dan Sufyan, serta

ulama lainnya.t68

Mereka berdalil dengan firman Allah \Hg:

,F, Ay ;J ffi"ffi -4,;;j, b;ri;YJ gL Jil5X

)i,t L*e@ u )gi*; # * cw,it ;t @ *;j

{@3*Arist

"Ddn sesungubnya Kami telab mmciptakan manusia dan mmgetahui apa
ydngdibisikkan oleb batinya, dan Kami lebib dekat kepadanya daripada

166 Imam AhmaddalamMusnad-nya @/2L3). At-Tirmidzi (no. 2641), Bab: "al-Iimaan" dan dia berkata:
"Hadits hasan gharib." lbnuMajah (no. 4300), Bab:"az-Zrhd" dan sanadnya shahih. Llhat Sbahiibul
Jaami'ffI/343,no.7951).Lihat juga Musnadal-ImamAhmad$l/571,'no.6994),dergaatabqiq
al-Arna-uth.

161 Tafsiir lbniJarir ffXYUL59).
168 Tafsiir al-Qurtbubi (XVII/9).

254 lbadah Malaikat dan Perbuatannya

I

urat lehernya, (yaitu) ketika dua Malaikat mencatd,t drndl perbuatannya,
seorangduduk di sebelah kanan danyanglain duduk di sebelab kiri. Tiada
sudtu ucapdn pun yang diucapkan, melainkan ada di dekatnya Malaikat

?enga@as yang selalu badir." (QS. Qaf: 16-18)

Al-Qunhubi't$5 berkata: "(Pada ayat dL atas*d) Allah \9g ber-
firman: 'Qd'iid,' (bentuk m"froA dan bukan 'Qa'iidaani' (bentuk

mutsanna),r6e sementara jumlah (Ir4alaikat yar,g dimaksud-"d) ada dua,
karena y^ngdimaksud adalah di sebelah kanan terdapat Malaikat yang

duduk dan di sebelah kiri juga terdapat Malaikat yang duduk. Lalu,
kalimat yangpertama dihapuskan sebab kalimat yang kedua telah

menunjukkan padanya (hal y^ngsama).

Sibawaih berkata: Seperti ungkapan penya'ir:

q?Jr)a #^.
L GYs illb .r a,e3\S[ib

lS\')tS

Kami dengan apayangkami miliki dan Anda dengan
apayangAnda miliki ridha meskipun pendapat (<itr) berbeda.

Al-Farazdaq berkata:

))eFo )1 .o7 asraK:c3 {( G.;-uCEi;,! ryCL

Sesungguhnya aku menjamin orang y^ngdatang kepadaku selama
dia tidak berbuat dosa

demikian prila ayahku, dia dan aku bukan pelanggar j^"1i.

(Pada bait pertama milik Sibawaih) tidak dikatakan:'Raadbiaan'

(keduanya ridha) dan (pada bait kedua milik al-Farazda,q) tidak pula

dikatakan' Ghaduurain' Q<eduanya pelan ggar jan1l)." "o

Syaikh Muhammad al-Amin'ib)5 berkata: "Tentang kata ( iiill )

al-qa'iid,sebagian (ahli bahasa) menge ianyadengan, ( +wt ) al-qaa'id.
Yang jelas, maknanya adalah al'muqaa'id (lrangduduk). Dalam bahasa

Arab terdapat banyak penyebutan al-fa'iil, padahal yangdikehendaki

r6e Kara qa'iidberbentuk mufrad dan artinya menunjukkan satu Malaikat yang dudrrk, sedangkan
qa'iilaan berbentuk mutsanna dan menunjukkan arti dua Malaikat yang duduk.*d

110 Tafsiir al-Qurtbubi (XVIV 10).

Menyelisik Alam Malaikat 255

sebenarny a al-mufaa'il (lrangmelakukan) ; seperti al-jaliis (teman duduk)

yang dimaksudkan untuk al-mujaalis (yang duduk), al-akiil (teman
makan) yang dimaksudkan untuk al-mu-akiil (yang memakan), dan
an-nadiirn (teman minum) yang dimaksudkan untuk al-munaadim
(y^ngmeminum).

Sebagian ulama y^ng lain berkata: "Al-qa'iid di sini bermakna
al-mulaazim (yang senantiasa menyertai). Maka setiap yang selalu
menyertai, baik (kesertaannya) itu terus menerus atau kebanyakan
(sering), dapat dikatakan qa'iid. Contohnya, ucapan Mutammim bin
Nuwairah at-Tamimi berikut:

W)Ft tlU-*Y {e "6*absiia,;5

Temanmu, janganlah kau memperdengarkan cacian kepadaku
dan janganlah kau melukai hatiku hingga keduanya akan sakit.

Maknanyaadalahdi sebelah kanan ada Malaikat yang duduk dan

di sebelah kiri ada Malaikat yangduduk. Kalimat pertama dihapuskan

karena kalimat kedua telah jelas menunjukkan maksudnya. Demikianlah
uslub (g y^ bahasa) bahasa Arab yarLgsudah terkenal.""'

Adapun Raqib dan'Atidkeduanya adalah sifat bagi dua Malaikat.
Pendapat sebagian ulama bahwa Raqib dan 'Atid termasuk nama-nama
Malaikat peqagatidak benar dan tidak diriwayatkan dalam kitab-kitab
tafsir yarrg mu'tabar (diakui).'"

Al-Qunhubi 'ts'E berkata: "Maksud dari firman Allah \i{9 :

A4 A--, ;:l Jt $ c W-g * (qS. Q"rf' 1 s) ialah tidak ada sesuatu pun yang

diucapkan melainkan pasti dicatat. (Makna n*C) diambil dari kalimat

"ial' rr1" (Fulan mengeluarkan makanan), yaitu mengeluarkannya

dari mulut."

Mengenai makna ar-Raqiib, ada tiga pendapat:

0 Bahwasanya dia adalah y^ngmengikuti segala urusan.
2) Yang menjaga, sebagaimana dikatakan oleh as-Suddi.

t1t Adbtoaa-ul Bayaan W649).

n2 Lihat penisbatan perkataan ini dalam l<ttab Lawaami'ul Anwaar al-Bahiyyah (/447).

256 lbadah Malaikat dan Perbuatannya

3) Yang menyaksikan, seperti pendapat adh-Dhahhak.

Adapun makna al-'Atiid, ada dua pendapat:

0 Yang hadir dan tidak pernah absen.
2) Penjaga yang disiapkan untuk mengawasi atau menyaksikan.

Al-Jauhari berkata: "Al-'Atiid adalah sesuatu yang hadir dan
disiapkan. 'Attadabu ta'tiidan dan a'tadabu i'taadan berarti: Dia
menyiapkanny^untuk satu hari. Hal itu seperti firman Allah W:
{f,<=:"{t lffi*"Disediakannya bagi mereka tempat duduA." (QS. Yusuf:

31). Adapun kuda 'atadun dan'atidun adalah kuda yangdipersiapkan
untuk berlari."

Saya (a1-Qurthubi) tegaskan: "semuanya kembali kepada makna
hadir, seperti ucapan seorang penya'ir:

'^;*)dl C,#b'!5)3 iF Yr;$g[i\ e :bcs:i

ffii'*rluli*.fi';in fl i:,',rxt*;L*,*,,,

As-Sa'di ,u!$5 berkata: "Allah Ta'ala memberitahukan bahwasa-
nyaDialah yang telah menciptakan manusia, baik laki-laki maupun

perempuan, dan Dia mengetahui kondisiny apa-apa y angdisembunyi-

kannya, dan apa-apa yan1 dibisikkan da^l,am jiwanya. Allah lebih
dekat daripada urat leher manusia, yaitu organ terdekat dalam tubuh
manusia, yakni tulang yangmembungkus tempat sembelihan. Inilah
yangdapat mengajak manusia untuk senantiasa merasa diawasi oleh

Penciptanya. Dialah Allah Yang mengetahui nurani dan batin manusia
serta dekat kepadanya dalam setiap keadaan, sehingga seorang manusia
menjadi malu untuk mengerjakan larangan-Nya atau meninggalkan
perintah-Nya. Demikian pula, sudah sepantasnya manusia menjadikan
para Malaikat pencatat selalu hadir dalam hatinya, memulikan dan

menghormati mereka, dan berhati-hati untuk melakukan atau
mengucapkan sesuatu yang tidak diridhai oleh Rabbul 'Aalamiin,

karena semua itu pasti akan dicatat.

173 Tafsiir al-Qurtbubi (XVIYI 1).

Menyelisik Alam Malaikat 257

kata lain, mereka menemukan (mengetahui) semua perbuatan seorang
hamba, yangsatu di sebelah kanan untuk mencatat kebaikan-kebaikan

dan yang satu lagi berada di sebelah kiri untuk mencarat keburukan-
keburukan. Keduany^ menyaksikan hal itu dan senantiasa siap untuk
melaksanakan tugas yalg diperintahkan serta senantiasa menyertai

manusia, yakni 4l;; J{Y (QS. Qaaf: 18), yaitu senantiasa menjawasi

dan melihat kondisi r7ya." rtt

Apayang disebutkan oleh Syaikh as-Sa'di ,r!$g inimerupakan salah
satu buah keimanan kepada para Malaikat rffiu, meskipun mayoritas
manusia hanya memahami sekadar beriman terhadap keberadaan
para Malaikat berikur nama-nama mereka. Keimanan seperri itu tidak
berpengaruh sama sekali atas perilaku manusia sehingga (pemahaman
ini), tidak diragukan lagi adalah keliru dikarenakan kurangnya iman
mereka. Bahkan, dalam mengimani para Malaikat, manusia harus
merasakan keberadaan mereka bersamanya hingga hal itu memberikan
pengaruh dalam perbuatan, ucapan, dan semua urusannya.

Ayattersebut menunjukkan bahwa salah satu dari kedua Malaikat

itu berada di sebelah kanan dan yang lainnya berada di sebelah kiri,
tetapi tidak disebutkan tempatnya secara pasti. Sekelompok ulama

menyatakan tempatnya secara pasti, tetapi ranpa berdasarkan dalil.

Yang lebih utama adalah taanqquf (mendiamkan) atas apa yang
disebutkan oleh nash dan tidak berlebihan dalam masalah ini tarrpa
dalil, karena mengetahui urusan seperti ini harus berdasarkan dalil

syar'i, anllaabu A'ldm.t75

3) Apayangditulis oleh Malaikat?

Nash-nash menunjukkan kepada kita bahwasanya Malaikat
mencatat semua hal yang dilakukan manusia, yakni berupa ucapan

t1a Tafsiir as-Sa'di NI/151-152), secara ringkas.

'" !ih?, sebagianatsar mengenai hal iruda.lamal-Habaa-ibkaryaas-Suyrthi ftlm. 39-110). Lihatpula

kitab Lautaami'ul Anuaar al- Babryyah 0./ 449).

258 lbadah Malaikat dan Perbuatannya

dan perbuatan, baik lahir maupun batin, secara terperinci dan bukan
secara global; sebagaimana firman Allah \99 berikut ini:

#'*4@ W l?' @ lti eu:t,,* k Y

"DAn segala sesud.tu yang telab mereka perbuat tercatat dalam buku-
buku cd.ta.tan. Dan segala (urusan) yang kecil maupun yd,ng besar adalah
tertulis." (QS. A1-Qamar : 52'53)

F

i(

{@ \A.iiTEJJLc

"Dd.n diletakkanlab kitab, lalu kamu akan melihat orang-ordng yang
bersalab ketakutan terbadap dpayang(tertulis) di dalamnya, dan mereka
berkata:'A duhai celaka k ami, h,itab apakab ini y ang tidak meninggalkan
ydngkecil dan tidak (pula)yangbesar, melainkan ia mencatat senTudnyd;
dan mereka dapati d.pa ydng telab mereha kerjakan ada (tertulis). Dan
Rabbmu tidak menganiaya seorang jud. pun.'" (QS. AI-Kahfi: 49)

i,r si ;" \fi*;. J r6't, GA; {) >.$fr Tt 5\1u }

7; %t 15W fr);- I i5,, 6y'; -");1 & ";-A,1F;7i

<,jq 1; (, ivL;<,ru_Jj;\i ,g e3,/;i
&'p'td| A "b$;A4{i-iL5L
-e,^)1,.5J y-fr )ie U
1*a ?- * YU'-rt (r.;Yi-\ 7; ii*'^Ii 6;,i;s;

{ @ if3'-V\1 t1'6 {i'i }#-4. ?

Menyelisik Alam Malaikat 259

*Tidaklab sEdtutnya bagi penduduk Madinab dan ordng-orang Badui
yang berdiam di sekitar mereka, tidak turut menyertai Rasulullab (pergi
berperang) dan tidak patut (pula) bagi mereka lebih mencintai diri mereka
daripada mencintai diri Rasul. Yang demikian itu ialab karena mereka
tidak ditimpa hehausan, kepayaban, dan kelaparan pada jalan Attab.
Dan tidak (pula) menginjak sudtu ternpat ydng membanghitkan amarab
orang-ord.ng kafi.r, dan tidak menimpakan suatu bencana kepada musuh,
melainkan dituliskanlab bagi mereka dengan ydng demikian itu suatu
amal sbalih. sesungguhnya Allah tidah menyia-nyiakan pabala orang-
orang yang berbuat baik, dan mereka tidak menafkahkan suatu nafkab
yang kecil dan tidak (pula) yang besar dan tidak rnelintasi suatu lembah,
melainkan dituliskan bagi mereka (amal shalib pula), karenaAllah akan
memberi balasan kepada mereka (dengan balasan) yang lebib baik dari
dpd yang telah mereka kerjakan " (QS. At-Taubah: l2O-l2l)

jJ- r, @ ,tjJ #;',36, j73- ;3y

{@,fr #'i:t'sdi

"Bard.ng siapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrah pun, nisca.ya
dia akan melibat Balasan)nya. Dan barang siapa ydng mengerjaban
kejabatan seberat dzarrab pun, niscaya dia ahan melibat (balasan)nya
pula. " (QS. Az-Zalzalah: 7 -8)

Adapun hadits yang menunjukkan pencatatan amal perbuatan
secara terperinci sangat banyak, di antaranya hadits yangdiriwayatkan

dari Abu Hurairah 4E , dia berkata bahwa Rasulullah ffi bersabda:

y:tu O'i|!)t3r jLruve" irtlr:#kk;cr p

47*,;r,:G #:8,.s*-! X Us:_iy, g>"al JL'rr,,, aC

''L-&ii Sp L;N a;u;j \ ?;;i C 3F W 6/i,,r ^,-
?^*it;i((.urir {}S ,Fid/ :i\i $-:} \iiq p,UJ\r ((.f ti

260 lbadah Malaikat dan Perbuatannya

r-

"Barang siapa yangberwudhu dan membaguskan wudhunya kemudian

keluar dengan sengaja untuk melaksanakan shalat (jamaah) maka
sesungguhnya dia tetap dianggap shalat selama dia menuju shalat,

dicatat baginya dengan salah satu dari dua langkahnya satu kebaikan,
dan dihapuskan keburukannya dengan langkah yang lain. Jika salah
seorang dari kalian mendengarkan iqamah, maka janganlah dia tergesa-

gesa (berjalan) karena yang paling besar pahalanya di antara kalian

adalah y^ng paling jauh rumahnya." Mereka bertanya: "Mengapa,
wahai Abu Hurairah?" Abu Hurairah menjawab: "Disebabkan banyak-
nya langkah./'t76

Diriwayatkan dari Jabir bin'Abdullah qb, diaberkata: "Terdapat

beberapa bidang tanah yangkosong di sekitar masjid, lalu Bani Salamah

bermaksud pindah ke dekat masjid tersebut. Ketika berita itu sampai

kepada Nabi ffi, beliau bertanya kepada mereka: "Benarkah berita

yarTg sampai kepadaku bahwa kalian akan pindah ke dekat masjid?"
Mereka menjawab: "Benar, wahai Rasulullah, kami menginginkan
hal itu." Beliau bersabda: "'Wahai Bani Salamah, rumah-rumah kalian
akan dicatat sebagai bekas langkah kaki kalian. Rumah-rumah kalian
akan dicatat sebagai bekas langkah kaki kalian." Maka mereka berkata:
"Kami tidak jadi pindah (k. dekat masjid)."tzz

Diriwayatkan dari Uqbah bin 'Amir qB , dari Nabi ffi, beliau

I bersabda:

'^iii J1;EK A5;>r3r ,i;'r.-a\ Ji'"i U)\ t$3til ll

;y^ljr,i; b^ats 2\% # )7a\ ituw ip

ib bdAt bt,ru3')er\iJK'

'76 Malik dalam al-Muutathtba' Q./33) dari Abu Hurairah secara mauquf. Lihat at-Tambiid (X.VI/

2ot).

r7? Muslim S./462, no.656). Riwayat yang sepeninya dikeluarkan oleh al-Bukhari S/233) dari hadits
Anas dalam Bab "al-Jama'ah wal Imaamah".

Menyelisik Alam Malaikat 261

"Apabila seseorang bersuci lalu mendatangi masjid hendak shalat, maka

kedua Malaikat (yrrg menjaganya) a:a:u Malaikatnya akan mencarat
setiap langkahnya ke masjid sepuluh kebaikan. Adapun yangduduk

menunggu (masuknya waktu) shalat, maka ia sama dengan orang yang
melakukan ketaatan sehingga dicatat baginya (ganjaran yang) sama
dengan orang shalat, sejak ia meninggalkan rumahnya hingga kembali
lagi.""'

Nash-nash y^ngsemakna dengan ini sangat banyak. Dalil tersebut

menunjukkan bahwa setiap perbuatan t lang kecil maupun yang

besar, akan dicatat dalam lembaran-lembaran yang akan diterima
manusia di hari Kiamat kelak. Bahkan, sesungguhnya nash-nash ini
mengindikasikan bahwa setiap kata yang diucapkan akan dicatat,
bahkan sebagian ulama Salaf menegaskan bahwa para Malaikat akan
mencatat segala sesuatu hingga rintihan orang sakit. Barangkali mereka

berargumentasi dengan firman Allah ait : $3+,5i-i,1;j,o:l;$_e*

"Tiada sudtu ucdpdnpunydngdiucapkannya ielainkan ada di dekatnya
Malaikat pengdu)ds yang selalu badir." (QS. Qaf: 18)

Diriwayatkan dari Bilal bin Harits al-Muzani gE , bahwasanya

Rasulullah ffi bersabda:

e*u & 3i "ffirK 6 at d*:d/ {S!'{*"1 Elt'oLn
W b *Sj",'& J+1\3yr,rw-p; iLxynrq i &5"elrr

((iud ?; JL"ex"q ii,l &5",LA1\; & 3i'FriK u jirt

"Sesungguhnya seseorang yang mengucapkan suatu kalimat yarLg
diridhai Allah yarLg dia tidak menyangka kalimat itu akan sampai
seperti yar,g telah dicapainya, maka Allah akan mencatat baginya
dengan kalimat itu keridhaan-Nya hingga hari dia menemui-Nyr.

r78 Imam Ahm ad dalam Musnad-nya @ / 157) dan ulama lainnya dengan sanad shahih. Lihar Shahiihul

Jaami' [/ 177 , no. 447).

262 lbadah Malaikat dan Perbuatannya

Sesungguhnya seseorang yang mengucapkan suatu kalimat yang
dimurkai Allah yang dia tidak menyangka bahwa kalimat itu akan
sampai seperti yang telah dicapainya, maka Allah akan mencatat
baginya dengan kalimat itu kemurkaan-Nya hingga hari dia menemui-

Nya."tzr

Perhatikanlah, satu kata yang secara tidak sadar diucapkan
seseorang, sebagaimana disebutkan dalam beberapa riwayat hadits,
akan dicatat baginya dengan kadar tertentu, berupa keridhaan dan
kemurkaan Allah, wal'iyaadzu billaab. Poin yang dijadikan dalil
dari hadits di atas adalah perkataan manusia, meskipun dia tidak
menyadarinya,pasti akan dicatat. Oleh sebab itu, banyak ulama Salaf

y men gatakan : " S iap a saia y ang men gan ggap perkat a anrty a adalah
pe^nrbguatannya niscaya akan sedikit bicara, kecuali yang bermanfaat

baginya."r80

Telah ditetapkan bahwas anya perbuatan-perbuatan hati akan
dicatat, sebagaimana firman Allah \H:

{ @ |rf,kr rrdd @'6eE@ |*4L "WL;'X

"Padabal sesunguhnya bagi kamu ada (Malaikat'Malaikat) yang mmgauasi
(pekerjaanmu), yang mulia (di sisi Allah) dan yang ?nencdtat (pekerjaan-
pekerjaanmu itu), mereka mengetabui apa yang kamu kerjakan." (QS.
Al-Infithaar: L0-12)

AllahLawfajzhtel{ihm6;eiomb}er(imkaenrekkaemmaemnpgueatnahkueip) addaapaptardaipMaahlaaimkait bahwa
untuk

men getahu i ap a y angterdapat dalam hati seorang hamba. D iriwayatkan

dari al-Hasan'ffi, bahwa dia berkata: "{ i;r[ ] berarti tidak ada

yalgtersembunyi bagi mereka sesuatu pun dari perbuatan-perbuatan

kalian."r8r

r7e Imam Malik dalam al-Muwathtba'(tr/985). At-Tirmidzi W383, ro.2421) dalam"az-Zthd dan
dia berkata: "Hadits ini hasan shahih". Ibnu Majah @./1312, no.3969) dalam'al-Fitan'. Ahmad
W469). Sanadnya shahih. Lihat Sbahiibullaami' (tr/63, no. 1615).
Lihat Jaarni'ul'(Jluum ual Hikam (hlm.
't880t Tafsiir al-Qurthubi fftIX/ 2a$. 123).

Menyelisik Alam Malaikat 263

Ibnu AbtI'Izz al-Hanafi '$i5 menegaskan: "Telah ditetapkan

berdasarkan nash-nash bahwa para Malaikat akan mencatat ucapan
dan perbuatan, demikian pula niat. Karena niat termasuk perbuatan

hati maka ia termasuk dalam keumuman firman Allah: 4i)3'liit;.u"-*

' Mereka mengetabui apa yang kamu k erj akan.'(Qs. Al-Infithaar' 72)' ftz

Telah diriwayatkan dalam as-Sunnah apa-apa yangmenunjukkan
bahwa para Malaikat mengetahui perbuatan hati manusia, bahkan
keinginan dan kehendaknya.

Diriwayatkan oleh Abu Hurairah 4B , dia berkata bahwa
Rasulullah ffi bersabda:

\il+ oF *;ie \^lb3 N yp.q*F ril,k'yiirr jri 11
\il+ iyi%6;r6 \il:l; '* revsl:4tr6;trr,6

(.G\r,t6;ifl!

"Allah Mj berfirman: 'Jika hamba-Ku berkeinginan melakukan

suatu keburukan, maka janganlah kalian mencatatnya. Namun jika
dia telah melakukannya, maka catatlah baginya satu keburukan.

Apabila dia berkehendak melakukan suatu kebaikan, namun dia belum
melakukanny^, maka catatlah baginya satu kebaikan. Akan tetapi jika
dia telah melakukanny^, maka catatlah baginya sepuluh kebaikan.""'

Diriwayatkan juga darinya (Abu Hurairah 4b), bahwasanya

Rasulullah ffi bersabda:

(ry G)ifi)qt,h bi,:;a'r+ 3\iur,'4=l,-ial sJ\i ll

"GeJ \6J\! 63,:l:t<)b,ir u;fu \4+ o1,:;1131,irr

((.iFi b6jat

t82 Syarb al-'Aqiidab atb-Thabaatalryab (ro. 442).

Its Al-Bukhari W/ 464 - al-Fat-h),I1tab "at-Tauhiid" dan Muslim (/ ll7 , ro. 128), Kitab "al-Iimaan".

Lafazh tersebut milik Muslim.

2il lbadah Malaikat dan Perbuatannya

'Malaikat berkata: ''Wahai Rabbku, itu hamba-Mu hendak melakukan
kejahatan (padahal Dia Maha Mengetahuinya).' Maka Dia berkata:
'Awasilah dia! Jika dia telah melakukannya, maka catatlah baginya
satu keburukan yang sama; sedangkan jika dia meninggalkannya, maka
catatlah baginya satu kebaikan, karena dia meninggalkannya lantaran
Aku.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah '{)H pernah ditanya mengenai

kemampuan para Malaikat yang mengetahui keinginan hati seorang
hamba, padahal ia adalah rahasia antara Allah dan hamba-Nya. Beliau
pun menjawab: "Berdasarkan penelitian y angsebenarnya, bahwasanya
Allah Makakuasa dalam mengajark arL paraMalaikat untuk mengetahui
apayatgterdapat dalam jiwa seorang hamba menunrt kehendak-Ny.,
sebagaimana Dia Mahakuasa dalam memberikan kepada sebagian
manusia (kemampuan) untuk mengetahui apa yang terdapat dalam
jiwa oranB lain."tss

Kesimpula nnya,para Malaikat Pencatat Amal telah disiapkan oleh
Allah untuk mencatat semua perbuatan manusia, berupa ucapan dan
perbuatan yanglahir maupun yang batin. Nash-nash juga menunjukkan
bahwa para Malaikat akan mencatat bagi manusia setelah ia meninggal

dunia, perbuatan-perbuatan yarrg disebabkan oleh kebaikan dan
keburukan semasa hidupnya.

Firman Allah \W:

,i, k'1L;t7, Vfrti ,:]4{@;jA#,_$*tiea^'iGt *

"sesunggubnya Kami mengbidupkan orang-orang rndti dan Kami

mmulishan dprt. yang telab mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka
tingalkan. Dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam Kitab Indukyang
nyd.trt. (Laub Mabfuzh)." (QS. Yasin: 12)

'8a Diriwayatkan oleh Muslim (no. 129), Kitab "al-Iimaan". Lihat pula Fat-bul Baari (Xl/323) :ur;Ltrk
tambahan penjelasan.

t8s Majmu'ul Fatdlredt W/253), secara ringkas.

Menyel isik Alam Malaikat 265

Ayat ini menunjukkan bahwa para Malaikat akan mencatat

perbuatan-perbuatan manusia yangtelah dilakukannya ketika masih

hidup dan perbuatan-perbuatan yang dapat menyebabkan kebaikan

atau keburukan sepeninggalnya,baik yang dilakukan sendiri atauyang

dilakukan orang lrirr, r.ir-a dialah yangmenjadi penyebab

mengajak kepadanya. Dalil yang menguatkan pernyataan i^nti^uadya^lnagh

firman Allah \H:

G?;;$,ffi S* )S * ;**1,e. i!; aft,Fi;*

6rt*3\ti $e4,gj::ii( ,./1 g.1t ?a

-C(f,r, 1; U..-*t

@ . . . .u(.-3- JAi \A 614

*Oleh karena itu, kami menetapkan (suatu hukum) bagi Bani israil, babwa
barang siapa ydng membunub seorang manusia, bukan karena orang itu

(membunub) oranglain, atau bukan karena membuat kerusakan di muka

bumi, maka seakan-akan dia telab membunub selurubnya. Dan barangsiapa

yang memelibara kebidupan seorang manusia maka seolab-olah dia telab

memelibara kebidupan manusia selurubnya...." (QS. Al-Maa-idah: 32)

Diriwayatkan dari'Abdullah bin Mas'ud gg , dia berkata bahwa

Rasulullah ffi bersabda:

t:ix\w:'b;S ,;{'tti'ri\&or.i1 \aY,W;d.i;

((.y'Ji;ar ,f u

"Tidaklah suatu jiwayang terbunuh secara zhalim melainkan anak
Adam yangpertama (Qabil-"d)mendapat bagian (dosa) dari darahnya
karena dialah orang pertama kali yang melakukan pembunuhan.Dr86

DariJarir bin 'Abdullah gr, dia bercerita: "sekelompok orang

Badui yangmengenakan pakaian dari wol datang kepada Rasulullah ffi.

'86 Al-Bukhari AI/2669, no. 6890), Kitab "al-I'tishaam bis Sunnah" dan Muslim (no. 1677), Kitab

"al-Qasaamah".

266 lbadah Malaikat dan Perbuatannya

Begitu melihat kondisi mereka yang memprihatinkan, y^ng sangat
terdesak oleh kebutuhan, beliau pun memerintahkan orang-orang
untuk bersedekah. Akan tetapi, mereka lambat bertindak sehingga
tampak kemarahan pada wajah beliau."

Perawi melanjutkan: "Kemudian, datang seorang laki-laki dari
kalangan Anshar dengan membawa sekeraniang uang. Selanjut-
nya, datangyanglainnya dan saling susul-menyusul hingga tampak

kegembiraan padawajah beliau. Maka Rasulullah ffi bersabda:

rr df6- o.
))

b &{, f f U D: b *IL +,5 t',* U,Vb tt"t

rc?c"etr::i

'Barang siapa yar.g melakukan (menghidupkan sunnah yang mulai

redup-'d) satu sunnah kebaikan dalam Islam, lalu (sunnah itu) dilakukan

oleh orang setelahnya, maka akan dicatatbagrnyapahala seperti pahala

o ran g y ge rj ak arLrLy a, tanpa men guran gi p ahal a me reka sedikit
pun. Se^nbgamlikennya, barang siapa yang melakukan (membuat-"d)satu

keburukan dalam Islam, lalu (keburukan itu) dilakukan oleh orang

setelahnya, maka akan dicatat baginya dosa seperti dosa orangyarLg

melakukannya, tanpa mengurangi sedikit pun dosa mereka.'"'87

Diriwayatkan dari Abu Hurairah oly , dia berkata bahwa
Rasulullah ffi bersabda:

itfub,g* b,.., 'e,il\ii crr o\-i ti! yy

((.-f,2Lt,= -A.-o. )-.o1ol( At'rJo-,itro+. rr , ni1- ,( o,
9s-t-;
eva 1t

r87 Muslim W/2059, no. 1017), Kitab "al-'Ilm"

Menyel isik Alam Malaikat 267

"Apabila keturunan Adam telah meninggal dunia, maka terputuslah

amalnya, kecuali tiga: ilmu yang bermanfaat bagi orang setelahnya,
anak shalih yang mendo'akannya, dan sedekah jariyah.""'

Hadits-hadits yang semakna dengan riwayat tersebut sangat
banyak. Semuanya menunjukkan bahwa setiap perbuatan yang
menyebabkan orang lain ikut melakukannya selama hidupnya (per-
buatan baik atau buruk) akan terus dicatat baginya setelah orang itu
meninggal. Sebagian ulama berpendapat bahwa para Malaikat tidak
mencatat, melainkan perbuatan yang mengandung pahala dan siksa;
atau semuarnya- ditulis, tetapi kemudian dihapus lagi sehinggayang

tersisa adalah perbuatan yangterdapat padanyapahala atau siksa saja.
Penjelasan ini diriwayatkan dari Ibnu 'Abbas ,r.ib,. Adapun nash-nash
terdahulu menunjukkan bahwa segala sesuatu pasti akan dicatat,
uallaabul mustd'Aan.

4) Bagaimana menyatukan (pemahaman) antara (hadits-hadits

yangmenerangkan) keikutsertaan para Malaikat kepada setiap
manusia dengan hadits-hadits yang menunjukkan bahwapara
Malaikat tidak akan masuk ke dalam rumah yangdi dalamnya
ada anjing, gambar, dan yang semisalnya?

Jawabnya: hadits-hadits yang menyebutkan para Malaikat tidak

akan masuk rumah disebabkan beberapa faktor sangat banyak dan
beragam, di antaranya hadits Abu Thalhah gf , dia berkata: "Aku

mendengar Rasulull^h M bersabda:

* *k?i* i: W'au-tar ..pi .i yy

'Malaikat tidak masuk ke dalam rumah yang di dalamnya terdapat

anjing dan gamb ar."'t9e

Diriwayatkan oleh 'Abdullah bin 'Abbas qgp-, , dia berkata:
"Maimunah memberitahukanku bahw a pada suatu pagi, wajah

Nabi ffi cemberut lalu Maimunah bertanya: ''W'ahai Rasulullah, aku

r8E Muslim W1255, no. 1631), Kitab "al-rtr(ashiyyah.
'8e Al-BukhariEI/1179, no.2053) dan Muslim @./1665,no.2106), Kitab "al-LibaaswazZtiral,.

Lafazh tersebut milik Muslim.

268 lbadah Malaikat dan Perbuatannya

sangat mengkhawatirkan kondisimu hari ini. Beliau ffi meniawab:

'sesungguhnyaJibril berjanji akan menemuiku tadi malam, tetapi
ia tidak jadi menemuiku. Adapun aku, demi Allah, mengapa ia

meninggalkanku?"

Perawi berkata: "sepanjang hari itu Rasulullah ffi berada dalam

kondisi demikian, hingga kemudian teringat olehnya seekor anak anjing
di bawah tenda kami. Setelah itu, beliau menyuruh mengeluarkannya
lalu beliau mengambil air dengan tangannya kemudian memercikkan

ke tempatnya. Pada sore harinya, Jibril pun datang menemui beliau.

Rasulullah M bertanya kepadanya:'(Bukankah) engkau berjanji

akan datang menemuiku tadi malam?' Dia menjawab: 'Benar. Akan
tetapi, kami tidak akan masuk ke dalam rumah yangdi dalamnya ada

anjing atau gambar.' Maka sejak hari itu, Rasulullah ffi menyuruh

(para Sahabatnya) untuk membunuh anjing-anjing, sampai beliau
memerintahkan (mereka) membunuh anjing haa'itb (y"rg digunakan

menjaga rumah atau kebul-n"") yang masih kecil dan membiarkany^ng

sudah besar."reo

Diriwayatkan dari Abu Hurairah *!b, bahwasanya RasulullahM

bersabda:

('r;"; ns=5 \##'r'aU-te\U-X 'j ll

"Para Malaikat tidak akan menyertai suatu perkumpulan yang di
dalamnya terdapat anjing dan lonceng.""'

Demikian pula hadits-hadits lain yang semacamnya.

itu Al-Khaththabi aqai'nEny^ari berikan jawaban terhadap pertartyaun
dengan pernyat "Yang dimaksud adalah para Malaikat

yangtunrn membawa keberkahan dan rahmat, bukan para Malaikat

penjaga (pencatat amal). Sebab, mereka tidak akan pernah berpisah

dengan manusia."re2

t{ Muslim W/L664,no. 2105), Kitab "al-LibaaswazZiin.ah
Wt el Muslim 167 2, no.2l L3), Kitab "al-Liba x w az ZiJrr,at. .

oz Ya'aaliaus Sunan [/75).

Menyelisik Alam Malaikat 269

Al-Hulaimi berkata: "Hadits itu memberi kemungkinan makna
bahwa para Malaikat tidak akan masuk rumah yangdi dalamnyater-
dapat hal tersebut untuk memuliakan, mendo'akannya, dan memberkahi

penghuni rumah. Namun, hal tersebut tidak akan menghalangi masuknya
bagi para Malaikat yang mencatat amalperbuatan dan mencabut nyawa.

Pendapat ini tidak diingkari di kalangan kami, sebagaimana rusaknya
akhlak penghuni rumah menyebabkan tidak dapat masuknya orang-
orang shalih ke dalam rumahnya untuk memuliakalny\namun hal itu
tidak dapat menghalangi masuknya kemunkaran. " re3

Pendapat ini diperkuat oleh hadits yang diriwayatkan dari 'Ammar
bin Yasir c#.,, diaberkata: "Aku pulang kepada keluargaku pada malam
hari dalam keadaan terluka kedua tanganku, lalu mereka menggosoknya

dengan zafaran ftunyit). Setelah itu, aku menemui Rasulullah ffidan

mengucapkan salam kepadanya, namun beliau tidak menjawab dan
tidak menyambutku. Beliau bersabda: 'Cucilah ini.' Maka aku pergi
lalu mencucinya kemudian kembali lagi kepada beliau sedang masih
ada sedikityangtersisa. Aku mengucapkan salam kepada beliau, tetapi
beliau tidak menjawabnya dan tidak menyambutku. Beliau bersabda:

'Cucilah ini darimu'. Aku pun pergi dan mencucinya kemudian

kembali mendatangi beliau. Maka beliau menjawab salamku lalu
menyambut kedatanganku dan bersabda: 'sesungguhnya Malaikat tidak
mau datang dengan membawa kebaikan kepada jenazah orang kafir,
jenazah orang yangdilumuri dengan za'faran, dan orang yangsedang
junub.' Beliau bersabda: 'Ia memberikan keringanan kepada orang
junub agar berwudhu jika ingin tidur, makan, ataupun minum."rea

Sabda beliau "Bikhairin (dengan membawa kebaikan)" menunjuk-
kan bahw a par a Malaikat tetap meneman i jenazah kafir, tetapi dengan
membawa siksa-ual 'iyaadzu billaah-sebagaimana telah dibahas pada
pembahasan yang berkaitan dengan laknat Malaikat terhadap roh
orang kafir.D'es

1e3 Al-Hdbda-ik (ro.268). Untuk tambahan, lihat Fat-hul Baari 6-/380-382).
rea Abu Dawud (IVl80, no.4776) danlafazh itu miliknya. Ahmad dalam Musnad-nya W /320) dengan

sanad hasan. Lihat juga Sbabiibul Jaami'@,/167, no. 1956).
'e5 Lihat halaman sebelumnya.

270 lbadah Malaikat dan Perbuatannya

i

Nabi ffi melarang seseorang menggunakan zafaran (kunyit)

atau al-kbaluq (p'arfum), sebagaimana disebutkan dalam riwayat lain,
I sebab zafaran atau minyak wangi y^ngterbuat darizafaranittadalah

wewangian khusus untuk perempuan.

Ibnul Atsir berkata: "Al-Kbaluuq adalah minyak wangi yarLg

sudah dikenal dan terbuat dari zafaran ata:uzat lainnya dari jenis-jenis
wewangian.'S7'arnanya cenderung kemerah-merahan dan kekuning-
kuningan. Ada riwayat yang membolehkannya dan ada pula yang
melarangnya,tetapiyangmelarang lebih banyak dan lebih kuat. Peng-
gunaannya dilarang karena ia termasuk jenis minyak wangi khusus untuk

perempuan dan memang merekalah yang lebih banyak menggunakartnya
daripada laki-laki. Secara jelas, kedudukan hadits-hadits yang melarang
hal itu ialah sebagai naasikb (menghapus riwayat yang membolehkan).""u

Adapun maksud orang yangjunub di sini adalah orang yang

biasanya meninggalkan mandi janabah, sehingga kebanyakan waktunya
dalam keadaan junub. Hal ini menunjukkan kurangnya (pemahaman
terhadap a1aran'"d) agam dan kotornya batin orang itu.le7

l Sebagian ulama berkata: "Tidak masuknya para Malaikat (ke
dalam rumah seseorang'd) tidak menghalangi mereka untuk mencatat

amal perbuatan dan mencabut nyawarlya. Para Malaikat itu mamPu

mengetahui perbuatan-perbuatan seorang hamba, yangberbeda dengan

kemampuan manusia. Mereka memiliki kekuatan dan kecepatan

yangmenjadikan mereka dapat mencatat perbuatan seorang hamba

meskipun berada jauh darinyakarenaterhalangi sesuatu. Oleh karena

itulah, Allah [H berfirman:

/4/?a(z -{t!
{ d;r.rrr L.OJ'.{rr-

"#c6.*"Yangmulia (di sisiAllab) danyangrnsncd.td.t (pekerjaan-pekerjaanmu itu),

mereka mengetahui apayangkamu kerjakan." (QS. Al-Infithaar: ll-12)

t% An-Nihaayah F/71). 271

tel An-Nibaayab 8./ 302).

Menyelisik Alam Malaikat

L

Kesimpul artrrya, para Malaikat penc atat amal rffil senantiasa

menyertai manusia dan mencatat semua y^nt diperbuatnya. Mereka
telah disiapkan oleh Allah untuk tugas itu. Allah pun memberikan

sarana-saran a dansifat-sifat yang membuat mereka mampu melaksanakan

perintah Allah tanpa hambatan dan kesulitan sama sekali, utallaabu

a'lam.

c. Menjaga manusia

A I -Hafa z b a b dan a I -M u' a q q ib ah adalah M al ai k a t y ang ditu gaskan
kepada manusia untuk menjaga dan menghalangi mereka dari hal-hal
yang akan mendatangkan mudharat, baik dari musuh yang ryata
maupun yangtidak nyata. Jika ada sesuatu yang dikuasakan kepada
mereka, maka mereka menyerahkannya kepada takdir Allah sesuai
dengan perintah-Nya.

Para Malaikat itu, sebagaiman a yangditunjukkan oleh nash-nash,
bukanlah pencatat (amal). Malaikat pencatat amal memiliki tugas khusus,
yaitu menulis, sedangkan al-Hafazbab memiliki tugas khusus, yaitu

menjaga. Mereka tidak sepeni para Malaik at yangsenantiasa mendampingi

manusia, sebagaimana Malaikat pencatat selalu menyertainya. Akan
tetapi, mereka bergiliran dan bergantian (mend atangi manusia) sebagian
mereka dengan sebagian yanglainnya.

Banyak nash dari al-Qur-an maupun as-Sunnah yang menunjukkan

hal itu, di antaranya firman Allah \H:

ii*,'lA'*if"r';r€^;'\rirt\\"q"Li^?4;i-fffa,iii"J5,hnrA,e?"{*flxi;f'frKtrr-Y.rlt'!r'r2#r1(6l (.4l4r3r5!fl--jw,'?"{n6-u't,,u;r,'Wi,*;fK:.'--.''itli;,,f"it:'-oUU.i_L.;-6;:*A;,yl"':5-ri);ny''y.--

{@ )\e.*;i,t\ft

" Bagi manusia ada Malaikat-Makikat yang selalu mengikutinya bergiliran,

di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya d.tas perintab Allab.

SesunggubnyaAllah tiddk mmgubah keadaan suatu kaum hingga mereka
mmgubab keadaanyangadapada diri mereka sendiri. Dan apabilaAllab

272 lbadah Malaikat dan Perbuatannya

i

mmghmdaki keburukan terhadap suatu kaum, maka tidak ada yang dapat
menolaknla; dan sekali-kali ti.dak ada pelindung bagi mereka selain Dia."
I (QS. Ar-Ra'd: 11)

'{A -.v$LiF "tg;"W 3;ii7)4'i} btr,';'y

{@ 69;*g,6riL*;-rfi\

"Dd.n Dialab yang lnetnpunydi kekuasaan tertinggi atas semLtd bamba-

Nya, dan diutusnya kepadamu Malaikat'Malaikat penjaga, sebingga
apabila datd.ng kematian kepada salab seorang di antara kamu, ia
diuafatkan oleh Malaikat-Malaikat Kami, dan Malaikat'Malaihat Kami
itu tidak rnelalaihan keuajibanrryd." (QS.Al-An'aam: 61)

L.cW$,;Itt}.

{

*Tidak ada suatu jiwa (diri) pun melainkan ada peniaganya." (QS. Ath-

Thaariq:4)

Para Malaikat penjaga itu adalah-anllaahu a'lam-mereka yang
bergiliran menjaga kita pada waktu shalat Shubuh dan 'Ashar. Sebagian
mereka dengan sebagian yang lainnya saling bergantian menjaga
manusia, sebagaimana disebutkan dalam hadits Abu Hurairah 4F.' ,

dia berkata bahwa Rasulullah ffi bersabda:

go:;a1Sr61t, 4i;5,,1-IJ! 4X W ;:*6 n
'rk J&w Hgtq &i \ LH j 4t ric) ;a ri"b
t u.eo?J : -e|o{-?- 'jLi
rf)qe
eS;,-r)# i<;q<o)l*.t4-o)-
(@fu;4$wi:
t'-:

"saling bergiliran di antara kalian para Malaikat (y.rg bertugas)

pada malam hari dan para Malaikat (y^ng bertugas) pada siang hari.
Mereka berkumpul pada waktu Shalat Shubuh dan Shalat 'Ashar.

I Menyelisik Alam Malaikat 273

L

Kemudian, Malaikat yangbermalam di tengah kalian naik lalu Allah
bertanya kepada mereka-padahal Allah lebih mengetahui tentang
mereka'Bagaimana kalian meninggalkan hamba-hamba-Ku?' Mereka
menjawab: 'Kami tinggalkan mereka ketika sedang shalat dan kami
datang kepada mereka ketika mereka sedang shalat."'res

Ibnu Katsir #E berkata: 'Bagi setiap hamba terdapat Malaikat-

Malaikat yangsaling bergiliran menjaganyapadamalam dan siang hari.
Mereka menj agan ya dari kej ahatan-kejahatan dan kej adian-kej adian,
sebagaimana Malaik at lainny a silih-berganti menj aga perbuatan baik
dan buruk, ada Malaikat yang menjaga pada waktu malam dan ada
Malaikat yang menjaga pada waktu siang. Belum lagi dua Malaikat

yatgberada di sebelah kanan dan di sebelah kiri. Keduanya mencatat
amal perbuatan, yangdi sebelah kanan mencatat perbuatan baik dan
yangberada di sebelah kiri mencatat perbuatan buruk. Kemudian dua
Malaikat yang menjaganya di belakang dan di depan. Jadi, seorang

manusia berada di antara empat Malaikat pada waktu siang dan empat
Malaikat pada waktu malam; yaittt dua Malaikat penjaga dan dua
Malaikat pencatat saling bergantian."ree

'Ali €5 berkata: "setiap hamba diiringi oleh Malaikat al-Hafazbab

yangmenjaganya sehingga ia tidak menubruk tembok, jatuh ke dalam
sumur, atau terkena binatang. Hal itu terus berlangsung hingga jika
telah datang kepadanya ketentuan, maka keluarlah Malaikat penjaga
itu darinya lalu dia pun ditimpa oleh apa yangdikehendaki Allah.'200

Kenyataan dan indera dapatmembuktikan hal ini. Betapa banyak
orang yang selamat setelah tertimpa kejadian-kejadian kauniyyab
(bencana alam). Biasanya tidak mungkin adayangselamat darinya,tetapi
atas izin Allah seseorang berhasil keluar darinya dengan selamat dan
tidak tertimpa keburukan. Misalnya lagi, orang yangjatuh dari tempat

reE Al-Bukhari Ol/33, no. 555), Kitab "Mawaaqiitus Shalaah" dan Muslim (I/439, no.632), Kitab
"al-Masaajid wa Mawaadi'ush Shalaah". Telah
*Yata'aaqabuun" dari segi bentuk kalimatnya dijelaskan pula sebelumnya mengenai sabda beliau
(i'raab).
te Tafsiir lbni ltutsir @/ 503).
2m Disebutkan oleh as-Suyuthi dalam ad-Durntl Mantsuur dandia menisbatkannya kepada Abu Dawud

dalam aLQadar Ibnu Abid Dunya, serta Ibnu 'Asakir. Lihat ad.-Durntl Mantsuur W /615).

274 lbadah Malaikat dan Perbuatannya

yangtinggi, yangjatuh ke dalam sumur, yalgtenggelam ke dalam laut,

yangterhindar dari keburukan tanpa mengetahui sebabnya, atauyang

semacamnya. Tidakkah semua itu terj adi -wallaabu a'lam-melainkan
karena (pertolongan) para Malaikat penjaga yang ditugaskan Allah

kepada manusia. Contoh kejadian seperti itu sangatlah banyak.

Nabi ffi telah menyebutkan dan mensyari'atkan beberapa dzikir

supaya orang yarLgmengucapkannya diiaga oleh Malaikat pada hari
tersebut atau padatempat di mana ia mengucapkannya, di antaranya:

0 Membaca ayat Kursi

Telah disebutkan dalam hadits shahih, dari Nabi ffi, bahwa-

sanya barang siapa yang membaca ayat Kursi, maka Allah akan

menu gask an p ar aMalaikat kepadany a, y aitu y arLg akan selalu meliputi

dan menjaganya. Sebagaimana pula dalam hadits yangdiriwayatkan

dari Abu Hurairah *iF' , dia berkata: "Rasulullah ffi menugaskanku

menjaga zakatRamadhan (zakatfitrah). Kemudian, aku didatangi oleh

seseorang dan dia mengambil (mencuri) makanan itu sehingga aku

menangkapnya. Aku pun mengancamnya:'Aku akan melaporkanmu

kepada Rasulullah M.' Maka Abu Hurairah Pun menceritakan

kejadian ini. Dalam lanjutan kisah hadits ini, orang (yrtg mencuri)

tersebut berkata: 'Jika kamu hendak berbaring ke tempat tidurmu,

maka bacalah ayat Kursi, niscaya kamu akan senantiasa mendapat

penjagaan dari Allah dan syaitan tidak akan mendekatimu hingga
pagi hari.' Mereka (para Sahabat) adalah orang-orang yang paling

bersemangat dalam berbuat kebaikan."' Nabi ffi bersabda: "Pencuri

itu telah mengatakan kebenaran kepadamu meskipun dia pendusta.

Apakah kamu mengetahui siapa yangkamu ajak bicara sejaktiga malam

kemarin, wahai Abu Hurairah?' Abu Hurairah menjawab: 'Tidak.'
Beliau menjawab: 'Itu adalah syaitan.'"'o'

2) Membaca beberapa ayat terakhir Surat al-Baqarah

Diriwayatkan dari Abu Mas'ud al-Ansharr gE', dia berkata bahwa

Nabi ffi bersabda:

20' Al-Bukhari F/812, no.2187), Kitab "al-\tr7akaa1ah".

Menyelisik Alam Malaikat 275

(G6 *ri2-rlX\fr*i b,i{r!i; n,

'Barang siapa yang membaca dua ayat terakhir dari surat al-Baqarah
pada malam hari maka kedua ayat itu sudah mencukupinya.'",0,

Imam an-Nawawi berkata: "Para ulama berbeda pendapat
mengenai makna kafataabu (kedua ayatinitelah mencukupinya). Ada
y ang mengatakan :' Dari berbagai bahaya pada malam itu,' namun ada
juga yang berpendapat: 'Telah mencukupinya dari qiyaamul lail malam
itu.'Menurut saya (an-Nawawi): 'Bisa mencakup kedua hal itu.'D203

3) Membaca surat al-Ikhlash dan al-Mu'auuidzatain (dua surat

perlindungan, yaitu surat al-Falaqdan surat an-Naas) sebanyak
tiga kali

Diriwayatkan dari'Abdullah bin Khubaib 48, dia berkata:

"Kami pernah keluar pada malam hari, ketika hujan deras turun dan

dalam keadaan gelap gulita, untuk mencari Rasulullah ffi agar beliau

dapat shalat bersama (mengimami) kami. Tidak lama kemudian, kami

menemukannya. Beliau tiba-tiba berseru: 'Katakanlah!' Aku pun

tidak mengatakan sesuatu. Beliau bersabda lagi: 'Katakanlah!' Aku

kembali terdiam. Kemudian, beliau memerintahkan:'Katakanlah!'

Maka aku bertanya: ''Wahai Rasulullah, apa yangharus kukatakan?'

Beliau bersabda:

e) /un(-,-,J1I6J.1;_x)i);Uto2
a,) (9ro.jt lo ,is'.5;,J1rs:;f airr
*J
U d,9

n(.zrs* rF dbss-

' @acalah) Qul Huanllahu abad (surat al-Ikhlash) dan al-Mu'aurunidzatain
(surat al-Falaq dan surat an-Naas) ketika kamu berada pada sore hari
dan ketika kamu berada pada pagi hari sebanyak tiga kali, niscaya

bacaan tersebut akan mencukupimu dari segala sesuatu.''2m

202 Al-Bukhari 0X/55 - al-Fat-h), Kitab "Fadhaa-ilul Qur-an" dan Muslim (l/555, no.808), Kitab

"Shalaatul Musaafiriin wa Qashruhaa".
2o3 Al-Adzbaar (no.84) danal-Fat-h (IXl56).
2@ Abu Dawud W/32L, no. 5082), Kitab'al-Adab" dan an-Nasa-i $trI/250), Kitab "al-Isti'aadzah"

dengan sanad shahih. Lihat Shabiihul Jaami' W / l4L, no. 4282).

276 lbadah Malaikat dan Perbuatannya

I

t

4) Membaca Laa ilaaba illallaah rutabdabuu laa syariikalab ...

(Tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar selain
I Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya...) satu kali,'o'sepuluh kali,'ou

atau seratus kali.

Diriwayatkan dari Abu Hurai rah ia berkata bahwa Rasulullah
"1y,,
ffi bersabda:

e -rk:.:.ir ry a6t'l';,1;-rtit'6$r 'i1itl'i'' ir6 cr ll

'*Vll4S;9* ire't Ug #LSV f"e-e'}-$ ,q &
#I ,p 4!,!,*11or-E,'Jr,y Y:; u$ #'asV'aj; 4S

^s

((.dI! b';rsi j+'-€\.i!,t ;V(b j;Ji\'"Ae\lS;r-

"Barang siapa yangmembaca: 'Tidak ada ilah yangberhak diibadahi
dengan benar selain Al1ah, tidak ada sekutu bagi-Nya. BagiNyalah
segala kerapandan bagiNyalahsegala puji. Dia Mahakuasa atas setiap
I sesuatu,' pada hari tersebut sebanyak seratus kali maka (pahala) baginya
sama dengan memerdekakan sepuluh budak. Dicatat pula baginya
I seratus kebaikan dan dihapus darinya seratus keburukan. Orang itu
I pun mendapat peryagaan dari syaitan pada hari itu hingga sore hari.
Tidaklah ada seorang pun yangberamal lebih baik daripada apayang

dia lakukan, kecuali seseorang yangberamal lebih banyak darinya.'"207

I

Barang siapa yangmembaca buku-buku do'a dan dzikir niscaya
{ akan mendapatkan lebih banyak. Maka dari itu, sudah sePantasnya
il bagi setiap Muslim untuk mempelaiari dzrkir-dzlkir seperti ini.

il

i 205 Jumlah satu kali ini disebutkan dalam hadits Abi 'Ayasy Zaidbin Nu'man yang diriwayatk* gkh
imam Ahmad W/59),Abu Dawud (ro.5077), dan Ibnu Majah (no. 3867) dengan sanad shahih.
Lihat Shabiihul Jaami' (no. 6294).
#'2ft Membacanya sebanyak sepuluh kali disebutkan dalam hadits Abi Aynrb al-Anshari y?"C
diriwayatkan oleh al-nukhari N /235L, \0.6041) dan |'itusbm @ /2077, no' 2693), Kitab "adz-Dill'r't
wad Du'a'", Bab: "Man Qaalahaa Mi-ata Marrah".
207 Al-Bukhar i N / 23 5 L, no. 6040), Kitab "ad-Da' aw a'at" .

l 277

,l

1 Menyelisik Alam Malaikat

i

LI

Tujuannya agar Allah meliputi dan menjaganya, serta mengutus para
Malaikat penjaga yanLgakan selalu melindunginya dari serangan musuh-
musuhnya, baik y^ngterlihat maupun yangtidak terlihat, anllaabu
a'lam.

d. Menyertai dan mengaiak manusia kepada kebaikan

Di antara makhluk yang senantiasa menyertai manusia dari

kalangan para Malaikat adalah al-Qarin. Hal ini merupakan nikmat Allah
yangpaling agung atas manu sia-ualillaahil hamdu wanni'mab-karena
Allah telah memberi kemudahan bagi setiap orang dengan hadirnya
Malaikat y^ng mengajak dan mendorongnya untuk melaksanakan
kebaikan; serta menakut-nakuti dan memperingatkan nya dariperbuatan
buruk.

Firman Allah tH:

(@i, t:i'ct:s'trrlJ6;Y

" Ddn y dng rneny ertai dia berkata: *Inilah (catatan amalny a) y ang tersedia
padd sisiku." (QS. Qaafz 23)

Diriwayatkan dari'Abdullah bin Mas'ud gg , dia berkata bahwa

Rasulullah ffi bersabda:

*t c'#E;r,fi*is &. tto

iy,.1t
7- ,t\ r;Slt*i

,fef ar ,ii.it ,ellt)) :i6 ,tit i;rUgflb'Utt uttus-iat

(qe$o".r.u*'&G r{L

'Tidaklah salah seorang di antara kalian melainkan telah ditugas-
kan kepadanya satu qarin dari golongan Jin dan satu qarin dari
golongan Malaikat.' Mereka bertanya:'Apakah engkau jrgr, wahai

Rasulullah?'Beliau menjawab: 'Termasuk aku. Hanya saja, Allah
telah menolongku atasnya (qarin dari golongan jin) sehingga dia

278 lbadah Malaikat dan Perbuatannya

masuk Islam (tunduk).208 Oleh karena itu, tidaklah dia (qarin

tersebut) memerintahkan kepadaku, melainkan kepada kebaikan.''20e

Nabi ffi prt menjelaskan perbuatan dua qarin itu dan cara

menyelamatkan diri dari syaitan dalam haditsJabir bin'Abdullah ,#5,,

dia berkata bahwa Rasulullah ffi bersabda:

?L\:aijt i# '6tr,t, bk!:+\g\t ,F &}\.e;I ti!yy
ftcrrjr 5\i fu F .i,' oY ,h'€l :irr-,iJt ieS,*

,?,&\',it-E*.:Jr isS,j-.+{yan\ iv E}iil li.\i ,::iu-

b;U\,WV e\A:; lS,f -*?r,Sir + i.lil"i\! iF
i)it'ia\,4i'ii J,4."{; J E^lS r.iAi-i-r;i-}.sir

,;-r;y &,-rp "'g!!r'lt"e;-"1\ e e,li;t:it 'l';J 1,it

((.i+t ;tt 3\5

Jika seseorang hendak berbaring ke tempat tidurnya, maka dia di-
perebutkan oleh Malaikat dan syaitan. Malaikat berkata: 'Akhirilah
dengan kebaikan.' Namun, syaitan berkata: 'Akhirilah dengan

keburukan.' Apabil^orangitu berdzikir kepada Allah kemudian tidur,
maka Malaikat akan menjaganya pada malam itu. Tatkala dia telah
bangun, Malaikat itu berkata: 'Bukalah (mulailah) dengan kebaikan.'
Namun, syaitan berkata: 'Bukalah (mulailah) dengan keburukan.'
Maka dari itu, hendaknya dia membaca (saat bangun): 'Segala puii bagi

208 An-Nawawi berkata: "Fa ashmu dibaca dengan men-dbarnrnah-kan huruf mim atatt men-fat-bab'
kannya. Keduanya adalah riwayat yang masyhur. Yangmetdbam.mab-kannyaberkata: 'Ittfakngfa'
aku sllamat darikejahatan dan fitnahnya', sedangkan yangmen-fat-hab-kannya (Aslama)-berkata:
'sesungguhnyaqariniwmasuk Islam dan menjadi Mukmin sehingga tidak memerintahkanku selain
kepadik.baik"rr." Lih"t Syarh an-Nawazoi 'alaa Muslim (XVIV158) dar a1b-Thahaauti (rlm. 442).

'' Muslim W/2168, no.281+), Kitab "Shifaatul Munaafiqiin wa Ahkaamuhum".

Menyelisik Alam Malaikat 279

Allah yangtelah mengembalikan rohku dan tidak mewafatkannya
dalam tidur. Segala puji bagi Allah yang'menggenggam langit dan
bumi sebingga tidak, goncaag'(sampai akhir ayat 4l surar Fathir). Segala
puji bagi Allah yangmenggenggam langit hingga tidak jatuh ke bumi,
kecuaallii dengaann izin-Nya. Seandainya orang itu jatuh dari tempat
tidurnya lalu meninggal dunia, maka dia pasti masuk Surga."'zto

Diriwayatkan hadits yang menjelaskan masalah ini secaramarfu'
dari'Abdullah bin Mas'ud. Di dalamnya (disebutkan):

!',i ,Larti<p
4Ar,dlU3\dF rrr-:irlZa't 6ru;its-31 lt
4..J ea-"J

c9*or.lo<-ii/,
'fiFuis$*(({@F,yu, il*S *\,3qF 4iir^5U,i,c,-:i,aU

,ig io\rriJt Jr'r?i')r.s/.ir 'qu3^\Y'J

)A#,{\'s.,

'Sesungguhnya syaitan memiliki bisikan dan Malaikat pun memiliki
bisikan. Bisikan syaitan adalah mengembalikan (manusia) kepada
kejahatan dan mendustakan yang haq. Adapun bisikan Malaikat

adalah mengembalikan (manusia) kepada kebenaran dan membenarkan

yarLg haq. Barang siapa yangmendapatkan hal itu (bisikan Malaikat)

hendaklah dia memuji Allah, sedangkan barang siapa yang men&patkan
selainnya (bisikan syaitan) hendaklah dia berlindung diri dari syaitan.
Kemudian, beliau membaca : " Syaitan menj anj ikan (menakut-nahuti)
kamu dengan kemiskina,? ...' (QS. Al-Baqarah: 268)"zn

2'0 Abu Ya'la al-Mushili dalam Musnal-nya. @,/326). Per+ahqiq-nya berkomentar: "Para perawinya
a&lah perawi hadits shahih selain Ibrahim bin al-Hajjaj as-Sami, namur dia tsiqah." Daii jalurnya

diriwayatkan oleh Ibnu Hibban, sebagaimana dalam al-Mauaarid (no.2362), dan oleh al-Hakim

dalam al-l[uswdrab Q/5a9).Diaberkata: "Hadits hi shahih menurut syarat Muslim, tetapi keduanya

(al-Bukhari dan Muslim) tidak meriwayatkarnya". Penilaiannya disepakati oleh adz-Dzahabi.
Al-Haitsami berkata dalam al-Majma' ($./120): "Hadits ini diriwayatkan oleh Abu Ya'la. Para
perawinya adalah perawi hadits shahih selain Ibrahim asy-Syami (as-Sami), namun dla tsiqab."
2'r DiriwayatkanolehAbuYa'laal-MushilidalrmMusnad-nyaffIJJ,/4L7,no.4999).IbnuHibban

dalam Sbahiih-nya, sebagaimana dalam al-Mazoaarid (no. 40), dengan sanad yang sama dengan

riwayat at-Tirmidzi IY/4072) dalam "at-Tafsiir". At-tirmidzi berkata: "Hadits im gharib."

280 lbadah Malaikat dan Perbuatannya

Terdapat juga hadits yang diriwayatkan dari Ibnu Mas'ud secara
mauquf, y ang serupa dengannya.

Realita saat ini menunjukkan kebenaran sabda Rasulullah ffi
tersebut. Oleh sebab itu, Allah Mi memerintahkan kepada kita dalam

banyak ayat untuk memohon perlindungan dari syaitan yangterkutuk,

di antaranyafrcmanAllah W di bawah ini:

-6{ig}j@ <,}tifi*,}fi' o-,$v)b'fi;y

't;;\<Ai!L

{ @ l"# i$E t;Hi dk$i'b43.5 i# r:'Y

Jadilah engbau pemaaf dan surublab ordng mengerjakd,n yang ma'ruf,
serta berpalinglah dari orang-orangyd,ngbodob. Dan jika kamu ditimpa
sesud.tu godaan syaitan, maka berlindunglah kepada Allab. Sesungubnya
Allab Maba Mendengar lagi Maba Mengetabui. Sesunggubnya ord.ng-
ordngydng bertakwa bila mereka ditimpa'u,)as'@as dari syaitan, mereka
ingat kepada Allab, maha ketika itu juga mereka melihat kesalaban-

k esalahannya. " (QS. Al-A'raaf : L99-201)

;g\Ui j;,f"1;\1fi'6\UI:it'n(ifiY$y

{@

Dalam cetakan lain dia berkata: "Hadits ini basan gbaib." Dalam cetakan lainnya dia berkata:
"Hadits ini hasan shabih ghaib." Ibnu Jarir ath-Thabari dalam Tafsir-nyr (IIV88) secara marfu' dengan
sanad yang sama, bahkan dia meriwayatkannya dengan sanad-sanad yang bagus secara mauqufdan
dishahihkan oleh pentabqiqnya. Ahmad Syakir q.ii5 berkata: "Seolah-olah at-Tirmidzi dan Ibnu
Katsir ingin mengisyaratkan bahwa sanad yang marfu'ini memiliki 'illat (cac*) dengan riwayat
hadftsyangmauquf. Akarrctapi,'ilhthadits ini tidak mengurangi keshahihan sanad karena hadits

yarg marfu'hanya menambah *i4ah sehingga dapat diterima. Selain itu, hadits ini ti&k dapat

dikeiahui hanya melalui ra'yu (perdapat) semata dan tidak dapat diqiyaskan. Dengan kata lain,
khabar ini (tentang masalah ghaib) tidak dapat diketahui melainkan dengan wahyr dari orang yang

ma'sbum, yaitu Nabi $. Maka dari itu, iwayat-riwayathaditsyangrnauquf secaralafazh dalam hal

ghaib adalah marfu'secara hukum." Lihar Tafsiir atb-Tbabai N/572-575), dengan tahqiq Lhmad
Syakir.

Menyel isik Alam Malaikat 281

"Dan jika syaian mengangumu dertgan sud.tu gd,ngud.n, maka mohonkb
perlindungan kepada Allah. Sesunggubnya Dialab YangMaba Mendengar
lagi Maha Mengetabui." (QS. Fushshilat:36) lVallaabu a'lam.

e. Mengatur nutbfab dalam rahim
Allah [H berfirman:

"Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentd.ng kebangkitan (dari
kubur); maka (ketabuilab) sesunggubnya Kami telab menjadikan kamu

dari tanah, hemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darab,
kemudian dari segumpal dagingyang sernpurnd kejadiannya dan yang
tidak sen-tpurnd, agar Kami jelaskan kepadamu dan Kami tetapkan dalam
rabim, apd yang Kami kebendaki sampai uaktu ydng sudab ditentukan,

kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan

berangsur-angsur) kamu sampai pada bedeansaan, dan di antara kamu
ada y ang dianfatkan dan (ada p ula) di antara kamu y dng dip anj angkan
urnurnyd sampai pikun, supayd. dia tidak mengetahui lagi sesud.tu pun

ydng dahulunya telah diketahuinya. Dan karnu lihat bumi ini kering

kemudian apabila Karni turunkan air di d.td.snyd., biduplab bumi itu dan
suburlab dan menumbuhkan berbagai rnacarn tumbub-tumbuban yang
indab." (QS. Al-Hajj: s)

Demikianlah penggambaran tahapan-tahapan kehidupan yang
dilalui manusia, yaitu sejak diciptakannya Adam dari tanah sampai

282 lbadah Malaikat dan Perbuatannya I

l

r

I

l
I
l

I

penciptaan keturunannya dari air yang hina. Manusia berada di

dalam rahim ibunya berupa nuthfab, hingga berkembang menjadi
'alaqab (segumpal darah), kemudian menjadi mudbghab (segumpal

daging). Ketika berada dalam kondisi seperti ini, manusia lemah

sekali. Seandainya Allah tidak menjaganya, niscaya dia pasti hancur

sejak masih berbentuk nuthfdb. Akan tetapi, Allah wj merahmati

dan menjaganya serta menugaskan Malaikat untuk melindungi dan
memelihar^nya. Manusia saat itu tidak mampu berbuat sesuatu untuk
mengurus dirinya sendiri; dia jtgatidak mengetahui apakah dia akan

hidup atau mati, berkelamin laki-laki atau perempuan, dan nantinya

bakal sengsara atau bahagia.

Pada waktu pertama kali turunrLya nuthfdb inike dalam rahim,
para Malaikat meliputi dan memeliharanya sesuai dengan perintah
Allah. Bagaiman a para Malaikat dapat meliputi nutbfah tersebut,
padahal ilmu tentang hal ini hanya milik Allah dan tidak ada petunjuk
ilmiah yalgmenjelaskan hal itu? Dalam masalah seperti ini kita wajib
beriman dan berserah diri dengan apa-apayangditerangkan oleh hadits-

hadits Nabi ffi.Di antarahadits yangdiriwayatkan dalam hal tersebut

adalah sebagai berikut.

Diriwayatkan dari Anas eB , dari Nabi ffi, beliau bersabda:

u, &i,l:Jb u,, qi,:aM -,, €i,iigfu rJ! ii,l SS n
fi Wi 6:i ii 5s $ &i,iu r#.tl @ii ai'r igi rig,:#
p.loi.' wr.3;]\W3'A"
(G1 ,HeG))K

*Allah menugaskan Malaikat kepada rahim, lalu Malait r, ir,, berkata:

'\7ahai Rabb, nutbfab (air mani). \7ahai Rabb, darah. \7ahai Rabb,

daging.'Jika Allah hendak menetapkan penciptaarrnya, maka Malaikat

itu berkata: ''$[ahai Rabb, laki-laki atau perempuan, apakah sengsara atau

bahagia, bagaimanarizkinya? Bagaimana pula aplnya? Maka Malaikat

pun mencatat sepefti itu (ketetaparl Allah) dalam rahim 7bwya."2'2

2'2 Al-Buklrari (XI/477 - al-Fat-b),Kitab "al-Qadr" dan Muslim W /2038, ro.2646), Kitab "al-Qadr".

Menyelisik Alam Malaikat 283

Diriwayatkan dari 'Abdullah bin Mas'ud gg , dia berkata: "Telah
menceritakan kepada kami Nabi *5, seorangyangjujur dan diakui
kejujurannya, beliau bersabda:

63H-'? tuL3 G;- ;-:r:i *1,# e q?t'*ji,3iliiLI I

g& ut 4'?, qt j,'-a121 :G4'7,
t#.L:}t * U,;'"i,W 3i W,#ir,*)*, d:\,

Y JLTEJI ,,1^i9r

iufir ,{L W,L\3>Ji?}tLW: ^X:$4
&i,y Ybj,;W*r
J+1\'by vlj.il'aLl ,,lii
W W\i>
:i Lrr> jL WS'^X :$4;

((.qli.'#rsr &i,y W+u(.jr #L

'sesunggu hnyasalah ,.orrri, di dikumpulkan dalam
perut ibunya selama 40 hari beru^p,an ^nru^tkbafaliba,nlalu menjadi segumpal

darah seperti itu (40 hari), kemudian menjadi segumpal daging seperti

itu (+0 hari). Sesudah itu, Allah mengutus Malaikat lalu diperintahkan

(untuk mencatat) empat hal: rizkinya, ajalnya, sengsaranya, dan

bahagianya. Selanjutnya, ditiupkanlah roh ke dalamnya. Demi Allah,

sesungguhnya salah satu kalian-atau seseorang-benar-benar telah

melakukan perbuatan penghuni Neraka hingga tidak ada (arak) antara

dia dan Neraka melainkan hanya satu depa atau satu hasta; namun

ketetapan (takdir) mendahuluinya sehingga dia melakukan perbuatan

penghuni Surga, maka dia pun memasuki. Demikian pula, sesungguhnya

seseorang benar-benar telah melakukan perbuatan penghuni Surga

hingga tidak ada (arak) antara dia dan Surga melainkan hanya satu

hasta atau dua hasta; namun ketetapan Grkdi| mendahuluinya sehingga

284 lbadah Malaikat dan Perbuatannya

dia melakukan perbuatan penghuni Neraka, maka dia pun memasuki

Neraka."213

SeorangMukmin harus beriman kepada semua ini dan mengetahui

bahwa segala sesuatu yang diciptakan Allah adalah dengan qadar

(ketentuan). Allah telah menulis apa-apa y angtelah terj adi dan apa-apa

yangakan terjadi. Semuanya akan dimudahkan kepada apayangDia

ciptakan baginya. Seorang Mukmin iuga harus beriman bahwasanya
Allah telah menugaskanparaMalaikat terhadap unrsan mereka untuk

memelihara, membentuk, dan menciptakan nuthfdb ini sesuai dengan

perintah-Nya t$i , sebasaimana hal itu disebutkan dalam hadits
Hudzalfah bin Usaid al-Ghifari qb , dia berkata: "Aku mendengar

Rasulullah ffi bersabda:

;* ;w;F giltAJI'^hr ry SF.:\S,>ut- #U'-;.li!
cJ r \.1

kt2J

:oios2+'
''ip6 p ww)t4s\^le;r"Asw iiSsi
An\,;4t;VV,.*.: #t..-$i

eiijr L913.atjt a,a, ;v Y,t: #,:i, -;

rc,;rl"'lS;iV fo g+- O-#b.A\

":5i'Apabila nuthfabtelah melewati +Z *^l^ri.,maka Allah mengutus

Malaikat kepadanya, lalu Malaikat itu membentuknya dan menciptakan
penden ga r anny a, penglihat anny a, kulitnya, dagin g dan tulan gnY a,
kemudian ia berkata: '\7ahai Rabb, apakah (anin ini) berkelamin laki-

laki atau perempuan?' Rabbmu pun memutusk an apa yatgdikehendaki-

Nyr, lalu Malaikat menc atatnya. Kemudian, Malaikat itu kembali

berkata: ''Wahai Rabb, bagaimana ajalnya?'Maka Rabbmu mengatakan

2r3 Al-Bukhari 6Y477 - al-Fdt-h),Kitab "al-Qadr" dan Muslim [tt /2036, no.2643), Kitab "al-Qadr".

Menyelisik Alam Malaikat 285

apayang dikehendaki-Nya dan Malaikat mencatatnya. Setelah itu,
ia berkata: 'N7ahai Rabb, rizkinya?' Lalu, Rabbmu memuruskan
apa yangdikehendakinya dan Malaikat mencatatnya. Sesudah itu,
Malaikat keluar dengan membawa sebuah lembaran di tangannya
yang tidak ditambahkan dan tidak dikurangi sesuai dengan apa yang
diperintahll n."zr+

Para ulama telah menerangkan hadits ini dan hadits yangsemakna
dengannya dengan jelas. Mereka berhasil memadukan (makna hadits)
y^ng secara zhahir bertentangan dengan hadits-hadits ini."s Maksud
dari periwayatanhadits-hadits di sini adalah untuk menetapkan bahwa

Allah Mj. telah menugaskan Malaikat kepada rahim, sedangkan kata

Malak di sini adalah isim jenis bagi Malaikat, wallaabu a'lam.

f. Mencabut roh manusia ketika kematian datang

Para Malaikat selalu menyertai manusia sejak masih berupa

nutbfah, sebagaima na yang telah disebutkan dalam pembahas an y arrg
lalu, hingga akhir dari saat-saat kehidupannya di dunia. Ada Malaikat
yang membentuk manusia di dalam rahim ibunya dan ada Malaikat
yangmencabut rohnya. Pembentukan (anin) dan pencabutan nyawa
itu merupakan dua urusan besar yangdiemban oleh para Malaikat 2Ss.

Telah ditetapkan dalam al-Qur-an dan as-Sunnah bahwa Allah

[H menugaskan Malaikat untuk mencabut roh saat kematian telah

ditetapkan. Hal tersebut dijelaskan dalam banyak ayat al-Qur-an.

Firman Allah \H:

FA -& 6y& "^ff ,W bjjlr,v*,'ij ;6';, y

iin, fi Jtr;;'i@'rg$-1 g'6rJr*; -LF\

{@'#rtU';'&tTvig

2ra Muslim (no.26a5).

2'5 Lihat Fat-bul Baari SI/477), laami'ul '[Jluum wal Hiharn (hlm. 45-56), at-Tibyaan fii Aqsaamil

Qur-aan karya Ibnul Qayyim (hlm. 218), dan Thaiiqul Hijratain (hlm. 138).

286 lbadah Malaikat dan Perbuatannya

"Ddn Dialab yang mernpunydi kekuasaan tertinggi atas semud bamba'

Nya, dan diutusnya kepadamu Malaikat-Malaikat penjaga, sebingga
apabila ddtang kematian kEada salab seordng di antara kamu, ia di'
uafatkan oleb Malaikat-Malaikat Kami, dan Malaikat-Malaikat Kami
itu tidak melalaikan kewajibannya.. Kemudian, mereka ftamba Allab)
dikembalikan kepada Allah, Penguasa mereha yang sebendrnya.. Ketabui'
lah, bahua segala hukum (pada bari itu) kepunyaan-Nyo. Dan Dialah

pembuat perbitungan yangpaling cEdt." (QS. AI-An'aam: 6L-62)

6F: "# JLf "&:f;,s i( eA 61 $3; :S sF
{@

"Katakanlab :'Malaikat rnd.ut y dng diserab i untuk, (menc abut ny aua)mu

ahan mematikan kamu; kemudian banya kepada Rabbmulah kamu akan

dikembalikAn. "' (QS. As-Sajdah: 1 1)

Syaikh Muhammad al-Amin'{)5 berkata: "secara zhahir, ayat

yangmulia ini menerangkan bahwa yangmencabut roh manusia adalah
satu Malaikat. Demikian yangmasyhur, bahkan dalam beberapa dtsdr
disebutkan namanya, yakni (Izra-71.'216

Allah ffi menjelaskan dalam ay^t-ayat lainnya bahwa manusia

diwafatkan oleh paraMalaikat, bukan oleh satu Malaikat saja, sePerti
halnya yangdisebutkan dalam firman-Nya \W:

{ ..."trTdp'K.{s&r;rif }

"(Yaitu) ord.ng- ord,ng y ang dimatikan oleh p ara Malaikat dalam keadaan

berbuat zbalim kepada diri mereha sendiri,..." (QS. An-Nahl: 28)

FA :.q Sy-e "LW "W bjj'-rre'ij ;6';, y

{@ 'rt}s 9,61i1*;3fi\

216 Telah dijelaskan sebelumnya dalam pembahasan nama-nama Malaikat. Hadits itu tidak shahih.

Menyel isik Alam Malaikat 287

1_

*Dan Dialah ydng n ernpunydi hekuasaan tertinggi atas semud bamba-
Nya, dan diutusnya kepadamu Malaikat-Malaikat penjaga, sebingga
apabila daung kematian kEod" salab seorang di antara hamu, ia dianfat-
han oleb MalaikarMalaikat Kami, dan Malaihat-Malaikat Kami itu tidab
melalaikan k eanjibanrrya." (QS. Al-An'aam: 6 1)

Masih banyak ay^t-ayat lainnya yangmenegaskan hal ini.

Syaikh al-Amin berkata: "Menurut para ulam a, yangditugaskan
untuk mencabut ruh-ruh adalah satu Malaikat, yaitu yangdisebutkan di
sini. Akan tetapi, dia memiliki pembantu-pembanru yang melaksanakan

apa saja sesuai dengan perintahnya. Kemungkinan mereka mencabut
ruh sampai tenggorokan,lalu Malaikat maut pun mengambilnya; atau
mereka membantunya dalam hal lain.

Kesimpulannya, hadits al-Bara' menunjukkan bahwa bersama
Malaikat maut terdapat banyak Malaikat lain yang mengambil roh
dari tangannya setelah dia mencabutnya dari jasad manusia.

Adapun firman Allah W:

$....-q-.v a-.* f dSt'dj' 'w.;:i:.ii-6;1-{t1 $ "ellab mernegang jiua

(orang) ketika matinya dan (memegang) jian (orang) yang belum mati di

ataktu ti"dumya...." (QS. Az-Ztmar: 42),ayat tersebut tidak menimbul-

kan kerancuan karena sesungguhnya para Malaikat tidak dapat

mewafatkan seseorang, kecuali dengan izin-Nya:

4 i # Al,r4"9. V5 r", aiyf 9 ;1 Y 5 $ "S es u at u y an g berny au a t idak
akan mati melainhan dengan izin Allab, sebagai ketetapan yang telab

ditmtukan waktunya...." (QS. Ali 'Imran: 145)

Maka dapat disimpulkan bahwa kematian itu disandarkan kepada

satu Malaikat maut, sebagaimana firman Allah \H:

45#j'&*tt*'$K;" ji;$iit{*;.5*g"Katakantab:'Mataikat

rndutyangdiserahi untuk (mencabut nyawa)mu akan mematikan kamu;

kemudian banya kepada Rabbmulab kamu akan dikembalikarr.- (QS.

As-Sajdah: 11), karena dialah yarLl diperintahkan untuk mencabut

roh-roh. Adapun kematian y.a...ntgKd$isanAda*rjka6n\.kIeKp$a"dBaapgaaraimMaanlaaikkaaht,

sesuai dengan firman-Ny"' {

288 lbadah Malaikat dan Perbuatannya

)

(keadaan mueka) apabik Malaikat (naut) mmcabut nyd.wd. mereka... " (QS.
Muhammad:27) dan ayat-ayat semacamnya, adalah karena Malaikat
maut memiliki pembantu-pembantu yegmelaksanakan perintahnya.

Dalam pada itu, kematian disandarkan jugakepada Allah, seperti

th alny a dal a m fi rm an-N y 4 l'ri;''w ;E'ii -,t{-'at $ ",l l l ah m e m egan g

jiua (orang) ketika matinya'dan (memegang)jiua (orang)yang belum

rndti di utaktu tidurnya..." (QS. Az-Zumar: 42), karena segala sesuatu,
bagaimanapun keadaannya, tidak mungkin terjadi melainkan dengan
ketetapan Allah dan takdir-Nyr. Sesungguhnya pengetahuan mengenai
hal ini hanyalah milik Allah Yang Mahatinggi.2'7

Tidak ada yang dapat meragukan (pemah aman ini)-wallaabu
a'lam-bahwa Malaikat maut dalam ayat tersebut adalah nama jenis
bagi Malaikat yang melaksanakan tugas ini dari kalangan Malaikat. Di
samping itu, bahwasanya yangmencabut nyawa adalahpara Malaikat

KAyaallmnaghi,juBdmaunl'a{Mhan'tlyatai{kiasta-MniigCaalattib:k"aa^nt *yKa;i*mk, i*skietupdeituifltaaikfay,takmnaegnltaaolamleikbpaMankakladeiauklaaajtmi-bMafanirlnmayikAaan."t

(QS. Al-An'aam: 61) dan ayat-ayat yang semisalnya. Sesungguhnya
mereka semua dipimpin oleh satu Malaikat, sebagaimana keadaanny^
pada beberapa perbuatan (tugas) yang diemban oleh Malaikat Mika-il
(y^ngmenurunkan hujan) dan Malik penlagaNeraka. Dengan kata lain,
Malaikat tersebut memiliki pembantu-pembantu yang melaksanakan
ap y ang dia perintahkan.

^

Para Malaikat turut hadir untuk mencabut nyawabersama Malaikat

maut, baik Malaikat rahmat-kita memohon kepada Allah hal itu-

maupun Malaikat adzab-kita mohon perlindungan kepada Allah.

Firman Allah \9H:

217 Adha'aa-ul Bayaan (VIl504-505), secara ringkas. 289

t Menyelisik Alam Malaikat

"sesunggubny d. ord.ng- ord.ng y dng mengatakan:' Rabb kami ialab Allah'

kemudian mereka menegubkan pendirian mereka, maka Malaikat akan
tilrun kEada mereka (dengan mengatakan): 'tanganlab kamu nlerasd
takut dan janganlah kamu n'terasa sedib; dan bergembiralab kamu
dengan (mempero leb) Surga y ang telah dij anj ikan A llah kep adamu. " (QS.

Fushshilat: 30)

Ibnu Katsir '+!$5 berkata: "Yaitu t paffi, Malaikat berkata kepada
orang-orang Mukmin ketika kematian telah menghampirinya: 'Kami
adalah penolong-penolong kalian, atau qarin (teman) kalian di dunia.
Kami memperteguh kalian, memberi taufik, dan menjaga kalian
dengan perintah Allah. Demikian pula, kami bersama kalian di akhirat.

Kamilah yangakan menghibur (menenangkan) kalian dari apa-apa yarLg
menyeramkan di dalam kubur dan ketika ditiup sangkakala. Kami akan

memberikan kedamaian kepada kalian ketika hari berbangkit dan akan
membawa kalian menyeber angi asb-Sbiratb serr.amenyampaikan kalian

ke dalam Surga yangpenuh kenikmatan."'2t}

i -Malaikat adzab- w al' aadzu bil laah diutus kep ada oran g-orang

yanghendak diadzab oleh Allah untuk mencabut roh mereka dengan

segala kekuatan dan kekerasan, sebagaimana firman Allah \H:

*fi':* Aye li uL'si 36 66t{;i'e {A f, y
i';;fi ** ea;+iai;y-u;i;k'il-6 ,vJjci6
at i, <;;g;A:"# r;F 4$ r$"C. i3:4ar'
$",rfit{ @ i"}FS -e:,r,11 "C "&ig ;- ;i'i 1& "J$
"Ddn siapakab ydng lebib zbalim daripada ord.ng yang mengadakan

kedustaan terbadap Allab dtdu ydng berkata: 'Telah diwalryukan kepada

saya,'padabal tidak ada diualryukan sesud.tu pun kepadanya, dan ord.ng
yang berkata: 'Sa1ta akan menurunkan sepmi apa yang diturunkan Allab.'

2t8 Tafsiir lbni Kaxir @ /99).

290 lbadah Malaikat dan Perbuatannya

Alanghab dabsyatnya sekiranya kamu melihat di uaktu ordng-ordng

yangzbalim berada dalam tekanan-tekanan sakaratul maut, sedangpara
Malaikat memukul dengan trmgannyd., (sambil berkata):'Keluarkanlab
nyd.@arnu.'Di bari ini kamu dibalas dengan siksaanyangmenghinakan,
karena kamu selalu mengatakan terbadap Allab (perkataan) ydng tidak
benar dan (karma) karnu selalu menyombongkan diri terbadap d.ydl'ayat-

Nyo." (QS. A1-An'aam 93)

Ayat ini menunjukkan bahwa para Malaikat memiliki tangan
untuk mencabut roh orang-orang yang akan meninggal dunia. Ayat
ini juga menunjukkan adanya adzab kubur berdasarkan firman-Nya:
$<;;fu'Ay"Di bari ini kamu dibalas."

Allah \iM berfirman:

#"A;'<$,J'iAK rvr<3r4y' @aiE\ff-it4ii\:'i6;\:3rj;:y,e";#i1ly:'
{@ )'$'&;ryai<fi

"Kalau kamu melibat ketika para Malaikat rnencd.but jiwa ord.ng'orang
ydng kafir serd.yd. memukul muha dan belakang mereka (dan berkata):

'Rasakan olebmu siksa Neraka yang membakar." (Tentulah kamu akan
rnerasa ngeri). Demikian itu disebabkan oleh perbuatd.n tanganmu smdiri.
Sesunggubnya Allah sekali-kali tidak menganiaya hamba-Nya. " (QS. A1-
Anfaal: 50-51)

HirA* ;6;J -ffi'}A6':tK.4X1 ii;;;, 6U& *

-G,,ri;) v -\1 t#\ ;61, 5+';

(@AM

"Bagaimanakah (keadaan mereka) apabila Malaikat (maut) mencabut
nyaa)a mereka serrtyd. memukul muha mereka dan punggung mereka.
Yang demikian itu karena sesunggubnya mereka mengikuti apa ydng

Menyelisik Alam Malaikat 291

menimbulkan kemurkaan Allab dan (karena) mereka rnernbenci (apa
yangmenimbulkan) keridbaan-Nya; sebab itu Allab mengbapus (pabala)

amal-arnal mereka." (QS. Muhamm ad: 27 -28)

Dalam hadits al-Bara' bin'Azib y^ngsangat masyhur disebutkan

rincian tugas Malaikat pencabut roh-roh, yaitu:

;yM6;;1\ ErGl OoK tI\:vAr -r.,rl 3l ;

ff'#;J3.t.;.*t-y.rF*tbSEk*-:tX,$ltr,)o,usqijS,yjt
4* ALilrri ;y )61'q:ijr ;y Mr d. oK li!

K-LP\'4J ,F)\";

'sesungguhnya seorang hamba Mukmin jika dia sedang menghadapi
(awal kehidupan) dari akhirat dan terputus dari dunia, maka turunlah

para Malaikat yang seolah-olah di wajah mereka ada matahari. Mereka
membawa kain kafan dari Surga danbanuth (wewangian) dari Surga...
Sesungguhnya seorang hamba kafir jika akan terputus dari (kehidupan)
dunia dan sedang menghadapi (awal kehidupan) dari akhirat, maka
turunlah kepadany a paraMalaikat y^ngwaj ahnya hitam sambil mem-
bawa al-musuh (tenunan kasar)."2re

Disebutkan sebelumnya bahwa Malaikat rahmat dan Malai-
kat adzab saling berebut mengenai seorang hamba yang belum jelas
keadaannya. Keduanya mengatakan: "Akulah yang akan mencabut
rohnya." Akhirnya, Allah pun memutuskan perkara di antara keduanya.
Hal itu sebagaimana disebutkan dalam hadits Abu Sa'id al-Khudri 45 ,

bahwasanya Nabi ffi bersabda:

2re Imam Ahmad dalam Musnad-nya SY /287), Abu Dawud (no. 4753), dan an-Nasa-i GV/l1) dengan
sanad shahih.

292 lbadah Malaikat dan Perbuatannya


Click to View FlipBook Version