TRADISI TUAN SEMESTA ALAM | 335
demikian, penulis Injil seperti dengan sengaja mengubah rambu-
rambu jalan raya yang membuat orang tersesat, sehingga orang
yang menempuhnya tidak dapat sampai ke arah tujuan yang
sebenarnya.
215Kekeliruan ini berakibat fatal, seandainya gerakan
mesianik untuk menegakkan Kerajaan Allah tidak mengikuti
sunnah para Nabi dan Rasul Allah sebelumnya, dapat dipastikan
akan mengalami kegagalan. Sebagaimana gerakan kaum Zelot,
Eseni, dan Nazarean yang melakukan pemberontakan terhadap
Roma selalu kandas. Sebab, di samping waktunya belum genap,
juga karena cara-cara yang mereka lakukan bukanlah cara Allah
(sunnatullah).
216Yesus adalah seorang Nabi yang melakukan tugasnya atas
dasar kehendak Allah, Tuan Semesta Alam, bukan atas dasar cara
atau kehendaknya sendiri. Yesus akan melakukan tugas
mesianiknya seperti apa yang dilakukan Musa, yaitu melalui enam
tahapan perjuangan yang merupakan sunnatullah. Yesus percaya
dan yakin bahwa sunnatullah pasti berulang. Yesus yakin akan
janji Allah, jika ia secara baik-baik mendengarkan suara Allah dan
melakukan dengan setia segala perintah-Nya, maka Dia akan
mengangkat Bani Israel berada di atas segala bangsa di bumi.
217Secara singkat, enam tahapan gerakan mesianik Yesus yaitu:
218Pertama; Mengajak Bani Israel bertobat, meninggalkan semua
allah-allah yang bukan Allah. Melalui perjanjian yang baru, Yesus
menaruh Firman Allah pada mulut para pengikutnya dengan
baptisan Roh Kudus.
219Kedua; Melakukan proses penyembuhan dengan jalan pentahiran
qalbu, menghidupkan qalbu, memelekkan mata batin,
penyembuhan pendengaran batin, kusta batin, kelumpuhan
semangat, dan pengusiran roh-roh (ajaran) setan dari dalam diri
Bani Israel.
220Ketiga; Mewartakan kepada manusia tentang akan datangnya
Kerajaan Allah dan mengajak mereka ikut ke dalam gerakan
mesianiknya. Warta utama Yesus tentang akan datangnya
Jalan Kebenaran Universal
336 | SUNNATULLAH
Kerajaan Allah itu akan membuat ummatnya mengalami masa-
masa penderitaan dan penyiksaan. 221Yesus menyatakan agar
anggota gerakannya jangan takut akan kematian:
“Dan janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh
tubuh tetapi tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama
kepada Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh
di dalam neraka”. (Mat. 10: 28)
Lalu Yesus berkata kepada murid-muridnya: “Setiap orang yang
mau mengikuti aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya
dan mengikuti aku. Karena barangsiapa mau menyelamatkan
nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, tetapi barangsiapa yang
kehilangan nyawanya karena aku, ia akan memperolehnya. Apa
gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan
nyawanya? Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti
nyawanya? Sebab Anak Manusia akan datang dalam kemuliaan
Bapanya diiringi malaikat-malaikat-Nya; pada waktu itu ia akan
membalas setiap orang menurut perbuatannya. Aku berkata
kepadamu: Sesungguhnya di antara orang yang hadir di sini ada
yang tidak akan mati sebelum mereka melihat Anak Manusia datang
sebagai raja dalam Kerajaannya”. (Mat. 16: 24-28)
222Setelah Yesus mengalami penderitaan akibat
penyaliban, ia meloloskan diri, menghilang dari pandangan
umum, dan eksodus ke daerah yang aman di luar kekuasaan
Herodes. Di tempat hijrahnya yang baru, Yesus menghimpun
kekuatan militer seraya menunggu masa-masa kehancuran atau
apokaliptik kerajaan-kerajaan dunia. Masa hijrah Yesus cukup
lama, yaitu tidak kurang dari empat puluh tahun, sama seperti
hukuman yang dijatuhkan Allah kepada ummat Nabi Musa
yang menolak untuk berperang.
223Keempat; Setelah iklim politik dunia kondusif bagi gerakan
mesianik Yesus, tentara langit ini memerangi suku-suku musyrik
penyembah berhala yang ada di tanah Palestina.
224Kelima; Pasukan mesianik Yesus akhirnya masuk untuk
menguasai Yerusalem. Peristiwa masuknya Yesus ke Yerusalem
inilah yang dimaksudkan “kedatangan Anak Manusia dari balik
awan dengan diiringi oleh malaikat-malaikat-Nya”. Dan peristiwa
Jalan Kebenaran Universal
TRADISI TUAN SEMESTA ALAM | 337
ini pula yang dikisahkan Yesus dielu-elukan di Yerusalem. Semenjak
Yesus datang sebagai Anak Manusia dengan kemuliaan Bapanya,
yaitu menjadi raja dalam Kerajaan Allah, Bani Israel kembali
mendapat Berkat Tuan Semesta Alam.
225Keenam; Proses penegakan Kerajaan Allah tidak berhenti dengan
penguasaan Tanah Perjanjian. Berkat yang dianugerahkan Tuan,
Allah Abraham, membawa kemajuan dan kemakmuran bagi
bangsa-bangsa. Yerusalem menjadi kerajaan yang mengatasi
bangsa-bangsa di bumi. Gunung Sion kembali berada di atas
segala bukit dan gunung-gunung, Sion bagaikan matahari yang
menerangi bumi.
226Ketujuh; Yesus menjadi pimpinan atau khalifah Allah dan
memerintah di Yerusalem sampai masa tuanya. Dinasti Yesus
memerintah dalam Kerajaan Allah tidak kurang dari 350 tahun,
sebagaimana dinasti Yehuda dan Efraim yang berkuasa dari sejak
zaman Musa sampai dengan zaman Raja Salomo selama kurang
lebih 350 tahun.
227Keberhasilan Yesus atau Isa dalam menegakkan Kerajaan
Allah (Khilafah) juga diceritakan secara mutasyabihat dalam Al-
Quran. Allah menganugerahkan Khilafah (Kerajaan; Kekuasaan)
kepada Rasulullah Isa beserta para pengikutnya setelah melalui
kemenangan dalam peperangan. 228Perhatikan firman Allah dalam
Al-Quran surat Ash-Shāff [61] ayat 14 di bawah ini:
َ ٰٓ� َ� ُّ� َها ٱ َّ ِ�ي َن َءا َم ُنواْ ُكونُ ٓواْ أَن َصا َر ٱ َّ�ِ َك َما َقا َل ِعي َ� ٱ ۡ� ُن َم ۡر َ� َم
ِْۖ� ۖو َفَنَ�يَّ َۡد ۡ�نَا ُنٱ َّأَ ِ�ني َ َصنا ُرَءا َٱم ُن َّواٞ�َِۖو َ�قََفا ََرلتٱ َّۡ َ�طآَو�اِ َفرِ ُّ�ة١َّ ل٤َن ۡصِّمأََبن ۢنُحَصبَوااْ ِرَِٓ��ٰٓإيِ ِه ۡسرِإِ َ�َ�ٰٓ�َءِنيٱٞۡلَِ َۡل َٔ�َاٰ�َحَم َوَناَعرُِدّتِ ّوِۧ� َّهَِطنۡامٓ�ِ َفََفمأَة
Hai orang-orang yang beriman, jadilah kamu penolong Allah
sebagaimana Isa putra Maryam telah berkata kepada pengikut-
pengikutnya yang setia: “Siapakah yang akan menjadi penolong-
penolongku (untuk menegakkan din) Allah?” Pengikut-pengikut
Jalan Kebenaran Universal
338 | SUNNATULLAH
yang setia itu berkata: “Kamilah penolong-penolong agama
Allah”, lalu segolongan dari Bani Israel beriman dan segolongan
lain kafir; maka Kami berikan kekuatan kepada orang-orang
yang beriman terhadap musuh-musuh mereka, lalu mereka
menjadi orang-orang yang menang.
229Berkat kekuatan (pertolongan) dari Allah, orang-orang
beriman dan kaum Anshar di bawah pimpinan Isa berhasil
memenangi peperangan. Ayat ini sekaligus ingin meluruskan
keyakinan sebagian besar atau mayoritas ummat manusia, bahwa
Nabi Isa bukanlah Nabi yang gagal dalam menggenapi nubuat
para Nabi Bani Israel sebelumnya, atau Nabi yang hanya
berdakwah selama tiga tahun kemudian disalib, mati, dikubur,
selanjutnya pada hari ketiga naik ke langit dan duduk di samping
Allah di surga. 230Tidak logis apabila ada seorang Rasul Allah yang
gagal dalam menjalankan tugasnya untuk menegakkan Khilafah
Allah di bumi. Bukankah Allah Yang Maha Kuasa senantiasa
membimbing mereka, selama mereka taat kepada-Nya? Dan ini
juga terbukti pada zaman Rasulullah Isa.
231Jika saat ini bukti sejarah akan kejayaan Nabi Isa dan
generasinya tidak dapat ditemukan, bukan berarti mereka tidak
punya sejarah dan karya. Adalah hal yang lumrah bagi penguasa
kafir-musyrik (Romawi) untuk membumihanguskan semua
peninggalan peradaban Islam di zaman Nabi Isa demi maksud
dan tujuan tertentu. Sebuah orde penguasa akan mampu
melenyapkan sejarah orde penguasa sebelumnya.
232Bukti bahwa Dia telah menganugerahkan Khilafah
kepada Bani Israel di zaman Isa Al-Masih, secara indah (dalam
bahasa alegoris) dinyatakan dalam Al-Quran surat Al-Māidah [5]
ayat 112-115 berikut ini:
َوأَنَ َقنالُ ُُ��واَْو ّ�ِ َنَُنلرِ� َعَُعد َللَ ۡيۡأيَ ََنهانا١ك١َ٢إِنََّمأۡۡذآ�ِ َق َادُ�َٗة َلل ّٱِم َِمۡنَ�ۡن َوَٱهالارِ َّ ُّ�سَووَمَ�آَۡنطِء� ََم�َٰق�ِاعِ ََّينل َ ُقٱ َُّل�� ُوقٱُ�و ۡ�اَنْا َٱن َوََّمَ�َ�ۡرۡع َ�إِلَ َمَمن َأهَ ُۡكنلن ُت� َ َقمۡ ۡسد َت ُّم ِۡطَؤيص ِم َُنعِد ۡ� ََرَت�ُّ� َنا
Jalan Kebenaran Universal
TRADISI TUAN SEMESTA ALAM | 339
ََموأَآن�ِ َدَ ٗةت ِعِ�يي َٗدا�ّ ِ َ�ٱ َّۡ�و ُِن�َا َم َوۡرَء َ�ا َم ِخٱِرلنَ َّلا ُه َوَّم َءا َيَر َّٗ�ة َنآِّمأنَن َِزكۖۡل َوٱ َۡرع َلُز ۡيۡ� َنَناا َقا َل١١٣ ٱل َّ ٰ� ِه ِدي َن ِم َن
ٱل َّس َمآءِ تَ ُ�و ُن َ�َا ِّم َن
َ� ۡع ُد يَ ۡ� ُف ۡر ُهۥ َقا ََعل َذاٱ ٗباَّ َُّ��ٓإِأُ ِّ َ�ع ِّذبُُم ُهَ ّٓۥ�ِلُأََهاَح ٗداَع َلِّمۡي َن ٱُ� ۡل ۡمَۖ�ٰلَ َ� ِم َم َ�ن١ُب١ ِّذ٤ِمَخن ۡ ُ� ُ�ٱ ۡمل َّ�َٰفإِزِ ِّ�ِ ٓ� َأُ� َع
١١٥
(Ingatlah), ketika pengikut-pengikut Isa berkata: “Hai Isa
putra Maryam, sanggupkah Rabbmu menurunkan hidangan dari
langit kepada kami?” Isa menjawab: “Bertaqwalah kepada Allah
jika kamu betul-betul orang yang beriman.” Mereka berkata:
“Kami ingin memakan hidangan itu dan supaya tenteram qalbu
kami dan supaya kami yakin bahwa kamu telah berkata benar
kepada kami, dan kami menjadi orang-orang yang menyaksikan
hidangan itu.” Isa putra Maryam berdoa: “Ya Rabb kami
turunkanlah kiranya kepada kami suatu hidangan dari langit
(yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami yaitu
orang-orang yang bersama kami dan yang datang sesudah kami,
dan menjadi tanda bagi kekuasaan Engkau; beri rezekilah kami,
dan Engkaulah pemberi rezeki Yang Paling Utama.” Allah
berfirman: “Sesungguhnya Aku akan menurunkan hidangan itu
kepadamu, barang siapa yang kafir di antaramu sesudah (turun
hidangan itu), maka sesungguhnya Aku akan menyiksanya
dengan siksaan yang tidak pernah Aku timpakan kepada
seorang pun di antara ummat manusia.”
233Bani Israel memohon kepada Nabi Isa agar meminta
“hidangan dari langit” kepada Allah. Yang dimaksud dengan
“hidangan dari langit” di sini bukanlah makanan biologis, karena
hal itu tidak masuk akal. Akan tetapi, yang diminta adalah
hidangan berupa “Kerajaan Allah” atau “Khilafah” di muka bumi
seperti yang pernah diberikan kepada nenek moyang mereka di
zaman Nabi Musa. 234Hal ini juga dapat ditemukan dalam Injil
Matius 6 ayat 9-10:
Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di surga,
Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah
kehendak-Mu di bumi seperti di surga.
Jalan Kebenaran Universal
340 | SUNNATULLAH
235Untuk memperoleh “hidangan” tersebut, maka Bani
Israel diharuskan untuk iman dan taat kepada-Nya. Mereka sangat
berharap dapat menikmati dan menyaksikan datangnya
“hidangan” tersebut semasa hidup mereka. 29Nabi Isa dalam Injil
Markus 9 ayat 11 berkata kepada para pengikutnya: “Katanya lagi
kepada mereka: ‘Aku berkata kepadamu, sesungguhnya di antara
orang yang hadir di sini ada yang tidak akan mati sebelum mereka
melihat bahwa Kerajaan Allah telah datang dengan kuasa.” Untuk
itulah mereka meminta Nabi Isa untuk berdoa kepada Allah agar
diturunkan (dianugerahkan) hidangan dari langit tersebut.
236Pada Al-Māidah [5] ayat 114 sangat jelas dikatakan,
bahwa “hidangan” (Al-Maidah) yang diminta oleh mereka
bukanlah makanan biologis, karena “hidangan” tersebut akan
menjadi “Hari Raya” bagi mereka dan bagi orang-orang yang
datang kemudian (anak keturunan mereka) dengan
memperingatinya pada setiap tahun. 237Menjadi “Hari Id”, karena
hari kemenangan ummat Islam Bani Israel adalah hari kembalinya
mereka kepada fitrahnya yang sejati, yakni menjadi hamba-hamba
Allah yang tunduk patuh kepada sistem hukum-Nya yang
ditegakkan oleh penguasa kekuasaan (Kerajaan) Allah atau
Yerusalem (Darussalam). Hari ketika mereka telah terbebas dari
dosa, merdeka dari perbudakan dan penjajahan Raja bangsa-
bangsa yang selama itu menindas Bani Israel. Mereka tidak akan
dapat merayakan “Hari Id”, jika mereka tidak dianugerahi
kemenangan dan kekuasaan (Khilafah) oleh Allah.
238Ayat 115 menegaskan bahwa “hidangan dari langit” yang
ditunggu-tunggu oleh Bani Israel dijawab oleh Allah. Dengan kata
lain, karena Bani Israel tetap iman dan taat kepada perintah Allah
(beramal saleh) –termasuk perintah untuk perang, maka Dia
menganugerahkan kemenangan dan kekuasaan (Khilafah) sebagai
“hidangan dari langit”; anugerah Kerajaan Allah. Inilah bentuk
dari ajran ‘adziman (ganjaran yang amat besar) atau ni’mat dari
Allah bagi mereka yang beriman dan beramal saleh.
Jalan Kebenaran Universal
TRADISI TUAN SEMESTA ALAM | 341
Peristiwa Penyaliban Yesus
239Dari begitu banyak kisah tentang Yesus di dalam kitab
Injil yang di anggap kanonik (resmi), salah satu yang disorot oleh
Al-Quran adalah mengenai doktrin Yesus mati di tiang salib.
Berikut ini akan kita bahas pernyataan Al-Quran sekitar peristiwa
penyaliban Yesus dan isu kematiannya akibat penyaliban itu.
240Hal ini dinyatakan Al-Quran surat An-Nisā [4] ayat 157-158,
sebagai berikut:
َو َق ۡولِ ِه ۡم إِنَّا َ� َت ۡل َنا ٱلۡ َم ِسي َح ِعي َ� ٱ ۡ� َن َم ۡر َ� َم َر ُسو َل ٱ َّ�ِ َو َما َ� َتلُوهُ َو َما
َص َل ُبو ُه َو َ�ٰ ِ�ن ُش ّبِ َه لَ ُه ۡۚم � َّن ٱ َّ ِ�ي َن ٱ ۡخ َت َل ُفواْ �ِيهِ َل ِ� َش ّٖك ِّم ۡن ُۚه َما لَ ُهم
ِإِ َ ۡ� �ه َّر َ� َع ُه َُ� َتلُوه ٱ ّ�ِ َبا َع َّ ۡ
�ُ َّ ٱ بَل ١٥٧ �ۢ يَقِي َن َو َما ۚٱل َّظ ِّن �ِإ �ٍ ِعل ِم ۡن بِهِۦ
١٥٨ َو َ� َن ٱ َّ ُ� َعزِ� ًزا َح ِكي ٗما
Dan karena ucapan mereka: “Sesungguhnya kami telah
membunuh Al-Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah”, padahal
mereka tidak membunuhnya dan tidak membunuhnya pada
kayu palang, melainkan ditampakkan kepada mereka demikian.
Sesungguhnya orang-orang yang berselisih tentang itu, mereka
dalam kebimbangan tentang itu. Mereka tidak mempunyai
pengetahuan (bukti) tentang itu, selain hanya mengikuti dugaan,
dan mereka tidak yakin telah membunuhnya. Tidak! Allah
telah mengangkat dia kepada-Nya, dan Allah itu Maha Perkasa
dan Maha Bijaksana.
241Perlu diperhatikan, bahwa kata mā shalabūhu (mereka
tidak menyalibnya), tidaklah berarti mereka tidak menyalib Yesus
sebagaimana penafsiran beberapa penafsir. Masalah yang sedang
dibicarakan adalah masalah pembunuhan di tiang salib.
Penyaliban identik dengan kematian, karena orang yang dihukum
salib pasti menemui ajalnya.
242Sebagian penafsir Al-Quran ada yang menafsirkan
berdasarkan hadis palsu atau dongeng bahwa dari kata mā
shalabūhu diartikan mereka tidak menyalib Yesus, tetapi orang lain
yang wajahnya diserupakan dengan Yesus. Tafsiran seperti ini
Jalan Kebenaran Universal
342 | SUNNATULLAH
menjadi lucu dan tidak masuk akal sama sekali. Jika Allah
mengubah muka orang lain menjadi seperti Yesus sehingga ia
disalib, dosa apakah orang tersebut sehingga ia bernasib sial harus
mati tanpa berbuat salah? Sekejam itukah Allah?
243Dongeng yang beredar juga menyatakan bahwa Isa Al-
Masih yang masih segar bugar itu kemudian diangkat ke langit,
hidup dengan jasad biologisnya dan akan turun kembali di hari
kiamat kelak. Cerita semacam ini tidak berdasar sama sekali,
bukankah Allah menyatakan setiap diri manusia itu pasti mati?
(lihat QS. ‘Ali-Imrān [3]: 185 dan Al-Anbiyā' [21]: 8). Bukankah
kejadian Isa Al-Masih itu sama dengan Adam dan manusia
umumnya? (lihat QS. ‘Ali-Imrān [3]: 59). Bukankah Isa Al-Masih
sendiri menyatakan dirinya akan mati? (lihat QS. Al-Māidah [5]:
117).
244Isa Al-Masih menyatakan dirinya akan mati, tetapi bukan
karena penyaliban. Kata mā shalabūhu maknanya mengikuti kata
sebelumnya; mā qatalūhu, mereka tidak membunuhnya dan tidak
mati karena disalib
245Kata syubbiha lahum maknanya adalah ditampakkan akan
mereka seperti mati. Oleh sebab itu, penutup ayat ini menyatakan
bahwa orang-orang yang menyalib itu berselisih tentang matinya
Isa Al-Masih dan dalam kebimbangan atau keraguan akan
kematian itu. Dan secara tegas ayat itu menyatakan bahwa mereka
tidak yakin telah membunuhnya. 230Keraguan para imam Yahudi
itu bukan pada masalah orang yang disalib itu Yesus atau bukan,
melainkan pada masalah penyaliban itu telah mematikan Yesus
atau tidak.
246Bukti ketidakyakinan imam-imam Yahudi dan ahli Taurat
serta Pontius Pilatus sangat banyak ditunjukkan oleh Kitab Injil
itu sendiri, di antaranya adalah:
247a. Bahwa Yesus atau Isa Al-Masih itu disalib hanya dalam
waktu tiga atau empat jam saja. Mulai dari jam dua belas
siang, kegelapan meliputi seluruh daerah itu sampai jam tiga
sore.
Jalan Kebenaran Universal
TRADISI TUAN SEMESTA ALAM | 343
Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring:
“Eli, Eli lama sabakhtani?” Artinya: Allahku, Allahku
mengapa Engkau tinggalkan aku?) Yesus berseru pula
dengan suara nyaring lalu menyerahkan nyawanya.
248Riwayat Lukas 23 ayat 48 menambahkan:
“Dan sesudah seluruh orang banyak, yang datang
berkerumun di situ untuk tontonan itu, melihat apa yang
terjadi itu, pulanglah mereka sambil memukul-mukul diri”
249Sore itu juga Yusuf Arimatea, orang kaya lagi terhormat
yang juga menanti-nantikan Kerajaan Allah, menurunkan
Yesus dari tiang salib dan membawanya ke gua kuburan
kosong miliknya.
250b. Pada waktu Yesus diturunkan dari tiang salib, kedua orang
yang disalib bersamaan dengan Yesus belum mati. Hukum
salib adalah hukuman yang paling sadis, karena orang akan
tersiksa dan baru mati tiga atau empat hari kemudian.
Namun, Yesus terpaku di tiang salib hanya tiga atau empat
jam. Tidak wajar jika Yesus mati secepat itu.
251c. Kedua orang yang disalib bersamaan dengan Yesus
dipatahkan kedua kakinya, tetapi Yesus tidak, bahkan di
bawah telapak kaki Yesus dibuatkan papan penyangga
sehingga Yesus dapat berpijak pada papan itu, sehingga
tubuhnya tidak tergantung! (Yoh. 19: 32-33). Jika benar
lambung Yesus ditikam dengan tombak dan mengeluarkan
darah, juga memperkuat bukti bahwa Yesus masih hidup,
jantungnya masih bekerja.
252d. Pada waktu Yusuf Arimatea datang kepada Pilatus untuk
meminta mengurus mayat Yesus, Pilatus kaget dan tidak
percaya Yesus mati secepat itu. Untuk memastikannya, ia
hanya minta keterangan kepala pengawal yang menjelaskan
secara sepintas bahwa Yesus sudah mati. (Mrk. 15: 44)
253e. Nabi Isa Al-Masih tidak dikubur, tetapi hanya ditaruh di
sebuah gua yang lebar. Yusuf Arimatea seorang kaya yang
menjadi pengagum Yesus pasti merawat Yesus yang terluka
Jalan Kebenaran Universal
344 | SUNNATULLAH
pada tangan dan lambungnya, dan adalah masuk akal jika
Yusuf kemudian membawa Yesus untuk dirawat sampai
sembuh. (Mrk. 15: 46)
254f. Di pagi-pagi benar pada hari Minggu, orang melihat pintu
gua sudah terbuka. Jika Yesus dengan kejadian luar biasa
bangkit dari kematiannya, ia pasti dapat keluar tanpa
membuka batu yang menutup pintu gua itu. (Mrk. 16: 4)
255g. Jika Yesus atau Isa Al-Masih benar-benar bangkit dari
kematian, mengapa ia tidak menampakkan diri kepada
umum? Dan mengapa selama empat puluh hari, dia hanya
tiga kali menjumpai murid-muridnya secara sembunyi-
sembunyi?
256h. Jika Yesus adalah orang mati yang bangkit dari kubur,
mengapa ia meyakinkan pada murid-muridnya bahwa ia
adalah Yesus yang sejati, bukan hantu atau manusia roh. Ia
menunjukkan bekas luka-lukanya kepada Thomas dan murid
lainnya, dan ia membuktikan dirinya bukan hantu dengan
meminta makanan dan memakan sepotong ikan yang masih
tersisa.
257i. Ia menyuruh murid-muridnya berangkat, menyingkir ke
Galilea, tempat yang dianggap aman dan berjalan ke tempat
itu bersama dengan dua orang muridnya dalam keadaan
menyamar sampai kedua muridnya itu tidak mengenalnya.
Dia berjalan kaki ke Galilea. Jika ia dapat terbang ke langit
mengapa ia harus susah payah berjalan kaki dan menyamar
sebagai orang lain. (Luk. 24: 13-33)
258j. Doktrin Yesus bangkit dari kematiannya kemudian naik ke
surga sebagai Roh Kudus yang kemudian membimbing pada
setiap hati manusia yang percaya atas penebusannya di tiang
salib, adalah usaha teologis untuk menghilangkan peran
Allah, Tuan Semesta Alam, yang menjadi Tuan bagi anak
cucu Bani Israel. Jika Yesus adalah Allah, Tuan Semesta
Alam, mengapa di tiang salib ia berteriak “Allahku, Allahku,
mengapa Engkau meninggalkan aku?” (Mat. 27: 45-46)
Jalan Kebenaran Universal
TRADISI TUAN SEMESTA ALAM | 345
259k. Doktrin Yesus Anak Tuhan yang setelah kebangkitannya
naik ke surga dan duduk di sebelah kanan Allah, diberi kuasa
di surga dan di bumi dan menyertai manusia percaya sampai
akhir zaman (Mat. 28: 18-20), benar-benar merupakan usaha
untuk menghilangkan figur dan peranan Allah, Tuan Semesta
Alam, dan menggugurkan sama sekali hukum Taurat yang
pertama, yaitu Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku.
260l. Al-Quran menyatakan bahwa tugas Yesus atau Isa Al-Masih
sebagai Rasul Allah hanya sebatas dia masih hidup, dan
setelah dia wafat tugas itu kembali kepada Allah, Tuan
Semesta Alam (QS. Al-Māidah [5]: 117). Adapun Ruhul
Qudus yang selanjutnya akan membimbing dan menyertai
orang beriman bukanlah pribadi Yesus yang ilahi, tetapi itu
adalah ruh Allah, Tuan Semesta Alam.
261m. Doktrin Isa Al-Masih naik ke langit bukan berasal dari Al-
Quran dan sangat bertentangan dengan Al-Quran. Doktrin
“Nabi Isa tidak disalib melainkan orang lain yang
diserupakan seperti wajah Isa putra Maryam kemudian dia
diangkat ke langit” bersumber dari hadis yang berasal dari
Injil Apokripa yang banyak beredar di Timur Tengah pada
abad ke-2 Masehi (Injil Barnabas, Injil Petrus, Risalah Naga
Hammadi, dsb).
262n. Tidak ada manusia yang hidup abadi atau kekal. Perhatikan
penegasan Al-Quran surat Al-Anbiyā' [21] ayat 8 dan 34 di
bawah ini:
يَأۡ ُ� ُلو َن
َ�ٰ ِ ِ�ي َن َْ�نُوا َو َما ٱل َّط َعا َم َّ َج َس ٗدا َج َع ۡل َ�ٰ ُه ۡم َو َما
�
Dan tidaklah Kami jadikan mereka (rasul-rasul) itu tubuh-
tubuh yang tiada memakan makanan dan tidak pula mereka
itu orang-orang yang kekal.
َو َما َج َع ۡل َنا لِبَ َ ٖ� ِّمن َ� ۡبلِ َك ٱ ۡ ُ� ۡ َ�ۖأَفَإِيْن ِّم َّت َ� ُه ُم ٱ ۡل َ�ٰ ِ ُ�و َن
Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seseorang
manusiapun sebelum kamu (Muhammad); maka jikalau
Jalan Kebenaran Universal
346 | SUNNATULLAH
kamu mati, apakah mereka akan kekal?
263Dengan kedua ayat ini sudah cukup bukti bahwa doktrin
Yesus tidak disalib. Cerita bahwa Yudas yang tubuhnya
berubah menjadi Yesus, Yesus diangkat ke langit dan tidak
akan mati hingga akhir dunia, bertentangan dengan Kitab-
kitab Allah dan harus ditolak.
264Bukti bahwa Isa putra Maryam wafat (mati), perhatikan Al-
Quran surat Al-Māidah [5] ayat 117 di bawah ini:
ٱََوملاَُّ�رن�ِقُي ُ ۡلتَبُت َع َعللََ َلۡيُه ۡي ِهۡمِه ۡم ۡۚمإِ َّ ََو�شأَنِهيَمَ ٗآتداأَ َ َمََّمٰۡ�ارتَ ُ ِ ُّدِ��ۡم َبُِتهِۡ�ٓۦءٖ�ِأَي َِهِشن ِۡهمۖيٱ ٌفَدۡ� َل ُب َّمُداواْتَ َوٱ َّ� ۡيَّ َتَ� ِ�َر ِّ�ُكن َو َ َرت َّ� أَن ُ� َ ۡۚمت
Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa
yang Engkau perintahkan kepadaku yaitu: “Mengabdilah
kepada Allah, Tuanku dan Tuanmu”, dan adalah aku
menjadi saksi terhadap mereka, selama aku berada di antara
mereka. Maka setelah Engkau wafatkan aku, Engkau-lah
yang mengawasi mereka. dan Engkaulah yang Maha
menyaksikan segala sesuatu.
265o. Masih adakah orang yang percaya kepada Al-Quran berani
menyatakan bahwa Isa Al-Masih masih hidup secara biologis
di langit sampai hari ini?
266p. Tidak ada Ahli Kitab yang beriman kepada Isa Al-Masih
sebelum kematiannya. Bukti bahwa Nabi Isa tidak naik ke
langit sebagaimana pendapat sebagian penafsir termaktub
dalam Al-Quran surat An-Nisā [4] ayat 159:
أَ ۡه ِل
ٱ ۡل ِق َ�ٰ َم ِة َو َ� ۡو َم َم ۡوتِهِۖۦ َ� ۡب َل بِهِۦ َ ُ� ۡؤ ِم َ َّن َّ ٱ ۡل ِك َ�ٰ ِب ِّم ۡن �ن
�ِإ
يَ ُ�و ُن َعلَ ۡي ِه ۡم َش ِهي ٗدا
Tidak ada seorang pun dari ahli kitab yang beriman kepadanya
sebelum kematiannya, dan di hari tegaknya kebenaran Isa Al-
Masih akan menjadi saksi atas kekafiran mereka.
Jalan Kebenaran Universal
TRADISI TUAN SEMESTA ALAM | 347
267Masih adakah orang yang menyebut dirinya orang yang
beriman menyatakan bahwa Yesus atau Nabi Isa tidak mati dan
tubuhnya diangkat ke langit dan hidup sampai akhir zaman?
Bertobatlah orang-orang yang tertipu oleh hadis palsu bikinan
pengkhianat Islam. Yakinlah hanya kepada firman-firman Allah
(Taurat, Injil, dan Al-Quran) dan sunnah para Rasul-Nya.
Yesus Diselamatkan ke Dataran Tinggi
268Yesus adalah Rasul Allah yang berhasil menggenapi
seluruh nubuatan Nabi-nabi Bani Israel. Yesus bukanlah seorang
Nabi yang terlalu berani untuk mengucapkan perkataan yang tidak
difirmankan Allah, melainkan semua perkataan yang bersifat
nubuat semua tergenapi olehnya. Sehingga, Yesus tidak harus
dihukum mati atau dikisahkan bahwa Yesus dihukum sampai
mengalami kematian di tiang salib. 269Oleh karena itu, logis jika
Allah, Tuan Semesta Alam, telah menyelamatkan dia dari
kematian akibat penyaliban itu. Ingat! Bentuk penyelamatan hidup
dan aqidah orang-orang beriman adalah melalui jalan hijrah
(eksodus). 270Perhatikan firman Allah dalam Al-Quran surat Al-
Mu’minūn [23] ayat 50 berikut ini:
�ٖ َو َج َع ۡل َنا ٱ ۡ� َن َم ۡر َ� َم َوأُ َّم ُه ٓۥ َءايَ ٗة َو َءا َو ۡ� َ�ٰ ُه َمآ إِ َ ٰ� َر ۡ� َو�ٖ َذا ِت َق َرارٖ َو َم ِع
Dan telah Kami jadikan Isa putra Maryam dan ibunya suatu
bukti yang nyata bagi (kekuasaan Kami) dan Kami melindungi
keduanya di suatu tanah tinggi yang datar yang banyak terdapat
padang-padang rumput dan sumber mata air bersih yang
mengalir.
271Yesus tidak pernah berhenti untuk mewujudkan kata-
katanya, bahwa Anak Manusia akan datang untuk menguasai
Tanah Perjanjian, karena memang untuk itulah dia diutus Allah.
Dia tidak melarikan diri ke Kasmir, Inggris maupun Jepang karena
tugas utamanya adalah memulihkan Yerusalem menjadi Kerajaan
Allah kembali. Secara situs sejarah, sulit menentukan di mana
letak daerah perlindungan (hijrah; eksodus) itu, tetapi yang jelas
daerah hijrah itu tidak terlalu jauh dari Tanah Perjanjian.
Jalan Kebenaran Universal
348 | SUNNATULLAH
272Yesus adalah utusan Allah yang datang untuk
menggenapi hukum Taurat yang sudah ada sebelum Nabi Musa.
Hukum Taurat itu sesungguhnya adalah jalan hidup Abraham.
Yesus adalah keturunan Bani Israel, maka ajaran hidup dan
kehidupan Yesus sama dengan ajaran Abraham. 273Dasar pokok
dari ajaran Abraham adalah kepatuhan kepada Hukum Allah.
Yesus adalah orang yang mengajak Bani Israel kembali kepada
prinsip hidup kepatuhan kepada Allah, tetapi para pemimpin
agama Yahudi berusaha mengubah ajaran Yesus ke dalam paham
yang lain. Bahkan, Paulus membatalkan sama sekali prinsip
kepatuhan kepada Allah Abraham dengan menghapuskan hukum
Taurat. 274Perhatikan bagaimana Al-Quran dalam surat Ash-Shāff
[61] ayat 7-8 mengungkapkan masalah ini:
يُنُ ۡود َر َ ٱٰٓ� َّإِ�َِ�بِأَٱ ۡفۡ َِ��ٰ ۡسهِ َ�ِهٰ ِۡ�مم َو َم ۡن أَ ۡظ َل ُم ِم َّم ِن ٱ ۡ� َ َ� ٰى َ َ� ٱ َّ�ِ ٱ ۡل َك ِذ َب َو ُه َو
�ُ َّ َوٱ ِْ ُ� ۡط ِ ُ�ٔوا يُرِ� ُدو َن �َ ٱل َّ�ٰلِ ِم ٱ ۡل َق ۡو َم َ
�ُ َّ َوٱ ٧ َ� ۡه ِدي �
٨ ُمتِ ُّم نُورِهِۦ َولَ ۡو َك ِرهَ ٱ ۡل َ�ٰ ِف ُرو َن
Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-
adakan dusta terhadap (ajaran) Allah sedang dia diajak untuk
patuh kepada Allah. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada
orang-orang yang zalim. Mereka berusaha untuk
memadamkan cahaya Allah (Taurat, Injil, dan Al-Quran)
dengan mulut (ajaran) mereka, tetapi Allah tetap akan
menyempurnakan cahaya (ajaran) Nya itu, meskipun orang-
orang kafir membencinya.
275Mereka, dalam karya tulisnya, menyatakan Yesus adalah
nabi yang gagal atau nabi yang keliru mewujudkan nubuahnya
tentang Kerajaan Allah. Paulus menyatakan ajaran Yesus semasa
ia masih hidup dalam daging, tidak berlaku lagi sejak Yesus
berubah menjadi Roh Kudus paska kebangkitannya. Paulus
dengan ajarannya itu berusaha untuk memadamkan sinar terang
yang dipancarkan oleh Injil Yesus yang sejati, tetapi Allah
menggagalkan usaha Paulus itu dengan membangkitkan seorang
penolong yang lain setelah Yesus.
Jalan Kebenaran Universal
TRADISI TUAN SEMESTA ALAM | 349
276Yesus bukan mesias yang gagal memulihkan Bani Israel
menjadi ummat yang penuh berkat diungkapkan dalam Al-Quran
surat Al-Isrā' [17] ayat 6:
بِأَ ۡم َ�ٰ ٖل َوأَ ۡم َد ۡد َ�ٰ ُ�م
َو َج َع ۡل َ�ٰ ُ� ۡم �َ َِو َ�ن َع َل ۡي ِه ۡم ٱ ۡل َك َّر َة ُ� َّم َر َد ۡدنَا لَ ُ� ُم
أَ ۡ� َ َ� نَ ِف ً�ا
Kemudian Kami beri giliran kepada kamu (Israel) untuk
mengalahkan mereka kembali (Romawi) dan Kami
membantumu dengan harta kekayaan dan anak-anak dan Kami
jadikan kamu kelompok (bangsa) yang lebih besar.
277Perhatikan pula surat Ash-Shāff [61] ayat 14:
َ ٰٓ� َ� ُّ� َها ٱ َّ ِ�ي َن َءا َم ُنواْ ُكونُ ٓواْ أَن َصا َر ٱ َّ�ِ َك َما َقا َل ِعي َ� ٱ ۡ� ُن َم ۡر َ� َم
ِْۖ ۖوفَ َنَ�يَّ َۡد ۡ�نَا ُنٱ َّأَ ِ�ني َ َصنا ُرَءا َٱم ُن َّو�اٞن ۡصِّمأََبن ۢنُحَصبَوااِْرَِٓ��ٰٓإيِ ِه ۡسرِإِ َ�َ�ٰٓ�َءِنيٱَل َّ�َِۖو َ�قَ َفا ََرلتٱ َّۡ َ�طآَو�اِ َفرِ ُّ�ةٞۡلَِ َۡل َ�َٔاٰ�َحَم َوَناَعرُِدّتِ ّوِۧ� َّهَِطن ۡامٓ�ِ َفََمفأَة
Hai orang-orang yang beriman, jadilah kamu penolong Allah
sebagaimana Isa ibnu Maryam telah berkata kepada pengikut-
pengikutnya yang setia: “Siapakah yang akan menjadi penolong-
penolong Allah?” Pengikut-pengikut yang setia itu berkata:
“Kamilah penolong-penolong agama Allah”, lalu segolongan
dari Bani Israel beriman dan segolongan lain kafir; maka Kami
berikan kekuatan kepada orang-orang yang beriman terhadap
musuh-musuh mereka, lalu mereka menjadi orang-orang yang
menang.
278Jadi, makna substansi Kerajaan Allah yang dikabarkan
oleh Yesus adalah kebangkitan Yerusalem Kedua, yaitu diampuni-
Nya “istri” Allah yang telah berbuat zina. Yang demikian itu Allah
lakukan untuk menggenapi ketetapan-Nya mengenai dua kali
kerusakan Bani Israel yang telah diundangkan-Nya di dalam
Taurat. Al-Quran pun telah meluruskan (mengoreksi) dan
menegaskan bahwa Yesus diselamatkan oleh Allah dari
Jalan Kebenaran Universal
350 | SUNNATULLAH
kematiannya di tiang salib dan selanjutnya berhasil menegakkan
Yerusalem Kedua.
Kerusakan Kedua
279Segala sesuatu yang pernah lahir pasti akan menemui
kematiannya. Jika manusia memiliki ajal, demikian pula ummat –
baik mu’min maupun musyrik, pasti juga memiliki ajal
kematiannya. Bani Israel sebagai ummat kesayangan Allah tak
luput dari sunnatullah tersebut. 280Setelah genap waktunya, sesuai
dengan kehendak Allah, Tuan Semesta Alam, generasi Bani Israel
yang melanjutkan kepemimpinan Yesus di dalam Kerajaan Allah
itu kembali berbuat zalim; mereka kembali melakukan perzinaan
untuk kedua kalinya, yang menyebabkan mereka kembali
berpecah belah karena faktor ideologi dan kekuasaan. Akibat dari
perpecahan itu, mereka menjadi lemah kembali dan akhirnya
dijajah kembali oleh raja bangsa-bangsa yang bengis dan zalim.
281Inilah awal dari kerusakan kedua seperti diurai dalam Al-Quran
surat Al-Isrā' [17] ayat 7:
إِ ۡن أَ ۡح َسن ُت ۡم أَ ۡح َسن ُت ۡم ِ َ�ن ُف ِس ُ� ۡمۖ � ۡن أَ َس ۡ� ُ� ۡم
َو ۡع ُد َكَف ََلماَهاۚ َدفَ َإِخلَُذاوهُ َأَجآَّو ََءل ٱ� ِخ َرةِ �اْ ُو ُجو َه ُ� ۡم َو ِ�َ ۡد ُخ ُلواْ ٱلۡ َم ۡس ِج َد
ٖ�َم َّر
٧ َو ِ�ُتَ ِّ ُ�واْ َما َعلَ ۡواْ تَ ۡتبِ ً�ا
Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu
sendiri dan jika kamu berbuat jahat maka kejahatan itu bagi
dirimu sendiri, dan apabila datang saat hukuman bagi
(kejahatan) yang kedua, (Kami datangkan orang-orang lain)
untuk menyuramkan muka-muka kamu dan mereka masuk ke
dalam mesjid (Kota Yerusalem), sebagaimana musuh-musuhmu
memasukinya pada kali pertama dan untuk membinasakan
sehabis-habisnya apa saja yang mereka kuasai.
282Dalam keadaan yang demikian, pasukan Romawi kembali
datang melakukan invasi ke Yerusalem. Datangnya penjajah
Romawi untuk yang kedua kalinya ini, dalam rangka
melampiaskan dendam dan kemarahannya. Mereka kembali
Jalan Kebenaran Universal
TRADISI TUAN SEMESTA ALAM | 351
menghancurkan Yerusalem sehancur-hancurnya, persis seperti
nubuat Yesus tentang Bait Allah. 283Perhatikan Injil Matius 24 ayat
1-2 berikut ini:
Sesudah itu Yesus keluar dari Bait Allah, lalu pergi. Maka
datanglah murid-muridnya dan menunjuk kepada bangunan-
bangunan Bait Allah. Ia berkata kepada mereka: “Kamu
melihat semuanya itu? Aku berkata kepadamu, sesungguhnya
tidak satu batu pun di sini akan dibiarkan terletak di atas batu
yang lain, semuanya akan diruntuhkan.”
284Hal senada juga diungkapkan dalam Injil Markus 13 ayat
1-2 berikut ini:
Ketika Yesus keluar dari Bait Allah, seorang murid-Nya
berkata kepada-Nya: “Guru, lihatlah betapa kukuhnya batu-batu
itu dan betapa megahnya gedung-gedung itu!” Lalu Yesus
berkata kepadanya: “Kaulihat gedung-gedung yang hebat ini?
Tidak satu batu pun akan dibiarkan terletak di atas batu yang
lain, semuanya akan diruntuhkan.”
285Usaha Kaisar Romawi untuk memusnahkan gerakan
kebebasan Bani Israel tidak cukup hanya dengan menghancurkan
bangunan-bangunan fisik dalam Kerajaan Allah saja, tetapi untuk
jangka panjang adalah juga menghapus ajaran millah Yesus yang
orisinal dengan cara memanipulasi ajaran pokoknya. Teknisnya
sangat halus, yaitu dengan menyusun suatu sistem dogmatis yang
utopis.
286Sebagai penguasa politik, Kaisar menumpas semua
gerakan yang bersifat politis, yang bersifat ingin menegakkan
Kerajaan Daud di satu pihak (yang dalam bahasa wahyu;
memerintahkan untuk membunuh anak laki-laki Israel), dan
memberikan fasilitas serta perlindungan keamanan kepada para
ulama seperti ulama Saduki dan Farisi. 287Kaisar yang menjadi
polisi dunia saat itu memahami betul bahwa keimanan (agama)
tidak dapat ditumpas dengan pedang, tetapi dia harus
dimusnahkan dengan konsep agama yang baru, yaitu dengan cara
membungkus ajaran paganisme Yunani dengan baju Kristus. Dan
untuk tujuan ini, Kaisar membutuhkan dukungan fatwa Majelis
Jalan Kebenaran Universal
352 | SUNNATULLAH
Ulama yang akan dijadikan dasar agamis untuk menumpas semua
paham yang sesat menurut ukuran fatwa ulama dengan suatu
Kitab Suci baru.
288Setiap keyakinan dibangun atas dasar nilai-nilai tertentu
yang ditulis dalam suatu kitab. Untuk menyatakan kebenaran
mutlak dari nilai-nilai yang tertulis di dalam kitab, maka kitab itu
oleh penulisnya diberi label suci. Selanjutnya, ketika seseorang
membaca kitab tersebut, ia dihadapkan dengan sesuatu yang suci
dan bebas dari kesalahan. Jangankan untuk mencari kesalahan,
meragukannya pun harus dijauhkan dari pikiran. Sebagai sebuah
konsep keimanan, hal seperti itu sah-sah saja, tetapi dunia
manusia tidaklah lepas dari kesalahan ataupun kedustaan.
289Sejarah mencatat, kedatangan seorang Nabi Allah selalu
berhadapan dengan massa manusia yang sudah merasa mapan
dengan sistem keyakinan yang mereka anut. Hal semacam ini
adalah lumrah terjadi sepanjang sejarah sistem keyakinan atau
agama. Gagasan baru yang didakwahkan oleh Nabi Allah akan
membentuk sebuah komunitas baru yang terpisah sama sekali
dengan komunitas lama.
290Kedua komunitas ini akan menjadi semacam minyak
dengan air, tidak bisa disatukan dan didamaikan. Terkadang,
komunitas yang baru itu secara politik dan religius dapat
mengungguli komunitas yang lama. Namun, kekalahan politik
tersebut tidak berarti menghentikan perang konsep, pihak yang
kalah secara politis akan mengalihkan pertempuran ke dalam
ranah konsep.
291Dalam masalah perang konsep ini, orang sanggup
melakukan strategi kemunafikan, yaitu berusaha menjadi orang
nomor satu di dalam komunitas yang baru sambil berusaha
memberikan “makna yang lain” dari konsep yang baru itu.
Biasanya, usaha penyerongan ideologi itu akan menampakkan
hasilnya pada satu atau dua generasi ke depan. Dalam hal ini
Paulus pernah berkata: “Tetapi jika kebenaran Allah oleh dustaku
semakin melimpah bagi kemuliaan-Nya, mengapa aku masih
dihakimi lagi sebagai orang berdosa?”
Jalan Kebenaran Universal
TRADISI TUAN SEMESTA ALAM | 353
292Dalam kasus Yesus, kemunafikan itu sangat jelas
diperankan oleh orang-orang semodel Simon Petrus dan Saulus
(Paulus), serta imam-imam Yahudi yang biasa disebut Ahli Kitab.
Di dalam Injil Nicea serta surat-surat Simon Petrus dan Saulus,
sangat jelas perannya sebagai tafsiran yang akan mengarahkan
ucapan-ucapan Yesus ke arah konsep yang berlawanan dengan
apa yang dimaksud oleh Yesus sebagai Mesias yang menggenapi
nubuatan Nabi-nabi Bani Israel yang murni.
293Sepeninggal Yesus dari muka umum, kasus yang menarik
adalah pembelaan Stefanus di hadapan Mahkamah Agama.
Stefanus dituduh melakukan hujatan terhadap Allah dan Musa. Di
dalam pembelaannya, Stefanus berbicara dengan penuh
keberanian dan dorongan Ruhul Qudus yang luar biasa. Anehnya,
walaupun Stefanus telah membuktikan bahwa misi Yesus, yang
juga menjadi misinya, adalah kesinambungan misi Abraham,
Musa, dan Daud sesuai dengan Kitab Taurat, tetapi para Ahli
Taurat yang hadir di Mahkamah Agama itu menjatuhkan
hukuman mati kepada Stefanus. Hal ini merupakan bukti nyata
bahwa para ahli Taurat itu sudah tidak konsis lagi dengan misi
nenek moyang mereka.
294Para ahli Taurat itu telah melakukan penafsiran
kontradiktif dengan penafsiran murni dari Kitab Taurat yang
masih dipegang teguh oleh anak-anak Ruh Abraham seperti Yesus
dan Stefanus. 295Dalam Kitab Kisah Para Rasul pasal 7 ayat 51-53,
Stefanus berkata:
“Hai orang-orang yang keras kepala dan yang tidak bersunat
hati dan telinga, kamu selalu menentang Roh Kudus, sama
seperti nenek moyangmu, demikian juga kamu. Siapakah dari
nabi-nabi yang tidak dianiaya oleh nenek moyangmu? Bahkan
mereka membunuh orang-orang yang lebih dahulu
memberitakan tentang kedatangan Orang Benar, yang sekarang
telah kamu khianati dan kamu bunuh. Kamu telah menerima
hukum Taurat yang disampaikan oleh malaikat-malaikat, akan
tetapi kamu tidak menurutinya.”
Jalan Kebenaran Universal
354 | SUNNATULLAH
296Dari pembelaan Stefanus, nampak jelas bahwa ia
berusaha menggambarkan: Yesus adalah manusia biasa, seorang
nabi Bani Israel yang berjuang untuk mengembalikan takhta
Kerajaan Allah yang telah dianugerahkan Allah kepada Bani
Israel. Yesus bukan Anak Tuhan yang datang untuk mati di tiang
salib dan menebus dosa ummat manusia, sebagaimana yang
dikatatakan Kayafas, Imam Besar yang memutuskan rencana
pembunuhan itu. 297Kayafas berencana membunuh Yesus karena
dia memandang Yesus secara sekuler, bahwa semua ajaran dan
gerakan dakwahnya mengarah kepada gerakan politik
kemerdekaan Bani Israel yang hanyalah ulah dari seorang yang
terlalu banyak membaca Kitab dan nubuah Nabi-nabi Bani Israel,
dan hal tersebut sangat mengganggu perdamaian dan keamanan
Bani Israel.
298Imam-imam Yahudi –semenjak dari Samiri di zaman
Musa, para imam di zaman Rehabeam, dan Kayafas di zaman
Yesus, mempunyai pandangan teologis yang berbeda dengan
pandangan Nabi-nabi Bani Israel. Bagi imam-imam Yahudi,
agama adalah urusan spiritual, urusan keyakinan, urusan
bagaimana menghapus dosa warisan Adam agar manusia dapat
kembali ke surga Eden. Menurut mereka, orang-orang beriman
harus memandang penguasa yang menindas sebagai tangan Allah
untuk mencuci dan menebus dosa mereka. Oleh sebab itu,
mereka harus patuh kepada raja-raja dunia secara tulus, setulus
kepatuhannya kepada Tuan, Allah Abraham. Begitulah doktrin
agamis yang melemahkan semangat juang Bani Israel.
299Stefanus dalam pembelaannya mengungkap sejarah Bani
Israel sebagai ummat Allah, Tuan Semesta Alam, agar para imam
Yahudi sadar bahwa ajaran yang seperti itu tidak sesuai dengan
prinsip-prinsip hidup Millah Abraham. Stefanus mengungkap
kembali bagaimana Bani Israel dahulu dihukum selama empat
puluh tahun hanya karena mereka tidak sanggup melaksanakan
perintah Allah, Tuan Semesta Alam, yang disampaikan oleh Musa
untuk berperang merebut Tanah Perjanjian. 300Jika Bani Israel
tidak mau menjadi tangan Allah untuk memberantas bangsa-
bangsa musyrik penyembah berhala, Dia tidak akan memberi
Jalan Kebenaran Universal
TRADISI TUAN SEMESTA ALAM | 355
perlindungan, dan mereka akan dikutuk menjadi bangsa budak
dari kekuasaan bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah (lihat
Kis. 7: 2-60)
301Stefanus juga mengingatkan tentang janji Allah, Tuan
Semesta Alam, melalui mulut Musa bahwa seorang Nabi akan
dibangkitkan dari antara saudara-saudara yang seperti Musa dan
perkataannya harus didengar oleh Bani Israel. Akan tetapi, ucapan
Yesus yang menyatakan dirinya sebagai Mesias, Raja Israel, yang
telah diurapi oleh Nabi Yohanes Pembaptis justru dianggap
sebagai hujatan terhadap Nabi Musa dan Allah Abraham. 302Demi
keamanan Bani Israel dari amarah Kaisar, Kayafas berkata:
“Kamu tidak tahu apa-apa dan kamu tidak insyaf, bahwa lebih
berguna bagimu jika satu orang mati daripada seluruh bangsa
kita binasa.”
303Apa yang diungkapkan oleh Stefanus sesungguhnya
membuktikan bahwa apa yang diajarkan oleh Yesus adalah sesuai
dengan Kitab Taurat yang ada di tangan imam-imam itu.
Kehadiran Yesus tidak lain adalah untuk menggenapi apa yang
dinubuahkan Nabi-nabi Bani Israel, dari mulai Musa sampai
dengan Yohanes Pembaptis, yaitu sebagai Nabi yang akan
menebus dosa Bani Israel dari bangsa tertindas (kutuk) menjadi
bangsa yang merdeka (berkat).
304Yesus diutus oleh Tuan, Allah Abraham, untuk
memulihkan Kerajaan Allah warisan Raja Daud. Untuk itu, Yesus
mengajak Bani Israel untuk bertobat, mengubah sikap dan
perilakunya sesuai dengan tuntunan hukum Taurat. Bani Israel
yang sakit dan mati itu harus siap sedia untuk disembuhkan dan
dihidupkan dari dunia orang mati. Mereka harus mengakui Yesus
sebagai Mesias, Raja Israel. Namun, penjelasan Stefanus tidak
didengar oleh ahli Taurat, bahkan Stefanus dihukum mati.
305Singkatnya, untuk membuka jalan kekaisaran Romawi
dan imam-imam Yahudi guna mengaburkan sejarah dan memutus
rantai misi risalah Millah Abraham, diselenggarakanlah Konsili
Nicea pada tahun 325 M. 306Semenjak saat itu, figur Yesus
berubah dari seorang Mesias politik Kerajaan Allah menjadi Yesus
Jalan Kebenaran Universal
356 | SUNNATULLAH
anak Allah yang duduk di dalam Kerajaan Rahmat-Nya di langit
(The Kingdom of Grace). Yesus memimpin hati manusia sebagai
Roh Kudus dan mewakilkan Gereja Katolik Roma sebagai
Kerajaan Allah, hingga genap saatnya nanti Yesus turun kembali
ke bumi diikuti oleh ribuan malaikat untuk melaksanakan
penghakiman pada ummat manusia yang berada di dalam
Kerajaan Allah (The Kingdom of Glory). Rumusan-rumusan
Ilahiah dan Kristologi tersebut kemudian disempurnakan melalui
Konsili Konstatinopel tahun 381 M dan Konsili Khalkedon tahun
451 M.
307Sebelumnya, penindasan terhadap warga Kerajaan Allah,
generasi Millah Abraham, telah dimulai sejak zaman Raja Nero
yang jahat. Kuasa dia pula yang membakar Kota Roma.
Kemudian dilanjutkan oleh Kaisar Decius yang membasmi
pengikut Yesus (Millah Abraham) secara sistematis. Hal ini
dimulai pada tahun 303 M dengan membuat Undang-Undang
Diokletianus (Undang-Undang Anti Millah Abraham; pengikut
Yesus). Kaisar membakar semua rumah ibadah milik pengikut
Yesus (Millah Abraham). 308Untuk menyelamatkan diri dan
mencari perlindungan, para korban (pengikut setia Millah
Abraham) bersembunyi di tempat-tempat persembunyian yang
aman, seperti gua Katakomba. Mereka inilah yang disebut
Ashhabul Kahfi dalam Al-Quran. Mereka dikisahkan tertidur (tidak
melakukan aktivitas pergerakan misi risalah Allah) selama 309
tahun. Dengan demikian, kebangkitan kembali gerakan misi
risalah Millah Abraham (generasi kahfi) terjadi pada tahun 612 M
(tahun 303 M ditambah 309 tahun).
309Demikianlah, kerusakan Bani Israel yang pertama terjadi
di zaman Rehabeam dan Yerobeam, terpecah menjadi dua
kerajaan yang saling berperang. Kedua kerajaan Israel itu sama-
sama berkolaborasi (berzina) dengan bangsa-bangsa penyembah
berhala. Hukuman perzinaan yang pertama ini terjadi di zaman
Zedekia, Raja terakhir Yehuda. Akibat kerusakan itu, Bani Israel
jatuh ke dalam kematian, sebab upah dosa adalah mati.
310Pemulihan Yerusalem (akibat kerusakan yang pertama)
tergenapi oleh Yesus Sang Mesias. Kerajaan Allah; Yerusalem
Jalan Kebenaran Universal
TRADISI TUAN SEMESTA ALAM | 357
kedua yang merupakan warisan Nabi Daud itu bangkit kembali
dan berjaya tidak kurang dari 300 tahun, sekitar tahun 1-303
Masehi.
311Kerusakan Bani Israel yang kedua terjadi melalui tangan
jahat Raja Nero dan Kaisar Decius tahun 303 M yang diperkuat
oleh penyelenggaraan Konsili Nicea tahun 325 M. Khilafah yang
dibangun oleh Yesus telah mengambil allah-allah lain selain Allah,
Tuan Semesta Alam. Mereka kembali melakukan perbuatan
sundal, melakukan perzinaan ideologi dengan bangsa-bangsa
Kerajaan Iblis. Mereka berkolaborasi dengan negara-negara
bangsa penyembah berhala, pengagung ideologi materialisme,
semacam Romawi (yang adalah musuh Yesus), Yunani, dan
bangsa musyrik lainnya, melalui konspirasi jahat dalam upaya
mengubah potret Yesus Sang Mesias politik Kerajaan Allah
menjadi figur agamawan nan sakti mandraguna dan anti-dunia.
312Sejak perzinaan itu, Bani Israel tidak lagi dipercaya untuk
menggarap kebun anggur (Kerajaan) Allah. Dan Allah pun sudah
menetapkan bahwa Kerajaan Allah selanjutnya akan diserahkan
kepada bangsa lain yang bukan Bani Israel.
Nubuat Yesus Tentang Sang Penghibur
313Allah, Tuan Semesta Alam, hanya memberi dua kali
kesempatan kepada Bani Israel untuk memimpin dunia melalui
Yerusalem pertama di zaman Musa dan Yerusalem kedua di
zaman Yesus. Karenanya, Yesus paham bahwa dirinya merupakan
nabi atau rasul terakhir dari Bani Israel. Selanjutnya, siapa dan dari
bangsa apakah Anak Manusia yang akan dipilih Allah untuk
menjadi penggarap kebun anggur Abraham?
314Perhatikan nubuah Yesus tentang estafeta misi risalah
Millah Abraham pasca dirinya sebagaimana tersirat dalam
perumpamaan penggarap-penggarap kebun anggur dalam Injil
Matius 21 ayat 33-46 di bawah ini:
Dengarkanlah suatu perumpamaan yang lain. Adalah seorang
tuan tanah membuka kebun anggur dan menanam pagar
sekelilingnya. Ia menggali lobang tempat memeras anggur dan
Jalan Kebenaran Universal
358 | SUNNATULLAH
mendirikan menara jaga di dalam kebun itu. Kemudian ia
menyewakan kebun itu kepada penggarap-penggarap lalu
berangkat ke negeri lain. Ketika hampir tiba musim petik, ia
menyuruh hamba-hambanya kepada penggarap-penggarap itu
untuk menerima hasil yang menjadi bagiannya. Tetapi
penggarap-penggarap itu menangkap hamba-hambanya itu:
mereka memukul yang seorang, membunuh yang lain, dan
melempari yang lain pula dengan batu. Kemudian tuan itu
menyuruh pula hamba-hamba yang lain, lebih banyak dari pada
yang semula, tetapi mereka pun diperlakukan sama seperti
kawan-kawan mereka. Akhirnya ia menyuruh anaknya kepada
mereka, katanya: “Anakku akan mereka segani.” Tetapi ketika
penggarap-penggarap itu melihat anaknya itu, mereka berkata
seorang kepada yang lain: “Ia adalah ahli waris, mari kita bunuh
dia, supaya warisannya menjadi milik kita.” Mereka
menangkapnya dan melemparkannya ke luar kebun anggur itu,
lalu membunuhnya. Maka apabila tuan kebun anggur itu
datang, apakah yang akan dilakukannya dengan penggarap-
penggarap itu? Kata mereka kepadanya: “Ia akan
membinasakan orang-orang jahat itu dan kebun anggurnya akan
disewakannya kepada penggarap-penggarap lain, yang akan
menyerahkan hasilnya kepadanya pada waktunya.” Kata Yesus
kepada mereka: “Belum pernahkah kamu baca dalam Kitab
Suci: Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah
menjadi batu penjuru: hal itu terjadi dari pihak Tuan, suatu
perbuatan ajaib di mata kita. Sebab itu, aku berkata kepadamu,
bahwa Kerajaan Allah akan diambil dari padamu dan akan
diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah
Kerajaan itu. (Dan barang siapa jatuh ke atas batu itu, ia akan
hancur dan barangsiapa ditimpa batu itu, ia akan remuk)”
Ketika imam-imam kepala dan orang-orang Farisi mendengar
perumpamaan-perumpamaan Yesus, mereka mengerti, bahwa
merekalah yang dimaksudkannya. Dan mereka berusaha untuk
menangkap dia, tetapi mereka takut kepada orang banyak,
karena orang banyak itu menganggap dia Nabi.
315Perumpamaan Yesus tentang penggarap-penggarap
kebun anggur ini adalah sesuatu yang amat penting untuk
diperhatikan dan dipahami maksud serta penggenapannya di
Jalan Kebenaran Universal
TRADISI TUAN SEMESTA ALAM | 359
dalam sejarah Millah Abraham yang menjadi induk dari kedua
sayap keturunan Abraham, yaitu Bani Israel dan Bani Ismail.
316Untuk memahami perumpamaan itu, mari kita urai makna
perumpamaan secara detil, bagian demi bagian sebagai berikut:
317a. Kebun anggur adalah perumpamaan Bani Israel yang
tinggal di Tanah Perjanjian, Kerajaan Allah, dengan Ibu
Kota Yerusalem.
318b. Tuan tanah adalah perumpamaan Allah, Tuan Semesta
Alam, yang menjadi Allahnya Bani Israel.
319c. Tempat memeras anggur adalah lembaga keuangan untuk
mengelola perpuluhan.
320d. Menara jaga adalah struktur keamanan Yerusalem.
321e. Penggarap-penggarap sama dengan para imam dan raja-raja
Israel, pemimpin ummat Bani Israel.
322f. Pagar kebun sama dengan tentara keamanan negara di
perbatasan.
323g. Tuan tanah yang berangkat ke negeri yang lain sama
dengan Tuan, Allah Abraham, yang menyerahkan kebun-
Nya itu kepada para pemimpin Bani Israel dan Dia pergi
mengurus urusan-Nya yang lain.
324h. Musim petik sama dengan Bani Israel yang sudah menjadi
bangsa yang makmur, damai, dan sejahtera.
325i. Hamba-hamba tuan tanah adalah para nabi Bani Israel
sebelum Yesus.
326j. Anak tuan tanah sebagai ahli waris Kerajaan Daud adalah
Yesus itu sendiri.
327k. Tuan yang datang kembali membinasakan penggarap itu
adalah Tuan yang menggerakkan bangsa lain untuk
menghancurkan Yerusalem untuk yang kedua kalinya
sebagaimana dinubuahkan Yesus.
328l. Penggarap-penggarap yang lain adalah para pemimpin dan
nabi yang bukan Bani Israel yang akan berhasil
Jalan Kebenaran Universal
360 | SUNNATULLAH
menciptakan kehidupan damai sejahtera, yaitu Darussalam
(kata lain dari Yerusalem).
329m. Batu yang di buang oleh tukang-tukang bangunan yang
telah menjadi batu penjuru adalah Nabi Ismail anak sulung
Abraham dengan keturunannya Kedar yang menjadi
bangsa Arab dan melahirkan Muhammad.
330n. Batu penjuru adalah perumpamaan dari Kerajaan Allah,
yang dalam bahasa Arab disebut Darussalam, selama lebih
kurang tujuh ratus tahun Khilafah Islam yang dibangun
oleh Rasulullah Muhammad menguasai panggung politik
dunia dan ilmu pengetahuan modern sehingga Kerajaan
Allah yang berpusat di Madinah itu menjadi rahmat bagi
seluruh ummat manusia. Darussalam, Kerajaan Allah di
gurun Arabia itu hancur di abad ke-13 M, tetapi sisa-sisa
pemerintahannya masih bertahan sampai dengan tahun
1924 M di Turki (Ottoman).
331Di dalam kitab Kisah Para Rasul, batu yang dibuang oleh
tukang-tukang itu adalah Yesus. Pendapat itu tidak salah karena
peribahasa atau bahasa hikmah itu biasa digunakan oleh setiap
Nabi yang dimusuhi oleh kaumnya. 332Di dalam perumpamaan
kebun anggur, batu yang dibuang itu bukan mengarah kepada Bani
Israel dan keturunannya, karena diri pribadi Yesus adalah anak
dari tuan tanah yang dibunuh. Yesus adalah bagian dari Bani Israel,
sedangkan batu yang dibuang itu adalah bangsa lain di luar Bani
Israel (gentile).
333Tatkala para imam Taurat itu mengerti bahwa merekalah
yang dimaksud sebagai penggarap yang akan dibinasakan, mereka
tidak menerima argumen Yesus tersebut dan berusaha untuk
menangkapnya. Dengan demikian, perumpamaan Yesus tentang
penggarap kebun anggur ini adalah nubuatan Yesus bahwa Bani
Israel tidak akan lagi dianugerahkan Kerajaan Allah dan Yesus
adalah Raja terakhir dari Kerajaan Allah itu.
334Menjelang akhir hidupnya, sebagai seorang pemimpin,
Yesus memberikan wasiat yang harus diperhatikan dan dipegang
Jalan Kebenaran Universal
TRADISI TUAN SEMESTA ALAM | 361
teguh oleh para pengikut setianya. 335Perhatikan penjelasan Yesus
tentang Ruh Kebenaran dan Sang Penghibur di dalam Injil
Yohanes 14 ayat 15-26 berikut ini:
Jikalau kamu mengasihi aku, kamu akan menuruti segala
perintahku. Aku akan minta kepada Bapa dan Ia akan
memberikan kepadamu seorang penolong yang lain, supaya Ia
menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Ruh Kebenaran. Dunia
tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan
tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia
menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu. Aku tidak akan
meninggalkan kamu sebagai yatim piatu. Aku datang kembali
kepadamu. Tinggal sesaat lagi dan dunia tidak akan melihat
aku lagi, tetapi kamu melihat aku, sebab aku hidup dan kamu
pun akan hidup. Pada waktu itulah kamu akan tahu, bahwa
aku di dalam Bapaku dan kamu di dalam aku dan aku di dalam
kamu. Barang siapa memegang perintahku dan melakukannya,
dialah yang mengasihi aku. Dan barang siapa mengasihi aku, ia
akan dikasihi oleh Bapaku dan aku pun akan mengasihi dia dan
akan menyatakan diriku kepadanya.” Yudas, yang bukan
Iskariot, berkata kepadanya: “Tuan, apakah sebabnya maka
engkau hendak menyatakan dirimu kepada kami, dan bukan
kepada dunia?” Jawab Yesus: “Jika seorang mengasihi aku, ia
akan menuruti firmanku dan Bapaku akan mengasihi dia dan
Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan
dia. Barang siapa yang tidak mengasihi aku, ia tidak menuruti
firmanku, dan firman yang kamu dengar itu bukanlah
daripadaku. Semua ini aku katakan kepadamu selagi aku
bersama-sama dengan kamu. Tetapi penghibur, yaitu Ruh
Kudus yang akan diutus oleh Bapa dalam namaku, dialah yang
akan mengingatkan kamu akan semua yang telah kukatakan
kepadamu.
336Wasiat Yesus ini hanya ada pada Injil Yohanes, tidak ada
pada ketiga Injil lainnya. 337Ada beberapa simpul dari wasiat Yesus
yang perlu kita perhatikan dan pahami, yaitu:
3381) Jikalau kamu mengasihi aku, kamu akan menuruti segala
perintahku.
3392) Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan
Jalan Kebenaran Universal
362 | SUNNATULLAH
seorang penolong yang lain.
3403) Supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya.
3414) Yaitu Ruh Kebenaran.
3425) Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat
Dia dan tidak mengenal Dia.
3436) Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan
akan diam di dalam kamu.
344Di dalam ajaran Kitab-kitab Allah –Taurat, Injil dan Al-
Quran, dinyatakan bahwa Allah, Tuan Semesta Alam,
mengajarkan manusia tentang cara hidup yang sesuai dengan
kehendak dan rida-Nya adalah dengan mengajarkan firman-Nya
kepada Nabi atau Rasul yang telah ditetapkan, bahkan sebelum
alam semesta ini diciptakan-Nya. 345Apa yang disebut firman itu
adalah Perkataan Allah. Alam semesta ini sesungguhnya
penggenapan dari firman Allah. Kehidupan alam semesta, baik
kehidupan di langit maupun di bumi (termasuk manusia) yang
berlangsung secara terus menerus, dahulu, kini hingga masa yang
akan datang adalah ayat (bukti) dari Firman Allah. Artinya, Tuan
Semesta Alam tidak pernah berhenti berfirman sejalan dengan
keberadaan alam semesta itu sendiri.
346Firman Allah, Tuan Semesta Alam, juga dikatakan
sebagai Ruh, yaitu sesuatu yang menghidupi kesadaran manusia
agar dapat bangkit dari kematian akal pikirannya dan bangkit dari
kuburan hawa nafsunya. Oleh karena itu, firman Allah harus
berdiam atau berada pada pusat kerja otak, yaitu qalbu –yang
secara frasa bahasa Indonesia sering disebut hati.
347Apa yang disebut Ruh Kudus itu bukanlah makhluk
pribadi, tetapi ia adalah firman Allah. Tatkala Yesus –sebagai anak
manusia (darah dan daging) wafat, Ruh Kudus yang ada di dalam
dirinya kembali kepada sumber dari mana ruh itu berasal, yaitu
Allah, sedangkan tubuh biologis yang berasal dari tanah akan
kembali ke tanah. Demikianlah firman Allah, Tuan Semesta Alam,
yang diajarkan-Nya di dalam Al-Kitab; Taurat, Injil, dan Al-
Quran.
Jalan Kebenaran Universal
TRADISI TUAN SEMESTA ALAM | 363
348Perhatikan pula nubuatan Yesus tersebut di dalam Al-
Quran surat Ash-Shāff [61] ayat 6 di bawah ini:
إِبِ َِّر� ُسو َر ٖلُسويَ ُأۡل ِ�ٱ َّ ِم�ِ ۢنإِ َ َ�ۡ� ۡع ِد ُ�يم ٱ ۡ� ُن َم ۡر َ� َم َ�ٰ َب ِ ٓ� إِ ۡس َ�ٰٓ ِءي َل �َ � ۡذ َقا َل ِعي
�ٞ ِر ُّمبٞ ِس ۡح �ۢ�َ ِّ َيَ َد َّي ِم َن ٱ َّ� ۡو َرٮٰ ِة َو ُمب �َ ۡ �َ ُّم َص ِّد ٗقا لِّ َما
َجآ َء ُهم بِٱ ۡ�َ ّيِ َ�ٰ ِت َقالُواْ َ�ٰ َذا ٱ ۡس ُم ُه ٓۥ أَ ۡ َ� ُدۖ َف َل َّما
Dan (ingatlah) ketika Isa putra Maryam berkata: “Hai Bani
Israel, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu,
membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi
kabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan
datang sesudahku, yang namanya terpuji (ahmad).” Maka tatkala
rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti
yang nyata, mereka berkata: “Ini adalah sihir yang nyata.”
349Kata ahmad bermakna orang yang terpuji. Nabi Muhammad
disebut sebagai orang yang terpuji karena di dalam dirinya
terdapat Ruh Kebenaran. Ruh Kebenaran itu sesungguhnya
adalah wahyu atau firman yang diajarkan Allah, Tuan Semesta
Alam, kepada Nabi Muhammad. Firman atau ruh yang diterima
oleh Nabi Muhammad itu berasal dari Allah yang sama dengan
Allahnya Yesus dan Allahnya Musa. 350Karenanya, Yesus berpesan
kepada para pengikut setianya agar selepas kepergiannya (Yesus
wafat), agar mereka mengikuti Sang Penghibur yang telah diurapi
Ruh Kebenaran.
4. Peradaban Bani Ismail (Rasulullah Muhammad)
351Tidak banyak hal yang kontroversial dalam lingkup
kesejarahan Nabi Muhammad, mulai dari Muhammad bayi, anak,
remaja hingga dewasa. Hampir semua perjalanan hidup beliau
terekam dengan baik dalam buku-buku sejarah Islam atau sirah
nabawiyah. Namun demikian, tidak berarti bahwa tidak ada hal
yang dapat dikritisi dari kesejarahan seputar diri Nabi
Muhammad. 352Beberapa orientalis (ahli bahasa, kesusastraan, dan
kebudayaan bangsa-bangsa Timur) telah mengkritisi beberapa hal
Jalan Kebenaran Universal
364 | SUNNATULLAH
dari kenabian dan kerasulan Muhammad, misalnya, bagaimana
keadaan beliau saat menerima wahyu untuk pertama kalinya
(peristiwa iqra’). Bahkan, muncul beberapa kasus di berbagai
belahan dunia yang mendiskreditkan Islam dan Nabi Muhammad.
Hal ini mengindikasikan bahwa sesungguhnya sosok Muhammad
dan Din Al-Islam yang disampaikannya belumlah dipahami
dengan benar atau sengaja ingin disimpangkan oleh musuh-musuh
Allah dan Rasul-Nya.
353Mayoritas penganut agama Islam mengimani bahwa
Islam adalah agama terakhir dan paling sempurna dibanding
agama yang pernah diturunkan Allah di dunia. Islam adalah agama
yang dibawa oleh baginda Nabi Muhammad dengan ajaran dan
syariat yang berbeda dengan ajaran dan syariat para Nabi dan
Rasul Allah sebelumnya, kecuali dalam hal monoteisme. Mereka
pun mengklaim Nabi Muhammad sebagai penutup para nabi dan
penghulu para rasul yang paling sempurna.
354Setelah dipilih menjadi Nabi dan Rasul dari komunitas
bangsanya yang ummi, Muhammad kemudian diajarkan Kitab
(undang-undang Allah) dan hikmah (ilmu kepemimpinan) secara
berangsur-angsur untuk satu visi utama, yaitu memenangkan
sistem Islam dari sistem ideologi rekayasa syahwat penguasa
bangsa-bangsa. Sama seperti Yesus yang mendapatkan Ruhul
Qudus, maka Muhammad pun juga ditiupkan (diwahyukan) Ruhul
Qudus ke dalam qalbunya. Proses peniupan Ruh itu pada tahap
awal berlangsung sekitar lima tahun di Gua Hira; semenjak beliau
mulai rutin melakukan tahannuts (sejak umur 35 tahun).
355Sebelum mendapatkan wahyu, Muhammad bin Abdillah
adalah seorang tokoh pemuda yang aktif dalam dunia ekonomi
dan politik praktis di Parlemen Mekah (Dāru an-Nadwah).
Tujuannya sangatlah sederhana, agar beliau dapat memberikan
sumbangsih pemikiran dan tenaganya di dalam ikut serta secara
aktif mengatasi berbagai persoalan ummat dan bangsanya kala itu.
Sebuah cita hidup yang sangat standar bagi setiap anak bangsa di
mana pun.
Jalan Kebenaran Universal
TRADISI TUAN SEMESTA ALAM | 365
356Krisis multidimensi yang melanda bangsanya dan realitas
kehidupan dunia saat itulah yang mendorong Muhammad muda
untuk berpikir keras dalam membaca situasi kehidupan diri,
keluarga, dan bangsanya serta realita dunia secara umum. Namun,
tidak banyak yang dapat diperbuat oleh Muhammad saat itu.
Bahkan, sebelum beliau mendapat bimbingan wahyu, Allah
menyebut dirinya dhāllan; orang yang bingung atau tersesat jalan,
akibat jalan pengabdian yang dipilih olehnya –sebagai hasil dari
dia membaca, adalah salah atau batil menurut Allah. Kemudian, Dia
memberikan petunjuk wahyu awal kepada Muhammad dengan
memerintahkannya untuk membaca (iqra’).
357Secara ilmu, kata iqra’ (membaca) tidaklah melulu
bermakna membunyikan huruf atau tulisan, tetapi aktif melihat,
menilai, dan mengamati serta mencari solusi terhadap
permasalahan realitas kehidupan sekitar kita juga disebut membaca.
Demikianlah, Muhammad kala itu tidak diperintah untuk
membaca tulisan di atas media (kertas atau pelepah kurma),
karena memang malaikat Jibril tidak pernah menyampaikan wahyu
Allah dalam bahasa tulis (lā shawth wa lā harf; wahyu itu bukan
berupa suara ataupun huruf). 358Jika wahyu itu berbentuk huruf
yang tertulis di atas media (seperti kertas, kulit binatang, pelepah
kurma, atau lempengan batu), tentulah Rasulullah Muhammad
tidak perlu menyuruh para sahabat untuk mencatatnya, tetapi
cukup mengarsipkannya saja dan arsip teologi-historis tersebut
tentu saja akan tetap terjaga hingga kini. Begitupun jika wahyu itu
berupa suara, tentu saja para istri atau para sahabat dekat beliau
yang senantiasa turut serta dengannya, juga turut mendengarkan
wahyu secara langsung saat diturunkan Allah kepadanya.
359Iqra’ adalah kata perintah kepada Muhammad, tetapi
tidak berarti bahwa perintah itu hanya untuk beliau semata.
Kedudukan Nabi Muhammad di dalam mengaktualisasikan semua
firman Allah adalah sebagai manusia contoh (uswah) bagi semua
manusia di zamannya dan setelahnya, termasuk manusia di zaman
ini. 360Tugas ummat adalah mengikuti sunnah Rasul Allah di
dalam menjalankan tugasnya untuk memenangkan atau
menegakkan Din Allah, mengikuti visi dan misi risalah-Nya bukan
Jalan Kebenaran Universal
366 | SUNNATULLAH
mencontoh atribut keislaman dan kearaban beliau. Mengikuti
sunnah beliau dari sejak fase iqra’ pada kondisi Makkiyah hingga
fase al-yawma pada kondisi Madaniyah; tegaknya Khilafah. Inilah
yang seharusnya dicontoh dan dinapaktilasi oleh mereka yang
mengaku pengikut sunnahnya.
361Warta utama yang dikumandangkan oleh Rasulullah
Muhammad adalah menegakkan sistem kebenaran Allah, Tuan
Semesta Alam, dalam wujud tegaknya Khilafah (Kerajaan Allah)
di muka bumi (Darussalam; negeri yang damai sejahtera). Sama
dengan tahapan perjuangan Rasulullah Musa dan Yesus, dalam
mewujudkan visinya untuk menegakkan (memenangkan) Din
Allah, Rasulullah Muhammad pun melalui enam tahapan
perjuangan.
362Tahap pertama yaitu tahap iman dengan mengajak
bangsanya untuk meninggalkan kemusyrikan dan kembali
bertauhid (lā ilāha illā Allāh) melalui dua fase. 363Fase pertama; fase
dakwah secara sirr, yakni dakwah yang dilakukan secara sembunyi-
sembunyi atau selektif (lihat QS. Nūh [71]: 9, Asy-Syu'arā [26]:
214, dan At-Tahrim [66]: 6). 364Fase kedua; fase dakwah secara jahr,
yakni sosialisasi konsep secara terbuka; adu konsep dengan ahli
Kitab (lihat QS. Al-Hijr [15]: 94 dan Al-Muddatstsir [74]: 1-2).
365Konsekuensi dari pelaksanaan dakwah Muhammad
adalah penguasa Mekah merasa terusik dan terancam dengan
dakwahnya, sehingga Abu Jahal memerintahkan untuk
menangkap bahkan membunuh beliau. 366Akibat benturan
komunitas mu’min dengan penguasa jahiliyah Mekah, mereka
harus melanjutkan perjuangan ke fase ketiga; yakni hijrah (eksodus),
keluar dari bangsanya untuk mencari baldah thayyibah, negeri yang
subur dan siap menerima misi kerasulan beliau. 367Al-Quran
menegaskan soal hijrah (eksodus) ini dalam surat An-Nisā [4] ayat
97:
ۖإُِم َّنۡسٱَت َّ ِۡ�ضي َعَنفِ تَ َ َ�و َّفٮِٰ ُه� ُمٱ ۡٱل�َۡ� َم َِ ٰٓ� �ض�ِ َقَكاُةلُ ٓواَْظاَ�للَِ ِۡم ٓ�تَأَن ُفُ� ِۡسن ِهأَۡم� ُقَالضُواْٱ َّ�ِ�ِي َم َ�ٰ ُِكسنَع ُت ٗة ۡم
َقالُواْ ُك َّنا
َْ� ُت َها ِج ُروا
Jalan Kebenaran Universal
TRADISI TUAN SEMESTA ALAM | 367
�ِي َهاۚ فَأُ ْو َ ٰٓ��ِ َك َمأۡ َوٮٰ ُه ۡم َج َه َّن ُمۖ َو َسآ َء ۡت َم ِص ً�ا
Sesungguhnya orang-orang yang diwafatkan malaikat dalam
keadaan menganiaya diri sendiri, (kepada mereka) malaikat
bertanya: “Dalam keadaan bagaimana kamu ini?” Mereka
menjawab: “Adalah kami orang-orang yang tertindas di negeri
(Mekah).” Para malaikat berkata: “Bukankah bumi Allah itu
luas, sehingga kamu dapat berhijrah di bumi itu?” Orang-orang
itu tempatnya neraka Jahannam, dan Jahannam itu seburuk-
buruk tempat kembali.
368Orang-orang yang tidak mau hijrah nilainya sama dengan
orang yang menganiaya dirinya, karena bumi Allah sebagai sarana
mengabdi kepada-Nya terbentang luas untuk dihuni, sehingga
memudahkan mereka lepas dari cengkeraman penguasa zalim.
369Sudah menjadi sunnah bagi setiap Rasul, ketika mereka
tertindas oleh penguasa zalim di negeri mereka, maka hijrah
merupakan pintu penyelamat agar mereka dapat tetap hidup dan
keluar dari kondisi kutuk (neraka jahannam) untuk membangun
suatu kehidupan yang baru, yaitu kondisi berkat (jannah) yang
akan menjadi baldah thayyibah (Darussalam; Yerusalem). Orang-
orang beriman di bawah pimpinan Rasulullah Muhammad lebih
memilih untuk keluar dari kampung halamannya daripada harus
kembali mengimani ilah-ilah (berhala; ideologi nasionalis) yang
diabdi oleh bangsanya. Demikianlah tradisi hijrah yang selalu
dialami oleh para Pembawa Risalah-Nya. 370Perhatikan kembali
Al-Quran surat Ibrāhīm [14] ayat 13-14 berikut ini:
�س�َ ُع ِكو َن ُدَّن َّن ُ� ِ ُم١َۡ ٤َُنِ�آي َأَِود ۡلَون١وض٣َِ �ٱَِومۡقََّلَ�ات�َِ َنل َاۖٱض َّ َف ِ�أِمَي ۡوَۢن َن َ�ٰٓ� ۡع َِإدِ� َ َفهِۡ� ُۡرِۚهم ۡوماَْ�ٰلِلِ َرَُر ُّ�كُسُهلِلَِۡمم ِه ۡۡمن َ�ُ َ َۡهخ�ُالِ َۡخ ِرفَ� َجََّمَّنن َقاٱ ُِل� َّ�م�ٰ َولِِّم َِمخ ۡان ََ�أَف
Orang-orang kafir berkata kepada Rasul-rasul mereka: “Kami
sungguh-sungguh akan mengusir kamu dari negeri kami atau
kamu kembali kepada agama kami”. Maka Rabb mewahyukan
kepada mereka: “Kami pasti akan membinasakan orang-orang
yang zalim itu, dan Kami pasti akan menempatkan kamu di
Jalan Kebenaran Universal
368 | SUNNATULLAH
negeri-negeri itu sesudah mereka. Yang demikian itu (adalah
untuk) orang-orang yang takut (akan menghadap) kehadirat-Ku
dan yang takut kepada ancaman-Ku”.
371Hijrah adalah gerbang bagi kelahiran dan kebangkitan
sebuah ummat (komunitas bangsa yang baru). Itulah sebabnya
hijrah dijadikan awal perhitungan kalender dalam Islam, bukan
awal kenabian Muhammad. Tujuan perjuangan dari setiap Rasul
Alllah adalah membebaskan kaumnya dari belenggu penindasan
penguasa zalim pada zamannya.
372Begitu pentingnya hijrah dalam tonggak perjuangan
Rasulullah Muhammad, sehingga Allah mengecam keras mereka
yang tidak mau ikut hijrah bersama beliau. Bahkan, seseorang
tidak disebut beriman jika belum melaksanakan hijrah.
373Perhatikan Al-Quran surat Al-Anfāl [8] ayat 72 berikut ini:
�ِ َوأَن ُف ِس ِه ۡم إَِوٱَّنَّ ِ�ٱي َّ َِ�ني ََءنا َو َءوااْ َم َُّنونَواْ َ َوُ� َه ٓوااْ َأُج ُْور َوٰٓ�اْ�ِ َوَك َ َ��ٰ َۡهع ُدُضواُْه ۡمبِأَأَ ۡمۡو َ�ِٰل�َِآِه ُءۡم
ِ�َّ ٱ َسبِي ِل َ� ۡع ٖ �ض َوٱ َّ ِ�ي َن
ْ َولَ ۡم َءا َم ُنوا
ُ� َها ِج ُرواْ َما لَ ُ�م ِّمن َو َ�ٰ َيتِ ِهم ِّمن َ ۡ� ٍء َح َّ ٰ� ُ� َها ِج ُر ۚواْ � ِن
�َق ۡو �ٰ َ َ َّ َ� َعلَ ۡي ُ� ُم ٱ ۡستَن َ ُ�و ُ� ۡم
َو َ� ۡي َن ُهم بَ ۡي َن ُ� ۡم �ِإ �ُ ۡ َّ�ٱ ٱ ِّ�ي ِن �ِ
ٞ�ق ۗ َوٱ َّ ُ� بِ َما َ� ۡع َم ُلو َن بَ ِصٞ ٰ�َ ِّمي
Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan berhijrah serta
berjihad dengan harta dan jiwanya pada jalan Allah dan orang-
orang yang memberikan tempat kediaman dan pertolongan
(kepada orang-orang muhajirin), mereka itu satu sama lain
lindung-melindungi. Dan (terhadap) orang-orang yang beriman,
tetapi belum berhijrah, maka tidak ada kewajiban sedikitpun
atasmu melindungi mereka, sebelum mereka berhijrah. (Akan
tetapi) jika mereka meminta pertolongan kepadamu dalam
(urusan pembelaan) din, maka kamu wajib memberikan
pertolongan kecuali terhadap kaum yang telah ada perjanjian
antara kamu dengan mereka. Dan Allah Maha Melihat apa yang
kamu kerjakan.
Jalan Kebenaran Universal
TRADISI TUAN SEMESTA ALAM | 369
374Selanjutnya, fase keempat; setelah hijrah ke Yatsrib (daerah
hukum di luar wilayah kekuasaan politik Abu Jahal), beliau mulai
menyusun pasukan untuk qitāl (perang suci) dengan didukung
oleh pasukan kaum Anshar dan Muhajir demi mewujudkan
kemenangan (futuh).
375Ingat! qitāl melawan pasukan penguasa kafir-musyrik –
seperti perang Badar, perang Tabuk dan perang Mu’tah, bukanlah
keinginan Muhammad dan para sahabat, tetapi perintah langsung
dari Sang Malik yang wajib ditaati (lihat QS. Al-Baqarah [2]: 216).
Jikalau Allah, Tuan Semesta Alam, tidak mengizinkan mereka
untuk berperang, niscaya tidak akan ada peperangan. 376Kenapa
mereka diizinkan berperang? Alasannya karena Allah sangat
menghargai hidup manusia, sehingga ketika orang-orang beriman
terus-menerus ditindas bahkan diperangi oleh kaum kafir-musyrik,
maka Dia mengizinkan hamba-hamba-Nya yang beriman untuk
mempertahankan hidupnya. Bahkan, binatang sekalipun diberi
alat oleh-Nya untuk mempertahankan diri dari serangan ataupun
ancaman atas dirinya. 377Peperangan juga menjadi cara Dia dalam
menyelamatkan ummat-Nya dan membinasakan kekuasaan tirani
zalim. Tercatat, sekitar tujuh puluh kali peperangan yang
dilaksanakan oleh Rasulullah Muhammad semasa hidupnya, mulai
dari peperangan kecil hingga peperangan besar.
378Penegasan terkait perintah Allah untuk berperang dapat
kita simak dari pernyataan Al-Quran surat Al-Hajj [22] ayat 39-40
berikut ini:
أأُُذِۡخ َنرِ لُِج َّو ِا�ْي َِمننيُ َ�ٰ ِد َت َ�ُلٰ ِروهَِنمبِ َ�بِ َّ�َغ ُهۡ ِۡ�م
ٱ َّ ِ�ي َن٣٩ ٱ َّ َ� َ َ ٰ� نَ ۡ ِ�هِ ۡم لَ َق ِدي ٌر ُظلِ ُم ۚواْ � َّن
ِ�َّ َد ۡ� ُع ٱ �َ َ� ُقولُواْ َر ُّ� َنا ٱ َّ ُ�ۗ َولَ ۡو َ ٓ�َّ ِإ
أن َح ٍّق
ت َو َم َ ٰ� ِج ُد يُ ۡذ َك ُرٞ ٰ�َ ع َو َص َلٞ ٱ�َّا َس َ� ۡع َض ُهم بِ َب ۡع ٖض لَّ ُه ِّد َم ۡت َص َ�ٰ ِم ُع َو�ِ َي
٤٠ �ِي َها ٱ ۡس ُم ٱ َّ�ِ َكثِ ٗ��ۗ َو َ�َن ُ َ� َّن ٱ َّ ُ� َمن يَن ُ ُ� ُهۚ ٓۥ إِ َّن ٱ َّ َ� َل َقوِ ٌّي َعزِ� ٌز
Telah diizinkan (berperang) bagi orang-orang yang diperangi,
karena Sesungguhnya mereka telah dianiaya. Dan sesungguhnya
Allah benar-benar Maha Kuasa menolong mereka itu, (yaitu)
Jalan Kebenaran Universal
370 | SUNNATULLAH
orang-orang yang telah diusir dari kampung halaman mereka
tanpa alasan yang benar, kecuali karena mereka berkata: “Rabb
Kami hanyalah Allah.” Dan sekiranya Allah tiada menolak
(keganasan) sebagian manusia dengan sebagian yang lain,
tentulah telah dirobohkan biara-biara Nasrani, gereja-gereja,
rumah-rumah ibadat orang Yahudi, dan masjid- masjid, yang di
dalamnya banyak disebut nama Allah. Sesungguhnya Allah pasti
menolong orang yang menolong (din)-Nya. Sesungguhnya Allah
benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa.
379Perang meraih kemerdekaan adalah ibadah yang harus
dilaksanakan, bukan ambisi emosional yang sarat akan dendam.
Jika ada tudingan bahwa Islam disebarkan dengan darah dan
kekerasan, harus didudukkan secara tepat terlebih dahulu. Darah
dan kekerasan (membunuh atau terbunuh; menang atau kalah)
adalah hal yang tak terhindarkan dalam peperangan di mana pun.
380Akan tetapi, dasar dari peperangan yang dilakukan Rasulullah
Muhammad dan para sahabatnya bukanlah atas landasan
nasionalisme ataupun dendam, melainkan ketaatan murni kepada
perintah Yang Kuasa. Namun demikian, banyak juga kaum
Islamisme yang menafikan kesejarahan Rasulullah Muhammad
sebagai seorang Panglima perang yang sanggup membunuh
musuh-musuhnya di medan perang.
381Setelah memperoleh kemenangan atas Mekah (futuh),
beliau kemudian memproklamirkan tegaknya Din Al-Islam
(Madinah Al-Munawwarah; Khilafah) sebagai ajran (ganjaran) dan
anugerah terbesar dari Allah, Tuan Semesta Alam, atas kesabaran
dan kesungguhan orang-orang beriman dalam melaksanakan
seluruh perintah-Nya, sehingga mereka memenuhi syarat menjadi
pewaris dari Kerajaan Allah di muka bumi.
382Patut dicatat bahwa kemenangan dan kekuasaan yang
diperoleh oleh Rasulullah Muhammad beserta kaum mu’min
bukanlah karena kecanggihan persenjataan yang dimilikinya atau
taktik perang yang jitu serta kerja keras mereka semata, melainkan
wujud dari pertolongan dan anugerah yang sebelumnya telah
dijanjikan oleh Allah. Hal ini menjadi iman bagi para mujahid
Islam di setiap medan peperangan. Ini semua hanyalah
Jalan Kebenaran Universal
TRADISI TUAN SEMESTA ALAM | 371
pengulangan sunnatullah bagi mereka yang berjalan pada Jalan
Kebenaran Tuan Semesta Alam, pembawa misi risalah Millah
Abraham. 383Siapa pun yang berjalan pada Jalan Kebenaran Tuan
Semesta Alam, maka dia akan mendapati apa yang dahulu dilakoni
oleh mereka yang berjalan di jalan tersebut, baik rute perjalanan,
dialektika misi perjuangan, maupun ganjarannya. Inilah yang
menjadi tanda atau bukti bahwa perjalanan seseorang atau
komunitas berjalan pada Jalan Allah atau sebaliknya.
384Peristiwa bersejarah terkait proklamasi tegaknya misi
Kerajaan Allah tersebut diabadikan di bagian akhir surat Al-
Māidah [5] ayat 3 berikut ini:
َوٱ ۡخ َش ۡو ِ�ن ٱ َّ ِ�ي َن َ� َف ُرواْ ِمن دِينِ ُ� ۡم َف َ� َ ۡ� َش ۡو ُه ۡم ۡوٱ َمۡ َ� ۡأوَ َم ۡ�يَ�َِم َۡلسُت.َ�..ۡ ٱ
َو َر ِضي ُت �ِ َل ُ� ۡم دِي َن ُ� ۡم َو َ� ۡ� َم ۡم ُت َعلَ ۡي ُ� ۡم نِ ۡع َم
... ۚلَ ُ� ُم ٱ ۡ ِ� ۡس َ�ٰ َم ِدي ٗنا
“... Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk
(mengalahkan) dinmu, sebab itu janganlah kamu takut kepada
mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah
Kusempurnakan untuk kamu dinmu, dan telah Ku-cukupkan
kepadamu ni’mat-Ku, dan telah Ku-ridai Islam itu jadi din
(sistem hidup dan kehidupan) bagimu.”
385Inilah fase kelima (futuh) dan fase keenam (Khilāfah fī al-ardh)
dari perjalanan dakwah dan perjuangan Rasulullah Muhammad.
Setelah semua fase (tahapan) sempurna, dengan tegaknya
(menangnya) kembali Din Al-Islam, maka Allah pun kembali
beristirahat di Hari Ketujuh (Sabath).
386Tercapainya Futuh Mekah dan terwujudnya Khilafah
Allah yang berpusat di Madinah (Yatsrib) sesungguhnya sudah
menjadi janji Allah kepada Nabi Muhammad dan orang-orang
mu’min seperti juga janji Allah kepada pasukan Musa tatkala
diperintah untuk menyerang Yerikho. 387Janji Allah ini ditegaskan
ulang dalam beberapa ayat Al-Quran seperti di bawah ini:
Jalan Kebenaran Universal
372 | SUNNATULLAH
• 388Al-Quran surat An-Nūr [24] ayat 55:
�ِ َو َع َد ٱ َّ ُ� ٱ َّ ِ�ي َن َءا َم ُنواْ ِمن ُ� ۡم َو َع ِم ُلواْ ٱل َّ�ٰلِ َ�ٰ ِت َل َي ۡس َت ۡخلِ َف َّن ُه ۡم
ٱٱ َۡۡشر َ�تَۡ� ٗ�َٔ ِاۚ ٰ�ضَو َلمَ َُهكن َۡمما َوٱََ��َُۡسف َب َتَرِّد ََۡخ��َّلَۡع ُهَ َدمف َ�ِّٰملٱِ َّۢنَ ِ�كي َ� َفَۡعنأُ ِْدو ِمَ ٰٓ� َ�نخِ ۡو َ َف�ِك ۡبِهلُِۡهم ِه ُمأَۡم ۡٱم ۡلٗن ََاوۚ�َٰ�َُ� ِسَۡمع ُقُب ِّكوُدَ َنوَّننَ ِلَ�ُه َۡم� ِد� ُي َۡن ُه ِ� ُُم�وٱ ََّن ِ� ِ�ي
Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di
antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia
sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi,
sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang yang sebelum
mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi
mereka din yang telah diridai-Nya untuk mereka, dan Dia
benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka
berada dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka tetap
mengabdi kepada-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu
apapun dengan Aku. Dan barang siapa yang (tetap) kafir
sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasiq.
• 389Al-Quran Al-Ahzāb [33] ayat 27:
�ٰ َ َ �ُ َّ َوأَ ۡو َرثَ ُ� ۡم أَ� َض ُه ۡم َو ِد َ�ٰ َر ُه ۡم َوأَ ۡم َ�ٰلَ ُه ۡم َوأَ� ٗضا َّل ۡم تَ َ ُٔ�و َهاۚ َو َ� َن ٱ
�ُ ِّ� َ ۡ� ٖء قَ ِدي ٗر
Dan Dia mewariskan kepada kamu tanah-tanah, rumah-rumah
dan harta benda mereka, dan (begitu pula) tanah yang belum
kamu injak. Dan adalah Allah Maha Kuasa terhadap segala
sesuatu.
• 390Al-Quran surat Al-Mujādilah [58] ayat 21:
زٞ �َك َت َب ٱ َّ ُ� َ َ� ۡغلِ َ َّ� َ�نَا۠ َو ُر ُس ِ ٓ� � إِ َّن ٱ َّ َ� قَوِ ٌّي َع ِز
Allah telah menetapkan: “Aku dan Rasul-Rasul-Ku pasti
menang.” Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa.
Jalan Kebenaran Universal
TRADISI TUAN SEMESTA ALAM | 373
391Dari enam tahapan (sittati ayyām) dakwah dan jihad
tersebut, semuanya dilakukan sesuai petunjuk wahyu berdasarkan
periodisasi turunnya ayat. Para ulama sepakat membaginya ke
dalam dua periode, yaitu periode Makkiyah; ayat-ayat yang turun
pada kondisi ketika Muhammad masih berada di bawah
kekuasaan dan wilayah hukum jahiliyah (kondisi zhulumāt; layl;
malam) atau periode turunnya wahyu sebelum Rasulullah
Muhammad hijrah; dan periode Madaniyah; yaitu ayat-ayat yang
diinstruksikan pada kondisi ketika Rasulullah Muhammad dan
orang-orang besertanya telah berada di luar kekuasaan dan
wilayah hukum penguasa jahiliyah (kondisi nūr; nahār; siang).
392Dalam bahasa lain, periode Madaniyah dikatakan sebagai
periode tanzilnya wahyu setelah beliau hijrah ke Yatsrib. Artinya,
masa ketika Rasulullah Muhammad telah memiliki teritorial
hukum tersendiri yang terbebas dari kekuasaan Abu Jahal. Itulah
hikmah mengapa Allah baru menginstruksikan ayat-ayat hukum
pada kondisi Madaniyah, bukan pada kondisi Makkiyah, seperti
perintah shalat maktūbah, zakat, puasa Ramadhan, haji, perang
terhadap bangsa kafir, hukum kisas, hukum perzinaan, hukum
potong tangan, hukum nikah dan talak, hukum riba, dan
sebagainya.
393Tidaklah bijak jika Allah memerintahkan (mewajibkan)
sebuah aturan hukum kepada hamba-hamba-Nya yang masih
terikat (tunduk) pada aturan hukum jahiliyah (penguasa bangsa).
Betapa susahnya hidup kaum mu’min jika pada saat bersamaan
mereka harus tunduk patuh pada dua aturan hukum; yakni hukum
Allah dan yang bukan hukum Allah. 394Bukankah hukum Allah
selalu bertolak belakang dengan hukum jahiliyah buatan syahwat
manusia? Dengan demikian, berbicara soal Makkiyah dan
Madaniyah bukanlah persoalan tempat di mana wahyu
diturunkan, melainkan kondisi politik saat ayat tersebut
diwahyukan (diajarkan; diturunkan).
395Enam tahapan dakwah dan jihad itulah yang harus
diteladani oleh pengikut sunnah Rasulullah Muhammad dan
Millah Abraham, mulai dari visi, misi, dan program-programnya.
Jalan Kebenaran Universal
374 | SUNNATULLAH
Bukankah para Rasul Allah diberi tugas yang sama, yaitu untuk
memenangkan Din Al-Islam atas segala ideologi hukum bangsa-
bangsa kafir musyrik? 396Siapa pun yang berjalan pada jalan Allah,
harus melalui tradisi para Rasul Allah sebelumnya. Tanpa
penggenapan iman (fase dakwah) dan amal saleh (hijrah dan
jihad), maka Allah, Tuan Yang Mahakuasa tidak akan
menganugerahkan dan mewariskan Kerajaan-Nya.
397Demikian, Nabi Muhammad pun berhasil membangun
kembali Bait Allah (Kerajaan Allah) di muka bumi ini, di mana
Yatsrib (Madinah) menjadi pusat terang dunia. Dahulu,
sebenarnya Bait Allah itu sudah pernah tegak (eksis), hanya saja
kini Bait Allah hanya tinggal simbolik/bangunan fisiknya saja,
tetapi aturan-aturan yang berlaku di dalam rumah itu bukan lagi
aturan-aturan Allah.
398Sejarah mencatat bahwa Khilafah Islam yang dibangun
oleh Rasulullah Muhammad dan para sahabat sudah runtuh sejak
kemenangan Hulagu Khan atas Khilafah Abbasiyah di era
Khalifah Musta’shim Billah pada tahun 1258 M. Meskipun
setelahnya muncul Dinasti Fatimiyah di Mesir dan Dinasti
Utsmaniyah di Turki hingga tahun 1924 M, tetapi mereka
bukanlah estafeta bangunan Khilafah yang dibangun oleh
Rasulullah Muhammad, melainkan hanyalah kerajaan-kerajaan
kecil yang bersifat lokal kebangsaan bukan khilafah fil ardh yang
bersifat universal.
399Melihat penjelasan perjalanan misi risalah Millah
Abraham di atas, proses kebangkitan sebuah ummat, seperti
halnya manusia, ada yang Allah wafatkan ketika masih di dalam
rahim ibunya, bayi, kanak-kanak, dewasa, atau bahkan ada yang
Allah wafatkan ketika dia sudah tua dan pikun. Artinya,
perjuangan kebangkitan ummat sudah Allah tetapkan waktu dan
ajalnya. Maka janganlah meratapi dan menangisi wafatnya bayi
dalam proses kehamilan, atau gagalnya sebuah perjuangan
kebangkitan ummat, melainkan hal itu terjadi karena kehendak
Allah.
Jalan Kebenaran Universal
TRADISI TUAN SEMESTA ALAM | 375
400Yang harus dilakukan ketika “bayi atau manusia” itu
diwafatkan Allah atau saat sebuah ummat sudah mati, maka harus
dibangun lagi dari awal. Jangan terjebak oleh nostalgia,
mengenang kejayaan yang sebenarnya sudah hancur. Ummat yang
dibangun oleh Musa diwafatkan oleh Allah pada saat mereka
sudah tua dan pikun. Ummat Yesus dan Muhammad pun sudah
sampai pada ajalnya. Artinya, ummat yang dibangun oleh masing-
masing Rasul zaman tersebut sudah pernah lahir, mencapai
kejayaan dan sudah sampai pada ajalnya masing-masing.
401Kesalahan manusia zaman ini adalah menganggap apa
yang dibangun oleh Rasul Allah itu masih berdiri tegak dan jaya,
padahal sesungguhnya rumah Allah (masjid) itu sudah roboh dan
hancur. Mereka tidak sadar bahwa sesungguhnya mereka adalah
ummat jajahan bangsa-bangsa, tidak lagi bisa menegakkan
perintah Allah dan tidak memiliki kuasa apapun untuk membela
saudaranya yang dizalimi oleh bangsa-bangsa kafir-musyrik.
402Sesungguhnya, semua ummat yang dibangun oleh Rasul zaman
itu sudah mati, ummat Musa sudah mati, ummat Yesus sudah
mati, dan ummat Muhammad pun sudah lama mati pada abad ke-
13.
403Selanjutnya, jika hari ini ummat kesayangan Allah yang
dibangun oleh para Rasul Allah itu sudah mati, akankah Allah
akan membangkitkan kembali ummat kesayangan-Nya?
Jawabannya, pasti. 404Menolong atau membela Allah bukanlah
dalam arti menolong atau membela pribadi Allah, karena
perbuatan itu harus konkret bukan sekadar di bibir atau di atas
kertas. Maka yang dimaksud menolong Allah adalah menolong misi
tegaknya Kerajaan Allah di muka bumi yang diperjuangkan oleh
Rasul-Nya dan orang-orang beriman. Begitu pula yang dimaksud
membela Allah adalah membela imperium (Kerajaan) Allah di muka
bumi. Jika imperium itu belum ada, menjadi tugas kita untuk
memperjuangkannya.
405Allah Maha Kuasa untuk mematikan ummat yang pernah
lahir dan menghidupkan ummat yang sudah mati. Oleh karena itu,
tatkala tampil di hadapan manusia, maka kita harus menawarkan
Jalan Kebenaran Universal
376 | SUNNATULLAH
konsep yang tidak bisa terbantahkan. 406Janganlah menawarkan
doktrin absurd yang tidak bisa dibahas secara ilmiah, layaknya
dongeng-dongeng pengantar tidur anak. Namun, jika mereka ragu
akan kebangkitan itu, mintalah mereka untuk memperhatikan
sunnatullah sebagai suatu fakta bagaimana Allah mencipta segala
sesuatu berdasarkan sunnah (tradisi)-Nya.
407Jika dahulu Allah kuasa untuk membangkitkan Bani
Israel di bawah pimpinan Musa (Yerusalem I), Dia pun kuasa
untuk membangkitkan Yerusalem II di bawah pimpinan Yesus.
Allah kuasa untuk membangkitkan Darussalam I di bawah
pimpinan Muhammad, niscaya Dia pun kuasa untuk
membangkitkan Darussalam II di bawah pimpinan Pembawa
Risalah-Nya. 408Perhatikan Al-Quran surat Al-Baqarah [2] ayat 23-
24 berikut ini:
�ن ُكن ُت ۡم ِ� َر ۡ� ٖب ِّم َّما نَ َّز ۡ�َا َ َ ٰ� َ� ۡب ِدنَا َف ۡ�تُواْ � ِ ُسو َر�ٖ ِّمن ِّم ۡثلِهِۦ
َْ� ۡف َع ُلوا َفإِن َّل ۡم٢٣ �َ ِ�َ�ٰ ِد إِن ُكن ُت ۡم ِ�َّ ٱ َوٱ ۡد ُعواْ ُش َه َدآ َء ُ�م ِّمن ُدو ِن
أُ ِع َّد ۡت َُۖوٱ ۡ�ِ َجا َرة ٱ�َّا ُس َوقُو ُد َها �ِ ٱ َّل َولَن َ� ۡف َع ُلواْ َفٱ َّ� ُقواْ ٱ�َّا َر
٢٤ لِ ۡل َ�ٰ ِفرِ� َن
Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang konsep yang
Kami wahyukan kepada hamba Kami, datangkanlah satu
konsep yang dapat menandingi konsep itu dan kumpulkanlah
ahli-ahli pendukungmu selain Allah (orang-orang yang
beriman), jika kamu orang-orang yang benar. Maka jika kamu
tidak dapat menyusun sebuah konsep yang haq –dan pasti kamu
tidak akan dapat mendatangkan(nya), peliharalah dirimu dari
azab jahannam yang bahan bakarnya manusia dan batu, yang
disediakan bagi orang-orang kafir.
409Demikianlah konsep yang harus ditawarkan kepada
manusia. Jika manusia ragu terhadapnya, maka dipersilakan
kepada mereka untuk membuat konsep tandingan yang serupa
dengan konsep Millah Abraham. Sekalipun mereka
mengumpulkan pemimpin-pemimpin agama, profesor, dan ahli-
Jalan Kebenaran Universal
TRADISI TUAN SEMESTA ALAM | 377
ahlinya untuk menciptakan konsep yang serupa dengan konsep
Millah Abraham, pastilah mereka tidak akan mampu
menciptakannya. 410Maka, jagalah dirimu dari siksa jahanam yang
akan menghinakan kamu pada saat Kerajaan Allah bangkit.
Pelajarilah dengan seksama konsep Jalan Kebenaran yang telah
dijelaskan.
5. Nubuat Al-Quran Tentang Rasul Setelah Muhammad
411Dalam Al-Quran surat Asy-Syu'arā [26] ayat 198-199
Allah berfirman:
َع َل ۡي ِهم َ� َق َرأَهُۥ ١٩٨ �َ ٱ ۡ�َ ۡع َج ِم َ� ۡع ِض �ٰ َ َ نَ َّز ۡل َ�ٰ ُه َولَ ۡو
َّما َ�نُواْ بِهِۦ
١٩٩ �َ ُِم ۡؤ ِمن
Dan seandainya wahyu itu Kami turunkan kepada salah
seorang dari golongan bukan Arab (a’jam), lalu ia
membacakannya kepada mereka (orang-orang Arab); niscaya
mereka tidak akan beriman kepadanya
412Wajar, jika orang-orang Arab beriman kepada wahyu (Al-
Quran) yang diturunkan kepada Muhammad –yang adalah orang
Arab. Namun, seandainya wahyu itu nanti diturunkan kepada
seseorang yang bukan dari bangsa Arab –sekalipun isinya tetap
sama dengan apa yang pernah diturunkan kepada Muhammad,
niscaya orang Arab tidak akan beriman.
413Dalam bahasa wahyu, penggunaan kata seandainya pada
ayat 199 di atas tidaklah sama dengan pengandaian manusia. Allah
tidak akan berandai-andai sekiranya hal itu tidak akan pernah
terjadi. Artinya, ayat ini menyimpan informasi di masa mendatang
atau nubuatan (pasca kerasulan Muhammad) yang mengatakan
bahwa akan tiba masa ketika seorang Rasul Allah yang a’jam –
bukan dari bangsa Arab, akan ditolak oleh orang-orang Arab atau
kaum Islam Arab yang merasa paling mengerti Al-Quran (yang
berbahasa Arab).
414Firman Allah dalam Al-Quran surat Al-Jumu'ah [62] ayat
2-4 menyatakan:
Jalan Kebenaran Universal
378 | SUNNATULLAH
َو ُ� َز ّ�ِي ِه ۡم َءا َ�ٰتِهِۦ َعلَ ۡي ِه ۡم َْ� ۡت ُلوا ِّم ۡن ُه ۡم �ٗ َر ُسو ٱ ۡ ُ� ِّم ِّ ۧ� َن �ِ َ� َع َث َّ ُه َو
ٱ ۡل ِك َ�ٰ َب َوٱ ۡ�ِ ۡك َم َة ٱ ِ�ي
ِْم ۡن ُه ۡم لَ َّما يَ ۡل َح ُقوا
٢ �ٖ َِض َ�ٰ ٖل ُّمب �ِ �ن َ�نُواْ ِمن َ� ۡب ُل َل َو ُ� َع ّلِ ُم ُه ُم
َ�ٰلِ َك َف ۡض ُل٣ بِ ِه ۡۚم َو ُه َو ٱ ۡل َعزِ� ُز ٱ ۡ َ� ِكي ُم َو َءا َخ ِر� َن
٤ ٱ َّ�ِ يُ ۡؤ�ِيهِ َمن � َ َشآ ُءۚ َوٱ َّ ُ� ُذو ٱ ۡل َف ۡض ِل ٱ ۡل َع ِظي ِم
Dialah yang mengutus kepada kaum yang ummi , seorang Rasul
di antara mereka, yang membacakan ayat-ayat-Nya, dan
menyucikannya serta mengajarkan Kitab dan Hikmah kepada
mereka yang sebelumnya dalam keadaan sesat yang nyata. Dan
(juga) kepada kaum yang lain dari mereka yang belum
berhubungan dengan mereka. Dan Dia-lah Yang Maha Perkasa
lagi Maha Bijaksana. Demikianlah karunia Allah, diberikan-Nya
kepada siapa yang dikehendaki-Nya; dan Allah mempunyai karunia
yang besar.
415Pada ayat 2 di atas, kata ummi yang dimaksud adalah
bangsa Arab, dan semua ahli tafsir pun mengerti bahwa kata ganti
hum ditujukan kepada bangsa Arab. Kemudian pada ayat 3
dikatakan: “Wa ākharīna minhum, dan juga –akan diutus Rasul,
kepada kaum yang lain dari mereka –bangsa Arab. Kata juga
mengacu kepada kata ba’atsa rasūlan (dibangkitkan-Nya Rasul).
416Jadi, ayat 3 bermakna: akan dibangkitkan dan diutus juga Rasul
kepada mereka, yakni Rasul yang bukan dari bangsa Arab. Ayat inilah
yang akan menjawab sebuah pertanyaan besar yang selama 14
abad “terpendam”. Sebab, selama itu pula eksistensi Al-Quran
tidak disertai ajaran esensinya.
417Ketika ayat ini turun, Rasulullah Muhammad dan para
sahabat sedang berkumpul. Di antara yang hadir adalah Abu Dzar
Al-Ghifari dan Salman Al-Farisi, dua orang sahabat dan pemikir
yang handal. Mereka bertanya kepada Rasulullah Muhammad
mengenai ayat 3 ini, “Apakah yang dimaksud dengan wa ākharīna
minhum adalah bahwa suatu saat nanti akan ada Rasul yang bukan
berasal dari bangsa Arab?” Rasulullah Muhammad menjawab:
“Wahai Salman, maksud dari ayat ini adalah jika ada bintang yang
paling jauh dari bumi, yaitu bintang Tsurraya, mereka akan
Jalan Kebenaran Universal
TRADISI TUAN SEMESTA ALAM | 379
mengejarnya karena saking ingin menjadi orang-orang yang benar-
benar beriman kepada Allah, dan dia akan dipilih oleh-Nya
menjadi Rasul.” 418Salman Al-Farisi kembali bertanya kepada
Rasulullah Muhammad: “Siapa dan dari mana Rasul itu?” Namun,
pertanyaan itu tidak beliau jawab, karena ayat ini bersifat nubuwah
yang tidak menjelaskan tentang siapa, di mana, dan kapan (sa’ah)
kejadiannya. Siapa pun yang dipilih oleh-Nya menjadi Rasul dan
dari bangsa mana pun adalah hak prerogatif Dia. 419Ayat 4
menegaskan, “Demikianlah bentuk karunia Tuan Semesta Alam
yang diberikan kepada siapa yang dikehendaki-Nya, karena Dia
Maha Perkasa dan Bijaksana dalam menjalankan sunnah-Nya.”
420Perhatikan firman Allah dalam Al-Quran surat Al-
Qashash [28] ayat 58-59 di bawah ini:
َو َ� ۡم أَ ۡه َل ۡك َنا ِمن َق ۡر َ�ةِۢ بَ ِط َر ۡت َم ِعي َش َت َهاۖ فَتِ ۡل َك َم َ ٰ� ِك ُن ُه ۡم لَ ۡم � ُ ۡس َ�ن
٥٨ �َ ِ�ِٱ ۡل َ�ٰر َ ۡ� ُن َو ُ� َّنا ۖ�ٗ قَلِي َّ
ُم ۡهلِ َك َو َما َ� َن َر ُّ� َك َ� ۡت ُلواْ َعلَ ۡي ِه ۡم �ِإ َ� ۡع ِدهِ ۡم ِّم ۢن
�ِ ُِم ۡهل َءا َ�ٰتِ َناۚ َو َما ُك َّنا �ٗ ُسو٥ َر٩إِ ََّح� َّ َٰ�وأَ َ�ۡه ۡبلُ َعَها َث َ�ٰ ِلِٓ� ُمأُوِّم ََنها
ٱ ۡل ُق َر ٰى
ٱ ۡل ُق َر ٰٓى
Dan berapa banyaknya (penduduk) negeri yang telah Kami
binasakan, yang sudah bersenang-senang dalam kehidupannya;
maka itulah tempat kediaman mereka yang tiada didiami (lagi)
sesudah mereka, kecuali sebagian kecil. Dan Kami adalah
Pewaris(nya). Dan tiadalah Rabbmu membinasakan kota-kota,
sebelum Dia mengutus di ibu kota itu seorang Rasul yang
membacakan ayat-ayat Kami kepada mereka, dan tidak pernah
(pula) Kami membinasakan kota-kota, kecuali penduduknya
dalam keadaan melakukan kezaliman.
421Perhatikan pula surat Al-Isrā' [17] ayat 15:
�ٗ َو َما ُك َّنا ُم َع ِّذ�ِ َ� َح َّ ٰ� َ� ۡب َع َث َر ُسو
Dan Kami tidak akan mengazab sebelum Kami mengutus
seorang rasul
Jalan Kebenaran Universal
380 | SUNNATULLAH
422Begitu pula penegasan Allah pada surat Asy-Syu'arā [26]
ayat 208-209:
أَ ۡهلَ ۡك َنا
٢٠٩ �َ َ�ٰلِ ِم ُك َّنا َو َما ذِ ۡك َر ٰى ٢٠٨ ُمن ِذ ُرو َن لَ َها َّ قَ ۡر َ� ٍة ِمن َٓو َما
�ِإ
Dan Kami tidak membinasakan satu negeri pun, melainkan
sudah ada baginya orang-orang yang memberi peringatan, untuk
menjadi peringatan. Dan Kami sekali-kali tidak berlaku zalim.
423Hal mutlak yang dibutuhkan Allah untuk menurunkan
azab kepada kaum yang zalim adalah karena telah diutus-Nya
seorang Rasul. Hal ini berarti bahwa, Allah mengazab suatu kaum
melalui tangan Rasul-Nya, orang-orang beriman, dan para
malaikat-Nya. Fir’aun dan ummatnya diazab oleh Allah melalui
Musa, Herodes dan kaumnya diazab oleh Allah melalui Isa Al-
Masih, Abu Jahal dan masyarakat Mekah diazab oleh Allah
melalui Muhammad, dan bangsa-bangsa yang zalim hari ini akan
diazab oleh Allah melalui tangan orang-orang beriman dan
Pembawa Risalah-Nya.
424Perhatikan juga firman Allah dalam surat Ar-Rūm [30]
ayat 9 berikut ini:
ٱ ُۡق َّ�َو�ٗة ِ َوضَ�ثَاَ� ُرَينواُْظٱُر ۡو َ�اْ� َ َك ۡيض َ َوف َ� ََم� ُرَنو َه َآ�ٰ ِقأَ َب ُة ۡ�ٱ ََّ َ�ِ�ي َِمن َّما ِمن َ� ََ�م ۡبُرلِو ِه َه ۡۚام أَ َو لَ ۡم
�ِ ْ� َ ِس ُ�وا َْ�نُ ٓوا
أَ َش َّد ِم ۡن ُه ۡم
َْ�نُ ٓوا َو َ�ٰ ِ�ن ِ َ� ۡظلِ َم ُه ۡم �ُ َّ ٱ َ� َن َ� َما بِٱ ۡ َ� ّيِ َ�ٰ ِ�ت َو َجآ َء ۡ� ُه ۡم ُر ُسلُ ُهم
أَن ُف َس ُه ۡم َ� ۡظلِ ُمو َن
“Silakan Anda lakukan eksplorasi sejarah, niscaya Anda akan
melihat apa yang telah diperbuat Allah kepada bangsa-bangsa
zalim. Mereka itu lebih kuat daripada kalian dan memakmurkan
bumi lebih daripada hari ini.” Dan telah datang kepada mereka
rasul-rasul mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata.
Maka Allah sekali-kali tidak berlaku zalim kepada mereka, akan
tetapi merekalah yang berlaku zalim kepada diri sendiri.
Jalan Kebenaran Universal
TRADISI TUAN SEMESTA ALAM | 381
425Informasi Allah tersebut menggambarkan adanya
pergiliran peradaban manusia dari zaman ke zaman. Monumen
bangsa-bangsa besar dunia merupakan bukti sejarah dari
kekuasaan besar semodel bangsa Mesir, Romawi, Macedonia,
Asyur, dan bangsa-bangsa besar lainnya. Bukti sejarah tersebut
Allah jadikan sebagai fakta ilmiah agar manusia dapat
memperhatikan kabar gembira dan peringatan-Nya mengenai
perjalanan kehidupan ummat manusia ke depannya. 426Karena apa
yang dilakukan oleh Allah, Tuan Semesta Alam, hanyalah sebuah
hukum kehidupan yang bersifat pasti lagi berulang, dan akan
terjadi lagi manakala kondisi kehidupan manusia kembali layaknya
kondisi yang dialami oleh bangsa-bangsa terdahulu. Yang
demikian itu adalah sunnatullah; tradisi Allah yang telah, sedang,
dan akan berjalan sesuai dengan ketetapan-Nya.
427Inilah sebenarnya makna hakiki diutusnya seorang Rasul
Allah sebagai bentuk kasih sayang-Nya kepada ummat manusia.
Sebesar apapun dosa manusia atau ummat, apabila datang Rasul
untuk memberi peringatan kepada bangsa itu, dan orang itu
menggunakan kesempatan untuk menerima dan beriman kepada
berita-berita ghaib yang disampaikan oleh Rasul-Nya, maka semua
dosanya akan diampuni oleh Allah. Demikianlah tradisi Allah
yang harus kita pahami, sebagai bentuk Rahman dan Rahim-Nya.
428Satu hal yang harus diyakini bahwa Dia adalah
Penanggung Jawab utama dari proses hidup dan kehidupan di
alam semesta, termasuk kehidupan ummat manusia. Pergiliran
antara malam dan siang, gelap dan terang, batil dan haq, adalah
sesuatu yang sudah menjadi sunnah (tradisi) atau akhlaq-Nya yang
tidak akan pernah berubah dan berganti. 429Pergulatan antara
peradaban batil dan haq menjadi kuasa Allah. Dia akan
membinasakan kekuasaan bangsa-bangsa kafir-musyrik dan akan
menggantikannya dengan kekuasaan atau kerajaan-Nya melalui
seorang Rasul-Nya.
430Inilah tradisi atau karakter Allah sebagai Yang Maha
Kuasa. Allah tidak akan pernah membiarkan bumi-Nya ini
dikuasai oleh penguasa zalim untuk selamanya. Jika sa’ah (waktu)
Jalan Kebenaran Universal
382 | SUNNATULLAH
yang telah ditetapkan Allah telah tiba, Dia tidak akan menunda
barang sedetik pun untuk membinasakannya. 431Tegasnya, Dia
tidak pernah lalai dengan segala apa yang diperbuat oleh penguasa
dan bangsa yang zalim hari ini. Tanda yang paling jelas akan
datangnya waktu kehancuran kekuasaan kafir-musyrik adalah
tatkala Allah telah mengutus kembali wakil-Nya sebagai Juru
Selamat di muka bumi. Kehancuran tersebut hanyalah menunggu
waktu yang telah ditetapkan-Nya. 432Perhatikan firman-Nya dalam
surat Ibrāhīm [14] ayat 42 berikut ini:
�ٖ َو َ� َ ۡ� َس َ َّ� ٱ َّ َ� َ�ٰ ِف ً� َ� َّما َ� ۡع َم ُل ٱل َّ�ٰلِ ُمو َ ۚن إِ َّ� َما يُ َؤ ِّخ ُر ُه ۡم ِ�َ ۡو
� َ ۡش َخ ُص �ِيهِ ٱ ۡ�َبۡ َ�ٰ ُر
Dan janganlah sekali-kali kamu mengira, bahwa Allah lalai dari
apa yang diperbuat oleh orang-orang yang zalim. Sesungguhnya
Allah memberi tangguh kepada mereka sampai hari yang pada
waktu itu mata (mereka) terbelalak.
Jejak Sejarah Generasi Keturah
433Jika hanya melihat sejarah di dalam Al-Quran, akan
timbul kesan bahwa Abraham hanya memiliki dua istri, Siti Sarah
dan Siti Hajar. Namun, apabila diteliti dengan lebih seksama
sejarah di dalam Taurat, sebenarnya Abraham memiliki tiga orang
istri. 434Untuk itu, perhatikan firman Allah dalam Kitab Kejadian
25 ayat 1-6 berikut ini:
Abraham mengambil pula seorang istri, namanya Keturah.
Perempuan itu melahirkan baginya Zimran, Yoksan, Medan,
Midian, Isybak, dan Suah. Yoksan memperanakkan Syeba dan
Dedan. Keturunan Dedan ialah orang Asyur, orang Letush dan
orang Leum. Anak-anak Midian ialah Efa, Efer, Henokh,
Abida dan Eldaa. Itulah semuanya keturunan Keturah.
Abraham memberikan segala harta miliknya kepada Ishak,
tetapi kepada anak-anaknya yang diperolehnya dari gundik-
gundiknya ia memberikan pemberian; kemudian ia menyuruh
mereka –masih pada waktu ia hidup, meninggalkan Ishak,
anaknya, dan pergi ke sebelah timur, ke Tanah Timur.
Jalan Kebenaran Universal
TRADISI TUAN SEMESTA ALAM | 383
435Istri ketiga Abraham bernama Keturah (Kenturah).
Abraham menikahinya 40 tahun setelah Ishak lahir. Sara dan
Ishak tetap berada di Kanaan (Palestina) dan berkembang ke
wilayah Eropa, Hajar dan Ismail berada di wilayah Selatan –di
jazirah Arab, dan Keturah berada di sebelah Timur; Persia,
Babilonia, Afghanistan, Pakistan, India Utara, dan sebagainya.
436Taurat, Injil, dan Al-Quran banyak bercerita tentang
keturunan Ishak dan Israel yang berujung kepada Yesus, dan
keturunan Ismail yang berujung kepada Muhammad. Wajar saja
jika nampak seolah-olah Abraham hanya memiliki dua orang istri.
Di sisi Keturah, Abraham memiliki enam orang anak; Zimran,
Yoksan, Medan, Midian, Isybak, dan Suah.
437Semua anak Abraham dari Keturah ini pun diurapi dan
menetap di wilayah Timur –Tanah Timur (Kejadian 25: 6). Tentu
saja perjalanan mereka ke Timur melalui proses yang cukup
panjang, menjadi bangsa Persia, Media Persia, berkembang
sampai di Timur Tengah.
438Anak-anak Abraham dari Keturah selalu mendukung
misi Millah Abraham yang diemban oleh generasi Ishak maupun
Ismail. Ingatlah kisah Musa pada waktu melarikan diri (akibat
membunuh tentara Mesir) ke Timur, ia bertemu dengan Yitro di
Madyan/Midian. Yitro merupakan keturunan Midian anak
Keturah, wajar jika Musa berlindung kepada saudara tirinya.
Bahkan, Yitro mengambil Musa sebagai menantu (dinikahkan
dengan Zipora, anak perempuannya) karena dia tahu bahwa Musa
adalah keturunan Abraham dari garis Ishak. Jadi, Yitro adalah
pengikut Millah Abraham yang selalu mengajarkan ketaatan
tunggal kepada Allah, Tuan Semesta Alam.
439Tegasnya, perjuangan Bani Israel dalam menegakkan
Kerajaan Allah di muka bumi tidak terlepas dari peran keturunan
Hajar dan Keturah. Tatkala Bani Israel berhasil menegakkan
Kerajaan Allah (Yerusalem pertama) dan pada akhirnya berbuat
kerusakan yang pertama pula (sebagaimana nubuatan Yeremia),
Allah menggunakan keturunan Keturah, Nebukadnezar; Raja
Babilonia, sebagai cemeti untuk mencambuk Bani Israel dan
Jalan Kebenaran Universal
384 | SUNNATULLAH
memperbudak mereka. 440Dan kemudian, anak-anak Keturah yang
lain pulalah, Koresh Yang Agung (Cyrus The Great), Raja Media-
Persia, yang menghajar Babilonia. Cyrus (Al-Quran menyebutnya
sebagai Zulkarnain) adalah orang Midian, dan dialah yang
memulangkan orang-orang Bani Israel dan seluruh hartanya dari
Babilonia kembali ke negerinya dan membangun kembali Bait
Allah yang disebut dengan Zerubabel, dan ulamanya adalah
Ezra/Uzair.
Kebangkitan Kerajaan Allah di Nusantara
441Melihat jejak-jejak sejarah keturunan Abraham dari
Keturah, Midyan, Mada, Madayu, Malak, Malaya, dan sebagainya,
hingga dikenal rumpun Melayu yang tersebar di wilayah Asia
Tenggara atau Nusantara, menjadi menarik bagi kita untuk
mencerdasi hal tersebut dalam kaitannya dengan estafeta
kepemimpinan misi risalah Millah Abraham.
442Millah bangsa Malaya (bangsa Melayu) –yang berasal dari
pegunungan Himalaya, tentu saja millah bapaknya, yaitu
Abraham. Kalau ditelusuri lebih jauh latar belakang kepercayaan
atau ajaran leluhur bangsa Nusantara dengan berbagai simbolnya,
maka tersirat jejak sejarah dan titik temu teologis. Hanya saja
perbedaan geografis, bahasa, waktu, dan perjalanan zaman
membuatnya jauh menyimpang dari ajaran Millah Abraham yang
hanif, sehingga orang tidak lagi melihat hubung-kait ajaran-ajaran
leluhur bangsa Nusantara dengan Millah Abraham. Tidaklah
mengherankan apabila kita mengatakan, bahwa ajaran Millah
Abraham sebenarnya sudah lama mengakar di bumi Nusantara
ini.
443Dalam kondisi yang demikian, banyak orang yang
memerlukan pencerahan atau pemurnian aqidah. Banyak orang
meratapi dan merindukan kejayaan, sebagaimana Bani Israel di
masa kerusakan yang pertama (era setelah Zedekia) yang
merindukan kebangkitan Yerusalem kedua. 444Dan sudah
semestinya yang mengaku sebagai ummat Musa, Yesus maupun
Muhammad hari ini menyadari dan mengakui bahwa mereka
Jalan Kebenaran Universal