The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by alainaptr79, 2021-07-13 06:21:27

SFO TW I 2021

SFO TW I 2021

Laporan Ca
TW

apaian IKU
WI

LAPORAN CAPAIAN IND

NAMA UNIT : KPPN GUNUNGSITOLI

JABATAN : KEPALA KANTOR

PERIODE PELAPORAN : TRIWULAN I TAHUN 2021

No Uraian IKU Q1 Q2 Ta
1 Nilai LK Kuasa BUN KPPN Target Realisasi Target Realisasi

--

2 Indeks kepuasan satker terhadap layanan KPPN 4,64 4
99,40% 99,
Persentase penyelesaian SP2D secara tepat 99,40%
3 waktu

4 Indeks efektivitas edulcasi dan komunikasi - 87,5 - 8

Persentase Tingkat Implementasi Standarisasi - 15% - 1
5 Kompetensi Pejabat Perbendaharaan

6 Persentase tingkat implementasi Aplikasi SAKTI 13% 40% - 4

7 Persentase Akurasi Perencanaan Kas 82% 100 82% - 8

8 Indeks Efektivitas Pengelolaan Pengeluaran Kas 3,13 4 3,15 - 3

9 Nilai Kinerja Pelaksanaan Anggaran K/L 89 97,01 89 -
Nilai Kinerja Penyaluran Dana Transfer Ke 9() 100 90

10 Daerah dan Dana Desa

11 Tingkat Partisipasi Pelaporan Data Capaian 89 00 89 -
Output Satker

Lampiran I
Nota Dinas Direktur Jenderal Perbendaharaan
Nomor : ND-9999/PB/2018
Lampiran II.b
Nota Dinas Direktur Jenderal Perbendaharaan
Nomor : ND-111/PB/2021
Tanggal :30 Maret 2021

DIKATOR KINERJA UTAMA

Sml Q3 s.d. Q3 Q4 Y-20
arget Realisasi Target Realisasi
Target Realisasi Target Realisasi Target Realisasi
- 94
- - 94 -

4,64 - - - 4,64 - - 4,64 -

,40% 99,40% - 99,40% - 99,40% - 99,40% -

87,5 - -- 87,5 - 87,5

15% - 30% 30%

40% - 70% - 70% - 100% - 100% -
- 82% -
82% - 82% - 82% 82% - 3,15
- 89
3,15 - 3,15 - 3,15 - 3,15 - 90

89 - 89 - 89 - 89
_ -
90 90 - 90
90

89 - 89 - 89 89 89

12 Persentase Rekonsiliasi Tingkat UAKPA Secara 98,1% 98,1% 98
Tepat Waktu dan Andal

13 Persentase LPJ Bendahara yang Andal dan 98% 98% - 9
Tepat Waktu - --
- --
14 Nilai kualitas pengelolaan kinerja berbasis --
Strategy Focused Organization

15 Nilai Hasil Evaluasi Pelaksanaan Tugas
Kepatuhan Internal

16 Nilai Rata-Rata Hard Competency Pegawai -

17 Persentase kualitas pelaksanaan anggaran 95,5% 95,5% - 95
KPPN

18 Nilai Kualitas LK Tingkat UAKPA dan UAKPB

19 Tingkat Kualitas Pengelolaan BMN 30% - 3
In - 3
20 Persentase Penyelesaian Implementasi Rencarta
Sistem Manajemen Keamanan Informasi

Mengetahui,
Kepala Kanwil DJPb Provinsi Sumatera Utara

Tiarta Sebayang
NIP. 196111211988101001

Keterangan :
17 Perhitungan IKU PKPA sebesar 91,02 belum sepenuhnya Fix
Karena masih ada capaian LPJ &Ilan Maret yang belum masuk dalam perhitungan IKPA tersebut
(Periode perhitungan IKU LPJ hanya Januari dan Februari) sementara bulan Maret masih diproses
masuk di periode bulan April

8,1% - 98,1% 98,1% - 98,1% - 98,1%

98% 98% - 98% - 98% - 98% -
-
- - - 84 - 84 -
-
- - - 83 - 83 -

- - - 78 78 -

55% - 95,5% - 955% - 95,5% - 95,5%

- 82 - 82

30% - - - 100% - 100°/0
30% -
- 80% - 80%

Gunungsitoli, pril 2021
Pemilik I

Mahindun Dhiani Melda Harahap
NIP. 197208271998032001

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
KPPN GUNUNG SITOLI

INDIKATOR PEL

Kode Satker : 527687 Sampai Dengan : MARET

Kesesualan Perencanaan Kepatuhan Terha
dengan Pelaksanaan

No Kode Kode Uralan Satker Keterangan
KPPN Satker

Revisi Deviasi Pagu Data Pengelolaan B
DIPA Halaman Minus Kontrak UP dan TUP
III DIPA

KANTOR Nilai 100.00 000 100.00 0.00 100.00
0 8
PELAYANAN Bobot 5 05
0.00 8.00
1 007 527687 PERBENDAHARAAN 89.00

NEGARA GUNUNG Nilai Akhir 5.00 0.00 5.00

SITOLI Nilai Aspek 200.00

Disclaimer:
Sesuai PER-411.81202 , untuk periode Triwulan I TA 2021 tidak dilakukan penilaian IKPA untuk indikator Deviasi H

hal

LAKSANAAN ANGGARAN

adap Regulasl Efektivitas Pelaksanaan Keglatan Efislensi NIlal Akhlr
Pelaksanaan (NIlal

Keglatan Total/Konversi
Bobot)
NIlal Konversl
Total Bobot

LPJ Dispensasi Penyerapan Penyelesaian Capaian Retur Renka Kesalahan
s SPM
Bendahara SPM Anggaran Tagihan Output SP2D

67.00 10000 85.93 0.00 0.00 100.00 000 80.00 53% 91.02
5 5 15 0 05
05
3.35 5.00 12.89 0.00 0.00 5.00 48.24
0 92.97
0.00 4.00

80.00

Halaman III DIPA dan Capaian Output

l 1 dani 1 halaman

tanggal cetak : 07-04-21 04:11:23 oleh '007

KPPN  SS: Pengelolaan Perbendaharaan Yang Akuntabel 
GUNUNGSITOLI 
IKU: Nilai LK Kuasa BUN KPPN  Sm.I  Q
T/R  Q1  Q2  -
Target  -- -

Realisasi  --

Capaian  -- -

Isu Utama dan Implikasi (Apa yang Terjadi dan Implikasinya)  ‐M
Isu Utama :  w

1. Setip tahun selalu terjadi Pagu Minus di beberap satker. ‐M
2. Adanya Jurnal Tidak Lazim yang muncul disetiap tahun. A
3. Ketertiban penggunaan akun yang masih rendah.
Re
Implikasi: 
1. Kualitas LK BUN KPPN menjadi tidak maksimal. ‐M
2. Kualitas  LKPP  yang  juga  menjadi  pertaruhan  saat  audit d
oleh BPK. b

Akar Masalah (Mengapa hal tersebut terjadi)  ‐M
‐ Kebijakan  Revisi  Anggaran  yang  terkadang  melampaui  d

batas waktu setelah tutup periode 
‐ Ketidaksinkronan  antara  Perencanaan,  dan  Pelaksanaan 

Anggaran yang menyebabkan banyak revisi. 
‐ Dinamika perubahan Akun yang sangat dinamis. 

D:\Iqbal_2021\3. KEPEGAWAIAN & PENGELOLAAN KINERJA\PENGELOLAAN KINERJA\Laporan IKU 20



Q3  s.d Q3 Q4  Y‐19  Pol/KP 
- - 94 94

- - - - MAX/TLK 

-- --

Tindakan yang Telah dilaksanakan 

Melakukan  sosialisasi/memberikan  informasi  kepada  satker,  melalui  grup 
whatsapp KPPN, dan mengoptimalkan penggunaan HAI‐CSO . 
Memberikan edukasi kepada satker setiap ada dinamika update/perubahan 
Akun. 

ekomendasi Rencana Aksi  Penanggung Jawab  Periode 

Melakukan  koordinasi   Seksi Vera KI   Semesteran, dan 
akhir tahun 
dengan  KPA,  PPK  dan  (setiap 
penyusunan LK) 
bendahara satker. 

Membuat  forum  diskusi 

dengan para operator. 

021\Kemenkeu‐Three\I I A A_TW_I_2021.docx 

KPPN GUNUNGSITOLI  SS   : Birokrasi dan layanan publik yang agile, ef

T/R  IKU  : Indeks kepuasan satker terhadap layanan
Target  Q1  Q2  Sm.I 
- 4,64 4,64

Realisasi  - --

Capaian  - --

Isu Utama dan Implikasi (Apa yang Terjadi dan Implikasinya) 

Isu Utama : 
‐ Ekspektasi stakeholder yang senantiasa meningkat 
‐ Perubahan  konsep  layanan  dari  tatap  muka  menjadi  daring  akibat

pandemic.  
Implikasi : 
‐ Tingkat kepuasan atas layanan KPPN bisa jadi cenderung menurun 
‐ Reputasi KPPN yang dipertaruhkan. 

Akar Masalah (Mengapa hal tersebut terjadi) 
‐ Kebijakan yang masih belum dapat dipastikan dari akibat pandemi. 

D:\Iqbal_2021\3. KEPEGAWAIAN & PENGELOLAAN KINERJA\PENGELOLAAN KINERJA\Laporan IKU 20



fektif, dan efisien

n KPPN 

Q3  s.d Q3 Q4  Y‐19  Pol/KP 
- - 4,64  4,64 

- - - - MAX/TLK 
- --
-

Tindakan yang Telah dilaksanakan 

‐ Memaksimalkan  layanan  kepada  stakeholder  melalui  media 
daring 

‐ Memberikan  pemahaman  yang  komperhensif  atas  perubahan 
t  konspe layanan 

‐ Senantiasa menjaga baik komunikasi dengan stakeholder melalui 
berbagai forum. 

Rekomendasi Rencana Aksi  Penanggung  Periode 
Jawab 
 Setiap 
‐ Melakukan  Survei  kepuasan   Seksi PDMS  Triwulan 

layanan kepada stakeholder 

‐ Melakukan  evaluasi  atas 

hasil survei layanan 

‐ Menindaklanjuti  dan 

memperbaiki  atas  hasil 

survey  kepuasan  layanan 

pelanggan. 

021\Kemenkeu‐Three\I I A A_TW_I_2021.docx 

KPPN  SS     : Perumusan regulasi dan otorisasi yang kredi
GUNUNGSITOLI 
IKU : Persentase penyelesaian SP2D secara tepat w
T/R 
Q1  Q2  Sm.I  Q
Target 
99,40% 99,40%  99,40%  99
Realisasi 
Capaian  100% - -
100,60% - -

Isu Utama dan Implikasi (Apa yang Terjadi dan Implikasinya)  ‐

Isu Utama :   ‐
Seluruh  SPM  satker  yang  diproses  menjadi  SP2D  secara  tepat 
waktu  diukur  berdasarkan  jumlah  penyelesaian  SPM  Satker  Re
yang  diproses  oleh  Front  Office  Seksi  Pencairan  Dana  dan 
diteruskan  ke  Middle  Office  Seksi  Pencairan  Dana  untuk  1. P
selanjutnya  diterbitkan  SP2D  atau  approval  oleh  Seksi  Bank.  p
Kategori  SPM  tersebut  antara  lain  adalah  SPM  se
UP/GUP/TUP/PTUP  dan  LS  Non  Gaji,  SPM  yang  masuk  ke  SPAN 
diatas pukul  12.00 siang  2. M
fr
Implikasi     :   p
Sejauh  ini,  komunikasi  dengan  Seksi  Bank  sudah  berjalan  m
dengan  cukup  baik.  Hanya  ada  beberapa  SPM  yang  p
penyelesaiannya  diatas  1  jam,  yang  disebabkan  adanya 
gangguan jaringan LAN tetapi sudah dibuatkan Berita Acara.  3. M
p
Akar Masalah (Mengapa hal tersebut terjadi)  se
 Masih ada sedikit miskomunikasi antara Seksi PDMS dan

Seksi Bank
 Terjadinya  gangguan  jaringan  LAN  yang  disebabkan  oleh

kurang baiknya kabel patch chord.

D:\Iqbal_2021\3. KEPEGAWAIAN & PENGELOLAAN KINERJA\PENGELOLAAN KINERJA\Laporan IKU 20



ibel  s.d Q3 Q4  Y‐19  Pol/KP 
99,40%  99,40%  99,40%  MAX/AV 
waktu 
Q3  - - -
9,40%  - - -

-
-

Tindakan yang Telah dilaksanakan 
Melakukan pembagian tugas  secara merata sesama petugas penerima SPM 
dan validator 
Melakukan  koordinasi  dengan  seksi  Bank  setelah  melakukan  upload  data 
terakhir pada modul MO.

ekomendasi Rencana Aksi  Penanggung Jawab  Periode 
Triwulanan 
Pembuatan jadwal Seksi PDMS dan Bank 
perbantuan petugas dari
eksi lain pada masa tertentu
Menentukan jadwal dan
rekuensi upload adk oleh
petugas validasi agar
menyesuaikan dengan
petugas MO yang tersedia
Menghimbau kepada setiap
pegawai Seksi PDMS untuk
elalu berada di tempat

021\Kemenkeu‐Three\I I A A_TW_I_2021.docx 

 Layanan tatap muka tidak diadakan selama masa covid dan  sa
menerima  SPM  melalui  e‐SPM  sehingga  masih  terkendala 
dengan banyaknya SPM yang masuk. 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

D:\Iqbal_2021\3. KEPEGAWAIAN & PENGELOLAAN KINERJA\PENGELOLAAN KINERJA\Laporan IKU 20

  4 
 

ampai waktu istirahat 

021\Kemenkeu‐Three\I I A A_TW_I_2021.docx       

KPPN  SS   : Komunikasi, edukasi, dan standardisasi
GUNUNGSITOLI 
IKU :  Indeks efektivitas edukasi dan komunikasi 
T/R 
Q1  Q2  Sm.I  Q
Target 
- 87,5  87,5
Ralisasi 
Capaian  -- -
-- -

Isu Utama dan Implikasi (Apa yang Terjadi dan Implikasinya)  1.
Isu Utama :   2.

Tingkat  pemahaman  stakeholders  merupakan  tingkat  daya  Re
tangkap  peserta  (stakeholders)  terhadap  segala  materi  yang  1.
diberikan  pada  pelatihan  teknis  (bimtek  atau  yang 
dipersamakan  dengan  itu).  Tolok  ukur  hasil  pelatihan  teknis 
didasarkan  pada  peningkatan  pemahaman  peserta  atas  materi 
yang  diberikan  dalam  pelatihan  untuk  satu  periode.  Ruang 
lingkup  pelatihan  teknis  meliputi  semua  kegiatan  pembinaan 
yang  diselenggarakan  oleh  KPPN.  Untuk  bimtek  diukur  dengan 
post test sedangkan untuk sosialisasi diukur dengan kuesioner 
Implikasi : 

KPPN  Gunungsitoli  telah  melaksanakan  Bimbingan  Teknis 
Pelaporan  Data  Capaian  Output  Tahun  2021  bagi  Satker 
Pengguna Aplikasi SAS pada tanggal 12 Maret 2021 

Akar Masalah (Mengapa hal tersebut terjadi)  2.
‐ Pelaksanaan  Bimbingan  Teknis  Pelaporan  Data  Capaian 

Output Tahun 2021 bagi Satker Pengguna Aplikasi SAS pada 
tanggal 12 Maret 2021 dilakukan melalui Zoom. Bimbingan 
teknis  belum  dapat  dilaksanakan  dengan  tatap  muka 

D:\Iqbal_2021\3. KEPEGAWAIAN & PENGELOLAAN KINERJA\PENGELOLAAN KINERJA\Laporan IKU 20



yang berkesinambungan 

Q3  s.d Q3 Q4  Y‐19  Pol/KP 
87,5  MAX/TLK 
‐ ‐ 87,5 
-
-- - -
-- -

Tindakan yang Telah dilaksanakan 

KPPN  Gunungsitoli  telah  melaksanakan  Bimbingan  Teknis  Pelaporan  Data
Capaian Output Tahun 2021 bagi Satker Pengguna Aplikasi SAS pada tanggal 
12 Maret 2021 dengan Nilai hasil 90 
Menggiatkan komunikasi dan sharing knowledge kepada stakeholder melalui
sistem daring dan tanpa tatap muka. 

ekomendasi Rencana Aksi  Penanggung Jawab  Periode 
Semesteran 
Meningkatkan  kompetensi/

pengetahuan  pembicara/ Seksi PDMS 

narasumber  sebelum

melakukan/menyampaikan

materi

sosialisasi/bimbingan  teknis

dengan  adanya

diskusi/rapat  pembahasan

materi;

Meningkatkan  persiapan

pelaksanaan

sosialisasi/bimbingan  teknis

seperti  penunjukan  panitia,

021\Kemenkeu‐Three\I I A A_TW_I_2021.docx 

karena  masih  dalam  masa  pandemi  Covid‐19.  Pelaksanaan 
bimbingan  teknis  melalui  zoom  sangat  riskan  terhadap 
kurangnya  pemahaman  satker  terhadap  materi  yang 
disampaikan,  kurangnya  perhatian/fokus  peserta  pada 
materi yang disampaikan, dan lain sebagainya. 
‐ Selain itu terdapat pula kendala lain yaitu adanya gangguan 
koneksi  pada  PC/Laptop  yang  digunakan  oleh  pembicara 
sehingga  ada  potensi  materi  tidak  tersampaikan  dengan 
sempurna  dan  demo  aplikasi  SAS  dan  OMSPAN  secara 
langsung tidak dapat dilakukan 
 
 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

D:\Iqbal_2021\3. KEPEGAWAIAN & PENGELOLAAN KINERJA\PENGELOLAAN KINERJA\Laporan IKU 20

  6 
 

narasumber,  moderator,   

dan  petugas  lainnya  serta 

melakukan  uji  coba  koneksi 

jaringan  jika 

sosialisasi/bimbingan  teknis 

dilakukan melalui zoom. 

021\Kemenkeu‐Three\I I A A_TW_I_2021.docx       

KPPN SS    : Komunikasi, edukasi, dan standardisasi
GUNUNGSITOLI
IKU  : Persentase tingkat implementasi standardisa
T/R Q1 Q2 Sm.I Q
- 15% 15%
Target

Realisasi -- -

Capaian -- -

Isu Utama dan Implikasi ‐K
(Apa yang Terjadi dan Implikasinya) s
Isu Utama :   d
Standardisasi kompetensi pejabat perbendaharaan yaitu  m
pelaksanaan penilaian kompetensi bagi PPK dan PPSPM pada 
satker pengelola APBN sesuai dengan PMK Nomor  ‐K
211/PMK.05/2019 tentang Tata Cara Penilaian Kompetensi Bagi  d
Pejabat Pembuat Komitmen dan Pejabat Penanda Tangan Surat  m
Perintah Membayar Pada Satuan Kerja Pengelola Anggaran 
Pendapatan dan Belanja Negara. Tingkat implementasi diukur  Rek
berdasarkan persentase jumlah PPK dan PPSPM (termasuk 
calon PPK dan PPSPM) yang mengikuti pelaksanaan penilaian  ‐M
kompetensi sampai dengan tahap selesai diverifikasi oleh KPPN  u
sebagai Unit Pelaksana penilaian kompetensi dibandingkan  s
dengan target yang ditetapkan. Ruang lingkup pengukuran IKU  d
ini di tahun 2021 adalah jumlah sisa pejabat perbendaharaan  m
K/L yang belum melaksanakan penilaian kompetensi sampai  P
dengan tahun 2020 (sebagaimana keterangan terlampir) serta 
para pejabat perbendaharaan yang baru ditetapkan pada tahun  ‐M
d
m

D:\Iqbal_2021\3. KEPEGAWAIAN & PENGELOLAAN KINERJA\PENGELOLAAN KINERJA\Laporan IKU 20



yang berkesinambungan  Y-19 Pol/KP
asi kompetensi pejabat perbendaharaan  30%  MAX/AV
Q3 s.d Q3 Q4

‐ ‐ 30% 

-- --

-- --

Tindakan yang Telah dilaksanakan

KPPN Gunungsitoli telah mengirimkan surat dan/atau pengumuman ke
satker terkait adanya penilaian kompetensi PPK dan PPSPM dan telah
dilaksanakan sosialisasi dan bimbingan teknis penilaian PPK dan PPSPM
melalui aplikasi SIMASPATEN pada tahun 2020.
KPPN Gunungsitoli juga telah mendaftarkan admin simaspaten 44 satker
dan tinggal menunggu pengajuan penilaian kompetensi PPK dan PPSPM
melalui Simaspaten.

komendasi Rencana Aksi Penanggung Jawab Periode
Seksi PDMS   Semesteran 
Mendorong  seluruh  satker 
untuk  mendaftarkan  admin 
simaspaten  dan  menginput 
data  PPK  dan  PPSPM  serta 
membuat  user  PPK  dan 
PPSPM di simaspaten 
Mendorong  seluruh  PPK 
dan  PPSPM  untuk 
mengajukan  usul  penilaian 

021\Kemenkeu‐Three\I I A A_TW_I_2021.docx 

2021  k
m
Implikasi : 

Telah dilaksanakan penilaian kompetensi PPK dan PPSPM
melalui mekanisme konversi dan refreshment dan telah
diterbitkan 1 sertifikat kompetensi PPK/PPSPM pada
tahun 2020 dan 7 sertifikat sampai dengan bulan Maret
2021

Akar Masalah (Mengapa hal tersebut terjadi)
Kurangnya  pemahaman  dan  keinginan  satker  terkait 
penilaian kompetensi PPK dan PPSPM 

D:\Iqbal_2021\3. KEPEGAWAIAN & PENGELOLAAN KINERJA\PENGELOLAAN KINERJA\Laporan IKU 20



kompetensi PPK dan PPSPM 
melalui Simaspaten 

021\Kemenkeu‐Three\I I A A_TW_I_2021.docx 

KPPN  SS   : Komunikasi, edukasi, dan standardisasi yang 
GUNUNGSITOLI 
IKU  : Persentase tingkat implementasi Aplikasi SA
T/R 
Q1 Q2 Sm.I Q
Target 
13% 40%  40%  7
Realisasi 
Capaian  10% - -
76,92% - -

Isu Utama dan Implikasi (Apa yang Terjadi dan Implikasinya) 

Meng

Isu Utama :  Tahap

IKU  ini  mengukur  tingkat  pemenuhan  implementasi  Aplikasi  Perbe

SAKTI pada tahun 2021 oleh satuan kerja‐satuan kerja lingkup  Pelak

Kementerian/Lembaga,  yang  ruang  lingkupnya  ditetapkan  DJPb 

melalui  peraturan/keputusan  Menteri  Keuangan,  dengan 

menggunakan  sumber  daya  manusia,  bisnis  proses, 

infrastruktur, dan teknologi SAKTI.  Re
Pengukuran  tingkat  pemenuhan  implementasi  SAKTI  tahun 
2021, dilakukan melalui kriteria sebagai berikut :  Akan 
a. Pencapaian  atas  pelaksanaan  porsi  tahapan  kegiatan imple
SAKT
yang  telah  ditetapkan  untuk  periode  semester  I  dan  II  Direk
tahun 2021 secara tepat waktu;  Tekno
b. Pencapaian atas  jumlah  satker  yang  Nomo
mengimplementasikan SAKTI tahun 2021 secara nasional. tangg
Implikasi :   Pand
KPPN  Gunungsitoli  telah  melaksanakan  tahapan  implementasi  Perse
SAKTI,  yaitu:  Tahap  1:    Penunjukan  Trainers  Modul  SAKTI  KPPN  Aplika
(Kelompok  Modul  Pelaksanaan  dan  Pelaporan)  (3%);  Tahap  2:  dan K
Sosialissi  SAKTI  Web  Full  Module  kepada  Satker  Non  Piloting  denga
(7%)  April 

D:\Iqbal_2021\3. KEPEGAWAIAN & PENGELOLAAN KINERJA\PENGELOLAAN KINERJA\Laporan IKU 20



 berkesinambungan 

AKTI  s.d Q3 Q4 Y-19 Pol/KP
MAX/AV
Q3 70%  100%  100% 

70%  - -
- -
--
--

Tindakan yang Telah dilaksanakan 

gikuti tahapan implementasi pemenuhan IKU SAKTI KPPN untuk Tahap 1 dan 
p  2  sesuai  Nota  Dinas  Direktur  Sistem  Informasi  dan  Teknologi 
endaharaan  Nomor  ND‐313/PB.8/2021  tanggal  09  Maret  2021  hal  Panduan 
ksanaan  IKU  Persentase  Tingkat  Implementasi  Aplikasi  SAKTI  pada  Kanwil 
 dan KPPN 

ekomendasi Rencana Aksi  Penanggung Jawab  Periode 

n melaksanakan tahapan  Seksi PDMS  Sepanjang tahun 
2021 
ementasi pemenuhan IKU 

TI KPPN sesuai Nota Dinas 

ktur Sistem Informasi dan 

ologi Perbendaharaan 
or ND‐313/PB.8/2021 

gal 09 Maret 2021 hal 

duan Pelaksanaan IKU 

entase Tingkat Implementasi 

asi SAKTI pada Kanwil DJPb 

KPPN mulai tahap 3 sampai 
an Tahap 13 mulai bulan 

 sampai dengan Desember 

021\Kemenkeu‐Three\I I A A_TW_I_2021.docx 

2021 

Akar Masalah (Mengapa hal tersebut terjadi) 

Target  IKU  belum  tercapai  karena  Pendaftaran  Pengguna  SAKTI 
bagi  Satker  Non  Piloting  belum  dapat  dilaksanakan  karena 
sesuai  Nota  Dinas  Direktur  Sistem  Informasi  dan  Teknologi 
Perbendaharaan  Nomor  ND‐397/PB.8/2021  tanggal  26  Maret 
2021  hal  Pelaksanaan  Aktivitas  Tahap  Keempat  dan  Penjelasan 
Aktivitas  Tahap  Ketiga  IKU  Persentase  Tingkat  Implementasi 
Aplikasi  SAKTI  pada  Kanwil  DJPb  dan  KPPN  Tahun  2021, 
pendaftaran  user/pengguna  SAKTI  satker  non  piloting  (tahap  4) 
baru dapat dilaksanakan mulai bulan April 2021 sementara pada 
bulan Maret 2021 baru dapat mendaftarkan email kedinasan 

D:\Iqbal_2021\3. KEPEGAWAIAN & PENGELOLAAN KINERJA\PENGELOLAAN KINERJA\Laporan IKU 20

10 

 

021\Kemenkeu‐Three\I I A A_TW_I_2021.docx 

KPPN SS : Pengelolaan kas  yang optimal  Q
GUNUNGSITOLI
IKU : Persentase akurasi perencanaan kas  8
T/R Q1 Q2 Sm.I

Target 82% 87%  82% 

Realisasi 100% - -
Capaian 120% - -

Isu Utama dan Im plikasi ‐M
(Apa yang Terjadi dan Implikasin ya) R
Isu Utama :
Rencana Penarikan Dana (RPD) dan/atau Perkiraan ‐M
Pendapatan bulanan, RPD harian, dan Perkiraan S
Pendapatan mingguan tingkat Satker serta
pemutakhirannya disampaikan kepada Kepala KPPN oleh ‐P
KPA. Perencanaan Kas KPPN dinyatakan akurat apabila n
deviasi Rencana Penarikan Dana Satker berada dalam
batas kewajaran sebagaimana ditentukan dalam target Rek
IKU. Pemberian dispensasi RPD, baik nilai maupun
waktu, tetap diperhitungkan sebagai penarikan dana yang ‐P
akurat dalam formulasi akurasi RPD Satker. Berdasarkan b
Surat Dirjen Perbendaharaan Nomor S-23/PB/2021, untuk m
SPM dengan nilai bersih di atas Rp1.000.000.000,00 dan di n
bawah Rp5.000.000.000,00 masih mendapatkan dispensasi R
selama belum ada update aplikasi terkait RPD Harian (a.l.
SAKTI / SAS / Konversi) ‐T
d
Implikasi : m
CSO telah melakukan koordinasi dengan satker yang akan R
mengajukan SPM dengan RPD/Renkas dan memberikan
solusi kepada satker agar mengajukan RPD bersamaan

D:\Iqbal_2021\3. KEPEGAWAIAN & PENGELOLAAN KINERJA\PENGELOLAAN KINERJA\Laporan IKU 20

11 

Q3 s.d Q3 Q4 Y-19 Pol/KP
MAX/AV
82%  82%  82%  82% 

- - - -
- - - -

Tindakan yang Telah dilaksanakan

Melakukan  koordinasi  dengan  satker  yang  akan  mengajukan  SPM  dengan 
RPD/Renkas 
Memberikan  solusi  kepada  satker  agar  mengajukan  RPD  bersamaan  dengan 
SPM‐nya agar lebih mengurangi risiko tidak tepat waktu SPM dan RPD‐nya.
Petugas FO Konversi lebih berhati-hati dalam memproses SPM dengan
nilai bersih di atas Rp1.000.000.000,00

komendasi Rencana Aksi Penanggung Jawab Periode
Seksi PDMS
Petugas FO Konversi lebih  Sepanjang Tahun
berhati‐hati dalam  2021
memproses SPM dengan 
nilai bersih di atas 
Rp1.000.000.000,00 
Tetap melakukan koordinasi 
dengan satker yang akan 
mengajukan SPM dengan 
RPD/Renkas . 

021\Kemenkeu‐Three\I I A A_TW_I_2021.docx 

dengan SPM-nya agar lebih mengurangi risiko tidak tepat
waktu dan jumlah antara SPM dan RPD-nya, serta Petugas
FO Konversi lebih berhati-hati dalam memproses SPM
dengan nilai bersih di atas Rp1.000.000.000,00.

Akar Masalah (Mengapa hal tersebut terjadi)
Terkadang ada nilai SPM yang diajukan satker tidak
sesuai dengan nilai RPD-nya sehingga menyebabkan
deviasi jumlah penarikan dana. Selain itu, satker yang
memiliki SPM gaji induk dengan nilai lebih dari
Rp1.000.000.000,00, dapat saja SPM nya gagal validasi. Jika
terjadi seperti itu, seharusnya dispensasi yang telah dibuat
harusnya dihapus untuk menghindari terjadi dua kali
dispensasi saat nantinya satker mengajukan SPM
perbaikan. Namun, pada manual IKU K3, pada poin f
tertera bahwa Sepanjang belum ada update aplikasi terkait
RPD Harian (a.l. SAKTI / SAS / Konversi), deviasi atas
pengajuan SPM dengan nilai di atas 1 miliar rupiah
sampai dengan di bawah 5 miliar rupiah dihitung 0%.
Namun, dalam hal ini tetap harus ditanyakan kepada Hai
DJPB

 

 

 

 

 

 

D:\Iqbal_2021\3. KEPEGAWAIAN & PENGELOLAAN KINERJA\PENGELOLAAN KINERJA\Laporan IKU 20

  12 
 

021\Kemenkeu‐Three\I I A A_TW_I_2021.docx       

 

KPPN SS : Pengelolaan kas  yang optimal 
GUNUNGSITOLI
IKU : Indeks efektivitas pengelolaan pengeluaran k
T/R Q1 Q2 Sm.I Q

Target 3,15 3,15  3,15  3

Realisasi 4 - -
Capaian 120% - -

Isu Utama dan Implikasi (Apa yang Terjadi dan 
Implikasinya) 

Isu Utama :  
Rek
 Virtual  Acoount  merupakan  terobosan  baru  dalam 
pengelolaan keuangan negara 

 Adaptasi  dan  perubahan  supplier  baru  yang 
serempak/berbarengan secara massive 
  

Implikasi : 

 Potensi Retur menajdi lebih tinggi

Akar Masalah (Mengapa hal tersebut terjadi)
‐ Proses  perubahan  dari  rekening  biasa  menjadi  Virtual 

Account di setiap satker dengan keterbatasan dan kesiapan 
SDM yang berbeda‐beda; 
‐ Satker  ketika  mengajukan  SPM  yang  memuat  suplier  baru 
(ada pegawai baru) tidak memberitahukan kepada petugas 
penerima  SPM  dan  tidak  melampirkan  surat  pendaftaran 
suplier baru ke KPPN sehingga petugas tidak memeriksakan 
kembali  data  yang  ada  di  SPM  dan  langsung  melakukan 

D:\Iqbal_2021\3. KEPEGAWAIAN & PENGELOLAAN KINERJA\PENGELOLAAN KINERJA\Laporan IKU 20

  13 
 

kas  s.d Q3 Q4 Y-19 Pol/KP
Q3 MAX/AV
3,15  3,15  3,15 
3,15 
- - -
- - - -
-

Tindakan yang Telah dilaksanakan

 Komunikasi dan edukasi secara rutin 
 Bimtek dan sosialisasi secara kontinu 
 Petugas  FO  dan  CSO  KPPN  Gunungsitoli  selalu  mengingatkan  satker  untuk 

melakukan validasi rekening sebelum mengajukan SPM terkhusus apabila ada 
pendaftaran suplier baru 
 

komendasi Rencana Aksi Penanggung Jawab Periode
Triwulanan 
Membuat  Monitoring  dan  Seksi Bank 
  
Evaluasi  atas   
 
kebenaran/validitas 

Rekening  melalui 

rekonsiliasi rekning 

Melakukan sosialisasi

kepada satker untuk

melampirkan surat

pendaftaran supplier jika

ada supplier baru agar

petugas fo validasi dapat

memeriksa kembali data

021\Kemenkeu‐Three\I I A A_TW_I_2021.docx 

pendaftaran  supplier  (BCSR)  yang  menyebabkan  SPM 
tersebut    terindikasi    akan  retur.  Karena  jika  tidak 
dilanjutkan dengan BCSR, proses pencairan dana akan lebih 
lama lagi jika menunggu surat pendaftaran supplier 
 
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

D:\Iqbal_2021\3. KEPEGAWAIAN & PENGELOLAAN KINERJA\PENGELOLAAN KINERJA\Laporan IKU 20

  14 
 


Click to View FlipBook Version