The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by wiwiedjogja, 2021-07-30 10:06:39

LHPS_SMT1-2021_BANTEN_FINAL (1)_opt

LHPS_SMT1-2021_BANTEN_FINAL (1)_opt

PROVINSI BANTEN

LAPORAN HASIL
PEMBINAAN SUPERVISI
DAN PENILAIAN KINERJA
KPPN

LINGKUP KANWIL DJPB
PROVINSI BANTEN

SEMESTER I

2021

PERNYATAAN
TANGGUNG JAWAB

Kami yang bertanda tangan dibawah ini:
Nama : Ade Rohman
NIP : 19620711 198210 1 001
Jabatan : Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Banten
Dengan ini menyatakan bahwa Laporan Hasil Pembinaan dan Supervisi KPPN Lingkup Kanwil Direk-
torat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Banten Semester I Tahun 2021 sebagaimana terlampir adalah
tanggung jawab kami .

Laporan Hasil Pembinaan dan Supervisi KPPN ini merupakan rekapitulasi hasil pembinaan dan super-
visi dan penilaian kinerja pada KPPN Serang, KPPN Tangerang dan KPPN Rangkasbitung, berdasarkan
Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor PER-24/PB/2019 tanggal 29 November 2019
tentang Pedoman Pembinaan dan Supervisi Pelaksanaan Tugas Kantor Pelayanan Perbendaharaan
Negara, yang disusun oleh Tim Pembina Pembinaan dan Supervisi KPPN Kanwil Direktorat Jenderal
Perbendaharaan Provinsi Banten.

Serang, 30 Juli 2021
Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi
Banten

Ade Rohman

LHPS i KANWIL DJPB
SEMESTER I TAHUN 2021 PROVINSI BANTEN

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatu KATA
Salam Perbendaharaan PENGANTAR
Dengan rasa syukur yang mendalam kehadirat Allah SWT
yang telah melimpahkan rahmat- Nya sehingga Laporan
Hasil Pembinaan dan Supervisi Kantor Pelayanan
Perbendaharaan Negara lingkup Kantor Wilayah Direktorat
Jenderal Perbendaharaan Provinsi Banten Semester I
Tahun 2021 dapat diselesaikan dengan baik dan tepat
waktu.
Dalam situasi pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai
bahkan cenderung meningkat. Ditjen Perbendaharaan
selaku pengelola keuangan negara tetap berkewajiban
untuk menyelenggarakan layanan kepada para pemangku
ŬĞƉĞŶƟŶŐĂŶ͘ ĂŚƵ ŵĞŵďĂŚƵ ďĞƌũƵĂŶŐ ďĞƌƐĂŵĂ ƐĞůƵƌƵŚ
masyarakat Indonesia dalam mengatasi kendala pandemi
ƟĚĂŬ ŵĞŶŐŚĂůĂŶŐŝ ƉĞŵďĞƌŝĂŶ ůĂLJĂŶĂŶ ŬĞƉĂĚĂ ƉĂƌĂ
ƉĞŵĂŶŐŬƵ ŬĞƉĞŶƟŶŐĂŶ͘ WĞŶĞƌĂƉĂŶ ůĂLJĂŶĂŶ ƐĞĐĂƌĂ ĚĂƌŝŶŐ
dan tatap muka terbatas dengan protokal kesehatan yang
ketat.
Laporan Hasil Pembinaan dan Supervisi KPPN lingkup
Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi
Banten ini bertujuan untuk memberikan gambaran pelak-
ƐĂŶĂĂŶ ƉƌŽƐĞƐ ďŝƐŶŝƐ ƉĂĚĂ <WWE LJĂŶŐ ŵĞůŝƉƵƟ ĨĞŬƟǀŝƚĂƐ
dan Akuntabilitas Pelaksanaan APBN, Pengelolaan
Perbendaharaan Negara, Representasi Kementerian
Keuangan di Daerah, Tugas Khusus Perbendaharaan Lainn-
ya, Tata Kelola Internal, serta Inovasi dan Prestasi sesuai
dengan amanah Peraturan Direktur Jenderal Perbenda-
haraan Nomor PER-24/PB/2019. Laporan Hasil Pembinaan
dan Supervisi KPPN ini diharapkan dapat menjadi bahan
evaluasi kinerja KPPN serta Kanwil Direktorat Jenderal
Perbendaharaan Provinsi Banten.
Tak lupa kami haturkan terima kasih kepada pihak-pihak
yang telah terlibat dalam memberikan kontribusi dalam
penyusunan laporan ini, baik dari Kanwil Direktorat Jender-
al Perbendaharaan Provinsi Banten maupun KPPN dalam
wilayah kerja Kanwil DJPb Provinsi Banten. Saran dan
masukan dari berbagai pihak sangat diharapkan agar pelak-
sanaan dan laporan hasil pembinaan dan supervisi ini
dapat lebih baik lagi di masa mendatang.
Semoga pandemi Covid-19 ini segera belalu. Selalu terap-
kan protokol kesehatan dengan baik melalui 5M: memakai
masker, menjaga jarak aman, mencuci tangan, menjauhi
kerumunan, dan mengurangi mobilitas.
Akhir kata wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatu

Kepala Kanwil Ditjen Perbenda-
haraan Provinsi Banten

Ade Rohman ii KANWIL DJPB
PROVINSI BANTEN
LHPS
SEMESTER I TAHUN 2021

DASHBOARD

Prestasi KPPN Semester I - 2021

Peringkat I IKPA terbaik Peringkat I Penilaian Kinerja Peringkat I IIKPA Terbaik Triwulan
Triwulan I - 2021 Kategori Pelaksanaan Subbag Umum I-2021 Kategori Kuasa BUN

Satker Peringkat II IKPA Terbaik Peringkat II IKPA Terbaik Triwulan
Triwulan I-2021 Kategori I-2021 Kategori Satker
Peringkat II Penilaian
Kinerja Pelaksanaan Kuasa BUN Peringkat III Penilaian Kinerja
Pelaksanaan Subbag Umum
Subbag Umum KPPN
TANGERANG KPPN
Peringkat III IKPA Terbaik RANGKASBITUNG
Triwulan I-2021 Kategori

Kuasa BUN

KPPN
SERANG

0.5 EFEKTIVITAS DAN AKUTABILITAS Nilai Pembinaan dan Supervisi
PELAKSANAAN APBM

KPPN 3.13 PENGELOLAAN PERBENDAHAARN KPPN Rata = 99,0,0h 5
SERANG NEGARA Rata -
0.69 REPRESENTASI KEMENTRIAN
0.4 INOVASI DAN JUMLAH KEUANGAN DI DAERAH
PRESTASI
3.38 TATA KELOLA 9.09
INTERNAL
0.5 EFEKTIVITAS DAN AKUTABILITAS
PELAKSANAAN APBM

1 PENGELOLAAN PERBENDAHARAAN
LAINNYA / SPECIAL MISSION

0.4 INOVASI DAN KPPN 3.10 PENGELOLAAN PERBENDAHAARN
PRESTASI TANGERANG NEGARA
0.75 REPRESENTASI KEMENTRIAN
JUMLAH KEUANGAN DI DAERAH

9.18

0.5 EFEKTIVITAS DAN AKUTABILITAS
PELAKSANAAN APBM

3.44 TATA KELOLA 1 PENGELOLAAN PERBENDAHARAAN
INTERNAL LAINNYA / SPECIAL MISSION

2.96 PENGELOLAAN PERBENDAHAARN
NEGARA

0.4 INOVASI DAN KPPN 0.75 REPRESENTASI KEMENTRIAN
PRESTASI RANGKASBITUNG KEUANGAN DI DAERAH

JUMLAH

8.89

3.28 TATA KELOLA 1 PENGELOLAAN PERBENDAHARAAN
INTERNAL LAINNYA / SPECIAL MISSION

LHPS iii KANWIL DJPB
SEMESTER I TAHUN 2021 PROVINSI BANTEN

Indeks Kepuasan Pengguna Layanan

IKM KPPN
SERANG
4,80

IKM KPPN
4,99 TANGERANG

IKM KPPN
4,77 RANGKASBITUNG

Grafik 3.8
Hasil Survey Kepuasan
Masyarakat

KPPN SERANG

KPPN TANGERANG

KPPN RANGKASBITUNG

4,8 4,99 4,77

LHPS iv KANWIL DJPB
SEMESTER I TAHUN 2021 PROVINSI BANTEN

Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Banten telah RINGKASAN
melaksanakan kegiatan pembinaan dan supervisi KPPN semester EKSEKUTIF
I-2021 sesuai dengan Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan
nomor PER-24/PB/2019 tentang Pedoman Pembinaan dan Supervisi
Pelaksanaan Tugas Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara. Kegia-
tan pembinaan dan supervisi meliputi unsur efektivitas dan Akunt-
abilitas Pelaksanaan APBN, Pengelolaan Perbendaharaan Negara,
Representasi Kementerian Keuangan di Daerah, Tugas Khusus
Perbendaharaan Lainnya, Tata Kelola Internal, serta Inovasi dan
Prestasi.
Kegiatan pembinaan dan supervisi KPPN semester I-2021 dilak-
sanakan dengan 2 metode yaitu on desk dan on the spot. Kegiatan
pembinaan secara on desk dilaksanakan sepanjang semester I-2021
melalui monitoring pelaksanaan tugas KPPN melalui aplikasi antara
lain OMSPAN, Nadine, Dashboard MPN, SPRINT, dan aplikasi pen-
dukung lainnya. Sedangkan kegiatan supervisi secara on the spot
dilaksanakan melalui kegiatan observasi langsung ke KPPN pada
bulan Mei-Juni 2021 .
Hasil penilaian kinerja KPPN wilayah kerja kanwil DJPb Banten pada
semester I-2021 telah melampaui target Indikator Kinerja Utama
sebesar 8,5. Nilai rata-rata yang diperoleh KPPN pada semester I-2021
adalah 9,05. Unsur Efektivitas dan Akuntabilitas Pelaksanaan APBN
serta Tugas Khusus Perbendaharaan Lainnya mendapatkan nilai
maksimal untuk seluruh KPPN. hal ini dikarenakan pelaksanaan tugas
di KPPN khususnya untuk penilaian kinerja pelaksanaan anggaran
dan implementasi kredit program serta pelaksanaan layanan BLU
telah dilaksanakan KPPN sesuai ketentuan yang berlaku. Sedangkan
untuk unsur lain yang belum mendapatkan nilai optimal antara lain
unsur Representasi Kementerian Keuangan di Daerah disebabkan
oleh belum belum dilaksanakannya kajian potensi PNBP di daerah
oleh KPPN. Untuk unsur Tata Kelola Internal nilai yang belum optimal
secara umum disebabkan oleh temuan administrative.
Unsur inovasi pada KPPN Tangerang dan KPPN Rangkasbitung yang
telah menghasilkan banyak inovasi pada periode sebelumnya tetap
mempertahankan penggunaan inovasi tersebut serta melakukan
pengembangan untuk meningkatkan nilai layanan terhadap stake-
holder. Sedangkan KPPN Serang sampai dengan semester I 2021
belum mampu menghasilkan inovasi baru. Unsur prestasi pada
semester I-2021 merupakan prestasi yang dihasilkan KPPN dari
penilaian yang dilakukan oleh Kanwil DJPb Provinsi Banten yaitu
penilaian IKPA Tingkat Kuasa BUN dan Pelaksanaan Tugas Subbagian
Umum.
Permasalahan utama yang diangkat pada semester I-2021 ini adalah
masih rendahnya realisasi penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa oleh
KPPN. Penyebab utama rendahnya penyaluran DAK Fisik pada KPPN
adalah kurangnya pemahaman Pemerintah Daerah terhadap pera-
turan yang berlaku, perubahan peraturan karena pandemi, dan
keterlambatan petunjuk teknis dari K/L terkait. Dari hasil penilaian
kinerja permasalahan yang dianalisis adalah rendahnya inovasi pada
KPPN Serang. Dari hasil identi kasi kedua permasalahan dimaksud
ditemukan berberapa penyebab utama antara lain kurangnya
dukungan pimpinan dan kurangnya koordinasi antar pegawai/seksi.

LHPS v KANWIL DJPB
SEMESTER I TAHUN 2021 PROVINSI BANTEN

DAFTAR ISI

DAFTAR ISI

DAF TARKATA PENGANTAR ............................................................................................................ i
ISIPEERRNNYYAATATAANANTATNAGNGGUGNUGNJGAJWAAWBA.B.................................................................................... ii

DKASTHABPOEANRGDA..N..T...A..R............................................................................................................. iii
RINGKASAN EKSEKUTIF ................................................................................................. v
DAFTAR ISI ...................................................................................................................... vi
DAFTAR TABEL ................................................................................................................. ix
DAFTAR GRAFIK .............................................................................................................. x
I PENDAHULUAN ........................................................................................................ 1

A. Latar Belakang ................................................................................................. 2
B. Tujuan Pembinaan dan Supervisi ..................................................................... 6
C. Kerangka Kerja Pembinaan dan Supervisi ....................................................... 6
D. Ruang Lingkup Pembinaan dan Supervisi ....................................................... 7
E. Metode Pembinaan dan Supervisi..................................................................... 8
F. Waktu Pelaksanaan Pembinaan dan Supervisi ................................................. 9
G. Tim Pembinaan dan Supervisi .......................................................................... 9
H. Sistematika Laporan Hasil Pembinaan dan Supervisi ....................................... 11
I. Dasar Hukum .................................................................................................... 12
J. Profil dan Struktur Organisasi Kanwil DJPb Prov. BAnten ................................. 16

II UNSUR PEMBINAAN DAN SUPERVISI..................................................................... 19
A. Efektivitas dan Akuntabilitas Pelaksanaan APBN.............................................. 20
B. Pengelolaan Perbendaharaan Negara .............................................................. 27
C. Representasi Kementerian Keuangan di Daerah .............................................. 41
D. Tugas Khusus Perbendaharaan Lainnya (Special Mission)............................... 46
E. Tata Kelola Internal ........................................................................................... 49
F. Inovasi dan Prestasi ......................................................................................... 73

III PEMBINAAN DAN SUPERVISI KPPN ....................................................................... 77
A. Pelaksanaan Pembinaan dan Supervisi KPPN ................................................. 78
B. Hasil Pembinaan dan Supervisi KPPN .............................................................. 93
1. Efektifitas dan Akuntabilitas Pelaksanaan APBN ........................................ 93
a. Mengawal Evaluasi Belanja Negara di Daerah .................................... 93
1). Support data dan hubungan kelembagaan satker dalam .... 93

rangka analisis Reviu Pelaksanaan Anggaran (RPA),
spending Review (SR) dan Kajian Fiskal Regional (KFR)

b. Quality Assurance Pengelolaan APBN oleh Satker............................. 93
1). Pembinaan Kompetensi teknis Pejabat Perbendaharaan .... 93

Satker

2). Peningkatan kapasitas serta kualitas pengelolaan dan.... 94

pelaksanaan anggaran oleh satker

c 3). Mengawal implementasi simplilasi pelaksanaan anggaran .......... 95
2. Pengelolaan Perbendaharaan Negara ....................................................... 99

a. Menjaga Likuiditas keuangan di Daerah .............................................. 99
1). Rencana Pencairan Dana Satker ................................................ 99

b. Penatausahaan Pengeluaran Negara .................................................. 100
1). Pra-Penyelesaian Tagihan .......................................................... 100
2). Penyelesaian Tagihan................................................................. 101
3). Penyelesaian SKPP .................................................................... 102

b. Penatausahaan Rekening dan Penerimaan Negara............................. 102
1). Penerbitan Surat Persetujuan/Penolakan Pembukaan.... 102

Rekening

2). Penerbitan Daftar Saldo Rekening .............................................. 103
3). Pengendalian Rekening Satker ................................................... 103

LHPS vi KANWIL DJPB
SEMESTER I TAHUN 2021 PROVINSI BANTEN

4). Tata Kelola Konfirmasi Penerimaan Negara 104

5). Tata Kelola Retur SP2D 104

6). Monitoring Kepatuhan Bank/Pos Persepsi 105

d. Verifikasi Akuntansi 106

1). Rekonsiliasi Internal 106

2). Rekonsiliasi Tingkat UAKPA 106

3). Penysunan Laporan Keuangan UAKBUN-Daerah 106

4). Penerbitan Daftar LPJ Bendahara Satker 107

5). Penerbitan Surat Pemberitahuan atas Pelaksanaan 107
Penyesuaian Sisa Pagu DIPA
6). Penerbitan SKTB dan SKP4 ....................................................... 108
3. Representasi Kementerian Keuangan di Daerah.........................................108

a. Ruang Diskusi Persfektif Baru Perbendaharaan ..................................108
1). Inisiasi dan fasilitasi kegiatan diskusi/sharing....108

knowledge/FGD tentang keterkaitan keuangan Negara
b. Penyaluran Dana Treansfer ke Daerah ............................................... 109
1). Penyaluran DAK Fisik dan dana Desa.........................................109
cb.. Peran dalam Peningkatan Penerimaan Negara di Daerah .................. 111
1). Pembinaan atas kepatuhan pemenuhan kewajiban....111

perpajakan oleh satker K/L dan Pemda

2). Monev dan sumbangan analisis terkait potensi PNBP untuk....112
peningkatan penerimaan Negara
d. PPeenrayenddiaalanmLaAykaunnatanbBileitarssaPmeala..k..s..a..n..a..a..n..R...e..g..i.s..tr..a..s.i..H...ib..a..h..................... 112
`1). Inisiasi dan fasilitasi penyediaan layanan bersama..................... 112
e. Peran dalam Akuntabilitas Pelaksanaan Registrasi hHibah................. 113
1). Pencatatan dan pengesahan atas hibah langsung uang dan ....113

barang
4. Tugas Khusus Perbendaharaan Lainnya (Special Mission) ........................ 113
a. Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum ...................................113
1). Pembinaan dan bimbingan teknis pengelolaan keuangan ....113

BLU/BLUD yang menjadi mitra KPPN

2). Pengesahan penggunaan dana satker BLU ................................113
b. Menjaga Ketepatan Sasaran Kredit Program .......................................114

1). Akurasi data kredit program ........................................................ 114
2). Survey lapangan debitur ............................................................. 114
5. Tata Kelola Internal .................................................................................... 115
a. Kinerja Organisasi ............................................................................. 115
1). Pengelolaan Kinerja Organisasi ................................................. 115
2). Standar Operasional Prosedur.................................................... 115
3). Sistem Manajemen Mutu............................................................. 115
b. Manajemen SDM ............................................................................... 116

1). Pola Mutasi Internal .................................................................... 116
2). Pengembangan Pegawai Berbasis Kompetensi ........................ 116
3). Penetapan Kinerja Individu ......................................................... 117
4). User SPAN ............................................................................... 117
5). Pengelolaan Administrasi dan Layanan SDM ............................ 118
6). Penatausahan Laporan Kepegawaian ....................................... 118
c. Manajemen Keuangan ........................................................................ 118
1). Penyusunan Rencana Anggaran ............................................... 118
2). Pengelolaan Gaji/Tunjangan Pegawai ....................................... 119
3). Penyelesaian Tagihan ................................................................ 120
4). Pembukuan Bendahara .............................................................. 120
5). Penatausahaan Laporan Keuangan ........................................... 121
d. Tata Usaha dan Rumah Tangga ......................................................... 121

LHPS vii KANWIL DJPB
SEMESTER I TAHUN 2021 PROVINSI BANTEN

1). Tata usaha ................................................................................. 121
2). Pengadaan Barang/Jasa ............................................................ 122
3). Pengelolaan Aset ........................................................................ 122
4). Sarana Prasarana dan tata Ruang ............................................. 123
e. Kepatuhan Internal ............................................................................. 124
1). Sistem Pengendalian Internal ..................................................... 124
2). LHP aparat pengawas ................................................................ 125
f. Komunikasi dan Koordinasi Pimpinan .................................................. 125
1). Komunikasi dan koordinasi internal ............................................. 125
2). Komunikasi dan koordinasi eksternal........................................... 126
3). Kepuasan pegawai...................................................................... 128
g. Peningkatan Kualitas pelayanan Publik................................................ 129
1). Keterbukaan informasi publik ...................................................... 129
2). Indeks kepuasa pengguna layanan............................................. 129
3). Pengelolaan pengaduan.............................................................. 130
4). Pengendalian gratifikasi.............................................................. 131

6. Inovasi dan Prestasi .................................................................................... 131
a. Inovasi................................................................................................. 131
1). Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik ...................................... 131
2). Perluasan Mamfaat Hasil Inovasi................................................ 140
b. Prestasi ............................................................................................... 140
1). Mempertahankan/Meningkatkan Prestasi yang Telah Dicapai .... 140
2). Prestasi baru .............................................................................. 142

C. Permasalahan ................................................................................................... 142

IV AINNOAVLIASSAIHDAASNILPPREMESBTINAASAI N DAN SUPERVISI KPPN ................................................... 144
A. AInnoavlaissai Permasalahan Utama ........................................................................... 145
B APnreaslitsaasiHasil penilaian Kinerja .......................................................................... 150

V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI ......................................................................... 156
A. Kesimpulan ........................................................................................................ 157
B Rekomendasi ................................................................................................... 162

LAMPIRAN......................................................................................................................... 165

Direktur Jenderal Perbendaharaan memberi pengarahan kepada pegawai Kanwil DJPb

Provinsi Banten pada saat kunjungan kerja tanggal 22 April 2021

LHPS viii KANWIL DJPB
SEMESTER I TAHUN 2021 PROVINSI BANTEN

DAFTAR TABEL

Tabel 3.1 Kegiatan Pembinaan Kompetensi Satker .................................................... 94
Tabel 3.2 Nilai IKPA Tingkat KPPN ............................................................................ 95
Tabel 3.3 Realisasi KKP Semester I-2021 .................................................................. 96
Tabel 3.4 Data Jabatan Fungsional Pranata Keuangan APBN .................................... 99
Tabel 3.5 Data Realisasi Penggunaan Marketplace .................................................. 101
Tabel 3.6 Nilai Deviasi KPPN Tabel .......................................................................... 103
Tabel 3.7. Daftar Keterlambatan Data Kontrak .......................................................... 105
Tabel 3.8 Daftar Penyampaian Laporan Saldo Rekening .......................................... 105
Tabel 3.9 Retur SP2D Semester I-2021 .................................................................... 107
Tabel 3.10 Data Monev Kepatuhan Bank TW I-2021 ................................................. 109
Tabel 3.11 Nilai UKABUN D Tahun 2019 .................................................................... 110
Tabel 3.12 Kegiatan Inisiasi Diskusi Tema Perbendaharaan ...................................... 111
Tabel 3.13 Penyaluran DAK FISIK per Kabupaten/kota .............................................. 112
Tabel 3.14 Rekapitulasi Penyaluran Dana Desa s.d. Semester 1-2021 ...................... 116
Tabel 3.15 Kegiatan Pembinaan Kepatuhan Kewajiban Perpajakan ........................... 116
Tabel 3.16 Pelaksanaan SMM ISO pada KPPN ........................................................ 128
Tabel 3.17 MHaustailssiuinrvteerynakel paudaasaKnPpPeNngSgeumnaeslateyraIn-2a0n21 ............................................ 130
Tabel 3.18 HInaosvial SsiuKrvPePyNKSeepraunagsan...P...e..g..a..w..a..i..S..e..m...e..s..t.e..r..I.-.2..0..2..1...................................... 132
Tabel 3.19 Inovasi KPPPPNNTSaenrgaenrgang ........................................................................... 132
Tabel 3.20 Inovasi KPPPPNNRTaannggkearsabnigtung .................................................................... 137
Tabel 3.21 PInroevsatassiiKKPPPPN RSeamngeksatesrbiItu- n2g021 ............................................................... 141

Tabel 3.22 Prestasi KPPN Semester I-2021

Tabel 4.1 Realisasi Penyaluran DAK Fisik per Wilayah Semester I-2021 .................. 145
Tabel 4.2 Matrik Analisa Fish Bone Realisasi Penyaluran DAK Fisik KPPN ............. 148
Tabel 4.3 Matriks Analisa SWOT Pengembangan Inovasi KPPN Serang ................. 154

LHPS ix KANWIL DJPB
SEMESTER I TAHUN 2021 PROVINSI BANTEN

DAFTAR GRAFIK

Grafik 3.1 Nilai IKPA Tingkat KPPN ͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘ ϵϱ
Grafik 3.2 Realisasi KKP Semester I-2021 ͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘ ϵϲ
Grafik 3.3 Nilai Deviasi KPPN ͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘ ϭϬϬ
Grafik 3.4 Nilai UKABUN D Tahun 2019 ͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘ ϭϬϳ
Grafik 3.5 Penyaluran DAK FISIK per Kabupaten/kota ͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘ ϭϭϬ
Grafik 3.6 Rekapitulasi Penyaluran Dana Desa s.d. Semester I-2021 ͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘ ϭϭϭ
Grafik 3.7 Hasil Survey Kepuasan Pegawai Semester I-2021 ͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘ ϭϮϵ
'ƌĂĮŬ ϯ͘ϴ ,ĂƐŝů ^ƵƌǀĞLJ <ĞƉƵĂƐĂŶ DĂƐLJĂƌĂŬĂƚ ͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘͘ ϭϯϬ

Direktur Jenderal Perbendaharaan berfoto bersama dengan Kepala Kanwil dan para Kepala KPPN
serta pejabat Administrator lingkup Kanwil DJPb Provinsi Banten

LHPS x KANWIL DJPB
SEMESTER I TAHUN 2021 PROVINSI BANTEN

KERATON K eraton mulai dibangun sejak tahun1815, keraton ini
KAIBON
merupakan keraton tertua kedua di Banten setelah
Keraton Surosowan yang notabene merupakan pusat
pemerintahan kala itu. namun bangunannya hancur
akibat adanya peperangan dengan Belanda pada tahun
1832.
Bagian depan keraton dibatasi gerbang yang memiliki 5
pintu, memiliki makna jumlah salat dalam satu hari yang
dilakukan umat muslim. Sementara di ruang utama, ada
ŬĂŵĂƌ ƟĚƵƌ ŬĞŵďĂŶŐ ŬĞƌĂũĂĂŶ͕ ĂŶŐƵŶĂŶ ŝŶŝ
ƐĞďĞŶĂƌŶLJĂ ĂĚĂůĂŚ ŝƐƚĂŶĂ ĂƚĂƵ ŬĞƌĂƚŽŶ ƚĞŵƉĂƚ ƟŶŐŐĂů
ĚĂƌŝ ZĂƚƵ ŝƐLJĂŚ͕ ŝďƵ ĚĂƌŝ ^ƵůƚĂŶ ^LJĂŝĨƵĚŝŶ LJĂŶŐ ƉĂĚĂ
saat itu memimpin kerajaan pada usia yang sangat
muda.. Keraton yang memiliki luas sekitar 4 hektar ini
terletak di Kasunyatan, Serang City, Banten.

BAB I PENDAHULUAN

LHPS 1 KANWIL DJPB
SEMESTER I TAHUN 2021 PROVINSI BANTEN

BAB I

PENDAHULUAN

AA..LALTAATRABRELBAEKLAANKGANG

Transformasi Kelembagaan yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Perbendaharaan adalah
pengejawantahan program Transformasi Kelembagaan Kementerian Keuangan.
Transformasi kelembagaan yang digulirkan di Kementerian Keuangan merupakan
agenda besar yang bertujuan mewujudkan sebuah organisasi yang unggul, terintegrasi
serta bertaraf internasional. Organisasi dituntut untuk lebih berorientasi pada proses
bisnis yang terintegrasi, berbasis pada teknologi informasi dan sumberdaya manusia
(SDM) yang unggul.

Untuk itu visi Direktorat Jenderal Perbendaharaan telah disempurnakan untuk
menempatkan unit dalam konteks yang lebih luas, yaitu “Menjadi Pengelola
Perbendaharaan Negara yang Unggul di Tingkat Dunia”. Visi ini sejalan dengan visi
Kementerian Keuangan yaitu “Menjadi Penggerak Utama Ekonomi Indonesia yang
Produktif, Kompetitif, Inklusif, dan Berkeadilan di Abad ke-21”.

LHPS 2 KANWIL DJPB
SEMESTER I TAHUN 2021 PROVINSI BANTEN

Untuk mewujudkan visi tersebut, Direktorat Jenderal Perbendaharaan memiliki misi. Misi
merupakan bentuk atau cara suatu organisasi mewujudkan cita-citanya. Misi juga
merupakan alasan keberadaan organisasi (why we exist). Misi Direktorat Jenderal
Perbendaharaan meliputi:
1. Mewujudkan pengelolaan kas dan investasi yang pruden, efisien, dan optimal;
2. Mendukung kinerja pelaksanaan anggaran yang tepat waktu, efektif, dan akuntabel,
3. Mewujudkan akuntansi dan pelaporan keuangan negara yang akuntabel, transparan,

dan tepat waktu;
4. Mewujudkan tata kelola investasi pemerintah yang modern, inklusif dan

berkelanjutan;
5. Mewujudkan layanan dan tata Kelola keuangan Badan Layanan Umum yang inovatif

dan modern
6. Mewujudkan tata kelola sumberdaya, proses bisnis, dan sistem teknologi informasi

perbendaharaan yang modern, efektif dan adaptif.

Secara organisasi, Direktorat Jenderal Perbendaharaan terdiri dari Sekretariat Direktorat
Jenderal dan 7 Direktorat yang berkedudukan di Kantor Pusat. Sementara itu, di daerah
Direktorat Jenderal Perbendaharaan memiliki instansi vertikal yang terdiri dari 34 Kantor

LHPS 3 KANWIL DJPB
SEMESTER I TAHUN 2021 PROVINSI BANTEN

Wilayah yang terletak di ibukota provinsi dan 184 Kantor Pelayanan Perbendaharaan
Negara (KPPN) yang terletak di ibukota provinsi dan kabupaten/kota.

Kantor Wilayah mempunyai tugas melaksanakan koordinasi, pembinaan, supervisi,
bimbingan teknis, dukungan teknis, monitoring, evaluasi, penyusunan laporan, verifikasi
dan pertanggungjawaban di bidang perbendaharaan berdasarkan peraturan perundang-
undangan. Sementara itu, KPPN adalah instansi vertikal Direktorat Jenderal
Perbendaharaan yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Kantor
Wilayah. KPPN mempunyai tugas melaksanakan kewenangan perbendaharaan dan
Bendahara Umum Negara (BUN), penyaluran pembiayaan atas beban anggaran, serta
penatausahaan penerimaan dan pengeluaran anggaran melalui dan dari kas negara
berdasarkan peraturan perundang-undangan.

Pembinaan SUPERVISI

Usaha, ƟŶĚĂŬĂŶ, dan kegiatan yang dilakukan Usaha, ƟŶĚĂŬĂŶ, dan kegiatan yang dilakukan Kanwil DJPb untuk menjamin
Kanwil DJPb untuk mengarahkan dan pelaksanaan tugas KPPN berjalan sesuai ketentuan yang berlaku

ŵĞ ŵĂ Ɛ ƟŬĂ Ŷ Ɖ Ğ ů Ă ŬƐ Ă Ŷ Ă Ă Ŷ ƚƵ ŐĂ Ɛ <WWE LJĂ Ŷ Ő
selaras dengan visi misi Ditjen Perbendaharaan

Konsultasi Hasil dituangkan dalam: Fasilitasi 1 MONITORING Hasil Matriks Hasil
2 di tua ngka n Supervisi
Memberikan petunjuk, Ringkasan Hasil Mendukung dan/atau ŬƟǀŝƚĂƐ ŵĞŶŐĂŵĂƟ ƐĞĐĂƌĂ ƐĞŬƐĂŵĂ ƚĞƌŚĂĚĂƉ ŬĞĂĚĂĂŶ/kegiatan
ƉĞƌƟŵďĂŶŐĂŶ, dan/atau pendapat Konsultasi/ meningkatkan kapasitas KPPN tertentu dalam rangka memperoleh informasi dalam:
Fasilitasi dalam penyelenggaraan tugas
terhadap permasalahan EVALUASI
penyelenggaraan tugas KPPN
WƌŽƐĞƐ LJĂŶŐ ƐŝƐƚĞŵĂƟƐ ĚĂůĂŵ ŵĞůĂŬƵŬĂŶ ƉĞŶŝůĂŝĂŶ ĂƚĂƐ
Langsung Tidak Langsung Dukungan Sarana Prasarana Asistensi/Bimtek/Sosialisasi pelaksanaan kegiatan
Tatap muka dan/atau Komunikasi naskah dilakukan dalam rangka dilakukan terhadap KPPN
komunikasi langsung pelaksanaan tugas KPPN dan/atau mitra kerja KPPN
dinas

Dalam rangka menjamin terwujudnya pengelolaan keuangan negara yang profesional,
transparan, dan akuntabel serta menjamin terlaksananya pelayanan prima kepada para
pemangku kepentingan, perlu dilakukan pembinaan dan supervisi yang teratur dan
terprogram atas pelaksanaan tugas Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara.
Ketentuan mengenai pembinaan dan supervisi telah diatur dengan Keputusan Direktorat
Jenderal Perbendaharaan Nomor KEP-261/PB/2016 tentang Pedoman Pembinaan dan
Supervisi Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara. Adanya dinamika dan
perkembangan IT bidang perbendaharaan yang berdampak pada operasional KPPN
sehingga perlu adanya revisi pedoman pembinaan dan supervisi KPPN. Selain itu
arahan dari Menteri Keuangan yang menekankan perlunya fungsi analisis data dan
intelligence baik di kantor pusat maupun kantor vertikal DJPb juga menjadi
pertimbangan revisi pedoman pembinaan dan supervisi KPPN.

LHPS 4 KANWIL DJPB
SEMESTER I TAHUN 2021 PROVINSI BANTEN

KEP-261/PB/2016 Implementasi Ka nwi l DJPb telah menjalankan 96 93,97 95,58 94,93
substansi ketetapan dengan baik, 92,34 93,76
UNSUR PEMBINAAN & SUPERVIS:I terl i ha t da ri pel a pora n Ha s i l 95
A. Pelaksanaan Tugas Kuasa BUN Pembi na a nda n Supervi s i(LHPS KPPN)
a. Penatausahaan Pengeluaran Negara ya ng di s a mpa i katnepa twa ktu,s es ua i 94
b. Penatausahaan Rekening dan s ta nda rya ng di teta pka ndenga nra ta-
ra tani l a is bb: 93
Pengeluaran Negara 92,1
Đ. sĞƌŝĮŬĂƐŝ ĚĂŶ ŬƵŶƚĂŶƐŝ
B. Pelayanan Perbendaharaan 92
a. Peningkatan Kualitas Layanan Publik
b. Indeks Kepuasan Pengguna Layanan 91
C. Kinerja dan Tata Kelola
a. Kinerja Organisasi 90
b. Manajemen SDM
Đ. Manajemen Keuangan Smt II Smt I Smt II Smt I Smt II Smt I
d. TURT 2016 2017 2017 2018 2018 2019
e. Pengendalian Internal
f. Komunikasi dan Koordinasi Pimpinan Evaluasi Dinamika kebijakan & perkembangan IT bidang
g. Kepuasan Pegawai perbendaharaan berdampak pada operasional
D. Inovasi dan Prestasi kerja KPPN dan perlu diakomodir dalam 2Arahan Menteri Keuangan, Revisi
FORM perubahan pedoman pembinaan & supervisi, Pedoman
terkait penataan organisasi: Pembinaan &
1antara lain: Perlu penguatan fungsi Supervisi KPPN
analisis data dan intelligence ,
a. Sinkronisasi dengan penataaan organisasi DJPb baik di Kantor Pusat maupun
b. Implementasi SMM ISO 9001:2015; standar Kantor sĞƌƟŬĂůDJPb

ƉĞůĂLJĂŶĂŶ ŝŶƐƚĂŶƐŝ ǀĞƌƟŬĂů; sentralisasi gaji;
SPAN dan SAKTI; DAK Fisik dan Dana Desa;
Monev UMi
Đ. Kebutuhan Kanwil:
Pembinaan yg lebih ĞĨĞŬƟĨ & ĞĮƐŝĞŶ (konten
terkini serta memperhitungkan keterbatasan
jumlah SDM, waktu, dan biaya)

Pada tahun 2019 telah diterbitkan Peraturan Direktorat Jenderal Perbendaharaan Nomor
PER-24/PB/2019 tentang Pedoman Pembinaan dan Supervisi KPPN. Peraturan ini
menggantikan KEP-261/PB./2016 dan mulai diberlakukan pada pembinaan periode
semester II tahun 2020. Perubahan mendasar pada Per-24/PB/2019 adalah :
1. Penambahan tiga komponen pembinaan yaitu komponen ;

a. Efektifitas dan Akuntabilitas Pelaksanaan APBN;
b. Representasi Kementerian Keuangan di Daerah; dan
c. Tugas Khusus Perbendaharaan Lainnya (Special Mission)
2. Selain pelaksanaan supervisi juga diberikan ruang yang lebih luas untuk kegiatan
pembinaan terhadap KPPN melalui pelaksanaan konsultasi dan fasilitasi.
3. Selain metode on the spot juga difasilitasi pembinaan dengan metode on desk.
4. Pelaporan hasil pembinaan dipersingkat dari 2 bulan menjadi 1 bulan setelah periode
pelaksanaan pembinaan.

ASPEK KEP-261/PB/2016 PER-24/PB/2019

Komponen Pembinaan & Terdapat 3 Komponen yaitu: Disamping substansi komponen dalam KEP-
Supervi s i 1. PelaksanaantugasKuasaBUN 261/PB/2016 dipertahankan, juga ditambahkan
2. Pelayanan Perbendaharaan komponenbaru:
3. Kinerja dan Tata Kelola 1. ĨĞŬƟǀŝƚĂƐ& AkuntabilitasPelaksanaanAPBN
Ditambah komponen Inovasi dan Prestasi 2. RepresentasiKementerianKeuangandi daerah
3. ^ƉĞĐŝĂůMission

PelaksanaanPembinaan & Lebih menonjolkan kegiatan Supervisi pelaksanaan Selain pelaksanaansupervisi, diberikan ruang yang
Supervi s i
tugas KPPN dengan melakukan monitoring dan lebih luas untuk kegiatan Pembinaan terhadap KPPN

eva l ua s i melaluipelaksanaankonsultasdi anfasilitasi

Metode Pembinaan & Supervisi Hanya on the spot dengan melakukan observasi Disampingmetode on the spot, jugadifasilitasmi etode

langsungke KPPN on desk danobservasimelaluivideo conference

WaktupelaporanPembinaan & 2 (dua) bulan setelah pelaksanaanpembinaandan 1 (satu) bulan setelah pelaksanaanpembinaan dan

Supervi s i s upervi s ibera khi r s upervi s ibera khi r

LHPS 5 KANWIL DJPB
SEMESTER I TAHUN 2021 PROVINSI BANTEN

B. TTUUJUJAUNANPEPMEBMINBAINAANADNADNASNUPSEURPVEISRI VISI

Pembinaan dan Supervisi KPPN antara lain bertujuan untuk:
1. Monitoring terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi KPPN dari sisi Pelaksanaan

Tugas Kuasa Bendahara Umum Negara, Pelayanan Perbendaharaan, peran KPPN
sebagai Representasi Kementerian Keuangan di daerah, pelaksanaan Tugas
Khusus (Special Mission) terkait pengelolaan Keuangan Badan layanan Umum dan
Kredit Program (UMi), Kinerja dan Tata Kelola, serta Inovasi dan Prestasi pada
KPPN lingkup Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Banten;
2. Evaluasi terhadap hasil pembinaan periode sebelumnya;
3. Memberikan rekomendasi kepada KPPN atas temuan-temuan pada saat pembinaan
untuk meningkatkan layanan terhadap stakeholder;
4. Memberikan pedoman penilaian kinerja KPPN berdasarkan hasil pembinaan dan
supervisi dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik;

Efektivitas & Akuntabilitas Pelaksanaan APBN KPPN dalam
Peran Strategis DJPb

Special Mission

Pengelolaan Perbendaharaan Negara

Representasi Kementerian Keuangan di Daerah Tata Kelola Internal

Pembinaan Ringkasan Setditjen

Pelaksanaan Tugas & Konsultasi Hasil
Fungsi Konsultasi

Output Fasilitasi Ringkasan

Hasil
Fasilitasi

Evaluasi
LHPS LHPS

Supervisi Matriks Hasil - Dokumentasi kegiatan & hasil - Rekapitulasi data hasil Pembinaan
Supervisi P&S & Supervisi
(Monitoring &
- Hasil Penilaian kinerja KPPN - Penilaian LHPS
Evaluasi) - Analisis hasil P & S - Feedback atas LHPS
- Kesimpulan & Rekomendasi - Analisis & perumusan kebijakan
Penilaian Kinerja KPPN
Periode dan/atau penyempurnaan materi
Inovasi I Pembinaan & Supervisi
&
Smt I Januari - Juni Tw II
Prestasi Smt II

On desk On the Penyampaian
spot LHPS

Juli - Desember Tw IV Periode
II

CC. .KKEERRAANNGGKKAAKKEREJRAJPAEMPEBMINBAIANNAADNANDSAUNPSERUVPIESIRVISI

Kerangka kerja pembinaan dan supervisi KPPN dilaksanakan dengan tahapan sebagai
berikut :
1. Koordinasi Pembinaan dan Supervisi

Koordinasi meliputi :
a. Penyusunan tim kerja pembinaan dan supervisi;
b. Penyusunan anggaran pelaksanaan pembinaan dan supervisi;
c. Pemilihan metode pelaksanaan pembinaan dan supervisi;
d. Penentuan materi pembinaan dan supervisi;

LHPS 6 KANWIL DJPB
SEMESTER I TAHUN 2021 PROVINSI BANTEN

e. Pelaporan hasil pembinaan dan supervisi.
2. Pelaksanaan Pembinaan dan Supervisi

Pembinaan dan supervisi KPPN dilaksanakan sepanjang tahun yang terbagi dalam 2
(dua) periode, yaitu:
a. Periode I, untuk pelaksanaan tugas KPPN semester I;
b. Periode II, untuk pelaksanaan tugas KPPN semester II.
3. Pelaporan Pembinaan dan Supervisi
a. Laporan Hasil Pembinaan dan Supervisi disusun berdasarkan:

1) ringkasan hasil konsultasi/fasilitasi
2) matriks hasil supervisi
b.Laporkan Hasil Pembinaan dan Supervisi disampaikan kepada Sekretariat
Direktorat Jenderal:
1) paling lambat tanggal 31 Juli untuk periode I pembinaan dan supervisi; dan
2) paling lambat tanggal 31 Januari tahun berikutnya untuk periode II pembinaan

dan supervisi.
4. Tindaklanjut Pembinaan dan Supervisi

Kanwil melakukan penyelesaian apabila dalam pembinaan dan supervisi ditemukan
pelanggaran dan/atau indikasi pelanggaran ketentuan dan menyampaikan tindak
lanjut penyelesaian tersebut kepada Sekretaris Direktorat Jenderal Perbendaharaan.

KoordinasiPembinaan & Supervisi

PelaksanaanPembinaan & Supervisi

PelaporanHasil Pembinaan & Supervisi

Tindak LanjutHasil Pembinaan & Supervisi

DD.. RRUUAANNGGLILNINGKGUKPUPPEPMEBMINBAINAANADNANDASUNPSEURVPIESRI VISI

Ruang lingkup pembinaan dan supervisi KPPN adalah sebagai berikut:

LHPS 7 KANWIL DJPB
SEMESTER I TAHUN 2021 PROVINSI BANTEN

1. Pembinaan dan supervisi KPPN mencakup seluruh KPPN lingkup Kantor Wilayah
Ditjen Perbendaharaan Provinsi Banten, meliputi KPPN Serang, KPPN Tangerang,
dan KPPN Rangkasbitung;

2. Periode yang menjadi objek pembinaan dan supervisi adalah semester I tahun 2021;
3. Unsur-unsur penilaian mencakup Efektivitas dan Akuntabilitas Pelaksanaan APBN,

Pengelolaan Perbendaharaan Negara, Representasi Kementerian Keuangan di
Daerah, Tugas Khusus Perbendaharaan Lainnya, Tata Kelola Internal, serta Inovasi
dan Prestasi.

INOVASI DAN PRESTASI 61 EFEKTIVITAS & AKUNTABILITAS PELAKSANAAN APBN

1.Inovasi 1. Menga wael va l ua sbi el a njadi da era h
2. Pres ta s i 2. Quality Assurance pengel ol a aAnPBN

ol ehs a tker

TATA KELOLA INTERNAL 5 2 PENGELOLAAN PERBENDAHARAAN NEGARA
1. Ki nerjaorga ni s a s i 4 3
2. Ma na jemenSDM 1. Li kui di ta skeua nga ndi da era h
3. Ma na jemenkeua nga n
4. Ta ta Us a hada nRuma hTa ngga 2. Pena ta us a ha apnengel ua ra nega ra
5. Kepa tuha nInterna l 3. Penta us a ha arnekeni ng&
6. Komuni ka sdia nkoordi na spii mpi na n
7. Peni ngka ta n kua l i ta s Pel a ya na n Publ i k peneri ma a n ega ra
4. sĞƌŝ ĮŬĂ Ɛ ŝ & Akunta ns i
TUGAS KHUSUS (SPECIAL MISSION)
REPRESENTASI KEMENTERIAN KEUANGAN DI DAER
1.Pengelolaankeuangan Badan LayananUmum
2.Menjaga ketepatan sasaranKredit Program 1. Ruang diskusiƉĞƌƐƉĞŬƟĨ baru Perbendaharaan
2. Penyaluran Dana Transfer ke daerah
3. Peran dalam peningkatanpenerimaannegara di

daerah
4. Penyediaan Layanan Bersamac(o-ůŽĐĂƟŽŶ)
5. Peran dalam akuntabilitas registrasi hibah

EE.. MMEETTOODDEEPPEMEMBIBNIANAANANDADNASNUSPUERPVEIRSIVISI

Pembinaan dan supervisi dilaksanakan dengan menggunakan metode sebagai berikut:

1. Metode On desk yaitu pembinaan dan supervisi yang dilakukan di lokasi Kanwil
tanpa observasi langsung ke KPPN. Kegiatan dilakukan dengan menyelenggarakan
konsultasi dan/atau fasilitasi, mengidentifikasi, memantau, memantau, mengevaluasi
dan menganalisis data dan dokumen baik dalam bentuk fisik (hard copy) maupun
elektronik (soft copy). Kegiatan dilakukan melalui media teknologi informasi yang
tersedia seperti aplikasi OM-SPAN, OM-SAKTI, SPRINT, SIKP, dan Nadine serta
media komunikasi seperti Whatsapp dan Telegram.

2. Metode On the spot yaitu pembinaan dan supervisi yang dilakukan dengan observasi
langsung ke KPPN melalui uji petik dokumen, wawancara, dan pengamatan
langsung untuk menyelenggarakan konsultasi dan/atau fasilitasi dalam rangka
memberi petunjuk, pertimbangan, pendapat dan penguatan, serta memperoleh dan
memastikan keberadaan dan kebenaran data dan dokumen.

3. Metode analisa deskriptif, komparatif dan SWOT yang digunakan dalam melakukan
analisa terhadap permasalahan hasil pembinaan dan supervisi dan permasalahan
hasil penilaian kinerja. Analisa deskriptif digunakan untuk menggambarkan atau
menjelaskan hasil pembinaan dan supervisi. Analisa komparatif digunakan dalam
analisa permasalahan utama yaitu penyaluran DAK Fisik untuk memperoleh

LHPS 8 KANWIL DJPB
SEMESTER I TAHUN 2021 PROVINSI BANTEN

gambaran melalui perbandingan realisasi penyaluran DAK Fisik di wilayah Provinsi
Banten. Analisa SWOT digunakan dalam menganalisa permasalahan hasil penilaian
kinerja KPPN untuk mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang
dimiliki KPPN dalam mengembangkan dan meningkatkan inovasi.

FF.. WWAAKKTUTUPEPLEALKASAKNSAAANNAPAENMPBEINMABAINNADAANNDSUAPNESRUVIPSEI RVISI

Pembinaan dan supervisi secara on desk dilaksanakan selama periode semester I
tahun 2021. Sedangkan pembinaan dan supervisi secara on the spot dilaksanakan
pada tanggal 18-21 Mei 2021 di KPPN Serang, 24-28 Mei 2021 di KPPN Tangerang
dan 31 Mei - 4 Juni 2021 di KPPN Rangkasbitung

Jadwal Pembinaan dan Supervisi Metode Pembinaan dan Supervisi

2 periode dalam 1 tahun, dgn pembagian waktu sbb: Pembinaan dan Supervisi Pembinaan dan Supervisi
yang dilakukan dengan di lokasi Kanwil dengan
Periode Januari - Juni Agustus - Desember ĐĂƌĂo bservasi langsung memanfaatkan dat-adata
I ke KPPN yang diterima dan/atau
on the Spot dapat diakses di Kanwil
Pelaksanaan Pembinaan Penyampaian LHPS Penilaian LHPS, Mapping KPPN, Dalam rangka on Desk
dan Supervisi utk pelaksanaan Ke Kantor Pusat & Analisis Kebijakan oleh melengkapi, ŬůĂƌŝĮŬĂƐŝ, Data yg menjadi obyek
Kantor Pusat dan/atauŬŽŶĮƌŵĂƐŝ atas Pembinaan dan Supervisi
tugas Semester berjalan data yg diperoleh pada berupa:
saaton Desk
Hardcopymelalui jasa
Dalam hal observasi pengiriman dan/atau
ůĂŶŐƐƵŶŐ ƟĚĂŬ ĚĂƉĂƚ
dilaksanakan, dapat ƐŽŌĐŽƉLJmelalui sarana
dilkukan dengan TIK
menyelenggarakan
video conference/vidcon

Periode Juli – Desember Februari - Juni
II

GG.. TTIMIMPPEEMMBBININAANANDADNANSUSPUEPRVEIRSVI KISPIPKNPPN

Pembinaan dan supervisi dilakukan oleh Tim Pembinaan dan Supervisi KPPN yang
ditetapkan oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan. Tim
Pembinaan dan Supervisi KPPN lingkup Kanwil DJPb Prov. Banten ditetapkan melalui
surat keputusan Nomor KEP-61/WPB.11/2021 tanggal 5 Mei 2021 tentang Tim
Pembinaan dan Supervisi KPPN Lingkup Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan
Provinsi Banten Tahun 2021.

LHPS 9 KANWIL DJPB
SEMESTER I TAHUN 2021 PROVINSI BANTEN

Penguasaanataspedomanpenilaian Penguasaanatas peraturan
kantorpelayananterbaik terkait Tugas dan Fungsi KPPN
Kemenkeu& PengelolaanKinerja
DJPb PenguasaanmetodeƉĞŶĞůŝƟĂŶ
ŬƵĂŶƟƚĂƟĨdan/atauŬƵĂůŝƚĂƟĨ
Integritas
Pengetahuan& Keterampilan
tertuang dalam Pakta teknik komunikasi, konsultasi,
Integritas asistensiserta perumusansolusi
permasalahanKPPN

5 Kompetensi
Tim Kerja

Adapun pelaksanaan pembinaan dan supervisi semester I-2021 dilaksanakan sesuai
Surat Tugas Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Banten Nomor
ST-182/WPB.11/2021 tanggal 3 Mei 2021 dan ST-204 /WPB.11/2021 tanggal 27 Mei
2021 dengan susunan sebagai berikut :

TIM PEMBINAAN DAN SUPERVISI KPPN SEMESTER I TAHUN 2021

NO NAMA/ NIP PANGKAT/ JABATAN TANGGAL
GOL.

KPPN SERANG Pembina Tk. I Kepala Bidang SKKI 18, 21 Mei 2021
1. Budiman (IV/b) Kepala Seksi SPB 18-21 Mei 2021
NIP 196801061989121001 Kepala Seksi KI 18-21 Mei 2021
2. Rohmiati Penata Tk. I Pelaksana 18-21 Mei 2021
NIP 196912241997032002 (III/d) Pelaksana 18-21 Mei 2021
3. Agus Mianto Pelaksana 18-21 Mei 2021
NIP 196908261992011001 Penata Tk. I
4. Iah Sunaiyah (III/d)
NIP 196506081985032001
Penata Muda
5. Surwidiyati Tk.I (III/b)
NIP 198312082003122001
Penata Muda
6. Heru Tavianto (III/a)
NIP 199204172014111001
Pengatur Tk.
(II/d)

KPPN TANGERANG Pembina Tk. I Kepala Bidang SKKI 24, 28 Mei 2021
1. Budiman (IV/b) Kepala Seksi SPB 24 Mei 2021
NIP 196801061989121001
2. Rohmiati Penata Tk. I Kepala Seksi KI 27-28 Mei 2021
NIP 196912241997032002 (III/d) Pelaksana 24-28 Mei 2021
Pelaksana 24-28 Mei 2021
3. Agus Mianto Penata Tk. I Pelaksana 24-28 Mei 2021
NIP 196908261992011001 (III/d)

4. Iah Sunaiyah Penata Muda
NIP 196506081985032001 Tk.I (III/b)

5. Surwidiyati Penata Muda
NIP 198312082003122001 (III/a)

6. Heru Tavianto Pengatur Tk.
NIP 199204172014111001 (II/d)

LHPS 10 KANWIL DJPB
SEMESTER I TAHUN 2021 PROVINSI BANTEN

KPPN RANGKASBITUNG Pembina Tk. I Kepala Bidang SKKI 31 Mei, 4 Juni 2021
1. Budiman (IV/b) Kepala Seksi KI 31 Mei - 4 Juni 2021
NIP 196801061989121001 Pelaksana 31 Mei - 4 Juni 2021
2 Agus Mianto Penata Tk. I Pelaksana 31 Mei - 4 Juni 2021
NIP 196908261992011001 (III/d) Pelaksana 31 Mei - 4 Juni 2021

3. Jubaidah Penata
NIP 197210221994032001 (III/c)

4. Iah Sunaiyah Penata Muda
NIP 196506081985032001 Tk.I (III/b)

5. Surwidiyati Penata Muda
NIP 198312082003122001 (III/a)a

H. SSISITSETMEMATAIKTAIKLAAPLOARPAONRHAANSHILAPSEIML BPIENMABANINDAAANNSDUAPNERSVUISPIEKRPPVNISI

Laporan Hasil Pembinaan dan Supervisi disusun dengan menggunakan sistematika
sebagai berikut :
1. Ringkasan Eksekutif

Bagian ini berisi rangkuman kegiatan serta hasil pelaksanaan pembinaan dan
supervisi secara keseluruhan.
2. BAB I Pendahuluan
Bab ini menjelaskan latar belakang, tujuan pembinaan dan supervisi, kerangka kerja
pembinaan dan supervisi, ruang lingkup pembinaan dan supervisi, metode
pembinaan dan supervisi, tempat dan waktu pembinaan dan supervisi, tim pelaksana
pembinaan dan supervisi, sistematika laporan, dan dasar hukum pembinaan dan
supervisi.
3. BAB II Unsur Pembinaan dan Supervisi
Bab ini menyajikan critical point, jenis pengujian, dan peraturan terkait unsur-unsur
pembinaan dan supervisi yang terdiri dari Efektivitas dan Akuntabilitas Pelaksanaan
APBN, Pengelolaan Perbendaharaan Negara, Representasi Kementerian Keuangan
di Daerah, Tugas Khusus Perbendaharaan Lainnya, Tata Kelola Internal, serta
Inovasi dan Prestasi.
4. BAB III Pembinaan dan Supervisi KPPN
Bab ini menjelaskan pelaksanaan pembinaan dan supervisi, hasil pembinaan dan
supervisi dan permasalahan yang ditemukan dalam pembinaan dan supervisi.
5. BAB IV Analisis Hasil Pembinaan dan Supervisi KPPN
Bab ini menguraikan analisis hasil pembinaan dan supervisi yang terdiri dari analisis
permasalahan utama dan analisis hasil penilaian kinerja
6. BAB V Kesimpulan dan Rekomendasi
Bab ini menyajikan kesimpulan dan rekomendasi atas kegiatan pembinaan dan
supervisi yang telah dilaksanakan.

LHPS 11 KANWIL DJPB
SEMESTER I TAHUN 2021 PROVINSI BANTEN

I.I. DDAASSAARRHUHKUUKMUM

Peraturan yang menjadi dasar penyelenggaraan pembinaan dan supervisi KPPN adalah
sebagai berikut :
1. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran

Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara
Nomor 4286).
2. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5, Tambahan Lembaran Negara
Nomor 4355).
3. Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan
Tanggung Jawab Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
2004 Nomor 66, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia nomor 4400).
4. Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2013 tentang Tata Cara Pelaksanaan
Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2013 Nomor 103, Tambahan Lembaran Negara Nomor 5423).
5. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 132/PMK.01/2012 tentang Pedoman Layanan
Informasi Publik di Lingkungan Kementerian Keuangan.
6. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 262/PMK.01/2016 tentang Organisasi dan
Tata Kerja Kantor Vertikal Direktorat Jenderal Perbendaharaan.
7. Peraturan Menteri Keuangan 190/PMK.05/2012 tentang Tata Cara Pembayaran
Dalam Rangka Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara
(sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Keuangan nomor
178/PMK.05/2018).
8. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 154/PMK.05/2014 tentang Pelaksanaan
Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (sebagaimana telah diubah dengan
Peraturan Menteri Keuangan Nomor 278/PMK.05/2014).
9. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 64/PMK.05/2013 tentang Mekanisme
Pengawasan Terhadap Pemotongan/Pungutan dan Penyetoran Pajak yang
Dilakukan Oleh Bendahara Pengeluaran SKPD/Kuasa Bendahara Umum Daerah.
10. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 213/PMK.05/2013 tentang Sistem Akuntansi
dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Pusat (sebagaimana telah diubah dengan
PMK Nomor 215/PMK.05/2016).
11. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 262/PMK.05/2014 tentang Sistem Akuntansi
dan Pelaporan Keuangan Pusat (sebagaimana telah diubah dengan PMK Nomor
218/PMK.05/2016).

LHPS 12 KANWIL DJPB
SEMESTER I TAHUN 2021 PROVINSI BANTEN

12. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 216/PMK.05/2015 tentang Tata Cara
Penyusunan dan Penyampaian LKBUN (sebagaimana telah diubah dengan PMK
Nomor 221/PMK.05/2016).

13. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 162/PMK.05/2013 tentang Kedudukan dan
Tanggungjawab Bendahara pada Satker pengelola APBN (sebagaimana telah
diubah dengan PMK Nomor 230/PMK.05/2016).

14. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 50/PMK.07/2015 tentang TKDD (sebagaimana
telah diubah terakhir dengan PMK 121/PMK.07/2018).

15. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 96/PMK.05/2017 tentang Tata Cara
Pembayaran atas Transaksi Pengembalian Penerimaan Negara

16. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 99/PMK.05/2017 tentang Administrasi
Pengelolaan Hibah.

17. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 104/PMK.05/2017 tentang Pedoman
Rekonsiliasi dalam rangka Penyusunan LK BUN dan K/L.

18. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 182/PMK.05/2017 tentang Pengelolaan
Rekening Milik Satuan Kerja Lingkup K/L.

19. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 197/PMK.05/2017 tentang Rencana Penarikan
Dana, Rencana Penerimaan Negara, dan Perencanaan Kas.

20. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 159/PMK.05/2018 tentang Pelaksanaan
Piloting SAKTI.

21. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 193/PMK.07/2018 tentang Pengelolaan Dana
Desa.

22. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 195/PMK.05/2018 tentang Monev
Pelaksanaan Anggaran Belanja K/L.

23. Peratutan Menteri Keuangan Nomor 196/PMK.05/2018 tentang Tata Cara
Pembayaran dan Penggunaan Kartu Kredit Pemerintah

24. Peraturan Menteri Keuangan nomor 95/PMK.05/2018 tentang Pembiayaan Ultra
Mikro

25. Keputusan Menteri Keuangan Nomor 467/KMK.01/2014 tentang Pengelolaan
Kinerja di Lingkungan Kementerian Keuangan.

26. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 241/PMK/2015 tentang Pengelolaan Kinerja di
Lingkungan DJPb

27. Keputusan Menteri Keuangan Nomor 834/KMK.01/2018 tentang Layanan Bersama
terkait Pelaksanaan Fungsi Perbendaharaan, Kekayaan Negara, dan Keuangan
Negara Lainnya di Daerah.

28. Keputusan Menteri Keuangan Nomor 49/KMK.01/2019 tentang Pedoman Penilaian
KPT dan KWT di lingkungan Kementerian Keuangan

LHPS 13 KANWIL DJPB
SEMESTER I TAHUN 2021 PROVINSI BANTEN

29. Keputusan Menteri Keuangan Nomor 362/KMK.01/2019 tentang Pedoman
Penilaian Inovasi

30. Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor PER-30/PB/2011 tentang
Mekanisme Pengesahan Pendapatan dan Belanja Satker BLU (sebagaimana telah
diubah dengan PER-2/PB/2015).

31. Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor PER-38/PB/2016 tentang
Pembinaan Pengelola Perbendaharaan.

32. Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor PER-3/PB/2013 tentang
Pengelolaan Pengaduan di Lingkungan Direktorat Jenderal Perbendaharaan.

33. Peraturan Direktur Jenderal Perbendahraan Nomor PER-03/PB/2014 tentang
Petunjuk Teknis Penatausahaan, Pembukuan, dan Pertanggungjawaban
Bendahara Pada Satuan Kerja Pengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja
Negara Serta Verifikasi Laporan Pertanggungjawaban Bendahara.

34. Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor PER-21/PB/2014 tentang
Mekanisme Penyesuaian Sisa Pagu DIPA atas Setoran Pengembalian Belanja
pada Pelaksanaan SPAN.

35. Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor PER-7/PB/2015 tentang
Pedoman Pembinaan Pengelolaan Keuangan BLU (sebagaimana telah diubah
dengan PER-48/PB/2016).

36. Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor PER-56/PB/2016 tentang
Pedoman Analisis Laporan Keuangan.

37. Peraturan Direktur Jenderal Perbendahraan Nomor PER-02/PB/2018 tentang
Pelaksanaan Pembayaran Gaji Menggunakan Database Gaji Terpusat.

38. Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor PER-05/PB/2018 tentang
Petunjuk Pelaksanaan Konfirmasi Setoran Penerimaan Negara.

39. Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor PER-09/PB/2018 tentang Tata
Cara Penyelesaian Retur SP2D.

40. Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor PER-21/PB/2018 tentang
Pedoman Rekonsiliasi Data Transaksi Realisasi Anggaran dalam Rangka
Penyusunan LK Tingkat UAKPA BUN Penyaluran Transfer DAK Fisik dan DD.

41. Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor PER-30/PB/2011 tentang
Mekanisme Pengesahan Pendapatan dan Belanja Satker BLU (sebagaimana telah
diubah dengan PER-2/PB/2015).

42. Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor PER-25/PB/2018 tentang
Petunjuk Teknis Monev Pembiayaan UMi.

43. Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor PER-58/PB/2013 tentang
Pengelolaan Data Supplier dan Data Kontrak.

LHPS 14 KANWIL DJPB
SEMESTER I TAHUN 2021 PROVINSI BANTEN

44. Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor : Per-1/PB/2018 Tentang
Perubahan Kedua Atas Perdirjen Perbendaharaan Nomor Per-4/PB/2017 Tentang
Petunjuk Teknis Penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa pada Ditjen
Perbendaharaan

45. Keputusan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor KEP-101/PB/2018 tentang
Standar Prosedur Operasi/Standard Operasional Prosedur pada Kantor Wilayah
Direktorat Jenderal Perbendaharaan.

46. Keputusan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor KEP-241/PB/2015 tentang
Pengelolaan Kinerja di Lingkungan DJPb.

47. Keputusan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor KEP-287/PB/2015 tentang
Standar Operasi Prosedur/Standard Operating Procedures Kantor Pelayanan
Perbendaharaan Negara.

48. Keputusan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor KEP-525/PB/2017 tentang Uji
Kepatuhan.

49. Keputusan Direktur Jenderal Perbendaharaan nomor KEP-151/PB/2018 tentang
Pedoman Implementasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 pada Kantor
Pelayanan Perbendaharaan Negara

50. Keputusan Direktur Jenderal Perbendaharaan nomor KEP-650/PB/2018 tentang
Standar Pelayanan di Instansi Vertikal DJPb

51. Keputusan Direktur Jenderal Perbendaharaan nomor KEP-138/PB/2019 tentang
Change Agent di lingkungan DJPb.

52. Keputusan Direktur Jenderal Perbendaharaan nomor KEP-43/PB/2019 tentang
Pedoman Akselerasi Pembangunan dan Penilaian Zona Integritas Menuju WBK di
Lingkungan DJPb

53. Keputusan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor KEP-143/PB/2019 tentang
Pemberian Kuasa dari Dirjen Perbendaharaan kepada Para Pejabat Lingkup DJPb
untuk dan atas nama Dirjen Perbendaharaan Menandatangani Naskah Dinas di
Bidang Kepegawaian.

54. Surat Edaran Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor SE-72/PB/2017 tentang
Petunjuk Teknis Pemantauan dan Evaluasi Penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa
oleh Direktorat Jenderal Perbendaharaan.

55. Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor. PER-24/PB/2019 tentang
Pedoman Pembinaan dan Supervisi Pelaksanaan Tugas KPPN

56. Surat Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor S-3303/PB/2018 tentang
Penggunaan Aplikasi SPRINT.

LHPS 15 KANWIL DJPB
SEMESTER I TAHUN 2021 PROVINSI BANTEN

JJ..PRPORFOILFDILADNASNTRSUTKRTUKRTOURRGAONRIGSAASNI ISASI

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Banten mulai
beroperasi pada 1 Januari 2002, yang pada waktu itu masih bernama Kantor
Wilayah X Direktorat Jenderal Anggaran (DJA). Wilayah kerjanya meliputi Provinsi
Banten, Kabupaten Serang, Kota Cilegon, Kota Serang, Kabupaten Lebak,
Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Kota
Tangerang Selatan.

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Banten memiliki 3 unit
kantor vertikal yang masing-masing melayani mitra satuan kerja di wilayah sebagai
berikut :

1. Kantor Pelayanan Perbendaharan Negara Tipe A1 Serang dengan wilayah kerja
Provinsi Banten, Kabupaten Serang, Kota Cilegon dan Kota Serang;

2. Kantor Pelayanan Perbendaharan Negara Tipe A1 Tangerang dengan wilayah
kerja Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan;

3. Kantor Pelayanan Perbendaharan Negara Tipe A2 Rangkasbitung dengan
wilayah kerja Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang.

Pagu APBN TA 2021 yang dikelola KPPN lingkup Kantor Wilayah Direktorat Jenderal
Perbendaharaan Provinsi Banten berdasarkan jenis belanja adalah sebagai berikut :

JENIS KPPN SERANG KPPN KPPN JUMLAH
BELANJA 1.748.817.034.000 TANGERANG RANGKASBITUNG 3.708.745.697.000

PEGAWAI 1.448.030.903.000 511.897.760.000

BARANG 2.194.167.717.000 1.953.196.385.000 207.921.457.000 4.355.285.559.000
MODAL 2.595.499.329.000 618.958.013.000 102.898.838.000 3.317.356.180.000
BANSOS 2.092.200.000
TKDD 10.091.150.000 453.620.087.000 0 12.183.350.000
JUMLAH 2.922.405.931.000 907.045.718.000 4.283.071.736.000
9.470.981.161.000 4.475.897.588.000 1.729.763.773.000 15.676.642.522.000

LHPS 16 KANWIL DJPB
SEMESTER I TAHUN 2021 PROVINSI BANTEN

PAGU APBN TAHUN 2021
(rIBUAN)

4.000.000.000
3.500.000.000
3.000.000.000
2.500.000.000
2.000.000.000
1.500.000.000
1.000.000.000

500.000.000
-

KPPN Serang KPPN Tangerang KPPN Rangkabitung
B. Pegawai B. Barang B. Modal B. Bansos TKDD

Komposisi pegawai Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi
Banten berdasarkan jenis kelamin, usia, dan pendidikan adalah sebagai berikut :

Jenis Kelamin USIA

Pere 20 s.d 29 30 s.d 39 40 s.d 49 50 s.d 59

mpu 20
18
an Laki- 38
17 laki

28

20 Pendidikan S2
15 15
10 D 1 D3 S1
1 9 16
5
0 SMA
Series1 4

LHPS 17 KANWIL DJPB
SEMESTER I TAHUN 2021 PROVINSI BANTEN

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Banten dikepalai oleh
seorang Kepala Kantor dan membawahi 5 Kepala Bagian/Kepala Bidang, 14 Kepala
Subbagian/Kepala Seksi dan 25 Pelaksana dengan struktur sebagai berikut :

STRUKTUR ORGANISASI KANWIL DJPb BANTEN

KaKanwil DJPb
Ade Rohman

Kepala Bagian Umum
Nur Fathoni

Subbag Kepegawaian Subbag Keuangan Subbag TU dan RT Subbag PK
Budiyanto Retno Yuhani Suranto Muhammad Firdaus

Kepala Bidang PPA I Kepala Bidang PPA II Kepala Bidang PAPK Kepala Bidang SKKI
Astriyani Nur Amalia Eriswan Budiman

Seksi PPA IA Seksi PPA IB Seksi PPA IIA Seksi PPA IIB Seksi PSAPP Seksi Seksi SPB Seksi STA
Ikhwan N.H Royana Dewi M. Rizki PSAPD
Roiyadi Muayad

Seksi PPA IC Seksi PPA ID Seksi PPA II C Seksi ASPLK Seksi KI
I Nyoman P.S Iwan Hermawan Widarto S. Endang M. Agus Mianto

LHPS 18 KANWIL DJPB
SEMESTER I TAHUN 2021 PROVINSI BANTEN

KERATON

SUROSOWAN

K eraton Surosowan yang berada di area Kota Tua Banten, bangunan keraton diperkirakan

dibangun antara tahun 1526 sampai 1570 oleh Sultan Maulana Hasanuddin. Keraton
^ƵƌŽƐŽǁĂŶ ďĞƌĨƵŶŐƐŝ ũƵŐĂ ƐĞďĂŐĂŝ ƚĞŵƉĂƚ ƟŶŐŐĂů ƐƵůƚĂŶ ďĞƐĞƌƚĂ ŬĞůƵĂƌŐĂ ĚĂŶ ƉĞŶŐŝŬƵƚŶLJĂ͘
Keraton ini juga menjadi pusat kerajaan dalam menjalankan pemerintahan Kerajaan Banten.
Keraton ini memiliki ukuran sampai 3.5 hektare, Letak keraton berada di Desa Banten,
Kecamatan Kasemen, Kawasan Banten Lama, tepatnya berada di 14 km ke utara dari Kota
Serang. Namun benteng ini sudah dihancurkan oleh Belanda pada tahun 1680 dan
dihancurkan kembali pada masa pemerintahan Daendels di tahun 1813.
<ĞƌĂƚŽŶ ŝŶŝ ƟĚĂŬ ŬĂůĂŚ ŵĞŶĂƌŝŬ ƵŶƚƵŬ ĚŝŬƵŶũƵŶŐŝ ŵĞƐŬŝƉƵŶ ƐƵĚĂŚ ŚĂŶĐƵƌ ĚĂŶ ďĞƌƵƉĂ ƐŝƐĂͲƐŝƐĂ
ƉĞŶŝŶŐŐĂůĂŶ ďĂŶŐƵŶĂŶ ƐĂũĂ͕ ƐĞƌƚĂ ŵĂƐŝŚ ƚĞƌĚĂƉĂƚ ďĞďĞƌĂƉĂ ƚĞŵďŽŬͲƚĞŵďŽŬ ďĂŶŐƵŶĂŶŶLJĂ
yang utuh, dan dalam keadaan yang bagus.

BAB II UNSUR PEMBINAAN
DAN SUPERVISI

LHPS 19 KANWIL DJPB
SEMESTER I TAHUN 2021 PROVINSI BANTEN

BAB II
UNSUR PEMBINAAN DAN SUPERVISI

Sesuai Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor PER-24/PB/2019 tentang
Pedoman Pembinaan dan Supervisi Pelaksanaan Tugas Kantor Pelayanan Perbendaharaan
dan Negara, unsur pembinaan dan supervisi Kantor Pelayanan Perbendaharaan dan Negara
terdiri dari 6 (enam) komponen dan 22 (dua puluh dua) sub komponen. Masing-masing
subkomponen terdiri dari beberapa kegiatan.

INOVASI DAN PRESTASI 61 EFEKTIVITAS & AKUNTABILITAS PELAKSANAAN APBN

1.Inovasi 1. Menga wael va l ua sbi el a njadi da era h
2. Pres ta s i 2. Quality Assurance pengel ol a aAnPBN

ol ehs a tker

TATA KELOLA INTERNAL 5 2 PENGELOLAAN PERBENDAHARAAN NEGARA
4 3
1. Ki nerjaorga ni s a s i 1. Li kui di ta skeua nga ndi da era h
2. Ma na jemenSDM
3. Ma na jemenkeua nga n 2. Pena ta us a ha apnengel ua ra nega ra
4. Ta ta Us a hada nRuma hTa ngga 3. Penta us a ha arnekeni ng&
5. Kepa tuha nInterna l
6. Komuni ka sdia nkoordi na spii mpi na n peneri ma a n ega ra
7. Peni ngka ta n kua l i ta s Pel a ya na n Publ i k 4. sĞƌŝ ĮŬĂ Ɛ ŝ & Akunta ns i

TUGAS KHUSUS (SPECIAL MISSION) REPRESENTASI KEMENTERIAN KEUANGAN DI DAER

1.Pengelolaankeuangan Badan LayananUmum 1. Ruang diskusiƉĞƌƐƉĞŬƟĨ baru Perbendaharaan
2.Menjaga ketepatan sasaranKredit Program 2. Penyaluran ĂŶĂ dƌĂŶƐĨĞƌ ke daerah
3. Peran dalam peningkatanpenerimaannegara di

daerah
4. Penyediaan Layanan Bersamac(o-ůŽĐĂƟŽŶ)
5. Peran dalam akuntabilitas registrasi hibah

Untuk lebih meningkatkan kualitas pembinaan dan supervisi, masing-masing kegiatan telah
ditentukan critical point dan pengujian minimal yang harus dilakukan baik secara on desk
maupun on the spot. Dalam bab ini akan diuraikan critical point dan pengujian minimal untuk

maisng-masing kegiatan. Selain itu untuk memperoleh gambaran awal mengenai kondisi

KPPN sebelum dilaksanakannya pembinaan pada periode semester I-2021, dalam bab ini

juga disajikan hasil pembinaan dan supervisi pada periode semester II-2020 untuk setiap

kegiatan.
Berikut ini adalah critical point dan pengujian minimal yang harus dilakukan untuk setiap

kegiatan yang diatur dalam Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor PER-

24/PB/2019 tentang Pedoman Pembinaan dan Supervisi Pelaksanaan Tugas KPPN.

A. EFEKTIFITAS DAN AKUNTABILITAS PELAKSANAAN APBN
1. Mengawal Evaluasi Belanja Negara di Daerah

LHPS 20 KANWIL DJPB
SEMESTER I TAHUN 2021 PROVINSI BANTEN

a. Support data dan hubungan kelembagaan satker dalam rangka analisis Reviu
Pelaksanaan Anggaran (RPA), Spending Review (SR), dan Kajian Fiskal
Regional (KFR)
Critical point:
Ketersediaan data dan/atau kemudahan akses data realisasi anggaran, capaian
output/outcome per satker, kondisi ekonomi regional, serta data dukung lainnya
dan terjalin hubungan kelembagaan yang baik dengan unit-unit lain seperti
Pemda, Bank Indonesia, BPS.

Pengujian on desk:
Memonitor perkembangan kinerja anggaran satker wilayah kerja KPPN dalam
aplikasi OM SPAN; reviu laporan hasil pemantauan dan evaluasi kinerja dari
KPPN (RPA tingkat KPPN); identifikasi masalah pelaksanaan anggaran di satker;
dan solusi, rekomendasi serta tindak lanjut terkait masalah pelaksanaan
anggaran di satker.
Pengujian on the spot:
Memastikan KPPN telah menyusun laporan hasil pemantauan dan evaluasi
kinerja satker (RPA tingkat KPPN) dan telah mengumpulkan data dan informasi
yang memadai; memiliki contact person unit/lembaga penyedia data terkait
penyusunan RPA, SR, KFR; dan dokumentasi kegiatan yag dilakukan KPPN
terkait kerjasama kelembagaan dengan mitra daerah.

LHPS 21 KANWIL DJPB
SEMESTER I TAHUN 2021 PROVINSI BANTEN

Pada periode II-2020 seluruh KPPN telah menyusun RPA tingkat KPPN dan
menyampaikan ke Kanwil DJPb Provinsi Banten sebagai bahan penyusunan
RPA tingkat Kanwil.

2. Quality Assurance Pengelolaan APBN oleh Satker
a. Pembinaan Kompetensi Teknis Pejabat Perbendaharaan Satker
Critical point:
Kegiatan pembinaan dan bimbingan teknis pengelolaan perbendaharaan kepada
satker terlaksana dan terfasilitasi dengan baik; bendahara satker memahami dan
menjalankan kebijakan baru di bidang perbendaharaan dengan baik; dan
pelaksanaan asistensi dan bimbingan teknis aplikasi/IT kepada satker.
Pengujian on desk:
Cek pengumuman/publikasi kegiatan pelatihan/bimtek/sosialisasi/workshop
kepada Bendahara di dalam akun media sosial website resmi/buku profil KPPN
dan memetakan satker-satker yang sekiranya masih membutuhkan bimbingan
teknis berdasarkan monitoring indikator kinerja pelaksanaan anggaran pada OM
SPAN.
Pengujian on the spot:
Wawancara kepada satker/observasi pemahaman satker terkait pengelolaan
anggaran di unitnya dan/atau kesulitan yang dihadapi dalam operasionalisasi
aplikasi dan kebijakan bidang perbendaharaan serta bagaimana respon KPPN
dalam menanggapi kesulitan satker; cek hasil mapping KPPN untuk satker-satker
yang masih membutuhkan bimbingan teknis perbendaharaan; melakukan
klarifikasi dan/atau memberikan rekomendasi kepada KPPN untuk satker-satker
yang perlu mendapat bimbingan teknis, berdasarkan self-review Kanwil atas
kinerja anggaran satker melalui OM SPAN; dan menguji dokumen pelaksaaan
pembinaan teknis ke pejabat perbendaharaan.

Seluruh KPPN dalam wilayah kerja Kanwil Direktorat Jenderal
Perbendaharaan Provinsi Banten pada periode semester II 2020 telah
melaksanakan kegiatan pembinaan kompetensi teknis pejabat
perbendaharaan dalam bentuk sosialisasi, bimbingan teknis, maupun Focus
Group Discussion.

LHPS 22 KANWIL DJPB
SEMESTER I TAHUN 2021 PROVINSI BANTEN

b. Peningkatan Kapasitas serta Kualitas Pengelolaan dan Pelaksanaan Anggaran
oleh Satker
Critical point:
Capaian nilai Indeks Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) yang lebih baik.
Pengujian on desk:
Cek penyampaian laporan pelatihan/bimtek dan memonitor perkembangan kinerja
anggaran satker wilayah kerja KPPN dalam aplikasi OM SPAN dan reviu laporan
hasil pemantauan dan evaluasi kinerja dari KPPN (RPA tingkat KPPN).

Pengujian on the spot:
Cek eksistensi tim pemantau dan evaluasi IKPA di level KPPN dan rencana kerja
tim dalam memantau kinerja anggaran satker; evaluasi kinerja anggaran dan
ketercapaian target output dan target strategis; hasil evaluasi kinerja anggaran
telah ditindaklanjuti dengan pelatihan/bimtek/ sosialisasi/workshop oleh KPPN,
serta diikuti dengan penyusunan laporan atas hasil evaluasi dan pelatihan
tersebut.

Dalam meningkatkan kapasitas serta kualitas pengelolaan dan pelaksanaan
anggaran dalam periode semester II-2020 seluruh KPPN telah melaksanakan
sosialisasi terkait pelaksanaan anggaran yang dilakukan secara daring
selama masa pandemi. Hasil dari kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan
oleh KPPN tercermin dari nilai IKPA tingkat KPPN yang rata-rata diatas 90.

LHPS 23 KANWIL DJPB
SEMESTER I TAHUN 2021 PROVINSI BANTEN

c. Mengawal Pendaftaran Inpassing Jabatan Fungsional Terbuka Bidang
Perbendaharaan melalui E-Jafung.
Critical point
Pendaftaran inpassing jabatan fungsional terbuka bidang perbendaharaan melalui
e-Jafung dilaksanakan sesuai ketentuan.
Pengujian on desk:
Memastikan KPPN memverifikasi usulan peserta inpassing yang diajukan Satuan
Kerja dan meneruskan usulan ke Kantor Wilayah Direktorat Jenderal
Perbendaharaan.

ALUR PENDAFTARAN INPASSING JF TERBUKA

pembuatan user pembuatan user

ƉĞŶĚĂŌĂƌĂŶ usul usul

Calon :ĂĨƵŶŐ

SATKER KPPN KANWIL DJPb

usul

K/L pembuatan user DJPb

Pada periode semester II-2020 seluruh KPPN lingkup Kanwil Ditjen
Perbendaharaan Provinsi Banten telah melakukan verifikasi terhadap
seluruh usulan peserta inpassing yang diajukan Satker. Pada tahun 2020
terdapat 29 orang yang telah didaftarkan sebagai peserta inpassing dari 18
Satker KPPN di wilayah Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Banten.
Seluruh usulan statusnya telah selesai diteruskan oleh Kanwil Ditjen
Perbendaharaan Provinsi Banten ke Direktorat Sistem Perbendaharaan.

d. Mengawal Implementasi Simplikasi Pelaksanaan Anggaran
Critical point:

LHPS 24 KANWIL DJPB
SEMESTER I TAHUN 2021 PROVINSI BANTEN

Minimalisasi penggunaan uang tunai dalam transaksi, peningkatan keamanan
bertransaksi, minimnya potensi penyelewengan, minimnya potensi fraud dari
transaksi non tunai, dan minimnya cost of fundl idle cash dari penggunaan UP.
Pengujian on desk:
Memantau pengawasan KKP melalui OM SPAN dan tembusan surat persetujuan
besaran/proporsi UP KKP Satker oleh KPPN.

Pengujian on the spot:
Telah dilakukan sosialisasi kepada satker tentang manfaat penggunaan KKP dan
uji sampling penggunaan nominal UP satker melalui KKP telah sesuai dengan
proporsi UP yang ditetapkan; memastikan pagu jenis belanja yang bisa
dibayarkan melalui UP/UP KKP; proporsi UP telah dicatat ke dalam Karwas
UP/TUP KKP dan Rekap Laporan Hasil Monev pembayaran KKP telah disusun
oleh KPPN.

Seluruh KPPN lingkup Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Banten telah
melaksanakan sosialisasi penggunaan KKP melalui uji coba marketplace.
Meskipun tingkat realisasi penggunaan KPP masih fluktuatif dan belum
maksimal, namun secara keseluruhan satker dalam wilayah kerja KPPN

LHPS 25 KANWIL DJPB
SEMESTER I TAHUN 2021 PROVINSI BANTEN

telah menunjukkan respon yang positif atas penggunaan UP maupun TUP
KKP.

e. Mengawal Uji Coba Implementasi Penggunaan Uang Persediaan melalui
Marketplace dan Digital Payment.
Critical point :
Pendaftaran admin KPPN dan satker dilaksanakan sesuai dengan
kewenangannya.
Pengujian on the spot:
Memastikan Kepala KPPN selaku Kuasa BUN di Daerah menyampaikan surat
penunjukan admin KPPN selaku Kuasa BUN di Daerah kepada Kepala KPPN;
menyampaikan surat permintaan penunjukan pejabat/staf sebagai admin Satker
kepada KPA satuan kerja; KPA satker menyampaikan surat penunjukan admin
satker kepada Kepala KPPN; dan Admin KPPN selaku Kuasa BUN di Daerah
melakukan registrasi dan pemberian user password kepada Satker di wilayah
kerja KPPN.

Manajemen
User

Admin PKN Admin KPPN Admin Satker
selaku KUASA selaku Kuasa
BUN Di Daerah
BUN Pusat

1. User Pemesan Pejabat
2. User PPK Pengadaan
3. User Pejabat
Admin Penyedia
Pengadaan Barang/Jasa
4. User Penerima

Barang
5. User Bendahara

Pengeluaran

Alur persetujuan pembuatan User 1. User ^ƚĂĨ
Admin/User 2. User Petugas

Alur permohonan pembuatan User Pengiriman
Admin

3

Sampai dengan akhir tahun 2020, uji coba dilakukan pada beberapa satker
vertikal Kementerian Keuangan. Pada Kanwil Ditjen Perbendaharaan
Provinsi Banten terdapat 7 satker yang telah ditetapkan sebagai peserta uji

LHPS 26 KANWIL DJPB
SEMESTER I TAHUN 2021 PROVINSI BANTEN

coba, dan 13 satker telah diusulkan sebagai peserta uji coba ke Direktorat
Pengelolaan Kas Negara, dan belum mendapat penetapan.

B. PENGELOLAAN PERBENDAHARAAN NEGARA
1. Menjaga Likuiditas Keuangan di Daerah
a. Rencana Pencairan Dana Satker
Critical point :
Deviasi minimum antara rencana penarikan dana dengan realisasi.
Pengujian on desk:
Memonitor pemberian dispensasi atas SPM tanpa RPD Harian melalui OM SPAN
dan memonitor data RPD melalui OM SPAN.
Pengujian on the spot:
Memastikan kepatuhan dan ketepatan penyarnpaian RPD Harian Satker atas
rencana pengajuan SPM yang nilainya masuk dalam klasifikasi transaksi besar;
KPPN melakukan pengiriman ADK RPD Harian Tingkat KPPN ke FTP SPAN
setiap hari; SPM yang diajukan Satker dan nilainya masuk dalam klasifikasi
transaksi besar sebelumnya telah menyampaikan RPD Harian; penerbitan surat
dispensasi RPD dan penerbitan penundaan penerbitan SP2D tanpa RPD telah
sesuai dengan ketentuan.

Kepatuhan dan ketepatan penyampaian RPD harian satker atas rencana
pengajuan SPM yang nilainya masuk dalam klasifikasi transaksi besar telah
dilaksanakan dengan baik. Hal ini dibuktikan dengan rata-rata nilai deviasi
KPPN berada dibawah 1,99 % selama periode semester II-2020. Selain itu
KPPN juga telah melakukan pengiriman ADK RPD harian tingkat KPPN ke
FTP SPAN setiap hari.

LHPS 27 KANWIL DJPB
SEMESTER I TAHUN 2021 PROVINSI BANTEN

2. Penatausahaan Pengeluaran Negara
a. Pra-Penyelesaian Tagihan
Critical point:
Memastikan tata kelola kepemilikan dan penggunaan KIPS oleh satker, tata
kelola data Supplier, tata kelola data kontrak, penelitian dan pengujian dokumen
SPM, dan penyampaian RPD pada saat pengajuan SPM telah sesuai dengan
ketentuan yang berlaku; meminimumkan potensi kerugian Negara; dan kurang
bayar/lebih bayar di awal pengujian tagihan.
Pengujian on desk:
Memantau menu Monitoring Kontrak (Modul Komitmen) dalarn OM SPAN untuk
penyampaian Data Kontrak non-multiyears yang terlambat dan RPD di menu OM
SPAN.

Pengujian on the spot:
Tata cara kepemilikan KIPS, penggunaan tipe Supplier sesuai dengan Perdirjen
tentang supplier dan kontrak, perubahan/penonaktifan/merge data Supplier,

pendaftaran data kontrak, addendum/pembatalan/penutupan data kontrak telah
sesuai ketentuan; mengkonfirmasi ke KPPN untuk data kontrak non-multiyears

yang terlambat diunggah; penelitian dan pengujian manual SPM; SPM dengan

nilai transaksi besar telah menyampaikan ketentuan mengenai rencana

LHPS 28 KANWIL DJPB
SEMESTER I TAHUN 2021 PROVINSI BANTEN

penarikan dana, rencana dana, dan perencanaan kas, dan
pengembalian/penolakan SPM dilakukan dengan pengembalian/penolakan SPM.

Kepemilikan KIPS dan pendaftaran KIPS dan penyampaian data kontrak ke
KPPN secara umum telah dilaksanakan sesuai ketentuan, namun
berdasarkan hasil monitoring OMSPAN masih terdapat keterlambatan
penyampaian data kontrak. Serta tidak ada penolakan SPM pada OMSPAN
substansif.

b. Penyelesaian Tagihan
Critical point:
Penerbitan SP2D telah dijalankan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pengujian on desk:
Mengecek laporan uji kepatuhan yang dihasilkan oleh UKI-P dan memetakan
permasalahan proses bisnis yang terjadi di masing-masing KPPN.

Pengujian on the spot:
Melakukan uji sampling kepatuhan pelaksanaan SOP untuk penerbitan SP2D
Gaji Induk, SP2D UP/TUP/GUP, SP2D PTUP/GUP Nihil, SP2D LS Non Gaji Non
Kontraktual, SP2D LS Non Gaji Kontraktual, SP2D atas SPM KP,SPM IB, SPM
KBC,SPM KBM, dan SPM KPBB, SP2B BLU, SPHL, SP3HL,SP2D
Retur/Pengembalian Penerimaan.

LHPS 29 KANWIL DJPB
SEMESTER I TAHUN 2021 PROVINSI BANTEN

Pada periode II-2020 seluruh KPPN lingkup Kanwil Ditjen Perbendaharaan
Provinsi Banten telah melaksanakan proses penyelesaian tagihan berupa
penerbitan SP2D, SP2B BLU, SP2D retur sesuai dengan PMK
190/PMK.05/2012 tentang Tata Cara Pembayaran dalam Rangka
Pelaksanaan APBN dan KEP-287/PB/2015 tentang Standar Operasional dan
Prosedur pada KPPN.

c. Penyelesaian SKPP
Critical point:
Memastikan kebenaran SKPP yang diterbitkan sesuai ketentuan (format dan
kebenaran isinya), mencegah dobel pembayaran gaji, dan meminimumkan
potensi kerugian negara, dan kurang bayar/lebih bayar di awal pengujian tagihan.
Pengujian on the spot:
Memastikan kesesuaian format SKPP dengan format yang berlaku, kebenaran isi
SKPP dengan data yang ada, data supplier telah dinonaktifkan pada SPAN
sebelum pengesahan SKPP dan penyelesaian SKPP tidak melebihi 2 (dua) hari
kerja.

Pada periode II-2020 penyelesaian SKPP pada KPPN lingkup Kanwil Ditjen
Perbendaharaan Provinsi Banten secara umum telah dilaksanakan sesuai

LHPS 30 KANWIL DJPB
SEMESTER I TAHUN 2021 PROVINSI BANTEN

dengan PER-37/PB/2009 tentang Petunjuk Teknis Pengalihan Pengelolaan
Administrasi Belanja Pegawai, antara lain data di SKPP sesuai dengan data
yang ada pada kartu pengawasan gaji pegawai, data supplier pada aplikasi
SPAN telah dinonaktifkan.

3. Penatausahaan Rekening dan Penerimaan Negara
a. Penerbitan Surat Persetujuan/Penolakan Pembukaan Rekening
Critical point:
Kepemilikan rekening satker untuk transaksi penerimaan/pengeluaran negara
terdaftar secara resmi dan terdata dengan jelas di KPPN dan prosedur
pembukaan rekening oleh Satker telah sesuai dengan ketentuan.

Pengujian on desk:
Memastikan ketepatan penyampaian laporan pembukaan rekening Satker/BLU;
KPPN telah mengupdate data pembukaan, penutupan, perubahan maupun hal
lain terkait rekening; Kuasa BUN Pusat atau Kuasa BUN Daerah melakukan
pemutakhiran data pada sistem basis data dan aplikasi rekening (SPRINT).
Pengujian on the spot:
Memastikan Surat Permohonan Persetujuan Pembukaan Rekening dari
KPA/Pemimpin BLU dilengkapi dokumen pendukung; Surat
Persetujuan/Penolakan Pembukaan Rekening sesuai dengan Surat Permohonan
Persetujuan Pembukaan Rekening; KPPN telah meng-update data pembukaan,

LHPS 31 KANWIL DJPB
SEMESTER I TAHUN 2021 PROVINSI BANTEN

penutupan, perubahan maupun hal lain terkait rekening; Kuasa BUN Pusat atau
Kuasa BUN Daerah melakukan pemutakhiran data pada sistem basis data dan
aplikasi rekening (SPRINT).

Berdasarkan hasil monitoring pada aplikasi SPRINT dan uji sampling
dokumen persetujuan dan penolakan rekening, pada periode semester II-
2020 seluruh KPPN lingkup Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Banten
telah melaksanakan penatausahaan rekening sesuai dengan PMK-
182/PMK.05/2017 tentang Pengelolaan Rekening Milik Satuan Kerja Lingkup
Kementerian/Lembaga.

b. Penerbitan Daftar Saldo Rekening
Critical point:
Daftar Saldo Rekening dalam keadaan up to date setiap bulan.
Pengujian on desk:
Ketepatan waktu penyampaian rekapitulasi daftar Saldo Rekening.
Pengujian on the spot:
Memastikan Daftar Saldo Rekening sesuai dengan ketentuan mengenai rekening
milik kementerian negara/lembaga/satuan kerja; satuan kerja menyampaikan
Laporan Saldo Rekening ke KPPN; Daftar Saldo Rekening disampaikan ke
Kanwil sesuai ketentuan; dan saldo rekening satuan kerja sudah diunggah di
aplikasi SPRINT.

LHPS 32 KANWIL DJPB
SEMESTER I TAHUN 2021 PROVINSI BANTEN

Berdasarkan hasil monitoring dan uji sampling laporan daftar saldo
rekening pada periode II-2020, seluruh satker dalam wilayah kerja KPPN
telah menyampaikan daftar saldo rekening ke KPPN secara teratur, saldo
rekening satuan kerja telah diunggah pada aplikasi SPRINT dan laporan
rekapitulasi daftar saldo rekening KPPN telah disampaikan kepada Kanwil
DJPb Provinsi Banten secara tepat waktu.

c. Pengendalian Rekening Satker
Critical point:
Keakuratan data rekening satker pada KPPN.
Pengujian on the spot:
Memastikan KPPN melaksanakan rekonsiliasi rekening dengan satker dan bank
umum sesuai ketentuan; BAR dibuat dan ditatausahakan dengan baik.

Berdasarkan hasil pengamatan dan uji petik dokumen pada periode
semester II-2020 seluruh KPPN telah melaksanakan rekonsiliasi rekening
dengan satker dan bank di wilayah kerjanya setiap bulan dan hasil
rekonsiliasi rekening berupa Berita Acara Rekonsiliasi telah ditatausahakan
dengan baik.

d. Tata Kelola Konfirmasi Penerimaan Negara
Critical point:
Akurasi/akuntabilitas data penerimaan negara pada Laporan Keuangan.
Pengujian on desk:
Secara periodik melakukan monitoring Modul Penerimaan pada OM SPAN untuk
mendapatkan informasi kesalahan data (a.l. salah satker/akun, salah nominal,
salah potong).
Pengujian on the spot:
Melakukan klarifikasi ke KPPN terkait tindaklanjut atas kesalahan data
penerimaan Negara; uji sampling penerbitan Nota Konfirmasi Penerimaan
Negara; uji sampling Surat Permohonan Perbaikan Transaksi Penerimaan
Negara dilampiri dokumen pendukung dan ADK Koreksi; Surat Permohonan
Perbaikan Transaksi Penerimaan Negara kepada KPPN lain disertai informasi

LHPS 33 KANWIL DJPB
SEMESTER I TAHUN 2021 PROVINSI BANTEN

original BAS; dan nota perbaikan transaksi penerimaan negara sesuai dengan
Surat Permohonan Perbaikan Transaksi Penerimaan Negara dan dokumen
pendukung.

Berdasarkan hasil monitoring pelaksanaan penerimaan negara pada
periode semester II-2020 seluruh permohonan konfirmasi penerimaan
negara oleh satker disampaikan melalui email karena adanya pandemi
COVID-19 yang membatasi/meniadakan layanan tatap muka pada KPPN dan
telah diselesaikan oleh KPPN dan hasilnya disampaikan melalui email.

e. Tata Kelola Retur SP2D
Critical point:
Tindak lanjut segera dilakukan terhadap dana SP2D yang tidak terkirim ke
penerima.
Pengujian on desk:
Pengujian minimal yang dilakukan adalah monitoring di aplikasi OM SPAN untuk
retur SP2D yang belum diproses oleh KPPN.
Pengujian on the spot:
Memastikan penyampaian surat pemberitahuan retur SP2D kepada Satker telah
dilakukan; perubahan supplier, surat ralat/perbaikan rekening dan input data
SPP sesuai dengan surat ralat/perbaikan rekening dan dokumen pendukung
serta Laporan Daftar Retur SP2D; SPP divalidasi dan dicetak serta
ditandatangani oleh PPK (Kepala Seksi Bank); jenis dokumen, pembebanan

LHPS 34 KANWIL DJPB
SEMESTER I TAHUN 2021 PROVINSI BANTEN

tagihan pada BAS, dan deskripsi pembayaran pada SPM telah sesuai dengan
ketentuan dan SPM dicetak dan ditandatangani PP-SPM (Kepala Kantor).

Berdasarkan hasil monitoring pada OMSPAN dan uji petik dokumen retur
pada KPPN pada periode semester II-2020, secara umum penatausahaan
retur pada KPPN telah dilakukan sesuai dengan ketentuan. Namun
demikian, masih terdapat temuan terkait tata kelola retur di KPPN antara
lain terdapat kesalahan pemilihan data supplier atas retur SP2D satker yang
berakibat pada kesalahan penyaluran dana retur kepada satker lain dan
terdapat retur yang telah jatuh namun masih berstatus belum proses.

f. Monitoring Kepatuhan Bank/Pos Persepsi
Critical point:
Pelayanan Bank/Pos Persepsi sesuai dengan ketentuan perbendaharaan yang
berlaku.
Pengujian on desk:
Monitoring dan/atau menginventarisir surat/laporan/BA Uji Petik dari KPPN terkait
kinerja bank persepsi dan memonitor menu Monev Kepatuhan Bank/Pos
Persepsi pada dashboard MPN G2.
Pengujian on the spot:

LHPS 35 KANWIL DJPB
SEMESTER I TAHUN 2021 PROVINSI BANTEN

Memastikan bahwa KPPN melaksanakan uji petik/monitoring dan evaluasi atas
kepatuhan bank/pos persepsi; membuat BA atas pelaksanaan uji petik; merekam
hasil uji petik monev kepatuhan Bank/Pos Persepsi; dan mengunggah BA pada
menu Monev Kepatuhan B/P Persepsi pada dashboard MPN G2.

Berdasarkan hasil monitoring pada dashboard MPN G2 pada periode
semester II-2020, seluruh KPPN pada wilayah kerja Kanwil Ditjen
Perbendaharaan Provinsi Banten telah melaksanakan monev kepatuhan
bank/pos persepsi setiap triwulan. Hasil monev berupa Berita Acara telah
diunggah pada menu kepatuhan bank/pos pada dashboard MPN G2 secara
tertib sesuai amanat SE-84/PB/2017 tentang juknis pelaksanaan dan
pelaporan monev kepatuhan bank/pos dalam rangka pelaksanaan TSA
penerimaan.

4. Verifikasi Akuntansi
a. Rekonsiliasi Internal
Critical point:
Kesesuaian data transaksi pengeluaran penerimaan negara di level KPPN.

LHPS 36 KANWIL DJPB
SEMESTER I TAHUN 2021 PROVINSI BANTEN

Pengujian on desk:
Memonitor aplikasi e-Rekon&LK.
Pengujian on the spot:
Memastikan bahwa rekonsiliasi internal di KPPN telah dilaksanakan setiap hari
dan dibuatkan rekapitulasi setiap minggu yang ditandatangani seksi terkait.

Berdasarkan hasil monitoring dan pengamatan tim pembinaan dan
supervise pada periode semester II-2020, seluruh KPPN telah
melaksanakan rekonsiliasi internal setiap hari atas modul-modul pada
aplikasi SPAN.

b. Rekonsiliasi Tingkat UAKPA
Critical point :
Kesesuaian antara saldo kas di neraca UAKPA/UAKPA BUN dengan saldo kas di
Bendahara Pengeluaran/Penerimaan.
Pengujian on desk:
Memonitor aplikasi e-Rekon&LK.
Pengujian on the spot:
Memastikan BAR sesuai dengan LHR dan Laporan Keuangan; satker
menyampaikan Laporan Keuangan (LRA, LO, LPE, Neraca, dan CaLK) dalam

LHPS 37 KANWIL DJPB
SEMESTER I TAHUN 2021 PROVINSI BANTEN

bentuk softcopy; pengenaan sanksi dan/atau pencabutan sanksi kepada Satker
dan rekonsiliasi antara UAKPA/UAKPA BUN dengan UAKBUN-Daerah
dilaksanakan setiap bulan.

Berdasarkan hasil monitoring pelaksanaan rekonsiliasi tingkat UAKPA
melalui aplikasi e-Rekon LK pada periode semester II-2020, seluruh satker
pada KPPN lingkup wilayah kerja Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi
Banten telah melaksanakan rekonsiliasi secara tepat waktu. Hal ini
dibuktikan dengan tidak adanya penerbitan SP2S pada periode semester II-
2020. Hasil rekonsiliasi bulanan juga telah dibuat rekapitulasi hasil
monitoring rekonsiliasi oleh KPPN.

c. Penyusunan Laporan Keuangan UAKBUN-Daerah
Critical point:
Akuntabilitas Laporan Keuangan UAKBUN-Daerah.
Pengujian on desk:
Menguji Laporan Keuangan Kuasa BUN tingkat KPPN serta ketepatan waktu
penyampaiannya LK UAKBUN-Daerah.
Pengujian on the spot:
Memastikan Exception Report pada Modul PM, GR, dan CM telah ditindaklanjuti;
koreksi atas transaksi suspen penerimaan telah diselesaikan; analisa laporan
keuangan tingkat UAKBUN-Daerah telah sesuai dengan petunjuk teknis analisa
laporan keuangan; saldo kas di KPPN menurut Neraca/LAK dengan saldo akhir
LKP dan saldo rekening koran telah sesuai; Saldo Kas Di Bendahara
Pengeluaran, Saldo Kas Lainnya pada KL dari Hibah, serta Saldo Kas pada BLU
dalam Neraca KPPN telah sesuai dengan Neraca Satker; LK UAKBUN-Daerah
dilengkapi dengan monitoring rekonsiliasi; daftar perbandingan saldo kas
bendahara pengeluaran antara KPPN dan Satker; serta monitoring LPJ
Bendahara.

Berdasarkan hasil monitoring dan uji petik dokumen LK UAKBUN Daerah
pada periode semester II-2020, penyusunan LK UAKBUN D seluruh KPPN
lingkup Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Banten telah dilaksanakan
secara tepat waktu dan dilampiri dengan analisa laporan keuangan. Saldo

LHPS 38 KANWIL DJPB
SEMESTER I TAHUN 2021 PROVINSI BANTEN

Kas di Bendahara Pengeluaran, Saldo Kas lainnya dari Hibah, Saldo kas
BLU telah sesuai dengan Saldo Kas di Neraca satker.

d. Penerbitan Daftar LPJ Bendahara Satker
Critical point:
Akuntabilitas Laporan Pertanggungjawaban Bendahara Satker.
Pengujian on desk:
Memonitor aplikasi SPRINT.
Pengujian on the spot:
Memastikan verifikasi LPJ Bendahara Penerimaan/Pengeluaran sesuai dengan
ketentuan; telah diterbitkan surat teguran terhadap Bendahara Penerimaan
apabila terdapat ketidakpatuhan dalam penyetoran penerimaan Negara;
diterbitkan surat teguran terhadap Bendahara Pengeluaran apabila terdapat
ketidakpatuhan dalam penyetoran ke kas Negara; Satker menyampaikan LPJ
Bendahara melalui monitoring LPJ Bendahara atau melalui aplikasi SPRINT;
Daftar LPJ Bendahara sesuai dengan ketentuan mengenai pertanggungjawaban
Bendahara; KPPN menerbitkan Surat Pemberitahuan Pengenaan Sanksi (SP2S)
bagi Satker yang tidak menyampaikan LPJ Bendahara Penerimaan/Bendahara
Pengeluaran; dan KPPN menerbitkan Surat Pemberitahuan Pencabutan
Pengenaan Sanksi (SP3S) bagi Satker yang dikenakan sanksi namun telah
menyampaikan LPJ Bendahara Penerimaan/Bendahara Pengeluaran.

LHPS 39 KANWIL DJPB
SEMESTER I TAHUN 2021 PROVINSI BANTEN


Click to View FlipBook Version