(19.3.2024) 33 14. PARTISIPASI DI SEKOLAH ANAK (Sumber : Dodi) omunitas ibu-ibu orang-tua murid adalah suatu dunia tersendiri lagi bagi Ami. Ia sangat excited berada di kelompok tersebut, karena sambil mendanpingi anak, dan mengamati perkembangan anak, bisa sambil bersosialisasi dengan orang-tua murid yang lain. Saat anak-anak di TK, SD, dan SMP, Ami bersama kelompok ibu-ibu tersebut bersama-sama berpartisipasi dalam acara-acara sekolah yang melibatkan anak dan orang-tua. Dalam acara-acara seperti wisuda, atau pentas seni, pameran humaniora dll. ibu-ibu kompak dengan para Guru bekerja-sama membuat dan mengecat hiasanhiasan untuk acara tersebut. K
(19.3.2024) 34 Photo Booth Untuk Wisuda SD
(19.3.2024) 35 Pameran Turki di SMP Wisuda on-line SMA tahun 2021 (dimasa covid)
(19.3.2024) 36 A 15. AMI DI LINGKUNGAN PLN (Sumber: Dodi) mi sangat bisa membawa diri dalam pergaulan dengan para isteri-isteri karyawan di kantor saya, PT PLN (Persero). Akrab dan hormat kepada isteri atasan,namun tetap akrab juga serta baik kepada isteri bawahan atau yang lebih yunior. Sebagaimana diketahui dulu dikenal wadah untuk para isteri yaitu Dharma Wanita, saat PLN masih berbentuk Perum. Namun setelah menjadi PT Persero berubah namanya menjadi PI (Persatuan Istri) PLN. Suasana setelah menjadi PT, atau setelah tahun 1998 berubah. Hubungan atasan dan bawahan sudah tidak bersifat feodalistik lagi seperti masa-masa yang sebelumnya. PLN menjadi BUMN yang lebih profesional. Saat masih di Dharma Wanita PLN Regional yang berkantor di Cinere (1994–1997), Ami pernah mengurusi bidang ekonomi. Di antara kegiatan yang paling menyibukkan adalah mengurusi simpan pinjam koperasi karyawan. Posisi yang sebenarnya dienggani oleh para ibu-ibu. Tetapi karena Ami ditunjuk maka ia berusaha komit terhadap kegiatan tersebut. Saya pun ikut mendukung dan membantu mengarahkan. Peserta simpan pinjam koperasi kebanyakan isteri karyawan level menengah ke bawah. Ami dikenal bersikap baik walaupun terhadap karyawan bawahan. Melayani kebutuhan pencatatan simpan pinjam dengan sebaik-baiknya, walaupun saat itu pencatatan masih secara manual, belum menggunakan komputer. Pada kurun waktu ini ia sempat membuatkan taman untuk rumah atasan saya di PLN Regional ini, yaitu Manajer Perencanaan (Pak Budi Kusmarwoto) dan juga GM Proyek Jawa Bali (Pak Wangge). Pada tahun 1997 saya dimutasi dan dipromosikan ke kantor Pusat (headoffice). Singkat kata, setelah itu organisasi Dharma Wanita berubah menjadi PI. Pada 2010, saat itu saya di PLN Pusat memimpin Divisi Konstruksi Indonesia Timur, sebagai Kepala Divisi maka Ami banyak bersosialisasi dengan ibu-ibu di lingkungan manajemen atas. Ami kerap mengikuti tugas dan perjalanan bersama para isteri direktur PLN yang menemui para ibu-ibu di kantor-kantor PLN Regional, memberikan arahan agar para isteri mendukung tugas-tugas suaminya secara kredibel dan berintegritas. Ami sempat mengikuti perjalanan ke Indonesia Bagian Timur seperti Sulawesi, Kalimantan, dan Papua. Pada kurun ini karena ia
(19.3.2024) 37 dikenal sebagai arsitek lansekap, dia sering juga dimintai saran dalam hal penghijauan kantor maupun rumah pribadi. Ia pernah diminta tolong membuatkan taman untuk atasan saya, Direktur Operasi Indonesia Timur (Pak Vickner). Pada kurun 2013-2014, Ami dengan ibu-ibu direksi PLN melakukan kunjungan-kunjungan ke daerah, antara lain: Makassar, Sorong, dan Balikpapan.Pada saat ke Sorong (Papua), dia sempat berwisata mengunjungi kepulauan Raja Ampat. Ketika ke Balikpapan sempat pula berwisata mengunjungi Pulau Derawan. Beberapa hasil foto-foto Ami yang mengabadikan pemandangan di pantai di RajaAmpat dan Derawan kami tampilkan di bawah ini:
(19.3.2024) 38 16. PENGAJIAN AZ ZAHRA & PERJALANAN KE LEBANON (Sumber : Dodi) engajian Az Zahra adalah pengajian yang didirikan oleh ibu-ibu senior di PLN yang awalnya tinggal di Perumahan Kompleks PLN Gandul Cinere, dan yang berkantor di PLN Regional Gandul. Pendiri dan ketuanya adalah Ibu Demdem Sukada. Pak Ustadz yang menjadi Pembina rohani adalah Pak Ustadz Maksum. Tetapi dalam perkembangannya anggota-anggotanya bertambah tidak terbatas pada yang berkantor ataupun yang tinggal di cinere. Mungkin sudah hampir mendekati 10 tahun Ami menjadi anggota Pengajian Az Zahra. Pengajian berlangsung setiap hari selasa, dan sering diminta tampil dalam acara-acara pengajian untuk pernikahan putra dan putri dari anggotanya atau dari keluarga PLN lainnya. Ami adalah anggota termuda di kelompok ini, sering diminta menjadi pembawa acara (MC) jika pengajian ini diminta tampil dalam acara lamaran, midodareni, akikah dll. Sebagai anggota termuda, Ami selalu menghormati yang lain dan selalu membantu di rumah pengajian. Terkecuali saat-saat Ami menjalani pengobatan maka dia berhalangan. Ibu-ibu Az Zahra dan Pak Ustadz Maksum selalu mendoakan Ami. Nama Ibu-Ibu ini hanya suaminya yang saya tahu, yaitu Bu Demdem R Sukada, Bu Adi Satria, Bu Basuki, Bu Aman Subagio, Bu Syarifuddin, Bu Budi Kusmarwoto, Bu Mudayat, Bu Bambang Purwohandoko, Bu Abu, Bu Hartopo, Bu Affandi, Bu Diding. Mohon dimaafkan apabila ada yang belum disebutkan. P
(19.3.2024) 39
(19.3.2024) 40 Pada sekitar tahun 2009, saat Mas Bagas Hapsoro (Kakak Ami No. 6) menjadi Dubes RI di Lebanon, maka Ami beserta ibu-ibu Pengajian Az Zahra sempat pergi Lebanon beberapa hari. Ibu-ibu ini sangat bersemangat pergi ke Lebanon, karena Negara itu merupakan Negara yang jarang dikunjungi pelancong-pelancong. Terletak di Timur Tengah, beriklim subtropis, dan memiliki keindahan yang tersendiri, seperti Turki ataupun Jordania. Kulinernya juga luar biasa. Waktu itu Ami ditemani Irfan saja, bersama rombongan Az Zahra. Ceritanya kemudian Mas Bagas menjemput sendiri di Airport, membawa ibu-ibu ke Wisma Indonesia, dimana mereka bisa tinggal dengan nyaman. Dijamu dengan makanan-makanan yang lezat, buatannya Mbak Manis yang selalu menyertai kepergian Mas Bagas dam Keluarga ke luar negeri. Mbak Ning, dan kedua putrinya, Muli & Rini, juga selalu menemani ibu-ibu tersebut dan mengantar ke tempat-tempat wisata. Kelompok Az Zahra sangat terkesan dengan keramah-tamahan keluarga Mas Bagas.
(19.3.2024) 41
(19.3.2024) 42
(19.3.2024) 43
(19.3.2024) 44 Selanjutnya, dari Lebanon, sebelum pulang ke Indonesia, rombongan sempat singgah di Dubai dan Abu Dhabi. Pengalaman ke Lebanon menjadi suatu kenangan yang sangat mengesankan. Seperti kata beberapa ibu-ibu kepada Ami, suatu kesempatan yang langka bisa berwisata sampai ke Beirut Lebanon. Masjid Al Amin Di Beirut, Lebanon, yang digambar oleh Ami & Tim Omah Padma. Di posting di instagram Omah Padma saat terjadi kecelakaan ledakan besar dari Pelabuhan Beirut tahun 2020 yang lalu..
(19.3.2024) 45 O 17. BERDIRINYA OMAH PADMA (Sumber: Dodi, Ihsan & Irfan) mah Padma artinya Rumah Padma. Nama panjang Ami (pemberian orang tua) yakni Padmi Nawestri. Padmi (atau Padma) adalah bunga teratai dan Nawestri adalah anak yang kesembilan. Sehingga Omah Padma dimaksudkan Rumah Ami waktu kami berdua mencari-cari nama yang sesuai untuk menjadi sarana atau ruang Ami untuk berkreasi, pada akhirnya ditemukanlah nama tersebut. Mengapa kami sebut sebagai sarana atau ruang untuk berkreasi? Karena Ami dan saya sama-sama memiliki kegemaran terhadap aktifitas seni. Maka yang terpenting ruang tersebut bisa menjadi tempat menyalurkan aktifitas atau hobi kami. Bahwa kemudian aktifitas tersebut ada yang secara professional bisa dimonetisasikan, maka itu kami anggap sebagai berkah dan penghargaan orang terhadap produk-produk hasil kreatifitas tersebut. Art & Craft, adalah yang pada awal menjadi bidang penyaluran bakat dan kemahiran Ami. Membuat craft dari scraptbook, decoupage, dan mix media menjadi hobi yang kemudian juga bisa dimonetisasi. Peminat dari produk tersebut memanfaatkannya untuk gift/hadiah, suvenir, atau koleksi pribadi. Dalam e-book ini ada tulisan khusus masing-masing tentang scraptbook, decoupage dan mix media craft. Sementara itu, salah satu kesukaan Ami untuk melukis, menjadi modal teknis untuk menyempurnakan produk-produk craft tersebut. Ami sebagai pelukis juga ditulis khusus dalam e-book ini. Seorang rekan Ami yang bernama
(19.3.2024) 46 Mbak Hanny memiliki peran dalam memperkenalkan teknik-teknik crafting tersebut. Kemudian Mbak Ria Nirwana juga pernah menjadi pembimbing dalam crafting. Komunitas ini menyebut dirinya para “Crafters”. Posting awal di Instagram Omah Padma: Crafted Products: Seiring berjalannya waktu, decoupage dan mix media bisa diaplikasikan pada obyek-obyek lain (meja, kursi, rak buku, bingkai, wooden box & trays, cangkir, bahan enamel dll.). Produk-produk ini telah menyebar ke berbagai peminat, baik keluarga maupun sahabat-sahabat Ami. Omah Padma juga membuat produk yang berbahan dasar kayu. Kala itu, Omah
(19.3.2024) 47 Padma pernah memanfaatkan Pak Sunaryo, seorang ahli dalam perkayuan & bangunan. Mengingat usia dan keluarganya, saat ini Pak Sunaryo sudah kembali ke kota asalnya di Jawa Tengah. Di markas Omah Padma, ruang indoor studio adalah tempat menyalurkan kreatifitas dan workshop. Sedangkan teras dan taman menjadi outdoor studio dan show spot. Vintage Style Wood Products
(19.3.2024) 48 Kemahiran Ami melukis dan membuat sketsa memperluas produkproduknya dalam bentuk desain ilustrasi, sketsa, logo, poster, admerchandise, sampai kepada postcards. Obyek yang digambar dan juga menjadi permintaan para peminat antara lain: flora & fauna, human interest, building & landscapes, travel matters, food, life-style, vehicle, dll. Sampai saat ini Omah Padma sudah melayani permintaan dari giftshop di Jakarta & Singapura, bookshop di Bali, Café & Resto di Bali, dan peminat lainnya. Dalam e-book ini juga ditulis khusus tentang membuat kartu bergambar (postcards, blank cards), sehingga tidak akan diulas dalam halaman ini. Salah seorang sahabat Ami yang banyak mendorong pembuatan kartu ini adalah Mbak Tantri, Contoh-contoh pembuatan logo & ad-merchandise:
(19.3.2024) 49
(19.3.2024) 50 18. MEMBUAT DEKORASI BUNGA erangkai bunga menjadi salah satu hobi dan profesi Ami. Ami pernah mengikuti kursus merangkai bunga pada suatu kesempatan di Jakarta. Beberapa keponakan saat menikah dibuatkan dekorasi bunga dan desain interior untuk acara siraman, kamar pengantin, dan pelaminan pengantin. Pekerjaan ini diawali dengan membuat gambar tata letak, rencana interior, dan membuat dekorasi bunga. Biasanya Ami survei ke pasar bunga di Rawabelong selepas subuh, di mana saat itu kondisi bunga masih segar dan lengkap jenisnya. Kemudian ada seorang asisten bernama pak Imron yang membantu. Ami sangat teliti terhadap kualitas bunga dan kualitas rangkaian bunga. Semuanya harus sesuai dan selaras dengan tata ruang, kombinasi warna, perangkat furnitur dan juga selaras dengan karakter sang pengantin termasuk tema acara. Berikut ini contoh dekorasi saat acara pernikahan Dita, Putri, Ira dan Rara. M
(19.3.2024) 51 Selain itu ada contoh foto gambar desain dekorasi bunga yang digunakan sebagai referensi untuk membuat rangkaian bunga. Terlihat juga bagaimana hasil akhir dari rangkaian bunga tersebut. Ini digunakan untuk acara tunangan salah seorang client Ami.
(19.3.2024) 52 A 19. HOBI SCRAPTBOOK (Sumber: Dodi, Ihsan & Irfan) pa itu scraptbook? Pengertian scraptbook adalah kegiatan melestarikan serta menyusun kenangan ke dalam sebuah bentuk buku atau media lainnya. Selanjutnya dengan seni membubuhkan atau menempel foto atau gambar di media kertas dan menghiasnya sehingga menghasilkan karya yang kreatif. Kegiatan ini bermanfaat untuk sarana kreatifitas, menghilangkan stress, meningkatkan memori, dan menghargai kenangan pada seseorang atau kelompok orang. Ami mulai menyukai hobi ini sekitar tahun 2013. Awalnya hanya untuk pribadi atau sebagai gift untuk saudara dan sahabatnya. Lama kelamaan suka mendapat pesanan dari pelanggan Omah Padma. Sempat juga kursus belajar bersama-sema teman-temannya. Bahan-bahan untuk scraptbook adalah foto dan aneka pernak pernik khusus (biasanya bernuansa vintage) yang bisa ditempelkan pada media kertas, karton, atau buku. Mari kita mulai dengan art journey melihat beberapa produk scraptbook yang pernah dibuat Ami. Scraptbook yang dibuat Ami utuk keluarga kecil kami.
(19.3.2024) 53 Ini adalah scraptbook tentang kakaknya, Mbak Yayah yang nama panggilannya Newnew (dibaca: Nyunyu)
(19.3.2024) 54 Belajar membuat scraptbook bersama teman-teman Bahan-bahan pernak-pernik untuk membuat scraptbook yang masih ada di rumah sampai saat ini
(19.3.2024) 55 20. HOBI DECOUPAGE (Sumber: Dodi, Ihsan & Irfan) Apa itu Decoupage? “Decoupage or découpage is the art of decorating an object by gluing colored paper cutouts onto it in combination with special paint effects, gold leaf, and other decorative elements. Commonly, an object like a small box or an item of furniture is covered by cutouts from magazines or from purpose-manufactured papers. (Wikipedia)” Ami mulai menyukai hobi ini sekitar tahun 2014. Awalnya hanya untuk pribadi atau sebagai gift untuk saudara dan sahabatnya. Lama kelamaan suka mendapat pesanan dari pelanggan Omah Padma. Sempat kursus belajar decoupage kepada seorang rekan selama beberapa waktu. Dalam decoupage terdapat tingkatan- tingkatan berdasarkan tingkat kesulitan dan jenis medianya. Bahan-bahan untuk decoupage berupa kertas-kertas tipis bergambar yang kemudian ditempelkan ke obyek media (bisa lembaran, kertas, karton, papan kayu, metal, bahkan tas, kursi dan furniture lainnya). Selanjutnya bisa ditambahkan sentuhan cat air atau akrilik berwarna untuk memperindah dan mendapatkan nuansa tertentu pada obyek medianya. Mari kita mulai dengan art journey melihat beberapa produk decoupage yang pernah dibuat Ami. Ada yang untuk pribadi, ada yang atas permintaan keluarga, teman atau client Omah Padma. Decoupage di kotak kayu
(19.3.2024) 56 Decoupage di bangku dan meja kayu Decoupage di kursi kayu
(19.3.2024) 57 Decoupage di ember kaleng , gantungan baju dari kayu dan baki kayu
(19.3.2024) 58 Kertas-kertas bahan bahan pembuat decoupage.
(19.3.2024) 59 21. Ami Dan Bunga (Sumber : Dodi) mi menyukai bunga, Ia suka memanfaatkan bunga-bunga yang tumbuh ditaman sendiri untuk dibuat menjadi hiasan di rumah. Setelah dirangkai secara sederhana kemudian dipadukan dengan ornamen lainnya, maka pasti sesudah itu akan di abadikan Dalam foto. Sejak tahun 1999 dimana Ia belajar melukis di Studio 56, telah menghasilkan banyak lukisan bunga, antara lain bunga teratai yang menjadi favorit dan juga nama dirinya. Lukisan-lukisannya dapat dilihat pada halaman berjudul “ Karya-Karya Ami yang belum di published” di Instagram Omah Padma. A
(19.3.2024) 60 Kartu bergambar yang dibuat Ami juga banyak yang bermotifkan bunga-bunga. Buku Yassin yang 7 hari, 40 hari dan 100 hari didesain berdasarkan gambar-gambar bunga dari Ami.
(19.3.2024) 61 22. KOLEKSI BUKU-BUKU AMI (Sumber : Dodi & Irfan) Ami menyukai buku-buku. Dahulu Ia membaca novel-novel drama sampai ke novel Harry Potter. Kemudian Ia juga mengkoleksi buku-buku Gardening & Landscaping, baik yang dalam negeri maupun impor. Hal itu sangat menunjang pekerjaannya. Selain itu, Ia juga menyenangi buku interior designs, Art & Crafts, Painting , Culture & Life Style. Sambil menulis tentang koleksi buku Ami, saya membongkar lemari tempat penyimpanannya. Ternyata cukup banyak juga buku-buku Ami. Semula saya berniat membersihkan dari debu, sambil mengatur lagi lokasinya. Sekarang saya berniat menuliskan judul-judul buku tersebut, apalagi diantaranya ada yang merupakan pemberian dari Kakak-Kakak Ami. Ia suka memanfaatkan buku-buku itu untuk background kala mau membuat foto makanan, tanaman, gift, sketsa, lukisan, kartu, dan karya-karya lainnya. Beberapa buku-buku adalah hadiah dari saudara-saudara. Buku pemberian Mas Haryo Sasongjo antara lain “The Principles of Gardening” , buku “Japanese Gardens” , dan buku “Vincent Van Gogh – Letters from Provence”. Buku “A Japanese Touch for your Garden” pemberian Mas Bambang Sardjono. Buku “Complete Guide to Gardening” dan “Easy Orchids” dari Mas Bagas Hapsoro. Sementara buku “The Small Garden” dan buku “The Garden” pemberian dari Mbak Yayah. Buku “Vintage Home” pemberian Mbak Putri (keponakan). Sebahagian besar buku lain dibeli saat kami sudah menikah, untuk kolekesi dan sebagai referensi untuk pekerjaan. Kebanyakan dibeli di Jakarta atau sewaktu kami melawat ke Australia. Buku tentang Tropical Landscapes : 1. Tropical Landscapes 2. The Tropical Garden 3. Tropical Paradise 4. Gardening in The Tropics 5. Tropical Resorts 6. Bali Modern, The Art of Tropical Resorts
(19.3.2024) 62 Buku tentang Gardening secara umum : 1. Sunset Landscaping Illustrated 2. Planning & Planting Home Gardens 3. The Laws of Gardening 4. The Small Gardens 5. The Complete Landscape Designs and Gardens 6. Landscaping Your Garden 7. The Small Garden Planner 8. The Pleasure of Gardening 9. Montecito, California’s Garden Paradise 10. The Garden 11. Guide to House Plants 12. Garden Planning 13. Panduan Praktis Memiliki Taman Idaman 14. The Palm Identifier 15. Galeri Tanaman Hias Lanskap 16. 25 Inspirasi Desain Taman Cantik Minimalis 17. Urban Waterscape Design 18. Aquascape Water in Japanese Landscape Architecture 19. Creating Japanese Gardens 20. Japanese Garden 21. A Japanese Touch for your Garden 22. Japanese Gardens
(19.3.2024) 63 Buku tentang Interior Designs : 1. House Beautiful Decorating Style 2. Living in Australia 3. Complete Guide to Home Decorating 4. Making The Most of Small Spaces 5. Decorating China 6. Chine Modern 7. Vintage Home 8. The Shopkeeper’s House 9. Design Bloggers at Home Buku tentang lukisan dan life-style : 1. Bloemen Schilderen 2. Painting Greeting Cards in Watercolor 3. Art School – Still Life 4. Color Mixing – A Manual for Oil Painter 5. The Life and Works of Monet 6. The Art of Landscapes 7. Picasso Museum – Barcelona 8. Vincent Van Gogh – Letters from Provennce 9. Rembrandt 10. Vermer 11.Van Gogh at The Van Gogh Museum 12.Oil Painters Pocket Pallete 13.Oil Painting Materials 14.The Best of Pastel 15.How to Paint Flowers 16.Painting Water Color Portraits That Glow 17.Painting The Beauty of Flowers with Oils 18. Drawing & Painting With Pastels 19. The Watercolorist Complete Guide 20.The Encyclopedia of Greeting Card Tool & Techniques 21. Norman Rockwell – A Classic Trasury
(19.3.2024) 64 22. Painted Furnitures 23. Gift Wrapping 24. Handmade Gift Cards 25. Collage Playground 26. Decorative Painting 27. Portrait Inspirations 28.Painted Pages 29. Enchanter Circles 30.Flower Arranging 31. Table Flowers 32. Vessels of Life 33. Batik Masterpieces
(19.3.2024) 65
(19.3.2024) 66 Salah satu buku milik Irfan berjudul “Menjelang Petang” (Pengarang : Banggaber) yang berisi quotes-quotes yang menarik yang kerap digunakan Ami untuk membuat backgrounds foto yang disesuaikan dengan narasi yang sedang ingin Ia tampilkan.
(19.3.2024) 67 23. MENGIKUTI PELATIHAN MIX MEDIA ART (Sumber : Dodi, Ihsan & Irfan) Seperti apa yang dimaksud dengan Mix Media Art? Pada dasarnya jika anda telah melihat memori kegemaran Ami terhadap seni Scraptbook dan Decoupage, maka Mix Media Art ini bisa dibilang adalah kombinasinya, hanya medianya menggunakan hard material (hard metal, hard paper, hard glass dll.). Porsi mengecat dengan akrilik lebih banyak, untuk mendapatkan nuansa-nuansa warna tertentu. Kemudian menempelkan komponen atau pernakpernik untuk lebih melengkapi. Hobi ini merupakan ‘next step’ dari scarptbook dan decoupage. Marilah kita jelajahi foto-foto kegiatan Ami dalam kerja Mix Media Art. Ami mengikuti Kursus Mix Media Art di Surabaya (Juli 2018). Gurunya Antony Tsanida dari Yunani. Para Peserta Kursus Mix Media Art
(19.3.2024) 68 Hasil karya Mix Media Art yang dibuat dari pelatihan tersebut.
(19.3.2024) 69 Dari Pelatihan kemudian dipraktekan.
(19.3.2024) 70
(19.3.2024) 71 M 24. Ami Mendesain Kartu Bergambar (Sumber: Dodi, Ihsan & Irfan) elalui Omah Padma, Ami merintis pembuatan kartu bergambar yang bisa diisi dengan tulisan ucapan-ucapan. Zaman sekarang sebenarnya sudah jarang orang mengirim ucapan dengan kartu pos, cenderung memanfatkan e-mail. Namun, keunikan dari kartu pos adalah pada gambar-gambarnya yang orisinil. Banyak pembeli mengoleksi gambar-gambar tertentu. Banyak rekanrekan Ami yang memesan kartu-kartu tersebut. Sebagian lagi ada yang menjualnya lagi di gift shop. Ganesha Book Shop di Ubud, dan Resto Biku Bali di Denpasar adalah pelanggan tetap. Contoh-contoh kartu bisa dilihat di instagram Omah Padma. Kartu-kartu di Omah Padma dibuat dalam berbagai klasifikasi obyek gambar. Semua kartu bergambar sudah didigitalisasi dan dibuat dalam katalog-katalog sehingga memudahkan pemesan kartu. Ide pembuatan katalog diilhami dari model manajemen asset di BUMN, di mana setiap peralatan didata secara rinci, termasuk spareparts-nya untuk memudahkan pemeliharaan sehingga meningkatkan kinerja.
(19.3.2024) 72 Contoh-contoh katalog berdasarkan kategori jenis gambar:
(19.3.2024) 73
(19.3.2024) 74 25. OMAH PADMA DALAM PAMERAN (Sumber : Dodi, Ihsan & Irfan) Telah diceritakan sebelumnya tentang berdirinya Omah Padma dengan berbagai kegiatannya. Dalam perkembangan berikutnya Omah Padma pernah mengikuti beberapa kali Pameran produk di Jakarta. Hal itu dilakukan untuk menambah wawasan dan menambah networking. Berikut ini adalagh PameranPameran antara lain dengan berkolaborasi dengan Gitar Batik G&B, Yanti Mochtar FAL, dan POETSOE. Dan Komunitas Vintage Jadoel. Pameran bersama dengan Produk Gitar Batik G&B (milik Mas Haryo Sasongko, Kakak Ami yang nomor 2). Diadakan 19 – 22 November 2018, di Bidakara, Jakarta Selatan, dalam rangka mengenang Koes Plus, bersama komunitas Vintage Jadoel.
(19.3.2024) 75 Pameran dalam rangka Ramadhan Bazaar, 10 – 11 Juni 2017, di Balai Sarwono, Kemang, Jakarta Selatan. Pameran Pekan Raya Indonesia di ICE BSD, Serpong – Tanggerang, 27 September – 6 Oktober 2018.
(19.3.2024) 76 Pameran (Omah Padma kolaborasi dengan Yanti Mochtar) di Graha Mandiri 29 -31 Maret 2017 , Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat. Pameran berkolaborasi dengan Komunitas FAL-TL Usakti 6 April 2017 (Yanti Mochtar dan Rumah Gadyani), di Jl Flamboyan, Menteng Dalam, Jakarta Selatan. Gitar Batik G&B ikut serta juga.
(19.3.2024) 77 Pameran bersama POETSOE Mini Bazaar 10 – 27 Mei 2017 , di Poetsoe Creative Space & Café Jl. EE no. 52, Menteng Dalam, Jakarta Selatan. Terimakasih atas kerjasama kolaborasi yang telah dilakukan dengan Gitar Batik G&B, Poetsoe. Yanti Mochtar, dan Rumah Gadyani.
(19.3.2024) 78 S 26. FLAT-LAYS (Sumber: Dodi, Ihsan & Irfan) udah sejak lama Ami memiliki hobi fotografi. Dahulu berguru pada sepupunya yang bernama Pam (Almarhum). Setelah menikah Ami mempunyai kamera manual Cannon. Awalnya dimanfaatkan untuk memotret proyek lansekapnya. Obyek fotonya adalah jenis- jenis tanaman, model exterior bangunan yang berhubungan dengan taman, hard material, dan tamannya itu sendiri. Kemudian dimanfaatkan pada saat travelling dan untuk event dalam keluarga. Dalam perkembangannya, setelah munculnya aplikasi Path, Facebook, dan Instagram, maka Ami suka mengikuti beberapa kursus fotografi dengan teknik-teknik yang terkini. Salah satu yang pernah dipelajari dan menjadi kesukaan Ami adalah teknik “Flat-Lays”. Ini adalah cara memotret dari atas obyek secara tegak lurus. Hasil foto dari teknik ini biasanya untuk keperluan adverstising, promosi produk, dan untuk hobi. Salah seorang gurunya adalah Ria Nirwana. Berikut ini adalah contoh-contoh hasil fotografi dengan teknik flat-lays. Obyeknya yang terdiri dari beberapa komponen, diatur dan diletakkan secara estetik untuk mendapatkan kesan yang special.
(19.3.2024) 79 T MENYUKAI IKON BURUNG HANTU (Sumber: Dodi, Ihsan & Irfan) idak diketahui dengan jelas awalnya kenapa Ami menyukai ikon burung hantu (owl). Kemungkinan karena masa-masa awal adanya Instagram di Indonesia makin banyak informasi yang bisa dilihat, sehingga Ami bisa menyalurkan hobinya untuk mengakses masalah interior, design, dan art. Ada saat-saat di mana burung hantu dijadikan ilustrasi-ilustrasi pada produkproduk seni pada tahun-tahun itu, sebagai suvenir, kartun, komikal, gift, kartu-pos, kartu bergambar, dll. Burung hantu yang sebenarnya fisiknya agak seram kemudian dibuat menjadi lucu dan menarik terutama bagi kaum muda dan anak-anak. Atau adakah tokoh film kartun burung hantu yang menjadi idola anak-anak? Dalam kepolisian, burung hantu adalah simbol kesatuan Densus 88 Anti Teror. JIka ingin membayangkan bahwa simbol kesatuan yang menggetarkan itu dibuat lebih lucu dan menggemaskan, silahkan memulai ‘art journey’ menikmati gambar-gambar dari Omah Padma: Kartu Bergambar burung hantu dari Omah Padma
(19.3.2024) 80 Gambar burung hantu oleh Ami (dengan cat akrilik) di berbagai media
(19.3.2024) 81 27. MENGGEMARI GAYA PERANAKAN (Sumber : Dodi, Ihsan & Irfan) alam sebuah referensi menyebutkan bahwa gaya desain Peranakan adalah hasil kontak dua budaya antara Tionghoa dan Nusantara. Pada referensi yang lain menyebutkan sebagai gabungan unsur budaya Barat dan Timur. Kata Peranakan sendiri berasal dari bahasa Melayu yaitu ‘anak’, dan peranakan memiliki arti keturunan. Setelah mendirikan Omah Padma, Ami mulai memperhatikan hal-hal yang bergaya Peranakan, baik yang berbentuk bangunan, tekstil, interior, hiasan, dan pernakperniknya. Kali ini kami ceritakan tentang barang perkakas Peranakan yang dibuat dari kaleng. Ami mengkoleksi beberapa barang-barang peranakan yang vintage (jadul), seperti : teko, termos, gelas kaleng, koper kaleng, porselen dll. Barang-barang tersebut selain pernah menghiasi rumah, juga pernah untuk keperluan pameran seni. Bahkan terpakai atau dipinjam untuk keperluan penghias event-event tertentu dari rekan-rekan Ami, ada yang bersifat sosial, dan adapula yang berbayar. Mari kita jelajahi “Art-Journey” yang unik ini. Menjadi penghias dekorasi Pameran : D
(19.3.2024) 82 Dari situlah kemudian muncul ide membuat kartu-kartu bergambarkan barang-barang vintage peranakan. Ami dengan bangga menunjukan kartu bergambar termos peranakan. Dengan kartukartu lainnya dititipkan ke toko milik rekannya (Ria Nirwana) di Kompleks Bandung China Town pada saat itu. Sejak itu kartu-kartu bergambar barang-barang Peranakan menjadi salah satu favorit di Omah Padma. Produk in diberi label ‘Little Peranakan”.