The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Sapto Winarno Santoso, 2024-03-19 09:26:36

AMI_ebook_19Maret

AMI_ebook_19Maret

(13.3.2024) 333 sampai-sampai pengatur tanaman bernama Pak Ewod menangis. Dia sedih sekali ditinggal Ami. Kamipun demikian. Meskipun paling yunior di keluarga Santoso Poedjosoebroto, Ami tidak pernah manja … malah lebih banyak mendengar. Dalam keadaan sakitpun, Ami selalu berusaha untuk tidak menyusahkan orang lain. Sungguh tidak disangka begitu besar perhatian dan kesan para sahabat dan rekan-rekan Ami. Sejak menjalani pengobatan secara intensif ditahun 2021 Ami selalu banyak mendapat perhatian dan doa dari para rekan dan sahabat. Hingga wafatnya, banyak sekali para rekan dan sahabat yang berziarah ke pemakaman. Ami ……. Kenangan indah berbaris di sini, Ketika engkau lahir Sewaktu belajar berjalan Para kakak bergantian Mengajari jalan kaki (titah) Masih teringat di benak kami…… Saat-saat dahulu, Ketika Bapak dan Ibu Memberi engkau sebuah boneka,


(13.3.2024) 334 Kala itu hujan begitu lebat, Ibu memberi kita selimut hangat, Dan segelas susu coklat. Engkau akhirnya ngenyut … mengisap jempol tangan. Bobo’ nyenyak Ibu tersenyum ketika kamu bisa tertidur lelap. Ketika nakhodamu memimpin berlayar Dalam laut yang tenang maupun bergelombang Kau selalu berdoa agar buah hatimu Bisa menjaga layar selalu terkembang Ami ……… Adikku/isteriku/tanteku/eyangku, Engkau adalah kesayangan kami Usiamu paling muda Namun Allah telah memanggil, Pergi untuk meninggalkan kami, Dan tak akan pernah kembali.


(13.3.2024) 335 Kepergianmu membuyarkan batin, Sampai disitulah masamu, Tetapi kami percaya …… Allah Subhanawata’ala lebih sayang padamu. Adikku/isteriku/Tanteku/Eyangku tercinta, Tenanglah kau di alam sana, Nikmatilah nikmat surga, Yang Allah berikan pada hamba-Nya. Adikku, isteriku, tanteku, eyangku tersayang, Biar air mata kami berlinang, Kau kan tetap kami kenang. Jakarta, April 2024


(13.3.2024) 336 Edited 12 Maret 2024


Click to View FlipBook Version