The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Muhajir Muhammad, 2021-09-26 08:38:40

365 Kisah Teladan Islam

365 Kisah Teladan Islam

Februari

Senin (Al-Quran/ Hadits) Selasa (Akidah/ Keimanan)

Jalan Keluar Masalah Juru Rias tak Gentar
Siksaan

Allah akan memberikan Raja Fir’aun memiliki seorang juru
jalan keluar dari suatu rias untuk putri tercintanya.
Juru rias itu bernama Masyitah. Ia
masalah jika kita sangat disayangi oleh putri Fir’aun.
melaksanakan perintah- Sang putri tidak mau dirias oleh
Nya dan mengikuti Sunnah perias lainnya, selain Masyitah.

Nabi. Suatu hari, ketika sedang
menyisirPutriFir’aun,tiba-tibasisiritu
Pada zaman Rasulullah saw ada seorang laki- terjatuh. Karena terkejut, Masyitah
laki bernama Auf bin Malik. Ia sedang tertimpa secara spontan mengucapkan
musibah. Anaknya ditawan oleh orang-orang kafir kata, “Ya Allah.” Sang putri sangat
saat sedang menggembalakan dombanya. Ketika terkejut mendengar perkataan
istri Auf bin Malik mendengar berita itu, ia sangat Masyitah. Ia lalu bertanya
bersedih. pada periasnya itu, “Masyitah,
siapakah Allah itu?” Masyitah pun
Auf lalu pergi ke tempat Rasulullah dan menjawab, “Ia adalah Tuhan dari
memohon pertolongan. Rasullullah lalu bersabda, semua manusia.”
“Bersabarlah, jangan banyak mengeluh.
Perbanyaklah mengucap laa haula wa laa quwwata Karena merasa tidak puas dengan jawaban
illa billahil ’aliyyil azim (tidak ada daya dan periasnya, Putri Fir’aun lalu menghadap ayahnya
kekuatan selain bagi Allah Yang Mahatinggi dan dan melaporkan apa yang telah didengarnya dari
Mahaagung).”
Masyitah. Fir’aun sangat
Auf bin Malik kembali ke rumahnya. Ia lalu murka. Ia lalu memanggil
menjalankan perintah Rasulullah. Beberapa lama
kemudian, Allah memberikan jalan keluar pada Keimanan
mereka. Orang-orang kafir yang menawan anak Masyitah dan
mereka lengah.Anak mereka pun dapat meloloskan keluarganya yang
diri sambil menggiring empat ribu dombanya kuat membuat
pulang ke rumah. mereka tidak
gentar menghadapi
Demikianlah kisah orang bertakwa yang mau siksaan Fir’aun.
mengamalkan apa yang disabdakan Rasulullah. Karena itulah, Allah
Hal ini sesuai dengan firman Allah dalam QS. Ath– menjanjikan surga
Thalaq:2-3: untuk mereka.

“Barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya
Dia menjadikan baginya jalan keluar dan memberinya
rezeki secara tak terduga.”

42

Februari

Masyitah dan meminta Masyitah mengubah “Aku mendengar di makam itu ada dua orang
keyakinannya. Masyitah menolak. Fir’aun yang disiksa,” jawab Rasulullah.
mengancam akan merebus Masyitah dan
keluarganya jika tetap pada keyakinannya. Para sahabat lalu bertanya, “Apakah yang
menjadi penyebabnya, Ya Rasulullah?”
Masyitah tidak merasa takut mendengar
ancaman dari Fir’aun. Fir’aun pun membuktikan “Mereka telah melakukan dosa besar. Yang
ancamannya. Satu per satu keluarga Masyitah seorang tidak bersuci setelah kencing, dan seorang
dimasukkan ke dalam belanga yang berisi air lagi suka berjalan ke sana kemari menebar fitnah,”
mendidih. Seketika tubuh mereka hancur. Sekarang jawab Rasulullah.
tinggal Masytah dan bayinya. Tanpa ragu, ia dan
bayinya segera menceburkan diri dalam belanga Beliau lalu berkata kepada para sahabat,
itu. Tubuh mereka pun hancur seketika. Mereka “Ambilkan saya pelepah daun kurma yang masih
adalah keluarga yang dijanjikan surga oleh Allah. basah!”

Rabu (Fiqih/ Ibadah) Para sahabat lalu melaksanakan perintah
Rasulullah. Setelah mendapatkan pelepah daun
Siksa Akibat tidak Suci kurma, mereka segera memberikannya pada
dari Kencing Rasulullah. Beliau lalu membelah pelepah daun
kurma basah itu menjadi dua bagian. Masing-masing
Ibnu Abbas menceritakan bahwa suatu ketika diletakkan di atas dua kuburan itu. Para sahabat lalu
Rasulullah sedang berjalan bersama para sahabat. bertanya, “Ya Rasulullah, kenapa Anda melakukan
Mereka berjalan melewati makam. Tiba-tiba, beliau ini?”
menghentikan langkahnya. Para sahabat lalu
bertanya, “Ya Rasulullah, kenapa Anda berhenti?” Beliau lalu bersabda, “Semoga kedua mayat
ini diringankan siksanya selama pelepah kurma ini
belum kering.”

Seorang muslim harus
menjaga kesucian diri setelah
kencing. Selain itu, tidak boleh

memfitnah orang lain. Hal
tersebut agar orang Muslim
terhindar dari siksa neraka.

43

Februari

Kamis (Akhlak) Jumat (Kisah Para Sahabat)

Gadis Penjual Susu Zaid bin Tsabit
yang Jujur
(Sosok yang Berjasa
Menulis Al-Quran)

Berlakulah jujur di Zaid bin Tsabit Zaid dikenal sebagai ilmuwan
dalam kehidupan yang memiliki banyak kelebihan. Ia selalu
sehari-hari. Allah membaca Al-Quran dan menuliskan wahyu untuk
seantiasa mengetahui Rasulullah.
perbuatan kita.
Ketika Rasulullah mulai berdakwah ke luar
Dikisahkan pada zaman pemerintahan Khalifah negeri dan mengirimkan surat kepada raja-raja
Umar bin Khattab, ada seorang ibu dan dan kaisar-kaisar dunia, diperintahlah Zaid mem-
anak yang sehari-harinya bekerja sebagai penjual pelajari sebagian bahasa asing. Zaid pun berhasil
susu. Pada suatu malam, sang ibu berkata kepada menguasainya dalam waktu singkat. Ia dapat
putrinya, ”Campurkan susu murni ini dengan air agar membantu Rasulullah menyampaikan dakwahnya.
jumlahnya lebih banyak. Kita akan untung banyak
juga.” Pada masa khalifah Abu Bakar, terjadi perang
Yamamah. Pada saat itu banyak penghafalAl-Quran
Dengan wajah kaget, sang putri berkata,
”Jangan, Bu! Khalifah Umar melarang hal itu.” Jasa Zaid bin Tsabit dalam
menuliskan Al-Quran patut
Sang ibu lalu menjawab, ”Khalifah tidak akan
melihat kita.” dihargai dengan selalu
memelihara Al-Quran sebagai
Mendengar jawaban sang ibu, secara spontan
sang putri berkata, ”Ibu, khalifah memang tidak bacaan dan pedoman kita
melihatnya, tapi Allah pasti melihat perbuatan sehari-hari.
kita,”

Tanpa sepengetahuan mereka, khalifah Umar
yang sedang berkeliling mendengar percakapan
mereka. Khalifah Umar memuji akhlak gadis itu.
Beliau berkata dalam hati, ”Subhaanallah, sungguh
mulia akhlak gadis itu.”

44

Februari

yang gugur di medan perang. Abu Bakar kemudian Abdullah bin Mubarak lalu terbangun. Ia
memanggil Zaid dan memerintahkan-nya untuk segera pergi menemui Muwaffaq. Muwaffaq lalu
menghimpunAl-Quran dengan bantuan orang yang bercerita pada Abdullah bahwa dulu ia memiliki
ahli dalam masalah ini. Dengan kesungguhan yang uang tiga ratus dirham dan ia ingin berhaji. Namun
mendalam, akhirnya Zaid berhasil melaksanakan sebelum berangkat, tetangganya mengatakan
tugas yang diberikan. bahwa anak-anaknya yang yatim tidak makan
selama tiga hari.
Pada masa Khalifah Usman, perbedaan
bacaan yang muncul semakin besar. Hal ini Mendengar cerita tetangganya itu, Muwaffaq
membuat khawatir umat Islam. Usman kemudian segera kembali ke rumahnya untuk mengambil
meminta bantuan Zaid bin Tsabit. Zaid kemudian uang. Ia Ialu menyerahkan uang tiga ratus
mengumpulkan para sahabat dan orang- dirham yang sedianya digunakan untuk berhaji.
orang yang dapat membantunya. Mereka Ia menyuruh tetangganya itu untuk membeli
lalu bermusyawarah. Akhirnya,mereka dapat makanan dan memberikannya pada anak yatim
menyelesaikan pekerjaannya dengan baik. itu.

Sungguh, Zaid bin Tsabit dan para Tetangganya sangat berterima kasih pada
sahabat telah berjasa menghimpun Muwaffaq. Sementara Muwaffaq tidak jadi
Al-Quran hingga masih terjaga hingga saat ini. Dan melaksanakan haji. Namun demikian, ia telah
sekarang, kita dapat membaca Al-Quran dengan dijanjikan oleh Allah mendapatkan pahala seperti
mudah. pahala haji.

Sabtu (Kisah-Kisah Menakjubkan) Menolong
orang lain,
Anugerah Pahala terutama anak
yatim, dapat
Suatu malam, Abdullah bin Mubarak tertidur menjadi sarana
pulas. Dalam tidurnya, ia bermimpi melihat mendapatkan
dua orang malaikat sedang bercakap-cakap tentang anugerah mulia
orang haji. Salah satu dari mereka bertanya pada dari Allah.
yang lainnya, “Berapa orang yang berhaji tahun
ini?”

“Enam ratus ribu orang,” jawab malaikat
lainnya.

“Lalu berapa yang diterima oleh Allah Swt?”
kata Malaikat satunya.

“Tidak satu pun dari mereka yang diterima
hajinya. Hanya ada seorang laki-laki bernama
Muwaffaq. Ia seorang tukang sepatu dari Damsyik. Ia
tidak jadi berhaji, namun hajinya diterima oleh Allah
sehingga orang yang berhaji tahun ini mendapatkan
berkah. Haji mereka akhirnya diterima berkat
kebaikan Muwaffaq.”

45

Februari

Ahad (Kisah Teladan Lainnya) Rupanya, laki-laki itu tak terima dengan
perlakuan Abu Musa. Ia segera mengumpulkan
Maaf tak Terduga seluruh rambutnya dan membawanya kepada
Khalifah Umar bin Khattab sebagai bukti.
Sudah menjadi kebiasaan kaum Muslim jika
mendapatkan harta ghanimah (rampasan Sesampainya di tempat Khalifah Umar,
perang) selalu dibagikan secara merata. Suatu laki-laki itu mengadukan perlakuan Abu Musa
hari sepulang dari peperangan, Abu Musa Al Al Asy’ari. Umar lalu menulis sebuah surat dan
Asy’ari, yang saat itu menjabat sebagai gubernur, menyuruh laki-laki itu menyampaikannya pada
memanggil orang-orang untuk membagikan Abu Musa. Setibanya di tempat abu Musa, laki-
harta rampasan. Di antara orang-orang yang laki itu segera menyampaikan surat itu. Surat itu
dipanggil itu ada seorang laki-laki yang menolak berisi bahwa Abu Musa harus menjalani hukum
pemberian Abu Musa. Qishas (hukuman yang sama dengan apa yang
telah dilakukan) di hadapan orang banyak.
Abu Musa pun marah. Beliau lalu mencambuk
laki-laki itu sebanyak 20 kali dan mencukur Abu Musa bersiap menjalankan perintah
rambutnya sampai habis. sang Khalifah. Pada hari yang telah ditentukan,
rakyat berkumpul untuk melihat pelaksanaan
hukum qishas gubernur mereka. Abu Musa lalu
duduk di kursi qishas. Hukum Qishas pun siap
dilakukan.Tapi, tiba-tiba laki-laki yang bermaksud
melaksanakan hukum qishas itu menegadahkan
tangannya ke langit seraya berkata, “Ya Allah,
aku telah memaafkan Abu Musa.”

Sikap tanggung jawab Abu
Musa Al Asy’ari sebagai seorang
pemimpin telah menyebabkan

salah satu rakyatnya mampu
bersikap memaafkan.

46

Maret

Maret
Minggu Pertama

Maret

Senin (Al-Quran/ Hadits) Selasa (Akidah/ Keimanan)

Umar bin Khathab Keimanan Budak
Masuk Islam yang Mengagumkan

karena Al-Quran Abu Jahal pernah memiliki seorang budak
bernama Zunairah. Ia adalah sosok yang
Hidayah Allah SWT akan cantik dan disayangi oleh abu Jahal. Namun
sampai kepada siapa pun ketika Zunairah masuk Islam, Abu Jahal marah. Ia
lalu menyuruh Zunairah untuk keluar dari Islam.
yang diinginkan-Nya. Namun, Zunairah menolaknya.

Dahulu kala, Umar bin Khathab sangat marah Abu Jahal lalu menyuruh pengawalnya
ketika mengetahui adiknya yang bernama untuk mencambuk tubuh Zunairah. Zunairah
Fatimah telah masuk Islam. Ia lalu mendatangi pun menerima cambukan yang membuatnya
rumah Fatimah. Umar lalu mencengkeram dan kesakitan. Abu Jahal kembali menawarkan
melukai suami fatimah. Fatimah bergegas hendak agar Zunairah keluar dari Islam. Zunairah tetap
menolong suaminya. Namun, sebuah tamparan menolaknya.
mengenai pipinya hingga Fatimah terjatuh.
Fatimah mengatakan bahwa mereka berdua Siksaan itu semakin keras diberikan hingga
tetap memeluk agama Islam. akhirnya mata Zunairah menjadi buta. Zunairah
kembali mendapatkan tawaran damai dari Abu
Mendengar jawaban adiknya, Umar menyesal Jahal. Lagi-lagi, ia kembali menolaknya. Abu jahal
karena telah melukai adik dan suaminya. Ia menjadi murka. Zunairah kembali dicambuk.
lalu duduk di sebuah kursi. Tiba-tiba matanya Anehnya, cambukan itu membuat syaraf matanya
menangkap sebuah tulisan di atas pintu. Umar yang tadinya terputus, kini tersambung lagi.
melihat tulisan pertama yang paling atas, yaitu Bahkan, akhirnya Zunairah dapat melihat lagi.
kalimat Bismillaahirrahmaanirrahiim dan tulisan
selanjutnya adalah surat Thaha. Ia kemudian Kedudukan Zunairah di
membacanya. Tiba-tiba saja hati Umar bergetar. sisi Allah SWT sangatlah
mulia. Ia dicintai Allah
Selesai membaca surat Thaha, Umar karena keteguhannnya
berteriak keras mengucapkan syahadat. Setelah
itu, Umar pergi menemui Nabi Muhammad dan mempertahankan
menyatakan dirinya masuk Islam. keimanan.

48

Maret

Berita penyiksaan Zunairah sampai ke telinga Orang-orang Yahudi mencuri sesekor ayam.
Abu Bakar. Beliau segera menuju ke tempat Mereka memasak daging ayam dengan bumbu yang
penyiksaan sambil membawa sekantung uang. sangat lezat. Mereka berharap Muhammad akan
Beliau lalu membeli dan membebaskan Zunairah. memakannya. Setelah selesai memasak, mereka
Sejak itu, ia hidup tenang dan menghabiskan lalu mengirimkan daging ayam itu pada Muhammad
waktunya dengan memperbanyak beribadah pada di rumah Abu Thalib.
Allah SWT.
Keluarga Abu Thalib menerima kiriman daging
Rabu (Fiqih) ayam tersebut. Lalu, mereka makan daging ayam
itu bersama-sama, kecuali Muhammad. Keluarga
Nabi Muhammad saw Abu Thalib lalu bertanya padanya, “Kenapa kamu
Terjaga dari Makanan tidak ikut makan, Hai Muhammad?”

Haram “Karena aku tahu bahwa makanan ini haram.
Daging ini adalah hasil curian orang-orang Yahudi.
Ketika orang-orang Yahudi membaca Allah menjaga dan melindungiku dari makanan
kitab Taurat, mereka mengetahui bahwa haram,” jawab Muhammad.
Muhammad kelak akan menjadi seorang Nabi.
Ketika orang-orang Yahudi mengetahui bahwa
Bahkan, beliau akan sangat terjaga Muhammad tidak ikut makan daging haram itu,
dari makanan haram. Orang-orang mereka sangat kecewa. Namun demikian, mereka
Yahudi ingin menguji kebenaran tidak berputus asa. Mereka lalu mengambil seekor
berita dalam kitab itu. Mereka ayam tetangga dan akan membayarnya nanti.
pun berencana mengirim Mereka pun menyembelih ayam itu, memasaknya,
makanan untuk Muhammad lalu memberikannya pada Abu Thalib.
yang baru berusia 7 tahun dan
tinggal bersama keluarga AbuThalib dan keluarganya lalu makan bersama
Abu Thalib. lagi. Lagi-lagi, Muhammad tidak ikut makan. Ketika
ditanya oleh keluarga Abu Thalib kenapa ia tidak
ikut makan, Muhammad menjawab, “Makanan ini
syubhat (samar) hukumnya.”

Setelah orang-orangYahudi mengetahui bahwa
Muhammad tidak memakan daging ayam itu lagi,

mereka akhirnya mengatakan
bahwa Muhammad benar-
benaranakyangmemiliki
maqam (tingkatan)
yang tinggi.

Sebagai calon
utusan-Nya, Allah

SWT menjaga
dan melindungi
Muhammad dari
makanan haram.

49

Maret

Kamis (Akhlak) Jumat (Kisah Para Sahabat)

Minta Izin dan Salam Abdurrahman bin
Abu Bakar
Meminta izin dan memberi
salam pada pemilik rumah (Pahlawan Hingga Akhir
adalah dua hal yang sangat
A Hayat)
dianjurkan oleh Islam bdurrahman bin Abu Bakar adalah putra
sebelum memasuki rumah Abu Bakar Shiddiq ra. Ia termasuk seorang
penyerang di pihak tentara musyrik. Meskipun
orang lain. ayahnya seorang muslim yang sangat taat,
Abdurrahman memiliki keyakinan kuat terhadap
Suatu ketika Rasulullah saw datang ke rumah keyakinannya sendiri.
Sa’ad bin Ubadah. Setibanya di rumah Sa’ad,
beliau meminta izin untuk masuk sambil memberi Namun, kebenaran yang tak henti-hentinya
salam, “Assalamu’alaikum Warahmatullah.” dikumandangkan oleh umat Islam sedikit demi
sedikit mulai merasuki dirinya. Suatu saat, takdir
Mendengar ada orang yang mengucapkan itu datang. Abdurrahman mendapat petunjuk
salam, Sa’ad lalu menjawabnya dengan suara yang dari Allah. Ia pun masuk Islam dan berbai’at pada
lembut, “Wa’alaikumsalam warahmatullah.” Rasulullah saw. Abu bakar sangat gembira melihat
putranya masuk Islam.
Namun, suara lembutSa’ad tidak terdengar oleh
Rasulullah saw. Beliau lalu mengulanginya. Setelah Abdurrahman
tiga kali mengucapkan salam dan tak jua mendapat bin Abu Bakar
jawaban, beliau meninggalkan rumah Sa’ad.
termasuk
Sa’ad segera mengejar Rasulullah saw. Ia lalu golongan yang
berkata pada beliau, “Ya Rasul, sesungguhnya saya dicintai Allah Swt.
mendengar salamAnda. Bahkan, saya menjawabnya Ia menggunakan
dengan suara lembut agar Anda memberi salam kelebihan yang
yang banyak. Salam adalah doa, saya ingin Anda dimilikinya untuk
mendoakan saya.” membela Islam

Sa’ad mempersilakan Rasulullah masuk. Tak hingga akhir
lama kemudian, Saad membawa kismis untuk hayatnya.
dihidangkan kepada Rasulullah SAW.

50

Maret

Sejak masuk Islam, Abdurrahman tak pernah Pada zaman Bani Israel, hiduplah seorang ahli
ketinggalan dalam setiap peperangan. Bahkan, ibadah yang sangat tampan. Selain beribadah,
dalam perang Yamamah ia memiliki peran yang laki-laki tersebut memiliki kebiasaan membuat
sangat besar bagi kemenangan umat Islam. Saat keranjang dari daun kurma. Ia lalu menjualnya untuk
itu, ia berhasil menghabisi Mahkam bin Thufeil, memenuhi kebutuhan keluarga.
yang menjadi otak perencana bagi Musailamah al
Kadzab (orang yang mengaku sebagai nabi). Dengan Suatu hari, ia berjalan di depan pintu istana
terbunuhnya Mahkam, kaum Muslimin dapat raja. Istri raja tertarik padanya dan mengajaknya
menyerbu benteng pertahanan musuh. Akhirnya, melakukan perbuatan yang dilarang agama.
kaum Muslimin meraih kemenangan. Laki-laki ini menolak meskipun ia dijanjikan akan
diberikan uang.
Di bawah naungan Islam, sifat-sifat
Abdurrahman semakin menonjol. Kecintaan dan Akhirnya, laki-laki itu selamat. Ia segera pulang
keyakinannya membela apa yang diyakininya menemui istrinya dan menceritakan kejadian yang
benar, yaitu Islam, bertambah kuat. Ia tidak pernah dialaminya. Istrinya lalu meminta agar ia berdoa
gentar terhadap apapun. Ia selalu menggunakan memohon rezeki kepada Allah SWT. Allah SWT
kelebihannya itu untuk membela Islam hingga akhir memperkenankan doa si suami. Tiba-tiba, atap
hidupnya. rumahnya terbuka dan sebuah tangan memberikan
sebuah Yaqut. Laki-laki itu segera membangunkan
Sabtu (Kisah-Kisah Menakjubkan) istrinya. Namun istrinya berkata, “Kenapa kamu
terburu-buru membangunkanku. Padahal, aku
Tergesa-gesa Meminta bermimpi melihat beberapa kursi bertaburkan Yaqut.
Namun, aku melihat satu dari kursi itu berlubang.
Ketika aku tanyakan tentang hal itu, ada sebuah
jawaban, ‘Itulah yang kamu minta di dunia.’”

Seketika itu pula istri ahli ibadah itu berkata,
”Berdoalah pada Allah agar segera mengambil
kembali Yaqut itu.”

Manusia cenderung tidak
bersabar menunggu sesuatu

yang sebenarnya belum
tepat waktu diberikan oleh

Allah SWT.

51

Maret
Ahad (Kisah Teladan Lainnya)

Selamatnya Seorang Bayi
dari Anjing Hutan

Sedekah yang dilakukan
penuh keihlasan dapat

menyelamatkan
seseorang dari bahaya.

Suatu ketika bangsa Israel sedang dilanda Tak lama kemudian, si ibu pergi mencari kayu
kelaparan. Kejadian itu berlangsung bertahun- bakar di hutan. Ia membawa anaknya yang masih
tahun. Saat itu, ada seorang ibu yang memiliki bayi. Namun, tiba-tiba seekor anjing hutan datang
sepotong roti. Ketika hendak memakan roti itu, menyambar bayinya.
tiba-tiba dating pengemis meminta makanan
padanya. Si ibu berteriak-teriak mencari anaknya. Allah
SWT lalu menyuruh Jibril untuk mengambil bayi itu
Si ibu merasa kasihan pada si pengemis. Ia lalu dari mulut anjing hutan. Bayi itu pun selamat. Jibril
memberikan rotinya kepada si pengemis. Ia ikhlas lalu menyerahkan sang bayi kepada ibunya.
melakukan hal itu.

52

Maret

Minggu
Kedua

53

Senin (Al-Quran/ Hadits) Maret
Selasa (Akidah/ Keimanan)
Akhir Ajal Paman
Rasulullah saw Mendapat Ampunan
karena

Menolong Anjing

Hidayah Allah yang Diriwayatkan seorang laki-laki sedang
diberikan kepada mengadakan suatu perjalanan yang panjang.
Namun, di tengah perjalanan ia sangat kehausan.
manusia merupakan hak Ia pun berhenti sejenak untuk melepaskan rasa
Allah sepenuhnya. hausnya itu. Ia mencari sumber air agar dapat
minum.
Ketika AbuThalib hampir mengembuskan nafas
terakhirnya, Rasulullah saw bersabda, “Wahai, Ketika ia merasakan tubuhnya lemah dan
pamanku! Ucapkanlah la Ilaaha Illallah (Tiada lelah selama pencarian air, tiba-tiba ia menemukan
Tuhan selain Allah) agar aku dapat membela paman sebuah sumur. Dengan tubuh yang lemah, ia
di hadapan Allah Swt.” berusaha masuk dalam sumur tersebut dan minum
sepuasnya. Setelah merasa cukup dan rasa hausnya
Namun, Abu jahal dan Abdullah bin Abi telah hilang, laki-laki itu naik lagi ke atas untuk keluar
Umayyah tidak henti-hentinya membujuk Abu dari dalam sumur.
Thalib agar mengucapkan sesuatu sesuai dengan
agama Abdul Muthalib. Namun ketika sampai di atas, ia sangat terkejut
ketika melihat seekor anjing sedang menjilati debu
Rasulullah saw kemudian bersabda, “Paman, karena menahan kehausan.Tubuhnya tampak lemah
aku akan mintakan ampun kepada Allah selagi aku dan matanya menyiratkan penderitaan karena
tidak dilarang berbuat demikian.” kehausan. Laki-laki itu merasa sangat iba melihat
penderitaan anjing itu. Ia berkata dalam hati,
Maka turunlah surat At-Taubah (9): 113: “Kasihan sekali anjing ini, pasti ia sedang merasakan
“Tiadalah sepatutnya bagi Nabi dan orang-orang kehausan seperti yang aku rasakan tadi.”
yang beriman memintakan ampun (kepada Allah)
bagi orang-orang musyrik. Walaupun orang-orang Menolong dan berbuat
musyrik itu adalah kaum kerabat (nya). Sudah jelas baik kepada sesama
bagi mereka bahwasanya orang-orang musyrik itu
adalah penghuni neraka Jahanam.” makhluk Allah SWT dapat
Ayat di atas turun sebagai larangan untuk mendatangkan ampunan
memintakan ampun bagi kaum musyrikin.
dari-Nya.

54

Maret

Tanpa berpikir lama, laki-laki itu segera turun dapat melaksanakan salat Isya berjamaah. Setelah
lagi ke dalam sumur. Tak lupa ia sambil membawa tamunya pulang, ia berkeliling ke masjid-masjid
sepatunya. Ia lalu memenuhi sepatunya dengan air Kota Basrah untuk mencari orang yang dapat diajak
sumur. Ia membawa air dalam sepatu itu ke atas. Ia salat Isya berjamaah. namun, semua orang sudah
berkata pada si anjing, “Minumlah air ini agar rasa melaksanakannya.
hausmu hilang!”
Akhirnya ia pulang dan melaksanakan Salat Isya
Anjing itu segera meminum air itu. Ia merasa 27 kali agar pahalanya sama dengan salat berjamaah.
mendapatkan kehidupan baru setelah minum air Setelah itu ia tidur, Dalam tidurnya ia bermimpi
itu. Tubuh anjing itu terlihat lebih segar daripada seolah-olah ia bersama-sama dengan orang yang
sebelumnya. sedang menunggang kuda dan berlomba. Namun,
ia tidak dapat menyusul mereka. Salah seorang
Pemuda itu merasa lega dapat menolong anjing penunggang kuda berkata pada Ubaidillah, "Jangan
itu. Ia bersyukur pada Allah SWT telah diberikan kamu paksa kudamu karena kamu tidak akan
kesempatan untuk dapat menolong makhluk Allah. menyusul kami?"

Akhirnya, si pemuda mendapatkan ampunan "Kenapa?" tanya Ubaidillah.
dari Allah Swt. Penunggang kuda itu menjawab, "Karena kami
melaksanakan salat Isya berjamaah sedang kamu
Rabu (Fiqih/ Ibadah) sendirian."
Ubaidillah terbangun dari tidurnya. Ia merasa
Kecewa karena sedih dan kecewa karena tidak melaksanakan salat
Meninggalkan Shalat Isya dengan berjamaah.

Berjamaah

Ubaidillah al Qawariri (guru Imam Bukhari dan
Muslim) dikenal sebagai seorang laki-laki
alim. Ia tidak pernah absen melaksanakan salat
berjamaah. Suatu hari ia kedatangan seorang
tamu. Ia sibuk melayani tamunya hingga tidak

Shalat berjamaah
memiliki pahala yang
berlipat. Pahalanya
tidak tergantikan oleh
pahala shalat sendirian
meskipun dilakukan

berulang kali.

55

Maret

Kamis (Akhlak) Jumat (Kisah Para Sahabat)

Menjadi Ahli Surga Abdullah bin ‘Amr
bin ‘Ash
Tidak memiliki rasa iri dan
dengki menjadikan sahabat (Sahabat yang Ahli
Anshar mendapatkan gelar
Beribadah)
“lelaki ahli surga” dari
Rasulullah saw. Abdullah adalah putra ‘Amr bin ‘Ash. Ia masuk
Islam lebih dahulu dari ayahnya. Sejak masuk
Islam, ia menaruh perhatian terhadap Al-Quran yang
diturunkan secara berangsur-angsur. Ia berusaha
menghafal dan memahaminya. Akhirnya, ia dapat
menghafal seluruh isi Al-Quran.

Seorang hamba yang
menghabiskan waktunya

untuk beribadah, akan
mendapatkan kemuliaan

dari Allah Swt.

Suatu hari seorang sahabat Anshar muncul
sambil mengusap jenggotnya. Ia mencoba
menghilangkan air wudu. Rasulullah yang saat
itu sedang duduk-duduk bersama para sahabat
bersabda, “Akan berlalu saat ini seorang ahli
surga.”

Salah seorang sahabat yang bernama Abdullah
Ibnu Umar tak dapat menahan rasa penasarannya.
Ia berkata dalam hati, “Sebenarnya, siapakah orang
ini? Kenapa Rasulullah menyebutnya sebagai ahli
surga?”

Abdullah Ibnu Umar lalu menginap di rumah
laki-laki itu selama tiga hari. Setiap malam, Abdullah
melihat sahabat Anshar itu bangun dan bertakbir
hingga shubuh. Abdullah merasa hal yang dilkukan
laki-laki itu bukanlah sesuatu yang istimewa.

Abdullah pun bertanya pada laki-laki itu apa yang
ia lakukan sehingga disebut ahli surga oleh Rasulullah.
Sahabat Anshar itu lalu berkata, ”Aku seperti yang
kamu lihat.Tapi aku tak pernah iri dan dengki terhadap
anugerah yang Allah berikan pada orang Muslim.”

Abdullah Ibnu Umar akhirnya mengerti kenapa
Rasulullah menyebut sahabat Anshar itu sebagai
ahli surga. Laki-laki itu tidak pernah merasa iri dan
dengki terhadap orang lain.

56

Maret

Abdullah bin ‘Amr bin ‘Ash bukan hanya Pada perang Uhud, banyak korban meninggal
menghafal Al-Quran. Hafalannnya digunakan untuk dunia. Para sahabat, termasuk Umar bin
memupuk jiwanya agar dapat menjadi hamba Allah Khattab, sibuk mencari korban yang belum
SWT yang taat. ditemukan. Selama pencarian, tiba-tiba Umar
mendengar sebuah suara, “Allah... Allah, aku butuh
Abdullah memang seorang sahabat yang air.”
mengagumkan. Di setiap peperangan ia selalu
berada di barisan terdepan. Setelah peperangan Umar segera mendekati suara itu. Ternyata, ia
selesai, ia pasti menghabiskan waktunya di masjid melihat seorang pemuda terluka parah dan tampak
umum atau musala untuk beribadah. Pada malam kehausan. Lalu Umar bermaksud memberikan
hari ia pergunakan untuk melaksanakan shalat air minum padanya. Beliau mengangkat kepala
malam. Sedangkan siang harinya ia selalu berpuasa. si pemuda dan hendak meminumkan air yang
dibawanya. Namun, terdengar suara dari arah lain
Demikianlah Abdullah menghabiskan usianya yang menyebut nama Allah dan meminta minum.
dengan berjuang membela Islam. Ia pun tekun Prajurit muda yang hendak ditolong itu memberi
beribadah kepada Allah SWT. Ketekunannya isyarat kepada Umar agar memberikan air minum
beribadah kepada Allah SWT seringkali berlebihan untuk orang yang meminta tolong itu.
menurut ukuran manusia. Ia pernah mendapatkan
peringatan dari Rasulullah agar tidak berlebihan Umar lalu bergegas menuju arah suara itu. Tak
dalam beribadah. Hal tersebut agar dicapai sebuah lama kemudian, Umar mendapati laki-laki setengah
keseimbangan hidup dunia dan akhirat. tua dengan wajah bersimbah darah sedang
terbaring lemah dan merasa kehausan. Umar segera
Ketika usianya 72 tahun, Abdullah meninggal menghampiri dan hendak memberinya minum.
dunia ketika sedang berada di musalanya. Saat itu ia Belum lagi prajurit setengah tua itu meminum
sedang mendekatkan diri pada Allah SWT. Sungguh, air yang dibawa Umar, tiba-tiba terdengar suara
ia manusia yang taat beribadah. dari arah lain. Seorang laki-laki sedang menyebut
nama Allah dan membutuhkan air untuk
Sabtu (Kisah-Kisah Menakjubkan) minum. Maka Laki-laki setengah
tua itu meminta Umar untuk
Persaudaraan memberikan air pada orang
Mengagumkan yang meminta tolong itu.

Persaudaraan atas
dasar keimanan adalah

persaudaraan sejati.

57

Maret

Umar segera mendatangi asal suara itu. Nabi Daud as lalu
Akhirnya, ia mendapati seorang prajurit tua ter- bertanya pada laki-laki itu,
golek lemah di atas tanah. Namun ketika Umar “Bagaimana pendapatmu
hendak menolongnya, prajurit itu menghembuskan tentang Nabi Daud as?”
nafas terakhirnya.
Laki-laki itu menjawab,
Selanjutnya, Umar segera bergegas ke arah “Ia adalah sebaik- baik
prajurit muda untuk memberikan airnya. Ternyata, hamba. Ia hanya memiliki satu
prajurit itu tak bernyawa lagi. Lalu dengan cepat kekurangan, yaitu masih makan
Umar menghampiri prajurit kedua, tapi ia juga dari Baitu Mal (mengambil gaji dari
sudah meninggal dunia. Baitul Mal)” jawab laki-laki itu.

Umar terdiam sejenak. Ia takjub menyaksikan Nabi Daud as segera kembali ke
persaudaraan umat Islam. Mereka mendahulukan rumahnya. Ia berdoa kepada Allah
kepentingan saudaranya daripada kepentingannya sambil menangis, “Ya Allah, ajarkan
sendiri. Sungguh persaudaraan yang padaku suatu usaha yang dapat aku
mengagumkan. kerjakan. Dengan begitu, aku tidak
meng-ambil gajiku dari Baitul Mal!”
Ahad (Kisah Teladan Lainnya)
Allah SWT lalu mengajarkan pada
Seorang Nabi Membuat Nabi Daud as cara membuat pakaian
Pakaian Sendiri perang untuk dijual. Kemudian, hasil
penjualannya dibelanjakan untuk
Nabi Daud as memiliki memenuhi kebutuhan sendiri dan
kebiasaan berkeliling keluarganya.
di negerinya. Namun, ia
menyamar menjadi orang
biasa. Suatu hari, pada
saat sedang ber-keliling,
ia bertemu dengan
seorang laki-laki. Laki-
laki itu adalah Malaikat
Jibril yang sedang
menyamar menjadi
manusia biasa.

Melakukan suatu usaha
yang halal lebih mulia dan

dicintai oleh Allah SWT
daripada meminta pada

orang lain.

58

Maret

Minggu
Ketiga

Maret

Senin (Al-Quran/ Hadits) Beliau kemudian bersabda, ”Subhaanallah,
Alhamdulillah, dan Allahu Akbar.”
Tiga Amalan Pengejar
Pahala Setelah mengerti apa yang disabdakan oleh
Rasulullah saw, mereka segera pulang. Pada hari
Abu Hurairah menceritakan bahwa suatu hari lain mereka datang kembali menemui Rasulullah saw.
orang-orang fakir datang menemui Rasulullah Mereka berkata, “Ya Rasulullah, setelah saudara-
saw. Mereka berkata pada beliau, “Ya Rasulullah, saudara kami yang kaya itu mendengar apa yang
orang-orang kaya telah mendapatkan derajat kau sabdakan, mereka kemudian melakukannya
yang tinggi. Mereka pun mendapat kebahagiaan juga.” Rasulullah Saw lalu bersabda, “Itulah karunia
yang abadi. Mereka shalat sebagaimana kami Allah yang diberikan kepada siapa yang dikehendaki-
shalat, mereka puasa sebagaimana kami puasa. Nya.”
Mereka memiliki kelebihan harta sehingga dapat
menunaikan haji, umrah, berjuang di jalan Allah, Selasa (Akidah/ Keimanan)
dan bersedekah.”
Belajar dari Merpati
Rasulullah kemudian bersabda, “Maukah kamu
sekalian aku ajarkan suatu amalan yang dapat Dikisahkan ada seorang wanita kehilangan
mengejar pahala orang-orang yang mendahului anaknya karena meninggal dunia. Wanita itu
kalian atau sesudah kalian nanti? Di mana tidak terus bersedih. Ia tidak rela anaknya meninggal
ada seorang pun yang akan mendapatkan pahala- dengan cepat.
nya kecuali orang itu melakukan seperti yang kalian
lakukan?” Para kerabatnya prihatin dengan kondisi
wanita itu. Mereka berusaha mencari jalan keluar
“Baik,Ya Rasulullah,” jawab mereka untuk meringankan beban wanita itu. Lalu, mereka
Rasulullah lalu bersabda,”Bacalah oleh kalian memutuskan untuk meminta bantuan seorang
tasbih, tahmid, dan takbir tiga puluh tiga kali setiap Nabi as.
selesai shalat.”
Orang-orang fakir itu lalu bertanya, “Bagaimana Nabi as segera mendatangi rumah wanita
cara mengucapkannya?” itu. Di sana ia menyaksikan langsung bagaimana
kondisi wanita itu. Saat itu, Nabi as melihat sebuah
Membaca “Subhaanallah, sangkar berisi burung merpati di rumah wanita itu.
Alhamdulillah, dan Allahu Akbar” Nabi as lalu bertanya, “Ibu, apakah merpati dalam
setelah shalat bukanlah hal yang sulit sangkar ini beranak?”
dilakukan. Pahalanya sangat besar
“Ya,“ jawab wanita itu.
bagi yang mau melakukannya. “Apakah semua anaknya terbang meninggalkan
sangkarnya?” tanya Nabi as.
“Tidak, karena kami mengambil sebagian
anaknya untuk disembelih. Kami jadikan pula
sebagai lauk-pauk makan sehari-hari,” jawab wanita
itu.
“Apakah merpati itu meninggalkan sangkar-
nya?” tanya Nabi as.
“Tidak, mereka tetap di sangkarnya,” jawab
wanita itu.

60

Maret

Kita harus senantiasa Rabi’ah al-Adawiyah adalah seorang sufi
meningkatkan iman wanita yang sangat hebat. Ia memiliki tingkat
sehingga selalu siap keimanan dan kecintaan yang tinggi kepada Allah
dengan keputusan SWT. Selain itu, pengetahuan agamanya sangat
dalam. Ia pun disegani banyak orang.
Allah SWT.
Tanda-tanda munculnya kehebatan itu
Nabi as lalu berkata, “Ibu, belajarlah dari merpati sebenarnya sudah terlihat ketika ia masih kecil.
ini. Meskipun ibu menyembelih anak-anaknya, ia Dikisahkan ketika usianya 6 tahun, Rabi’ah diberi
tidak lari dari sangkarnya.Sementara itu, ketika Allah makan oleh ayahnya. Namun, Rabi’ah sama
SWT mengambil anak ibu, ibu meninggalkan Allah sekali tidak mau menyentuh makanan itu. Ketika
SWT dan tenggelam dalam duka berkepanjangan. mengetahui hal itu, ayahnya merasa tersinggung,
Tidak takutkah ibu pada Allah?” lalu berkata, “Mengapa kau tidak mau makan
makanan itu? Aku sudah menyiapkannya
Setelah mendengar penjelasan Nabi as, wanita untukmu.”
itu sadar. Ia menata kembali hatinya untuk selalu
menjaga keimanan dan mencoba ikhlas terhadap Rabi’ah menjawab, “Aku tahu ayah. Tapi,
keputusan Allah SWT. aku tidak mau makan makanan ini sebelum
aku mengetahui apakah makanan ini halal atau
haram?”

Ayahnya semakin tersinggung dengan ucapan
anaknya tersebut. Ia lalu berkata dengan nada yang
keras, “Kalau makanan itu haram dan tidak ada
lagi makanan, apakah memakannya tidak dapat
dibenarkan juga?”

Rabi’ah kembali menjawab, “Wahai ayah, aku
akan bersabar menghadapi lapar di dunia. Daripada
aku harus bersabar menanggung siksa api neraka di
akhirat kelak.”

Rabu (Fiqih/ Ibadah) Pastikan makanan yang kita
makan adalah makanan yang
Halal atau Haram?
halal. Selain itu hindarilah
segala sesuatu yang haram
agar terhindar dari siksa api

neraka.

61

Maret

Kamis (Akhlak) Allah SWT, Rasul-Nya, dan Ulil Amri (pemimpin).
Gubernur adalah Ulil Amrinya. Ketiga, orang-orang
Kisah Wanita menganggapnya gila ketika memecahkan gelas
Berparas Jelek tersebut. Tapi, itu lebih baik daripada dia durhaka
terhadap perintah gubernur sebagai pemimpinnya.
Ketinggian derajat manusia
sesungguhnya terpancar dari Akhirnya, sang gubernur menjadikan wanita
ketaatannya kepada Allah SWT berparas jelek itu sebagai istrinya. Tentu setelah istri
dan akhlaknya yang mulia. pertamanya meninggal dunia.

Bukan dari parasnya yang Jumat (Kisah Para Sahabat)
cantik atau tampan.
Usamah Bin Zaid

(Sahabat Istimewa di Hadapan
Rasulullah saw)

Pada zaman Khalifah Al-Mahdi, ada seorang Usamah bin Zaid adalah putra Zaid bin Haritsah
gubernur yang memiliki kebiasaan membagi- dan Ummu Aiman. Keduanya adalah orang-
bagikan uang kepada rakyat miskin. Namun, orang dari golongan budak yang pertama kali masuk
seorang wanita berparas jelek tidak menyambut Islam.
taburan uang itu. Sang gubernur penasaran dan
bertanya padanya. Wanita itu pun menjawab bahwa Usamah memiliki semua sifat utama yang
bekal dunianya sudah cukup. Sekarang, ia hanya butuh menyebabkan dirinya dekat dengan Rasulullah saw.
bekal akhirat, yaitu puasa, shalat, dan zikir. Ia lahir dari orangtua yang tergolong masuk Islam
pertama kali dan muslim yang tangguh. Dia pun
Diam-diam, sang gubernur mulai tertarik pada seorang muslim yang cerdas dan rendah hati.
wanita itu. Suatu hari ia mengundang rakyatnya
dalam suatu jamuan mewah di rumahnya. Sang Kemuliaan seorang
gubernur memberikan gelas kristal mewah manusia bukan dinilai
berisi minuman pada setiap tamu yang hadir. dari bentuk fisiknya atau
Kemudian, sang gubernur memerintahkan mereka usianya. Namun, dari
memecahkan gelas-gelas itu. Namun, mereka tidak tingkat keimanan dan amal
mau melaksanakannya, kecuali si wanita berparas
jelek. salehnya.

Wanita itu kemudian menjelaskan alasannya.
Pertama, dengan memecahkan gelas tersebut, itu
lebih baik daripada tidak ada yang mematuhi perintah
gubernur. Kedua, dia harus mematuhi perintah

62

Maret

Rasulullah berencana untuk melawan serangan Suatu hari Nabi saw mengadakan perjalanan
Kaisar Romawi, Heraklius. Namun, beliau wafat bersama salah seorang kaum Muslimin
sebelum sampai pada tujuannya. Sesuai dengan bernama Murrah. Di tengah perjalanan, tiba-tiba
pesan Rasulullah, Abu bakar lalu mengirimkan Nabi saw ingin buang hajat. Saat itu keduanya tidak
pasukan yang dipimpin oleh Usamah bin Zaid. Saat mendapati tempat buang hajat.
itu umat Islam memperoleh kemenangan.
Nabi kemudian mengarahkan pandangannya
Usamah menghabiskan usianya untuk ke segala penjuru. Akhirnya, beliau melihat ada dua
mengabdi pada Islam. Tidaklah heran bahwa pada pohon yang berjauhan letaknya tumbuh di dekat
akhir hayatnya, pintu surga terbuka untuknya dan lembah. Nabi kemudian berkata pada Murrah,
siap dimasuki oleh hamba Allah yang mulia itu. “Datangkanlah kedua pohon itu kemari. Lalu
Pada tahun 54 Hijrah, Usamah bin Zaid meninggal katakanlah kepada keduanya bahwa Rasulullah
dunia. memerintahkan mereka berdua untuk berkumpul!”

Sabtu (Kisah-Kisah Menakjubkan) Tak lama kemudian, Murrah melaksanakan
perintah Nabi. Setelah pohon itu berkumpul,
Pohon Pelindung Nabi segera berlindung dari kedua pohon itu dan
Buang Hajat menyelesaikan hajatnya. Setelah selesai, Nabi
kemudian berkata pada Murrah, “Suruhlah kedua
pohon itu untuk kembali ke tempatnya masing-
masing!”

Murrah pun segera melaksanakan perintah
Nabi. Akhirnya, pohon itu kembali ke tempatnya
masing-masing.

Allah SWT telah menganugerahkan Ahad (Kisah Teladan Lainnya)
kemuliaan yang tinggi kepada Nabi
Pertemuan
Saw. Pohon-pohon pun tunduk Nabi Yahya as
kepada beliau karena dengan Iblis
kemuliannya.
Suatu ketika Nabi Yahya bin Zakaria as
berjumpa dengan iblis di suatu tempat. Nabi
Yahya kemudian bertanya, ”Hai iblis, ceritakanlah
kepadaku siapakah yang paling kau cintai dan siapa
pula yang paling engkau benci?”

Iblis kemudian menjawab, ” Yang paling aku
cintai adalah orang mukmin yang kikir. Sedangkan
yang paling aku benci adalah orang durjana yang
pemurah.”

Nabi Yahya merasa penasaran dengan jawaban
iblis. Ia lalu bertanya kembali kepada iblis, ”Kenapa
begitu, iblis?”

63

Maret

Iblis kembali menjawab, ”Karena orang Sifat pemurah sangat
yang kikir bagiku cukuplah dengan kekikirannya. dibenci iblis karena
Sedangkan orang yang pemurah aku khawatirkan
akan disenangi oleh Allah Swt karena kemurahan- sifat itu mampu
nya itu. Bahkan, akhirnya ia mendapatkan ridha menghadirkan ridha
dari-Nya.”
Allah Swt.
Iblis kemudian melanjutkan perkataannya,
”Jikalau kamu bukan Nabi Yahya, tentu tidak akan
aku beritahukan rahasia ini.”

Tak lama kemudian, iblis pergi meninggalkan
Nabi Yahya. Sementara itu, Nabi Yahya melanjut-
kan aktivitasnya berdakwah kepada manusia.

64

Maret

Minggu
Keempat

65

Maret

Senin (Al-Quran/ Hadits) Memaksakan agama pada orang lain tidak
diperbolehkan dalam Islam. Hal ini sesuai dengan
Ayat Tentang firman Allah Swt dalam QS Al-Baqarah(2): 256:
Memaksakan Agama
“ Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama
Dalam suatu peperangan melawan orang kafir, (Islam). Sesungguhnya telah jelas jalan yang benar
Umar bin Khathab berhasil mengalahkan daripada jalan yang sesat.“
mereka. Lalu ada salah seorang kafir yang sedang
berduel dengan Umar akhirnya dapat dikalahkan Selasa (Akidah/ Keimanan)
juga. Laki-laki itu langsung menjatuhkan diri tanda
menyerah sambil mengucapkan syahadat. Namun Niat Baik Menjadi
Umar menganggap itu hanya tipu daya. Penolong di Akhirat

Para sahabat yang menyaksikan peristiwa itu Rasulullah saw bersabda bahwa seorang yang
melaporkannya pada Rasulullah saw. Beliau lalu telah meninggal dunia membawa hasanat
memanggil Umar dan berkata, “Hai Umar, apa benar (kebaikan) sebesar bukit. Ketika amalnya itu sedang
kau menghabisi orang kafir yang telah mengucapkan dihisab, terdengar sebuah seruan, “Siapa yang
syahadat?” pernah dianiaya oleh Si Fulan boleh datang ke sini
untuk dibayar!”
“Benar, Ya Rasulullah. Saya kira ia hanya
berpura-pura,” kata Umar. Maka beberapa orang datang seraya berkata,
“Kami pernah dianiaya oleh si Fulan, begini
Seketika Rasulullah marah, “Umar, apa kamu dan begitu. Mereka pun menerangkan jenis
tahu tentang isi hatinya? Bagaimana kalau hidayah penganiayaan itu.”
untuk beriman memang turun pada saat itu
kepadanya?” Lalu suara seruan itu kembali terdengar, “Kalau
demikian, ambillah bagian kalian dari hasanat si
Setelah mendapat teguran dari Rasulullah, Fulan ini!”
Umar sangat menyesal. Sejak itu beliau
berusaha menjadi panglima perang Satu per satu mereka mengambil hasanat si
yang baik dan pemaaf. Umar juga Fulan sebagai tebusan terhadap penganiayaan yang
menyadari bahwa Islam tidak pernah dilakukannya. Sedikit demi
ditegakkan dengan pedang. sedikit, akhirnya hasanat-hasanat
Tapi dengan perdamaian. itu habis tiada tersisa.

Kita dilarang Si Fulan merasa
memaksakan agama kebingungan. Ia berkata
dalam hati, “Bagaimana
pada orang lain. mungkin hasanat sebesar
bukit itu habis semuanya
dalam waktu singkat?”

Perbanyaklah niat
baik agar kelak

menjadi penolong kita
di akhirat.

66

Maret

Ketika ia dalam kondisi kebingungan, Allah Swt Orang yang memiliki
berkata padanya, ”Hai Fulan, tenanglah. Untukmu pengetahuan agama
masih ada simpanan padaku yang tidak Aku yang tinggi akan sangat
perlihatkan pada malaikat atau seorang makhluk memperhatikan kehalalan
pun.”
suatu makanan.
“Apa itu,Ya Allah?” tanya si fulan
Allah lalu menjawab, “Niat kebaikanmu yang
banyak telah Aku catat berlipat ganda hingga tujuh
puluh kali lipat.”
Si Fulan merasa lega dan sangat bersyukur
pada Allah. Ia tidak pernah menyangka bahwa niat
kebaikan yang selama ini sering ia lakukan dapat
menjadi penolong ketika kelak dihisab. Bahkan,
hal itu dapat menghindarkannya dari siksa Allah
Swt.
Rasulullah bersabda, “Niat orang mukmin
lebih baik dari amal perbuatannya. Sebab, niat itu
mendapat pahala tanpa amal, sedang amal tanpa
niat tidak ada pahalanya.”

Rabu (Fiqih/ Ibadah) Si Pemilik kebun merasa heran dan kagum pada
sikap mereka. Ia lalu berkata, “Kalian mendatangiku
Orang Berilmu hanya untuk urusan seribu biji terung?”
Selalu Mengutamakan
“Ya,” jawab mereka.
Kehalalan “Kalau begitu, aku akan menghadiahkan
kebunku ini padamu, pedagang. Aku juga akan
Dikisahkan, seorang Syekh dari Syiraz hadir memberikan dua ekor sapi, seekor keledai, dan
dalam suatu perjamuan. Salah satu acara bajak agar kamu tidak mencuri lagi,” kata si pemilik
penting dalam perjamuan itu adalah ceramah kebun.
tentang masalah agama. Namun, ada suatu kejadian Pedagang itu merasa malu dan menyesal. Ia
yang ganjil yang sangat mengherankan Syekh itu. bertekad tidak akan mencuri lagi.
Ketika acara ceramah dimulai, semua tamu tertidur.
Kamis (Akhlak)
Syekh dari Syiraz itu lalu menemui tuan rumah
dan bertanya padanya, “Kenapa mereka tertidur?” Kisah Tiga Orang
Penghuni Gua
“Saya tidak tahu. Saya telah memeriksa semua
kehalalan makanan yang saya hidangkan, kecuali Suatu ketika tiga orang pemuda sedang
terung-terung itu,” jawab tuan rumah. berjalan. Tiba-tiba, turunlah hujan. Lalu
mereka berlindung di dalam sebuah gua yang
Keesokan harinya, mereka pergi ke tempat terdapat di perut gunung. Tiba-tiba, sebuah batu
pedagang sayuran. Mereka lalu bertanya padanya, besar jatuh dari atas gunung menutupi mulut gua
“Dari mana kamu mendapatkan terung-terung itu?” yang akhirnya mengurung mereka.

“Sesungguhnya, aku telah mencurinya dari
sebuah kebun dan menjualnya,” jawab si pedagang.

Mereka lalu membawa si pedagang menemui
pemilik kebun terung itu untuk meminta
kehalalannya.

67

Maret

Amal saleh akan menjadikan Kemudian, Allah SWT pun membuat sebuah
seseorang mulia dihadapan celahan lagi untuk mereka.
Allah SWT. Selain itu, Allah
Lalu orang ketiga pun berdoa, “Ya Allah,
SWT akan memberikan sesungguhnya aku pernah mempekerjakan seorang
pertolongan-Nya. pekerja dengan upah enam belas liter beras (padi).
Ketika ia sudah merampungkan pekerjaannya, aku
menyerahkan upahnya. Namun, ia menolaknya.
Kemudian upah itu aku belikan sapi hingga
berkembang banyak. Suatu hari dia datang lagi
padaku, lalu aku memberikan sapi-sapi itu. Jika
Engkau mengetahui bahwa aku melakukan itu untuk
mengharap keridhaan-Mu, bukakanlah untuk kami
sedikit celahan lagi yang tersisa.

Akhirnya, Allah SWT membukakan celahan
yang tersisa itu. Akhirnya, mereka dapat keluar dari
gua.

Ketiganya mengingat amalan baik yang Jumat (Kisah Para Sahabat)
pernah dilakukan dan memohon kepada Allah SWT
agar dengan amal tersebut, Allah SWT berkenan Sa’ad bin Ubadah
menggeser batu besar itu. Salah seorang dari
mereka berdoa, ”Ya Allah, sesungguhnya dahulu (Pembawa Bendera Anshar)
aku memiliki orangtua, anak, dan istri. Setiap hari
aku memerah susu dan aku selalu mendahulukan Sa’ad Bin Ubadah dikenal sebagai sosok
kedua orangtuaku sebelum anak-anakku. Jika yang dermawan. Baik dilihat dari tabi’at
Engkau mengetahui bahwa aku melakukan itu untuk pembawaan maupun dari turunannya. Ia adalah
mengharap keridhaan-Mu, bukalah sedikit celahan putra Ubadah bin Dulaim bin Haritsah yang
batu besar ini.” kedermawanannya pada zaman Jahiliyah sangatlah
termasyhur.
Allah SWT pun menciptakan celahan sehingga
mereka dapat melihat langit. Sa’ad adalah satu-satunya orang dari golongan
Anshar yang menanggung siksaan Qurays yang
Selanjutnya, orang kedua berdoa, “Ya Allah, dialami kaum Muslimin penduduk Makkah. Sa’ad
sesungguhnya dahulu aku pernah mempunyai merupakan pemuka Khazraj yang lebih dulu masuk
saudara. Ia putri paman yang sangat aku cintai. Islam. Ia hidup di samping Rasulullah saw sebagai
Suatu ketika ia dalam keadaan terjepit. Lalu aku prajurit dan mukmin sejati. Bila meyakini sesuatu, ia
menawarkan bantuan seratus dinar dengan syarat akan bangkit menyatakannya dengan terus terang.
ia mau menyerahkan dirinya. Namun ketika aku Ia seorang yang sangat keras dalam melaksanakan
mendekatinya, ia mengingatkan padaku agar aku yang haq.
takut dan ingat pada-Mu. Maka aku pun tidak jadi
berbuat dosa. Jika Engkau mengetahui bahwa Ketika Rasulullah saw hijrah ke Madinah,
aku melakukan itu untuk mencari keridhaan-Mu, Saad memiliki peran besar dalam membaktikan
ciptakanlah sebuah celahan lagi untuk kami. harta kekayaannya. Ia tak segan memberikan apa
yang dimilikinya demi Islam. Sifat pemurahnya
itu merupakan bukti keimanannya yang kuat dan
tangguh. Sa’ad selalu menyiapkan perbekalan bagi
Rasulullah saw dan kaum Muslimin.

68

Maret

Pengorbanan Sa’ad Bin Ubadah mereka yang akhirnya mati syahid. Tidak sedikit
terhadap Islam membuatnya dipercaya pula yang terluka parah.
Rasulullah sebagai pembawa bendera
Di antara sahabat yang terluka parah adalah
Anshar ketika berperang. Hal itu Qatadah bin Nu’man. Ketika ia berjuang melawan
merupakan suatu kehormatan yang musuh, matanya terkena anak panah hingga biji
matanya keluar. Setelah perang selesai, Qatadah
didambakan kaum Muslimin. bergegas menuju ke tempat Nabi.

Selain itu, Sa’ad selalu membaktikan kekuatan Ia kemudian berkata, “Ya Rasulullah, saya
dan kepandaiannya. Ia memiliki kemahiran dalam mempunyai seorang istri yang sangat saya cintai.
hal memanah. Dalam peperangan bersama Saya khawatir jika istri saya mengetahui bahwa biji
Rasulullah, ia dipercaya Rasulullah sebagai salah mata saya keluar, ia akan merasa jijik. Oleh karena
satu bendera Anshar. itu, saya mohon Anda berkenan mengobati mata
saya.”
Demikinlah, Sa’ad Bin Ubadah. Dengan
kekuatan serta kedermawan yang dimilikinya, ia Nabi pun segera memegang mata Qatadah dan
telah mengorbankan dirinya demi Islam. mengembalikannya ke posisi semula sambil berdoa
kepada Allah dengan khusyu’. Tak lama kemudian,
mata Qatadah kembali seperti semula. Bahkan, ia
merasa mata yang bijinya pernah keluar itu lebih
terang dan lebih baik dari matanya yang sebelah
lagi.

Qatadah bersyukur kepada Allah dan
mengucapkan terima kasih kepada Nabi saw. Ia pun
kembali ke rumahnya dengan perasaan gembira.

Allah SWT akan
memberikan pertolongan

bagi orang-orang yang
mau menolong agama

Allah SWT.

Sabtu (Kisah-Kisah Menakjubkan)

Nabi saw Mengembalikan
Mata yang Keluar

Diriwayatkan bahwa ketika perang Uhud, para
sahabat Nabi dan kaum Muslimin berjuang
keras untuk membela Islam. Tidak sedikit dari

69

Maret
Ahad (Kisah Teladan Lainnya)

Perputaran Uang
Sedekah

Dikisahkan ada seorang laki-laki miskin yang Kejujuran selalu
memiliki istri yang shalihah dan jujur. Suatu membawa
hari, sang istri memberitahunya bahwa mereka
tidak memiliki makanan sedikit pun. Maka laki-laki keuntungan dan
miskin itu pergi ke Masjidil Haram. Sesampainya di berkah pada
sana, ia menemukan sebuah kantung berisi sejumlah pelakunya.
uang dinar. Laki-laki ini sangat gembira. Maka, ia pun
bergegas pulang menemui istrinya.

Sesampainya di rumahnya, ia segera
memberitahukan kabar gembira itu pada istrinya.
Namun di luar dugaannya, istrinya menolak uang
itu dan menyuruh suaminya mengembalikannya ke
masjid karena merasa itu bukan haknya. Maka, laki-
laki itu segera berjalan menuju masjid.

Dalam perjalanan menuju masjid, ia mendengar
pengumuman tentang seseorang yang kehilangan
bungkusan berisi beberapa dinar dengan ciri-ciri
yang disebutkan dengan jelas. Ciri-ciri itu cocok
sekali dengan bungkusan yang di bawanya. Ia pun
segera menemui pemilik bungkusan uang itu.

Ketika laki-laki miskin itu menyerahkan
bungkusan yang dibawanya, pemilik bungkusan
itu menolaknya. Bahkan, ia memberikan uang itu
padanya dan menambahkannya sembilan ratus
dinar lagi. Laki-laki miskin itu terkejut. Ia lalu
bertanya pada pemilik bungkusan, “Kenapa Tuan
memberikan bungkusan uang ini pada saya?”

Pemilik bungkusan itu berkata, “Seorang
laki-laki jutawan penduduk Irak memberiku
seribu dinar dan berpesan agar aku menaruh
sebagiannya di Masjidil Haram. Jika ada orang
yang menemukan lalu mengembali-kan uang
itu, aku harus memberikannya beserta sisanya
kepada orang itu sebagai sedekah dan
balasan kejujurannya.

70

April

April
Minggu Pertama

Senin (Al-Quran/ Hadits) April

Hadiah Menjaga Allahberfirman,“WahaiAhmad,semuaini karena
Al-Quran engkau telah menjaga Al-Quran sebagai firman-Ku.”
Lalu Allah berfirman, “Wahai Ahmad, berdoalah
Hamba Allah SWT kepada-Ku dengan kata-kata yang engkau terima dari
yang senantiasa Sufyan ats-Tsaury, yang dulu engkau ucapkan saat
masih hidup.”
menjaga Al-Quran
dan berdoa dengan MakaAhmad bin Hambal segera berdoa, “Wahai
Tuhan, dengan kekuasaan-Mu atas segala sesuatu,
doa yang baik ampunilah segala dosaku. Janganlah Engkau tanyai
akan mendapatkan aku tentang sesuatu pun.”

kemuliaan dari Lalu Allah berkata, “Wahai Ahmad, inilah surga.
Allah SWT. Masuklah!”

Ahmad bin hambal pun segera masuk ke dalam
surga.

Selasa (Akidah/ Keimanan)

Tobatnya Nabi Adam
dan Siti Hawa

Ketika Ahmad bin Hambal meninggal dunia, Siapa yang melanggar
orang-orang merasa sedih. Para sahabat, perintah Allah SWT akan
kerabat, dan muridnya banyak yang datang untuk mendapatkan hukuman
bertakziah. Salah satunya adalah Muhammad bin dari-Nya. Namun, Allah
Khuzaymah. SWT selalu membuka pintu
ampunan bagi orang yang
Muhammad bin Khuzaymah juga merasa sedih.
Bahkan, pada suatu malam ia bermimpi bertemu mau bertobat.
dengan Ahmad bin Hambal.
Dahulu Nabi Adam dan Siti Hawa tinggal di
Dalam mimpinya, Muhammad bin Khuzaymah surga. Mereka hidup bahagia. Allah SWT
melihat Ahmad bin Hambal sedang melenggang mengizinkan mereka untuk menikmati semua yang
gembira. Lalu Muhammad bin Khuzaymah bertanya
padanya, “Wahai Ahmad bin Hambal, gerakan apa
itu?”

Ahmad bin Hambal menjawab, “Itu adalah
gerakan hamba yang mendapatkan kedamaian.”

Muhammad bin Khuzaymah kembali bertanya,
“Apa yang diperbuat Allah?”

Ahmad bin Hambal lalu menjelaskan
bahwa Allah telah mengampuninya. Bahkan,
Allah menempatkan mahkota di atas kepalanya
dan memberikan sepasang sandal emas untuk
dipakainya.

72

April

ada di surga. Allah SWT hanya melarang mereka Rasulullah pun menyuruh Abu Bakar dan Umar
mendekati pohon Khuldi atau pohon buah terlarang. pergi ke rumah pemuda itu untuk melihat kondisi
Namun, Iblis tak henti-hentinya menggoda mereka mayat ayahnya. Ketika sampai di rumah pemuda
untuk memakan buah itu. itu, mereka melihat mayat ayah pemuda itu telah
berubah bentuk menjadi babi. Kemudian, mereka
Pada awalnya, Nabi Adam dan Siti Hawa tidak segera memberitahu Rasulullah.
mau menuruti Iblis. Namun, setelah Iblis berkali-
kali menggodanya, akhirnya mereka memakan Rasulullah dan para sahabat bergegas menuju
buah Khuldi. Iblis bersorak gembira karena berhasil rumah si pemuda. Ketika Rasulullah datang, mayat
menggoda Nabi Adam dan Siti Hawa. itu telah berubah menjadi manusia biasa. Rasulullah
dan para sahabat kemudian segera mengurus mayat
Sementara itu, Nabi Adam dan Siti Hawa sangat itu dan menyalatinya. Setelah itu, mereka membawa
menyesal telah memakan buah tersebut. Mereka mayat itu ke pemakaman.
menangis karena merasa berdosa telah melanggar
perintah Allah SWT. Mereka lalu bertobat memohon Ketika mayat akan dimakamkan, ternyata
ampunan kepada Allah SWT. ia berubah bentuk kembali menyerupai babi.
Rasulullah kemudian bertanya pada si pemuda, ”Hai
Akhirnya, Allah SWT menerima tobat mereka. anak muda, apakah yang dilakukan ayahmu semasa
Namun, Allah SWT melarang mereka tinggal di hidupnya sehingga meninggal dalam keadaan
surga. Allah SWT menurunkan mereka ke dunia. seperti ini?”

Rabu (Fiqih) Dengan sedih, pemuda itu menjawab, ”Semasa
hidup, ayah saya tidak mau mengerjakan shalat.”
Kisah Mayat
Menyerupai Babi Rasulullah kemudian berkata pada sahabatnya,
”Ingat! Jangan sekali-kali kalian meninggalkan
Saat Rasulullah sedang berkumpul bersama shalat dengan sengaja. Jika melakukannya, saat
para sahabat, datanglah seorang pemuda meninggal kalian dapat berubah bentuk menjadi
dari Arab. Ia datang sambil menangis. Rasulullah babi. Dan ketika nanti dibangkitkan pada hari kiamat,
bertanya , “Apa yang sedang kamu alami? Kenapa kalian akan bangkit dalam bentuk babi pula.”
kamu menangis?

Dengan nada terisak, pemuda itu menjawab,
”Baginda, ayah saya meninggal dunia. Tapi saya
tidak memiliki kain kafan untuk mengafaninya.
Selain itu, tidak ada orang yang memandikan atau
menyalatinya.”

Shalat adalah amalan yang
akan dihisab pertama
kali. Manusia akan
mendapatkan balasan

jika meninggalkan shalat
dengan sengaja.

73

Kamis (Akhlak) April

Melalaikan Hak kalian agar tidak memakan hak orang miskin. Tapi
Orang Miskin kalian tidak mau mendengarnya.”

Kedua saudara itu akhirnya bertobat. Sejak saat
itu mereka bertekad untuk selalu menunaikan hak
orang miskin.

Allah SWT akan Jumat (Kisah Para Sahabat)
memberikan balasan
buruk bagi orang yang Abu Musa Al Asy’ari
tidak mau menunaikan
(Sosok Istimewa Berjiwa
hak orang miskin. Ikhlas)

Dikisahkan, ada seorang laki-laki yang memiliki Abu Musa Al Asy’ari adalah prajurit yang
kebun yang sangat luas. Ia rajin bersedekah. gagah berani. Ia pejuang tangguh di medan
Sebelum meninggal, ia berpesan kepada ketiga perang. Ia selalu memikul tanggung jawab dengan
anaknya agar membagi rata hasil kebun. Selain penuh keberanian dan keikhlasan. Hal inilah
itu, anak-anaknya harus selalu bersedekah dan yang membuatnya memiliki ketenangan dalam
membantu fakir miskin. menghadapi suatu masalah.

Ketika tiba waktu panen hasil kebun, anak Ketika pertempuran melawan Imperium Persi,
kedua hendak menyedekahkan sebagian dari hasil Abu Musa memiliki jasa yang besar. Ia menjadi
kebun mereka. Namun, si anak sulung dan si anak bintang lapangan perang. Dengan taktik perang yang
bungsu tak menghiraukannya. dimilikinya, Abu Musa beserta pasukan Islam dapat
mengalahkan musuh dan meraih kemenangan.
Keesokan harinya, mereka bersiap untuk
memetik hasil panen. Namun betapa terkejutnya Sosok Abu Musa yang
mereka ketika mengetahui bahwa tanah kebun istimewa dan berjiwa
telah kosong seperti terbakar. Tidak ada satu pun ikhlas membuatnya sangat
hasil kebun yang tersisa. dicintai Rasulullah, amirul
mukminin, dan para
Si sulung dan si bungsu terduduk lesu. Si anak
kedua lalu berkata, “Aku telah memperingatkan sahabat.

74

April

Abu Musa merupakan orang kepercayaan yang dialaminya. Istrinya merasa senang dengan
Rasulullah saw. Ia pernah diangkat menjadi apa yang dilakukan oleh suaminya. Ia lalu meminta
penguasa di Yaman bersama Mu’adz bin Jabal. suaminya untuk menjual pakaian bekas. Namun
Setelah Rasulullah wafat, ia kembali ke Madinah setelah berkeliling, tidak ada seorang pun yang mau
untuk memikul tanggung jawabnya dalam jihad membelinya. Ia hanya melihat laki-laki membawa
yang sedang dihadapi oleh Islam terhadap Persi dan seekor ikan yang telah membusuk. Ia lalu menukar
Romawi. pakaian bekasnya dengan ikan busuk itu.

Sabtu (Kisah-Kisah Menakjubkan) Saat sedang membelah ikan, si istri terkejut
karena menemukan sebuah permata. Ia lalu
Permata di Perut menyuruh suaminya menjual permata itu ke pasar.
Ikan Busuk
Laki-laki miskin itu pulang dengan mem-
Seorang laki-laki miskin baru saja menjual bawa banyak uang. Namun, ia mendapati seorang
sebuah anyaman. Dijualnya anyaman itu pengemis di depan rumahnya. Ia lalu memberikan
seharga satu dirham di pasar. Dalam perjalanan uangnya kepada pengemis tersebut.
pulang, ia melihat dua orang laki-laki sedang
bertengkar memperebutkan uang satu dirham. Laki- Pengemis itu segera pergi. Namun tak beberapa
lakiitulalumemberikanuangnyaagarmereka berhenti lama, ia kembali lagi dan berkata, “Ambillah uang-
bertengkar. Ia lalu pulang ke rumah dan uang ini. Ini adalah pemberian Allah sebagai balasan
menceritakan peristiwa atas kebaikanmu mendamaikan dua orang yang
bertikai.”

Mendamaikan
orang yang sedang

bertengkar akan
mendapatkan

balasan yang baik
dari Allah Swt.

75

April

Ahad (Kisah Teladan Lainnya)

Keajaiban Sedekah

Alkisah seorang wanita menderita penyakit Selain memberikan balasan
ginjal yang sangat parah. Ia sudah berobat yang berlipat, Allah SWT
ke berbagai rumah sakit. Namun, ia belum juga
sembuh. akan menghindarkan
orang yang bersedekah
Suatu hari penyakitnya kambuh. Ia pun segera
berobat ke rumah sakit. Atas saran dokter, ia harus dari suatu musibah.
melakukan operasi. Namun ia harus menemukan
ginjal yang tepat untuknya. Ia pun kemudian men- Namun karena kemiskinan, saya terpaksa
cari orang yang mau mendonorkan ginjalnya dengan mendonorkan ginjal. Padahal, sebenarnya saya
imbalan yang seimbang. tidak bisa. Saya hanya butuh uang saja.”

Tak lama kemudian, datanglah seorang wanita Mendengar pengakuan wanita itu, si penderita
yang akan mendonorkan ginjalnya. Wanita itu ginjal menjadi iba. Ia kemudian menyerahkan uang
datang pada penderita ginjal. Lalu si penderita imbalan pada wanita itu tanpa harus menyerahkan
ginjal bertanya, ”Apakah kamu benar-benar mau ginjalnya. Lalu ia kembali menemui sang dokter.
mendonorkan ginjalmu?”
Alangkah terkejutnya sang dokter ketika
Wanita itu menjawab sambil menangis, mengadakan pemeriksaan kepadanya, ia tidak
”Sesungguhnya yang mendorong saya ke sini menemukan sedikit pun penyakit pada wanita
bukanlah keinginan untuk mendonorkan ginjal. itu. Wanita itu benar-benar sembuh dari penyakit
ginjalnya. Ini semua terjadi karena keajaiban
sedekah dan karena kebesaran Allah.

76

April

Minggu
Kedua

77

April

Senin (Al-Quran/ Hadits) sejumlah sahabat mendatangi sumur si Fulan.
Tiba-tiba air sumur itu berubah warna menjadi
Surat Penolak Sihir merah darah. Mereka pun menguras airnya dan
mengangkat batu besar yang berada di dalam
Suatu hari, Rasulullah terbaring sakit. sumur. Lalu, mereka mengambil sebuah bungkusan
Kemudian, dua malaikat mendatanginya. yang dimaksudkan oleh para Malaikat.
Malaikat pertama duduk di dekat kepala beliau.
Sementara Malaikat kedua duduk di dekat kaki beliau. Ternyata dalam bungkusan itu terdapat seutas
Keduanya kemudian memeriksa kondisi Rasulullah. benang yang padanya terdapat 11 buhul ikatan.
Mereka kemudian membawanya pada Rasulullah.
“Apa yang kau lihat?” tanya malaikat kedua. Allah menyuruh Rasulullah untuk membaca surat
“Thab,” jawab Malaikat pertama. Al Falaq dan An Naas. Maka setiap kali beliau mem-
“Apa itu Thab?” tanya Malaikat kedua. baca suatu ayat dari kedua surat itu, terlepaslah
“Sihir,” jawab Malaikat pertama. satu buhul. Dan akhirnya, Rasulullah terbebas dari
“Siapa yang telah menyihir Rasulullah?” tanya sihir setelah selesai membaca surat Al-Falaq dan
Malaikat kedua. surat An-Naas.
“Lubaid bin A’sham, seorang Yahudi,” jawab
Malaikat pertama. Selasa (Akidah/ Keimanan)
“Di mana sihir itu diletakkan?” tanya malaikat
kedua. Terperdaya Tipuan
“Di dalam sumur keluarga Fulan, di bawah Setan
sebuah batu besar. Ada dalam sebuah bungkusan,”
jawab Malaikat pertama. Seorang laki-laki yang rajin beribadah marah
Kemudian, Malaikat pertama memberitahu ketika melihat penduduk di daerahnya
Rasulullah agar beliau segera menyuruh utusan menyembah pohon besar. Ia pun bermaksud
untuk mendatangi sumur si Fulan. Rasulullah lalu menebang pohon itu.
mengutus ‘Ammar bin Yasir. Lalu ‘Ammar beserta
Di tengah perjalanan, ia dihadang oleh Iblis.
Di antara keutamaan Keduanya lalu berkelahi. Iblis dengan mudah
surat Al-falaq dan dikalahkan oleh laki-laki itu. Ketika si laki-laki hendak
menebang pohon itu, tiba-tiba Iblis menjanjikan
surat An-Naas adalah akan memberikan uang 2 dinar setiap pagi di bawah
dapat menjadi bantal laki-laki itu. Laki-laki itu pun tergoda dan
penolak sihir. menyetujuinya.

Sejak saat itu, setiap pagi, laki-laki itu
menemukan uang 2 dinar di bawah bantalnya.
Namun suatu pagi, ia tidak lagi menemukan uang
2 dinar. Ia pun marah dan mengambil kapak besar-
nya menuju tempat pohon tersebut.

Di tengah jalan, ia kembali dihadang oleh Iblis.
Keduanya bertengkar, lalu iblis mengalahkannya.
Iblis berkata pada laki-laki itu bahwa niatnya yang
pertama untuk menebang pohon adalah karena
Allah. Karena itu, iblis sulit mengalahkannya. Namun

78

April

Niatkan segala aktivitas Suatu hari, seorang laki-laki buta datang kepada
karena Allah. Dengan Rasulullah. Ia memohon agar beliau berdoa
kepada Allah agar matanya diberikan kesembuhan.
begitu, Allah akan
memberikan rahmat- Rasulullah lalu bersabda, ”Berwudulah, lalu
salatlah dua rakaat. Setelah itu berdoalah dengan
Nya. mengucapkan Allaahumma inni as’aluka, wa
atawajjahu ilaika binabiyyi muhammadin nabiyyir
niatnya yang kedua kali ini bukan karena Allah. Maka rahmati, yaa Muhammad inni astasyfa’u bika ‘ala
dengan mudah iblis pun dapat mengalahkannya. rabbi fii raddil bashiir (Ya Allah, sesungguhnya aku
memohon kepada-Mu, dan aku menghadap kepada-
Laki-laki itu tertunduk lemah sambil menahan Mu atas perintah Nabiku, Muhammad, sebagai
sakit. Hatinya dipenuhi perasaan menyesal yang rahmat. Wahai Muhammad, sesungguhnya aku
mendalam. meminta syafa’at kepada Tuhan-Ku dengan dirimu
agar dia mengembalikan penglihatanku.”

Setelah mengikuti perintah Rasulullah, akhirnya
laki-laki buta itu dapat melihat kembali. Rasulullah
lalu bersabda, “Jika kamu memiliki keinginan,
lakukanlah seperti itu dengan salat hajat (salat
sunnah yang dilakukan ketika kita memiliki suatu
keinginan).”

Rabu (Fiqih/ Ibadah)

Salat Hajat Seorang
Laki-Laki Buta

Jika kita memiliki
keinginan, terus
berusaha. Iringi pula
dengan mengerjakan
shalat hajat dan
berdoa kepada Allah
Swt agar keinginan
tersebut terwujud.

79

Kamis (Akhlak) April

Luluhnya Hati Si Nabi Muhammad tersenyum dan mengatakan
Nenek Tua bahwa beliau hanya ingin menjenguknya.

Si nenek tua terkejut mendengar penuturan
Nabi Muhammad. Sambil menangis, nenek tua itu
menyatakan diri masuk Islam. Nabi Muhammad
lalu menuntun nenek tua itu mengucapkan dua
kalimat syahadat.

Akhlak mulia mampu Jumat (Kisah Para Sahabat)
meluluhkan hati
Qeis Bin Sa’ad Bin
siapa saja. Ia mampu ‘Ubadah
menyadarkan siapa pun
Qeis bin Sa’ad bin ‘Ubadah berasal dari keluarga
untuk berbuat baik. Arab paling dermawan. Ia berasal dari
keturunan yang sangat mulia. Ia adalah anak dari
Sa’ad bin ‘Ubadah, seorang pemimpin Khazraj. Ia
adalah seorang lihai yang banyak tipu muslihat,
seorang mahir, cerdik, dan selalu jujur dalam setiap
perkataannya.

Pada zaman dulu, ada seorang nenek tua yang Sikap dermawan dan cerdik
sangat membenci Nabi Muhammad. Setiap dari Qeis Bin Sa’ad Bin
beliau pergi ke masjid, nenek tua itu selalu mencaci
dan melempari Nabi Muhammad dengan kotoran, ‘Ubadah yang dipergunakan
air najis, atau bebatuan. Namun, Nabi Muhammad untuk kejayaan Islam. Hal
menghadapinya dengan penuh kesabaran. ini menunjukkan pribadinya
yang sangat mulia dan layak
Suatu hari, Nabi Muhammad melewati lorong
jalan seperti biasanya. Namun, beliau merasa heran dijadikan teladan.
karena tidak mendapati cacian ataupun lemparan
kotoran dari si nenek tua. Dari salah seorang
penduduk diperoleh informasi bahwa nenek tua itu
sedang terbaring sakit.

Selesai melakukan shalat, Nabi Muhammad
lalu menuju rumah si nenek tua. Melihat kedatangan
Nabi Muhammad, mendadak nenek itu ketakutan.

80

April

Sikap dermawan telah diwarisinya. Ia Seorang perempuan Yahudi dari penduduk
menyediakan petugas khusus yang ditugaskan Khaibar, bernama Zainab binti Harits,
berdiri di ketinggian.Mereka bertugas memanggil memberi hadiah seekor kambing panggang kepada
para tamu untuk makan siang bersama mereka. Nabi saw. Tanpa sepengetahuan Nabi, daging
Petugas itu juga ditugaskan menyalakan api pada itu telah dibubuhi racun. Wanita itu kemudian
malam hari untuk menjadi petunjuk bagi para menghidangkan daging panggang kepada Nabi saw
musyafir yang lewat. dan para sahabat.

Pada suatu hari, Qeis memberikan pinjaman Ketika Nabi memakan daging itu, namun
uang dalam jumlah besar pada temannya yang belum menelannya, tiba-tiba tulang daging itu
sedang kesulitan. Namun ketika kawannya hendak berkata pada beliau, “ Wahai Nabi, wanita itu telah
mengembalikan pinjaman itu, Qeis menolaknya membubuhi racun pada saya dan seluruh daging.”
sambil berkata, “Kami tak hendak menerima kembali
apa-apa yang telah kami berikan.” Seketika itu juga Nabi membuangnya.
Nabi lalu berkata pada para sahabat, “Tulang
Kedermawanan yang dimiliki Qeis di tangan ini memberitahukan pada saya bahwa padanya
kanannya diimbangi oleh keberaniannya di medan terdapat racun.”
pertempuran yang ia genggam di tangan kirinya.
Keberanian Qeis semakin memuncak setelah Lalu perempuan itu pun dipanggil dan Nabi
syahidnya Ali bin Abi Thalib dan setelah dibai’at- bertanya padanya, “Kenapa kamu membubuhi racun
nya Hassan. Qeis memandang Hassan adalah tokoh dalam daging panggang yang kau hidangkan?”
yang cocok menurut syari’at untuk menjadi imam.
“Siapa yang memberitahu tuan?” tanya wanita
Qeis pun terus berjuang demi tegaknya itu.
Islam. Namun pada tahun 59 H, ia wafat. Ia
dikenang sebagai pahlawan yang cerdik dan ahli “Tulang ini,” jawab Nabi
mempertahankan kejayaan Islam. “Kenapa kau melakukan ini?” tanya Nabi.
Perempuan itu kemudian menjawab, “Jika Tuan
Sabtu (Kisah-Kisah Menakjubkan) seorang Nabi maka hal itu tak akan membahayakan
tuan.”
Singkat cerita, Nabi dan para sahabat telah
diselamatkan oleh Allah Swt dari fitnahYahudi.

Tulang Dapat
Berbicara

Dengan izin Allah
Swt, segala sesuatu

dapat terjadi.
Termasuk sebuah
tulang yang dapat

berbicara dan
menyelamatkan
nyawa Nabi saw.

81

April

Ahad (Kisah Teladan Lainnya) Tak lama kemudian, datang dua malaikat
hendak memberikan siksa padanya. Si mayat
Akibat Membiarkan berkata pada malaikat itu, “Saya dulu pernah
Orang Lain Teraniaya berbuat ini dan itu.” Ia menyebut amal baik yang
pernah dibuatnya. Amalan itu akhirnya berhasil
Abu Maisarah mengisahkan bahwa suatu ketika meringankan siksaanya hingga akhirnya jumlah
ada orang yang meninggal dunia. Amalan- siksaan itu berkurang menjadi 1 kali cambukan.
nya dihisab. Akhirnya, didapatkan putusan bahwa ia Malaikat segera mencambuknya.
harus dicambuk sebanyak 100 kali.
Setelah merasakan sakit akibat cambukan
Kita harus segera itu, si mayat berkata pada malaikat, “Kenapa kau
memberikan mencambukku?”

pertolongan pada Malaikat itu lalu menjawab, “Karena suatu hari
orang yang teraniaya. kau melihat orang yang sedang teraniaya, tapi kamu
membiarkannya dan tidak menolongnya.”

82

April

Minggu
Ketiga

83

April

Senin (Al-Quran/ Hadits) Orang Muslim itu lalu berdoa kepada Allah
dan memohon pada Rasulullah untuk meminta
Selamat karena kesaksian dari unta itu. Atas izin Allah, unta itu
Shalawat berkata bahwa ia adalah milik orang Muslim ini,
bukan milik orangYahudi.
Seorang Yahudi datang mengadu pada
Rasulullah bahwa salah seorang Muslim telah Rasulullah lalu bertanya kepada orang Muslim
mengambil untanya. Rasulullah lalu meminta orang itu, apa yang telah ia lakukan, sehingga Allah
Yahudi untuk menghadirkan saksi-saksi. mengizinkan unta itu dapat memberikan kesaksian
yang benar. Muslim itu menjawab bahwa
Empat orang saksi yang dibawa orang yahudi semalaman ia tidak tidur dan membaca shalawat
memberikan kesaksian yang meyakinkan. Akhir- sepuluh kali.
nya, beliau memutuskan bahwa unta itu memang
milik Yahudi. Sedangkan orang Muslim itu dihukum Rasulullah lalu berkata pada si Muslim, ”Karena
potong tangan. kamu membaca shalawat, selamatlah dirimu dari
hukum potong tangan dan selamat dari siksa
Membaca shalawat neraka.”
dapat mendatangkan
keselamatan bagi yang Akhirnya, orang Muslim itu selamat dari
tuduhan. Sementara itu, orang Yahudilah akhirnya
membacanya. yang menerima hukuman karena kebohongan yang
dilakukannya.

84

April

Selasa (Akidah/ Keimanan) Tak lama kemudian, ia mencegat Ar-Rabi’ bin
Khaitsam yang baru keluar dari masjid. Perempuan
Penyesalan itu mulai merayu Ar-Rabi’ bin Khaitsam. Ar-Rabi’
Seorang Perempuan sangat terkejut. Ia lalu berkata pada perempuan
itu, “Kenapa kamu menggodaku? Tidak takutkah
Menyesali kesalahan yang pernah kamu kepada Allah? Bagaimana jika wajahmu yang
dilakukan adalah perbuatan cantik diubah menjadi buruk oleh Allah? Jawaban
baik yang dicintai oleh Allah apa yang kamu berikan jika malaikat Munkar dan
Nakir bertanya padamu?”
SWT. Dan orang yang bertobat
dengan sungguh-sunguh akan Mendengar perkataan Ar-Rabi’, tiba-tiba tubuh
mendapatkan ampunan dari Allah perempuan cantik itu gemetar.Wajahnya pucat pasi.
Langkahnya terhenti seketika. Ia merasa ketakutan
Swt. hingga jatuh pingsan.

Ar-Rabi’ bin Khaitsam adalah orang yang Setelah sadar, perempuan itu bertobat. Sejak
berpegang teguh pada keimanannya. Hal ini saat itu pula ia bertekad untuk beribadah kepada
tercermin dalam perilaku dan amal ibadah yang Allah. Akhirnya, perempuan itu menghabiskan
sering dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. sisa umurnya untuk menebus kesalahannya. Ia
Keteguhan terhadap prinsipnya itu telah membuat memperbanyak amal shaleh hingga akhirnya ia
banyak orang merasa penasaran padanya. meninggal.
Sekelompok orang lalu berencana mengujinya.
Rabu (Fiqih/ Ibadah)
Suatu hari sekelompok orang itu mendatangi
seorang perempuan cantik. Mereka lalu berkata Terkabulnya Doa
padanya, “Hai perempuan cantik, apa kamu mau Keluarga Imran
uang seribu dirham?”
Doa yang kita ucapkan
Perempuan itu menjawab, “Tentu saja mau. akan selalu didengar oleh
Apa yang harus aku lakukan?”
Allah Swt. Oleh karena
“Kami akan memberimu tugas untuk meng- itu, rajin-rajinlah berdoa.
goda Ar-Rabi’ bin Khaitsam. Jika berhasil maka uang
itu akan menjadi milikmu,” kata sekelompok orang
itu.

“Baiklah, aku akan melakukannya,” jawab
perempuan itu.

Perempuan cantik itu segera berdandan. Ia
memakai pakaian terbaiknya dan memoles wajahnya
agar terlihat cantik. Lalu, ia memakai minyak wangi.

85

April

Imran dan istrinya sudah cukup lama menikah. Ketika menjadi seorang Khalifah, Umar bin
Namun, mereka belum juga dikaruniai anak. Khattab pernah datang ke sebuah pasar. Ia
Mereka tidak berputus asa. Setiap hari mereka ingin membeli seekor kuda tunggangan. Setelah
berdoa kepada Allah. Imran bahkan berjanji akan melakukan pencarian, akhirnya ia menemukan kuda
selalu mengabdi kepada Allah jika ia memiliki yang cocok dan sesuai keinginannya. Ia pun segera
anak. meminta izin untuk mencoba mengendarai kuda
itu.
Allah Swt mendengar doa mereka. Akhirnya,
mereka dikaruniai seorang anak perempuan ber- Namun tidak beberapa lama, kuda itu cedera.
nama Maryam. Maryam tumbuh menjadi wanita Umar segera kembali ke pasar untuk menemui
shalihah yang berakhlak mulia. Karena kemuliaan- si penjual. Ia lalu mengatakan kejadian yang
nya itu, Maryam diberikan anugerah Allah untuk menimpa kudanya. Umar merasa si penjual itu
melahirkan seorang anak yang kelak akan menjadi telah menipunya. Namun si penjual tidak menerima
nabi. Ia adalah Nabi Isa as. tuduhan itu. Keduanya lalu sepakat untuk mem-
bawa masalah tersebut ke hadapan hakim. Maka
Sebenarnya, Imran dan istrinya berharap dipilihlah Syuraih sebagai hakim. Syuraih adalah
mendapatkan anak laki-laki. Namun ketika seorang hakim yang dikenal keadilannya.
dikaruniai anak perempuan, mereka tidak kecewa.
Mereka bersyukur dan melaksanakan janjinya untuk Keduanya lalu menjalani sidang. Dari hasil
mengabdi kepada Allah Swt. sidang, akhirnya diputuskan bahwa Umar bersalah.
Lalu Syuraikh berkata pada Umar, “Bayarlah kuda
Kamis (Akhlak) itu atau kembalikan kuda itu seperti semula tanpa
cedera.”
Menerima Keputusan
yang Benar Mendengar keputusan hakim, Umar merasa
lega. Ia merasa Syuraikh telah memutuskan masalah
dengan teliti dan adil. Ia pun akhirnya memenuhi
keputusan sang hakim. Bahkan, Umar akhirnya
mengangkatnya menjadi wali hakim di wilayah
Kuffah sebagai penghargaan atas keadilannya.

Sementara itu, si pembeli sangat kagum dengan
sikap Umar bin Khattab. Meskipun Umar adalah
seorang khalifah, ia mampu bersikap lapang dada.

Sikap lapang dada dan
mau menerima keputusan
yang benar mencerminkan

kemuliaan akhlak yang
dimiliki seseorang.

86

April

Jumat (Kisah Para Sahabat) Abu ‘Ubaidah Ibnul Jarrah pernah menjadi
panglima besar di Syiria. Ia menggantikan Khalid bin
Abu ‘Ubaidah Ibnul Jarrah Walid. Di bawah kepemimpinannya, rakyat Syiria
merasa takjub dan mencintainya. Namun demikian,
(Penguasa yang ia tetap bersikap rendah hati. Ia juga tetap menjadi
Dicintai Ummat) pribadi yang bertakwa.

Ketika Umar bin Khattab berkunjung ke
Syiria dan singgah ke rumah Abu ‘Ubaidah Ibnul
Jarrah, beliau takjub dengan pribadinya. Umar
tidak menemukan satu pun perabot rumah tangga
di kediaman Abu ‘Ubaidah Ibnul Jarrah. Beliau
hanya menemukan pedang, perisai, serta pelana
kendaraannya.Meskipun Abu ‘Ubaidah seorang
penguasa, ia tidak pernah memanfaatkan jabatan-
nya untuk kepentingan pribadi.

Kecintaan ummat pada Sabtu (Kisah-Kisah Menakjubkan)
Abu ‘Ubaidah Ibnul Jarrah
Pulihnya Kaki yang
dikarenakan ia memiliki Patah
pribadi yang indah dan
bertakwa kepada Allah Swt.

Abu ‘Ubaidah Ibnul Jarrah masuk Islam melalui Rasulullah saw mampu
Abu Bakar Shiddiq. Saat itu masa awal menyembuhkan orang sakit
kerasulan, yaitu sebelum Rasulullah saw mengambil
rumah Arqam sebagai tempat dakwah. Ketika Abu dengan mudah karena
‘Ubaidah berikrar di hadapan Rasulullah saw untuk beliau diberikan mukjizat
membaktikan dirinya di jalan Allah, ia menyadari
sepenuhnya makna kata-kata “berjuang di jalan oleh Allah Swt.
Allah”.Sejak itu ia tidak memperhatikan kepentingan
pribadinya. Seluruh hidupnya digunakan untuk Diriwayatkan bahwa Abdullah bin ‘Atik dan
mengemban amanat yang dititipkan Allah padanya. pasukannya diperintah Rasulullah untuk
Ia terus berjuang mencapai rida Allah. memerangi seorang Yahudi bernama Abu Rafi di
Khaibar. Mereka kemudian melaksanakan tugasnya
Rasulullah sangat menyayangi Abu ‘Ubaidah dengan baik.
Ibnul Jarrah. Beliau sangat terkesan padanya. Ketika
utusan Najran dari Yaman menyatakan keislaman
mereka, mereka meminta Rasulullah mengirimkan
seorang guru untuk mengajarkan Al-Quran dan
Sunnah serta masalah agama Islam. Rasulullah pun
mengirimkan Abu ‘Ubaidah Ibnul Jarrah.

87

April

Namun malang, ketika Abdullah bin ‘Atik Pengorbanan dan
hendak keluar dari rumah Abu Rafi, ia terjatuh dari kecintaan terhadap
tangga. Salah satu kakinya pun patah. Dengan Rasulullah akan selalu
kondisi seperti itu, ia dan pasukannya kembali ke membawa berkah bagi
Madinah untuk melapor pada Rasulullah.
pelakunya.
Setibanya di Madinah, ia melapor dan
memberitahu Rasulullah tentang kecelakaan Beliau lalu melanjutkan perjalanannya
yang menimpanya. Rasulullah lalu mengusap kaki mengelililngi Madinah sambil menunggang unta.
Abdullah bin ‘Atik dengan tangannya. Seketika itu Tak lama kemudian, unta itu berhenti dan duduk
juga kaki Abdullan bin ‘Atik sembuh. di depan rumah Abu Ayyub al-Anshari. Ia adalah
penduduk Madinah yang paling miskin.
Dalam riwayat lain diceritakan bahwa ketika
terjadi perang Khandaq, Ali bin Hakam mengalami Abu Ayyub sangat gembira karena ia
kecelakaan. Batang kakinya patah hingga ia tidak mendapatkan kehormatan. Rumahnya yang kumuh
dapat turun dari kuda. terpilih untuk disinggahi Rasulullah. Ia segera
membawa perlengkapan Rasulullah masuk ke dalam
Ia kemudian mendatangi Rasulullah dan rumah. Lalu ia memberikan pelayanan terbaiknya
meminta beliau menyembuhkannya. Rasulullah lalu kepada Rasulullah.
meniup kaki Ali bin Hakam. Seketika itu juga kaki Ali
bin Hakam sembuh. Kakinya pulih seperti semula. Meskipun Abu Ayyub seorang yang miskin,
catatan perjuangan dan kecintaannya terhadap
Ahad (Kisah Teladan Lainnya) Rasulullah sangat tinggi.Terbukti, ia telah mengikuti
banyak perang. Setelah menang pada perang
Balasan Cinta pada Khaibar, dalam perjalanan pulang, ia selalu menjaga
Rasulullah saw perkemahan Rasulullah. Ketika waktu shalat Subuh
tiba, Rasulullah berkata, “Siapa yang ada di luar
Ketika Rasulullah memasuki kota Madinah kemah ini?”
untuk berhijrah, sambutan rakyat Madinah
begitu meriah. Semuanya berharap beliau Abu Ayyub menjawab,” Saya, Abu Ayyub Al
akan singgah ke rumah mereka. Saat itu beliau Anshari.”
mengendarai seekor unta. Para kabilah dan berbagai
suku langsung mengundang beliauke rumah masing- Rasulullah lalu bersabda, “Semoga Allah
masing. Mereka saling berebut kendali unta beliau. mencurahkan rahmat-Nya padamu.”

Salah seorang dari mereka berkata, “Ya Itulah kebaikan dan pengorbanan yang telah
Rasulullah, kami memiliki banyak anggota suku dan dilakukan oleh abu Ayyub al-Anshari sehingga ia
harta. Kami akan menyediakan fasilitas itu untuk mendapatkan kemuliaan disinggahi oleh Rasulullah
menjamu Anda. Karena itu, kami mohon sudilah dan mendapatkan doa yang mulia dari beliau.
kiranya Anda singgah di rumah kami.”

Rasululllah lalu berkata, “Agar lebih adil, aku
menyerahkan keputusan pada unta ini. Di mana dia
berhenti, di situlah aku akan mampir.”

88

April

Minggu
Keempat

89

Senin (Al-Quran/ Hadits) April

Asal Bukan Syirik Laki-laki itu kemudian melaksanakan perintah
Rasulullah saw. Ia menemui keponakannya dan
berkata, “Wahai keponakanku, Rasulullah berkata
kepadaku agar engkau meninggalkan agamamu
atau agamamu aku beli.”

Kemudian pemuda itu menjawab, “Aku tidak
akan meninggalkan agamaku dan aku tidak akan
menjualnya.”

Lalu laki-laki itu kembali kepada Rasulullah saw
dan berkata, “Ya Rasulullah, saya mendapati dia
sangat sayang kepada agamanya.”

Kemudian, turunlah Al-Quran surat An-Nisaa
(4): 48:

“Sesungguhnya, Allah tidak akan mengampuni
dosa syirik dan Dia mengampuni segala dosa
selain dari (syirik) itu bagi siapa yang dikehendaki-
Nya. Barang siapa yang mempersekutukan Allah
maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.”

Selasa (Akidah/ Keimanan)

Awan Menaungi Orang
yang Bertobat

Semua dosa akan diampuni Di suatu daerah ada seorang laki-laki yang
oleh Allah Swt, kecuali dikenal sebagai tukang fitnah. Ia jatuh cinta
dosa syirik karena telah pada seorang gadis cantik. Dengan segala cara ia
berusaha untuk mendapatkan si gadis. Suatu hari si
menyekutukan Allah SWT. gadis mendapat perintah dari pamannya untuk pergi
ke suatu tempat. Laki-laki itu mencegat si gadis
Suatu ketika seorang laki-laki datang dan merayunya. Namun si gadis berkata padanya,
menghadap Rasulullah saw dan berkata, “Sebenarnya aku menyukaimu, tapi aku takut
“Ya Rasulullah, keponakan saya tidak mau me- kepada Allah.”
ninggalkan perbuatan haram.”
Mendengar kalimat si gadis, laki-laki itu
Rasulullah saw kemudian bertanya, “Apa terkejut. Ia menyesal dan ingin bertobat atas dosa
agamanya?” yang selama ini dilakukannya, yaitu suka memfitnah.
Laki-laki itu lalu meninggalkan si gadis dan kembali
Laki-laki itu menjawab, “Dia suka shalat dan ke rumahnya. Hatinya dipenuhi perasaan menyesal.
bertauhid kepada Allah.” Ia pun ingin bertobat. Di tengah perjalanan pulang,
ia diserang rasa kehausan yang parah. Ketika itu
Lalu Rasulullah saw berkata, “Suruhlah ia
meninggalkan agamanya atau belilah agamanya!”

90

April

Rabu (Fiqih/ Ibadah)

Hati-Hati dengan
Minuman Haram

Orang yang bertobat Suatu ketika, budak Abu Bakar ra datang
akan mendapat mengantarkan susu kepadanya. Tanpa banyak
bertanya, Abu Bakar langsung meminumnya.
pertolongan Allah SWT. Si budak yang heran dengan sikap Abu Bakar. Ia
pun buru-buru bertanya, “Tuan, setiap kali saya
ia bertemu dengan seorang saleh dari Bani Israel. mengantarkan susu, Tuan selalu menanyakan
Orang itu bertanya padanya, ”Apa yang terjadi darimana saya mendapatkannya. Namun, kali ini
padamu?” kenapa Tuan tidak menanyakannya?”

“Aku kehausan,” jawab laki-laki itu. Abu Bakar terkejut mendengar pertanyaan
“Baiklah, mari kita berdoa kepada Allah!” kata budaknya itu. Beliau kemudian bertanya pada
laki-laki saleh itu. budaknya, “Memangnya dari mana kamu
“Aku tidak memiliki amalan sedikit pun,” kata si mendapatkannya? Selama ini aku percaya
tukang fitnah. padamu.”
“Akuakanberdoadankauhanyamengamininya,”
kata laki-laki shaleh. “Susu ini hasil saya menjampi satu kaum dengan
Lalu laki-laki saleh itu berdoa kepada Allah dan mantra jahiliyah,” jawab si budak.
si tukang fitnah mengamininya. Tak lama kemudian,
awan menaungi mereka berdua hingga tukang Seketika itu juga Abu Bakar memuntahkan
fitnah itu tidak lagi kehausan dan dapat sampai di susu yang diminumnya. Beliau tidak ingin
rumah. Lalu laki-laki saleh itu pamit. Sebelum pamit, meminum minuman yang haram. Hal itu dapat
ia menanyakan tentang kejadian yang baru mereka mengantarkannya ke neraka. Beliau kemudian
alami. Kemudian si tukang fitnah itu menceritakan berkata, “YaAllah, hanya ini yang dapat saya lakukan.
kisahhidupnya.Laki-lakisalehitu akhirnyamengerti. Sedangkan susu yang tertinggal dalam urat-uratku
Ia lalu berkata, ”Allah akan memberikan kedudukan hanya Engkaulah yang dapat membebaskannya.”
dan pertolongan bagi orang yang mau bertobat.”
Minuman atau makanan haram
dapat mengantarkan kita
ke neraka. Oleh karena itu,

hendaknya kita berhati-hati
dalam memilih minuman atau

makanan.

91


Click to View FlipBook Version