Oktober
Ahad (Kisah Teladan Lainnya) Akibatnya, penyakit Nabi Musa tak kunjung
sembuh dan Allah pun menurunkan wahyu
Tawakal Nabi Musa kepadanya, ”Demi keagungan dan kemuliaan-Ku,
Aku tidak akan menyembuhkanmu sampai engkau
Nabi Musa as tertimpa suatu penyakit. Lalu mengobati dirimu sendiri dengan obat yang mereka
orang-orang Bani Israil datang menjenguknya. sebutkan.” Kemudian, Nabi Musa berkata kepada
Tatkala mereka mengetahui jenis penyakit yang orang-orang bani Israil, “Obatilah aku dengan
diderita Nabi Musa as, mereka berkata, “Jika engkau obat yang kalian sebutkan.” Lalu mereka segera
meminum obat anu, maka engkau akan sembuh.” mengobatinya dan Nabi Musa pun sembuh.
Nabi Musa as pun menjawab, “Saya tidak akan
minum sampai Allah Swt menyembuhkan penyakit Kesembuhan ini menimbulkan protes dalam
saya tanpa meminum obat.” hati Nabi Musa as. LaluAllah Swt berfirman, “Apakah
dengan tawakalmu (penyerahan dirimu) itu engkau
Tawakal (penyerahan hendak menghancurkan kebijakan-Ku? Adakah
diri) kepada Allah SWT selain-Ku yang mampu memberikan manfaat pada
harus disertai dengan obat, tumbuh-tumbuhan, dan berbagai benda
lainnya?”
usaha yang nyata.
242
Oktober
Minggu
Ketiga
243
Oktober
Senin (Al-Quran/ Hadits) Beberapa hari kemudian, Hasan al-Basri melihat
anak perempuan yang mendatanginya itu berada di
Terhentinya Siksaan surga. Ia kelihatan sangat gembira. Di atas kepalanya
Allah SWT terdapat mahkota yang indah. Anak perempuan itu
pun menyapa, ”Hai Hasan Al-Basri, tidakkah Anda
Bacaan shalawat mengenali saya? Saya adalah putri dari perempuan
pada Rasulullah saw yang pernah mendatangimu?”
dapat menyelamatkan
seseorang dari siksa “Apa yang membuatmu terlihat seperti ini?”
Allah SWT. Juga akan tanya Hasan Al Basri
mendapat anugerah
ampunan dari-Nya. Anak perempuan itu lalu memberikan
penjelasan, “Suatu ketika ada seorang laki-laki
Suatu ketika Hasan al-Basri didatangi yang melewati kuburan ini. Ia membaca shalawat
oleh seorang perempuan. Perempuan itu satu kali. Ketika itu ada lima raus lima puluh orang
mengadukan padanya bahwa ia memiliki anak yang sedang disiksa. Tiba-tiba ada sebuah seruan,
perempuan remaja, namun telah meninggal dunia ‘Hentikan penyiksaan terhadap mereka karena ada
dan kini ia sangat rindu padanya dan ingin bertemu orang membaca shalawat.’”
dengannya. Dan ia meminta pada Hasan al-Basri
agar mengajarinya suatu ilmu agar dapat bertemu Hasan al Basri akhirnya mengerti kenapa
anaknya lewat mimpi. kondisi anak perempuan itu kini berubah. Semua
adalah berkat shalawat seseorang kepada Nabi
Hasan al-Basri kemudian mengajarkan sesuatu. Muhammad saw.
Maka pada suatu malam, perempuan itu bermimpi
bertemu dengan anak perempuannya. Namun ia Selasa (Akidah/ Keimanan)
sangat terkejut melihat kondisi anaknya tersebut.
Leher anaknya itu terikat pada sebuah rantai, Surga dan Allah SWT
sementara kakinya juga dalam kondisi terikat. Pemiliknya
Ketika terbangun, perempuan itu sangat sedih. Ada seorang raja yang berhasil membangun
Ia lalu menceritakan semua peristiwa yang dilihatnya kota dengan megah. Raja itu kemudian
pada Hasan al-Basri. Beliau sangat sedih mendengar mengundang rakyatnya untuk berpesta di bangunan
cerita perempuan itu. megah itu.
Seluruh rakyat akhirnya datang. Di setiap pintu
ada penjaga pintu yang ditugaskan untuk menanyai
setiap pengunjung. Apakah ada kekurangan atau
cacat dari kota megah itu.
Sebagian pengunjung kemudian mengatakan
bahwa ada dua cacat dari kota megah itu. Atas
perintah raja mereka kemudian ditangkap. Raja lalu
bertanya pada mereka, “Apakah maksud kalian dua
cacat dari kota ini?”
“Kota ini akan rusak dan pemiliknya akan mati,”
jawab mereka
“Apa ada kota yang tidak akan rusak dan
244
Oktober
Pendapat yang kuat dan benar Seorang mukmin
dapat menjadi sarana untuk yang memiliki tingkat
keimanan yang tinggi
berdakwah. Mengajak manusia akan lebih mengutamakan
untuk beriman hanya kepada mendekatkan diri kepada
Allah Swt. Allah Swt.
pemiliknya tidak akan mati?” tanya sang raja budak itu berkata padanya, ”Tuanku yang dulu
“Ada, surga dan Allah pemiliknya,” jawab selalu menjadikan sepanjang waktu mereka seperti
suasana Ramadhan.”
mereka. Mereka pun kemudian bercerita tentang
surga dan keindahannya. Sang raja sangat tertarik. Mendengar perkataanya, laki-laki itu
Mereka juga bercerita tentang neraka dan azabnya. mengetahui bahwa budaknya itu adalah wanita
salehah. Pada malam Idul Fitri, laki-laki itu
Akhirnya, mereka mengajak sang raja untuk kembali mengajak budaknya untuk berbelanja.
kembali kepada Allah. Raja itu dengan ikhlas Kali ini budaknya bertanya, “Tuanku memerlukan
menerimanya.Sejak itu ia meninggalkan kemegahan kebutuhan orang awam atau kebutuhan tertentu?”
kerajaannya dan hidup beribadah kepada Allah.
“Coba jelaskan keduanya,” kata sang tuan.
Rabu (Fiqih/ Ibadah) Budak itu lalu menjelaskan, “Kebutuhan orang
awam adalah makanan pada umumnya. Sedangkan
Kebutuhan Orang kebutuhan tertentu adalah menyendiri untuk
Awam dan mendekatkan diri kepadaAllah serta memperbanyak
amal.”
Orang Tertentu Setelah menyampaikan penjelasannya, budak
itu beranjak untuk berwudu lalu mengerjakan
Suatu ketika seorang laki-laki membutuhkan shalat dengan khusyu. Tak lama setelah shalat, ia
seorang budak. Ia lalu pergi ke pasar untuk meninggal dunia. Hari itu, sang tuan mendapatkan
membeli budak. Ketika sampai di pasar, ia melihat pelajaran berharga dari budaknya.
seorang budak perempuan yang kurus kering. Karena
kasihan, laki-laki itu pun membelinya.
Suatu hari, laki-laki itu mengajaknya untuk
belanja keperluan di bulan Ramadhan. Namun,
245
Oktober
Kamis (Akhlak) memberikan bayangan seolah-olah harta mereka
sedikit sehingga mereka pelit untuk bersedekah.
Godaan Setan Melalui Allah pun akan membencinya. Aku juga akan
Tiga Sifat memancing mereka menjadi pemarah. Ketika
mereka marah, aku akan mempermainkan mereka
Dahulu ada seorang ahli ibadah dari kalangan seperti anak kecil mempermainkan bola sehingga
Bani Israel. Ia dikenal sangat rajin beribadah. kami mudah menyesatkannya. Selain itu, aku akan
Setan pun ingin menggoda dan menyesatkannya. menuntun mereka agar menyukai minuman keras.
Dengan begitu akan mudah menyeretnya ke arah
Pada saat laki-laki itu sedang beribadah, setan maksiat. Jadi, mereka punakan meninggalkan
datang mengganggunya. Ia menakut-nakutinya ibadahnya dan hidup dalam kesesatan.
dengan bayangan batu besar yang seolah-olah akan
menimpanya. Lalu setan mengubah dirinya seperti Laki-laki itu lalu meninggalkan setan dan
singa yang siap menerkamnya. Tak lama kemudian, memberitahukan rencana jahat setan yang akan
setan berubah menjadi seekor ular besar. Ular itu menyesatkan manusia.
membuka mulutnya seolah-olah akan memangsanya
ketika laki-laki itu akan bersujud. Namun, laki-laki itu Jumat (Kisah Para Sahabat)
tetap beribadah dan tak menghiraukan gangguan
apapun. Abdullah bin Abbas
Setan kemudian memutuskan untuk tidak (Sahabat Berilmu Tinggi)
lagi mengganggu laki-laki itu. Setan kemudian
memberitahukan pada ahli ibadah itu bahwa ia akan Abdullah bin Abbas adalah putra Abbas bin
menyesatkan manusia lain. Abdul Mutthalib bin Hasyim, paman Rasulullah
saw. Ia diberikan gelar sebagai “habar” atau kyai
Setan lalu berkata pada laki-laki itu, ”Aku ummat karena kecerdasannya, hatinya yang mulia,
akan menyesatkan mereka dengan tiga hal, yakni dan pengetahuannya yang luas.
bakhil, marah, dan mabuk. Caranya adalah aku akan
Kecerdasaannya itu ia miliki karena rajin
Kita harus berhati-hati bertanya, lalu mencari jawabannya dengan teliti.
dengan sifat bakhil, marah, Selain itu, jawabannya dianalisis sehingga hari
dan mabuk. Ketiganya adalah demi hari pengetahuannnya berkembang luas dan
sarana setan menghancurkan menguasai berbagai cabang ilmu.
manusia. Ketinggaian ilmunya itu menjadikannya sangat
disegani oleh lawan-lawannya. Namun, hal itu tidak
lantas menjadikannya sombong. Ilmunya yang tinggi
ia pergunakan untuk disebarkan pada umat Islam
lain agar mereka menjadi pejuang yang berilmu.
Selain memiliki ilmu yang tinggi, Abdullah bin
Abbas dikenal dermawan dan memiliki akhlak yang
mulia. Ia seorang yang berhati suci dan tidak pernah
menaruh dendam pada siapa pun.
Di samping itu, ia seorang ahli ibadah. Ia sering
bangun malam untuk melaksanakan shalat dan
puasa di siang harinya. Ia sering menangis ketika
membaca ayat-ayat Al-Quran yang memuat berita
246
Oktober
Kehidupan Abdullah Lalu Iblis berusaha untuk menghasut Nabi
bin Abbas yang rajin Ayyub agar tidak beriman kepada Allah. Namun,
meningkatkan ilmu Nabi Ayyub tetap mempertahankan imannya.
menjadikannnya sosok yang Iblis menjadi marah dan kesal. Iblis lalu membuat
cerdas. Sifat tersebut sangat rencana jahat yang baru. Ketika anak-anak Ayyub
baik untuk diteladani. sedang berkumpul di salah satu rumahnya, Iblis
kemudian menghancurkan bangunan tersebut dan
duka dan ancaman. Apalagi mengenai maut dan mencelakai semua anak-anak Ayyub. Iblis berusaha
saat dibangkitkan. menghasut Nabi Ayyub lagi. Namun, Nabi Ayyub
tetap mempertahankan imannya. Iblis pun semakin
Demikianlah kehidupan Ibnu Abbas yang kesal dan kembali menyusun rencana jahatnya
dipenuhi ilmu dan hikmat. Pada usia 71 tahun, ia pun
meninggal dunia. Suatu hari Nabi Ayub sedang beribadah, iblis
meniup hidung dan mulut Nabi Ayyub sehingga
Sabtu (Kisah-Kisah Menakjubkan) ia terkena penyakit kulit. Penyakit kulit itu
menggerogoti seluruh tubuh Ayyub. Bahkan, tubuh
Kesabaran Nabi Nabi Ayyub dipenuhi bintik merah yang berdarah
Ayyub dan bernanah. Juga dan banyak ulat berkembang
dalam tubuhnya. Semakin hari, penyakit Nabi
Kepribadian NabiAyyub yang mulia, sabar, serta Ayyub semakin parah. Ia hanya bisa berbaring dan
taat kepada Allah Swt telah membuat Iblis iri. melaksanakan aktivitasnya di atas tempat tidur.
Iblis mencari cara untuk menghancurkan keimanan Semua kebutuhannya dipenuhi oleh istrinya yang
Nabi Ayyub. Iblis dan komplotannya mulai bergerak setia bernama Siti Rahma. Iblis kembali menghasut
melancarkan aksi pertamanya. Dalam waktu Nabi Ayyub. Namun, Iblis tetap mengalami
singkat, semua hewan ternak Ayyub mati ditimpa kegagalan. Iblis semakin geram dengan apa yang
penyakit yang aneh. Rumahnya tiba-tiba hangus terjadi pada Ayyub.
terbakar. Ayyub tidak lagi bisa memberikan gaji
kepada para pegawainya. Ia pun terpaksa tidak lagi Atas saran istrinya, Nabi Ayyub lalu berdoa
mempekerjakan mereka. Ayyub dan keluarganya kepada Allah meminta kesembuhan. Allah lalu
benar-benar menjadi miskin. memberikan kesembuhan kepada-Nya. Atas izin
Allah, Nabi Ayyub kemudian pulih seperti semula.
Karena kesabaran Nabi Ayyub menghadapi
banyak cobaan, Allah kemudian mengembalikan
kekayaan Nabi Ayyub. Allah juga mengembalikan
sejumlah anak Nabi Ayyub yang sudah meninggal
dunia. Nabi Ayyub dan keluarganya akhirnya hidup
bahagia.
Kesabaran yang
dimiliki Nabi
Ayyub patut di
jadikan teladan
dalam kehidupan
sehari-hari.
247
Oktober
Ahad (Kisah Teladan Lainnya) Sang guru kemudian bertanya kepada
muridnya, apa sajakah yang telah dilihatnya selama
Kisah Seorang Murid pencariannya. Si murid pun kemudian menjawab
dan Seorang Yahudi bahwa ia melihat orang-orang yang sedang jual
beli di pasar, rumah-rumah, pepohonan, bukit, dan
Suatu hari, seorangYahudi mendatangi seorang lainnya. Sang guru tersenyum dengan jawaban
murid dari seorang ulama terkenal. Ia kemudian muridnya lalu ia berkata, “Engkau telah menemukan
bertanya, “Bisakah Tuhanmu memasukkah dunia jawabannya. “
ini ke dalam telur?” Si murid bingung sehingga
mendapat ejekan dari orang Yahudi tersebut. Si Si murid kebingungan karena ia merasa belum
murid kemudian mendatangi gurunya dan mencoba menemukan jawabannya. Lalu gurunya berkata
meminta jawaban atas pertanyaan orang Yahudi “Jangankan telur, bola mata yang kamu miliki telah
tersebut. Namun, sang guru malah berkata bahwa mampu menampung dunia ini dan segala isinya.”
jika ingin mendapatkan jawabannya, ia harus pergi Si murid pun tersenyum memahami maksud
mencarinya di luar sana. Maka si murid pun pergi gurunya. Ia pun bergegas mendatangi orang Yahudi
dan berkeliling ke berbagai tempat untuk mencari yang memberikan pertanyaan pada dirinya dan
jawaban yang dikatakan oleh gurunya. Setelah memberikan jawaban seperti yang telah dikatakan
beberapa lama, si murid merasa belum menemukan oleh gurunya.
jawaban itu. Ia pun kembali kepada gurunya dan
mengatakan bahwa ia tidak menemukan jawaban
seperti yang diharapkannya.
Penciptaan bola mata
manusia yang kecil namun
mampu menampung
dunia beserta isinya
membuktikan bahwa
Allah SWT benar-benar
Mahakuasa.
248
Oktober
Minggu
Keempat
249
Oktober
Senin (Al-Quran/ Hadits) Sesampainya di rumah, ia segera mengamalkan apa
yang dikatakan Ibnu Mas’ud. Ia segera berwudu,
Al-Quran sebagai Obat mengambil Al-Quran, dan membacanya dengan
khusyu’. Sungguh menakjubkan! Selesai membaca
Al-Quran, jiwa orang itu berubah. Ia merasakan
jiwanya kini menjadi tenteram dan tenang. Ia pun
dapat berpikir dengan jernih.
Al-Quran adalah asy-syifa Selasa (Akidah/ Keimanan)
(obat). Ketika jiwa gelisah,
Al-Quran mampu menjadi Rintihan Tobat
obat yang menenteramkan Seorang Pemuda
dengan cara membacanya.
Pada Zaman Nabi Musa ada seorang pemuda
Ibnu Mas’ud merupakan salah satu sahabat utama yang sering membuat kerusakan dan
Rasulullah yang dikenal jenius. Ia ahliAl-Quran dan meresahkan penduduk negeri itu. Penduduk lalu
pengamal sejati Al-Quran. Tak heran jika ia sering memutuskan untuk berdoa bersama meminta agar
didatangi oleh orang-orang untuk dimintai nasihat Allah memberikan hukuman pada pemuda itu.
yang berkaitan dengan kemampuannya.
Allah memberikan wahyu pada Nabi Musa
Suatu hari beliau didatangi oleh seorang agar segera mengusir pemuda itu. Nabi Musa lalu
laki-laki yang sedang diliputi kegelisahan. Setelah membawa si pemuda ke sebuah padang pasir yang
bertemu dengan Ibnu Mas’ud, laki-laki itu kemudian luas. Tidak ada kehidupan manusia di sana. Beliau
mengungkapkan maksudnya, ”Wahai Ibnu Mas’ud, pun lalu meninggalkan si pemuda sendirian.
berilah nasihat yang dapat memberikan ketenangan
bagi jiwaku yang sedang gelisah.” Dalam kesendiriannya, pemuda itu merasa
sangat sedih. Setelah berhari-hari di tempat
Ibnu Mas’ud lalu membeikan penjelasan pada
laki-laki itu, “Bawalah hatimu mengunjungi tiga Rintihan tobat yang
tempat. Pertama, tempat membaca Al-Quran. sungguh-sungguh
Engkau baca atau engkau dengarkan baik-baik.
Kedua, majelis pengajian yang mengingatkan akan mendatangkan
engkau pada Allah. Ketiga, Engkau cari waktu dan ampunan Allah Swt.
tempat yang sunyi untuk khalwat (menyendiri)
bersama Allah.”
Setelah mendapatkan nasihat, laki-laki
itu pun berpamitan dan kembali ke rumahnya.
250
Oktober
itu, ia sakit. Ia merintih kepada Allah, “Ya Allah, Doa orang-orang yang
seandainya ayah-ibuku ada, tentu mereka tidak saleh, seperti para
akan membiarkanku dalam keadaan seperti ini. ulama, akan mudah
Seandainya anak dan istriku ada, pasti mereka
akan menolongku. Ampuni aku, Ya Allah. Aku telah dikabulkan oleh Allah
banyak berbuat kerusakan dan meresahkan banyak Swt.
orang hingga mereka mengusirku.”
Ulama kedua berdoa, ”Ya Allah, Engkau
Pemuda itu terus merintih dan menyesali memerintahkan kami untuk membebaskan hamba
perbuatannya sambil menahan rasa sakit. Akhirnya, sahaya. Kami adalah hamba sahaya-Mu, maka
si pemuda meninggal dunia. Kemudian, Allah bebaskanlah kami.”
memerintahkan Nabi Musa pergi ke tempat si
pemuda. Nabi Musa kemudian bergegas pergi. Ulama ketiga berdoa, ”Ya Allah, Engkau
Sesampainya di padang pasir, Nabi Musa melihat berfirman dalam kitab-Mu agar kami tidak mengusir
sesosok mayat terbujur kaku. Ia lalu bertanya pada fakir miskin. Kami adalah orang-orang miskin yang
Allah, ”Ya Allah, bukankah ini laki-laki yang dulu datang menghadap-Mu, maka jangan usir kami
diusir oleh para penduduk dan aku bawa ke sini. Lalu dan jangan biarkan kami kembali dengan tangan
aku tinggalkan dia atas perintah-Mu?” kosong.”
“Benar, ia telah meminggal. Tapi, Aku Setelah selesai berdoa, ketiganya kembali
mengampuninya karena ia telah menyesali ke kota. Allah mengabulkan doa mereka. Allah
perbuatannya. Ia juga merintih dalam waktu yang menurunkan hujan pada penduduk kota sehingga
lama hingga ia meninggal dunia.Aku merasa kasihan mereka tidak lagi dilanda kekeringan.
padanya, maka Aku ampuni dia.”
Kamis (Akhlak)
Rabu (Fiqih/ Ibadah)
Rasulullah Menanggung
Doa Tiga Ulama Pembelian Orang yang
Pada masa Nabi Daud ada sebuah kota yang Meminta
dilanda kekeringan. Penduduknya sangat
menderita. Mereka telah melakukan banyak cara Suatu hari seseorang datang meminta bantuan
untuk mengatasi kekeringan itu. Namun, kekeringan Rasulullah. Kebetulan saat itu Rasulullah
itu tak jua berakhir. Kehidupan mereka semakin tidak memiliki apapun. Namun, beliau tidak ingin
parah. Lambat laun mereka terserang kelaparan. membiarkan laki-laki itu pulang dengan tangan
hampa. Rasulullah lalu berkata padanya, ”Belilah apa
Melihat kondisi seperti itu, penduduk berinisiatif yang kau butuhkan dengan utang atas namaku.”
untuk mendatangi ulama di kota itu. Mereka pun
sepakat memilih tiga ulama dan meminta mereka
berdoa pada Allah untuk menurunkan hujan. Lalu
ketiganya pergi ke tengah padang pasir untuk
berdoa mohon hujan.
Ulama pertama berdoa, ”Ya Allah, Engkau
memerintahkan kami untuk selalu memaafkan
orang yang berbuat zalim. Kami telah berbuat zalim
kepada-Mu, maka maafkanlah kami.”
251
Oktober
Sikap Rasulullah saw yang Abbad bin Bisyir dikenal sebagai seorang ahli
tidak pernah membiarkan ibadah yang tekun. Ia juga seorang pahlawan
yang gigih berjuang dan sangat dermawan.
orang meminta pulang Karena itulah ia diberi cahaya oleh Allah yang
dengan tangan hampa selalu mengiringinya. Penglihatannya yang jelas
patut dijadikan teladan. membuatnya mengetahui tempat-tempat yang baik
dan meyakinkan. Hal itu dilakukannya tanpa susah
Tiba-tiba Umar berkata, ”Ya Rasul, orang ini payah.
sudah aku beri, engkau tidak perlu memaksakan diri
untuk memberi.” Saat terjadi perang Yamamah, perang kaum
Muslimin menghadapi Musailamah Al Kazab, ‘Abbad
Rasulullah tampak tidak senang mendengar melihat bahaya yang sangat besar. Namun, ia tidak
ucapan Umar. Namun, seorang dari golonganAnshar gentar.Iamengerahkansegalakemampuannyauntuk
berkata, ”Ya Rasul, berikan dia, teruslah berinfak. membela Islam. Sebelum perang Yamamah dimulai,
Jangan khawatir kekurangan rejeki dari Allah yang ‘Abbad bermimpi melihat pintu langit terbuka, lalu
menguasai Arasy.” tertutup kembali. Mimpi itu pun diartikan bahwa
dalam perang itu ia akan mati syahid.
Rasulullah tersenyum. Wajahnya berseri-seri
mendengar ucapan orang Anshar itu. Lalu beliau Ketika perang berlangsung,‘Abbad memberikan
berkata, ”Memang dengan itu aku diperintahkan.” semangat kepada kaum Muslimin, ”Hai golongan
Anshar! Pecahkan sarung pedang kalian dan
tunjukkan keistimewaanmu dari golongan yang
lain!”
Mereka lalu menyerbu taman maut, yakni
taman yang digunakan Musailamah Al Kadzab
sebagai benteng pertahanan. Mereka berjuang
hingga ahkirnya mati syahid. Maka benarlah tafsir
mimpi yang pernah dialaminya.
Jumat (Kisah Para Sahabat)
‘Abbad bin Bisyir
(Pejuang Islam yang
Mendapatkan Cahaya
Allah SWT)
‘Abbad bin Bisyir selalu
mendapatkan cahaya Allah
SWT karena perjuangan dan
pembelaannya terhadap
Islam yang sangat besar.
252
Oktober
Sabtu (Kisah-Kisah Menakjubkan) Pada hari jumat selanjutnya, ia menerima surat
dari seorang wanita. Dalam suratnya, wanita itu
Melapangkan Air, menceritakan bahwa sekembalinya dari majelis, ia
Menyembuhkan Bisul mendoakan agar Abu Abdillah dapat sembuh dari
penyakitnya. Lalu, pada malam harinya ia bermimpi
Abu Abdillah (seorang syeikh yang ahli dalam bertemu dengn Rasulullah. Dalam mimpinya itu
ilmu agama) suatu ketika memiliki bisul di Rasulullah seolah-olah bersabda,”Beritahukan
wajahnya. Penyakit itu telah dideritanya selama pada Abu Abdillah agar melapangkan air bagi kaum
setahun. Berbagai obat sudah dicoba untuk Muslimin.”
menyembuhkannya. Namun, penyakit bisul itu tak
kunjung sembuh. Lalu sang syekh menyampaikan surat wanita
itu pada Abu Abdillah. Abu Abdillah pun segera
Pada hari Jumat, Abu Abdillah menghadiri memerintahkan orang untuk membuat sebuah galian
majelisUstaz ImamAbu ‘UtsmanAsh-Shabuni. Ia lalu di depan rumahnya. Setelah selesai, ia meminta
meminta sang ustaz untuk mendoakan kesembuhan galian itu diisi air dan kerikil. Setelah selesai, ia
penyakitnya. Maka Ia pun berdoa dan diamini oleh mengundang kaum Muslimin untuk mengambil air
orang banyak. atau minum darinya.
Sungguh menakjubkan! Setelah kaum Muslimin
mengambil air dari tempat galiannya, tidak sampai
seminggu bisul di wajah Abu Abdillah
menunjukkan tanda-tanda
kesembuhan.
Berbuat baik untuk
kepentingan masyarakat
banyak dapat menjadi
sarana mendapatkan
pertolongan dari
Allah Swt.
253
Oktober
Ahad (Kisah Teladan Lainnya) Di hadapan Iblis, Nabi Idris kemudian berbicara
sambil menutup salah satu matanya. Sementara itu,
Telur dan Jarum Jahit mata satunya lagi melihat ke arah lubang jarum yang
dipegangnya, “Jangankan telur ke dalam lubang
Suatu hari, iblis datang ke rumah Nabi Idris jarum ini saja, Allah sanggup memasukkan dunia
dengan maksud mengujinya. Iblis pun beserta isinya.”
kemudian mengetuk pintu sambil memanggil nama
Nabi Idris as. Pintu pun terbuka dan tampaklah Nabi Iblis sangat terkejut, ia tak mampu berkata
Idris dihadapan Iblis. apa-apa lagi. Dengan langkah gontai, akhirnya iblis
pergi membawa kegagalannya. Namun, iblis tidak
Lalu Iblis mengajukan pertanyaan kepada patah arang. Ia mencari mangsa yang lain. Ia akan
Idris, ”Bisakah Allah memasukkan dunia ke dalam terus menggoda manusia agar imannya goyah.
telur?“ Maka Nabi Idris masuk ke dalam rumah dan
membawa sebuah jarum jahit.
Tingkat keimanan
yang tinggi akan
menyelamatkan
manusia dari tipu daya
iblis.
254
November
November
Minggu Pertama
November
Senin (Al-Quran/ Hadits) segera memulai hafalannya. Betapa terkejutnya Abu
Abdullah ketika merasa bahwa kini ia sangat mudah
Mudah Menghafal menghafal Al-Quran. Ia pun sangat bersemangat
Al-Quran untuk menghafal dan menghafal lagi. Subhaanallah,
dalam waktu enam bulan akhirnya ia mampu
menghafal semua isi Al-Quran.
Selasa (Akidah/ Keimanan)
Akibat Mengeluh
Melakukan Diriwayatkan dari Umar al-Hammal, suatu
sesuatu dengan saat ia berkata, ”Maaf, maaf.” Kata-kata itu
diiringi doa yang terdengar oleh orang-banyak. Mereka lalu bertanya
khusyu’ akan pada Umar, “Hai Umar, apa arti doa tersebut?”
mendatangkan
kemudahan dari Umar lalu menceritakan asal mula ia
mengatakan kata itu.
Allah Swt.
“Suatu hari aku membawa kiriman tepung.
Seorang ahli Al-Quran bernama Abu Abdullah Lalu aku beristirahat sejenak untuk melepaskan
bin Harun at-Tastari berkata bahwa untuk lelah. Kelelahan yang aku rasakan sangat kuat
menjadi ahli Al-Quran bukanlah hal yang mudah. sehingga aku sempat mengeluh, ‘Ya Allah,
Semua diperolehnya dengan usaha yang keras. seandainya Engkau beri aku dua buah potong
Dahulu ia rajin belajar dan menghafal Al-Quran roti setiap hari tanpa bersusah payah, tentu aku
karena memiliki keinginan untuk hafal dan ahli dalam merasa senang.’
Al-Quran. Namun, ia selalu mengalami kendala.
Setiapkali ia hafal pada batas tertentu, ia selalu lupa Banyak mengeluh
seolah-olah belum pernah mengafal ayat-ayat itu. dapat mendatangkan
Ia merasa kecewa dan gelisah. Namun, ia keburukan dalam
tidak berputus asa. Ia mencoba dan mencoba lagi. hidup.
Setelah menghabiskan waktu yang cukup lama,
ia belum juga menguasai hafalannya. Akhirnya, ia
merenung untuk mencari jalan keluar dari masalah
yang dihadapinya.
Akhirnya, ia mendapatkan jalan keluar. Ia lalu
pergi haji. Di Masjidil Haram ia memegang kain
kelambu Ka’bah seraya berdoa, ”Ya Allah, Aku
mohon Kau memberikan karunia dan petunjuk-Mu
agar aku mudah menghafalAl-Quran dan menguasai
ilmunya.” Doa itu dilakukannya dengan khusyu’.
Setelah selesai melaksanakan ibadah haji, ia
lalu kembali ke Basrah. Begitu sampai di Basrah, ia
256
November
Di depan sebuah rumah yang tidak jauh dari Imam yang baik harus
tempaku, tiba-tiba ada dua orang laki-laki yang memerhatikan jemaah
bertengkar hebat. Keduanya tidak ada yang mau
mengalah. Bahkan, salah seorang dari laki-laki itu shalat.
berniat memukul salah seorang lainnya. Namun
naas, pukulan itu mengenai kepalaku hingga segera memisahkan diri dari jamaah Mu’adz. Ia lalu
berdarah. mengerjakan shalat sendiri secara ringkas.
Tak lama kemudian, pemilik rumah datang Ketika selesai shalat, orang-orang yang berada
menangkap mereka. Namun karena ia melihatku di masjid memberitahu Mu’adz tentang apa yang
berlumuran darah, ia juga membawaku karena dilakukan oleh laki-laki itu. Mu’adz kemudian
menduga aku terlibat dalam pertengkaran itu. Aku berkata, “Sesungguhnya dia itu orang munafik.”
akhirnya dipenjara. Selama di penjara, pelayan
penjara memberiku dua potong roti gratis setiap Kecaman Mu’adz akhirnya sampai ke telinga laki-
hari. laki pemilik dua unta itu. Ia kemudian menghadap
Rasulullah, “Ya Rasulullah, semalam Mu’adz
Pada suatu malam aku bermimpi. Dalam menjadi imam shalat Isya, lalu saya ikut berjamaah
mimpiku itu aku mendengar suara seseorang dengannya. Namun ketika ia membacakan surat Al-
berkata padaku, ‘Bukankah kamu pernah meminta Baqarah, saya memisahkan diri dari jemaah. Saya
dua potong roti setiap hari tanpa susah payah? Kini memilih shalat sendiri. Karena kami adalah orang-
kamu telah mendapatkannya. Meskipun kamu tidak orang yang bekerja, kami menyiram tanaman kami
pernah meminta maaf.’ dengan unta-unta penyiram kami. Tapi, Mu’adz
mengecam aku sebagai orang munafik.”
Aku lalu terbangun. Aku sangat terkejut dengan
mimpiku semalam, rupanya itu adalah peringatan Nabi kemudian memanggil Mu’adz dan
bagiku. Lalu aku mengatakan, ‘Maaf, maaf.’ Tak bersabda (tiga kali), “Wahai Mu’adz, apakah engkau
lama kemudian, terdengar seseorang mengetuk tukang membawa bencana? Alangkah baiknya
pintu penjara. Orang itu lalu berkata, ‘Mana yang kalau kamu membaca “Sabbihisma Rabbikal A’la
namanya Umar?’ (QS. Al-’Alaa , Wasy-Syamsyi wa Dhuhaaha (QS. Asy-
Syams), Wallaili idzaa Yaghsyaa (QS. Al-Lail), sebab
Akhirnya, mereka mengeluarkan Aku dari di belakangmu ada orangtua, ada yang lemah, dan
penjara. ada orang yang mempunyai keperluan.”
Rabu (Fiqih) Akhirnya, Mu’adz menyadari kekeliruannya.
Sejak itu ia selalu memerhatikan jemaahnya jika ia
Pentingnya menjadi imam dalam shalat.
Memerhatikan
Jemaah Shalat
Suatu ketika seorang laki-laki datang ke sebuah
masjid sambil membawa dua ekor unta untuk
menyiranbunga.Iakemudianmeninggalkanuntanya
itu untuk melaksanakan shalat Isya. Kebetulan
ia melihat Mu’adz bin Jabal sedang mengimami
shalat. Laki-laki itu kemudian bergabung dengan
jamaah Mu’adz. Namun ketika Mu’adz membaca
surat Al-Baqarah dalam shalatnya, laki-laki itu
257
November
Kamis (Akhlak) penipu, dan hai orang yang rugi. Pahala dan amalmu
hilang semua dan tidak ada bagian bagimu kini. Dan
Balasan bagi Amalan mintalah pahalamu dari orang yang kamu berbuat
Riya’ untuk mereka, wahai penipu.”
Dalam suatu peperangan, Abu Laits bersama Abu Laits kemudian bertanya, “Demi Allah yang
Abdul Malik bin Marwan bertemu dengan tiadaTuhan selain Dia.Apakah benar kau mendengar
seseorang yang selalu bangun malam. Ia bahkan sendiri hadits ini dari Rasulullah saw?”
tidak tidur malam kecuali hanya sebentar. Orang itu
ternyata seorang sahabat Nabi saw, yang kemudian Dia menjawab, “Demi Allah yang tiada Tuhan
bercerita bahwa ada seseorang yang bertanya, selain Dia. Sungguh saya telah mendengar sendiri
“Ya Rasulullah, dengan apakah untuk mencapai dari Rasulullah saw.”
keselamatan di akhirat kelak?”
Jumat (Kisah Para Sahabat)
Nabi menjawab, “Janganlah menipu Allah.”
Nabi kembali ditanya, “Bagaimana menipu Abu Sufyan bin Harits
Allah itu?”
Maka Rasulullah menjawab, “Yaitu mengerjakan (Menjadi Pembela Islam Set-
apa yang diperintahkan oleh Allah, namun bukan elah Bertaubat)
karena Allah. Dan berhati-hatilah kamu dari riya’
(menyombongkan diri), karena itu syirik terhadap
Allah. Pada hari Kiamat, orang yang berbuat riya’
akan dipanggil dengan empat nama,
yaitu hai kafir, hai orang lancang, hai
Riya dapat menghilangkan
pahala amal kita. Oleh
karena itu, jauhilah sikap
riya’.
Rida Allah SWT akan
diberikan kepada manusia
yang mau memperbaiki
kesalahan dan dosanya.
Kemudian, ia menggantinya
dengan amal saleh.
Abu Sufyan bin Harits adalah putra paman
Rasulullah saw yang bernama Harits bin Abdul
Mutthalib. Sebelum masuk Islam, selama 20 tahun
ia memusuhi dan memerangi Islam.
258
November
Setelah masuk Islam,AbuSufyan menghabiskan lama mencari, mereka belum juga menemukan unta
waktunya untuk beribadah dan berjihad. Ia itu.
melakukan itu untuk menghapus kesalahan pada
masa lalunya. Ia selalu mengiringi Rasulullah dalam Di tengah pencarian, ada seorang munafik
setiap peperangan. bernama Zaid bin Lushaib. Ia sengaja menyebarkan
kalimat yang mengejek Nabi, “Muhammad itu
Saat perang Hunain, kaum musyrikin telah bagaimana? Mengaku sebagai utusan Allah dan
memasang jebakan hingga membuat kaum mendapat kabar dari langit, tapi unta hilang saja ia
Muslimin porak-poranda. Namun, Abu Sufyan tetap tidak tahu di mana keberadaannya.”
bersama Rasulullah dan memegang kendali kuda
beliau dengan tangan kirinya. Sementara itu, tangan Mendengar ejekan itu, para sahabat menjadi
kanannya digunakan untuk memerangi musuhnya. marah. Namun Nabi meredam kemarahan itu.
Akhirnya, Allah memberikan kemenangan pada Beliau berkata, “Aku telah mendengar ada orang
umat Islam. berkata begini dan begitu. Demi Allah, aku tidak
akan mengetahui sesuatu kecuali setelah Allah
Sepeninggal Rasulullah saw, Abu Sufyan memberitahukannya padaku. Sekarang Allah
mendambakan pertemuan dengan beliau di telah memberitahukan bahwa unta yang hilang itu
kampung akhirat. Hari itu pun tiba. Ia akhirnya berada di lembah anu dan di kampung anu karena
meninggal dunia dalam rida Allah karena sejak kendalinya tersangkut di satu pohon.”
masuk Islam, ia tidak berbuat dosa.
Sebagian sahabat kemudian mencari unta
Sabtu (Kisah-Kisah Menakjubkan) yang hilang itu ke tempat yang dimaksudkan oleh
Nabi. Tak lama kemudian, mereka kembali dengan
Unta Nabi Terlepas membawa unta itu ke hadapan Nabi.
Diriwayatkan dalam suatu perjalanan, unta Zaid yang telah mengejek
milik Nabi Muhammad terlepas. Para sahabat dan meremehkan kenabian
kemudian bergerak mencarinya. Setelah beberapa Muhammad merasa malu
dan menyesal.
Sebagai orang yang
istimewa, Nabi
Muhammad selalu
mendapatkan
pertolongan pada saat
membutuhkannya.
Termasuk saat ia
diejek oleh orang
yang meragukan
kenabiannya.
259
November Perbuatan baik
akan mendatangkan
Ahad (Kisah Teladan Lainnya) pertolongan dari Allah
Rencana Jahat Swt.
Seorang Saudara
Seorang laki-laki meninggal dunia. Ia menghancurkan usaha adiknya agar jatuh miskin
meninggalkan harta warisan dalam jumlah seperti dia.
yang sama untuk kedua anak laki-lakinya. Namun,
kedua anak tersebut memiliki perangai yang Sang kakak lalu menyewa orang jahat untuk
berbeda. Anak yang lebih muda menggunakan merampok rombongan dagang adiknya. Namun,
harta warisannya sebagai modal untuk berdagang. sang penjahat memiliki satu kelemahan, yakni tidak
Sementara kakaknya mempergunakan harta dapat melihat dari jarak dekat.
warisan untuk berfoya-foya. Bahkan, dalam waktu
singkat hartanya habis dan ia pun jatuh miskin. Ketika rombongan itu sudah dekat, sang kakak
memberikan isyarat pada penjahat itu agar segera
Ketika menjadi miskin, ia selalu meminta merampok barang dagangan adiknya. Ternyata, si
bantuan adiknya. Sang adik selalu membantunya. penjahat tidak dapat melihat dengan jelas sehingga
Namun sayang, diam-diam kakaknya ingin barang dagangan itu selamat.
260
November
Minggu
Kedua
261
November
Senin (Al-Quran/ Hadits) yang terkutuk). Kalimat itu dikenal dengan sebutan
ta’awudz,” jawab Rasulullah.
Keutamaan Ta’awudz
Setelah mendengar penjelasan dari Rasulullah,
Ta’awudz merupakan bacaan para sahabat lalu mendekat ke arah dua orang yang
yang penting karena memiliki bertengkar itu. Lalu mereka berkata, “Sesungguhnya
Rasulullah Saw menyuruh supaya kalian berlindung
keutamaan, di antaranya diri kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk.”
dapat menjadi peredam
Lalu keduanya mematuhi apa yang
pertengkaran. diperintahkan Rasulullah. Mereka membaca
ta’awudz. Seketika itu hati mereka tenang dan
pertengkaran pun berakhir.
Selasa (Akidah/ Keimanan)
Asal Tidak Bohong
Sulaiman bin Shurad ra bercerita bahwa suatu Suatu ketika Rasulullah didatangi seorang laki-
ketika ia bersama Rasulullah dan para sahabat laki yang ingin masuk Islam. Beliau kemudian
di suatu tempat. Tiba-tiba datang dua orang yang menuntunnya untuk mengucapkan dua kalimah
saling memaki. Semakin lama makian mereka syahadat. Setelah bersyahadat, laki-laki itu berkata
semakin memuncak. Bahkan, salah seorang dari kepada Rasulullah, “Ya Rasul, sesungguhnya saya
mereka wajahnya menjadi merah padam karena merasa sangat sulit untuk meninggalkan dosa. Saya
merasa tersinggung. Kondisi di tempat itu benar- takut Allah akan murka. Bagaimana,Ya Rasul?”
benar menegangkan. Mereka tidak ada yang mau
mengalah. Mereka terus saling memaki tanpa Rasulullah lalu menjawab, “ Jika kamu ingin
mempedulikan orang di sekitarnya. Allah tidak murka, tinggalkanlah kebohongan!”
Rasulullah kemudian bersabda, “Sesungguhnya Laki-laki itu terkejut. Ia merasa betapa
saya mengetahui suatu kalimat yang bila dibaca mudahnya syarat yang diajukan oleh Rasulullah. Ia
niscaya hilanglah apa yang sedang terjadi kemudian pulang ke rumahnya. Dalam perjalanan
(maksudnya pertengkaran kedua orang yang pulang ia tergoda untuk melakukan dosa. Sebelum
disebabkan saling maki memaki).” masuk Islam, orang ini dikenal suka meminum
minuman keras, berjudi, dan mencuri. Namun
Para sahabat lalu bertanya pada beliau, setelah masuk Islam, ketika ia bermaksud melakukan
”Kalimat apa itu,Ya Rasul?” kejahahatan, ia ingat pesan Rasulullah. Ia pun tidak
jadi melakukannya. Ia berkata dalam hati, ”Jika aku
“A’uudzubillaahi minasysyaithaanirrajiim (Saya melakukan kejahatan, Rasulullah pasti bertanya
berlindung diri kepada Allah dari godaan setan padaku. Aku pun akan bingung menjawabnya. Jika
aku berbohong berarti melanggar perjanjian dengan
Rasulullah. Dan jika aku berkata benar, aku akan
mendapatkan hukuman akibat kejahatanku.”
Laki-laki tersebut mengurungkan niatnya
berbuat kejahatan. Dengan perjuangan yang berat,
262
November
Untuk mempertahankan dengan baik dan penuh perhatian. Namun ketika
iman diperlukan perjuangan suatu ketika turun sebuah ayat yang berbunyi,
keras dan tekad yang kuat. “Kamu tidak akan memperoleh kebajikan (yang
hakiki) sehingga kamu menginfakkan sebagian dari
ia mampu mempertahankan imannya untuk tidak apa yang kamu cintai”, Abu Thalhah menyadari
berbuat kejahatan. Bahkan, ia menjadi muslim bahwa ia harus menginfakkan hartanya itu. Ia tidak
yang saleh sebagaimana yang dicontohkan oleh boleh terlalu mencintainya lagi.
Rasulullah.
Abu Thalhah berangkat menemui Rasulullah. Ia
kemudian berkata pada beliau, “Wahai Rasulullah,
sesungguhnya Allah berfirman, Kamu tidak akan
memperoleh kebajikan (yang hakiki) sehingga kamu
menginfakkan sebagian dari apa yang kamu cintai.
Sesungguhnya harta yang paling saya senangi
adalah Bairuha’. Tanah itu saya sedekahkan karena
Allah Swt. Oleh karena itu, pergunakanlah menurut
apa yang diberitahukan oleh Allah,Ya Rasul.”
Rasulullah kemudian berkata, “Bagus Abu
Thalhah, itu adalah harta yang menguntungkan.
Aku telah mendengar apa yang kamu katakan. Kami
menerima pemberianmu dan kami kembalikan
padamu. Sebaiknya kamu memberikan kebun itu
pada kerabat terdekatmu.”
Abu Thahah lalu berkata, “Baiklah, Ya Rasul.” Ia
lalu membagikan hartanya dengan berzakat pada
kerabat dan anak-anak dari pamannya. Ia merasa
lega telah memberikan miliknya yang terbaik untuk
Allah Swt.
Rabu (Fiqih/ Ibadah) Pemberian zakat sebaiknya
diberikan kepada kerabat
Pemberian Zakat
dekat terlebih dahulu,
Anas bin Malik ra berkata bahwa ada salah baru kemudian pada orang
seorang sahabat Anshar di Madinah bernama
Abu Thalhah. Ia adalah seorang yang dikenal paling lain.
kaya. Ia memiliki banyak banyak pohon kurma.
Meskipun kaya, ia bukanlah seorang yang pelit. Ia
tidak segan untuk membagi-bagikan hasil kebunnya
itu.
Di antara harta yang paling dicintainya adalah
Bairuha’. Bairuha’ adalah nama kebun yang letaknya
berhadapan dengan masjid. Rasulullah saw sering
berteduh di kebun itu dan minum air darinya. Ia
sangat mencintai kebun itu hingga merawatnya
263
November
Kamis (Akhlak)
Menepati Janji
Suatu hari seorang penggembala lengah saat kecepatan yang tinggi. Ia adalah si penggembala
menggembalakan unta milik majikannya. unta. Dengan segera ia turun dari kudanya.Tekadnya
Unta tersebut masuk ke kebun anggur milik orang untuk menepati janji sangat kuat.Akhirnya, hukuman
lain. Ia hendak menariknya dari kebun anggur. pun akan segera dilaksanakan.
Namun, ia terlambat! Pemilik anggur sudah lebih
dulu melempar unta itu dengan batu besar hingga Tiba-tiba anak si pemilik kebun anggur
mati. Si penggembala terkejut dan marah. Tanpa membatalkan hukuman qishas karena melihat
sadar ia melempar pemilik kebun anggur dengan kesungguhan si penggembala untuk menepati janji.
batu. Bahkan, ia ingin menjadikannya sebagai saudara.
Anak pemilik kebun anggur tidak bisa menerima Orang yang
kejadian yang menimpa ayahnya. Ia melaporkan menepati janji akan
kejadian tersebut pada Umar bin khattab. Lalu si dicintai oleh Allah
penggembala dan anak pemiliki kebun anggur itu
menghadap Umar. Umar kemudian menanyakan SWT dan akan
pada keduanya tentang peristiwa yang terjadi. Si mendapatkan berkah
penggembala mengatakan bahwa ia tidak sengaja.
Ia hanya takut karena unta majikannya mati. Lalu dalam hidupnya.
Umar bertanya pada anak pemilik kebun, apakah
ia mau memaafkan si penggembala itu. Namun,
anak pemilik kebun itu tidak mau memaafkannya.
Bahkan, ia ingin dilaksanakan hukum Qishas. Hukum
Qishas adalah hukum yang diberikan seseorang
sesuai dengan yang diperbuatnya.
Sebelum hukum qishah dilaksanakan, si
penggembala mempunyai satu permintaan.
Ia meminta diberikan kesempatan untuk
menyampaikan amanah yang ada pada dirinya. Ia
mendapatkan titipan harta anak yatim yang harus
diserahkannya. Kini, karena ia akan menjalani
hukuman. Ia akan menitipkannya pada orang lain
yang amanah. Kemudian salah seorang teman
penggembala tersebut menawarkan diri sebagai
penjaminnya.
Tiga hari berlalu, hukuman qishah akan
dilaksanakan. Si penggembala belum juga datang.
Anak pemilik kebun anggur mulai tidak percaya pada
si penggembala.Teman si penggembala meyakinkan
bahwa temannya itu akan menepati janjinya.
Beberapa menit sebelum qishah dilaksanakan,
terlihat seorang laki-laki menunggang kuda dengan
264
November
Jumat (Kisah Para Sahabat) orang yang cerdas sering mengandalkan pendapat
Hudzaifah.Terutama dalam hal ketajamannya dalam
Hudzaifah Ibnul memilih tokoh dan mengenali masing-masing dari
Yaman mereka.
(Sahabat yang Ahli Membaca Sewaktu perang Khandaq, Rasulullah saw
Tabi’at Manusia) bermaksud hendak mengetahui perkembangan
terakhir di lingkungan para musuh. Namun, beliau
Hudzaifah Ibnul Yaman bersama ayah dan mengalami kesulitan karena saat itu gelap gulita.
saudaranya menganut agama Islam dengan Sementara angin topan datang dengan sangat hebat.
teguh. Ia terdidik di tangan Rasulullah sehingga Beliau pun memilih di antara para sahabatnya yang
tumbuh dalam dirinya sifat jujur dan mencintai dinilainya mampu menyusup di lingkungan musuh.
orang yang teguh membela kebenaran. Akhirnya, Hudzaifah IbnulYaman yang terpilih.
Hudzaifah Ibnul Yaman memiliki keahlian Meskipunadarasatakutdankhawatir,Hudzaifah
dalam membaca tabi’at dan air muka seseorang. Ia Ibnul Yaman tetap melaksanakan tugas yang
tanpa susah payah mampu menyelidiki rahasia yang diberikan Rasulullah. Ia akhirnya dapat menyusup
tersembunyi.Umar bin Khattab yang dikenal sebagai ke tempat musuh. Ia lalu kembali kepada Rasulullah
dan menceritakan keadaan musuh. Rasulullah
sangat senang mendengar cerita Hudzaifah.
Demikianlah kehidupan Hudzaifah IbnulYaman.
Pada tahun 36 Hijriah ia akhirnya meninggal dunia.
Anugerah besar yang
diberikan Allah SWT
kepada Hudzaifah Ibnul
Yaman digunakannya
untuk membela Islam.
Oleh karena itu, ia
termasuk sahabat yang
terpilih dan utama di
hadapan Rasulullah Saw.
265
November
Sabtu (Kisah-Kisah Menakjubkan) Mendengar jawaban Ibrahim, Raja
Namrud sangat marah dan tersinggung. Lalu ia
Tidak Hangus berkata,”Bagaimana mungkin kami bertanya
Dibakar pada berhala itu. Dia tidak dapat berbicara. Kamu
memang bodoh, Ibrahim!”
Suatu hari Nabi Ibrahim menghancurkan
berhala-berhala yang disembah oleh Raja ”Tuan Raja, justru Tuan dan pengikut Tuanlah
Namrud dan para pengikutnya. Nabi Ibrahim yang bodoh. Bagaimana mungkin Tuan menyembah
menggunakan kapak untuk mengancurkan berhala- berhala yang bisu dan tidak dapat memberikan apa
berhala tersebut. Nabi Ibrahim hanya menyisakan pun?” jelas Ibrahim.
satu berhala, yakni berhala yang paling besar. Ia
kemudian mengalungkan kapaknya pada berhala RajaNamrudmerasaterpojok.Iamemerintahkan
besar tersebut. para prajurit segera menangkap Ibrahim dan
bersiap membakarnya. Suasana menjadi semakin
Raja Namrud sangat marah. Ia kemudian menegangkan. Rakyat yang menyaksikan menduga
menyuruh para prajuritnya untuk menangkap Nabi bahwa Ibrahim akan segera terbakar. Namun, Allah
Ibrahim. Nabi Ibrahim akhirnya disidang. Raja tidak membiarkan Ibrahim mati begitu saja. Allah
Namrud bertanya pada Ibrahim, “Apakah kamu berfirman “Hai api, menjadi dinginlah dan menjadi
yang melakukan perbuatan ini terhadap tuhan- keselamatanlah bagi Ibrahim.”
tuhan kami, Hai Ibrahim?”
Atas izin Allah, api tersebut menjadi dingin.
Ibrahim pun menjawab, ”Sebenarnya patung Ibrahim merasakan bahwa ia mendapatkan
yang besar itulah yang melakukannya. Tanyakanlah kesegaran dari api tersebut. Itulah mukjizat yang
kepada berhala itu jika mereka dapat berbicara”. diberikan Allah pada Ibrahim. Lalu Ibrahim segera
keluar dari kobaran api. Semua yang hadir, termasuk
Raja Namrud sangat terkejut. Mereka tidak percaya
dengan apa yang mereka saksikan. Raja Namrud
pun akhirnya membiarkan Ibrahim pergi.
Tidak hangus
ketika dibakar
merupakan
mukjizat Nabi
Ibrahim yang
diberikan oleh
Allah Swt.
266
November
Ahad (Kisah Teladan Lainnya)
Mati karena Dengki
Abdullah bin Ubay adalah salah seorang tokoh Akhirnya, Rasulullah saw, Imam Ali Bin Abi
Yahudi. Ia sangat dengki kepada Rasulullah Thalib, dan beberapa sahabat masuk ke rumah
saw. Abdullah bin Ubay. Mereka dipersilahkan duduk di
tengah rumah. Tepat di atas lubang yang ditutupi
Pada acara pesta pernikahan putrinya, Abdullah permadani. Namun, saat itu tidak terjadi sesuatu.
bin Ubay mengundang Rasul saw, Imam Ali, dan Abdullah bin Ubay merasa heran dan segera
sahabat lain. Namun, dia telah mempersiapkan memerintahkan pelayannya untuk mengeluarkan
rencana jahat untuk mencelakai Rasulullah. Dia makanan yang beracun.
menggali lubang di tengah rumahnya. Di atas
rumahnya pun dilapisi tanah tipis dan permadani. Setelah makanan siap, Rasulullah saw bersabda
pada Imam Ali, "makanlah makanan ini dengan
Lubang itu dipenuhi pedang, tombak, dan anak membaca doa terlebih dahulu." Kemudian, mereka
panah. Selain itu, dia mencampur makanan yang pun makan bersama-sama. Setelah itu, mereka
akan disajikan dengan racun. Orang-orang Yahudi keluar dari rumah Abdullah dengan selamat.
itu bersembunyi di sudut rumah. Mereka membawa
pedang yang telah diolesi racun. Abdullah bin Ubay Abdullah bin Ubay sangat heran dan mengira
berencanajikaRasulullahdanparasahabatnyamasuk orang-orangnya tidak mencampurkan racun pada
ke rumahnya, ia akan terperosok ke dalam lubang. makanan itu. Dia pun segera memerintahkan orang-
Saat itulah orang-orangYahudi akan mencelakainya orangYahudi yang membawa pedang beracun untuk
dengan pedang beracun. Jika Rasulullah dan sahabat memakan makanan sisa yang ada. Setelah mencicipi
selamat, mereka akan memakan makanan yang makanan itu, mereka semua keracunan.
telah dibubuhi racun.
Sementara itu, putrinya yang baru saja
Sebelum Rasulullah sampai di rumah Abdullah, menikah menyingkap permadani di atas lubang.
Allah telah memberitahukan rencana jahatAbdulllah. ia melihat bahwa tanah yang melapisi lubang itu
Allah lalu memberitahu beliau agar menuruti apa telah mengeras dan kokoh. Dia lalu duduk di atas
yang dipersilakan oleh Abdulllah. permadani itu dan seketika itu pula terperosok ke
dalam lubang.
Begitulah Abdullah. Hendak mencelakai
Rasulullah saw hingga hatinya mati karena dengki.
Selain itu, anaknya yang baru menikah pun celaka
karena ulah ayahnya yang dengki terhadap
Rasulullah saw.
Kedengkian dapat
mengantarkan
seseorang pada murka
Allah Swt.
267
November
Minggu
Ketiga
268
November
Senin (Al-Quran/ Hadits) Dan siapa yang meringankan bagi orang yang
dalam kesukaran, Allah akan merigankan padanya
Terangkatnya Derajat dunia akhirat. Allah akan membantu seorang hamba
Budak selama ia membantu saudaranya sesama Muslim.
Dan siapa yang berjalan melalui jalan untuk menuntut
ilmu agama, Allah akan memudahkan baginya jalan
menuju ke surga. Dan tidak berkumpul suatu kaum
dalam baitullah (masjid) untuk membaca kitab
Allah dan mempelajarinya. Melainkan turun kepada
mereka ketenangan, diliputi rahmat dan dikerumuni
Malaikat, serta diingati oleh Allah di depan malaikat-
malaikat-Nya.”
Manusia dapat terangkat Selasa (Akidah/ Keimanan)
derajatnya ketika dapat
menguasai dan memahami Berkah Sedekah
Al--Quran dengan baik.
Pada suatu hari Nabi Isa diminta para penduduk
Diriwayatkan suatu ketika Umar bin Khattab suatu dusun untuk berdoa. Mereka berdoa agar
ra melihat kedatangan pegawainya setelah tukang penatu yang telah merobekkan dan menahan
berhaji. Umar bertanya padanya, “Siapa yang baju mereka tidak dapat membawa bungkusan baju
engkau wakili di Makkah ketika kamu tinggalkan?” yang dibawa ke rumahnya.
Pegawai Umar lalu menjawab, “Abdurrahman Sedekah dapat
bin Abi Abza.” mendatangkan berkah,
yaitu berupa keselamatan
Umar terkejut mendengar jawaban tersebut.
Umar bertanya kembali, “Kamu mengangkat dan ampunan dari
seorang turunan budak di atas bangsa Qurays?” Allah Swt.
“Ya benar, karena tidak ada yang lebih pandai
dan lebih mengerti Al-Quran selain dirinya,” jawab
pegawai Umar.
Umar mengangguk-anggukkan kepala. Ia lalu
berkata, “Ya benar. Allah telah menaikkan derajat
orang-orang dengan Al-Quran. Juga menurunkan
derajat beberapa orang. Abdurrahman adalah orang
yang termasuk diangkat derajatnya dengan Al-
Quran. Meskipun ia seorang budak, kepandaian dan
pemahamannnya terhadap Al Quran begitu dalam.
Allah pun akan mengangkat derajatnya lebih tinggi.
Rasulullah saw bersabda bahwa siapa yang
melapangkan kesempitan saudaranya sesama
muslim, misalnya kesempitan dunia, maka Allah
akan melapangkan baginya kesempitan akhirat.
269
November
Suatu ketika, si tukang penatu pergi untuk Berdoa dan pasrah diri
menatu baju sambil membawa tiga potong roti. Di kepada Allah SWT dapat
tengah perjalanan, ia bertemu dengan seorang Abid mendatangkan rahmat
(ahli ibadah) yang merasa lapar. Si tukang penatu dan pertolongan Allah
lalu menyerahkan tiga potong rotinya pada si Abid.
Si Abid lalu mendoakannya. Swt.
Sore harinya, si tukang penatu pulang dengan
selamat. Ia menceritakan peristiwa yang dialaminya
pada Nabi Isa. Beliau lalu meminta bungkusan
yang dibawa si tukang penatu. Ternyata, dalam
bungkusan itu terdapat ular hitam besar yang
mulutnya terikat dengan kendali besi. Dengan izin
Allah, ular itu berkata bahwa ia akan mencelakai si
tukang penatu. Namun, Allah menyuruh malaikat
datang mengendalikannya dengan kendali besi
ketika si tukang penatu bersedekah dan si Abid
mendoakannya.”
Nabi Isa lalu berkata pada tukang penatu, ”Hai
tukang penatu, perbaikilah amalmu. Sesunggunya,
Allah telah mengampunimu berkat sedekahmu.”
Rabu (Fiqih/ Ibadah)
Doa dan Pasrah Diri
Ketika berangkat haji, Malik bin Dinar melihat sekawanan penjahat. Mereka mengambil seluruh
sebuah pemandangan ganjil. Ia melihat hartaku. Lalu untuk menghilangkan jejak, mereka
seekor burung gagak yang terbang bolak-balik membawaku ke gua ini dan meninggalkanku dalam
sambil membawa sepotong roti di paruhnya. Karena keadaan terikat tali. Dalam kondisi seperti ini, aku
penasaran, ia segera mengikuti ke mana arah burung sulit mencari makan, sementara aku kelaparan
gagak itu. karena tinggal berhari-hari. Aku selalu berdoa
kepada Allah agar memberikan rahmat-Nya padaku.
Ternyata, burung gagak itu terbang menuju Seperti yang kau lihat, Allah mendengar doaku dan
gua. Di dalam gua itulah burung gagak menyuapkan mengirimkan seekor burung gagak yang selalu
roti yang dibawanya pada seorang laki-laki yang memberikan sepotong roti padaku.”
tubuhnya terikat tali. Malik bin Dinar kemudian
mendekati laki-laki itu dan bertanya padanya, Setelah mendegarkan cerita laki-laki itu,
”Siapakah kamu ini? Kenapa kamu bisa terikat di Malik bin Dinar kemudian melepaskan tali-tali
sini?” yang mengikat laki-laki itu. Mereka kemudian
pergi menunaikan haji. Hari itu Malik bin Dinar
Laki-laki itu kemudian menjawab, “Aku adalah mendapatkan pelajaran betapa kasih sayang Allah
salah seorang jemaah haji. Aku dirampok oleh sangat dalam pada orang yang selalu berdoa dan
berpasrah diri kepada-Nya.
270
November
Kamis (Akhlak) memegang mulutnya dan berusaha mengeluarkan
kurma dari mulut cucunya itu. Beliau berkata kepada
Sikap Rasulullah saw Hasan, “Apakah kamu tidak mengerti kalau keluarga
terhadap Barang- Muhammad Saw tidak diperbolehkan makan barang
Barang Sedekah sedekah?”
Suatu ketika, ke hadapan Rasulullah Peristiwa itu rupanya selalu diingat oleh Hasan.
didatangkan kurma setandan demi setandan. Ketika Hasan telah tumbuh dewasa, ia pernah ditanya
Lama kelamaan, jumlah kurma itu menjadi banyak oleh seorang sahabat bernama Abu Hurairah, “Apa
dan bertumpuk-tumpuk. Kurma itu adalah kurma yang paling kamu ingat dari Rasulullah?” Hasan
sedekah yang akan diberikan pada orang yang kemudian menjawab “Aku mengambil sebiji kurma
membutuhkan. sedekah, lalu aku memakannya. Setelah beliau
mengetahui hal itu, beliau segera mengeluarkan
Tak lama kemudian, cucu Rasulullah yang kurma dari mulutku.”
bernama Hasan dan Husein datang. Ketika melihat
tumpukan kurma yang banyak, keduanya merasa Dalam perjalanan hidupnya, Hasan selalu
tertarik. Keduanya kemudian bermain di dekat mengingat pelajaran yang diberikan oleh Rasulullah
tumpukan kurma.Tiba-tiba, Hasan mengambil sebiji agar tidak memakan barang sedekah.
kurma dan dimasukkan ke dalam mulutnya.
Betapa mulia pelajaran
Rasulullah yang melihat hal itu sangat yang diberikan Rasulullah
terkejut. Beliau langsung mendekati Husein. Beliau kepada cucunya untuk tidak
memakan barang-barang
sedekah.
271
November
Jumat (Kisah Para Sahabat) Ketika musim haji tiba, Uthbah mewakilkan
pemerintahan pada temannya. Ia lalu menunaikan
Utbah bin Ghazwan ibadah haji. Setelah selesai, ia pergi ke Madinah
dan meminta kepada Umar bin Khattab agar
(Pemanah Hebat yang diperkenankan untuk mengundurkan diri. Namun,
Umar tidak mengabulkan permintaannya dan
Sederhana) menyuruhnya untuk kembali ke Basrah.
Utbah bin Ghazwan adalah salah seorang Namun sebelum Uthbah menaiki kendaraannya
yang masuk Islam dengan menjabat tangan untuk kembali ke Bashrah, ia menengadahkan
kanan Rasulullah saw. Ia bersama kawan-kawannya tangannya berdoa kepada Allah Swt. Pada saat itu
memegang prinsip hidup mulia. Meskipun mereka tiba-tiba tangannya menjadi lunglai. Tubuhnya pun
banyak mendapat tekanan dari orang-orang melemah dan akhirnya ia meninggal dunia.
Qurays.
Pribadi Uthbah
Ketika orang-orang Qurays sering layak kita jadikan
mengganggunya, Uthbah selalu membawa panah
dan tombak. Ia melemparkan tombaknya dengan teladan. Ia
tepat. tetap sederhana
Sejak masuk Islam, Uthbah selalu mengiringi meskipun ia
Rasulullah dalam beberapa peperangan. Ketika seorang yang
Rasulullah saw wafat, ia tidak meletakkan
senjatanya itu. Ia terus berjuang membela Islam. hebat,
Dan ketika menghadapi tentara Persi, ia melakukan
perjuangan yang hebat.
Suatu ketika, khalifah Umar bin Khattab
mengirimkannya ke Ubullah untuk membebaskan
negeri itu. Juga membersihkan buminya dari orang-
orang persi. Utbah pun pergi melaksanakan tugas
itu. Ia menyusun kekuatannya sambil membawa
tombak di tangannya. Ia lalu berseru di hadapan
tentaranya, ”Allahu Akbar, Shadaqa Wa’dah (Allah
Maha Besar, Ia menepati janji-Nya).”
Lalu Uthbah dan pasukannya maju melawan
orang-orang Persi yang telah bersiap dengan
pasukan terkuatnya. Setelah melalui perjuangan
yang hebat, akhirnya pasukan Utbah dapat
mengalahkan pasukan Persi.
Uthbah lalu membangun kota Basrah di
Ubullah. Namun, Umar menyuruhnya kembali ke
Basrah dan memintanya memimpin kota tersebut.
Ia membimbing rakyat melaksanakan shalat,
memberi pengertian dalam masalah agama,
menegakkan hukum yang adil, serta memberi
contoh teladan tentang hidup sederhana. Rakyat
yang semula terbiasa hidup mewah, kini perlahan-
lahan memulai hidup sederhana.
272
November
Sabtu (Kisah-Kisah Menakjubkan) Dalam pengundian yang dilakukan selama
tiga kali berturut-turut, nama Yunus-lah yang terus
Ditelan Ikan Paus keluar. Keputusan undian itu adalah kehendak Allah
yang tidak dapat ditolaknya. Bahkan, mungkin
Selama 33 tahun berdakwah, Nabi Yunus hanya di dalamnya terdapat hikmah. Ia juga sadar telah
mendapatkan dua orang pengikut, yakni Rubil melakukan dosa dengan meninggalkan Ninawa
dan Tanukh. Hal ini tentu saja membuatnya sangat sebelum memperoleh perkenan Allah. Mungkin
keputusan undian itu adalah sebagai penebusan
sedih. Ia berpikir tidak ada lagi harapan bagi kaum dosa yang ia lakukan. Dengan hati yang mantap dan
penuh kerelaan, Nabi Yunus menceburkan diri ke
Ninawa untuk bisa beriman kepada Allah Swt. laut.
Nabi Yunus kemudian berjalan kaki Lalu Allah mewahyukan seekor ikan paus untuk
menelannya. Seketika setelah NabiYunus terlempar
mengembara. Ia naik gunung turun gunung tanpa ke laut, kondisi laut menjadi tenang. Kapal dapat
pun melanjutkan perjalanannya. Sementara Nabi
tujuan. Tanpa disadari, ia tiba-tiba berada di sebuah Yunus yang berada di dalam perut ikan paus merasa
sedih. Lalu ia memohon ampun kepada Allah atas
pantai. Ia melihat sekelompok orang bergegas dosa dan tindakan yang salah yang dilakukannya
secara tergesa-gesa.
hendak menumpang sebuah kapal. Ia minta
Setelah beberapa hari dalam perut ikan paus,
dari pemilik kapal agar diperbolehkan ikut serta Nabi Yunus terlempar dari mulut ikan ke pantai
dalam keadaan kurus lemah dan sakit. Akan tetapi,
bersama penumpang lain. Setelah mendapat izin, Allah dengan rahmat-Nya menumbuhkan sebuah
pohon labu yang dapat menaungi dengan daun-
ia segera naik kapal tersebut. Namun belum lama daunnya.Yunus pun dapat menikmati buahnya.
ia menaikinya, gelombang besar diikuti oleh tiupan
angin taufan yang kencang mendadak datang.
Seluruh penghuni kapal pun menjadi panik.
Lalu Nahkoda kapal mengingatkan
penumpangnya bahwa berdasarkan
tradisi yang diyakini awak kapal,
jika kapal diterpa badai
dahsyat, itu menandakan
ada penumpang yang
telah melakukan dosa
besar. Nahkoda tersebut
pun mengadakan
pengundian untuk
menemukan siapa
di antara penumpang
tersebut yang telah
melakukan dosa besar.
Nabi Yunus dapat
selamat ketika berada
dalam perut ikan paus
adalah karena kuasa
Allah SWT.
273
November
Ahad (Kisah Teladan Lainnya) Laki-laki itu lalu mengucapkan kalimat talbiyah,
“Labbaikallahumma Labbaik (Wahai Tuhanku, aku
Rahmat dan penuhi penggilan-Mu pada-Ku). Ia terus melakukan
Ampunan thawaf dengan menggendong ibunya.
Pada musim haji, umat muslim berbondong- Umar bin Khattab lalu berkata pada para
bondong pergi ke Makkah untuk melaksanakan sahabat, “Marilah kita melaksanakan thawaf juga.
rukun Islam yang kelima. Hal ini dilakukan juga oleh Karena saat ini adalah waktu turunnya rahmat dan
khalifahUmar bin Khattab. Beliau bersamaAli binAbi ampunan dari Allah. Mudah-mudahan berkah dari
Thalib dan para sahabat lainnya pergi menunaikan kebaktian laki-laki ini pada ibunya, kita juga akan
ibadah mulia tersebut. mendapatkan rahmat dari Allah.”
Ketika sedang berada di Baitul Haram, Umar dan para sahabat lalu berkeliling Ka’bah
mereka menyaksikan ada seorang laki-laki sedang sambil terus mengucapkan kalimat talbiyah. Hari
mengelilingi Ka’bah untuk melakukan thawaf sambil itu mereka menyaksikan sendiri seorang laki-laki
membaca kalimat talbiyah. Yang menarik perhatian yang memiliki akhlak yang indah. Ia menunjukkan
mereka adalah laki-laki itu melaksanakan thawaf bakti pada ibunya yang telah tua, buta, dan lemah.
sambil menggendong seorang wanita tua buta. Subhaanallah!
“Ini sunggguh pe-mandangan yang sangat
menakjubkan,” kata mereka dalam hati. Mereka
lalu mendekat ke arah laki-laki itu dan menanyakan
kenapa ia menggendong wanita tua itu?
Laki-laki itu lalu berkata, ”Aku akan melakukan
apa saja untuk membalas utangku pada ibuku
sepanjang hidupku. Selama ini beliau telah banyak
berkorban dan berjuang untukku. Kini saatnya aku
membalas kebaikannya meskipun apa yang aku
lakukan sesungguhnya tak akan dapat membalas
semua kebaikannya.”
Berbakti pada
orangtua, terutama
ibu, dapat
mendatangkan
rahmat dan ampunan
dari Allah SWT.
274
November
Minggu
Keempat
275
November
Senin (Al-Quran/ Hadits) Selasa (Akidah/ Keimanan)
Memelihara Nelayan Mukmin
Asma Allah SWT dan Nelayan Kafir
Basyar Al-Hafi dikenal sebagai seorang yang Penderitaan di dunia
saleh dan selalu taat beribadah. Sebelum Allah tidak akan berarti
memberikan hidayah kepadanya, ada sebuah kisah
yang sangat berkesan yang dialaminya. apa-apa jika balsannya
adalah surga di akherit
Suatu ketika saat ia sedang berjalan. Ia
menemukan secarik kertas yang bertuliskan nanti.
Bismillahirrahmaanirrahiim. Ia kemudian mengambil
kertas itu lalu membersihkannya. Tak lama Pada zaman dulu, ada dua orang nelayan mukmin
kemudian, ia pergi membeli minyak wangi dan dan nelayan kafir. Pada suatu hari keduanya
mengoleskan minyaknya ke dalam tulisan nama pergi ke laut untuk menangkap ikan. Sewaktu
Allah itu. menebar jala, nelayan kafir menyebut nama tuhan
berhalanya. Hasil tangkapannya amat banyak.
Malam harinya ia bermimpi ada orang yang Berbeda dengan nelayan mukmin. Ketika menebar
berkata padanya, ”Hai Basyar, engkau telah jalanya, si-mukmin itu menyebut nama Allah.
mengangkat nama Kami dari jalanan sehingga Hasilnya, tidak ada seekor pun ikan yang tersangkut
tidak terinjak oleh manusia. Kamu juga memberi pada jaringnya.
wewangian pada kertas itu. Sebagai balasannya,
Aku harumkan namamu di dunia dan akhirat.” Hari beranjak senja, nelayan mukmin tidak
berhasil mendapat ikan satu pun. Sementara si
Begitu terbangun dari tidurnya, Basyar sangat nelayan kafir itu kembali dengan membawa ikan
terkejut. Ia terus merenungkan makna mimpinya yang sangat banyak. Meskipun pulang dengan
itu. Ia akhirnya menyadari bahwa ia baru saja tangan kosong, nelayan mukmin itu tetap bersabar
mendapatkan hidayah dari Allah setelah merawat serta rida dengan apa yang Allah takdirkan. Si kafir
kertas bertuliskan asma Allah. Basyar kemudian yang membawa berbakul-bakul ikan pulang dengan
memeluk Islam. Ia senantiasa menjalankan rasa bangga. Malaikat yang melihat keadaan nelayan
ketaatannya hingga dikenal sebagai orang yang
saleh.
Amalan
sederhana seperti
memelihara asma
Allah SWT dapat
menjadi sarana
mengharumkan
nama kita di dunia
dan akhirat.
276
November
mukmin ini berasa simpati lalu mengadu kepada barang di tangannya. Karena penasaran, beliau lalu
Allah. Allah memperlihatkan kepada malaikat bertanya, ”Hai Iblis, apa yang ada di tanganmu itu?”
tempat yang disediakan oleh-Nya untuk nelayan
mukmin itu yaitu sebuah surga. Malaikat berkata, Iblis kemudian menjawab, ”Ini adalah nafsu
“Demi Allah, sesungguhnya penderitaan di dunia untuk memancing dan menggoda anak cucu
ini tidak berarti apa-apa jika dia mendapat tempat Adam.”
di surga Allah.” Setelah itu Allah memperlihatkan
tempat yang disediakan untuk nelayan kafir. Berkata ”Aku termasuk anak cucu Adam. Adakah
malaikat, “Alangkah malangnya nasib si kafir. sesuatu padaku yang dapat kau pancing?” tanya
Sesungguhnya tidak berguna apa yang dia dapat di NabiYahya as.
dunia dulu sedangkan tempat kembalinya adalah
neraka jahannam.” ”Tidak ada,” jawab Iblis. ”Hanya saja, kami
pernah menggodamu. Saat itu engkau makan agak
Rabu (Fiqih/ Ibadah) kenyang,. Kami dapat menggodamu hingga merasa
berat untuk mengerjakan shalat.”
Makan Terlalu Kenyang
NabiYahya sangat terkejut. Ia ingat suatu ketika
Suatu hari Nabi Yahya as bertemu dengan iblis. merasa berat untuk shalat. Rupanya itu adalah
Saat itu beliau melihat iblis membawa suatu godaan iblis. Ia lalu berkata pada Iblis, ”Kalau begitu,
aku tidak akan pernah lagi makan terlalu kenyang
selama hidupku.”
Mendengar kata-kata Nabi Yahya as, Iblis
tampak kecewa lalu berkata, ”Kami menyesal
sekali telah membuka rahasia ini. Untuk yang akan
datang, kami tidak akan membuka rahasia lagi pada
siapapun.”
Kamis (Akhlak)
Puncak Syukur
Makan terlalu kenyang Pada suatu malam, di saat orang-orang tengah
dapat menjadi jalan tertidur, Rasulullah saw mendatangi Aisyah
iblis untk menggoda dan berkata, “Wahai putri Abu Bakar, izinkanlah aku
manusia. beribadah kepada Tuhanku.”
Aisyah pun menjawab, “Saya tidak akan
menghalangi keinginan Anda.”
Lalu Rasulullah mengambil tempat air dan
berwudu tanpa menuangkan banyak air. Kemudian,
beliau berdiri untuk shalat, lalu menangis hingga air
matanya bercucuran membasahi dadanya. Beliau
rukuk, lalu menangis. Beliau sujud, lalu menangis.
Beliau berdiri lagi, lalu menangis lagi. Demikian
seterusnya beliau lakukan sambil menangis hingga
datang azan Subuh.
277
November
Keinginan Rasulullah saw Jumat (Kisah Para Sahabat)
menjadi hamba yang selalu
Kelembutan Hati
bersyukur menunjukkan Abu Bakar
betapa akhlaknya sangat
Saat Abu Bakar menjabat sebagai khalifah, ia
mulia. sering berkeliling melihat keadaan rakyatnya.
Suatu hari, ia mendapati sebuah gubuk kecil. Di
Rupanya Aisyah menyaksikan apa yang terjadi dalamnya ia melihat seorang wanita tua yang
pada diri Rasulullah saw. Ia merasa penasaran dan tengah berbaring lemah tak berdaya. Bahkan, tidak
berniat menanyakan keadaan suaminya itu. terlihat makanan atau minuman sedikitpun di situ.
Abu Bakar lalu bertanya siapa yang mengurusnya
Setelah menunaikan shalat Subuh, Aisyah selama ini.
kemudian bertanya kepada Rasulullah saw, “Ya
Rasulullah, apa yang membuat Anda menangis? Wanita tua itu mengatakan bahwa setelah
Padahal Allah telah mengampuni dosa-dosa Anda anaknya mati syahid, tidak ada seorang pun yang
yang lalu maupun yang akan datang.” datang menjenguknya.
Beliau menjawab, “Tidak bolehkah aku Abu Bakar lalu bertanya apa yang dimakan
menghendaki agar menjadi seorang hamba yang dan diminum wanita itu. Wanita itu mengatakan
bersyukur?” bahwa sebelum meninggal, anaknya meninggalkan
beberapa kurma dan sekendi air. Namun, kini kurma
Jawaban Rasulullah saw telah memperlihatkan dan air itu telah habis.
betapa ia banyak beribadah kepada Allah. Baliau
ingin menjadi hamba yang bersyukur. Dosa-dosanya Abu Bakar menangis mendengar penjelasan
telah diampuni oleh Allah swt. Alangkah tidak wanita itu. Ia juga merasa bersalah kepadanya.
pantasnya jika beliau tidak membalas kasih sayang Sebagai khalifah, seharusnya ia tahu keadaan
Allah tersebut dengan banyak beribadah kepada- warganya. Sejak itu, setiap hari Abu Bakar datang
Nya. menjenguk wanita tua itu sambil membawa
makanan dan minuman yang dibutuhkannya.
Kelembutan
hati Abu
Bakar sebagai
seoarang
pemimpin patut
diteladani.
278
November
Sabtu (Kisah-Kisah Menakjubkan) menemukan wanita yang terjerembab di selokan itu
sedang bergantung pada sebuah batu. Laki-laki itu
Sedekah Susu segera menarik wanita itu dari selokan. Akhirnya,
pada Seorang janda wanita itu dapat diselamatkan.
Wanita itu lalu kembali ke rumahnya.
Keluarganya yang selama empat hari mencarinya,
sangat terkejut ketika melihat wanita itu kembali
dengan selamat. Mereka lalu bertanya pada
wanita itu tentang apa yang terjadi. Wanita itu lalu
menceritakan kejadian yang dialaminya. Mereka
lalu bertanya padanya, ”Bagaimana mungkin kamu
dapat bertahan hidup seperti itu?
Wanita itu menjawab, ”Semangkuk susu
mendatangiku setiap hari. Aku pun dapat bertahan
hidup di selokan itu selama empat hari.”
Rupanya, wanita itu memiliki kebiasaan
bersedekah susu pada tetangganya yang seorang
janda. Ia memiliki seekor domba, lalu susu domba
itu diperahnya dan diberikan pada tetangganya itu
setiap hari. Maka ketika ia mendapatkan kesulitan,
Allahmembalasnyadenganmemberinyasemangkuk
susu hingga ia dapat bertahan hidup.
Sedekah susu pada seorang Ahad (Kisah Teladan Lainnya)
janda yang membutuhkan
Sukses karena
dapat mendatangkan Meninggalkan Hal
pertolongan dari Allah Swt.
Buruk
Seorang wanita sedang berjalan mengelilingi
kotaQuba’. Ia sangat menikmati perjalanannya Ada seorang pedagang yang hidup sederhana.
itu hingga tanpa disadarinya ia terjerembab dalam Suatu ketika ia diberikan jabatan baru oleh
sebuah selokan. Ia sangat terkejut ketika menyadari atasannya sebagai pemeriksa barang. Mulailah ia
hal itu. menjalankan tugas barunya itu.
Wanita itu lalu berusaha untuk keluar dari Namun, pedagang itu mengalami kendala dalam
selokan. Namun, arus air terlalu deras. Arus air melaksanakan tugasnya. Hal ini dikarenakan para
itu menyeretnya. Namun beruntung, ia dapat pejabat dan pengusaha yang memiliki banyak uang
berpegangan pada sebuah batu.Wanita itu berusaha cenderung memberikan uang suap agar urusannya
untuk membebaskan diri dari arus deras itu. Namun, dipermudah. Jika ia tidak mau menerimanya,
ia selalu gagal. Akhirnya, ia berada di selokan itu mereka akan memberikan sanksi. Namun jika ia
selama empat hari. mau menerima, hal ini tentu bertentangan dengan
aturan agama.
Pada hari keempat, seorang laki-laki melewati
selokan bawah tanah. Ia kemudian menghentikan Pedagang tersebut mulai tertekan dalam
langkahnya ketika mendengar suara wanita pekerjaannya. Ia ingin keluar dari pekerjaannya.
meminta tolong. Ia lalu mencari-cari sumber suara
itu. Setelah melakukan pencarian, akhirnya ia
279
November
Namun, ia merasa berat karena pekerjaaan itu Keputusan untuk
adalah satu-satunya sumber penghasilannnya. Di meninggalkan hal yang
sisi lain, jika ia tetap mempertahankan pekerjaan buruk dapat mendatangkan
itu, risikonya adalah ia harus menghadapi tekanan
dari para penguasa yang selalu menyuap. Selain itu, kesuksesan.
ia juga tertekan karena harus melanggar perintah
Alllah jika selalu menerima uang suap. Padahal cara kerjamu bagus. Kamu jujur dan dapat
dipercaya.”
Setelah berpikir lama, akhirnya pedagang itu
memilih keluar dari pekerjaannya. Ia lebih takut ”Saya ingin membuka usaha lain,” jawab
kepada Allah daripada atasannya. Ia ingat firman pedagang. Sejak saat itu pedagang itu mulai
Allah dalam QS. Ath-Thalaq ayat 2-3 : membuka usaha sendiri. Berbagai usaha ia coba
hingga akhirnya ia memutuskan untuk membuka
”Barang siapa bertakwa kepada Allah, niscaya usaha penyewaan angkutan barang. Usahanya
Ia menjadikan baginya jalan keluar dan memberinya mula-mula kecil. Namun karena ketekunan dan
rezeki secara tak terduga.” keuletannya, akhirnya usahanya semakin besar
dan maju. Bahkan, kini para pengusaha besar
Ketika ia mengajukan diri untuk mundur dari mempercayakan angkutan barang kepadanya.
jabatannya, atasannya merasa terkejut. Ia lalu Kehidupan pedagang itu akhirnya berubah. Ia kini
bertanya, ”Kenapa kamu mau mengundurkan diri? menjadi pengusaha angkutan terbesar di negerinya.
280
Desember
Desember
Minggu Pertama
Desember
Senin (Al-Quran/ Hadits) membagi kain sarung yang dipakainya menjadi dua
bagian. Separuh untuknya, sisanya untuk mahar.
Al-Quran Sebagai
Mahar Rasulullah saw bersabda, “Apa yang hendak
engkau lakukan dengan kainmu itu? Jika engkau
Rasulullah saw akan mengenakannya, ia tidak dapat menggunakan sisa
mempermudah segala hal kainnya. Demikian pula jika ia mengenakannya,
untuk umatnya. Termasuk engkau tidak dapat menggunakan sisa kainnya.”
mahar pernikahan dari laki- Rupanya kain tersebut hanya cukup untuk satu
laki kepada perempuan. orang. Jika dibagi dua tidak dapat dimanfaatkan
untuk menutup aurat.
Laki-laki itu pun duduk dalam jangka waktu yang
lama. Kemudian ia bangkit dan pergi meninggalkan
tempatnya. Melihat hal itu, Rasulullah saw menyuruh
seseorang untuk memanggilnya kembali. Laki-
laki itu akan ditanya apakah ia mempunyai hafalan
Al-Quran. Setelah laki-laki tersebut menyebutkan
hafalan Al-Quran yang dikuasainya, Rasulullah saw
bersabda, “Pergilah. Aku telah berikan wanita itu
kepadamu dengan mahar hafalan Al-Quran yang
engkau miliki.”
Suatu hari seorang wanita datang menemui Selasa (Akidah/ Keimanan)
Rasulullah. Saat itu beliau sedang berkumpul
bersama para sahabatnya. Wanita itu ingin Iman Keluarga Yasir
Rasulullah menikahinya. Namun, Rasulullah rupanya
tidak berkenan dengan wanita itu. Salah seorang Yasir dan keluarganya sangat berpegang teguh
sahabat beliau merasa tertarik dan mengutarakan pada iman mereka. Meskipun mendapatkan
keinginannya untuk menikahi wanita itu. Rasulullah banyak sikasaan, iman mereka tetap teguh. Yasir
kemudian bertanya pada sahabat laki-laki itu, dan keluarganya adalah penduduk Makkah yang
“Apakah engkau mempunyai sesuatu (untuk miskin. Ketika orang-orang Makkah mengetahui
mahar)?” bahwa keluarga Yasir telah masuk Islam, mereka
sangat marah. Mereka menyeret keluarga itu ke
Ia menjawab, “Demi Allah saya tidak memiliki tanah lapang di Abtah. Suatu tempat antara Makkah
apa-apa,Ya Rasulullah.” dan Mina. Lalu mereka diikat dengan rantai. Mereka
terlentang di atas padang pasir yang panas. Wajah
“Pergi dan temuilah keluargamu. Barangkali mereka menghadap ke arah matahari. Mereka lalu
kamu mendapatkan sesuatu di sana,” pinta beliau. ditindih batu besar. Mereka disiksa sepanjang hari.
Namun demikian, mereka tetap mempertahankan
Lelaki itu pun mengikuti saran Rasulullah saw. imannya kepada Allah Swt.
Tak berapa lama ia kembali lagi lalu berkata, “Demi
Allah, saya tidak mendapati sesuatu di sana.” Yasir yang telah tua akhirnya tidak tahan
Rasulullah saw bersabda, ”Lihatlah kembali, walau dengan siksaan itu. Ia akhirnya meninggal dunia.
hanya cincin besi.” Ia pun pulang, lalu kembali Istri Yasir, Sumayyah, yang tak kuasa melihat
menemui Rasulullah seraya berkata, “Demi Allah, suaminya meninggal di hadapannya, menjadi
wahai Rasulullah, saya tidak mendapati apa-apa
di sana walau sekadar cincin besi. Tetapi, ini saya
mempunyai kain sarung.” Lelaki itu bermaksud
282
Desember
Siksaan yang berat bukan Rabu (Fiqih)
menjadi penghalang
Cara Berwudhu
dalam mempertahankan dan Shalat
iman kepada Allah SwT.
Rasulullah mendapatkan pelajaran tentang
emosi. Ia kemudian mengeluarkan kata-kata shalat dan berwudu dariAllah melalui malaikat
kasar kepada Abu Jahal. Abu Jahal marah besar. Ia Jibril. Ibnu Ishaq meriwayatkan tentang bagaimana
segera mengambil tombak dan melukai Sumayyah. Allah mengajarkan Rasulullah saw cara berwudu dan
Sumayyah pun akhirnya meninggal. cara mendirikan shalat.
Sementara Amr bin Yasir tetap bertahan. Ia Ketika shalat diwajibkan kepada Rasulullah saw,
akhirnya selamat dari kekejaman orang-orang beliau sedang berada di atas salah satu bukit Makkah.
kafir. Bahkan, suatu ketika ia sempat membalas Kemudian, Jibril datang dan melubangi salah satu
kekejaman kaum kafir. Amr bin Yasir masih sempat sisi jurang di sampingnya. Air pun memancar dari
hidup dan berjuang membela Islam dalam perang lubang itu.
Yamamah dan ikut memerangi nabi palsu seperti
Musailamah Al Kadzdzab. Jibril kemudian berwudu. Pada saat jibril
berwudu, Rasulullah saw memerhatikannya agar
mengetahui caranya bersuci. Setelah itu, Rasulullah
saw berwudu sebagaimana yang dipelajarinya dari
Jibril. Setelah berwudu, Jibril kemudian shalat dan
diikuti Rasulullah saw. Selesai shalat, Jibril kemudian
pergi.
Sementara itu, Rasulullah saw pulang menemui
istrinya, Khadijah. Beliau lalu berwudu agar
khadijah ikut berwudu. Khadijah pun memerhatikan
bagaimana cara bersuci Rasulullah. Kemudian ia pun
berwudu.
Setelah berwudu, Rasulullah saw shalat.
Khadijah mengikutinya, sebagaimana Rasulullah
saw mengikuti Jibril ketika wudu dan shalat.
Demikianlah cara Allah mengajarkan Rasulullah
saw tentang cara bersuci dan shalat.
Tata cara
berwudu dan
shalat yang
kita lakukan
harus sesuai
dengan apa yang
dicontohkan oleh
Rasulullah Saw.
283
Desember
Kamis (Akhlak) Di manapun Anda menggali tanah, pasti ular besar
akan muncul.”
Menipu dalam
Jual Beli Mereka lalu menguburkan mayat itu di salah
satu tanah yang telah digali. Setelah pemakaman
selesai, mereka segera meninggalkan pemakaman
dan menemui keluarga almarhum. Saat bertemu
dengan istri almarhum, mereka bertanya kepadanya,
”Apa yang sebenarnya dilakukan oleh suamimu
semasa hidupnya?”
Istrinya lalu menjawab, “Dia biasa menjual
gandum dalam karung. Lalu ia mengambil sebagian
untuk makannya sehari. Ia menaruh tangkai-tangkai
gandum ke dalam karung seberat gandum yang
diambilnya.”
Demikianlah peringatan Allah yang ditunjukkan
bagi orang yang telah menipu dalam berdagang.
Menipu dalam Jumat (Kisah Para Sahabat)
jual beli akan
mendatangkan murka Tsabit bin Qeis
Allah Swt. (Juru Bicara Rasulullah
Dikisahkan ketika Abdul Hamid bin Mahmud yang Mati Syahid)
Almughli sedang duduk bersama Ibnu Abbas.
Saat itu tiba-tiba beberapa orang berkata pada Tsabit bin Qeis adalah juru bicara Rasulullah
keduanya, ”Kami adalah rombongan haji. Bersama saw dan juru bicara Islam. Ia mengorbankan
kami ada seseorang yang ketika sampai di daerah hidupnya untuk Islam. Dalam setiap peperangan,
Dzatishshahifah tiba-tiba ia meninggal. Kami lalu Tsabit selalu tampil menakjubkan. Ia selalu berada di
mengurusi jenazahnya. Mulai dari memandikan, barisan terdepan membawa bendera Anshar. Ia juga
mengkafani, menyolatkan, dan terakhir mampu menebaskan pedangnya dengan hebat.
menguburkannya.
Tsabit bin Qeis yang memiliki kedudukan
Namun ada peristiwa yang sangat mengejutkan sebagai juru bicara dan pahlawan perang. Ia memiliki
kami ketika menggali tanah untuk pemakamannya. jiwa yang selalu ingin kembali kepada Allah. Ia
Dalam tanah itu tiba-tiba muncul ular yang sangat adalah salah seorang muslimin yang paling takut
besar. Lalu kami memutuskan untuk menggali tanah dan pemalu kepada Allah Swt.
yang lain. Tapi lagi-lagi ular besar muncul dari dalam
tanah yang kami gali. Kami lalu menggali tanah KetikaturunQ.SLukman(31):18,“Sesungguhnya
yang lain, namun ular besar selalu muncul. Kami Allah tidak suka pada setiap orang yang congkak dan
meninggalkan mayat itu dan kami ingin bertanya sombong.”
pada Anda, Hai Ibnu Abbas. Apa yang harus kami
lakukan terhadap mayat tersebut?” Tsabit bin Qeis menutup pintu rumahnya dan
duduk menangis. Cukup lama Tsabit termenung
Ibnu Abbas lalu menjawab, “Itu adalah akibat hingga berita ini sampai pada Rasulullah. Lalu
dari perbuatannya sendiri. Lebih baik kalian segera Rasulullah memanggil dan bertanya padanya. Tsabit
menguburnya di salah satu tanah yang kalian gali. bin Qeis lalu berkata, ” Ya Rasulullah, saya senang
284
Desember
Pembelaan Tsabit Bin Al Kazab terhadap kaum muslimin. Tsabit bin
Qeis terhadap Islam telah Qeis berseru pada kaum muslimin, ”Demi Allah,
mengantarkannya pada bukan begini caranya kami berperang bersama
kedudukan yang mulia, yakni Rasulullah...!”
ia mendapat jaminan surga.
SeruanTsabit bin Qeis itu telah membangkitkan
semangat kaum muslimin. Akhirnya, kaum muslimin
berhasil menghancurkan tentara Musailamah.
Sementara itu, Tsabit Bin Qeis mati syahid dalam
pertempuran itu.
pada pakaian yang indah. Saya takut dengan ini saya Sabtu (Kisah-Kisah Menakjubkan)
termasuk golongan yang congkak dan sombong.”
Menghidupkan
Rasulullah saw lalu berkata, ”Engkau tidaklah Burung Merpati yang
termasuk dalam golongan mereka. Bahkan engkau
hidup dengan kebaikan dan akan meninggal dengan Sudah Mati
kebaikan.Engkau akan masuk surga.”
Suatu hari, Nabi Ibrahim as memohon kepada
Kalimat-kalimat yang diucapkan oleh Rasulullah Allah agar ia diperlihatkan bagaimana cara
akhirnya dapat membuatnya tenang. Ia pun kembali Allah menghidupkan jasad yang sudah mati. Allah
beraktivitas seperti biasanya lagi. SWT lalu bertanya kepada nabi Ibrahim, "Apakah
kamu tidak percaya bahwaAku dapat menghidupkan
Dalam perang Yamamah, Tsabit bin Qeis turut sesuatu yang telah mati?"
serta di dalamnya. Ia melihat terjadinya serangan
mendadak yang dilancarkan oleh tentara Musilamah "Ya Allah, aku percaya. Namun, hatiku belum
tenteram karena rasa penasaran." Jawab nabi
Ibrahim as.
allah SWT lalu memerintahkan nabi Ibrahim
as membawa empat burung merpati yang berbeda
warna. Allah SWT memerintahkan agar Nabi
Ibrahim as memotong-motong burung merpati itu.
Kemudian, menyimpan potongan-potongannya di
beberapa gunung yang berbeda.
Setelah selesai, Allah SWT memerintahkan
Nabi Ibrahim as memanggil burung-burung merpati
itu. Sungguh menakjubkan, bagian tubuh burung-
burung merpati yang sudah terpotong-potong
tersebut menyatu kembali menjadi empat burung
yang utuh dan mereka hidup kembali.
Bukti kehebatan
Allah SwT tiada
bandingannya
285
Desember
Ahad (Kisah Teladan Lainnya) Suatu hari seorang wanita dari sebuah kampung
akan melakukan perjalanan jauh. Ia memiliki
Rahasia Sebuah simpanan uang yang akan dizakatkan. Namun,
Titipan ia belum sempat menzakatkannya. Kemudian ia
menitipkan uang tersebut pada tetangganya.
Suatu hari tetangga yang dititipi uang tersebut
juga ingin bepergian jauh. Karena khawatir
meninggalkan uang titipan tersebut, kemudian
ia menyimpannya ke dalam baju-baju lusuh yang
sudah tidak terpakai. Sekembalinya dari
bepergian, seorang pengemis datang
untuk meminta sumbangan. Kemudian
ia menyumbangkan baju-baju
yang tak terpakai. ia lupa bahwa
ia telah menyimpan uang
tetangganya di antara baju-baju
yang ia sedekahkan. Begitu ia
menyadarinya, sudah terlambat.
Si pengemnis sudah pergi jauh.
Ia menjadi gelisah.
Tak beberapa lama kamudian
suaminya datang sambil membawa
sebuah kantung. Istrinya lalu menceritakan
kejadian yang baru dialaminya. Lalu suaminya
menyerahkan kantung tersebut. Ia mengatakan
bahwa kantung tersebut ia temukan di depan
rumah yang dilemparkan seorang pengemis tanpa
mempedulikan isinya.
Rupanya kantung itu adalah uang titipan
yang dicari istrinya. Sang istri sangat
bersyukur karena uang titipan itu kembali.
Ia tak henti-hentinya memuji Allah. Ia
menyadari karena ia telah bersedekah,
ia mendapatkan balasan dari Allah. Allah
telah menyelamatkannya dari kelalaian
menjaga amanah yang tidak ia sengaja.
Allah SwT akan
memberikan balasan
pada orang-orang yang
mau bersedekah.
286
Desember
Minggu
Kedua
287
Desember
Senin (Al-Quran/ Hadits) • hanya beribadah kepada Allah Swt sesuai
perintah atau syari’at-Nya,
Berobat dengan
Surat Al Fatihah • tidak diikuti oleh hawa nafsu.
Adapun surah Al-Fatihah sebagai obat
Surah Al-Fatihah dapat
mejnadi salah satu untuk penyakit badan, Abu Said Al-Khudri ra
meriwayatkannya. Seorang sahabat pernah
obat penyembuh hati mengobati seorang pemukau suatu kaum yang
dan badan jika kita tersengat hewan berbisa dengan surat ini. Dengan
izin Allah Swt, pemuka kaum itu sembuh. Padahal,
baca dengan sungguh- ia bukanlah orang baik-baik. Bahkan ia bukan
sungguh. termasuk kaum Muslimin. Lalu bagaimana jika yang
diobati adalah seorang Muslim yang baik? Hanya
AllahYang Mahatahu.
Selasa (Akidah/ Keimanan)
Beriman Setelah
Menyaksikan Mukjizat
Surat Al-Fatihah yang setiap hari kita baca Nabi Isa dapat menghidupkan orang yang
ketika shalat merupakan obat yang mujarab. Ia sudah meninggal atas izin Allah. Itulah
adalah obat untuk penyakit hati dan penyakit badan mukjizat yang diberikan Allah kepada hamba-
sekaligus.Kesesatan dan kemurkaan adalah dua hal Nya untuk menunjukkan kebesaran-Nya. Dengan
yang menjadi kunci dari seluruh penyakit hati. Ayat mukjizat yang dimilikinya, Nabi isa berdakwah pada
ihdinash shiraathal mustaqiim menghindarkan kita kaumnya.
dari kesesatan. Lalu ayat iyyaka na’budu wa iyyaka
nasta’iin mencegah kita dari kemurkaan Allah Swt. Namun, dakwah Nabi Isa tetap mendapatkan
penolakan dari orang-orang kafir. Walaupun Nabi
Dengan ditunjukkannya jalan kebenaran Isa bisa menunjukkan mukjizat menghidupkan
sehingga kita berjalan di atasnya, kita tidak akan orang yang sudah meninggal, orang-orang kafir
tersesat selamanya. Oleh karena itu, doa yang paling masih menyangkalnya. Mereka bahkan menantang
wajib kita ucapkan adalah doa yang terdapat dalam Nabi Isa, “Sesungguhnya engkau hanya dapat
surat al-Fatihah ini. Hanya saja, ketika membacanya menghidupkan mayat yang baru. Ada kemungkinan
kita sering tidak merasa sedang berdoa. memang ia belum mati benar. Coba kamu hidupkan
mayat-mayat yang terdahulu jika bisa,” kata
Sebenarnya, ayat iyyaka na’budu wa iyyaka mereka.
nasta’iin akan menjadi menjadi obat apabila kita
memenuhi syarat, yaitu: Merasa ditentang, Nabi Isa lalu berkata, “Silakan
pilih mayat sesuai kehendakmu,” jawabnya.
“Coba hidupkan Sam dan Nuh,” kata mereka.
Kemudian Nabi Isa pergi ke makam Sam dan Nuh.
Setelah bersembahyang di atas kuburnya, Nabi Isa
288
Desember
berdoa kepada Allah agar menghidupkan mayat Rabu (Fiqih/ Ibadah)
itu. Atas kekuasaan Allah, kedua mayat yang sudah
lama meninggal itu bangkit kembali dari kuburnya. Pelajaran Puasa
Rambut di kepala dan rambutnya sudah memutih. dari Rasulullah saw
Begitu melihat keduanya hidup kembali, Nabi Puasa merupakan salah
Isa bertanya, “Mengapa rambutmu sudah memutih satu ibadah yang memiliki
semacam itu.” Keduanya lalu menjawab bahawa
mendengar panggilan Isa, ia mengira hari kiamat pahala yang tinggi bagi
sudah tiba. “Berapa lama kau sudah meninggal?” yang melakukannya.
tanya Nabi Isa. “Empat ribu tahun. Namun sampai
sekarang belum hilang rasa sakitku,” jawabnya
melihat mukjizat Allah, berimanlah semula orang-
orang yang kafir itu.
Mukjizat yang
diberikan Allah
SwT bisa menjadi
sarana dakwah
nabi.
Pada suatu dari Rasulullah saw berkunjung
ke rumah seorang wanita bernama Ummu
‘Umarah. Begitu Rasulullah datang, Ummu ‘Umarah
segera mempersilakan beliau masuk. Tak lama
kemudian, ia segera menghidangkan makanan
untuk beliau.
Rasulullah dikenal sangat menghormati
pemilik rumah. Ketika diberikan hidangan, beliau
pun menyantapnya. Namun ketika beliau melihat
pemilik rumah tidak ikut makan, beliau berkata
padanya, “Makanlah, wahai Ummu ‘Umarah!”
“Saya sedang berpuasa,” jawab Ummu
‘Umarah.
Rasulullah saw sangat senang mendengar salah
satu kaumnya berpuasa. Kemudian beliau bersabda,
“Sesungguhnya orang yang berpuasa itu selalu
didoakan oleh Malaikat. Terutama jika ada orang
yang makan di tempatnya. Orang berupuasa itu
akan didoakan hingga orang yang makan itu selesai
menyantap makanannya.”
289
Desember
Ummu ‘Umarah sangat bersyukur. Hari itu ia Si Badwi tidak mempedulikan perkataan Hasan.
mendapatkan pelajaran tentang puasa langsung Ia terus memaki Hasan. Akhirnya, Hasan menyuruh
dari Rasulullah saw. pembantu rumahnya membawa bungkusan yang
berisi uang perak. Bungkusan itu lalu diberikannya
Dalam kesempatan lain, Rasulullah bersabda kepada badwi itu sambil berkata, “Wahai badwi,
tentang puasa, “Barang siapa yang memberi buka maafkanlah saya. Ini saja yang saya miliki. Jika
orang yang berpuasa, ia mendapat pahala seperti ada yang lebih tidak akan saya sembunyikannya
pahala orang yang berpuasa itu. Tanpa mengurangi darimu.”
sedikit pun pahala orang yang berpuasa itu.”
Sikap Hasan itu akhirnya melembutkan hati
Kamis (Akhlak) badwi tersebut. Badwi itu menangis terisak-isak.
Ia lalu sujud di kaki Hasan sambil berkata, “Wahai
Akhlak Cucu cucu Baginda Rasulullah saw, maafkanlah aku
Rasulullah saw kerana berlaku kasar terhadapmu. Sebenarnya aku
sengaja melakukan ini untuk menguji kebaikan
budi pekertimu sebagai cucu baginda Rasul yang
aku kasihi. Sekarang yakinlah aku bahwa engkau
mempunyai budi pekerti yang sangat mulia.”
Hasan bin Ali ra adalah seorang tokoh Islam
yang sangat dicintai oleh umat Islam. Sebagai
seorang cucu Rasulullah saw, Hasan ibarat permata
karena memiliki budi pekerti yang mulia dan terpuji.
Pada suatu hari, Hassan sedang duduk di muka
pintu rumahnya. Tiba-tiba datang seorang pemuda
badwi. Ia lalu mencacinya dan juga kedua ibu
bapaknya. Anehnya, Hasan hanya mendengar
tanpa sedikit pun berubah wajahnya
atau membalas kata-katanya itu.
Hasan berkata kepada orang
itu, “Wahai Badwi, Apakah
kamu lapar atau haus?
Atau adakah sesuatu yang
merisaukan hatimu?”
Membalas
keburukan
dengan suatu
kebaikan
mampu
melembutkan
hati orang lain.
290
Desember
Jumat (Kisah Para Sahabat)
Umar bin Khattab
(Pemimpin Hebat)
Umar bin Khattab adalah khalifah yang Umar bin Khattab adalah
menggantikan Abu Bakar ra. Sepeninggal contoh sosok pemimpin
Abu Bakar, Umar meneruskan tugas yang pernah hebat yang didambakan
diemban oleh Abu Bakar. Beliau dikenal sebagai
pemimpin yang amanah, pemberani, sangat peduli rakyat.
pada rakyatnya, sederhana, serta taat beribadah.
Umar menghabiskan waktu-waktu malamnya
Sikap amanahnya terlihat ketika menjadi untuk bermunajat kepada Allah dengan melakukan
khalifah. Beliau selalu menjalankan tugasnya dengan shalat malam dan membaca Al-Quran. Sebagai
baik. Beliau tidak pernah menggunakan fasilitas pemimpin yang taat dan patuh pada Allah, Umar
negara untuk kepentingan pribadinya. mampu membedakan antara yang haq dan yang
batil. Karena itulah beliau mendapatkan julukan
Umar juga dikenal sebagi orang yang pemberani. “Al-Furqan”.
Salah satunya adalah saat beliau menyatakan
hijrah secara terang-terangan. Padahal, semua
orang berhijrah secara sembunyi-sembunyi. Sikap
pemberaninya juga terlihat ketika beliau menyatakan
diri masuk Islam di hadapan orang-orang. Selain
itu, beliau juga sangat pemberani dalam melawan
orang-orang kafir di medan pertempuran.
Umar juga dikenal sebagai pemimpin yang
sangat peduli pada rakyatnya. Suatu ketika, seorang
laki-laki datang pada Umar, “Ya Amirul Mu’minin,
berilah kami bekal untuk jihad,” kata laki-laki itu.
Umar kemudian berkata pada laki-laki itu,
“Ambillah apa yang kau perlukan di gudang,” jawab
Umar.
Laki-laki itu kemudian bergegas menuju
gudang. Di gudang tersebut ia hanya menemukan
gandum. Lalu ia menceritakan kondisi gudang
tersebut pada Umar.
Umar kemudian segera pulang ke rumahnya
dan membawa barang yang tersisa. Lalu beliau
memberikan semua barang pada laki-laki itu untuk
bekal berjihad.
Sebagai seorang khalifah, Umar tidak pernah
tidur di Istana seperti layaknya seorang raja. Beliau
hidup sangat sederhana dan rela tidur di atas
pelepah kurma dan beratapkan langit.
291