The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Jurnal Belajar dan Hasil Aktivitas Belajar Biologi Tahun Ajaran 2020-2021

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Aaliyah Vayza Suryo, 2021-06-12 13:20:52

Portofolio Biologi Aaliyah Vayza Suryo (XI IPA 4)

Jurnal Belajar dan Hasil Aktivitas Belajar Biologi Tahun Ajaran 2020-2021

Keywords: Portofolio

PORTOFOLIO

BIOLOGI KELAS XI

Oleh
Aaliyah Vayza Suryo

Kelas XI IPA 4
Guru Mata Pelajaran: Puspani, M.Pd

PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SMA NEGERI 1 BALIKPAPAN
TAHUN 2021

Judul LEMBAR PENGESAHAN
Oleh
Kelas : Portofolio Biologi
: Aaliyah Vayza Suryo
: XI IPA 4

Mengetahui, Balikpapan, Juni 2021
Guru Mata Pelajaran,
Daliya, S.Pd, M. M. Pd.
NIP. 19650706 198902 1 001 Puspani, M. Pd.
NIP. 19731010 200012 2003

2

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya
sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas Portofolio Biologi Kelas XI ini tepat pada
waktunya.
Tujuan portofolio ini disusun untuk memenuhi tugas mata pelajaran biologi yang dibimbing
oleh Ibu Puspani, M.Pd. Selain itu, portofolio ini juga bertujuan untuk menambah wawasan
serta dokumentasi pembelajaran selama kelas XI. Penulis menyadari bahwa penyusunan
portofolio ini dapat selesai berkat bantuan dari berbagai pihak, untuk itu dalam kesempatan ini
penulis menghaturkan rasa hormat dan terima kasih kepada semua pihak yang membantu
dalam pembuatan portofolio ini, terutama kepada Bapak Daliya, S.Pd, M. M. Pd selaku kepala
sekolah dan Ibu Puspani, M.Pd selaku guru mata pelajaran biologi.
Penulis berharap portofolio ini dapat berguna dalam rangka menambah wawasan pembaca.
Penyusunan portoofolio ini masih dari jauh dari kesempurnaan baik materi maupun cara
penulisannya. Namun demikian, penulis telah berupaya dengan segala kemampuan dan
pengetahuan yang dimiliki sehingga dapat selesai dengan baik dan oleh karenanya, penulis
dengan rendah hati menerima masukan, saran dan usul guna penyempurnaan portofolio ini ,
semoga portofolio ini dapat bermanfaat bagi seluruh pembaca.

Balikpapan, 10 Juni 2021

Penulis

3

DAFTAR ISI
LEMBAR JUDUL ........................................................................................................... 1
LEMBAR PENGESAHAN ............................................................................................. 2
KATA PENGANTAR ..................................................................................................... 3
DAFTAR ISI .................................................................................................................... 4
BAB I STRUKTUR DAN FUNGSI SEL

A. Jurnal Belajar ................................................................................................ 6
B. Tugas-Tugas ................................................................................................ 15
BAB II JARINGAN TUMBUHAN
A. Jurnal Belajar .............................................................................................. 29
B. Tugas-Tugas ................................................................................................ 40
BAB III JARINGAN HEWAN
A. Jurnal Belajar .............................................................................................. 47
B. Tugas-Tugas ................................................................................................ 66
BAB IV SISTEM GERAK MANUSIA
A. Jurnal Belajar ............................................................................................ 100
B. Tugas-Tugas .............................................................................................. 119
BAB V SISTEM SIRKULASI MANUSIA
A. Jurnal Belajar ............................................................................................ 132
B. Tugas-Tugas .............................................................................................. 139
BAB VI SISTEM PENCERNAAN MANUSIA
A. Jurnal Belajar ............................................................................................ 147
B. Tugas-Tugas .............................................................................................. 160
BAB VII SISTEM PERNAPASAN MANUSIA
A. Jurnal Belajar ............................................................................................ 185
B. Tugas-Tugas .............................................................................................. 199
BAB VIII SISTEM ESKRESI MANUSIA
A. Jurnal Belajar ............................................................................................ 209
B. Tugas-Tugas .............................................................................................. 233
BAB IX SISTEM KOORDINASI MANUSIA
A. Jurnal Belajar ............................................................................................ 245
B. Tugas-Tugas .............................................................................................. 261

4

BAB X SISTEM REPRODUKSI MANUSIA
A. Jurnal Belajar ............................................................................................ 299

BAB XI SISTEM KEKEBALAN TUBUH
A. Jurnal Belajar ............................................................................................ 303
B. Tugas-Tugas .............................................................................................. 306

REFLEKSI ................................................................................................................... 311

5

6

Nama Jurnal Belajar
Kelas : Aaliyah Vayza Suryo
Tanggal : XI IPA 4
Materi : Kamis, 23 Juli 2020
: “Struktur dan Fungsi Sel”

Pembelajaran biologi yang dilakukan pada hari Kamis, 23 Juli 2020 pukul 14.30
membahas mengenai “Struktur dan Fungsi Sel”. Di awal pelajaran, butuh waktu hingga tiga
puluh menit untuk menunggu anak murid yang belum hadir. Jumlah dari kelas gabungan IPA
4 dan IPA 6 sendiri adalah 66 siswa sehingga wajar bila membutuhkan waktu yang lebih lama.
Setelah semua anak sudah masuk, bu Puspa mulai mengajar dengan menampilkan powerpoint.
Sebelumnya kami ditanya apakah ada di antara kami yang mengetahui pengertian sel, yang
dimana dijawab oleh Bima dan disempurnakan oleh Jasmine. Bu Puspa sendiri membenarkan
jawaban mereka dan menggabungkannya di slides pertama, yaitu, sel adalah unit terkecil
kehidupan, kumpulan materi paling sederhana yang dapat hidup dan memiliki ukuran
mikroskopis. Meskipun begitu, bu Puspa berkata bahwa sel bukanlah bagian terkecil lagi,
melainkan atom atau molekul. Selanjutnya bu Puspa menerangkan fungsi dari sel dimana ada
delapan fungsi, yaitu, respirasi, eksresi, transportasi, sintesis, reproduksi, sekresi, respon, dan
unit hereditas. Dilanjut dengan sejarah dari sel dengan tokoh pertamanya adalah A. V.
Leeuwenhoek pada 1655 dimana penemuannya menyatakan bahwa sel sebagai satuan makhluk
kehidupan; pengamatan sel tunggal (darah, mani, feses, email gigi). Bu Puspa mengingatkan
kami bahwa tiap sumber memiliki perbedaan dan itu tidaklah salah. Setelah itu bu Puspa
melanjutkan powerpointnya ke macam sel. Sel sendiri dibagi menjadi dua yaitu sel prokariotik
dan eukariotik. Di antara kedua itu terdapat perbedaan. Prokariotik sendiri merupakan macam
sel yang dimiliki oleh virus, bakteri, archaea dll. Sedangkan eukariotik merupakan macam sel
yang lebih komplek dan dimiliki protista ke atas. Selanjutnya dilanjutkan dengan struktur dan
organel-organel sel beserta fungsinya. Bu Puspa sendiri menunjukkan di powerpoint ada 11
organel sel, namun beliau berkata bahwa terdapat perbedaan di tiap sumber, contohnya seperti
di buku terbitan Erlangga terdapat 14 organel sel. Bu Puspa menyatakan bahwa hal itu wajar
dan tidak apa-apa. Tidak ada yang salah ataupun benar. Namun jumlah organel sel sendiri tidak
melebihi dua puluh. Setelah itu bu Puspa kembali melanjutkan ke powerpoint dan menjelaskan
mengenai membran sel dengan gambar dan strukturnya. Bu Puspa juga menunjukkan dua
gambar paling terbaru dari membran sel yang diambil tahun 1935 dan 1972. Setelah itu

7

dilanjutkan dengan penjelasan tugas yang diberikan bu Puspa kepada kami dan diakhiri dengan
sesi tanya jawab. Di sesi tanya jawab, Bima dan Icha bertanya mengenai portofolio yang akan
kami kerjakan. Kelas pun ditutup pada jam 15.45.

Saya pribadi lumayan senang dengan sistem pembelajaran daring ini. Meski banyak
kendala seperti jaringan yang terkadang bermasalah, waktu menunggu anak lain, mata yang
terkadang sakit, dan microphone laptop saya yang bermasalah. Namun di samping itu saya
senang dengan pembelajaran kali ini. Saya tipe murid yang lebih suka belajar secara
independen dengan lingkungan yang bisa saya atur sesuka hati dan juga penerangan yang
minim supaya lebih fokus. Pembelajaran secara daring membantu saya dalam menyerap
pembelajaran lebih cepat. Di tambah lagi menatap layar laptop membuat saya tidak gampang
ngantuk, jadi kemungkinan ketiduran atau tidak fokus menjadi lebih kecil.

Pesan saya sendiri adalah sepertinya akan lebih baik bila ditetapkan secara tegas berapa
lama waktu dalam menunggu murid. Bila tidak ada batas, maka waktu akan lebih cepat habis
dalam menunggu. Selain itu akan jauh lebih baik bila pertemuan secara daring sudah diberitahu
sehari atau beberapa jam sebelum pembelajaran supaya persiapan lebih mantap dan tidak
terjadi kendala di pembelajaran. Namun selain itu, saya sudah senang dan cukup puas mengenai
pembelajaran daring. Ditambah lagi pembelajaran daring ini masih di minggu awal maka
maklum bila masih ada kesalahan ataupun kendala.

8

Nama Jurnal Belajar
Kelas : Aaliyah Vayza Suryo
Tanggal : XI IPA 4
Materi : Selasa, 28 Juli 2020
: “Perbedaan Sel Hewan dan Tumbuhan”

Pembelajaran biologi yang dilakukan pada hari Selasa, 28 Juli 2020 pukul 11.00
membahas mengenai “Perbedaan Sel Hewan dan Tumbuhan”. Karena perubahan jadwal, maka
kali ini pembelajaran digabung dengan IPA 5 yang awalnya diajar bu Chusnul. Kelas IPA 5
ditanyakan selama bersama bu Chusnul, apa saja yang mereka pelajari. Selanjutnya bu Puspa
menanyakan mengenai progress dari tugas kami. Bu Puspa meminta perwakilan laki-laki dan
perempuan untuk membacakan jurnal pembelajaran minggu lalu. Anak murid yang ditunjuk
adalah Juan dan saya. Juan adalah orang pertama yang membaca jurnal pembelajaran dan
dilanjut oleh saya. Setelah itu, bu Puspa memberi tahu alasan mengapa kami diberi tugas untuk
menuliskan jurnal yaitu agar anak-anak murid yang tidak berkesempatan datang dapat
membayangkan bagaimana pembelajaran dan juga agar guru mendapat masukan dari murid-
muridnya. Kemudian juga ditanyakan progress portofolio kami dimana Rania dan Candylee
menyatakan bahwa mereka sudah selesai. Setelah selesai membahas tugas, bu Puspa
melanjutkan dengan presentasi berjudul “Perbedaan Sel Hewan dan Tumbuhan”. Di slides
pertama, terdapat gambar sel tumbuhan dan sel hewan yang berdampingan. Kami ditanya apa
saja pembeda antar keduanya dimana dijawab mulai dari ada tidaknya dinding sel, bentuknya
yang berbeda, warnanya, ada tidaknya beberapa organel selnya, dan seterusnya. Setelah
menanyakan hal tersebut, bu Puspa bertanya lagi kepada kami mengapa terdapat perbedaan sel
hewan dan sel tumbuhan. Pertanyaan itu dijawab oleh saya yang menyatakan bahwa sel hewan
dan tumbuhan memiliki karakteristik yang berbeda. Contohnya seperti hewan bergerak secara
aktif dan tumbuhan bergerak secara pasif dan juga hewan mencari makanan dan tumbuhan
membuat makanan. Jawaban itu dibenarkan bu Puspa dan dijelaskan lebih dalam. Sel yang
sekecil itu memberikan dampak yang besar terhadap makhluk hidup . Contoh seperti yang tadi
dituliskan, hewan bergerak secara aktif untuk mencari makanan, bereproduksi, dll. Sedangkan
tumbuhan bergerak secara pasif (internal ataupun eksternal). Selain itu juga tumbuhan masuk
ke autotrof (menghasilkan makanan sendiri) dan hewan masuk ke heterotrof (tidak
menghasilkan makanna sendiri). Oleh sebab itu, mereka memiliki sel yang berbeda. Kemudian
dilanjutkan ke slides berikutnya yang berisikan tabel perbedaan sel hewan dan tumbuhan

9

dengan jumlah tujuh perbedaan. Bu Puspa mengatakan bahwa sebenarnya ada dua puluh
perbedaan antara sel hewan dan sel tumbuhan seperti di tabel slides berikutnya. Namun, bu
Puspa berkata bahwa dua puluh perbedaan tersebut sangatlah detail sampai membahas matriks,
spindle, sitokinesis sel, dan sebagainya. Untuk tabel perbedaan yang standar (tidak terlalu
simple ataupun tidak terlalu detail) berjumlah empat belas pembeda. Disitulah ditutup sesi
presentasi dan dibuka sesi tanya jawab. Candylee bertanya ke bu Puspa kalimat yang sempat
tertutupan dan dijawab oleh bu Puspa. Setelah sesi tanya jawab, bu Puspa menjelaskan materi
selama kelas XI dan planning ke depannya. Di kelas XI ini di bab kedua akan membahas
anatomi/ penyusun tubuh tumbuhan, di bab ketiga anatomi/penyusun tubuh hewan, dari situ
mulai masuk ke anatomi manusia. Untuk planning ke depannya, di pertemuan selanjutnya akan
diadakan praktek yang kita bisa menggunakan jas lab. Di pertemuaan berikutnya lagi yaitu hari
selasa, akan ada ulangan harian materi sel dan perbedaan sel hewan dan tumbuhan. Namun
untuk mengatasi kebocoran soal, bu Puspa menyarankan untuk ulangannya diundur ke hari
Sabtu dan hari selasa minggu depan bebas. Terakhir, bu Puspa memberikan tugas portofolio
selanjutnya berupa menggambar sel hewan dan tumbuhan serta menaruh tabel dengan empat
belas perbedaan. Kelas pun ditutup pada 11.40.

Kali ini kegiatan pembelajaran daring mengalami improvisasi dari minggu kemarin.
Saat menunggu anak murid tidak lagi membutuhkan waktu yang lama karena anak kelas sudah
disiplin. Selain itu pembelajaran tidak ada kendala secara general ataupun secara pribadi.
Pembelajaran kali ini interaktif sehingga materi lebih mudah dipahami. Ditambah lagi
pembelajaran daring hanya dilaksanakan selama 30 menit dan 30 menit diisi dengan pengisian
jurnal dan portofolio yang menurut saya pribadi adalah keputusan yang tepat. Pembelajaran
kali ini sangat menyenangkan dan saya sangat puas akan kemajuannya.

10

Nama Jurnal Belajar
Kelas : Aaliyah Vayza Suryo
Tanggal : XI IPA 4
Materi : Kamis, 30 Juli 2020
: “Praktikum Pengamatan Sel Tumbuhan dan Sel Hewan”

Pembelajaran biologi yang dilakukan pada hari Kamis, 30 Juli 2020 pukul 11.30
membahas mengenai “Praktikum Perbedaan Sel Hewan dan Tumbuhan”. Dikarenakan
mendekati kurban, maka terjadi perubahan jadwal sehingga kelas hanya berlangsung 30 menit.
Kali ini kami digabung dengan IPA 5 seperti minggu lalu. Waktu yang singkat membuat bu
Puspa tidak menunggu lama anak-anak yang belum masuk ke kelas. Pertama bu Puspa
menjelaskan tujuan dari praktikum kami yaitu untuk mengetahui struktur dari sel hewan dan
tumbuhan. Bu Puspa mulai menunjukkan alat dan bahan-bahan untuk praktikum kali ini. Di
mulai dari mikroskop. Bu Puspa mengajari kami cara memegang mikroskop dimana kalau
dibawa harus tepat di perut. Alat selanjutnya adalah kaca benda atau kaca objektif, kaca tipis
tempat menaruh objek yang akan diamati. Selanjutnya adalah kaca penutup, kaca tipis untuk
menutup kaca objektif. Selanjutnya adalah gelas kimia untuk air. Yang kala itu dipakai adalah
gelas kimia berukuran 100 ml. Setelah itu adalah pipet dan spatula. Selanjutnya bahan yang
digunakan dalam praktikum ini adalah daun dari tanaman Rhoeo discolor dan air.

Langkah dalam menjalankan praktikum sebagai berikut :

I. Pengamatan Sel Hewan
1) Ambil sel epitel dari dinding atas rongga mulut menggunakan spatula dengan
hati-hati. Tidak perlu banyak, hanya dicongkel sedikit
2) Taruh di kaca objektif lalu tutup dengan cover glass. Tidak perlu diteteskan air
3) Amati objek di bawah mikroskop
4) Gambarlah hasil pengamatan

II. Pengamatan Sel Tumbuhan
1) Ambil satu helai daun Rhoeo discolor lalu potong melintang setipis mungkin
menggunakan silet/cutter. Pastikan dipotong melintang dan juga tipis
2) Letakkan di kaca benda lalu teteskan satu hingga dua tetes air menggunakan pipet.
Jangan melebihi dua tetes air
3) Tutup dengan kaca benda secara perlahan-lahan

11

4) Letakkan di bawah mikroskop dan amati objek
5) Gambarlah hasil pengamatan
Setelah demonstrasi praktikum dari bu Puspa, kami ditanyakan apa saja yang tidak kami
pahami dan dilanjutkan dengan penjelasan untuk tugas kami yang selanjutnya. Untuk tugas
portofolio ketiga, kami disuruh mencari gambar hasil dari pengamatan di internet. Setelah itu
kami diberikan tugas membuat laporan praktikum. Pembelajaran pun diakhiri pada jam 12.00
Kali ini kegiatan pembelajaran daring sudah sangatlah baik dan memuaskan. Saat
menunggu, anak murid tidak membutuhkan waktu yang lama karena anak kelas sudah disiplin.
Pembelajaran hanya berlangsung selama 30 menit sehingga info lebih singkat, padat, dan juga
jelas. Kekurangan kali ini hanyalah arah kamera yang terlalu ke atas sehingga ada beberapa
alat dan bahan ataupun langkah praktikum tidak terlihat. Pembelajaran kali ini sangat
menyenangkan dan saya sangat puas akan kemajuannya.

12

Nama Jurnal Belajar
Kelas : Aaliyah Vayza Suryo
Tanggal : XI IPA 4
Materi : Rabu, 5 Agustus 2020
: “Transpor Membran”

Pembelajaran biologi yang dilakukan pada hari Rabu, 5 Agustus 2020 pukul 10.45
dengan jumlah murid sebanyak 62 siswa. Pertemuan kali ini membahas mengenai “Transpor
Membran” dimana menjadi materi terakhir bab ini. Di transpor membran terbagi dua yaitu
transpor pasif dan aktif. Di transpor pasif, terdapat difusi sederhana, difusi terbantu, dan
osmosis. Sedangkan transpor aktif terdapat pompa Na dan K, endositosis dan eksitosis. Bu
Puspa melanjutkan slide selanjutnya yang menunjukkan gambar transpor pasif dan juga
transpor aktif. Bu Puspa bertanya perbedaan di antara keduanya yang dijawab saya, Oasis, dan
Ivan. Bu Puspa pun melanjutkan materinya dan menjelaskan perbedaannya. Di transpor pasif
tidak menggunakan energi dan di transpor aktif menggunakan energi. Selain itu juga di transpor
pasif molekul berkurang dan di aktif bertambah. Hal itu terjadi karena di transpor pasif
membran selektif dalam memilih bahan sekitar sel dimana tidak semua bahan kimia dapat
keluar masuk sel dengan leluasa. Bu Puspa juga menjelaskan mengenai membran sel. Membran
sel adalah lipid bilayer yaitu terdiri dari dua lapisan. Bagian kepala dari membran sel bersifat
hidrofilik dan bagian ekor hidropobik. Di slide selanjutnya diberikan diagram syarat-syarat
agar dapat melewati sel. Selanjutnya bu Puspa mengajarkan mengenai difusi. Kami ditanya apa
itu difusi dan apa perbedaan gambar yang ada di ppt. Afif pun menjawab pengertian difusi dan
perbedaan gambar dijelaskan oleh Azhaf. Difusi sendiri adalah perpindahan partikel, ion,
ataupun zat dari konsentrasi tinggi ke rendah. Konsentrasi tinggi lebih kental/pekat dan yang
rendah lebih cair. Kecepatan difusi pun dipengaruhi banyak hal seperti jenis molekulnya, luas
penampangnya, dan suhunya. Ketika ditanya contoh, Juan memberikan contoh berupa teh dan
air. Selanjutnya karena pak Win sudah menunggu, bu Puspa langsung melanjutkan
menjelaskan ppt. Kemudian yang dibahas adalah osmosis, dilanjut dengan exo dan endoktosis.
Pembelajaran pun di akhiri pukul 11.40.

Kali ini kegiatan pembelajaran daring sudah sangatlah baik dan memuaskan. Antara bu
Puspa dan para murid terjadi interaksi sehingga ppt tidak membosankan. Penjelasan bu Puspa
sangatlah jelas dan mudah dipahami. Kekurangan kali ini adalah pembelajaran yang sedikit

13

memakan waktu pembelajaran selanjutnya dan juga ppt yang terlalu sedikit informasi. Namun
secara keseluruhan sudah sangat baik dan saya sangat menikmatinya.

14

15

BIOLOGI KELAS XI
Portofolio

Nama / Kelas Oleh
Guru Mata Pelajaran : Aaliyah Vayza Suryo / XI IPA 4
: Puspani, M.Pd

PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SMAN 1 BALIKPAPAN
TAHUN 2020

16

PORTOFOLIO 1
STRUKTUR DAN FUNGSI SEL

Kamis, 23 Juli 2020

No Bagian Sel Struktur Fungsi Gambar
1 Dinding Sel Peptidoglikan Memberi bentuk
Lipid sel, melindungi
2 Membran Protein bagian dalam sel,
Plasma dan mengatur
Protein Membran pertukaran zat
3 Sitoplasma Glikolipid dan serta reproduksi
Glikoprotein Perlindungan sel
Kolestrol secara mekanik,
Sitoskeleton transportasi
Mikrotubulus molekul keluar
Filamen dan masuk sel
Miofibril Mencerna
Serabut keratin makanan secara
ekstraseluler dan
melakukan proses
metabolisme sel

4 Inti Sel Membran inti Mengendalikan

Anak inti seluruh kegiatan

(nukleolus) sel, mengeluarkan

Membran nukleus RNA dan subunit

ribosom ke

sitoplasma,

mengatur

pembelahan sel,

17

5 Mitokondria Membran luar dan membawa
Membran dalam informasi genetik
Ruang antar Menghasilkan
membran energi seluler
Matriks (ATP), oksidasi
asam lemak dan
katabolisme asetil
koenzim

6 Retikulum Sisterna RE kasar :
Endoplasma
transportasi
7 Vakuola
protein yang

disintesiskan di

ribosom

RE halus : sintesis

lipid seperti

fosfolipid, steroid,

dan hormon

Tonoplas Tempat cadangan

Getah ( garam makanan dan

organik glikosida, pigmen

butir pati, enzim)

8 Ribosom Asam ribonukleat Translasi mRNA
(RNA) dan menjadi protein
protein

18

9 Lisosom Membran yang Mencerna bagian
10 Badan Golgi terdiri dari sel yang telah tua
fosfolipid dan mencerna
molekul makanan
Sakula yang memiliki
Vesikel sekretoris ukuran besar
Mikrovesikel Alat sekresi
protein

11 Sentrosom Sentriol Pembelahan sel
(mitosis maupun
metosis)

Siswa LEMBAR PENILAIAN Guru

Komentar singkat Teman Komentar singkat

Komentar singkat

Nilai dan Ttd Nilai dan Ttd Nilai dan Ttd

19

PORTOFOLIO 2
PERBEDAAN SEL HEWAN DAN SEL TUMBUHAN

Selasa, 28 Juli 2020

Sumber : https://m.merdeka.com/jatim/15-perbedaan-sel-hewan-dan-sel-tumbuhan-jangan-sampai-bingung-kln.html

No Bagian-Bagian Sel Sel Tumbuhan Sel Hewan
1. Membran plasma Ada
2. Dinding sel Ada
3. Nukleus Ada Tidak ada
4. Sitoplasma Ada Ada
5. Retikulum endoplasma Ada Ada
6. Ribosom Ada Ada
7. Kompleks golgi Ada Ada
8. Lisosom Ada Ada
9. Mitokondria Ada Ada
10. Kloroplas Ada Ada
11. Vakuola Ada
Ada Tidak ada
12. Sentriol Tidak ada, kecuali
Tidak ada, kecuali hewan uniselular
13. Sentrosom tumbuhan tingkat
Ada
14. Plastida rendah
Tidak ada, kecuali Ada
tumbuhan tingkat
Tidak ada
rendah
Ada

20

LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI
PENGAMATAN SEL HEWAN DAN SEL TUMBUHAN

Nama / Kelas Oleh :
Guru Mata Pelajaran : Aaliyah Vayza Suryo / XI IPA 4
: Puspani, M.Pd

PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SMAN 1 BALIKPAPAN
TAHUN 2020

21

Praktikum Biologi

Pengamatan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan

Tujuan : Untuk mengetahui struktur dari sel hewan dan tumbuhan

I. DASAR TEORI
Sel adalah kumpulan materi paling sederhana yang dapat hidup dan merupakan unit
penyusun semua makhluk hidup. Sel dibagi menjadi dua macam, yaitu sel tunggal atau
uniseluler dan sel multiseluler. Makhluk hidup yang tersusun atas sel tunggal atau disebut
organisme uniseluler, misalnya bakteri dan amoeba. Makhluk hidup lainnya, termasuk
tumbuhan, hewan, dan manusia, merupakan organisme multiseluler yang terdiri dari
banyak tipe sel terspesialisasi dengan fungsinya masing-masing.

Sel pertama kali ditemukan pada tahun 1666 oleh Robert Hooke yang mengamati rongga
kosong pada sayatan jaringan gabus tumbuhan. Di masa yang sama, Anthony van
Leeuwenhoek menciptakan mikroskopnya sendiri yang berlensa satu dan
menggunakannya untuk mengamati berbagai hal. Pengamatan itu dilakukan terhadap
darah, mani, feses, email gigi, dan bakteri. Ia mulai mengirimkan surat terhadap Royal
Society, perkumpulan ilmuwan di Inggris, pada 1673 yang di suratnya menjelaskan
kegiatannya selama ini. Salah satu suratnya menggambarkan sesuatu yang bergerak-gerak
di dalam air liur yang diamatinya di bawah mikroskop.

Sel tumbuhan adalah kelompok sel yang mempunyai materi genetik (DNA) dibaluti atau
dibungkus oleh membran. Sel tumbuhan mempunyai struktur yang khas. Seperti adanya
vakuola dan berbentuk lebih besar, adanya dinding sel, adanya kloroplas, adanya plastida,
dan juga tidak memiliki sentriol yang terdapat di sel hewan. Sel tumbuhan memiliki enam
tipe sel, yaitu sel parenkim, sel kolenkim, sel sklerenkim, sel xilem, sel floem, dan sel
epidermis.

Sel hewan adalah nama umum untuk sel eukariotik yang menyusun jaringan hewan. Sel
hewan mempunyai struktur yang berbeda dengan sel tumbuhan. Sel hewan terdiri dari
vesikel, mitokondria, sentriol, nukleus, nukleolus, kromatin, ribosom, retikulum
endoplasma,mikrotubulus, membran plasma, vacuola, sitosol, selaput inti, badan golgi,
dan lisosom. Sel manusia tergolong dalam jenis sel hewan.

22

Sel tumbuhan dan sel hewan memiliki beberapa perbedaan. Salah satu dari perbedaannya
yaitu sel tumbuhan yang lebih besar dan juga berbentuk tetap (kaku), sedangkan sel hewan
yang lebih kecil dan berbentuk berubah-ubah. Hal itu terjadi dikarenakan sel tumbuhan
memiliki dinding sel, berbeda dengan sel hewan yang tidak memiliki dinding sel. Selain
itu perbedaan yang dapat dilihat dengan jelas adalah sitoplasma, inti/nukleus dan sering
juga terlihat vakuola, dan butir-butir anak inti/nukleolus.

II. ALAT DAN BAHAN
1. Mikroskop
2. Kaca benda / kaca objektif
3. Kaca penutup / cover glass
4. Gelas kimia
5. Pipet
6. Spatula
7. Silet
8. Daun dari tanaman Rhoeo discolor
9. Air

III. CARA KERJA
III. Pengamatan Sel Hewan
5) Ambil sel epitel dari dinding rongga mulut menggunakan spatula dengan hati-hati
6) Taruh di kaca objektif lalu tutup dengan cover glass
7) Amati objek di bawah mikroskop
8) Gambar hasil pengamatan

IV. Pengamatan Sel Tumbuhan
6) Ambil satu helai daun Rhoeo discolor lalu potong melintang setipis mungkin
menggunakan silet/cutter
7) Letakkan di kaca benda lalu teteskan satu hingga dua tetes air menggunakan pipet
8) Tutup dengan kaca benda
9) Letakkan di bawah mikroskop dan amati objek
10) Gambar hasil pengamatan

23

IV. HASIL PENGAMATAN

Pada pengamatan sel epitel rongga mulut dan sel daun Rhoeo discolor, diperoleh hasil

sebagai berikut :

Nama sel Gambar Keterangan

Sel hewan (sel Bentuk tidak beraturan,

epitel rongga tidak terlihat ikatan
mulut) karena terpisah

Sel tumbuhan (sel Bentuk sel tumbuhan
daun Rhoeo beraturan dan tersusun
discolor) rapi

V. PEMBAHASAN
Dalam praktikum kali ini, dapat diketahui bahwa sel adalah materi paling sederhana yang
membentuk sebuah makhluk hidup. Sel juga memiliki bentuk yang berbeda. Hasil
pengamatan terhadap sampel sel epitel rongga mulut, memiliki perbedaan bentuk dengan
sampel sel daun Rhoeo discolor.

Bila foto diperbesar, maka sel tumbuhan memiliki lima organel, yaitu dinding sel,
membran sel, sitoplasma, retikulum endoplasma dan nukleus. Sedangkan sel hewan
memiliki tiga organel, membran sel, sitoplasma, dan nukleus.

Perbedaan yang paling mencolok di antara keduanya adalah bentuk sel tumbuhan lebih
teratur dibandingkan sel hewan. Sel hewan tidak terikat, terpisah, dan berubah-ubah.
Berbanding terbalik dengan sel tumbuhan yang teratur dan tersusun rapi. Perbedaan ini
disebabkan dengan ada tidaknya dinding sel. Sel tumbuhan memiliki dinding sel dan sel
hewan tidak memiliki dinding sel. Dinding sel sendiri adalah struktur luar yang berfungsi
sebagai pelindung sel dan pemberi serta pemelihara bentuk kerangka sel. Penyusun
dinding sel didominasi oleh selulosa yang menyebabkan dinding sel bersifat kaku dan
menciptakan tekstur sel yang kokoh serta terlihat teratur.

24

Hal itu menyebabkan tumbuhan dapat berdiri tegak tanpa bantuan kerangka tulang lainnya.
Selulosa bersifat kaku sehingga menciptakan sel yang kokoh serta terlihat teratur. Sel
tumbuhan juga tidak melakukan banyak pergerakan aktif yang akan menggunakan energi
di dalam sel. Pergerakan yang dilakukan sel tumbuhan pun cenderung pasif. Berbeda
dengan hewan yang aktif dalam bergerak.

Ada tidaknya kloroplas juga memberikan pengaruh terhadap makhluk hidup. Kloroplas
adalah plastida yang mengandung pigmen klorofil. Dengan adanya klorofil ini, tumbuhan
dapat membuat makanannya sendiri melalui proses fotosintesis. Berbeda dengan sel
hewan yang tidak memiliki kloroplas sehingga tidak dapat membuat makanan sendiri atau
berfotosintesis.

Perbedaan selanjutnya adalah ukuran vakuola di sel tumbuhan yang lebih besar
dibandingkan di sel hewan. Vakuola berperan dalam turgiditas sel atau kekakuan sel.
Tekanan ini disebabkan oleh timbulnya aliran osmosis air dari bagian dengan konsentrasi
terlarut rendah di luar sel ke dalam vakuola sel yang memiliki konsentrasi terlarut lebih
tinggi. Sel tumbuhan mengandalkan tekanan ini sehingga dapat dipastikan akan terus
menjaga bentuknya.

Secara lengkapnya, perbedaan antara sel hewan dan sel tumbuhan seperti tabel berikut :

No Pembeda Sel Hewan Sel Tumbuhan
1 Ukuran Lebih kecil Lebih besar
2 Bentuk Tidak tetap Tetap
3 Dinding sel Tidak ada Ada
4 Lisosom Ada Tidak ada
5 Plastida Tidak ada Ada berupa kloroplas
6 Sentrosom Ada Tidak ada
7 Vakuola Tidak ada (atau Ada
ukurannya kecil)

VI. KESIMPULAN
Dalam praktikum ini, dapat disimpulkan sebagai berikut :

1. Sel merupakan penyusun struktur kehidupan paling sederhana

25

2. Sel tumbuhan memiliki lima organel, yaitu dinding sel, membran sel, sitoplasma,
retikulum endoplasma dan nukleus

3. Sel hewan memiliki tiga organel, membran sel, sitoplasma, dan nukleus.
4. Sel tumbuhan memiliki bentuk yang tetap dan teratur dikarenakan adanya dinding

sel dan vakuola
5. Sel hewan memiliki bentuk yang tidak tetap dan tidak beraturan dikarenakan tidak

adanya dinding sel dan vakuola

26

VII. DAFTAR PUSTAKA
2, D. P. (2020, Mei 21). Sel Hewan. Dipetik Agustus 3, 2020, dari Dosen Pendidikan:
https://www.dosenpendidikan.co.id/sel-hewan/

Alberts, B.; Johnson, A.; Lewis, J.; Raff, M.; Roberts, K. ; Walters, P.;. (2002).
Molecular Biology of the Cell. New York: Garland Science. Dipetik Agustus 3,
2020

Amanda, T. (2018, Agustus 30). Sel Tumbuhan Hidup Lebih Lama daripada Sel Hewan,
Apakah Benar? Dipetik Agustus 3, 2020, dari Kompasiana:
https://www.kompasiana.com/trifenaamanda7200/5b86d82ebde5751019354284/s
el-tumbuhan-hidup-lebih-lama-daripada-sel-hewan-apakah-benar

Bitar. (2020, Mei 29). Sel Tumbuhan. Dipetik Agustus 3, 2020, dari Guru Pendidikan:
https://www.gurupendidikan.co.id/sel-tumbuhan/

Campbell, N., Reece, J., & Mitchell, L. (2012). Biologi. Jakarta: Erlangga. Dipetik
Agustus 2, 2020

Novesha, N. (2012, Oktober 17). LAPORAN PRAKTIKUM SEL EPITELIUM RONGGA
MULUT. Dipetik Agustus 2, 2020, dari
http://nenengnd.blogspot.com/2012/10/laporan-praktikum-sel-epitelium-
rongga.html

Pasiowan, C. (2016, September 28). MENGAMATI BAGIAN-BAGIAN SEL. Dipetik
Agustus 8, 2020, dari Christy Pasiowan:
http://cmpasiowan.blogspot.com/2016/09/mengamati-bagian-bagian-
sel.html#:~:text=Rhoeo%20discolor%20mempunyai%20jaringan%20yang,discol
or%20ini%20termasuk%20sel%20hidup.

Porter, J. (1976). Antony van Leeuwenhoek: tercentenary of his discovery of bacteria.
Dipetik Agustus 3, 2020

Purnomo; , Sudjino; , Trijoko; Hadisusanto, Suwarno;. (2009). Biologi untuk Kelas XI
untuk SMA dan MA. Jakarta: Pusat Pembukuan Departemen Pendidikan Republik
Indonesia.

Royani, C., Somantri, D., Noerzannah, D. D., Nugraha, D. P., Rohayati, E. N., &
Khoerunnisa, R. O. (2015). LAPORAN PRAKTIKUM PENGAMATAN SEL

27

HEWAN DAN SEL TUMBUHAN. Dipetik Agustus 2, 2020, dari
https://docplayer.info/72583204-Laporan-praktikum-pengamatan-sel-hewan-dan-
sel-tumbuhan.html
Sel Tumbuhan. (2019, November 12). Dipetik Agustus 3, 2020, dari Wikipedia:
https://id.wikipedia.org/wiki/Sel_tumbuhan
Setiawan, S. (2020, Maret 25). “Vakuola Tumbuhan” Definisi & ( Struktur – Fungsi ).
Dipetik Agustus 3, 2020, dari GuruPendidikan:
https://www.gurupendidikan.co.id/vakuola-tumbuhan/
Stewart, M. (2007). Cell Biology. Minneapolis: Twenty-First Century Books. Dipetik
Agustus 3, 2020
Stone, C. (2004). The Basics of Biology. Westport: CT: Greenwood Press. Dipetik
Agustus 3, 2020
Verdian. (2015, Agustus). Laporan Paktikum Pengamatan Struktur Sel Hewan dan
Tumbuhan. Dipetik Agustus 3, 2020, dari Berkas Praktikum:
http://berkaspraktikum.blogspot.com/2015/08/laporan-paktikum-pengamatan-
struktur.html

28

29

Nama Jurnal Pembelajaran
Kelas
Tanggal : Aaliyah Vayza Suryo
Materi : XI IPA 4
: Kamis, 23 Juli 2020
: “Jaringan Tumbuhan”

Jurnal
Pembelajaran biologi yang dilakukan pada hari Rabu, 12 Agustus 2020 pukul 10.30 membahas
mengenai “Jaringan Tumbuhan”. Bu Puspa baru memulai pembelajaran pada pukul 10.49
dengan 60 siswa. Namun karena jaringan yang buruk, bu Puspa terkeluar hingga selama
sepuluh menit. Pembelajaran pun mulai jam 11.00. Setelah itu, bu Puspa mulai mengajar
dengan menampilkan powerpoint. Sebelumnya kami ditanya apakah ada di antara kami yang
mengetahui pembelajaran hari ini, yang dijawab saya yaitu jaringan tumbuhan. Bu Puspa pun
menampakkan gambar-gambar daun di ppt.

Setelah itu melanjutkan ke kompetensi dasar dan tujuan dari pembelajaran. Setelah
menjelaskan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran, bu Puspa melanjutkan ke slides
berikutnya. Bu Puspa menunjukkan skema bagaimana sel dapat menjadi jaringan. Sel sendiri
mengalami tiga proses untuk menjadi jaringan, yaitu membelah (mitosis dan meiosis),
membesar (dari sederhana ke kompleks), dan mengalami diferensiasi (perubahan ke sesuatu
bentuk yang di tiap bentukannya memiliki fungsi).

Jaringan sendiri terbagi menjadi dua, yaitu jaringan meristem dan jaringan permanen. Bu Puspa
bertanya apa perbedaan dari jaringan meristem dan jaringan permanen, yang dijawab saya
bahwa jaringan meristem adalah jaringan yang terdiri dari sel yang aktif membelah dan
jaringan permanen adalah jaringan yang terdiri dari sel yang tidak lagi membelah. Jawaban
tersebut benar dan bu Puspa melanjutkan powerpoint-nya.

Dilanjut dengan struktur, fungsi dan gambar dari jaringan meristem. Bu Puspa juga sempat
menanyakan kami dimana sajakah dapat ditemukan jaringan meristem yang dijawab beberapa
murid. Selain itu bu Puspa menjelaskan secara rinci bagian gambar jaringan meristem di
tangkai daun, dimana bagiannya ada meristem apikal, nodus, dan internodus. Bu Puspa juga
sempat menjelaskan perbedaan irisan melintang dan irisan membujur.

30

Selanjutnya dilanjut dengan jaringan meristem berdasarkan asal pembetukannya yaitu
promeristem, meristem primer, dan meristem sekunder. Dan juga berdasarkan bentuknya yaitu
meristem apikal, interkalar, dan lateral. Bu Puspa pun ingin melanjutkan ke jaringan permanen
yaitu epidermis, namun waktu sudah hampir selesai. Bu Puspa menanyai kami mengenai materi
yang disampaikan dan dijawab oleh Candyle. Pembelajaran pun selesai pukul 11.30.

Pesan, kesan, dan refleksi diri
Pembelajaran kali ini sangatlah menyenangkan. Kelas ikut aktif dalam bertanya dan
menjawab pertanyaan, sehingga pembelajaran tidak monoton ataupun terlalu tegang.
Meskipun begitu keadaan kelas tetap kondusif dan pembelajaran dijalankan secara mulus
tanpa ada kendala.
Pada pembelajaran kali ini, saya ada beberapa refleksi diri. Salah satunya adalah saya yang
terlalu malu dalam bertanya. Saya aktif dalam menjawab pertanyaan namun saya malu dalam
bertanya. Ada beberapa materi yang masih saya kurang pahami, seperti bagian nodus dan
juga mengapa meristem sekunder tidak dimiliki monokotil. Pertanyaan tersebut tidak saya
utarakan karena malu dan takut.
Pesan untuk pembelajaran kali ini adalah pembelajaran akan lebih menarik bila ditampilkan
video karena diri saya pribadi lebih cepat mengerti dari visualisasi. Sedangkan pesan untuk
diri saya adalah saya harus lebih percaya diri dan tidak usah malu dalam bertanya, karena
akan lebih sulit bila tidak bertanya. Selebihnya saya sudah sangat puas untuk pembelajaran
kali ini. Saya berharap pembelajaran selanjutnya akan lebih menyenangkan dan lebih baik
dari sebelumnya.

31

Nama Jurnal Pembelajaran
Kelas
Tanggal : Aaliyah Vayza Suryo
Materi : XI IPA 4
: Jumat, 14 Agustus 2020
: “Evaluasi Bab Pertama”

Jurnal
Pembelajaran biologi yang dilakukan pada hari Jumat, 14 Agustus 2020 membahas mengenai
“Evaluasi Bab Pertama”. Bu Puspa memulai pembelajaran dengan 60 siswa. Namun kali ini
kami tidak membahas mengenai materi melainkan refleksi terhadap tugas bab lalu. Di antara
kami, ada beberapa yang belum mengumpul. Dari kelas XI IPA 4 ada 1 siswa dan dari XI IPA
5 ada 5 siswa. Anak-anak tersebut tidak dapat lagi mengumpulkan karena bu Puspa sudah
menutup penilaian bab kali ini. Setelah itu bu Puspa mulai memberikan evaluasi terhadap jurnal
dan portofolio kami. Ada beberapa yang bu Puspa garis bawahi seperti melakukan copy paste
atau plagiat. Terdapat kesamaan yang sama persis di beberapa hasil kerja murid. Bu Puspa
dapat mendeteksinya karena semua orang memiliki gaya bahasa yang berbeda, maka tidak
masuk akal bila sama. Selain itu juga kami kurang kreatif dalam mengerjakan jurnal belajar
dan portofolio kami. Dari 600 siswa yang bu Puspa ajar, tidak banyak perbedaan. Hampir
semuanya sama dan biasa saja. Murid dengan jurnal yang bagus adalah Marcell XI IPA 4
dimana ia mendapat nilai 90. Ia membuat jurnalnya secara kreatif namun tetap sistematis.
Setelah itu bu Puspa meminta kami untuk lebih memperhatikan dan memberikan effort dalam
mengerjakan tugas-tugas yang diberikan bu Puspa karena pekerjaan yang dibuat tanpa usaha
lebih atau yang penting selesai pasti akan terlihat. Kami diminta bu Puspa untuk terus semangat
dan memperbaiki diri menjadi lebih baik dibandingkan sebelumnya. Ditambah lagi itu masih
bab awal jadi kami masih punya waktu untuk memperbaiki diri. Kami sudah SMA maka sudah
sepantasnya kami lebih mandiri dalam mengerjakan tugas. Pertemuan kali ini begitu singkat
karena bu Puspa hanya menggunakan waktu kami sebagai evaluasi bab sebelumnya. Setelah
itu bu Puspa memberikan kami waktu untuk literasi dan mengerjakan portofolio 1 bab jaringan
tumbuhan. Kali ini kami diberi tugas berupa membuat tabel seperti portofolio bab lalu. Tabel
tersebut mencakup 5 jaringan permanen, yaitu epidermis, parenkim, penyokong, vasikuler, dan
gabus. Dengan format nama, struktur, fungsi, dan gambar. Deadline yang diberikan adalah
pertemuan selanjutnya. Setelah sesi tanya jawab, pembelajaran pun ditutup.

32

Pesan, kesan, dan refleksi diri
Pembelajaran kali sangat kondusif namun suasana sedikit tegang. Dikarenakan kami
membahas mengenai kekurangan jurnal maupun portofolio yang bermasalah.
Pada pembelajaran kali ini, saya ada beberapa refleksi diri. Salah satunya adalah saya sempat
tidak mendengar ucapan ibunya dikarenakan tiba-tiba laptop saya bermasalah. Seharusnya
saya sudah menyiapkan laptop saya sedari awal. Selain itu juga saya ada beberapa masalah
di portofolio dan jurnal kemarin.
Pesan untuk untuk diri saya adalah saya harus memberikan effort dalam mengerjakan tugas
yang diberikan bu Puspa. Selebihnya saya sudah sangat puas untuk pembelajaran kali ini.
Saya berharap pembelajaran selanjutnya akan lebih menyenangkan dan lebih baik dari
sebelumnya.

33

Nama Jurnal Pembelajaran
Kelas
Tanggal : Aaliyah Vayza Suryo
Materi : XI IPA 4
: Rabu, 19 Agustus 2020
: “Evaluasi Tugas dan Review Pembelajaran”

Jurnal
Pembelajaran biologi yang dilakukan pada hari Rabu, 19 Agustus 2020 membahas mengenai
“Evaluasi Tugas dan Review Pembelajaran”. Pada pembelajaran kali ini, kita tidak langsung
bergabung ke meet, melainkan kami diberikan waktu untuk mengumpulkan tugas sebelumnya
ke google class dan pembelajaran daring tidak akan dibuka hingga semua sudah
mengumpulkan. Kami pun bergegas mengumpulkan tugas kami sebelumnya yang berupa
jurnal 1, jurnal 2, dan portofolio 1. Tugas yang diberikan bu Puspa di classroom sempat
mengalami error dimana dituliskan juga mengumpulkan jurnal 3 dimana kami sendiri belum
ada pertemuan ketiga. Adhel pun bertanya di grup whatsapp dan segera diedit oleh bu Puspa.
Setelah beberapa saat, pada jam 11.13 baru diberikan link menuju pembelajaran daring di
google meet. Saat masuk, kami sempat menunggu beberapa saat hingga murid masuk semua.
Bu Puspa pun memulai evaluasi terhadap tugas kami. Bu Puspa mengatakan bahwa hingga saat
tersebut, beliau baru mendapatkan 14 siswa dari IPA 4 dan 17 siswa dari IPA 5 yang
mengumpulkan tugas. Kelas XI IPA 4 tidak sampai setengah dari kelas yang mengumpulkan
tugas tepat waktu. Bu Puspa mengkritisi hal tersebut. Bu Puspa juga akan mengganti urutan
pembelajaran menjadi seperti kali ini, yaitu mengumpulkan tugas lalu pembelajaran daring.
Hal tersebut dikarenakan urutan pembelajaran seperti itu akan melatih kami disiplin dan tepat
waktu dalam mengisi jurnal dan portofolio kami. Selain itu juga, bu Puspa memanggil nama
anak-anak yang sebelumnya tidak mengumpulkan jurnal dan portofolio di bab pertama. Dari
kelas XI IPA 4 ternyata ada 7 anak yang belum menyelesaikan tugas. Bu Puspa sempat
menanyakan salah satu dari mereka. Dari IPA 5 pun juga ditanyakan namun dia tidak
menjawab bahkan keluar saat ditanyakan bu Puspa. Bu Puspa pun langsung melanjutkan ke
powerpoint. Kami diminta salah satu dari kami untuk me-review ulang jaringan-jaringan yang
sudah diajarkan. Dimulai dari jaringan meristem hingga jaringan permanen. Bu Puspa berharap
dapat menyelesaikannya dalam pembelajaran daring ini. Kami ditanya siapa yang mau
menjelaskan kembali jaringan meristem dari catatannya ataupun ppt, Engeline pun menjawab

34

dan mulai menjelaskan jaringan meristem. Setelah selesai menjelaskan, bu Puspa memberikan
komentar positif terhadap Engeline. Penjelasan Engeline sudah sangat baik karena sumbernya
bukan hanya ppt namun juga dari literasinya sendiri. Bu Puspa sebenarnya ingin melanjutkan
ke jaringan permanen dimulai dari epidermis. Namun waktu pembelajaran sudah habis dan pak
Win sudah menunggu kami di meet. Bu Puspa pun dikabari oleh saya dan pembelajaran daring
pun ditutup.

Pesan, kesan, dan refleksi diri
Pembelajaran kali sangat kondusif dan tidak ribut. Suasana sedikit tegang di awal namun
setelahnya kembali tenang dan aktif. Pembelajaran tidak memiliki kendala baik dari saya,
murid lain, ataupun bu Puspa. Pembelajaran juga terdapat interaksi antar murid dan guru
sehingga tidak membosankan.
Kesan untuk hari ini, saya sudah sangat senang dan puas. Saya juga setuju dengan penggantian
urutan pembelajaran, meski akan menyusahkan bila ada yang malas mengumpul sehingga
memakan waktu pembelajaran.
Pada pembelajaran kali ini, saya ada beberapa refleksi diri. Salah satunya adalah saya sempat
sedikit terlambat mengumpulkan tugasnya, masih di waktu yang ditentukan tapi tidak cepat.
Hal itu terjadi karena file jurnal 2 saya lupa taruh di folder mana sehingga harus mengubrek-
ubrek laptop. Seharusnya saya lebih rapi dan tersusun. Setelah itupun saya sempat dua kali re-
submit karena saya ada beberapa typo. Seharusnya saya sudah re-check tugas saya
sebelumnya.
Pesan untuk pembelajaran kali ini sudah baik sekali. Hanya dapat ditingkatkan bila murid
lebih disiplin dan tepat waktu. Selain itu pesan untuk diri saya adalah saya harus lebih teliti
dalam menyimpan file dan melakukan pengecekan agar tidak re-submit berkali-kali. Saya juga
harus memberikan effort dalam mengerjakan tugas yang diberikan bu Puspa. Selebihnya saya
sudah sangat puas untuk pembelajaran kali ini. Saya berharap pembelajaran selanjutnya akan
lebih menyenangkan dan lebih baik dari sebelumnya.

35

Nama Jurnal Pembelajaran
Kelas
Tanggal : Aaliyah Vayza Suryo
Materi : XI IPA 4
: Rabu, 26 Agustus 2020
: “Jaringan Permanen”

Jurnal
Pembelajaran biologi yang dilakukan pada hari Rabu, 26 Agustus 2020 membahas mengenai
“Jaringan Permanen”. Sebelum memulai, bu Puspa mengingatkan bahwa bila waktu habis,
segera beritahukan ibunya supaya tidak mengambil waktu dari guru lain. Dari situ bu Puspa
mulai masuk ke powerpoint. Di pertemuan sebelumnya, bu Puspa sudah me-review ulang
meristem, maka kali ini dilanjut ke epidermis. Bu Puspa memilih salah satu untuk membacakan
struktur dan fungsi dari epidermis. Kemudian dilanjutkan dengan derivat epidermis. Derivat
sendiri adalah bagian tambahan dari epidermis dan hanya dimiliki beberapa tumbuhan. Bu
Puspa menunjukkan 6 derivat kepada kami. Namun bu Puspa mengatakan ke kami bahwa
sebenarnya ada lebih dari 7 hingga 8 derivat, tetapi yang umum adalah 6 derivat. Selanjutnya
adalah jaringan parenkim. Jaringan parenkim menyusun sebagian besar dari tanaman. Bu Puspa
bertanya kepada kami apa perbedaan dari jaringan parenkim dan jaringan epidermis, yang
dijawab murid kalau parenkim memiliki jarak antar sel. Setelah itu dilanjutkan ke jaringan
kolenkim. Jaringan kolenkim guanya untuk memperkokoh tanaman. Jaringan ini dibagi
menjadi dua yaitu kolenkim dan sklerenkim. Bu Puspa menunjuk Louis untuk membacakan
struktur dan fungsi dari jaringan kolenkim. Sebelum Louis mulai, bu Puspa menanyakan
mengenai nama Louis di google classroom karena nama yang digunakan Louis bukan nama
aslinya. Kami pun diingatkan kalau kami harus menggunakan nama lengkap saat
mengumpulkan tugas untuk memudahkan dalam pemberian nilai. Terutama ke anak-anak yang
namanya mirip dengan anak lain guna tidak ada nilai yang tertukar. Setelah itu Louis mulai
membaca powerpoint jaringan kolenkim. Bu Puspa juga menanyakan ke Louis pendapatnya
saat melihat gambar jaringan kolenkim. Setelah itu bu Puspa mulai menjelaskan kepada kami.
Jaringan kolenkim terdiri dari sel hidup dan terdapat di batang muda dan tangkai daun muda.
Dinding selnya terdiri dari selulosa dan pektin sehingga membuat sifat gel. Setelah jaringan
kolenkim, terdapat jaringan sklerenkim. Jaringan sklerenkim berbeda dengan kolenkim.
Jaringan ini memiliki ligni atau berkayu sehingga ada pada tumbuhan yang sudah dewasa.

36

Kemudian bu Puspa menunjukkan gambar struktur sklereid namun hanya sebentar dan dilanjut
ke gambar perbedaan parenkim, kolenkim, dan sklerenkim. Di gambar terlihat jelas perbedaan
antar ketiga jaringan tersebut. Selanjutnya bu Puspa masuk ke jaringan pengangkut yaitu xilem
(pembuluh kayu) dan floem (pembuluh tapis). Xilem sendiri berfungsi mengangkut air dan
mineral dan floem berfungsi mengangkut hasil fotosintesis. Terdapat perbedaan dari keduanya
yang ditunjukkan di gambar powerpoint. Xilem Floem juga memiliki tipe pembuluh angkut
yaitu ikatan pembuluh kolateral dan ikatan pembuluh radial. Kami ditunjukkan skema tipe
pembuluh angkut tersebut. Terakhir kami membahas jaringan gabus. Kali ini bu Puspa
meminta salah satu anak untuk membacakan struktur dan fungsi dari jaringan gabus. Di akhir
bu Puspa membahas rencana ke depannya mengenai ulangan harian dan juga tugas-tugas kami.
Bu Puspa memberikan tugas portofolio berupa foto bagian tumbuhan dan memberikan ciri-ciri
dari pengamatan kami. Untuk ulangan harian akan dilaksanakan hari Senin setengah 2 siang.

Pesan, kesan, dan refleksi diri
Pembelajaran kali sangat kondusif dan aktif. Pembelajaran tidak memiliki kendala baik dari
saya, murid lain, ataupun bu Puspa. Di dalam pembelajaran terdapat interaksi antar murid dan
guru sehingga tidak membosankan. Powerpoint yang ditampilkan berwarna dan berisi poin-
poin sehingga lebih mudah dimengerti. Penjelasan bu Puspa sangat jelas dan mudah
dimengerti. Bu Puspa juga menjelaskan dengan tempo sedang dan pelafalan jelas jadi murid
lebih bisa menangkap pembelajaran.
Kesan untuk hari ini, saya sudah sangat senang dan puas. Saya senang dengan pembelajaran
bu Puspa. Pembelajaran dengan bu Puspa sangat menyenangkan dan tidak menegangkan yang
membuat materi lebih cepat masuk ke dalam otak. Bu Puspa juga sangat menghargai saat kami
aktif di pembelajaran, membuat pembelajaran tidak membosankan.
Pada pembelajaran kali ini, saya ada beberapa refleksi diri. Salah satunya adalah saya tidak
berani menjawab pertanyaan karena saya ragu. Hal itu sangatlah salah karena sebenarnya
kesalahan adalah salah satu proses dalam belajar.
Pesan untuk pembelajaran kali ini sudah baik sekali. Dapat ditingkatkan lagi bila murid lebih
aktif dalam bertanya. Selain itu pesan untuk diri saya adalah saya harus percaya diri dalam
mengajukan jawaban ataupun pertanyaan. Selebihnya saya sudah sangat puas untuk
pembelajaran kali ini. Saya berharap pembelajaran selanjutnya akan lebih menyenangkan dan
lebih baik dari sebelumnya.

37

Nama Jurnal Pembelajaran
Kelas
Tanggal : Aaliyah Vayza Suryo
Materi : XI IPA 4
: Jumat, 28 Agustus 2020
: “Organ Tumbuhan”

Jurnal

Pembelajaran biologi yang dilakukan pada hari Jumat, 28 Agustus 2020 membahas mengenai
“Organ Tumbuhan”. Sebelumnya kami menunggu anak-anak yang belum masuk ke dalam
kelas. Pembelajaran pun akhirnya dimulai pada jam 10.48. Dimulai dengan membahas tugas
portofolio kedua. Untuk kelas IPA 4, semuanya sudah menyelesaikan tugas portofolio ataupun
remedial. Sedangkan untuk kelas IPA 5 terdapat beberapa anak yang nilainya masih ada yang
kosong. Setelah membahas nilai-nilai bio, bu Puspa pun menyalakan powerpoint. Dimulai dari
skema organ tumbuhan. Bu Puspa meminta salah satu dari kami untuk menjelaskan mengenai
organ tumbuhan. Candylee pun menjawab dan mulai menerangkan bahwa organ tumbuhan ada
enam. Bu Puspa pun ikut menambahkan kalau organ tumbuhan dibagi menjadi dua yaitu organ
utama berupa akar, batang, dan daun, dan juga organ khusus berupa bunga, buah, dan biji.
Setelah itu Candylee kembali menerangkan secara umum organ tumbuhan berdasarkan apa
yang ia pahami dari gambar dan juga catatannya. Setelah itu dilanjutkkan ke akar. Kami
kembali ditanya siapa yang ingin menerangkannya dan dijawab oleh saya. Saya menjawab dari
catatan saya dan buku literatur saya. Dimulai dari fungsi akar, struktur akar secara morfologi,
dan struktur akar secara anatomi. Setelah itu saya diminta untuk menjelaskan gambar yang ada
di powerpoint, namun karena saya kurang mengerti jadi bu Puspa mulai menjelaskan. Bu Puspa
berkata bahwa gambar yang terdapat di powerpoint tersebut merupakan gambar akar yang
dipotong melintang dan membujur. Dilanjut dengan gambar perbedaan akar dikotil dan
monokotil. Setelah itu kami ditampilkan poin fungsi dari akar. Setelah dari situ bu Puspa
memberikan komentar terhadap saya dan Candylee dimana beliau sangat senang bahwa kami
sudah mempelajari materi tersebut sebelumnya. Akhirnya dilanjut dengan batang. Bu Puspa
meminta anak laki-laki untuk menjelaskan mengenai batang, namun tidak ada jawaban.
Sehingga dialihkan ke perempuan dan dijawab oleh Engeline. Engeline menerangkan
mengenai batang menurut literaturnya. Bu Puspa pun mengiyakan jawabannya dan ikut

38

menambahkan. Kami diberikan skema struktur anatomi batang dan bu Puspa menjelaskan satu
per satu struktur tersebut. Setelah itu dilanjut dengan fungsi-fungsi batang dan kami ditanya
apakah ada yang tidak kami mengerti. Candylee menjawab bahwa ia kurang mengerti poin ke-
5 dan ke-7 dari fungsi batang, yaitu alat perkembangbiakan dan efisiensi penyerbukan dan
membantu pemencaran benih. Bu Puspa pun menerangkan poin ke-7, dimana batang pohon
sebenarnya ikut membantu dalam penyerbukan karena ada beberapa bunga yang tunggal
sehingga penyerbukan dilakukan dengan bunga lainnya atau bunga tetangga. Untuk no 5, bu
Puspa menjelaskan bahwa perkembangbiakan tanaman bukan generatif saja namun juga
vegetatif. Kami ditanya salah satu contohnya dan dijawab oleh Thezar yaitu singkong. Ketika
ditanya, ia menjawab bahwa ia hanya pernah melihat perkembangbiakan vegetatif dari
singkong namun belum pernah melakukannya. Bu Puspa memuji kegiatan Thezar karena
dengan mengamati tanaman maka kita dapat lebih mengerti tanaman tersebut. Contohnya
seperti pohon karet. Bu Puspa menanyakan kami mengapa pohon karet mengeluarkan
getahnya. Setelah sempat dijawab oleh Ivan namun kurang tepat, maka bu Puspa menjelaskan
bahwa fungsi dari tanaman bukan hanya ketujuh poin tersebut melainkan ada pula seperti
memberikan manfaat kepada manusia. Fungsi-fungsi tersebut dapat dilihat dari pengamatan
terhadap tanaman. Malahan hasil dari pengamatan lebih akurat dibandingkan hapalan. Setelah
itu dilanjut ke daun, kali ini Gabriel ikut menerangkan daun. Ia mengambilnya dari literaturnya.
Bu Puspa juga mengiyakan penjelasan dari gabriel dan menunjukkan kami gambar-gambar
daun. Setelah dari daun, dilanjut dengan bunga. Kali ini untuk menghemat waktu, maka bu
Puspa yang menjelaskan mengenai bunga. Mulai dari fungsi hingga struktur. Terakhir bu Puspa
menerangkan mengenai buah dan biji. Powerpoint pun dimatikan dan dibuka sesi tanya jawab.
Sebelumnya bu Puspa mengingatkan bahwa akan diadakan ulangan harian kedua untuk materi
jaringan dan organ tumbuhan. Kami diharapkan segera mengumpulkan tugas kami dengan
batas waktu hari Senin jam 12 sebelum ulangan dimulai. Sesi tanya jawab pun dibuka dan saya
bertanya ke bu Puspa apakah daun dan bunga yang sempurna dan tidak sempurna akan berbeda
secara fungsionalnya. Bu Puspa pun menjawab pertanyaan saya. Beliau sebelumnya
mengingatkan bahwa bunga ada yang sempurna dan tidak sempurna dan juga ada yang lengkap
dan tidak lengkap. Kembali ke pertanyaan, bu Puspa menjelaskan bahwa memang ada
perbedaan di antara yang sempurna dan tidak sempurna. Namun perbedaan itu bukan dari segi
kualitas namun dari segi kuantitas. Daun yang sempurna pasti memberikan hasil lebih besar
dibandingkan yang tidak. Kemudian ada beberapa anak yang menanyai mengenai ulangan
harian yang akan dilaksanakan hari senin tersebut. Setelah itu bu Puspa menjawab semua

39

pertanyaannya dan kembali mengingatkan kami untuk belajar dan mengerjakan tugas-tugas
kami. Pembelajaran pun diakhiri pada 11.20.

Pesan, kesan, dan refleksi diri
Pembelajaran kali sangat menyenangkan. Pembelajaran tidak memiliki kendala baik dari
saya, murid lain, ataupun bu Puspa. Bu Puspa memberikan kami kesempatan untuk
menjawab dan bertanya di pembelajaran sehingga pembelajaran tidak membosankan
ataupun tegang. Selain itu powerpoint yang diberikan bu Puspa penuh dengan gambar
sehingga kami dapat memahami materi lebih cepat.
Kesan untuk hari ini, saya sudah sangat senang. Saya senang dengan pembelajaran biologi
dengan bu Puspa. Pembelajaran dengan bu Puspa sangat menyenangkan dan materi juga
sangat mudah untuk dicerna. Penjelasan bu Puspa singkat, padat, dan jelas. Kami juga sangat
dihargai ketika menjawab atau bertanya di pembelajaran bu Puspa sehingga kami lebih
percaya diri. Bu Puspa tidak pernah menyalahkan kami namun menuntun kami untuk
menjadi lebih baik sehingga kami tidak kehilangan semangat untuk terus maju.
Pesan untuk pembelajaran kali ini sudah baik sekali. Dapat ditingkatkan lagi bila murid lebih
aktif dalam menjawab pertanyaan, terutama murid laki-laki yang sangatlah pasif. Selebihnya
saya sudah sangat puas untuk pembelajaran kali ini. Saya berharap pembelajaran selanjutnya
akan lebih menyenangkan dan lebih baik dari sebelumnya.

40

41

Nama PORTOFOLIO 1
Kelas
Tanggal “Jaringan Permanen”

: Aaliyah Vayza Suryo
: XI IPA 4
: Jumat, 14 Agustus 2020

No Nama Struktur Fungsi Gambar
1 Jaringan
1. Terdiri dari sel-sel 1. Melindungi dari
Epidermis
a) Stomata hidup pengeluaran air
b) Trikoma
c) Spina 2. Tidak ada ruang antar yang berlebihan
d) Velamen
e) Sel kipas sel (sel-sel rapat) 2. Pelindung
f) Sel Kersik
3. Berbentuk persegi tumbuhan dari
2 Jaringan
Parenkim panjang kerusakan mekanis

4. Dinding sel luar tebal; 3. Menjaga dan

dalam tipis mengatur suhu

5. Membentuk derivat

epidermis:

stomata,trikomata,

spina, velamen, sel

kipas, sel kersik

1. Terdiri dari sel-sel 1. Menyimpan

hidup cadangan makanan

2. Memiliki ruang antar dan air

sel 2. Dapat

3. Sel memiliki vakuola melakukan proses

yang besar, inti sel pengangkutan

mendekati dasar sel, dan (yang ada di dekat

mampu membelah diri xilem)

4. Bentuk tidak 3. Mampu

beraturan melakukan keluar

masuk udara

42

5. Berdasarkan bentuk karena banyaknya

dibagi menjadi parenkim ruang antar sel

palisade, parenkim

bunga karang, parenkim

bintang, parenkim

lipatan

6. Berdasarkan fungsi

dibagi menjadi

klorenkim, parenkim

penimbun, parenkim air,

parenkim pengangkut,

aerenkim

3 Jaringan a) Kolenkim 1. Menguatkan
Penyokong
a) Kolenkim 1. Terdiri dari sel batang dan daun
b) Sklerenkim
hidup 2. Melindungi bji

2. Dinding sel terdiri dan embrio

dari selulosa dan 3. Memperkuat

pektin yang tebal parenkim udara

sehingga lunak dan 4. Melindungi

lentur jaringan Jaringan parenkim,
kolenkim, dan skelerenkim
3. Penebalan dinding pengangkut

sel primer tidak

merata

4. Bentuk sel

memanjang.

5. Terdapat pada

batang, daun, bunga,

dan buah tumbuhan

yang masih muda

dan belum berkayu.

b) Sklerenkim

1. Terdiri dari sel

mati

43

2. Dinding sel tebal

dan berlignin

sehingga sel-selnya

kuat dan keras

3. Penebalan dinding

sel sekunder

4. Tidak

mengandung

protoplas.

4 Jaringan a) Xilem a) Xilem

Vaskuler 1. Sel mati Mengangkut air

(Pengangkut) 2. Penebalan dinding dan mineral dari

a) Xilem sel sekunder akar

b) Floem 3. Mengandung b) Floem

lignin Mengangkut hasil

b) Floem fotosintesis

1. Sel hidup (fotosintat),

2. Penebalan dinding metabolisme, dan

sel primer hormon

5 Jaringan Gabus 1. Terbentuk dari Melindungi

kambium gabus atau jaringan lain agar

felogen. tidak kehilangan

2. Pembentukan jaringan banyak air

ke arah dalam berupa sel

hidup (feloderm)

3. Pembentukan jaringan

ke arah luar berupa sel

mati (felem)

44

PORTOFOLIO 2

Foto tanaman mangga

Batang Ukuran batang Ukuran daun sedang Ukuran daun besar

Ukuran daun kecil Percabangan hijau Warna depan daun Bagian belakang daun
45

Nama Pengamat : Aaliyah Vayza Suryo

Kelas : XI IPA 4

Tanggal Pengamatan : Minggu, 30 Agustus 2020

Tempat Pengamatan : Halaman depan rumah

Objek Pengamatan : Pohon Mangga

Hasil Pengamatan Morfologi
1. Pohon memiliki tinggi sekitar 3 meter
2. Batang dari tanaman tersebut berbentuk silindris, tidak simetris, dan berkayu
3. Batang memilikir diameter yang relatif kecil, kira-kira berdiameter 5 cm
4. Di batang, terdapat bercak putih, bolongan hitam, dan serat-serat kayu
5. Batang memiliki 5 percabangan utama yang masih berkayu namun di ujung cabang

batang berwarna hijau
6. Daun dari tanaman tersebut tergolong banyak meski di beberapa daerah, ada yang sedikit
7. Daun berbentuk lonjong memanjang dan semakin runcing di ujungnya dengan tulang

daun yang menyirip
8. Ukuran daun beragam dari yang kecil (sekitar 8-10 cm), sedang (sekitar 13-15 cm), dan

yang besar (sekitar 20 - 23 cm)
9. Daun masih memiliki warna hijau tua dan di belakang daun terdapat bintik-bintik hitam

kecil
10. Daun bertekstur dan sedikit memantulkan cahaya (tidak licin atau mengkilat)
11. Daun memiliki wangi yang khas, seperti wangi mangga namun masih samar
12. Belum muncul buah ataupun bunga

Siswa Lembar Penilaian Guru
Tugas kali ini meningkatkan Teman
rasa ingin tahu, cinta, dan
peduli terhadap lingkungan

46

47

Nama Jurnal Pembelajaran
Kelas
Tanggal : Aaliyah Vayza Suryo
Materi : XI IPA 4
: Jumat, 4 September 2020
: “Evaluasi Bab Dua”

Jurnal
Pembelajaran biologi yang dilakukan pada hari Jumat, 4 September 2020 pukul 10.40
membahas mengenai “Jaringan Hewan”. Di pembelajaran kali ini bu Puspa memulai dengan
absen dan membahas mengenai tugas di bab sebelumnya. Sebelum masuk ke pembahasan, bu
Puspa mengabsen kami semua dan menanyakan anak-anak yang belum hadir. Dari semuanya
yang tidak hadir adalah Oasis dan Putri. Setelah itu bu Puspa mulai membahas tentang tugas
dan ulangan. Di waktu saat itu, ada beberapa anak yang belum mengumpulkan tugas dan
remedial. Untuk remedial bab 1 dari kelas XI IPA 4 ada Oasis dan XI IPA 5 ada Albert, Andi,
Ashaz, dan Rafli. Mereka diminta untuk menyelesaikan remedial mereka secepat mungkin.
Setelah itu untuk tugas bab 2 yang belum mengumpulkan hanya Adastra dan Oasis, sedangkan
untuk anak kelas XI IPA 5 sudah lengkap semua. Hal tersebut jelas dipuji bu Puspa, karena
menandakan kelas XI IPA 5 disiplin dalam mengumpulkan tugas.

Bu Puspa pun lanjut membahas hasil ulangan harian kedua kami yang dilaksanakan pada hari
Senin, 31 Agustus 2020 pada jam 14.00-15.30. Bu Puspa sangat senang dan puas dengan nilai
kami terutama untuk kelas XI IPA 4 dan XI IPA 5. Meski yang meraih nilai 100 berasal dari
XI IPA 3 yaitu Nasya Audrey, namun kelas kami memiliki nilai-nilai yang bagus-bagus dan
sedikit yang mendapat remedial. Anak yang mendapat remedial hanya 13 anak, yaitu 6 orang
dari XI IPA 4 dan 7 orang dari XI IPA 5. Anak anak tersebut antara lain Adastra, Brandon,
Oasis, Salman, Louis, Samuel, Albert, Andi, Ashaz, Dicky, Khanza, dan Sakhi. Bu Puspa
meminta kami untuk terus mempertahankan nilai kami di ulangan harian ketiga, kalau bisa juga
ditingkatkan. Diharapkan anak yang mendapatkan remedial berkurang atau tidak ada karena
bu Puspa sudah menyusun soal semudah mungkin. Di ulangan sebelumnya, bu Puspa sempat
berniat ingin mengurai batas pengerjaan menjadi 60 menit namun diringankan menjadi 90
menit. Maka tidak ada alasan kita mendapat nilai yang rendah. Anak yang nilainya remedial
mungkin jarang membaca karena bu Puspa mengambil soal dari buku paket dan powerpoint.

48

Tidak ada alasan tidak memiliki buku paket. Sekarang sudah ada yang namanya internet dan
e-book.
Bu Puspa sangat mengapresiasi kami karena sudah mendapat nilai yang bagus dan
mengerjakan tugas tepat waktu. Menurut beliau, bagaimanapun tugas yang dikerjakan akan
dihargai dan diapresiasi selama tepat waktu. Untuk anak-anak yang jarang mengumpulkan
tugas atau remedial, dimohon untuk segera merubah sikapnya karena anak-anak tersebut selalu
sama. Bila tidak berubah maka terpaksa akan ada pemanggilan orang tua.
Setelah selesai membahas refleksi pembelajaran sebelumnya, kami mulai membahas bab
selanjutnya yaitu jaringan hewan. Jaringan hewan sendiri memiliki persamaan dengan
manusia. Di sini kami membahas 5 jaringan, yaitu jaringan epitel, jaringan pengikat, jaringan
otot, jaringan saraf, dan terakhir organ dan sistem organ meski tidak akan terlalu detail. Di bab
kali ini, bu Puspa meminta ketiga belas anak tadi untuk membuat powerpoin membahas
jaringan hewan. Untuk jaringan epitel, ada Sakhi, Oasis, Albert, Ashaz. Untuk jaringan ikat,
ada Andi, Louis, dan Brandon. Untuk jaringan otot, ada Dicky dan Salman. Untuk jaringan
syaraf, ada Samuel dan Fawwaz. Terakhir untuk organ dan sistem organ, ada Khanza dan
Adastra. Mereka diminta untuk membuat powerpoint yang bersifat individu dan membahas
mengenai jenis, struktur, fungsi, dan gambar dari jaringan tersebut. Untuk anak yang
mengerjakan dengan baik maka tidak perlu melakukan remedial lagi. Untuk anak-anak yang
nilainya sudah di atas kkm, kami diminta untuk belajar dan membaca materi jaringan hewan
untuk bertanya di sesi tanya jawab powerpoint mereka. Bu Puspa akan membantu ketiga belas
anak tersebut dalam menjawab pertanyaan. Setelah itu kita diberikan tugas membuat jurnal saja
dan diminta mengerjakan secepat mungkin. Bu Puspa menyarankan kami agar tidak menunda
pembelajaran karena akan mempengaruhi performa kami. Setelah itu pembelajaran pun selesai
pukul 11.30.

49

Pesan, kesan, dan refleksi diri
Pembelajaran kali ini sangatlah menyenangkan. Bu Puspa memberikan banyak motivasi dan
dorongan kepada kami. Kami dimimbing bu Puspa tanpa merasa dijatuhkan atau merasa
buruk. Di pembelajaran ini, saya ada beberapa refleksi diri. Salah satunya adalah saya tidak
mengalami kenaikan di nilai untuk ulangan harian. Akan lebih baik bila saya mampu
menaikkan nilai saya. Selain itu saya juga mengakui bahwa saya masih sering menunda tugas.
Untungnya bu Puspa mengingatkan saya mengenai hal tersebut.
Pesan untuk pembelajaran kali ini adalah dorongan dari bu Puspa sangat membantu dan
menginspirasi saya untuk menjadi lebih baik. Bu Puspa membuat saya semakin percaya diri
dan tidak patah semangat. Bu Puspa membantu saya untuk lebih menghargai proses
dibandingkan hasil. Sedangkan pesan untuk diri saya adalah saya harus belajar untuk
meningkatkan diri saya. Saya tidak boleh lagi malas dan suka menunda tugas. Selebihnya
saya sudah sangat puas untuk pembelajaran kali ini. Saya sangat berterima kasih terhadap bu
Puspa dan teman-teman yang lainnya.

50


Click to View FlipBook Version