The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Jurnal Belajar dan Hasil Aktivitas Belajar Biologi Tahun Ajaran 2020-2021

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Aaliyah Vayza Suryo, 2021-06-12 13:20:52

Portofolio Biologi Aaliyah Vayza Suryo (XI IPA 4)

Jurnal Belajar dan Hasil Aktivitas Belajar Biologi Tahun Ajaran 2020-2021

Keywords: Portofolio

201

202

203

204

205

206

207

208

209

Bab Sistem Ekskresi Manusia

Aaliyah Vayza Suryo
XI IPA 4
SMAN 1 Balikpapan

Jumat, 19 Februari 2021
Melalui meet

Pada pembelajaran pada biologi yang dilakukan pada hari Jumat, 19 Februari 2021 dilakukan
meet yang membahas hasil ulangan dan juga tugas. Sebelumnya Bu Puspa mengabsen kami.
Setelah beberapa saat menunggu, Bu Puspa pun memulai pertemuan kali ini dengan membahas
hasil ulangan bab sebelumnya, yaitu bab pernapasan. Bu Puspa sangat bangga kepada kelas XI
IPA 4 dan XI IPA 5 dengan hasil ulangan kami karena tidak ada yang remedial dan banyak
yang mendapatkan 100. Bu Puspa berharap hasil yang didapatkan dapat dipertanggung
jawabkan dan melalui cara yang baik, bukan karena tidak jujur. Untuk murid yang mendapat
100 bisa bertanggung jawab bahwa dia memang layak mendapat nilai 100.

Bu Puspa akan terus mendukung kami meraih prestasi selama di sekolah dengan sisa waktu
satu setengah tahun lagi. Meskipun saat ini sedang ada pandemi, namun terus semangat. Waktu
yang dimiliki lebih banyak maka usahakan untuk memanage waktu tersebut agar memberi
dampak yang berguna.

210

Bu Puspa kembali mengingatkan untuk pastikan nilai yang didapat dapat
dipertanggungjawabkan. Bila diberi predikat A di mata pelajaran biologi, terus ditingkatkan
dan dipertahankan. Untuk yang belum mendapatkan predikat A, jangan berkecil hati dan terus
semangat. Sedangkan untuk yang masih berkepala tujuh atau predikat C, Bu Puspa harap bisa
ditingkatkan. Bu Puspa mengakui bahwa Bu Puspa sangat sedih bila biologi di kepala tujuh,
karena Bu Puspa khawatir dengan nilai yang lainnya. Di semester 4 ini, Bu Puspa harap kami
bisa mendapat nilai minimal B. Bu Puspa memberitahu kami bahwa Bu Puspa selaku guru
hanya dapat mendampingi dan mendoakan, hasil baik atau buruk itu yang menentukan adalah
diri sendiri

Bu Puspa selalu membanggakan kelas XI IPA 4 dan XI IPA5. Bu Puspa harap kami dapat terus
mempertahankannya dan ikut memberi contoh serta motivasi ke kelas lain. Bu Puspa sangat
bangga dengan tingkat kehadiran XI IPA 5 luar biasa. Kelas XI IPA 5 selalu hadir. Meskipun
Bu Puspa wali kelas XI IPA 4, menurut Bu Puspa kelas XI IPA 5 lebih baik daripada kelas XI
IPA 4 yang masih banyak murid tidak hadir. Bu Puspa meminta kami untuk saling support
antar teman karena kita adalah satu keluarga. Harus selalu mensupport dan mengingatkan
teman. Kita harus baik kepada siapa saja dan membantu bila mereka mengalami kesulitan.

Sebelum memulai pembelajaran, Bu Puspa mengecek kembali daftar kehadiran. Seharusnya
ada 65 murid yang hadir. Bu Puspa menanyakan ke penanggung jawab kelas, siapa dua orang
yang belum masuk. Dari kelas XI IPA 5, semuanya sudah hadir yang langsung Bu Puspa puji.
Sedangkan dari kelas XI IPA 4, ada dua yang belum hadir yaitu Adastra dan Alfonsus. Alfonsus
sedang izin karena berduka, dan Adastra tanpa keterangan. Bu Puspa pun menanyakan kami
apakah Adastra ada di meet sebelumnya. Ada beberapa yang menajawab ya dan tidak.
Kemudian Bu Puspa menelpon Adastra. Adastra berkata bahwa ia baru sampai rumah karena
disuruh orang tua beli voucher listrik. Setelah itu Adastra pun masuk meski belum memakai
seragam.

Setelah itu kami masuk ke materi bab ketiga yaitu sistem ekskresi. Sistem ekskresi artinya
adalah pengeluaran zat yang harus dibuang dari tubuh manusia, karena zat tersebut bersifat
toksin yang mengganggu metabolisme dan organ tubuh. Ada empat organ sistem ekskresi yaitu
ginjal, hati, paru-paru, kulit. Bu Puspa menjelaskan tujuan pembelajaran kami, yaitu
menganalisis dimana terdiri dari memahami struktur morfologi atau anatomi dari keempat
organ, fungsi dari organ, proses yang terjadi di keempat organ, dan juga gangguan dan solusi
teknologinya.

211

Pada pembelajaran kali ini, tidak perlu mempelajari paru-paru lagi, karena sudah pernah di
bahas di bab sebelumnya. Di bab kali ini, kami hanya membahas ginjal, hati, dan kulit. Dalam
bab ini, Bu Puspa akan membagikan tiga kelompok berdasarkan absen. Kelompok itu masing-
masing akan membahas mengenai satu organ ekskresi.

Pembagiannya adalah untuk absen satu membahas ginjal, absen dua membahas hati, absen tiga
membahas kulit, dan seterusnya. Bu Puspa pun mengecek beberapa anak kelas. Bu Puspa
bertanya kepada Jason materi yang dibahas dimana ia jawab hati. Kemudian Gabriel membahas
kulit, Oasis ginjal, Brandon membahas hati, dan Skylenn membahas ginjal. Bu Puspa
berpindah ke kelas XI IPA 5, dimana Yuniar membahas kulit, Patricia membahas kulit, Dina
membahas hati, Andri membahas ginjal, Aldian membahas kulit.

Setelah dibagikan kelompok, Bu Puspa memberikan tugas berupa membuat analisis mengenai
materi yang diberikan, dimana harus berisi struktur, fungsi, dan proses yang terjadi. Kemudian
ditulis di buku catatan atau ketik di laptop hasil analisis. Penyampaiannya pada hari Rabu
langsung di meet. Untuk penyampaian nanti, jangan terlalu kaku dalam menjelaskannya.
Buatlah orang tertarik dan tidak bosan mendengarkan penjelasan yang diberikan. Pastikan juga
singkat, padat, dan jelas. Selalu perhatikan timing karena waktunya terbatas. Bu Puspa juga
mengingatkan kami bahwa meet kali ini terhitung jurnal 1 sistem ekskresi. Dikarenakan tidak
ada pertanyaan, Bu Puspa menyuruh kami mengerjakan analisis tersebut di 15 menit terakhir.
Pembelajaran pun ditutup. Bu Puspa mengingatkan kami untuk menjaga kesehatan, mengikuti
protokol, makan sehat, olahraga, dan istirahat.

Pada pembelajaran kali ini, saya mendapat banyak • Harus berani bertanggung
pembelajaran. Saya belajar untuk bertanggung jawab, jawab dengan hasil yang
jujur, dan terus semangat dalam meraih prestasi. Selain diperoleh
itu saya belajar untuk disiplin dalam mengerjakan tugas
atau masuk ke dalam meet. Saya juga mendapat ilmu • Terus semangat dan
mengenai sistem ekskresi. Pesan pada pembelajaran ini kreatif di masa pandemi
adalah harus berani bertanggung jawab atas hasil yang
diperoleh dan terus semangat belajar. • Selalu support dan bantu
teman sebisa mungkin

• Harus disiplin waktu

212

Pembelajaran kali ini
banyak memberikan

pengalaman dan
pandangan baru

213

Bab Sistem Ekskresi Manusia

Aaliyah Vayza Suryo
XI IPA 4
SMAN 1 Balikpapan

Jumat, 26 Februari 2021
Melalui meet

Pada hari Jumat, 26 Februari 2021 pembelajaran biologi berisikan presentasi organ kulit oleh
kelompok kulit. Sebelum memulai pembelajaran, Bu Puspa mengabsen kami terlebih dahulu.
Pada hari Rabu tidak ada meet dikarenakan Bu Puspa ternyata tidak hanya membagikan rapot
semester tiga untuk kelas XI namun juga rapot wali murid tahun lalu saat kelas X. Bu Puspa
mengingatkan kami untuk menyusun rapi rapotnya di sampul rapot, karena pada Januari 2022
rapot akan diseleksi untuk 40% SNMPTN seleksi nasional perguruan tinggi. SNM adalah tiket
pertama kami untuk masuk perguruan tinggi, maka sebisa mungkin perhatikan nilai semester
1-5. Usahakan untuk selalu meningkat membentuk garis lurus. Bu Puspa harap kami dapat
mengisi 40% kuota tersebut.

Kami pun mulai masuk ke materi. Di meet sebelumnya, Bu Puspa sudah membagikan kami
menjadi tiga kelompok berdasarkan absen. Bu Puspa harap saat kami menyajikannya tidak
mengecewakan karena tiap anak hanya membahas satu judul dari tiga topik yang ada sehingga
sebisa mungkin tampilkan secara maksimal. Jangan sambil membaca, tapi pahami materi

214

terlebih dahulu. Sehingga dapat menguasai dan menjelaskan sesuai kata-kata sendiri. Boleh
dengan bantuan namun tujuannya tetap sama yaitu agar teman mengerti apa yang dijelaskan.

Bu Puspa membuka kesempatan kepada kami untuk mengajukan diri karena kelas kami adalah
kelas istimewa. Candyle pertama menjelaskan bagian kulit. Mulai dari fungsi, struktur, kelenjar
pada kulit, termoregulasi, dan kontrol pengeluaran keringat. Pemarapannya sudah sangat
lengkap mulai dari awal hingga akhir. Bu Puspa pun menambahkan beberapa bagian seperti
cara kulit melakukan ekskresi.

Bu Puspa pun memberikan kesempatan ke teman-teman yang judulnya kulit agar ikut
menjelaskan dan memberi pendapat, tanggapan, pertanyaan, dan sebagainya. Namun tidak
menjelaskan ulang kulit. Setelah beberapa saat, Deswita pun mengajukan diri untuk
menambahkan mengenai gangguan kulit dan juga teknologi dalam mengatasi gangguan kulit.
Bu Puspa memuji pemaparan Deswita karena menjelaskannya tidak membaca menandakan ia
benar-benar paham. Bu Puspa mengecek ulang jumlah anak yang mendapat bagian kulit yaitu
dari kelas XI IPA 4 ada 10 anak dan XI IPA 511 anak. Masih ada 19 anak yang belum bicara.
Bu Puspa mengingatkan bahwa yang tidak bicara tidak dapat nilai untuk bab ini.

Kemudian Bu Puspa memberikan kesempatan selanjutnya yang digunakan oleh Engeline
dimana ia menjelaskan faktor pengeluaran keringat dan contohnya. Bu Puspa menambahkan
sedikit mengenai contoh faktor pengeluaran keringat. Bu Puspa juga sedikit menanyakan
Engeline contoh-contohnya dan masuk ke faktor yang mana. Dilanjut lagi oleh Nadia yang
membahas empat fungsi kulit selain ekskresi dan menjelaskannya dengan baik. Meskipun
penjelasannya masih terlalu cepat. Nadia juga menjelaskan teknologi mengambil atau
memindahkan kulit. Bu Puspa menambahkan bahwa teknologi ini digunakan untuk luka bakar
dan menceritakan salah satu contoh kejadiannya.

Dilanjutkan oleh Shofa yang menambahkan mengenai cara mencegah penyakit kulit. Ada
beberapa poin yang diberikan shopa. Bu Puspa memuji penjelasan Shofa. Bu Puspa
mengingatkan perawatan kulit harus dilakukan perempuan ataupun laki-laki agar dapat
menghindari penyakit kulit. Selanjutnya adalah Afif yang menambahkan faktor pengeluaran
keringat yaitu kondisi tubuh seperti sakit atau terinfeksi. Terakhir adalah Aldian yang
menjelaskan mengenai lapisan epidermis. Bu Puspa menanyakan beberapa pertanyaan kepada
Aldian. Bu Puspa juga menanyakan dari lapisan epidermis yang mana yang paling penting. Bu
Puspa menanyakan apa itu keratin, dimana Aldian tidak terlalu tepat ketika menjawabnya.
Namun Bu Puspa tetap hargai karena Aldian sudah berani mengajukan dirinya. Bu Puspa pun

215

meminta anak yang membahas kulit untuk menjawab pertanyaan sebelumnya, dimana
Engeline yang menjawab pertanyaan.

Dikarenakan waktu sudah mau habis, Bu Puspa pun menutup presentasi. Namun akan
dilanjutkan lagi, karena masih banyak yang belum. Bu Puspa memberi kesempatan pada hari
Rabu untuk kulit, tapi itu tidak pasti. Bisa saja ginjal atau hati yang disuruh presentasi. Maka
dari situ, semuanya harus siap. Bu Puspa juga berharap XI IPA 5 untuk pertemuan selanjutnya
lebih aktif. Dikarenakan tidak adanya pertanyaan, pembelajaran pun ditutup. Bu Puspa
mengingatkan kami untuk istirahat dan ibadah.

Pada pembelajaran kali ini, saya mendapat banyak ilmu • Berani berbicara di depan
baru dari teman-teman dan Bu Puspa. Saya juga banyak umum
belajar dari teman cara penyampaian yang baik dan
yang mudah untuk dipahami. Penjelasan Bu Puspa dan • Tingkatkan prestasi demi
teman sudah sangatlah baik. Saya juga mendapat masa depan
motivasi dan semangat dalam mengejar ilmu. Pesan
dari pertemuan ini adalah jangan takut dalam berbicara • Sebelum menjelaskan
dan terus bersemangat dalam mengejar mimpi. pastikan paham topiknya

• Jangan takut untuk
menjawab pertanyaan

Pembelajaran kali ini
banyak memberikan ilmu

dan pandangan baru

216

Bab Sistem Ekskresi Manusia

Aaliyah Vayza Suryo
XI IPA 4
SMAN 1 Balikpapan

Rabu, 3 Maret 2021
Melalui meet

Pada pembelajaran yang dilakukan pada hari Rabu, 3 Maret 2021, kami membahas mengenai
ginjal. Pada awal pembelajaran Bu Puspa mengabsen kami semua kemudian mempersilahkan
salah satu dari kami untuk mengajukan diri mempresentasikan hasil analissi organ ginjal. Yang
pertama mengajukan adalah saya. Saya menjelaskan pengertian ginjal dan fungsi dari ginjal.
Ketika saya ingin melanjutkan ke struktur ginjal, Bu Puspa menghentikannya untuk diberikan
ke anak yang lain. Bu Puspa sedikit menambahkan penjelasan saya dan memberikan
kesempatan yang lain untuk berbicara. Thezar berkata apakah dia boleh bertanya yang mana
diperbolehkan. Thezar bertanya mengenai jenis zat apa saja yang dikeluarkan ketika
pengeluaran zat sisa organik atau zat racun terjadi yang dimana dijawab Bu Puspa.

Setelahnya Bu Puspa memberi kesempatan kepada yang lain untuk menjelaskan. Dwi
mengajukan diri untuk menjelaskan. Dwi menjelaskan mengenai struktur ginjal dengan sangat
baik. Bu Puspa memuji penjelasan Dwi yang lengkap dan baik. Bu Puspa menyuruh salah satu
dari kami untuk sharescreen powerpoint sistem ekskresi yang dibagikan melalui grup

217

whatsapp. Dikarenakan dari tadi belum ada anak IPA 5 yang bicara, Bu Puspa memberikan
kesempatan kepada anak kelas IPA 5 untuk menjelaskan gambar yang terdapat di layar. Namun
setelah menunggu beberapa saat, tidak ada yang menjawa maka Bu Puspa menunjuk salah satu
dari IPA 5 yaitu Albert. Albert disuruh menjelaskan struktur berdasarkan gambar ginjal. Dwi
ikut menambahkan penjelasan Albert seperti medula, nefron, dan sebagainya. Bu Puspa
memuji keduanya dan menambahkan informasi yang dijelaskan oleh Albert dan Dwi.

Ibu Puspa menjelaskan dua komponen nefron yaitu komponen tubuler dan komponen vaskuler.
Komponen vaskular terdiri dari arteriola aferen, glomerulus, arteriola eferen, dan kapiler
peritubuler. Untuk komponen tubuler terdiri dari kapsula Bowman, tubulus kontortus
proksimal, lengkung Henle, tubulus kontortus distal, dan duktus kolektivus.

Kemudian Bu Puspa kembali memberikan kesempatan untuk mekanisme pembentukan urine.
Dikarenakan tidak ada yang menjawab, maka Dwi yang menjelaskannya. Setelah itu Ibu Puspa
kemudian menunjuk Alya Herliani untuk menjelaskan proses mekanisme pembentukan urine,
lebih tepatnya tahap pertama yaitu filtrasi glomerulus.

Bu Puspa pun memberikan kesempatan yang lain untuk menambahkan. Oasis mengajukan
dirinya dan menjelaskan lebih detail filtrasi di glomerulus. Selanjutnya Bu Puspa menunjuk
Alfonsus untuk menjelaskan mengenai proses kedua yaitu reabsorpsi. Alfonsus menjelaskan
dengan baik. Setelah selesai menjelaskan, Bu Puspa menanyakan kepada Alfonsus mengenai
mengapa reabsorpsi dapat terjadi, dimana Alfonsus menjawab bahwa ia tidak tahu dan masih
memikirkannya.

Dwi pun membantu Alfonsus menjawab pertanyaan Bu Puspa dengan menjelaskan bahwa pada
tubulus kontortus proksimal, masih ada zat-zat penting yang dibutuhkan tubuh sehingga harus
diserap kembali. Bu Puspa memuji Dwi yang aktif menjawab pertanyaan dari Bu Puspa dan
menjelaskan dengan sangat baik. Bu Puspapun menambahkan penjelasan dari Dwi dimana
hasil dari proses ini adalah urine sekunder yang akan dilanjutkan ke proses ketiga, yaitu
augmentasi.

Bu Puspa pun menunjuk Boeih untuk menjelaskan proses augmentasi. Boeih pun menjelaskan
dengan sangat baik proses augmentasi yang nantinya menghasilkan urine sebenarnya. Bu
Puspa pun menjelaskan kembali proses augmentasi yakni proses penambahan kembali zat-zat
yang diperlukan tubuh dengan lengkung Henle sebagai tempat terjadinya proses reabsorpsi air
terbanyak. Setelah itu Bu Puspa kembali memberikan kesempatan yang lain untuk
menambahkan penjelasannya.

218

Aurel mengajukan diri untuk menambah penjelasan mengenai proses augmentasi. Bu Puspa
memujinya dan memberi kesempatan yang lain lagi. Namun dikarenakan tidak ada jawaban,
Bu Puspa menunjuk Dicky untuk menjelaskan proses yang terjadi di duktus kolektivitus serta
proses pengeluaran urine. Dicky pun menjawabnya dengan baik. Bu Puspa kemudia kembali
bertanya mengenai letak pengumpulan urine tersebut, dimana dijawabnya dengan kandung
kemih. Bu Puspa juga bertanya mengenai lama urine dapat bertahan di kandung kemih. Dicky
menjawabnya dengan pengalamannya sendiri. Bu Puspa pun berkata bahwa pengalaman
pribadi tidak bisa dijadikan penjelasan yang sah karena setiap orang berbeda. Bu Puspa pun
memberikan kesempatan yang lain untuk menjawab, dimana Dwi menjawab bahwa
menurutnya urine dapat bertahan hingga kandung kemih penuh. Ketika kandung kemih sudah
penuh, maka akan memberikan sinyal kepada otak untuk siap dikeluarkan.

Dikarenakan waktu sudah hampir habis, Bu Puspa pun menutup presentasi hari ini. Sebelum
menutup pembelajaran, Bu Puspa menanyakan kepada penanggung jawab kelas untuk daftar
hadir hari ini. Kelas XI IPA 5 sudah lengkap semua, sedangkan XI IPA 4 tidak lengkap karena
ada 3 siswa yang izin. Pembelajaran pun ditutup dengan Bu Puspa mengingatkan untuk terus
menjaga kesehatan kami.

Pada pembelajaran kali ini, saya mendapat banyak ilmu • Berani berbicara di depan
baru dari teman-teman dan Bu Puspa. Teman-teman umum
menjelaskan dengan sangat baik dan Bu Puspa banyak
memberi ilmu-ilmu baru kepada kami. Saya juga • Belajar untuk berbicara di
belajar untuk berbicara dengan baik di depan umum. depan umum lebih baik lagi
Pesan untuk pembelajaran kali ini adalah jangan takut
untuk berbicara di depan umum dan proaktif di • Proaktif dalam menjawab
pembelajaran. dan merespon guru

• Belajar mendengarkan
penjelasan teman

219

Pembelajaran kali ini
banyak memberikan ilmu

dan pandangan baru

220

Bab Sistem Ekskresi Manusia

Aaliyah Vayza Suryo
XI IPA 4
SMAN 1 Balikpapan

Jumat, 5 Maret 2021
Melalui meet

Pada hari Jumat, 5 Maret 2021 pembelajaran biologi berisikan lanjutan presentasi organ ginjal
oleh kelompok ginjal. Sebelum memulainya, Bu Puspa mengabsen kami terlebih dahulu. Kami
sempat menunggu beberapa saat hingga pembelajaran dimulai. Bu Puspa memberikan
kesempatan untuk menjelaskan mengenai ginjal. Thezar pun mengajukan diri untuk
menjelaskan mengenai faktor-faktor pembentukan urine dimana Thezar menjelaskan bahwa
faktor tersebut dibagi menjadi dua faktor, yaitu faktor internal dan eksternal.

Selanjutnya Bu Puspa kembali memberikan kesempatan untuk mengajukan diri menjelaskan
mengenai ginjal. Ruth mengajukan dirinya dan menjelaskan mengenai sifat fisik dari urine. Bu
Puspa memuji keduanya dan menjelaskan ulang dengan lebih rinci. Bu Puspa meminta salah
satu dari kami untuk kembali menjelaskan secara spesifik faktor-faktor yang sebelumnya
dijelaskan oleh Thezar. Namun tidak ada yang menjawab. Bu Puspa pun mengecek satu per
satu nama anak murid yang termasuk di dalam kelompok ginjal dan belum presentasi.
Dikarenakan masih tidak ada jawaban, Bu Puspa langsung menunjuk Faisal untuk menjelaskan

221

mengenai hormon ADH dan alasan mengapa hormon ADH harus disekresikan oleh ginjal.
Faisal pun menjawab dengan jelas pertanyaan Bu Puspa dimana hormon ADH harus
disekresikan karena jika hormon ADH di dalam tubuh meningkat dan tidak segera dikeluarkan,
maka akan menyebabkan reabsorpsi meningkat, yang membuat jumlah urine yang dikeluarkan
sedikit, sehingga nantinya akan mempengaruhi kesehatan tubuh.

Bu Puspa pun memanggil Gita dan memintanya untuk memberikan pendapat terhadap
penjelasan Faisal. Gita menyatakan bahwa ia sependapat dengan Faisal dimana menurutnya
jika terjadi peningkatan hormon ADH dalam aliran darah ginjal maka akan menyebabkan
dehidrasi karena reabsorpsi meningkat, sehingga jumlah urine sedikit dan jumlah kadar air
dalam tubuh menjadi tidak seimbang. Bu Puspa kembali menanyakan keduanya lebih baik
banyak minum atau sedikit minum, dimana keduanya sepakat bahwa lebih baik banyak minum.
Bu Puspa sempat menanyakan mereka apakah mereka yakin dengan jawabannya, dimana
mereka menjawab ya. Bu Puspa pun memuji keduanya karena artinya mereka benar-benar
paham materi dan Bu Puspa hanya ingin mengecek kemampuan mereka sebelumnya.

Kemudian Bu Puspa meminta Gita untuk menjelaskan hormon insulin. Setelah itu Bu Puspa
kembali memberikan kesempatan kepada yang lain untuk menjelaskan, kalau bisa dari IPA 5
karena masih sedikit dari IPA 5. Farren pun mengajukan dirinya untuk menjelaskan mengenai
hubungan hormon insulin dengan Ginjal. Bu Puspa sempat menanyakan Farren namun
jawabannya masih belum pas. Bu Puspa pun menunjuk Je Ivan untuk menjelaskannya. Je Ivan
pun menjelaskan bahwa hormon insulin berperan dalam mengatur gula dalam darah dimana
bila hormon insulin kurang maka akan menyebabkan penyakit kencing manis yang
menandakan bahwa kadar glukosa dalam darah tinggi. Bu Puspa masih belum puas dengan
jawaban Je Ivan dan memberikan kesempatan yang lain ikut berbicara. Marcell pun
mengajukan dirinya menjelaskannya. Bu Puspa pun memuji ketiganya dan menambahkan
sedikit.

Setelah itu Bu Puspa menunjuk Andri untuk menjelaskan mengenai sistem renin. Namun
ternyata Andri tidak memiliki materinya dan masih tidak terlalu paham. Bu Puspa pun
memberikan beberapa petuah kepada Andri dan memintanya untuk tidak mengulanginya lagi.
Bu Puspa pun menunjuk Nanda untuk menjelaskan asal sistem renin dan peran dalam
pembentukan urine. Nanda menjelaskan dengan baik. Selanjutnya Bu Puspa kembali
memberikan kesempatan untuk menjelaskan faktor eksternal proses pembentukan urine. Rania
pun menjelaskan suhu lingkungan dimana jika suhu lingkungan di sekitar panas, maka tubuh

222

akan mengeluarkan banyak keringat sehingga osmolaritas darah meningkat dan menyebabkan
sekresi ADH meningkat. Dengan meningkatnya sekresi ADH, reabsorpsi air banyak dan
jumlah urine semakin sedikit. Bu Puspa pun menanyakan apa itu osmolaritas kepada Rania
dimana ia jawab dengan baik.

Selanjutnya Bu Puspa menunjuk Raisya menjelaskan mengenai sifat fisik urine. Raisya
menjelaskan poin-poin sifat fisik urine dengan sangat jelas dan baik. Bu Puspa pun
menambahkan sedikit lebih detail mengenai sifat fisik urine. Bu Puspa pun menjelaskan
mengenai sakit ginjal dimana minumnya sangat diatur. Bu Puspa menjelaskan ginjal pasien
yang mengalami sakit ginjal tidak dapat bekerja dengan baik yang mengakibatkan bila
meminum air terlalu banyak, akan sulit dikeluarkan dan terakumulasi di tempat-tempat seperti
jantung atau paru-paru. Bu Puspa meminta kami untuk terus menjalankan hidup sehat dengan
meminum air putih yang cukup, tidak meminum alkohol karena alkohol mempengaruhi
pembentukan urine. Jangan mudah terpengaruh orang untuk hidup tidak sehat. Kita harus
berpegang teguh dengan prinsip hidup sehat seperti tidak meminum alkohol.

Bu Puspa kembali mengingatkan bahwa perilaku dan tindakan yang kita pilih sekarang akan
menentukan kondisi kesehatan kita saat sudah di usia lanjut seperti 40 tahun ke atas. Bu Puspa
menutup pembelajaran biologi dengan senantiasa mengingatkan kami untuk memiliki pola
hidup sehat, memakan makanan sehat dan bergizi, olahraga, dan tidur yang cukup.

Pada pembelajaran kali ini, saya mendapat banyak ilmu • Berani berbicara di depan
baru dari teman-teman dan Bu Puspa. Penjelasan Bu umum
Puspa dan teman sudah sangatlah baik. Saya belajar
juga untuk lebih memahami materi sebelum • Pahami materi sebelum
dipresentasikan. Saya juga jadi termotivasi untuk hidup menjelaskan
sehat. Pesan pada pembelajaran kali ini adalah terus
jaga kesehatan tubuh karena menjaga kesehatan tubuh • Jaga kesehatan dan pola
adalah investasi jangka panjang. hidup sehat

• Belajar menghargai dan
mendengarkan teman

223

Pembelajaran kali ini
mengajarkan pentingnnya

hidup sehat

224

Bab Sistem Ekskresi Manusia

Aaliyah Vayza Suryo
XI IPA 4
SMAN 1 Balikpapan

Rabu, 10 Maret 2021
Melalui meet

Pada hari Rabu, 10 Maret 2021 pembelajaran biologi berisikan presentasi organ hati oleh
kelompok hati. Sebelum memulai pembelajaran, Bu Puspa mengabsen kami terlebih dahulu.
Bu Puspa memberikan kami kesempatan untuk mengajukan diri dalam menjelaskan organ hati.
Ada beberapa anak yang mengajukan diri. Bu Puspa memilih Elvina karena dia lebih dahulu
mengajukan diri dan menyebutkan namanya. Elvina menjelaskan definisi hati dan fungsi hati
dengan lancar. Bu Puspa memuji penjelasan Elvina. Namun Bu Puspa menanyakan Elvina
letak dari hati. Elvina menjawab tapi tidak terlalu tepat. Bu Puspa memberikan kesempatan
yang lain untuk membantu, dimana dijawab oleh Modestine.

Selanjutnya Bu Puspa kembali memberikan kesempatan kepada murid lain untuk menjelaskan
hati. Rania mengajukan dirinya dan menjelaskan fungsi hati secara lengkap dan jelas. Bu Puspa
memuji penjelasan Rania dan memberikan applause serta menambahkan penjelasan yang lebih
rinci mengenai fungsi hati. Bu Puspa kemudian juga menjelaskan mengenai empedu. Bu Puspa
sempat menanyakan kami letak empedu, fungsi, dan juga kaitannya dengan hati dimana

225

dijawab oleh kami bersamaan. Bu Puspa juga sempat bertanya berapa usia eritrosit yang
dijawab oleh Brandon.

Kemudian Alya Rahimah menjelaskan mengenai proses yang terjadi di dalam hati. Bu Puspa
pun menambahkan beberapa penjelasan yang lebih jelas mengenai proses tersebut. Di saat itu,
Juan masuk setelah selesai tes seleksi OSN. Bu Puspa sempat menanyakan ke Juan seperti apa
soalnya. Bu Puspa juga sedikit menyayangkan sedikit dari kami yang ikut seleksi OSN, meski
Bu Puspa memaklumi karena memang sekarang musim pandemi dan sangat mengkhawatirkan
untuk keluar-keluar rumah.

Ketika ingin dilanjutkan, Bu Puspa menunda sementara pembelajaran dikarenakan Bu Puspa
mendapat telepon penting. Kami pun mengisi waktu tersebut dengan membaca materi.
Setelahnya, Bu Puspa kembali memberikan kesempatan kepada yang lain untuk menjelaskan
hati. Oriza pun mengajukan dirinya untuk menjelaskan gangguan hati secara lengkap dan rinci.
Bu Puspa melengkapi beberapa penjelasan Oriza dan juga menambahkan cara agar terhindar
dari gangguan-gangguan tersebut, seperti tidak tidur larut karena dapat mengganggu sistem
metabolisme tubuh.

Dikarenakan waktu sudah hampir selesai, Bu Puspa pun menutup presentasi. Bu Puspa
mengingatkan bahwa akan ada ulangan harian yang dilaksanakan minggu depan. Bu Puspa pun
menutup pembelajaran dengan mengingatkan kami untuk terus menjaga kesehatan.

Pada pembelajaran kali ini, saya mendapat banyak ilmu • Berani berbicara di depan
baru dari teman-teman dan Bu Puspa. Bu Puspa sangat
menghargai keberanian dan effort yang kami berikan. umum
Saya belajar dari teman banyak hal, seperti cara
menjelaskan dengan baik dan menjawab pertanyaan. • Belajar untuk
Pesan dalam pembelajaran kali ini adalah jangan takut
dalam melakukan sesuatan selagi itu akan memberikan mendengarkan orang lain
manfaat ke diri ataupun ke orang lain.
• Sebelum menjelaskan

pastikan paham topiknya

• Jangan takut menjawab

pertanyaan

226

Pembelajaran kali ini
mengajarkan untuk
mendengarkan orang lain

ketika berbicara

227

Bab Sistem Ekskresi Manusia

Aaliyah Vayza Suryo
XI IPA 4
SMAN 1 Balikpapan

Jumat, 12 Maret 2021
Tugas Mandiri

Pada pembelajaran pada biologi yang dilakukan pada hari Jumat, 12 Maret 2021, Bu Puspa
memberikan kami tugas mandiri berupa analisis organ ginjal, hati, dan kulit. Bu Puspa
memberikan pengumuman kepada kami melalui grup. Kali ini tidak ada meet karena guru-guru
melakukan rapat membahas ujian sekolah kelas XII. Bu Puspa memberikan ruang di classroom
dengan tenggat waktu jam 4 sore.

Saya memulainya dengan menuliskan secara garis besar rangkuman ginjal, hati, dan kulit di
word. Saya mendapatkan banyak referensi dari buku paket biologi karya Irnaningtyas terbitan
Erlangga, selain itu juga dari zenius, analisis teman dan website di internet. Saya
merangkumnya tapi sambil memperhatikan agar tidak kehilangan info penting. Saya memulai
dari ginjal. Dikarenakan saya sudah membuat analisis ginjal, maka saya hanya memperbaiki
beberapa dan memolesnya agar lebih rapi. Di dalam analisis ginjal, saya memasukkan
penjelasan singkat hati, fungsi, struktur, proses pembentukan urine, penyimpanan sementara
urine, faktor yang mempengaruhi pembentukan urine, dan karakteristik urine. Kemudian saya

228

lanjutkan ke analisis hati. Pada analisis hati, saya banyak mengambil sumber dari buku paket.
Selain itu, saya juga meminta analisis teman saya untuk mencocokkan beberapa data agar tidak
ada kekeliruan. Saya juga ada beberapa bertanya ke teman saya bila saya masih bingung di
beberapa bagian. Di dalam analisis hati, saya memasukkan penjelasan singkat, fungsi, struktur,
dan proses ekskresi di hati.Kemudian saya membuat analisis kulit. Di sini, saya banyak
mengambil sumber di buku paket. Menurut saya, penjelasan di buku paket sudah bagus dan
juga kredibel. Penjelasannya juga mudah dipahami, meski sedikit panjang. Jadi saya banyak
memparafrase kalimatnya agar lebih singkat dan mudah dipahami.

Ketiga analisis itu saya edit agar lebih rapi dan juga memastikan tidak ada typo. Selesai dari
situ, saya membuat word baru dimana saya memberikan banyak shape dan hiasan warna-warni
agar tidak membosankan. Selain itu juga menambah gambar dari internet sebagai ilustrasi agar
dapat membantu dalam memahami materi. Setelahnya saya membacanya beberapa kali agar
memastikan tidak ada kesalahan lagi. Saya pun menconvert filenya ke pdf dan menguploadnya
di classroom.

Pada pembelajaran kali ini, saya mendapat banyak ilmu • Harus lebih semangat
dan pemahaman baru mengenai sistem ekskresi dalam mencari data dan
manusia. Saya belajar untuk mencari info dan mengolahnya
mengolahnya dengan baik. Saya juga belajar untuk
meminta penjelasan dengan teman bila ada yang tidak • Jangan takut untuk
paham. bertanya apabila ada yang
tidak paham

Pembelajaran kali ini
menambah ilmu dan

pemahaman

229

Bab Sistem Ekskresi Manusia

Aaliyah Vayza Suryo
XI IPA 4
SMAN 1 Balikpapan

Rabu, 17 Maret 2021
Melalui Google meet

Pembelajaran biologi yang dilakukan pada hari Rabu, 17 Maret 2021 melalui google meet
berisikan presentasi dari murid yang belum sempat presentasi. Sebelum dimulai presentasi, Bu
Puspa membahas mengenai tugas yang diberikan pada hari Jumat. Bu Puspa memberikan kami
tugas tersebut dikarenakan adanya rapat guru yang membahas mengenai ujian sekolah untuk
anak kelas XII. Bu Puspa memberi kami beberapa kritik dan saran mengenai tugas yang
diberikan. Bu Puspa memberitahukan kami dalam membuat analisis jangan asal copas dari
internet. Seharusnya dipahami dan diolah terlebih dahulu. Apalagi bila dari berbagai sumber
dan digabungkan menjadi satu kesatuan. Akan terlihat hasil yang memang paham dengan yang
hanya asal copas karena tulisan dari internet itu mudah dikenali.

Bu Puspa juga membahas mengenai ulangan sistem ekskresi yang akan dilaksanakan pada hari
Senin menggunakan CBT. Bu Puspa mengingatkan kami untuk belajar dengan baik agar siap
dalam mengerjakan soal ulangan nanti.

230

Bu Puspa mengingatkan untuk presentasi kali ini, hanya menjelaskan yang sebelumnya belum
pernah dijelaskan oleh temannya. Selain itu juga tidak akan dibahas karena di meet sebelumnya
sudah dibahas, kecuali bila ada kesalahan informasi. Bu Puspa pun mempersilahkan salah satu
dari kami memulai presentasi. Yuniar pun mengajukan dirinya. Yuniar membahas mengenai
jenis kulit wajah yang terdiri dari kulit berminyak, kulit kering, kulit sensitif, dan kulit normal.
Bu Puspa memuji Yuniar dan memberikan kesempatan ke yang selanjutnya. Ada beberapa
anak yang mengajukan, Bu Puspa memilih Alya Shakila. Alya Shakila membahas mengenai
kulit, lebih detailnya yaitu proses retinasi. Bu Puspa berterima kasih kepada Alya karena
penjelasannya yang baik. Setelahnya adalah Fani. Fani berasal dari kelompok hati dan ia
menjelaskan struktur hati. Kemarin memang sudah sempat dibahas, tapi di penjelasan Fani
lebih lengkap dan lebih terfokus kepada lobus hati.

Dilanjutkan lagi oleh Ashaz. Ashaz menjelaskan struktur kulit. Sama seperti Fani, sebelumnya
memang sudah pernah dibahas, tapi Ashaz menjelaskan lebih dalam. Semakin banyak yang
mengajukan diri, Bu Puspa berkata bahwa beliau hanya memilih murid yang menyebutkan
namanya, bukan yang sekedar mengajukan diri tanpa nama. Setelah itu, dilanjutkan oleh
Madinah. Madinah membahas mengenai prinsip pertolongan luka bakar. Pada kali ini, Bu
Puspa meluruskan beberapa informasi yang diberikan seperti mengaliri luka bakar dengan air.
Menurut Bu Puspa itu tidak baik, karena akan menyebabkan luka menggelembung. Lebih baik
bila didiamkan terlebih dahulu. Namun Bu Puspa tidak menyatakan bahwa penjelasan Bu
Puspa yang paling benar. Bila ada yang memiliki pendapat lain, itu tidak apa-apa. Setelahnya,
dilanjut oleh Jason. Jason berasal dari kelompok hati dan ia membahas mengenai proses
mengetahui penyakit hati. Dilanjutkan lagi oleh Gabriel dari kelompok kulit, yang membahas
penyakit kulit satu per satu dengan jelas seperti penyebab, gejala, dan cara menyembuhkannya.

Kemudian giliran Ghina. Ghina dari kelompok hati dan ia menjelaskan penyebab faktor hati.
Bu Puspa sedikit mengomentari penjelasan Ghina dikarenakan sangat singkat. Meski Bu Puspa
sempat meminta kami untuk menjelaskan dengan singkat, padat, dan jelas, bukan artinya
sependek itu. Namun Bu Puspa tetap menghargai penjelasan Ghina dan melanjutkannya ke
yang lain. Khansa pun menjelaskan mengenai cara menghentikan gangguan hati. Dilanjut lagi
ke Zinedine yang menjelaskan mengenai ligamen hati, lalu Ivan membahas mengenai kapalan.
Setelah itu adalah Rafi. Rafi sebelum menjelaskan sempat ditegur Bu Puspa dikarenakan
kameranya tidak menunjukkan wajahnya. Rafi menjelaskan mengenai pengeluaran keringat.
Bu Puspa memuji penjelasannya dan memberikan kesempatan ke yang lainnya. Di 15 menit
terakhir, Adhel menjelaskan mengapa kulit dapat berkerut. Bu Puspa sedikit menambahkan

231

informasi yang diberikan Adhel dan juga memujinya. Kemudia ada Naura yang membahas
mengenai Sirosis dan juga Juan yang membahas mengenai enzim hati. Bu Puspa sempat
mengomentari penjelasan Juan yang panjang. Bu Puspa ada memberikan satu kesempatan lagi.
Di kesempatan terakhir, ada Samuel dan Patricia yang mengajukan diri. Dikarenakan Samuel
yang lebih dulu mengajukan diri, maka ia yang menjelaskan mengenai hati. Waktu
pembelajaran pun habis dan Bu Puspa menutupnya pada pukul 11.00.

Pada pembelajaran kali ini, saya mendapat banyak • Harus lebih semangat
kesan dan pesan. Pertama saya sangat terkesan dengan dalam belajar dan mencari
penjelasan teman-teman yang bagus. Saya mendapat ilmu
banyak informasi baru yang tidak ada di buku dari
penjelasan teman. Selain itu saya senang dengan Bu • Dalam mengerjakan tugas,
Puspa yang menghargai setiap penjelasan kami. Pesan harus totalitas tidak asal
dalam pembelajaran kali ini adalah mempresentasikan jadi
hasil analisis bukan hanya melatih kepercayaan diri,
tapi juga membuat lebih paham materi. • Belajar menghargai dan
mendengarkan ketika
orang berbicara

Pembelajaran kali ini
mengasah kepercayaan
diri dan meningkatkan

pemahaman materi

232

233

234

235

236

237

238

239

240

241

242

243

244

245

Jurnal Biologi Jumat, 26 Maret 2021
Melalui meet
Bab Sistem koordinasi

Aaliyah Vayza Suryo
XI IPA 4
SMAN 1 Balikpapan

Pada pembelajaran pada biologi yang dilakukan pada hari Jumat, 26 Maret 2021 dilakukan
meet yang membahas hasil SNMPTN kakak kelas dan sistem koordinasi. Bu Puspa mengabsen
kami terlebih dahulu. Bu Puspa sebelumnya sudah memberi materi terlebih dahulu lewat wa
saat freeclass. Nilai ulangan kami selalu stabil yang memperkuat keyakinan Bu Puspa kalau
tidak salah dalam memberi nilai kepada kami yang bagus. Terutama absen kelas ipa 5 hadir
terus, sayangnya ipa 4 banyak yang belum kadang ada kadang tidak ada. Ketidaktuntasan kelas
ipa 5 sedikit, kelas ipa 4 juga sedikit. Bu Puspa harap yang sudah mendapat nilai 100 dapat
mempertanggung jawabkan hasilnya. Untuk yang nilainya masih kurang, dapat diperbaiki di
classroom yang disediakan oleh Bu Puspa. Tugas tugas yang sudah dibuat selalu dinilai dan
kembalikan ke kami.Jadi kami tidak usah berkecil hati.

Selanjutnya Bu Puspa menjelaskan mengenai kejadian beberapa hari yang lalu dimana kakak-
kakak kelas kita terakhir ujian. Tetap hari selasa kemarin, ada beberapa yang sudah secara
resmi diterima di perguruan tinggi melalui SNMPTN. Tahun depan adalah giliran kita maka
harus dipersiapkan. Sistem dari SNMPTN adalah nilai raport sem 1 – 5 diperingkat, diambil
40% teratas. Dari 119 anak tahun ini yang berhak memilih ptn sesuai yg diinginkan. IPA
memilih IPA, IPS memilih IPS kalau di SNMPTN. Berbeda dengan SBMPTN atau UTBK
boleh lintas jurusan. Dari 119 anak itu, 58 IPA yang berhasil dimana secara kalkulasi sekitar
53% yang keterima. Meski tahun ini yang kedokterannya hanya dua yaitu Flash Blessing Undip
dan Nathania dokter gigi di UNJ. Namun tahun ini juga banyak yang ke ITB, sekitar 7. Bu
Puspa mengingatkan untuk mempersiapkan SNMPTN ini. Jangan takut untuk ikut yang
nasional atau yang internasional karena itu sangat berpengaruh. Bila tidak berhasil, tetap ikut
terus karena kesuksesan itu berulang-ulang. Memang melelahkan namun pasti memuaskan.

246

Mulai sekarang persiapkan mau kemana. Kesempatan pertama adalah SNMPTN dan paling
istimewa karena menggunakan nilai raport dan dapat memilih. Ketika mendapat tiket
SNMPTN, pilihlah yang sesuai dengan kemampuan. Kira kira kemana mampunya. Bu Puspa
mengingatkan kalau jangan coba-coba, adu nasib, atau ikut-ikutan orang. Kami harus benar-
benar pertimbangkan. Bila memang tidak memiliki kesempatan ikut SNMPTN, masih ada
UTBK. Mulai sekarang harus dipersiapkan. Kalau UTBK, lihat kemampuan. Minta persetujuan
orang tua dan tahu ke depannya mau kemana. Perhatikan dunia ini ke arah mana dan buatlah
perencanaan serta target.

Selanjutnya kami membahas mengenai materi bab sistem koordinasi, dimana ada tiga yaitu
sistem saraf, sistem hormon, sistem indra. Semuanya satu kesatuan untuk koordinasi. Satu lagi
adalah NAPZA. Itu sangat penting. Bu Puspa menyuruh Louis untuk menyalakan kamera tapi
karena bermasalah maka ia tidak bisa. Louis ditanya apa itu sistem koordinasi dimana dijawab
oleh Louis. Untuk yang dapat nilai 100 harus memberi pendapat, yang dijawab oleh Engeline.
Bu Puspa pun memuji Engeline dan Louis. Bu Puspa juga menambahkan jawaban keduanya.
Secara singkat Bu Puspa menjelaskan jalannya sistem koordinasi. Pertama kami membahas
mengenai sel saraf atau neuron. Pada sistem saraf, struktur kecilnya adalah neuron. Kumpulan
neuron disebut berkas.Kumpulannya menjadi sistem saraf pusat dan tepi. Pada sel saraf sendiri,
terdapat strukturnya yang dijelaskan Rania. Rania menjelaskan ada tiga struktur yaitu badan
sel, dendrit, dan akson. Bu Puspa memuji jawaban Rania dan menambahkan penjelasannya.
Dendrit adalah juluran pendek, akson adalah juluran panjang. Yang satu menerima, yang satu
meneruskan.

Bu Puspa memberikan kesempatan kepada kami untuk menjelaskan akson. Thezar pun
menjawabnya. Thezar menjelaskan akson dengan baik. Bu Puspa pun memuji Thezar dan
menambahkan penjelasan lebih lanjut. Bu Puspa ikut menambahkan akson dikelompokkan
berdasarkan fungsi ada tiga yaitu sensor, motor, dan konektor, sedangkan berdasarkan juluran
sitoplasmanya, ada bipolar, unipolar, dan multipolar. Istilah-istilah juga harus dicatat dan
dirangkum. Ibu harap untuk mempelajari sebelum meet dan ketika meet berbicara agar ibu tahu
kalau sudah mempelajarinya. Pembelajaran pun ditutup.

247

Pada pembelajaran kali ini, saya mendapat banyak • Selalu semangat dan
pembelajaran. Saya belajar untuk bertanggung jawab
dan terus semangat dalam meraih prestasi. Selain itu kreatif di masa pandemi
saya mendapat banyak informasi mengenai perguruan
tinggi dan juga ilmu mengenai sistem koordinasi. Pesan • Jangan takut untuk ikut
pada pembelajaran ini adalah harus berani bertanggung
jawab atas hasil yang diperoleh dan terus semangat berprestasi
meraih prestasi demi masa depan.
• Harus sudah

merencanakan masa

depan

Pembelajaran kali ini
banyak memberikan

pengalaman dan
pandangan baru

248

Jurnal Biologi Rabu, 31 Maret 2021
Melalui classroom
Bab Sistem koordinasi

Aaliyah Vayza Suryo
XI IPA 4
SMAN 1 Balikpapan

Pada pembelajaran pada biologi yang dilakukan pada hari Rabu, 31 Maret 2021, Bu Puspa
memberikan kami tugas mandiri berupa analisis sistem saraf. Bu Puspa memberikan
pengumuman kepada kami melalui grup. Bu Puspa pun memberikan ruang di classroom
dengan tenggat waktu jam 4 sore.

Saya memulainya dengan menuliskan secara garis besar rangkuman sistem saraf di word mulai
dari neuron, sistem saraf pusat, dan sistem saraf tepi. Referensi yang saya gunakan adalah buku
paket biologi karya Irnaningtyas terbitan Erlangga, selain itu juga dari analisis di beberapa
website untuk informasi tambahan. Saya memilih menjadikan buku paket sebagai sumber
utama analisis saya karena kredibel dan lebih terstruktur. Meski terkadang ada beberapa
kalimat yang tidak teralu nyambung dan harus dicari informasi tambahan di internet. Di awal,
saya memulai dari struktur neuron, fungsi, dan pembagiannya. Setelahnya saya melanjutkan
ke sinapsis dan sel neuroglia. Saya sempat ragu untuk memasukkannya ke dalam analisis
karena waktu yang terbatas, namun karena saya rasa sempat jadi saya masukkan meski tidak
terlalu saya jabarkan.

Selanjutnya saya mengerjakan sistem saraf pusat. Sistem saraf pusat saya bagi menjadi empat
bagian. Bagian pertama adalah lapisannya, lalu substansi, kemudian otak, dan terakhir medula
spinalis. Keempatnya saya analisis sebaik mungkin agar dapat mudah dipahami. Menurut saya
analisis akan mudah dipahami bila per bagian ada kaitan satu dengan yang lain, maka saya
jabarkan dengan poin-poin sehingga lebih mudah ditemukan benang merah antar
bagian.Setelahnya saya lanjut ke sistem saraf tepi dimana terdapat saraf kranial dan saraf
spinal. Saya menyajikannya dalam bentuk tabel hingga ke perbedaan antara saraf simpatis dan
parasimpatis.

249

Analisis tersebut kemudian saya edit agar lebih rapi tidak ada typo. Selesai dari situ, saya
membuat word baru dimana saya memberikan banyak shape, hiasan, dan gambar untuk
menunjang analisis. Saya pun menconvert filenya ke pdf dan menguploadnya di classroom

Pada pembelajaran kali ini, saya mendapat banyak • Belajar untuk
pembelajaran, seperti kreativitas dalam menyajikan
analisis, kemampuan menganalisis informasi yang saya menganalisis dan
dapatkan, dan juga disiplin waktu dalam
mengumpulkan tugas. Saya juga lebih paham mengenai memahami materi
sistem saraf. Saya senang dengan sistem menganalisis
materi seperti ini, meski saya rasa hasil saya dapat lebih • Belajar menyajikan
baik bila diberi waktu lebih.
info secara kreatif

• Harus disiplin waktu

dan semangat

Pembelajaran kali ini
mengajarkan ilmu penting
secara hardskill dan juga

softskill

250


Click to View FlipBook Version