The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Penilaian Kinerja Kepala Madrasah MIN 1 Indragiri Hulu Tahun 2023

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by sriharsanti45, 2023-11-21 19:38:33

PKKM MIN 1 Indragiri Hulu

Penilaian Kinerja Kepala Madrasah MIN 1 Indragiri Hulu Tahun 2023

c. d. Melaksanakan proses pembelajaran berbasis Informasi Teknologi dengan mengikuti perkembangan era digital. Terciptanya lingkungan madrasah yang bersih, hijau, indah dan asri. 14


A. Selain intrakurikuler dan kokurikuler, MIN 1 Indragiri Hulu menyusun kegiatan ekstrakurikuler untuk mengembangkan potensi, bakat, minat, kemampuan, kepribadian, kerja sama dan kemandirian peserta didik secara optimal. Secara rinci pengorganisasian pembelajaran di MIN 1 Indragiri Hulu dapat diorganisir dalam bentuk struktur kurikulum yang dapat dideskripsikan dalam penjelasan berikut : Intrakurikuler Intrakurikuler adalah segala kegiatan yang berkaitan dengan materi pembelajaran yang ditempuh peserta didik. Adapun mata pelajaran yang diselenggarakan oleh kelas 1 di MIN 1 Indragiri Hulu adalah Pendidikan Agama (Al-Qur'an Hadits, Akidah Akhlak, Fikih), Bahasa Arab, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, Matematika, Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK), Mapel Pilihan (Seni Budaya dan Prakarya), Mapel Pilihan (Seni Budaya dan Prakarya) serta Mata Pelajaran muatan lokal (BMR). Adapun mata pelajaran yang diselenggarakan oleh kelas 3 sampai kelas VI di MIN 1 Indragiri Hulu adalah Pendidikan Agama (Al-Qur'an Hadits, Akidah Akhlak, Fikih, SKI), Bahasa Arab, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial, Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK), Mapel Pilihan (Seni Budaya dan Prakarya), Bahasa Inggris, Mapel Pilihan (Seni Budaya dan Prakarya) serta Mata Pelajaran muatan lokal (BMR dan Tahfizh). BAB III PENGORGANISASIAN PEMBELAJARAN Berdasarkan pada KMA No. 347 Tahun 2022 dan Buku Panduan Implemntasi Kurikulum Merdeka pada Madrasah bahwa Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) pada madrasah diterapkan secara bertahap. Pada tahun pertama Implementasi Kurikulum Merdeka pada jenjang MI dapat diterapkan pada kelas I dan IV dan kelas 2, 3, 5, dan 6 masih menggunakan kurikulum 2013. Dengan acuan dasar diatas, maka pengorganisasian pembelajaran untuk kelas I sampai VI di MIN 1 Indragiri Hulu merujuk pada ketentuan yang dijelaskan dalam Panduan Implementasi Kurikulum Merdeka. Dalam panduan tersebut dijelaskan bahwa Pengorganisasian pembelajaran adalah cara madrasah mengatur pembelajaran muatan kurikulum dalam satu rentang waktu. Pengorganisasian ini termasuk pula mengatur beban belajar dalam struktur kurikulum, muatan mata pelajaran dan area belajar, pengaturan waktu belajar serta proses pembelajaran. Pengorganisasian pembelajaran di MIN 1 Indragiri Hulu dibagi menjadi 2 (dua) kegiatan utama, yaitu pembelajaran intrakurikuler yang berorientasi pada Capaian Pembelajaran (CP) serta kokurikuler dalam bentuk projek untuk pencapaian Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan lil Alamin. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan lil Alamin juga dapat dirancang secara terpadu/terintegrasi dalam kegiatan intrakurikuler atau ekstrakurikuler. 15


Kurikulum Merdeka Kurikulum 2013 Struktur kurikulum pada kegiatan intrakurikuler untuk kelas 1 di MIN 1 Indragiri Hulu dapat dideskripsikan dalam tabel berikut: Tabel 3.1 Struktur Kurikulum MI Kelas I MIN 1 Indragiri Hulu Tahun Pelajaran 2023/2024 Muatan lokal merupakan bahan kajian pada madrasah yang berisi muatan dan proses pembelajaran tentang potensi dan keunikan lokal yang dimaksud untuk membentuk pemahaman peserta didik terhadap potensi di daerah tempat tinggalnya. Muatan lokal di MIN 1 Indragiri adalah Budaya Melayu Riau dan Tahfizh Strategi pelaksanaan pembelajaran Budaya Melayu Riau yaitu 1 jam pelajaran per minggu. Sedangkan pelaksanaan pembelajaran Tahfiz yaitu 1 jam pelajaran perminggu dengan memperhatikan kemampuan peserta didik tiap tingkatan kelas Pembelajaran di MIN 1 Indragiri Hulu menekankan pada pembelajaran berbasis literasi dengan mengangkat nilai luhur budaya lokal dan mengacu pada tema-tema yang sudah ditentukan dalam capaian pembrelajaran. Dalam pembelajaran berbasis literasi ini peserta didik diharapkan mampu untuk mengkreasikan ide/gagasan unbtuk memperoleh sebuah karya dalam bentuk tulisan. Dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran berbasis literasi ini tetap harus mengimplementasikan model dan syntak pembelajaran yang sudah ada diantaranya Problem Based Learning, Project Based Learning, Discovery Learning, Inquiry Based Learning , dan model pembelajaran lain yang relevan. 16


Keterangan : * ** *** MIN 1 Indragiri Hulu menyediakan minimal 1 (satu) jenis seni yaitu Seni Rupa, dengan alokasi Waktu 2 (dua) JP per minggu atau 72 (tujuh puluh dua) JP per tahun sebagai mata pelajaran pilihan dan 1 JP atau 32 JP pertahun diitegrasikan ke P5 dan P2RA MIN 1 Indragiri Hulu memilih mulok BMR dengan alokasi Waktu 1 (satu) JP per minggu atau 36 (tiga puluh enam) JP per tahun. Diikuti oleh peserta didik sesuai dengan agama masing-masing. 17


B. Kokurikuler Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan lil 'Alamin Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan Profil Pelajar Rahmatan lil 'Alamin (P2RA) merupakan kegiatan kokurikuler berbasis proyek yang dirancang untuk menguatkan upaya pencapaian kompetensi dan karakter sesuai dengan profil pelajar Pancasila dan profil pelajar rahmatan lil 'alamin yang disusun berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan. Proyek penguatan profil pelajar rahmatan lil alamiin beriringan dan disatukan dengan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Pelaksanaan proyek penguatan profil pelajar Pancasila dan profil pelajar rahmatan lil 'alamin dilakukan secara fleksibel, dari segi muatan, kegiatan, dan waktu pelaksanaan. Oleh karena itu dalam pelaksanaannya dapat dilaksanakan terpisah atau terpadu dengan pembelajaran intrakurikuler dan dapat pula terintegrasi dengan pembelajaran intrakurikuler tergantung keefektivan capaian pembelajaran yang dibutuhkan oleh siswa. Proyek penguatan profil pelajar Pancasila dan profil pelajar rahmatan lil 'alamin di MIN 1 Indragiri Hulu mengambil alokasi waktu 20% (dua puluh persen) dari total jam pelajaran selama 1 (satu) tahun dan dilaksanakan secara berkelompok sesuai Fase A (kelas I dan II) dengan pengalokasian waktu untuk kelas 1 adalah 216 (6) Jam pelajaran, untuk kelas IV adalah 288 (8) jam pelajaran dalam setahun dan dilaksanakan pada setiap hari Jum'at setiap minggu. Terdapat 5 (lima) tema dalam Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan ada 10 tema dalam proyek penguatan profil pelajar Rahmatan lil ‘Alamiin bagi madrasah pelaksana Kurikulum Operasional Madrasah (KOM) Kurikulum Merdeka jenjang Madrasah Ibtidaiyah. Untuk Madrasah Ibtidaiyah (MI) wajib memilih minimal 2 (dua) tema untuk dilaksanakan per tahunnya. Di MIN 1 Indragiri Hulu, kepala madrasah dan tim fasilitator memutuskan bahwa di tahun pelajaran 2023/2024 ingin fokus pada dimensi profil bernalar kritis dan kreatif. Sementara tema projek pilihannya adalah Kearifan Lokal dan Kewirausahaan. Dimensi dan tema tersebut berdasarkan kondisi dan kebutuhan lingkungan madrasah. Berdasarkan hal tersebut, tim fasilitator pada kelas I memetakan projek profil sebagaimana tercantum dalam tabel berikut: 19


Total JP diatas tidak termasuk mata pelajaran Muatan Lokal dan/atau mata pelajaran tambahan yang diselenggarakan madrasah. Pengemasan Proyek Profil Pelajar Pancasila (P5) dan Profil Pelajar Rahmatan lil 'Alamin di MIN 1 Indragiri Hulu berada di luar jam pembelajaran regular dengan komposisi 20% dari alokasi waktu selama satu tahun. Sehingga proyek ini tidak mengganggu atau mengurangi jumlah jam pembelajaran intrakurikuler. Hidup Berkelnjutan Alokasi Waktu 144 JP 144 JP Tema Kewirausahaan Nilai Pelajar Rahmatan Lil Alamin Dinamis dan inovatif (Tathawwur wa Ibtikâr) Kewarganegaraan & kebangsaan (Muwaṭanah) Hidup Berkelanjutan Alokasi Waktu 108 JP 108 JP Selanjutnya tim fasilitator pada kelas III memetakan projek profil sebagaimana tercantum dalam tabel berikut: Tema Kearifan Lokal Tabel 3.4 Rencana Kegiatan Projek Kelas IV Projek Profil 1 Projek Profil 2 Dimensi Pelajar Pancasila Bernalar kritis dan kreatif Berkebhinnekaan Global, BergotongRoyong 0 Projek Profil 1 Projek Profil 2 Dimensi Pelajar Pancasila Beriman dan Bertakwa kepada Tuhan YME dan Bernalar kritis Berkebinekaan global, Bergotong royonh Nilai Pelajar Rahmatan Lil 'Alamin Berkeadaban dan Dinamis dan inovatif (Tathawwur wa Ibtikâr Kewarganegaraan & kebangsaan (Muwaṭanah) Tabel 3.3 Rencana Kegiatan Projek Kelas I 20


C. No. 1. 2. 3. 1. 2. 3. 2. 1. 2. 3. 2. 1. 2. 3. 2. Kesenian : Hadroh (pilihan) Keagamaan : Muhadhoroh (pilihan) Pramuka (wajib) Mempersiapkan peserta didik agar memiliki sikap kepemimpinan, kebhinekaan global, kemandirian, kreatif, disiplin, tanggungjawab dan semangat nasionalisme. Olah Raga : Futsal (pilihan) 1. 2. 3. 4. 1. 1. 1. Latihan Rutin Eksibisi Mengikuti Lomba Mampu berprestasi dalam even-even kegiatan penting dan lomba Hadroh Latihan Rutin Eksibisi Mengikuti Lomba Mampu berprestasi dalam lomba Muhadhoroh Siswa mengenal dan menyenangi kesenian Hadroh Siswa mengenal dan terampil dalam Muhadhoroh Jenis Kegiatan Ektrakurikuler Bentuk Kegiatan Indikator Latihan Rutin Eksibisi Mengikuti Lomba Latihan Rutin Eksibisi Mengikuti Lomba Mampu berprestasi dalam lomba Futsal Siswa mengenal dan menyenangi kegiatan olah raga Futsal Ekstrakurikuler Kegiatan ekstrakurikuler sebagai wadah mengembangkan potensi, bakat, minat, kemampuan, kepribadian, kerjasama, dan kemandirian peserta didik secara optimal. Untuk menyalurkan minat dan bakat siswa, ekstrakurikuler yang dilaksanakan di MIN 1 Indragiri Hulu tahun ajaran 2023/2024 antara lain: Ekstrakurikuler Wajib dan pilihan Eksrakurikuler wajib merupakan kegiatan yang wajib diikuti oleh semua siswa dari kelas I sampai VI, ekstrakurikuler wajib yang dilaksanakan adalah pramuka. Ekstarakurikuler pilihan yang dilaksanakan untuk mengembangkan minat dan bakat siswa terdiri dari beberapa bidang. Jenis kegiatan yang dapat dilaksanakan di MIN 1 Indragiri Hulu pada tahun pelajaran 2023/2024 dapat dideskripsikan pada tebel berikut: Tabel 3.5 Kegiatan Ekstrakurikuler di MIN 1 INDRAGIRI HULU 21


D. 1. 2. 4. 6. 7. 8. 5. * 6. 2. 7. 9. 10. Kegiatan olahraga bersama bersama sebelum pembelajaran. Penyambutan peserta didik. Peringatan Hari Besar Islam (PHBI). Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN). Gerakan Pungut Sampah (GPS) Peringatan Nuzulul Qur’an. Sholat Dhuha kelas 1 – kelas 6 dan Sholat Duhur berjamaah Kelas 4, 5 dan kelas 6. Do’a Sebelum dan Sesudah Belajar. Pembiasaan Do’a Seharihari Kegiatan Jumat Religi Kegiatan Sabtu bersih Kedisiplinan Peringatan Hari Santri Pembiasaan Do’a Seharihari. Kegiatan Pesantren Kilat Gerakan literasi madrasah * 3. 1. 2. 3. 4. 8. 3. 5. 9. Gerakan kelas bersih Gerakan kamar mandi bersih. MIN 1 INDRAGIRI HULU Jenis Kegiatan Pembiasaan sebagai Aktualisasi Budaya Madarasah Kegiatan Harian Kegiatan Mingguan Kegiatan Tahunan Upacara bendera Tartil Qur’an Infak Shadaqah Ekstrakurikuler pilihan Salam 5S: Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun Peringatan Tahun Baru Hijriyah 1444 H. Peringatan Maulid Ekstrakurikuler wajib Nabi SAW. (pramuka). Peringatan Isra!’ Mi’raj. 1. * * * Kegiatan Pembiasaan Kegiatan pembiasaan yang ditumbuhkan melalui kegiatan rutin, spontan, dan keteladanan yang baik di dalam kelas maupun di luar kelas. Sedangkan pembiasaan melalui kegiatan terprogram dilaksanakan secara bertahap disesuaikan dengan kalender pendidikan, semua guru berpartisipasi aktif dalam membentuk watak, kepribadian dan kebiasaan positif. Peran Konselor dalam hal ini memberikan bimbingan dan konseling, arah pengembangan kebiasaan peserta didik dalam kehidupan sehari-hari dan sekaligus mengkoordinir penilaian prilaku mereka melalui pengamatan guru-guru terkait. Kegiatan pembiasaan dilaksanakan secara rutin, baik harian, mingguan, bulanan dan tahunan, dan tehnik pelaksanaannya ada yang terstruktur dan tidak terstruktur atau spontan berupa direct dan indirect learning , yang bertujuan melatih dan membimbing peserta didik bersikap dan berperilaku dengan menananmkan nilai-nilai karakter baik sehingga menjadi habituasi yang terinternalisasi dalam hati dan jiwa peserta didik. Berikut adalah Aktualiasasi kegiatan pembiasaan yang dibudayakan di MIN 1 Indragiri Hulu diantaranya seperti yang tercantum dalam tabel: Tabel 3.6 Kegiatan Pembiasaan di 22


1. 2. 3. 1. 2. 3. 1. 2. 3. 1. 2. 3. 4 1. 2. 3. Senin Nasionalis Selasa Peserta didik secara mandiri membaca buku di dalam kelas selama 10 menit. Tidak hanya membaca buku, tetapi peserta didik juga mampu menceritakan kembali dengan bahasanya sendiri dan makna yang terkandung dalam isi buku yang telah dibaca. Rabu Peserta didik melaksanakan sedekah seiklasnya. Hasil sedekah untuk membantu teman yang sakit, korban bencana, teman yang keluarganya meninggal, santunan anak yatim. Tujuannya untuk melatih peserta didik memiliki kepedulian terhadap sesama. Kamis Peserta didik beraga Islam membaca juz amma secara bergiliran sebelum jam pembelajaran. Tujuannya untuk menumbuhkan rasa cinta Alqur’an, mengetahui makna isi kandungan Alqur’an, dan melatih membaca dengan tajwid yang benar. Jum'at Peserta didik dan guru melaksanakan kegiatan keagamaan (melafalkan asmaul husnah, dzikir bersama, istigosah, bersholawat, ceramah keagamaan). Tujuannya untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Allah, mendalami dan mempraktikkan kegiatan agama, mengetahui sejarah ke Islaman, pembentukan karakter siswa sesuai ajaran Rasullah. Tartil Qur’an Sedekah Hadijah Fitriyah Lubis, S.Pd.I Nurus Shobah Retno Wulandari, M.Pd Choirul Afiat, S.Pd.I Amanah, S.Pd.I Sri Harsanti, S.Pd.I Andriansyah, S.Pd.I Asmeri, S.Pd.I Abdul Aziz Religi Nina Angraini, S.Pd.I Nilmawati Rita Andriana, S.pd Nofrita Nursal, S.Pd.I Risma Laili, S.Pd.I Literasi Susi Sri Rahayu, S.Pd.I Peserta didik melaksanakan Upacara rutin, menyanyikan lagu-lagu nasional, berlatih berbaris, dan bersalaman terhadap guru. Tujuannya untuk menanamkan jiwa nasionalisme, ketertiban dan menumbuhkan sikap hormat terhadap guru. Tabel 3.7 Jadwal Pelaksanaan Kegiatan Pembiasaan Harian di MIN 1 INDRAGIRI HULU Hari Uraian Kegiatan Harian Sekolah Penanggungjawab 23


1. 2. 3. 4 Sabtu g(bersama, istigosah, bersholawat, ceramah keagamaan). Tujuannya untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Allah, mendalami dan mempraktikkan kegiatan agama, mengetahui sejarah ke Islaman, pembentukan karakter siswa sesuai ajaran Rasullah. PSemua peserta didik dan guru melaksanakan senam bersama dan melaksanakan kebersihan lingkungan sekolah. Tujuannya untuk menjaga Kesehatan tubuh dan menjaga lingkungan yang bersih dan sehat. Bersih dan Sehat Arferiyanto, S.Pd Dwi Apriani, S.Pd.I Khairunnisa, S.Pd.I Juita Eka Syafrina 24


E. 1. 2. II Jumlah 27 17 10 Mei 2024 5 2 3 Juni 2024 4 0 4 Maret 2024 5 4 1 April 2024 4 2 2 Januari 2024 5 5 0 Pebruari 2024 4 4 0 Desember 2023 4 0 4 Jumlah 26 19 7 I Oktober 2023 4 4 0 November 2023 5 4 1 Agustus 2023 5 5 0 September 2023 4 4 0 Analisis Pekan Belajar Efektif (PBE) Semester I dan II Tahun Pelajaran 2023/2024 Semeste r Bulan Jumlah Minggu Pekan Efektif Pekan Tidak Efektif Ket. Juli 2023 4 2 2 Kalender Pendidikan Kalender pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran yang mencakup permulaan tahun pelajaran, minggu efektif belajar, waktu pembelajaran efektif dan hari libur. Setiap permulaan tahun pelajaran, tim penyusun program di madrasah menyusun kalender pendidikan untuk mengatur waktu kegiatan pembelajaran, pekan efektif belajar, waktu pembelajaran efektif dan hari libur. Pengaturan waktu belajar di madrasah mengacu kepada Standar isi dan disesuaikan dengan kebutuhan daerah, karakteristik madrasah, kebutuhan perserta didik dan masyarakat, serta ketentuan dari pemerintah daerah. Beberapa aspek penting yang menjadi pertimbangan dalam menyusun kalender pendidikan, antara lain : Permulaan Tahun Pelajaran Permulaan tahun pelajaran di setiap madrasah dimulai pada setiap awal tahun pelajaran. Berdasarkan SK Dirjen Pendis No. 3001 Tahun 2022 tentang Kalender Pendidikan Madrasah Tahun Pelajaran 2023/2024, bahwa permulaan Tahun Pelajaran 2023/2024 jatuh pada tanggal 17 Juli 2023. Oleh karena itu, permulaan Tahun Pelajaran 2023/2024 di MIN 1 Indragiri Hulu ini diawali pada tanggal 17 Juli 2023. Pekan Belajar Efektif (PBE) Pekan belajar efektif adalah jumlah minggu kegiatan pembelajaran untuk setiap tahun pelajaran. Pekan efektif yang ditetapkan di MIN 1 Indragiri Hulu pada Tahun Pelajaran 2023/2024 dapat dilihat pada tabel berikut ini:. Tabel 3.8 24


3. a. 19 II Jumlah 27 10 17 17 Pekan efektif Belajar Mei 2024 5 3 2 Juni 2024 4 4 0 2 Minggu PAT & 1 Pengolahan Nilai Maret 2024 5 1 4 1 Minggu. Libur awal Ramadhon & Keg. Amaliah Ramadhan April 2024 4 2 2 Januari 2024 5 0 5 Pebruari 2024 4 0 4 Desember 2023 4 4 0 1 Minggu PAS & 2 Pengayaan & Remedial & Pengolahan Nilai Jumlah 26 7 19 Pekan efektif Belajar I Oktober 2023 4 0 4 November 2023 5 1 4 Agustus 2023 5 0 5 Keg. Agustusan September 2023 4 0 4 Tabel 3.9. Analisis Waktu Pembelajaran Efektif Semester I dan II Tahun Pelajaran 2023/2024 Semester Bulan Pekan Efektif Pekan Tidak Efektif Belajar Pekan Efektif Pembelaj aran Keterangan Juli 2023 4 2 2 1 Minggu untuk PPDB & Matsama Waktu Belajar Efektif dan Tidak Efektif Waktu Belajar Efektif Waktu pembelajaran efektif adalah jumlah jam pembelajaran setiap minggu, meliputi jumlah jam pembelajaran untuk seluruh mata pelajaran termasuk muatan lokal, ditambah jumlah jam untuk kegiatan pengembangan diri. Perhitungan waktu pembelajaran efektif di MIN 1 Indragiri Hulu pada Tahun Pelajaran 2023/2024 dapat dilihat pada tabel berikut ini. 25


2. Pengaturan Waktu Libur No. 53 26 27 19 5 17 7 10 2 2 2 minggu efektif Minggu efektif pembelajaran semester genap tahun di madrasah Tahun Pelajaran 2023/2024 Libur Idul Fitri Kegiatan PPDB & Matsara, Keg. Lomba,, PAS dan pengolahan nilai Keg. Lomba, Keg Ujian, , Keg. PAT Jeda antar semester Minggu Tidak Efektif pembelajaran pada semester II Tahun Pelajaran 2023/2024 minggu minggu minggu Acuan Alokasi Waktu Minggu Efektif Belajar, Waktu Libur, dan Kegiatan Kegiatan Alokasi Waktu Keterangan minggu efektif minggu efektif minggu 6 7 8 9 10 Libur awal Ramadhan, libur Sebelum dan sesudah Hari Raya Idul Fitri Hari libur keagamaan Minggu Tidak Efektif pembelajaran pada semester I Tahun Pelajaran 2023/2024 1 2 3 4 Minggu efektif semester ganjil di madrasah Tahun Pelajaran 2023/2024 Minggu efektif semester genap di madrasah Th Pelajaran 2023/2024 Minggu efektif belajar reguler di madrasah Tahun Pelajaran 2023/2024 Minggu efektif pembelajaran semester ganjil di madrasah Tahun Pelajaran 2023/2024 minggu efektif Waktu libur adalah waktu yang ditetapkan untuk tidak diadakan kegiatan pembelajaran terjadwal. Hari libur di MIN 1 Indragiri Hulu ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional dan/atau Menteri Agama dalam hal yang terkait dengan hari raya keagamaan, Kepala Daerah Tingkat Kabupaten Ciamis, dan/atau yayasan penyelenggara pendidikan. Jenis waktu libur yang dimaksud adalah berbentuk jeda antar semester, libur akhir tahun pelajaran, hari libur keagamaan, hari libur umum termasuk hari-hari besar nasional dan hari libur khusus. Penetapan waktu libur di MIN 1 Indragiri Hulu pada Tahun Pelajaran 2023/2024 dapat dilihat pada tabel berikut: Tabel 3.10 minggu efektif 26


10 - - D Kalender Pendidikan MIN 1 Indragiri Hulu No. : Mgg Sen Sel Rabu Kam Jum Sab : 1 : 2 3 4 5 6 7 8 : 9 10 11 12 13 14 15 : 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 Total Hari : 31 Hari Efektif :25 Mgg Sen Sel Rabu Kam Jum Sab 1 2 3 4 5 : 6 7 8 9 10 11 12 : 13 14 15 16 17 18 19 : Keg. P5 & P2RA 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 Total Hari : 31 Hari Efektif :26 Mgg Sen Sel Rabu Kam Jum Sab 1 2 : 3 4 5 6 7 8 9 : 10 11 12 13 14 15 16 : Keg. P5 & P2RA 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 1 2 3 17 Agustus HUT Kemerdekaan RI Keg. Pembelajaran September 2023 28 Septem. Maulid Nabi Muhammad SAW Keg. Pembelajaran 17-20 Juli PPDB & Matsama 19 Juli Tahun Baru Islam 1445 H Keg. Pembelajaran Keg. P5 & P2RA Agustus 2023 Tabel 3.11. "Rincian Kalender Pendidikan MIN 1 Indragiri Hulu 0 Kalender Akademik Agenda Kegiatan Juli 2023 17 Juli Permulaan TP 2023/2024 minggu hari Kalender Pendidikan di MIN 1 Indragiri Hulu Tahun Pelajaran 2023/2024 dapat dilihat pada tabel berikut: 10 11 12 13 Libur awal Ramadhan, libur Sebelum dan sesudah Hari Raya Idul Fitri Hari libur keagamaan Hari libur umum/ nasional Hari libur Khusus Kegiatan khusus madrasah 27


Total Hari : 30 Hari Efektif :25 Mgg Sen Sel Rabu Kam Jum Sab 1 2 3 4 5 6 7 : 8 9 10 11 12 13 14 : 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 Total Hari : 31 Hari Efektif :26 Mgg Sen Sel Rabu Kam Jum Sab 1 2 3 4 : 5 6 7 8 9 10 11 : 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 Total Hari : 30 Hari Efektif :26 Mgg Sen Sel Rabu Kam Jum Sab 1 2 : 3 4 5 6 7 8 9 : 10 11 12 13 14 15 16 : 17 18 19 20 21 22 23 : 24 25 26 27 28 29 30 31 Total Hari : 31 Hari Efektif :27 : Mgg Sen Sel Rabu Kam Jum Sab : 1 2 3 4 5 6 : 7 8 9 10 11 12 13 : Keg. Pembelajaran 14 15 16 17 18 19 20 : Keg. P5 & P2RA 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 Total Hari : 31 Hari Efektif :26 3 4 5 6 7 Januari 2024 1 Januari Tahun Baru Masehi 3 Januari HAB Kemenag 8 Januari Awal Masuk Sem 2 Desember 2023 25 Des. Hari Raya Natal Perkiraan PAS Perngayaan & Perbaikan Pembagian Rapor Oktober 2023 Keg. Pembelajaran Keg. P5 & P2RA Nopember 2023 Keg. Pembelajaran Keg. P5 & P2RA 28


Mgg Sen Sel Rabu Kam Jum Sab 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 : 11 12 13 14 15 16 17 : Keg. P5 & P2RA 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 Total Hari : 29 Hari Efektif :25 Mgg Sen Sel Rabu Kam Jum Sab 1 2 3 4 5 6 7 8 9 : 10 11 12 13 14 15 16 : Keg. P5 & P2RA 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 Total Hari : 31 Hari Efektif :26 Mgg Sen Sel Rabu Kam Jum Sab 1 2 3 4 5 6 : 7 8 9 10 11 12 13 : 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 Total Hari : 30 Hari Efektif :26 Mgg Sen Sel Rabu Kam Jum Sab 1 2 3 4 : 5 6 7 8 9 10 11 : 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 Total Hari : 31 Hari Efektif :26 Mgg Sen Sel Rabu Kam Jum Sab 1 : 2 3 4 5 6 7 8 : 9 10 11 12 13 14 15 : 16 17 18 19 20 21 22 : 23 24 25 26 27 28 29 8 9 10 11 12 Keg. Pembelajaran Keg. P5 & P2RA Juni 2024 Perkiraan PAT Perngayaan & Perbaikan Pembagian Rapor Maret 2024 Keg. Pembelajaran April 2024 Keg. Pembelajaran Keg. P5 & P2RA Mei 2024 Februari 2024 Keg. Pembelajaran 29


30 Total Hari : 30 Hari Efektif :24 Kalender Pendidikan di MIN 1 Indragiri Hulu Tahun Pelajaran 2023/2024 dalam bentuk tabel dapat dilihat pada lampiran dokumen ini. 12 30


F. 1. 2. Beban belajar di MIN 1 Indragiri Hulu kelas IV untuk alokasi kegiatan intrakurikuler per tahun (minggu) berjumlah 1440 (40) JP, dan untuk alokasi P5 & P2RA diambil 20% dari total jam pelajaran selama 1 (satu) tahun sehingga mendapatkan jumlah 288 JP bila di bagi 36 minggu maka menjadi (8) JP. Alokasi kegiatan P5 dan P2RA tersebut kepala dan tim fasilitator projek kelas I MIN 1 Indragiri Hulu memutuskan bahwa di tahun pelajaran 2023/2024 kegiatannya akan di bagi 2 proyek P5 dan P2RA dalam setahun yaitu 144 JP di Semester 1 dan 144 JP di semester 2 yang pelaksanaannya dilakukan secara terjadwal yaitu pada setiap hari sabtu setiap minggu. Tema yang pilih dalam kegiatan tersebut adalah Kewirausahaan dan Hidup Berkelanjutan. Dimensi dan tema tersebut berdasarkan kondisi dan kebutuhan lingkungan madrasah. Pengaturan Jadwal Pelajaran Pengaturan jadwal pelajaran di kelas I dan kelas IV MIN 1 Indragiri Hulu pada tahun pelajaran 2023/2024 disesuaikan dengan alokasi beban belajar dalam kurikulum merdeka dan pengalokasian beban belajar. Pengaturan jadwal pelajaran di kelas I dan kelas IV MIN 1 Indragiri Hulu pada tahun pelajaran 2023/2024 dirinci dari jumlah alokasi per tahun dan per minggu baik alokasi untuk intrakurikuler maupun untuk kokulrikuler. Pengaturan jadwal pelajaran di kelas I dan kelas IV MIN 1 Indragiri Hulu pada tahun pelajaran 2023/2024 secara jelas dapat tergambar dalam tabel-tebel berikut : Pengaturan Beban Belajar dan Jadwal Pelajaran Pengaturan Beban Belajar Perhitungan waktu atau beben belajar di MIN 1 Indragiri Hulu disampaikan dalam satu tahun. Beban belajar di Kelas I dan kelas VI, dalam satu semester paling sedikit 18 minggu dan paling banyak 20 minggu. Beban belajar dalam satu tahun pelajaran paling sedikit 36 minggu dan paling banyak 40 minggu. Asumsi 1 Tahun untuk kelas I dan kelas 4 adalah 36 pekan dan 1 JP = 35 menit. Beban belajar di MIN 1 Indragiri Hulu kelas I untuk alokasi kegiatan intrakurikuler per tahun (minggu) berjumlah 1080 (32) JP, dan untuk alokasi P5 & P2RA diambil 20% dari total jam pelajaran selama 1 (satu) tahun sehingga mendapatkan jumlah 216 JP bila di bagi 36 minggu maka menjadi (6) JP. Alokasi kegiatan P5 dan P2RA tersebut kepala dan tim fasilitator projek kelas I MIN 1 Indragiri Hulu memutuskan bahwa di tahun pelajaran 2023/2024 kegiatannya akan di bagi 2 proyek P5 dan P2RA dalam setahun yaitu 108 JP di Semester 1 dan 108 JP di semester 2 yang pelaksanaannya dilakukan secara terjadwal yaitu pada setiap hari sabtu setiap minggu. Tema yang pilih dalam kegiatan tersebut adalah Kearifan Lokal dan Kewirausahaan. Dimensi dan tema tersebut berdasarkan kondisi dan kebutuhan lingkungan madrasah. 31


n * ** *** 7 8 8 8 7 7 Diikuti oleh peserta didik sesuai dengan agama masing-masing. MIN 1 Indragiri Hulu menyediakan minimal 1 (satu) jenis seni (Seni Musik, Seni Rupa, Seni Teater, dan/atau Seni Tari). Peserta didik memilih 1 (satu) jenis seni (Seni Musik, Seni Rupa, Seni Teater, atau Seni Tari). Dengan alokasi Waktu 2 (dua) JP per minggu atau 72 (tujuh puluh dua) JP per tahun sebagai mata pelajaran pilihan dan 1 JP atau 32 JP pertahun diitegrasikan ke P5 dan P2RA MIN 1 Indragiri Hulu memilih mulok BMR dengan alokasi Waktu 1 (satu) JP per minggu atau 36 (tiga puluh enam) JP per tahun. 45 Tabel 3.12 Akumulasi Jadwal Pelajaran Per Tahun & Per Minggu Kelas I dan IV 0 Keterangan: 32


JADWL PELAJARAN MIN 1 INDRAGIRI HULU 33


34


35


36


37


38


39


40


A. 1. 2. 3. 4. 1. 1.1. Untuk memudahkan bapak dan ibu guru MIN 1 Indragiri Hulu dalam memahami Capaian Pembelajaran (CP), merumuskan dan menentukan Tujuan Pembelajaran (TP), menyusun Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) dan merancang Modul Ajar (MA), Tim Penyusun KOM Kurikulum Merdeka menjabarkan sebagaimana berikut: Capaian Pembelajaran Capaian Pembelajaran (CP) adalah kompetensi yang diharapkan dapat dicapai oleh siswa di akhir fase. Sementara ini pada Tahun Pelajaran 2023/2024, Capaian Pembelajaran (CP) yang akan dilaksanakan oleh MIN 1 Indragiri Hulu terbagi menjadi 2 (dua) fase, yaitu: Fase A (kelas 1) dan Fase B (kelas 4). MIN 1 Indragiri Hulu hanya mengembangkan kedua fase tersebut. Sementara untuk Fase A (kelas 2), Fase B (kelas 3), Fase C (kelas 5 dan 6) akan dikembangkan pada Tahun Pelajaran 2024/2025. Acuan Capaian Pembelajaran (CP) untuk mata pelajaran umum ditetapkan oleh pemerintah sebagaimana dituangkan dalam KMA 347 Tahun 2022, dan acuan untu mata pelajaran PAI dan Bahasa Arab mengacu pada Surat Keputusan Dirjen Pendis No. 3211 Tahun 2022, sehingga CP untuk Fase A (kelas 1 dan 2) dan Fase B (kelas 3 dan kelas 4) di MIN 1 Indragiri Hulu sebagaimana berikut: Capaian Pembelajaran Al-Qur'an Hadist Fase A (Kelas I dan kelas 2) Madrasah Ibtidaiyah Elemen Capaian Pembelajaran Ilmu Tajwid Peserta didik mampu mengenal huruf hijaiyah secara terpisah dan bersambung beserta tanda bacanya, bacaan Ghunnah, Al Qamariyah, dan Al Syamsiyah, sehingga mampu melafalkan dan mempraktikkan hukum bacaan dengan baik dan benar. sebagai prasyarat membaca AlQur’an secara fasih untuk menjalankan kewajiban menghayati dan mengamalkannya dalam konteks beragama, berbangsa, dan bernegara. BAB IV PERENCANAAN PEMBELAJARAN Perencanaan Pembelajaran Ruang Lingkup Madrasah Perencanaan pembelajaran pada Kurikulum Operasional Madrasah (KOM) MIN 1 Indragiri Hulu untuk Fase A (kelas 1) dan Fase B (kelas 4) Tahun Pelajaran 2023/2024 dimulai dengan memahami Alur Pembelajaran. Dalam alur pembelajaran di MIN 1 Indragiri Hulu mengacu pada kurikulum merdeka, yaitu memperhatikan beberapa hal-hal sebagaimana berikut: Memahami Capaian Pembelajaran (CP). Merumuskan dan menentukan Tujuan Pembelajaran (TP). Menyusun Alur Tujuan Pembelajaran (ATP). Merancang Modul Ajar (MA). 34


1.2. Akidah Peserta didik mampu mengenal dan mengimani Allah Swt. melalui dua kalimat syahadat, enam rukun iman, sifat wajib Allah Swt., dan al-Asma’ al Husna (ar-Rahmnn, ar-Rahiin, aIHafizh, aI-WaIiy, aI- ’Alimm,dan al-Khabir} sebagai landasan dan motivasi beraktivitas agar bernilai ibadah dan berdimensi ukhrawi. AlQur’an Peserta didik mampu melafalkan, menghafal, memahami, mengomunikasikan arti dan isi kandungan surah-surah pendek/pilihan secara tekstual dan kontekstual agar dapat mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, sebagai upaya menghayati dan mengamalkan Al-Quran dalam konteks beragama, berbangsa, dan bernegara. Hadis Peserta didik mampu melafalkan, menghafal, memahami dan mendemonstrasikan arti dan isi kandungan hadis tentang salat berjamaah, persaudaraan, takwa, niat, dan silaturrahmi sebagai upaya mendasari pola hidup yang sesuai dengan tuntunan Rasulullah Saw. Dalam konteks beragama, berbangsa, dan bernegara. Sumber : Lampiran SK Dirjen Pendis No. 3211 Tahun 2022, hal. 10-12 Capaian Pembelajaran Akidah Akhlak Fase A (Kelas I dan kelas 2) Madrasah Ibtidaiyah Elemen Capaian Pembelajaran AlQur’an Peserta didik mampu melafalkan, menghafal, dan memahami ayat-ayat serta arti surah-surah pendek/pilihan, dan membiasakan diri melaksanakan tilawah, tadabbur dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Hadis Peserta didik mampu melafalkan, menghafalkan, memahami hadis tentang kebersihan dan keutamaan belajar agar memiliki pola perilaku hidup bersih dan semangat belajar sepanjang hayat, hormat kepada orang tua sebagai upaya mendasari pola hidup yang sesuai dengan tuntunan Rasulullah Saw. dalam konteks beragama, berbangsa, dan bernegara. Fase B (Kelas 3 dan kelas 4) Madrasah Ibtidaiyah Elemen Capaian Pembelajaran Ilmu Tajwid Peserta didik mampu menerapkan hukum bacaan Qalqalah, Mad Thabi’i, Idhhar, Ikhfa’, Idgham Bighunnah, Idgham Bilaghunnah, dan Iqlab agar terbiasa membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar sebagai prasyarat membaca Al-Quran secara fasih untuk menjalankan kewajiban, menghayati dan mengamalkannya dalam kontek beragama, berbangsa, dan bernegara. 35


Sumber : Lampiran SK Dirjen Pendis No. 3211 Tahun 2022, hal. 43-45 Elemen Capaian Pembelajaran Akidah Peserta didik mampu memahami sifat- sifat Allah, makna asma al-husna (ar- Razzaq al-wahab, al-Kabir, al- ’Adhim, alMalik, aI-Aziz, al-Quddus, as- Salam dan aI-Mu’min dan asma’ aI-husna yang lainnya), mengenal kitab-kitab Allah Swt., nabi dan rasul-Nya, sebagai landasan dan motivasi beraktivitas agar bernilai ibadah dan berdimensi ukhrawi. Akhlak Peserta didik terbiasa mengucapkan kalimah tayyibah subhanallah, Allahu Akbar, masya Allah , mempraktikkan sikap bersyukur, pantang menyerah, pemberani, tolongmenolong, amanah, dan mampu menghindari sikap nifak, kikir dan kufur nikmat sehingga terbentuk pribadi tangguh dan toleran dalam kehidupan sehari-hari. Adab Peserta didik membiasakan adab kepada kedua orang tua, guru, dan teman dalam kehidupan sehari-hari sebagai upaya mewujudkan hubungan sosial yang harmonis dalam kebinekaan berbangsa dan bernegara. Kisah Ketelad anan Peserta didik mampu meneladani perilaku positif melalui kisah Nabi Ismail a.s dan persahabatan Nabi Muhammad Saw. dengan Abu Bakar ash-Shiddiq dalam kehidupan seharihari, sebagai inspirasi dalam menghadapi tantangan kehidupan masa kini dan masa yang akan datang agar bahagia dunia akhirat. Akhlak Peserta didik terbiasa mengucapkan kalimah tayibah basmalah, hamdalah dan ta’awudz. Menerapkan pola hidup sehat dan bersih. Membiasakan jujur, berterimakasih dan rendah hati. Mampu menghindari akhlak tercela egois, berkata kasar dan berbohong dalam kehidupan sehari-hari sehingga terwujud interaksi yang harmonis dalam konteks bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Adab Peserta didik membiasakan adab hormat kepada orang tua, guru, menghagai teman, mandi, berpakaian, bersin, menguap, belajar, makan, minum, gemar membaca dan rajin dalam kehidupan sehari-hari sebagai upaya mewujudkan perwajahan Islam yang damai dan sejuk. Kisah Ketelad anan Peserta didik mampu menceritakan dan meneladani kisah Nabi Muhammad Saw., Nabi Nuh a. s, dan Nabi Musa a.s. dalam kehidupan sehari- hari, sebagai inspirasi dalam menghadapi tantarigan kehidupan masa kini dan masa yang akan datang agar bahagia dunla akhirat. Fase B (Kelas 3 dan kelas 4) Madrasah Ibtidaiyah 36


1.3. 1.4. Sumber : Lampiran SK Dirjen Pendis No. 3211 Tahun 2022, hal. 85. Fikih Ibadah Peserta didik membiasakan puasa, shalat Jum’at dan berbagai shalat sunnah (tarawih, witir, rawatib, tahajud, dhuha dan ‘idain), rukhshah pada shalat meliputi jama’, qashar, kondisi sakit, sehingga kewajiban ibadah dijalankan secara istiqamah dalam kondisi apapun dan dimanapun. Peserta didik menganalisis tanda tanda baligh, cara bersuci dari hadats besar (haid dan ihtilam) sebagai prasyarat menjalankan ibadah dengan baik dan benar sesuai syarat dan rukunnya dalam konteks kehidupan sehari hari. Dengan ini peserta didik juga terbiasa menjalankan pola hidup bersih, sehat dan kuat. Sumber : Lampiran SK Dirjen Pendis No. 3211 Tahun 2022, hal. 65 Capaian Pembelajaran SKI Fase B (Kelas 3 dan kelas 4) Madrasah Ibtidaiyah Elemen Capaian Pembelajaran Periode Rasulull ah saw. Peserta didik mampu memahami kehidupan masyarakat Arab sebelum Islam sebagai inspirasi dalam menjalankan sikap kasih sayang, kerja keras, dan tanggungjawab dalam kehidupan sehari-hari. Memahami kehidupan dan kepribadian Rasulullah saw. sebagai rahmat bagi seluruh alam dan menjadikannya inspirasi dalam menjalankan sikap santun dan peduli di kehidupan masa kini. Memahami peristiwa kerasulan Rasulullah saw., ketabahan Rasulullah saw. dan para sahabat dalam berdakwah, peristiwa hijrah Rasulullah saw, dan menganalisis latar belakang peristiwa Isra Mikraj Rasulullah saw. sebagai inspirasi dalam menjalankan sikap gigih menghadapi tantangan era digital. Capaian Pembelajaran Fikih Fase A (Kelas I dan kelas 2) Madrasah Ibtidaiyah Elemen Capaian Pembelajaran Fikih Ibadah Mengenal rukun Islam, melafalkan kalimah syahadatain, terbiasa melakukan tata cara bersuci, azan, iqamah, shalat fardhu, shalat berjamaah, zikir dan doa sesudah shalat sebagai prasyarat untuk menjalankan agama secara mendasar dengan baik dan benar, sehingga ibadahnya dapat mempengaruhi cara berfikir, bersikap dan bertindak dalam kehidupan sehari-hari. Fase B (Kelas 3 dan kelas 4) Madrasah Ibtidaiyah Elemen Capaian Pembelajaran 37


1.5. هذا، هذه، ذلك، تلك، ماهذا؟، ماهذه؟، ماذلك، ما تلك، من هذا؟، من هذه؟، من ذلك؟، من تلك ؟ untuk memahami kata dalam teks tertulis. Menulis - Mempre sentasik an Peserta didik mampu meniru dan memaparkan huruf, kata, tanda baca, dan kalimat yang sangat sederhana tentang topik perkenalan, keluargaku, hobiku, rumahku, namanama buah, warna, personil madrasah, peralatan sekolah, seragam, alat transportasi, alat rumah tangga, dan pemandangan alam dengan pola kalimat: هذا، هذه، ذلك، تلك، ماهذا؟، ماهذه؟، ماذلك، ما تلك، من هذا؟، من هذه؟، من ذلك؟، من تلك ؟ untuk mengungkapkan gagasan yang sangat sederhana secara tulis dan lisan. untuk membedakan komponen bahasa dari teks yangdidengar. Berbicar a Peserta didik mampu meniru kata, frasa, kalimat tentang topik perkenalan, keluargaku, hobiku, rumahku, namanama buah, warna, personil madrasah, peralatan sekolah, seragam, alat transportasi, alat rumah tangga, dan pemandangan alam dengan pola kalimat: هذا، هذه، ذلك، تلك، ماهذا؟، ماهذه؟، ماذلك، ما تلك، من هذا؟، من هذه؟، من ذلك؟، من تلك ؟ untuk mengemukakan kata, frase dan kalimat. Memba caMemirs a Peserta didik mampu membaca huruf dan memahami kata, tanda baca dalam teks tertulis atau teks visual tentang topik perkenalan, keluargaku, hobiku, rumahku, nama-nama buah, warna, personil madrasah, peralatan sekolah, seragam, alat transportasi, alat rumah tangga, dan pemandangan alam dengan pola kalimat: Capaian Pembelajaran Bahasa Arab Fase A (Kelas I dan kelas 2) Madrasah Ibtidaiyah Elemen Capaian Pembelajaran Menyim ak Peserta didik mampu mendengarkan komponen bahasa seperti fonem, kata, intonasi, penanda wacana tentang topik perkenalan, keluargaku, hobiku, rumahku, nama-nama buah, warna, peralatan sekolah, seragam, alat transportasi, alat rumah tangga, dan pemandangan alam dengan pola kalimat: هذا، هذه، ذلك، تلك، ماهذا؟، ماهذه؟، ماذلك، ما تلك، من هذا؟، من هذه؟، من ذلك؟، من تلك ؟ 38


untuk memahami informasi tersurat dari wacana sangat sederhana. Menulis - Mempre sentasik an Peserta didik mampu menghasilkan dan memaparkan kosakata yang sesuai tata bahasa dan konteks dengan topik materi pelajaran,nama-nama binatang, penyakit, olahraga, teman-temanku, taman, alamat, profesi, cita-citaku, anggota keluarga, di rumah, dan cinta Indonesia dengan pola kalimat: األرقام ١ – ٣٠ ، الضمير المنفصل، الضمير المتصل ، االسم المفرد، اسم العلم untuk mengungkapkan gagasan secara tulis dan lisan. Sumber : Lampiran SK Dirjen Pendis No. 3211 Tahun 2022, hal. 97-100 Berbicar a Peserta didik mampu menggunakan bahasa Arab sesuai dengan gramatikal, frasa, leksikal, atau fonologis tentang materi pelajaran, nama-nama binatang, penyakit, olahraga, teman-temanku, taman, alamat, profesi, cita-citaku, anggota keluarga, di rumah, dan cinta Indonesia dengan pola kalimat: األرقام ١ – ٣٠ ، الضمير المنفصل، الضمير المتصل ، االسم المفرد، اسم العلم sebagai alat komunikasi global. Memba caMemirs a Peserta didik mampu membaca dan memahami wacana yang sangat sederhana berupa teks tertulis atau teks visual tentang materi pelajaran, nama- nama binatang, penyakit, olahraga, teman-temanku, taman, alamat, profesi, citacitaku, anggota keluarga, di rumah, dan cinta Indonesia dengan pola kalimat: األرقام ١ – ٣٠ ، الضمير المنفصل، الضمير المتصل ، االسم المفرد، اسم العلم Fase B (Kelas 3 dan kelas 4) Madrasah Ibtidaiyah Elemen Capaian Pembelajaran Menyim ak Peserta didik mampu memahami kosa kata, perintah, sapaan, pertanyaan tentang materi pelajaran, nama-nama binatang, penyakit, olahraga, teman- temanku, taman, alamat, profesi, cita- citaku, anggota keluarga, di rumah, dan cinta Indonesia dengan pola kalimat: األرقام ١ – ٣٠ ، الضمير المنفصل، الضمير المتصل ، االسم المفرد، اسم العلم untuk merespon teks yang didengar. 39


1.5. Negara Kesatuan Republik Indonesia Peserta didik mampu mengidentifikasi dan menceritakan bentuk kerja sama dalam keberagaman di lingkungan keluarga dan sekolah. Peserta didik mampu mengenal ciriciri fisik lingkungan keluarga dan sekolah, sebagai bagian tidak terpisahkan dari wilayah NKRI. Peserta didik mampu menyebutkan contoh sikap dan perilaku menjaga lingkungan sekitar serta mempraktikkannya di lingkungan keluarga dan sekolah. Fase B (Kelas 3 dan kelas 4 SD/MI) Elemen Capaian Pembelajaran Pancasil a Peserta didik mampu memahami dan menjelaskan makna sila-sila Pancasila serta menceritakan contoh penerapan sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sesuai dengan perkembangan dan konteks peserta didik. Peserta didik mampu menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Capaian Pembelajaran Pendidikan Pancasila Fase A (Kelas I dan kelas 2 SD/MI) Elemen Capaian Pembelajaran Pancasil a Peserta didik mampu mengenal dan menceritakan simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila. Peserta didik mampu mengidentifikasi dan menjelaskan hubungan antara simbol dan sila dalam lambang negara Garuda Pancasila. Peserta didik mampu menerapkan nilainilai Pancasila di lingkungan keluarga dan sekolah. UndangUndang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Peserta didik mampu mengenal aturan di lingkungan keluarga dan sekolah. Peserta didik mampu menceritakan contoh sikap mematuhi dan tidak mematuhi aturan di keluarga dan sekolah. Peserta didik mampu menunjukkan perilaku mematuhi aturan di keluarga dan sekolah. Bhinnek a Tunggal Ika Peserta didik mampu menyebutkan identitas dirinya sesuai dengan jenis kelamin, ciri-ciri fisik, dan hobinya. Peserta didik mampu menyebutkan identitas diri (fisik dan non fisik) keluarga dan teman-temannya di lingkungan rumah dan di sekolah. Peserta didik mampu menceritakan dan menghargai perbedaan baik fisik (contoh : warna kulit, jenis rambut, dll) maupun nonfisik (contoh : miskin, kaya, dll) keluarga dan teman-temannya di lingkungan rumah dan sekolah. 40


1.7. Menyim ak Peserta didik mampu bersikap menjadi pendengar yang penuh perhatian. Peserta didik menunjukkan minat pada tuturan yang didengar serta mampu memahami pesan lisan dan informasi dari media audio, teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengar), instruksi lisan, dan percakapan yang berkaitan dengan tujuan berkomunikasi. Membaca dan Memirsa Peserta didik mampu bersikap menjadi pembaca dan pemirsa yang menunjukkan minat terhadap teks yang dibaca atau dipirsa. Peserta didik mampu membaca katakata yang dikenalinya sehari-hari dengan fasih. Bhinnek a Tunggal Ika Peserta didik mampu menjelaskan identitas diri, keluarga, dan teman-temannya sesuai budaya, minat, dan perilakunya. Peserta didik mampu mengenali dan menyebutkan identitas diri (fisik dan non-fisik) orang di lingkungan sekitarnya. Peserta didik mampu menghargai perbedaan karakteristik baik fisik (contoh : warna kulit, jenis rambut, dll) maupun non fisik (contoh : miskin, kaya, dll) orang di lingkungan sekitar. Peserta didik mampu menghargai kebinekaan suku bangsa, sosial budaya, dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika. Negara Kesatuan Republik Indonesia Peserta didik mampu mengidentifikasi dan menyajikan berbagai bentuk keberagaman suku bangsa, sosial budaya di lingkungan sekitar. Peserta didik mampu memahami lingkungan sekitar (RT/RW/desa/kelurahan, dan kecamatan) sebagai bagian tidak terpisahkan dari wilayah NKRI. Peserta didik mampu menampilkan sikap kerja sama dalam berbagai bentuk keberagaman suku bangsa, sosial, dan budaya di Indonesia yang terikat persatuan dan kesatuan. Sumber : Lampiran SK Keputusan Kepala BSKAP Kemendikbudristek Nomor 033/H/KR/2022, hal. 101-103 Capaian Pembelajaran Bahasa Indonesia Fase A (Kelas I dan kelas 2 SD/MI) Elemen Capaian Pembelajaran UndangUndang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Peserta didik mampu mengidentifikasi aturan di keluarga, sekolah, dan lingkungan sekitar tempat tinggal serta melaksanakannya dengan bimbingan orang tua dan guru. Peserta didik mampu mengidentifikasi dan menyajikan hasil identifikasi hak dan kewajiban sebagai anggota keluarga dan sebagai warga sekolah. Peserta didik melaksanakan kewajiban dan hak sebagai anggota keluarga dan sebagai warga sekolah. 41


Membaca dan Memirsa Peserta didik mampu memahami pesan dan informasi tentang kehidupan sehari-hari, teks narasi, dan puisi anak dalam bentuk cetak atau elektronik. Peserta didik mampu membaca kata-kata baru dengan pola kombinasi huruf yang telah dikenalinya dengan fasih. Menulis Peserta didik mampu menunjukkan keterampilan menulis permulaan dengan benar (cara memegang alat tulis, jarak mata dengan buku, menebalkan garis/huruf, dll.) di atas kertas dan/atau melalui media digital. Peserta didik mengembangkan tulisan tangan yang semakin baik. Peserta didik mampu menulis teks deskripsi dengan beberapa kalimat sederhana, menulis teks rekon tentang pengalaman diri, menulis kembali narasi berdasarkan teks fiksi yang dibaca atau didengar, menulis teks prosedur tentang kehidupan sehari-hari, dan menulis teks eksposisi tentang kehidupan seharihari. Fase B (Kelas 3 dan kelas 4 SD/MI) Elemen Capaian Pembelajaran Menyim ak Peserta didik mampu memahami ide pokok (gagasan) suatu pesan lisan, informasi dari media audio, teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengar), dan instruksi lisan yang berkaitan dengan tujuan berkomunikasi. Peserta didik mampu memahami dan memaknai teks narasi yang dibacakan atau dari media audio. Peserta didik mampu memahami informasi dari bacaan dan tayangan yang dipirsa tentang diri dan lingkungan, narasi imajinatif, dan puisi anak. Peserta didik mampu memaknai kosakata baru dari teks yang dibaca atau tayangan yang dipirsa dengan bantuan ilustrasi. Berbica ra dan Mempr esentas ikan Peserta didik mampu berbicara dengan santun tentang beragam topik yang dikenali menggunakan volume dan intonasi yang tepat sesuai konteks. Peserta didik mampu merespons dengan bertanya tentang sesuatu, menjawab, dan menanggapi komentar orang lain (teman, guru, dan orang dewasa) dengan baik dan santun dalam suatu percakapan. Peserta didik mampu mengungkapkan gagasan secara lisan dengan atau tanpa bantuan gambar/ilustrasi. Peserta didik mampu menceritakan kembali suatu isi informasi yang dibaca atau didengar; dan menceritakan kembali teks narasi yang dibacakan atau dibaca dengan topik diri dan lingkungan. 42


1.8. Sumber : Lampiran SK Keputusan Kepala BSKAP Kemendikbudristek Nomor 033/H/KR/2022, hal. 116 - 118. Capaian Pembelajaran Matematika Fase A (Kelas I dan kelas 2 SD/MI) Elemen Capaian Pembelajaran Bilanga n Pada akhir fase A, peserta didik menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100, mereka dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan. Peserta didik dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20. Peserta didik menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak, pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat. Peserta didik mampu memahami ide pokok dan ide pendukung pada teks informatif. Peserta didik mampu menjelaskan hal-hal yang dihadapi oleh tokoh cerita pada teks narasi. Peserta didik mampu memaknai kosakata baru dari teks yang dibaca atau tayangan yang dipirsa sesuai dengan topik. Berbica ra dan Mempr esentas ikan Peserta didik mampu berbicara dengan pilihan kata dan sikap tubuh/gestur yang santun, menggunakan volume dan intonasi yang tepat sesuai konteks. Peserta didik mengajukan dan menanggapi pertanyaan, jawaban, pernyataan, penjelasan dalam suatu percakapan dan diskusi dengan aktif. Peserta didik mampu mengungkapkan gagasan dalam suatu percakapan dan diskusi dengan mematuhi tata caranya. Peserta didik mampu menceritakan kembali suatu informasi yang dibaca atau didengar dari teks narasi dengan topik yang beraneka ragam. Menulis Peserta didik mampu menulis teks narasi, teks deskripsi, teks rekon, teks prosedur, dan teks eksposisi dengan rangkaian kalimat yang beragam, informasi yang rinci dan akurat dengan topik yang beragam. Peserta didik terampil menulis tegak bersambung. 43


Analisis Data dan Peluang Pada akhir fase A, peserta didik dapat mengurutkan, menyortir, mengelompokkan, membandingkan, dan menyajikan data dari banyak benda dengan menggunakan turus dan piktogram paling banyak 4 kategori. Fase B (Kelas 3 dan kelas 4 SD/MI) Elemen Capaian Pembelajaran Bilanga n Pada akhir fase B, peserta didik menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 10.000. Mereka dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, menggunakan nilai tempat, melakukan komposisi dan dekomposisi bilangan tersebut. Mereka juga dapat menyelesaikan masalah berkaitan dengan uang menggunakan ribuan sebagai satuan.peserta didik dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai 1.000. Mereka dapat melakukan operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 100 menggunakan benda-benda konkret, gambar dan simbol matematika. Mereka juga dapat menyelesaikan masalah berkaitan dengan kelipatan dan faktor. Aljabar Pada akhir Fase A, peserta didik dapat menunjukan pemahaman makna simbol matematika "=" dalam suatu kalimat matematika yang terkait dengan penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai 20 menggunakan gambar. Contoh: Peserta didik dapat mengenali, meniru, dan melanjutkan pola bukan bilangan (misalnya, gambar, warna, suara). Penguk uran Pada akhir Fase A, peserta didik dapat membandingkan panjang dan berat benda secara langsung, dan membandingkan durasi waktu. Mereka dapat mengukur dan mengestimasi panjang benda menggunakan satuan tidak baku. Geomet ri Pada akhir Fase A, peserta didik dapat mengenal berbagai bangun datar (segitiga, segiempat, segibanyak, lingkaran) dan bangun ruang (balok, kubus, kerucut, dan bola). Mereka dapat menyusun (komposisi) dan mengurai (dekomposisi) suatu bangun datar (segitiga, segiempat, dan segibanyak). Peserta didik juga dapat menentukan posisi benda terhadap benda lain (kanan, kiri, depan belakang). 44


1.9. Capaian Pembelajaran IPAS Fase B (Kelas 3 dan kelas 4 SD/MI) Elemen Capaian Pembelajaran Aljabar Pada akhir Fase B, peserta didik dapat mengisi nilai yang belum diketahui dalam sebuah kalimat matematika yang berkaitan dengan penjumlahan dan pengurangan pada bilangan cacah sampai 100 (contoh: 10 + … = 19, 19 - … = 10) Peserta didik dapat mengidentifikasi, meniru, dan mengembangkan pola gambar atau obyek sederhana dan pola bilangan membesar dan mengecil yang melibatkan penjumlahan dan pengurangan pada bilangan cacah sampai 100. Penguk uran Pada akhir Fase B, peserta didik dapat mengukur panjang dan berat benda menggunakan satuan baku. Mereka dapat menentukan hubungan antar-satuan baku panjang (cm, m). Mereka dapat mengukur dan mengestimasi luas dan volume menggunakan satuan tidak baku dan satuan baku berupa bilangan cacah. Geomet ri Pada akhir Fase B, peserta didik dapat mendeskripsikan ciri berbagai bentuk bangun datar (segiempat, segitiga, segibanyak). Mereka dapat menyusun (komposisi) dan mengurai (dekomposisi) berbagai bangun datar dengan lebih dari satu cara jika memungkinkan. Analisis Data dan Peluang Pada akhir fase B, peserta didik dapat mengurutkan, membandingkan, menyajikan, menganalisis dan menginterpretasi data dalam bentuk tabel, diagram gambar, piktogram, dan diagram batang (skala satu satuan). Sumber : Lampiran SK Keputusan Kepala BSKAP Kemendikbudristek Nomor 033/H/KR/2022, hal. 137 -140. Peserta didik dapat membandingkan dan mengurutkan antar-pecahan dengan pembilang satu (misalnya, 1/2,1/3,1/4) dan antar-pecahan dengan penyebut yang sama (misalnya, 2/8,4/8,7/8). Mereka dapat mengenali pecahan senilai menggunakan gambar dan simbol matematika. Peserta didik menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan desimal. Mereka dapat menyatakan pecahan desimal persepuluhan dan perseratusan, serta menghubungkan pecahan desimal perseratusan dengan konsep persen. 45


1. 2. Ketera mpilan proses Di akhir fase ini, peserta didik menjelaskan tugas, peran, dan tanggung jawab sebagai warga sekolah serta mendeskripsikan bagaimana interaksi sosial yang terjadi di sekitar tempat tinggal dan sekolah. Peserta didik mengidentifikasi ragam bentang alam dan keterkaitannya dengan profesi masyarakat. Peserta didik mampu menunjukkan letak kota/kabupaten dan provinsi tempat tinggalnya pada peta konvensional/digital. Peserta didik mendeskripsikan keanekaragaman hayati, keragaman budaya, kearifan lokal dan upaya pelestariannya. Peserta didik mengenal keragaman budaya, kearifan lokal, sejarah (baik tokoh maupun periodisasinya) di provinsi tempat tinggalnya serta menghubungkan dengan konteks kehidupan saat ini. Peserta didik mampu membedakan antara kebutuhan dan keinginan, mengenal nilai mata uang dan mendemonstrasikan bagaimana uang digunakan untuk mendapatkan nilai manfaat/ memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Mengamati Di akhir fase ini, peserta didik mengamati fenomena dan peristiwa secara sederhana dengan menggunakan pancaindra dan dapat mencatat hasil pengamatannya Mempertanyakan dan memprediksi Pemaha man IPAS (sains dan sosial) Peserta didik menganalisis hubungan antara bentuk serta fungsi bagian tubuh pada manusia (pancaindra). Peserta didik dapat membuat simulasi menggunakan bagan/alat bantu sederhana tentang siklus hidup makhluk hidup. Peserta didik dapat mengidentifikasi masalah yang berkaitan dengan pelestarian sumber daya alam di lingkungan sekitarnya dan kaitannya dengan upaya pelestarian makhluk hidup. Peserta didik mengidentifikasi proses perubahan wujud zat dan perubahan bentuk energi dalam kehidupan sehari-hari. Peserta didik mengidentifikasi sumber dan bentuk energi serta menjelaskan proses perubahan bentuk energi dalam kehidupan sehari-hari (contoh: energi kalor, listrik, bunyi, cahaya). Peserta didik memanfaatkan gejala kemagnetan dalam kehidupan sehari-hari, mendemonstrasikan berbagai jenis gaya dan pengaruhnya terhadap arah, gerak dan bentuk benda. Peserta didik mendeskripsikan terjadinya siklus air dan kaitannya dengan upaya menjaga ketersediaan air. 46


3. 4. 5. 6. 1.10. mpilan proses Sumber : Lampiran SK Keputusan Kepala BSKAP Kemendikbudristek Nomor 033/H/KR/2022, hal. 183 -184. Capaian Pembelajaran PJOK Fase A (Kelas I dan kelas 2 SD/MI) Elemen Capaian Pembelajaran Elemen Keteram pilan Gerak Pada akhir fase A peserta didik menunjukkan kemampuan dalam menirukan aktivitas pola gerak dasar, aktivitas senam, aktivitas gerak berirama, dan aktivitas permainan dan olahraga air (kondisional). Elemen Pengeta huan Gerak Pada akhir fase A peserta didik memahami prosedur dalam melakukan pola gerak dasar, aktivitas senam, aktivitas gerak berirama, dan aktivitas permainan dan olahraga air (kondisional). Dengan menggunakan panduan, peserta didik mengidentifikasi pertanyaan yang dapat diselidiki secara ilmiah dan membuat prediksi berdasarkan pengetahuan yang dimiliki sebelumnya. Merencanakan dan melakukan penyelidikan Dengan panduan, peserta didik membuat rencana dan melakukan langkah-langkah operasional untuk menjawab pertanyaan yang diajukan. Menggunakan alat dan bahan yang sesuai dengan mengutamakan keselamatan. Peserta didik menggunakan alat bantu pengukuran untuk mendapatkan data yang akurat. Memproses, menganalisis data dan informasi Mengorganisasikan data dalam bentuk tabel dan grafik sederhana untuk menyajikan data dan mengidentifikasi pola. Peserta didik membandingkan antara hasil pengamatan dengan prediksi dan memberikan alasan yang bersifat ilmiah. Mengevaluasi dan refleksi Mengevaluasi kesimpulan melalui perbandingan dengan teori yang ada. Menunjukkan kelebihan dan kekurangan proses penyelidikan. Mengomunikasikan hasil Mengomunikasikan hasil penyelidikan secara lisan dan tertulis dalam berbagai format. 47


Elemen Pengeta huan Gerak Pada akhir fase B peserta didik menerapkan prosedur variasi dan kombinasi pola gerak dasar dan keterampilan gerak berupa permainan dan olahraga, aktivitas senam, aktivitas gerak berirama, dan aktivitas permainan dan olahraga air (kondisional). Elemen Pemanfa atan Gerak Pada akhir fase B peserta didik dapat menerapkan prosedur dan mempraktikkan latihan pengembangan kebugaran jasmani sesuai ukuran dan intensitas aktivitas jasmani (ringan hingga sedang), menunjukkan kemampuan dalam menerapkan pola perilaku hidup sehat berupa perlunya aktivitas jasmani, istirahat, pengisian waktu luang, serta memilih makanan bergizi dan seimbang. Peserta didik juga dapat menunjukkan kemampuan dalam menerapkan prosedur pemeliharaan kebersihan dan kesehatan alat reproduksi, serta kesehatan diri dan orang lain dari penyakit menular dan tidak menular. Elemen Pemanfa atan Gerak Pada akhir fase A peserta didik memahami prosedur dan mampu mempraktikkan latihan pengembangan kebugaran jasmani terkait kesehatan. Peserta didik juga memahami prosedur dan mampu mempraktikkan pola perilaku hidup sehat berupa mengenali nama dan fungsi anggota tubuh, serta menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Elemen Pengemba ngan Karakter dan Internalisa si Nilainilai Gerak Pada akhir fase A peserta didik menunjukkan perilaku bertanggung jawab dalam menyimak arahan dan umpan balik yang diberikan guru, mulai dapat menghormati orang lain, serta menerima ragam keriangan yang didapat melalui aktivitas jasmani. Fase B (Kelas 3 dan kelas 4 SD/MI) Elemen Capaian Pembelajaran Elemen Keteram pilan Gerak Pada akhir fase B peserta didik menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkan variasi dan kombinasi aktivitas pola gerak dasar dan keterampilan gerak secara mandiri (tanpa meniru contoh) berupa permainan dan olahraga, aktivitas senam, aktivitas gerak berirama, dan aktivitas permainan dan olahraga air (kondisional). 48


1.11. Berdampak (Impacting) bagi diri sendiri dan orang lain Pada akhir fase ini, peserta didik mampu menjalani kebiasaan bermusik yang baik dan rutin dalam berpraktik musik dan aktif dalam kegiatan-kegiatan bermusik lewat bernyanyi dan memainkan media bunyi-musik sederhana serta mendapatkan pengalaman dan kesan baik bagi diri sendiri, sesama, dan lingkunga Fase B (Kelas 3 dan kelas 4 SD/MI) Elemen Capaian Pembelajaran Elemen Capaian Pembelajaran Mengalami (Experienci ng) Pada akhir fase ini, peserta didik mampu mengimitasi bunyi musik sederhana dengan mengenal unsur-unsur bunyi musik baik intrinsik maupun ekstrinsik. Mereflek sikan (Reflecti ng) Pada akhir fase ini, peserta didik mampu mengenali diri sendiri, sesama, dan lingkungan yang beragam (berkebhinekaan), serta mampu memberi kesan atas praktik bermusik lewat bernyanyi atau bermain alat/media musik baik sendiri maupun bersama-sama dalam bentuk sederhana. Berpikir dan Bekerja Secara Artistik (Thinking and Working Artistically) Pada akhir fase ini, peserta didik mampu menyimak, mengenali, dan mengimitasi bunyimusik dan menerapkan kebiasaan bermusik yang baik dan rutin dalam berpraktik musik sederhana sejak dari persiapan, saat bermusik, maupun usai berpraktik musik, serta memilih secara aktif dan memainkan karya musik sederhana secara artistik, yang mengandung nilai-nilai positif dan membangun. Mencipta kan (Creating) Pada akhir fase ini, peserta didik mampu mengembangkan imitasi bunyi-musik menjadi pola baru yang sederhana dengan mengenal unsur-unsur bunyi musik baik intrinsik maupun ekstrinsik. Elemen Pengemba ngan Karakter dan Internalisa si Nilainilai Gerak Pada akhir fase B peserta didik dapat menunjukkan perilaku bertanggung jawab untuk belajar mengarahkan diri dalam proses pembelajaran, menerima dan mengimplementasikan arahan dan umpan balik yang diberikan guru, serta mendukung adanya keriangan di dalam aktivitas jasmani. Sumber : Lampiran SK Keputusan Kepala BSKAP Kemendikbudristek Nomor 033/H/KR/2022, hal. 199 - 201. Capaian Pembelajaran Seni dan Budaya Prakarya Seni Musik Fase A (Kelas I dan kelas 2 SD/MI) 49


1.12. Elemen Capaian Pembelajaran Berpikir dan Bekerja Secara Artistik (Thinking and Working Artistically) Pada akhir fase ini, peserta didik mampu menyimak, mendokumentasikan secara sederhana, dan menjalani kebiasaan bermusik yang baik dan rutin dalam berpraktik musik sejak dari persiapan, saat bermusik, maupun usai berpraktik musik, serta memilih secara aktif dan memainkan karya musik sederhana secara artistik, yang mengandung nilai-nilai positif dan membangun. Mencipta kan (Creating) Pada akhir fase ini, peserta didik mampu mengembangkan, mengimitasi, dan menata bunyi musik sederhana menjadi pola baru dengan mempertimbangkan unsur-unsur bunyimusik intrinsik maupun ekstrinsik. Berdampak (Impacting) bagi diri sendiri dan orang lain Pada akhir fase ini, peserta didik mampu menjalani, mendokumentasikan kebiasaan bermusik yang baik dan rutin dalam berpraktik musik dan aktif dalam kegiatankegiatan bermusik lewat bernyanyi dan memainkan media bunyi musik sederhana serta mendapatkan pengalaman dan kesan baik bagi diri sendiri, sesama, dan lingkungan. Sumber : Lampiran SK Keputusan Kepala BSKAP Kemendikbudristek Nomor 033/H/KR/2022, hal. 289 -291. Capaian Pembelajaran Bahasa Ingris Fase A (Kelas I dan kelas 2 SD/MI) Mengalami (Experienci ng) Pada akhir fase ini, peserta didik mampu mengimitasi dan menata bunyi musik sederhana dengan menunjukkan kepekaan akan unsur-unsur bunyi musik baik intrinsik maupun ekstrinsik. Mereflek sikan (Reflecti ng) Pada akhir fase ini, peserta didik mampu mengenali diri sendiri, sesama, dan lingkungan yang beragam (berkebhinekaan), serta mampu memberi kesan atas praktik bermusik lewat bernyanyi atau bermain alat/media musik baik sendiri maupun bersama-sama dalam beragam bentuk: lisan, tulisan/gambar, atau referensi lainnya. 50


Elemen Capaian Pembelajaran Menyim ak – Berbica ra Pada akhir Fase B, peserta didik menggunakan bahasa Inggris untuk berinteraksi dalam lingkup situasi sosial dan kelas yang makin luas, namun masih dapat diprediksi (rutin) menggunakan kalimat dengan pola yang sesuai dengan konteks yang dibicarakan. Mereka mengubah/mengganti sebagian elemen kalimat untuk dapat berpartisipasi dalam rutinitas kelas dan aktivitas belajar, seperti menyampaikan perasaan, menyampaikan kebutuhan, dan meminta pertolongan. Mereka memahami ide pokok dari informasi yang disampaikan secara lisan dengan bantuan visual, serta menggunakan kosakata sederhana. Mereka mengikuti rangkaian instruksi sederhana yang berkaitan dengan prosedur kelas dan aktivitas belajar dengan bantuan visual. Membaca – Memirsa Pada akhir fase B, peserta didik memahami kata-kata yang sering digunakan sehari-hari dengan bantuan gambar/ilustrasi. Mereka membaca dan memberikan respon terhadap teks pendek sederhana dan familiar dalam bentuk tulisan atau digital, termasuk teks visual, multimodal atau interaktif. Menyim ak – Berbica ra Pada akhir Fase A, peserta didik menggunakan bahasa Inggris sederhana untuk berinteraksi dalam situasi sosial dan kelas seperti berkenalan, memberikan informasi diri, mengucapkan salam dan selamat tinggal. Mereka merespon instruksi sederhana (dengan bantuan visual) melalui gerakan tubuh atau menjawab pertanyaan pendek sederhana dengan kata, frase atau kalimat sederhana. Mereka memahami ide pokok dari informasi yang disampaikan secara lisan dengan bantuan visual dan menggunakan kosakata sederhana. Mereka menggunakan alat bantu visual untuk membantu mereka berkomunikasi. Membaca – Memirsa Pada akhir Fase A, peserta didik merespon secara lisan terhadap teks pendek sederhana dan familiar, berbentuk teks tulis yang dibacakan oleh guru. Peserta didik menunjukkan pemahaman teks yang dibacakan atau gambar/ilustrasi yang diperlihatkan padanya, menggunakan komunikasi non-verbal. Menulis – Memprese ntasikan Belum menjadi fokus pembelajaran pada fase ini, karena peserta didik belum diminta untuk mengungkapkan gagasan secara tertulis (composing/producing). Fase B (Kelas 3 dan kelas 4 SD/MI) 51


2. 3. a. Berikut ini adalah kriteria Alur Tujuan Pembelajaran yang akan dilaksanakan di MIN 1 Indragiri Hulu, sebagaimana berikut: Menggambarkan urutan pengembangan kompetensi yang harus dicapai oleh siswa. Tujuan Pembelajaran Tujuan Pembelajaran (TP) merupakan deskripsi pencapaian tiga aspek kompetensi yakni pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang diperoleh siswa dalam satu atau lebih kegiatan pembelajaran, disusun secara kronologis berdasarkan urutan pembelajaran dari waktu ke waktu yang menjadi prasyarat menuju CP (Capaian Pembelajaran). Tujuan pembelajaran disusun secara kronologis berdasarkan urutan pembelajaran dari waktu ke waktu yang menjadi prasyarat menuju capaian pembelajaran. Rumusan tujuan pembelajaran tidak hanya mencakup tahapan kognitif (mengingat, memahami, mengaplikasi, menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta) dan dimensi pengetahuan (faktual, konseptual, prosedural, metakognitif) tetapi juga mengikutsertakan perilaku capaian seperti kecakapan hidup (kritis, kreatif, komunikatif, dan kolaboratif) serta profil pelajar Pancasila (Beriman, berkebinekaan global, bergotong-royong, kreatif, bernalar kritis, dan mandiri) dan profil pelajar rahmatan lil 'alamin . Alur Tujuan Pembelajaran Alur Tujuan Pembelajaran adalah rangkaian tujuan pembelajaran yang tersusun secara sistematis dan logis di dalam fase pembelajaran. Alur menjadi panduan guru dan siswa untuk mencapai capaian pembelajaran di akhir suatu fase. Tujuan pembelajaran disusun secara kronologis berdasarkan urutan pembelajaran dari waktu ke waktu. Secara umum, Alur Tujuan Pembelajaran mempunyai fungsi sama seperti silabus, yaitu untuk acuan perencanaan pembelajaran. Alur Tujuan Pembelajaran ini bukan hanya dijadikan acuan atau panduan guru, tetapi juga siswa dalam mencapai pencapaian pembelajaran di akhir fase. Menulis – Memprese ntasikan Pada akhir fase B, peserta didik mengomunikasikan ide dan pengalamannya melalui gambar dan salinan tulisan. Dengan bantuan guru, mereka menghasilkan teks deskripsi dan prosedur sederhana menggunakan kata/frasa sederhana dan gambar. Mereka menulis kosakata sederhana yang berkaitan dengan lingkungan kelas dan rumah dalam bahasa Inggris menggunakan ejaan yang diciptakan sendiri oleh anak. Sumber : Lampiran SK Keputusan Kepala BSKAP Kemendikbudristek Nomor 033/H/KR/2022, hal. 156 -158. 52


b. c. a. b. c. Konten merupakan isi atau materi ilmu pengetahuan inti maupun konsep utama yang bisa didapatkan oleh siswa melalui pemahaman selama mengikuti proses pembelajaran di akhir 1 unit pembelajaran. Guru dapat menentukan ilmu pengetahuan atau konsep utama apa yang harus dipahami siswa di akhir satu unit pembelajaran. Kemudian, guru juga dapat merumuskan pertanyaan yang hrus dapat dijawab siswa setelah mengikuti kegiatan pembelajaran unit tersebut. Contoh konten adalah perubahan alam yang terjadi di permukaan bumi akibat faktor manusia. Variasi Alur Tujuan Pembelajaran juga perlu memenuhi aspek variasi, yaitu beberapa keterampilan berpikir siswa yang harus dikuasai untuk mencapai tujuan pembelajaran. Variasi keterampilan berpikir ini seperti berpikir kritis, kreatif, dan berpikir tingkat tinggi, seperti analisis evaluasi, prediksi, menciptakan, dan lain-lain. Setiap fase dalam Alur Tujuan Pembelajaran menggambarkan cakupan serta tahapan pembelajaran yang linear mulai dari awal fase hingga akhir fase. Alur Tujuan Pembelajaran yang dibuat untuk seluruh fase menggambarkan cakupan serta tahapan pembelajaran yang di dalamnya terdapat tahapan perkembangan kompetensi antar fase serta jenjang. Aspek-aspek yang terdapat dalam Alur Tujuan Pembelajaran meliputi: kompetensi, konten, serta variasi. Kompetensi Kompetensi merupakan kemampuan yang dimiliki dan bisa didemonstrasikan atau diaktualisasikan oleh siswa dalam bentuk produk maupun kinerja, baik yang abstrak ataupun konkret. Kompetensi ini menunjukkan bahwa siswa sudah berhasil mencapai tujuan pembelajaran. Keberhasilan dalam memiliki kompetensi ini bisa dilihat setelah siswa mengikuti rangkaian kegiatan pembelajaran di kelas. Saat menentukan kompetensi dalam Alur Tujuan Pembelajaran, guru dapat menggunakan kata kerja operasional yang bisa diamati sesuai dengan taksonomi bloom yang direvisi. Sebagai contoh, peserta didik mampu memberikan solusi untuk mengatasi perubahan lingkungan akibat faktor manusia. Konten 53


4. a. b. c. d. 1. 1. 1. 2. 2. 2. 3. 3. 3. Identitas Modul Tujuan Pembelajaran Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Kompetensi Awal Pemahaman Bermakna Bahan Bacaan Guru & Peserta Didik Profil Pelajar Pancasila Pertanyaan Pemantik Glosarium Pemahaman konsep dari setiap mata pelajaran melalui pengalaman belajar dan lintas disiplin. Menarik, Bermakna dan Menantang Menumbuhkan minat untuk belajar, melibatkan murid, berkaitan dengan pengalaman atau pengetahuan sebelumnya, serta menyesuaikan capaian belajarnya. Relevan dan Kontekstual Menyesuaikan konteks diri dan lingkungan murid Berkesinambungan Keterkaitan antara alur pembelajaran dengan fase belajar murid. Untuk penyusunan Modul Ajar yang akan digunakan di MIN 1 Indragiri Hulu dan diharapkan dapat membantu guru mengajar menggunakan metode terdiferensiasi, maka penyusunan modul ajar dapat menggunakan kerangka modul ajar yang terdiri dari tiga bagian utama yang meliputi sebagaimana berikut: Informasi Umum Komponen Inti Lampiran Guru dapat menentukan variasi keterampilan berpikir siswa yang harus dikuasai. Salah satu perantinya adalah menggunakan soalsoal HOTS. Sebagai contoh, peserta didik mampu menganalisis hubungan manusia dengan perubahan alam di permukaan bumi lalu membuat kesimpulan faktor utamanya. Dalam hal ini berarti siswa dituntut mempunyai variasi berpikir untuk mengetahui, memahami, mengaplikasikan, menganalisis, serta membuat kesimpulan materi tersebut. Modul Ajar Modul ajar merupakan dokumen yang berisi tujuan, langkah, dan media pembelajaran, serta asesmen yang dibutuhkan dalam satu unit/topik berdasarkan alur tujuan pembelajaran. Guru memiliki keleluasaan untuk membuat sendiri, memilih, dan memodifikasi modul ajar yang tersedia sesuai dengan konteks, karakteristik, serta kebutuhan peserta didik. MIN 1 Indragiri Hulu memberikan kemerdekaan kepada bapak dan ibu guru untuk memilih atau memodifikasi modul ajar yang sudah disediakan pemerintah untuk menyesuaikan modul ajar dengan karakteristik peserta didik, atau menyusun sendiri modul ajar sesuai dengan karakteristik peserta didik. Kriteria Pembuatan Modul Ajar (MA) Kurikulum MerdekaFase A (kelas 1) dan Fase B (kelas 4) di MIN 1 Indragiri Hulu meliputi: Esensial 54


4. 4. 4. 5. 5. 6. 6. Contoh Modul Ajar Terlampir. Sarana Prasarana Kegiatan Pembelajaran Daftar Pustaka Target Peserta Didik Asesmen Model Pembelajaran Pengayaan dan Remedial 55


B. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 1. a. b. c. d. e. 2. a. Pembelajaran berorientasi pada masa depan yang berkelanjutan. Strategi Pembelajaran di Kelas Strategi pembelajaran yang akan diterapkan oleh guru kelas dan guru mata pelajaran di kelas 1 dan kelas 4 MIN 1 Indragiri Hulu Tahun Pelajaran 2023/2024 adalah sebagai berikut: Koordinasi Persiapan Pembelajaran Persiapan pembelajaran perlu dilakukan oleh guru mata pelajaran, baik yang mata pelajarannya terintegrasi secara materi maupun yang terintegrasi dalam bentuk Proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan lil 'Alamin . Kegiatan ini dilakukan untuk membuat kesepakatan terhadap jalannya proses pembelajaran, agar berjalan secara efektif dan sesuai dengan Alur Tujuan Pembelajaran. Dalam melaksanakan perencanaan pembelajaran di masing-masing kelas 1 , III dan 5 tahun pelajaran 2023/2024, MIN 1 Indragiri Hulu memiliki beberapa perencanaan yang nantinya dapat diterapkan oleh madrasah atau guru. Perencanaan yang dilakukan di kelas berdasarkan prinsip pembelajaran paradigma baru antara lain: Pembelajaran dirancang dengan mempertimbangkan tahap perkembangan dan tingkat pencapaian peserta didik saat ini, sesuai dengan kebutuhan belajar, serta mencerminkan karakteristik dan perkembangan peserta didik yang beragam sehingga pembelajaran menjadi bermakna dan menyenangkan. Pembelajaran dirancang dan dilaksanakan untuk membangun kapasitas untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat. Proses pembelajaran mendukung perkembangan kompetensi dan karakter peserta didik secara holistik. Pembelajaran yang relevan, yaitu pembelajaran yang dirancang sesuai konteks, lingkungan, dan budaya peserta didik, serta melibatkan orang tua dan komunitas sebagai mitra. Media Pembelajaran. Penilaian atau Asesmen Pembelajaran. Ketuntasan Hasil Pembelajaran. Penjelasan lebih lanjut dari aspek-aspek perencanaan pembelajaran ruang linkup kelas diatas akan tergambar pada penjelasan berikut : Perencanaan Pembelajaran di Kelas Perencanaan Pembelajaran Ruang Lingkup Kelas Perencanaan pembelajaran ruang lingkup kelas yang akan digunakan oleh MIN 1 Indragiri Hulu terdiri beberapa aspek, yaitu: Perencanaan Pembelajaran Strategi Pembelajaran. Model Pembelajaran 56


Click to View FlipBook Version