The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Buku Pedoman Reparasi motor yamaha vixion

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by ryo.meta, 2023-11-04 00:50:02

BPR VIXION

Buku Pedoman Reparasi motor yamaha vixion

Keywords: vixion,yamaha

UNIT SHOCK ABSORBER BELAKANG 4-50 2. Kencanmgkan : • Mur atas unit shock absorber belakang • Mur relay arm • Mur bawah unit shock absorber belakang 3. Pasang : • Connecting arms CATATAN: Pasang connecting arm dengan sisi yang di champer menghadap ke luar. 4. Kencangkan: • Mur connecting arm 2. Connecting arm 3. Unit shock absorber belakang 4. Lengan ayun/swingarm 5. Rangka/Frame T R. . Mur atas unit shock absorber belakang 44 Nm (4,4 m·kg, 32 ft·lb) T R. . Mur relay arm 44 Nm (4,4 m·kg, 32 ft·lb) T R. . Mur bawah unit shock absorber belakang 44 Nm (4,4 m·kg, 32 ft·lb) T R. . Mur connecting arm 44 Nm (4,4 m·kg, 32 ft·lb) 5 1 2 3 4


LENGAN AYUN/SWINGARM 4-51 EAS23330 LENGAN AYUN/SWINGARM Melepas lengan ayun/ swingarm Nomor Komponen yang dilepas Jumlah Keterangan Knalpot/Muffler lihat bagian “MELEPAS MESIN” hal 5-1. Roda belakang lihat bagian "RODA BELAKANG" hal 4-10. Relay arm/Unit shock absorber belakang lihat bagian “UNIT SHOCK ABSORBER BELAKANG” halaman 4-48. 1 Penutup rantai 1 2 Batang torsi rem 1 3 Mur as pivot 1 4 As pivot 1 5 Lengan ayun/Swingarm 1 6 Penutup debu 2 7 Guide rantai penggerak 1 8 Spacer 1 9 Seal oli 2 10 Bearing 1 11 Spacer 2 4 2 5 7 6 10 1 3 9 12 11 6 8 12 11 T R. . 70 Nm (7,0 m • kg, 50 ft • lb) T R. . 19 Nm (1,9 m • kg, 13 ft • Ib) T R. . 10 Nm (1,0 m • kg, 7.2 ft • Ib) Baru 9 Baru Baru LS LS LS LS LS LS


LENGAN AYUN/SWINGARM 4-52 12 Bearing 2 Untuk pemasangan, kebalikan dari prosedur melepas. Melepas lengan ayun/ swingarm Nomor Komponen yang dilepas Jumlah Keterangan 4 2 5 7 6 10 1 3 9 12 11 6 8 12 11 T R. . 70 Nm (7,0 m • kg, 50 ft • lb) T R. . 19 Nm (1,9 m • kg, 13 ft • Ib) T R. . 10 Nm (1,0 m • kg, 7,2 ft • Ib) baru 9 Baru Baru LS LS LS LS LS LS


LENGAN AYUN/SWINGARM 4-53 EAS23350 MELEPAS LENGAN AYUN/ SWINGARM 1. Tegakkan sepeda motor pada tempat datar PERINGATAN EWA13120 Sanggah sepeda motor dengan sempurna, untuk menghindari bahaya terbalik. CATATAN: Pasangkan penyangga di bawah sepeda motor, hingga sepeda motor terangkat dari tanah. 2. Ukur: • Kelonggaran samping lengan ayun/swingarm • Kelonggaran ke atas lengan ayun ▼ ▼ ▼▼▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼▼▼ a. Periksa torsi pengencangan mur as pivot b. Periksa kelonggaran samping “A” dengan menggerakkan lengan ayun ke samping c. Jika kelonggaran gerak samping tidak sesuai spesifikasi, ganti spacer, bearing, dan penutup debu. ▲ ▲ ▲▲▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲▲▲ EAS23360 MEMERIKSA LENGAN AYUN/ SWINGARM 1. Periksa : • Lengan ayun/swingarm bengkok/retak → ganti 2. Periksa: • As pivot Gelindingkan pada meja datar Bengkok → ganti PERINGATAN EWA13770 Jangan meluruskan as pivot yang bengkok. 3. Bersihkan • As pivot • Penutup debu • Spacer • Bearing 4. Periksa : • Penutup debu • Spacer • Seal oli Rusak/Aus → Ganti • Bearing Aus/macet/longgar → Ganti EAS23380 MEMASANG LENGAN AYUN/ SWINGARM 1. Lumasi: • Bearing • Spacer • Penutup debu • As pivot 2. Pasang: • Bearing “1” T R. . Mur as pivot 70 Nm (7,0 m·kg, 50 ft·lb) Gerak samping lengan ayun/swingarm (pada bagian ujung lengan ayun) 0,8–2,4 mm (0,0315–0,0945 in) A Cairan pembersih yang disarankan Minyak tanah/Kerosene Pelumas yang disarankan Gemuk Lithium-soap-based Kedalaman pemasangan “a” 0,5–1,5 mm (0,02–0,06 in)


LENGAN AYUN/SWINGARM 4-54 3. Pasang: • Batang torsi rem CATATAN: Pasang barang torsi rem, dengan lubang pembuangan air “a” menghadap keluar. 4. Pasang : • Unit shock absorber belakang • Relay arm • Roda belakang lihat bagian “UNIT SHOCK ABSORBER BELAKANG” halaman 4-48 dan “RODA BELAKANG " halaman 4-10. 5. Setel: • Kekencangan rantai lihat bagian “MENYETEL KEKENCANGAN RANTAI” halaman 3-19. 2. Lengan ayun/swingarm A. Sisi kiri B. Sisi kanan T R. . Mur batang torsi rem 19 Nm (1,9 m·kg, 13 ft·lb) Kekencangan rantai 20–40 mm (0,79–1,57 in) a a 12 1 A B a


RANTAI PENGGERAK 4-55 EAS23400 RANTAI PENGGERAK Melepas rantai penggerak Nomor Komponen yang dilepas Jumlah keterangan Roda belakang lihat bagian “RODA BELAKANG” hal 4-10. lengan ayun/swingarm lihat bagian “LENGAN AYUN” halaman 4-51. 1 Penutup sprocket rantai 1 2 Retainer sprocket rantai 1 3 Sprocket mesin 1 4 Rantai penggerak 1 Untuk pemasangan, kebalikan dari prosedur melepas. 3 2 4 1 T R. . 10 Nm (1,0 m • kg, 7,2 ft • Ib) T R. . 10 Nm (1,0 m • kg, 7,2 ft • Ib)


RANTAI PENGGERAK 4-56 EAS23451 MEMERIKSA RANTAI PENGGERAK 1. Ukur: • Panjang 15-link mata rantai “a” pada rantai diluiar spesifikasi → Ganti rantai penggerak. ▼ ▼ ▼▼▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼▼▼ a. ukur panjang “a” diantara bagian dalam dari pin dan panjang “b” diantara bagian luar dari pin 15-link mata rantai, dari rantai penggerak seperti pada gambar ilustrasi b. Hitung panjang rantai “c” dari 15-link mata rantai dengan rumus : Panjang rantai 15-link mata rantai “c” = (panjang “a” panjang sisi dalam pin + panjang “b” panjang sisi luar pin) dibagi 2. CATATAN: • pada saat mengukur 15-link mata rantai, pastikan Rantai dalam kondisi tertarik/lurus. • lakukan 2–3 kali pengukuran, dengan posisi tempat yang berbeda. ▲ ▲ ▲▲▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲▲▲ 2. Periksa: • Rantai penggerak kaku/mengunci → bersihkan, lumasi atau ganti 3. Bersihkan : • Rantai penggerak ▼ ▼ ▼▼▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼▼▼ a. Bersihkan rantai dengan kain bersih b. Rendam rantai pada minyak tanah, untuk membersihkan kotoran yang menempel. c. Bersihkan minyak tanah dan kotoran yang menempel. ▲ ▲ ▲▲▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲▲▲ 4. Periksa: • Roller rantai “1” Rusak/aus → ganti rantai penggerak • Plat samping rantai “2” rusak/aus/retak → Ganti rantai 5. Lumasi: • Rantai penggerak Panjang15-link mata rantai 193,5 mm (7,62 in) Pelumas yang disarankan Oli mesin atau pelumas rantai untuk tipe tanpa-O-ring


RANTAI PENGGERAK 4-57 6. Periksa: • Sprocket roda lihat bagian “RODA BELAKANG” hal 4-10. EAS23500 MEMASANG RANTAI PENGGERAK 1. Lumasi: • rantai penggerak 2. Pasang: • Rantai penggerak • Sprocket rantai • Retainer sprocket rantai 3. Pasang: • Lengan ayun/swingarm lihat bagian “LENGAN AYUN” halaman 4-51. • Roda belakang lihat bagian “RODA BELAKANG” hal 4-10. 4. Setel: • kekencangan rantai penggerak lihat bagian “MENYETEL KEKENCANGAN RANTAI” halaman 3-19. PERHATIAN: ECA13550 Pelumas yang disarankan Oli mesin atau pelumas rantai tipe tanpa-O-ring T R. . Baut retainer sprocket rantai 10 Nm (1,0 m·kg, 7,2 ft·lb) Kekencangan rantai penggerak 20–40 mm (0,79–1,57 in) Jika kekencangan rantai terlalu kencang, akan membebani mesin dan komponen lainnya. dan yang lebih berbahaya lagi, jika rantai terputus, akan merusak lengan ayun/swing arm dan dapat menimbulkan kecelakaan. untuk itu, setel kekencangan rantai sesuai spesifikasi.


5 MESIN MELEPAS MESIN ...........................................................................................5-1 MEMASANG MESIN..................................................................................5-5 MEMASANG PEDAL PEMINDAH GIGI/ SHIFT ARM ...............................5-5 CYLINDER HEAD............................................................................................5-6 MELEPAS CYLINDER HEAD....................................................................5-8 MEMERIKSA CYLINDER HEAD ...............................................................5-8 MEMERIKSA SPROCKET CAMSHAFT DAN GUIDE RANTAI TIMING ..........................................................................5-9 MEMERIKSA TENSIONER RANTAI TIMING ...........................................5-9 MEMERIKSA SISTIM DECOMPRESSION ............................................5-10 INSTALLING THE CYLINDER HEAD .....................................................5-10 CAMSHAFT...................................................................................................5-13 MELELPAS ROCKER ARMS DAN CAMSHAFT.....................................5-14 MEMERIKSA CAMSHAFT.......................................................................5-14 MEMERIKSA ROCKER ARMS DAN AS ROCKER ARM .......................5-14 MEMASANG CAMSHAFT DAN ROCKER ARMS ...................................5-15 KLEP DAN PER KLEP..................................................................................5-16 MELEPAS KLEP......................................................................................5-17 MEMERIKSA KLEP DAN GUIDE KLEP .................................................5-17 MEMERIKSA DUDUKAN KLEP...............................................................5-19 MEMERIKSA PER KLEP.........................................................................5-20 MEMASANG KLEP .................................................................................5-21 CYLINDER DAN PISTON..............................................................................5-23 MELEPAS PISTON ................................................................................5-24 MEMERIKSA CYLINDER DAN PISTON .................................................5-24 MEMERIKSA RING PISTON ..................................................................5-25 MEMERIKSA PIN PISTON .....................................................................5-26 MEMASANG PISTON DAN CYLINDER .................................................5-26 GENERATOR DAN STARTER CLUTCH......................................................5-28 MELEPAS GENERATOR ........................................................................5-30 MELEPAS STARTER CLUTCH .............................................................5-30 MEMERIKSA STARTER CLUTCH .........................................................5-30 MEMASANG STARTER CLUTCH ..........................................................5-31 MEMASANG GENERATOR....................................................................5-31 STARTER ELECTRIC ..................................................................................5-33 MEMBONGKAR MOTOR STARTER .....................................................5-35 MEMERIKSA MOTOR STARTER .........................................................5-35 MERAKIT MOTOR STARTER ...............................................................5-36


KOPLING ......................................................................................................5-37 MELEPAS KOPLING ..............................................................................5-41 MEMERIKSA KAMPAS KOPLING...........................................................5-41 MEMERIKSA PLAT KOPLING.................................................................5-41 MEMERIKSA PER KOPLING..................................................................5-42 MEMERIKSA RUMAH KOPLING............................................................5-42 MEMERIKSA CLUTCH BOSS................................................................5-42 MEMERIKSA PLAT TEKAN ...................................................................5-42 MEMERIKSA TUAS PENEKAN KOPLING DAN BATANG PENDEK PENEKAN KOPLING.....................................5-42 MEMERIKSA GEAR PRIMARY DRIVE .................................................5-42 MEMERIKSA GEAR PRIMARY DRIVEN ..............................................5-43 MEMASANG KOPLING..........................................................................5-43 STARTER KAKI ...........................................................................................5-46 MEMERIKSA STARTER KAKI ................................................................5-48 MERAKIT STARTER KAKI....................................................................5-48 MEMASANG STARTER KAKI ................................................................5-48 POMPA OLI...................................................................................................5-49 MEMERIKSA POMPA OLI .....................................................................5-51 MERAKIT POMPA OLI............................................................................5-51 MEMASANG POMPA OLI ......................................................................5-52 AS PEMINDAH GIGI/SHIFT SHAFT.............................................................5-53 MEMERIKSA AS PERMINDAH GIGI .....................................................5-54 MEMERIKSA TUAS STOPPER ............................................................5-54 MEMASANG AS PEMINDAH GIGI ........................................................5-54 GEAR BALANCER ......................................................................................5-55 MELEPAS GEAR PRIMARY DRIVE DAN GEAR BALANCER ................................................................................5-57 MEMERIKSA GEAR BALANCER DAN GEAR PRIMARY DRIVE .............................................................5-57 MERAKIT GEAR BALANCER DRIVEN .................................................5-57 MEMASANG GEAR PRIMARY DRIVE DAN GEAR BALANCER ................................................................................5-57 CRANKCASE ...............................................................................................5-59 MEMISAHKAN CRANKCASE.................................................................5-62 MEMERIKSA CRANKCASE...................................................................5-62 MEMERIKSA RANTAI TIMING DAN GUIDE RANTAI TIMING .............5-62 MEMERIKSA SARINGAN OLI ...............................................................5-62 MEMERIKSA BEARINGS DAN SEAL OLI .............................................5-62 MEMASANG RETAINER BEARING ......................................................5-63 MERAKIT CRANKCASE.........................................................................5-63


POROS ENGKOL/CRANKSHAFT ................................................................5-64 MELEPAS CRANKSHAFT ......................................................................5-65 MEMERIKSA CRANKSHAFT..................................................................5-65 MEMASANG CRANKSHAFT...................................................................5-65 TRANSMISI ...................................................................................................5-67 MEMERIKSA SHIFT FORKS...................................................................5-70 MEMERIKSA UNIT SHIFT DRUM ..........................................................5-70 MEMERIKSA TRANSMISI .....................................................................5-70 MEMERIKSA BATANG PENEKAN KOPLING ........................................5-71 MERAKIT MAIN AXLE DAN DRIVE AXLE...............................................5-71 MERAKIT SHIFT FORKS DAN UNIT SHIFT DRUM ...............................5-71


MELEPAS MESIN 5-1 EAS23710 MELEPAS MESIN Melepas knalpot Nomor Komponen yang dilepas Jumlah Keterangan 1 Protector pipa knalpot 1 2 Protector knalpot 1 3 Knalpot 1 4 Gasket pipa knalpot 1 Untuk pemasangan, kebalikan dari prosedur melepas. 1 2 3 4 T R. . 8 Nm (0,8 m • kg, 5,8 ft • Ib) Baru Baru T R. . 20 Nm (2,0 m • kg, 14 ft • Ib) T R. . 15 Nm (1,5 m • kg, 11 ft • Ib) LT LT LT


MELEPAS MESIN 5-2 Melepas kabel dan coupler Nomor Komponen yang dilepas Jumlah Keterangan PERHATIAN: ECA3C11020 Pertama, lepaskan kabel negative battery dan selanjutnya kabel positive battery . Kabel Negative battery /kabel Positive battery lihat bagian “MEMERIKSA DAN MENYETROM BATTERY” halaman 3-25. Oli mesin Kuras lihat bagian “MENGGANTI OLIMESIN” halaman 3-10. Air pendingin/Coolant Kuras air pendingin. lihat bagian “MENGGANTI COOLANT” halaman 3-14 Jok/Panel samping/Panel depan/Saringan udara lihat bagian "RANGKA UMUM" halaman 4-1. Tangki bensin lihat bagian "TANGKI BENSIN" halaman 7-1. Throttle body/ manifold pemasukan lihat bagian “THROTTLE BODY” hal 7-4. Selang pernafasan pompa air/selang keluar radiator/ selang pemasukan radiator/Radiator lihat bagian “RADIATOR” halaman 6-1. Air cut-off valve/Reed valve/Plate lihat bagian “AIR INDUCTION SYSTEM” halaman 7-9. Penutup rantai sprocket / sprocket lihat bagian “RANTAI” halaman 4-55. 1 Tutup busi/Spark plug cap 1 Lepaskan 1 3 2 3 7 4 5 8 T R. . 10 Nm (1,0 m • kg, 7,2 ft • Ib) T R. . 10 Nm (1,0 m • kg, 7,2 ft • Ib) 6 T R. . 9 Nm (0,9 m • kg, 6,5 ft • Ib)


MELEPAS MESIN 5-3 2 Coupler coolant temperature sensor 1 Lepaskan 3 Coupler stator coil / Coupler Crankshaft position sensor 1/1 Lepaskan 4 Connector switch netral 1 Lepaskan 5 Kable starter motor 1 Lepaskan 6 Kabel kopling 1 Lepaskan 7 Kabel negative battery 1 Lepaskan 8 Pemindah gigi 1 Untuk pemasangan, kebalikan dari prosedurmelepas. Melepas kabel dan coupler Nomor Komponen yang dilepas Jumlah Keterangan 1 3 2 3 7 4 5 8 T R. . 10 Nm (1,0 m • kg, 7,2 ft • Ib) T R. . 10 Nm (1,0 m • kg, 7,2 ft • Ib) 6 T R. . 9 Nm (0,9 m • kg, 6,5 ft • Ib)


MELEPAS MESIN 5-4 Melepas mesin Nomor Komponen yang dilepas Jumlah Keterangan NOTE: Tempatkan penyanggah dibawah mesin 1 Mur/Baut pengikat mesin (sisi depan) 1/1 2 Mur/Baut pengikat mesin (sisi belakang bawah) 1/1 3 Mur/Baut pengikat mesin (sisi belakang atas) 1/1 4 Mesin 1 Untuk pemasangan, kebalikan dari prosedur melepas. 2 3 3 4 1 1 2 T R. . 49 Nm (4,9 m • kg, 35 ft • Ib) T R. . 49 Nm (4,9 m • kg, 35 ft • Ib) E E E


MELEPAS MESIN 5-5 EAS23720 MEMASANG MESIN 1. Pasang: • Mesin “1” • Baut dudukan mesin (sisi belakang atas) “2” • Mur dudukan mesin (sisi belakang atas) “3” • Baut dudukan mesin (sisi belakang bawah) “4” • Mur dudukan mesin (sisi belakang bawah) “5” • Baut dudukan mesin (sisi depan) “6” • Mur dudukan mesin (siosi depan) “7” CATATAN: Jangan mengeraskan Mur dan Baut terlebih dahulu 2. Kencangkan: • Mur dudukan mesin (sisi belakang atas) • Mur dudukan mesin (sisi belakang bawah) • Mur dudukan mesin (sisi depan) EAS3C11030 MEMASANG PEDAL PEMINDAH GIGI. 1. Pasang: • Pedal pemindah gigi “1” CATATAN: Pastikan jarak “a” diantara senter as pemindah gigi “2” dan tuas senter pedal pemindah gigi "3" sesuai spesifikasi. T R. . Mur dudukan mesin (sisi belakang atas) 49 Nm (4,9 m·kg, 35 ft·lb) T R. . Mur dudukan mesin (sisi belakang bawah) 49 Nm (4,9 m·kg, 35 ft·lb) T R. . Mur dudukan mesin (sisi depan) 49 Nm (4,9 m·kg, 35 ft·lb) 5 3 2 1 6 7 4 Posisi pedal “a” (pengait) 6,0–30,0 mm (0,24–1,18 in) T R. . Baut tuas pedal pemindah gigi 10 Nm (1,0 m·kg, 7,2 ft·lb) 1 2 3 a


CYLINDER HEAD 5-6 EAS24100 CYLINDER HEAD Melepas cylinder head Nomor Komponen yang dilepas Jumlah Keterangan Jok/Panel depan kanan dan kiri/Panel samping kanan dan kiri/Rumah saringan udara lihat bagian “RANGKA UMUM” halaman 4-1. Tangki bensin lihat bagian “TANGKI BENSIN” hal 7-1. Throttle body/manifold pemasukan lihat bagian “THROTTLE BODY” halaman 7-4. Air cut-off valve/Reed valve/Plate lihat bagian “AIR INDUCTION SYSTEM” halaman 7-9. Thermostat/Coolant temperature sensor lihat bagian “THERMOSTAT” halaman 6-4. Pompa air lihat bagian “POMPA AIR” halaman 6-6. Radiator lihatbagian “RADIATOR” halaman 6-1. Knalpot lihat bagian “MELEPAS MESIN” halaman 5-1. Kabel kopling Lepaskan lihat “KOPLING” halaman 5-37. 1 Cap Busi/Spark plug cap 1 Lepaskan 2 Busi/Spark plug 1 3 Baut cap crankshaft 1 4 Baut cap timing pengapian 1 5 Mur/Baut dudukan mesin (sisi depan) 1/1 Baru Baru Baru Baru Baru Baru Baru E E E (4) 12 11 14 15 16 15 13 8 7 1 2 6 (4) (4) 10 9 5 4 3 5 T R. . 10 Nm (1,0 m • kg, 7,2 ft • Ib) T R. . 10 Nm (1,0 m • kg, 7,2 ft • Ib) T R. . 10 Nm (1,0 m • kg, 7,2 ft • Ib) T R. . 13 Nm (1,3 m • kg, 9,4 ft • Ib) T R. . 22 Nm (2,2 m • kg, 16 ft • Ib) T R. . 49 Nm (4,9 m • kg, 35 ft • Ib) T R. . 30 Nm (3,0 m • kg, 22 ft • Ib) LS E ∗ T R. . 7 Nm (0,7 m • kg, 5,1 ft • Ib) Baru LS M


CYLINDER HEAD 5-7 * Yamaha bond No. 1215 (Three Bond No. 1215®) 6 Penutup cylinder head 1 7 Gasket penutup cylinder head 1 8 Pin dowel 1 9 Tensioner rantai timing 1 10 Gasket tensioner rantai timing 1 11 Sprocket camshaft 1 12 Cam decompression 1 13 Cylinder head 1 14 Gasket cylinder head 1 15 Pin dowel 2 16 Guide rantai timing (sisi buang) 1 Untuk pemasangan, kebalikan dari prosedur melepas. Melepas cylinder head Nomor Komponen yang dilepas Jumlah Keterangan Baru Baru Baru Baru Baru Baru Baru E E E (4) 12 11 14 15 16 15 13 8 7 1 2 6 (4) (4) 10 9 5 4 3 5 T R. . 10 Nm (1,0 m • kg, 7,2 ft • Ib) T R. . 10 Nm (1,0 m • kg, 7,2 ft • Ib) T R. . 10 Nm (1,0 m • kg, 7,2 ft • Ib) T R. . 13 Nm (1,3 m • kg, 9,4 ft • Ib) T R. . 22 Nm (2,2 m • kg, 16 ft • Ib) T R. . 49 Nm (4,9 m • kg, 35 ft • Ib) T R. . 30 Nm (3,0 m • kg, 22 ft • Ib) LS E ∗ T R. . 7 Nm (0,7 m • kg, 5,1 ft • Ib) Baru LS M


CYLINDER HEAD 5-8 EAS24130 MELEPAS CYLINDER HEAD 1. Tepatkan: • Tanda marking“I” “a” pada rotor generator (dengan tanda penepatan “b” pada penutup rotor generator) ▼ ▼ ▼▼▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼▼▼ a. Putar crankshaft ke arah kiri b. Pada saat Piston berada di TMA, saat langkah kompresi, tepatkan tanda “I” “c” pada sprocket cam shaft, dengan tanda “d” yang ada pada cylinder head. ▲ ▲ ▲▲▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲▲▲ 2. Kendorkan: • Baut sprocket camshaft “1” CATATAN: Tahan mur rotor generator dengan kunci Sok, "2", dan kendorkan baut sprocket camshaft. 3. Lepas: • Sprocket camshaft CATATAN: Untuk menghindari agar rantai timing tidak terjatuh kedalam crankcase, ikat dengan kawat “1”. 4. Lepaskan: • Cylinder head CATATAN: • Kendorkan Baut dengan urutan dan pola seperti pada gambar • Kendorkan semua baut dengan 1/2 putaran, terlebih dahulu, sebelum melepas semua baut. EAS24160 MEMERIKSA CYLINDER HEAD 1. Bersihkan: • Endapan karbon pada ruang bakar (dengan skrap bulat) CATATAN: Jangan menggunakan benda tajam, untuk pembersihan, akan mengakibatkan kerusakan pada: • Lubang ulir busi • Dudukan klep b a d c 1 2 1 3 5 1 2 6 4


CYLINDER HEAD 5-9 2. Periksa: • Cylinder head Rusak/retak → Ganti • Ruangan air pendingin cylinder head. endapan kotoran/karat → bersihkan 3. Ukur: • Kerataan cylinder head diluar spesifikasi → gosok dan haluskan permukaan cylinder head. ▼ ▼ ▼▼▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼▼▼ a. Tempatkan penggaris “1” dan thickness gauge “2” menyilang pada cylinder head. b. Periksa kerataan cylinder head c. Jika ketidak rataannya melebihi batas yang diijinkan ikuti petunjuk di bawah ini. d. Tempatkan amplas halus, pada meja datar, dan gosokkan cylinder head, dengan pola gerakan angka delapan pada meja datar. CATATAN: Untuk menghasilkan hasil yang sempurna, putar posisi cylinder beberapa kali. ▲ ▲ ▲▲▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲▲▲ EAS3C11031 MEMERIKSA SPROCKET CAMSHAFT DAN GUIDE RANTAI TIMING 1. Periksa: • Sprocket camshaft Keausan lebih dari 1/4 gigi gear “a” → ganti sprocket camshaft, rantai timing, dan crankshaft satu set. 2. Periksa: • Guide rantai timing (sisi buang) rusak/aus → ganti EAS24200 MEMERIKSA TENSIONER RANTAI TIMING 1. Periksa: • Tensioner rantai timing retak/tekanan balik tidak lancar → Ganti ▼ ▼ ▼▼▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼▼▼ a. Tekan secara perlahan, batang penekan ke rumah tensioner dengan jari. CATATAN: Sambil menekan batang penekan tensioner kedalam, putar baut penyetel otomatis dengan obeng kecil ke arah kanan. b. Lepaskan obeng, dan lepaskan tekanan pada batang penekan tensioner. c. Pastikan batang penekan pada tensioner keluar secara perlahan dari rumah tensioner. Jika pergerakan batang penekan tidak lancar, ganti tensioner rantai timing. Batas kebengkokan 0,03 mm (0,0012 in) a. 1/4 gigi gear b. Kondisi normal 1. Roller rantai timing 2. Sprocket camshaft 1


CYLINDER HEAD 5-10 ▲ ▲ ▲▲▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲▲▲ EAS3C11009 MEMERIKSA SISTIM DECOMPRESI 1. Periksa: • Sistyim decompresi ▼ ▼ ▼▼▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼▼▼ a. Periksa dengan kondisi decompresi terpasang pada sprocket camshaft dan camshaft. b. Periksa tuas decompresi “1” dapat bergerak dengan lancar. c. Dengan kondisi tuas decompresi kedalam, (tidak bergerak) periksa nok decompresi “2” pada camshaft (cam pembuangan) seperti pada gambnar illustrasi “A”. d. Gerakkan tuas decompresi “1” ke arah gambar panah, dan periksa posisi nok decompresi pada cam (cam buang) harus dalam kondisi ke dalam seperti pada gambar illustrasi "B". ▲ ▲ ▲▲▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲▲▲ EAS24230 MEMASANG CYLINDER HEAD 1. Pasang: • Cylinder head CATATAN: Masukkan rantai timing pada rongga rantai timing yang terdapat pada cylinder body. 2. Kencangkan: • Baut cylinder head “1” • Baut cylinder head “2” CATATAN: • Lumasi baut cylinder head dengan oli mesin. • Kencangkan baut cylinder head dengan pola silang dan dengan urutan seperti pada gambar. 3. Pasang: • Sprocket camshaft ▼ ▼ ▼▼▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼▼▼ a. Putar crankshaft ke arah kiri b. Tepatkan tanda “I” “a” pada rotor generator dengan tanda penepatan “b” yang terdapat pada tutup rotor generator. 1 2 A T R. . Baut cylinder head "1" 22 Nm (2,2 m·kg, 16 ft·lb) T R. . Baut cylinder head "2" 10 Nm (1,0 m·kg, 7,2 ft·lb) B 2 4 2 6 5 1 3 1 2 2


CYLINDER HEAD 5-11 c. Tepatkan tanda “I” “c” pada sprocket camshaft, dengan tanda penepatan “d” yang terdapat pada cylinder head. d. Pasang rantai timing pada sprocket camshaft dan pasang sprocket camshaft, pada camshaft. CATATAN: Pada saat memasang sprocket camshaft, pastikan rantai timing pada sisi buang, dalam kondisi kencang. PERHATIAN: ECA3C11012 Jangan merubah/memutar crankshaft, pada saat memasang camshaft, untuk menghindari berubahnya valve timing. e. Dengan menahan camshaft, kencangkan sementara baut sprocket camshaft. f. Lepaskan kawat pengikat rantai timing. ▲ ▲ ▲▲▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲▲▲ 4. Pasang: • Gasket tensioner rantai timing • Tensioner rantai timing ▼ ▼ ▼▼▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼▼▼ a. Tekan batang penekan tensioner ke rumah tensioner, putar baut penyetel, dengan obeng kecil “1” ke kanan hingga mengunci. b. Dengan kondisi batang penekan tensioner menekan masuk kedalam rumah tensioner/ mengunci (dengan posisi obeng terpasang), pasang gasket dan rantai timing "2" ke cylinder body. c. Kencangkan baut tensioner “3” sesuai dengan spesifikasi torsi pengencangan d. Lepas obeng, atau putar baut penyetel ke kiri untuk melepaskan kuncian batang penekan. ▲ ▲ ▲▲▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲▲▲ 5. Putar: • Crankshaft (beberapa kali putaran ke arah kiri) 6. Periksa: • Tanda garis “I” “a” Tepatkan tanda garis “I” pada rotor generator dengan tanda penyesuai “b” yang terdapat pada penutup rotor generator. • Tanda garis“I” “c” Tepatkan tanda garis “I” pada sprocket dengan tanda penyesuai “d” yang terdapat pada cylinder head. tidak sesuai → tepatkan jika sesuai, lanjutkan langkah dibawah ini b a d c Baru T R. . Baut tensioner rantai timing 10 Nm (1,0 m·kg, 7,2 ft·lb) 1 1 2 3 b a


CYLINDER HEAD 5-12 7. Kencangkan: • Baut sprocket camshaft PERHATIAN: ECA3C11013 Pastikan baut sprocket camshaft terpasang dengan kuat sesuai spesifikasi, jika terlepas akan merusakkan mesin. 8. Ukur: • Kelonggaran klep diluar spesifikasi → setel lihat bagian “MENYETEL KELONGGARAN KLEP” halaman 3-3. T R. . Baut sprocket camshaft 30 Nm (3,0 m·kg, 22 ft·lb) d c


CAMSHAFT 5-13 EAS23730 CAMSHAFT Melepas rocker arms dan camshaft Nomor Komponen yang dilepas Jumlah Keterangan Cylinder head lihat bagian “CYLINDER HEAD” halaman 5-6. 1 Mur pengunci 2 2 Baut penyetel 2 3 Retainer camshaft 1 4 Camshaft 1 5 As rocker arm 2 6 Rocker arm masuk 1 7 Rocker arm buang 1 Untuk pemasangan, kebalikan dari prosedur melepas. M M M M 1 2 5 5 4 3 1 2 6 Baru E E E T R. . 7 Nm (0,7 m • kg, 5,1 ft • Ib) T R. . 7 Nm (0,7 m • kg, 5,1 ft • Ib) 7


CAMSHAFT 5-14 EAS23770 MELEPAS ROCKER ARMS DAN CAMSHAFT 1. Kendorkan: • Mur pengunci “1” • Baut penyetel kelonggaran klep “2” 2. Lepas: • Camshaft “1” CATATAN: Masukkan baut 8-mm (0.31-in) “2” pada lubang ulir yang terdapat pada ujung camshaft, dan tarik keluar camshaft. EAS23840 MEMERIKSA CAMSHAFT 1. Periksa: • Bentuk dimensi camshaft berwarna biru terbakar/aus/baret → Ganti camshaft. 2. Ukur: • Dimensi cam shaft “a” dan “b” diluar spesifikasi → ganti camshaft. 3. Periksa: • Aliran oli pada camshaft tersumabt → tiup dengan udara bertekanan. EAS23880 MEMERIKSA ROCKER ARMS DAN AS ROCKER ARM Ikuti prosedur dibawah ini, untuk memeriksa rocker arms dan as rocker arm 1. Periksa: • Rocker arm rusak/aus → ganti Slide hammer bolt 90890-01085 Slide hammer bolt 8 mm YU-01083-2 2 1 1 2 Dimensi bentuk camshaft Masuk A 29,643–29,743 mm (1,1670– 1,1710 in) Limit 29,543 mm (1,1631 in) Masuk B 25,073–25,173 mm (0,9871– 0,9911 in) Limit 24.973 mm (0.9832 in) Buang A 29,942–30,042 mm (1,1788– 1,1828 in) Limit 29.842 mm (1.1749 in) Buang B 25,019–25,119 mm (0,9850– 0,9889 in) Limit 24,919 mm (0,9810 in)


CAMSHAFT 5-15 2. Periksa: • As rocker arm warna biru terbakar/aus/baret/ mengecil → Ganti/cek aliran pelumasan 3. Ukur: • Diameter dalam rocker “a” diluar spesifikasi → Ganti 4. Ukur: • Diameter luar as rocker arm “a” diluar spesifikasi → ganti 5. Perhitungan: • kelonggaran rocker-arm-ke-as rocker-arm. CATATAN: Perhitungan kelonggaran dengan cara mengurangi diameter dalam rocker arm dengan diameter as rocker arm. diluar spesifikasi → ganti komponen yang aus. EAS24040 MEMASANG CAMSHAFT DAN ROCKER ARM 1. Lumasi: • Rocker arms • As rocker arm 2. Lumasi : • Camshaft 3. Pasang: • Rocker arm pemasukan dan pengeluaran • As rocker arm “1” CATATAN: • Pastikan coakan “a” pada as rocker arm menghadap kebawah, seperti pada gambar ilustrasi • Pastikan as rocker arm (masuk dan keluar) benar-benar masuk ke cylinder head. Diameter dalam rocker arm 9,985–10,000 mm (0,3931– 0,3937 in) Limit 10,030 mm (0,3949 in) Diameter luar as rocker arm 9,966–9,976 mm (0,3924–0,3928 in) Limit 9,950 mm (0,3917 in) Kelonggaran Lubang rocker-arm ke - as rocker arm 0,009–0,034 mm (0,0004–0,0013 in) Limit 0,08 mm (0,0031 in) Pelumas yang disarankan Permukaan dalam rocker arm Molybdenum disulfide oil As rocker arm Oli mesin Pelumas yang disarankan Camshaft Molybdenum disulfide oil bearing camshaft Oli mesin 1 a 1


KLEP DAN PER KLEP 5-16 EAS24270 KLEP DAN PER KLEP Melepas klep dan per klep Nomor Komponen yang dilepas Jumlah Keterangan Cylinder head Refer to “CYLINDER HEAD” on page 5-6. Rocker arms/Camshaft Refer to “CAMSHAFT” on page 5-13. 1 Pin pengunci 8 2 Dudukan per atas 4 3 Per klep 4 4 Klep masuk 2 5 Klep buang 2 6 Seal valve stem 4 7 Dudukan per bawah 4 8 Guide klep 4 Untuk pemasangan, kebalikan dari prosedur melepas. Baru Baru Baru Baru M M M M M M M 1 2 3 6 7 8 1 2 3 6 7 8 1 2 3 6 7 8 1 2 3 6 7 8 4 4 5 5


KLEP DAN PER KLEP 5-17 EAS24280 MELEPAS KLEP Ikuti prosedur dibawah ini, untuk melepas klep dan komponen penunjang. CATATAN: Sebelum melepas komponen pada cylinder head, (al., klep, per klep, dudukan klep), pastikan klep dalam kondisi rapat, tidak bocor 1. Periksa: • Kerapatan klep terjadi kebocoran → periksa permukaan klep, dudukan klep, dan lebar dudukan klep. lihat “MEMERIKSA DUDUKAN KLEP” halaman 5-19. ▼ ▼ ▼▼▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼▼▼ a. Masukkan cairan pembersih “a” pada lubang masuk dan lubang keluar pada cylinder head. b. Periksa kerapatan dudukan klep. CATATAN: Harus tidak ada kebocoran pada dudukan klep “1”. ▲ ▲ ▲▲▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲▲▲ 2. Lepas: • Pin pengunci “1” CATATAN: Melepas pin pengunci, dengan cara menekan per klep dengan valve spring compressor, dan valve spring compressor attachment “2”. 3. Lepas: • Dudukan per atas “1” • Per klep “2” • Klep “3” • Seal valve stem “4” • Dudukan per bawah “5” CATATAN: Hafalkan posisi awal dengan cermat, agar bisa dirakit kembali seperti posisi semula. EAS24290 MEMERIKSA KLEP DAN GUIDE KLEP Ikuti prosedur dibawah ini, untuk memeriksa klep dan guide klep. 1. Ukur: • kelonggaran batang klep ke guide klep diluar spesifikasi → Ganti guide klep. Valve spring compressor 90890-04019 YM-04019 Valve spring compressor attachment 90890-04108 Valve spring compressor adapter 22 mm YM-04108 • Kelonggaran guide klep dan batang klep = diameter dalam guide klep“a” - diameter luar batang klep “b” 2 1


KLEP DAN PER KLEP 5-18 2. Ganti: • Guide klep CATATAN: Untuk mempermudah dan menjamin pelepasan dan pemasangan dengan sempurna, panaskan cylinder head hingga 100 °C (212 °F) pada oven. ▼ ▼ ▼▼▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼▼▼ a. Lepaskan guide klep dengan valve guide remover “1”. b. Pasang guide klep yang baru dengan valve guide installer “2” dan valve guide remover “1”. c. Setelah pemasangan guide klep, bore lubang guide klep dengan valve guide reamer “3” untuk memastikan kelonggaran guide klep ke batang klep lebih sempurna. CATATAN: Setelah mengganti guide klep, sekir permukaan dudukan klep kembali. ▲ ▲ ▲▲▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲▲▲ Kelonggaran guide klep ke batang klep (masuk) 0,010–0,037 mm (0,0004–0,0015 in) Limit 0,080 mm (0,0032 in) Kelonggaran guide klep ke batang klep (buang) 0,025–0,052 mm (0,0010–0,0020 in) Limit 0,100 mm (0,0039 in) Posisi guide klep (masuk) 17,0–17,4 mm (0,669–0,685 in) Posisi guide klep (buang) 14,0–14,4 mm (0,551–0,567 in) a. Posisi guide klep Valve guide remover (ø4.5) 90890-04116 Valve guide remover (4.5 mm) YM-04116 Valve guide installer (ø4.5) 90890-04117 Valve guide installer (4.5 mm) YM-04117 Valve guide reamer (ø4.5) 90890-04118 Valve guide reamer (4.5 mm) YM-04118


KLEP DAN PER KLEP 5-19 3. Bersihkan: • Endapan carbon (pada permukaan klep dan dudukan klep) 4. Periksa: • Permukan klep. Tidak rata/aus → Grinda permukaan klep • Ujung batang klep Mengembang, diameter ujung batang lebih besar dari batang klep → ganti klep 5. Ukur: • Ketebalan kepala klep D “a” diluar spesifikasi → ganti klep 6. Ukur: • Kelurusan batang klep diluar spesifikasi → ganti klep CATATAN: • Pada saat mengganti klep, ganti juga guide valve dengan yang baru. • Jika mengganti klep atau melepas klep, selalu lakukan penggantian seal valve stem. EAS24300 MEMERIKSA KLEP DAN DUDUKAN KLEP Ikuti prosedur dibawah ini, untuk melakukan pemeriksaan klep dan dudukan klep. 1. Bersihkan: • Endapan carbon (dari permukaan klep dan dudukan klep) 2. Periksa: • Dudukan klep tidak rata/aus → Ganti cylinder head. 3. Ukur: • Lebar dudukan klep C “a” diluar spesifikasi → Ganti cylinder head. ▼ ▼ ▼▼▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼▼▼ a. Lumasi Mechanic’s blueing dye (Dykem) “b” pada permukaan dudukan klep b. Pasang klep pada cylinder head. c. Masukkan klep ke guide klep, dan tekan klep hingga tergambar bagian yang bersentuhan. d. Ukur lebar dudukan klep CATATAN: Jika permukaan klep dan permukaan dudukan klep bersinggungan, permukaan blueing akan terhapus. ▲ ▲ ▲▲▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲▲▲ Ketebalan kepala klep D (masuk) 0,50–0,90 mm (0,0197–0,0354 in) Ketebalan kepala klep D (buang) 0,50–0,90 mm (0,0197–0,0354 in) Batas kebengkokan batang klep 0,010 mm (0,0004 in) Lebar dudukan klep C (masuk) 0,90–1,10 mm (0,0354–0,0433 in) Lebar dudukan klep C (buang) 0,90–1,10 mm (0,0354–0,0433 in)


KLEP DAN PER KLEP 5-20 4. Sekir: • Permukaan klep • Permukaan dudukan klep CATATAN: Setelah mengganti cylinder head atau mengganti klep dan guide klep, dudukan klep dan permukaan klep, harus di sekir kembali. ▼ ▼ ▼▼▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼▼▼ a. Lumasi compound “a” pada permukaan klep. PERHATIAN: ECA13790 Jangan sampai compound masuk diantara batang klep dan guide klep. b. Lumasi molybdenum disulfide oil pada batang klep/valve stem. c. Pasang klep pada cylinder head. d. Skir klep, hingga permukaan klep, dan dudukan klep rata/rapat, dan bersihkan compound. CATATAN: Untuk mendapatkan hasil yang baik, angkat alat skir sdikit, dan hentakkan kedepan sambil di putar, dan lakukan secara berulang-ulang. e. Lumasi compound ke permukaan klep, dan ulangi langkah-langkah diatas. f. Setelah melakukan prosedur pensekiran, bersihkan compound dari permukaan klep dan dudukan klep. g. Lumasi Mechanic’s blueing dye (Dykem) “b” pada permukaan dudukan klep. h. Pasang klep pada cylinder head. i. Tekan klep pada dudukan klep, hingga terlihat bekas-bekas sentuhan antara permukaan klep dan dudukan klep. j. Ukur lebar dudukan klep “c” kembali. jika lebar dudukan tidak sesuai spesifikasi, lakukan pensekiran kembali. ▲ ▲ ▲▲▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲▲▲ EAS24310 MEMERIKSA PER KLEP Ikuti prosedur dibawah ini, untuk memeriksa per klep. 1. Ukur: • Panjang bebas per klep “a” diluar spesifikasi → Ganti per klep.


KLEP DAN PER KLEP 5-21 2. Ukur: • Tekanan per klep “a” diluar spesifikasi → Ganti per klep. 3. ukur: • Kebengkokan per klep “a” diluar spesifikasi → ganti per klep. EAS24340 MEMASANG Ikuti prosedur dibawah ini, untuk memasang klep dan komponen penunjang 1. Haluskan: • ujung pengunci klep (dengan oil stone) 2. Lumasi: • Batang klep “1” • Seal batang klep “2” (dengan pelumas yang disarankan) 3. Pasang: • dudukan per bawah “1” Panjang bebas per (masuk) 41,71 mm (1,64 in) Limit 39,62 mm (1,56 in) Panjang bebas per (buang) 41,71 mm (1,64 in) Limit 39,62 mm (1,56 in) Tekanan per dalam kondisi terpasang (masuk) 140–162 N (31,47–36,42 lbf) (14,28–16,52 kgf) Tekanan per dalam kondisi terpasang (buang) 140–162 N (31,47–36,42 lbf) (14,28–16,52 kgf) Panjang per terpasang (masuk) 35,30 mm (1,39 in) Panjang per terpasang (buang) 35,30 mm (1,39 in) b. Panjang per terpasang batas kebengkokan (masuk) 2,5°/1,8 mm (2,5°/0.071 in) batas kebengkokan (buang) 2,5°/1,8 mm (2,5°/0,071 in) Pelumas yang disarankan Molybdenum disulfide oil Baru Baru


KLEP DAN PER KLEP 5-22 • Seal Valve stem • Klep “3” • Per klep “4” • Dudukan per atas “5” (pada cylinder head) CATATAN: • Pastikan setiap klep terpasang dengan sempurna. • Pasang per klep, dengan posisi jarak ulir yang jauh "a" berada di atas. 4. Pasang : • Pin pengunci “1” CATATAN: Pasang pin pengunci, dengan menekan per klep dengan valve spring compressor, dan valve spring compressor attachment “2”. 5. Untuk mejamin pin pengunci terpasang dengan sempurna, pukul ujung klep dengan pukul besi plastik dengan perlahan. PERHATIAN: ECA13800 Pukul ujung dudukan atas per klep dengan pukul besi plastik secara perlahan. b. Jarak ulir yang pendek Valve spring compressor 90890-04019 YM-04019 Valve spring compressor attachment 90890-04108 Valve spring compressor adapter 22 mm YM-04108 Baru 2 1


CYLINDER DAN PISTON 5-23 EAS24350 CYLINDER DAN PISTON Melepas cylinder adn piston Nomor Komponen yang dilepas Jumlah Keterangan Cylinder head lihat bagian “CYLINDER HEAD” halaman 5-6. 1 Cylinder 1 2 Gasket cylinder 1 3 Pin dowel 2 4 Circlip pin piston 2 5 Pin piston 1 6 Piston 1 7 Top ring 1 8 2nd ring 1 9 Ring piston 1 Untuk pemasangan, kebalikan dari prosedur melepas. E E E E Baru Baru Baru Baru T R. . 7 Nm (0,7 m • kg, 5,1 ft • Ib) 6 5 4 7 8 4 2 3 1 3 9


CYLINDER DAN PISTON 5-24 EAS24380 MELEPAS PISTON 1. Lepas: • Clip pin piston “1”. • Pin piston “2” • Piston “3” PERHATIAN ECA13810 Jangan menggunakan pukul besi, untuk mengeluarkan pin piston dari piston. CATATAN: • Sebelum melepas clip pin piston, tutup lubang crankcase dengan kain untuk menghindari clip pin piston terlempar masuk ke dalam crankcase. • Sebelum melepas pin piston, haluskan permukaan alur clip pin piston, untuk mempermudah keluarnya pin piston. jika pin piston masih sulit dilepas, pergunakan piston pin puller set "4" 2. Lepaskan: • Ring pertama/Top ring • Ring kedua/2nd ring • Ring Oli CATATAN: Saat melepas ring piston, buka ujung sambungan ring dengan ibu jari, dan angkat ke atas sisi yang lain melewati kepala piston. EAS24390 MEMERIKSA CYLINDER DAN PISTON 1. Periksa: • Dinding piston • Dinding cylinder ada goresan ke atas → Ganti cylinder, Piston, dan Ring piston satu set. 2. Ukur: • Kelonggaran piston-ke-cylinder ▼ ▼ ▼▼▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼▼▼ a. Ukur diameter cylinder “C” dengan cylinder bore gauge. CATATAN: Ukur diameter cylinder “C” silang, dari sisi ke sisi dan dari depan ke belakang, dan ambil perhitungan rata-rata. Piston pin puller set 90890-01304 Piston pin puller YU-01304 2 1 3 Diameter/Bore 56,985–57,010 mm (2,2435– 2,2445 in) Batas ketirusan 0,05 mm (0,0020 in) Batas keovalan 0,05 mm (0,0020 in)


CYLINDER DAN PISTON 5-25 b. Jika diluar spesifikasi, ganti cylinder, piston, dan ring piston satu set. c. Ukur diameter piston “D” “a” dengan micrometer. d. Jika diluar spesifikasi, ganti piston dan ring piston satu set. e. Perhitungan kelonggaran piston-ke-cylinder dengan rumus f. jika diluar spesifikasi ganti cylinder, piston, dan ring piston, satu set. ▲ ▲ ▲▲▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲▲▲ EAS24430 MEMERIKSA RING PISTON 1. Ukur: • celah alur ring dengan ring piston diluar spesifikasi → ganti piston dan ring piston satu set. CATATAN: Sebelum mengukur celah alur ring dan ring piston, bersihkan endapan carbon pada celah alur ring, dan ring piston. 2. Pasang: • Ring piston (pada cylinder) CATATAN: Ratakan posisi ring, di dalam cylinder, dengan kepala piston. “C” = diameter maksimum D1–D2 “T” = diameter max D1 atau D2 - diameter max D 5 atau D (ketirusan) 6 “R” = diameter max D1, D3 atau D5 - diameter max D2, D4 atau D6 (keovalan) b. 5.0 mm (0.20 in) adalah titik pengukuran, diukur dari bawah piston Piston Diameter D 56,965–56,990 mm (2,2427– 2,2437 in) • Kelonggaran piston-ke-cylinder = Diameter cylinder “C” - dikurangi Diameter piston “D” Kelonggaranm piston ke cylinder 0,020–0,045 mm (0,0008–0,0018 in) Limit 0,15 mm (0,0059 in) Ring piston Ring pertama/Top ring celah alur dan ring 0,030–0,065 mm (0,0012– 0,0026 in) Limit 0,100 mm (0,0039 in) Ring kedua/2nd ring celah alur ring 0,020–0,055 mm (0,0008– 0,0022 in) Limit 0,100 mm (0,0039 in) a. 40 mm (1,57 in)


CYLINDER DAN PISTON 5-26 3. Ukur: • celah sambungan ring piston diluar spesifikasi → ganti ring piston CATATAN: expander ring oli tidak dapat diukur. jika celah rail ring oli atas, dan bawah melebihi spesifikasi, ganti ring oli satu set EAS24440 MEMRIKSA PIN PISTON 1. Periksa: • Pin piston berwarna biru terbakar/ aus → Ganti pin piston dan periksa sistim pelumasan. 2. Ukur: • Diameter luar pin piston "a" diluar spesifikasi → Ganti pin piston 3. Ukur: • Diameter lubang pin piston “b” diluar spesifikasi → ganti piston. 4. Perhitungan: • Celah pin piston-ke-lubang pin piston diluar spesifikasi → Ganti pin piston, dan piston satu set EAS24450 MEMASANG PISTON DAN CYLINDER 1. Pasang: • Ring pertama/Top ring “1” • Ring kedua/2nd ring “2” • Expander ring oli “3” • Rail ring oli bawah “4” • Rail ring oli atas “5” CATATAN: Pastikan tulisan yang terdapat pada ring piston, berada pada posisi diatas. Ring piston Ring pertama/Top ring celah ring (terpasang) 0,10–0,25 mm (0,0039–0,0098 in) Limit 0,40 mm (0,0157 in) Ring kedua/2nd ring celah ring (terpasang) 0,10–0,25 mm (0,0039–0,0098 in) Limit 0,40 mm (0,0157 in) Ring oli (rail ring) celah ring (terpasang) 0,20–0,70 mm (0,0079–0,0276 in) Diameter luar pin piston 13,995–14,000 mm (0,5510– 0,5512 in) Limit 13,975 mm (0,5502 in) Diameter lubang pin piston 14,002–14,013 mm (0,5513– 0,5517 in) Limit 14,043 mm (0,5529 in) • kelonggaran pin piston-ke-lubang pin = diameter lubang pin piston “b” - diameter luar pin piston “a” Kelonggaran Pin piston dengan lubang pin piston pada piston 0,002–0,018 mm (0,0001–0,0007 in) Limit 0,068 mm (0,0027 in)


CYLINDER DAN PISTON 5-27 2. Pasang: • Piston “1” • Pin piston “2” • Clip pin piston CATATAN: • Lumasi oli pada apin piston • Pastikan tanda panah “a” pada kepala piston menghadap ke arah lubang pembuangan. • Sebelum memasang clip piston, tutup lubang crankcase dengan kain, untuk menghindari melejitnya clip piston ke dalam crankcase. 3. Lumasi: • Piston • Ring piston • Cylinder (dengan pelumas yang disarankan) 4. Posisikan sambungan ring: • Sambungan ring 5. Pasang: • Pin dowel • Gasket cylinder head • Cylinder “1” CATATAN: • Tekan ring piston dengan satu tangan, dan masukkan cylinder dengan tangan yang lain • Masukkan rantai timing dan guide rantai timing (sisi pemasukan) pada rongga rantai yang terPelumas yang disarankan Oli mesin Baru 3 2 1 a Baru a. Ring pertama/Top ring b. Expander ring oli c. Rail ring oli atas d. Rail ring oli bawah e. Ring kedua/2nd ring A. sisi lubang buang 120˚ 120˚ 90˚ 45˚ 45˚ 120˚ a d c e b A Baru 1 terdapat pada cylinder body.


GENERATOR DAN STARTER CLUTCH 5-28 EAS3C11010 GENERATOR DAN STARTER CLUTCH Melepas generator dan starter clutch Nomor Komponen yang dilepas Jumlah Keterangan Oli mesin Kuras oli mesin lihat bagian “MENGGANTI OLI MESIN” halaman 3-10. Panel sisi kiri lihat bagian “RANGKA UMUM" halaman 4-1 Penutup sprocket lihat bagian “RANTAI PENGGERAK” hal 4-55. 1 Coupler stator coil 1 Lepaskan 2 Coupler crankshaft position sensor 1 Lepaskan 3 Connector kabel switch netral 1 Lepaskan 4 Baut cap control timing pengapian 1 5 Baut cap lubang crankshaft 1 6 Penutup generator 1 7 Gasket penutup generator 1 8 Pin dowel 2 9 Crankshaft position sensor 1 10 Stator coil 1 11 Rotor generator 1 (3) LS LS E E T R. . 10 Nm (1,0 m • kg, 7.2 ft • Ib) T R. . 10 Nm (1,0 m • kg, 7,2 ft • Ib) T R. . 14 Nm (1,4 m • kg, 10 ft • Ib) T R. . 70 Nm (7,0 m • kg, 50 ft • lb) T R. . 10 Nm (1,0 m • kg, 7,2 ft • Ib) LTLT E E E 20 11 14 15 (3) Baru Baru Baru Baru Baru 17 13 19 18 16 12 3 1 2 9 10 7 4 5 8 8 6 (7)


GENERATOR DAN STARTER CLUTCH 5-29 12 Pin pasak 1 13 Gear starter clutch 1 14 Bearing 1 15 Washer 1 16 As gear starter clutch idle 1 17 Washer 1 18 Circlip 1 19 Gear idle starter clutch 1 20 Unit starter clutch 1 Untuk pemasangan, kebalikan dari prosedur melepas. Melepas generator dan starter clutch Nomor Komponen yang dilepas Jumlah Keterangan (3) LS LS E E T R. . 10 Nm (1,0 m • kg, 7,2 ft • Ib) T R. . 10 Nm (1,0 m • kg, 7.2 ft • Ib) T R. . 14 Nm (1,4 m • kg, 10 ft • Ib) T R. . 70 Nm (7,0 m • kg, 50 ft • lb) T R. . 10 Nm (1,0 m • kg, 7,2 ft • Ib) LTLT E E E 20 11 14 15 (3) Baru Baru Baru Baru Baru 17 13 19 18 16 12 3 1 2 9 10 7 4 5 8 8 6 (7)


GENERATOR DAN STARTER CLUTCH 5-30 EAS24490 MELEPAS GENERATOR 1. Lepas: • Mur rotor generator “1” • Washer CATATAN: • Tahan rotor generator “2” dengan peralatan sheave holder “3”, kendorkan mur rotor generator. • Jangan sampai sheave holder menyentuh nok yang ada pada rotor generator. 2. Lepas: • rotor generator “1” (dengan flywheel puller “2”) • Pin pasak PERHATIAN ECA13880 Untuk menghindari agar ujung crankshaft tidak rusak, pasang mur crankshaft diantara baut fly wheel puller dan senter as crankshaft. CATATAN: Pastikan posisi flywheel puller tepat berada di tengah rotor generator. EAS24560 MELEPAS STARTER CLUTCH 1. Buka: • Baut starter clutch “1” CATATAN: • Tahan generator rotor “2” dengan alat sheaveholder “3”, lepaskan baut starter clutch. • Jangan sampai sheave holder menyentuh nok pada rotor generator. EAS24570 MEMERIKSA STARTER CLUTCH 1. Periksa: • Roller starter clutch “1” • Cap per starter clutch “2” • Per starter clutch “3” rusak/aus → Ganti unit starter clutch. Sheave holder 90890-01701 Primary clutch holder YS-01880-A Flywheel puller 90890-01362 Heavy duty puller YU-33270-B 1 3 2 Sheave holder 90890-01701 Primary clutch holder YS-01880-A 1 2 2 1 3


GENERATOR DAN STARTER CLUTCH 5-31 2. Periksa: • Idle gear starter clutch • Gear starter clutch Cacat/mengecil/aus/tidak lancar → Ganti komponen yang rusak 3. Periksa: • Permukaan singgung starter clutch rusak/aus/tidak rata → Ganti starter clutch gear. 4. Periksa: • cara kerja starter clutch ▼ ▼ ▼▼▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼▼▼ a. Pasang gear starter clutch “1” pada starter clutch dan tahan rotor generator. b. Putar gear starter clutch ke arah kanan "A", starter clutch dan gear starter clutch harus mengopel, jika tidak terkoplel, starter clutch dalam kondisi rusak, dan harus diganti c. Jika gear starter clutch diputar ke arah "B", starter clutch harus dalam kondisi bebas berputar. jika tidak berputar starter clutch dalam kondisi rusak dan harus diganti. ▲ ▲ ▲▲▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲▲▲ EAS24600 MEMASANG STARTER CLUTCH 1. Pasang: • Unit starter clutch • Baut starter clutch CATATAN: • Tahan rotor generator “2” dengan alat sheave holder “3”, kencangkan baut starter clutch. • Jangan sampai sheave holder menyentuh nok yang terdapat pada rotor generator. • Kembangkan tiap ujung baut “a” starter clutch. EAS24500 MEMASANG GENERATOR 1. Pasang: • Pin pasak • Rotor generator • Washer • Mur rotor generator CATATAN: • Bersihkan sisi ketirusan crankshaft dan lubang hub rotor generator. • Pada saat memasang rotor generator, pastikan pin pasak terpasang dengan sempurna pada crankshaft. 2. Kencangkan: • Mur rotor generator “1” T R. . Baut starter clutch 14 Nm (1,4 m·kg, 10 ft·lb) 1 1 1 2 2 2 3 3 3 A 1 B Baru Sheave holder 90890-01701 Primary clutch holder YS-01880-A T R. . Mur rotor generator 70 Nm (7,0 m·kg, 50 ft·lb) 2 1 3 Baru a a a


GENERATOR DAN STARTER CLUTCH 5-32 CATATAN: • Tahan rotor generator “2” dengan alat sheave sheave holder “3”, kencangkan mur rotor generator. • Jangan sampai sheave holder menyentuh nok yang terdapat pada rotor generator. 3. Lumasi: • Lem/Sealant (pada gromet kabel unit crankshaft positionsensor/stator). 4. Pasang: • Penutup generator CATATAN: Kencangkan baut tutup generator dengan pola silang, dan berurutan seperti pada gambar. Sheave holder 90890-01701 Primary clutch holder YS-01880-A Yamaha bond No. 1215 90890-85505 (Three Bond No.1215®) T R. . Baut penutup generator 10 Nm (1,0 m·kg, 7,2 ft·lb) 1 3 2 3,11 2,10 4 5 1,6 7 8 9


STARTER LISTRIK 5-33 EAS24780 STARTER LISTRIK Melepas motor starter Nomor Komponen yang dilepas Jumlah Keterangan 1 Motor starter 1 2 Kabel motor starter 1 Lepaskan Untuk pemasangan, kebalikan dari prosedur melepas. 1 2 T R. . 10 Nm (1,0 m • kg, 7,2 ft • Ib)


STARTER LISTRIK 5-34 Membongkar motor starter Order Job/Parts to remove Q’ty Remarks 1 O-ring 1 2 Yoke motor starter 1 3 O-ring 1 4 Commutator 1 5 Penutup depan motor starter /holder brush 1 6 Sikat/Brush 2 7 Per sikat/Brush 2 Untuk pemasangan, kebalikan dari prosedur melepas. Baru Baru LS 4 2 5 1 6 7 7 6 3


STARTER LISTRIK 5-35 EAS3C11011 MEMBONGKAR MOTOR STARTER 1. Lepas: • Yoke motor starter “1” • Penutup depan motor starter/holder brush “2” CATATAN: Sebelum membongkar motor starter, perhatikan tanda penepatan “a” yang terdapat pada yoke motor starter dan penutup depan motor starter EAS24790 MEMERIKSA MOTOR STARTER 1. Periksa • Commutator Kotor→ bersihkan dengan amplas 2. Ukur: • Diameter commutator “a” diluar spesifikasi → Ganti motor starter 3. Ukur: • Kedalaman alur /Mica undercut “a” diluar spesifikasi → perdalam alur comutator, dengan patahan gergaji CATATAN: Kedalaman alur/mica undercut, harus dijaga untuk mejamin kerja commutator. 4. Ukur: • Tahanan unit Armature (commutator dan insulation) diluar spesifikasi → Ganti motor starter ▼ ▼ ▼▼▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼ ▼▼▼ ▼ ▼▼▼ a. Ukur tahanan unit armature dengan alat pocket tester. b. Jika diluar spesifikasi, ganti motor starter. ▲ ▲ ▲▲▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲ ▲▲▲ ▲ ▲▲▲ 5. Ukur: • Panjang sikat/brush “a” di luar spesifikasi → Ganti sikat/brush Limit 16,6 mm (0,65 in) Kedalaman alur/Mica undercut 1,35 mm (0,05 in) a 1 2 a Pocket tester 90890-03112 Analog pocket tester YU-03112-C Armature coil Tahanan commutator “1” 0,0315–0,0385 Ω pada 20 °C (68 °F) Tahanan Insulation “2” sekitar 1 MΩ pada 20 °C (68 °F) Limit 3,50 mm (0,14 in)


STARTER LISTRIK 5-36 6. Ukur: • Tekanan per brush/sikat diluar spesifikasi → Ganti per sikat/ brush satu set. 7. Periksa: • Gigi gear rusak/aus → Ganti gear. 8. Periksa: • Bearing • Seal oli Rusak/aus → Ganti penutup depan motor starter /holder brush satu set. EAS24800 MERAKIT MOTOR STARTER 1. Pasang: • Penutup depan motor starter /holder brush set“1” • Yoke motor starter “2” CATATAN: Tepatkan tanda garis “a” pada yoke motor starter dan penutup depan motor starter/ holder brush seperti sebelum dibongkar. Tekanan per/brush 3,92–5,88 N (14,11–21,17 oz) (400–600 gf) a 1 2


KOPLING 5-37 EAS25061 KOPLING Melepas penutup kopling Nomor Komponen yang dilepas Jumlah Keterangan Oli mesin Kuras oli mesin lihat bagian “MENGGANTI OLI MESIN” halaman 3-10. 2 Tuas starter 1 3 Penutup filter oli 1 4 Filter oli 1 5 Stopper tuas starter 1 6 Penutup kopling 1 7 Gasket penutup kopling 1 8 Pin dowel 2 9 Seal oli 2 Untuk pemasangan, kebalikan dari prosedur melepas. 1 T R. . 9 Nm (0,9 m • kg, 6,5 ft • Ib) 2 9 T R. . 50 Nm (5,0 m • kg, 36 ft • Ib) LS Baru Baru Baru 9 Baru LS T R. . 10 Nm (1,0 m • kg, 7,2 ft • Ib) T R. . 10 Nm (1,0 m • kg, 7,2 ft • Ib) T R. . 28 Nm (2,8 m • kg, 20 ft • Ib) 5 6 8 8 7 3 (6) (4) 4 E


KOPLING 5-38 Melepas kopling Nomor Komponen yang dilepas Jumlah keterangan 1 Mur pengunci 1 2 Per kopling 4 3 Plat tekan 1 4 Batang penekan pendek tuas kopling 1 5 Holder batang penekan kopling 1 6 Bola/ball 1 7 Kampas kopling 1 3 8 Plat kopling 4 9 Kampas kopling 2 1 10 Kampas kopling 3 (Hijau) 1 11 Per damper kopling 1 12 Dudukan per dumper kopling 1 13 Mur clutch boss 1 14 Washer pengunci 1 15 Clutch boss 1 16 Thrust washer 1 17 Rumah kopling 1 Baru T R. . 12 Nm (1,2 m • kg, 8,7 ft • Ib) T R. . 8 Nm (0,8 m • kg, 5,8 ft • Ib) T R. . 70 Nm (7,0 m • kg, 50 ft • lb) E E 9 (4) (4) 8 7 8 8 7 8 7 E 6 4 5 3 2 1 10 11 12 13 14 15 16 17 18


KOPLING 5-39 18 Conical spring washer 1 Untuk pemasangan, kebalikan dari prosedur melepas. Melepas kopling Nomor Komponen yang dilepas Jumlah keterangan Baru T R. . 12 Nm (1,2 m • kg, 8,7 ft • Ib) T R. . 8 Nm (0,8 m • kg, 5,8 ft • Ib) T R. . 70 Nm (7,0 m • kg, 50 ft • lb) E E 9 (4) (4) 8 7 8 8 7 8 7 E 6 4 5 3 2 1 10 11 12 13 14 15 16 17 18


Click to View FlipBook Version