The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

2020 Antologi VCT series 1 grup 3

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Aris Wisnu Wardana, 2023-06-26 07:26:56

Antologi VCT series 1 grup 3

2020 Antologi VCT series 1 grup 3

101 Bab 20 Membuat pudding panas Materi oleh Elly Murtiningsih, S.Pd Di Indonesia “Puding atau Podeng” yang kita kenal adalah hidangan yang rasanya manis dengan tekstur yang kenyal terbuat dari bahan utama agar-agar atau jelly dengan ditambahkan bahan lain seperti gula pasir, susu, telur, coklat dan buah-buahan yang dimasak dengan cara direbus hingga agar-agar matang kemudian dibekukan di dalam almari pendingin dan dihidangkan pada suhu yang dingin. Biasanya pada saat menyajikan ditambahkan dengan saus dari coklat dan susu atau dengan setup buah-buahan. Masih di Indonesia biasanya puding disajikan sebagai hidangan pencuci mulut sebagai ganti dari buah-buahan segar yang dipotong kecil-kecil. Di luar negeri atau di negara Eropa istilah puding atau Pudding merupakan hidangan penutup atau dessert yang rasanya manis dengan aneka saus sebagai penambah rasa yang disajikan setelah main course atau hidangan utama. Puding di negara eropa tidak hanya menggunakan agar-agar sebagai bahan pokoknya tetapi dapat menggunakan telur yang dicampur dengan susu atau cream lalu ditambahkan dengan potongan roti, buah-buahan segar atau kering yang diproses dengan cara dipanggang agar mendapatkan tekstur yang lembut dan padat. Puding ini disebut dengan puding panas (hot puding), jika puding dengan bahan utama agar-agar harus direbus kemudian dibekukan berbeda dengan puding panas yang semua bahannya di campur kemudian dicetak dimasukkan ke dalam oven yang diaubain marie (ditim) agar mendapat tekstur yang padat sehingga tidak perlu lagi dibekukan karena disajikan pada suhu yang hangat hingga panas. A. Fungsi dan macam-macam hidangan penutup Pada paragraf diatas telah dijelaskan bahwa puding merupakan salah satu jenis dessert yang rasanya manis, agar puding tersebut dapat menarik perhatian mata kita untuk mengkonsumsinya maka puding dapat dibuat dengan warna-warna yang menarik dengan menambahkan buah, coklat dan warna warna alami bahan makanan, dihias dengan hiasan yang dapat dimakan seperti ornamen coklat atau karamel (gula pasir yang dipanaskan dibentuk saat panas), buah-buahan seperti cherry, strawberry, kiwi, jeruk sunkist, whipped cream (krim kocok), aneka biskuit. Puding panas sebagai dessert dengan rasanya yang manis selain memberikan rasa yang kenyang juga dapat menambah nilai gizi jika dibuat dari bahan-bahan yang dipilih dengan baik, karena seperti yang kita tahu telur, susu, cream, coklat merupakan sumber protein yang baik untuk tubuh. Perlu kita ketahui biasanya bahan makanan yang tinggi protein juga tinggi kadar lemaknya, selain protein zat gizi lain yang terkandung dalam adalah vitamin dan mineral dari buah-buahan, karbohidrat dari tepung dan gula yang ditambahkan. Puding panas adalah salah satu jenis hidangan penutup panas (hot dessert). Hidangan penutup berdasarkan suhu penyajiannya ada dua yaitu hidangan penutup panas (hot dessert suhu 40 -50o C) dan hidangan penutup dingin (cold dessert suhu dingin atau suhu ruang) .


102 B. Cara membuat puding panas Jenis puding panas yang akan dibuat adalah Puding coklat dan Puding Kabinet, kedua jenis puding panas ini memiliki cita rasa yang berbeda karena bahan yang digunakan, tetapi teknik pengolahannya sama. Peralatan yang digunakan juga sederhana seperti timbangan (measuring), mangkuk (bowl), mixer, gelas ukur (measuring cup), cetakan puding atau cucing, oven, talenan (cutting board), kocokan telur (ballon wisk), sendok kayu (wooden spoon) ladle (sendok sayur) sendok makan (spoon). Teknik pengolahan dan bahan-bahan yang diperlukan dalat dilihat pada tabel di bawah ini : a. Resep Puding coklat Tanggal praktik : SMK NEGERI 3 MALANG KOMPETENSI KEAHLIAN TATA BOGA Hidangan : CHOCOLATE PUDDING Hasil jadi : 5 Portion Ukuran porsi : 80 gr Diskripsi : Puding coklat panas disajikan dengan coklat saus dan dihias dengan whipped cream 1. Mentega 100 gr Dark Cooking Chocolate 100 gr Masukkan didalam mangkok kecil yang diletakkan dalam panci bertangkai, aduk hingga coklat melelh dan lembu. Pindahkan dari atas api. 2. Kuning Telur 6 btr Gula halus 40 gr Kocok hingga kaku, Tuangkan ke dalam campuran coklat sedikit demi sedikit, aduk rata. 3. Putih telur 6 btr Gula Castor 40 gr Kocok putih telur hingga kaku tambahkan gula sedikit demi sedikit, kocok lagi hingga soft peaks. Tambahkan pada campuran kuning telur aduk hingga rata 4. Tepung roti 50 gr Almond (dihaluskan) 100 gr Campur, tambhakan pada campuran telur Tuangkan ke dalam cetakan yang sudah ditaburi gula dan butter sampai tiga perempat penuh Letakkan cetakan pada loyang yang sudah diberi air panas setengahnya Panggang selama 45 – 50 minute pada suhu 1700 c atau sampai matang


103 5. Chocolate sauce 300 gr Whipped Cream 50 gr Pindahkan Cetakan puding dari loyang biarka 2 – 3 menit sebelum dihidangkan pada plate yang hangat. Hidangkan puding coklat panas, sajikan dengan coklat sauce dan cream kocok. Kualitas standar : Tekstur lembut dan padat b. Resep Puding Kabinet Tanggal praktik : SMK NEGERI 3 MALANG KOMPETENSI KEAHLIAN TATA BOGA Hidangan : PUDDING CABINET Hasil jadi : 6 porsi Ukuran porsi : 70 gr Description : Hidangan penutup panas dengan basiv sponge cake yang diperkaya dengan Buah karing dan disajikan dengan sauce buah-buahan yang rasanya segar 1. Sponge cake 150 gr /Potong ukuran 5 mm Campuran buah kering Rum 100 gr 2 tbs /Rendam buah kering dengan rum selama 15-20 minute. Campur dengan sponge. Masukkan ke dalam loyang yang sudah ditaburi gula pasir Combine with sponge. 2. Telur 4 btr Gula pasir 40 gr Kocok telur dan gula pasir sampai tercampur rata. 3. Susu hangat 500 ml Vanilla essence 1 ts Kocok dalam susu hangat dan vanilla essence Tuangkan campuran adoanan telur ke dalam cetakan di atas campuran sponge Letakkan cetakan pada loyang yang sudah diberi air panas setengahnya Panggang pada selama 40 – 45 minutes, atau sampai custard beku/padat.Pindahkan cetakan dari loyang, biarakan selama 2 – 3 minutes sebelum di sajikan di atas desssert plate


104 4. Sauce buah 300 gr Strawberry/cerry few pcs Sajikan panas dengan sauce buah dan hias dengan bauh-buahan Kualitas standar : Teksture pudding tidak lembek dan keras c. Resep saus buah strawberry Tanggal praktik : SMK NEGERI 3 MALANG KOMPETENSI KEAHLIAN TATA BOGA Hidangan : Saus Strawberry Hasil jadi : 1 Portion Ukuran porsi : 80 gr Diskripsi : Saus buah yang rasanya segar, manis dan warna merah 1. Strawberries 500 gr Haluskan dalam blender dan saring Masak hingga kental siap disajikan 2. Gula halus 50-80 gr 3. Kulit lemon 1 buah 4. Air lemon 1 buah Resep-resep puding panas di atas adalah dua contoh dessert yang disajikan dalam keadaan hangat atau panas, jika di rumah tidak memiliki oven bisa dimasak dengan cara dikukus. Demikian paparan membuat puding panas rasanya yummi, semoga bermanfaat dan selamat mecoba. Elly Murtiningsih, S.Pd, Guru SMKN 3 Malang Nama : Elly Murtiningsih, S.Pd Tempat/Tgl lahir : Batu, Malang, 28 September 1972 Pendidikan Terakhir : S-1 Tata Boga Universitas Negeri Malang Profesi : Guru Tata Boga SMKN 3 Malang Riwayat pekerjaan : Guru Tata Boga SMKN 3 Malang mulai tahun 1995 – Sekarang No WA : 081357637975 Alamat email : [email protected]


105 Bab 21 Ajarkan anak mengelola emosi Materi oleh Endah Wahyuni,S.Pd SMK Negeri 1 Trenggalek Masa kanak-kanak merupakan masa yang paling penting dalam perjalanan kehidupannya sebagai mhkluk individu dan sosial. Perjalanan anak menuju tahapan kematangan sebagai individu bukanlah hal yang sangat mudah, walaupun sering kali kita melihat anak-anak adalah mahkluk yang ceria dan suka bermain-main, tetapi sebenarnya ada proses yang serius dalam perjalanan mereka. Anak-anak yang ceria dan suka bermain itu justru bukti kalau mereka adalah makhluk yang sangat serius. Serius disini berarti bahwa mereka begitu totalitas dalam menjalankan dan menghadapi kehidupannya. Mereka mengalami apa yang dialaminya dengan keseluruhan dirinya. Totalitas itulah yang memungkinkan mereka begitu ceria dan gembira, namun pada saat sebaliknya membuat mereka begitu marah, begitu sedih, begitu kecewa, atau begitu terpukul. Mereka mengalami dunianya dengan sepenuh hati, dengan sepenuh jiwannya. Ketika totalitas mereka dalam menjalankan dan menghadapi kehidupannya bertemu dengan rentetan pengalaman buruk demi pengalaman buruk, maka akan mengelapkan kepribadian anak. Jika mereka tidak segera menemukan cara yang terbaik untuk menghadapi dan mengalami pengalaman burukpengalaman buruk mereka, maka totalitas keceriaan dan kegembiraan akan sepenuhnya berganti dengan totalitas kepedihan dan kebingungan. Jiwa yang sebelumnya bercahaya oleh sinar kegembiraan berubah menjadi jiwa yang tertutup oleh mendung yang semakin tebal dan pekat sehigga melenyapkan sinar kegembiraan dan keceriaan. Totalitas cahaya berubah menjadi totalitas kegelapan. Karena adanya totalitas anak dalam menghadapi dunianya tersebut maka masa anak-anak adalah masa yang sangat kritis. Maka dari itu untuk menghadapi hal tersebut diperlukan kehadiran orang tua yang mana orang tua mempunyai peran yang sangat pentig. Orang tua yang bijaksana dan cerdas akan mampu mengimbangi keseriusan anak-anak dalam mengalami dunianya dengan memberikan arahan dan dukungan kepada anak-anaknya secara serus.Segala hal yang mengelapkan jiwa, pikiran dan perasaan anak- anaknya terlalu lama akan segera dicegah. Begitu sebalikya jika ada segala sesuatu yang mencerahkan jiwa, pikiran dan perasaan anak-anaknya akan dipertahankan dan diulang-ulang. Dilihat dari keseriusan perjalanan hidup anak-anak, dapat dipahami mengapa mendidik anak dengan baik dan benar merupakan amanah yang sangat besar dari Tuhan kepada semua orang tua. Kepada orang tualah, Tuhan menitipkan tumbuh kembang jiwa, pikiran dan perasaan anak. Salah satu hal yang harus kita perhatikan dalam perjalanan hidup anak adalah Emosi bahkan banyak para pakar berpendapat bahwa kesuksesan seseorang tidak hanya tergantung pada intelegensinya saja tetapi besar prosentasenya tergantung pada bagaimana seseorang bisa mengelola emosinya degan baik dan benar.


106 Dalam hal ini banyak orang tua yang kewalahan menghadapi ledakan emosi anak. Tak jarang kesabaran orang tua habis dan malah ikut terpancing emosi. Gawatnya, kekerasan fisik pun bisa terjadi. Menghindari kondisi ini, alangkah baikya kalau orang tua belajar terlebih dahulu apa itu emosi pada anak dan mengetahui cara yang tepat mengajarkan anak untuk menyalurkan emosinya dengan baik dan benar. Apa sih emosi itu? Emosi adalah dorongan untuk bertindak. Lebih jelasnya emosi, sesungguhnya adalah pembahasan mengenai kerja otak, yang menjadi mesin penggerak tingkah laku individu. Dan karena letaknya di otak itulah, maka emosi sebagai sebuah sistem penggerak hidup kita, cara kerjanya sangat berkaitan erat dengan seluruh sistem yang lain, yang juga mendorong munculnya tingkah laku individu, terutama yang berkaitan dengan kemampuan kognitif, atau kecerdasan, termasuk kecerdasan akademik. Adapun bentuk-bentuk ekspresi emosi anak adalah • Amarah, pertengkaran saat main, tidak terpenuhi keinginan, ekspresi emosi yang tampil biasanya adalah: menangis, berteriak, menendang, melompat-lompat, memukul, berguling • Takut, ingatan tentang pengalaman yang tidak menyenangkan, cerita/gambar seram, film/TV, ekspresi emosinya biasanya adalah: panik, lari, menghindar, bersembunyi, menangis • Cemburu, minat dan perhatian orang tua beralih, bentuk ekspresi yang mungkin muncul: mengompol, pura-pura sakit, menjadi nakal, dengan tujuan untuk menarik perhatian • Iri hati, mengenai kemampuan/barang yang dimiliki anak lain, bentuk ekspresi emosinya adalah: mengeluh tentang barang yang dimiliki, mengambil barang yang diinginkan • Gembira, karena sehat, situasi yang lucu, bunyi yang tiba-tiba/diharapkan, bencana yang ringan, membohongi orang lain, bisa melakukan sesuatu yang sulit, bentuk ekspresi: tersenyum, tertawa, tepuk tangan, melompat, memeluk benda/orang • Sedih, kehilangan segala sesuatu yang dicintai atau yang dianggap penting, bentuk ekspresi: menangis, kehilangan minat terhadap kegiatan normal, tidak mau makan • Kasih sayang, belajar mencintai org lain, binatang atau benda yang menyenangkan, bentuk ekspresi: dengan mengatakan secara lisan, memeluk, mencium Pada usia anak masalah-masalah emosi yang sering muncul meliputi Pengendalian marah, Kurang kasih sayang, bergantung dengan satu figur, dan bergantung secara emosi dengan benda-benda kesayangan.


107 Dengan uraian pemahaman mengenai isi emosi anak ini, akan membantu orang tua untuk bereaksi dan memberi respon yang tepat terhadap ekspresi emosi yang ingin disampaikan anak. Sebagai orang tua yang bisa dilakukan adalah: 1. Ajarkan Cara Menenangkan Diri Setiap anak mempunyai kecenderungan dalam menyalurkan emosi sesuai tempramennya. Ada anak yang sulit mengungkapkan emosinya dengan tepat, bila ada sesuatu yang tidak sesuai dengan keinginanya bisanya mudah melakukan tindakan yang agresif dan kasar, ada anak yang mudah beradaptasi dan ada anak yang butuh waktu untuk mengungkapakan dan mengekspresikan emosinya. Jika anak yang menunjukkan ekspresi agresif dan kasar perlu ada trik khusus yaitu pertama tama ajarkan anak untuk menenangkan diri, ajaklah anak untuk beristirahat, jagan terburu-buru menegurnya karena itu memicu emosinya semakin tinggi, beri waktu untuk anak tenang dulu, ajak anak mencari tempat yang tenang dan sejuk, jauhkan dari penyebab munculnya emosi terus ajak duduk diam, kemudian ajarkan pengaturan pernapasan dan apabila masih tampak emosinya maka ajaklah tidur karena dengan tidur anak akan melupakan dan setelah bangun anak akan kembali segar. 2. Ajarkan Cara Mengungkapkan Perasaan Ketika anak marah Jangan dibiasakan tanpa alasan. Anak-anak biasanya cenderung berteriak, menjerit, memukul, menendang, dan melempar benda saat mereka marah karena mereka tidak tahu bagaimana mengekspresikan kemarahannya secara verbal. Seabagai orang tua ajari mereka kata-kata emosi yang berbeda dan cukup baik untuk memberi tahu Anda bagaimana perasaan mereka yang sebenarnya. Beberapa kata yang bisa digunakan untuk mengungkapkan perasaan adalah 'marah', 'bahagia', 'takut', 'geram', 'gugup', 'cemas', 'jengkel', dan 'kesal'. Ayo ajari anak, dorong anak untuk menggunakan kata-kata tersebut ke dalam sebuah kalimat, seperti "Saya sangat marah sekarang!" Atau "Saya marah padamu" atau "Dia mengganggu saya." Tak perlu khawatir, karena berbicara selalu merupakan cara yang lebih baik untuk mengekspresikan amarah dari pada menendang, meninju, menggigit, melempar, dan menghancurkan barang. 3. Ajarkan Untuk Tidak Memendam Marah Ketika anak marah, maka adrenalin akan terpompa dan detak jantung akan meningkat. Saat tingkat adrenalin meningkat, kita merasa lebih energik dan kuat serta cenderung berbicara lebih keras. Perubahan dalam tubuh ini meningkatkan risiko agresi dan kekerasan. Untuk mencegahnya, penting untuk mengalihkan semua adrenalin tersebut kepada sesuatu yang lebih produktif dan tidak terlalu berbahaya. Hal yang bisa kita ajarkan ke anak yaitu menyalurkan amarah tersebut dalam aktivitas fisik seperti berlari, berenang, atau bermain olahraga.


108 4. Empati Pada Anak Berikan rasa empati yaitu perhatian khusus dan sentuhan atau belaian kepada anak anda untuk mencari cara untuk mengelola amarah seorang anak. Bujuk anak Anda untuk membicarakan sesuatu yang memancing kemarahannya. Bantu mereka mengenali perasaannya apakah mereka marah, frustrasi, atau hanya kesal pada sesuatu saja. Ketika orang tua 'berempati', orang tua bisa memahami perasaan tanpa menghakimi mereka. Dan ketika orang tua terbuka untuk mendengarkan anak, anak akan merasa lebih tenang dan merasa diperhatikan. 5. Berikan Contoh Yang Baik Buah jatuh tak jauh dari pohonnya, demikian kata pepatah. Jadi sebagai orang tua harus bisa memberikan contoh yang baik pada anaknya, karena anak itu masih senang mencontoh maka orang tua harus bisa memberi contoh ketika dia marah atau kecewa sehingga anak juga akan mengikutinya, misal ketika orang tua marah melampiaskanya dengan teriak-teriak atau berlaku kasar dengan orang lain maka anak akan melakukan hal yang sama dengan orang tuanya ketika dia marah 6. Berikan Batasan Anak marah boleh saja, selama tidak sampai melampaui batas. Batasan yang tidak boleh dilampaui ketika kemarahan anak sudah sampai merusak fisik dan mengumpat. Beberapa di antaranya adalah memukul, menendang, menggigit, mencubit, atau menggunakan kekerasan fisik. Pastikan batasan-batasan tersebut menjadi aturan yang tidak tertulis. Pastikan orang tua dan anak-anak memahami peraturan ini dan menjalankan konsekuensinya saat salah satunya ada yang melanggar. 7. Ajarkan Untuk Menjauhi Penyebab Emosi Ketika anak menunjukkan ekspresi emosi maka sebagai orang tua kita harus mencari apa penyebab anak kita menunjukkan emosi tersebut, setelah tahu pisahkan anak kita dengan seseorang atau apapun yang ia anggap sebagai penyebab emosi, ajaklah menjauh dan selanjutnya ajarkan anak beberapa setrategi untuk menenangkan diri contoh: mengambil nafas, duduk, minum, mendengarkan lagu dll 8. Hindari Menghukum Anak Sebagai orang tua memberikan konsekuensi atau hukuman dengan memukul dan mempermalukan anak ketika emosi (marah atau agresif) bukan menjadi cara terbaik untuk mengajarkan anak yang awalnya tujuannya anak untuk tidak emosi malah anak akan semakin emosi dan secara langsung menanamkan bibit dendam pada anak serta contoh yang kurang baik pada anak.


109 9. Bicarakan Tentang Emosi dan Perasaan Pastikan anak anak anda bisa memahami segala jenis emosi yang ia rasakan. Ajari mengenai jenis perilaku dan juga ekspresi wajah yang mungkin bersumber dari emosi berbeda. Selain itu, pada saat anak sedang mengekspresikan emosi yang berbeda, maka beri anak pengertian dan alasan tentang kenapa ia bisa merasakan hal seperti itu dan juga menunjukkan perilaku tertentu. Contoh : Saat anak menangis, tanyakan penyebabnya dia menangis “Adik lagi kesal, ya? Adik marah? Maka dengan pertanyaan tersebut anak bisa mengidentifikasi emosinya: marah, sedih bahkan senang setelah itu berikan alasan dan pengertian. 10. Ajari Cara Mengenali Perasaan orang Lain Mengenali perasaan orang lain itu penting karena ini erat kaitannya dengan anak bersosialisasi. Tujuannya nantinya anak juga bisa memahami lebih baik tentang bagaimana seharusnya cara berinteraksi dengan baik pada orang lain dan pada akhirnya juga akan membantu mereka untuk membangun hubungan yang lebih baik, positif dan menguntungkan Misalnya ketika anak kita berebut mainan dengan temannya dan temannya tersebut menangis maka kita sebagai orang tua kita beri tahu anak kita kalau temannya tersebut marah dan menangis den berikan penjelasan penyebab dan akibatnya mengapa dia menangis. 11. Ajarkan Cara Menyelesaikan Masalah Sebagai orang tua yang baik seharusnya mendorong anak agar bisa menyelesaikan masalah mereka sendiri. Maka membuat mereka jadi mandiri dan tidak selalu bergantung dengan orang tua saat sedang menghadapi masalah dan anak akan merasa nyaman dimanapun dia berada. 12. Belajar Mendengarkan Sebagai orang tua cobalah untuk selalu bisa mendengarkan anak anda agar ia nantinya bisa melatih emosi dengan baik. Tunjukkan jika anda sebagai orang tua peduli dan memahaminya. dan pada akhirnya anda akan melihat perubahan besar pada diri anak ketika ia diperhatikan. Jadi setelah membaca paparan mengenai emosi pada anak dan cara mengelolanya maka kita sebagai orang tua tahu kan betapa pentingnya mengelola emosi anak, setelah tahu marilah kita terapkan pada anak kita sehingga nantinya anak kita menjadi pribadi yang mandiri, tangguh, menyenangkan dan diberikan kesuksesan dalam perjalanan hidupnya kelak.


110 Endah Wahyuni, Namanya Endah Wahyuni biasa dipanggil Endah. Lahir di Trenggalek, pada tanggal 22 Februari 1982. Terlahir nomor 1 dari 2 bersaudara dari seorang bapak yang pekerja keras dan disiplin tinggi serta seorang ibu rumah tangga yang mempunyai keinginan untuk menyekolahkan anaknya setinggi-tingginya walaupun dia hanya sekolah sampai kelas 5 SD. Endah sangat beruntung karena pada saat kecil sampai sekarang endah dididik dengan baik dan diberi agama yang baik dan diberi kesempatan untuk sekolah setinggitingginya oleh orang tua. Walaupun sering kali cibiran diberikan pada orang tua saya, kata mereka “punya anak wanita kok gaya mau disekolahkan lebih baik lulus Aliyah dimantu aja”. Maklum hal itu sering diucapkan orang Karena saya tinggal di desa yang banyak anak wanitanya dinikahkan setelah lulus SMA. Tapi dengan pendirian yang kukuh orang tua saya tetap menyekolahkan saya sampai perguruan tinggi walaupun dengan ekonomi pas-pasan. Endah sekolah dimulai dari TK Dharma Wanita 1 Karangan, lanjut ke SD Negeri Karangan III, lanjut ke MTsN 1 Trenggalek, lanjut ke MAN 1 Trenggalek lanjut ke UM jurusan Bimbingan Konseling dan lulus S1 tahun 2015. Perjalanan karir saya dimulai setelah Lulus kuliah, setelah lulus saya mengajar di SDIT Permata Ummat sebagai guru kelas di kelas 2, setahun disana saya pindah mengajar di sebuah sekolah milik yayasan yang ada di pingir kota disana saya mengajar di SMP dan SMA sebagai guru bimbingan dan konseling ini berlangsung sampai tahun 2019. Alhamdulillah pada tahun 2019 saya diterima menjadi CPNSD di Trenggalek selanjutnya ditempatkan di SMK Negeri 1 Trenggalek sebagai guru bimbingan dan konseling sampai sekarang. Tentunya 14 tahun menjadi guru banyak sekali pengalaman yang saya peroleh baik yang menyenangkan dan kurang menyenangkan yang mana itu pengalaman yang sangat berharga bagi saya untuk mengembangkan diri saya lebih baik lagi. Emai: [email protected] FB : Endah Wahyuni


111 Bab 22 Rambu-Rambu Penyusunan RPP Materi oleh Erfina Dewita SMK Kartika 1-2 Padang RPP sudah tidak asing lagi bagi guru. RPP adalah acuan bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran. RPP dibuat untuk tiap Kompetensi Dasar sehingga guru punya pedoman dalam mengajar. Menurut KBBI, rambu artinya tanda atau petunjuk. Dalam penyusunan RPP juga ada petunjuk atau hal-hal yang diperhatikan dalam penulisan RPP. Menurut Permendikbud nomor 65 tahun 2013 tentang Standar Proses, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah rencana kegiatan pembelajaran tatap muka untuk satu pertemuan atau lebih. RPP dikembangkan dari silabus untuk mengarahkan kegiatan pembelajaran peserta didik dalam upaya mencapai Kompetensi Dasar. RPP mencakup : • Data sekolah, matapelajaran, dan kelas/semester; • Materi pokok; • Alokasi waktu; • Tujuan pembelajaran, • KD dan indikator pencapaian kompetensi; • Materi pembelajaran; metode pembelajaran; • Media, alat dan sumber belajar; • Langkah-langkah kegiatan pembelajaran; • Penilaian RPP dijabarkan dari silabus untuk mengarahkan kegiatan belajar peserta didik dalam upaya mencapai KD. Setiap guru pada satuan pendidikan berkewajiban menyusun RPP secara lengkap dan sistematis. RPP disusun untuk setiap KD yang dapat dilaksanakan dalam satu kali pertemuan atau lebih.Guru merancang RPP untuk setiap pertemuan yang disesuaikan dengan penjadwalan di satuan pendidikan. Prinsip penyusunan RPP adalah sebagai berikut : • Memperhatikan perbedaan individu peserta didik. • Mendorong partisipasi aktif peserta didik. • Mengembangkan budaya membaca dan menulis. • Memberikan umpan balik dan tindak lanjut. • Mengakomodasi pada keterkaitan dan keterpaduan KD, Keterkaitan dan keterpaduan materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator pencapaian kompetensi, penilaian, dan sumber belajar dalam satu keutuhan pengalaman belajar. • Mengakomodasi pembelajaran tematik-terpadu, keterpaduan lintas mata pelajaran, lintas aspek belajar, dan keragaman budaya. • Menerapkan teknologi informasi dan komunikasi.


112 Dalam kegiatan pembelajaran harus dijelaskan tahap-tahap yang meliputi hal mengamati, menanya, mengumpulkan dan mengasosiasikan, mengomunikasikan hasil, serta kegiatan penutup. Aplikasi kegiatan pembelajaran terdiri atas: 1. Mengamati Kegiatan dalam tahap mengamati adalah : Dalam kegiatan mengamati, guru membuka secara luas dan bervariasi dalam hal kesempatan peserta didik untuk melakukan pengamatan melalui kegiatan: melihat, menyimak, mendengar, dan membaca. Guru memfasilitasi peserta didik untuk melakukan pengamatan, melatih mereka untuk memperhatikan (melihat, membaca, mendengar) hal yang penting dari suatu benda atau objek. 2. Menanya Kegiatan dalam tahap menanya adalah : Dalam kegiatan mengamati, guru membuka kesempatan secara luas kepada peserta didik untuk bertanya mengenai apa yang sudah dilihat, disimak, dibaca atau dilihat. Guru perlu membimbing peserta didik untuk dapat mengajukan pertanyaan: pertanyaan tentang yang hasil pengamatan objek yang konkret sampai kepada yang abstrak berkenaan dengan fakta, konsep, prosedur, atau pun hal lain yang lebih abstrak. Pertanyaan yang bersifat faktual sampai kepada pertanyaan yang bersifat hipotetik. Dari situasi di mana peserta didik dilatih menggunakan pertanyaan dari guru, masih memerlukan bantuan guru untuk mengajukan pertanyaan sampai ke tingkat di mana peserta didik mampu mengajukan pertanyaan secara mandiri. Dari kegiatan kedua dihasilkan sejumlah pertanyaan. Melalui kegiatan bertanya dikembangkan rasa ingin tahu peserta didik. Semakin terlatih dalam bertanya maka rasa ingin tahu semakin dapat dikembangkan. Pertanyaan terebut menjadi dasar untuk mencari informasi yang lebih lanjut dan beragam dari sumber yang ditentukan guru sampai yang ditentukan peserta didik, dari sumber yang tunggal sampai sumber yang beragam.


113 3. Mengumpulkan dan mengasosiasikan Kegiatan dalam tahap ini adalah : Tindak lanjut dari bertanya adalah menggali dan mengumpulkan informasi dari berbagai sumber melalui berbagai cara. Peserta didik dapat membaca buku yang lebih banyak, memperhatikan fenomena atau objek yang lebih teliti, atau bahkan melakukan eksperimen. Dari kegiatan tersebut terkumpul sejumlah informasi. Informasi tersebut menjadi dasar bagi kegiatan berikutnya yaitu memproses informasi untuk menemukan keterkaitan satu informasi dengan informasi lainnya, menemukan pola dari keterkaitan informasi dan bahkan mengambil berbagai kesimpulan dari pola yang ditemukan. 4. Mengomunikasikan hasil Kegiatan dalam tahap ini adalah : Menuliskan atau menceritakan apa yang ditemukan dalam kegiatan mencari informasi, mengasosiasikan dan menemukan pola. Hasil tersebut disampikan di kelas dan dinilai oleh guru sebagai hasil belajar peserta didik atau kelompok peserta didik tersebut Kegiatan Penutup Dalam kegiatan penutup, guru bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran, melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram, memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran, merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik, dan menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya. Demikianlah rambu atau aturan, petunjuk penulisan RPP yang baik dan benar sesuai Permendikbud nomor 65 tahun 2013. Penulisan RPP yang baik dan benar menentukan kesuksesan kegiatan pembelajaran yang akan menghasilkan generasi emas bangsa.


114 Efrina Dewita, Guru SMK Kartika 1-2 Padang Erfina Dewita yang sering dipanggil Fina lahir di Kota Padang tanggal 15 Desember 1984, anak pertama dari lima bersaudara,buah hati dari pasangan alm.Akhirman dan Ermidawati. Pendidikan terakhir Fina adalah S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Padang. Fina telah menikah dan dikaruniai dua orang anak yang cantik-cantik. Pengalaman yang paling menarik adalah mengikuti dua kali pembekalan Instruktur Nasional Guru Pembelajar tahun 2016 dan 2017 di Inna Muara hotel Padang dan LPMP Sumatera Utara. Selain diservis dengan penginapan dan konsumsi yang lumayan memuaskan, juga harus menyelesaikan sejumlah tugas tepat waktu. Hal tersebut sempat membuat stress sehingga tidak berselera lagi dengan hidangan enak yang disuguhkan. Pengalaman menarik tersebut yang memotivasi Penulis agar tetap belajar dan belajar untuk kemajuan dunia pendidikan. Pengalaman lainnya adalah dua kali ikut seleksi Olimpiade Guru Nasional tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2018 dan 2019. Pernah menjadi Instruktur Nasional Diklat Guru Pembelajar bidang studi Bahasa Indonesia di MGMP Kota Padang dengan moda kelas Tatap Muka (TM) tanggal 9 September 2017. Saat ini aktif mengajar Bahasa Indonesia di SMK Kartika 1-2 Padang sejak tahun 2012.


115 Bab 23 Peranan keluarga dalam penerapan nilai-nilai moral terhadap anak Materi oleh Dra.ESTHER,MH SMK NEGERI3 PEKANBARU Nilai Moral dalam kehidupan manusia memiliki kedudukan yang amat penting, dan nilai moral sangat diperlukan bagi manusia ,baik kapasitasnya sebagai indvidu maupun sebagai anggota suatu kelompok ( masyarakat dan bangsa),serta per- adaban suatu bangsa dapat dinilai melalui karakter moral masyarakatnya. Berkaitan dengan norma,aturan-aturan,adat istiadat,Undang-undang,hukum yang kehidupan manusia, maka fungsi dari ni-lai dan moral adalah agar manusia dapat hidup sesuai dengan norma yang telah disepakati dalam komunitas kehidupan manusia maupun hukum dari Tuhan. Adapun salah satu faedah dari mempelajari moral ( etika) bisa kita simak dari pendapat Ahmad Amin(1975:6) sebagai berikut : bahwa moral berfungsi agar manusia dapat mengetahui tentang mana yang baik dan mana yang tidak baik, sehingga nilai-nilai moral tersebut dapat dapat mendorong manusia untuk membentuk hidup suci dan menghasilkan kebaikan , kesempurnaan, dan mem-beri faedah kepada sesama manusia. Pendidikan moral sangat penting diberikan kepada anak sejak usia dini, karena pendidikan moral bertujuan pada pemben-tukan sikap dan prilaku seseorang agar dapat bertindak se-suai dengan kaidah –kaidah moral yang berlaku di lingkungan sosialnya.Agar peranan keluarga berjalan dengan mudah, ma-ka perlu diketahui beberapa hal di bawah ini : PENGERTIAN NILAI MORAL Moral = Etika ( K. Bertens): Mos“ “mores” (bhs Latin)à Kebiasaan Adat “ethos”, ta etha (bhs Yunani kuno): adat kebiasaan SISTEM NILAI Merupakan tingkatan paling abstrak dari adat, terdiri dari konsepsi/gagasan yang hidup dalam alam pikiran sebagian besar warga masyarakat, mengenai hal-hal yang dianggap bermakna dalam hidup (Koentjaraningrat); diwariskan secara turun temurun. NILAI MORAL Merupakan nilai dalam pikiran sebagian besar masyarakat yang menjadi pedoman tertinggi bagi kelakuan manusia ke arah kebaikan, bersifat universal dan melekat pada diri seseorang PERANAN KELUARGA DALAM MENERAPKAN NILAI MORAL Keluarga mempunyai peranan dalam menerapkan dan menyemaikan nilai moral kepada anak, agar anak mempunyai karakter yang diinginkan. Adapun peranan dari keluarga untuk menanamkan nilai moral kepada anak antara lain meliputi :


116 1. Keluarga Berperan Sebagai Penyaluran Agama Keluarga dikembangkan untuk mampu menjadi wahana yang pertama dan utama membawa seluruh anggota keluarga melaksanakan ibadah dengan penuh keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. 2. Keluarga berperan Untuk Mengenalkan Sosial Budaya Keluarga diharapkan dapat mengenalkan budaya Indonesia sebagai dasar-dasar nilai kehidupan sehingga anak mempunyai wawasan terhadap berbagai budaya,baik daerah maupun nasional. 3. Keluarga Berperan Untuk Membina Cinta Kasih Keluarga diharapkan dapat membina cinta kasih yang ditandai dengan rasa dekat dan akrab antara seluruh anggota keluarga sehingga timbul suasana aman, damai, dan tentram . 4. Keluarga menjadi tempat perlindungan 4.Keluarga Keluarga menjadi pelindung yang pertama dan utama dalam memberikan kebenar-an dan keteladanan kepada anak dan keturunannya . 5. Keluarga mempunyai peran sebagai sos[alisasi dan pendidikan Orang tua berkewajiban mengasuh dan mendidik anaknya dengan cara memberikan bimbingan dalam pembentukan karakter sehingga menjadi Sumber Daya Manusia yang ulet, kreatif, bertanggungjawab dan berbudi luhur .


117 Bab 24 Membudayakan sapta pesona Materi oleh: Ferdhy Dwi Putut Prabowo SMK Negeri 3 Malang Makna logo Sapta Pesona dilambangkan dengan Matahari yang bersinar sebanyak 7 buah yang terdiri atas unsur Kemanan, Ketertiban, Kebersihan, Kesejukan, Keindahan, Keramahan, dan Kenangan. Tujuan diselenggarakan program Sapta Pesona adalah untuk meningkatkan kesadaran, rasa tanggung jawab segenap lapisan masyarakat, baik pemerintah, swasta maupun masyarakat luas untuk mampu bertindak dan mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari. Sapta Pesona merupakan kondisi yang harus diwujudkan dalam rangka menarik minat wisatawan berkunjung ke suatu daerah atau wilayah di Negara kita. Sapta Pesona terdiri dari tujuh unsur yaitu aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah tamah dan kenangan. Kita harus menciptakan suasana indah dan mempesona, dimana saja dan kapan saja. Khususnya ditempat-tempat yang banyak dikunjungi wisatawan dan pada waktu melayani wisatawan. Dengan kondisi dan suasana yang menarik dan nyaman, wisatawan akan betah tinggal lebih lama, merasa puas atas kunjungannya dan memberikan kenangan indah dalam hidupnya. 1. AMAN Wisatawan akan senang berkunjung ke suatu tempat apabila merasa aman, tenteram, tidak takut, terlindungi dan bebas dari : Tindak kejahatan, kekerasan, ancaman, seperti kecopetan, pemerasan, penodongan, penipuan dan lain sebagainya. Terserang penyakit menular dan penyakit berbahaya lainnya Kecelakaan yang disebabkan oleh alat perlengkapan dan fasilitas yang kurang baik, seperti kendaraan, peralatan, untuk makan dan minum, lift, alat perlengkapan rekreasi atau olah raga. Gangguan oleh masyarakat, antara lain berupa pemaksaan oleh pedagang asongan tangan jail, ucapan dan tindakan serta perilaku yang tidak bersahabat dan lain sebagainya. Seperti halnya di suatu bandara yang merupakan pintu utama keluar masuknya wisatawan baik dari mancanegara maupun wisatawan dari nusantara harus mendapatkan perhatian khusus dalam segi keamanan. Terlihat dalam gambar dibawah ini merupakan sebuah suasana bandara yang terlihat sangat bagus dan aman. Namun dalam hal ini terdapat permasalahan yang terjadi dari sejumlah penerbangan di Bandara Internasional Soekarno Hatta yang terpaksa harus ditunda lantaran adanya erupsi yang ditimbulkan oleh Gunung Agung Bali. Jadi, aman berarti tejamin keselamatan jiwa dan fisik, termasuk milik (barang) wisatawan


118 2. TERTIB Kondisi yang tertib merupakan sesuatu yang sangat didambakan oleh setiap orang termasuk wisatawan. Kondisi tersebut tercermin dari suasana yang teratur, rapi dan lancar serta menunjukkan disiplin yang tinggi dalam semua segi kehidupan masyarakat, misalnya : Lalu lintas tertib, teratur dan lancar, alat angkutan datang dan berangkat tepat pada waktunya. Tidak nampak orang yang berdesakan atau berebutan untuk mendapatkan atau membeli sesuatu yang diperlukan bangunan dan lingkungan ditata teratur dan rapi Pelayanan dilakukan secara baik dan tepat Informasi yang benar dan tidak membingungkan 3. BERSIH Bersih merupakan suatu keadaan/kondisi lingkungan yang menampilkan suasana bebas dari kotoran, sampah, limbah, penyakit dan pencemaran. Wisatawan akan merasa betah dan nyaman bila berada di tempat-tempat yang bersih dan sehat. Lingkungan yang bersih baik di rumah sendiri maupun di tempat-tempat umum, seperti di hotel, restoran, angkutan umum, tempat rekreasi, tempat buangair kecil/besar dan lain sebagainya. Bersih dari sampah, kotoran, corat-coret dan lain sebagainya. Sajian makanan dan minuman bersih dan sehat Penggunaan dan penyajian alat perlengkapan yang bersih seperti sendok, piring, tempat tidur, alat olah raga dan lain sebagainya Pakaian dan penampilan petugas bersih, rapi dan tidak mengeluarkan bau tidak sedap dan lain sebagainya 4. SEJUK Lingkungan yang serba hijau, segar, rapi memberi suasana atau keadaan sejuk, nyaman dan tenteram. Kesejukan yang dikehendaki tidak saja harus berada di luar ruangan atau bangunan, akan tetapi juga di dalam ruangan, misalnya ruangan kerja/belajar, ruangan makan, ruangan tidur dan lain sebagainya. Untuk itu hendaklah kita semua : Turut serta aktif memelihara kelestarian lingkungan dan hasil penghijaun yang telah dilakukan masyarakat maupun pemerintah Berperan secara aktif untuk menganjurkan dan memelopori agar masyarakat setempat melaksanakan kegiatan penghijauan dan memelihara kebersihan, menanam berbagai tanaman di halaman rumah masing-masing baik untuk hiasan maupun tanaman yang bermanfaat bagi rumah tangga, melakukan penanaman poho/tanaman rindang di sepanjang jalan di lingkungan masing-masing di halaman sekolah dan lain sebagainya


119 Membentuk perkumpulan yang tujuannya memelihara kelestarian lingkungan. Menghiasi ruang belajar/kerja, ruang tamu, ruang tidur dan tempat lainnya dengan aneka tanaman penghias atau penyejuk. Memprakarsai berbagai kegiatna dan upaya lain yang dapat membuat lingkungan hidup kita menjadi sejuk, bersih, segar dan nyaman. 5. INDAH Keadaan atau suasana yang menampilkan lingkungan yang menarik dan sedap dipandang disebut indah. Indah dapat dilihat dari berbagai segi, seperti dari segi tata warna, tata letak, tata ruang bentuk ataupun gaya dan gerak yang serasi dan selaras, sehingga memberi kesan yang enak dan cantik untuk dilihat. Sebagai contohnya terlihat pada gambar diatas yang merupakan sebuah pemukiman penduduk yang berada di bantaran sungai Brantas yang disulap menjadi tempat wisata kampung kelir yang dihasilkan oleh sentuhan tangan-tangan kreatif anak-anak muda UMM dengan menggandeng pemerintah kota Malang, warga daerah tersebut beserta anggota TNI area sekitar. Sehingga menjadikan kawasan tersebut menjadi indah dipandang mata dan dapat menarik wisatawan. Indah yang selalu sejalan dengan bersih dan tertib serta tidak terpisahkan dari lingkungan hidup baik berupa ciptaan Tuhan Yang Maha Esa maupun hasil karya manusia. Karena itu kita wajib memelihara lingkungan hidup agar lestari dan dapat dinikmati oleh umat manusia. 6. RAMAH TAMAH Ramah tamah merupakan suatu sikap dan perilaku seseorang yang menunjukkan keakraban, sopan, suka membantu, suka tersenyum dan menarik hati. Ramah tamah tidaklah berarti bahwa kita harus kehilangan kepribadian kita ataupun tidak tegas dalam menentukan sesuatu keputusan atau sikat. Ramah, merupakan watak dan budaya bangsa Indonesia pada umumnya, yang selalu menghormati tamunya dan dapat menjadi tuan rumah yang baik. Sikap ramah tamah ini merupakan satu daya tarik bagi wisatawan, oleh karena itu harus kita pelihara terus. 7. KENANGAN Kenangan adalah kesan yang melekat dengan kuat pada ingatan dan perasaan seseorang yang disebabkan oleh pengalaman yang diperolehnya. Kenangan dapat berupa yang indah dan menyenangkan, akan tetapi dapat pula yang tidak menyenangkan. Kenangan yang ingin diwujudkan dalam ingatan dan perasaan wisatawan dari pengalaman berpariwisata di Indonesia, dengan sendirinya adalah yang indah dan menyenangkan. Kenangan yang indah ini dapat pula diciptakan dengan antara lain : Akomodasi yang nyaman, bersih dan sehat, pelayanan yang cepat, tepat dan ramah, suasana yang mencerminkan ciri khas daerah dalam bentuk dan gaya bangunan serta dekorasinya Atraksi seni budaya daerah yang khas dan mempesona baik itu berupa seni tari, seni suara dan berbagai macam upacara


120 Makanan dan minuman khas daerah yang lezat, dengan penampilan dan penyajian yang menarik. Makanan dan minuman ini merupakan salah satu daya tarik yang kuat dan dapat dijadikan jati diri (identitas daerah). Cenderamata yang mungil yang mencerminkan ciri-ciri khas daerah bermutu tinggi, mudah dibawa dan dengan harga yang terjangkau mempunyai arti tersendiri dan dijadikan bukti atau kenangan dari kunjungan seseorang ke suatu tempat/ daerah/ Negara. Sapta Pesona dan tujuan pelaksanaanya begitu luas dan tidak untuk kepentingan pariwisata semata. Memasyarakatkan dan membudidayakan Sapta Pesona dalam kehidupan sehari-hari mempunyai tujuan yang jauh lebih luas, yaitu untuk meningkatkan disiplin nasional dan jati diri bangsa yang juga akan meningkatkan citra baik bangsa dan Negara. Link youtube https://www.youtube.com/watch?v=m7VYPwSJgM8&t=336s


121 Bab 25 Keterampilan Guru Mengajar Materi oleh Feri Guru diartikan sebagai pendidik profesional dengan tanggung jawab dan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik. Guru dituntut untuk bisa menyesuaikan diri dengan berbagai macam perkembangan dan perubahan zaman. Selain itu sosok guru harus memiliki kompetensi sesuai dengan undang-undang yang ada, dalam melaksanakan pembelajaran guru juga harus memiliki beberapa keterampilan agar tujuan pembelajaran dan pendidikan dapat tercapai dengan baik. Maka dari itu profesi seorang guru adalah tugas yang berat dan mulia, menjadi guru adalah panggilan hati dan penuh keikhlasan dalam menjalankannya. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, pada pasal 10 ayat (1) menyatakan bahwa “Kompetensi guru sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 meliputi kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional yang diperoleh melalui pendidikan profesi” Kompetensi Pedagogik Kompetensi Pedagogik adalah kemampuan pemahaman terhadap peserta didik, perancangan dan pelaksanaan pembelajaran, evaluasi hasil belajar, dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. Sub kompetensi dalam kompetensi Pedagogik adalah : • Memahami peserta didik secara mendalam yang meliputi memahami peserta didik dengan memamfaatkan prinsip-prinsip perkembangan kognitif, prinsip-prinsip kepribadian, dan mengidentifikasi bekal ajar awal peserta didik. • Merancang pembelajaran,teermasuk memahami landasan pendidikan untuk kepentingan pembelajaran yang meliputi memahmi landasan pendidikan, menerapkan teori belajar dan pembelajaran, menentukan strategi pembelajaran berdasarkan karakteristik peserta didik, kompetensi yang ingin dicapai, dan materi ajar, serta menyusun rancangan pembelajaran berdasarkan strategi yang dipilih. • Melaksanakan pembelajaran yang meliputi menata latar ( setting) pembelajaran dan melaksanakan pembelajaran yang kondusif. • Merancang dan melaksanakan evaluasi pembelajaran yang meliputi merancang dan melaksanakan evaluasi (assessment) proses dan hasil belajar secara berkesinambungan denga berbagai metode,menganalisis hasil evaluasi proses dan hasil belajar untuk menentukan tingkat ketuntasan belajar (mastery level), dan memamfaatkan hasil penilaian pembelajaran untuk perbaikan kualitas program pembelajaran secara umum. • Mengembangkan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensinya meliputi memfasilitasi peserta didik untuk pengembangan berbagai potensi akademik, dan memfasilitasipeserta didik untuk mengembangkan berbagai potensi nonakademik.


122 Kompetensi Kepribadian • Kompetensi Kepribadian adalah kemampuan personal yang mencerminkan kepribadian yang mantap, stabil, dewasa, arif dan berwibawa, menjadi teladan bagi peserta didik, dan berakhlak mulia. Sub kompetensi dalam kompetensi kepribadian meliputi : • Kepribadian yang mantap dan stabil meliputi bertindak sesuai dengan norma sosial, bangga menjadi guru, dan memiliki konsistensi dalam bertindak sesuai dengan norma. • Kepribadian yang dewasa yaitu menampilkan kemandirian dalam bertindak sebagai pendidik dan memiliki etod kerja sebagai guru. • Kepribadian yang arif adalah menampilkan tindakan yang didasarkan pada kemamfaatan peserta didik, sekolah dan masyarakat dan menunjukkan keterbukaan dalam berpikir dan bertindak. • Kepribadian yang berwibawa meliputi memiliki perilaku yang berpengaruh positif terhadappeserta didik dan memiliki perilaku yangh disegani. • Berakhlak mulia dan dapat menjadi teladan meliputibertindak sesuai dengan norma religius (imtaq, jujur, ikhlas, suka menolong) dan memiliki perilaku yang diteladani peserta didik. Kompetensi Sosial Kompetensi Sosial adalah kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik, tenaga kependidikan, orang tua/wali peserta didik, dan masyarakat sekitar. • Bersikap inkulif, bertindak obyektif, serta tidak diskriminatif karena pertimbangan jenis kelamin, agara, raskondisifisik, latar belakang keluarga, dan status sosial keluarga. • Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan sesama pendidik, tenaga kependidikan, orang tua dan masyarakat. • Beradaptasi di tempat bertugas di seluruh wilayah RI yang memiliki keragaman social budaya. • Berkomunikasi dengan lisan maupun tulisan Kompetensi Profesional Kompetensi Profesional adalah penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam, yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya, serta penguasaan terhadap struktur dan metodologi keilmuannya. • Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung pelajaran yang dimampu • Mengusai standar kompentensi dan kompetensi dasar mata pelajaran/bidang pengembangan yang dimampu • Mengembangkan materi pembelajaran yang dimampu secara kreatif. • Mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif • Memanfaatkan TIK untuk berkomunikasi dan mengembangakan diri.


123 Pembelajaran merupakan suatu proses kompleks yang melibatkan berbagai aspek yang saling berkaitan. Oleh karena itu, untuk menciptakan pembelajaran yang aktif, kreatif, inovatif dan menyenangkan, diperlukan berbagai keterampilan. Di antaranya adalah keterampilan membelajarkan atau keterampilan mengajar. Keterampilan mengajar merupakan kompetensi professional yang cukup kompleks, sebagai integrasi dari berbagai kompetensi guru secara utuh dan menyeluruh. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, keterampilan merupakan “kecakapan untuk menyelesaikan tugas”,  sedangkan mengajar adalah “melatih”. pengertian keterampilan mengajar adalah keterampilan yang berkaitan dengan semua aspek kemampuan guru yang berkaitan erat dengan berbagai tugas guru yang berbentuk keterampilan dalam rangka memberi rangsangan dan motivasi kepada siswa selama proses pembelajaran guna mencapai tujuan pendidikan yang telah ditentukan. Keterampilan guru mengajar meliputi: Membuka Pelajaran Kegiatan pembukaan dilakukan guru untuk menciptakan suasana yang dapat menimbulkan kesiapan mental siswa agar termotivasi terhadap pelajaran yang akan diberikan guru. Beberapa tujuan dari keterampilan ini adalah: Menumbuhkan semangat, motivasi, dan perhatian siswa, menyamakan persepsi, mengajak berpikir, mengetahui materi yang akan dipelajari dan memberikan acuan Menjelaskan Penjelasan materi pelajaran yang mudah dipahami siswa merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran, oleh sebab itu guru diharapkan mampu mengorganisasikan materi pelajaran dengan perencanaan yang sistematis, sehingga mudah dipahami oleh siswa. Penyampaian informasi yang terencana dengan baik dan disajikan dengan urutan yang cocok merupakan ciri utama kegiatan menjelaskan, tujuan dari keterampilan ini yaitu: Membantu siswa dalam memahami konsep, hukum, prinsip, atau prosedur, membantu siswa menjawab pertanyaan, melibatkan siswa untuk berpikir, mendapatkan balikan dari siswa dan membantu siswa menghayati proses nalar Memberi Penguatan Penguatan merupakan respon terhadap suatu tingkah laku yang dapat meningkatkan kemungkinan berulangnya kembali tingkah laku tersebut, beberapa hal yang bisa dilakukan guru dapat berbentuk verbal (kata-kata/pujian), dan non verbal, seperti: gerakan mendekati, mimik dan gerakan badan, sentuhan, dan kegiatan yang menyenangkan siswa (audience). Tujuan dari keterampilan ini yaitu: Memberikan respon terhadap munculnya tingkah laku siswa yang bernilai positif, sehingga dapat meningkatkan perhatian dan motivasi belajar siswa kearah yang lebih positif.


124 Media Pembelajaran Pemilihan media disesuaikan dengan proses belajar mengajar yang telah direncanakan, selain itu harus dapat mengoperasikan dan mengkomunikasikan media dengan baik didepan siswa, tujuan keterampilan ini adalah: Menyampaikan materi pembelajaran dengan mudah, memudahkan siswa dalam memahami materi yang disampaikan oleh guru dan dapat mengoptimalkan pembelajaran Mengadakan Variasi Variasi yang dimaksud adalah suatu kegiatan guru dalam konteks proses interaksi belajar mengajar, ada beberapa variasi yang bisa dilakukan oleh guru diantaranya variasi dalam gaya mengajar, variasi dalam penggunaan media dan bahan pelajaran, dan variasi dalam pola interkasi dan kegiatan. Tujuannya yaitu: Untuk meningkatkan motivasi siswa, serta mengurangi rasa jenuh dan bosan selama mengikuti proses pembelajaran. Membimbing diskusi Diskusi kelompok merupakan strategi yang memungkinkan siswa menguasai suatu konsep atau memecahkan suatu masalah melalui satu proses yang memberi kesempatan untuk berpikir, berinteraksi sosial, serta berlatih bersikap positif. Dalam melaksanakan metode diskusi selama pembelajaran, guru harus mampu menempatkan diri dan menjadi fasilitator agar diskusi dapat berjalan sesuai rencana. Tujuan dari keterampilan ini yaitu: Meningkatkan kreativitas siswa, membina kemampuan berkomunikasi, berlatih berinteraksi sosial dan berlatih bersikap positif dalam memcahkan masalah / menggali informasi lain. Mengelolah kelas Pengelolaan kelas adalah keterampilan guru untuk menciptakan dan memelihara kondisi belajar yang optimal dan mengembalikannya bila terjadi gangguan dalam proses belajar mengajar. Keterampilan ini bertujuan untuk: Mengembangkan tanggungjawab, siswa mengerti arah tingkah laku sesuai tata tertib, menimbulkan rasa berkewajiban siswa melibatkan diri dalam tugas, dan memberi respon efektif terhadap siswa Bertanya Proses bertanya adalah salah satu usaha guru untuk mengetahui seberapa besar pemahaman siswa tentang materi yang telah diajarkan, selain itu dapat juga dijadikan sebagai motivasi berfikir dan stimulus untuk belajar, ada 2 keterampilan bertanya yaitu keterampilan bertanya dasar dan keterampilan bertanya lanjutan. Tujuan dari keterampilan bertanya adalah: Membangkitkan minat dan rasa ingin tahu, mendiagnosis kesulitan khusus, mengembangkan keaktifan belajar siswa, memberi kesempatan asimilasi informasi, mendorong mengemukakan pendapat


125 Mengevaluasi Hasil akhir dari sutu proses pembelajaran yaitu perubahan tingkah laku dan seberapa jauh pemahaman materi yang telah diajarkan, proses evaluasi ini tidak boleh sekedarnya, penyusunan perangkat evaluasi harus disesuaikan dengan indikator pencapaian kompetensi yang telah direncanakan. Tujuannya dari keterampilan ini yaitu: Menguji dan mengukur penguasaan kompetensi hasil belajar siswa serta menganalisis tingkat kesulitan siswa Menutup Pembelajaran Kegiatan menutup pembelajaran ini harus tepat, agar pembelajaran yang telah diberikan menjadi terkesan, bermakna dan tertarik dengan materi yang dipelajari sehingga siswa terpacu untuk terus belajar. Tujuan dari keterampilan ini yaitu: Mengetahui tingkat ketercapaian kompetensi siswa Dari ulasan 10 keterampilan mengajar guru diatas adalah bukan menjadi paket yang harus ada disetiap pembelajaran, namun diantara keterampilan mengajar guru tersebut dapat diterapkan sesuai dengan kegiatan pembelajaran yang telah direncanakan, kesemua itu dimaksudkan untuk mencapai tujuan pembelajaran yang optimal yaitu tercapainya perubahan perilaku dsan kompetensi pada diri siswa setelah mengikuti kegiatan pembelajaran. Feri aone, Guru SMKN 1 Panggungrejo Terlahir di Jombang, pada tanggal 27 september 1990 penulis telah menyelesaikan pendidikan formal sampai tingkat SMA di Jombang tepatnya di MAN Tambakberas Jombang, setelah lulus dari SMA tahun 2008 penulis melanjutkan studinya di Universitas Negeri Malang Prodi Pendidikan Teknik Otomotif diselesaikan tahun 2012, setelah menyelesaikan Strata 1 tanpa menunggu lama penulis langsung bekerja sebagai Service Advisor di Nissan Indomobil, setelah proses berjalan penulis memutuskan untuk mengikuti Program Profesi Guru SMK Kolaboratif dengan beasiswa DIKTI selama 1 tahun di Universitas Negeri Malang dan Lulus dengan mendapatkan sertifikat pendidik di tahun 2013. Setelah kembalinya dari mengikuti program PPG penulis kembali kekampung halaman dan mengajar Teknik Kendaraan Ringan di SMK PGRI 2 Jombang sekitar 1 semester, kemudian di tahun 2015 diterima sebagai CPNS Kab. Blitar pada jabatan guru teknik kendaraan ringan pertama di SMKN 1 Panggungrejo sampai sekarang. Email : [email protected] Wa : 085646865432


126 Bab 26 yukkk... Kita sarapan Materi oleh Fransiska Shinta Mega Wardani, S.Si, Apt SMK Arga Husada Pare Seringkali kita mendengar perkataan ayo sarapan dulu sebelum memulai aktivitas di pagi hari. Dan sering pula kita mengabaikan waktu sarapan yang bisa jadi disebabkan oleh kesibukan sehingga tidak memiliki waktu, merasa masih kenyang ataupun karena ingin berdiet sehingga merasa melewatkan waktu sarapan bisa menurunkan berat badan. Padahal sesungguhnya kita akan merugi bila melewatkan waktu sarapan. Ada banyak sekali manfaat sarapan yang belum kita ketahui. Antara lain menstabilkan gula darah, asupan energi untuk tenaga bagi aktivitas kita, sebagai pemanasan kinerja organ tubuh sehingga fungsinya bisa terjaga dengan baik bahkan bisa mengontrol dan menurunkan berat badan. Dan masih banyak sekali manfaat dari sarapan itu. Ayo kita mencari tahu apa , manfaat, porsi , komponen dari sarapan sehat itu. Supaya kita bisa menjalani aktivitas dengan berkualitas dan maksimal. Apa sih definisi sarapan itu? Sarapan atau makan pagi adalah makanan yang disantap pada pagi hari, waktu sarapan dimulai dari pukul 06.00 pagi sampai dengan pukul 10.00 pagi. Sarapan dianjurkan menyantap makanan yang ringan bagi kerja perncernaan, sehingga dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang memiliki kadar serat tinggi dengan protein yang cukup namun dengan kadar lemak rendah. Selain itu, mengonsumsi protein dan kadar serat yang tinggi juga dapat membuat seseorang tetap merasa kenyang hingga waktu makan siang (Jetvig, 2010). Sarapan pagi adalah makanan yang dimakan pada pagi hari sebelum beraktifitas, yang terdiri dari makanan pokok dan lauk pauk atau makanan kudapan jumlah makanan yang dimakan kurang dari 1/3 dari makanan sehari (dinkes kesehatan DKI jakarta, 2011 ) Setelah kita mengetahui apasih definisi sarapan, belajar yuk apa manfaat sarapan itu. Manfaat sarapan untuk tubuh kita itu apa ya? (Andini, 2018) Setidaknya ada 5 (lima) manfaat dari sarapan yang bisa kita ketahui. Apa saja ya? Mengontrol gula darah dan memberikan kekuatan metabolisme tubuh. Pada saat kita tidur sepanjang malam tidak ada asupan makanan yg masuk pada tubuh. Selama kurun waktu kita tidur itu, tubuh kita melepaskan zat gula yang telah ditimbun pada lapisan otot dan lemak yang dinamakan glycogen. Sehingga di saat kita bangun, kadar gula darah ada di titik terendah. Padahal gula kita perlukan sebagai sumber energi yang dibutuhkan metabolisme tubuh. Gula kita dapatkan dari konsumsi karbohidrat yg didapat pada saat sarapan.


127 Berguna untuk penurunan berat badan. Setelah kita bangun tidur hal yang umum dirasakan adalah lapar. Kalau kita melewatkan sarapan, tubuh kita akan berada pada tingkat metabolisme yang rendah. Sehingga kita terus dalam keadaan “lapar”. Akibatnya apa? Pada saat kelaparan itu tidak tertahankan membuat kita makan apapun yang ditemukan pada saat itu, membuat nafsu ngemil kita menjadi semakin besar tanpa melihat lagi apakah betul makanan itu kita butuhkan. Padahal apabila kita sarapan dengan menu yang sehat akan meningkatkan kemampuan tubuh kita untuk membakar lemak. Disamping ada manfaat lain yaitu menyediakan energi untuk aktivitas kita sehari-hari. Jadi mitos sarapan bisa bikin gemuk dihilangkan ya. Karena faktanya sarapan malah sangat bagus untuk mereka yang menjalani program diet. Menambah nutrisi yang penting untuk peningkatan energi bagi aktivitas tubuh. Untuk aktivitas kita sehari-hari tentunya kita membutuhkan energi yang diperoleh dari asupan nutrisi dari luar. Nah, sarapan sehat memberikan proporsi nutrisi yang cukup untuk sepanjang hari serta Memberikan kesempatan pada kita untuk memakan makanan yang mengandung vitamin, zat besi, serat dan nutrisi lain yg dibutuhkan oleh tubuh. Untuk meningkatkan konsentrasi. Sarapan memberikan bahan bakar pada otak kita untuk meningkatkan kemampuan dalam memecahkan masalah dan ingatan. Sehingga memperbaiki kemampuan berpikir dan menjaga mental kita tetap dalam kondisi terbaik Menghindari makan yang tidak terkontrol. Seperti yang disebutkan di atas, setelah bangun tidur kita berada dalam keadaan lapar. Sarapan memberikan nutrisi dan rasa kenyang sehingga memberikan asupan energi yang cukup serta menghindari makanan yang berlebihan pada siang hari maupun keinginan untuk ngemil yang tidak terkontrol karena perasaan lapar pada tubuh dan otak kita. Nah setelah tahu manfaat sarapan, yakin masih mau melewatkan saat makan pagi itu? Tentunya jangan ya karena ternyata sangat berguna untuk tubuh kita. Sebenarnya komponen apa saja sih yang harus ada pada sarapan sehat itu? Komponen sarapan sehat terdiri dari: 1. Karbohidrat Adalah sumber energi utama bagi tubuh. Karbohidrat akan dipecah menjadi gula yang merupakan bahan bakar pokok untuk metabolisme tubuh. Tetapi ingat gula yg berlebih akan menyebabkan kadar gula darah meningkat dan penambahan berat badan juga. Karena itu, dianjurkan makan karbohidrat komplek sehingga tidak langsung dipecah menjadi gula sederhana yang bisa menimbulkan masalah bila tidak langsung dibakar sebagai energi oleh tubuh. Contoh karbohidrat komplek adalah beras merah, ubi atau gandum utuh.


128 2. Protein Protein berguna untuk perbaikan dan pertumbuhan sel. Karena tubuh kita memecah asam amino menjadi rangkaian yang berbeda dan menyusunnya kembali menjadi protein yang memang kita butuhkan untuk tubuh. Yaitu protein hewani dan protein nabati. Lemak Adalah sumber energi yang banyak membantu penyerapan vitamin A,D,E dan K. Sumber lemak yang baik ada pada buah alpokat, sayuran hijau, kacang-kacangan kacangan serta buah. 3. Vitamin Sangat penting untuk metabolisme dan merawat sel tubuh. Bila karbohidrat diumpamakan seperti bensin maka vitamin adalah oli yang merawat mesin mobil. Kekurangan vitamin bisa menimbulkan penyakit misalnya anemia, rabun mata, osteoporosis maupun hipertensi. Vitamin dapat ditemukan dalam buah dan sayur contohnya apel, jeruk, lemon atau bayam. 4. Mineral Dapat meningkatkan fungsi saraf, penting untuk pertumbuhan tulang, gigi, rambut dan sel darah serta bisa merubah makanan menjadi energi. Mineral dapat ditemukan pada sayur dan buah seperti bayam, kacang-kacangan dan pisang. 5. Serat Tumbuhan Adalah bagian makanan yang tidak dapat dipecah oleh tubuh dan berguna membantu untuk menjaga fungsi pencernaan tetap baik. Serat juga berguna untuk mencegah sembelit, ambeien, mencegah kanker usus dan menjaga kesehatan usus besar. 6. Air Tubuh kita sebagian besar terdiri dari air dengan komposisi 65% dari berat tubuh. Air dikeluarkan lewat urine, keringat, tinja dan pernafasan. Jadi penting sekali bagi kita untuk mengganti cairan atau air pada tubuh kita sehingga terhindar dari dehidrasi. Kita bisa mengganti dengan cara minum air putih atau banyak makan buah. Itulah komponen penting yang harus ada pada menu sarapan kita.


129 Kira-kira berapa ya porsi atau takaran komponen sarapan yang seimbang itu? Porsi makanan terdiri dari: • ¼ porsi terdiri dari makanan pokok yaitu karbohidrat komplek • ¼ porsi terdiri dari lauk pauk yang mengandung protein dan mineral • ½ porsi terdiri dari buah dan sayur yang berfungsi untuk mencukupi kebutuhan serat dan vitamin • 1 gelas air putih untuk mengganti cairan tubuh yang hilang sehingga tidak mengalami dehidrasi. • Kira-kira ada pantangan tidak ya saat kita sarapan? • Ternyata ada beberapa hal yang pantang kita lakukan saat sarapan yaitu: • Tidak makan berlebihan. Makan yang berlebihan bisa menyebabkan tubuh kita terasa lesu dan lelah sepanjang hari. Mengapa? Karena makan berlebihan menyebabkan organ pencernaan kita bekerja lebih keras sehingga menguras energi lebih besar. Jangan makan yang sama setiap hari Walaupun kita punya makanan favorit untuk sarapan hendaknya jangan makan yang itu-itu itu saja. Karena kebutuhan gizi kita akan tercukupi bila memakan beraneka bahan yg mengandung komponen penting yang dibutuhkan oleh tubuh. Dengan mengkonsumsi makanan yang sama bisa jadi asupan nutrisi yang seimbang tidak terpenuhi. Jam sarapan terlalu siang. Sarapan adalah sumber energi untuk memulai aktivitas kita. Apabila jam makan kita terlalu siang, otomatis bekal energi kita tidak akan terpenuhi. Karena itu lebih baik kita segera mulai sarapan 30 menit setelah bangun tidur atau antara pukul 06.00 SD 10. 00 wib. Nah, setelah membaca paparan materi mengenai sarapan, jadi lebih tahu Khan mengapa sarapan itu penting. Ayo kita galakkan sarapan sehat untuk kebutuhan nutrisi dan asupan energi serta kebaikan fungsi organ tubuh kita supaya bisa berjalan optimal. Mari kita mulai hidup lebih sehat dengan sarapan pagi setiap hari.


130 Fransiska Shinta Mega Wardani, S.Si, Apt Kepala Sekolah SMK Arga Husada pare Nama Lengkap: Fransiska Shinta Mega Wardani, S.Si, Apt Tempat/ tanggal lahir: Kediri/ 2 Oktober 1976 Pendidikan terakhir: S-1 fakultas farmasi universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (1994-2000) Profesi Apoteker fakultas farmasi universitas Gadjah Mada Yogyakarta (2000-2001) Riwayat pekerjaan: Apoteker Pengelola Apotek Berkat Sehat Pare (2006- sekarang) Kepala sekolah SMK Arga Husada Pare (2016- sekarang) Dosen Akademi kesehatan Arga Husada (2013 – sekarang) Nomer wa. : 08113777066 Alamat email. : [email protected]


131 Bab 27 Meta analisis sebagai artikel al ternatif bagi guru Materi oleh Hidmi Gramatolina Ramdhayani, S.Pd., M.Erg SMK Negeri 1 Gerung Lombok Barat NTB Pendahuluan Jabatan Fungsional Guru tertuang dalam tiga peraturan pemerintah RI, sebagai berikut : (1) Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No.16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya, (2) Peraturan Bersama Menteri Pendidikan Nasional dan Kepala Badan Kepegawaian Negara No. 14 Tahun 2010 tentang Petunjuk Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya, (3) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 35 Tahun 2010 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya. Berdasarkan peraturan tersebut, guru wajib melaksanakan kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) yang terdiri dari; (1) Pengembangan Diri (PD), (2) Publikasi Ilmiah (PI), (3) Karya Inovatif (KI) (Suwanto, 2019). Publikasi Ilmiah terdiri dari tiga kelompok kegiatan yaitu; (1) Presentasi pada forum ilmiah, (2) Publikasi Ilmiah hasil penelitian atau gagasan inovatif pada bidang pendidikan formal, dan (3) Publikasi buku teks pelajaran, buku pengayaan, dan atau pedoman guru. Terkait Publikasi Ilmiah Hasil Penelitian atau Gagasan Inovatif Bidang Pendidikan Formal meliputi : a) Hasil Penelitian, b) Tinjauan Ilmiah, c) Tulisan Ilmiah Populer, d) Artikel Ilmiah (Suhardjono, 2013). Artikel Ilmiah merupakan tulisan dalam bidang pendidikan, berisi gagasan atau tinjauan ilmiah dalam bidang pendidikan formal dan pembelajaran di satuan pendidikannya yang dimuat dalam jurnal ilmiah (Suwanto, 2019). Salah satu alternatif bagi guru dalam membuat artikel ilmiah yakni melalui studi metaanalisis dan biasa disebut sebagai artikel Meta-Analisis. Apakah Artikel Meta-analisis tersebut? Bagaimanakah Langkah-langkah menyusun artikel meta-analisis? Seperti apakah contoh-contoh artikel meta-analisis? Semoga pemaparan berikut dapat memberikan gambaran dan pemahaman bagi setiap pembaca. Pembahasan Definisi Meta-Analisis “A Meta-analysis is a statistical analysis that combines the results of multiple scientific studies. The basic tenet behind meta-analysis is that there is a common truth behind all conceptually similar scientific studies, but which has been measured with a certain error within individual studies” (Wikipedia). Beberapa pengertian meta-analisis yang dikemukakan oleh ahli, sebagai berikut: • Meta Analisis merupakan analisis kuantitatif dan menggunakan sejumlah data yang cukup banyak serta menerapkan metode statistic dengan mempraktekkannya dalam mengorganisasikan sejumlah informasi yang berasal dari sampel besar yang fungsinya untuk melengkapi maksud-maksud lainnya (Glass, 1981). • Meta-Analisis adalah teknik statistik atau metode kuantitatif yang digunakan untuk mensintesiskan hasil-hasil penelitian (Hedges,L.V and Olkin, 1985).


132 Langkah-langkah Menulis Artikel Meta-Analisis Sebelum menulis artikel Meta-Analisis, berikut langkah-langkah yang harus dilakukan antara lain: Menentukan topic atau tema yang akan dibahas Misalnya : Meta-Analisis Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Proyek terhadap Hasil Belajar Siswa (dapat dikhususkan terkait mata pelajaran tertentu) Menentukan Jenis publikasi yang akan dijadikan subyek penelitian Misalnya : Skripsi, Tesis, Artikel pada Jurnal Nasional, artikel pada Jurnal International yang membahas tema sejenis yaitu tentang pembelajaran berbasis proyek dan hasil belajar siswa Semakin banyak artikel yang sejenis (sesuai tema) yang dapat dijadikan subyek penelitian, diharapkan dapat memberikan hasil yang lebih baik. Menentukan Teknik atau metode perhitungan yang akan digunakan. Terdapat 3 jenis metode perhitungan pada meta-analisis, yakni : meta analisis Hedge-Olkin, metaanalisis Rosenthal-Rubin, dan meta-analisis Hunter-Schmidt. Mentabulasi data yang diperoleh dari subyek penelitian yang telah dikumpulkan sesuai kriteria Misalnya : mulai dari Nama Peneliti, Tahun, Jumlah sampel, serta data statistic dari hasil penelitian yang terdapat pada artikel-artikel yang telah dikumpulkan tersebut Menghitung Effect-Size (d) Nilai Effect-Size (d) menyatakan skala keefektifan penelitian yang telah dilakukan. Kriteria Effect-Size dapat mengacu pada klasifikasi (Cohen,J, 1992), bernilai kecil jika ≤ 0.20, bernilai sedang jika sekitar 0.50, dan bernilai besar jika ≥ 0.80 Rumus Effect-Size (d) Cohen = (selisih rerata) / (simpangan baku) Adapun langkah-langkah/ metode analisis korelasi meta-analisis menurut (Hunter, J.E & Schimdt, F.L, 1990) sebagai berikut : • Transformasi harga F ke dalam t, d, dan r • Bare bone meta analisis : koreksi kesalahan sampel • Menghitung mean korelasi populasi • Menghitung varians rxy • Menghitung varians kesalahan pengambilan sampel • Dampak pengambilan Sampel


133 Contoh-contoh Artikel Meta-Analisis Contoh-contoh artikel Meta-Analisis sangatlah mudah ditemukan dengan cara searching di internet. Berikut beberapa contoh yang dapat ditelusuri lebih lanjut oleh pembaca. Meta-Analisis Pengaruh Media Pembelajaran Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa oleh Yenti,W.T dkk (2018) (https://jurnal.untan.ac.id) Meta-Analisis Pengaruh Pembelajaran Pendekatan Taktik Terhadap Pengembangan Aspek Kognitif Siswa dalam Pendidikan Jasmani oleh Saryono dan A. Rithaudin (2011) (https://journal.uny.ac.id/jpji) Studi Meta Analisis Spiritual Well Being dan Quality of Life oleh Henie Kurniawati (2015) (https://mpsi.umm.ac.id) Penutup Meta-analysis merupakan teknik statistic yang digunakan untuk mensintesis hasil-hasil penelitian. Meta analisis dapat dilakukan dengan melakukan komparasi pada beberapa hasil primer penelitian sehingga menghasilkan hasil sekunder. Meta analisis didasarkan pada nilai Effect Size yakni nilai yang menunjukkan seberapa besar pengaruh suatu variable terhdap variable lainnya. Artikel meta-analisis jika ditulis sesuai kaidah penulisan artikel ilmiah dan dipublikasikan dalam jurnal, tentu dapat menjadi alternatif bagi para guru dalam menulis artikel ilmiah. Hidmi Gramatolima Ramdhayani, Guru SMKN 1 Gerung Kab. Lombok Barat, NTB Hidmi Gramatolina Ramdhayani, Lahir di Gerung Kabupaten Lombok Barat NTB, pada tanggal 12 Juni 1983. Terlahir dari pasangan orangtua yang berprofesi sebagai guru. Ayahanda: Drs. H. Abdul Wahid, S.Pd.,MM.Pd dan Ibunda Hj. Fatimi Hari Yani, S.Pd.,MM.Pd. Alhamdulillah, telah menikah dengan dr.H. Lalu Fauzan Adi Yuliansyah, Sp.B.,M.Biomed pada tahun 2010, dan saat ini telah dikaruniai satu orang putra berusia 6 tahun bernama Lalu Muhammad Azima Syahadatana Fauzan. Saya menempuh pendidikan Sekolah Dasar hingga SMA di Gerung Lombok Barat. Tamat S1 dari Universitas Mataram, Program Studi Pendidikan Kimia Tahun 2006. Tamat S2 dari Universitas Udayana Bali, Program Studi Ergonomi Fisiologi Kerja Tahun 2010. Saat ini masih tercatat sebagai mahasiswa Program Magister Pendidikan IPA Konsentrasi Kimia di Universitas Mataram. Menjadi PNS di SMK Negeri 1 Gerung Kabupaten Lombok Barat, NTB sejak Tahun 2011 hingga sekarang masih di sekolah yang sama. Alhamdulillah Tahun 2018, menjadi Juara 3 Guru Berprestasi Provinsi NTB Jenjang SMK.


134 Bab 28 Bangsa menjadi guru narablog di era digital Materi oleh Hotdiana Nababan “Bu, tugas cerpenku itu kumasukkan ke dalam blogku”, cerita Ayuna Sari, seorang siswa kelas XI jurusan Teknik Komputer Jaringan (TKJ) di sekolah menengah kejuruan tempatku mengajar. “O, iya, apa itu blog?”, tanyaku pada dia dan dari dialah pertama kalinya aku mendengar blog di tahun 2014. “Itu loh Bu, semacam website pribadi atau rumah pribadi kita yang bisa bebas dilihat siapa saja. Aku juga menulis blog terinspirasi dari seorang mahasiswa TKJ juga Bu, dia membuat antivirus di blognya, kemudian banyak orang men-downloadnya dan dia dibayar oleh Google dan jadi kaya dari situ. Aku juga berniat memasukkan semua tugas-tugas sekolahku di blog, siapa tahu ada yang perlu bisa dilihat di sana”, jelasnya. Menurut Wikipedia, blog yang merupakan singkatan web log adalah bentuk aplikasi web yang berbentuk tulisan pada sebuah halaman web. Situs web seperti ini biasanya dapat diakses oleh semua pengguna internet sesuai dengan topik dan tujuan dari si pengguna blog tersebut. Penulis blog sering disebut blogger dan diadaptasi ke bahasa Indonesia menjadi narablog adalah penulis atau jurnalis yang mencatat berbagai informasi dalam sebuah blog, baik berupa blog pribadi maupun kelompok dalam aneka kategori pembahasan. Blog juga memberi sejuta manfaat, antara lain : • bisa sebagai diari, • sebagai terapi, • sebagai mata pencaharian, • sebagai tambahan penghasilan, • sebagai portofolio, sebagai rumah kedua, • sebagai aktualisasi diri, • sebagai tempat berbagi dan • tentunya bagi guru sebagai media pembelajaran. Cara membuatnya pun sangat mudah, tinggal ikutin langkah-langkah yang diajarkan google. Ada yang gratis, ada pula yang berbayar. Ada yang serius mengelola blognya, adapula yang sambil lalu saja. Mengapa Guru Harus Ngeblog Berikut adalah lima alasan mengapa guru harus ngeblog di era digital ini : 1. Karena Guru Harus Mengikuti Zaman Zaman ini generasi milenial, zaman anak mudanya terhubung dengan internet. Era digital yang menuntut kecakapan abad 21 yaitu berpikir kritis, kreatif, komunikatif dan kolaboratif. Mereka


135 tak bisa lagi duduk diam mendengar ceramah tetapi belajar secara digital. Mereka tak lagi mendengar satu sumber tetapi mencari berbagai referensi. Mereka sangat melek teknologi, maka guru pun tak boleh tertinggal. Guru harus meng-upgrade skill-nya sesuai tuntutan pasar pendidikan. Tidak ada lagi alasan "aku tak tahu komputer". Dana sertifikasi guru, selain untuk kesejahteraan guru harus dipakai juga untuk meningkatkan profeseonalisme guru, termasuk di dalamnya kursus internet. Bahkan banyak pelatihan yang diselenggarakan oleh pemerintah secara gratis untuk membantu guru membuat blog. Guru go blog, yang sering dipelesetkan guru go blog (goblok) he...he... 2. Karena Guru Harus Menjadikan Blog Sebagai Rumah Kedua Sekolah (dengan kelas digitalnya) harus menjadi rumah kedua bagi siswa. Blog dapat menjadi rumah kedua bagi mereka. Sejauh mereka berselancar di dunia maya, mereka harus pulang ke rumah mereka sendiri, baik blog kelas atau blog gurunya. Blog bisa homy sesuai karakter siswa. Blog juga sebagai media pembelajaran. Guru menyajikan materi belajar, media latihan dan evaluasi belajarnya. Tentu ada banyak blog yang sama atau sejenis. Tetapi guru yang mengenal gaya belajar siswanya dan menyajikan materi sesuai kebutuhan siswanya maka sang anak akan lebih mendengar apa kata 'emaknya' di blog sendiri daripada 'emak lain' dari blog yang lain. 3. Karena Guru Harus Melakukan Penelitian Tindakan Kelas Tentu ada saja masalah dalam pembelajaran. Syukurnya semua masalah itu tercatat dalam rekaman digital blog. Sehingga memudahkan untuk dianalisis, dilakukan uji coba, dilakukan evaluasi dan hasilnya sangat mudah untuk dibagikan dan dipublikasikan di blog. Misalnya, selesai penyajian materi Anekdot, nilai Analisis struktuk anekdot rendah. Maka, guru dengan mudah mengevaluasi dari blog tersebut, apakah penjajian bagian-bagian anekdot kurang "eye cathing". Apakah cara pemberian tugasnya kurang tepat dan sebagainya. Semua tindakan di atas adalah proses penelitian tindakan kelas. PTK adalah karya tulis yang wajib bagi setiap guru sebagai syarat untuk kenaikan pangkat atau golongan. 4. Karena Guru Wajib Berkolaborasi dengan Semua Unsur Pendidikan Blog bukan saja penting untuk siswa, tapi penting bagi orang tua, stake holders dan juga pemerintah. Semuanya wajib berkoloborasi dalam networking pendidikan. Misalnya blog dapat menghubungkan dengan orang tua bagaimana nilai anak-anak mereka. Bagi stake holders, bagaimana penyelenggaraan pendidikan di tiap-tiap kelas. Bagi pemerintah, bagaimana blog dapat di-link-an ke Dapodik atau try out UNBK misalnya. 5. Karena Guru Bisa Mendapatkan Tambahan Penghasilan Dari Blog Bagi guru, menulis blog adalah tambahan karena tugas utama guru adalah mengajar. Eh, banyak loh teman-teman bloger yang meninggalkan pekerjaannya seperti pegawai bank atau kantoran demi menjadi fulltime blogger.Tambahan penghasilan dari blog ini adalah bonus dari keharusan mengapa guru harus ngeblog. Jadi, mengapa guru harus ngeblog? Bolehlah ditambahkan lagi oleh teman-teman di kolom komentar ya..


136 Hotdiana Nababan, Guru SMKN 2 Rantauutara Kab. Labuhan batu Penulis bernama lengkap Hotdiana Nababan kelahiran 10 Februari 1980. Menamatkan Pendidikan S1 dari Jurusan Bahasa Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Sumatera Utara (USU), Medan tahun 2002 dan S2 dari Administrasi Pendidikan Pascasarjana Universitas Negeri Medan (Unimed) tahun 2018. Ibu yang mempunyai tiga orang putri yang cantik-cantik ini juga mengajar sebagai guru bahasa Indonesia di SMK N 2 Rantauutara, Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara. Pernah menulis buku Intisari Bahasa Indonesia SMA tahun 2008 yang diterbitkan Kawan Pustaka Jakarta. Sekarang aktif menulis di blog Kompasiana dan juga blog pribadi http://hotdiananababan123.blogspot.com/ Ibu ini dapat dihubungi di [email protected] atau di nomor 081361135224


137 Bab 29 Air rebusan daun Talas dan Bekicot (TABE) yang bermanfaat sebagai Pupuk Organik untuk bibit tanaman Anggrek. Materi oleh Ira Widyastuti,SP SMKN 7 Palangka Raya Begitu mendengar kata tanaman hias,maka anggek menjadi tanaman hias yang paling gampang di ingat.Karena keindahan bentuk dan warna nya,karena itulah maka nilai jual anggrek menjadi mahal. Sekolah kami SMKN 7 Palangka Raya,terletak di pinggiran kota tepatnya di kelurahan Kalampangan,dengan kondisi alam yang masih banyak didominasi oleh hutan,dengan penghasilan penduduk utama adalah sebagai petani sayuran. Karena kondisi masyarakat yang sebagai besar bertani,maka untuk mendukung pertumbuhan tanaman agar tumbuh sesuai yang diharapkan,maka tentulah segala pengganggu pertumbuhan tanaman harus dihilangkan,termasuk didalamnya hama dan gulma. Bekicot Achatina Fulica selama ini sering dianggap sebagai hama. Hal ini memang dapat dimaklumi, karena bekicot bisa merusak tanaman – tanaman, selain itu pertumbuhan bekicot pun tidak terkontrol. Populasi bekicot yang sangat banyak, membuat hewan kecil yang satu ini menjadi hama dan menjadi musuh bagi para petani, karena bekicot dapat merusak tanaman yang diusahakan oleh petani,dimana Kelurahan Kalampangan merupakan penyuplai sayuran terbanyak untuk kota Palangka Raya. Tanaman Talas selama ini hanya dimanfaatkan umbi nya untuk diolah menjadi makanan sedangkan daunnya hanya dibuang saja,karena itulah maka kami berinisiatif untuk memanfaatkan daun Talas yang terbuang tadi. Bibit tanaman Anggrek Dendrobium sp yang dibudidayakan disekolahan kami,didapatkan dari pembiakan secara kultur jaringan, karena itulah maka proses aklimatisasi setelah tanaman dikeluarkan dari botol merupakan hal yang penting,seringkali bibit anggrek yang sudah ditanam dipot kecil mengalami kematian, akibat perlakuan yang salah. Karena itulah maka penelitian kami difokuskan pada pemberian pupuk organic cair pada masa aklimatisasi untuk mengetahui manfaatnya terhadap pertumbuhan bibit Anggrek Dendrobium sp. Mengapa daun tanaman Talas dan Bekicot,dapat bermanfaat untuk pupuk organic tanaman ??? Tanaman Talas mengandung karbohidrat yang tinggi, protein, lemak dan vitamin, Sementara tangkai dan daunnya digunakan untuk pengobatan diare, dan pembalut luka. Hal tersebut dikarenakan tanaman talas mengandung senyawa-senyawa polifenol dan saponin. Tanaman ini mempunyai keterkaitan dengan pemanfaatan lingkungan dan penghijauan karena mampu tumbuh di lahan yang agak berair sampai lahan kering.


138 Daun talas  mengandung protein, karbohidrat, lemak, kalsium, fosfor, zat besi. Ada juga beberapa vitamin pada daun ini yaitu vitamin A, B1, dan C. Selain itu Daun talas memiliki zat yang bernama polifenol, yang fungsi dari polifenol ada banyak jenisnya di antaranya : sebagai penangkal radikal bebas yang merusak fungsi sel- sel di dalam tubuh. Dari beberapa pustaka tentang bekicot, diketahui dapat dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional, karena ekstrak daging bekicot dan lendirnya sangat bermanfaat untuk mengobati berbagai macam penyakit seperti abortus, sakit waktu menstruasi, radang selaput mata, sakit gigi, gatal-gatal, jantung dan lain-lain, dan cangkang bekicot banyak mengandung zat kapur dan kalsium. Bekicot dan keong mas diketahui memiliki kandungan Auksin, dimana auksin memiliki fungsi, yaitu: (1) merangsang perpanjangan sel, (2) merangsang pembentukan bunga dan buah, (3) merangsang pemanjangan titik tumbuh, (4) mempengaruhi pembengkokan batang, (5) merangsang pembentukan akar lateral dan (6) merangsang terjadinya proses diferensiasi (Anonim,2015). Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman secara umum Faktor internal yang mempengaruhi pertumbuhan, yaitu hormon. Hormon tumbuhan disebut fitohormon. Yang termasuk jenis fitohormon adalah Auksin, Gibberelin,sitokinin. Selain hormon, vitamin dapat berpengaruh dalam pertumbuhan dan perkembangan, misalnya vitamin B12, vitamin B1, Vitamin B6, vitamin C (asam askorbat). Vitamin-vitamin tersebut berfungsi dalam proses pembentukan hormon dan berfungsi sebagai koenzim. Sedangkan Faktor luar yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan adalah faktor lingkungan, misalnya nutrisi, air, cahaya, suhu, dan kelembapan. Batasan Penelitian pengamatan pertumbuhan bibit Anggrek SP.. Pengamatan pertumbuhan bibit Anggrek Dendrobium sp, diamati setiap 3 hari sekali dan dibatasi hanya sampai pada umur 24 hari setelah tanam. Perbandingan dosis yang dipergunakan adalah A1 (pelarut 500 ml) dan A2 (pelarut 750 ml) Variabel pertumbuhan bibit yang diamati adalah: • Tinggi tanaman (cm) • Jumlah daun (helai) Alat dan Bahan yang diperlukan dalam pengamatan … Bekicot 1 kg Daun Talas 1 kg Selanjutnya bahan-bahan utama ini di rebus selama 30- 45 menit ,dengan bahan sebanyak 1 kg dengan air untuk merebus sebanyak 1500 ml untuk daun Talas dan selama 1 jam untuk merebus Bekicot,karena tekstur bekicot yang liat dan keras.


139 Proses perebusan bekicot dan daun Talas,setelah proses perebusan selesai maka dilakukan penyaringan,sehingga yang diambil sebagai pupuk organic adalah air hasil rebusan daun Talas dan bekicot saja. Air rebusan yang didapatkan dari 1 kg bahan,berkisar antara 500 ml – 750 ml,yang dapat kita manfaatkan. Air rebusan 1 kg Daun Talas dan 1 kg Bekicot di campurkan menjadi 1,kemudian direbus kembali selama 30 menit.Setelah tercampur maka bahan pupuk organic tadi dapat kita simpan dalam wadah/botol agar tahan lama. Untuk diaplikasikan ke tanaman Anggrek,maka pupuk organic ini hanya diambil sedikit saja,yaitu hanya 10 ml yang kemudian kita encerkan pada air pelarut sebanyak 500 ml (A1) dan air pelarut 750 ml (A2) Pupuk yang sudah di ambil sebanyak 10 ml dengan ditambahkan air pelarut,dimasukkan kedalam handsprayer untuk kemudian disemprotkan ke bibit Tanaman Anggrek. Pemupukan bibit Anggrek SP,dilakukan dengan 10 x ulangan, untuk mengetahui pengaruh pupuk organic TABE ini untuk tinggi bibit dan pertambahan jumlah daun. Pertumbuhan bibit Anggrek setelah dilakukan pemupukan dengan pupuk Organik Tabe (Talas Bekicot) Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa campuran air rebusan daun talas dan air rebusan bekicot dengan air pelarut 500 ml (A1) dapat meningkatkan pertumbuhan bibit Anggrek SP,lebih baik dibandingkan campuran air rebusan daun Talas dan Bekicot dengan pelarut 750 ml (A2), dapat digunakan sebagai Pupuk Organik Cair (POC) untuk meningkatkan pertumbuhan bibit Anggrek Dendrobium sp. Setelah membaca pemaparan diatas, kita dapat menyimpulkan bahwa kita bisa memanfaatkan hama yang merugikan tanaman kita sebagai bahan pupuk organic,serta gulma yang tumbuh sembarangan mengganggu keindahan taman kita menjadi pupuk organic tanpa perlu keluar uang banyak untuk membeli pupuk tanaman hias yang harganya lumayan mahal dan terutama kita dapat menjaga kelestarian lingkungan alam karena pembuatan pupuk organic ini berasal dari bahan alami yang sudah pasti aman bagi kesehatan kita. Ira Widyasytuti, SP, Guru SMKN 7 Palangka Raya Kalimantan Tengah Nama Lengkap : IRA WIDYASTUTI,SP Tempat/Tanggal lahir : Barito Selatan, 22 Maret 1979 Pendidikan Terakhir : S1- Agronomi Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya (1997-2002) Riwayat Pekerjaan : Guru SMKN 7 Palangka Raya Kalimantan Tengah Nomor Wa : 081349011097 Alamat email : [email protected]


140 Bab 30 Teknik produksi video pembelajaran Materi oleh Jebij Robijand Lian,S.Pd Pembelajaran Abad 21 Guru abad 21 memiliki peran penting dalam dunia pendidikan sehingga mau tidak mau harus bisa menguasai Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) agar dapat menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan di kelas. Guru harus kerja keras untuk bisa menguasai TIK bila tidak mau disebut guru gaptek (gagap teknologi). Proses pembelajaran yang sebelumnya adalah pembelajaran tradisional harus diganti dengan pembelajaran abad 21. Pola pembelajaran yang berpusat pada guru menjadi pola pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam pembelajaran abad 21 tidak bisa dihindari. TIK bukan lagi sebagai penunjang proses pembelajaran tetapi sebagai sarana yang memungkinkan terjadinya proses pembelajaran yang efisien dan efektif serta menyenangkan. TIK diintegrasikan ke dalam proses pembelajaran. Dengan memanfaatkan media pembelajaran berbasis TIK tujuan pembelajaran bisa tercapai dengan mudah. Berbagai jenis media pembelajaran berbasis TIK dapat dipakai oleh guru dalam proses pemebelajaran. Salah satu media yang menarik adalah Video Pembelajaran. Di Internet bertebaran begitu banyak video pembelajaran yang dapat digunakan oleh guru dalam proses pembelajaran. Namun tidak semua video tersebut cocok dengan materi yang sedang diajarkan di kelas. Oleh karena itu guru harus bisa membuat sendiri video pembelajarannya. Video pembelajaran yang dibuat harus menarik untuk ditonton oleh peserta didik. Berikut ini saya sampaikan teknik memproduksi video pembelajaran. Saya mendapatkan pengetahuan ini pada bulan Agustus 2018 yang lalu. Saat itu saya mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan (Pustekomdikbud) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Langkah-Langkah Dalam Memproduksi Video Pembelajaran Menghasilkan video pembelajaran yang menarik membutuhkan keahlian tersendiri. Video pembelajaran yang dihasilkan adalah video yang sederhana karena menggunakan peralatan yang sederhana yang dimiliki oleh guru. Langkah Persiapan Sebelum melakukan pengambilan video kita perlu mempersiapkan peralatan berikut ini:


141 Smartphone Smartphone yang akan digunakan harus memiliki spesifikasi yang memadai sehingga menghasilkan video/gambar yang berkualitas baik dan menarik. Spesifikasi smartphone: • HP Android, • Processor Quadcore, • RAM minimal 2 GB, • Resolusi HD 1080 x 720, Full HD 1920 x 1080 1. Perlengkapan Smartphone Perlengkapan tersebut boleh disiapkan jika ada. Jika tidak ada maka ada cara lain. Bila tidak ada tripod/monopod maka kita harus melibatkan seorang rekan guru atau siswa untuk mengambil gambar. Diusahakan pada saat pengambilan gambar tangan tidak banyak gerakan atau gemetar sehingga gambar yang dihasilkan stabil. Sedangkan bila tidak ada Clip On/Eksternal Microphone maka bisa gunakan smartphone lain (bisa meminjam milik teman guru). 2. Teknik Pengambilan Gambar Ketika melakukan pengambilan gambar, diusahakan gambar harus jelas, tidak goyang/stabil, audio jelas, dan harus sesuai dengan naskah. Hindari pengambilan gambar yang tidak perlu. 3. Komposisi Gambar Untuk menghasilkan gambar yang bagus maka komposisinya perlu diperhatikan. Dalam hal komposisi gambar ada beberapa istilah yang perlu dipahami dan dilaksanakan. 4. Head room Dalam pengambilan gambar harus ada ruang antara tepi atas gambar dengan kepala orang yang diambil gambarnya. 5. Nose room Ruang yang luas di depan obyek atau orang yang direkan gambarnya. 6. Looking room Ruang dimana obyek/orang diambil gambarnya harus bebas dari obyek/benda yang tidak perlu atau yang dapat mengalihkan perhatian. 7. High/Low Angle Tinggi rendahnya kamera juga dapat memberi kesan yang berbeda-beda terhadap image yang direkam. 8. Ukuran Gambar Yang dimaksud dengan ukuran gambar di sini adalah ukuran obyek/orang yang diambil gambarnya. Dalam pengambilan gambar ada beberapa ukuran yang digunakan seperti dalam gambar berikut ini. Dalam menentukan ukuran, ruang di atas kepala dijadikan sebagai patokan pengambilan gambar.


142 Ukuran close up (dari atas kepala sampai dada/di atas siku, bila tepat di siku maka terkesan lengan buntung. Begitupun ukuran lain sesuaikan seperti gambar sehingga tidak memberi kesan negatif. Bapak ibu guru bisa melakukan percobaan sendiri dan melihat hasilnya. Apa kesan yang bapak ibu dapatkan dari hasil pengambilan gambar? 9. Pergerakan Kamera Pergerakan kamerapun merupakan factor yang menentukan bagus tidaknya gambar yang diambil. Bila tidak menggunakan tripod/monopod maka pergerakan kamera harus dilakukan lebih berhati-hati lagi. Ada beberapa istilah yang dikenal dalam pergerakan kamera yaitu : a. Tilt Up/Down (teknik memiringkan kamera ke atas atau ke bawah). b. Pan Right/Left (teknik memutar kamera dari kiri ke kanan atau sebaliknya). c. Zoom In/Out (teknik memperbesar dan memperkecil gambar obyek/orang yang diambil) d. Track In/Out (teknik pergerakan kamera mengikuti obyek/orang). Pada teknik a, b, dan c, kameraman tetap di tempat/tidak berpindah tempat. Sedangkan pada teknik d, kameraman bergerak mengikuti obyek/orang yang diambil gambarnya. 10. Pencahayaan Dalam pembuatan video sederhana umumnya bapak ibu akan menggunakan cahaya alam. Namun dalam keadaan dimana harus menggunakan cahaya (karena di dalam ruangan atau di luar ruangan cuaca mendung/malam hari) maka perlu penataan yang tepat sehingga menghasilkan gambar yang berkualitas (terang dan jelas). 11. Teknik Tata Suara Untuk merekam audio agar audio yang dihasilkan jernih gunakan ekternal atau clip on microphone. Bila tidak ada eksternal/clip on microphone maka siapkan satu smartphone lagi untuk merekam audio. Cara menggunakan smartphone untuk merekam audio adalah letakan smartphone dekat pemebicara atau selipkan dalam kantong baju pembicara agar tidak kelihatan. Setelah selesai, hasil rekaman audio dikompilasi dengan videonya menggunakan aplikasi video editing. Baiklah bapak ibu guru hebat, demikian teknik produksi video pembelajaran yang dapat saya bagikan. Semoga dengan paparan singkat ini, bapak ibu dapat menghasilkan video pembelajaran yang menarik hanya dengan menggunakan smartphone yang bapak ibu miliki.


143 Jebdi Robijand Lian, S.Pd, Guru SMK Lembang Rote Barat Laut, Kab. Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur Nama lengkap saya Jebij Robijand Lian,S.Pd. Lahir di Pulau Rote pada tanggal 07 Februari 1968. Saya sudah menikah dan dianugerahi oleh Tuhan, empat orang anak. Pendidikan terakhir S-1 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Katolik Widya Mandira Kupang, NTT. Diangkat menjadi guru pns pada tanggal 01 Februari 1997. Sehari-hari bertugas sebagai Wakil Kepala Sekolah dan Guru Bahasa Inggris pada SMK Swasta Lembang Rote Barat Laut, Kab. Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur. Alamat email : [email protected]. Nomer HP/WA: 0813 5370 8111 Karier : • Guru Bahasa Inggris pada SMP Negeri 4 Rote Barat Laut (1997- 2002). • Merintis pembukaan sekolah baru, SMP Negeri 3 Rote Timur (2002 – 2005). • Tutor PGSD setara D-2 UPBJJ Universitas Terbuka Indonesia (1999 – 2000). • Guru Inti Mata Pelajaran Bahasa Inggris SMP se-Rote Ndao (1998 – 2001). • Dosen Universitas Nusa Lontar Rote (2001– 2004). • Diperbantukan ke SMK Swasta Lembang Rote Barat Laut, Kabupaten Rote Ndao, NTT (2005– sekarang).


144 Bab 31 Pengendalian gulma tanaman perkebunan Materi oleh : Julianthie Mandasari A.Md SMK Gunajaya Gulma sebagaimana yang kita ketahui bersama adalah tanaman yang menjadi musuh utama bagi tanaman prioritas. Karena dengan kehadiran gulma dapat mengganggu keberlangsungan tanaman vital. Kerugian-kerugian akibat dari intervensi gulma telah tidak sedikit pada hasil pertanian yang tidak jarang petani mengalami kerugian yang sangat signifikan sehingga menjadikan petani mengalami kerugian akibat dari tidak seimbangnya antara jumlah harga produksi dengan hasil produksi yang telah di upayakan. Pengertian dari pengendalian gulma (control) harus dibedakan dengan pemberantasan (eradication). Pengendalian gulma (weed control) dapat didefinisikan sebagai proses membatasi infestasi gulma sedemikian rupa sehingga tanaman dapat dibudidayakan secara produktif dan efisien. Adapula bentuk persaingan antara gulma dan tanaman budidaya yaitu persaingan : • Persaingan sinar matahari • Persaingan unsur hara • Persaingan air • Persaingan CO2 • Persaingan alellopati • Kerugian yang diakibatkan oleh gulma • Mempunyai pengaruh persaingan/kompetisi yang tinggi dengan tanaman budidaya • Sebagai rumah inang sementara dari hama dan patogen penyebab penyakit tanaman budidaya • Mengurangi mutu hasil panen tanaman budidaya • Menghambat kelancaran aktivitas pertanian Kita dapat terlebih dahulu melakukan dentifikasi gulma, seperti : • Berdasarkan morfoligi • Berdasarkan siklus hidup • Berdasarkan habitat tumbuh • Berdasarkan pengaruh terhadap tanaman perkebunan


145 • Berdasarkan sifa biologi gulma Faktor-faktor yang berpengaruh dalam menentukan metode pengendalian gulma antara lain : • Siklus hidup dan perkembangbiakan gulma • Morfologi gulma • Lokasi gulma Metode pengendalian gulma meliputi : • Metode pengendalian gulma secara mekanis/fisik • Teknik pengendalian gulma secara kimia • Pengendalian gulma dengan sistem budidayan (kultur teknis) Pemilihan Metode Pegendalian Gulma bedasarkan : Sifat biologi gulma Berdasarkan lokasi tumbuhnya gulma Metode yang sangat di anjurkan adalah dengan metode secara mekanis/fisik dan dengan sistem budidaya. Metode secara mekanis/fisik kita melakukan pengendalian gulma dengan manual atau alat bantu seperti : • Teknik mencabut gulma dengan tangan • Teknik membabad/memotong gulma dengan sabit • Teknik mengored gulma • Teknik mencangkul dan membajak gulma • Teknik mengoperasikan mesin pemotong rumput • Teknik memotong gulma dengan mesin pemotong rumput Keuntungan dari metode ini adalah biaya yang digunakan bias seminimal mungkin ditekan sehingga nanti hasil yang didapat atau keuntungan dari panen lumayan besar, ada juga sisi kerugian dari system ini yaitu metode ini bias digunakan untuk luasan perkebunan yang tidak terlalu besar. Metode kimia dengan menggunakan herbisida, banyak dipasaran herbisida yang dijual dengan merck dagang yang bermacam-macam. Penggunaan bahan kimia karena bersifat racun sebenarnya tidak dianjurkan karena nantinya akan juga berdampat pada tanaman budidaya, yang nantinya akan berpengaruh pada unsur hara tanah dan berpengaruh langsung pada tanaman budidaya apabila terkena semprotan langsung. Keuntungan pengendalian gulma secara kimiawi adalah cepat dan efektif, terutama untuk areal yang luas. Beberapa segi negatifnya ialah bahaya keracunan tanaman, mempunyai efek residu terhadap pencemaran lingkungan. Sehubungan dengan sifatnya ini maka pengendalian gulma secara kimiawi ini harus merupakan pilihan terakhir apabila cara-cara pengendalian gulma lainnya tidak berhasil.


146 Metode budidaya (kultur teknis) merupakan cara pengendalian gulma dengan menggunakan praktekpraktek budidaya, antara lain : • Penanaman jenis tanaman yang cocok dengan kondisi tanah. • Penanaman rapat agar tajuk tanaman segera menutup ruang kosong. • Pemupukan yang tepat untuk mempercepat pertumbuhan tanaman sehingga mempertinggi daya saing tanaman terhadap gulma. • Pengaturaan waktu tanam dengan membiarkan gulma tumbuh terlebih dahulu kemudian dikendalikan dengan praktek budidaya tertentu. • Penggunaan tanaman pesaing (competitive crops) yang tumbuh cepat dan berkanopi lebar sehingga memberi naungan dengan cepat pada daerah di bawahnya. • Modifikasi lingkungan yang melibatkan pertumbuhan tanaman menjadi baik dan pertumbuhan gulma tertekan. a. Rotasi Tanaman (Crop Rotation) Rotasi tanaman atau pergiliran tanaman sebenarnya bertujuan memanfaatkan tanah, air, sinar matahari dan waktu secara optimum sehingga diperoleh hasil yang memadai. Dengan pergiliran tanaman maka pada umumnya permukaan tanah akan selalu tertutup oleh naungan daun tanaman, sehingga gulma tertekan. b. Sistem Bertanam (Croping System) Perubahan cara bertanam dari monokultur ke polikultur (intercropping atau multiple croping) dapat mempengaruhi species gulma yang tumbuh sehingga menimbulkan perbedaan interaksi dalam kompetisi. Cara penanaman tumpang sari, tumpang gilir, tanaman sela atau lainnya ternyata dapat menekan pertumbuhan gulma, karena gulma tidak sempat tumbuh dan berkembang biak akibat sinar matahari serta tempat tumbuhnya selalu terganggu. c. Pengaturan Jarak Tanam (Crop Density) Peningkatan kepadatan tanaman meningkatkan efek naungan terhadap gulma sehingga mengurangi pertumbuhan dan reproduksinya. Meskipun demikian pada jarak tanam yang sempit mungkin tanaman budidaya memberikan hasil relatif kurang. Oleh sebab itu sebaiknya penanaman dilakukan pada jarak tanam yang optimal.


147 d. Pemulsaan (Mulching) Mulsa akan mempengaruhi cahaya yang akan sampai ke permukaan tanah dan menyebabkan kecambah-kecambah gulma serta berbagai jenis gulma dewasa mati. Disamping mempertahankan kelembaban tanah, mulsa akan mempengaruhi temperatur tanah. e. Tanaman Penutup Tanah (Legum Cover Crop-LCC) Sering disebut tanaman pelengkap (smother crops) atau tanaman pesaing (competitive crops). Sebagai tanaman penutup tanah biasa digunakan tanaman kacang-kacangan (leguminosae) karena selain dapat tumbuh secara cepat sehingga cepat menutup tanah tetapi dapat juga digunakan sebagai pupuk hijau. Sifat penting yang diperlukan bagi tanaman penutup tanah adalah harus dapat tumbuh dan berkembang cepat sehingga mampu menekan gulma. Jenis-jenis leguminosae yang biasa digunakan adalah Calopogonium muconoides (CM), Calopogonium caerelum (CC), Centrosoma pubescens (CP) dan Pueraria javanica (PJ). Selain pertumbuhan cepat sifat lainnya yang dikehendaki adalah tidak menyaingi tanaman pokok. Apabila pertumbuhannya terlalu rapat maka harus dilakukan pengendalian dengan cara pembabatan atau dibongkar untuk diganti dengan penutup tanah yang lainnya. Penggunaan tanaman penutup tanah untuk mencegah pertumbuhan gulma-gulma berbahaya (noxious) terutama golongan rumput merupakan cara kultur teknis yang dipandang paling berhasil diperkebunan. Julianthie Mandasari, Guru SMK Gunajaya Nama Julianthie Mandasari, lahir di Pulang Pisau 05 Desember 1982. Dia adalah seorang guru produktif Agribisnis Tanaman Perkebunan pada sekolah swasta yaitu SMK Gunajaya. Sekolah tersebut berdiri Tahun 2011 sejak saat itu dia mengabdi sebagai tenaga pengajar. Lokasi sekolah tempat dia mengabdi di kecamatan Telaga Antang apabila ditempuh dengan kendaraan bermotor 5 jam dari Sampit (ibu kota Kabupaten) dan 7 jam dari Palangkaraya (ibu kota Provinsi). Anak pertama dari tiga bersaudara ini lulusan dari SMU 1 Sampit pada Tahun 2000 dan melanjutkan Pendidikan ke Universitas Palangkaraya Jurusan Pertanian (Teknisi Perkebunan D3) lulus pada Tahun 2003. Setelah menyelesaikan Pendidikan D3 langsung bekerja di Perkebunan Kelapa Sawit PT KMB (BGA Group) sebagia karyawan kantor biasa (Payroll – Adm Gudang – Purchasing – Acounting) dari tahu 2004- 2011. Dikarenakan perusahaan mendirikan SMK untuk memenuhi kebutuhan karyawan dan juga untuk mendidik siswa sesuai SOP standrt perusahaan tersebut maka saya di mutasi menjadi guru produktif dari tahun 2011 – sekarang. Nomor WA : 081258220510, alamat email [email protected].


148 Link youtube https://youtu.be/QoS-KlHBoA9k Bab 32 Model pembelajaran di dunia usaha/dunia industry dalam bentuk program pkl di SMK Materi oleh Kasum, S.Pd.I SMKN 4 KUNINGAN PENGANTAR Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 1 angka (1) menyatakan bahwa: Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Pada Standar Proses (SP) Pendidikan Menengah Kejuruan (PMK) dinyatakan bahwa proses pembelajaran pada PMK diarahkan untuk mencapai tujuan yang dikembangkan berdasarkan profil lulusan yaitu: (1) beriman, bertakwa, dan berbudi pekerti luhur; (2) memiliki sikap mental yang kuat untuk mengembangkan diri secara berkelanjutan; (3) menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni serta memiliki keterampilan sesuai dengan kebutuhan pembangunan; (4) memiliki kemampuan produktif sesuai dengan bidang keahliannya baik untuk bekerja pada pihak lain atau berwirausaha, dan (5) berkontribusi dalam pembangunan industri Indonesia yang kompetitif menghadapi pasar global. Proses Pembelajaran diselenggarakan dengan berbasis aktivitas secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, dan memotivasi peserta didik. Selain itu proses pembelajaran juga memberikan ruang untuk berkembangnya keterampilan abad 21 yaitu kreatif, berfikir kritis, penyelesaian masalah, kolaborasi, dan komunikasi yang memberikan peluang bagi pengembangan prakarsa dan kemandirian sesuai dengan minat, bakat, dan perkembangan psikologis peserta didik. Karakteristik proses pembelajaran disesuaikan dengan karakteristik program keahlian yang berada pada bidang keahlian yang dilakukan di sekolah/madrasah, di dunia kerja DU/DI atau gabungan dari keduanya. Pelaksanaan proses pembelajaran melibatkan DU/DI melalui model penyelenggaraan Praktik Kerja Lapangan. Pembelajaran di dunia kerja DU/DI adalah program PKL yaitu kegiatan pembelajaran praktik untuk menerapan, memantapan, dan meningkatan kompetensi peserta didik. Pelaksanaan PKL melibatkan


149 praktisi ahli yang berpengalaman di bidangnya untuk memperkuat pembelajaran praktik dengan cara pembimbingan. LATAR BELAKANG Dunia Usaha/Dunia Industri (DU/DI) merupakan mitra bagi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), sehingga pemerintah sejak lama menjadikan kemitraan dengan industri sebagai salah satu syarat pendirian Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Hal semacam ini sangatlah logis adanya mengingat sektor industri memiliki peran yang sangat vital dalam pemanfaatan lulusan pendidikan kejuruan yang dengan sendirinya akan mengurangi angka pengangguran. Dalam konteks semacam ini, sinergi antara Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan Dunia Usaha/Dunia Industri (DU/DI) dalam berbagai bentuk program kemitraan sangat penting adanya. Kerjasama tersebut dapat menjembatani kesenjangan yang ada antara kedua institusi dalam hal tuntutan standar kompetensi. Walaupun demikian berbagai temuan di lapangan menunjukan bahwa program kerjasama Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan industri yang dijalankan selama ini seringkali masih belum mampu menghasilkan output yang sesuai dengan yang diharapkan, yaitu terciptanya lulusan pendidikan kejuruan yang memenuhi standar industri. Di sisi lain, sebenarnya terdapat banyak praktik-praktik baik yang dapat didokumentasikan dan direplikasi. Program PKL dirancang untuk menyiapkan lulusan yang siap memasuki dunia kerja dan mampu mengembangkan sikap profesional di bidang kejuruan. Lulusan pendidikan menengah kejuruan diharapkan menjadi individu yang produktif yang mampu bekerja menjadi tenaga kerja menengah dan memiliki kesiapan untuk menghadapi persaingan kerja. Pembelajaran merupakan suatu proses pengembangan potensi dan pembangunan karakter peserta didik sebagai hasil sinergi antara pendidikan yang berlangsung di sekolah, keluarga dan masyarakat. Proses tersebut memberi kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan potensi yang mereka miliki menjadi kemampuan yang semakin lama semakin meningkat dalam sikap (spiritual dan sosial), pengetahuan, dan keterampilan yang diperlukan untuk kehidupan dirinya dan kehidupan bermasyarakat pada umumnya, berbangsa, serta berkontribusi pada kesejahteraan hidup umat manusia. Guna merealisasikan proses pembelajaran yang efektif dan efisien, setiap sekolah melakukan penyusunan program pembelajaran yang dilakukan di sekolah dan di DU/DI. Pelaksanaan PKL melibatkan praktisi ahli yang berpengalaman di bidangnya untuk memperkuat pembelajaran dengan cara pembimbingan. PKL disusun bersama antara sekolah dan DU/DI dalam rangka memenuhi kebutuhan peserta didik, sekaligus merupakan wahana bagi DU/DI untuk berkontribusi dalam upaya pengembangan sumber daya manusia. PKL merupakan salah satu bentuk pendidikan dan pelatihan yang akan membentuk kompetensi peserta didik. National Training Board Australia mendeskripsikan bahwa Competency based Educational and Training (CBET) adalah pendidikan dan pelatihan yang menitikberatkan pada penguasaan suatu pengetahuan dan keterampilan khusus serta penerapannya di lapangan kerja. Pengetahuan dan keterampilan ini harus dapat didemonstrasikan dengan standar industri yang ada, bukan standar relatif yang ditentukan oleh keberhasilan seseorang di dalam suatu kelompok.


150 Pelaksanaan PKL dapat mengurangi ketidakselarasan pendidikan di SMK dengan kebutuhan DU/DI. Melalui PKL peserta didik diharapkan dapat: 1. merasakan langsung pembelajaran praktik di dunia kerja; 2. memperoleh pengalaman etos kerja; 3. mengetahui lingkungan kerja yang sebenarnya; 4. mengetahui proses kinerja yang terdapat di perusahaan (produk, tenaga kerja, kedisiplinan dan keselamatan kerja); 5. membandingkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh di sekolah dengan pelaksanaan magang di industri 6. memperoleh pengetahuan terkini dari tempat praktik kerja industri, 7. mengaplikasikan sikap, pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh di sekolah di tempat praktik kerja lapangan, 8. memiliki soft skill yang lebih baik dalam hal motivasi, komunikasi, kemandirian, kerja keras dan kepercayaan diri Pelaksanaan PKL memiliki kesamaan karakteristik dengan program magang, sesuai dengan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Rebublik Indonesia Nomor 36 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Pemagangan di Dalam Negeri. Pemagangan diartikan sebagai bagian dari sistem pelatihan kerja yang diselenggarakan secara terpadu. Bimbingan dan pengawasan pembelajaran praktik kerja dilaksanakan oleh instruktur atau pekerja yang lebih berpengalaman untuk meningkatkan keterampilan. Pelaksanaan PKL sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2015 tentang Pembangunan Sumber Daya Industri pada Pasal 8 dinyatakan bahwa “Kamar Dagang dan Industri, Asosiasi Industri, Perusahaan Industri, dan/atau Perusahaan Kawasan Industri memfasilitasi penyelenggaraan Pendidikan Vokasi Industri Berbasis Kompetensi dan Pelatihan Industri Berbasis Kompetensi”. Pada bagian penjelasan dinyatakan bahwa yang dimaksud dengan "memfasilitasi" adalah: 1. menyediakan informasi kebutuhan kompetensi Tenaga Kerja Industri 2. penyusunan kurikulum pendidikan vokasi dan pelatihan industri 3. pelaksanaan praktik kerja industry 4. penempatan lulusan 5. memberikan bantuan beapeserta didik.


Click to View FlipBook Version